Page 1

1 APRIL

29

TAHUN 2012

Dibunuh Mantan Suami Janda yang Mayatnya Dibuang ke Kebun Tebu

SIGIT HARIYADI/RaBa

NEKAT: Seorang warga memanjat jembatan yang ambrol demi menghemat jarak tempuh 5 Km di Kecamatan Muncar kemarin.

Jembatan Ambrol, Siswa Kecemplung MUNCAR - Jembatan gantung yang menghubungkan Dusun Krajan, Desa Kedungringin, dan Dusun Kawangsari, Desa Wringinputih, Kecamatan Muncar, mendadak ambrol Jumat sore (30/3). Akibat kejadian tersebut, beberapa siswa SMP yang berada di atas jembatan pun tercebur ke sungai. Tidak hanya itu, sedikitnya tiga unit sepeda motor yang melintas di atas jembatan tersebut juga kecemplung sungai. Beruntung saat peristiwa itu terjadi, aliran sungai cukup tenang sehingga tidak ada korban jiwa. Meski begitu, beberapa

siswa harus dilarikan ke puskesmas karena mengalami luka. Informasi yang berhasil dikumpulkan wartawan koran ini menyebutkan, kejadian yang menghebohkan warga tersebut terjadi saat puluhan siswa SMP Negeri 4 Muncar (satu atap) berjalan di atas jembatan. Maklum, sekolah mereka berada di seberang sungai tidak jauh dari jembatan tersebut. Dari arah berlawanan, beberapa pekerja pabrik di wilayah Muncar yang hendak pulang ke ru-

mahnya juga melintas di atas jembatan yang terbuat dari kayu tersebut. Kuat dugaan, jembatan itu ambrol karena tidak kuat menahan beban. “Saat kejadian, kira-kira ada 50 orang yang berada di atas jembatan itu. Separo di antaranya tercebur ke sungai. Mereka mayoritas siswa yang baru pulang sekolah,” ujar Syafi’i, 38, warga sekitar kemarin (31/3). Syafi’i mengatakan, kebanyakan korban yang tercebur ke sungai mengalami luka ringan ■  Baca Jembatan...Hal 39

SITUBONDO - Terjawab sudah misteri pembunuh Yulinda, 27, janda asal Desa Tenggir, Kecamatan Panji, Situbondo, 24 Februari 2012 silam. Pelaku pembunuhan sadis itu ternyata mantan suaminya sendiri, yakni Abdus Salam, 30. Selain Abdus Salam, polisi juga mengamankan Subowo, seorang pecatan marinir yang diduga mengetahui pembunuhan Yulinda. Sejak Jumat petang (30/03), kedua tersangka dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Situbondo. Masih ada satu tersangka lagi yang diburu. Perannya adalah menjual sepeda motor milik Yulinda di Kecamatan Besuki. “Masih dikejar ke tempat yang diduga menjadi tempat pelariannya. Semoga saja segera tertangkap,” ungkap sumber koran ini di Mapolres Situbondo kemarin (31/3). Informasi yang dikumpulkan wartawan koran ini menyebutkan, penangkapan Abdus Salam dilakukan sekitar pukul

17.00 di rumahnya, di Desa Kayuputih, Kecamatan Panji. Dia tak bisa mengelak karena polisi juga membawa Bowo, orang yang mengetahui pembunuhan tersebut. Satu jam sebelum datang ke rumah Abdus Salam, polisi menangkap Bowo di sebelah utara Restoran Malang, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji. “Jadi setelah membunuh mantan istrinya, pelaku menyerahkan motor dan hand phone korban kepada Bowo untuk dijual,” terang Bag Ops Satreskrim Polres Situbondo, Iptu Aryo Pangandaran. Saat bertemu Bowo, Abdus Salam menceritakan bahwa dirinya baru saja membunuh mantan istrinya. Namun, Bowo tidak pernah mengungkapkan hal itu kepada polisi. Dia justru menyembunyikan dan menjual telepon seluler (ponsel) dan sepeda motor Yulinda. Dari ponsel milik Yulinda itulah, polisi berhasil mengungkap kasus tersebut. Ceritanya, pada saat sedang makan nasi goreng bersama sejumlah temannya, Bowo tak memiliki uang ■  Baca Dibunuh...Hal 39

Batal Malu di Kandang

LALU LINTAS

GALIH COKRO/RaBa

GILANG GUPTA/RaBa

SERING: Kecelakaan di Sukowidi pada 26 April 2011 lalu (atas). Kecelakaan di Sukowidi 24 Maret 2012 lalu (bawah).

Pertigaan Sukowidi Dikaji DPRD Jatim KALIPURO - Ruas jalan simpang Sukowidi mendapat perhatian anggota DPRD Jawa Timur, Irwan Setiawan. Politisi asal PKS itu mengunjungi lampu merah rawan kecelakaan itu kemarin (31/3). Saat meninjau lokasi, Irwan berkesimpulan bahwa ruas jalan di lokasi tersebut terlalu sempit. Untuk menghindari kecelakaan terulang, Irwan berpendapat harus ada pelebaran jalan ■  Baca Pertigaan...Hal 39

BAGAIMANA INI...

BANYUWANGI - Hasil kurang memuaskan kembali dipetik Persewangi Banyuwangi kemarin (31/ 3). Setelah ditahan imbang 1-1 oleh Persipro Probolinggo dalam leg pertama Piala Indonesia (29/3), hasil yang sama juga dicatatkan Laskar Blambangan saat mengawali kiprah perdana di lanjutan putaran kedua kompetisi Divisi Utama PSSI kemarin. Bertindak sebagai tuan rumah, Persewangi yang menjamu Madiun Putra gagal menjinakkan anak asuh Hanafi tersebut. Kedua tim harus puas berbagi hasil satu angka. Skor imbang 1-1 menjadi hasil akhir pertandingan yang digelar di Stadion Diponegoro kemarin tersebut ■  Baca Batal...Hal 39

REKA ULANG: Abdus Salam (oranye) dibawa ke lokasi pembunuhan di kebun tebu Dusun Mumbul, Desa Peleyan, Kecamatan Panarukan, Situbondo, kemarin.

Oknum Suporter Pukul Spion SEMENTARA itu, Nyoman, 42, warga Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore, mendatangi kantor biro Radar Banyuwangi di Jalan Raya Jember Nomor 36, Desa Setail, Kecamatan Genteng, sore kemarin (31/3). Dia menyampaikan keluhan atas rombongan suporter sepak bola yang memukul kaca spion mobil Totoya Innova bernopol P 401 VO yang dia kemudikan. Peristiwa itu bermula saat Nyoman mengemudikan mobil berwarna hitam tersebut dari arah utara (arah Banyuwangi) ■  Baca Oknum...Hal 39

EDY SUPRIYONO /RaBa

Dihabisi dengan Kapak

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

DUEL: Pemain Persewangi, Moukelele Ebanga (12), berjibaku dengan pemain MP di Stadion Diponegoro, Banyuwangi.

SEMENTARA itu, Polres Situbondo terus mendalami pembunuhan yang dilakukan Abdus Salam. Siang kemarin (31/3), Abdus Salam dikeler ke lokasi pembunuhan di sebuah kebun tebu di Dusun Mumbul, Desa Peleyan, Kecamatan Panarukan. Kedatangan tersangka dan sejumlah polisi itu sekaligus untuk mencari barang bukti, yaitu sebuah kapak. Senjata tajam itulah

yang digunakan Abdus Salam menghabisi mantan istrinya. Kapak tersebut masih misterius. Sebab, pelaku membuang senjata tajam itu ke tengah kebun tebu. “Pokoknya saya buang sebelum tikungan itu, Pak. Saya tidak ingat di mana, yang pasti agak jauh dari sana (tempat pembunuhan),” kata Abdus Salam dalam Bahasa Madura ■

Tutik Margiyanti, Satu-satunya Kadis Perempuan di Situbondo

24 Tahun Mengabdi, Tak Menutup Keran Asmara Tutik Margiyanti merupakan satu-satunya perempuan di Situbondo yang menjabat sebagai kepala dinas (kadis). Sudah empat tahun dia bertugas sebagai Kadis Cipta Karya Situbondo. AGUS BAIHAQI/RaBa

Reklame Penuh Laba-Laba PAPAN reklame berukuran besar (bando) di Jalan S. Parman, Banyuwangi, ini menjadi sarang laba-laba sejak beberapa bulan lalu. Kondisi tersebut membuat bando reklame tersebut terlihat kotor dan kurang sedap dipandang. Padahal, bando tersebut terpasang di salah satu gerbang masuk Kota Gandrung dari arah selatan. Kapan dibersihkan? (abi/c1/bay) http://www.radarbanyuwangi.co.id

 Baca Dihabisi...Hal 39

ALI NURFATONI, Situbondo.

SEBELUM bertemu orang nomor satu di Dinas Cipta Karya Situbondo, tentu wartawan koran ini harus membuat janji terlebih dulu. Maklum, perempuan kelahiran Asembagus itu sangat sibuk. Setelah mendapat nomor ponsel kadis pe-

rempuan tersebut, wartawan koran ini membuat janji dan akhirnya bisa bertemu. Kabid Permukiman dan Perumahan, Imam M. Anshori, mengantar wartawan koran ini ke ruang Tutik. ‘’Silakan masuk,’’ sambut Tutik. Ruang tersebut tampak bersih. Meski panas tengah menyengat, tapi di ruang tersebut terasa sejuk. Di dinding terpajang peta ruas jalan Kota Santri. Puluhan piala penghargaan, baik tingkat kabupaten maupun nasional, berjajar rapi di atas lemari. ‘’Ini yang paling antik, yaitu dapat penghargaan dari provinsi,’’ ujar Tutik menunjuk salah satu piala. Piala- piala tersebut tentu tidak mudah diraih. Butuh kerja keras. Waktu itu, saat pindah tugas dari

SEGERA PINDAH:

Tahan imbang MP, Persewangi batal malu di kandang

Pulang tanpa gaji, pemain tetap malu dengan istri

Tutik Margiyanti di ruang kerja Kadis Cipta Karya Situbondo kemarin. Pertigaan Sukowidi dikaji DPRD Jatim

Ada yang lebih penting dari kajian bagi warga, yaitu realisasi.

