Issuu on Google+

29

SENIN 21 MEI TAHUN 2012

Catatan Perjalanan Direktur Radar Banyuwangi Choliq Baya ke Eropa (11)

Dibikin Penasaran Jins Harga Satu Euro Setiap bepergian ke luar negeri, terlebih lagi yang berbau plesir, biasanya ada agenda berburu buah tangan atau souvenir, terutama yang khas dari negara itu. Apakah itu untuk diri sendiri, keluarga atau pun kolega. Di mana tempat yang pas untuk belanja di Eropa? MESKI tak ada jadwal belanja ke factory

BAGAIMANA INI...

outlet (FO) saat kami masih di Belanda, begitu ada yang memberi tahu tempat barangbarang branded dengan harga miring di Roermond, akhirnya rombongan sepakat ke sana. Agenda ke Roermond kami jalani setelah puas berwisata di Taman Bunga Kaukenhof di Lislie. Perjalanan dari Kaukenhof ke Roermond yang berbatasan dengan wilayah Jerman itu lumayan jauh, ditempuh dengan bus sekitar dua setengah jam. Begitu sampai di lokasi, rasa lelah kami langsung hilang. Apalagi, setelah melihat deretan FO yang menjual barang-barang bran-

ded. Mereka yang hobi belanja pasti sangat senang dan betah keluar masuk toko yang ada dalam satu kawasan. Berdasarkan denah yang ada di brosur, jumlah stan yang ada di situ ada 218 buah. Masing-masing terdiri dari café dan mini market 11 buah, sisanya 207 stan adalah FO. Barang-barang yang paling banyak dijual di situ antara lain aneka busana, jaket, sepatu, tas, ikat pinggang, dompet, peralatan olahraga, perkakas rumah tangga, aksesori, jam tangan, dan lain-lain ■  Baca Dibikin...Hal 39

CHOLIQ BAYA/RaBa

JUALAN: Para PKL memanfaatkan lahan kosong di Paris.

Komnas HAM Pantau Tambang Emas yang ada di Tumpang Pitu itu, bukan warisan dari nenek moyang kita. Melainkan anugerah Allah untuk rakyat Banyuwangi.” ABDULLAH AZWAR ANAS Bupati Banyuwangi

Rekomendasikan Pemkab Pakai Pola Golden Share B ANYUWANGI - Diam-diam, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengamati kegiatan tambang emas yang dilakukan PT Indo Multi Niaga (IMN) dan masyarakat di Gunung Tumpang Pitu. Tidak hanya mengamati, Komnas HAM juga melakukan

pemantauan langsung kegiatan tambang emas di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi itu. Dari hasil pengamatan dan pemantau itu, Komnas HAM mengeluarkan rekomendasi yang ditujukan pada Bupati Abdullah Azwar Anas. Rekomendasi itu tertuang dalam surat Komnas HAM Nomor :431/K/PMT/III/2012 yang diteken Johny Nelson Simanjuntak sebagai komisioner ■  Baca Komnas...Hal 39

GALIH COKRO/RaBa

PROSES: Papan reklame di perempatan Cungking, Mojopanggung, Kecamatan Giri, kemarin.

Baliho Baru di Cungking BANYUWANGI - Papan reklame yang baru dibangun di Kota Gandrung, ternyata bukan hanya satu titik. Selain billboard di depan Pasar Sobo, Kelurahan Sobo, papan iklan juga dibangun di simpang empat Cungking, Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri. Kedua papan reklame yang digarap oleh pihak ketiga itu sudah selesai kemarin (20/5). “Izin yang kita keluarkan baru satu, yakni di depan Pasar Sobo, dan rencananya juga akan pasang lagi di daerah Cungking,” ujar Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPPT dan PM) Banyuwangi, Abdul Kadir. Menurut Kadir, papan reklame di depan Pasar Sobo termasuk jenis papan satu tiang alias billboard. Papan reklame itu dibangun pemkab atas kerja sama dengan pihak ketiga ■

Sweeping KTP Pengunjung Kafe BANYUWANGI - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan sweeping tempat hiburan malam di Kota Gandrung Sabtu malam kemarin (19/5). Kali ini, petugas memeriksa identitas pengunjung kafe SR 21, serta tempat karaoke Neo yang sama-sama beralamat di Jalan Brawijaya Banyuwangi. Petugas penertiban awalnya

keluar dari kantornya di Jalan Jaksa Agung Suprapto sekitar pukul 20.00. Mereka langsung mendatangi tempat karaoke Neo di Jalan Brawijaya. Beberapa pengunjung diminta menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP). “Mohon keluarkan KTP-nya,” pinta salah satu petugas Satpol PP ■  Baca Sweeping...Hal 39

Sayur Rasa Pil Koplo Penjual: Rohana, 38 th. Alamat: Cungking, Kel. Mojopanggung, Kec. Giri. Pekerjaan: pedagang sayur Bukti: 2.000 butir pil trex, 1 ponsel. Pemakai: Arif Dwiyanto, 27 th. Alamat: Cungking, Kel. Mojopanggung, Kec. Giri. Pekerjaan: kuli bangunan Bukti: 20 butir pil trex, 1 ponsel

 Baca Baliho...Hal 39

BUDAYA

FOTO-FOTO: GALIH COKRO/RaBa

RAZIA: Petugas memeriksa kartu tanda penduduk pengunjung kafe SR 21 di Jalan Brawijaya (atas). Satpol PP memasang gembok di pintu tempat karaoke Neo di Jalan Brawijaya Sabtu malam kemarin (kiri atas).

Bakul Sayur Punya Stok 2.000 Pil Trex GIRI - Diduga sering jualan pil trihexyphenidil atau trex, Rohana, 38, bakul sayur asal Lingkungan Cungking, Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri ditangkap anggota Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Banyuwangi kemarin (20/5). Salah satu pembelinya, Arif Dwiyanto, 27, seorang kuli bangunan juga ikut ditangkap. Yang pertama kali diringkus polisi adalah Arif. Kuli bangunan itu

ditangkap di rumahnya yang masih satu kampung dengan Rohana di Lingkungan Cungking, Kelurahan Mojopanggung. “Rohana kita tangkap dari hasil pengembangan penangkapan Arif,” terang Kasatnarkoba Polres Banyuwangi AKP Watiyo. Saat menangkap Arif, anggota Satnarkoba berhasil menyita barang bukti (BB) berupa dua bungkus plastik kecil yang semuanya berisi 20 butir pil koplo, dan se-

buah telepon seluler (ponsel) merk Venera. “Arif mengaku pil trex miliknya dibeli dari Rohana,” katanya. Pada polisi, Arif mengaku membeli pil trex pada Rohana sebanyak empat bungkus plastik kecil. Setiap bungkus yang berisi 10 butir pil trex dibeli dengan harga Rp 25 ribu. “Yang dua bungkus sudah habis saya pakai, dan tinggal dua bungkus sisanya ini,” sebutnya ■  Baca Bakul...Hal 39

AGUS BAIHAQI/RaBa

ICHSAN RASYID/RaBa

KOCAK: Penari Mendem Paradan beraksi pentas Taman Blambangan Sabtu malam kemarin.

Tari Mendem Bikin Mesem BANYUWANGI – Warga membanjiri taman Blambangan Sabtu malam kemarin (19/5). Mereka menyaksikan pentas seni dan budaya di panggung terbuka tersebut. Kali ini, penonton disuguhi penampilan lawak Slamet dkk. Mereka memberikan hiburan tersendiri kepada pengunjung. Beberapa turis asing yang hadir ikut tertawa terpingkal-pingkal melihat banyolan pelawak tersebut ■  Baca Tari...Hal 39

Menengok Dua Bocah yang Mencuri 1,7 Kg Perhiasan

Orang Tua Bercerai, Ekonomi Berantakan Aksi dua bocah membobol Toko Emas Sumber Rezeki, Pasar Curah Jati, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo bikin geger warga. Setelah ditelusuri, orang tua kedua bocah itu ternyata sama-sama bermasalah. ALI NURFATONI, Purwoharjo

KURANG kasih sayang orang tua bisa memicu masalah bagi anak. Minimnya perhatian keluarga terhadap bocah tersebut, bisa juga berakibat sangat fatal. Bila itu di-

http://www.radarbanyuwangi.co.id

biarkan, anak tersebut bisa bertingkah melewati batas kewajaran. Bahkan, mereka nekat melakukan tindakan yang merugikan orang lain. Ujung-ujungnya harus berurusan dengan aparat penegak hukum. Beragam alasan yang menjadikan anak bisa berbuat nekat yang melebihi sikap orang dewasa. Tentu saja, orang tua adalah orang pertama yang harus mengasuh, merawat, dan melakukan pengawasan terhadap anak. Namun, apa daya persoalan orang tua yang tidak karuan, membuat sang anak menjadi nakal. Seperti yang dialami JP,9, asal Dusun Purwosari, Desa Buluangung, Kecamatan Siliragung; dan AH, 14, asal Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo ■  Baca Orang Tua...Hal 39

Komnas HAM rekomendasikan golden share tambang emas

Menghasilkan dan tak menggigit seperti golden retriever

Pedagang sayur punya stok 2000 pil trex

Banyak sayur jadi sehat, banyak trex jadi kumat

ALI NURFATONI/RaBa

MASIH ANAK-ANAK: JP dan AH di Mapolsek Purwoharjo.

email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


30

Senin 21 Mei 2012

CERMIN DIRI Balas di Seri Ketiga KETIDAKMAMPUAN pembalap Banyuwangi berbicara di arena Road to Tour de East Java (TdEJ) Seri II di Surabaya kemarin, tentu menjadi pekerjaan rumah bagi pembina klub para umumnya, dan Pengkab Ikatan Speda Sport (ISSI) Banyuwangi khususnya. Sebab, meski even tersebut tidak diikuti kalangan atlet profesional, namun TdEJ bisa menjadi ajang pembuktian bahwa di Banyuwangi ada banyak pembalap gaek yang patut diperhitungkan. Namun, dengan tidak berhasilnya satu pun pembalap Banyuwangi finis di urutan pertama, kedua, dan maupun ketiga, semakin menjadikan olahraga sepeda sport ini dipandang sebelah mata. Semoga saja, pembalap gaek Bumi Blambangan bisa berbuat banyak di seri ketiga Road TdEJ yang digelar bulan depan. Jika mereka mampu menampilkan balapan setidaknya seperti saat seri pertama, dimana salah seorang pembalapnya berhasil finis di sepuluh besar, bukan tidak mungkin pada seri berikutnya (juga di ajang yang lain) Banyuwangi diperhitungkan oleh pembalap-pembalap dari kota lain. Salah satu cara agar bisa terus bersaing adalah dengan memperbanyak latihan. Jika sebelumnya proses latihan dilakukan tiga kali seminggu, maka sebelum menghadapi seri ketiga, pembalap Road TdEJ dari Banyuwangi harus menambah latihan menjadi empat, lima, atau bahkan tujuh hari dalam seminggu. Selain itu, kekompakan antar sesama pembalap Kota Gandrung harus terus dijaga. Sebab, kekompakan para pembalap di arena lomba sangat dibutuhkan. Kekompakan tim di arena pertandingan memang wajib dijaga. Apalagi jika kondisi tim yang hanya bermodalkan bondo nekat alias bonek. Urusan finansial yang minim bisa berakibat fatal terhadap persiapan menghapi setiap pertandingan. Belum lagi masalah penguasaan teknik dan strategi, baik oleh pribadi pembalap, maupun secara kolektif di atas arena pertandingan. Dan, yang lebih penting adalah stamina yang dimiliki para pembalap. perbedaan suhu dan cuaca antara Banyuwangi dan Surabaya hendaknya diantisipasi dengan baik oleh para pembalap. Di Surabaya, suhu relatif lebih panas dibanding Kota Gandrung. Untuk mengantisipasinya, selain menambah jadwal latihan, para pembalap juga harus mencoba bersepeda di bawah terik matahari. Sebab, jika pada pertandingan resmi staminanya drop, tidak saja kekalahan yang didapat, bahkan bukan mustahil mereka tidak bisa melanjutkan balapan. (*)

AGUS BAIHAQI/RaBa

SELAMAT: Perahu nelayan asal Bali parkir di muara Pantai Boom Banyuwangi kemarin. Sebelumnya, nelayan setempat menemukan perahu itu di Pulau Santen.

