Issuu on Google+

RADAR SULBAR RABU, 8 FEBRUARI 2012

Pertama & Terbesar di Sulawesi Barat

www.radar-sulbar.com Tercepat dalam Menyajikan Berita

Rp 3.000

Pemprov Kembangkan Demplot Level Dunia

Baca Hal 15 Infotainment Main Film Bareng Sule

MAMUJU -- Pemprov Sulbar masih terus serius dalam mengembangkan komoditas kakao di daerah ini. Tidak tanggung-tanggung, Pemprov Sulbar yang bekerja sama sebuah perusahaan internasional, PT Nestle, mengembangkan sebuah demplot berlevel dunia di Mamuju. Demplot tersebut berfungsi sebagai pusat pengembangan kakao serta pelatihan petani Sulbar. Ada tiga jenis kakao yang dikembangkan yaitu sambung pucuk dari kakao yang masuk pada Gernas Pro-Kakao tahun 2009, penanaman kakao melalui biji, serta kakao dari bibit Somatic Embriogenesis (SE) dengan akar lurus dan akar bengkok.

PK Obed Cs

Mendagri Tunggu Fatwa MA

Baca HAL 7

HATI-HATI. Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh harus berhati-hati melewati jembatan pohon kelapa menuju demplot kakao di Desa Tadui Kecamatan Mamuju Sulbar, Selasa 7 Februari 2012.

FOTO-FOTO: RADAR/MUHAMMAD ALI AKBAR

Gamawan Fauzi

JAKARTA -- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) masih menunggu penjelasan dari Mahkamah Agung (MA) terkait putusan PK mantan Bupati Mamasa Sulawesi Barat Obednego Depparinding. "Saya sudah menulis surat kepada MA," ujar Mendagri Gamawan Fauzi di kompleks Kemendagri Jakarta, kemarin. Putusan PK (Peninjauan Kembali) dari MA tersebut dinilai Kemendagri masih memerlukan pendalaman. Khususnya terkait peluang Obed kembali menjadi bupati Mamasa. Baca HAL 7

Kaco & Puccecang Tukang Roti Seorang tukang roti yang bernama Puccecang lewat, depan rumah Kaco. Kaco memanggil tukang roti itu . Kaco : Ada roti apa aja? Puccecang: "Macem-macem, mas Kaco : Ini apa ' an, Ceng? puccecang: Ini nanas. Kaco : Kalo yang ini? Puccecang : Ini mah kelapa, Mas. Kaco : Nah, kalo yang ini??? puccecang: Kalo yang ini mah, srikaya Kaco : Rotinya mana, Ceng??? Dari tadi buah-buahan melulu???"

Kirim cerita lucu Anda ke radarsulbar01@gmail.com

47 Pejabat Polman Dimutasi REPORTER: DIAN A-AMRI M EDITOR: MAHBUB AMIRUDDIN

POLEWALI -- Bupati Polewali Mandar Ali Baal Masdar (ABM) memutasi 47 pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Polewali Mandar di Pendopo

Rujab Bupati Polman, Selasa 7 Februari. Dari 47 pejabat tersebut, 12 di antaranya menduduki jabatan eselon II sedangkan 35 yang lain memperoleh jabatan eselon III.

RADAR/AMRI MAKKARUBA

LANTIK. Bupati Polewali Mandar, Ali Baal Masdar melantik 47 pejabat eselon II dan III lingkup Pemkab Polewali Mandar, di Pendopo Rujab Bupati Selasa 7 Februari 2012.

Baca HAL 7

SBY Minta Pers Perhatikan Pemilu 2014 JAKARTA -- Dewan pers dan jajaran media massa diminta untuk mewaspadai politik uang jelang pemilu. Demikian dikatakan Ketua Dewan Pers, Bagir Manan, usai bertemu Presiden SBY di Jakarta, Senin 6 Februari. “Bahkan, beliau (Presiden SBY) mengingatkan agar pers perlu mulai diskusi soal pemilu,� kata Bagir, yang juga mantan Ketua Mahkamah Agung ini. Baca HAL 7

RANDY TRI KURNIAWAN/RM

TERIMA PANITIA HPN. Presiden SBY menerima panitia Hari Pers Nasional 2012. (Dari kiri) Ketua Umum PWI Pusat Margiono, Gubernur Jambi Hasan Basri Agus, Ketua Dewan Pers Bagir Manan dan Ketua SPS Dahlan Iskan.

Radar Sulbar Luncurkan Koran Elektronik Pertama di Sulbar MAMUJU -- Harian pertama dan terbesar di Sulawesi Barat, Radar Sulbar, kembali melakukan inovasi. Kali ini Radar Sulbar meluncurkan koran elektronik pertama di Sulbar atau yang sering disebut electronik Paper (ePaper). Konsep ePaper selama ini lebih banyak digunakan oleh perusahaan koran nasional, seperti Jawa Pos, Indopos, Kompas, Koran Tempo dan Media Indonesia. Sementara lokal Sulbar, ePaper Radar Sulbar merupakan koran elektronik pertama. Anda yang ingin menikmati ePaper Radar Sulbar sangat mudah caranya, yakni tinggal mengklik www.radar-sulbar.com. Baca HAL 7

Suara Hati Para Imigran yang Gagal Menyeberang ke Australia

Nekad Lari karena Takut Mati di Negeri Sendiri Oleh:

UNIK

Ujang YM-Sandy A.W Tasikmalaya

Segala cara dilakukan para imigran asal Timur Tengah untuk meninggalkan negerinya. Dengan modal seadanya, mereka mempertaruhkan nyawa demi menuju negara baru. RADAR TASIKMALAYA

RADAR/MUHAMMAD ALI AKBAR

ttttttttttttttttt

w w w. r a d a r - s u l b a r. c o m

ABID Ali mengatakan, kakek moyangnya berasal dari Afghanistan. Mereka kabur ke Pakistan karena negeri asalnya terus dilanda peperangan. Siapa sangka, kondisi Pakistan juga tidak nyaman. Sebagai penganut Syiah, Abid merasa nyawanya terancam. "Di Pakistan, kalau Syiah, Anda tidak dianggap muslim.

MENANGIS. Muhammad Hadi (kanan) dan Karrara Husein, dua imigran asal Afghanistan yang ditemui di Wisma Dewi Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat.

Karena itu, (orang Syiah) di sana dibunuh. Hal tersebut (membuat) saya lari untuk menemukan masa depan yang lebih baik," ujarnya saat dievakuasi di kawasan Cipatujah, Tasikmalaya, Jawa Barat, akhir pekab kemarin Tujuan Abid adalah Australia.

Bersama puluhan imigran lainnya dari Arab Saudi dan Iran, Abid berusaha mencapai Negeri Kanguru itu dengan kapal dari Pantai Cipatujah, Tasikmalaya. Sayang, usaha mereka gagal. Baca HAL 7

redaksi: 0426-22138 - email: radarsulbar01@gmail.com

2

Ekonomi

RADAR SULBAR Rabu, 8 Februari 2012 PANC A KAR YA PEMBANGUNAN SULA WESI BARA T PHASE II ANCA KARY SULAWESI BARAT SEBA G AI KEBIJ AKAN S TRA TEGI PEMBANGUNAN PR O VINSI SULA WESI BARA T 20 1 1 - 20 16 KEBIJAKAN STRA TRATEGI PRO SULAWESI BARAT 201 201 SEBAG

1. Peningkatan Profesionalisme Aparatur ( personalcapatcy building) Pemerintahan Daerah Provinsi Sulawesi Barat 2. Peningkatan Kualitas dan Perluasan Ketersediaan Sarana dan Prasarana Ekonomi Vital 3. Peningkatan Promosi dan Kerjasama dengan Pihak Ketiga Baik dalam Negeri maupun Luar Negeri 4. Peningkatan Pemanfaatan Sumber Daya Alam 5. Pengembangan Pemerintahan yang Peduli Lingkungan H. Anwar Adnan Saleh Gubernur

H. Aladin S Mengga Wakil Gubernur

HP Launching 6 Tipe Laptop Terbaru

IDRIS PRASETIAWAN/FMC

PRODUK BARU. HP meluncurkan enam produk terbarunya di Pacific Place Jakarta, Selasa 7 Februari.

Pengiriman Pisang ke Kalimantan REPORTER: M SOLIHIN EDITOR: SUDIRMAN SAMUAL

MAMUJU -- Peluang bisnis komoditi pisang memang terbilang sangat besar. Hal tersebut terlihat dari jumlah pisang yang dikirim melalui Pelabuhan Fery Mamuju ke Samarinda Kalimantan Timur mencapai lima ribu tandan per hari. Jika potensi ini digarap dengan maksimal, tidak menutup kemungkinan komoditi pisang menjadi salah satu ikon andalan Sulbar. Tentunya hal ini memiliki alasan yaitu tanaman pisang sangat cocok tumbuh di

5 Ribu Tandan Per Hari seluruh tanah Sulbar. Salah seorang penyalur pisang ke Samarinda, Dahlan, saat ditemui mengungkapkan setiap hari pisang yang dikirim cukup laris. Bahkan ratarata pisang yang dikirim tersebut hanya dalam sehari hingga dua hari telah ludes dibeli masyarakat. "Pisang yang saya dikirim hanya dijual di kota Samarinda. Banyak masyarakat Samarinda yang menyukai pisang dari Sulbar, alasannya kualitasnya sangat baik," ungkapnya. Ukuran pisang Sulbar besar serta rasanya juga diakui lebih manis daripada pisang beberapa daerah lain. Sehing-

ga Dahlan yang sejak puluhan tahun menggeluti bisnis tersebut optmis jika komoditi ini dikembangkan dengan baik maka mampu menjadi peluang bisnis besar. Terpisah, seorang tokoh pemuda di Mamuju, Muh Amril Dg Marrui, mengakui prospek bisnis komoditi pisang memang sangat besar. Hal ini terlihat dari banyak produk yang dapat dihasilkan dari bahan dasar pisang. "Banyak makanan olahan yang menggunakan pisang sebagai bahan baku. Selain itu pisang juga banyak dikonsumsi masyarakat secara lang-

sung, bahkan pisang juga menghiasi menu sejumlah kafe dan resto," ungkap lelaki yang akrab disapa Rio. Pisang juga digunakan sebagai campuran pembuatan produk susu sereal dan bahan baku pembuatan sirup serta masih banyak lagi produk yang memiliki nilai ekonomi tinggi dari bahan dasar pisang. "Contohnya adalah produk tepung pisang yang banyak digunakan sebagai bahan pembuatan selai dan jelly. Kulit pisang juga memiliki manfaat karena berpotensi digunakan sebagai bahan campuran semir sepatu dan sandal," uarinya. (*)

Mamuju Ikut Alami Kelangkaan Elpiji MAMUJU -- Kelangkaan gas elpiji tiga kilogram beberapa hari terakhir bukan saja terjadi di Kabupaten Polewali Mandar. Hal yang sama juga tengah melanda Kabupaten Mamuju sejak empat hari lalu. Menurut sejumlah pengecer gas elpiji tiga kilogram, kelangkaan disebabkan berkurangnya stok tabung elpiji tiga kilogram dari distributor. Salah seorang pengecer, Wahab, saat ditemui mengungkapkan tabung gas elpiji di tempatnya masih kosong padahal dirinya sudah meminta ke-

pada distributor sejak empat hari lalu. "Sejak Jumat pekan lalu saya meminta pihak distributor memberikan tambahan tabung gas elpiji tiga kilogram. Namun hingga saat ini, belum ada yang masuk sehingga tabung gas elpiji di tempat saya kosong," ungkap Wahab kepada Radar Sulbar, Selasa 7 Januari. Ia menambahkan, kebutuhan masyarakat di sekitar kiosnya terhadap tabung gas elpiji tiga kilogram mencapai 10 tabung per hari. Sedangkan rata-rata gas elpiji yang masuk

hanya sekira tujuh tabung per hari. Hal ini yang menjadi penyebab kondisi tabung gas di kiosnya kosong. Hal serupa diungkapkan pengecer tabung gas elpiji tiga kilogram lainnya, Herianto. Ia menuturkan kelangkaan tabung gas elpiji tiga kilogram di kiosnya terjadi sejak dua hari lalu. "Sudah empat hari lalu tabung gas elpiji di kios saya tidak masuk. Padahal setiap hari rata-rata saya mengambil tabung gas elpiji tiga kilogram hingga lima tabung. Hal ini yang memicu tabung gas elpiji di kios saya

juga kosong seperti di beberapa kios lain," aku Herianto. Terpisah, seorang ibu rumah tangga, Tumini, mengeluhkan kondisi tersebut. Selain akibat kelangkaan tabung gas elpiji tiga kilogram, Ia juga sangat menyayangkan tingginya harga gas elpiji tiga kilogram tersebut. "Harga elpiji tiga kilogram bagi masyarakat kecil sangat mahal. Bahkan di beberapa tempat pengecer harga elpiji tiga kilogram mencapai Rp 24 ribu per tabung," akunya. (mg6/dir)

Sutera Masih Jadi Primadona MAMUJU -- Di tengah derasnya serangan berbagai jenis kain import dari negara Korea, Prancis, dan Italia namun produk lokal berupa kain sutera masih memiliki tempat di hati masyarakat. Terbukti, di era modern seperti saat ini masih banyak masyarakat yang mencari kain sutera untuk dijadikan sebagai bahan pakaian. Ratarata kain dari Kabupaten Sengkang ini digunakan untuk bahan pakaian adat serta pakaian resmi untuk acara

INFO SULBAR

pernikahan. Pemilik toko Bombay Tekstil Mamuju, Rakes, saat ditemui mengungkapkan terdapat perbedaan signifikan hasil penjualan kain di tempat usahanya. Ia mengaku bahan kain yang banyak dilirik warga adalah kain sutera, dengan perbandingan sekira 20 persen lebih besar dari seluruh hasil penjualan kain lainnya. "Kain sutera yang mampu saya jual mencapai 20 meter per hari. Sedang-

kan kain jenis lainnya hanya sekira 10 meter per hari, padahal kain lain yang saya jual rata-rata barang import dari berbagai negara," aku Rakes. Dari total omset yang didapatkan selama sebulan, omset penjualan kain sutera terbilang sangat tinggi. "Khusus untuk omset penjualan kain sutera mencapai Rp 50 juta per bulan," imbuhnya. Ia optimis, hasil usaha penjualan kain sutera akan semakin berkembang. Namun sangat disay-

angkan Sulbar belum mengembangkan produksi kain ini dengan serius. "Kain sutera yang saya jual berasal dari Kabupaten Sengkang. Pilihan tersebut dengan pertimbangan kualitas serta kuantitas kain sutera dari daerah tersebut sangat baik. Meskipun demikian saya berharap ke depan Sulbar juga mengembangkan kain sutera sehingga pasaran kain sutera bukan diwarnai dari hasil di daerah lain," tutupnya. (mg6/dir)

JAKARTA -- HP sebagai pionir dalam pengembangan teknologi display immersive, meluncurkan 6 tipe laptop terbaru di di Pasific Place Jakarta, Selasa 7 Februari. Tipe tersebut meliputi, HP Mini 210 Beats Sound, HP Envy 15 Beats Audio dan Speaker Bass, HP Ultrabook Folio 13 Thin and Light, HP Pavilion DV7, HP TouchSmart 620 3D, dan HP Pavilion dm4. Cynthia Defjan, selaku Consumer Lead Hp PSG Indonesia dalam penuturannya, mengungkapkan, produk terbaru ini menyempurnakan produk sebelumnya yang telah ada. Misalnya penambahan Beats Audio pada semua tipe agar performa suara yang dihasilkan setara dengan sound system, layar LED High-Definition (HD), dan baterai tahan lama hingga 9,5 jam. Ia menerangkan, untuk HP Mini 210 Beats Sound saat ini dibanderol kepasaran sekira Rp3,8 juta dengan spesifikasi terbaru penambahan Beats Audio serta desain baru serta daya tahan baterai 9,5 jam. Untuk tipe HP Envy 15 Beats Audio dan Speaker Bass dijual dengan harga sekira Rp 8-9 jutaan dengan keunggulan rangka metal, keyboard Radiance Backlight serta sensor proximity yang membuat ilumnasi keyboard menyala saat user mendekat, dan performa tinggi yang dilengkapi Intel quad Core dengan prosesor AMD Mobility Radeon HD dengan daya baterai hingga 9,5 jam. Selain itu, lanjutnya, HP Ultrabook Folio 13 yang tipis dan ringan dijual dengan harga sekira Rp10,8 juta dengan keunggulan desain bodi tipis, USB 3.0, SSD 128 GB, dilengkapi sistem CoolSense, Webcam HP Truevision HD, serta dikonfigurasikan dengan Microsoft Windows 7. Untuk tipe HP Pavilion DV7 dijual dengan kisaran harga Rp 8 jutaan dengan fitur terbaru yakni layar LED 17,3 inci, Beats Audio, keyboard Radiance Backlight, serta untuk melindungi data dilengkapi Simplepass with One-time-Password, dan HP ProtectSmart. Sedangkan HP Pavilion dm4 dijual dengan harga Rp 9,5 juta dengan keunggulan Intel Core terkini dengan prosesor AMD Radeon HD Discrete Graphics, layar besar LED 14 inci, Beats Audio, password sidik jari, serta Webcam HD. Sedangkan untuk tipe HP TouchSmart 620 3D, Jane Ritonga, market development HP Indonesia menjelaskan, kalau tipe PC desktop ini dijual pada kisaran Rp15 juta. Harga yang ditawarkan memang diatas rata-rata tetapi HP TouchSmart 620 3D ini memiliki keunggulan yang tidak dimiliki PC desktop lainnya. Misalnya saja layar yang bisa 3 Dimensi, keyboard wireless, layar lebar 23 inci, bisa di rebahkan hingga 60 derajat dan berputar 180 derajat, serta yang tidak dipunyai oleh kompetitor lainnya, yakni dilengkapi LinkUp Technology, Beats Audio, dan Hp TouchSmart 3D, urainya. LinkUp Technology sendiri, Jane, menjelaskan, dimana dengan HP TouchSmart 620 3D ini dapat menghubungkan dengan laptop Hp lainnya. "Satu PC dapat dihubungkan dengan laptop HP lainnya, sehingga pekerjaan di kantor yang ada di laptop dapat dipindahkan tanpa harus menggunakan perangkat keras," ungkapnya. Keenam tipe tersebut diluncurkan untuk memenuhi kebutuhan semua kalangan, dari anak sekolahan, pebisnis, pengusaha, keluarga, dan desain grafis, pungkasnya. (idr/fmc)

TVS Optimis Peningkatan Penjualan 5 persen MAMUJU -- Hasil penjualan sepeda motor TVS selama satu tahun terakhir cukup memuaskan. Setiap bulan dealer motor generasi baru asal negara India ini mampu menjual sebanyak tiga unit. Dealer resmi sepeda motor TVS di Mamuju optimis akan mengalami pertumbuhan penjualan sebesar 5 persen. Kepala mekanik dealer resmi TVS Mamuju, Abd Rajab, saat ditemui mengungkapkan masih banyak masyarakat yang belum mengenal motor TVS sehingga untuk sementara hasil penjualan masih rendah. "Hasil penjualan kami memang belum berada pada angka tinggi. Namun kami masih optimis penjualan akan meningkat seiring semakin banyak yang mengenal TVS," akunya. Pengguna kendaraan motor yang hobi mendengarkan musik, ditawarkan produk TVS Rockz yang dilengkapi musik. Ada juga produk TVS Neo X3 dengan keunggulan memiliki kekuatan dapat menarik satu unit mobil kontainer. (mg6/dir)

Rubrik Khusus Humas Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat

RADAR/ MUHAMMAD ALI AKBAR

RADAR/ MUHAMMAD ALI AKBAR

PENJELASAN. Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh didampingi Kepala Dinas Perkebunan Sulbar Mukhtar Belo memberikan penjelasan kepada sejumlah wartawan media cetak dan elektronik mengenai program demplot di Desa Tadui Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju, Selasa 7 Februari 2012.

TINJAU. Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh didampingi meninjau tanaman kakao dalam program demplot di Desa Tadui Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju, Selasa 7 Februari 2012.

