Page 1

SENIN 19 MARET

25

TAHUN 2012

Banyuwangi Makin Seksi, Bikin Jember Iri Oleh: SAMSUDIN ADLAWI

WINGS Air akan masuk Banyuwangi. Trayeknya berbeda dengan Merpati Nusantara Air (MNA) yang sudah lebih dulu hadir. Kalau MNA hanya bandara Juanda-Blimbingsari pergi pulang (PP), Wings Air akan menerbangi rute Juanda-Blimbingsari-Ngurah Rai Bali. Kabar masuknya Wings Air ke Bumi Blambangan akhirnya sampai juga ke Jember. Masyarakat Kota Tembakau iri: bagaimana Banyuwangi bisa

menyalip Jember. Bukankah dulu bandara Notohadinegoro Jember lebih dulu beroperasi. Ya, memang. Beberapa tahun lalu Jember dan Banyuwangi bersaing membangun bandar udara. Persaingannya begitu ketat. Tidak ada yang mau mengalah. Kedua daerah sama-sama ingin jadi juara: ingin bandaranya lebih dulu didarati pesawat komersial. Singkat kisah, Jember akhirnya tampil sebagai

pemenang. Sementara Banyuwangi jadi pecundang. Betapa tidak. Saat Jember menerbangkan pesawat komersial kali pertama, di saat yang sama, sejumlah pejabat Kota Gandrung malah terjerat kasus hukum. Mereka jadi tumbal pembebasan lahan bandara Blimbingsari. Tapi, nasib baik tidak berpihak kepada Jember. Tidak sampai setahun beroperasi, bandara Notohadinegoro tutup lagi. Tidak ada lagi pener-

bangan komersial di sana sampai hari ini. Ternyata proses kerja sama dengan salah satu maskapai yang mengoperasikan pesawat komersial di Jember dianggap menyalahi prosedur. Kepala Dinas Perhubungan Jember pun menjadi tumbal. Dia ditetapkan sebagai tersangka. Kondisi itu dimanfaatkan oleh Banyuwangi. Pemkab daerah berjuluk Sunrise of Java itu bergerak cepat ■  Baca Banyuwangi...Hal 35

Dua Polisi Positif Narkoba Hasil Tes Urine Anggota Polres Banyuwangi ABDUL AZIZ /RaBa

MELASTI: Ribuan umat Hindu mengarak sesaji ke Pantai Pulau Merah di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, siang kemarin.

Menyucikan Diri di Pulau Merah PESANGGARAN - Ribuan umat Hindu mengikuti upacara Melasti di Pura Segara Tawang Alun di pesisir Pulau Merah, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, siang kemarin (18/3). Berbeda dengan peringatan Melasti tahun-tahun sebelumnya, upacara kali dipimpin langsung oleh tiga sulinggih yang berasal dari Banyuwangi. Yang pertama adalah Ida Pandhita Mpu Reka Dharmika Sandi Kerta Yasa dari Griya Anom Sari

LIGA FUTSAL

Malam Ini Final BANYUWANGI – Gelaran AIL Futsal Championship Challenge 2012 dijadwalkan ditutup nanti malam. Penutupan ajang kompetisi futsal tingkat pelajar dan umum ini ditandai pertandingan final untuk kategori umum. Partai puncak ini akan memainkan perebutan juara pertama dan kedua serta juara ketiga dan keempat ■  Baca Malam Ini...Hal 35

F E emal

Ruwet Dilawan Senyum S ENYUMAN merupakan jurus paling ampuh menghadapi berbagai macam karakter orang. Itulah yang diterapkan Linto Dianovitha. Sebagai seorang CPC (Collection Process Coordinator), bertemu dengan banyak orang merupakan rutinitas wajib di k a n t o r. Dan dari sekian banyak orang yang ditemui, masingmasing tentu m e m i l i k i karakter yang berbeda. “Banyak customer yang lucu, menyenangkan, dan tentu saja yang ruwet pun ada,” ujar perempuan berambut pendek itu ■

Pesanggaran. Sulinggih kedua adalah Ida Bapa Pandhita Giri Dharma Arsa dari Padepokan Giri Purwa Santhi Purwoharjo. Yang terakhir adalah Singgih Pandhita Mpu Sri Jati dari Griya Jati Sarana Kecamatan Bangorejo. Upacara Melati menjelang Nyepi tersebut dimulai dengan persembahyangan bersama di pura Segara Tawang Alun. Selanjutnya, ribuan orang tersebut melakukan kirab sesaji menuju

 Baca Menyucikan...Hal 35

 Baca Dua Polisi...Hal 35

Awal Pekan Kembali Normal Sempat Terapkan Sistim Buka-Tutup KALIPURO – Meski cuaca masih belum menentu, arus penyeberangan Jawa-Bali berjalan relatif normal sepanjang hari kemarin (18/3). Pada akhir pekan lalu, arus penyeberangan sempat mengalami buka tutup selama beberapa jam akibat terjadi angin kencang. Walau antrean tidak separah yang terjadi di Pelabuhan Merak Banten, namun para sopir di Ketapang sempat dilanda keresahan. Itu terjadi, karena penundaan pelayaran terjadi pada akhir pekan. Sementara truk muatan berbagai kebutuhan itu harus sampai di Bali dan NTB sebelum liburan Sabtu dan Minggu. Sedangkan yang terjadi kemarin, arus penyeberangan ke Bali dan sebaliknya berjalan lancar. Walau sempat terjadi angin kencang, namun tidak sampai memaksa adanya penundaan pelayaran seperti akhir pekan lalu. Di pelabuhan, tidak terlihat kepadatan kendaraan yang akan menyeberang ke Pulau Dewata. Sebaliknya, pelabuhan malah cenderung sepi. “Alhamdulillah beberapa hari ini, penyeberangan lancar dan berjalan normal,” ujar Kepala PT Indonesia Ferry (IF) Ketapang, Supriyanto melalui Manager Operasional Saharuddin Koto. Sementara itu, perkiraan cuaca di Selat Bali bagian utara kecepatan angin 6 knot hingga 24 knot per jam. Sedangkan rata-rata tinggi gelombang antara 0,5 meter hingga 1,5 meter. (afi/bay)

GALIH COKRO/RaBa

PEMANDU SORAK: Kelompok dasawisma mengenakan bermacam aksesori yang diolah dari sampah plastik di arena Car Free Day Jalan A Yani Banyuwangi kemarin.

Pamer Topi dari Sampah

GALIH COKRO/RaBa

SEPI : Kendaraan keluar dari feri di pelabuhan Ketapang kemarin.

BANYUWANGI - Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), kemarin (18/3) memanfaatkan area car free day untuk mendeklarasikan program Banyuwangi merdeka dari sampah. Dalam deklarasi tersebut, DKP memamerkan hasil pengolahan sampah anorganik kepada publik. Pada tahun 2014 mendatang, DKP menargetkan Banyuwangi bebas dari sampah atau Banyuwangi merdeka dari sampah. Pelaksana tugas (Plt) Kepala DKP Banyuwangi, Arief Setiawan menjelaskan, pada tahun 2011 lalu, penduduk pusat kota Banyuwangi dan seki-

tarnya mencapai 246.339 jiwa. Dari jumlah itu, warga berpotensi memproduksi 492 meter kubik sampah setiap hari. “Untuk mengangkat sampah sebanyak itu, kita butuh armada 35 truk dengan rotasi dua kali sehari,” tegas Arief. Sementara hingga saat ini, DKP hanya memiliki sembilan armada truk sampah untuk membuang tumpukan sampah sebanyak itu. Karena itu, untuk mengurangi volume sampah yang diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPSA), DKP melaksanakan program pemilahan sampah ■  Baca Pamer...Hal 35

Mengenal Sosok Tutut Hariyadi, Rektor Baru Untag Banyuwangi

Tiga Tahun Targetkan Punya Guru Besar

 Baca Ruwet...Hal 35

GALIH COKRO/RaBa

Tutut Hariyadi resmi menjabat sebagai rektor Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi periode 2012-2016. Pria kelahiran Banyuwangi 21 April 1958 itu memiliki banyak target untuk memajukan kampusnya selama empat tahun ke depan. NIKLAAS ANDRIES, Banyuwangi

K ESIBUKAN tampak jelas di kampus Untag Banyuwangi sejak Sabtu pagi (17/3). Suasana kampus terlihat ramai dengan lalu lalang manusia dan kendaraan. http://www.radarbanyuwangi.co.id

laut selatan. “Upacara ini sebagai bentuk penyucian secara lahir dan batin, untuk melepas kotoran batin ke laut. Selama kirab sesaji dilakukan dengan membaca puji-pujian hingga menuju laut,” ujar ketua umum Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kecamatan Pesanggaran, Sukendro Tri Widodo di sela-sela upacara Melasti kemarin ■

BANYUWANGI - Polres Banyuwangi tidak kenal ampun dengan para pelaku narkoba. Selain memburu peredaran obat terlarang, semua anggota polisi di lingkungan Polres Banyuwangi juga akan diawasi. Untuk mengetahui keterlibatan anggota polisi dalam hal dugaan penyalahgunaan obat terlarang, semua anggota korps Bhayangkara polisi akan dilakukan tes urine. Bila ada yang terbukti mengonsumsi narkoba, anggota polisi tersebut akan ditindak

tegas. “Kita sudah menyatakan perang dengan narkoba,” ujar Kapolres Banyuwangi AKBP Nanang Masbudi kemarin. Menurut Kapolres Nanang, tes urine untuk anggota Polres Banyuwangi itu sebenarnya sudah rutin dilakukan selama ini. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan itu, ternyata ada anggota yang dinyatakan positif mengonsumsi narkoba. “Hasil tes urine yang kita lakukan, ternyata ada dua anggota yang positif,” kata Kapolres Nanang didampingi Kasat Narkoba AKP Watiyo. Menurut Kapolres Nanang, kedua anggota polisi yang diduga menggunakan narkoba itu, kini juga sudah diproses sesuai dengan hukum yang ada ■

Tidak biasanya, kampus yang berada persis di jantung kota Banyuwangi ini tampak ramai, terutama pada saat akhir pekan. Padahal jarum jam saat itu masih menunjukkan pukul 07.30. Satpam terlihat bekerja keras mengatur keluar masuk kendaraan di gerbang kampus. Dia menggunakan lampu senter untuk memberikan aba-aba dan mengatur lalu lintas kendaraan yang masuk. Masuk lebih jauh ke dalam kampus, inti kesibukan di dalam kampus semakin jelas. Ini setidaknya ditandai dengan kehadiran sejumlah ucapan selamat dalam bentuk karangan bunga. Warnanya yang beraneka ragam berisi satu kalimat yang intinya sama yakni ucapan selamat atas pelantikan Rektor Untag yang baru, Tutut Hariyadi. Karangan bunga ini berjejer rapi di sisi

Dua polisi positif narkoba

Inisialnya bisa saja SS dan GNJ REKTOR BARU: Tutut Hariyadi di kampus Untag Banyuwangi. Ibu-ibu dasawisma pamer topi dari sampah

Asal bukan pamer ibu-ibu di ‘wisma sampah’

GERDA SUKARNO/RaBa

gedung yang akan digunakan sebagai tempat pelantikan rektor baru. Beruntung, satu jam sebelum pelan-

tikan dimulai, saya mendapat kesempatan bertemu Tutut Hariyadi ■

 Baca Tiga Tahun...Hal 35 email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


26

Senin 19 Maret 2012

Tipikor Bidik PPIP Kendit

AGENDA KOTA

PAUD UNCLE Gelar Berbagai Lomba MEMPERINGATI HUT ke-6, PAUD percontohan UNCLE Banyuwangi menggelar berbagai lomba. Lomba mewarnai (registrasi Rp. 15.000), lomba fashion (registrasi Rp. 25.000) dan lomba menyusun puzzle (registrasi Rp.10.000). Lomba ini untuk kategori PAUD dan TK. Pelaksanaan lomba 24 Maret 2012. Selaian lomba, panitia juga mengadakan seminar Pendidikan Profesionalisme Guru PAUD yang Berkarakter dengan biaya registrasi Rp. 50.000. Pembicara seminar adalah Dra. Hj. Gunasti Dwi Lestari, MSi, MPd, dosen Universitas Negeri Surabaya. Pelaksanaan seminar 25 Maret 2012. Tempat seminar dan lomba di aula kantor Dinas Pendidikan Banyuwangi. Informasi dan pendaftaran: PAUD Percontohan UNCLE Jalan Pajajaran 65, telepon (0333) 8282609. Pendaftaran buka pukul 08.00 – 16.00 WIB, ditutup 23 Maret 2012. Contac Person HENI 081934848864, IMA 085933733444. (adv)