Nelayan Bali Dihantam Ombak Ditemukan di Pulau Santen, Dievakuasi ke Pantai Boom BANYUWANGI - Kecelakaan laut terjadi di daerah perairan Selat Bali Sabtu malam kemarin (19/5). Sebuah perahu jukung yang dinaiki Imron, 35, dan Upin, 35, keduanya asal Teluk Kubur, Kecamatan Negara, Kabupaten Bali, ditemukan terdampar di sekitar muara Pulau Santen, Kelurahan Karangrejo,

Kecamatan Banyuwangi kemarin (20/5). Saat ditemukan nelayan setempat, perahu yang dinaiki oleh kedua nelayan asal Bali ini kondisinya sudah separo tenggelam. Sedang kedua nelayannya, masih selamat meski kondisinya sangat lemah. “Upin oleh saudaranya langsung dibawa ke Bali,” cetus kepala unit Polisi Air (Polair) Pantai Boom, Aipda Wawan Siswanto. Menurut Aipda Wawan, kecelakaan laut ini terjadi di sekitar perairan Selat Bali sekitar pukul 20.30 Sabtu lalu. Saat keduanya sedang mencari ikan, perahunya

Harga Aneka Bumbu Meroket BANYUWANGI – Belum selesai kegelisahan konsumen akibat kenaikan harga gas elpiji ukuran tiga kilogram (kg), kini warga kembali dikejutkan dengan kenaikan harga aneka jenis bumbu. Tidak tanggung-tanggung, rata-rata kenaikan harga bumbu masak tersebut sekitar sepuluh persen. Pantauan wartawan koran ini di Pasar Banyuwangi kemarin (20/5) menyebutkan, para pedagang menjual cabai rawit seharga Rp 16 ribu per Kg. Padahal tiga hari sebelumnya, komoditas berasa pedas tersebut hanya dijual seharga Rp 14 ribu per Kg. Hal serupa terjadi pada cabai merah. Harga bumbu masak yang satu ini mencapai Rp 12 ribu per Kg, atau jauh lebih tinggi dibanding harga tiga hari sebelumnya yang hanya Rp 10 ribu per Kg. Harga tomat dan ranti juga mengalami kecenderungan serupa. Pedagang memasarkan tomat dan ranti masing-masing dengan harga Rp 7 ribu dan 8 ribu per Kg kemarin. Sebelumnya, harga tomat sebesar Rp 5.500 per Kg, sedangkan harga ranti Rp 6 ribu per Kg. Asmuni, 40, salah satu pedagang bumbu di pasar tradisional tersebut mengatakan, kenaikan harga beberapa jenis bumbu disebabkan menipisnya stok milik para pedagang lantaran kiriman dari pengepul agak lambat. “Kenaikannya mencapai sepuluh persen lebih,” ujarnya. Pernyataan senada dilontarkan salah seorang pedagang bumbu bernama Soimah. Dikatakan, selain cabai dan tomat, bawang merah dan bawang putih juga me-

dihantam ombak besar hingga nyaris tenggelam. “Dihantam ombak hingga terdampar di Pulau Santen,” jelasnya. Saat perahu yang dinaiki oleh kedua nelayan ini terseret ombak, sebenarnya sudah dilakukan pencarian oleh para nelayan Bali. Tapi, upaya ini tidak berhasil hingga akhirnya ditemukan oleh para nelayan yang biasa mangkal di sekitar Pulau Santen sekitar pukul 11.30 “Saat ditemukan, kedua nelayan lemas,” ujarnya. Imron yang menjadi nakhoda perahu jukung, lanjut Aipda Wawan, ternyata punya saudara di Kelurahan Kampung

Mandar. Selanjutnya, Imron dibawa ke rumah saudaranya tersebut. Sedang perahunya yang nyaris tenggelam, oleh para nelayan diparkir di muara Pantai Boom. “Kedua nelayan asal Bali itu selamat semua,” paparnya. Kedua nelayan asal Bali yang terdampar di Pulau Santen itu, kata Wawan, belum bisa dimintai keterangannya. Keduanya masih trauma dan sulit untuk diajak komunikasi. “Hanya Imron yang masih di Banyuwangi, temannya (Upin) sudah dibawa pulang ke Bali,” jelasnya. (abi/bay)

PEMERINTAH KABUPATEN BANYUWANGI Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jalan HOS Cokroaminoto No. 30 Banyuwangi

PENGUMUMAN Rencana Kebutuhan Calon TKI Sesuai surat dari Pemerintah Propinsi Jawa Timur Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan, Unit Pelaksana Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia, Surabaya, perihal rencana kebutuhan Calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) program AKAN, maka dengan ini,

SIGIT HARIYADI/RaBa

MAKIN PEDAS: Harga cabai merah dan cabai rawit naik sejak tiga hari terakhir.

ngalami peningkatan harga. Harga bawang merah naik dari Rp 13 ribu per kg menjadi Rp 16 ribu per kg, sedangkan bawang putih naik harga dari Rp 10 ribu per kg menjadi Rp 12 ribu per kg. “Mudahmudahan harga bumbu segera turun. Kalau seperti ini terus, dagangan kami sepi pembeli,” harapnya. Diberitakan kemarin, kenaikan harga elpiji ukuran tiga kilogram yang sudah berlangsung

sejak Senin yang lalu (14/5), benar-benar membuat konsumen kelimpungan. Bagaimana tidak, jika sebelumnya masyarakat hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp 13 ribu untuk membeli bahan bakas gas tersebut, kini mereka harus merogoh kantong lebih dalam, yakni sebesar Rp 14 ribu. Bahkan, beberapa pengecer menjual elpiji dengan tabung warna hijau itu dengan harga Rp 15 ribu per unit. (sgt/bay)

1. Dibutuhkan calon TKI ke Negara Taiwan sebanyak 400 orang perempuan sebagai Care Taker. Adapun pelaksana petugas perusahaan; PT. Bunga Raya Utama Karya, alamat Jl, Sidosermo II No. 88 A Surabaya 60239. 2. Dibutuhkan calon TKI ke Negara Hongkong sebanyak 50 orang perempuan sebagai House Maid. Adapun pelaksana petugas perusahaan; PT. Indonaker Mandiri, alamat Jl. Mangliawan No. 88 Wendit, Malang Telp. 0341791551, 791552. Informasi lebih lanjut Hubungi Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Banyuwangi, Jalan HOS Cokroaminoto No. 30 Banyuwangi. ADVERTORIAL PENDIDIKAN

Semarak Talent Fiesta II SDN RBI Banyuwangi BANYUWANGI - Memperingati Hari Kebangkitan Nasional, SDN RBI Banyuwangi menggelar lomba Talent Fiesta II. Acara yang dihelat kemarin itu berlangsung cukup meriah dan lancar. Berbagai macam lomba, seperti lomba menyanyi, deklamasi, baca puisi, tartil, putra-putri smart, mewarnai, Olimpiade MIPA, dan Olimpiade Bahasa Inggris, banyak diikuti oleh para peserta. ”Dalam Talent Fiesta II ini peserta dari Kabupaten Jember juga ikut berpartisipasi,’’ kata Slamet Sudjipto, ketua panitia.

Dengan penuh semangat, para peserta menampilkan kreasi dan kemapuannya untuk menjadi yang terbaik dalam ajang yang rutin di gelar SDN RBI Banyuwangi tiap tahun tersebut. Bahkan, dalam pemilihan dalam putra-putri Smart, banyak peserta dari PAUD dan TK yang ikut berpartisipasi. Penampilan para peserta tersebut mampu membuat para hadirin terhibur dalam menyaksikan kelucuan dan kepolosan para peserta. ”Sejak dini mereka kita ajarkan untuk berani berkompetisi dan menunjukkan bakat serta minatnya,’’ kata kasek SDN RBI Banyuwangi, Dra. Hj. Suhernik MM. Sekretaris Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi, Dwiyanto, menyambut baik gelaran Talent Fiesta II ini. Itu karena banyak sekali manfaatnya untuk para siswa. Para siswa bisa menyalurkan bakatnya untuk meraih prestasi di bidang akademik maupun non akademik. ”Selamat berlomba dengan sportif. sekaligus mewujudkan program Banyuwangi Cerdas,’’ kata DwiFOTO-FOTO: IWAN SETIONO/RaBa HADIR: Kasek Suhernik bersama Suminto (dua dari kiri) dan yanto, dalam pembukaan TaDwiyanto (paling kanan) dalam Talent Fiesta II SDN RBI Banyuwangi. lent Fiesta II kemarin. (adv/als)

ATRAKTIF: Penampilan grup Pucil Band dari SDN RBI Banyuwangi.

KHUSYU: Penampilan peserta lomba Tartil dalam Talent Fiesta II.

MENJIWAI: Peserta lomba baca puisi di Gedung Serba Guna SDN RBI Banyuwangi.

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi (Banyuwangi), Edy Supriyono, Ali Nurfatoni (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Benny Siswanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa MENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Windyah Sari. Pemasaran: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Samsuri (Situbondo). Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP: 1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp: (0338) 671982. Email: radarbwi@gmail.com, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@jawapos.co.id. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: Hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. 

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.



Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


31

Senin 21 Mei 2012

Username

: Adam

Pertanyaan : Bagaimanakah ketentuan pembuatan Faktur Pajak untuk penjualan barang dengan WNA dalam usaha retail? Terimakasih. Jawaban : Terima kasih atas pertanyaan Saudara. Berdasarkan Pasal 9A Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER - 65/PJ/2010 tentang Perubahan Atas Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-13/PJ./2010 tentang Bentuk, Ukuran, Prosedur Pemberitahuan dalam Rangka Pembuatan, Tata Cara Pengisian Keterangan, Tata Cara Pembetulan atau Penggantian, dan Tata Cara Pembatalan Faktur Pajak menyatakan bahwa : (1) Ketentuan penerbitan Faktur Pajak bagi Toko Retail yang ditunjuk oleh Direktur Jenderal Pajak sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 16E Undang-Undang Pajak Pertambahan Nilai, berlaku ketentuan:a.Untuk penyerahan Barang Kena Pajak kepada orang pribadi pemegang paspor luar negeri wajib menerbitkan Faktur Pajak Khusus, dengan menggunakan nomor urut tersendiri yang terpisah dari nomor urut Faktur Pajak atas penyerahan Barang Kena Pajak kepada selain orang pribadi pemegang paspor luar negeri, sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan tentang tata cara pengajuan dan penyelesaian permintaan kembali Pajak Pertambahan Nilai barang bawaan orang pribadi pemegang paspor luar negeri.b.Untuk penyerahan Barang Kena Pajak selain kepada orang pribadi pemegang paspor luar negeri, Toko Retail sebagai Pengusaha Kena Pajak Pedagang Eceran dapat menerbitkan: 1).Faktur Pajak dengan menggunakan kode dan nomor seri sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Direktur Jenderal Pajak tentang bentuk dan ukuran formulir serta tata cara pengisian keterangan pada Faktur Pajak bagi Pengusaha Kena Pajak Pedagang Eceran; atau2).Faktur Pajak lengkap sesuai ketentuan Pasal 13 ayat (5) Undang-Undang Pajak Pertambahan Nilai, dengan menggunakan kode dan nomor seri Faktur Pajak sebagaimana diatur dalam Pasal 6 Peraturan Direktur Jenderal Pajak ini. (2) Ketentuan tentang penggunaan nomor urut 00000001 sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (4) dan ayat (5) dan kewajiban pemberitahuan penggunaan nomor urut 00000001 sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (6) serta konsekuensi apabila menggunakan nomor urut 00000001 tidak sesuai dengan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (8) dan ayat (10) juga berlaku bagi Pengusaha Kena Pajak Toko Retail sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dan huruf b. Sukseskan Sensus Pajak Nasional Tahun 2012. Untuk informasi lebih lanjut Saudara dapat berkonsultasi pada Account Representative Saudara di Kantor Pelayanan Pajak dimana Saudara terdaftar. Kanwil DJP JawaTimur III juga menyediakan Layanan Bebas Pulsa kami di 0800 11 72525 atau Call Center DJP 500200. Terima Kasih.

Pantai Blimbingsari Ramai ROGOJAMPI - Libur panjang sejak Jumat lalu tampaknya dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat Banyuwangi untuk mengunjungi sejumlah tempat wisata. Salah satu pilihan favoritnya adalah Pantai Blimbingsari di Rogojampi. Minggu sore kemarin, kawasan yang terkenal dengan sentra kuliner ikan laut bakar tersebut dipenuhi muda-mudi dan masyarakat. Mereka ingin menikmati pemandangan serta semilir angin pantai, sembari menikmati ikan bakar dan es kelapa muda. Wicaksana, salah satu pengunjung mengaku menyempatkan datang ke pantai untuk bermain bersama keluarga. “Suasananya sangat enak di Pantai Blimbingsari, apalagi kalau pas sore-sore begini,” ujarnya Sementara itu, untuk menarik dan memanjakan pengunjung, disediakan fasilitas naik kuda di tepi pantai. Hanya dengan membayar uang Rp 3 ribu, pengunjung sudah bisa naik kuda di sepanjang pantai tersebut.Sementara itu, tubing X Badeng di Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon semakin banyak dikunjungi wistawan lokal. Selama long weekend kemarin, wisata dengan ikon aliran sungai di sepanjang kawasan Perhutani Banyuwangi Utara tersebut, terus dibanjiri oleh pengun-

ABDUL AZIZ/RaBa

RAMAI: Para pengunjung di pantai Blimbingsari bisa menikmati fasilitas berkuda dengan hanya Rp 3.000.

ARUNG JERAM: Dua pasang muda mudi tampak asyik menikmati wisata turbing di X Badeng.

jung dari berbagai daerah. Echy, gadis asal Desa/Kecamatan Rogojampi, yang kemarin berkunjung ke lokasi wisata air tersebut mengaku datang bersama teman-temannya untuk menjajal medan yang ada di X Badeng adventure. Menurut Echi, berwisata ke lokasi X

Badeng, peralatan yang digunakan adalah ban dalam bekas bagian dalam truk fuso yang dimodifikasi. Di tengah-tengahnya dilengkapi dengan tali pengaman untuk pegangan dan tempat duduk. “Pokoknya mengasyikkan dan menantang,” pungkasnya. (azi/aif )

ABDUL AZIZ/RaBa

Badeng cukup unik jika dibandingkan dengan olahraga arung jeram atau rafting pada umumnya. “Yaitu pada peralatan yang digunakan. Pada olahraga arung jeram, perahu karet dan dayung adalah equipment mutlak yang harus digunakan, tapi di sini tidak,” tuturnya. Sedangkan pada turbing di X

Perhutani Santuni Mbok Syawal

ALI NURFATONI/RaBa

IMAM: KH Muzakki Syah saat mengimpin istighotsah dan zikir di Desa Temu Asri, Kecamatan Sempu, Jumat malam kemarin.