ALI NURFATONI/RaBa

Surabaya ke Situbondo, kantor Tutik tak semegah sekarang. Sebab, saat itu Dinas Cipta Karya ma-

sih satu dinas dengan Dinas PU Bina Marga dan PU Pengairan ■

 Baca 24 Tahun...Hal 39 email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@jawapos.co.id


30

Minggu 1 April 2012

Hi – Tech Mall

Puluhan Merek Top Turun Harga KUNJUNGI dan buktikan sendiri banyaknya bonus yang diberikan Hi – Tech Mall di pameran Surabaya Techno Fair yang diperpanjang hingga 8 April mendatang. Seperti mouse, headset, speaker, printer hingga notebook dapat anda bawa pulang setiap harinya. Selain itu juga dapatkan modem hanya seharga Rp 149ribu ditambah gratis internetan unlimited 60hari dari Flexinet untuk para pelajar, mahasiswa, guru dan dosen dengan hanya menunjukkan kartu identitas. Bagi yang membeli notebook di area pameran juga bisa menebus modem hemat seharga Rp 149ribu gratis internetan unlimited 60hari.

Seri Core i Turun hingga Rp 1juta Diawali dengan Toshiba seri L745-1108 yang memberikan cashback fantastis dari Rp 6.850juta menjadi Rp 5.890juta. Sedangkan seri P745 (core i5) ditawarkan dari Rp 7.350juta jadi hanya Rp 6.8juta. Bahkan Acer S3 series memberikan gratis slim DVD external yang bisa didapatkan mulai harga Rp 8jutaan.

BANYUWANGI

Axioo HNM 5520 (core i5) memberikan cashback Rp 200ribu dari harga Rp4.999juta.

Pusat Tablet Tab dan Android Corner CPad CP706 ditawarkan dengan harga Rp 2.199juta. Tablet Tab Treq A10C bahkan ditawarkan seharga Rp 1.3juta (4GB) dan Rp 1.4juta (8GB). Tabulet Octa seharga Rp 2.6juta. Vandroid T1 seharga Rp 1.999.000 plus free microSD 4GB. Samsung Galaxy Tab 7plus ditawarkan seharga Rp 5.2juta gratis full aplikasi. Tablet Inforce Idano ditawarkan Rp 1.1juta. PixCom Lector Rp 749ribu. Sedangkan Cyrus TVPad bisa anda dapatkan seharga Rp 1.999juta. RealPad RL-P700S memberikan gratis leather case dengan harga hanya Rp 1.650juta. Dan Acer Iconia A101 ditawarkan seharga Rp 3.650juta. Kunjungi juga Android Corner untuk konsultasi gratis. Bursa murah Broadband Flexinet, Tri, AHA, IM2,Smartfren, Quicknet, Axis dan Telkomsel flash menawarkan paket modem internet EVDO mulai Rp 100ribuan. Tak ketinggalan, hadiah langsung mulai mouse, printer hingga notebook serta mug eksklusif setiap hari akan melegakan belanja anda. Ingat IT, Ingat Hi-Tech Mall. (*)

Harga murah dan hujan bonus mulai flashdisk hingga Handphone Lenovo seri Z475 yang merupakan notebook gaming memberikan gratis flashdisk 4GB dengan harga hanya Rp 4.6juta. Sedangkan Zyrex memberikan gratis handphone dan WiFi Router untu pembelian seri Sky 3423. Sedangkan Sony Vaio VPC-YB35AG dari Rp 4.550juta menjadi Rp 4.449juta gratis modem. Sedangkan Samsung NC108 ditawarka dari Rp 2.999juta jadi Rp 2.875juta gratis backpack. Fujitsiu LH531 bisa didapatkan dengan harga Rp 4.7juta. Proyektor BenQ seri MX501 dari Rp 4.6juta jadi Rp 4.090juta gratis layar 70”. Dan monitor LCD BenQ (HDMI) ditawarkan Rp 1.975juta. Sedangkan printer Epson memberikan gratis Tshirt dan voucher Rp 100ribu utnuk tiap pembelian Lseries dengan harga mulai Rp 1.275juta. Printer Canon iP plus modif seharga Rp 525ribu dan HP printer K110a hanya Rp 775ribu.

SITUBONDO

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Cluster Borobudur Side •

• Jl. Anggrek Mas •

• Pelatihan Gratis •

• Percetakan •

• Gebyar Daihatsu •

Cluster Borobudur Side “Free Design”, lokasi aman dan strategis, pusat kota belakang kantor Pemda Banyuwangi, type 45/90 50/90 50/110 60/200 80/200. H: Doni 081336465758, Bayu 08123457541

BU, Djl Rmh Jl Anggrek Mas Blok B/15 LT/LB 168/98, 4 KT/1 KM, minimalis (depan Radio Bhasa) Hub: 081358861129

Ikuti Kursus dan Pelatihan Gratis Bagi Pemuda Bidang : Perhotelan, Pariwisata, Tour & Travel dan Bahasa Inggris, Datang langsung : Desy Education , Jl. Hayam Wuruk 75 Giri ( 0333 ) 424476 , 085 258 036 777

Cetak mug, pulpen, kaos, pin, gant kunci, jam, asbak utk promo toko, ktr, souv ultah&nikah. Hrg murah partai/eceran. Ruko Karibia B-3 Jl. Jagung Suprapto (blk bakso P. Agus) 0333417992, 081913906633

Miliki All New Xenia UM 22Jt, Terios UM 28Jt, Gran Max PU UM5Jt, Luxio & Sirion Disc Gede Free GPS. Hub. HADI 0815 5970 5555 / 081 233 432 555 / 087 857 409 555

• Lugonto/Rogojampi •

• Persada Regency •

• Baju Anak “Bebe” •

• Kijang G 94 •

Dijual cepat Persada Regency Banyuwangi kota, type 36 full, 100 juta. 08123469203

Grosir/eceran baju anak “Bebe” Soft opn disc 10/% (bw iklan ini) outlt: Indmrt Banterang. brt PLN Bwi, 087755714067

DjlKijangG94Pjkbaru,ACdingin,birumet,mulus, kondbgsbanbaru,65jt.082142377117Suprijanto

• Perum GGM •

• PT. Kenzi •

Dijual rumah Ls 98m2, lokasi Perum GGM, 2 KT, PLN, PDAM, Tlp, carport. Hub lngsung tnpa perantara 085859687870

PT. Kenzie menyewakan Mobil Crane Excavator - Wales dan angkutan untuk mobilisasi excavator.Hub:Totok 081233184466 Dijual/ disewakan / dikreditkan tanah + bangunan luas kurang lebih 200 m2, bersertifikat, lokasi Lugonto / Rogojampi, hubungi (0333) 631526, 635176, 0811351148

• Balak/Songgon •

Dijual/ disewakan / dikreditkan tanah + bangunan luas kurang lebih 150 m2, bersertifikat, lokasi Kebalen /Rogojampi, hubungi (0333) 631526, 635176, 0811351148

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Tanah & Toko •

• Sawah dekat IKIP •

Djltnh&bangunantokoSHM,1530,704,729,262 (satu lokasi) L 1272m2, an. Fongky Variadi, lok Jl. Sidomulyo,Sumberberas,Muncar.T.0333593383

Djl Sawah Lt 7890 m2 SHM Lok Tmr Lap IKIP Bwi Hrg Nego Hub 085233921396

Tanah Kaplingan Murah dalam kota, 180ribu/m2, @ 10x15= Rp. 27juta, Jl. Gajahmada, Gg Mojoasri, Banyuwangi, sebelah Pasar bongkar muat ke timur 400m, Hub: (0333) 411837 / 0811352122

• Kebun Bekas Sengon • Tanah daerah Tanjung Wangi (meneng), kebun bekas Sengon. Hub: 081353027992

• Jl. Argopuro & Ketapang • Djl tnh Jl. Argopuro, 5.760m2, SHM, lok strtegis, cck utk usha, ada rmah, 200m brat lampu merah. & Tnh di Ketapang, 10.665m2, SHM, lok strtgs, cck utk usha, brt jln, dkt rum mkan Watudodol. H: 08885513688, 0816593668

Djl cepat & murah Selep Beras LT2935m2, strategis, Hub: 081336596124, bisa nego

BANYUWANGI • Karyawan •

Ahli Jagal Truk / Motor / Elktrnk Karnia Dtr Steel, Jl.Yos Sudarso 211 085258550833

Perush bth Karyawan, min SMU, laki2, bs kmpter, mngerti akuntasi, photo 4x6 2 lmbr. Lam paling lambat 15 April, dkrm ke Jl. Raya Situbondo km 18 no. 288 Bangsring / via email: kampemandiri@yahoo.com

• Toyota Fortuner ‘10 •

• Kijang Innova ‘07 •

• Suzuki ST150 PU ‘11 •

Dijual Toyota Fortuner 2.5G diesel 2010 Hitam Manual Barang Istimewa sekali, hubungi 089682142828.

Dijual Toyota Kijang Innova G2.0 th 2007, warna hitam, kondisi bagus, siap pakai, harga nego. Hubungi: 08155918371, 087757913939

Dijual Suzuki ST150 (pick-up) tahun 2011 hitam, harga 82,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash / kredit, hubungi (0333) 631526, 635176, 0811351148

• Daihatsu GranMax ‘11 •

• Toyota Avanza ‘10 •

• Daihatsu Xenia ‘08 •

Dijual Daihatsu grand max 1.5cc/1.3 (pickup) tahun 2011hitam, harga 82,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash / kredit, hubungi (0333) 631526, 635176, 0811351148

Dijual Toyota Avanza 1.3 G F601 RM tahun 2010 silver metalik, harga 137,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash / kredit, hubungi (0333) 631526, 635176, 0811351148

Dijual Daihatsu Xenia F600 RV-GMD FJJ tahun 2008 merah metalik, harga 107,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash / kredit, hubungi (0333) 631526, 635176, 0811351148

• Chevrolet Zafira ‘04 •

• Tanah SHM 4400M2 • Djl Tnh pinggir jln raya utama Rogojampi - Bwi, 50 meter utara Kantor Polsek Kabat selatan perusahaan Gazebo, barat jalan, hrg per m2 Rp, 225.000, hubTaufik: 082143391020

• Disewakan • Disewakan murah , Tanah luas 1000 M2, lok. pinggir Jln. perumahan Puri Gading Mas Permai, Dadapan, cck utk usaha rongsokan, materialan, bengkel mbl, dll Hub. 08179622454

Dijual Chevrolet Zafira GL 1.8L MT tahun 2004 biru tua metalik, harga 86,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash / kredit, hubungi (0333) 631526, 635176, 0811351148

• Tanah Rogojampi • Djl tanah 23.655m2, SHM, cck utk prum/ kavling, lok stratgs. & tnh 9.460m2, SHM, lok strtgs, cck utk usha, 50m brt lmpu merah Rgjampi. & tnh 2.400m2, SHM, cck utk perum/usha. H: 08885513688, 0816593668

PEMBERITAHUAN

• Tanah 1350m2 • Jual tnh 1350m2, lok: Ketapang blkg Pelni, 350juta, SHM, Hub: Rini, 08121755753

Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhati-hati. Bila Anda menerima telepon, SMS dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak bertanggungjawab atas semua transaksi yang terjadi selain pemasangan iklan baris secara resmi di Radar Banyuwangi.