Pejabat Desa Terima Rp 22 Juta KENDIT – Pelaksanaan proyek Program Percepatan Infrastruktur Pedesaan (PPIP) di Desa Kendit, Kecamatan Kendit masuk ke ranah hukum. Diam-diam penyidik tindak pidana korupsi (Tipikor) Polres Situbondo sedang menyelidiki proyek tersebut. Penyidik sudah meminta keterangan kepada sejumlah pihak yang terkait dengan pelaksaaan proyek yang dibiayai APBN tersebut. Di antaranya memintai keterangan Ahmad Wazid, ketua organisai masyarakat (OMS) Desa Kendit. Sekretaris dan bendara OMS juga ikut dikorek keteranganya. Bahkan, Wazid sudah menyerahkan barang bukti berupa satu buah buku agenda kerja Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Situbondo kepada Kanit III Tipikor, Nanang Priyambodo pada 27 Februari lalu. Buku itu berisi rincian pengeluaran terhadap pejabat di pemerintah desa Kendit yang telah meminta dana PPIP Rp 22 juta. Informasi yang dikumpulkan koran ini menyebutkan, Tipikor turun tangan menyusul adanya laporan penerimaan uang Rp 22 juta oleh salah

ADA APA LAGI

Abah Bupati Anas Sakit SURABAYA- Menjadi seorang Bupati benar-benar harus pandai membagi waktu, termasuk waktu untuk menjenguk orang tua yang sedang sakit dan harus menjalani perawatan di rumah sakit. Hal itu yang kini dialami oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Sejak beberapa bulan ini, sang abah, KH. Musayidy, menderit sakit paru-paru dan sering keluar masuk rumah sakit. Bahkan sejak sepekan lalu, Pengasuh Pondok Pesantren Mabadi’ul Ihksan, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, itu harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Darmo, Surabaya. Namun karena banyaknya kesibukan sebagai bupati, mantan anggota DPR RI tersebut baru Jumat kemarin bisa menjenguk sang abah yang terbaring di rumah sakit. Anas menuturkan, menurut keterangan dokter, abahnya menderita sakit paru-paru karena kecapekan dan kurang tidur malam. Meski mengalami sakit paruparu, abahnya enggan untuk berobat ke rumah sakit. “Namun saya paksakan untuk tetap ke rumah sakit dan chek up menyeluruh,” tuturnya. Kini, setelah sepekan lamanya menjalani perawatan di rumah sakit, kemarin siang akhirnya kondisi sang abah mulai membaik dan diperbolehkan pulang oleh pihak rumah sakit dengan syarat tidak boleh capek. “Tapi seminggu lagi diminta untuk kontrol,”pungkasnya seraya meminta doa agar abahnya selalu diberi kesehatan. (azi/aif)

seorang oknum pejabat pemerintahan Desa Kendit. Begitu uang PPIP tahap pertama cair, pejabat desa meminta uang Rp 22 juta. Rinciannya, dana Rp 20 juta akan didiberikan kepada orang di tingkat pusat yang telah membantu pencairan dana PPIP di Desa Kendit. Sedangkan uang Rp 2 juta untuk biaya trasport wira-wiri pengurusan PPIP. Ahmad Wazid membenarkan jika dirinya sudah dimintai keterangan oleh penyidik Tipikor, termasuk sekretaris dan bendaharanya. “Kata penyidik ada orang yang melapor,” ujar Wazid dihubungi via ponselnya kemarin. Dia juga tidak mengelak jika buku rincian pengeluaran keuangan dana PPIP yang dikelolanya kini disita penyidik Tipikor. “Dalam buku itu ada paraf pejabat pemerintahan desa di Kendit sebagai bukti penerimaan uang Rp 22 juta,” imbuh pengajar di sebuah SMK Negeri itu. Total dana PPIP yang diterima Desa Kendit Rp 250 juta. Dana sebesar itu akan dicairkan dalam tiga tahapan. Hingga kini, baru pencairan tahap pertama. Dana yang dikucurkan oleh pemerintah pusat ini seharusnya digunakan untuk pembangunan fisik pedesaan. (pri/aif)

ADVERTORIAL PERBANKAN

Nasabah Asal Sumbersari Boyong APV

BERUNTUNG : Muspika Gambiran mengambil nomor undian nasabah yang beruntung.

IKUT MEJENG : Hadiah bagi nasabah BRI Simpedes semester 2 tahun 2011.

BANYUWANGI – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Banyuwangi kembali melaksanakan pengundian hadiah Simpanan Pedesaan (Simpedes) untuk semester kedua tahun 2011. Pengundian kali ini dilaksanakan di Hotel Baru Indah (BI) Jajag. Acara yang dihelat Sabtu (17/3) kemarin tidak hanya dihadiri staf dan karyawan BRI Cabang Banyuwangi, tetapi juga dihadiri Muspika Gambiran, pejabat notaris dan 500 lebih nasabah BRI. Dengan dimeriahkan oleh penampilan artis dari Victor Elekton, acara pengundian ini berlangsung meriah. Bukan hanya hanya nasabah Simpedes yang beruntung, tamu undangan yang hadir juga mendapatkan souvenir cantik BRI. Undangan yang beruntung juga berhak membawa pulang lemari es.

Siapa nasabah yang beruntung mendapatkan hadiah utama? Setelah diundi, nasabah BRI unit Sumbersari, yaitu Titin Sumaryani berhak membawa pulang 1 unit mobil Suzuki APV GEPS Arena GL. Selain mobil, masih ada belasan sepeda motor Suzuki dan Televisi LCD yang diberikan BRI kepada nasabahnya. Pimpinan Cabang BRI Banyuwangi Pitoyo Asmoro menyampaikan terima kasih kepada seluruh nasabah yang telah bermitra dengan BRI. “Selain memberikan hadiah berupa pengundian Simpedes, BRI juga terus meningkatkan pelayanannya. Di antaranya menambah teras BRI dan memperbanyak jaringan ATM,” terang Pitoyo. Dalam jangka dekat, BRI akan menambah 2 teras BRI, yakni Genteng Kulon dan Sepanjang,

Kecamatan Glenmore. BRI juga menyediakan 1 unit mobil untuk teras keliling. Sementara 5 jaringan ATM akan ditambah di Tegaldlimo, Sempu, Rogojampi, Karangharjo, dan Singojuruh. Perlu diketahui, Simpedes merupakan salah satu produk BRI yang melaksanakan undian selama 2 kali dalam setahun pada tingkat cabang Banyuwangi. Jadi cukup dengan Rp. 100 ribu dan kelipatannya, nasabah BRI berhak mengikuti undian Simpedes. Nasabah BRI pun dengan mudah bisa menabung atau mengambil dananya baik melalui kantor unit BRI atau ATM yang sudah online. Produk BRI lainnya, BRI Fast merupakan pelayanan pengiriman mata uang asing dari luar negeri. Keuntungan BRI Fast ini, selain realtime, tidak menunggu waktu, juga langsung di kurs-kan ke mata uang Indonesia yaitu rupiah. (adv/aif)

NASABAH YANG BERUNTUNG Hadiah Utama 1 unit mobil Suzuki APV GEPS Arena GL Titin Sumaryani Sumbersari ○

1 unit Motor Suzuki Satria FU 150 SC Hasan Genteng 1 unit Motor Suzuki Axelo FL 125 RCD Boiran Genteng Marianto Tulungrejo M Suyanto Banyuwangi Hadirin Rogojampi Nasroh Tawangalun Sena Rifandi Bajulmati 1 Unit Motor Suzuki Titan FW 110 SCD Mesrati Jajag Basir Siliragung Sutomo Pesanggaran Budi Astono Purwoharjo Dhesi Maria Y Bajulmati Erpandi Songgon Rusinah Glagahagung ○

KUNCI : Pinca BRI Banyuwangi Pitoyo Asmoro (kiri) menyerahkan secara simbolis hadiah utama kepada pimpinan unit BRI Sumbersari, Fachturahman.

FOTO-FOTO : GERDA SUKARNO P/RaBa

KEBERSAMAAN : Seluruh karyawan dan pimpinan BRI Banyuwangi.

LANGSUNG : Nasabah BRI melakukan pengocokan undian disaksikan muspika, pejabat notaris, serta pejabat BRI Banyuwangi.

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Elly Irwan Suryanto. Redaktur Pelaksana: Rahman Bayu Saksono. Redaktur: Syaifuddin Mahmud, Ali Sodiqin. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Agus Baihaqi, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi (Banyuwangi), Edy Supriyono, Ali Nurfatoni (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran/Event: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Penerbit: MENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl.Yos Sudarso 89 C Banyuwangi,Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp : (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 18.000/mmk, berwarna depan Rp 30.000/mmk, berwarna belakang Rp 27.500/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 30.000/baris, Lowongan: Rp 45.000/baris, Sosial: Rp 12.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300.  Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

 Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


27

Senin 19 Maret 2012

RUBRIK PAJAK

MR X: Petugas mengevakuasi mayat lelaki di kawasan Pasir Pendek, Kecamatan Pesanggaran Sabtu lalu (atas). Usai diidentifikasi, petugas langsung memakamkan mayat di lokasi tersebut kemarin (bawah).

FOTO-FOTO: POLSEK PESANGGARAN FOR RABA

Mr X Dikubur di TKP PESANGGARAN - Sosok mayat lelaki tak dikenal ditemukan di Pasir Pendek, sekitar lima kilometer arah timur dari Pulau Merah, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Sabtu sore lalu (17/3). Saat ditemukan, mayat tersebut dalam kondisi kepala terkelupas. Badannya juga sudah membengkak dan tidak ada lagi pakaian yang melekat di tubuh tersebut. Diperkirakan, lelaki tersebut sudah meninggal dunia sejak sepuluh hari lalu. Kapolsek Pesanggaran, AKP Supriyadi menuturkan, mayat lelaki itu kali pertama ditemukan oleh tiga orang yang sedang memancing. Para pemancing itu adalah Suburdiyanto, 42, warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Siliragung; Warsidi, 42, warga Dusun Mulyosari, Desa Sumbermulyo,

Jawaban: Terima kasih atas pertanyaan Saudara. SPT Tahunan berfungsi sebagai pelaporan berapa penghasilan Wajib Pajak setahun yang lalu. Untuk penghasilan tahun 2010 dilaporkan di SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2010 di tahun 2011. Sedangkan untuk penghasilan tahun 2011 dilaporkan di SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2011 di tahun 2012 Batas penyampaian SPT Tahunan Orang Pribadi PPh Tahun Pajak 2011 adalah tanggal 31 Maret 2012. Anda dapat meminta bukti potong penghasilan sampai dengan bulan terakhir Saudara bekerja untuk perusahaan. Bukti potong penghasilan itu dapat Saudara lampirkan dalam pelaporan SPT Tahunan PPh Saudara. Wajib Pajak Orang Pribadi yang penghasilannya hanya dari pemberi kerja dan tidak ada usaha lain dalam pelaporan SPT Tahunannya menggunakan Form 1770 S/1770 SS. Form 1770 S untuk karyawan yang penghasilan setahunnya melebihi Rp. 60.000.000,00 (enam puluh juta rupiah). Form 1770 SS untuk karyawan yang penghasilan setahunnya kurang dari Rp. 60.000.000,00 (enam puluh juta rupiah).

