Issuu on Google+

Kendari Ekspres

SELASA

7 SEPTEMBER 2010

23-320C

Makassar Berawan 23-330C

Jakarta Hujan

24-320C

FOTO-FOTO: SABARUDDIN/KEPRES

2

2. Para penumpang mobil naas Cahaya Ujung dievakuasi ke RSUD Kolaka.

Cahaya Ujung Masuk Jurang, Dua Tewas KOLAKA, KEPRES - Mobil angkutan Cahaya Ujung DD 7550 AZ, masuk sungai pada kedalaman 10 meter di KM 16 Kolaka, Minggu (5/9) malam. Dua penumpangnya tewas dan puluhan penumpang lainnya luka-luka. Kecelakaan lalulintas yang menimpa bus Antar Kota Antarprovinsi (AKAP) ini berangkat dari Kendari lalu ke Tinanggea dengan tujuan

Entertain

Lebaran tanpa Pacar

SETIAP Lebaran, Marcella Zalianty beserta mama dan kedua adiknya selalu merayakannya di Jakarta. Tetapi tahun ini, mereka akan melewatkannya di Surabaya, Jawa Timur. Selain ingin merasakan suasana hari raya yang berbeda, dia dan keluarganya ingin menjenguk neneknya yang tinggal di Kota Pahlawan itu. ”Aku masih punya nenek di Surabaya. Jadi aku usul ke mama, tahun ini Lebaran di sana,” katanya. Lanjut Lebaran. . . ke Halaman 7

Gedung Baru DPR Tunggu Kepastian Ibu Kota JAKARTA, KEPRES - Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum mendukung wacana pemindahan ibu kota dari Jakarta ke tempat lain. Namun, kata dia, pemindahan itu harus direncanakan secara matang. “Itu solusi yang terbaik,” kata

Anas Urbaningrum

Hujan

ECERAN: Rp 3. 000

1. Mobil angkutan Cahaya Ujung tujuan Makassar jatuh ke sungai kedalaman 10 meter di jembatan KM 16 Kolaka.

NET

Kendari

Sumber: www. bmkg. go. id

1

Polemik

PRAKIRAAN CUACA HARI INI

http://www.kendariekspres.com

BERLANGGANAN: 081341521269

Marcella Zalianty

C M Y

Lanjut Gedung. . . ke Halaman 7

Ekspresi -

Cahaya Ujung Masuk Jurang, Dua Tewas Mau mudik, malah kecelakaan. Innalillahi wa inna ilaihi rajiun

-

Anggota Dewan Pelesian ke Jakarta Belanja lebaran, pakai honor dari APBD

Makassar, Sulawesi Selatan, melalui penyeberangan feri Kolaka-BajoE. Sebagian pe-numpangnya terdiri dari anak-anak. Dalam perjalanan, bus yang dikemudikan Bahar ini terjatuh ke dalam sungai tepatnya jembatan KM 16 Desa 19 Nopember Kolaka, setelah lebih dulu menerobos pagar jembatan. “Kejadiannya sekitar pukul 20.30 Wita,” kata

Kapolres Kolaka, AKBP Japriedi, kepada wartawan. Data yang diperoleh Kendari Ekspres di RSUD Kolaka, jumlah penumpang mobil naas tersebut sebanyak 51 orang dan dua penumpangnya tewas. Kedua penumpang tewas yakni Sube (60) dan Jamaluddin (35). Lanjut Cahaya. . . ke Halaman 7

Akbar Tandjung Safari di Pondidaha PONDIDAHA, KEPRES - Ketua Dewan Penasehat Partai Golkar, Akbar Tandjung, dalam rangkaian safari ramadhannya di Sultra dipusatkan di Pondidaha, tepatnya di halaman kediaman salah satu tokoh Partai Golkar Konawe, H Wuata Saranani. Kegiatan Safari Ramdhan Akbar Tandjung diawali dengan buka puasa bersama ratusan kader dan simpatisan Partai Golkar di Konawe, dilanjutkan shalat Maghrib, serta shalat Isya dan Tarwih berjamaah. Dalam sambutannya, Akbar

