Issuu on Google+

SELASA 10 APRIL

25

TAHUN 2012

Ogah Pindah dari Jalan A Yani B ANYUWANGI - Beberapa pedagang kaki lima (PKL) mendatangi gedung DPRD Banyuwangi kemarin (9/4). Mereka mengadukan nasibnya gara-gara dilarang berjualan di sepanjang tepi ruas jalur poros. Saat datang ke gedung DPRD, para PKL mendesak agar Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 35 Tahun 2011 tentang penertiban PKL segera dicabut. Alasannya, tidak pernah ada kesepakatan antara PKL dan pemkab terkait penertiban tersebut. “PKL digusur terus,” ujar juru bicara PKL, Suroyo. Menurut Suroyo, PKL yang mengadukan nasibnya ke DPRD itu tak hanya mereka yang biasa mangkal di Jalan A. Yani. Dia mengklaim bahwa mereka juga mewakili PKL yang berjualan di Jalan Adi Sucipto, Jalan Basuki Rahmat, dan Jalan Yos Sudarso. “Semua PKL tidak terima kalau digusur,” katanya. Pemerintah berencana menggusur semua PKL yang berjualan di sepanjang jalan poros. Tetapi, untuk sementara yang diminta segera pindah adalah para PKL di Jalan A. Yani. Bahkan, pemkab sudah menetapkan bahwa seluruh PKL dilarang berjualan di sepanjang tepi jalur poros sejak 10 April 2012 (hari ini). “Surat itu datangnya mendadak,” katanya. Suroyo membantah bahwa sudah ada kesepakatan antara PKL dan pemkab pada 7 April 2012 lalu. Menurutnya, pertemuan itu sebenarnya tidak membuahkan hasil. Itu karena PKL yang berjualan di Jalan A. Yani tetap menolak dipindah. “Tidak ada kesepakatan. Kita menolak dipindah,” ujarnya ■

GALIH COKRO/RaBa

 Baca Ogah...Hal 35

MENGELUH: Beberapa PKL yang mangkal di Jalan A. Yani mendatangi gedung DPRD Banyuwangi kemarin. Mereka menolak direlokasi ke jalan Brigjen Katamso dan jalan Sutoyo.

PASUTRI: Saukir Effendi dan Kusniah diamankan di Mapolres Banyuwangi kemarin.

Raup Rp Rp10 10Juta JutaSetiap per Minggu Pekan Omzet Judi Togel Pasutri di Glagah

Bandar Togel Glagah

GLAGAH - Polisi membongkar praktik judi toto gelap (togel dengan omzet lumayan gede di Kecamatan Glagah, Banyuwangi, kemarin (9/4). Tersangkanya adalah pasangan suami istri (pasutri) Saukir Efendi, 55, dan Kusniah, 45, warga Dusun Kebonan, Desa Paspan. Pasutri itu mengaku setiap pekan biasa meraup omzet sekitar Rp 10 juta dari judi togel. Demi kepentingan pemeriksaan, pasutri tersebut diamankan di Ruang Tahanan (Rutan) Polres Banyuwangi ■

Tersangka:  Saukir Efendi, 55 th.  Kusniah, 45 th. Alamat: Dusun Kebonan, Desa Paspan, Kec. Glagah. Omzet: Rp 2 Juta/hari Bukti: - Uang Rp 6.107.000 - Ponsel Nokia C3 - Ponsel Nokia 5130 - rekapan togel : 4 lembar

 Baca Raup...Hal 35

TRY OUT SMP

Wilker Blambangan Kirim 1311 Peserta BANYUWANGI - Sebanyak 1311 siswa dari wilayah kerja (wilker) Blambangan siap mengikuti try out unas SMP-MTs yang digelar Radar Banyuwangi. Rencananya, try out yang bekerja sama dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP se-Kabupaten Banyuwangi itu akan dihelat Senin depan (16/4). Ketua Wilker Blambangan yang juga Kepala SMPN 2 Muncar, Endi Sunarto mengatakan, wilker Blambangan siap menyukseskan try out SMP-MTs se-Banyuwangi. Pihaknya mengirimkan 1311 siswa dari beberapa SMP di Kecamatan Muncar dan sekitarnya ■  Baca Wilker...Hal 35

Peserta Try Out Wilker Blambangan SMPN 2 Muncar : 166 peserta SMPN 3 Muncar : 40 peserta SMPN 4 Muncar Satap: 10 peserta SMPN 2 Srono : 117 peserta SMPN 1 Purwoharjo : 171 peserta SMPN 2 Purwoharjo : 185 peserta SMPN 1 Tegaldlimo : 118 peserta SMP PGRI Cluring : 186 SMPN 2 Tegaldlimo : 177 peserta SMPN 1 Cluring : 94 peserta SMP Islam Alma’arif Srono: 47 peserta

ADA APA LAGI

Ban Kempis, Jambret Benjut Dihajar Massa TEGALDLIMO - Apes benar nasib penjambret yang satu ini. Gara-gara ban sepeda motor yang dikendarai kempis sesaat setelah melancarkan aksi kriminal, Adi Sutikno, 33, warga Dusun Gladakkembar, Desa Purwoagung, Kecamatan Tegaldlimo, menjadi samsak hidup massa. Tak ayal, wajah pria yang satu itu benjut dihujani bogem mentah warga yang geram atas perbuatannya. SIGIT HARIYADI/RaBa Informasi yang berSutikno hasil dikumpulkan wartawan koran ini menyebutkan, aksi penjambretan terjadi pukul 07.00 kemarin (9/4). Korbannya adalah Supini, 40, warga Dusun Kaligung, Desa Kendalrejo, Kecamatan Tegaldlimo ■  Baca Ban...Hal 35

http://www.radarbanyuwangi.co.id

FOTO-FOTO: GALIH COKRO/RaBa

BANYAK: Ponsel, rekapan, dan uang Rp 6 juta lebih disita polisi.

Surat Jeriken tak Berdasar Hukum Petani Bongkoran Demo di Kecamatan

BANYUWANGI - Penggunaan surat keterangan dari pemerintah desa dan kecamatan oleh para pengecer bahan bakar minyak (BBM) saat membeli minyak di SPBU ternyata tidak memiliki dasar hukum yang jelas. Pemerintah dan PT. Pertamina ternyata tidak pernah mengeluarkan aturan itu. Hal itu terungkap dalam rapat dengar pendapat (hearing) yang digelar anggota Komisi II DPRD Banyuwangi bersama eksekutif kemarin (9/4). Pihak eksekutif diwakili kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pertambangan, Hary Purnomo, dan Asisten Administrasi, Perekonomian, dan Kesejahteraan Setkab (Asmin), Suhartoyo. Dalam hearing yang digelar di ruang komisi II tersebut hadir Wakapolres Kompol M. Aldian dan perwakilan PT. Pertamina Depot Tanjung Wangi, Ketapang. “Hearing ini menyikapi keluhan para pengecer,” terang Ketua Komisi II, Ismoko. Meski tidak jelas dasarnya, sales pemasaran PT. Pertamina Depot Tanjung Wangi, Sindu Priyo, tetap meminta pembelian BBM di SPBU oleh para pengecer menggunakan surat keterangan dari pemerintah desa/kelurahan dan kecamatan. “Ini untuk menjaga agar tidak terjadi penyalahgunaan BBM bersubsidi,” dalihnya. Untuk menengahi persoalan itu, Wakapolres Kompol M. Aldian me-

Klaim Tanah HGU Kapuk Miliknya

GALIH COKRO/RaBa

RAPAT: Perwakilan PT Pertamina Depot Tanjung Wangi saat hearing di DPRD Banyuwangi kemarin.

ngusulkan agar pembelian BBM bagi para pengecer tetap menggunakan surat keterangan. “Surat keterangan itu cukup dari desa atau kelurahan,” katanya. Surat keterangan dari desa, jelas dia, karena pemerintah desa lebih

mengetahui pengecer di desanya. Bagi yang bukan pengecer, diminta tidak dibuatkan surat keterangan. “Membeli BBM menggunakan jeriken benar-benar hanya untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya ■  Baca Surat...Hal 35

WONGSOREJO - Petani dari Lingkungan Bongkoran, Dusun Karangrejo Selatan, Desa/ Kecamatan Wongsorejo, berunjuk rasa di kantor Kecamatan Wongsorejo kemarin. Para pendemo menuntut pemerintah agar memperhatikan nasib petani Bongkoran terkait sengketa lahan yang mereka tempati sekarang. Demo yang diikuti sekitar 100 orang itu berlangsung singkat. Massa datang diangkut truk dan naik sepeda motor. Begitu sampai di kantor Kecamatan Wongsorejo, pendemo berorasi sembari mengacungkan poster. “Ini tanah leluhur kami. Ini tanah adat kami. Kami tak mau pindah,’’ teriak pendemo. Ada beberapa tuntutan yang disampaikan pendemo. Antara

lain, mereka minta pemerintah agar segera mengukur kembali tanah yang mereka tempati. Kedua, pendemo tidak mau pindah karena mengklaim tanah yang mereka tempati adalah miliknya. Nenek moyang mereka lama tinggal di situ dan dianggap yang membabat alas. “Ini tanah leluhur kami. Berpuluhpuluh tahun kami tinggal di sini,’’ kata Yateno, koordinator pendemo. Demo kemarin berlangsung damai. Meski begitu, puluhan personel dari Polres Banyuwangi diterjunkan untuk mengamankan unjuk rasa tersebut. Kades Wongsorejo dan camat Wongsorejo sempat menemui pendemo. Keduanya merespons tuntutan pendemo. Mereka berjanji akan menampung aspirasi petani Bongkoran tersebut. Ternyata warga kurang puas dengan jawaban kedua pejabat tersebut ■  Baca Petani...Hal 35

Kiai Sofyan Miftahul Arifin di Mata Orang-Orang Terdekat (3)

Tanya Kerikil yang Dikumpulkan Selama Dua Tahun Tahlil atas wafatnya KH. Sofyan Miftahul Arifin hingga tujuh hari ke depan berbeda dengan biasa. Sebab, sebelum tradisi warga Nahdliyin itu digelar, masih ada pembacaan seratus ribu surat Al-Ikhlash. EDY SUPRIYONO, Panji

KIAI Sofyan Miftahul Arifin dikenal sebagai kiai ahli ilmu tauhid dan tasawuf. Banyak bacaan yang menjadi amalan sehari-hari. Dengan amalan-amalan itu, dia yakin pertolongan Allah akan datang. Amalan-amalan itu juga diwaris-

permintaan khusus terkait amalan-amalan yang diyakini keistimewaannya. Dia meminta dibacakan surat AlIkhlas sebanyak seratus ribu kali setiap tahlil. Ritual yang akrab disebut sarwah shomadiyah itu merupakan permintaan Kiai Sofyan sendiri pada dua hari menjelang wafat. “Tibatiba Kiai memanggil khaddam (asisten)-nya saat berada di Madinah. Dia menanyakan batu EDY SUPRIYONO/RaBa kerikil sebanyak seratus WASIAT: Seratus ribu batu kerikil untuk menghitung bacaan surat Al-Ikhlas. ribu yang dikumpulkan dan diamalkan masyarakat. i sepanjang hidupnya. Tidak banyak kannya sejak dua tahun silam,” Salah satu yang sudah tak asing lagi orang yang bisa melakukan hal se- terang Lora Ali Yafi, keluarga Pesanadalah amalan Selawat Nariyah. perti itu. Pada detik-detik menjelang tren Mamba’ul Hikam, Panji Kidul, Banyak amalan yang di-istiqomah- akhir hayat pun, Kiai Sofyan memiliki kemarin ■  Baca Tanya...Hal 35

