Issuu on Google+

SELASA 1 MEI

29

TAHUN 2012

ADA APA LAGI

34 Ratna Ani Lestari Saksi untuk

GALIH COKRO/RaBa

BESAR: Kerangka bando reklame parkir di tepi Jalan S Parman, Banyuwangi setelah dibongkar paksa Satpol PP kemarin.

Potong Bando di Jalan S Parman BANYUWANGI - Bersih-bersih papan reklame yang tidak berizin kembali dilakukan anggota Satpol PP Banyuwangi. Sebuah bando iklan berukuran besar di Jalan S. Parman, Banyuwangi, dibongkar paksa kemarin malam (29/4). Tindakan tegas terpaksa dilakukan petugas penertiban karena pemilik papan reklame tersebut tidak mau menanggapi tiga surat peringatan yang telah dikirimkan. “Sesuai prosedur, kita mengirimkan surat pemberitahuan bahwa papan reklame itu sudah habis masa izinnya,” ujar Kepala Satpol PP Banyuwangi, Choiril Ustadi Yudawanto, kemarin (30/4) ■  Baca Potong...Hal 39

LPJU

Rekanan Akui Pasang Lampu Lebih Banyak BANYUWANGI - Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi serius menanggapi laporan dugaan penyimpangan proyek lampu penerangan jalan umum (LPJU) senilai Rp 10 miliar. Untuk keperluan pengumpulan data, aparat penegak hukum telah memanggil pihak rekanan yang mengerjakan proyek tersebut. “Semua laporan dugaan penyimpangan atau korupsi akan kita tindak lanjuti,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi Syaiful Anwar. Untuk keperluan penyelidikan, Syaiful menolak merinci hasil pemeriksaan yang dilakukan ■  Baca Rekanan...Hal 39

FemalE

Makan Sego Tempong, Pusing Hilang B ANYUWANGI - Sego tempong bagi kebanyakan orang hanya sebuah makanan. Tetapi, bagi Linda Ayu Widha, 22, sego tempong merupakan obat mujarab menghilangkan pusing. “Kalau saya makan sego tempong, kayaknya pusing langsung hilang,” ujar mahasiswi jurusan manajemen, Fakultas Ekonomi, Untag 45 Banyuwangi itu. Saat ini, perempuan kelahiran Banyuwangi, 16 Februari 1990, itu tengah menyelesaikan skripsi sebagai tugas akhir perkuliahan. Tidak heran, saat mengerjakan skripsi, rasa pusing sering kali menggelayut di kepala Linda ■

GALIH COKRO/RaBa

Tim Kejagung ini turun untuk kasusnya Ratna Ani Lestari. Mereka akan memeriksa 34 saksi yang dianggap mengetahui dalam pengadaan lahan dan pembangunan Lapter Blimbingsari.” SYAIFUL ANWAR Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi

Kejagung yang turun ke Banyuwangi berjumlah tujuh orang. Selama berada di Kota Gandrung, tim Kejagung akan memeriksa 34 saksi yang dianggap mengetahui pengadaan lahan dan pembangunan Lapter Blimbingsari. “34 orang yang diperiksa itu (jadwal pemeriksaan), akan dibagi dalam empat hari,” jelasnya. Hari pertama kemarin, para penyidik dari Kejagung tersebut sebenarnya memanggil 13 saksi. Tetapi, tidak semua bisa hadir untuk memberikan keterangan. Yang hadir dalam pemeriksaan tersebut hanya 11 saksi. “Budi Hartono dan Sugeng Siswanto tidak hadir. Saya tidak tahu mereka ke mana,” kata Kajari Syaiful. Dari 11 saksi yang hadir ke Kejari Banyuwangi kemarin, banyak dari unsur pejabat pemkab ■  Baca 34 Saksi...Hal 39

Saksi yang Dimintai Keterangan Kemarin 1. 2. 3. 4. 5. 6.

Marhawan Sapuan Ikrori Hudanto Kusyadi Markono Ngakan Putu Suardana

7. 8. 9. 10. 11.

RR Nanin Oktaviantie Henik Setyorini Bambang Sutjahjo Abdul Syahud Ade Hidayat

SAKSI YANG TIDAK HADIR KEMARIN - Budi Hartono - Sugeng Siswanto GALIH COKRO/RaBa

Berdalih agar Kuat Kerja Malam Pendengaran Berkurang, BANYUWANGI - Anggota Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Banyuwangi mengamankan dua cewek Minggu malam kemarin (29/4). Kedua perempuan yang berprofesi sebagai purel di satu tempat hiburan itu ditangkap di tempat terpisah karena membawa narkotika jenis sabu-sabu (SS). Kedua purel tersebut adalah Masliha alias Masha, 29, warga Dusun Sidorejo, Desa Gitik, Kecamatan Rogojampi; dan Indah Sri Balini, 22, asal Jalan Batur, Lingkungan Tangkong, Kelurahan Singotrunan, Kecamatan Banyuwangi. “Kedua cewek itu kita tetapkan sebagai tersangka,” cetus Kasatnarkoba Polres Banyuwangi, AKP Watiyo, kemarin (30/4) ■  Baca Berdalih...Hal 39

Motor Diseruduk Sepur

AGUS BAIHAQI/RaBa

KENA: Masha dan Indah di Mapolres Banyuwangi kemarin.

GLAGAH - Nasib tragis menimpa Fathan, 65, warga Desa Grogol, Kecamatan Giri, Banyuwangi. Lelaki tua yang pendengarannya diduga berkurang itu tewas mengenaskan setelah motornya diseruduk kereta api (KA) Mutiara Timur di perlintasan tak berpalang di Karangasem, Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah, kemarin pagi (30/1). Fathan langsung meninggal di lokasi kejadian. Saat ditemukan warga, kondisinya sangat mengenaskan. Tubuhnya sudah penuh luka. Bahkan, kepalanya hancur dan kedua tangan dan kakinya patah. “Korban meninggal di lokasi ke-

jadian,” terang Kapolsek Glagah, AKP Jupriyadi. Berdasar informasi yang berhasil dikumpulkan wartawan koran ini, saat korban ditabrak KA, lokasi kejadian sedang sepi. Sehingga, tidak ada yang tahu secara pasti kronologi kejadian. “Katanya sudah ada yang memberi tahu ada sepur mau lewat, tapi kakek itu jalan terus,” terang seorang warga di lokasi kejadian. Warga tersebut mengungkapkan, korban yang mengendarai motor Suzuki FR itu berencana menemui salah satu keponakannya di ladang. Tetapi nahas, sebelum bertemu keponakannya, dia meninggal ■  Baca Pendengaran...Hal 39

Resep Sukses SMAN 1 Rogojampi Memenangi LPI 2012

Kasek Relakan Separo Gaji untuk Bonus Tim Kesuksesan tim SMAN 1 Rogojampi merengkuh titel kampiun Liga Pelajar Indonesia (LPI) 2012 tidak lepas dari peran penting Imam Bandaniji, 16, dan Ali Wahyono, 15. Siapa mereka?

 Baca Makan...Hal 39

SIGIT HARIYADI, Rogojampi

ISTIMEWA

http://www.radarbanyuwangi.co.id

BANYUWANGI - Kasus dugaan korupsi pengadaan lahan lapangan terbang (lapter) di Desa Blimbingsari, Kecamatan Rogojampi, dibuka lagi. Kemarin (30/4), tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) turun ke Banyuwangi untuk melengkapi data kasus dengan tersangka Ratna Ani Lestari. Rencananya, para penyidik dari Gedung Bundar itu akan tinggal di Bumi Blambangan selama empat hari. Mereka akan memeriksa 34 saksi yang sebagian besar berasal dari kalangan pejabat Pemkab Banyuwangi. “Tim Kejagung ini turun untuk kasusnya Ratna Ani Lestari (mantan bupati Banyuwangi),” ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Banyuwangi, Syaiful Anwar, dalam jumpa pers di kantornya kemarin. Menurut Kajari Syaiful, tim

PAGI itu, ratusan siswa berbaris rapi di halaman tengah kompleks SMAN 1 Rogojampi. Di meja yang sengaja diletakkan berhadapan dengan ratusan siswa tersebut terlihat beberapa piala. Tentu saja, piala yang paling menarik perhatian

adalah piala yang berukuran paling besar. Piala berwarna kuning keemasan setinggi satu meter lebih tersebut memang tampak paling gagah. Riuh tepuk tangan menggelegar saat pembawa acara mengumumkan bahwa kesebelasan SMAN 1 Rogojampi berhasil merengkuh presSIGIT HARIYADI/RaBa tasi tertinggi di kejuaraan Liga Pelajar GIRANG: Ali Wahyono (duduk paling kanan) dan Imam Bandaniji (duduk dua dari kanan) Indonesia (LPI) foto bersama kesebelasan SMAN 1 Rogojampi. 2012. Nah, piala yang paling mePrestasi membanggakan itu tentu rutin menggelar latihan di Lanyedot perhatian itu rupanya piala tidak bisa diraih dengan hanya ber- pangan Desa Concrong, Kecamabergilir dalam ajang sepak bola ak- leha-leha. Dalam sepekan, seluruh tan Rogojampi ■  Baca Kasek...Hal 39 punggawa SMAN 1 Rogojampi bar antar pelajar se-Banyuwangi.

Kasek relakan separo gaji untuk bonus tim sekolah juara LPI

Kalau ditiru, Persewangi pasti jaya

Kejagung periksa 34 saksi untuk Ratna Ani Lestari

Andai diberi pensil dan LJK, pasti mirip kelas unas

email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


30

Selasa 1 Mei 2012

Mengetahui Potensi Ekonomi Unggulan Desa Karangsari, Sempu

Mampu Produksi Gula Merah 2,5 Ton per Hari

MANIS: Seorang warga Dusun Mangli memproses air sadapan kelapa menjadi gula merah.

KARANGSARI – Ada ribuan pohon kelapa yang tumbuh di seantero Desa Karangsari, Kecamatan Sempu. Pohonpohon yang menjulang tinggi itu ternyata tidak hanya dibudidayakan untuk menghasilkan buah kelapa. Sebagian di antaranya dimanfaatkan untuk menghasilkan nira kelapa (legen) yang akan diolah menjadi gula merah. Tidak tanggung-tanggung, sedikitnya 70 warga yang tinggal di Dusun Nganjukan dan Mangli, menggeluti usaha pengolahan gula merah tersebut. Hasilnya cukup mencengangkan. Dalam sehari, total produksi mereka mencapai tiga ton. “Selain dipasarkan di wilayah Banyuwangi, gula hasil produksi masyarakat kami juga dikirim

ke salah satu pabrik kecap berskala kedua komoditas unggulan tersebut nasional,” ujar Kepala Desa (Kades) banyak terdapat di Desa Karangsari. Karangsari, HM Sholeh. Sehingga para produsen Dikatakan, selain gula hanya perlu sesekali merah, Desa Karangsari mendatangkan bahan bajuga memiliki komoditas ku nira kelapa maupun unggulan yang lain, yakni singkong dari luar desa. tape singkong. Salah satu Pernyataan kades diusaha tape rumahan yang benarkan oleh Musacukup besar terdapat di mah, 40, seorang Dusun Mangli. Hebatnya, pembuat gula kelapa. kapasitas produksi home Menurutnya, dia dan industry itu mencapai 2,5 para produsen gula keSIGIT HARIYADI/RaBa ton per hari. “Usaha ini lapa tidak perlu repotHM Sholeh (pengolahan tape singkorepot memasarkan hasil ng) juga menyerap banyak tenaga kerja ya- produksinya. “Sudah ada pengepul ng berasal dari warga sekitar,” papar Sholeh. yang siap menampung berapa pun Sholeh menambahkan, bahan baku gula hasil produksi kami,” paparnya.

