Page 1

SABTU 3 NOVEMBER 2012 ECERAN: Rp. 3.000 LANGGANAN: Rp. 65.000 TELEPON: 0426-22138 HP: 085299200290

RADAR SULBAR

Epaper RADAR SULBAR

Harian Pertama & Terbesar di Sulawesi Barat

Kasus Pengadaan Kapal Dianggap tak Rugikan Negara

Haruna Hamal Diyakini tak Korupsi MAMUJU — Tim pengacara yang mendampingi kasus dugaan korupsi proyek pengadaan kapal viber di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulbar, senilai Rp5,2 miliar tahun 2011, meyakini jika Haruna Hamal sekalu Ke-

EDITOR: MUHAMMAD ILHAM pala DKP Sulbar, tidak bersalah. Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dalam proyek pengadaan kapal viber 30 GT ini juga diklaim tidak menimbulkan

kerugian negara. Sebab kapal yang dimaksud telah dimanfaatkan oleh kelompok nelayan yang tertera dalam daftar penerima bantuan. “Pihak kejaksaan telah me-

limpahkan kasus pengadaan kapal ini ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Mamuju. Kita tinggal menunggu sidangnya. Kami belum tahu

kapan sidang perdana digelar,” kata Muhammad Hatta, tim pengacara Haruna Hamal, Jumat, 2 November, saat meninjau keberadaan kapal di Mamuju. „ Baca HALAMAN 7

Diminta Urus Surat Keterangan Camat

Penderita Hydrocephalus Belum Dirawat MAMUJU — M Arysad Ramadan, bayi berumur tiga bulan, pendetita hydrocephalus belum bisa mendapat perawatan di RSUD Mamuju. Anak dari pasangan Mariadi (48 tahun) dan Norwati (40 tahun), belum bisa dirawat jika Surat Keterangan Tanda Miskin (SKTM) yang ia peroleh dari Pemerintah Desa Labuang Rano, belum mendapat pengesahan dari Camat Tapalang Barat. Menurut, ayah Arsyad, Mariadi, saat membawa anaknya ke RSUD Mamuju dua hari lalu, pihak RSUD memberikan penjelasan bahwa untuk bisa merawat anaknya dengan menggunakan layanan untuk warga miskin, maka SKTM yang ia peroleh dari pemerintah desa harus disahkan camat.

KISAH NYATA

Jangan Menangis Sinar Diangkat ke Layar Lebar JAKARTA — Masih ingat dengan lagu “Jangan Menangis Sinar”? Lagu yang diciptakan Charlie Van Houten tersebut akan diangkat ke layar lebar oleh Ki Kusumo. Lagu “Jangan Menangis Sinar” diangkat dari kisah nyata tentang perjuangan hidup Sinar, gadis berusia 6 tahun asal Kabupaten Polman. “Ini film kisah nyata, kisah perjuangan seorang gadis cilik yang berjuang sendirian merawat ibunya yang lumpuh, dengan keterbatasan

„ Baca HALAMAN 7

RADAR SULBAR/MUHAMMAD ILHAM

MENANGIS. M Arysad Ramadan, bayi berumur tiga bulan, penderita hydrocephalus, menangis di pangkuan ibunya. Hingga kemarin, Arsyad, belum mendapatkan perawatan medis karena menunggu pengurusan SKTM-nya.

„ Baca HALAMAN 7

Sinar dan ibunya

POLITIK

Hamzih Tunggu Momen

KPU Daerah Dilarang Umumkan Hasil Verifikasi Faktual JAKARTA — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat melarang KPU di daerah mengumumkan hasil verifikasi faktual yang dilakukan di wilayah masing-masing, tak terkecuali di Sulbar. Alasannya, hanya KPU pusat yang paling berwenang untuk mengumumkan kepada publik terkait hasil temuan verifikasi secara akumulatif. Menurut komisioner KPU Pusat, Ida Budhiati pihak KPU daerah sebaiknya jangan buru-buru mengumumkan hasil verifikasi, sebab semua kesimpulan terkait verifikasi parpol itu ada di tangan KPU pusat. “KPU di daerah jangan terburu-buru mengumumkan hasil ke publik sebab kesimpulan ada di tangan KPU,” ungkap Ida Budhiati usai pertemuan dengan perwakilan parpol yang akan mengikuti proses verifikasi faktual di Jakarta, Kamis lalu. „ Baca HALAMAN 7

JAKARTA — Masuknya nama Muh Hamzih sebagai salah satu figur bakal calon pendamping Andi Ibrahim Masdar di Pemilukada Polman ditanggapi positif oleh Hamzih. Kepala Kantor Perwakilan Sulbar di Makassar dan Jakarta itu mengaku senang menjadi salah satu kandidat yang diperhitungkan di Polman. „ Baca HALAMAN 7

Ditegur Gubernur, Kontraktor Mulai Kerja Rumol: Alat Berat Sudah Dikirim MAMUJU — Proyek pembangunan jalan strategis nasional yang menghubungkan Kabupaten Mamuju dengan Mamasa, sempat dikeluhkan Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh. Sebab, sebagian besar ruas jalan tersebut belum tuntas pengerjaannya di lapangan. Bahkan menurut Gubernur

Sulbar ada beberapa perusahaan yang sangat tidak memuaskan kinerjanya, yakni PT Anugrah Kurnia Agro Sentosa dan PT Nindi Karya (NK). Pada 27 Oktober lalu, saat melakukan peninjauan, Gubernur mendapati paket pekerjaan Mambi-Malabo II sepanjang 9 km dengan anggaran Rp42 miliar yang tendernya dimenangkan PT Anugrah, belum ada yang dikerjakan.

RADAR SULBAR/ MUHAMMAD ILHAM

RATAKAN JALAN. Sejumlah alat berat tengah dioperasikan di poros AralleMamuju, Kabupupaten Mamasa.

„ Baca HALAMAN 7

Anak Bupati Wajib Lapor

Polres Tetapkan Satu Tersangka POLEWALI — Dari empat remaja yang diduga terlibat dalam kasus kepemilikan tiga linting ganja, satu diantaranta ditetapkan sebagai tersangka yakni Aw aliar Nv. Sementara anak Bupati Polman, AI, dan dua rekannya yang lain yakni, Ysf dan Fdl, menjadi saksi dalam kasus ini. Tapi ketiganya masih harus wajib lapor ke Polres Polman. Kasat Narkoba Polres Polman, AKP Yustinus, menyam10 JUNI 2004 - 10 JUNI 2012

RADAR SULBAR/ AMRI MAKKARUBA

KONFRENSI PERS. Pengurus PMII Cabang Polman dan KPA Polman serta Kasat Narkoba Polres Polman AKP Yustinus, konfrensi pers di Pekkabata, Jumat, 2 November 2012, terkait perkembangan penanganan kasus narkoba.

website: www.radar-sulbar.com | email: radarsulbar01@gmail.com | facebook: portal radar sulbar

paikan, status (tersangka dan saksi) ditetapkan berdasarkan hasil tes urin di Puslabfor Polda Sulsebar. “Terungkap bahwa pemilik ganja yang ditemukan diatas mobil tersebut berinisial Aw alias Nv. Itu juga berdasarkan hasil pemeriksaan dan pengakuan tersangka. Hasil tes urien dan darah yang dilakukan di Puslabfor Polda Sulselbar juga menyatakan Nv „ Baca HALAMAN 7 DESIGN PAGE: CHALID MAWARDI


EKONOMI

RADAR SULBAR

2

SABTU 3 NOVEMBER 2012

PANC A KAR YA PEMBANGUNAN SULA WESI BARA T PHASE II ANCA KARY SULAWESI BARAT SEBA G AI KEBIJ AKAN S TRA TEGI PEMBANGUNAN PR O VINSI SULA WESI BARA T 20 1 1 - 20 16 SEBAG KEBIJAKAN STRA TRATEGI PRO SULAWESI BARAT 201 201

1. Peningkatan Profesionalisme Aparatur ( personalcapatcy building) Pemerintahan Daerah Provinsi Sulawesi Barat 2. Peningkatan Kualitas dan Perluasan Ketersediaan Sarana dan Prasarana Ekonomi Vital 3. Peningkatan Promosi dan Kerjasama dengan Pihak Ketiga Baik dalam Negeri maupun Luar Negeri 4. Peningkatan Pemanfaatan Sumber Daya Alam 5. Pengembangan Pemerintahan yang Peduli Lingkungan H. Anwar Adnan Saleh Gubernur

H. Aladin S Mengga Wakil Gubernur

H. Ismail Zainuddin Sekretaris

H. Anwar Adnan Saleh

H. Aladin S. Mengga

Gubernur Sulbar

H. Mujirin M. Yamin

Wakil Gubernur Sulbar

Kepala DISPENDA Prov. Sulbar

FIF Raih The Best in Sharia’ Marketing

Menkeu Diminta Percepat Remunerasi 19 Kementerian

EDITOR: MUHAMMAD ILHAM

JAKARTA - Masih tertundanya pemberian remunerasi 19 kementerian/lembaga (K/L) menggelitik Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN&RB) Azwar Abubakar. Politisi PAN ini meminta Menteri Keuangan Agus Martowardojo mempercepat pemberian tunjangan kinerja kepada 19 K/L yang sudah lolos penilaian dan verifikasi reformasi birokrasi. "Mereka sudah lama diverifikasi reformasi birokrasi dan telah dinyatakan lolos. Sebagai penghargaan, mereka berhak mendapatkan remunerasi," kata Azwar dalam keterangan persnya, Jumat 2 November Remunerasi itu, lanjutnya, selain untuk memotivasi dan menyemangati pegawai di instansi dimaksud, hal itu perlu dilakukan agar para pegawai bisa mendapatkan rejeki yang halal dan toyibah. “Yang sudah lolos kita percepat saja pemberian tunjangan kinerjanya. Namun di instansi itu juga kita potong honor-honor lain yang tidak jelas. Kita geser rejeki yang abu-abu menjadi halal dan toyibah,” ujarnya. Dalam RAPBN 2013, pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk tunjangan kinerja bagi 40 K/L. Tahun 2012 ada 25 K/L yang sudah diverifikasi oleh Unit Pelaksana Reformasi Birokrasi (UPRBN). Namun hanya 19 yang lolos dan diserahkan kepada Menkeu untuk mendapatkan tunjangan kinerja. Ke-19 K/L dimaksud dibagi ke dalam tiga kategori. Ada yang lulus dengan kategori 40 persen, 50 persen dan 60 persen. Tunjangan kinerja yang akan diberikan pada tahap awal sekitar 40 persen dari besaran tunjangan kinerja yang telah ditetapkan. Selanjutnya, untuk peningkatan akan dilakukan dengan perhitungan sesuai dengan kinerja induvidu. Dalam hal ini, penerapan balance score card yang telah diterapkan di Kementerian Keuangan diharapkan bisa menjadi acuan. (jpnn)

JAKARTA — PT Federal International Finance (FIF) kembali memeroleh penghargaan. Perusahaan finance sepeda motor terbesar di Indonesia ini meraih The Best in Sharia’ Marketing dari Marketing Award. Penghargaan itu diterima Direktur Marketing FIF Tjap Tet Fa di Balai Sarbini, Jakarta, 30 Oktober. “Penghargaan ini sungguh sangat luar biasa. Keberhasilan ini berkat kerja keras semua karyawan kami dan tentu saja kepercayaan masyarakat kepada kami hingga kami bisa seperti ini,” kata Djap Tet Fa, dalam rilisnya kepada Radar Sulbar, kemarin. Marketing Award merupakan sebuah penghargaan yang diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang sukses membangun strategi marketing mereka dalam satu dua tahun terakhir. Hal ini menjadi ajang menguji strategi dan kreativitas para marketers di perusahaan. Setiap tahunnya, dilakukan penyaringan dan seleksi perusahaan di Indonesia untuk masuk jajaran top perusahaan

Procella

The Atmosphere of gozy Mattress

.... Sleep in life style !

MONTE CARLO

HERITAGE

Hb. MARCELLO

Hb. HERMES

BIKIN BANGGA. Direktur Marketing FIF Djap Tet Fa (tengah) saat menerima The Best in Sharia’ Marketing dari Marketing Award, pada 30 Oktober 2012.

yang memiliki strategi andal. Perusahaan-perusahaan ini tersaring dari berbagai usulan dan nominasi yang masuk melalui formulir nominasi, milis, angket serta jaringan redaksi. Dari hasil penyaringan itu, digali kelebihan-kelebihan perusahaan tersebut dari data sekunder agar lebih meyakinkan bahwa perusahaan itu

Support by:

Distributor : Sentral Meubel

Kunjungi Kami :

Jl. Punggawa Malolo No. 3 Mamuju Telp (0426) 22542

Pameran Procella di Gedung Pemuda 5 s/d 11 November 2012

INFO SULBAR

memang memiliki kinerja marketing yang baik. Tahun ini Marketing Award memberikan tujuh kategori plus satu yang baru. Mengingat pada masa globalisasi sekarang, tantangan lebih diperluas lagi dengan kemampuannya menaklukkan pasar internasional dan mampu berperan aktif dalam menyelamatkan kehidupan di bumi. Itulah sebabnya penghargaan Marketing Award dibagi menjadi beberapa kategori seperti, The Best Market Driving Company, The Best Innovation In Marketing, The Best In Marketing Campaign, The Best In Experiential Marketing, The Best In Social Marketing,The Best In International Marketing, The Best In Green Marketing, The Best In Sharia’ Marketing. Yang ter-

akhir merupakan kategori baru, mengingat konsep ini sedang happening di Indonesia. Pada Marketing Award 2012, ada 45 perusahaan yang mendapatkan penghargaan dalam ajang ini. Tahun ini tim juri terdiri dari Ignas G. Sidik (Prasetya Mulya Business School), Martinus Sulistio Rusli (Ketua Sekolah Tinggi Manajemen PPM), Darmadi Duriato (MM-IBII), Tengku Ezni Balqiah (MM UI), Asnan Furinto (Binus University) serta Rahmat Susanta (Majalah Marketing). Aspek yang dinilai adalah strategi, implementasi, dan result. Mewakili dewan juri, Darmadi Duriato mengatakan, perusahaan-perusahaan yang masuk dalam kategori pemenang ini memang sudah membuktikan dirinya setidak-

tidaknya dalam 1-2 tahun ini eksis dalam kancah persaingan. FIF Syariah yang sudah eksis sejak akhir 2005 memang telah teruji konsistensi dalam mengarungi tujuh tahun perjalanan bisnis di Indonesia untuk Beat the Competitor, Lead the Market. Pencapaian book sepeda motor Honda baru hingga September 2012 tercatat 311,692 unit (ekuivalen 36.23 persen dari keseluruhan 860,313 unit NMC). Penghargaan ini semakin melengkapi gelar-gelar sebelumnya yang sudah diraih FIF. Sebelumnya, perusahaan yang tergabung dalam grup Astra itu meraih Top CSR Award 2011, Top of Mind Multifinance Syariah 2006 dan 2009, Best Syariah Multifinance Syariah 2008. (**)

Rubrik Khusus Humas Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat

FOTO: SAIFUL

DIALOG DENGAN PEMERINTAH KABUPATEN PESISIR SELATAN. Asisten I Pemprov Sulbar Aksan Djalaluddin memimpin pertemuan dengan pejabat Pemkab dan DPRD Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat, Kamis, 1 November 2012, di Kantor Gubernur Sulbar.


CERPEN

RADAR SULBAR

Tajuk Peraslah Aku, Kau Dibui SETELAH sekian lama praktik kolusi dan korupsi di negeri ini, baru Menteri BUMN Dahlan Iskan yang berani terang-terangan mengatakan bahwa institusi yang dipimpinnya kerap dimintai “upeti” oleh para politisi di Senayan. Dulu, ini adalah hal yang jamak terjadi. Kalau mau dapat proyek, ya harus bayar “jatah” dulu. Kini modus operandinya kian canggih. Para anggota dewan tak lagi minta duit tunai secara tersirat ataupun terang-terangan. Sogokan itu bisa terselubung dalam berbagai topeng. Mulai dari biaya hotel, transportasi dan honor anggota Dewan Pemerasan Rakyat hingga berkedok dana corporate social responsibility di perusahaan-perusahaan yang tak lain juga milik para legislator. Memeras, sama saja dengan korupsi bahkan lebih kasar. Di siaran televisi, Ketua DPR RI Marzuki Alie balas menuding bahwa direksi BUMN-lah yang menggoda-goda anggota dewan untuk disuap sehingga jalan untuk mendapatkan proyek pun mulus. Inilah yang namanya berkolusi, sama-sama bersubahat untuk melakukan kejahatan. Kolusi lebih mematikan dibanding korupsi. Ibarat mencuri, korupsi adalah mengambil sebagian uang dari brankas, sedangkan kolusi mengambil semua brankasnya tanpa harus mengangkutnya. Cukup dengan memainkan aturan hukum, brankas tadi sudah berpindah hak tanpa yang bersangkutan harus mengotori tangannya atau berkeringat menggotongnya. Dan negeri ini sudah terlalu kenyang dengan praktik-praktik seperti itu. Mulai dari para istri dan anak pejabat yang menjadi makelar proyek, hingga kian merajalela yang diawali dengan liberalisasi ekonomi dan privatisasi usaha yang berkaitan dengan kepentingan umum. Maka muncullah berbagai berbagai tataniaga, penguasaan sumber daya alam, pemerasan secara legal dengan memperdaya konsumen, praktik monopoli dan oligopoli dan seterusnya. Inilah sejatinya pemerasan terhadap rakyat. Diperparah lagi ketika penguasa dan kroninya tak tersentuh hukum dan dilindungi kaki tangan militer yang juga tiba-tiba mendadak jadi pengusaha. Mari berkaca ke Korea Selatan yang samasama memulai pembangunan ekonomi pada akhir tahun 60-an seperti Indonesia. Situasi dan kondisi keduanya hampir mirip: sama-sama negara agraris, situasi ekonomi morat-marit, sedang transisi politik, menjadi satelit Barat, dipimpin rezim militer, tak ada kepastian hukum dan sama-sama tercekik korupsi. Korupsi di Negeri Ginseng juga tak kalah parah dibanding Indonesia. Bedanya hanya dua: Korsel sudah menghukum tiga presidennya (Chun Doo-hwan, Roh Tae-woo, Kim Young-sam) lantaran terlibat korupsi dan di sana tak ada praktik kolusi seperti di Indonesia. Jadi, peraslah aku, kau dibui. Berani? (rp)

RADAR SULBAR

3

SABTU 3 NOVEMBER 2012

Lelaki dalam Mata Sapi SEDAPAT mungkin dia berlari. Menerobos masuk ke semak berduri dan belukar akar yang cukup sulit untuk dilangkah dan dilewati. Napasnya tak tentu arah lagi, begitu terpompa laju. Tak lagi dihiraukannya sandal jepitnya yang putus hingga membuat tapak kakinya tertusuk duri, jam tangannya yang terbentur batu ketika ia jatuh. Ia tak sempat berpikir untuk rugi sedikitpun. Dia benar-benar merasa harus dapat lolos dari kejaran orang-orang itu. Ke manapun melangkah harus dapat ia terobos. Dia benar-benar tak peduli.

Oleh: RIKI UTOMI Tapi masih ada yang digenggamnya, sebuah pisau belati. Pisau itu tampak mengkilat terkena pantulan bulan dan lengket karena dia menggenggam terlalu kuat. Pasti ada bekas gagang pisau itu yang terukir dalam tapak tangannya. Ada sisa darah yang masih menempel di badan pisau itu, tak sempat dibersihkannya secara tuntas, tak sempat pula untuk dicucinya agar, mungkin saja bisa untuk sedikit menghilangkan jejak. Tapi tidak, dia benar-benar tidak sempat sama sekali. Dia sempat mengumpat: benar-benar sial! Untuk itu dia tak berpikir panjang akan semua itu. Sebab massa terus mengejarnya ke dalam semak, ke dalam pekat hutan, dan semakin jauh menuju malam. Dan, senter yang dibawanya kian tak tentu menerangi pelariannya yang gugup dan cemas itu. Dia pun telah tidak tahu saat ini sudah melangkah ke mana. Dia benar-benar yakin telah tersesat jauh ke dalam hutan, meski itu belum tentu benar, hanya anggapan pikirannya sendiri saja. *** Apakah dia harus mengaku bodoh? Dan apakah dia kini sebagai buronan? Sekelebat perasaan kacau itu menghantui pikirannya. Dia yakin orang-orang tidak mudah menerima alasannya dari apa yang telah dilakukannya: hanya membunuh, (sekali lagi membunuh, bukan menyembelih) seekor sapi! Ya. Hanya membunuh seekor sapi milik orang lain. Seperti ada kesumat yang memendam dalam dadanya, tapi anehnya dia melepaskan kepada sapi bukan kepada orang yang punya sapi itu. Apakah pantas dia disebut buronan seperti pelarian yang diincar para polisi? Atau apakah ia setara dengan para koruptor yang lari ke luar negeri setelah menghabiskan uang negara? Dia menggeleng sendiri lalu tertawa seperti mengejek sebuah keironisan yang lain, yang menurutnya memang lucu. Tapi, mengapa sapi? ‘’Saya hanya memberi semacam pan-

dangan agar orang berpikir...’’ katanya dengan tampang ringan, nyaris tak ada beban ketakutan yang bersarang lagi ke wajahnya. Saya hanya menyunggingkan senyum, karena menganggapnya aneh. ‘’Terserah Anda menganggap saya lucu. Tapi saya yakin ini bukan lelucon,’’ katanya lagi. Saya terkejut. Dia seperti bisa menebak perasaan saya. Lalu saya terdiam. Melihat serius ke wajahnya. Dia menatap tajam ke mata saya, seperti menemukan sesuatu maksud yang ingin saya ucapkan. ‘’Seharusnya bapak berpikir dari masalah saya bahwa ini sewaktu-waktu dapat menimpa bapak. Barangkali aneh dan seperti tidak ada gunanya tapi yakinlah bahwa ini penting meski terlihat sepele.’’ Saya mengangguk. Mencoba juga untuk dapat mengerti apa-apa yang diucapkannya kepada saya. Setidaknya dia ingin berbagi rasa dengan saya, ingin meluapkan rasa: bencinya, murungnya, senangnya, atau ibanya kepada saya. Bisa saja. Namun saya masih diam. Saya menunggu genangan perasaannya tercerabut keluar dari dalam kepalanya. Dia memijit kening. Lalu mengeluarkan sebungkus rokok Dji Sam Soe dari saku baju kemejanya. Menancapkan sebatang rokok ke bibir, menyalakannya. Dia menjulurkan bungkusan rokok itu ke Saya, tapi saya menggeleng. ‘’Tapi mengapa...’’ ‘’Sapi?’’ Dia lebih dulu melanjutkan. Saya terkejut. ‘’Ya benar. Mengapa sapi? Ada apa dengannya?’’ ‘’Saya menganggap orang-orang itu telah sama perangainya dengan hewan itu. Hewan ternak mereka sendiri. Ha..ha..ha....’’ Dia tertawa lepas. Ada perasaan gusar dalam benak saya. Dia seperti mempermainkan saya. Tapi pelan-pelan saya coba sabar. Saya tahu dia memang seperti itu. Semaunya dalam berbicara. Tidak memperhatikan apakah orang tersinggung atau tidak. Dalam hati saya mengumpat: kurang ajar! Dan dalam

warning Semua isi artikel/tulisan yang berasal dari luar, sepenuhnya tanggung jawab penulis yang bersangkutan

hati juga saya mengumpat: mengapa dia waktu itu tidak ditemukan orang-orang yang mengejarnya agar dapat dihabisi saja. Sayang sekali.... entah mengapa saya menjadi sinis. Sebenarnya tadi saya berusaha juga untuk mengerti pikirannya, tapi kadang menjadi lain setelah mendengar ucapannya yang kadang ganjil dan tidak tentu arah. Tapi saya yakin dia bermaksud dari apa-apa yang menjadi fokus dendamnya. Ah, dendam? Setahu saya seperti itulah kesimpulan dari apa-apa yang saya tangkap dari ngocehnya sana-sini. Maklum, karena dia punya banyak tanah yang telah diolahnya dengan mati-matian menjadi kebun sayur, jagung, ubi, atau bunga-bungaan. Tetapi belakangan ini dia menjadi risih oleh segerombolan sapi atau juga kambing yang liar di sini. Dua jenis binatang itu memang tidak dikandangi oleh pemiliknya dan dibiarkan bebas berkeliaran masuk ke kebun dan pekarangan rumah orang. Hal itulah yang menyebabkannya, juga sebagian orang lain tentunya, menjadi risih. Pernah saya melihat dia menangis tersedu-sedu. Oya, dia pernah juga marah yang disorotinya wajah saya. Wajahnya merah padam, telinganya juga, saya seolah bisa membayangkan dari atas ubun-ubunnya keluar asap tipis seperti kita sedang menggoreng ikan, itu menunjukkan bahwa ia sedang tidak main-main. Dia mengumpat pedas kepada orang-orang yang mempunyai binantang peliharaan itu. Tapi saya tidak marah, karena dia juga bukan marah kepada saya meski wajahnya serius menatap lekat-lekat pada wajah saya. Saya biarkan saja dia. Saya mencoba mengerti untuk memahami perasaannya yang sedang semrawut. *** Sesungguhnya saya tidak tega melihatnya lantaran bersedih karena tanaman-tanaman di kebunnya habis dimakan binatang ternak tak tahu diri itu. Hampir sebagian besar tanaman pangan seperti jagung, umbi-umbian, sayursayuran, ludes dimakan sapi dan kambing yang masuk ke kebunnya. Apalagi dari hasil kebun itulah dia dapat mencari nafkah untuk hidup. Saya hanya dapat menghela nafas dan sekali lagi untuk menyabarkannya dengan sedikit memberi semacam solusi meski saya tak yakin dia mau menerimanya. Hanya solusi sederhana seperti untuk memagari dengan pagar kawat, dan memasang ranjau di bagian-bagian tertentu. Tapi saya sungguh terkejut, karena dia