Kecamatan Pesanggaran; dan Alpin, 32, warga Kecamatan Banyuwangi. Begitu menemukan sosok mayat yang sekitar pukul 16.30 tersebut, mereka langsung melapor ke Pos Polisi Air Pantai Pancer sekitar 30 menit kemudian. Namun karena situasi medan dan cuaca yang tidak memungkinkan, evakuasi mayat akhirnya baru bisa dilakukan keesokan paginya. Pagi kemarin (18/3), tim gabungan dari Polsek Pesanggaran, Polisi Air, dan tim kesehatan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) di kawasan Pasir Pendek. “Karena tim merasa kesulitan untuk mengevakuasi, dengan kondisi medan dan ombak laut besar, akhirnya mayat dimakamkan di TKP ,” kata Kapolsek Supriyadi. (azi/bay)

Untuk informasi lebih lanjut Saudara dapat berkonsultasi pada Account Representative Saudara di Kantor Pelayanan Pajak dimana Saudara terdaftar. Kanwil DJP Jawa Timur III juga menyediakan Layanan Bebas Pulsa kami di 0800 11 72525 atau Call Center DJP 500200. Terima Kasih.

Sore Ditanam, Pagi Dicabut BANGOREJO – Aksi protes jalan rusak yang dilakukan warga Dusun Sukomukti, Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo Sabtu lalu (17/3), berakhir bahagia. Puluhan warga setempat yang didominasi pemuda menanami pohon pisang di sepanjang jalan yang rusak di kampung tersebut sore itu. Namun pagi kemarin (18/3), tanaman pohon pisang di tengah jalan rusak sepanjang 500 meter tersebut akhirnya dicabut kembali oleh warga. Mereka melakukan pembersihan kembali pohon pisang di jalanan itu, setelah Muspika Bangorejo menemui para pemuda setempat. Begitu bertemu warga, Camat Bangorejo Nuril Falah didampingi Kapolsek Bangorejo, AKP Heri Purnomo langsung menjelaskan bahwa jalan tersebut sebenarnya sudah dianggarkan oleh Pemkab melalui APBD 2012 sebesar Rp 2,9 miliar. Camat Nuril Falah mengakui, realisasi anggaran tersebut saat ini masih menunggu proses lelang. “Karena prosedur anggarannya memang harus melalui tender terlebih dahulu,” katanya. Untuk lebih meyakinkan warga, Camat Nuril akhirnya sepakat mengajak perwakilan para pemuda tersebut untuk menghadap langsung kepada Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang Banyuwangi, Mujiono. “Besok (hari ini, Red) perwakilan mereka kita ajak, agar lebih yakin dan tahu sendiri anggarannya berapa, dan kapan dilaksa-

Pertanyaan: Masih bingung soal pelaporan SPT Tahunan. Saya pemegang NPWP tanggal 31 Desember 2008. Selama itu kantor yang mengurus SPTnya. Sejak 31 Oktober 2010 perusahaan saya sudah bubar, karena kontrak sudah habis. Semenjak bulan November sampai Desember saya menganggur, namun Januari 2011 sampai sekarang bekerja sebagai honorarium dibawah Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP). Bagaimana cara mengisi SPT? Terima kasih. Pengirim: Eko Prasetiyo

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PAJAK KANTOR WILAYAH JAWA TIMUR III Jalan Letjen. S. Parman No. 100 Malang Kode Pos 65122, Telepon (0341) 403333, 403461 Faksimili (0341) 403463; Situs www.pajak.go.id, Layanan Informasi dan Keluhan Kring Pajak (021) 500200; Email pengaduan@pajak.go.id

PENGUMUMAN Nomor : PENG- 01/WPJ.12/2012 TENTANG PENGAMBILAN, PENGISIAN DAN PENYAMPAIAN SURAT PEMBERITAHUAN TAHUNAN PAJAK PENGHASILAN (SPT TAHUNAN PPh)

ABDUL AZIZ/RaBa

KOMPAK: Para pemuda mencabut tanaman pohon pisang di jalan Desa Sukomukti, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi, kemarin.

nakan,” jelasnya. Nuril menuturkan, pihaknya mengaku bisa menyadari aksi protes yang dilakukan warga tersebut. Sebab jalan itu sudah lama belum diperbaiki. “Pengakuan warga, jalan ini sudah sepuluh tahun belum diperbaiki. Mereka juga belum tahu kalau tahun ini jalan tersebut akan

diperbaiki,” bebernya. Sementara itu, perwakilan warga setempat, Nugroho membenarkan jika aksi warga tersebut dilakukan karena sudah sepuluh tahun lebih jalan rusak. Selama ini, warga hanya dijanjikan bahwa jalannya akan diperbaiki, namun tak pernah terealisasi. (azi/bay)

Sehubungan dengan kewajiban menyampaikan SPT Tahunan PPh makin dekat, dengan ini diumumkan bahwa : 1. Wajib Pajak harus mengambil sendiri formulir SPT Tahunan PPh melalui Kantor Pelayanan Pajak (KPP), Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP), Drop Box dan Mobil Pajak Keliling yang sedang beroperasi, atau dapat juga diunduh (download) dari website www.pajak.go.id 2. Apabila Wajib Pajak mengalami kesulitan dalam mengambil SPT Tahunan PPh, misalnya para pekerja pabrik, supermarket, perkebunan, dan sebagainya, pengambilan dapat dilakukan secara kolektif oleh salah seorang wakil perusahaan ke kantor pajak terdekat. 3. Formulir SPT Tahunan PPh dapat juga dicetak, digandakan dan/atau difotokopi dengan syarat tidak mengubah bentuk, ukuran dan formatnya. Pelayanan penyediaan formulir SPT Tahunan PPh tidak memungut biaya apapun (gratis). 4. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2009 mengenai Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan pasal 10 ayat (1) bahwa Wajib Pajak wajib membayar atau menyetor pajak yang terutang dengan menggunakan Surat Setoran Pajak ke Kas Negara melalui tempat pembayaran yang diatur dengan atau berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 184/PMK.03/2007 tanggal 28 Desember 2007 yaitu Kantor Pos atau Bank yang ditunjuk oleh Menteri Keuangan. 5. Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 02/PMK.05/2007 tanggal 19 Januari 2007 Pasal 6 ayat (3) bahwa seluruh dokumen sumber penerimaan Negara dinyatakan sah setelah ada tanda bukti pembayaran pajak berupa Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) dan Nomor Transaksi Bank (NTB)/Nomor Transaksi Pos/Nomor Penerimaan Potongan (NPP). 6. Setelah formulir SPT Tahunan PPh diisi dengan benar, lengkap dan jelas serta ditandatangani, sebelum disampaikan SPT Tahunan PPh beserta lampiran-lampirannya harus dimasukkan ke dalam amplop tertutup untuk kemudian diserahkan kepada petugas. 7. SPT Tahunan PPh dapat disampaikan melalui Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dan Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) di seluruh wilayah Indonesia serta melalui drop box yang telah disediakan di beberapa pusat keramaian dengan jadwal yang sudah ditentukan. 8. Khusus untuk SPT Tahunan Pembetulan, SPT Tahunan dengan status Lebih Bayar, SPT Tahunan yang disampaikan setelah batas waktu penyampaian SPT, Wajib Pajak harus menyampaikan SPT Tahunan tersebut ke KPP Tempat Wajib Pajak Terdaftar. 9. Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dan Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) melayani dan memberikan informasi seluas-luasnya kepada masyarakat tentang tata cara pengisian dan pelaporan SPT Tahunan dan konsultasi perpajakan tanpa memungut biaya apapun (gratis). 10.Untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam penyampaian SPT Tahunan PPh, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dan Kantor Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) di seluruh Indonesia tetap buka dan memperpanjang jam kerja pada : No 1 2 3

Hari Sabtu Sabtu Senin

Tanggal 31 Maret 2012 28 April 2012 30 April 2012

Jam Kerja (Waktu Setempat) 08.00 s.d 20.00 08.00 s.d 12.00 07.30 s.d 19.00

11.Pembayaran PPh Pasal 29 untuk Wajib Pajak orang pribadi harus dilakukan paling lambat pada hari Jumat tanggal 30 Maret 2012, mengingat hari Sabtu tanggal 31 Maret 2012 bank persepsi maupun kantor pos tutup 12.Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak, Kantor Pelayanan Pajak (KPP), dan Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) terdekat atau Kring Pajak 500200. Demikian disampaikan, agar masyarakat dapat mengetahui dan memahaminya. Malang, 16 Maret 2012 Kepala Kantor t.t.d Ken Dwijugiasteadi NIP. 060071425


PENDIDIKAN

28

Senin 19 Maret 2012

Mahasiswa Uniba Turun Gunung Sebanyak 1.164 KKL ke Semarang dan Yogjakarta

H. Soekardjo

FOTO-FOTO: TOHA/RaBa

MEGAH: Gedung baru perkuliahan Stikes sangat representatif.

Mahasiswa Stikes Dibekali ESQ dan Hipnoterapy BANYUWANGI – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Banyuwangi menggelar donor darah dan pelatihan Emotional Spiritual Quotion (ESQ), Sabtu (17/3) lalu. Dua kegiatan ini merupakan rangkaian seleksi penerimaan mahasiswa baru tahun 2011-2012 yang belum terlaksana. Direktur Stikes Banyuwangi, H. Soekardjo, S.Kep., MARS., mengatakan donor darah diikuti oleh seluruh civitas akademika Stikes. Sementara untuk peserta ESQ adalah mahasiswa semester awal program studi D3 Kebidanan, Keperawatan dan S1 Keperawatan. Dijelaskan, dalam mengarungi pendidikan, Stikes memberikan wawasan tentang pentingnya ESQ dalam meraih kesuksesan. Menurut pria yang sukses membawa Stikes ini, keberhasilan pendidikan atau kerja bukan semata-mata didasarkan pada kecerdasan akademik yang diukur dengan IQ yang tinggi, tetapi lebih pada kecerdasan emosinya. Peran IQ dalam mendukung keberhasilan di dunia kerja hanya menempati posisi kedua sesudah EQ. “Kecerdasan emosi-spiritual ini

BANYUWANGI

KOMUNIKATIF: Rosadi Lubis saat menjadi trainer di Stikes Sabtu (17/3).

merupakan dasar mengenali dan memahami bagian terdalam dari suara hati kita sendiri dan juga perasaan serta suara hati orang lain, di mana suara hati adalah dasar kecerdasan emosi-spiritual dalam membangun ketangguhan pribadi,” ujar Soekardjo. Sementara itu, peserta pelatihan ESQ yang dibimbing Trainer Trustco Bali, Rosadi Lubis, SH., mendapat wawasan tentang pentingnya Hipnoterapy. Ilmu pengetahuan ini sangat penting bagi persalinan maupun untuk pasien yang dirawat. Metode Hipnoterapy ini, kata

BANYUWANGI

Soekardjo, mampu membuat persalinan menjadi rileks tanpa rasa sakit. Dengan Hipnoterapy ini proses melahirkan menjadi sangat menyenangkan, lancar, dan cepat. Bahkan metode ini dapat membantu kepercayaan diri pasien yang sedang menjalani anestasi. “Mudah-mudahan pelatihan dapat memberikan stimulus bagi mahasiswa Stikes dalam mengarungi pendidikan kesehatan. Sehingga, kelak saat sudah menyelesaikan pendidikan di Stikes mereka menjadi lebih berkarakter,” pungkas mantan Ketua Persatuan Perawatan Nasional Indonesia itu. (ikl/als)

BANYUWANGI

BANYUWANGI- Sebanyak 1.164 mahasiswa Universitas PGRI Banyuwangi (Uniba) melakukan perjalanan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Semarang dan Jogjakarta. Keberangkatan seribu lebih mahasiswa ini dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama diberangkatkan Minggu (11/3) pekan lalu, dan gelombang kedua, Minggu (18/3) kemarin. Pelepasan KKL mahasiswa Uniba ini dilakukan langsung oleh Rektor Uniba, Drs. H. Teguh Sumarno, MM. Dalam sambutannya, Teguh menjelaskan mahasiswa memiliki peran yang besar dalam proses pembangunan. Sebagai Agen of Change, mahasiswa berperan untuk melakukan perubahan-perubahan yang dianggap perlu untuk mencapai kemajuan. Saat ini, kata dia, Uniba melalui ribuan alumninya telah terlibat langsung dalam kebijakan pembangunan daerah. “Jaringan alumni mahasiswa Uniba sangat kuat,” ujarnya. Terkait dengan hal tersebut, mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan nyata yang dapat diterapkan dalam pembangunan. Hanya dengan belajar di bangku kuliah, tidaklah cukup untuk membekali mahasiswa agar memiliki kemampuan yang memadai. Perlu adanya praktek secara nyata sebagai pengalaman aplikatif. “Untuk membangun kemampuan praktik tersebut, maka mahasiswa perlu mendapatkan pengalaman kerja secara langsung,” ujar rektor bertangan dingin itu. Sementara itu, ketua panitia

BANYUWANGI

FOTO-FOTO: TOHA/RaBa

BELAJAR: Ribuan mahasiswa menuju Semarang danYogjakarta kemarin.

