Issuu on Google+

RABU 21 MARET

25

TAHUN 2012

Menjaga Api Cinta Seorang Pendidik SEPULANG dari diskusi bulanan tentang pembelajaran, entah mengapa, tiba-tiba saya memiliki hasrat menonton film inspiratif yang sangat kuat. Saya mulai memilah 28 film yang direkomendasi dari seluruh penjuru dunia. Dari film Freedom Writers sampai film Laskar Pelangi. Karena film-film inspiratif dari dalam negeri sudah sering saya tonton, maka demi memenuhi hasrat dan keinginan saat ini, saya putuskan untuk memilih film inspiratif dari luar negeri. Pilihan saya jatuh pada dua film Jepang: Great Teacher Onizuka dan Gokusen. Karena keduanya ti-

dak mungkin dilihat secara bersamaan, maka Gokusen-lah yang pertama saya putar. Baru setelah itu, saya tonton Great Teacher Onizuka. Dan ternyata film Gokusen memiliki korelasi yang positif dengan apa yang kami diskusikan panjang lebar Sabtu ini dengan beberapa kolega guru dari Jepang, Amerika Serikat, Inggris, Uzbekistan, Filipina, Sudan, dan Myanmar. Pada diskusi Sabtu ini, ada satu kata yang kemudian “memanaskan” ide dan pemahaman tentang sosok guru itu sendiri. Dan kata itu adalah vocation. Memang kata ini tidak berhubungan secara

langsung dengan guru, namun maknanya kami pandang mencitrakan bagaimana seharusnya profesi guru itu dimaknai. Kolega saya Thoms— seorang guru berkebangsaan Inggris—menjelaskan secara detail perbedaan kata vocation dengan kata yang sering kita gunakan: job. Menurutnya sesuatu pekerjaan yang dilakukan dengan kesungguhan hati dan penuh dedikasi dan kecintaan itulah vocation. Sedangkan kata yang kedua (job) lebih menunjukkan pada sekadar bekerja untuk mendapat imbalan atasnya ■  Baca Menjaga...Hal 35

Kirim pengalaman Anda ke email: radarbwi@gmail.com

Heriyanto Nurcahyo Guru SMAN 1 Glenmore Banyuwangi, Research Student di Graduates School of Education, Kumamoto University, Jepang

Ramai-Ramai Tinggalkan Bali Jelang Nyepi pada Jumat Mendatang KALIPURO - Kepadatan arus penyeberangan di Pelabuhan PT. Indonesia Ferry (IF) Ketapang mulai meningkat pada H3 Hari Raya Nyepi kemarin (20/ 3). Jumlah kendaraan yang menyeberang dari Pelabuhan Gilimanuk, Bali, menuju Ketapang meningkat tajam. Diperkirakan, puncak keramaian arus penyeberangan terjadi pada Kamis besok (22/3). Peningkatan arus penyeberangan dari Bali menuju Banyuwangi didominasi mobil pribadi dan kendaraan roda dua. Jumlah mobil penumpang dan angkutan juga mengalami peningkatan. “Sudah biasa, menjelang Nyepi banyak yang menyeberang ke Jawa,” ujar Pemimpin Cabang PT. Indonesia Ferry (IF) Ketapang melalui Manajer Operasional, Saharuddin Koto ■  Baca Ramai-Ramai...Hal 35

GALIH COKRO/RaBa

MELUBER: Antrean truk mengular sampai ke luar kawasan parkir Pelabuhan ADSP di Jalan Gatot Subroto Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, kemarin.

DZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA’ SHUBUH 11.28 14.41 17.31 18.40 04.15

LEGISLATIF

Tak Ingin KUAPPAS Molor B ANYUWANGI - Wakil rakyat akhirnya membeberkan hasil bimbingan teknis (bimtek) bedol desa ke Hotel Grand Cempaka, Jakarta, pekan lalu. Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Adil Achmadiyono, memaparkan hasil kegiatan yang diikuti 50 anggota DPRD tersebut. Menurut Adil, bimtek tersebut membahas persoalan lambatnya penyerapan DOK. RaBa APBD. Secara umum, Adil Achmadiyono penyerapan APBD di beberapa daerah lambat karena eksekutif sering telat mengajukan berkas Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) ke legislatif ■  Baca Tak Ingin...Hal 35

ADA APA LAGI

Pertamina Stop Solar ke SPBN BANYUWANGI - Menjelang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) 1 April 2012 mendatang, PT. Pertamina (Persero) Terminal BBM Tanjung Wangi, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, menghentikan pengiriman ke tiga stasiun pengisian bahan bakar nelayan (SPBN). Ketiga SPBN yang sudah tidak mendapat pasokan solar itu adalah SPBN Pancer, Kecamatan Pesanggaran; SPBN di Puger, Kabupaten Jember; dan SPBN di Banyuputih, Kabupaten Situbondo. “Sudah hampir satu bulan ini tidak kita kirimi solar,” ujar Pengawas Penerimaan, Penimbunan, dan Penyaluran (PPP), PT. Pertamina (persero) Terminal BBM Tanjung Wangi, Parwoto, kemarin (20/3). Menurut Parwoto, terminal BBM Tanjung Wangi selama ini melayani pengiriman solar ke empat SPBN. Dari empat SPBN tersebut, yang masih dilayani hingga kini hanya SPBN di Pelabuhan Muncar. “Tiga SPBN lain, untuk sementara tidak kita layani. Hanya SPBN di Muncar yang masih kita pasok solar,” katanya. Dia menambahkan, SPBN tersebut khusus melayani solar para nelayan di daerah masing-masing ■  Baca Pertamina...Hal 35

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBM)  SPBN Pancer Lokasi: Kec. Pesanggaran, Banyuwangi Status: pasokan BBM distop

 SPBN di Banyuputih Lokasi: Kabupaten Situbondo. Status: pasokan BBM distop

 SPBN di Puger Lokasi : Kabupaten Jember Status : pasokan BBM distop

 SPBN Muncar Lokasi: Kec. Muncar, Banyuwangi Status: pasokan BBM lancar

SIGIT HARIYADI/RaBa

Nelayan Mulai Kelimpungan SEMENTARA itu, rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi membuat kalangan nelayan di pesisir Muncar, Banyuwangi, kelabakan. Sebab, naikknya harga solar sebagai bahan bakar perahu itu dipastikan akan menurunkan penghasilan mereka. Beberapa nelayan Muncar mengaku, meski harga solar naik, mereka tidak akan meningkatkan harga jual ikan. Jika memaksakan diri menaikkan harga, mereka khawatir ikan hasil tangkapan tidak terserap pasar. Sebab, konsumen telah dibebani kenaikan harga-harga kebutuhan pokok yang lain, seperti beras dan sebagainya. Solihin, 28, salah satu nelayan Muncar mengakui, selama ini harga ikan tidak tergantung harga BBM. Walaupun harga solar naik, harga ikan tetap stabil. “Harga ikan tergantung sedikit-banyaknya hasil tangkapan para nelayan. Jika sepi tangkapan seperti saat bulan purnama, biasanya harga ikan melonjak. Sebaliknya, jika tangkapan ikan melimpah, harga ikan akan turun drastis,” jelasnya kemarin (20/3). Menurut Solihin, kalau harga jual ikan di tingkat konsumen melambung saat BBM benar-benar naik, itu diprediksi hanya akal-akalan tengkulak. Sebab, harga ikan di tingkat nelayan stabil ■  Baca Nelayan...Hal 35

SEPI: SPBN di Pelabuhan Muncar satu-satunya yang masih mendapat pasokan solar hingga kemarin.

Menimba Ilmu Sapi Perah dari Pakar Peternakan Kanada

Kanada Produksi 35 L, Banyuwangi Hasilkan 40 L

GALIH COKRO/RaBa

KENA: SHP di Mapolsek Blambangan kemarin.

Dua Pengamen Keroyok Pemuda Gangguan Mental

Untuk kali kedua, tim Canadian Livestock Genetics Association (CLGA) datang ke Bumi Blambangan. Mereka tak lagi datang untuk negosiasi bisnis. Kali ini, pakar tersebut langsung membekali 30 peternak cara efektif mengelola sapi perah. A.F. ICHSAN RASYID, Banyuwangi

BANYUWANGI - Berakhir sudah petualangan SHP, 17, sebulan menjadi buron Polsek Blambangan. Remaja asal Lingkungan Jajangpenatu, Kelurahan Kampung Melayu, Banyuwangi, itu ditangkap polisi saat berkeliaran di sekitar Stasiun Kereta Api (KA) Karangasem, Kecamatan Glagah, Senin malam kemarin (19/3) ■  Baca Dua...Hal 35 http://www.radarbanyuwangi.co.id

PAKAR peternakan CLGA yang memberi pembekalan kali ini adalah Robert L. Lang, P.Ag. Dia mengaku sangat antusias atas rencana pengembangan sapi perah di Bumi Blambangan.

Robert mengaku, Banyuwangi secara khusus dan Indonesia secara umum, sangat diuntungkan dengan kondisi alam. Di Kanada, peternak hanya memiliki kesempatan dua bulan untuk menyuburkan rumput untuk makan sapi. Menurut Robert, rumput di Indonesia tersedia sepanjang tahun karena tidak ada musim salju. Selama sepuluh bulan dalam setahun, Kanada penuh salju. “Padahal, 60 persen kualitas susu sapi perah ditentukan kualitas pakan,” ujar Robert, melalui penerjemah, di aula Minak Jinggo, Pemkab Banyuwangi, kemarin (20/3). Banyuwangi dianggap cocok sebagai tempat untuk mengembangkan sapi perah berkualitas. Selain kondisi alamnya cukup mendukung, hijauan pakan ternak juga sangat mendukung ■

 Baca Kanada...Hal 35

Pertamina stop pasokan solar ke SPBN

Setorannya pasti kurang lancar

DPRD tak ingin KUAPPAS molor

Rakyat tak ingin wakilnya molor ngantor sepulang bimtek

ICHSAN RASYID/RaBa

AHLI TERNAK: Robert Lang menunjukkan gambar sapi jenis Holstein. email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


26

Rabu 21 Maret 2012

CERMIN DIRI

Waspadai Penimbun BBM SEPULUH hari menjelang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), merupakan waktu paling rawan. Sebab, disinyalir, pada saat inilah waktu yang tepat untuk melakukan penimbunan BBM. Para pedagang nakal berusaha mengeruk keuntungan dengan kenaikan BBM yang pasti akan diiringi kenaikan harga barang-barang lainnya tersebut. Mereka akan berusaha menimbun BBM yang dibeli saat harga belum naik, untuk kemudian dijual saat harga sudah naik. Karuan saja, jika kondisi tersebut benar-benar terjadi, akan membuat masyarakat dirugikan. Betapa tidak, jika terjadi penimbunan, maka akan terjadi kelangkaan BBM di pasaran. Masyarakat pemilik kendaraan bermotor pun akan kesulitan mendapatkan BBM. Terpaksa, mereka harus membeli BBM eceran yang harganya sudah pasti lebih tinggi dibanding harga BBM di SPBU. Tentu saja kondisi ini akan semakin memberatkan masyarakat di tengah naiknya harga barang akibat BBM naik. Pihak berwajib hendaknya tidak hanya mempelototi para pembeli BBM dengan jeriken. Tetapi juga pada pemilik SPBU nakal. Jangan sampai ada SPBU yang justru menimbun BBM. Karena itu, selain melakukan sidak terhadap pembeli yang memakai jeriken yang tidak membawa surat rekomendasi dari desa, petugas hendaknya juga melakukan sidak terkait keberadaan stok BBM di areal SPBU. Bisa jadi, stok BBM yang masih melimpah di sebuah SPBU, justru dikatakan habis oleh pemilik SPBU tertentu. Sehingga, masyarakat kelimpungan karena kelangkaan stok BBM. (*)

