Issuu on Google+

JUMAT 23 DESEMBER

29

TAHUN 2011

Drama Ego Partisan Wakil Rakyat Oleh: A. CHOLIQ BAYA

RAKYAT Situbondo beberapa hari terakhir disuguhi tontonan ‘’drama’’ memuakkan yang diperankan para wakilnya di legislatif. Hampir sama dengan tahun-tahun sebelumnya, para anggota dewan yang terhormat itu ‘’terlalu serius’’ membahas APBD 2012. Lantaran terlalu serius, mereka yang dituntut mengesahkan APBD 2012 tepat waktu akhirnya tak pernah bisa merealisasikan. Penyebab molornya pembahasan APBD tak lepas dari ada-

nya ego partisan. Tontonan ketidakkompakan yang disuguhkan para wakil rakyat itu diawali dengan aksi sejumlah anggota Fraksi Kebangkitan Nasional Ulama (FKNU) yang bermalam di ruang paripurna gedung DPRD Situbondo. Dengan beralas dan berselimut sarung, mereka melewatkan malam di ruangan di lantai dua kantor DPRD. Mereka melakukan itu sebagai bentuk protes dan keprihatinan terhadap sejumlah rekan

mereka yang dianggap tidak memiliki komitmen mengesahkan APBD tepat waktu. Perseteruan terkait pengesahan APBD 2012 terus bergulir. Anggota FKNU dan Fraksi Karya Nurani (FKN) memilih memboikot workshop yang digelar DPRD Situbondo di Malang karena kecewa digelar mendadak. Alasan menunggu jawaban eksekutif selama tiga hari pun dianggap mengada-ada. Mereka menuding, workshop sama sekali tak

mencerminkan nilai-nilai memperjuangkan kepentingan masyarakat umum. Sebab, penuntasan pembahasan APBD 2012 dianggap lebih penting. Sebagai bentuk kekecewaan, anggota FKNU dan FKN yang tidak ikut workshop memilih duduk lesehan di depan pintu masuk gedung DPRD. Menurut mereka, hal itu simbol bahwa kepentingan masyarakat kecil sering diabaikan, sehingga posisinya selalu berada di bawah ■  Baca Drama...Hal 39

ALI NURFATONI/RaBa

BELAH HUTAN: Anggota TNI AD ikut membantu evakuasi kemarin.

Diangkut Ambulans Menuju Surabaya S EMENTARA itu, puluhan mayat yang ditemukan di perairan Banyuwangi Selatan dikirim ke Rumah Sakit Bhayangkara, Polda Jatim. Mayatmayat itu diangkut kapal perang KRI Oswald Siahaan dan KRI Untung Suropati dari perairan Banyuwangi Selatan menuju Pelabuhan Tanjung Wangi. Dari tempat penemuan mayat langsung dipindah ke KRI. Lantaran tidak memungkin-

GALIH COKRO/RaBa

DIBAWA KE SURABAYA: Puluhan mayat imigran diangkut KRI Oswald Siahaan dari Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, Rabu malam (21/12).

kan sandar ke tepi pantai terdekat, puluhan mayat imigran gelap tersebut langsung dibawa ke Pelabuhan Tanjung Wangi. “Dari sini baru dibawa ke Surabaya untuk ditindaklanjuti,” kata Kapolres Banyuwangi AKPB Nanang Masbudi. Sesampai di Pelabuhan Tanjung Wangi, kedua KRI tersebut langsung merapat dan menurunkan mayat-mayat tersebut ■  Baca Diangkut...Hal 39

Lagi, Tim SAR Temukan 33 Mayat Mengapung di Pantai Alas Purwo BANYUWANGI - Upaya pencarian mayat imigran gelap yang terdampar di perairan Banyuwangi Selatan terus membuahkan hasil. Setelah menemukan 38 mayat yang mengapung di sejumlah titik yang tersebar di perairan Kayu Gede dan Laskaran, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, kemarin tim gabungan kembali menemukan mayat imigran

APJ PT. PLN BANYUWANGI Kepada Pelanggan Dengan Daya 450 VA hingga 900 VA untuk tambah daya menjadi 1.300 VA hingga 2.200 VA

GRATIS

dari Timur Tengah tersebut. Kali ini, mayat-mayat tersebut ditemukan mengapung di pesisir pantai Alas Purwo, Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo. Siang kemarin (22/12), sekitar 29 mayat berhasil dievakuasi tim SAR dari pantai selatan perairan Samudera Hindia tersebut. Malam

sebelumnya (21/12), tim SAR berhasil menemukan empat mayat di lokasi yang sama. “Total ada 33 mayat yang ditemukan di sini. Tadi malam ada empat. Sekarang yang kami evakuasi29,’’ tegas Kapolres Banyuwangi, AKBP Nanang Masbudi, saat ditemui di kawasan Taman Nasional Alas Purwo (TNAP). Menurut kapolres, sejak pencarian dilakukan Rabu lalu, mayat yang ditemukan terus bertambah ■  Baca Lagi,...Hal 39

Temuan Mayat Imigran

Kawasan TNAP (Ngagelan, Trianggulasi): 33 mayat Pancer : 2 mayat Rowo Biru : 6 mayat Grajagan : 5 mayat Yang sudah dievakuasi ke kapal: 29 mayat Total yang ditemukan di Banyuwangi: 75 mayat Proses evakuasi: Diangkut KRI Oswald Siahaan dan KRI Untung Suropati Diturunkan di pelabuhan Tanjung Wangi Selanjutnya diangkut ambulans ke Surabaya untuk diidentifikasi.

Bongkar 77.000 Ton Beras Impor

IMPOR BERAS: Kapal Aquamarine membongkar beras impor di Pelabuhan Tanjung Wangi Rabu malam (21/ 12).

Pelabuhan Tanjung Wangi Kewalahan

NATAL GALIH COKRO/RaBa

KALIPURO - Kegiatan ekonomi di Pelabuhan Tanjung Wangi terus bergeliat. Bulan ini bongkar-muat di pelabuhan tersebut didominasi kapal-kapal berbendera asing asal Vietnam. Armada transportasi laut

itu mengangkut beras impor milik Bulog. Sejak 1 hingga 22 Desember 2011, ada enam kapal yang berlabuh di Pelabuhan Tanjung Wangi. Semua kapal itu memuat beras asal Vietnam. Di dermaga pelabuhan, kapal asing itu melakukan bongkar muatan ■  Baca Bongkar...Hal 39

Imbas Temuan Mayat Imigran di Perairan Banyuwangi Selatan

Trauma Bau Busuk, Warga Sekampung tak Selera Makan GALIH COKRO /RaBa

WASPADA: Polisi memeriksa setiap mobil yang masuk areal Pelabuhan Ketapang dengan alat pendeteksi kemarin.

Kerahkan 600 Personel BANYUWANGI - Sebanyak 600 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru. Bukan hanya polisi, personel TNI AD dan AL; Satuan Polisi Pamong Praja; Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informasi; Organisasi Radio Amatir Indonesia (Orari); dan Sentral Komunikasi (Satkom), juga dikerahkan. Kepolisian menggelar Operasi Lilin Semeru 2011 dengan menerjunkan 441 personel ■  Baca Kerahkan...Hal 39

http://www.radarbanyuwangi.co.id

Penemuan mayat yang mengapung di perairan Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Rabu lalu (21/ 12), meninggalkan masalah baru bagi nelayan setempat. Imbas ditemukannya puluhan mayat itu, warga sekitar pantai enggan makan ikan laut. ALI NURFATONI, Purwoharjo

PENEMUAN mayat yang mengapung di sejumlah titik di perairan Banyuwangi Selatan benar-benar menghebohkan. Kali pertama tersiar informasi ada mayat mengapung di perairan Grajagan, puluhan

warga di kawasan tersebut langsung beramai-ramai mendatangi dermaga Klampok, tempat puluhan perahu nelayan bersandar. Namun, keinginan warga melihat jenazah imigran gelap asal Timur Tengah itu tak kunjung terwujud. Pasalnya, proses evakuasi mayat berjalan lambat. Sebab, nelayan dan sejumlah personel tim SAR belum ada kesepakatan harga sewa perahu. Nelayan bersikukuh harga sewa jukung untuk mengangkut satu jenazah senilai Rp 1 juta. Proses negosiasi memakan waktu lama. Namun, akhirnya kedua pihak menemui kata sepakat. Satuan personel Polairud sepakat mengeluarkan dana yang ditawarkan para nelayan. Mengapa harga sewa begitu mahal? Sejumlah nelayan mengaku mempunyai pertimbangan lain. Alasannya simpel, yaitu nelayan

Jika Ijen meletus, BPBD siapkan 7 titik evakuasi

Sayang, yang ditunggu nggak bledos-bledos.

Dishubkom dan Info sweeping rakom tanpa izin

Awas, jangan dijadikan “proyek” lho!

ALI NURFATONI/RADAR BANYUWANGI/JPNN

DAPAT SEDIKIT: Sejumlah nelayan mengeluarkan ikan dari jaring di dermaga Grajagan, Purwoharjo, kemarin.

percaya hal mistis. Begitu mengangkut jenazah dari laut, biasanya ikan tangkapan beberapa hari ke

depan menurun. ‘’Kami meyakini mistis itu ■

 Baca Trauma...Hal 39

email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


30

Jumat 23 Desember 2011

Melihat Potensi Desa Kampunganyar, Kecamatan Glagah

Populer dengan Wisata Alam dan Air Terjun Kalibendo KAMPUNGANYAR - Siapa yang tidak pernah ke Kalibendo? Mungkin hampir semua warga Banyuwangi pernah pergi ke sana. Minimal pernah mendengarnya. Ya, Kalibendo adalah kawasan wisata alam yang terletak di Desa Kampung Anyar, Kecamatan Glagah. Tempat wisata gratis ini menyimpan sebuah panorama alam yang cukup indah. Salah satunya adalah Air Terjun Kalibendo. Air Terjun Kalibendo yang secara resmi baru diketahui publik pada tahun 1980-an ini memiliki ketinggian kurang lebih 10 meter. Jarak dari pusat Kota Banyuwangi menuju Air Terjun Kalibendo kurang lebih 15 kilometer. Untuk menuju lokasi, ada beberapa alternatif jalan yang bisa ditempuh. Tetapi, yang paling mudah diingat adalah jalur lurus ke arah barat dari pusat kota Banyuwangi. Dari pusat kota, kita bisa menuju Terminal Sasak Perot di Desa Bakungan, Kecamatan Glagah. Setelah itu, perjalanan tetap lurus ke arah barat menuju pertigaan Patung Barong di Desa Banjarsari. Dari pertigaan itu, kita tetap lurus ke barat melintasi Desa Kemiren hingga Desa Tamansuruh. Jalur ini populer sebagai jalur wisata air, karena ada beberapa tempat wisata yang menyediakan kolam renang di kawasan tersebut. Namun, untuk mencapai Perkebunan Kalibendo, kita harus meneruskan perjalanan ke arah barat beberapa menit lagi hingga masuk Desa Kampunganyar.

DINGIN: Menikmati wisata alam di Kalibendo kurang afdol jika tidak berbasahbasah ria.

ALI SODIQIN/RaBa

Setelah masuk gerbang PT. Perkebunan Kalibendo, kita bisa memarkir kendaraan di tempat yang tersedia. Untuk kendaraan roda dua, sudah ada tempat parkir di depan gedung pertemuan. Kendaraan roda empat bisa masuk tempat parkir dekat lapangan sepakbola Kalibendo. Dari sini, perjalanan hanya bisa dilanjutkan dengan berjalan kaki. Pengunjung memulai petualangan sambil menikmati hawa segar kawasan perkebunan. Jalan tanah yang dilalui itu memiliki kontur menurun dan berliku.

