Issuu on Google+

10 Juni 2004 - 10 Juni 2012

SELASA 3 JULI 2012

RADAR SULBAR Harian Pertama & Terbesar di Sulawesi Barat

www.radar-sulbar.com

Jembatan Bunjumata Terbengkalai PASANGAKAYU — Rencana rehab total pada Jembatan Gantung Bunjumata Kecamatan Pasangkayu, tak kunjung teralisasi. Padahal, upaya perbaikan pada sarana tersebut pernah dijanjikan

Dinas Pekerjaan Umum (PU) Mamuju Utara (Matra). Jembatan selebar 1,5 meter dengan panjang sekira 50 meter ini menjadi sarana penghubung utama warga. Namun beberapa bulan lalu, jembatan tersebut

rusak. Sekarang salah satu sisinya sudah miring. Meski sangat membahayakan, warga tak punya pilihan lain. Jembatan itu harus tetap dilalui meski keselamatan terancam. Pada Maret lalu, pihak Di-

nas PU Matra sudah melakukan peninjauan. Ketika itu mereka menilai jika kondisi jembatan tersebut sangat mendesak untuk diperbaiki. Sehingga akan menjadi prioritas. “Tetapi rencana pem-

buatan jembatan gantung yang baru hanya tinggal janji,” ungkap Pua Nengsi, salah seorang petani kakao Dusun Tinapu, Senin, 2 Juli. Baca HAL 7

Pintar mengatur ruang Pintar juga dong mengatur biaya listriknya Kreativitas Anda mengatur tata ruang rumah makin sempurna dengan kepintara Mengatur biaya listrik. Nikmati Kemudahan dan kenyamanan Listrik Pintar, solusi isi ulang dari PLN. Dengan Listrik Pintar, biaya listrik sepenuhnya Anda yang atur. Tidak perlu repot bayar bulanan. Anda cukup membeli pulsa listrik sesuai kebutuhan. Bebas kesalahan catat meter, bebas dari sanksi pemutusan dan ketidaknHubungi Kantor Pelayanan PLN terdekat dan pasang listrik pintar sekarang juga ! PT. PLN (Persero) AREA MAMUJU

www.pln.co.id

GRAFIS PENILAIAN KRITERIA KEUANGAN

CALON DAERAH OTONOM BARU DOB

RADAR SULBAR/ANDI SAFRIN

SULIT MENYEBERANG. Seorang petani kesulitan menyeberangi Jembatan Gantung Bunjumata yang sudah kurang lebig empat bulan rusak parah.

Gugatan Putusan MA Soal Lereklerekang

PELANGGARAN HAM

Korban 40.000 jiwa Galung Lombok

KUKB-KKMSB ke Komnas HAM JAKARTA — Pengungkapan Kasus Kejahatan Perang Belanda di Galung Lombok Kecamatan Tinambung, Polman, terus bergulir. Komite Utang Kehormatan Belanda (KUKB) bersama Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) mulai membangun komunikasi dengan Komnas HAM di Jakarta, Senin 2 Juli. Dalam pertemuan di gedung Komnas HAM, Ketua KUKB, Batara Hutagalung, mengutarakan perlunya wadah nasional untuk mengorek seluruh informasi kejahatan perang Belanda di Indonesia. Mengingat praktek-praktek pembantaian rakyat sipil oleh tentara Belanda, terjadi pada beberapa daerah di Indonesia. Seperti, pembantaian rakyat Sulbar di Galung Lombok 1947 lalu. “Upaya ini akan panjang ceritanya. Tidak mudah dan tidak murah. Kaitannya dengan kejahatan perang Belanda di beberap tempat,” papar Batara Hutagalung. Pada kesempatan ini, ia mengusulkan agar tetap menggunakan Komite Nasional Pembela Martabat Bangsa Indonesia (KNPMBI) yang memang berdiri sejak 2002 lalu. Wadah ini, kata dia, sudah cukup dikenal di Belanda. KNPMBI akan mengawal tuntutan ke pemerintah Belanda agar memohon maaf atas kejahatan perang yang telah dilakukan tentara Belanda saat berada di Indonesia. Lembaga ini telah sukses mengawal pengungkapan kejahatan perang Belanda di Rawagede. Batara menegaskan bahwa, pengungkapan kejahatan perang, tidak mengenal kadaluarsa. “Kita akan berhasil. Apalagi, banyak aktivis HAM Belanda yang mendukung pengungkapan masalah ini,” urainya. Sekjen KKMSB, Salman DA menerangkan bahwa pihaknya, selalu siap melengkapi data-data yang dibutuhkan untuk membuktikan kejahatan perang Belanda di Baca HAL 7

DPRD Tunggu Langkah Yusril EDITOR: MUHAMMAD ILHAM

RADAR SULBAR/ILHAM

SUSUN STRATEGI. Wakil Ketua DPRD Sulbar Arifin Nurdin memimpin rapat dengan sejumlah anggota DPRD Sulbar. Mereka membahas stratgi dan rencana perlawanan terhadap putusan MA yang mambatalkan Permendagri 43/2011.

MAMUJU — Tidak butuh waktu lama. Pasca terbitnya salinan putusan Mahkamah Agung (MA) tentang pebatalan Permendagri No.43/ 2011 tentang Pulau Lereklerekang, DPRD dan Pemprov Sulbar langsung menyiapkan langkah taktis. Senin, 2 Juli, unsur pimpinan DPRD Sulbar dan sejumlah anggota dewan melakukan rapat koordinasi bersama Biro Pemerintahan dan Biro Hukum Pemprov

Sulbar. Pokok bahasannya adalah menyiapkan langkah cepat sebagi bentuk perlawanan terhadap putusan MA itu. Dalam pertemuan, Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Sulbar, Khaeruddin Anas, mengatakan, status Pulau Lereklerekang bisa direbut kembali jika upaya hukum luar biasa ditempuh. Sebab beberapa pihak siap bersaksi untuk Sulbar. Seperti Dinas Hidrologi TNI AL,

Lembaga Penerbangan Antariksa Nasional (Lapan), dan Badan Koordinasi Survei dan Pemenasional (Bakosurtanal). “Kalau kita mengajukan PK (Peninjauan Kembali, red), tiga lembaga itu siap menjadi saksi ahli dan menegaskan bahwa Pulau Lereklerekang selama ini memang masuk wilayah Kabupaten Majene. Di pengadilan nanBaca HAL 7

KEMAMPUAN KEUANGAN

Kalimantan Utara

60 (lulus)

Mahakam Ulu

60 (lulus)

Morowali Utara

75 (lulus)

Pesisir Barat

65 (lulus)

Kolaka Timur

60 (lulus)

Mateng tak Lulus Kriteria Keuangan JAKARTA — Hasil verifikasi dan validasi Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan RI, hanya lima dari 19 calon daerah otonom baru (DOB) yang lulus kriteria pertumbuhan ekonomi dan keuangan. Lima calon DOB itu adalah daerah persiapan Provinsi Kalimantan Utara, Kabupaten Mahakam Ulu, Kabupaten Morowali Utara, Kabupaten Pesisir Barat, dan Kabupaten Kolaka Timur. Sementara Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) tidak lulus kriteria ini. Itu disampaikan Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan RI, Marwanto Harjowiryono, saat rapat verifikasi dan validasi data calon DOB di Gedung Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Senin, 2 Juli. Menurut Marwanto, dari faktor pertumbuhan ekonomi Baca HAL 7

Bupati-DPRD Polman Turut Melayat

Ketua III KKMSB Tutup Usia JAKARTA — Ketua 3 BPP Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB), HM Islam Adanda tutup usia, Senin dini hari, 2 Juli 2012. Almarhum yang lebih akrab disapa pak Islam, menghembuskan nafas terakhir saat mendapat perawatan medis di RS Triadipa Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta. “Tidak lama tiba di Jakarta, perasaan beliau tiba-tiba tidak enak, lalu dibawa ke rumah sakit. Kemungkinan pengaruh kelelahan sering melakukan perjalanan jauh,” papar Sekjen KKKMSB, Salman DA, Senin 2 Juni. Tokoh masyarakat asal Pembusuang, Polewali Mandar Provinsi Sulbar ini wafat di usianya yang ke-70 tahun. Almarhum dikebumikan di pekuburan umum Karet Jakarta, sore kemarin. Pak Islam adalah Ketua Bidang Hubungan dan Kerjasama antar Lembaga Badan Pengurus Pusat (BPP) KKMSB. Baca HAL 7

Pecahkan Batu Demi Kelangsungan Hidup MENCARI rezeki untuk menutupi kebutuhan hidup baik pribadi maupun keluarga, ditempuh dengan berbagai cara, khususnya rakyat kecil. Walaupun dengan bekerja keras, tak peduli sebara terik matahari membakar ubunubun, mereka terus memeras keringat. Tetapi Tuhan selalu adil memberikan rezekinya kepada siapa saja yang mau berusaha menjemput rezekinya.

CATATAN

Jasman Rantedoda

0426-22138

radarsulbar01@gmail.com

Tengah hari. Palu baja seberat 10 kg, diayunkan. Mereka menghayati sapuan panas yang membakar pada dataran tengkuknya. Angin sesekali meliuk sesaat kemudian pamit dalam hening. Ada debu yang mencoba menyelusup mengambil ruang di lipatan korneanya. Tapi mereka menepis kedatangannya dengan mengatupkan kelopak mata. Kerasnya hidup, membuatnya bekerja tak kenal lelah. Mereka terbentur pada satu alasan, memenuhi kebutuhan hidup.

Demikian sekuel perjuangan yang diperankan warga Desa Rantedoda Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju. Karena derasnya tekanan kebutuhan, mereka bekerja sekuat tenaga sebagai pemecah batu cadas yang keras dengan perkakas yang khas. Sejak empat tahun lalu. Mereka telah melakukan pekerjaan itu. Aktifitas kelompok pemecah batu itu berpusat di Kali Anusu. Guna memudahkan proses RADAR SULBAR/JASMAN RANTEDODA

Baca HAL 7

portal radar sulbar

PECAHKAN BATU. Seorang warga memecahkan batu di Kali Anusu.

Eceran: Rp 3.000 Langganan: Rp 65.000

2

Ekonomi

RADAR SULBAR Selasa, 3 Juli 2012 PANC A KAR YA PEMBANGUNAN SULA WESI BARA T PHASE II ANCA KARY SULAWESI BARAT G AI KEBIJ AKAN S TRA TEGI PEMBANGUNAN PR O VINSI SULA WESI BARA T 20 1 1 - 20 16 SEBAG KEBIJAKAN STRA TRATEGI PRO SULAWESI BARAT 201 201 SEBA

1. Peningkatan Profesionalisme Aparatur ( personalcapatcy building) Pemerintahan Daerah Provinsi Sulawesi Barat 2. Peningkatan Kualitas dan Perluasan Ketersediaan Sarana dan Prasarana Ekonomi Vital 3. Peningkatan Promosi dan Kerjasama dengan Pihak Ketiga Baik dalam Negeri maupun Luar Negeri 4. Peningkatan Pemanfaatan Sumber Daya Alam 5. Pengembangan Pemerintahan yang Peduli Lingkungan H. Anwar Adnan Saleh Gubernur

H. Aladin S Mengga Wakil Gubernur

H. Anwar Adnan Saleh Gubernur Sulbar

H. Ismail Zainuddin Sekretaris

H. Aladin S. Mengga

H. Mujirin M. Yamin

Wakil Gubernur Sulbar

Kepala DIPENDA Prov. Sulbar

HKI Dorong Industri Bergerak ke KTI JAKARTA -- Himpunan Kawasan Industri (HKI), mendorong agar industri bisa merata. Pemerataan industri, lebih didorong bergerak ke Kawasan Timur Indonesia (KTI). Ketua Umum HKI Hendra Lesmana, Senin, 2 Juli mengungkapkan, pihaknya sangat berharap pada Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Menurut Hendra, kontribusi kawasan industri sangat besar dalam menopang pertumbuhan industri dalam negeri. Itu sebut dia, merupakan amanat dari Peraturan Pemerintah (PP) 24/2009 di mana kawasan industri bisa meningkatkan daya saing industri dalam negeri.

HKI lanjut Hendra, sangat mendorong pembangunan kawasan industri tidak saja terfokus di Pulau Jawa. Dengan demikian, industri di luar Jawa kata Hendra, juga akan berkembang. Padahal sebut Hendra, saat ini banyak sekali investor asing yang berminat memanfaatkan kawasan industri. "Ini perlu didorong ke KTI, seperti Kota Makassar di Sulsel, Kota Bitung di Sulut, serta Kota Sorong di Papua Barat," ujar Hendra. Sementara itu Ketua Bidang Pemerintahan HKI Barnabas Yusuf Hura menambahkan, sinergisitas pemerintah dan pihak swasta sangat penting, untuk mempercepat implementasi MP3EI. Apalagi, infrastruktur

menjadi sangat penting dalam menopang perkembangan industri di daerah. "Kalau pemerintah daerah menjadi perintis dalam infrastruktur dasar, maka investor pasti berlomba-lomba membuka kawasan industri. Di sinilah sinergisitas itu bisa memberikan dampak bagi ekonomi daerah dan menyejahterakan rakyatnya," katanya. Kawasan industri ini, menggaet infrastruktur. Dan saat ini, sekitar 90 persen kawasan industri masih terpusat di Jawa. Sehingga, infrastruktur juga masih terpusat di kawasan ini. Akibatnya, banyak investor yang masih enggan untuk melongok kawasan lain, termasuk KTI. (fmc)

NET

Rubrik Khusus Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Sulawesi Barat

KEPUTUSAN KEPALA DINAS PENDAPATAN DAERAH PROVINSI SULAWESI BARAT NOMOR : 18 / VI / 2012 TENTANG PEMBERIAN KERINGANAN, PENGURANGAN DAN PEMBEBASAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DAN BEA BALIK NAMA KENDARAAN BERMOTOR DALAM WILAYAH PROVINSI SULAWESI BARAT TAHUN 2012

2.

3. Menimbang :

Mengingat

:

a. bahwa berdasarkan Keputusan Gubernur Sulawesi Barat Nomor 319 Tahun 2012 tentang Pemberian Keringanan, Pengurangan Dan Pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) Untuk Penyerahan Kedua dan Seterusnya Dalam Wilayah Provinsi Sulawesi Barat, b. bahwa dalam rangka mengurangi beban pembayaran Pajak sebagai upaya untuk mendorong masyarakat taat membayar pajak kendaraan perlu diberikan Keringanan, Pengurangan dan Pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) dan Pajak Progresif, c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a dan huruf b diatas, perlu menetapkan Keputusan Kepala Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Barat tentang Tata Cara Pemberian Keringanan, Pengurangan, dan Pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) untuk Penyerahan Kedua dan Seterusnya serta Pembebasan Pajak Progresif dalam wilayah Provinsi Sulawesi Barat tahun 2012. 1. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1983 Nomor 49, Tambahan Lembaran Negara Republik

INFO SULBAR

4.

5.

7.

Indonesia Nomor 3262) sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2009 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UndangUndang Nomor 5 Tahun 2008 tentang Perubahan Keempat Atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan Menjadi Undang-Undang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 62, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4999); Undang-Undang Nomor 19 Tahun 1997 tentang Penagihan Pajak Dengan Surat Paksa ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1997 Nomor 42, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3686) sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2000 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 129, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3981); Undang - Undang Nomor 26 Tahun 2004 tentang Pembentukan Provinsi Sulawesi Barat (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 nomor 125 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437); Undang - Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 nomor 125 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437); sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 8 tahun 2005 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 3 tahun 2005 tentang perubahan atas UndangUndang nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah menjadi Undang-Undang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 nomor 108 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4548); Undang-Undang nomor 33 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 60, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3839);6. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 96, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5025); Peraturan Pemerintah Nomor Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Republik

Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia 4578): 8. Peraturan Daerah Sulawesi Barat Nomor 03 Tahun 2009 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Lembaran Daerah Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2009 Nomor 03, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Sulawesi Barat Nomor 39); 9. Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Barat Nomor 6 tahun 2009 tentang urusan pemerintah yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Lembaran Nomor 5 Tambahan Lembaran Daerah Nomor 39); 10. Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Barat Nomor 01 Tahun 2011tentang Pajak Daerah (Lembaran Nomor 01),(Tambahan Lembaran Daerah Nomor 56) MEMUTU SKAN: Menetapkan : PERTAMA : Memberikan Pembebasan Tunggakan Pajak Kendaraan Ber motor (PKB) kode DC yang menunggak 1 (satu) Tahun dan seterusnya meliputi pokok pajak, denda dan sanksi administrasi sebesar 100 %, kecuali Pajak Tahun Berjalan. KEDUA : Memberikan Pembebasan Pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) kedua dan seterusnya serta Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang tertunggak dan denda serta sanksi administrasi yang dimutasi dari kode DC ke kode DC, kecuali Pajak Tahun Berjalan. KETIGA : Memberikan Pembebasan Pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) kedua dan seterusnya serta Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Tahun Berjalan bagi kendaraan yang dimutasikan dari kode non DC ke Kode DC. KEEMPAT : Khusus kendaraan bermotor berkode DD ( R, S dan P/ kode wilayah kabupaten ) yang berada di wilayah Sulawesi Barat yang dimutasikan menjadi kode DC, diberikan pembebasan Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor, denda pajak serta sanksi administrasi dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Kedua dan seterusnya, kecuali Pajak Tahun Berjalan. Bersambung

Rubrik Khusus Humas Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat

RADAR SULBAR/MUHAMMAD ILHAM

BERI PENJELASAN. Kepala Biro Tata Pemerintahan dan Catatan Sipil Pemprov Sulbar, Khaeruddin Anas, memberikan penjelasan mengenai kondisi terakhir masalah Pulau Lereklerekang di ruang Wakil Ketua DPRD Sulbar, Senin 2 Juli 2011

Mamuju 3

RADAR SULBAR Selasa, 3 Juli 2012 VISI PEMERINTAH KABUPATEN MAMUJU

"Gerakan Membangun Mamuju, Menuju Masyarakat Maju dan Mandiri (Gerbang Maju)" MISI II Meningkatkan Perekonomian Daerah melalui pemberdayaan perekonomian rakyat, pemerataan Pendapatan di Masyarakat, Pembangunan daya Tarik, daya tahan dan daya saing perekonomian daerah TUJUAN 2. Mempersiapkan kader enterpreneur yang handal SASARAN Pembinaan SDM kader-kader entrepreneur yang potensial Fasilitas kader enterpreneur yang ada pada lembaga usaha Fasilitas Permodalan dan akses pasar

Drs. H. Suhardi Duka, MM Ir. Bustamin Bausat Drs. H. Habsi Wahid, MM Bupati Mamuju

Wakil Bupati Mamuju

Sekda Mamuju

Gudang Pupuk Gernas tak Layak

Peringatan HUT Ke-472 Kabupaten Mamuju

Disbun Tampik Pupuk Terancam Rusak

Tak Ada Agenda Massossor Manurung

EDITOR: SUDIRMAN SAMUAL

MAMUJU -- Gudang pupuk Gerakan Nasional Peningkatan Produksi dan Mutu Kakao (Gernas Pro-Kakao) 2012 untuk wilayah Kabupaten Mamuju dinilai tidak layak. Meski begitu, Dinas Perkebunan (Disbun) Sulbar menampik potensi kerusakan pupuk akibat kondisi tersebut. Kepala Bidang Perkebunan Disbun Sulbar, Tanawali, saat dikonfirmasi Radar Sulbar menyatakan gudang pupuk yang terletak di daerah Tasiu Kecamatan Kalukku tersebut

hanya bersifat sementara. Pupuk yang diangkut dari Makassar, tidak disimpan lama dalam gudang karena langsung disebar ke petani kakao di kecamatan masing-masing. "Jadi memang bukan masalah soal kondisi gudangnya, karena penyimpanannya hanya sementara. Bahkan, seandainya saja ada kontainer yang bisa dimanfaatkan beberapa hari untuk menampung pupuk maka tidak perlu diturunkan ke gudang," tegas Tanawali yang dihubungi via ponsel petang kemarin. Dikatakannya, yang dapat menjadi masalah hanyalah jika

pupuk bantuan dari APBN tahun 2012 tersebut tidak sampai ke tangan petani. Oleh karenanya, Tanawali terus melakukan pemantauan di lapangan bersama petugas penyuluh agar tidak ada aksi pelanggaran. "Distribusi kepada petani di kecamatan berjalan cepat, karena kita tidak endapkan pupuk dalam gudang penyimpanan. Nanti yang jadi masalah, kalau ternyata petani tidak menerima pupuk sesuai dengan kebutuhan masingmasing," ujarnya. Pupuk jenis NPK Granular ini diangkut dari Makassar ke

Mamuju dengan menggunakan kontainer. Tidak semua pupuk dapat tertampung dalam gudang, karena sejumlah kakao juga ikut ditampung pada gudang yang sama sehingga sebagian pupuk disimpan di halaman gudang. Selebihnya tidak diturunkan dari kontainer untuk menjaga agar pupuk tersebut tidak rusak. Gudang tersebut dianggap tidak layak untuk dijadikan tempat penyimpanan pupuk, karena di tempat ini juga tersimpan ratusan karung yang berisikan kakao siap olah. "Sejak 25 Juni, pendistribu-

sian pupuk dari Makassar ke Mamuju sudah dilakukan," tutur Rizal, pihak yang menangani ekspedisi pupuk dari Surabaya, Makassar, hingga Mamuju. Pihak Inspektorat Sulbar saat melakukan peninjauan pekan lalu menganggap gudang yang digunakan tidak dalam kondisi layak. Ini disampaikan Inspektur Pembantu (Irban) Wilayah III Inspektorat Sulbar, Bakthiar. "Kami turun ke lapangan untuk membuktikan adanya pupuk gernas dan mengecek berapa banyak pupuk tersebut yang telah tiba di lokasi penyimpanan," ujarnya. (dir)

Perbaikan Jalan Dikhawatirkan Ganggu Arus Mudik MAMUJU -- Perbaikan jalan trans Sulawesi dari Kecamatan Tapalang hingga ke Kota Mamuju, dikhawatirkan akan mengganggu kelancaran arus mudik tahun 2012. Hal tersebut akibat pekerjaan diperkirakan mulur hingga setelah perayaan Idul Fitri. Saat Radar Sulbar memantau perkembangan pekerjaan itu akhir pekan ini, belum ada bayangan akan terselesaikan. Ada tiga titik utama perbaikan jalan di wilayah tersebut antara lain di Dusun Limbeng Desa Takandengan, serta di wilayah Adiadi dan Pasada Kecamatan Simboro. Pantauan Radar Sulbar, arus lalu lintas masih cukup terkontrol, meski pekerja terlihat mulai sibuk bekerja di sejumlah titik perbaikan. Namun menjelang pukul 10.00 wita, antrean panjang mulai terjadi di daerah Takandeang.

Jika belum terbenahi paling tidak sampai menjelang lebaran, dikhawatirkan akan sangat menghambat arus mudik di jalur tersebut. Sebabnya, di sekitar titik perbaikan terjadi penyempitan jalan karena diberlakukannya satu jalur untuk dua arah. Sementara dapat dipastikan, volume kendaraan akan bertambah jelang lebaran pertengahan Agustus nanti. "Sedangkan hari-hari biasa seperti ini, kemacetan kerap terjadi pada jam sibuk. Apalagi nanti jika sudah memasuki musim mudik lebaran dan volume kendaraan meningkat, bisa saja arus lalu lintas tidak lancar. Dapat dipastikan perusahaan jasa angkutan menambah armada untuk melayani melonjaknya jumlah penumpang," kata seorang warga di Desa Takandeang, Muhammad Subhan. (mg3/dir)

EKSEKUTIF MAMUJU

RADAR SULBAR/JASMAN RANTEDODA

PENYEMPITAN JALAN. Material dari pengerukan bukit membuat terjadinya penyempitan jalan yang berakibat pada timbulnya kemacetan pada jam-jam tertentu.