AGENDA KOTA

Semarak Ultah PAUD Uncle PAUD Percontohan UNCLE memperingati ultahnya ke-6 menyelenggarakan lomba mewarnai (registrasi Rp. 15.000), lomba fashion (registrasi Rp. 25.000) dan lomba menyusun puzzle (registrasi Rp.10.000). Untuk kategori PAUD dan TK. Pelaksanaan 24 Maret 2012. Sedang seminar Pendidikan Profesionalisme Guru PAUD yang berkarakter (registrasi Rp. 50.000) dengan pembicara Dra. Hj. Gunasti Dwi Lestari, MSi, MPd, dosen Universitas Negeri Surabaya akan dilakasanakan pada 25 Maret 2012. Tempat seminar dan lomba di Aula Dinas Pendidikan Banyuwangi. Informasi dan pendaftaran: PAUD Percontohan Uncle, Jalan Pajajaran 65, telepon 0333-8282609 Banyuwangi, pukul 08.00-16.00 Wib. Pendaftaran terakhir 23 Maret 2012. CP: Heni 081934848864, dan Ima 085933733444. (adv/als)

Bapak Tiri Siap Dites DNA SITUBONDO – Kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan bapak terhadap anak tirinya hingga hamil masih terus ditangani Polres Situbondo. Hingga kemarin (20/2), polisi sudah melakukan pemeriksaan terhadap Saritem, 17, korban yang diduga hamil lima bulan (bukan tujuh bulan seperti tertulis sebelumnya). Meski begitu, tuduhan tersebut mengundang reaksi keras dari BT. Warga Desa Wonosari, Kecamatan Banyuputih, itu menegaskan tidak pernah melakukan apa yang dituduhkan. Hal itu dia sampaikan usai menjalani proses pemeriksaan di Mapolres Situbondo kemarin sore. Di sebuah warung makan di Kelurahan Ardirejo, Situbondo, BT, 47, membantah atas semua laporan tersebut. Sebab, dirinya selama ini tidak pernah melakukan perbuatan tak senonoh itu. Apalagi sampai membuat anak tirinya itu berbadan dua. ‘’Tidak benar sama sekali. Saya tidak pernah melakukan itu semua,’’ katanya berapi-api. Dia menceritakan, sejak lima bulan lalu memang dirinya menjemput anaknya tersebut yang tinggal bersama neneknya di Wonosobo, Srono, Banyuwangi. Itu saja, imbuhnya, sesuai permintaan anaknya tersebut. ‘’Dia yang minta dijemput setelah dapat ijin dari ibu dan neneknya,’’ terangnya. Tidak hanya itu, lanjut dia, adik semata wayangnya yang tinggal bersama neneknya itu juga dia bawa ke Nusa Dua, Bali. Namun, belum genap sebulan tinggal bersama di Pulau

Dewata itu, justru anaknya itu pergi tanpa pamit. ‘’Kira-kira tiga minggu tinggal sama saya, termasuk anak saya yang asli. Tiba-tiba tanggal 10 Oktober 2011 dia melarikan diri dengan loncat pagar,’’ terangnya. Selama kabur, dirinya sudah berusaha mencari tahu keberadaan anak tirinya tersebut. Namun tidak membuahkan hasil. Termasuk dicek ke rumah neneknya di Wonosobo, juga tidak pulang ke sana. ‘’Mulai saat itu dia tidak pernah kembali, kok tiba-tiba lapor gitu,’’ujarnya, dengan nada keheranan. Dijelaskan, terkait kaburnya anaknya itu, saat itu dirinya memergoki putrinya tersebut bersama pacarnya di dalam kamar kos. Saat itu, kata dia, dirinya melihat leher putrinya itu sudah memerah. ‘’Memang saya marahi, KTP pacarnya juga saya sita. Kalau ada apa-apa, pacarnya itu juga mau tanggung jawab,’’ paparnya. Dari KTP itu, pemuda itu berada dari Banyuwangi yang tengah berada di Bali. Tepatnya, yakni dari Kecamatan Tegaldlimo. Bahkan, untuk membantah tuduhan itu, dirinya berani untuk dites DNA agar semuanya terbukti. ‘’Saya juga siap tes DNA. Saya ke sini (Mapolres) juga karena niat saya sendiri. Tidak ada surat panggilan polisi,’’ paparnya, yang saat ini bekerja di Nusa Dua, Bali, itu. RY, 31, ibu kandung Saritem, mengaku kaget atas laporan tersebut. Sebab, pindahnya anaknya itu lantaran kemauannya sendiri n Baca Bapak...Hal 35

ADVERTORIAL PENDIDIKAN

Rektor Baru Harus Membawa Perubahan Signifikan Nanang Choirul Hidayat, SE, MM

BANYUWANGI – Pelantikan Rektor Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi yang dilaksanakan Sabtu (17/3) lalu tentunya membawa suasana dan harapan baru bagi kampus yang berada di tengahtengah kota Banyuwangi itu. Dari berbagai program dan tujuan rektor Untag Banyuwangi peridoe 20122016, Tutut Hariyadi, MM tentunya memiliki beberapa tanggapan dari civitas akademika Untag Banyuwangi. Berikut beberapa tanggapan tersebut. (adv)

(Ketua Pusat Penjaminan Mutu) DAHULU biasa mengurusi kemitraan dengan pihak luar, saat ini dengan format baru serta rektor baru, lebih berkecimpung dalam ruang lingkup intern. Tentu saja meneruskan apa yang sudah diraih sebelumnya, serta ke depan lebih harus bekerja keras untuk proses belajar mengajar. Sehingga bisa mempertahankan bahkan menambah prestasi merupakan visi-misi bersama saat ini. Salah satu yang utama adalah menjaga pelayanan. Karena mahasiswa di sini tidak hanya mengenyam ilmu, tapi juga harus bisa mendapatkan sesuatu yang memuaskan. Salah satunya adalah pelayanan, baik pelayanan dosen, maupun tenaga kependidikan. Untuk itu, didapat sebuah motto, “mahasiswa masuk kampus dan keluar kampus dengan senyum.” (*)

Rio Sudriman, SE, MM (Dekan Fakultas Ekonomi) BISA mempertahankan dan meningkatkan prestasi merupakan beban rektor Untag yang baru, yang wajib dipikul bersama. Untuk hal itu, peningkatan dan penambahan laboratorium ekonomi merupakan program pokok dari Fakultas Ekonomi. Selama ini laboratorium yang sudah ada, seperti laboritaorium akuntansi dan pasar modal belum dimanfaatkan maksimal oleh mahasiswa. Ke depan, penambahan e-learning terutama media Infomarsi Teknologi (IT) agar segera direalisasikan. Sehingga mahasiswa maupun dosen bisa memanfaat IT untuk keperluan belajar mengajar, seperti pengiriman tugas melalui e-mail. Perbaikan fasilitas kelas, fasilitas publik seperti gazebo, juga tidak boleh dipandang remeh. Karena dengan fasilitas tersebut mahasiswa bisa menggunakan fasilitas tersebut di luar jam kuliah. Unit-unit usaha mahasiswa yang bisa diwujudkan dalam laboratorium kewirausahaan seperti mini market dan bank mini, akan lebih mengedukasi kegiatan mahasiswa. Selain mencari profit, diharapkan bisa menunjang operasional universitas. (*)

Andi Karya Catur Sukarwanto, SP, MP (Wakil Rektor I) SELAKU wakli rektor I, bersama dengan yang lain, siap melanjutkan program yang sudah ada. Selanjutnya ke depan berupaya lebih utama mengembangkan fungsi kampus pada penelitian dan pengembangan, dan kewirausahaan. Seperti bekerjasama dengan perguruan tinggi, baik nasional maupun internasional. Untag ke depan, siap membantu dan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk mensukseskan program pemkab. Menggiatkan kembali desa binaan yang sudah berjalan, dalam hal ini Untag siap menjadi narasumber pelatihan warga desa baik dalam bidang ekonomi, pertanian maupun UKM. Dalam kewirusahaan, belum terwujudnya kesinambungan kewirausahaan antar fakultas. “Selama ini yang sudah berjalan kewirausahaan tiap-tiap fakultas,” ujar Andi. Menurutnya, yang tak kalah penting adalah menyesuaikan kurikulum kampus sesuai perkembangan jaman dan kebutuhan stakeholder . Termasuk di dalamnya peningkatan status akreditasi. (*)

Yusuf Wibisono,SH (Kepala Bagian Administrasi & Akademik Kemahasiswaan) MENGUCAP puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa karena proses periodesasi rektor Untag berjalan lancar dan tertib. Hal ini mencerminkan suasana kampus merah-putih yang kondusif. Selanjutnya, mengucapkan terima kasih kepada rektor periode sebelumnya yang telah membawa kemajuan yang luar biasa bagi Untag. Tentang figur rektor baru, merupakan sosok yang tidak asing lagi, merupakan salah satu kader terbaik Untag Banyuwangi. Dengan segala pengalaman tersebut, kami yakin akan mampu menumbuhkembangkan Untag yang selama ini selalu menjalankan program yang ada. Dan selalu mengedepankan ketaatan terhadap aturan yang berlaku (taat azas). Prestasi 20 Perguruan Terbaik berprestasi se-kopertis wilayah VII Jawa Timur di bidang kelola, penelitian dan pengabdian masyarakat serta kemahasiswaan merupakan modal kami untuk menaruh harapan besar dengan kepemimpinan rektor yang baru akan selalu eksis dan semakin berperan aktif dalam ikut mencerdaskan kehidupan bangsa. (*)

Dra. Triana Kartika Santi, MH (Ketua Pusat Pengelolaan Sumber Daya Manusia) PENATAAN kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan prioritas di Pusat Pengelolaan Sumber Daya Manusia (PPSDM). Penataan tersebut meliputi tenaga pendidik dalam hal ini dosen, maupun tenaga kependidikan. Sesuai dengan program rektor Untag periode 2102-2016 bahwa penambahan SDM untuk S-2 dan S-3 akan ditambah. Tahun ini ditargetkan tiga orang tenaga pendidik untuk bisa diberangkatkan meraih gelar Doktor (S-3), di dalam negeri maupun di luar negeri. Sementara untuk tenaga kependidikan, karena merupakan syarat di Universitas minimal wajib S-1 atau Sarjana. Dan, penambahan untuk tenaga kependidikan S-2 juga terus dipacu. Adapun untuk biaya perolehan gelar tersebut di atas, ada beberapa fasilitas beasiswa yang disediakan pemerintah maupun instansi swasta. Tinggal SDM yang ada harus kreatif dan berkreasi. Lingkungan intern, penambahan pelatihan manajemen dan profesionalisme juga terus diintenskan. (*)

Totok Hari Prasetiyo, MPd (Dekan Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan) REKTOR baru tentu saja membawa harapan baru. Membawa Untag untuk bisa lebih maju dan jaya. Sebagai profesionalisme, siap mengabdi sesuai dengan tugas dan porsinya. Selain itu, penambahan program studi Teknik Informatika Komputer (TI-K) merupakan sebuah kebutuhan yang mendesak. Karena sudah menjadi sebuah kebutuhan dan tentu saja menjadi salah satu syarat pada penghargaan ISO 9001:2008 yang sudah diraih. Jangka panjangnya, mahasiswa bisa mengunakan laboratium FKIP. Lengkap mulai laboratorium Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas( SMA). (*)

Indi Rahmani (Tata Usaha Fakultas Ilmu Keguruan & Ilmu Pendidikan) SEBAGAI salah satu tenaga kependidikan, selalu siap bekerja dan mensukseskan program rektor Untag periode 2012-2016. Sehingga, harapannya bisa membawa Untag lebih baik di tahun tahun ke depan. (*)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Elly Irwan Suryanto. Redaktur Pelaksana: Rahman Bayu Saksono. Redaktur: Syaifuddin Mahmud, Ali Sodiqin. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries, Agus Baihaqi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Sigit Hariyadi (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Copy Editor: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: Muhammad Isnaeni Wardhan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran/Event: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Penerbit: PT PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi,Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp : (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: Rp 14.000,-/mm kolom hitam putih, Rp 22.500,-/mm kolom full colour depan, Rp 17.500,-/mm kolom full colour belakang,Iklan Baris Umum Rp. 20.000,- /baris, Lowongan: Rp 30.000,-/baris, Sosial: Rp 10.000,-/mm kolom. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. 