Sementara itu, saat ini Pemerintah Desa (Pemdes) Karangsari sedang mengupayakan perbaikan jalan yang berlokasi di Dusun Karanganyar yang kondisinya rusak. Sebab, jalan beraspal sepanjang 1,6 kilometer (km), itu merupakan akses para siswa SMP Negeri 1 Sempu untuk menuju ke sekolah. Sholeh menjelaskan, pihaknya berencana mengajukan permohonan peningkatan jalan aspal tersebut menjadi hotmix. “Harapan kami, pemkab memperhatikan perbaikan jalan yang kami mohon karena sangat bersangkutan dengan kepentingan pendidikan siswa yang notabene merupakan generasi penerus bangsa,” pungkasnya. (sgt/als)

Aspal Jembatan Kilensari Dicor

CERMIN DIRI

Perempuan dan Narkoba BERITA terkait narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) cukup menghiasi halaman Radar Banyuwangi edisi hari ini. Pada halaman utama, ada berita tentang dua purel yang ditangkap polisi gara-gara narkoba jenis sabu-sabu (SS). Mereka kedapatan membawa serbuk kristal haram tersebut saat digeledah polisi. Selama menjalani pemeriksaan, ternyata dua purel tersebut mengaku sudah sering memakai barang haram tersebut. Ada banyak hal yang mengejutkan dalam pemeriksaan polisi terhadap dua perempuan itu. Yang pertama, salah satu purel mengaku mengonsumsi SS dengan metode yang sedikit berbeda. Lazimnya, SS diisap uapnya melalui alat bernama bong. Yang tidak lazim alias ora umum, perempuan itu mengaku sering memakai SS dengan cara disuntik langsung ke dalam tubuh. Tentu saja, itu membuat gusar kita semua. Efek ketergantungan narkoba tersebut sangat sulit dikalahkan. Apalagi, bila cara mengonsumsinya dengan cara yang tidak lazim itu. Dua tersangka perempuan dalam kasus narkoba itu menyatakan punya alasan sendiri kenapa terjerat narkoba. Mereka mengaku memakai kristal putih haram tersebut sebagai zat yang membantu aktivitas mereka bekerja. Maklum, pekerjaan sebagai purel lebih ramai pada malam hari. Biasanya, mereka bertugas melayani tamu di tempat hiburan dan karaoke. Bahkan, kedua tersangka perempuan itu menggunakan SS dengan tujuan agar kuat bekerja. Bila mengonsumsi barang haram tersebut, mereka mengaku tidak mengantuk saat menemani tamu di tempat karaoke pada malam hari. Sebenarnya fenomena apa ini? Kami punya pandangan bahwa bagaimanapun para pengedar narkoba sudah tak lagi menyasar anak sekolah dan remaja sebagai konsumen. Kali ini, pengedar sudah menyisir kalangan perempuan pekerja. Mereka adalah kelompok pekerja yang bisa memperoleh uang dengan cara mudah dan cepat. Jika itu dibiarkan menjalar, kerusakan bangsa ini akan jauh lebih parah. Selama ini, kaum remaja dan pemuda memang akan jadi penerus dan pemimpin bangsa. Tetapi, jika ibu-ibu muda dan calon ibu sudah kena narkoba, tentu itu sangat membahayakan. Sebab, yang diserang bukan hanya generasi muda dan calon pemimpin bangsa. Serangan kali ini sudah jauh lebih mendasar, yakni mereka akan mengontaminasi perempuan yang juga calon ibu. Jika sejak bayi mereka sudah kena narkoba, apakah mungkin perempuan itu akan berhasil mendidik anaknya menjadi calon pemimpin bangsa. Oleh karena itu, kita sebagai bagian dari masyarakat harus ikut melawan fenomena negatif itu. Spiritnya, mari kita jaga sosok ibu dari anak-anak bangsa itu agar selalu bersih dan jauh dari narkoba. Sehingga, surga yang berada di bahwa telapak kaki ibunda itu tak terkontaminasi hal yang tidak baik. (*)

ALI NURFATONI/RaBa

KONDISI aspal di jembatan Sibon di Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, yang menggelembung akhirnya diperbaiki. Kemarin proses perbaikan jalan di jalur Pantura itu masih belum rampung. Agar kerusakan yang sama tidak berulang lagi, ruas jalan yang masuk jalan nasional itu dicor. Sebab, itu dianggap solusi tepat untuk menghindari kerusakan yang sama di belakang hari. Atas perbaikan jalan itu, arus lalu-lintas di lokasi perbaikan terpaksa diberlakukan sistem buka-tutup. Antrean kendaraan pun sering tidak bisa dihidarkan. Antrean kendaraan semakin menggila pada jam-jam sibuk pagi dan siang hari. (ton/c1/als)

Rusak Jendela, Gondol Rp 9 juta PANARUKAN - Ternyata kejahatan di wilayah hukum Polres Situbondo belum mereda. Buktinya, aksi pencurian dengan pemberatan masih terjadi pukul 03.00 kemarin. Kali ini yang ketiban apes adalah Muh. Taufieq Rahman, warga Kampung Pareyan, Perum Vila, RT 02, RW 03, Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan. Di rumah pria kelahiran 1969 itu, pencuri menggondol barang-barang berharga milik suami Diah Indri Astutik,

40, itu. Yang raib adalah ponsel merek Samsung C 6225, Nexian 6522, Blackberry 9000, Nokia, Notebook merek HP, dan tas kerja berisi surat-surat penting. Juga dua Helm merek INK dan uang senilai Rp 9 juta. Diduga, pencuri yang lebih dari satu orang tersebut masuk melalui jendela rumah. Pasalnya, jendela di salah satu

ruangan diketahui rusak. Korban baru tahu rumahnya diobokobok maling saat bangun pagi hari. ‘’Diduga, pencuri masuk dengan cara merusak jendela rumah saya,’’ ujar Taufieq, kepada polisi di Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) kemarin. Setelah mengetahui barang berharganya raib, korban langsung melapor ke Mapolres

Situbondo sekitar pukul 09.15 kemarin. Atas kejadian tersebut, korban mengklaim mengalami kerugian belasan juta rupiah. ‘’Semua kerugiannya sekitar Rp 15 juta,’’ ujarnya kepada polisi. Kasubag Humas Polres Situbondo, AKP Mardjuki, membenarkan kabar kejadian tersebut. Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan. ‘’Kita akan lidik sesuai laporan, yakni menerapkan Pasal 363 KUHP,’’ ujarnya kemarin. (ton/c1/als)

Ortu Tertipu Penelepon Gelap Setor Rp 3 Juta, Urus Anak Yang Kesandung Narkoba SITUBONDO – Jangan mudah terhadap orang yang baru dikenal. Apalagi, orang tersebut memberikan kabar miring melalui sambungan telepon. Bila tidak waspada, bisa jadi Anda akan menyesal di kemudian hari. Sebab, modus penipuan akhir-akhir ini marak terjadi. Seperti yang dialami Handoyo, warga Jalan Diponegoro nomor 95, RT 01, RW 02, Kelurahan Dawuhan, Situbondo, ini. Pria kelahiran Surabaya, 3 Desember 1955 itu harus kehilangan uang tunai jutaan

rupiah. Gara-garanya, dia menerima telepon dari seseorang mengenai anaknya yang kesandung kasus narkoba. Ceritanya, saat tengah malam, korban menerima telepon dari seseorang yang mengabarkan anaknya tersangkut narkoba. Dalam percakapan itu si penelepon itu mengaku bisa menyelesaikan kasus yang menimpa anaknya itu. Caranya, korban disuruh mentransfer sejumlah uang melalui bank. Setelah disepakati, korban mentransfer uang senilai Rp 3 juta melalui Rekening BCA kepada si penelepon tersebut. Setelah mentransfer uang di ATM BCA Jalan Jalan Diponegoro Kelurahan Dawuhan Situbondo sekitar pukul 00.23 itu, kemudian korban

menelepon si anak. Ternyata, si anak mengaku tidak mengalami masalah seperti yang dituduhkan. Walhasil, korban yang merasa tertipu dan langsung melaporkan kasus tersebut sekitar pukul 01.40 ke Mapolres Situbondo. ‘’Katanya, biaya itu untuk mengurusi perkara anak saya yang kena narkoba,’’ ujar Handoyo, kepada polisi. Kasubag Humas Polres Situbondo, AKP Mardjuki, yang menerima informasi tersebut langsung melakukan upaya penyelidikan. Dalam kasus tersebut, pihaknya meminta kepada warga agar tidak mudah percaya kepada orang yang baru dikenal. ’’Kasus ini sudah kita tangani, sekarang kita lidik,’’ ujarnya kemarin. (ton/als)

Koreksi ADA kesalahan yang cukup mengganggu dalam berita berjudul “Siswa Diajari Olah Sampah” edisi 30 April 2012. Tertulis bahwa acara tersebut digelar oleh Hipaba. Yang benar, acara tersebut digelar oleh Opa Akar RSBI SMAN 1 Giri. Demikian kesalahan telah dibetulkan.

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi (Banyuwangi), Edy Supriyono, Ali Nurfatoni (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Benny Siswanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. MENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Pemasaran: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Samsuri (Situbondo). Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300.  Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

 Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


31

Selasa 1 Mei 2012

ADA APA LAGI

DPO Batam Keok di Srono Terlibat Kasus Penipuan Bermodus Penggandaan Uang ABDUL AZIZ/RaBa

GEMUK: Bangkai kambing yang diduga hasil curian ditemukan di pemakaman umum kemarin.

Temukan Bangkai Kambing di Makam GLENMORE - Warga Dusun Sepanjang Wetan, Desa Sepanjang, Kecamatan Glenmore, dikejutkan dengan bangkai seekor kambing di pemakaman umum setempat kemarin pagi. Saat ditemukan warga, kambing jantan tersebut sudah tewas dengan posisi keempat kakinya terikat tampar. Mulut hewan tersebut disumpal rumput lalu diikat tali rafia. Belum jelas kambing gemuk tersebut milik siapa. Sebab, sampai berita ini ditulis, tak ada satu pun warga Dusun Sepanjang Wetan yang mengaku kehilangan kambing. Warga menduga, kambing tersebut ditaruh seorang pencuri yang kebingungan karena warga desa setempat setiap malam selalu ronda. “Mungkin ini pencurinya bingung; lari ke barat banyak orang, lari ke timur banyak orang, akhirnya ditaruh di kuburan,” duga Hasan alias Otong, warga desa setempat. Tak lama setelah bangkai kambing itu ditemukan, warga melapor kepada Kepala Dusun Sepanjang Wetan, Daroni, dan Kapolsek Glenmore, AKP Subardi, melalui Kanitreskrim Aiptu Garus Elyas. (azi/c1/aif)

SRONO - M. Khoironi alias Gus Roni, 35, warga Dusun Krajan Kulon, Desa Wonosobo, Kecamatan Srono, ditangkap aparat Polsek setempat Minggu malam (29/4). Gara-garanya, pria yang satu itu dimasukkan daftar pencarian orang (DPO) Polresta Balerang, Polda Kepulauan Riau, sejak Maret lalu. Roni diduga kuat terlibat tindak pidana penipuan dan penggelapan uang Romel Aritonang, 37, warga Kembangsari Blok C, Kelurahan Taman Baloi, Batam Kota, Batam. Kala itu, Roni beraksi bersama H. Achrofik Bawafi alias Gus Naim, 42, warga Desa Kebaman, Kecamatan Srono. Saat mendatangi rumah kenalannya itu, Roni mengaku memiliki teman yang bisa menggandakan uang. Entah bagaimana ceritanya, Romel mempercayai ucapan Roni. Selanjutnya, Roni menyuruh Rofik datang ke Batam. Singkat kata, korban langsung menyerahkan uang senilai Rp 125 juta kepada Rofik. Oleh Rofik, uang ratusan juta itu dimasukkan ke dalam sebuah tas. Untuk memperdayai korban, Rofik mengatakan bahwa uang itu akan berlipat ganda dalam tiga hari. Tiga hari kemudian, saat dia membuka tas tersebut, alangkah terkejutnya Romel. Sebab, ternyata di dalamnya hanya terdapat kantong plastik yang berisi daun pisang. Menyadari dirinya telah tertipu, Romel langsung lapor kepada petugas Pol-

resta Balerang. Setelah melakukan penyelidikan, polisi mengantongi informasi bahwa Rofik dan Roni sudah pulang ke Banyuwangi. Ke duanya pun dimasukkan dalam DPO. Petugas M. Khoironi Polresta Balerang langsung berkoordinasi dengan Polres Banyuwangi. Akhirnya, Minggu malam lalu Roni diciduk petugas Polsek Srono di rumah orang tuanya di Desa Parijatah Kulon, Kecamatan Srono. “Sementara, Roni kami amankan di Mapolsek Srono,” ujar Kapolsek AKP Jodana melalui Kasi Humas Bripka Sigit Suhartadi saat dikonfirmasi kemarin (30/4). Menurut Sigit, dari tangan Roni, pihaknya berhasil menyita barang bukti (BB) berupa seperangkat alat perdukunan, di antaranya tongkat yang bentuknya menyerupai ular kobra, keris, dan lain-lain. Sigit menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan petugas Polresta Balerang. “Beberapa hari lalu, Rofik juga sudah kami tangkap di wilayah hukum kami. Dia sudah dijemput petugas Polresta Balerang,” pungkasnya. (sgt/c1/aif) BARANG BUKTI: Petugas menyita seperangkat alat perdukunan dari tangan Roni. SIGIT HARIYADI/RaBa

BAGAIMANA INI

Dihadiri Nusron Wahid dan Gus Ipul TANPA RESEP: Ratusan obat terlarang di Mapolsek Bangorejo kemarin.

ABDUL AZIZ/RaBa

DIPAGAR: Jalan menuju makam warga Tionghoa, di Desa Tegalarum, Sempu, ditutup.

