Page 1

Rakyat Bengkulu

MINGGU, 24 MARET

TERBIT 32

TAHUN 2013

Kejutan Pelanggan Rakyat Bengkulu

HADIAH MOBIL

Tak Kembalikan Honor, Tsk

3 Anak Muda Tewas Diduga Bunuh Diri

Polda Bidik Tsk Baru RSMY

2 Pemuda, 1 Siswi SMA

BENGKULU – Seakan menjadi trend anak muda di Bengkulu saat ini, mengambil jalan pintas dalam menuntaskan masalah yang dihadapinya dengan cara bunuh diri. Bahkan kemarin (23/3), 2 anak muda tewas diduga kuat bunuh diri di lokasi berbeda. Ade Saputra (19) mahasiswa UMB, dan Lepi (15) siswi kelas 1 SMA siswi SMAN 3 Seluma. Baca 3 ANAK ..Hal 11

BENGKULU – Banyak pejabat yang akan terseret dalam pusaran kasus dugaan korupsi di lingkungan RSUD M Yunus (RSMY) yang merugikan Negara Rp 5,6 miliar, semakin mendekati kenyataan. Polda saat ini sedang membidik beberapa pejabat yang akan jadi tersangka (tsk) baru RSMY usai ditetapkanya dua mantan direktur RSMY dr. Zulman Zuhri Amran dan dr.Yusdi Zahrias Tazar, M.Kes dan staf keuangan Darmawi alias DW sebagai tersangka. Baca POLDA ..Hal 11 MAHENDRA JAYA

Bupati RL & Seluma Harus Segera Isi Jabatan Wabup Dirjend Otda : Kursi Wabup Wajib Diisi HASRUL/ RB

TEWAS: Jenazah Ade Saputra saat diperiksa petugas RS DKT, kemarin (23/3) siang. Tampak juga (di belakang) jenazah Lepi warga Desa Arang Sapat, Kabupaten Seluma yang baru tiba di ruang IGD RSMY.

BENGKULU – Ini peringatan bagi Bupati Rejang Lebong (RL), H. Suherman, Bupati Seluma H. Bundra Jaya maupun parpol pengusung untuk segera memproses pengisian kursi wakil bupati. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi melalui Dirjend Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri, Prof. Dr. Djohermansyah Djohan, MA mengatakan kekosongan kedua kursi wakil kepala daerah tersebut wajib diisi. Baca BUPATI .. Hal 11

Asal Anda Tahu

BUNDRA JAYA

MASRI/RB

BERGAYA: Salah satu model yang jadi objek bidikan kamera para peserta foto kontes RB Xpresi di Mega Mall Bengkulu, kemarin (23/3) sore.

Talent Show Bintang Xpresi Digeber Siang Ini Cabut Belanja Gratis Persembahan Walikota

Sungai Terpendek di Dunia TAHUKAH Anda di mana letak sungai terpendek di dunia? Ternyata sungai tersebut berada di Indonesia, tepatnya di Sulawesi Tenggara. Namanya Sungai Tamborasi dan memiliki panjang hanya sekitar 20 meter.

Baca SUNGAI ..Hal 11

BENGKULU – Talent Show Bintang Xpresi 2013 siap digeber siang ini (24/3) di Mega Mall Bengkulu pukul 13.00 WIB. Tahapan ini merupakan penilaian akhir, setelah sebelumnya dilakukan audisi Minggu (17/3) lalu. Para finalis akan menampilkan beragam talenta. Ketua Panitia Tarmandi Alba, SH menuturkan, final Bintang Xpresi 2013 dikonsep berbeda. Finalis akan unjuk kebolehan dalam sebuah show. “Mereka tampil bersama-sama, saling mendukung, sehingga sangat diperlukan kekompakan. Show ini bukan show tunggal, namun show

bersama,” ungkap Tarmandi. Finalis akan memperebutkan hadiah dengan total Rp 10 juta yang merupakan persembahan Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Bengkulu. Masing-masing kategori, putra dan putri akan dipilih juara 1-3, serta gelar lainnya seperti favorit, intelegensia dan the best performance. Ajang RB Xpression Star ini mendapat dukungan dari banyak pihak. Seperti Pemda Kota Bengkulu, PT. Pegadaian (Persero) Cabang Bengkulu, La Tulipe, Splash Hotel, Mega Mall Bengkulu dan inFrame Foto Studio. “Walikota Bengkulu H. Helmi Hasan, SE menyatakan dukungannya. Kompetisi ini akan memperebutkan tropy dan piagam Walikota.

Baca TALENT ..Hal 11

SUHERMAN

Walikota Imbau Siswa Ikut TO RB-Primagama Rakyat Bengkulu

BENGKULU – Melatih kesiapan mental dan mengukur sejauh mana kesiapan akademis siswa dalam menghadapi ujian nasional (Unas) bulan April mendatang, Walikota Bengkulu H. Helmi Hasan, SE mengajak kepada seluruh pelajar menguji kemampuanya di ajang Try Out (TO) Pamungkas. Kegiatan rutin tahunan jelang unas ini digelar Harian Rakyat Bengkulu, Primagama yang didukung Pemda Kota Bengkulu. “Kita mengimbau kepada

siswa dan seluruh sekolahnya untuk mengikuti pelaksanaan try out yang sangat bermanfaat dalam hal mempersiapkan anak didik dalam menghadapi ujian nasional dan menambah pengetahuan sebelum pelaksanaan ujian sebenarnya,” ajak Walikota termuda di Indonesia ini.

Baca WALIKOTA ..Hal 11

Menguak Bisnis Narkoba di Kota Bengkulu (2)

Kebun Punya Pejabat, Bayar ”Pajak” ke Oknum Aparat Karena tergiur dengan keuntungan yang besar sehingga beberapa orang memilih jalan pintas dengan berbisnis narkoba. Memang benar adanya, bisnis hitam ini cukup cepat mendatangkan uang dalam jumlah besar, tentu dengan risiko jauh lebih besar lagi, dipenjara atau malah mati tertembak aparat. Berikut lanjutan Investigasi Wartawan RB. ARIE SAPUTRA WIJAYA Bengkulu

Baca KANDUNGAN ..Hal 11 http://www.harianrakyatbengkulu.com

UANG memang bisa mengubah seseorang, karena demi uang orang bisa melakukan apapun. Walaupun harus bermain ‘petak umpet’ dengan polisi karena memilih narkoba sebagai media mendapatkan uang. Baca KEBUN ..Hal 11

DOK/RB DAUN HARAM: Contoh tanaman ganja dan daun ganja kering. Jenis narkotika ini kerap disita polisi. Eceran Rp 4.000/eks, Langganan Rp 108.000, luar Kota tambah ongkos kirim


NASIONAL

2 Lintas Angkutan Jemaah Haji

NASIONALPangdam Rakyat Bengkulu

24 Maret 2012

Yakin Pelaku Bukan Kopassus

JAKARTA - Garuda Indonesia dan Saudi Arabia Airlines memenangkan lelang penerbangan haji 2013M/1434 H. Mereka mengalahkan tujuh maskapai lain yang diundang Kementerian Agama (Kemenag). Setelah negosiasi, ongkos penerbangan rata-rata turun USD 40 (sekitar Rp 389 ribu) untuk seluruh embarkasi dibandingkan tahun lalu. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kemenag Anggito Abimanyu mengatakan tender dibuka dengan cara mengundang sembilan maskapai, termasuk Garuda dan Saudi Arabia Airlines. Dari semebilan maskapai tersebut ternyata hanya empat yang ikut lelang. “Tetapi setelah validasi kriteria teknis, hanya Garuda dan Saudi Arabia Airlines yang maju hingga penawaran dan menang,” tandasnya kemarin. Anggito mengaku tidak hafal seluruh maskapai penerbangan yang diundang Kemenag untuk mengikuti tender angkutan haji 2013. Dalam pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) 2013 yang digeber Kemenag bersama 1Komisi VIII DPR, ada sejumlah komponen pembiayaan yang berhasil dikepras. “Harga tiket pesawat berhasil kita turunkan dibanding tahun lalu,” katanya. Kemenag dan DPR berhasil menawar biaya tiket sehingga turun rata-rata USD 40 per jamaah di seluruh embarkasi. Sebagai catatan pada musim haji 2012 lalu, ongkos penerbangan mencapai USD 2.204 (Rp 21,4 juta) per jamaah dan 2011 sebesar USD 2.024 (Rp 19,7 juta). Penurunan biaya tiket karena terjadi tawar-menawar antara pemerintah dengan pihak maskapai. (wan/oki)

Empat Tahanan Tewas

SBY Gencar Silaturahmi JAKARTA – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terus aktif melakukan pertemuan dengan sejumlah komponen bangsa. Kemarin SBY mengundang Sinta Nuriyah, istri almarhum Abdurrahman Wahid (Gus Dur), presiden ke-4 RI, di Cikeas, Bogor. Ditemani putrinya, Zannuba Ariffah Chafsoh (Yenny Wahid), Sinta Nuriyah melakukan pertemuan terbatas dengan SBY sekitar 1,5 jam. Imron Rosyadi Hamid, juru bicara keluarga Gus Dur, mengungkapkan bahwa presiden secara khusus mengundang Sinta dan Yenny. Secara umum, pertemuan itu diadakan untuk menjaga silaturahmi di antara kedua pihak. ”Dari sisi kehidupan kebangsaan, pertemuan antara keluarga presiden dan keluarga mantan presiden sangat penting,” ujar Imron. Menurut dia, dalam situasi berbangsa dan bernegara seperti saat ini, pertemuan antara SBY dan keluarga Gus Dur termasuk penting. Itu setidaknya dapat menunjukkan kepada rakyat tentang perlunya menjaga hubungan silaturahmi di antara semua elemen bangsa. Menurut Imron, dalam pertemuan, kedua pihak lebih banyak membicarakan masalah kebangsaan dan kenegaraan. Menyangkut Pemilu 2014, misalnya. Mereka sama-sama memandang perlunya peningkatan partisipasi rakyat agar lebih maksimal. Terutama, di tengah kecenderungan apatisme publik karena kasus-kasus hukum yang menimpa sebagian politikus dan pejabat negara, sukses Pemilu 2014 menjadi PR bersama. (dyn/ken/c10/oki)

 Minggu,

PENYERANGAN LP SLEMAN : Personel kepolisian beserta TNI berjaga di depan Lapas IIB Sleman, kawasan Cebongan, Kabupaten Sleman, DIJ (23/3), pasca-penyerangan oleh gerombolan tak dikenal.

Konsulat Tawau: Tak Ada TKI Disandera JAKARTA - Pergerakan gerilyawan Sulu di lingkungan Felda Sahabat makin tidak terkontrol. Namun, Konsulat RI di Tawau Sabah memastikan semua TKI tetap aman. Mereka juga membantah kabar ada penyanderaan terhadap TKI di Felda Sahabat. “Sudah kami cek. Yang disandera bukan warga Indonesia, melainkan warga Malaysia di kampung itu,” ujar Pelaksana Fungsi Penerangan Sosial Budaya Konsul Jenderal (Konjen) RI di Tawau, Widoratno Rehendrajaya pada koran ini kemarin (23/3). Hendro, panggilan Widoratno,

menjelaskan kondisi di Lahad Datu, Sabah berangsur-angsur membaik. Meski begitu, kasus penyanderaan yang dilakukan sepasukan kecil gerilyawan Sulu itu benar-benar di luar dugaan. “ Memang kita terkejut karena itu wilayah hijau. Mereka (gerilyawan Sulu) sudah pecah menjadi beberapa kelompok kecil. Tapi polisi dan aparat keamanan di sini sudah berupaya, kita berharap semuanya jadi lebih baik,” katanya. Hendro menjelaskan, TKI di Felda 43 yang berada dekat dengan tempat kejadian penyander-

aan itu sekarang aman. “Mereka berada di pengungsian sementara,” kata diplomat yang pernah bertugas di KBRI Irak itu. Sebelumnya diberitakan, konflik di Sabah antara gerilyawan Sulu dan tentara Malaysia merembet hingga ke Kampung Kembara Sakti Felda Sahabat 43 yang berjarak 300 meter dari pusat belajar anak-anak Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di bawah binaan Yayasan Peduli Pendidikan Anak Indonesia (YPPAI) Kamis (21/3) lalu. Sisa anggota pasukan Sulu menerobos masuk ke rumah salah satu pekerja kilang bernama Suhaimi sekira pukul 15.00 waktu setempat. Pasukan Sulu menyandera istri Suhaimi hingga beberapa jam lamanya. Beruntung kemudian dilepaskan. Tapi, drama sandera tidak stop begitu saja, giliran orangtua Suhaimi yang ditawan. Suasana makin mencekam saat tentara dan polisi Malaysia mengepung kediaman Suhami. Tak pelak ini membuat penghuni kampung Kembara Sakti ketakutan, mereka memilih bertahan di dalam rumah tanpa keluar kemana pun. (rdl)

SLEMAN – Suasana mencekam melingkupi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Cebongan, Sleman, Jogjakarta, sepanjang hari kemarin (23/3). Hal itu terjadi setelah lapas di Jalan Bedingin, Mlati, itu diserang sekelompok orang bercadar ala ninja yang menembak mati empat tahanan. Penyerangan terjadi kemarin (23/3) sekitar pukul 01.30. Empat tahanan yang dieksekusi di dalam sel tersebut, Adrianus Candra Galaga, Yohanes Juan Mambait, Gameliel Yermiayanto Rohi Riwu, dan Hendrik Angel Sahetapy alias Deki. Mereka adalah tersangka kasus pengeroyokan yang menewaskan Sertu Heru Santoso di Hugo’s Café pada 19 Maret lalu. Santoso adalah tentara yang pernah berdinas di kesatuan Kopassus Kandang Menjangan, Kartasura. Empat orang itu sebenarnya adalah tahanan Polda DI Jogjakarta. Mereka belum genap 24 jam menghuni lapas setelah dipindahkan dari sel mapolda pada siangnya. Namun, Kapolda DIJ Brigjen Pol Sabar Rahardjo menyangkal dugaan bahwa eksekusi terhadap empat tahanan itu merupakan aksi balas dendam teman-teman Sertu Santoso. Menurut dia, empat tahanan itu tewas ditembak gerombolan orang bercadar. Delapan sipir terluka karena insiden tersebut. ’’Sedikitnya ada 17 orang yang menyerbu lapas,’’ jelasnya kemarin. Kepala Lapas Sleman B. Sukamto Harto mengungkapkan, aksi para ninja itu berlangsung sangat cepat. Sejak masuk hingga mengeksekusi korban, aksi mereka tak lebih dari lima menit. Aksi itu bermula dari ketukan pintu oleh empat pria yang mengaku dari Polda DIJ. Semua membawa pistol, granat, dan senjata laras panjang. ’’Mereka berpakaian preman,’’ katanya. Sambil menunjukkan surat berkop Polda DIJ, mereka menyatakan ingin menemui empat tersangka kasus pengeroyokan di Hugo’s. Setelah gerbang dibuka, keempatnya merangsek masuk diikuti belasan temannya. Mereka melumpuhkan para sipir dan merusak CCTV. Sebagian lainnya memaksa petugas lapas menunjukkan sel tempat empat tahanan tersebut. ’’Mereka mengancam meledakkan lapas dengan granat kalau sipir tak mau menunjukkan sel tahanan yang dicari,’’ ungkapnya. Menurut Sukamto, para sipir yang mencoba mencegah aksi tersebut langsung dihajar hingga babak belur. ’’Mereka

(sipir) dipukul,’’ lanjut dia. Setelah mendapat petunjuk, mereka merangsek ke Blok Anggrek dan mencari sel 5A, tempat orang-orang yang dimaksud berada. Tanpa babibu, mereka memberondong para tahanan dengan senjata api hingga tewas. Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Hadiono Saroso membantah keterlibatan anggota TNI dalam kasus tersebut. Dia juga menyatakan siap bertanggung jawab jika ada anggota TNI yang terlibat. ’’Jangan jadikan kasus ini untuk memojokkan suatu lembaga,’’ ujarnya seusai mengecek Lapas Sleman kemarin. Terkait dengan senjata api yang digunakan pelaku, Hadiono berdalih tak identik dengan milik TNI maupun Polri. Menurut dia, banyak senjata ilegal yang bisa diperoleh dengan mudah oleh siapa saja. Mengenai pelaku yang ditengarai sebagai pasukan terlatih dari kesatuan tertentu, lagilagi dia membantah. ’’Bukan berarti aparat TNI pelakunya. Banyak orang terlatih bukan dari satuan TNI,’’ tegasnya. Hadiono mencontohkan sekelompok orang yang meneror selama ini. ’’Mereka juga terlatih,’’ ujarnya. Dia juga meluruskan status Sertu Heru Santoso. Prajurit asal Palembang itu, menurut Hadiono, sudah bukan anggota Kopassus. Dia mengakui, Santoso pernah menjadi bagian dari komando pasukan khusus baret merah itu. ’’Tapi, kini tidak lagi,’’ ucapnya. Hal itu menguatkan opini dia bahwa pelaku penyerangan bukan oknum Kopassus. Kendati begitu, Hadiono menyatakan siap membantu polisi dalam mengungkap kasus tersebut. Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin yang kemarin juga datang ke Jogja memilih bersikap hati-hati. Dia tak mau berspekulasi mengenai pelaku penyerangan. ’’Ini kali pertama dalam sejarah. Sekelompok orang masuk lapas dan melakukan pembunuhan,’’ ujarnya menyesalkan. Dia mendesak polisi segera menuntaskan kasus tersebut dan menghukum pelaku dengan hukuman setimpal. Dia menilai rangkaian kejahatan di lapas bukan masalah sederhana. Setidaknya, telah terjadi perusakan fasilitas, penganiayaan aparatur, dan pembunuhan keji. Hadiono menambahkan, Rabu (19/3), ada dua anggota Kodam IV/Diponegoro, yakni Serka Heru Santoso dan Sertu Priyono, yang sedang bertugas. Kemudian, salah seorang dibunuh dan seorang lagi dibacok preman. (jpn)

Polisi Susah Buktikan Delik Santet JAKARTA - Rencana memasukkan klausul kejahatan santet dalam revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) bakal menyulitkan kepolisian. Pasal santet akan sulit dijadikan dakwaan di pengadilan karena mustahil disertai dengan alat bukti yang terukur. “Sepanjang saya menjadi polisi dan penyidik, belum pernah ada tersangka maju (ke pengadilan) karena santet,” ujar Kombes Pol (Purn) Alfons Loemau dalam sebuah diskusi di Jakarta kemarin (23/3). Pria yang kini berprofesi sebagai advokat itu menyatakan, jika pasal santet diundangkan, akan menimbulkan beragam tafsir yang menyulitkan penyidikan. Alat bukti yang terukur juga akan sulit didapatkan polisi.”Penyidikan akan menjadi polemik yang tak berkesudahan,” ujarnya. Alfons menambahkan, selama ini polisi bisa saja mengenakan pasal 378 KUHP untuk kejahatan santet. Itu adalah pasal yang mengatur

tentang penipuan. Namun, kata Alfons, pasal tersebut tetap tidak pas diterapkan karena bakal menimbulkan penafsiran berlebihan atas undang-undang. “Jangan sampai kami dianggap membuat ketidakpastian hukum,” ujarnya. Di tempat yang sama, pakar hukum pidana yang juga perumus Revisi UU KUHP Andi Hamzah menyatakan, pasal 293 yang mengatur delik santet hanya dikenakan kepada orang yang mengumumkan dirinya memiliki kemampuan supranatural itu. “Bukan persoalan santetnya, tapi mengumumkan kena pidana,” ujar Andi. Menurut Andi, pidana santet bukan tergolong pidana material. Sebab, sifat pidananya sulit dibuktikan. Pidana santet bersifat formal, seperti halnya penghasutan atau penghinaan. Paranormal yang juga anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Permadi menilai, aturan pidana santet tidak

boleh dilihat dari satu sisi. Santet seperti ilmu hitam memang merugikan, namun ada juga santet yang tujuannya menolong seseorang seperti pengobatan alternatif. “Itu namanya juga santet, jadi harus dilindungi,” ujar Permadi. Menurut Permadi, ahli hukum yang merumuskan pasal santet harus satu pendapat. Sebab, banyak juga yang menyatakan santet itu tidak ada. Jika dipastikan para ahli sepakat soal santet, Permadi mengusulkan agar pembahasan definisinya juga melibatkan ahli ilmu gaib itu. “Timnya harus ada ahli santet. Karena dia tahu persis siapa yang menyantet. Termasuk untuk merumuskan definisi santet itu melenceng atau tidak. Karena banyak fitnah kepada penyantet,” ujarnya mengingatkan. Anggota Komisi III DPR Achmad Dimyati Natakusumah menyatakan, DPR tidak akan begitu saja menerima pasal santet itu dalam pembahasan. (jpn)


PEMILU

3

Rakyat Bengkulu  Minggu, 24 Maret 2013

CALEG Berkarya untuk Rakyat KETUA Badan Legislasi (Baleg) DPRD Provinsi Bengkulu, Budi Darmawansyah, SE, MM memastikan akan maju kembali sebagai bacaleg DPRD Provinsi Bengkulu pada Pemilu 2014. Sama seperti BUDI DARMAWANSYAH Pemilu 2009 lalu, pria kelahiran Jakarta, 27 Desember 1968 ini maju melalui daerah pemilihan Kepahiang dari Partai Golkar. “Sama seperti motto partai, saya ingin terus berkarya untuk masyarakat Bengkulu. Memperjuangkan aspirasi dan nasib masyarakat melalui jalur politik,” kata Budi Darmawansyah. Bila diamanahkan rakyat duduk kembali sebagai anggota DPRD Provinsi periode 20142019, dia berjanji kembali fokus mendorong program peternakan dan pertanian. Dia yakin perekonomian masyarakat akan tumbuh, bila kedua program tersebut terus dikembangkan. Salah satunya, dengan cara terus meningkatkan alokasi anggarannya. “Bukan hanya budidaya kopi, Kepahiang juga sangat potensial untuk dikembangkan peternakan,” kata Budi Darmawansyah.(ble)

Tidak Disarankan Dokter Jiwa, Calon KPU Gugur Pagi Ini, Tes Psikologi BENGKULU – 67 calon anggota KPU Provinsi Bengkulu akan mengikuti tes psikologi tertulis di Hotel Nala Sea Side, pagi ini. Mereka akan dijajal sejumlah pertanyaan dalam rangka untuk mengetahui tingkat intelegensia, sikap kerja dan kepribadian. Juru Bicara Tim Seleksi (Timsel) Calon Anggota KPU Provinsi, Drs. H. Khairuddin Wahid, MA mengatakan semua pelamar anggota KPU Provinsi wajib mengikuti tahapan tes psikologis tertulis. Termasuk tes psikologis lainnya yakni wawancara dan diskusi kelompok. Sebab semua akan menjadi bahan penilaian bagi tim medis Rumah Sakit Jiwa Ketergantungan Obat (RSJKO) Soeprapto sebelum menyimpulkan hasil.

“Kesimpulan dari tim medis rumah sakit jiwa ada 3 yakni disarankan, dipertimbangkan dan tidak disarankan. Kalau dipertimbangkan, sementara nilai lainnya bagus seperti tes kesehatan dan tertulisnya bagus masih ada harapan untuk lolos. Namun kalau dari kesimpulannya nanti tidak disarankan, sepertinya tidak bisa lolos,” kata Khairuddin Wahid. Sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 2 Tahun 2013 tentang Seleksi Anggota KPU Provinsi dan Anggota KPU Kabupaten/Kota dikatakan seorang anggota KPU Provinsi nantinya memiliki tingkat intelegensia, sikap kerja dan kepribadian yang baik. “Bila tidak, dikhawatirkan sulit untuk bekerja secara maksimal,” tandas Khairuddin Wahid. Dia mengatakan untuk tes psikologi tertulis hari ini semua pembuatan materi lembar pertanyaan diserahkan kepada tim medis.(ble)

biodata Nama : Budi Darmawansyah, SE, MM TTL : Jakarta, 27 Desember 1968 Pekerjaan : Pengusaha/Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Nama Istri : Eva Faradila, S.Sos RIKY/RB

MENANG: Sekretariat DPW PKS Provinsi Bengkulu menjadi tempat berkumpul pengurus PKS untuk merancang strategi memenangkan Pemilu 2014.

Hadiah Kepahlawanan SEORANG jendral di TNI AD memanggil 3 orang prajurit yang dianggap pahlawan setelah bertugas di Aceh. Saya akan memberi anda hadiah. Yang harus kalian lakukan adalah menentukan dua titik di tubuh kalian, dan saya akan memberikan 100 ribu untuk tiap sentinya. Kita mulai dari kamu. Aztech : “Dari ujung kepala ke ujung kaki , Pak.” Jendral : “Bagus, 180 senti, kamu mendapat 18 juta, lumayan untuk beli krupuk” Lembayung : “Dari ujung jari kiri ke ujung jari kanan, Pak” Jendral : “Bagus sekali, 185 senti, total 18,5 juta. Cukup buat beli cemilan” G e r - ber : “Dari pundak ke kelingking, Pak” Jendral : “Aneh, tapi baiklah.” Pada saat sang Jendral mulai mengukur, “Mana kelingkingmu, Nak?” G e r b e r : “ D i Ac e h, Pak”(net)

PKS Maksimalkan Peran Kader BENGKULU – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tetap optimis masuk tiga besar sebagai partai pemenang Pemilu 2014. Meskipun kabar miring kerap kali menerpa partai berazaskan Islam ini. Salah satunya yakni telah ditetapkannya Lutfhi Hasan Ishaq sebagai tersangka oleh Komisi Pemilihan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap impor daging. Saat penetapan tersangka itu, Lutfhi masih menjabat sebagai Presiden PKS. “Insyah Allah, isu dan opini yang muncul di beberapa media itu tidak mempengaruhi pemilih. Mereka akan tetap menjatuhkan pilihannya kepada PKS pada Pemilu 2014 mendatang. Kami yakin itu,” kata Ketua DPW PKS Provinsi Bengkulu, Dedy Haryono, ST saat dihubungi via telepon berada di Banda Aceh, kemarin (23/3). Salah satu bukti nyata bahwa kabar negatif itu tidak menjatuh-

kan citra yang telah dibangun PKS yakni hasil Pemilukada Jawa Barat dan Sumatera Utara yang digelar baru-baru ini. Kader yang juga jago partai berlambangkan padi dan bulan sabit kembar itu yakni Ahmad Heryawan dalam Pemilukada Jabar dan Gatot Pujo Nugroho dalam Pemilukada Medan mampu tampil sebagai pemenang diatas rival politiknya yang berasal dari kader parpol besar seperti Partai Golkar, Partai Demokrat, PDI Perjuangan maupun PAN. “Menurut saya masyarakat kita lebih melihat kader PKS pada realitanya. Baik dalam berpolitik maupun hubungan sosial dan bermasyarakat. Jadi tidak begitu terpengaruh dengan opini-opini yang terbangun di media,” tandas Dedy Haryono. Untuk itu salah satu grand strategi yang digunakan PKS menjelang Pemilu 2014 yakni mengoptimalkan peran kader dan struktur atau yang disingkat dengan program PKS. Dia mengatakan kader maupun bacaleg diminta untuk terus menggaungkan program, visi dan misi partai. Selain

itu dalam bersentuhan dengan masyarakat juga membangun citra yang positif. “Dengan harapan dapat terus meningkatkan elektabilitas partai menjelang Pemilu 2014 mendatang. Silakan kader maupun bacaleg membangun pencitraan dirinya juga. Namun dengan catatan harus sprotif dan tidak menjatuhkan yang lain,” kata Dedy Haryono. Di bagian lain, dia mengatakan nama-nama bacaleg tingkat DPRD Provinsi Bengkulu maupun bacalaeg DPRD Kabupaten Kota sudah dihimpun dan sekarang tinggal ditetapkan oleh DPP PKS. Namun sayangnya, Dedy Haryono belum mau membeberkan kompisisi bacaleg tersebut. Namun informasi yang diperoleh RB, beberapa nama jago bacaleg tidak begitu mengalami perubahan dibandingkan dengan kompisisi kader PKS yang duduk di lembaga perwakilan rakyat saat ini. Misalnya saja untuk bacaleg DPR RI ada Syahfan Badri Sampurno, bacaleg DPRD Provinsi dapil Bengkulu UtaraBenteng Ahmad Zarkasi. “Kita tunggu saja ketetapan DPP PKS,” pungkas Dedy Haryono.(ble)

Spirit Menanam “Reborn” di Bukit Wartawan WONOSOBO – Pagi ini, Menko Perekonomian Hatta Rajasa dan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan bakal membuka camping pencinta, pemerhati, pengamat dan perawat lingkungan di Bukit Wartawan, Telaga Menjer, Wonosobo, Jawa Tengah. Bukit yang lima tahun lalu, menjadi penanda spirit para jurnalis di negeri ini saat merayakan Hari Pers Nasional (HPN) 2008 di Semarang. Di bukit itulah ribuan pohon konservasi ditanam oleh para kuli laptop dan kuli kamera. “Saya bangga, pekerja jurnalistik ini tidak sekedar mengkritik kerusakan lingkungan dan punahnya aneka vegatasi akibat pembalakan liar. Tetapi, wartawan juga secara konkret dan nyata, melakukan aksi penanaman pohon, membuat monument bukit wartawan, dan sekaligus menancapkan spirit cinta lingkungan,” sambut Menko Hatta Rajasa, yang sangat antusias dengan kegiatan “Edukasi Lingkungan Djarum Trees For Life di Bukit Wartawan” 24-26 Maret 2013. Lima tahun silam, saat memulai penanaman Bukit Wartawan ini, Menkominfo M Nuh yang hadir bersama semua organisasi kewartawanan di tanah air. Setelah lima tahun ditanam, seperti apa pohon-pohon yang dirancang sebagai water catching system itu? Setinggi apa mereka? Sesubur apa mereka? Seberapa besar kontribusinya buat produksi oksigen di sana? Sambil menyelam minum air, sambil camping selama tiga hari, sekaligus melihat ke belakang, spirit menanam wartawan kala itu. “Spirit itulah yang reborn! Lahir kembali! Semampang masih musim hujan, masih banyak air, ayo kita galakkan menanam pohon lagi,” sebut Hatta. Kemah yang diikuti sekitar 270 peserta yang berasal dari unsur pencinta alam, penggerak lingkungan, mahasiswa, wartawan, organisasi sosial kemasyarakatan ini menjadi sangat unik. Karena selain melakukan penanaman pohon, kerja bakti pembersihan Telaga Menjer, juga diisi dengan workshop bertema lingkungan. “Workshop ini mencakup dua sasaran, pertama, menginspirasi peserta akan penting dan mendesaknya budaya menanam. Kedua, mengajari teknis, bagaimana memberdayakan setiap jengkal tanah untuk pohon. Bagi Djarum Foundation, edukasi lingkungan semacam ini sudah dilakukan sejak tahun 1989, dan secara konsisten dijalankan hingga saat ini,” tambah Primadi M Serad, Program Director Djarum Foundation. Pertanyaannya, mengapa di Wonosobo yang jauh di Jawa Tengah sana? “Yang pasti, Bukit Wartawan itu di seluruh penjuru dunia tidak akan ditemukan, karena han-

ya ada di Wonosobo. Hanya wartawan Indonesia saja yang punya bukit konservasi, bukit untuk water catching area. Hanya wartawan Indonesia juga yang selain ahli reportase juga peduli lingkungan? Kebetulan, Bupati Wonosobo H Kholiq Arif juga mantan wartawan? Lengkap sudah, alasan mengapa kegiatan berskala nasional seperti ini dipusatkan di daerah,” jelas Primadi. Bupati Kholiq Arif menambahkan, bahwa selama ini dirinya menggunakan istilah “pohon”, “menanam”, dan “lingkungan” sebagai sarana untuk menjangkau apa saja. Tembok-tembok perbedaan, sekat-sekat konflik, barikade aliran, semua bisa diterobos dengan tiga password di atas. “Menanam pohon, mencintai lingkungan, bersahabat dengan alam itu menjadi kata kunci bagi saya. Karena itu, di Wonosobo saya punya Bukit Pramuka, Bukit Wartawan, Bukit Volkwagen, dan lainnya, yang menjadi monumen yang lebih bermakna bagi anak cucu kita,” ujar Bupati Kholiq Arif. Bukan hanya itu, Kholiq menyadari, Wonosobo itu pusatnya Jawa Tengah. Posisinya 100 kilometer dari Kota Semarang, juga 100 kilometer dari Jogjakarta. Jaraknya juga sama dengan ke Banyumas di pojok barat daya Jawa Tengah, maupun Tegal di sudut barat laut Jawa Tengah. Secara geografis betul-betul berada di tengah. “Secara topografi, Wonosobo itu berada di lereng gunung Sindoro dan Sumbing, yang posisinya paling tinggi. Posisi yang strategis, dan menjadi taruhan bagi wilayah-wilayah lain, seperti Kendal, Pekalongan, Banjarnegara sampai Cilacap, Temanggung sampai Magelang,” papar Kholiq. Kalau Wonosobo rusak, hutannya gundul, saat musim hujan tiba, akan ada 13 daerah yang posisinya di aliri sungai Serayu yang bermata air di Dieng. Ke-13 daerah itulah yang mirip “Jakarta” sedangkan Wonosobo adalah “Bogor”-nya, saat terjadi banjir kiriman. Seperti yang terjadi saat ini, di Jakarta ada istilah “Banjir tak berarti hujan”, karena tidak hujan pun bisa banjir. “Saya tidak ingin situasi seperti itu menimpa Wonosobo dan sekitarnya,” jelas Kholiq. Karena itu, Bupati Kholiq sangat respek dengan program Djarum Trees For Life yang mencubit kembali spirit menanam di Bukit Wartawan. Kegiatan yang merupakan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Wonosobo, Kementerian Kehutanan RI, dan Djarum Foundation ini. Dia menyebut, Djarum sangat konsisten dengan program pro lingkungan. “Cita-cita besar, harus dimulai dari langkah kecil dan nyata!” ucap Bupati Kholiq.(*/prw)


4

CIK FACEBOOK Mela Komentar DLL

Rakyat Bengkulu

Jalan dan jembatan provinsi rusak, dana perbaikannya sampai Rp 162,2 miliar per tahun. Royalti alias pemasukan dari pertambangan batu bara cuma Rp 16,5 miliar per tahun. Besar pasak daripada tiang.(**)

Minggu, 24 Maret 2013

Untuk berkomentar, Anda bisa klik like dulu ke halaman komunitas Harian Rakyat Bengkulu

Sapariman Sapok Semua

Fajek Doank

Hariyantoni Kevin

Erwin Saputra

SI NIAT BURUK apapun situasi dan kondisi yg ada semua semata2 mau memperkaya diri,enak jadi koruptor dapat uang 10 milyar dihukum 4 thn. Saya i0 thn mau.semua orang mau. makanya siapapun korupsi satu milyar rupiah di hukum mati dan uang dikembalikan pd.negara.baru ada rasa takut orang 2

bangkrut bengkuluko lamo-lamo

Itu namonyo 100 kali lipat rugi. Jalan dimano-mano banyak yang rusak, kenyamanan berkendara saat ini sudah menjadi barang langkah yang semestinya menjadi hak rakyat karena setiap manusia hidup di Indonesia ini sudah dikenakan pajak.

Pake semen kek pasir tuh. Mungkin utk sementaro cik. Kalu bs truck yg melebihi kapasitas jgn masuk kota cik.

Wulan Item

PipIt MoEy

Rik Rek

Hendro Yayan

Cuman PaCak senyum ajo aMboo cik. Prcma koMent tapi dak kan d dengarnyo kek yg makan duit to.

teng tong.

Harus di selidiki trlebih dahulu cik. apo yo nian besar pasak dari pada tiang. jngan2 bnyak pelicinyo d jln.

Bnyk pajabat yg jdi pengusaha. Peraturan dbuat sesuai kepentingan pribadi/ golongan

Moko Maharani

Sup Priadi

Juju Dcr Seluma

Wury Golex Konco

Ga usah di perbaiki lg jalan yg rusak.. toh yg menikmati jg mereka para pengusaha & pejabat.. mending anggaran untuk perbaikan jalan di Pakai untuk Nyumbang Panti Asuhan & Orang2 yg tdk Mampu. Jelas Nian Pahalanyo Cik..!!??

Andai aku jd kpl daerah, mgkin tambah hancur bengkulu,,,

Pemerintah tidak tegas. Satu yang menjadi pertanyaan. Pemilik2 saham di pertambangan tu siapa. Biar ada jawaban,,kenapa pemerintah tidak tegas.

Besar pasak drpda tiang.karena tiangnya banyak digerogotin tikus and rayap.

KASUS SABU BEBAS 6287894855091 PEMERINTAHAN BRANTAKAN: PAK JAKSA COBA ANDA BACA LAGI DAN BUKA MATA JIKA KASUS SABU DI PUTUSKAN BEBAS KNAPA JAMRET DI HUKUM 1’4 TAHUN SEDANGKAN YG LEBIH BERAT ITU ADLAH KASUS NARKOTIKA APA KARNA JAKSA SUDAH DI KASI .. LEWAT BELAKANG.. MAJUNYA PENDIDIKAN

6282379106999 Cik.majunyo penddkn di bkl ko tergatung k guru, ortu,msrkt & pemrntah.andai nyo 4 kmpnen atau slah 1 dr nya tdk ju2r. Cak mano pendi2kn kto cik. LAMPU JALAN MATI LAGI 6289632955720 Terima kasih pak helmi. yang telah menghidupkan lampu jalan dikomplek kami selama sebulan. Dan sekarang 3 hari kebelakang.

MITRA TEHNIK Spesialis Service : AC KANTOR & AC RUMAH Melayani panggilan ke rumah Segera Hubungi

Afuk

Jl. Salak Raya Sp. Nico Motor

Lingkar Timur Bengkulu

 0736-349062 HP 08127825507

mATI TOTAL!!!. CALON KPU 6289660079581 MAKONYO KPU PROV.KERJO TU PAKAI O.. BUKAN PAKAI DOMPET.CTT BGI TIMSEL KPU PROV CORET S..,O..,A.. DRI CLN KPU DAK BECUS CAK IDAK ADO ORG LAIN AJO CIK.! PENDIDIKAN DAN KEKERASAN 6282371591637

SUARA Umar Bakri. Bpk2, pemmpin (PDDK,PGRI) kami guru sadar dan tau sstem Pddk di Negri ini sdh berobah. UU Prlidungan anak dan HAM itu sangat baik sekali. Tapi tlg lihat buahnya, kenakaln remaja, tawuran dan ke2rasan sexsual. Mengapa ini terjadi. Ini disebbkan org tua dan guru takut terjerat hkm. Banyak guru yg menyikapi dg masa bodo, mau disiplin apa idak trserh yg penting tidak marah, mukul dan dihukum. Uu PA DAN HAM oke, kalau tidak disikapi mau jadi apa anak2 bangsa ini. Sedangkan anak2 sekarang sudah terlalu. Yg namanya anak itu ia takut dan segan dulu baru ia hormat dan nurut kato guru. ... Tlg kami U. Bakri. UANG DEWAN PEMBINA 6282374049474 lpr ck, cam ko ha,untuk para DE-

WAN PEMBINA RSMY bengkulu berjamaah sama anak bini makan UANG orang sakit..apo idak MALU. SOLUSI UNTUK BS 6282374937375 PEMDA,MHS,PEMUDA DAN MASY BS,BLM ADA YG PEDULI DAN BISA CARI SOLUSI DG KETERBELAKANGAN KAB BS.SY PUNYA IDE HRS ADA PROG YG JLS PEMANFAATAN PEKARANGAN,TP TERNK JANGAN DI LIAR/LEPASKAN AKAL-AKALAN PEJABAT 628153916658 SK Tim Pembina RSMY itu hanya akal2an pjbt utk menghalalkan korupsi berjamaah. Perlu pula disidik Bank .. dan BUMD2 yg Komisaris/ Pembina juga pjbt/mantan.

