Issuu on Google+

12 FEBRUARI

29

TAHUN 2012

Rp 84 Juta untuk Penambang Belerang Ijen LICIN - Setelah sekian bulan tak bisa bekerja karena Gunung Ijen berstatus waspada, kemarin (11/2) para penambang belerang di lereng gunung tersebut sedikit terhibur. Sebab, para penambang mendapatkan bantuan uang tunai dari komunitas fotografer seIndonesia. Uang tersebut dibagikan langsung di halaman PT. Candi Ngrimbi, Desa tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi, pagi kemarin. Total bantuan yang diberikan kepada 427 penambang belerang dan delapan orang bagian dapur adalah Rp 84.225.000. Dana sebesar itu merupakan sumbangan komunitas fotografer se-Indonesia yang diwakili Komunitas Photographer Sidoarjo dan Sekitarnya (Kopdar). Humas Kopdar, Mudakir mengatakan, ide membantu penambang belerang tersebut muncul ketika dirinya mendengar bahwa Gunung Ijen berstatus waspada, sehingga segala aktivitas manusia di sana dilarang. Setelah itu, ide tersebut disebarkan melalui jejaring sosial di dunia maya. “Kemudian terkumpul dana sebesar itu,” cetusnya. Pemberian sumbangan tersebut merupakan bentuk empati para fotografer kepada mereka. Sebab, selama ini banyak fotografer yang menjadikan Gunung Ijen, termasuk para penambang belerang, sebagai objek hunting foto. “Dan ketika mereka terkena dampak dari gejala alam, kita memiliki kewajiban membantu saudara-saudara penambang belerang itu,” ujarnya. Mudakir mengatakan, total dana yang berhasil dikumpulkan diserahkan semua kepada para penambang. Panitia Kopdar sama sekali tidak memotong biaya akomodasi ■  Baca Rp 84 Juta...Hal 39

GALIH COKRO/RaBa

DUIT: Saputro menunjukkan uang bantuan dari komunitas fotografer di halaman PT. Candi Ngrimbi, Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi, pagi kemarin.

Minta Warnet Blokir Bokep CURANMOR

Belum Putuskan Nasib Oknum Siswa BANYUWANGI - Setelah terjerat kasus hukum dalam perkara pencurian kendaraan bermotor (curanmor), DBS, salah satu siswa SMPN 4 Banyuwangi masih ditahan di Mapolsek Blambangan hingga kemarin (11/2). Lantas, apakah oknum siswa tersebut akan dikeluarkan dari sekolah? Terkait hal itu pihak sekolah belum memberikan sikap resmi. Saat dikonfirmasi melalui telepon kemarin, Kepala SMPN 4 Banyuwangi Wiwik Susilo menyatakan, pihaknya masih membahas hal tersebut bersama dewan guru. Rencananya, pihak sekolah akan memberikan keterangan resmi Senin besok (13/2). Sementara itu, salah seorang guru SMPN 4 Banyuwangi, Agus Safari, mengimbau seluruh wali murid agar tidak mengizinkan anakanaknya yang masih SMP membawa motor ke sekolah ■  Baca Belum...Hal 39

BAGAIMANA INI...

SITUBONDO - Kasus peredaran video porno yang melibatkan pelajar direspons keras Dinas Pendidikan (Dispendik) Situbondo. Kepala Dispendik Fathorrachman mendesak agar seluruh warung internet (warnet) di Situbondo memblokir situs-situs porno. Fathorrachman meminta pendidikan karakter di semua lembaga pendidikan di Kabupaten Situbondo lebih difungsikan. Tujuannya, agar siswa tidak terjerumus ke dalam hal-hal yang memprihatinkan. Dia juga menilai peran guru dan orang tua dalam mendidik dan mengawasi siswa tak kalah penting. “Tidak bisa hanya menggantungkan atau mengandalkan sekolah. Guru dan orang tua sama-sama memiliki peran penting di wilayah yang berbeda,” terangnya kemarin (11/2) ■  Baca Minta...Hal 39

Makanya lebih baik blokir situssitus yang tak baik itu.”

GALIH COKRO/RaBa

TAMU ASING: Turis mancanegara di Pelabuhan Ketapang beberapa waktu lalu.

FATHORRACHMAN Kepala Dispendik Situbondo

DOK. RaBa

Mabuk dan Simpan Video Porno SRONO - Ulah segerombolan siswa salah satu SMA swasta di Kecamatan Srono ini benar-benar tidak layak ditiru. Betapa tidak, bukannya menimba ilmu sebaik-baiknya, mereka malah asyik menggelar pesta minuman keras (miras) di tepi sungai tidak jauh dari sekolahnya saat jam pelajaran berlangsung kemarin (11/2). Kelakuan siswa-siswa mbalela itu mengundang keprihatinan warga. Bagaimana tidak, di saat kondisi ekonomi masyarakat serba sulit hingga mengakibatkan banyak anak usia sekolah tidak dapat mengenyam pendidikan, mereka malah menyia-nyiakan kesempatan bersekolah dengan melakukan tindakan tidak terpuji. Tak ayal, warga yang mendapati para siswa itu berpesta miras langsung lapor ke Polsek Srono. Sepuluh siswa yang masih berseragam itu pun langsung digelandang ke mapolsek untuk mendapat pembinaan dan pengarahan petugas. Belum cukup sampai di situ, polisi mendapat “kejutan” lain dari para pelajar yang notabene generasi penerus bangsa tersebut ■

BANYUWANGI - Kunjungan wisata tahun 2011 naik dari tahun sebelumnya. Selama tahun 2011, kunjungan wisatawan ke Banyuwangi mencapai 444.336 wisatawan. Pada tahun 2010, kunjungan wisata ke Banyuwangi hanya 398.913 wisatawan. Selama tahun 2011, kunjungan wisatawan Nusantara dan turis mancanegara ke Banyuwangi sama-sama mengalami peningkatan jumlah. Kunjungan wisatawan Nusantara naik dari 364.628 menjadi 401.398 wisatawan, dan kunjungan wisatawan mancanegara meningkat dari 34.285 menjadi 42.938 wisatawan. “Peningkatannya tidak terlalu besar, karena secara nasional kunjungan wisatawan ke Indonesia menurun dibanding 2010,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Banyuwangi, Suprayogi ■  Baca Kunjungan...Hal 39

Kunjungan wisatawan ke Banyuwangi

 Baca Mabuk...Hal 39

MENUNDUK: MA (kiri) dan DF di Mapolsek Srono kemarin (11/2).

Kunjungan Turis Tembus 444 Ribu

Tahun 2010 Wisatawan nusantara : Wisatawan mancanegara : Total :

364.628 orang 34.285 orang 444.336 orang

Tahun 2011 Wisatawan nusantara : Wisatawan mancanegara : Total :

401.398 orang 42.938 orang 398.913 orang

SIGIT HARIYADI/RaBa

Melihat Pusat Kerajinan Lonceng Kerang di Pasir Putih

Eksis Sejak 1982, Kini Omzetnya Rp 50 Juta Hamparan pasir pantai dan kerang yang berserakan bisa disulap menjadi kerajinan bernilai seni tinggi. Seperti yang dilakoni Susiyadi, 51, warga Dusun Kembang Candi, Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Situbondo, ini.

TELATEN: Anak dan istri dilibatkan dalam membuat jam dinding berbahan kerang laut.