MAMUJU -- Ritual pencucian keris pusaka (massossor manurung) merupakan acara yang cukup sakral dan hanya dilaksanakan sekali dalam dua tahun. Pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-472 Kabupaten Mamuju tahun ini, ritual tersebut tidak masuk sebagai agenda kegiatan. "Massossor Manurung dilakukan hanya dua kali dalam setahun, dan untuk tahun ini bukan jadwalnya," ujar Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Mamuju yang selaku Ketua Panitia Peringatan HUT Ke472 Kabupaten Mamuju, Habsi Wahid, saat ditemui di Habsi Wahid ruang kerjanya, Senin 2 Juli. Habsi mengaku, panitia Hari Jadi Mamuju yang ke-472 tengah mempersiapkan diri demi menggelar hajatan akbar tersebut. Berbagai acara bakal digelar, diantaranya lomba permainan tradisional seperti lomba perahu dayung, gasing, panco, serta banyak permainan tradisional dan merakyat lainnya. Puncak peringatan bakal digelar pada 14 Juni, yaitu dengan pelaksanaan rapat paripurna istimewa oleh DPRD Mamuju. "Besok (hari ini,red) kami ada pertemuan, untuk melakukan pemantapan kesiapan panitia. Sejumlah kegiatan akan digelar misalnya rapat paripurna di hotel d'Maleo. Selain itu, akan digelar sejumlah lomba yang sifatnya tradisonal. Ada juga hiburan rakyat dengan menghadirkan artis Ibukota," imbuh Habsi. Habsi menuturkan, untuk meramaikan hajatan ini maka panitia mengundang sejumlah tamu istimewa, diantaranya politisi serta pejabat lingkup Sulbar. "Kami akan undang seluruh Bupati di Sulbar, juga ada kolega serta sahabat dari daerah tetangga misalnya Kalimantan dan Sulawesi Tengah," ungkapnya. Habsi mengharapkan dengan momentum Hari Jadi ke-472, semua masyarakat Mamuju mampu mengaktifkan diri untuk membangun daerah ini. Sehigga dari tahun ke tahun kabupaten ini mampu meraih prestasi, misalnya menurunkan angka kemiskinan dan pendapatan per kapita masyarakat Mamuju meningkat," pungkas Habsi. (mg1/dir)

Rubrik Khusus Humas Pemerintah Kabupaten Mamuju

RADAR SULBAR/WAHID DK

MENGHADIRI. Bupati Mamuju H Suhardi Duka saat menghadiri penyerahan aset daerah Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamuju di ruang kerja Bupati Mamuju.

4

Parlementaria

RADAR SULBAR Selasa, 3 Juli 2012

PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI BARAT BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAHAN DESA Bangun Mandar Fokus pada RON R = Resources = Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Melalui Penyadaran Kritis Masyarakat. O= Organisme / Organisasi = Pengorganisasian Masyarakat dan Penguatan Kelembagaan yang ada di masyarakat. N= Norma / Nilai = Penguatan / Penghayatan Nilai / Hukum yang sesuai dengan Budaya Malaqbi.

Anwar Adnan Saleh GUBERNUR

Drs.H.Mulyadi Bintaha,M.Pd KEPALA BPMPD

PNPM Mandiri Pedesaan / Program Pembangunan Pro Rakyat Citra Prosisiprasi Masyarakat Desa dalam pembangunan * Sosial * Ekonomi * Budaya Pengembangan Sumber Daya Manusia Menuju Masyarakat Maju Sejahtera

Diwujudkan melalui 2(dua) program utama: PNPM –MP (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan dan Program BANGUNMANDAR (Pembangunan Desa Mandiri Berbasis Masyarakat)

Dra. HAFNI JABBAR SEKRETARIS

H. ARSYAD, S.Sos., M.Si

H. BAHARUDDIN, S.Sos

KABID. PEMBDY. PEMDES/KEL & PENGUATAN KELEMBAGAAN

KABID. PEMBDY. EKONOMI & PARTISIPASI MASY

Ranperda PA Dipastikan Dipending REPORTER: JHAHUR AJASMARA EDITOR: AMRI MAKKARUBA

POLEWALI -- Harapan sejumlah pihak kiranya Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perlindungan Anak (PA) dapat dituntaskan tahun 2012 sepertinya hanya pepesan kosong belakang. Karena Panitia Khusus (Pansus) IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar, secara eksplisit akan menyampaikan rekomendasi permintaan penundaan untuk diteruskan menjadi Perda. Padahal Ranper-

da PA ini merupakan usulan inisiatif anggota dewan. Terkesan antara sesama anggota dewan berbeda presepsi terkait pengusulan Ranperda PA. Ketua Pansus IV DPRD Polewali Mandar, Abd Latif Abbas, Senin, 2 Juni mengatakan didasarkan hasil konsultasi disejumlah lembaga terkait terhadap Ranperda PA, maka subtansi dari semangat yang tertuang dalam Ranperda PA sama sekali tidak berubah dari semangat yang ada dalam Undang-undang Perlindungan Anak. Sehingga saran kes-

impulan dari hasil konsultasi menjadi alasan bagi Pansus IV menyampaikan hasil pembahasannya berupa permintaan penundaan penetapan menjadi Perda PA. "Tapi apakah kelak saran dan rekomendasi itu akan dapat diterima atau tidak, kembali lagi pada kemauan fraksi dalam paripurna nanti, apakah sepakat pada Pansus atau tidak sepakat," tutur Latif. Kata Latif, beberapa kekurangan dalam Ranperda seperti subtansi yang masih sama dengan UU, ketidakjelasan apa yang di-

harapkan dengan Ranperda ini juga menjadi dasar Pansus IV mengeluarkan rekomendasi kiranya Ranperda PA dipending untuk dilakukan perbaikan secara subtansi. "Jadi karena kami menganggap Ranperda tersebut memang belum sepurna, maka kami rencananya memutuskan akan mengajukannya keparipurna untuk dipending," kata Latif. Ia menambahkan, ada beberapa Ranperda yang berhasil digodong di DPRD sebagai Ranperda usul inisiatif, yang telah diteta-

pkan menjdi Perda, dalam penerapannya justru menimbulkan sejumlah polemik. Untuk Pansus IV dengan pertimbangan dan kajian memandang jangan sampai Ranperda PA kelak bila ditetapkan menjdi Perda akan mengalami nasib yang sama. "Makanya Pansus IV memilih kiranya Ranperda PA tidak perlu diteruskan untuk ditetapkan, sebelum kajian teknisnya dituntaskan, sebab kami berpikir jangan sampai bernasib sama dengan perda-perda terdahulu," kunci Latif. (*)

Korupsi Pengadaan Kitab Suci Al Quran

Zulkarnain : Saya Akui, Saya Mohon Maaf JAKARTA -- Tersangka kasus pengadaan proyek pengadaan kitab suci Al Quran yang juga Anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi Partai Golkar (F-PG) Zulkarnaen Djabar, menyampaikan permohonan maafnya, kepada publik termasuk kepada keluarga besarnya dan partai yang menaunginya, atas kasus tersebut. "Informasi ini memang sangat mengejutkan, keluarga besar saya maupun partai. Karena itu saya memohon maaf pada semua pihak atas kabar kasus yang saya hadapi," ujar Zulkarnaen didampingi juru bicara keluarga dan kuasa hukumnya, kepada wartawan di Press Room DPR RI, Senin 2 Juni. Zulkarnaen yang datang khusus di pressroom DPR RI dengan menumpangi mobil Honda CR-V bernomor polisi B 908 MN, diawal pernyataannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kinerja KPK yang telah menjalankan tugasnya dengan baik, termasuk ketika penyidik KPK melakukan penggeledahan di kediaman dan ruang kerjanya di

PARLEMENTARIA

Rubrik Khusus Humas DPRD Sulawesi Barat

BAHAS LEREKLERKANG. Pimpinan dan Anggota DPRD Sulbar saat menggelar rapat tentang upaya perlawanan hukum terhadap putusan MA mengenai status Pulau Lereklerekang, Senin, 2 Juli 2012.

DPR pada Jumat lalu, mencari barang bukti. "Saya sangat menghormati dan mengapresiasi KPK, saya menjalankan tugasnya sesuai dengan prosedur dan tak lupa menyampaikan ijin terlebih dahulu, dan Sebagai warga negara, saya akan taat dengan hukum dan mengikuti prosedur hukum yang berlaku,� tambahnya. Mengenai pesoalan hukum yang sedang melilitnya kini, Zul dihadapan wartawan menyampaikan tidak akan menyinggungnya terlalu jauh soal hukum. Karena hal itu, saat ini bukan lagi sebuah wacana. "Oleh karena itu, saya sampaikan saya menyerahkan pada mekanisme hukum. Saya akan juga akan berkonsultasi dengan fraksi dan juga berkonsultasi dengan kuasa hukum, karena saya tidak mengetahui persoalan hukum. Saya berharap Fraksi Golkar memberikan bantuan hukum," ujarnya. Selain itu, dirinya mengampaikan dirinya tidak buron atau

melarikan diri sejak ditetapkan sebagai tersangka, namun dirinya menghindari diri untuk berbicara, dan baru berbicara sekarang ini. Zulkarnaen juga menambahkan dirinya saat detik ini belum sama sekali diperiksa KPK tetapi telah di tetapkan tersangka oleh KPK. "Tapi itu bukan hal yang perlu dipersoalkan, saya tetap akan kooperatif dan terbuka, tidak akan melarikan diri," katanya. Dunia memang membuat orang terlena, tanpa disadari. Untuk itu dirinya meminta semua pihak untuk belajar dari kesalahan dan menjadikan masalah ini sebagai pelajaran untuk tidak terlena dengan dunia. "Kita memang hanya manusia lemah, yang tidak lepas dengan masalah," ujarnya. Kepada wartawan yang terus menghujani sejumlah pertanyaan terkait persoalan itu, dirinya menuturkan, pertemuannya dengan wartawan bukan pertemuan terakhir. "Masih banyak harihari dimana kita akan kembali ketemu," tutupnya. (fmc)

Rubrik Khusus Humas DPRD Kabupaten Mamuju

ARIFIN. A, S.Pd KABID. PEMBINAAN ADAT & PENGEMB. SOSBUD

Soal Gedung Baru KPK

Politisi PKB Salahkan Kementrian Keuangan JAKARTA -- Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (KB) yang duduk di Komisi Hukum DPR, Lukman Edi, membantah anggapan bahwa DPR sengaja menghambat pembangunan gedung baru KPK. Menurutnya, pembintangan dalam mata anggaran pembangunan gedung biasanya karena dokumen lahan untuk lokasi pembangunan gedung itu belum memenuhi syarat. "Saya tahu persis, ketika menjadi Menteri Negara Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal ada sejumlah anggaran yang diberi tanda bintang oleh DPR. Itu terjadi karena persyaratan yang semestinya yang dipenuhi oleh Kementerian Keuangan belum terpenuhi," kata Lukman Edi, di gedung Nusantara IV, komplek Parlemen, Senayan Jakarta, Senin 2 Juli. Berangkat dari pengalaman sebagai menteri, Lukman mensinyalir persoalan sebenarnya yang menjadi sebab terhambatnya pencairan anggaran pembangunan gedung KPK justru ada di Kementrian Keuangan. Sebab, Komisi III DPR tak pernah menolak pembangunan gedung baru KPK. "Lain halnya kalau Komisi III dan Badan Anggaran DPR melalui sidang sudah mengambil keputusan menolak. Faktanya itu kan tidak ada. Jadi secara substansi dan mekanisme tidak ada kaitannya dengan Dewan," jelas Ketua Fraksi PKB di MPR itu. Sepanjang bersyaratan sudah terpenuhi, sambung anggota DPR dari daerah pemilihan (Dapil) Provinsi Riau itu, dengan sendirinya tanda bintang di mata anggaran akan gugur. "Saya pikir gunakan seluruh energi untuk penuhi persyaratan itu sehingga Komisi III dan Banggar DPR menyetujui pencairan dananya. Sebaliknya, sebelum persyaratan tidak dipenuhi, sulit juga bagi DPR untuk menyetujui anggaran pembangunan gedung baru KPK itu," tegasnya. (jpnn)

LEGISLATIF MAMUJU

BAHAS KEBIJAKAN DAERAH. Anggota DPRD Mamuju tampak antusias mengikuti rapat pembahasan kebijakan pembangunan yang direncana pemerintah daerah.

Pemilukada 5

RADAR SULBAR Selasa, 3 Juli 2012

DPRD Kabupaten Mamasa 1. 2. 3. 4.

Komitmen dan Konsistensi Menjalankan Amanat Rakyat Memberi Perlindungan Hukum dan Rasa Nyaman Terhadap Rakyat Kabupaten Mamasa Menghargai Setiap Aspirasi Rakyat Demi Pembangunan di Kabupaten Mamasa Senantiasa Menjaga Persatuan dan Kesatuan Dalam Bingkai Mesa Kada Diputuo Pantan Kada Dipomate

H Muhammdiyah Mansyur

Simon, SH

Thomas D

Ketua DPRD Kabupaten Mamasa

Wakil Ketua DPRD Mamasa

Wakil Ketua DPRD Mamasa

Demokrat Tolak Pemilukada Dipercepat REPORTER: JHAMHUR ANJASMARA EDITOR: AMRI MAKKARUBA

POLEWALI -- Meski mendapat dukungan dari sejumlah politisi di Polewali Mandar, akhirnya Fraksi Demokrat di DPRD Polewali Mandar menyatakan tegas penolakan terhadap percepatan pelaksanaan Pemilukada Polman. Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Ketua Fraksi Demokrat, Andi Kamuluddin, Senin 2 Juli. Saat ditemui, Andi Kamalud-

din, menyatakan percepatan pelaksanaan Pemilukada Polman merupakan kecelakaan kebijakan bila itu sampai dilakukan. Sebab maraknya respon atas wacana ini, dapat dipastikan upaya mematikan roda sistem yang telah dijadwal sebelumnya. "Untuknya dengan tegas saya nyatakan, Fraksi Demokrat menolak percepatan Pemilukada Polman. Tidak ada alasan yang urgen menjadi dasar percepatan Pemilukada," ujar Kamaluddin. Lanjut, Kamaluddin, kalau ke-

mudian alasan percepatan Pemilukada dalam rangka menghindari kemungkinan resistensi terjadinya pemilih ganda yang resistensinya dapat saja terjadi diwilayah perbatasan. Alasan tersebut dikategorikan alasan yang mengada ada. Karena kalau hanya karena kemungkinan terjadinya pemilih ganda tidaklah kemudian subtansi masalahnya menjadikan Pemilukada dipercepat. "Apa gunanya pengawas Pemiludaka jika hal tersebut dib-

iarkan terjadi. Ada Polisi dapat melakukan penyidikan kalau sampai terjadi akibat sebuah resistensi di ruang batas," kata Kamaluddin. Bahkan hal lain secara eksplisit yang dilihat oleh Fraksi Demokrat, adalah soal lain. Dimana diperkirakan pada pertengahan tahun 2013 nanti masa jabatan komisioner KPU sudah berakhir. Sehingga besar kemungkinan wacana percepatan Pemilukada ini dihembuskan sendiri oleh sejumlah komision-

er KPU, agar mulai dari awal pelaksanaan hingga akhir pelaksanaan Pemilukada secara teknis mereka dapat merampungkannya. "Sebab bila Pemilukada Polman tetap dilaksanakan pada bulan Oktober 2013, maka secara otomatis pelaksana Pemilukada adalah komisioner hasil seleksi yang baru periode 2013-2018. Jadi saya kira disini subtansinya kenapa mereka ingin Pemilukada dipercepat," kunci Kamaluddin. (**)

kan, partainya tak mempermasalahkan jika JK dilamar partai lain, sebagai salon presiden pada 2014 untuk menyaingi Aburizal Bakrie yang sudah resmi diusung Partai Golkar. "Partai Golkar tidak mempersoalkan sebelum resmi, kami anggap rumor saja. Dia dicalonkan siapa, partainya saja tidak tahu," tutur dia. Agung juga meluruskan ketidakhadiran JK pada rapimnas III di Hotel Aston Bogor,

dan deklarasi Aburizal Bakrie sebagai Capres 2014 dari Partai Golkar di Sentul International Convention Center (SICC). "Partai sudah mengundangnya untuk hadir, namun mantan ketua umum Partai Golkar itu memiliki alasan sendiri untuk tidak hadir. Saya sendiri belum kontak beliau, tapi undangan ada, mungkin kesibukan beliau di PMI," ujar Agung. (fmc)

Sesalkan Ancaman Pemecatan dari Golkar

KKSS Selalu di Belakang JK JAKARTA -- Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) mengaku selalu setia berada di belakang HM Jusuf Kalla (JK). Penegasan itu diungkapkan Sekretaris Jenderal BPP KKSS, Muhlis Patahna, Senin, 2 Juli di Jakarta. Sebagai organisasi paguyuban, KKSS sebut Muhlis, tidak ingin masuk terlalu jauh ke dalam rumah tangga Partai Golkar. Namun, KKSS lanjut Muhlis harus bersuara jika menyangkut sosok Jusuf Kalla. Menurut Muhlis, sebagai kumpulan warga yang tidak buta politik, KKSS melihat pondasi suara Partai Golkar juga banyak dibangun oleh orang-orang asal Sulsel. Sehingga kata dia, ketika partai beringin rimbun itu membuang JK, maka ada banyak gerbong orang Sulsel yang akan ikut terbawa. "Tentunya akan ada perubahan suara yang drastis. Tapi kami tentunya masih tetap berharap, bagaimana Pak JK tidak dibuang," ujarnya. Sosok JK sebut Muhlis, memang menularkan fanatisme di antara warga KKSS. Namun, itu bukan fanatisme buta, melainkan fanatisme yang dibangun atas dasar karakter budaya Bugis Makassar pada sosok bersahaja mantan Wakil Presiden RI itu. "Kalau berbicara tentang kekecewaan, tentu kita kecewa.

Jusuf Kalla dan Aburizal Bakrie

Tapi kita tetap menghormati norma organisasi mereka (Partai Golkar, red)," ujar Muhlis. Akan tetapi, KKSS juga akan sulit membendung jika kemudian banyak pemilih yang beralih. "Seandainya ada perahu yang bisa ditempati Pak JK berlayar, pasti kami akan ikut bersama beliau," tegas Muhlis. Berdasarkan data KKSS, jumlah warga Sulsel yang ada di tanah rantau, ada sekitar 9 juta orang. Sebarannya di 32

RADAR SULBAR Pertama dan Terbesar di Sulawesi Barat

Terbit Sejak 10 Juni 2004 Dalam melaksanakan tugas Jurnalistik, wartawan Radar Sulbar dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima maupun meminta imbalan dari nara sumber

provinsi yang ada di seluruh Indonesia. Umumnya, mereka bermukim di kawasan pesisir. Yang terbesar di daerah Kalimantan dan Sumatera. Khusus di Jakarta, perantau Sulsel banyak bermukim di daerah Jakarta Utara. Sementara itu, pihak Partai Golkar, sangat hati-hati berbicara terkait ancaman pemecatan Jusuf Kalla dari Golkar. Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Agung Laksono mengungkap-

SMS Sambut Posistif Survei Inside Research POLEWALI -- Sahabuddin Muhammad Sunusi (SMS) menyambut secara positif hasil survei Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Polewali Mandar yang dirilis oleh lembaga survei Institution of Sosial Politic Development (Inside) Research pekan kemarin. Dalam hasil survei Inside, SMS menempatkan popularitasnya dalam posisi 16,7 persen. Dianggapnya sebagai motivasi untuk makin berbenah menghadapi pertarungan kedepan. "Jadi saya menganggap ini adalah motivasi saya kedepan, untuk makin memperbaiki sosialisasi ditingkat grassroot," ujar Sahabuddin, Senin, 2 Juli. Menurut Sahabuddin, posisi 16,7 persen merupakan posisi angka popularitas yang patut dihargainya. Karena dari perolehan survei sementara, dapat menjadi cermin baginya untuk lebih menggiatkan diri dalam melakukan sosialisasi. "Nah saya kira ini menarik, sebab kita sudah bisa membuat perencanaan dan strategi baru dalm bersosialisasi kedepan. Meteode yang kami lakukan selama ini memang harus butuh perubahan, tapi saya percaya akan ada yang baru kedepan dari kami," tutur Sahabuddin. Lanjut Sahabuddin, dengan penuh percaya diri, Ia menegaskan bahwa proses yang dilaluinya kedepan makin terasa mudah, itu dapat dibuktikan dengan hasil pemilu legislatif beberapa waktu yang lalu. Untuk Daerah Pemilhan (Dapil) II dirinya tidak begitu dikenal, tapi kenyataan perolehan suarannya ketika itu cukup siqnifikan. "Kalau kita mau menghitung basis, masih ada basis saya di Dapil III dan IV yang siap memberikan dukungan. Bahkan Dapil I juga mulai marak menyampaikan undangannya untuk meminta saya menemui mereka. Itu artinya dari 16,7 persen itu memang masih akan bertambah lebih besar dukungan yang masuk kesaya. Apalagi ada massa mengambang sebesar 29 persen, saya yakini masih bisa menjadi milik saya kedepan," kunci Sahabuddin. (k1/mkb)

PENERBIT: PT RADAR SULAWESI BARAT, Pembina: HM Alwi Hamu, H Syamsu Nur, Komisaris Utama: H Andi Syafiuddin Makka, Komisaris: HM Subhan Alwi, Irwan Zainuddin Direktur: Naskah M. Nabhan, Wakil Direktur Pemasaran: Muhammad Ilham, Penasehat Hukum: Ridwan J. Silamma, SH. Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab: Naskah M Nabhan, Wakil Pemimpin Redaksi/Wakil PenanggungJawab: Muhammad Ilham, Redaktur Pelaksana: Sudirman Samual Redaktur: Muh. Amri Makkaruba, Chaerul Marfan, Dewan Redaksi: Naskah M. Nabhan, Muh. Ilham, Sudirman Samual Reporter: Jamhur Anjasmara, Syamsuddin Rahman, Syamsuddin HB, Muhammad Sholihin, Juniardi, Layouter/Desain Grafis: Shofiandhy BT, Irwansyah HB, Rahmat, Hendra, IT - Website: Muh. Ridwan Alimuddin, Chalid Mawardi. Keuangan: Yuli Sulianti (Manager), Virra Eka Fitra Sari, Iklan/Sponsorship: Mawarni Simargolang (Manager), Sirkulasi: Firdaus Paturusi (Koordinator), Rismayanti, Rukman. Alamat Kantor Mamuju: Jl. Jend. Sudirman No. 50, Telp./Fax. 0426-22138, Majene: Jl. Gatot Subroto, Pusat Pertokoan Majene Lt. 2 Telp. 0422-22123 (M. Yunus Alibin), Polewali: Jl. H.A. Depu No. 39, Telp. 0428-23203 (Hasanuddin), Pasangkayu: Jl. Trans Sulawesi No. 52, Telp/HP: 0813 4247 1414, (Andi. Safrin M), Makassar: Graha Pena, Jl. Urip Sumoharjo No. 20, Telp. 0411-5238913/085299874232 (Agussalim), Jakarta: Jl. Kebayoran Lama No. 17, Telp. 021- 5322632 (Andi Syamsuri), Surabaya: Jl. Pasar Kembang Ruko Green Flowers Blok B1 No. 20 Surabaya, Telp.081342763676 (Sukri) Percetakan: PT Fajar Utama Intermedia Cabang Sulbar. Harga Langganan: Rp 65.000/Bulan, Harga Eceran: Rp 3.000/Eksamplar. Harga Iklan: Iklan Umum/Display: Berwarna (FC) Rp25.000/mmk, Hitam Putih (BW) Rp15.000/mmk, Iklan Reguler Rp 6.000/mmk, Iklan Duka Cita Rp 8.000/mmk, Iklan Mungil (FC) Rp 4.000/mmk, Iklan Mungil (BW) Rp 2.000/mmk, Iklan Kolektif Rp1 juta/ ktk, Iklan Baris Rp 5.000/baris, Radar Society: 1/2 hal. Rp 5.000.000, 1 hal. Rp 10.000.000.