BANYUWANGI • Ruko Sobo • Dijual murah Ruko Sobo (165jt) SHM/ IMB, LB 100m2, LT256m2, di daerah Jl. Ikan Wijinongko Sobo. Hub: 08123573571

TARIF IKLAN B.O.T Rp. 75.000, 2x muat, Rp. 125.000, 6x muat, Rp. 180.000, 10x muat. Maksimal dua baris. Hubungi: Radar Banyuwangi Jalan Yos Sudarso 89-C Banyuwangi Telp./Fax. (0333) 412224/415153

• Kebalen/Rogojampi •

Dijual/ disewakan / dikreditkan tanah + bangunan luas kurang lebih 150 m2, bersertifikat, lokasi desa Balak / Songgon, hubungi (0333) 631526, 635176, 0811351148

• Tanah Kapling Murah •

• Jual Selep Beras •

• Jagal Truk •

> MOBIL DIJUAL< Honda Accord Prestige 86, hitam, pajak Des, 25 juta, Hubungi: 082143393435

BANYUWANGI

• Ruko Agus Salim •

• BPKB •

Dibangun Ruko 2Lt (dijual) Lok Jl. Agus Salim (blkg Untag) Banyuwangi, Hub: 081233669969

Hlg BPKB Nopol P 1876 ZO, an. Erni Rawati, al: Krajan RT03/04 Gentengkulon, Gtg

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Elly Irwan Suryanto. Redaktur Pelaksana: Rahman Bayu Saksono. Redaktur: Syaifuddin Mahmud, Ali Sodiqin. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Agus Baihaqi, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi (Banyuwangi), Edy Supriyono, Ali Nurfatoni (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran/Event: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Penerbit: MENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl.Yos Sudarso 89 C Banyuwangi,Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp : (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 18.000/mmk, berwarna depan Rp 30.000/mmk, berwarna belakang Rp 27.500/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 30.000/baris, Lowongan: Rp 45.000/baris, Sosial: Rp 12.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300.  Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

 Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


31

Minggu 1 April 2012

Ground Breaking Dilakukan Menperin

ADA APA LAGI

Pembangunan Pabrik Bosowa Segera Dimulai BANYUWANGI - Pemancangan batu pertama pabrik semen PT. Bosowa Banyuwangi segera dilakukan. Rencananya, ground breaking pabrik semen asal Makassar itu dilakukan Menteri Perindustrian (Menperin) RI, Muhammad S. Hidayat. Bupati Abdullah Azwar Anas mengaku mendapat informasi dari Presiden Direktur PT. Semen Bosowa, Erwin Aksa, terkait rencana ground breaking pabriknya di Banyuwangi itu. Selain Menteri Perindustrian MS Hidayat, Ketua Komite Ekonomi Nasional Chairul Tanjung juga dijadwalkan datang dalam acara tersebut. Saat ini, ungkap Bupati Anas, sedang dipersiapkan secara matang rencana ground breaking itu oleh internal PT. Bosowa. Yang pasti, ground breaking pabrik Bosowa akan dilakukan tahun

ini. “Kehadiran pabrik Bosowa itu akan membuka lapangan pekerjaan baru untuk rakyat Banyuwangi,” ujar Bupati Anas. Seperti diberitakan sebelumnya, pabrik semen itu akan menyerap tenaga kerja sekitar 500 orang. Lima ratus orang itu merupakan tenaga kerja yang berada di dalam pabrik. Padahal, kesempatan kerja di pabrik itu tidak hanya di dalam pabrik. Masih ada beberapa peluang kerja di luar pabrik. Waktu pembangunan pabrik diperkirakan berlangsung satu tahun. Saat datang ke Banyuwangi beberapa waktu lalu, Erwin Aksa menargetkan pabrik sudah beroperasi pada tahun 2013. Pabrik semen tersebut akan melayani pasar semen di Banyuwangi, Bali, Jember dan sekitarnya. Selama ini, permintaan atas semen Bosowa Banyuwangi dilayani pabrik pengantongan di Desa Ketapang ■ Baca Ground...Hal 40

ICHSAN RASYID/RaBa

DIBANGUN TAHUN INI: Lokasi pabrik semen Bosowa di Kelurahan Bulusan, Kalipuro, Banyuwangi.

SIGIT HARIYADI/RaBa

SENIOR :Tugimin diamankan di Mapolsek Cluring kemarin.

Bungkus Rokok untuk Merekap Nomor Togel CLURING – Gara-gara kedapatan ngecer kupon judi toto gelap (togel), Tugimin, 56, warga Dusun Cemetuk, Desa/ Kecamatan Cluring, Banyuwangi terpaksa harus menginap di dalam sel tahanan mapolsek setempat. Tugimin ditangkap aparat, saat menunggu pembeli kupon judi togel di rumahnya. Dari tangan lelaki yang satu ini, polisi menyita barang bukti (BB) berupa uang tunai sebesar Rp 14 ribu. Polisi juga menyita selembar kertas bekas bungkus rokok yang bertuliskan nomor togel, serta satu unit HP. Kepada petugas, Tugimin mengaku baru sebulan terakhir menggeluti bisnis togel. Seluruh uang taruhan para pejudi itu lantas disetorkan kepada seorang pengepul dengan imbalan sepuluh persen. Kapolsek Cluring, AKP Agung Setyabudi melalui Kasi Humas Aiptu Eko Laksono membenarkan pihaknya mengamankan seorang tersangka tersebut. “Kita masih mengejar oknum pengepul yang identitasnya sudah kami kantongi,” ujarnya kemarin (31/3).(sgt/bay) ADVERTORIAL PARIWISATA

Kolam Renang Umbul Bening di Desa Sumbergondo, Kecamatan Glenmore

Awalnya Ingin Bangun Vila di Dekat Sumber Suci PEMILIK lokasi wisata Kolam Renang Modern Umbul Bening, Fikky Septalinda sebenarnya tak pernah membayangkan sebelumnya bakal mendirikan tempat wisata seperti yang ada sekarang. Awalnya, pengusaha muda yang masih melajang tersebut justru ingin mendirikan beberapa vila di lokasi tersebut. Bidikannya adalah para pengunjung dari Pulau Bali. Maklum, lokasi wisata dengan luas 1,9 hektare tersebut posisinya berada persis di sisi selatan atau bawah waduk Umbul Pule, yang selama ini airnya disucikan oleh Umat Hindu. Sehingga dalam waktu-waktu tertentu, bahkan hampir setiap sebulan sekali, seribuan lebih umat Hindu dari Bali berkunjung ke lokasi tersebut untuk melakukan ritual sekaligus mengambil tirta suci. Potensi inilah kemudian yang membuatnya berpikir untuk membangun vilavila atau home stay di lokasi tersebut. “Sasaran utamanya yaitu tadi, pengunjung dari Bali luar biasa,” katanya. Namun ketika niat tersebut hendak direalisasikan, muncul masukan dari masyarakat banyak yang meminta agar

dirinya membangun lokasi kolam renang saja, sehingga bisa menyerap tenaga kerja warga sekitar. Bahkan sejumlah orang yang memiliki lahan di sekitar lokasi tersebut, rela menjual lahannya kepada Fikky agar pembangunan wisata kolam renang bisa diwujudkan dan dikembangkan. Karena ada masukan tersebut, alumnus Universitas Jember itu akhirnya mencoba untuk menuruti permintaan warga. Sehingga akhir 2010 lalu, dia merintis berdirinya tempat wisata Kolam Renang Modern, yang diberi nama Umbul Bening. Untuk merintis berdirinya sebuah tempat wisata kolam renang tersebut, juga tidak membutuhkan waktu lama. Dia datangkan desainer wisata untuk menggarap tempat tersebut secara apik. “Dalam waktu empat bulan, lokasi wisata ini sudah kita launching,” tuturnya. Sedang nama Umbul Bening sendiri diberi oleh tokoh masyarakat setempat yang menyandarkan pada jernihnya air dari sumber mata air Gunung Raung tersebut ke kolam renang itu. ‘’Airnya sangat bening atau jernih, bisa langsung diminum meski tanpa dimasak,” jelasnya. (azi/bay)

FOTO-FOTO: ABDUL AZIZ/RaBa

BENING: Air kolam renang di Umbul Bening sangat jernih dan bermnafaat untuk terapi kesehatan.

Bangun Bumi Perkemahan dan Kolam Edukatif

MENARIK: Wisata kolam renang Umbul Bening dikelilingi 50 buah gazebo.

Kolam Renang Dikelilingi Gazebo MEMASUKI lokasi wisata Kolam Renang Modern Umbul Bening di Desa Sumbergondo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, tentu ada nuansa yang menyejukkan mata dan terasa damai di hati. Maklum, begitu kita masuk ke lokasi wisata milik Fikky Septalinda yang juga Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Glenmore tersebut, kita tak hanya disuguhi oleh beningnya air di kolam-kolam yang ada di dalamnya. Di sekeliling kolam air yang sangat jernih tersebut, pandangan mata kita juga disejukkan dengan berdirinya banyak gazebo di sekeliling kolam. Gazebo tersebut banyak digunakan para pengunjung dan keluarganya untuk duduk santai, sambil menikmati pemandangan di sekeliling tempat wisata. “Jumlah gazebo yang mengelilingi kolam ini banyaknya 50 buah,” kata Fikky Septalinda. Sedang kolam renangnya ada tiga buah untuk anak-anak, dan satu lagi untuk orang dewasa.