AGUS BAIHAQI/RaBa

Lubang di Jalan dr Sutomo

Kunjungan turis ke Banyuwangi tembus 444 ribu

Apalah artinya sebuah angka

Dua kali paripurna ditunda, tiga raperda terancam molor

Kalau tidak molor itu bukan Indonesia

ALI NURFATONI, Situbondo

KONDISI ruas Jalan dr. Soetomo, Banyuwangi, cukup mengkhawatirkan. Sejak beberapa bulan lalu, sepanjang tepi jalan tersebut banyak ditemukan lubang. Ukuran lubangnya cukup lebar dan lumayan dalam. Menurut warga sekitar, lubang tersebut merupakan bekas galian kabel telepon tahun 2011 lalu. Bagaimana ini, kapan diperbaiki? (abi/c1/bay) http://www.radarbanyuwangi.co.id

ALI NURFATONI/RaBa

PAGI itu, cuaca di kawasan Situbondo dan sekitarnya cukup cerah. Genangan air sisa hujan sehari sebelumnya tak tampak lagi. Sebelum matahari terbit, hawa dingin sangat menusuk kulit. Apalagi,

sebelumnya, saya berkendara dari Situbondo kota menuju Pasir Putih di Kecamatan Bungatan yang berjarak sekitar 20 Kilometer. Hawa dingin seolah menusuk sampai

tulang. Akhirnya, kendaraan roda dua yang saya kendarai berhenti di depan salah satu rumah di kawasan pesisir Pasir Putih. Rumah itu persis

di selatan jalur Pantau Utara Jawa (Pantura) di Dusun Kembang Candi, Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan ■

 Baca Eksis...Hal 39 email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


30

Minggu 12 Februari 2012

Tiga Raperda Terancam Molor Dua Paripurna DPRD Tertunda BANYUWANGI - Penjadwalan kegiatan yang telah dilakukan Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Banyuwangi sejak akhir bulan lalu tidak bisa terlaksana. Dua sidang paripurna DPRD yang sudah ditetapkan digelar 9 dan 10 Februari 2012 ternyata gagal digelar. Sidang paripurna 9 Februari memiliki agenda pengambilan keputusan rancangan peraturan dae-

rah (paperda) tentang jaminan kesehatan warga miskin (jamkesmin). Agenda sidang 10 Februari adalah paripurna intern untuk membentuk panitia khusus (pansus). Pembentukan pansus tersebut berhubungan dengan pengajuan raperda rencana tata ruang wilayah (RTRW), badan penyuluhan pertanian (BPP), dan raperda sumbangan pihak ketiga untuk daerah. “Saya juga kaget kenapa tiba-tiba paripurna dibatalkan,” kata Heru Budiyanto, ketua Pansus Jamkesmin, kepada RaBa kemarin.

Saat dihubungi koran ini, politisi batalan dua sidang paripurna tersePartai Gerindra itu mengakui bahwa but. Pada 9 Februari lalu dia sudah pembahasan raperda berangkat ke kantor jamkesmin sudah tundewan untuk mengikuti tas. Bahkan, raperda itu sidang paripurna pesudah bisa disahkan ngambilan keputusan menjadi peraturan daeraperda jamkesmin. rah (perda). “Kalau di“Alasan pembatalan hitung, ini yang keemparipurna, tanyakan pat kali pengesahan rasendiri kepada sekretaperda jamkesmin gagal riat,” pintanya saat dilakukan,” ungkapnya. dikonfirmasi. DOK/RaBa Sementara itu, Wakil Diakuinya, 9 dan 10 Sudirman Ketua DPRD Ruliyono Februari diadakan mengaku tidak tahu alasan pem- sidang paripurna merupakan kepu-

tusan dalam rapat bamus. Lantaran kegiatannya dibatalkan, Bamus harus menggelar rapat lagi untuk penjadwalan ulang. “Ini berarti pembahasan tiga raperda yang lain juga akan molor,” sesalnya. Sekretaris DPRD Sudirman saat dikonfirmasi menyebutkan, sidang paripurna pengambilan keputusan atas raperda jamkesmin ditunda karena bupati tidak bisa datang. Bupati beralasan sibuk. “Bapak Bupati sedang banyak kegiatan,” ungkapnya kepada koran ini. Ditambahkannya, kebetulan Ketua

DPRD Hermanto dan Wakil Ketua DPRD Ruliyono juga sedang ada acara di luar kota. Sejumlah anggota badan legislasi (banleg) juga baru saja datang dari kunjungan kerja. “Anggota banleg baru datang, jadi masih capek,” dalihnya. Penundaan paripurna itu sudah dikonsultasikan kepada pimpinan DPRD. Rencananya, paripurna akan dilaksanakan pekan depan. “Kesepakatan bersama pimpinan DPRD, paripurna ini akan dilaksanakan minggu depan,” terangnya kemarin. (abi/c1/irw)

Tablet Tab Fair Hi Tech Mall

Hadiah Berlimpah Harga Terhemat HANYA di Hi – Tech Mall, pusat IT terbesar, terlengkap, termurah dan terjamin di Indonesia, anda bisa mendapatkan berbagai macam merk produk IT mulai tablet tab, notebook hingga printer dengan harga terhemat dengan kualitas terjamin ditambah dengan hadiah langsung yang bisa anda bawa pulang mulai dari mouse hingga notebook setiap harinya. Anda bisa mendapatkannya di pameran “Tablet Tab Fair” yang berlangsung hingga 12 Februari.

Bonus Berlipat, Harga mulai Rp 700ribuan PENAWARAN menarik dimulai dari Samsung Tab 10.1”” seharga Rp 5.750.00. Disusul penawaran dari

BANYUWANGI

Inforce DM70 dari harga Rp 949ribu menjadi Rp 739ribu. CPad CP-701 hanya seharga Rp 1.599.000. Websong menawarkan paket hemat misalnya untuk seri Slim Pro, dengan harga hanya Rp 1,350juta, anda sudah mendapatkan free leather case keyboard, microSD 8GB, ScreenGuard dan earphone. RealPad RL-P700s memberikan gratis kabel OTG, earphone, kabel USB, leather case dan microSD hanya Rp 1,65 juta. Tabulet Troy dari Rp 1,699 juta jadi Rp 1,299 juta berhadiah angpau potongan harga senilai hingga Rp 100ribu. Vandroid T1 Rp 2,299juta gratis leather case, internet unlimited 180hari dan microSD 4GB. Cyrus seharga Rp 2,888 juta jadi Rp 2,388 juta. OlivePad VT100 dari Rp 2,899 juta jadi Rp 2,250juta. ZTE V9 Dari Rp 2,199ribu jadi Rp 1,899juta.

BANYUWANGI

BANYUWANGI

Merk Hebat Harga Terhemat SAMSUNG Tab P7500 10” 16GB dar Rp 6,299juta jadi Rp 5,450juta free plug in, screen protector dan book cover. Lenovo IdeaPad K1 memberikan memberikan harga super spesial dari Rp 5,250 juta menjadi Rp 3,999juta. Toshiba juga mengeluarkan tablet tab-nya yaitu Regza AT10 – 10013G dari harga Rp 5,060juta jadi Rp 4,965juta. Dell Streak memberikan cashback Rp 500ribu dari Rp 4juta menjadi Rp 3,5juta. Acer Iconia dari Rp 4,850juta jadi Rp 4,750juta gratis sleeve case senilai Rp 350ribu. Zyrex OnePad 3G ditawarkan dari Rp 3,699juta menjadi Rp 3,399juta gratis MicroSD 16GB. Dapatkan juga berbagai merk terkenal notebook mulai Rp 2jutaan dan printer mulai Rp 400ribuan Serta harga terhemat dari berbagai merk terkenal notebook. Anda juga bisa membawa pulang hadiah langsung tambahan, mulai mouse, printer, hingga notebook serta mug eksklusif hanya di Hi-Tech Mall. Segera kunjungi Hi-Tech Mall. Ingat IT, ingat Hi-Tech Mall.

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Perumahan Kodim •

• Sutri Garden •

• Les Matematika+Fisika •

• Urus Visa •

• Vios & Avanza •

Djl cpt 260jt, siap huni, 2 lantai, 10x20m, full bangunan, 3KT, 2KM. Jl. Doho 32 Bwi. Hub: 085649767535-082157565659

Dijual Rmh tipe 140 hrg 375jt berkualitas di perum elite sutri garden. Telp. 03337722222/081249400460

Les Mtk+Fis SMP 9/SMA 12 setiap minggu, Jl. Kalilo 11 Banyuwangi, T. 081331514992

Bantu urus Visa turis Jepang, Jepang, Aussie, Hubungi: 082130798967, Bpk Steve.

Djl Vios 04 Gray 80 juta & Avanza G 09 htm 145 pajak baru/nego/SMS 087755691210

• Brawijaya Regency •

• Sutri Garden •

Djl Rumah Perum Brawijaya Regency Blok C-11 Banyuwangi Type 36/100 Hub. 0817350774 ( Deni) BUC.