DISHUBKOMINFO

Tertibkan 25 Rakom BANYUWANGI-Puluhan radio komunitas (rakom), lembaga penyiaran swasta (LPS), dan lembaga penyiaran publik lokal (LPBL), ditertibkan oleh Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informasi (Dishubkominfo) Banyuwangi. Pasalnya, diduga sering menganggu jaringan frekuensi. Dalam sweeping bersama Balai Monitor (Balmon) Provinsi Jawa Timur, Polres Banyuwangi, dan Polisi Militer (PM) itu, sedikitnya 25 rakom dan LPS yang ditertibkan. “Operasi dilakukan sejak Selasa (20/12) hingga hari ini (kemarin, Red),” terang Kepala Dishubkominfo Agus Siswanto, kemarin (22/12). Operasi terhadap rakom dan LPS itu dilakukan, karena ada laporan gangguan frekuensi dari warga. Selain itu, banyaknya rakom dan LPS yang diduga tidak ada izinnya itu juga menimbulkan gangguan terhadap balmon di Bali. “Menganggu signal frekuensi penerbangan di Bali,” ungkap Agus. Sweeping rakom dan LPS itu sudah kali kedua pada tahun 2011. Sebelumnya, razia radio ilegal juga digelar pada awal Nopember 2011 lalu. “Dalam operasi pertama itu, ada 16 rakom yang kita tertibkan,” sebutnya. Saat operasi itu, ternyata banyak pemilik rakom yang menghentikan siarannya. Akibatnya, petugas tidak bisa mengendus keberadaan radio ilegal tersebut. “Kali ini, kita punya alat yang canggih. Meski radionya tidak siaran, tapi tetap terdeteksi,” terangnya. Ditanya sanksi bagi rakom yang terjaring, Agus menyerahkan pada Balmon Jawa Timur. Yang pasti, peralatan rakom nakal itu disita agar tidak bisa siaran. Agus mengaku sebenarnya mendukung adanya rakom atau LPS. Sebab, radio swasta itu bisa memberikan informasi positif bagi masyarakat. Hanya saja, pendirian radio itu hendaknya menggunakan prosedur yang benar, dengan mengurus izin. (abi/irw)

DIJUAL Toyota Geely MX2 1.5 GS MT th 2010 hitam metalik, hrg 95 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit. Hubungi: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

DIJUAL Dump truck th 1995 colt disel 120 ps, bisa tukar tambah. Hubungi: 082142194111 - 081335897888

DIJUAL Honda Jazz GD3 1.5 VTI MT th 2005 abu2 muda metalik, hrg 118,5 jt nego, brg istw, bisa cash/kredit. Hubungi: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

DIJUAL Toyota Kijang LGX KF 83 Grand th 2004 hitam metalik, hrg 128,5 jt nego, brg istw, bisa cash/kredit. Hubungi: (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

DIJUAL Mitsubishi L300 DS (mobil penumpang) th 1989, silver, hrg 55 jt nego, brg istw, bisa cash/kredit. Hubungi: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

DIJUAL Mitsubishi T120ss PU 1.5 FDR (pick-up) th 2010, biru Nipon, hrg 73,5 jt nego, brg istw, bisa cash/kredit. Hubungi: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Pada sisi kanan dan kiri terdapat perbukitan yang full tanaman cengkih. Di sisi lain terdapat deretan pohon Bendo berumur ratusan tahun. Pangkal batangnya berdiameter lebih dari satu meter. Tampak pula deretan tanaman muda yang baru ditanam, yakni mahoni. Jenis vegetasi ini akan berubah setelah kita tiba di sungai. Setelah menyeberang jembatan kayu selebar satu meter di atas sungai, tampak menghampar perbukitan dan tanaman heterogen, yakni pohon karet. Sementara itu, sepanjang

tepi sungai masih tetap didominasi pohon bendo tua. Di sungai ini terdapat beberapa warung yang menyediakan bermacan jenis penganan dan minuman. Pengunjung juga bisa langsung mandi dan menikmati dinginnya air di sini. Namun, untuk mereka yang suka bertualang, perjalanan belum berakhir. Masih ada jalan setapak di sepanjang tebing sisi atas sungai tersebut. Jalan setapak sejauh 300 meter ke arah barat itu nanti akan menuju sungai. Nah, dari sinilah perjalanan susur sungai dimulai. Begitu masuk, suhu dingin air sungai yang bening itu langsung merambat ke kaki kita. Sesekali, kita bisa meloncat ke batu-batu hitam yang bertebaran di sepanjang sungai. Sepanjang perjalanan, kaki kita harus rela berbasah-basah ria. Sementara itu, di sisi kiri dan kanan sungai tersebut terdapat tebing yang menjulang. Tebing tersebut mayoritas masih tertutup hijauan dan perdu yang cukup lebat. Banyak pula pucuk-pucuk pohon di atas tebing yang rindang hingga seolah-olah memayungi sungai itu. Sesekali, terdapat mata air yang mengalir di sela-sela tebing tersebut. Tak terasa setelah beberapa ratus meter menyusuri sungai, air terjun seolah muncul di depan mata, mengejutkan, dan menggerojok dengan derasnya. (als/bay)

DOK.RaBa

EKSOTIK: Pemandangan air terjun Kalibendo di Desa Kampunganyar, Glagah.

Mobil Terbakar di Lampu Merah SITUBONDO - Satu unit mobil mendadak terbakar saat melintas di ruas Jalan Raya Basuki Rahmat, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, sekitar pukul 08.00 kemarin (22/12). Sontak saja, warga sekitar berhamburan ke lokasi kejadian untuk membantu memadamkan api yang menjilat bodi Suzuki Katana warna hijau tersebut. Peristiwa itu bermula saat Nuryaman, 43, warga Perum Panji Mulya, Kelurahan Curahjeru, Kecamatan Panji, mengemudikan kendaraannya seorang diri dari arah timur. Setiba di sekitar traffic light persimpangan Jalan Raya Basuki Rahmat dan Jalan Raya Argopuro, tibatiba terdengar ledakan dari mesin mobil. Tidak lama berselang, api berkobar. Mengetahui hal itu, tentu saja Nuryaman panik. Beruntung, pria yang bekerja sebagai staf Badan Pertanahan Nasional (BPN) Situbondo itu berhasil keluar dari kendaraan miliknya. Namun, sebelum melompat keluar dari mobil produksi 1987 itu, dia lebih dulu memecah pintu sebelah kiri dengan tangannya. Itu dia lakukan untuk

memudahkan membuka kap mobil. “Kalau kapnya dibuka, api akan lebih mudah dipadamkan,” ujarnya kepada Radar Banyuwangi (RaBa). Akibatnya, tangan dan kaki kiri Nuryaman lecet. Berbagai spekulasi pun berkembang. Ada yang menduga kebakaran terjadi akibat bensin bocor, ada juga yang memprediksi musibah disebabkan korsleting sistem kelistrikan mobil. “Saat berangkat dari rumah, saya tidak merasa mobil ini bermasalah. Tetapi, mobil ini memang sudah lama tidak diservis,” kata dia. Insiden tersebut sempat mengganggu arus lalu-lintas di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Jilatan api baru berhasil dipadamkan setelah puluhan warga dan satu unit mobil pemadam kebakaran sekitar sepuluh menit kemudian. Hingga berita ini ditulis kemarin, penyebab kebakaran belum bisa dipastikan. Sementara itu, petugas Satuan LaluLintas (Satlantas) Polres Situbondo langsung terjun ke lokasi kejadian untuk mengatur arus lalu-lintas, sehingga kemacetan berhasil dicegah. (sgt/c1/aif)

SIGIT HARIYADI/RaBa

HANGUS: Warga berdesakan menyaksikan bangkai mobil yang terbakar kemarin.

DIJUAL Rumah kos-kosan, LT 135m2 SHM, 4 KT+tmpt tdur&lemari, PDAM & Sumur pompa listrik,PLN900W.Ds.Karangtepes,Simpanglima, Banyuwangi. Peminat hub: 08123464853.

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Elly Irwan Suryanto. Redaktur Pelaksana: Rahman Bayu Saksono. Redaktur: Syaifuddin Mahmud, Ali Sodiqin. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries, Agus Baihaqi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Sigit Hariyadi (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Copy Editor: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: Muhammad Isnaeni Wardhan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran/Event: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Penerbit: PT PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: Samsudin Adlawi. General Manager: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi,Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp : (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@ yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: Rp 14.000,-/mm kolom hitam putih, Rp 22.500,-/mm kolom full colour depan, Rp 17.500,-/mm kolom full colour belakang,Iklan Baris Umum Rp. 20.000,- /baris, Lowongan: Rp 30.000,-/baris, Sosial: Rp 10.000,-/mm kolom. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. J

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

J

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

J

Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


31

Jumat 23 Desember 2011

Mendikbud Kunjungi Poliwangi Bertemu Guru PAUD, Kunjungi Pesantren KABAT - Selangkah lagi Politeknik Banyuwangi (Poliwangi) akan menjadi perguruan tinggi negeri (PTN) pertama di Kota Gandrung. Besok (24/12), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhammad Nuh diagendakan berkunjung ke Banyuwangi. Kunjungan mendikbud tersebut dalam rangka melihat kesiapan sarana dan prasarana Poliwangi menjadi PTN. Nuh tidak datang sendirian. Nuh datang bersama sejumlah pejabat penting di kementerian yang dia pimpin. Kunjungan itu merupakan tindak lanjut pertemuan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dengan Nuh di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta beberapa waktu lalu. Saat itu, Bupati Anas menemui Nuh dan membawa beberapa misi pembangunan daerah. Salah satu misinya adalah memperjuangkan Poliwangi menjadi PTN. Usul yang disampaikan Anas mendapat sambutan positif Nuh. Bahkan, mendikbud tersebut menyetujui Poliwangi menjadi PTN.

Muhammad Nuh

Jalan Provinsi Ditanami Pisang GENTENG - Warga sengaja menanam pohon pisang di tengah Jalan Raya Jember, Desa Setail, Kecamatan Genteng, kemarin (22/12). Pemicunya adalah rasa jengkel karena jalan di kampungnya rusak. Bahkan, kerusakan tersebut sering menimbulkan kecelakaan lalu-lintas. Aksi tanam pisang tersebut dilakukan sebagai bentuk protes. Pasalnya, hampir setiap hari terjadi kecelakaan akibat jalan

banyak lubang. “Kami kecewa dan ngeri karena hampir setiap hari ada kecelakaan di depan rumah kami,” kata seorang warga setempat yang ikut menanam pisang kemarin. Saat dikonfirmasi kemarin, Wakil Kanitlantas Genteng Aiptu Dwi Edi Sujarwo mengaku sudah menerima laporan warga bahwa di jalur tersebut sering terjadi kecelakaan. Sebagai bentuk keprihatinan, warga menanam pohon

pisang di lubang jalan. Diakuinya, selama ini banyak lubang di sepanjang jalur tersebut. Kalau hujan turun, lubang-lubang itu nyaris tak kelihatan karena tertutup genangan air. Akhirnya, pengemudi kendaraan bermotor sering terperosok dan jatuh. “Itu alasan warga yang disampaikan kepada kami, sehingga mereka menanam pohon pisang agar pengendara tahu jalan tersebut berlubang,” tutur Dwi. (azi/c1/irw)

PROTES: Warga menanam pohon pisang di jalan raya provinsi di Desa Setail, Kecamatan Genteng, kemarin.

ABDUL AZIZ/RaBa

AGENDA KOTA

Petik Laut Pantai Blimbingsari RITUAL Petik Laut Pantai Wisata Blimbingsari, Kecamatan Rogojampi dihelat pada SabtuMinggu, 24-25 Desember 2011. Acara diawali dengan tradisi ancak-ancakan yang digelar Jumat malam (23/12), pukul 19.00. Pada Sabtu pagi (24/12) pukul 10.00 diadakan lomba balapan perahu jukung. Malam harinya, masyarakat dihibur band lokal mulai pukul 19.00. Besok siangnya (25/12) mulai pukul 14.00, hiburan dilanjutkan pentas dangdut OM.Prima Music.(*)

Nah, sebagai tindak lanjut pertemuan di Jakarta itu, Nuh akan melihat langsung aktivitas kampus Poliwangi. Bupati menargetkan perubahan status Poliwangi menjadi negeri sebelum penerimaan mahasiswa tahun 2012 dilakukan. “Setelah menjadi negeri, kita akan menambah beberapa jurusan lagi yang terkait pengelolaan potensi daerah,” tekad Anas. Selama berada di kampus Poliwangi, Nuh dijadwalkan akan memberikan kuliah umum di depan para mahasiswa. “Pak Menteri akan mendarat di Bandara Blimbingsari pada Sabtu pukul 09.30,” ungkap Kabag Humas dan Protokol Pemkab Banyuwangi Djuang Pribadi kepada RaBa kemarin (22/12). Selain mengunjungi Poliwangi, mendikbud juga akan bertemu para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pertemuan itu berkaitan dengan program unggulan Bupati Anas mengembangkan pendidikan usia dini. Program tersebut sudah disampaikan Anas kepada Nuh saat bertemu di Jakarta, dan Nuh mendukung. Menteri asal Surabaya itu juga akan mengunjungi Pondok Pesantren Blok Agung, Tegalsari. Nuh akan melakukan silaturahmi dengan pimpinan dan pengurus pesantren. “Dari Blok Agung, Pak Menteri akan melanjutkan kunjungan ke Kabupaten Jember,” kata Djuang. (afi/c1/irw)

Bongkar Dua Bando Reklame GENTENG - Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banyuwangi terus menunjukkan taringnya. Rabu malam (21/12), penegak peraturan daerah (perda) di bawah komando Choirul Ustadi itu menurunkan dua bando raksasa dan satu papan reklame di Kota Genteng. Satu bando yang dibongkar berada di jalan raya depan Bank Mandiri. Satu lagi berada di jalan raya depan Hotel Ramayana. Sementara itu, satu papan reklame yang diturunkan berada di jalan raya depan Kalisari Dept Store. Pantauan koran ini menyebutkan, meski sempat membuat arus lalu-lintas di jalur tersebut terhambat, proses penurunan bando yang melintang di atas jalan itu berjalan lancar. Pada Kamis pagi (22/12), petugas sudah berhasil membongkar satu bando di depan Bank Mandiri. Sisanya dibongkar Kamis malam.