Kolam renang ini juga dilengkapi dengan water park, seluncur dengan panjang 75 meter, serta air tumpah yang eksotis. Ada juga tempat karaoke terbuka, serta souvenir yang menarik. Selain itu, pemandangan alamnya yang indah semakin menambah asrinya lokasi wisata ini. “Wisata bernuansa alam yang asri ini, kita beri motto health and educative service,” sebutnya. Motto itu diambil bukan tanpa alasan. Sebab jernihnya air dari lereng Gunung Raung tersebut juga bisa digunakan untuk terapi kesehatan. “Selain itu, di dalam lokasi wisata ini juga kita sediakan tempat perpustakaan,” sebutnya. Gadis berjilbab itu menuturkan, keindahan lokasi wisata Umbul Bening dari Kota Genteng berjarak sekitar 16 kilo meter, (letaknya kolam renang sisi barat, Red) itu ditata dengan teknologi tinggi dengan memadukan alam yang setiap bulan berganti nuansa . Sehingga membuat suasana lebih dinamis, dan menjadikan pengunjung lebih betah untuk menikmatinya. (azi)

MESKI terbilang sudah bagus dan fasilitasnya lengkap, namun Fikky Septalinda selaku pemilik tempat wisata Umbul Bening masih akan terus melakukan penyempurnaan. Saat ini, dia sedang membangun satu lagi kolam renang. Nantinya, kolam baru tersebut akan dimanfaatkan khusus untuk kolam edukatif. “Kolam ini ukurannya lebar 15 meter dan panjang 60 meter, dan khusus untuk latihan peserta didik belajar berenang,” kata-

nya, sambil menunjukkan lokasi kolam yang baru dibangun tersebut. Selain menambah satu kolam renang edukatif, dia juga akan mengembangkan lokasi tersebut dengan membangun bumi perkemahan. Lokasi untuk membangun bumi perkemahan tersebut sudah ada. Letaknya di sisi barat kolam renang dan luasnya mencapai 2500 meter persegi. “Nanti juga kita lengkapi dengan keterampilan motor ATV,” tandasnya. (azi)

WELCOME: Ayah Fikky Septalinda, Norman Iswandi di depan papan nama Umbul Bening.

Trio Macan Tampil 8 April UNTUK menghibur para pengunjung wisata kolam renang modern Umbul Bening, pemilik sekaligus pengelola selalu menghadirkan artis lokal maupun luar daerah setiap bulan. Bahkan pada Minggu 8 April 2012 mendatang, pemilik wisata Umbul Bening bakal menghadirkan penyanyi Trio Macan yang terkenal membawakan tembang iwak peyek. “Yang juga tidak kalah menarik, bagi para pengunjung disediakan hadiah sebuah sepeda Yamaha Mio Sporty,” kata Fikky Septalinda. Anggota DPRD Banyuwangi dari Fraksi PDI Perjuangan itu menuturkan, pihaknya memang sengaja memberikan hiburan khusus kepada para pengunjung kolam renang modern Umbul Bening setiap bulan. Hal itu sebagai daya tarik agar masyarakat berdatangan ke lokasi tersebut. Selain itu, hadirnya artis tersebut sekaligus sebagai bonus atau apresiasi kepada pengunjung yang selama ini menjadikan lokasi Umbul Bening sebagai jujugan berwisata bersama keluarga. “Setiap bulan artisnya selalu ganti, dan mudah-mudah pengunjung benar-benar terhibur saat berkunjung ke Kolam Renang Modern Umbul Bening,” harapnya. (azi)


38

Minggu 1 April 2012

Lelaki Itu Untuk K.H.R. Ach. Fawaid As’ad Lelaki yang semenjak umur belasan muda tak bisa lagi mendapat belaian lembut kasih sayang ibunya, selamat jalan Lelaki yang semenjak umur belasan muda hanya hidup bersama ayah dan saudara, dan merasakan hangatnya kasih ibu dari kakak perempuannya saja, selamat jalan Lelaki yang semenjak remaja dilarang ayahnya sekolah ke mana-mana, selamat jalan Lelaki yang semenjak kanak tidak boleh jauh-jauh dari ayahnya, harus melihat bagaimana ayahnya memikul penderitaan dan harapan manusia, selamat jalan Lelaki yang sejak ayahnya sakit-sakitan, diminta melanjutkan tugas memikul penderitaan dan harapan manusia, selamat jalan Lelaki yang relatif muda telah ditinggal wafat ayah tercinta, bersusah payah melanjutkan tugas ayahnya, selamat jalan Lelaki yang berharap saudaranya dapat membantu mengusung beban berat tak terkira, selamat jalan Lelaki yang terengah-engah sendirian mengangkat berat pikulan, karena saudara yang diharap-harap membantunya ternyata meninggalkan, selamat jalan Lelaki yang makin sendiri setelah saudari tua pengganti ibunya, yang mengasuh dan menemaninya sejak remaja, pergi untuk selamanya, selamat jalan Lelaki yang hatinya menangis sesenggukan, percaya tidak percaya bahwa ia tinggal sendirian, tapi senyum di mulutnya terus mengembang, karena dunia tidak boleh murung oleh hatinya yang murung, selamat jalan Lelaki yang bertahun-tahun memikul ronta, luka, mimpi, dan harapan puluhan ribu manusia, melewati semak-semak berduri, tersayat tajam batuan, mendaki tebing dan melintasi jurang, menembus belantara dan padang sunyi sendirian, selamat jalan Lelaki yang menimang-nimang lapar dan dahaga manusia ke mana-mana, dan memukul-mukulkan tangannya ke udara, agar tabung-tabung ketidakadilan pecah, dan kemakmuran tumpah melimpah dan merata, selamat jalan Lelaki yang dituduh menjilat-jilat penguasa dan karam dalam urusan dunia belaka, selamat jalan Lelaki yang terpaksa naik kendaraan politik, karena warna hitam jelaga langit harus segera diganti, dan pipapipa keadilan yang mampet oleh rongsokan dan sampah harus segera dibersihkan, selamat jalan Lelaki yang menggetarkan lawan politik, tapi ditikam dan dipelantingkan kawan sendiri, selamat jalan Lelaki yang jatuh terpelanting dan luka, tapi masih diolok-olok dan ditertawakan kawan dan saudara, selamat jalan Lelaki yang menyembuhkan lukanya sendirian, selamat jalan Lelaki yang dengan sabar memilih dan merawat kendaraan tua milik ayahnya, karena derita manusia harus diselesaikan dan harapannya perlu diantarkan, selamat jalan Lelaki yang dianggap menyimpang dari barisan “orangorang tuhan”, dan diteriaki sebagai orang “aneh” yang akan menjerumuskan kehidupan, selamat jalan Lelaki yang terus difitnah, diejek-ejek, disoraki, ditertawakan, dijadikan “tambang ghiba” yang diurai dan dililitkan ke mana-mana, bahkan oleh sejumlah saudara, tetangga, dan orang-orang yang pernah dipikul ayah atau dirinya, selamat jalan Lelaki yang terus tersenyum dan mengajari orangorang lain tersenyum, tidak membalas batu dengan batu, menyambut pukulan dengan pelukan, mengampuni kesalahan lawan dan kawan, serta mendoakan kebaikan mereka, selamat jalan Lelaki yang berdiri tenang, menyambut, merangkul, dan mengusap-ngusap dada manusia yang sesak oleh amarah, tidak terima dirinya dikoyak dan diinjak-injak, selamat jalan Lelaki yang selalu berkata bahwa bagaimanapun ia menetak-netak dada kita, ia tetap saudara Lelaki ... Lelaki ... Lelaki ... Lelaki yang berhati samudera itu kini telah tiada Seribu tahun pun kita tak bisa lagi bertemu di padang sunyi ini Senyumnya telah tersimpan di cakrawala dan selama-lamanya tak ‘kan lagi mendamaikan bumi Lelaki yang sangat mesra, merasakan dan menimangnimang derita kita, SIAPA ENGKAU SEBENARNYA...? KENAPA AKU LAMBAT MENCINTAIMU SEPENUH JIWA...? Gerimis air mataku nyaris sia-sia, tidak sebanding dengan deras air matamu menangisi luka semesta Doa-doaku terbata-bata, tak setakar dengan penderitaan panjangmu memikul nasib kelam bumi dan mengantar anak-anak piatu sejarah dan peradaban ke pintu gerbang kesadaran... Sedekah kami gugup gagap, memandang sedekah jiwa dan ragamu sepanjang usia... Allahumaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu’anhu Selamat jalan Walau kuragu, adakah namaku dalam catatan perjalanan cintamu? Ah... Butanya mataku, tulinya telingaku, batu terjal hatiku... Zainul Walid. Santri, seniman dan sastrawan.