Pengirim naskah artikel/opini/SdP harus melampirkan foto copy identitas dan nomor telepon yang bisa dihubungi. Tulisan diterima dalam bentuk flash disk/disket. naskah tulisan/opini minimal 4 halaman.

sempat tertawa, ‘’seperti tentara saja, masang-masang ranjau segala,’’ katanya sambil tertawa di sela kesedihannya. Saya tak ambil pikir. Dia sudah tampak agak ceria meski mendung masih bergayut di matanya. Saya biarkan dia beberapa saat, nanti pasti dia akan mengaum lagi dengan amarahnya yang tak stabil. ‘’Ini tidak boleh jadi karena akan merugikan banyak pemilik kebun. Kasihan mereka karena seperti saya juga penghasilan mereka dari kebun.’’ Saya mengangguk. ‘’Tapi tak ada ampun bagi pemilik hewan-hewan ternah itu. Mereka seharusnya mengerti dengan keadaan di daerah ini. Jangan seenaknya saja melepas hewan ternak di mana-mana sehingga masuk ke pekarangan rumah orang dan membuang kotorannya yang minta ampun dan masuk ke kebun memakan tanaman dengan gratis, mereka tidak melihat kita sudah letih bercucuran keringat menanam dan menanti tanaman itu hidup.’’ Dia melanjutkan lagi. Kali ini wajahnya datar, nyaris tak ada ekspresi apapaun. ‘’Mereka harus direspon oleh lurah atau langsung camat, atau kedua pemimpin itu juga sudah capek dalam hal ini? Atau orang-orang pemilik binatang ternak itu tidak ambil peduli dan masa bodoh?’’ Dia menyambung. Kali ini dia berasumsi sendiri. ‘’Bisa saja. Mereka mungkin tidak ambil peduli. Karena memelihara hewan ternak di sini mungkin aman,’’ lanjut saya. Dia tiba-tiba tersenyum sinis. Seperti ada sesuatu yang bersarang dalam pikirannya. Tentang sesuatu yang mungkin telah bergulat menjadi sebuah kebencian. ‘’Rasanya... Saya juga ingin memakan daging sapi panggang gratis ha..ha..ha...’’ Dia tertawa rancu. Saya juga ikut menyambung tertawa dengan menirunya. Saya tangkap dari matanya yang tiba-tiba menukik tajam ke arah kebunnya. Tapi Saya yakin bukan kepada hal itu, tapi kepada binatang-binatang ternak itu, meski binatang ternak itu tak ada di situ. ‘’Saya rasa pemilik hewan ternak itu sama seperti hewan ternak juga...’’ Dia berkata dingin. Lalu dia alihkan ke wajah saya, ‘’Benarkan?’’ Saya hanya mengangguk. Dalam hati Saya menyangkan karena usulan Saya tadi sepertinya tidak ditanggapinya. „ Baca HALAMAN 7

Artikel dapat dikirim via email:radarsulbar01@gmail.com

IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL

DIBUTUHKAN SEGERA

HAKASIMA MEDIA TV Membutuhkan KARYAWAN/KARYAWATI

UNTUK STAFF * Adm. Marketing * Bagian Gudang * Collector * Pasilitas Gaji * Mess * Uang Makan LAMARAN DIANTAR LANGSUNG ke Jl. kurungan Bassi No. 3, dekat RSUD Mamuju Telp. (0426) 21702

RADAR SULBAR Pertama dan Terbesar di Sulawesi Barat

Pasang Iklan Atau Tidak Terima Koran Hubungi: Sirkulasi : Firdaus Paturusi (Koordinator), Rismayanti, Rukman. Alamat Kantor Mamuju: Jl. Jend. Sudirman No. 50, Telp./Fax. 0426-22138 Majene : Jl. Jend. Sudirman No. 167, Telp. 0422-21157 (M. Yunus Alibin) Polewali: Jl. H.A. Depu No. 39, Telp. 0428-23203 (Hasanuddin) Pasangkayu: Jl. Trans Sulawesi No. 52, Telp/ HP: 0813 4247 1414, (Andi. Safrin.M), PENERBIT: PT RADAR SULAWESI BARAT

Rp 65.000

/

Bulan


PARLEMENTARIA

RADAR SULBAR

4

SABTU 3 NOVEMBER 2012

Banyak Politisi Kehilangan Kendaraan

PPN Tawarkan Posisi Baru MAMUJU — Gugurnya 18 parpol sebagai calon peserta Pemilu 2014, mengakibatkan banyak politisi di Sulbar kehilangan kendaraan politik. Khususnya para politisi yang tengah menjabat sebagai ang-

gota DPRD baik kabupaten maupun provinsi. Tapi, peluang untuk ikut kembali di Pemilu 2014 belum tertutup. Partai Persatuan Nasional (PPN) Sulbar yang lebih awal dinyatakan lulus dalam

EDITOR: MUHAMMAD ILHAM verifikasi faktual oleh KPU Sulbar, membuka ruang kepada para politisi di Sulbar yang ingin mencari kendaraan baru.

Ketua DPD PPN Sulbar Amran HB menyampaikan, PPN bukanlah partai yang ekslusif. Kesempatan kepada pihak lain untuk bergabung ter-

TIM SELEKSI CALON ANGGOTA PANWASLU KABUPATEN SE PROVINSI SULAWESI BARAT Sekretariat : Jl. Pattalundru No. 17 B (Depan Hotel Srikandi) Telp. 0426-2324041 Mamuju 91511

us dibuka. Bahkan ia mengaku juga tengah membangun komunikasi dengan sejumlah politisi DPRD Sulbar dan kabupaten. “Kami tentu terbuka untuk menerima tawaran dari sejumlah tokoh parpol yang tak lolos itu. Namun demikian, kami juga akan melihat siapa-siapa diantara tokoh parpol ini yang bisa komitmen untuk membesarkan partai ini. Syaratnya cuma satu. Kita bisa konsisten pada komitmen yang kita bangun,” sebut Amran.

Amran yang juga anggota DPRD Sulbar ini mengatakan, diantara tokoh parpol yang telah diajaknya bergabung adalah politisi PNI Marhaenisme Majene Adi Akhsan yang saat ini duduk sebagai anggota DPRD Majene. “Secara individu Adi Aksan tertarik bergabung ke PPN. Kami inginkan seluruh kader PNI Marhaenisme itu ikut bersama PPN,” ujarnya. Selain itu kata dia, sejumlah politisi papan atas Sulbar

juga diajak bergabung, seperti Arifin Nurdin dan M Taufan dari Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) dan sejumlah kader parpol lainnya. “Kalau pak Arifin jadi bergabung, tentu kami sangat senang. Sebab selama ini komunikasi saya dengan beliau juga cukup mendalam. Saya yakin kami bisa seide,” papar Amran. (**)

PENGUMUMAN HASIL TES TERTULIS CALON ANGGOTA PANWASLU KABUPATEN SE PROVINSI SULAWESI BARAT Nomor : 007/TIMSEL PANWASLU KABUPATEN–SB/XI/2012 Dalam rangka melaksanakan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum, bersama ini kami umumkan nama-nama Calon Anggota Panwaslu Kabupaten se Provinsi Sulawesi Barat yang lulus Tes Tertulis sebagai berikut: No. Urut

No. Pend

Nama Calon

Alamat

No. Urut

No. Pend

Nama Calon

Alamat

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23

02 03 05 28 22 19 21 01 12 08 20 29 11 03 08 07 01 04 09 05 06 12 02

Abdul Wahid, SE Amsal Pongkapadang, SH Andry Pramono, S.Sos Drs. Hasanuddin T., MM, MH Ghufran Bempah, SE Ir. Yudi Antoro Muh. Ramli, S.Sos Mujadi, S.Pd.I Sultan. S.Ip Tauhid, S.Ag Tri Winarno, SE Umi Farida, SE, M.Si Anas. S.Sos Arifhan Ady DJ., SE Badarussaman, S.Sos Bakri Ali, S.Pd Chalid, S.Pd Drs. Asri Sulaeman Fachruddin Nur, SE Gazali Zakariyah, S.Ag, M.Ag Muh. Irjan Jaya, S.Sos Sulaiman, S.Pd.I Usman, S.Ag

Mamuju Mamuju Mamuju Mamuju Mamuju Mamuju Mamuju Mamuju Mamuju Mamuju Mamuju Mamuju Majene Majene Majene Majene Majene Majene Majene Majene Majene Majene Majene

24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45

04 08 11 06 05 07 01 09 02 10 05 04 06 02 03 07 03 05 08 06 04 07

A. Mandawari, S.Pd Abbas, S.Pd, M.Pd Arifin, S.Pd Hj. Jubariah, S.Ag Ir. Murtadji Anwar M. Haerung, S.Sos Melvyn Pattola, SE Rudini, S.Ip Saifuddin, S.Ag, M.Ag Usman, SH.I Drs. Nasrul Natsir Hairal,S.Sos Hermanto, S.Pd Rahmat, S.Kom Sulfan Sulo, S.Ip, M.Si Syahrul, SS Betaria, S.KM Daniel, SE Edison, S.Sos Marthen, S.TP Patrik,SH Semuel, SE

Polman Polman Polman Polman Polman Polman Polman Polman Polman Polman Matra Matra Matra Matra Matra Matra Mamasa Mamasa Mamasa Mamasa Mamasa Mamasa

Nama-nama yang lulus Tes Tertulis berhak mengikuti tes wawancara untuk calon Panwaslu Kabupaten Mamuju Utara dan Mamuju pada tanggal 05 November 2012 dan untuk Kabupaten Mamasa, Polman dan Majene tanggal 06 November 2012 mulai pada pukul 08.00 WITA, bertempat di Sekretariat Tim Seleksi calon anggota Panwaslu Kabupaten Se-Provinsi Sulawesi Barat, Jl. Pattalundru No. 17B Mamuju. Dan kepada masyararakat untuk memberikan tanggapan tertulis terhadap figur Calon Anggota Panwaslu Kabupaten Se-Provinsi Sulawesi Barat yang ditujukan kepada Sekretariat TIM SELEKSI PANWASLU KABUPATEN SE-PROVINSI SULAWESI BARAT. (Nama pelapor akan dirahasiakan) Mamuju, 2 November 2012 TIM SELEKSI CALON ANGGOTA PANWASLU KABUPATEN SE-PROVINSI SULAWESI BARAT

PARLEMENTARIA

Amran HB

Dewan Akhiri Pembahasan KUA PPAS Perubahan MAJENE — Setelah melalui proses panjang. Akhirnya, Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Majene mengakhiri pembahasan kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) Perubahan APBD 2012. Bupati Majene, Kalma Katta dan Ketua DPRD Majene, Hajar Nuhung menandatangani hasil pembahasan KUAPPAS Perubahan APBD 2012, Jumat 2 November di Gedung DPRD Majene. Usainya pembahasan KUA PPAS Perubahan APBD 2012. Dewan selanjutnya akan mengagendakan untuk membahas APBD Perubahan 2012 bersama tim anggaran pemerintah daerah (TAPD). Ketua DPRD Majene Hajar Nuhung mengaku, pembahasan KUA PPAS Perubahan APBD 2012 cukup alot. Hal tersebut karena Banggar tidak asal ingin menerima angka yang tertuang dalam KUA tanpa mengetahui secara jelas potensi pendapatan dari SKPD. “ Pembasan KUA PPAS cukup panjang. Itu kare-

na Banggar tidak mau langsung menerima begitu saja jika potensi pendapatan tidak jelas,” jelas Hajar Jumat kemarin. Bupati Majene, Kalma Katta mengatakan, pembahasan KUA-PPAS Perubahan APBD 2012 yang cukup panjang, membuktikan jika selama ini fungsi pengawasan DPRD sebagai mitra pemerintah daerah berjalan baik. “DPRD benar-benar mengkaji pembiayaan dan pendapatan di SKPD. Langkah ini merupakan bentuk tanggungjawab besama antara DPRD dan eksekutif,” ujar Kalma. Olehnya, Kalma mengaku, akan melakukan evaluasi terhadap SKPD yang tidak mencapai target. Termasuk rumah sakit umum daerah (RSUD) Majene. Ia menyatakan, akan mengevaluasi titik permasalahan di RSUD Majene sehingga SKPD tersebut gagal mencapai target. “Ada kemungkinan kita akan melakukan pergeseran. Tapi kita mau tau dulu dimana matinya bola disana (RSUD),” tegas Kalma. (k3/mkb)

Dewan Minta Eksekutif Ajukan Prolegda 2013 MAJENE — Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPRD Kabupaten Majene Abdul Wahab, mengingatkan kepada Bupati Majene, Kalma Katta selaku pemegang pemerintahan untuk segera mengajukan Program Legislasi Daerah (Prolegda) 2013. Menurut Wahab, Prolegda 2013 wajib diserahkan eksekutif sebelum penetapan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) 2013. Legislator PAN ini menyatakan, eksekutif dan legislatif harus bersinergi untuk memanfaatkan waktu yang tersedia. Apalagi saat ini dewan dan eksekutif disibukkan dengan berbagai agenda pembahasan seperti pembahasan APBD Perubahan 2012 dan pembahasan APBD Pokok 2013. “Saya sekedar ingin mengingatkan, bahwa pengajuan prolegda 2013 dilakukan sebelum penetapan APBD 2013. Hal ini sesuai aturan perundang-undangan,” kata Wahab di Gedung DPRD Majene, Jumat kemarin. Jika Prolegda 2013 diajukan tahun ini ke DPRD Majene, maka agenda dewan semakin bertambah. Prolegda 2012 yang telah disepakati legislatif dan eksekutif sampai sekarang belum ada Pansusnya. (k3/mkb)

Rubrik Khusus DPRD Sulawesi Barat

FOTO: IST

FOTO BERSAMA. Anggota DPRD Sulbar Zainal Abidin bersama tokoh masyarakat Besoanging

FOTO: IST

DISKUSI. Anggota DPRD Sulbar Zainal Abidin berdiskusi dengan anggota DPRD Mamuju Hajrul Malik.


PEMILUKADA

RADAR SULBAR

SABTU 3 NOVEMBER 2012

5

DPRD Kabupaten Mamasa 1. 2. 3. 4.

Komitmen dan Konsistensi Menjalankan Amanat Rakyat Memberi Perlindungan Hukum dan Rasa Nyaman Terhadap Rakyat Kabupaten Mamasa Menghargai Setiap Aspirasi Rakyat Demi Pembangunan di Kabupaten Mamasa Senantiasa Menjaga Persatuan dan Kesatuan Dalam Bingkai Mesa Kada Diputuo Pantan Kada Dipomate

Menuju Pemilukada Polman

Warga Polman Perantauan Pro Perubahan POLEWALI -- Hiruk pikuk pergerakan politik jelang Pemilukada Polewali Mandar 2013, mulai menjadi santapan perbincangan sejumlah warga Polewali Mandar. Termasuk yang berada di diluar wilayah Kabupaten Polewali Mandar. Bahkan warga juga mulai menentukan genre pilihan politiknya, meski belum menyebut siapa figur yang tepat mereka pilih. Salah satu warga Polewali Mandar di Bontang, Kalimantan Timur, Husain Lamakka, kepada Radar Sulbar, Jumat, 2 November, menyatakan jika dirinya yang sudah berpuluh puluh tahun tidak pernah menginjakan kaki di Polewali Mandar. Namun pada tiap ajang perhelatan politik dirinya selalu setia memantau perkembangan di daerah asalnya. Melalui informasi keluarga dan kerabatnya serta sejumlah media online. "Jelang Pemilukada 2013 ini, dirinya menegaskan jika akan mendukung figur yang membawa warna atau genre perubahan untuk menjadi calon pemimpin di Polewali Mandar. Ia terus ingatkan kepada kerabatnya yang ada di Polewali Mandar, setiap saat berbincang akhir akhir ini, untuk mengedepankan pilihan politiknya pada figur yang akan membawa perubahan," ujar Husain. Menurutnya, meski dirinya saat ini tidak lagi memiliki hak suara di Pemilukada Polman, karena dirinya bukan lagi terdaftar sebagai warga Polewali Mandar. Tapi kepentingan nuraninya lewat ruang politik, Ia tidak bisa ingkari untuk tetap melakukan pemantauan dari jauh, sejauh mana warga Polewali Mandar mampu melahirkan pemimpin yang memang bisa membawa Polewali Mandar kearah yang lebih baik. "Jadi saya memang tidak punya hak suara atas proses politik yang berlangsung di Pemilukada Polewali Mandar nanti. Saya juga belum saatnya mengarahkan keluarga di Polman dengan menyebut satu nama. Karena saya masih melihat perkembangannya, sehingga saya baru sebatas mengingatkan mereka untuk memilih figur yang mengusung pro perubahan. Sebab untuk saat ini, masih itu yang penting sebagai pembelajaran politik," tutur Husain. Kata Husain, saatnya warga Polewali Mandar cerdas dalam menentukan pilihannya, setelah sekian tahun menyasikan dan merasakan kepemimpinan di Polewali Mandar, maka warga sudah bisa menakar sendiri apa yang mesti jadi pilihan terbaiknya. (k1/mkb)

H Muhammdiyah Mansyur

Simon, SH

Thomas D

Ketua DPRD Kabupaten Mamasa

Wakil Ketua DPRD Mamasa

Wakil Ketua DPRD Mamasa

Hasil Pleno KPU Polman

Amin Saeri Gantikan Andi Muhtadin EDITOR : AMRI MAKKARUBA POLEWALI -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Polman telah menetapkan M Amin Saeri sebagai pengganti legislator Partai Buruh yang akan dilakukan Pergantian Antar Waktu (PAW). Rapat pleno KPU Polman yang dihadiri lima komisioner, Kamis 1 November menetapkan M Amin Saeri sebagai pengganti Andi Muhtandin. Pleno KPU Polman ini dilakukan setelah

menerima surat dari DPRD Polewali Mandar terkait PAW salah seorang legislator Partai Buruh. "Setelah kami menerima surat permintaan siapa yang layak sesuai aturan menggantikan usulan PAW seorang anggota Partai Buruh. Maka kami melakukan rapat pleno melihat persyaratan administrasi dan perolehan suara hasil Pemilu Legislatif 2009 lalu," ujar Usman

Suhuriah ketika ditemui, Jumat 2 November kemarin. Usman menjelaskan berdasarkan hasil Pemilu 2009 suara sah yang diperoleh M Amin Saeri sebanyak 723 dari total suara yang diperoleh Partai Buruh sebanyak 2.960. Andi Muhtadin memperoleh suara terbanyak saat itu sebanyak 1. 580 tetapi partainya mengusulkan PAW karena tersangkut kasus pemalsuan tanda tangan hingga berproses di pen-

gadilan dan telah berkekuatan hukum tetap. "Amin Saeri menempati peringkat kedua perolehan suara sehingga kami tetapkan sebagai pengganti Andi Muhtadin. Selain itu, Amin Saeri dinyatakan memenuhi syarat selanjutnya diputuskan dalam rapat pleno KPU Polman. Surat keputusan KPU telah dikirim ke Sekretariat DPRD Polman. Sementara proses selanjutnya sudah berada di-

tangan DPRD Polman meminta pengesahan SK pengangkatan dari Gubernur Sulbar melalui Bupati Polman. "Selanjutnya kewenangan DPRD kapan pengusulan SK ke Gubernur dan proses pelantikan PAW. KPU hanya sebatas menetapkan siapa yang menggantikan seorang anggota dewan jika di PAW dengan melihat kelengkapan administrasi dan perolehan suara sah," tandas Usman. (*)

Hanura Yakin Lolos

KPU Vertual, Bendahara Hanura

Tak Ditempat

RADAR SULBAR/AMRI MAKKARUBA

VERTUAL. Komisioner KPU Polman sementara melakukan verifikasi faktual di Kantor Partai Hanura Polman, Jumat 2 November 2012.

Roling Komisi DPRD Polman

Dua Anggota Fraksi Golkar Batal Digeser POLEWALI -- Meski sebelumnya, Fraksi Golkar akan melakukan roling terhadap anggotanya yang berada di komisi. Tetapi hasil finalisasi Fraksi Golkar akhirnya membatalkan pergeseran dua anggotanya. Sebelumnya Fraksi Golkar berencana melakukan pertukaran anggotanya, Muhiddin Muchtar dari Komisi I digeser ke Komisi II. Kemudian Rahmadi Anwar dari Komisi II digeser ke Komisi I.