Mamuju 3

RADAR SULBAR Rabu, 8 Februari 2012 VISI PEMERINTAH KABUPATEN MAMUJU

"Gerakan Membangun Mamuju, Menuju Masyarakat Maju dan Mandiri (Gerbang Maju)" MISI II Meningkatkan Perekonomian Daerah melalui pemberdayaan perekonomian rakyat, pemerataan Pendapatan di Masyarakat, Pembangunan daya Tarik, daya tahan dan daya saing perekonomian daerah TUJUAN Pembentukan Lembaga Ekonomi yang Berbasis Syariah SASARAN Terbentuknya Lembaga Ekonomi berbasis syariah yang referensentatif pada wilayah-wilayah pertumbuhan

Drs. H. Suhardi Duka, MM Ir. Bustamin Bausat Drs. H. Habsi Wahid, MM Bupati Mamuju

Wakil Bupati Mamuju

Sekda Mamuju

Mobdin Tabrakan Depan Patung Ahmad Kirang MAMUJU-- Sebuah tabrakan tunggal terjadi di Jalan Urip Sumoharjo Mamuju, tepatnya depan Patung Ahmad Kirang, Selasa 7 Februari, sekira pukul 12.00 wita. Kecelakaan ini melibatkan sebuah mobil dinas Pemprov Sulbar berjenis Toyota Avanza dengan truk Mitsubishi Puso. Mobil dinas berplat merah dengan nomor DC 1061 F tersebut dikendarai salah seorang pegawai Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulbar bernama Muis Laungku. Sedangkan truk tersebut berwarna orange dengan nomor plat DD 9598 KC. Akibat tabrakan, mobil dinas berwarna hitam mengalami kerusakan berat pada bagian depan. Sedangkan pengendaranya mengalami luka di bagian kepala dan harus dilarikan ke RSUD Mamuju. Sementara pengemudi mobil truk kini ditangani Polres Mamuju, untuk proses lebih lanjut. Sempat terjadi kepanikan setelah peristiwa tabrakan itu, karena dari bagian mesin mobdin mengeluarkan asap. Beruntung, ada Unit Pemadaman Kebakaran yang hanya berjarak sekira 20 meter dari kejadian dan langsung menyiram mobdin. Salah seorang saksi mata, Firman, mengatakan terjadinya tabrakan tersebut karena mobdin avanza menggunakan jalur yang salah. "Mobil dinas ini datang dari arah jembatan Karema Utara dengan kecepatan tinggi, dan tiba-tiba menggunakan jalur kanan padahal tidak ada kendaraan di depannya. Saat salah jalur, muncul sebuah truk dengan kecepatan sedang dan langsung menabrak mobil dinas itu," sebut Firman kepada Radar Sulbar. Korban dalam tabrakan tersebut, Muis, harus terbaring di rumah sakit dan mendapatkan perawatan instensif dari petugas medis. Selain kening yang tergores, Muis juga mengalami sakit pada dadanya karena terbentur stir mobil miliknya. Saat dikonfirmasi siang kemarin, dokter umum yang menangani mengatakan kondisi Muis belum dapat diketahui karena korban tersebut baru akan ditangani dokter bedah. "Kami cuma perban lukanya. Korban akan dipindakan ke ruang bedah untuk perawatan lebih lanjut," jelasnya. Sementara itu, Unit Kecelakaan Lalulintas Polres Mamuju, Briptu Marwan, mengatakan tabrakan dua kendaraan tersebut akan diproses lebih lanjut. "Kami belum tahu siapa yang salah karena kami tidak lihat langsung kejadian, apalagi kondisi satu pengendara masih di rumah sakit belum bisa diminta keterangan. Tetapi kami akan mencari saksi sehingga bisa menpermudah penanganan kecelakaan ini," paparnya. (rp2/dir)

RADAR/ MUHAMMAD ALI AKBAR

PERCONTOHAN. Tanaman kakao percontohan yang dikembangkan pada demplot di Desa Tadui Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju.

BUMD Diminta Bantu Petani Kakao EDITOR: MUHAMMAD ILHAM

MAMUJU -- Ketersediaan pupuk yang sesuai kebutuhan petani kakao Sulbar masih sulit. Pupuk yang direkomendasikan pemerintah untuk digunakan petani, hanya bisa disediakan melalui proses tender. Akibatnya, petani harus menunggu lama pupuk tersebut disiapkan rekanan. "Nah dalam rentan waktu dua hingga empat bulan menunggu pupuk, tanaman kakao rentan terserang hama," kata Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Sulbar, H Muhtar Belo, saat mengunjungi demplot Kakao di Desa Tadui, Kecamatan Kalukku, Mamuju,

Selasa 7 Februari. Menurut Muhtar, untuk menjawab permasalahan tersebut, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sulbar dapat mengambil peran dengan bertindak sebagai penyedia pupuk bagi kebutuhan petani. Sehingga setiap kebutuhan petani dapat diperoleh dengan mudah di BUMD. "Tetapi pupuk tersebut harus sesuai yang direkomendasikan pemerintah berdasarkan analisis kondisi tanaman dan tanah di daerah ini," ujar Muhtar. Hanya saja, sambung Muhtar, ia tidak bisa memaksakan rencana tersebut dilaksanakan BUMD, sebab lem-

baga itu juga sudah punya perencanaan sendiri dalam mendongkrak perekonomian daerah ini. "Tapi tidak ada salahnya kalau BUMD mengambil peran dalam membantu petani kita dengan bertindak sebagai penyedia pupuk," sebutnya lagi. Di lain sisi, Muhtar menyampaikan jika salah satu perusahaan nasional, PT Benteng Negara Mandiri akan membangun kerjasama dengan perusahaan lokal dalam hal penyediaan pupuk bagi petani kakao. Tetapi pengusaha lokal yang menjadi mitra perusahaan harus bergerak pada sektor perdagangan kakao. "Yang menjadi mitra dari PT Benteng Negara

Mandiri adalah perusahaan lokal yang berperan sebagai penampung atau pembeli biji kakao hasil perkebunan masyarakat," kata Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Sulbar Muhtar Belo. Dalam penyaluran pupuk tersebut, PT Benteng Negara Mandiri, akan menyediakan pupuk kebutuhan petani. Modelnya seperti kredit tanpa bunga. Petani bisa mengambil pupuk melalui mitra yang telah ditunjuk PT Benteng Negara Mandiri. "Untuk pembayaran atas pengambilan pupuk tersebut, petani cukup menukarnya dengan biji kakao mereka," ujar Muhtar Belo. (**)

Antisipasi Penanggulangan Bencana, BPBD Terkendala Anggaran MAMUJU -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamuju belum mampu melakukan tindakan apa-apa untuk mengantisipasi terjadinya bencana. Kondisi tersebut akibat BPBD belum mendapatkan anggaran yang cukup. Jumlah bencana di Mamuju beberapa bulan terakhir semakin meningkat, seperti di pesisir Kecamatan Tapalang dan Pulau Ambo Kecamatan Balabalakan yang menimbulkan banyak kerusakan parah akibat abrasi.

Pengembangan Wisata Belum Maksimal MAMUJU -- Pengembangan wisata di Kabupaten Mamuju belum dapat maksimal. Hal ini terjadi akibat Pemkab Mamuju mengalami masalah pembebasan lahan milik masyarakat untuk lokasi wisata. Padahal, tempat wisata di Kabupaten Mamuju sangat berpotensi menarik perhatian wisatawan. Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Mamuju, ST Manuara, mengatakan lahan tempat wisata di Mamuju masih milik masyarakat. "Kami belum bisa melakukan pengembangan karena pembebasan lahan belum dilakukan," kata St. Manuara , Selasa 7 Februari. Disbudpar Mamuju baru akan mengusulkan pembebasan lahan untuk dua tempat wisata tersebut pada tahun ini. "Kami berharap masyarakat tidak mempersulit pembebasan lahan ini," paparnya. Menurutnya, luas tempat wisata yang akan dilakukan pembebasan lahan adalah empat hektar dari dua lokasi yaitu wisata permandian Kali Mamuju seluas 2 hektar dan wisata Pulau Karampuang seluas 2 hektar. (rp2/dir)

EKSEKUTIF MAMUJU

Kepala BPBD Mamuju, Y Gustamin, mengatakan untuk mengantisipasi bencana butuh anggaran. "Jika tidak ada anggaran kami tak mungkin bisa melakukan apa-apa. Kami hanya bisa mengusulkan dana penanggulangan bencana," kata Gustamin kepada Radar Sulbar, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa 7 Februari. Minimnya dana penanggulangan bencana bukan hanya terjadi di Kabupaten Mamuju, tetapi juga terjadi di pusat. "Seharusnya dana pen-

anggulangan ini ada sehingga bisa selalu siap untuk digunakan," sebutnya. Untuk penanggulangan bencana akibat abrasi di Kecamatan Tapalang, BPDP Mamuju telah menyerahkan ke Pemprov Sulbar. "Kami sudah serahkan ke provinsi , karena di kabupaten tidak ada dananya. Tetapi untuk penanganan bencana di Pulau Ambo kami belum usulkan karena datanya belum ada," ungkapnya. Bencana yang terjadi beberapa

bulan lalu di kedua daerah tersebut menimbulkan banyak kerusakan. Salah seorang warga Pulau Ambo, Malik, mengatakan kondisi rumah mereka saat terkena abrasi rusak parah. Namun, sampai sekarang belum ada bantuan dan upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk menangani bencana . "Seharusnya pihak yang mengurusi bencana turun tangan, kami juga membutuhkan perhatian yang sama dengan warga di kecamatan lain," jelasnya. (rp2/dir)

BNP Sulbar Belum Miliki Pusat Rehabiltasi MAMUJU -- Badan Narkotika Provinsi (BNP) Sulbar belum memiliki pusat rehabilitasi penderita kecanduan narkoba, padahal jumlah pengguna narkoba di Sulbar sangat tinggi. Berdasarkan data yang dihimpun BNP Sulbar, jumlah pengguna narkoba mencapai sekira 9.000 orang dengan jumlah kategori yang bermasalah mencapai 6.000 orang.

Kepala Bidang Rehabilitasi BNP Sulbar, M Arif, mengatakan pembangunan tempat rehabilitasi pengguna narkoba terkendala dana. "Dana pembangunan belum ada, sehingga untuk menyediakan tempat rehabilitasi masih sangat terkendala. Selama ini pengguna narkoba yang kita tangani dikirim ke tempat rehabilitasi di Maksasar," kata M Arif kepada Radar

Sulbar, Selasa 7 Februari. M Arif mengaku, dana yang dimiliki BNP Sulbar digunakan untuk sosialisasi. "Dana itu digunakan untuk sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya narkoba. Selain itu, juga digunakan untuk pembelian alat sosialisasi. Untuk tahun 2012, kita akan mendapat bantuan dari BNN (Badan Narkotika Nasional,red) sebanyak Rp 3,9

miliar dan dana hibah Pemprov Sulbar sebesar Rp 500 juta. Dana itu juga digunakan untuk sosialisasi dan pembelian alat," ujarnya. Antisipasi semakin tingginya pengguna narkoba di Sulbar, BNP membangun kerjasama dengan salah satu LSM yang berperan dalam rehabilitasi pengguna narkoba. Diharapkan, penggunan narkoba di Sulbar tidak mengalami peningkatan. (rp2/dir)

Rubrik Khusus Humas Pemerintah Kabupaten Mamuju

BIRO HUMAS DAN PROTOKOLER PEMPROV SULBAR/IPUL

TERIMA BANTUAN. Bupati Mamuju Suhardi Duka (paling kiri) pada penyerahan bantuan dari Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sharif Cicip S di auditorium Kantor Gubernur Sulbar, Sabtu 4 Februari 2012.

4

Parlementaria

RADAR SULBAR Rabu, 8 Februari 2012

Kasus AS Bukan Bagian Kebijakan Partai EDITOR: AMRI MAKKARUBA

Abd Muin Saleh

RADAR/ MUHAMMAD ALI AKBAR

HANCUR. Tanggul penahan ombak hancur setelah diterjang ombak besar di Kecamatan Tapalang Mamuju.

Eksekutif Dianggap tak Serius Atasi Abrasi Tapalang MAMUJU -- Abrasi pantai di Desa Tampalang Mamuju dianggap tak ditangani dengan baik Pemkab Mamuju. Olehnya, sejumlah legislator DPRD Mamuju menilai eksekutif tidak serius menangani kepedihan yang dirasakan warga. Legislator dari PDK Mamuju, Syahrir Abdullah, mengatakan ketidakseriusan Pemkab Mamuju didasarkan atas tidak adanya alokasi anggaran perbaikan wilayah tersebut dalam APBD Mamuju tahun 2012. Padahal, sebelumnya alokasi penataan wilayah Desa Tampalang tertuang dalam APBD Mamuju tahun 2011 meskipun tidak dapat direalisasikan karena adanya pendapatan yang tidak terealisasi 100 persen. "Saya heran karena tidak ada usulan alokasi anggaran untuk bencana abrasi di Kecamatan Tapalang. Padahal, eksekutif harusnya mengusulkan program tersebut sebagai program prioritas tahun ini, tapi itu tidak dilakukan," cetusnya, Senin 6 Januari. Namun, DPRD Mamuju juga seakan tidak punya nyali memaksakan program tersebut tertuang dalam APBD. Padahal, jika punya komitmen mengakomodir program penataan wilayah di Desa Tampalang, DPRD Mamuju dapat saja melakukan hal itu. Menyusul perwakilan daerah pemilihan (Dapil) I, Tapalang, Tapalang Barat, Simboro, dan Mamuju di DPRD Mamuju memiliki jabatan stategis di DPRD saat ini. "Bukan saya katakan berjuang sendiri, tapi saya sudah pernah meminta pembangunan tanggul di wilayah Tapalang itu haru jadi prioritas APBD namun itu tidak didukung. Olehnya, masyarakat jangan menyalahkan saya," ucapnya. Anggota Komisi III DPRD Mamuju, Ahmad Iksyan Syarif mengatakan tahun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Mamuju tidak mengalokasikan anggaran untuk perbaikan kawasan Tapalang yang terkena dampak bencana abrasi. BPBD Mamuju sudah mengusulkan perbaikan tanggul di wilayah tersebut melalui pasca bencana Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BPBN). "99 persen anggaran yang akan diusulkan dapat direalisasikan pusat. Jadi kita berharap alokasi anggaran pasca bencana tersebut dapat tersalur sehingga pembangunan tempat yang rusak karena abrasi dapat segera disalurkan," ucapnya. (rp1/dir)

PARLEMENTARIA

POLEWALI -- Pasca penetapan Angelina Sondakh (AS) sebagai tersangka dalam kasus korupsi wisma atlet, oleh Komisi Pemberantasan Ko-

rupsi (KPK), sejumlah kader dan pengurus Partai Demokrat (PD) di daerah angkat bicara melakukan pembelaan terhadap partainya. Wakil Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Demokrat Polewali Mandar, Abd Muin Saleh, mengatakan, bahwa apa yang dialami AS merupakan persoalan pribadi atau personality yang bersangkutan yang tidak memiliki hubungan dengan garis kebijakan partai. "Partai kami jelas kontribusinya terhadap penuntasan kasus korupsi di negara ini hingga daerah, dan tidak kenal kader terbaik atau bukan kader terbaik, kalau terbukti silahkan diproses," bela Muin Saleh. Menurut Muin, saat ini memang

di tengah kekisruhan yang melanda PD, ada beberapa pendapat dari luar menyatakan bahwa PD adalah partai sarang koruptor. Pendapat itu sebenarnya untuk menjatuhkan PD secara besar-besaran menghadapi Pemilu Legislatif (Pileg) 2014. Namun bagi kader dan pengurus PD tetap menjaga soliditas partai menghadapi setiap rongrongan dari luar. "Untuk itu Ketua Dewan Pembina PD, telah menyampaikan kepada semua kader agar tetap mengjaga soliditas partai. Sebab masa depan partai memang ada pada soliditas kader, persoalan AS adalah persoalan personality kader yang bersangkutan tanpa kendali kebijakan partai," kunci Muin. (**)

Said Sidar. Lanjut Said Sidar, munculnya isu ini bahkan membuat sebagian petani Kakao telah melakukan penebangan pohon kakaonya untuk konversi ke kebun sawit. Sementara dari penulusuran yang dilakukannya terhadap kebenaran isu perkebunan sawit baik melalui pemerintah desa maupun melalui instansi terkait bahkan sampai ke bupati, mereka mengakui belum menerima informasi beredarnya isu rencana perkebunan sawit.

"Makanya menjadi aneh kemudian kalau dimasyarakat sudah santer isunya, tapi justru bagi pemerintah dan instansi terkait belum mengetahuinya. Untuk itu melalui kesempatan ini saya berharap para pihak untuk segera turun kelapangan dalam rangka mengantisipasi maraknya isu perkebunan sawit, sebab buktinya petani di kebun saya juga sudah dipengaruhi oleh oknum pembawa isu perkebunan sawit," jelas Said. (k1/mkb)

si Ruang Banggar mencuat setelah diketahui anggarannya mencapai Rp20,3 miliar. Bahkan, beberapa peralatannya merupakan produk impor. Sekarang, beberapa barang itu sudah diganti produk lokal. Wakil Ketua BK, Siswono Yudohusodo mengaku bahwa tidak semua produk impor diganti. "Ada barang yang tak mungkin diganti, misalnya

karpet bikinan Amerika yang nilainya Rp900 juta, karena itu sudah dilem. Kalau dibongkar negara memikirkan untuk biaya lagi," ujar Siswono. Prakosa mengatĂ kan bahwa terkait renovasi itu dari sesuatu yang tidak patut sudah dipatutkan. "Mungkin belum sepenuhnya patut tapi setengah patut," kata politisi PDI Perjuangan itu. (jpnn)

Isu Sawit Resahkan Warga POLEWALI -- Isu perkebunan sawit di Polewali Mandar resahkan sebagian warga, khususnya di daerah terpencil. Hal tersebut diungkapkan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar Daerah Pemilihan (Dapil) III, M Said Sidar, Senin 6 Februari 2012. Menurut Said Sidar, dibeberapa tempat di Kecamatan Luyo, seperti didaerah Batupangga, gencar terhembus isu jika akan ada salah satu

pengusaha perkebunan kelapa sawit ingin melakukan investasi perkebunan sawit. Sehingga isu akan masuknya pengusaha perkebunan sawit itu, menimbulkan polemik ditengah masyarakat saat ini. "Akibat polemik itu justru membuat sebagian besar warga Batupangga menjadi resah, sebab beberapa warga enggang melakukan konversi kebun kakao ke perkebunan sawit, semantara sebagiannya lagi tertarik melakukan konversi kakao ke sawit," tutur

BK Bantah Periksa Marzuki Alie JAKARTA - Ketua Badan Kehormatan DPR, M Prakosa membantah telah memeriksa Ketua DPR Marzuki Alie dengan kapasitasnya sebagai Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR, terkait masalah renovasi Ruang Badan Anggaran (Banggar). Bantahan ini disampaikan Prakosa menjawab wartawan terkait pertemuan Pimpinan BK DPR dengan

Marzuki Alie di ruang Ketua DPR, Selasa 7 Februari. "Tidak, ini pertemuan untuk konsultasi," kata Prakosa kepada wartawan sebelum bertemu Marzuki Alie. Selain Prakosa, tampak juga beberapa pimpinan BK lain, seperti Siswono Yudohusodo dan Fahri Hamzah. Seperti diketahui, masalah renova-

DPR Pertimbangkan Kembalikan RUU Kamnas JAKARTA - Anggota Komisi I DPR, Muhammad Najib menyatakan sependapat dengan dosen Fisip Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Arry Bainus yang menyarankan agar rancangan undang-undang (RUU) tentang Keamanan Nasional (Kamnas) dikembalikan ke pemerintah selaku pengusul draf RUU Kamnas. "Draf RUU Kamnas yang diusulkan pemerintah ini benar tidak me-

Rubrik Khusus Humas DPRD Sulawesi Barat

HUMAS DPRD SULBAR

PERTEMUAN. Anggota Komisi III DPRD Sulbar menghadiri pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat di Luyo Polewali Mandar.

miliki dasar dan filosofi yang kuat, tidak memiliki landasan hukum yang kuat dan banyak pasalnya bertentangan dengan UU yang ada. Karena itu, draf RUU Kamnas ini patut dipertimbangkan untuk disempurnakan oleh pemerintah atau dikembalikan dulu," tegas Najib dalam rapat dengan kalangan akademisi, di Komisi I DPR, Senayan Jakarta, Senin 6 Februari. Jika tetap dipaksakan untuk diba-

has, lanjut politisi PAN itu, hanya akan membuang-buang waktu saja dan bertele-tele. Waktu yang ada justru tidak produktif karena terbuang oleh pembahasan RUU yang banyak kelemahan ini. Ditegaskannya, jika RUU ini dikembalikan, harus disertai dengan berbagai catatan dari DPR, sehingga pada saatnya RUU ini kembali dibahas sudah dalam bentuk draf yang

Rubrik Khusus Humas DPRD Kabupaten Mamuju

baik, sinkron dengan UU lainnya dan lebih memiliki landasan akademik dan hukum yang kuat. "Prinsipnya, kita memang butuh kehadiran UU Kamnas. Namun UU Kamnas yang memang mampu menjawab kebutuhan dan kondisional saat ini. Karenanya kalau usulan drafnya seperti saat ini, banyak kelemahannya, hal itu sulit diterima," tegasnya. (jpnn)

LEGISLATIF MAMUJU

RADAR/JAWALUDDIN

Ketua DPRD Mamuju, Sugianto menerima tim Badan Musyawarah DPRD Polman, akhir pekan lalu.