Jadi Jujugan Pelajar Bolos SEMPU - Areal pemakaman warga Tionghoa, di Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu, yang indah dan nyaman untuk bersantai ternyata sering disalahgunakan para pelajar. Banyak pelajar dari Kecamatan Sempu dan Genteng yang memanfaatkan lokasi tersebut untuk bolos sekolah. Bahkan, tak jarang pemakaman itu dijadikan tempat pesta miras. Nah, untuk menjaga agar pemakaman tersebut tak terus-terusan disalahgunakan, akhirnya warga sekitar memasang palang besi di pintu masuk pemakaman. Tujuannya, agar pemakaman tersebut tidak lagi dijadikan sebagai tempat bolos sekolah dan pesta miras. “Kalau nggak dipasangi palang pintu kayak gini, setiap hari banyak anak sekolah yang mbolos, Mas,” kata Maryudi, warga sekitar. (azi/c1/aif)

ABDUL AZIZ/RaBa

Amankan Puluhan Obat Terlarang BANGOREJO - Aparat Polsek Bangorejo mengamankan ratusan obat terlarang yang dijual tanpa resep dokter kemarin. Obat-obatan ilegal itu disita di sebuah rumah warga Desa Kabondalem. Kapolsek Bangorejo, AKP Heri Purnomo mengatakan, kasus penjualan obat tanpa resep dokter tersebut terungkap atas laporan warga

DINAS PENDIDIKAN

FORUM KEMISAN PGRI Banyuwangi bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Radar Banyuwangi mengundang bapak/ibu untuk mengikuti sarasehan dengan tema

”Membangun Pendidikan Berkualitas, Menuju Banyuwangi Cerdas Berakhlak dan Prorakyat”

s!!!

ata b r e T t

Sarasehan akan diselenggarakan pada: Hari/Tanggal : Kamis, 3 Mei 2012 aan tsert u k Tempat : Pendapa Kabupaten Shaba Swagata i e 3725 asi k Blambangan Jl. Sri Tanjung No 1 Banyuwangi nfirm 8135824 o K Pukul : 08.00 WIB sampai selesai Aif: 0 Narasumber : 1. Bupati Banyuwangi, H. Abdullah Azwar Anas, Msi 2. Kepala Dinas Pendidikan, Drs. Sulihtiyono, MM 3. Prof. DR.Bambang Hari Purnomo, MA (Guru Besar UNEJ Jember) 4. Prof. DR. Ir. Syaat Dipantara (tim ahli BSNP Kemendikbud) 4. Ketua LKBH PGRI Kab. Banyuwangi, Ir. H. Achmad Wahyudi SH,MH

a Temp

yang menyebutkan bahwa Mr. X (pemilik rumah) sering berjualan obat tanpa resep dokter. Atas laporan tersebut, aparat Polsek Bangorejo segera merapat ke lokasi sesuai laporan warga. “Begitu sampai di lokasi, ternyata rumah tersebut memang benar digunakan untuk menjual obat tanpa resep dokter,” kata kapolsek.

Sayang, obat jenis apa saja yang dijual, kapolsek mengaku belum tahu persis. Sebab, sesaat setelah penggerebekan, penjualnya langsung dibawa ke Polres Banyuwangi. “Saya lupa jenis obatnya apa saja dan nama penjualnya siapa, karena kasusnya langsung diambil alih Polres Banyuwangi,” jelas kapolsek. (azi/c1/aif)

ROGOJAMPI - Setelah melalui proses panjang, Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor Banyuwangi periode 2012/2016 segera dilantik 4 Mei besok. Kepastian tersebut disampaikan Ketua Panitia Pelantikan PC Ansor Banyuwangi, Mashud, dalam rapat di kantor PAC Ansor Rogojampi kemarin sore. Mashud menuturkan, rencana pelantikan mengalami perubahan beberapa kali. Awalnya bakal digelar 28 April kemarin, tapi kemudian diundur menjadi 27 Mei mendatang. “ Tapi sekarang sudah ada kepastian, yaitu digelar 4 Mei atau Jumat malam,” ungkap Mashud. Lebih lanjut Sekretaris PC Ansor Banyuwangi itu mengatakan, berubahnya jadwal pelantikan tersebut semata-mata karena menyesuaikan waktu Ketua Umum PP Ansor, Nusron Wahid. “Nggak ada kendala. Hanya persoalan jadwal ketua umum saja,” tandasnya. Mashud menuturkan, dalam

pelantikan yang akan digelar di halaman Pondok Pesantren Darussalam, Blokagung, Kecamatan Tegalsari itu, sejumlah tokoh nasional akan hadir. Di antaranya Ketua Himpunan Pengusaha Muslim Indonesia, Erwin Aksa, Penasihat PP Ansor yang juga Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf, dan pengasuh Pondok Pesantren Tulangan, Sidoarjo, KH. Ali Mashuri, dan tak ketinggalan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas. Sementara itu, sejumlah acara lain akan digelar untuk memeriahkan pelantikan, di antaranya pembacaan selawat nabi oleh grup selawat Simtut Duror. Sejumlah kiai pengasuh pesantren juga akan membaca selawat bersama dalam pelantikan tersebut. Sementara itu, malam hari sebelum pelantikan, panitia juga akan menghadirkan grup Denata. Orkes dangdut tersebut akan tampil di halaman pondok pesantren. (azi/c1/aif)


KESEHATAN

32

Hemodialisa Kini Bisa di RS Al Huda

Selasa 1 Mei 2012

REFRESHING: Kepala Puskesmas Yosomulyo Emy Bahagiati, ST (empat dari kiri) berfoto bersama Camat, kades, dan para santri Ponpes Darul Atiiq Desa Stembel, Kecamatan Gambiran.

GENTENG-Era seorang dokter hanya terpekur tanpa daya menatap pasiennya, seorang penderita gagal ginjal terminal yang kondisinya terus memburuk dan akhirnya meninggal, sebenarnya sudah terlampaui. Dewasa ini, penyakit gagal ginjal adalah satu di antara sedikit penyakit, yang telah ditemukan cara pengobatannya, meski pada tahap terminal sekali pun. Menurut dr. Suryadinata, Manajer Rawat Jalan Rumah Sakit (RS) Al Huda Genteng, pada era sebelumnya penderita gagal ginjal terminal hanya dapat diobati secara konservatif dan mengatur dietnya saja. “Secara lambat, tapi pasti kondisi klinis pasien akan tetap memburuk dan selalu berakhir dengan kematian,” terangnya. Saat ini, kondisinya sudah berbeda jauh. RS Al Huda Genteng memberikan pelayanan hemodialisa atau cuci darah sejak tahun 2008. Bahkan, kini lebih dari 230 kali tindakan per bulan. Baik bagi pasien yang memiliki Asuransi Kesehatan (Askes) maupun non-Askes. Dokter yang akrab disapa Surya itu menjelaskan, hemodialisa adalah suatu teknologi tinggi sebagai terapi pengganti ginjal, untuk mengeluarkan sisa metabolisme atau racun tertentu dari peredaran darah manusia. Seperti air, natrium, kalium, urea, kreatinin, asam urat, dan zat-zat lain. Cara mengeluarkannya melalui membran semi permeable, sehingga dapat dikatakan bahwa hemodialisa dapat menggantikan fungsi ginjal agar pasien dapat bertahan hidup. “Meski pun tidak sesempurna, bila ginjal masih berfungsi,” jelasnya. Ditambahkan, hemodialisa juga membantu keseimban-

gan cairan dan elektrolit pada tubuh. Sekaligus membantu mengeluarkan zat-zat sisa atau buangan. Setelah selesai proses hemodialisa, pasien akan pulang dalam keadaan lebih segar. Bahkan, memiliki bobot badan yang ideal. “Dengan hemodialisa secara rutin dan teratur, pasien dapat menjalani aktivitas secara normal,” imbuhnya. Surya menambahkan, tindakan hemodialisa pada pasien gagal ginjal secara ideal dilakukan dua atau tiga kali seminggu. Setiap sesi berlangsung kurang lebih empat jam. Selama dilakukan hemodialisa, pasien dapat melakukan kegiatan makan dan minum sendiri sambil menonton TV, santai, dan bercanda. Dengan begitu, mereka tampak merasa nyaman, seperti di rumah sendiri. Mereka dapat bepergian kemana pun mereka suka. Bila waktunya cuci darah, mereka bisa minta dilayani di rumah sakit yang ada fasilitas hemodialisa. “Cukup membawa surat travelling dari RS Al Huda Genteng,” beber Surya. RS Al Huda Genteng juga menerima travelling dari Jakarta dan RS lainnya. “Bila pasien perlu cuci darah dalam perjala-

nannya,” tandasnya. Keunggulan unit hemodialisa di RS Al Huda Genteng, yaitu menggunakan mesin Hemodialisa Nipro Type Surdial. Alat itu memiliki sistem komputerisasi canggih, akurat, dan tepercaya, serta dapat diandalkan. “Dengan mesin canggih itu, kegiatan hemodialisa tercatat secara digital. Bahkan dapat disesuaikan kebutuhan pasien,’’ jelasnya. Berkaitan mutu, selama tindakan hemodialisa, pasien selalu dipantau kebersihan ginjalnya di laboratorium. Bahkan selalu dikonsultasikan ke RS dr. Soetomo Surabaya setiap tiga bulan sekali. Terkait proses, menurut Surya, untuk pemasangan alat ke tubuh pasien diperlukan suatu ‘akses’, yakni menyambung dua pembuluh darah arteri dan vena. Langkah itu akan membuat pembuluh darah menjadi besar, sehingga memudahkan perawat untuk memasang dua jarum. Satu jarum untuk mengalirkan darah menuju mesin, sedangkan satu lagi untuk mengalirkan darah menuju tubuh. “Suatu kemajuan bahwa penyambungan pembuluh darah ini bisa dilakukan di RS Al Huda,” tuturnya. (*/irw)

GAMBIRAN-Banyak cara yang bisa dilakukan demi menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pihak pesantren. Salah satunya dengan mengadakan refreshing kader Poskestren (pos kesehatan pesantren). Seperti yang dilakukan oleh Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Yosomulyo Emy Bahagiati, ST. Sejak menjabat kepala Puskesmas, tak henti-hentinya Emy memotivasi Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Atiiq di Desa Stembel, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi yang diasuh KH. Irfan. Apalagi, fakta di lapangan menunjukkan bahwa kondisi ponpes rata-rata perlu mendapat perhatian dari pihak instansi kesehatan. Untuk itu, perempuan yang berlatar

belakang Sarjana Teknik Lingkungan tersebut berkoordinasi dengan para stakeholder di wilayah tugasnya. Mereka adalah Camat, Kepala Desa Gambiran, dan karyawan Puskesmas Yosomulyo. Hasil dari koordinasi tersebut, pada

Sabtu (28/4) lalu, Puskesmas menggelar refreshing kader poskestren. Kegiatan tersebut menitikberatkan kepada Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), dan Kesehatan Lingkungan (Hy-

giene Sanitasi). Emy mengakui bahwa poskestren merupakan salah satu wujud Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) di lingkungan ponpes. Dalam upaya itu mengutamakan promotif (peningkatan), preventif (pencegahan) tanpa mengabaikan aspek kuratif (pengobatan), dan rehabilitatif (pemulihan kesehatan). “Dari refreshing tersebut dihasilkan kesepakatan pelaksanaan poskestren dan merencanakan survei mawas diri,” terangnya kepada RaBa, kemarin. Emy menuturkan, tujuan mengadakan kegiatan itu adalah merealisasikan imbauan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. “Bapak Bupati mengimbau, untuk selalu dekat dengan masyarakat dan mencari solusi dari segala permasalahan di masyarakat, khususnya di bidang kesehatan,” ungkapnya. (irw/adv)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

CANGGIH: Alat hemodialisa yang digunakan untuk melayani pasien gagal ginjal di RS Al Huda Genteng.

RS AL HUDA For RaBa

FOTO-FOTO: PUSKESMAS YOSOMULYO FOR RaBa

Refreshing Kader Poskestren Puskesmas Yosomulyo Peduli Pesantren

KADER POSKESTREN: Para santri melakukan praktik P3K.

• Bursa Property •

• Rumah & Tanah •

• Jual Mesin Foto Copy •

• Tukang Kayu Mebel •

• Accord Cello 94 •

• Prima Mobil •

Bingung cri rmh?Temukan rmh baru anda di www.banyuwangiproperty.com, bursa jual beli property di Bwi. Arya Agen Properti 081336659258

Djl cpt rmh & tnh LT 500m2, lok dpn trmnl Bus Muncar, cck utk usha & stratgs, Hub: 082264893008

BU msin Foto Copy, bgs, Canon NP 6030 3 unit+jilid set (alat2 ptg &staplesbsr kcl) 15 Jt ng, 081231715415

Dijual Honda Accord Cello 94, silver, istimewa, 081338020981 / 085330072007

• Rumah & Selep Beras •

Dijual Rumah LT 455m2, LB 140m2, SHM, Jl. PB Sudirman sebelah Bakso Untung Jajag. Hub: 085854916499 - 396254

Perusahaan Asing (PMA) produsen mebel ekspor mmbutuhkan segera beberapa Tukang Kayu Mebel. Silahkan melamar atau datang langsung ke PT. Warisan Eurindo Jl. Letjen Suprapto N0. 69 Argopuro, Kalipuro, Bwi

Avanza07,10, Stream 07, Karimun11, Splash 11, Innova06,05, LGX 04, Krista 03, G Livina 08, Kuda 02, Escudo 98, LS05, Timor 97, Espass 06, SS 10, 09, 07, L300 ’10, 11, Fortuner 10. 0333411655, 085258665239

Djl cpt rah & selep beras SHM 1.700m2 (satu lokasi) cck utk usaha, lok dpn Pasar Wringinpitu, Tegaldlimo. H: 081934803237 - 081229967879

• Jl. PB Sudirman •

• Jl. Pajajaran •

• Pengobatan Alternatif •

• Rumah + Mobil •

Gus Fathur Pengobatan Alternatif (Pijat, toto, & ramuan tradisional) mengobati berbagai macam penyakit. Jl. PB. Sudirman 124 (Samping Hotel Widodo) Jajag, Banyuwangi

BANYUWANGI • Ruko S. Parman •

SITUBONDO • Rumah 150m2 • Dijual Rmh SHM LT 750m2/LB 150m2, Jl. Gn Ringgit (selatan KUA)/ Rawan RT03/02 Besuki, hrg 675jt nego. Hub: 085259967973

• Dikontrakkan • Rmh di Jl. Merak (dkt dgn kntor KPU), harga kontrak 3 jt/thn. Dpt utk rumah tangga, kantor, Agen, dll. Hub: 678941 / 085258746960

• Jl. Agus Salim • Dibangun Ruko 2Lt (dijual) Lok Jl. Agus Salim (blkg Untag) Banyuwangi, Hub: 081233669969

• Toko + Rumah Genteng • Djl Toko+rumah tkt2, full prabot, strtgs. Jl. Kembar Lt 310/490m2, uk. 10x31m, marmer, ksn jati, Tk Sriwijaya Jl. Gajahmada 274 Gtg-Bwi. H. Sugiarto 081233499888, 03170338181

SITUBONDO • Genteng Beton • Situbondo Genteng Beton jual murah produk Bumi Indah, Jl. Semeru no. 111 Situbondo, 0333-671950

• Marketing •

• Colt Diesel • Dijual Colt Diesel 6 RD 100PS Tahun 93/94 mulus, Hubungi:081233888886

• Mitsubishi • Mitsubishi T120SS PU, L300 PU, Colt Diesel, Fuso,Strada Triton,Grandis,Pajero Sport/Dakar, Sedan Lancer, & prod suku cad. Servis bengkel mobilsglmerk.hubkonsultanmarkting=Bp.Hary 081234692551*0333-8902100* 085745581977.