KH Muzakki Hipnotis Ribuan Warga SEMPU – KH. Muzakki Syah kembali menghipnotis ribuan warga Banyuwangi, Jumat malam kemarin. Kali ini, Pengasuh pondok pesantren (ponpes) Al-Qodiri, Patrang, Jember tersebut menjadi imam dalam acara pengajian istighotsah dan zikir bersama di Desa Temu Asri, Kecamatan Sempu. Tak pelak, ribuan jamaah dari berbagai daerah tersebut tumplek-blek

di lokasi acara. Selama proses doa berlangsung, para jamaah tampak khusuk mengikuti istighotsah hasil karya Syeh Abdul Qodir Jailani tersebut. Bahkan, tidak sedikit para jamaah tak kuasa menahan tangis. Mereka menangis lantaran doa-doa yang disampaikan Kiai Muzaki benar-benar menusuk ke dalam hati. ‘’Saya memang benarbenar banyak dosanya,’’ ujar

Pipin, salah satu jamaah asal Kecamatan Songgon. Sementara itu, acara berlangsung mulai pukul 22.00 hingga berakhir pukul 01.00 kemarin. Saking banyaknya jamaah membuat jalur harus ditutup sementara waktu. Mulai Dusun Mangli, hingga perempatan Dusun Dadapan, Desa Karangsari, macet total. Sebab, luberan para jamaah tidak bisa terbendung. (ton/aif)

SONGGON – Puluhan petugas Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Banyuwangi Barat beramai-ramai mendatangi rumah Mbok Syawal, 65, di kawasan tengah hutan pinus Gumuk Jambe, Desa Sragi, Kecamatan Songgon kemarin. Setiba di rumah tersebut, mereka memberikan santunan berupa sembako dan uang tunai kepada janda beranak satu itu. Rombongan yang dipimpin langsung Adm KPH Banyuwangi Barat, Adi Winarno tersebut datang ke rumah Mbok Syawal pukul 09.00. Adi Winarno juga membawa istri dan anak-anaknya itu langsung menyapa Mbok Syawal. ‘’Sudah lama tinggal di sini. Apa nggak takut sendirian di sini,’’ tanya Adi kepada Mbok Syawal. Adm Adi berpesan, agar Mbok Syawal bisa memanfaatkan bantuan yang diberikan tersebut. Sebab, Mbok Syawal itu meru-

pakan nenek yang tangguh. Apalagi, dengan adanya rumah tersebut membuat para penyadap sangat dibantu. ‘’Tapi, rumah ini hanya boleh di tempati saja. Karena lahan ini milik Perhutani,’’ pesannya. Adi Winarno juga menyarankan agar Mbok Syawal membuka dagang kecil-kecilan di rumahnya itu. Sebab, sejauh ini memang ada banyak orang utamanya para penyadap getah. Mbok Syawal yang menerima bantuan tersebut tidak bisa menyebunyikan kebahagiannya. Sebab, barang-barang yang diberikan kepadanya itu merupakan barang yang selama ini dibutuhkan salah satunya lampu minyak. Asisten Perhutani (Asper) Setail yang mempunyai wilayah tersebut juga juga ikut memberikan bantuan uang tunai senilai Rp 300 ribu (ton/aif)

Bupati Anas akan Bertemu Ketua RT/RW Se-Kecamatan Pesanggaran dan Siliragung

Bermalam di Rumah Warga, Resmikan Internet Desa Terpencil Selama dua hari besok, kegiatan pemerintahan Bupati Abdullah Azwar Anas akan dipusatkan di Kecamatan Pesanggaran. Selama dua hari itu, orang nomor satu itu di jajaran Pemkab Banyuwangi akan menggelar berbagai kegiatan hingga malam hari. Apa saja aktivitasnya? PADA hari pertama (22/5), Bupati Anas akan menghadiri acara yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) di Balai Desa Sumber Mulyo, Kecamatan Pesanggaran. Dalam kegiatan itu, Bupati Anas bersama dengan jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) akan bertemu dengan ketua RT dan RW seKecamatan Pesanggaran dan Kecamatan Siliragung. Selain bertemu dengan ketua RT dan RW, Bupati Anas juga akan bertatap muka dengan semua kepala desa, mantan kepala desa, kepala sekolah, guru ngaji, LSM, Babinsa, dan Babinkamtibmas. Pimpinan partai politik (parpol) tingkat kecamatan dan ranting,

anggota DPRD berasal dari daerah pemilihan (Dapil), guru tidak tetap (GTT) penerima tunjangan, tokoh masyarakat dan tokoh lintas agama juga diundang dalam dialog akbar itu. “Pemerintah daerah akan minta masukan dan saran dari Ketua RT dan RW seKecamatan Pesanggaran dan Siliragung,’’ ungkap Kepala Bakesbangpol, Wiyono. Setelah menggelar dialog, Bupati Anas akan melanjutkan acara ke Pulau Merah. Disana, orang nomor satu jajaran Pemkab Banyuwangi itu akan mengunjungi warga miskin di sekitar Pulau Merah. Dalam kunjungan itu, akan digelar santunan kepada sekitar anak yatim, janda-janda tua dan warga miskin. “Setelah mengunjungi warga miskin, bupati akan menggelar pertemuan tertutup dengan 50 kiai di Pesantren Buluagung,’’ sebut Wiyono. Pada malam harinya, Bupati Anas bersama dengan jajarannya memiliki beberapa agenda kegiatan. Di antaranya, menggelar salat mahgrib berjamaah bersama warga. Usai menggelar salat, Bupati Anas akan bertatap muka dan ngobrol santai dengan warga desa setempat. “Pak bupati akan istirahat di rumah salah seorang warga,’’ ujar Kabag Humas dan Protokol, Juang Pribadi.

Samsung Hadir Kembali di Genteng Toko Jaya Elektronik Pameran di KDS GENTENG – Memasuki pertengahan tahun 2012 ini, Samsung hadir kembali di kota Genteng bersama toko Jaya Electronic dalam arena pameran elektronik di KDS. Pameran yang bertujuan untuk lebih dekat dengan konsumen itu akan berlangsung selama dua pekan mulai 18 Mei hingga 31 Mei 2012 mendatang. Dalam pameran tersebut, Samsung mengenalkan produk terbaru seperti televisi LCD-LED. Bahkan khusus untuk produk televisi, TV LED Samsung ini sudah menggunakan sinar latar dan penampilan kualitas gambar penuh terobosan, dengan penggunaan energi yang efisien dan serta desain yang ringan. Selain itu, Samsung juga mengenalkan produk baru seperti kulkas, mesin cuci, dan peralatan elektronik lainnya. Bahkan khusus pameran ini, aneka program menarik ditawarkan pada konsumen yang ada di Banyuwangi. Wira, pemilik toko Jaya Elektronik Genteng mengatakan, pameran ini

THOMY/RaBa

LAYANAN : Pramuniaga Jaya Elektronik memberikan penjelasan pada calon pembeli di arena pameran di KDS Genteng.

diharapkan bisa lebih memudahkan konsumen untuk lebih mengenal produk Samsung. ‘’Dengan begitu, masyarakat atau konsumen tak akan ragu lagi terhadap kualitas dan kecanggihan produk Samsung,’’ ujarnya. Wira menambahkan, selama pameran ini, kami mencoba memberikan banyak keuntungan bagi semua konsumen, bahkan harga murah dan hadiah langsung juga sudah kami sediakan, untuk pembelian televisi LED Samsung konsumen bisa langsung mendapatkan Galaxy Tabs produk terbaru.

Wira juga mengatakan, untuk pembelian secara kredit konsumen bisa langsung mendapatkan angsuran murah, pembelian kredit 12 bulan bisa mendapatkan potongan 1 kali angsuran, sedang untuk kredit 18 bulan konsumen mendapatkan potongan dua kali angsuran, bahkan kami juga mengeluarkan pembelian kredit 0 persen bagi pemegang kartu kredit BCA, bagi yang masih raguragu silakan datang langsung saja ke-pameran, yang pasti kegiatan ini juga di dukung oleh FIF Spektra pungkasnya.(ikl)

PEDULI WONG CILIK: Bupati Anas didampingi Ny. Feistiandani saat menyerahkan bantuan kepada warga miskin di Kecamatan Kalipuro beberapa waktu lalu.

DOK/RaBa

Dalam kunjungan ke Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Bupati Anas akan meresmikan akan meresmikan Puskesmas darurat dan rumah internet. Rumah internet yang akan diresmikan itu merupakan hasil swadaya masyarakat desa setempat. Sedangkan pada hari kedua (23/5), Bupati Anas dan

rombongan akan melepas ukik di pantai Rajegwesi dan menggelar senam bersama di Perkebunan Sungailembu. Pada siang harinya, Bupati Anas akan menjadi pembina upacara apel kebangsaan seluruh Ormas kepemudaan se- Banyuwangi di lapangan Tegalagung, Desa Siliragung, Kecamatan Siliragung. (afi/adv/aif)

MTsN Srono

Lepas Siswa Lewat Prosesi Wisuda SRONO – MTs Negeri Srono melepas siswa-siswinya yang akan dinyatakan lulus. Acara yang berlangsung Sabtu kemarin (19/5) itu berlangsung cukup meriah. Acara ini dihadiri 353 siswa-siswi kelas IX sekolah setempat. Siswa laki-laki mengenakan setelan jas, sedangkan yang perempuan memakai busana muslim. Sebelum dilepas, mereka mengikuti prosesi wisuda didampingi wali kelas. Sebagai acara hiburan, siswa kelas VII dan VIII tampil di panggung lewat seni bertajuk sejuta aksi. Kepala Sekolah MTsN Srono Dalyono Sag, MPd mengatakan, prosesi wisuda tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Acara seperti ini sebagai bentuk layanan kepada wali murid. Dia juga berharap siswa kelas IX tak berhenti menuntut ilmu. “Jangan berhenti menuntut ilmu,’’ tegasnya. Ke depan, pihaknya akan membuat kelas unggulan sains dan IT. “Setelah keluar dari sini, siswa bisa menguasai keilmuan umum, teknologi informasi dan agama,’’ harapnya.

THOMY SILA/RaBa

PERPISAHAN: Kepala sekolah Dalyono mengalungkan medali pada siswasiswi kelas IX.

Misbahul Munir SPd, ketua program akselarasi menambahkan, MTs N Srono juga mempunyai program akselarasi (program percepatan belajar). Massa studinya 2 tahun. “Program itu cuma ada di MTs N Srono dan satu-satunya di kabupaten Banyuwangi,’’ imbuhnya. Syarat menjadi siswa dengan program akselarasi adalah raport kelas 4, 5, 6 SD atau MI rata-rata minimal 8,

lulus akademis dan lulus tes IQ. Munir menjelaskan, program ini sudah mendapatkan izin dari Kakanwil Kementerian Agama Jatim. “Program ini sudah dua tahun berjalan dan sudah mempunyai dua kelas. Untuk angkatan pertama 20 siswa dan angkatan baru terjaring 12 siswa. Program ini juga bentuk layanan pendidikan bagi anak-anak yang memiliki kecerdasan istimewa,’’ pungkasnya. (adv)


PENDIDIKAN

32

Senin 21 Mei 2012

Pendaftar Tembus 1000 Orang Program Banyuwangi Cerdas Tahun 2012 BANYUWANGI – Program Banyuwangi Cerdas tahun ini banjir peminat. Tak tanggungtanggung, sejak dibuka pendaftaran beberapa waktu lalu, pendaftar calon penerima beasiswa penuh dari Pemkab Banyuwangi itu sudah mencapai 1000 orang. Kepala bidang pendidikan menengah (Kabid Dikmen) Dinas Pendidikan Banyuwangi, Drs Suratno, mengatakan saat ini sudah ada lebih dari seribu pendaftar program Banyuwangi Cerdas. “Setelah ini, kami akan melakukan proses verifikasi terhadap para pendaftar,” ujar Suratno, di sela-sela sosialisasi program Ba-

GERDA SUKARNO/RaBa

PENJELASAN: Suasana sosialiasi dari Unej, STAIN Jember dan UB Malang, di Aula Dispendik Banyuwangi Sabtu (19/5) lalu.

nyuwangi cerdas di kalangan perguruan tinggi, Sabtu (19/5). Dalam sosialisasi yang diikuti perwakilan dari Universitas Jember (Unej), Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Jember, Universitas Brawijaya (UB), ratusan undangan yang terdiri dari kepala sekolah, serta guru bimbingan Karir dewan pendidikan, serta perwakilan wali murid, tersebut, Kepala Dispendik, Sulihtiyono, menjelaskan

program Banyuwangi Cerdas didanai secara penuh APBD Kabupaten Banyuwangi. Program ini sudah berlangsung sejak 2011 lalu. Pada 2012 ini, program Banyuwangi Cerdas memasuki tahap kedua. Selain melibatkan Unej dan STAIN Jember, tahun ini Dispendik juga bekerjasama dengan UB Malang. “Para program Banyuwangi Cerdas tahun lalu, 12 orang sudah diterima di Unej, dan

12 orang di STAIN Jember. Total, ada 24 mahasiswa Banyuwangi yang sudah mendapat beasiswa kuliah di PTN melalui Banyuwangi Cerdas,” ujar Sulihtiyono. Padahal, kata dia, kuota yang disediakan Bupati Banyuwangi berjumlah 60 orang. Menurut Sulih, minimnya jumlah penerima beasiswa tahun lalu, disebabkan para pendaftar tidak memenuhi persyaratan yang telah ditentukan. “Bukan masalah nilai akademik yang tidak memenuhi standar, tetapi secara ekonomi, mereka berkecukupan. Sedang program ini diperuntukkan hanya bagi mereka yang tidak mampu secara ekonomi, tetapi memiliki kemampuan di bidang akademik,” pungkasnya. (adv/als)

Olimpiade English Math Diikuti 700 Siswa GENTENG - Sebanyak 700 siswa mengikuti olimpiade berhitung cepat 2012, Minggu (20/5) kemarin di SD Negeri 2 Genteng. Even yang digelar untuk memperingati hari pendidikan nasional dan hari kebangkitan nasional itu diadakan lembaga kursus English Math. Ketua panitia sekaligus mentor Jaritmatika Banyuwangi, Kristiyanto, mengatakan olimpiade berhitung yang dilaksanakan kemarin diikuti lebih dari 700 siswa. Jumlah ini diluar perkiraan panitia. Tingginya animo orang tua, sekolah, serta siswa untuk mengikuti olimpiade ini menunjukkan jika even olimpiade matematika sangat disukai. “Hari Sabtu (19/ 5) pagi jumlah peserta yang masuk masih 400 siswa. Namun pada Minggu (20/5) pagi jumlah peserta sudah mencapai 700 siswa,” kata Kristiyanto. Kristiyanto menjelaskan, lomba berhitung itu sendiri dimulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Peserta berasal dari berbagai jenis sekolah. Mulai TK hingga SD, dari kelas satu hingga kelas enam, sesuai dengan beberapa kategori-kategori yang dilombakan. Kategori tersebut mulai dari kategori I dengan peserta dari TK, kategori II dengan peserta dari SD kelas 1 dan 2, hingga kategori berikutnya sesuai dengan pengelompokan kelas.

