Page 4

KAMIS

Rakyat Aceh

6 SEPTEMBER 2012

GAMPONG U GAMPONG

YUDISIUM : Sebanyak 84 mahasiswa/ i Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala, mengikuti yudisium fakultas, Selasa (4/9) oleh Dekan Fakultas Teknik Dr Ir Marwan. Sementara Rektor Unsyiah, Prof Dr Ir Samsul Rizal, M. Eng akan mewisuda 900-an mahasiswa/i, Kamis (6/9) di gedung ACC Prof. Dr. Dayan Dawood, MA Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. RAKYAT

ACEH-IDRIS

BENDUNG.

Dana Deposito Harus Segera Ditarik ACEH UTARA- Pemkab Aceh Utara didesak segera selesaikan masalah aset yang ada di KotaLhokseumawe.Pasalnyasejauhinibelum adakeputusanantarakeduabelahpihak menyangkut persoalan itu. “Pemkab Aceh Utara dan Pemko Lhokseumaweharussegeramenyelesaikanmasalahaset tersebut. Tentunya penyelesaian dapat dilakukansecarakomperhensif,”ucapKetuaYayasan Mitra Rakyat Abadi (Yamira), Fauzi Abu Bakar kepadawartawankoranini,Selasa(4/9). Lanjutnyagantirugiasettentunyasangatpent-

ingbagikeduadaerah. Apalagi AcehUtarayang harusmembangunperkantoranibukotadiluar Kota Lhokseumawe. Terkait hal ini, Ketua Komisi C DPRK Aceh Utara,Azharimembenarkanpermasalahanaset hinggakinibelumterselesaikan.Padahalsejumlah pertemuan dan pembahasan telah dilakukankeduadaerah.Kondisiinimenurutnyatidakbolehdibiarkanberlarut-larutdanharussegeradiselesaikan. Menurut Ketua Komisi C, ada tiga hal yang perlu dilakukan oleh pemerintah Aceh Utara

dalamwaktudekatantaralain,penyelesaianaset AcehUtarayangadadiKotaLhokseumawe,aset Kapal Marisa yang terdampar serta penarikan segera dana kasus deposito yang telah punya keputusantetap(inkrah,red). “Penyelesaian kapal marisa harus segera dilakukan oleh pemerintah daerah. Sebab rekomendasi tim telah diberikan kepada pemerintah dan harus dilanjutkan. Kalau tidak maka kondisikapalyangdibelipakaiuangAPBKakan terusrusakdan penyusutannilai,”ungkapAzhari yang akrab disapa Tgk Cage.(agt)

DPRK Acut Bentuk Pansus HGU NOMOR PENTING PELAYANAN DAN PENGADUAN PLN ACEH UTARA/LHOKSEUMAWE UNIT LAKA POLRESTA POS LAKA CUNDA PEMADAM UGD RSU PMI UGD RSU CUT MEUTIA UGD RSU KESREM UGD RSU SAKINAH

: 0645 43159 :085275889952 :0645 43198 :0645 7004113 :O645 43012 :O645 46334-46222 :0645 47010 :0645 45532

LHOKSUKON- DPRK Aceh Utara akhirnya membentuk Pansus Hak Guna Usaha (HGU), dana dalam waktu dekat pansus tersebut mulai bekerja. Sebelumnya DPRK banyak mendapat keluhan dan laporan dari masyarakat tentang persoalan HGU. “Ada lahan desa dan tanah adat yang sudah diserobot oleh perusahaan pemegang HGU. Untuk itulah, kami di lembaga dewan melakukan pembahasan dan rapat menyangkut hal ini. Hingga akhirnya kami memutuskan untuk membentuk pansus,”ucap Rajuddin anggota DPRK Aceh Utara kepada wartawan koran ini. Sambungnya, usulan pembentukan pansus

HGU itu telah disetujui oleh pimpinan dewan. Bahkan dalam waktu dekat pansus akan melaksanakan tugasnya. “Pembentukkan Pansus HGU telah disetujui pimpinan,” kata Rajuddin. Lebih jauh dijelaskan, permasalaan Hak Guna Usaha (HGU) di Kabupaten Aceh Utara dirasakan sangat mendesak untuk dievaluasi. Sejauh ini keberadaan HGU dirasakan tidak membawa manfaat bagi daerah atau masyarakat. Bahkan selama ini, terkesan pengelolaan HGU sangat tidak transparan. Sehingga dikhawatirkan nantinya dapat terjadi konflik dalam masyarakat. Apalagi selama

ini banyak HGU yang tidak aktif dan juga tidak memberikan kontribusi kepada daerah. Katanya, saat ini pemerintah sedang menggarap keberhasilan program revitalisasi. Yakni program perkebunan rakyat seluas 8.500 hektar untuk dua komoditi, yakni sawit dan coklat. Sementara itu, Ketua DPRK Aceh Utara, Jamaluddin Jalil membenarkannya telah menyetujui pembentukkan pansus. Ia menilai persoalan HGU sangat urgen untuk segera dievaluasi. Ini menyangkut lahan masyarakat dan kepentingan daerah terhadap pemanfaatan lahan. (agt)

ZUBIR/RAKYAT

ACEH

GUBUK REOT: M Yusuf (62) duduk di samping gubuk reotnya, Rabu (5/9). Kini, sudah memiliki rumah baru dari bantuan duafa Provinsi Aceh.