RADAR SULBAR Pertama dan Terbesar di Sulawesi Barat

Terbit Sejak 10 Juni 2004 Dalam melaksanakan tugas Jurnalistik, wartawan Radar Sulbar dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima maupun meminta imbalan dari nara sumber

Namun pada akhirnya proyeksi roling keanggotaan komisi oleh Fraksi Golkar dibatalkan. Sementara paripurna dengan agenda penetapan proses roling komisi yang dilangsungkan usai penetapan APBD Perubahan. Sempat diskors hingga usai pelaksanaan salat Jumat. Hal ini memberikan kesempatan kepada komisi dan badan melakukan pemilihan unsur pimpinan. Dalam pe-

milihan ketua tiga komisi berjalan lancar. Hanya saja untuk Komisi III berjalan cukup alot. Sehingga pemilihan ketua Komisi III, baru selesai setelah pukul 15:30 Wita. Usai pemilihan ketua tiap komisi, pimpinan rapat Wakil Ketua DPRD, Andi Mappangara langsung mencabut palu skors, dan memulai sidang dengan agenda penetapan alat kelengkapan dewan beserta ketuanya. (k1/mkb)

POLEWALI -- Hari kedua pelaksanaan verifikasi faktual (Vertual) yang dilakukan KPU Polewali Mandar, Jumat 2 November. Kali ini giliran Partai Hati Nurani (Hanura) yang dilakukan vertual. Lima komisioner KPU mendatangi Kantor Sekretariat Partai Hanura yang hanya berjarak 300 meter dari Kantor KPU Polman. Kantor Hanura Polman berada di Jalan DR Ratulangi Pekkabata. Kedatangan KPU Polman ini, sudah ditunggu sejumlah pengurus inti Partai Hanura yang rata-rata mantan pejabat di Pemkab Polman. Komisioner KPU dibantu Sekretaris KPU dan beberapa staf melakukan pemeriksaan administrasi secara faktual berkas Partai Hanura. Mulai dari dokumen keberadaan kantor, bukti kepemilikan kantor, daftar pengurus inti dan keberadaan pengurus inti. Termasuk keterwakilan perempuan 30 persen. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan KPU secara keseluruhan dokumen Partai Hanura lengkap tetapi ada beberapa bukan aslinya diperlihatkan dengan alasan dokumen asli telah dikirim ke pengurus pusat Hanura di Jakarta. Terkait persyaratan kepengurusan perempuan juga telah memenuhi ketentuan 30 persen. Dimana presentase kepengurusan perempuan hasil kalkulasi KPU mencapai 39 persen pengurus inti. Sehingga dinyatakan memenuhi syarat. Hanya saja keberadaan pengurus inti saat vertual tidak lengkap.

Walaupun Ketua DPC Partai Hanura, Syuaib Hannan serta Sekretarisnya, Yunus Lele hadir tetapi Bendaharanya, Muhammad Tasrif tidak ada. Informasi yang didapatkan bendahara Partai Hanura sementara keluar daerah. Sehingga tidak sempat hadir saat vertual yang dilakukan KPU. Untuk itu KPU langsung memberikan surat pemanggilan kepada pengurus inti Hanura yang tidak ada saat vertual untuk datang ke KPU Polman setelah tanggal 20 November. "Secara keseluruhan dokumen Partai Hanura ada tetapi bukan asli sehingga diminta menunjukan aslinya saat masa perbaikan. Selain itu bendaranya tidak hadir saat verifikasi faktual sehingga diminta datang ke KPU untuk melaporkan diri sesuai jadwal yang ditetapkan KPU," terang Rehang Mas'ud, Ketua Pokja Verifikasi Parpol KPU Polman. Sementara itu Ketua DPC Hanura Polman, Syuaib Hannan mengaku optimis partainya dapat lolos vertual dan menjadi peserta Pemilu 2014. "Kami sangat yakin dapat lolos menjadi peserta Pemilu 2014 karena segala persyarata telah terpenuhi," ujar Syuaib Hannan. Terkait pelaksanaan vertual oleh KPU, Ia menilai pelaksana pemilu ini menjalankan tugasnya dengan baik. Hanya saja ada beberapa kelengkapan administrasi yang dilakukan perbaikan karena bentuk copian. Tetapi tidak masalah bagi Partai Hanura termasuk menghadirkan bendahara yang berhalangan hadir. (mkb)

PENERBIT: PT RADAR SULAWESI BARAT, Pembina: HM Alwi Hamu, H Syamsu Nur, Komisaris Utama: H Andi Syafiuddin Makka, Komisaris: HM Subhan Alwi, Irwan Zainuddin Direktur: Naskah M. Nabhan, Wakil Direktur Pemasaran: Muhammad Ilham, Penasehat Hukum: Ridwan J. Silamma, SH. Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab: Naskah M Nabhan, Wakil Pemimpin Redaksi/Wakil PenanggungJawab: Muhammad Ilham, Redaktur Pelaksana: Sudirman Samual Redaktur: Muh. Amri Makkaruba, Chaerul Marfan, Dewan Redaksi: Naskah M. Nabhan, Muh. Ilham, Sudirman Samual Reporter: Jamhur Anjasmara, Syamsuddin Rahman, Syamsuddin HB, Muhammad Sholihin, Juniardi, Layouter/Desain Grafis: Chalid Mawardi, Shofiandhy BT, Irwansyah HB, Rahmat, Endra, IT - Website: Muh. Ridwan Alimuddin, Chalid Mawardi. Keuangan: Yuli Sulianti (Manager), Virra Eka Fitra Sari, Iklan/Sponsorship: Mawarni Simargolang (Manager), Sirkulasi: Firdaus Paturusi (Koordinator), Rismayanti, Rukman. Alamat Kantor Mamuju: Jl. Jend. Sudirman No. 50, Telp./Fax. 0426-22138, Majene: Jl. Gatot Subroto, Pusat Pertokoan Majene Lt. 2 Telp. 0422-22123 (M. Yunus Alibin), Polewali: Jl. H.A. Depu No. 39, Telp. 0428-23203 (Hasanuddin), Pasangkayu: Jl. Trans Sulawesi No. 52, Telp/HP: 0813 4247 1414, (Andi. Safrin M), Makassar: Graha Pena, Jl. Urip Sumoharjo No. 20, Telp. 0411-5238913/085299874232 (Agussalim), Jakarta: Jl. Kebayoran Lama No. 17, Telp. 021- 5322632 (Andi Syamsuri), Surabaya: Jl. Pasar Kembang Ruko Green Flowers Blok B1 No. 20 Surabaya, Telp.081342763676 (Sukri) Percetakan: PT Fajar Utama Intermedia Cabang Sulbar, Jalan H Andi Depu No. 39 Polewali. Harga Langganan: Rp 65.000/Bulan, Harga Eceran: Rp 3.000/Eksamplar. Harga Iklan: Iklan Umum/Display: Berwarna (FC) Rp25.000/mmk, Hitam Putih (BW) Rp15.000/mmk, Iklan Reguler Rp 6.000/mmk, Iklan Duka Cita Rp 8.000/mmk, Iklan Mungil (FC) Rp 4.000/mmk, Iklan Mungil (BW) Rp 2.000/mmk, Iklan Kolektif Rp1 juta/ktk, Iklan Baris Rp 5.000/baris, Radar Society: 1/2 hal. Rp 5.000.000, 1 hal. Rp 10.000.000.

Rekening Bank: PT. Radar Sulawesi Barat, BRI Cabang Mamuju, No. 0218-01-012598-50-9

PARLEMENTARIA

Rubrik Khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar

RADAR SULBAR/AMRI MAKKARUBA

RADAR SULBAR/AMRI MAKKARUBA

SALAMAN. Ketua DPRD Polman, Abdullah Tato menyalami Wakil Bupati Polman, Nadjamuddin Ibrahim saat menyerahkan berita acara pengesahan APBD-P 2012 dalam sidang paripurna dewan, Jumat 2 November 2012.

TANDATANGAN. Ketua DPRD Polman, Abdullah Tato menandatangani berita acara pengesahan APBD-P 2012 dalam sidang paripurna dewan Jumat 2 November 2012.


6

PENDIDIKAN

RADAR SULBAR

SABTU 3 NOVEMBER 2012

H.Agus Ambo Djiwa

H.Muhammad Saal

H. M. Natsir

H.Abdul Wahid

Bupati Matra

Wakil Bupati Matra

Sekretaris Pemkab Matra

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Matra

Iklan Layanan Ini Dipersembahkan Oleh Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kab. Matra

Bantah Para Kepsek Tolak Mutasi BOGOR - Penolakan sejumlah kepala sekolah (kepsek) terhadap mutasi yang dilakukan Dinas Pendidikan (Disdik) bersama Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bogor, dinilai tidak benar dan tak beralasan. Pasalnya, mutasi adalah hal yang alamiah dan bagi kepsek wajib menerimanya. Apalagi, proses dan tata caranya telah diatur berdasarkan Permendiknas No 28/2010 tentang Guru sebagai Kepala Sekolah/Madrasah. Apalagi, (penolakan) tidak tepat dilakukan lantaran bisa berakibat pada masa depan sejumlah kepsek tersebut. Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kota Bogor, Agus Suherman mengaku terkejut dengan kabar tersebut. Pasalnya, tidak ada satu pun informasi bahwa kepsek menolak mutasi. “Saya juga kaget mendengar kabar tersebut, sekaligus tidak menyangka ada yang berkata demikian," ujarnya kepada Radar Bogor (Grup JPNN), kemarin. Agus mengatakan, bagi kepsek yang menjabat selama dua periode, sangat wajar jika terkena mutasi. Apalagi, bagi yang memiliki prestasi sehingga dipindahkan untuk memimpin sekolah lain agar memiliki hal sama dengan sekolah terdahulu. “Perpanjangan periodisasi bisa dilakukan, apakah tetap memimpin sekolahnya atau pindah ke sekolah lain. Hal ini bertujuan agar terjadi penyegaran sekaligus memberikan kesempatan kepada guru lain mengemban amanah sebagai kepsek," bebernya. Kepsek, sambung Agus, justru menyambut positif periodisasi lantaran bisa memberikan pengalaman baru karena ditempatkan di sekolah baru. Hal ini dinilai sebagai tantangan sekaligus pengalaman di sekolah baru. Dengan begitu, bisa mengembangkan kreativitas serta menularkan apa yang telah didapat di sekolah lama. "Dengan begitu, akan terjadi transformasi ilmu yang bisa diaplikasikan bagi sekolah barunya," ucapnya. Terkait usulan agar kepsek berprestasi juga mendapatkan reward dari pemerintah, Agus menyetujui hal itu. Sebab, kata dia, reward itu merupakan bentuk terima kasih atas prestasi mengharumkan Kota Bogor baik di tingkat nasional maupun internasional. "Saya rasa sah-sah saja hal itu (reward) diberikan, asalkan disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku. Jadi, kepsek memiliki pedoman untuk berprestasi lebih bagus didasarkan kepada loyalitas, dedikasi dan prestasi," tandasnya. Penentuan mutasi kepsek dilakukan berdasarkan evaluasi penilaian yang dilakukan Disdik setiap tahun. Meskipun kali ini baru tahun pertama dilakukan semasa Fetty Qondarsyah menjabat sebagai kepala Disdik. “Bagi kepsek yang sudah lebih dari sepuluh tahun menjabat, memang terkena periodisasi. Tujuannya, sebagai proses regenerasi dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Sebab, semua proses berjalan sesuai aturan yang berlaku,” ungkapnya. Fetty menuturkan, program tersebut sebenarnya telah berjalan pada tahun lalu itu sudah selesai. Karena itu dilakukan agar ada penyegaran sehingga tidak terlalu jenuh. Karena, kepsek hanyalah guru yang diberikan tugas tambahan jadi tidak masalah jika kembali lagi seperti guru biasa. “Untuk pengganti kepseknya juga, berdasarkan dari hasil testing yang teratas. Memang belum semua kepsek dimutasi karena kita lakukan perlahan-lahan,” pungkas mantan kepala BKPP itu. (jpnn)

UPTD Pamboang Bekali Guru MAJENE — Dalam meningkatkan kualitas tenaga pengajar di Kecamatan Pamboang. Baik guru Sekolah Dasar (SD) maupun Taman Kanak-kanak (TK). Maka Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan (UPTD) Kecamatan Pamboang memberikan pembekalan. Selain memberikan pembekalan pada guru yang

REPORTER: JANUARDI | EDITOR : AMRI MAKKARUBA ada di Pamboang, UPTD Kecamatan Pamboang juga memfokuskan diri untuk meningkatkan kemampuan proses pembelajaran disetiap sekolah. Khususnya yang dilaksanakan oleh para guru yang telah menerima tunjangan sertifikasi.

Kepala UPTD Kecamatan Pamboang, Jamaluddin Lasinrang, Jumat 2 Novenber, mengatakan Majene merupakan kota pendidikan di Sulbar, sehingga suka atau tidak kualitas pendidikan harus terus digenjot. “Apalagi selama ini pemerintah pusat telah mengupaya-

kan insentif yang tidak sedikit bagi mereka yang telah dinyatakan lolos sertifikasi guru. Sehingga insentif yang tidak sedikit itu, harus juga dibayar oleh para guru sertifikasi dengan perbaikan kualitasdalam melaksanakan proses pembelajaran,” ungkapnya.

Menurut Jamaluddin, kegiatan ini akan dilakukan di 36 SD dengan jumlah guru yang mencapai 257 PNS. Dimana yang telah sertifikasi hanya 84 orang saja. Selain itu UPTD Kecamatan Pamboang juga akan mengunjungi 25 TK dengan jumlah guru yang mencapai 41 PNS, namun yang telah sertifikasi hanya 7 orang saja. (*)

Kajian Rampung, Trisakti Siap Dinegerikan Dipuji sebagai Kampus Swasta Terbaik

INT

JAKARTA - Jika tidak ada halangan, akhir bulan ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bakal mengumumkan hasil kajian hukum alih status Universitas Trisakti (Usakti) menjadi kampus negeri. Disinyalir hasil kajian ini mengarah pada sikap pemerintah yang menyetujui usulan tersebut. Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kemendikbud Ahmad Jazidie mengatakan, kajian tersebut melibatkan pakar-pakar hukum dari sejumlah universitas besar dengan bentuk fo-

cus group discussion (FGD). Kampus yang terlibat diantaranya Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat). Jazidie mengatakan dari aspek pendidikan tinggi, Usakti merupakan aset negara yang cukup penting. "Trisakti merupakan kampus swasta terbaik. Alumninya juga sudah menjadi orang-orang penting," ujar alumni sekaligus guru besar ITS itu kemarin (1/11). Dia menuturkan, dalam waktu dekat, hasil kajian hukum yang sudah digeber intensif selama tiga bulan tera-

khir akan diuji publik. Jika dalam proses ini tidak ada pertentangan yang berarti, harapan kampus yang sejumlah mahasiswanya menjadi korban Tragedi Trisakti pada 1998 itu untuk menjadi PTN (perguruan tinggi negeri) bakal terwujud. Namun, Jazidie meminta tanggal pastinya pengumuman hasil kajian hukum ini tidak dipaparkan ke masyrakat dulu. "Tanggal pastinya biar sampean (Jawa Pos, red) saja yang tahu," katanya. Kerahasiaan ini dilakukan untuk menghindari adanya aksi demonstrasi besar dari pihakpihak yang menolak "mem-

pelatmerahkan" Usakti. Dalam paparan kemarin, sinyal penegerian Usakti semakin menguat. Diantaranya adalah upaya penegerian ini merupakan jalan satu-satunya menghentikan konflik internal Usakti. Konflik tersebut melibatkan pihak universitas dan yayasan. "Menerut kami upaya menengahi konflik dua kubu ini sudah tidak bisa diteruskan lagi. Akhirnya kami putuskan harus ada new paradigm, paradigma baru," urai dia. Jazidie masih belum berani blak-blakan jika yang dia sebut paradigma baru itu adalah menegerikan Usakti.

Tapi dia juga tidak rela jika iklim pendidikan di Usakti yang sehat harus dikorbankan oleh konflik berlarut-larut. Paparan dari Jazidie tadi semakin menunjukkan sikap Kemendikbud yang pro penegerian Usakti. Sebelumnya Mendikbud Mohammad Nuh juga mengatakan upaya ini sudah memiliki poin tambahan, yaitu adanya sebidang tanah aset negara di sekitar kampus Usakti. Keberadaan aset negara ini akan menjadi penting jika nanti Usakti akhirnya dinegerikan dan butuh pengembangan bangunan fisik. (jpnn)

Info Pendidikan Rubrik Khusus Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Barat

Disdik Siap Launching “Kembalikan Aku ke Sekolah” MAMUJU — Berbagai upaya dilakukan Pemprov Sulbar untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di daerah ini. Salah satunya, dengan mengurangi angka anak putus sekolah atau rendahnya rata-rata masa sekolah bagi anak di Sulbar. Program tersebut diejawantahkan melalui Gerakan Kembali Bersekolah yang kemudian di desain ulang menjadi gerakan Kembalikan Aku ke Sekolah. Dengan desain baru itu, Pemprov Sulbar akan kembali melakukan launching, yakni pada saat acara pembukaan Kemah Budaya Nusantara (KBN) III di Polewali Mandar, Senin 12 November.

Acara KBN III rencananya bakal dibuka Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Muhammad Nuh, yang akan sekaligus didaulat melakukan relaunching gerakan Kembalikan Aku ke Sekolah. “Kita melakukan relaunching itu di Polman karena memang ada momentum KBN III. Alasan lainnya, Polman akan menjadi daerah percontohan atau fokus untuk gerakan Kembalikan Aku ke Sekolah ini,” sebut Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sulbar, Jamil Barambangi kepada Radar Sulbar di ruang kerjanya beberapa waktu lalu. KBN ini sendiri akan di-

ikuti oleh sekira 1.000 anggota pramuka penggalang dari seluruh wilayah Indonesia. Untuk menyambut peserta, panitia dari unsur Pemkab Polman masih terus melakukan pembenahan sarana dan prasarana di lokasi perkemahan Kompleks Lemcadika HM Masdar Pasmar Manding Polewali Mandar. Menurut laporan panitia, dalam kompleks telah dilengkapi sarana penerangan listrik PLN yang memadai. Selain itu, juga telah disediakan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) serta fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK) beberapa unit untuk kebutuhan peserta. (*)

Jamil Barambangi


NASIONAL

RADAR SULBAR

SABTU 3 NOVEMBER 2012

Haruna Hamal Diyakini tak Korupsi

Penderita Hydrocephalus Belum Dirawat LANJUTAN HALAMAN 1

“Anak saya tidak bisa dirawat hanya karena persoalan SKTM belum disahkan camat. Saya kira pengesahan dari kepala desa sudah cukup,” kata warga Dusun Turadu Desa Labuang Rano ini, Jumat, 2 November. Mariadi mengaku sangat kecewa dengan ulah perawat yang ia anggap tidak memberikan pelayanan maksimal. “Saya ini jauh-jauh datang ke Mamuju dengan harapan RSUD dapat mengobati anak kami. Seharusnya putra saya dirawat, sambil kami lengkapi

SKTM untuk disahkan camat,” ungkap Mariadi. Karena itu kata dia, sembari menunggu surat pengesahan SKTM dari Camat Tapalang Barat, untuk sementara ia dan keluarganya mencari tumpangan di Mamuju. “Kami masih syukur karena ada rumah keluarga yang menjadi tempat tinggal sementara untuk merawat anak bungsu kami,” jelasnya. Mariadi tak pernah menduga jika putra bungsunya menderita penyakit hydrocephalus karena pada saat lahir, anak bungsunya itu dalam kondisi normal. “Penyakit pu-

tra saya ini lahir sehat. Saat usia tiga bulan baru mulai ada kelainan. Setiap hari ia menangis tanpa henti. Saya langsung mengantarnya ke Puskesmas Tappalang Barat, dengan harapan bisa sembuh,” ungkapnya dengan nada sedih. Mariadi yang setiap harinya mencari nafkah sebagai nelayan, kini hanya pasrah karena tidak memiliki kemampuan ekonomi untuk menyembuhkan putranya. Namun, berkat dorongan dari keluarga ia tetap bisa tabah menjalani cobaan yang ia hadapi. (ham)

Jangan Menangis Sinar Diangkat ke Layar Lebar LANJUTAN HALAMAN 1

tenaga yang tersisa, karena mereka berasal dari keluarga kurang mampu,” ujar Ki Kusumo saat syukuran film “Jangan Menangis Sinar” di kawasan Kemang Pratama, Bekasi, Kamis, 1 November. Lokasi pengambilan gambar film bergenre drama ini pun rencananya dilakukan di tempat aslinya, yaitu di rumah

dalam waktu dekat sementara syuting film bisa dilakukan Sinar di Polewali Mandar, Su-akhir tahun ini. “Tanggal syuting baru bisa ditentukan setelawesi Barat. “Karena ini kisah nyata, sayalah semua tim solid,” ungkapakan berusaha membuat ceri-nya. ta ini seperti aslinya, termasuk Charlie yang menciptakan soal lokasi,” lanjut Ki Kusumo. lagu “Jangan Menangis Sinar” Hasil keuntungan dari filmakan menjadi salah satu pemproduksi Putra Kusuma Pic-eran utamanya. Lagu yang tures ini, kata pria, yang jugadiciptakan Charlie juga terpilparanormal ini sebagian akanih jadi Original Sound Track. (jpnn) disumbangkan kepada Sinar. Ki Kusumo menambahkan casting pemain akan dilakukan

KPU Daerah Dilarang Umumkan Hasil Verifikasi Faktual LANJUTAN HALAMAN 1

“Kami berharap dengan keputusan ini, ada keseragaman pemahaman antara penyelenggara di tingkat provinsi dan kabupaten/ kota. Sehingga tidak terjadi kesalahan dalam memberikan informasi ke publik terkait dengan verifikasi parpol,”

imbuhnya. Apalagi, kata Ida, Tugas KPU di daerah dalam verifikasi faktual hanya membuat berita acara apakah temuan mereka sesuai atau tidak sesuai dengan dokumen yang diserahkan. “Jadi bukan menyatakan partai memenuhi atau tidak memenuhi persyaratan,” ujarnya menegaskan.

KPU kini memberikan kesempatan selama seminggu kepada partai Politik (parpol) untuk memperbaiki dokumen yang diserahkan sebelumnya agar sesuai dengan temuan di lapangan. “Jika tetap tidak sesuai dengan temuan di lapangan, akan nyatakan tidak lengkap,” tutupnya. (rul)

LANJUTAN HALAMAN 1

Peninjauan pengadaan kapal ini dihadiri Sekprov Sulbar Ismail Zainuddin, Kasi Pidsus Kejari Mamuju Salahuddin, Kepala DKP Sulbar Haruna Hamal, Kepala Biro Hukum Pemprov Sulbar Dominggus Sariang, termasuk ketua kelompok nelayan penerima kapal, Asad. Menurutnya, kasus pengadaan kapal ini menjadi perhatian publik semenjak Haruna Hamal, ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejati Sulselbar beberapa bulan yang lalu.

