Issuu on Google+

JUMAT 2 NOVEMBER 2012 ECERAN: Rp. 3.000 LANGGANAN: Rp. 65.000 TELEPON: 0426-22138 HP: 085299200290

RADAR SULBAR Harian Pertama & Terbesar di Sulawesi Barat

Sulbar Usul Stimulus 37.000 Unit RTLH

5.000 UNIT

Matra

Besaran Biaya Bantuan RTLH KATEGORI RTLH Rusak Berat (RB) RTLH Rusak Sedang (RS) RTLH Rusak Ringan (RR)

Usulan Bantuan Rehab RTLH 2013

DANA Rp15 juta/unit Rp7,5 juta/unit Rp7,5 juta/unit

Sumber: Bidang Cipta Karya Dinas PU Sulbar

Mukaddam

EDITOR: MUHAMMAD ILHAM

MAMUJU — Tahun 2013, pemerintah mengusahakan lagi agar Bantuan Situmulan Perumahan Swada (BSPS) untuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Sulbar mengalami peningkatan.

6.000 UNIT

Mamuju Mamasa

8.000 unit

RADAR SULBAR/ MUHAMMAD ILHAM

Mengenal Mayjend Chaidier Patonnory (2-Selesai)

Selalu Siap untuk Daerah OLEH: Chaerul Marfan Jakarta

MENJADI seorang prajurit adalah kebanggaan terbesar bagi Mayor Jenderal TNI (Mar) Chaidier Patonnory. Bangga melaksanakan tugas menjaga keutuhan tanah air. Termasuk ketika harus bertugas ke daerah-daerah konflik. Kami cukup beruntung bisa bertandang ke kediaman sang Jenderal. Dijemput seorang kolonel, berwisata ke daerah Banten yang terus terang baru kali ini penulis datangi, hingga menikmati secangkir kopi khas Italia. Kopi dari negeri menara Pisa ini dikirim khusus oleh sahabat Chaidier di Italia. Bermerek Illy coffee, rasanya memang beda dengan kopi lokal atau kopi Mamasa yang Mayjen juga terkenal dengan citChaidier Patonnory arasanya. Di tengah perbincangan, Chaidier tiba-tiba menanyakan kabar beberapa pejabat Sulbar. “Pak Kalma gimana sekarang, saya sempat protes ke dia, saya termasuk keluarga sipamandar tapi waktu dilantik kok saya tidak diundang. Beliau bilang ada dikirim undangannya,” tutur pria kelahiran 1956 itu sambil tersenyum. Selain akrab dengan daerah konflik, lulusan Akabri Laut tahun 1981 ini ternyata dekat dengan banyak tokoh di Sulbar. Diantaranya, Aras Tammauni, Asisten II, Akhsan Djalaluddin, Bupati Polewali Mandar (Polman), Ali „ Baca HALAMAN 7

REOT. Salah satu potret rumah warga di Kecamatan Tabulahan Kabupaten Mamasa, dalam kondisi memprihatinkan.

10.000

Polman

UNIT

Majene

Dahlan Diminta Buktikan Ucapannya JAKARTA — Hiruk-pikuk upeti perusahaan Badan Usaha Milik Negara harus dituntaskan dan diakhiri. Menteri BUMN Dahlan Iskan yang memulai dan melontarkan isu upeti perusahaan BUMN ke oknum DPR, harus menuntaskan dan mengakhiri isu tersebut dengan melaporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi dan Badan Kehormatan DPR. Demikian diungkapkan Anggota Komisi III DPR, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Indra, Kamis, 1 November. “Dahlan Iskan harus menjelaskan lontaran upeti tersebut sejelas dan seterang mungkin. Sebutkan saja

siapa oknum anggota DPR tersebut, tanpa harus diminta BK DPR atau KPK,” katanya. Sebab, lanjut dia, sebagai warga negara yang baik harus mendukung pemberantasan korupsi dengan melaporkan dan mengungkapkan praktek korupsi yang diketahuinya. “Tentunya penyataan tersebut harus didasarkan pada bukti dan fakta hukum, dan jangan hanya berdasarkan asumsi atau praduga semata, apalagi fitnah demi sebuah sensasi,” ungkapnya. Indra menambahkan, apabila yang dilontarkan Dahlan