Respon SISWA BOLOS MAIN SONG 6285769312390 Asslm.wrwb. Laporcik. Kalau bisa pak walikota bengkulu juga memerintahkan satpol pp nya dan polisi kususnyo polsek gading untuk melakukan patroli karena masih banyak pelajar yg sering bolos.kususnya di depan smp 18 dekat polsek gading. Hampir tiap hari ada anak sma dan smk yg bolos ngumpul main gap dan song. Hampir tiap hari cik dak cukup siang dismbung sampai malam cik. Kami warga la resah. Ka-

lau hari ju’mat nambah banyak cik biso 20 pelajar lebih. Warga solat juma’at anak2 tu makin asik main gap dan song cik. Dmkn trims cik JAWABAN Humas Pemda Kota Suryawan Halusi TERIMA kasih informasinya. Info ini tentu akan kami tindaklanjuti. Jika benar itu ada, maka kami akan melakukan tindakan penertiban atau razia pelajar di lokasi tersebut.(**)

Pembaca dapat mengirim Artikel atau Surat Pembaca dilengkapi foto dan identitas diri melalui e-mail: redaksi_rb@yahoo.com atau opini_rb@yahoo.com.

Rakyat Bengkulu

PEMBINA MANAJEMEN: DAHLAN ISKAN Pemimpin Umum/General Manager: HM.MUSLIMIN, Wakil Pemimpin Umum/Manajer Personalia: MUTIA AMPERIANA, Pemimpin Perusahaan: Hj. NURBAITI, Wakil Pemimpin Perusahaan: TITI EMI ARTSI. Pemimpin Redaksi: ZACKY ANTONY, Redaktur Pelaksana: PATRIS MUWARDI, Koordinator Liputan: ANNA MARIYOHANA, Redaktur: TARMANDI ALLBA, SUMARLIN, KOMI KENDY, BENNI HIDAYAT, BETTY HERLINA. Wartawan Kota: HERI APRIZAL, FAZLUR RAHMAN, RICKY DWI PUTRA, MUHARISTA DELDA, ANUGERAH WAHYU, IKSAN AGUS ABRAHAM, MASRIYADI (Fotografer) Wartawan di Daerah: ADE HARYANTO (Mukomuko), RAHMAN YASIN (Kepahiang), PERI HARYADI, (Seluma), ALBERTUS YUDI PRATAMA (Kaur), IRPANADI (Bengkulu Selatan), TRI SHANDY RAMADANI, (Bengkulu Utara), TUSDA ADHAM (Rejang Lebong ), WANDA FEBRIANDA (Lebong), HARMOKO (Bengkulu Tengah) , Sekretaris Redaksi: HASTINI. Setter: SULISTI HARTINI. Pracetak: SUTAMRIN (Kabag), FRAN SINATRA, PRAKOSO HARI, ARI WIDARYANTO, HENDRA IRAWAN PUTRA, Teknologi Informasi (TI): ZULHAMDI Manajer Iklan: TITI EMI ARTSI, Account Executive (AE), MA HERODES, WILMAN SITUMORANG, M. IRFANSYAH, Design iklan: BOY RAHMAN HAKIM, VORWANTO Manajer Pemasaran: HAZRIM, Staf Pemasaran PELITA PURBA, SIRHANUDIN, SAMRISMAN LUBIS, SUMANTRI, FRANKY. Manajer Keuangan: Hj. NURBAITI. Accounting: AGUS SUWARSONO, ELYA, SULUNG ERNAWATI Divisi Anak Perusahaan: SUKATNO, M FIRDAUS, JEFRI GINTING, PIHAN PINO, SOFYAN ARDI, WARSIMAN, ERWIN ABENDI, KARTUBI, WIRO IDRUS SALAM, DEDI WAHYUDI, DITA ASFANI, PURNAMA SAKTI, SYAHBANDAR, AZMALIAR ZAROS, dan BENI BAIJUMI. Penerbit: PT BENGKULU SEMARAK PERMAI Komisaris Utama: HM ALWI HAMMU, Komisaris: DWI NURMAWAN, LUKMAN SETIAWAN. Direktur Utama: H SUPARNO WONOKROMO. Direktur: HM. MUSLIMIN Alamat Redaksi/Pemasaran/Iklan: Graha Pena Rakyat Bengkulu Jalan P Natadirdja No. 69 KM 6,5 Bengkulu. Telepon (0736) 20882, 22060, 341694, 344754, 346771 Faximile (0736) 346770 Perwakilan Jakarta: Graha Pena Jakarta Lantai 6 JalanRaya Kebayoran Lama No. 16 Jakarta. (021)-53699581 Fax (021) 53651427 Percetakan: PT BENGKULU SINAR GRAFIKA Manajer Percetakan PRADAKINA, Operasional Percetakan: JOKO SANTOSO, MAWARDI, OZWARDI ARDIANSYAH, DEVI AFRIZAL, ARI YULIZAR, DEDI PRATAMA, MESTA DOMIZA. Tarif Iklan: Display (umum) Rp.33.000/mmk, sosial/keluarga/ pendidikan, film, dan ucapan selamat Rp 25.000/mmk, iklan baris/mini Rp 5.500/baris (min 3 baris, max 10 baris). Warna (minimal 1/4halaman) Rp 32.000/mmk satu warna, Rp 36.000/mmk (2 warna), dan Rp.48.000/mmk (full colour). Harga eceran Rp 4.000/eks, langganan Rp 108.000, luar kota tambah ongkos kirim. - Wartawan Rakyat Bengkulu dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita - Wartawan Rakyat Bengkulu dalam menjalankan tugas dibekali kartu identitas. - Isi di luar tanggung jawab percetakan.


Rakyat Bengkulu

 Minggu,

Teras MA Jamin Tetap Profesional JAKARTA - Tertangkapnya hakim Setyabudi ikut menyentil soal RUU KUHAP yang mengatur kewenangan KPK untuk menyadap. Dalam rancangan yang ditandatangani Ketua Tim RUU KUHAP Andi Hamzah itu, dinyatakan bahwa penyadapan harus dilakukan setelah mendapat izin dari hakim. Naskah akademik itu menyebutkan, penyadapan dilakukan dengan perintah tertulis atasan penyidik setempat setelah mendapat izin hakim pemeriksa pendahuluan. Dengan demikian, tidak ada kecuali, KPK pun dalam menyadap harus seizin hakim pemeriksa pendahuluan. Pengecualian izin hakim pemeriksa pendahuluan dalam keadaaan mendesak dibatasi dan dilaporkan kepada hakim melalui penuntut umum. Nah, hal itu tentu saja bertentangan dengan UU 30/2002 tentang KPK. Seperti diwartakan, UU memberikan kewenangan kepada KPK untuk menyadap tanpa izin pengadilan. Apakah hakim nanti tetap bisa profesional jika KPK dan Mahkamah Agung (MA) sudah bekerja sama memberantas hakim nakal? Kabiro Hukum dan Humas MA Ridwan Mansyur memastikan hakim tetap profesional. Jika RUU tersebut disahkan, dia menjamin hakim tidak akan sungkan saat KPK meminta izin menyadap teman sesama pengadil. ’’Tidak ada masalah, “janjinya. Apalagi, Ketua MA Hatta Ali sudah berkomitmen tidak ada perlindungan ke warga sendiri (anggota MA). Kalau bersalah, hakim tetap akan dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku. Itulah mengapa lembaga tersebut menyerahkan sepenuhnya penanganan dugaan hakim nakal ke KPK. “Tapi, itu masih RUU, belum resmi. Kalaupun harus demikian, hakim siap profesional, “jelasnya. Dia juga menyebut sikap tersebut sudah ditunjukkan selama ini. Contohnya, saat jaksa akan melimpahkan berkas ke pengadilan, ada tim hakim di luar yang menyidangkan untuk memeriksa supaya tidak ada kesalahan.(dim)

Telat Panen, Cabai Menipis JAKARTA - Mundurnya masa panen kembali menjadi penyebab kenaikan harga cabai. Penurunan luas area panen yang menggerus komoditas penting tersebut juga membuat pasokan mulai menipis. Ketua Dewan Hortikultura Nasional Benny Kusbini mengatakan, masa panen cabai diperkirakan baru bisa dimulai Mei. †Awalnya pembibitan dimulai Januari lalu dan bisa dipanen Maret atau April. Karena ada banjir, rusak semua. Jadi, mulai pembibitan Februari, bisa dipanen sekitar Mei, “kata Benny kepada Jawa Pos kemarin (23/3). Harga cabai di pasaran kini sudah menembus Rp 50 ribuan atau hampir dua kali lipat dari harga normal sekitar Rp 28 ribu. Kenaikan harga cabai tersebut cukup memukul konsumen, terutama setelah didera krisis harga bawang. Benny mengatakan, dengan menipisnya stok cabai, pedagang mulai sulit mendapat pasokan. Dia memperkirakan harga cabai bisa menyamai rekor bawang yang sempat menembus Rp 80 ribu. Namun, dia optimistis harganya bakal kembali normal ketika sudah masuk masa panen. Dia menambahkan, cuaca ekstrem juga akan menurunkan produksi cabai. Luas area panen pun menyusut hingga 40 persen. Menurut dia, sesudah normal pada Mei, harga cabai kembali naik setelah stok aman berakhir pada Agustus. Terpisah, Sekretaris Jenderal Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Ngadiran mengungkapkan, harga cabai mulai melonjak pekan lalu. Saat ini rata-rata harga cabai di wilayah Jabodetabek mencapai Rp 45 ribu hingga Rp 50 ribu per kilogram. Kenaikan harga cabai baru terjadi pada jenis rawit. Cabai jenis lain masih normal. Misalnya, harga cabai merah keriting masih stabil di kisaran Rp 22 ribu. Namun, kata Ngadiran, kenaikan harga cabai biasanya menular. ‘‘ Jika satunya naik, pasti lainnya bakal ikut naik,’’ ucapnya. (uma/c10/sof)

POLITIK & HUKUM

POL KUM

5

24 Maret 2013

KPU Pertahankan Pejabat

KULIAH UMUM: Menteri BUMN Dahlan Iskan memberikan kuliah umum di depan ratusan mahasiswa Untan di Gedung Rektorat kemarin (23/3).

Polisi Uber Firman ke Medan? BENGKULU – Setelah memasukkan mantan Bendahara Pengeluaran Universitas Bengkulu (Unib), M. Firman Azhari alias Firman alias Boy dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), penyidik Polda Bengkulu semakin gencar melakukan pelacakkan. Informasi didapati RB, polisi tak hanya terus mengawasi rumah Firman yang ditunggui istrinya Umi Kalsum dan 2 anaknya di Pekan Sabtu, tetapi melakukan pengejaran ke beberapa daerah yang dimungkinkan tempat Firman sembunyi. Menurut sumber RB, salah satu daerah yang akan didatangi polisi, Medan Sumatera Utara (Sumut), daerah asal istri Firman. Kemungkinan Firman kabur bersama mobil Avanza ke Medan, cukup memungkinkan. Berdasarkan keterangan sejumlah warga yang berada di sekitar tempat tinggal Firman ditemui RB, menyebut jika sebelum kasus ini, Firman asli Pekan Sabtu, Kota Bengkulu ini, bersama istri dan anaknya (tertua kelas 1 SD) memang kerab pulang ke Medan. “Masih melakukan pencarian, sejauh ini kami masih melacak keberadaan Fi tersebut, semoga saja segera dapat ditemukan,” ujar Direktur Reskrimsus Polda Beng-

kulu Kombes Pol. Drs. SM. Mahendra Jaya didampingi Kabid Humas Polda Bengkulu AKBP. Heri Wiyanto, SH, tanpa mau menyebutkan lokasi pencarian. Penyidik optimis buronannya tersebut akan segera tertangkap. Kesaksian Firman sangat dibutuhkan penyidik dalam mengungkap dugaan korupsi dana kas Unib sebesar Rp 5,2 miliar. Dari keterangan Firman ini, tentu akan membuka jalan mengungkap keterlibatan pihak lainnya. Karena kecil kemungkinan, penggelapan dana sebesar dilakukan Firman sendirian. Salah satu tetangga Firman yang enggan menyebutkan namanya mengatakan jika dulunya Firman yang dikenal baik dan nggak neko-neko ini jika ada liburan sering pulang ke Medan dengan menggunakan mobil pribadinya. Diketahui orangtua sang istri Umi Kalsum selama ini memang bertempat tinggal di Medan, namun lantaran membantu Umi Kalsum mengasuh dua putranya ibu dari Umi Kalsum sejak beberapa bulan terakhir berada di rumah Firman di Pekan Sabtu. Sikap tertutupnya Umi Kalsum, staf Tata Usaha (TU) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota

tersebut juga memunculkan kecurigaan jika sang istri menyimpan rahasia penting dibalik buronnya mantan guru ngaji tersebut. Tidak hanya kepada wartawan, kepada tetangga sekitar Umi juga hampir jarang berkomunikasi. Sesuai jadwalnya, pagi hari ia berangkatkerjadenganterlebihdahulu menutup rapat serta mengembok pagar besi rumah. Begitu juga pada siang harinya. Selepas pulang kerja, ia masuk ke dalam rumah dan menutup serta mengunci lagi pintu pagar tersebut. “Kami sangat jarang berkomunikasi, meskipun terbilang tetangga hampir tidak pernah bercakap-cakap,” kata pria berjenggot lebat yang rumahnya persis di samping belakang rumah Firman. Hal senada juga diutarakan tetangga Firman, Kusno, walaupun persis bersebelahan dengan rumah Firman namun dengan Umi Kalsum tidak pernah terlibat percakapan. Diakuinya, jika secara tidak sengaja bertemu saat ia keluar rumah palingan hanya sekadar senyum dan negur alakadarnya saja. “Nggak pernah mas ngobrolngobrol mas, setahu kami setiap harinya memang seperti itulah sejak nggak ada Firmannya,” kata Kusno. (zie)

JAKARTA - Pemerintah Indonesia mulai geram dengan sikap Malaysia yang tak junjung memperketat pemberian visa bagi para tenaga kerja ilegal. Pemerintah Malaysia belum mencabut journey performed (JP) visa yang selama ini bisa memicu pasar gelap tenaga kerja di negeri jiran tersebut. “Kami mempertanyakan komitmen pemerintah Malaysia, terutama pihak Kementerian Dalam Negeri-nya untuk mengatasi hal ini (TKI ilegal), “kata Staf Khusus Menakertrans Dita Indah Sari di Jakarta kemarin (23/3). JP visa adalah izin tinggal sementara di Malaysia yang diterbitkan untuk warga-warga negara non-commonwealth atau yang tidak masuk persemakmuran Inggris. Pemerintah Malaysia ker-

ap memberikan JP visa kepada tenaga kerja Indonesia (TKI) tak berdokumen ketika sudah menginjakkan kaki di sana. Pemberian JP visa seperti itu, lanjut Dita, jelas bertentangan dengan Protocol Amending the MoU 2011 dan UU 39 Tahun 2004 tentang Penempatan-Perlindungan TKI. Padahal, dalam pertemuan Joint Working Group (JWG) ke-8 pada akhir September 2012, delegasi Malaysia menyatakan telah menghentikan penerbitan JP visa, kecuali pada orang-orang tertentu. Menurut Dita, pernyataan delegasi Malaysia tersebut tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan. Dita mengungkapkan bahwa data milik Atase Tenaga Kerja di KBRI Malaysia Agus Triyanto menyatakan, sejak nota kesepahaman

(MoU) diteken pada Mei 2011, sekitar 20.000 warga Indonesia masuk Malaysia dengan JP visa. Dita menekankan, pemerintah Indonesia “khususnya delegasi dalam pertemuan JWG dan JTF (Satgas Bersama RI-Malaysia” tidak akan berhenti mempersoalkan skema JP visa itu. Kedua pihak juga akan terus menagih komitmen pemerintah Malaysia untuk memenuhi janjinya dan mematuhi MoU. ‘‘Kami menghormati regulasi internal negara Malaysia. Saat ini kami tidak sedang menuntut Malaysia mengubah UU-nya. Yang kami minta adalah penuhilah janji, jalankanlah komitmen bersama’,’ tegasnya. Masih ada kebijakan pemberian JP visa tersebut, persoalan TKI ilegal akan terus terjadi. (ken)

RI Protes Malaysia Soal Longgarnya Izin Tinggal

BENGKULU – Meski mendapat penolakan dari kalangan mahasiswa dan lembaga swadaya masyarakat (LSM), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu memberikan isyarat tetap mempertahankan kalangan pejabat sebagai nominasi calon tim seleksi anggota KPU Kabupaten/Kota. Rektrutmen calon timsel tetap berjalan sesuai dengan jadwal dan tahapan. “Saya apresiasi masukan dari LSM dan mahasiswa. Mereka kritis. Namun dalam peraturan perundang-undangan tidak larangan bagi kalangan birokasi untuk menjadi timsel. Mereka mempunyai peluang dan hak yang sama,” kata Ketua KPU Provinsi Bengkulu, Soemarno, M.Pd, kemarin (23/3) siang. Dia menjelaskan berdasarkan Peraturan KPU Nomor 02 Tahun 2013 Tentang Seleksi Anggota KPU Provinsi dan Anggota KPU Kabupaten/Kota disebutkan syarat-syarat menjadi timsel KPU Kabupaten/Kota yakni berpendidikan paling rendah S-1, berusia paling rendah 30 tahun, dilarang mencalonkan diri sebagai calon Anggota KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota di seluruh wilayah Indonesia, memiliki reputasi, kredi-

bilitas, integritas dan rekam jejak yang baik, memahami permasalahan pemilu, tidak menjadi anggota partai politik sekurang-kurangnya dalam jangka waktu 5 tahun terhitung pada saat terdaftar sebagai calon Tim Seleksi dan tidak sedang menjabat sebagai anggota KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota. “Kami tidak ingin ketika membatasi kalangan birokrasi, malah dituding melanggar aturan dan diskriminasi. Karena memang tidak ada dasarnya menolak mereka,” tambah Soemarno. Sambung Soemarno, dalam pasal lainnya dikatakan kelengkapan persyaratan calon timsel salah satunya meliputi surat rekomendasi dari pimpinan instansi atau pimpinan organisasi, dalam hal calon anggota timsel diusulkan oleh instansi atau organisasi profesi. “Intansi itu diantaranya dapat berasal dari pemerintah daerah. Namun saya juga berharap kepada mahasiswa maupun kepada para LSM tidak melihat dari satu sisi saja. Jangan dilihat dari sisi yang bersangkutan merupakan dari kalangan pejabat atau birokrat, tetapi lihat mereka dari sisi lain, ” tandas Soemarno. (ble)

Juanda : Nasib PKPI Bakal Seperti PBB Besok Diputuskan BENGKULU – Setelah mengalami perjalanan yang cukup panjang akhirnya nasib Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) akan diputuskan oleh KPU RI, Senin (25/3). Itu menyusul putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Jakarta memenangkan perkara partai besutan Sutiyoso itu. Meski baru diputus besok, namun Guru Besar Hukum Tata Negara (HTN) Universitas Bengkulu, Prof Dr Juanda SH MH sangat berkeyakinan PKPI akan bernasib sama dengan Partai Bulan Bintang (PBB). Yakni ditetapkan sebagai peserta Pemilu 2014 mendatang. “Keyakinan itu karena kasusnya sama dengan PBB, masalahnya juga sama dan putusan dan PT TUN juga sama. Jadi secara hukum menurut saya tidak ada alasan bagi KPU mendiskriminasi PKPI,” kata Juanda, kemarin (23/3). Dia mengingatkan, sangat bersiko bagi KPU RI bila PKPI tidak diloloskan. Dapat menjadi preseden buruk dalam percaturan politik di Indonesia. Masyarakat juga akan menilai KPU RI sebagai lembaga penyelenggara Pemilu yang tidak berkualitas. “Kalau PKPI tidak diloloskan, nampak sekali kalau KPU tidak adil terhadap parpol. Kalau soal seperti ini saja demikian, bagaimana dengan skala yang lebih besar lagi ke depan. Bisa dipertanyakan,” tandas Juanda. Divisi Teknis KPU Provinsi Bengkulu Okti Fitriani, S.Pd, M.Si mengatakan

JUANDA

akan segera mensosialisasikan PKPI bila dinyatakan lolos sebagai peserta Pemilu 2014. “Kami hanya menunggu saja keputusan dari KPU RI. Kalau lolos kami terima,” kata Okti Fitriani. Bila lolos, maka PKPI juga berhak mendaftarkan bacalegnya ke KPU Provinsi maupun KPU Kabupaten/Kota sesuai dengan tingkatannya. Seleksi dan penyusunan bacaleg dilakukan oleh partai politik masing-masing. Parpol peserta Pemilu melakukan seleksi bacaleg anggota DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 Tentang Pemilu dikatakan bahwa seleksi bakal calon dilakukan secara demokratis dan terbuka sesuai dengan anggaran dasar, anggaran rumah tangga, dan/atau peraturan internal parpol. Dan disusun dalam daftar bakal calon oleh partai politik masing-masing. Daftar bacaleg anggota DPRD provinsi ditetapkan pengurus parpol provinsi. Sedangkan bacaleg kabupaten/kota oleh pengurus parpol tingkat kabupaten/ kota.(ble)


6

Rakyat Bengkulu

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19

Tipe Kendaraan Isi Silinder (CC) Harga (Rp) Carry Pick Up 1,5 FD 1500 103.350.000,00 Carry Pick Up 1,5 WD 1500 105.600.000,00 Real Van DX 1500 115.850.000,00 Real Van GX 1500 123.850.000,00 Mega Carry 1500 105.850.000,00 Mega Carry Xtra 1500 110.850.000,00 APV BV Low 1500 105.250.000,00 APV BV High 1500 113.450.000,00 APV GE-Face To face 1500 146.350.000,00 APV GE-PS 1500 149.350.000,00 APV GL ARENA 1500 159.350.000,00 APV GX ARENA 1500 170.350.000,00 APV GX AT ARENA 1500 181.850.000,00 APV SGX ARENA 1500 176.050.000,00 APV LUXURY MT R15 1500 186.050.000,00 APV LUXURY AT R15 1500 196.400.000,00 APV LUXURY MT R17 1500 190.050.000,00 APV LUXURY AT R17 1500 201.400.000,00 Karimun Estilo 1000 142.600.000,00 Splash GL 1200 158.450.000,00 Ertiga GA 1400 150.500.000,00 Ertiga GL 1400 164.500.000,00 Ertiga GX 1400 176.500.000,00 Swift GL MT 1400 177.900.000,00 Swift GL AT 1400 189.300.000,00 Swift GX MT 1400 184.600.000,00 Swift GX AT 1400 196.000.000,00 SX4 Cross Over MC M/T 1500 223.600.000,00 SX4 Cross Over MC A/T 1500 235.050.000,00 SX4 RC1 M/T 1500 247.400.000,00 Sumber : PT. Kangaroo Motor Mandiri Bengkulu

DAFTAR HARGA JUAL KIA WILAYAH BENGKULU

Tipe All New Sportage Manual Option All New Sportage Automatic Option All New Sportage Automatic Platinum All New Picanto Manual Option I All New Picanto Manual Option I All New Picanto Automatic Option I All New Picanto Automatic Option II All New Picanto Automatic Platinum All New Rio Manual Option All New Rio Automatic Option Pregio Manual SE Option 2,7L DSLMT Pregio Manual Ambulance International Pregio Manual Ambulance Std Pregio Manual Ambulance Jenazah Big Up Manual Pick Up PS Travello Manual 16 Seat Option 2 Long Travello Manual Ambulance Int P.S Travello Manual Ambulance Std P. S Travello Manual Ambulance Jenazah

Per 22 Maret 2013 Mata Uang CNY EUR HKD JPY SGD USD Nilai Tukar (Rp) SAR KODE USD CNY EUR JPY SGD HKD

Silinder (CC) 2000 2000 2000 1200 1200 1200 1200 1200 1400 1400 2.700 2.700 2.700 2.700 2.700 2.700 2.700 2.700 2.700

Harga (Rp) 290.629.500 323.006.000 376.706.000 149.013.000 151.013.000 163.283.500 165.283.500 177.153.500 186.146.000 199.626.000 268.232.000 346.763.500 337.616.000 364.259.000 162.411.000 223.221.000 295.986.000 234.725.000 234.626.000

INFO KURS Nilai 1.00 1.00 1.00 100.00 1.00 1.00

Kurs Jual (Rp) 1,561.45 12,644.41 1,261.47 10,312.80 7,834.85 9,792.00

1.00

Kurs Beli (Rp) 1,545.82 12,515.92 1,248.82 10,208.51 7,755.82 9,694.00

2,580.33 NAMA MATA UANG DOLAR AMERIKA CHINA YUAN EURO JAPANESE YEN SINGAPORE DOLLAR HONGKONG DOLLAR

INFO HARGA LOGAM MULIA

Nama Produk Jual Logam Mulia 509,500 UBS Gold 99.99% 510,000 Emas 99.5% 500,000 Perak SRH 99.9% 11,500 Perak HMV 16,000 Sumber: Antamgold, 22/3/2013

Beli 505,500 507,000 497,000 11,000 11,000

Minggu, 24 Maret 2013

Efisiensi Bank Terendah

DAFTAR HARGA JUAL SUZUKI WILAYAH BENGKULU No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30.

IKSAN/RB

PUAS: Pencinta Daihatsu memiliki keuntungan ganda bila berbelanja khusus di Bulan Maret, terlebih pembeli Xenia. Supervisor Daihatsu Bengkulu Hariel Watoni, SE mengatakan, khusus membeli Xenia tipe apa saja, pembeli berhak dapat program Daihatsu Puas berhadiah 9 kilogram emas plus bebas service hingga 60 kilometer mengacu di buku service. Bisa dapat cash menarik dan mendapat pelayanan kredit ringan uang muka 20 persen dengan angsuran dibayar dimuka (ADDM).

Beragam Produk Samsung Didiskon BENGKULU - Telkomsel menggelar pameran IT hingga 7 April 2013 di Mega Mall Pasar Minggu. Mitra yang digandeng adalah San-san Cell, EraPhone, MDP Palembang. Telkomsel Sales Agen Wahyu Budianto mengatakan, dalam kegiatan ini tersedia beragam smartphone Samsung Galaxy S3, Samsung Note 10.1 Samsung 18190 Galaxy S3 Mini Samsung N7100 Galaxy Note 2 Gray. “Semua produk dari Mitra Eraphone dan diberi harga diskon,” ujar Wahyu, Sabtu (23/3). Potongannya, lanjut Wahyu, Samsung Galaxy S3 dari harga Rp 6,499 juta didiskon Rp 200 ribu, sehingga cukup bayar Rp 6,299 juta. Samsung Note 10.1 dari harga Rp 6,999 juta didiskon Rp 200 ribu, sehingga cukup bayar Rp 6,799 juta. Samsung Galaxy 18190 Galaxy S III Mini dari harga Rp 3,499 juta didiskon Rp 100 ribu, sehingga cukup bayar Rp 3,399 juta. Samsung N7100 Galaxy Note dari harga Rp 7,499 juta didiskon Rp 225 ribu sehingga cukup

bayar Rp 7,274 juta. Untuk kategori hanpdhone, tersedia handphone murah dengan nama Venera seharga Rp 170 ribu dengan fitur lengkap. Diantaranya digital camera, bluetooth, FM radio, Vibrate, MP3 dual simcard. Wahyu menambahkan, merek venera juga tersedia 1 jenis Tabs yang lagi booming yakni Tabs tipe 902. Di banderol harga Rp 1,649 juta, WiFi, Televisi, 3G network, memiliki kecepatan 1 GHz. “Yang penting sudah berbasis android 4,0,” kata Wahyu. Produk lain yang juga bisa dilirik konsumen berupa, Blackberrry dan Nokia Lumia 620 yang memiliki fitur lengkap. Blackberry tipe Z10 dibenderol harga Rp 7,150 juta sementara untuk Nokia Lumia 620 dibanderol harga Rp 2 jutaan. Konsumen, sambung Wahyu, setiap melakukan satu transaksi berhak atas bonus pulsa senilai Rp 20 ribu - Rp 50 ribu plus doorprize berupa hadiah menarik. (iks)

JAKARTA - Efisiensi terus menjadi isu panas di sektor perbankan. Rendahnya efisiensi seolah menjadi nila di tengah cemerlangnya kinerja profitabilitas perbankan di Indonesia. Kepala Ekonom Bank Negara Indonesia (BNI) Ryan Kiryanto mengatakan, dari sisi efisiensi, perbankan di Indonesia memang masih sangat rendah. “Bahkan, termasuk yang terendah dibanding negaranegara Asean,” ujarnya. Data Bank Indonesia (BI) menunjukkan, rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) perbankan di Indonesia ada di level 74,1 persen. Sebagai gambaran, BOPO perbankan di Thailand di kisaran 49,2 persen, Vietnam 46,8 persen, dan Malaysia 45,95 persen. Semakin tinggi BOPO, maka bank semakin tidak efisien. Menurut Ryan, tingginya BOPO perbankan di Indonesia dipicu oleh banyak hal. Salah satu faktor utama adalah siklus

perbankan di Indonesia yang kini sedang tumbuh, sehingga perbankan membutuhkan banyak biaya untuk ekspansi. “Pembukaan kantor, ATM, sistem IT, itu semua butuh banyak biaya. Kalau di negara lain, ekspansinya sudah mentok,” katanya. Ryan menyebut, faktor geografis Indonesia yang memiliki wilayah sangat luas dan terdiri dari ribuan pulau juga membuat ekspansi jaringan menjadi jauh lebih mahal dibandingkan perbankan di negara yang lebih kecil. Meski demikian, lanjut Ryan, perbankan tidak bisa terusterusan menggunakan alasan kondisi geografis sebagai pembenaran rendahnya efisiensi. Sebab, seiring pemberlakuan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) mulai 2015 dan berlaku penuh untuk sektor keuangan pada 2020, perbankan Indonesia harus siap bersaing. “Kalau masih tidak efisien seperti saat ini, bank di Indonesia bisa kalah bersaing,” ucapnya. (owi/kim)

Mulai Dilirik Calon Pembeli Bazar Mobil dan Motor Seken BENGKULU - Bazar Mobil dan motor seken di Halaman Parkir Graha Pena, Sabtu (23/3) mulai diminati calon pembeli. Sejak pukul 08.00 WIB sampai sore kemarin, puluhan motor dan mobil terpajang rapi di Halaman Graha Pena menunggu calon pembeli. Pemilik showroom di Kota Bengkulu mobil dan motor memajang puluhan stok, beragam merek, tipe dan tahun produksi. Meski transaksi belum terpantau , namun informasi seputar kondisi motor dan mobil yang ditaksir sudah mulai terjadi. Layaknya jual beli motor dan mobil seken, calon pembeli masih menakar mobil dan motor dari segi tahun produksi, masa pemakaian, termasuk harga yang ditawar. Saat ini penawaran masih diangka antara Rp 98 juta hingga Rp 307 juta, dengan masa tahun tahun produksi mobil antara tahun 2010-2012. Jenisnya antara lain, Kijang LGX, Toyota Innova, Toyota Azanza, daihatsu Xenia, Toyota Fortuner,Mobil Pick Up L300.

Sementara konsumen sudah terpantau yang datang membawa budget kurang dari harga yang ditawarkan konsumen. “Calon pembeli masih banyak lihat-lihat dulu,” kata Manager Marketing RBTV Susanto didampingi Kepala Cabang ADIRA. Bazar terbuka buat pemilik showroom yang ingin ikut serta, Graha Pena menyediakan lokasi secara gratis, termasuk soundsystem dan catatan administrasi bagi pembeli. “Kami sengaja untuk menghidupkan suasana bisnis di halaman Graha Pena,” ujar Susanto. Agar proses penjualan kian mudah beberapa Perusahaan leasing ternama di Kota Bengkulu yang khusus bermain di area mobil-mobil bekas bakal diikutkan. “Sekarang leasing Adira sudah memastikan ikut serta,” kata Susanto. Sesuai jadwal, hari ini (Minggu, 24/3) mulai pukul 08.00 WIB bazar masih dibuka dan sedianya akan ditampilkan jumlah mobil dan motor yang lebih lengkap baik dari tahun produksi dan tentunya dengan varian harga yang lebih terjangkau. (iks)


Rakyat Bengkulu

7

Minggu, 24 Maret 2013

Lowongan Kerja

MAZDA MOTOR INDONESIA Posisi: - Technical Training - Parts Field Operations - Accounting Specialist (Staff Role) - Dealer Development Specialist Lamaran paling lambat diterima pada 05 April 2013 Info lebih lanjut bisa dilihat di www.karirkoe.com

PT AJINOMOTO INDONESIA Posisi: - Research and Development Staff Lamaran paling lambat diterima pada 01 April 2013 Info lebih lanjut bisa dilihat di www.karirkoe.com

PT BANK MUAMALAT Posis : E Channel Operation Officer Lamaran paling lambat diterima pada 05 April 2013 Info lebih lanjut bisa dilihat di www.karirkoe.com HATI-HATI DENGAN PENIPUAN !!!

Lintas

MASRIYADI/RB

KELAS MENENGAH: Pertumbuhan kelas menengah menjadi pasar potensial untuk bisnis ritel modern.

40 % PNS Tak Punya Rumah GITA WIRJAWAN

Pasokan Cabai Mulai Menipis JAKARTA – Mundurnya masa panen kembali menjadi penyebab kenaikan harga cabai. Penurunan luas area panen yang menggerus komoditas penting tersebut juga membuat pasokan mulai menipis. Ketua Dewan Hortikultura Nasional Benny Kusbini mengatakan, masa panen cabai diperkirakan baru bisa dimulai Mei. ”Awalnya pembibitan dimulai Januari lalu dan bisa dipanen Maret atau April. Karena ada banjir, rusak semua. Jadi, mulai pembibitan Februari, bisa dipanen sekitar Mei,” kata Benny, Sabtu (23/3). Harga cabai di pasaran kini sudah menembus Rp 50 ribuan atau hampir dua kali lipat dari harga normal sekitar Rp 28 ribu. Kenaikan harga cabai tersebut cukup memukul konsumen, terutama setelah didera krisis harga bawang. Benny mengatakan, dengan menipisnya stok cabai, pedagang mulai sulit mendapat pasokan. Benny memperkirakan harga cabai bisa menyamai rekor bawang yang sempat menembus Rp 80 ribu. Namun, Benny optimistis harganya bakal kembali normal ketika sudah masuk masa panen. Benny menambahkan, cuaca ekstrem juga akan menurunkan produksi cabai. Luas area panen pun menyusut hingga 40 persen. Menurut dia, sesudah normal pada Mei, harga cabai kembali naik setelah stok aman berakhir pada Agustus. Terpisah, Sekretaris Jenderal Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Ngadiran mengatakan, harga cabai mulai melonjak pekan lalu. Saat ini rata-rata harga cabai di wilayah Jabodetabek mencapai Rp 45 ribu hingga Rp 50 ribu per kilogram. Kenaikan harga cabai baru terjadi pada jenis rawit. Cabai jenis lain masih normal. Misalnya, harga cabai merah keriting masih stabil di kisaran Rp 22 ribu. Namun, kata Ngadiran, kenaikan harga cabai biasanya menular. ”Jika satunya naik, pasti lainnya bakal ikut naik,” ujar Ngadiran. Menanggapi lonjakan harga cabai, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengaku sedang memeriksa lebih lanjut permintaan dan pasokan komoditas tersebut. Untuk mengecek pasokan, pihaknya bakal mengumpulkan data dari distributor dan pelaku usaha lainnya. Menurut mantan kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tersebut, penyikapan krisis harga cabai berbeda dengan bawang. Selama ini cabai bisa dipenuhi dari dalam negeri. Sementara itu, untuk bawang putih, 95 persen kebutuhannya dipenuhi dari impor. Gita menganalisis, harga cabai saat ini naik lebih karena masalah produksi. Menurut dia, harga cabai jauh lebih berdampak pada inflasi daripada bawang. ”Jika ini terus terjadi, bisa berbahaya terhadap inflasi Maret. Akan kami hitung seperti apa bobotnya,” ujar Gita. Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi mengimbau pemerintah segera bertindak cepat menyikapi kenaikan harga cabai. ”Saya pikir sebaiknya dilakukan impor,” terang Sofan. (uma/c10/sof)

BENGKULU – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Bengkulu menyatakan, 40 persen dari 7.281 PNS di Pemda Provinsi tidak memiliki rumah. Mereka masih menumpang di rumah mertua, menyewa bedengan dan kos-kosan. Karena itu, Pemda Provinsi merespon rencana Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Provinsi Bengkulu untuk membangun

rumah murah bagi PNS Pemda Provinsi. Kepala Bappeda Provinsi Bengkulu Ir. Edy Waluyo mengatakan, program rumah murah bagi PNS penting untuk menjawab kebutuhan rumah tinggal yang layak huni dan murah. Sebab terhitung sejak 2001 hingga 2013, tidak pernah dilakukan lagi pembangunan perumahan untuk PNS dengan harga murah. Untuk kepentingan program tersebut,

Edy mengatakan, akan mengusulkan pembebasan lahan seluas 5 hektare di kawasan selatan Kota Bengkulu pada 2014. Menurut Edy, setidaknya dibutuhkan dana sekitar Rp 5 miliar untuk pembebasan lahan. Dana untuk pembebasan lahan tersebut akan diusulkan pada APBDP 2013. “Akan dibahas sekitar Juni atau Juli,” kata Edy. Edy menambahkan, Badan Pengelola Tabungan Pegawai (Bapetarum) telah

memberikan kemudahan untuk penyediaan uang muka sebesar Rp 15 juta. Hanya saja sedang diupayakan agar bisa diperbesar menjadi Rp 35 juta, terutama untuk perumahan tipe 70. “Bila DP besar, angsuran bisa jadi lebih kecil,” kata Edy. Perumahan ini, sambung Edy, diprioritaskan untuk PNS Golongan I-III dengan melampirkan keterangan belum memiliki rumah tempat tinggal dan sudah menikah. (iks)

Ekonomi Sumatera Mulai Imbangi Ekonomi Jawa

MASRIYADI/RB

SENTRA: Pasar MInggu Square akan menjadi salah satu kawasan sentra niaga di Bengkulu.