Rekening Bank: PT. Radar Sulawesi Barat, BRI Cabang Mamuju, No. 0218-01-012598-50-9

PARLEMENTARIA

Rubrik Khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar

RADAR SULBAR/JHAMHUR ANJASMARA

RAPAT. Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Polman, dipimpin Ketuanya, Busman M Yunus, didampingi Wakilnya, Muh Said Sidar, beserta anggota Pansus II, Hasanuddin dan Rosi Rusdiana, sedang mengiukti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama mitranya dalam pembahasan Ranperda Perusahan Daerah Bidang Pertanian.

6 Opini

RADAR SULBAR Selasa, 3 Juli 2012

Tajuk

Sejarah Terbentuknya SJSN Hingga BPJS Oleh:

Adiatma (Mahasiswa FKM Univeristas Muslim Indonesia)

Kesehatan fiskal negaranegara terganggu, sehingga sejumlah kebijkan pengetatan ikat pinggang terpaksa diambil. Bisnis lokal berjuang keras untuk tetap bisa hidup. Banyak pekerja yang dipotong jam kerja atau dipecat karena perusahaan tempat mereka bekerja mencari tempat usaha yang yang lebih baik. Dengan daya beli masyarakt juga terganggu, prekonomian kawasan Asia mengalami kesulitan berat untuk bangkit lagi. Ide reformasi sistem jaminan sosial di indonesia muncul di tahun 1998 ketika BJ Habibie mendapatkan mandat dari Presiden Suharto, yang dipaksa lengser dari kepemimpinan sebagai kepala negara. Pada masa itu negara dalam posisi politik dan ekonomi yang sangat terpuruk. Kapital dan dana publik kabur atau diparkir diluar negri. Smentara itu rangkaian kerusuhan yang merebak berkepanjangan di kota-kota besar di indonesia mengurungkan niat investor untuk masuk. Krisis finansial 1998 adalah yang terburuk memorak-porandakan prekonomian Indonesia. Sektor perbankan yang awalnya terlihat maju karena menjamurnya pertumbuhan bank sesuadah kebijkan paket deregulasi 1988, ternyata malah membawa petaka karean pebisins besar, khususnya kroni dan keluarga Presiden Suharto, meraup dana publik sebesar-besarnya akibat lemahnya pemantauan perbankan. Bank indonesia mencatat bahwa hingga januari 1990 ada 91 bank domestik, dan angka ini meningkat pesat hingga 166 bank di januari 1995. Di tahun 1999, ada 40

Semua isi artikel/tulisan yang berasal dari luar, sepenuhnya tanggung jawab penulis yang bersangkutan

RADAR SULBAR

AWAL mulanya terbentuk SJSN ketika Krisis finansial mengguncang Asia pada tahun 1997 dan berturut-turut menjatuhkan prekonomian sejumlah besar negara di kawasan itu, investasi dan cadangan devisa menurun secara signifikan.

bank asing dan joint venture, padahal awalnya di tahun 1980 jumlahnya nol. Sementara itu dalam hal nilai tukar rupiah, terjadi kemerosotan yang signifikan, dari Rp2.500 per dolar Amerika menjadi Rp 15.000. Pertumbuhan ekonomi pun merosot dari 7,8 persen di tahun 1996/ 1997 menjadi minus 10-15 persen di tahun 1997-1998. Sementara modal mengalir besar-besaran keluar negeri. Harga ekspor mibyak bumi yang merupakan andalan masa itu, merosot hingga 13 dollar per baler, terendah dalam periode 30 tahun. Pasar modal ambruk, jumlah perusahaan lokal yang bangkrut terus bertamabah, sementara pekerja yang kehilangan peekrjaan juga besar-besaran jumlahnya. Sektor yang sangat terpukul adalah konstruksi dan tekstil. Gapensi (Asosiasi Perusahaan Konstruksi Nasinal Indonesia) mencatat ada 3-4 juta orang kehilangan pekerjaan. Presiden Habibie berada dalam posisi sulit. Di satu sisi ia perlu menunjukkan kemampuannya mendorong perubahan sesuai kehendak publik menuju demokratisasi. Sementara di sisi lain ia juga ingin menunjukkan kemampuannya menjaga stabilitas sosial politik sambil mempersiapkan diri menghadapi pemilu 1999. Pada masa itu prediksi ekonomi sangatlah suram. Depresiasi mata Uang Rupiah telah menambah nilai utang eksternal secara tajam padahal pendaaptan pajak ambruk. Proyeksi kementrian keuangan waktu itu adalah penurunan rasio pendapatan pajak ke PDB

warning

Menunggu Sentuhan Anggito Kelola Haji

dari 11,2 persen di 1997/1998 (April-Maret) menjadi 7,7 persen saja di tahun 1998/1999. Mereka yang masih punya pekerjaan telah kehilangan daya beli hingga 80 persen. Upah riil turun tajam. Antara 1996 dan 1998 jumlah bandingan tahun 1997, pengangguran di perkotaan meningkat dari 8 persen menjadi 9,3 persen sementara pengangguran di pedesaan dari 2,8 menjadi 3,3 persen. Pada saat krisis itulah dewan pertimbangan agung (DPA), lembaga penasehat presiden yang kini sudah dihapus, mengajukan usul cara-cara untuk mengatasi krisis. Ketua DPR pada masa kepemimpinan presiden habibie, yang nanti bertahan hingga masa presiden Abdulrahman Wahid dan presiden Megawati Sukarno putri, yakni Ahmad Tirtosudiro memanggil tiga orang yang sudah dikenal lama bekerja di bidang penyedian jaminan Nasional: Sulastomo, hattari, dan Sri Muwardjo. Sulastomo adalah mantan direktur oprasionsal PT Askes (1986-2000). Sementara Hattari dan Sri Muwardjo adalah pensiunan pejabat dan aktuaris PT JAMSOSTEK. Sulastomo juga pernah menjabat anggota DPR tahun 1968-1971 dan MPR di tahun 1988-1998. Keprihatinan mereka adalah seputar krisis anggaran di Indonesia, utang luar negri yang terus meningkat dan perlunya pengaturan bantuan bagi diri sendiri sebelum mencari uang lagi dari luar negri. Sulastomo berargumen bahwa satu cara untuk mengatasi krisis dalam jangka menengah dan panjang adalah dengan mengembangkan

sistem jaminan nasional. Ia sangat yakin akan tingkat keberhasilan ide ini bila diterapkan. Jika 15-20 persen saja dari penduduk indonesia tercakup, berarti ada 30-40 juta orang yang menjadi anggota jaminan sosial yang baru dan saat ini sama dengan jumlah seluruh penduduk Malaysia, demikan kata sulastomo. Mereka mendekati presiden Habibie, dan mengajukan surat dukungan untuk pembentukan tim SJSN (Sistem jaminan Sosial nasional). Sulastomo tidak tahu mengapa surat tersebut tidak di balas sampai kepemimpinan Habibie berakhir. Ketika habibie kalah dalam pemilu 1999, ide reformasi pun terhambat. Langkah selanjutnya mendekati presiden AbdulRahman Wahid beralngsung sangat cepat, krang lebih 2 tahun saja, dan fokus perhatian publik pada masa itu lebih ke perbaikan kondisi ekonomi Indonesia secara makro dan problem politik domestik akibat kejutan-kejutan kebijkan dan kegiatan presiden AbdulRahman Wahid. Pada masa itu Abdul Rahman Wahid (Gus Dur) salah satu kebijkan yang terkenal pada masa itu adalah dihapuskannya Departemen Sosial, sehingga mentri Koordinasi Kesejahteraan Rakyat kemudian harus berurusan dengan wakil presiden. Tak heran, pembawa ide SJSN membawa gagasan pembentukan SJSN kepada wakil presiden Megawati Soekarno Putri. Kebetulan pada masa itu juga dorongan proses demokratisasi bergulir terus. Waktu itu terjadi amandemen konstitusi

Pengirim naskah artikel/opini/SdP harus melampirkan foto copy identitas dan nomor telepon yang bisa dihubungi. Tulisan diterima dalam bentuk flash disk/disket. naskah tulisan/opini minimal 4 halaman.

1945. Dalam Versi amandemen,disebutkan bahwa ‘’ jaminan sosial adalah hak setiap warga negara’’ (pasal 28 H (3)) dan bahwa ‘’negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi semua dan memberdayakan yang miskin dan yang kurang beruntung’’ (pasal 34 (2)). MPR yang menetapkan GBHN mengeluarkan ketetapan MPR-RI No.X/MPR-RI/ 2001 yang mengharuskan Presiden membentuk SJSN jaminan Sosial yang terpadu dan Komprehensif. Mesti resistensinya demikian besar, bahkan presiden Megawati sebenarnya punya preferensi yang kurang konsisten dengan ide tim SJSN, UU itu lahir juga. Pembahahasan rancangan masuk 26 Januari 2004 dan di diakhir September 2004 sudah ada kesepakatan untuk ditandatangani sebagai produk perundang-undangan. Namun, alih-alih efektif. UU ini semata diklaim sebagai payung hukum bagi peraturan penyelenggaraan sistem jaminan sosial yang lebih efektif. Dalam tahaf kedua reformasi, UU SJSN dipandang sebagai produk politik yang sarat kompromi, sehingga sesungguhnya mandul dalam mendorong perunahan. Satu hal menuai kritik pedas selama periode kepemimpinan presiden SBY adalah ketiadaan tindakan yang berarti untuk menerapkan UU SJSN No 40/2004 yang sebenarnya sudah sah diadopsi sejak oktober 2004. Tercacat Baca Halaman 7

Artikel dapat dikirim via email:radarsulbar01@gmail.com

PENUNJUKAN Anggito Abimanyu sebagai Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) diharapkan membawa perbaikan di tubuh Kementerian Agama. Terutama dalam hal pengelolaan haji. Anggito yang merupakan ekonom dan mantan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan tersebut mendapat beban berat untuk memecahkan persoalan yang selalu disorot masyarakat setiap penyelenggaraan ibadah haji berlangsung. Yakni, dana simpanan haji yang nilainya sangat fantastis. Saat ini, dana yang dihimpun dari para jamaah tersebut mencapai Rp40 triliun. Sebuah angka yang tak main-main. Dana sebesar itu, jika dikelola dengan tepat, pasti akan sangat bermanfaat bagi umat. Terutama bagi jamaah yang bersangkutan dan umat Islam lain yang mendapat panggilan Allah untuk menunaikan rukun Islam kelima itu pada tahun-tahun berikutnya. Selama ini, banyak pihak yang mempertanyakan ke mana bunga dana simpanan haji yang bertahuntahun disimpan di rekening Kementerian Agama (Kemenag) tersebut. Apalagi bila melihat antrean keberangkatan haji yang di beberapa daerah bisa mencapai 7–11 tahun. Sejak calon jamaah menyetor dana awal hingga 7–11 tahun mendatang berangkat, tentu bunga dana tersebut sudah sangat banyak. Seandainya satu calon jamaah menyetor Rp20 juta, bisa dihitung berapa pertambahannya setelah 7–11 tahun. Padahal, tiap tahun, tak kurang dari 350 ribu penduduk Indonesia datang ke bank atau ke kantor Kementerian Agama di daerah untuk mendaftar haji dan menyetorkan dana awal. Uang sebesar itu akan membawa petaka bila salah kelola. Dua mantan menteri agama sudah menjadi korban salah kelola dana haji (dana abadi umat). Said Agil Almunawar dan Maftuh Basyuni harus merelakan dirinya tinggal sementara di penjara karena dianggap bertanggung jawab atas kesalahan pengelolaan dana umat tersebut. Nah, di tangan Anggito yang sangat paham pengelolaan keuangan, uang yang sangat besar tersebut diharapkan benar-benar bisa membawa manfaat bagi jamaah dan calon jamaah haji. Syukur-syukur, dampak lebih jauh, ongkos naik haji bisa turun hingga di bawah Rp30 juta. Beberapa komponen biaya yang bisa disubsidi dari bunga simpanan haji tidak lagi menjadi beban jamaah yang akan berangkat. Dengan begitu, manfaat simpanan haji akan benar-benar dirasakan oleh mereka yang akan berangkat ke Tanah Suci. Apakah Anggito akan mampu mengemban tugas berat tersebut? Harus bisa. Sebab, apa gunanya Kemenag ”mengimpor” pejabat dari kementerian lain bila hasilnya hanya akan sama dengan yang dicapai pejabat dari internal Kemenag? Akan lebih bijak, mari kita berikan waktu kepada ekonom dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta tersebut untuk membuktikannya. Ujian awal adalah penyelenggaraan haji 2012 yang tinggal tiga bulan lagi. Kita tunggu saja. (rp)

IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL

LOWONGAN Kami perusahaan Pembiayaan Konsumen / Multi Finance yang sedang berkembang, membutuhkan karyawanuntuk posisi: 1. Head Kios. Untuk penempatan wonomulyo 2. Kolektor 3. Account Officer / Survey 4. Adm Collection / Adm Kredit 5. Loandoc. PERSYARATAN: a. Pria/Wanita Usia Max 30 Tahun (2,3,4,5). Pria Max 35 Tahun (1) b. Pendidikan Min D III (1,4,5) Min. SMU/Sederajat (2,3) c. Memiliki SIM C dan Kendaraan Sendiri (1,2,3) d. Mampu bekerja sama dalam Team Work e. Memiliki motifasi kerja yang tinggi, jujur dan bertanggung jawab. f. Berpengalaman di Bidangnya g. Survey dan Kolektor untuk penempatan Cab Mamuju dan Kios Wonomulyo. MELAMPIRKAN: Surat Lamaran Kerja, CV, Foto Copy KTP, Foto Copy SIM, Foto Copy Ijazah Terakhir beserta Transkip Nilai dan Pas Poto Ukuran 4x6 CM 2 Lembar. KIRIM ATAU ANTAR LANGSUNG LAMARAN ANDA KE:

PT. BESS FINANCE Jl. Andi Makkasau (Depan Gudang Coklat ) Kel. Karema. Kab. Mamuju Telp. 0426-2323682 Call : 0812 5222 5022/0853 9694 4880 " Harap Cantumkan Kode Lamaran di Sudut Kiri Atas Amplop"

LOWONGAN Perumahan Mutiara Gading Residence Membutuhkan Karyawati sebagai tenaga Marketing dengan Persyaratan Sbb : 1. Pendidikan Min. SMU/ Sederajat 2. Usia 20-25 Tahun 3. Berpenampilan menarik 4. Memiliki komunikasi yang baik 5. Menyukai Tantangan kerja Lamaran Paling Lambat dikirim tgl 23 Juni 2012, diantar langsung di Kantor Pemasaran di Jl. Jend. Sudirman No 25 (Karema) Mamuju (jam kerja). Informasi Lebih Lanjut Hub : 0426-21889

Office: Jl. Dr. Ratulangi No.3 Pekkabata Polewali Mandar Sulbar Telp: 0428-22284 E-mail: st933fm@telkom.net

Sambungan 7

RADAR SULBAR Selasa, 3 Juli 2012

Jembatan Bunjumata Terbengkalai LANJUTAN HALAMAN 1

Ia menganggap Pemkab Matra tidak serius memerhatikan nasi petani. Sudah empat bulan lebih petani tidak lagi rutin memanen hasil perkebunannya karena rusaknya jembatan Bunjumata. “Kami sudah empat bulan tidak dapat memanen hasil pertanian. Banyak yang takut menyeberangi jembatan gantung yang sudah sangat parah kondisinya. Kami takut kalau jatuh ke sungai. Apalagi di situ banyak buaya,” ungkapnya. Menanggapi situasi tersebut, anggota DPRD Matra Andi Enong, menbenarkan jika Dinas PU pernah berjanji kepada warga akan segera membuatkan jembatan gantung. “Informasi ini saya dapat dari Dinas PU. Bahkan anggaran yang akan digunakan untuk pembangunan jembatan gantung adalah dari bantuan Pemprov Sulbar. Tetapi faktanya, hingga kini belum ada realisasinya,” papar Enong. Terpisah Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Matra, Faisal Rahim, mengungkapkan, mengenai janji yang disampaikan kepada warga tidak dipungkirinya. “Memang pada saat itu pihak kami berjanji akan meproritaskan pembangunan jembatan gantung tersebut, karna sifatnya sangat mendesak,” ujarnya. Sayangnya, saat dilakukan rapat bersama Kepala Dinas PU anggota DPRD Matra, ternyata tidak ada anggaran daerah yang bisa dialokasikan. Bahkan anggaran penanganan bencana alam pun tak ada. “Saat itu juga kami lansung kordinasikan ke BPBD Sulbar. Saat ini sudah ada respon. Paling lambat Agustus sudah mulai dibengun jembatan baru,” sebut dia. Ia eminta petani Pasangkayu bersabar. Karna proses pembangunan jembatan gantung tersebut sedang dalam proses administrasi di BPBD Sulbar. (ndi/ham)

Ketua III KKMSB Tutup Usia LANJUTAN HALAMAN 1

Hingga usianya saat ini, Ia masih sangat energik beraktifitas. Terakhir ia turut menggagas upaya pengungkapan kejahatan perang Belanda di Majene dan Polman yang dikenal dengan korban 40.000 jiwa Galung Lombok. “Kedatangannya di Jakarta untuk menghadiri pertemuan nasional terkait pengungkapan peristiwa Galung Lombok,” imbuh Salman. Beberapa warga Sulbar yang tampak hadir melayat di rumah duka, antara lain, Bupati Polman, Ali Baal Masdar, Umar Sihab (mantan Ketua MUI), Jend (Purn) Jawas Yusuf Laluasa, Kolonel Rakimin. Ketua Umum BPP KKMSB, Mayjend (purn) Salim Mengga, Salman DA, Imran Hoesain, serta rombongan Anggota DPRD Polman, diantaranya, Andi Mappangara dan Muhiddin Muhtar KKMSB dan masyarakat Sulbar, lanjut dia, sangat kehilangan sosok pengurus, tokoh masyarakat sekaligus teladan bagi para generasi muda Sulbar. “Kita lihat aja, beliau sudah cukup tua tapi masih tetap semangat mondar mandir untuk korban Galung Lombok,” ujarnya. (rul)

KUKB-KKMSB ke Komnas HAM LANJUTAN HALAMAN 1

Sulbar yang dilakoni oleh Westerling dan anak buahnya. “KKMSB akan selalu siap memediasi masalah ini. Kami akan bersurat ke Pemkab di Sulbar untuk kembali mengorek dan mengenang kembali sejarah itu,” ulas Salman. Selain di Sulbar pembantaian Westerling juga telah berlangsung di Sulsel. Olehnya, hadir pula perwakilan keluarga para korban pembantaian di Pare-pare Sulsel, Nasir N. Dari Bali dan Bondowoso juga hadir perwakilan korban pembantaian tentara Belanda yang dikenal dengan peristiwa Gerbong Maut Bondowoso. Atas informasi dan pemaparan dari KUKB dan KKMSB, perwakilan Komnas HAM, Safruddin Bahar menyatakan, pelanggaran HAM berat itu harus dituntaskan. Asri Siap Galang Dukungan DPD Di tempat sama, senator asal Sulawesi Barat Muh Asri Anas akan berupaya menggalang dukungan dari DPD RI untuk mengungkap kejahatan HAM berat tersebut. Ia juga akan mengajak para anggota DPD yang berasal dari daerah-daerah yang menjadi lokasi kejahatan perang Belanda. Khususnya, dari daerah Jawa, Bali, Sulbar dan Sulsel. “Saya yakin mereka akan turut bersama kita mendorong gerakan ini,” cetus Asri. Anggota Komite II DPD RI itu mengaku akan selalu siap terlibat, sesuai janjinya kepada masyaraka Galung Lombok Kabupaten Polewali Mandar Sulawesi Barat. Untuk itu, pertemuan selanjutnya, akan berlangsung di gedung DPD RI dengan menghadirkan seluruh pihak terkait. (rul)

Tarik Menarik RUU Pemilukada Menghangat JAKARTA --- Pembahasan RUU Pemilukada hingga saat ini belum selesai. Namun, dipastikan pembahasannya bakal molor hingga akhir tahun nanti. Pasalnya, dari sembilan fraksi, hampir semuanya mempunyai pendapat yang

tahun lamanya, pensiunan PNS tersebut mengeluhkan kesehatannya terganggu karena asam urat. Ketika ditemui di kediamannya di Kab. Barru, Sulawesi Selatan, ia pun membagi rahasia sehatnya, “Sudah bertahuntahun saya menderita asam urat dan telah lama berobat, namun sakitnya masih datang dan pergi, malah mengakibatkan komplikasi. Untunglah sekarang saya punya solusi yang tepat untuk mengatasi keluhan saya, yakni dengan minum Gentong Mas,” tuturnya menceritakan pengalaman baiknya tersebut. Gentong Mas adalah minuman herbal dengan kandungan vitamin dan nutrisi bermutu. Bahan utama Gentong Mas yaitu Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) terbukti memiliki banyak manfaat. Dulu, ketika sakitnya kambuh, pria berusia 65 tahun itu selalu merasakan seluruh persendiannya nyeri. Tapi kini, semuanya berubah. Setelah 1 bulan minum Gentong Mas secara rutin, ia merasakan kondisinya berangsur-angsur membaik, “Alhamdulillah sekarang tubuh jadi sehat, nyeri karena asam urat

sudah reda.” Ungkapnya. Dengan tubuh yang sehat, ia pun dapat menjalani masa pensiunnya dengan nyaman. Asam urat bukanlah nama suatu penyakit, namun ia adalah suatu zat sisa metabolisme zat yang bernama purin yang berasal dari makanan yang kita konsumsi. Keadaan dimana tubuh mengalami kelebihan kadar asam urat disebut hyperuricemia. Pada kondisi normal, kelebihan purin ini akan dikeluarkan melalui urine dan feses. Namun jika purin yang masuk dalam tubuh terlalu banyak, maka ginjal akan kesulitan mengeluarkan zat tersebut sehingga terjadi penumpukan sisa metabolismenya (asam urat). Penumpukan sisa metabolisme zat purin di persendian dapat menyebabkan bengkak dan rasa nyeri. Badan terasa linu, nyeri terutama di malam hari atau pagi hari saat bangun tidur, sendi terlihat bengkak, kemerahan, panas dan nyeri luar biasa pada malam dan pagi, timbul benjolan-benjolan kecil dari mulai sebesar biji beras sampai kacang hijau di daun telinga bawah (tofus) adalah gejala-gejala asam urat. Habbatussauda yang dikandung dalam Gentong Mas bermanfaat untuk menormalkan metabolisme, termasuk metabolisme purin sebagai pembentuk asam urat yang dipercaya dapat meningkat-

dibahas tersebut masih diperdebatkan, khususnya beberapa perubahan mendasar seperti sistem pemilihan melalui DPRD serta pemilihan tanpa wakil kepala daerah. Menurut Saleh, Fraksi Hanura telah menegaskan

dalam rapat-rapat pembahasan agar RUU ini dikaji mendalam, sehingga tidak merugikan masyarakat. "Harus dikaji lebih jauh lagi. Jangan sampai buru-buru ditetapkan padahal hanya merugikan rakyat," tandasnya.