LANJUTAN HALAMAN 1

Ketika itu, Gubernur menyampaikan agar Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional (BBPJN) menegur perusahaan ini. Bahkan jika hingga bulan ini tidak akan pekerjaan, gubernur meminta agar kontrak kerjanya diputuskan. Menindaklanjuti hal tersebut, Kepala Satker BBPJN Wilayah I, Rumol Parewasi, mengatakan, direksi PT Anugrah saat ini (kemarin, red) sudah berada di lokasi pengerjaan proyek terse-

but. Pekan ini juga perusahaan asal Surabaya, Jawa Timur (Jatim) itu akan mengirimkan alat beratnya untuk menuntaskan paket proyek jalan poros Mambi-Malabo II. Kemudian, PT Nindi Karya yang juga sempat mendapat kritikan dari gubernur pun sudah melaksanakan pekerjaannya. “Sebenarnya, paket yang dikerja Nindi Karya itu bukan wilayah kerja saya. Itu wilayah kerja Satker BBPJN Wilayah II. Tapi sebagian paket yang dikerjakan BUMN itu

sudah berjalan. Namun sebagian tengah berjalan, khususnya yang dikerjsamakan dengan PT Apasko dan PT Hutama Surya,” sebutnya. Sekedar diketahui, untuk penuntasan jalan strategis nasional yang mengubungkan Mamuju dan Mamasa terdapat sejumlah paket pekerjaan jalan yang dikerjakan PT Apasko dan PT Hutama Surya. Khusus dua perusahaan swasta ini, dalam pengawasan gubernur belum ditemukan masalah. (ham)

“Kasus yang menjerat klien kami ini karena dianggap melakukan penyalahgunaan keuangan negara. Ia ditudingan mengadakan kapal secara fiktif. Tapi nyatakan kan tidak,” kata Hatta. Karena itu, Hatta merasa yakin dan percaya bakal bisa mementahkan segala dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) pada kepadal Haruna Hamal. “Saya yakin pak Haruna tidak bersalah atau tidak melakukan perbuatan tindak pidana korupsi,” ujarnya. Apalagi dalam proyek pengadaan kapal nelayan

sama sekali belum diaudit Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan (BPKP) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Sementara itu, Ketua Kelompok Nelayan Sipatua AAS, Asaad, mengatakan, bantuan kapal nelayan yang ia terima, sudah sebulan terakhir telah dimanfaatkan oleh nelayan. Sebelumnya, Kepala DKP Sulbar, Haruna Hamal menuturkan, jika dirinya tidak gentar dalam kasus ini. Ia merasa tidak melakukan kegiatan yang merugikan keuangan

negara. “Memang saat penyidik Kejati melakukan pemeriksaan pengadaan kapal yang ditemukan hanya satu unit, karena tiga unit lainnya sudah dimanfaatkan oleh nelayan,” terangnya. Ia juga mengakui bahwa dirinya telah mengambil kebijakan dengan mencairkan 100 persen anggaran, sementara pekerjaan belum rampung. “Kalau pencairannya saya tunda, maka dananya akan kembali ke kas negara. Sedangkan pengadaan kapal ini sudah dipesan oleh rekanan,” ungkapnya lagi. (**)

Hamzih Tunggu Momen LANJUTAN HALAMAN 1

Apalagi oleh partai sekelas Golkar yang telah resmi menetapkan calon bupati. “Penilaian itu anugrah. Pilkada kan bagaimana komunikasi dengan siapa saja, semua kalangan,” ujarnya di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat kemarin. Menyambut baik, namun Hamzih juga menyampaikan bahwa sebagai birokrat dan bawahan, ada etika dan tahap-tahap yang perlu dilalui dulu. Pihaknya belum dapat melangkah lebih jauh sebelum ada lampu hijau dari gubernur

selaku pimpinannya. Momen ini yang masih ditunggu oleh mantan aktivis kampus itu. “Ketika saya didorong dengan pak Andi Ibrahim. Kalau itu diiyakan pimpinan, diamini pak gubernur, saya akan kesana,” jelasnya. Menurut Sekretaris Golkar Sulbar, Hamzah Hapati Hasan, ada beberapa pertimbangan, sehingga Hamzih masuk dalam draf nama-nama bakal calon pendamping AIM yang merupakan usungan Golkar di Pemilukada Polman. Yakni, sebagai mantan dosen, Hamzih disebut juga

kader birokrat tulen. Dalam perjuangan pembentukan Sulbar, tokoh muda itu turut serta mengawal lahirnya provinsi ke-33 tersebut. Dan tentu saja, bisa menyesuaikan diri di semua kalangan. Hamzih sendiri mengaku sangat akrab dengan sosok AIM. Keduanya pernah aktif di dunia sepak bola dan kepramukaan. “Beliau cukup luar biasa, kita tidak ada sekat-sekat. Sampai saat ini kami masih sering komunikasi, beliau kan berada di komisi yang juga tangani perwakilan,” papar Hamzih.

Selain H4 beberapa tokoh Golkar disebut-sebut menyuarakan nama Hamzih sebagai bakal calon pendamping AIM di Polman 2013 mendatang. Diantaranya, Rahmat AR, Muhammadiyah, termasuk Ibnu Munzir. “Sekali lagi kami kembali kepada bapak (gubernur), kepada sekretaris Golkar, dan tak kalah pentingnya adalah pak Ibrahim sendiri,” tegas Hamzih seraya menambahkan bahwa pihaknya juga tetap berkomunikasi dengan para kandidat lain di Polman. (rul)

Polres Tetapkan Satu Tersangka LANJUTAN HALAMAN 1

Ditegur Gubernur, Kontraktor Mulai Kerja

7

positif mengonsumsi ganja,” kata Yustinus, dalam konfrensi pers yang difasilitasi Pengurus PMII Cabang Polewali dan KPA, di Pekkabata, Jumat, 2 November. Menurut Yustinus, selain tersangka, tiga remaja lainnya sudah dilepas. Tapi masih wajib lapor setiap hari. Tetapi, jika dalam perkembangan penganganan kasus ini ada bukti yang bisa menjerat ketiganya, bisa saja statusnya ditingkatkan. “Untuk sementara kami

baru menetapkan satu tersangka. Sementara tiga rekannya telah dibebaskan sejak Rabu 31 Oktober. Karena tidak cukup bukti untuk menjeratnya,” terang Yustinus. Diungkapkan, saat diperiksa Aw mengakui jika tiga linting ganja tersebut miliknya. Ganja itu dibeli dari salah seorang warga Kabupaten Pinrang, Sulsel. Kemudian tanpa sepengetahuan ketiga rekannya, Aw menyimpan barang tersebut di dalam mobil Ford bernopol DC 610 BU, yang mereka kendarai. Mobil Ford yang diken-

darai keempatnya merupakan mobil milik warga Kabupaten Mamuju. Pihak penyidik Satnarkoba Polres Polman berjanji sesegera mungkin melimpahkan kasus ini ke kejaksaan. Sementara itu Ketua PMII Polman, Munawir Arifin, dalam konfrensi pers ini menyatakan keprihatinannya kasus ini. Apalagi saat razia ditemukan barang haram di atas kendaraan yang ditumpangi anak Bupati Polman. PMII mendesak Polres Polman bersikap transparan, adil, dan tidak pandang bulu dalam menanga-

ni kasus ini. “Apalagi ada kesan kasus ini terlihat ditutup-tutupi, sehingga menimbulkan kesimpang siuran dan kecuriagaan masyarakat terhadap kinerja kepolisian,” ujar Munawir. Hal sama diungkapkan Sekretaris KPA Polman, Darmawansyah. Menurutnya, penaggulangan narkoba harus dilakukan karena sangat berkaitan dengan penyebaran HIV. Apalagi banyak kasus HIV penyebarannya melalui jarum suntik yang digunakan pecandu narkoba. (mkb)

hanya ingin begitu selain untuk mendengar ocehanocehannya yang -entah mengapa- kadang saya merasa tertarik. Meski ia tidak tamatan perguruan tinggi, tetapi kadang apa yang dipikirkannya cukup menyentuh untuk ditanggapi karena mengandung sebuah prinsip hidup yang jelas akan kemaslahatan bersama. Saya kadang yakin dialah yang cocok menjadi ketua RW atau RT. Karena dia cukup memandang jauh tentang kehidupan di desa ini. Dia bergaul dari kalangan kecil sampai atas, tak heran camat juga kenal dekat dengannya. Bukan lantaran ia suka cari muka tetapi karena betul-betul mengutarakan perasaan dan pikiran-pikirannya yang polos tentang desa. Dia bahkan tidak ikut larut dan tenggelam dalam nuansa politik seperti berkecimpung dalam wadah partai atau ikut menyanjung-nyanjung calon sebagai tim sukses seperti kebanyakan orang. Politik itu oke, katanya, tapi ia mengaku lebih suka pada prinsip sendiri untuk mengajukan aspirasi meski ia bukan siapa-siapa.

lain, maksud saya ke luar daerah. Sebab ia pun di luar dari desa ini juga banyak tanah. Namun anggapan saya ternyata meleset. Bahkan sangat tidak tepat. Hari itu ketika saya ingin membeli rokok di warung tetangga, saya melihat banyak warga berkumpul di rumah kepala desa. Saya pun bergegas menuju ke sana untuk sekadar mengetahui sesuatu yang telah terjadi. Tampak istri kepala desa menangis tersedu-sedu. Tampak pula -yang lebih mengagetkan Saya lagi- wajah kepada desa yang tampak biru-biru dan lebam seperti telah berkelahi dengan seseorang. Lelaki paruh baya yang senang berpeci itu tampak sedang dikompres oleh pembantunya. Ibu-ibu Dasa Wisma hampir semua memasang wajah iba kepada istri kepala desa yang masih terisak-isak itu. Orangorang saling pandang. Mereka juga mengurut dada. ‘’Dia harus di penjara!!!’’ tiba-tiba kepala desa berteriak. ‘’Dia telah memukul saya juga meracuni hampir semua sapi dan kambing milik warga kita. Termasuk beberapa ekor sapi milik saya,’’ tangan lelaki berpeci itu gemetar sambil mengepal tangan, seperti ingin melampiaskan amarahnya yang membuncah. Tampak nafasnya naik turun tak tentu arah. Semua orang saling pandang. Dan memang, beberapa hari kemudian, banyak rumah warga geger karena sapisapi mereka mati keracunan. Sebagian yang memiliki kambing juga berteriak-teriak histeris melihat hewan ternak mereka terkapar tak bernyawa. (rp)

Lelaki dalam Mata Sapi LANJUTAN HALAMAN 3

Maksud saya, setidaknya dia akan membuat pagar kawat berduri di sekeliling kebunnya, tapi hal itu mungkin terlalu berat atau entahlah... Dia seperti lebih fokus pada satu hal: dendam. Tapi saya tak tahu entah pada siapa. Ingin saya membuka hatinya lebih dalam, tapi dia seperti enggan

saya ajak diskusi. Maksud saya ada baiknya juga untuk melapor pada ketua RT atau kepala desa setempat di keluarahan ini. Tentang hal yang meresahkan itu atau juga melapor ke camat selaku pimpinan tertinggi di sini, tapi dia tidak merespon dengan sungguh-sungguh. Dalam diam... dia menggeleng sendiri. Entah apa yang

sedang dipikirkannya sekarang.... *** Seperti semakin berat dari apa-apa yang dipikirkannya sekarang. Wajahnya tampak kusut, muram, dan terkesan tegang. Tubuhnya juga, lebih mendekati seperti orang yang kena narkoba. Lemah dan tidak memiliki gairah. Dia memang tampak menderita

KINI IA DAPAT BERJALAN KEMBALI SETELAH 10 TAHUN MENDERITA STROKE Hidup dengan kondisi stroke m e mang bukan h a l yang mudah. Itulah yang pernah dirasakan oleh Salam Desiki, seorang tukang kayu. Apalagi, stroke tersebut telah menjangkitinya dalam tempo yang terbilang lama, yakni 10 tahun. Dalam tuturannya, pria berusia 55 tahun ini menceritakan bagaimana kondisinya membaik dalam jangka waktu yang relatif singkat setelah mengkonsumsi Gentong Mas selama 1 bulan. “Karena tekanan darah tinggi, saya menderita stroke. Saya jadi tidak dapat berjalan, lidah pun jadi kaku. Untunglah sekarang saya sudah punya solusi yang tepat untuk mengatasi keluhan saya,” terang pria yang tinggal di Makassar, Sulawesi Selatan tersebut, “Setelah minum Gentong Mas secara rutin, kini tekanan darah saya sudah normal, saya pun sudah mulai bisa berjalan lagi.” Ungkap ayah 8 anak tersebut menceritakan rahasia sehatnya. Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih saat membuka pertemuan regional Badan

Kesehatan Dunia (WHO) Asia Tenggara mengungkapkan, penyebab kematian tertinggi di Indonesia untuk kategori penyakit tidak menular (PTM) adalah stroke dengan persentasi sebesar 15,4 persen. Sebenarnya, stroke dapat dicegah, salah satunya adalah dengan terapi Gentong Mas. Dengan Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) sebagai bahan utama, minuman herbal Gentong Mas terbukti memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, salah satunya adalah untuk menormalisir tekanan darah. Setelah merasakan manfaatnya, kini ia tak segan-segan membagi pengalaman baiknya tersebut dengan orang lain, “Mudah-mudahan pengalaman saya yang mendapat kesehatan dengan cara yang alami ini dapat bermanfaat bagi orang lain.” Harap Salam Desiki. Meracik suatu ramuan memerlukan pengetahuan, pengalaman dan keterampilan tinggi. Tidak semua komposisi yang sama jika dicampur akan menghasilkan manfaat yang sama. Kualitas bahan baku, perbandingan komposisi dari masing-masing komponen serta pengolahan yang benar akan menentukan hasil kualitas manfaatnya. Habbatussauda dalam Gentong Mas bermanfaat untuk memelihara pembuluh darah dari endapan lemak dan pengapuran. Sementara Kayu Manis yang juga dikandung dalam Gentong Mas berfungsi sebagai penormal tekanan darah. Dibandingkan dengan Gula Tebu,

Gula Aren mempunyai lebih banyak kandungan makro dan mikronutrien. Selain rasanya manis dan lezat, Gula Aren juga bermanfaat menurunkan penyerapan lemak. Untuk hasil maksimal, terapkan pola hidup sehat seperti menjalani diet rendah garam, kolesterol, dan lemak jenuh, stop konsumsi makanan dan minuman beralkohol, hindari stress, olahraga teratur, dll. Manfaat yang hebat bagi kesehatan dan rasa yang lezat membuat semakin banyak masyarakat mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Sulbar/Mamuju : 085 242 056 818 Apotik Marannu, Apotik Sinar Wajo, Apotik Mawar, Apotik Mentari, Apotik Sumberkasih, Apotik Iftikar, Apotik Mulia Farma, Toko Obat Pondok Herbal Polman : Apotik Lestari, Apotik Ilham Putra Wonomulyo : Apotik Marannu 1, Apotik Makmur Farma Majene : Apotik Fadilah, Apotik Rustia Syafta Farma Depkes:PIRT:812.3205.01.114 www.gentongmas.com

dari apa-apa yang saya bayangkan. Dia juga tambah dingin. Padahal saya ingin betul mengajaknya bercanda untuk sekadar melupakan pikiran dan perasaannya yang buntu dan galau. Tapi dia nyaris seperti tak merespon. Kadang dia memang misteri, cukup sulit menebak apa yang dipikirkannya. Dalam diam itu, dia meludah-ludah. Mencibir. Bahkan memaki. Tapi yang lebih saya heran, dia memaki pada sapi. ‘’Sapi bajingan!!!’’ teriaknya menggaung. Angin menampar-nampar mukanya yang semakin runyam. Atau... Dia menaruh dendam pada orang-orang yang punya sapi itu? Yang memiliki binatang ternak. Dia berteriak dan kemudian tersedak. Terbatuk-batuk. Lalu tertawa sendiri. Tertawa yang aneh, terkikik seperti kuntilanak. Saya jadi tidak enak berada di dekatnya. Padahal saya ingin mengajaknya ngobrol karena ada sesuatu hal yang perlu saya sampaikan. Padahal ini untuk dia juga. Sebuah imbauan dari camat untuk membuat pagar bagi pemilik kebun di kelurahan ini. Juga imbauan agar semua pemilik binatang ternak untuk mengandangi dan mengikat binatang ternaknya. Dalam diam beberapa menit itu, dia mengagetkan Saya. Seperti tersengat aliran listrik dia menyambar saya, ‘’Tidak perlu!’’ Dia memegang kerah baju saya sambil menatap tajam. Saya heran dan terkejut bukan kepalang, dia tahu apa yang saya pikirkan? Dan apa maksudnya tidak perlu? ***

Semenjak kejadian bersamanya dua hari itu, saya hampir tidak pernah lagi menjumpainya. Saya juga tidak tahu dia kini berada di mana. Ketika pergi ke rumahnya untuk sekadar ngobrol, dia juga tidak ada. Hanya istrinya yang dengan tampang kusut menyambut saya dengan bicara yang semrawut. Saya seperti menangkap sesuatu yang tak beres. Apakah dia merajuk? Atau mungkin mengasingkan diri ke kampung lain? Karena bisa saja menurutnya kampung ini tidak lagi aman untuk bercucuk tanam. Ah... saya terlalu kacau berpikir. Memang, dari satu sisi dia cukup peduli dan perhatian pada kemaslahatan desa. Seperti dulu ia pernah mengkritik lurah ketika rapat desa. Tentang prasarana jalan yang hampir lima tahun tak diperbaiki-perbaiki, padahal jalan di desa ini sebagai urat nadi kehidupan. Juga masalah listrik yang tak menentu menyala, PLN yang sering rusak, masyarakat juga harus membayar mahal. Dan lagi masalah pajak tanah karena Dia punya banyak kebun yang harus dibayarkannya juga. Sampai tentang hewanhewan ternak yang bebas berkeliaran di desa ini yang masuk ke kebun-kebun orang memakan tanaman. Semua itu disemprotkannya kepada kepala desa sehingga wajah kepela desa cukup memerah. Dan ia tidak peduli... Tapi sekarang ia entah ke mana. Nyaris tak ada kabar hingga seminggu. Saya coba pencet nomor handphonenya untuk menghubungi juga tidak aktif. Saya hanya ingin mendengar suaranya, ya

*** Hampir sebulan setelah melewati masa-masa ia menghilang, saya tidak pernah lagi mampir ke rumahnya. Istrinya juga kini tidak pernah tampak. Rumahnya mungkin kosong sejak sebulan di tinggal. Saya dengar kabar rumah itu akan disewa. Saya rasa itu cukup menarik. Tapi saya tetap tidak tahu Ia berada di mana. Tetangga juga tidak tahu. Tapi mungkin saja ia berkebun di daerah


8

RADAR SULBAR

RADAR POLEWALI

SABTU 3 NOVEMBER 2012

10 Pejabat akan Pensiun

Estimasi dari struktur APBD Perubahan 2012 :

Mutasi Dilaksanakan Akhir Tahun POLEWALI -- Sepuluh orang pejabat eselon II Lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Polewali Mandar, akan memasuki maasa pensiun pegawai (MPP). Rencananya akhir tahun 2012, gerbong mutasi di Pemkab Polewali Mandar segera bergerak. Hal tersebut diungkapkan Sekertaris Kabupaten (Sekkab) Polewali Mandar, Andi Ismail, AM, Jumat, 2 November. Ismail, menyampaikan bahwa rencana mutasi terkait sepuluh pejabat dilingkup Pemkab Polewali Mandar saat ini memasuki MPP. Maka pemkab akan melakukan mutasi jelang akhir tahun 2012. Saat ini semua proses persiapan mutasi tersebut telah dimulai dibicarakan ditingkat pimpinan pengambil kebijakan. "Yang jelas kami pastikan akhir 2012, sepuluh pejabat yang memasuki MPP, tidak akan lagi perpanjangan jabatan. Maka proses mutasi sudah pasti adalah kebijakan mutlak pada saat akhir tahun," kata Ismail. Menurut Ismail, mutasi terkait sejumlah pejabat yang memasuki MPP, akan dilaksanakan sebelum penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2013. Sehingga dimungkinkan pejabat baru nanti masih mendapatkan proses pembahasan di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) masing masing. Dengan demikian pejabat baru nanti masih diyakini dapat memahami kebijakan anggaran di SKPD-nya untuk tahun 2013. "Jadi bisa dimungkinkan pelaksanaan mutasi sebelum penetapan APBD tahun 2013, agar sejumlah pejabat baru dapat memahami benar kebijakan anggaran dan patron program yang akan dituangkan dalam APBD nanti," tutur Ismail. Untuk penempatan pejabat baru nanti, Ismail, menyatakan akan melakukan penempatan pejabat melalui standar kompetensi kewajaran penempatan. Rencananya akan melibatkan pemprov dan sejumlah elemen yang memiliki kapabiliti dibidang kompetensi pejabat. "Yang jelas kami akan terapkan fit and propertest sesuai standar kepatutan pejabat. Ini dalam rangka menciptakan pejabat yang memiliki kompetensi dibidangnya. Agar pejabat yang ditempatkan nanti memiliki kemampun dan berkualitas," tandas Ismail. (k1/mkb)

Percetakan Sawah Baru

Tiga Kecamatan Pendataan CPCL POLEWALI -- Tiga kecamatan di Polewali Mandar saat ini dilakukan pendataan calon penerima calon lahan (CPCL). Mereka akan diusul mendapatkan bantuan percetakan sawah baru. Tiga kecamatan tersebut antara lain Kecamatan Matakali, Campalagian, dan Tutar. Untuk percetakan sawah baru jatah 2013, Polman mendapatkan kuota sebanyak 100 hektar. Kadistanak Polman, Basir Halim, Kamis, 1 November menyampaikan, untuk kuota 100 hektar tersebut hingga saat ini masih dilakukan pendataan CPCL. Karena yang baru selesai didata baru mencapai 80 hektar. Sementara kuota dari pusat sebanyak 100 hektar. "Khusus untuk Kecamatan Campalagian dan Matakali sudah ada yang terdata. Sementara untuk Kecamatan Tutar baru ada usulan untuk meminta dilakukan verifikasi dan pendataan. Sehingga kemunkinan juga akan dibuka di wilayah tersebut jika nantinya dari hasil verifikasi memungkinkan," kata Basir. Dalam verifikasi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Utamanya sumber air dan kondisi lahannya. "Karena jangan sampai terjadi hal serupa seperti tahun sebelumnya program percetakan sawah baru bermasalah," kata Basir Halim. (afr/mkb)

Eksekutif

1. Pendapatan - Semula Rp.701.015.311.829 - Bertambah Rp.23.315.781.546 Sehingga estimasi setelah perubahan sebesar Rp. 724.331.093.375 2. Belanja - Semula Rp.724.636.002.829 - Bertambah Rp.22.368.179.637 Sehingga estimasi belanja setelah perubahan sebesar Rp.747.004.182.466 Defisit mencapai Rp.22.673.089.091

Sementara rencana pembiayaan : - Penerimaan Semula Rp.27.220.691.000 Berkurang Rp.1.047.601.909 Sehingga penerimaan setelah perubahan Rp.26.173.089.091 - Pengeluaran Semula Rp.3.600.000.000 Berkurang Rp.100.000.000 Sehingga jumlah pengeluaran setelah perubahan Rp.3.500.000.000 RADAR SULBAR/AMRI MAKKARUBA

Pembiayaan Netto sebesar Rp.22.673.089.091

DOKUMENTASI. Staf Humas Pemkab Polman mengabadikan suasana sidang Paripurna DPRD Polman terkait pengesahan APBD-P 2012, Jumat 2 November 2012.