D i bu t u h k a n M a r ke t i n g l a k i - l a k i / perempuan, memiliki kendaraan sendiri, min. lulusan SMA, jujur dan tanggung jawab, lamaran dikirim ke KSP BUB Jl. Yos Sudarso No. 6 Jajag Banyuwangi

Dijual Toyota Kijang Innova tahun 2007 euro II type 62.0 hitam, masa pemakaian 50 ribu m, hubungi: 08155918371, 087757913939

• Honda Jazz ‘06 •

• Grand Vitara ‘12 •

• Daihatsu Xenia ‘08 •

Dijual Honda Jazz 06, manual, silver, 135 juta nego, cash/kredit, tukar tambah, hubungi: 082142194111, 081335897888

Dijual Suzuki Grand Vitara Matik Tahun 2012, Silver KM 6000 (P), seperti baru, Potongan 50juta dar i harga baru, bisa cash/kredit, hubungi: 081358981614

Dijual Daihatsu Xenia F600 RV-GMDFJJ tahun 2008 merah metalik, harga 105 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526, 635176, 0811351148

• Toyota Avanza ‘08 •

• Toyota Innova ‘05 •

• New Vios ‘06 •

Dijual Toyota Avanza 1.3G F60 IRM tahun 2008 silver metalik, harga 127,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526, 635176, 0811351148

Dijual Toyota Innova E XW41 tahun 2005 biru metalik, harga 135 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526, 635176, 0811351148

Dijual Sedan New Vios 1.5G MT tahun 2006 silver metalik, harga 135 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526, 635176, 0811351148

• Suzuki ST100 PU ‘96 •

• Suzuki Swift ‘10 •

• Kijang LGX ‘00 •

Dijual Suzuki ST 100 SP (pick-up) tahun 1996 biru harga 35 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526, 635176, 0811351148

Dijual Suzuki Swift th 2010 warna silver, manual, barang istimewa harga 150 juta nego, bisa cash/kredit atau tukar tambah, hubungi: 082142194111 – 081335897888

Dijual Kijang LGX solar th 2000, silver, pajak atas nama pembeli, 120 juta nego, cach/kredit, tukar tambah. Hub: 082142194111, 081335897888

• Mitsubishi Fighter ‘88 •

• Daihatsu Xenia XI ‘10 •

• Grand Vitara JLX ‘07 •

Dijual Truk Mitsubishi Fighter tahun 1988, kondisi bagus siap pakai, bak rangka besi, warna coklat, harga 150 juta nego, hubungi: 0811352807 / 081336120600

Oper kredit Daihatsu Xenia 2010. XI Delux Plus, DP67,5 juta, angsuran 20x2.875.000. Hubungi: 082142194111, 081335897888

Dijual Grand Vitara JLX 07, silver stone, harga 179 juta, cash/kredit, bsa tukar tambah, hubungi: 082142194111, 081335897888

BANYUWANGI • STNK • Hlg STNK Nopol P 5231 ZE a/n Fitri Nur Rohman, al: Jl. Sutowijoyo 45 Banyuwangi Hlg BPKB Nopol P 2628 VZ, an. Imam Bisri Mustofa, al: Sumbersuko, Kesilir RT04/01 Siliragung Hlg BPKB Nopol P 1876 ZO, an. Erni Rawati, al:Dsn Krajan RT03/04 Gentengkulon Gtg

BANYUWANGI • Tanah Dlm Kota/Murah • L400m2 125jt siap bngun dlm kota posisi pojok depan Jl. Erlangga/deler Yamaha Sobo 500m ke brt. Hub: 085258008833; 085859959455

• Tanah SHM 4400m2 •

Dikontrakkan Ruko lokasi Jl. Kapten Ilyas 56, Banyuwangi. Hub: 08179694674

Dijual tanah pinggir jln raya utama Rogojampi Bwi, 50 meter utara Kantor Polsek Kabat, selatan perusahaan Gazebo, barat jalan. Harga per m2 Rp 225.000. Hub: Taufiq 082143391022

• Tukangkayu •

• Tanah Strategis •

DJL Ruko 2 Lantai L 435m2 Lok Jl Imam Bonjol No 57 Bwi. Cck utk Bisnis/ Perkantoran. Hub HADI 081358226569

Jual tanah Strgs dkt TPI Muncar cocok buat usaha/pabrik! Hrg psr 1jt/m dijual hny 800rb/m bs KPL bank! no SMS! Tlp 082143090107

• Dikontrakkan •

Anda telat Bulan??? Solusi cepat & tepat untuk melancarkan haid secara teratur, dlm jangka 3 jam dijamin lancar. Hub: 087857427544, 0852257454364

Dijual rumah SHM, LT 235/115m2, Jl. Pajajaran II/47, Hubungi: 085732321000

Djl Rmh Lt 156m, lt.2 Hrg (Rp.350jt), Kijang’’90, biru mtlk. Jl Gembrung 270 Bakungan. 081231339328

Dijual Ruko S. Parman cash/kredit, LT 5x29m, LB 5x15m, SHM, PLN 900VA, PDAM, Lokasi strategis, harga nego. Hubungi: 08123382035 / 081336596124

• Vitop Jaya •

• Kijang Innova ‘07 •

PEMBERITAHUAN

Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhati-hati. Bila Anda menerima telepon, SMS dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak ber tanggungjawab atas semua transaksi yang terjadi selain pemasangan iklan baris secara resmi di Radar Banyuwangi.


BALJEBOL

Selasa 1 Mei 2012

BALI

JEMBER

BONDOWOSO

37

LUMAJANG

Kaca Dipecah, Uang Rp 80 Juta Amblas Korbannya Dogol Muyono, Pegawai Dispendik Jember

uang Rp 80 juta yang ditaruh dalam mobil amblas digasak. Padahal, uang puluhan juta tersebut baru saja diambil dari BCA Jember bersama Ro’ib, teman Dogol. Setelah mengambil uang dari BCA, korban langsung menuju Bank Niaga di Jalan Diponegoro (di pertokoan Mutiara Plaza). Setelah dari Bank Niaga, korban ditelepon temannya diajak makan di Rumah makan H Ichwan di Jalan KH Sidiq. Mobil selanjutnya diparkir didepan dan uang Rp 100 juta diletakkan di dalam dasboard mobil warna merah.

JEMBER – Aksi pencurian dengan cara memecah kaca mobil kembali terjadi di wilayah Polres Jember. Kali ini korbannya adalah Drs Dogol Mulyono, pegawai Dinas Pendidikan (Dispendik) Pemkab Jember asal Kecamatan Bangsalsari. Mobil Honda CRV Nopol P 1144 RI miliknya dibobol pelaku. Akibatnya,

Korban bersama Roib langsung masuk ke dalam rumah makan. Namun belum sempat makan, alarm mobil berbunyi. Saat itu juga, korban langsung keluar guna melihat mobil miliknya yanga diparkir. Saat keluar, korban melihat pelaku berlari menuju temannya di seberang jalan yang sudah menunggu di atas sepeda motor. Betapa kagetnya korban ketika memeriksa uang dalam dashboard sebagian sudah raib dibawa kabur

pelaku. Pelaku berhasil membawa kabur uang sebesar Rp 80 juta dari Rp 100 juta yang ada dalam dashboard. Menurut Dogol, rencananya setelah mengambil uang di BCA, dia akan mengikuti rapat bersama Kapolres untuk persiapan turnament bola volly. Bahkan, setelah mobil dirusak dan uang digasak, korban masih sempat makan dan langsung ikut rapat di Ruang Rupatama Polres Jember. Dijelaskan, uang yang diambil

pelaku merupakan uang hasil jual beli mobil. “Karena ada kekurangan, pembeli memberi cek untuk diambil di BCA,” kata Dogol Mulyono saat melaporkan kejadian yang menimpanya ke SPK Polres Jember ditemani Ro`ib. Sementara, menurut Ro`ib, sepeda motor yang digunakan pelaku adalah Yamaha Vixion. Setelah berhasil membaw akabur uang, pelaku langsung kabur menuju arah utara jurusan Pasar Tanjung. Dijelaskan, saat mobil dirusak pelaku, ada warga sekitar yang melihat dan langsung meneriaki pelaku

dengan `rampok`. Bahkan, petugas parkir sempat melihat saat pelaku menyeberang jalan dan hampir tertabrak mobil box yang melaju dari arah utara. Kapolres Jember AKBP Jayadi Sik melalui KBO Polres Jember Aiptu Suhartanto mengatakan, pihaknya masih memintai keterangan korban dan teman korban. Pihaknya juga sudah menerjunkan anggota Resmob untuk melakukan olah TKP. “Sebelum memecah kaca, pelaku sempat merusak pintu mobil dengan menggunakan kunci T,” ujarnya. (jum/wnp/jpnn)

KOMUNIKASI BISNIS

Kapook Band Goyang Lapas BAHAS TEKNIS: Peserta mendengarkan paparan panitia sebelum lomba dimulai.

GERDA SUKARNO/RaBa

Seleksi Prestasi Wakil Provinsi BANYUWANGI– Kualitas pendidikan diukur dari kualitas anak didik dan sistem pembelajaran yang berkualitas. Untuk memperoleh semua itu, penyelenggara pendidikan, dalam hal ini guru maupun kepala sekolah, juga harus berkualitas. Nah, untuk mencapai semua itu, Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi menyelenggarakan seleksi Guru Berprestasi, Kepala Sekolah Berprestasi, dan Pengawas Berprestasi. Dari tahapan yang sudah dilalui di tingkat kecamatan sebagai tingkat paling dasar, masing-masing perwakilan sudah disaring lebih dahulu. Misalkan tingkat Taman Kanakkanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD), perwakilan telah disaring melalui Unit Pelaksana Teknik Daerah (UPTD) dan pengawas di masingmasing kecamatan. Sehingga terpilih 114 orang di tingkat kabupaten. Pada Sabtu (28/4), mereka mengikuti seleksi tes tulis dan repro makalah di Aula Dispendik Banyuwangi. Kemarin (30/4) adalah tahap terakhir untuk seleksi calon guru, kepala

sekolah, dan pengawas berprestasi. Tempat seleksi di Gedung RSBI SMAN 1 Giri (Smagrisa). Perwakilan masing-masing kecamatan mengikuti tes wawancara Bahasa Inggris, presentasi makalah, dan wawancara pendidikan. Drs. Suhud AR, SH menerangkan, tes yang dilaksanakan itu sesuai standarisasi dari pusat. Diharapkan, guru, kepala sekolah, dan pengawas bisa berbahasa Inggris dengan mahir. Selain itu, menguasai materi yang akan dipresentasikan. “Untuk wawancara pendidikan, peserta akan lebih difokuskan ke kemampuan kompetensi,” imbuh Suhud. Kali ini, peserta Guru Berprestasi tingkat TK sebanyak 13 orang. Sedangkan tingkat SD ada 22 orang. Guru SMP sebanyak 19 orang. Kalangan guru SMA, termasuk SMK sebanyak 19 orang. Sementara itu, jumlah peserta Kepala Sekolah Berprestasi dari 24 kecamatan, untuk tingkat TK ada sembilan orang. Peserta tingkat SD mencapai 17 orang dan SMA hanya

satu orang. Sedangkan Pengawas Berprestasi TK dan SD tercatat delapan orang. Dari total 114 orang tersebut, nantinya guru, kepala sekolah, dan pengawas berprestasi akan diseleksi. Nantinya ditetapkan masing-masing lima orang terbaik dari semua peserta. Dari kelima juara itu, hanya satu yang mewakili Kabupaten Banyuwangi ke tingkat Provinsi Jatim. “Jadi, hanya yang juara I yang mewakili Banyuwangi,” tandas Suhud. Pemilihan yang berlangsung selama sehari untuk tahap akhir itu diawasi langsung oleh dua pejabat Dispendik Provinsi Jawa Timur. Rencananya, siapa saja yang meraih juara I, II, dan III dari guru, kepala sekolah, dan pengawas berprestasi akan diumumkan pada 2 Mei. Saat peringatan Hari Pendidikan Nasional itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas akan langsung memberikan selamat dan menyerahkan sertifikati kepada Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Berprestasi. (adv/irw)

SDN 1 Lateng Sosialisasi Program Bupati BANYUWANGI-SDN 1 Lateng Banyuwangi langsung memberikan respons positif terhadap tiga program Bupati Abdullah Azwar Anas. Program yang segera di-launching tersebut bertujuan meningkatkan prestasi siswa dalam semua bidang, yang meliputi kendali belajar, kendali ibadah, dan integrasi Pancasila. “Mulai pukul 18.00 sampai 19.00 WIB, siswa wajib belajar dan harus mematikan media elektronik, seperti TV dan HP,’’ kata Suci Nuryanti, SPd, MPd, kepala SDN 1 Lateng dalam upacara bendera, kemarin pagi (30/4). Dalam kesempatan tersebut, Suci juga meminta dukungan wali murid untuk mendukung tiga program bupati tersebut. Karena banyak manfaatnya untuk kemajuan pendidikan. Peran wali murid sangat penting untuk mengingatkan anaknya supaya selalu belajar. “Semoga dengan program ini, siswa SDN 1 Lateng bisa berprestasi, baik akademik maupun

PRESTASI: Kasek Suci Nuryanti, SPd, MPd (kiri) bersama siswa dan guru Pembina SDN 1 Lateng.