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.



Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


27

Rabu 21 Maret 2012

Samini dkk Kuasai Lahan Sengketa

CURANMOR

Dibajak Ramai-Ramai, lalu Ditanami Jagung

ABDUL AZIZ/RaBa

CURANMOR: Perwakilan pabrik triplek saat melapor di penjagaan Mapolsek Kalibaru.

Pulang Kerja, Motor Raib KALIBARU-Kasus pencurian sepeda motor (Curanmor) masih sering terjadi. Kali ini, menimpa seorang karyawan pabrik pengolahan kayu di Kecamatan Kalibaru. Kemarin lusa, korban dan pihak perwakilan pabrik melaporkan kasus curanmor tersebut ke Mapolsek Kalibaru. Karyawan yang menolak menyebutkan identitasnya itu mengungkapkan, motor yang hilang adalah Yamaha Mio. Motor itu diparkir di halaman pabrik, dan diketahui hilang ketika pemiliknya akan pulang kerja. “Hilangnya tadi pagi (kemarin lusa, Red),” kata karyawan tersebut ketika melapor ke Mapolsek Kalibaru, kemarin lusa. Kapolsek Kalibaru AKP Suwanto Bari melalui Kanit Reskrim Aiptu Abdul Karim menyatakan akan menyelidiki kasus tersebut. “Laporannya segera ditindaklanjuti,” janjinya. (azi/irw)

PERKOSA BALITA

Korban Sudah Boleh Pulang PESANGGARAN-Saritem, 4, korban perkosaan asal Lingkungan Babatan Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, sudah diperbolehkan pulang, kemarin lusa. Kondisi balita yang sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) dr Soetomo Surabaya, itu kini agak membaik. Meski diperbolehkan pulang, gadis belia tersebut terpaksa buang air kecil dan besar menggunakan selang. Sebab, alat kemaluan dan anusnya sudah tidak berfungsi lagi. Kapolsek Pesanggaran AKP Supriyadi mengatakan, bocah malang tersebut pulang didampingi ibu kandung dan bibinya. Beberapa saudaranya juga ikut mengawalnya. “Kondisinya masih memperihatinkan. Buang air besar dan kecil harus lewat selang,” katanya, kepada RaBa, kemarin (20/3). Tidak hanya itu, kondisi psikis balita tersebut juga masih trauma. Untuk meminta keterangan dari Saritem, polisi masih harus menunggu Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Penyidik Perlindungan Anak (PPA) dari Polres Banyuwangi. Polsek Pesanggaran sudah berkoordinasi dengan KPAI, agar saat pemeriksaan, Saritem didampingi psikolog. “Katanya Senin kemarin (19/3) mau ke sini, tapi sampai sekarang kok belum datang. Kita juga nggak tahu,” ungkapnya. Supriyadi mengakui, sampai kemarin belum ada perkembangan berarti terkait pengungkapan kasus pemerkosaan tersebut. Polisi juga belum menetapkan tersangka perkosaan di jalan becek tepi hutan, pada dini hari tersebut. “Belum terungkap tersangkanya, kita masih lidik terus,” jelasnya. Apakah sulit mengungkap kasus tersebut? Menurut kapolsek, polisi belum menemukan satu pun saksi, yang melihat kasus tersebut secara langsung di tempat kejadian perkara (TKP). Selain tak ada saksi mata di TKP, polisi juga kesulitan menemukan bukti petunjuk. “Satu pun bukti petunjuk belum kita temukan. Tapi, kita tetap bekerja keras dan terus melakukan penyelidikan,” tandasnya. Seperti pernah diberitakan sebelumnya, perkosaan sadis menimpa Saritem. Bocah berusia empat tahun tersebut ditemukan warga terkapar di tepian hutan Perhutani Banyuwangi Selatan, pada pukul 04.00. Saat ditemukan warga di jalan becek tersebut, Saritem mengalami pendarahan hebat. Saking sadisnya perkosaan tersebut, kantung kemih korban sampai keluar dari kemaluannya. (azi/irw)

GLENMORE - Pasca putusan peninjauan kembali (PK) oleh Mahkamah Agung (MA) beberapa waktu lalu, kasus sengketa lahan seluas 5,9 hektare (Ha) di Desa Sumbergondo, Bumiharjo dan Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, kembali memanas. Kemarin pagi (20/3), Samini dan kawan-kawan (dkk) yang merasa menang atas turunnya PK tersebut langsung menguasai lahan tersebut. Lahan yang dikuasai, dibajak, dan ditanami jagung, beramai-ramai itu seluas 2 Ha. Lahan tersebut selama ini digarap Pemerintah Desa (Pemdes) Tulungrejo. Sisanya, yang digarap Pemdes Sumbergondo dan Bumiharjo, hanya menunggu waktu untuk diambil alih. Saat ini, lahan itu masih ditanami padi oleh penggarap sebelumnya, dan kini padi itu belum panen. “Sementara hanya yang ini dulu yang kita garap, sisanya menyusul,” tutur Samini di sela-sela menanam jagung bersama 41 warga lain kemarin. Samini menuturkan, aksi tersebut dia lakukan karena yakin bahwa lahan 5,9 Ha yang baru saja diputus MA itu adalah miliknya dan para penggugat lain. “Sampai kapan pun ini adalah lahan kami. Di pengadilan juga sudah menang,” tandas perempuan tua tersebut sambil mencangkul. Pantauan wartawan koran ini menyebutkan, aksi penguasaan lahan yang melibatkan 41 buruh tani tersebut berjalan lancar. Dengan hand tractor, empat

ABDUL AZIZ/RaBa

KUASAI LAHAN: Samini dkk membajak dan menanami jagung di lahan bekas sengketa kemarin siang (20/3).

orang membajak. Di saat empat orang itu membajak, yang lain menanam jagung di lahan yang baru dibajak tersebut. Hingga aksi berakhir, tak satu pun pihak yang berusaha menghalangi Samini dkk. Termasuk, perangkat Desa Tulungrejo,

Sumbergondo, dan Bumiharjo, yang selama ini terlibat perebutan lahan tersebut. Seperti pernah diberitakan, pengajuan PK oleh Samini dkk akhirnya diputus oleh MA. Terkait putusan MA tersebut, Samini dkk merasa telah menang. Padahal, pihak

yang selama ini menggarap lahan tersebut juga merasa menang. Bahkan, saat itu, Kades Sumbergondo, Norman, sempat mengerahkan massa ke lahan sengketa tersebut. Alasannya, untuk mengamankan putusan MA tersebut. (azi/c1/irw)

Siswi MI Minggat, Diduga Korban Trafficking PURWOHARJO–Kasus Nabila Alvionita, 12, siswi kelas VI Madrasah Ibtidaiyah (MI), yang kabur dari rumahnya di Dusun Kaliboyo, Desa Keradenan, Kecamatan Purwoharjo, mengundang simpati sejumlah kalangan. Salah satunya dari komunitas anak jalanan dan orang pinggiran yang tergabung dalam KPJ Laskar Putih. Puluhan anggota komunitas itu membantu sebarkan kabar beserta foto korban di sejumlah kota di Jawa Timur. Seperti di Banyuwangi, Situbondo, Jember, Bondowoso, Pasuruan, hingga Malang. Sayangnya, keberadaan gadis yang akrab disapa Bella, itu belum terendus. Ironisnya, satusatunya informasi yang berhasil dikumpulkan KPJ Laskar Putih

saat pencarian bersama keluarga korban, justru mengarah ke perdagangan manusia (trafficking). Sebab, sore hari setelah korban kabur dari rumah, mereka sempat bertemu tukang becak di sekitar alun-alun Besuki, Situbondo. “Dia (tukang becak) mengaku sempat melihat anak perempuan, dengan ciri-ciri persis Bella sedang kebingungan,” tutur Panglima KPJ Laskar Putih, M. Yunus Wahyudi di kediaman Bella, kemarin (20/3). Gadis itu, lanjut dia, kemudian dijemput seseorang, dengan mengendarai sepeda motor. “Di situlah kami mulai curiga korban dijadikan objek trafficking. Kan kita tahu di wi layah Besuki marak kasus seperti itu,” duganya.

Sementara itu, Sriyani, 50, nenek Bella mengungkapkan, saat pergi tanpa pamit dari rumahnya, cucunya itu mengenakan jaket warna ungu dan celana jins biru. “Rambut Bella panjang. Tinggi badannya sekitar 150 centimeter,” sebutnya. Sriyani menambahkan, berbagai upaya telah dia lakukan untuk mengetahui keberadaan Bella. Selain melapor kepada polisi, dia dan keluarganya juga mencari putri tunggal pasangan suami istri (Pasutri) Sabrowi, 40, dan Rita

Diana, 30, tersebut ke beberapa kota. “Bahkan kami juga sudah mencari tahu ke ‘orang pintar’. Tetapi nyatanya sampai sekarang (kemarin, Red), cucu saya belum ditemukan,” sesalnya. Untuk itu, Yunus mendesak polisi bisa bekerja maksimal demi mengungkap kasus hilangnya gadis bawah umur tersebut. “Kami benar-benar khawatir Bella menjadi korban trafficking,” ujarnya. Seperti pernah diberitakan, Bella pergi tanpa pamit dari rumahnya, sejak Sabtu dini hari

(10/3). Keluarganya menduga, gadis malang itu dibawa kabur oleh laki-laki yang dia kenal lewat Facebook. Menurut ayah korban, Sabrowi, putrinya itu pergi sambil membawa handphone (HP) dan laptop. Sedangkan satu unit HP lain ditinggal di rumah. “Saat saya cek, saya mendapati SMS (short message service) berlangganan dari Facebook. Bahkan tiga hari pasca kepergian Bella, masih ada SMS masuk dari nomor Facebook berlangganan, yakni 32665. Isinya, klik untuk melihat foto Willy di Facebook,” jelasnya. (sgt/irw)

KHAWATIR: Yunus bersama Sriyani menunjukkan berita kehilangan Bella dan fotonya, kemarin (20/3).