Defisit Capai Rp22,6 M

Sumber APBD-P 2012

APBD-P 2012 Disahkan REPORTER : JHAMHUR ANJASMARA - DIAN AFRIANTY EDITOR : AMRI MAKKARUBA POLEWALI -- Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2012 Polewali Mandar akhirnya disahkan oleh dewan. Pengesahan APBD-P 2012 dilakukan DPRD Polewali Mandar dalam sidang paripurna dewan yang berlangsung, Jumat 2 November kemarin. Dalam pengesahan ini dilakukan setelah lima fraksi di DPRD Polewali Mandar membacakan pendapat akhirnya. Pengesahan APBD-P 2012 dipimpin Ketua DPRD Polman, Abdullah Tato dan Wakil Ketua DPRD, Andi Mappangara. Selain itu dihadiri Wakil Bupati, Nadjamuddin Ibrahim dan Sekkab,

Andi Ismail AM. Dalam APBDP 2012 terjadi defisit mencapai Rp22,6 miliar lebih. Defisit ini akan ditutupi oleh target pendapatan pada beberapa program yang disepakati antara DPRD dengan Pemkab Polewali Mandar. Ini nantinya dituangkan dalam penjabaran APBD Perubahan. Lima fraksi yang menyampaikan pendapat akhirnya, semua menyatakan menerima Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD-P 2012, untuk ditetapkan menjadi Perda APBD Perubahan Polewali Mandar 2012. Terkait pengesahan APBD-P 2012 legislatif meminta pemkab memanfaat-

kan anggaran secara maksimal. Bahkan pemkab juga diminta melakukan kerja keras menggenjot pendapatan dalam rangka menekan nilai defisit yang tertuang dalam APBD Perubahan. Wakil Bupati Polman, Nadjamuddin Ibrahim menyampaikan, dalam RAPBD Perubahan, untuk rencana pendapatan daerah sebesar Rp701 M dalam APBD Pokok tahun anggaran 2012. Disepakati dalam rancangan perubahan APBD tahun 2012 diestimasi bertambah menjadi Rp724 M lebih atau mengalami kenaikan sebesar Rp23 M lebih. Besarnya penambahan estimasi pendapatan tersebut direncanakan

diperoleh dari peningkatan estimasi pendapatan asli daerah dari Rp32 M menjadi Rp33,7 M lebih. Kemudian dana perimbangan dari rencana sebelumnya sebesar Rp585,9 M lebih menjadi Rp590,7 M lebih dan lain-lain pendapatan daerah yang sah dari Rp83 M lebih menjadi sebesar Rp99,7 M lebih. Selanjutnya, untuk belanja daerah yang terdiri dari belanja tidak langsung dan belanja tidak langsung, dari rencana Rp724,6 M lebih yang ditetapkan dalam APBP pokok tahun 2012, disepakati dalam rencana perubahan anggaran tahun 2012, estimasi belanja daerah menjadi sebesar Rp 747 M lebih atau bertambah sebesar

Rp22,3 M lebih yang meliputi belanja tidak langsung sebesar rp 446,7 M lebih dan belanja langsung sebesar Rp300 M lebih. Berdasarkan asumsi pendapatan daerah dengan estimasi yang lebih kecil dibandingkan estimasi belanja daerah, maka dalam RAPBD 2012, telah disepakati angka toleransi defisit anggaran, yaitu sebesar Rp22,6 M lebih. "Karena itulah, secara teknis administratif diharapkan kiranya pada komponen pembiayaan daerah yang terdiri dari penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan, pemanfaatannya dapat lebih dioptimalkan untuk menutupi defisit anggaran," terang Nadjamuddin. (*)

Hindari Kisruh Pengelolahan

Raskin Mesti Mengacu Daftar Kabupaten POLEWALI -- Pengololaan beras miskin (raskin) di Desa Galeso, Kecamatan Wonomulyo, yang disorot oleh warga Desa Galeso. Diminta dikembalikan metode pengelolaannya dengan mengacu pada data penerima berdasarkan daftar yang turun dari kabupaten. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi I DPRD Polewali Mandar, Amiruddin, saat menerima kehadiran Kepala Desa Galeso, Hanafi di ruang kerjanya. Sebab berdasarkan aspirasi

yang masuk ke Komisi I DPRD Polman, ditengarai pengelolaan raskin di Desa Galeso. Dimana sejumlah warga yang masuk dalam daftar penerima, tidak menerima haknya sebagaimana mestinya. Hal ini disebabkan kebijakan Kades yang dibuat sepihak telah merugikan pemilik hak atas raskin. "Untuk itu mulai saat Kades usai bertemu Komisi I, kiranya melakukan pengelolaan raskin di Desa Galeso dengan mengacu pada daftar yang dikeluarkan oleh pemerintah kabu-

paten," ujar Amiruddin, Jumat, 2 November. Ia menjelaskan dari laporan yang diterimanya yang disampaikan oleh sejumlah warga dari Desa Galeso, Kades juga diduga melakukan pembagian raskin secara tidak adil. Sehingga ada sejumlah warga yang berhak menerima raskin, tapi tidak pernah mendapatkan jatahnya. "Tapi meski info ini butuh pembuktian lebih awal, maka solusi yang paling tepat saat ini untuk menghindarkan berlarut

larutnya kisruh pengolahan raskin di Galeso. Kades wajib mengembalikan pengolahan raskin dengan mengacu pada daftar penerima yang ditetapkan di kabupaten," jelas Amiruddin. Kades Galeso, Hanafi, berjanji akan mematuhi apa yang menjadi saran dari Komisi I DPRD Polman. Dengan melakukan pengelolaan raskin berdasarkan data penerima yang ditetapkan oleh pemerintah kabupaten. "Saya siap melaksanakan saran yang dis-

ampaikan oleh anggota dewan dalam pertemuan kami. Hal ini untuk menghindari berlarut larutnya kisruh di masyarakat. Memang kebijakan yang saya keluarkan tersebut dengan membagi rata raskin diambilnya agar warga saya yang juga miskin tapi tidak masuk dalam data bisa mendapatkan raskin. Tapi kalau jalan keluarnya adalah mengacu pada data kabupaten, maka saya akan laksanakan," imbuh Hanafi. (k1/mkb)

Rubrik Khusus Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar

RADAR SULBAR/HUMAS PEMKAB POLMAN

RADAR SULBAR/HUMAS PEMKAB POLMAN

BACA. Wakil Bupati Polewali Mandar, Nadjamuddin Ibrahim menyampaikan jawaban bupati atas pandapat akhir fraksi saat pengesahan APBD Perubahan 2012, Jumat 2 November 2012.

PENGESAHAN. Wakil Bupati Polman, Nadjamuddin Ibrahim menerima berita acara pengesahan APBD Perubahan 2012 dari Ketua DPRD Polman, Abdullah Tato.


METROPOLIS

SABTU 3 NOVEMBER 2012

9

RADAR SULBAR

Perekaman e-KTP Dipastikan tak Capai target Data Perekaman e-KTP Per 31 Oktober Kecamatan Mamuju

Target (orang)

Capaian (orang)

Persen

47.682

21.489

45,07

Tapalang

16.454

8.399

51,05

Kalukku

44.690

16.226

36,31

9.049

1.617

17,87

Kalumpang Budong-Budong

25.596

9.189

35,90

Pangale

12.679

6.380

50,32

Papalang

20.475

9.020

44,05

Sampaga

15.482

7.029

45,40

Topoyo

17.011

9.561

56,20

Karossa

20.834

6.624

31,79

Tommo

14.394

9.677

67,23

Simboro

17.272

10.275

59,49

8.604

3.558

41, 35

Tobadak

24.563

10.684

43,50

Bonehau

8.362

3.615

43,22

Tapalang Barat

Sumber: Disdukcapil Mamuju

RADAR SULBAR/JASMAN RANTEDODA

E-KTP. Operator alat perekaman Kartu Tanda Penduduk Eletronik (e-KTP) sedang menyiapkan alat untuk melakukan perekaman di Kantor Camat Mamuju.

REPORTER: JASMAN RANTEDODA | EDITOR: SUDIRMAN SAMUAL

KEPENDUDUKAN

Penduduk Mamuju Tumbuh 3,26 Persen

Mas Agung

MAMUJU -- Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Mamuju, Mas Agung, akhirnya memastikan target perekaman 303.150 Kartu Tanda Penduduk eletronik (e-KTP) di kabupaten ini tak bakal rampung hingga 10 November mendatang. Padahal, berbagai upaya te-

lah dilakukan. Mulai dari meminjam alat perekaman eKTP ke Kabupaten Majene dan Polewali Mandar, hingga sosialisasi instruksi Bupati Mamuju tentang perampungan perekaman e-KTP. Namun hasilnya tetap saja tak bisa optimal. Hingga kini, total perekaman e-KTP hanya mencapai

133.343 orang dari total target yang harus diselesaikan. Jumlah itu setara dengan 43,99 persen, sementara sisa yang harus direkam masih sebanyak 169.807 orang. "Untuk merampungkan, dipastikan tidak akan bisa. Tetapi setidaknya kami telah berusaha semaksimal mungkin, bahkan saya sudah membagi personil untuk datang ke setiap kecamatan. Di samping in-

„ Baca HALAMAN 15 RADAR SULBAR/JASMAN RANTEDODA

Kabupaten Pesisir Selatan Belajar ke Sulbar MAMUJU -- Proyek pengembangan pelabuhan kontainer di Belang-belang Mamuju dan pembangunan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Palipi Majene, ternyata mencuri perhatian daerah lain. Salah satunya Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar). Saat bertemu Asisten I Pemprov Sulbar Aksan Djalaluddin dan Asisten III Pemprov Sulbar Darwin Yusuf, Bupati Pesisir Selatan Nasrul Abit mengungkapkan, pihaknya cukup kagum dengan laju pembangunan di Sulbar. Ia mengaku sangat tertarik dengan konsep Pemprov Sulbar mengembangkan pelabuhan kontainer bertaraf internasional di Mamuju. "Kami ingin tahu bagaimana cara membangun pelabuhan besar seperti itu," tanya Bupati Pesisir Selatan Nasrul Abit saat di Kantor Gubernur Sulbar, Kamis, 1 November. „ Baca HALAMAN 15

„ Baca HALAMAN 15

Disdik Tak Hadir, RDP Terpending

MAMUJU -- Sebagai ibukota provinsi, tingkat pertumbuhan penduduk di Mamuju terbilang mulai pesat. Pertumbuhan penduduk di Mamuju merupakan yang tertinggi dari empat kabupaten lain di Sulbar, yakni sekira 3,26 persen per tahun. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulbar, Akbar Thahir, mengatakan pertumbuhan penduduk dalam beberapa tahun terakhir ini memang mencapai rata-rata tiga persen. "Pertumbuhan penduduk di Kota Mamuju ini jauh sebelumnya telah diprediksi karena meningkatnya arus urbanisasi semenjak daerah ini resmi menjadi daerah otonom baru pada tahun 2004 silam," ujarnya.

STUDI BANDING

jek data warga, juga untuk penyampaian instruksi Bupati bahwa ada penambahan waktu hingga 10 November. Saya sendiri mendatangi langsung beberapa kecamatan, termasuk Kecamatan Bonehau dan Kalumpang," ujar Mas Agung saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat 2 November. Meski demikian, pihaknya

RDP. Beberapa SKPD saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Komisi II DPRD Mamuju beberapa waktu lalu.

MAMUJU -- Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang diagendakan Komisi III DPRD Mamuju guna membahas masalah tunjangan khusus guru terpencil di Mamuju, tertunda. Padahal rapat tersebut telah dua kali diagendakan, namun pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Sulbar tak juga hadir. "Kamis 1 November, sudah kami agendakan menggelar RDP tapi pihak Disdik Sulbar berhalangan hadir. Hari ini (kemarin, red),

kami kembali agendakan. Surat juga sudah disampaikan. Namun pihak Disdik Sulbar tetap tak hadir," ujar Ketua Komisi III DPRD Mamuju, Syaiful Mukhlis, Jumat 2 November. Padahal, lanjut Syaiful, RDP tersebut sangat penting dilaksanakan untuk menemukan kejelasan soal tunjangan khusus guru terpencil. Mengingat ada polemik antara Dinas Pendidikan Pe„ Baca HALAMAN 15

Pemprov Bangun 4 PLTS MAMUJU -- Selama tahun "Model PLTS itu terpusat, 2012, Pemprov Sulbar telah yakni setiap unit pembangkit membangun sebanyak em- atau panel surya menyalurpat unit Pemkan listrik melabangkit Listrik lui instalasi. Jadi Tenaga Surya dari instalasi (PLTS) terpusat. yang kemudian Pembangkit tersemenggiring lisbut tersebar di trik ke jaringan tiga kabupaten kita," papar Keyakni Mamasa, pala Dinas EnerPolewali Mandar, gi dan Sumber serta Mamuju. Daya Mineral Untuk Mamasa (ESDM) Sulbar, telah dibangun Agussalim TamAgussalim Tamadjoe dua unit PLTS, seadjoe, kepada dangkan pada Radar Sulbar saat Kabupaten Polewali Mandar dikonfirmasi. dan Mamuju masing-masing Anggaran yang digelonhanya satu unit. PLTS terse- torkan untuk pembangunan but dibangun dengan bantu- PLTS tersebut terbilang cukan hibah dari pemerintah up tinggi sebab rata-rata kapusat yang dicantumkan dalam APBN tahun 2012. „ Baca HALAMAN 15

RADAR SULBAR/JASMAN RANTEDODA

E-KTP. Operator alat perekaman Kartu Tanda Penduduk eletronik sedang menyiapkan alat untuk melakukan perekaman di Kantor Camat Mamuju.

DESIGN PAGE: RAHMAT


10

RADAR MAMUJU

RADAR SULBAR

SABTU 3 NOVEMBER 2012

VISI PEMERINTAH KABUPATEN MAMUJU

"Gerakan Membangun Mamuju, Menuju Masyarakat Maju dan Mandiri (Gerbang Maju)" MISI I Meneruskan Layanan Pendidikan dan Kesehatan gratis yang semakin dimantapkan TUJUAN Peningkatan Kualitas Generasi Muda, Keolahragaan dan Pengarusutamaan Gender SASARAN Terciptanya peran generasi muda dan perempuan dalam pembangunan Terciptanya Ketahanan Generasi muda dalam permasalahan social Terwujudnya potensi pemuda dalam kewirausahaan, kepeloporan dan kepemimpinan Tersedianya infrastruktur ruang public pemuda untuk berekspresi Tersedianya sarana dan prasarana keolahragaan Pembentukan dan Pembinaan KB/KS Ketersedian alkon (alat kontrasepsi)

Rujab Ketua DPRD Belum Rampung

Drs. H. Suhardi Duka, MM Ir. Bustamin Bausat Drs. H. Habsi Wahid, MM Bupati Mamuju

Sekda Mamuju

PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI BARAT

DINAS PEKERJAAN UMUM

Komp. Perkantoran Gubernur, Gedung Dinas Pekerjaan Umum - Rangas Mamuju 91315

SURAT KEPUTUSAN KEPALA DINAS PEKERJAAN UMUM PROVINSI SULAWESI BARAT

REPORTER: JASMAN RANTEDODA EDITOR: SUDIRMAN SAMUAL MAMUJU -- Rumah jabatan (rujab) untuk Ketua DPRD Mamuju sudah mulai dibangun sekira dua tahun lalu. Namun, hingga Jumat 2 November, pembangunan rujab itu tak kunjung rampung. Lambatnya penyelesaian pembangunan rujab yang berlokasi di Jalan AP Pettarani Mamuju, sangat disayangkan Ketua Komisi II DPRD Mamuju, Irwan Satya Putra Pababari. Irwan mengatakan, seharusnya rujab sudah rampung. Namun, karena anggarannya seolah disepelehkan sehingga pengerjaannya mulur hingga kini. "Sebenarnya kami selalu ingin menganggarkan pembangunan rujab itu. Namun kalau itu kami lakukan, pasti kami dituduh lebih mengutamakan kepentingan pribadi sehingga kami merasa tidak pantas jika selalu anggota DPRD yang meminta penambahan anggaran," beber Irwan, Jumat 2 November. Bahkan, lanjut Irwan, seharusnya perampungan pembangunan rujab masuk daftar prioritas yang harus selesaikan. Sehingga Pemkab Mamuju harusnya memberikan anggaran yang maksimal untuk itu. "Ini sudah hampir akhir periode, masa Ketua DPRD Mamuju periode ini tak sempat sama sekali menghuni rujab hingga akhir periode nanti," tegasnya. Terpisah, Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Mamuju, Junda Maulana, belum bisa memastikan apakah akan kembali mengajukan anggarkan rujab Ketua DPRD Mamuju tersebut pada APBD tahun anggaran 2013 mendatang. "RKA belum kami rampungkan, tapi sebenarnya tahun anggaran 2012 ini sudah kami anggarkan, termasuk pagarnya," ujar Junda yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Mamuju. (*)

Wakil Bupati Mamuju

NO : 824.3/431/DPU/X/2012 Tentang

PENETAPAN NAMA-NAMA SEKOLAH PEMENANG LOMBA PEDULI SANITASI MELALUI PENGELOLAAN SAMPAH METODE 3R (REDUCE, REUSE, RECYCLE) ANTAR SEKOLAH DASAR (SD) SE-PROVINSI SULAWESI BARAT TAHUN ANGGARAN 2012 Lampiran 1 NO

NAMA SEKOLAH

ALAMAT SEKOLAH

NILAI

PERINGKAT

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

1

SD Inp. Salukayu 1

Jl. Pendidikan Kec. Papalang, Kab. Mamuju

97.72

Juara 1

2

SDN 036 INP. Bonde

Jl. Pemuda No. 8 Desa Bonde Kab. Polewali Mandar

88.36

Juara 2

3

SDN 001 Petoosang

Petoosang Kec. Alu Kab. Polewali Mandar

85.43

Juara 3

4

RSDBI 066 Pekkabata

Jl. Mr. Muh. Yamin No. 5 Kab. Polewali Mandar

83.09

Juara Harapan I

RADAR SULBAR/JASMAN RANTEDODA

5

SDN No. 2 Kampung Baru

Jl. A. P. Pettarani No. 2 Kab. Majene

82.32

Juara Harapan II

BELUM RAMPUNG. Rumah jabatan Ketua DPRD Mamuju yang terletak di Jalan AP Pettarani Mamuju, belum juga rampung.

6

SDN No. 24 Inp. Saleppa

Jl. Mayjen A. Azis Bustan No. 22 Kab. Majene

81.31

Juara Harapan III

7

SD 018 Bulili

Desa Motu Kec. Baras Kab. Mamuju Utara

77.64

-

8

SDN No. 4 Tanjung Batu

Jl. Jend. Sudirman No. 78

77.03

-

9

RSBI No. 1 Mamuju

Jl. Sultan Hasanuddin Kab. Mamuju

76.88

-

Kami Perusahaan Nasional Membutuhkan :

10

SDI Taan Galung Kec. Tapalang

Jl. Pendidikan No. 6 Galung Kab. Mamuju

74.59

-

KARYAWAN

11

SDI Tasiu 2 Kec. Kalukku

Jl. Merdeka Kec.Kalukku Kab.Mamuju

72.35

-

12

SDN INP. Kabuyu

Jl. Afd India Kabuyu Kec. Pedongga Kab. Mamuju Utara

70.92

-

13

SD 006 Balabonda Kec. Sarjo

Kec. Sarjo Kab. Mamuju Utara

69.28

-

14

SDN 002 Mamasa

Jl.Demmajannang No. 1 Kab. Mamasa

64.98

-

15

SDN 001 Mamasa

Jl.Demmajannang No. 1 Kab. Mamasa

63.48

16

SDN 011 Tatoa

Jl.Pendidikan-Tatoa Kab. Mamasa

53.92

LOWONGAN

PERSYARATAN : a. Pria/Wanita Usia Max 30 Thn. b. Pendidikan Min. SMU/D3/S1. c. Memiliki SIM C dan Kendaraan Sendiri.

d. Mampu Bekerjasama Dengan Team Work. e. Memiliki Motivasi Kerja Yang Tinggi, Jujur, dan Bertanggung Jawab. f . Berpengalaman di Bidangnya.

MELAMPIRKAN :

-

Surat Lamaran Kerja, CV, Foto Copy KTP, Foto Copy SIM, Foto Copy Ijazah Terakhir beserta Transkip Nilai dan Pas Fhoto Ukuran 4x6 CM 2 Lembar. ANTAR LANGSUNG LAMARAN ANDA KE KANTOR CABANG KAMI YANG TERDEKAT : - Cab. Mamuju : Jl. Jendral Sudirman (samping TK Karema) - Cab. Topoyo : Jl. Trans Sulawesi - Palu (depan Suzuki Topoyo)

- Cab. Pasangkayu Jl. Trans Sulawesi (samping Hotel Blok M) - Cab. Polman : Jl. H. A. Depu (depan Kantor Radar Sulbar)

Mandala Finance Melayani Kredit - Kepemilikan motor baru Yamaha, Suzuki, Honda, Kawasaki - Pembiayaan BPKB Motor

EKSEKUTIF MAMUJU

Rubrik Khusus Humas Pemerintah Kabupaten Mamuju

KOORDINASI. Asisten III Pemkab Mamuju, Daud Yahya, menghadiri acara rapat koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamuju, Senin 29 Oktober 2012

HUMAS PEMKAB MAMUJU

SEKSAMA. Sejumlah peserta rapat koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamuju, Senin 29 Oktober 2012, mengikuti acara dengan seksama.

Rubrik Khusus DPRD Kabupaten Mamuju

LEGISLATIF MAMUJU

PRESENTASE. DPRD Mamuju saat presentase program SKPD Mamuju yang direncanakan untuk APBD Perubahan.

RADAR SULBAR/JASMAN RANTEDODA

BANGGAR. Badan anggaran DPRD Mamuju saat rapat membincang soal APBD Perubahan tahun anggaran 2012.


RADAR MAJENE

RADAR SULBAR

SABTU 3 NOVEMBER 2012

11

Bazda Bantu Warga Miskin

RADAR SULBAR/SYAMSUDDIN MAUPA

TANDATANGAN. Pembahasan KUA-PPAS Perubahan APBD 2012 berakhir, Bupati Majene Kalma Katta dan ketua DPRD Majene Hajar Nuhung, Jumat kemarin menandatangani hasil pembahasan KUA-PPAS di Gedung DPRD Majene.