Business Opportunity Masih Mendominasi SURABAYA - Sebagian konsep kemitraan dalam bisnis di Indonesia masih didominasi business opportunity. Tapi, tidak jarang yang menyebut bisnisnya sebagai franchise, padahal sebenarnya adalah business opportunity. Karena itu, Asosiasi Franchise Indonesia membeberkan beberapa hal yang harus diketahui sebelum membeli franchise. Ketua AFI Anang Sukandar mengatakan yang membedakan antara franchise dan business opportunity ialah konsep. Menurutnya, konsep franchise relatif lebih matang, seperti pemasaran, harga, positioning sampai segmen. “Fenomena di kita, hampir 90 persen merupakan business opportunity,” kata Anang di sela acara Info Franchise and Business Concept Expo 2013, Jumat (22/3). Anang memaparkan, ada beberapa hal yang harus ditanyakan calon pembeli franchise pada pemilik. Di antaranya, sejak kapan usaha tersebut berdiri, mulai kapan usaha tersebut ditawarkan dalam bentuk franchise, siapa pem-

beli franchise pertama dan apakah boleh diwawancarai, apa keunikan usaha tersebut dan adakah prototipe usaha yang bisa dikunjungi. “Nah sejumlah pertanyaan itu yang dapat membedakan franchise dengan business opportunity,” ujar Anang. Selain itu hal lain yang membedakan, rata-rata usia usaha yang ditawarkan dalam bentuk franchise di atas lima tahun. Saat ini jumlah business opportunity sebanyak 1.700 usaha dengan proyeksi pertumbuhan tahun ini sebesar delapan persen. Anang mengungkapkan, pertumbuhan business opportunity jauh lebih besar daripada waralaba yang diperkirakan hanya dua persen dengan jumlah seratus merek saja. Sedangkan, waralaba asing bisa tumbuh 6-7 persen. Diprediksi pertumbuhan jumlahnya pada tahun ini dari 350 merek menjadi 400 merek. Kendati demikian, lanjut dia, bisnis kemitraan lokal memerlukan dorongan dari pemerintah. Apalagi, selama ini pasar domestik

menjadi pasar dari waralaba asing. Sementara regulasi yang dikeluarkan pemerintah melalui Peraturan MenteriPerdagangan(Permendag) Nomor 53 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Waralaba dinilai tidak mengangkat keunikan etnik bisnis waralaba lokal. “Padahal, keunikan itu yang menjadi keunggulan bisnis waralaba lokal. Seperti Mie Aceh, Aneka Makanan Khas Sunda, Jawa Timur, Bali, Ujung Pandang, dan Manado yang bisa dikenalkan ke pasar internasional,” tambah Anang. Karena itu, lanjut Anang, dorongan terhadap bisnis kemitraan yang notabene termasuk sektor usaha kecil dan menengah perlu digenjot. “Harapan kami, bisa mencontoh di Thailand yang perhatian terhadap sektor UKM cukup besar, sehingga usahanya berkembang menjadi besar di negara lain contohnya Black Canyon dan kini ada juga di Surabaya. Bahkan, kepedulian pemerintah Thailand terhadap perkembangan bisnis franchise masih tinggi,” kata Anang. (res)

JAKARTA – Koridor ekonomi Sumatera memiliki peran penting dalam perekonomian nasional. Ketika perekonomian dunia dilanda krisis, Indonesia tetap bisa tumbuh di atas enam persen dan Sumatera berkontribusi menyumbang 23,77 persen dalam bentuk Produk Domestik Bruto (PDB) pada 2012. Sementara Sumatera memiliki jumlah penduduk sebanyak 52,17 juta jiwa pada 2012 atau 21,7 persen dari total penduduk Indonesia, dengan wilayah daratan seluas 25,2 persen dari luas daratan Indonesia. Demikian diungkapkan Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa dalam agenda Rapat Koordinasi Gubernur seSumatera dan Rakor Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di Hotel Novotel, Bandarlampung, belum lama ini. Hatta yakin ke depan tren perekonomian di Sumatera terus meningkat, sehingga memberikan keseimbangan atas pertumbuhan di Jawa. Beberapa tahun lalu, Jawa menyumbang 60 persen terhadap perekonomian nasional. Tapi kini dominasi Jawa berkurang dengan kontribusi di bawah 50 persen seiring perkembangan ekonomi Sumatera. ”Pertumbuhan ekonomi Sumatera harus digenjot lebih tinggi melalui pembangunan infrastruktur besar-besaran,” kata Hatta. Hatta mengatakan, program MP3EI yang dijalankan pemerintah sejak 2011 telah menampakkan hasilnya. Roda ekonomi di daerah mulai menggeliat, seiring dengan program-program yang sudah berjalan. Hatta juga yakin Indonesia akan segera menjadi negara maju. ”Syaratnya, semua komponen bangsa bahu membahu dan menjalin konektivitas antar wilayah. Antar daerah di Sumatera harus terhubung, juga dengan Jawa, sehingga

pengembangan potensi daerah bisa dilakukan,” tutur Hatta. Soal keterhubungan antarwilayah inilah yang menjadi bahasan penting dalam rapat koordinasi dengan para gubernur se-Sumatera yang juga dihadiri beberapa menteri. Fokus utamanya adalah membahas rencana pembangunan infrastruktur di koridor ekonomi Sumatera. Ada delapan poin yang disepakati dalam rakor tersebut. Pertama, percepatan penyelesaian tahapan persiapan pembangunan Kawasan Strategis dan Infrastruktur Selat Sunda untuk mencapai target groundbreaking Jembatan Selat Sunda pada 2014. Kedua, percepatan pembangunan jalan tol Sumatera mulai dari Lampung sampai Aceh sepanjang kurang lebih 2.700 kilometer. Selain itu juga para gubernur se-Sumatera meminta penetapan Perpres tentang penugasan BUMN sebagai pelaksana pembangunan dan operator jalan tol Sumatera. Ketiga, percepatan pembangunan jalur kereta api Sumatera yang menghubungkan Lampung-Aceh sepanjang kurang lebih 2.900 kilometer. Rel tersebut berada di koridor utama dan sub koridor MP3EI wilayah Sumatera. Keempat, peningkatan status bandara domestik menjadi bandara internasional dan embarkasi haji di provinsi yang potensial. Kelima, revisi lampiran Perpres No 32/2011 tentang MP3EI sebagai upaya optimalisasi pengembangan potensi ekonomi masingmasing wilayah dalam koridor ekonomi Sumatera. Keenam, peningkatan sumberdaya manusia melalui pengembangan kapasitas SMK. Ketujuh, percepatan pemenuhan energi listrik berbasis panas bumi dalam rangka mendukung daya tahan energi. Dan terakhir, percepatan pembangunan industri hilir karet dan kelapa sawit. (dri)


8

Rakyat Bengkulu ď Ź Minggu, 24 Maret 2013

PUSAT OBAT KUAT IMPORT/TOCKER

NEVADA OIL / COBRA OIL (satu) Menit Dioles Langsung Reaksi Tambah Besar dan panjang)

~ NEVADA OIL : Menambah ukuran penis tambah besar, tambah panjang 1 x oles langsung reaksi. Hasilnya dalam (3 x pemakaian) permanenuntuk selamanya. ~ PROKOMIL SPRAY : Khusus untuk tahan lama kuat ereksi 1 x oles tahan untuk satu malam. ~ COBRA CAPSUL: Mengobati penyakit yang sudah lama diderita : L. Syahwat/Impotensi, K. Manis, M. Encer, Sakit Pinggang, Sakit Gula, Reumatik, cepat membuang serta memproduksi sperma pria. Menambah kekuatan hubungan suami/istri 100% patent. Tanpa efek samping telah banyak terbukti........ ~ CREAM PAYUDARA : Membesarkan, memadatkan, memontokan PAYUDARA, menghilangkan keriput lembek. Hasilnya (3 x oles) langsung kelihatan permanen untuk selamanya. ~ JUGA TERSEDIA : P. Langsing, P. Gemuk badan, Pemutih wajah, Peninggi BadanPembangkit gairah wanita (prigid) menjadi normal, juga tersedia berbagai merk jamu import yang lain. Tersedia accesories untuk pria/wanita yang super canggih, antik dan modern. HUBUNGI DISTRIBUTOR

Jl. Pendakian No. 44

HU - SENG

Samping. Masjid Agung HP. 0811738043 Kampung Cina Kota Bengkulu

Jl. DR. AK. Gani No. 985

depan Hotel Aman Jaya Curup Rejang Lebong, HP. 081278770700

Pesanan : Dalam kota diantar - luar kota dikirim


Rakyat Bengkulu ď Ź Minggu, 24 Maret 2013

9


OLAHRAGA

10

Rakyat Bengkulu

Kemenangan yang Ternoda

NBA D’Antoni Kecewa Lakers MIKE D’Antoni terlihat sangat tidak gembira dengan kurang gregetnya penampilan timnya, Los Angeles Lakers. Sempat unggul nyaman 18 poin pada babak pertama, Lakers akhirnya menyerah dengan skor 100-103 atas tim papan bawah Washington Wizards di Staples Center, Los Angeles, California, kemarin WIB. Kekalahan tersebut menjadi warning bagi perjalanan Lakers untuk mengamankan posisi delapan di wilayah barat, batas akhir playoff musim depan. Apalagi dalam pertandingan sebelumnya, Lakers juga menyerah atas tim papan bawah Phoenix Suns 76-99. Dengan rekor menang-kalah 36-34 itu, Lakers saat ini sangat tidak aman di posisi delapan. Sebab, ada tiga tim yang siap menggusur Lakers yakni Utah Jazz (34-35), Dallas Mavericks (33-36), dan Portland Trail Blazers (33-36). “Ini adalah tim paling bagus. Namun secara mental memang harus diperkuat lagi. Kami harus terus bermain dengan keras setiap saat jika ingin memenangkan pertandingan,” kesal D’Antoni seperti dilansir ESPN kemarin. “Tidak ada penjelasan untuk dua kekalahan itu. Saya tidak bisa menjelaskan. Kami memulai pertandingan ini dengan sangat baik, namun mengakhirinya dengan berantakan,” katanya. Pertandingan sendiri berjalan dengan seru dan alot. Pada awal kuarter ketiga, Lakers masih unggul nyaman sebanyak 18 poin, 59-41. Namun, penampilan bagus forward Trevor Ariza dan point guard John Wall membuat Wizards berhasil menyamakan kedudukan 74-74 pada awal kuarter empat. Ariza tampil sebagai top scorer timnya dengan 25 poin. Total, Ariza cetak tujuh tembakan tiga angka, terbanyak sepanjang karirnya. John Wall jadi top performer Wizards dengan 24 angka dan 16 assist.(nur)

SERRAVALLE - San Marino bukan lawan yang sepadan buat timnas Inggris. Meski status tuan rumah di laga grup H kualifikasi Piala Dunia 2014, mereka tetap tak kuasa menahan gempuran Inggris. Alhasil, laga di Stadion Olimpico, Serravalle itu berakhir 8-0 (3-0) untuk Inggris. Ini kemenangan terbesar Inggris dalam 26 tahun terakhir. Kemenangan ini tetap patut dicatat dalam sejarah, meski San Marino didominasi para pemain amatir. Sayang, euforia kemenangan Inggris ternoda oleh jatuhnya korban fans Inggris dalam bentrokan dengan warga Italia. Satu orang fans Inggris harus dilarikan ke rumah sakit dan sedang koma setelah bentrok dengan warga Bologna sebelum laga melawan San Marino. Sebelum berangkat ke San Marino, fans yang menjadi korban itu sempat bersantai di sebuah pub di Bologna, yang berdekatan dengan San Marino. Fans yang berusia 65 tahun itu koma setelah dikeroyok sekitar tujuh pemuda lokal dalam perkelahian di pub. La Repubblica melaporkan, bahwa sudah ada satu pemuda berusia 21 tahun warga Italia yang ditangkap. “Kami juga menangkap seorang warga Inggris yang terlibat dan sudah menghubungi konsuler negaranya,” kata juru bicara kepolisian Bologna. Beruntung, Inggris bisa meraih hasil optimal. Mereka sudah unggul sejak menit ke-12 melalui gol bunuh diri bek San Marino Alessandro Della Valle. Setelah itu disusul gol Alex Oxlade (29’), Jermain Defoe (35’, 77’), Ashley Young (39’), Frank Lampard (42’), Wayne Rooney (54’), dan Daniel Sturridge (70’). (ham/bas)

AFP/RB

CETAK GOL: Striker Inggris Wayne Rooney (depan) dibayangi penyerang San Marino Alex Gasperoni dalam laga babak kualifi kasi Piala Dunia 2014. Dalam laga ini Rooney cetak satu gol.

Malaysia Tahan Indonesia 2-2 SURABAYA - Hasil selalu menang sempurna dengan skor 4-0 yang diraih Indonesia di dua laga awal Axiata Cup terhenti. Menghadapi Malaysia kemarin (23/3), Tommy Sugiarto dkk bermain imbang 2-2 di DBL Arena Surabaya. Indonesia sebenarnya sempat unggul 2-0 melalui kemenangan tunggal putri dan tunggal putra. Sayang, Indonesia takluk di ganda putra dan ganda campuran. Di tunggal putri, Bellaetrix Manuputy mengalahkan Tee Jing Yi 21-10, 21-18. Sementara di tunggal putra, Tom-

my Sugiarto menumbangkan Chong Wei Feng 21-16, 21-11. Malaysia memperkecil ketinggalan melalui ganda campuran. Pasangan Indonesia Muhammad Rijal/Debby Susanto tumbang di tangan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying dalam pertandingan tiga game 2118, 16-21, 19-21. Sedangkan di sektor ganda putra, pasangan Hendra Setiawan/Ryan Agung menyerah dari Koo Kien Keat/ Tan Boon Heong dengan 12-21 dan 24-26. “Sudahkamiperkirakanlawan Malaysia bukan pertandingan

mudah. Lawan Malaysia dengan skor 2-2, ini hasil yang tak terlalu buruk. Kita tidak ngotot untuk menang, Malaysia juga kuat,” sebut manajer tim Indonesia Bambang Roedyanto. Kali ini Indonesia melakukan dua pergantian yang terjadi di tunggal putri dan ganda putra. Menilik komposisi yang diturunkan, Indonesia melakukan percobaan dengan memasangkan Hendra Setiawan dengan Ryan Agung. Padahal, Hendra biasa berpasangan dengan Mohammad Ahsan. Tapi karena Ahsan akan menikah, maka

Hendra dipasangkan dengan Ryan yang selama ini tandem dengan Angga Pratama. “Ini masih setengah kompetisi. Makanya kita coba eksperimen. Hitung-hitung kita persiapan untuk Piala Sudirman,” sambung pria yang akrab disapa Rudy itu. Hasil tersebut memang masih belum menggoyahkan posisi Indonesia di puncak klasemen sementara. Indonesia memimpin dengan 10 kemenangan yang sudah diraih. Sementara Malaysia berada di bawahnya dengan delapan kemenangan.(ady/ang)

JPNN/RB

KALAH: Pemain Indonesia Sergio Van Dijk (kanan) dikawal ketat pemain Arab Saudi Taiseer Jabir dalam laga babak kualifikasi Piala Asia 2015 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, tadi malam.

Indonesia Bisa Kena Sanksi AFC DI atas lapangan, duel Indonesia versus Arab Saudi berlangsung relatif bersih. Memang ada beberapa tekel keras yang berbuntut kartu kuning, tapi tidak sampai memicu emosi pemain kedua kubu. Meski dalam laga itu Indonesia takluk 1-2 dari tamunya. Sayangnya, suasana panas justru terjadi di luar lapangan. Sebagian suporter tuan rumah menyerang dan melempari pendukung tim tamu. Situasi memanas tersebut mulai terlihat saat tim tamu mampu menyeimbangkan kedudukan

pada menit ke-13. Puncaknya, pada menit ke-30, suporter Saudi di sektor 22 yang terus memberikan dukungan dengan membawa atribut dan tulisan membuat sebagian suporter tuan rumah terpancing emosi. Mereka yang berada di tribun atas suporter Saudi langsung melakukan pelemparan. Bahkan, ada beberapa suporter yang melompati pagar pemisah, bermaksud melakukan penyerangan. Untung, petugas keamanan bisa sigap dan menghalangi terjadinya kontak

fisik. Namun, langkah petugas itu belum bisa membuat suporter di tribun atas sektor 22 tenang. Mereka terus melakukan pelemparan. Tak ingin menjadi korban, suporter Saudi yang jumlahnya sekitar seratus orang tersebut akhirnya memilih keluar dari tribun sektor 22. Mereka kemudian dipindah ke tribun VIP dan media. Salah seorang suporter Saudi bernama Munir El Khetami menyayangkan tindakan sebagian pendukung Indonesia itu. ”Padahal, saya dan rekan-

rekan sebenarnya menikmati pertandingan ini,” ucapnya. Munir mengaku datang langsung dari Saudi untuk menyaksikan pertandingan kemarin. ”Sayang, kami kemudian mendapatkan perlakuan seperti ini,” sesalnya. Selain karena penyerangan ke suporter tim tamu, Indonesia dipastikan bakal menuai teguran dari AFC. Sebab, sepanjang pertandingan, banyak flare yang dibakar para pendukung Pasukan Garuda, sebutan timnas Indonesia. (aam/c9/ttg)

Minggu, 24 Maret 2013

HASIL MANIS

TEMBILAHAN – Mimpi PS Bengkulu mencetak poin di kandang Persih Tembilahan,s berhasil dengan manis. Bertanding di Stadion Sungai Beringin Tembilhan, kemarin (23/3), tim asuhan Audi Rachmat itu berhasil menahan imbang tuan rumah dengan skor 2-2. Dalamlaga lanjutan putaran pertama Divisi Utama Indonesia Super League (ISL) itu tim Tobo Kito, julukan PS Bengkulu, sempat tertinggal 2-0 yakni lewat gol mantan pemain PS B e n g ku l u Ferry Putra menit ke-7 dan Yanto menit ke-13. Tapi meskipun sudah kebobolan dua gol, semangat juang Doni Fahamsyah dkk semakin tinggi. Buktinya, menit ke-19 PS Bengkulu berhasil memperkecil ketinggalan lewat lesakan kaki Yulianto Irfanda. Sedangkan gol penyeimbang 2-2 dipersembahkan Koko Pernando jelang turun minum. Di awal-awal babak pertama, Persih Tembilahan sempat

menekan PS Bengkulu. Bahkan pada menit ke-15 tim tuan rumah mendapat hadiah penalti setelah pemain penyerang Victor Yendra dilanggar di kotak terlarang. Dan wasit Masril pun langsung meniup pluit dan menunjuk titik putih. Ferry Putra yang diberikan kepercayaan melakukan eksekusi gagal menjalankan tugasnya. Setelah tendangan kerasnya berhasil ditepis penjaga gawang PS Bengkulu, Bayu Andika. Memasuki babak kedua-kedua kesebelasan tetap tampil ngotot. Jual beli serangan di berbagai lini terpotret menghiasi pertandingan. Tetapi, kedudukan tetap tidak berubah. Bahkan saat itu wasit mengganjar pemain PS Bengkulu Randi Jasmen dengan kartu mereh akibat melakukan pelanggaran keras. Tidak lama berselang pemain tengah Persih Tembilahan Chairul Anam juga mengalami nasib yang sama. Dia terpaksa diusir wasit Masril, setelah melakukan pelanggaran keras yang kali kedua terhadap pemain PS Bengkulu. Meski bermain dengan 10 orang, Persih dan PS Bengkulu tetap berupaya menciptakan gol. Tapi upaya yang dilakukan tak membuahkan hasil. Bahkan, sampai pertandingan bubar kedua kesebelasan harus puas berbagi angka satu.(ind)


Rakyat Bengkulu

 Minggu,

SAMBUNGAN UTAMA

Sungai Terpendek di Dunia Sambungan dari halaman 1

Berbanding terbalik dengan Sungai Nil di Afrika yang merupakan sungai terpanjang di dunia. Sungai Tamborasi yang jaraknya sangat pendek, memiliki lebar sekitar 15 meter, sepintas tidak terlihat seperti sungai, tapi malah lebih mirip danau berukuran kecil. Hanya saja, aliran airnya menguatkan bahwa ini memang sebuah sungai. Sungai ini berada di Kecamatan Tamborasi, Kolaka, Sulawe-

si Tenggara. Dari Kota Kolaka, jaraknya sekitar 90 Km ke arah utara. Aksesnya terbilang cukup mudah, melalui jalur darat, Sungai Tamborasi bisa dijangkau sekitar 1-2 jam. Waktu tersebut bukanlah waktu yang lama, apa lagi di sepanjang perjalanan Anda akan disuguhkan pemandangan yang menawan dari gunung marmer. Sesampainya di Sungai Tamborasi, air jernihnya akan langsung menghipnotis Anda. Airnya berwarna hijau, tapi

sangat jernih. Selain asyik untuk tempat foto-foto, Sungai Tamborasi juga seru jika dijadikan lokasi untuk bermain air. Udara di sekitar sungai juga sangat sejuk karena beratapkan pepohonan yang rindang. Berenanglah ke arah hulu sungai dan temukan pantai yang menawan. Ya, Sungai Tamborasi memang berbatasan langsung dengan Pantai Tamborasi. Pasir putihnya yang cantik mampu memperkaya pemandangan di sini.(net)

Bupati RL & Seluma Harus Segera Isi... Sambungan dari halaman 1

Dia mengatakan sesuai Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah disebutkan sisa jabatan lebih dari 18 bulan, kepala daerah mengusulkan 2 nama cawabup kepada DPRD Kabupaten. “Dalam peraturan perundang-undangan sudah dengan tegas dikatakan wajib mengisi kursi wakil kepala daerah kalau sisa jabatannya lebih dari 18 bulan,” kata Djohermansyah Djohan, kemarin (23/3). Peyampaian 2 nama cawabup Seluma ke DPRD berdasarkan usulan parpol politik. Sebagaimana diketahui, parpol pengusung Murman Effendi-Bundra Jaya pada Pibup 2010 lalu yakni PPKI dan PKS. Sedangkan pengisian kursi wabup RL disampaikan langsung oleh Bupati RL Suherman tanpa harus ada pengusulan parpol. Sebab pada Pilbup 2010 lalu, Suherman-Slamet Diyono maju sebagai pasangan

calon bupati/wakil bupati RL melalui jalur perseorangan. “Kalau perseorangan, silakan bupati menyampaikan 2 nama ke DPRD. Berbeda dengan kepala daerah yang dulunya diusung oleh parpol seperti di Seluma,” tambah Djohermansyah. Dari catatan sejarah, Bundra Jaya dilantik sebagai Bupati Seluma pada 8 Februari 2013 lalu, setelah Murman Effendi dicopot dari jabatannya oleh Mendagri karena terbukti terlibat dalam kasus gratifikasi Perda Multiyears Seluma. Masa jabatan Bundra Jaya akan berakhir pada 18 Agustus 2015 mendatang. Sedangkan sisa jabatan Suherman sebagai Bupati RL hingga 17 September 2015. Kursi wabup RL kosong setelah Slamet Diyono meninggal dunia pada 9 Oktober 2012 lalu. Sambung Djohermansyah, kewajiban bagi Bupati Seluma Bundra Jaya untuk menyampaikan dua nama cawabup ke DPRD Seluma bila parpol

pengusung sudah mengusulkan. Termasuk bagi Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah yang saat ini belum menyampaikan 2 nama cawagub ke DPRD Provinsi, meskipun partai pengusung Demokrat dan PAN sudah mengusulkan. Meski demikian, dia berharap agar parpol pengusung dapat duduk bersama terlebih dahulu dengan kepala daerah. Mengingat wakil kepala daerah nantinya orang yang akan be-kerjsama dengan kepala daerahnya. Dengan harapan kepala daerah-wakil kepala daerah dapat bersinergis. Sedangkan Bupati RL Suherman harus segera mengusulkan ke DPRD RL, agar dapat dipilih dalam rapat paripurna istimewa. “Namun tidak boleh kalau sengaja sampai tidak diisi. Sebab kepala daerah dapat melanggar undang-undang. Dan dapat dinilai melanggar sumpah jabatannya. Saat dilantik kepala daerah disumpah untuk menjalankan peraturan perundang-undangan,” tukas nya.(ble)

Talent Show Bintang Xpresi Digeber Siang Ini Sambungan dari halaman 1

Tak hanya itu, total hadiah yang disiapkan mencapai Rp 10 juta,” ungkap Tarmandi. Splash Hotel Bengkulu juga memberikan dukungan. Hotel lokal bintang tiga ini akan memberikan hadiah berupa voucher menginap semalam bagi jawara Bintang Xpresi. Selain itu juga disiapkan souvenir menarik serta voucher makan di Lounge Splash. La Tulipe menyediakan jasa make up untuk peserta, voucher serta bingkisan untuk pemenang, sedangkan inFrame menye-

diakan paket foto gratis untuk pemenang serta voucher diskon untuk peserta. Foto Kontes Sementara kemarin (23/3) telah digelar Xpresi Foto Kontes. Para fotografer yang berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa unjuk kebolehan dalam ajang ini. Mereka memotret model yang tampil memperagakan busana karya desainer Endang Shanti Chan dari Bunda Fashion Bengkulu. Sebanyak 26 model terbaik B’enZe ikut ambil bagian. Masing-masing model mem-

peragakan busana dengan tema berbeda. Mereka tampil berpasangan dengan busana yang serasi. Warna-warna cerah cukup mendominasi baju rancangan desainer Bengkulu ini. Para model pun terlihat luwes dan anggun dalam balutan busana itu. Pemenang Xpresi Foto Kontes akan diumumkan hari ini (24/3) bersamaan dengan pengumuman pemenang Bintang Xpresi 2013. Akan dipilih 3 juara, hasil karya terbaik peserta. Hasil karya foto tersebut akan dinilai juri yang merupakan fotografer RB. (rei)

Walikota Imbau Siswa Ikut TO... Sambungan dari halaman 1

Selain itu walikota menyampaikan pesan kepada seluruh pelajar di Kota untuk menjaga kondisi fisik dan psikis menjelang unas. “Pelajar tidak perlu cemas dan takut menghadapi ujian nasional, mengerjakan semua soal dengan tenang dan penuh percaya diri. Apalagi seperti sering mengikuti try out, tentunya akan mendapat ilmu tambahan dari soal-soal y tersebut,” terang Helmi Hasan Ditambahkan Helmi, kondisi fisik yang prima harus tetap dijaga siswa dengan makan yang cukup gizinya dan istrirahat yang cukup. Kondisi fisik

11

24 Maret 2013

yang baik akan membuat lebih kosentrasi dalam mengerjakan soal unas. Satu hal penting lainnya yang disampaikan oleh Walikota yakni pelajar jangan lupa untuk berdoa, memohon kepada Tuhan memberikan bimbingan dan kelancaran selama mengikuti ujian nanti. Selain kepada para pelajar, Walikota juga menyampaikan pesannya kepada masyarakat untuk ikut memberikan kontribusi nyata bagi kesuksesan pelaksanaan ujian nasional di Kota Bengkulu. Untuk diketahui Try Out RBPrimagama-Pemda Kota akan digelar dalam 2 sesi pada waktu

berbeda. Untuk tingkat SMP/ MTs dan SMA/MA/SMK dilaksanakan Minggu 7 April 2013. Kemudian tingkat SD/MI dilaksanakan Minggu 28 April 2013, kedua kegiatan ini dilangsungkan pagi hari pukul 07.30 WIB di GOR Sawah Lebar. Kegiatan yang juga didukung Bupati Bengkulu Tengah Ferry Ramli, SH, MH, UMB dan berbagai sponsor lainnya, peserta TO yang hanya mengeluarkan uang pendaftaran Rp 15 ribu per orang akan mendapatkan fasilitas soal, koran RB yang memuat kisi-kisi soal unas, kartu perdana dari Telkomsel. Disediakan piala, tabungan , Laptop, HP bagi peraih nilia tinggi. (new)

Polda Bidik Tsk Baru RSMY Sambungan dari halaman 1

Siapakah mereka? Dari informasi diperoleh RB, disamping dari mantan petinggi RSMY, salah satunya mantan Wadir Keuangan, Edi Santoni, dan mantan bendahara pengeluaran, Hisar Sihotang beberapa lainnya dari eksternal RSMY yang dimungkinkan merupakan dewan Pembina RSMY tercatat menerima honor. Apalagi sebelumnya, Dw “bernyanyi” menyebut bahwa ia membagi-bagikan dana honor Pembina tersebut atas perintah atasannya waktu itu Edi Santoni dan Hisar Sihotang. Saat ini pengembangan penyidikan terus dilakukan Polda Bengkulu. Berbagai informasi dan keterangan yang didapati terkait kasus RSMY, didalami. Sangat terbuka peluang penambahan tersangka baru. Hal ini tak ditampik Direktur Reskrimsus Polda Bengkulu Kombes Pol. Drs. SM. Mahendra Jaya didampingi Kasubdit Tipikor Dit Reskrimsus Polda Bengkulu AKBP. Budi Samekto, S.IK mengatakan “Tentu dilakukan pengembangan. Sekarang penyidik masih melengkapi untuk perampungan (berkas,red) 3 tersangka yang sudah ditetapkan, mereka akan dilakukan pemerikasan sebagai tersangka,” ujarnya. Selain mentargetkan akan ada tersangka lainnya, polisi juga mentargetkan bagaiman para tersangka ini akan mengembalikan dugaan kerugiaan negara yang dilahap beramai-ramai tersebut. Memang dalam proses pengusutan kasus korupsi sudah menjadi tugas polisi bagaimana kerugian negara yang disebabkan

tindak korupsi tersebut bisa kembali lagi ke negara. Sementara itu, Mantan Wadir Umum dan Keuangan RSMY Edi Santoni, belum mau banyak bicara. Edi tak membantah atau menepis soal kebenaran keterangan DW yang menyebutkan dia lah yang menyuruh membayar honor para dewan Pembina, sehingga selayaknya juga jadi tersangka. “Tentang semua tudingan yang ditujukan pada saya, saya no comment dulu. Bukannya saya sombong atau alergi tapi maaf dulu saya belum mau berkomentar,” kata Edi yang akhirnya mau dihubungi RB kemarin (23/3), kendati komunikasi berlangsung singkat via ponsel. Edi mengatakan dirinya menyerahkan semua mekanisme mengenai penetapan tersangka pada Polda Bengkulu. “Semuanya kan ada mekanisme, biarlah berjalan sesuai prosedur dan aturan yang ada, kita ikuti saja prosesnya,” pungkas Edi. Sejauh ini polisi masih dalam proses perampungan berkas dan masih akan dilakukan pemeriksaan saksi-saksi untuk melengkap berkas-berkas yang masih kurang, selanjutnya, polisi juga akan melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka. Sejauh ini belum dilakukan pemanggilan terhadap ketiganya. Sebagaimana diketahui, pembentukan Dewan Pembina RSMY yang beranggotakan 20 orang tahun 2011 didasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Nomor Z. 17 XXXVIII Tahun 2011 Tentang Tim Pembina Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah dr. M Yunus (RSMY) yang ditandatangani Junaidi Hamsyah.

SK Gub itu diduga bertentangan dengan Permendagri No 61 Tahun 2007 mengenai Dewan Pengawas, sehingga pengeluaran honor tim pembina RSMY ilegal karena menyalahi aturan. Berdasarkan Permendagri tersebut, Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sebagaimana status RSMY sejak 2009 lalu, semestinya tidak mengenal tim pembina. Menilik aturan tersebut, pemerhati Hukum Administrasi Negara, Ahmad Wali, SH, MH menilai tim pembina yang menerima honorer tersebut bisa ditetapkan tersangka jika tidak mengembalikan uang honor yang telah diterima. Mengeluarkan uang honorer tersebut berdasarkan SK gubernur, maka pengeluaran tersebut sah. “Kalau dikemudian hari terbukti SK Gubernur tersebut ternyata bertentangan dengan permendagri maka pengeluaran itu ilegal. Berdasarkan asas hukum lex superior de rogat legi inperior atau peraturan yang lebih tinggi mengalahkan peraturan yang lebih rendah,” kata dosen Hukum Administrasi Negara di Unib, kandidat doktor ini. Lanjut Ahmad Wali, berdasarkan asas hukum tersebut SK Gubernur batal demi hukum, sehingga otomatis pengeluaran duit itu tidak sah dan harus dikembalikan oleh tim pembina. Namun jika uang tersebut tidak dikembalikan baru masuk ke tindak pidana korupsi. “Kalau mereka kembalikan duit itu tidak perlu menjadi tersangka, kenapa mereka menerima honor karena memang ada SK gub yang mengatur. Mereka tidak korupsi karena itu sah,” ungkap Ahmad.

Ahmad menyarankan, sebaiknya tim pembina yang mengambil honor dari SK yang terbukti salah sebaiknya mengembalikan uang negara tersebut. “Harus dikembalikan disertai dengan bukti berita acara, polisi dan jaksa tidak perlu menyidik. Kalau terbukti SK itu salah mereka tidak mau kembalikan uang negara baru bisa dijadikan tersangka,” kata Ahmad. Komisi IV DPRD Provinsi yang menjadi salah satu tim pembina RSMY berdasarkan SK Gubernur bersedia mengembalikan honorer tim pembina yang sempat diterima tahun 2011. Ketua Komisi IV Parial, SH mengaku ada 2 paraf mirip paraf dirinya sebagai bukti komisi IV menerima honor sebagai tim pembina RSMY. “Itu kan kejadiannya sekitar 2 tahun lalu, saya lupa apa pernah menandatangani menerima honorer atau tidak karena banyak yang kita tandatangani untuk honorer berbagai kegiatan. Tapi kata staf saya memang pernah ada dari pihak RSMY yang mengantar,” ungkap Parial. Namun, menurut Parial, jika menerima honor tersebut menyalahi aturan, komisi IV siap mengembalikan uang sebanyak Rp 611 ribu yang dua kali diterima, namun dirinya akan merapatkan bersama anggota komisi IV lainnya mengenai teknis pengembalian honor tersebut. “Kalau kita memang dikatakan pernah menerima, itu bukan unsur kesengajaan karena kita tidak tahu kalau itu salah. Tapi kita akan siap mengembalikan kerugian negara sekitar Rp 1,2 juta itu,’ pungkas Parial. (zie/key)

3 Anak Muda Tewas Diduga... Sambungan dari halaman 1

Sehari sebelum, Jumat (22/3) pukul 14.00 WIB, Reki (18), tewas gantung diri di kediamannya di Desa Cintamandi, Bermani Ilir, Kepahiang. Data terhimpun koran ini, Ade Saputra, mahasiswa semester 4 Jurusan Biologi FKIP ini ditemukan tewas mengenaskan di dalam sumur rumahnya di Jalan imur Indah 3 RT 33/ 1 Kelurahan Sidomulyo, Kota Bengkulu. Lehernya terjerat tali kambing dengan sejumlah luka lecet di tubuhnya. Korban ditemukan pertama kali sekitar 11.30 WIB oleh temannya, Arpi Saputra (19) yang malam sebelum kejadian memang menginap di rumah korban. Diceritakan, awalnya pada Sabtu (23/3) dinihari korban yang berasal dari Desa Embong Sido Kecamatan Bermani Ilir Kabupaten Kepahiang ini menjemput Arpi di rumahnya di Penurunan. Selanjutnya, keduanya pun menuju ke rumah korban. Setiba di rumah, Arpi menyuruh agar korban tidur duluan karena saat Sabtu pagi dia (Ade,red) akan berangkat studi tour ke Bandung. “Pas pagi tadi sekitar jam 09.00 WIB dia bangunin saya, dia mengatakan telat dan teman-temannya sudah berangkat semua. Lalu saya bilang sabar aja naik pesawat lagi aja nanti, saat itu dia terlihat kesal dan lalu pamit mandi kepada saya,” kata Arpi saat ditemui RB di lokasi kejadian. Diungkapkan Arpi, ketika Ade yang merupakan bungsu dari tiga saudara tersebut mandi, ia menonton televisi di ruang tamu. Namun setelah cukup lama, Ade tak kunjung selesai mandi di sumur, Arpi menyusul ke belakang rumah,

namun ia tak melihat Ade di dekat sumur yang berada terpisah dari rumah. “Saat itu saya curiga kok mandinya lama sekali dan tak ada suara walaupun saya panggil, lalu saya bukan pintu kamar mandi tidak ada orang,” kata Ade yang mengaku satu desa dengan korban ini. Melihat kamar mandi yang sumurnya menggunakan derek tersebut talinya berada di dalam sumur, Arpi menarik tali derek. Selagi menarik tali derek, ia melihat ada sosok tubuh manusia. Saat itu ia belum menyadari jika itu merupakan tubuh temannya. Tak pelak, Arpi langsung berteriak memanggil warga menyebutkan ada yang tercebur di dalam sumur. Warga sekitar yang mendengar teriakan itu langsung berdatangan. Selanjutnya berupaya mengeluarkan tubuh korban dari dalam sumur sedalam lebih kurang 8 meter dari bibir sumur menggunakan tangga. Salah satu warga yang turut serta mengevakuasi korban, Asep (48) menyebutkan, saat ditemukan tersebut di leher korban terdapat jeratan tali kambing. Selain itu tali derek juga melilit kaki kanan korban yang dalam lingkungan sekitar dikenal ramah dan baik tersebut. “Saat itu posisi badannya miring. Selain ditemukan luka jeratan tali di leher, bibir dan dagu korban luka lecet,” jelas Asep. Melihat beberapa tanda luka di tubuh korban diduga kuat korban bunuh diri dengan cara menjerat lehernya dengan tali yang diikatkan di gantungan di derek. Namun karena tidak kuat menopang tubuh korban, tali tersebut putus, tubuh korban langsung tercebur ke dalam sumur yang cukup dalam

itu. Mengenai beberapa luka di bibir dan dagu korban diduga saat jatuh, muka korban bergesekan dengan dinding cincin sumur yang terbuat dari semen. Kapolres Bengkulu AKBP. Joko Suprayitno, SST, MK didampingi Kapolsek Gading Cempaka AKP. Mayndra Eka Wardhana, SH, S.IK melalui Kanit Reskrim Polsek Gading Cempaka Iptu Miza Yanti Karleni mengatakan pihaknya masih mendalami penyebab kematian korban. “Untuk sementara diduga korban bunuh diri, namun kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut akan kemungkinan lainnya,” kata Miza. Dibawa ke Kepahiang Setelah sempat dilarikan warga ke RS DKT Bengkulu, oleh warga sekitar yang mengevakuasi korban, tak berselang lama dipindahkan ke RS. Bhayangkara Jitra untuk dilakukan visum. Usai divisum, pihak keluarga korban yang mendapat kabar duka tersebut datang menjemput jenazah korban untuk dimakamkan di desa asalnya. Diduga Hamil Dibagian lain, Lepi, warga Desa Arang Sapat Kecamatan Lubuk Sandi Kabupaten Seluma yang ditemukan tewas gantung diri di ruang tengah kediamannya, sekitar pukul 10.30 WIB, kuat dugaan karena membayangkan akan menanggung malu, setelah mengetahui dirinya hamil di luar nikah. Data diperoleh menyebutkan kejadian tersebut bermula saat korban yang sedang sendirian di dalam rumah. Frustasi karena pacarnya tak bertanggung jawab atas kehamilan itu, memicu sulung dari tiga

bersaudara itu mengambil selembar seledang yang selanjutnya dipakai gantung diri. Aksi nekat korban tersebut cepat diketahui tetangganya dan langsung memberikan pertolongan. Leher korban segera dibebaskan dari jeratan selendang, lalu tubunya diturunkan ke bawah. Saat itu korban masih bernapas hanya saja kondisinya sudah sangat lemah. Cepat korban dilarikan keluarganya ke RSUD M Yunus (RSMY) Bengkulu. Ajal tak dapat ditolak, korban akhirnya meninggal dunia di RSMY. “Korban waktu itu memang sendirian di rumah, yang tahu tadi tetangganya dan langsung menolong. Sewaktu ditolong nadinya masih berdenyut dan masih bernapas, namun memang sudah lemah,” kata tetangga korban, Rio Irawan saat ditemui RB di RSMY kemarin. Keluarga korban yang mendapat keterangan pertugas medis kalau korban sudah tak bernyawa langsung histeris. Seketika ruang IGD menjadi ramai oleh suara tangisan. Setelah suasana tenang, jenazah korban dibawa kembali ke rumahnya menggunakan ambulans RSMY untuk segera dimakamkan. Sedangkan kenekatan Reki, bujang Desa Cintamandi, Bermani Ili gantung diri di rumah, pada Jumat (22/3) sekitar pukul 14.00 WIB, baru diketahui keluarganya sekitar pukul 16.00 WIB. Ketika ditemukan, kondisi mayat korban mengenaskan. Lidah terjulur keluar, ada cairan keluar dari kemaluan. Serta leher terlilit kabel warna hitam. Kemarin pukul 10.30 WIB, mayat korban disalatkan di masjid desa serta dikebumikan di TPU desa setempat. (zie)

Kebun Punya Pejabat, Bayar ”Pajak” ke Oknum... Sambungan dari halaman 1

Kali ini investigasi RB mencoba menguak peredaran ganja yang seolah sudah tak asing lagi bagi masyarakat Bengkulu. Apalagi di beberapa daerah tetangga Kota Bengkulu, dikenal sebagai daerah subur ditanami ganja. Sebagaimana belum lama ini Polres Rejang Lebong berhasil menemukan 2 hektare ladang ganja. Pasokan ganja tentu tak hanya dari daerah lokal Bengkulu, ada juga dari

Aceh dan Jambi. Terkait peredarannya daun haram itu di Kota Bengkulu, RB berkunjung ke sebuah daerah di salah satu jalan protokol di Kota Bengkulu, disana menemui seorang yang berdasarkan informasi pernah jadi bandar sekaligus pemakai ganja di Kota Bengkulu, sebut saja namanya, Dul Ceper. Bagaimana bisnis haram itu pernah dijalani Dul Ceper? Dituturnya, peredaran ganja di Kota Bengkulu memiliki

jaringan yang sudah cukup kuat, bahkan bisnis ini pun ada yang memback up dari oknum aparat dan oknum pejabat. “Ya kalau tidak ada Bos Besar (Yang back-up, red), sudah lama saya habis,” terang Dul Ceper yang juga pegawai di salah satu Instansi pemerintah ini. Menurutnya, ganja yang masuk ke tangannya untuk dijual kembali merupakan ganja lokal Bengkulu yang kebunnya terletak di salah

satu kabupaten. Kebun daun haram tersebut merupakan milik seorang oknum pejabat. Narasumber juga mengatakan bahwa keuntungan dari bisnis ini memang besar, namun pajak dari bisnis ini juga lumayan besar untuk dikeluarkan. “Memang besar hasil yang didapat, tapi pengeluaran kita juga besar lho. Kita harus bayar untuk keamanan kepada oknum aparat, ya kita kan samasama nyari makan,” ujarnya. (bersambung)


METROPOLIS

14

Rakyat Bengkulu z Minggu, 24 Maret 2013

Peserta Senam Dapat Obat Anti Keputihan

EKI/RB

SEHAT: Senam RB digelar di halaman Kantor Camat Ratu Samban, Sabtu (23/3).