SIGIT HARIYADI/RaBa

ADVERTORIAL OLAHRAGA

Baru Terkumpul Uang Rp 11,5 Juta Penggalangan Dana Persewangi BANYUWANGI - Dana hasil penggalangan dana Persewangi yang digelar Pemkab Banyuwangi sampai sekarang belum terkumpul 100 persen. Dari total dari hasil penggalangan dana sebesar Rp 238,8 juta, yang terkumpul baru Rp 11,5 juta. Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Ahmad Khairullah, mengungkapkan dalam malam dana untuk Persewangi yang digelar di Pendapa Shaba Swagata Blambangan beberapa waktu lalu, ada sekitar 33 pengusaha yang sanggup membantu Persewangi. Dari urunan 33

pengusaha tersebut, sebetulnya akan terkumpul dana sebesar Rp 238,8 juta (daftar donator selengkapnya lihat grafis). Hanya saja, kata Khairullah, dana yang sudah masuk pada Dinas Pemuda dan Olahraga belum 100 persen. Nilai yang sudah masuk sangat kecil dibanding jumlah total kesanggupan dari donatur. “Dana yang masuk baru Rp 11,5 juta. Itu uang cash yang diberikan pengusaha saat acara berlangsung,” katanya. Sedangkan sisanya, kata Khairullah, sampai sekarang belum masuk. Pihaknya berharap, para donatur yang sudah menyatakan sanggup untuk membantu Persewangi, secepatnya menyetorkan bantuannya. (afi/adv/als)

GALANG DANA: Bupati Abdullah Azwar Anas dan Wabup Yusuf Widyatmoko bersama anggota Forpinda. ISI FORMULIR: Kalangan pengusaha saat menghadiri malam penggalangan dana untuk Persewangi.

DONATUR PERSEWANGI 1. PT Navo 2. PT Pertamina 3. Bpk Suyitno 4. PT Kali Klatak 5. RS Blambangan 6. Ijen Resort 7. BPS Banyuwangi 8. Adira Finance 9. Askes Bwi 10. Dadang Komari (Bank Mandiri) 11. PT Semen Bosowa 12. REI Banyuwangi 13. PT PBS 14. CV Putra Jaya 15. PT Lundin 16. Hotel Ketapang Indah 17. Perum Bulog 18. KSP Milan Genteng

Rp 500 ribu Rp 2,5 Juta Rp 500 ribu Rp 2 Juta Rp 1 Juta Rp 1 juta Rp 500 ribu Rp 1,5 Juta Rp 1 Juta Rp 1 Juta Rp 5 Juta Rp 10 juta Rp 10 Juta Rp 5 Juta Rp 100 Juta Rp 2,5 Juta Rp 2,5 Juta Rp 5 Juta

19. PT Pendowo Rp 5 Juta 20. Alex Ciu Rp 5 Juta 21. Peguyuban Jebeng Thulik Rp 2 Juta 22. P4B/GPP Rp 14 Juta 23. Laros Mania Rp 1 Juta 24. Sakti Motor Yamaha Rp 500 ribu 25. PT WOM Finance Rp 500 ribu 26. LSM Koper Rp 200 ribu 27. PT Sumber Nyala Samudra Rp 10 juta 28. SPBU Jl Banterang Rp 5 juta 29. AIL (Michael Edy Hariyanto) Rp 10 juta 30. Mendut Regency Rp 20 Juta 31. CV Jaya Pemenang Rp 10 juta 32. Perum Dambari Rp 100.000 33. Radio Suara Mandiri Rp 3 Juta 34. PDAU Blambangan Rp 1 Juta TOTAL: 238,8 Juta SUMBER: DISPORA BANYUWANGI


KOMUNIKASI BISNIS

28

Rabu 21 Maret 2012

PNPM - MPd Berpeluang Serap Tenaga Kerja Rapat Kerja Kabupaten PNPM 2012 Digelar SITUBONDO – Program Nasional Peberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MPd) Kabupaten Situbondo 2012 mulai disosialisasikan kemarin. Kegiatan yang dikemas dalam rapat kerja kabupaten itu dibuka Bupati Situbondo Dadang Wigiarto di pendapa kabupaten. Sedikitnya 738 orang menjadi peserta dalam acara tersebut. Mereka terdiri dari unsur DPRD, Tim Koordinasi PNPM MPd, Fasilitator Kabupaten PNPM MPd, camat dan kasi pembangunan kecamatan (PJOK), fasilitator kecamatan dan pendamping lokal PNPM MPd. Selain itu, ada juga pengurus UPK, pengurus BKAD, pengurus BP-UPK, kepala desa dan lurah, ketua BPD, ketua LPM, ketua TPK dan KPM. “Pada 2012, ada 106 desa di 13 kecamatan se-Situbondo yang ditempati pelaksanaan PNPM MPd. Semua yang terkait dengan program ini, mulai camat hingga ke pelaksana di tingkat bawah, ikut kegiatan saat ini (kemarin),” ungkap Plh. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan (BPMP) Solihan. Sosialisasi bertujuan memperkenalkan dan menyebarluaskan informasi tentang aturan-aturan baru PNPM-MPd 2012 kepada masyarakat sebagai penerima program maupun kelompok masyarakat lainnya. Demikian juga kepada para pelaku dan dinas/instansi atau lembaga PNPM mandiri pedesaan di semua tingkatan se-Kabupaten Situbondo. “Sosialisasi ini juga untuk memberikan pemahaman tentang konsep-konsep, prinsip prosedur, kebijakan dan tahapan dalam pelaksanaan PNPM-MPd 2012. Khususnya untuk semua pelaku dan

BANYUWANGI

EDY SUPRIYONO/RaBa

SAMBUTAN: Bupati Situbondo H. Dadang Wigiarto memberikan arahan kepada peserta dalam acara sosialisasi PNPM Mandiri Pedesaan di pendapa kabupaten kemarin.

pemanfaat program,” imbuh Solihan. Dalam sambutannya, Bupati Dadang Wigiarto berharap kegiatan sosialisasi dapat menghasilkan program yang tidak hanya selaras dengan tujuh rencana strategi yang hendak dicapai Pemkab Situbondo. “Karena semua kendali daripada terwujudnya visi-misi bupatiwakil bupati yang dikendalikan perencanaannya secara umum oleh Bappeda secara objektif,” katanya. Karena itulah, materi sosialisasi jangan sampai sama. Sebab, setiap tahun acara sosialisasi terus digelar. “Harus mengikuti regulasi yang berlaku. Sehingga akan berdampak positif dan mampu menerjemahkan terhadap kesadaran dalam rangka memperbaiki mutu dari programprogram yang ada,” kata Bupati Dadang. Bupati juga menekankan jangan sampai terjadinya tumpang tindih programprogram yang menjadi sasaran strategis pemkab. Apalagi, secara formal itu telah diberikan pemahaman-pemahaman lebih awal. Namun, masih sering kali terjadi karena ketidakmampuan menerjemahkan dalam sebuah kesadaran. “Paling tidak, tujuh sasaran strategis yang

BANYUWANGI

hendak dicapai harus benar-benar dipahami. Sehingga, niat kita untuk memberdayakan orang miskin melalui pemberdayaan PNPM mandiri perdesaan ini mampu menciptakan percepatan pertumbuhan ekonomi,” tegas Dadang. PNPM MPd berpeluang menyerap tenaga kerja. Sehingga kemiskinan bisa sedikit diberdayakan. “Sasaran pertumbuhan ekonomi yang hendak kita kejar dalam masa tiga tahun ke depan tidak mungkin ada manfaat yang besar kalau tidak diiringi dengan bagaimana penyerapan pengangguran dan memperbaiki angka kemiskinan,” terangnya. Usai sambutan bupati, acara dilanjutkan rapat kerja kabupaten atau sosialisasi. Nara sumbernya Kepala Bappeda H. Syaifullah dengan materi musrenbang sebagai wujud integrasi program pembangunan partisipatif. Materi pengawasan dan pengendalian PNPM-MPd disampaikan Kepala Inspektorat, Bambang. Sedangkan materi tentang pengintegrasian PNPMMPd dalam sistem manjemen pembangunan partisipatif dan penataan kelembagaan PNPM disampaiakan H. Solichan. (pri/adv/als)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Cluster Borobudur Side •

• Persada Regency •

• STNK •

• Baju Anak “Bebe” •

• Gebyar Daihatsu •

• Truk Mitsubishi 82, 81 •

• Baleno Next G ‘05 •

Cluster Borobudur Side “Gratis Design”, lokasi aman dan strategis, pusat kota belakang kantor Pemda Banyuwangi, type 45/90 50/110 60/200 80/200. Hub: 081336465758, Bayu: 08123457541

Dijual cepat Persada Regency Banyuwangi kota, type 36 full, 100 juta. 08123469203

Hlg STNK Nopol P 4313WF, an.Hibur Kristanto, al: Dsn. Pancoran RT03/03 Krgbendo, Rgjmpi

Djl Baleno Next-G Facelift th 2005 merah KM 79.000, istimewa, Hub. 081234590052

Hlg STNK Nopol P 3834 WH An: Darmawan Al. Jl. KH. Agus Salim No. 09 A Rt. 01/05 Taman Baru Bwi.

• Les Musik •

Miliki All New Xenia UM 22Jt, Terios UM 28Jt, Gran Max PU UM5Jt, Luxio & Sirion Disc Gede Free GPS. Hub. HADI 0815 5970 5555 / 081 233 432 555 / 087 857 409 555

Dijual Truk Mitsubishi 82, 81 siap pakai, Hub: 08123480235, 081934755887

• Perum GGM •

Grosir/eceran baju anak “Bebe” Soft opn disc 10/% (bw ikln ini) outlt: Indmrt Bnterang.brt PLN Bwi, 087755714067

ARIA Music menerima murid baru utk: **Les Piano Pop/Klasik ujian Royal, **Les Keyboard, ** Les Drum. Hubungi: 03338933045 / 082141057540

DjlKijangG94Pjkbaru,ACdingin,birumet,mulus, kondbgsbanbaru,65jt.082142377117Suprijanto

• Rumah T50 • Dijual Rmh T50, s pkai, t 80m2. mbl msk + 100m dr Jl Basuki Rahmat, 165 jt. Hub: CIA Property 081346293265, 087755991595

Dijual rumah Ls 98m2, lokasi Perum GGM, 2 KT, PLN, PDAM, Tlp, carport. Hub lngsung tnpa perantara 085859687870

• Rumah Kos Putri •

Hlg STNK Nopol P 4995 Wa An: Listijani Tjandra Jl. Jendral Sudirman no 107 Singonegaran BWI

Terima Kos khusus putri, Perum Citra Pesona (dekatIKIP),Hub:081358211899/08123457167

Hlg STNK Nopol P 6925 VK An Mama Purwasih Selogiri Rt 01 Rw 01 Ketapang BWI

• Sertifikat Hak Milik •

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Kebun Bekas Sengon •

• Tanah 1350m2 •

Tanah daerah Tanjung Wangi (meneng), kebun bekas Sengon. Hub: 081353027992

Jual tnh 1350m2, lok: Ketapang blkg Pelni, 350juta, SHM, Hub: Rini, 08121755753

• Jl. Argopuro & Ketapang •

• Tanah SHM 4400M2 •

Djl tnh Jl. Argopuro, 5.760m2, SHM, lok strtegis, cck utk usha, ada rmah, 200m brat lampu merah. & Tnh di Ketapang, 10.665m2, SHM, lok strtgs, cck utk usha, brt jln, dkt rum mkan Watudodol. H: 08885513688, 0816593668

Djl Tnh pinggir jln raya utama Rogojampi - Bwi, 50 meter utara Kantor Polsek Kabat selatan perusahaan Gazebo, barat jalan, hrg per m2 Rp, 225.000, hubTaufik: 082143391020

• Tanah Rogojampi • Djl tanah 23.655m2, SHM, cck utk prum/ kavling, lok stratgs. & tnh 9.460m2, SHM, lok strtgs, cck utk usha, 50m brt lmpu merah Rgjampi. & tnh 2.400m2, SHM, cck utk perum/usha. H: 08885513688, 0816593668

Hlg Sertifikat Hak Milik (SHM) asli no.366 an:Yulia Puji Astuti, al: Pisangcandi Malang. Sertifikat HGB no. 214 an: Supranoto, al: Waru Sidoarjo. IMB no. 474 & no. 154 an:Yulia Puji Astutik, al: Jl. Sulawesino.88Bwi.Mnmuknhub085231476217.