LABORATORIUM: dilengkapi fasilitas olahraga yang sangat representatif.

SAMBUTAN: Rektor Teguh Sumarno (Kanan) didampingi Ketua pelaksana sekaligus PR 2 Uniba Syaiful Hadi.

KKL, Drs. Syaiful Hadi mengatakan, peserta yang melakukan KKL ini dari program studi, olahraga, matematika, bahasa Inggris, PPKN, sejarah, biologi, teknik dan BK. Para mahasiswa ini akan menempuh KKL selama tiga hari di Universitas Negeri Semarang (Unes) dan Universitas Negeri Yogjakarta. KKL ini, jelas Syaiful, untuk

BANYUWANGI

memberikan bekal nyata tentang lingkungan kerja dan permasalahan yang ada didalamnya serta belajar untuk menyelesaikan segala permasalahan berdasarkan ilmu dan keterampilan yang telah dipelajari. ”Sekaligus memberikan kesempatan kepada mahasiswa agar menjadi inovator, motivator, dan problem solver dalam menyikapi setiap permasalahan baik dalam masyarakat ataupun lingkungan kerja,” ujar Pembantu Rektor 2 Uniba itu. Selain melakukan KKL, mahasiswa Uniba juga diberi pembelajaran materi karakter bangsa di Istana Negara Jogjakarta dan melihat benteng Van Den Berg Yogjakarta. “Kedua bangunan ini sangat tinggi nilai sejarah dan perjuangannya. Untuk itu, penting untuk dikunjungi,” kata Syaiful. (ikl/als)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Persada Regency •

• Perum GGM •

• Sertifikat Hak Milik •

• Baju Anak “Bebe” •

• Gebyar Daihatsu •

• Truk Mitsubishi 82, 81 •

• Baleno Next G ‘05 •

Dijual cepat Persada Regency Banyuwangi kota, type 36 full, 100 juta. 08123469203

Dijual rumah Ls 98m2, lokasi Perum GGM, 2 KT, PLN, PDAM, Tlp, carport. Hub lngsung tnpa perantara 085859687870

Hlg Sertifikat Hak Milik (SHM) asli no.366 an:Yulia Puji Astuti, al: Pisangcandi Malang. Sertifikat HGB no. 214 an: Supranoto, al: Waru Sidoarjo. IMB no. 474 & no. 154 an:Yulia Puji Astutik, al: Jl. Sulawesino.88Bwi.Mnmuknhub085231476217.

Grosir/eceran baju anak “Bebe” Soft opn disc 10/% (bw ikln ini) outlt: Indmrt Bnterang.brt PLN Bwi, 087755714067

Dijual Truk Mitsubishi 82, 81 siap pakai, Hub: 08123480235, 081934755887

Djl Baleno Next-G Facelift th 2005 merah KM 79.000, istimewa, Hub. 081234590052

• Les Musik •

Miliki All New Xenia UM 22Jt, Terios UM 28Jt, Gran Max PU UM5Jt, Luxio & Sirion Disc Gede Free GPS. Hub. HADI 0815 5970 5555 / 081 233 432 555 / 087 857 409 555

ARIA Music menerima murid baru utk: **Les Piano Pop/Klasik ujian Royal, **Les Keyboard, ** Les Drum. Hubungi: 03338933045 / 082141057540

DjlKijangG94Pjkbaru,ACdingin,birumet,mulus, kondbgsbanbaru,65jt.082142377117Suprijanto

• Rumah T50 • Dijual Rmh T50, s pkai, t 80m2. mbl msk + 100m dr Jl Basuki Rahmat, 165 jt. Hub: CIA Property 081346293265, 087755991595

BANYUWANGI

• Rumah Kos Putri • Terima Kos khusus putri, Perum Citra Pesona (dekatIKIP),Hub:081358211899/08123457167

BANYUWANGI

• Kebun Bekas Sengon •

• Sawah dekat IKIP •

Tanah daerah Tanjung Wangi (meneng), kebun bekas Sengon. Hub: 081353027992

Djl Sawah Lt 7890 m2 SHM Lok Tmr Lap IKIP Bwi Hrg Nego Hub 085233921396

• Jl. Argopuro & Ketapang •

• Tanah SHM 4400M2 •

Djl tnh Jl. Argopuro, 5.760m2, SHM, lok strtegis, cck utk usha, ada rmah, 200m brat lampu merah. & Tnh di Ketapang, 10.665m2, SHM, lok strtgs, cck utk usha, brt jln, dkt rum mkan Watudodol. H: 08885513688, 0816593668

Djl Tnh pinggir jln raya utama Rogojampi - Bwi, 50 meter utara Kantor Polsek Kabat selatan perusahaan Gazebo, barat jalan, hrg per m2 Rp, 225.000, hubTaufik: 082143391020

• Tanah Rogojampi • Djl tanah 23.655m2, SHM, cck utk prum/ kavling, lok stratgs. & tnh 9.460m2, SHM, lok strtgs, cck utk usha, 50m brt lmpu merah Rgjampi. & tnh 2.400m2, SHM, cck utk perum/usha. H: 08885513688, 0816593668

• Tanah Kapling Murah •

• Tanah 2600m2 • Dijual Tanah strtgis, cck utk usaha apa saja, 2600m2, dlm kota, SHM. Hub: CIA Property 081346293265, 087755991595

• Tanah 1350m2 • Jual tnh 1350m2, lok: Ketapang blkg Pelni, 350juta, SHM, Hub: Rini, 08121755753

Tanah Kaplingan Murah dalam kota, 180ribu/m2, @ 10x15= Rp. 27juta, Jl. Gajahmada, Gg Mojoasri, Banyuwangi, sebelah Pasar bongkar muat ke timur 400m, Hub: (0333) 411837 / 0811352122

• Disewakan • Disewakan murah , Tanah luas 1000 M2, lok. pinggir Jln. perumahan Puri Gading Mas Permai, Dadapan, cck utk usaha rongsokan, materialan, bengkel mbl, dll Hub. 08179622454

• Kijang LGX 03 •

• Kijang ‘94 •

Dijual Mobil Kijang LGX 03 bln 12, Diesel, TV, CD Aiwa, merah metalik, P Bwi. 081235717658

Dijual Kijang '94. Biru Bulu Kera (P). Istimewa. Hrg 70 Juta Nego. Hub: 085745270031.

• Toyota Kijang LGX ‘01 •

• Daihatsu GranMax ‘11 •

• T120SS PU ‘10 •

Dijual Toyota Kijang LGX2001 Solar/Disel, plat Banyuwangi, pajak panjang, harga 117,5 juta nego, alamat Jl. Udang Windu 92/002 HP. 081235130710

Dijual Daihatsu Gran Max 1.3cc / 1.5cc S40 2RP (pick-up) th 2011 hitam, hrg 83,5 juta nego, brg istimwa, bisa cash / kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Mts T120ss PU 1.5 FDR (pick-up) th 2010 hitam, harga 73,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash / kredit, hubungi(0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Daihatsu Taft ‘93 •

• Honda CRV ‘02 •

• Toyota new Vios ‘06 •

Dijual Daihatsu F70R –R TAFT (jeep) th 1993 hitam harga 57,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash / kredit, hubungi(0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Honda CRV RD4 2WD AT (jeep) hitam th 2002, harga 139,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash / kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Toyota sedan New Vios 1.5 G MT th 2006 silver metalik, harga 135 juta nego, barang istimewa, bisa cash / kredit ,hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Suzuki ST100 PU ‘96 •

• Toyota Avanza ‘07 •

• Honda Jazz ‘07 •

Dijual Suzuki ST100 SP (pick-up) th 1996 biru, harga 35 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526, 635176, 0811351148

Dijual Toyota Avanza 1.3 G F60 IRM th 2007 biru metalik, harga 126,7 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526, 635176, 0811351148

Dijual Honda Jazz GD3 IDSI MT th 2007 hitam metalik, harga 145juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526, 635176, 0811351148

• Daihatsu Xenia ‘08 •

• Isuzu Panther ‘98 •

• Toyota Kijang LGX 98 •

Dijual Daihatsu Xenia F600 RV-GMD FJJ th 2008 merah metalik, harga 107,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526, 635176, 0811351148

Dijual Isuzu panther TBR PRLC STD th 1998 abu-abu metalik, harga 80juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526, 635176, 0811351148

Dijual Kijang LGX’98 bensin, biru, plat DK pajak panjang, siap pakai. Harga Rp 95 juta (nego). Hubungi: 8123353502.

• Kijang G 94 •

• Percetakan •

• Prima Mobil •

Cetak mug, pulpen, kaos, pin, gant kunci, jam, asbak utk promo toko, ktr, souv ultah&nikah. Hrg murah partai/eceran. Ruko Karibia B-3 Jl. Jagung Suprapto (blk bakso P. Agus) 0333417992, 081913906633

Used Car Stream07, Inova05G, Livina08, Kuda02, Avanza07, LGX03, Krista03, Eskudo98, Splash11, APVGX09, PU Grand Max10, L30010, PUFutura09, PUSS07'10, Espass04'07. Hub 0811301676, 411655

• Jagal Truk • Ahli Jagal Truk / Motor / Elktrnk Karnia Dtr Steel, Jl.Yos Sudarso 211 085258550833

BANYUWANGI • Marketing • Dbthkn Marketing, fas gaji, kom Perum Permata Husada D7 Pengantigan 085257456387

• Karyawan/ti • Dibutuhkan karyawan / karyawati L/P min lulusan SLTA jujur, disiplin, semangat kerja tinggi, berpenampilan menarik, krm lamaran ke JL PB sudirman NO 52 Jajag Gambiran- Banyuwangi Tlp 395868.

• Peluang Usaha •

BANYUWANGI

Peluang Usaha memiliki lembaga pendidikan tgkt nas,mdl kecil,untung tak trbts, sbg pembimbing/mitra krj,pengelola. Hub. DE,Jl Jagung Suprapto 39B-7 Bwi 0333424476,085258036777

• Ruko Agus Salim • Dibangun Ruko 2Lt (dijual) Lok Jl. Agus Salim (blkg Untag) Banyuwangi, Hub: 081233669969

PEMBERITAHUAN Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhatihati. Bila Anda menerima telepon, SMS dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak bertanggungjawab atas semua transaksi yang terjadi selain pemasangan iklan baris secara resmi di Radar Banyuwangi.


KOMUNIKASI BISNIS

Senin 19 Maret 2012

33

RSIA PKU Muhammadiyah Rogojampi

Launching Rawat Inap ”Makin Lama Makin Hemat”

FOTO-FOTO: G SUKARNO P/RaBa

LAUNCHING: Pemotongan bunga dilakukan direktur RS PKU Muhammadiyah Rogojampi dr Handri Irawan, MMRS.