Dijual rmh tipe 90, harga 250 jt super: halus kuat murah buktikan, Perum Elite Sutri Garden, telp. 7722222/081249400460

• Brawijaya Asri •

SITUBONDO

Dijual cepat Rumah/perumahan Brawijaya Asri B-4 Jl. Kertanegara Banyuwangi L=219m2, SHM. Hubungi: 08123254317

• Rumah SHM •

• Rumah Mendut • Jual Rmh Mendut H.1, SHM, T80/137, hrg 190jt nego, 3RT, 2KM, RT, Dpr.HP:0811359850

Dijual Rumah SHM, LT 200m2, full bgn, fas lngkap, harga 295Jt nego, 081336967600, Jl. Anggrek VII No 2 Situbondo

• Rumah 390M2 •

• Supriyadi Residence • Promo Supriyadi Residence/KSB utr Roxy tengah kota keperliman smenit, T70/133 295jtan s/d T110/190 400jtan, design free by Mirandta Jasa Design Arsitek&Sipil, HP 082140136614 - 081336142143

BANYUWANGI

Dijual Rumah SHM Jl. Tunggul Ametung No. 07 LT 390M2. Hubungi: 08123254317 Banyuwangi

• Genteng Kota • Dijual Tanah SHM, Genteng Kota, L 1415m2, lebar 29m, lokasi strategis, depan terminal lama. Hub: 082177727712

• Tanah 770m2 • DijualTanah Sertifikat Hak Milik, letak di Bakung - Glagah - Bwi, L 770m2, ditawarkan 400/pk meter. H: 085236655766 / 081349300930

• Tanah Tangkuban Perahu • Djl tnh SHM, L615m2, Jl Tangkuban Perahu Bwi. Ditawarkan 500rb/mtr. Hub 081805099090

• Tanah Kapling • Dijual tanah 10x40 m2 (H. 55 Jt) SHM, Lok. Kebalenan, Dkt Perum Istana Brawijaya, TP Hub: 082141060580.

• Sawah 7000m2 • Djl T.Sawah Prod tgh kota, L 7000m2 @250rb/ m (TP), Hub: 081234020277 Andre cpt!

SITUBONDO • Tanah Tepi Laut • Djl Tnh 625m2 , SHM lok. Pasir putih / bungatan STB , Tepi Laut , Jl. Prov cck u Villa Hub. Adi 08124921333/( 0338 ) 671889.

• Bondowoso • Dijual tanah 9002m2, SHM plus 2800 pohon jati umur 9 th. Lok Ds Lombok Kulon, Bondowoso. Hub. Hj. Farida Jamil Zuhri 081358008070

BANYUWANGI • Toko+Rumah Genteng • Djl Toko+rumah tkt2, full prabot, strtgs. Jl. Kembar Lt 310/490m2, uk. 10x31m, marmer, ksn jati, Tk Sriwijaya Jl. Gajahmada 274 Gtg-Bwi. H. Sigiarto 081233499888, 03170338181

• Toko Karangente • DjlToko(10,5x8m)+rumah+tanahLT=537m2,SHM, tepi jalan besar - patung kuda - Karangente. H: 085258091660/085745389038,TanpaPerantara.

• Dikontrakkan •

• Sparepart Sepeda Motor •

• Percetakan •

• Promo Daihatsu •

Dijual cepat, bisa langsung buka usaha, onderdil sepeda motor lgkp dgn alat & etalase dll. Letkol Istiqlah, H: 081336666171

• Pendidikan •

Cetak mug - kaos - pin - gant kunci - jamasbak utk promo toko - kantor - souv ultah&nikah. Hrg murah partai&eceran. Ruko Karibia B-3 Jakgung Suprapto (blk bakso P. Agus) 0333417992, 081913906633

Khusus bulan ini All New Xenia UM 40jtan angs 2 jtan (3th). R Stock Terios, Luxio, Sirion & Grand Max. Disc Gede+Hadiah menarik. Hubungi: Hadi 0815 5970 5555 / 081233432555

PesantrenYatim Nurul Hayat Bwi, mnrima santri Putra,Yatim, Usia 6-12Th, fslitas asrama tinggal layak & memadai, beasiswa sampai perguruan Tinggi, H: Jl. Imam Bonjol 35 Tukangkayu Bwi 0333-7775555 . 085730371562

• Investasi 2012 •

• Kijang ‘94 •

Menguntungkan, mudah, dijamin legal, aman, keuntungan 50% perthn,min investasi 1jt. Hub 03338926109. Buktikan!.

Dijual Kijang '94. Biru Bulu Kera (P). Istimewa. Hrg 70 Juta Nego. Hub: 085745270031.

SITUBONDO

• Lion Senng •

SITUBONDO

Anda telat bulan?? Solusi cepat & tepat untuk melancarkan haid secara teratur, dlm jangka 3 jam dijamin lancar. Hubungi: 087857427544

• Butuh Dana? •

• Tronton 97 •

Dana cepat, bunga ringan. Jaminan BPKB mobil, Hubungi: 085 258 259 990

Dijual 1 unit Tronton 6D22 th 97 kondisi bagus, plat P, Hub: 08123456909, Stb

• Tour Murah!! •

• Jasa •

• Kijang 91 •

Ada Tour Murah!!! Sing-Mal Rp 2 Juta, Sing-Mal-Thai Rp 3 Juta. Untuk Info Hub: 085711374779, 081217953179, Steve

Terima tarik tunai & Pelunasan kartu kredit Visa/Master, 0852 5999 8910

Dijual Kijang 91, P, Silver, istimewa, 53 juta, TP. Hub: 087712779185/081336144020

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Accounting •

• Asisten Teknisi •

Dibutuhkan Accounting, wanita, max 35th, S1 Akuntansi, penglmn min 2th, bisa pajak. Berminat kirim lamrn ke: PT. Sarifeed Indojaya, Jl. Pelabuhan No. 35 Muncar, Banyuwangi, T. 0333-593325

Dibutuhkan sgr 4 Asisten Teknisi budidaya udang dg syarat min SLTA/sdrjt, penglmn min 2th, umur max 35 th. Lmrn dikirim ke Jl. Danau Sunter Barat, Rukan Nusantara blok A1 no.16 Jakarta 14350

• Apoteker • Dibutuhkan apoteker Domisili Banyuwangi Hubungi: 844493/081252402035

• Dump Truck ‘95 •

• Honda Jazz ‘08 •

Dijual Dump Truk tahun ‘95 120PS, harga 105 juta nego, bisa tukar tambah. Hubungi: 082142194111, 081335897888

Dijual Honda Jazz VVTI tahun 2008 hitam, harga nego, bisa cash/kredit atau tukar tambah, hubungi: 082142194111 – 081335897888

• Toyota Soluna ‘01 •

• Toyota Kijang LGX 98 •

Dijual Sedan Soluna XLi 2001 Nopol P, atas nama sendiri, harga. Rp. 60 juta, AC, DVD PW sehat. Hubungi: 081358872035 atau 0333-427248

Dijual Kijang LGX’98, biru, pajak panjang, siap pakai. Harga Rp 95 juta (nego). Hubungi: 8123353502

BANYUWANGI • STNK • HlgSIMA,SIMC,KTP,ATM,STNKNopolP4348XM, an.DaniPranoto,al:BanjeRT03/02Bubuk, Rgjpi HlgSTNKNopolP5674XN,an.TarmudjiMujiono, al: Senepolor RT01/5 Barurejo, Siliragung Hlg STNK Nopol P 5474YL, an.Triono Singgih, al: Lingk. Sukorojo RT01/01 Banjarsari, Glagah

PEMBERITAHUAN Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhati-hati. Bila Anda menerima telepon dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak bertanggungjawab atas semua transaksi yang terjadi selain pemasangan iklan baris secara resmi di Radar Banyuwangi.

Dikontrakkan Ruko Baru 2 Lt, Jl. Adi Sucipto 51(Permata Laundry) 2 Ruko Hanya 35 juta, 085749333444

• Ruko 2 Lt Tukang Kayu • Dijual Ruko 2 Lantai. L 435 m2. Lok Jl. Imam Bonjol No. 57 Tukangkayu Banyuwangi. Cocok untuk Bisnis/ Perkantoran. Hubungi: BOBY 081332001912 dan HADI 081358226569

• Dijual/Disewakan • Dijual/Disewakan toko, strgs, jln besar, LT 700m2 LB360m2, K mandi. listrik 900W, H: 08155917155, Tk Pelangi Jl. Kebalen Rgj

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Elly Irwan Suryanto. Redaktur Pelaksana: Rahman Bayu Saksono. Redaktur: Syaifuddin Mahmud, Ali Sodiqin. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Agus Baihaqi, Abdul Aziz, Niklaas Andries, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Sigit Hariyadi (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran/Event: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Penerbit: MENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: Samsudin Adlawi. General Manager: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl.Yos Sudarso 89 C Banyuwangi,Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp : (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 18.000/mmk, berwarna depan Rp 30.000/mmk, berwarna belakang Rp 27.500/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 30.000/baris, Lowongan: Rp 45.000/baris, Sosial: Rp 12.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300.  Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

 Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


31

Minggu 12 Februari 2012

Nenek Tewas di Sawah KAPONGAN-Seorang nenek ditemukan tewas di persawahan Desa Peleyan, Kecamatan Kapongan. Wanita lanjut usia itu bernama Junawiyah alias Bu Sahwani, 65, warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Kapongan. Diduga, korban tewas, karena penyakit darah tingginya kambuh. Nenek tersebut ditemukan tewas Jumat malam (10/2), sekitar pukul 19.00,. Sebelumnya korban pamit meninggalkan rumah untuk mencari sayuran di sawah, sejak pagi. Namun hingga sore, korban tak kunjung pulang. Akhirnya, keluarganya mencari kebera-

daan korban. Warga pun turut membantu menyisir sejumlah tempat. Pencarian dimulai sekitar pukul 15.00. Tetapi korban baru ditemukan empat jam kemudian dalam keadaan tak bernyawa. Karena menduga kematian korban karena sakit, pihak keluarga menolak rencana polisi untuk melakukan otopsi jenazah. Apalagi, di tubuh korban tidak ditemukan tandatanda bekas penganiayaan. Malam itu juga, tubuh si nenek

langsung dibawa ke rumah duka. “Diduga korban meninggal, karena sakit darah tinggi,’’ ungkap Kapolsek Kapongan Moh. Subakri kepada wartawan, kemarin (11/2). Kabar nenek tewas di sawah yang lokasinya jauh dari rumahnya, itu sempat menggegerkan warga sekitar lokasi kejadian. Tak ayal, warga Desa Peleyan ikut sibuk mengevakuasi jasad korban. Satuan polisi juga langsung datang ke lokasi penemuan mayat. (ton/irw)

Polisi Diajak Teladani Nabi

SIGIT HARIYADI/RaBa

TELINGA PAKAI TINDIK: Tersangka Santoso diamankan di Mapolsek Muncar kemarin (11/2).

DPO Maling Keok Setahun Kabur ke Papua MUNCAR - Setelah setahun lebih kabur ke Papua, M. Santoso, 22, warga Dusun Tratas, Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar, berhasil diciduk aparat Polsek Muncar. Pemuda itu menjadi incaran polisi lantaran terlibat pencurian dengan pemberatan (curat) di pabrik tepung ikan tidak jauh dari kediamannya pada tahun 2010 lalu. Diperoleh keterangan, Santoso melakukan aksi kriminal tersebut bersama dua rekannya. Mereka adalah Awang, 45, dan Syahri, 29, warga Dusun Tratas. Kala itu, kawanan

pencuri tersebut berhasil menggondol satu unit tabung gas elpiji ukuran 12 kilogram dan beberapa batang besi bekas. Tidak lama berselang, polisi berhasil meringkus Awang dan Syahri. Kontan saja, Santoso yang mengetahui kedua rekannya diciduk polisi langsung minggat. Dia merantau ke Papua untuk menghindari kejaran polisi. Setelah merasa aman, pemuda berkulit legam itu kembali pulang. Ternyata Santoso salah duga. Polisi tidak melupakan aksi kejahatannya. Terbukti, Kamis malam (9/2) lalu dia dijemput polisi di sekitar rumahnya. Tanpa banyak cakap, petugas lang-

ADA APA LAGI

Pria Stres Disambar Sepur Pandanwangi GLAGAH-Nanang Subandi, 30, warga Lingkungan Krajan, Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah, diduga sengaja mengakhiri hidupnya di rel kereta api (KA). Dia tewas seketika dengan tubuh hancur setelah dilindas KA Pandanwangi di lintasan rel Karangasem, Kelurahan Bakungan, dua hari lalu. Pria yang ditinggal istrinya Siti Maesyaroh, 27, menjadi tenaga kerja wanita (TKW) di Malaysia, itu diduga kuat mengalami stres berat. “Diduga korban sengaja bunuh diri,” ungkap Kapolsek Glagah AKP Jupriyadi, kemarin. Aksi nekat yang dilakukan korban itu terjadi sekitar pukul 20.00. Saat kejadian, sekitar lintasan rel di Lingkungan Karangasem, belakang SMKN 1 Glagah sedang sepi. “Tidak ada saksi yang melihat saat korban disambar kereta api,” terang kapolsek. DOK/RaBa Sejumlah warga di sekitar Jupriyadi lokasi kejadian mengetahui ada orang dilindas KA, setelah tubuhnya hancur. Beberapa bagian tubuh, seperti tangan dan kaki kanan tercerai berai dari dari tubuhnya. Korban tewas seketika. “Warga ada yang lapor ke polsek, lalu kita datang ke lokasi,” tutur Jupriyadi. Menurut keterangan warga sekitar, beber kapolsek, korban ditabrak KA Pandanwangi jurusan KetapangJember. Saat kejadian itu, KA meluncur dari arah utara. Diduga, korban sengaja tidur di rel KA. “Korban diduga ada di tengah rel, sehingga tubuhnya hancur dilindas KA,” ungkapnya. Usai ditabrak KA, tubuh korban luka parah. Kepalanya hancur, tangan dan kaki kanan terpisah dari tubuhnya. Bahkan, tangan dan kakinya ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi kejadian. “Untuk mencari organ tubuh yang hilang ini, warga sampai melakukan penyisiran,” jelas kapolsek. Hampir 30 menit lamanya, warga dan polisi mencari organ tubuh yang hilang itu. Baru setelah organnya berhasil disatukan, jenazah korban dikirim ke RSUD Blambangan. “Jenazah korban kita bawa ke RSUD Blambangan untuk divisum,” paparnya. Menurut Jupriyadi, korban diduga stres berat sejak ditinggal istrinya bekerja ke Malaysia, sejak dua tahun lalu. “Sejauh ini tidak ada persoalan lain yang sedang dialami oleh korban,” pungkas kapolsek.(abi/irw)

sung menggelandang Santoso ke Mapolsek Muncar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dikonfirmasi di markasnya kemarin (11/2), Kapolsek Muncar Kompol Mustaqim membenarkan pihaknya telah menahan seorang tersangka yang setahun lebih masuk daftar pencarian orang (DPO). “Tersangka kami amankan di Mapolsek Muncar untuk menjalani proses penyidikan,” terangnya. Menurut Mustaqim, Santoso dijerat Pasal 363 ayat 1 KUHP. “Kedua rekannya (Awang dan Syahri) sudah lebih dulu divonis majelis hakim Pengadilan Negeri Banyuwangi,” ungkapnya. (sgt/c1/irw)

SITUBONDO–Polres Situbondo memanfaatkan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW untuk menggembleng moral anggota polisi. Kemarin pagi (11/2), seluruh anggota polisi dikumpulkan di Gedung Indoor Mapolres Situbondo. Mereka mengikuti pengajian maulid. Dalam hajatan tersebut, polres mengundang seorang dai untuk memberikan tausiyah kepada ratusan polisi yang hadir. “Semoga acara ini bisa memotivasi kami untuk meningkatkan pelayanan lebih baik kepada masyarakat,’’ ungkap Kasat Reskrim Polres Situbondo AKP Sunarto kepada koran ini di sela-sela acara, kemarin. Polres memilih tema “Jadikan Akhlak Nabi Muhammad sebagai Teladan dalam Menjalankan Tugas guna Mewujudkan Masyarakat Tertib, Aman dan Damai”. Harapannya yang ingin dicapai adalah

ALI NURFATONI/RaBa

LESEHAN : Jajaran kepolisian mengikuti pengajian Maulid di lantai gedung Indoor Mapolres Situbondo, kemarin pagi (11/2).

bisa memperdalam ilmu keislaman yang telah dicontohkan Nabi Muhammad. Kegiatan tersebut juga sebagai wahana untuk meningkatkan fungsi

pelayanan kepada masyarakat. “Supaya kamtibmas selalu terjaga dengan baik,’’ harap kasat mewakili Kapolres AKBP Erthel Stephan. (ton/irw)


38

Minggu 12 Februari 2012

&

Cokelat Boneka Kasih Sayang TERLEPAS dari pro-kontra Valentine’s Day, kalangan remaja masih tetap menjadi target market utama bagi pedagang pernik-pernik Valentine. Hari Valentine yang juga disebut hari kasih sayang tersebut selalu identik dengan cokelat, boneka, dan warna pink. Dan segala yang berbau Valentine itulah yang kini dijajakan untuk para remaja. Bahkan, tidak sedikit beberapa sekolah dan kampus menggelar acara Valentine ala mereka. Dika, salah satu remaja di

Banyuwangi menuturkan, dirinya tidak begitu terhegemoni oleh hari kasih sayang yang merupakan budaya Barat tersebut. Menurutnya, setiap hari bisa menjadi hari kasih sayang, dan kasih sayang tidak harus diberikan tanggal 14 Februari layaknya Valentine. “Valentine tidak ada pengaruhnya. Saya juga tidak ikut merayakan hari itu,” cetusnya. Namun, di lain pihak, beberapa kalangan remaja banyak yang menunggu kedatangan hari tersebut.