• Disewakan • Disewakan murah , Tanah luas 1000 M2, lok. pinggir Jln. perumahan Puri Gading Mas Permai, Dadapan, cck utk usaha rongsokan, materialan, bengkel mbl, dll Hub. 08179622454

Tanah Kaplingan Murah dalam kota, 180ribu/m2, @ 10x15= Rp. 27juta, Jl. Gajahmada, Gg Mojoasri, Banyuwangi, sebelah Pasar bongkar muat ke timur 400m, Hub: (0333) 411837 / 0811352122

BANYUWANGI

• Sawah dekat IKIP •

• Ruko Sobo •

Djl Sawah Lt 7890 m2 SHM Lok Tmr Lap IKIP Bwi Hrg Nego Hub 085233921396

Dijual murah Ruko Sobo (165jt) SHM/ IMB, LB 100m2, LT256m2, di daerah Jl. Ikan Wijinongko Sobo. Hub: 08123573571

• Tanah 2600m2 • Dijual Tanah strtgis, cck utk usaha apa saja, 2600m2, dlm kota, SHM. Hub: CIA Property 081346293265, 087755991595

• Percetakan •

• Prima Mobil •

Cetak mug, pulpen, kaos, pin, gant kunci, jam, asbak utk promo toko, ktr, souv ultah&nikah. Hrg murah partai/eceran. Ruko Karibia B-3 Jl. Jagung Suprapto (blk bakso P. Agus) 0333417992, 081913906633

Used Car Stream07, Inova05G, Livina08, Kuda02, Avanza07, LGX03, Krista03, Eskudo98, Splash11, APVGX09, PU Grand Max10, L30010, PUFutura09, PUSS07'10, Espass04'07. Hub 0811301676, 411655

• PT Kenzie•

• Jagal Truk •

menyewakan alat : Mobil Crane angkutan /mobilisasi, excanator dan wales Hub. Totok ( 081233184466)

Ahli Jagal Truk / Motor / Elktrnk Karnia Dtr Steel, Jl.Yos Sudarso 211 085258550833

BANYUWANGI

• Toyota Kijang LGX ‘01 •

• Daihatsu GranMax ‘11 •

• T120SS PU ‘10 •

Dijual Toyota Kijang LGX2001 Solar/Disel, plat Banyuwangi, pajak panjang, harga 117,5 juta nego, alamat Jl. Udang Windu 92/002 HP. 081235130710

Dijual Daihatsu Gran Max 1.3cc / 1.5cc S40 2RP (pick-up) th 2011 hitam, hrg 83,5 juta nego, brg istimwa, bisa cash / kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Mts T120ss PU 1.5 FDR (pick-up) th 2010 hitam, harga 73,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash / kredit, hubungi(0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Daihatsu Taft ‘93 •

• Honda CRV ‘02 •

• Toyota new Vios ‘06 •

Dijual Daihatsu F70R –R TAFT (jeep) th 1993 hitam harga 57,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash / kredit, hubungi(0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Honda CRV RD4 2WD AT (jeep) hitam th 2002, harga 139,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash / kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Toyota sedan New Vios 1.5 G MT th 2006 silver metalik, harga 135 juta nego, barang istimewa, bisa cash / kredit ,hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Suzuki ST100 PU ‘96 •

• Toyota Avanza ‘07 •

• Honda Jazz ‘07 •

Dijual Suzuki ST100 SP (pick-up) th 1996 biru, harga 35 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526, 635176, 0811351148

Dijual Toyota Avanza 1.3 G F60 IRM th 2007 biru metalik, harga 126,7 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526, 635176, 0811351148

Dijual Honda Jazz GD3 IDSI MT th 2007 hitam metalik, harga 145juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526, 635176, 0811351148

• Daihatsu Xenia ‘08 •

• Isuzu Panther ‘98 •

• Toyota Kijang LGX 98 •

Dijual Daihatsu Xenia F600 RV-GMD FJJ th 2008 merah metalik, harga 107,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526, 635176, 0811351148

Dijual Isuzu panther TBR PRLC STD th 1998 abu-abu metalik, harga 80juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526, 635176, 0811351148

Dijual Kijang LGX’98 bensin, biru, plat DK pajak panjang, siap pakai. Harga Rp 95 juta (nego). Hubungi: 8123353502.

• Karyawan/ti • Dibutuhkan karyawan / karyawati L/P min lulusan SLTA jujur, disiplin, semangat kerja tinggi, berpenampilan menarik, krm lamaran ke JL PB sudirman NO 52 Jajag Gambiran- Banyuwangi Tlp 395868.

• Peluang Usaha • Peluang Usaha memiliki lembaga pendidikan tgkt nas,mdl kecil,untung tak trbts, sbg pembimbing/mitra krj,pengelola. Hub. DE,Jl Jagung Suprapto 39B-7 Bwi 0333424476,085258036777

• Tanah Kapling Murah •

• Kijang G 94 •

• Kijang LGX 03 • Dijual Mobil Kijang LGX 03 bln 12, Diesel, TV, CD Aiwa, merah metalik, P Bwi. 081235717658

• Tadikapuri • Ingin mjd guru TK /PAud syarat LLs SMA /D3/S1 dan enerjik hub. 085236095152/ 0333-7759090

• Ruko Agus Salim • Dibangun Ruko 2Lt (dijual) Lok Jl. Agus Salim (blkg Untag) Banyuwangi, Hub: 081233669969

PEMBERITAHUAN Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhati-hati. Bila Anda menerima telepon, SMS dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak bertanggungjawab atas semua transaksi yang terjadi selain pemasangan iklan baris secara resmi di Radar Banyuwangi.


34

Rabu 21 Maret 2012

GALIH COKRO /RaBa

PUNCAK: Pemain Andika B (tengah) berjibaku dengan kiper Bobby A dalam final futsal kategori umumdi lapangan AIL malam kemarin.

Kalahkan Bobby, Andika B Juara GALIH COKRO /RaBa

KATEGORI UMUM: Perwakilan pemenang foto bersama.

GALIH COKRO /RaBa

JUARA SMA: Pose bersama usai menerima hadiah.

GALIH COKRO /RaBa

JUARA SMP: Bangga setelah menerima hadiah.

BANYUWANGI - Juara AIL Futsal Championship Challenge 2012 kategori umum ditentukan malam Senin (19/ 3). Adalah tim Andika Jaya B yang akhirnya menjadi juara dalam hajatan yang digelar mulai 12 Maret tersebut. Dalam laga final yang dimainkan di Lapangan Futsal AIL Rogojampi tersebut, tim arahan Andika Wijaya itu berhasil menundukkan rival utamanya, Bobby Selection A, dengan skor 6-2. Dalam pertandingan yang dimainkan dalam 2 x 20 menit tersebut, kedua tim mampu menyuguhkan permainan yang apik dan menghibur. Jualbeli serangan diperagakan kedua tim. Andika Jaya membuka keunggulan semenit pascapluit dibunyikan wasit. Dalam laga malam tersebut, Arifin dan Ivan mencetak masingmasing dua gol. Dua gol lain dicetak Muharom dan Toni. Sementara itu, dua gol balasan Bobby Selection disumbangkan Cipto dan Lukman. Sama-sama mengusung ambisi memenangkan pertandingan, permainan kedua tim berada dalam tensi tinggi. Permainan keras tidak jarang diperagakan kedua tim. Kondisi ini membuat wasit kerap mencabut kartu kuning dari sakunya. Tercatat, dua kartu ku-

ning masing-masing tim diberikan sang pengadil. Hingga pertandingan usai, Andika B memastikan diri sebagai juara dalam even tersebut. Selain berhak atas hadiah uang tunai, Andika B juga berhak atas langganan koran Radar Banyuwangi secara gratis selama dua bulan. Hadiah langsung diserahterimakan kepada pemenang malam itu juga. Sementara itu, tidak hanya perburuan gelar mahkota yang memacu adrenalin para penonton. Perebutan posisi ketiga juga memacu adrenalin para penonton yang hadir. Dalam perebutan posisi ketiga, antara Andika A versus PDAM A, tim arahan Andika Wijaya itu kembali menunjukkan kedigdayaannya. Kekecewaan di semifinal karena kalah atas Bobby Selection A terbayar lunas. Dalam perebutan tempat ketiga, Andika A sukses menundukkan tim kuda hitam, PDAM A, dengan skor 7-3. Atas hasil tersebut, Andika A berhak menempati posisi ketiga dalam AIL Futsal Championship Challenge 2012. Sementara itu, meski tampil sebagai tim debutan, PDAM mampu menembus babak semifinal. Tentu itu suatu kebanggaan tersendiri bagi tim binaan Hang Surya tersebut. (nic/c1/als)

GALIH COKRO /RaBa GALIH COKRO /RaBa

DOOR PRIZE: Dipandu langsung MC dari GBS FM

GALIH COKRO /RaBa

GAME: Penonton dapat kesempatan meraih hadiah hiburan.

Terima Kasih Mitra Kerja PROSESI penyerahan hadiah kepada para pemenang menjadi puncak AIL Futsal Championship Challenge 2012. Bertempat di lapangan futsal AIL Rogojampi, seluruh pemenang dalam ajang tersebut, mulai kategori sekolah dasar (SD), menengah pertama (SMP), menengah atas (SMA), hingga umum, menerima reward dari penyelenggara. Dalam acara penutupan Senin malam (19/3), hadir Direktur PKU Muhammadiyah Rogojampi, Hendry Irawan, perwakilan GBS FM, MPM Honda, PDAM, dan AIL. Mereka secara simbolis menyerahkan hadiah kepada para pemenang. Selain penyerahan hadiah, di malam grand final itu juga diadakan game dan pembagian door prize. Dalam acara

yang dipandu master ceremony dari GBS FM itu, banyak hadiah menarik yang diberikan pihak penyelenggara; berupa payung, kaus, dan jam dinding. Koordinator acara, Gerda Soekarno Prayuda, mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pendukung AIL Futsal Championship Challenge 2012. Di antaranya MPM Honda, AIL, PT. IMN, Aquase, PT. Sumberyala Samudera, PSSI, PDAM, Kadek Modeling School, RV Acsesoris, Untung Elektronik, dan GBS FM. Gerda berharap, ke depan, kerja sama yang telah terjalin dapat lebih ditingkatkan. “Terima kasih atas dukungan semua pihak atas terselenggaranya acara ini. Ke depan, semoga dapat ditingkatkan lagi agar lebih baik,� ujarnya. (nic/c1/als)

JUARA SD: Berharap tahun depan juara lagi.


