Issuu on Google+

JUMAT 13 APRIL

29

TAHUN 2012

Bendung Tablet, Koran Disarankan Tiru Majalah

Lap oran Lapo

BAYU SAKSONO

Nusa Dua, Bali, 10-12 April 2012

JADWAL kegiatan Publish Asia 2012 yang dihelat WAN-IFRA (asosiasi koran sedunia) sangatlah padat. Hampir seluruh hall di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) di Nusa Dua, Bali, itu sibuk sejak pukul 09.00 Wita pagi hingga malam hari. Sekadar diketahui, arena BNDCC memiliki lima hall dengan kapasitas yang berbeda. Ruangan yang paling besar bernama ballroom 5. Ruangan ini mampu menampung 700 delegasi dengan posisi duduk roundtable. Ada sekitar seratus meja yang masing-masing diisi delapan kursi. Semua anggota delegasi hanya berkum-

pul di ballroom 5 tersebut pada saat acara tertentu, misalnya seremoni pembukaan, galadinner, diskusi umum, dan penyerahan penghargaan untuk pemenang award. Selain mengikuti beberapa acara general tersebut, masing-masing kelompok juga akan mengikuti diskusi dan pemaparan materi dari narasumber di ruang pertemuan tersendiri. Nah, kelompok kami yakni group Newsroom yang beranggota para chief editor (pemimpin redaksi) dan managing editor (redaktur pelaksana) mendapat “ruang kelas” di ballroom 2. Ada sekitar 150 anggota kelompok Newsroom. Mereka berasal dari Indo-

BAYU SAKSONO/RaBa

CEO RAK HAARETZ: Grig Davidovitz, pembicara dari Israel, saat paparan di Newsroom Group di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC).

 Baca Bendung...Hal 39

DPRD Ajukan Recall Daroji

Gembok Dua untuk Soal Unas BANYUWANGI - Soal-soal ujian nasional (unas) untuk SMA, SMK, dan MA, sudah sampai di Banyuwangi. Soal yang dijaga kerahasiaannya itu diambil dari gudang percetakan PT. Temprina Media Grafika, Surabaya. Pengiriman soal unas dari Surabaya sampai Banyuwangi berjalan lancar. Ribuan soal unas tiba di Bumi Blambangan Rabu malam (11/4) pukul 19.00. Pengambilan soal dilakukan panitia unas dan dikawal ketat aparat Polres Banyuwangi. Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Sulihtiyono menjelaskan, begitu tiba di Banyuwangi, ribuan soal tersebut langsung disimpan di gudang khusus di Mapolres Banyuwangi. Gudang tersebut langsung digembok ■  Baca Gembok...Hal 39

GALIH COKRO/RaBa

DIJAGA KETAT: Ribuan soal unas diturunkan dari truk boks. Selanjutnya, soal-soal tersebut disimpan di gudang aula Dhira Brata, Polres Banyuwangi.

Run Way Tambah 500 Meter

PKL

nesia, Malaysia, Filipina, Thailand, India, Hongkong, China, Jepang, Korea Selatan, Australia, Uni Emirat Arab, dan ada pula yang berasal dari Israel. Ada juga anggota kelompok yang datang dari Inggris, Denmark, Swedia, dan Kanada. Dalam sehari, rata-rata kelompok kami mengikuti tujuh sesi pemberian materi. Lantaran ini pertemuan internasional, pengantar yang diberikan pemateri dan dialog menggunakan bahasa Inggris. Tentu saja dialek bahasa Inggris yang digunakan berbeda-beda sesuai lidah masing-masing peserta ■

Disokong APBN, Pesawat Boeing Bisa Mendarat BANYUWANGI - Perjuangan dan kerja keras Bupati Abdullah Azwar Anas memperpanjang run way (landasan pacu) Bandara Blimbingsari membuahkan hasil. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan mengucurkan dana untuk menambah run way sepanjang 500 meter.

Saat bertemu tokoh lintas agama di Hotel Tanjung Asri Rabu (11/4), Bupati Anas menyampaikan rencana pembangunan run way sepanjang 500 meter itu. Selama proses pembahasan APBN perubahan 2012, Bupati Anas mengaku “pindah kantor” ke Jakarta. Salah satu misinya, berjuang agar anggaran pembangunan lanjutan sarana dan prasarana bandara dalam APBN turun. “Alhamdulillah, berkat doa seluruh rakyat dan para pemuka agama, perjuangan itu berhasil,” ungkap Bupati Anas ■  Baca Run Way...Hal 39

BANYUWANGI - Partai Demokrat (PD) tampaknya benar-benar serius me-recall salah satu kadernya, H. Daroji, dari keanggotaan DPRD. Indikasinya, surat permohonan pergantian antar-waktu (PAW) Daroji sudah masuk ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi. Permohonan PAW itu dikirim pimpinan DPRD. Dalam surat itu, pimpinan DPRD minta KPU memproses pergantian Daroji sebagai anggota DPRD. Ketua KPU, Syamsul Arifin, mengungkapkan bahwa surat permohonan itu diteken empat pimpinan DPRD, termasuk wakil ketua DPRD dari Partai Demokrat, H. Adil Ahmadiyono. Dalam permohonan recall yang disampaikan pimpinan DPRD itu tidak menyebutkan alasan kenapa wakil rakyat dari daerah pemilihan (dapil) III tersebut hendak di-recall ■

DOK. RaBa

Kita akan proses usulan PAW pimpinan dewan setelah anggota KPU lengkap

 Baca DPRD...Hal 39

SYAMSUL ARIFIN Ketua KPU Banyuwangi

Landasan Pacu Bandara Blimbingsari GALIH COKRO BUWONO/RaBa

 Panjang run way sekarang: 1.400 meter  Sesuai rencana bakal ditambah 500 meter  Panjang total run way 1.900 meter (nantinya bisa didarati pesawat Boeing dan jet)  Diskong dana APBN 2012 perubahan  Tahun ini, tambahan landasan pacu sudah bisa digarap.

KLESOTAN: Para PKL berada di ruang lobi kantor Pemkab Banyuwangi.

Minta Satpol PP Ditarik BANYUWANGI - Perseteruan para pedagang kaki lima (PKL) dan Pemkab Banyuwangi semakin memanas. Sebanyak 35 pedagang yang selama ini mangkal di Jalan Ahmad Yani kemarin mendatangi kantor Pemkab Banyuwangi. Sebagian PKL sempat akan naik ke ruang kerja bupati di lantai dua, tapi berhasil dihalang-halangi anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). “Kita ingin bertemu bupati,” cetus Suhailik, salah satu PKL. Rombongan anggota PKL tersebut datang ke kantor bupati sekitar pukul 10.30 ■  Baca Minta...Hal 39

TRY OUT

Peserta Tembus 7.496 BANYUWANGI - Pelaksanaan try out SMP/ MTs se-Kabupaten Banyuwangi tinggal dua hari lagi. Semakin dekat dengan hari “H”, pendaftar semakin banyak. Pendaftaran try out dikoordinasi langsung masing-masing ketua wilayah kerja (wilker). Tiap wilker membawahi beberapa kecamatan. Di Banyuwangi ada lima wilker. Kelima wilker tersebut adalah Blambangan, Genteng, Rogojampi, Bangorejo, dan Banyuwangi. Sekretaris Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Sekolah Menengah Pertama (SMP) Banyuwangi, Sahroni mengatakan, tugas para ketua wilker adalah mengoordinasikan dan bertanggung jawab atas pendaftaran try out ■  Baca Peserta...Hal 39

GALIH COKRO/RaBa

BUTUH KERJA KERAS: Pesawat Merpati mendarat mulus di Bandara Blimbingsari, Rogojampi.

Kondisi Terkini Korban Angin Lesus di Desa Sukonatar

Tetangga Gotong-Royong Bangun Rumah Sukarlin Sepekan pasca puting beliung meluluhlantakkan rumahnya, Edi Sukarlin, 65, warga Dusun Karanglo, Desa Sukonatar, Kecamatan Srono, sama sekali belum menerima bantuan perbaikan rumah dari pemerintah. Bagaimana nasibnya kini? SIGIT HARIYADI, Srono

SIANG itu (11/4), kondisi cuaca di wilayah Banyuwangi bagian selatan begitu cerah. Terik matahari pun terasa menyengat tubuh, terutama bagi mereka yang beraktivitas http://www.radarbanyuwangi.co.id

di luar rumah. Bahkan, saking panasnya suhu udara, fatamorgana terlihat di sejumlah ruas jalan beraspal. Salah satunya di jalan raya Banyuwangi-Genteng, di Desa Sukonatar, Kecamatan Srono. Ketika mengarahkan sepeda motor memasuki persimpangan jalan menuju Desa Bagorejo, wartawan koran ini mendapati empat pria tengah sibuk meminta sumbangan. Satu orang memegang megafon, seorang lagi memegang kotak amal yang terbuat dari kardus bertuliskan “Sumbangan bagi Korban Puting Beliung”. Dua pria lagi bertugas mengambil uang sumbangan para pengguna jalan yang terjatuh ke aspal. Tidak jauh dari empat pria tersebut, puluhan warga bergotong-royong membangun sebuah gedung berdinding batako berukuran 5 x 6 meter. Ada yang mengulur timba

Tahanan togel nikah di mapolsek

Menurut buku tafsir seribu mimpi, angka nikah 75.

Salah sasaran, motor tukang ojek dibakar

Kalau yang ini nopolnya P 3070 XX

SIGIT HARIYADI/RaBa

SUMBANGAN TETANGGA: Puluhan warga Dusun Karanglo bahumembahu membangun rumah Edi Sukarlin.

berisi adukan semen dan pasir, ada juga yang mengangkat kayu penyangga genting. Bangunan yang berdiri tepat di sebelah lapangan

yang berlokasi di Dusun Karanglo, Desa Sukonatar, itu ternyata akan dihibahkan kepada Edi Sukarlin ■  Baca Tetangga...Hal 39

email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


30

Jumat 13 April 2012

AGENDA KOTA

Melihat Potensi Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu

Bodos di Taman Blambangan

Galakkan Penanaman Pohon Manggis

DINAS Kebudayaan dan Pariwisata kembali menggelar aktualisasi seni budaya daerah di Panggung Seni dan Budaya Taman Blambangan Banyuwangi. Kali ini, gelaran seni dan budaya periodik itu akan menampilan gandung terob. Gelar seni dan budaya pertama di bulan April ini akan dilangsungkan pada 14 April mendatang. Sedangkan gelar gandrung terob akan diisi dengan penampilan jejer, paju dari staf Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, rapenan, serta paju dari penonton. “Kegiatan ini akan ditutup penampilan pelawak using Bodos Cs,” ungkap Kadis Kebudayaan dan Pariwisata, Suprayogi. (afi/als)

BAGAIMANA INI

S EMPU - Salah satu potensi yang kini mulai dikembangkan oleh warga dan Pemerintah Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, adalah bertanam pohon manggis. Kemarin pagi, sebagai bagian dari pengembangan potensi desa di bidang pertanian, sebanyak 20 petani hortikultura mengikuti sekolah lapang yang digelar di Dusun Pucangsari, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu. Kegiatan yang dibuka Camat Sempu, Drs. Lukman Hakim, itu dihadiri dua anggota DPRD Banyuwangi asal Kecamatan Sempu, Ahmad Turmudi dan Gunawan. FOTO-FOTO: ABDUL AZIZ/RaBa Selain itu, juga dihadiri Kepala DiKOMPAK: Anggota dewan, camat, kades dan para kelompok tani (kanan). Camat Lukman dan Kades Boirin menanam pohon manggis. nas Pertanian, Perkebunan dan KeSementara, Camat Sempu, Drs. Luk- jual). Dengan demikian, hasil produk “Dua tahun lagi pohon manggis yang hutanan, Ikrori Hudanto; Kepala Desa Jambewangi, Boirin; dan PPL, Broto; serta man Hakim, mengajak para petani un- pertanian bisa terjual di pasaran dengan sudah ditanam sebelumnya sudah para anggota kelompok tani hortikultura. tuk long live education, dalam rangka harga mahal. “Sebab, buah yang baru di- besar, dan Jambewangi kita harapkan Dalam kesempatan tersebut, Kepala meningkatkan kualitas dan kuantitas panen tidak langsung dijual. Tapi diolah jadi sentra manggis,” harapnya. Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehu- produk-produk dalam negeri. “Terma- dulu, dikemas dulu, baru dilepas ke paDusun Pucangsari, Sholikin, menyamtanan, Ikrori Hudanto, memotivasi para suk hasil pertanian tanaman manggis saran,” tandasnya. Lukman menyebut, acara sekolah la- paikan terima kasih ke Pemkab Banyupetani agar bisa lebih sukses di bi- yang sekarang kita galakkan,” tuturnya. Untuk itu, dia mengajak untuk me- pang dilanjutkan penanaman 1800 po- wangi karena sudah membantu medangnya. “Para petani harus bekerja keras, bekerja cerdas, dan mencintai tek- ngembangkan program pelaju (petik hon manggis yang bekerja sama dengan nyiapkan bibit pohon manggis dan biaya olah jual) dan pemaju (petik kemas Herba Farm dan Geranul Sidomuncul. untuk sekolah lapang. (azi/c1/als) nologi,” ajaknya.