MAJENE -- Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) Majene memberikan bantuan kepada warga miskin. Bantuan yang diberikan berupa modal usaha. Sebanyak 108 orang warga akan menerima bantuan setelah dinyatakan lolos verifikasi. Bantuan tersebut merupakan kumpulan dari dana yang diperoleh dari infaq jamaah haji yang berangkat ke tanah suci. Jumlah dana infaq haji mencapai Rp145 juta. Sebagian lainnya diperoleh dari in-

faq sejumlah PNS dengan total dana Rp4 juta. "Dana tersebut diperoleh dari infaq yang diberikan oleh 242 jamaah haji yang berangkat ke tanah suci tahun ini. Setiap jamaah menyetor infaq sebesar Rp600 ribu, sehingga bila diakumulasikan menjadi Rp145 juta," ungkap Sakkal Borahima, Bendahara Bazda Majene, Jumat 2 November. Total infaq tahun ini yang mencapai Rp149 juta, nantinya akan dibagikan kepada mere-

ka yang masuk dalam kategori miskin. Dengan perhitungan setiap orang akan mendapatkan Rp500 ribu sebagai dana awal untuk kemudian dikelolah dan dijadikan sebagai modal usaha dalam mengangkat taraf perekonomian warga. Hingga saat ini, Bazda telah melakukan verifikasi terhadap 108 orang warga miskin yang memasukkan permohonan untuk mendapatkan bantuan. Telah dinyatakan lolos verifikasi, sehingga proses pemberian

bantuan tersebut akan segera dilakukan dalam waktu dekat. "Bantuan seperti ini, setiap tahun kami berikan untuk membantu terjadinya peningkatan taraf hidup warga Majene yang hingga saat ini masuk dalam kategori miskin," ungkapnya. Sakkal berharap agar para penerima bantuan modal tahun ini dapat memanfaatkan momen ini untuk mengangkat ekonomi keluarganya menjadi lebih baik. Sehingga pada

tahun-tahun selanjutnya mereka juga dapat memberikan bantuan permodalah bagi warga miskin lainnya. Selain warga miskin yang akan menjadi sasaran penerima bantuan. Sejumlah rumah ibadah dan sarana pendidikan juga akan turut mendapatkan bantuan tersebut. Bahkan mereka yang membaktikan diri mereka untuk kepentingan agama Islam seperti guru mengaji juga akan mendapatkan bantuan. (mg4/mkb)

Antisipasi Banjir, Disperkimber Lakukan Pengerukan MAJENE -- Mengantisipasi terjadinya banjir di Kabupaten Majene saat musim hujan. Dinas Perumahan Pemukiman dan Kebersihan (Disperkimber) Kabupaten Majene, melakukan pengerukan sejumlah saluran pembuangan, termasuk saluran pada induk. "Kami sementara melakukan pengerukan saluran induk Binanga di Kecamatan Banggae. Sebab telah terjadi pendangkalan sehingga menjadi pemicu tidak normalnya suplai pembuangan ke sejumlah saluran," ungkap Effendy Gasong, Kepala Disperkimber Majene, Kamis 1 November. Selain saluran induk yang ada di Lingkungan Binanga, Disperkimber juga mengaku telah melakukan pengerukan beberapa saluran pembuangan lainnya. Diantaranya saluran pembuangan kawasan Pasar Sentral Majene, saluran pembuangan di Lingkungan Battayang, pembuangan perumahan padat di kawasan Kota Majene. Beberapa saluran tersebut dianggap sebagai pemicu utama terjadinya banjir dalam kota sebab selama ini sudah terjadi pendangkalan pada saluran yang ada. Sehingga belum lama ini dilakukan pengerukan. Effendy mengatakan, Majene merupakan salah satu kota tua. Sehingga penataan pembangunan sudah tidak terlalu tertata dengan baik dibanding penataan kota yang baru terbentuk. Bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah, dia mengharapkan antisipasi masalah saluran juga ikut ditanggulangi oleh warga sebab kepentingan mengantisipasi banjir merupakan tanggungjawab bersama masyarakat dan pemerintah. (mg4/mkb)

EKSEKUTIF

RADAR SULBAR/JUNIARDI

TERANCAM. TPO di Lingkungan Pangaliali, Kelurahan Pangaliali, Kecamatan Banggae terancam rubuh. Sehingga Pemkab Majene diminta segera melakukan perbaikan.

Pemkab Majene Diminta Lakukan Antisipasi

TPO Pangaliali Terancam Rubuh REPORTER : JUNIARDI EDITOR : AMRI MAKKARUBA MAJENE -- Tanggul Penahan Ombak (TPO) yang berada di Lingkungan Pangaliali, Kelurahan Pangaliali, Kecamatan Banggae terancam rubuh. Kondisi ini membahayakan para nelayan karena beberapa bagian tanggul sudah berlubang. Sejumlah warga berharap segera dilakukan penanganan. Karena jika dibiarkan mungkin dalam waktu satu

tahun kedepan akan rubuh dan menyebabkan kerugian bagi warga. Apalagi kondisi tanggul yang berbatasan langsung dengan Jalan Mustar Lazim yang juga merupakan jalur utama pengendara yang menghubungkan beberapa lingkungan yang ada di Kelurahan Pangaliali. Salah seorang warga, Wildan Bochari, Jumat 2 November, mengatakan Pemkab Majene khususnya pihak terkait harus segera mengatasi masalah

Rubrik Khusus Pemerintah Kabupaten Majene

ini. Sebab kondisi tanggul yang berlubang seperti ini sudah berlangsung lama dan cenderung dibiarkan. "Padahal jika dibiarkan seperti ini, bukan tidak mungkin akan membahayakan warga yang kebanyakan bekerja sebagai nelayan," kata Wildan. Bukan hanya nelayan yang kemungkinan akan menjadi korban dari potensi rubuhnya TPO ini. Tetapi sebagian warga yang menggunakan akses Jalan Mustar Lazim juga akan ikut

merasakan imbasnya. Bahkan TPO yang tepat berada disisi taman Kota Majene yang baru saja selesai dibangun juga kondisinya tidak kalah memprihatinkan. Sejumlah bagian dari taman kota itu terancam amblas, akibat TPO yang juga sudah berlobang selama beberapa tahun terakhir. Terpisah Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Adam Yahya, saat dikonfirmasi via telephone, mengaku akan beru-

paya untuk mengantisipasi masalah tersebut. Salah satunya dengan memasukkan usulan perbaikan TPO tersebut pada anggaran APBD pokok Kabupaten Majene tahun 2013. "Semua usulan warga yang kami terima akan tetap ditindak lanjuti, akan tetapi karena minimnya anggran yang ada. Sehingga semua usulan yang masuk tidak dapat direalisasikan secara bersamaan namun harus diatasi secara bertahap," singkatnya. (*)

Rubrik Khusus Rumah Sakit Umum Daerah Majene

RADAR SULBAR/JUNIARDI

IKUT TAKBIRAN. Bupati Majene, Kalma Katta, Wakil Bupati, Fahmi Massiara, serta Sekkab, Syamsiar Muchtar Mahmud, sesaat sebelum melakukan pawai takbiran idul adha dengan membawa obor, beberapa waktu lalu.

RADAR SULBAR/SYAMSUDDIN MAUPA

KEGIATAN Visitasi besar di ruangan pelayanan Gudang Farmasi RSUD Majene

RADAR SULBAR/JUNIARDI

SERAHKAN BANTUAN. Bupati Majene, Kalma Katta, menyerahkan bantuan kepada kapada perwakilan peserta juara pertama kendaraan hias pada malam takbiran idul adha beberapa waktu lalu,

RADAR SULBAR/SYAMSUDDIN MAUPA

KEGIATAN Visitasi besar di ruangan pelayanan Instalasi Gawat Darurat RSUD Majene.


12

RADAR MAMASA

RADAR SULBAR

SABTU 3 NOVEMBER 2012

Kabupaten Mamasa

Visi: Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Mamasa yang Madani Dalam Ikatan Kondosapata Wai Sapalelean

Empat Strategi Pembangunan Kabupaten Mamasa 1. Mewujudkan tata kepemerintahan yang baik/goog governance. 2. Meningkatkan Kesejahteraan masyarakat melalui Pembangunan Berbasis Masyarakat (Gerbang Sismark). 3. Mendorong berkembangnya dunia usaha para pelaku ekonomi. 4. Mengaktualisasikan nilai-nilai agama dan norma budaya dalam kehidupan masyarakat.

Sekkab Mamasa

Incumbent Kalah di Beroangin POLEWALI -- Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) dimulai, Kamis 1 November. Dua desa menggelar Pilkades secara bersamaan yakni di Desa Beroangin Kecamatan Mapilli dan Desa Bala Kecamatan Balanipa. Pilkades yang dilaksanakan di Beroangin Kecamatan Mapilli dimenangkan oleh Anto. Ia memperoleh suara terbanyak 291. Mengalahkan perolehan suara kades incumbent, Sabri yang hanya memperoleh suara sebanyak 223. Menyusul calon Nindar dengan perolehan

suara sebanyak 79 dan Mustamin dengan perolehan suara sebanyak 189. Sementara terdapat tujuh suara tidak sah. Pelaksanaan Pilkades ini relatif berlangsung aman. Kemenangan Anto atas pejabat Incumbent tidak diprediksikan sebelumnya. Walaupun demikian pelaksanaan pilkades ini berlangsung lancar dan aman. Sementara ditempat berbeda juga dilakukan Pilkades Bala Kecamatan Balanipa. Dalam pilkades ini diikuti lima calon. Perhitungan suara

Pilkades Bala berlangsung hingga pukul 22.00 Wita. Hasilnya Abd Basit sukses meraih dukungan suara terbanyak. Calon nomor urut 4 ini memperoleh dukungan suara sebanyak 751 dari 2.031 total pemilih yang hadir. Sementara calon nomor 3, Hasanuddin mendapatkan dukungan sebanyak 608 suara. Disusul calon nomor 1, Abd Salam hanya mampu meraup dukungan sebanyak 467 suara. Sedangkan calon nomor 2 dan 5 masing-masing, Baharuddin dan Muliadi hanya mendapat dukungan 108 dan 89 suara. Ketua panitia Pilkades, Suaib Alimuddin menjelaskan, total wajib pilih Desa Bala berdasarkan DPT berjumlah 2.792. Hadir dalam pemilihan Kades Bala sebanyak 72,74 persen yaitu 2.031 suara. Dari jumlah tersebut seban-

yak 36,98 persen warga memilih, Abd Basit untuk menahkodai Desa Bala periode 2012-2018. Suaib bersyukur, karena perhelatan pesta demokrasi di desanya itu berlangsung aman, lancar, tertib dan terkendali, meskipun rekapitulasi suara berakhir hingga larut malam. Senada dengan itu, Camat Balanipa, Abd Karim mengaku kagum atas kesadaran warga Bala yang semakin dewasa memaknai demokrasi. "Meskipun diikuti ribuan pemilih, namun proses pemungutan suara hingga berakhirnya rekapitulasi berlangsung aman dan kondusif. Termasuk keempat calon yang kalah tampak bersikap legowo menerima kekalahannya dan menandatangani berita acara hasil rekapitulasi tanpa masalah, "ungkap Karim. Kondisi tersebut

membuatnya betah menyaksikan proses pemilihan sejak pagi hingga larut malam. Tampak pula legislator Polman, Syamsul Samad dan Mantan Kades Bala, Lutfi Ali mendampingi Camat Balanipa. Proses perhitungan suara yang berlangsung selama enam jam ini, disaksikan ribuan warga dan sejumlah anggota Polres Polman, TNI serta dua staf BPMPD. Walaupun diterpa hujan deras namun tidak mengganggu jalannya kegiatan rekapitulasi. Tetapi saat listrik PLN tiba-tiba padam, ketegangan sempat terjadi dan menghentikan perhitungan suara beberapa menit. Namun antusias warga dan panitia mengantisifasi bantuan penerangan membuat suasana kembali aman dan rekapitulasi dilanjutkan kembali. (k2-afr/mkb)

Sungai di Tiga Kecamatan

Dipenuhi Bangkai Ikan

NET

PENGOBATAN MATA

PAKISTAN HERBAL TANPA OPERASI Ahli Pengobatan Mata dan Ambeyen Tanpa Operasi ditangani langsung oleh Tabib Khan keturunan dari Pakistan. Khan seorang ahli Pengobatan Alternatif Mata, Ambeyen, Lemah Syahwat, dan berbagai penyakit lainnya. Khan yang keturunan Pakistan sudah berpengalaman lebih dari 23 tahun memilki keahlian yang diperoleh dari leluhurnya di Pakistan. Dengan Keahlian yang tidak dimiliki orang banyak, Khan kini telah membuka Pengobatan Mata di Wonomulyo dan Mamuju. Dengan pengalaman puluhan tahun tersebut, Khan telah berhasil menyembuhkan puluhan ribu pasien keluhan Mata, diantaranya: Glukoma, Min Plus, Retina Pati Deabetik, Katarak Pendarahan Retina, dan Syaraf mata rendah, serta Cuci & Perawatan Mata. Metode yang digunakan yaitu, menggunakan Ramuan herbal murni dari Pakistan dan tumbuh-tumbuhan dari Indonesia tanpa menggunakan obat-obatan kimia sehingga Tanpa Efek Samping Khan juga mengobati penyakit lainnya, seperti : √ AMBEIEN

√ TERAPI STRUK

√ REMATIK

√ TERAPI PUNGGUNG

√ KEPUTIHAN

√ KANKER

√ TERAPI ASAM URAT

√ OSTEOPOROSIS

√ TERAPI KEPALA

√ GONDOGAN

√ TUMOR

√ TERAPI KOLESTEROL

√ LEMAH

√ GINJAL

√ KISTA

√ TERAPI REMATIK

√ TERAPI MENAMBAH TINGGI BADAN

√ MIOMA

√ TERAPI MENGECILKAN PERUT

√ STRUK

Benhard Buntutiboyong

Bupati Mamasa

Basit Terpilih di Bala

Pelanggan Prabayar PLN Tembus 100 Ribu PONTIANAK -- PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Barat memberikan penghargaan kepada Pelanggan Listrik Prabayar (PLB) PLN yang ke 100.000, Kamis (1/ 11) siang. Penghargaan tersebut berupa pemberian voucher listrik senilai Rp500 ribu. Pelanggarn LBP ke-100 ribu yang beruntung tersebut, yakni Puskesmas Pembantu Tanjung Bunga, Kecamatan Teluk Pakedai, Kabupaten Kubu Raya, yang diwakili oleh Kasi Umum dan Perlengkapan Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya, Rusnani. General Manager PLN Kalbar, Daniel S Bangun menjelaskan, penghargaan tersebut dalam rangka hari listrik nasional yang ke67. “Sewaktu itu ditargetkan, kalau mencapai pelanggan ke-100 ribu untuk pelanggan yang memilih menggunakan prabayar PLN, maka akan diberikan penghargaan, dan kini sudah terwujud,” kata dia. Disebutkan Daniel, saat ini jumlah pelanggan yang menggunakan Listrik Berbayar Pintar sudah mencapai sekitar 101.230 atau sekitar 15 persen dari total pelanggan PLN se-Kalbar 726 ribu. Pemasangan listrik prabayar pertama kali dilakukan di Kota Pontianak, di Komplek Rumah Toko Pasar Mawar, Agustus 2006 hingga sekarang terus berlanjut, katanya. Sementara itu, Rusnani mengatakan, pihaknya mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak PLN yang telah memberikan penghargaan kepada Puskesmas Pembantu Tanjung Bunga. “Kami memang memilih berlangganan listrik prabayar dengan harapan agar lebih murah,” ujarnya. Dia berharap, dengan berlangganan listrik menggunakan listrik prabayar maka biaya yang dikeluarkan untuk listrik bisa sehemat mungkin. (jpnn)

Ramlan Badawi

SYAHWAT

√ ASAM URAT

√ IMPOTEN √ EJAKULASI DINI

√ MAAG

√ LIVER √ HEPATITIS √ DIABETES

Alamat : Wonomulyo

Alamat : Mamuju

Jl. Jend.Sudirman No.55 (Dekat Kantor PU/Lampu Merah) Wonomulyo Polewali Mandar Buka setiap tanggal 01 sampai 15. Pukul 08.00 – 20-00 Wita Khan Hp: 085 397 082 333

Jl. Sultan Hasanuddin No. 88 (di Rental Mobil SILVI) Mamuju Buka setiap tanggal 16 sampai 30 Pukul 08.00 – 20-00 Wita Hp: 085 242 219 895

“TANPA OPERASI”

MARTAPURA - Matinya jutaan ikan nila dan mas di Desa Mali-Mali dan Sungai Arfat Kecamatan Karang Intan, menimbulkan masalah bagi warga Kecamatan Astambul dan Martapura Timur Kabupaten Banjar. Ikan di keramba yang mati mendadak pada Sabtu dan Minggu lalu sebagian besar dibuang ke sungai yang arusnya mengalir melewati beberapa desa di kecamatan lainnya. Akibatnya ikan mati tersebut menumpuk di hilir sungai yakni di Desa Pingaran Hilir dan Tambak Baru. Camat Astambul Gusti Surya mengaku sudah menerima laporan dari beberapa desa mengenai banyaknya ikan mati yang tertumpuk di sungai. Akibatnya aktivitas warga terganggu karena ikan-ikan tersebut mengeluarkan bau busuk yang menyengat. “Pagi tadi saya sudah mengecek langsung kelapangan untuk memastikan laporan warga tersebut seperti di Desa Pingaran Ilir, memang banyak sekali ikan mati menumpuk yang sudah berbau busuk,” ujarnya, kepada Radar Banjarmasin saat dikonfirmasi. Kehadiran bangkai ikan busuk tersebut mengakibatkan terganggunya aktivitas warga karena air sungai banyak digunakan warga setiap harinya untuk beberapa keperluan seperti mandi dan mencuci. “Bah-

kan ada juga warga yang menggunakannya untuk memasak,” katanya. Banyak warga yang akhirnya tidak bisa menggunakan air sungai dan mengalami krisis air bersih seperti di Desa Pingaran Ulu dan Ilir. “Kita sudah mengirimkan surat kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjar untuk meminta bantuan air bersih,” lanjutnya. Senada dengan Surya, Camat Martapura Timur Amir Hasan juga mengaku telah dilapori warga Desa Tambak Baru yang mengeluhkan adanya tumpukan ikan yang hanyut di sungai yang mengganggu aktivitas warga. Karena selama ini warganya juga sangat bergantung dengan air sungai untuk beberapa keperluan. “Saya mengimbau kepada warga agar bisa bergotong-royong untuk membuang ikan-ikan yang mati tersebut, sehingga sungai bisa kembali digunakan,” katanya. Sementara itu, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Banjar yang dikonfirmasi kemarin, masih belum memiliki data lengkap berapa jumlah ikan yang mati dan berapa banyak jumlah pemilik keramba yang merugi. “Saat ini petugas dari Dinas masih melakukan pendataan, sehingga untuk sementara ini belum diketahui kerugian yang dialami pemilik ker-

amba akibat banyaknya ikan mati selama beberapa hari terakhir,” ujar Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Noor Ifansyah Fani, kepada Radar Banjarmasin. Mengenai penyebabnya, Dinas juga belum mengetahui secara pasti apa penyebabnya, karena masih belum melakukan uji laboratorium pada ikan dan air sungai. Secara umum, Ifansyah mengungkapkan matinya ikan tersebut dikarenakan karena adanya beberapa faktor seperti kualitas air dan faktor X yang mungkin ada. “Saya masih tidak bisa memberikan banyak keterangan karena masih belum menerima laporan utuh dari petugas di lapangan. Minimnya debit air sungai juga dapat menyebabkan masalah ini karena tingginya gas amoniak yang dihasilkan dari pakan ikan,” jelasnya. Sedangkan dari petugas Tim Pengendali Hama dan Penyakit Balai Pembudayaan Air Tawar (BPAT) Mandiangin, Bambang yang melakukan pengujian sampai air di tiga titik di Mali-Mali dan Sungai Arfat menunjukkan kadar oksigen dalam air berada di bawah ambang batas normal. Menurutnya, ambang batas normal oksigen tersebut adalah diatas 4, dan juga diketahui kadar Amoniak (NH3) dalam air tersebut tinggi. (jpnn)

Rubrik Ini Dipersembahkan oleh Humas Pemkab Mamasa

RADAR SULBAR/ANDI SUMARYADI

RADAR SULBAR/ANDI SUMARYADI

SAMBUTAN. Bupati Mamasa, Ramlan Badawi ketika menyampaikan sambutan saat sosialisasi peningkatan minat baca di Hotel Sajojo Mamasa pekan lalu.

SIAGA. Kabag Humas Mamasa, Agustina Toding, berpose bersama dua stafnya disela acara open house di Rujab Bupati Mamasa saat Idul Adha lalu.


RADAR PASANGKAYU Sistem Manusia Alam Ruang Teknologi

RADAR SULBAR

SABTU 3 NOVEMBER 2012

13

MAMUJU UTARA SMART

Pembenahan dan Penyempurnaan Sistem Penyelanggaraan Pemerintahan, Kebijakan dan Regulasi, Program dan Kegiatan, Infrastruktur Keuangan Daerah. Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas SDM Aparatur, Masyarakat dan Private Sektor. Mengelola dan Memanfaatkan Sumber Daya Alam dengan Arif, Adil, dan Bijak untuk Kemakmuran Rakyat dan Pengembangan Kapasitas Pemerintahan Daerah. Konsisten Melakukan Penataan Ruang, dan Wilayah dengan Mengacu pada Kebijakan dan Regulasi Serta Berwawasan Lingkungan Menggembangakan dan Memanfaatkan Tekhnologi Tepat Guna yang Selaras dengan Perkembangan dan Kebutuhan

Perusahaan Dapat Ajukan Penangguhan

H. MUHAMMAD SAAL WAKIL BUPATI

H. AGUS AMBO DJIWA BUPATI HM. NATSIR. MM SEKKAB

Mendulang Prestasi Dengan Disiplin Mendidik dengan Interaktif Lebih Efektif

Jika Tak Sanggup Bayar Upah Sesuai Standar Minimum

REPORTER: SYAMSUDDIN HB | EDITOR: MUHAMMAD ILHAM JAKARTA -- Perusahaan yang merasa tidak sanggup membayar upah kepada seluruh pekerja atau buruhnya sesuai dengan batas upah minimum, maka disarankan untuk menggunakan mekanisme penangguhan. Artinya, perusahaan wajib melakukan pembahasan secara tripartit, yakni antara pemerintah, pengusaha dan pekerja untuk mencari solusinya. “Upah minimum itu ditetapkan pada dasarnya untuk standar batas minimum. Apabila benar ada perusahaan yang tidak mampu, bisa menggunakan mekanisme penangguhan yang harus dibicarakan secara tripartit melalui pemerintah, pengusaha dan pekerja. Jadi, jangan dijadikan suatu masalah besar. Itu bisa diselesaikan,” ungkap Muhaimin usai Rakor Penetapan UMP di Gedung Kemenakertrans, Jakarta, Jumat 2 November. Muhaimin kembali menjelaskan, pemerintah daerah, pengusaha dan pekerja/buruhh harus bisa memahami bahwa posisi upah minimum untuk standar bagi upah buruh yang bekerja dibawah satu tahun dan lajang. Oleh karena itu, lanjut Muhaimin, penggunaan batas upah minimum tersebut tidak boleh diartikan sebagai batas maksimum. “Kalau maksimum, ya besarannya tak ditetapkan dan itu tergantung kemampuan perusahaan. Tapi kalau batas minimum, perusahaan tidak boleh membayar upah di bawah batas minimum tersebut. Ini yang terkadang terjadi salah paham dan mengakibatkan keributan di daerah,” paparnya. Lebih jauh Muhaimin menambahkan, penetapan upah minimum ini tentunya sudah sesuai dengan UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Aturan tersebut dapat menjadi patokan bagi perusahaan, serta dijadikan acuan bagi perusahaan untuk menetapkan upah/ gaji bagi para karyawannya. (jpnn)

NET

POTRET PASANGKAYU

PASANGKAYU -- SMP Astra Makmur Jaya sebagai lembaga pendidikan formal di bawah binaan PT Letawa, ternyata mencatatnya banyak prestasi. Itu terungkap di sela kunjungan Direktur Radar Sulbar Naskah M Nabhan, Jumat 2 November. Kunjungan ini kaitannya dengan Safari Jurnalistik Lingkungan Hidup di semua perusahaan PT Astra Agro Lestari Tbk di Kabupaten Matra. Sekolah ini pernah meraih penghargaan Adiwiyata sebagai sekolah sehat. Hal ini tidak lain karena siswanya terus ditempa dengan disiplin dan dukungan penuh oleh PT Letawa, begitu pula dengan guru-gurunya yang sangat displin dalam memberikan pembinaan. Naskah M Nabhan mengatakan, setiap siswa harus memiliki mimpi dan cita-cita. Sebab hal tersebut menjadi kunci sukses. Tapi hal yang tidak boleh dilupa adalah berbakti kepada kedua orang tua. Dibalik itu juga, Naskah memberikan motivas kepada parasiswa agar terus mau belajar, khususnya kurikulum bahasa Inggris yang menjadi bahasa Internasional. "Orang yang pintar dan sukses adalah orang yang memikili hati dan akal," imbuhnya. Nanang, sapaan akrab Naskah, kepada siswa menceritakan pengalamannya sebagai seorang jurnalis. Dengan kemampuan jurnalistik yang dimiliki, Naskah menceritakan pengalamannya melakukan tutas peliputan di berbagai negara di Asia dan Eropa. Pengalaman itu disampai-

RADAR SULBAR/SYAMSUDDIN HB

BERI MOTIFASI. Direktur Radar Sulbar Naskah M Nabhan memberi motofasi kepada siswa-siswi SMP Astra Makmur Jaya PT Letawa, Jumat, 2 Nopember 2012.

kan agar para siswa sebagai penyemangat, agar kedepan mereka juga bisa sukses dalam profesi apapun. Naskah menyampaikan kalau hal itu hanya bisa dicapai dengan kerja keras. "Ya, kita harus terus belajar dan berdoa kepada Tuhan. Adik-adik harus menghargai setiap jerih payah orang tua untuk memotivasi diri menjadi anak yang bisa mencintai dan mengabdi kepada orang tua dan guru," pintanya. CDO PT Letawa Budi Sarwono menyatakan, dalam mendukung proses belajar mengajar, pihak perusahaan terus memberikan dukungan

Rubrik Khusus Humas Pemkab Mamuju Utara

PENGHORMATAN. Sekkab Matra HM Natsir saat menerima penghormatan dari KNPI dalam acara Upacara Sumpah Pemuda dilapangan Merdeka Pasangkayu.