DENY/RaBa

CETAK UNGGULAN: Peserta olimpiade yang digelar Minggu (20/5) di SD Negeri 2 Genteng

“Sedangkan untuk teknis kegiatan dari olimpiade berhitung adalah sangat berbeda dengan bentuk ujian-ujian yang kita kenal selama ini. Teknis lomba diawali dengan peserta mengerjakan soal matematika dalam waktu 10 menit dan harus selesai dalam waktu yang demikian cepat. Hal ini bukan tanpa maksud, kecepatan dan ketepatan dari keterampilan berhitung menjadi sasaran utama dari lomba ini,” ungkap Kristiyanto. Dijelaskan, saat ini keterampilan berhitung menjadi sebuah hal yang sangat penting untuk bekal pembelajaran selan-

BANYUWANGI

• Rumah Perum Kodim •

• Rumah Tengah Kota •

jutnya bagi segenap peserta didik dan lembaga kursus English Math. Lembaga merupakan tempat kursus pendidikan yang bergerak dalam bidang pendidikan bahasa Inggris dan Matematika yang mempunyai tujuan untuk merubah paradigma selama ini yang menyatakan bahwa matematika adalah sesuatu yang sulit. “Kami menerima anak didik Anda untuk digembleng agar suka dengan Matematika dan Bahasa Inggris, pembelajaran kami sangat mudah dipahami dengan metode terkini,” pungkas Kristiyanto. (ikl/als)

BANYUWANGI

Dijual rumah, cocok untuk toko/usaha, lokasi strategis tengah kota, Jl. dr. Soetomo Banyuwangi minat serius, TP. Hub: 0333 7732234 081336717312 081249965811

• Rumah Rogojampi •

• Elite Sutri Garden •

Dijual cpt rumah Jl. Satria 62 Rogojampi, dpn Kelurahan Satrian Lemahbang. Hrg 250 jt (nego) TP, hub: 082141078882

Djl rmh tipe 90 & 140 di perum Elite Sutri Garden, kualitas bgunn sgt bgs, fas kolam renang. Hub: 081249400460 / 7722222

• Rumah 2 Lantai •

• Bursa Property •

Djl rmh 2Lantai Jl. Adi Sucipto LT 1742m2 LB 600m2 Strategis Hub. 08123461944

Bingung cri rmh?Temukan rmh baru anda di www.banyuwangiproperty.com, bursa jual beli propertydiBwi.AryaAgenProperti081336659258

• Rumah 150m2 •

• Jl. Basuki Rahmat •

Dijual Rmh SHM LT 750m2/LB 150m2, Jl. Gn Ringgit (selatan KUA)/ Rawan RT03/02 Besuki, hrg 675jt nego. Hub: 085259967973

BANYUWANGI

Olimpiade MIPA di Smansawangi BANYUWANGI – Banyak cara dilakukan untuk menyeleksi dan mencari siswa berprestasi. Salah satunya dengan menggelar Olimpiade MIPA, seperti yang digelar Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Banyuwangi (Smansawangi), Minggu (20/5) kemarin. Olimpiade yang dikhususkan bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (Mts) sederajat ini murni digelar pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) Smansawangi. Kegiatan yang diikuti sekitar

seribu peserta itu dibuka Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi Drs. Sulihtiyono MPd. Acara lomba diawali babak penyisihan yang berupa tes tulis mata pelajaran matematika dan IPA. Selanjutnya dari babak penyisihan tersebut, disaring 25 besar untuk mengikuti lomba babak selanjutnya. Dan, babak final sebanyak 10 peserta akan mempresentasikan mata pelajaran IPA. Adapun pilihan materi presentasi adalah peredaran darah manusia, pencernaan, optic, alat indra, listrik, bioteknologi, atom dan zat aditif. Dari 10 finalis akan diambil lima peserta nilai terbesar.

Yakni juara I berhak mendapatkan uang pembinaan Rp 1 juta, juara II Rp 750 ribu, juara III Rp 500 ribu, sedangkan juara IV dan V mendapatkan uang pembinaan masingmasing Rp 300 ribu. Dari 5 juara tersebut selain uang pembinaan, sertifikat, dan tropi juga akan lolos seleksi pada penerimaan siswa baru di Smansawangi. Kepala Smansawangi, Drs Istu Handono memaparkan, kegiatan semacam itu akan dilaksanakan secara rutin dan menjadi agenda tahunan. Selain bertujuan menjaring siswa, tujuan kegiatan ini juga mengenalkan lingkungan Smansawangi kepada calon siswa. (adv/als)

BANYUWANGI

TRAINING MSB [Meditation Stimulate Brain Function] Versi Terbaru akan mengajarkan bagaimana untuk memasuki tingkat Alam Bawah Sadar, yg akan menjembatani peningkatan produktivitas logis kecerdasan otak kiri dan otak kanan yang kreatif untuk mencipta dan membantu menyelesaikan permasalahan hidup & kehidupan [The Science of Living]. Permanen, Trampil & cukup 1 kali mengikutinya, seperti Testimoni para Alumni MSB: “Anaknya dpt menebak soal yg diujikan besok, Pengusaha yg jatuh kini bangkit kembali, Tertundanya Vonis Operasi, Perceraian kembali harmonis, Sindrome Pensiun kini produktif sehat & berpenghasilan, Kanker/Impotensi, Karier menanjak, Temukan Pasangan Hidup, Tingkatkan Penjualan Bisnis”. Buktikan & Bergabunglah di Training MSB, Minggu, 27 MEI 2012 di Kantor CV. ADEM ATI Jl. Langsep Raya Patrang Jember, Pkl. 10.30 - 16.00 WIB. Setelah Indera ke-6 diaktivasi, peserta akan diuji satupersatu kemampuan aktiv bawah sadarnya, seperti: mampu Menditeksi penyakit, terbangkan lampu, matikan lilin tanpa disentuh, lemaskan besi, patahkan dragon, kebal benda tajam, lihat Memori Pikiran sendiri di tembok, dll. Bonus Materi: - MEMBUKA 3 TITIK SIMPUL BATHIN: Baca Pikiran & Keadaan, Suara penuh daya hipnosis. – TERAPI CHI DG UJUNG JARI: Pasien akan merasakan sengatan seperti listrik [bekas sentuhan jari kita, membuat kulit pasien membiru dalam waktu 2 Jam sementara]. - TERAPI ION BOENERGI: Seluruh tubuh

BANYUWANGI

Terapi dg mimyak ajaib & Atraksi MSB pasien akan merasakan Hawa Panas saat diterapi. – TERAPI SIMPUL CHI: Menditeksi organ yang disfungsional tanpa disentuh. – TERAPI TSUBO: langsung buat Pasien Tertidur. – TERAPI MINYAK AJAIB: dpt memijat sendiri & perbesar Keperkasaan/ Kewanitaan. Materi Tambahan: Sertifikasi menjadi seorang Healer Profesional dg Metode Pendekatan Medis: Cara Mengobati, Meracik, & Mengenal 100 Macam Tanaman Obat & Menterapi 100 Macam Penyakit. Fasilitas Materi: Modul, Alat atraksi, Perangkat Hipnoterapi, Software Aktivasi Otak Orang Dewasa & Anak-anak [Ortu Wajib Ikut], E-book “Mas Poedji Tan”: Rahasia ATM anda terisi uang setiap saat, dpt Modal puluhan Juta dan cara melipatgandakannya, Beli Rumah hanya 10 Juta, Beli Emas 1 Batang untung 5 Batang. Pendaftaran Rp. 250 Rb, Hub. 081-315312002 / 0331-3134200. www.trainingmsb.com.

BANYUWANGI

BANYUWANGI • Kijang Kapsul ‘98 •

• Ruko Genteng •

• Dicari Gudang •

• Marketing •

• Mazda 323 ‘87 •

Dcr Gudang L 1000 M2 ada PLN, truck bisa masuk, H: 081398980007/081808039007

Dibutuhkan Marketing min. SMU, SIM C Kendaraan sendiri . Happy Motor Jl. Raya Petung 34 A Telp. 631074 Rogojampi

Dijual Mazda 323 NB th ‘87 hijau siap pakai, harga nego. Hub:081559522110

• Vitop Jaya •

Djl Ruko + Rumah L 143M2 SHM Lok. Simpang Tiga Parijatah Srono dpn Jln Rya Cck u usha, 0333-8910015-081233807515.

Anda telat Bulan??? Solusi cepat & tepat untuk melancarkan haid secara teratur, dlm jangka 3 jam dijamin lancar. Hub: 087857427544, 0852257454364

SITUBONDO

SITUBONDO

• Ruko & Tanah •

• Genteng Beton •

Djl Segera Ruko 2 Lantai cck utk Resto sdh byk pelanggan, bth bana cpt. Hrg Nego. Dijual Tanah kebun sengon lokasi tepi jalan luas 4,5 Hektar. Serius Hub: 082143952200 / Pak Yono 081559584999

Situbondo Genteng Beton jual murah produk Bumi Indah, Jl. Semeru no. 111 Situbondo, 0338-671950

• Staf Tiketing & Sprvisor • Dibutuhkan segera: 1. Staff Tiketing pria, usia max 28thn, min SMA, memiliki sertifikasi komputer min Excel, penempatan ASDP Ketapang, Glilimanuk. 2. Supervisor pria, pengalaman min 1thn di bidang teller/kasir, usia max 40thn, pendidikan min D3/S1 segala jurusan. Lamaran dikirim langsung ke alamat: Jl. Budiono 42 Banyuwangi Komplek PKBR, telp: (0333) 411000

• Accord Cello ‘94 • Dijual Honda Accord Cello 94, silver, istimewa, 081338020981 / 085330072007

• Prima Mobil • Avanza07,10, Stream 07, Karimun11, Splash 11, Innova06,05, LGX 04, Krista 03, G Livina 08, Kuda 02, Escudo 98, LS05, Timor 97, Espass 06, SS 10, 09, 07, L300 ’10, 11, Fortuner 10. 0333411655, 085258665239

Dijual Cepat BU, Tyt Kijang Capsul Bensin, Grand RoveRace, 1998, Limited, Hitam Metalic, Mulus, Pwr Str, Wdw, AC Double, Dingin, 94 jt. Nego,Hub 03337777309

• Daihatsu Terios TX ‘09 •

• Toyota Avanza ‘08 •

Dijual Daihatsu Terios TX Adventure 09, silver, harga 170 juta, cash & kredit, tukar tambah. Hubungi: 082142194111, 081335897888

Dijual Toyota Avanza 08 G, silver, harga 132 juta, cash & kredit, tukar tambah. Hubungi: 082142194111, 081335897888

• Toyota Avanza ‘08 •

• Chevrolet Zafira ‘04 •

SITUBONDO

Djl cpt rumah baru di Perum Brawijaya Regency C-11 Bwi, LT 100/LB36, sdh direnov. Hub. 0817350774, 082132742009

Jual LT+700m2, LB +400m2, Jl. Basuki Rahmat. H: 081233229516/081235206129

Peserta dan Pendamping dapat Sertifikat

Disewakan Ruko baru 2 lt, strategis, Jl. Gajah Mada Genteng, cocok u Bank, show room, dll. H: 081937664688, 03337757000

• Ruko + Rumah •

• Brawijaya Regency •

GERDA SUKARNO/RaBa

AKTIVASI INDERA KE-6 SPEKTAKULER, MSB HOLISTIK PROGRAM

BANYUWANGI

Rmh dijual 400jt nego. Jln macan putih Perum Kodim, siap huni. LT 188m2, LB 115m2, KT 4, KM 3, 2 lantai. SHM, hub. Bpk Paminto 081252498128.

LANGSUNG: Kepala Dipendik Banyuwangi Sulihtiyono bersama Kepsek dan Komite Smansawangi di salah satu ruang uji.

BANYUWANGI

• Tanah SHM 439m2 •

• Tanah SHM 4400m2 •

Djl tanah L 439m2 + bangunan + 300m2 (Lt 2), Jl. Krakatau No. 35 Genteng Kulon, harga 700jt. H: 08122702021, 0811252563

Dijual tanah pinggir jln raya utama Rogojampi Bwi, 50 meter utara Kantor Polsek Kabat, selatan perusahaan Gazebo, barat jalan. Harga per m2 Rp 225.000. Hub: Taufiq 082143391022

Dijual Toyota Avanza 1.3 G F60 IRM tahun 2008 hitam harga 128,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Chevrolet Zafira GL 1.8L MT tahun 2004, biru tua met harga 87,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Tanah SHM 442m2 •

• Daihatsu Gran Max ‘11 •

• Kijang Innova ‘05 •

Dijual Daihatsu Gran Max (pick-up) S401 RP 1.5cc/1.3cc thn 2011/2009 hitam, hrg 81,5 jt/ 76,5 jt nego, brg istmw, bisa cash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Toyota Kijang Innova E XW 41 tahun 2005 biru mtl harga 135 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Kuda Grandia ‘02 •

• Honda CRV ‘08 •

Dijual Mitsubishi Kuda Grandia VB 2W PC MT tahun 2002, hitam silver, harga 95 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi(0333)631526–635176,0811351148

Dijual Honda CRV 08. matic 2.4, silver, harga 280 juta nego, bisa cash / kredit atau tukar tambah, hubungi: 082142194111 081335897888

• Tanah Dlm Kota/Murah • L400m2 125jt siap bngun dlm kota posisi pojok depan Jl.Erlangga/delerYamaha Sobo 500m ke brt. Hub: 085258008833; 085859959455

• Tanah SHM 5370m2 • Dijual tanah SHM L 5370m2, lok tepi Jl raya Ketapang Bwi. Hub: 031-71207267

Djl tanah di blkg Perum Graha Family Klatak harga nego. Hub: 085257059545

• 5 Kavling • Jual 5 kavling siap bgn dpn Mayangsari Sukowidi msk 50m Bwi, Hub: 081336926646


BALJEBOL

Senin 21 Mei 2012

BALI

JEMBER

BONDOWOSO

37

LUMAJANG

Toko Emas Sido Mulyo Dirampok Pelaku Bersajam, Sikat Perhiasan 0,7 Kg JEMBER – Belum tuntas penanganan kasus perampokan Toko Emas di Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, kasus serupa terjadi lagi kemarin. Kali ini perampok menggasak toko emas Sido Mulyo yang berlokasi di Jalan Raya Paleran, Kecamatan Umbulsari. Kawanan perampok berjumlah empat orang ini berhasil menggondol perhiasan seberat 0,7 Kg. Akibat kejadian tersebut, kerugian yang dialami korban mencapai ratusan juta rupiah. Aksi yang dilakukan kawanan perampok ini tergolong cukup berani karena dilakukan saat siang hari. Perampokan menyatroni toko

emas milik Hary Puwadi, 50, warga Desa Gesang, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang pada Sabtu (19/5) sekitar pukul 12.15 ‘’Kalau tokonya sudah puluhan tahun ada di sini. Namun pemiliknya jarang ke luar. Pagi datang lalu masuk toko. Ketika Sore kembali pulang ke Lumajang,’’ ujar Usman, salah seorang warga. Dijelaskan, siang itu, kondisi Pasar Desa Paleran masih terlihat banyak orang lalu lalang di jalan. Kebetulan, toko emas lagi sepi dan tidak banyak pengunjung. ‘���Saat kejadian, di dalam toko hanya ada tiga orang. Saya sendiri dan dua pembantu,’’ ujar Hary, kemarin. Tiba-tiba, muncul empat perampok mengendarai dua sepeda motor. Dua orang naik sepeda motor Honda Mega Pro, dua perampok lagi

BARID ISHOM/RADAR JEMBER/JPNN

BERANTAKAN: Etalase perhiasan emas di Toko Sido Mulyo di Pasar Paleran, Kecamatan Umbulsari yang rusak dipecah kawanan perampok, kemarin.

mengendarai Honda Vario. Empat pelaku semuanya menggunakan helm teropong berjaket hitam. Tak

menunggu lama, empat perampok langsung masuk dalam toko emas. Tanpa banyak cakap, pelaku lang-

sung mengeluarkan senjata tajam. Ada yang membawa celurit, linggis, kampak, hingga senjata tajam lainnya. Empat pelaku kemudian memecah kaca etalase bagian depan. Dalam sekejap, perhiasan emas yang ditaruh dalam etalase dibawa pelaku. ‘’Seluruh etalase dipecahi. Mulai dari etalase depan hingga etalase samping. Banyak perhiasan dalam etalase tersebut. Semuanya diambil,’’ kata Hary lagi. Saat itu, Hary sebagai pemilik toko emas, tidak bisa berbuat banyak. Dua pembantunya juga hanya bisa duduk termenung saat pelaku menguras perhiasan emas di dalam atalase. “Kami tidak berani karena mereka mengancam akan membunuh jika salah satu dari kami teriak,’’ ujar Siti, salah seorang pembantu.