GALIH COKRO/RaBa

Terhalang Pohon RINDANG dan hijau menjadi barang langka saat ini. Namun, bila keberadaannya justru menjadi persoalan lalulintas, tentu itu lain persoalannya. Coba lihat pepohonan di pinggir Jalan Sayu Wiwit, Banyuwangi. Papan penunjuk jalan di jalan tersebut sampai tidak terlihat karena tertutup rerimbunan pohon. Tentu, itu sangat menyulitkan pengguna jalan, khususnya mereka yang berasal dari luar kota. Untuk memudahkan pengguna jalan, sebaiknya papan penunjuk jalan itu dipindah atau pohonnya yang dibereskan. Bagaimana ini? (nic/c1/als)

BANYUWANGI

Puluhan Orgil dan Gepeng Digaruk

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI - Anggota satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Banyuwangi kembali bersih-bersih kota kemarin pagi. Dalam operasi kali ini, petugas penertiban itu berhasil menggaruk 17 orang orang gila (orgil), serta lima gelandangan dan pengemis (gepeng) yang banyak berkeliaran di sekitar kota. Puluhan orgil dan gepeng yang diangkut ke truk milik Satpol PP itu

BANYUWANGI

selanjutnya dikirim ke Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Kabupaten Banyuwangi. “Orgil dan gepeng itu kita garuk di sekitar Kota Banyuwangi,” cetus kepala Satpol PP Banyuwangi, Choirul Ustadi Yudawanto. Menurut Ustadi, razia orgil dan gepeng itu merupakan operasi rutin yang digelar tiap Rabu dan Kamis. Dalam operasi tersebut, bisanya pihaknya

• Rumah & Tanah •

• Jl. Pajajaran •

• Terapis Spa/Adm •

• Ramayana Travel •

• Mitsubishi •

Dijual rumah SHM, LT 235/115m2, Jl. Pajajaran II/47, Hubungi: 085732321000

Wnt blm nikah, max 30th, ramah, menarik, dilatih mjd Trps Spa/Adm 087755787220

• Rumah + Mobil •

Bth tng krj P/W posisi Accounting + Keuangan min S1, IPK 3; Adm + Kasir min SMU+D3 eko/akuntansi; Driver SIM B1 umum; Mekanik min SMK Otomotif Rd4. Gaji + insentiv + bonus + tunjangan total 1,2jt, SIAP LUAR KOTA, lamaran CV kirim: Jl. Ry Rogojampi 97 Bwi, 081249008778 (Bpk Sony)

Mitsubishi T120SS PU, L300 PU, Colt Diesel, Fuso,Strada Triton,Grandis,Pajero Sport/Dakar, Sedan Lancer, & prod suku cad. Servis bengkel mobil sgl merk.hub konsultan markting= Bp.Hary 081234692551*0333-8902100* 085745581977.

SITUBONDO

• Job Vacancy •

• Dikontrakkan •

• Persada Regency •

Rmh di Jl. Merak (dkt dgn kntor KPU), harga kontrak 3 jt/thn. Dpt utk rumah tangga, kantor, Agen, dll. Hub: 678941 / 085258746960

Our Int’l export furniture company is seeking for highly motivated & experienced personal. 1. PROCUREMENT ENGINEER : should have an overall knowledge of metal production & finishes. The ability to prepare working drawing w/ AutoCAD /Prod invetor , to gather quotations & liaise w/ contractors so a knowledge of East Java prod facilities would be an advantage. Application to: PT Warisan Eurindo – Jl Letjen Suprapto 69 Banyuwangi – email: p.h.adhiwarna@gmail.com

Dijual cepat Persada Regency Banyuwangi kota, type 36 full, 100 juta. 08123469203

• Cluster Borobudur Side •

• Perum Mendut Hijau •

Cluster Borobudur Side “Free Design”, lokasi aman dan strategis, pusat kota belakang kantor Pemda Banyuwangi, type 45/90 50/90 50/110 60/200 80/200. H: Doni 081336465758, Bayu 08123457541

• Job Vacancy •

• Rumah & Selep Beras • Djl cpt rah & selep beras SHM 1.700m2 (satu lokasi) cck utk usaha, lok dpn PasarWringinpitu, Tegaldlimo.H:081934803237 - 081229967879

• Perum GGM •

Dijual Perum Mendut Hijau H-2 Banyuwangi. LT 300m2. LB 185m2, Hub: 081233805808, 085236981888

Dijual rumah Ls 98m2, lokasi Perum GGM, 2 KT, PLN, PDAM, Tlp, carport. Hub lngsung tnpa perantara 085859687870

BANYUWANGI

• KSP BUB Jajag •

• Toko + Rumah Genteng • Djl Toko+rumah tkt2, full prabot, strtgs. Jl. Kembar Lt 310/490m2, uk. 10x31m, marmer, ksn jati, Tk Sriwijaya Jl. Gajahmada 274 Gtg-Bwi. H. Sigiarto 081233499888, 03170338181

• Disewakan •

• Dikontrakkan •

Disewakan murah , Tanah luas 1000 M2, lok. pinggir Jln. perumahan Puri Gading Mas Permai, Dadapan, cck utk usaha rongsokan, materialan, bengkel mbl, dll Hub. 08179622454

Dikontrakkan Ruko lokasi Jl. Kapten Ilyas 56, Banyuwangi. Hub: 08179694674

• Kebun Bekas Sengon •

• Gebyar Daihatsu • Miliki All New Xenia UM 22Jt, Terios UM 28Jt, Gran Max PU UM5Jt, Luxio & Sirion Disc Gede Free GPS. Hub. HADI 0815 5970 5555 / 081 233 432 555 / 087 857 409 555

> TOYOTA Kijang Innova ‘01< Dijual Toyota Kijang Innova G Diesel, matik, 2011 hitam, istimewa, KM 15000. Hubungi: 08113523844 TARIF IKLAN B.O.T Rp. 75.000, 2x muat, Rp. 125.000, 6x muat, Rp. 180.000, 10x muat. Maksimal dua baris. Hubungi: Radar Banyuwangi Jalan Yos Sudarso 89-C Banyuwangi Telp./Fax. (0333) 412224/415153

• Daihatsu Classy ‘94 •

• Kijang Innova ‘05 •

• GrandMax PU ‘11 •

Dijual Daihatsu Classy’94 hijau tosca pwr str, pwr window, AC, tape, electr mirror, an. sendiri (P Situbondo), siap pakai, no sms hub: 081.249.437.798

Dijual Toyota Kijang Innova V XW 43 th 2005 merah mtl, hrg 148,5 jt nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526, 635176, 0811351148

Dijual Daihatsu Grand Max S40I RP 1,5cc/ 1.3cc PU, th 2011 hitam, hrg 83,5 jt/ 80 jt nego, barang istimewa, bisa cash/ kredit, hub (0333) 631526, 635176, 0811351148

• Mitsubishi T120 PU ’10 •

• Daihatsu GrandMax ‘08 •

• Honda CRV ‘02 •

Dijual Mitsubishi T120ss PU 1.5 FDR (pick-up) th 2010 biru hrg 72,5 jt nego barang istimewa, bisa cash / kredit hub (0333) 631526, 635176, 0811351148

Dijual Daihatsu S40 IRV Grand Max (mob pen) th 2008, silver mtl, harga 78,5 jt nego, barang istimewa, bisa cash / kredit, hub (0333) 631526, 635176, 0811351148

Dijual Honda CRV RD4 2WD AT (jeep) th 2002 hitam, harga 137,5 jt nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526, 635176, 0811351148

• Toyota Fortuner ‘10 •

• Toyota Corolla ‘90 •

• Honda CRV ‘01 •

Dijual Toyota Fortuner 2.5G diesel 2010 Hitam Manual Barang Istimewa sekali, hubungi 089682142828.

BU dijual Cpt Toyota Corolla Twincam 1.6 SE Lmtd '90 Plat P bwi, warna hijau . Power Str-Pwr wdw, tape, VR, Kond bgs. An: sendiri Nego Hub. 081249111071

Dijual Honda CR-V 2001 A/T hitam metalik DK full variasi TV+Audio, istimewa, 125 juta nego. Hub: 081357409977 / 085312057777

BANYUWANGI • STNK • Hlg STNK Nopol P 3621 TL, an. Nursalim, al: Sumberagung RT04/05 Rejoagung, Srono Hlg STNK Nopol P 6725 XD, an. Tri Agus Hartini, al: Jl. Citarum 38 RT02/02 Panderejo Hlg STNK Nopol P 4208 ZF, an. Herdi Febri Nugroho, al: Krajan RT01/01 Wongsorejo

BANYUWANGI

• Tanah Kapling Murah •

Djl Tnh pinggir jln raya utama Rogojampi - Bwi, 50 meter utara Kantor Polsek Kabat selatan perusahaan Gazebo, barat jalan, hrg per m2 Rp, 225.000, hubTaufik: 082143391020

Our Int’l export furniture company is seeking for highly motivated & experienced personal. 2. FINISHING QUALITY ASSURANCE: should have a vast knowledge of furniture finishing methods and materials, responsible for ensuring all products meet required standard . Application to: PT Warisan Eurindo – Jl Letjen Suprapto 69 Banyuwangi – email: p.h.adhiwarna@gmail.com

Lowongan Butuh Laki & Wanita Posisi Manager LSN ( D3), Marketing+adm Lsn( SMA) jujur, disiplin tanggung Jawab menguasai wil Kec. sempu py kend sdr SIM C lam. dikirim Ke KSP BUB Jl. Yos Sudarso 6 JajagTelp. 0333-396161

Tanah Kaplingan Murah dalam kota, 180ribu/m2, @ 10x15= Rp. 27juta, Jl. Gajahmada, Gg Mojoasri, Banyuwangi, sebelah Pasar bongkar muat ke timur 400m, Hub: (0333) 411837 / 0811352122

• Tanah SHM 4400M2 •

• Spreading • Dicari Sales motor (spreading) produk Sidomuncul untuk wilayah Bali dan Banyuwangi, penghasilan menarik, mess (Bali) Lamaran langsung ke Jl. Ikan Wijinongko 11 Banyuwangi

 Baca Puluhan...Hal 39

BANYUWANGI

Djlcptrmh&tnhLT500m2,lokdpntrmnlBusMuncar, cck utk usha & stratgs, Hub:082264893008

Djl Rmh Lt 156m, lt.2 Hrg (Rp.350jt), Kijang''90, biru mtlk.JlGembrung270Bakungan.081231339328

juga merazia para siswa yang membolos. “Saat operasi ini dapat 17 orgil dan lima orang gepeng,” katanya. Ustadi mengaku heran dengan banyaknya jumlah orgil dan gepeng yang ada di Banyuwangi. Padahal, terang dia, hampir tiap pekan sekali selalu dilakukan razia. “Saya yakin, orgil dan gepeng ini kiriman dari daerah lain ■

• Tukangkayu • DJL Ruko 2 Lantai L 435m2 Lok Jl Imam Bonjol No 57 Bwi. Cck utk Bisnis/ Perkantoran. Hub HADI 081358226569

• Sobo • Dijual murah Ruko Sobo (165jt) SHM/IMB, LB 100m2, LT256m2, di daerah Jl. Ikan Wijinongko Sobo. Hub: 08123573571

Tanah daerah Tanjung Wangi (meneng), kebun bekas Sengon. Hub: 081353027992

BANYUWANGI • Pengobatan Alternatif • Gus Fathur Pengobatan Alternatif (Pijat, toto, & ramuan tradisional) mengobati berbagai macam penyakit. Jl. PB. Sudirman 124 (Samping Hotel Widodo) Jajag, Banyuwangi

• Pelatihan Gratis • Ikuti Kursus dan Pelatihan Gratis Bagi Pemuda Bidang : Perhotelan, Pariwisata, Tour & Travel dan Bahasa Inggris, Datang langsung : Desy Education , Jl. Hayam Wuruk 75 Giri ( 0333 ) 424476 , 085 258 036 777

• Jual Selep Beras • Djl cepat & murah Selep Beras LT2935m2, strategis, Hub: 081336596124, bisa nego

• PT. Kenzi • PT. Kenzie menyewakan Mobil Crane Excavator - Wales dan angkutan untuk mobilisasi excavator.Hub:Totok 081233184466

PEMBERITAHUAN Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhati-hati. Bila Anda menerima telepon, SMS dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak bertanggungjawab atas semua transaksi yang terjadi selain pemasangan iklan baris secara resmi di Radar Banyuwangi. Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi (Banyuwangi), Edy Supriyono, Ali Nurfatoni (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Benny Siswanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa MENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Windyah Sari. Pemasaran: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Samsuri (Situbondo). Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP: 1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp: (0338) 671982. Email: radarbwi@gmail.com, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@jawapos.co.id. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: Hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. 