Pemilukada 5

RADAR SULBAR Rabu, 8 Februari 2012

PKS Segera Survey Cabup-Cawabup Polman REPORTER: JHAMHUR ANJASMARA EDITOR: AMRI MAKKARUBA

POLEWALI -- Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Barat, melalui Wakil Ketuanya, Abd Latif Abbas, mendesak DPP PKS untuk segera melakukan survey terhadap Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati (CabupCawabup) yang akan bertarung di Pemilukada Polewali Mandar 2013. "Saya imbau kepada DPP PKS kiranya segera melakukan survey Cabup-Cawabup, dalam rangka mempercepat membangun ruang

komunikasi dan komitmen dengan partai politik lainnya," desak Abd Latif. Menurut Abd Latif, berdasarkan diskusi terbatas di tingkat pimpinan di DPW PKS Sulbar, PKS memutuskan untuk mensurvey acak Cabup-Cawabup. Namun jumlahnya memang sangat sedikit. "PKS hanya akan mensurvey beberapa nama saja, dan itu telah kami usulkan ke DPP yang saat ini kami tunggu keputusannya," tutur Latif. Ia menambahkan didalam daftar nama yang akan disurvey oleh PKS, namanya adalah salah

satu dalam deretan nama Cabup dari PKS. Keputusan untuk menerima itu berdasarkan hasil komunikasi politik dengan sejumlah relasi politiknya diantaranya dengan Ketua DPP PDK Sulbar Arifin Nurdin, yang telah memberinya semangat untuk maju, terkait tawaran PDK akan mendorong kadernya yang saat ini di DPRD Sulbar, Muh Taufan. "Makanya dari komunikasi politik itu, dimana PDK akan mendorong kadernya Muh Taufan untuk menjadi Cawabup, saya secara pribadi menyambut baik dan menyatakan siap maju," kunci Latif. (**)

RADAR/ AMRI MAKKARUBA

HADIRI RAKERWIL. Ketua DPW PKS Sulbar, Yuki Permana bersama sejumlah pengurus PKS ketika menghadiri Rakerwil PKS Sulbar di Hotel Istana Wonomulyo akhir pekan lalu.

PNS Diminta Tidak Terkotak-kotak

Daftar Nama Akan Disurvey PKS:

Jelang Pemilukada Polman POLEWALI -- Bupati Polewali Mandar, Ali Baal Masdar meminta kepala PNS lingkup Pemkab Polewali Mandar untuk tidak terkotakkotak akibat persoalan dukung mendukung di Pemilukada. Apalagi Polewali Mandar akan menghadapi Pemilukada 2013 mendatang, Ia mengingatkan PNS untuk tidak terlibat dukung mendukung dan harus loyal kepada pekerjaan.

Selain itu Ali Baal memintah kepada jajaran PNS Polewali Mandar menempatkan diri pada posisi yang sama bagi semua calon yang akan maju. Karena pada dasarnya calon yang akan maju nantinya semuanya bersaudara dan satu ikatan rumpun yakni putra putri terbaik Polewali Mandar. "PNS diminta tidak memihak dengan siapa saja calon yang akan

maju. Mari kita dukung bersama demi kemajuan daerah ini tanpa ada permusuhan gara-gara Pemilukada," terang ABM, saat melantik pejabat eselon II dan III Pemkab Polman, Selasa sore di Rujab. ABM menegaskan jangan karena perbedaan dukungan terjadi perpecahan dikalangan pegawai negeri sehingga mempengaruhi kinerja pelayanan ke masyarakat. Adanya pengkotak-kotakan menurunkan pe-

layanan kepada publik sehingga akan berpengaruh ke masyarakat. Informasi yang berkembang sejumlah pejabat teras Polewali Mandar mewacanakan akan maju di Pemilukada Polman yakni Wakil Bupati Polewali, Nadjamuddin Ibrahim, Sekkab Polewali Mandar, M Natsir Rahmat, mantan Kepala Bappeda, Najib A Madjid dan sejumlah pejabat lainnya. (mkb)

Survei Bukan Pertimbangan Mengusung Kandidat

Cabup : 1. Abd Latif Abbas (anggota DPRD Polewali Mandar) 2. Zainal Abidin (anggota DPRD Sulbar) 3. Andi Ibrahim Masdar (anggota DPRD Sulbar) 4. Najamuddin Ibrahim (Wakil Bupati Polewali Mandar)

Cawabup : 1. Muh Natsir Rahmat (Sekab Polman) 2. Muh Taufan (anggota DPRD Sulbar) 3. Arifuddin Toppo (Kadisdikpora Polman) 4. Gazali Patonangi (Ketua DPD PKS Polman) 5. Sahabuddin Sunusi (anggota DPRD Polman) Sumber data : Wakil Ketua DPW PKS Sulbar

Pilgub Sultra JAKARTA -- Keberadaan hasil survei yang digunakan sejumlah parpol untuk mengetahui posisi figur-figur yang ramai diperbincangan berbagai kalangan menjelang pemilihan Gubernur Sultra, ternyata bukan menjadi satu-satunya pertimbangan dalam mengusung pasangan calon maju dibursa pemilihan. Namun keberadaan hasil survei itu digunakan untuk menyusun strategi apa yang sebaiknya dilakukan partai dalam memangkan calon yang akan diusungnya. Demikian dikemukakan anggota DPR RI Oheo Sinapoi merespon keberadaan survei-survei dalam pengusungan pasangan calon Gubernur Provinsi Sultra. Mengenai popularitas para calon, menurutnya, survei terbuka dilakukan Partai Golkar hanya untuk mengukur sebuah keadaan, bukan sebuah elektibilitas dari pada seseorang ketika misalkan kita memasuki ruangan untuk pertempuranpertempuran memperebutkan momentum politik seperti pemilihan gubernur, bupati/walikota. “Menurut saya survei ini dipergunakan untuk mengukur keadaan

kita itu dimana, bukan untuk mengambil (mengusung) seseorang karena popularitasnya,” ujarnya kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Dirinya mencontohkan saat Pilgub lalu, hasil survei popularitas Ali Mazi dulu saat maju lebih tinggi, apakah dia memiliki unsur kemenangan?. “Kan tidak, yang menangkan justru Nur Alam. Sekarang bagaimana caranya kita bisa beranggapan bahwa kalau sudah disurvei dengan popularitas yang tinggi sudah pasti menang,” tuturnya. Mengenai hasil survei dirinya menilai, hasil survei tidak hanya dipakai sebagai alat utama mengukur elektibilitas atau faktor kemenangan, namun hanya untuk mengukur dimana posisi kita (kandidat) hari ini dimana?. Sehingga kita bisa diketahui strategi apa yang akan dipakai untuk pemenangan mendatang. Mengenai koalisi partai dalam pengusungan kandidat, dirinya sepakat hal tersebut dilakukakan bahkan bagi partainya juga siap untuk melakukan koalisi dengan partai lain, namun Partai Golkar tidak akan berada di posisi 02 dalam koalisi.

RADAR SULBAR Pertama dan Terbesar di Sulawesi Barat

Terbit Sejak 10 Juni 2004 Dalam melaksanakan tugas Jurnalistik, wartawan Radar Sulbar dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima maupun meminta imbalan dari nara sumber

PARLEMENTARIA

Alasannya, Golkar adalah pemenang Pemilu Legislatif di Sultra, kemudian kita mau di posisi 02. "Siapapun yang mengeluarkan statemen bahwa Golkar akan mengambil pintu 02, ini berarti orang terebut yang tidak paham tentang bagaimana sebenarnya konsep karya kekaryaan,” sebutnya. Partai Golkar sudah menang di DPRD Provinsi, kenapa tidak bisa merebut kursi Gubernur. “Ibaratnya ini kita sudah dikasih emas, kok minta pisang, ini yang tidak saya mengerti. Ada kesempatan kenapa tidak dimanfaatkan untuk kebaikan dan kemaslahatan masyarakat,” tukasnya. Baginya jika ada yang berapandangan Golkar di Sultra akan duduk di posisi 02, hal itu sangat tidak dipahaminya, bukan berarti setiap posisi dimana partai lain yang menjadi incumbent, maka Golkar harus 02. Untuk diketahuinya, pemilihan Gubernur berbeda dengan pemilu legislatif. Dirinya membuka diri untuk berdiskusi bagaimana memakai hasil survey, sebab baginya itu bukan hanya sekedar angka-angka tapi

harus dianalisa karena ada pergerakan masyarakat. “Pergerakan preferensi berubah setiap detik. Makanya suvei digunakan hanya untuk mengetahui posisi kita hari ini sampai dimana?,” tuturnya. Baginya tidak ada sebuah kepastian dari survei sebenarnya. “Saya menghargai survei dijadikan tolak ukur untuk mengukur keadaan terkini. Hal Itu nantinya digunakan untuk mengambil sebuah langka politik, langka strategis bukan untuk menentukan si A lebih bagus atau tidak,” katanya. Atas posisi survey itu, maka Ketua DPD I Partai Golkar Ridwan Bae akan terpilih menjadi calon Gubernur yang diusung dari Partai Golkar. “Itu adalah cara pandang saya melihat bagaimana partai ini mampu membina sebuah sistem struktur organisasi partai. Bagaimana partai ini membina dan membangun suatu konsep kaderisasi, kemudian membangun sebuah ideologisasi, yang ingin saya lihat adalah bukan kekuasaanya, tapi yang ingin lihat partai ini menghormati proses kaderisasi,” jelasnya. (ags/fmc)

Pemimpin Redaksi: Naskah M. Nabhan Wakil Pemimpin Redaksi: Mahbub Amiruddin Redaktur Pelaksana: Muhammad Ilham, Koordinator Liputan: Sudirman Samual Redaktur: Muh. Amri Makkaruba, Chaerul Marfan Dewan Redaksi: H. Syamsu Nur, Naskah M. Nabhan, Mahbub Amiruddin, Muh. Ilham Reporter: Jawaluddin, Jamhur Anjasmara, Syamsuddin Rahman, Syamsuddin HB, Hasan Basri. Layouter/Desain Grafis: Shofiandhy BT, Muhammad Ali Akbar. IT - Website: Muh. Ridwan Alimuddin, Chalid Mawardi. Percetakan: PT Fajar Utama Intermedia Cabang Sulbar. Harga Langganan: Rp 65.000/Bulan, Harga Eceran: Rp 3.000/Eksamplar. Harga Iklan: Iklan Umum/Display: Berwarna (FC) Rp 25.000/mmk, Hitam Putih (BW) Rp15.000/mmk, Iklan Reguler Rp 6.000/mmk, Iklan Duka Cita Rp 8.000/mmk, Iklan Mungil (FC) Rp 4.000/mmk, Iklan Mungil (BW) Rp 2.000/mmk, Iklan Kolektif Rp1 juta/ktk, Iklan Baris Rp 5.000/baris, Radar Society: 1/2 hal. Rp 5.000.000, 1 hal. Rp 10.000.000.

Rekening Bank: PT. Radar Sulawesi Barat BRI Cabang Mamuju, No. 0218-01-012598-50-9

Dukungan Dicoret, Tetap Bisa Daftar JAKARTA -Calon independen, yang ingin berlaga dalam pesta demokrasi di ibu kota, bisa bernafas lega. Pasalnya, mereka yang telah mengantongi dukungan warga minimal 4 persen atau 407.340 jiwa, bisa mendaftar menjadi calon gubernur dan wakil gubernur. Meskipun saat verifikasi ada di antara KTP dukungan dicoret lantaran calon independen tidak bisa menghadirkan pemberi dukungan, atau antara dokumen dukungan ada KTP tidak sesuai, atau ditemukannya dukungan ganda serta faktor lainnya. Penyerahan dokumen dukungan mulai dibuka pada 8 Februari hingga 12 Februari mendatang. “Setelah berkas dukungan kami terima, dan memenuhi syarat minimal, calon independen berhak mendaftar menjadi calon gubernur dari jalur perseorangan pada tanggal 13 Maret sampai 19 Maret 2012,” ujar anggota KPU Provinsi DKI Jakarta yang membidangi pencalonan, Jamaluddin F Hasyim. “Walaupun saat verifikasi yang digelar tidak lama setelah penyerahan berkas, ternyata dukungan warga banyak yang dicoret. Sampai 100 ribu dukungan misalnya, calon perseorangan tetap boleh mendaftar,” imbuh mantan wasit pilkada tersebut. Menurut Jamaluddin, diperbolehkannya calon independen tetap mendaftar karena masih ada kesempatan untuk memperbaiki dukungan perseorangan yang dicoret. Hingga memenuhi syarat minimal. Kelengkapan dokumen setelah diperbaiki harus diserahkan kembali pada April 2012. (jpnn)

PENERBIT: PT RADAR SULAWESI BARAT Pembina: HM Alwi Hamu, H Syamsu Nur, Komisaris Utama: H Andi Syafiuddin Makka, Komisaris: HM Subhan Alwi, Irwan Zainuddin Direktur: Naskah M. Nabhan, Wakil Direktur SDM & Produksi: Mahbub Amiruddin Wakil Direktur Pemasaran: Muhammad Ilham, Penasehat Hukum: Ridwan J. Silamma, SH & Parnert, Keuangan: Yuli Sulianti (Manager), Iklan/Sponsorship: Mawarni Simargolang (Manager),

Sirkulasi: Firdaus Paturusi (Koordinator), Rismayanti, Rukman. Alamat Kantor Mamuju: Jl. Jend. Sudirman No. 50, Telp./Fax. 0426-22138 Majene: Jl. Jend. Sudirman No. 167, Telp. 0422-21157 (M. Yunus Alibin), Polewali: Jl. H.A. Depu No. 39, Telp. 0428-23203 (Hasanuddin), Pasangkayu: Jl. Trans Sulawesi No. 52, Telp/HP: 0813 4247 1414, (Andi. Safrin.M), Makassar: Graha Pena, Jl. Urip Sumoharjo No. 20, Telp. 0411-5238913/085299874232 (Agussalim), Jakarta: Jl. Kebayoran Lama No. 17, Telp. 021- 5322632 (Andi Syamsuri), Surabaya: Jl. Pasar Kembang Ruko Green Flowers Blok B1 No. 20 SBY Telp.081342763676 (Sukri)

Rubrik Khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar

RADAR/JHAMHUR ANJASMARA

ANGGOTA. Sejumlah anggota DPRD Polewali Mandar dari berbagai komisi menghadiri perayaan Maulid Nabi SAW, yang diselenggarakan Pemkab Polewali Mandar.

6

Opini

RADAR SULBAR Rabu,8 Februari 2012

Tajuk

Mungkinkah Mendirikan Institut Seni Budaya Sulbar? (1) oleh Muhammad Syariat Tajuddin

Penggiat dan Pekerja Seni Budaya

M

EMBACA harian Kompas edisi Sabtu, 4 Februari 2012 halaman 12 yang mengutip pernyataan, Joko Santoso Direktur Jenderal Pendidikan Kebudayaan tentang akan didirikannya Empat Institut Seni dan Budaya, masing-masing di Aceh, Kalimantan, Sulawesi dan Papua.

Dua ikhwal mendadak melesat masuk dan berdiam di dalam batok kepala penulis. Dua ikhwal itu boleh jadi hanya berupa hayalan subjektif penulis semata dan tak membutuhkan respon serius dari pembaca. Tetapi boleh jadi pula justru dua ikhwal itu malah membutuhkan pemaknaan lain dari kita semua. Tersebab hayalan, sekecil apapun selalu memiliki potensi untuk menjadi harapan. Ikhwal pertama, adakah statemen di atas itu adalah rentetan dari perseteruan antara seniman yang berada di kantung-kantung institusi pendidikan formal dengan gagasan Muh Nuh, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada pada Dialog Budaya Penyusunan Cetak Biru Pembangunan Nasional Kebudayaan di Jakarta, di penghujung tahun lalu yang menyebutkan bahwa, �Tahun 2012, kami akan lakukan konversi institut yang selama ini ada. ISI akan dikonversi menjadi ISBI atau Institut Seni dan Budaya Indonesia�. Boleh jadi hajat itu digelontorkan menyusul berubahnya Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) jadi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Tetapi ketakutannya kemudian, adakah ini akan menukik ke persoalan yang amat fundamental sebagaimana yang sering kita tudingkan ke hidung pemerintah orde baru dulu, bahwa setiap ganti menteri pendidikan dan kebudayaan, maka hampir pasti kurikulum pun akan berganti pula. Adalah perubahan nama Institut Seni Indonesia (ISI) menjadi Insitut Seni Budaya Indonesia (ISBI) yang praktis juga akan merembet ke banyak soal dan perubahan di sana sini; mulai dari kurikulum, sistem pengajaran, hingga struktur kelembagaan dan kompetensi tenaga pengajar serta sarana dan prasarananya.

warning Semua isi artikel/tulisan yang berasal dari luar, sepenuhnya tanggung jawab penulis yang bersangkutan

RADAR SULBAR

Tetapi jangan-jangan demikianlah ukuran idealnya sebuah pendidikan yang mengharuskan dinamika dan evolusi mengikuti irama perubahan masyarakatnya. Sebagaimana hukum alamnya bahwa materi dan muatan pendidikan lahir dari proses pembelajaran yang hadir di tengah masyarakat atau di kantung-kantung dinamika sosial kebudayaannya. Sampai di sini, meletakkan dan memandang parsial antara kesenian, pendidikan dan kebudayaan yang lalu melahirkan sintesa pemikiran bahwa dibutuhkan upaya untuk mengintegrasikan antara kesenian, pendidikan dan kebudayaan agak-agaknya menjadi sesuatu yang keliru. Demikianlah kesenian, pendidikan dan kebudayaan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri macam orang yang ketemu di pengkolan jalan. Saling menyapa lalu berpapasan tanpa sama-sama mencoba membangun harapan untuk sebuah kemungkinan dipertemukan dalam ruang berikutnya. Ruang dimana antara kesenian, pendidikan dan kebudayaan bisa duduk bersama, menyeruput kopi dan mendengar sesayup bunyi cericit burung di beranda rumah panggung orang Mandar. Ikhwal kedua, dan rasanya ini agak penting, mengingat di ikhwal inilah tampaknya harapan itu bisa disampirkan. Ya, harapan yang dipicu oleh lontaran pernyataan yang dikemukakan oleh Pak Dirjen sebagaimana yang menjadi tema pokok dari gagasan utama bergeraknya tulisan ini. Namun adakah kita masih diperbolehkan untuk berharap pada statemen yang dilontarkan oleh seorang pejabat negara? Entahlah, tetapi yang pasti, jika pada statamen pejabat negara saja kita sudah tidak lagi bisa berharap, lalu kepada siapa lagi kita harus berharap di negara ini?

Pengirim naskah artikel/opini/SdP harus melampirkan foto copy identitas dan nomor telepon yang bisa dihubungi. Tulisan diterima dalam bentuk flash disk/disket. naskah tulisan/opini minimal 4 halaman.

Khusus untuk Sulbar, minimal harapan tentang pendirian sebuah lembaga atau institusi pendidikan yang bergerak dalam ranah kesenian sesunguhnya telah pernah, kalau terlalu hebat disebut, telah begitu lama dipikirkan. Minimal dalam ingatan penulis, lontaran tentang hal itu pernah mengemuka saat diskusi lepas bersama beberapa teman-teman anak MandarSulbar yang juga pekerja kesenian dan mereka yang secara kebetulan juga adalah para alumnus ISI dan atau universitas yang fokus pada kajian kesenian. Laiknya diskusi lepas para seniman, maka materi diskusi pada beberapa kali momentum itu, berkembang kesana kemari, serupa kambing yang kepalanya terperangkap di dalam kaleng biskuit. Bergerak dan berlari kesana kemari tak jelas arah bahkan hulu dan muaranya. Hingga beberapa kali gagasan pentingnya untuk mendirikan sebuah sekolah atau semacam akademi seni yang bisa menjadi ruang baru atau laboratorium pemikiran juga telah beberapa kali terlontarkan. Ya, sebuah institusi kesenian yang akan lebih banyak mempetakan, mendiskusikan lalu mengangkat dan mengeksplorasi khasanah kesenian tradisional dan bahkan budaya masyarakat Mandar-Sulbar, kalau terlalu luas jika disebut Sulawesi. Artinya lontaran pemikiran seputar kebutuhan pada institusi pendidikan yang fokus pada kesenian sebenarnya bukanlah barang yang baru di wilayah ini. Minimal lecut keinginannya telah pernah dimulai saat beberapa kali melakukan diskusi lepas, bahkan kerap liar, bersama beberapa teman-teman seniman dan pekerja budaya yang juga alumnus institusi formal pendidikan kesenian itu tadi. (bersambung)

Artikel dapat dikirim via email:radarsulbar01@gmail.com

Repon Positif Dari Gubernur PENOLAKAN warga Kecamatan Kalumpang dan Bonehau Kabupaten Mamuju terhadap pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Karama mendapat respon positif dari Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh. Gubernur mulai melunak dan menyerahkan rencana pembangunan tersebut ke masyarakat. Hasil kajian akademis yang akan dilakukan Universitas Hasanuddin (Unhas) bukan merupakan sesuatu yang final. Kita percaya gubernur datang tidak untuk menyengsarakan rakyat. Program yang diusung merupakan upaya untuk mempercepat akselerasi pembangunan di daerah ini. Tapi jangan membayangkan semua program yang diusung akan diterima baik oleh masyarakat. Apalagi jika program tersebut kurang disosialisasikan dan tidak jelas di mata masyarakat. Hal inilah yang terjadi di pembangunan PLTA Karama yang rencananya dilaksanakan di Kecamatan Kalumpang-Bonehau. Mayoritas warga terang saja melakukan penolakan karena sama sekali tidak mendapat informasi soal pembangunan PLTA yang dikerjasamakan dengan BUMN asal negeri tirai bambu, yakni China Gezhouba Group Coorporation (CGGC). Masyarakat setempat merasa dilangkahi haknya. Tanpa sosialisasi yang jelas, pemerintah sudah mengumumkan akan membangun Dam raksasa yang berakibat pada tenggelamnya sebagian besar wilayah Kecamatan Kalumpang dan Bonehau. Bila diibaratkan seseorang datang ke rumah masyarakat tanpa permisi membangun sebuah fasilitas fenomenal dengan mengatasnamakan kepentingan bersama. Tentu orang yang rumahnya akan diobok-obok itu akan melakukukan perlawanan. Manfaat pembangunan PLTA Karama harus diakui memang sangat besar untuk kemajuan ekonomi Sulbar. PLTA Karama merupakan jawaban atas krisis listrik di Sulawesi dan khususnya di Provinsi Sulbar yang selama ini menghambat perkembangan industri dan pembangunan ekonomi. PLTA Karama bisa diprediksi akan memincu bermunculannya pabrik-pabrik di Sulbar yang akan mengolah sumber daya alam. Setelah itu Sulbar akan memasuki era industrialisasi. Tapi sekali lagi, kita juga harus melihat sisi kemanusiaannya. Masyarakat Kalumpang-Bonehau jangan dikorbankan untuk memenuhi ambisi era industrialisasi tersebut. (**)

IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL

LOWONGAN KERJA

Radar Sulbar

Sebuah Perusahaan yang tergabung dalam "CMO GROUP" mengadakan ekspansi untuk membuka lowongan KANTOR WILAYAH di SULAWESI BARAT membutuhkan segera Karyawan - karyawati untuk posisi sebagai berikut : 1. Kepala Kantor Wilayah (KKW) 2. Pimpinan Cabang (PC) 3. Staf Keuangan (SK) 4. Kasir (KS) 5. Staf Logistik (SL) Dengan klasifikasi sbb : - Untuk posisi No. 1 Pendidikan Minimal Sarjana Muda - Untuk posisi No. 2 s/d No. 5 Pendidikan minimal SMU Sederajat - Cantumkan Kode Job Jabatan disebelah kiri Amplop Lamaran Dengan menyertakan : 1. Fc. Ijazah Terakhir 2. Surat Lamaran Kerja 3. Daftar Riwayat Hidup singkat 4. Fc. Kartu Tanda Penduduk (KTP) 5. 3 Lembar Foto Ukuran 3 x 4, & 2 Lembar 2 x 3 6. Surat keterangan lain yang dapat mendukung.