Surat izin pembelian BBM dengan jeriken ternyata tak berdasar hukum

Ini baru namanya negeri jeriken alias Republik BBM

PKL ogah pindah dari Jalan A Yani

Coba ditawari pindah ke laut, siapa tahu berkenan

email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


26

Selasa 10 April 2012

Menengok Pembangunan di Desa Parijatah Wetan, Kecamatan Srono

Swadaya Masyarakat Tinggi, Berhasil Bangun 32 Jembatan PARIJATAH WETAN – Julukan “Desa katno, pembangunan suksesno. Saiki sing Swadaya” tampaknya layak disematkan zamane wong adol lambe, ongkangkepada Desa Parijatah Wetan. Sebab, ongkang lan aclak-aclakan (Paman-bibi, seluruh komponen masyarakakak-adiuk, dan teman-teman kat di salah satu desa di Kecasemua, ayo giat bekerja. Tingmatan Srono itu dikenal mekatkan kerja bhakti, sukseskan miliki tingkat gotong-royong pembangunan, sekarang sudah yang sangat tinggi dalam bukan zamannya orang hanya segala aspek pembangunan di pandai berucap, hanya berdesa mereka. pangku tangan dan bermalasBuktinya, penduduk setemmalasan, Red)”, masyarakat pat tidak segan menyumbasetempat semakin bersemangat ngkan uang pribadinya untuk menyukseskan pembangunan membiayai program pembadi desa mereka. Ahmad Musairi ngunan di desa yang mereka Salah satu pembangunan fisik cintai itu. Dengan bergotong-royong, yang paling mentereng yang berhasil warga Desa Parijatah Wetan telah berhasil diselesaikan dengan bantuan dana swamembangun 32 jembatan, 5 gedung daya masyarakat adalah jembatan setaman kanak-kanak (TK), 9 masjid, dan panjang 48 meter yang menghubungkan 40 musala. Desa Perijatah Wetan dengan Desa Aliyan, Ditopang slogan yang selalu diucapkan Kecamatan Rogojampi. Dengan lebar 3,5 Kades Parijatah Wetan, H. Ahmad Mu- meter dan tinggi 18 meter, jembatan yang sairi, yang berbunyi “Paman-Bibik, berlokasi di Dusun Bongkoran, ini secara Kakang-Adik, lan kanca-kanca kabeh, kasat mata dapat ditaksir menghabiskan pada tandango gawe. Kerja bhakti ting- dana miliaran rupiah. Padahal, dana

CERMIN DIRI

Tindakan Terpuji Para Pengamen INI peristiwa yang patut mendapat apresiasi. Demi menjaga nama baik pengamen jalanan, beberapa pengamen nekat menangkap teman sprofesinya yang terlibat kejahatan. Tindakan terpuji itu terjadi di perempatan lampu merah Desa Maron, Kecamatan Genteng, kemarin. Para pengamen tersebut menangkap seorang pengamen asal Dusun Krajan, Desa Gumirih, Kecamatan Singojuruh, bernama Roni Jaya. Dia dianggap dapat merusak citra para pengamen, karena terlibat aksi pembobolan toko di Pasar Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru. Bahkan, aksi penangkapan itu tidak mereka lakukan sendiri. Melainkan bersama-sama dengan aparat kepolisian. Apa yang dilakukan para pengamen di Genteng itu perlu ditiru oleh pengamen-pengamen lain yang mangkal di tempat-tempat lain. Sebab, pengamen adalah sebuah profesi yang bisa mengasilkan uang dengan cara menjual suara. Profesi ini mirip dengan seorang penyanyi yang juga menjual suaranya ke khalayak. Bedanya, pengamen biasanya menjajakan suaranya di perempatan-perempatan atau dari rumah ke rumah, namun kalai artis bisanya mereka menjual suaranya di panggung-panggung hiburan, kaset, dan televisi. Nah, jika profesi ini dinodai dengan perilaku jahat dari oknum-oknum pengamen, maka citra pengamen akan rusak di mata masyarakat. Saat ini saja, pengamen seringkali dikaitkan dengan perilaku negatif. Seperti dekat dengan kriminalitas, pemabuk, pecandu narkoba, perokok, dan lain-lain. Tentu saja anggapan seperti ini tidak sepenuhnya benar, namun juga tidak sepenuhnya salah. Karena itu, untuk menjaga “nama baik” pengamen, seluruh pengamen harus bersatu padu untuk memerangi para pengamen yang sering berlaku jahat. Tidak saja memerangi pelaku kejahatan besar seperti yang dilakukan Roni Jaya yang membobol sebuah toko, tetapi juga ikut menjauhi kejahatan kecil seperti menggedor-gedor pintu mobil, memaksa orang memberi uang, mabuk-mabukan, dan menjadi pecandu narkoba. Alangkah terhormatnya profesi pengamen jika para pengamen sendiri dapat melakukan tindakan sangat terpuji. (*)

“resmi” dari pemerintah hanya senilai Rp 421 juta. Rinciannya, Rp 350 juta dari dana PNPM Mandiri, ditambah Rp 35 juta dan Rp 36 juta dari ADD tahun anggaran 2010 dan 2011. “Padahal kami tidak menarik biaya swadaya tahunan dari masyarakat, seperti halnya desa-desa yang lain. Tetapi pada prakteknya, pembangunan yang berhasil dibiayai dengan swadaya masyarakat kami, nilainya sangat besar,” ujar Kades Musairi, bangga. Bukti konkrit lainnya, dua unit TK di desa tersebut yang dibiayai kabupaten masing-masing sebesar Rp 15 juta ditambah dana ADD sebesar Rp 5 juta, saat ini sudah berdiri megah. “Tidak mungkin bangunan TK semegah ini bisa diselesaikan dengan biaya Rp 20 juta saja. Ini juga bukti bahwa tingkat swadaya masyarakat kita sangat patut dibanggakan,” tutur kades yang sudah menjabat dua periode itu seraya menunjukkan bangunan TK Khodijah 55 yang berlokasi di Dusun Sumberjo itu.(sgt/als)

SIGIT HARIYADI/RaBa

MEGAH: Jembatan di Dusun Bongkoran yang dibangun dengan bantuan dana swadaya masyarakat.

Pusat Gempa di Sumberkolak SITUBONDO - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tretes mulai mendeteksi keberadaan titik pusat terjadinya gempa bumi di Situbondo yang terjadi Jumat (6/4) hingga Senin (9/4) kemarin. Tempat itu berada di Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan. Keberhasilan BMKB Tretes melacak pusat gempa itu setelah seismograf single station tipe TDS-III, alat pendeteksi gempa yang mereka bawa mampu merekam getaran gempa yang terjadi pada senin pagi sekitar pukul 01.20. “Hanya saja, waktu itu kekuatan getarannya sangat kecil, 1,7 SR (Skala Richter) dan berada di kedalaman 10

SEISMOGRAF: BMKB Tretes memasang alat pendeteksi gempa di belakang Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo. EDY SUPRIYONO/RaBa

km,” papar Kepala Stasiun Geofisika Kelas II Tretes, Benni Sipollo. Alat pendeteksi gempa diletakkan di

belakang Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo. Kata Benni, pihaknya sebenarnya me-

nunggu terjadinya gempa seperti yang terjadi pada Sabtu tengah malam lalu. Sebab, dengan begitu, dirinya akan lebih mudah mendeteksi pusat gempa setiap kali terjadi getaran gempa bumi. “Semoga saja gempanya tidak takut dengan kedatangan kita,” selorohnya. Menurut dia, gempa yang terjadi di Kota Santri disebabkan gempa tektonik. Itu akibat adanya gerakan lempeng bumi di daerah selatan Pulau Jawa. Terus menerus terjadi, karena patahan yang mendorong itu terus bergerak hingga benar-benar menemukan posisi yang benar-benar kuat tertahan n Baca Pusat...Hal 35

TAMU KITA EDY SUPRIYONO/RaBa

ACARA BARU: Para alumni disuguhi tontonan film dokumenter pengasuh P2S2 dalam pertemuan Minggu malam (8/3).

Pulang Sebelum 40 Hari Kiai Fawaid Ra Zaim Siap Pimpin P2S2 SITUBONDO – Pengasuh Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo (P2S2) keempat, KHR Ahmad Azzaim Ibrahimy, tampaknya tidak lama lagi akan menginjakkan kakinya di Kabupaten Situbondo. Diprediksi, sebelum peringatan 40 hari wafatnya KHR Achmad Fawaid, putra pasangan KHR Dhofir Munawar-Ny Zainiyah As’ad itu

sudah tiba di Kota Santri. Kepastian kepulangan Ra Zaim menyusul keluarnya izin dari pengasuh pesantren tempatnya menuntut ilmu di Makkah. Hal itu diungkapkan Wakil Pengasuh KH Afifuddin Muhajjir dalam pertemuan dengan alumni Minggu malam (8/3). “Dari hasil istikaharah yang dilakukan gurunya di Makkah, Kiai Azzaim sudah mendapat izin pulang

lebih awal dari yang seharusnya,” kata Kiai Khofi, sapaan akrabnya, di hadapan ribuan alumni. Ungkapan itu disambut tepuk tangan dan pekikan kalimat takbir. Karena itulah, kata dia, kehadiran Ra Zaim harus diterima dan tidak bisa diganggu gugat oleh siapapun. Sebab, jalan yang digunakan untuk menentukan dia sebagai penerus tongkat estafet P2S2 Sukorejo meng gunakan

jalan ilmiah dan pendekatan langsung kepada Tuhan. Yang istmewa, dalam pertemuan tersebut, diputar sebuah film dokumenter perjalangan pengasuh P2S2 Sukorejo sejak era KHR Syamsul Arifin. Saat video KHR Achmad Fawaid As’ad ditayangkan, banyak alumni yang tak kuasa menahan air mata. Yang cukup menarik perhatian adalah video penampilan Ra Zaim. (pri/als)

TOHA/RaBa

BELAJAR JURNALISTIK: Siswa –siswi SMPN 2 Rogojampi mendengarkan penjelasan seputar proses penulisan berita.

Dikunjungi Siswa SMPN 2 Rogojampi BANYUWANGI – Sebanyak 49 siswa-siswi SMPN 2 Rogojampi kemarin berkunjung ke kantor Redaksi Radar Banyuwangi. Mereka ingin melihat langsung proses penulisan berita, editing, hingga layout. Setelah menerima penjelasan, siswa dan guru pendamping SMPN 2 Rogojampi langsung melihat dapur redaksi Radar Banyuwangi. Sebelum ke Radar, rombongan sempat mampir ke kantor Dinas Pariwisata Banyuwangi. “Sekolah kami akan bikin mading. Karena itu kami perlu belajar dari Radar Banyuwangi,’’ ujar Nadir, guru Bahasa Indonesia SMPN 2 Rogojampi yang ikut mendampingi siswa-siswinya. (aif)

Isu Hakim Mogok Masal, Sidang Molor SITUBONDO – Adanya isu mogok masal ribuan hakim di seluruh penjuru tanah air yang menuntut kesejahteraan, rupanya berdampak di Pengadilan Negeri (PN) Situbondo. Kemarin, agenda persidangan di PN tersebut molor hingga berjam-jam. Bahkan, hingga pukul 12.00, hanya ada satu ruang yang menggelar persidangan. Sisanya masih kosong-melompong. Pantauan koran ini kemarin, hanya ada satu ruang cakra 2 yang menggelar persidangan. Agenda persidangan, yakni masalah perdata. Sedangkan

sejumlah ruang lain, utamanya ruang utama, tidak ada aktivitas sama sekali. Meski begitu, pihak PN menegaskan tetap menggelar persidangan hingga tuntas. ‘’Kami tetap mengge_ar agenda persidangan,’’ cetus ketua PN, Sih Yuliarti, kepada koran ini kemarin. Menurut dia, agenda persidangan terus berlanjut. Ada 11 agenda sidang yang digelar kemarin. ‘’Sejauh ini ada tujuh hakim yang ada. Dibilang kurang, ya kurang. Dibilang cukup, ya cukup,’’ jelasnya. Diakuinya, memang ada beragam kendala selama meng-

gelar persidangan. Salah satunya mengenai waktu pelaksanaan. Seperti, sidang sudah harus digelar rata-rata pukul 10.00. Namun, di sisi lain para tahanan justru masih belum siap. ‘’Kadang hakim sudah siap, tahanan belum datang. Ada juga sudah siap semua, saksi yang gak ada. Ini cuma kendalanya,’’ katanya. Apalagi, kata dia, masalah perdata yang selalu bikin pusing. Sebab, selama ini kasus perdata itu sering molor dari waktu yang ditentukan. Sebab, kasus tersebut membutuhkan penanganan yang super rinci.(ton/als)

ALI NURFATONI/RaBa

KOSONG: Jaksa Nur Khoyin (kiri) menunggu agenda sidang di ruang utama PN Situbondo yang tampak lengang kemarin.

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi (Banyuwangi), Edy Supriyono, Ali Nurfatoni (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Benny Siswanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. MENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Pemasaran: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Samsuri (Situbondo). Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300.  Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

 Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


27

Selasa 10 April 2012

Buron Kasus Kayu Keok Pulang Setelah Ingat Anak-Istri

SIGIT HARIYADI/RaBa

PATUT DICONTOH: Seorang pengemudi mobil mewah mengisi BBM jenis Pertamax kemarin (9/4).