BENGKULU – Senam aerobik yang digelar Harian Rakyat Bengkulu setiap hari Sabtu dan Minggu semakin seru dan banyak doorprize persembahan RB dan beberapa sponsor. S e p e r t i s e na m y a n g d i g e l a r di halaman kantor Camat Ratu Samban, kemarin (23/3) yang diikuti banyak peserta. Senam juga disponsori P T Mahakam Betafarma. Usai senam, peserta mendapat beberapa produk dari Betafarma secara gratis yaitu 1 botol betadine feminine higiene untuk mencegah dan mengatasi keputihan, 1 pack tisu antiseptik femi plus yaitu satu-satunya tisu antiseptik di Indonesia. Selain itu, sponsor juga telah menyiapkan 3 baju kaos untuk peserta. Perwakilan PT Mahakam Betafarma, Daryadi mengaku sangat senang bisa berbagi dan mengenalkan produk kepada para peserta senam. Daryadi memberikan baju kaos pertama kepada peserta yang

paling banyak membawa kunci. Baju kedua dan ketiga diberikan kepada peserta yang bisa menjawab pertanyaan tentang kegunaan betadine feminine higiene. “Ini untuk pertama kalinya kami hadir di kegiatan senam yang digelar RB, untuk senam selanjutnya kami juga akan hadir,” paparnya. Tidak hanya itu, seperti biasa peserta juga diberikan doorprize persembahan RB. Terlebih dahulu peserta membeli koran RB dan akan diberikan satu buah formulir untuk kemudian diumumkan. Peserta yang beruntung mendapatkan doorprize berupa gantungan pakaian (hanger), minyak goreng, gula pasir dan deterjen. “Sabtu depan senam digelar di area parkiran Hotel Horizon,” jelas Koordinator Senam RB, Rudi Hartono. Sementara pagi ini senam digelar di halaman Graha Pena RB seperti biasa yang juga didukung beberapa sponsor dengan menyajikan berbagai doorprize menarik.(cw2)

Pungut Uang Les, Pungli Bisa Dipidana! BENGKULU - Masih adanya sekolah yang memungut biaya les (belajar tambahan) kepada wali muridnya, bisa dikategorikan pungutan liar. Kepala Dinas Diknas Kota Bengkulu Marjon, MPd menegaskan, penarikan biaya les tidak dibenarkan sama sekali. Dalam aturan sudah jelas sekolah dilarang melakukan pungutan yang membebani siswa atau wali murid. “Boleh mengadakan les, tetapi tidak boleh ada pungutan yang memaksa

JADWAL ACARA RBTV MINGGU, 24 MARET 2013 PUKUL

ACARA

08.00 - 09.00

Senam RB & RBTV Bersama YAMAHA Home Shopping Laporan Siang Pekaro Siang Laporan Daerah Home Shopping Audisi Presenter Laporan Sore B,jualan Oase Iman Laporan Malam Laporan Daerah Sepekan Pekaro B’Nyanyi di TIPI Halo Bengkulu Spesial Laporan Hari Ini

09.00 - 12.00 12.00 - 13.00 13.00 - 13.30 13.30 - 14.00 14.00 - 16.00 16.00 - 16.30 16.30 - 17.00 17.00 - 18.00 18.00 - 19.00 19.00 - 20.00 20.00 - 20.30 20.30 - 21.00 21.00 - 22.00 22.00 - 23.00 23.00 - 24.00

Lintas Gepeng Diberi Modal Usaha BENGKULU – Menanggapi laporan dari masyarakat terkait banyaknya Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) di Kota Bengkulu yang mengganggu ketertiban umum dan meresahkan masyarakat, Polres Bengkulu akhirnya mengambil tindakan tegas. Personel Sat Sabhara Polres Bengkulu bersama tim dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota melakukan razia penertiban gepeng sekitar pukul 10.00 WIB, kemarin (23/3). Razia ini dipimpin Kasat Sabhara, AKP Nur Zaeni Toha. Razia dimulai dari Polres Bengkulu menyisiri jalan protokol di Kota Bengkulu dan kembali lagi ke Polres. Dari razia ini terjaring 5 orang pengemis, dan 3 orang anak punk. “Kita mendapat pengaduan bahwa mereka mengganggu ketertiban masyarakat, seperti menghisap lem, mengemis di badan jalan, ngamen dengan cara memaksa. Bahkan para anak punk telah berani melakukan tindak kekerasan dengan memukul seorang nasabah bank dan security bank tersebut,” jelas Nur. Dikatakan Nur, gepeng yang terjaring razia akan diproses lebih lanjut guna pembinaan yang akan dilakukan Dinsos Kota. Sementara itu, Kepala Dinsos Kota, Sri Sumaya, SE mengatakan gepeng yang terjaring dari razia ini beberapa diantaranya adalah wajah lama yang sering sekali tertangkap. “Beberapa diantara mereka adalah wajah lama yang sering kita jaring saat razia. Walaupun telah kita lakukan pembinaan namun mereka masih saja kembali seperti ini,” terang Sri. Sri mengatakan Dinsos akan bekerja sama dengan Polres Bengkulu dalam penertiban dan pembinaan gepeng di Kota Bengkulu. “Diantara mereka akan diberi pelatihan khusus dan diberi modal usaha agar tidak lagi mengganggu ketertiban. Untuk yang dibawah umur akan kita kembalikan kepada orang tua mereka untuk dibina lebih lanjut. Sementara untuk yang sering menghisap lem akan kita titipkan di RSJKO,” tegas Sri. (cw1)

yang membebani orangtua siswa. Biaya penyelenggaraan pendidikan sudah ditanggung pemerintah,” tegas Marjon kepada RB, kemarin (23/3). Dikatakan Marjon, terkait pungutan biaya les yang dikeluhkan wali murid di SMP Negeri 3 Kota Bengkulu, pihaknya belum bisa mengambil langkah apapun. Senin (25/3) besok, tim pengawas sekolah baru akan turun mengecek kebenarannya. “Kita belum bisa menyimpulkan a p a k a h i t u b e na r p u n g u t a n ya n g memaksa atau bukan. Kalau sifatnya

sumbangan dari orangtua yang sukarela memberi, kita tidak bisa memberikan sanksi. Namun apabila kebenarannya ada pungutan yang memaksa, baru kita akan memberikan sanksi yang tegas,” jelas Marjon. Marjon mengimbau seluruh sekolah baik tingkat SD, SMP, dan SMA untuk tidak melakukan pungutan yang memberatkan siswa. Apabila ada yang terlanjur melakukan pungutan untuk segera dikembalikan. “Pungutan tidak boleh terjadi lagi. Pungutan harus ada alasan jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Karena kalau itu terus terjadi, akan merusak citra dunia pendidikan,” ungkapnya. Bila terbukti ada sekolah yang melakukan pungutan yang memberatkan siswa, apakah kepala sekolah bakal dicopot? Marjon menyatakan, pemberian sanksi pemecatan kepala sekolah tidak bisa dilakukan secara langsung. Karena dalam aturan, ada tingkatan-tingkatan dalam memberikan sanksi kepada pegawai negeri sipil. “Tentu kita perlu kajian dulu, melihat kesalahannya sebatas mana,” imbuhnya. )Baca PUNGUT.. Hal 19

564 Titik Lampu Jalan Hidup BENGKULU – Program kerja 100 hari Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu, H Helmi Hasan SE - Ir Patriana Sosialinda yang menginginkan semua lampu jalan hidup, secara berangsur mulai terlihat. Apalagi dalam masuk dua bulan kerja kegiatan walikota/wakil walikota ini, sudah 564 titik lampu jalan menyala dari total lampu jalan yang rusak mencapai 1.500 titik. Lampu jalan yang sudah menyala tersebut terdapat di beberapa lokasi, seperti di Bumi Ayu, Jalan Sungai Rupat, Jalan Basuki Rahmat, Jalan P Natadirja, KM 8, Jalan Mahakam, Jalan Zainul Arifin dan lainnya. “Sebagian lampu jalan yang rusak saat ini sudah sekitar 564 titik lampu jalan yang berhasil dihidupkan. Mudah-mudahan hingga 100 hari ke depan, lampu jalan yang rusak seluruhnya akan menyala. Saat ini kita terus bekerja maksimal,” kata Kepala Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Bengkulu, Drs. Hilman Fuadi kepada RB.

HILMAN FUADI

Diungkapkan Hilman, saat ini masih ada beberapa titik lampu jalan yang masih mati, dan dalam proses perbaikan yang dilakukan oleh petugas PLN. Perbaikan dikoordinir langsung Asisten II dan Kepala Dinas Pertamanan dan Kebersi-

han Kota Bengkulu. Mengenai lampu jalan yang selama ini menjadi tanggung jawab pemerintah Provinsi Bengkulu, Hilman menegaskan semuanya telah diserahkan ke Pemda Kota. Dengan demikian, Pemda Kota bisa lebih fokus untuk memperbaiki dan menghidupkan semua lampu jalan tersebut. “Terkait lampu jalan yang ada di Kota, Pemda Kota sudah berkoordinasi dengan Pemda Provinsi,” terangnya. Ia mengaku anggaran untuk lampu jalan juga dibantu oleh pihak ketiga. Salah satunya Bank Bengkulu yang sudah menyumbang dana Rp. 100 juta. “Pemerintah juga menganggarkan dana ke Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota terkait lampu jalan untuk tahun ini sebesar Rp 10,2 miliar. Dana sebesar itu juga sebagiannya untuk pembayaran rekening lampu jalan selama satu tahun. Itu bukti keseriusan Pemda Kota Bengkulu untuk menghidupkan lampu jalan,” pungkas Hilman.(new)

Pemda Provinsi Batal Buka Seleksi CPNS Belanja Pegawai Minimal 25 Persen BENGKULU – Kesempatan Pemda Provinsi Bengkulu untuk melaksanakan perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini, sepertinya tertunda. Kabar terbaru, formasi CPNS yang sudah diajukan Pemda Provinsi ke Kementerian Pendayagunaan

Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN dan RB), sulit untuk diakomodir. Penyebabnya, Badan Kepegawaian Negara (BKN) membuat persyaratan baru bagi Pemda Provinsi yang ingin melaksanakan tes CPNS. Yakni minimal harus memiliki belanja pegawai sebesar 25 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Kepala Badan Kepegawaian

sekolah kita

Daerah (BKD) Provinsi Tarmizi, B. Sc, S. Sos mengakui jika ada syarat baru yang dikeluarkan oleh BKN mengenai perekrutan CPNS untuk Pemda Provinsi di seluruh Indonesia. Sementara usulan kuota yang diajukan Pemda Provinsi awal Maret lalu berdasarkan permintaan dari KemenPAN dan RB, sebelum keluarnya aturan tersebut. )Baca PEMDA.. Hal 19

MASRI/RB

PAMER FOTO: Puluhan karya foto dipamerkan di lantai 2 Mega Mall. Pameran ini merupakan rangkaian RB Xpression Star yang digelar Koran RB.

Pamerkan Foto Unik dan Menarik Pameran Foto di Mega Mall BENGKULU - Balai Adat Kota Bengkulu pindah ke Mega Mall? Jangan kaget dulu. Tentu itu bukan bangunan Balai Adat asli yang dipindahkan. Balai Adat yang dimaksud hanyalah salah satu karya foto yang ditampilkan Ekstra Kurikuler (Ekskul) Fotografi SMAN 5 Kota Bengkulu Cendana Youth Photographers (Chophers), dalam kegiatan Pameran Fotografi 1 Belajar Motret. Acara itu merupakan rangkaian kegiatan RB Xpression St a r ya n g mu l a i d i g e b e r kemarin (23/3). Ada 28 karya foto yang dipamerkan.

Mengangkat berbagai tema, mulai dari kehidupan sosial, alam, bangunan bersejarah Bengkulu, flora, fauna, serta potret kehidupan masyarakat. Semuanya dituangkan dalam karya foto. Ketua Panitia Pameran Fotografi Arief Rachman menuturkan, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengasah skill para anggota Chophers. “Foto-foto ini merupakan karya anggota yang berasal dari kelas X dan XI,” jelasnya. Tak hanya itu, lanjut Arief, pameran yang digelar selama dua hari hingga hari ini (24/3) di lantai 2 Mega Mall Bengkulu samping Karaokeku juga diharapkan bisa menambah pengalaman anggota. )Baca PAMERKAN.. Hal 19

Ponpes Yayasan Hidayatullah Kelurahan Surabaya

Hope Day Ditutup, Bertaburan Doorprize ACARA tahunan Hope Day di Ponpes Yayasan Hidayatullah yang digelar selama sepekan, tanggal 18-23 Maret berakhir kemarin (23/3). Hari terakhir dilaksanakan kegiatan lomba mewarnai tingkat TK se Provinsi Bengkulu. Kegiatan lainnya di hari penutupan ini adalah pengumuman lomba-lomba yang telah dilaksanakan sejak pembukaan Hope Day serta pembagian hadiah untuk para pemenang lomba. Selama kegiatan para peserta yang terdiri dari siswa TK, SD, SMP dan SMA se Kota Bengkulu telah banyak mengikuti lomba diantaranya lomba adzan, lomba busana muslim, lomba mading, lomba sang juara, lomba mewarnai, lomba menggambar, lomba lagu reliji, lomba mancing keluarga serta kegiatan Bakti Sosial dan sikat gigi masal.

MASRI/RB

DITUTUP: Hope Day yang digelar di Ponpes Hidayatullah ditutup, Sabtu (23/3). Bersaman dengan penutupan dilakukan pembagian hadiah kepada pemenang lomba.

Lomba mewarnai mamamia adalah kegiatan penutup acara yang pesertanya diikuti sebanyak 250 orang. Dalam acara penutupan itu pula dihadiri Kepala DPW Bengkulu dari Ponpes Hidayatullah Lukman Hakim, Lurah Surabaya, dan acara ditutup oleh Kabid Dikdas Kota Buyung Kasdi. Penutupan juga diisi pentas mahasiswa PGSD Unib yang mengadakan pentas musik sebagai acara hiburan. Hari penutupan acara dihadiri banyak peserta yang menunggu pengumuman pemenang lomba dan pembagian hadiah sehingga Ponpes Yayasan Hidayatullah semakin ramai dan meriah. Selain itu, ditambah dengan doorprize pesembahan koran RB berupa peralatan sekolah seperti buku, kotak pensil dan tas. )Baca HOPE DAY.. Hal 19


16

Rakyat Bengkulu  Minggu, 24 Maret 2013

TAXI RENTAL

Antar Jemput Bandara

INNOVA, AVANZA, KAPSUL, STRADA TRITON 4X4, FORD RANGER 4X4

Hubungi : Sdr. DIAN Tlp.(0736)347508, 0811735652 BTN Pd. Harapan

RENTAL AC “MULTI TEHNIK”

Juga Melayani Service dan Jual Beli AC Pengadaan AC Split & Standing Melayani Dalam dan Luar Kota Jln.CILIWUNG No.42 Pd.Harapan - Bengkulu

HP. 082371108607 Kepuasan Anda Kami Utamakan...!!!


Rakyat Bengkulu ď Ź Minggu, 24 Maret 2013

17


JEPRET IVAN 1/2 FC

18

Rakyat Bengkulu ď Ź Minggu, 24 Maret 2013


Rakyat Bengkulu z Minggu, 24 Maret 2013

SAMBUNGAN METROPOLIS

Pasokan di SPBU Sengaja... Sambungan dari hal 13 Menurut Misbah, kuota yang ada harus dijaga sehingga tidak overload (berlebih). Hingga kini kuota solar subsidi untuk Bengkulu belum keluar, sehingga pihaknya masih berpedoman pada kuota 2012 sebanyak 88.265 KL. Dijelaskannya, realisasi penggunaan solar subsidi di Provinsi Bengkulu pada 2012 sebanyak 99. 900 KL se Provinsi Bengkulu. Jumlah ini sudah melebihi kuota untuk Bengkulu yang hanya sebanyak 88.265 KL. “Penyaluran BBM khususnya solar subsidi harus dikendalikan dari kini, kalau tidak akan seperti tahun lalu, kuota sudah habis sebelum akhir tahun. Antrean ini tidak perlu terjadi kalau Permen ESDM berjalan,” ungkap Misbah. Lanjut Misbah, realisasi penyaluran solar non subsidi se provinsi hingga Februari sudah menghabiskan 14.548 KL . Dengan rata-rata per hari yang disalurkan 250 KL, hingga kini pemakaian kuota solar untuk Bengkulu sudah mencapai 20.298 KL. “Akhir Maret, kemungkinan kuota untuk Bengkulu tahun 2013 keluar, kecil kemungkinan kuota untuk solar akan bertambah karena ada permen,” ungkap Misbah. Per tamina memastikan solar bersubsidi di SPBU per hari tidak akan ditambah. Misalnya, satu SPBU mendatapat jatah solar 8 ton per hari. Jika dalam satu hari itu atau baru setengah hari solar bersubsidi sudah habis, maka Pertamina tidak akan m e na m b a h n ya. Pa s o k a n solar baru akan diisi kembali untuk hari berikutnya. Pembatasan ini membuat kendaraan angkutan barang lainnya yang menggunakan solar turut terkena imbas dari lemahnya kebijakan yang dilakukan Pemda Provnsi (Pemprov) Bengkulu dalam memberlakukan Per men Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) No 1 Tahun 2013. Salah satu sopir truk angkutan barang, Andi (35) mengeluhkan antrean panjang yang terjadi. Menurutnya,

untuk 15 hari. Karena waktu mereka banyak terkuras untuk mengantre. “Standarnya sehari bisa dapat Rp 100 ribu, tapi kalau kondisi sekarang susah dapat solar, biasanya tiap hari bisa melakukan pengiriman batu bara, tapi kini hanya kalau dapat solar saja,” keluh Hendr i JUNAIDI HAMSYAH saat ditemui RB angkutan barang tidak dilarang untuk menggunakan tengah mengantre di SPBU BBM subsidi, namun juga KM 6,5. Menurut Hendri, seharusnya terkena imbas dari permen Pemda Provinsi mendorong yang tidak berjalan efektif. “Kami ini juga mempunyai a ga r p e m i l i k Iz i n Us a ha target untuk mengirim ba- Produksi (IUP) melakukan rang, dengan antrean yang penyesuaian tarif angkutan panjang waktu kami sudah batu bara. Sehingga sopir terbuang sia-sia. Belum lagi p u n a k a n d i b e r i o n g k o s uang makan yang harus kami lebih pada saat mengangkut keluarkan selama antre,” un- batu bara. “Kalau kita diberi gkap Andi saat ditemui RB ongkos angkut dengan harga solar subsidi, pasti kita akan kemarin (23/3) sore. Andi mengaku sudah men- membeli solar non subsidi gantre untuk mendapatkan daripada antre,” kata Hendri. Hendri mengharapkan, Gusolar subsidi sejak pukul 12.00 WIB. Tetapi hingga bernur Bengkulu H Junaidi pukul 16.00 WIB dia masih Hamsyah, S. Ag lebih peduli mengantre. Dia mengusul- dengan orang kecil yang kan lebih baik harga solar terkena imbas dari kebijakan subsidi dinaikkan daripada pemer intah yang lemah. susah untuk mendapatkan- “Kita minta gubernur mau n y a . D e n g a n d e m i k i a n peduli, dorong penyesuaian dia juga bisa melakukan tarif angkutan,” pungkas penyesuaian tarif dengan Hendri. Sementara itu, Gubernur menaikan ongkos angkutan. “Naikan saja harga solar, Rp Bengkulu Junaidi Hamsyah, 6.000 atau Rp 7.000 daripada mengatakan terkait pemkondisinya seperti ini, kita berlakukan Permen ESDM lebih rugi. Sudah rugi waktu, No 1 Tahun 2013, gubernur pengeluaran pun bertam- se Indonesia juga mengebah,” keluh Andi yang akrab luhkan polemk dan kondisi yang tidak jelas. “Saya sudah disapa Ujang ini. Hendri (30) sopir angkutan tanyakan dengan gubernur batu bara juga mengeluhkan lain saat bertemu di rakor antrean yang terjadi. Menurut gubernur. Seluruh guberHendri, dengan antrean yang nur mengeluhkan. Aturan berjam-jam membuat peng- Permen ESDM sulit untuk hasilan mereka sebagai sopir diterapkan. Kita juga akan menjadi berkurang. Biasanya mengkaji lagi bagaimana Hendri dalam satu bulan bisa bagusnya,” ungkap Junaidi. Namun, tambah Junaidi, mendapatkan penghasilan setiap hari dengan membawa sebagai perpanjangan tanmuatan batu bara. Namun gan dari pemerintah pusat, sejak ada pembatasan yang selama per men tersebut dilakukan oleh Pertamina belum dicabut, akan tetap dalam satu bulan, mereka dijalankan di Provinsi Benghanya mendapat penghasilan kulu.(key)

Hope Day Ditutup, Bertaburan... Sambungan dari hal 14 Untuk lomba mewarnai mamamia di hari penutupan acara dilaksanakan pagi harinya pukul 08.30 WIB, sedangkan acara hiburan dan penutupan dilaksanakan pukul 14.00 WIB hingga selesai. Pemenang lomba mewarnai mamamia adalah Naurin Alicia dari TK Witri 1, juara II diraih Chalta dari TK Umatan, dan juara III diraih Anjelita Nur Padila. Sedangkan pemenang harapan I adalah Gita Aninda Putri dari PAUD Family, harapan II diraih Nur Azizah dari TK Baitul Izzah, dan harapan III

diraih Aulya Firdyanti dari TK Diknas Kota serta ada juara favorit sampai peringkat 20. Beberapa hadiah menarik telah disiapkan untuk peserta seperti sepeda untuk hadiah utama lomba mancing keluarga, meja belajar sebagai hadiah utama lomba menggambar dan mewarnai, DVD sebagai hadiah utama lomba lagu reliji dan lainnya. Selain hadiah, khusus untuk juara 1 sampai harapan III mendapatkan uang pembinaan, piala dan piagam. Hadiah-hadiah lainnya seperti TV, setrika dan kipas angin juga disiapkan untuk para pemenang. Tidak hanya itu, para sponsor

juga tidak mau ketinggalan untuk membagikan hadiah kepada peserta di hari penutupan tersebut. Koordinator Kesekretariatan Kegiatan Istiqomah Dewi Insana menjelaskan kegiatan Ponpes Hidayatullah tersebut akan digelar satu kali setahun yang tujuannya selain untuk silaturahmi juga untuk mempromosikan Ponpes Yayasan Hidayatullah kepada masyarakat Bengkulu. “Ini adalah kegiatan Hope Day ketiga yang diadakan Ponpes Hidayatullah. Insya Allah kegiatan seperti ini akan kita adakan lagi tahun depan,” terangnya.(cw2)

19

Honor Terganjal di Biro Keuangan Sambungan dari hal 13 Pihaknya sudah mengajukan untuk pembayaran gaji 2 bulan yakni Januari-Februari, namun yang hanya disetujui untuk bulan Januari saja. Akan tetapi, kata Ali, saat ini pihaknya sudah mengajukan kembali pada Biro Keuangan Setdaprov untuk pencairan 2 bulan gaji yang belum dibayar. “Kita juga maunya membayar secepat mungkin, karena kita tahu honorer ini pasti juga memiliki kebutuhan dan ada yang hanya menggantungkan hidupnya hanya dari honor. Tapi bagaimana lagi semuanya ada prosedur,”

kata Ali. Senada dengan Ali Musramin, Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) provinsi Ir. Ricky Gunarwan juga mengakui gaji honorer yang sudah dibayar baru satu bulan yaitu Januari. Ada sedikitnya 18 gaji honorer yang belum dibayar di Disbun Provinsi. “Kalau honorer beda dengan PNS, harus kerja dulu baru dibayar. Sama seperti swasta, tapi saat ini sedang dalam proses pengajuan lagi,” kata Ricki. Keterlambatan pembayaran gaji honorer menjadi soroton Komisi I DPRD Provinsi. Salah satu anggota Komisi I Drs. Inzani Muhammad

menyesalkan keterlambatan pembayaran gaji honorer yang terjadi setiap tahunnya. Seharusnya Pemda Provinsi bisa belajar dari pengalamannya yang sudah-sudah sehingga tidak perlu lagi ada keterlambatan. “Setiap honor yang sudah di SK kan gubernur atau Kepala SKPD di Provinsi Bengkulu, kita minta untuk segera mungkin gajinya dibayarkan. Honor sudah kecil dan dari sana lah mereka membiayai kebutuhan keluarga. Saya mengharapkan untuk segera dibayarkan,” ungkap anggota DPRD dari Fraksi PAN itu. Lanjut anggota DPRD

Provinsi Dapil Mukomuko ini, setiap SKPD dan Sekretariat Daerah sudah ada anggaran untuk pembayaran gaji honorer. APBD Provinsi 2013, sejak Januari sudah disahkan dan diverifikasi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Karena itu, tidak ada alasan eksekutif untuk menunda pembayaran gaji tiap bulannya. Jangan sampai 2-3 bulan baru dibayar. “Eksekutif harus memikirkan nasib ratusan honorer ini, jangan memperlambat, sisa anggaran juga bisa digunakan agar pembayaran gaji honorer bisa bersamaan dengan PNS,” pungkas Inzani. (key)

Ditertibkan, Pedagang Lawan Satgas Pasar Sambungan dari hal 13 Ke r i butan be raw a l , ketika anggota Satgas memaksa pedagang tersebut untuk tidak berjualan lagi di atas trotoar Jalan Kedondong, namun tidak digubris oleh pedagang. Untungnya kericuhan tersebut tidak sampai beradu fisik, hanya ribut mulut semata. “Enak saja main angkut barang saya sembarangan, tanp a tanya- tanya d u l u . Kalau saya tidak mau pindah kenapa? Di dalam itu tidak ada tempat lagi buat kami. Makanya kami cuma numpang sebentar jualan disini,” teriak Fenti saat akan ditertibkan anggota petugas Satgas Pasar. Keributan mulut yang berlangsung hanya beberapa menit itu berakhirnya setelah anggota Satgas memilih mengalah, untuk menghin-

dari terjadinya keributan. “Memang pedagang yang itu bandel sekali, setiap hari kita tertibkan. Yang jelas kita akan selalu siap siaga untuk menertibkan pedagang bandel,” kata Non salah satu anggota Satgas. Ditambahkan anggota Satgas lainnya, Yenti, ada belasan pedagang lagi yang masih bandel dan tidak mau ditertibkan. Untuk itu, pihaknya juga mengharapkan petugas Satpol PP juga ikut membantu, setiap harinya memantau dan mengawasi para pedagang yang masih berjualan. “Sebelumnya petugas Satpol PP rutin ke sini, sekarang jarang lagi. Padahal tadi (kemarin) jadwal mereka untuk menertibkan pedagang yang masih bandel,” ungkap Yenti. Ingin Datangi Dewan Salah satu pedagang kaki

lima lainnya yang menolak dagangannya ditertibkan, Iwan mengaku UPTD Pasar Panorama tidak berlaku adil terhadap pedagang. Semestinya penertiban harus adil, tanpa ada pilih kasih. “Kami sangat sesalkan itu kenapa tidak ditertibkan juga pedagang yang berjualan pakai auning papan itu. Malah jualan tenda dan lapak saja yang ditertibkan. Apa karena UPTD ada bermain dengan pedagang itu,” ucap Iwan. Tambah Iwan, penataan yang dilakukan UPTD pasar juga tidak berjalan dengan baik. Sejumlah pedagang yang sudah berjualan di dalam Pasar Percontohan Nasional (PPN) Panorama mengeluhkan amburadulnya penataan pasar. Antara pedagang pakaian, sayur, makanan dan tukang jahit berdempetan hingga tidak teratur. Dengan demikian,

pasar terlihat semakin kumuh dan berantakan. “Kita nanti akan mendatangi dewan, meminta dewan ikut segera menyelesaikan persoalan ini. Kami merasa diberlakukan tidak adil. Kami t i d a k b a n ya k m e nu nt u t, hanya minta diberlakukan adil saja,” bebernya. Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota, Ali Armada SH mengaku, pihaknya hanya membantu UP TD Pasar Panorama melakukan penertiban. Meski jadwal penertiban dilakukan setiap hari, namun laporan yang dia terima pedagang yang berjualan ditempat yang dilarang sudah sepi untuk saat ini. “Penertiban besar tergantung pihak pasar dan Disperindag. Kalau kita hanya mengawasi dan memantau saja pedagang yang berjualan pada tempat yang dilanggar,” ungkapnya.(new)

Pungut Uang Les, Pungli Sambungan dari hal 14 Diketahui, dalam PP Nomor 17 tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan dijelaskan dalam pasal 181 soal larangan, bahwa pendidik dan tenaga pendidikan, baik perseorangan maupun kolektif, dilarang menjual buku pelajaran, bahan ajar, perlengkapan bahan ajar, pakaian seragam, atau bahan pakaian seragam di

s at u a n p e n d i d i k a n , l a l u d a l a m b u t i r s e l a n ju t n ya dilarang memungut biaya dalam bimbingan belajar atau les kepada peserta didik di satuan pendidikan. Juga disebutkan dilarang melakukan pungutan kepada peserta didik baik secara langsung maupun tidak langsung yang bertentangan dengan perundang-undangan. Terpisah, Ketua Komisi III DPRD Kota Bengkulu, Suimi Fa l e s, S H , M H m e m i n t a

Dinas Diknas Kota Bengkulu mengambil langkah tegas terhadap sekolah yang masih saja melakukan pungutan y a n g m e m b e b a n i s i s w a. Dengan demikian, tidak ada lagi kepala sekolah yang didudukkan di meja hijau karena melakukan pungutan liar, seperti yang dialami mantan Kepala SMA Plus Negeri 7 Kota, Eko Purwoko. Soal uang yang sudah dipungut dan les yang telah berjalan saat ini, Suimi mem-

berikan kelonggaran, yakni tidak perlu les dihentikan at au uang dikembalikan kepada siswa, hanya saja ke depannya jangan dilakukan lagi. “Pihak sekolah juga harus memikirkan orangtua siswa yang tidak mampu. Jadi jangan memungut biaya yang memberatkan mereka. Kita berharap untuk tahun ajaran baru pada Juli 2013 mendatang tidak dibenarkan lagi adanya pungutan,” tegasnya. (new)

Pamerkan Foto Unik dan Menarik Sambungan dari hal 14 “ Ter utama pengalaman dalam menggelar pameran. Supaya tak hanya bakat saja yang terasah, tapi juga pengalaman mengelola suatu kegiatan. Karena ini masih dalam tahap belajar, sehingga nama pameran belajar motret,” ungkapnya. Kegiatan yang disupport Harian Rakyat Bengkulu,

Digitalmagic Photography & D e s i g n , S M A Ne g e r i 5 Ko t a B e n g ku l u t e r s e b u t menampilkan karya Arief Rachman, Irmayanti Metrieka, Shella Dwi Novita, Afifah Dyah Larasati, Kade Pasca, Azelika Vamisiaz, Chika Ayu Paramita, Eniza Anggraini, Zefriani Erza Dwita, Husnul Khotimah, Adista Anbarani, Dinda Kemala Rantih, Elsa Kharisma, Siti Amelia, Gana

Wisesa, Rika Saraswati, Nabila Putri Yani, Rindang Arum Lestari, Ridho, Cyntia Carolina, Fandi Kurniawan, Neva Elvanderi, Widya Ningsih, Hery Aprianto, Regy Citra Perdana. “Lokasi huntingnya berbagai tempat, seperti di Pantai Jakat, Rumah Dinas Gubernur, View Tower, Balai Adat Kota Bengkulu, Tapak Paderi, serta lingkungan sekolah,” ujar

siswa kelas XI IPA 1 SMAN 5 Kota Bengkulu ini. Dikatakan, Chophers yang dibentuk 10 Agustus 2010 tersebut kini beranggotakan 25 orang dibimbing seorang pelatih, Muhammad Ikhsan. “Foto yang diikutsertakan dalam pameran merupakan hasil karya foto terbaik dari masing-masing anggota. Tema memang belum ditentukan,” tutupnya.(rei)

Pemda Provinsi Batal Buka Seleksi CPNS Sambungan dari hal 14 “Syarat baru itu belanja pegawai minimal 25 persen kalau Pemda Provinsi mau melaksanakan tes, sementara belanja pegawai kita masih 48-49 persen. Sedangkan untuk kota/kabupaten belanja pegawainya 50 persen bisa melakukan tes,” ungkap Tarmizi. L a n j u t Ta r m i z i , s y a r a t baru mengenai besaran belanja pegawai itu mereka ketahui dari Rapat Koordina s i R e g i o na l ( R a k o re g )

BKN Regional VII di Bangka Belitung, beberapa hari lalu. Pada rakoreg juga dibahas mengenai tahapan pelaksanaan tes CPNS 2013. Hanya saja Pemda Provinsi tetap optimis dan berharap masih mendapat kuota CPNS karena sudah mengajukan for masi. “ Untuk for masi umum rasanya berat, paling untuk tenaga kekhususan seperti dokter spesialis atau ahli tambang yang memang dibutuhkan saat ini,” ungkap Tarmizi. Lanjut Tarmizi, meskipun

ada syarat baru, namun kuota yang telah diajukan masingmasing pemerintah provinsi, kabupaten/kota masih akan dikaji lebih dalam, daerah mana yang memang benarbenar membutuhkan tenaga CPNS baru. “Harapan kita Bengkulu tetap dapat jatah karena kita memang butuh sesuai hasil anjab yang dilakukan Biro Ortala,” kata Tarmizi. Selain itu, pada saat rakoreg, juga sudah didapat jadwal dan tahapan-tahapan untuk pelaksanaan tes CPNS tahun ini. Yaitu, bulan MaretApril dijadwalkan pengkajian usulan formasi dari masingmasing daerah oleh KemenPAN dan RB, sehingga akhir Mei telaah mengenai usulan formasi akan keluar. “Disetujui atau tidak usulan, berapa jatah dan apa saja formasi yang akan didapat Pemda P rov i n s i B e n g ku l u a k a n diketahui akhir Mei,” jelas Tarmizi kemarin (23/3). Setelah jatah didapat, baru dibuka pendaftaran tes CPNS di bulan Juni, kemudian untuk pelaksanaannya dijadwalkan September atau Oktober. Tarmizi menambahkan, dalam rakoreg yang dihadiri provinsi yang masuk dalam BKN Regional VII yaitu

Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi, Bangka Belitung, tidak ada pembahasan mengenai rekrut CPNS untuk lulusan S e k o l a h Me n e n ga h At a s (SMA). “Untuk SMA sepertinya tidak ada,” ujarnya. Data yang diperoleh RB, dari 206 formasi CPNS yang diperlukan, Pemda Provinsi mengajukan 23 formasi untuk kebutuhan khusus. Diantaranya penyelidik bumi, auditor, polhut, petugas survei dan pemetaan hutan, dokter spesialis jiwa, dokter spesialis RSUD, akuntan, penganalisis standarisasi produk pariwisata, pengkaji rekayasa budaya, ahli geologi vulkanologi. Selanjutnya, tenaga surveyor geologi pertambangan, perekayasa alat tepat Guna, pemantau potensi wisata, penganalisis dampak lalu lintas jalan, penata laksanaan konservasi kawasan lindung dan terumbu karang. Selain itu, sebanyak 89 CPNS untuk tenaga kesehatan dokter spesialis yang akan ditempatkan di Rumah Sakit Umum Daerah DR. M Yunus (RSMY) dan Rumah Sakit Jiwa Soeprapto. Sementara 117 CPNS lagi tersebar di 21 formasi lainnya. (key)


20

Rakyat Bengkulu

(0736) 51274/112 (0736) 22110/112 081369211717 08117301110 (0736) 21021 (0736) 52890 (0736) 22937 (0736) 21520 (0736) 7310595

PBK

(0736) 51113

RUMAH SAKIT RSUD M Yunus RS Bhayangkara RS Rafflesia RS DKT RSJKO RS Tiara Sella

(0736) (0736) (0736) (0736) (0736) (0736)

52004/21710 341086 21048 22988 341086 20350

Minggu, 24 Maret 2013

Dikasih Foto Kopi SK PNS

TELEPON PENTING POLISI Polda Bengkulu Polres Bengkulu SMS Pengaduan Ditlantas Polda SMS Centre Polres Bengkulu Pos Lantas Simpang Lima Polair Polsek Gading Cempaka Polsek Teluk Segara Polsek Muara Bangkahulu

Wanita Lebong Tertipu Rp 115 Juta BENGKULU – Sindikat penipuan modus penerimaan CPNS, terus memakan korban. Modus pelakupun bermacammacam. Ada yang mengaku calo pejabat, ada juga yang berdalih punya jatah dari Pemda untuk diterima jadi CPNS dan banyak modus lainnya. Nah, beda lagi yang menimpa Ayun Holdin (38). Ia ditipu ratusan juta rupiah, akibat tertarik menjadi PNS karena dikasih pelaku foto kopi Surat Keputusan (SK) pengangkatan PNS yang diduga palsu. Warga Desa Embong Panjang Kecama-

tan Lebong Tengah Kabupaten Lebong ini kehilangan uang Rp 115 juta, yang ia setorkan kepada As dan EE, dua pelaku yang menjanjikan Ayun bisa diterima menjadi PNS tanpa ikut tes. Kasus ini dilaporkan Ayun ke Polda Bengkulu, “Kasus sedang ditangani Dit Reskrim Polda Bengkulu. Modus ini masih didalami dengan meminta keterangan saksi-saksi,” ungkap Kabid Humas Polda Bengkulu AKBP. Heri Wiyanto, SH. Kepada petugas jaga, Ayun menceritakan penipuan yang dialaminya ter-

jadi 14 Agustus 2010 lalu. Kala itu ia memang berminat menjadi PNS. Karena keinginan kuatnya itu, Ayun berusaha mencari jalan agar bisa menjadi PNS. Ayun lalu bertemu As. Saat pertemuan tersebut As mengaku jika temannya EE bisa meluluskan dirinya menjadi PNS. Kepada korban, terlapor EE mengaku bisa meluluskan dengan formasi khusus yang prosedurnya lebih gampang, tanpa harus mengikuti tes. Syaratnya dengan menyetorkan uang pelicin sebesar Rp 115 juta.