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.



Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


31

Jumat 13 April 2012

Plafon RSUD Genteng Jebol GENTENG - Terjawab sudah mengapa dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Komisi I DPRD Banyuwangi pada Rabu (11/4) kemarin, dr. Arif, Sp.BS tidak ada di ruang poli saraf RSUD Genteng. Direktur RSUD Genteng dr. Endah menjelaskan bahwa saat ada sidak, yang bersangkutan (dr. Arif) sedang melakukan visite ke ruang perawatan untuk mengontrol para pasien. “Karena setiap pagi yang bersangkutan memang keliling ke ruangan bagian belakang untuk mengecek pasien,” kata Indah kepada RaBa kemarin. Biasanya, lanjut perempuan berjilbab tersebut, usai berkeliling ke ruanganruangan memeriksa pasien, dr. Arif baru menuju ruang poli untuk memeriksa pasien yang sudah menunggu. Hal itu dilakukan karena jumlah dokter spesialis saraf di RSUD Genteng memang hanya satu. “Dokternya hanya satu, sehingga kalau pagi keliling dulu mengecek pasien di ruang perawatan. Setelah itu, baru ke ruang poli,” jelas Endah, yang saat anggota Komisi I DPRD Banyuwangi melakukan sidak, sedang rapat di Kantor Kecamatan Genteng.

Terkait banyaknya kamar mandi yang tak berfungsi, Endah mengaku bahwa saat ini sedang mengambil skala prioritas perbaikan. Sebab, ketika dia menjabat sebagai Direktur RSUD Genteng sejak dua bulan lalu, kondisi kamar mandi memang banyak yang tidak berfungsi, termasuk di dekat ruang-ruang poli. Untuk saat ini, lanjutnya, dia memprioritaskan perbaikan kamar mandi yang di dekat ruang rawat inap dan ruang terpadu. “Sedang kamar mandi yang dekat poli, sementara menumpang di dekat musala,” tuturnya. Sedang ruang kamar mandi di dekat ruang-ruang poli, kemungkinan tidak akan diperbaiki. Sebab dalam waktu dekat, dia masih menunggu rencana rehab yang akan dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum. Saat ini, RSUD Genteng sedang melakukan penataan ruangan, yang rencananya dilakukan mulai awal Mei depan “Kalau sekarang kita perbaiki, terus Mei dibongkar kan juga eman,” tuturnya. Sementara itu, selain rusaknya fasilitas kamar mandi, kondisi gedung terpadu lantai dua dan tiga RSUD Genteng juga

Lantai Tiga Juga Tidak Berfungsi

sangat memprihatinkan. Banyak atap-atap ruangan tersebut yang bolong. Bahkan setiap hujan turun, air selalu jatuh dalam ruangan lantai dua yang juga dihuni banyak pasien tersebut. Padahal bangunan itu baru diresmikan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas setahun lalu. Terkait masalah ini, Endah mengaku tidak habis pikir dengan kondisi bangunan yang dibangun dengan dana APBD miliaran rupiah tersebut. Meski demikian, saat ini pihaknya juga sedang berusaha untuk melakukan perbaikan. “Saat ini sedang dicari penyebabnya, mengapa bisa banyak yang bolong-bolong dan air masuk ke dalam ruangan,” pungkasnya. Seperti diberitakan kemarin, disiplin waktu kerja dokter dan fasilitas kamar kecil yang tak berfungsi di RSUD Genteng, menjadi sorotan anggota Komisi I DPRD Banyuwangi. Saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di RSUD Genteng, Ketua Komisi I DPRD Banyuwangi Abdurrahman dan dua anggotanya, Khusnan Abadi serta Eko Susilo SN menemukan dua hal tersebut. Begitu tiba di RSUD Genteng, ketiganya langsung masuk ke dalam salah satu ruang praktik dokter. Namun dokter yang bersangkutan ternyata tak ada di tempat. (azi/c1/aif)

ADVETORIAL

PELUANG BISNIS: Membuka teras di Alfamart memberikan keuntungan bagi pebisnis yang memulai usaha.

ABDUL AZIZ/RaBa

RUSAK PARAH: Plafon ruang terpadu lantai dua RSUD Genteng tampak bolong.

Massa Bakar Motor Tukang Ojek Salah Sasaran, Dikira Milik Pencuri CLURING - Peristiwa nahas yang dialami Aan Sugianto, 40, ini hendaknya dijadikan pelajaran bagi warga agar tidak main hakim sendiri. Lantaran diduga sebagai anggota komplotan pencuri, sepeda motor tukang ojek asal Dusun Curahjati, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, tersebut hangus dibakar massa. Kejadian yang sempat menghebohkan warga, itu terjadi sekitar pukul 22.00, Rabu (11/4). Awalnya, seorang rekan Aan, yakni Amdan, mendatangi rumah laki-laki yang sehari-hari bekerja sebagai tukang ojek tersebut. Saat itu Amdan meminta diantarkan ke rumah rekannya di Dusun Tanjungsari, Desa Sraten, Kecamatan Cluring. Enggan mengecewakan temannya, Aan pun menuruti permintaan Amdan. Meski malam sudah larut, Aan bersedia mengantarkan Amdan ke lokasi yang hendak dituju. Di sinilah petaka itu terjadi. Be-

berapa puluh meter sebelum sampai ke rumah yang dimaksud, tiba-tiba Amdan meminta Aan menghentikan laju kendaraannya. Tanpa curiga, Aan menunggu Amdan di atas sadel sepeda motor merek Suzuki Shogun miliknya. Tanpa diduga, beberapa menit berselang, puluhan massa mendatangi Aan dan langsung menginterogasi pria yang satu ini. Aan yang sebelumnya tidak tahu akar persoalan akhirnya paham dengan apa yang telah dilakukan Amdan beberapa hari sebelumnya. Amdan diduga kuat telah mencuri seperangkat alat mebel, di antaranya, dua unit mesin gerinda, satu set profil, dan satu set tatah (alat raut kayu), milik Sobikul Al-Wafa, juragan mebel setempat. Khawatir menjadi bulanbulanan massa, Aan lantas meminta dipertemukan dengan Ketua RT setempat agar dapat menjelaskan duduk perkara yang sebenarnya.. Tetapi nahas, ketika Aan berdialog dengan Ketua RT, warga yang menunggu di luar rumah Ketua RT tersebut

langsung menuntun sepeda motor milik Aan. Kendaraan yang baru dua hari sebelumnya dibeli Aan itu dibawa ke tepi sungai. Entah siapa yang memulai, massa tiba-tiba bertindak beringas dan langsung membakar sepeda motor tersebut. Kontan saja, konsentrasi massa semakin bertambah sesaat setelah pembakaran itu terjadi. Kapolsek Cluring, AKP Agung Setyabudi, melalui Kasi Humas Aiptu Eko Laksono membenarkan peristiwa itu. Dikatakannya, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut. “Setelah kami mintai keterangan, Aan membenarkan dirinya yang mengantarkan Amdan ke wilayah Cluring. Namun Aan mengaku tidak tahu apa tujuan Amdan datang ke lokasi yang dimaksud,” ujarnya.(sgt/c1/aif)

TOHA/RaBa

Bingung Tempat Usaha, Pilih Alfamart Harga Sewa Rp 330 Ribu, Pasar Sudah Terbentuk ANDA bingung memilih lokasi untuk tempat usaha? Atau terkendala biaya mahal untuk menyewa sebuah ruko? Mungkin tidak ada salahnya Anda memilih Alfamart menjadi mitra bisnis. Di Alfamart, ada teras berukuran 1 meter x 1,5 meter, yang disewakan kepada Anda yang bingung mencari tempat strategis. Membuka peluang usaha di teras Alfamart pun lebih mudah menjaring pelanggan baru. “Soal biaya relatif terjangkau, hanya Rp 330 ribu per bulan sudah termasuk

pajak, Anda sudah bisa membuka tempat usaha di Alfamart di mana Anda suka,” kata Manager Marketing Alfamart District Center (DC) Malang, Awal T. Cahyana, kemarin. Awal mengatakan, Alfamart memang membuka kesempatan seluasluasnya kepada pegusaha kecil untuk mengembangkan usahanya bersama. Fasilitas teras ini memang dikhususkan bagi pengusaha kecil yang kebingungan mencari tempat dan terkendala biaya yang besar. Dijelaskan, biaya sewa yang terjangkau, yakni Rp 330 ribu sudah termasuk listrik dan air. Sehingga penyewa tidak akan diribetkan oleh masalah

fasilitas. Bahkan untuk jam bukanya pun bisa mengikuti jam buka Alfamart. “Kalau kami buka jam 07.00 hingga 23.00, ada pula Alfamart yang buka 24 jam,” ungkapnya. Untuk unit bisnis yang bisa di-sharingkan bersama Alfamart, misalnya aksesori dan mebel. Bahkan, jualan martabak, goreng-gorengan, dan waralaba kaki lima. “Syaratnya cukup isi formulir di Alfamart terdekat dengan foto kopi KTP, serta jenis usaha yang akan dijual,” sebutnya. Formulir sewa akan diproses di Alfamart DC Malang. Setelah itu, turun rekomendasi. “Maka pengelola usaha langsung bisa membuka usahanya di teras Alfamart,” pungkasnya. (ikl/irw)


KOMUNIKASI BISNIS

32

Jumat 13 April 2012

ISTIMEWA

BIAYA MURAH: Umroh melalui Bang Hasyim cukup membayar Rp 18,5 juta untuk 14 hari di tanah suci Mekkah.