Pakai Pertamax Mesin Lebih Awet MUNCAR – Di tengah keprihatinan sebagian kalangan akibat maraknya kendaraan mewah yang menggunakan bahan bakar bersubsidi, pemandangan menyejukkan berhasil dijepret kamera wartawan koran ini di SPBU yang berlokasi di Kecamatan Muncar, kemarin (9/4). Satu unit mobil berwarna putih ngejreng tampak mengisi bahan bakar non-sunsidi, yakni

Pertamax. Kepada Radar Banyuwangi (RaBa), pengemudi mobil tersebut mengungkapkan pilihannya menggunakan bahan bakar Pertamax, bukan dilakukan tanpa pertimbangan matang. Selain konsumsi bahan bakar menjadi lebih hemat, kondisi mesin juga semakin awet. “Jadi, biaya servis (perawatan) bisa ditekan,” ungkap pemuda yang enggan

menyebutkan namanya itu. Dia menambahkan, dengan menggunakan Pertamax, tarikan mobil kesayangannya itu menjadi lebih enteng. Laju kendaraan pun semakin cepat. “Yang lebih penting, dengan menggunakan Pertamax, subsidi yang ditujukan kepada mereka yang berhak (rakyat golongan menengah ke bawah, Red) bisa tepat sasaran,” pungkasnya. (sgt/aif)

Pengamen Tangkap Pengamen KALIBARU- Nasib apes menimpa Roni Jaya, 33, seorang pengamen asal Dusun Krajan, Desa Gumirih, Kecamatan Singojuruh. Gara-gara mencuri sejumlah pakain di toko milik Mustofa, 40, pedagang di Pasar Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, dia harus mendekam di ruang tahanan Polsek Kalibaru, kemarin. Menariknya, pelaku bukan ditangkap aparat kepolisian. Sebaliknya, Roni diringkus oleh teman seprofesinyai sesama pengamen. Bapak dengan tiga anak tersebut ditangkap ketika sedang ngamen di Lampu Merah Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, kemarin Begitu berhasil ditangkap, oleh rekannya sesama pengamen, pelaku langsung dibawa ke Ma-

polsek Kalibaru untuk diserahkan ke petugas. Kapolsek Kalibaru AKP Suwanto Barri melalui Kanitreskrim Aiptu Abdul Karim mengatakan, kasus pembobolan toko yang dilakukan oleh pelaku, sebenarnya sudah berlangsung pada 06 Pebruari lalu. Saat melakukan aksinya pada pukul 02.00 dinihari tersebut, dia tidak sendirian, namun bersama Ari, rekannya sesama pengamen asal Kota Malang. Usai melakukan aksinya tersebut, kedua pelaku naik kereta api dari stasiun kereta api Kalibaru menuju arah Rogojampi. “Nah di Rogojampi, pakaian hasil curian tersebut mereka jual ke Pasar Rogojampi, dengan harga sangat murah,” ujarnya. Polisi sendiri yang keesokan

harinya menerima laporan korban berusaha mencari pelaku, salah satunya dengan cara melakukan kerjasama dengan rekan pengamen. “Teman-teman pengamen juga ingin menjaga nama baiknya, makanya ketika ada rekannya yang berbuat seperti ini, ditangkap sendiri, oleh mereka,” tuturnya. Bagaimana dengan Ari? Ternyata dia kabur dengan membawa uang Rp 900 ribu dan sisa pakaian yang belum terjual. “Waktu jual di Rogojampi, barangnya laku satu juta dua ratus ribu, nah Roni diberi bagian tiga ratus ribu dan sebuah jaket kaos,” pungkasnya seraya menyebutkan bahwa Ari saat ini sudah ditetapkan sebagai DPO (daftar pencarian orang). (azi/aif)

SILIRAGUNG - Setelah buron tiga bulan, Agus Thohid, 34, warga Dusun Pecemengan, Desa Buluagung, Kecamatan Siliragung, ditangkap di rumahnya kemarin malam. Agus dibekuk lantaran masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Agus ditetapkan sebagai DPO terkait kasus illegal logging. Penangkapan Agus berkat informasi warga. Warga melaporkan kepada polisi bahwa Agus ada di rumahnya. “Karena tidak mau kehilangan buronan, saya dan beberapa anggota langsung menuju rumah pelaku,” kata Kapolsek Siliragung, AKP Subandi. Ketika sampai di rumah pelaku, Thohid memang benar-benar ada. “Saat itu pelaku sudah mau berangkat ke Kalimantan, tapi kita tangkap terlebih dahulu,” tuturnya. Sementara itu, ketika Thohid

ABDUL AZIZ/RaBa

BURONAN POLISI: Agus Thohid ditangkap di rumahnya.

ditemui di ruang Kanitreskrim Polsek Siliragung, Aiptu Joko mengatakan, katanya setelah namanya ditetapkan DPO dia langsung kabur ke Ambon. Namun, dia mengaku tidak betah berada di pelarian. Sebab, selama di sana dia selalu ingat istri dan anak. Makanya, sepekan lalu dia memutuskan pulang kampung. Sayang, kedatangannya terendus petugas dan langsung menangkapnya. Seperti pernah diberitakan sebelumnya, aparat Polsek Siliragung berhasil mengamankan barang bukti berupa sembilan glondong kayu jati dan sebuah mobil Cary merah bernomor polisi P 1989 ND. Sayangnya, saat itu para pelaku yang berjumlah tiga orang berhasil lolos dari sergapan petugas. “Tapi satu pelaku sekarang sudah tertangkap. Tinggal dua pelaku, yaitu Ladi dan Kowor. Keduanya sudah kita tetapkan sebagai DPO,” tandas Subandi. (azi/c1/aif) ADVERTORIAL

Siswa SMAN 1 Glagah Juara Fotografi Gandeng Dapur Oesing, FKB Gelar Lomba Fotografer Jitu BANYUWANGI-- Safira Arikha, siswa SMAN 1 Glagah tampil sebagai juara satu lomba fotografer jitu tingkat SLTA seKabupaten Banyuwangi di Dapur Oesing pada Sabtu (7/4). Safira berhasil menyisihkan peserta lain dengan kualitas jepretan yang dihasilkan. Ketua panitia lomba, Arief Siswandhono, ST menjelaskan, lomba ini digelar dalam rangkaian soft opening wisata kuliner Dapur Oesing Pelangi Sari. Lomba fotografer jitu tingkat SLTA/sederajat se-Banyuwangi ini memiliki tujuan, yaitu ISTIMEWA untuk menjaring dan memperkenalkan DUTA WISATA KULINER: Pemenang lomba fotografer jitu berpose bersama Bambang fotografi kepada para pelajar terkait Hariyono, pengelola Dapur Oesing. dengan proses atau seni pengambilan gambar dan cahaya pada sebuah kamera facebook.com/groups/KomunitasFoto- final. Bagi peserta yang dinyatakan lolos atau film. graferBanyuwangi/. Tema babak kualifi- dari babak kualifikasi dan dinobatkan Dikatakan Bambang, lomba fotografer kasi adalah eksotisme Banyuwangi yang sebagai duta wisata kuliner. Pada babak jitu dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu menampilkan sudut realitas sosial ma- ini, 20 duta wisata kuliner akan ditugaskan babak kualifikasi sekaligus pendaftaran syarakat, kebudayaan dan keindahan alam untuk melakukan pemotretan dua model peserta yang dimulai tanggal 23 Maret di sekitar Banyuwangi. “Dari foto yang batik Blambangan di Hall Wisata kuliner hingga 6 April 2012. Babak kualifikasi masuk pada babak kualifikasi tersebut, Dapur Oesing. “Hasil foto yang dianggap merupakan tahap pendaftaran kepada pihak kurator akan melakukan seleksi 20 terbaik oleh peserta, langsung di serahkan peserta dengan mengirimkan foto-foto orang, yang akan diikutkan dalam babak ke panitia melalui transfer file dan tidak terbaiknya dengan mengirimkan atau final,” kata Arief. diperbolehkan melakukan olah digital,” diupload pada group KFB. http://www. Kualifikasi selanjutnya adalah babak pungkasnya. (ikl)


EKONOMI BISNIS

28

Selasa 10 April 2012

TVS Motor Buktikan Kualitas Mesin Uji Kekuatan, Jelajah Jarak 2.746 Kilometer ALL ITEM: Tim touring TVS saat mampir ke kantor Radar Banyuwangi dari perjalanan Bali menuju Jakarta.

BANYUWANGI-Touring bertema “TVS Motor  Community Explore Jawa–Bali” seakan menjadi bukti, jika kualitas TVS Motor tidak perlu diragukan lagi. Para riders sejati itu memulai misinya sejak tanggal 1 hingga 10 April 2012, dengan menempuh total jarak sejauh 2.746 km. Rute perjalanannya dari Jakarta ke Bali, lalu balik lagi ke Jakarta. Nah, panjangnya rute touring itu menjadi bukti, jika TVS tidak bisa dipandang sebelah mata. Secara kualitas, para riders mengakui, jika TVS didesain hemat bahan bakar, style gagah, dan berkualitas

sangat baik. Saat ini, konsumen sepeda motor cenderung mencari harga dan kualitas. Karena itu, sepeda motor TVS mampu menjawab keinginan konsumen tersebut. Harganya ringan dengan kualitas yang tidak kalah dari sepeda motor produksi Jepang. Selain harga dan kualitas, setiap tipe sepeda motor  keluaran TVS memiliki fitur-fitur unggulan. Untuk tipe underbone atau bebek, fitur TVS Neo tergolong unik, yaitu  menyediakan charger handphone. Sampai sekarang, fitur itu  tidak bisa didapatkan di sepeda-sepeda motor domestik. TVS Rock Z pun menjadi satu-satunya sepeda motor, yang memiliki  fasilitas MP3 player untuk rengeng-rengeng selama berkendara. 

Tormax, sepeda motor bebek 150 cc yang baru saja diluncurkan TVS, juga memiliki kelebihan. Deru knalpotnya dapat disetel dalam dua macam suara, yaitu biasa dan turbo tune. Bagi penggemar sepeda motor jantan atau sport, TVS merilis tipe Apache,  yang dilengkapi dengan speedometer digital. Bicara kualitas, TVS selalu mempromosikan keunggulan yang  tidak kalah dengan sepeda motor Jepang. Salah satunya  body part, yang terbuat dari material dengan kualitas KW  1. “TVS juga  menjamin kepercayaan konsumen dengan ketersediaan spare part orisinal. Spare part kami selalu ready,” ungkap Hariyanto, direktur Operasional TVS Jawa Timur, kemarin (9/4). (ikl/irw)

TOHA/RaBa

SURAT PEMBACA

Pelayanan Diskriminasi di Pelabuhan Ketapang KAMI pihak pengusaha angkutan truk merasa dirugikan dalam perihal tiket yang tidak diberlakukan sama, dengan asumsi truk milik perusahaan kami dengan truk milik orang lain dengan spesifikasi yang sama diberlakukan harga tiket yang berbeda. Ini sungguh tidak adil. Kami sudah menyampaikan keluhan kami kepada Bapak Saharudin Koto selaku manager pelabuhan Ketapang, tetapi tidak mendapat tanggapan yang baik. Putu Wendy Arya Jl A. Yani No 263, Peguyangan, Denpasar wendyarya@live.com Redaksi Radar Banyuwangi menerima masukan dan keluhan dari pembaca tentang pelayanan publik. Silakan kirim dalam bentuk surat pembaca secara singkat dan padat. Jangan lupa sertakan fotokopi kartu identitas diri. Surat bisa dikirim ke kantor Radar Banyuwangi Jl Yos Sudarso 89C Banyuwangi atau diemail di radarbwi@gmail. com. Hanya tulisan yang dianggap layak saja yang dimuat. Terima kasih.