Pelapor yang berminat akhirnya tertarik dan bersedia menyetorkan uang tersebut kepada terlapor. Kelang beberapa bulan, tiba-tiba Ayun dikasih foto kopi SK pengangkatan Ayun. Ketika itu, Ayun menanyakan SK aslinya, namun pelaku berdalih SK asli itu akan menyusul. Setelah ditunggu-tunggu SK aslinya tidak kunjung diberikan. Sementara Ayun juga tak kunjung diangkat menjadi PNS. Merasa ditipu, Ayun akhirnya memutuskan untuk melapor ke Polda Bengkulu.(zie)

Polwan Lanjutkan Tradisi Keluarga KELUARGA merupakan langkah awal dalam menggapai cita-cita. Dukungan dan contoh teladan dari keluarga, merupakan pendorong motivasi awal dalam menggapai impian. Seperti itulah yang dirasakan Bripda Prima Masa. Berawal dari banyak anggota keluarganya yang menjadi polisi, Prima pun bercita-cita untuk melanjutkan tradisi keluarga besarnya itu. “Karena banyak saudara dari keluarga ibu yang menjadi polisi, sehingga saya juga ingin menjadi polisi,” ungkap dara yang lahir di Cahaya Negeri Sukaraja Kabupaten Seluma 21 tahun silam ini. Menurut Prima, menjadi seorang polwan memiliki tantangan tersendiri. Karena dirinya dididik untuk menjadi individu yang tangguh dan disiplin dalam mengemban tanggung jawab. Selain itu, polwan juga dituntut untuk memiliki wawasan yang luas dan bijak dalam bersikap dan bertindak. “Disiplin dalam berpikir dan bertindak adalah pokok inti yang harus dimiliki seorang aparat penegak hukum,” terang gadis manis yang sekarang bertugas di Dit Sabhara Polda Bengkulu ini.(cw1) HASRUL/ARIE SAPUTRA/FAZLUR/RB

DITEMUKAN: Brangkas yang ditemukan warga saat dibawa anggota polisi untuk diamankan di Polres Bengkulu. Tampak perwakilan PT. Yudhistira sedang melapor. Insert: Kantor PT. Yudhistira dan pintu yang dirusak pelaku.

Pelaku Pecah Kaca Diduga Pemain Lama PRIMA MASA

Penggelapan Dititip, BPKB Raib BUDI Utama (50) seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tinggal di Jalan Villa Danau Indah 1 Kelurahan Surabaya, melapor ke Polres Bengkulu setelah Bukti Pemilik Kendaraan JOKO SUPRAYITNO Bermotor (BPKB) mobil Daihatsu Xenia nopol BD 1964 CZ yang dititipnya ke salah satu showroom, diduga hilang dibawa kabur seseorang berinisial Bu. Data diperoleh, pelapor Budi menitipkan BPKB mobil Daihatsu Xenia warna silver metalik miliknya kepada terlapor Bu, pada Oktober 2012 lalu. Namun belakangan ketika Budi hendak mengambil BPKB tersebut, ternyata BPKB sudah tidak ada lagi. Bahkan saat Budi mendatangi showroom milik Bu tersebut, ternyata showroomnya sudah tutup. Parahnya lagi, ketika pelapor mencari Bu, diduga terlapor itu sudah kabur membawa serta BPKB Budi. Atas kejadian tersebut, Budi merasa dirugikan dan memilih melaporkan Bu ke Polres Bengkulu. Kapolres Bengkulu AKBP. Joko Suprayitno, SST, MK melalui Kabag Ops Polres Bengkulu AKP. Mada Ramadita, S.IK menerangkan, laporan tersebut segera ditindaklanjuti. “Keterangan korban sudah diambil,” kata Mada.(zie)

BENGKULU – Hingga saat ini, polisi terus mencari identitas bandit pencuri dan pemecah kaca mobil Nissan Frontier Nopol BG 9643 NC milik Tamrin (39), supervisor PT. Indo Truck Utama. Diduga, para pelaku ini pemain lama spesialis pemecah kaca mobil, yang kerap beraksi di Kota Bengkulu. Dua pelaku yang biasa menjalankan aksinya tersebut, sepertinya mahir dalam menjalankan aksinya. Selain itu, indikasi lainnya, modus yang digunakan sama dengan pelaku-pelaku lainnya. Yakni satu pelaku berada di atas motor dan satu pelaku lainnya

menjalankan aksinya memecahkan kaca dan menyikat barang berharga di dalam mobil. Selain untuk bersiap kabur, pelaku yang berada di atas motor juga berperan mengawasi lingkungan sekitar. Setelah dianggap aman, pelaku langsung beraksi. Kejadian yang menimpa Tamrin saat parkir di Jalan Adam Malik RT 1/1 Kelurahan Pagar Dewa Jumat (23/3) malam, merupakan kejadian pencuri pemecah kaca mobil yang pertama di Kota Bengkulu selama 2013. Diduga kuat pelaku ini memang sudah memantau lokasi yang men-

jadi targetnya. Meskipun kedua pelaku gagal menggasak incaran uang tunai milik korban, namun pelaku berhasil menyikat barang berharga dan data-data penting perusahaan. “Saat ini anggota sudah mencari di mana keberadaan pelaku. Mudah-mudahan secepatnya dapat segera ditemukan. Dari keterangan saksi-saksi, ciriciri pelaku sudah dikantongi,” kata Direktur Reskrimum Polda Bengkulu Kombes Pol Dedy Irianto, SH didampingi Kabid Humas Polda Bengkulu AKBP. Heri Wiyanto, SH.(zie)

Lagi Ribut Dengan Istri, Nekat Jadi Kurir Sabu Status Pengantin Baru BENGKULU – Hanya gara-gara ribut dengan istri yang baru dinikahinya, AS (27), warga Kelurahan Sawah Lebar nekat mengulangi profesi lamanya menjadi kurir sabu. Buah perbuatannya itu, AS kini mendekam di sel tahanan Polres Bengkulu sejak Jumat (22/3) malam. “Saya lagi ribut dengan istri saya mas. Sehingga saya nekat kayak gini,” tutur AS saat ditemui RB di Polres Bengkulu kemarin (23/3). Pengakuan AS, dulu memang sering menjual sabu. Bahkan ia juga pernah kecanduan serbuk haram yang memabukkan itu. Namun sejak pacaran dengan wanita yang kini menjadi istrinya, AS memutuskan untuk berhenti memakai dan menjual sabu. “Saya sempat berhenti total sampai kami menikah. Tapi karena belakangan ini kami lagi ribut, jadinya saya kacau gini,” terang AS usai menjalani pemeriksaan penyidik Sat Narkoba Polres Bengkulu. Sejak ribut dengan istrinya itu,

ARIE SAPUTRA/RB

KURIR: AS bersama barang bukti sabu saat diinterogasi di Polres Bengkulu.

AS mulai bersentuhan lagi dengan sabu. Sekitar seminggu lalu, ia kembali mencarikan sabu untuk temannya. Pemesanan sabu oleh temannya itu berlanjut Jumat kemarin. Namun kali ini AS sedang apes, aksinya tercium petugas hingga akhirnya tertangkap. Kapolres Bengkulu, AKBP. H. Joko Suprayitno, SST, MK melalui Kasat Narkoba Iptu Daryanto, SH menceritakan, AS mereka tangkap di Kelurahan Kebun Beler. Dari

tangan tersangka polisi menemukan paket kecil sabu seharga Rp 500 ribu. “Berdasarkan informasi dari masyarakat, kami langsung bergerak dan membekuk tersangka. Setelah digeledah, kami temukan paket sabu yang dibungkus plastik bening dan dilapisi tisu. Kemudian dimasukkan ke dalam bungkus permen. Namun kami tidak bisa terkecoh dengan trik seperti itu,” terang Daryanto.(cw1)

Gasak Berangkas PT. Yudhistira

Bandit Tak Dapat Uang BENGKULU – Apes betul kawanan bandit satu ini. Susah payah membobol dan merampas brangkas PT. Yudhistira di Jalan Kenanga No 39 RT 2 Kelurahan Kebun Kenanga, namun mereka tak mendapatkan uang. Aksi pembobolan kantor perusahaan penerbit buku itu terjadi kemarin (23/3) dinihari. Salah satu karyawan PT. Yudhistira, Eka Hartanto (29) mengungkapkan, kejadian tersebut diketahui pertama kali temannya, Jumadi, penjaga kantor. Namun aksi pelaku tak diketahui Jumadi karena memang ia tinggal di belakang kantor, dan tak menyadari ada tamu tak diundang yang menyatroni kantor tempat ia bekerja. Jumadi baru sadar ketika hendak membuka kantor sekitar pukul 06.10 WIB. “Yang tahu pertama itu Jumadi. Saat mau buka kantor, dia melihat pintu sudah rusak dicongkel pelaku,” kata Eka kepada RB kemarin. Setelah mengecek ke beberapa ruangan kantor, ia mendapati brangkas yang berada di lemari ruang administrasi PT. Yudhistira, sudah tidak ada lagi. Mengetahui hal tersebut, Jumadi memberitahu temantemannya yang lain dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bengkulu. Pelaku yang diperkirakan lebih dari dua orang itu, memang berhasil menggasak brangkas. Namun apes, bandit ini tak mendapatkan uang karena di dalam brangkas itu hanya berisi dokumen peru-

sahaan, termasuk ijazah para karyawan (sales, red). “Brangkas itu memang tidak ada uangnya,” ungkap Eka. Pelaku masuk ke kantor melalui pintu utama dengan mencongkel paksa dengan menggunakan benda keras, setelah berhasil merusak selanjutnya pelaku mengobrak abrik isi kantor dan menggasak brangkas tersebut. “Teman tadi sudah membuat laporan ke Polres Bengkulu,” lanjutnya. Brangkas Ditemukan Sekitar pukul 05.45 WIB, salah seorang warga yang sedang berolahraga di Jalan Irian RT 9/1 Kelurahan Tanjung Agung melihat brangkas dalam keadaan kosong di semaksemak pinggir jalan raya. Pintu brangkas itu memang terbuka dan tergeletak begitu saja. Warga itu langsung melaporkan temuannya itu ke warga sekitar, dan setelah dicek ternyata benar brangkas. Selanjutnya, warga melaporkan ke Ketua RT 9, Sriyanto dan setelah dilihat langsung ketua RT dan warga lalu melaporkan kejadian itu ke polisi. Mendapat laporan ada brangkas, polisi bergerak cepat mendatangi lokasi. Belakangan baru diketahui kalau brangkas itu ternyata milik PT. Yudhistira yang baru digasak bandit. Brangkas itu merek Ichiban dengan kode SSTL 072875 dan berwarna cokelat kehijauan. “Kami dapat laporan warga tadi yang melihat brangkas itu dan langsung kami laporkan ke Polres,” kata Sriyanto. (zie/fiz)


Pro OTONOMI PROT 1

21

Rakyat Bengkulu  Minggu, 24 Maret 2013

Yakin Polisi Usut PT HI ARGA MAKMUR – Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Bengkulu Utara (BU) Sahat M Situmorang, AP, MM mengatakan, polisi tidak perlu menunggu laporan terkait perkebunan Kelapa Sawit ilegal milik PT Helders Indonesia (HI). Hal ini terkait tuntutan Komisi II DPRD BU agar

Dishutbun melaporkan PT HI ke polisi atas kegiatannya. Menurut Sahat, aktivitas PT HI yang membuka perkebunan hingga 150 Ha tanpa izin Pemda BU merupakan tindak pidana dan tidak memerlukan laporan lagi. Sehingga Sahat yakin polisi akan mengusutnya. “Untuk

SAHAT M SITUMORANG

masalah perkebunan ini saya nilai tidak memerlukan laporan tertulis dari kami. Polisi pasti sudah mengetahui hal ini, apalagi sudah berulangkali diungkap di media,” ujar Sahat.

Baca YAKIN ..Hal 31

PERI/RB

RUSAK: Proyek bronjong di depan kantor DPRD Seluma ini belum juga diperbaiki. Padahal Kejari telah menegaskan untuk wajib diperbaiki.

Fenomena

Elak Motor, Truk Pakan Ikan Terbalik PONDOK KELAPA – Gara-gara mengelak sepeda motor, truk bernopol BD 8170 WU yang dikemudikan Selamat, warga Ketahun Bengkulu Utara terbalik di jalibar di Desa Pondok Kelapa, pukul 12.30 WIB, Sabtu (23/3). Menurut Selamat, truk yang dikemudikannya membawa pakan ikan dari Lampung untuk diantar ke Unit VII Bengkulu

PROT 1

Tanah Sakral Gunung Halimun GUNUNG Halimun adalah gunung tak aktif, namun gunung dengan kompleks pegunungan yang luas ini merupakan gunung yang terletak di antara Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Lebak, Provinsi Jawa Barat. Gunung dengan ketinggian sekira 1.925 mdpl ini dikelilingi oleh Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Di sebelah timur gunung ini terdapat Gunung Salak.Di wilayah sekitar Halimun Bogor dan sekitarnya ada benteng-benteng milik Prabu Siliwangi yang katanya tak kelihatan. Pusat kerajaan yang ada di Gunung Salak, sebenarnya sudah menjadi rahasia umum. Baca TANAH ..Hal 31

Utara. “Saya menyelamat nyawa siswa SMA tadi, kalau seandainya tidak mengelak, bisa lebih parah,” kata Selamat. Selama perjalanan dari Lampung, Selamat mengaku, tidak mengalami apa-apa. Tidak mengira bakal terjadi kecelakaan di jalan Pondok Kelapa. Baca ELAK ..Hal 31

TERBALIK: Gara-gara elak siswa SMA, truk angkutan pakan ikan dari Lampung terbalik di sisi jalan lintas barat wilayah Pondok Kelapa

5 Mobnas Tak Dikembalikan MUKOMUKO - Sebanyak lima unit mobil dinas Pemda Mukomuko yang pernah dipinjampakaikan kepada pejabat dan pimpinan DPRD Mukomuko tak dikembalikan. Padalah, pimpinan DPRD dan pejabat tersebut sudah tidak lagi menjabat. Karena itu, Anggota Komisi I DPRD Mukomuko Adrizon N meminta agar Pemda Mukomuko menarik lima mobil dinas tersebut. “Selaku anggota DPRD, saya mendesak Pemda Mukomuko segera menarik

mobil dinas yang masih menghilang itu,” kata Adrizon. Adrizon mengatakan, tiga mobil dinas tersebut merupakan mobil dinas yang dipinjampakaikan kepada tiga unsur pimpinan DPRD, Sekda dan Wakil Bupati. Tiga pimpinan DPRD menggunakan Suzuki Escudo, Toyota Kijang dan Mitsubishi Kuda, sedangkan Sekda menggunakan Mitsubshi Kuda dan Wakil Bupati menggunakan Toyota Kijang Krista. Baca 5 MOBNAS ..Hal 31

ADRIZON N

Tes CPNS Seluma Masih Belum Pasti SELUMA KOTA - Meskipun moratorium telah berakhir pada Desember 2012 dan Pemda Seluma telah mengajukan sekitar 3.428 formasi CPNS kepada pemerintah pusat, namun belum ada kepastian terhadap pengajuan tersebut. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Seluma Drs. Suparto, M.Si mengatakan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN dan RB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengisyaratkan bila belanja pegawai suatu daerah masih di atas 50 persen, maka penambahan formasi CPNS akan ditolak. “Kami belum tahu persis, pemberitahuan baru bersifat lisan dan belum ada tertulisnya,” ujar Suparto kemarin (23/3).

Belanja pegawai di Seluma pada APBD 2012 lebih dari 50 persen. Tapi menurut Suparto, itu bisa dikurangi dengan puluhan PNS yang pensiun, dipecat dan pindah tempat tugas. Jika mengacu sudah dua tahun ini tidak ada penerimaan CPNS dan adanya jumlah pensiunan, sehingga kemungkinan belanja pegawai bisa di bawah 50 persen. “Jadi pemerintah pusat masih mempertimbangkan dengan melihat komposisi APBD, mereka juga akan memperhitungkan formasi yang kami ajukan. Komposisinya kemungkinan masih 50:50,” kata Suparto. Jumlah PNS di Seluma sebanyak 4.459 orang, terang Suparto, masih kurang. Idealnya, sekitar 7.870 orang. (hue)

HARMOKO/RB

Cuma Eks Ketua KPU dan Istri yang Dicoret ARGA MAKMUR - Tim verfikasi Calon Jemaah Haji (CJH) Kelurahan Purwodadi Kecamatan Arga Makmur Bengkulu Utara (BU) tetap mengizinkan CJH asal kelurahannya yang tidak tinggal lagi di Purwodadi tetap berangkat menunaikan ibadah haji pada tahun ini. Namun, Tim verifikasi memastikan mencoret CJH atas nama Dunan Herawan (mantan Ketua KPU Provinsi) dan Eva (istri Dunan). Hal ini diungkapkan Lurah Purwodadi Suryadi, S.STP pada RB kemarin. Menurut Suryadi, tim verifikasi memang banyak menemukan CJH yang sudah tidak tinggal lagi di BU, namun CJH tersebut sempat tinggal di BU. Sesuai dengan kriteria keberangkatan CJH, CJH tersebut tidak masuk dalam kategori eksodus. “CJH yang kami temukan sudah tidak tinggal lagi di sini (Purwodadi) karena yang bersangkutan pedagang, sehingga memang kerap berpindah-pindah, tapi

kediaman mereka ada di sini,” kata Suryadi. Jika tahun lalu setidaknya 15 CJH asal Purwodadi dicoret karena eksodus, tahun ini Suryadi memastikan hanya 2 CJH eksodus yang dicoret, yaitu Dunan dan Eva. Baca CUMA ..Hal 31

Kriteria CJH BU 1. Saat mendaftar dan berangkat Tingga di BU (Dapat diberangkatkan) 2. Saat mendaftar tinggal di BU, namun saat berangkat sudah pindah ke tempat lain (Dapat diberangkatkan) 3. Bertempat tinggal di BU, namun berangkat bersama keluarga dekat yang tinggal di luar BU atau memiliki kerabat dekat di BU (Dapat diberangkatkan) 4. Saat mendaftar dan berangkat tidak tinggal di BU dan tidak memiliki kerabat dekat di BU (Dibatalkan) 5. Sakit (Ditunda) 6. Meninggal dunia atau mengundurkan diri (Dibatalkan)


22

Pro OTONOMI

PRO OTONOMI 2

Rakyat Bengkulu  Minggu, 24 Maret 2013

Asap Lahan Terbakar Halangi Pengendara

PONDOK KELAPA - Sekitar 1 hektare lahan sisi jalan lintas barat (jalinbar) milik warga Desa Pondok Kelapa yang letaknya mengarah tepi pantai Pondok Kelapa terbakar, sekitar pukul 15.00 WIB, Sabtu (23/3). Belum diketahui penyebab kebakaran lahan yang dipenuhi dengan ilalang kering dan beberapa pohon pisang tersebut. Hanya saja, asapnya sempat mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Pengamatan RB, api berasal dari tepi pantai yang berjarak sekitar 400 meter dari sisi jalan. Karena angin pantai mengarah ke darat, api membesar dan menyulut ke lahan ilalang kering dan pohon kering. Api yang mengecil terus membesar, termasuk kepulan asap membesar dan mengepul ke jalinbar hingga menghalangi perjalanan pengendara. Banyak mobil dan kendaraan memutuskan untuk berhenti ke tepi jalan, dan ada beberapa motor dan mobil nyaris bertabrakan akibat pandangan terhalang dengan asap tebal, serta jilatan api akibat angin kencang. Jika tidak berhenti bisa saja kendaraan terjadi tabrakan, dan api menyambar kendaraan yang melintasi tepi jalan berjarak 5 meter dari titik api. “Tidak tahu siapa yang membakar lahan itu tadi, yang jelasnya warga baru tahu setelah asap banyak dan mengepul kemana-mana. Termasuk api membesar dan banyak khawatir api itu merayap ke kabel listrik. Warga tidak bisa berbuat apa-apa, sebab api menyebar ke beberapa titik,” kata warga Pondok Kelapa Sayuti. Pengaruh panas yang menyengat membuat warga kesulitan mematikan api, sambung Sayuti. Warga hanya menonton dan mengatur lalu lintas agar tidak memicu terjadinya kemacetan terlalu lama, karena kendaraan banyak lewat. “Warga sebenarnya takut untuk memadamkan api itu, sebab angin pantai mengarah ke jalan dan kalau tidak hati-hati, warga terbakar,” ujar Sayuti. Camat Pondok Kelapa Sri Widodo mengimbau agar masyarakat tidak membuang puntung rokok sembarangan di lahan kering. “Lahan saja yang terbakar, apinya menyebar kemana-mana, kebetulan panas dan di lahan itu banyak pohon dan ilalang yang kering,” ujar Sri Widodo. (rif)

Lintas Pemuda SD Ditusuk Rekan Bermain Remi CURUP - Dedi Supri (35) warga Dusun 3 Desa Suku Menanti Kecamatan Sindang Dataran (SD) belum dapat percaya atas peristiwa yang dialaminya bahkan nyaris menghilangkan nyawanya. Hanya gara-gara saling curang ketika bermain kartu remi, Dedi menjadi korban penusukan oleh rekannya berinisial, Al (34). Peristiwa ini terjadi di rumah tetangga Dedi sekitar pukul 00.30 WIB, kemarin (23/3). Akibat kejadian ini, Dedi menderita luka tusuk di bagian perut. Informasi terakhir diperoleh, Dedi terpaksa dirujuk ke RSUD Lubuk Linggau untuk mendapat penanganan medis. Kapolres Rejang Lebong AKBP. Edi Suroso, SH melalui Kapolsek Sindang Dataran, Ipda. Panehan, SH mengatakan, kronologis kejadian bermula saat Dedi bersama Al bermain kartu remi bersama rekan-rekannya. Diduga pemicu keributan antara Al dan Dedi karena saling curang dalam permainan. Di tengah permainan, tiba-tiba Al naik pitam menuduh Dedi sudah mencuranginya. Sempat terjadi cekcok, Al mengambil pisau dari pinggang dan menghunuskannya ke perut Dedi. Beruntung, rekannya yang berada di lokasi kejadian cepat melerai. Al kabur meninggalkan Dedi. Sementara Dedi dilarikan ke RSUD Curup guna mendapat perawatan medis. Namun karena luka yang cukup parah, Dedi dirujuk ke RSUD Lubuk Linggau. “Kasus ini sedang kami selidiki. Tadi malam (kemarin), kami sudah berupaya melakukan pengejaran. Pelaku kabur ke hutan arah Desa Air Rusa,”jelas Panehan. (cuy)

41 Ribu Warga Kaur Belum Rekam e-KTP KOTA BINTUHAN - Sampai saat ini jumlah penduduk Kaur yang telah melakukan rekam data elektronik-Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) sudah mencapai lebih dari 60 ribu lebih. Kendati demikian masih ada sekitar 41 ribu jiwa lagi yang belum melakukan rekam data e-KTP. Hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pemerintah Kabupaten Kaur kedepan. Kepada RB kemarin Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Drs Sarjoni Hanafi, MM mengatakan. Untuk mengetahui siapa saja yang belum melakukan rekam data eKTP di Kabupaten Kaur sampai saat ini. Pihaknya sendiri telah dua hari ini menurunkan tim ke kecamatan di Kabupaten Kaur. Untuk mengecek dan mendata penduduk yang belum sama sekali melakukan rekam data e-KTP di Kabupaten Kaur saat ini. Baca 41 RIBU ..Hal 31

HARMOKO/RB

KEBAKARAN: Lahan samping jalinbar di Pondok Kelapa terbakar. Asap yang tebal mengakibatkan arus lalu lintas terganggu.

YE Sudah Sering Setubuhi Anaknya PENARIK - Pengakuan YE (41), ayah bejat memperkosa anak kandungnya sendiri cukup mengejutkan penyidik Polsek Penarik. Di hadapan penyidik, YE mengakui sudah berulang kali menyetubuhi anaknya. Bahkan YE tidak ingat berapa kali perbuatan tersebut dilakukan. Hingga akhirnya anaknya hamil dan melahirkan anak yang merupakan cucunya. Penyidik sudah menyiapkan UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Kapolres Mukomuko AKBP Wisnu Widarto, SIK melalui Kapolsek Penarik Iptu Tjik Sadarne mengatakan, kejadian pertama terjadi tahun lalu. Saat itu di rumah hanya tinggal YE bersama korban.

Sedangkan istri bersama anak YE yang lain sedang di Kota Mukomuko. Malam itu YE yang kerasukan setan memperkosa anaknya. “Itu kejadian pertamanya 9 bulan yang lalu,” kata Tjik Sadarne. Setelah berhasil menikmati tubuh korban, YE ketagihan. Hingga akhirnya perbuatan itu dilakukan berulang kali. Bahkan YE tidak mampu menjawab dengan pasti berapa kali telah menyetubuhi korban. Pekerjaan istrinya sebagai pemberi kredit keliling sehingga membuat istrinya jarang di rumah dijadikan sebagai kesempatan oleh YE. Tjik Sadarne mengatakan, pihaknya sedang melengkapi berkas pemeriksaan. “Perbuatannya itu memang sudah sangat kejam,” kata Tjik Sadarne. (del)

RAHMAN/RB

INFORMASI: Kendati berada di pinggiran, namun warga Desa Persiapan Damar Kencana bisa mengakses beragam informasi, berita dan hiburan menggunakan parabola.

Pengawas Unas Harus Punya SK Rektor Unib MANNA - Menjelang pelaksanaan ujian nasional (Unas), Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Bengkulu Selatan terus menyusun segala persiapan. Diantaranya persiapan pengawas ujian yang akan ditugaskan. Untuk pengawas tahun ini diambil menggunakan sistem silang. Namun para pengawas itu harus memiliki Surat keputusan (SK) dari Rektor Universitas Bengkulu (Unib). Sedangkan penjemputan soal akan dilakukan pada Sabtu (13/4). Selanjutnya, soal akan diinapkan di Mapolsek selama dua malam. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Dikpora BS Syahidin, M.Pd melalui Kasi Kurikulum Dikmen Amir, S.Pd, Sabtu (23/3). “Sesuai aturan jangankan guru atau petugas, Bupati saja tidak boleh masuk ruangan. Karena dikhawatirkan akan menganggu konsentrasi peserta menyelesaikan soal. Saat ini kami terus melakukan upaya sosialisasi ke orangtua siswa mengenai adanya perubahan mengenai paket soal yang menjadi 20 paket. Tujuannya jangan sampai orangtua siswa menyalahkan dinas setelah

SYAHIDIN

mendapati anaknya tidak lulus,” ujar Amir. Amir mengatkan, dengan adanya perubahan paket soal menjadi 20 tidak akan mempengaruhi hasil kelulusan siswa. Bila guru sudah menjalankan tugasnya dengan baik dan siswa mengikuti proses belajar mengajar dengan rajin serta orangtua bisa mengatur waktu agar siswa lebih banyak belajar, maka tidak ada masalah. “Intinya, persiapan Unas sudah rampung atau final. Tinggal lagi kesiapan siswa. Nah kami menghimbau agar siswa benar-benar mengikuti UAS dengan baik. Sebab nilai UAS itu diambil 40 persen menentukan kelulusan. Sebab untuk nilai Unas itu hanya 60 persen,” kata Amir. Untuk diketahui, terhitung mulai Senin (25/3), 1.313 calon peserta Unas akan mengikuti pelaksanaan ujian akhir sekolah (UAS). (che)

50 Rumah Dialiri Listrik Tenaga Surya

Kemenag Seleksi KUA Teladan

MUARA KEMUMU – Kendati berada di wilayah pinggir, Desa Persiapan Damar Kencana, Muara Kemumu, sudah terang benderang di malam hari. Karena, desa di kawasan perbatasan Kepahiang – Empat Lawang itu sudah memiliki fasilitas listrik tenaga surya yang dikelola desa. Jaringan instalasi listrik desa itu juga dibangun permanen. Mulai dari bangunan sentral tenaga surya, tiang penyangga kabel menuju rumahrumah warga juga dibuat dari beton cor. Hanya saja, daya terpasang ke rumah-rumah warga itu masih dibatasi. “Baru sekitar 50 rumah yang sudah diterangi listrik. Tiap rumah mendapat jatah 250 watt atau 1 ampere. Kalau hari cerah dan matahari terik, listrik bisa menyala sampai pagi. Tapi, kalau mendung atau hujan seharian,

MANNA – Untuk mengikuti seleksi penilaian Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) teladan tingkat nasional, Kemenag BS menyeleksi terhadap 11 KUA. KUA yang dinilai teladan akan diikutkan di tingkat Provinsi. Bila menang di tingkat Provinsi akan diikutkan ke tingkat nasional untuk merebut penghargaan naik haji secara gratis. Hal itu diungkapkan Kepala Kemenag BS Drs. Yusaroh Maksum, Sabtu (23/3.) Menurut Yusaroh, kriteria penilaian KUA teladan mulai

listrik hanya menyala sampai jam 09.00 malam (21.00 WIB)’’ ujar Juparno (50). Sehingga, daya listrik dengan kapasitas 250 watt itu hanya bisa dimanfaatkan untuk menyalakan lampu penerang rumah. “Kalau mau menonton Tv, terpaksa sebagian lampu harus dimatikan. Kalau tidak, Tv tidak bisa menyala,’’ sambung Juparno. Kendati dikelola desa, warga pengguna instalasi listrik itu diwajibkan membayar iuran sebesar Rp 15.000 untuk 250 watt. “Uang iuran itulah yang digunakan untuk membiaya pemeliharaan dan pengelolaan listrik itu. Walaupun hanya bisa untuk menyalakan lampu saja, kami sudah sangat senang bisa menikmati listrik mulai Januari 2013,” kata Juparno. (rhy)

dari kelengkapan administrasi di kantor, pelayanan, kedisiplinan, hasil pembinaannya terhadap masyarakat, serta pembangunan dan program yang dilakukan. Selama ini KUA di BS belum pernah meraih juara lantaran masih banyak kekurangan. Terutama dalam hal pelayanan ke masyarakat dan pengetahuan di bidang keagamaan. “Proses verifikasi atau seleksi penilaian akan dilakukan selama lima hari. Baca KEMENAG ..Hal 31


Rakyat Bengkulu

 Minggu,

TELEPON PENTING Polres Kantor PBK Rumah Sakit PLN

087877170691 085378635859 0737 71148 0737 71154

Lintas SKPD

MUKOMUKO

MUKO2

24 Maret 2013

Optimalkan Ekskul dan TPA

RUSLAN

Tingkatkan Disiplin PNS BADAN Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Mukomuko bersama tim pengawas penegak disiplin pegawai bertekad meningkatkan disiplin PNS di Mukomuko. Supaya tidak ada lagi PNS malas masuk kantor. Peningkatan disiplin PNS ini akan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. "Peningkatan disiplin PNS ini tidak bisa dilakukan instans langsung berubah. Kita secara bertahap namun berkelanjutan atau konsisten," terang Kepala BKPPD Mukomuko Ruslan, M.Pd. Bukan hanya mengandalkan absensi sidik jari saja, absensi PNS setiap harinya pun akan dikumpulkan, untuk dicek fisik. Pihaknya tidak memberi peluang absensi diakal-akali. PNS harus masuk dan bekerja. "Tidak menutup kemungkinan ada yang absen terus pulang. Kemudian datang lagi saat jam absen selanjutnya. Sehingga perlu kita cek langsung. Ketidakhadiran akan diakumulasi untuk disanksi, mulai dari teguran dari atasan sampai ke penundaan kenaikan gaji dan pangkat berkala," demikian Ruslan.(del)

Info Senemu

YUSDI

Lantai Jembatan dari Kayu LANTAI jembatan di Desa Lubuk Sanai yang menjadi penghubung ke Desa Rawa Bangun SP 10 Kecamatan XIV Koto masih dari papan. Akibatnya lantai jembatan kerap rusak ketika kayukayu tersebut mulai lapuk. Warga berharap lantai jembatan diganti permanent, sehingga tidak mudah rusak. "Apalagi saat ini warga kesulitan memperbaiki lantai jembatan. Karena kayu yang kuat sulit didapatkan," keluh Kades Lubuk Sanai Yusdi. Selain lantai jembatan, mereka minta ada pengaspalan jalan lingkungan desa menuju ke SP10. Saat ini jalan desa yang juga menuju perkebunan warga masih banyak koral. Akibatnya warga susah hendak keluar masuk. "Kami berharap jalan itu dihotmix," demikian Yusdi.(del)

23

ADE/RB

TEMANI: Bupati Mukomuko Drs. Ichwan Yunus tengah menemani Kajati Bengkulu saat berkunjung di Mukomuko Kamis dan Jumat lalu.