NET

mengajak pengurus dan kader Partai Golkar agar selalu meningkatkan silaturahmi, persaudaraan dan persatuan, sehingga Partai Golkar tetap solid. Dijelaskan Akbar, selama Ramadan 1431 Hijriyah ini, dirinya bersama Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie memang turun ke bawah melakukan Safari Ramadhan ke sejumlah daerah termasuk di Jatim. Itu merupakan salah satu bagian dari upaya untuk memenangkan Golkar pada PemiLanjut Akbar. . . ke Halaman 7

KENDARI, KEPRES - Badan Kehormatan DPRD Sulawesi Tenggara belum periksa 19 orang anggota legislatif. Terkait pengaduan Dewan Presidium Kamar Dagang dan Industri Nasional Daerah (Kadinda) Sulawesi Tenggara, belum lama ini. Hal ini dibenarkan Ketua Badan Kehormatan DPRD Sulawesi Tenggara, Yusran Silondae. “Kami

masih menelaah beberapa aturan yang mengatur tentang anggota dewan dan aturan tentang Kadin,” katanya, Senin (6/9).

Baca Juga! KOT A KEND ARI KOTA KENDARI Hasid Buka Borok Rekrutmen Tenaga Ahli Hal. 9 SUL TRA EKSPRES SULTRA PNS Konsel Hanya Diliburkan Lima Hari

Hal. 15

3. Puluhan penumpang Cahaya Ujung mendapatkan pertolongan di RSUD Kolaka.

Polisi Dalami Perampokan di Poleang KASIPUTE, KEPRES - Polisi Resort (Polres) Bombana masih mendalami kasus perampokan rumah warga Dusun Pangbangpua, Kelurahan Barangga, Kecamatana Poleang, Kabupaten Bombana pada Selasa (31/8). Pendalaman kasus ini dilakukan untuk mengetahui modus kejadian yang menimpa korban suami istri yang diketahui bernama Kundo 50 th dan Sitti 50 th. Hal ini disampaikan Kasat Reskrim Polres Bombana AKP Moh Sioti pada Kendari Ekspres, Senin (6/9). Menurut Sioti, pihaknya masih kesulitan menyimpulkan kasus tersebut. Pasalnya, pada peristiwa itu pihaknya belum menemukan saksi-saksi yang bisa dijadikan sumber keterangan terhadap peristiwa tersebut. “Kasus ini, sementara masih dalam penyelidikan. Kami juga kesulitan menemukan saksi-saksi. Pasalnya, rumah korban terletak jauh dari keramaian sekitar 10 km dari jalan poros. Tetangganya sangat berjauhan. Jadi, selain pengakuan korban, sementara belum ada Lanjut Polisi. . . ke Halaman 7

Akbar Tandjung

Penipu Berkedok Praktik Gandakan Uang

BK Belum Periksa 19 Anggota Dewan XTerkait Pengaduan Dewan Presidium Kadin

3

Kurang lebih ada enam aturan yang tengah dikaji. Diantaranya, UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang pemerintah daerah, UU Nomor 27 Tahun 2009 tentang susunan kedudukan DPR, PP 16 Tahun 2010 tentang tata tertib DPRD, UU Nomor 1 Tahun 1987 tentang Kadin, Anggaran dasar dan anggaran rumah tangga Kadin dan Kepres 16 Tahun 2006 tentang AD/ART Kadin. “Aturan ini disandingkan untuk melihat ada pelanggaran atau tidak