Aksi perampok dilakukan sangat singkat. Dalam hitungan menit, seluruh perhiasan emas berhasil dikuras. Selanjutnya, empat pelaku kabur meninggalkan lokasi kejadian. ‘’Pelaku kabur ke arah selatan,’’ papar Siti. Peristiwa perampokan ini tentu saja mengundang reaksi warga. Sebagian warga kemudian memberitahukan kejadian tersebut ke polisi. Tak lama kemudian, polisi mendatangi lokasi. Sesampainya di lokasi, kondisi toko sudah dalam keadaan berantakan. Etalase sudah pecah dan perhiasan emas di dalam etalase sudah habis disikat perampok. Terkait perampokan tersebut, Kapolsek Umbulsari AKP Ribut mengungkapkan, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. (rid/wnp/jpnn)

SATWA

Wisata Kera Masih Ramai TABANAN – Di tengah kabar ganasnya satwa kera di beberapa daerah di Bali, ternyata tidak membuat objek wisata kera, seperti Alas Kedaton di Desa Kukuh, Marga, Tabanan, sepi peminat. Di musim liburan ini, banyak wisatawan baik lokal maupun domestik menyempatkan datang untuk melihat satwa kera dan juga binatang kalong atau kelelawar besar. Menurut pengelola Alas Kedaton, Gusti Bagus Suryawan, mengakui sejak empat bulan ke belakang, kera di Alas Kedaton memang banyak yang masuk ke dalam permukiman penduduk. Bahkan sampai menjarah hasil perkebunan warga setempat. ’’Dulu memang banyak sekali kera masuk kampung, sampai ada yang merusak perkebunan. Tapi laporannya sekarang sudah tidak ada lagi,” ujar Gusti Bagus Suryawan, yang ditemui di lokasi objek wisata kemarin. Menurutnya, kera sampai keluar Alas (hutan) terjadi karena persediaan makanan di dalam hutan terbatas. Apalagi dulu pihak pengelola memberikan makanan kera terbilang minim. ’’Sekarang sudah tidak ada lagi laporan kera masuk kampung. Itu karena kami sudah tambah porsi makanan mereka,” jelas Suryawan. Dikatakannya jika makanan yang ditambahkan adalah gabah. ’’Selain dikasih pisang dengan ketela rebus, kami tambah dengan gabah, sekarang mereka (kera) disini saja,” ungkap Suryawan. Dengan tersedianya jatah makanan yang mencukupi, menurutnya kera tidak akan liar dan ganas terhadap pengunjung yang datang. ’’Karena makanannya sudah cukup, mereka tidak nakal lagi. Tidak ada kera yang sampai mengganggu pengunjung,” jelasnya. (dra/djo/jpnn)

TRANSPORTASI

Kereta Selalu Penuh JEMBER – Kereta api (KA) masih menjadi moda transportasi favorit masyarakat yang merayakan libur panjang akhir pekan (long weekend). Indikasinya, semua tiket KA yang berangkat dari Stasiun Jember saat pemberangkatan Kamis – Minggu kemarin (20/5) selalu penuh. Hampir semua tiket KA kelas ekonomi telah ludes beberapa hari sebelum masa libur panjang akhir pekan. Sehingga, setiap pemberangkatan dari Stasiun Jember jumlah penumpang hampir selalu penuh. Tercatat, jumlah penumpang yang naik dari Stasiun Jember untuk KA Tawang Alun (Banyuwangi – Malang) mulai Kamis – Minggu mencapai 2.368 penumpang. Lalu, KA Sri Tanjung (Banyuwangi – Jogjakarta) mencapai 2.248 penumpang dan KA Logawa (Jember – Purwokerto) berjumlah 2.462 penumpang. “Kami tak ada instruksi untuk menambah gerbong baru. Jadi ya hanya memaksimalkan apa yang ada itu,” jelas Nail Fachr’u, kepala Stasiun Jember, kemarin. Diperkirakan, jumlah penumpang kereta mulai hari ini akan normal kembali. Selain tidak menambah jumlah gerbong, dia mengatakan, selama masa libur panjang akhir pekan lalu PT KAI tidak menaikkan harga tiket di seluruh kelas. Hanya tiket kelas bisnis dan eksekutif yang menetapkan tarif batas atas atau batas bawah. Dia menjelaskan, walaupun potensi penumpang cukup banyak, PT KAI tetap berkomitmen untuk tidak menjual tiket berdiri. Sehingga, semua penumpang dijamin akan mendapat tempat duduk. Selain itu, pihaknya tetap menjalankan kebijakan untuk mencatat nama penumpang diatas tiket yang tercetak. Hal itu untuk mencegah praktek percalona. Bukan hanya nama, saat pembelian atau pemesanan tiket calon penumpang juga diminta untuk menunjukkan kartu tanda pengenal. “Ini untuk menghindari percaloan dan adanya tiket ganda,” katanya.(adb/har/jpnn)

KECELAKAAN

Ladju Cabut Dua Nyawa JEMBER – Inilah akibatnya jika mengemudikan kendaraan dengan ugal-ugalan. Bus Ladju yang berjalan dengan kecepatan tinggi menabrak sebuah sepeda motor di jalan raya Jember – Lumajang, tepatnya di Dusun Krajan Kidul, Desa Yosorati, Sumberbaru. Akibatnya, dua pengendara sepeda motor tewas. Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan, sesaat sebelum terjadi kecelakaan, bus Ladju yang dikemudikan Sasmiran, warga Desa Kedawung Wetan, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, melaju kencang dari arah timur (Jember). Sekitar di lokasi kejadian, di jalan yang menikung sopir berusia 45 tahun itu mendahului sebuah becak yang dikayuh Ashari, 50, warga Dusun Krajan Kidul, Yosorati. Karena mendahului becak di jalan menikung dengan kecepatan tinggi, Sasmiran tidak mengetahui bahwa tiba-tiba dari arah berlawanan muncul sebuah motor Honda Supra X nopol W 3345 TU yang dikendarai Yogi Supratomo, 31, warga Griya Nirwana D2.04 Desa Sumo, Grati, Pasuruan bersama Yuni Tri Purwati, 32, warga Dusun Krajan, Desa Ampel, Wuluhan, Jember. Bus yang telanjur berada di lajur kanan langsung menyantap motor kedua korban tersebut. Korban Yogi dan Tri langsung terpelanting dari sepeda motornya dan jatuh ke aspal. Setelah menabrak motor tersebut, sopir bus membanting setir ke kiri. Tetapi, keputusan itu malah membuat celaka Ashari, tukang becak yang posisinya ada di kiri bodi bus. Becak yang dikayuh Ashari langsung terbalik berikut muatannya beberapa ekor kambing. (jum/har/jpnn)

RANGGA MAHARDIKA/RADAR JEMBER/JPNN

NGEBUT: Sebuah back hoe melakukan pengerukan sungai di sisi barat Watu Ulo yang sempat tertutup sejauh 150 meter.

Kerahkan Alat Berat Keruk Sungai Setelah Dua Bulan Air Laut Genangi Sawah AMBULU – Sebuah back hoe diturunkan untuk mengeruk sebuah sungai di sisi barat Pantai Watu Ulo, Ambulu. Pengerukan itu dilakukan karena mengakibatkan aliran sungai tidak bisa masuk ke laut. Akibatnya, air sungai tersebut kerap meluap dan merendam persawahan masyarakat setempat. Alat berat itu mulai beroperasi pada

Sabtu lalu. Alat berat milik Dinas PU Pengairan Jember itu mengangkat sedimentasi di bagian sungai. Ngadi Purwanto, kepala Dusun Watu Ulo, Desa Sumberejo, Ambulu, mengatakan, kedatangan alat berat tersebut disambut dengan selamatan oleh masyarakat setempat. “Karena ini (pengerukan sungai, Red) sudah ditunggu-tunggu oleh masyarakat,” ujarnya kemarin (19/5). Akibat pendangkalan yang menyebabkan aliran air tersumbat itu, para petani yang ada di Dusun Watu Ulo

Jumai/RADAR JEMBER/JPNN

KAMBUHAN: Tersangka yang mengalami luka bacok saat menjalani perawatan di IGD RSD dr Soebandi.

Maling Ayam Dibabat Warga JEMBER– Banyaknya aksi pencurian ternak dan perabotan rumah yang sering kali terjadi di kawasan Sukowono membuat warga kesal. Puncaknya, ketika ada pelaku yang tertangkap mereka langsung menghajarnya. Bahkan karena pelaku membawa pisau dan nyaris menikam warga, warga pun membabatnya dengan clurit. Akibatnya, pelaku yang belakangan diketahui bernama Busadin, 60, warga Dusun Krajan Desa Mengen Kecamatan Tamanan – Bondowoso menjadi sasaran amuk warga yang menangkapnya. Busadin, dikepung saat menggasak 8 ekor ayam milik Rahmad 50 warga Dusun Krajan Desa Pocangan Sukowono sekitar pukul 02.00. Akibatnya Busadin harus dilarikan ke Puskesmas Sukowono setelah mengalami luka bacok di pundak kanan. Sementara Saiful, 50, temannya yang berhasil kabur dari kepungan warga dalam pengejaran. Sebelaum ditangkap, warga memang sudah melakukan penjagaan di ru-

mah masing-masing dengan dilengkapi pentungan dari kayu dan lampu senter. Penjagaan sudah dilakukan sejak pukul 24.00.penjagaan ekstra ini dilakukan setelah di wilayah Desa Pocangan sering terjadi pencurian baik hewan ternak berupa sapi dan ayam. Bahkan pelaku juga sering melakukan pencurian perabot rumah tangga seperti kompor gas, tabung gas dan magic jer. Akhirnya dengan melakukan pengamanan itu, pelaku berhasil ditangkap warga saat mencuri 8 ekor ayam milik Rahmad, 50 warga Dusun Krajan Desa Pocangan Kecamatan Sukowono. Setelah berhasil membawa ayam tersebut warga langsung mengepung terhadap kedua pelaku. Hanya berjarak beberapa puluh meter dari lokasi pencurian, Busadin yang sudah kakek itu berhasil ditangkap massa. Bahka saat ditangkap, tersangka juga membawa pisau yang sempat dihujamkan ke warga yang akan melakukan penangkapan. (jum/wah/jpnn)

terancam gagal menanam tembakau. Sebab, sebanyak 35 hektare sawah di desa tersebut tergenang air laut pasang sejak 6 Maret 2012. Genangan tersebut membuat sawah-sawah tersebut mirip danau raksasa. Air tidak bisa kembali ke laut karena sungai tertutup oleh pasir pantai. Tahun-tahun sebelumnya, meskipun terjadi air pasang, air bisa kembali ke laut. Semula, kata Ngadi, hanya sekitar 20 hektare sawah yang terendam. “Tapi, karena terkena hujan, luasnya menjadi

bertambah,” ungkapnya. Posisi persawahan di tempat tersebut memang lebih rendah dibandingkan daerah sekitarnya. Akibat luapan air laut yang tidak segera surut tersebut, warga gagal panen. Sebanyak 5 hektare sawah gagal panen total. Sedangkan sisanya mengalami penyusutan hasil panen hingga 50 persen. Bukan hanya gagal panen, Ngadi mengatakan, para petani juga terancam tidak bisa menanami sawahnya dengan tembakau. (ram/har/jpnn)


38

Senin 21 Mei 2012

Prioritaskan Gaji Pemain BANYUWANGI – Kondisi Persewangi menghadapi tiga laga sisa Divisi Utama PSSI kian tidak menentu. Di tengah tuntutan gaji, saat ini skuad Laskar Blambangan juga dalam kondisi cerai-berai. Tim kebanggaan Larosmania itu saat ini tidak jelas keberadannya. Beberapa pemain lokal maupun asing sudah tidak berada dalam mes. Bahkan, dari trio pemain asing yang dimiliki Persewangi, hanya Moukelele Ebanga yang masih sering tampak berada di Banyuwangi. Dua lainnya, Jin Jun dan Victor da Silva, sudah tidak berada di Kota Gandrung. Tak hanya itu, pelatih kepala Persewangi Yudi Suryata sudah dua bulan ini di Solo. Tentu saja, kondisi itu menjadi pertanyaan besar. Pasalnya, akhir pekan ini Persewangi akan menjalani laga home di Stadion Diponegoro. Adalah Persires Bali Devata yang akan menjadi calon lawan bagi Persewangi. Tak pelak, kondisi Persewangi saat ini membuat prihatin sejumlah pihak. Di antaranya KONI Banyuwangi yang sempat diundang untuk mendengarkan curahan hati manajemen Laskar Blambangan beberapa waktu lalu. Menyikapi kondisi tersebut, induk cabor di Banyuwangi itu pun meminta agar pengurus Persewangi segera mencarikan solusi. Bendahara KONI Yulis Setyo Puji Rahayu GALIH COKRO/RaBa

KALAH KELAS: Pembalap Kota Gandrung, Guntur, saat sprint road TdEJ seri I beberapa waktu lalu.