Pertama & Terbesar di Sulawesi Barat

Mau Pasang IKLAN

Website ATAU Koran HUBUNGI

Lamaran di antar langsung kepada bagian personalia " CMO GROUP" Alamat Jl. H. Andi Dai No. 23 Mamuju (HOTEL MARANNU GOLDEN HOTEL) Paling lambat 1 (satu) Minggu setelah iklan ini terbit.

081 241 843 180

Office: Jl. Dr. Ratulangi No.3 Pekkabata Polewali Mandar Sulbar Telp: 0428-22284 E-mail: st933fm@telkom.net

KESEMPATAN BERKARIR Multifinance yang telah Go Publik dengan pengalaman lebih dari 30 tahun dan memiliki lebih dari 130 Cabang di seluruh indonesia membuka kesempatan bagi anda yang memiliki motivasi kerja tinggi, ulet, dan gigih untuk menempati posisi sebagai : SURVEYOR MOBIL (ME) SURVEYOR MOTOR (AE) FIELD COLLECTOR (FC) OPERASIONAL STAFF (ADM) Kualifikasi : - Pendidikan Minimal D3 (khusus AE minimal SMU) - Berpenampilan menarik (pria/wanita) - Leadership, Berjiwa marketing, Komunikatif, Ulet, Energik dan inisiatif - Memiliki SIM (C/A) Aktif ((ME,AE,FC) - Menyerahkan CV (Daftar Riwayat Hidup) FC KTP, FC Ijasah dan transkrip nilai terakhir, - Pas Photo 3x4 = 2 Lembar. Bersedia di tempatkan di daerah SULAWESI BARAT Lamaran beserta CV dikirim ke : PT. BFI Finance Indonesia, Tbk. Jl. Abd Wahab Azasi No. 44 Tlp. 0426-2323899 / Hp 085 255 606 232 Mamuju - Sulawesi Barat 91511 (To : Adi Zuhrah L - HRD)

sambungan 7

RADAR SULBAR Rabu, 8 Februari 2012

Lagi, Anggota Brimob Tewas Ditembak di Papua

BK Belum Nonaktifkan AS

PAPUA -- Salah seorang anggota Brimob Polda Papua tewas tertembak setelah terjadi kontak senjata antara kelompok orang tak dikenal dengan anggota patroli. Kejadian tadi pagi pukul 08.15 WIT itu menewaskan Briptu Ronal Supamena. Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Mochammad Taufik, kepada wartawan di Mabes Polri Selasa, 7 Februari, Briptu Ronal tewas di perjalanan saat dibawa ke klinik Walakencana. Taufik menjelaskan, kejadian tersebut berawal dari adanya informasi masyarakat bahwa ada beberapa orang bersenjata yang tidak dikenal menyisir wilayah PT Freeport Indonesia. Satu regu anggota Datasemen B Brimob Timika Papua langsung melakukan penyisiran di dalam area tanggul timur PT Freeport Indonesia. Saat sepuluh anggota melakukan penyisiran di mil 37, terjadilah kontak senjata yang menyebabkan Briptu Ronal Supamena tertembak di bagian kepala tepat di bawah sisi helm. "Pelaku belum bisa diperkirakan. Kami menduga ada satu pelaku yang juga tertembak, namun berhasil dibawa kabur oleh mereka," kata Taufik. (RM)

JAKARTA -- Badan Kehormatan DPR RI belum mengambil keputusan menonaktifkan Anggota Badan Anggaran DPR Angelina Sondakh (AS) yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat 3 Februari 2012. Anggota BK DPR Salim Mengga mengatakan, pihakn-

Pemprov Kembangkan Demplot Level Dunia LANJUTAN HALAMAN 1

"Ketiga jenis ini akan kita lihat mana yang mampu bertahan dan memberikan hasil maksimal. Disini ditangani oleh instruktur khusus dari Jember yang mengembangkan seluruh uji coba penanaman," papar Anwar Adnan Saleh saat mengunjungi demplot di kawasan Desa Tadui Kecamatan Kalukku Mamuju, Selasa 7 Februari, siang. Selain pengembangan tanaman, pada lahan seluas lima hektar tersebut juga akan dijadikan sebagai area pelatihan petani kakao. Untuk tahun ini, akan dilatih sebanyak 1.500 petani dan selanjutnya sebanyak 2.000 petani. "Area ini akan dilaunching langsung oleh ketua asosiasi kakao dunia karena memang demplot yang dibangun berkelas dunia. Kenapa di Mamuju? Sebab atas pertimbangan Nestle selaku donatur area ini harus dekat dengan bandara. Tapi saya mau nanti kita membangun di seluruh kabupaten agar bisa menyebar seperti virus," sambung Anwar. Peresmian demplot bakal dilakukan besok. Ketua asosiasi kakao dunia akan membawa sejumlah pengusaha kakao dunia untuk melihat demplot kakao ini. Untuk informasi lebih lengkap, nantikan wawancara khusus Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh dengan tim Radar Sulbar. (dir)

Mendagri Tunggu Fatwa MA LANJUTAN HALAMAN 1

Karena masih menunggu fatwa dari MA tentang putusan PK tersebut, Mendagri berharap seluruh pihak di daerah dapat tetap bersabar. "Kita masing menunggu fatwa MA ya," lanjut Gamawan. Adapun maksud fatwa, sebagai penjelasan dan penegasan tentang isi putusan PK MA nomor 186 PK/PID.SUS/2011, tertanggal 18 Januari 2012. Pembebasan dan pemulihan nama baik tercantum dalam amar putusan MA tersebut. Olehnya, Mendagri mengaku butuh waktu lebih guna mengkaji putusan PK ini. Seperti yang disampaikan juru bicara Kemendagri Reydonnizar Moenoek. "Atas dasar apa dan bagaimana mengembalikan Obed kepada posisinya selaku bupati. Dan dengan cara bagaimana pula kita mengembalikan bupati sekarang ke posisi wakil," urainya. Pasca turunnya putusan PK pembebasan Obed, ribuan masyarakat Mamasa melakukan aksi damai dengan harapan agar Obed dapat dilantik kembali menjadi bupati Mamasa. Menghindari berkembangnya pro kontra di daerah, Ketua Umum Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB), Salim S Mengga meminta para elit lebih elegan menyikapi kondisi yang berkembang. "Dalam mengambil langkah, para pemimpin di Sulbar sebaiknya mematangkan perencanaan, memahami semua sejak awal. Sebab ini bisa menimbulkan konflik horizontal. Rakyat tidak tahu apa-apa," ujarnya. Sebelumnya, pakar hukum tata negara Irman Putra Sidin, mengatakan, pembebasan dan pemulihan nama baik terhadap mantan bupati itu, merupakan hal yang terbaik. Namun, putusan ini tidak otomatis memberi peluang bagi Obed untuk kembali ditetapkan sebagai bupati Mamasa. "Kalau pemberhentiannya sudah permanen, ya sudah," jelas Irman, sore kemarin. Ia menyarankan agar Obed tetap berbesar hati menerima kondisi yang terjadi saat ini, termasuk keberadaan pejabat bupati Ramlan. "Kan bisa mencalonkan lagi di Pilkada bupati atau gubernur. Itu bisa ke depan dilakukan karena sudah dipulihkan nama baiknya, tidak pernah melakukan pelanggaran," urai Irman. Irman juga membenarkan sikap Mendagri yang sangat berhati-hati dalam menyikapi putusan PK Obed Cs. Dikatakan bahwa setiap putusan perlu kajian mendalam sebelum mengambil langkah. "Memang harus dipelajari dulu," tandasnya. (rul/fmc)

ya menunggu pemberitahuan resmi dari dari KPK. "Angelina malam ini (kemarin-red) kita bicarakan. Kita belum dapat surat dari KPK secara administratif," jelasnya, Selasa 7 Februari. Meski masih aktif sebagai Anggota Banggar DPR, namun menurut Salim, yang bersangkutan sangat jarang berkantor sejak kasus proyek

Wisma Atlet bergulir. "Masih aktif tapi tidak pernah datang," ungkapnya. Meski separtai dengan AS, namun Anggota Fraksi Partai Demokrat ini mengaku tetap akan profesional menjalankan tanggung jawab sebagai Anggota BK DPR. "Saya tidak akan pernah membela orang yang merusak nama partai. Lebih baik orang

Jabatan Lama

LANJUTAN HALAMAN 1

Jabatan Baru

Akmal Hidayah Kepala BPMPD Nahrawi Rahman Kadis Kop & UKM Anwar Sewang Sekretaris DKCS Andi Ismail Kepala BKDD Kallang Marzuki Kadisperindag Mahyuddin Ibrahim Inspektur Inspektorat Syarifuddin Sekretaris Bappeda Burhanuddin Staf Ahli Hukum Syamsu Rijal Kabag Hukum Hamdan Ahmad Asisten Pemerintahan Andi Parial P Kadistamben Burhanuddin Sekretaris Distanak Aksan Amrullah Camat Alu Anthon Pasonrong Sekretaris BPMPD Abd Muttalib Sekretaris BP4K2P Yunding Sekretaris BPBD Muhammad Akbar Camat Tapango Agung Arif Kabid Tata Ruang Dinas Tarkim Harun Palontjongi Ka Satpol PP Mahmud T Sekretaris DKP Arifin A Camat Bulo Tolo Mahmuda Sekcam Binuang H Umbar Sekcam Tapango Hasbi Hannan Camat Campalagian Azwar Yasin Camat Matangnga Muh. Dinar Sekcam Bulo Alibin Sewa Kabid Operasional Lalu Lintas Dishubkominfo Abd Jalal Inspektur Pengawasan Insepektorat

ra, tapi masih anggota," ujar Salim. Menurutnya, kemungkinan AS diberhentikan sebagai Anggota DPR melalui pergantian antar waktu (PAW), cukup terbuka. Terlebih saat kasusnya berkekuatan hukum tetap. "Kita tunggu proses hukumnya saja," tandasnya. (rul/fmc)

47 Pejabat Polman Dimutasi

Pejabat yang Dimutasi Nama

itu yang dikeluarkan untuk menyelamatkan partai," tegas Anggota DPR Dapil Sulbar itu. Ia pun menegaskan jika saat ini, AS telah dinonaktifkan sebagai pengurus Demokrat pusat. Sesuai penyampaian Ketua Dewan Pembina Demokrat, kata dia, kalau tersangka, maka otomatis diberhentikan. "Diberhentikan sementa-

Staf Ahli Bidang Hukum Staf Ahli Bidang Pembangunan Staf Ahli Kemasyarakatan & SDM Asisten Pemerintahan dan Kesra Kepala Bappeda Kadis Koperasi dan UKM Kepala Disperindag Kepala BKDD Inspektur Inspektorat Kadistamben Kepala BPMPD Kepala BLH Kepala Satpol PP Sekretaris Bappeda Sekretaris Distanak Sekretaris BP4K2P Sekretaris DKCS Sekretaris BPMPD Sekretaris BPBD Sekretaris Distanak Sekretaris DKP Camat Binuang Camat Tapango Camat Alu Camat Campalagian Camat Matangnga Camat Bulo

Kabag Hukum Sumber: BKDD Polman

Dalam mutasi ini tiga pejabat 'diparkir' menjabat staf ahli bupati. Mereka adalah Akmal Hidayah yang sebelumnya menjabat Kepala BPMPD mutasi menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik. Kemudian Nahrawi Rahman yang sebelumnya Kadis Koperasi UKM digeser menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan. Nama terakhir adalah Anwar Sewang yang sebelumnya Sekretaris DKCS diangkat menjadi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM. (Selengkapnya lihat tabel). Bupati menyampaikan, pejabat dilantik bukan untuk menjadi penguasa, melainkan mengabdi sesuai bidang tugas masing-masing. Pergeseran jabatan, kata dia, merupakan aspek alamiah dalam rangka di-

namisasi organisasi. Mutasi merupakan hasil evaluasi terhadap tugas dan kegiatan yang telah terlaksana dan sarana meningkatkan produktifitas kerja. "Dengan pergeseran pejabat, akan diketahui keunggulan dan kelemahan kinerja pejabat yang menduduki suatu jabatan, yang diharap juga menjadi pendorong peningkatan produktifitas kerja seseorang yang dipercayakan menduduki jabatan," kata Ali Baal di Pendopo Rujab Bupati Polman, Selasa 7 Februari. Kepada pejabat yang ditempatkan sebagai staf ahli, ABM meminta tidak berkecil hati. Nantinya staf ahli memiliki peran lebih dalam membantu dan mendampingi bupati. "Staf ahli akan lebih diberdayakan dalam mendampingi

bupati dalam kegiatan di daerah maupun pusat. Sehingga nantinya memberikan masukan dan telaah terhadap kebijakan yang akan diambil," terang Ali Baal. Bupati incumbent ini juga menegaskan, bahwa jabatan struktural eselon II dan III merupakan posisi strategis yang membutuhkan kemampuan manajerial tinggi. Karena itulah, pejabat dituntut memiliki wawasan dan pemahaman yang memadai dalam rangka menggerakkan roda organisasi pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat. Paling penting juga, lanjutnya, adalah penerapan asas keterbukaan atau transparansi dan akuntabilitas yang bukan hanya merupakan amanah perundang-undangan. (**)

SBY Minta Pers Perhatikan Pemilu 2014 LANJUTAN HALAMAN 1

Secara umum, kata Bagir, Presiden SBY menyampaikan komitmennya tentang kemerdekaan pers. Meski era kemerdekaan pers saat ini memiliki banyak efek, tetapi itu dinilai lebih baik daripada tidak ada kemerdekaan pers. Dalam pertemuan ini, sejumlah Paniti Hari Pers Nasional bertemu dengan Presiden SBY. Mereka yang hadir antara lain, Ketua Serikat Perusahaan Pers Dahlan Iskan, Gubernur Jambi Hasan Basri

Agus, Ketua Umum Hari Pers Nasional Margiono, Ketua Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia Rohmad Hadiwijoyo, tokoh pers Tarman Azzam dan Bambang Harymurti. Sementara, Presiden SBY didampingi Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, Sekretaris Kabinet Dipo Alam, dan Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring. Gubernur Jambi Hasan Basri mengatakan bahwa Jambi menjadi tuan rumah Hari Pers Nasional pada 9

Februari 2012. Dalam acara nanti, selain mengunjungi puncak peringatan hari pers, Presiden akan mengunjungi panen ikan patin dan bertemu masyarakat Jambi. “Acara peringatan hari pers yang sudah mulai tanggal 5 Februari 2012 itu sudah disusun dengan baik,� kata Hasan Basri. Margiono selaku penanggung jawab acara perayaan HPN menambahkan, dalam kesempatan ini juga akan diserahkan penghargaan meda-

li emas kemerdekaan pers bagi para tokoh yang dianggap memenuhi penilaian tim juri. Penghargaan medali emas kali ini akan diberikan pada Mendikbud M Nuh. Ada beberapa alasan panitia memberikan penghargaan itu kepada mantan Menkominfo itu, salah satunya karena Nuh dianggap konsisten membantu peningkatan profesionalisme wartawan. "Dinilai tim juri memiliki pengaruh yang besar dalam peningkatan profesionalisme wartawan," katanya.

Selain itu, kata Margiono pihaknya juga akan memberikan penghargaan spirit jurnalisme terhadap Atmakusumah. Penghargaan ini pernah diraih oleh Dahlan Iskan, bos Jawa Bos Group, Jakob Oetama, bos Kompas Gramedia Group dan Rosihan Anwar. "Penghargaan spirit jurnalisme juga akan diberikan pada Bapak Atmakusumah. Beliau tokoh pers yang konsisten terus berkarya jurnalistik, pada saat mudah dan saat sulit," terangnya. (net)

Radar Sulbar Luncurkan Koran Elektronik Pertama di Sulbar LANJUTAN HALAMAN 1

"Menu ePaper sengaja kami tempatkan di sudut kanan atas website agar memudahkan pembaca mengakses," jelas Direktur PT Radar Sulbar, Naskah M Nabhan, Selasa 8 Februari. E-Paper Radar Sulbar akan memudahkan pembaca yang selama ini tidak bisa atau belum sempat mengakses edisi cetak Radar Sulbar.

"Masyarakat di Sulbar di perantauan atau warga Sulbar yang berada di luar Sulbar tetap bisa membaca Radar Sulbar," ungkap Naskah. Sebelumnya 1 Januari 2012 lalu, harian Radar Sulbar telah meluncurkan website resmi www.radarsulbar.com. Hanya selang sebulan Radar Sulbar kembali meluncurkan produk baru

yakni ePaper Radar Sulbar. Peluncuran ePaper Radar Sulbar mendapat sambutan luar biasa dari pelanggan Radar Sulbar yang ada di perantauan. Seperti diungkapkan Ketua Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) Salman Dianda Anwar. "Ini yang kami tunggutunggu karena tetap ingin up date info teraktual dari kam-

pung halaman meski kami jauh dari perantauan. ePaper Radar Sulbar membuat kami jauh di mata tapi dekat dalam genggaman," ungkapnya. Koran elektronik Radar Sulbar juga disambut baik oleh perusahaan-perusahaan besar yang ada di Jakarta. Salah satunya disampaikan manajemen Astra Grup. "Selamat buat Radar Sul-

bar. Good luck for your team," ungkap Public Relation (PR) PT Astra Agro Lestari Area Sulawesi, Mochamad Husni. Hal yang sama juga diungkapkan Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh. Ia menyatakan sangat mendukung upaya Radar Sulbar yang mulai merambah pasar di luar Sulbar. "Kami sangat mendukung," kata Anwar. (**)

Sebab, hal itu sama saja dengan bunuh diri. Mereka berharap mendapat hidup baru di negara lain. "Kami tidak membutuhkan uang, tapi membutuhkan kehidupan," ungkap Hadi. Sementara itu, kegagalan menyeberang ke Australia, tampaknya, membuat para imigran tersebut tertekan. Hal itu membuat mereka berontak. Kemarin mereka menggelar aksi di halaman Hotel Wisma Dewi Singaparna. Mereka memprotes fasilitas hotel yang dinilai tidak layak. Para imigran tersebut juga menuntut pihak imigrasi memberikan pelayanan yang baik. Dalam aksi itu, para imigran tersebut tidur-tiduran di halaman hotel. Mereka juga membuang makanan dari hotel dengan alasan tidak cocok. Sahed Golin, salah seorang imigran dari Iran, menyatakan bahwa aksi protes itu adalah bentuk kekecewaan mereka atas fasilitas hotel yang tidak layak.