Kepala Satpol PP Choirul Ustadi mengatakan, penurunan dua bando raksasa dan sebuah papan reklame tersebut dilakukan karena masa berlaku izin sudah habis. “Izinnya sudah habis, dan tidak DOK/RaBa diperpanjang lagi,” Choirul Ustadi terangnya kepada RaBa kemarin. Selain dua bando dan satu papan reklame di Kota Genteng, ungkap dia, dalam minggu ini juga dilakukan pembongkaran dua bando dan papan reklame di Kota Banyuwangi. “Masa izinnya sudah habis dan tidak bisa diperpanjang lagi,” ungkanya. (azi/c1/irw)


32

OPINI

Jumat 23 Desember 2011

Peran Pendidikan Dalam Kesemestaan

PNPM MP

ISTIMEWA

NIKMAT AIR BERSIH: Proyek pipanisasi yang dibangun PNPM MP bersama warga sekitar

BKM Tulus Mandiri Bangun Pipanisasi GIRI - Kelurahan/Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuwangi, memiliki enam lingkungan yakni Lingkungan Krajan, Payaman, Kopenbayah, Kluncing, Karangente, dan Permata Giri. Di daerah ini terdapat 19 rukun tetangga (RT) dan enam rukun warga (RW). Dengan luas wilayah 55,50 hektare, Kelurahan Giri berpenduduk 4.310 jiwa yang terdiri 2.184 pria dan 2.126 wanita. Sedangkan jumlah penduduk dewasa sebanyak 3.117 yang terdiri 1.523 pria dan 1.594 wanita. Sebagian besar penduduk adalah buruh pabrik, kuli batu, buruh tani, petani, dan pengrajin kecil. ”Jumlah penduduk miskin di Kelurahan Giri ada sekitar 436 kepala keluarga (KK) atau 1.889 jiwa,” cetus kordinator BKM Tulus Mandiri PNPM MP Kelurahan Giri, Mujiyono. Bagi warga Kelurahan Giri, air yang mencukupi merupakan kebutuhan mendesak. Sebagian besar warga miskin, untuk mencukupi kebutuhan air ini banyak yang pergi ke sungai. ”Mulai dari mandi, cuci, kakus, dan minum di sungai,” katanya. Bermula dari susahnya mendapat air bersih, terutama warga miskin, warga menggelar pertemuan untuk mencari solusi. Hasilnya, perlu ada pipanisasi untuk mengambil air dari sumber mata air dan selanjutnya didistribusikan pada warga. ”Warga mendukung penuh program pipanisasi ini,” jelasnya. Awalnya, pipanisasi ini difokuskan di Lingkungan Kluncing saja. Tapi realisasinya sampai ke Lingkungan Payaman dan Lingkungan Kopenbayah. Kebijakan ini juga diputuskan melalui rembug warga Kelurahan Giri saat pelaksanaan review program tahun 2009 di Balai Kelurahan Giri. ”Ini bukti program pipanisasi dari PNPM MP dibutuhkan masyarakat,” ujarnya. PNPM MP di Kelurahan Giri yang dimulai sejak 2007 lalu, kegiatannya meliputi lingkungan, fisik, infrastruktur, kegiatan sosial dan ekonomi. Semua kegiatan itu difokuskan terhadap kebutuhan warga miskin yang ada di tingkat bawah. ”Meski sasaran warga miskin, tapi masyarakat lainnya juga dapat menikmati dari kegiatan PNPM MP,” ungkapnya. Dijelaskan, sebelum memulai pemasangan pipa ini, usulan dimasukkan dalam Perencanaan Jangka Menengah Program Penanggulangan kemiskinan (PJM Pro-nangkis). Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Tulus Mandiri, bersama Pemerintah Kelurahan Giri. Dengan dibantu warga, merencanakan pipanisasi dengan volume 821 meter di Lingkungan Kluncing. Untuk membangun pipanisasi, total dana yang dikeluarkan sebesar Rp 43.925.000. Dana ini berasal dari dana bantuan langsung masyarakat (BLM) APBN sebesar Rp 40.425.000, dan dana swadaya masyarakat sebesar Rp 3.500.000. Pelaksanaan pipanisasi ini dilakukan oleh warga yang dibiayai oleh KSM. Selain itu, juga banyak warga ikut bekerja dengan cara gotong-royong. Tingginya animo warga yang sukarela mau membantu ini membuat volume yang direncanakan hanya 821 meter bertambah jadi 2.064 meter. “Dengan realisasinya pipanisasi ini, warga bisa menikmati air untuk kebutuhan keluarga,” paparnya.(abi/adv/als)

PENCURIAN

Laptop Hilang di Rumah Sakit SITUBONDO - Ini peringatan bagi warga agar selalu waspada saat membawa barang berharga di tempat umum. Jika tidak, bahaya kejahatan senantiasa mengancam. Seperti yang dialami Heri Sugiarto, 47, warga Desa Tenggir, Kecamatan Panji. Sejumlah barang berharga milik Heri raib digondol maling saat dia menunggu putranya yang sedang menjalani operasi di Rumah Sakit (RS) Elizabeth, Situbondo. Peristiwa yang menimpa karyawan Pabrik Gula (PG) Wringinanom, Kecamatan Panarukan, itu terjadi sekitar pukul 04.30 kemarin (21/12). Awalnya, Heri meninggalkan ruang perawatan Rangga Maulana, 12, putranya (ruang VIP BB 1, RS Elizabeth) menuju tempat operasi putranya di ruang RPK. Pada saat bersamaan, dua kerabat Heri terlelap di ruang VIP tersebut. Mengetahui hal itu, pelaku yang diperkirakan menjalankan aksinya seorang diri itu langsung masuk ke dalam ruangan. Pencuri tersebut mencuri dua buah HP merek Nokia dan Nexian serta satu unit laptop merek Toshiba. Kejadian itu baru diketahui korban sekitar pukul 50.00 saat dia hendak mandi. Tanpa banyak basa-basi, Heri langsung mendatangi ruang Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Situbondo yang hanya berjarak sekitar seratus meter dari RS tersebut. “Saya melaporkan kasus ini (pencurian) agar peristiwa serupa tidak menimpa korban lain,” ujarnya kepada petugas. Heri menuturkan, pada saat kejadian, sebenarnya ada dua anggota keluarganya di ruang tempatnya menyimpan barang-barang berharga miliknya. Namun, saat itu dua anggota keluarganya tersebut sedang terlelap. Sesaat setelah menerima laporan, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Belakangan diketahui, aksi pencurian tersebut terekam kamera closed circuit television (CCTV) milik RS. “Untuk menyelidiki kasus pencurian yang terjadi di RS Elizabeth tersebut, kami akan melakukan penelitian gambar tersangka,” ujar Kasatreskrim AKP Sunarto. (sgt/c1/aif)

Kirim tulisan Anda ke alamat di bawah ini: OPINI DAN REMBUGAN Naskah Opini panjang tulisan sekitar 850 kata. Sedangkan Rembugan maksimal 250 kata. Kirim ke radarbwi@gmail.com. Sertakan nama dan identitas penulis. Naskah yang sudah dua minggu berada di redaksi dan tidak termuat otomatis dianggap kembali ke pengirim.

SUARA PEMBACA Tulis permasalahan yang Anda hadapi terkait layanan publik. Baik terhadap intansi swasta maupun pemerintah. Sertakan alamat yang lengkap disertai fotokopi identitas dan nomor telepon Anda. Kirim ke radarbwi@gmail.com Atau kirim langsung ke kantor Radar Banyuwangi Jalan Yos Sudarso 89 C Banyuwangi faksimile, Biro Genteng: Jalan Raya Jember 47 Genteng, Biro Situbondo: Jalan Wijaya Kusuma 60 Situbondo.

“PROYEKSI kerberhasilan sebuah lembaga pendidikan tinggi salah satunya harus diletakkan pada konsep manajemen” Artikel ini merupakan ekspresi dan aktualisasi penulis selama berkecimpung di dunia pendidikan. Selama penulis mengabdikan diri, sudah menjalani kehidupan profesi di tiga tempat dengan variasi bidang tugas. Dua tempat awal adalah di lembaga rumah sakit di Kota Jember dan Banyuwangi. Profesi ketiga yang hingga kini masih digeluti penulis adalah sebagai penyelenggara pendidikan tinggi di sektor kesehatan Lembaga pendidikan dewasa ini sudah selayaknya diproyeksikan sebagai lembaga dengan semangat pabrikasi yang menghasilkan para ahli di bidangnya dan berperan sebagai motor penggerak utama perubahan sosial di Indonesia. Perannya dalam perubahan sosial tersebut setidaknya dapat dilihat dalam tiga hal. Yaitu moderninasi, demokratisasi dan mobilitas sosial. Lembaga yang dimaksud juga harus melakukan penyerapan tradisi ilmu pengetahuan dan untuk meningkatkan perannya dalam dunia akademik, lembaga ini dipacu kinerjanya melalui berbagai upaya. Antara lain orientasi pada pentingnya menegaskan arahan proyektif sebuah lembaga pendidikan ke depan dengan langkah strategis, yakni; komitmen yang baru untuk menghasilkan penemuan-penemuan baru di bidang ilmu pengetahuan, menempatkan kemampuan penelitian sebagai kualifikasi utama, menjalin kerjasama dengan lembaga riset dalam dan luar negeri dan memiliki orientasi Internasional dan ini merupakan visi lembaga sebagai center of excellence. Kedua, penegasan visi masa depan

O

l

e

h

DR. Can.H. SOEKARDJO untuk mengubah teaching institution menjadi research institution. Dalam konteks ini diperlukan sebuah lembaga yang menangani kualitas yang cenderung pada upaya-upaya menciptakan dan memajukan ilmu pengetahuan yang mana ilmu pengetahuan dan penemuan baru tersebut mendapat pengakuan dan penemuan baru tersebut mendapat pengakuan dan menjadi rujukan komunitas akademik maupun masyarakat secara keseluruhan. Ketiga, merubah paradigma pendidikan dan peningkatan kontribusi manajemen pendidikan yang berorientasi kepada mutu yang bertujuan untuk memastikan kepuasan konsumen pendidikan dan masyarakat terhadap kinerja lembaga pendidikan, emingkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran, meningkatkan kualitas, akuntabilitas, relevansi dan daya saing lembaga pendidikan, mengembangkan lembaga pendidikan sebagai learning organization dan meningkatkan peran lembaga dalam dunia akademik, pembangunan kualitas masyarakat dan modernisasi dan demokratisasi. Dari ketiga hal tersebut, dapat dipahami bahwa proyeksi lembaga pendidikan harus mengambil peran akademiknya yang lebih besar dan berorientasi pada peningkatan mutu dalam paradigm baru pendidikan. Para-

digma ini mengarah pada pendidikan yang bermutu, partisipasi dan tanggung jawab keluarga dan masyarakat dalam pendidikan, otonomi yang luas, keterbukaan dan keragaman, kebijakan yang terintegrasi dan pendidikan dan pelatihan yang professional diorientasikan pada kebutuhan pasa kerja di daerah. Lebih khusus lagi, penggalakan otonomi pendidikan tinggi dimaksudkan agar lembaga tersebut dapar berdiri sendiri. Dengan demikian perguruan tinggi akan berkembang lebih pesat dan tidak terikat kepada satu sistem di bawah komando Diknas ataupun Depag. Secara teoritis, dapat diposisikan, manajemen peningkatan mutu merupakan sistem manajemen mutu terpadu (selanjutnya disebut Total Quality Management-TQM) yang mengangkat kualitas sebagai strategi usaha dan berorientasi pada kepuasan pelanggan dengan melibatkan seluruh anggota organisasi. TQM merupakan sistem manajemen yang berfokus pada orang/ karyawan dan bertujuan untuk terus menerus meningkatkan nilai yang diberikan pada pelanggan dengan biaya penciptaan nilai yang lebih rendah tersebut. Dengan demikian dapat dipahami bahwa TQM merupakan suatu kegiatan perbaikan secara kontinu. Fokus pada mutu juga telah menjadi tujuan program pembangunan pendidikan tinggi, yakni, pertama, meningkatkan pemerataan dan perluasan akses bagi semua warga negara melalui program pendidikan diploma, sarjana, magister, spesialis dan doktor. Kedua, meningkatkan mutu, relevansi dan daya saing perguruan tinggi dalam rangka menjawab kebutuhan pasar kerja serta pengembangan Iptek untuk memberikan sumbangan secara optimal bagi peningkatan kesejahteraan

masyarakat dan daya saing bagsa. Ketiga, meningkatkan kinerja perguruan tinggi dengan jalan meningkatkan produktivitas, efisiensi dan akuntabilitas dalam pengelolaan layanan pendidikan secara otonom. Abad 21 meminta kualitas sumber daya yang berkualitas yang dihasilkan oleh lembaga-lembaga yang dikelola secara profesional sehingga membuahkan hasil unggulan. Tuntutan-tuntutan yang seba baru tersebut meminta berbagai terobosan di dalam berpikir, penyusunan konsep dan tindkan-tindakan. Dengan kata lain, diperlukan suatu paradigm baru didalam menghadapi tantangan-tantangan yang baru. Tantangan yang baru menuntut adanya paradigm baru. Penyusunan paradigm baru menuntut terobosan pemikiran apalagi jika yang diinginkan adalah out put yang bermutu yang dapat bersaing dengan hasil karya dalam dunia yang serba terbuka. Proyeksi kerberhasilan sebuah lembaga pendidikan tinggi salah satunya harus diletakkan pada konsep manajemen sekaligus metode penerapan yang berwawasan kualitas. Hanya dengan hal tersebut, sebuah lembaga pendidikan tinggi memiliki kans yang besar dalam memberikan tingkat signifikansi dalam proses pendidikan di Indonesia. Jadi, tulisan ini menggambarkan jika mengelola lembaga pendidikan tinggi bukanlah hal yang sulit, namun itu semua menuntut kesiapan berupa penerapan metode pengelolaan yang berwawasan mutu. Jika penerapannya sesuai dengan peningkatan kualitas, maka tiada lain yang dilakukan manusia adalah memainkan perannya menuju sebuah kegunaan secara aksiologis. (*) *Direktur Stikes Banyuwangi

Meneladani Karakter Sang Pemimpin “PELAYANAN daerah yang mungkin dulu sangat ditekuni, akibat kemewahan, cenderung dihindari dan beralih memilih kenyamanan” Natal telah tiba. Itu berarti kita akan kembali memperingati lahirnya seorang pemimpin besar ke dunia. Pemimpin yang mempunyai alam semesta beserta isinya. Kelahiran-Nya memberikan pengharapan akan adanya perubahan dalam hidup manusia, sekaligus teladan yang Dia tinggalkan untuk kita. Selain pengajaran yang Dia sampaikan, kepemimpinan yang Dia mulai lebih dari dua ribu tahun yang lalu, hingga sampai sekarang masih terus berlanjut, seharusnya menjadi panutan dan patokan. Berikut, beberapa hal penting yang bisa kita renungkan sebagai seorang pemimpin pada saat peristiwa Natal pertama terjadi. Pertama, hati sebagai hamba Dalam kisah kelahiran Kristus, malaikat Gabriel mendatangi Maria untuk memberikan kabar sukacita sekaligus tanggung jawab besar untuk melahirkan Sang Juru Selamat dunia. Anugerah yang besar, namun dengan risiko yang besar pula. Seorang perawan suci, belum bersuami, tetapi akan melahirkan seorang anak. Pandangan miring kemungkinan besar akan dia terima, bahkan risiko kematian bisa terjadi