Rekrutmen oleh BPS kabupaten

JAKARTA — Badan Pusat Statistik (BPS) kembali akan merekrut ribuan tenaga lapangan untuk melakukan sensus pertanian di tahun 2013. Rencananya sensus ini akan fokus pada budidaya tanaman pertanian, seperti, padi, palawija, hortikultura, tanaman perkebunan, ternak, unggas, hingga subsektor penangkapan ikan. Proses input data akan berlangsung di seluruh Indone-

BPS Butuh 300 ribu Surveyor

8.000 unit

Grafis: Chalid

Ada Rekaman Oknum DPR Minta Uang

Epaper RADAR SULBAR

Pada 2012, Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sulbar mengusulkan ke Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) bantuan stimulan untuk semua kabupaten di Sulbar sebesar 31.000 unit. Untuk tahun 2013, jumlah yang diusulkan meningkat menjadi 37.000 unit RTLH. (lihat grafis). Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PU Sulbar Mukaddam mengatakan, tahun depan jumlah dana situman untuk perbaikan RTLH yang direncakan Kemenpera juga mengalami kenaikan. Jika tahun ini dana perbaikan RTLH untuk kategori rusak berat (RB) Rp11 juta, maka pada 2013 naik menjadi Rp15 juta. Demikian juga dana stimulan untuk RTLH rusak sedang (RS) dan rusak ringan (RR). Jika sebelumnya hanya Rp6 juta, tahun depan akan dinaikkan menjadi Rp7,5 juta. „ Baca HALAMAN 7

Survei Insert Institut di Pemilukada Mamasa

Ramlan dan Mario Beda Tipis Popularitas Calon Bupati Mamasa - Ramlan Badawi - Mario S. Saggaf - Rudyantho - Benyamin YD - Muhammadiyah

(90,16 persen) (87,23 persen) (72,61 persen) (67,82 persen) (56,91 persen)

Kepantasan Calon Bupati Mamasa - Mario S. Saggaf - Ramlan Badawi - Rudyantho. - Benyamin YD - Muhammadiyah

(69,15 persen) (67,55 persen) (50,80 persen) (38,56 persen) (37,23 persen) Sumber: Insert Institut

JAKARTA — Bupati Mamasa, Ramlan Badawi menjadi figur paling populer sebagai salah satu kandidat bupati pada Pemilukada Mamasa 2013 mendatang. Popularitas calon bupati dari Partai Golkar itu menempati posisi puncak (90,16 persen) dibanding figur lainnya. Ramlan berada diatas Mario dan Rudyantho. Disusul Benyamin dan Muhammadiyah. Demikian hasil survei lembaga Insert Institut yang diterima Redaksi Harian Radar Sulbar. “Survei dilakukan secara independen untuk memahami seberapa jauh pengetahuan masyarakat kepada para kontestan,” sebut Direktur Eksekutif Insert Institut, Muh Aris, Rabu, 31 Oktober. Hasil survei disebut sebagai gambaran nyata dinamika politik di Mamasa saat ini.

„ Baca HALAMAN 7

„ Baca HALAMAN 7

sia. Olehnya, BPS memerlukan sekira 300.000 orang tenaga aktif untuk melakukan survei lapangan. Anggaran sebesar Rp 1,4 triliun juga disiapkan mendukung program ini. Dalam merekrut petugas sensus, BPS akan jemput bola dari berbagai kalangan, misalnya, pendidik, tokoh masyarakat, perangkat RT/RW serta mahasiswa. “Tentu kita pilih-pilih, pasalnya untuk survei itu membutuhkan

keahlian,” kata Direktur Analisa dan Pengembangan Statistik, Kecuk Suhariyanto, Kamis, 1 November kemarin. Pihak BPS akan mengutamakan penduduk lokal yang lebih dekat dan memahami lokasi sensus. Alasannya, karena dana yang disediakan untuk petugas sensus tidak besar. “Dari BPS akan memberikan sertifikasi kecakapan bagi petugas yang direkrut. Prosesnya hampir sama saat sen-

sus penduduk dulu,” terang Kecuk. Petugas sensus nantinya akan bekerja, setidaknya selama sebulan dengan bayaran Rp2 juta, ditambah uang transport untuk pelatihan sebelum sensus. “Rekrutmen dilakukan oleh BPS kabupaten/ kota,” imbuhnya. Menurut Kecuk, bisa saja BPS wilayah membuka pendaftaran untuk petugas „ Baca HALAMAN 7