5 TPHD MM Ambil Kuota Haji Reguler Tak Ada Lagi Kuota Khusus TPHD MUKOMUKO - Walaupun Pemda Provinsi tidak lagi memberikan jatah tim pendamping ibadah haji daerah (TPHD) ke kabupaten, namun Pemda Mukomuko tetap akan memilih TPHD. Mereka akan diberangkatkan melalui kuota haji reguler atau kuota jemaah haji biasa. Bedanya mereka dibiayai Pemda Mukomuko. “Tugasnya sama, membantu jemaah haji Mukomuko beribadah di tanah suci nanti,” terang Kepala Bagian Kesra Kabupaten Mukomuko H. Ansari. Keputusan Pemda Mukomuko ini terkait pelayanan dan keingi-

nan membantu CJH MM ketika berada di tanah suci. Kini mereka masih memilih calon TPHD. Setiap TPHD tersebut akan dibiayai Rp 25 juta untuk mendapatkan porsi dan membuka tabungan haji. “Aturannya jelas, kalau bupati dan walikota berhak menunjuk TPHD mendampingi jemaah haji asal kabupaten kota mereka. Kita juga akan lakukan hal yang sama,” imbuhnya. Biaya keberangkatan TPHD ke tanah suci sepenuhnya ditanggung Pemda MM. saat waktunya pelunasan biaya haji, sisa dana yang dibutuhkan akan dilunasi petugas dari Pemda MM. “Kalau tahun lalu ongkos naik haji itu Rp 31 juta. Nah untuk tahun ini setelah kita tahu

berapa ongkos naik haji nanti akan kita bayarkan sisanya,” tambah Ansari. Bupati Mukomuko sudah mengirim surat ke gubernur supaya kuota haji dikembalikan ke kabupaten. Saat ini sudah pasti kuota haji Mukomuko masih menggunakan kuota kabupaten dengan jumlah 175 CJH per tahun. Saat ini bagian Kesra tengah menunggu jadwal pelaksanaan manasik haji yang informasinya akan dimulai pertengahan bulan depan. “CJH eksodus kita belum dapat namanya. Sebab masih menunggu. Kalau jemaah kita yang berangkat tahun ini sebanyak 175 orang. Itu sudah bisa dikatakan pasti,” demikian Ansari.(del)

persen. Namun perusahaan menyampaikan pendapat mereka supaya dikaji lagi. Sebab ada pengeluaran lainnya yang mereka keluarkan, diluar dana CSR itu," terang Ketua DPRD Mukomuko Drs. Arnadi Pelam. Saat ini Pansus CSR sudah menyusun draft Raperda CSR. Sementara draft raperda inisiatif itu sudah dimasukkan ke Bagian Hukum Pemda Mukomuko untuk ditelaah sesuai referensi hukum demi memperbanyak literatur. Supaya perda yang disahkan tidak bertentangan dengan aturan lebih tinggi. Setelah selesai ditelaah akan dimasukkan ke Badan Legislasi DPRD Mukomuko untuk dijadwalkan pembahasannya. "Tahun 2013 ini kita sudah menargetkan Perda CSR sudah mulai diberlakukan," imbuh Arnadi. Ada dua rujukan pem-

buatan Raperda CSR Mukomuko. Pertama, Sulawesi. Kedua, Sumatera Barat. Yang paling cocok diterapkan di Mukomuko adalah rujukan dari Sumatera Barat. Karena kultur masyarakat yang tidak jauh berbeda. Saat ini draft Raperda itu masih tertera angka 2,5 persen dari keuntungan bersih perusahaan. Nanti akan dikaji kembali bagaimana baiknya. "Sehingga perusahaan juga tidak keberatan," tambahnya. Pengelolaan CSR itu sampai kini belum menuai kesepakatan. Apakah sepenuhnya dikembalikan ke pemda atau dikelola tim yang terdiri dari perusahaan-perusahaan yang ada di Mukomuko. Belum putusnya pembahasan itu karena banyak perusahaan yang tidak hadir saat membahas Raperda tersebut. "Nanti akan dibahas lagi bagaimana sistem pengelolaan Raperda ini saat di Badan Legislasi," demikian Arnadi.(del)

MUKOMUKO – Maraknya aksi perkosaan dan pelecehan seksual yang dialami pelajar membuat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispenbud) Mukomuko prihatin. Sebulan terakhir tiga pelajar mengalami pelecehan seksual hingga pemerkosaan. Terbaru Kuntum (16) warga Bukit Damri Desa Mekar Sari, siswi setingkat SMA diperkosa ayahnya. Kadispenbud Mukomuko Nurhasni, M.Pd mengatakan lembaganya tengah berupaya tidak terjadi lagi kekerasan seksual terhadap anak usia sekolah. Salah satu cara, dia minta seluruh SMP dan SMA mengaktifkan kembali ekstra kurikuler. Sehingga seluruh waktu pelajar diisi dengan kegiatan bermanfaat. “Kita akan segera merekomendasikan kepala sekolah supaya secepatnya mengaktifkan dan mewajibkan anak ikut ekstra kurikuler,” terang Nurhasni.

Khusus anak usia SD diminta sepulang sekolah mengikuti taman pendidikan Alquran (TPA). Perlu peran aktif dari masyara untuk bisa mengaktifkan TPA. Selain itu pengaktifan remaja masjid juga akan membantu menambah ilmu dan bermanfaat. “Tidak ada lagi waktu bagi pelajar untuk melakukan hal sia-sia. Ini butuh dukunga masyarakat,” tambah Nurhasni. Malam hari, Dispenbud sudah meluncurkan program jam belajar bagi siswa mulai pukul 19.00 - 21.00 WIB. Orang tua dan tokoh masyarakat diminta bisa menerapkan jam mengajar tersebut di rumah. Sehingga tidak ada lagi siswa mengalami kekerasan seksual. “Waktu siswa harus diisi dengan kegiatan bermanfaat. Kita juga sangat miris dengan banyaknya pelecehan seksual yang terjadi akhir-akhir ini,” demikian Nurhasni.(del)

Warga Jalur Lingkar Protes MUKOMUKO – Meski anggaran untuk perbaikan jalan lingkar 4 desa di Kecamatan Ipuh sudah dijamin masuk dalam APBD MM senilai Rp 2,5 miliar, tapi masih saja diributkan. Maklum kondisi jalan tersebut rusak berat, berdebu saat musim kemarau dan tergenang saat hujan. Anggota DPRD Provinsi dapil MM, Inzani mengatakan jika Pemda MM tidak sanggup memperbaiki jalan itu, mereka minta dialihkan jadi jalan provinsi. Dia siap memperjuangkan anggarannya. "Soalnya masyarakat di empat desa itu sudah mulai resah. Debu sangat banyak," tutur Inzani. Warga berharap jalan yang gagal di hotmix akibat tidak selesai dikerjakan rekanan pada tahun 2011 lalu itu di perbaiki secepatnya. Warga Desa Medan Jaya, Pulai Payung, Tanjung Harapan dan Pasar Ipuh risih dengan debu jalan yang

ditimbulkan akibat kerusakan jalan. "Tolong cepat direalisasikan perbaikannya. Jangan sampai warga kembali terkena ISPA akibat debu. Termasuk jalan di Teramang Jaya," tambah warga Ipuh itu. Warga Ipuh, Reno Charles mengatakan mereka sudah bosan menghirup debu jalan yang rentan bagi anak-anak. Dia minta pengambil kebijakan diminta bertindak secepatnya. "Kami harap segera diperbaiki lah," pintanya. Sementara Pemuda Teramang Jaya Jhon Kanedi berharap jalan Teramang Jaya (Bantal-Pondok Baru) segera diperbaiki Pemda Mukomuko. Kasusnya sama saja dengan jalan di Ipuh, warga mengeluhkan debu jalan masuk ke rumah. "Masyarkat kami jangan sampai jadi korban politik dengan pembangunan jalan itu. Apalagi mendekati pemilu 2014 ini," kata Jhon.(del)

Takut SE Menyerang CSR Tak Bisa Diterapkan 2,5 Persen Warga Tahun Lalu Puluhan Anut CSR Sumbar

MUKOMUKO - Agaknya aturan besaran cooperate social responsibility (CSR) tidak bisa sepenuhnya dilaksanakan sesuai aturan 2,5 persen dari keuntungan bersih perusahaan. Jika dipaksakan perusahaan akan mengeluarkan anggaran melebihi kewajibannya untuk CSR. Seperti harus memenuhi proposal yang sering diajukan desa, karang taruna dan pihak lainnya. Serta pengeluaran lain yang sifatnya ke masyarakat. Pansus CSR akan mengkaji lagi berapa besaran dana CSR yang wajib dikeluarkan perusahaan setiap tahun di Mukomuko. "Kalau sesuai aturan memang 2,5

Sapi Tewas Karena SE

MUKOMUKO - Warga Kecamatan Selagan Raya terutama pemilik ternak sapi dan kerbau Kamis (21/3) lalu dilanda kecemasan. Ini lantaran seekor induk kerbau milik Kadui Warga Desa Pondok Baru Kecamatan Selagan Raya mati mendadak. Mereka khawatir penyakit epicimea epizootica (SE) atau biasa disebut ngorok yang sempat membunuh puluhan ekor sapi dan kerbau di Mukomuko dua tahun lalu kembali menyerang. Jika itu terjadi pemilik ternak akan merugi puluhan juta rupiah. "Peternak di Kecamatan Selagan Raya mulai khawatir dengan kerbau yang mendadak mati tadi pagi (Kemarin, red). Soalnya SE merupakan penyakit menular yang sangat ganas bagi ternak berkaki empat. Penyakitnya itu ganas sekali. Seperti SE, kami takut jika itu

SE. Kami minta supaya dokter hewan bisa turun," tutur Warga Selagan Raya yang juga Wakil Ketua DPRD Mukomuko H. Yusmardi, SH. Kerbau milik Kadui itu tibatiba kejang-kejang di tengah perkampungan penduduk Desa Pondok Baru. Setelah kejang-kejang, dari mulut kerbau itu mengeluarkan buih dan selang beberapa menit kerbau roboh. “Kerbau seperti terserang penyakit ayan," imbuhnya.Sementara itu Kabid Peternakan Dinas Pertanian Peternakan Perkebunan dan Kehutanan (DP3K) Mukomuko Elexandy Ultria Dharma mengatakan begitu dapat laporan langsung mengirim dokter hewan untuk mengecek bangkai kerbau tersebut. Dokter yang akan memastikan jenis penyakit yang menyerang induk kerbau itu. Hasil pengecekan tenaga medis, kerbau itu tidak mati karena SE, melainkan karena infeksi akibat keguguran.(del)


BENGKULU UTARA

24 TELEPON PENTING RSUD Arma PBK & Satpol PP Polres BU Sat Reskrim BU Gangguan PDAM Gangguan PLN

(0737) 521118 (0737) 521113 082184224211 081367788009 (0737) 521308 (0737) 521721

UTARA

Rakyat Bengkulu

Minggu, 24 Maret 2013

Info Desa Sumiati, Sekdes Sumber Rejo Kecamatan Hulu Palik

Kedepankan Organisasi Wanita KEBANYAKAN organisasi wanita di desa kurang berkembang atau tidak sepesat organisasi di tingkat kabupaten. Berbeda dengan organisasi wanita di Desa Sumber Rejo Kecamatan Hulu Palik Bengkulu Utara. Sekdes Sumber Rejo Sumiati mengatakan di desanya organisasi wanita sangat dikedepankan oleh masyarakat. Bahkan, organisasi PKK Sumber Rejo sudah kerap memperoleh penghargaan dari berbagai bidang kewanitaan. “Kami berusaha sangat aktif, sehingga sesuai dengan keinginan Ketua TP PKK BU untuk memajukan kualitas wanita di BU,” kata Sumiati. Dengan penghargaan yang mereka dapatkan, ia mengharapkan PKK kabupaten terus memberikan pembinaan pada PKK Desa Sumber Rejo. Ia menilai wanita Desa Sumber Rejo memiliki keinginan yang tinggi untuk berorganisasi dan bersosialisasi. “Keinginan ibu-ibu di desa kami sangat tinggi untuk berorganisasi. Kami sangat mengharapkan bimbingan dari PKK kabupaten,” demikian Sumiati.(qia)

SHANDY/RB

ARAHAN: Wabup BU Ir. Mian ketika menyampaikan arahan pada masyarakat Muhammadiyah untuk ikut memerangi narkoba dan sex bebas dalam acara Rakerda pemuda Muhammadiyah di BU kemarin.

Bantu Perangi Narkoba dan Sex Bebas

Dalam Rakerda Muhammadiyah ARGA MAKMUR – Wabup BU Ir. Mian mengajak ratusan masyarakat Muhammadiyah Bengkulu Utara (BU) berperan memerangi narkoba dan sex bebas yang mulai menyerang pemuda BU. Hal ini disampaikan dalam acara Rapat Kerja Pemuda Muhammadiyah BU. Menurut Wabup perang terhadap narkoba dan sex bebas adalah kewa-

jiban seluruh masyarakat, terutama di BU. Belakangan ini pamuda BU kerap didapati dan ditangkap Satpol PP diduga tengah berbuat mesum. “Kita harus waspadai pergeseran moral yang ada di generasi muda. Makanya saya mengajak masyarakat Muhammadiyah untuk ikut serta dalam melawan pergeseran moral ini dengan memerangi narkoba dan seks bebas,” terang Wabup. Pembangunan BU yang menjadi tang-

gung jawab pemuda terancam pemudanya terjebak dengan sex bebas dan Narkoba. Ia menilai keiikutsertaan seluruh organisasi terutama Muhammadiyah sangat penting, maklum jangkauan organisasi Muhammadiyah cukup luas. “Kita tahu Muhammadiyah organisasi besar yang berperan di segala bidang terutama pendidikan. Ini bisa dijadikan wadah memerangi pergeseran moral pemuda,” tambah Wabup.

Dalam acara rapat kerja kemarin, tak hanya masyarakat Muhammadiyah yang hadir di Gedung Serbaguna SKB BU juga ada FKPD dan jajaran Pejabat Pemda BU dan DPRD. Bahkan juga sempat diadakan pemaparan politik tentang fungsi DPRD yang dilakukan Anggota Komisi I DPRD BU Slamet Waluyo Sucipto, SH. Acara ini diikuti sekitar 300 pengurus Muhammadiyah BU.(qia)

Usai Kontrakror, Infonya PPTK PU Benteng Tersangka Proyek Jalan Desa Taba Lagan

Lintas Anak Miskin Dilatih ARGA MAKMUR – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (disnakertrans) Bengkulu Utara (BU) tahun ini akan membuka pelatihan kerja bagi 60 anak putus sekolah yang dikategorikan sebagai keluarga miskin. Saat ini Disnakertrans masih mendata masyarakat miskin yang memiliki anak putus sekolah di masing-masing kecamatan. Kadis Nakertrans BU Drs M Sibarani menyatakan program ini dilakukan untuk mengurangi jumlah anak putus sekolah dan pengangguran. Melalui pelatihan kerja, diharapkan anak-anak putus sekolah miliki keahlian dan bisa masuk ke pasar kerja atau membuka usaha sendiri. “Kita akan data, setelah itu lihat kondisi keluarga yang paling membutuhkan,” terang Sibarani. Senin (25/3), Disnakertrans akan mengirimkan 6 pendamping yang sudah ditunjuk untuk mengikuti pelatihan di Bogor. Nantinya mereka yang akan mendampingi anak putus sekolah tidak mampu untuk memberikan keahlian kerja. “Jenis-jenis pelatihan kerja yang dilakukan ada banyak keterampilan. Nantinya disesuaikan dengan minat anak calon binaan kita,” tambah Sibarani. Sayanganya Disnakertrans hanya memberikan pelatihan keterampilan, belum ada bantuan modal untuk mengambangkan anak-anak tersebut. “Kita sadar masih banyak kekurangan, termasuk jumlah anak yang akan dilatih masih sangat kecil. Namun program ini akan dilakukan berkelanjutan dan diharapkan mampu menekan angka pengangguran usia anak putus sekolah,” demikian Sibarani.(qia)

ada atas nama He, itu kelanjutan dari terdakwa Indra yang kini sudah kita ARGA MAKMUR – Setelah kontraksidangkan,” terang Bobby. tor pelaksana proyek jalan Desa Taba Terpisah Kabag Ops Polres BU AKP. Lagan Bengkulu Tengah (Benteng) Andi Sumarta, S.IK mengaku polisi yang diseret ke pengadilan Tipikor melakukan pengembangan penyBengkulu, informasinya Pejabat idikan atas kasus proyek jalan lapen Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) PU Desa Taba Lagan Benteng. Namun Benteng berinisial He menjadi teria menolak memberikan informasi sangka kedua. terkait tersangka kedua yaitu PPTK He adalah PPTK proyek jalan denproyek tersebut. “Memang kasus itu gan konstruksi lapisan penetrasi (Lakita tengah kembangkan, tapi terpen) sepanjang 1,6 KM dengan pagu lalu dini untuk diterangkan ke media. dana Rp 1,3 miliar tahun 2011 lalu Apalagi terkait ada atau tidaknya terdan diselidiki Polres BU. Ditetapkansangka baru. Intinya masih dalam peANDI SUMARTA nya He sebagai tersangka adalah nyelidikan,” pungkas Kabag Ops. pengembangan penyidikan yang dilakukan polisi. Sekadar diketahui, dalam penyidikan polisi menData terhimpun RB, Jaksa Kejaksaan Negeri Arga emukan indikasi korupsi karena terjadinya kekuranMakmur sudah menerima surat pemberitahuan gan volume pengerjaan. Berdasarkan audit Badan dimulainya penyidikan (SPDP) atas nama tersangka Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), He. Hal ini dibenarkan Kasi Pidsus Kejari Arga Mak- ditemukan kerugian negara Rp 400 juta atas proyek mur Bobby Bharyanto, SH. “SPDP memang sudah tersebut.(qia)

Penambang Pasir Ilegal Diancam 10 Tahun Penjara Awal Bulan Distamben Bentuk Tim Dengan Polisi ARGA MAKMUR – Pelaku penambangan pasir ilegal terutama di seputaran pesisir jalan lintas barat terancam 10 tahun pidana. Penegasan ini disampaikan Kadis Pertambangan dan Energi BU Ramadanus, SH pada RB kemarin. Pasca keluarnya perintah Bupati BU Dr. Ir. HM. Imron Rosyadi, MM, M.Si agar Distamben menutup tambang pasir batu illegal, Distamben gerak cepat. Awal bulan depan Distamben sudah menjadwalkan repat tim penindakan tambang ilegal yang ada di BU. Tak hanya dari Pemda BU, tim tersebut akan berkoordinasi

dengan TNI/Polisi. Bahkan Kabag Ops Polres BU AKP. Andi Sumarta, S.IK yang rencananya akan didaulat sebagai ketua tim pelaksanaan operasi tersebut. “Kita akan siapkan penindakan secara pidana bagi pelaku penambangan liar. Kita libatkan polisi di dalamnya, sehingga ada efek jera bagi orang yang terlibat dalam penambangan ilegal tersebut,” terang Ramadanus. Ditegaskannya dalam penindakan secara pidana penambang bisa dijerat dengan Pasal 158, Undang-Undang 04/2009 tentang pertambangan dan mineral. Selain ancaman 10 tahun penjara, juga terdapat denda Rp 10 Milliar. “Saya sudah mendapatkan surat dari Asisten II dan Bupati BU, makanya

kita akan segera ambil langkah tegas dalam penerapan pidana nantinya bagi pelaku penambangan liar,” tandas Danus. Dalam satu dua hari ini, Distamben akan mengirimkan surat pada masing-masing camat untuk menginventarisir semua pertambangan yang ada di wilayahnya, baik yang legal maupun ilegal. “Semua pertambangan akan kita data dan cek kelengkapannya. Ini untuk menentukan target penertiban di awal bulan mendatang,” terang Ramadanus. Diperkirakan, ada 30 penambangan ilegal yang ada di BU, terutama batu pasir yang terserbar di BU. Terbesar, lokasi tambang ilegal terdapat di Kecamatan Air Napal, Lais dan Batik Nau.(qia)

SAHAT M SITUMORANG

60 Ribu Hektare Hutan BU Digunduli Pembalak Liar Tertinggi di Wilayah Sengketa ARGA MAKMUR – Cukup mengejutkan, dari 194 ribu hektare (Ha) wilayah hutan di Bengkulu Utara (BU) tercatat 60 ribu Ha atau 30 persen diantaranya rusak dan gundul. Dipastikan hutan yang rusak ini dikarenakan aksi pembalakan liar orang tak bertanggungjawab yang ingin mengambil hasil hutan, terutama material kayu. Jenis hutan di BU diantaranya Hutan Lindung, hutan Taman Wisata Alam (TWA), Hutan Produksi dan Produksi Terbatas (HP/HPT) serta Hutan Produksi Konversi (HPK). Wilayah hutan terbanyak yang dirambah adalah HP/HPT yang berada di wilayah Perbatasan atau sengketa antara BU dan Lebong di wilayah Kecamatan Giri Mulya atau Padang Bano Versi Lebong. Kadis Hutbun Sahat M Situmorang mengungkapkan Dishutbun terus melakukan penertiban dan penyuluhan larangan penebangan hutan. Terutama di wilayah-wilayah

desa atau kecamatan yang berdekatan dengan hutan. “Operasi penindakan terus kita lakukan, sejalan dengan penyuluhan dan penanaman kembali. Memang melihat dari jumlah hutan yang rusak memang jumlahnya sangat besar,” ungkap Sahat. Bahkan untuk mencari pelaku pembalak liar, dihutbun sampai berkoordinasi ke bawah dengan masyarakat mengumpulkan informasi pelaku pembalakan hutan yang kerap beroperasi di hutan. “Kita sudah coba, hasilnya ada masyarakat yang menginformasikan tentang aksi pembalakan. Ini menujukkan pelakunya ada di sekitar warga,” demikian Sahat. Sekadar diketahui, Kecamatan Padang Bano memang sempat dihebohkan dengan aksi penebangan hutan lindung secara terang-terangan. Bahkan Dishutbun Provinsi sempat melakukan operasi dan menangkap pemilik depot kayu yang beroperasi di hutan di lokasi sengketa Giri Mulya dan Padang Bano.(qia)


Rakyat Bengkulu

TELEPON PENTING Polres PLN PBK

(0738) 21004 (0738) 21423 (0738) 21307

LEBONG

25

LEBONG

Minggu, 24 Maret 2013

Seputar Pertanian Petani Harus Inovatif TUBEI – Mendukung peningkatan hasil produksi pangan suatu daerah, tidak cukup hanya dengan mengandalkan sarana dan prasarana dari pemerintah yang memadai saja. Namun faktor RUDI PANCA WARMAN pendukung lainnya dari Sumber Daya Manusia (SDM) petani itu sendiri sangatlah penting. Untuk itulah diharapkan petani harus inovatif dan keratif dalam mengikuti setiap program pertanian dari pemerintah. Dicontohkan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Lebong Ir. Rudi Panca Warman, misalnya soal mengantisipasi kelangkaan pupuk. Petani bisa mengatasinya dengan solusi membuat pupuk kompos yang tidak membutuhkan biaya besar. Kemudian mengatasi kondisi alam dan lahan, petani bisa memvariasikan pola tanam. ‘’Jadi dengan begitu, petani bisa berfikir inovatif. Kalaupun setiap musim tanam tidak bisa selalu menanam padi, mereka bisa menggantikannya dengan tanaman lain. Seperti sayursayuran, jagung, termasuk ikan. Terpenting yang selalu kita tekankan adalah pengoptimalan lahan yang dimiliki petani itu sendiri,’’ demikian Rudi.(dtk)

Kabar Tubei

PKK Lebong Banyak Prestasi TUBEI – Tim Penggerak (TP) PKK Lebong kembali meraih prestasi gemilang saat mengikuti peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Provinsi Bengkulu yang dilaksanakan Kamis (21/3) lalu di Kota Bengkulu. TP ANITA ANDRIANI PKK Lebong berhasil meraih beberapa kemenangan dalam beragai perlombaan yang digelar pada peringatan HKG tersebut. Disampaikan Ketua TP PKK Lebong Anita Andriani, S.Sos, M.Si kepada RB didampingi Bendahara TP PKK, diantaranya Juara 1 lomba Posyandu se-Provinsi Bengkulu, Juara 1 fashion show batik basurek se-Provinsi Bengkulu, Juara 2 Lomba tertib administrasi se-Provinsi Bengkulu dan juara harapan 1 lomba Pemanfaatan Toga (Tanaman Obat keluarga) seProvinsi Bengkulu. ‘’Meskipun begitu, raihan prestasi yang sudah kita dapatkan ini bukan berarti membuat kita berpuas diri. Melainkan akan terus kita tingkatan pada tahun-tahun selanjutnya hingga nanti kita bisa meraih prestasi yang lebih baik lagi dari tahun ini. Mudah-mudahan ini bisa tercapai nantinya,’’ demikian Anita.(dtk)

AKAR Minta Pemda dan Dewan Dukung Dishutbun Anggarkan Pengamanan Hutan TUBEI – Langkah Polisi Kehutanan (Polhut) Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Lebong untuk menumpas aksi pengamanan hutan di wilayah Lebong bersama polisi, mendapatkan respon positif lembaga pemerhati lingkungan, Yayasan AKAR Bengkulu. Direktur Eksekutife AKAR Bengkulu, Sugianto kepada RB kemarin (23/3), apa yang dilakukan Dishutbun Lebong tidak hanya cukup dibantu den-

gan dukungan moral. Setiap langkah mereka untuk menindak tegas aktivitas pengerusakan hutan di Lebong. Apalagi semakin hari, aksi pengrusakan hutan semakin meningkat. Untuk itu, lanjut Sugianto, Pemda Lebong bersama DPRD Lebong harus memberikan dukungan secara financial terhadap Dishutbun, yaitu berupa anggaran pengamanan yang memadai. Apalagi wilayah hutan kawasan milik negara sangatlah luas di Kabupaten Lebong. Tanpa anggaran pengamanan yang memadai, dirasa mustahil Polhut

Dishutbun Lebong bisa menjalankan tugas mereka secara maksimal. ‘’Belum lagi berbagai kendala lainnya, seperti soal jumlah personel, jumlah PPNS, perlengkapan operasional sperti senjata dan kendaraan operasional. Dari penglihatan kasat mata kita saja, kondisi saat ini sangatlah tidak memadai. Namun tetap saja kita berikan apresiasi kepada Polhut Dishutbun Lebong yang belakangan terus meningkatkan pengamanan dengan berkoordinasi bersama Polres Lebong,’’ ungkap Sugianto.

Remaja Lebong Banyak Terjerumus Narkoba TUBEI - Tingginya peredaran narkoba, terutama ganja, membuat Wakil Bupati Lebong Panca Wijaya prihatin. Apalagi dalam banyak kasus ataupun penangkapan polisi, mayoritas pelaku masih berusia remaja. Hal ini menunjukan tingkat kerawanan terhadap remaja Lebong akan terjerumus dunia narkoba. Paling mengkhawatirkan, lanjut Wabup Panca, narkoba juga berpotensi besar bakal menghantui para pelajar. Untuk mengantisipasi hal tersebut memang tidak cukup hanya peran polisi. Melainkan juga peran seluruh masyarakat, terutama peran

pengawasan orangtua terhadap anak-anak mereka. ‘’Ya kita lihat saja sendiri bagaimana, saat ini peredaran narkoba di Lebong terus meningkat. Ini bisa kita lihat dari banyaknya kasus ganja yang diungkap oleh Satnarkoba Polres Lebong beberapa bulan belakangan. Hal ini harus diwaspadai seluruh pihak, termasuk para orangtua anak,’’ kata Wabup Panca. Selain itu, lanjut Wabup Panca, Pemda Lebong memberikan apresiasi kepada kepolisian atas prestasi yang sudah mereka dapatkan sejauh ini. Terutama dalam pemberantasan peredaran narko-

ba yang salah satunya melibatkan PNS di lingkungan Pemda Lebong. Dengan terungkapnya kasus tersebut, ini bisa menjadi salah satu pelajaran bagi Pemda Lebong. ‘’Sehingga kondisi yang ada bisa segera diantisipasi agar jangan semakin meluas. Kalau tidak adanya pengungkapan kasus narkoba yang melibatkan PNS, mungkin sampai saat ini pemerintah tidak tahu kalau ternyata ada abdi Negara yang menggunakan narkoba. Kedepan kita juga akan berupaya agar ada langkah antisipasi dan pencegahan sedini mungkin agar kondisi ini tidak semakin parah,’’ demikian Wabup Panca.(dtk)

Kekerasan Tidak Mendidik Anak

TUBEI – Banyaknya kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), berimbas pada anak. Hal ini menjadi perhatian khusus dari anggota DPRD Lebong, Ir. Mayda Yanti, agar masalah itu tak terjadi di Kabupaten Lebong. Termasuk menghentikan pendidikan dengan kekerasan terhadap anak. Dikatakan anggota DPRD Lebong dari PKS ini, mendidik anak tidak bisa dengan menggunakan emosi, apalagi dengan melakukan kekerasan terhadap anak. Selain bisa menimbulkan dampak psikologis bagi anak, juga berdampak pada timbulnya tindakan melanggar hukum.

WANDA/RB

RAT: Ketua KPN Patang Stumang Kabupaten Lebong Syarifudin, S.Sos, M.Si memimpin RAT di Gedung Pola Pemda Lebong.

‘’Hampir setiap hari di televisi di berbagai daerah terjadi kekerasan rumah tangga yang menjadikan anak sebagai objek korban. Orangtua berdalih demi kepentingan pendidikan, karena sang anak dinilai nakal atau bandel. Padahal tidak mesti marah atau memberikan pembinaan dengan bumbu kekerasan fisik,’’ kata Mayda. Dijelaskan Mayda, mengajari dan membimbing anak bisa dilakukan secara bertahap. Yaitu mendidik dengan pola menyesuaikan umur si anak. Lalu melakukan dengan cara terus menerus, yang artinya tidak cukup hanya dengan satu kali menasihati atau

memarahi anak sekaligus. ‘’Maksudnya ketika anak melakukan kesalahan, jangan langsung seluruhnya ditumpahkan saat itu juga. Tapi bisa dilakukan secara pelan-pelan memberikan arahan tanpa harus disertai kekerasan fisik,’’ lanjut Mayda. Ditambahkan Mayda, selain memberikan pendidikan secara bertahap dan terus menerus kepada anak, orang tua juga harus jadi tauladan untuk anak itu sendiri. Orangtua memang harus menjadikan dirinya sendiri sebagai contoh yang baik bagi anaknya.(dtk)

Apalagi memang, lanjut Sugianto, yang menjadi salah satu kendala utama yang dihadapi Polhut adalah masalah biaya pengamanan tersebut. Bahkan kondisi tersebut sudah berlangsung beberapa tahun belakangan, anggaran khusus untuk pengamanan hutan bagi Polhut belum dimaksimalkan. ‘’Hal ini yang nantinya harus dipikirkan dan diakomodir oleh Pemda maupun DPRD Lebong. Kalau tidak, bagaimana Polhut bisa berbuat dan bekerja maksimal tanpa faktor-faktor pendukung yang memadai,’’ demikian Sugianto.(dtk)

Rekap Absen Pegawai Diserahkan ke Bupati TUBEI – Inspektorat Daerah (Ipda) Lebong menunjukan keseriusan mereka menindaklanjuti hasil inspeksi mendadak (sidak) yang mereka laksanakan. Ipda Lebong menyampaikan hasil rekap absen seluruh pegawai itu kepada Bupati Lebong H. Rosjonsyah Syahili, S.IP, M.Si. ‘’Rekap absen yang kita buat dari beberapa kali hasil sidak yang dilakukan terhadap kehadiran pegawai dilingkungan kerja mereka masing-masing, saat ini sudah di meja bupati. Jadi tinggal menunggu petunjuk dan tindak lanjutnya lagi,’’ ungkap Kepala Ipda Lebong H. Khadirman, SH kepada RB. Rekap absensi yang diserahkan kepada bupati, lanjut Khadirman, merupakan data seluruh absen pegawai sejak tahun 2012 hingga Februari 2013. ‘’Kita menyerahkan rekap absensi tersebut melalui Sekda Lebong Drs. H. Arbain Amaludin selaku penanggung jawab disiplin pegawai,’’ lanjut Khadirman. Lebih jauh Khadirman menjelaskan, PNS yang sering bolos sebagaimana diatur dalam peraturan pemerin-

tah no 53 tahun 2010 bahwa sanksi untuk pelangaran disiplin pegawai negeri yaitu sanksi ringan, sanksi sedang dan sanksi berat. Untuk disiplin ringan dikembalikan kepada atasan langsung masing-masing pegawai. Mulai dari teguran lisan ataupun teguran tertulis. Untuk PNS yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah selama 5 hingga 15 hari kerja, sambung Khadirman, akan diberikan teguran tertulis. Kemudian untuk PNS yang membolos antara 40-46 hari kerja tanpa keterangan maka akan diberikan sanksi pembebasan dari jabatan, bagi PNS yang menduduki jabatan struktural atau fungsional tertentu. ‘’Sedangkan untuk PNS yang tidak masuk kerja lebih dari 46 hari kerja, bisa dikenai pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS. Nantinya seluruh hasil tersebut akan dibahas secara bersama dengan Bupati, Sekda, Ipda dan BKD Lebong. Untuk menentukan kebijakan apa yang akan diambil mengenai sanksi bagi PNS yang indisipliner tersebut,’’ demikian Khadirman.(dtk)


KEPAHIANG

26 TELEPON PENTING Polres Kepahiang RSUD Kepahiang PBK

(0732) 392316 (0732) 391425 1. Kasat Pol PP 082180722666 2. Kabid PBK 081271158895

Lintas

payang

Minggu, 24 Maret 2013

6 Wakil Rakyat Terancam PAW

Perjuangkan Perempuan NY ICE BANDO sepertinya telah membulatkan tekad untuk “bertarung” dalam Pemilu 2014. Ketua TP PKK Kepahiang ini akan menggunakan Partai Golkar sebagai perahu politiknya. “Insya Allah, saya akan turun di Dapil 3 yang meliputi wilayah Bermani Ilir, Muara Kemumu, Tebat Karai dan Seberang Musi,” ujar Ice Bando yang berpeluang besar untuk merebut kursi di DPRD Kepahiang 5 tahun ke depan. Sebagai wakil kaum perempuan, Ice Bando akan terus memperjuangkan hak-hak kaum perempuan Kepahiang. “Saya ingin kaum perempuan ini cerdas-cerdas dan mampu mengukir beragam prestasi yang membanggakan keluarga, daerah dan negara. Jika kaum perempuan sudah cerdas-cerdas, maka anakanak yang dilahirkan, diasuh dan dibesarkan kaum perempuan Kepahiang ini juga akan berprestasi,” papar Ice Bando. (rhy)

Rakyat Bengkulu

IRWAN SAPUTRA

KEPAHIANG – Enam anggota DPRD Kepahiang yang berniat “loncat pagar” karena partai asalnya tidak lolos verifikasi dan tidak bisa ikut Pemilu 2014. Keenam wakil rakyat itu, Neni Putri (PIS), Nahar Ali (Partai Merdeka), Bambang Asnadi (PPD), Bambang Holil (PBR), Azis (PBR) dan Firdaus, SH (PNI Marhaen). Sedangkan 2 wakil rakyat lainnya, Arbi (PBB) dan H Badarudin (PKPI) gagal loncat pagar karena PBB dan PKPI masuk sebagai kontestan Pemilu 2014 dengan nomor urut 14 dan 15. “Jika keenam anggota DPRD itu benar-

benar ingin mendaftar sebagai bakal caleg dari parpol lain, maka mereka harus mengundurkan diri dari partai asal yang dibuktikan surat pengunduran dirinya serta harus mundur pula dari kedudukannya sebagai anggota DPRD. Jika tidak, mereka tidak bisa masuk dalam daftar caleg sementara atau DCS,” ujar Ketua KPU Kepahiang Irwan Saputra, S.Ag. Soal pergantian antar waktu (PAW) 6 anggota DPRD yang loncat pagar itu, lanjut Irwan, tergantung kebijakan partai asal. “Kalau terjadi PAW, maka penggantinya adalah caleg yang memperoleh

suara terbanyak berikutnya di Dapil anggota DPRD yang di PAW itu,” kata Irwan. Sementara beberapa anggota DPRD Kepahiang yang parpolnya tidak ikut Pemilu 2014 itu mengaku siap loncar pagar. Mereka diantaranya adalah Nahar Ali, Bambang Holil dan Bambang Asnadi, Azis. “Saya akan pindah ke parpol lain dan akan maju untuk DPRD Provinsi Bengkulu,” kata Bambang. Sementara Nahar dan Azis mengaku siap maju melalui parpol lain dan tetap “bertarung” memperebutkan kursi DPRD Kepahiang. (rhy)

Kenali Wartawan SAAT ini ditengarai banyak oknum yang mengaku sebagai wartawan dan berlagak menjalankan tugas kewartawanan. Untuk itu, para pejabat dan perangkat daerah perlu lebih bijak saat ditemui wartawan. “Jika ditemui wartawan, langsung saja tanyakan identitasnya berupa surat tugas atau kartu persnya. Jika oknum yang mengaku wartawan itu tidak bisa memperlihatkan surat tugas atau kartu pers, berikan penjelasan bahwa yang bersangkutan belum bisa dilayani. Karena wartawan profesional pasti akan dilengkapi surat tugas atau kartu pers,” kata Plt Kasubbag Pemberitaan Setdakab Kepahiang, Evan Adi, ST. Soalnya, lanjut Evan, banyak terdengar munculnya oknum-oknum yang mengaku wartawan dan menjalankan tugas jurnalistik layaknya wartawan. Kondisi ini membuat bingung para birokrat. Karena yang paling banyak dikunjungi wartawan adalah pejabat di jajaran dinas/instansi. (rhy)

Siap Panen Kopi PETANI kopi Desa Damar Kencana, Muara Kemumu sedang bersiap panen. Kopi biji yang dipetik langsung dijemur di halaman rumah. “Kalau kami jual langsung ke pedagang yang datang, harganya Rp 15.000 per AJID Kg. Tapi, kalau kami jual ke gudang kopi pedagang di Cintamandi hanya naik menjadi Rp 16.500 per Kg,” tutur Ajid. Kendati luasan kebun kopi yang dikelola Ajid hanya 1 bidang atau 1 hektare, tapi kebun itu mampu menghidupi keluarganya. “Di sela-sela kopi kami tanami sahang atau lada. Jadi, kami juga mendapat hasil dari sahangnya,” ujar Ajid. Ajid berharap, hasil panen kopi tahun ini lebih banyak dibanding panen pada lalu. Karena, kondisi buah kopi di kebunnya cukup lebat. (rhy)

RAHMAN/RB

PARAH: Kondisi jalan menuju Desa Persiapan Damar Kencana sangat memprihatinkan. Akibatnya, biaya angkut hasil pertanian menjadi relatif mahal.