O

l

e

h

ROMO FADJAR karena pada zaman itu perempuan yang kedapatan melakukan zinah akan dirajam batu sampai mati. Namun, apa yang dilakukan Maria? “Kata Maria: `Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.` Lalu malaikat itu meninggalkan dia” (Lukas 1:38). Memiliki hati sebagai hamba, menyadari bahwa kita hanyalah alat-Nya, akan membuat kita tahu diri, siapa sebenarnya yang kita layani dan siapa sebenarnya yang layak menerima segala penghormatan dan pengagungan. Maria menyadari, bahwa dirinya hanyalah seorang manusia yang sudah sepatutnya berserah pada kehendak Tuhan yang menciptakan dia, yang menjadi Tuan atas hidupnya. Sebagai seorang pemimpin, memiliki hati sebagai hamba atau pelayan

adalah suatu hal yang mutlak. Melihat kecenderungan sebutan “Hamba Tuhan”, sering kali kita lupa akan arti sebutan itu sesungguhnya. Penghormatan dan perlakuan khusus yang diterima dari orang-orang sekitar, terkadang membuat kita lupa diri bahwa kita adalah seorang hamba atau seorang pelayan. Biarlah segala kehormatan dan kemuliaan hanya bagi Tuhan yang memakai kita. Kedua, ketaatan ketika Yusuf, tunangannya, tahu bahwa Maria mengandung bayi Yesus, Yusuf berencana menceraikan Maria secara diamdiam. Namun, malaikat Tuhan hadir dalam mimpi Yusuf, memberitahu untuk tidak menceraikan Maria. Yusuf pun taat dan tidak menceraikan Maria. (Matius 1:19-25). Ketaatan, kata yang sering kali sulit untuk dilakukan. Para pemimpin cenderung memberikan perintah kepada bawahannya. Seperti ada pepatah, atas langit masih ada langit. Demikian juga di atas pemimpin masih ada pemimpin. Allahlah pemimpin yang paling tinggi. Ketaatan seorang pemimpin, tentunya akan diteladani oleh bawahannya pula. Ketiga, kesederhanaan Natal pertama ditunjukkan dengan sifat kesederhanaan dari Sang Pemimpin yang te-

lah lahir. Pilihan untuk lahir di kandang dan tidak di penginapan mewah maupun istana raja. Sehingga, memungkinkan para gembala bisa datang untuk melihat. Saat beranjak besar, Kristus dibentuk dan hidup di keluarga yang sederhana. Hingga mendapat sebutan ‘anak tukang kayu‘. Dalam pelayanan pun, kesederhanaan tak pernah lepas dari setiap langkah-Nya. Bagaimana dengan kepemimpinan Anda? Apakah kesederhanaan masih mewarnai kepribadian dan pelayanan Anda? Apakah kemewahan dan tersedianya kenyamanan membuat Anda terlelap bahkan membuat kepemimpinan Anda tidak efektif? Ketika seorang pemimpin, dalam hal ini hamba Tuhan, beroleh sukses dan nama besar sudah melekat, kecenderungan untuk memilih-milih ladang pelayanan yang nyaman dan bergaji besar sangat mungkin terjadi. Pelayanan daerah yang mungkin dulu sangat ditekuni, akibat kemewahan, cenderung dihindari dan beralih memilih kenyamanan. Biarlah sedikit renungan singkat tentang kisah Natal di atas bisa menjadi refleksi dari apa yang sudah kita kerjakan sebagai seorang pemimpin. Selamat Natal para pemimpin. *Pastor Gereja Katolik “Maria Ratu Damai”

Refleksi Hari Ibu ke-83

Semi Ibu Bagi Semua Gandrung MENYAMBUT Hari Ibu ke-83 (22 Desember 1928 - 22 Desember 2011), saya perlu menulis tentang seni lokal dan tokoh seni yang sepenuh hati. Mengapa demikian, karena seni yang merupakan bagian dari kebudayaan telah berpuluhpuluh tahun dijadikan objek komoditas dalam konteks komodifikasi, bahkan kemudian dikorupsi sepenuh hati oleh bangsanya sendiri dan dicabik-cabik bangsa lain tanpa pembelaan yang memuaskan hati. Sebab, seni bisanya hanya melawan menggunakan kesenian yang tentu kurang mempan. Sebuah negara, jika keseniannya dicubit-cubit bangsa lain, seharusnya melawan dengan besi sebagaimana di zaman revolusi ketika negeri ini dipimpin oleh pemimpin besar revolusi. Tapi sudahlah, itu tempo dulu! Saya berkeyakinan juga bahwa belum banyak orang yang tahu bahwa Semi adalah perempuan pertama di Banyuwangi yang menjadi penari gandrung di Zaman Kompeni. Semi lahir tahun 1885 dan meninggal tahun 1970. Semi menjadi penari gandrung menggantikan Druning yang menjadi gandrung lanang pertama di Banyuwangi juga pada masa Kompeni. Tugas menari dan menyanyi tidak serta merta diberikan masyarakat kepada Semi. Kemampuan menari yang dimiliki Semi sudah kelihatan sejak dia masih anak-kanak, tepatnya saat Semi menari dan menyanyi bersama perempuan-perempuan sebayanya di sawah pada senja hari. Dalam menari, ia gemulai dan lincah dibanding yang lain. Olah tubuh, bahasa tubuh, dan olah gerak, serta penjiwaan sebagai penari (dalam konteks masa itu), ternyata telah dikuasai gadis yang masih bau kencur itu. Demikian penduduk desa memberikan penilaian sejujurnya kepada Semi, perempuan

O

l

e

h

SUYANTO, M.Si cantik di Desa Cungking, Kecamatan Giri, Banyuwangi, pada masanya. Tugas Druning adalah memberitahu para pejuang Blambangan bahwa Kompeni telah meninggalkan tanah semenanjung setelah dipukul mundur pejuang-pejuang Blambangan. Di sinilah peran kesenian dalam memberikan sesuatu dalam sejarah perjuangan bangsa. Dengan menggunakan alat musik ala kadarnya, seperti terbang, gendang, itik-ining atau triangle, sebuah kenong, dan biola, berkelilinglah seorang gandrung lanang bernama Druning dan membawa bekal makanan ke belantara hutan Tirta Arum atau Banyuwangi. Dalam beberapa saat, keluarlah para pejuang dari pengembaraan mencari kebebasan negeri. Mereka menemui keluarga yang telah ditinggalkan dalam waktu berbulan-bulan. Lantas, apa tugas Semi pasca-perjuangan si gandrung lanang tersebut? Beberapa tahun lalu, saya menemui cucu Semi dan mengumpulkan berbagai sumber tertulis yang mendokumentasi eksistensi Semi sebagai perempuan seni Banyuwangi. Pak Sumarto yang saat itu menjadi orang penting bidang kebudayaan di kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi memberikan penjelasan yang lengkap dengan data-data tertulis dan mampu melengkapi datum yang dianggap valid.

Semi tetaplah Semi. Anak kedua dari delapan bersaudara keturunan Raminah (Semarang) dengan Midin (Ponorogo) yang lahir tahun 1885 tetap konsisten menari. Ia adalah representasi perempuan multicultural di zamannya. Sebagai sebuah feminisme postradisional yang tetap dibalut dengan kearifan lokal, Semi mampu mengangkat wilayahnya menjadi ikon kebudayaan lokal dalam pentas budaya nasional. Semi dan gandrung-gandrung sesudahnya makin mampu mewujudkan dirinya sebagai ikon budaya menandingi budaya pop. Semi sebagaimana Druning adalah menari dan menyanyi apa adanya di masa pra, awal, dan setelah kemerdekaan negeri ini. Berbekal keterampilan dan kelenturan tubuh dengan segala eksistensi bahasa tubuhnya, Semi mampu menaklukkan warga untuk menjatuhkan pilihan kepada kesenian gandrung, bahkan membunuh kesunyian malam dengan kesenian sakral yang sarat erotis-dramatis itu. Sebagai seorang ibu-tradisi, Semi telah melahirkan beratus gandrung Banyuwangi, baik yang tenar di dalam dan di luar negeri maupun yang biasa-biasa saja. Mulai tahun 1901, Semi telah mencetak gandrung baru, seperti Sumiyati, Awiyah, Astutik, Miswati, Muda’iyah, Hartatik, Hariani, Suwarni, Supinah, Temu, Suparni, Suparti, Radjuni, Sudartik, Utari, Sulastri, Hartatik, Wiwik, Susiati, Supiyati, Asfani, Poniti, dan perempuan-perempuan etnis yang membaur menjadi satu. Semi adalah penari idola para tuan Kompeni, terutama dalam rapat dan pertemuan kenegaraan di pendapa bupati. Di tempat inilah terjadi akulturasi budaya tradisional dan postradisional atau modern yang bernuansa Kebaratbaratan. Gandrung adalah kesenian

yang menghiasi pertemuan Kompeni dan Pribumi Blambangan, terutama kalangan ningrat, di pendapa dan disaksikan masyarakat. Dalam acara tersebut disuguhkan tarian gandrung dan budaya minum arak serta minuman keras oleh orang-orang Belanda. Kebiasaan ini membekas dan membudaya pada dekade sesudahnya, sehingga masyarakat dengan serta-merta mengatakan bahwa gandrung identik dengan pesta miras. Fenomena itu merupakan penilaian sepihak terhadap eksistensi gandrung. Penilaian tersebut tidak harus digebyahuyah dan men-justifikasi seni dalam persoalan nilai estetika dan etika. Tapi sudahlah, itu zaman dulu. Sekarang tidak begitu. Terlepas dari evaluasi yang sarat kontroversi tersebut, Semi tetaplah Semi. Perempuan pejuang dan “wanita seni” pertama yang menjadi penari gandrung di Banyuwangi dari masa ke masa dan telah mengangkat nama besar Banyuwangi setinggi-tingginya. Seniwati yang merupakan istri Sutomo yang menikah tahun 1894 dan melahirkan 14 anak itu patut didaulat menjadi ibu bagi para gandrung muda Banyuwangi hingga kini. Atas dedikasinya yang tinggi di bidang kesenian, setelah wafat, Semi mendapatkan penghargaan seni-budaya dari Gubernur Jawa Timur Imam Utomo, tepatnya hari Minggu, 25 Februari 2000. Di makamnya di komplek makam keluarga Midin, Jl. Brawijaya, utara kantor kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri, ia akan terus menari dan menyanyi “Tombo Ati, Salatun, Santri Mulih, Ayunayun, dan Wak Aji” bersama senimanseniwati yang dipilih Allah untuk menyiarkan keindahan dan keagungan. Selamat jalan ibu kesenian Banyuwangi. *) Guru sastra di SMPN 1 RSBI Genteng .


KOMUNIKASI BISNIS

Jumat 23 Desember 2011

Hapus Kekerasan dengan Kelembutan HWK Banyuwangi Peringati Hari Ibu BANYUWANGI – Peringatan hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember kemarin menjadi perhatian utama Himpunan Wanita Karya (HWK) Banyuwangi. Peringatan yang selalu dikenang setiap tahun ini bertujuan untuk mengenang semangat dan perjuangan perempuan dalam upaya perbaikan kualitas bangsa. Ketua HWK Banyuwangi Umi Kulsum SH mengatakan hari

Ibu ini penting untuk selalu diingat. Sebab peran seorang ibu dalam keluarga, baik untuk suami, anak-anak DOK.RaBa maupun Umi Kulsum lingkungan sosialnya menjadi dasar fondansi sebuah bangsa. “Setiap harinya, peran ibu sangat komplek untuk mendedi-

kasikan seluruh jiwa raganya untuk keluarga dan lingkungannya,” kata anggota DPRD itu. Maka, lanjut dia, melalui momen hari ibu, HWK Banyuwangi mendeklarasikan diri untuk secara tegas serta dengan penuh kesadaran menolak kekerasan dalam bentuk atas nama pelanggaran hak asasi manusia. “Untuk itu, kami perempuan sebagai tiang Negara sepakat untuk bertindak secara nyata dalam menghadapi kekerasan dengan kelembutan. Sebab, kekerasan ini bisa dihapuskan dengan kelembutan,” ujarnya. (ikl/als)

37

Banking Investment: Solusi Pendidikan Tinggi BANYUWANGI – Salah satu kampanye yang dilakukan Bupati Abdullah Azwar Anas dan Bank Mandiri Banyuwangi adalah banking & investment corner. Kampanye ini bertujuan peningkatan kesejahteraan dan kualitas pendidikan pada keluarga-keluarga dengan cara mengelola keuangan keluarga yang benar dengan salah satu alternatif alokasinya melalui produk investasi. Bupati Anas menjelaskan, tingginya angka kemiskinan salah satunya disebabkan tidak bisanya keluarga mengelola keuangan. Sehingga, banyak sekali anak tidak bisa mengenyam pendidikan yang layak hingga perguruan tinggi. Oleh karena itu, Anas mengajak kepada semua masyarakat Banyuwangi untuk memanfaatkan produk investasi yang rasional, konsisten, dan terjangkau. Sehingga harapannya, masyarakat bisa menyekolahkan anaknya hingga ke jenjang yang lebih tinggi. Pemimpin Bank Mandiri Banyuwangi, Dandung M. Qomari menjelaskan, Banking & Investment Corner ini melibatkan beberapa komunitas Perguruan Tinggi yang diharapkan dapat dijadikan alternatif

CETAK WIRAUSAHA: Sebagian mahasiswa Untag dan Uniba yang terpilih dalam program Banking & Investment Corner. TOHA/RaBa

program pengabdian masyarakat dari Perguruan Tinggi bersama-sama program Pemerintah Daerah Banyuwangi dan juga mahasiswa-mahasiswa yang terlibat dapat mengembangkan skill, pengetahuan dan pengalaman dalam pemberdayaan masyarakat di bawah bimbingan Bank Mandiri. “Nantinya, skill, pengetahuan dan pengalaman ini diharapkan dapat menjadi nilai tambah untuk bersaing dalam mencari pekerjaan di bidang financial dan

perbankan,” katanya. Bank Mandiri, kata dia, secara konsisten dan periodik akan selalu meng-coach mahasiswa-mahasiswa yang sudah terseleksi ini untuk mencapai level tertentu sesuai ketentuan regulasi yang berlaku melalui program banking & investment corner ini. Muatan dalam banking & investment ini juga dilengkapi dengan informasi pengembangan usaha kecil dan micro termasuk tata cara pengajuan kredit usaha. (ikl/*/als)

FOTO-FOTO: IWAN SETIONO/RaBa

PADUAN SUARA: Menyanyikan Lagu Mars GOW Banyuwangi saat launching di Gedung Wanita kemarin.