Salah satu yang menjadi penegasan Fraksi Hanura adalah biaya kampanye yang masih tinggi. Hanura meminta agar dalam RUU ini diatur besar kecilnya biaya kampanye serta sistem kampanye yang tidak boros. (fmc)

sisir Barat dan Kolaka Timur. “Kalau kita rekap gambaran ekonomi dan keuangan inilah yang kita anggap memungkinkan untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut,” kata Marwanto. Marwanto menjelaskan, calon daerah pemekaran Morowali Utara lulus faktor kemampuan ekonomi dan keuangan. Namun kedua faktor itu bobotnya hanya 30 persen dari total perhitungan ke-

seluruhan bobot, sehingga kesimpulan akhir masih ditentukan oleh faktor-faktor lain yang bobotnya 70 persen. Masih banyak variabel yang cakupannya 70 persen yang perlu dinilai lebih lanjut. “Kami tidak menggabungkan semua variebal ini. Kami serahkan kepada Dirjen Otda mulai dari persyaratan administratif, persyaratan teknis sampai fisik kewilayahan,” ujar Marwanto. (fmc/ham)

liunan dana setiap tahun akan lepas di depan mata kita setiap tahun. Apalagi kalau Blok Sebuku itu produksi tahun depan,” urai Arifin. Menyambung hal itu, Wakil Ketua DPRD Sulbar lainnya, menyampaikan, jika dalam dalam melakukan upaya perlawanan hukum nantinya, pemprov dan Pemkab Majene harus samasama bersikap terbuka. Bahkan dalam hal ini, Kemendagri juga harus diajak ber-

kuminikasi secara rutin. “Terhadap hal apa saja. Termasuk soal penunjukkan kuasa hukum. Supaya kesannya tidak jalan sendiri-sendiri,” pinta Jayadi. Dalam pertemuan kemarin, hadir sejumlah anggota DPRD Sulbar, yakni; Marigun Rasyid, HM Thamrin Endeng, Saggaf Katta, Andi Usman, Jumiati Mahmud, Hastuti Indriani, HM Yamin Saleh, Hamzah Sunuba, dan HM Taufan. (**)

hilangan alisnya, dan Sahir yang giginya tanggal dihempas pecahan batu. Resiko kerja mereka sangat tak sebanding dengan apa yang didapatkan. Tapi satu, mereka selalu beryukur kepada Tuhan atas rezeki yang diberikan. Itu mungkin sedikit, tapi halal. Lalu sebait tanya berdentang dari dalam hati, saat yang lusuh dan destruktif hadir melalui janji kesejahteraan, dimanakah kesejahteraan itu sesungguhnya berpangkal mula? Sederhana saja sesungguhnya, sebab setiap fase pemerintahan hadir menandai momen sejarah. Setiap

pemimpin mengambil tempat dalam silang percakapan warganya. Melalui lisan penyaksi, kekerasan hidup disabdakan sebagai jalan yang suci. Kemuliaan hidup hanya akan memercik dengan sempurna dalam kilatan perjuangan memenuhi nafkah hidup. Semoga saja apa yang dijanjikan oleh mereka yang mengaku sebagai pemimpin benar-benar bisa menjadi realitas. Sebab rakyat kecil sudah muak dengan janji kesejahteraan yang tak kunjung terbukti. Jika memang janji ingin ditepati, maka tunaikanlah. (**)

teknis untuk mengatur penyelenggaraan jaminan sosial. Pemerintah dan DPR tidak melaksanakan 22 perintah pendelegasian yang tertuang dalam 22 pasal UU SJSN. Tidak menyelenggarakan program jaminan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa kecuali seumur hidup. Pemerintah dan DPR digugat melanggar Pasal 34 ayat (3) UUD 1945 dan Pasal 19 UU SJSN. Tidak melaksanakan SJSN hingga tenggat peralihan berahir pada 19 Oktober 2009. Pasal 52 ayat (2) UU SJSN dimaknai sebagai perintah penyelesaian pembentukan badan penyelenggara jaminan sosial dan seluruh peraturan pelaksanaannya selambat-lambatnya lima tahun sejak diundangkannya UU SJSN pada 19 Oktober 2004. Pemerintah dan DPR tidak menjamin hak jaminan sosial dan tidak melaksanakan tugas Negara untuk melakukan langkah-langkah yang memadai sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 9 dan Pasal 11 Konvenan Internasional Hak-hak Ekonomi, Sosial dan Budaya. Padahal, konvenan ini telah diberlakukan di seluruh wilayah Indonesia dengan Pasal 2 UU No. 11 Tahun 2005. Khusus untuk Pemerintah, pengabaian asas-asas umum pemerintahan yang baik. Pemerintah tidak menegakkan kepastian hukum jaminan sosial dengan tidak membentuk UU BPJS dan peraturan pelaksanaan UU SJSN. Kesebelas tergugat adalah

Presiden RI (SBY), Ketua DPR RI (Marzuki Alie), Wapres RI (Budiono), Menko Kesra (Agung Laksono), Menko Perekonomian (Hatta Rajasa), Menteri Keuangan (Agus Martowardojo), Menteri Hukum dan HAM (Patrialis Akbar), Menteri Kesehatan (Endang Rahayu Sedyaningsih), Menteri Sosial (Salim Segaf Al-Jufri), Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Muhaimin Iskandar) dan Menteri Pertahanan (Purnomo Yusgiantoro). Sebelum proses peradilan berlangsung, Pengadilan Umum Negeri Jakarta Pusat mengupayakan mediasi yand digelar tiga kali pada 5 Juli, 19 Juli dan 2 Agustus 2010, namun gagal mencapai kata sepakat antara penggugat dan tergugat. DPR RI mengambil inisiatif menyelesaikan masalah ini melalui Program Legislasi Nasional 2010 untuk merancang RUU tentang BPJS. DPR telah menyampaikan RUU tentang BPJS kepada Pemerintah pada 8 Oktober 2010 untuk dibahas bersama Pemerintah. DPR RI dan Pemerintah mengakhiri pembahasan RUU tentang BPJS pada Sidang Paripurna DPR RI tanggal 28 Oktober 2011. RUU tentang BPJS disetujui untuk disahkan menjadi Undangundang. DPR RI menyampaikan RUU tentang BPJS kepada Presiden pada tanggal 7 November 2011. Pemerintah mengundangkan UU No. 24 Tahun 2011 tentang BPJS pada tanggal 25 November 2011. (*)

Mateng tak Lulus Kriteria Keuangan LANJUTAN HALAMAN 1

dan keuangan bobotnya hanya 30 persen dari total penilaian. Dirjen Perimbangan Keuangan yang punya kewenangan untuk melakukan verifikasi menemukan bahwa hanya lima daerah tersebut yang dinyatakan layak dari segi keuangan. Dia menyebutkan, dari sisi kemampuan ekonomi, tiga indikator utama yang dinilai adalah Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) non minyak dan gas

(migas) per kapita, pertumbuhan ekonomi dan kontribusi PDRB non migas. Berdasarkan penilaian, yang dinyatakan layak hanya satu daerah, yakni Morowali Utara. “Tapi ini hanya dilihat dari variabel ekonomi bukan keseluruhan. Apakah daerah ini layak atau tidak tentu akan dilihat juga dari variabel lainnya,” kata Marwanto. Sedangkan khusus untuk kriteria keuangan, yang dinilai

adalah jumlah Penerimaan Daerah Sendiri (PDS) seperti; Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Bagi Hasil (DBH) dan lain-lain. Kedua, rasio PDS terhadap jumlah penduduk. Dan ketiga, rasio PDS terhadap PDRB non migas. Disebutkan, dari faktor kemampuan keuangan, yang lulus sebanyak lima daerah, yakni Morowali Utara, Kalimantan Utara, Mahakam Ulu, Pe-

DPRD Tunggu Langkah Yusril LANJUTAN HALAMAN 1

ti mereka akan bicara apa adanya,” tutur Khaeruddin. Selain itu, satu langkah positif yang dilakukan adalah terbangunnya komunikasi dengan pengacara nasional, Yusril Izha Mahendra. Yusril, kata Khaeruddin, sudah siap membantu Sulbar dalam memperkarakan putusan MA yang memutus Pulau Lereklerekang masuk wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel). “Setelah pak gubernur tiba dari Jakarta, kami akan

berkoordinasi guna menentukan kesiapan waktu kedatangan Yusril ke Sulbar. Bersama Yusril kita akan susun teknis perlawanan hukum kepada putusan MA,” imbuhnya. Dari perspektif legislatif, Wakil Ketua DPRD Sulbar Arifin Nurdin, mengatakan, pihaknya juga sangat setuju jika pemprov menunjuk Yusril sebagai kuasa hukum dalam sengketa batas dengan Kalsel. Ia juga meminta pemprov memperlancar koordi-

nasi dengan Pemkab Majene. Karena salinan putusan MA tentang pembatalan Permendagri/43 Tahun 201, sudah berada di tangan Asisten I Pemprov Sulbar Aksan Djalaluddin dan Bupati Majene Kalma Katta. “Soal upaya hukum apa yang akan kita ditempuh, itu kita serahkan kepada ahlinya. Saya minta kita menggunakan pengacara nasional, seperti Yusril Izha Mahendra. Kalau Lereklerekang lepas, maka tri-

Pecahkan Batu Demi Kelangsungan Hidup LANJUTAN HALAMAN 1

pengangkutan, para penambang kecil-kecilan ini membuat jalur mobil truk di tepi sungai agar memudahkan me-ngangkut batu yang telah mereka pecahkan menjadi elbih kecil. Sang pemecah batu menjalin dengan deru panas, rasa haus dan penghasratan yang menyembul di setiap harapan dan kebuntuan, mencandra fenomena yang menjalar dan menerjang pada jalur pencarian nafkah hidup. Memeras tenaga demi sesuap nasi. Waktu tergadai seharian di tepi sungai, hingga senja mengering bersama kema-

rau yang terus menerjang. Untuk jeripayah sekeras itu, sang pemecah batu cadas hanya memeroleh Rp 90.000 per kubik. Nilai rupiah seperti ini, bagi banyak orang di kota mungkin hanya sekadar numpang lewat di saku celana. Tapi bagi mereka itu bisa menjelma jadi potongan ikan cakalang dan nasi putih yang segerah mengganjal perut sanak keluarga. Sebenarnya, warga bisa saja memeroleh hasil lebih dari itu. Sebab batu pecahan mereka terjual Rp120.000 per kubik atau per satu kali angkut. Tetapi kebijakan pemerintah desa membebankan

kepada mereka biaya LKMD Rp 30.000 per satu kali angkut, membuat pendapat itu hanya berkurang. “Kami tidak pernah tau sudah berapa banyak dan untuk apa dana LKMD tersebut,” kata Abdul Latif, salah satu penambang batu. Penghasilan itu tentu tak dapat ditakar dengan resiko yang diakibatkannya. Semenjak menggeluti pekerjaan itu, sudah tiga korban yang dilarikan ke Puskesmas Tapalang, masing-masing Rusminto (18) yang kakinya sobek oleh sabetan pecahan batu diterpa palu. Mahayuddin (27) yang harus rela ke-

Sejarah Terbentuknya SJSN Hingga BPJS LANJUTAN HALAMAN 6

sejak diadopsi ada lebih dari 5 tahun masa vacum tanpa kemajuan apa pun di di bidang penerapan UU ini. Yang lebih memprihatinkan lagi bahwa proses pembahsan RUU badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) tahap kedua justru mengungkapkan betapa sejumlah besar hal-hal yang

ALHAMDULILLAH NYERI KARENA ASAM URAT SEKARANG SUDAH REDA Keluhan karena asam urat kini sudah tidak lagi dirasakan H. Baharudin Jalil. Padahal, sudah 10

berbeda. Fraksi Partai Hanura pun meminta agar RUU tidak cepat-cepat disahkan, tapi harus dikaji lagi secara mendalam. Sekretaris Fraksi Partai Hanura, Saleh Husin, akhir pekan kemarin, menjelaskan, draft RUU yang sedang

kan pengeluaran asam urat dari darah melalui urine. Sementara, Gula Aren selain rasanya manis dan lezat juga bermanfaat untuk menurunkan penyerapan lemak dan perbaikan sistem saraf. Untuk hasil maksimal, kontrol makanan yang dikonsumsi dan banyak minum air putih, sekitar 8 gelas sehari. Dengan aturan penggunaan yang tepat, manfaat bagi kesehatan dan kelezatan rasanya membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas. informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi : Sulbar/Mamuju : 085 242 056 818 Apotik Marannu, Apotik Sinar Wajo, Apotik Mawar, Apotik Mentari, Apotik Sumberkasih, Apotik Iftikar, Apotik Mulia Farma, Toko Obat Pondok Herbal Polman : Apotik Lestari, Apotik Ilham Putra Wonomulyo : Apotik Marannu 1, Apotik Makmur Farma Majene : Apotik Fadilah, Apotik Rustia Syafta Farma Depkes:P-IRT:812.3205.01.114 www.gentongmas.com

sebenarnya sudah disepakati dan dipetahkan sejak 2005 bahkan 2006 oleh pemerintah, sempat dimentahkan lagi oleh pemerintah sendiri. Sejak diadopsi,UU SJSN No.40/2004 baru punya 2 peraturan yang megindikasikan niat implementasi UU tersebut, yakni terkait pembentukan DJSN. Itupun muncul baru muncul di tahun 2009 setelah ada kritik pedas terhadap pemerintahan SBY karena dinilai sengaja mengabaikan penerapan UU SJSN. Bukan rahasia lagi bahwa ada ketegangan pribadi yang terjadi antara presiden SBY dan pendahulunya, Presiden Megawati kabarnya menyimpan sakit hati pada presiden SBY memilih yang dulu menjaabt sebagai menteri selama kepemimpinannya tetapi memilih untuk tampil sebagai calon presiden pada pemilihan presiden 2009. Ketegangan antara presiden SBY dan presiden Megawati. Ketika terpilihnya SBY sebagai Presiden segera dikejar pemerintahan SBY adalah upaya mereformasi UU ketenagakerjaan, yakni salah satu produk UU masa Presiden Megawati yang sengaja dipertahankan. Meskipun wacana perdebatan SJSN mengisyaratkan revisi akan UU tersebut agar UU SJSN daapt optimal terlaksan. Pemerintah SBY juga menghidupkan lagi wacaan diadakannya asuransi pengangguran, yang lagi-lagi sebenarnya sudah tersisihkan dalam kompromi politik yang melahirkan SJSN. Meskipun wacana-wacana

Presiden SBY kemudian dilibas oleh pertentagan dari kelompok pekerja dan pengusaha, hal ini menyita waktu dari mandat pelaksanaan SJSN. Selama masa vacum pelaksaan UU SJSN. Mandat diserahkan kepada menteri Koordinator kesejahteraan Rakyat AbuRizal Bakrie. Gugatan Perdata didaftarkan di Pengadilan Umum Negeri Jakarta Pusat pada tanggal 10 Juni 2010 dengan Nomor Registrasi Perkara 278/PDT.G/P N. JK T.PST yang dilakukan oleh KAJS(Kajian Aksi jaminan sosial) sejumlah 120 orang, terdiri dari pimpinan atau wakil organisasi kemasyarakatan dari elemen serikat pekerja/ serikat buruh, organisasi tani dan nelayan, organisasi mahasiswa, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, asosiasi profesi, serta masyarakat umum. Kuasa hukum penggugat terdiri dari 17 advokat yang tergabung dalam Tim Pembela Rakyat untuk Jaminan Sosial yang diketuai Surya Tjandra SH LLM. Isi Gugatan Tidak melaksanakan Pasal 28H ayat (3) UUD 1945 dan Pasal 34 ayat (2) UUD 1945. Pemerintah dan DPR tidak mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat dan tidak memenuhi hak setiap orang atas jaminan sosial yang memungkinkan pengembangan diri secara utuh sebagai manusia yang bermartabat. Tidak membuat peraturan

RADAR POLEWALI

8

RADAR SULBAR Selasa, 3 Juli 2012

Kuota CJH Polman 500 Orang

Seleksi Pendamping dan Operator PKH

Puluhan Pendaftar Bakal Gugur POLEWALI -- Puluhan pendaftar pendamping dan operator untuk program keluarga harapan (PKH) dipastikan bakal gugur. Karena ratusan pendaftar mengikuti seleksi pendamping dan operator PKH sementara yang akan diterima hanya 27 orang. Kabid Banjamsos Dinas Sosnakertrans Polewali Mandar, Amirullah, Senin, 2 Juli menyebutkan, dari jumlah pendaftar yang masuk mencapai 113 orang, sementara yang akan diterima hanya 27 orang terdiri dari 24 pendamping, dan tiga orang operator. 113 orang tersebut, dua orang telah dinyatakan gugur karena satu telah melewati usia dan satu orang lainnya tidak mencukupi usia. "Semua berkas pendaftar telah dikirim ke Kementerian Sosial untuk selanjutnya diverifikasi dan dilakukan tes. Sesuai informasi yang kami peroleh, tes direncanakan dilaksanakan selama tiga hari yakni mulai 7 Juli hingga 9 Juli di Gedung PKK," kata Amirullah. Amirullah menyampaikan, untuk tes tersebut nantinya dilakukan langsung tim dari Kementerian Sosial, tidak ada intervensi dari Dinas Sosnakertrans setempat. PKH merupakan suatu program penanggulangan kemiskinan yang sangat diharapkan mampu menjadi program stimulus penanggulangan kemiskinan. PKH bertujuan untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia terutama pada kelompok masyarakat miskin. (afr/mkb)

POLEWALI -- Kuota calon jemaah haji (CJH) Polewali Mandar tahun 2012 sebesar 500 orang. Sementara jumlah CJH yang telah masuk waiting list telah mencapai 5.000 lebih yang diperkirakan menunggu hingga 10 tahun. Kepala Kemenag Polman, Mahmud, Senin, 2 Juli menyampaikan, untuk 500 CJH yang diperkirakan sudah diberangkatkan tahun ini telah melakukan pengusuran paspor haji di Kantor Imigrasi Polman dengan menggunakan biaya sendiri. "Pembayaran yang dilakukan oleh CJH tersebut nantinya akan diganti-

kan oleh Kantor Imigrasi setelah ada penetapan biaya ONH yang didalamnya sudah termasuk dengan biaya pengurusan paspor haji," kata Mahmud. Ia juga menyampaikan, untuk kuota tambahan haji setiap tahunnya, tidak bisa diharapkan karena kuota tambahan diluar kewenangan Kemenag Polman. Untuk pengurusan paspor haji bagi CJH, lanjut Mammud, tahun ini memang dilakukan percepatan pengurusan dengan pertimbangan supaya bisa lebih cepat selesai dan CJH bisa mempersiapkan yang lain untuk pemberangkatannya. (afr/mkb)

kan karena akan ditentukan melalui pelaksanaan musrenbang kabupaten," kata Alimuddin. Disampaikan, dana PNPM Integrasi tahun ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yang hanya mendapatkan dana sebesar Rp5 miliar. Tahun, ini 15 kecamatan, kecuali Polewali kembali diusul mendapatkan dan semua berpeluang untuk mendapatkan dana tersebut dengan memperhatikan kriteria yang telah ditentukan serta melihat evaluasi prrogram yang telah berjalan. "PNPM Integrasi diperuntukkan untuk pembangunan fisik ataupun pelatihan dan peningkatan kapasitas SDM, dan lainnya," sebut Alimuddin. (afr/mkb)

Kuat & Ekonomis Tidak Panas Tidak Berisik Nyaman & Aman digunakan Atap Djabesmen telah digunakan di Indonesia lebih dari 40 tahun. Atap Djabesmen tahan terhadap segala cuaca. Sangat cocok untuk iklim daerah tropis dan pesisir pantai. Sudah diekspor ke berbagai negara. Atap Djabesmen diproduksi dengan kualitas yang sesua Standar Nasional Indonesia (SNI). Kini tersedia dalam berbagai bentuk yang menarik. Silahkan hubungi di toko-toko bangunan yang terdekat

PT. Djabesmen Jl. Suryo Pranoto 28 - Jakarta 10130 Telp. (021) 632 1818; Fax. (021) 632 5649 www.djabesmen.co.id Email : marketing@djabesmen.co.id Mega Pacific - (0411) 317397 - Makassar TK. Surya - (0411) 442635/36 - Makassar

Eksekutif

Kecamatan Polewali Jadi Percontohan

Polman dapat Rp6,2 M PNPM Integrasi POLEWALI -- Polewali Mandar pada tahun ini mendapatkan anggaran sebesar Rp6,2 miliar untuk program integrasi atau yang dulu dikenal dengan Program Pengembangan Sistem Pembangunan Partisipatif (P2SPP). Kabid Kelembagaan dan Pelatihan Masyarakat BPMPD Polewali Mandar, Alimuddin, Senin, 2 Juli menyampaikan, dari Rp6,2 miliar tersebut terdiri dari dana APBN sebesar Rp5 miliar dan APBD sebesar Rp1,2 miliar lebih. Disampaikan, untuk jumlah Rp6,2 miliar tersebut belum ditetapkan kecamatan penerima. "Semua kecamatan kami usulkan menjadi penerima, hanya saja hingga saat ini belum ditetap-

No. 03 - 2050 - 2006 No. 03 - 1027 - 2006

RADAR/AMRI MAKKARUBA

RUMAH. Dua orang warga sementara memperbaiki atap rumahnya. Distarkim Polewali Mandar saat ini melakukan pendataan rumah di Kecamatan Polewali.