Pembalap Banyuwangi Keteteran SURABAYA - Seri II Road to Tour de East Java (TdEJ) kembali digelar di Surabaya kemarin. Sayangnya, dalam seri kedua yang mengambil rute jalan Ir Soekarno ‘Semolowaru’ itu, para pembalap Banyuwangi harus mengakui kekuatan lawan-lawannya. Salah seorang pembalap asal Banywuangi, Guntur, mengatakan kesulitan yang dia hadapi karena faktor suhu di Surabaya yang sangat panas. Dibanding Banyuwangi yang relatif dingin, suhu di Surabaya membuatnya kehilangan stamina lebih cepat. “Di sini panas sekali. Sehingga kami tenaga kami cepat berkurang,” ujarnya. Lain lagi dirasakan Harijadi ‘Young’. Pada seri sebelumnya, Harijadi berhasil meraih lima

poin. Namun, pada seri kedua kali ini, dia hanya mampu mendapat 4 poin. “Mungkin porsi latihan harus ditambah. Karena musuh utama kami adalah tuan rumah Surabaya,” katanya. Menurut Harijadi, dibanding tim Banyuwangi, taktik dan permainan tim Surabaya lebih s olid. “Mereka sangat kompak dalam mengatur pembalap yang harus sprint saat point sprint dilombakan dalam 10 lap itu,” katanya. Pembalap Banyuwangi lain, Budi Utomo yang biasa disapa Uut, sangat menyesal adanya tragedi kecelakaan saat lomba berlangsung. Saat itu, Uut sempat tersenggol oleh pembalap lain. Untungnya, Uut tidak sampai terjatuh. “Tapi,

meski saya bisa melanjutkan lomba, namun kondisi saya sempat drop akibat tragedi itu,” katanya. Lain halnya dengan pembalap gaek, Bambang Sutrisno. Menurut dia, kekalahan yang diderita pembalap Banyuwangi dalam seri kedua kemarin disebabkan minimnya latihan. “Kita memang kita harus menambah porsi latihan,” ujar Bambang. Menurut dia, pembalap dari SRBC berlatih dua kali lipat dari latihan pembalap Banyuwangi. “Tapi kita tetap tidak akan menyerah. Meskipun telah kalah dua kali dalam dua seri berturut-turut, namun kami optimistis bisa mencuri kemenangan di seri berikutnya,” ujar Bambang optimistis. (gal/als)

GALIH COKRO/RaBa

NASIB TAK JELAS: Pemain Persewangi saat merayakan kemenangan dalam kompetisi Divisi Utama PSSI beberapa waktu lalu.

mengatakan, semestinya persoalan Persewangi itu merupakan masalah rumah tangga mereka sendiri. Namun, sebagai klub profesional kondisi yang dihadapi saat ini memang dirasakan sangat miris. Maka dari itu, mantan wakil sekretaris DPC Partai Golkar Banyuwangi itu meminta agar Persewangi memiliki prioritas dalam menyelesaikan masalah rumah tangganya. Desakan pemain yang meminta gaji merupakan persoalan terbesar yang dihadapi Persewangi saat ini. Yulis menuturkan, ada baiknya manajemen mem-

prioritaskan pelunasan gaji pemain. Ini menjadi penting lantaran dalam draft kontrak tertera kewajiban yang harus dibayar. “Ada baiknya gaji pemain mendapat prioritas untuk dibayar,” katanya. Soal sumber dana, Yulis menyerahkan sepenuhnya kepada pengurus sebagai pengelola tim. Solusi terbaiknya, tentu pengurus yang lebih tahu. Sebagai pengurus KONI, dia hanya bisa memberikan solusi agar hak pemain bisa dipenuhi lebih dulu. Apalagi, mereka sudah hampir empat bulan tidak gajian. (nic/als)


Senin 21 Mei 2012

BERITA UTAMA

39

HALAMAN SAMBUNGAN

Pemkab Seriusi Rekom Komnas HAM ■ KOMNAS... Sambungan dari Hal 29

Salah satu poin penting dalam rekomendasi itu adalah kebijakan Pemkab Banyuwangi soal pembagian hasil pertambangan atau golden share. Dalam rekomendasinya, Komnas HAM meminta Pemkab Banyuwangi untuk membuka komunikasi dengan PT IMN guna mendapatkan golden share tersebut. Komnas HAM menilai, merundingkan mengenai pembagian hasil itu merupakan kewajiban pemerintah daerah untuk memperjuangkan kepentingan pemerintah dan hak-hak dasar masyarakat Banyuwangi. Pembagian hasil pertambangan emas itu, dinilai Komnas HAM sebagai hak dasar rakyat Banyuwangi melalui pemerintah daerah yang

harus di dapatkan. Tidak hanya itu, Komnas HAM juga meminta pemerintah daerah memperhatikan kepentingan masyarakat sekitar daerah sekitar tambang. Apabila permintaan golden share itu sudah disepakati, pemerintah daerah direkomendasikan untuk secepatnya membangun infrastruktur jalan, pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Rekomendasi lain Komnas HAM, pemerintah daerah diminta tetap mengakomodasi apabila ada rakyat Banyuwangi yang mempunyai keinginan menambang dengan konsep tambang rakyat. Kegiatan tambang rakyat itu, harus disepakati bersama dengan PT IMN yang difasilitasi pemerintah daerah. Rekomendasi yang terakhir

yang diberikan Komnas HAM, minta pemerintah daerah tetap melakukan pengawasan kegiatan penambangan yang dilakukan PT IMN. Pemerintah daerah diminta untuk memastikan kegiatan tetap berjalan sesuai UU yang ada. “Juga memastikan dalam kegiatan tambang emas itu tidak ada pelanggaran HAM sekecil apa pun,” ujar Johny dalam surat rekomendasinya tertanggal 5 Maret 2012 itu. Selama ini, pemerintah daerah berjuang keras untuk mendapatkan golden share atau saham teritorial dari PT IMN. Dengan golden share itu, maka rakyat Banyuwangi akan mendapatkan manfaat langsung dan terukur untuk kepentingan hari ini dan masa yang datang. Untuk mendapatkan golden share itu, Bupati Anas turun

langsung ikut melakukan perundingan dengan PT IMN. Walau perundingan sudah berlangsung sekitar setahun, namun sampai sekarang belum ada kesepakatan soal permintaan golden share tersebut. “Emas yang ada di Tumpang Pitu itu, bukan warisan dari nenek moyang kita. Melainkan anugerah Allah untuk rakyat Banyuwangi,” cetus Bupati Anas. Manfaat langsung pada rakyat, kata Bupati Anas, bukan hanya lewat program CSR saja. Sebab, program CSR itu sudah menjadi kewajiban setiap perusahaan yang diamanatkan UU. Kabag Humas Pemkab Juang Pribadi menambahkan, Pemkab akan memperhatikan secara serius rekomendasi yang dikeluarkan Komnas HAM tersebut. Pihaknya akan terus berjuang keras untuk meya-

kinkan dan membangun argumentatif guna mendapatkan golden share itu. “Dukungan Komnas HAM untuk mendapatkan golden share atau saham teritorial itu sangat ber-

harga buat kami,” ujarnya. Untuk memperjuangkan golden share itu, ungkap Juang, pemerintah daerah sudah membentuk tim tambang. Dalam tim itu, pemerintah daerah

melibatkan ahli keuangan tambang dan geolog internasional yang kredibel. “Ini kita lakukan agar tidak salah dalam negosiasi saham rakyat Banyuwangi,” cetusnya. (afi/bay)

AGUS BAIHAQI/RaBa

BANYAK: Sebanyak 2.020 butir pil trex dan dua ponsel milik Rohana dan Arif.

Dipasok Daeng dari Muncar Sepatu Branded Buatan Indonesia ■ BAKUL...

■ DIBIKIN... Sambungan dari Hal 29

Hampir semuanya yang dijual di situ barang-barang merek terkenal. Untuk produk fashion misalnya, ada merek Calvin Klein Collection, Armani, Burberry, Desigual, Converse, Gucci, Guess, Hugo Boss, Levi’s, Lee, O’neil, Prada, Maxx, Gant, Diesel, dan masih banyak lagi. Demikian pula dengan sepatu, ada konter Adidas, Puma, Reebok, Nike, Mustang, dan lain-lain. Untuk sepatu kets atau olahraga, saat kami teliti labelnya, ternyata ada yang buatan Indonesia, Cina, dan Vietnam. Meski demikian, sepatu branded itu dijamin asli. Pabrikannya memang dikerjakan di negara itu. Harganya bila dibandingkan dengan harga toko yang ada di Amsterdam, jauh lebih murah di Roermond. Apalagi, sebagian besar FO di sini memberikan potongan harga. Besarnya diskon yang diberikan ada yang sampai 50 persen. Bagaimana dengan di Paris? Kami juga sudah ‘’cuci mata’’ keliling beberapa tempat. Mulai dari yang ada di pedagang kaki lima hingga di plaza yang cukup berkelas, salah satunya di Galleries Lafayette yang ada di Jalan Haussmann. Barang-barang branded yang ada di sini, harganya jauh lebih mahal

dibanding dengan FO di Roermond. Keasliannya juga sama-sama terjamin. Tapi kalau kantong tidak ingin jebol, beli di kaki lima sangat dianjurkan. Meski bukan barang branded tapi model dan harganya sangat jauh selisihnya dengan yang dijual di Galleries Lafayette. Bahkan, bisa jadi kualitasnya juga tidak kalah dengan yang branded. Misalnya, untuk t-shirt dari bahan katun halus, di Lafayette harga ratarata minimal 15 Euro, kalau di kaki lima ada yang hanya 5 Euro. Bahkan, setelah rombongan kami pulang dari makan siang di restoran Thailand, sempat kesengsem berat dengan barang-barang yang dijual PK di sekitar kawasan Pecinan. Di antaranya ada celana jins belel yang dijual dengan banderol 1 Euro atau sekitar Rp 12.000. Beberapa teman masih terheran-heran dengan harga itu, padahal celana jinsnya juga terlihat cukup bagus. Tapi keinginan untuk membeli itu tiba-tiba buyar saat salah seorang teman yang ada di depan memanggil agar cepat kembali ke bus yang mengangkut kami. Rasa penasaran itu akhirnya terus berlanjut dan jadi pembicaraan anggota rombongan kami. Sebagian besar penasaran, kenapa tidak jadi membeli. Termasuk, juga dengan t-shirt yang dijual dengan

harga 5 Euro. Padahal, dibandingkan harga kaus souvenir yang dijual di beberapa lokasi wisata di Belanda maupun di Belgia, di PKL Paris agak lebih murah. Tapi kalau di sekitar objek wisata, harganya tidak jauh berbeda. Rata-rata termurah 10 Euro (Rp 120.000). Demikian pula dengan souvenir, hendaknya tidak membeli di toko dekat tempat wisata atau pun di tengah kota. Biasanya jauh lebih mahal. Justru yang termurah biasanya yang dijajakan oleh PKL, tapi jangan yang terletak pas di tempat wisatanya, tapi agak jauh sedikit. Untuk gantungan kunci elegan dengan identitas kota setempat, rata-rata di beberapa gerai yang ada di lokasi wisata berkisar antara 3 Euro sampai 5 Euro. Yang agak mahal di sekitar kawasan Manekin Pis Brussel, Belgia. Ada tips sederhana bila Anda tidak ingin kecewa atau merasa tertipu setelah membeli souvenir. Caranya, jangan terburu-buru membeli begitu melihat ada jualan souvenir. Bandingkan dulu harga dan kualitas barangnya di beberapa tempat. Setelah Anda mengetahui harganya di beberapa stan yang ada di lokasi wisata, baru memutuskan souvenir apa yang akan dibeli dan di mana tempatnya yang paling murah. Dengan begitu Anda tidak akan tertipu. (*)

Karaoke Digembok, Pengelola Protes ■ SWEEPING... Sambungan dari Hal 29

Satpol PP bukan hanya memeriksa identitas pengunjung tempat karaoke tersebut. Petugas juga menutup dan mengunci dua pintu tempat hiburan itu dengan menggunakan rantai. Bukan itu saja, Satpol PP juga membawa pergi kunci gembok rantai tersebut. Dari tempat karaoke Neo, anggota Satpol PP meluncur ke Café SR 21 yang lokasinya masih satu jalur di Jalan Brawijaya. Kali ini, petugas penertiban juga memeriksa semua

identitas pengunjung yang sedang menyanyi karaoke. Saat berlangsung razia di Café SR 21, tiba-tiba datanglah Poltak Situmorang, pengelola tempat karaoke Neo yang sebelumnya digembok petugas. Poltak memprotes tindakan Satpol PP yang telah menutup tempat hiburannya. Apalagi, kunci pintu ikut dibawa. “Satpol PP tidak punya hak menyita barang kami, kenapa kuncinya dibawa,” tegas Poltak. Poltak juga minta bukti surat dari Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi, sehubungan telah mengambil kunci pintu

Neo Karaoke. “Membawa barang dari tempat hiburan, harus ada surat keterangan dari pengadilan. Mana suratnya?” protesnya. Sementara itu, Satpol PP sebenarnya akan mendatangi tiga kafe dan tempat karaoke. Selain kafe SR 21 dan tempat karaoke Neo, mereka juga siap meluncur ke tempat karaoke Mangir Asri, di Desa Mangir, Kecamatan Rogojampi. “Tadi malam (kemarin malam) tidak jadi ke Mangir Asri ,” cetus kepala Satpol PP Banyuwangi, Choiril Ustadi Yudawanto. Menurut Ustadi, tiga tempat

hiburan yang didatangi oleh anggotanya itu tidak memiliki izin. Untuk tempat karaoke Mangir Asri, izinnya hanya berupa pendirian hotel. “Tempat karaoke dan kafe itu sudah kita beri peringatan hingga dua kali,” katanya. Ustadi membantah, kedatangan anggota Satpol PP itu untuk menutup ketiga tempat hiburan tersebut. Petugas hanya untuk melihat keberadaan tiga tempat hiburan malam tersebut. “Bila tempat karaoke itu masih beroperasi, kita akan luncurkan surat peringatan yang ketiga,” ujarnya.(abi/bay)

Tak Punya Uang, Memeras Teman Sekolah ■ ORANG TUA... Sambungan dari Hal 29

Dua bocah tersebut ditangkap polisi garagara mencuri perhiasan di toko emas. Keduanya resmi dijadikan tersangka dalam kasus pembobolan toko emas milik Sugiyanto, 45, warga Dusun Dam Buntung, Desa Kedungasri, Kecamatan Purwoharjo beberapa pekan lalu. Selama di sel tahanan mapolsek setempat, nyaris tidak ada yang membedakan dengan anak-anak se-usianya. Justru, kedua bocah tersebut tampak sering guyon di ruang prodeo tersebut. Mereka juga jingkrak-jingkrak sambil bermain perangperangan. Kedua seakan-akan tidak peduli sedang menginap di mana. Ya, kedua bocah tersebut memang sejak kecil harus menjalani hidup susah. Desakan ekonomi dan problem keluarga, menjadikan mereka harus hidup penuh keterbatasan. Kasih sayang yang mereka terima, tidak sama dengan orang-orang yang mampu. Bahkan, mereka sering pindah tempat karena mengikuti orang tua. Seperti yang dialami oleh AH. Sejak SD, sulung dari empat bersaudara tersebut dua kali pindah sekolah. Pertama, orang tuanya menyekolahkan di Bali. Sebab, bapak kandungnya bernama I Ketut Kerta itu adalah asal Pulau Dewata. Setelah berlangsung dua tahun, dia harus pindah sekolah ke rumah ibunya. ‘’Saya kelas dua SD pindah dari Bali ke SD sini (Banyuwangi, Red),’’ kata AH.