Umroh 14 Hari Hanya Rp 18,5 Juta Bang Hasyim Gratiskan Air Port Tax Handling GENTENG–Setelah sukses melaksanakan program umroh di tahun 2011, pada tahun 2012 Bang Hasyim kembali meluncurkan dua program paket umroh, mulai 1 Mei dan Juni. Program umroh yang diluncurkan selama bulan liburan ini memakan waktu 14 hari. Namun biayanya hanya Rp 18,5 juta. Ada lagi paket sembilan hari. Biayanya cuma Rp 16,5 juta. Itu pun peserta umroh digratiskan dari Air Port Tax Handling, dengan fasilitas hotel bintang 4 sampai 5. Peserta umroh lewat Bang Hasyim juga mendapat layanan antar

jemput sampai depan rumah. murah dan mendapat fasiUntuk pendaftaran calon litas cukup nyaman. “Tenjamaah bisa langsung datang ke tunya masyarakat Banyutoko mebel Bang Hasyim yang wangi sudah tahu, kami suada di Jalan KH. Hasyim Ashari dah sering mengeluarkan No. 42 – 46, sebelah Kantor program-program paket umKecamatan Genteng telepon roh,” jelasnya. (0333) 843888, 081913Bang Hasyim menambahkan, 921938, atau 081336477777. bulan ini pihaknya memang Pengusaha furniture dan mengeluarkan dua paket umelektronik, Habib Hasyim bin roh. Harapannya, masyarakat DOK/RaBa Alwi bin Ali Al-Haddar, yang Banyuwangi bisa memilih di Habib Hasyim juga pemilik swalayan Bang antara dua paket umroh yang Hasyim menjelaskan, selain melayani ditawarkan untuk bulan liburan ini. “Bagi mebel, elektronik, dan juga kebutuhan masyarakat yang kurang jelas, silakan saja pokok masyarakat, pihaknya juga melayani datang langsung ke tempat kami,” serunya. pemberangkatan umroh. Biayanya sangat (ikl/*/irw)

JAMSOSTEK

RS YASMIN

April Bulan Cinta Jamsostek BANYUWANGI–PT Jamsostek (Persero) Banyuwangi berupaya terus-menerus meningkatkan mutu pelayanan. Di bulan April 2012 ini, program yang dilaksanakan PT Jamsostek adalah Bulan Cinta Jamsostek. Program tersebut merupakan wujud kepedulian kepada para peserta Jamsostek. Salah satu bentuk realisasinya adalah PT Jamsostek (Persero) Banyuwangi mengadakan serangkaian kunjungan ke rumah sakit (RS) yang menjadi mitranya. Pada Rabu (11/4), jajaran Jamsostek mengunjungi RSUD Blambangan, RS Yasmin Banyuwangi, hingga berlanjut ke RS Al Huda Genteng. Pada saat kunjungan tersebut, di RSUD Blambangan ada tujuh pasien peserta Jamsostek yang sedang dirawat. Sedangkan di RS Yasmin, ada dua pasien dan empat pasien lagi di RS Al Huda Genteng. Menurut Kepala PT Jamsostek (Persero) Banyuwangi, H. Budi Santoso, kunjungan itu sebagai bentuk kepedulian kepada peserta Jamsostek. Diharapkan kunjungan tersebut dapat memberikan semangat kesehatan. “Selain itu, juga untuk melihat langsung sejauh mana peningkatan mutu pelayanan dari rumah sakit sebagai mitra Jamsostek,” cetus Budi. Sementara itu, berdasarkan keputusan direksi Nomor KEP/ 310/102001, Jamsostek telah menetapkan untuk memberikan pelayanan manfaat tambahan

FOTO-FOTO : GERDA SUKARNO / RaBa

AKRAB: Kepala Jamsostek, Budi Santoso didampingi Direktur RS Yasmin, dr Burhanuddin, MARS (dua dari kanan).

bagi peserta program Jamsostek. Pelayanan manfaat tambahan tersebut, meliputi pemberian bantuan uang pemakaman untuk keluarga yang meninggal dunia dari tenaga kerja yang masih aktif. Nilainya sebesar Rp 2 juta. Pelayanan tambahan lainnya adalah pemberian bantuan pemeriksaan kesehatan atau medical check up (MCU) bagi tenaga kerja di atas usia 40 tahun. Ada juga bantuan bagi tenaga kerja dan keluarga, yang membutuhkan tindakan hemodialisasi (cuci darah), operasi jantung, pengobatan kanker, bahkan pengobatan HIV/AIDS. Khusus MCU, selama Bulan Cinta Jamsostek akan mengadakan pemeriksaan kesehatan pada 19 April 2012 mendatang. Kepala Bidang Pemasaran PT Jamsostek Banyuwangi, Tri Candra Kurnia mengungkapkan, pemberian manfaat tambahan itu

diperuntukan kepada perusahaan dengan kategori tertib administrasi kepesertaan dan iuran selama menjadi peserta program Jamsostek. Sebagai program publik, yang memberikan perlindungan kepada tenaga kerja, program baru itu bukan merupakan belas kasihan. “Tetapi merupakan hak tenaga kerja dan keluarganya sebagai wujud tanggung jawab dan amanah peserta di dalam pengelolaan iuran dana peserta,” tandas Candra. Hingga Desember 2011, Jamsostek Banyuwangi telah memberikan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebesar Rp 1,6 miliar. Sedangkan, Jaminan Kematian (JK) sebesar Rp 1,7 miliar, Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) sebesar Rp 1,5 miliar, dan Jaminan Hari Tua (JHT) sebesar Rp 12 miliar. Total santunannya mencapai Rp 17 miliar.(adv/irw)

AKAN MELAHIRKAN : Santunan di RS Al Huda Genteng oleh PT Jamsostek Banyuwangi, yang dihadiri Pimpinan Cabang Bank Syariah Mandiri Banyuwangi, Fathoni (kanan).

BINGKISAN : Kunjungan Jamsostek di RSUD Blambangan beserta Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Hariadji Sugito (dua dari kiri).

FOTO –FOTO : GERDA SUKARNO/RaBa

RIANG GEMBIRA : Edukasi Kesehatan Yasmin Kids di TK Al Irsyad 2 Ketapang.

Edukasi Ceria Bersama Yasmin Kids BANYUWANGI–Rumah Sakit (RS) Yasmin yang telah go international terus mewujudkan harapan para customer-nya. Salah satunya merupakan wujud RS yang bertanggung jawab dalam rangka menuju terciptanya proses yang selalu update. Terutama dalam bidang kesehatan, yaitu Yasmin Kids. Program hiburan dari RS Yasmin itu sesuai dengan namanya. Bidikannya adalah para generasi penerus bangsa, terutama di usia dini. Apa saja yang ada dalam Yasmin Kids? Yasmin Kids dari RS Yasmin bersifat edukasi dan menghibur. Di lingkungan RS sendiri, apabila ada pasien rawat inap dari kalangan anak-anak, maka Yasmin Kids akan berperan. Yasmin Kids dengan para badut lucu akan mengunjungi pasien anak tersebut. Di situ, pasien bisa foto bersama badut, menghibur dengan permainan sulap, meminjamkan mainan untuk pasien anak, hingga membagikan balon gra-

SEGERA SEHAT: Pasien anak yang dikunjungi dan berfoto bersama badut di RS Yasmin.

EDUKASI : Lomba mewarnai di sela acara Yasmin Kids.

tis. “Ini penting bagi percepatan proses kesembuhan pasien anak. Biasanya pasien anak rewel atau jenuh saat dirawat di RS,” tutur dr. Burhanuddin, MARS, Direktur Utama RS Yasmin, kemarin. Menjadi member Yasmin Kids dengan biaya terjangkau, anakanak bisa mendapatkan berbagai diskon saat berobat di RS Yas-

min. Kegiatan Yasmin Kids tidak hanya untuk pasien anak yang rawat inap di RS Yasmin. Tetapi, Yasmin Kids juga menceriakan pesta ulang tahun anak. Bahkan, mengadakan kegiatan edukasi kesehatan bagi anak. Seperti yang dilaksanakan Rabu (11/4) lalu di TK/KB Al Irsyad 2 Ketapang. Tim Yasmin Kids melakukan kegiatan pembelajaran tentang kesehatan, cara mencuci tangan, menggosok gigi, dan lomba mewarnai. Sementara itu, bayi yang lahir di RS Yasmin, saat berusia satu tahun nantinya akan dikunjungi tim Yasmin Kids. Kepedulian terhadap harapan customer serta pelayanan kepada pasien itulah yang mengantarkan RS yang berlokasi di Jalan Letkol Istiqlah No. 76 -80 Banyuwangi, itu bisa mewakili Indonesia hingga tingkat Asia Pasifik.(adv/irw)


37

OPINI

Jumat 13 April 2012

LEGISLATIF

ALI NURFATONI/RaBa

ADU NASIB: Budi (kiri) bersama Tony (tengah) saat mengadu ke komisi I, DPRD Situbondo kemarin.

Tak Masuk Data CPNS, Honorer Rumah Sakit Wadul DPRD SITUBONDO – Sejumlah perwakilan tenaga honorer yang bertugas di lingkungan RSUD Dr Abdoer Rahem, Situbondo, mendatangi kantor DPRD kemarin (12/4). Empat perwakilan tenaga honorer tersebut mengaku keberatan dengan pengumuman data base tenaga honorer. Sebab, sebagian orang nama dari 91 orang yang tertera dalam pengumuman itu ditengarai menyalahi ketentuan. Dalam pengaduannya, mereka diterima ketua komisi I, Syaiful Bahri dan Prayudi. Dalam pertemuan di ruang komisi I itu, mereka mempertanyakan sebagian nama yang tertera dalam pengumuman tersebut. ‘’Ada 12 orang yang sama dengan kami. Kenapa mereka ada? Kalau begitu, seharusnya kami juga ada (dalam pengumuman),’’ ujar Budi, di hadapan ketua komisi I. Bahkan, kata dia, dirinya dan teman-temannya juga memiliki masa kerja lebih lama dibanding nama-nama tersebut. ‘’Rata-rata kami juga mempunyai masa kerja di atas mereka. Sama-sama kategori II, tapi kenapa kok malah masuk kategori satu?’’ terangnya. Menurut dia, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) selama ini tidak memiliki keterbukaan informasi saat pendataan ulang. Bahkan, setelah data base kategori satu itu diumumkan, tidak ada kejelasan. Padahal, sesuai arahan sekretaris daerah yang mereka temui akan memberikan perhatian lebih terhadap masalah tersebut. ‘’Kata Pak Sekda, 91 nama itu belum tentu akan lolos menjadi CPNS.’’ Kenangnya. Ketua komisi I DPRD, Syaiful Bahri menegaskan akan melakukan langkah untuk menyelesaikan masalah tersebut. ‘’Nanti kami bersama-sama dengan perwakilan ini datang ke kantor BKD untuk mengetahui masalah yang sebenarnya. Sudah kami telepon orang BKD, sudah siap hari Senin (16/ 4) besok,’’ kata ketua DPC PKB itu Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Lutfi Joko Prihatin, menegaskan pengumuman itu sengaja dibeber di muka publik untuk membangun opini. ‘’Gak masalah. Memang sengaja kami umumkan,’’ ujarnya melalui ponselnya. (ton/als)

SIDAK SEMBAKO

GALIH COKRO BUWONO/RaBa

STOK TERJAGA: Petugas Disperindagtam memeriksa kebutuhan pokok di salah satu distributor di Jalan Ahmad Yani, Banyuwangi

Distributor Nakal Akan Diproses Hukum BANYUWANGI - Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pertambangan (Disperindagtam) Banyuwangi Hery Cahyo Purnomo bersama Satpol PP, dan bagian prekonomian Pemkab Banyuwangi menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah sejumlah toko yang menjadi distributor kebutuhan bahan pokok, kemarin. Sidak yang bertujuan untuk menjaga stok dan harga ini, tidak menemukan adanya penimbunan atau penjualan yang menyalahi undang-undang (UU). “Sidak ini kita lakukan di sejumlah toko yang menjadi distributor di wilayah kota, Rogojampi, dan Genteng,” terang Hary Cahyo Purnomo. Dari hasil sidak yang dilakukan, jelas dia, stok kebutuhan pokok seperti beras, gula, garam, terigu, minyak goreng, dan lainnya masih cukup aman. Sedang harganya, juga masih relative stabil. “Stok kebutuhan pokok untuk warga Banyuwangi masih aman,” katanya. Dalam sidak yang dilakukan sehari ini, Hary juga mengingatkan pada semua pemilik toko yang menjadi distributor untuk tidak melakukan perbuatan melawan hukum seperti menimbun. Bila ini sampai terjadi, pihaknya akan melaporkan ke aparat kepolisian untuk diproses hukum. “Biar ada efek jera, yang menimbun akan kita proses hukum,” ancamnya. (abi/aif)

Kirim tulisan Anda ke alamat di bawah ini: OPINI DAN REMBUGAN Naskah Opini panjang tulisan sekitar 850 kata. Sedangkan Rembugan maksimal 250 kata. Kirim ke artikelradarbwi@gmail.com. Sertakan nama dan identitas penulis. Naskah yang sudah dua minggu berada di redaksi dan tidak termuat otomatis dianggap kembali ke pengirim.