ROGOJAMPI – Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) PKU Muhammadiyah yang dirintis sejak 70-an dan resmi sebagai rumah sakit sejak tahun 2000 terus berbenah dan meningkatkan mutu pelayanan. RSIA PKU Muhammadiyah saat ini menyediakan 6 poliklinik. Yaitu Klinik Dokter Umum dan Klinik Dokter Gigi (buka setiap hari pada jam kerja), Klinik Dokter Spesialis Anak (buka pukul 06.00-07.30), Klinik Dokter Spesialis Penyakit Dalam (buka pukul 06.00 – 07.30), Klinik Radiologi/ USG. Dan, yang terakhir Klinik Dokter Spesialis Kandungan, yang membuka pelayanan bagi masyarakat setiap Senin dan Rabu mulai pukul 14.00-16.00 WIB. Direktur RSIA PKU Muhammadiyah, dr Handri Irawan, MMRS menjelaskan pada acara launching poli kandungan. Bahwasanya, penambahan poli kandungan ini merupakan respon masyarakat kepada RSIA PKU akan permintaan poli kandungan. “Dahulu banyak yang kecele. Banyak masyarakat datang ke

sini, namun tidak bisa dilayani. Sekarang masyarakat tidak perlu lagi jauhjauh untuk memeriksakan kandungan atau persalinan langsung dengan dokter spesialis kandungan. Cukup di RSIA PKU Muhammadiyah,” ujar Handri, yang juga ketua Soneta Fans Club Indonesia cabang Banyuwangi. Selain poli kandungan yang dilayani tenaga profesional, yakni ditangani langsung oleh dr. Selamat Widodo, Sp.OG, rumah sakit yang beralamat di Jalan Diponegoro 20 Rogojampi itu juga menyediakan paket persalinan terjangkau. Paket yang diberi nama “Tunas Melati” ini menyediakan paket persalinan normal dengan biaya di bawah Rp. 500 ribu. Acara launching yang dilangsungkan Sabtu (17/3) di RSIA PKU Muhammadiyah Rogojampi itu dihadiri oleh beberapa mitra kerja, tokoh masyarakat, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Rogojampi dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyuwangi juga mengenalkan program hemat

Entas Kemiskinan Lewat Sadar Zakat Silaturahmi Muspika Kabat dengan Ansor KABAT - Acara silaturahmi dan dialog antara Muspika Kecamatan Kabat dengan Pimpinan Anak Cabang dan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Kabat digela di Balai Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, kemarin. Kegiatan bertema Dengan Kebersamaan, Kita Tingkatkan potensi Masyarakat Menuju Pembangunan Yang Mandiri dan Berakhlaqul Karimah itu bertujuan mewujudkan sinergitas tiga pilar di Kecamatan Kabat. Sebelumnya, digelar rapat koordinasi dan sinergitas pembangunan pada Februari lalu. Dan, pada Maret ini dilaksanakan silaturahmi dan dialog yang dihadiri Camat Kabat M. Luqman, Danramil Kabat Lukman Hartadi, Kapolsek Kabat Bakin, Ka UPTD Kabat Mas Tamyis, dan Ketua MWCNU H. Mastur. Acara tersebut dibuka dengan pembacaan ummul quran dan salawat dan dilanjutkan sambutan Ketua PAC GP Ansor, Ketua MWCNU, serta pengarahan dari camat, Danramil, Kapolsek, serta Ka UPTD Kecamatan Kabat. Dalam pengarahannya, Camat Kabat M. Luqman mengingatkan beratnya beban tugas yang dihadapi sekarang ini. Mulai infrastruktur yang masih banyak yang rusak, tingkat pendidikan dan kesehatan masyarakat masih rendah, tingkat pengangguran dan kemiskinan yang masih

IWAN SETIONO/RaBa

KOMPAK: Muspika Kecamatan Kabat bersama Pemuda Ansor di Balai Desa Kedayunan.

tinggi serta keterbatasan anggaran pemerintah. ”Perlu kebersamaan dan kerjasama dengan seluruh elemen masyarakat, khususnya dengan pemuda yang tergabung dalam gerakan pemuda Ansor,’’ kata Luqman. Menurut Luqman, pemuda mempunyai peran strategis untuk mendukung program pemerintah dalam mewujudkan kemaslahatan umat, terutama program pengentasan kemiskinan melalui Gerakan Sadar Zakat, peningkatan kesehatan masyarakat melalui gerakan Green and Clean serta peningkatan pendidikan masyarakat. “Kita jaga stabilitas iklim investasi karena Banyuwangi menempati urutan tiga pada

PG dan Gerindra Tolak BBM Naik BANYUWANGI - Penolakan rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Banyuwangi terus melebar. Setelah aktivis mahasiswa dari PMII Cabang Banyuwangi, kini giliran DPD Partai Golkar (PG) Banyuwangi dan DPC Gerindra Banyuwangi juga melakukan hal yang sama. DPD Partai Golkar Banyuwangi yang menolak rencana kenaikan harga BBM ini dilakukan dengan memasang puluhan spanduk di jalan raya. Sepanduk warna kuning yang mulai dipasang kemarin itu berisi Tolak Kenaikan Harga BBM. “Menaikkan harga BBM itu hanya membuat rakyat sengsara,” cetus ketua DPD Partai Golkar Banyuwangi Sumantri Soedomo. Menurut Sumantri, sikap menolak rencana pemerintah yang akan menaikkan harga BBM ini sesuai dengan aspirasi dari masyarakat yang ada di Kabupaten Banyuwangi. Saat ini, jelas dia, rakyat sudah banyak yang resah mendengar pemerintah yang akan menaikkan harga BBM. “Kenaikan harga BBM masih rencana, harga sembako dan kebutuhan lain sudah pada naik semua,” ungkapnya. Keputusan DPD Partai Golkar Kabupaten Banyuwangi yang menolak dengan rencana kenaikan harga BBM ini, sebut dia, akan disampaikan pada

DPD Partai Golkar Jawa Timur dan DPP Partai Golkar. Hal ini dilakukan, karena keputusan yang telah diambil ini merupakan aspirasi dari masyarakat yang ada di bawah. “Aspirasi rakyat yang menolak kenaikan harga BBM akan kita sampaikan hingga ke pusat,” janjinya. Sementara, DPC Partai Gerindra Banyuwangi yang juga menolak rencana kenaikan harga BBM, menganggap kenaikan harga BBM dianggap sangat memberatkan masyarakat. “Menaikkan harga BBM itu sama saja dengan menyengsarakan rakyat,” cetus Humas DPC Partai Gerindra, Fajar Isnaeni. Bagi Gerindra, jelas dia, subsidi untuk BBM itu masih diperlukan. Jika pemerintah bersikukuh mencabut subsidi dan menaikkan harga BBM, maka kebijakan itu dianggap inkontitusional dan melanggar UU No 12 tahun 2011 tentang APBN 2012. “Pemberian BLT (bantuan langsung tunai), kami anggap hanya uforia saja,” katanya. Sampai saat ini, jelas dia, masih ada sekitar 135 juta rakyat Indonesia yang tercekik inflasi riil 15 persen hingga 20 persen. Sedang BLT sebesar Rp 150 ribu sebulan, hanya menjangkau sekitar 70 juta warga kurang mampu. “Masih ada 65 juta penduduk yang tercekik karena kenaikan harga BBM ini,” ungkapnya. (abi/als)

tingkat minat investasi. Sehingga jalur antara sektor pertanian dan pariwisata serta industrialisasi dapat meningkatkan ekonomi masyarakat,’’ jelas Luqman. Sementara itu, Kapolsek Kabat Bakin berpesan untuk Njogo Deso Mbangun Kutho dan masalah kenakalan remaja serta isu santet. Sedangkan Danramil Kabat Lukman Hartadi, selaku alat pertahanan keamanan dan pembina teritorial siap membantu dan kerja sama dengan Camat Kabat dan Kapolsek Kabat. ”Sinergitas tiga pilar ini bertujuan membawa Banyuwangi, khususnya Kecamatan Kabat, menjadi lebih baik,’’ pungkas Luqman. (adv/als)

PERIKSA RUTIN: dr. Selamat Widodo SPOg, melakukan scan untuk mengetahui perkembangan janin dari ibu hamil.

lainnya. Khusus rawat inap, “Makin lama makin hemat”. Mulai hari ke-4, rawat inap akan mendapatkan diskon kamar, obat, laboratorium, radiologi, dokter, dan jasa perawatan. “Jadi, masyarakat tidak perlu takut terkendala biaya dalam usaha sembuh dari penyakit yang dideritanya,” tambah dokter asal Genteng tersebut. RSIA PKU MUhamadiyah Rogojampi yang mendapatkan akreditasi di lima pelayanan ini juga bermitra dengan pe-

rusahaan. Seperti PT. KAI, PT. ICS, Ponpes Gontor, Jamsostek, dan sekolah Muhammadiyah di Rogojampi untuk pelayanan kesehatan. Ke depan, dalam rangka mempersiapkan pelayanan Jamkesmas, rumah sakin ini akan menambah kapasitas ruang rawat inap dari 30 tempat tidur yang tersedia menjadi 50 tempat tidur. Untuk mendapatkan informasi lebih lajut, bisa langsung telepon ke 631149 atau via Facebook ke PKU Muhammadiyah. (adv/als)


Ingin Tampil di Koran? ○

34

Caranya gampang! Cukup kirim ke radarbwi@gmail.com tentang pengalaman Anda pergi ke tempat-tempat wisata bersama keluarga, teman, atau si Dia. Anda juga bisa mengirim tips masakan, kue, maupun minuman. Maksimal tulisan satu halaman kuarto. Sertakan juga foto plus keterangannya. Maaf, kami tidak menyediakan imbalan apapun bagi tulisan yang dimuat.

Senin 19 Maret 2012 MLAKU

MANGAN

MEJENG

Petualangan SERU di

Rawa Biru

Ditulis Oleh M. Khusaini SILIRAGUNG - Akhir pekan lalu, saya dan My Girlfriend berpetualang bersama di Banyuwangi selatan. Berawal dari hobi saya dan si Dia yang sama-sama suka traveller, akhirnya kita memutuskan untuk mengunjungi tempat wisata yang indah dan masih belum banyak dijamah orang. Rowo Biru, namanya. Dilihat dari namanya saja pasti Anda sudah menebak, Ya’. Rowo Biru merupakan rawa alami yang berada di Desa Buluagung, Kecamatan Siliragung. Kira-kira berjarak 17 Km dari Kota Jajag. Rowo Biru ini adalah tempat wisata yang masih baru dan patut untuk dikunjungi. Jika dilihat dari geografis, tempat ini berada di antara dua pantai

terkenal, yaitu Pantai Grajagan dan Pantai Lampon. Letak rawa ini sendiri berada di dekat pantai dan dikelilingi oleh gunung dan hutan yang masih asri. Jadi kita di sini bisa menikmati dua keindahan alam sekaligus. Pertama, ketika masuk ke tempat ini, kita harus melewati jembatan gantung, lalu berjalan menyusuri hutan di pinggir pantai dengan mengendarai sepeda motor. Karena jalannya sudah cukup mudah untuk dilalui oleh kendaraan roda dua. Ketika tiba di lokasi, kita seakan dimanjakan oleh keindahan alam yang sangat menajubkan. Menurut pribadi saya, Rowo Biru ini bagaikan aset wisata yang tak ternilai harganya di Banyuwangi. (astralhusen@gmail.com)

FOTO-FOTO: UJANG SARWONO FOR RaBa

SIAP SAJI : Mie Ayam Racikan dari Cak Agus dapat membuat siapapun ketagihan karena kelezatannya.

Mie Ayam atau Bakso, Sama-Sama Maknyus!

MENANTANG: Jembatan ini adalah pintu masuk menuju wisata Rowo Biru.

*) Penulis adalah petualang sejati asal Kota Genteng.

FOTO-FOTO: M. KHUSAINI FOR RaBa

INDAH: Pemandangan Rowo Biru yang menajubkan dan masih alami. Rawa berada di dekat pantai dan dikelilingi oleh gunung dan hutan yang masih asri.