Jalan Parah, Ongkos Ojek Bujang Cintamandi Kopi Rp 600 Per Kilogram Tewas Tergantung MUARA KEMUMU - Petani Desa Persiapan Damar Kencana Kecamatan Muara Kemumu, Kepahiang, sangat mendambakan pengerasan badan jalan. Sebab, jalan sepanjang 10 Km dari Desa Cintamandi menuju desa di perbatasan Kepahiang – Empat Lawang itu kondisinya sangat parah. Badan jalan berupa jalan tanah merah itu sangat sulit dilewati kendaraan roda empat dan roda dua. Khususnya ketika hujan tiba. Karena, badan jalan tanah yang penuh dengan tebing curam itu berubah menjadi kubangan lumpur licin. Serta bekas aliran air hujan yang membentuknya menjadi siring yang cukup dalam di badan jalan. Jalan itu hanya bisa dilintasi sepeda motor yang rodanya dililit rantai atau kendaraan 4 WD. Jika pengendara tidak hati-hati, kendaraan bisa terperosok ke jurang terjal. “Warga di sini rata-rata menjadi petani kopi dengan tumpang

sari sahang atau merica. Kami sangat kesulitan mengangkut hasil panen ke rumah atau mau dijual ke gudang pedagang,” ujar Juparno (50) petani yang mengaku memiliki 4 hektare kebun kopi yang sedang berbuah lebat dengan tumpang sari merica. Selain membutuhkan perbaikan jalan, warga desa persiapan di kawasan ujung Kabupaten Kepahiang itu memerlukan sarana air bersih. Air sulit didapat karena kondisi topografi desa berada di kawasan perbukitan. Akibat parahnya kondisi badan jalan menuju desa itu, ongkos angkutan hasil panen menjadi sangat mahal. Karena sarana angkutan yang bisa melintasi jalan tanah licin dan berlumpur ketika hujan turun itu, hanya sepeda motor ojek yang rodanya dililit rantai. “Ongkos angkut kopi dari kebun ke rumah di desa sangat mahal. Yakni, Rp 600 per Kg atau Rp 600.000 per ton. Karena, kar-

ung kopi hanya bisa diangkut motor ojek dengan roda dililit rantai. Tapi, kalau jalannya bagus, maka hasil panen dapat diangkut dengan mobil. Selain ongkosnya murah, hasil panen yang diangkut juga bisa banyak,” ujar Ajid (48), petani kopi asal Indramayu, Jabar. Keluhan petani itu disampaikan ketika Kepala Dinas PU Kepahiang Ir. Efredi Damri, saat mengunjungi Desa Persiapan Damar Kencana sekitar pukul 12.00 WIB, Sabtu (23/3). “Kami akan memprogramkan pengerasan jalan menuju Damar Kencana ini dan tahun 2014 mudah-mudah sudah bisa direalisasikan. Termasuk pengadaan sarana air bersihnya. Karena, potensi pertanian di desa ini cukup besar dan jumlah petaninya juga banyak,’’ kata Efredi yang mengendarai mobil Mitsubitshi L200 4 WD saat menembus jalan tanah merah menuju desa itu. (rhy)

BERMANI ILIR – Diduga sakita hati dimarahi orang tua, bujang Desa Cintamandi, Bermani Ilir, Reki (18), nekat gantung diri di rumah. Aksi bunuh diri itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, Jumat (22/3). Namun, tubuh bujang malang itu baru diketahui keluarganya sekitar pukul 16.00 WIB. Ketika ditemukan, kondisi mayat korban sudah mengenaskan. Lidah terjulur keluar, ada cairan keluar dari kemaluan. Serta leher terlilit kabel digital warna hitam. Keesokannya sekitar pukul 10.30 WIB, mayat korban disalatkan di masjid desa serta dikebumikan di TPU desa. Prosesi pemakaman korban diiringi ratusan warga desa. “Keluarga korban tidak mengizinkan korban divisum. Tapi, kami tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

SUDARNO

Yang terlihat hanya tandatanda umum gantung diri,” terang Kapolres Kepahiang AKBP Sudarno, S.Sos, MH didampingi Kabag Ops Kompol Resza, SIK dan Lakhar Kapolsek Bermani Ilir Ipda. Toni Agustinus. (rhy)


TELEPON PENTING Call Centre Polsek Karang Tinggi (Perwira Penghubung) :

081278617339

RSUD Benteng

081368965552

:

Suara Guru

BENGKULU TENGAH

BENTENG

Rakyat Bengkulu  Minggu, 24 Maret 2013

September, 124 Honorer K II Test

Ciptakan Suasana Tenang MENJADI guru bahasa Inggris merupakan cita-cita dan keinginan Mifta Chairunnisak, S.Pd yang tercapai. Kini dia bertugas di SD Negeri 2 Karang Tinggi dan mengjaar kelas 6. Dia mengaku akan tetap berusaha MIFTA C jadi guru yang favorit. Setiap masuk ruangan berusaha mencipta suasana yang lebih menyenangkan, agar murid mudah menerima dan menyerap bahan pelajaran. Membuat peserta didik nyaman dan senang mendengar penjelasan bahasa Inggris gampang-gampang susah. Perlu menyederhanakan materi agar anak mudah memahami dan menguasai materi itu. Guru harus optimal, kalau tidak anak akan sulit memahaminya. “Harus berulangkali mengajar materi hingga dipahami,” terang Mifta. Mengajar murid SD gampang-gampang susah. Tinggal bagaimana cara agar materi bahasa inggris dapat diterima anak dengan baik, maksimal dan ada respon positif dari mereka. “Mengajar bukan sekadar menyampaikan materi. Yang penting mengkaji ulang tingkat pemahaman anak,” imbuhnya.(rif)

Membangun Benteng

Ajak Pejabat Membangun WAKIL Bupati Bengkulu Tengah (Benteng), Muhammad Sabri S.Sos, MM mengajak pejabat yang bertugas di Benteng turut serta membantu program pembangunan dan membuat program yang M SABRI jelas. Jangan sekadar bertugas di Benteng untuk mencari jabatan dan duduk santai di ruang kerja. Sementara tugas utama demi kemajuan Benteng tidak dilaksanakan. Banyak peluang bantuan pembangunan di pusat bisa ditarik atau diarahkan ke Benteng. Tinggal upaya kepala dinas membidik dan berupaya menarik bantuan tersebut. “Kalau kepala dinas duduk santai, kapan peluang bantuan diambil untuk membangun Benteng. Sebab dana daerah sangat terbatas,” kata Sabri. Sabri berharap, kepala dinas merencanakan program kerja tidak hanya sekadar wacana. Tetapi program yang benar-benar harus terlaksana. Dengan program itu menandakan bahwa kepala dinas bekerja dan tidak hanya menunggu. “Banyak program yang harus dibuat, terutama melihat potensi sumber daya alam dan dibangun fasilitasnya. Bisa menguntungkan daerah,” paparnya.(rif)

27

HARMOKO/RB

MAKAM PUTRI: Inilah salah satu situs sejarah di Benteng yang terancam hilang, akibat minimnya perhatian pemerintah untuk melestarikannya.

Cagar Budaya PK Terancam Hilang PONDOK KELAPA- Minimnya perhatian pemerintah daerah dalam melestarikan cagar budaya Bengkulu Tengah (Benteng), khususnya kawasan Pondok Kelapa (PK) membuat beberapa situs budaya terancam hilang. Misalnya makam Putri Gading Cempaka di Pondok Kelapa dan situs Masjid Padang Masjid prisma di Desa Padang Betuah. Mantan Kepala Desa Pondok Kelapa, Raja Mustika Alam mengatakan sampai saat ini tidak ada tanda atau bukti pembangunan cagar budaya dalam pelestarian. Bahkan beberapa situs tersebut tidak memiliki nilai di tengah masyarakat. “Be-

lum ada pembangunan atau peningkatan sebagai upaya pelestarian cagar budaya tersebut, hanya rencana pemerintah saja tanpa bukti,” ungkapnya. Mustika berharap dinas terkait membangun fasilitas umum untuk masyarakat yang ingin mendatangi situs cagar budaya tersebut. Serta memperbaiki atau merehabnya jika ada kerusakan. “Masjid Padang Betuah dibiarkan terbengkalai dan belum ada perbaikan. Jika tak dilestarikan, bakal rusak dan hilang,” paparnya. Cagar budaya Makam Putri gading Cempaka merupakan icon dan simbol pernah berdiri

kerajaan ternama di Bengkulu, tepatnya di Pondok Kelapa. Dibuktikan dengan kuburan berdampingan suaminya. “Bagi masyarakat sini itu kuburan leluhur dan tercatat di sejarah. Pemda harus peduli,” imbuhnya. Masjid cagar budaya di Desa Padang Betuah arsitektur atapnya berbentuk prisma ini telah ada sejak tahun 1800 an. Sangat disayangkan, sejak ditetapkan jadi cagar budaya, minim perhatian. “Ironis. Tidak hanya pemprov yang kurang tanggap, setelah masuk situs cagar budaya Pemda Benteng juga tak peduli,” demikian Mustika.(rif)

KARANG TINGGI - Potensi sumber air baku dari air terjun Datar Lebar untuk mengatasi krisis air bersih di Benteng siap didistribusikan. Bahkan pipa distribusi menuju kawasan pusat ibukota sudah terpasang dan dialiri air bersih, hanya saja sambungan ke rumah dan sambungan ke perkantoran belum siap atau belum dipasang, menunggu suntikan anggaran. Kepala Badan Layanan Umum Air Minum Daerah (BLU-AMD) Benteng, Sudarmain SH, mengatakan air sudah masuk di saluran besar tepi jalan, sayangnya cabang distribusi ke rumah

belum siap. “Kami menunggu kucuran anggaran dari PU Rp 890 juta,” terang Sudarmin. BLU-AMD juga dapat suntikan dana untuk pemasangan pipa saluran utama untuk tambahan jalur wilayah perkantoran. Mengingat di wilayah perkantoran terdiri beberapa blok lahan letak jangkauannya jauh. “Ada tambahan dana Rp 232 juta untuk pipa saluran utama. Saya jamin penyaluran air minum hingga perkantoran siap tahun ini,” imbuh Sudarmin. Bersamaan itu, BLU-AMD akan membuka pemasangan PAM subsidi untuk warga mis-

kin dengan biaya yang lebih murah sekitar Rp 350 ribu. “Tahun ini ada program subsidi untuk masyarakat Taba Penanjung, Karang Tinggi dan bahkan terjangkau wilayah Talang Empat,” kata Sudarmin lagi. Sumber air baku dari Datar Lebar potensial dan lebih bersih dibandingkan sumber air baku lainnya. Dimana air Datar Lebar berasal dari air terjun yang debitnya airnya lebih besar dan alami. “Air Datar Lebar jadi sumber air terbesar di Benteng, air ini lebih alami dan krisis air bersih lebih terjamin musim kemarau,” tutupnya.(rif)

PDAM Datar Lebar Segera Disalurkan

TALANG EMPAT – Bila tak ada aral, 124 honorer ketegori II yang terdaftar di Bengkulu Tengah (Benteng) akan mengikuti test tertulis sebagai syarat pengangkatan jadi CPNS pada September mendatang. Penetapan tes tertulis ini dibahas dalam rapat koordinasi Bangka Belitung tanggal 20 Maret lalu, pesertanya kepala Badan Kepegawaian Pendidian dan Pelatihan Daerah se Indonesia. Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Benteng, Hasan Basri mengaku hasil rapat tersebut hampir dipastikan Benteng hanya menggelar tes tertulis untuk honorer kategori II, sementara jalur umum tidak ada. “Kalau tidak ada lagi kendala teknis, sebanyak 124 honorer K-II mengikuti test tertulis bulan 9 nanti, untuk pedoman test tunggu SE,” terangnya. Tahun ini, telah dianggarkan biaya pelaksanaan tets CPNS sebesar Rp 600 juta dari APBD 2013. Kemungkinan besar anggaran tersebut akan dipakai un-

tuk pelaksanaan tes tertulis honorer kategori II 2013. “Anggaran sudah disiapkan dan disetujui dalam APBD tahun ini, seperti biasa kalau batal tidak ada penerimaan akan dikembalikan,” kata Hasan Terkait prediksi tidak ada penerimaan test tertulis jalur umum, sesuai analisa penerimaan tes CPNS secara nasional 80 ribu tahun anggaran 2013. Rinciannya 60 ribu pelaksanaan tes CPNS khusus honorer K II, kemudian 20 ribu penerimaan tes khusus di instansi vertikal secara nasional. “Pelaksanaan tes tertulis K II, ganti tes jalur umum,” tambahnya. Hasan berharap honorer KII tetap berhati-hati dengan penawaran yang dapat merugikan. Tindaklanjut honorer K-II akan dibahas di Bangka, khusus pemda bawah naungan BKN Regional VII Palembang. “Informasi penting honorer kategori II di Benteng, jika ada masalah lebih enak tanyakan ke BPPKD jangan sampai jadi korban,” demikian Hasan.(rif)

PIN 3.300 KPE Belum Selesai KARANG TINGGI – Sebanyak 3.300 Kartu Pegawai Elektronik (KPE) Bengkulu Tengah saat ini masih divalidasi untuk dibuatkan PIN. Ini dalam rangka mendukung penggunaan ganda sebagai ATM alat untuk menarik gaji secara online di ATM Bank Bengkulu. Kepala Capem Bank Bengkulu Karang Tinggi, Herman Syafri mengatakan KPE yang sudah selesai dari KemeNpan langsung diserahkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) ke Bank Bengkulu. Terus seluruh KPE dikirimkan ke kantor pusat Bank Bengkulu untuk dibuat PIN. “Pada kartu itu sudah dibuat nomor identitas, sekarang tinggal proses encord kartu untuk menyesuaikan nomor dengan PIN kartu,” terang Herman. Sampai saat ini baru sebagian kartu dituntaskan, Januari belum efektif pemakaian kartu. Karena sesuai petunjuk BKD seluruh kartu akan difungsikan setelah tuntas proses validasi. “Sekarang baru setengah, kita tunggu semuanya selesai dan tidak ada lagi masalah,”

imbuh Herman. KPE juga dapat dipakai multi fungsi untuk Taspen, ASKES, pengambilan uang secara online di ATM Bank Bengkulu, atau di ATM Bank dengan logo bank bersama seluruh indonesia, selain Bank BCA. “Kartu itu tidak hanya sebagai identitas pegawai, tetapi kartu ini dipakai untuk kebutuhan lainnya berhubungan dengan pegawai,” tambah Herman. Sekretaris Daerah Benteng, Drs H Darmawan Yakoeb SH, MH mengatakan, penerapan KPE untuk meningkatkan profesionalisme sumber daya di birokrasi. Lebih maju atas kinerja pemerintahan untuk memangkas banyak regulasi pelayanan terhadap pegawai. Juga berguna bagi PNS menggunakan teknologi smartcard (autentifikasi sidik jari). “Selain itu kartu tersebut juga untuk kepentingan layanan perbankan, kesehatan Taspen, dan Tabungan Pegawai Daerah (Tapeda). Termasuk pengambilan data biometrik PNS melalui “scan” sidik jari pegawai,” tutup Sekda.(rif)

Perlu Pemerataan Tenaga Kesehatan

KARANG TINGGI – Bukan hanya guru yang harus ada pemerataan penyebarannya, tenaga kesehatan juga. Mengingat tenaga kesehatan yang bertugas di unit pelaksana teknis (UPT) pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) lebih banyak berada di kota dibanding pedalaman. Anggota Komisi III DPRD Benteng, Ibnu Hajar mengaku upaya kesehatan di masyarakat merupakan hal yang prioritas. Agar pelayanan kesehatan lebih merata dirasakan masyarakat. “Ada 22 UPK puskesmas di Benteng, tetapi penu-

gasan tenaga medisnya tidak merata. Cenderung mereka berada di kota,” terang Ibnu Hajar. Beberapa puskemas banyak sepi pada jam kerja, petugas medisnya tidak semangat kerja. Sebab jumlah PNS lebih sedikit, sehingga PNS yang bertugas lebih santai dan tidak taat disiplin. “Kalau PNS-nya banyak, aturan ditetapkan kepala puskesmas dipatuhi. Saya rasa pelayanan di puskesmas akan terlaksana secara optimal,” tambah Ibnu. Ibnu Hajar berharap, pemerintah daerah dan instansi terkait memikirkan hal pemerataan tenaga me-

dis yang bertugas di puskesmas. Agar di pedalaman tidak kekurangan tenaga kesehatan. “Jangan guru saja yang jadi prioritas, untuk tenaga medis harusnya diratakan seadil-adilnya,” imbuh Ibnu. Hasil pendataan terbaru, tenaga medis menumpuk di Puskesmas Kembang Seri, Tabalagan, Pekik Nyaring, Ujung Karang, Karang Tinggi, Bentiring, Tanjung Dalam. Sementara tenaga medis kekurangan di puskesman Jambu, puskesmas Pagar Jati, Puskesmas Sekayun, puskesmas di Pematang Tiga, Taba Teret, Puskesmas Merigi Sakti dan Arga Indah I.(rif)


SELUMA

28 TELEPON PENTING RSUD Tais

(0736) 91285

PLN

Tais (0736) 91291

Polres Seluma

081373849882

Info Pendidikan SDN 145 Hanya 3 Gedung KEPALA Desa Sengkuang Jaya Kecamatan Seluma Barat, Yurdi Iksan mengungkapkan, SDN 145 hingga saat ini belum ada kemajuanpembangunannya. SD yang telah berdiri sejak 1984 ini, hingga sekarang hanya YURDI IKSAN memiliki 3 ruangan kelas. Tiga ruangan kelas itu, lantaran SD harus memiliki 6 kelas, inisiatif sekolah ruangan itu disekat sehingga bisa menjadi 6 ruang belajar. “Kami meminta ini dapat dibangun baru. Apalagi sekolah tersebut sudah lama berdiri,” ungkap Yurdi Iksan. Padahal, terangnya, pihaknya telah menyediakan lahan yang dihibahkan untuk membangun gedung sekolah. Saat ini jumlah siswanya diketahui 125 siswa. Untuk melengkapi mebeler sekolah, pihak sekolah dan komite sepakat setiap siswa yang lulus diharuskan meninggalkan kenang-kenangan satu buah kursi plastik. “Ya mau bagaimana lagi, cara untuk melengkapi kursi di sekolah itu dengan siswa yang mau tamat, untuk kenang-kenangan di sekolah diminta membelikan 1 kursi plastik,” ujarnya.(hue)

Siang Cuci Kampung, Malam Menikah SELUMA SAM – Masih ingat peristiwa penggerebakan yang melibatkan pasangan seorang janda berinisial Ma (20) warga Ketapang Baru Kecamatan Semidang Alas Maras (SAM) dan seorang pria beristri berinisial Ba (50) warga Karang Anyar? Pasangan ini digerebak pada Minggu (16/3) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB oleh warga di rumah BA. Setelah diketahui keduanya berkurungan. Pasangan ini diamankan perangkat desa dan adat setempat. Malam itu juga dilakukan sidang adat, pasangan ini didenda cuci kampung dan diharuskan menikah. Kemarin (23/3) siang, sekitar pukul 13.00 WIB pasangan ini menjalani ritual cuci kampung bertempat di lapangan Desa Karang Anyar yang dipimpin langsung oleh tetua adat di desa tersebut. Prosesi ini cukup menarik perhatian, alhasil pasangan tersebut jadi tontonan warga. Rangkaian kegiatan bermula dengan pemotongan seekor kambing, yang kemudian darahnya dipercik ke sekeliling rumah yang dijadikan tempat pasangan bukan muhrim itu berkurang. Selanjutnya keliling kampung, pasangan ini digiring

bersama-sama menaiki motor, untuk memercikkan darah tersebut di sekitaran desa. “Acara sepenuhnya di serahkan dengan tetua adat di desa karena kami sendiri tidak paham bagaimana pelaksanaannya. Ini sudah lama, katanya dulu pernah ada, tapi sudah lama sekali jadi saya tidak tahu persis. Acara sengaja dilaksanakan di lapangan desa, karena tidak memungkinkan dilaksanakan di rumah Ba,” terang Kepala Desa Karang Anyar, Marwan Effendi. Diakui kades, cuci kampung berjalan lancar tanpa ada gangguan. Dan malamnya pasangan ini mengikat ijab kabul menikah, bertempat di rumah Ma di Desa Ketapang Baru. “Mereka ini katanya malam nanti langsung menikah di tempat perempuannya,” sebut Kades. Seperti yang pernah dilansir RB, pasangan ini digerebek warga lantaran sudah kesal, sering mendapati pasangan tersebut berkurungan. Ba diketahui memiliki istri, namun saat ini dalam kondisi sakit akibat serangan stroke berat yang menurut kades tidak bisa berbuat apa-apa kecuali hanya bisa menangis. Sedangkan Ma berstatus lajang saat diger-

 Minggu,

24 Maret 2013

CUCI KAMPUNG: Prosesi ritual cuci kampung terhadap pasangan Ba dan Ma, yang digelar dilapangan Desa Karang Anyar.

ebek mengaku memang menyukai Ba. Jadi siap untuk menikah dengan Ba.(hue)

Perbup Penggunaan Dana Desa Tuntas Akhir April Ini

Kabar Serawai Subsidi Biaya Pengadilan D I N A S Kependudukan dan Pencacatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Seluma, telah mengusulkan sejumlah anggaran untuk subsidi bagi warga kurangmampu, khusus diperuntukkan bagi pengurusan biaya sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tais, terkait HERKULES JERAIM sidang kepengurusan penerbitan akta kelahiran. Total yang disetujui oleh DPRD Kabupaten Seluma, hanya sejumlah 250 warga kurang mampu. “Sudah dianggarkan, tapi terbatas hanya untuk 250 warga miskin. Jadi ini peruntukkannya khusus bagi warga yang miskin, yang tidak mampu membayar biaya sidang,” terang Kepala Dinas Dukcapil Seluma, H Herkules Jeraim, SH, MM. Dikatakan Herkules, anggaran yang tersedia itu untuk pengganti biaya sidang dan denda yang dijatuhkan majelis hakim, pada warga miskin tersebut. Namun saat ini, anggaran itu belum bisa digunakan. Karena APBD Kabupaten Seluma Tahun Anggaran 2013, belum kunjung disahkan. “Belum bisa dimanfaatkan dana, karena APBD kita belum disahkan oleh DPR. Jadi belum bisa jalan sekarang, sedangkan warga kan mau cepat,” pungkasnya. (hue)

Rakyat Bengkulu

PERI/RB

SENAM: Bupati Seluma Bundra Jaya ikut senam bersama PNS di lingkungan Pemda Kabupaten Seluma, Jumat (22/3) lalu.

Dispendik Perketat Pengawasan Unas SELUMA KOTA - Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Seluma menjamin tidak akan terjadi kebocoran naskah soal ujian nasional (Unas) 2013. Pasalnya, sistem pengawasan unas sebagaimana tahun lalu, cukup ketat mulai dari distribusi soal hingga pelaksanaan unas. Hal ini diungkapkan Kepala Dispendik Seluma, Drs H Azwardi, MH melalui Sekretaris, Muksir, S.Pd kepada RB. “Kami pastikan semua berjalan sesuai prosedur standar operasional (SOP). Seluruh divisi maupun panitia pelaksana akan dimonitoring oleh satuan pengawas pendidikan,” kata Muksir. Pengawasan nantinya tetap memberlakukan sistem silang, yakni guru yang berjaga di ruang ujian berasal dari sekolah lain. Di masing-masing sekolah juga disiapkan petugas independen untuk memantau proses ujian. “Tata tertib pengawas sudah ditetapkan. Di dalamnya juga memuat sanksi bagi pengawas yang

melakukan kecurangan,” ujarnya. Selain menyiapkan sistem pengawasan, Dispendik Seluma juga telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Selain itu, akan ada pengawas langsung dari perguruan tinggi (Perti) disetiap lokasi pelaksanaan Unas. Dan jika sebelumnya lembar jawaban computer (LJK), dibawa pihak sekolah dikumpulkan disuatu tempat, kali ini LJK akan dibawa langsung oleh pengawas dari Perti. “Pengamanan melibatkan kepolisian dan akan ada langsung pengawasan dari pihak perguruan tinggi,” terangnya. Pada Unas tahun ini, Dispendik Seluma menargetkan angka kelulusan 100 persen. Untuk mencapainya, sejumlah program telah disiapkan antara lain pelatihan, tambahan jam pelajaran, bedah kisi dan kerja sama dengan wali murid guna memotivasi siswa. “Kalau terkait biaya penyelenggaraan Unas, Arif menjelaskan, sumber dana berasal dari APBN, APBD Provinsi dan APBD Kabupaten Seluma,” tukasnya. (hue)

SELUMA KOTA – Saat ini Bagian Hukum dan Organisasi Setda Seluma bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Bagian Pembangunan Setdakab, Bagian Pemerintahan, dan Bidang Pemerintahan Masyarakat Desa (PMD), sedang menggodok draf peraturan Bupati (Perbup) tentang Percepatan Pembangunan Perdesaan. Ditargetkan, akhir April 2013 perbup tersebut akan tuntas dan siap digunakan sebagai pedoman. Hal ini diungkapkan Kabag Hukum dan Organisasi Setda Seluma, Mirin Ajib, SH, MH ditemui RB diruang kerjanya. “Masih dalam penyusunan draf. Perbup ini nanti yang mengatur tata cara penggunaan dana desa yang tahun ini per desa diberikan Rp 167 juta,” terang Mirin. Dibeberkannya, untuk

menuntaskan perbup dan memaksimalkan kualitas isi perbup tersebut agar tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan, pihaknya bakal melakukan studi banding sedikitnya kedua daerah, yang telah menerepkan pemberian bantuan keuangan pada pemerintahan desa. Salah satu daerah yang akan dikunjungi yakni Jember. Sebab daerah tersebut telah menjalankan program sebagaimana yang digagas Pemda Seluma tahun ini. Studi banding dilakukan, untuk mengambil referensi terkait penyusunan perbup termasuk ketentuan-ketentuan yang diatur dalam perbup itu. Pokok-pokok hal utama yang diatur dalam perbub nantinya yakni teknis pencairan, pedoman pelaksanaan dan bentuk pengawasan dan laporan pertanggungjawaban dari dana desa yang dikucurkan.

“Ini semua perlu diatur, agar tidak menyalahi aturan dan tidak ada nantinya yang salah penggunaan yang berdampak pada masalah hokum dikemudian hari. Kita masih punya waktu sekitar dua minggu hingga satu bulan untuk menuntaskan perbup ini,” imbuhnya. Gambaran secara garis beras, pelaksanaan dana desa kata Mirin, tidak akan jauh berbeda seperti pelaksanaan PNPM Mandiri perdesaan yang selama ini telah berjalan. Artinya dana desa ini akan dikerjakan secara swakelola, dilaksanakan oleh masyarakat sendiri, diawasi masyarakat dan gunanya juga untuk masyarakat. “Kita melibatkan sejumlah SKPD yang terkait menyusun darf perbup hingga akhirnya disahkan oleh pak Bupati. Ini nantinya akan sama prinsip pelaksanaannya dengan PNPM yang telah berjalan selama ini,” tukasnya. (hue)

SUKARAJA – Pencuri sepeda motor kembali beraksi di wilayah hukum Polsek Sukaraja. Kali ini korbannya Harjanto (26), warga Dusun Mekar Sari Desa Sari Mulyo Kecamatan Sukaraja, pada Sabtu (23/3) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, yang kontan paginya membuat heboh warga. Keterangan korban, aksi bandit curanmor terjadi ketika korban sekeluarga tengah tertidur pulas. Korban mengaku beranjak tidur sekitar pukul 01.30 WIB. “Memang semalam tidur tidak dengar apa-apa. Padahal saya baru tidur semalam sekitar jam setengah satu,” ujar korban. Diduga pelaku sudah mengintai dari luar rumah korban, dan makin leluasa

beraksi ketika lampu di luar rumah telah dipadamkan penghuni rumah. Pelaku diduga sudah pernah bertamu ke rumah korban. Karena sudah mengetahui kondisi rumah, lantaran pelaku pertama kali masuk melalui pintu kamar mandi belakang rumah yang hanya diganjal kunci kayu. Kemudian pelaku berhasil masuk, setelah menekan kunci dengan sebilah kayu. Akibat kejadian ini, dari tiga unit sepeda motor korban, pelaku berhasil membawa kabur satu unit Honda Revo Fit dnomor polisi (nopol) BD 3026 PJ. “Sepertinya mereka ini masuk dari pintu kamar mandi belakang, karena memang pintu itu tidak ada

kuncinya. Hanya diganjal saja, mungkin saja mereka pernah ke sini sehinga tahu persis posisi pintu yang tidak ada kuncinya,” kata korban. Anggota Polsek Sukaraja yang mengetahui kejadian ini langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memintai keterangan korban. Akibat kejadian ini, korban yang telah mengkredit sepeda motor selama 14 bulan mengalami kerugian sekitar Rp 7 juta lebih. “Kita sudah meminta keterangan korban dan saat ini dalam penyelidikan kita,” ujar Kapolres Seluma, AKBP Parhorian Lumban Gaol, S.Ik melalui Kapolsek Sukaraja, Iptu Suraya, SH. (hue)

Musang Ranmor Gasak Motor Warga Sarimulyo


Rakyat Bengkulu

Minggu, 24 Maret 2013

TELEPON PENTING Polres Bengkulu Selatan Telkom UGD RSUD Damrah Manna PLN Ranting Manna Pemadam Bahaya Kebakaran

0811731988 (0739) 21070 (0739) 2118 (0739) 123 (0739) 23141

BENGKULU SELATAN

29

SELATAN

Aspirasi Marak Alih fungsi Lahan K E PA L A Desa Banding Agung, Kecamatan Seginim, Suharuddin menyayangkan tak adanya kepedulian dari Pemda Bengkulu Selatan (BS), soal maraknya masyarakat melakukan alih fungsi SUHARUDDIN lahan persawahan menjadi lahan kebun. Penyebab maraknya alih fungsi lahan, karena keluhan mayarakat terkait saluran irigasi tidak digubris. Padahal, lahan persawahan sangat mendukung perekonomian masyarakat di BS. ‘’Wilayah Seginim merupakan lumbungnya padi. Tapi kini bisa dilihat sudah banyak sawah yang jadi kebun sawit dan karet. Masyarakat kecewa dan merasa kesal dengan tidak dapatnya air sawah lagi lantaran tidak ada penertiban kolam air deras yang banyak menghabiskan air di saluran irigasi. Dan dampaknya, selama ini masyarakat banyak menjual beras, sebaliknya kini membeli beras,’’ kata Suharuddin kepada RB kemarin.(che)

Info Pembangunan

Kerja Keras Polhut, Amankan 30 M3 Kayu IRPANADI/RB

NUMPUK: Kayu hasil operasi Polisi Hutan Kabupaten Bengkulu Selatan yang jumlahnya mencapai 30 meter kubik siap dilelang.

Segera Dilelang MANNA – Kerja ekstra polisi kehutanan (Polhut) Dinas Kehutaan, dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Bengkulu Selatan (BS), patut dihargai. Sebanyak 30 M3 kayu tak bertuan berhasil diamankan. Puluhan kubik kayu campuran kelas dua jenis meranti, keruing, dan balam tersebut berhasil diamankan dari kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) dan Hutan Produksi (HP). Ini diungkapkan Kadis Ke-

hutanan dan ESDM BS Ir. Toni Gusnadi melalui Kabid Keamanan Hutan Nasrul Khalik, SH, kepada RB kemarin (23/3). Dijelaskan, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan operasi penertiban pembalakan liar dan perambahan hutan di wilayah BS. Seperti Hutan Lindung Bukit Riki, Bukit Raje Mendare, dan Hutan Produksi Terbatas Air Bengkenang dan Kedurang. Pasalnya, dari laporan masyarakat, pelaku pembalakan liar kembali beraksi. ‘’Dari hasil operasi terhitung JanuariMaret, kayu yang berhasil diamankan

bakal digelar diproses lelang. Dalam pelaksanaan lelang nanti, akan disesuaikan dengan nilai jual dolar Amerika. Namun tetap berpedoman pada tahun lalu. Seperti proses lelang kayu campuran besarannya Rp 1,2 juta/m3. Sedangkan kayu kelas dua dinilai Rp 1,8 /m3nya,’’ tegas Nasrul. Lanjut Nasrul, kalau dihitung besaran hasil anggaran lelang yang akan ditawarkan nanti sekitar Rp 35 - 40 juta. Karena kondisi kayunya cukup baik dan masih dalam bentuk balok dan papan. Tapi panjangnya ada yang dua meter dan empat meter. Dari

puluhan kubik kayu tersebut tidak satupun pemiliknya yang diketahui. ‘’Kami melelang kayu tersebut karena seluruhnya ditemukan bukan di wilayah hutan lindung. Melainkan di wilayah hutan produksi dan hutan produksi terbatas-- serta hutan rakyat. Jadi tak boleh dimusnahkan dan dibakar. Tapi kayu yang dimusnahkan itu khusus kayu yang masih ada di dalam hutan kawasan, dan sulit untuk diangkut. Tetapi selama ini setiap kali operasi tidak ada yang dimusnahkan. Semuanya dapat dievakuasi,’’ tegas Nasrul.(che)

Pagi Ini, 200 Racer Tampil di Pd Panjang

GUNADI YUNIR

Khawatir Proyek Terlambat WAKIL Ketua II DPRD Bengkulu Selatan (BS) Drs. Gunadi Yunir, MM mengaku khawatir pelaksanaan paket proyek tahun 2013 kembali mengalami keterlambatan. Karena saat ini belum ada satupun proyek yang berjalan. Padahal, anggarannya sudah cukup lama disahkan. Untuk itu-- pihaknya menyayangkan kalau lambannya pelaksanaan proyek yang diduga disengaja. Seharusnya dengan pekerjaan proyek cepat dilaksanakan-hasilnya akan memuaskan. Tentunya program pembangunan di Pemda BS, tak ada masalah di kemudian hari. ‘’Kita pesimis tahun 2013 pelaksanaan proyek akan kembali berjalan dengan baik. Sebab proses tender minimal menghabiskan waktu sebulan. Belum lagi proses titik nol juga perlu waktu. Seharusnya, Maret ini proses tender sudah jalan. Sehingga April pekerjaan fisik sudah bisa dimulai. Namun karena belum dilaksanakan proses tender, diperkirakan pelaksanaan fisik proyek baru berjalan Juli atau Agustus,’’ pungkas Gunadi.(che)

MANNA –Jika tidak ada kendala teknis, pagi ini (24/3) 200 pembalap dari berbagai daerah se Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), segera adu nyali dalam perhelatan Road Race di Sirkuit Padang Panjang, Kabupaten Bengkulu Selatan (BS). Para racer akan turun di 11 kelas yang dilombakan. Para pembalap tersebut mulai pukul 16.00 WIB kemarin (23/3) melakukan perlombaan mengambil nomor star. Mereka, mayoritas pembalap dari Provinsi Bengkulu, Lampung dan Jambi. Ini diungkapkan Ketua Panitia Pelaksana Ujang Ilyas kepada RB kemarin (23/3). Dikatakan Ujang, even road race

ini digelar dalam rangka meriahkan HUT Kabupaten BS ke-64 tahun 2013. Selain itu juga untuk menyalurkan bakat para putra BS serta daerah lain di bidang balapan. Kelas yang dilombakan yakni kelas 100 cc, 110 cc, dan 115 cc serta kelas umum dan motor matic. Pelaksanaan digelar satu hari penuh dengan hadiah total Rp 50 juta. ‘’Kita berharap besok (hari ini-red.) perhelatan road race berjalan lancar. Tanpa ada hambatan. Peserta yang akan tampil 200 pembalap. Kita berharap, para peserta tampil sportif sesuai mekanisme aturan yang ada,’’ kata Ujang. Masih menurut Ujang, semua pe-

serta sebelum tampil, akan dicek kesiapannya. Mulai dari helm, kondisi motor termasuk dengan baju balap. Ini dilakukan untuk menghindari cedera saat terjadi kecelakaan. Pihaknya juga mengimbau pada para penonton untuk tidak terlalu mendekat dengan garis pembatas yang sudah ditentukan. ‘’Jadi bagi para pemuda yang memilikibakat yangseringbalapan, mari pada ajang ini bisa menunjukkan kemampuannya. Bukan ditunjukkan pada balap liar yang sering meresahkan masyarakat. Kita berharap dari kegiatan ini, bisa menelorkan pembalap berkualitas yang bisa tampil di tingkat nasional,’’ tegas Ujang.(che)

Lesman: Jika Aturan Kemenag Tidak Boleh

pihaknya akan melaporkan adanya aturan tersebut kepada bupati. Karena Pemda BS sudah menganggarkan dananya sejak musim haji 2013 sampai 2015 mendatang. ‘’Kami belum menerima surat resmi soal penghapusan TPHD kabupaten/kota tersebut. Jadi akan kami telusuri dulu kebenarannya, ke Kemenag. Supaya tidak ada simpang siur mengenai aturan tersebut. Pemda juga tidak ingin nanti bermasalah mengingat anggaran TPHD sudah disiapkan,’’ tegas Lesman. Sementara Kepala Kemenag Kabupaten BS, Drs. Yusaroh Maksum, mengungkapkan aturan tersebut tidak mengikat. Tapi kalau pemerintah daerah mampu, dan bersedia untuk menganggarkan dana

TPHD, tidak masalah. Namun sesuai petunjuk dari Kemenag Pusat bahwa TPHD hanya diperuntukan untuk tingkat provinsi. Sehingga, untuk pendamping dari kabupaten/kota hanya bersifat jemaah haji yang memang diminta Pemda-untuk mendampingi sebagai tim pembinaan. ‘’Kalau ada aturan baru kami belum tahu. Karena untuk TPHD hanya berlaku tingkat provinsi yang ditanggung Pemda Provinsi Bengkulu. Selama ini, TPHD di daerah itu banyak tidak sesuai harapan. Dimana tupoksi mereka, tidak dilaksanakan melainkan sibuk mengurus diri sendiri. Karena itu yang membuat pemerintah daerah, ada yang tidak mengirim TPHD-nya,’’ tegas Yusaroh.(che)

SUSMAN HADI

BS Dideadline 2 Bulan Anggaran TPHD BS Terancam Dihapus Serahkan Aset Seluma MANNA – Menindaklanjuti aturan Kementerian Agama (Kemenag) terkait dihapuskan Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD), disikapi cepat Pemda Bengkulu Selatan (BS). Untuk itu Pemda akan menghapuskan anggaran TPHD yang sudah dianggarkan. Ini dijelaskan Kabag Kesra Pemda BS Lesman Hawardi, S.Pd kepada RB kemarin (23/3). Dikatakan Lesman, menindaklanjuti aturan Kemenag itu saat ini pihaknya melakukan koordinasi kepada Kementeran Agama Kabupaten BS, terkait kejelasan adanya aturan baru tersebut. Selain itu

MANNA – Keseriusan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Seluma minta data dan fakta soal aset Bengkulu Selatan (BS) yang diserahkan ke Kabupaten Seluma sejak tahun 2003 pasca pemekaran, tidak main-main. Pasalnya, Pemda Seluma diberikan waktu dua bulan untuk menyerahkan data aset tersebut. Hal ini dikatakan Ketua DPRD BS Susman Hadi, SP, MM, kepada RB kemarin (23/3). Dikatakan Susman, selama ini data aset BS yang diserahkan ke Pemda Seluma, pasca pemekaran belum jelas. Untuk itu pihaknya segera meminta agar Pemda BS dalam hal ini Dinas Pendapatan Pengelola Keuangan, dan Aset Daerah segera mencari data dan fakta. Tentunya melibat buku APBD BS tahun 2003 lalu. Jadi nanti dapat diketahui lokasi dan aset apa saja yang diserahkan kepada Pemda Seluma. ‘’Menurut mereka (DPRD Seluma-red.) waktu kerja mereka, hanya dua bulan. Artinya waktu Pemda BS bisa mengumpulkan data tentu dibawa dua bulan

ini. Karena, mereka akan kembali datang sesuai hasil rapat sebelumnya,’’ tegas Susman. Masih menurut Susman, tim Pansus DPRD Seluma juga selidiki masalah aset tersebut tidak lain karena adanya anggaran APBD mereka, diduga dikeluarkan tumpang tindih untuk mengurusi aset dari BS. Seperti aset tanah ada yang terjadi dua kali pembayaran. Disisi lain-- ada tanah yang harusnya sudah dibebaskan, dikuasai masyarakat lagi. Begitu juga untuk aset bergerak seperti kendaraan, masih mereka inginkan jenis dan keberadaan kendaraan tersebut. Termasuk juga jumlah PNS dan honorer, yang dipindah ke Seluma semenjak pemekaran dahulu. Terkait dengan itu, Pemda BS harus berikan dukungan mengenai penelusuran aset tersebut. Jadi nanti tak ada persoalan dikemudian hari. ‘’Kita selaku wakil rakyat mengharapkan lebih cepat lebih baik data aset tersebut diserahkan. Supaya tidak ada keraguan lagi,’’ pungkas Susman.(che)


KAUR

30 TELEPON PENTING No Online Polres Polsek Kaur Selatan Polsek Maje Polsek Nasal Polsek Kaur Tengah Polsek Muara Sahung Polsek Tj.Kemuning Polsek Kaur Utara Polsek Pd Guci Hulu

: 085381671313 : 085268169988 : 085381097534 : 081539252386 : 085378861115 : 081977062333 : 085381292486 :085758386386 :085769669482

KAUR

Rakyat Bengkulu

Untuk Beasiswa ke Luar Negeri

ALBERTUS/RB

Jalan Sentra Produksi DESA Selika I Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur sangat membutuhkan jalan sentra produksi. Pasalnya mayoritas masyarakatnya adalah petani sawah dan kebun. Bahkan dari sekian banyak jalan sentra produksi yang ada di Desa Selika I, masih banyak yang belum tersentuh pembangunan. Terutama jalan sentra produksi menuju lokasi perkebunan serta persawahan. Ketika musim hujan datang, kondisinya tak bisa dilalui kendaraan. Ini karena tergenang air dan berlumpur. ‘’Masyarakat tani di desa kami sangat butuh pembangunan jalan sentra produksi. Karena jalan sepanjang dua kilometer yang dimanfaatkan sekarang kondisinya rusak dan tidak tersentuh pembangunan oleh Pemda Kaur. Karena itu kami berharap Pemda Kaur tahun 2013 dapat membangun jalan sentra produksi di Desa Selika I,’’ papar Kades Selika I, Epriadi. (cik)

LINTAS SKPD

Tekan Gizi Buruk DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kaur terus menekan angka anak yang mengalami gizi buruk. Berdasarkan data Dinkes tahun 2012 ada enam anak yang menderita gizi buruk di Kabupaten Kaur. Tetapi sudah ditanggulangi Dinkes. Dalam menekan angka gizi buru di Kabupaten Kaur, Dinkes berharap ada peran serta masyarakat. Tahun 2013, Dinkes Kaur terus berupaya melakukan penekanan kepada penderita gizi buruk. Berdasarkan data Dinkes sampai Januari 2013 belum ada ditemukan penderita gizi buruk di Kabupaten Kaur. Baik dari laporan masyarakat maupun dari Posyandu dan Puskemas. Jadi kepada ibu-ibu yang memiliki balita, diminta rajin mendatangi Posyandu dan Puskesmas. Agar kesehatan balitanya bisa terkontrol. ‘’Biasanya kita mendapat laporan dari Posyandu atau Puskesmas jika ada penderita gizi buruk. Kalau mendapat laporan, kita langsung turun memberi bantuan makanan dan vitamin pada balita tersebut yakni susu, roti, vitamin yang diberikan selama dua bulan,” kata Kadinkes Kabupaten Kaur dr Marlena melalui Kabid Bina Kesehatan Masyarakat, Saitono, S.Sos. (cik)

24 Maret 2013

Bupati Alokasikan Dana Rp 6 Miliar

Pojok Desa

EPRIADI

 Minggu,

DIAMANKAN: Mobil dan sepeda motor yang mengalami lakalantas dan menelan korban jiwa siswa SMK, diamankan di Mapolsek Maje, kemarin (23/3).