Warga Cot Ue Sibak Terima Rumah Duafa LHOKSUKON- Setelah sekian lama menghuni di gubuk reot. M, Yusuf (62) dan Maimunah (49), keduanya adalah warga Cot Ue Sibak, Lhoksukon, Aceh Utara akhirnya terima rumah bantuan duafa dari Provinsi Aceh. Terealisasinya rumah bantuan tersebut tak terlepas dari bantuan insan Pers. Rabu (5/9). M, Yusuf saat dijumpai media ini di rumahnya mengatakan, ia sangat berterima kasih kepada rekan wartawan yang telah bersusah payah mengajukan permohonan proposal kepada dinas terkait. Karena sebelumnya ia pernah mengajukan proposal tapi tidak pernah terealisasi. “Alhamdulillah, saya ucapkan terima kasih, yang pertama sekali kepada wartawan dan Pemerintah yang telah memberikan kami rumah bantuan. Kalau tidak diberikan rumah bantuan, mungkin sampai meninggal kami masih tetap menghuni di rumah seperti ini,” ucapnya dengan mata berair.(zubir)

Pupuk Langka di Tingkat Distributor KUTA MAKMUR-Para Petani Kelapa Sawit di Kecamatan Kuata Makmur, Aceh Utara mengeluh kelangkaan pupuk. Kondisi tersebut, berdampak pada pertumbuhan sawit yang saat ini masuk masa panen. “Kami sangat susah mendapatkan pupuk di unit distributor, sementara saat ini buah sawit masuk masa panen,kebutuhan pupuk begitu banyak,” kata Razali (45), petani Sawit di Kecamatan Kuta Makmur, kepada koran ini, kemarin (4/9). Ia juga mengeluhkan, mahalnya harga pupuk urea yakni Rp 15 ribu sampai Rp 20 ribu. Bahkan terkesan harganya semakin tinggi saat masuk musim panen. “Kami harap pemerintah mencari solusi atasi persoalan ini,” ujarnya. (nopal)

KRING......! Sampaikan aspirasi anda langsung ke Harian

Rakyat Aceh menyangkut persoalan perkotaan, pedesaan, Ekonomi, Sosial, Budaya, Politik, Hukum atau halhal yang dianggap penting untuk disampaikan. Kirimkan keluhan anda untuk kami sampaikan kepada yang berkompeten ke alamat: Redaksi Harian Rakyat Aceh Perwakilan Lhokseumawe Jl. Baiturahim No 15 Lancang Garam atau melalui surat dan email rakyataceh.lhok@gmail.com Telp/Fax: 0645-42538 sertakan identitas lengkap.

Bisa juga kirimkan Via SMS ke

eh t Ac kya Ra

085380808001

Buat Jadwal Pertemuan Pimpinan Dayah 08521020xxxx, Salam Kenal Malikussaleh, Saya sampaikan kepada Bupati dan Wakil Bupati Aceh Utara, untuk mengundang seluruh pimpinan dayah dalam rangka pertemuan silaturrahmi untuk diskusi tentang bagaimana prospek dayah kedepan, jika bisa Selasa depan di pendopo Bupati Aceh Utara. Wslm.

Segera Dijadwalkan Pertemuan Diskusi Wakil Bupati Menjawab: Wakil Bupati Aceh Utara, Muhammad Jamil, mengatakan, dirinya mengucapkan terima atas masukan masyarakat itu untuk menggelar pertemuan antara Bupati/Wakil Bupati dengan Pimpinan Dayah. “Kami akan jadwalkan pertemuan diskusi itu untuk menerima masukan dan pandangan demi pembangunan Aceh Utara kedepan dengan pimpinan dayah,”ucapnya, seraya menambahkan, pada intinya Pemkab Aceh Utara akan terus membenahi kekurangan dari berbagai sektor secara bertahap. (arm)

EDISI RAkyat ACeh, Metro ACEh, 6 SEPTEMBER 2012  

RAkyat ACeh, Metro ACEh, bERIta Daerah , BAnda Aceh, Lhokseumawe, Langsa, Alas, Mallekusaleh, cakra donya, Leuser,

Advertisement