SUARA PEMBACA Tulis permasalahan yang Anda hadapi terkait layanan publik. Baik terhadap intansi swasta maupun pemerintah. Sertakan alamat yang lengkap disertai fotokopi identitas dan nomor telepon Anda. Kirim ke artikelradarbwi@gmail.com Atau kirim langsung ke kantor Radar Banyuwangi Jalan Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Biro Genteng: Jalan Raya Jember 47 Genteng, Biro Situbondo: Jalan Wijaya Kusuma 60 Situbondo.

Saatnya Memikirkan Janda Muda DI Indonesia jumlah perempuan lebih banyak daripada laki-laki. Jumlah duda lebih sedikit dibanding jumlah para janda. Banyaknya janda seharusnya mendapat perhatian tersendiri. Jadi, bukan hanya lelaki pencari jodoh yang harus melirik para janda muda, pun pemerintah harus meliriknya. Memikirkan janda muda tidak harus mencarikan suami baru. Yang lebih penting, karena janda muda juga sebagai kepala keluarga dan menanggung beban ekonomi sendiri, maka yang harus dipikirkan adalah pendidikan anak-anaknya. Dari faktor usia, janda muda memang masih produktif. Oleh karena itu, pemerintah harus lebih serius memberdayakannya. Kasus kenakalan remaja yang akhirakhir ini semakin marak, sebagian besar karena mereka kurang perhatian dan kasih sayang dari kedua orang tua. Biasanya salah satu atau kedua orang tua mereka bekerja keluar negeri, sehingga mereka kurang perhatian. Yang menarik lagi, Kepala Keluarga Janda lebih banyak daripada Kepala Keluarga Duda. Hal yang menarik dikaji dari seorang janda bukan hanya kehidupan seksnya. Yang lebih penting adalah kehidupannya sehari-hari, terutama yang berperan sebagai kepala keluarga dan mempunyai anak kecil. Ada beberapa janda yang benar-benar mandiri dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Namun, tidak sedikit janda yang menjadi beban keluarga lain (keluarga asal). Tahun 2010, Biro Pusat Statistik (BPS) memperkirakan bahwa di Indonesia terdapat 65 juta keluarga. Nah, 14% (9 juta)-nya dikepalai oleh perempuan. Padahal, data SUSENAS tahun 2007 menunjukkan jumlah perempuan yang (terpaksa) menjadi kepala keluarga hanya 13,60% dari

O

l

e

h

SYAFA’AT, SH, MHI* populasi keluarga. Dengan demikian, rumah tangga yang dikepalai perempuan ada kecenderungan peningkatan, yaitu rata-rata 0,1% per tahun. Berdasar data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, jumlah penduduk Kabupaten Banyuwangi 1,613,786 jiwa; laki-laki 799,214 jiwa dan perempuan 814,572 jiwa. Dengan jumlah jiwa sebanyak itu, jumlah kepala keluarga tercatat 603,382. Oleh karena itu, di Kabupaten Banyuwangi diperkirakan ada sekitar 84.473 kepala keluarga perempuan. Hingga ini belum ada langkah konkret dari pemerintah dalam menangani permasalahan keluarga yang dikepalai seorang perempuan; baik yang karena tidak ada suami maupun karena suami tidak mampu menjadi kepala keluarga atas suatu sebab. Padahal, 14% bukanlah angka yang sedikit. Menjadikan para janda sebagai istri kedua atau ketiga bukanlah penyelesaian yang baik. Sebab, tidak jarang keluarga yang memiliki istri lebih dari satu melahirkan problem yang tidak kalah rumit. Para janda muda kadang (terutama yang ditinggal mati suami) memang mempunyai rumah tinggalkan mantan suaminya. Namun demikian, meskipun dia tidak punya penghasilan-pasti dan cukup untuk memenuhi kebutuhan

sehari hari, tapi dia tidak dicatat sebagai keluarga miskin. Jadi, tidak pernah mendapat bantuan, baik dari pemerintah maupun dari masyarakat. Perkembangan perempuan sebagai kepala keluarga lebih sering terjadi akibat perceraian. Di Kabupaten Banyuwangi pada tahun 2010 terdapat 5.505 kasus perceraian. Dari jumlah tersebut, 3.423 adalah gugatan perceraian, yaitu yang mengajukan perceraian adalah pihak istri. Setelah perceraian tersebut, sebagian mantan istri belum menikah lagi. Maka dia harus menanggung beban hidup diri dan anak. Sebab, kebanyakan anak ikut ibu. Problem lain yang sering timbul dalam keluarga yang dikepalai seorang perempuan adalah anak-anak kurang kasih sayang. Sebab, sang kepala keluarga, yakni ibu, selalu bekerja. Sehingga, waktu yang tercurah untuk anak anaknya berkurang, apalagi ada (yang terpaksa) bekerja keluar negeri dan sang anak diasuh sang nenek. Meskipun biaya pendidikan dan kesehatan tercukupi, tapi kurang kasih sayang berdampak serius terhadap perkembangan psikologis anak. Tentu itu akan berakibat pada perkembangan sumber daya manusia yang tidak mungkin dapat diperbarui. Meskipun masyarakat dapat menerima sebuah keluarga dikepalai seorang perempuan, tapi jika sang kepala keluarga itu membutuhkan bantuan, maka akan timbul masalah sosial yang kadang berujung kepada masalah moral bagi yang membantu. Apalagi, yang membantu adalah seorang laki-laki, walaupun sebenarnya tujuannya baik. Beberapa pengajuan pernikahan melalui Kantor Urusan Agama, tren pernikahan di usia muda (bahkan di bawah umur yang harus mendapatkan Dispensasi dari Pengadilan Agama) cenderung meningkat. Begitu juga

dengan pasangan yang menikah karena keterpaksaan (hamil duluan). Hal itu akan berdampak pada kualitas rumah tangga. Dari beberapa kasus pernikahan di bawah umur, banyak yang mengalami kegagalan, bahkan ada yang cerai sesaat setelah anak pertama lahir. Barang kali pihak laki-laki dapat melanjutkan study. Namun, pihak perempuan akan sangat riskan bila setelah rumah tangganya gagal dia kembali ke bangku sekolah. Apalagi, dia juga harus merawat anaknya yang masih balita. Penanggulangan kemiskinan sepertinya belum secara spesifik menyentuh persoalan keluarga yang dikepalai perempuan. Terutama, janda-janda yang masih muda yang masih mempunyai anak kecil. Meskipun saat ini ada koperasi khusus perempuan, tapi masih bersifat perempuan secara umum dan belum mengkhusus kepada perempuan yang bertindak sebagai kepala keluarga. Padahal, keluarga yang dikepalai perempuan (terutama yang miskin) dan mempunyai anak usia sekolah lebih membutuhkan perhatian daripada janda-janda tua. Persoalan yang sering muncul adalah janda-janda muda sebagai kepala keluarga sebagian besar masih mempunyai tempat tinggal yang layak, sehingga dianggap tidak memenuhi kriteria sebagai warga miskin. Meskipun sebetulnya tempat tinggal tersebut adalah peninggalan mantan suaminya. Tempat tinggal yang layak tersebut mengakibatkan janda-janda muda tersebut tidak dianggap warga miskin, sehingga banyak janda muda yang luput dari bantuan pemerintah. Padahal, mereka sangat membutuhkan bantuan untuk anak-anaknya, terutama bantuan biaya pendidikan. *) Sekretaris MUI Kecamatan Muncar.

Menjebol Gawang Unas MINGGU depan, tepatnya tanggal 16 April 2012 sampai 19 April 2012 ujian nasional SLTA berlangsung. Kemudian, 23 April 2012 sampai 25 April 2012 unas SLTP. Sebanyak 14.879 peserta didik tingkat SLTA dan 22.637 tingkat SLTP akan berjibaku menghadapi soal-soal ujian nasional. Semua peserta ujian nasional mengharapkan lulus. Bahkan, semua pemangku kepentingan, guru, kepala sekolah, orang tua, dan Dinas Pendidikan, tidak menghendaki satu pun peserta ujian yang tercecer alias tidak lulus. Bagi pihak-pihak yang sudah siap, tidak ada beban apa pun, bahkan optimistis bisa pass by. Sebaliknya, bagi yang merasa tidak siap, maka akan merasakan kecemasan yang mendalam; menanggung malu, kredibilitas turun, takut dimutasi, takut di-hearing, dan lain-lain Kecemasan yang berlebihan dan sikap over proteksi kepada peserta didik akan mendorong sikap dan perilaku yang aneh-aneh, misalnya berusaha mencari bocoran soal seperti halnya pernah dilakukan (oknum) kepala sekolah di Ngawi, dan contek masal di Gadel, Surabaya. Sungguh itu perilaku yang tidak terpuji dan mencederai intelektualitas keilmuan. Seratus Persen Bisa! Dalam Permendikbud No. 59/2011

O

l

e

h

CATUR PAMARTO* tentang kriteria kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan, dengan mengasumsikan bahwa peserta didik lulus Ujian sekolah, dan hanya mengkonsentrasikan kepada Ujian Nasional, dari pasal (6) dan (7) dapat disarikan sebagai berikut: 1) yang menentukan kelulusan adalah satuan pendidikan, 2) nilai akhir terbangun atas 40% nilai sekolah/madrasah dan 60% nilai ujian nasional, 3) rata-rata semua nilai akhir paling rendah 5,5 dan nilai setiap mata pelajaran paling rendah 4,0. Hampir semua sekolah/madrasah memberikan nilai sekolah sekurangkurangnya 70 untuk seluruh mata pelajaran. Nilai itu berkontribusi sebesar 40% atau setara dengan 28 (atau 2,8 dalam skala 0-10). Persoalannya adalah adanya perbedaan nilai yang cukup mencolok antara nilai sekolah dan nilai ujian nasional

seharusnya ada keajegan antara kemampuan siswa yang tergambar dalam nilai sekolah dan nilai ujian nasional. Kalaulah proses pembelajaran sudah dilaksanakan dengan optimal dan evaluasi dilakukan dengan benar, maka nilai sekolah yang diperoleh peserta didik memang menggambarkan kemampuannya. Oleh karena itu, tidak perlu dirisaukan lagi tentang kelulusan. Jadi, jika kita mencermati data nilai sekolah yang ada (minimal 70) untuk tiap mata pelajaran, dan selayaknya pada saat ujian nasional mendapat angka yang kira-kira sama, maka seluruh peserta ujian tingkat SLTP dan SLTA akan lulus seratus persen. Sudah Bocor Soal-soal ujian nasional sudah didesain untuk skala nasional. Jadi, bukan ukuran kota besar saja, misalnya Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang. Bukan pula untuk ukuran kota-kota kecil di Maluku, Papua, NTT. Selain itu, sudah barang tentu telah diujicobakan. Badan Standar Nasional telah mengeluarkan peraturan No. 13/P/BSNP/XII/ 2011 tentang kisi-kisi ujian nasional untuk satuan pendidikan dasar dan menengah tahun pelajaran 2011/2012. Pada hakikatnya kisi-kisi tersebut merupakan “bocoran” soal. Hanya saja belum berbentuk soal, dan masih berbentuk indikator-indikator. Dari indikator terebut, guru-guru me-

nyusun soal yang kemudian diujicobakan. Tidak jarang soal-soal prediksi yang disusun guru berdasar kisikisi itu sama persis dengan soal ujian nasional. Tentu itu akan membantu peserta didik dalam menyelesaikan soal-soal ujian nasional. Jika sekolah sudah memfasilitasi kegiatan pembelajaran dan bimbingan, serta guru-guru sudah fokus kepada kisi-kisi soal (sesuai surat dari BSNP), maka selanjutnya tergantung pada masing-masing sendiri. Modal utama yang harus dimiliki peserta adalah kepercayaan diri. Itu diperoleh ketika semua materi telah dikuasai (dengan bukti capaian nilai hasil evaluasi dan tryout). Jika modal tersebut telah dimiliki, maka di mana pun mereka ujian, siapa pun yang mengawasi, bagaimana pun bentuk soal, dan berapa banyak tipe soal, maka tidak ada persoalan. Semua pemangku kepentingan (guru, kepala sekolah, orang tua, komite, Dinas Pendidikan, legislatif, dan pemangku kepentingan) harus turut membangun kepercayaan diri peserta didik dalam menempuh ujian. Keluarkan seluruh kemampuan, giring bola, arahkan ke titik penalti, dan jebol gawang unas! *) Guru SMAN 1 Giri dan SMPN 1 Banyuwangi.