AH mengisahkan, sejak saat itu kedua orang tuanya itu sama-sama bekerja di Sumatera. Praktis, sepeninggal orang tuanya tersebut dirinya harus tinggal bersama neneknya. Ironisnya, dalam masa sekolah SD tersebut, kedua orang tuanya bercerai. ‘’Saya kelas enam, bapak ibu saya pisahpisahan. Sekarang bapak saya katanya sudah punya istri lagi. Kalau ibu ada di rumah,’’ katanya. Nah, menginjak sekolah SMP, neneknya berinisiatif menaruh dirinya ke panti asuhan di desa tersebut. Itu dilakukan, sebab segala kebutuhan sudah ditanggung panti asuhan tersebut. ‘’Mulai makan, dan semua biaya sekolah ditanggung panti asuhan. Kalau jajan enggak,’’ kata anak Emiwati itu. Selama ini, AH mengaku sudah sering berurusan dengan guru lantaran kasus pemerasan sesama siswa di sekolah. Tetapi, perbuatan memeras siswa lain tersebut sengaja dilakukan lantaran dirinya memang tidak punya uang saku. Tetapi, minta uang kepada temannya itu dilakukan karena dijanjikan akan diberi. ‘’Teman saya selalu janji mau kasih uang. Katanya besok saya dikasih uang. Tetapi cuma janji saja,’’ katanya. Mengenai kasus pencurian perhiasan yang menimpa kali ini, siswa kelas VIII SMP itu mengaku sangat menyesal. Sebab, tindakan kriminal yang dilakukan bersama JP itu di luar prediksi. Selain itu, ide mencuri tersebut muncul lantaran ngobrol sesama teman di panti asuhan.

‘’Cuma dapat cerita dari teman, katanya mudah mencuri emas. Emas itu juga saya bingung mau saya jual ke mana,’’ katanya. Meski begitu, dia mengaku sangat menyesal atas perbuatannya. Apalagi, dalam beberapa hari ini, dia teringat orang tuanya selama di sel. ‘’Ya saya menyesal. Saya tak tahu, apakah orang tua saya tak mengerti kasus ini atau tidak,’’ katanya. Sementara itu, JP, tercatat sebagai anak yang juga kehilangan kasih sayang. Pengawasan orang tua terhadap anak yang mempunyai tiga saudara itu juga minim. Sebab, saat masih balita ibu kandungnya sudah tidak normal pada umumnya. Karena itu, dirinya semasa masih balita harus diasuh oleh neneknya. ‘’Mulai kecil ikut nenek,’’ katanya. Beranjak usia masuk SD, bocah berperawakan kurus itu harus rela pindah sekolah. Sebab, impitan ekonomi yang membuat keluarga terpaksa menyekolahkan dirinya ke sekolah murah. ‘’Bapak saya kerja, gak tahu kerja di mana. Kalau di rumah saya dengan nenek. Kakak saya yang perempuan juga ada di panti,’’ katanya. Meski begitu, keluarga sudah berusaha dengan maksimal, agar kedua bocah tersebut bisa lebih baik sehingga tidak meniru kedua orang tuanya. Namun ternyata, di tempat barunya itu, mereka masih bertingkah nekat. Itu lantaran, pengawasan di tempat barunya itu juga tidak terlalu ketat. Sehingga, mereka bisa keluar meski waktu tengah malam. ‘’Tidak ada penjaganya kok, ya bisa keluar,’’ pungkas AH. (bay)

Sambungan dari Hal 29

Dari pengakuan tersangka Arif, polisi langsung memburu Rohana. Janda dengan tiga anak yang setiap harinya berjualan sayur dan buah itu akhirnya berhasil ditangkap di rumahnya. Sebelumnya, polisi menghubungi melalui ponsel dengan dalih akan membeli pil trex. “Saya masih coba-coba

jualan trex, pembelinya baru Arif itu,” kata Rohana saat ditemukan dengan Arif di ruang Satnarkoba Polres Banyuwangi kemarin. Kasatnarkoba AKP Watiyo mengaku belum mempercayai pengakuan Rohana yang masih coba-coba jualan. Sebab, saat digeledah rumahnya, petugas menemukan 2.000 pil trex yang dimasukkan dalam dua bungkus plastik. “BB yang

kita temukan cukup banyak, 2.000 butir pil trex,” katanya. Menurut Watiyo, dari pengakuan Rohana saat menjalani pemeriksaan di polres, semua pil koplo miliknya itu berasal dari Daeng Renteng yang tinggal di Kecamatan Muncar. “Rohana mengaku punya hubungan khusus dengan Daeng, dan diminta untuk menjualkan pil trex,” ungkapnya. (abi/ bay)

Berbagi Pemakaian Enam Bulan ■ BALIHO... Sambungan dari Hal 29

“Pemkab itu tidak punya anggaran untuk membangun billboard, jadi kita gandeng pihak ketiga,” katanya. Dengan menggandeng pihak ketiga ini, kata Kadir, maka peruntukannya juga dibagi dua. Dalam setahun, pemkab akan memakai selama enam bulan dan pihak ketiga bisa memakai papan reklame itu selama enam bulan sisanya. “Bila pemkab butuh untuk sosialisasi program, maka tempatnya

kita pakai,” ujarnya. Ditanya papan reklame apa tidak melanggar aturan karena bentuknya melintang, Kadir menyebut tempat iklan yang ada di depan Pasar Sobo itu berupa billboard dengan satu tiang. Dengan begitu, posisinya tidak melintang di jalan. “Billboard itu tidak melintang,” tegasnya. Mengenai papan reklame di jalan simpang empat Cungking, Kadir menyebut perizinannya belum ada. Perjanjian untuk membangun papan reklame di Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri itu memang

belum selesai. “Antara pemkab dan pihak ketiga belum ada kesepakatan,” ujarnya. Meski izin belum turun, papan reklame di Cungking itu terlihat sudah selesai pembangunannya. Bahkan, tempat iklan ini malah sudah siap dipasang klien atau sosialisasi program pemerintah. “Yang di Cungking rencananya di sudut simpang empat, ukurannya sekitar empat meter kali enam meter. Di tempat ini, mungkin bulan depan dibangunnya,” sebut Kadir saat dikonfirmasi melalui ponselnya kemarin. (abi/bay)

Pekan Depan Kawin Colongan ■ TARI... Sambungan dari Hal 29

Selain tampilan lawak, penampilan tari mendem paradan juga menyita perhatian pengunjung. Tari yang dibawakan belasan

penari perempuan tampil seperti layaknya orang mabuk. Tampilan berdurasi sekitar 15 menit itu mendapat aplaus panjang pengunjung. Banyak yang mesem (tersenyum, Red) melihat olah gerak kocak yang

meniru orang mabuk itu. “Pada 26 Mei mendatang, kita akan menampilkan pertunjukan adat kawin colongan,” ungkap Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Suprayogi. (afi/bay)

Kebutuhan Modal Hanya Rp 5 Juta ■ PC TRAINER... Sambungan dari Hal 40

Dari hasil penjualan itu pihak sekolah mampu meraup keuntungan hingga 50 persen. Sebab, biaya modal untuk pembelian spare part maupun stan tiap unit PC hanya sekitar Rp 5 juta. Dalam Pembuatan PC Trainer, SMKN 1 Situbondo melibatkan seluruh siswa-siswi mulai dari kelas I hingga kelas III. Mereka terdiri dari empat ju-

rusan. Yakni Teknik Elektro Industri, Komputer Jaringan, Arsitektur, dan jurusan Kria Logam. Masing-masing jurusan memiliki peranan dalam pembuatan PC Trainer, mulai dari merakit, mendesain stan, hingga pembuatan stan PC. “Tiap kelompok terdiri dari lima siswa. Sehingga, dalam seminggu siswa kami bisa merakit dua unit PC Trainer,” ujarnya. Yuliana Pers, siswi Jurusan Komputer Jaringan mengung-

kapkan, tidak ada kesulitan merakit atau membuat PC Trainer. Kesulitan hanya terjadi pada pengeboran akrilik 0,5 cm untuk tempat LCD Trainer dan perangkat komputer lainnya. “Dengan PC Trainer ini bisa memudahkan siswa belajar tentang komputer. Karena semua pirantinya bisa dilihat, jadi bisa diketahui hard disk, motherboard, unit PSU dan perangkat lainnya,” terangnya. (pri/adv/als)

SUSU KAMBING MILKUMA RAHASIA SEHAT DI BALIK KARYA INDAH SEORANG PELUKIS DI balik karya-karya indahnya, siapa sangka sudah 11 tahun lamanya Arnold menderita sesak nafas, “Mungkin penyebabnya karena sering begadang, ngopi, dan pengaruh dari bau cat lukis,” ujarnya. Padahal sebagai seorang pelukis, ia tidak bisa lepas dari peran cat-cat untuk mengapresiasi karyanya. “Saya belum pernah berobat sebelumnya. Tetapi karena aktifitas jadi tidak nyaman, akhirnya saya menuruti nasehat seorang tetangga untuk mencoba Milkuma. Setelah 2 bulan minum, kini saya sudah sehat.” Terang pria berusia 33 tahun tersebut. Pada penderita asma, penyempitan saluran pernafasan merupakan respon terhadap rangsangan yang pada paruparu normal tidak akan mempengaruhi saluran pernafasan. Penyempitan ini dapat dipicu oleh berbagai rangsangan, seperti serbuk sari, debu, bulu binatang, asap, udara dingin dan olahraga. Dengan tubuh yang sehat, kini pria yang berdomisili di Balakan-Taman Agung, Kec. Muntilan, Kab. Magelang, Jawa Tengah tersebut dapat menjalani aktifitasnya dengan prima. Ia pun mengajak orang lain untuk merasakan manfaat susu kambing milkuma ini, “Mari kita sehat bersama Milkuma.” Ajak ayah 4 orang anak tersebut. Sebenarnya, banyak masyarakat kita yang belum mengetahui tentang manfaat yang terkandung dalam susu kambing milkuma. Berbeda dengan susu sapi sesungguhnya susu kambing milkuma memiliki kandungan gizi yang lebih unggul, baik dari segi protein, energi, maupun lemak yang mendekati air susu ibu (ASI). Selain mengandung Riboflavin, vitamin B yang

penting untuk produksi energi, susu kambing milkuma pun jarang menyebabkan alergi sehingga aman, dan bermanfaat untuk penderita asma. Satu gelas susu kambing milkuma memasok 20,0% dari nilai harian Riboflavin. Milkuma adalah minuman serbuk susu kambing yang diproses secara alami, tanpa pemanis buatan dan bahan pengawet. Bahan dasarnya adalah susu kambing segar dan gula aren. Selain itu, mengkonsumsi Milkuma sebanyak 3 gelas sehari bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan vitalitas. Fluorine yang terdapat dalam susu kambing milkuma bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh serta membantu pencernaan dan tidak menimbulkan dampak diare pada orang yang mengkonsumsinya. Selain diproses secara alami, pakan ternak yang diberikan pun organik, sehingga menghasilkan susu yang lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan. Milkuma dikomposisikan dengan gula aren sehingga aman bagi penderita diabetes. Milkuma juga sangat dianjurkan bagi perokok baik perokok aktif maupun pasif. Dapatkan informasi lengkap tentang Milkuma di www.milkuma.com. Saat ini Anda bisa mendapatkan Milkuma di Apotek2 juga Toko Obat terdekat dikota anda, atau hubungi, Jatim; 082120862055. Banyuwangi: 082141354607, Bangkalan: 085322748548, Sumenep: 082120862055, Situbondo : 082120862055. Depkes RI No. PIRT. 6.09.3328.01.395.


40

Senin 21 Mei 2012

FPKB Dukung Pansus Mutasi Tiga Fraksi Memilih Wait And See SITUBONDO – Fraksi Karya Nurani (FKN) resmi mengajukan pembentukan panitia khusus (pansus) kepada pimpinan DPRD untuk mengungkap dugaan ketidakberesan pelaksanaan mutasi pejabat yang dilaksanakan 22 Maret lalu. Namun, hingga kini realisasi alat kelengkapan ad hoc itu masih menunggu keputusan musyawaran badan musyawarah (Banmus).