BANYUWANGI - Apakah Anda adalah seorang yang memiliki hobi kuliner? Jika iya, pasti Anda sudah mengenal dan pernah merasakan makanan yang satu ini. Sebuah makanan berbahan dasar Ditulis Oleh Ujang Sarwono mie kemudian disajikan dengan campuran daging ayam, acar, sayur sawi, dan disatukan dengan kuah kaldu ini merupakan makanan yang sudah menyatu di lidah sebagian besar masyarakat Indonesia. Ya, mie ayam merupakan salah satu makanan yang diminati oleh masyarakat Indonesia. Tidak terkecuali masyarakat Banyuwangi. Makanan yang satu ini begitu banyak ditemukan di hampir seluruh wilayah Banyuwangi. Namun, ada sebuah rumah makan yang secara khusus menyediakan menu mie ayam. Selain mie ayam, di rumah makan ini juga menyediakan bakso yang tidak kalah lezat dengan mie ayam. Rumah makan yang terletak di pusat Kota Banyuwangi, tepatnya di Jalan Jaksa Agung Suprapto. Atau jika ingin gampang mencari, letak rumah makan yang spesial menyediakan mie ayam dan bakso ini terletak tepat di depan Stadion Diponegoro Banyuwangi. Rumah makan yang sering disebut Cak Agus itu tidak pernah sepi pengunjung. Sejak buka pada pukul 10.00 hingga tutup pada sore hari ini selalu diserbu pembeli yang ingin menikmati kelezatan mie ayam racikan Cak Agus ini. Bahkan, baru dibuka jam sepuluh pagi saja sudah banyak pembeli yang mengantre. Rasa kuah yang gurih, taburan daging ayam yang lembut, serta tekstur mie yang lembut membuat saya ketagihan menikmati makanan ini. Selain itu, harga yang relatif murah, yakni Rp 5.000 per porsi membuat masyarakat dari berbagai kalangan bisa puas menkmati mie ayam atau bakso di rumah makan Cak Agus. Sejak pertama kali mencoba mie ayam dan bakso racikan Cak Agus, sampai sekarang masih menimbulkan rasa ketagihan. Selain harga yang murah dan rasanya yang maknyus, Cak Agus juga mempekerjakan lebih dari tujuh orang pelayan yang siap melayani pembeli yang ingin menikmati menu utama di rumah makan ini. Oleh karena itu, Anda tidak perlu menunggu lama jika ingin menikmati mie ayam atau bakso yang maknyus di tempat ini. Anda akan segera dilayani oleh pelayan yang sudah sangat cekatan. Anda tertarik untuk mencoba mie ayam atau bakso racikan Cak Agus? Atau para pegawai Radar Banyuwangi mungkin? He he he. Selamat mencoba. (ujeoutsiders@yahoo.co.id) *) Penikmat kuliner asal Desa Yosomulyo, Banyuwangi.


Senin 19 Maret 2012

BERITA UTAMA

35

HALAMAN SAMBUNGAN

Perbanyak Tenaga Pemilah Sampah ■ PAMER... Sambungan dari Hal 25

Selain membentuk kader pemilah sampah, DKP juga menggandeng ibu-ibu anggota kelompok dasawisma. Hingga saat ini, sudah ada sekitar 50 kelompok dasawisma yang tersebar di 27 Kelurahan sebagai kader pemilah sampah. Hasil survei DKP pada periode November hingga De-

sember 2011 lalu, kader tersebut sudah berhasil memilah sampah anorganik sekitar 934,50 Kg per bulan. Sedangkan pada Januari 2012, produksi sampah anorganik Kota Banyuwangi mencapai 99,43 meter kubik setiap harinya, atau 2.982,79 meter kubik setiap bulan. “Kalau diangkut ke TPA membutuhkan 14 truk dengan kapasitas tujuh kubik setiap hari,” beber Arief.

Hasil pemilahan sampah yang dilakukan kelompok dasawisma itu, kata Arief, ada yang diolah menjadi barang bermanfaat. Salah satu hasilnya, telah dipamerkan di kawasan car free day Jalan A Yani Banyuwangi kemarin. “Contohnya, sampah plastik yang berasal dari bungkus mi dan sabun deterjen, bisa dibuat menjadi topi cantik,” katanya. Arief menambahkan, DKP

akan terus memperbanyak kader pemilah sampah. Hal itu bertujuan untuk menyongsong program Banyuwangi merdeka dari sampah. Selain memperbanyak kader pemilah, DKP juga akan menggandeng kalangan kampus dan media massa. “Kita akan melakukan MoU dengan kampus dan media massa untuk bagi tugas dalam program itu,” tegasnya. (afi/ bay)

Tak Perlu Gengsi Belajar ke Banyuwangi ... ■ BANYUWANGI... Sambungan dari Hal 25

Bupati Anas ‘jualan’ ke Jakarta. Sukses. Sky Aviation masuk. Mencatatkan diri dalam buku sejarah Banyuwangi. Sky Aviation akan terus diingat oleh rakyat Banyuwangi sebagai maskapai pertama yang beroperasi di bandara Blimbingsari. Namun, bisnis penerbangan tidak sama dengan bisnis transportasi darat. Apalagi, untuk bandara perintis seperti Blimbingsari: runway pendek (hanya 1400 meter) sehingga hanya bisa didarati pesawat kecil. Sky Aviation merugi terus. Cash flow perusahaannya terganggu. Meski akhirnya Sky Aviation angkat kaki, bandara Blimbingsari tidak sampai mati. Sebab, saat-saat Sky Aviation menjelang ajalnya, MNA sudah masuk. Keduanya membagi hari operasi, sehingga setiap hari ada penerbangan di Blimbingsari. Baru setelah Sky benar-benar hengkang, kini MNA seorang yang terbang setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Tak lama lagi, kalau Wings Air benar-benar beroperasi, MNA tidak akan kesepian lagi. Apalagi, Wings Air sudah gembar-gembor akan terbang setiap hari. Wa ba’du. Bukan hanya rakyat Jember yang iri. Kalangan pejabatnya lebih dari itu. Dalam beberapa kesempatan, mereka menagih kepada saya: ayo kapan kita ramaikan lagi bandara Jember. ‘’Masak kalah dengan Banyuwangi,’’ kata mereka memprovokasi.

Saya tenang-tenang saja menanggapi ajakan itu. Saya melihat, mengaktifkan kembali penerbangan komersial di Jember tidak sulit-sulit amat. Pertama, karena saya dengar sudah ada beberapa maskapai yang sebenarnya tertarik untuk masuk. Kedua, calon penumpang pesawat di Jember lebih banyak dibanding Banyuwangi. Di Jember banyak pengusaha yang mondar-mandir Jember-Surabaya dan kota-kota lain. Jember punya banyak orang kaya yang ngelencernya ke Singapura dan sekitarnya. Jember punya banyak artis yang bermukim di Jakarta. Kalau ada pesawat SurabayaJember, pasti Anang, Opik, Dewi Persik, dan artis yang lain akan sering mudik ke kota kelahirannya. Sebagai kota pendidikan terbesar ketiga di Jatim setelah Malang dan Surabaya, Jember dihuni banyak mahasiswa dari berbagai provinsi di Indonesia. Bukankah fakta-fakta itu adalah pasar yang nyata di depan mata. Namun, tanpa goodwill dari pemerintah setempat semua potensi itu hanya akan menjadi angka-angka kosong. Tanpa makna. Kuncinya di tangan orang nomor satu di Jember. Begitu bupati memproklamasikan pengaktifan kembali bandara Notohadinegoro, saya yakin semua stakeholder akan ramai-ramai mendukung. Berpartisipasi. Minimal urun rembug ide dan pikiran. Satu lagi, Jember tidak usah malu atau gengsi untuk ngangsuh kaweruh. Belajar kepada Banyuwangi bagaimana cara sharing yang aman dengan pihak maskapai, sehingga operasional pe-

nerbangan di Jember tidak sampai minta tumbal lagi. Sebaliknya, Banyuwangi juga tidak boleh pelit. Harus membuka diri. Berikan semua kiat yang sudah dilakukannya. Sebagai daerah bertetangga, Banyuwangi dan Jember harus bahu-membahu. Bantu-membantu. Menegakkan dan menggalakkan kembali semangat gotong royong. Maju bersama. Bersama maju. Prinsipnya, kalau Banyuwangi bisa, kenapa Jember tidak. Saya merasa optimistis kalau semua itu dilakukan, tidak lama lagi bandara Notohadinegoro akan hidup lagi. Bangkit kembali. Bupati Djalal tidak seharusnya merasa ragu dan sendirian. Sebab, banyak pihak menginginkan bandara kebanggaan masyarakat Jember beroperasi kembali. Lebih dari itu, mereka kini terus berupaya mengarah ke sana. Salah satunya dilakukan teman-teman komunitas Tangan Di Atas (TDA). Mereka akan menggelar East Java Business Summit 2012 di Jember. Akan hadir di event yang akan diikuti sekitar 3.000 pengusaha itu, antara lain, Sandiaga Uno dan Bob Sadino. Nama menteri BUMN Dahlan Iskan, juga masuk dalam daftar pembicara. Informasinya, Sandiaga Uno yang boss Mandala Airlines akan datang ke Jember dengan pesawat jet pribadinya. Ada bocoran, dia juga tertarik untuk mengembangkan bandara Notohadinegoro. Kalau itu benar, Jember tidak perlu lagi iri kepada Banyuwangi. Sebab, keduanya sudah sama-sama seksi. (udi@jawapos.co.id)

Akan Tes Terus Setiap Bulan ■ DUA POLISI... Sambungan dari Hal 25

“Siapa pun yang positif menggunakan narkoba, akan kita proses sesuai dengan hukum yang ada. Tidak terkecuali bagi anggota (polisi),” tegas perwira polisi dengan tanda pangkat dua melati di pundaknya itu.

Sayangnya, Kapolres Nanang tidak menyebut identitas dua oknum anggota Polres yang hasil tes urine-nya positif mengandung zat narkoba. Kapolres juga tidak menyebut inisial anggotanya tersebut. Sementara itu, peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Banyuwangi dianggap sudah

sangat mengkhawatirkan. Dari hasil operasi sakaw yang pernah dilakukan Polres Banyuwangi, ternyata narkoba dengan berbagai jenis ini jaringannya sudah masuk hingga ke pedesaan. “Semua harus waspada,” kata Nanang Masbudi. Untuk mencegah peredaran narkoba, kata dia, operasi ter-

hadap peredaran obat-obatan terlarang itu akan terus dilakukan. Peran serta masyarakat dirasakan sangat besar dalam memerangi peredaran narkoba di Bumi Blambangan ini. “Tes urine untuk para anggota (polisi), akan terus kita lakukan sebulan sekali,” sebutnya.(abi/bay)

Emosi tak Selesaikan Masalah ■ RUWET... Sambungan dari Hal 25

Perempuan yang akrab disapa Novi itu mengaku, untuk menghadapi customer yang ruwet, dirinya selalu menanggapi dengan senyuman. Kare-

na cara itulah yang paling jitu menghadapi orang yang rewel. “Sebenarnya senyum itu tidak hanya untuk customer yang seperti itu. Sejauh ini, senyum selalu ampuh,” ujar perempuan yang memperingati hari ulang tahun setiap 17 Desember itu.