KKMSB Dukung Pemprov

PLTA BAKARU

JAKARTA — Keluarga Kerukunan Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) mendukung upaya Pemprov Sulbar memperoleh bagi hasil pajak atas pemanfaatan Daerah Aliran Sungai (DAS) Mamasa, Sulbar. Uji materi Undang-Undang (UU) Nomor 28 tahun 2009 tentang Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah terhadap 10 JUNI 2004 - 10 JUNI 2012

UUD 1945 telah memasuki tahap lanjutan di Mahkamah Konstitusi (MK) Jakarta. Sekjen KKMSB, Salman Dianda Anwar memberi apresiasi atas perjuangan Pemprov Sulbar untuk mendapatkan kontribusi dari pihak PLN yang telah memanfaatkan DAS Mamasa dalam menggerakkan turbin di PLTA Bakaru.

“Sudah cukup lama kita tidak mendapatkan bagi hasil, padahal sebelum UU 28 tahun 2009 berlaku, Mamasa dapat bagi hasil. Dan itu telah mengusik rasa keadilan rakyat Sulbar,” terang Salman di Jakarta, Rabu malam lalu. Sebagai daerah yang sudah „ Baca HALAMAN 7

website: www.radar-sulbar.com | email: radarsulbar01@gmail.com | facebook: portal radar sulbar

DESIGN PAGE: CHALID MAWARDI

EKONOMI

RADAR SULBAR

2

JUMAT 2 NOVEMBER 2012

PANC A KAR YA PEMBANGUNAN SULA WESI BARA T PHASE II ANCA KARY SULAWESI BARAT SEBA G AI KEBIJ AKAN S TRA TEGI PEMBANGUNAN PR O VINSI SULA WESI BARA T 20 1 1 - 20 16 SEBAG KEBIJAKAN STRA TRATEGI PRO SULAWESI BARAT 201 201

1. Peningkatan Profesionalisme Aparatur ( personalcapatcy building) Pemerintahan Daerah Provinsi Sulawesi Barat 2. Peningkatan Kualitas dan Perluasan Ketersediaan Sarana dan Prasarana Ekonomi Vital 3. Peningkatan Promosi dan Kerjasama dengan Pihak Ketiga Baik dalam Negeri maupun Luar Negeri 4. Peningkatan Pemanfaatan Sumber Daya Alam 5. Pengembangan Pemerintahan yang Peduli Lingkungan H. Anwar Adnan Saleh Gubernur

H. Aladin S Mengga Wakil Gubernur

H. Ismail Zainuddin Sekretaris

H. Anwar Adnan Saleh

H. Aladin S. Mengga

Gubernur Sulbar

H. Mujirin M. Yamin

Wakil Gubernur Sulbar

Hadapi ASEAN Economic Community (AEC) 2015

Penerimaan Nonpajak Minim JAKARTA - Upaya optimalisasi penerimaan negara terus dilakukan. Selain dari sektor pajak dan bea cukai, kali ini Kementerian Keuangan juga mengincar kenaikan pendapatan dari penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan, selama ini penerimaan negara dari PNBP yang paling besar berasal dari sektor sumber daya alam (SDA) seperti minyak dan gas, mineral, serta kehutanan, namun jumlahnya masih minim. "Nilainya baru sekitar Rp 300 triliun," ujarnya kemarin (31/10). Padahal, kata Agus, potensi yang sebenarnya bisa jauh lebih besar dari nilai tersebut. Menurut dia, minimnya penerimaan dari PNBP disebabkan kurangnya perhatian dari Kementerian. "Padahal, kalau ini diurus, bisa menambah penerimaan negara," katanya. Sebagai gambaran, pada 2011 lalu realisasi penerimaan dari PNBP mencapai Rp 331,5 triliun, naik 23,3 persen dari 2010. Tahun ini, dalam APBN-P 2012, setoran PNBP ditarget sebesar Rp 341,1 triliun. Namun, dengan cukup tingginya harga minyak Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP), maka realisasi setoran PNBP tahun ini bakal mencapai Rp 344,6 triliun. Karena itu, lanjut Agus, Kementerian Keuangan meminta kepada Kementerian/Lembaga terkait agar bisa lebih memperhatikan penerimaan negara dari sektor PNBP. Bahkan, dia menengarai adanya praktek pungutan liar yang membuat PNBP menjadi rendah. "Misalnya, biayanya dibikin sengaja murah tapi di bawah meja ada biaya-biaya lain," ucapnya. Untuk itu, pemerintah meminta kepada masyarakat, termasuk media dan lembaga independen untuk ikut mengawasi praktek pungutan dalam PNBP. "Selain itu, kami juga berencana merevisi undangundang PNBP agar implementasi kebijakan bisa lebih kuat," ujarnya. (jpnn)