Mereka biasanya memanfaatkan momen Valentine itu sebagai ajang untuk menunjukkan kasih sayang mereka kepada orang yang disayang. “Biasanya ngasih cokelat ke pacar. Saya cuma ikut-ikut aja,” ujar remaja lain. Ada juga beberapa remaja yang tidak merayakan tapi tetap hadir di sebuah acara bertema Valentine. Mereka biasanya hanya ingin menikmati acara-acara yang disuguhkan, seperti pergelaran musik, sulap, dan acara sejenis kontak jodoh. Setuju ataukah tidak dengan hari kasih sayang, semua itu kembali kepada pribadi masing-masing. Kalangan remaja memiliki hak untuk menerima maupun menolak budaya tersebut. (gil/c1/bay)

GALIH COKRO/RaBa

LARIS: Para pedagang aksesori menata permen berbentuk simbol hati berwarna pink (atas). Aneka permen cokelat berwarna-warni (kiri)

Sajak-Sajak Air Mata Waktu Air mata waktu Mengalir di sungai sejarah Membawa kenangan matahari senja Ketika mengerdipkan bayang resahmu Yang terkurung di mataku Air mata waktu Menderas di bawah hujan rindu Tak reda-reda Air mata waktu Jatuh di selembar daun Lalu menetes ke jantungku : Tes!

Bukan menjauh, mereka memenuhi persyaratannya sebentar lagi pria dijuluki kaum minoritas, bukan pemimpin dan kuasanya akan ada gedung yang menduduki gubuk, atas kerasnya modernitas otak sekarang dulu tidak detikan masehi cukup cepat pada anak2 yang menggantikan peran dewasanya tanpa pantauannya, mama atau bibinya Hantaman lalu kerusakan lalu tangisan lalu kuburan lalu hilang lalu kembali lagi ada yang bilang metamorfosa kehidupan. atau rutinitas yang ‘wajar’ sandiwara Tuhan? Hyena dan anaknya pulang menjemput tanah abang berbalik badan

Asy’ari Khatib. Pengampu Bahasa Indonesia MA. Misbahul Hidayah, Suboh.

Biru Bola Terbalik Mana ujung bola? beruntun ribuan gulang gulingnya menekan, tak menyudut satu titik bukan bertemu malah bersusul belum ada usainya aku tau itu berotasi tapi selalu bisa kutemukan klimaks-klimaks yang menggusur padang protagonis bukan pendiam lagi bahkan sang sutradara ikut meng-antagoniskannya apalah Mana dasar bola? kalau mangkubumi atau spiderman tak mampu mengembalikannya seperti ada awalnya jangan pernah berlari ke ujungnya sebab bukit kecil tetap harus dilewati lintasannya, meski buram estimasinya kalau bisa merangkaklah perlahan hentikan perkembangan menyesatkan, itu Kopi masih dalam cangkir, belum pernah ada dalam botol kecap keganjalan yang kata orang semua realistis

“Bumi hampir hancur, Bunda...” Bagaimana? Immarita Dinar Fajriyani. Siswa SMPN 1 Banyuwangi peminat puisi.

Anak-anak Debu anak-anak debu lahir dari asap polusi menangis tanpa airmata ibunya kerak hitam di paru-paru alam bapaknya jelaga sepekat malam tak terpikir olehnya cinta tak tergores di nafasnya bahagia mereka yang kian remuk oleh matahari bersisik oleh sinar rembulan pada malam-malam sekarat menggali doa di kuburan ibunya anak-anak debu mengalami kelahiran kembali memecah beribu kali pada tiap nafas yang kita hembuskan. Kiki Sulistyo. Penyair Nusantara.

renungkanlah aku minta pada Allah setangkai bunga segar Allah memberiku sebatang kaktus berduri aku minta pada allah binatang mungil nan cantik Allah memberiku ulat berbulu aku sedih.... aku protes.... aku kecewa... betapa tidak adilnya ini namun kaktus itu berbunga sangat indah sekali dan ulat itu pun tumbuh berubah menjadi kupu – kupu yang teramat cantik itulah jalan Allah indahnya pada waktunya Allah tidak memberi apa yang kita harapkan tapi Allah memberikan apa yang kita perlukan sering kita sedih kecewa terluka bahkan berburuk sangka tapi jauh di atas segalanya Allah sedang merajut jalan yang terbaik untuk kehidupan kita.. lihatlah dan renungkanlah setiap peristiwa jangan hanya berdasarkan logika manusia tapi belajarlah merasakan segala sesuatu yang sedang dan atau akan terjadi dari logika Allah... Fariz. Mahasiswa STIKOM PGRI Banyuwangi.

Pelangi Senjakala sesaat jemari hujan menggigilkan benua hati yang terdampar di jalan-jalan trotoar. letihnya kerapuhan tulang-tulang jiwa mengantarkan kepergian sang pelangi. sejauh mungkin hanyutlah lembar demi lembar daun yang tak lagi menjelita podo ilingo wangine kembang-kembang melati. arum semebyur

arane Banyuwangi. ngusung gagahe Bumi Blambangan. roso tekad kanggo pembangunan. kuto Banyuwangi raino bengi sing tau sepi. Jebeng lan Thulik pating krenteg ati. milu mbangun kuto Banyuwangi. podo ilingo riko nong sejarahe. kanggo ngregani abot perjuangane. ayo tetep podo dijogo lan dibelani. rakyat Banyuwangi pating Jenggirat Tangi. Pelangi. Pembaca sastra

Lautan Biru gemericik air mengalir nyiur melambai burung-burung berkicau menyambut pagi suasana pagi begitu indah sekilas mata memandang terlihat indah dari kejauhan permata biru yang sangat luas bergelimang kekayaan bagaikan intan permata pancaran matahari membuat silau semua orang merasa senang melihat alam ciptaan Tuhan Istiqfar Nada. Siswa SMPN 1 Genteng.

patah saat harapan hilang saat keinginan pudar saat itu hatiku patah saat itu pula hatiku hancur tak tahu harus bagaimana tak tahu harus ke mana patah hatiku patah harapanku patah semuanya…. Yuladzul. Siswa SMKN 1 Banyuwangi.

Sekarang atau Nanti Sama Saja Oleh: MASHUDI * Dia jadikan malam ini sebagai sahabat yang paling karib. Dia bidik 1/3 malam yang terakhir dan hendak ditelanjangi, sendiri, tanpa seorang pun tahu. Dia bergumam, sendiri, tanpa seorang pun dengar. Dia gelengkan kepalanya, sendiri, tanpa ada yang melihat. Dia buka seluruh auratnya, sendiri, tak ada yang membantu. Dia leburkan segenap libidonya yang mengarat, hingga malam menjelang pagi. Kantuk mendera di pagi buta bukan hambatan baginya untuk memulai aktivitas rutinnya sebagai guru di sebuah sekolah menengah pertama. Baginya kantuk ini adalah kantuk yang ia ciptakan sendiri, bukan masalah. Dengan sedikit lesu karena belum sempat sarapan, meskipun istrinya yang setia telah bersusah payah pagi-pagi buta menyiapkan nasi goreng bersanding krupuk rasa terasi sisa kemarin. Baginya, datang ke sekolah sebelum anakanak tiba akan terasa lebih mengenyangkan daripada sepiring nasi goreng kerupuk terasi sajian istrinya.