38

Jumat 13 April 2012

LINI VITAL: Gelandang Persewangi Raul Setiawan (merah) harus bisa meredam serangan pemain PSBI Blitar.

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

Waspadai Eksekusi Tendangan Bebas NIKLAAS ANDRIES/RaBa

JAGA ASA: Pemain SMKN 1 Glagah (orange) berebut bola dengan pemain SMA PGRI Purwohargo di Stadion Diponegoro kemarin.

Gebuk Purwoharjo, SMK Glagah ke Final Four BANYUWANGI – SMKN 1 Glagah pantas disebut menjadi salah satu kandidat juara Liga Pendidikan Indonesia (LPI) tahun ini. Menyandang status juara bertahan, anak-anak Glagah memastikan diri melangkah ke babak semifinal. Hasil itu diperoleh setelah dalam laga babak delapan besar kemarin, Yusuf dkk mampu menundukkan sang rival, SMA PGRI Purwoharjo dengan skor 3-1. Tampil menyerang sejak babak pertama, SMKN 1 Glagah justru kecolongan lebih dulu di awal babak kedua. Namun, hal itut idak bertahan lama. Di sisa

babak kedua, Yusuf dkk berhasil menambah tiga gol untuk memantapkan langkahnya ke final four. Di fase tersebut, SMKN 1 Glagah sudah ditunggu SMK Muhammadiyah 6 Rogojampi. Pada semifinal lainnya, akan saling berhadapan SMAN 1 Rogojampi versus SMA Muhammadiyah 2 Genteng. Sementara itu, di kategori SMP, SMPN 1 Sempu memastikan diri lolos ke semifinal. Berhadapan dengan SMPN 2 Srono, SMPN 1 Sempu berhail menang dengan skor mencolok 4-1. Di babak penentuan menuju grand fi-

Pendaftar Tembus 250 Pembalap BANYUWANGI – Daya tarik kejuaraan otomotif bertajuk Aquase Supercross dan Grasstrack rupanya cukup moncer. Setidaknya, hal itu tampak dari tingginya animo calon peserta yang akan turut ambil bagian dalam kejuaraan yang digelar di sirkuit nasional Aquase Kumendung, Kecamatan Muncar, pada 21-22 April tersebut. Tercatat, sudah 250 pembalap yang memastikan berlaga di sirkuit yang didesain memiliki tingkat kesulitan dan tantangan khusus ini. Selain beberapa pembalap nasional, crosser unggulan Jawa Timur juga tampil dalam ajang ini. “Mereka sudah siap untuk hadir dan unjuk kebolehan di sini,” ujar AKP Lukman Cah-

yono, ketua penyelenggara. Di antara crosser yang memastikan tampil adalah pembalap spesial engine (SE) Tri Nugroho team Tulungagung, Esa MX Denpasar, BKMS MX Blitar, Arisetro dan Aditya Kediri, Putu Ana, Putu Ochi Nusa Dua Bali, Dijagung MX Malang, Jasalindo Surabaya, Jhoo MX Gresik, Teddy Mudayat Aspalindo Pandaan, dan MNRT Surabaya. Jumlah peserta dimungkinkan masih akan terus bertambah. Sebab, penyelenggara hingga kini masih membuka pendaftaran bagi peserta. Diperkirakan, saat lomba nanti jumlah perserta bisa menembus hingga angka 500 orang. (nic/als)

Tuan Rumah Piala Danone BANYUWANGI – Kejuaraan sepak bola kelompok umur (KU) tingkat Jawa Timur akan singgah di Banyuwangi dalam waktu dekat. Adalah turnamen sepak bola usia 12 tahun atau biasa yang dikenal dengan Piala Danone yang akan menjadi evennya. Diagendakan, ajang pembinaan pemain usia 12 tahun itu akan dilaksanakan pada 11, 12, dan 13 Mei mendatang di Stadion Diponegoro Banyuwangi. Kepastian gelaran Piala Danone tersebut disampaikan Ketua PSSI Ahmad Taufik kemarin. Politisi PKB itu menuturkan, Pengprov PSSI Jawa Timur versi Djohar Arifin Husein menunjuk Banyuwangi sebagai tuan rumah gelaran Piala Danone tahun ini. “Kita ditunjuk sebagai penye-

lenggara untuk regional Jawa Timur mulai 11 sampai 13 Mei mendatang,” tuturnya. Taufik menambahkan, untuk gelaran Piala Danone nanti akan mengkonsentrasikan even tersebut pada tiga lapangan. Lapangan yang akan digunakan adalah Stadion Diponegoro, lapangan luar stadion, dan lapangan Kertosari. Namun, untuk opsi lapangan terakhir, dia masih melakukan cek kelayakan untuk gelaran ajang ini. Disebutkan, even tersebut akan diikuti sebanyak 150 klub atau SSB. Namun dia menyatakan, jumlah itu bisa terus bertambah bila animo peserta cukup banyak. Pertandingan akan menggunakan format full day. Permainan akan dilaksanaan mulai pagi sampai sore hari. (nic/als)

nal, ketangguhan skuad Sempu akan kembali diuji pemain SMPN 1 Siliragung. Di babak semifinal SMP lainnya, akan saling jegal pemain SMP 2

Genteng dengan pemain SMPN 1 Srono. Semifinal sendiri akan dilaksanakan pada 19 dan 20 April mendatang. (nic/als)

BANYUWANGI – Derby Jawa Timur kembali tersaji di Stadion Diponegoro dalam lanjutan kompetisi Divisi Utama PSSI besok sore. Persewangi yang bertindak sebagai tuan rumah akan menghadapi PSBI Blitar. Target tiga poin pun menjadi ambisi yang diusung anak asuh Yudi Suryata. Laga yang akan dimainkan mulai pukul 15.15 ini sekaligus akan menjadi partai balas dendam bagi skuad Laskar Blambangan. Hal itu menyusul hasil mengecewakan saat Persewangi takluk dari Sango Lodro, julukan PSBI, pada pertemuan pertama di Blitar. Meski berambisi meraup poin penuh, jika mencermati

dalam setiap pertandingan, Victor da Silva dkk masih menyisakan persoalan. Itu ditunjukkan dari lemahnya pemain yang sulit mengantisipasi tendangan bebas. Catatan pertandingan yang dilakoni Persewangi menunjukkan, Laskar Blambangan tiga kali berhasil “dikerjai” lewat eksekusi bola mati. Pertama, tentu saja saat Persewangi takluk 10 dalam sua kontra PSBI. Gol Hariyanto menit ke-5 lewat eksekusi bola mati memastikan PSBI meraup angka penuh. Kedua, kekalahan 1-0 Persewangi dari Persipro Probolinggo. Dan yang terakhir, eksekusi bola mati Wendi gagal dijinakkan Catur Adi Nu-

groho, yang memastikan Madiun Putra mendulang satu poin di Stadion Diponegoro. Persoalan inilah yang kini coba dipecahkan pelatih Yudi Suryata menghadapi pertandingan besok. Konsentrasi dan upaya meminimalisasi pelanggaran di dekat area penalti menjadi skenario yang akan dijalankan untuk mengamankan gawang dari tendangan bebas. Menyikapi laga besok, asisten pelatih Bagong Iswahyudi mengatakan, saat ini timnya siap tempur. Seluruh bagian tim sudah berkumpul dan berlatih bersama. Hal itu menjadi modal berharga untuk menatap laga ini. “Kami siap berlaga besok,” ujarnya. (nic/als)


BERITA UTAMA

Jumat 13 April 2012

39

HALAMAN SAMBUNGAN

KPU Terima Surat dari DPP Partai Demokrat ... ■ DPRD... Sambungan dari Hal 29

Surat permohonan PAW itu hanya berisi usulan nama calon anggota DPRD yang akan menggantikan Daroji. “Usulan pengganti Pak Daroji adalah Pak Sihombing,” sebut Syamsul. Pihaknya sudah mengecak dokumen hasil Pemilu 2009 lalu. Sihombong, kata Syamsul, merupakan caleg yang mendapat suara terbanyak setelah Daroji. Lantaran dia mendapat suara terbanyak, maka Sihombang berhak

menggantikan Daroji sebagai anggota DPRD. Hanya saja, KPU belum bisa memproses usul PAW yang disampaikan pimpinan DPRD itu. Sebab, untuk memproses PAW yang disampaikan DPRD, harus ada keputusan pleno terlebih dulu. Sementara KPU belum bisa menggelar pleno karena dua anggota diberhentikan dan penggantinya belum ditetapkan. “Dengan tiga anggota yang ada sekarang, pleno tidak quorum. Untuk mengambil keputusan, pleno harus quorum,” jelasnya. Untuk memproses usul PAW

Daroji, KPU sudah mengambil keputusan, yaitu menunda hingga rapat pleno bisa digelar. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, KPU Jatim akan menetapkan dua pengganti Akhmad Syakib dan Hary Priyanto yang diberhentikan. Untuk memproses PAW anggota DPRD, harus dilakukan proses verifikasi kelengkapan dokumen calon pengganti. Proses verifikasi bisa dilakukan apabila sudah ada keputusan pleno KPU. Syamsul mengaku sudah mengirimkan surat balasan kepada pimpinan DPRD. Intinya, KPU belum dapat me-

laksanakan PAW tersebut karena belum bisa menggelar rapat pleno. “Kita akan proses usul pimpinan dewan itu setelah anggota KPU lengkap. Begitu anggota KPU baru sudah ditetapkan, kita akan langsung gelar pleno,” tegas Syamsul. Syamsul menambahkan, beberapa waktu lalu KPU menerima surat tembusan dari DPP Partai Demokrat Jakarta. Surat yang diteken Ketua Umum Anas Urbaningrum dan Sekjen Edhie Baskoro Yudhoyono itu berisi keputusan PAW mantan ketua BPC Gapensi Banyuwangi tersebut. (afi/c1/aif)

Soal Unas Termasuk Rahasia Negara ■ GEMBOK... Sambungan dari Hal 29

“Gudangnya pakai gembok dua,” tegas Sulihtiyono. Kunci dua gembok yang satu dipegang aparat kepolisian, dan kunci gembok yang satu lagi dipegang Dinas Pendidikan. “Kalau ingin membuka gudang itu harus dilakukan aparat kepolisian bersama petugas Dinas Pendidikan,” imbuh pejabat yang akrab dipanggil Sulih itu. Polisi dan Dinas Pendidikan tidak bisa masuk ke gudang sendiri-sendiri. Kalau mau masuk harus melibatkan polisi dan Dinas Pendidikan. Untuk

■ BENDUNG... Sambungan dari Hal 29

Hal itu tak jadi masalah besar bagi kami, karena intinya adalah komunikasi. Meski ngomong Inggris belepotan, semua bisa memahami pesan yang disampaikan. Nah, ada banyak materi tentang keredaksian koran yang dibahas di kelompok ini. Tapi maaf, mungkin saya tidak bisa membeberkan satu per satu kepada publik. Bukan lantaran saya pelit berbagi informasi kepada pembaca, tapi semata-mata karena materi yang disampaikan sangat bersifat teknis. Memang ada beberapa materi teknis yang mungkin bisa dicerna pembaca. Misalnya materi yang disampaikan Peter Ong, CEO Checkout Pty Australia. Dia membeberkan data pesatnya penjualan tablet di dunia. Setidaknya ada 326 juta tablet yang terjual hingga saat ini. Menurut Ong, booming kepemilikan ta-

blet tak akan berhenti sampai di sini. Pesatnya pertumbuhan tablet akan disertai tumbuhnya fitur-fitur khusus tablet. Khusus tablet produksi ipad saja, fitur-fitur yang biasa disebut apps tersebut bermunculan bak jamur tumbuh di musim hujan. Saking banyaknya, jumlahnya sudah nyaris tak terhitung dan terus bertambah setiap hari. Munculnya aplikasi tablet tersebut juga merambah dunia media informasi. Aplikasi koran dan majalah untuk tablet pun bermunculan seolah tak terbendung. Fakta inilah yang membuat miris para pebisnis media cetak. Oleh karena itu, Peter Ong menyarankan agar koran segera meniru gaya penulisan dan tampilan majalah. Selain isi beritanya sangat mendalam, tampilan majalah terkesan “berbeda”. Menurutnya, di manamana semua tampilan koran mirip. Tapi, seolah-olah tak satu pun dari sekian banyak majalah itu yang mirip satu sama lain.