Salah satunya, air mandi yang tidak bersih. Pria 42 tahun itu mengatakan, makanan yang diberikan juga tidak sesuai dengan selera para imigran tersebut. Mereka tidak ingin diberi makanan Indonesia, seperti tahu dan tempe. Yang mereka inginkan adalah kebab ayam atau kebab ikan. Karena itu, mereka membuang makanan yang diberikan hotel. "Ini bukan hotel. Ini pondok. Tidak ada teh, tidak ada kopi dan susu," ucap dia. Sahed mengungkapkan, ada beberapa imigran dari Iran yang sakit, terutama anak-anak. Namun, tidak ada pelayanan medis. "Kami butuh obat-obatan," tegas dia. Di sisi lain, imigran dari Afghanistan dan Pakistan tidak mempermasalahkan fasilitas yang ada. Mereka menilai fasilitas hotel tidak terlalu jelek. "Itu urusan mereka (imigran Iran). Kami bukan bagian dari mereka," terang Hadi, imigran dari Pakistan. (jpnn)

Nekad Lari karena Takut Mati di Negeri Sendiri LANJUTAN HALAMAN 1

Perahu yang ditumpangi para imigran tersebut bocor. Mereka pun langsung ditangkap aparat berwenang. Abid sejatinya ingin menembus Australia dengan jalur resmi. Namun, upaya tersebut tidak kesampaian karena permintaan suaka politik yang diajukan tidak mendapat respons. "Pemerintah Australia tidak juga memproses izin kami mau ke sana. Makanya, tiada jalan lain bagi kami selain melewati jalur gelap," ungkapnya. "Indonesia sebetulnya negeri aman, tidak ada masalah dengan seseorang. Mereka sangat baik, mereka tidak suka membunuh dan perang. Tetapi, kalau tinggal di sini, kami tidak dapat pekerjaan, apa yang bisa saya perbuat," ujarnya. Seperti halnya Abid, para imigran lainnya punya alasan keamanan. Muhammad Hadi, 21, salah seorang imigran asal Afghanistan, menyatakan, tidak mendapatkan jaminan

keamanan di kampung halamannya. Pun, saat hijrah ke Pakistan. "Jika kamu menyaksikan keadaan di negara kami, di sana sangat buruk. Setiap hari saudara-saudara kami dibunuh," ungkapnya saat ditemui Radar Tasikmalaya (Group Radar Sulbar). Hadi mengungkapkan, mereka diancam bunuh karena berasal dari etnis Hazara. Di sisi lain, pemerintah maupun aparat keamanan di negaranya tidak bisa memberikan jaminan keamanan bagi komunitas penganut Syiah tersebut. Hadi menuding pemerintah maupun aparat keamanan cenderung membiarkan orang-orang Hazara dibunuh. Dia menjelaskan, lebih dari seribu warga etnis Hazara, baik di Afghanistan maupun Pakistan, tewas karena dibunuh. Kondisi itu memaksa mereka mencari negara baru. Segala cara dilakukan. Termasuk, berusaha menem-

bus negara lain tanpa paspor, visa, dan dokumen lainnya. Hadi mengaku sudah menghabiskan lebih dari USD 10 ribu atau sekitar Rp 90 juta untuk biaya perjalanan dari Pakistan menuju Indonesia. "Kami menjual tempat tinggal. Kami menjual hidup kami untuk datang ke sini (Indonesia)," ujarnya. Tujuan utama Hadi sejatinya bukan Indonesia. Dia ingin pergi ke Australia dan menjadi warga negeri bekas jajahan Inggris tersebut. Dengan menjadi warga Australia, Hadi berharap mendapat jaminan keamanan, kehidupan yang merdeka. Hal sama sebenarnya bisa mereka dapat di Indonesia. Masalahnya, untuk menjadi warga Indonesia, mereka harus melewati proses yang lama. "Proses di Indonesia sangat lama. Kami membutuhkan tinggal tiga atau empat tahun," jelasnya. Dia menegaskan tidak akan kembali ke negaranya.

8

Radar Polewali

Lenggo Butuh Jembatan POLEWALI -- Warga Desa Lenggo Kecamatan Bulo membutuhkan jembatan penghubung Desa Lenggo dengan Desa Bulo Ibukota Kecamatan Bulo. Jembatan tersebut merupakan salah satu penghubung Desa Lenggo menuju Bulo yang selama ini terisolir akibat belum tersedianya akses jembatan. Salah seorang warga Lenggo, Sainuddin mengatakan, meskipun akses jalan di Lenggo sudah dirintis namun desa tersebut masih terisolir akibat belum tersedianya jembatan di Sungai Masunni. Selain itu, warga Desa Lenggo juga mengharapkan pembangunan jembatan Sungai Maloso yang merupakan pembatas Desa Lenggo dan Desa Peburru Kecamatan Tutar. Selama ini kedua warga desa tersebut hanya menggunakan perahu rakit sebagai sarana penyeberangan. Sehingga warga harus menyediakan ongkos setiap akan menyeberangi Sungai Maloso. Tokoh masyarakat Lenggo, Aco, membenarkan kondisi yang dialami warganya saat ini. Apalagi Desa Lenggo diapit dua sungai besar dan masing-masing belum ada bangunan jembatan. (k2/mkb)

RADAR SULBAR Rabu, 8 Februari 2012

ABM Dukung Kota Polewali EDITOR: AMRI MAKKARUBA POLEWALI -- Wacana pembentukan Kota Polewali semakin mengemuka dalam beberapa pekan terakhir ini. Sejumlah kalangan mendukung pembentukan Kota Polewali berbarengan dengan pembentukan Kabupaten Balanipa, termasuk Bupati Polewali Mandar, Ali Baal Masdar (ABM). Pernyataan ABM disampaikan usai melantik sejumlah pejabat eselon II dan III lingkup Pemkab Polewali Mandar, di Rujab Bupati, Selasa 7 Februari sore. Ia menegaskan, sejak awal dirinya

mendukung pembentukan Kota Polewali dan Kabupaten Balanipa. Dibuktikan dengan mengutus sejumlah pejabat Pemkab Polewali Mandar melakukan kajian ke Kota Palopo Sulsel terkait pembentukan Kota Palopo terpisah dengan Kabupaten Luwu. Hanya saja hasil kajian pada saat itu belum memungkinkan untuk terbentuk kota karena ada persyarakat belum bisa dipenuhi, sehingga beralih ke pemekaran Kabupaten Balanipa. "Rencana pemekaran kabupaten maupun kota jangan dipolitisir sehingga dapat terwujud cepat. Sejak dulu kita perjuangkan

pemekaran Kabupaten Polewali Mandar tetapi hingga saat ini belum terwujud karena adanya kebijakan pemerintah terkait moratorium pemekaran daerah," kata Ali Baal. Ia berharap rencana pembentukan Kota Polewali dan Kabupaten Balanipa dapat berjalan seiring dan saling mendukung sehingga cepat terwujud. Ia berpesan jika wacana ini ingin didorong maka harus melihat momen yang pas karena jangan sampai menggembargemborkan sesuatu yang belum pasti. "Tetapi wacana pembentukan Kota Polewali pasti didukung karena sejak lama wacana terse-

but sudah ada. Tetapi keinginan ini harus datangnya dari masyarakat bukan kalangan elit dan politisi supaya wacana tersebut betul betul bersumber dari bawah," terang ABM. Terkait pembentukan tim pemekaran Kota Polewali, ABM mengatakan pihak eksekutif belum merencanakan pembentukan tim pemekaran wilayah. Tetapi jika masyarakat yang menginginkan dan membuat sendiri untuk mempercepat pembentukan kota apa salahnya didukung. "Jika masyarakat betul-betul menginginkan silakan diperjuangkan pemerintah hanya dapat

mensuppor saja," ujarnya. ABM juga mengungkapkan dalam waktu dekat ini anggota DPR RI bersama DPD RI akan turun ke Polewali Mandar untuk melihat persiapan rencana pemekaran kabupaten. Termasuk berdialog dengan masyarakat agar anggota DPR RI dan DPD RI mendengarkan langsung keinginan masyarakat. "Rencananya anggota dewan pusat dan DPD akan berkunjung ke Polewali Mandar terkait pembentukan Kabupaten Balanipa. Tetapi jadwalnya belum diketahui hanya saja konfirmasinya dalam waktu dekat ini," tandas ABM. (**)

Agen Diminta Tidak Jual LPG di Atas HET POLEWALI -- Pemkab Polewali Mandar meminta sejumlah pengecer atau agen LPG di Polewali Mandar tidak menjual LPG 3 kg diatas harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan. Kepala Bagian Sumberdaya Alam (SDA) Pemkab Polewali Mandar, M Natsir Adam, Senin, 7 Januari mengemukakan, beberapa informasi yang diperoleh bahwa harga isi ulang LPG 3 kg saat ini ada yang menembus hingga Rp30 ribu, padahal HET seharga Rp13 ribu. "Kami dari tim kabupaten akan turun melakukan pantauan dan pengawasan terhadap informasi tersebut," kata Natsir Adam. Terkait kelangkaan gas LPG 3 kg, Ia mengemukakan sesuai informasi yang diperoleh dari Pertamina bahwa distribusi LPG 3 kg baru-baru ini memang mengalami sedikit kendala. Terjadi keterlambatan karena kondisi cuaca yang sedikit mengggangu distribusi. Sehingga membuat LPG 3 kg langka di masyarakat. Meski demikian, diharapkan kepada agen dan pengecer untuk tidak menjual diatas HET karena akan memberatkan masyarakat. (afr/mkb)

EKSEKUTIF

RADAR/ABD KADIR TANNIEWA

RAKIT. Warga Desa Lenggo Kecamatan Bulo menggunakan rakit sebagai sarana untuk menyeberang sungai Maloso dan Masunni karena belum ada jembatan.

Dishutbun Bantah Dana Pemangkasan Raib Salam: Dana Gernas Langsung Masuk ke Rekening KT POLEWALI -- Pernyataan Asosiasi Petani Kakao Indonesia (Apkai) Sulawesi Barat, M Said Sidar yang menuding dana pemangkasan program Gernas Kakao sebesar Rp 750 ribu per hektar raib dibantah Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Polewali Mandar, Abd Salam. Menurut Salam, dana pemangkasan sebesar Rp 750 per pohon ini langsung masuk ke rekening kelompok tani melalui bank. Dana Gernas tidak melalui

pengelola program tetapi dana tersebut langsung ke petani melalui kelompoknya karena anggaran tersebut merupakan bantuan sosial (Bansos). Pengelola maupun petugas perkebunan di lapangan sama sekali tidak bersentuhan dengan dana gernas. Hanya saja kelompok tani yang ingin mencairkan dananya di bank harus mendapatkan rekomendasi dari petugas di lapangan setelah melihat perkembangan pekerjaannya. "Jika petani telah melakukan

pemangkasa tentunya petugas merekomendasikan dilakukan pencairan. Tetapi harus sesuai dengan kondisi dilapangan, jika tidak tentunya anggaran tersebut tidak bisa dicairkan dan tetap tersimpan direkening kelompok," jelas Salam ketika ditemui, Selasa 7 Februari. Jadi tidak benar jika dana tersebut raib, apalagi jika dikatakan dana tersebut berada di pengelola. Ia menjelaskan program pemangkasan yang masuk dalam rehabilitasi petani diberikan upah sebesar Rp 750 ribu per

hektar dengan asumsi setiap pohon dihargai sebesar Rp 750 karena setiap hektarnya sebanyak 1.000 pohon. Hanya saja dana pemangkasan ini cair setelah petugas lapangan memberikan rekomendasi pencairan setelah melihat hasil kerja kelompok tani dilapangan. Salam menambahkan, tahun 2011 program peremajaan kakao yang dibiayai gernas mencapai 3000 hektar dengan anggaran mencapai Rp2,2 miliar lebih. Sementara untuk program rehabil-

itasi mencapai 5.200 hektar dengan anggaran Rp4 miliar lebih dan intensifikasi seluas 2.600 hektar dengan anggaran mencapai Rp1,9 miliar lebih. Dana gernas kakao ini semuanya langsung masuk ke rekening petani. "Sebenarnya anggaran pemangkasan dana gernas dinilai tidak seberapa tetapi hanya pemerintah memberikan kepada petani sebagai motivasi untuk memperhatikan dan merawat tanaman kakaonya," tandas Salam. (mkb)

Rubrik Khusus Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar

BUPATI Polewali Mandar, Ali Baal Masdar bersama Wakil Bupati, Nadjamuddin Ibrahim bersama unsur muspida ketika menghadiri acara pelantikan pejabat eselon II dan III di Rujab, Selasa 7 Februari 2012.

RADAR/AMRI MAKKARUBA

BUPATI Polewali Mandar, Ali Baal Masdar menandatangani berita acara penandatangan pelantikan pejabat eselon II dan III.

9

RADAR SULBAR Rabu, 8 Februari 2012

PS Sandeq

Jadwal Televisi 8-10 Februari 2012

Kembali Beraksi POLEWALI -- Lama tidak terdengar, kesebelasan kebanggaan masyarakat Polewali Mandar, PS Sandeq akan kembali beraksi. Kesebelasan yang pernah melahirkan nama besar seperti Irsyad Aras ini akan ikut ambil bagian dalam turnamen sepakbola Polewali Mandar Cup 2012 yang akan dihelat mulai 15 Februari mendatang. EDITOR: AMRI MAKKARUBA Tuan rumah Polewali Mandar akan mengikutkan dua kesebelasan. Selain PS Sandeq Polman, Polman juga akan diwakili oleh Polman Selection. PS Sandeq dengan materi pemain senior dan junior siap berlaga di turnamen ini. Hal ini diungkapkan manajer tim PS Sandeq, Nursaid Mustafa dan pelatihnya, Enzo Tenggara. “Kami akan buktikan kepada masyarakat Polman bahwa PS Sandeq masih dapat diperhitung-

kan,” terang Enzo. Pelatih Polman Selection, Ahmad Syukri akan menurunkan pemain muda di bawah usia 21 tahun. Ini merupakan ajang pemanasan menuju devisi III Sulawesi yang akan diikutinya. Ahmad Syukri yang berhasil membawa PS Sandeq menjuarai Habibie Cup sebanyak dua kali ini optimis anak asuhnya akan mendulang prestasi di Turnamen Polman Cup 2012 dengan melakukan

TC sejak sepekan terakhir ini. Ketua Panitia Penyelenggara Turnamen Sepak Bola Polman Cup 2012, Tanawali, mengungkapkan panitia telah siap menyelenggarakan turnamen terbesar di Sulbar ini, termasuk lapangan dan stadion tempat penyelenggaraan ajang ini. Ia berharap turnamen ini dapat menggairahkan olahraga sepakbola di Polewali Mandar yang dalam beberapa tahun terakhir sempat lesu. Padahal Polewali Mandar dikenal sebagai gudangnya pesepakbola di Sulbar bahkan Sulsel. Dibuktikan dengan sejumlah pemain sepak bola asal Polewali Mandar berlaga di Liga Indonesia maupun pemain nasional. “Kami berharap turnamen ini dapat memberikan tontonan menarik bagi masyarakat Polewali Mandar dan wilayah sekitarnya,” terang Tanawali. (**)

ANTV Rabu, 8 Februari 16:00 Wita WiSriwijaya FC vs Deltras Sidoarjo Kamis, 9 Februari 16:00 Persiram Rajaampat vs Persidafon Dafonsoro Indosiar Setiap Minggu 12:30 Highlights Serie A Metro TV Setiap Sabtu 14:05 Wita Spirit Football Setiap Minggu 14:05 Wita 12 Pas RCTI Kamis, 9 Februari 03:00 Wita (Piala Afrika) Mali vs Pantai Gading TV One Kamis, 9 Februari 04:00 Wita (Copa del Rey) Barcelona vs Valencia Irsyad Aras Mantan pemain PS Sandeq

10

Kesehatan

RADAR SULBAR

Rabu 8 Februari 2012

10 Langkah Mudah Raih Tubuh Bugar UNTUK mendapatkan tubuh yang sehat dan bugar, maka diperlukan langkah-langkah mudah yang patut Anda jalani untuk mencapai tujuan tersebut. Apa sajakah? Berat badan yang seimbang adalah salah satu kunci tubuh tetap sehat dan bugar. Berikut 10 langkah sehat dan bugar yang dapat Anda aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, sebagaimana dilansir Healthmeup, Senin (6/2/2012). Masak dan makan masakan favorit dengan cara yang sehat Menjalani hidup sehat bukan berarti harus merelakan makananmakanan favorit yang biasa kita makan. Bereksplorasilah terhadap dunia masak yang sehat. Cobalah bereksperimen dengan bahan baku yang sehat dan cara memasak yang sehat. Misalnya, makanlah kentang dengan cara dikukus, bukan digoreng. Begitu juga ketika makan ayam, pilihlah yang direbus dan tanpa kulit. Kurangi alkohol Ketika mengonsumsi alkohol, Anda tidak saja memasuki sejumlah kalori dalam tubuh tubuh. Asupan alkohol memengaruhi cara tubuh memetabolisasikan makanan. Makanan akan menjadi tidak diproses segera dan tepat, dan diubah menjadi lemak yang disimpan. Bila terlalu sering, lama-kelamaan metabolisme akan rusak. Cerdik pilih makanan di restoran Rutinitas gaya hidup modern apalagi bagi yang rutin bersosialisasi seperti kumpul di kafe sebuah mal bersama teman dan keluarga sangat berpengaruh pada kesuksesan diet sehat Anda. Cerdik-cerdiklah mengelola waktu makan di restoran. Tetap pilih yang sehat dan pertimbangkan

takarannya. Baiknya, makan di restoran hanya sekali dalam sepekan dan tahu apa yang dimakan dan berapa banyak jumlah yang dimakan. Tapi jika Anda seorang yang memang rutin makan di sebuah restoran karena keperluan meeting atau hal lain, variasikanlah menu diet Anda. Hindari makanan yang tak dimasak dengan cara tak sehat seperti digoreng pada suhu tinggi, makanan penutup yang terlalu mengenyangkan, dan makanan utama yang tinggi kalori. Cukup minum Pastikan Anda terhidrasi dengan baik. Cara mudah untuk memastikannya, jangan pernah biarkan diri Anda merasa haus. Pasalnya, air sangat penting dibutuhkan untuk mengoptimalkan energi, mengatur berat badan, dan secara keseluruhan menjaga kesehatan fisik stabil. Nutrisi seimbang Pasti Anda akan merasa repot jika harus menghitung jumlah kalori setiap kali makan. Sedangkan nutrisi harus terjaga seimbang setiap hari. Untuk mempermudah, pastikan Anda mengasup 15 persen protein, 25 persen lemak, dan 60 persen karbohidrat dalam diet harian Anda. Namun lagi-lagi pilih yang dimasak dalam versi “baik� yakni, karbohidrat baik seperti beras merah dan gandum, lemak tak jenuh, dan protein dari ayam dan telur rebus. Dan makan dalam batas kebutuhan tubuh Anda. Jangan lupa nutrisi penting lain seperti vitamin, zat besi, seng, kalium dan lain-lain. Pada umumnya, jika Anda makan porsi buah sebanyak minimal lima porsi dan sayuran tiga sampai empat porsi dengan tingkat asupan protein dan lemak yang sesuai sehari-hari, maka

Anda menerima semua nutrisi penting. Tubuh sehat dan bugar sepanjang hari merupakan salah satu kunci menuju sukses. Tapi, Anda tidak dapat meraihnya tanpa ada upaya. Berikut langkah-langkah mudah yang diperlukan untuk meraih tubuh sehat dan bugar, sebagaimana dilansir Healthmeup, Senin (6/2/2012). Cukup tidur Jangan sepelekan waktu istirahat dan tidur Anda. Pasalnya, dua hal tersebut adalah pendukung Anda agar tetap sehat dan bugar.

Tidur yang cukup tidak hanya memastikan hormon dalam tubuh dan sistem pencernaan akan seimbang setiap waktu, tetapi juga memaksimalkan energi ketika bangun dari tidur di pagi hari. Sehingga stamina bugar dan siap menjalani aktivitas sepanjang hari. Disiplin dalam diet harian Diet biasanya diidentikkan dengan kata kelaparan. Padahal, diet yang baik adalah mengontrol asupan makanan agar seimbang. Hatihatilah memilih makanan yang Anda akan asup agar berat badan tetap dapat terkontrol. Oleh karena

itu, memertahankan diet sehat dengan cermat sangat penting. Disiplin dalam latihan harian Kunci sukses bugar adalah kestabilan berat badan yang didapat dari kedisiplinan berlatih setiap hari. Sayangnya, olahraga kini masih dianggap sebagai bentuk "hukuman" akibat konsumsi makanan yang berlebih dan bukan suatu gaya hidup yang banyak dilakoni. Pilih jenis olahraga Tentukan olahraga apa yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan Anda. Sebuah bentuk latihan

yang tepat akan menimbulkan hasil yang efektif. Cari tahu mengenai macam-macam jenis olahraga dan cari informasi preferensi, tujuan yang spesifik, sesuaikan dengan kendala pribadi, sehingga membuat olahraga jauh lebih efektif. Pilih-pilih makanan Pilih makanan yang sesuai dengan tinggi dan berat Anda, serta tujuan berat badan yang Anda inginkan. Pastikan juga Anda tidak pernah kelaparan dan selalu memiliki camilan sehat seperti potongan buah, biskuit gandum, atau yogurt. (net)

Pendidikan 11

RADAR SULBAR Rabu, 8 Februari 2012

36 Kasek dan Ruang Rusak Puluhan Wakasek SMP Siswa Manfaatkan Teras Dievaluasi

RADAR/AMRI MAKKARUBA

SARANA. Bangunan RKB SMPN 3 Polewali digenjot penyelesaiannya agar dapat segera digunakan. Gambar ini direkam beberapa waktu lalu.