BANYUWANGI • Rumah & Tanah • Djl cpt rmh & tnh LT 500m2, lok dpn trmnl Bus Muncar, cck utk usha & stratgs, Hub: 082264893008

• Persada Regency • Dijual cepat Persada Regency Banyuwangi kota, type 36 full, 100 juta. 08123469203

• Cluster Borobudur Side • Cluster Borobudur Side “Free Design”, lokasi aman dan strategis, pusat kota belakang kantor Pemda Banyuwangi, type 45/90 50/90 50/110 60/200 80/200. H: Doni 081336465758, Bayu 08123457541

• Rumah & Selep Beras •

Kurangi Kemiskinan, Bedah Rumah TKPK Genteng Perbaiki Dua Bangunan GENTENG- Sebuah terobosan baru untuk mengurangi angka kemiskinan dilakukan tim koordinator penanggulangan kemiskinan (TKPK) Kecamatan Genteng. Kemarin pagi (9/4), mereka menggelar bedah rumah untuk tempat tinggal janda miskin di Dusun Sawahan, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng. Kali ini, yang menjadi sasaran perbaikan adalah rumah Mbah Gemi dan Lasmi. Keduanya adalah janda miskin yang hidup sebatang kara. Kegiatan tersebut diikuti warga sekitar tempat tinggal dua janda tersebut. Jajaran Muspika Genteng, Kepala Desa Genteng Kulon Darwinarko, dan para tokoh masyarakat, juga terjun. Camat Genteng Yusdi Irawan SE mengatakan, kegiatan tersebut adalah yang pertama dilakukan se-

BANYUWANGI Dijual rumah SHM, LT 235/115m2, Jl. Pajajaran II/47, Hubungi: 085732321000

SITUBONDO • Dikontrakkan • Rmh di Jl. Merak (dkt dgn kntor KPU), harga kontrak 3 jt/thn. Dpt utk rumah tangga, kantor, Agen, dll. Hub: 678941 / 085258746960

• Rumah + Mobil • Djl Rmh Lt 156m, lt.2 Hrg (Rp.350jt), Kijang’’90, biru mtlk. Jl Gembrung 270 Bakungan. 081231339328

• Perum Mendut Hijau •

Djl cpt rah & selep beras SHM 1.700m2 (satu lokasi) cck utk usaha, lok dpn Pasar Wringinpitu, Tegaldlimo. H: 081934803237 - 081229967879

jak dirinya menjabat Camat Genteng, beberapa bulan lalu. “TKPK ini kita hidupkan lagi, dan rencananya kegiatan ini kita lakukan terus. Paling tidak, sebulan sekali ada dua rumah yang kita perbaiki,” ungkapnya. Mantan peraih dua kali juara satu camat teraktif versi green and clean tersebut menambahkan, saat ini dirinya juga sedang menggalakkan kembali kegiatan Badan Amil Zakat (BAZ). Dana BAZ itu dihimpun dari zakat mal para pegawai negeri sipil (PNS) dinas instansi di Kecamatan Genteng. Selanjutnya disalurkan kepada mereka yang berhak. “Semua jajaran dinas dan instansi di Genteng sudah bertemu kita. Mereka mendukung program BAZ,” tegas Yusdi. Mantan Camat Rogojampi dan Purwoharjo itu mengungkapkan, dalam waktu bersamaan, kegiatan SAS (siswa asuh sebaya ) sebagaimana instruksi Bupati Banyuwangi H. Abdullah Azwar Anas, MSi juga sedang digalakkan.(azi/adv/irw)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Job Vacancy •

• Job Vacancy •

• Mitsubishi •

Our Int’l export furniture company is seeking for highly motivated & experienced personal. 1. PROCUREMENT ENGINEER : should have an overall knowledge of metal production & finishes. The ability to prepare working drawing w/ AutoCAD /Prod invetor , to gather quotations & liaise w/ contractors so a knowledge of East Java prod facilities would be an advantage. Application to: PT Warisan Eurindo – Jl Letjen Suprapto 69 Banyuwangi – email: p.h.adhiwarna@gmail.com

• Spreading • Dicari Sales motor (spreading) produk Sidomuncul untuk wilayah Bali dan Banyuwangi, penghasilan menarik, mess (Bali) Lamaran langsung ke Jl. Ikan Wijinongko 11 Banyuwangi

• KSP BUB Jajag •

• Perum GGM • Dijual rumah Ls 98m2, lokasi Perum GGM, 2 KT, PLN, PDAM, Tlp, carport. Hub lngsung tnpa perantara 085859687870

• Jl. Pajajaran • Dijual Perum Mendut Hijau H-2 Banyuwangi. LT 300m2. LB 185m2, Hub: 081233805808, 085236981888

CAMAT GENTENG FOR RaBa

KOMPAK: Jajaran Muspika dan tokoh masyarakat Desa Genteng Kulon berfoto bersama usai bedah rumah, kemarin (9/4).

Lowongan Butuh Laki & Wanita Posisi Manager LSN ( D3), Marketing+adm Lsn( SMA) jujur, disiplin tanggung Jawab menguasai wil Kec. sempu py kend sdr SIM C lam. dikirim Ke KSP BUB Jl. Yos Sudarso 6 JajagTelp. 0333-396161

Our Int’l export furniture company is seeking for highly motivated & experienced personal. 2. FINISHING QUALITY ASSURANCE: should have a vast knowledge of furniture finishing methods and materials, responsible for ensuring all products meet required standard . Application to: PT Warisan Eurindo – Jl Letjen Suprapto 69 Banyuwangi – email: p.h.adhiwarna@gmail.com

Mitsubishi T120SS PU, L300 PU, Colt Diesel, Fuso,Strada Triton,Grandis,Pajero Sport/ Dakar, Sedan Lancer, & prod suku cad. Servis bengkel mobil sgl merk. hub konsultan markting= Bp. Hary 081234692551* 03338902100* 085745581977.

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Kijang G 94 •

• Gebyar Daihatsu •

Djl Kijang G 94 Pjk baru, AC dingin, biru met, mulus, kond bgs ban baru, 65jt. 082142377117 Suprijanto

Miliki All New Xenia UM 22Jt, Terios UM 28Jt, Gran Max PU UM5Jt, Luxio & Sirion Disc Gede Free GPS. Hub. HADI 0815 5970 5555 / 081 233 432 555 / 087 857 409 555

• Toyota Fortuner ‘10 •

• Ramayana Travel • Bth tng krj P/W posisi Accounting + Keuangan min S1, IPK 3; Adm + Kasir min SMU+D3 eko/akuntansi; Driver SIM B1 umum; Mekanik min SMK Otomotif Rd4. Gaji + insentiv + bonus + tunjangan total 1,2jt, SIAP LUAR KOTA, lamaran CV kirim: Jl. Ry Rogojampi 97 Bwi, 081249008778 (Bpk Sony)

> TOYOTA AVANZA ‘10< Djl Toyota Avanza 1.5S th 2010 (P) Warna Abu2 bulu kera, KM 015219, 148jt nego. H: 081235209022 / 087857375422 TARIF IKLAN B.O.T Rp. 75.000, 2x muat, Rp. 125.000, 6x muat, Rp. 180.000, 10x muat. Maksimal dua baris. Hubungi: Radar Banyuwangi Jalan Yos Sudarso 89-C Banyuwangi Telp./Fax. (0333) 412224/415153

Dijual Toyota Fortuner 2.5G diesel 2010 Hitam Manual Barang Istimewa sekali, hubungi 089682142828.

• Toyota Innova ‘04 •

• Honda CRV ‘01 •

• Chevrolet Zafira ‘04 •

Dijual Toyota Kijang Inova 04 bensin Tipe G 145 jt Nego, tukar tambah . Cash & kredit Hubungi. 082142194111/081335897888

Dijual Honda CR-V 2001 A/T hitam metalik DK full variasi TV+Audio, istimewa, 125 juta nego. Hub: 081357409977 / 085312057777

Dijual Chevrolet Zafira GL 1.8L MT tahun 2004 biru tua metalik, harga 86,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash / kredit, hubungi (0333) 631526, 635176, 0811351148

• GrandMax PU ‘11 •

• Suzuki Grand Vitara ‘07 •

• Toyota Innova ‘07 •

Dijual Daihatsu Grand Max S40I RP 1,5cc/1.3cc PU, th 2011 hitam, hrg 83,5 jt/ 80 jt nego, barang istimewa, bisa cash/ kredit, hub (0333) 631526, 635176, 0811351148

Dijual Suzuki Grand Vitara 07.jlx abu-abu metalik hrg182,5 jt nego . Tukar tambah. Cash & credit Hub. 082142194111/081335897888

Dijual Inova Bensin Tipe V. 07 Hitam 180 Juta Nego Tukar tambah . Cash & kredit hub. 082142194111/081335897888

• Daihatsu GrandMax ‘08 •

• Honda CRV ‘02 •

• Kijang Innova ‘05 •

Dijual Daihatsu S40 IRV Grand Max (mob pen) th 2008, silver mtl, harga 78,5 jt nego, barang istimewa, bisa cash / kredit, hub (0333) 631526, 635176, 0811351148

Dijual Honda CRV RD4 2WD AT (jeep) th 2002 hitam, harga 137,5 jt nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526, 635176, 0811351148

Dijual Toyota Kijang Innova V XW 43 th 2005 merah mtl, hrg 148,5 jt nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526, 635176, 0811351148

BANYUWANGI • STNK • Hlg STNK Nopol P 2160 ZD, an. Nurul Ila, al: Jl. Bangka no. 91 Banyuwangi

BANYUWANGI • Pelatihan Gratis • BANYUWANGI • Tanah Kapling Murah • Tanah Kaplingan Murah dalam kota, 180ribu/m2, @ 10x15= Rp. 27juta, Jl. Gajahmada, Gg Mojoasri, Banyuwangi, sebelah Pasar bongkar muat ke timur 400m, Hub: (0333) 411837 / 0811352122

• Disewakan • Disewakan murah , Tanah luas 1000 M2, lok. pinggir Jln. perumahan Puri Gading Mas Permai, Dadapan, cck utk usaha rongsokan, materialan, bengkel mbl, dll Hub. 08179622454

• Tanah Rogojampi • Djl tanah 23.655m2, SHM, cck utk prum/ kavling, lok stratgs. & tnh 9.460m2, SHM, lok strtgs, cck utk usha, 50m brt lmpu merah Rgjampi. & tnh 2.400m2, SHM, cck utk perum/usha. H: 08885513688, 0816593668

BANYUWANGI • Kebun Bekas Sengon • Tanah daerah Tanjung Wangi (meneng), kebun bekas Sengon. Hub: 081353027992

• Jl. Argopuro & Ketapang • Djl tnh Jl. Argopuro, 5.760m2, SHM, lok strtegis, cck utk usha, ada rmah, 200m brat lampu merah. & Tnh di Ketapang, 10.665m2, SHM, lok strtgs, cck utk usha, brt jln, dkt rum mkan Watudodol. H: 08885513688, 0816593668

Ikuti Kursus dan Pelatihan Gratis Bagi Pemuda Bidang : Perhotelan, Pariwisata, Tour & Travel dan Bahasa Inggris, Datang langsung : Desy Education , Jl. Hayam Wuruk 75 Giri ( 0333 ) 424476 , 085 258 036 777

Hlg STNK Nopol P 705 VH, an. Heru Supriyadi, al: Perum Villa Sukowidi Klatak Hlg STNK Nopol P 3879 UJ, an. Miskani Abd. Fatah, al: Laban Sukadi RT 02/05 Labanasem, Kabat Hlg STNK Nopol DK 9462 UC, an. Nyoman Nila Asih, al: Bali

• Jual Selep Beras •

Hlg STNK Nopol M 6357 FA, an. Zainuddin, al: Polongan Tengah RT02/03 Galis Pameng

Djl cepat & murah Selep Beras LT2935m2, strategis, Hub: 081336596124, bisa nego

Hlg STNK Nopol P ZB, an. Siman, al: Perum GGM Blok CD14 RT03/04 Klatak

• PT. Kenzi •

Hlg STNK Nopol P 6775 YD, an. Satrio Bintang Johar, al:Jl. Candi Agung 06 RT02/01 Tmnbaru

PT. Kenzie menyewakan Mobil Crane - Excavator - Wales dan angkutan untuk mobilisasi excavator. Hub: Totok 081233184466

Hlg STNK Nopol P 6875 YG, an. Suyit, al: Dsn. Joyosari RT04/01 Olehsari Glagah.

• Tanah SHM 4400M2 • Djl Tnh pinggir jln raya utama Rogojampi - Bwi, 50 meter utara Kantor Polsek Kabat selatan perusahaan Gazebo, barat jalan, hrg per m2 Rp, 225.000, hubTaufik: 082143391020

BANYUWANGI • Dikontrakkan •

PEMBERITAHUAN

Dikontrakkan Ruko lokasi Jl. Kapten Ilyas 56, Banyuwangi. Hub: 08179694674

Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhati-hati. Bila Anda menerima telepon, SMS dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak ber tanggungjawab atas semua transaksi yang terjadi selain pemasangan iklan baris secara resmi di Radar Banyuwangi.