IWAN SETIONO/RaBa

non akademik,’’ harap Suci. Selain upacara bendera, kemarin juga diberikan penghargaan kepada siswa berprestasi. Baik tingkat kecamatan, kabupaten maupun tingkat provinsi. Tujuan pemberian penghargaan tersebut, untuk memacu siswa lain berprestasi. Apresiasi diberikan atas kerja keras

guru pendamping dan guru kelas, yang telah mempersiapkan siswa untuk meraih prestasi yang mampu mengharumkan nama sekolah. “Terima kasih atas kerja kerasnya semoga UN yang dilaksanakan tanggal 7-9 Mei berjalan dengan baik dan sukses, serta meraih nilai yang memuaskan,’’ harapnya. (adv/irw)

BANYUWANGI-Puluhan jenis lomba meramaikan peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-48 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banyuwangi. Dalam rangkaian acara HBP itu telah digelar lomba keagamaan, olahraga, dan seni budaya. Puncak acaranya kemarin (30/4), seluruh penghuni Lapas merayakannya dengan acara hiburan musik band dan syukuran pemotongan tumpeng. Kepala Lapas Kelas IIB Banyuwangi, Krismono, BC.IP, SH menjelaskan, lomba dalam rangka rangkaian peringatan HBP digelar sejak Maret 2012 lalu. Ada lomba keagamaan, yang meliputi lomba MTQ, adzan, kaligrafi, dai, cerdas cermat Islami, hafalan surat-surat pendek, tartil Alquran, dan selawat nabi. Selain itu, lomba kecepatan buka Alkitab dan menghafal Alkitab. Sedangkan lomba seni budaya terdiri dari lomba nyanyi karaoke, baca puisi, cipta lagu, kebersihan kamar, dan duta Lapas. “Kalau lomba olahraga, ada bulutangkis, catur, bola voli, futsal, dan tenis meja,” sebut Krismono di sela-sela acara syukuran HBP, kemarin siang. Acara puncak kemarin, lanjut pria asal Jogjakarta itu, menampilkan seni tari gandrung, hiburan elekton oleh Viktor, dan Fifty-Fifty Band dari Muncar. Tak kalah menariknya, penampilan Kapook Band, yang seluruh pemain musik dan

IRWAN SURYANTO/RaBa

SYUKURAN:Mantan Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Nuris selaku ketua panitia HBP memotong tumpeng, lalu diserahkan kepada Kalapas Krismono.

vokalisnya adalah warga binaan pemasyarakatan (WBP). Tak ayal, sejak pagi hingga siang, para WBP boleh berjoget sepuasnya di depan panggung. Rencananya, awal Mei ini juga diadakan donor darah oleh para WBP di Lapas. “Dengan acara bertema Menuju Pemasyarakatan Produktif ini diharapkan terjalin kebersamaan, sehingga tercipta Lapas yang maju, aspiratif, penuh kreativitas, dan Lapas yang sudah menuju reformasi birokrasi,” paparnya. Sementara itu, dalam perayaan

HBP se-Jatim di Lapas Porong, Sidoarjo, 27 April 2012 lalu, Alquran raksasa yang ditulis Sugianto, WBP Lapas Banyuwangi menuai kekaguman dan pujian. Pejabat Depkum HAM Jatim dan pusat langsung memberikan apresiasi terhadap penulisan Alquran, yang sudah mencapai enam juz tersebut. “Rencana akan dicatatkan dalam rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) sebagai koran terbesar pertama di dunia, yang ditulis warga binaan Lapas,” jelasnya. (irw/*)

Training of Trainer Aswaja Peringati Harlah Fatayat NU Ke-62 KALIBARU-PC Fatayat NU dibentuk berdasarkan SK PBNU No.547/U/ Feb/1950, yang dikeluarkan pada 4 Februari 1950. Sampai saat ini, Fatayat NU masih diakui keberadaannya seiring kompleksnya persoalan-persoalan yang muncul di masyarakat. Ada berbagai persoalan di masyarakat, yang mengharuskan memperjuangkan berbagai bentuk ketidakadilan bagi berbagai bidang kehidupan. Dalam rangka Hari Lahir (Harlah) Fatayat NU ke-62, PC Fatayat NU Banyuwangi menyelenggarakan Training of Trainer Aswaja, yang dilaksanakan pada 28-29 April 2012 di Kalibaru Cottage, Kecamatan Kalibaru. Acara dibuka Camat Kalibaru Drs. Susanto Wibowo, MM dan diikuti sekitar 50 peserta. “Acara ini terselenggara sebagai bentuk peneguhan apa yang telah diamalkan ketua Nahdliyin, itu benar-benar dipertanggungjawabkan secara ilmiah,’’ kata Ketua PC Fatayat NU Banyuwangi Hj. Siti Mafrochatin Ni’mah, kemarin. L e b i h l a n j u t Ni ’ m a h m e n gatakan, Fatayat NU harus tetap

REPRO: IWAN SETIONO/RaBa

HARLAH: Hj. Siti Mafrochatin Ni’mah memberikan nasi tumpeng kepada Camat Kalibaru Susanto Wibowo.

mengembangkan sikap toleransi atau tasamub. Artinya, menghargai keyakinan orang lain tanpa harus menyetujuinya. Selain itu, tetap berpijak kepada tradisi dan alamiah NU secara utuh, tanpa perlu memaksa orang lain untuk di-NU-kan. “Memperjuangkan untuk melestarikan ajaran NU ini harus digalang dan disosialisasikan di tengah-tengah warga NU, karena dewasa ini norma agama banyak tergerus oleh arus

modernisasi,’’ jelas Ni’mah. Menurut Ni’mah, dari sinilah muncul kesadaran, bahkan gerakan untuk kembali kepada nilai, norma, serta tradisi agung dan luhur, yang selalu mengedepankan kebersamaan, persaudaraan, dan kedamaian. “Kita semakin paham betapa pentingnya majelis dzikir, tahlilan, dan yasinan sebagai media pendekatan diri kepada Allah SWT dan menentramkan jiwa sekaligus ajang silaturahmi,’’ pungkasnya. (adv/irw)

Hari Ini SMAN 2 Genteng Seleksi PPDB Jalur Tes Tahun Pelajaran 2012/2013 GENTENG-Pagu kelas X SMA Negeri 2 Genteng pada tahun pelajaran 2012/2013 ditetapkan sembilan rombongan belajar (Rombel). Setelah selesai melaksanakan penerimaan peserta didik baru (PPDB) melalui jalur Penelusuran Minat, Kemampuan Khusus, dan Prestasi (PMKKP) sebanyak tiga rombel, SMA Negeri 2 Genteng kembali membuka PPDB melalui jalur tes dengan pagu enam rombel. Wakil Kepala SMAN 2 Genteng, Bagian Humas, Dra. Ninik mengatakan, bagi para peserta didik yang akan mendaftar, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Mereka adalah siswa yang duduk di kelas IX SMP/ MTs negeri/swasta  tahun pelajaran 2011/2012  atau siswa lulusan SMP/ MTs tahun pelajaran 2010/2011. Nilai rapor SMP/MTs Kelas VII, VIII, dan IX (semester 1, 2, 3, 4, dan 5) untuk mata pelajaran (Mapel) matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, dan Inggris, rata-rata ≥ 70. Masing-masing mapel tidak boleh ada nilai ≤ 60. Selain itu tidak pernah tinggal kelas

selama belajar di SMP/MTs. Kemudian, menentukan pilihan program, yakni memilih program IPA atau IPS). Yang terakhir, rata-rata nilai Uunas ≥ 70. Mekanisme pendaftaran, pada 1 sampai 17 Mei 2012, mengisi formulir pendaftaran secara on line melalui website www.sman2genteng.org. Pada 14 sampai 18 Mei 2012, penyerahan berkas (isian secara online dicetak), dengan melampirkan pas photo berwarna ukuran 3 x 4 cm sebanyak dua lembar. Fotokopi rapor SMP/MTs semester I sampai V dilegalisir kepala sekolah, fotokopi nomor peserta Unas SMP/MTs, serta piagam kejuaraan asli dan fotokopi (jika punya). Ninik menambahkan, mekanisme seleksi atau verifikasi peserta meliputi beberapa tahap. Seleksi administrasi meliputi kebenaran data berkas pendaftaran online, NIS, NISN, dan nomor peserta Unas SMP/MTs, nilai rapor SMP/MTs (semester I sampai V), dan piagam penghargaan yang dimiliki. “Hasil seleksi administrasi diumumkan pada 21 Mei 2012,” sebutnya. Selain administrasi, ada juga seleksi akademik. Bagi yang dinyatakan

lulus seleksi administrasi, berhak mengikuti tes kemampuan akademik (achievement test). Tes tersebut meliputi pada Senin, 28 Mei 2012; Matematika dan IPA (untuk program IPA). Pada Senin, 28 Mei 2012; matematika dan IPS (untuk program IPS) dan Selasa, 29 Mei 2012; Bahasa Indonesia dan Inggris (program IPA dan IPS). Pengumuman hasil seleksi menunggu keluarnya NUN. Peserta yang dinyatakan diterima sebagai calon peserta didik baru di SMAN 2 Genteng tahun pelajaran 2012/2013 adalah peserta yang telah mengikuti seluruh tahapan seleksi. Peserta harus lulus seleksi dan masuk pagu yang telah ditentukan. Bagi peserta seleksi yang dinyatakan diterima, harus melaksanakan daftar ulang dengan ketentuan menunggu keluarnya ijazah SMP/MTs. Kemudian, menyerahkan daftar NUN (asli dan fotokopi), serta menyerahkan ijazah SMP/MTs (asli dan fotokopi). “Jika sampai tanggal batas akhir daftar ulang, calon peserta didik belum daftar ulang, atau belum menyerahkan ijazah dan daftar NUN yang asli, maka dinyatakan mengundurkan diri,” tegasnya. (azi/adv/irw)

LAIN-LAIN a. Hal-hal yang belum jelas dapat ditanyakan langsung ke panitia di Kampus SMA Negeri 2 Genteng setiap hari/jam kerja b. Jika kemudian hari ada perubahan dan penyesuaian dengan perkembangan yang ada, akan diinfor masikan susulan.

CONTACT PERSON a. Drs. S Edy Purwanto, MP: • 081217920119 • 087755606699 b. Dra. Ninik Rahayuningsih: • 081336727910 c. Drs. Munta’adib: • 081913905756


38

Selasa 1 Mei 2012

Revisi Jadwal, Sua Perseman Putaran Kedua Divisi Utama

GALIH COKO/RaBa

DAYA SAING: Banyuwangi Basketball League dipastikan semakin semarak karena akan diikuti tim-tim dari luar Banyuwangi.