Distarkim Lakukan Pendataan Rumah EDITOR : AMRI MAKKARUBA

POLEWALI -- Belum adanya data base tentang jumlah rumah baik layak huni maupun tidak membuat Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Distarkim) melakukan suatu terobosan dengan melakukan pendataan rumah. Termasuk mengetahui berapa banyak warga yang belum memiliki rumah. Kepala Seksi Pengembangan Perumahan Baru Distarkim, Musyrifah Aliyah, ketika dihubungi menjelaskan tujuan dilakukan pendataan ini agar nantinya Distarkim memiliki data base tentang berapa jumlah rumah dan berapa warga yang masih belum memiliki rumah. Dari data ini nantinya Distarkim dapat mengambil kebijakan terkait pemenuhan rumah bagi warga bekerjasama dengan pihak ketika maupun Kementerian Perumahan Rakyat. "Dalam lembaran pendataan banyak instrumen pertanyaan yang diajukan pendata kepada warga. Karena salah satu tujuannya pendataan ini untuk mengetahui ada berapa rumah yang layak huni dan tidak layak huni di Kecamatan Polewali," terang Musyrifah. Selain itu, hasil pendataan ini juga akan dibuatkan Tarkim dalam angka. Termasuk mengetahui berapa jumlah rumah yang telah memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan berapa rumah tangga yang telah dilayani pertugas sampah. Sehingga data ini nanti bu-

kan hanya mengetahui jum- kondisi di masyarakat. Malah rumah termasuk menda- kanya melalui pendataan ini diharapkan kedepatkan informasi pan ada data base beberapa rumah tentang rumah di yang belum berKecamatan PoleIMB dan dilayani wali dan nantinpetugas sampah. ya diseluruh keca"Data ini nanti matan yang ada di juga menjadi poPolman. tensi menggarap Sebenarnya, layanan persamlanjut Musrifah pahan termasuk banyak program sosialisasi kepada di Kemenpera mereka yang tetapi karena bemendirikan ban- Musyrifah Aliyah Perumahan Baru lum memiliki gunan tetapi tidak Kasi Distarkim data perumahan mengurus IMB. Diharapkan melalui kegiatan sehingga sering kali pihaknpendataan ini dapat men- ya tidak dilirik. Makanya ingkatkan PAD disekotor melalui pendataan ini juga IMB dan sampah," ujar alum- nantinya dapat diajukan ke ni Tehnik Planologi Univer- Kemenpera untuk bantuan sitas 45 Makassar ini. program perumahan di PolePendataan rumah ini wali Mandar kedepan. Data baru dilakukan pada sembi- ini nantinya bukan menglan kelurahan di Kecamatan gambarkan angka-angka tetaPolewali sebagai langkah awal pi juga dilengkapi dengan percontohan pendataan. Hal foto visual setiap rumah yang ini dilakukan karena keter- ada di Polewali. Dalam batasa anggaran yang dimili- melakukan pendataan ini ki Distarkim dalam melaku- Distrakim menggunakan 45 kan pendataan keseluruhan pendata di sembilan kelurarumah di 16 kecamatan. han di Kecamatan Polewali "Kami berharap pendataan selama 14 hari, mulai 20 Juni rumah di Kecamatan Polewa- lalu. Setelah dilakukan penli dapat menghasilkan data dataan maka data diolah yang akurat tentang jumlah kembali dan proses diediting. rumah layak huni dan tidak, "Jika kami memiliki angber-IMB, terjangkau layanan garan menjangkau seluruh sampah sehingga dapat di- kecamatan maka direncanagunakan untuk kepentingan kan tahun depan akan diperencanaan dibidang peru- lakukan di 15 kecamatan. mahan," tutur Musyrifah. Tetapi karena terkendala angSering kali pihaknya dimin- gara maka tahun ini baru satu ta data dari Kemenpera bera- kecamatan. Kami berharap pa persen rumah di Polman program ini mendapat dukuyang layak huni dan tidak. ngan dari semua pihak terTetapi karena ti-dak ada data masuk dewan sehingga yang valid maka pihaknya ke- memberikan alokasi anggasulitan memberikan data ran pendataan rumah di dengan sebenar-nya sesuai Kabupaten Polman," tandasnya. (*)

Rubrik Khusus Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar

RADAR/HUMAS PEMKAB POLMAN

RADAR/HUMAS PEMKAB POLMAN

PENUTUPAN. Bupati Polewali Mandar, Ali Baal Masdar menyampaikan sambutan saat penutupan Diklat Prajabatan gelombang pertama di Gedung LAN Makassar pekan lalu.

PENGARAHAN. Bupati Polewali Mandar, Ali Baal Masdar didampingi Kepala BKDD, Burhanuddin Notji dan Kabid Diklat, Senjawati Tjaping saat memberikan pengarahan kepada peserta prajabatan golongan II di LAN Makassar.

POLANDIA-UKRAINA

RADAR SULBAR

SELASA 3 JULI 2012

PIALA EROPA 2012

Sejarah Baru Benua Biru

KIEV -- Spanyol akhirnya mengukuhkan diri sebagai negara pertama di Eropa yang mampu merebut gelar Euro dua kali berturut-turut. Hasil ini didapat Iker Casillas dan kawan-kawan setelah sukses menggulung Italia dengan skor telak 4-0 dalam laga final yang berlangsung di Olympic Stadium Kiev, Ukraina, Senin (2/7) dini hari WIB. La Furia Roja -julukan Spanyol- mematahkan mitos di benua Biru itu sejak Euro digelar. Ya, skuat Vicente Del Bosque kini menahbiskan diri sebagai satu-satunya negara yang mengawinkan dua trofi Euro berturut turut dengan gelar juara dunia. Ini setelah Iker Casillas dkk meraih gelar Euro 2008 dan Piala Dunia 2010 lalu. Empat gol itu didapat dari David Silva di menit 14, Jordi Alba di menit 41, Torres di menit 84 dan Juan Matta

di menit 88. Ini adalah rekor kemenangan terbesar dalam sejarah partai final Euro. Sejak kick off, Italia sudah nampak tidak mampu membendung formasi andalan False 9 yang diperagakan Spanyol dalam babak pertama Final Euro 2012 ini. Hasilnya trio Cesc Fabregas, Andres Iniesta dan David Silva yang menjadi ujung permainan mampu membawa timnya unggul di menit 14. Gol ini lahir dari kerjasama apik Fabregas dan Silva yang mencetak gol pertama. Tertinggal satu gol membuat Italia meningkatkan serangan. Menit ke 15, Pirlo mendapatkan kesempatan mengeksekusi tendangan bebas beberapa depa dari kotak penalti Iker Casillas. Sayang tendangan gelandang Juventus ini masih melebar dari sasaran.

Menit ke 33, Italia nyaris menyamakan kedudukan. Sayang tendangan First Time, Cassano masih mampu digagalkan Casillas. Sebuah penyelamatan gemilang dari kiper utama Real Madrid ini. Asik menyerang justru Italia kembali harus menelan pil pahit. Umpan terobosan Xavi Hernandez mampu dimaksimalkan menjadi sebuah gol oleh Jordi Alba. Umpan matang yang tak mampu ditepis kiper Gianlugi Buffon yang berhadapan satu lawan satu di menit ke 41. Spanyol 2 – 0 Italia. Montolivo nyaris memperkecil ketertinggalan Italia di menit 44. Sayang Casillas tampil cemerlang dan menepis tendangan keras tersebut. Alhasil skor 2-0 bertahan hingga laga usai. Dalam laga ini pelatih Cesare Prandelli tetap mempercayakan duo pemain

bengal Antonio Cassano dan Mario Balotelli sebagai ujung tombak. Di belakang mereka ada trio Riccardo Montolivo, Claudio Marchisio dan Daniele De Rossi. Sementara pengatur serangan tetap dibebankan pada playmaker gaek Andrea Pirlo. Namun sepertinya formasi ini sudah terbaca oleh Spanyol mengingat mereka pernah bermain imbang 1-1 di fase grup bulan lalu. Memasuki babak kedua, Prandelli memasukkan Antonio Di Natale untuk menggantikan Cassano. Hasilnya bomber Udinese yang sempet membobol jala Spanyol di Grup C dulu nyaris memperkecil ketertinggalan. Sayang sundulannya masih beberapa inci melayang di atas jala Casillas. Italia memang terlihat lebih aktif menyerang di babak ini. Sayang barisan pertahanan yang digalang Xabi Alonso dan kawan-kawan masih terlalu kokoh bagi Italia. Tapi Italia tak patah arang. Mereka memasukan Thiago Motta untuk menggantikan Montolivo. Sementara itu Spanyol membalas strategi ini dengan menarik keluar Silva untuk diganti dengan Pedro Rodriguez. Namun strategi Spanyol lah yang terbukti lebih ampuh. Menit ke 84, Torres yang masuk sebagai pemain pengganti sukses melesakkan gol ketiga dalam laga ini. Sepakan bintang Chelsea tersebut tak mampu ditepis Buffon. Ini merupakan gol ketiga Torres dalam Euro tahun ini. Gol ini juga mengingatkan kita pada gol tunggal Torres yang membawa Spanyol sebagai juara Euro 2008 di partai final melawan Jerman. Tak butuh waktu lama menit ke 88 Spanyol kembali menambah pundipundi gol. Umpan Torres berhasil dimaksimalkan Juan Matta yang masuk di akhir babak kedua. Gol ini kemudian menutup laga untuk kemenangan Spanyol 4-0. (jpnn)

9

Italia Kurang Beruntung Del Bosque:

Vicente del Bosque

KIEV -- Pelatih Spanyol, Vicente del Bosque memberikan penilaian tersendiri terhadapan kemenangan 40 atas Italia di Olympic Stadium Kiev, Ukraina, Senin 2 Juni dini hari WIB. Menurutnya, skor besar yang diraih La Furia Roja -julukan Spanyol- karena Italia kurang beruntung. "Kami bermain yang luar biasa, tapi jangan meremehkan Italia. Mereka hanya tidak beruntung. Semuanya berjalan dengan cara kami," kata Del Bosque kepada wartawan usai skuatnya menjalani laga. Ketidakberuntungan yang dimaksud pelatih yang sebagian besar menghabiskan karirnya di Real Madrid ini adalah cedera yang dialami Thiago Motta. Pemain yang baru masuk pada menit 57 ini menggantikan Riccardo Montolivo mengalami cedera otot. Gli Azzuri -julukan timnas Italia- terpaksa bermain 10 orang. Cesare Prandelli tak bisa lagi mengganti Motta karena sudah habis kuota pergantian pemain. Kesempatan inilah yang dimanfaatkan Iker Casillas dkk. Di akhir babak kedua, Spanyol kembali menambah dua gol melalui Fernando Torres dan Juan Matta. Setelah sebelumnya di babak pertama, David Silva dan Jordi Alba membukukan dua gol kemenangan bagi negaranya. Pelatih kelahiran 23 Desember 1950 ini mengatakan, Italia memang kelelahan dibanding Spanyol. Gianluigi Buffon dkk memiliki waktu istirahat yang lebih pendek dibanding Spanyol. "Italia memiliki satu pemain lebih sedikit, satu hari kurang istirahat dan mereka mencoba bermain penuh tetapi tidak bisa mengembangkan permainan. Kami bermain permainan dengan cara kami sendiri dan setia kepada apa yang kami lakukan selama ini," katanya. (jpnn)

El Nino Topskor Euro 2012

Striker Spanyol Fernando ‘El Nino’ Torres menjadi topskor di Euro 2012 dengan lesakan tiga golnya. Torres juga menyumbang satu gol dan satu assist saat Spanyol memastikan diri menjadi juara usai menggasak Italia 4-0 di partai final di Stadion NSK Olimpijs'kyj, Kiev, Senin, 2 Juli dinihari

WIB. La Furia Roja mencatat sejarah sebagai tim pertama di dunia yang mampu meraih tiga gelar berturut-turut di turnamen besar. Mereka juga menjadi tim pertama yang mampu mempertahankan gelar Eropa. David Silva dan Jordi Alba membawa tim Matador unggul di babak pertama. Torres, yang baru masuk saat laga menyisakan 15 menit lagi, mencetak gol ketiga, tepatnya pada menit ke-84. Ia pun memberi assist kepada rekannya di Chelsea yang juga baru masuk, Juan Mata, empat menit berselang. Dua gol Torres lainnya dicetak

saat Spanyol menang atas Republik Irlandia di putaran grup. Torres menyamai catatan striker Jerman Mario Gomez dengan tiga gol dan satu assist. Namun, El Nino lebih berhak untuk meraih Sepatu Emas karena catatan itu dilalui hanya dalam waktu 189 menit, unggul dari rivalnya, 282 menit. Torres juga menjadi pemain pertama yang mampu mencetak gol di dua final Kejuaraan Eropa yang berbeda. Ia mencetak gol tunggal kemenangan Spanyol atas Jerman di final Euro 2008. Posisi kedua pencetak gol terbanyak di Euro 2012

ditempati Gomez. Dua gol dicetaknya saat lawan Belanda dan satu golnya lagi ke gawang Portugal. Sementara satu assist-nya kepada Lukas Podolski dilakukan saat menang 2-1 atas Denmark. Posisi ketiga ditempati striker Rusia Alan Dzagoev dengan torehan tiga gol dalam waktu 253 menit, dan semuanya dilakukan di fase grup karena timnya harus terhenti di babak ini. Posisi keempat ditempati Mario Mandzukic. Striker Kroasia yang baru saja bergabung ke Bayern Munich itu mencetak tiga gol dalam waktu 270 menit, sama seperti Dzagoev, kesemuanya dicetak di fase grup karena timnya ter-

henti di babak ini. Posisi kelima ditempati striker Italia Mario Balotelli. Penyerang Manchester City itu gagal menambahkan golnya di partai final lawan Spanyol karena ia tak bisa berkutik menerobos pertahanan kuat sang juara. Ia sebenarnya digadang-gadang akan mampu menjadi topskor karena penampilan impresifnya dengan dua gol kemenangan 2-1 atas Jerman di semi-final. Posisi keenam ditempati striker Portugal Cristiano Ronaldo. Bintang Real Madrid itu mencetak dua gol ke gawang Belanda di fase grup dan satu gol lagi ke gawang Yunani di perempat-final. Gagal mencetak gol ke gawang Spanyol di semifinal dan timnya harus terhenti di tangan sang juara membuatnya gagal menjadi topskor. (net)

10

Kesehatan

RADAR SULBAR Selasa, 3 Juli 2012

Peminum Bir Cenderung Berbadan Ramping?

Cara Murah Cegah Anak Sakit Jangan melulu menyalahkan perubahan cuaca tanpa melakukan pencegahan.

NET

CUCI TANGAN. Biasakan anak rajin cuci tangan untuk menangkal kuman masuk ke tubuh.

P

ERUBAHAN cuaca, seperti saat kemarau ke musim hujan, kerap dijadikan kambing hitam penyebab anak sakit. Padahal, fakta kesehatan menunjukkan bahwa pemicu sakit anak adalah kuman yang bila tak segera diatasi dapat menimbulkan efek lebih serius. Hasil penelitian London School of Hygiene and Tropical Medicine (LSHTM) menunjukkan, 100 persen ibu percaya bahwa pada saat

musim hujan infeksi penyakit akan lebih parah. Musim hujan berarti kemungkinan terkena penyakit menjadi dua kali lebih besar. Sementara 93 persen ibu percaya bahwa keadaan cuaca yang tidak menentu pada saat musim hujan akan berpengaruh pada kesehatan anak. Ibu percaya kondisi tubuh anak sulit beradaptasi pada cuaca yang tidak menentu. Para dokter meminta orangtua tak melulu menyalah-

kan perubahan cuaca tanpa melakukan pencegahan atau tindakan preventif untuk menghadapi kuman yang berevolusi. Upaya pencegahan dapat dilakukan dengan mudah adalah mencuci tangan menggunakan sabun. Ini mengingat tangan merupakan media masuknya kuman dan penyakit ke tubuh melalui bendabenda yang disentuh. Ada pula tip-tip kesehatan agar keluarga terutama buah

hati dapat terhindar dari penyakit-penyakit yang disebabkan oleh infeksi adalah melakukan imunisasi, menyantap makanan bergizi untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu, selalu ingat untuk menjaga kebersihan makan. Mulai dari proses menghidangkan makanan, kebersihan alat-alat makan, istirahat cukup, dan kebersihan tangan sehabis bermain, sebelum makan, atau sehabis menyen-

tuh benda yang kotor atau menyentuh hewan. "Jangan lupa gunakan sabun untuk mencuci tangan dan usahakan menggunakan air yang mengalir untuk membilasnya," ucap dr Herbowo Soetomenggolo SpA, dokter spesialis anak dalam acara Peluncuran Lifebuoy Berita Sehat: Forum Informasi dan Solusi Dari Para Ahli Untuk Edukasi Fakta-Fakta Kesehatan Kepada Keluarga Indonesia. (net)

Siklus Menstruasi Pengaruhi Kesehatan Oral SUDAH rajin membersihkan mulut tapi sering mengalami gusi sensitif atau bengkak tiba-tiba? Tim peneliti Case Western University mengungkap bahwa perubahan kadar hormon dalam tubuh dapat memengaruhi kesehatan mulut. Wanita mungkin paling merasakan kondisi itu terkait siklus menstruasi. Itulah mengapa wanita lebih rentan mengalami gangguan mulut, meskipun cenderung lebih memperhatikan kesehatan gigi dan mulut dibandingkan pria. "Jaringan gingiva memiliki banyak reseptor estrogen yang merespons fluktuasi hormonal. Akibatnya, Anda mungkin melihat gejala di mulut terkait siklus menstruasi," kata Susan Karabin, mantan presiden American Academy of Periodontology, dikutip Women's Health. Yang paling terasa, sekitar dua hari menjelang menstruasi. Sensitivitas di area

MEMICU. Tingkat estrogen yang tinggi sebelum haid dapat memicu radang gusi.

mulut biasanya memburuk. "Tingkat estrogen yang tinggi beberapa hari sebelum haid dapat menyebabkan

pembengkakan gusi dan peradangan," ujarnya. Atas temuan itu, Karabin merekomendasikan jadwal

terbaik pergi ke dokter gigi adalah setelah menstruasi. Ini karena kadar hormon sudah menurun sehingga

NET

mengurangi sensitivitas atau rasa tak nyaman yang muncul akibat tindakan dokter. (net)

BANYAK berita khasiat tentang minuman satu ini, bir. Mulai dari perawatan kecantikan hingga kesehatan jantung. Disamping itu, bir juga lebih sering dikonsumsi saat berkumpul dengan sahabat dibandingkan minuman alkohol lainnya. Mungkin karena rasa yang murah dan barangnya pun mudah ditemukan di mana saja. Namun, siapa sangka kalau seorang peminum bir cenderung memiliki tubuh yang ramping. Seperti yang dilansir Shine, peminum bir memiliki kiat tertentu untuk mencegah perut membuncit. Anna Miller, penggemar bir yang juga assistant editor di The George Washington University Medical Center, berbagi rahasia untuk Anda: 1. Bir terbaik Seorang peminum bir sejati biasanya memilih bir yang berkualitas, bukan yang diembel-embeli "lite". Menurut Miller, dark beer tidak selalu membuat perut membuncit. Seringkali, sebotol bir hitam ternyata hanya mengandung 125 kalori. Sarannya adalah untuk selalu mengecek label informasi nutrisi pada botol atau kaleng bir. 2. Minum secara perlahan Bagi sebagian penggemar bir, aroma jauh lebih menentukan rasa ketimbang penampilannya. Menghirup segar dan lezatnya aroma bir bisa mencegah Anda untuk menghabiskannya dalam sekali tenggak. Sama halnya dengan prinsip ketika makan perlahan membuat Anda mencegah makan berlebihan, maka minum dengan perlahan juga membuat Anda tidak minum berlebihan. Meskipun bir tidak bisa dibilang minuman diet, namun mengonsumsinya secara teratur dalam jumlah yang sedang jauh lebih baik daripada minum berbotolbotol atau berkaleng-kaleng saat nongkrong bersama teman-teman pada Sabtu malam. Cara terakhir ini ternyata bisa meningkatkan gula darah dengan cepat, yang kemudian akan memicu risiko obesitas (selain masalah lain). Selepas menikmati bir dalam jumlah banyak, biasanya kita juga jadi ingin menikmati junk food. Lemak bercampur alkohol yang berlebihan bukan merupakan kombinasi yang baik untuk tubuh Anda. 3. Tetap aktif bergerak Kandungan utama bir adalah air, juga bunga, jamur, dan padi-padian. Kandungan alkoholnya berasal dari padi-padian, terutama jewawut (barley). Oleh karena itu, bir sudah pasti mengandung kalori. Namun para peminum bir akan membakar kalori tersebut selama tidak dengan sengaja memanjakan diri. Misalnya, tidak meminumnya sambil tiduran di sofa sembari menonton televisi, atau duduk saja selama Anda nongkrong di kelab malam. Tubuh harus tetap aktif, dapat sambil ngobrol dengan teman-teman, atau sambil berdansa. Hal yang membuat peminum bir selalu ramping adalah karena mereka mengutamakan kualitas, bukan kuantitas. Tetap aktif, dan bukan bermalas-malasan. Tahu batas, dan bukan berlebihan. Apakah kesukaan Anda bir, cokelat, atau kentang goreng, prinsip-prinsip itulah yang harus selalu Anda pegang. (net)

Rubrik ini Dipersembahkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat

Dampak Kurang Tidur Sama Buruknya Seperti Efek Stres JAKARTA -- Pergelaran Euro 2012 baru saja usai dan menyisakan kantuk bagi mereka yang menonton laga final namun harus bangun awal pagi harinya. Bagi orang-orang yang suka begadang dan tidur kurang dari 8 jam pada malam hari, gejala kurang tidur siap mengintai. Menurut para ilmuwan, efek yang ditimbulkan dari kurang tidur ini serupa dengan efek buruk dari stres. Ketika tubuh mengalami stres, sistem kekebalan tubuh ternyata merespon dengan cara yang sama seperti yang terjadi saat orang kurang tidur. Untuk memahami dampak kurang tidur dan bagaimana reaksinya terhadap tubuh, peneliti membandingkan sel darah putih orang yang tidur

teratur selama 8 jam dengan orang yang tidur kurang dari 8 jam atau disebut juga kurang tidur. Dalam penelitian ini, peneliti merekrut 15 orang peserta. Kesemua peserta diminta tidur selama 8 jam pada malam hari. Agar tubuhnya bekerja dalam kondisi sempurna, peserta diminta menghabiskan 15 menit waktunya di luar ruangan setiap 90 menit ketika siang hari. Peserta juga diminta menjauhi alkohol, kafein dan obat-obatan. Pada sesi berikutnya, para peserta diminta tetap terjaga selama 29 jam. Sampel darahnya kemudian diambil pada setiap tahap. Para peneliti menemukan bahwa sel-sel darah putih dalam darah meningkat jumlahnya selama fase kurang

tidur. "Granulosit segera bereaksi ketika tubuh mengalami gejala kurang tidur dan langsung menyerupai respon tubuh saat sedang mengalami stres," kata Katrin Ackermann, peneliti postdoctoral di Eramus MC University Medical Center Rotterdam di Belanda seperti dilansir Medical Daily, Senin (2/7/2012). Ackerman berharap, penelitian berikutnya di masa depan akan menemukan mekanisme molekuler di balik respon stres ini dan menjelaskan perannya dalam perkembangan penyakit yang berhubungan dengan gejala kurang tidur kronis. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat atau Centers for Dis-

ease Control and Prevention pernah melaporkan bahwa hampir sepertiga warga AS mengalami kurang tidur. Kurang tidur sendiri diketahui berkaitan dengan peningkatan risiko stroke, kanker dan obesitas. Orang yang sering kurang tidur atau jam biologisnya terganggu umumnya memiliki kondisi kesehatan yang lebih buruk dibanding orang yang jam tidurnya normal. "Jika dikonfirmasi dengan lebih banyak data, temuan ini akan memiliki implikasi dalam praktik klinis dan profesi yang berkaitan dengan kurang tidur dalam waktu yang lama, misalnya pada orang yang sering bekerja shift malam," pungkas Ackermann. (net)