FOTO-FOTO: IWAN SETIONO/RaBa

TIM JURI LLSS: Kasek Dra. Hj. Suhernik bersama Kadispendik Sulihtiyono menyambut tim juri LLSS Jawa Timur.

Puncak Peringatan Hari Ibu

TKN Model Banyuwangi

Launching Lagu Mars GOW Banyuwangi

Optimistis Lolos LLSS Nasional

BANYUWANGI - Puncak peringatan Hari Ibu di Gedung Wanita Paramitha Kencana Banyuwangi kemarin ditandai dengan launching lagu Mars GOW Banyuwangi. Lagu tersebut diciptakan khusus oleh Roestamaji dan secara resmi dinyanyikan oleh seluruh anggota GOW Banyuw angi yang dipimNy. Minuk Yusuf pin oleh ibu Dani Abdullah Azwar Anas dan ibu Minuk Yusuf Widiyatmoko. Peringatan Hari Ibu tersebut mengambil tema Peran perempuan dan laki-laki dalam membangun ketahanan ekonomi menuju kesejahteraan bangsa. Tahun 2011 ini merupakan peringatan Hari Ibu yang ke-83 di Ba-

AKRAB: Ny. Minuk Yusuf Widiyatmoko, Ny. Dani Abdullah Azwar Anas dan Ny Netty Sukandi.

nyuwangi dan difokuskan pada aspek ekonomi. Antara lain menambah keterampilan daur ulang bahan limbah menjadi bahan yang bermanfaat, sehingga mempunyai nilai jual yang tinggi. Juga mencari bakat keterampilan anak-anak masyarakat umum dalam men-design batik, khususnya batik Banyuwangi. ”Acara ini diharapkan dapat memperkaya design dan motif batik Banyuwangi,’’ kata Ibu Minuk Yusuf Widiyatmoko, Ketua GOW Banyuwangi.

DUKUNGAN: Muhammad Pua Jua, Wabup Yusuf Widiyatmoko dan Sekda Ec. Sukandi.

Selain mengedepankan aspek ekonomi, menurut Minuk, pihaknya juga fokus aspek sosial. Antara lain mengadakan khitanan masal, memberikan santunan berupa sembako bagi keluarga yang tidak mampu, serta santunan anak yatim yang terkumpul dari program Ibu Wangi (Seribu untuk Banyuwangi). ”Even ini merupakan wujud kepedulian GOW Banyuwangi terhadap warga yang kurang mampu,’’ pungkasnya. (adv/als)

HADIR: Ny. Gandu Kasdim 0825 Banyuwangi, Ny Nanang Mashudi Kapolres Banyuwangi, dan Ny Heri Jerman Kajari Banyuwangi.

BANYUWANGI - TKN Model Banyuwangi menjadi salah satu sekolah yang mewakili Banyuwangi dalam Lomba Lingkungan Sekolah Sehat (LLSS) tingkat provinsi Jawa Timur. Walaupun masih terbilang sekolah baru, yakni berdiri pada 23 Maret 2004, namun TKN Model Banyuwangi optimistis lolos dalam lomba LLSS tingkat naDra Hj. Suhernik sional. ”Kita sudah berupaya semaksimal mungkin untuk meraih prestasi yang terbaik,’’ ujar Dra. Hj. Suhernik, Kasek TKN Model Banyuwangi. Kedatangan tim juri LLSS Jawa Timur di TKN Model kemarin disambut Kadispendik Sulihtiyono, Drs. Adnan Kohar Kabid PNFI,

PADUAN SUARA: Murid TKN Model Banyuwangi menyanyikan lagu khas Banyuwangi, Umbul-Umbul Blambangan.

Camat Banyuwangi M. Luqman, Ka UPTD Pendidikan Banyuwangi Drs. Nurhamim, para pengawas TK/SD Kecamatan Banyuwangi, staf Dinas Kesehatan Banyuwangi, dan seluruh guru TKN Model Banyuwangi. ”Kita berharap wakil Banyuwangi ada yang lolos dalam LSSS tingkat nasional,’’ kata Sulihtiyono, Kadispendik Banyuwangi.

HADIR: Agus Dwi Jatmiko, Sulihtiyono, M. Luqman, dan Adnan Kohar.

Ketua Tim Juri LSSS Jawa Timur Susanto mengaku takjub dengan keberadaan TKN Model yang bersih, sehat, dan hijau. Apalagi dilengkapi dengan sarana UKS yang memadai, taman yang tertata rapi, serta keberadaan kamar mandi yang sesuai standar. ”Tidak salah bila TKN Model menjadi wakil LLSS tingkat Jawa Timur,’’ pungkas Susanto. (adv/als)

TRADISIONAL: Murid TKN Model Banyuwangi mainkan musik dari angklung.

Cuci Gudang Akhir Tahun Hi-Tech Mall

Merek Paling Diburu di Cuci Gudang Akhir Tahun Hi-Tech Mall SEJUMLAH merek besutan vendor kelas atas siap memberi kado special akhir tahun sudah dibuka hingga 5 Januari 2012 mendatang di Hi-Tech Mall. Semua produk terkenal, terlaris dan termurah siap memenuhi keinginan pecinta IT lewat even “Cuci Gudang Akhir Tahun”. Siapa yang tak kenal HP 430-370, core i3, 2GB DDR3, 500GB HDD hanya Rp.3,8 juta. Turun hingga Rp 1 juta rupiah, Fujitsu LH530, P6200, 2GB DDR3, 320GB HDD yang sebelumnya dipatok dengan harga Rp.4,55 juta di ajang ini anda cukup membayarnya dengan Rp.3,55juta saja. Toshiba C600-1005U yang sebelumnya ditawarkan dengan harga Rp.4,499 juta hari ini banting harga ke angka Rp.4,025 juta. Dell

N4050, B950, 2GB, 500GB HDD ikut turun harga dari Rp.4,299 juta jadi Rp.3,899 juta. Sementara itu, voucher belanja gratis senilai Rp.300ribu dihadiahkan oleh Acer 4739 cukup dengan harga Rp.4,199juta. Lenovo G475-3655, AMD E300, 2GB DDR3, 320GB HDD, ATI Radeon HD 630 harga Rp.3,12 juta. Seperti tak ingin ketinggalan pesta murahnya, Axioo HNW 3112 yang sudah memiliki kemampuan core i3, 1GB, 250GB HDD kini dibandrol hanya dengan harga Rp.3,799 juta padahal sebelumnya ditawarkan dengan harga Rp.3,999 juta. Penggemar Toshiba masih bisa bernafas lega mengingat produk tangguh seri C640-1002U nya dengan kemampuan core i3-370 bisa didapat dengan harga Rp.4,5juta saja.

Promo Android Murah Mulai Rp. 900 ribu BAGI-bagi bonus akhir tahun diberikan Inforce DM-70 hanya Rp.900ribu free leather case + SD card 4GB. Tabulet Troy yang turun harga dari Rp.1,7juta menjadi Rp.1,6juta. Jika anda memilih produk ini, leather case, anti gores dan aplikasi gratis bisa langsung anda miliki tanpa syarat apapun. Serunya lagi, Vandroid T2 seharga Rp.1,799juta hari ini juga turun jadi Rp.1,699juta saja. ZTE Light V9 hanya Rp.2,299juta turun menjadi Rp.1,799juta free internetan unlimited Telkomsel 60 hari. JetPad-700S harga Rp.1,75juta menjadi Rp.1,65juta free kabel OTG dan handsfree. Huawei MediaPad hanya Rp.4juta free internetan unlimited 90 hari. Samsung Tab 7 Plus seharga Rp.5,35juta yang sekaligus memberikan anti gores dan aplikasi gratis untuk anda. Pesta akhir tahun aksi cuci gudang juga disempurnakan oleh CPad 703 yang kali ini bisa anda dapatkan cukup dengan harga Rp.2,2juta. Setiap

pembelian Android berhadiah langsung dan mug Android yang tercetak langsung foto Anda dan konsultasi gratis di Android Corner. Ingin printer canggih dengan modifikasi khusus? Printer Brother DCPJ125 seharga Rp.990ribu plus modif gratis bisa menjadi pilihan utama anda. Tak kalah, Printer Canon 2770 + modif juga memberikan penawaran special dengan harga Rp.475ribu saja. Tak ketinggalan Hi-Tech Mall mengguyur pengunjung dengan bonus dan hadiah langsung, mulai puluhan printer, notepad, hingga notebook dan lain-lain. Setiap pembelanjaan produk berstiker Hi-Tech Mall minimal Rp.2juta, semua hadiah itu akan memenuhi belanjaan Anda. Dengan minimum pembelanjaan Rp.500ribu, miliki mug eksklusif yang tercetak foto Anda. Bagi pengunjung luar kota dapatkan Double Bonus hadiah langsung di redemption lantai dasar. Ingat IT, Ingat Hi-tech Mall dong (*)


38

Jumat 23 Desember 2011

Jatim Sprint, Banyuwangi Loloskan Dua Sprinter PENGARUHI PERSIAPAN: Pemain Persewangi (merah) merayakan gol ke gawang Persemalra dalam laga pembuka Divisi Utama PSSI, 19 Desember lalu.

BANYUWANGI - Tradisi kontingen Banyuwangi mendulang medali emas di ajang Jatim Sprint tetap terjaga. Itu tercermin dari sukses dua sprinter Kota Gandrung, Ike Puji Lestari dan Prila Satwati Nanda, dalam babak kualifikasi Jatim Sprint Rayon VIII yang digelar di Jember akhir pekan kemarin. Keduanya

sukses membubuhkan medali emas dalam even pemanasan yang digelar di lapangan atletik Brigif Jember tersebut. Sukses keduanya ditentukan dalam nomor spesial di kejuaraan ini, yakni 60 meter. Ike Puji Lestari dan Prila Satwati Nanda mampu menunjukkan diri sebagai yang terbaik di nomor tersebut. Itu

artinya, keduanya memastikan diri berlaga di babak utama dalam kejuaraan yang dihelat di Surabaya 29 Desember mendatang. “Kami bersyukur kedua atlet Banyuwangi akhirnya lolos ke babak utama Jatim sprint,” ujar Agus Sujiono, pelatih PASI Banyuwangi. (nic/c1/als)

GALIH COKRO/RaBa

Jadwal Revisi Divisi Utama Tak juga Kelar BANYUWANGI - Manajemen dan pendukung Persewangi rupanya harus bersabar menunggu kepastian laga kedua tim kesayangannya. Pasalnya, hingga kemarin, belum ada gambaran jelas kapan dan di mana pertandingan kedua Nurcahyo dkk dimainkan. Kondisi yang serba mengambang itu tentu berpengaruh terhadap persiapan tim dalam menyongsong game kedua di grup III mendatang. Manajer Persewangi Nanang Nur Ahmadi mengatakan, sejauh ini release jadwal terbaru dari PSSI belum diterima. Informasinya, pertemuan mengenai pembahasan jadwal dan kemungkinan penambahan tim di setiap grup masih berlangsung. “Hingga sore ini (kemarin) jadwal yang dijanjikan belum diterima,” katanya. Tokoh MWCNU Rogojampi itu menambahkan, dalam jadwal yang disusun sebelumnya, game

kedua Persewangi sedianya digelar 7 Januari 2012. Masih merunut jadwal itu, Laskar Blambangan akan melakoni laga away di markas Persbul Buol, Palu, Sulawesi Tengah. Kemungkinan adanya revisi jadwal tersebut, tentu saja menjadi kekhawatiran tersendiri bagi pengurus. Sebab, hal tersebut akan mempengaruhi

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

•PROPERTY•

•SUTRI GARDEN•

•RUMAH & TOKO•

•PANTHER 97•

www.BanyuwangiProperty.com jual beli rumah. Hub Arya 081336659258

DIJUAL Rmh tipe 50 hrg 175jt berkualitas di perum elite sutri garden. Telp. 03337722222/081249400460

DJL tk/rmh tkt2, full prabot, strgis, Jl. Kembar, Lt 310/490m, uk.10x13m, marmer, ksn jati. Tk Sriwijaya, Jl Gajah Mada 274 Gtg, Bwi. H. Sugiarto 081233499888, (031)70338181

DIJUAL Panther Grand Royal 97 Full Ori, No.P, nego. Telp: 085777814357

•GENTENG STRATEGIS• DIJUAL Rumah pinggir jalan besar, SHM. 1. Jl. Hasanuddin, L293m2 (11x26m), H 1,7 M; 2. Jl. Gajahmada L484m2 (15x32m), H 3 M. Hubungi: 081358279830