BBL 2012 Ditabuh Mulai 19 Mei BANYUWANGI - Even bola basket di Banyuwangi kembali menggeliat. Itu bisa dilihat dari rencana Pengkab Perbasi Banyuwangi yang akan memutar kembali Banyuwangi Basketball League (BBL) Mei ini. Ajang untuk memperingati Hari Pendidikan dan Kebangkitan Nasional itu dijadwalkan dilaksanakan di GOR Sahabat mulai 19 hingga 26 Mei mendatang. Seperti even sebelumnya, dalam BBL akan dimainkan tiga kategori, yaitu sekolah dasar (SD), menengah perta-

ma (SMP), dan menengah atas (SMA). Tidak hanya untuk tim sekolah di Banyuwangi, induk pembina olahraga bola basket di Banyuwangi juga akan membuka pintu bagi tim sekolah luar Banyuwangi. Ketua Perbasi, Hendarto mengatakan, BBL juga akan diikuti tim asal luar Banyuwangi. Seperti dalam BBL sebelumnya, tim sekolah dari eks-Karisidenan Besuki dipersilakan tampil di ajang ini. “Tim dari Jember, Lumajang, Probolinggo, dan sekitarnya sudah siap

tampil di ajang ini,” katanya. Penyertaan tim asal luar Banyuwangi itu diharapkan bisa menambah nilai positif bagi talenta basket Bumi Blambangan. Selain menimba ilmu dari tim kota tetangga, peserta asing dalam even tersebut diharapkan bisa menambah hangatnya persaingan dan bobot kompetisi yang digelar Perbasi tersebut. Lebih dari itu, kata Hendarto, pihaknya menginginkan BBL menjadi barometer pembinaan basket di Banyuwangi. Beberapa ajang level regional, di antaranya

SMPK Santo Yusup Jawara Basket Pelajar Kompetisi Digelar di Lapangan Smatag BANYUWANGI-Tim putra basket SMPK Santo Yusup, Banyuwangi, berhasil meraih juara pertama dalam kompetisi basket antar pelajar SMP se-Kabupaten Banyuwangi. Even yang digelar SMA 17 Agustus 1945 (Smatag) itu digelar di lapangan basket Smatag Banyuwangi, pada Minggu (29/4). Tim putri basket juga turut ambil bagian dalam kompetisi siswa itu. Adalah tim putri SMPN 1 Banyuwangi berhasil membawa pulang trofi juara satu. Keberhasilan tim basket putri SMPN1 Banyuwangi, itu memupuskan harapan tim SMPK Santo Yusup yang hanya bertengger di posisi runner up. Disusul SMPN 2 Banyuwangi sebagai juara tiga. Kepala Smatag Banyuwangi, H. Anton Sumartono mengucapkan selamat kepada pemain, yang berhasil menjadi pemenang dalam kompetisi basket itu. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kompetisi basket antarpelajar tersebut.

MEGGA/RaBa

SELAMAT: H. Anton Sumartono (kanan) memberikan piala kepada peserta yang menang, Minggu (29/4).

Mantan Ketua KONI Banyuwangi itu mengakui, bakat prestasi yang ditunjukkan seluruh pemain sangat luar biasa. Apabila potensi pemain basket itu dibina dengan baik, bukan mustahil Banyuwangi akan memiliki pemain muda basket potensial. Dengan adanya sekolah kompetisi basket antara pelajar itu, kata dia, bisa dilihat dari greget para siswa yang hobi basket. Bahkan dukungan dari Perbasi Banyuwangi pun turut menyu-

kseskan even basket itu. Pria yang dua kali studi banding perkembangan basket di Malaysia itu menyadari bahwa proses mencari bibit pemain berbakat harus dimulai dari tingkat sekolah. Kompetisi di tingkat sekolah tersebut harus terus bergulir. “Pembinaan harus melibatkan Perbasi dan pihak ketiga, yaitu sponsor. Sebab, kegiatan tanpa dukungan dari sponsor, maka sulit terwujud,” ungkapnya. (ikl/irw)

kejurda dan Popda, bisa menjadi ajang penjaringan calon skuad yang akan memperkuat Banyuwangi dalam pentas tersebut. (nic/c1/als)

BANYUWANGI - Persewangi dipastikan akan merumput dalam waktu dekat. Sebab, jadwal kompetisi Divisi Utama PSSI yang pernah direvisi sebelumnya kini kembali berubah. Dalam jadwal terbaru, Laskar Blambangan akan memulai laga sisa di pentas Divisi Utama dengan menantang tuan rumah Perseman Manokwari Sabtu nanti (5/5). Selanjutnya, pada 18 Mei mendatang Laskar Blambangan akan menjalani tour untuk menghadapi Persbul Buol. Di laga berikutnya, pada 27 Mei Persewangi akan menggelar laga home di Stadion Diponegoro kontra Persires Bali Devata. Laga pamungkas pada 8 Juni, Persewangi akan melurug Persemalra Langgur. Menilik jadwal terbaru tersebut, maka tidak ada perubahan berarti dibanding jadwal pertama. Bedanya, Persewangi kontra Persemalra Langgur yang sedianya dimainkan 21 April lalu diundur menjadi 8 Juni. Jadwal main lain tetap berlangsung seperti jadwal semula. Ternyata, jadwal tersebut membuat petinggi klub kelimpungan. Apalagi, laga melawan Perseman hanya tinggal empat hari lagi. Sementara itu, hingga kini belum ada persiapan sama sekali. Pemain dan pelatih hingga kemarin belum berkumpul di mes. Parahnya, pengurus hi-

ALI SODIQIN/RaBa

GILIRAN TANDANG: Victor da Silva (kiri) saat menghadapi pemain Perseman Manokwari 6 Januari lalu. Saat itu, Persewangi ditahan imbang dengan skor 1-1.

ngga kemarin masih disibukkan mencari dana ongkos main di salah satu kota di Indonesia Timur tersebut. Situasi inilah yang membuat laga tandang akhir pekan tersebut menjadi satu tanda tanya besar. Apakah jadi berangkat ataukah tidak. Manajer Persewangi, Nanang Nur Ahmadi, mengatakan jadwal yang dia terima memang memerintahkan Persewangi melakoni laga tandang ke Papua Sabtu ini. Alhasil, dengan waktu yang tinggal empat hari, tentu menjadi pekerjaan rumah yang riumit.

Merujuk perubahan jadwal sebelumnya, laga melawan Perseman baru akan dilakoni 12 Juni mendatang. “Ya, jadwal ini sedikit mepet dengan persiapan. Tapi kita akan berusaha agar Persewangi tetap berangkat dan bermain di Papua,” katanya. Nanang menyebut, persoalan dana kini menjadi perhatian dirinya. Apalagi, tour ke Papua dipastikan membutuhkan dana yang tidak sedikit. Bantuan dana dari sumbangan pengusaha dan Forpimda terus diupayakan. (nic/c1/als)


BERITA UTAMA

Selasa 1 Mei 2012

39

HALAMAN SAMBUNGAN

Pemeriksaan Saksi Berlangsung Empat Hari ■ 34 SAKSI... ... Sambungan dari Hal 29

Sebut saja Kepala Dinas Pertanian, Ikrori Hudanto; Camat Rogojampi, Kusyadi; Kepala Bagian (kabag) Umum Pemkab, RR Nanin Oktaviantie; Kabag Perlengkapan Pemkab, Henik Setyorini; dan mantan Kadis Pertanian, Ade Hidayat. “Yang

membuat semua surat panggilan ini Kejagung,” kata Syaiful. Kejari Syaiful mengaku tidak tahu materi pemeriksaan para saksi untuk tersangka Ratna tersebut. Sebab, kasus dugaan korupsi Lapter Blimbingsari itu ditangani langsung Kejagung. “Materinya, ya seputar pengadaan dan pembebasan lahan untuk lapangan terbang. Kalau

detailnya, tanya ke Kejagung ya,” cetusnya sambil tertawa. Menurut Kajari Syaiful, pemeriksaan sejumlah saksi yang dilakukan oleh tim Kejagung itu dalam rangka penyempurnaan data. Kejagung membutuhkan data tambahan untuk memproses hukum Ratna Ani Lestari. “Semua yang memproses Kejagung. Kejari hanya

sebagai tempat saja,” jelasnya. Ditanya terkait lambatnya penanganan hukum dugaan korupsi lapter dengan tersangka mantan orang nomor satu di Pemkab Banyuwangi itu, Kajari Syaiful enggan menjawab. “Mengenai lambatnya penanganan dan hasil audit BPK, silakan tanya Kejagung ya,” katanya. (abi/c1/bay)

Barang Dipesan dari Ketapang ... ■ BERDALIH... Sambungan dari Hal 29

Saat menangkap Masha, polisi berhasil menemukan satu paket SS dengan berat kotor 27 gram. Petugas juga mengamankan sebuah tas warna oranye, sobekan kertas kresek warna biru, dan telepon seluler (ponsel) merek Cross. Dari tangan Indah, polisi menyita ponsel merek Samsung. “Semua barang ini kita sita untuk BB (barang bukti),” kata AKP Watiyo. Kejadian itu berawal ketika polisi mendapat informasi akan ada transaksi narkoba.

Dari informasi yang diperoleh polisi tersebut, Masha diduga sedang memesan SS kepada salah satu bandar. “Masha sering datang ke tempat hiburan malam,” ujar Watiyo. Upaya polisi memburu Masha ternyata membuahkan hasil. Sekitar pukul 18.00, perempuan yang mengaku berstatus janda dua anak itu ditangkap di sekitar lampu merah Cungking di Jalan Brawijaya, Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri. “Kita geledah ada SS dengan berat kotor 0,27 gram,” jelasnya. Dalam keterangannya kepada polisi, Masha mengaku

membeli SS seberat 0,27 gram itu dari seorang teman bernama Indah Sri Balini. Barang haram itu dibeli seharga Rp 500 ribu. “Dari pengakuan Masha itu, kita langsung menangkap Indah di rumahnya,” cetusnya. Untuk keperluan proses hukum, kedua cewek itu langsung dibawa ke Mapolres Banyuwangi. Sementara, kedua purel itu harus meringkuk di ruang tahanan (rutan) polres. “Saya mendapat barang dari YT yang tinggal di Desa Ketapang (Kecamatan Kalipuro),” sebut Indah Sri Balini. Kepada polisi, kedua cewek itu mengaku sering mengon-

sumsi narkoba jenis SS. Biasanya mereka memakai dengan cara mengisap dan suntik. “Saya sering pakai dengan cara injeksi,” ungkapnya sambil menunjukkan beberapa luka bekas injeksi di kedua tangannya. Bagi kedua tersangka, memakai SS bertujuan agar tubuhnya kuat dalam bekerja. Bila mengonsumsi barang haram tersebut, mereka mengaku tidak mengantuk saat menemani tamu di tempat karaoke pada malam hari. “Kalau menyanyi, suaranya juga bisa lebih bagus,” sebut Masha. (abi/ c1/bay)

Kepala Pecah, Tangan dan Kaki Patah ... ■ PENDENGARAN... Sambungan dari Hal 29

“Tidak tahu ada sepur. Kakek itu pendengarannya sudah berkurang,” sebutnya. Warga lain mengungkapkan, kakek tersebut ditabrak KA Mu-

■ POTONG... Sambungan dari Hal 29

Dalam surat peringatan itu, jelas Ustadi, pemilik papan reklame juga diminta membongkar sendiri. Izin papan reklame yang sudah habis masanya itu tidak boleh diperpanjang oleh pemkab. “Tidak mau membongkar sendiri, kita bongkar paksa,” katanya. Menurut Ustadi, papan reklame yang dibongkar paksa itu izinnya sudah habis akhir Februari 2012 lalu. Tetapi nyatanya, papan reklame yang membentang ke jalan itu masih digunakan untuk memasang sponsor. “Bando itu juga kotor karena dipenuhi rumah laba-laba,” cetusnya. Sementara itu, Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPPT PM) Banyuwangi, Abdul Kadir, membenarkan bahwa izin papan reklame yang dibongkar paksa Satpol PP itu tidak diperpanjang lagi. “Bando itu izinnya sudah habis dan tidak kita perpanjang,” terangnya. Papan reklame yang sudah tidak berizin itu, lanjut dia, selanjutnya disampaikan kepada petugas Satpol PP. Setelah diberi surat peringatan dan tidak digubris, maka itu menjadi tugas petugas penertiban untuk ditertibkan. (abi/c1/bay)

■ MAKAN... Sambungan dari Hal 29

Apalagi, saat dosen pembimbing mengoreksi dan menyuruhnya merevisi beberapa bagian skripsinya. “Saya punya langganan sego tempong di Bakungan, Banyuwangi,” katanya. Di lain pihak, meski sibuk mengurus skripsi,

Sambungan dari Hal 29

Hanya, pihak pelaksana proyek membantah bahwa jumlah titik LPJU yang dipasang tidak sesuai bestek. “Pihak pelaksana menyebut LPJU yang dipasang katanya malah lebih banyak. Dari 1.127 LPJU yang dipesan, yang dipasang rekanan

Sangat Sulit Lakukan Rekayasa ■ GURU... Sambungan dari Hal 40

“Sebenarnya bisa saja guru yang mengajar di sekolah swasta didata atau diverifikasi. Siapa tahu dia memang guru honorer yang diperbantukan di sekolah swasta. Namun, dalam kasus ini tidak

■ 4.000...