Pendidikan 11

RADAR SULBAR Selasa, 3 Juli 2012

H.Agus Ambo Djiwa

H.Muhammad Saal

Bupati Matra

H. M. Natsir

H.Abdul Wahid

Wakil Bupati Matra

Sekretaris

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Matra

Iklan Layanan Ini Dipersembahkan Oleh Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kab. Matra

LBH Sulbar Adukan RSDBI 066 Pekkabata REPORTER : JHAMHUR ANJASMARA EDITOR : AMRI MAKKARUBA

POLEWALI -- Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Sulawesi Barat mengadukan penyelenggara pendidikan Rintisan Sekolah Dasar Berstandar Internasional (RSDBI) 066 Pekkabata Kecamatan Polewali ke Bupati Polewali Mandar. Hal ini karena berdasarkan hasil investigasi LBH Sulbar di sekolah tersebut, telah ditemukan indikasi pungutan inprosudural yang dilaku-

kan oleh komite sekolah. Ketua LBH Sulbar, Abdul Kadir, mengutarakan bahwa RSDBI 066 Pekkabata, melalui Komite Sekolah disana telah mengeluarkan kebijakan pungutan sebesar Rp40 ribu per murid setiap bulannya atau Rp480 ribu per tahun, dengan latar belakang kebijakan yang digunakan inprosudural. Sebab melalui surat yang dikeluarkan oleh komite sekolah, dasar pengutan adalah menggunakan Permendikbud No. 37 Tahun 2010

Tentang Petunjuk Pelaksanaan Penggunaan Dana BOS. "Dasar inilah kemudian kami anggap legal formal, sebab tidak ada hubungannya sama sekali dana BOS dengan pungutan yang dilakukan oleh komite sekolah. Olehnya temuan ini kemudian memacu kami mengadukan pihak mereka ke Bupati Polewali Mandar," ujar Kadir. Menurut Kadir, LBH Sulbar yang tadinya berencana menemui bupati, tapi karena bupati tugas luar

maka, mereka hanya ditemui oleh Wakil Bupati Polewali Mandar, Nadjamauddin Ibrahim. Secara tegas berdasarkan penjelasan LBH Sulbar ke Wakil Bupati, pihaknya berjanji akan segera mengawal aduan yang disampaikan oleh pihak LBH Sulbar. "Jadi respon pemerintah melalui Wakil Bupati, sangat jelas akan berjanji menuntaskan persoalan ini. Bahkan Wakil Bupati menyampaikan bahwa meskipun RSDBI memang memiliki kewenangan

memungut, tapi tidak serta merta pungutan tersebut dapat dilakukan, sebab sekolah yang bersangkutan harus punya rekening, dan mekanisme tatacara pemungutan. Kalau sampai RSDBI melakukan pungutan inprosudural maka pemerintah akan bertindak tegas," tutur Kadir. Ia juga menambahkan bahwa pungutan yang dilakukan oleh komite sekolah saat ini, bukan sekedar memberatkan murid sekolah tersebut. Tapi justru pungutan sudah cenderung menjadi alat in-

timidasi bagi murid. Bahkan ada murid yang sudah jadi korban intimidasi, karena tidak membayar pungutan sebesar Rp40 ribu perbulan sehingga murid tersebut saat ini merasa minder masuk sekolah akibat intimidasi yang dialaminya. "Informasi ini juga menjadi keprihatinan Pemkab Polewali saat menerima kami Senin pagi, dan berjanji akan menjadikan poin intimidasi ini segera memanggil komite dan pengelola sekolah," kunci Kadir. (*)

Siswa Baru MAN Lampa Bayar Rp550 Ribu POLEWALI -- Pungutan pembayaran siswa baru terjadi di MAN Lampa. Setiap siswa baru memabyar sebesar Rp550 ribu. Padahal, Bupati Polewali Mandar terus mendengungkan larangan pungutan pendidikan khususnya yang berkaitan dengan PSB karena sudah ada Perda Pendidikan Gratis yang sampai saat ini belum direvisi. Pungutan pembayaran hanya bisa dilakukan oleh sekolah-sekolah yang berstandar khusus. Pada tahun ini, MAN Lampa menerima siswa baru sebanyak 240 orang. Kepala MAN Lampa, Syamsuri Halim yang dikonfirmasi, Senin, 2 Juli membenarkan adanya pembayaran yang dilakukan oleh siswa baru .Disampaikan, apa yang dibayar oleh

siswa baru bukan merupakan pungutan karena siswa dengan sukarela membeli. Disebutkan, pembayaran sebesar Rp550 ribu tersebut terdiri dari pembayaran baju batik dan olahraga sebesar Rp140 ribu, sumbangan musallah sebesar Rp100 ribu, sumbangan komite sebesar Rp204.000 (setiap bulan sebesar Rp17 ribu), konsumsi MOS sebesar Rp80 ribu untuk 350 orang yang terdiri dari siswa dan guru serta panitia MOS selama empat hari tiga malam, biaya pembuatan rapor sebesar Rp30 ribu. Dijelaskan, untuk baju batik itu harus dimiliki oleh siswa karena merupakan identitas sendiri untuk madrasah, dan tidak diperkenankan dijahit diluar dengan pertimbangan jangan sampai tidak seragam antara

satu dengan yang lain. Untuk sumbangan musallah juga diminta dengan kesukarelaan siswa baru. "Apa yang dibayar oleh siswa bukan pungutan karena siswa dengan sukarela membeli. Dikatakan pungutan kalau tidak ada arahnya, sementara yang dibayar oleh siswa jelas peruntukkannya dan sudah dikomunikasikan dengan Kepala Kemenag Sulbar, " jelas Syamsuri Halim. Ia juga menyampaikan, dari dana DIPA dan dana SSM yang diberikan kepada madrasah sama sekali tidak punya item untuk pembiayaan yang telah diberikan kepada siswa baru sehingga ditempuh seperti itu yang sebelumnya telah dikomunikasikan dengan Kanwil Kemenag Sulbar. (afr/mkb)

RADAR/ SYAMSUDDIN

PRAKTEK. Mahasiswa Stikes Bina Bangsa Jurusan Kebidanan melakukan praktek mata kuliah, disaksikana Ketua Yayasan HIKMAT, H. Zikir Sewai beberapa waktu lalu.

Pendatar Membludak

Stikes Bina Bangsa Perketat Seleksi PENGOBATAN MATA PAKISTAN TANPA OPERASI Ahli Pengobatan Mata dan Ambeyen Tanpa Operasi Ditangani langsung Tabib KHAN keturunan dari Pakistan. KHAN seorang ahli Pengobatan Alternatif penyakit mata , ambeyen lemah syahwat dan berbagai penyakit lainnya. KHAN yang asli Pakistan sudah berpengalaman lebih dari 22 tahun memiliki keahlian menyembuhkan penyakit mata tanpa operasi. Seperti Mata Min, Plus, Rabun, Merah, Berair, Glukoma, Katarak, Silinder. Ilmu pengobatan tersebut diperoleh leluhurnya dari Pakistan. Dengan keahlian yang jarang dimiliki orang banyak, kini telah membuka Klinik Mata Pakistan di Mamuju dan Wonomulyo dengan pengalaman puluhan tahun tersebut, KHAN telah berhasil menyembuhkan puluhan ribu pasien keluhan mata, diantaranya glaucoma, katarak, radang kornea, iritasi mata minus, cylindris, plus, retinitis, syaraf mata rendah, serta lainnya. KHAN juga mengobati penyakit Ambeyen baru atau lama tanpa operasi, lemah syahwat, kencing manis, stroke, persendian tulang, Tumor, Kanker, Kista, Mioma, Gondok, Gondok Beracun, Hepatitis, Ginjal Lever, Malaria, Sesak Nafas, Asam Urat, Rematik, Impoten, Kolesterol, Paru-paru, Kewanitaan dengan harga terjangkau. Metode yang digunakan dengan menggunakan ramuan herbal murni dari Pakistan dan tumbuh-tumbuhan dari Indonesia tanpa menggunakan obat-obatan kimia sehingga tanpa efek samping.

Alamat : Wonomulyo

Alamat : Mamuju

Jl. Jend.Sudirman No.55 (Dekat Kantor PU/Lampu Merah) Wonomulyo Polewali Mandar Buka setiap tanggal 01-15 Pukul 08.00 – 20-00 Wita Khan Hp: 085 397 082 333

Jl. Sultan Hasanuddin No. 88 (di Rental Mobil SILVI) Mamuju Buka setiap tanggal 16-30 Pukul 08.00 – 20-00 Wita Hp: 085 242 219 895

INFO PENDIDIKAN

MAJENE -- Perguruan tinggi ilmu kesehatan ternyata makin diminati para lulusan SMA/sederajat. Ini terlihat dari tingginya jumlah pendaftar calon mahasiswa baru di perguruan tinggi kesehatan, termasuk di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes ) Bina Bangsa Majene. Perguruan tinggi dibawa naungan Yayasan Hikmat, membina tiga program studi mulai Kesehatan Masyarakat, DIII Keperawatan dan DIII Kebidanan Sekertaris Yayasan Hikmat, Muhammad Yusuf, Senin 2 Juli kemarin menjelaskan, hingga saat ini jumlah pendaftar calon mahasiswa baru sudah mencapai 500 orang. Ia menyatakan jumlah calon mahasiswa baru dipastikan masih akan terus bertambah, pasalnya pengambilan formulir oleh pendaftar juga masih berlanjut. "Mayoritas pendaftar itu berasal dari luar Majene, data dari formulir yang mereka isi, calon mahasiswa baru banyak juga datang dari Kalimantan Timur dan Sulawesi Selatan," kata Yusuf. Pihak Yayasan Hikmat dan pengelola Stikes Bina Bangsa menyatakan datangnya calon mahasiswa baru dari luar Majene dan

luar Sulawesi Barat menjadi upaya nyata mewujudkan Majene sebagai pusat pendidikan di Sulawesi Barat. Menurut Yusuf, tingginya minat para lulusan SMA/ sederajat untuk bisa berkuliah di perguruan tinggi kesehatan, khususnya Stikes Bina Bangsa, salah satu pertimbangannya karena masih luasnya lapangan kerja yang terbuka bagi lulusan Stikes. Kendati masih menerima calon mahasiwa baru, namun pihak Stikes Bina Bangsa yang berlokasi di Lutang, kelurahan Tande menegaskan, untuk memelihara kualitas perguruan tinggi, maka seleksi calon mahasiswa baru tetap akan dilaksanakan tahun ini, bahkan untuk kualifikasi tertentu seleksi akan diperketat. "Kualitas yang sudah bagus serta pengakuan berbagai lembaga itu harus kami pelihara, seperti DIII Keperawatan oleh Dirjen Dikti, Stikes mendapat akreditas bagus yakni B, makanya agar proses perkuliahan tetap maksimal, tidak semua pendaftar akan kami terima,” tambah Yusuf. Data yang disampaikan pihak Stikes Bina Bangsa, dari sekitar 1200 orang alumni Stikes, sekitar 69 persen sudah menjadi PNS dan

pegawai kesehatan di instasi perusahaan swasta. Menurut Yusuf ini menjadi gambaran nyata bahwa tenaga kesehatan masih sangat dibutuhkan di tengah masyarakat. Setelah proses penerimaan mahasiswa baru tahun ini tuntas, pihak Yayasan Hikmat dan pengelola Stikes Bina Bangsa berencana akan terus melakukan pengembangan dengan melengkapi sarana dan infrastruktur perkuliahan. Upaya itu dilakukan setelah berbagai urusan administrasi di tingkat pusat sudah tuntas seperti keluarnya pengesehan atas Yayasan Hikmat. “ Kementerian Hukum dan Ham sudah mengesahkan Yayasan Hikmat yang mengelola Stikes, ini artinya sudah ada pengakuan dari pemerintah pusat, ini menjadi dasar bagi kami untuk terus mengembangkan Stikes kearah yang lebih baik,” kata Kuasa Hukum Stikes Bina Bangsa, Asfah A. Gau. Stikes Bina Bangsa menyatakan tetap membuka peluang bagi mahasiswa kurang mampu berkuliah dengan tersedianya berbagai program beasiswa baik dari pemerintah maupun yayasan. (k3/mkb)

Rubrik Khusus Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Barat

Sulbar Berhasil Sekolahkan 80 Guru Raih S1

Kadisdik Sulbar, Jamil Barambangi

MAMUJU -- Pemprov Sulbar terus berupaya melakukan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi tenaga pendidik di provinsi ini. Salah satu caranya, dengan menyekolahkan 80 orang tenaga guru dari jenjang SLTA sederajat untuk meraih gelar sarjana strata satu (S1) di Universitas Negeri Makassar (UNM). Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sulbar, Jamil Barambangi, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya pekan lalu menyatakan, guru yang disekolahkan murni dibiayai oleh Pemprov Sulbar melalui APBD provinsi ini. "Untuk tahun angkatan pertama lalu, kita berangkatkan 30 tenaga guru

dan angkatan kedua pada tahun ini kembali menyekolahkan 50 tenaga pengajar. Mereka harus menempuh pendidikan untuk mendapat gelar S1. Guru yang kita rekrut merupakan tenaga pengajar yang tersebar pada lima kabupaten," kata Jamil. Menurutnya, setiap tahun Pemprov Sulbar menyiapkan anggaran untuk peningkatan kualifikasi tenaga pendidik. Hal ini dirasakan sangat penting dalam rangka peningkatan kualitas tenaga pendidik dan kependidikan di provinsi termuda Indonesia ini. Apalagi, pemerintah telah memprogramkan pada tahun 2031 semua guru diharuskan memiliki kualifikasi S1 hingga S2. "Setiap guru tingkat

SMA dan SMP diwajibkan untuk memiliki kualifikasi S2 dan untuk guru SD minimal kualifikasi S1," papar Jamil. Jamil menilai, dalam kondisi sekarang ini kualifikasi guru masih sangat jauh dari apa yang diharapkan. Disebutkan, tenaga pengajar pada tingkat SMP maupun SMA yang memiliki kualifikasi S2 hanya sekira 5 persen, sedangkan guru SD yang non kualifikasi S1 sekira 15 persen. Dengan program peningkatan kualifikasi guru tersebut, kelak kualitas anak didik pun menghasilkan mutu yang baik. "Jika tenaga pengajarnya berkualitas maka anak didik yang dicetaknya pasti lebih bagus,"kuncinya. (adv)

12

Radar Majene

RADAR SULBAR Selasa, 3 Juli 2012

Rabu Malam Pembukaan Pameran

Majene Pamerkan Hasil Pembangunan REPORTER : SYAMSUDDIN EDITOR : AMRI MAKKARUBA

MAJENE -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene akhirnya menggelar pameran pembangunan yang akan dimulai Rabu malam, 4 Juli. Pameran pembangunan ini terakhir kali digelar tahun 1996 lalu. Pemeran pembangunan yang dipusatkan di Stadion Parasamya Man-

dar Majene. Sejumlah kalangan menyambut pelaksanaan pameran pembangunan ini. Salah seorang tokoh Masyarakat Majene, Hendrawan, menyatakan, pameran merupakan sesuatu yang penting karena didalamnya banyak pengetahuan umum, karya prestasi yang patut dipublikasikan kemasyarakat untuk dijadikan contoh atau referensi bagi generasi pelan-

jut. "Banyak yang perlu diketahui masyarakat baik program pemerintah daerah maupun program pusat yang ingin dilaksanakan didaerah kegiatan ini selainnya, juga bisa menjadi ajang mengasa pengetahuan tingkat pelajar," ujar Hendrawan. Ia menyarankan, agar program tersebut tidak timbul tenggelam. Pemkab Majene perlu memasukkan kedalam kalender tahunan.

"Tentu kita sebagai warga Majene sangat berharap kegiatan ini dilaksanakan setiap tahunnya," ujarnya. Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Majene, Syamsiar Muchtar, mengatakan pameran pembangunan adalah salah satu wadah instansi untuk menyampaikan program pembangunan kemasyarakat. Baik kegiatan yang telah dilaksanakan maupun rencana program pemban-

gunan yang baru akan dilakukan. "Disini SKPD akan menyampaikan program pembangunan yang telah dilakukan. Pameren tahun ini terlaksana atas usulan pak bupati, beliau yang minta langsung agar anggaran pameran dimasukkan dalam RKA SKPD," sebut Syamsiar saat memantau persiapan pameran kemarin . Saat ini stand yang tercatat di lokasi pameran pembangunan te-

4.285 Murid

APBD Diharap Selaras Bangun Mandar

Terima BSM MAJENE -- Penerima Bantuan Siswa Miskin (BSM) untuk Sekolah Dasar (SD) pada tahap kedua mengalami peningkatan dibandingkan dengan penerima BSM pada tahap pertama. Kepala Seksi Pembinaan TK, SD dan SLB Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Majene, Sukian, Senin 2 Juli kemarin, mengungkapkan penerima BSM untuk SD sebanyak 4.285 orang Murid. Bantuan tersebut akan dikirim melalui nomor rekening sekolah masing-masing. "Ini terjadi penambahan karena data pada triwulan pertama masih berpatokan pada data lama oleh Kemendiknas dan untuk data baru sudah dikirim ke Kemendiknas," ujar Sukian. Dijelaskan, pada tahap kedua mencapai 2.335 orang murid dibanding penerima pada tahap pertama hanya 1.930 orang siswa. Data BSM saat ini sudah tidak mengalami kendala karena namanama yang diusulkan tiap sekolah sama dengan yang diterima. "Saat ini semua bisa terakomodir sesuai jumlah yang diusulkan. Disdik Majene hanya bisa melaporkan dan merekomendsi usulan namun bukan penentu kebijakan siapa yang layak dan siapa yang tidak layak menerima," jelasnya. Untuk pengambilan BSM, lanjut Sukian, ada beberapa pensyaratan yakni, dengan menerima BSM tidak bisa diwakili kecuali kepala sekolah masing-masing sebagai pihak yang dapat mencairkan dana karena melalui nomor rekening sekolah masing-masing dan diterima langsung oleh siswa melalui Kantor POS di wilayah kecamatan masing-masing Juknis. Besaran yang akan diterima oleh siswa sebanyak 360 ribu per orang dan tidak diperkenangkan adanya pemotongan atau bentuk apapun. "Dana ini diperuntukan bagi keperluan dan kebutuhan sekolah bagi siswa," tukas Sukian. (mg4/mkb)

RADAR/SYAMSUDDI

BENAHI. Stand pameran pembangunan di Stadion Parasamya Majene sementara dibenahi. Pameran pembangunan dijadwalkan dibuka Rabu,4 Juli malam

Pemerataan Guru Dilakukan Terbatas MAJENE -- Rencana pemerataan guru lingkup Dinas Pendidikan (Disdik) Majene akan dilakukan dalam waktu dekat. Sekretaris Disdik Majene, Rustam Rauf menyatakan, pemerataan guru hanya akan dilakukan terhadap sekolah yang kelebihan guru. Sedangkan sekolah yang dianggap mencukupi tidak akan ada mutasi, kecuali jika terjadi sesuatu yang tidak bisa ditolerir. Hal ini sesuai Surat Keputusan (SK)

EKSEKUTIF

lah mencapai 80 lebih. Diantaranya adalah SKPD, instansi vertikal, pelaku usaha, BUMN, BUMD serta organiasi masyarakat. "Ada 102 tempat yang kita siapkan, namun untuk saat ini sudah ada 80 stand yang berdiri. Batas pelaksanaan pameran hanya satu pekan tetapi tidak menutup kemungkinan diperpanjang, bergantung responnya masyarakat nanti," tandas Syamsiar. (*)

bersama lima menteri. "Yang pertama kita lihat, adalah sekolahnya, apakah disitu ada kelebihan guru mata pelajaran, jika lebih maka kita akan pindahkan ke sekolah yang kekurangan. Hal ini sesuai yang disampaikan ketika ada pertemuan di Makassar belum lama ini," sebut Rustam. Terkait pemerataan guru, Ia mengaku, telah membicarakan dengan seluruh stakeholder di Disdik Majene. Bahkan Ia

menyebutkan pemerataan guru dilakukan sebelum memasuki tahun ajaran baru. "Saya sudah sampaiakan ke pak Kadis (Abd Hamid), idealnya memang pemerataan guru dilakukan sebelum memasuki ajaran baru," ujar Rustam. Sementara itu, Sekkab Majene, Syamsiar Muchtar, selaku pejabat pembina kepegawaian Majene mengungkapkan, kedepan sistim perekrutan CPNS di Majene perlu diubah. Salah

satunya adalah pendaftaran CPNS tidak boleh dilakukan dengan terpusat satu tempat, namun tempat dibawa satu kendali BKDD. Dicontohkan, jika SD A membutuhkan guru 5 orang, maka yang berminat harus mendaftar di sekolah A tersebut, kemudian bersaing secara lokal tidak bersifat umum dengan peserta linnya. "Kalau seumpama di SD 5 Ulumanda yang diterima tiga orang lalu

yang mendaftar enam orang. Maka enam oranglah yang akan bersaing disana ini sekaligus memberdayakan putra daerah yang punya kompetensi," jelasnya. Syamsiar yakin, jika hal itu diterapkan maka kekurangan tenaga pengajar di daerah terpencil akan mampu diatasi. "Kalau itu kita lakukan tidak akan lagi ada problem menyangkut kekurangan guru di Majene," tukasnya. (k3/mkb)

MAJENE -- Pelaksana Gerakan Membangun Desa Mandiri Berbasis Masyarakat (Bangun Mandar) mengharapkan APBD Majene dapat sejalan dengan beberapa program usulan Bangun Mandar. Supervisor Bangun Mandar Majene, Arlin Aras di Majene, Senin 2 Juli, mengungkapkan Bangun Mandar merupakan proyeksi pembangunan berbasis pedesaan yang dicanangkan Pemprov Sulbar untuk seluruh pedesaan di tiap kabupaten. "Selama ini, beberapa program yang diusulkan melalui proyeksi Bangun Mandar masih banyak tidak terakomodir dalam program yang tertuang dalam APBD Majene," tuturnya. Sementara, lanjutnya, Bangun Mandar sengaja diciptakan untuk memeroyeksikan beberapa daerah tertinggal untuk melakukan percepatan pembangunan melalui pemetaan, pendampingan, serta pengusulan programyang dilakukan fasilitator Bangun Mandar di setiap kecamatan maupun desa yang telah dipilih. Khusus di Majene, jumlah desa yang dipilih untuk mendapat pengawalan Bangun Mandar sebanyak 16 desa. Desa yang telah dipilih untuk dijadikan proyek pengembangan potensi masyarakat yang selanjutnya disesuaikan dengan beberapa program yang dilaksanakan pada tingkat kabupaten dan provinsi melalui APBD. "Untuk itu, kami melakukan koordinasi dengan beberapa SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) terkait pembangunan desa agar program yang selama ini diusulkan melalui pemetaan Bangun Mandar mampu terakomodir di setiap SKPD," tukas Arlin. Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Majene, Fahmi Massiara mengakui, target Bangun Mandar harus sesuai dengan beberapa program yang telah direncanakan. "Beberapa program yang paling dibutuhkan adalah penyediaan penerangan warga, penyediaan fasilitas air bersih, hingga beberapa program yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat dan potensi sumber daya alam," imbuhnya. Ia meminta kepada beberapa SKPD terkait untuk menyelaraskan Bangun Mandar dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) agar fungsi diadakannya Bangun Mandar betul-betul bermanfaat bagi masyarakat yang belum memiliki ketersediaan sejumlah fasilitas di tiap desa yang dipilih. Terkait adanya anggapan sejumlah program yang diusulkan dalam Bangun Mandar, Fahmi mengaku akan mengupayakan agar pada tahun anggaran selanjutnya dilakukan koordinasi yang baik dengan sejumlah SKPD sehingga beberapa program yang diusulkan melalui Bangun Mandar bisa terakomodir dalam APBD. (mg4/mkb)

Rubrik Khusus Pemerintah Kabupaten Majene

RADAR/SYAMSUDDIN

RADAR/SYAMSUDDIN

SEKKAB Majene Syamsiar Muchtar (topi putih) berbincang dengan Sekretaris Dinas Pendidikan Majene Rustam Rauf saat meninjau persiapan pembuatan stand pameran pembangunan di Stadion Parasamya Majene Senin 2 Juli kemarin.