Pukul 07.08 dia tiba di sekolah. Belum ada guru lain yang datang. “Pak Mas, baru tiba?” sapaan basi seorang tukang kebun yang saban hari menghadang di dekat parkiran. Setiap hari, tepatnya hampir setiap hari. Tukang kebun itu tepat di sudut itu setiap kali dia datang. Dengan sapu lidi bergagang panjang dan dengan sapaannya yang belum berubah setidaknya hingga pagi itu. “Pak Mas, baru tiba?” Dan, dengan jawaban yang belum berubah juga dia meladeni sapaan Pak Yuli, tukang kebun itu. “Mmm…(sambil tersenyum)” Terburu-buru agaknya pak guru itu menuju meja kerjanya. Dia sandarkan tas laptopnya yang sedikit kumal. Dia benahi perlahan peniti yang menyembul dilekukan bekas resleting tas yang aus oleh gesekan itu. Dia gigit juga dengan giginya yang berkarang, selembar benang

putih ndlawer yang dia pakai sebagai penguat gagang tas laptopnya. Usai berbenah, dia buka perlahan laptop edisi lamanya. “Ah…..soal untuk anak-anak ulangan nanti belum selesai.” Gumamnya lirih. Anak-anak belum masuk kelas, padahal bel masuk sudah 24 menit lalu berbunyi. Tambah satu guru yang datang, Guru BP. Dua lagi datang, guru IPS dan PPKn. Tidak berselang lama, satu per satu guru datang dan riuhlah ruang guru yang hanya berukuran 6 X 8 M itu. Tidak segera menuju kelas yang sebenarnya diolah dari google 36 menit lalu sudah mereka masuki. Duduk santai dulu sambil mengotak-atik sesuatu yang sebenarnya tidak krusial. Bongkar-bongkar buku dan LKS yang mestinya sudah

tertata di rumah. Belum lagi nambah 2 menit untuk menjawab SMS yang entah dari mana dan lebih penting mana dibanding menyampaikan ilmu di kelas. Pak Mashudi tidak terpengaruh dengan segala aktivitas di sekitarnya. Dia lebih asyik dengan persiapan soalnya yang tinggal 2 butir lagi, tetapi tidak disadari waktu untuk anak-anak pada jam belajar pertama tinggal 44 menit. Dengan langkah seperti pemburu yang telah berhasil melukai paha rusa, Pak Mashudi menuju kelas 8G. Seharusnya kelas itu sejak 49 menit lalu dia masuki dengan membawa lembaran-lembaran kertas ulangan harian. Akan tetapi, apa boleh dikata, konflik rumah tangganya membuat tugasnya mencerdaskan anak bangsa menjadi terbengkelai. Sepertiga malam yang dia gauli hampir setiap malam terasa semakin akrab. Semakin dia pahami setiap lekuknya. Semakin terasa betapa urgensinya meski hanya seperti malam itu. Dia panjatkan hasratnya. Allahu akbar, lakhaula wala kuwwata… *) Guru SMPN 2 Srono


Minggu 12 Februari 2012

BERITA UTAMA

39

HALAMAN SAMBUNGAN

Sifat Remaja Selalu Ingin Tahu ■ MINTA... Sambungan dari Hal 29

Kadispendik juga mengimbau agar fungsi guru bimbingan dan konseling lebih ditingkatkan. Selain itu, juga perlu memberi motivasi-motivasi positif kepada siswa, terutama terkait akhlak.

Motivasi tersebut bisa dilakukan semua guru sebelum dan sesudah memberikan materi pelajaran. “Saya yakin sedikitbanyak itu mampu mengerem kenakalan remaja,” terangnya. Di rumah, orang tua harus mampu mendidik dan memantau gerak-gerik anak. Oleh

karena itu, kata Fathorrachman, menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada anak sejak dini sangatlah penting. Sebab, saat anak berada di luar rumah, orang tua tidak bisa mengawasi secara terus-menerus. Menurut kadispendik, menjamurnya warung internet yang

tidak menyensor situs-situs porno juga menjadi pemicu persoalan tersebut. Sifat remaja yang selalu ingin tahu dan ingin mencoba sangat rentan jika menyaksikan adegan suamiistri. “Makanya lebih baik blokir situs-situs yang tak baik itu,” sarannya. (pri/c1/bay)

Ditawari Setengah Botol Arak ■ MABUK... Sambungan dari Hal 29

Saat memeriksa satu per satu telepon seluler (ponsel) milik sepuluh siswa itu, dua di antaranya ketahuan menyimpan file video porno. Tentu saja polisi tidak tinggal diam. Dua ponsel tersebut langsung disita. Pemiliknya baru boleh mengambil dengan syarat menghadirkan orang tuanya ke Mapolsek Srono. Kapolsek Srono, AKP Jodana, melalui Kasi Humas Bripka Sigit Suhartadi mengatakan, seluruh siswa yang terjaring dalam pesta miras tersebut langsung diberi pembinaan di Mapolsek Srono. “Mereka baru diperkenankan pulang

setelah membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya. Ponsel berisi video porno itu kita amankan dan baru boleh diambil jika orang tua siswa yang bersangkutan datang ke mapolsek, “ ujarnya. Sementara itu, kepada wartawan koran ini, MA, 16, dan DF, 16, pemilik dua ponsel berisi video khusus dewasa itu, mengaku bahwa di sekolahnya jarang dilakukan razia ponsel. Oleh karena itu, mereka bisa leluasa menyimpan film bokep. “Setahu saya, di sekolah hanya sekali ada razia. Itu pun yang disita oleh guru hanya hand phone teman saya yang tertangkap basah memutar film porno di halaman sekolah,” ujar MA.

Menurut MA, dirinya dan sembilan rekannya sebenarnya tidak berniat mabuk-mabukan miras. Mereka secara tidak sengaja bertemu seseorang yang menawari setengah botol arak. “Jadi, kami sebenarnya tidak berniat minum miras. Lagian araknya cuma sedikit, kami minum bersepuluh pasti tidak mabuk,” kilahnya. Sementara itu, seorang guru di sekolah yang bersangkutan membantah pihaknya tidak pernah menggelar razia ponsel. “Hampir setiap selesai upacara bendera kami lakukan razia. Bahkan, beberapa hari lalu kami menyita ponsel siswa yang menyimpan film tidak senonoh,” ujarnya saat berada di Mapolsek Srono kemarin. (sgt/c1/bay)

Berharap Situasi Kembali Normal ■ RP 84 JUTA... Sambungan dari Hal 29

“Kita berangkat ke sini merogoh uang dari kantong sendiri, karena uang yang terkumpul dari para fotografer seluruh Indonesia itu adalah hak mere-

ka,” bebernya. Kemarin, perwakilan komunitas fotografer se-Indonesia yang menuju PT. Candi Ngrimbi adalah tujuh orang. Mereka adalah Mudakir, M. Suja’i, Thomas, Mualifi, Lisa, Yudit, dan Edwin. “Kita berada di Banyuwangi sejak

Kamis lalu,” ujar Mudakir. Para penambang bersyukur atas bantuan tunai yang diberikan komunitas fotografer tersebut. Seorang penambang belerang mengatakan, pihaknya berharap semoga Gunung Ijen segera kembali normal, se-

hingga para penambang dapat kembali bekerja seperti sedia kala. “Kita sudah dua bulan lebih kehilangan pekerjaan. Mudah-mudahan semua ini segera kembali normal,” ujar Asdimo, salah satu penambang belerang. (gil/c1/bay)

Pentas Seni Selama 8 Bulan ... ■ KUNJUNGAN... Sambungan dari Hal 29

Sementara itu, destinasi wisata Banyuwangi yang menjadi favorit wisatawan mancanegara tetap tidak mengalami pergeseran, yakni kawah Ijen dan Pantai Plengkung atau G-Land. Kedua destinasi itu, kata Suprayogi, masih memiliki magnet cukup tinggi bagi wisatawan mancanegara, khususnya turis dari negara-negara Eropa. Meskipun aktivitas pendakian Gunung Ijen saat ini ditutup, tapi itu tidak banyak mempengaruhi kunjungan wisatawan

ke Banyuwangi. Sebab, sejak Gunung Ijen dinyatakan terlarang bagi semua aktivitas hingga kini bukan peak season (musim puncak) kunjungan turis. Suprayogi mengaku sudah berkoordinasi dengan beberapa agen perjalanan wisata dan hotel agar mereka tetap menerima calon wisatawan Ijen. Namun demikian, wisatawan tidak boleh ngotot memasuki area terlarang Gunung Ijen. Mereka bisa membawa wisatawan asing ke destinasi wisata lain yang sejenis. Sebab, Banyuwangi masih memiliki ba-

nyak destinasi wisata alam yang tidak kalah menarik dibanding Gunung Ijen. Untuk mendongkrak kunjungan wisata tahun 2012, Disbudpar telah mempersiapkan berbagai program kebudayaan dan seni Banyuwangi. Program yang diberi nama “Aktualisasi Seni dan Budaya” itu akan digelar secara periodik selama delapan bulan ke depan. Aktualisasi seni dan budaya tersebut sudah dimulai sejak tadi malam di sisi timur Gesibu Blambangan. Aktualisasi pertama yang digelar tadi malam adalah pesona tari Banyuwangi.