•SUTRI GARDEN• DIJUAL Rmh tipe 90, harga 250 jt super: halus kuat murah buktikan, Perumahan Elite SUTRI GARDEN, telp. 7722222/081249400460

•DIJUAL/OVER KREDIT•

•VILLA TAMANSARI•

DJL Rmh /over kredit, Perum Permata Husada Gentengan type 36 Full+Garasi +3KT, 087757762866/085331630950

DIJUAL Villa di Tamansari, Licin, Lux, SHM, LT/LB 1000/250, kolam renang, 3 KTd + KM. Harga Nego. Hubungi: 08123496044

•RUMAH 420M2• DJL Rmh Lt 420m, Lb 300m, Dpn Sd Model, Padat Pndduk, 5kt+ 3km+ Garasi+Toko. 085854526161, 082132211000. Jm Krja

•SOBO PERMAI• DIJUAL Rumah Sobo Permai, SHM Lt 95m, 1RT, 1RKeluarga, 2 KMT, Harga 75juta nego. Hub 082131544294, 085236556444

•RUMAH SHM• DIJUAL Cpt Rmh LT 275m2/150m, SHM. Blkg Makam Pahlawan H: 087823555078

•SUTRI GARDEN• DIJUAL Rmh tipe 140 hrg 375jt, mewah berkualitas di Perum elite sutri garden. telp. 03337722222/081249400460

persiapan tim. Nanang berharap agar jadwal revisi yang tengah digodok PSSI segera diselesaikan dan dikirim ke klub. Dengan begitu, persiapan tim bisa dilakukan secara cermat. “Jadi, kita bisa persiapan untuk pertandingan away. Persiapan tim dan operasional kan bisa disiapkan lebih awal,” cetus Nanang. (nic/c1/als)

•RUKO 2 LT• DJL Ruko 2lt, Jl. Adi Sucipto Bwi, L5x25m, Hdp Timur, Hub. Arya 081336659258

• TOKO 4 LANTAI• DIKONTRAKAN toko Lt 4, 200m. Lok Jl Jend Sudirman 88 Bwi. Hub 0333421316

SITUBONDO •RUMAH DAWUHAN• DJL Rmh Jl. Hasan Asegaf 34, Kel. Dawuhan, SHM. LT 220m2. Fas: 3K Tdur, dapur, K Mandi, Gudang, Garasi. Listrik 1300W, telpon, PDAM. Hub: 08123458629 TP (sebelah barat Masjid An Nur)

•DIKONTRAKKAN• DIKONTRAKKAN Rmh, bs utk kantor, Jl. Merak (Stb), Hub: 082140758983/5500360

•RUMAH GPM• DJL RmhGPME29,Fas2KTdr,1KM,AC,PAM dan DAB, Hrg 95 Jt, Hub: 0338-5522929 TP

BANYUWANGI •DRIVER TRAVEL• ****DCR Segera DRIVER utk travel**** Rute Jawa & Bali, SIM min B1, Gaji dan komisi menarik. Kirim CV ke: Jl. PB Sudirman No.17 Banyuwangi.

•ADM PENJUALAN• DCR ADM Penjualan Wanita Min SMU bs computer, berpengalaman di bidangnya. Lamaran bw lgs ke Jl. YOS SUDARSO No. 40 BWI (Gudang Semen 3 Roda). Pukul 15.00 - 17.00 WIB

•CREW KEBAB•

BANYUWANGI

•SAWAH 10.000M2, H. 375JT•

•TANAH 1.024M2•

DJL Sawah dalam kota SHM, luas 10.000m2, 375 juta nego. H: (0333) 424368

DJL Murah Tnh L 1.024m2, Jl. Brawijaya dikelilingi tembok. H: Teddy 08123531325

•SAWAH TEPI JALAN•

•TANAH 650M2•

DJL Cpt Sawah tpi jln 8500m2, 450jt SHM di Ds Rejosari Glagah rata bgs u invest. 15mnt dr kota. 085336262444

DJLTanahSHM650m2Pnggirjlraya,Ds.Bengkak, negoH:P.Sandi087859033187,082131548303

•TANAH KAPLING• DJL Tanah 10x40 M2 (H. 55 Jt) SHM, Lok. Kebalenan, Dkt Perum Istana Brawijaya, TP Hub: 082141060580 (MAAF TDK TERIMA SMS-SMS PENIPUAN YG MENGATASNAMAKAN RDR BWI)

SITUBONDO •TANAH 8000M2• DJL Tanah SHM, 8000 m2, d Jalan Raya, Rp 150rb/m2 bs nego. Kav, SHM, 253m2 di dkt Roxi Jbr. Hubungi HP: 085336585157

DIJUAL Innova G.’07 bensin, light green, bagus. Harga 165 juta. Hub: 08179622454

•AVANZA• DIJUAL/Oper kredit Avanza silver, Plat DK 1240AA Tipe G. Sdh dpt 21bln, Bagus, Hub. 081233035439

•STNK• HLG STNK Nopol P 3713 YM, an. Rafi’i, al: Dsn Krajan RT05/01 Benelanlor, Kabat HLG STNK Nopol P 4705YB, an.Ida Kristina, al: Jl. Mendut no.10 RT01/02 Tamanbaru HLG STNK Nopol P 2382 YH, an. Indah Mei Rahajeng,al:Jl.Penataran11RT01/03Tmnbaru

SITUBONDO •STNK•

•PANTHER 94•

HLG STNK Nopol P 5236 EU, an. Farida Pusparini, al: Patokan RT01/01 Stb

DIJUAL Panther th 94, hrg 50jt nego, Hub: Bp. Ujang 087755905432

HLG STNK Nopol P 2968 DB, an. Moch. Mahmudi, al: Prajekan Kidul RT04/02, Bdws

•HONDA PRESTIGE•

BTH Crew Kebab, min SMP, L/P, mslim, max 25th. Fas gaji, bns, umkn, mes. Lam krm k Jl. Letkol Istiqlah 2 Bwi 085749240494

BANYUWANGI

•INNOVA•

BANYUWANGI

DJL Honda Prestige'89, abu-abu, mesin terawat, tinggal pakai. Hub. 085259872418

SITUBONDO

BANYUWANGI •VITOP JAYA•

•JASA•

ANDA TELAT BULAN?? Solusi cepat & tepat untuk melancarkan haid secara teratur, dlm jangka 3 jam dijamin lancar. Hub: 087857427544

TERIMA tarik tunai & Pelunasan kartukredit Visa/Master, 0852 5999 8910

•LOUNDRY DINA•

DJL Air minum sht brhasiat dg kndungn oksigen proposional, mrk TRAS (Terapi Air Sehat) Jl. Anggrek X/10. H: 08123485319

LOUNDRY 3 Jam &1 hr slsi, paket mli 75rb/ bln. Antr-jmpt, fas trlgkp 085 749 262 307

•PELUANG USAHATAS IMPORT• PELUANG Usaha Tas Import yg speserpn tdk rugi, H:085238015470 (Bwi, Stb, Bws)

•JAHE GAJAH• DIJUAL Jahe Gajah ex Medan, cck utk Bibit, Hub: 081353319650/081934825356

•MESIN AIR MINUM• DIJUAL Mesin air minum isi ulang, filter, catrage, tutup galon, tisue dll, Hub: Lusi Jl. Citarum 18 085234005722

•TRUK•

•LAMPU TENAGA SURYA•

DIJUAL 8 Truk siap dijagal. Butuh uang cepat, Hub: 08123456909

PAKET LAMPU Jalan Tenaga Surya mulai 7 Juta (non tiang) bergaransi resmi Hubungi: 085336886677 atau www.anekasolusidaya.com

•ESTILO & LIVINA• DJL Estilo ‘07, abu-abu mtlk, & Livina 2 bgku ‘09, abu-abu tua mtlk. H: 082140758983

• TOYOTA SOLUNA• DJL Toyota Soluna 2000, Istw silver met, Pjk bru, P Stbndo, 72,5 jt, H: 08123471646

• PANTHER PICK-UP• DIJUAL CEPAT Panther Pick-UP 2005 Warna Biru, Hub. 0338-5545656/08123230337

SITUBONDO

•AIR MINUM•

•RENTAL• RENTAL Xenia 2011 murah+Sopir, harian/ bulanan, (0338) 5556665

SURABAYA •RESTAURANT• TELAH DIBUKA Rawon Bik Ati 3, Jl. Embong Ploso 27 (Bambu Runcing belok kiri, timur PMI Surabaya), buka 07.00 21.00. Hubungi: 081249325276/ 081393449955

HATI- HATI TERHADAP PENIPUAN YG MENGATAS NAMAKAN RADAR BANYUWANGI!


Jumat 23 Desember 2011

BERITA UTAMA

39

HALAMAN SAMBUNGAN

Medan Evakuasi Cukup Berat ... ■ LAGI,... Sambungan dari Hal 29

Dia menyebut, jumlah seluruh mayat yang sudah dievakuasi adalah 74. Rencananya, semua jenazah tersebut akan langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya. Pihaknya terus memantau kawasan pesisir pantai tersebut. Sebab, 250 imigran gelap yang tenggelam di perairan Prigi, Trenggalek, masih banyak yang belum ditemukan. ‘’Hari ini selesai, tapi pencarian akan terus kami lakukan,’’ janji kapolres. Perwira polisi dengan dua melati di pundak itu enggan

membeberkan batasan waktu pencarian para korban yang hilang. Yang jelas, sampai beberapa hari ke depan, pihaknya akan terus melakukan upaya pencarian. ‘’Kami akan terus lakukan pencarian. Apabila nanti ditemukan, kami akan lakukan evakuasi,’’ papar kapolres didampingi Dandim 0825 Banyuwangi Letkol (Inf ) Hendi Setiawan. Penegasan kapolres tentang jumlah korban yang ditemukan tampaknya belum final. Pasalnya, di lokasi lain, di saat yang hampir bersamaan, ada mayat yang baru berhasil dievakuasi. Kali ini masuk kawasan pantai Grajagan, Kecamatan Purwo-

harjo. “‘Pukul 13.30 dievakuasi lagi satu mayat berkelamin wanita di Grajagan,’’ ujar Pelda Samproni, kepala Pos Pemantau TNI AL Grajagan, melalui pesan singkatnya kepada Radar Banyuwangi kemarin. Sehari sebelumnya, dua mayat ditemukan di perairan Pancer, Desa Sumber Agung, Kecamatan Pesanggaran. Empat mayat ditemukan di perairan Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, dan enam mayat dievakuasi dari pantai Rowo Biru, Desa Sumber Agung, Kecamatan Silir Agung. Sementara ini, 29 mayat sudah diangkut KRI Oswald Siahaan. ‘’Yang ada di kapal yang benar 29 mayat.

Jadi, total sampai sekarang 54 korban,’’ tegas Eka Wardhani, petugas Disarter Victim Identification (DVI) Polda Jatim. Menurut Eka, mayoritas mayat sudah dalam kondisi mengenaskan. Selain sudah berbau, diketahui juga ada sebagian mayat yang sudah kehilangan bagian tubuhnya. ‘’Ada sebagian mayat yang kehilangan bagian tubuhnya,’’ jelasnya. Sementara itu, upaya evakuasi puluhan mayat di pantai tersebut sedikit mengalami kendala. Pasalnya, medan yang dilalui cukup berat. Tim gabungan harus melewati jalan sepanjang 10 kilometer di kawasan konservasi Taman

Hanya Dihadiri Satu Anggota ... ■ DRAMA... Sambungan dari Hal 29

Tontonan tidak lucu yang disuguhkan wakil rakyat Situbondo tidak berhenti sampai di sini. Aksi saling balas karena ego partisan dan faktor kepentingan politis terus berlanjut. Seolah mereka ingin menunjukkan kedigdayaan masing-masing. Ketika para wakil rakyat kubu ‘’oposisi’’ (bukan penyokong bupati terpilih) menunjukkan niat baik melanjutkan persidangan, giliran anggota FKNU di Badan Anggaran (Banggar) tak pernah hadir secara utuh. Puncaknya Sabtu malam (18/ 12) lalu, hanya ada satu anggota FKNU yang hadir. Padahal, pembahasan KUA PPAS menjadi pertaruhan bagi fraksi-fraksi partai yang mengusung pemerintah untuk benar-benar memperjuangkan kepentingannya. Kelompok ‘’oposisi’’ (FPP, FKB, FPDIP, dan FPD) menuding, kalau PPAS dikritisi lagi, mereka (partai pengusung) tidak tahu karena tidak hadir. Buntutnya, kelompok “oposisi” yang akan dinilai menghambat. Padahal, yang tidak serius adalah mereka. Episode saling membalas yang menyebabkan pembahasan APBD 2012 tak kunjung tuntas terus dimainkan para wakil rakyat Situbondo. Ketika mereka bersidang Senin malam (19/12), sejumlah anggota fraksi kubu ‘’oposisi’’ yang duduk di Badan Anggaran (Banggar) mengancam akan walk out. Penyebabnya sepele, mereka mengaku sangat kecewa dengan tidak hadirnya Sekda Hadi Wijono yang juga ketua Tim Anggaran Eksekutif. Kehadiran Wakil Bupati (Wabup) Rachmad tidak cukup mengobati kekecewaan para wakil rakyat. Mereka tetap ngotot agar pembahasan ditunda hingga sekda hadir. Rasa kecewa terhadap Hadi Wijono tampaknya bukan hanya karena dia tidak ha-