Seperti Dalam Pelajar Menyikapi Larangan Bawa HP SAHABAT Koper, wacana Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang akan melarang siswa membawa handphone (HP) tentu mengejutkan. Pasalnya, di kalangan sahabat Koper, HP sudah menjadi kebutuhan pokok sehari-hari. Tanpa HP, sahabat Koper bak katak di dalam tempurung. Bak tentara berperang, tapi tidak dibekali senjata api atau bedil. Bagaimana ketika nanti larangan itu betul-betul diberlakukan? Pasti sahabat Koper khawatir akan terganggu komunikasi dan pergaulan dengan teman-teman. Benarkah sebegitu dahsyat dampaknya? Jangan keburu parno (paranoid) dulu, sahabat Koper! Mari kita coba memahami maksud dan tujuan Bapak Bupati! Seperti pernah dilontarkan di surat kabar kesayangan sahabat Koper ini, Bupati Anas mewacanakan larangan siswa membawa HP ke sekolah karena resah melihat dampak negatif penggunaan teknologi itu secara bebas. “Secara pribadi saya resah dan gelisah melihat kebebasan penggunaan handphone di kalangan pelajar,” tegas Bupati Anas kepada RaBa. Kebebasan menggunakan produk teknologi di Banyuwangi, menurut bupati, dinilai sudah melampaui kebebasan di Eropa dan Amerika Serikat (AS). Di AS, untuk memiliki BlackBerry (BB) harus melewati seleksi. Tak pelak, prosedurnya butuh waktu panjang dan berbelit-belit. “Sedangkan di Banyuwangi, cukup punya uang, maka sudah bisa memiliki BB berbagai jenis,” ujarnya. Di AS, beber bupati, tidak semua warga bisa mengakses film-film porno lewat internet dengan mudah. Untuk dapat mengakses film-film porno, warga negara AS harus membayar cukup mahal. Di Banyuwangi, akses film dan gambar-gambar porno begitu mudah diakses melalui HP. “Kasus pemerkosaan yang melibatkan pelajar sudah sering terjadi. Ini tidak bisa dibiarkan. Kita harus bersikap secepatnya,” tegas Anas. Kebebasan siswa memanfaatkan produk teknologi tidak bisa dibiarkan sebebas sekarang. “Ke depan harus ada pengaturan penggunaan HP untuk memperkecil ekses negatif,” cetus bupati. Nah, wacana Bapak Bupati itu langsung mendapat tanggapan beragam dari berbagai kalangan. Banyak yang mendukung, tapi tidak sedikit yang menolak. Ada juga yang mengusulkan agar yang dibatasi adalah jenis HP yang memiliki teknologi dan fitur canggih. Ada juga yang meminta agar larangan bawa HP diberlakukan bagi siswa SD saja. Sebenarnya bagaimana sih kebu-

Tempurung

tuhan sahabat Koper terhadap HP atau gadget canggih? Ternyata tidak sedikit sahabat Koper di Banyuwangi, yang sudah akrab dengan smart phone atau gadget canggih sejenis BB dan tablet. Mereka menilai, produk canggih ibarat sebuah laptop kecil yang sangat fleksibel. Bahkan, produk tersebut mampu mewakili laptop dan gadget lain. “Pastinya mempermudah komunikasi,” ungkap Gadis Mutia, sahabat Koper kepada koran ini. Menurut pelajar SMA ini, smart phone tidak selalu memberikan dampak negatif bagi pelajar. Pasalnya, tak semua pelajar sengaja menyalahgunakan gadget canggih untuk hal-hal negatif. Seperti diam-diam mengakses situssitus ‘terlarang’. “Selama menggunakan smart phone secara bertanggung jawab untuk mendukung aktivitas di sekolah, menurut saya tidak ada masalah. Sebab, sebagai pelajar kami cukup tahu batasannya,” tandas Gadis. Lalu bagaimana aturan di sekolah sahabat Koper sendiri? Apakah sudah diberlakukan aturan ketat terhadap penggunaan HP di lingkungan sekolah? Ternyata mayoritas sekolah sudah memberlakukan aturan tersebut. Salah satunya di SMP Negeri 1 Genteng. Di lembaga pendidikan rintisan sekolah berstandar internasional (RSBI) tersebut, ternyata sudah diberlakukan larangan siswa bawa HP ke sekolah. Bahkan, aturan itu sudah diterapkan sejak tiga tahun lalu. “Aturan tersebut sudah berjalan selama tiga tahun,” ungkap Suyanto, guru Bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Genteng, kemarin (31/3). Sahabat Koper pasti penasaran, bagaimana siswa menghubungi keluarganya ketika ada kejadian emergency? Jika para siswa mau menghubungi keluarganya, misalnya minta dijemput atau ada alat tulis yang ketinggalan, maka sekolah menyediakan fasilitas HP. Tidak tanggung-tanggung, tiga unit HP disediakan di ruang tata usaha (TU). “Siswa bisa menggunakannya secara gratis. Ketiga HP itu dijaga dengan aman oleh petugas TU,” terang Suyanto kepada RaBa. Bagaimana kalau siswa kedapatan bawa HP? Jika tertangkap basah bawa HP, maka sekuriti akan menaruh HP siswa itu di meja kepala sekolah. “Secara otomatis, siswa yang bersangkutan harus berurusan dengan kepala sekolah,” jelasnya. Keuntungan pembatasan membawa HP, lanjut Suyanto, adalah kenakalan pelajar dapat diantisipasi. Khususnya siswa kelas IX, yang coba-coba memberi dan menerima jawaban soal ujian antarteman. Konsentrasi belajar siswa juga tidak akan pecah, karena terfokus kepada HP-nya . “Dengan pelarangan itu, kini kerawanan akibat pengaruh internal maupun eksternal bisa dimi-

FOTO MODEL: GADIS MUTIA ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

○ ○

GALIH COKRO/ RaBa

TIDAK GAPTEK: Pelajar kini sudah akrab dengan Smart Phone dan Gadget.

nimalkan,” imbuhnya. Kebijakan melarang siswa bawa HP itu didukung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banyuwangi lho, sahabat Koper. Tetapi, MUI mendukung jika diberlakukan bagi siswa Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtidaiah (MI) saja. Sekretaris MUI Nur Khozin Cholil menyarankan, siswa SD/MI sebaiknya jangan dipegangi HP. “Bupati bisa mengimbau sekolah-sekolah untuk menata dan mengawasi, sehingga berlomba untuk menjadi lebih baik,” usulnya. Pendapat tokoh MUI ini sudah bisa dilihat realisasinya di lapangan. Tengok saja, SD Muhammadiyah 1 Banyuwangi. Sejak lama, aturan yang melarang siswa membawa HP sudah diberlakukan di sekolah yang berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto itu. “Kalau butuh menelepon orang tua, kami diizinkan pinjam telepon di kantor sekolah,” kata Ajeng, siswa kelas VI, kemarin. Meski ada yang mendukung, namun ada juga yang menolak wacana larangan HP di sekolah, lho sahabat Koper! Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi, Zainal Arifin Salam menilai, HP memiliki manfaat, meski ada juga mudlaratnya. “Tetapi semua itu tergantung penggunaannya,” ujarnya.

Tetapi, alat komunikasi itu dibutuhkan oleh orang tua dan anaknya yang bersekolah untuk sering kontak. “Banyak sekali kebutuhannya seperti orang tua akan menjemput anaknya,” cetusnya. Untuk itu, menurut Arifin, yang penting bukan pelarangan bawa HP, tapi pembatasan penggunaannya. “HP yang dipakai sebaiknya model lama yang hanya bisa untuk telepon dan kirim pesan singkat. Jadi tidak bisa untuk internetan,” sarannya. Selanjutnya, sekolah melakukan pengawasan penggunaan HP. Guru atau satpam sebaiknya rajin memeriksa HP siswa. “Bila menemukan ada siswa yang membawa HP canggih, dan bisa dipakai internetan, maka harus dirazia. Dampak baiknya, siswa tidak jor-joran HP,” usul warga Gambiran itu. Nah, sekarang tergantung sikap sahabat Koper. Apakah mendukung pelarangan atau menolak. Tetapi bagi sahabat Koper yang sekolahnya sudah melarang, tentu harus mematuhi aturan. Yang perlu diingat, gunakan smart phone dan gadget canggih untuk hal-hal positif dan bisa mendukung aktivitas sekolah. Jangan malah menyalahgunakan, karena akan mengganggu konsentrasi sahabat Koper saat belajar. (gil/abi/afi/c1/irw)

Rindu Sang Musuh Oleh NURUL FATA* “Hufft… dua hari lagi ujian. Cepat sekali dunia ini berputar. Padahal perasaan baru kemarin ujian, sekarang harus ujian lagi,” Menggerutu Simuda dalam hatinya saat ia duduk di teras pondok menyendiri. Kebiasaan Simuda menyendiri dan melamun. Ujian..ujian..dan ujian melayang-layang di atas kepalanya. Dengan cara apa lagi aku belajar? Pertanyaan yang selalu berbisik pada telinganya saat ia hendak menghadapi ujian. Ia takut nilainya turun. Sebab, bila ia mengingat pengalaman buruk yang pernah ia lalui sebelumnya, yaitu saat Simuda terpesona kepada seorang gadis cantik manis, nilai ujian tertinggi tergantikan orang lain. Setelah penyesalan ia dapat, timbul gairah semangat membuas dalam tubuhnya. Semangat telah kembali. Dan ranking satu mengisi rapornya lagi pada semester genap. Ia senang, berlari mengitari gubukgubuk kecil bagai anak kecil yang di hadiahi mainan oleh orang tuanya. Ia pun mengadu kepada orang tuanya penuh bahagia. Dari pengalaman yang telah berlalu, kini ia tak lagi bergelut dalam dunia pacaran, menjamah perempuan. Malam pun tiba. Cahaya lampu terang-menderang menyinari sudutsudut ruang. Malam bagai siang penuh ramai. Jemari hujan mulai mengguyur ranting-ranting pepohonan, menerpa tanah halaman. Air pun menggenang. Malam menggigil dingin. Sayup-sayup angin mulai berdatangan. Suasana makin ramai. Mulutmulut makin asyik melafalkan isi kitab. Santri-santri yang tengah menghadapi ujian mulai belajar sebagai persiapan. Dari tingkat kelas bawah hingga atas. Sebagian tanya-jawab tentang soalsoal ulangan harian yang telah didapat dari seorang guru kemarin. Dan sebagian juga menghafal berulang-