Bila terbawa emosi menghadapi customer, maka tidak akan pernah ada habisnya. Karena itu, kesabaran ekstra sangat diperlukan dalam menyelesaikan masalah. “Dijelaskan dengan baik, dan yang pasti senyum jangan lupa,” ujar lajang

yang tinggal di Perum Citra Pesona Indah Kertosari itu. Selama lima tahun menjadi seorang CPC, Novi mengaku sangat menikmati pekerjaannya tersebut. “Bosan sih pernah. Tapi gara-gara sering bertemu orang, jadinya enjoy terus,” katanya. (gil/bay)

Jalin Kemitraan dengan Semua Pihak ■ TIGA TAHUN... ... Sambungan dari Hal 25

Dia tidak sendiri saat ditemui di salah satu sudut ruangan Untag baru di kampus tersebut. Tampak pejabat lama rektor Untag Sugihartoyo, Ketua Perpenas Waridjan, dan beberapa dekan serta civitas akademika Untag lainnya di ruangan tersebut. Pertemuan transit itu menjadi sarana pelepas ketegangan bagi Tutut, sebelum menuju pentas pelantikan. Dalam obrolan singkat itu, bapak tiga anak itu banyak mengutarakan rencana kerjanya ketika sudah resmi menjadi rektor Untag. Di antaranya, dia berkomitmen untuk melanjutkan capaian prestasi yang telah dicapai Untag selama kepemimpinan Sugihartoyo. Dia menilai, dalam era rektor sebelumnya, kampus merah putih itu mengalami banyak kemajuan yang luar biasa. Tutut menilai, sosok Sugihartoyo sukses mengangkat performa Untag menjadi kampus tak hanya bonafit di Banyuwangi, tetapi juga menonjol di Jawa Timur. Ini dibuktikan dengan capaian prestasi yang ditorehkan salah satunya pencapaian sertifikasi ISO, perbaikan fasilitas pembelajaran, penghargaan sebagai perguruan tinggi swasta 20 terbaik di Jawa Timur, dan taat azas. Capaian ini kemudian menyambung dengan peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap kampus. Indikatornya se-

derhana jumlah mahasiswa Untag terus mengalami peningkatan tidak hanya dari kuantitas tetapi juga kualitas. Secara kuantitas mahasiswa Untag kini meningkat pesat dari 300 mahasiswa per tahun, menjadi 700 mahasiswa setahun. Disisi lain. tingginya animo terhadap Untag itu juga dibarengi dengan capaian kualitas mahasiswanya. Ragam prestasi mampu ditorehkan oleh mahasiswa dari berbagai fakultas yang ada di dalamnya. Tutut menilai, capaian ini perlu ditingkatkan, minimal dipertahankan. Sebagai strategi untuk menjaga kesinambungan eksistensi Untag saat ini, Tutut sudah mempersiapkan strategi yang akan dijalankannya. Apalagi, dia juga bukan tergolong orang baru di kampus itu. Sejak 1984, alumnus Universitas Brawijaya ini sudah memulai pengabdiannya di program manajemen Fakultas Ekonomi Untag Banyuwangi. Dalam kiprahnya, Tutut banyak mengemban amanah penting di kampus. Di antaranya pada tahun 1986 hingga 1992, dia didaulat sebagai Pembantu Dekan I di Fakultas Ekonomi. Selanjutnya pada edisi 1992 hingga 1996, Tutut dipercaya memimpin fakultas ekonomi sebagai dekan. Di bidang lainnya, dia juga menjadi Ketua LPPM Untag mulai 1993 sampai 1996. Karirnya semakin moncer di tahun 1996 sampai 2007, karena dia diberi amanah se-

bagai pembantu rektor II. Terlebih lagi, dia juga menjadi anggota dewan audit keuangan Untag pada tahun 2008 hingga 2012. Kini, untuk periode empat tahun ke depan, Tutut mengemban amanah baru sebagai rektor Untag Banyuwangi. Berbekal pengalaman dan pengenalan sisi kampus, Tutut pun akan menitikberatkan dua hal utama untuk terus mengembangkan keberadaan kampusnya. Dua hal itu adalah peningkatan sumber daya manusia, sarana, serta prasarana. Dalam peningkatan SDM, suami Ismartina Hariyani itu menargetkan Untag memiliki guru besar dalam tempo dua hingga tiga tahun ke depan. Di sisi lain, Tutut akan berusaha memperbanyak dosen bergelar edukatif strata tiga (S3). Tujuannya jelas, agar mutu tenaga pengajar yang meningkat. Sedangkan untuk sarana prasarana, pria asal Kecamatan Genteng itu akan menitikberatkan pada keberadaan sumber belajar dan bahan belajar yang memadai bagi mahasiswa. Untuk jalinan kerja sama dengan pihak ketiga, Tutut tetap akan menjalin kemitraan dengan semua pihak. Termasuk di antaranya dengan Pemkab Banyuwangi. Ini menjadi penting sebagai perwujudan Tri Darma Perguruan Tinggi, terutama dalam hal pengabdian terhadap masyarakat. Di sisi ini, dia juga tengah berkonsentrasi untuk meneruskan desa binaan yang menjadi program kampusnya. (bay)

GALIH COKRO /RaBa

MELUAP: Kondisi rumah warga di Lingkungan Karanganom, Kelurahan Karangrejo, Banyuwangi, pekan lalu.

Korban Banjir Rob Tunggu Bantuan BANYUWANGI – Situasi Lingkungan Karanganom, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi yang dilanda banjir rob pekan lalu, kini sudah mulai normal. Warga kampung tersebut sudah beraktivitas normal kemarin (18/3). Di antara warga kampung tersebut, ada yang memperbaiki rumah kemarin. Ada juga warga yang membuat kandang ayam dan memperbaiki paving jalan menuju kampungnya. Sebab sebagian paving tersebut rusak karena banjir akibat pasang naik air laut. “Sudah tidak banjir tiga hari terakhir ini,” kata Ketua RT 03 Lingkungan Karanganom, Matrijo. Menurut Matrijo, banjir yang menimpa kampungnya ini sudah rutin terjadi. Warga selama ini juga sudah menganggapnya sebagai hal yang biasa. “Banjir itu sudah biasa, tapi yang kemarin itu termasuk paling besar,” terangnya seraya memperbaiki paving jalan

kampung kemarin. Meski banjir rob kali ini disebut yang paling besar, sebut dia, tapi rumah milik warga tidak ada yang rusak parah. Bila ada kerusakan, hal itu dianggap masih biasa. “Warga sekarang menunggu bantuan dari pemerintah, karena sudah janji,” kata Matrijo. Saat kampungnya banjir, kata dia, perangkat dari kelurahan, kecamatan, dan badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) sudah datang untuk melihat kampung tersebut. “Mereka telah berjanji akan memberi bantuan pada warga yang telah menjadi korban,” katanya. Kapan bantuan yang telah dijanjikan itu keluar, ketua RT itu mengaku tidak tahu. Yang pasti, warga akan terus menunggu bantuan karena sangat dibutuhkan. “Saya tidak tahu bantuan itu berupa apa, tapi kita berharap bisa segera dicairkan,” ujarnya.

Salah satu korban banjir rob, Imron mengatakan, para pejabat dari kelurahan, kecamatan, dan pemkab sudah mengambil gambar beberapa rumah warga yang rusak. Pengambilan gambar itu kabarnya untuk pendataan dalam rangka pemberian bantuan. “Kita tidak tahu, kapan bantuan itu diserahkan,” sebutnya. Menurut Imron, banjir rob yang menimpa kampungnya itu sebenarnya menimbulkan banyak kerusakan. Beberapa rumah rusak dindingnya. Tanah yang ada di kampung tersebut juga tergerus air banjir. “Bantuan dari pemerintah sangat kami butuhkan,” cetusnya. Banjir rob yang menimpa kampungnya, sebut Imron, dulu itu terjadi hanya setahun sekali. Tapi saat ini, hampir setiap bulan air laut yang pasang sampai masuk ke perumahan warga. “Sering banjir, tapi tidak pernah mendapat bantuan dari pemerintah,” katanya. (abi/bay)

Media Penyucian Jiwa Manusia ■ MENYUCIKAN... Sambungan dari Hal 25

Sukendro menuturkan, Melasti tak hanya sebagai simbol penyucian diri jiwa manusia. Tapi ini sekaligus penyucian terhadap alam. Selain itu, ke-

giatan itu mampu menumbuhkan sikap mawas diri dan meningkatkan pengalaman dharma agama dan negara. Dia menambahkan, saat ini Indonesia sedang dirundung duka akibat banyaknya kasus kekerasan. Hal itu karena

kurangnya rasa keharmonisan dan kerukunan antar-umat. “Sehingga sudah sepatutnya, diri kita melakukan penyucian diri agar setiap tindakan kotor terhadap yang lemah terhindarkan,” pungkas Sukendro.(azi/bay)

Dilanjutkan Penyerahan Hadiah ■ MALAM INI... Sambungan dari Hal 25

Menariknya, selain diisi partai final kategori umum, penyelenggara juga akan memberikan door prize bagi penonton yang menyaksikan langsung babak final di Lapangan Futsal AIL mulai pukul 17.30.

Payung, kaus, dan jam dinding akan menunggu pemiliknya untuk bisa dibawa pulang. Usai final umum, akan diisi penyerahan hadiah bagi para pemenang futsal. Mulai tingkat SD, SMP, SMA, dan umum. Karena itu, dalam even yang akan disaksikan Plt. Ka-

dispora Ahmad Khairullah, Direktur Radar Banyuwangi Abdul Choliq Baya, Direktur AIL Michael Edi Hariyanto, ini semua manajer tim-tim yang meraih juara wajib hadir. “Sebab, hadiah akan diserahkan usai final kategori umum,” ujar Niklaas Andries, ketua panitia. (nic/als)

MARI SAYANGI PARU-PARU DENGAN MINUM SUSU TAMTO (45 thn) kini memilih susu Ettawa PE Segar untuk mengatasi keluhannya, “Dulu saya terbiasa berobat ke dokter ketika batuk kambuh, tapi sekarang tidak lagi. Untuk mengatasi keluhan yang mengganggu selama 2 tahun ini, sekarang saya pilih minum Milkuma.” Terang pria yang berdomisili di Kelurahan Giri Kerto, Kecamatan Turi, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta ini. Jika dulu Tamto kerap merasakan sesak nafas dan batuk-batuk, maka sekarang tidak lagi. Kini, pernafasannya lancar dan tidak pernah batuk lagi. Manfaat Milkuma telah dirasakan oleh Tamto sebagai Wiraswasta tersebut. “Setelah 6 bulan minum Milkuma, sekarang badan saya terasa fit, beraktifitas tak khawatir terserang batuk lagi. Karena manfaatnya sudah saya rasakan secara lansung, kini saya menyarankan orang lain untuk mencoba Milkuma.” Papar Tamto yang mengaku tahu informasi ini dari seorang temannya, “Mari kita sehat bersama Milkuma.” Ajaknya. Minum susu merupakan salah satu kebiasaan yang baik bagi kesehatan. Namun, masyarakat kita yang lebih mengenal susu sapi, banyak yang belum mengetahui tentang manfaat yang terkandung dalam susu Ettawa. Berbeda dengan susu sapi, sesungguhnya susu Ettawa memiliki kandungan gizi yang lebih unggul, baik dari segi protein, energi, maupun lemak yang mendekati air susu ibu (ASI). Kini, hadir Milkuma yang bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan vitalitas. Selain mengandung Riboflavin,

vitamin B yang penting untuk produksi energi, susu Ettawa pun tidak menyebabkan alergi sehingga baik untuk penderita gangguan pernafasan. Satu gelas susu Ettawa memasok 20,0% dari nilai harian Riboflavin. Selain itu, mengkonsumsi Milkuma sebanyak 2 gelas sehari bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan vitalitas. Fluorine yang terdapat dalam susu Ettawa bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh serta membantu pencernaan dan tidak menimbulkan dampak diare pada orang yang mengkonsumsinya. Selain diproses secara alami, pakan ternak yang diberikan pun organik, sehingga menghasilkan susu yang lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan. Ditambah dengan kandungan Gula Aren bemutu tinggi sebagai pemanisnya, menjadikan Milkuma sebagai pilihan bijak untuk kesehatan. Milkuma sangat baik buat perokok, baik perokok aktif maupun pasif. Dapatkan informasi lengkap tentang Milkuma di www. milkuma.com. Saat ini Anda bisa mendapatkan Milkuma di Apotek2 juga Toko Obat terdekat dikota anda, atau hubungi, Jatim; 082120862055. Banyuwangi, 081217957505; Apt Drajat Farma Jl. Gajahmada, Apt Dunia Sehat Jl. Jend Sudirman, Apt Asia Jaya Jl. Rogojampi, Apt Raya Jl. PB Sudirman. Situbondo: Apt Diponegoro, Jl. Diponegoro Depkes RI No. PIRT. 6.09.3328.01.395.