Kadisdik tak Hadir, Dewan Pendidikan Kecewa REPORTER : SYAMSUDDIN EDITOR : AMRI MAKKARUBA MAJENE -- Dewan Pendidikan Kabupaten Majene merasa kecewa dengan sikap yang ditunjukkan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Abd Hamid yang tidak menghadiri undangan dalam rapat antara Dewan Pendidikan dengan pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Majene, Selasa sore 7 Februari di Kantor Disdik Majene. "Kepala Dinas Pendidikan tidak hadir berarti ini sama halnya tidak menghargai undangan Dewan Pendidikan," kata Abdul Wahab anggota Dewan Pendidikan dalam rapat, terkait klarifikasi proses mutasi para Kasek dan Pengawas sekolah Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Majene, Rusbi Hamid juga mengungkapkan kekesalannya atas proses mutasi Kasek dan sejumlah pengawas sekolah yang telah terjadi dijajaran lingkup Disdik. Rusbi Hamid meminta Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdik, Jamaluddin

Lasinrang dan Pengawas Disdik, Rustam menanyakan mekanisme mutasi dijajaran lingkup Disdik. Apakah mutasi sesuai mekanisme atau tidak dan apakah proses mutasinya melibatkan pihak Disdik lainnya atau tidak. "Kalau saya pak tidak dilibatkan saya tidak tahu kalau Korwas (koordintor pengawas)," kata Rustam. Kepala Bidang Pendidkan Dasar, Jamaluddin Lasinrang menjelaskan mekanisme proses mutasi Kasek dan pengawas sekolah dijajaran lingkup Disdik harus melibatkan berbagai pihak termasuk melalui tim pertimbangan pengangkatan kepala sekolah. "Kalau secara formalnya mutasi dilakukan degan melibatkan Kepala Bidang dan Pengawas pada semua jenjang," urai Jamal. Terkait masalah ini, Dewan Pendidikan akan segera mengeluarkan rekomendasi untuk diterus kepada penentu kebijakan dalam hal ini DPRD Majene melalui Komisi III selaku bidang pendidikan. Namun sebelumnya Dewan Pendidikan masih

memberikan kesempatan sekali kepada Kadisdik untuk menjelaskan proses mutasi. "Saya selaku Ketua Komisi III DPRD Majene berharap Dewan Pendidikan hari ini bisa mengeluarkan rekomendasi, biar komisi III yang memanggil ke DPRD karena tidak akan sama suasananya, kalau undangan DPRD tidak dindahkan itu dapat dilakukan penjemputan paksa, kalau Dewan Pendidikan tidak bisa seperti itu," tegas Rusbi. Saeri Daeng Pajama, mantan Kasek SDN 24 Paku Desa Tande Allo Kecamatan Ulumanda yang dimutasi sebagai pengawas pendidikan luar sekolah (PLS) merasa dirugikan saat mutasi. Apalagi dengan mutasi itu tunjangan profesi yang selama ini Ia terima terancam hangus lantaran tidak lagi memiliki beban mengajar di sekolah. "Biarlah saya kembali menjadi guru, tapi katanya tidak dibolehkan saya sudah beberapa kali menghadap tetap tidak bisa," ujar Saeri. (*)

POLEWALI -- Sebanyak 36 kepala sekolah dan wakil kepala sekolah serius mengikuti pelatihan penilain kinerja pendidik yang dilakasanakan Pemkab Polewali Mandar melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) MKKS Wilayah 2 Wonomulyo Sekertariat SMP 1 Wonomulyo. Pelatihan sekaligus penilaian akan kinerja guru kepala sekolah dan pengembangan kepfrofesian berkelanjutan PKB. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang Multimedia SMPN 1 Wonomulyo, Selasa 7 Februari 2012. Pelatihan bagi puluhan kepala sekolah tersebut menghadirkan narasumber dan pemateri mediaswara LPMP Sulsel, DR. Mardin. Menurut Ketua MKKS Lembaga Penjamin Mutu Pendidik (LPMP), Aco Rivai, pelatihan bagi kepala sekolah MKKS wilayah 2 Wonomulyo, hanya dilangsungkan sehari dan baru pertam kalinya tahun ini. Selian itu katanya merunut pada Perarturan Menteri (Permen) Diknas No. 13/2007 tentang kompetensi kepala sekolah . Sehingga kata Rivai diharapkan kepala sekolah menggunakan kompetensinya menilai kinerja guru hasil dari pelatihan ini keperluan supervisi. "Memahami pelaksanaan penilain kinerja guru di terapkan di sekolah tingkat SMP merupakan hal yang terpenting," kata Aco Rivai. Salah seorang peserta pelatihan, Muhammad Asse, menyambut baik pelatihan sekaligus penilian kinerja untuk pendidik di level kepala sekolah dan wakil kepala sekolah untuk meningkatkan kinerja, dalam profesionlitas guru ataupun pendidik melalui Pengembangan keprofesionlisme Berkelanjutan (PKB). "Kegiatan ini sekaligus dapat mengevaluasi diri, sebagai tenaga pendidik yang di tuntut setiap saat meningkatkan kapasitas dalam upaya membina generasi bangsa yang berkarakter, " tandasnya. (mkb)

CIANJUR -- Dua ruang kelas milik MTS Ar Ridho di Kampung Rawabango, Desa Mekargalih, Kecamatan Ciranjang, Cianjur, Jabar, Senin, ambruk, akibatnya puluhan siswa terpaksa dievakuasi ke masjid sekitar untuk proses belajar mengajar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun akibat ambruknya dua ruang kelas, 85 orang siswa terpaksa menjalani proses belajar mengajar di teras masjid yang terletak berdekatan dengan areal sekolah. Wakil Kepala Sekolah Acep Numat, membenarkan hal tersebut. Ambruknya kedua ruang kelas tersebut, kata dia, akibat faktor usia bangunan yang sudah mencapai 30 tahun, belum pernah tersentuh renovasi. "Sebelumnya hujan turun dengan deras disertai angin yang cukup kencang. Akibatnya menjelang pagi, bagian atap bangunan ambruk. Selama berdiri sampai hari ini, bangunan sekolah belum pernah mendapat bantuan untuk renovasi," katanya. Harapanya pihak terkait di Pemkab Cianjur, dapat membantu pihak sekolah, untuk membangun kembali ruang kelas yang ambruk tersebut. Pasalnya, untuk meminta sumbangan pada orang tua murid, pihak sekolah merasa berat karena sebagian besar orang tua murid berasal dari ekonomi lemah. "Harapan kami, pihak pemerintah, dapat membantu biaya untuk membangun kembali ruang kelas yang ambruk. Kalau dari swadaya orang tua murid, kami sudah malu karena sering meminta sumbangan," ucapnya. Sementara itu, Usman (13) salah seorang siswa mengaku, tidak dapat berkonsentrasi menjalani proses belajar mengajar di teras masjid, karena ruang kelasnya ambruk. Dia berharap pihak pemerintah segera membantu agar ruang kelas tersebut dapat dipergunakan kembali. (net)

NET

Segmen ini dipersembahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majene

PEMERINTAH KABUPATEN MAJENE PERATURAN DAERAH KABUPATEN MAJENE NOMOR 24 TAHUN 2011

ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH TAHUN ANGGARAN 2012

BUPATI MAJENE, Menimbang

Mengingat

:

:

a. bahwa untuk melaksanakan ketentuan pasal 181 ayat (1) Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, Kepala Daerah mengajukan rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah untuk memperoleh persetujuan bersama; b. bahwa rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang diajukan sebagaimana yang dimaksud dalam huruf a, merupakan perwujudan dari rencana kerja Pemerintah Daerah Tahun 2012 yang dijabarkan ke dalam kebijakan umum APBD serta Prioritas dan Plafon Anggaran yang telah disepakati bersama antara Pemerintah Daerah dengan DPRD pada tanggal 16 bulan Desember tahun 2011; c. bahwa berdasarkan pertimbangan huruf a dan b di atas, perlu ditetapkan dengan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2012. 1. Undang-Undang Nomor 29 Tahun 1959 tentang Pembentukan Daerah-daearh Tingkat II di Sulawesi (Lembara Negara Tahun 1959 Nomor 74, Tambahan Lembaran Negara Nomor 1822); 2. Undang-Undang Nomor 21 Tahun 1997 tentang Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (Lembaran Negara Tahun 1997 Nomor 44, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3688); 3. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 75 Tambahan Lembaran Negara Nomor 3952); 4. Undang–Undang Nomor 25 Tahun 2000 tentang Program Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Tahun 2000 Nomor 206, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3952); 5. Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2000 tentang Perubahan Atas Undang-undangn Nomor 18 Tahun 1997 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (Lembaran Negara Tahun 2000 Nomor 246, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4048); 6. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (lembaran Negara Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan lembaran Negara Nomor 4286); 7. Undang–Undang Nomor 1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4355);

24. Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2005 tentang Sistem I nformasi Keuangan Daerah (Lembaran Negara Tahun 2005 Nomor 138, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4576);

9. Undang–Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4400);

25. Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2005 tentang Hibah (Lembaran Negara Tahun 2005 Nomor 139, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4577);

10. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4421);

TENTANG

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

8. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4389);

11. Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2004 tentang Pembentukan Propinsi Sulawesi Barat ( Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 105, Tambahan Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 4422 ) ; 12. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 (Lembaran Negara Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4844); 13. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4438); 14. Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2009 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 133 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5043); 15. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (Lembaran Negara Tahun 2009 Nomor 130, Tambahan Lemabran Negara Nomor 5049); 16. Peraturan Pemerintah Nomor 108 Tahun 2000 tentang Tata cara Pertangggung Jawaban Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Lembaran Negara Tahun 2000 Nomor 210, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4427); 17. Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2000 tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Lembaran Negara Tahun 2000 Nomor 2101, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4428); 18. Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2001 tentang Pajak Daerah (Lembaran Negara Tahun 2001 Nomor 118, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4138); 19. Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2001 tentang Retribusi Daerah (Lembaran Negara Tahun 2001 Nomor 119, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4139); 20. Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (Lembaran Negara Tahun 2005 Nomor 48, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4502); 21. Peraturan Pemerintah 24 Tahun 2005 tentang Standar Akuntansi Pemerintah (Lembaran Negara Tahun 2005 Nomor 49, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4503);

26. Peraturan Pemerintah 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4578); 27. Peraturan Pemerintah 65 Tahun 2005 tentang Pedoman Penyusunan dan Penerapan Standar Pelayanan Minimal (Lembaran Negara Tahun 2005 Nomor 150, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4585); 28. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah (Lembaran Negara Tahun 2006 Nomor 25, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4641); 29. Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2006 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2004 tentang Kedudukan Protokoler dan Keuangan Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Lembaran Negara Tahun 2006 Nomor 90, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4659); 30. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 89 Penjelasan Atas Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor Tahun Tentang Organisasi Perangkat Daerah Umum, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4741); 31. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah; 32. Peraturan Daerah Kabupaten Majene Nomor 9 Tahun 2006 tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Majene (Lembaran Daerah Kabupaten Majene Tahun 2006 Nomor 9, Tambahan Lembaran Daerah Nomor 4); 33. Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2008 tentang Pembentukan Tata Kerja Sekretariat Dearah dan Sekretariat DPRD; 34. Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi Tata Kerja Dinas sebagaimana telah diubah dengan Pertaturan Daerah Nomor 3 Tahun 2011 tentang Perubahan Pertama atas Perda Nomor 13 Tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah Pemerintah Kabupaten Majene; 35. Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2008 tentang Pembentukan Lembaga Tekhnis Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2011 tentang Perubahan Pertama atas Perda Nomor 14 Tahun 2008 tentang Pembentukan Lembaga Teknis Daerah; 36. Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kecamatan dan Kelurahan; 37. Peraturan Daerah Nomor 16 Tahun 2008 tentang Pembentukan Satuan Polisi Pamong Praja.

22.Peraturan Pemerintah 54 Tahun 2005 tentang Pinjaman Daerah (Lembaran Negara Tahun 2005 Nomor 136, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4574); 23. Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2005 tentang Dana Perimbangan (Lembaran Negara Tahun 2005 Nomor 137, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4575);

bersambung...

12

Radar Majene

Perbaikan Penerangan Jalan Baru Mencapai 80 Persen MAJENE -- Dinas Perumahan, Pemukiman dan Kebersihan (Disperkimber) Kabupaten Majene, mengaku bila sampai saat ini baru 80 persen, pembenahan terhadap penerangan jalan di sekitar wilayah perkotaan diselesaikan. Sehingga sangat wajar bila penerangan penerangan di wilayah perkotaan belum maksimal. Kepala Dinas Disperkimber Majene, Effendy Gasong, Selasa 7 Februari, mengungkapkan sampai saat ini pihaknya masih terus melakukan perbaikan terhadap 42 titik penerangan jalan yang dianggap bermasalah, namun baru sekitar 80 persen target pembenahan dapat dicapai. "Kami terus melakukan perbaikan terhadap seluruh penerangan jalan yang dinilai bermasalah, karena segala sesuatunya membutuhkan proses, sehingga saat ini kami baru dapat menyelesaikan 80 persen, tapi pengerjaan terhadap titik-titik yang bermasalah lainnya masih terus dilakukan," ungkapnya. Effendy mengungkapkan diwilayah perkotaan Majene, terdapat beberapa lingkungan yang disinyalir penerangan jalannya bermasalah, yaitu Lingkungan Lutang, Lembang, Pangaliali, serta Rangas. Namun saat ini beberapa

penerangan jalan yang berada di lingkungan tersebut telah mendapatkan penanganan dari pihak Disperkimber. "Untuk saat ini prioritas penanganan yang kami tanggulangi adalah adalah yang berada di jalan provinsi, setelah semuanya kelar, perbaikan akan merembes ke jalan kabupaten. Namun karena proses pengerjaannya dilakukan berdasarkan perencanaan yang telah dibuat sebelumnya, jadi yang ditanggulangi terlebih dahulu adalah jalan provinsi," lanjutnya. Effendy mengakui bila dalam proses perbaikan terhadap penerangan jalan yang dilakukan oleh pihak Disperkimber, ada beberapa kendala teknis yang ditemukan di lapangan, diantaranya beberapa penerangan jalan yang yang tidak masuk dalam rencana perbaikan, tiba-tiba turut mengalami gangguan, sehingga juga harus mendapatkan penanganan. "Kami berharap agar masyarakat yang bermukim di sekitar padamnya penerangan jalan dapat bersabar, karena kami terus melakukan upaya agar berbagai fasilitas yang dibutuhkan oleh masyarakat, termasuk penerangan jalan dapat kami tanggulangi," tandasnya. (mg4/mkb)

RADAR SULBAR Rabu, 8 Februari 2012

Harga Beras Melambung, IRT Menjerit REPORTER : JUNIARDI EDITOR : AMRI MAKKARUBA MAJENE -- Sejumlah ibu rumah tangga (IRT) kembali menjerit. Pasalnya harga beras di Kabupaten Majene mengalami kenaikan. Dalam dua pekan terakhir harga beras naik hingga tiga kali, khususnya beras kepala yang banyak diminati oleh sebagian besar warga Majene. Mulyati, Warga Kecamatan Banggae, Selasa 7 Februari, mengungkapkan bahwa sejak dua pekan terakhir, harga beras telah mengalami peningkatan hingga tiga kali dan kenaikan kali ini dianggap cukup drastis sebab terjadi secara beruntutan. Dua pekan sebelumnya, harga beras kepala kualitas terbaik sebesar Rp7000 per kilogram dan naik menjadi Rp7.500 sepekan sebelumnya. Belum sampai disitu, harganya

kembali meningkat tiga hari lalu menjadi Rp8000 per kilogram dan saat ini telah menembus Rp 8.400 per kilogram. "Biasanya saya membeli beras isi 25 kilogram dan harganya saat ini sudah mencapai Rp 210 ribu per zak. Kami khawatir jika harganya kembali meningkat, namun belum ada antisipasi yang dilakukan oleh pihak terkait," keluhnya. Mulyati berharap, pemerintah melalui dinas terkait segera melakukan tindakan dengan melakukan operasi pasar agar harga beberapa jenis kebutuhan pokok lainnya tidak ikut melonjak sebab dipengaruhi oleh lonjakan harga beras. Hal sama juga diungkapkan seorang PNS Majene, Mustakim. Peningkatan harga beras selama dua pekan terakhir ini membuat warga semakin kesulitan sebab hal tersebut disertai dengan lonjakan harga kebutuhan

pokok lainnya. Tentunya akan memberikan dampak yang buruk terhadap perekonomian warga. "Meskipun kami memiliki penghasilan tetap sebagai PNS, namun dengan adanya kenaikan harga beras membuat sejumlah harga kebutuhan pokok melambung tinggi," tuturnya. Sementara itu, pedagang Pasar Sentral Majene, Nurliah memperkirakan kenaikan tersebut terjadi akibat pasokan beras dari beberapa kabupaten penghasil beras terlambat. Meskipun ada beberapa pasokan yang mendistribusikan beras ke Majene, namun harganya juga terbilang meningkat. "Mungkin ini pengaruh lambatnya masa panen di sejumlah daerah pemasok seperti di Kabupaten Polewali Mandar, Sulbar, serta Pinrang dan Sidrap, Sulsel sehingga pasokan beras di Majene juga sangat terbatas," tandasnya. (*)

Budidaya Rumput Laut Belum Optimal MAJENE -- Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Majene mengaku bila budidaya rumput laut sampai saat ini belum optimal. Besarnya potensi budidaya rumput laut tidak diimbangi dengan pengelolaan dan pola budidaya yang memadai bagi mayoritas warga pesisir. "Untuk sementara, kami baru mengembangkan budidaya rumput laut di Kecamatan Banggae seluas 10 hektar. Lahan tersebut dikelola oleh sejumlah warga melalui pembinaan dari DKP," ungkap Ahmad Tahir, Tenaga Pendamping Bidang Budidaya Perikanan DKP Majene, Selasa 7 Februari. Ahmad menyebutkan, jika terkelola dengan baik, potensi rumput laut Majene jauh lebih besar dibanding kabupaten lain di Sulbar sebab sepanjang pesisir memiliki potensi untuk dikembangkan budidaya rumput laut. Minimnya pengetahuan serta motivasi warga dianggap menjadi penghambat berjalannya budidaya rumput laut. Padahal, jika dilakukan pengembangan dan perluasan, lahan produktif yang telah digarap warga telah mencapai ribuan hektar. "Sementara waktu, kami hanya mengembangkan beberapa luas area

EKSEKUTIF

budidaya agar mampu merangsang dan memotivasi warga lain untuk ikut membudidayakan rumput laut. Rendahnya pengetahuan sarta ketersediaan sarana juga merupakan salah satu penghambat," ungkapnya. Ahmad juga mengungkapkan, pengelolaan yang dipusatkan di Banggae lebih mudah dikontrol dan diawasi oleh DKP. Sehingga ditarget dalam beberapa bulan ke depan akan diperluas ke kecamatan lain sesuai dengan pola dan kemampuan teknis pengembangan yang diterapkan di Banggae. "Secara umum, sepanjang kawasan Pantai Majene tidak bisa seluruhnya dijadikan kawasan budidaya rumput laut sebab ada harus disesuaikan dengan peta topografi pantai. Selain budidaya rumput laut, kita juga memiliki potensi budidaya perikanan serta beberapa budidaya kelautan lainnya," lanjutnya. Ahmad menyebutkan, khusus untuk potensi budidaya rumput laut nantinya akan dikembangkan di Kecamatan Pamboang, Malunda, dan Sendana dengan pola pengembangan yang terpusat dan terkonsentrasi dalam waktu tertentu. (mg4/mkb)

RADAR/JUNIARDI

SEORANG guru PAUD Ananda Malbers sedang melakukan proses belajar mengajar

Tenaga Tutor PAUD Belum Menerima Insentif MAJENE -- Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Majene menyebutkan, hingga saat ini 50 persen tenaga tutor Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se Kabupaten Majene belum mendapatkan intensif dari pemerintah. Hal tersebut dikarenakan dana yang dialokasikan oleh pemerintah bagi tenaga tutor masih sangat minim. Kepala Bidang Pendidikan Non formal dan Informal Disdik, M Yasir Anshar, Senin 6 Februari, mengungkapkan, saat ini pertumbuhan PAUD sangat pesat, hingga menyentuh seluruh lingkungan serta dusun di seluruh Kabupaten Majene. "Semua lingkungan dan dusun yang ada hari ini memiliki minimal satu PAUD, sehingga sangat membantu pra orang tua yang akan melakukan aktivitas pekerjaan mereka, cukup dengan membawa anak-anak

mereka ke PAUD yang ada di sekitar tempat tinggal mereka," ungkapnya. M Yasir menilai, saat ini dengan menjamurnya begitu banyak PAUD, sebagi tempat penitipan anak, juga sekaligus sebagai wahana bagi para anak-anak untuk mendapatkan pengalaman serta pengetahuan yang mumpuni di masa-masa pertumbuhannya. "Kita harus menyadari betapa besar perang yang dilakukan oleh seluruh PAUD yang ada di Kabupaten Majene, namun partisipasi besar yang mereka berikan untuk mencerdaskan anak-anak daerah kita, tidak dibalas dengan perhatian yang layak dari wakil rakyat yang ada di dewan," lanjutnya. Selain itu, pemerintah pusat serta pemerintah provinsi tidak melakukan koordinasi yang baik dengan pemkab,

sehingga sasaran dari setiap anggaran yang mereka berikan cenderung salah sasaran dan tidak sesuai dengan data yang seharusnya lebih diprioritaskan. "Kami juga menyesalkan pihak pemprov yang cenderung tidak melakukan koordinasi serta bekerja sendiri-sendiri dalam memberikan bantuan kepada PAUD yang ada. Padahal yang mengetahui data secara pasti dari daftar prioritas penerima bantuan, seharusnya pihak kabupaten, namun kenyataan dilapangan berbanding terbalik," keluhnya. M Yasir mengakui bila sampai saat ini masih terus melakukan pendataan terhadap tenaga tutor yang mengapdikan dirinya diseluruh PAUD yang ada di Majene, agar tidak menimbulkan data yang simpan siur. (mg4/mkb)

Rubrik Khusus Pemerintah Kabupaten Majene

RADAR/SYAMSUDDIN

RADAR/SYAMSUDDIN

BUPATI Majene Kalma Katta, Wakil Bupati Fahmi Massiara, Wakil Ketua DPRD Majene Lukman dan Sekkab Majene Syamsiar Muchtar saat acara Festival Sayyang Patu'du tingkat Kecamatan, Kelurahan SLTA dan SLTP di Pelataran Boyang Assamalewuang minggu 5 Februari.