Namun, untuk membuat hal semacam itu, tentu tantangannya sangat berat. Para kru redaksi majalah memiliki banyak waktu dalam bekerja, sedangkan kru redaksi koran harus dikejar-kejar waktu deadline setiap hari. Sementara itu, dari sekian banyak pemateri, ada satu pemateri yang berasal dari Israel. Dia adalah Grig Davidovitz, CEO RAK Haaretz. Secara umum, Grig mengibaratkan berita ibarat sungai dan bukan seperti danau. Sebab, elemen-elemen dalam berita mengalir terus layaknya aliran air sungai. Agar berita kita bagus, kita harus pandai memilih dan menyusun bermacam elemen yang terus mengalir tersebut. Terkait maraknya majalah web dan koran web, Grig pada kesimpulan akhir memiliki satu pertanyaan besar. Pertanyaannya adalah, ‘’Akankan koran mati?’’ Sebelum turun dari podium, lelaki dari Israel tersebut menutup sesi materi dengan jawaban menggelitik, “Who care?” (c1/bay)

Wakapolres mengakui, pintu di aula sengaja digembok dobel. Kunci gembok satu dibawa Dispendik dan satu lagi dipegang polisi. Ini salah satu upaya menghindari kebocoran soal. “Anggota polisi membuka pintu aula tidak akan bisa, wong kuncinya dibawa dispendik,” jelasnya. Selain pintu aula digembok dobel, semua jendela aula di lantai dua tidak bisa dibuka sembarangan. Sebab, semua jendela disegel. “Polisi akan menjaga naskah unas sampai di polsek. Bahkan, saat dikirim ke sekolah juga tetap kita jaga,” ungkap mantan Wakapolres Tanjung Perak, Surabaya, itu. (afi/abi/c1/aif)

Sarana Bandara juga Ditambah ■ RUN WAY... ...

Pertanyaan Menggelitik Pembicara dari Israel

menjaga kerahasiaan, pengamanan dilakukan secara berlapis. “Pokoknya dijaga ketat. Jangan sampai ada kebocoran,’’ kata Sulih. Setelah diinapkan di mapolres, mulai hari ini naskah unas akan didistribusikan ke-24 polsek. Soal-soal tersebut akan menginap hingga 16 April. Sesuai jadwal, soal tersebut akan didistribusikan ke sekolah-sekolah pada hari H unas. Sementara itu, Wakapolres Kompol M. Aldian mengatakan, saat ini soal unas disimpan di aula Dhira Brata, Polres Banyuwangi. “Naskah unas termasuk rahasia negara, maka akan kita jaga ketat,” tegasnya.

Sambungan dari Hal 29

Lantaran anggarannya sudah berhasil masuk dalam pengesahan APBN perubahan, lanjut Bupati Anas, memperpanjang run way sepanjang 500 meter akan dilaksanakan tahun 2012. Selain kegiatan yang didanai APBN, tahun ini juga ada penambahan beberapa sarana bandara yang didanai APBD. Dengan lolosnya anggaran perpanjangan run way dalam APBN perubahan, maka tidak lama lagi Bandara Blimbingsari dapat didarati pesawat Boeing. Saat ini, Bandara Blimbingsari memiliki panjang run way 1.400 meter. Dengan penambahan 500 meter, maka run way-nya akan

menjadi 1.900 meter. Dengan panjang run way 1.900 meter, sudah dapat didarati pesawat jet. “Ini sebagai ikhtiar kita untuk membuka isolasi Banyuwangi,’’ tegasnya. Pembangunan ekonomi Banyuwangi butuh kerja keras dan inovasi cerdas untuk membuka isolasi yang berlangsung lama. Dari arah Jember, Banyuwangi dipisahkan Gunung Kumitir, dan dari arah utara dipisahkan hutan Baluran. Pada kesempatan itu, Bupati Anas menyampaikan progres pembangunan ekonomi Banyuwangi dalam dua tahun terakhir. Laporan dari Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Banyuwangi berada pada level tujuh persen lebih. Angka ini, kata Bupati Anas,

jangan membuat kita puas dan berdiam diri. Ke depan Banyuwangi perlu kerja keras guna mengatasi sejumlah keterbelakangan yang menjerat rakyat. Agar pertumbuhan ekonomi Banyuwangi terus meningkat, Bupati Anas mengajak tokoh agama mempertahankan keamanan dan kenyamanan investasi di Banyuwangi. Tahun lalu, Banyuwangi berada di ranking 31 dalam hal minat investasi di Jatim. Tahun 2012, Banyuwangi sudah berada pada ranking 3 setelah Gresik dan Sidoarjo. Dalam hal realisasi investasi, Banyuwangi berada pada ranking 10 besar Jatim, yakni ranking 7. “Ayo kita bersama-sama menjaga dan meningkatkan keamanan dan kenyamanan berinvestasi,” ajaknya. (afi/c1/aif)

TERJARING: Para orgil dan gepeng dikumpulkan di kantor Disosnakertran Banyuwangi.

Wilker Banyuwangi 1.219 Peserta ... ■ PESERTA... Sambungan dari Hal 29

Jika ada sekolah SMP yang belum mendaftarkan diri bisa segera berkoordinasi dengan para wilker. “Wilker sangat membantu proses kelancaran pendaftaran hingga pendistribusian lembar jawaban computer (LJK) try out ke tiap sekolah,” jelas Sahroni. Sahroni mengungkapkan, jumlah peserta try out SMP/MTs hingga hari Kamis malam (13/4) terus bertambah. Di wilker Bangorejo yang diketuai Efius Sugito (Kepala SMP Gambiran) pesertanya mencapai 1.320 siswa. “Wilker Bangorejo meliputi kecamatan Gambiran, Tegalsari, Siliragung, Bangorejo, dan Pesanggaran,’’ kata Sahroni. Peserta di Wilker Banyuwangi yang dipimpin Sugiyanto (Kepala SMP 5 Banyuwangi) menembus angka 1.219 siswa. Wilker Banyuwangi meliputi Kecamatan Banyuwangi, Glagah, Licin, Giri, Kalipuro, Glagah, dan Wongsorejo. “Total hingga hari ini (kemarin, Red) jumlah pesertanya 7.496,’’ tanads Sahroni. (c1/aif)

WILKER ROGOJAMPI NAMA SEKOLAH JUML SMPN 2 SONGGON 167 SMPN 3 SONGGON SATAP 45 SMPN 1 SINGOJURUH 40 SMPN MANBAUL FALAH SINGOJURUH 135 SMPN 1 ROGOJAMPI 246 SMPN 2 ROGOJAMPI 195 SMPN 3 ROGOJAMPI 160 SMPN 4 ROGOJAMPI SATU ATAP 106 SMP WAHID HASYIM ROGOJAMPI 18 SMP PLUS AL HIDAYAH ROGOJAMPI 28 SMPN 1 KABAT 219 SMPN 2 KABAT 90 1449 WILKER BANGOREJO NAMA SEKOLAH JML SMPN 1 GAMBIRAN 176 SMPN 2 GAMBIRAN 190 SMPN 1 TEGALSARI 111 SMPN 2 TEGALSARI 168

SMPN 1 SILIRAGUNG SMPN 3 SILIRAGUNG SATAP SMPN 4 SILIRAGUNG SMPN 1 BANGOREJO SMPN 2 BANGOREJO SMPN 2 PESANGGARAN WILKER BANYUWANGI NAMA SEKOLAH SMPN 2 LICIN SMPN 1 GLAGAH SMPN 2 BANYUWANGI SMPN 3 BANYUWANGI SMPN 4 BANYUWANGI SMPN 5 BANYUWANGI SMPN 1 GIRI SMPN 1 KALIPURO SMPN 1 WONGSOREJO SMP 1 BANYUWANGI

238 58 46 180 40 113 1320 JML 35 70 70 75 95 100 200 152 224 198 1219

Tidak Ada Niat Menggusur ... ■ MINTA... Sambungan dari Hal 29

Sayangnya, mereka tidak bisa bertemu orang nomor satu di lingkungan Pemkab Banyuwangi itu karena sedang ada acara di Jakarta. “Bapak bupati ada acara di Jakarta,” terang asisten pemerintahan Abdullah di hadapan para PKL. Abdullah ternyata tidak bisa memenuhi tuntutan para PKL agar semua anggota Satpol PP yang berjaga-jaga di sepanjang Jalan Ahmad Yani ditarik. “Pak Abdullah tidak berani menjamin Satpol PP akan ditarik, kita ya tidak mau pulang,” kata Suhailik.

Para PKL di ruang lobi pemkab itu sempat berorasi dan meminta agar diperbolehkan berjualan di sepanjang Jalan Ahmad Yani. Mereka mengancam akan terus menduduki kantor pemkab bila tuntutannya tidak dipenuhi. “Kita akan tunggu sampai bertemu bupati,” ancamnya. Suhailik mengaku, pada Rabu (11/4) PKL diterima Komisi II DPRD Banyuwangi. Dalam pertemuan itu, para wakil rakyat berjanji akan menuntaskan kasus tersebut dan segera memanggil eksekutif. “Dewan memperbolehkan kami tetap berjualan di Jalan Ahmad Yani sampai ada he-

aring bersama eksekutif, tapi sekarang kami sudah dilarang jualan, kami ikut yang mana,” protesnya. Para PKL yang mulanya duduk-duduk di ruang tunggu dan klesotan di lantai tiba-tiba memanas saat anggota Satpol PP mencoba mengusir. Sejumlah PKL melawan sambil membaca selawat dan takbir. “Kita mempertahankan hidup,” ungkap Suroyo, seorang PKL. Mereka sebenarnya sudah ada yang mencoba berjualan di Jalan Letjen Sutoyo dan Brigjen Katamso. Di tempat baru itu, ternyata penghasilannya menurun drastis. “Penghasilannya terus menurun, kalau

seperti itu bisa bangkrut,” ungkapnya. Kepala Satpol PP Banyuwangi, Choirul Ustadi Yudawanto, saat dikonfirmasi menyebut pada 2011 lalu memang pernah berjanji tidak akan menggusur PKL. Tapi demi kebersihan, maka 2012 ini dilakukan penertiban. “Sebelum ada penertiban, sudah ada sosialisasi,” katanya. Sehari sebelumnya Ustadi mengatakan bahwa sejatinya lokasi baru yang dipersiapkan pemerintah daerah untuk PKL lebih layak. Sebab, pemerintah daerah tidak hanya menyiapkan tempat, tapi juga menyediakan air bersih dan listrik. (abi/c1/aif)