Rabu 21 Maret 2012

BERITA UTAMA

35

HALAMAN SAMBUNGAN

Kendaraan ke Bali Turun 15 Persen

■ RAMAI-RAMAI...

Sambungan dari Hal 25

Menurut Saharuddin, jumlah kendaraan dari Gilimanuk ke Ketapang meningkat sekitar 15 persen hingga 20 persen. Diperkirakan, jumlah kendaraan akan terus meningkat hingga Kamis (22/3) malam. “Pada Nyepi 2011 lalu, jenis kendaraan yang banyak menyeberang dari Gilimanuk ke Ketapang

adalah kendaraan pribadi dan roda dua,” katanya. Mengenai jumlah kendaraan yang menyeberang dari Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk, Saharuddin menyebut ada penurunan hingga 15 persen. Sementara itu, angkutan barang dari Jawa ke Bali masih terlihat agak ramai hingga kemarin. “Yang akan ke Bali sudah mulai menurun,” jelasnya. Saat Hari Raya Nyepi Jumat

mendatang (23/3), Pelabuhan Ketapang akan ditutup total selama 24 jam. Penutupan penyeberangan akan dilakukan pukul 23.00 WIB atau pukul 24.00 WITA Kamis besok (22/ 3). “Itu pemberangkatan kapal yang terakhir,” katanya. Sementara itu, pemberangkatan kapal yang terakhir dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang, kata dia, adalah Jumat sekitar pukul 05.55

Tak Tahu Alasan Belum Setor ■ PERTAMINA... Sambungan dari Hal 25

Tetapi, karena belum membayar administrasi, maka pengiriman BBM jenis solar ke tiga SPBN itu terpaksa dihentikan sementara. “Pengiriman solar ke tiga SPBN itu kita stop

karena tidak setor,” ungkapnya. Parwoto mengaku tidak tahu apa alasan ketiga SPBN tersebut tidak setor. Yang pasti, bila SPBN tidak menyelesaikan administrasinya, maka pihaknya berwenang menghentikan pengiriman solar. “Kami tidak tahu ini ada hubungannya de-

ngan rencana kenaikan BBM ataukah tidak,” cetusnya. SPBN di Pelabuhan Muncar, kata dia, sampai saat ini masih aktif beroperasi. SPBN di Kota Minapolitan itu dijatah 16 kiloliter (KL) solar setiap hari. “Jatah kiriman solar ke SPBN di Muncar 16 KL,” sebutnya. (abi/c1/bay)

WITA atau pukul 04.55 WIB. “Selama sehari semalam, pelabuhan akan tutup total,” katanya. Penyeberangan akan dibuka lagi pada Sabtu mendatang (24/3). Dari Pelabuhan Ketapang, kapal pertama yang akan melayani penumpang menuju Bali berangkat pukul 05.30 WIB atau 06.30 WITA. “Dari Gilimanuk waktunya menyesuaikan. Yang jelas Sabtu pagi itu juga,” jelasnya. (abi/c1/bay)

Siswa Diberi Pilihan dan Alternatif ... ■ MENJAGA... Sambungan dari Hal 25

Yang lebih ekstrem lagi pendapat kolega guru dari Jepang—Chiakhiro Sue san—, yang memandang vocation sebagai pekerjaan yang diturunkan dari langit. Sebuah hadiah yang sangat mulia jika kita bisa melaksanakannya dengan penuh amanah dan tanggung jawab. Dari beberapa deskripsi makna dan perspektif itulah ,maka vocation lebih “berasa” dibanding lainnya. Jika menjadi guru itu sebuah vocation, maka profesinya sungguh akan menempati maqam tertinggi dalam kehidupan ini: bekerja dengan cinta, dedikasi, dan kasih sayang. Diskusi kami semakin mengembang mana kala kami membahas tentang sosok profesi guru apakah sebagai vocation, atau hanyalah pekerjaan yang ditujukan sekadar mendapatkan limpahan materi pemuas. Sang moderator kemudian menuliskan sebuah pertanyaan besar di white board : “Do You Like Teaching? Why? Sebuah pertanyaan yang sangat sederhana. Namun dibalik kesederhanaan pertanyaan itu, justru saya temukan sebuah makna hakiki dari sebuah profesi guru yang seharusnya dan sebenarnya. Yamada san, seorang guru bagi anak berkebutuhan khusus (tuna rungu) memiliki pengalaman mengajar puluhan tahun, di mana beberapa tahun darinya dia habiskan di sebuah sekolah berkebutuhan khusus di Hawaii. Dengan sangat lantang dia katakan, bahwa dirinya tidak hanya suka mengajar, namun juga mencintai sekolah. Baginya mengajar telah menjadi bagian terpenting atas hadirnya di dunia ini. Bahkan kecintaannya pada sekolah itu sudah tumbuh sejak dia masih mengenyam pendidikan di sekolah dasar. Konon, karena tidak ingin pulang ke rumah saat jam pelajaran berakhir, Yamada rela bersembunyi di balik lemari-lemari peralatan praktik di laboratorium IPA di se-

kolahnya. Karena di laboratorium itu, dia menemukan kenikmatan-kenikmatan psikologis yang luar biasa. Bagaimana cawan dan tabung-tabung gelas itu menariknya ke dalam kenikmatan ilmiah layaknya anak – anak kita saat ini tertarik oleh play station, game online, atau hiburan-hiburan virtual lainnya. Karena itu, bagi dia, mendidik tidak cukup senang pada aktivitas pekerjaannya belaka. Namun juga pada semua hal yang ada di dalamnya : kelas, anak didik, sistem, dan lainnya. Dengan agak malu-malu, Profesor Takaki Nobuyuki, academic advisor saya yang pakar teaching method itu mengungkapkan fakta berdasar penelusuran terhadap guru-guru di sekolah selama ini. Profesor Takaki menemukan kenyataan bahwa tidak semua dari guru menyenangi mengajar. Apalagi menyenangi sekolah. Ada guru yang sangat senang dengan mengajar, namun tidak mencintai sekolahnya. Bahkan yang lebih ekstrem lagi adalah tidak suka kedua-duanya. Mereka menjalani profesi itu karena keterpaksaan tidak mendapat pekerjaan yang lebih baik (by condition). Menurut Takaki, saat seseorang memutuskan untuk menjadi guru, maka saat itu juga dia mencintai semua hal yang terkait dengannya. Mereka (guru) tidak bisa berdiri hanya pada satu tumpuan kecintaan saja, namun harus berdiri di atas semua lingkaran pendidikan itu. Baik profesinya, anak didik, sekolah. Dari situlah sang guru akan bisa memosisikan dirinya tidak hanya sebagai penyampai ilmu belaka, namun juga menjelma menjadi sahabat hangat bagi sang anak didik dalam mengarungi tajam dan ganasnya alam remajanya. Perspektif-perspektif vocation inilah yang saya temukan dalam film Gokusen tadi. Apa sesungguhnya yang menarik dari cerita di film ini adalah dedikasi yang sangat luar biasa yang ditunjukkan oleh sang guru dalam menghadapi keberagaman dan kenakalan murid-muridnya. Ketika ti-

dak ada lagi yang mau mengorbankan kesabarannya dalam mendidik mereka, dia dengan kesabaran dan rasa sayang dan cinta yang ikhlas mencoba menumbuhkan dan berjalan bersama di setiap langkah mereka menemukan jalan kembali ke kebaikan. Sang guru dalam cerita ini telah menjadi pigmalion effect bagi pendidikan. Dia menjadi sangat yakin, sekeras dan sejelek apa pun perilaku anak didiknya, dengan cinta kasih sayang dan keikhlasan, akan lebur menjadi kebersamaan dan keberhasilan. Meski kolega dan orang-orang dekatnya di sekolah tidak sejalan dengan langkahlangkah “abnormal” yang ia tempuh, dia sangat yakin bahwa kesabaran, kasih sayang pada akhirnya menuntun pada keberhasilan memenangkan perilaku sang murid. Sang murid diberi pilihan dan alternatif, menghargai mereka sebagaimana dia menghargai dirinya sendiri. Dia tidak memperlakukan anak berdasar keunggulan kognisi, apalagi keunggulan fisik. Baginya, semua siswa sama membutuhkan kasih sayang untuk bisa berkembang dan tumbuh. Dan yang terpenting, ia bukanlah tipe guru kurikulum yang saklek pada aturan tertentu yang kadang kala justru mengebiri dan memenjarakan kreativitas anak didiknya. Dia dampingi anak didiknya menemukan jati diri, potensi dan pilihan-pilihan hidupnya. Sang guru memiliki peran tidak ubahnya sebuah pemantik korek api: melecutkan potensi yang ada di dalamnya. Dan itulah wujud api cinta pada sang anak didik. Alangkah indah dan senangnya anak didik, saat kita mampu menjadi penyejuk di tengah carut-marut persoalan bangsa ini. Menjadi teladan dan pembimbing bagi generasi dan anak didik kita yang sangat alay dan galau itu. Semoga kita benar-benar menjadi harapan mereka untuk menjadikan Indonesia lebih baik melalui kualitas pembelajaran dan kehangatan hubungan yang kita hadirkan di ruang-ruang kelas. Amin. (c1/bay)

Jangan Banyak Meja Birokrasi ■ TAK INGIN... Sambungan dari Hal 25

“Dalam bimtek itu, salah satu materi adalah percepatan penyerapan APBD,” kata Adil di ruang kerjanya kemarin (20/3). Menurut Adil, pengajuan KUAPPAS biasanya disampaikan menjelang akhir tahun. Yang benar, berkas KUA-PPAS harus sudah masuk DPRD sekitar bulan Juli. Dengan begitu, pada Agustus materi KUA-PPAS sudah

dibahas. “Kalau pengajuan KUAPPAS telat, maka pembahasannya juga molor,” katanya. Menurut Adil, KUA-PPAS merupakan acuan dalam pembahasan rancangan peraturan daerah (raperda) tentang APBD. Bila KUA-PPAS selesai dibahas, maka raperda APBD akan bisa segera dibahas dan bisa segera disahkan. “Pengesahan raperda APBD pada November itu malah bagus,” sebutnya. Bila raperda APBD bisa di-

sahkan November, maka pengesahan gubernur bisa dilakukan Desember hingga Januari. Memasuki bulan Februari, pembangunan sudah bisa dimulai. “Kalau pembahasan KUA-PPAS dan APBD molor, maka pelaksanaan pembangunan juga molor,” cetusnya. Selain mempercepat pengajuan KUA-PPAS, Adil juga minta eksekutif memperbaiki sistem manajemen pemerintah. Jalur birokrasi harus diperbaiki agar

pembangunan bisa segera dilaksanakan. “Urusan administrasi, jangan banyak meja,” katanya. Adil menambahkan, pada tahun anggaran ini, APBD 2012 sebenarnya sudah didok Desember 2011. Tetapi, karena sistemnya kurang bagus, maka hingga Maret 2012 pembangunan dan penyerapan APBD 2012 baru akan dimulai. “Ini pengesahan cepat, tapi realisasi pembangunan telat,” ujarnya. (abi/c1/bay)

Sapi Akan Diangkut Pesawat Kargo ... ■ KANADA... Sambungan dari Hal 25

Sementara itu, saat ini peternak Kanada memiliki tujuh jenis sapi perah. Namun, yang banyak dikembangkan peternak di kawasan Amerika Utara tersebut adalah sapi perah jenis Holstein. Sapi perah jenis Holstein memang mendominasi dan populer di mata warga Kanada. Bahkan, populasi sapi perah jenis Holstein di Kanada mencapai hingga 93 persen. Kualitas susu sapi jenis ini cukup bagus, yaitu bisa menghasilkan 35 liter susu per hari. Lantaran di Banyuwangi hijauan berkualitas tersedia sepanjang tahun, diperkirakan produksi susu sapi di Banyuwangi akan lebih baik. “Tim Kanada siap mentransfer pengetahuan itu kepada peternak kita. Sehingga, sapi asal Kanada itu bisa memproduksi 40 liter susu setiap hari,” tegas Plt Sekkab, Slamet Kariyono. Sementara itu, sebelum menyampaikan materi workshop, tim dari Kanada yang terdiri atas Kementerian Pertanian Kanada, peternak, dan tim ahli, itu melakukan survei ke beberapa calon lokasi ternak. Salah satu yang dikunjungi adalah Desa Tamansari, Kecamatan Licin, dan beberapa tempat di Kecamatan Purwoharjo.