ILUSTRASI: RAMADA/RaBa

ulang kalimat yang dipastikan dapat mengisi lembar ujian. Ada pula yang masih memberi makna atau arti dalam kitab kuningnya. Mereka adalah anak–anak nakal yang pernah bolos sekolah. Haah..kitab kuning. Ya.. orang-orang terdahulu menyebutnya kitab kuning karena isinya yang berbeda dengan kitab-kitab lain. Atas alasan itu, warna kertas kitab yang dipilih

berwarna kuning. Itu sepengetahuan saya. Juga ada yang menyebut kitab gundul. Sebab, tulisannya adalah tulisan arab tanpa syakal atau harokat. Sehingga, cara membaca kitab tersebut perlu belajar nahu dan sharaf terlebih dahulu. Begitu pula Simuda sudah beberapa lembar kitabnya dilahap. Ya, memang banyak temannya yang mengatakan ia pintar. Me-

nurutku tidak !. Ia sendiri tak pernah merasa bahwa ia pintar. Dia merasa bodoh di antara teman-temannya. Kini Simuda tak lagi semangat belajar, tak lagi serius seperti di ujian-ujian terdahulu. Sebab, tak ada teman yang bisa dijadikan saingan olehnya. Yang pernah mengalahkan nilainya. Situa. Ya Situa namanya. Dialah yang pernah mengungguli nilai Simuda. Nestapa panjang dirasakan Simuda. Teman-teman santri kian asyik menjadi seorang musafir yang kehausan mencari air di atas kitabnya. Lembar demi lembar mereka buka berulang-ulang. Memang kebiasaan teman-teman belajar bila hendak menghadapi ujian saja. Kini Simuda menghentikan belajarnya sejenak, lalu melepas lelah. Pandangannya menyapu setiap sudut. Tapi tak ia temukan seseorang yang ia rindukan sedari tadi di sela-sela teman-temanmya yang lain. Pandangannya fokus pada suatu gedung. Di sanalah Situa tiap kali belajar menyandarkan tubuhnya. Gedung kenangan bagi Simuda. Namun, Situa kini tak kelihatan lagi. Oleh Simuda di gedung itu, Simuda hanya diam membisu termangu mengingat Situa yang dikenal pintar dan cerdas. Namun sayang, ia mendahului Simuda pergi ke dunia yang berbeda. Memulai hidup baru. Membuka lembaran baru, mengenang lembaran lama. Ia terbius pesona sosok wanita. Memang ia keras kepala. Persaingan pun berakhir sampai di situ saja. “Kurelakan kau pergi bersama waktumu mengitari kampung, desa, dan negerimu, mengisap madu yang tak lagi manis”. Itu kalimat yang keluar dari mulut Simuda. Tapi ia tak ingin terhanyut langkah Situa.Biarlah insiden itu cukup untuk Situa. Selamat tinggal kawan. Kau tinggalkan kenangan yang membekas pada jemari hati. Bawalah pergi kekalahanmu dengan hati-hati. Jagalah dirimu. Aku masih merindukanmu. *Santri Pontren Ainul Huda, Banyuputih, Sumberwaru, Situbondo.


Minggu 1 April 2012

BERITA UTAMA

39

HALAMAN SAMBUNGAN

Kepala Korban Dihantam Helm ■ DIHABISI... Sambungan dari Hal 29

Sejumlah warga juga ikut mencari kapak tersebut di tengah perkebunan tebu kemarin. Namun, hasilnya nihil. “Kapaknya warna biru, Pak,” imbuhnya. Pertama-tama, Abdus Salam menunjukkan tempat membunuh sang istri. Setelah turun dari sepeda motor, keduanya berbincang serius. Abdus Salam mengajak Yulinda kembali bersatu dalam bahtera rumah tangga. Namun, ajakan rujuk tersebut ditolak mantan istrinya. Salah satu alasannya, Yulinda sudah memiliki laki-laki lain yang sudah pas mengisi hatinya. Abdus Salam ingin tahu siapa laki-laki yang dimaksud istrinya itu. Namun, Yulinda tak mau mengatakan. “Berarti kamu

dengan saya sudah tidak ada hubungan apa-apa ya? Ini kapak, saya takut kamu mengadukan saya kepada pacar baru kamu itu,” usai mengatakan kalimat seperti itu, Abdus Salam langsung menghantam Yulinda yang tepat di depannya. “Saya tidak tahu berapa kali, Pak. Kena apanya, saya juga tidak tahu. Keadaannya kan malam. Yang pasti, dia sempat berucap, sampeyan kok tega kepada saya, Mas. Setelah itu tersungkur dan ngorok,” jelas Abdus Salam. Saat dalam kondisi ngorok, Abdus Salam menyeret tubuh Yulinda ke tengah kebun tebu. Sebelum meninggalkan tubuh mantan istrinya, Abdus Salam memastikan bahwa perempuan itu sudah benar-benar tak bernyawa. Dia sempat mencekik dan memukulkan helm

ke kepala Yulinda. Setelah itu, Abdus Salam membuang helm dan sandal korban ke tengah kebun tebu. Dua barang bukti itu sudah berhasil diamankan. “Ini bukan

rekonstruksi, hanya ingin mencari barang bukti dan memastikan lokasi pembunuhan,” terang Bag Ops Satreskrim Polres Situbondo, Iptu Aryo Pangandaran. (pri/c1/bay)

Sambungan dari Hal 29

Gol Madiun Putra dicetak Windu menit 33, dan gol Persewangi disumbang Ikrom Syafi’i menit 59. Hasil imbang itu menempatkan Persewangi di posisi ketiga klasemen sementara. Poin 14 dihasilkan dari 4 kali menang, 2 kali seri, dan 3 kali kalah. Sementara itu, Madiun Putra menduduki posisi keempat dengan donasi 12 poin. Hasil seri tersebut sekaligus menjadi modal berharga bagi Laskar Blam-

bangan dalam dua laga away ke Probolinggo dan Bangkalan. Persewangi dijadwalkan melakoni leg kedua Piala Indonesia pada 4 April, dan tandang ke Bangkalan menghadapi Gresik United pada 7 April. Persewangi patut berterima kasih kepada Ikrom Syafii. Masuknya mantan punggawa Deltras Sidoarjo itu di seperempat waktu babak kedua menggantikan Marzuki menyelamatkan Persewangi dari kekalahan. Umpan terukur Jun Jin di sisi kiri pertanahan Madiun Putra mampu diselesaikan dengan tendangan mendatar

■ JEMBATAN...

Sambungan dari Hal 29

■ DIBUNUH... Sambungan dari Hal 29

Dia menyerahkan ponsel milik Yulinda tersebut sebagai tebusan. Nah, dari pedagang nasi goreng itulah ponsel Yulinda terlacak. Di sana masih tersimpan sejumlah foto tunangan Yulinda setelah bercerai

dengan Abdus Salam. Konon ponsel itu memang dibelikan tunangannya. “Kecurigaan kepada mantan suami korban sebenarnya sudah ada. Namun, kita tidak punya bukti. Baru setelah Bowo buka mulut, semua menjadi jelas. Abdus Salam juga mengakui perbuatannya,” papar Aryo. (pri/c1/bay)

ke gawang Blue Force, julukan Madiun Putra. Bola yang meluncur pelan gagal dibendung penjaga gawang Madiun Putra, Susanto. Skor pun berubah menjadi 11. Tim tamu sejatinya mampu mencuri gol di awal babak pertama. Tendangan bebas Windu dari jarak 33 meter gagal dijinakkan Catur Adi Nugroho yang berdiri di bawah mistar. Pertandingan yang disaksikan ratusan pasang mata itu dihiasi kartu merah untuk pemain tim tuan rumah. Bambang Sulistyo yang masuk

menggantikan Heri Fiandoyo diusir wasit setelah menerima kartu kuning kedua. Pelanggaran kerasnya memaksa wasit, Munadi, mencabut kartu merah dari sakunya di menit 83. Sekadar diketahui, kartu yang diterima mantan pemain PSBI Blitar itu adalah yang kedua. Saat away ke Stadion Wilis, pemain bernomor punggung 35 itu juga menerima kartu merah. Bermain dengan 10 pemain, tuan rumah mampu mempertahankan kedudukan 1-1 hingga peluit panjang dibunyikan. (nic/c1/bay)

Sudah Lapor Pos Lantas Rogojampi ■ OKNUM... Sambungan dari Hal 29

Setiba di jalan raya Desa Lateng, Kecamatan Rogojampi, Nyoman berpapasan dengan iring-iringan motor suporter sepak bola. “Tanpa sebab yang jelas, seorang anggota gerombolan itu langsung memukul spion sebelah kanan mobil saya. sepeda motor yang iringiringan itu sekitar tujuh unit,” ujarnya. Nyoman langsung menepi. Alangkah terkejutnya dia, karena kaca spion mobil tersebut hancur. “Saya yakin mereka adalah suporter sepak bola. Sebab, saat itu mereka mengenakan kostum sama dengan tim sepak bola,” katanya.

Nyoman yang tidak terima atas perlakuan oknum tidak bertanggung jawab itu langsung melakukan pengejaran. Namun sayang, meski telah beberapa kilometer (km) dikejar, tapi rombongan itu tetap tidak terkejar. “Karena sudah tidak mungkin terkejar, saya memutuskan lapor kepada petugas pos lalu-lintas Rogojampi,” jelasnya. Pria yang satu ini mengaku sangat menyesali tindakan tidak terpuji oknum suporter yang tidak simpatik terhadap pengguna jalan tersebut. Nyoman berharap, polisi giat melakukan sweeping iring-iringan suporter, terutama mereka yang membawa kayu atau benda berbahaya lain. (sgt/c1/bay)

Sambungan dari Hal 29

Kecelakaan yang berulangulang di lokasi yang sama, kata dia, tidak boleh didiamkan. Pihak PU Bina Marga, Dinas Perhubungan, dan Kepolisian, harus duduk bersama untuk membicarakan kewenangan masih-masing atas pengelolaan jalan tersebut. Menurut Irwan, warga yang melintas di ruas jalan itu harus

mendapat jaminan keamanan. Kecelakaan yang terjadi setiap tahun hingga memakan korban jiwa harus dijadikan pelajaran untuk melakukan rekayasa lalulintas baru yang lebih aman. Salah satu yang perlu di evaluasi ulang, kata Irwan, adalah keberadaan pos polisi di pertigaan itu. Apakah pos polisi tersebut tidak justru menghalangi pandangan pengendara dari barat yang akan belok ke utara. Kalau pos polisi itu dianggap

Sambungan dari Hal 29

Tutik mulai bertugas di Situbondo tahun 1988. Tutik sangat senang, karena usul pindah tugas dari ibu kota provinsi ke kota asalnya itu tidaklah mudah. ‘’Atasan saya gak mau ditinggal. Mungkin menunggu saya jadi dulu. SK pindah baru didapat lima tahun setelah usul dikirim,’’ ujarnya. Setelah pindah, melihat fasilitas yang didapat di Situbondo, ternyata sangat kontras dengan yang didapat saat di Surabaya. Namun, itu tidak dia pikirkan. Yang penting baginya adalah mengabdi sepenuh hati. Tahun demi tahun, bersama orangorang sekelilingnya, Tutik mampu menjalankan tugas dengan gemilang. “Dinas

BAYU SAKSONO/RaBa

■ GROUND GROUND... Sambungan dari Hal 31

Semennya masih dikirim dari pabrik Bosowa di Maros, Makassar, menggunakan kapal laut. Pabrik semen Bosowa rencana dibangun di Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro. PT.