Simpan Pakaian di Gudang Sumur Bor ... ■ TETANGGA... Sambungan dari Hal 29

Para tetangga berinisiatif mengumpulkan dana swadaya untuk membantu keluarga yang terkena musibah puting beliung Rabu sore lalu (4/4). Pasalnya, meski bencana yang memporak-porandakan kediaman Sukarlin sudah sepekan berlalu, bantuan perbaikan rumah dari pemerintah belum juga turun. Menurut Sukarlin, bantuan dari pemerintah Kecamatan Srono memang sudah dia terima. Namun, bantuan tersebut hanya paket sembako. “Bantuan dari kecamatan itu saya gunakan untuk makan sehari-hari. Untuk membangun rumah, seluruh bantuan berasal dari tetangga. Ada yang menyumbang semen, batu batako, kayu, uang tunai, dan lain-lain,” ujarnya polos. Sukarlin menambahkan, selama rumah sumbangan para tetangga yang didirikan di tanah tumpangan milik pemerintah Desa Sukonatar tersebut belum rampung,

dia, istri, dan ibu mertuanya, menumpang di rumah tetangga di seberang rumahnya yang luluh-lantak ditimpa pohon. Jarak rumah baru Sukarlin sekitar seratus meter dari rumahnya yang dulu, yang juga berdiri di atas tanah tumpangan, yakni di areal sumur bor yang dulu digunakan untuk mengairi sawah. Rumah baru Sukarlin hanya terdiri atas satu ruangan. Namun, nanti akan disekatsekat menggunakan tripleks untuk memisahkan ruang tamu dan dua kamar tidur. Dapur akan dibangun di belakang rumah, dengan memanfaatkan material bekas rumah pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani tersebut. “Material sisa rumah yang ambruk ditimpa pohon akibat puting beliung tersebut akan kami manfaatkan untuk membangun dapur,” ujar Kepala Dusun Karanglo, Tukiyar. Tukiyar tidak menampik bahwa sumbangan material bangunan dari pemerintah belum turun. Untuk itu, dia berinisiatif “memancing” warganya untuk menyum-

bangkan sebagian rezeki untuk keluarga Sukarlin. “Agar ditiru warga, saya mengawali menyumbang batako, semen, dan pasir,” paparnya. Tukiyar mengaku bangga atas tingginya rasa kekeluargaan warga setempat. Buktinya, meskipun rata-rata perekonomian warga Dusun Karanglo berada di taraf menengah ke bawah, mereka tetap bersedia menyumbang pembangunan rumah Sukarlin. “Bahkan, setiap hari sekitar 20 warga bergotong-royong membangun rumah Sukarlin. Mereka bersedia tidak bekerja untuk sementara waktu,” katanya. Sementara itu, Bawon, 54, istri Sukarlin yang sibuk membereskan pakaian yang dia simpan di dalam gudang sumur bor (tepat di belakang rumah lamanya), mengatakan bahwa tidak ada satu pun perabot yang tersisa akibat bencana tersebut. “Pakaian ini sementara akan saya simpan di dalam kardus. Sebab, kami belum punya lemari pakaian,” pungkasnya. (c1/aif)

GALIH COKRO BUWONO/RaBa

Dikirim ke Malang dan Pasuruan ... ■ PULUHAN... Sambungan dari Hal 30

Mereka ini sengaja di buang di wilayah Banyuwangi,” ungkapnya. Kepala seksi rehabilitasi sosial Disosnakertran Banyuwangi, Agus Siswarso, ditemui dikantornya mengatakan, puluhan orgil dan gepeng itu masih akan didata. “Kalau ada yang

punya identitas, akan kita kembalikan pada keluarganya,” ujar kemarin. Untuk gepeng yang tidak memiliki identitas, jelas dia, akan dikirim ke pusat rehabilitasi yang ada di Kabupaten Pasuruan. Sedang para orgil, nantinya akan dikirim ke rumah sakit jiwa (RSJ) Lawang, Malang. “Semua orgil kita kirim ke

Lawang,” ungkap kepala Disosnakertran Banyuwangi, Iskandar Azis. Sebelum dikirim ke Pasuruan dan Lawang, jelas dia, mereka akan diperiksa kesehatannya oleh dokter yang telah ditunjuk. “Kita mengirim ke Pasuruan dan Malang itu biasanya pada malam hari,” cetusnya. (abi/als)

Raih Suara Terbanyak Kedua ■ RAHMAN... Sambungan dari Hal 40

Sebab, proses verifikasi Pergantian Antar Waktu (PAW) politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu sudah tuntas. Rabu (11/4) lalu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Situbondo sudah mengembalikan

surat usulan PAW tersebut ke kantor DPRD. Sebelumnya, KPU menerima pengusulan PAW politisi asal Sukorejo itu dari pimpinan DPRD tertanggal 3 April 2012. Nah, menerima usulan tersebut, jajaran pimpinan KPU langsung menggelar rapat pleno. Setelah dicermati melalui

tahapan-tahapan penting, KPU menggedok nama Abdur Rahman yang berhak menggantikan mantan wakil ketua DPRD tahun 2004-2009 itu. Rahman berhak menggantikan Masykuri setelah pada pemilu legislatif 2009 lalu, dia meraih suara terbanyak nomor dua di bawah Maskuri. (ton/als)

SEJAK LAMA SUSU MILKUMA DIPERCAYA MAMPU MENGATASI ASMA KETIKA asma menyerang, saluran nafas mengalami penyempitan karena hiperaktifitas terhadap rangsangan tertentu, yang menyebabkan peradangan. Pada penderita asma, penyempitan saluran pernafasan merupakan respon terhadap rangsangan yang pada paru-paru normal tidak akan mempengaruhi saluran pernafasan. Penyempitan ini dapat dipicu oleh berbagai rangsangan, seperti serbuk sari, debu, bulu binatang, asap, udara dingin dan olahraga. Sucipto, warga Dusun Parakan Muncang-Cimanggung, Rancaekek, Muntilan, Jawa Tengah yang telah lama menderita asma kini memilih Milkuma untuk mengatasi keluhannya, “Sudah 12 tahun lamanya aktifitas saya sering terganggu karena menderita asma. Kalau sudah kambuh, nafas sering terasa sesak, badan tidak pernah gemuk. Untunglah kini saya minum Milkuma, Alhamdulillah sekarang saya sudah sehat.” Terang pria berusia 52 tahun tersebut. Ia menceritakan, sudah 5 bulan ini minum Milkuma. Dengan tubuh yang sehat, ayah 3 orang anak tersebut dapat menjalani aktifitasnya dengan prima. Ia pun mengajak orang lain untuk merasakan manfaat susu etawa ini, “Mari kita sehat bersama Milkuma.” Ajak pria yang berprofesi sebagai wiraswasta tersebut. Sebenarnya, banyak masyarakat kita yang belum mengetahui tentang manfaat yang terkandung dalam susu etawa. Berbeda dengan susu sapi, sesungguhnya susu etawa memiliki kandungan gizi yang lebih unggul, baik dari segi protein, energi, maupun lemak yang mendekati air susu ibu (ASI). Selain mengandung Riboflavin, vitamin B yang

penting untuk produksi energi, susu etawa pun tidak menyebabkan alergi sehingga aman, dan bermanfaat untuk penderita asma. Satu gelas susu etawa memasok 20,0% dari nilai harian Riboflavin. Milkuma adalah minuman serbuk susu etawa yang diproses secara alami, tanpa pemanis buatan dan bahan pengawet. Bahan dasarnya adalah susu etawa segar dan gula aren. Mengkonsumsi Milkuma sebanyak 2 gelas sehari bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan vitalitas. Fluorine yang terdapat dalam susu etawa bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh serta membantu pencernaan dan tidak menimbulkan dampak diare pada orang yang mengkonsumsinya. Selain diproses secara alami, pakan ternak yang diberikan pun organik, sehingga menghasilkan susu yang lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan. Milkuma dikomposisikan dengan gula aren sehingga aman bagi penderita diabetes. Milkuma juga sangat dianjurkan bagi perokok baik perokok aktif maupun pasif. Dapatkan informasi lengkap tentang Milkuma di www. milkuma.com. Saat ini Anda bisa mendapatkan Milkuma di Apotek2 juga Toko Obat terdekat dikota anda, atau hubungi, Jatim; 082120862055. Banyuwangi, 081217957505; Apt. Drajat Farma Jl. Gajah Mada Genteng. Apt. Dunia Sehat Jl. Yos Sudarso Jajag. Apt. Asia Jaya Jl. Rata Rogojampi. Apt. Raya Jl. PB. Sudirman. Apt. Ima Jl. Ayani. Apt. Yoma Abadi Farma Jl. Raya Srono. Apt. Al Hadi Jl. Basuki Rahmat . Situbondo: Apt Diponegoro, Jl. Diponegoro Depkes RI No. PIRT. 6.09.3328.01.395.


40

Jumat 13 April 2012

Rahman Serahkan Administrasi ke KPU Calon Pengganti Masykuri Ismail

ALI NURFATONI/RaBa

SEDERHANA: Kedua mempelai melakukan prosesi ijab kabul di musala Mapolsek Besuki kemarin.

Tahanan Togel Nikah di Mapolsek BESUKI – Tidak ada seorang pun yang mau melakukan pernikahan di tempat yang tak wajar. Tetapi, kondisi yang tidak mengenakkan itu terpaksa dialami pasangan pengantin baru Ahmadi, 28, dan Aisyah, 29. Kedua mempelai harus menjalani prosesi pernikahan di Mapolsek Besuki sekitar pukul 14.30 kemarin. Semula, mempelai pria yang tinggal di Dusun Randu, Desa Jetis, Kecamatan Besuki, sempat dibuat ketar-ketir. Pasalnya, calon istri sempat ngacir sebelum ijab kabul dimulai. Untunglah, setelah 15 menit mogok, pengantin perempuan yang tinggal di Desa Kalimas, Kecamatan Besuki, itu kembali ke musala Polsek. Usut punya usut, pengantin perempuan malu saat akan diekspose sejumlah wartawan. Polisi dan keluarganya harus susah payah memberikan pengertian agar dia mau menjalani akad nikah tersebut. ’’Yang penting, didahulukan itu sunah Rasul-nya. Bukan tempatnya,’’ ujar salah satu polisi memberikan pengertian. Akhirnya, prosesi akad nikah dilangsungkan. Disaksikan

keluarga kedua mempelai, prosesi ijab kabul dilakukan oleh pejabat KUA setempat. Menurut Supardi, 62, ayah Aisyah, pihaknya tidak mempermasalahkan tentang pelaksanaan akad nikah tersebut. Sebab, acara sakral tersebut sudah jauh-jauh hari disepakati. ‘’Sudah 15 hari yang lalu ditentukan. Tidak bisa ditunda lagi,’’ kata Supardi. Sayangnya, pekan lalu calon mantu terlibat kasus togel. Meski demikian, hal tersebut tidak menghalangi niat keluarganya untuk menikahkan Ahmadi dengan Aisyah. ‘’Gak bisa ditunda lagi. Mereka berdua juga siap untuk melakukan proses nikah ini. Biar mereka berdua yang menjalani. Saya sebagai orang tua hanya bisa membantu proses itu agar lancar,’’ katanya. Ke depan, imbuh dia, dirinya sangat berharap kepada kedua mempelai untuk saling mengerti satu sama lain. Khusus kepada sang menantu, dia berpesan agar tidak mengulangi perbuatannya itu di lain hari. ’’Ya, besok-besok menantu saya itu agar tidak mengulangi lagi,’’ harapnya. Selepas prosesi pernikahan, sang suami harus kembali ke

sel tahanan mapolsek setempat. Sedangkan sang istri pulang ke kampung halaman sambil menunggu proses hukum yang harus dijalani suaminya. Seperti yang pernah diberi-

takan, Ahmadi al Madi, 28, ditangkap polisi Senin pekan lalu. Saat itu, warga Dusun Randu, Desa Jetis, Kecamatan Besuki itu tertangkap tangan sedang mengecer togel. (ton/als)

SITUBONDO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah memutuskan siapa yang berhak menggantikan Masykuri Ismail dalam Pergantian Antar Waktu (PAW). Secara otomatis, politisi asal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu terancam segera tereliminasi dari keanggotannya sebagai wakil rakyat di DPRD Situbondo. Tentu saja, hal itu membuat Abdur Rahman sumringah. Bahkan, dalam proses PAW tersebut, pria yang juga sama-sama asal pemilihan daerah tiga itu sudah ancang-ancang untuk duduk di kursi empuk se-

bagai wakil rakyat. Itu diketahui setelah pria berjamban tersebut menyerahkan admiALI NURFATONI/RaBa nistrasi ke Abdul Rahman KPU. Meski KPU memutuskan dirinya yang berhak menggantikan Masykuri, pria asal Jangkar itu enggan berkomentar mengenai langkahlangkah ke depan selepas keputusan tersebut. Sebab, dirinya masih akan melakukan tahapan demi tahapan yang harus dijalani. ‘’Ya-

ng jelas, saya melaksanakan sesuai undang-undang saja,’’ katanya kepada RaBa saat mendatangi kantor KPU di Jalan Cenderawasih, Kelurahan Dawuhan, Situbondo. Menurutnya, dirinya baru saja mengurus surat-surat yang dibutuhkan untuk memenuhi syarat-syarat yang ditentukan KPU. ‘’Saya baru mengurus surat keterangan di PN. Sebenarnya tahun lalu saya sudah mengurusnya. Tapi masa berlakuknya hanya setahun. Jadi harus diperbarui lagi,’’ katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, karier politik Masykuri Ismail sebagai anggota DPRD Situbondo terancam tamat ■

Baca Rahman...Hal 39


Radar Banyuwangi 13 April 2012