WAKIL Ketua tim penggerak TP-PKK Kabupaten Majene Fatmawaty Fahmi (kanan) bersama Ketua Dharmawanita Persatuan Kabupaten Majene Atika Syamsiar menyaksikan acara Festival Sayyang Pattu'du di Pelataran Boyang Assamalewuang Majene.

Radar Mamasa 13

RADAR SULBAR Rabu, 8 Februari 2012

Kabupaten Mamasa

Visi: Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Mamasa yang Madani Dalam Ikatan Kondosapata Wai Sapalelean

Empat Strategi Pembangunan Kabupaten Mamasa 1. Mewujudkan tata kepemerintahan yang baik/goog governance. 2. Meningkatkan Kesejahteraan masyarakat melalui Pembangunan Berbasis Masyarakat (Gerbang Sismark). 3. Mendorong berkembangnya dunia usaha para pelaku ekonomi. 4. Mengaktualisasikan nilai-nilai agama dan norma budaya dalam kehidupan masyarakat.

Ramlan Badawi Bupati

Kapolres Minta Warga Tetap Tenang AKBP I Made Sunarta : Mamasa Masih Kondusif REPORTER : ANDI SUMARYADI EDITOR : AMRI MAKKARUBA

AKBP I.Made Sunarta Kapolres Mamasa

MAMASA -- Kondisi keamanan dan ketertiban Kabupaten Mamasa pasca

keluarnya putusan Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung (MA) terkait kasus yang membelit mantan Bupati Mamasa, Obednego Depparinding serta 23 mantan anggota DPRD Mamasa tetap dalam kondusif. Penegasan ini disampaikan Kapolres Mamasa, AKBP I Made Sunarta ketika ditemui, Selasa 7 Februari kemarin. "Situasi Mamasa masih dalam keadaan kondusif, terkait dengan adanya keresahan masyarakat yang berkembang akhir-akhir ini pasca keluarnya putusan PK dari MA untuk Obednego Cs," ujar Sunarta. Kapolres I Made Sunarta menjelaskan bahwa adanya putusan bebas MA kepada Obed Cs itu adalah hal yang wajar. Karena namanya ada upaya hukum oleh setiap

orang yang memperjuangkan kebenarannya. "Kita harus menghargai putusan itu. Terkait masalah tidak lanjut putusan bukan kewenangan saya mengomentarinya, yang jelas kita menunggu saja keputusan Mendagri," terang Sunarta. Terkait keamanan di Mamasa, pihaknya tetap menjamin dalam keadaan kondusif. Kendali keamanan tetap dibawa kendali Polres dibantu pihak terkait lainnya. Pihaknya juga telah memerintahkan seluruh Polsek yang ada di Mamasa untuk siaga satu sepanjang belum adanya ketetapan politik di Mamasa. Bahkan Sunarta menambahkan jika terjadi hal

yang tidak diinginkan, empat Polres siap memback up Polres Mamasa. Empat polres yang akan diterjunkan membantu menjaga situasi Mamasa yakni Polres Polman, Majene, Mamuju, Pinrang dan Brimob Polda Sulselbar. "Saya berharap kapada seluruh rakyat Mamasa agar tetap tenang dan tetap melakukan aktivitas sesuai dengan profesi masing-masing. Jangan sampai terhasut oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan sengaja membuat keadaan menjadi kacau. Karena yang rugi adalah masyarakat sendiri, jika ada sesuatu serahkan ke penegak hukum," tandasnya. (*)

Pejabat ESDM Dituntut 8 Tahun Bui

NET

JAKARTA -- Mantan Pejabat Pembuat Komitmen (P2K) Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral M Ridwan Sanjaya dituntut 8 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsidair enam bulan kurungan oleh Jaksa Penuntut Umum dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Meminta kepada majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana korupsi secara bersamasama," kata Jaksa Pulung Riandono saat membacakan tuntutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Selasa 7 Februari 2012. Menurut jaksa, terdakwa dianggap telah terbukti melakukan tindak korupsi pengadaan dan pemasangan Solar Home System (SHS) atau Sistem Tenaga Surya tahun 2009. Sebagaimana diatur dalam Pasal 2 ayat 1 jo Pasal 18 UU/31/ 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Terdakwa dianggap telah melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi. Terdakwa bersama dengan Jacob Purwono (Dirjen Listrik ESDM yang berkas perkara diajukan secara terpisah) bersama dengan beberapa perusahaan lainnya melakukan tindak korupsi dalam

pengadaan Solar Home System, yang bertentangan dengan Keputusan Presiden Nomor 80 tahun 2003, tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah. Perbuatan itu telah memperkaya terdakwa sebesar Rp14 miliar dan Jacob Purwono sebesar Rp 1 miliar," kata Jaksa Pulung Karena itu, Jaksa juga meminta kepada majelis hakim menetapkan kepada terdakwa untuk membayar uang pengganti kerugian negara Rp13,1 miliar yang harus dibayar dalam kurun waktu satu bulan setelah putusan incracht (tetap). "Jika tidak dibayar, maka harta bendanya disita dan dilelang. Jika harta bendanya masih tidak cukup, maka hukumannya ditambah dengan penjara selama tiga tahun penjara," tutur Jaksa. Selain itu yang menjadi pertimbangan memberatkan terdakwa terdakwa dianggap melawan pemerintah yang sedang gencar dalam pemberantasan korupsi. Sedangkan yang meringankan terdakwa bersikap sopan selama persidangan dan masih memiliki tanggungan keluarga. Menanggapi tuntutan itu, kubu Ridwan akan mengajukan nota pembelaan (pledoi) secara pribadi dan penasehat hukum pada 26 Februari mendatang. (net)

Angie & Miranda Belum Juga Dipenjara JAKARTA -- Setelah dijadikan tersangka, Angelina "Angie" Sondakh dan Miranda S Gultom belum juga dipenjara oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keduanya masih bebas menghirup udara segar. Padahal, dalam kasus korupsi lain, KPK sangat tegas dan galak dengan langsung menangkap dan memenjarakan pelakunya. "Saya heran kenapa keduanya masih bebas, padahal dalam menangani koruptor lainnya, KPK sangat galak dan tegas, langsung menangkap dan memenjarakannya agar keduanya tidak kabur ke luar negeri. KPK kan berwenang untuk memenjarakan keduanya, jadi kenapa harus takut?" kata praktisi hukum senior Frans Hendra Winata. Desakan agar Angie, tersangka kasus suap Wisma Atlet dan Miranda tersangka kasus suap cek pelawat dalam pemilihan Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia, juga disampaikan Koordinator Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI) Jamil Mubarok. "KPK harus bergerak cepat dan segera menahan Miranda dan Angie. Sebab kejahatan yang sudah dilakukan keduanya bukan tindak pidana ringan. Kasus korupsi sangat berbahaya bagi kelangsungan bangsa dan negara. Demi keadilan masyarakat, KPK sudah sangat layak menahan keduanya." Dia menambahkan KPK juga harus mengejar tersangka lain yang ikut terlibat dalam kasus korupsi baik soal Miranda maupun Angie. Semua yang terlibat harus diburu dan bisa dikonfrontir di dalam tahanan. "Jangan sampai mereka keburu menghilangkan jejak. Sebab saat ini yang baru ditahan adalah Nazarudin. Padahal masih banyak tersangka lain yang masih menghirup udara bebas," katanya. Secara terpisah, Ketua KPK Abraham Samad berjanji dan memastikan akan segera menahan tersangka kasus suap Wisma Atlet, Angelina Sondakh setelah berkasnya diselesaikan penyidik. "Jadi, dalam waktu dekat beliau (Angie, red) kita panggil. Dan saya menegaskan tidak ada pihak yang menghalangi pemeriksaan kasus korupsi wisma atlet yang melibatkan Putri Indonesia 2001 tersebut. Sabar saja. Insya Allah akan dilakukan (ditahan, red)," kata Abraham usai menghadiri pidato pengukuhan Denny Indrayana sebagai guru besar ilmu hukum di Universitas Gadjah Mada (UGM), Jogjakarta, Senin (6/2). Sementara itu Angie mengaku siap jika memang harus ditahan KPK. Hal itu diungkapkan Mudjie Massaid, adik mendiang Adjie Massaid di kediaman Angelina, di Taman Cilandak II nomor 14, Cilandak, Jakarta. "Angie dan semua orang dari keluarganya siap," kata Mudjie yang berbicara dalam bahasa Inggris itu. (net)

>>>>>> HUBUNGI BAGIAN PERIKLANAN: MAWARNI SUMARGOLANG, 0426-22138 Hp: 081241843180

HOT LINE:

E-mail: radarsulbar01@gmail.com

Online: radar-sulbar.com IKLAN BARIS RADAR SULBAR

MAMUJU -- JL. JEND. SUDIRMAN NO. 50,TLP. 0426 -22138. MAJENE -- JL. JEND SUDIRMAN NO. 167,TLP. 0422-21157. POLMAN -- JL. MR.MUH.YAMIN NO. 76,TLP. 0428-23203.

DIJUAL RUMAH

DIJUAL RUMAH

DIKONTRAKKAN

DIJUAL TANAH

RENTAL MOBIL

SERBANEKA

DIJUAL Rumah Bersertifiikat Hak Milik (SHM) Luas 112 M2 . Terletak di Jl. Mangga sekitar Pasar Sentral Mamuju. HUB: 082196368995

DIJUAL Rumah : Luas 325 M2 di Jl. H.A. Endeng No.1 Tanah : 610 M2 di Jl. Muh. Husni Thamrin Hub : Hp 081 355 399 133 Alamat: Jl. Urip Sumoharjo No. 51 Mamuju

DIKONTRAKKAN Rumah BTN Axuri Blok D, No.10 Hub : 081 342 594 559

DIJUAL RUMAH

DIJUAL RUMAH

CV. BINTANG ARIF RENTAL Tersedia semua jenis Mobil Berpengalaman dalam Rental (Harga Damai) Jl. Abd. Syakur, Depan Bank Panin Hp : 085 255 438 888 / 085 340 791 111

KREDIT untuk usaha (Proyek, SPBU- Developer, Konstruksi) Jaminan Sertifikat Hub : 0367-3692481/ 0812 9879 7104

DIJUAL Satu unit rumah di BTN Marwah Griya Residence Sarampu (Dari Pertamina Sarampu belok kanan) blok B/5, type 36 ukuran 6X12 m. Hubu-ngi: 085213945004

DIJUAL Rumah+Tanah LB:110 M2 LT:613 M2, Di JL. Cut Nyak Dien Karema Mamuju Kota Berada di zona Exklusif dan cocok untuk Usaha Ruko-Resto Hub : 081 354 699 588 / 082 191 254 686

DIJUAL Rumah, Ukuran 7x13 M di Batupannu, Bersertifikat Luas 245 m2.Harga 80 juta (nego) Hub : 085 342 900 751

DIJUAL TANAH / PENGINAPAN, LUAS 6 x 26 DENGAN JUMLAH 16 KAMAR PERMANEN DI JL. NELAYAN III MAMUJU, HUB : 081 355 372 037 TANPA PERANTARA

DIJUAL RUMAH DIJUAL Tanah Ukuran 10 X 20 m2 Didaerah Cece, Harga 40 Jt Hub : 085 210 791 333

DIJUAL RUMAH DIJUAL Rumah /Lokasi Jl. WR. Monginsidi No. 33 Sertifikat (SHM) Luas 776 M2 Hub : 085 299 817 758 Telp : 0426-21625

DIJUAL RUMAH DIJUAL Rumah/Tanah di Jl. Cut Nyak Dien No. 16 Karema Mamuju LB : 100 M2 LT : 613 M2 Harga Nego Hub : 081 354 699 588

DIKONTRAKKAN GRAHA MANDALA HOME STAY Jl. A. Makasau Mamuju-Sulbar (Belakang Kantor BRI Mamuju) menerima kontrakan perbulan/ pertahun fasilitas : 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, 1 garasi mobil, 1 pantri, WC, RM, PLN, PDAM, TV kabel. unit terbatas Kontak person: 081342225500-081524000037

Benhard Buntutiboyong Sekkab

DIJUAL TANAH DIJUAL Tanah dan Bangunan ukuran 9x20 di Rangas Mamuju. Kuran lebih 500 m dari Kantor Gubernur Sulbar. Harga Rp. 150 Jt, tanpa perantara. HUB: 085398239889

SERBA ANEKA TELAH HADIR di Kota Mamuju TOKO ABADI JAYA Grosir Sepatu/ Sandal Menjual berbagai macam jenis Merk Sandal, Sepatu, AP Bots DLL Alamat Jl. H. Abd. Syakur (depan pasar baru) HP : 081 241 684 957

LOWONGAN Dibutuhkan: 2 Sales Motorik Syarat : Pria, Lulusan Min SMA/ Sederat, Berpenampilan menarik, 2 Driver, Syarat : Pria, Memiliki Sim B1, Siap di tempatkan di Luar Kota Lamaran Diantar langsung ke PT. Cakraguna Karya Nusa Alamat : Jl. Tuna No. 50/52 (samping Pabrik Es)

DIJUAL RUMAH

DIJUAL TANAH DIJUAL Tanah kurang lebih 1 ha Jl. Martadinata Hub : 081 342 209 050/0426-22451 Harga : 300.000 permeter

DIJUAL TANAH 2

DIJUAL TANAH Ukuran 10x15 M di Jl. Sallang Baru Manding Polewali (Belakang Perumahan Taman Manding Raya) Hrg. 25 juta (nego). Hub: 081355051455

DIJUAL TANAH DIJUAL TANAH UKURAN 2.400 M² LOKASI ¹500 M DARI PERSIMANGAN LIMA. ARAH KE KALI MAMUJU (DEPAN INSTALASI 1 PDAM) TANPA PERANTARA. HUB : 081354683755

DIJUAL RUKO DI JUAL RUKO 1 Lantai 2 Petak, Luas 7 X 15m Dengan Harga 500 juta ( Bisa Nego) Terletak di Jl. Cik Ditiro HUB : 081 343 984 005 / 085 242 959 161 (Tanpa Perantara)

KLINIK KOMPUTER Service, Hardware & Meintenance Hp : 081 341 664 727 / 082 189 155 444/ 085 255 554 409 Alamat : Pasar Baru, Mamuju

DIJUAL TANAH

BENGKEL LAS

DIJUAL Tanah Perumahan ukuran 10 x 15 m2 dekat Villa Gubernur Sul-Bar di Jalan Tueke Rangas. Harga Rp 13 Juta tanpa perantara Hub : 085255506373 081241200073

DIJUAL TANAH DIJUAL TANAH DENGAN UKURAN 17x35 DI JALAN POROS TAMPA PADANG (400 M DARI BANDARA) HUB : 081 343 900 351

CHEK UP PANGGIL

JUAL TANAH. + Ukuran 4,4 Hektar Di Jalan Baru (Jalur Dua) Hub; 08124252975

CHECK UP PANGGIL. Gula Darah 15 RB, Asam Urat 20 RB, Kolesterol 30 RB Triglycerd 30 RB. Hub:085242396953/ 081245672169

SERBANEKA

LOWONGAN

TOKO HARAPAN JAYA Grosir Pakaian Jadi, Alamat: Ruko Blok A. No. 16 Pasar Baru MamujuSulbar, HP. 081 210 174 222

DIBUTUHKAN : Sekretaris Administrasi, Driver Lamaran diantar Langsung ke UKM CENTRE Jl. Teuku Umar No1 Mamuju

DIJUAL TANAH

KLINIK KOMPUTER

Bengkel Las Masagena Steel Mengerjakan Steel Construction, Pagar Tempa, ralis, Stainless, Canopy, Aluminum Dll Hub : Muhammad Bahri, 085 299 299 559 Alamat : Jl. Pababari No. 77 Mamuju-Sulbar

VITAMIN OTAK VITAMIN OTAK Buktikan anda menjadi lebih cerdas dengan mengkomsumsi Vitabrain Optimasi Otak. Garansi 110 % Hub : dr. Fadly S. Hp. 085 242 477 011 085 656 210 118

MAU BISNIS MAU berbisnis loket pembayaran PLN, TELKOM, dll? software gratis (promo) tel/SMS :083876444333 PT.ABHIMATA

LOWONGAN PERUSAHAAN EROPA mencari tenaga kerja, Untuk Pelatihan Management Selama Pelatihan dibayar Rp. 500rb - Rp. 1 Jt Persyaratan : - Pria/Wanita maks. 28 tahun ( masih single ) - Pendidikan minimal SMU/SMK Sederajat, Diploma, dan Sarjana - Suka bekerja keras, serta bisa bekerja sama dalam satu tim. PENGALAMAN TIDAK DIUTAMAKAN. (LPM - Jl. Budi Utomo PEKKABATA POLMAN ) Info Lebih Lanjut hubungi CP : 085 255 031 187 - 081 998 622 951

SERBANEKA

DIJUAL TANAH

ALAT PERAGA DAK SD & SMP ready stok (100%) sesuai juknis 2010, rekanan yg menang tender / uji petik 085214141201 / 081519464055 - kdn.co.id

DIJUAL TANAH Dengan Ukuran 30x60 = 1800 M2, Terletak di Jl. Poros Kalukku- Tasiuk. Desa Salulayo HUB : 081355212555/082189917971

Pasang Iklan Sekarang Juga

14

Radar Pasangkayu Sistem Manusia Alam Ruang Teknologi

RADAR SULBAR Rabu 8 Februari 2012

MAMUJU UTARA SMART

Pembenahan dan Penyempurnaan Sistem Penyelanggaraan Pemerintahan, Kebijakan dan Regulasi, Program dan Kegiatan, Infrastruktur Keuangan Daerah. Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas SDM Aparatur, Masyarakat dan Private Sektor. Mengelola dan Memanfaatkan Sumber Daya Alam dengan Arif, Adil, dan Bijak untuk Kemakmuran Rakyat dan Pengembangan Kapasitas Pemerintahan Daerah. Konsisten Melakukan Penataan Ruang, dan Wilayah dengan Mengacu pada Kebijakan dan Regulasi Serta Berwawasan Lingkungan Menggembangakan dan Memanfaatkan Tekhnologi Tepat Guna yang Selaras dengan Perkembangan dan Kebutuhan

Listrik Dipastikan Masuk RSUD Matra REPORTER : SYAMSUDDIN HB EDITOR: MAHBUB AMIRUDDIN PASANGKAYU -- Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mamuju Utara (Matra) dinilai lamban dan terkesan tidak optimal memberi pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Salah satu penyebabnya adalah

jaringan listrik PLN yang hingga kini belum masuk ke RSUD Matra. Kepala Ranting PLN Pasangkayu Ramaluddin, melalui telepon selulernya, mengatakan, listrik RSUD Mamuju telah direkomendasikan PLN Cabang Mamuju tertanggal 30 Januari lalu. Realisasi akan masuknya listrik PLN ke RSUD Matra terhitung 90 hari kerja dari keluarnya rekomendasi

tersebut. "Rekomendasinya sudah ada dari PLN Mamuju," ungkap Ramaluddin, Selasa 7 Februari. Ia juga menyampaikan, pelaksanaan dari rekomendasi tersebut akan dilakukan PLN Mamuju dengan menunjuk rekanan sesuai dengan Memorandum of Understanding (MoU). Masa kerjanya diperkirakan 90 hari dari keluarnya rekomendasi tersebut. "Pelaksana

dari pekerjaan ini, rekanan yang di tunjuk oleh PLN Mamuju," ujarnya. Rencana direalisasikannya penyambungan listrik yang disuplai oleh PLN untuk menjawab tuntutan front Perjuangan Masyarakat Peduli Matra lalu sekaligus akan memfungsikan sarana penunjang yang dimiliki RSUD yang selama ini belum dimamfaatkan. (**)