Meskipun energi mereka sudah banyak yang tersedot untuk menimba ilmu di sekolah, tapi seluruh anggota skuad tim tetap semangat melahap materi latihan yang diselenggarakan setiap Senin, Kamis, dan Sabtu sore itu. Yang lebih membanggakan, dua gelar individual juga berhasil direngkuh dua punggawa kesebelasan SMAN 1 Rogojampi. Mereka adalah Ali Wahyono dan Imam Bandaniji. Ali merebut gelar pemain terbaik, sedangkan Imam menyandang gelar top score dengan 15 gol. Uniknya, walau sama-sama bercita-cita menjadi pemain sepak bola profesional, Ali dan Imam memiliki rencana berbeda dalam mengembangkan karirnya. Setelah lulus SMA, Imam mengaku akan langsung mendaftar di salah satu sekolah sepak bola (SSB). “Jadi, saya bisa lebih intens berlatih dan mengasah kemampuan. Di SSB, saya juga akan menerima bimbingan dan arahan pelatih berkualitas,” ujar siswa kelas XI yang mengidolakan Barcelona dan pemain terbaik dunia, Leonel Messi, tersebut. Sementara itu, Ali yang saat ini masih duduk di bangku kelas X mengatakan, setelah lulus SMA dia akan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Tetapi,

Dari Besuki dan Panji. Orangnya bermacam-macam,’’ aku perempuan beranak tiga itu. Namun demikian, wanita tersebut agak plin-plan saat dicecar pertanyaan bahwa memperjualbelikan rokok tersebut melanggar aturan.’’Ya, kadang

Sambungan dari Hal 40

GALIH COKRO/RaBa

LENGANG: Ruas jalan di bawah bando reklame sudah bisa dilewati kemarin.

nyuwangi, Firmansyah. Menurut Firmansyah, dalam laporan warga kepada Kejari disebutkan bahwa proyek pengadaan LPJU yang dananya berasal dari APBD Banyuwangi senilai Rp 10 miliar itu untuk 1.127 titik LPJU. Tetapi, dari hasil investigasi yang dilakukan pihak LSM selaku pelapor, jumlah LPJU yang dipasang hanya

1.110 LPJU. “Dalam laporan itu kurang 17 LPJU,” katanya. Firmansyah menambahkan, proyek 1.127 LPJU itu berada di 13 kecamatan sepanjang jalan provinsi dan jalan nasional mulai Kecamatan Kalibaru hingga Glenmore. “Untuk keperluan pool data, kita sudah turun ke Glenmore dan Genteng,” ungkapnya. (abi/c1/bay)

Termotivasi Kenangan Pahit Tahun Lalu Sambungan dari Hal 29

demikian. Lolosnya benarbenar karena ada rekayasa,” ungkap Lutfi. Lolosnya SNT menyita perhatian anggota DPRD Situbondo, Abu Zairi. Dia mendesak agar BKD tidak diam atas kejadian tersebut. BKD harus melacak asal-usul dokumen milik SNT yang bisa membuat-

nya lolos di K.2. “Pasti ada permainan tingkat tinggi. Mana mungkin guru swasta bisa dengan mudah masuk K.2. Pasti ada apa-apanya. Rekayasa yang dilakukan tidaklah mudah, sehingga biayanya pasti tinggi. Makanya BKD jangan tinggal diam,” tegas politisi PKNU itu. (pri/c1/als)

Tidak Tahu Kalau Melanggar

■ STKIP STKIP...

malah 1.129 LPJU,” katanya. Dalam mengusut dugaan penyimpangan LPJU tersebut, lanjut Syaiful, pihaknya sudah datang ke Kecamatan Glenmore dan Genteng untuk cek lapangan. Saat turun tersebut, jelas dia, camat setempat sudah diberi tahu. “Bila perlu, camat juga akan kita mintai keterangan,” lanjut Kasi Pidsus Kejari Ba-

... ■ KASEK...

Linda tidak melupakan bisnis online yang digelutinya selama ini, yakni menjual alat-alat kecantikan melalui media internet. Selain itu, dia juga tetap mengurus CV. Linda Abadi miliknya. “Tapi, bisnis itu aku anggap sampingan. Yang nomor satu tetap skripsi. Sebab, aku sudah kuliah empat tahun. Tahun ini sudah harus lulus,” pungkasnya. (mg1/c1/als)

tahu, kadang tidak,” dalihnya. Sementara itu, Uswatun mengaku tidak mengetahui sama sekali bahwa itu melanggar hukum. Dia hanya mengerjakan yang disuruh juragannya. Sebab, selama ini dirinya tidak curiga sedikit pun. ’’Saya gak tahu kalau melanggar,’’ ujar perempuan yang mengaku sudah dua tahun bekerja di toko tersebut.

Kini, polisi sudah menyiapkan undang-undang untuk menjerat mereka. Terkait kosmetik, polisi menerapkan Pasal 197 Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan. Terkait rokok tanpa pita cukai, polisi menerapkan Pasal 106. ‘’Ancaman hukumannya 15 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 1,5 miliar,’’ pungkas AKP Priyo Purwandito. (ton/c1/als)

Sudah Berumur 27 Tahun

Kumpulkan Data di Glenmore ■ REKANAN...

ditabrak sepur,” jelasnya. Kakek tersebut terseret kereta hingga 30 meter. Lantaran benturan kuat, kepala korban hancur dan kaki serta tangannya patah. “Korban meninggal karena ditabrak kereta api,” kata Kapolsek Jupriyadi. (abi/bay)

Skripsi Nomor Satu

Sambungan dari Hal 40

Kumuh Penuh Sarang Laba-laba

tiara Timur sekitar pukul 08.30. Saat kejadian, KA jurusan Surabaya itu melaju dari arah Ketapang. Korban naik motor melintas di perlintasan KA yang berjarak sekitar 200 meter dari Stasiun Karangasem. “Saat berada di tengah lintasan, langsung

tetap saja penggemar setia kesebelasan Real Madrid itu tidak akan meninggalkan dunia sepak bola. “Di Universitas kan ada unit kegiatan mahasiswa (UKM) sepak bola. Jadi, saya tetap bisa berlatih dan terus mengembangkan kemampuan,” paparnya. Seiring torehan manis tersebut, Imam dan Ali berhak menggondol uang pembinaan masing-masing senilai Rp 1 juta dari pihak penyelenggara. Belum cukup sampai di situ, seluruh anggota kesebelasan juga mendapat uang pembinaan dari saku pribadi kepala SMA Negeri 1 Rogojampi, Rodiwanto. Saking bangganya, sang kasek rela menyisihkan separo gajinya bulan ini untuk siswa-siswa yang telah mengangkat nama sekolah tersebut. “Uang itu bukan untuk memanjakan anak-anak. Itu lebih ditujukan untuk merangsang mereka agar lebih berprestasi di masa mendatang,” ujar Rodiwanto. Sekadar diketahui, pada partai puncak yang digelar di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, Sabtu lalu (28/4), kesebelasan SMA Negeri 1 Rogojampi berhasil menjungkalkan tim SMK Negeri 1 Glagah. Final kali ini layaknya laga ulangan final LPI tahun 2011. Namun, kala itu, kesebelasan SMK Negeri 1 Glagah sukses mengakhiri perlawanan SMAN 1 Rogojampi dengan skor 1-0. Nah, pada final tahun ini, SMA Negeri 1

Rogojampi berhasil melakukan revans sempurna atas rival abadinya itu. Dua tim tangguh ini harus berjuang mati-matian untuk merebut prestasi tertinggi. Kemenangan SMA Negeri 1 Rogojampi yang sudah di depan mata lewat lesakan sebiji gol Imam harus tertunda akibat gol tim lawan yang dicetak di masa injury time babak kedua. Pertandingan pun dilanjutkan dengan adu penalti. Akhirnya, Tim SMAN 1 Rogojampi menang dengan skor 4-3. Selain mencetak gol pada waktu normal, Imam juga menjadi salah satu algojo yang sukses menaklukkan kiper lawan pada adu penalti. Rupanya, setahun sebelumnya, dia termasuk dalam skuad yang ditundukkan tim SMK Negeri 1 Glagah. “Kenangan pahit tahun lalu itu memotivasi saya menampilkan kemampuan terbaik. Alhamdulillah kami menang,” pungkasnya. Kembali ke piala-piala yang dipamerkan di hadapan para siswa SMAN 1 Rogojampi. Rupanya piala itu tidak hanya berasal dari gelaran LPI tahun 2012. Piala lain lahir dari torehan apik para siswa sekolah tersebut pada Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) yang digelar di salah satu Universitas swasta di Bumi Blambangan. Pada kegiatan itu, para siswa SMAN 1 Rogojampi menggondol juara I desain poster, lima penyaji terbaik lomba teater, dan lima penyaji terbaik lomba tari. (c1/bay)

Yakni, kebutuhan masyarakat, kebutuhan industri/ UMKM dan kebutuhan profesi. Kurikulum diarahkan pada kebutuhan ekonomi kerakyatan. Yaitu, peningkatan UMKM dan perkoperasian di Situbondo. Kurikulum ini sudah berlaku sejak tahun akademik 2011/ 2012. Seperti, penyajian mata kuliah Manajemen UMKM, Akuntansi UMKM, business plan dan sebagainya. STKIP PGRI Situbondo yang sudah berumur 27 tahun ini merupakan karya terbaik para tokoh dan Guru PGRI Kabupaten Situbondo dan para pendiri (H. Sutarto, H. Anwar BA, Drs. Aswan SastraKusuma, Drs. H. Nazardan dan Drs H.

Hasan Basri, M.Pd). Sepanjang perjalanan selama 27 tahun, STKIP PGRI Situbondo sudah membangun berbagai sarana dan prasarana bagi mahasiswa dan dosen. Jumlah mahasiswa mencapai 1.535 mahasiswa dengan jumlah dosen tetap 36 dan dosen luar biasa tujuh orang. Jenjang pendidikan Dosen, S1 sebanyak 4 orang, S2 sebanyak 33 orang, S3 sebanyak 4 orang. Sedang menempuh kuliah S2 sebanyak 4 orang, dan S3 sebanyak 3 orang. STKIP PGRI Situbondo terus melakukan berbagai terobosan dalam mengemban Tri Dharma Perguruan Tinggi. Saat ini kami menerjunkan 701 mahasiswa ke 25 desa di Situbondo untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Tematik

Posdaya (pemberdayaan keluarga) dan KF (keaksaraan fungsional). “Mahasiswa kami sudah bisa membentuk 120 Posdaya dan 98 kelompok belajar KF,” terang John. Hasil karya Posdaya diantaranya Tahu organik, Susu kedelai, JamurTiram, Tempe, Krupuk, Perpustakaan Mini, Aksesoris, Telurasin seribu rasa, Tahu kriyuk, Krepek usus, Tusuk sate, Kripik, Tanaman Toga, PembibitanLele, Kripik Buah, dan lain sebagainya. Itu semua hasil dari masyarakat desa lokasi KKN STKIP PGRI Situbondo. Setelah penutupan akan digelar Pameran Ekonomi Kerakyatan di Kampus SKTIP PGRI Situbondo. Kegiatan ini dilakukan untuk membantu masyarakat miskin agar memiliki power dan empowerment. (pri/adv/als)

SETELAH MENGKONSUMSI SUSU KAMBING NAFAS KEMBALI LEGA ”SUDAH 10 tahun nafas saya sering terasa berat dan sesak ketika asma kambuh, mau beraktifitas rasanya jadi tidak nyaman.” Ujar Kusni, warga Desa Wlahar, Kec. Larangan, Brebes, Jawa Tengah. “Untunglah sekarang saya tahu solusi untuk mengatasinya, yakni dengan minum Milkuma. 2 bulan setelah minum, Alhamdulillah sekarang nafas saya terasa lega.” Terang Kusni yang mengetahui manfaat susu kambing ini dari salah seorang tetangganya. Dengan tubuh yang sehat, nenek 6 orang cucu ini dapat menjalani aktifitasnya sebagai seorang ibu rumah tangga dengan nyaman, “Jika dulu saya sering ke puskesmas untuk berobat, sekarang tidak lagi. Untuk mengatasi asma kini saya percaya pada Milkuma.” Ungkapnya. Ia pun tertarik mengajak orang lain merasakan manfaat susu kambing ini, “Mari kita sehat bersama Milkuma.” Ajak wanita berusia 55 tahun tersebut. Sebenarnya, banyak masyarakat kita yang belum mengetahui tentang manfaat yang terkandung dalam susu kambing. Berbeda dengan susu sapi, sesungguhnya susu kambing memiliki kandungan gizi yang lebih unggul, baik dari segi protein, energi, maupun lemak yang mendekati air susu ibu (ASI). Kini, hadir Milkuma, minuman serbuk susu kambing yang diproses secara alami, tanpa pemanis buatan dan bahan pengawet. Bahan dasarnya adalah susu kambing peranakan ettawa segar dan Gula Aren. Selain mengandung Riboflavin, vitamin B

yang penting untuk produksi energi, susu kambing pun jarang menyebabkan alergi sehingga aman, dan bermanfaat untuk penderita sakit paru-paru. Satu gelas susu kambing memasok 20,0% dari nilai harian Riboflavin. Selain itu, mengkonsumsi Milkuma sebanyak 2 gelas sehari bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan vitalitas. Fluorine yang terdapat dalam susu kambing bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh serta membantu pencernaan dan tidak menimbulkan dampak diare pada orang yang mengkonsumsinya. Selain diproses secara alami, pakan ternak yang diberikan pun organik, sehingga menghasilkan susu yang lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan. Ditambah kandungan gula aren bermutu tinggi sebagai pemanisnya, menjadikan Milkuma sebagai pilihan bijak untuk kesehatan seluruh anggota keluarga. Untuk memperoleh hasil yang maksimal, terapkan pola hidup sehat seperti disiplin dalam pola makan, dan berolahraga, serta mengkonsumsi air putih paling sedikit 8 gelas/ hari. Dapatkan informasi lengkap tentang Milkuma di www.milkuma.com. Saat ini Anda bisa mendapatkan Milkuma di Apotek2 juga Toko Obat terdekat dikota anda, atau hubungi, Jatim; 082120862055. Banyuwangi, 082141354607, Bangkalan : 085322748548, Sumenep : 082120862055, Situbondo : 082120862055. Depkes RI No. PIRT. 6.09.3328.01.395.