dir. Dari sejumlah pendapat yang terlontar di depan forum, mereka juga sangat sakit hati dengan pernyataan sekda pada awal pembahasan penjelasan PPAS Jumat (16/ 12) lalu. Saat itu, Hadi mengajak mereka agar berhati-hati dalam menggunakan anggaran. Sebab, kegiatan jaring aspirasi masyarakat (jasmas) mendapat perhatian khusus dari kejaksaan. Keinginan anggota Banggar dari FKB, FPDIP, FPP dan FPD untuk memending pembahasan PPAS sebenarnya sudah mendapat perlawanan sengit dari anggota FKN dan FKNU, termasuk dari Hadi Priono, wakil Ketua DPRD dari FPD. Mereka ngotot pembahasan penjelasan PPAS dilanjutkan agar cepat selesai. Persoalan ketidakhadiran sekda bukan masalah substansial yang harus dibesar-besarkan. Sebab, pembahasan PPAS tidak mensyaratkan kehadiran ketua Tim Anggaran. Namun, Ketua DPRD Zainiye tetap memutuskan menunda rapat lanjutan pembahasan PPAS. Sejumlah pihak yang melakukan interupsi, termasuk wabup, tak dihiraukan. Drama yang diperankan para anggota dewan dan eksekutif dengan karakter ego kelompok lebih menonjol itu sepertinya masih terus berlanjut. Saya kurang mengerti hati nurani para pemain drama yang jadi wakil rakyat itu. Tidakkah mereka menyadari bahwa rakyat yang telah memilihnya sangat berharap-banyak kepentingan mereka diakomodasi. Rakyat juga berharap agar pembangunan di daerah yang dibiayai APBD bisa berjalan dengan cepat dan optimal. Beberapa program pembangunan yang dianggarkan dalam APBD 2012, antara lain pembangunan Pasar Asembagus sebesar Rp 19 miliar dan pembangunan ruko Jalan Jawa sebesar Rp 7,5 miliar. Selain itu, juga proyek pemacu pembangunan di desa melalui program alokasi

dana desa (ADD) Rp 14,2 miliar, tunjangan aparatur desa Rp 13 miliar, dan program pemberdayaan rakyat miskin, seperti jamkeskin sebesar Rp 6 miliar. Tertundanya pengesahan APBD yang disebabkan ego partisan wakil rakyat, secara otomatis akan mempengaruhi jalannya pembangunan. Sebab, proyek pembangunan dibatasi aturan dan waktu. Kalau waktu yang tersedia sangat dekat dengan berakhirnya tahun anggaran, secara otomatis tidak ada rekanan yang berani mengerjakan proyek tersebut karena takut kena denda. Akibatnya, anggaran yang sudah di-posting di APBD tidak terserap dan harus dikembalikan ke kas daerah. Proyek pembangunan yang sudah disusun pun menjadi sia-sia. Pada akhirnya masyarakat-lah yang dirugikan. Padahal, sumber APBD salah satunya berasal dari pajak dan retribusi yang dibayar rakyat. Kalau rakyat sudah merasa memenuhi kewajiban, tapi pengelola negeri ini belum merealisasikan program pembangunan, jangan disalahkan kalau rakyat marah dan boikot bayar pajak. Bahkan, yang lebih ekstrem lagi, kalau melihat perilaku wakilnya di legislatif yang ‘’terlalu serius’’ bermain drama, bisa jadi rakyat apatis. Bisa-bisa rakyat tidak mau lagi menyalurkan aspirasi politik dalam pemilu legislatif nanti. Oleh karena itu, kita berharap kepada anggota dewan yang terhormat untuk menanggalkan ego partisan dan membela kepentingan rakyat demi kemajuan daerah. Kita juga berharap mereka membuang jauh-jauh kebiasaan kongkalikong bernuansa KKN dan deal-deal politik yang lain, baik dengan sesama anggota dewan, eksekutif, maupun dengan pihak lain. Semoga kali ini hati nurani anggota dewan benar-benar tersentuh dan mau berpihak pada kepentingan rakyat. (cho@jawapos.co.id)

Nelayan Muncar Tidak Terpengaruh ... ■ TRAUMA... Sambungan dari Hal 29

Usai mengangkut mayat, kami akan kesulitan mencari ikan,’’ ujar Heri, salah seorang nelayan. Oleh karena itu, lanjut Heri, ketika ada yang menyewa jukung mereka, mereka mematok harga yang cukup tinggi. Sebab, mayoritas nelayan meyakini apabila perahu diisi mayat akan membawa sial. “Ikan tidak mau karena ada bekas bau mayat di perahu,’’ ungkap Heri. Maka dari itu, jangan heran saat proses evakuasi berlangsung, nelayan ketar-ketir kalau-kalau jasad imigran itu dinaikkan ke atas perahu. Namun, kekhawatiran nelayan tersebut meleset. Tim SAR tak menaikkan mayat ke dalam perahu. Mayat itu hanya diikat tali lalu diseret ke samping perahu sembari dipegangi. Begitu mayat sampai ke tepi pantai, bau busuk langsung menyengat hidung. Tanpa di-

perintah, puluhan warga yang sudah lama menunggu di pantai memilih minggir. Sebagian warga ada yang memilih melihat mayat lewat hasil jepretan wartawan. “Saya jijik melihat mayat. Baunya cukup menyengat,’’ ujar seorang warga lain. Temuan mayat yang mengapung di pantai Grajagan itu benar-benar membuat warga setempat kelimpungan. Sejumlah warga bertekad tidak makan ikan dalam beberapa hari ke depan. Para nelayan juga mengaku enggan melaut mencari ikan. Mereka memilih mencari lobster. ‘’Orang-orang tidak melaut, cuma cari lobster. Karena masih jijik,’’ cetus Heri. Imbas temuan mayat itu, harga ikan jeblok. Hal itu diungkapkan Bambang, nelayan setempat. Gara-gara ada mayat, harga ikan langsung turun. Ikan tamban harganya kini berkisar Rp 1.600 per kilogram. Diakui Bambang, sebelum ada mayat, memang tengah pace-

klik ikan. “Biasanya dapat 1,5 ton, tapi sekarang cuma dapat 3 kuintal,’’ kata Bambang. Kecemasan nelayan juga dirasakan warga yang tinggal di pantai Pancer, Desa Sumber Agung, Kecamatan Pesanggaran. Penemuan dua mayat di kawasan itu mengakibatkan warga sekitar pantai tidak mau mengonsumsi ikan laut. “Saya sekeluarga langsung eneg (mual). Nggak enak makan,’’ tutur Alfan Khoiri, warga Pancer. Bukan hanya keluarganya yang enggan makan ikan. Gara-gara mayat tersebut, warga sekampung tidak berselera makan. Pasalnya, bau busuk yang dikeluarkan dua mayat tersebut membuat warga trauma. ‘’Mas tahu sendiri, baunya minta ampun. Orang-orang di sini nggak biasa dengan bau busuk,’’ imbuhnya. Sementara itu, imbas temuan mayat belum menyentuh nelayan Muncar. Pasalnya, bangkai manusia yang terdampar itu

tidak sampai ke perairan Muncar. “‘Kalau di sini belum booming, jadi masih enak makan ikan seperti biasa,’’ cetus Umar, pedagang ikan yang mangkal di pelabuhan perikanan Muncar. Harga ikan juga tidak terpengaruh, malah mengalami kenaikan daripada hari biasa. Sebab, beberapa hari terakhir permintaan ikan cukup tinggi. Ikan layang, misalnya. Sebelumnya, ikan tersebut Rp 3.000 per kilogram, tapi kini mencapai Rp 9.000. Ikan tongkol juga mengalami kenaikan harga. Kini Rp 8.000 per kilogram. ‘’Sebelumnya cuma berkisar Rp 4.000 hingga Rp 5.000,’’ ungkapnya. Begitu juga dengan harga cumi-cumi. Sebelumnya, cumi-cumi hanya sekitar Rp 23 ribu per kilogram, tapi kini mengalami kenaikan menjadi Rp Rp 30 ribu per kilogram. ‘’Jadi, penemuan mayat di laut tidak berdampak di Muncar,’’ tandas Umar. (c1/aif)

Jelang Natal, Penumpang Kapal Mulai Naik KALIPURO - Jelang liburan Natal dan Tahun Baru 2012, jumlah penumpang penyeberangan Ketapang-Gilimanuk mulai naik. Peningkatan jumlah penumpang terjadi pada bus pariwisata yang membawa wisatawan ke Bali. Secara umum, peningkatan penumpang terjadi sekitar 15 persen dari hari-hari normal. Meski terjadi peningkatan, kemarin (22/12) belum ada antrean panjang. Antrean kendaraan yang akan naik ke kapal masih tergolong normal. Bus pariwisata hanya memadati halaman parkir pelabuhan pada malam hari. “Peningkatannya belum terlihat,” ungkap Kepala Cabang PT. Indonesia Ferry (IF) Ketapang, Supriyanto, kemarin. Sebagian besar bus pariwisata menyeberang dengan mengangkut rombongan wisatawan yang akan berlibur di Bali. Selain itu, rombongan pelajar yang akan berlibur ke Pulau Dewata juga terlihat ramai. Pihak PT. IF Ketapang memprediksi lonjakan penumpang akan terjadi pada tanggal 29, 30, dan 31 Desember 2011. Pada 29 Desember diperkirakan terjadi

GALIH COKRO/RaBa

RAMAI: Kendaraan mulai mengantre untuk menyeberang di Pelabuhan Ketapang kemarin.

lonjakan penumpang kapal karena anak sekolah sudah mulai libur. Pada 31 Desember 2011 diprediksi juga meningkat, karena masyarakat umum banyak yang akan menikmati pergantian ta-

hun di Bali. “Sarana dan prasarana untuk melayani masyarakat yang akan berlibur Natal dan Tahun Baru sudah siap,” timpal Manajer Operasional PT. IF Saharuddin Koto. (afi/c1/irw)

Nasional Alas Purwo yang memakan waktu hingga 60 menit. Setiba di lokasi, roda empat tidak bisa masuk ke tepi pantai. Sehingga, aparat kepolisian, TNI, dan tim SAR, harus bersu-

sah payah menggotong mayat ke hutan. Sekitar 500 meter dari bibir pantai, roda empat bisa parkir. Pantauan koran ini, salah satu jasad seorang perempuan harus menunggu giliran

proses evakuasi. Korban yang mengenakan celana jins biru tersebut, perutnya sudah menggelembung. Selain itu, juga terdapat bercak darah di celana yang dikenakan. (ton/c1/aif)

Identitas Mayat Belum Jelas ... ■ DIANGKUT... Sambungan dari Hal 29

Selanjutnya, mayat yang dibungkus terpal itu dipindahkan ke ambulans dan diberangkatkan menuju Surabaya. Sebagian mayat yang dievakuasi dari pantai Grajagan (enam mayat) dibawa ke RSUD

Blambangan. Mayat-mayat tersebut juga akan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Polda Jatim. “Semua mayat yang berhasil dievakuasi akan dibawa ke Surabaya,” cetus kapolres. Sesampai di Surabaya, mayat tersebut akan diidentifikasi tim forensik Polda Jatim. “Sampai saat ini kita belum bisa memastikan identitas beberapa mayat tersebut,” imbuhnya. (gil/c1/aif)

Sudah Kirim 7.000 Ton Beras ... ■ BONGKAR... Sambungan dari Hal 29

“Dengan muatan yang sama (beras, Red), ada dua kapal yang menunggu masuk pelabuhan,” ungkap Kepala Administratur Pelabuhan Tanjung Wangi, Sri Sukesi, kepada RaBa kemarin (22/12). Diakuinya, aktivitas Pelabuhan Tanjung Wangi bulan ini sangat padat. Tidak hanya kapal bermuatan beras yang antre sandar. Kapal bermuatan semen, pupuk, ikan, dan kapal penumpang, juga antre masuk pelabuhan. Pihak Tanjung Wangi tidak bisa berbuat banyak karena kapasitas pelabuhan terbatas. “Solusinya, kapal harus rela antre masuk dermaga pelabuhan,” terangnya. Sukesi mengungkapkan bahwa Bulog sudah mengajukan

permohonan agar mendapat prioritas masuk pelabuhan. Hanya saja, permohonan itu tidak bisa dikabulkan karena semua kapal yang antre juga memuat barang penting. Solusinya, beber dia, pihaknya memberlakukan kebijakan bahwa kapal bermuatan beras dipersilakan sandar menggantikan kapal beras yang keluar pelabuhan. “Kapal beras yang keluar, posisinya bisa diganti kapal beras juga,” jelasnya. Saat dikonfirmasi, Kepala Sub Bulog Banyuwangi Raswan Setiawan mengungkapkan, jumlah beras impor yang masuk Banyuwangi mencapai 77 ribu ton. “Itu total beras yang sudah masuk dan yang masih ada di kapal menunggu masuk pelabuhan,” ungkapnya kemarin. Beras impor yang masuk Banyuwangi, ungkap dia, hanya

bersifat transit. Sebab, beras impor tersebut bukan untuk Jawa, melainkan untuk Indonesia Timur. Bulog Pusat sengaja menurunkan beras asal luar negeri di Banyuwangi karena pelabuhan dan pergudangan memungkinkan. “Pelabuhan di Indonesia Timur tidak memungkinkan disandari kapal-kapal besar bermuatan beras,” paparnya. Saat ini, ungkap Raswan, semua gudang milik Bulog di Banyuwangi penuh terisi beras impor. “Gudang Meneng sampai Genteng penuh beras impor,” ungkapnya. Bulog Banyuwangi sudah mengirim sebagian beras impor itu ke wilayah Indonesia Timur. “Dikirim ke Maumere 3.000 ton dan Waikabubak sebanyak 4.000 ton,” bebernya. (afi/c1/irw)

Dirikan Sembilan Pos Keamanan ... ■ KERAHKAN... Sambungan dari Hal 29

Mereka disebar di beberapa titik yang dianggap rawan. Kapolres Banyuwangi AKBP Nanang Masbudi menyebutkan, titik yang dinilai rawan adalah sekitar Pelabuhan Ketapang, pusat perbelanjaan, tempat hiburan, dan tempat ibadah, seperti gereja, masjid, dan lokasi lain. “Setiap daerah rawan akan kita jaga penuh,” tegasnya kemarin (22/12).