• Tukangkayu • DJL Ruko 2 Lantai L 435m2 Lok Jl Imam Bonjol No 57 Bwi. Cck utk Bisnis/ Perkantoran. Hub HADI 081358226569

• Sobo • Dijual murah Ruko Sobo (165jt) SHM/ IMB, LB 100m2, LT256m2, di daerah Jl. Ikan Wijinongko Sobo. Hub: 08123573571

• Mitsubishi T120 PU ’10 •

Dijual Mitsubishi T120ss PU 1.5 FDR (pick-up) th 2010 biru hrg 72,5 jt nego barang istimewa, bisa cash / kredit hub (0333) 631526, 635176, 0811351148


BALJEBOL

Selasa 10 April 2012

BALI

GEMPA BUMI

Lumajang Berisiko Tinggi LUMAJANG—Jawa Timur diprediksi menjadi salah satu kawasan yang menempati peringkat pertama resiko gempa bumi dan tsunami. Kabupaten Lumajang malah menjadi salah satu kabupaten bersama dengan Kabupaten Tulungagung yang termasuk dalam prediksi resiko gempa dan tsunami katagori berat. Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Hendro Wahyono. Dia mengaku, informasi tersebut didapat setelah mengikuti seminar kegempaan belum lama ini yang diselenggarakan oleh badan geologi. Hendro menambahkan, katagori resiko gempa bumi dan tsunami dibagi dalam tiga katagori, yakni berat, ringan dan sedang. “Lumajang bersama dengan Tulungagung salah satu wilayah yang masuk katagori berat,” kata Hendro wahyono kepada sejumlah media. Sedangkan Kabupaten Jember, bersama dengan Trenggalek, dan Banguwangi masuk katagori sedang. “Katagori ringan di antaranya Blitar dan Malang,” tambahnya. (wan/sh/jpnn)

JEMBER

BONDOWOSO

33

LUMAJANG

Tim Labfor Polda Turun Selidiki Sebab Kecelakaan

KEPENDUDUKAN

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

SELIDIKI PENYEBAB KECELAKAAN: Tim gabungan dari labfor forensik Polda Jatim dan Dishub Provinsi Jatim saat memeriksa kondisi kendaraan Mitsubishi LK-300 yang mengalami kecelakaan.

HERU PUTRANTO/RADAR JEMBER/JPNN

GO E-KTP: Sekkab Jember Sugiar to saat mempraktikkan proses perekaman data E-KTP yang hanya butuh waktu 3,5 menit.

Rekam Data E-KTP Hanya 3,5 Menit JEMBER – Ratusan operator E-KTP menjalani bimbingan teknis (bimtek) yang digelar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) di Aula Diklat Kompleks GOR PKPSO Kaliwates, kemarin. Demi kelancaran pelaksanaan E-KTP, dispendukcapil juga menggelar simulasi yang dihadiri Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Jember Sugiarto, jajaran anggota Komisi A DPRD, pejabat SKPD, serta sejumlah camat. Hasilnya, perekaman data E-KTP bisa dilaksanakan 3,5 menit, angka itu lebih cepat dari rata-rata nasional yang mencapai 5 menit. Menariknya, saat Evi Lestari, wakil ketua Komisi A DPRD Jember mencoba simulasi perekaman data E-KTP, tidak bisa dilakukan. Ternyata saat data NIK (Nomor Induk Kependudukan) milik Evi Lestari dimasukkan, ternyata yang muncul justru nama orang lain. Nama yang muncul, warga Kelurahan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari. Mengapa bisa terjadi? Dimungkinkan, NIK KTP milik Evi Lestari belum masuk data base kependudukan. Data base kependudukan yang digunakan bersumber dari pencocokan dan penelitian saat pemutakhiran data tahun 2010 silam. Bisa juga, ada kesalahan pencatatan NIK Evi Lestari saat pemutakhiran data yang dilakukan petugas di lapangan. Imbasnya, ada dua orang yang punya NIK sama. (aro/c1/wnp/jpnn)

JEMBER - Penyebab kecelakaan maut antara mobil travel L-300 yang menabrak truk gandeng pengangkut kayu yang menewaskan 9 orang di Jalan Raya Tanggul- Jember di Desa Gambirono, Bangsalsari, lusa kemarin (8/4) diselidiki tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim. Saat penyelidikan, tim mekanik dari Mitsubishi, Dishub Provinsi, Dishub Jember, serta dari unsur akademisi Teknik Sipil Unej Jember juga terlihat turun ke lapangan. Sejak pukul 09.00, tim gabungan mulai melakukan pemeriksaan atas kondisi mobil L-300. Dua ban mobil L-300 dilepas untuk mengetahui kondisi kampas rem saat kecelakaan terjadi. Setelah ban dilepas, tim mekanik dari Mitsubishi langsung mengecek sistem pengereman apakah berfungsi atau tidak saat kejadian. Setelah pemeriksaan atas mobil yang hancur tersebut tuntas dilakukan, tim gabungan melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) di jalan Raya Desa Gambirono, Kecamatan Bangsalsari, tepatnya di depan PT SUB (Sejahtera Usaha Bersama). Olah TKP dari tim labfor Polda Jatim yang dipimpin AKBP Sudhi Hariono dan Kasi Laka Ditlantas Polda Jatim Kompol Rony Tri Prasetyo ini baru selesai sekitar pukul 18.00. Kapolres Jember AKBP Jayadi didampingi Kasatlantas Polres Jember AKP Wiwit Adi Satria SIK mengatakan, tim gabungan turun guna menyelidiki kecelakaan maut yang menewaskan sembilan orang (bukan 10 orang seperti yang diberitakan sebelumnya) di jalan raya Desa Gambirono, Kecamatan Bangsalsari sekitar pukul 04.15 Minggu kemarin (8/4). Hasilnya, kata Kapolres Jayadi, belum ada kesimpulan dari penyelidikan labfor tersebut. (jum/rid/c1/wnp/jpnn)

Empat Korban Masih Jalani Perawatan EMPAT penumpang mobil travel L-300 yang selamat dalam kecelakaan maut yang menewaskan sembilan orang di Jalan Gambirono, Kecamatan Bangsalsari, hingga kemarin masih menjalani perawatan intensif tim medis. Masing-masing Siti Umsi, 16, dan Slamet, bapaknya, keduanya warga Desa Tebul Timur, Kecamatan Pengantenan, Kabupaten Pamekasan. Dua penumpang selamat lainnya adalah Farid Wahyudi dan Saiful. Hingga kemarin, Siti Umsi setelah menjalani operasi, masih dirawat di ruang observasi RSD dr Soebandi Jember. Saat kejadian, Siti Umsi mengalami patah tulang pada bagian kaki dan tangannya. Luka tersebut

timbul akibat tergencet badan minibus L-300 yang ditumpangi bersama keluarganya. Kondisi lebih baik dialami ayahnya, Slamet. Slamet menderita luka lecet pada sejumlah bagian tubuhnya. Dia juga masih dirawat di rumah sakit RSD Soebandi, tepatnya di ruang Mawar. Saat ditemui, Slamet mengaku masih trauma dengan kondisi yang terjadi. Slamet mengaku tidak ingat betul dengan apa yang telah dialaminya. Apalagi, kejadian kecelakaan tersebut terjadi begitu mendadak. ‘’Saya tidak ingat apa-apa,’’ katanya, kemarin. Dijelaskan, kepergiannya dari Madura menuju Jember untuk menghadiri acara tasyakuran saudaranya yang pulang umrah dari tanah Suci. Slamet

mengaku sebenarnya awalnya dia dari Jember. Tepatnya dari Desa Sukorejo, Kecamatan Bangsalsari. ‘’Saya orang Jember yang nikah dengan orang Madura. Sekarang hidup di Madura,’’ kata Slamet, kemarin. Apesnya, saat hendak sampai tujuan, mobil yang ditumpanginya mengalami kecelakaan. Mobil tersebut menabrak truk gandeng bermuatan kayu. Akibat kejadian tersebut, Halimah, istri Slamet, dan Fahmi, anaknya meninggal dalam kejadian tersebut. Pasca kecelakaan, Slamet mengaku langsung dirawat di Puskesmas Rambipuji. Seingat dia, Halimah sempat dirawat di RSD dr Soebandi, sedangkan Fahmi meninggal saat dirawat di Puskesmas Bangsalsari. (rid/c1/wnp/jpnn)

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

OLAH TKP: Tim Labfor Polda Jatim saat olah TKP di lokasi kecelakaan di Desa Gambirono, Kecamatan Bangsalsari, Jember.

Narapidana Lapas Lumajang Terlibat Keributan Enam Napi Pindahan Medaeng Dideportasi Ke Malang LUMAJANG – Keributan antar narapidana di dalam lingkup Lembaga pemasyarakatan kelas II B lumajang tak dapat dihindarkan. Hal ini dipicu oleh perbuatan onar yang disebabkan enam narapidana kasus narkoba dan perampokan kiriman Medaeng. Akibatnya keenam napi tersebut dideportasi ke

lowokwaru Malang. Selain ulah keenam narapidana itu, keributan juga dipicu kelebihan kapasitas di Lapas Lumajang. Lapas kelas IIB yang seharusnya dihuni 196 napi, namun sampai kemarin berjumlah 312 narapidana. Sehingga keributan antar narapidana di dalam lapas tak dapat dielakkan. Sejatinya, sebelum ada enam napi kiriman Medaeng Sidoarjo, kondisi lapas kelas IIB Lumajang jarang terjadi keributan. “Namun setelah ada keenam napi ini (kiri-

man Medaeng), sering terjadi keributan,” ujar kepala lapas Lumajang, Muhammad Kurnia. Dia mengaku, sejak itu pula di dalam lapas terjadi dua kubu yang kerap terlibat keributan. Keenamnya kerap jadi actor dan provokator yang memicu terjadinya ketegangan di dalam lapas. Solusinya, enam narapidana dipindahkan. Di antara keenamnya adalah Dani Fajar Susilo, Saleh Nilman, Erix Extrada, dan Dwi Agus Rachmawan, yang menjadi narapidana dari kasus Narkoba.

Sementara dua lainnya adalah Moch. Zainudin dan Rudi Agus yang menjadi narapidana Perampokan. Semuanya divonis diatas 4 tahun penjara. Keenam nara pidana ini dipindahkan ke ke Lapas Lowok Waru Malang. Padahal beberapa bulan lalu, keenam narapidana ini baru dipindahkan dari Lapas Medaeng Sidoarjo. Keenamnya dikirim sekitar pukul 15.00 menggunakan mobil tahanan Kejaksaan Negeri Lumajang dengan nopol B 7740 DK. (fid/wan/sh/jpnn)

OPINI Kebangkitan Perguruan Tinggi Maritim Swasta Banyuwangi UNDANG-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 1999 tentang pemerintah daerah telah membawa era baru bagi penyelenggaraan pemerintahan di daerah, dengan segala implikasi antara beberapa pihak. Ada baiknya kita cermati kembali karakteristik yang menonjol dari kebijaksanaan otonomi daerah, sebagaimana diantarkan melalui UU ini. Yang pertama adalah mewujudkan demokrasi dan demokratisasi pemerintahan daerah, yang diinisiasi dengan rekrutmen politik pada tingkat lokal, yang dilakukan secara terbuka dan kompetitif. Kedua, mewujudkan otonomi luas dan nyata. Asumsinya bahwa pada saatnya daerah mempunyai kewenangan yang mencakup seluruh kewenangan dalam bidang pemerintahan. Kecuali bidang politik dan hubungan luar negeri, pertahanan dan keamanan, sistem peradilan, kebijaksanaan moneter, keagamaan, dan kewenangan lain yang bersifat spesifik. Misalnya, perencanaan nasional yang bersifat makro, perimbangan keuangan, sistem administrasi negara, standarisasi nasional, konversi, dan pengembangan teknologi tinggi. Daerah provinsi memiliki kewenangan yang bersifat lintas kabupaten dan kota. Sementara kabupaten dan kota akan memiliki kewenangan yang sifatnya wajib, yaitu sebelas macam urusan. Seperti yang menyangkut masalah pekerjaan umum, kesehatan, pendidikan, dan kebudayaan, pertanian, perhubungan, industri, penanaman modal, lingkungan hidup, pertanahan, koperasi, dan tenaga kerja. Daerah juga dapat menambahnya sesuai kebutuhan, manfaat, serta dukungan sumber daya yang memilikinya. Kebijaksanaan otonomi daerah yang dijalankan oleh pemerintah menghendaki agar pemerintah berada sedekat-dekatnya dengan rakyat. Selain dalam rangka optimalisasi pelayanan, juga diharapkan dapat membuka akses yang luas bagi partisipasi dan pemberdayaan masyarakat. Kebijaksanaan itu juga berkeyakinan bahwa yang diberikan kepada daerah dalam rangka pelaksanaan sistem desentralisasi harus disertai sumber pembiayaan, sarana dan prasarana, serta sumber

