Page 1

Sustainable Living • 1


Meningkatnya jumlah sampah sudah menjadi hal yang biasa kita dengar di seluruh dunia, terutama sampah-sampah anorganik yang sangat sulit untuk terurai dan merugikan lingkungan. Hal ini, tidak hanya mengganggu keberlanjutan lingkungan akan tetapi keberlanjutan kehidupan manusia yang baik. Dengan booklet ini kami mengharapkan kalian, agar dapat ikut berpartisipasi dalam menjaga keberlangsungan bumi yang kita tempati ini.

ii • Sustainable Living


2-3

6-9

Beach Clean Up!

Sustainable Project

10 - 12

13

Pulau Damar, Jakarta

Second Life Warung Pengepul Kayu, Bandung

Limbah Menjadi Energi: Amager Resource Center (ARC) - CopenHill, Bjarke Ingels Group

Sustainable Living • iii


Diagram persentase jumlah sampah di Indonesia iv • Sustainable Living


Sustainable Living • 1


Beach Clean Up! Beach Clean Up Jakarta merupakan kegiatan ramah lingkungan yang mengajak orang untuk berpartisipasi dalam membersihkan pantai-pantai di Jakarta yang tercemar oleh sampah-sampah dari laut. Sampahsampah yang mencemari pantai merupakan sampah yang tidak dapat terurai seperti sampah plastik. “Jumlah sampah yang terkumpul satu orangnya bisa 3/4 karung sampah, bahkan total keseluruhan sampah yang terkumpul mencapai 500 kg� ujar Diaz selaku relawan yang mengikuti Beach Clean Up Jakarta di Pulau Damar waktu itu. Sampah yang sudah terkumpul akan diserahkan kepada pihak ke-3 untuk di daur ulang.

Pulau Damar, Jakarta

2 • Sustainable Living


“Saya sadar bahwa tindakan kecil seperti membuang sampah jika dilakukan dalam skala besar akan sangat memberi impact. Akhirnya saya berusaha untuk setidaknya mengurangi penggunaan sampah plastik dan berusaha untuk membuang sampah pada tempatnya� ujar Diaz kembali.

Program ini merupakan program annual yang melibatkan relawan yang ingin terlibat dalam pembersihan pantai di sekitar Jakarta. Biasanya diadakan kurang lebih 3 bulan sekali di lokasi pantai yang berbeda-beda. Untuk mengikuti acara ini, dapat dilakukan melalui proses pendaftaran secara online pada website Beach Clean Up Jakarta.

foto oleh Diaz Syahputra

Sustainable Living • 3


4 • Sustainable Living


Sustainable Living • 5


Sustainable Project:

Gerakan kecil untuk menyelamatkan dunia

1. Cigarwaste Isu yang diangkat merupakan fenomena yang sering terjadi di masyarakat umum, yaitu maraknya pembuangan puntung rokok sembarangan dan dapat diketahui bahwa puntung rokok yang dibuang sembarangan dapat mencemari lingkungan. Berdasarkan isu tersebut, Pelajaran: sampah rokok dpt mencemari lingkungan impact: pengumpulan puntung rokok meskipun hanya sebagian kecil dr sampah yg ada namun memberikan dampak besar krn dpt sekaligus menyadarkan org2 utk tdk membuang sampah sembarangan, untuk membantu menjaga lingkungan pertama2 dpt dimulai dr diri sendiri dulu

Project oleh Carrissa Kristanti, Chelsea M Sharon, Finka Soelistyo, Kelly Josephine, Martha Aurelia, Sharin Alisya

6 • Sustainable Living


2. Environmental Saver Bottle Cleaner Banyak orang yang lebih memilih menggunakan botol sekali pakai dibandingkan dengan tumblr karena kemalasan untuk mencuci ulang botol minum atau tumblr yang mereka miliki. Padahal dengan menggunakan botol atau tumblr sangat membantu untuk mengurangi sampah plastik atau sampah tempat minum sekali pakai.

Project ini mengatasi masalah tersebut dengan membuat suatu ‘cleaning supply’ yang ramah lingkungan bernama ESBOCLE (Environmental Saver Bottle Cleaner). Hal ini adalah salah satu upaya untuk mengurangi penggunaan botol minum sekali pakai yang diharapkan dengan promosi kepada sesama mahasiswa kampus, maka penggunaan pembersih botol ini dapat efektif dipakai dan membantu kebiasaan sustainable living dari diri kita sendiri.

Project oleh Alel Cipta, Clement Jonathan, Dhafin Andhika, Favian Rifqy, Glory Septa

Sustainable Living • 7


3. Kertas Bekas Pengganti Plastik Banyak orang yang lebih memilih menggunakan botol sekali pakai dibandingkan dengan tumblr karena kemalasan untuk mencuci ulang botol minum atau tumblr yang mereka miliki. Padahal dengan menggunakan botol atau tumblr sangat membantu untuk mengurangi sampah plastik atau sampah tempat minum sekali pakai. Project ini mengatasi masalah tersebut dengan membuat suatu ‘cleaning supply’ yang ramah lingkungan bernama ESBOCLE (Environmental Saver Bottle Cleaner). Hal ini adalah salah satu upaya untuk mengurangi penggunaan botol minum sekali pakai yang diharapkan dengan promosi kepada sesama mahasiswa kampus, maka penggunaan pembersih botol ini dapat efektif dipakai dan membantu kebiasaan sustainable living dari diri kita sendiri.