SIGIT HARIYADI/RaBa

mengganggu, perlu ada kajian relokasi pos polisi itu. Salah satu fungsi pos polisi adalah menjaga keamanan dan memberi kenyamanan masyarakat. “Kalau pos polisi tidak memberikan keamanan dan kenyamanan masyarakat, ya perlu digeser ke lokasi yang lebih pas,” katanya. Irwan menambahkan, fokus kajian adalah kendaraan yang meluncur dari arah barat. Apakah kendaraan yang meluncur dari barat harus mengikuti

traffic light ataukah langsung boleh belok kiri. “Harus ada kajian secara matang dan menyeluruh agar kecelakaan tidak terulang,” tegasnya. Ruas jalan itu, beber Irwan, merupakan jalan poros nasional. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemprov Jatim agar ikut andil menyelesaikan persoalan itu. “Kita perlu tahu apa yang bisa dilakukan pemprov terkait kewenangannya,” katanya. (afi/c1/bay)

Cipta Karya mulai berprestasi setelah dipisah dengan Dinas PU. Sekarang masuk jajaran empat besar,” jelas perempuan yang tinggal di Perum Permai Panji itu. Sudah empat tahun dirinya menjadi kadis Cipta Karya. Artinya, di posisi tersebut dia sudah dapat bonus setahun. “Batasnya tiga tahun. Jadi kalau lima tahun, itu berarti bonus dua tahun. Jadi, saya masih dapat bonus setahun,’’ ujar perempuan yang per 1 April 2012 ini mengemban tugas baru sebagai kadis Perindustrian dan Perdagangan Situbondo itu. Selain bercerita tentang karir, Tutik juga mau membuka kehidupan keluarga, khususnya terkait asmara. Sepeninggal suaminya tahun 2004 silam, dia mengarungi kehidupan sendiri. Dia mempunyai dua buah hati. Kini mereka sudah besar. Sele-

pas dinas, dia mengisi waktu bersama anak-anak dan keponakannya. Diakuinya, dirinya tidak menutup kemungkinan akan membuka lembaran hidup baru. Dia juga mengungkapkan, sejak ditinggal sang suami, memang banyak yang berusaha mendekatinya. Namun, mengenai hubungan spesial dengan seorang lelaki, perempuan tersebut belum mau buka suara. ‘’Ya tahu sendiri kan dengan kondisi saya seperti ini, yang datang banyak,” katanya. Hanya saja, dia menegaskan bahwa bila kelak diberi jodoh, dia akan menjalani sebaik-baiknya. Sebab, baginya itu adalah satu harapan baru dalam hidup ini. “Ya kalau Tuhan memberi jodoh, akan saya terima,’’ pungkasnya. (c1/bay)

nya itu segera diperbaiki. Jika tidak, para siswa harus berjalan sejauh lima kilometer untuk menuju sekolah. Belakangan diketahui, jembatan sepanjang kurang-lebih 50 meter tersebut sebenarnya baru dibangun sekitar lima bulan lalu. Tidak jauh dari jembatan ambrol tersebut, sedang dibangun jembatan beton. “Kami berharap jembatan yang rusak ini segera diperbaiki. Atau kalau tidak, jembatan permanen yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan itu harus segera diselesaikan. Sebab, para siswa sangat membutuhkan jembatan untuk menyeberang ke sekolahnya,” harap Syafi’i. (sgt/c1/bay)

Semen Bosowa sudah membebaskan lahan seluas 18 hektare untuk membangun pabrik yang ditargetkan akan memproduksi semen sebanyak 1,8 juta ton per tahun tersebut. Investasi yang digelontor untuk membangun pabriknya di Banyuwangi sekitar Rp 800

miliar lebih. “Kita bangun pabrik di Banyuwangi dalam rangka meningkatkan produksi. Kita pilih Banyuwangi karena Banyuwangi memiliki beberapa keunggulan, salah satunya memiliki pantai yang dalam,” ujar Erwin Aksa beberapa waktu lalu. (afi/c1/bay)

Ingin Mendirikan Museum Batik “Saya pertama belajar batik kepada orang dari Pekalongan (Jawa Tengah), lalu mengembangkan batik motif Banyuwangi ini,” jelasnya. Perkembangannya, jelas dia, batik khas Banyuwangi ternyata banyak yang meminati. Selain warga Banyuwangi, warga beberapa daerah di Jawa Timur, Bali, Jawa Tengah, Jogjakarta, NTB, NTT, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, dan daerah lain,

KECEWA: Nyoman menunjukkan kaca spion mobilnya yang rusak dipukul oknum suporter di Kecamatan Genteng kemarin (31/3).

siswa SD Negeri 5 Wringinputih. Siang hari sekolah itu digunakan SMP kami,” tuturnya. Didit menambahkan, selain puluhan siswa, satu bayi juga ikut tercebur ke sungai. Beruntung, bayi malang itu berhasil diselamatkan orang tuanya. Tidak cukup sampai di situ, tiga dari lima unit sepeda motor yang saat itu melintas juga tercebur. “Tiga sepeda motor kecebur, dan dua sepeda motor lain kecantol tali penyangga jembatan. Butuh waktu berjam-jam mengevakuasi sepeda motor tersebut,” katanya. Sementara itu, Angga, seorang siswa lain, berharap salah satu akses menuju sekolah-

Pembangunan Akan Makan Waktu Setahun

Sambungan dari Hal 40

Suami Meninggal Dunia Tahun 2004 ■ 24 TAHUN...

Tetapi, satu korban mengalami luka serius di bagian kaki dan harus dilarikan ke rumah sakit. “Kemungkinan besar jembatan ini roboh karena tidak kuat menahan beban. Sebab, saat itu juga ada lima sepeda motor yang sedang melintas di atasnya,” katanya. Didit, 13, salah satu siswa SMP Negeri 4 Muncar yang menjadi korban, mengatakan bahwa jembatan itu ambruk sekitar pukul 16.00. Saat itu, dia bersama beberapa temannya tengah melintas. “Karena sekolah kami sekolah satu atap, jadi pagi hari digunakan

■ ANGKAT...

Pos Polisi Perlu Digeser ■ PERTIGAAN...

MOBIL Toyota Kijang warna hitam dengan nomor polisi DK 1395 GA mengalami kecelakaan sekitar pukul 21.00 tadi malam. Mobil tersebut menabrak kios genting Isyaroh di Jalan Yos Sudarso Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi. Saking hebatnya tabrakan, posisi mobil pun nangkring di atas tumpukan genting. Hingga berita ini ditulis tadi malam, proses evakuasi kendaraan masih terus berlangsung. (bay)

Terungkap dari Dibangun Lima Bulan Lalu Ponsel Yulinda

Bambang Kena Kartu Merah ■ BATAL...

Kijang Naik ke Atas Genting

juga banyak yang suka. “Batik juga banyak diminati orang asing, seperti Amerika Serikat, Jepang, Jerman, Belanda, dan Australia,” ungkapnya. Meski sudah banyak memiliki pelanggan dari berbagai daerah bahkan dari mancanegara, Suyadi masih terus mengikuti berbagai pameran dan membuka outlet dan agency di sejumlah daerah. Semua itu dilakukan untuk mengangkat nama Banyuwangi. “Kalau sebut batik, biasanya yang dikenal Pekalongan, Solo, atau Jogja. Saya ingin batik

Banyuwangi nanti juga dikenal seperti itu,” cetus suami Retno Dewi Setyowati tersebut. Batik sentuhan tangan Suyadi tergolong bagus. Meski sudah mengharumkan nama Banyuwangi melalui batik, tapi lulusan SPG Negeri Pandan, Genteng, itu belum merasa puas. Demi lebih mengenalkan batik kepada masyarakat, desainer batik tersebut kini sedang menggagas berdirinya Museum Batik di Banyuwangi. “Kita akan mendirikan museum batik,” katanya. (abi/c1/bay)

Karyanya Sering Dijiplak Orang Lain ■ KREASI... Sambungan dari Hal 40

“Alhamdulillah, hasil kreasi motif ini banyak disenangi pelanggan,” ujarnya. Haji Yadi menolak kreasi motif batik yang dilakukan tersebut dianggap merusak pakem batik Banyuwangi. Sebab, yang dia lakukan adalah mengembangkan batik asli Banyuwangi

agar tetap eksis. “Agar eksis juga harus orientasi pasar,” cetusnya. Usaha batik yang digelutinya bisa berkembang karena motif yang ditawarkan bervariasi. “Pengembangan motif batik ini, biasanya satu motif saya tambahi kekayaan alam Banyuwangi, seperti bambu atau ikan. Hasilnya ternyata sangat bagus,” ungkapnya dengan

bangga. Mengembangkan motif batik akan terus dia lakukan. Dirinya sendiri hingga kini sudah tidak ingat berapa motif yang sudah dikreasi. Tidak jarang motif batik hasil kreasinya dijiplak pengusaha batik lain. “Saya tidak masalah malah kasihan, karena orang yang menjiplak itu tidak akan bisa berkembang,” katanya. (abi/c1/bay)