daya manusianya. Oleh karena itu, daerah tidak akan dibiarkan sendiri, tanpa bantuan dukungan finansial dan bantuan lainnya dari pemerintah. Di samping itu, kebijaksanaan tersebut juga membalikkan cara pandang lama, yang selalu menekankan bahwa otonomi harus dikaitkan dengan kapasitas keuangan daerah. Kebijaksanaan otonomi daerah yang sedang dijalankan, sesuai dengan semangat untuk melaksanakan demokratisasi, yang akan memberikan peluang yang sangat besar bagi penguatan fungsi lembaga legislasi daerah. Karakteristik itu dikedepankan dalam upaya mengingatkan kembali agar implementasi otonomi daerah tidak melenceng dari filosofi yang sebenarnya. Implementasi kebijakan otonomi daerah di Indonesia mengandung konsekuensi logis terhadap perubahan paradigma tata pemerintahan. Paradigma good governance diyakini merupakan pilihan yang tak terhindarkan. Paradigma ini dianut sebagai jawaban atas tuntutan gencar yang dilakukan oleh masyarakat serta respons terhadap fenomena globalisasi. Dalam pandangan paradigma ini, institusi governance meliputi tiga domain, yaitu state (negara atau pemerintahan), private sector (sektor swasta atau dunia usaha), dan society (masyarakat). Ketiganya saling berinteraksi dan menjalankan fungsinya masing-masing. Institusi pemerintahan berfungsi menciptakan lingkungan politik dan hukum yang kondusif. Sektor swasta menciptakan pekerjaan dan pendapatan. Sedangkan society berperan positif dalam interaksi sosial, ekonomi, dan politik. Termasuk mengajak kelompok-kelompok dalam masyarakat untuk berpartisipasi dalam aktivitas ekonomi, sosial dan politik. Negara sebagai suatu unsur governance, di dalamnya termasuk lembaga-lembaga politik sektor publik. Sektor swasta meliputi perusahaan-perusahaan swasta yang bergerak di berbagai bidang dan sektor informal lain di pasar. Ada anggapan bahwa sektor swasta adalah bagian masyarakat. Namun demikian, sektor swasta dapat dibedakan dengan masyarakat, karena sektor swasta mempunyai pengaruh terhadap kebijakan-kebijakan

O l e h

KUNDOFIR * sosial, politik dan ekonomi yang dapat menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi pasar dan perusahaan-perusahaan itu sendiri. Sedangkan masyarakat terdiri dari individual maupun kelompok-- baik yang terorganisasi maupun tidak--yang berinteraksi secara sosial, politik, dan ekonomi, dengan aturan formal maupun tidak formal. Society meliputi lembaga swadaya masyarakat, organisasi profesi dan lain-lain. UNDP memberikan definisi good governance sebagai hubungan yang sinergis dan konstruktif di antara negara, sektor swasta, dan masyarakat (society). Berdasar hal ini, UNDP kemudian mengajukan karakteristik good governance yang meliputi participation, rule of law, transparency. responsiveness, consensus orientation, equity, effectiveness and efficiency, accountability, and strategic vision. Sedangkan World Bank mensinonimkan good governance dengan penyelenggaraan manajemen yang solid dan bertanggung jawab, yang sejalan dengan demokrasi dan pasar yang efisien. Penghindaran salah alokasi dana investasi yang langka, dan pencegahan korupsi baik secara politik maupun administratif. Kemudian, menjalankan disiplin anggaran serta penciptaan legal political frameworks bagi tumbuhnya aktivitas kewiraswastaan. Dari karakteristik tersebut, dapat ditarik

suatu benang merah terhadap peran besar, yang harus dimainkan masyarakat dan swasta dalam mewujudkan suatu kondisi good governance. Salah satu unsur yang diyakini dapat mengambil peran signifikan dalam upayaupaya pemberdayaan tiga domain good governance adalah institusi perguruan tinggi. Sejak awal sejarahnya, perguruan tinggi merupakan tempat pertemuan berbagai orang dengan aneka latar belakang. Di lembaga tersebut, orang tanpa diskriminasi dapat belajar, mengadakan penelitian, dan mengomunikasikan gagasannya. Terjadilah berbagai lintas suku, agama, bahasa, budaya dan sebagainya. Nah, Akademi Kelautan Banyuwangi (Akaba) bisa menjembatani berbagai perbedaan. Fungsi sosial politik ini harus mewarnai proses-proses transformasi dalam kampus, melalui penciptaan suasana demokratis. Di dalam perguruan tinggi pulalah dikembangkan visi mengenai kebangsaan. Terlebih lagi di era global ini, perguruan tinggi tidak hanya merupakan wahana integrasi nasional, tetapi juga menjadi wahana persatuan bangsa manusia. Namun demikian, kegiatan perguruan tinggi bukanlah netral dan value-free, melainkan memuat nilai-nilai moral. Dalam kaitan ini pula tampaknya perguruan tinggi di Indonesia harus merupakan ‘moral force’ dalam pembangunan bangsa. Kondisi optimal perguruan tinggi sebagaimana perkembangan terakhir menunjukkan keberdayaannya. Sebagai sebuah komunitas akademis, perguruan tinggi akan memiliki tanggung jawab besar terhadap berjalannya tata pemerintahan yang baik, guna mendukung implementasi kebijakan otonomi daerah. Tidak bisa dipungkiri bahwa naskah-naskah akademik dari berbagai peraturan perundangan yang terkait dengan otonomi daerah, disiapkan oleh kalangan perguruan tinggi. Selain itu, perguruan tinggi juga diharapkan banyak terlibat dalam proses implementasi dan sekaligus evaluasinya. Peran perguruan tinggi ini tampaknya dapat dikembangkan melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang terdiri atas unsur

pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Sebagai pemegang dharma pendidikan dan pengajaran, perguruan tinggi diharapkan dapat mengantisipasi berbagai tuntutan akan besarnya kebutuhan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi yang tinggi. Karena pada hakikatnya, otonomi daerah mensyaratkan adanya kemampuan sumber daya manusia untuk mengelola dan memajukan potensi yang dimiliki oleh daerah. Oleh karena itu, perguruan tinggi memiliki peran untuk menyiapkan materi-materi serta sistem yang sophisticated dalam proses pendidikan dan pengajaran, sehingga dapat menghasilkan sumber daya manusia daerah yang kompetensinya dinilai tidak hanya atas dasar penguasaan pengetahuan dan keterampilan. Tetapi juga kematangan sikap dan semangat kerja yang berperspektif pembangunan. Dharma penelitian menuntut perguruan tinggi untuk secara terprogram dan berkelanjutan melakukan riset-riset. Hasilnya dapat dimanfaatkan oleh daerah untuk menemukan basis-basis pengembangan baru bagi daerahnya. Sekaligus akan melahirkan rekomendasi-rekomendasi akademik, baik bagi penyelenggara pemerintahan sebagai agen kebijakan publik maupun kepada masyarakat luas. Sehingga kebijakan-kebijakan yang dilahirkan oleh penyelenggara pemerintahan memiliki landasan yang logis dan merupakan kebutuhan empirik masyarakat. Akhirnya, dengan dharma pengabdian masyarakat, perguruan tinggi dapat bersama-sama dengan pemerintah melakukan capacity building untuk menyiapkan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia pembangunan daerah. Dari upaya ini diharapkan terciptanya masyarakat yang memiliki mentalitas konstruktif, memiliki dedikasi yang tinggi terhadap pengembangan local genius, komitmen pada pembangunan daerah, serta loyal terhadap semangat persatuan dan kesatuan. (*) Penulis adalah dosen Akademi Kelautan Banyuwangi.


34

Selasa 10 April 2012

Diwarnai Pesta Gol BANYUWANGI – Kicik off babak delapan besar gelaran Liga pendidikan Indonesia (LPI) edisi 2012 digeber di Stadion Diponegoro Banyuwangi kemarin. Pertandingan yang menggunakan sistem gugur ini, juara dan runner up di setiap zona saling dipertemukan. Hasilnya, sejumlah kejutan mewarnai kompetisi antar pelajar se-Banyuwangi tersebut. Pada pertandingan jam pertama untuk kategori SMP, di luar dugaan, SMPN 5 Banyuwangi kalah telak 0-4 dari SMPN 2 Genteng. Hasil ini otomatis mengantarkan SMPN 2 Genteng ke final four. Pada pertandingan ja kedua, SMAN 1 Rogojampi mampu tampil perkasa

TAKLUK: Tim sepak bola SMAN 1 Rogojampi lolos ke semifinal usai mengalahkan SMAN 1 Purwoharjo di Stadion Diponegoro kemarin.

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

saat menghadapi SMAN 1 Purwoharjo. SMAN 1 Rogojampi menang 20 atas lawannya tersebut. Stiker SMAN 1 Rogojampi, Imam Bandaniji, mencetak tiga gol dalam pertan-

dingan ini. Satu gol lainnya disumbangkan Ali Wahyono. Kemenangan ini sekaligus memantapkan langkah SMAN 1 Rogojampi ke babak semifinal. (nic/als)

Renegosiasi Beres Pemain Mulai Latihan BANYUWANGI – Problem akut berupa masalah finansial yang menimpa Persewangi dalam keikutsertaannya dipentas Divisi Utama PSSI mulai memantik perhatian manajemen. Mensiasati kondisi tersebut, petinggi klub berjuluk Laskar Blambangan itu tetap bertekad menjaga eksistensi Persewangi di pentas kasta kedua dalam Liga Indonesia tersebut. Salah satunya, dengan melakukan renegosiasi gaji dan kontrak pemain. Bahkan, upaya renegoisasi itu diklaim petinggi klub sudah berhasil dikomunikasikan dengan skuad Persewangi. “Tidak ada masalah. Renegosiasi berjalan sesuai

harapan dan pemain sudah menyetujuinya,” beber Sujoko, ketua renegosiasi Persewangi. Sujoko menjelaskan, secara prinsip pemain memahami persoalan yang dihadapi manajemen. Dan, mereka pun dengan legawa menerima tawaran untuk kembali membahas gaji dan kontrak yang selama ini selalu menjadi ganjalan. Modal kesepakatan inilah yang kemudian menjadi spirit bagi Persewangi untuk terus eksis mengarungi pentas Divisi Utama. Bukti berhasilnya upaya renegoisasi adalah bersedianya pemain berlatih kembali. Apalagi, dijadwalkan Persewangi akan melakoni dua laga home putaran kedua mulai akhir pekan ini. Yang pertama pada 14 April menghadapi PSBI

Blitar, dan kedua versus Persipro Probolinggo 21 April. Sujoko melihat, itu merupakan potensi dan modal bagus untuk mensukseskan dua pertandingan tersebut. Apalagi, seandainya Persewangi dinyatakan menang WO saat tandang ke markas Gresik United Sabtu (7/4) lalu, peringkat Laskar Blambangan bisa menyodok posisi runner up klasemen sementara grup III. Pada pertandingan melawan PSBI dan Persipro mendatang, Persewangi menargetkan mampu menyapu bersih poin di dua laga tersebut. Ini akan menjadi modal berharga untuk menghadapi pertandingan tour maut di tiga kota; yakni Manokwari, Langgur, dan Buol. (nic/als)


Selasa 10 April 2012

BERITA UTAMA

35

HALAMAN SAMBUNGAN

Pantau Togel Singapura Lewat Internet ■ RAUP... Sambungan dari Hal 25

Sejumlah barang bukti (BB), seperti uang tunai Rp 6.107.00, dua buah telepon seluler (ponsel) Nokia C3, dan ponsel Nokia 5130 diamankan petugas. Polisi juga menyita empat kertas dokumen rekap angka-

angka judi togel. “Semua BB kita amankan di polres,” cetus Kasatreskrim Polres Banyuwangi, AKP Dewa Putu Eka Dharmawan. Petugas berhasil membekuk pasutri tersangka bandar togel itu setelah mendapat informasi dari warga. Begitu mendapat laporan dari warga, beberapa

petugas segera melakukan penyelidikan di sekitar rumah pasutri itu. “Kedua tersangka kita tangkap di rumahnya,” terang Kasatreskrim Dewa. Saat rumah bandar togel itu digerebek polisi, pasutri tersebut sedang merekap nomor togel dari para pengepul. Versi polisi, saat itu pasutri tersebut juga sedang meng-

hitung uang setoran. “Wilayah operasinya hanya di Kecamatan Glagah, dan saya hanya punya dua pengepul,” terang Saukir. Saukir mengaku menjual nomor judi togel bersama istrinya sejak enam bulan lalu. Menjadi bandar togel mereka dilakoni karena sudah tidak ada pekerjaan lain. “Saya benar-benar