Ditambahkannya, pengamanan itu dilakukan untuk menciptakan situasitenangdan damai. Diharapkan, warga yang merayakan Natal bisatenang.“Kitajugaberharap,perayaan pergantian tahun bisa aman,” harapnya. Kapolres mengingatkan warga agar mengurangi kegiatan hura-hura saat merayakan pergantian tahun. Meski aparat keamanan telah menerjunkan pasukan, setiap warga tetap diminta menciptakan situasi kondusif. “Menjaga keamanan

menjadi tanggung jawab kita semua,” tandasnya. Kepala Bagian Operasional Polres Banyuwangi Kompol Sudjarwo menambahkan, sejumlah pos disiapkan di sepanjang jalan wilayah Kabupaten Banyuwangi. “Kita mendirikan sembilan pos,” sebutnya. Sembilan pos itu tersebar mulai Kecamatan Kalibaru hingga Wongsorejo. Setiap pos dijaga sejumlah petugas kepolisian, TNI, petugas kesehatan, Satkom, dan Orari. (abi/c1/irw)

Kades Siapkan 10 Truk ■ SIAPKAN... Sambungan dari Hal 40

Zainul mengatakan, selama status siaga Gunung Ijen belum dicabut, pihaknya akan tetap mewaspadai potensi terjadinya letusan. Bahkan, sehari sebelumnya, Zainul mengatakan bahwa jika status Gunung Ijen meningkat menjadi Waspada I, BPBD akan langsung mendirikan tenda evakuasi. “Warga yang tinggal di bantaran sungai akan langsung kami evakuasi ke tenda-tenda tersebut,” ungkapnya. Sementara itu, Kades Bantal, Sahijo, mengaku telah menyiapkan sepuluh truk untuk meng-

angkut warga ke tenda evakuasi jika Gunung Ijen meletus. Menurut Sahijo, para warga masih menjalankan aktivitas seperti biasa. Namun, warga terus berjaga-jaga jika sewaktuwaktu terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. “Jika status Gunung Ijen meningkat menjadi Awas, kami dan perangkat siap melakukan evakuasi,” ungkapnya. Seperti diberitakan, sedikitnya 464 kepala keluarga (KK) yang bermukim di wilayah Situbondo, tepatnya di Desa Bantal dan Desa Sumberrejo, berpotensi menjadi korban jika gunung api aktif tersebut meletus. Rinciannya, 424 KK bermukim di bantaran sungai

di Desa Bantal dan 40 KK bermukim di bantaran sungai Desa Sumberrejo, Kecamatan Banyuputih Untuk mengantisipasi jatuhnya korban jiwa, Rabu (21/12) BPBD mendirikan Pos Pantau Siaga Gunung Ijen di dua titik, yaitu di Kantor Desa Bantal, dan di Kantor Desa Sumberrejo. “Pendirian posko ini bertujuan mempermudah warga memperoleh informasi terkait aktivitas Gunung Ijen. Dengan demikian, warga bisa cepat mengambil tindakan jika sewaktu-waktu gunung tersebut meletus,” ujar Ketua BPBD Situbondo, Zainul Arifin. (sgt/ c1/aif)

BATUK SELAMA 100 HARI SUDAH HILANG BERKAT MINUM SUSU MILKUMA PERNAHKAN Anda mencoba minum susu ettawa? Meski di Indonesia masyarakat lebih dominan mengkonsumsi susu sapi, tapi ternyata banyak penelitian menerangkan bahwa susu ettawa sesungguhnya memiliki kandungan gizi yang lebih unggul, baik dari segi protein, energi, maupun lemak yang mendekati air susu ibu (ASI) dibanding dengan susu sapi. Sri Widodo Joko Santoso atau yang familiar dengan panggilan-Joko, kini punya kiat untuk menjaga kesehatannya. “Saya pernah terserang batuk selama 100 hari, rasanya benar-benar membuat tidak nyaman, telinga pun jadi ikut berdenging...” Ujar pria berusia 48 tahun tersebut. Namun kini, ia sudah punya solusi untuk mengatasinya, “Kekhawatiran saya sekarang sudah reda. Alhamdulillah batuk-batuk sekarang sudah hilang, beraktifitas jadi nyaman...” Terang Joko yang hobi joging dan biking ini. Rupanya dari salah seorang temannya, ayah 2 orang anak ini mengetahui manfaat Milkuma. Ia yang merasa aktifitasnya sering terganggu dan tak merasa nyaman dengan keluhan yang dirasakannya, kemudian tertarik mencoba, “baru 2 bulan minum manfaatnya sudah terasa.” Ungkap warga Komplek KS, Cilegon, Banten tersebut. Dengan tubuh yang sehat, kini karyawan BUMN tersebut dapat menjalani aktifitasnya dengan prima. Ia pun kini mengajak orang lain untuk merasakan manfaat susu ettawa ini, “Mari kita sehat bersama Milkuma.” Ajaknya. Tanpa kita sadari, semakin tingginya usia seseorang, imunitas tubuh pun menjadi berkurang sehingga rentan terserang penyakit. Oleh ka-

renanya, mulailah dengan menerapkan kebiasaan-kebiasaan baik, salah satunya adalah minum susu Milkuma 2 gelas sehari. Milkuma adalah minuman serbuk susu ettawa yang diproses secara alami, tanpa pemanis buatan dan bahan pengawet. Bahan dasarnya adalah susu Ettawa PE segar dan Gula Aren. Milkuma mengandung Zincum (Zn) pembentuk imun dalam tubuh (pertahanan tubuh), serta kaya dengan lactoglobulin penahan protein penyebab alergi. Fluorine yang terdapat dalam susu ettawa bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh serta membantu pencernaan dan tidak menimbulkan dampak diare pada orang yang mengkonsumsinya. Selain diproses secara alami, pakan ternak yang diberikan pun organik, sehingga menghasilkan susu yang lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan. Ditambah dengan kandungan Gula Aren bemutu tinggi sebagai pemanisnya, menjadikan Milkuma sebagai pilihan bijak untuk kesehatan. Untuk memperoleh hasil yang maksimal, terapkan pola hidup sehat seperti disiplin dalam pola makan, dan berolahraga, serta mengkonsumsi air putih paling sedikit 8 gelas/ hari. Dapatkan informasi lengkap tentang Milkuma di www. milkuma.com. Saat ini Anda bisa mendapatkan Milkuma di Apotek2 juga Toko Obat terdekat dikota anda, atau hubungi, Jatim; 082120862055. Banyuwangi, 082141345607; Apt Drajat Farma Jl. Gajahmada, Apt Dunia Sehat Jl. Jend Sudirman, Apt Asia Jaya Jl. Rogojampi, Apt Raya Jl. PB Sudirman. Depkes RI No. PIRT. 6.09.3328.01.395.


40

Jumat 23 Desember 2011

Jawa Ja awa P Pos-nya os-nya Kota Santri

Siapkan Tujuh Titik Evakuasi Jika Gunung Ijen Meletus FOTO-FOTO: SIGIT HARIYADI/RaBa

MERIAH: Belasan perahu nelayan Semiring setelah dihias sedemikian rupa (atas). Kepala sapi dan seekor ayam diangkut perahu gedebog siap dilarung (bawah).

Larung Kepala Sapi ke Tengah Laut MANGARAN - Setelah enam tahun terakhir para nelayan Desa Semiring, Kecamatan Mangaran, tidak melaksanakan petik laut, kemarin (22/12) tradisi itu kembali dihidupkan. Selain untuk memohon kepada Tuhan agar nelayan terhindar dari kecelakaan laut, petik laut tersebut juga dimaksudkan agar hasil tangkapan melimpah. Ritual kali ini melibatkan belasan perahu nelayan yang biasa beroperasi di perairan sekitar Pelabuhan Kalbut, Situbondo, tersebut. Perahu yang sudah dihias sedemikian rupa hingga memunculkan kesan mewah dan semarak itu bertugas mengawal perahu berbahan gedebog pisang yang digunakan untuk mengangkut sesaji berupa kepala sapi dan seekor ayam ke tengah laut. Suhartiningsih, salah seorang panitia me-

ng takan, sebenarnya petik laut merupakan nga tr tradisi yang sudah dilaksanakan sejak berta tahun-tahun lalu. Tradisi petik laut di Desa S Semiring sempat terhenti beberapa tahun b belakangan. Petik laut terakhir kali dilaks sanakan sekitar enam tahun lalu. “Saat ini, kkami mencoba menghidupkan lagi tradisi ttersebut,” tukasnya. Uniknya, sejak rencana petik laut diccanangkan, jumlah ikan di perairan terseb but mulai meningkat. “Mudah-mudahan, setelah petik laut jumlah ikan semakin banyak dan hasil tangkapan nelayan semakin banyak pula,” harapnya. Sementara itu, ratusan warga terlihat berbondong-bondong memadati bibir pantai tempat petik laut digelar. Namun, panitia melarang anak-anak naik perahu menuju tengah laut. Itu dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. (sgt/c1/aif)

Pamerkan Kerajinan Industri Rumah Tangga SITUBONDO – Peringatan hari ibu dimeriahkan dengan menggelar berbagai acara. Salah satunya adalah pameran produk kerajinan dan industri rumah tangga yang digelar Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekransda) sejak 22 hingga 23 Desember. Dalam kegiatan yang ditempatkan di Alun-Alun Situbondo itu, ditampilkan berbagai produk unggulan di 17 kecamatan se-Situbondo. Produk unggulan dipajang di 30 stand pameran. Ada produk pertanian, non pertanian, mebel, asbak dari kayu dan kerang, pisau, kripik kering ikan, kripik pisang. Selain itu, ada juga yang memamerkan kaos ciri khas Situbondo, kain batik tenun Selowogo. Ada juga produk rumah tangga seperti alat memasak, tempat bumbu, asbak dan sebagainya. “Barang-barang ini sangat menarik kalau dipasarkan dan dipromosikan

SYAMSURI/RaBa

PERINGATI HARI IBU: Umi Kulsum Dadang Wigiarto menggunting bunga sebagai simbol dibukanya pameran produk kerajinan dan industri rumah tangga, kemarin.

ke kabupaten lain,” kata Bupati saat meninjau stand. Kepala Dinas Perindustrian

dan Perdagangan (Disperindag), Taufik Hidayat mengungkapkan, kegiatan pameran

untuk memeriahkan peringatan hari ibu. Selain itu, secara khusus ingin memamerkan produkproduk unggulan dan kerajinan yang ada di Situbondo. “Dengan kegiatan ini minimal masyarakat Situbondo mengetahui bahwa di tempatnya banyak produk-produk unggulan yang mempunyai kualitas bersaing. Bukan hanya nasional, tapi juga hingga internasional,” terang pria berkacamata itu. Pembukaan pameran produk kerajinan dan industri rumah tangga kemarin dibuka dibuka oleh ketua tim penggerak PKK yang sekaligus ketua Dekranasda, Hj. Umi Kulsum Ddaang Wigiarto. Itu ditandai dengan pengguntingan bunga mawar. “Kegiatan ini sebenarnya akan dilaksanakan sehari. Namun, karena antusias peserta luar biasa, akhirnya kita minta izin Bupati Situbondo untuk memperpanjang menjadi dua hari,” terang Umi. (pri/adv/aif)

SITUBONDO - Meski aktivitas Gunung Ijen dikabarkan mengalami penurunan sejak sehari kemarin (22/12), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo tetap tidak mengendurkan ketanggapsiagaan jika sewaktu-waktu gunung dengan ketinggian 386 meter di atas permukaan laut (dpl) itu meletus. Setelah beberapa hari lalu melakukan pemetaan wilayah yang berpotensi dilanda letusan gunung yang berlokasi di perbatasan BanyuwangiBondowoso tersebut, akhirnya BPBD memilih tujuh titik sebagai tempat evakuasi warga.

WASPADA IJEN

Langkah BPBD a Siapkan 3 titik evakuasi di Desa Bantal. a Kades Desa Bantal siapkan 10 truk. a Siapkan 4 titik evakuasi di Desa Sumberejo. Lokasinya di Dusun Lesung dan Leduk. 464 KK di Desa Bantal dan Desa Sumberrejo, berpotensi menjadi korban jika sewaktu-waktu gunung api aktif tersebut meletus. Rinciannya: a 424 KK bermukim di bantaran sungai di Desa Bantal. a 40 KK tinggal di bantaran sungai Desa Sumberrejo.

Tujuh titik tersebut tersebar di dua desa yang berpotensi dilalui aliran lahar dingin Gunung Ijen, yakni Desa Bantal, Kecamatan Asembagus, dan di Desa Sumbererejo, Kecamatan Banyuputih. Rinciannya, empat titik evakuasi di Desa Bantal, dan tiga titik di Desa Sumberrejo. Kepala BPBD Situbondo, Zainul Arifin mengatakan, empat titik evakuasi di Desa Bantal ditempatkan di Dusun Tenggara. Tiga titik evakuasi di Desa Sumberrejo ditempatkan di Dusun Lesung dan Leduk. “Lokasi evakuasi memang kami pilih tidak terlalu jauh dari rumah warga. Mereka hanya kami pindahkan ke tempat yang lebih tinggi,” ujarnya n  Baca Siapkan...Hal 39


Radar Banyuwangi 23 Desember 2011