ICHSAN RASYID/RaBa

BUKAN DARI KANADA: Sapi perah di Kecamatan Licin.

Tim dari Kanada tersebut menyatakan, sapi perah sangat layak dikembangkan di Banyuwangi. Saat ini, Kanada siap mengirim sapi perah berkualitas ke Banyuwangi. “Proses pengirimannya lewat kargo pesawat terbang Boeing 747400 dengan kapasitas 300 sapi,” ungkap Robert. Pengiriman sapi dari Kanada akan menyesuaikan kemampuan peternak Banyuwangi untuk merawat dan memberi-

kan pakan yang berkualitas. Tim CLGA berharap peternak Banyuwangi dapat mengukur kemampuannya merawat sapi. Selama ini, Kanada selalu mengirim sapi melalui Bandara Internasional SoekarnoHatta, Banten. Untuk memperkecil cost, pengiriman sapi yang dipesan Pemkab Banyuwangi tidak harus melalui Bandara Soekarno-Hatta. “Bisa melalui Bandara Juanda, Surabaya, dan Bandara Ngurah Rai,

Bali,” ungkap Plt Sekkab Banyuwangi, Slamet Kariyono. Menurut Slamet, tim dari Kanada sedang menghitung total cost yang dibutuhkan untuk pengirim sapi ke Banyuwangi. Kalau dikirim lewat Jakarta, butuh waktu dua hari baru sampai Banyuwangi. Sementara itu, kalau sapi itu dikirim melalui Bandara Internasional Juanda atau Bandara Internasional Ngurah Rai, waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke Banyuwangi hanya sehari. “Dari Banyuwangi, tim tersebut langsung melakukan survei ke Bandara Ngurah Rai, Bali,” ujar Slamet. Sementara itu, pengiriman sapi tersebut dari Kanada menuju Bandara Juanda atau Bandara Ngurah Rai hanya butuh waktu beberapa jam. “Satu kontainer khusus mampu menampung 15 ekor sapi,” beber Slamet. Selain ke Banyuwangi, tim gabungan dari Kanada itu juga mendatangi Kementerian Pertanian RI. Mereka pro-aktif guna mempersiapkan kebutuhan teknis pengiriman sapi tersebut. Menurut Slamet, pemkab sudah mengajukan izin impor sapi dari Kanada kepada Kementerian Pertanian RI. Namun, hingga saat ini, permohonan izin yang diteken Bupati Abdullah Azwar Anas itu belum mendapat jawaban dari Kementerian Pertanian. (c1/bay)

SIGIT HARIYADI/RaBa

MELIMPAH: Pedagang membeber beberapa jenis ikan di dekat Pelabuhan Muncar kemarin.

Harga Ikan Relatif Stabil ■ NELAYAN... Sambungan dari Hal 25

“Jadi harapan kami, BBM jangan naik agar nelayan kecil seperti saya ini tidak semakin sulit memenuhi kebutuhan sehari-hari,” harapnya. Sementara itu, pantauan wartawan koran ini di Pasar Ikan Muncar menyebutkan, harga

ikan memang cenderung stabil sejak beberapa hari terakhir. Ikan lemuru, misalnya, para pedagang melego seharga Rp 7 ribu per kilogram (Kg). Pun demikian dengan harga beberapa jenis ikan yang lain. Harga ikan bawal, kakap putih, dan cumi, yang masingmasing dipasarkan seharga Rp 25 ribu, Rp 15 ribu, dan Rp 25

ribu per Kg. Salha, 45, salah seorang pedagang mengatakan, harga ikan masih murah lantaran hasil tangkapan para nelayan melimpah. “Harga ikan tidak ada kaitannya dengan harga BBM. Kalau tangkapan sepi, harganya mahal. Tetapi, kalau stok melimpah harganya ya mahal,” jelasnya. (sgt/c1/bay)

Angkat Tangan Langsung Dipukuli ■ DUA... Sambungan dari Hal 25

SHP yang sehari-hari menjadi pengamen jalanan itu diburu polisi karena diduga terlibat aksi pengeroyokan bersama IM, temannya yang masih buron. Yang dikeroyok adalah Topan Hidayat, 32, warga Jalan Musi, Kelurahan Penganjuran, Kecamatan Banyuwangi. “Korban dikeroyok SHP dan IM,” kata Kapolsek Blambangan, AKP Ary Murtini, melalui Kasi Humas Aiptu Monip. Aksi pengeroyokan yang dila-

kukan SHP dan IM sebenarnya terjadi 24 Februari 2012 lalu. Sekitar pukul 19.00, korban yang sedang berada di Lingkungan Setrokemanten, Kelurahan Tukangkayu, bertemu pengamen tersebut. “Korban yang mengalami gangguan mental itu sering mengangkatangkat tangan,” jelasnya. Dikira, korban mengangkat tangan karena akan menyerang tersangka. Makanya, SHP dan IM langsung memukuli korban. “Saya memukul tiga kali. IM hanya sekali,” jelas SHP kepada polisi kemarin.

Akibat dikeroyok kedua tersangka, korban mengalami luka serius. Dua giginya rontok, hidungnya pecah dan banyak mengeluarkan darah, dan luka dahi. “Setelah kejadian, keluarga korban langsung melapor tapi para tersangka sudah menghilang,” jelas Monip. Dari dua tersangka, sampai saat ini masih satu tersangka yang berhasil ditangkap. Satu tersangka lagi masuk daftar pencarian orang (DPO) polisi. “IM yang menghilang ini kita masukkan DPO,” cetus Monip. (abi/c1/bay)

Rutin Kirim Uang Sekolah ■ BAPAK... Sambungan dari Hal 26

Saat itu, kata dia, melalui sambungan telepon dirinya menawarkan anaknya itu pilih tinggal bersana neneknya atau bapak tirinya. ’’Dia milih tinggal sama bapaknya. Jadi tidak dipaksa,’’ katanya. RY yang sudah lima tahun

kerja di Taiwan itu menjelaskan, selama itu pula, dirinya rutin mengirimi uang untuk biaya sekolah. Namun, tibatiba ada kabar buruk menimpa anaknya. Apalagi, juga menyangkut suaminya. ’’Saya juga baru datang tanggal 7 Maret ini. Saya juga belum pernah ketemu anak saya. Ini saya mau temui dia,’’ jelas RY, yang kebe-

ratan diambil fotonya itu. Sementara itu, kasus asusila tersebut masih ditangai Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Situbondo. Baik Sarirem, BT juga sudah dimintai keterangan atas kasus tersebut. ‘’Masih dalam proses pemeriksaan,’’ cetus Kasatreskrim AKP Sunarto melalui Kanit PPA Bripka Slamet Yuwono. (ton/als)

DEMI KESEHATAN PARU-PARU GUNAKAN SUSU MILKUMA PADA saat asma, saluran nafas mengalami penyempitan karena hiperaktifitas terhadap rangsangan tertentu, misalnya debu, asap atau bulu binatang yang menyebabkan peradangan. Hal ini akan sangat mengganggu penderita sebab sekarang sangat sulit menemukan udara yang betulbetul bersih. Kondisi demikian, pernah dialami oleh Nurjanah. Karena sakitnya itu, banyak kejadian tidak menyenangkan yang dialami olehnya. “Kalau asma kambuh, nafas jadi terasa sesak dan berat.” Ujar warga Bakalan, Taman Agung, Muntilan, Jawa Tengah. Padahal selain berperan sebagai seorang ibu rumah tangga, Nurjanah pun dikenal sebagai juru masak. Karenanya jika sakitnya itu kambuh, aktifitasnya tidak dapat berjalan dengan normal. Untuk mengatasi penyakit yang telah dideritanya selama 5 tahun tersebut, ia kini minum MILKUMA, minuman serbuk susu etawa yang diproses secara alami, tanpa pemanis buatan dan bahan pengawet. Bahan dasarnya adalah susu etawa segar dan gula aren. “Alhamdulillah setelah minum Milkuma selama 4 bulan, sekarang nafas terasa lega.” Terang wanita berusia 40 tahun tersebut. Dengan tubuh yang sehat, ibu 2 orang anak itu sekarang dapat menjalani aktifitasnya dengan nyaman. Ia pun mengajak orang lain untuk merasakan manfaat susu etawa ini, “Mari kita sehat bersama Milkuma.” Ajaknya. Sebenarnya, banyak masyarakat kita yang belum mengetahui tentang manfaat yang terkandung dalam susu etawa. Berbeda dengan susu sapi, sesungguhnya susu etawa memiliki

kandungan gizi yang lebih unggul, baik dari segi protein, energi, maupun lemak yang mendekati air susu ibu (ASI). Selain mengandung Riboflavin, vitamin B yang penting untuk produksi energi, susu etawa pun tidak menyebabkan alergi sehingga aman, dan bermanfaat untuk penderita asma. Satu gelas susu etawa memasok 20,0% dari nilai harian Riboflavin. Selain itu, mengkonsumsi Milkuma sebanyak 2 gelas sehari bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan vitalitas. Fluorine yang terdapat dalam susu etawa bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh serta membantu pencernaan dan tidak menimbulkan dampak diare pada orang yang mengkonsumsinya. Selain diproses secara alami, pakan ternak yang diberikan pun organik, sehingga menghasilkan susu yang lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan. Milkuma dikomposisikan dengan gula aren sehingga aman bagi penderita diabetes. Milkuma juga sangat dianjurkan bagi perokok baik perokok aktif maupun pasif. Dapatkan informasi lengkap tentang Milkuma di www. milkuma.com. Saat ini Anda bisa mendapatkan Milkuma di Apotek2 juga Toko Obat terdekat dikota anda, atau hubungi, Jatim; 082120862055. Banyuwangi, 081217957505; Apt Drajat Farma Jl. Gajahmada, Apt Dunia Sehat Jl. Jend Sudirman, Apt Asia Jaya Jl. Rogojampi, Apt Raya Jl. PB Sudirman. Situbondo: Apt Diponegoro, Jl. Diponegoro Depkes RI No. PIRT. 6.09.3328.01.395.


36

Rabu 21 Maret 2012

Jawa Pos-nya Kota Santri ADVERTORIAL PENDIDIKAN

DICEK: Polisi mengecek mobil Avanza di SPBU Lingkungan Karangasem, Kelurahan Patokan, Situbondo, kemarin (20/3).