Penyaji aktualisasi perdana itu adalah gabungan guru seni tari se-Banyuwangi. Selama ini, mereka tidak pernah tampil dan hanya berperan di belakang panggung. Namun, tadi malam puluhan guru seni itu tampil di depan layar, dan cukup memukau pengunjung dengan berbagai atraksi seni yang dipertontonkan. Pada 25 Februari 2012 mendatang akan digelar pentas kuntulan caruk. “Langkah awal, kita agendakan selama satu semester dulu hingga 25 Agustus 2012 mendatang,” tegas Suprayogi. (afi/c1/bay)

Bahan Baku Didatangkan dari Luar Daerah ... ■ EKSIS... Sambungan dari Hal 29

Di depan rumah tersebut tampak tiga orang yang tengah sibuk. Seorang pria sangat serius memotong dan melipat tripleks. Potongan kayu lapis itu disusun menjadi berbagai bentuk; ada yang berbentuk bulat, kotak, dan lebar memanjang. Lelaki bernama Susiyadi, 54, itu merupakan salah satu perajin jam dinding berbahan dasar kerang laut. Selama ini, dia mengaku sudah puluhan tahun menggeluti usaha kerajinan kerang tersebut. Mulanya, di tahun 1982, dia hanyalah seorang pemuda biasa. Selepas lulus SMA, dia kesulitan mencari pekerjaan. ‘’Saya nekat membuka usaha sendiri, asal tidak menjadi beban orang tua,’’ kenangnya. Waktu itu, memang masih belum banyak yang mengenal kerang laut. Suami Sumarni, 47, itu mencoba membuat aksesori berbahan kerang. Bagi dia, kerang laut mempunyai nilai seni tersendiri. Kini dia bisa menyulap kerang menjadi bermacam bentuk jam dinding dengan berbagai aksesori. Semula, kerajinan buatannya hanya di-

jual di kawasan wisata Pasir Putih. Lamalama dia mampu melebarkan sayapnya. Kini, dia telah eksis dan mampu bertahan menekuni bisnis kerajinan kerang tersebut. Yang membuatnya bangga, kini Susiyadi mampu mempekerjakan sejumlah tetangganya. Dia bangga karena dia bisa mengurangi pengangguran. “Alhamdulillah, sekarang saya bisa mempekerjakan delapan pegawai,’’ ujarnya. Meski pembuatan jam dinding berbahan kerang cukup sulit, tapi harga yang ditawarkan Susiyadi relatif terjangkau. Jam-kerang buatannya dibanderol mulai Rp 15 ribu sampai Rp 27 ribu per unit. Harga tersebut tergantung model dan ukurannya. ‘’Yang paling mahal cuma Rp 27 ribu,’’ katanya. Sekarang, distribusi kerajinan buatan Susiyadi sudah merambah berbagai daerah. Bahkan, jam dinding berbahan kerang made in Susiyadi sudah menembus pasar luar Jawa. ‘’Yang pesan rutin adalah dari Surabaya, Bali, Jakarta, dan Lampung. Pesanan dari daerah lain yang dekat-dekat hanya musiman,’’ terangnya. Sementara itu, omzet yang diraup Susiyadi atas usaha yang dilakoninya sudah

menembus angka Rp 50 juta per bulan. Bahkan, dia kerap kewalahan memenuhi order yang sangat membeludak. Untuk mengatasi hal itu, dia mempekerjakan para tetangga untuk memenuhi pesanan tersebut. Walhasil, kini usaha tersebut tergolong berhasil mengangkat ekonomi masyarakat sekitar. Susiyadi menuturkan, awalnya masalah dana menjadi hambatan serius bagi dirinya dalam mengembangkan usaha tersebut. Namun, karena ulet dan kerja keras tak kenal menyerah, dia bisa mengatasi masalah tersebut dan akhirnya bisa mandiri. ‘’Kuncinya telaten. Kalau tidak, ya tidak bisa seperti sekarang ini,’’ paparnya. Susiyadi mengatakan, kerang yang digunakan sebagai bahan dasar kerajinan yang dia buat didatangkan dari luar daerah. Bahan lain, seperti tripleks, kayu, dan lem, juga didatangkan dari luar daerah. Dengan mendatangkan bahan baku dari luar justru bisa menekan biaya produksi dibanding jika membeli bahan baku di pasar lokal. ‘’Kalau tripleks saya beli di Mojokerto, karena di sana lebih murah,’’ paparnya. (c1/bay)

Akan Klarifikasi Senin Besok ■ BELUM... Sambungan dari Hal 29

‘’Sebab, mereka masih di bawah umur sehingga belum punya SIM,” jelas Agus. Agus menambahkan, Dinas Pendidikan Banyuwangi juga sudah melarang siswa SMP membawa motor ke sekolah. “Kasus yang dialami DBS patut dijadikan pelajaran bagi wali mu-

rid supaya tidak mengabaikan peraturan tersebut,” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, DBS, 13, ditangkap anggota Polsek Blambangan Jumat lalu (10/2). Siswa kelas VIII yang tinggal di Perumahan Kebalenan Indah itu diduga mencuri motor Suzuki FU bernopol P 4094 ZH milik teman sekelasnya. “Motor yang sempat dibawa tersangka sudah kita amankan,” cetus

Kapolsek Blambangan, AKP Ary Murtini, melalui Kasi Humas Aiptu Monip. Pencurian yang dilakukan pelajar itu sebenarnya terjadi Rabu lalu (8/2). Saat kejadian, motor milik Riski itu dititipkan di rumah Hanisa di belakang SMPN 4 Banyuwangi. Sehari sebelum kejadian, DBS mencuri kunci kontak motor tersebut di tas Riski. (gil/abi/c1/bay)

Makanan Bukan untuk Dibuang ■ DILARANG... Sambungan dari Hal 40

Ada dua hal yang ditanamkan. Yakni, ajakan kembali kepada Allah dengan taubatan nasuha. “Saya minta kepada nelayan untuk membawa kapal beribadah ke Allah, minimal hadir di tengah-tengah peringatan Maulid Nabi,” terangnya. Para nelayan diajak berzikir di perahu menghadap kiblat agar mendapat pencerahan, pengampunan dan bantuan dari Allah. “Tak ada yang mampu membantu dan menyelesaikan persoalan kecuali Allah,” terangnya.

Dikatakan, sejumlah prosesi baru dalam ruwatan laut ada makna filosofinya. Misalnya, prosesi mengelilingi perahu sembilan kali. Itu mengadopsi tawaf atau mengelilingi Baitullah. “Allah menyuruh kita melakukan tawaf atau mengelilingi Kakbah sebanyak tujuh kali,” imbuhnya. Itu memiliki makna, manusia menjalani kehidupan di dunia atas kehendak-Nya. Manusia harus memiliki keinginan memutari dunia mengikuti ritme ilahiah agar tidak tersesat. Tentang larangan melarung makanan ke tengah laut, itu sebenarnya sesuai anjuran

Nabi Muhammad. Makanan untuk dinikmati oleh manusia, bukan dibuang. “Barang siapa makan dan merasakan nikmatnya makanan itu, merasa puas dan sampai melafalkan Alhamdulillah, maka ucapan itu akan menyentuh langit,” terangnya. Perbuatan yang semacam itu, kata Gus Naim, sangat dihormati Allah. lalu, Dia akan sangat respek memberikan taufiq dan pertolongan-Nya. “Kita dilarang menyia-nyiakan makanan apalagi menghambur-hamburkan. Karena itu bukan ciri khas dari ajaran Islam,” paparnya. (pri/c1/bay)

Nasi Dimakan Awak Kapal ■ MENGITARI... Sambungan dari Hal 40

Putra KH. Abdul Muiz ini juga melarang sesaji yang dibawa para nelayan dibuang ke laut. Barang-barang itu setelah berdoa diminta untuk diberikan kepada nelayan agar bisa dinikmati. “Insyaallah itu lebih membawa keberkahan,” katanya. Kiai lulusan Institut Agama EDY SUPRIYONO/RaBa Islam Negeri (IAIN) Sunan TANPA PELARUNGAN: Makanan yang dibawa ini tidak dibuang Ampel itu lalu mulai mengirim- ke laut, melainkan disantap bersama awak kapal. kan Al-Fatihah kepada Rasulullah dan sejumlah nama. Dilanjutkan masih tetap memegang sesaji yang dibawanya. pembacaan zikir dan puji-pujian terhadap Nabi Begitu lengkap sembilan kali, sesaji itu kemudian Muhammad SAW. Ruwatan laut memang diberikan kepada awak kapal yang sejak awal juga dibersamakan dengan acara peringatan Maulid mengikuti prosesi ruwatan laut. “Tiap kapal beri Nabi di Pesantren yang memiliki ribuan santri ini. lima (sesaji),” kata Kiai Abu Naim. Nah, saat berdiri melantunkan puji-pujian Masyarakat yang memiliki kapal juga mendaterhadap Nabi Muhammad itulah para nelayan patkan sesaji tersebut. Mereka kemudian meyang tadinya berdiri di pantai mulai bergerak ngantarkannya ke kapal agar bisa dimakan oleh para mengelilingi seluruh perahu yang ada dari arah awak kapal. “Ini nasi barokah mau ditaruh di kapal, kanan ke kiri sebanyak sembilan kali. Mereka diberi kiai tadi,” tutur salah seorang ibu. (pri/c1/bay)