Digilas Truk, Siswa SMK Ma’arif Tewas MAJE – Peristiwa kecelakaan lalulintas di Kabupaten Kaur sejak awal Meret hingga kemarin (23/3), sudah enam orang meninggal. Seperti kemarin-- lakalantas kembali terjadi di Desa Air Long Kecamatan Meje. Korbannya bernama Bobi (18) siswa kelas 3 SMK Al Ma’arif. Korban merupakan warga Desa Air Long. Kecelakaan terjadi di tikungan jembatan Ababil Desa Air Long sekitar pukul 12.00 WIB kemarin (23/3). Akibat lakalantas tersebut korban meninggal dunia di tempat, dengan kondisi mengenaskan. Bagian kepala korban remuk, lantaran tergilas truk bermuatan batu bara. Saat itu korban pun langsung dilarikan ke rumah duka yang berjarak kurang lebih 100 meter dari TKP. Data terhimpun, kecelakaan terjadi, ketika korban melaju

dari arah Dea Air Long menuju Kota Bintuhan. Saat itu korban memacu sepeda motor Yamaha Jupiter dengan nopol BD 4389 WD. Saat itu korban diduga melaju dengan kecepatan tinggi. Ketika melintasi tikungan tajam, motor yang dikemudikan korban oleng, dan jatuh hingga terserat beberapa meter di jalan. Saat itu, dari arah berlawanan-- datang mobil Fuso dengan nopol BE 9686 CJ yang dikemudikan oleh Erwin Harahap, warga Kelurahan Sukarami, Kecamatan Selebar Kota Bengkulu. Terang saja, mobil yang muat batu bara tersebut melindas korban hingga tewas. ‘’Tersangka dan barang bukti telah kita amankan di Polres Kaur. Pelaku saat itu langsung menyerahkan diri ke Mapolsek Maje. Untuk keamanan, langsung diserahkan ke Mapolres

Kaur. Sementara tersangka saat ini masih dalam pemeriksaan unit laka Polres Kaur,” terang Kapolres Kaur AKBP Andi Kirnanda, SH, MH, didamping Kasat Lantas AKP Iskandar, SH, melalui Kapolsek Maje Iptu Puji Nurchoman kemarin. Dikatakan, para pengendara baik sepeda motor maupun kendaraan roda empat diminta mentaati aturan berlalulintas. Hendaknya menggunakan helm pengamanan kepala saat menggunakan sepeda motor. Karena wilayah Kaur merupakan wilayah yang cukup rawan terhadap kasus lakalantas. ‘’Kami kembali ingatkan kepada para pelajar untuk lebih hati-hati serta mentaati aturan lalulintas. Karena dari enam korban tewas lakalantas di Kabupaten Kaur, 4 diantaranya pelajar,’’ demikian Iskandar. (cik)

Berkas Oknum PNS Sabu Belum Rampung KOTA BINTUHAN – Sudah dua bulan sejak ditangkapnya Do (30)-- warga Desa Benteng Harapan Kecamatan Nasal-yang juga oknum PNS di lingkungan Pemda Kaur, sampai saat ini berkas perkaranya belum dinyatakan lengkap alias P 21. Padahal, sudah jelas kalau tersangka tetangkap tangan anggota Sat Narkoba Polres Kaur menyimpan narkotika jenis sabu-sabu. Kapolres Kaur AKBP Andi Kirnanda, SH, MH, melalui Kasat Narkoba Polres Kaur AKP Merson Masluhadi, S.Psi, MH, menjelaskan saat ini berkas tersangka sedang dalam proses ke-

langkapan. Sebelumnya, berkas tersangka Do sudah diajukan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintuhan. Tapi karena ada kekurangan sehingga dikembalikan untuk dilengkapi. ‘’Proses pemberkasan masih terus kita perbaiki. Mudahmudahan dalam waktu dekat, berkas oknum PNS yang terbelit kasus narkoba tersebut dapat lengkap alias P 21. Sehingga baik tersangka dan berang bukti dapat kita serahterimakan ke kejaksaan untuk proses selanjutnya,” kata Merson. Perlu diketahui, oknum PNS Kaur berinisial Do ditangkap anggota Sat Narkoba pada awal Februari 2013, bersama barang bukti (BB) 1 paket kecil sabu seharga Rp

500 ribu. Do ditangkap Kamis (7/2) sekitar pukul 16.30 WIB-di Desa Benteng Harapan Kecamatan Maje. Ini setelah Sat Narkoba mendapat informasi dari masyarakat kalau tersangka sering menggunakan narkoba. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, oknum PNS Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur tersebut dijerat pasal berlapis oleh penyidik Sat Narkoba Polres Kaur yakni pasal 114 dan pasal 112 jo pasal 148 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009-- tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara. Karena tersangka telah terbukti menggunakan dan menyimpan narkoba golongan 1 jenis sabu. (cik)

KOTA BINTUHAN – Bupati Kaur Dr. Ir. Hermen Malik, M.Sc, tahun 2013 kembali kirim dua orang penerima beasiswa ke luar negeri. Tahun 2012 lalu juga kirim dua siswa terbaik ke Inggris. Tahun ini, akan mengirim dua siswa terbaik ke Australia guna menempuh pendidikan sarjana di luar negeri. Dan setiap tahun, Bupati Kaur berjanji bakal terus mengirimkan dua siswa terbaik asal Kaur ke luar negeri. Ini dilakukan-- untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) asal Kaur. Supaya bisa bersaing dengan orang-orang luar negeri dan menjadi menjadikan putra-putri Kaur berkarir di luar negeri. Agar nantinya ke depan ada orang-orang asal Kabupaten Kaur yang eksis di luar negeri. ‘’Kita akan mempersiapkan putra-putri Kaur ke depan, supaya lebih baik dari saat ini. Setelah saya hitung, paling tidak nantinya setiap tahun kita akan anggarkan dana Rp 6-7 miliar untuk beasiswa. Kalau dibanding dengan APBD Kaur-- jumlah itu hanya berapa persennya saja,” tegas Bupati Hermen kepada RB kemarin (23/3). Dalam program beasiswa belajar ke luar negeri, Bupati Kaur tidak akan memaksakan para penerima beasiswa untuk kembali dan kerja di Kaur. Bupati ingin putraputri Kaur nantinya bisa berkarya dan bekerja sukses

HERMEN

di luar negeri. Sehingga ke depan Kaur bangga ada putra daerahnya berhasil di laur negeri. Apalagi ke depan, bakal ada pasar bebas, sehingga semua negara bebas melakukan jual beli. Masih menurut Bupati Hermen, tahun 2014 depan dirinya juga akan kembali mengirim dua beasiswa ke luar negeri. Negara yang dituju adalah Amirika Serikat. Saat ini Bupati Hermen masih terus melakukan penjajakan dengan universitasuniversitas di luar negeri. Yang dapat diajak kerjasama dengan Pemda Kaur dalam program Bintang Jemput Bintang. ‘’Selain ke luar negeri, tahun ini saya juga akan jajaki untuk beasiswa di dalam negeri. Tentunya yang kita tuju adalah universitas terkenal di Indonesia. Karena siswa kita ke luar negeri saja bisa, apalagi di dalam negeri. Untuk itu, beaiswa dalam negeri sedang kita godok,” pungkas Bupati Hermen.(cik)

Kuota Pupuk Kecamatan Masih Terganjal Perbup KOTA BINTUHAN – Meski kuota pupuk untuk Kabupaten Kaur sudah keluar, namun kuota untuk per kecamatan belum diterbitkan. Karena Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Kaur masih menunggu Peraturan Bupati (Perbup). Ini dijelaskan Kadistan Kabupaten Kaur Asmawan, S.Sos, melalui Kabid Sarana dan Prasarana Pertanian, Endy Yurizal, SP. Dijelaskan Endy, pihaknya telah mengusulkan kepada Bupati Kaur untuk kuota pupuk per kecamatan. Suratnya sudah ditandatangani Bupati Kaur. Namun Sekda yang belum tandatangan Sekda. Saat itu Sekdanya Drs. Mulyadi Usman. ‘’Perbup sudah ditandatangani oleh bupati. Tinggal Sekda yang butuh tandatangan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat semuanya tuntas, sehingga kuota pupuk untuk per kecamatan segera kita terbitkan,” jelas Endy. Perlu diketahui, jatah pu-

puk bersubsidi khususnya Urea dan SP-36 untuk Kabupaten Kaur tahun 2013, menurun dibanding pada tahun 2012. Untuk mendapat jatah sebesar 1.700 ton. Jumlah ini, turun dibanding tahun 2012 yang mencapai 1.800 ton. Untuk pupuk SP36 juga turun dari 548 ton menjadi 241 ton. Sementara tiga jenis pupuk lainnya, tahun 2013 Kabupaten Kaur mendapat kenaikan. Diantaranya pupuk ZA yang tahun 2012-- sebanyak 84 ton, naik jadi 154 ton. Untuk pupuk MPK naik dari 988 ton-- menjadi 1.134 ton. Dan pupuk organik dari 130 ton menjadi 319 ton. ‘’Untuk tahun 2014 mendatang, dengan meningkatnya jumlah lahan persawahan, kita tentunya akan mengusul jumlah stok pupuk Urea lebih banyak lagi dari tahuntahun sebelumnya. Apalagi kalau nantinya percetakan sawah baru benar-benar terealisasi tahun ini,” ungkap Endy.(cik)


SAMBUNGAN Pro OTONOMI

SAMBUNGAN Imron Siapkan MutasiPRO Terakhir OTONOMI

Rakyat Bengkulu  Minggu, 24 Maret 2013

Jabatan Eselon III dan II Kosong

ARGA MAKMUR – Setelah 3 kali melakukan mutasi dalam kurun waktu satu bulan, rupanya Bupati Bengkulu Utara (BU) Dr. Ir. HM. Imron Rosyadi, MM, M.Si masih menyimpan satu jadwal mutasi terakhir lagi. Maklum masih ada jabatan Eselon II dan III yang kosong saat ini. Katanya dalam waktu dekat ini dirinya akan kembali melakukan mutasi untuk pengisian jabatan yang kosong Kabag Pemerintahan Setda BU. Jabatan ini kosong pascaditinggalkan Emdan Jhoni, SH yang dipromosi sebagai Asisten I Setda BU. Juga ada satu jabatan staf ahli yang kosong pascaditinggalkan Alex Periyansyah menjabat

sebagai Kepala Badan Lingkungan Hidup. “Sekarang kita lihat dulu pejabat yang tepat. Kita akan benar-benar lihat kualitasnya, kemampuannya dengan posisi yang akan yang ada. Karena tidak mungkin kita lakukan mutasi satu atau dua bulan sekali,” terang Imron. Imron tak menutup kemungkinan akan ada pejabat lain yang ikut dalam mutasi periode terakhir ini. Meski belum mau memastikan kapan akan dilakukan mutasi, saat ini ia menunggu waktu yang tepat untuk pengambilan sumpah jabatan pejabat. “Tunggu waktu yang tepat saja, lagipula jabatan yang kosong bukan jabatan yang vital. Sehingga tidak perlu terburu-buru, masih ada waktu untuk mencari yang terbaik. Yang jelas dalam waktu dekat ini akan kita isi semua jabatan kosong,” demikian Imron.(qia)

Kemenag Seleksi KUA Teladan Sambungan dari halaman 22

Nah setelah didapati hasilnya akan diumumkan. Dari 11, satu KUA yang akan diambil. Kemudian dijadikan perwakilan BS ke tingkat provinsi,” ujar Yusaroh. Yusaroh menambahkan, selama ini pihaknya sudah berusaha

mengingatkan agar KUA bekerja maksimal dan memberikan pelayanan kepada masyarakat tentang pengembangan agama serta persoalan lainnya. “Kelemahan selama ini masih banyak KUA tidak disiplin. Untuk itu, selain akan diselesksi untuk KUA teladan juga akan dijadikan sumber informasi

untuk diusulkan agar dimutasikan, khusus KUA yang kinerjanya tidak baik atau terkesan malas-malasan. Sebab KUA itu harus menguasai semua pelayanan di bidang agama. Sehingga dapat mendukung roda pemerintahan atau program Pemda BS, kata Yusaroh. (che)

Elak Motor, Truk Pakan Ikan... Sambungan dari halaman 21

“Perjalanan jauh saya tidak ada hambatan dan masalah, nah sudah hampir sampai malah saya

kecelakaan,” terang Selamat. Petugas Polsek Pondok Kelapa Tambunan di lokasi kecelakaan mengatakan, tidak ada cedera dan korban jiwa pada

kecelaakan tersebut. “Korban langsung keluar dan kami lihat memang tidak apa-apa dengan korban, cuma cemas saja,” ujar Tambunan. (rif)

Cuma Eks Ketua KPU dan Istri... Sambungan dari halaman 21

“Sudah kami datangi satu persatu kediaman masingmasing CJH, yang tidak ditemukan hanya atas nama Pak Dunan dan Eva, selebihnya memang saat mendaftar

mereka sempat tinggal di BU dan memang diperbolehkan,” terang Suryadi. Namun Suryadi tidak menampik bila tak semua CJH asal Purwodadi memang benar-benar tinggal di BU. Beberapa dari mereka ada yang berasal dari

luar Provinsi Bengkulu, namun memiliki anak atau orangtua yang tinggal di BU. “Yang seperti itu kami kategorikan sebagai keluarga dekat dan memang sesuai kriteria, makanya tidak kami masukan dalam kriteria eksodus,” ujar Suryadi. (qia)

5 Mobnas Tak Dikembalikan Sambungan dari halaman 21

“Mereka kan sudah bukan pejabat lagi sudah tidak berhak memegang mobil dinas itu lagi. Harusnya kesadaran sendiri untuk mengembalikan mobil dinas itu. Tak usah menunggu ditarik Pemda,” kata Adrizon. Sayangnya, Plt Sekda Mukomuko Chaidir Anuar belum bisa dihubungi. Sementara Kabag Umum Pemda Mukomuko Syarifuddin, SH mengatakan,

sudah berkoordinasi untuk menarik mobil dinas yang dipakai oleh mantan pimpinan DPRD, Sekda dan Wakil Bupati tersebut. Namun mereka menolak mengembalikannya. Apalagi mobil dinas tersebut dikabarkan akan masuk dalam jejeran mobil dinas yang akan dilelang. Mereka tidak mau melepaskan mobil dinas tersebut karena takut malah didapatkan oleh orang lain. Sedangkan selama meminjam mobil itu,

mereka sudah mengeluarkan banyak uang untuk memperbaiki kerusakan mobil. “Se hingga akhirnya kami mengeluarkan surat pinjam pakai saja. Bagi Bagian Umum Pemda yang diurusi adalah mobil dinas pada mantan pejabat pemda. Sedangkan yang meng urusi mobil dinas mantan unsur pimpinan DPRD diserahkan ke Kabag Umum DPRD. Sehingga ada kejelasan bahwa mobil itu bukan milik pribadi,” ujar Syarifuddin. (del)

Tanah Sakral Gunung Halimun Sambungan dari halaman 21

Catatan sejarah soal Kerajaan Siliwangi pasca kehancurannya setelah diserang Kesultanan Banten pada 1620-an menyebutkan konon ratusan macan gembong atau harimau bertempat tinggal di sebuah bangunan dekat Kebun Raya Bogor sekarang. Selain itu, ditemukan rawa berisi badak di sekitar Sawangan.

31

Tempat ini dahulunya dinamakan Rawa Badak, dimana di bagian ujungnya ditemukan situs parit dan bekas tembok keraton yang dijadikan sarang macan. Kini, sarang macan ini dikenal pertigaan beringin di Sawangan. Selain catatancatatan arkeologi, ada catatan mistis tentang segitiga Bogor. Sisa-sisa dari Laskar Perang Bubat melarikan diri ke Gunung Salak, sementara sisa-sisa

dari punggawa Siliwangi yang diserang Banten lari ke Gunung Halimun. Tempat dimana seringnya pesawat menghilang ini mirip Segitiga Bermuda dan Segitiga Formosa. Gunung Halimun dan Gunung Salak mirip Gunung Lawu yang disucikan Majapahit. Tak boleh ada yang melintasi diatasnya, katanya burung pun bisa mati bila melewati satu titik tanah yang sakral.(**)

ADE/RB

SEGERA BEROPERASI: Rumah sakit milik Pemda Mukomuko segera beroperasi.

Bakar Lahan Kebun, Warga Manna Terbakar MANNA - Diduga gara-gara membakar lahan kebun, Arpin (68) warga Desa Kota Padang Kecamatan Manna nyaris tewas. Arpin terpanggang bersama api yang menghanguskan seluruh lahan kebunnya. Sekitar 90 persen sekujur tubuh Arpin terbakar. Arpin ditemukan warga dalam kondisi tidak sadarkan diri itu langsung dilarikan ke rumah sakit Hasanuddin Damrah Manna. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.15 WIB, Sabtu (23/3) di lahan kebunnya di wilayah Darat Sawah, Desa Lubuk Sirih Hulu, Kecamatan Manna. Data diperoleh, Arpin berusaha membakar atau membersihkan lahan kebun yang baru saja ditebas beberapa minggu lalu. Cuaca yang cukup panas membuat Arpin

bersemangat untuk membakar semak belukar. Arpin berusaha membakar lahan kebunnya itu dari pinggiran. Kemudian Arpin berusaha membakar di bagian te ngah. Sialnya saat berada di tengahtengah, api dengan cepat melalap semak belukar mengarah ke bagian tengah. Saat Arpin berada di tengah-tengah lahan kebun yang dikelilingi api, Arpin tidak bisa berbuat banyak. Saking besarnya kobaran api, Arpin yang berusaha menerobos kobaran api tidak mampu melawan arah api. Sehingga tubuh Arpin termasuk pakaiannya ikut terbakar. Untungnya semak belukar di sekitar Arpin terbakar tidak begitu tebal. Sehingga Arpin yang sudah tidak

berdaya berhasil diselamatkan. Arpin diketahui warga dalam kedaaan terbakar setelah mendengar teriakan Arpin sebelum pingsan. “Korban terbakar sewaktu membersihkan lahan kebun barunya. Tapi korban terjebak api dan akhirnya terbakar. Kini korban masih menjalani perawatan medis secara intensif di rumah sakit. Kondisi korban memang mengalami luka bakar serius. Dengan kejadian ini saya menghimbau agar masyarakat hati-hati jika ingin membakar. Sebab cuaca sedang musim panas sehingga mudah terbakar,” kata Kapolres BS AKBP Y Hernowo, SIK. MH melalui Kapolsek Manna Ipda M. Indra Perameswara. (che)

41 Ribu Warga Kaur Belum Rekam e-KTP Sambungan dari halaman 22

Lebih lanjut Sarjoni mengatakan kalau 41 ribu penduduk yang belum merekam data eKTP tersebut. Juga termasuk penduduk yang berada di Kecamatan Nasal. Karena sebagian bermasalah dan sampai saat ini belum ada satu pun e-KTP Nasal yang keluar. Karena pihak Kementerian Dalam Negeri menilai kalau banyak data penduduk Nasal juga ikut rekam data

e-KTP di Lampung sehingga tumpang tindih. ”Kita sengaja menurunkan tim untuk mengecek langsung penduduk per kecamatan yang mana yang belum melakukan rekam data. Karena kita curiga kalau 41 ribu yang belum ini tidak sampai sebesar itu. Karena mungkin sudah ada yang hijrah pindah atau yang termasuk di dua kecamatan yang bermasalah yaitu Nasal dan Padang Guci Hilir. Karena sampai saat ini Padang Guci

Hlir e-KTPnya baru sedikit yang rampung. Karena mereka terlambat melakukan input ke pusat lantaran terkendala listrik,”terang Sarjoni. Dengan diturunyakan tim tersebut nanti baru dapat di ketahui peta data penduduk per kecamatan yang memang belum melakukan rekam data e-KTP. Sehingga Dukcapil juga mengetahui berapa banyaknya jumlah penduduk di Kabupaten Kaur saat ini. Karena selain ada pengurangan

juga ada penambahan, jumlah penduduk dari transmigrasi yang belakangan masuk ke Kaur. ”Kita harap dalam waktu dekat tim ini sudah mendata jumlah penduduk yang belum rekam data e-KTP di 15 kecamatan sebenarnya. Apakah betul 41 ribu atau memang tidak sampai 41 ribu lagi. Karena jumlah 41 ribu itu bukan sedikit, sangat banyak jumlahnya itu,” pungkas Sarjoni kepada RB kemarin. (cik)

Yakin Polisi Usut PT HI Sambungan dari halaman 21

Dishutbun mengaku kesulitan untuk mengusut indikasi pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan. Pasalnya Dishutbun belum memiliki Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). “Kalau kami sudah punya PPNS akan lebih mudah dan bisa berkoordinasi langsung dengan kepolisian,” ujar Sahat. Kemarin (Sabtu, 23/3), tim Dishutbun sudah turun ke lokasi perkebunan di Desa Aur

Gading Kecamatan Kerkap. Mereka memastikan perusahaan sudah menghentikan seluruh aktivitas perkebunan sesuai surat edaran yang dikirimkan Dishutbun pada Jumat (22/3). Tim yang diterjunkan juga diperintahkan untuk mengambil semua data perusahaan mulai dari seluruh batang sawit yang sudah ditanam, asal mendapatkan bibit hingga jumlah karyawan yang bekerja. “Kami datang hanya untuk memastikan agar mereka tidak melang-

gar isi surat yang sudah kami buat, kami juga mengambil data perusahaan,” kata Sahat. Tak hanya penanaman kembali yang dilarang, semua aktivitas termasuk merawat lokasi kebun kelapa sawit yang sudah 3 tahun tumbuh juga dilarang. Setidaknya hingga PT HI melengkapi semua syarat perizinan. “Kami akan imbau agar perusahaan mengikuti aturan yang berlaku, selagi izin itu belum keluar, lebih baik jangan dulu ada aktivitas perkebunan ataupun di lokasi

perkebunan yang dilakukan,” kata Sahat. Sempat Ajukan Izin 2011 Pada 2011, PT HI sempat mengajukan pergantian izin dari lokasi perternakan penggemukan sapi menjadi lokasi perkebunan kelapa sawit. Namun Dishutbun mengambalikan permohonan tersebut karena berkas yang dikirimkan belum lengkap. Dishutbun juga sudah berulangkali menegur perusahaan untuk melengkapi berkas dan menghentikan terlebih dulu aktivitas perkebunan yang dilakukan. Hanya saja teguran Dishutbun tak diacuhkan. “Sekarang kami dalam masa penindakan tegas setelah kami lakukan teguran selama ini,” ujar Sahat. (qia)


CURUP POS CURUP Ikut Pilleg, Kades Wajib Mundur

32

Rakyat Bengkulu

CURUP – Menghadapi pelaksanaan pemilihan umum legislatif yang bakal digelar tahun 2014 ini, sejumlah pengurus partai politik peserta pemilihan umum mempertanyakan kejelasan aturan soal aturan pencalonan diri terhadap perangkat desa. Khususnya terkait aturan kepala desa atau perangkat desa yang harus mundur dari jabatannya untuk mencalonkan diri pada pesta demokrasi 2014 mendatang? Hal ini menjadi topik pembahasan utama dalam kegiatan sosialisasi Peraturan KPU Nomor 7 tahun 2013 tentang Pencalonan DPR, DPRD Provinsi, DPRD kabupaten/ kota di Sekretariat KPU Rejang Lebong (RL), belum lama ini.

Ketua KPU RL, Halid Saifullah, SH, MH menegaskan, kepala desa (kades) yang ingin ikut dalam Pileg 2014 mendatang, harus menyerahkan surat pengunduran diri disertai dengan surat pemberhentian dari Bupati RL paling lambat pada masa pemeriksaan hasil klarifikasi oleh KPU. “Sejauh ini kami belum mengetahui siapa saja calon yang termasuk dalam perangkat desa tersebut. Untuk mengetahui siapa saja calon legislatif yang masih berstatus sebagai kepala desa atau perangkat desa kami akan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah RL. Peraturan KPU No 7 tahun 2013 ini hanya menyebutkan kepala desa atau perangkat desa saja , kita belum mengetahui kejelasan soal perangkat desa

itu,” jelas Halid. Sementara itu, salah satu bakal calon legislatif dari Partai PPP yang saat ini masih menjabat sebagai Kepala Desa Duku Ulu Kecamatan Curup Timur, Mulyadi BJ mengatakan, dirinya bersedia mundur sebagai kepala desa jika benar-benar menjadi syaratnya. “Niat saya sudah bulat untuk ikut maju dalam bursa Pilcaleg 2014 mendatang. Jadi saya siap jika harus mengundurkan diri,” tegas Mulyadi. Sementara, Kepala Dinas BPMPD RL, Mohammad Rizal melalui Kabid Pemerintahan Desa (Pemdes), Eddi Sujono menjelaskan, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomot 72 tahun 2005,

(0732) (0732) (0732) (0732) (0732)

Minggu, 24 Maret 2013

pasal 16 poin (a), kepala desa memang dinilai harus mundur dari jabatannya agar dapat mengikuti segala aktivitas kegiatan sebuah partai politik. Pasalnya, dalam peraturan itu menyebutkan bahwa kepala desa dilarang menjadi pengurus partai politik. Ditambah lagi pada pasal 17 yang menyebutkan kepala desa bisa berhenti atas dasar meninggal dunia, mengundurkan diri dan diberhentikan. “Itu berarti, kepala desa dibenarkan menjadi caleg tetap harus mundur dari jabatannya dulu. Dalam Pasal 16 dan 17 Permendagri nomor 71 tahun 2005 juga menegaskan perihal tersebut,” ungkap Eddi.(cuy)

Pemda Harus Punya Grand Design

TELEPON PENTING Polres RL RSUD Curup Pol PP dan PBK PLN PDAM

21440 23338 21113 123 21532

Talkshow Hari Air se Dunia

Kesehatan Cegah Penularan IMS BERBAGAI upaya untuk mencegah penularan penyakit Infeksi Menular Seks (IMS) terus dilakukan. Salah satunya dengan cara penjaringan dan pemeriksaan secara rutin di berbagai kesempatan dan kegiatan. Diungkapkan Kepala Klinik IMS Rejang Lebong (RL), dr. Nora Martaleti, kegiatan cek darah untuk mengetahui seseorang tertular atau tidaknya penyakit kelamin berbahaya ini telah rutin dilaksanakan. Bahkan, pihaknya kerap mendatangi berbagai kelompok beresiko untuk melakukan tes tersebut. “Hal ini juga dilakukan selain untuk mendeteksi penularan penyakit kelamin berbahaya juga untuk mendeteksi penularan HIV /AIDS terhadap semua kalangan,” kata Nora. Nora juga mengatakan, warga yang melakukan tes darah bisa segera mengetahui hasilnya. Sebab, tes darah yang dilakukan hanya membutuhkan waktu yang relatif singkat yaitu sekitar 20 menit. “Jika kita lakukan tes darah sendiri akan memakan biaya yang cukup besar sekitar Rp 300 ribu. Tetapi, melalui klinik IMS dan kegiatan jemput bola ini, warga tidak dikenakan biaya sedikitpun alias gratis,” ujar Nora. Untuk itu, Nora mengimbau agar warga tidak segan-segan dan khawatir untuk memeriksakan darahnya. Sebab, indetitas warga peserta tentu akan dilindungi. Untuk mendapatkan layanan ini, warga bisa mendatangi Puskesmas Curup, atau mendatangi setiap kegiatan bhakti sosial yang dilakukan oleh TP PKK RL dan Pemerintah Kabupaten RL. “Ini demi kesehatan kita semua. Jangan takut untuk mengetahui diri kita terjangkit atau tidak penyakit kelamin berbahaya. Apalagi, kami juga melakukan pengobatan jika telah mengetahui warga tersebut terjangkit penyakit atau tidak,” tegas Nora.(cuy)

TUSDA/RB

PROGRAM PRODUKTIF: Gubernur beserta Bupati melepaskan benih ikan di Danau Bermanei dan memperagakan cuci tangan pakai sabun sebagai kampanye kesehatan.

Manfaatkan Pekarangan Rumah Untuk Kebutuhan Sehari-hari CURUP – Gubernur Bengkulu, H. Junaidi Hamsyah, kemarin (23/3) secara resmi mendeklarasikan program pemanfaatan pekarangan rumah di Desa Tasikmalaya Kecamatan Curup Utara Kabupaten Rejang Lebong (RL). Dengan memanfaatkan pekarangan rumah secara maksimal, menurut Junaidi dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari satu keluarga. “Jumlah penduduk setiap tahunnya bertambah dan luas wilayah kian menyempit. Kita harus berpikir bagaimana mengatasi pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari tanpa menghabiskan biaya yang mahal. Salah satunya dengan memaksimalkan program pemanfaatan tanaman pekarangan rumah sebagai sentra produksi tanaman dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” ungkap

Junaidi. Menurut Junaidi,bayangkan jika setiap rumah mulai sekarang menanam 2 batang pisang jantan dan pisang betina. Dalam tempo yang tidak begitu lama bisa dipanen hasilnya dan itu sudah bisa untuk keperluan lain. “Yang saya sebut baru tanaman pisang, sementara di RL ini tanah dan iklimnya cukup mendukung untuk berbagai jenis tumbuhan,” imbuhnya. Melalui program ini, Junaidi berharap dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat di seluruh Provinsi Bengkulu dalam memenuhi kebutuhan hidup seharihari. Namun demikian, ia juga berharap besar adanya perubahan pola hidup atau gaya hidup masyarakat dari konsumtif menjadi produktif. “Pola hidup yang harus kita paha-

mi dulu. Beralih dari konsumtif ke produktif. Saya yakin, dengan pola hidup produktif, tidak aka nada masyarakat yang merasa kekurangan atas kebutuhan sekunder maupun primer,” jelas Junaidi. Junaidi menegaskan, pemerintah mendukung penuh program pemanfaatan tanaman pekarangan rumah sebagai stimulus bagi masyarakat dari masyarakat yang konsumtif menjadi masyarakat yang produktif. Usai resmi melaunching program ini, Junaidi didampingi Bupati H. Suherman serta rombongan melakukan peninjauan tanaman pekarangan kelompok binaan masyarakat Desa Tasikmalaya. Kegiatan dilanjutkan dengan restoking ikan di Danau Bermanei serta kampanye kesehatan cuci tangan pakai sabun.(cuy)

CURUP – Memperingati Hari Air se Dunia, Mahasiswa Pecinta Alam (Mapasta) STAIN Curup menggelar talkshow bertema pelestarian air untuk kehidupan manusia, di ruang Pola Pemda Rejang Lebong (RL), kemarin (23/3). Talkshow yang dikemas dalam bentuk diskusi ini menyimpulkan sebuah kesepakatan yang mendesak pemerintah RL, baik itu eksekutif maupun legislatif agar menyusun grand design yang mengatur tentang tata guna pengelolaan dan pemanfataan air. Hasil talkshow ini dituangkan dalam bentuk kesepakatan yang dibubuhi tanda tangan para pemateri hingga peserta talkshow. Selanjut, kesepakatan tersebut akan diserahkan ke pemerintah, DPRD RL serta sejumlah pihak terkait. “Kalau tidak ada kendala, Senin besok kami akan menyerahkan hasil kesepakatan ini kepada Pemda RL, DPRD RL, TNKS, Kehutanan dan dinas terkait, agar segera menindaklanjuti poin-poin kesepakatan ini,” kata Ketua Panitia Kegiatan, Al Fajrin. Ditegaskannya, tujuan dari kegiatan talkshow tersebut untuk mengajak semua pecinta alam, generasi muda serta seluruh masyarakat RL untuk lebih memperhatikan kelestarian air. “Tanpa disadari, kondisi air di wilayah RL sudah patut untuk diperhatikan secara serius oleh pemerintah daerah. Memang kebutuhan air kita mencukupi, tapi kualitasnya kurang, seperti

sungai wilayah kota cukup yang mulai tercemar, dan PDAM yang sering macet dan berbau,” ungkap Al Fajrin. Sementara itu, 4 pemateri yakni Ketua Komisi II DPRD RL, Zulkarnain Thaib, SH, Kabid Pengelolaan TNKS wilayah III Bengkulu-Sumsel, Ir. Donal Hutasoid, ME, Pemerhati Lingkungan, Robert Rio Tinto, M.Sc dan Direktur Warsi Bengkulu, Nurcholis Sasro menekankan, dalam pengelolaan air di wilayah RL, pemerintah harus jeli memperhatikan kebutuhan utama bagi masyarakat setempat. Sisanya, baru dapat dikomersialisasikan. “Saat ini tidak hanya di RL. Provinsi Bengkulu secara umum, sudah selayaknya kita memproteksi cadangan air, supaya mampu memenuhi kebutuhan air dimasa yang akan datang,” ujar Nurcholis. Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga RL, Makhran mengungkapkan, cukup apresiasi dengan kegiatan positif yang dilakukan oleh Mapasta STAIN Curup dan pecinta alam RL. “Masalah air memang sangat krusial. Air adalah sumber kehidupan manusia. Bayangkan saya kalau nanti seluruh air di muka bumi ini tercemar, jadi kegiatan seperti ini sangatlah positif,” ungkapnya. Pantauan RB, talkshow ini dihadiri ratusan Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala), Siswa Pecinta Alam (Sispala), Kelompok Pecinta Alam (KPA) serta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Organisasi Siswa Intra Sekolah (Osis) se Kabupaten RL.(cuy)

50 persen Warga RL Belum Punya Akta Kelahiran CURUP – Wajar jika pemerintah Kabupaten Rejang Lebong (RL) harus mengambil langkah konkrit ketika memperjuangkan pembuatan akta kelahiran bagi sejumlah calon jemaah haji (CJH) lanjut usia yang belum memiliki akta kelahian. Pasalnya, sekitar 50 persen masyarakat RL ternyata belum memiliki akta kelahiran. DPRD Rl pun telah merencana-

kan pembahasan untuk menganggarkan masyarakat RL dalam pembuatan akta kelahiran. Sebagaimana diungkapkan Ketua Komisi I DPRD RL, H. Buyar, S.Ag, pihaknya akan memperjuangkan anggaran untuk membantu warga miskin, pencari kerja hingga CJH yang belum memiliki akta kelahiran. “Berdasarkan laporan Dinas

Dukcapil kepada DPRD, sebanyak 50 persen penduduk kita belum memiliki akta kelahiran. Untuk itu, kedepan kami harap Dukcapil RL segera mengajukan usulan kepada kita untuk melaksanakan kegiatan program pembuatan akta kelahiran bagi 2.000 penduduk secara gratis,” ujar Buyar. Sementara untuk diketahui, Kepala

Dinas Dukcapil RL, Santoso, SH mengatakan, berdasarkan aturan jika anak sudah melewati umur 1 tahun maka penerbitan akta kelahiran harus menjalani sidang. “Masyarakat secara umum kita harapkan segera ke dinas dukcapil untuk pengurusan akta kelahiran sebelum anak berusia 1 tahun,” jelas Santoso belum lama ini.(cuy)

TUSDA/RB

LESTARIKAN AIR: Sebagai bentuk komitmen, narasumber serta perwakilan peserta talkshow hari air se dunia menantangani pernyataan sikap.

24 Maret 2013  

Rakyat Bengkulu Online