Menambah Jam Terbang Latihan ■ WILKER... Sambungan dari Hal 25

“Wilker Blambangan meliputi beberapa sekolah, yakni SMP di Kecamatan Muncar, Kecamatan Srono, Kecamatan Purwoharjo, Kecamatan Tegaldli-

mo, Cluring, dan Tegaldlimo, “ jelasnya. Endi menambahkan, try out ini sangat membantu siswa dalam mempersiapkan diri dan menambah jam terbang sebelum menghadapi unas 23 April 2012 mendatang. “Semo-

ga dengan banyak berlatih dan mengasah kemampuan lewat try out, siswa bisa mendapatkan hasil yang baik dalam unas, “ harapnya. Sementara itu, bagi sekolah yang ingin ikut try out bisa menghubungi kantor Radar Banyu-

wangi di Jalan Yos Sudarso 89-c, Banyuwangi. Bisa juga menghubungi perwakilan wilker SMP/ MTs Kabupaten, atau menghubungi Benny di kontak 085745270031, Bapak Subianto di 081249549630, dan Bapak Sahroni di 08214032696. (c1/bay)

Unas Jangan Dianggap Momok BANYUWANGI - Sikap berlebihan dalam menghadapi ujian akhir nasional (unas) yang sering ditunjukkan para guru dan Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi mendapat perhatian serius Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi, H. Zainal Arifin Salam. Anggota dewan yang membidangi pendidikan itu menganggap tindakan seperti itu justru menunjukkan para pengelola

pendidikan tidak siap. “Saya juga heran kenapa para guru dan pengelola sekolah kok bingung, wong muridnya santai kok,” katanya. Menurut Arifin, untuk menghadapi unas, para guru dan pengelola sekolah harus bisa menciptakan suasana yang tenang. Bayang-bayang unas yang menakutkan harus dijauhkan dari para siswa. “Guru malah menakut-nakuti, seolah unas seperti momok,” ujarnya.

Sikap guru dan pengelola sekolah yang berlebihan itu, kata dia, sebenarnya justru akan menjadi bumerang. Para siswa yang sebenarnya sudah siap justru akan takut. “Anggaplah biasa saja,” pintanya. Menurut Arifin, unas sebenarnya untuk menguji keberhasilan belajar. Itu tentu bukan hal yang luar biasa. Sebab, soal dalam ujian telah disesuaikan kurikulum. “Soal sulit dan ti-

dak sulit itu tergantung pemahaman para siswa dalam menerima pelajaran,” ujarnya. Arifin sepakat dengan sekolah yang menggelar istighotsah atau kegiatan keagamaan lain setiap menjelang unas. Sebab, itu merupakan acara religi yang bisa menenangkan jiwa. “Kalau bisa acara keagamaan seperti itu jangan hanya menjelang ujian, tapi juga menjadi kegiatan rutin,” harapnya. (abi/c1/bay)

Terancam Hukuman Lima Tahun ■ BAN... Sambungan dari Hal 25

Pagi itu, Supini mengendarai sepeda motor menyusuri jalan raya menuju pasar. Sutikno yang memiliki niat jahat langsung membuntuti calon korbannya itu mengendarai sepeda motor merek Suzuki Shogun. Sesampai di jalan Dusun Paluagung, Desa kendalrejo, pelaku langsung menarik kalung emas di leher Supini. Menyadari dirinya menjadi korban kejahatan, Supini sontak berteriak minta tolong.

Warga yang mendengar teriakan itu berbondong-bondong menuju lokasi kejadian. Tanpa dinyana, Sutikno yang baru beberapa meter ngacir itu tiba-tiba mendapat masalah besar. Ban belakang sepeda motor yang dia kemudikan kempis. Tak ayal, dengan mudah warga meringkus penjahat kelas teri yang satu itu. Massa yang geram langsung menghujani pelaku dengan bogem mentah. Beruntung, sebelum hal yang tidak diinginkan terjadi, seorang personel Buru Sergap (Buser) Polsek Tegaldlimo

yang sedang mengadakan patroli melintas. Untuk menyelamatkan jiwa Sutikno dari amuk massa, petugas segera menggelandang pelaku ke Mapolsek setempat. Kapolsek Tegaldlimo, AKP Jaenur Holiq, melalui Kasi Humas Aiptu Suhadi membenarkan telah mengamankan seorang pelaku penjambretan. “Tersangka (Sutikno) kami amankan untuk menjalani penyidikan,” ujarnya. Tidak hanya itu, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti (BB) kejahatan ter-

sangka, di antaranya kalung emas seberat 8,5 gram dan sepeda motor Suzuki Shogun warna merah yang dikemudikan Sutikno. “Nilai kerugian yang dialami korban kami prediksi sekitar Rp 2,5 juta,” papar Suhadi. Kini Sutikno harus membayar mahal tindakan nekatnya itu. Ya, selain tidak bisa menikmati hasil kejahatannya, dia juga harus merasakan pengapnya sel tahanan mapolsek setempat. “Tersangka kami jerat Pasal 365 KUHP. Ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara,” pungkas Suhadi. (sgt/c1/aif)

kepepet, karena sudah tidak punya pekerjaan lagi,” terang bapak tiga anak itu. Dalam transaksi judi togel itu, Saukir mengaku beroperasi setiap hari kecuali hari Jumat dan Selasa. Rata-rata omzet judi togel tersebut per hari Rp 2 juta. Dengan begitu, mereka

bisa meraup omzet kotor sekitar Rp 10 juta per pekan. Dalam tempo sebulan, tinggal dikalikan empat, yakni Rp 40 juta. Uang setoran dari para pengepul tersebut untuk sementara dikumpulkan di bandar sampai menunggu masa libur. “Uang setoran dari pengepul itu kita

kumpulkan dulu,” jelasnya. Dia menambahkan, pihaknya nebeng mengikuti putaran nomor judi lotre togel dari Malaysia dan Singapura. “Saya mendapatkan hasil nomor judi togel yang keluar melalui internet di ponsel Nokia C3,” ungkapnya. (abi/c1/bay)

Takut Pelanggan Berkurang ■ OGAH... Sambungan dari Hal 25

Pedagang lain, Suhailik, menyebut bahwa pemkab sebenarnya tidak konsekuen dengan Perbup Nomor 35 Tahun 2011 itu. Dalam perbup disebutkan, kawasan Taman Sri Tanjung tidak boleh ada PKL. “Tapi nyatanya apa, PKL malah

difasilitasi dengan tempat yang baik,” protesnya. Suhailik mengatakan, para PKL menolak pindah dari Jalan A. Yani ke lokasi baru di Jalan Brigjen Katamso dan Jalan Letjen Sutoyo karena lokasi baru itu dinilai kurang tepat. Mereka takut pelanggan berkurang. “Untuk menyesuaikan itu butuh waktu lama. Padahal,

hanya jualan ini yang menjadi sumber kehidupan,” dalihnya. Sayangnya, keinginan para PKL bertemu anggota DPRD kemarin tidak terwujud. Sebab, pada saat bersamaan, semua komisi di DPRD sedang ada acara. “Kita akan mengadukan nasib kami. Katanya (oleh DPRD) akan dikabari,” kata Suhailik. (abi/c1/bay)

Berharap Tetap Ada Surat Keterangan ■ SURAT... Sambungan dari Hal 25

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD, Ismoko mengatakan, hasil hearing tersebut akan disampaikan kepada Bupati

Abdullah Azwar Anas. “Harus ada aturan yang jelas untuk pengecer yang membeli BBM di SPBU,” cetusnya. Dalam surat yang akan dikirim itu, lanjut dia, dewan akan meminta bupati mem-

buat aturan khusus yang isinya; para pengecer BBM bila membeli BBM di SPBU harus menggunakan surat keterangan. “Bentuknya perbup atau apalah, kita serahkan kepada bupati,” katanya. (abi/c1/bay)

Getaran Gempa Bisa Berlangsung Dua Bulan ■ PUSAT PUSAT... Sambungan dari Hal 26

Menurut Benni, gempa bumi di Situbondo berkatagori swarm. Sebab, getarannya kecil dan terus menerus terjadi. Periodenya biasanya satu hingga dua pekan. “Tapi menurut pengalaman bisa terjadi hingga dua bulan. Itu pernah terjadi di Trenggalek,” paparnya. Diterangkan, gempa tipe

swarm memang sangat meresahkan masyarakat. Sebab, kejadiannya terus menerus meski kekuatan getarannya sangat kecil. Apalagi, jika itu terjadi di wilayah pantai. Masyarakat bisa berhamburan lari karena dianggap akan terjadi tsunami. “Namun untuk di Situbondo ini, pusat gempanya di darat bukan di laut. Sehingga tidak akan terjadi tsunami,” Pemerintah memang harus

terus mensosialisasikan keadaan gempa yang terjadi di wilayahnya. Ini agar tak terjadi kecemasan luar biasa. Benni membenarkan langkah warga Kota Santri yang langsung lari keluar rumah begitu ada getaran gempa. Namun, jika sampai tidur di luar rumah, itu perlu dipikirkan berkali-kali untuk dilakukan. “Karena sifat gempanya yang lokal dan dangkal,” jelasnya. (pri/als)

Petani Diberi Lahan 50 Hektare Ke Mana-mana Selalu Dikawal ... ■ PETANI... Sambungan dari Hal 25

Siang itu juga delapan perwakilan petani Bongkoran langsung menuju Polres Banyuwangi untuk berdialog dengan Kapolres AKBP Nanang Masbudi. Dalam pertemuan tersebut, petani ngotot tidak mau meninggalkan lokasi yang mereka tempati. “Petani sudah diberi opsi, tapi tetap menolak,’’ ujar sumber koran ini di polres. Dialog pun buntu. Perwakilan petani akhirnya pulang ke Wongsorejo. Informasi yang diperoleh koran ini menyebutkan, saat ini ada sekitar 400 orang yang

tinggal di Bongkoran. Mereka terdiri atas 63 kepala keluarga (KK). Sudah bertahun-tahun mereka tinggal dan bercocok tanam di tanah milik negara tersebut. Luas yang diklaim petani sekitar 400 hektare. Lahan tersebut meliputi lahan tempat tinggal dan lahan pertanian. Sejak tahun 1998 lahan yang ditempati petani itu menjadi hak guna usaha (HGU) PT. Wongsorejo untuk ditanami kapuk. Tahun 2012 ini HGU itu habis dan kabarnya bakal diperpanjang. Rupanya warga tidak mau memahami bahwa tanah yang mereka tempati hingga sekarang ini adalah tanah ne-

gara. Mereka ngotot tanah tersebut milik nenek moyangnya, bahkan dianggap tanah adat. Sepekan lalu Kapolres Nanang Masbudi sudah mengumpulkan semua pihak yang terkait tanah tersebut. Semua lini diundang, termasuk pengelola HGU, BPN, dan DPRD. Pihak petani juga diundang. Sayang, hingga pertemuan usai, perwakilan petani tidak menampakkan batang hidung dengan alasan undangannya mendadak. “Kita tidak datang karena waktunya mepet,” kata Yateno yang juga anak pembabat alas Bongkoran. Apa saja hasil pertemuan itu?

Informasi dari Polres Banyuwangi menyebutkan, semua yang hadir sepakat memberikan opsi terbaik kepada petani Bongkoran, yakni memberi lahan seluas 50 hektare untuk petani Bongkoran. Opsi itu sudah disetujui DPRD dan peserta pertemuan. Rupanya opsi itu ditolak mentah-mentah oleh para petani. “Memang kita tawarkan agar petani Bongkoran diberi 50 hektare. Opsi itu sudah disetujui pengelola HGU, yakni PT. Wongsorejo,” ujar salah seorang anggota DPRD dari Partai Demokrat yang ikut dalam pertemuan itu. (c1/aif)

Banyak Amalan Sepanjang Hidup ... ■ TANYA... Sambungan dari Hal 25

Kepada khaddam tersebut, Kiai Sofyan meminta agar saat dirinya meninggal dibacakan sarwah shomadiyah. Batu itu merupakan media yang digunakan untuk menghitung jumlah bacaan Al-Ikhlas. “Ya, kita laksanakan apa yang menjadi wasiat beliau. Setiap tahlil kita baca Al-Ikhlas sebanyak seratus ribu kali,” kata pria yang akrab dipanggil Ra Afi itu.