BATUK SELAMA 2 TAHUN KINI HILANG BERKAT SUSU MILKUMA TANPA kita sadari, semakin tingginya usia seseorang, imunitas tubuh pun menjadi berkurang sehingga rentan terserang penyakit. Oleh karenanya kita harus mulai menerapkan kebiasaan-kebiasaan baik, salah satunya adalah minum susu Milkuma 2 gelas sehari. Hj. Mimin Mintarsih, seorang ibu rumah tangga, punya pengalaman yang mungkin dapat kita ambil manfaatnya, “Sejak 2 tahun yang lalu, sepulang ibadah haji, saya seringkali batuk. Kalau ditahan sampai keluar air mata, dada sebelah kanan jadi terasa sakit.” Ujar nenek 11 cucu tersebut. Namun kini, ia sudah tidak lagi menderita keluhan tersebut, “Setelah 6 bulan minum Milkuma, sekarang saya tidak lagi merasakan keluhannya, batuk sudah hilang...” Terang wanita berusia 67 tahun yang masih rutin berolah raga tersebut. Rupanya dari salah seorang anaknya, ia mengetahui manfaat susu Milkuma ini. Ia kemudian tertarik mencoba. Dengan tubuh yang sehat, kini Hj. Mimin dapat menjalani aktifitasnya dengan nyaman. Ia pun mengajak orang lain untuk merasakan manfaat susu Milkuma ini, “Mari kita sehat bersama Milkuma.” Ajak warga Kp. Binuang, Desa Kersamanah, Kec. Kersamanah, Kab. Garut tersebut. Milkuma adalah minuman serbuk susu ettawa yang diproses secara alami, tanpa pemanis buatan. Bahan dasarnya adalah susu Ettawa dan Gula Aren. Banyak masyarakat kita yang belum mengetahui tentang manfaat yang terkandung dalam

susu ettawa. Berbeda dengan susu sapi, sesungguhnya susu ettawa memiliki kandungan gizi yang lebih unggul, baik dari segi protein, energi, maupun lemak yang mendekati air susu ibu (ASI). Susu Ettawa mengandung Zincum (Zn) pembentuk imun dalam tubuh (pertahanan tubuh), serta kaya dengan lactoglobulin penahan protein penyebab alergi. Susu ettawa pun merupakan sumber Riboflavin, vitamin B yang penting untuk produksi energi. Satu gelas susu ettawa memasok 20,0% dari nilai harian Riboflavin. Fluorine yang terdapat dalam susu ettawa bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh serta membantu pencernaan dan tidak menimbulkan dampak diare pada orang yang mengkonsumsinya. Selain diproses secara alami, pakan ternak yang diberikan pun organik, sehingga menghasilkan susu yang lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan. Ditambah dengan kandungan Gula Aren bemutu tinggi sebagai pemanisnya, menjadikan Milkuma sebagai pilihan bijak untuk kesehatan. Dapatkan informasi lengkap tentang Milkuma di www. milkuma.com. Saat ini Anda bisa mendapatkan Milkuma di Apotek2 juga Toko Obat terdekat dikota anda, atau hubungi, Jatim; 082120862055. Banyuwangi, 081217957505; Apt Drajat Farma Jl. Gajahmada, Apt Dunia Sehat Jl. Jend Sudirman, Apt Asia Jaya Jl. Rogojampi, Apt Raya Jl. PB Sudirman. Depkes RI No. PIRT. 6.09.3328.01.395.


MINGGU ● 12 FEBRUARI 2011 ● HALAMAN 40

FOTO-FOTO: EDY SUPRIYONO/RaBa

RELIGIUS: Masyarakat pesisir menggelar acara ruwatan laut di pantai Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, Rabu lalu.

Mengitari Perahu Sembilan Kali DALAM prosesi ruwatan laut masyarakat yang membawa sesaji harus turun ke pantai. Bahkan, kaki mereka harus menyentuh air laut. Mereka berdiri berjejer layaknya saf orang salat berjamaah. Dari sebuah pentas kecil berukuran tak sampai tiga meter itu, KH. Abu Naim Muiz memberikan pengarahan sekaligus pencerahan tentang ruwatan laut. “Setelah ini semoga tak ada lagi musibah di laut,” katanya dengan bahasa Madura ■  Baca Mengitari...Hal 39

Ruwatan Religius Agar Laut Lebih Ramah S ITUBONDO - Petik laut biasanya identik dengan acara menghamburhamburkan makanan sebagai bentuk persembahan. Sesaji dilarung ke tengah laut, kemudian menjadi rebutan para nelayan demi mengharap berkah. Namun, tidak demikian dengan ruwatan laut yang dilakukan masyarakat pesisir Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo. Ruwatan yang digelar Rabu lalu (8/2) itu sangat religius dan penuh makna filosofi. Ruwatan laut yang dipimpin KH. Abu Naim Muiz itu memang tergolong istimewa. Sebab, belum pernah dilakukan sebelumnya. Masyarakat datang menemui Pengasuh Pesantren Al-Munir tersebut agar digelar ruwatan laut, karena kini laut tak lagi menjadi tempat yang ramah bagi masyarakat. “Bentuk ketidakramahannya bermacam-macam, mulai kecelakaan karena badai dan ombak besar, hingga ikan tangkapan nelayan minim,” terang Sukarli, salah seorang nelayan, menggu-

xzghf’kl[;

PEMUKA AGAMA: KH. Abu Naim Muiz memimpin doa bersama di pesisir Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur.

nakan bahasa Madura. Menurut dia, ruwatan laut sebenarnya juga menghormati tradisi yang sudah dilakukan para leluhur. “Intinya kita berdoa memohon keselamatan dan keberkahan,” imbuhnya. Acara dimulai sekitar pukul 15.00. Masyarakat pesisir berduyun-duyun membawa berbagai jenis sesaji,

mulai nasi tumpeng hingga buahbuahan. Mereka menuju pantai di sebelah utara Pesantren Almunir. Di sana sudah berjejer kapal-kapal nelayan. Ada sebuah rangkaian bambu yang dibentuk layaknya pentas. Setelah itu, KH Abu Naim Muiz memimpin doa. Tidak seperti petik laut yang peraya-

annya terkesan wah, ruwatan laut yang dilakukan masyarakat Pesisir Desa Kalianget tampak sederhana. Tak ada barang istimewa dalam sesaji yang mereka bawa. Bahkan, ada nasi tumpeng yang hanya dilengkapi lauk ikan laut goreng. “Kata Kiai semampunya. Jangan memaksakan kemampuan,” terang salah seorang perempuan. (pri/c1/bay)

Dilarang Ada Sesaji

UNIK: Warga berjalan mengelilingi perahu sebanyak sembilan kali sambil membawa makanan. xgf;lm;l

Media PDKT Kepada Allah RUWATAN laut sebagai salah satu media mendekatkan diri kepada Allah. Oleh karena itu, ritual tersebut seharusnya tidak hanya dilakukan pada saat nelayan dilanda bencana. “Ruwatan sebetulnya tidak hanya dilakukan saat ada bencana. Kata Rasulallah, lebih baik meminta perlindungan sebelum terjadi daripada meminta perlindungan setelah terjadi,” ujar Gus Naim. Oleh karena itu, sesuai permintaan masyarakat, dari sekarang ruwatan laut akan diadakan setiap tahun. Kegiatan ini memang harus dibiasakan sebagai upaya mendekatkan diri kepada Allah. “Ada cara-cara yang diajarkan agama agar kita bisa senantiasa dekat dengan pemilik jagat raya ini,” terangnya. (pri/c1/bay)

cxgh;lmkpl[

ISLAMI: Kesenian musik hadrah ikut meramaikan ruwatan laut di pantai Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur.

MENDEKAT kepada Tuhan sering kali sebagai jalan terakhir yang dilakukan manusia saat segala upaya yang dilakukan tak membuahkan hasil. Saat musibah datang, masyarakat mencoba melakukan ruwatan laut. KH. Abu Naim Muiz mengaku, ruwatan laut merupakan permintaan masyarakat pesisir. Itu terkait munculnya musibah alam yang sangat signifikan dan terkesan tak bisa dinalar. “Masyarakat banyak yang datang minta solusi, khususnya yang punya perahu,” terang pria yang akrab dipanggil Gus Naim itu ■  Baca Dilarang...Hal 39


Radar Banyuwangi 12 Februari 2012