Demokrat Bertekad Kembali jadi Nomor Satu

H. MUHAMMAD SAAL WAKIL BUPATI

H. AGUS AMBO DJIWA BUPATI HM. NATSIR. MM SEKKAB

PDS Usulkan Ambang Batas Fraksi JAKARTA - Ketua Umum Partai Damai Sejahtera (PDS), Denny Tewu, menyatakan bahwa partainya mengusulkan sistem Fraksi Threshold (FT) sebagai pengganti Parliamentary Threshold (PT). Jika usulan itu disetujui, maka dapat mengakhiri perdebatan tentang angka PT dalam RUU Pemilu yang saat ini dibahas di DPR. Menurut Denny, dengan sistem fraksi threshold maka di DPR hanya akan ada tiga fraksi, yakni pro pemerintah, nonpemerintah dan independen. "Fraksi independenmerupakan fraksi yang selama ini bersikap abu-abu. Terlalu banyak fraksi membuat masyarakat bingung,” kata Denny Tewu dalam rillisnya, Selasa (7/2). Jika sistem FT diterima, lanjut Denny, maka tersisa tiga masalah krusial dalam pembahasan RUU Pemilu, yakni soal daerah pemilihan, perhitungan suara dan sistem pemilu proporsional terbuka atau tertutup. Solusi lain yang ditawarkan Denny adalah pengalokasian kursi di daerah pemilihan (Dapil) dengan pertimbangan luas wilayah di samping jumlah penduduk. “Papua dan Papua Barat, misalnya, wilayahnya luas tentu harus dipertimbangkan juga penambahan kursi walaupun jumlah penduduknya sedikit. Inilah keunikan wilayah kita. Sangat tidak adil bila satu provinsi bisa mendapatkan 100 kursi sementara provinsi yang lain dengan wilayah yang lebih besar hanya mendapatkan tiga kursi di DPR-RI,” ujarnya. (jpnn)

Pemilu Terancam Tunduk Kepentingan Asing

JAKARTA--Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sopacua mengatakan bahwa masih ada waktu dua tahun bagi partàinya untuk membenahi dan melakukan konsolidasi ke daerah sehingga bisa kembali ke posisi semula. "Paling tidak kita tidak akan kalah dengan partai lain di 2014 yang akan datang," ujar Max, kepada wartawan,

Selasa (7/2), di Jakarta. Untuk pertama kalinya sejak 2009, Demokrat terpuruk hanya ke rangking tiga. Peneliti LSI, Barkah Patimahu mengatakan dukungan Demokrat kini hanya 13,7 persen, di bawah PDI Perjuangan, 14,2 persen dan Partai Golkar 18,9 persen. "Di Bulan Juni 2011, Golkar sudah mengalahkan Demokrat, tapi

POTRET PASANGKAYU

selisihnya masih di bawah tiga persen. Kini, Januari-Februari 2012, Golkar sudah melampaui Demokrat di atas lima persen. Bahkan PDIP juga melampui Demokrat," ujarnya, Minggu (5/2), di Kantor LSI, Jakarta Timur. Max menegaskan, belum ada prediksi dukungan kepada Demokrat sampai turun ke 10 persen. "Sekarang masih pada posisi 13 per-

Rubrik Khusus Humas Pemkab Mamuju Utara

sen kalau tidak salah setelah Golkar dan PDIP. Saya kira dalam tingkat elektabilitas LSI, wajar-wajar saja," katanya. "Kami akan tetap berterima kasih kepada pihak LSI. Kita akan bekerja lebih giat lagi untuk membenahi kasus ini," timpal Anggota Komisi I DPR, itu. (jpnn)

JAKARTA-Politisi Partai PDI-Perjuangan Arif Wibowo mengatakan 30 calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan 18 calon anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang diloloskan Tim Seleksi (Timsel) berbau asing. "Diantara calon anggota KPU dan Bawaslu yang diloloskan Timsel notabene selama ini terindikasi banyak berhubungan dengan kepentingan lembaga donor asing di Indonesia," kata Arif Wibowo, di gedung DPR, Senayan Jakarta, Selasa (7/2). Fakta tersebut lanjutnya, mendorong untuk berpikir tentang bakal adanya semacam skenario. "Pemilu kita ke depan bisa menjadi pemilu yang tunduk kepada kepentingan asing. Itu tentu saja mengkhawatirkan karena kita akan menyelenggarakan pemilu yang tidak berdaulat," kata anggota Komisi II itu. Didesak, siapa saja diantara calon anggota KPU dan Bawaslu yang banyak berhubungan dengan asing? Arif mengelak untuk mengungkapnya. "Tidak perlu disebut satu per satu," elaknya. Fraksi PDIP di DPR, lanjutnya, akan terus mengawal proses seleksi anggota KPU-Bawaslu dan terus menelisik latar belakang serta rekam jejak mereka utamanya dengan lembaga-lembaga dan kepentingan asing. (jpnn)

LEGISLATIF MATRA

Rubrik Khusus DPRD Kabupaten Mamuju Utara

RADAR/SYAMSUDDIN HB

RADAR/SYAMSUDDIN HB

RAPAT. Ny Erni Agus saat memimpin rapat pemantapan lomba desa tingkat kabupaten di ruang rapat Bupatri Matra.

TERIMA ASPIRASI. Wakil Ketua DPRD Matra Uksin Djamaluddin bersama Anggota DPRD Matra Dahri saat menerima aspirasi di ruang kerjanya.

Rabu, 8 Februari 2012

Infotainment 15

RADAR SULBAR

Sule Gugup Main Film Bareng Titi Kamal JAKARTA - Untuk pertama kalinya, komedian Sule mendapatkan peran utama dalam sebuah film layar lebar. Di film berjudul 'Sule Ay Need Yu' itu, ia beradu akting dengan Titi Kamal. Sule pun mengaku gugup. Kenapa? "Karena dia bisa dikatakan pemain bintang. Grogi sih ada, nervous," ujarnya. Komedian bernama lengkap Entis Sutisna itu juga selalu mengingat perkataan ayahnya. Rasa gugup itu menggambar-

Gitaris sekaligus Vokalis Interpol Akan Rilis Album

kan dirinya menikmati pekerjaannya. "Karena kata bapak saya, di saat melakukan sesuatu harus punya rasa gugup. Karena kalau perasaannya biasa aja, lempeng, berarti kamu punya jiwa sombong. Menganggap hal itu enteng," kenangnya. Dalam film garapan Cuk FK itu, Sule memainkan tiga karakter sekaligus. Rencananya proses syuting baru selesai pada akhir Februari mendatang. (net)

Sule Perankan 3 Karakter Di Film 'Sule Ay Need Yu' JAKARTA - Komedian Entis Sutisna atau yang lebih dikenal dengan nama Sule siap melebarkan kariernya di dunia film layar lebar. Dalam film terbarunya 'Sule Ay Need Yu', ia memainkan tiga karakter sekaligus. "Saya harus jadi emaknya, jadi bapaknya dan jadi saya, ada tiga karakter," ungkapnya saat ditemui di RS Royal Progress, Sunter, Jakarta Utara, Senin (6/2/2012) malam. Memainkan tiga karakter yang berbeda sekaligus bukanlah hal yang gampang. Kesulitan yang dialami Sule adalah harus

membedakan suara dalam setiap karakter yang ia mainkan. Sule sebelumnya sudah pernah main film layar lebar, namun bukan menjadi pemeran utama. Setelah menerima tawaran 'Sule Ay Need Yu', komedian berusia 35 tahun itu serasa mimpinya tercapai. "Jadi cita-cita saya tercapai, dulu saya pernah nonton 'Benyamin Biang Kerok', 'Benyamin Dukun Palsu'. Kapan ya saya bisa bikin film 'Sule Biang Keladi', alhamdulillah di tahun 2012 ini saya diberi kesempatan untuk film ini," ucapnya bersyukur. (net)

Tur Dunia, Big Bang Boyong Produser Konser Lady Gaga Jakarta - Big Bang siap menemui VIP (panggilan untuk fans) di seluruh dunia dalam 'Big Bang Alive Tour 2012'. Agensi YG Entertainment pun menyiapkan tim terbaik untuk tur dunia pertama Big Bang tersebut. YG Entertainment menggaet Live Nation untuk menjadi promotor semua konser mereka yang akan digelar di 25 kota dan 16 negara itu. Seperti belum cukup, mereka juga bekerja sama dengan produser Laurieann Gibson. Laurieann didapuk menjadi show director untuk semua konser Big Bang. Perempuan asal Kanada itu dikenal sebagai show director, koreografer, aktris, dan creative director. Ia populer dengan karyanya di konser

Lady Gaga 'The Monster Ball Tour'. Laurieann juga yang menangani 15 koreografi lagu Lady Gaga termasuk 'Just Dance', 'Bad Romance', dan 'Born This Way'. Bersama Gaga, Laurieann juga menjadi sutradara video klip 'Judas' dan 'You and I'. Selain itu, ia juga pernah bekerja sama dengan Michael Jackson, Janet Jackson, Beyonce Knowles, dan Katy Perry. Kemudian untuk lighting designer, Leroy Bennett yang pernah menangani Madonna, Paul McCartney, dan Eagles akan turut ambil bagian. Sementara sound director akan dipegang oleh Ken Van Druten yang biasa bekerja dengan Eminem, J-Jay, dan Linkin Park.

Malam Dana bagi Bassist God Bless digelar Jumat Ini Jakarta - Pada akhir Januari lalu, Donny Fattah Gagola, 62 tahun, yang dikenal sebagai bassist untuk band legendaris, God Bless, terkena serangan jantung. Ia lantas dilarikan ke rumah sakit dan operasi pun dijalankan. Sebanyak dua ring dipasang di jantungnya. Kondisi Donny sempat kritis ketika itu. Selang beberapa hari, kabar mengenai kondisi Donny yang membaik tersebar di berbagai media. Bahkan pada Selasa (7/2) pagi lalu, putera kandung Donny yang juga merupakan gitaris Raksasa dan Zeke and the Popo, Iman Fattah, berkicau melalui akun Twitter-nya: “Alhamdulillah, Papa sudah bisa pulang hari ini. Terima kasih support dan doanya ya.” Dalam rangka membantu keluarga Donny untuk membiayai pengobatan dan pemulihan, sebuah konser musik peng-

galangan dana bertajuk Dari Musisi untuk Musisi akan digelar pada Jumat (10/ 2) mendatang di Rolling Stone Cafe, Ampera, Jakarta mulai pukul 20:00 hingga 02:00 WIB. Hingga saat ini, sebanyak 32 artis, yang terbagi rata antara musisi senior dan junior, bersedia untuk turut serta di acara ini. Musisi-musisi tersebut di antaranya adalah Iwan Fals, Gigi, Once, Glenn Fredly, Yockie Suryoprayogo, Teddy Sujaya, Eet Sjahranie, Bagus 'Netral,' Ervin 'Edane,' Sandhy Sondoro, Ipang Lazuardi, Powerslave, d’Masiv, Yaya Moektio, Oding Nasution, Oppie Andaresta, Piyu, Raksasa, Aria Baron, Ikang Fawzi, hingga Bangkit Sanjaya. Selain penampilan dari sekumpulan musisi tersebut, Dari Musisi untuk Musisi juga akan diramaikan dengan preview

Liam Gallagher Pilih Oasis Ketimbang Beady Eye JAKARTA - Band Oasis bubar akibat perselisihan yang terjadi antara Noel dan Liam Gallagher. Liam pun membentuk band Beady Eye. Tapi kalau boleh memilih, Liam mengaku lebih suka berada di Oasis. Bukan berarti Beady Eye bermasalah atau tidak cocok dengan keinginan Liam. Namun Liam ingin menegaskan ia tidak pernah membenci Oasis sama sekali. Ia justru terlalu mencintai band tersebut. "Jika orang berpikir saya akan bahagia Oasis bubar, maka mereka salah. Walaupun saya cinta Beady Eye, saya lebih memilih tetap berada di Oasis, karena itu milik saya. Oasis hidup saya," ujar Liam kepada Live Magazine dilansir NME, Selasa (7/2/2012). Liam tidak menampik ia sangat merindukan momen bersama Oasis. Tapi bukan berarti ia juga kangen panggung besar yang selalu didapat Oasis. Ia kini lebih memilih main di arena terbatas bersama

Beady Eye. "Sangat menyenangkan melakukan konser-konser kecil ini, kembali ke kotak kecil. Sangat bagus bisa melihat kerumunan dan mendengar mereka. Konser besar adalah massa orang tanpa jiwa, saya senang pernah melakukannya tapi saya tidak merindukan itu," jelasnya. (net)

film dokumenter Godbless garapan MILES Films yang sebenarnya masih berstatus dalam proses penggarapan sejauh ini. Sebanyak lima orang sekaligus akan bertindak sebagai Master of Ceremony pada malam itu, yaitu Sys NS, Farhan, Soleh Solihun, Pandji, dan juga Dik Doank. Harga tiket masuknya sendiri dipatok Rp 100 ribu plus satu gelas minuman pertama. Sepanjang kariernya, Donny Fattah, yang kelahiran Makassar pada 24 September 1949, pernah memperkuat empat band, yaitu Godbless, D&R, Kantata, dan Gong 2000. Ia juga sering terlibat dalam penggarapan album sejumlah penyanyi dengan karakter rock, seperti Ikang Fawzi, Nicky Astria, hingga proyek solo vokalis dan bassis Dara Puspita, Titiek Hamzah. (net)

Paul McCartney Tak Percaya Pernah Jadi Bagian dari Beatles JAKARTA - Pecinta musik mana yang tak mengenal The Beatles? Bisa menjadi bagian dari The Beatles adalah berkah bagi sang bassis Paul McCartney. Tapi ia juga tak percaya pernah jadi personel band tersebut. "Saya seperti 'Benarkah saya benar-

benar di sana, di band The Beatles? Bloody hell!' Itu pemikiran yang bodoh tapi saya senang hingga kini masih belum terbiasa dengan itu," ujar Paul dilansir NME, Selasa (7/2/2012). Paul merasa sangat tersanjung dengan kisah-kisah yang dibukukan teman bandnya, George Harrison. Juga film dokumenter The Beatles yang dibuat Martin Scorsese, 'George Harrison: Living In The Material World'. "Saya beruntung karena mempertahankan perasaan heran dalam hidup saya," jelas Paul. Pada 6 Februari lalu Paul merilis album solo teranyar bertajuk 'Kisses On the Bottom'. Memang judul yang aneh untuk sebuah album. Tapi Paul percaya, sedikit kontroversi akan bagus untuk album tersebut. (net)

JAKARTA - Paul Banks, vokalis sekaligus gitaris untuk band post-punk revivalist, Interpol, telah mengumumkan rencana merilis album solo keduanya, seperti dilaporkan Pitchfork. Banks merilis album solo perdananya pada 2009 dengan tajuk Julian Plenti is… Skyscraper. Ia memang menggunakan nama Julian Plenti untuk proyek solonya dan kemungkinan besar akan memakai nama yang sama untuk album keduanya. Label rekaman independen asal New York, Matador Records, lagi-lagi menjadi pihak yang melempar album Banks ke pasaran. Label itu jugalah yang merilis nyaris seluruh album Interpol. Album ketiga mereka, Our Love to Admire, dirilis Capitol Records sebelum kembali ke Matador Records untuk album keempat yang diberi judul sama dengan nama band. Hingga berita ini diturunkan, masih belum diketahui tanggal pasti perilisan album solo kedua Banks, begitu juga dengan judul albumnya. Yang pasti Banks memang sedang menghabiskan waktunya di studio guna merampungkan album tersebut. Banks bukan satu-satunya personel Interpol yang memiliki proyek sampingan. Drummer Sam Fogarino juga tercatat sebagai personel Magnetic Morning, band yang dibentuk oleh mantan frontman Swervedriver, Adam Franklin. Interpol baru-baru ini diberitakan turut serta menyumbangkan lagu untuk sebuah album amal kompilasi gagasan Blonde Redhead, We Are the Works in Progress, yang ditujukan kepada korban tsunami Jepang. Selain Interpol dan Blonde Redhead sendiri, kompilasi tersebut juga diisi oleh lagu-lagu kepunyaan Deerhunter, Liars, Four Tet, Karin Andersson dari Fever Ray, Terry Riley, Nosaj Thing, John Roberts, Pantha du Prince, Broadcast, Stalactite, John Maus, serta kolaborasi antara David Sylvian dan Ryuichi Sakamoto. (net)

Rango

Film Animasi Terbaik Annie Awards 2012

JAKARTA - Film karya sutradara Gore Verbinski 'Rango' dinobatkan sebagai Film Animasi Terbaik di ajang Annie Awards 2012. Film tersebut mengalahkan 'Kung Fu Panda 2', 'Puss in Boots', 'Cars 2', 'Rio', hingga 'Tintin'. Annie Awards adalah ajang penghargaan bagi film animasi yang telah digelar sejak 1972. Pengumuman pemenang Annie Awards 2012 telah dilakukan di Los Angeles pada Minggu (6/2/2012) malam. 'Rango' juga memenangkan penghargaan Best Writing in a Feature Production, Best Editing, dan the Members Favorite Award. Namun film yang menggunakan suara Johnny Depp untuk karakter utamanya itu harus merelakan piala untuk kategori Best Directing kepada sutradara 'Kung Fu Panda 2' Jennifer Yuh Nelson. Sementara itu, Bill Nighy memenangkan penghargaan Best Voice Acting untuk film Arthur Christmas, dan 'Rise of the Planet of the Apes' membawa pulang piala kategori Character Animation in a Live Action Feature Production. (net)

16

XPReSI

Rabu 8 Februari 2012

RADAR SULBAR

Hindari Sex Bebas REPORTER: M SHOLIHIN EDITOR: MAHBUB AMIRUDDIN

GAYA hidup remaja telah berada dalam kualitas moral yang memprihatinkan. Norma-norma budaya dan agama terkadang diabaikan begitu saja sampai batas yang sangat akut. Hal ini mereka lakukan demi sekedar mengikuti perkembangan zaman alias trend. Hampir semua budaya modernitas diusung ke dalam seluruh ruang kehidupan mereka. Tidak hanya dilakukan pemuda kota, tapi juga merambah sejumlah pemuda kampung yang banyak mengikuti gaya hidup (life style). Salah satu budaya modernitas yang saat ini menjadi trend gaya hidup kaum muda adalah seks bebas atau free sex. Perilaku menyimpang tersebut tidak jarang membuat sejumlah kaum muda terjerumus ke jurang yang mampu menghapuskan semua harapan maupun cita-cita mereka. Lalu bagaimana seharusnya kaum muda menghindari per-

ilaku free sex? Agar terhindar dari akibat negatif free sex sejumlah kaum muda putri yang tergabung dalam komunitas cewek Gankser memberikan komentar. Salah satunya Irma Magfira, cewek yang masih duduk di bangku kelas 2 SMAN 1 (Smansa) Mamuju ini mengatakan, agar terhindar dari budaya free sex kaum muda harus mengetahui dampak buruk yang akan dirasakan. "Kalau kita mengetahui bagaimana dampak buruk free sex, secara otomatis kita akan menjaga diri agar tidak terjerumus dalam hal negatif tersebut," ungkapnya. Irma menambahkan, free sex memberikan dampak negatif yang sangat serius. Dari segi kese-

hatan free sex memicu timbulnya berbagai macam penyakit seperti Human Immunodeficiensi Virus (HIV) maupun penyakit kelamin lainnya. Selain itu, free sex akan berdampak terhadap menurunnya rasa kepercayaan masyarakat. Annisya Permata Sari yang juga anggota gankser m e n gungkapkan, agar terhindar dari free sex kaum muda harus mampu menjaga diri. "Agar tidak terjerumus dalam free sex kaum muda harus pandai menjaga diri. Salah satu caranya dengan memilih teman yang baik," aku cewek yang masih duduk di bangku kelas 3 Smansa Mamuju.

Menambahkan komentar dari kedua temannya, Nurul Chairat yang masih duduk di bangku kelas 3 Smansa Mamuju berpesan agar sahabat Xpresi meningkatkan keimanan. "Dengan pendekatan iman free sex mampu dihindarkan. Iman mampu melahirkan pemikiran positif sehingga kaum muda akan banyak disibukkan kegiatan bermanfaat bagi dirinya maupun masyarakat," ungkapnya. Menutup komentar ketiga temannya, Nurul Qalbhi menyarakan agar kaum muda aktif dalam kegiatan sekolah. Hal ini akan membantu proses kedewasaan diri kaum muda. "Ikut aktif dalam kegiatan sekolah baik yang bersifat formal maupun informal akan membantu kaum muda untuk memilah mana hal baik dan buruk. Sehingga setiap langkah keputusan akan selalu berfikir dampak negatifnya," tutur cewek yang berparas manis tersebut. (**)

Annisya Permata Sari

Agar tidak terjerumus dalam free sex kaum muda harus pandai menjaga diri".

Nurul Qalbhi

Ikut aktif dalam kegiatan sekolah baik yang bersifat formal maupun informal a".

Irma Magfira

Kalau kita mengetahui bagaimana dampak buruk free sex, secara otomatis kita akan menjaga diri agar tidak terjerumus".

Nurul Chairat

Dengan pendekatan iman free sex mampu dihindarkan.�

KUNJUNGI KANTOR NSS TERDEKAT * NSS Mamuju Jl. KS Tubun No 36 (Samping Polres) 08121063279

* NSS Majene Jl. Gatot Subroto No. 34 (Depan Pertokoan) 08112719065

*

NSS Mamasa Jl. Ahmad Yani (Pasar Mamasa Depan Rumah Makan Padang) 08112702860

* NSS Topoyo Jl. Masjid Raya Topoyo (Depan Lapangan Bola Topoyo) 08112747323

* NSS Pasangkayu Jl. Poros Pasangkayu (Samping Pegadaian Pasangkayu) 08112747033


Radar Sulbar