Pelaksanaannya pun tidak sulit. Sebab, jamaah tahlil yang hadir di Pesantren Mamba’ul Hikam, Desa Panji Kidul, setiap malam membeludak. “Seperti tadi malam (kemarin), pembacaan sarwah shomadiyah berlangsung tak sampai sepuluh menit. Batu kerikil itu kita sebarkan kepada semua jamaah tahlil,” paparnya. Apa saja wasiat Kiai Sofyan, Ra Afi mengaku belum tahu secara detail. Keluarga Pesantren Mamba’ul Hikam masih menunggu putri Kiai Sofyan yang mendampinginya

umrah pulang dari Makkah. “Insyaallah Senin malam besok (nanti malam) sudah tiba di pesantren ini,” terangnya. Tentang estafet kepemimpinan pesantren, kata Ra Afi tak ada yang perlu dipertanyakan. Sebab, Kiai Sofyan sejak lama tidak pernah ada dalam struktur pesantren yang beliau dirikan. Pesantren Mamba’ul Hikam sejak awal diasuh sang cucu, Ra Zakki Abdullah. Ponpes di Sumber Bunga, Sletreng, di Kecamatan Kapongan diasuh dua putranya, Ra Nuri dan Ra Tamim. (bersambung)

Dua Pelaku Curanmor Diringkus BANYUWANGI - Anggota Tim Buru Sergap Pencurian Motor (Buser Ranmor) Polres Banyuwangi meringkus dua tersangka kemarin (9/4). Yang pertama adalah Maelan, 32, warga Dusun Kopen Cungking, Desa Kampung Anyar, Kecamatan Glagah. Tersangka lain adalah Angga Ardiandes, 20, asal Dusun Karangrejo, Desa/Kecamatan Cluring. Kedua tersangka ditangkap secara terpisah. Maelan diringkus saat berada di rumah kenalannya di Dusun Palpitu, Desa/ Kecamatan Wongsorejo. Angga ditangkap di rumah orang tuanya di Kecamatan Cluring. “Kedua tersangka kita tangkap hampir bersamaan di tempat terpisah,” cetus Kasatreskrim Polres Banyuwangi, AKP Dewa Putu Eka Dharmawan. Sementara itu, Maelan termasuk tersangka yang sudah profesional. Dia bersama kom-

GALIH COKRO/RaBa

CURIAN: Motor Honda Win yang diamankan dari rumah Angga di Jajag.

plotannya mengaku sudah lima kali mencuri motor. “Maelan ini DPO (daftar pencurian orang). Dia terakhir mencuri pada 2010,” katanya. Menurut Kasatreskrim Dewa, Maelan pernah ditangkap polisi

pada 2009. Saat itu, dia tertangkap polisi usai mencuri motor. “Motor hasil kejahatannya dijual dan hasilnya digunakan berfoya-foya,” ungkapnya. Sementara itu, Angga Ardiandes ditangkap polisi setelah

mencuri motor Honda Supra di tengah sawah, di Desa/Kecamatan Bangorejo. Sebelum mencuri di Bangorejo, dia juga pernah mencuri motor Honda Win di Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring. “Saya mencuri bersama teman yang tinggal di Desa Jajag (Kecamatan Gambiran),” sebut tersangka. Saat ditangkap di rumahnya, polisi menemukan motor Honda Win hasil kejahatan Angga. Honda Win tersebut langsung diangkut ke mapolres sebagai dijadikan barang bukti (BB). “Motor Honda Supra dibawa teman saya,” jelas Angga. Angga mengaku baru dua kali mencuri motor bersama temannya. Itu dilakukan karena butuh uang untuk membayar utang kepada temannya sebesar Rp 500 ribu. “Motor belum kami jual, karena belum ada orang yang mau membeli,” katanya. (abi/c1/bay)

■ DIGENDAM...

Sambungan dari Hal 36

Namun, beruntung 7 April 2012 kemarin korban bisa menghubungi keluarganya. Korban yang tiba-tiba berada di Makassar itu membuat pihak keluarga tercengang. Apalagi, saat menelepon itu, korban menangis sesenggukan. ‘’Waktu telepon, kakak saya nangis terus. Saya langsung curiga,’’ kata perempuan beranak satu itu. Setelah didesak, akhirnya korban mengaku bahwa dipekerjakan sebagai budak nafsu

pria hidung belang. Saat ini, kata Diana, RF sakit-sakitan. Bahkan, sakitnya tergolong cukup parah. ‘’Kakak saya tidak bisa jalan,” paparnya sambil menunjukkan pesan singkat yang dia terima. Diceritakannya, selama berada di Makassar, sekali ‘’main’’ korban hanya dibayar Rp 50 ribu. Padahal, tarif yang sebenarnya empat kali lipat dari itu. ‘’Katanya sekali ada tamu Rp 200 ribu. Tapi kakak saya cuma diberi Rp 50 ribu. Katanya dipotong biaya sewa kamar dan tempat menginap. Sewa mes sebulan Rp 500 ribu,’’ tandasnya.

Untuk kabur, korban tidak bisa. ‘’Kakak saya tidak bisa keluar sama sekali. Ke mana-mana selalu dikawal,” imbuhnya. Kenapa tidak melapor kepada polisi? Menurut Diana, kakaknya trauma dengan pihak berwajib. Sebab, pada 2009 lalu sang kakak pernah menjadi korban pemerkosaan. Meski sudah melapor kepada polisi, hingga kini kasus itu tidak ada penyelesaian. ‘’Mungkin trauma. Dulu kakak saya diperkosa dua orang di Talkandang. Tapi (proses hukumnya) tidak ada kabarnya sampai sekarang,” pungkasnya. (ton/c1/als)

PIJAR BERPIJAR KARENA MILKUMA SEBENARNYA, banyak masyarakat kita yang belum mengetahui tentang manfaat yang terkandung dalam susu ettawa. Berbeda dengan susu sapi, sesungguhnya susu ettawa memiliki kandungan gizi yang lebih unggul, baik dari segi protein, energi, maupun lemak yang mendekati air susu ibu (ASI). Kini, hadir Milkuma, minuman serbuk susu ettawa yang diproses secara alami, tanpa pemanis buatan dan bahan pengawet. Bahan dasarnya adalah susu ettawa PE segar, gula aren, dan madu alami. Menurut Balitnak, Ettawa PE adalah ettawa Persilangan antara ettawa Kacang dengan ettawa Ettawah (Jamnapari). Pijar S, warga Kp. Kali Ulu Poncol, Desa Tanjungsari, Kec. Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat, adalah salah seorang yang telah merasakan manfaat susu ettawa ini, “Karena menderita flek di paruparu, saya sering batuk-batuk, riak/ lendir sukar keluar, nafas pun terasa tidak plong, dan ketika berjalan terasa cepat lelah. Saya sudah menderita keluhan ini sejak 2 tahun yang lalu, tapi baru 5 bulan terakhir terasa parah.” Ujar Pijar yang diusianya ke-24 tahun, bobot badannya hanya 35 Kg. “Saya sudah melakukan bermacam cara untuk mengatasi keluhannya, tapi manfaatnya semakin terasa ketika saya mulai minum Milkuma. Baru 2 bulan minum, nafas sekarang terasa plong, badan terasa segar, dan berat badan sudah naik.” Terang Pijar yang mengaku sering minum es sebagai penyebab dirinya menderita flek di paru-paru. Dengan tubuh yang sehat, kini Pijar dapat menjalani aktifitasnya dengan prima. Ia pun mengajak orang lain untuk merasakan manfaat susu ettawa ini, “Mari kita sehat bersama

Milkuma.” Ajaknya. Riboflavin, vitamin B yang penting untuk produksi energi, susu ettawa pun tidak menyebabkan alergi sehingga aman, dan bermanfaat untuk penderita sakit paru-paru. Satu gelas susu ettawa memasok 20,0% dari nilai harian Riboflavin. Selain itu, mengkonsumsi Milkuma sebanyak 2 gelas sehari bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan vitalitas. Fluorine yang terdapat dalam susu ettawa bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh serta membantu pencernaan dan tidak menimbulkan dampak diare pada orang yang mengkonsumsinya. Selain diproses secara alami, pakan ternak yang diberikan pun organik, sehingga menghasilkan susu yang lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan. Dengan komposisi gula yang rendah dan ditambah madu alami, menjadikan Milkuma sebagai pilihan bijak untuk kesehatan seluruh anggota keluarga. Milkuma sangat baik buat perokok, baik perokok aktif maupun pasif. Dapatkan informasi lengkap tentang Milkuma di www. milkuma.com. Saat ini Anda bisa mendapatkan Milkuma di Apotek2 juga Toko Obat terdekat dikota anda, atau hubungi, Jatim; 082120862055. Banyuwangi, 081217957505; Apt. Drajat Farma Jl. Gajah Mada Genteng. Apt. Dunia Sehat Jl. Yos Sudarso Jajag. Apt. Asia Jaya Jl. Rata Rogojampi. Apt. Raya Jl. PB. Sudirman. Apt. Ima Jl. Ayani. Apt. Yoma Abadi Farma Jl. Raya Srono. Apt. Al Hadi Jl. Basuki Rahmat . Situbondo: Apt Diponegoro, Jl. Diponegoro Depkes RI No. PIRT. 6.09.3328.01.395.


36

Selasa 10 April 2012

Digendam di Surabaya, Jadi Pelacur di Makassar PANJI - RF, 31, warga Jalan Basuki Rachmad, RT 02, RW 03, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, diduga menjadi korban trafficking (perdagangan manusia) di Makassar, Sulawesi Selatan. Dugaan itu menguat menyusul kabar yang diterima keluarga tentang pekerjaan yang dilakoni janda beranak satu itu. Ironisnya, dua tahun silam, korban juga pernah menjadi korban pemerkosaan di Talkandang, Kecamatan Situbondo. Ceritanya, perempuan yang ditinggal minggat suaminya itu selama setahun bekerja sebagai karyawan di toko plastik di Surabaya. Belum lama ini korban kembali ke kampung halaman untuk menengok anaknya yang masih berusia 6 bulan. Pada 26 Maret lalu, korban kembali ke Kota Pahlawan untuk kembali bekerja. Menumpang bus pukul 06.00 dan tiba di Surabaya pukul 12.00. Setiba di Terminal Bungurasih, korban ditawari naik taksi dengan tarif cukup murah. Awalnya, korban menolak karena mobil tersebut jelas bukan taksi melainkan mobil pribadi. Namun, sang sopir beralasan mobil tersebut memang digunakan sebagai taksi. Naiklah RF ke dalam mobil itu. Keduanya bercakap serius hingga berjamjam. Bahkan, korban diajak keliling kota hingga pukul 17.00. Dalam percakapan itu, sang sopir menawarkan pekerjaan yang lebih menjanjikan di luar Jawa. Lantaran korban tertarik, sang sopir itu pun menelepon temannya. Kemudian, mereka bertemu di satu lokasi yang sudah dijanjikan. Itulah awal mula petaka itu terjadi. Setelah bersalaman dengan salah satu dari dua orang tersebut, korban langsung tidak sadarkan diri. ‘’Saat jempol tangannya dipegang, kakak saya sudah gak sadar. Jadi seperti digendam,’’ ujar Diana Ela, 20, adik kandung korban, saat bercerita kepada koran ini di rumahnya kemarin sore.

Nah, mulai saat itu kakaknya selalu menurut begitu saja apa yang diperintahkan orang tersebut. Keesokan harinya, RF sudah berada di Bandara Hananudin, Makassar. Selama perjalanan, korban tidak ingat apaapa. ‘’Tahu-tahu kakak saya sudah berada di bandara. Lalu, diberi alamat yang dituju,” jelasnya dengan mimik cemas. Alamat yang dituju RF adalah Jalan Nusantara Nomor 230, depan terminal peti kemas. Itu ternyata bar. Di bar bernama

Virgo Bagus itu, RF mengaku dipekerjakan sebagai pekerja seks komersial (PSK). ‘’Kakak saya di sana (Makassar) dipajang di dalam etalase, seperti boneka,’’ kata Diana, didampingi Nadia Akni, 13, adiknya. Pekerjaan itu terpaksa dilakukan lantaran sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Nomor ponselnya sudah diganti paksa oleh lelaki yang menggendamnya agar keluarga tidak bisa menghubungi ■ Baca Digendam...Hal 35


Radar Banyuwangi 10 April 2012