Melalui Banmus tersebut, anggota FKN harus mampu meyakinkan anggota lain agar disetujui. Meski demikian, itu tampaknya bukan sesuatu yang mudah. Hingga kini saja, baru Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) yang terang-terangan setuju dengan usulan pansus FKN. “Bagi FKB, saya kira memang tidak ada alasan untuk tidak mendukung pembentukan Pansus. Apalagi, sejumlah indikasi yang ada sudah cukup meyakinkan. Jadi, FKB setuju dengan pembentukan Pansus itu,” terang Ketua FPKB, Cholis.

Kata dia, pansus bagi FKB sangat tepat untuk dijadikan media untuk memperbaiki pelaksanaan mutasi pejabat yang selama ini cukup kental dengan adanya jual beli jabatan. “Banyak melanggar regulasi yang ada. Makanya, dengan pansus ke depan ekskutif tidak akan main-main dalam pelaksanaan mutasi,” terang pria asal Mangaran itu. Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) belum menentukan sikap. Mereka memilih untuk memusyawarahkan dulu langkah yang akan diambilnya di internal

fraksi. “Belum bisa kita katakana sekarang. Tunggu saja dulu kita masih akan bermusyawarah,” terang Narwiyoto, anggota FPDIP. Langkah yang sama diambil Fraksi Partai Demokrat. Fraksi yang memiliki enam kursi itu akan melihat keadaan dan urgensi pembentukan pansus. “Terus terang sampai sekarang kita kan belum tahu bagaimana persoalan yang sesungguhnya. Jadi saat ini kita belum bisa ada di lingkaran mendukung atau tidak,” terang Ketua FPD, Suwardjono. Kata pria yang akrab dipanggil Yon

ADVERTORIAL

itu, FPD akan mempelajari terlebih dulu. Salah satunya adalah dengan melihat hasil rapat kerja antara Komisi I dengan BKD. “Jika memang benar ada main-main, kita dukung pansus. Jika tidak, buat apa (bentuk pansus),” katanya. Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (FPP), Masykuri Ismail, mengaku masih belum melakukan kajian mendalam tentang usulan pansus. Dia mengaku menemukan sesuatu yang cukup bertolak belakang di dalamnya. Menurut Masykuri, pelaksanaan

mutasi pejabat ada di dokumen LKPJ Bupati tahun 2011. Sedangkan, pansus yang akan dibentuk ada di masa penyelenggaraan Pansus 2012. “Makanya, bagi saya usulan pembentukan itu kurang tepat,” terangnya. Hanya saja, kata dia, dirinya sempat melihat di dokumen keputusan DPRD tentang LKPJ Bupati, pendapat FKN tentang usulan pansus ternyata dimasukkan ke dalam rekomendasi LKPJ. “Seharusnya tidak masuk, karena pansus itu usulan FKN di internal DPRD,” imbuhnya. (pri/als)

PC Trainer Kian Diminati

EDY SUPRIYONO/RaBa

MENDOAKAN: Puluhan ribu orang menghadiri acara peringatan 40 hari wafatnya Kiai Sufyan, Sabtu malam (19/05) lalu.

Sarankan Tulis Perjalanan Hidup Kiai Sufyan Mahfud MD di Acara Peringatan 40 Hari PANJI – Di Indonesia, belum tentu ada satu dari setiap sepuluh juta orang seperti KH Achmad Sufyan Miftahul Arifin. Sungguh sangat layak jika sosok pendiri sejumlah pesantren di Kota Santri itu perjalanan hidupnya ditulis dan dibukukan agar menjadi bagian dari sejarah yang terus dikenang dan diteladi generasigenerasi setelahnya. Pernyataan itu disampaikan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD saat menghadiri acara peringatan 40 hari wafatnya Kiai Sufyan, Sabtu (19/5) malam. “Kita yakin beliau masuk surga. Meninggal di Makah pada malam Jumat dan dimakamkan pada hari Jumat di Masjidil Haram,” terangnya di depan ribuan warga yang memadati Pesantren Mambaul Hikam, Desa Panji Laok, Kecamatan Panji. Pria asal Madura itu menegaskan, ribuan hadirin yang datang hakikatnya berdo’a untuk diri sendiri. Sebab, pahala Kiai Sufyan sudah berlebih. “Dalam situasi seperti saat ini sangat penting mengenang peran Kiai Sufyan sebagai ulama yang sangat bijak. Kiai Sufyan tidak pernah mengharapkan apapun untuk kepentingan dan keuntungan pribadi. Kecuali untuk kebaikan masyarakat,” katanya. Menurut Mahfud, rusaknya rakyat di suatu negara karena pemerintahnya rusak. Pemerintah rusak karena ulama sering memberikan arahan/nasehat yang tidak benar. Ulama rusak karena ulama gila kepada harta dan kedudukan dan gila hormat. “Kiai Sufyan bukan orang seperti itu. Beliau ulama yang benar-benar tidak mempunyai kepentingan apapun, kecuali untuk kemaslahatan umatnya,” terang Mahfud. Diceritakan, sepuluh hari sebelum wafat, Kiai Sufyan berkirim surat ke-

SITUBONDO - SMKN 1 Situbondo terus berpacu mengembangkan kemampuan siswanya agar bisa hidup mandiri dalam kehidupan bermasyarakat. Di antaranya, keahlian memproduksi Personal Computer (PC) Trainer yang nantinya diproyeksikan untuk sekolah-sekolah terpencil yang tidak mendapat pasokan listrik. Kepala SMKN 1 Situbondo, Umar Said, mengungkapkan lembaga pendidikan yang dipimpinnya sengaja mendesain PC Trainer dengan AC/ DC. Sebab, lebih efektif dan efisien dalam penggunaanya bagi sekolah-sekolah terpencil yang belum ada jaringan listrik. “Ini sudah terbukti lewat uji coba merakit PC dengan menggunakan daya accu. Hasilnya, PC Trainer ini mampu menyala hingga 10 jam dengan accu 60 amper.” Jelasnya. Kreativitas perakitan PC Trainer yang dilakukan siswa-siswi merupakan wujud nyata keterampilan siswa-siswi SMKN 1 Situbondo dalam mengembangkan inovasi teknologi bidang elektro. “Kita tinggal menunggu respon Pemkab Situbondo.

SYAMSURI/RaBa

PRAKTEK: Siswa SMKN Situbondo mendesain PC Trainer dengan AC/DC di pendapa kabupaten beberapa waktu lalu.

Artinya, kemampuan siswasiswa SMKN 1 Situbondo telah teruji, atau membiarkan hasil karya tersebut terbengkalai,” kata Umar Said. Selain untuk pembelajaran siswa lewat kegiatan praktek, pembuatan PC Trainer di SMKN 1 Situbondo merupakan lahan strategis pendapatan sekolah. Pada 2011 saja SMKN 1 Situbondo sudah menjual produk PC Trainer sebanyak 50

unit. Pemesannya tidak hanya dari Situbondo. Namun, justru banyak datang dari sekolahsekolah di luar daerah. Di antaranya Mataram, Lombok, Banyuwangi, dan Blitar Dari sisi ekonomi, perakitan PC Trainer mempunyai nilai tambah yang cukup menunjang. Bayangkan saja, tiap unit PC Trainer SMKN 1 Situbondo bisa dijual Rp 10 juta ■ Baca PC Trainer...Hal 39

Tuan Rumah Jawara Kategori Junior Lomba Burung Berkicau se-Jawa Timur dan Bali

EDY SUPRIYONO/RaBa

PENERIMA TAMU: Bupati Situbondo Dadang Wigiarto menyambut kehadiran Ketua MK, Mahfud MD ke Pesantren Mambaul Hikam.

pada Mahfud. Melalui surat yang dititipkan kepada Aqiq Zaman itu, Kiai Sufyan memberikan pesan sangat menyejukkan. Isinya, meminta Indonesia dijaga. Supaya kaum muslimin dan muslimat bisa hidup baik. “Beliau sangat perhatian sekali terhadap urusan negara, agar rakyat hidup tentram, damai dan makmur. Saya tidak mengira itu merupakan komunikasi saya yang terakhir,” imbuhnya. Apa yang dilakukan Kiai Sufyan selama masa hidupnya sudah seharusnya bisa menjadi teladan. Meski hidup di Desa Seletreng, namun memiliki pengaruh sangat besar terhadap masyarakat Indonesia. Ini sangat penting. Sebab, masyarakat kini mengalami masalah besar karena mudah beringas dan berutal. Sehingga, mudah terjadi tindak kekerasan, konflik sosial, konflik horizontal. Peringatan 40 hari wafatnya Kiai Sufyan dihadiri puluhan ribu masyarakat dari Situbondo dan sekitranya.

Pembacaan tahlil, salawat nariyah serta Sarwah Shomadiyah dipimpin Pengasuh PP Walisongo, KHR Mohammad Kholil As’ad Syamsul Arifin. Hadir pada acara ini, Pengasuh PP Zainul Hasan Genggong, KH. Syaiful Islam; Pengasuh PP Nurul Jadid Paiton Probolinggo, KH. Zuhri Zaini; dan Pengasuh PP Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo KHR Mohammad Azaim Ibrahimy. Hadir pula KH Fadailul Rahman Zaini; Bupati Bondowoso, Amin Said Hisni; para habaib, dan Bupati Situbondo H Dadang Wigiarto, yang sekaligus bertindak sebagai penerima tamu. “Kiai Sufyan adalah orang yang beristikamah dalam perjuangan, ibadah, tingkah laku, iliyah maupun kiprahnya. Semua sangat bagus sebagai panutan kepada orang lain. Almarhum tidak pernah membedabedakan antara orang yang miskin dan yang kaya, dia tetap hadir saat diundang siapapun,” terang KH. Syaiful Islam. (pri/adv/als)

Polres Ambil Alih Kasus Kobar

TAMU KITA

RAMADA KUSUMA/RaBa

Dikunjungi PKBM Bina Bangsa REDAKSI Radar Banyuwangi kedatangan tamu dari Asembagus, Situbondo, sore kemarin. Mereka berasal dari PKBM Bina Bangsa Asembagus. Kedatangan pelajar SD/MI dan MTs/SMP berjumlah 20 siswa/siswi dan lima panitia itu untuk melihat langsung proses pembuatan koran di Radar Banyuwangi. Selama kunjungan, mereka dipandu Redaktur Pelaksana Syaifuddin Mahmud untuk melihat proses penulisan berita, editing dan lay out. “Kunjungan ini untuk meningkatkan budaya tulis menulis di kalangan pelajar. Selain itu merupakan tindak lanjut pelatihan jurnalistik yang kita gelar 5-7 Mei 2012 lalu,’’ kata Ketua PKBM Bina Bangsa Rasyid Hamidy. (aif)

SITUBONDO – Lantaran banyaknya laporan susulan terkait kasus penipuan dengan modus penggandaan uang yang menjerat Kobar (45), warga Desa Lamongan, Kecamatan Arjasa, akhirnya kasus tersebut diambil alih Polres Situbondo. Hal tersebut disampaikan Kapolsek Mangaran Iptu M Imron kemarin. “Kasus penipuan itu penanganannya diminta untuk dilimpahkan ke Mapolres,” kata dia. Sehingga, lanjut Imron, semua berkas hasil pemeriksaan akan diserahkan Senin (21/5) hari ini. Pengambilalihan kasus penipuan dengan modus penggandaan uang tersebut disebabkan banyaknya laporan susulan. Ditengarai, korban penipuan yang dilakukan Kobar masih banyak yang belum melapor. Karena itu, Imron

menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dan tidak mudah percaya akan aksi-aksi dengan alasan dapat menggandakan uang. “Masyarakat jangan sampai terlena. Bila ada siapapun yang mengiming-imingi bisas menggandakan uang, jangan percaya,” ujar Kapolsek Mangaran Iptu M Imron. Selain itu, aksi Kobar dalam melakukan penipuan, disinyalir tidak dilakukan sendiri. Tapi diduga melibatkan beberapa orang. Salah satu modusnya, orang-orang tersebut berusaha meyakinkan calon korban Kobar. “Mereka berusaha meyakinkan calon korban, dengan cara membuat alibi jika mereka juga pernah ditolong Kobar, atau pernah berhasil dalam menggandakan uang,” paparnya. (mg1/als)

PANJI – Lombaan burung berkutut yang diadakan Seri Liga Anak Manja (SLAM) semakin diminati banyak kalangan. Hal itu terbukti pada perlombaan yang berlangsung di Lapangan Mandala, Desa Mimbaan, Kecamatan Panji, Situbondo, kemarin (20/5). Lomba tersebut dikuti peserta dari Surabaya, Malang, Mojokerto, Pasuruan, Probolinggo, Jember, Situbondo, Banyuwangi, dan Bali, serta kabupaten lain di wilayah Jawa Timur dan Bali. “Lomba ini diikuti oleh 259 peserta,” unag Indra, 50, salah seorang panitia. Terdapat empat kategori lomba burung berkicau. Yaitu kategori hanging (anak burung), kategori setengah kerek (tiang), kategori junior, dan kategori Senior. Perbedaan empat kategori tersebut dilihat dari umur burung. Untuk kategori hanging dan setengah kerek diikuti oleh burung berkutut piyek (anak burung) yang umurnya masih muda. Sedangkan kategori junior dan senior diikuti burung berkutut yang umurnya telah dewasa. Penilaian juri hanya dititikberatkan pada dua hal. Pertama, lamanya burung berkicau dan kedua kicauan burung yang paling merdu. Sementara itu, pemenang lomba terbaik pertama sampai ketiga untuk kategori hanging diraih Indra dari Jember, Putra dari Situbondo, dan Junaidi dari Mojokerto. Untuk kategori setengah kerek diraih Kusnadi dari Probolinngo, Sholehuddin dari Probolinggo, dan Didik Afandi dari Situbondo. Untuk burung berkutut dewasa, kategori junior diraih Harri dari Situbondo, Harun dari Banyuwangi, dan Mawardi dari Banyuwangi. Sedangkan

NUR HARIRI/RaBa

TERTIB: Peserta lomba burung berkicau saat antre mengambil nomor tiang.

untuk kategori senior diraih Halidi dari Pasuruan, I Wayan Surata dari Jember, dan Gito dari Malang. “Lomba ini sudah yang kali keenam digelar dan akan terus diadakan dengan tempat yang berpindah-pindah,” ujar Menurut Indra. Indra berharap, komunitas penggemar burung berkicau mendapat perhatian sekaligus apresiasi dari pemerintah. (mg1/als)


Radar Banyuwangi 21 Mei 2012