ALI NURFATONI/RaBa

Polisi Usir Pembeli BBM Tidak Kantongi Rekomendasi Desa SITUBONDO - Polres Situbondo menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) kemarin (20/3). Salah satunya, SPBU di lingkungan Karang Asem, Kelurahan Patokan, Kecamatan Situbondo. Di SPBU yang berada di muka Kantor Dinas Peternakan itu, polisi mengecek langsung aktivitas pembeli. Dalam sidak tersebut, polisi mengecek satu per satu kendaraan roda empat yang mengisi BBM. Truk dan mobil tidak luput dari pengecekan. Pembeli yang membawa jeriken juga dicek kelengkapan administrasinya. Kepada pembeli yang membawa jeriken dan tidak membawa surat rekomendasi, polisi tidak segan-segan memintanya pulang. Tak pelak, pengecer BBM itu pun langsung balik kanan.

‘’Tolong bawa dulu surat rekomnya, nanti kembali lagi ke sini,’’ pinta Briptu Mustaqim, seorang petugas, kemarin. Diakuinya, sidak itu tak hanya dilakukan sehari. Berdasar perintah atasan, sidak itu akan berlangsung sampai akhir Maret 2012. Sebab, pemerintah sudah ancang-ancang menaikkan BBM bersubsidi menjadi Rp 6.000 per liter. ‘’Kita jaga terus agar tidak ada penimbunan,’’ tegasnya. Muarin, supervisor SPBU itu

mengakui, pihaknya sangat ketat mengawasi penjualan BBM, baik solar maupun premium. Sebab, pihaknya tak ingin ada penimbunan yang merugikan masyarakat. ‘’Kami juga membantu polisi,’’ katanya. Pengawas itu menjelaskan, pembeli yang membawa jeriken hanya diperbolehkan membeli 20 liter per hari. Aturan itu sesuai ketentuan untuk pedagang eceran. ‘’Sehari cuma boleh beli 20 liter,’’ tandasnya. (ton/c1/irw)

SYAMSURI/RaBa

MEMBANGGAKAN : Siswa dan siswi RSMA BI SMAN 1 Situbondo menunjukkan piala-piala prestasi, mulai tingkat kabupaten, provinsi, dan nasional.

RSMA BI SMAN 1 Situbondo Terima Peserta Didik Baru Makin Kukuh Sebagai Gudang Ilmu dan Prestasi SITUBONDO–Pendaftaran peserta didik baru (PPDP) tahun pelajaran 2012-2013, untuk kelas rintisan sekolah berstandar internasional (RSBI) SMAN 1 Situbondo segera dibuka. Jadwal pendaftaran bakal dibuka pada 2, 3, 4, dan 5 Mei 2012. Pendaftaran tidak dipungut biaya apa pun. Bahkan, bagi siswa yang diterima dari kalangan tidak mampu, akan mendapat keringanan dan beasiswa. Mereka juga tidak berkewajiban memiliki laptop. “Siswa yang mendaftar cukup mengisi formulir, yang telah disediakan panitia,” terang Kepala SMAN 1 Situbondo, Syamsul Ma’arif, kemarin. Setelah isiannya lengkap, formulir pendaftaran diserahkan kepada panitia. Tentunya, dilengkapi pas foto ukuran 3x4 sebanyak tiga lembar. Para pendaftar harus memiliki rata-rata nilai rapor SMP kelas VII semester satu sampai kelas IX semester lima minimal 7,5. Pendaftar menunjukkan rapor asli SMP dan fotokopian rapor yang dilegalisasi kepala sekolah. Siswa yang mendaftar juga harus menyerahkan ijazah SMP sementara, dengan nilai rata-rata minimal 7,5 dan melampirkan fotokopi DKHUN (daftar kumulatif hasil ujian nasional), yang dilegalisasi kepala sekolah, pada 7, 8, 9, dan 11 Juni 2012. Sejumlah dokumen penting yang harus

ditunjukkan siswa adalah transkip nilai kita juga juara tiga lomba teater, juara 3 asli. Tetapi juga menyerahkan satu lem- olahraga anggar dengan meraih enam pebar fotokopi transkrip, yang dilegalisasi runggu, juara 2 anggar, juara 1 Jatim-Bali olimpiade ekonomi, serta kepala sekolah (khusus RSBI). peringkat 5 anggar pelajar Selain itu, piagam penghartingkat Asia Tenggara,” segaan kejuaraan akademik but Syamsul. atau non akademik asli mauDi tingkat kabupaten pun fotokopi, minimal tingkat juga mendapatkan seabrek kabupaten (jika ada), yang prestasi. Di antaranya, juara dilegalisasi kepala sekolah. 1 kabupaten enam Mapel “Cukup satu piagam kejuaraan OSN, yakni matematika, tertinggi saja,” imbuh Syamsul. fisika, kimia, biologi, ekonoSemua lampiran permi, dan TIK. Juara 1 OPPSI, syaratan itu dimasukkan map PBB, dan juara 1 lomba warna merah untuk pendaftar musik GOT Talent. Selain putra, dan map warna biru itu, juara 1, 2, 4, dan 5 lomba untuk pendaftar putri. Tes akaSYAMSURI/RaBa tulis dan pidato Bahasa demik dilaksanakan pada 14 Syamsul Ma’arif Inggris dan Bahasa Jerman. dan 15 Mei 2012. Sedangkan, Juara 3 lomba musik kreatif, tes wawancara Bahasa Inggris akan dilaksanakan pada 16, 18, 19, 21, dan juara favorit, dan 3 wakil pemilihan duta wisata tahun 2011. 22 Mei 2012. Keberhasilan tersebut, kata Syamsul, Menurut Syamsul, prestasi siswa-siswi SMAN 1 Situbondo tahun 2011-2012 terus tak lepas dari dukungan semua pihak, membanggakan. Baik akademik maupun mulai dari dewan guru, komite dan pennon akademik. Di tingkat Jawa Timur, gurusnya, wali murid, serta siswa. “Tak siswanya meraih juara dua DEGEN putra terkecuali Dinas Pendidikan Situbondo under 19 tahun dalam kejuaraan anggar yang ikut membina SMAN 1 Situbondo EPEE Baskoro Cup 2012. Siswa berprestasi RSBI, sehingga dapat menjadikan SMA beritu adalah Najib. Juara 1 dan juara umum taraf internasional yang mampu bersaing RSMABI olimpiade kimia di Universitas di tingkat regional, nasional, dan internasiAirlangga. Selain itu, juara 1 olimpiade onal, dengan mengedepankan iman, takwa, matematika, juara 2 desain tekstil (PSP serta budaya bangsa yang berwawasan Jatim), dan juara 3 lomba Bahasa Jerman lingkungan. SMASA Pasti Yang Terbaik!,” di Surabaya. “Masih di tingkat Jatim, siswa cetus Syamsul. (pri/adv/irw)

ADVERTORIAL PERPAJAKAN

Pekan Panutan Penyampaian SPT Tahunan PPh Tahun 2011

KPP Pratama Situbondo Raup Pajak Rp 246 M Kantor Pajak Pratama Situbondo menggelar Pekan Panutan Penyampaian SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2011. Tujuannya, untuk memotivasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjalankan kewajiban sebagai warga negara yang baik, dengan membayar dan melaporkan kewajiban perpajakannya secara tepat waktu. PEKAN Panutan Penyampaian SPT Tahunan berlangsung kemarin (20/3) di Hotel Ijen View Bondowoso. Turut hadir dalam agenda tersebut, Kakanwil DJP Jatim III, pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bondowoso dan Situbondo, Bupati serta Wakil Bupati Bondowoso, dan Wakil Bupati Situbondo. Selain itu, kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso dan Situbondo, Kapolres Bondowoso, perwakilan perbankan, Forum Pimpinan Daerah Bondowoso dan Situbondo, serta pengusaha dan tokoh masyarakat. Mereka yang menyerahkan SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2011. Aksi itu diharapkan menjadi panutan bagi

MEJENG: Penerima penghargaan dari Kabupaten Bondowoso.

seluruh masyarakat Kabupaten Bondowoso dan Situbondo. Dalam sambutannya, Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Situbondo Imam Hidayat SE, MM mengatakan, para pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bondowoso dan Situbondo diharapkan bisa menjadi panutan. Baik bagi bawahannya maupun seluruh masyarakat. Sehingga, masyarakat bisa menyampaikan SPT tahunan PPh tahun pajak 2011 secara tepat waktu. K P P P ra t a m a S i t u b o n d o mendapat kepercayaan untuk mengamankan penerimaan PPh, PPN, dan PBB Rp 246 miliar. Dalam merealisasikan target penerimaan tersebut, kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini, perlu lebih ditingkatkan melalui program ekstensifikasi dan intensifikasi. Yakni melalui perluasan basis data Wajib Pajak (WP) dan penggalian potensi WP.

BERJAJAR: Pejabat Situbondo-Bondowoso bersama Kakanwil DJP Jatim dan kepala KPP Pratama Situbondo.

HADIRIN: Para undangan, pejabat Situbondo-Bondowoso, pengusaha dan tokoh masyarakat.

Program ekstensifikasi dan intensifikasi itu hanya akan terlaksana dengan kerja sama yang baik serta didukung semua pihak. Khususnya Pemerintah Kabupaten Situbondo dan Bondowoso. Kemarin, Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso, Wakil Bupati Situbondo, dan Wakapolres Bondowoso menyampaikan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Tahun Pajak 201,1 saat itu juga. Penyampaian SPT tahunan oleh jajaran Pemerintah Situbondo dan Bondowoso tersebut merupakan contoh yang baik bagi masyarakat, untuk memenuhi kewajiban perpajakan dengan benar dan tepat waktu. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Situbondo Rachmad, SH, MHum mengatakan, dengan membayar pajak, maka pembangunan akan berjalan lancar. Pendapat itu disambung oleh Bupati Bondowoso Drs. H. Amin Said Husni, dalam sambutannya. Dikatakan, pajak merupakan tulang punggung pendapatan negara. Dana yang terhimpun kembali ke daerah berupa DAU, DAK, maupun dana perimbangan. Pemda Bondowoso mendukung demi kesuksesan kinerja Ditjen Pajak. “Masyarakat diharapkan membayar pajak dan ada perbaikan internal di DJP demi kepercayaan publik,” harap Amin Said Husni. Setelah penyampaian SPT tahunan dari pejabat Pemda Bondowoso dan Situbondo, dalam acara kemarin diberikan piagam penghargaan kepada WP pembayar terbesar. Baik WP badan, orang pribadi, maupun kecamatan, dengan pelunasan pembayaran PBB tercepat di Bondowoso dan Situbondo. Pemberian penghargaan tersebut sebagai ungkapan terima kasih atas partisipasinya membangun bangsa melalui pajak. (ikl/irw)

FOTO-FOTO: YUSROH/RaBa

FOTO BERSAMA: Para penerima penghargaan dari Kabupaten Situbondo berdiri berjajar.

REWARDS: Kakanwil DPJ Jatim memberi penghargaan.

JADI CONTOH: Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo terima penghargaan.

DICATAT: Proses pencatatan penyampaian SPT Tahunan.

PANUTAN: Wabup Situbondo, Rachmad menyampaikan SPT tahunan di drop box.


Radar Banyuwangi 21 Maret 2012