RADAR SULBAR/SYAMSUDDIN HB

SERIUS. Para Kepala SKPD lingkup pemkab Matra serius mengikuti acara sosialisasi Pergub nomor 3 tahun 2012 di ruang Hotel Muntazam Pasangkayu.

baik sarana maupun prasarana SMP Astra Makmur Jaya. Untuk tenaga pendidik, manajemen perusahaan ini juga terus menekankan kepada para guru agar fokus pada tugas dan kewajibannya sebagai tenaga pendidik. "Kami terus menekankan pihak guru untuk fokus pada bidangnya. Siswa di sekolah ini kita tempa dengan menanamkan kedisiplinan sejak dini," terangnya. Meraih berbagai prestasi, salah seorang guru Teknologi Informasi dan Komputer, Fajar Santoso, menuturkan prestasi yang diraih setiap lomba baik tingkat kabupaten,

propinsi, maupun di jajaran Nasional tidak terlepas dengan sikap disiplin yang terus ditanamkan. Bahkan prestasi itu diraih karena siswanya dididik dengan metode interaktif. "Kami sebagai guru dalam proses belajar mengajar lebih menggunakan cara interaktif kepada siswa. Dan kami sebagai guru hanya sebagai fasilitator," tutur guru Komputer ini. Guru jebolan Universitas Negeri Yogyakarta ini juga mengatakan, prestasi yang telah diikuti oleh siswa SMP Astra Makmur Jaya, diantaranya, Lomba Indonesian

LEGISLATIF MATRA

Sains Projek Olimpiade di Universita Indonesia. Siswa dari sekolah ini masuk sebagai finalis, kemudian sekolah ini juga sebagai jawara dalam Anugrah Ki Hajar Dewantara untuk tingkat provinsi dan masih banyak lagi yang diraih sekolah ini. Selanjutnya, dalam rangka mengajarkan teknik komputer, siswa tidak hanya diberi program perakitan dan instal komputer. Tapi para siswa dibimbing untuk menguasai program desain grafis dan animasi. Sehingga siswa benar-benar memahami dan mengetahui manfaat komputer yang sesungguhnya. (**)

Rubrik Khusus DPRD Kabupaten Mamuju Utara

BINCANG. Ketua DPRD Matra H yaumil RM dan Wakil Ketua DPRD Matra Uksin Djamaluddin SH,M,Si serta anggota DPRD Matra Putu Suardana berbincang di Restoran Hotel Mutiara Pasangkayu.

RADAR SULBAR/SYAMSUDDIN HB

ISTIRAHAT. Ketua Komisi III DPRD Matra Amir Hamzah bersama Kabag persidangan Nemis istirahat di restoran Hotel Mutiara Pasangkayu.


14

INFOTAINMENT

RADAR SULBAR

SABTU 3 NOVEMBER 2012

Jadi Dewasa, Belajar Disiplin SURABAYA – Banyak hal yang dilakukan Tasya untuk menjalani peralihan dari penyanyi anakanak menjadi sosok yang sedikit lebih dewasa. Selain mengubah tema lagu menjadi cinta-cintaan khas remaja, gadis yang dulu dikenal dengan lagu Libur Telah Tiba itu ingin memperbaiki diri. Salah satunya belajar lebih disiplin dalam semua hal. Cerita tentang babak baru dalam kehidupannya diceritakan Tasya saat mengenalkan album terbaru yang bertajuk Beranjak Dewasa di salah satu restoran di Surabaya Selatan kemarin malam 1 november. Tasya mengatakan bahwa album itu adalah sarana mengenalkan proses pendewasaan diri. Baik bagi dirinya sendiri maupun mereka yang mendengarkan. ”Maka, di album ini semua cerita tentang remaja ada. Mulai kisah sukasukaan sama orang, jutek-jutekan, sampai persahabatan,” katanya. Berisi 12 lagu, Tasya yang pada 22 November mendatang genap berusia 20 tahun menambahkan bahwa sebagian besar lagunya terinspirasi oleh kehidupan pribadinya. ”Aku mau mengajak semua remaja untuk lebih fun dan menikmati hidup. Because we are young. Just enjoy every moment,” tuturnya. Dalam kesempatan itu, Tasya juga berkisah bahwa dirinya sedang berusaha keras menjadi sosok yang dewasa. Proses pendewasaan diri bagi mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia tersebut dimulai dari berdisiplin terhadap segala hal. ”Karena berpikirnya orang dewasa itu sudah bukan untuk diri sendiri saja. Tetapi, juga orang lain,” katanya. Karena itu, meski tetap bermimpi sukses di dunia entertainment, Tasya akan tetap menomorsatukan pendidikan. Sebab, itu adalah bentuk pertanggungjawabannya kepada orang tua. ”Papa-Mama selama ini support penuh. Maka, aku nggak mau ngecewain semuanya. Aku harus sukses di dua bidang yang aku tekuni. Ini adalah bentuk pertanggungjawaban kedewasaanku,” ungkapnya. (net)

Jangan Menangis Sinar Diangkat ke Layar Lebar

Sultan Djorghi:

Dukung Timnas, Sultan Djorghi Siap Ke Malaysia Biografi

SULTAN PASYA DJORGHI Laki-Laki, Islam Jakarta, 19 November 1976 Pria kelahiran Jakarta, 19 November 1976 itu, telah menikah dengan Annisa Trihapsari atau Annisa Tribanowati yang tak lain adalah mantan istri aktor Adjie Pangestu. Selain juga sebelumnya merupakan istri dari Ari Sigit, cucu mantan presiden Soeharto.

JAKARTA - Meski ditinggal sejumlah pemain populer, namun timnas yang dipersiapkan ke AFF Cup bulan ini di Malaysia dan Thailand tetap mendapat perhatian. Hal ini terlihat dari setiap latihan di Gelora Bung Karno (GBK), timnas selalu ditonton masyarakat. Tidak hanya masyarakat awam, para selebritis juga mulai datang ke stadion untuk memberikan semangat. Salah satunya adalah aktor Sultan Djorghi. Saat sesi latihan sore tadi, Sultan Djorghi tampak membawa istrinya yang juga pesinetron Annisa Trihapsari ke stadion. Ia juga membawa anaknya melihat Bambang Pamungkas dkk latihan. Sultan bersama istri dan anaknya juga bahkan menunggu sampai pemain timnas selesai berlatih. Maklum, anak dan istrinya ingin berfoto bersama dengan pemain-pemain timnas. Pria berumur 35 tahun ini menyatakan akan tetap mendukung timnas. "Saya pikir pemain-pemain yang ada sekarang tetap yang terbaik. Saya tetap dukung timnas. Kalau sempat saya akan ke Malaysia nonton langsung," kata Sultan Djorghi. (net)

Pulang Haji, Rossa Tak Bisa Langsung Berjilbab JAKARTA - Niat lurus penyanyi Rossa untuk langsung mengenakan jilbab sepulang menjalankan ibadah haji harus tertunda. Sementara waktu keinginannya itu ditahan, lantaran masih terikat beberapa kontrak kerja yang menuntutnya untuk tidak berhijab. "Sebetulnya aku pengen sekali cuman ada beberapa kontrak yang masih jalankan yang belum memungkinkan untuk itu," ujar Rossa sepulangnya dari menjalankan ibadah haji, Kamis 1 november 2012 di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten. Meski tidak menggunakan hijab, untuk sementara mantan istri Yoyo Padi itu coba berpenampilan lebih sopan. Dia akan mengenakan pakaian-pakaian yang lebih tertutup. "Jadi saya rasa kalau jilbab langsung nggak, belum bisa tapi mungkin dari baju mudahmudahan lebih tertutup rapih lebih muslimah," pungkasnya. (net)

JAKARTA - Masih ingat dengan lagu "Jangan Menangis Sinar"? Lagu yang diciptakan Charlie Van Houten tersebut akan diangkat ke layar lebar oleh Ki Kusumo. Lagu "Jangan Menangis Sinar" diangkat dari kisah nyata tentang perjuangan hidup Sinar, gadis berusia 6 tahun asal Kabupaten Polewali Mandar Sulawesi Barat. "Ini film kisah nyata, kisah perjuangan seorang gadis cilik yang berjuang sendirian merawat ibunya yang lumpuh, dengan keterbatasan tenaga yang tersisa, karena mereka berasal dari keluarga kurang mampu," ujar Ki Kusumo saat syukuran film "Jangan Menangis Sinar" di kawasan Kemang Pratama, Bekasi, Kamis 1 November. Lokasi pengambilan gambar film bergenre drama ini pun rencananya dilakukan di tempat aslinya, yaitu di rumah Sinar di Polewali Mandar, Sulawesi Barat. "Karena ini kisah nyata, saya akan berusaha membuat cerita ini seperti aslinya, termasuk soal lokasi," lanjut Ki Kusumo. Hasil keuntungan dari film produksi Putra Kusuma Pictures ini, kata pria, yang juga paranormal ini sebagian akan disumbangkan kepada Sinar. Ki Kusumo menambahkan casting pemain akan dilakukan dalam waktu dekat sementara syuting film bisa dilakukan akhir tahun ini. "Tanggal syuting baru bisa ditentukan setelah semua tim solid," ungkapnya. Charlie yang menciptakan lagu "Jangan Menangis Sinar" akan menjadi salah satu pemeran utamanya. Lagu yang diciptakan Charlie juga terpilih jadi Original Sound Track. (jpnn)

Raffi: Saya Bukan Laki-laki Sempurna JAKARTA - Raffi Ahmad akhirnya mengakui hubungannya dengan Yuni Shara kembali putus. Hal ini ia ungkapkan saat menghadiri ulang tahun Cello, anak laki-laki Yuni di Kawasan Kemang Jakarta Selatan, Kamis 1 November malam. "Saya bukan laki-laki yang sempurna. Kalau dibandingkan Yuni lebih sempurna, karena saya baru 25 tahun," kata Raffi. Salah satu penyebab putusnya hubungan itu karena Yuni tersinggung karena jadi bahan ejekan rekan-rekan Raffi di acara dahSyat RCTI.

"Saya enggak ada niat untuk nyakitin hati Yuni. Ada kabar keluarga Yuni tersinggung. Saya benarbenar sedih, salahnya ada di saya. Kerjaan saya di lingkungan yang becanda-becanda. Saya ngerti Yuni yang usianya enggak kayak saya," ungkap Raffi. Meski sudah putus, namun hal itu tidak akan mengurangi rasa sayang Raffi kepada Yuni dan dua anaknya. "Saya pribadi minta maaf kalau saya banyak kekurangan, banyak salah. Tapi apapun itu saya sayang sama Yuni, Kevin, Cello," ujarnya. (jpnn)

HUBUNGI

HOT LINE:

BAGIAN PERIKLANAN: MAWARNI SIMARGOLANG, 0426-22138 Hp: 081241843180

RADAR SULBAR Harian Pertama & Terbesar di Sulawesi Barat

E-mail: radarsulbar01@gmail.com

Online: radar-sulbar.com

MAMUJU -- JL. JEND. SUDIRMAN NO. 50,TLP. 0426 -22138. MAJENE -- JL. JEND SUDIRMAN NO. 167,TLP. 0422-21157. POLMAN -- JL. H. A. DEPU NO. 39 ,TLP. 0428-23203.

Serbaneka

Dijual Tanah

Dijual tanah ukuran 5650 M2 di Tahaya Haya Jln. Poros Air Panas Mamuju Harga Rp. 60 Juta bisa Nego. Hub. Hp. 082 188 101 225

TOKO HARAPAN JAYA Grosir Pakaian Jadi, Alamat: Ruko Blok A. No. 16 Pasar Baru Mamuju-Sulbar, HP. 081 210 174 222

DIJUAL Tanah dengan ukuran 10 x 45 = 450 m2 Terletak di Jalan Poros Kalukku Tasiuk Hub: 081355038844 - 082191606888

BENGKEL LAS Masagena Alamat Jl. Pababari Mamuju, Tlp 081 342 209 988 DIZI MEUBEL Alamat, Jl. Martadinata (samping Kantor BPS Mamuju) Tlp 081 342 209 988

JUAL TANAH. + Ukuran 4,4 Hektar Di Jalan Baru (Jalur Dua) Hub; 08124252975

DIJUAL RUMAH: Di Cerbon Belakang Kantor Camat Wonomulyo Hubungi: 081241501981

Dijual Tanpa perantara lokasi siap bangun ukuran 10 x 20. Di sikboro Mamuju Sulawesi Barat Dekat Dari kantor kanwil DEPAG Harga Rp 70 jutah Masih Bisa NEGO. HUB. 082 192 900 558 / 082 197 314663

Dioper cicilan rumah tipe 36 di BTN Griya Marwah Residence Sarampu, Desa Tonyaman Kecamatan Binuang blok B nomor 1 dgn harga 50 juta. Harga bisa nego. Hubungi: 085214476078

ALAT PERAGA DAK SD & SMP ready stok (100%) sesuai juknis 2010, rekanan yg menang tender / uji petik 085214141201 / 081519464055 - kdn.co.id STAR WASH DAN ANNISA CAR WASH Distributor Tunggal Lap Chamois/Kanebo Berkualitas, Menerima Pesanan Grosir/Eceran, Harga murah, Di Jl. A.Yani No 217 Polewali Hub : 081 355 379 379 – 085 242 661 504 ANNISA CAR WASH Telah Dibuka Cuci Mobil Professional/Hidrolik Bersih, Aman, dan Cepat. Kunjungi Di Jl. Kartini Dekat Gedung Kartini. NUSANTARA TEKHNIK Jl. Andi Makasau, Melayani : Las panggil, Terali kanupi, Pintu Ruko Balkon, disesuaikan Model Rumah Hub : Yusman (Hp. 081 342 086 507-085 340 617 777) RAJA SERVIS WC Kerja tanpa bongkar melayani 24 jam atasi wc bnt/full westfel-sal-got krs smr tnp bngkar, hub: 082347109777 04282719263,

DIJUAL Tanah dan Bangunan ukuran 9x20 di Rangas Mamuju. Kuran lebih 500 m dari Kantor Gubernur Sulbar. Harga Rp. 150 Jt, tanpa perantara. HUB: 085398239889 DIJUAL Tanah dengan luas 15x28 m2, terletak di depan SMK Pelayaran Mamuju Harga Murah Tanpa perantara. Hub : 085 398 062 912 Jual Tanah Kaplingan siap Ba-ngun Uk. 10 X 20 Dirangas-Mamuju. Kurang Lebih 500 M dari Kantor Gubernur Sulbar Harga 26 juta, tanpa perantara Hub : 081241200073 Dijual Tanah dengan luas 2.400 m2 Depan Instalasi I PDAM Kurang Lebih 500 Meter dari Persimpangan Lima arah ke Kali Mamuju Tanpa Perantara HUB : 081 354 683 755

Dijual Rumah

Dijual Rumah Baru Jl. Diponegoro (Dekat Pasar Baru Mamuju) Tipe 80, Luas Tanah 122 M2, 3 Kamar Tidur, 2 Kamar Mandi Sertifikat Hak Milik Harga : rp. 370. Juta (nego) Hub : Hp. 0812 4141 8818/0813 9990 7885 DI JUAL rumah di Bukit Asri Lestari Tipe 90/117. A2. No. 4 & A2 No. 6 (2 Unit) lengkap sumur bor, mesin air, tandon air, terali besi (pintu dan jendela), canopi garasi mobil. Listrik 1300 watt, gudang, bebas banjir, bebas polusi, SHM Sertifikat, dekat kantor Bupati Mamuju dan Pasar Regional. Harga 335 juta/345 juta. Tanpa perantara Hub. Hidayat 085255902634. Bisa KPR & CASH. DIJUAL Rumah : Luas 325 M2 di Jl. H.A. Endeng No.1 Tanah : 610 M2 di Jl. Muh. Husni Thamrin Hub : Hp 081 355 399 133 Alamat: Jl. Urip Sumoharjo No. 51 Mamuju

DI JUAL rumah permanen, fasilitas lengkap: PLN 2300 wat, AC, AIR PAM, SUMUR BOR, TEL RMH, 4 KMR TIDUR. STRATEGIS, DEPAN KANTOR BUPATI POLMAN, LUAS 171 M2. ADA KELEBIHAN TANAH 1 KAPLING. HUB. 082188775060. HARGA DAMAI. DIJUAL Rumah di Jl. K.H.M. Saleh No.2 Wonomulyo, Belakan Masjid Merdeka samping RS. Bersalin. Luas Tanah dibangun 10x24,5 M. Hub Bpk Drs. Kamaruddin. S. HP : 081355998373

Rental Mobil CV. Jaya Bersama Menyediakan Jasa Rental Avanza, Zenia, Apv, Rush, Pick Up. Jl. Pattana Bone No. 9 Mamuju Hp. 085 399 333 536085 298 301 045

Dijual Ruko DIJUAL Ruko 2 petak, 2 lantai di sudut, ukuran 9 x 14 Jln. Poros Sentral Tasiu /Kompleks Pasar Hub : 082 189 917 971 Dijual Ruko Baru 4 petak 2 lt. Parkiran 18 m dari as Jalan Jl. Poros Majene dekat pasar wonomulyo polman Hub : 082 348 739 846 Dijual Ruko 2 Lantai Uk. 5 X 15 Komples Launa Graha Kalukku Hub : 082 189 917 971

Peluang Bisnis

DIKONTRAKKAN RUMAH Tipe 50 di Mutiara Gading Residence MAU Penghasilan Rp 1 jt - 2 jt/ Harga Nego bulan Dirumah Buka Usaha Rental Hub : 085 341 108 333 Game. Jual PS2/PS3 Hardisk Baru/ Bekas, Komputer, Laptop, Hrg Murah Beli 2 Unit PS Gratis HP Cross U / 2 orang. Minat Bos. Hub. MR.14 Dikontrakkan Ruko Strategis dan Com Hp.085 214 011 193 / nyaman di Jl. RE. Martadinatha 087 842 276 439 Simbuang Hub : 081 242 001 019/ 081 944 533 688 Saatnya uang bekerja untuk Anda. Nikmati hasil 12% per bulan dari Virgin Gold Mining Corp. Terbukti sejak 2010. Gratis BB/LCD, Butuh cepat karyawan/ti dengan TV/Sepeda hanya di bulan Juni penempatan Kantor Cabang Baru Info Irawan 081 342 954 305. BB Polman. Posisi : Receptionist, Ad29553809. www.vgmc.com ministrasi, Sekretaris, Kepala Cabang. Persyaratan: Pria / wanita, usia Max 28 tahun Lulusan SMU/SMK, Diploma, & Sarjana 1 buah Sepeda Motor Suzuki FL Tidak sedang Kuliah / kerja / kur125 RCD, Tahun 2008 Warna Hi- sus Berpenampilan Menarik Belum tam mulus Alamat Rumah di BTN Berkeluarga Surat Lamaran di Passokorang, Blok J. No. 14 lengkapi dengan FC Ijasah Mamuju-Sulbar terakhir,FC KTP /KK,Daftar Riwayat Hidup, Pas Photo 3x4 (warDIJUAL tanah kosong, luas 1004 m2 Jl. Bau Massepe depan Gere- na) 2 lbr. Info lebih lanjut hubunja Katolik. Dikontrakkan tanah, gi: CP. 0823 4683 8055 – 0819 luas 11x40 m Jl. Tuna samping 9831 0039 LPM Jl. Budi Utomo No. 05 (Belakang Salon Agita) PEsomel kayu Maspul. Hub 085322255554 - 085394702774 KKABATA -POLMAN

Dikontrakkan

Lowongan Kerja

Dijual Motor

Dikontrakkan/Dijual Rumah tinggal Dijalan RE Martadinata Belakang Wisma Babana Mamuju Hub: 081 355 942 684 081 944 200 477 Dikontrakkan 1 buah rumah, lengkap dengan perabot. Di Jl. BTN Maspol F4 No. 1 Mamuju Hub : 085 255 801 557

DIBUTUHKAN STAFF Pria/Wanita, Muslim, Maks. 25 tahun, Min SLTA, Bisa Komputer, Berpenampilan Menarik. Lamaran dibawa ke : Kantor Notaris PPAT Minta Jaya ginting, SH, M.Kn. Komp. Ruko LTC Kav. 1 Jln. Jend. Sudirman, Mamuju, Telp/Hp. 0426 2325046/ 081241489191

Butuh Karyawan Pengawas Jalanan minimal pengalaman kerja 2 tahun Hub : CV. Anugerah Cipta Dimensi, Hp : 081141 362, Jalan Stadion C8 -Samping N3 Karaoke Mamuju.