36

Jawa Pos-nya Kota Santri

Senin 19 Maret 2012

Sayyid Ahmad Masih Istikharah Untuk Menentukan Tanggal Kepulangan Ahmad Zaim Ibrahimy BANYUPUTIH – Keluarga besar Pondok Pesantren Salafiyah-Syafiiyah (P2S2) Sukorejo maupun sebagian masyarakat Kota Santri sudah tak sabar menunggu kepulangan Lora Ahmad Azaim Ibrahimy (Ra Zaim) untuk meneruskan kepemimpinan Kiai Fawaid di pesantren dengan ribuan santri tersebut. Namun, Sayyid Ahmad Bin Muhammad Al Maliki Al Hasani (guru Ra Zaim di Makkah), tampaknya tak mau sembarangan melepas putra Nyai Zainiyah (kakak Kandung Kiai Fawaid) dari hasil pernikahannya dengan KH. Dhofir Munawar itu. Kabid Humas P2S2 Sukorejo, Fauzi Alco mengungkapkan, surat permohonan dari keluarga pesantren agar Ra Zaim diberi izin pulang, telah diterima Sayyid Ahmad. Pimpinan pesantren di

COMING SOON: Predikat Pengasuh ke-IV P2S2 Sukorejo sudah diberikan kepada Ra Zaim. Banner semacam ini ditempel di sejumlah titik di pesantren yang baru saja ditinggal Kiai Fawaid. EDY SUPRIYONO/RaBa

Makkah itu sudah merestui kepulangan Ra Zaim ke P2S2 Sukorejo. “Hanya saja hingga kini Beliau (Sayyid Ahmad) masih istikharah untuk menentukan kapan tanggal terbaik kepulangan Azaim,” terang Fauzi Alco kepada RaBa, kemarin. Yang istimewa, Sang Maha Guru bersedia mengantar Ra Zaim langsung ke tanah air. Sayyid Ahmad me-

mang cukup mengagumi salah satu muridnya tersebut. “ Rencananya memang akan diantarkan langsung. Kata Sayyid, Ra Zaim bukan hanya anak emas, tapi dia memang emas,” ungkap Fauzi Alco. Ra Zaim nyantri di pesantren yang dipimpin Sayyid Ahmad sejak 2003, silam. Tanpa terasa sudah sembilan tahun dia menuntut ilmu di negeri

Sejumlah Perangkat e-KTP Raib? SUMBERMALANG – Sejum- di Kecamatan Sumbermalang. lah peralatan untuk kepen“Saya tidak yakin kalau barang tingan kartu tanda penduduk itu hilang digondol maling elektronik (e-KTP) yang di- sungguhan. Kemungkinan simpan di Kecamatan Sum- besar ada orang dalam yang bermalang, dikabartidak bertanggung kan raib. Yang ironis, jawab,” terang Edi diduga kuat barangSusanto, warga Kebarang aset negara camatan Sumbertersebut digondol malang, kemarin. oleh orang dalam Menurut dia, sendiri. hingga kini pihak Pasalnya, barang kecamatan kebeitu hilang tak lama ratan jika raibnya setelah sejumlah pedua barang terseDOK /Raba tugas melakan pebut dikatakan hiAgus Tjahyono masangan sejumlah lang digondol maperangkat untuk kepentingan ling. Mereka yakin, ada peturealisasi program nasional e- gas pemasang perangkat peraKTP. Diprediksi belum ada latan e-KTP yang membawanorang luar yang masuk ke kan- ya pulang tanpa izin. tor kecamatan. “Namun, anehnya tidak ada Informasi yang diterima ko- kejelasan kemana dan siapa ran ini menyebutkan, barang yang membawa kamera digital yang hilang berupa kamera dan GBS itu. Kecamatan juga digital merk kodak dan GBS. bingung, karena yang pasti di Peranan dua alat itu cukup kantor kecamatan barang-bavital. Sebab itulah, jika benar- rang itu, saat ini sudah tidak benar hilang, maka akan cu- ada,” ungkapnya. kup menjadi kendala bagi keKapolsek Sumbermalang lancaran pelaksanaan e-KTP AKP Sukandar mengaku be-

lum menerima laporan resmi terkait adanya barang untuk kepentingan realisasi program e-KTP yang hilang. “Pak Camat sendiri saya konfirmasi tak merasa kehilangan, makanya sampai sekarang belum laporan ke kita. Karena sehari sebelumnya dipegang oleh tukang yang memasang tower e-KTP,” terangnya. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Agus Tjahyono Basuki membantah keras adanya barang-barang untuk kepentingan program e-KTP di Kecamatan Sumbermalang yang hilang, apalagi digondol maling. “Benar memang ada kehilangan karena dicuri maling, tapi yang hilang itu bukan barang-barang e-KTP,” katanya. Barang yang hilang adalah milik petugas pemasang tower. Salah satunya berupa kamera. “Ceritanya dia masang sendirian, nah saat naik ke atas itulah, barang-barangnya yang ada di bawah dicuri maling. Jadi bukan milik e-KTP,” jelas Agus. (pri/aif)

BPD Tegaskan Tidak Ada Bancakan BANYUGLUGUR – Bantahan terus mengalir dari sejumlah pihak terkait dugaan bancakan hasil pungutan liar (pungli) Program Nasional Agraria (Prona) 2011 di Desa Kalianget. Kecamatan Banyuglugur. Sanggahan kali ini disuarakan oleh Badan Musyawarah Desa (BPD) Desa Kalianget. Ketua BPD Bambang Kuswita menegaskan, semua tuduhan tersebut tidak ada yang benar. Sebab, selama ini pihaknya sudah melakukan proses pembuatan sertifikat sesuai aturan. ‘’Tidak ada pungli juga tidak ada bancakan,’’ tegas Bambang. Dijelaskan Bambang, tanggal 2 Februari 2011 para perangkat desa, panitia, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan para pemohon pembuatan sertifikat dikumpulkan untuk membahas masalah program Prona tersebut. ‘’Saat itu semua yang berkumpul ada 60 orang di balai desa,’’ sebutnya, Dalam pertemuan itu dijelaskan kalau pembuatan sertifikat Prona gratis. Namun, itu hanya untuk proses pembuatan sertifikat di Badan Pertanahan Nasional (BPN). Termasuk juga untuk pembuatan peta bidang dan rapat kepanitiaan A. ‘’Kalau itu semua gratis,’’ tegasnya. Namun, lanjut Bambang, untuk pembelian patok batas, materai yang berjumlah 8 buah, map, penulisan berkas, akomodasi tim pelaksana desa tidak mungkin dibebankan kepada panitia. Tetapi, biaya tersebut dibebankan kepada pemohon. Kesepakatannya senilai Rp 650 ribu. ‘’Itupun para pemohon sendiri yang menentukan,’’ imbuhnya. Untuk pengurusan lain seperti warga yang tidak mempunyai KTP, akta jual beli, kartu keluarga (KK), dikenakan tanggungan biaya lagi. Dan, setiap warga mempunyai tanggungan sendirisendiri. ‘’Itu tergantung dengan kebutuhannya,’’ katanya. Bagi warga yang tidak memiliki akte waris, ada biaya lagi. Pihaknya juga tidak menekan apakah proses Prona ini harus diurus panitia. Bila diurus sendiri juga tidak masalah. Tetapi, mereka memilih untuk diuruskan kepada

panitia. ‘’Kalau penarikan berbeda-beda itu sesuai dengan kategorinya,’’ jelas Bambang. ‘Diberitakan sebelumnya, dugaan pungli dalam Prona tahun 2011 di Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur menyisakan bermasalah. Perang-

kat desa, pejabat kecamatan, dan oknum anggota DPRD ditengarai ikut menikmati hasil penarikan uang tanpa dasar itu.Lebih ironis lagi, tiga oknum wartawan juga disebutsebut ikut menikmati hasil pungli tersebut. (ton/aif)

para habib tersebut. Sebelumnya, Ra Zaim nyantri di Ma’had Nurul Haromain, Pujon, Malang. Pesantren tersebut milik alumnus Ma’had yang dipimpin Sayyid Ahmad. Kepastian kepulangan Ra Zaim ke P2S2 Sukorejo memang sudah disampaikan KH. Hasan Karror saat memberikan sambutan pada acara tahlil tujuh hari wafatnya Kiai Fawaid,

Kamis malam (15/3) lalu. Sekjen perkumpulan alumnus Ma’had Sayyid Ahmad tersebut menyatakan, bahwa Sang Maha Guru masih melakukan istikharah sudah memberikan restu kepada Ra Zaim. “Insyaallah Kiai Azzaim mampu meneruskan perjuangan Kiai Fawaid,” katanya, disambut tepuk tangan dan pekikan kalimat takbir oleh ribuan jamaah yang hadir di Masjid Jamik Ibrahimy. (pri/ AHMAD AZAIM IBRAHIMY aif)

DOK.PRIBADI

ADVERTORIAL PEMERINTAHAN

HUMAS PEMKAB for RaBa

AKRAB : Bupati Dadang Wigiarto berdialog dengan warga untuk mengetahui kondisi mereka secara langsung.

PEDULI: Bupati Dadang Wigiarto menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat kurang mampu.

Bagi Sembako dan Pengobatan Gratis Nyabbe Dhisa Bupati Dadang Wigiarto BANYUGLUGUR – Untuk kali pertama setelah mengalami cidera kaki saat berkunjung ke Dusun Pacalan, Desa Tambak Ukir, Kecamatan Kendit beberapa waktu yang lalu, Bupati Dadang Wigiarto kembali melakukan Nyabhe Dhisa. Bupati mengawali kunjungan di Desa Kalisari dan Desa Tepos, Kecamatan Banyuglugur. Kegiatan Nyabhe Dhisa ini dilakukan Bupati ke tempattempat terpencil di 17 kecamatan. Dalam kegiatan ini, Bupati Dadang Wigiarto didampingi Dandim 0823, Kapolres dan seluruh jajaran pimpinan SKPD, TP PKK kabupaten serta pimpinan Cabang Bank Jatim Situbondo. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari dengan menginap di lokasi. Nyabhe Dhisa diawali dialog yang dilaksanakan pada malam hari. Tujuannya, Bupati ingin mengetahui secara langsung dari masyarakat apa yang menjadi kebutuhan mereka. Dari sana bisa mengetahui indikator kekurangankekurangan dan potensi yang ada di desa. “Jangan lupa pelaksanaan e-KTP nanti. Masyarakat harus benar-benar memanfaatkan kesempatan yang diberikan secara gratis oleh pemerintah,” ajak Bupati. Usai dialog, dilanjutkan kegiatan pengajian dan shalawatan

CINTA RAKYAT : Bupati Dadang memberikan arahan dan motivasi terhadap warga.

yang dipimpin oleh KH. Zakki Abdullah dan KH. Tamim Sofyan. Kemudian dilanjutkan dengan hiburan, yakni pemutaran film Islami. Setelah kegiatan tersebut, Bupati dan rombongan menuju rumah rumah warga untuk istirahat sambil menjalin silaturahmi kepada masyarakat. Keesokan harinya, dilanjutkan di Desa Kali Sari. Di tempat ini Bupati Dadang menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat yang kurang mampu. Tidak itu saja, rombongan juga menggelar pengobatan gratis. Ada juga pelayanan KB gratis kepada warga. Dinas Peternakan menggelar pemeriksaan kesehatan hewan gratis dan inseminasi buatan (IB) untuk hewan warga. Yang tak kalah banyak peminatnya adalah potong rambut gratis kepada warga kurang mampu.

SAMBUTAN : Kepala Desa Tepos memberi ucapan selamat datang kepada Bupati Situbondo beserta rombongan.

Kegiatan Nyabbe Dhisa ke Desa Tepos diikuti komunitas motor trail dari Situbondo. Sebab, jalan menuju ke tempat itu cukup terjal dan berat. Sehingga, rombongan harus menaiki kendaraan khusus motor trail atau mobil dengan double gardan. Begitu sampai di Desa Tepos, Bupati dan rombongan disambut kepala desa dan warga Tepos. Melalui Kepala Desa Tepos, mereka menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati. Sebab, mulai kecil hingga menjadi kepala desa, baru dua Bupati Situbondo yang datang langsung ke desanya. yakni, Bupati Tasrip dan Bupati Dadang. Kades Tepos mengusulkan perbaikan jalan desa antara Desa Kalisari dan Tepos. Bupati menjanjikan bantuan rehab balai desa direalisasikan tahun ini. Sedangkan jalan desa diupayakan secepatnya. Termasuk bantuan rehab tempat ibadah. Petani juga diberi bantuan bibit tanaman agar lebih meningkatkan produksi yang lebih disukai pasar. Sehingga, masyarakat lebih bersemangat meningkatkan kesejahteraannya. Bupati meminta bantuan itu benar-benar dimanfaat dan dikembangkan. Pemkab Situbondo juga ingin memfasilitasi bantuan bergulir ternak sapi. Agar masyaralat di dua desa itu lebih meningkatkan pendapatan selain dari bercocok tanam atau bertani. (pri/adv)

Radar Banyuwangi 19 Maret 2012  

Radar Banyuwangi

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you