NAFAS BERAT KARENA ASMA KINI SEMBUH DENGAN SUSU MILKUMA HARIYEM, warga Bakalan, Taman Agung, Muntilan, Jawa Tengah kini tak lagi merasakan derita sesak nafas. Ternyata, sudah 4 bulan ini ia minum Milkuma, minuman serbuk susu etawa yang diproses secara alami, tanpa pemanis buatan dan bahan pengawet. Bahan dasarnya adalah susu etawa segar dan gula aren. “Sudah 2 tahun saya menderita asma. Alhamdulillah setelah minum Milkuma, kini saya sudah sehat, nafas berat dan sesak karena asma sudah tidak kambuh lagi.” Terang wanita berusia 50 tahun tersebut. Penyakit sesak nafas atau asma telah menjadi salah satu penyakit yang sangat familiar dengan rakyat Indonesia. Ketika asma menyerang, saluran nafas mengalami penyempitan karena hiperaktifitas terhadap rangsangan tertentu, yang menyebabkan peradangan. Penyempitan saluran pernafasan tersebut merupakan respon terhadap rangsangan yang pada paru-paru normal tidak akan mempengaruhi saluran pernafasan. Penyempitan ini dapat dipicu oleh berbagai rangsangan, seperti serbuk sari, debu, bulu binatang, asap, udara dingin dan olahraga. Dengan tubuh yang sehat, kini nenek 1 orang cucu tersebut dapat menjalani aktifitasnya dengan nyaman. Ia pun mengajak orang lain untuk merasakan manfaat susu etawa ini, “Mari kita sehat bersama Milkuma.” Ajak ibu rumah tangga tersebut. Sebenarnya, banyak masyarakat kita yang belum mengetahui tentang manfaat yang terkandung dalam susu etawa. Berbeda dengan susu sapi, sesungguhnya susu etawa memiliki kandungan gizi yang lebih unggul, baik dari segi

protein, energi, maupun lemak yang mendekati air susu ibu (ASI). Selain mengandung Riboflavin, vitamin B yang penting untuk produksi energi, susu etawa pun tidak menyebabkan alergi sehingga aman, dan bermanfaat untuk penderita asma. Satu gelas susu etawa memasok 20,0% dari nilai harian Riboflavin. Selain itu, mengkonsumsi Milkuma sebanyak 2 gelas sehari bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan vitalitas. Fluorine yang terdapat dalam susu etawa bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh serta membantu pencernaan dan tidak menimbulkan dampak diare pada orang yang mengkonsumsinya. Selain diproses secara alami, pakan ternak yang diberikan pun organik, sehingga menghasilkan susu yang lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan. Milkuma dikomposisikan dengan gula aren sehingga aman bagi penderita diabetes. Milkuma juga sangat dianjurkan bagi perokok baik perokok aktif maupun pasif. Dapatkan informasi lengkap tentang Milkuma di www. milkuma.com Saat ini Anda bisa mendapatkan Milkuma di Apotek2 juga Toko Obat terdekat dikota anda, atau hubungi, Jatim; 082120862055. Banyuwangi, 081217957505; Apt Drajat Farma Jl. Gajahmada, Apt Dunia Sehat Jl. Jend Sudirman, Apt Asia Jaya Jl. Rogojampi, Apt Raya Jl. PB Sudirman. Situbondo: Apt Diponegoro, Jl. Diponegoro Depkes RI No. PIRT. 6.09.3328.01.395.


MINGGU l 1 APRIL 2012 l HALAMAN 40

FOTO-FOTO: GALIH COKRO/RaBa

DESAINER SENIOR: H. Mochamad Suyadi menunjukkan salah satu koleksi batik di Virdes Batik Collection, Desa Tampo, Kecamatan Cluring, Banyuwangi. Dia termasuk salah satu desainer batik yang cukup senior dan produktif.

Angkat Nama Banyuwangi

Lewat Batik FOTO-FOTO: GALIH COKRO/RaBa

TRADISIONAL: Beberapa perempuan menggambar kain menggunakan canting berisi cairan malam.

Dari Katun hingga Sutra KOLEKSI batik di Gallery Virdes Batik yang beralamat di Jalan Doktren Baitus Salam, Dusun Simbar, Desa Tampo, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, tidak hanya memenuhi kalangan tertentu. Agar batik Banyuwangi bisa dinikmati semua kalangan, maka jenis kain batik harus disesuaikan daya beli masyarakat. Bahan yang digunakan batik di Gallery Virdes Batik ada kain katun, rayon, dan sutra. Mengenai harga, tentu menyesuaikan motif batik dan asal bahan. “Kalau kain sutra, harganya ya agak mahal,” terang pemilik

Gallery Virdes Batik Collection, H. Mochamad Suyadi. Seperti batik pada umumnya, pria yang biasa di sapa H. Yadi itu menyampaikan batik produksinya terbagi dalam beberapa jenis, yakni batik stamp, batik tulis, hand painting, dan abstrak. “Semua kita produksi secara profesional,” katanya. Upaya Haji Yadi membumikan batik kepada masyarakat, terutama di Kota Gandrung, ternyata cukup berhasil. Tidak sedikit sekolah dan kantor yang memesan batik untuk seragam. “Seragam sekolah banyak yang memesan batik Virdes,” ungkapnya. (abi/c1/bay)

BATIK Banyuwangi ternyata sudah berusia cukup tua. Bahkan, tidak kalah tua dengan batik Solo, Jogjakarta, dan Pekalongan. Bila dilihat dari nilai-nilai motifnya, batik asal Kota Gandrung sebenarnya juga tidak kalah dengan motif batik asal ketiga kota tersebut. Motif batik Banyuwangi berciri khas lebih menonjolkan kondisi dan kekayaan alam Bumi Blambangan. Itulah yang membedakan batik-batik dari daerah lain. “Batik Banyuwangi dikenal cukup berani, dan sesuai semangat orang Banyuwangi,” cetus pemilik Virdes Batik Collection, H. Mochamad Suyadi. Menurut Suyadi, Banyuwangi dikenal paling banyak memiliki motif batik. Sedikitnya, ada 34 motif batik peninggalan leluhur yang sampai saat ini masih terjaga baik. Tetapi sayang, tidak semua

pencinta batik mengenal puluhan motif batik itu. “Saya masih mempertahankan 34 motif batik itu,” kata desainer batik senior Banyuwangi tersebut. Dari 34 motif batik itu, hampir semua menonjolkan kekayaan alam Banyuwangi, seperti motif paras gempal, kangkung setingkes, gedekan, maskun, sosi, dan gajah oling. “Contohnya motif gedekan, gambarnya ya seperti gedek (anyaman bambu, Red) yang banyak ditemui di Banyuwangi untuk rumah warga,” ungkapnya. Kecintaan kepada tanah kelahiran mendorong Suyadi membuka Virdes Batik Collection pada 3 November 1986. Misinya adalah mengembangkan motif batik warisan leluhur. “Motif batik Banyuwangi memiliki filosofi, seni, dan budaya, yang sangat tinggi,” terang bapak empat putra itu.

FOTO-FOTO: GALIH COKRO/RaBa

EKSKLUSIF: Lantai II Virdes Batik Collection jadi showroom batik berbahan sutra.

Sebelum membuka gallery batik yang juga menjadi tempat tinggalnya di Jalan Doktren Baitus Salam, Dusun Simbar,

Desa Tampo, Kecamatan Cluring, Suyadi pernah mengembangkan batik di Bali n  Baca Angkat...Hal 39

MERAH: Kain yang sudah diwarnai dijemur di tempat khusus.

Kreasi Motif untuk Penuhi Pasar

FOTO-FOTO: GALIH COKRO/RaBa

PROSES: Kain yang sudah dilapisi malam dicelupkan cairan pewarna.

MESKI tetap menjaga keaslian motif batik Banyuwangi warisan leluhur, H. Mochamad Suyadi juga tidak menutup mata dengan tuntutan pasar. Berbagai motif baru dibuatnya demi mengembangkan usaha batik yang sudah digelutinya selama puluhan tahun tersebut. Motif yang dikreasi desainer batik yang juga bos Virdes Batik Collection asal

Dusun Simbar, Desa Tampo, Kecamatan Cluring, itu tidak jauh dari 34 motif batik peninggalan leluhur. “Biasanya dua motif atau tiga motif saya gabung,” terang H. Mochamad Suyadi. Gabungan dua atau tiga motif batik ini, jelas dia, diberi nama baru. Nama motif biasanya diambil berdasar nama daerah atau kekayaan alam di Banyuwangi. “Ada motif yang saya beri nama

gendoh. Sebab, pembeli pertamanya orang Gendoh (Desa Gendoh, Kecamatan Sempu),” katanya. Pria yang biasa disapa Haji Yadi itu mengaku salah satu motif batik hasil kreasinya ada yang gabungan 34 motif batik Banyuwangi. Motif hasil gabungan puluhan motif itu diberi nama motif sekar jagat n  Baca Kreasi...Hal 39

FOTO-FOTO: GALIH COKRO/RaBa

CAP: Ada juga batik yang menggunakan stamp.

CONTACT US!

Tren Terkini Desain Baju Batik Minimalis Tren minimalis ternyata tak hanya berkembang dan populer untuk desain bangunan. Gaya minimalis ternyata juga menginspirasi seorang desainer batik senior Banyuwangi, H. Muchamad Suyadi, dalam mengembangkan batik. DEMI memenuhi kebutuhan pasar, Suyadi merancang berbagai desain baju dan kaus minimalis. Penjualan batik minimalis produksi Virdes Batik ternyata cukup bagus. Meski tergolong baru, tapi peminatnya sudah luar biasa. “Yang terjual sudah cukup banyak, tapi maklum desain mini-

malis tergolong baru,” terang H a j i Yadi. Desain baju dan kaus minimalis ini, jelas dia, merupakan perpaduan kain batik dan kain polos. Sementara, baju dan kaus minimalis yang sudah diproduksi didominasi kain polos. “Ini juga sesuai selera pasar,” katanya. Selain baju dan kaus minimalis, Haji Yadi menyebut Virdes

Batik

Collection juga merancang celana pendek dan berbagai aksesori berbahan dasar batik. Semua barang tersebut tentu bisa diperoleh di Galery Virdes Batik, Jalan Doktren Baitus Salam, Dusun Simbar, Desa Tampo, Kecamatan Cluring, Banyuwangi. (abi/c1/bay)

Anda anggota sebuah komunitas, penghobi, atau sekadar mengetahui keberadaan mereka? Jangan pernah membiarkan hal itu terpendam tanpa diketahui orang lain. Silakan kontak kami di:

radarbwi@gmail.com

FOTO-FOTO: GALIH COKRO/RaBa

TREN: Salah satu desain baju batik minimalis (atas). Kaus batik minimalis (kiri).

Bisa pula melalui nomor telepon (0333) 416647. Atau, hubungi Gerda (085859687870), Iwan (081559555572)

Radar Banyuwangi 1 April 2012  

Radar Banyuwangi

Advertisement