BUPATI Majene Kalma Katta, saat diminta peminta pengunjuk rasa melakukan orasi menolak putusan MA terhadap Permendagri nomor 43 tahun 2011, di Bundaran 13 Juni lalu.

Radar Mamasa 13

RADAR SULBAR Selasa, 3 Juli 2012

Kabupaten Mamasa

Visi: Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Mamasa yang Madani Dalam Ikatan Kondosapata Wai Sapalelean

Empat Strategi Pembangunan Kabupaten Mamasa 1. Mewujudkan tata kepemerintahan yang baik/goog governance. 2. Meningkatkan Kesejahteraan masyarakat melalui Pembangunan Berbasis Masyarakat (Gerbang Sismark). 3. Mendorong berkembangnya dunia usaha para pelaku ekonomi. 4. Mengaktualisasikan nilai-nilai agama dan norma budaya dalam kehidupan masyarakat.

Pencurian Kantor Kecamatan Tutar Belum Terungkap POLEWALI -- Kasus pencurian di Kantor Kecamatan Tutar yang terjadi awal Juni lalu belum terungkap hingga saat ini. Tetapi pihak kepolisian berupaya terus melakukan penyelidikan atas hilangnya sejumlah peralatan eKTP. Kapolres Polman, AKBP Yohan Priyoto yang dikonfirmasi Ahad, 1 Juli suai pelaksanaan upacara HUT Bhayangkara ke- 66 menyampaikan, untuk kasus tersebut, pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. "Sudah ada beberapa saksi yang kami periksa. Hanya saja belum ada tersangka yang bisa kami tetapkan. Karena kami juga terkendala saksi-saksi, dimana pada saat itu suasana kantor dalam keadaan kosong. Meski demikian, sudah ada titik terang terkait kasus tersebut," kata Yohan Priyoto. Disampaikan, ada informasi yang diperoleh bahwa beberapa waktu lalu ada seseorang yang ingin menjual peralatan komputer yang dicurigai merupakan hasil pencurian di Kantor Kecamatan Tutar. (afr/mkb)

Benhard Buntutiboyong

Bupati Mamasa

Sekkab Mamasa

Jelang Ramadan Harga Mulai Naik

SMKN 2 Tak Akomudir 107 Calon Siswa MAJENE -- Sebanyak 107 orang calon siswa yang berharap menempuh pendidikan di SMK Negeri 2 Majene akhirnya tidak bisa diterima. Karena sekolah ini hanya memiliki 463 kuota siswa baru dari 501 pendaftar yang mengembalikan formulir. Koordinator tim seleksi penerimaan Siswa Baru SMK Negeri 2 Majene, Idham Siruna, Senin 2 Juli, mengatakan tahun ini jumlah formulir yang keluar sekitar 608, sementara yang ril mengembalikan sebanyak 501 orang. "Dari 608 siswa yang datang mengambil formulir hanya 501 orang yang mengembalikan, dan jumlah itulah yang diseleksi. Kami melakukan penerimaan sesuai hasil tes dan jumlah kuota yaitu sebanyak 463 orang siswa, jadi otomatis yang gugur sebanyak 145 orang siswa yang tidak berhasil melewati tes, termasuk yang tidak mengembalikan formulir," kata Idham. Idham juga mengatkan, siswa yang dinyatakan lulus sesuai jurusannya yakni Teknik Komputer Jaringan (TKJ) dua kelas, Akuntansi empat kelas, Adminstrasi Perkantoran empat kelas dan Jurusan Pemasaran dua kelas. "Saya berharap siswa yang dinyatakan gugur bisa mendaftar ke sekolah lain. Jangan ada yang menganggur, saya kira di sekolah lain hampir sama dengan SMK Negeri 2 Majene," katanya Wais salah seorang calon Siswa Baru yang dinyatakan lulus mengaku, memilih masuk di SMK Negeri 2 Majene sebab di SMK Negeri 2 Majene untuk jurusan TKJ lebih unggul dari sekolah lain. "Saya pribadi memilih masuk di SMK Negeri 2 Majene ini memang sejak waktu masih di SMP, di SMK 2 untuk jurusan TKJ, menurut saya lebih unggul dari Sekolah lain, meskipun di SMK lain jurusan TKJ juga bagus," terang Wais alumni SMPN 1 Majene. (mg4/mkb)

Ramlan Badawi

RADAR/JAMHUR ANJASMARA

PEMAKAMAN. Salah satu tempat pemakaman orang yang dituakan bagi warga Sumarorong, Kabupaten Mamasa, bisa menjadi daya tarik pariwisata di Mamasa.

POLEWALI -- Menjelang bulan suci Ramadan harga sejumlah bahan pokok mulai naik hingga beberapa persen. Seperti beras, gula pasir dan beberapa kebutuhan bahan pokok lainnya mengalami kenaikan harga. Lonjakan harga tersebut cukup meresahkan dan sangat dikeluhkan sejumlah ibu rumah tangga. Seorang IRT asal Desa Pulliwa Kecamatan Bulo, Ria mengaku sangat kuatir jika menjelang puasa kebutuhan pokok semakin tidak terkontrol. Apalagi tersiar kabar bahwa sebelum puasa masih akan terjadi kenaikan harga. "Saat ini harga eceran gula pasir sudah mencapai Rp12 ribu perliter, sedangkan beberapa hari sebelumnya eceran gula pasir masih seharga Rp10 ribu," jelas Ria. Selain itu menurutnya harga beras dan telur juga mengalami kenaikan. Sehingga dinilai akan memberatkan warga karena harga semakin tidak terjangkau. Naiknya sejumlah bahan pokok tersebut menurut warga sangat dirasakan bagi warga pelosok. Sebab kenaikan harga barang mempengaruhi kenaikan harga eceran diwilayah terpencil yang jauh lebih mahal. Senada dengan itu, warga lainnya Nia asal Kecamatan Luyo juga mengeluhkan kenaikan harga bahan pokok. Menurutnya dalam sepekan ini kenaikan beras dan gula pasir sangat dirasakan. "Eceran beras saat ini sudah mencapai Rp8.000 perliter, sedangkan beberapa hari lalu masih dapat dibeli seharga Rp7.000," keluh Nia. Ia berharap sekiranya pemkab dapat mengatasi loncakan harga bahan pokok saat menjelang puasa dengan melakukan pasar murah. (k2/mkb)

Persema Juara Turnamen U-18 REPORTER : ANDI SUMARYADI EDITOR : AMRI MAKKARUBA

MAMASA -- Keberhasilan Persatuan Sepak Bola (Persema) Mamasa menjuarai turnamen Usia 18 tahun tingkat Provinsi Sulbar di Mamuju baru-baru ini direspon berbagai kalangan. Bahkan pengurus Persama Mamasa bersama 26 pemainnya melakukan audiens dengan Bupati Mamasa, Ramlan Badawi, Senin 2 Juli. Tujuan kedatangan rombongan Persema Mamasa di Kantor Bupati Mamasa ini selain menyampaikan keberhasilan meraih predikat juara pertama turnamen U-18 tingkat Sulbar juga berharap persepakbolaan di Mamasa lebih mendapat perhatian.

Pelatih Persema Mamasa, Pilemon mengatakan pemain yang dibina saat ini merupakan hasil seleksi dari beberapa kecamatan di Kabupayen Mamasa. Walaupun timnya baru dibentuk beberapa bulan tetapi mampu jadi juara dan mewakili Sulbar dalam turnamen yang sama tingkat nasional di Surabaya. "Pemain Persema saat ini merupakan murni hasil seleksi dari tiap kecamatan di Mamasa. Kami berharap dengan meraih prestasi gemilang ini dapat membangkitkan persepakbolaan di Mamasa," tutur Pilemon. Ia berharap bantuan Pemkab Mamasa dalam

RADAR/AMRI MAKKARUBA

PERSEMA. Seorang pemain Persema Mamasa, Hans, menggiring bola saat Turnamen Polman Cup 2012 di Stadion HS Mengga Polewali beberapa bulan lalu.

pemenuhan anggaran untuk digunakan dalam kejuaraan nasional U18 tahun di Surabaya nantinya. Karena keterbatasan anggaran yang dimiliki Persema Mamasa membuat prestasinya selama ini belum mampu berbicara banyak. Tetapi dengan keberhasilan juara tingkat Sulbar ini menjadi tongak pemerintah mem-

berikan perhatian yang lebih kepada Persema Mamasa. Dalam kesempatan ini, Bupati Ramlan Badawi berjanji akan membantu pendanaan Persema Mamasa jika berlaga di Surabaya nantinya. Karena nantinya pembinaan sepak bola dianggarkan dalam APBD Mamasa. (*)

Relakan Tanaman Berproduksi Demi Jalan Tani POLEWALI -- Demi untuk membangun jalan tani sejumlah warga Dusun Tosondeng Desa Luyo Kecamatan Luyo merelakan tanaman mereka yang sudah berproduksi untuk ditebang. Hal tersebut dilakukan warga Tosondeng sebagai wujud kegembiraan mereka yang sudah lama merindukan pembangunan akses jalan menuju lahan mereka. Namun pembangunan jalan tani tersebut baru terwujud setelah mendapatkan bantuan PNPM-MP TA 2012. Kepala Desa Luyo, Muhlis menjelaskan perintisan dan perkerasan jalan sepanjang 500 meter ini sudah lama diimpikan warga. Sebab selama ini yang menjadi hambatan petani mengangkut hasil kebun mereka karena tidak memadainya akses jalan. Sehing-

ga setelah mendapatkan bantuan PNPM-MP warga tak segan mengorbankan tanaman yang sudah berproduksi untuk dilalui dan dijadikan jalan. "Puluhan tanaman kelapa, coklat, langsat, pisang, jati putih, nangka dan pohon kapok dikorbankan oleh petani demi jalan tani. Itulah wujud swadaya mereka sebagai ungkapan terimakasih kepada pemerintah atas bantuan PNPM-MP,"j elas Muhlis. Ia menambahkan, jalan yang menelan anggaran sebesar Rp94 juta tersebut akan dibangun sepanjang 500 meter dan ditambah talud sepanjang 1000 meter. Dan jalan yang diberi nama MBS itu diharapkan dapat memperlancar pengangkutan hasil panen Kelapa dan kakao tersebut. (k2/mkb)

Rubrik Ini Dipersembahkan oleh Humas Pemkab Mamasa

RADAR/ANDI SUMARYADI

RADAR/ANDI SUMARYADI

BUPATI MAMASA, Ramlan Badawi didampingi Kepala Bappeda Mamasa ketika memimpin rapat monitoring evaluasi pembangunan triwulan I Kabupaten Mamasa, Senin 28 Mei 2012.

RAPAT. Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi, Petrus Pualangi, ketika membuka rapat aanwezing proyek pembangunan di Dinas Koperindag Mamasa.

14

Radar Pasangkayu

RADAR SULBAR Selasa, 3 Juli 2012

MAMUJU UTARA SMART

Sistem Manusia Alam Ruang Teknologi

Pembenahan dan Penyempurnaan Sistem Penyelanggaraan Pemerintahan, Kebijakan dan Regulasi, Program dan Kegiatan, Infrastruktur Keuangan Daerah. Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas SDM Aparatur, Masyarakat dan Private Sektor. Mengelola dan Memanfaatkan Sumber Daya Alam dengan Arif, Adil, dan Bijak untuk Kemakmuran Rakyat dan Pengembangan Kapasitas Pemerintahan Daerah. Konsisten Melakukan Penataan Ruang, dan Wilayah dengan Mengacu pada Kebijakan dan Regulasi Serta Berwawasan Lingkungan Menggembangakan dan Memanfaatkan Tekhnologi Tepat Guna yang Selaras dengan Perkembangan dan Kebutuhan

H. MUHAMMAD SAAL WAKIL BUPATI

H. AGUS AMBO DJIWA BUPATI HM. NATSIR. MM SEKKAB

Warga Bakar Truk Perusahaan Sawit REPORTER: SYAMSUDDIN HB EDITOR: MUHAMMAD ILHAM

RADAR SULBAR/SYAMSUDDIN HB

INGATKAN WARGA. Kapolres Matra AKBP Adri Irniadi menyampaikan imbauan kepada massa KPM Matra untuk tidak anarkis, Selasa 26 Juni 2012. (Foto insert: sebuah truk milik PT Astra yang hangus dibakar massa)

PASANGKAYU -- Tindakan anarkis Kelompok Pemberdayaan Masyarakat (KPM) Mamuju Utara (Matra), sangat disesalkan anggota DPRD. Ketua Komisi I DPRD Matra, Baharuddin Pulindi, mengatakan, mulanya dalam kasus ini diharapkan dapat membangun kesadaran hukum semua pihak yang bertikai, yakni KPM Matra dengan PT Mamuang dan PT Unggul. Sayangnya, belakangan justru terjadi tindakan anarkis, pada 26 Juni lalu. Akibatnya, sudah dua warga yang harus berurusan dengan penegak hukum. Baharuddin mengekukakan, penyelesaian masalah tidak akan pernah berakhir dengan kekerasan dan pemaksaan kehendak. Dampaknya, keinginan awal warga untuk mendapatkan keadilan kini harus bias karena ada tindak

kriminal. Kasus sengketa lahan antara KPM Matra dengan kedua perusahaan yang berdiri di bawah bendera PT Astra Agro Lestari tersebut, kini masih berproses di Mahkama Agung (MA). Selama proses itu berjalan, seharusnya KPM tetap menunggu hasil putusan Peninjauan Kembali (PK) MA. "Permasalahan ini sudah disampaikan setiap pertemuan. Mari kita tunggu hasil putusan PK MA, setelah ada baru kita duduk bersama untuk mencari yang terbaik bagi masyarakat. Namun akibat kehendak itu, yang dirugikan tentunya di pihak masyarakat sebagai korban," sesal Baharuddin, Senin, 2 Juli. Dua Waga Ditahan Polisi Terhadap masalah itu, Kapolres Matra AKBP Adri Irniadi, membenarkan, jika pihaknya telah menahan dua

warga yang diduga membakar kendaraan milik perusahaan perkebunan sawit. Kedua warga itu masih berada di Mapolres guna menjalani interogasi. Sementara satu orang lagi sedang dalam proses pengejaran polisi. Jika terbukti melakukan pembakaran, kedua warga tersebut diancam dengan pasal 160 dan pasal 170 KHUP. "Dua warga sudah kami tahan dan masih ada satu lagi yang sedang dalam pengejaran. Tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka lebih dari dua orang nantinya," ungkap Adri. Pada 26 Juni lalu, KPM Matra yang merasa proses penyelesaian sengketa lahan dengan PT Mamuang dan PT Unggul, tanpa kejelasan akhirnya menggelar unjuk rasa. Namun aksi tersebut malah tak terkendali hingga mobil truk milik PT Mamuang dibakar. (**)

Pemerintah Mesti Bangun Jembatan Bulu Bonggu PASANGKAYU -- Jembatan Gantung di Desa Bulu Bonggu Kecamatan Dapurang, sepanjang seratus meter, tak kunjung mendapat perhatian Pemkab Matra. Pasca rusaknya jembatan gantung tersebut sejak akhir tahun lalu, hingga kini belum juga ada upaya perbaikan. Parahnya lagi, jembatan yang mengSyamsuddin Kades Bulu Bonggu hubungkan Desa Bulu Bonggu ke beberapa dusun yang ada di Desa Benggaulu, sudah tidak berfungsi. Jembatan gantung di desa itu memi-

liki peran vital dalam menunjang aktifitas warga. Sebelum runtuh, jembatan itu dulunya sering digunakan anakanak menuju ke sekolah. Satu-satunya jalan keluar, Pemkab Matra harus membangun jembatan tersebut. Dan mestinya menjadi prioritas. Kepala Desa Bulu Bonggu, Syamsuddin, mengatakan, kendala yang dihadapi warganya adalah keterbatasan ketersediaan infrastruktur, khususnya jembatan. Sementara sebagai kepala pemerintahan desa, ia sudah sering menyampaikan usulan pembangunan jembatan pada musrembang. Bahkan ia juga sudah mengajukan proposal ke Pemkab Matra. Namun belum ada realisasinya. "Saya khawatir jika pemerintah tidak

POTRET PASANGKAYU

membangunkan jembatan gantung, satu-satunya jalan yang hanya bisa dilewati sungai. Itupun kalau tidak banjir. Kalau sungai meluap, aktifitas warga akan lumpuh total," keluh Syamsuddin, Senin, 2 Juli. Sementara itu, anggota DPRD Matra, Baharuddin Pulindi, menginatkan Pemkab Matra, khususnya Dinas Pekerjaan Umum (PU) bisa tanggap terhadap keluhan warga. Apalagi PUpihak sudah melakukan peninjauan terhadap kebutuhan warga di desa itu. "Jembatan gantung itu sangat mendesak bagi warga, karena ini satu-satunya akses yang bisa dilalui warga.Pemerintah harus segera merealisasikan kebutuhan warga yang sangat urgen tersebut," pintanya. (sym/ham)

Rubrik Khusus Humas Pemkab Mamuju Utara

HADIR. Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Matra, HM Natsir, saat menghadiri rapat pairpurna DPRD beberapa waktu lalu.

RADAR SULBAR/SYAMSUDDIN HB

PARIPURNA. Kepala Bagian (Kabag) lingkup pemkab Matra menghadiri rapat paripurna DPRD Matra beberapa waktu lalu.

RADAR SULBAR/SYAMSUDDIN HB

TAK BISA DILALUI. Jembatan gantung di Desa Bulu Bonggu tak bisa dilalui warga yang hendak menyeberang.

LEGISLATIF MATRA

Rubrik Khusus DPRD Kabupaten Mamuju Utara

HADIR. Sekwan DPRD Matra Firman bersama Kabag Ops Polres Matra AKP Ade Nohong dan wakil pengadilan Negeri Matra hadir rapat paripurna di DPRD Matra baru-baru ini.

RADAR SULBAR/SYAMSUDDIN HB

KUNKER. Putu Suardana dan Putu Purjaya bertandang ke rumah petani nsaat melakukan kunker di Lampung baru-baru ini.

Resep Kita

1. Siapkan biji mutiara. Rebus biji mutiara hingga matang dan mengkilat. Setelah itu tiriskan,. Siram dengan air matang dingin, sisihkan 2. Kupas kacang tanah lalu sangrai hingga warna berubah menjadi kecoklatan, angkat. Setelah dingin, tumbuk kasar kacang tanah tersebut. Sisihkan 3. Siapkan gelas saji . susun pelengkap dengan urutan sebagai berikut, alpukat , biji mutiara, potongan nangka, lalu es puter. 4. Tambahakan susu kental manis, taburi dengan kacang dan meises. 5. Es podeng spesial siap disajikan dan disantap

Es Podeng Bahan: 1 liter es puter kopyor 1 buah alpukat, keruk daging buahnya 50 gram biji mutiara 50 gram kacang tanah, 25 gram meises coklat Mata nangka secukupnya, potong kecil-kecil Susu kental manis

INFOTAINMENT

RADAR SULBAR Selasa, 3 Juli 2012

15

gaya hidup - artis - film - resep makanan - Keluarga

Band Rusia Memakai Nama Indonesia dan Sumatra

Di tengah-tengah apatisme masyarakat, nama Indonesia dan Sumatra justru berkibar di negeri ujung dunia. Grup cadas asal St. Petersburg dan Moskow menjadikan keduanya sebagai nama band dimana personilnya suka minum jus dan makan salad. Lagu Against My Father itu benar-benar diciptakan untuk sebuah komposisi metal habis. Gebukan drum yang sangat dinamis dan lengkingan melodi mendominasi ruangan latihan di lantai 5 sebuah gedung tua, persis di pusat kota St. Petersbug, Rusia. Suasana semakin bertambah metal setelah sang vokalis utama, Daniel berteriak dengan suaranya yang tinggi. Kedua tangannya memegang erat mick di depan dada. Rambut pirangnya diputar-putar sambil membungkukkan tubuhnya yang ceking, seperti orang sedang kesurupan. Dubes RI untuk Rusia yang baru, Djauhari Oratmangun yang hadir dalam latihan

di penghujung musim dingin 2012 itu, seolah ikut larut ditelan irama. Mengenakan baju kulit lengan panjang warna hitam, tubuhnya yang kekar tidak berhenti bergerak. Sesekali ia mengambil gambar dengan BB-nya untuk kemudian dikirim ke handai tolan. Latihan berlanjut dengan melantunkan beberapa lagu andalan mereka, seperti Pretty Colours dan Purest Mud yang iramanya hampir-hampir memecahkan gendang telinga. “Kita lagi persiapan untuk tampil tunggal di sebuah klub musik tanggal 29 Maret 2012 mendatang,” ujar pemain gitar/melodi yang juga seorang insinyur bangunan, Demian. Sejak terbentuk tahun 2007, group heavy metal bernama Indonesia itu sudah malang melintang mengikuti berbagai konser musik rock di berbagai tempat di Rusia. Pada tanggal 8 Juni 2011 misalnya, Indonesia tampil sebagai band pembuka saat

Sumatra Band

grup band asal AS All That Remains melakukan tur di Saint Petersburg. Mengenai nama Indonesia, Santa menuturkan, awal membentuk grup band mereka bingung mau diberi nama apa. Namun ketika sedang hangat berdiskusi, seorang anggota band melihat bahwa gitar mereka made in Indonesia. “Ini dia nama yang cocok untuk grup band kita, Indonesia!” katanya mengingat kejadian 5 tahun lalu. Selain urusan merek gitar, mereka juga berpandangan bahwa Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau dan budaya adalah refleksi dari musik yang memiliki jutaan warna dan rasa. Akhirnya, secara aklamasi dideklarasi nama Indonesia dipakai sebagai nama band. “Nama Indonesia eksotik, negaranya juga eksotik seperti halnya musik,” ujar Demian. “Meskipun saya belum pernah ke Indonesia, tapi pengetahuan kami mengenai Indonesia juga kami dapatkan dari orang tua kami yang pernah berkunjung ke Indonesia 20 tahun yang lalu” ujat Santa menyela. Saat ini mereka juga tengah mempersiapkan sebuah album yang akan dirilis di pasar Rusia. Album sebelumnya hanya ditautkan di Youtube. Santa juga sempat mengungkapkan kekhawatirannya bahwa Dubes RI akan menuntut hak cipta karena menggunakan nama Indonesia. Ternyata, alih-alih Dubes Djauhari Oratmangun akan membawa mereka ke meja hijau tetapi malah memberikan dukungan “Selama kalian mempergunakan nama Indonesia untuk hal-hal yang baik, tidak ada masalah,” katanya. Menurut Dubes mantan Dirjen Kerjasama ASEAN ini, hubungan RI-Rusia sejak lama terjalin dengan baik, tidak hanya antar pemerintah namun juga antara masyarakat kedua negara. Band Indonesia ini diharapkan juga akan menjadi salah satu peng-

hubung antara generasi muda Rusia dan Indonesia. Sementara itu, peristiwa bencana alam tsunami bulan Desember 2004 yang melanda Pulau Sumatera, menyisakan rasa simpatik yang mendalam bagi sekelompok pemuda Rusia. Enam orang pemuda Rusia di Moskow mengabadikan nama “Sumatra” menjadi nama sebuah kelompok musik beraliran extreme metal. Alik Galstyan, anggota Sumatra yang saat itu duduk di bangku sekolah kelas 11 (kelas 2 SMA) mengetahui pemberitaan bencara tsunami dari siaran televisi selama berhatihari. Hatinya gundah lalu mencari tahu melalui internet apa dan dimana “Sumatra” berada. Nah, saat Alik dan teman-teman kelompok musiknya tengah mencari sebuah nama untuk grup musiknya, serta merta ia mengusulkan nama “Sumatra”. “Kata tersebut indah didengar, tidak sulit diucapkan dan mudah diingat,” katanya. Usulan Alik tidak serta merta diterima oleh rekan-rekannya yang juga mengusulkan nama-nama lain. Perdebatan terjadi. Namun Alik bersikeras dengan usulannya dan mengatakan kepada teman-temannya jika tidak menerima usulannya maka mereka dipersilahkan membentuk kelompok musik lain, sementara dirinya tetap dengan nama “Sumatra” dan akan mencari personil pengganti. Akhirnya teman-teman Alik mengalah. Mulai 21 September 2005 nama Sumatra mulai dikibarkan sebagai band extreme metal. Pendirian kelompok musik cadas bukan semata untuk bisnis, tetapi untuk kepuasan dan kegemaran terhadap musik saja. Dalam perjalanannya, kelompok musik tersebut mengalami berbagai hambatan, antara lain berganti-gantinya personil, namun kemudian mendapat pengganti yang lebih baik.