40

Selasa 1 Mei 2012

Guru Swasta Lolos Verifikasi Rekan-rekan Seangkatan Ngelurug Kantor BKD

EDY SUPRIYONO/RaBa

PROTES: Kepala BKD, Lutfi JP, menemui sejumlah guru yang melakukan komplain ke kantor BKD kemarin.

KENDIT - Rokok tanpa pita cukai masih banyak ditemukan di Situbondo. Buktinya, kemarin Polres Situbondo mengamankan 4.000 bungkus rokok yang diduga ilegal alias tanpa pita cukai. Rokok berbagai merek tersebut disita dari tangan Farida, 52, warga Kelurahan Patokan, Situbondo. Puluhan ribu batang rokok tersebut juga diamankan dari Toko Baru, Dusun Karang Anyar, Desa/Kecamatan Kendit, sekitar pukul 09.00 kemarin. Rokok tersebut di antaranya bermerek Revo, Merah Sejati, dan Alami. Selain rokok, polisi juga menyita 1.500 buah kosmetik tanpa izin. Semua barang tersebut dibawa ke Mapolres Situbondo sebagai barang bukti. Terbongkarnya peredaran rokok tanpa cukai itu berkat kejelian polisi. Polisi sudah lama mencurigai peredaran rokok tanpa izin pemerintah itu. Apalagi, informasi terkait peredaran rokok tanpa label tersebut sudah santer. Untuk menindaklanjuti informasi tersebut, polisi menggelar operasi. Dari operasi itu, tentu polisi bisa

SITUBONDO - Pagi ini, STKIP PGRI Situbondo akan mewisuda 219 sarjana pendidikan. Tradisi akademik ini akan dikemas dalam Rapat Terbuka Senat STKIP PGRI yang digelar di gedung serba guna Baluran, Jalan PB Sudirman. Ada sembilan mahasiswa yang menjadi lulusan terbaik tahun akademik 2011/2012. Sepuluh siswa berprestasi itu adalah Riska Yuliana dengan IPK 3,61, Fadilah Nur Jannah (3,61), Nur Laili Indah DK (3,59), Nuzul Furqhon (3,57), Deta Decha Lasa (3,55), Siti Nur Afsatul Rahmatullah (3,54), Adi Muhtar ISTIMEWA (3,52), Fit Lidiawati (3,52), Fitria John Hari S. Windari (3,52). “Tunjukkan Anda adalah sarjana yang memiliki landasan moral akhlak yang baik, dan sekaligus sarjana yang bermartabat di mana saja berada. Kibarkan bendera STKIP PGRI Situbondo dalam ruh dan jiwa. Insyaallah itu akan mengantarkan Anda menjadi orang-orang yang berguna bagi agama, nusa, dan bangsa,” terang Ketua STKIP PGRI Situbondo, John Hari Santoso. STKIP PGRI bertujuan mencetak guru profesional dan handal, beriman, dan bertaqwa kepada Allah SWT, berakhlakul karimah, dan bermartabat. Untuk mewujudkan itu, tiga dimensi dipadukan ■ Baca STKIP...Hal 39

A. Rusydi, S.Pd

A. Zubaidi, S.Pd

Suryono, S.Pd

Tri R W, S.Pd

Ugik W, S.Pd

Lila R, S.Pd

Widya N, S.Pd

Agustin N R, S.Pd

Ahmad D, S.Pd

Ahmad Maili, S.Pd

Ahmad Sofi, S.Pd

Ahmad Subki, S.Pd

Cawati, S.Pd

Danang I , S.Pd

Dedy I, S.Pd

Detha D L, S.Pd

Dewi Indah K, S.Pd

Dewi Ratna O, S.Pd

Fahror Rozi, S.Pd

Faisol, S.Pd

Fathollah, S.Pd

Fauzi, S.Pd

Fawaid Aziz, S.Pd

Imam S, S.Pd

Imam S, S.Pd

Imam Rasidi, S.Pd

Irfan C.F, S.Pd

Ma’at R, S.Pd

Mahfud, S.Pd

Mardi U, S.Pd

Nikmatul Ula, S.Pd Nizar Zulmy, S.Pd

Rika D. L, S.Pd

Siti S , S.Pd

Agus S, S.Pd

Anis Mahdi, S.Pd

Arif L, S.Pd

bangan dan Mutasi, Wira Mukti. Mereka sempat geleng-geleng kepala dengan pengaduan para pendidik TK di Kecamatan Arjasa tersebut. “Kita pasti akan mencoret dan menganulirnya di BKN jika memang setelah kita lihat nanti ada rekayasa dokumen. Itu sudah sangat fatal sekali kesalahannya. Masak guru yang mengabdi di bukan lem-

baga pemerintah bisa diverifikasi juga,” tandas kepala BKD. Dalam pengaduan kemarin diungkapkan bahwa SNT baru terangkat sebagai guru bantu pada 2010. Namun, tak ada yang tahu persis bagaimana dia bisa mengumpulkan persyaratan formal yang disyaratkan dalam K.2 lalu lolos di pengumuman K.2 ■ Baca Guru...Hal 39

4.000 Bungkus Rokok Ilegal Disita

STKIP Wisuda 219 Sarjana

M. Nasir, S.Pd

SITUBONDO - Ketidakberesan proses verifikasi tenaga honorer yang lolos kategori satu (K.1) dan K.2 di Kabupaten Situbondo kembali terungkap. SNT, seorang guru yang bekerja di lembaga pendidikan taman kanak-kanak (TK) swasta di Kecamatan Arjasa, lolos dalam pengumuman K.2. Terungkapnya ketidakberesan tersebut karena sejumlah rekan tenaga honorer yang lolos K.2 itu siang kemarin

mendatangi kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Situbondo. Mereka melakukan komplain sekaligus meminta diperlakukan adil. “Kalau dia masuk, kenapa saya tidak? Padahal, saya lebih dulu bekerja daripada dia. Masa pengabdian saya lebih lama, tapi kok dia bisa lolos K.2. Logika berpikir seperti apa yang harus kita gunakan?” ujar salah seorang guru TK tersebut berapi-api. Para guru TK di sebuah yayasan itu kemarin ditemui langsung Kepala BKD, Lutfi Joko Prihatin; Sekretaris BKD, Agus Haryono; dan Kabid Pengem-

Bambang I, S.Pd

Belli A, S.Pd

Septi Ainun, S.Pd

Ahmad Z, S.Pd

Chairul B, S.Pd

ALI NURFATONI/RaBa

DIPERIKSA: Farida (kiri), dan Uswatun di Mapolres Situbondo.

sedikit memutus akses peredaran rokok yang dapat merugikan masyarakat tersebut. Sebab, jumlah barang bukti yang disita cukup banyak. ‘’Kita laksanakan operasi. Hari ini kita dapat 20 bal rokok tanpa cukai dan 1.500 bedak siang-malam,’’ cetus Kasatreskoba, AKP Priyo Purwandito, di markasnya kemarin. Selain menyita barang bukti, polisi juga menangkap dua orang untuk dimintai keterangan. Selain sang pemilik, polisi juga meminta keterangan Uswatun, 29, warga Dusun

Diyan Sufyandi, S.Pd

Sudarsono, S.Pd

Indah S R, S.Pd

Aji Setojono, S.Pd

Herlina, S.Pd

Edy S, S.Pd

Ondi L, S.Pd

A Trie N, S.Pd

Dwi L.N.M, S.Pd

Didik, S.Pd

Doni M A P, S.Pd

Febriyanto, S.Pd

Fit Lidiawati, S.Pd

Fitri R Susanti, S.Pd

Fitriria W, S.Pd

Ishaq, S.Pd

Ismaul H, S.Pd

Jakfar S, S.Pd

Kamardi A, S.Pd

Mimin P H, S.Pd

Moh Supyan, S.Pd

Moh. Abbas H, S.Pd

Moh. Absir, S.Pd

Moh. Idrus, S.Pd

M Imron R, S.Pd

Novitalisa, S.Pd

Nur Faridah, S.Pd

Nur Halimah, S.Pd

Nur Laili I. D. K, S.Pd

Nurhayati, S.Pd

Nuril H, S.Pd

Riska Y, S.Pd

Rismatillah, S.Pd

Riyana, S.Pd

Riza D. J, S.Pd

Riska M. P, S.Pd

Rofi’atun, S.Pd

Siti N. A, S.Pd

Siti N. K, S.Pd

Sofiatun H, S.Pd

Sri Y, S.Pd

Sudarsono, S.Pd

Sugiarto, S.Pd

Suhartono, S.Pd

Tira F. B, S.Pd

Tirtonadi, S.Pd

Tojo A. S, S.Pd

Tolak R., S.Pd

Untung F, S.Pd

Wahyudi, S.Pd

Winda A. W, S.Pd

Dwi Elisa D, S.Pd

Baca 4.000...Hal 39

Idrus Syamsi, S.Pd Iik Iwan Wahyudi, S.Pd Ivan Fauzan, S.Pd Joni Susanto, S.Pd

Alfan Jayadi, S.Pd Andi Hariyanto, S.Pd

Diana N, S.Pd

Lauk Sungai, Desa/Kecamatan Kendit. Dua orang tersebut diperiksa secara intensif di ruang reskoba Mapolres Situbondo kemarin. ‘’Kita bawa dua orang ini guna proses pemeriksaan,’’ kata Kasat Priyo. Dikonfirmasi di tempat yang sama, Farida mengaku sudah berjualan rokok dan kosmetik tersebut selama setahun. Dikatakannya, rokok tersebut dikirim dari Paiton, Probolinggo. ‘’Bedak-bedak itu dari sales-sales ■

Fitriyatun H, S.Pd Fitriyatun H, S.Pd

Khafids Hasan, S.PdKhairul Anwar, S.Pd Khairul Anwar, S.Pd

Rafi’atul H, S.Pd

Ansori

Edi Efendi, S.Pd

Hairul Anam, S.Pd

Marsum, S.Pd

Martin F, S.Pd

Abd Hamid, S.Pd Abdul Hamid M, S.Pd Abdul Rofik, S.Pd Abu Hasan, S.Pd

Abu Zairi, S.Pd

Adi M, S.Pd

Adi Purnomo, S.Pd

Adinda N Y, S.Pd

Badri, S.Pd

Budarmin, S.Pd

Budi Rahman, S.Pd

Busana, S.Pd

Eni W, S.Pd

Erlinda E, S.Pd

Fadilah N, S.Pd

Humadi, S.Pd

Ida Fitriya, S.Pd

Ilmahul Laili, S.Pd

A Dwi W, S.Pd

Ari A, S.Pd

Edi Jumanto, S.Pd Eka Agustin M, S.Pd

Luki F, S.Pd

Ari Wibowo, S.Pd

Eka W S, S.Pd

Asmayu, S.Pd

Eko Pranata, S.Pd Eksan Hadi, S.Pd

Hengky C, S.Pd Heri Prasetiyo, S.Pd Heri Setiawan, S.Pd Holifah Ria N, S.Pd Holifah T, S.Pd

Khalid W, S.Pd Khairul Umam, S.Pd Khosnandar, S.Pd

Puasari M, S.Pd

Qhazali, S.Pd

Siti H, S.Pd

Kiki Nurul H, S.Pd

Lailatul R, S.Pd

Lili Ayu F A, S.Pd

Lina P, S.Pd

Linda L, S.Pd

Luh Lina D, S.Pd

Muslim, S.Pd

Nadhifatul I, S.Pd

Nidaryanto, S.Pd

Rahmatullah, S.Pd

Rani W, S.Pd

Ratna R. A. K, S.Pd

M. Nurudin, S.Pd

M Riko A.B, S.Pd

M Solihin, S.Pd

M Halil, S.Pd

M Jaka I, S.Pd

M Shayyib, S.Pd

Mukhlish, S.Pd

Mulyadi, S.Pd

Nuril F, S.Pd

Nurul I, S.Pd

Nuzul F, S.Pd

Nuzulul M, S.Pd

Oktavera D, S.Pd

Puji Astutik, S.Pd

Putra Tri A, S.Pd

Quratul F, S.Pd

Rahma I D, S.Pd

Ryan R. J, S.Pd

Saiful B, S.Pd

Saiful R, S.Pd

Samsul, S.Pd

Samsul B, S.Pd

Santi Y, S.Pd

Saryoto, S.Pd

Septariyanto, S.Pd

Sidiq A, S.Pd

Sinta K., S.Pd

Siti A , S.Pd

Siti N. R, S.Pd

Suhermanto, S.Pd

Suhriyanto, S.Pd

Supriyadi, S.Pd

Supriyanto, S.Pd

Suryadi, S.Pd

Sutiono, S.Pd

Suyati, S.Pd

Syukron, S.Pd

Taubat K, S.Pd

Taufik, S.Pd

Taufik H, S.Pd

Teguh I. M, S.Pd

Tin I, S.Pd

Wiwin A, S.Pd

Wulandari, S.Pd

Yuliatik, S.Pd

Zainul Q, S.Pd

Zainur R, S.Pd

Zainuri, S.Pd

Ardiyan F, S.Pd

Romi F, S.Pd

Yudi A, S.Pd

Yoyok B, S.Pd

Yudiyanto, S.Pd

Fathor R, S.Pd

Nurul H, S.Pd


Radar Banyuwangi 1 Mei 2012