KESEHATAN

RADAR SULBAR

SABTU 3 NOVEMBER 2012

15

Manfaat 'Ajaib' Gula dalam Kehidupan Sehari-hari Konsumsi gula dalam jumlah berlebihan diketahui dapat merugikan kesehatan karena meningkatkan risiko diabetes, penyakit jantung, dan lain sebagainya. Tetapi gula juga dapat bermanfaat

bagi Anda, tanpa harus menelannya. Seperti dikutip dari shape, Jumat 2 November, gunakan gula untuk mendapatkan 9 manfaat ini:

Penduduk Mamuju Tumbuh 3,26 Persen LANJUTAN HALAMAN 9

Menurut guru besar di Unhas Makassar itu, Mamuju yang masih berstatus kabupaten sejak menjadi ibukota Sulbar setelah provinsi ini dimekarkan dari Sulsel melalui Undangundang (UU) Nomor 26 tahun 2004, telah menjadi primadona bagi masyarakat dari daerah lain. "Kabupaten Mamuju berpenduduk hampir 400 ribu jiwa. Berdasarkan data, kabupaten ini terus mengalami peningkatan penduduk setelah menjadi ibukota Provinsi Sulbar yang telah menjadi daerah otonom baru. Mamuju terus didatangi arus urbanisasi dari daerah lain tanpa bisa dilarang," lanjutnya. Arus urbanisasi yang masuk ke wilayah kabupaten ini adalah masyarakat lokal Sulbar yakni dari Kabupaten Mamuju Utara, Majene, Polman, Mamasa dan masyarakat dari Kota Makassar Sulsel. "Masyarakat yang menjadi arus urbanisasi itu umumnya mencari kehidupan baru, mereka mencari peluang kerja dalam rangka meningkatkan pendapatan karena Mamuju dianggap daerah berkembang yang memiliki sejuta peluang, utamanya dengan membuka lapangan pekerjaan baru," imbuhnya. Di sisi lain, kata Prof Akbar, terungkap bahwa masyarakat yang tergolong miskin di Sulbar masih cukup tinggi baik di Kabupaten Polman, Mamasa, Majene, Mamuju maupun di Mamuju Utara. "Makanya, kita harus bergerak cepat dengan membuka akses lapangan kerja yang seluasluasnya,"ungkap Akbar. Dengan meningkatnya jumlah penduduk, pemerintah harus melakukan langkah antisipasi dengan melakukan penataan kawasan pembangunan ekonomi dan industri agar peningkatan penduduk Mamuju tidak menimbulkan dampak sosial seperti kesenjangan sosial dan kemiskinan baru. (dir)

1. Mengobati luka infeksi Para peneliti dari Selly Oak Hospital di Birmingham menguji pengobatan tradisional yang dipercayai oleh orang Afrika, yaitu dengan menuangkan gula pasir pada luka baring, borok kaki, dan luka amputasi Cara tersebut terbukti bekerja dengan baik dalam membunuh bakteri dan mencegah luka berkembang menjadi infeksi yang parah. Bakteri membutuhkan air untuk bertahan hidup, tetapi gula tersebut dapat menyerap air dari luka dan menghentikan pertumbuhan bakteri. 2. Meredakan sensasi pedas Mulut seperti terbakar setelah makan makanan pedas dapat diredakan dengan minum susu, tetapi jika Anda tidak menyukai susu, Anda dapat menggunakan gula untuk menenangkan mulut. Berkumur-kumurlah sesudahnya untuk mengeluarkan lumeran gula dalam mulut agar tidak tertelan. 3.Menyegarkan bunga dalam vas

Nasrul menilai, Pelabuhan Belang-belang merupakan infrastruktur yang mendukung lancarnya arus investasi masuk ke Sulbar. Buktinya Sulbar mengalami pertumbuhan ekonomi cukup pesat mencapai 12.9 persen di pertengahan tahun 2012. Disampaikan, Kabupaten Pesisir Selatan juga sangat membutuhkan pelabuhan besar seperti di Belang-belang. Di daerah itu juga ada proyek pengembangan pelabuhan yang dikerjakan sejak 2003. Tapi itu belum mampu menarik investasi seperti Pelabuhan Belang-belang Mamuju. "Pelabuhan di daerah kami kecil. Kami juga ingin membangun pelabuhan besar seperti pelabuhan di Mamuju agar ekonomi daerah kami yang berpenduduk sekitar 538.000 jiwa dapat meningkat melalui investasi," ungkapnya. Dalam pertemuannya dengan Pemprov Sulbar, Bupati Pesisir Selatan juga mendapat informasi jika Pelabuhan Belang-belang Mamuju telah menelan anggaran lebih dari Rp86 miliar sejak dibangun tahun 2009 melalui APBN. Pelabuhan tersebut kini memiliki dua dermaga dengan kapasitas 10.000 ton. Pelabuhan itu juga dilengkapi sarana lapangan penumpukan dan gudang penampungan barang sebanyak dua unit. Bahkan saat ini tengah dijalankan proyek untuk pembangunan dermaga tiga. Di saat yang sama juga berjalan proyek pengerukan sedimen di jalur masuk pelabuhan. Itu untuk memudahkan kapal berukuran raksasa masuk ke pelabuhan tersebut. Pada tahun 2013 mendatang pelabuhan tersebut akan dianggarkan kembali melalui APBN sekitar Rp186 miliar. Dana tersebut akan digunakan membangun dermaga tiga sepanjang 145 meter, selain itu akan dibangun terminal penumpang untuk menarikmasuknya kapal Pelni. (ham)

4. Menghapus sel-sel kulit mati Campurlah gula dengan minya zaitu atau minyal almond, kemudian gosokkan pada kulit dan bilas di kamar mandi. Cara ini dapat menghapus sel-sel kulit mati dan membuat kulit lebih lembut. 5. Membuat lipstik lebih

Perekaman e-KTP Dipastikan tak Capai target LANJUTAN HALAMAN 9

berharap agar sisa waktu yang hanya beberapa hari ini warga bisa memanfaatkan untuk segera melakukan perekaman e-KTP. "Sampai kemarin (Kamis 1 November, red), saya masih

Kabupaten Pesisir Selatan Belajar ke Sulbar LANJUTAN HALAMAN 9

Dengan menambahkan 3 sendok gula dan 2 sendok makan cuka putih ke air dalam vas bunga, Anda dapat menjaga kesegaran bunga penghias meja menjadi lebih tahan lama. Gula baik untuk mempertahankan kesegaran batang dan cuka dapat menghentikan pertumbuhan bakteri.

ke Kecamatan Pangale untuk meminjam alat perekam yang akan ditempatkan di Kecamatan Mamuju. Sebab Mamuju ini yang paling tinggi targetnya," tutupnya. Sebelumnya, target penyelesaian perekaman e-KTP untuk wilayah Kabupaten Ma-

muju adalah hingga 31 Oktober. Namun karena berbagai kendala, diantaranya yaitu adanya keterlambatan pengiriman alat dari Jakarta, kerusakan alat, hingga beberapa alat yang hilang sehingga target penuntasan diundur hingga 10 November. (*)

tahan lama di bibir Setelah menerapkan lipstik, taburkan gula pada bibir Anda. Tunggu hingga beberapa saat sebelum membersihkannya, hal ini akan membuat riasan lisptik Anda tahan lama. 6. Membantu membersihkan noda rumput Anak yang gemar bermain di rerumputan seperti sepak bola, kadang akan meninggalkan noda rumput yang kehijauan. Daripada menggunakan cairan pemutih yang mengandung bahan kimia, lebih baik gunakan pasta gula dan air. Oleskan pada noda, biarkan selama satu jam kemudian cuci dengan cara biasa. 7. Menghaluskan bibir Gula juga dapat membantu mengatasi bibir kering, campur gula dengan minyak zaitun membentuk pasta. Oleskan pada bibir dan biarkan selama 30 detik, kemudian

bersihkan dengan kain basah. Bibir akan terasa lebih lembut dan lembab secara alami. 8. Meredakan lidah yang terbakar karena minuman panas Selain dapat meredakan sensasi pedas pada lidah, gula juga dapat mengatasi lidah yang terbakar akibat minum minuman yang terlalu panas. Kulum gula hingga beberapa detik kemudian bilas dengan air agar lidah terhindar dari sensasi mati rasa sejenak akibat kepanasan. 9. Membersihkan tangan yang berlumuran minyak atau oli. Sabun tidak mampu menembus lapisan minyak atau oli, sehingga Anda dapat memanfaatkan gula yang dicampur dengan minyak zaitun untuk menghilangkan minyak sebelum mencuci tangan dengan sabun. (net)

Disdik Tak Hadir, RDP Terpending LANJUTAN HALAMAN 9

muda dan Olahraga (Disdikpora) Mamuju dan Disdik Sulbar, terkait pemberian tunjangan khusus guru tersebut. "Sejak agenda pertama, Disdikpora Mamuju sudah siap. Bahkan mereka bersamasama kami menunggu pihak Disdik Sulbar hingga siang kemarin dan hari ini," lanjut Syaiful. Anggota Komisi III DPRD Mamuju lainnya, Pdt Markus Losa Parombean, mengatakan RDP itu mutlak dilaksanakan. Sebab di dalamnya banyak keganjilan. Sehingga pihaknya akan tetap menunggu ke-

siapan Disdik Sulbar untuk menghadiri RDP di DPRD Mamuju. "Bagaimana tidak ganjil, jika tenaga pengajar yang sudah meninggal pun masih dapat tunjangan khusus. Belum lagi dengan mereka yang namanya tercatat di sekolah tertentu padahal sudah lama pindah dan masih mendapat tunjangan atas nama sekolah sebelumnya," sorot Markus. Sementara, lanjut Markus, RDP tak bisa digelar tanpa kehadiran dua instansi tersebut, sebab secara teknis mereka yang lebih mengetahui. Polemik ini muncul karena Dinas Pendidikan Pemu-

da dan Olahraga (Disdikpora) Mamuju menuding adanya tunjangan khusus bagi guru wilayah terpencil yang tidak terbayarkan serta munculnya sejumlah nama penerima fiktif, disebabkan usulan pada tahun 2012 tidak diakomodir Pemprov Sulbar. Sekretaris Disdikpora Mamuju, Salman Ali, mengatakan tidak diakomodirnya usulan tunjangan khusus guru PNS dan non PNS untuk periode 2012 menjadi penyebab ada sejumlah guru di 16 kecamatan di Mamuju tidak mendapatkan tunjangan diantaranya Kecamatan Bonehau. Pedoman Dinas Pendidi-

kan (Disdik) Sulbar, untuk pemberian tunjangan masih pada daftar nama tahun 2011. Padahal ada beberapa guru yang sudah pindah tugas atau pun berhenti. "Maka dari itu, perlu memberikan usulan nama-nama baru penerima tunjangan khusus pada tahun 2012," ungkapnya saat di temui di ruang kerjanya, Rabu 17 Oktober. Sementara, Kepala Disdik Sulbar, Jamil Barambangi, menyatakan tidak terbayarkannya tunjangan khusus tersebut serta munculnya sejumlah nama penerima yang diduga fiktif, bukan karena pihaknya tidak mengakomodir usulan Disdikpora Ma-

muju. Jamil menegaskan, pembayaran tunjangan guru wilayah terpencil berdasarkan pada SK dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). SK itu lahir setelah masing-masing kabupaten menyampaikan usulan ke provinsi kemudian dilanjutkan ke pusat. "Kabupaten mengusulkan penerima pada akhir tahun. Sebelum dikirim ke pusat, kami melakukan koordinasi dengan seluruh kabupaten dan data itu dikrosscek dulu. Jadi jika ada yang pindah atau meninggal, kita tidak tahu sebab datanya sudah dikirim dan pusat me-

Pemprov Bangun 4 PLTS LANJUTAN HALAMAN 9

pasitas pembangkit sebesar 5 kilowatt (Kw). Untuk masingmasing Kw tersebut, dibutuhkan biaya sekira Rp 60 juta hingga Rp 70 juta. Pembangunan PLTS di Sulbar cukup membantu peningkatan rasio elektrifikasi atau perbandin-

gan antara rumah tangga yang sudah memdapat aliran listrik dan yang belum. Untuk rasio elektrifikasi, pada tahun 2007 lalu rumah tangga yang telah menikmati listrik hanya mencapai 37,5 persen namun kemudian pada tahun 2011 dapat mencapai angka 82 persen. Seh-

ingga tersisa hanya sekira 8 persen yang belum menikmati listrik. Terlebih lagi, sebab rencana Pemprov Sulbar membangun tujuh Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) tahun ini tertunda. Kondisi ini diakibatkan oleh adanya penundaan pencairan

dana hibah dan bantuan sosial (bansos) dari APBD Sulbar. Dalam APBD Pokok tahun 2012 Sulbar, telah dicantumkan anggaran pembangunan tujuh PLTMH bersama beberapa unit Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) tersebar untuk ditempatkan pada sejumlah rumah warga dan

tiang lampu penerang jalanan. Namun kegiatan itu tidak dapat terealisasi akibat turunnya surat edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang memperketat pencairan bansos dan hibah, sehingga membuat Pemprov Sulbar menunda pencairan anggaran tersebut. (dir)

Rubrik ini Dipersembahkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat

Kulit yang Menebal & Kemerahan Bisa Jadi Faktor Risiko Diabetes JANGAN sepelekan iritasi atau peradangan pada kulit. Jika kulit tampak tebal dan kemerahan mungkin merupakan gejala penyakit kulit psoriasis. Kondisi ini mungkin tidak tampak berbahaya, tetapi ternyata psoriasis ini dapat meningkatkan risiko terhadap diabetes. Psoriasis adalah kemerahan dan iritasi pada kulit yang dapat bertahan hingga jangka waktu yang lama. Penyakit ini tidak menular dan gejalanya dapat berupa bercak putih keperakan dan kulit yang tampak menebal. Kondisi ini umum terjadi dan mempengaruhi sekitar 125 juta orang di seluruh dunia. Psoriasis menyebabkan sel-sel kulit tumbuh terlalu ce-

pat dan mengakibatkan penumpukan sel kulit mati pada permukaan kulit. Para dokter percaya bahwa psoriasis mungkin disebabkan karena gangguan autoimun, dimana sistem kekebalan tubuh menganggap terlalu cepatnya pertumbuhan sel-sel kulit tersebut sebagai suatu hal yang berbahaya. Sehingga hal ini dapat memicu sistem kekebalan tubuh untuk memerangi sel-sel kulit tersebut, hingga timbul peradangan. Para peneliti dari Copenhagen University Hospital di Gentofte, Denmark menyatakan bahwa peradangan yang terkait dengan psoriasis berhubungan dengan diabetes. Diabetes terjadi akibat berlebihnya kadar gula dalam

darah yang risikonya akan meningkat jika tubuh mengalami inflamasi atau peradangan. Penelitian tersebut dilakukan selama 13 tahun yang melibatkan 4 juta orang, di mana sekitar 50.000 peserta memiliki psoriasis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang dengan psoriasis berisiko lebih tinggi terhadap diabetes dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki psoriasis. Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa semakin parah psoriasis, maka risiko terhadap diabetes akan meningkat pula. Orang dengan psoriasis ringan 1,5 kali lebih mungkin mengembangkan diabetes dibandingkan orang yang tidak memiliki psoriasis. Se-

dangkan orang dengan psoriasis berat 2 kali lebih mungkin mengembangkan diabetes. Tim peneliti menyimpulkan bahwa orang yang mengembangkan psoriasis harus segera memperoleh pengobatan agar terhindar dari risiko diabetes. Penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk menentukan apakah pengobatan psoriasis dapat mempengaruhi risiko tersebut. Hasil penelitian ini dipresentasikan oleh Dr. Ole Ahlehoff, pemimpin penelitian tersebut dalam kongres European Society of Cardiology, seperti dilansir EmpowHer, Jumat 2 November. (net)

ILUSTRASI


16

TOTAL SPORT

RADAR SULBAR

SABTU 3 NOVEMBER 2012

Penentuan Juara Grup Dipartai Terakhir

Anggap Nani Biang Kekalahan

Sonic

Tahan Imbang

Tidola 0-0 EDITOR : AMRI MAKKARUBA POLEWALI -- Lanjutan Liga Club ASA Polman (L-CAP) 2012, Jumat 2 November mempertemukan dua kesebelasan dari Kecamatan Polewali. PS Tidola Darma Kelurahan Darma dengan Sonic FC yang tergabung dalam grup A. Dalam laga ini kedua kesebelasan berusaha memenangkan pertandingan. Sehingga partai yang disaksikan ribuan pencinta bola ini berlangsung seru. Tidola Darma yang diperkuat dua pemain yang berlaga di Indonesia Super Liga (ISL) yakni Irsyad Aras dan Ardan Aras, berusaha memenangkan pertandingan dengan melakukan serangan lebih awal ke jantung pertahanan Sonic. Hanya saja beberapa serangan Tidola yang dimotori, Jahran dan Sumitro selalu kandas di kaki pertahanan Sonic. Dua pemain pertahanan Sonic, Ismail dan Mursalim tampil taktis menghalau serangan Tidola. Selain itu kecemerlangan penjaga gawang Sonic, Andri Dasman yang tampil memukau. Beberapa kali peluang Tidola baik dari kaki Irsyad Aras maupun Arwin mampu dipatahkan Andri. Bahkan saat menit ke 20 babak pertama terjadi kemelut di pertahanan Sonic. Penyerang Tidola berusaha memasukkan bola, hanya saja sundulan Arwin mampu ditangkap Andri walaupun sebelumnya telah meninggalkan gawannya. Andri berhasil bangkit setelah terjatuh menghalau bola dan berhasil mengamankan gawangnya. Karena sering diserang maka pelatih Sonic menarik keluar seorang pemainnya, Yusuf dan memasukkan Hasyim. Dalam partai ini Sonic juga melakukan serangan ke pertahanan Tidola. Hanya saja kedisplinan pertahanan

advertorial

RADAR SULBAR/AMRI MAKKARUBA

PEMAIN ISL. Seorang pemain yang berlaga di ISL, Irsyad Aras meramaikan L-CAP 2012 dengan memperkuat Tidola Darma.

Tidola, Maruf dan Syahrul setiap serangan Sonic dengan mudah dipatahkan. Hingga wasit Daud yang memimpin pertandingan meniup pluit panjang tanda berakhirnya babak pertama skor tetap 0-0. Memasuki babak kedua, pelatih Sonic mencoba mengubah strategi permainan dengan memasukkan seorang gelandang bertahan. Pemain nomor punggung 55, Talib ditarik keluar kemudian memasukkan, Takdir (87). Sementara pelatih Tidola, Arman juga mengganti penyerangnya dengan menarik Sumitro kemudian memasukkan Wais. Serangan Tidola semakin gencar ke gawang Sonic. Tetapi lagi-lagi kiper Sonic, Andri tampil cemerlang hingga menggalkan beberapa peluang Tidola baik melalui kaki Irsyad dan Ardan serta Wais. Menjelang akhir babak kedua terjadi insiden, pemain Tidola dan Sonic berbenturan saat berebutan bola. Sehingga pemain Sonic harus mendapatkan perawatan medis karena kepalanya luka. Hingga akhir babak kedua skor tetap 0-0. Hasil ini membuat penentuan dua kesebelasan akan maju ke babak delapan besar belum diketahui. Karena posisi teratas Tidola baru mengumpulkan 4 poin dari sekali menang dan sekali seri. Sementara Sonic dua kali melakoni pertandingan hasilnya semua seri sehingga poinnya baru 2. Dua kesebelasan lainnya di Grup A, Gaspol Polewali dan ASA FC masih juga berpeluang untuk maju di babak delapan besar. Gaspol juga baru mengumpulkan 2 poin dari dua kali seri. Sementara ASA walaupun kalah di partai pertama melawan Tidola tetapi membubuhkan hasil seri lawan Gaspol. Jika ASA mampu menundukkan Sonic di partai ter-

akhir maka berpeluang lolos ke babak selanjutnya. Dengan catatan Tidola dapat mengalahkan Gaspol. Penentuan dua kesebelasan yang lolos ke delapan besar ditentukan di partai terakhir yakni Tidola berhadapan Gaspol dan ASA bersua Sonic. (*)

Klasmen Sementara Liga Club Asa Polman 2012 Menang

Seri

Kalah Skor

1 -

1 2 2 1

1

4 2 2 1

1 1 -

-

1 1

3 3 0 0

1 1 -

-

1 1

3 3 0 0

1 -

1 1 -

1

3 1 1 0

GRUP A 1. Tidola Darma 2. Gaspol 3. Sonic FC 4. ASA FC GRUP B 1. Metro Kasber 2. Mandala 3. Garuda Lapeo 4. Abadi Mosso GRUP C 1. Tomadio Putra 2. Mambu FC 3. Tumpiling FC 4. Nepo GRUP D 1. Garuda Mombi 2. Sulbar Rappang 3. CTR Pasbar 4. Orion Karama

Jadwal Pertandingan Sabtu, 3 November 2012

Abadi Mosso

VS

Garuda Lapeo

SIKAP egois Luis Nani dianggap manajer Manchester United Sir Alex Ferguson sebagai penyebab kekalahan dari Chelsea kemarin. Situasi ini sekaligus memperkeruh hubungan Nani dengan pelatih yang akrab disapa Fergie tersebut. Kenapa Nani dianggap biang kekalahan ? Momen itu terjadi pada masa injury time dan United sudah unggul 3-2. Nani yang sedang menguasai bola, berusaha untuk mengulur waktu. Namun, bola justru lepas dari penguasaan dan Chelsea melakukan serangan balik yang berujung pada pelanggaran bek United Scott Wootton terhadap Ramires. Eden Hazard yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya. "Kami yang memberikan bola untuk gol ketiga lawan. Kami hanya harus menguasai bola dan waktu akan selesai," kecam Fergie, seperti dikutip Sky Sport. "Ternyata, Nani memutuskan menguasai bola dan berupaya melewati pemain lawan. Dia malah kehilangan bola dan berujung pada terjadinya penalti. Ketika Anda unggul 3-2 dan waktu tersisa beberapa menit saja, harusnya tidak perlu melakukan hal seperti itu," keluhnya. Fergie sekaligus mengecam Nani sebagai pemain yang egois. "Dia (Nani) pemain yang individualis dan juga tipe yang selalu ingin melewati lawan. Jadi, kami tidak bisa mencegahnya melakukan itu," terang Fergie. Kecermerlangan Nani yang ikut menyumbangkan satu gol buat Setan Merah, julukan United, pun tercoreng karena aksinya itu. Kesalahan tersebut juga membuat masa depan Nani di Old Trafford (markas United) semakin tidak jelas. Kontraknya dengan United memang baru habis pada 2014. Namun, karena hubungannya dengan Fergie yang terus memburuk, Nani pun dikabarkan bakal dilepas. Beberapa media di Rusia mengklaim, Nani terus didekati Zenit St. Petersburg. Nah, lain nani lain pula Ryan Giggs. Fergie memuji habishabisan memuji performa pemain 39 tahun itu. S e l a i n mencetak dua gol, Giggs masih mampu bermain selama 120 menit. "Dalam diri Giggs, kita semua bisa melihat kekuatan yang luar biasa. Mampu bermain selama 120 menit pada usia 39 tahun. Sebuah contoh hebat buat para pemain, termasuk pemain lawan sekalipun," puji Fergie. (jpnn)

DPRD Kabupaten Majene

Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan APBD 2012 antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Majene dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di Gedung DPRD Majene serta Penandatanganan hasil pembahasan KUA PPAS Perubahan APBD 2012 oleh Bupati Majene Kalma Katta dan Ketua DPRD Majene Hajar Nuhung. Penandatanganan hasil pembahasan KUA-PPAS Perubahan APBD 2012 digelar pada Jumat, 2 November 2012 di Gedung DPRD Majene.

DESIGN: RAHMAT

Radar Sulbar  

3 November 2012