Meskipun aliran musik extreme metal belum mendapat tempat ramai di publik Rusia, Alik dan grup musiknya tidak berkecil hati. Pengenalan ke publik dilakukan melalui berbagai konser di berbagai kota di Rusia. Menurutnya, nama kelompok musik Sumatra ini sudah dikenal melalui jaringan internet, seperti di Amerika Serikat, Jerman, Prancis dan Kanada. Sumatra yang berbasis di Moskow sejauh ini memang masih belum kaya. Latihan hanya dilakukan pada saat-saat tertentu seperti menjelang tampil atau rekaman. Itu karena tidak semuanya tinggal di Moskow, seperti Dmitry Burdin yang bermukim di Minsk. Walaupun begitu, mereka sudah menelorkan beberapa album, seperti “The Sixth Circle” (2008), “Heliocratic Infinity” (2009). Penggunaan nama Indonesia atau Sumatra, kata Dubes Djauhari, justru merupakan salah satu bentuk promosi Indonesia di Rusia karena selain bermain musik, seluruh anggota band tersebut adalah sarjana dengan pekerjaan cukup baik. Santa misalnya, merupakan seorang insinyur sementara Demian dan Daniel merupakan guru di sekolah musik. Diharapkan mereka juga bisa menyebarluaskan informasi mengenai Indonesia tidak hanya dikalangan pencinta musik rock tetapi juga teman-teman kerja dan murid-murid mereka. “Ini adalah bagian dari diplomasi industri kreatif,” katanya. Uniknya, semua personil band metal dari St. Petersburg dan Moskow tersebut hidupnya jauh dari urusan nikotin, minuman keras atau narkoba. Saat ditraktir Dubes di sebuah restoran tengah kota St. Petersburg, awak Indonesia lebih suka makan salad dan jus jeruk. Sementara, di Moskow Alik berkilah, “Merokok dapat merusak badan dan lingkungan.” (net)

Indonesia Band

>>>>>> HUBUNGI BAGIAN PERIKLANAN: MAWARNI SIMARGOLANG, 0426-22138 Hp: 081241843180

HOT LINE:

E-mail: radarsulbar01@gmail.com

Online: radar-sulbar.com IKLAN BARIS RADAR SULBAR

MAMUJU -- JL. JEND. SUDIRMAN NO. 50,TLP. 0426 -22138. MAJENE -- JL. JEND SUDIRMAN NO. 167,TLP. 0422-21157. POLMAN -- JL. MR.MUH.YAMIN NO. 76,TLP. 0428-23203.

Serbaneka TOKO HARAPAN JAYA Grosir Pakaian Jadi, Alamat: Ruko Blok A. No. 16 Pasar Baru Mamuju-Sulbar, HP. 081 210 174 222

Serbaneka H2D KOMPUTER, Menerima sevice komputer, laptop, notebook & rakit komputer, juga melayani servis panggil, harga terjangkau. Alamat Jl. Stadion, Hp: 085399769243,081342626268, 081342077428

Serbaneka ANDA Butuh Dana Tunai, Jaminkan Bpkb Motor Anda di NSC FINANCE . Hub. No : 0853 4085 7205 ( Dibutuhkan Karyawan/Karyawati, Pendidikan Min. SMA, GAJI + KOMISI + REWARD)

Serbaneka BENGKEL LAS Masagena Alamat Jl. Pababari Mamuju, Tlp 081 342 209 988 DIZI MEUBEL Alamat, Jl. Martadinata (samping Kantor BPS Mamuju) Tlp 081 342 209 988

Serbaneka NUSANTARA TEKHNIK Jl. Andi Makasau, Melayani : Las panggil, Terali kanupi, Pintu Ruko Balkon, disesuaikan Model Rumah Hub : Yusman (Hp. 081 342 086 507-085 340 617 777)

Serbaneka ALAT PERAGA DAK SD & SMP ready stok (100%) sesuai juknis 2010, rekanan yg menang tender / uji petik 085214141201 / 081519464055 - kdn.co.id

Dijual Tanah DIJUAL Tanah dengan ukuran 10 x 45 = 450 m2 Terletak di Jalan Poros Kalukku Tasiuk Hub: 081355038844 - 082191606888

Rental Mobil CV. Jaya Bersama Menyediakan Jasa Rental Avanza, Zenia, Apv, Rush, Pick Up. Jl. Pattana Bone No. 9 Mamuju Hp. 085 399 333 536085 298 301 045

Dijual Rumah

Dijual Rumah Dioper cicilan rumah tipe 36 di BTN Griya Marwah Residence Sarampu, Desa Tonyaman Kecamatan Binuang blok B nomor 1 dgn harga 50 juta. Harga bisa nego.Hubungi: 085214476078

Dijual Rumah DIJUAL Rumah di Jalan Cerbon Belakang Kantor Camat Wonomulyo. Ukuran 21x11 M. Hub : 081241501981

Dikontrakkan DIKONTRAKAN PERUMAHAN H. BASYIR BLOK G 22 (BELAKANG TOYOTA) HUBUNGI : 081 342 633 337 ATAU 081 342 795 999

Dikontrakkan

DIJUAL Rumah : Luas 325 M2 di Jl. H.A. Endeng No.1 Tanah : 610 M2 di Jl. Muh. Husni Thamrin Hub : Hp 081 355 399 133 Alamat: Jl. Urip Sumoharjo No. 51 Mamuju

Dikontrakkan 1 buah rumah, lengkap dengan perabot. Di Jl. BTN Maspol F4 No. 1 Mamuju Hub : 085 255 801 557

Dijual Ruko

DIJUAL tanah kosong, luas 1004 m2 Jl. Bau Massepe depan Gereja Katolik. Dikontrakkan tanah, luas 11x40 m Jl. Tuna samping somel kayu Maspul. Hub 085322255554 - 085394702774

Dijual Ruko 2 petak, 2 lantai disudut, ukuran 9 x 14 Jln. Poros Sentral Tasiu /Kompleks Pasar Hub : 082 189 917 971

Dijual Tanah DIJUAL Tanah dan Bangunan ukuran 9x20 di Rangas Mamuju. Kuran lebih 500 m dari Kantor Gubernur Sulbar. Harga Rp. 150 Jt, tanpa perantara. HUB: 085398239889

Dijual / Dikontrakkan Tanah

Dijual Mobil DIJUAL Cepat Mobil Toyota Kijang Grand Extra Tahun 1996 Ac. Sentral, DVD, Power stering, Power Window, Sentral Lock, kondisi baik masih Orisinil Mesin kering siap Pakai Hub : 081 355 064 032

Peluang Bisnis MAU Penghasilan Rp 1 jt - 2 jt/bulan Dirumah Buka Usaha Rental Game. Jual PS2/PS3 Hardisk Baru/ Bekas, Komputer, Laptop, Hrg Murah Beli 2 Unit PS Gratis HP Cross U / 2 orang. Minat Bos. Hub. MR.14 Com Hp.085 214 011 193 / 087 842 276 439

Dijual Tanah JUAL TANAH. + Ukuran 4,4 Hektar Di Jalan Baru (Jalur Dua) Hub; 08124252975

Dijual Rumah JUAL Murah Rumah, BTN Cendrawasih, Polewali sudah renovasi, Harga Rp. 185 Jt Hub : 081 355 076 354

Dijual Rumah

Dikontrakkan Dikontrakkan Ruko Strategis dan nyaman di Jl. RE. Martadinatha Simbuang Hub : 081 242 001 019/081 944 533 688

Dijual Rumah DIJUAL Rumah Tinggal Permanen beserta lokasi di Jl. Manunggal, Lr. IV, Polman (samping rumah kosan sekkab polman) L. 14 Meter x P. 24 Meter. Harga Rp. 250 juta bisa nego Hub: 085299924217

Dijual Tanah DIJUAL Lokasi siap bangun Rp. 60 JT Uk. 10 m x 20 m. Ada Sertifikat Jl. Atiek Suteja Belakang Kantor Bupati. Hub. 085 255 742 258

Dijual Tanah

Di jual rumah permanen, fasilitas lengkap: PLN 2300 wat, AC, AIR PAM, SUMUR BOR, TEL RMH, 4 KMR TIDUR. STRATEGIS, DEPAN KANTOR BUPATI POLMAN, LUAS 171 M2. ADA KELEBIHAN TANAH 1 KAPLING. HUB. 082188775060. HARGA DAMAI.

Jual Tanah Kaplingan siap Bangun Uk. 10 X 20 Dirangas-Mamuju. Kurang Lebih 500 M dari Kantor Gubernur Sulbar Harga 26 juta, tanpa perantara Hub : 081241200073

Dijual Rumah

DIJUAL MOBIL Apv, Warna Hitam Metalic Tipe : 6C415V-Apv DLX Hub : 085 298 308 800

Dikontrakkan/Dijual

Dikontrakkan/Dijual Rumah tinggal Dijalan RE Martadinata Belakang Wisma Babana Mamuju Hub: 081 355 942 684 081 944 200 477

Jual Mobil Dijual Tanah DIJUAL Tanah dengan luas 15x28 m2, terletak di depan SMK Pelayaran Mamuju Harga Murah Tanpa perantara. Hub : 085 398 062 912

Dijual Rumah DIJUAL Rumah di Jl. Kapten Jumhana No. 22 Wonomulyo Polman Sebelah Kanan Lapangan Gaswon (Depan Pasar Wonomulyo) Hubungi : 085 299 128 480 081 342 209 988 085 236 277 002

Lowongan Dicari 1 org receptionis wanita, blm menikah, syarat SMA/sederajat, berpenampilan menarik, domisili di Polewali dan sekitarnya, lamaran langsung di antar ke : HOTEL LILIANTO jl. Ahmad Yani No.54-B, Tlp. (0428) 2410499

Berita Kehilangamn TELAH tercecer BPKB Motor A.n SUPARMAN. No Polisi DC-4777-JA Merk Suzuki/FU 150, Warna Abu-abu Hitam. Bagi yang menemukan harap Hub : 081 353 045 050

Peluang Investasi Cerdas Saatnya uang bekerja untuk Anda. Nikmati hasil 12% per bulan dari Virgin Gold Mining Corp. Terbukti sejak 2010. Gratis BB/LCD, TV/Sepeda hanya di bulan Juni Info Irawan 081 342 954 305. BB 29553809. www.vgmc.com

Jual Mobil DIJUAL Honda City thn 2010. Automatic. 220 Juta Hub. 081 241 566 050

Dikontrakkan RUKU I Lantai Rp. 15 juta, Jln. Pontiku No. 5. Hubungi: 085233333579

WANSUS

16 WAWANCARA KHUSUS

RADAR SULBAR

SELASA 3 JULI 2012

KETUA KOMISI I DPRD MATRA, BAHARUDDIN PULINDI, SH.

Sengketa Lahan Tuntas, Rakyat Syukuran S

ENGKETA lahan perke bunan kelapa sawit antara Kelompok Tani (Poktan) Tikke Raya dan Kelompok Tani Sarudu dengan PT Mamuang dan PT Surya Raya Lestari 1, telah dintuntaskan secara hukum. Perjalanan yang cukup panjang dilalui demi mengawal proses hukum tersebut. Satu kelebihan, karena dalam sengketa ini tak ada tindak anarkis, sampai akhirnya kekuatan hukum tertinggi di Republik ini memerintahkan dua perusahaan di bawah naungan PT Astra Agro Lestari, harus membayar biaya ganti rugi kepada warga. Demi mendapatkan keadilan, dibutuhkan kesabaran dan kemampuan menahan emosi. Meski ada sengketa, tapi stabilitas sosial tetap dijaga. Cara pandang ini begitu kental dipikiran masyarakat berkat upaya penyadaran hukum yang dilakukan Baharuddin Pulindi. Ketika itu, Baharuddin bertindak sebagai kuasa hukum warga melawan pihak perusahaan. Setelah menjadi anggota DPRD Matra, Baharuddin tetap setiap mendampingi para petani. Lau seperti apa upaya Baharuddin setelah menjadi legislator? Masihkah ia tetap setiap memperjuagkan hak-hak petani? Berikut petikan wawancara wartawan Radar Sulbar, Syamsuddin HB, dengan Baharuddin Pulindi. Kasus yang kerap muncul di Matra adalah sengketa lahan antara warga dengan perusahaan perkebunan

sawit. Menurut Anda apa pemicu munculnya sengketa ini? Menurut saya, itu karena perusahaan yang melakukan pegelolaan Hak GunaUsaha (HGU) perkebunan, masuk ke wilayah ini tanpa melihat tapal batas yang jelas antara milik warga dengan milik perusahaan. Perusahaan menguasai hamparan areal perkebunan yang sesungguhnya sebagian lahan itu ada dimiliki warga. Pemerintahan masa lalu juga tidak bertindak tegas, sementara ketegasan itu sangat diperlukan untuk mengatur warga dan perusahaan. Sesungguhnya pihak perusahaan wajib menyosialisasikan tapal batas HGU yang dikelolanya kepada warga, dengan membangun keterbukaan di tingkat bawah. Mengenai putusan Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung (MA) yang memenangkan masyarakat dalam sengketa dengan perusahaan sawit, kabarnya tidak lepas dari peran Anda. Saat itu apa yang membuat Anda tertarik membantu petani? Saya melihat masalah yang menimpa masyarakat itu sudah sembilan lamanya. Masalahnya adalah tata letak batas lahan yang selalu diperebutkan, termaksud PT Mamuang dan PT Surya Lestari I. Saya pandang masyarakat dalam posisi lemah, makanya tidak ada alasan bagi saya untuk tidak membantu mereka. Apalagi saat itu pihak perusahaan banyak mengambil lahan masyarakat secara illegal. Pihak perusahaan waktu itu

Van Basten Tolak Kembali ke Timnas

AMSTERDAM — Mundurnya Bert van Marwijk seiring terpuruknya prestasi Belanda di Euro 2012, memberi pekerjaan ekstra bagi pengurus federasi sepak bola negara tersebut, KNVB. Mereka harus secepatnya menentukan pelatih kepala yang akan mendampingi tim di kualifikasi Piala Dunia 2014. Sayangnya, kursi pelatih Oranje, julukan Timnas Belanda, tak lagi menarik bagi sejumlah mantan bintang. Striker era 80 an hingga awal 90 an yang membawa Belanda menjadi juara Piala Eropa 1988, Marco van Basten, mengaku tak lagi tertarik menangani timnas. Pelatih 47 tahun tersebut lebih menikmati kariernya bersama klub Heerenveen. Van Basten, yang menjadi pelatih timnas selama empat tahun sebelum mundur pada 2008 lalu, mengaku keputusan menolak kembali ke timnas bukan karena prestasi yang terpuruk di Eueo 2012. â•œSaya sekarang bersama Heerenveen dan bahagia di klub ini. Bagi saya kursi timnas bukan lagi prioritas untuk saat ini,â•• ujar Van Basten seperti dilansir Goal. Sementara itu, legenda Belanda, Johan Cruyff mengusulkan Frank Rijkaard sebagai pelatih kepala yang akan memimpin Oranje ke Piala Dunia 2014. Cruyff yang mengaku masih terkejut dengan keputusan mundur yang diambil Van Marwijk, menilai Rijkaard sebagai figure yang layak. â•œWajar jika ada yang menyebut Ronald Koeman atau Frank de Boer. Tapi, di kepala saya saat ini ada nama Frank Rijkaard,â•• tandasnya. (fmc)

mengklaim lahan warga sekaligus melakukan eksekusi tanpa melalui proses hukum lebih dulu. Sebagai orang paham hukum, saya wajib melakukan pendampingan dan menempuh jalan sesuai aturan perundangundangan. Tapi tanpa harus anarkis. Setelah masyarakt memenangkan kasus ini, menurut Anda apa pelajaran yan bisa dipetik? Dengan kejadian ini, hendaknya pihak perusahaan mengoreksi diri. Penyelesaian sengketa dengan masyarakat tidak ada gunanya bertindak arogan. Dan lebih penting, ini tidak boleh terulang. Apapun argumentasinya, waktu itu tetap terjadi pelanggaran. Karena mereka melakukan penebangan pohon kakao milik masyarakat. Hal lain yang juga sangat penting dicamkan, proses ini dapat dimenangkan karena masyarakat tidak melakukan tindakan anarkis. Kita harus mengajak masyarakat untuk menempuh jalur hukum pada setiap peroalan yang tidak melahirkan solusi. Karena pengadilan merupakan satusatunya lembaga yang mampu menunjukkan keadilan. Kendati membutuhkan proses panjang. Setelah MA memenangkan petani, apa hubungan pihak perusahaan dengan masyara-kat sudah harmonis? Pasca putusan itu saya sangat beryukur karena kita mampu membangun komunikasi yang baik dengan pihak

perusahaan. Sehingga kesepakatan muncul melalui islah atau perdamaian sekali pun sudah putusan dari MA. Masyarakat dengan PT Astra Group juga sudah islah. Inilah tugas saya. Sehingga perusahaan juga dalam melaksanakan kewajibannya tidak terbebani dengan konflik masa lalu. Sebagai pembela masyarakat, bagaimana anda memposisikan diri agar kedua pihak tetap harus bergandengan tangan? Sebagai orang yang pernah mendampingi kasus ini, saya juga harus melihat sisi pihak perusahaan. Perusahaan sebagai investor yang juga harus dilindungi haknya. Namun demikian jika terjadi suatu pelanggaran kita harus memberikan apresiasi kepada masyarakat untuk menuntut haknya pula. Sekarang anda sudah menjadi anggota DPRD Matra. Kira-kira apa harapan Anda kepada masyarakat maupun kepada pihak perusahaan? Pertama, pihak perusahaan harus menghentikan pemaksaan kehendak. Saya yakin dan percaya setelah islah ini perusahaan sudah menyadari kodisinya. Apalagi PT Astra Group sudah banyak mengganti managemennya dalam rangka memperbaiki persoalan-persoalan masa lalu. Intinya saya sebagai anggota DPRD meminta, baik perusahaan maupun warga saat menghadapi sengketa, hindarilah tindakan anarkis. (**)

Iniesta Sempurnakan Sukses Spanyol KIEV -- Spanyol menjadi negara pertama yang mampu mempertahankan gelar Piala Eropa. La Furia Roja, julukan Timnas Spanyol, juga menjadi tim pertama yang mampu mencatat hat-trick juara turnamen major beruntun; Piala Eropa-Piala Dunia-Piala Eropa. Sukses Spanyol di Euro 2012 makin lengkap dengan terpilihnya Fernando Torres sebagai peraih sepatu emas, simbol pencetak gol terbanyak. Pencapaian tim Matador belum berhenti sampai di situ, karena UEFA memilih gelandang Andres Iniesta sebagai pemain terbaik. Terpilihnya Iniesta sebagai Pemain Terbaik Euro 2012 sekaligus melanjutkan dominasi Spanyol untuk kategori ini. Empat tahun lalu, rekan setimnya di timnas dan Barcelona, Xavi Hernandez juga meraih penghargaan serupa. Iniesta mampu menyisihkan sejumlah nama yang masuk dalam daftar 23 pemain terbaik UEFA selama

turnamen berlangsung. Tiga pemain lain yang sempat menjadi nominasi adalah Andrea Pirlo, Mario Ballotelli, dan Mesut Ozil. “Pirlo memang bermain luar biasa untuk Italia. Xavi juga berstatus juara bertahan, sementara penampilan Xabi Alonso sangat konsisten. Namun Iniesta adalah sebuah pesan tentang kreativitas dan totalitas dalam bermain,” jelas Andy Roxburgh, perwakilan UEFA seperti dikutip dari AS, kemarin. Iniesta, yang kini menginjak usia 28 tahun, mengaku bangga dengan penghargaan tersebut. Namun, baginya, yang terpenting Spanyol menjadi juara dan telah menorehkan sukses yang sulit terulang di masa yang akan datang. “Setiap kali bermain saya tak pernah berpikir akan mencetak gol. Namun yang paling utama bagaimana tim saya bisa menang,” jelas pemain yang juga pencetak gol tunggal kemenangan Spanyol di final Piala Dunia 2010. (fmc)

Prandelli Tak Ingin Berhenti KIEV -- Takluk dengan skor telak 0-4 dari Spanyol di final Euro 2012, Senin, 2 Juli dini hari Wita, menggagalkan ambisi Italia kembali mengangkat trofi turnamen major setelah menjadi juara dunia 2006 di Jerman. Hasil ini sekaligus melanjutkan penantian panjang Azzurri yang tak pernah lagi menjadi juara Eropa sejak 1968 lalu. Usai final kemarin, rumor kepergian pelatih Cesare Prandelli kembali terdengar. Selain dikaitkan dengan sejumlah klub, mantan pelatih Fiorentina tersebut juga mendapat sorotan soal kebijakan strateginya saat bersua

Spanyol di final. Namun, tak butuh waktu lama bagi Prandelli untuk meredam spekulasi tersebut. Pelatih 54 tahun ini menegaskan tak akan berhenti meski gagal mengantar Italia ke tangga juara. “Saya masih akan tetap meneruskan kontrak hingga 2014, kecuali jika federasi menginginkan pergantian. Tapi, sejauh ini hubungan saya dengan federasi sangat baik. Mereka puas tim masa depan Italia telah terbentuk dan akan semakin kuat di Piala Dunia 2014 nanti,” ujar Prandelli seperti dikutip dari Football Italia, Senin, 2 Juli. (fmc)


Radar Sulbar