Project oleh Athaya Deastianda, Brian Sunardi, Devina Adisesha, Gibran Ramadhan, Millennian Adriansyah Karinda, Vincentius Jason

8 • Sustainable Living


4. Pemanfaatan Limbah Kertas Kehidupan sehari-hari kita tidak dapat terlepas dari penggunaan kertas sebagai material utama dalam melakukan berbagai kebutuhan aktivitas. Kertas merupakan material yang diciptakan dari kayu, sehingga meningkatnya penggunaan kertas maka meningkat juga kebutuhan untuk memotong pohon. Penggunaan kertas yang berlebihan dapat memberikan dampak buruk terhadap lingkungan sekitar dan menciptakan kebiasaan yang boros terhadap sumber daya alam.

Seringkali kita sebagai konsumen melihat sebuah produk buku tidak hanya karena kebutuhan namun hanya untuk keinginan atau kepuasan sementara karena tampilannya yang menarik tanpa memikirkan dampak kedepannya. Isu ini yang diangkat dari project ini untuk meningkatkan kepedulian orang-orang agar tidak perlu menggunakan kertas baru untuk hanya keperluan yang tidak dibutuhkan.

Pemanfaatan kembali limbah kertas yang dijadikan notebook menjadi solusi yang ditawarkan oleh kelompok ini, dengan menggunakan kertas yang sudah tidak digunakan dan dimanfaatkan sebagai notebook dapat mengurangi kebiasaan membeli dan mengurangi kebiasaan yang konsumtif karena membeli buku baru secara berlebihan dapat merusak lingkungan. Dengan menciptakan notebook dari limbah kertas memberikan harapan dengan gerakan ini orang-orang dapat menyadari isu dan dapat mengurangi perilaku konsumtif secara berlebihan untuk membeli buku baru.

Project oleh Anastasya Dwita, Ilona Beatrix, Juan Stefano, Maria Veliana, Rizqi Kuntohadi

Sustainable Living • 9


Warung Pengepul Kayu atau yang biasa disingkat WPK merupakan sebuah kafe yang berlokasi di Jl. Pagarsih nomor 319, Kota Bandung. Nama Warung Pengepul Kayu sendiri diadaptasi oleh latar belakang kawasan dimana kafe tersebut didirikan. Dulu, masyarakat pada kawasan tersebut sebagian besar berprofesi sebagai pengepul kayu, termasuk pemilik kafe dan juga kontraktor WPK, yaitu Bapak Toni. Profesi pengepul kayu yang menjadi profesi mayoritas pada kawasan, menginspirasi nama dan desain bangunan.

Uniknya, kurang lebih 90% dari material bangunan Warung Pengepul Kayu memanfaatkan material daur ulang, baik dalam desain arsitektur maupun kebutuhan interior. Contohnya seperti pengolahan fasad bangunan menggunakan material kayu bekas yang yang masih sangat kokoh namun terpotong kecil-kecil sehingga tidak layak untuk dijual dipasaran. Penutup atap bangunan dan material bata juga merupakan material bekas. Untuk bagian interior bangunan, lampu, kursi, dan meja juga menggunakan material daur ulang.

Second Life:

Warung Pengepul Kayu Warung Pengepul Kayu, Bandung

10 • Sustainable Living


“Awalnya gagasan konsep bangunan tidak mengarah kesana, tiba-tiba hasil akhirnya mengarah pada konsep berkelanjutan karena memanfaatkan material daur ulang” ujar Pak Pri selaku arsitek yang mendesain WPK. “Konsep sustainable tidak direncanakan, melainkan dijadikan spirit bangunan tersebut. Bukan barang menjadi barang tetapi menjadi fungsi kedua” lanjut Pak Pri. Konsep ini memberikan kesempatan bagi Warung Pengepul Kayu untuk ikut serta dalam Pameran Bandung Design Biennale dengan tema Second Life.

Sustainable Living • 11


“Menariknya disitu kita bisa bermain dengan banyak hal, dengan cerita, konsep dan pemikiran�

Warung Pengepul Kayu, Bandung

12 • Sustainable Living


Amager Resource Center (ARC) CopenHill, Bjarke Ingels Group

Sumber: Google

Bangunan yang diresmikan pada tanggal 30 Maret 2019 ini di desain oleh firma arsitek asal Denmark, Bjarke Ingels Group dan firma arsitek lansekap SLA. Nama lain dari bangunan ini adalah ‘Amager Bakke’. Bangunan ini berfungsi sebagai pembangkit listrik, dengan sistem pengolahan limbah menjadi energi. Sisi unik dari bangunan ini adalah terdapat area bermain ski dengan lansekap penghijauan yang didesain sedemikian rupa untuk memanfaatkan bagian atap bangunan. Bangunan ini diklaim memproduksi air bersih lebih banyak dari penggunaannya dan turut berperan serta dalam ambisi Copenhagen untuk mengimplementasikan kampanye bebas sampah.

Sustainable Living • 13


Langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak kepada dunia. Maka, cara hidup berkelanjutan dapat dimulai dengan mengubah diri sendiri. Langkah-langkah kecil dan mudah ini tidak sepele, karena ia akan membawamu ke perubahan lain yang lebih besar. One small thing leads to another big thing.

Jadi, apa sustainable living menurut kamu? Apa langkah kecil hidup berkelanjutanmu hari ini?

14 • Sustainable Living


Tim Penyusun Anatasha Meigatha Jerrick Makani Mas Reva Muhammad Ariq Naufal Pininta Taruli Raisha Alifia Pembimbing Ari Ani Mandala, S.T., M.T.

Sustainable Living • 15

Profile for raisha alifia

one small thing  

one small thing  

Advertisement