KENDARI, KEPRES - Seorang insinyur ditipu penipu berkedok kyai sakti pengganda uang. Tololnya, sudah tahu ditipu sekali, warga Kelurahan Kemaraya, Kendari ini masih menerima orang lain lagi yang menawarkan penggandaan uang dengan modus yang sama. Tahir, nama korban, harus kehilangan uang Rp 125 juta. Penghubung dalam kasus ini, Butuh Hamid Malaka, 43 th, warga Kelurahan Bonggoea, Kecamatan Poasia, Senin (6/9), berhasil diamankan di Mapolresta Kendari. Dua tersangka utama, Kyai dan salah satu dukun sakti di Sultra berinisial RSK masih dalam pegejaran polisi. Butuh Hamid Malaka tidak lain teman korban sendiri, mengaku kenal seorang kyai di Jakarta yang dapat menggandakan uang dua kali lipat dengan ilmu kebatinannya.

Lanjut BK. . . ke Halaman 7

Lanjut Penipu. . . ke Halaman 7

Anggota DPRD Selamat setelah Berdoa Menyinggung Air Kota Kendari Pelesiran ke Jakarta Kisah Mantan Bupati Gianyar yang Terseret Ombak Maut Bersama Istri

Warga Gianyar, Bali, Minggu (5/ 9) gempar. Anak Agung Gde Agung Bharata, mantan bupati di daerah itu, terseret ombak bersama istrinya, Nanik Mirna. Keajaiban pun terjadi. Bharata masih hidup meski lima jam terseret arus. Tetapi, sang istri tewas. Bagaimana peristiwa itu terjadi”

JPNN

lah musibah tersebut. Saat itu mereka sedang melintasi loloan (muara sungai) Pantai Sidayu. Nanik Mirna bermaksud menye-

KENDARI, KEPRES - Luar biasa. Ditengah banyaknya persoalan yang dihadapi masyarakat Kota Kendari, 29 dari 30 anggota DPRD Kota Kendari, minus Suhadi yang sudah berbulanbulan ke Jepang, justru berbondong-bondong melakukan pelesiran ke Jakarta. Mereka ditemani Sekretaris DPRD Kota Kendari dan Kabag Keuangan DPRD Kota Kendari. Keberangkatan mereka bertepatan dengan finalisasi pembahasan APBD Perubahan tahun anggaran 2010. Pantauan jurnalis koran ini, Senin (6/9) siang, kantor DPRD Kota Kendari terlihat lengang. Tak satupun anggota dewan yang berkantor. Yang nampak hanyalah sejumlah pegawai Sekretariat DPRD Kota Kendari. “Semua anggota (dewan) lagi Bimtek (Bimbingan Tekhnik) ke Jakarta, sejak Jumat (3/9). Minus Suhadi. Kayaknya sebentar sore mereka pulang,” ungkap beberapa staf Sekretariat DPRD Kota Kendari yang ditemui koran ini, Senin (3/9).

Lanjut Selamat. . . ke Halaman 7

Lanjut Anggota. . . ke Halaman 7

SENTOT P,WAYAN P,- Gianyar

T

RAGEDI itu terjadi kemarin pagi. Saat itu, pukul 09.00 waktu setempat, Gung Bharata (panggilan akrab Anak Agung Gde Agung Bharata) sedang berjalan kaki di sepanjang Pantai Sidayu, Banjarangkan, Klungkung. Pria 61 tahun itu mengajak istrinya, Nanik Mirna, 59. Mereka didampingi Semara Yoga, ajudan Gung Bharata. Menurut beberapa kerabat, kebiasaan berjalan kaki pada pagi di tepian pantai itu biasa dilakukan

Petugas SAR saat melakukan pencarian kepada mantan Bupati Gianyar dan istrinya di di sepanjang Pantai Sidayu, Banjarangkan, Klungkung.

Bharata sejak dia menjabat bupati Gianyar (2003?2008). Dan, kebiasaan itu tetap dilakukan pria yang saat ini menjadi anggota DPRD Bali tersebut. Ketika sedang menyusuri pantai, 30 menit berselang, terjadi-

C M Y


cover17_9_7