Procella

The Atmosphere of gozy Mattress

Kepala DISPENDA Prov. Sulbar

Hipmi Sulbar Harap Payung Hukum MAMUJU — Dari rentetan sejarah, silih berganti pemudapemuda Indonesia mengukir tinta emasnya dalam pembangunan nasional. Dalam perkembangannya, pemuda Indonesia kini menghadapi tantangan baru. Dimana perekonomian nasional menjadi kunci utama dalam pergerakan nasional. Di sini, dituntut peran pemuda, khususnya yang berkecimpung dalam dunia usaha. Sebab pada tahun 2015, Indonesia juga akan terintegrasi dalam ekonomi ASEAN yang dikemas dalam ASEAN Economic Community (AEC)

EDITOR: MUHAMMAD ILHAM 2015. Dimana persaingan bukan hanya berasal dari dalam negeri, namun juga pengusaha-pengusaha di kawasan ASEAN. Maka sangat wajar jika seluruh stakeholder perekonomian nasional harus tetap waspada. Menyadari itu, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) dari daerah hingga yang berkiprah di kancah nasional menyatukan tekad menghadapi tantangan ASEAN Economic Community 2015. Sebagai penegasan, komit-

men HIPMI dituangkan dalam Deklarasi Pengusaha Muda Indonesia Mendukung Pembangunan Ekonomi Nasional yang dilaksanakan di Garuda Wisnu Kencana, Bali, pada 28 Oktober 2012. Ketua DPD Hipmi Sulbar Faisal Husain Moga menyampaikan, HIPMI menyadari betapa tantangan ini harus segera di jawab. “Secara nasional kami sepakat bersama-sama menyatukan tekad mendukung upaya pemerintah dalam pembangunan ekonomi nasional,” ungkap Faisal, men-

Pelabuhan Bebas Sabang Diusul Dihidupkan Lagi JAKARTA-Pemerintah pusat diminta mempertimbangkan usulan menghidupkan kembali pelabuhan bebas Sabang. Dengan langkah ini, diyakini laju pembangunan di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dapat dipercepat. Khususnya terhadap daerah-daerah di sepanjang garis perbatasan yang

.... Sleep in life style !

ada. Demikian dikemukakan pejabat kantor penghubung Pemerintah Aceh di Jakarta, Abdul Rauf, secara khusus JPNN, Kamis (1/11). "Kalau ini dihidupkan kembali, maka pembangunan di Aceh akan jauh lebih cepat dari sekarang," ujarnya. Menurutnya, Pelabuhan

Sabang sebelumnya sangat ramai dikunjungi kapal-kapal asing. Bahkan sejak zaman nenek moyang beratusratus tahun lalu. Namun sejak Batam ditetapkan menjadi kawasan khusus perindustrian, tahun 1974 tiba-tiba pelabuhan bebas Sabang dihentikan. Dan kapal-kapal asing di-

BERITA KEHILANGAN Telah Tercecer 1 (satu) Buah BPKB Mobil Suzuki /Sidekick : Lisa Tonawa : DD 326 M : Jl. Cendrawasih No.230 , RT. A. RW.01. Makassar Tahun Pembuatan : 1996 Isi Slinder : 1.600 cc Warna : Hijau Tua Metalik No. Rangka : MHDESB 416TJ-308423 No. Mesin : G16B-ID-308428 No. BPKB : 499 350-R

Nama No. Polisi Alamat

MONTE CARLO

HERITAGE

Hb. MARCELLO

Hb. HERMES

Support by:

Distributor : Sentral Meubel

Kunjungi Kami :

Jl. Punggawa Malolo No. 3 Mamuju Telp (0426) 22542

Pameran Procella di Gedung Pemuda 5 s/d 11 November 2012

INFO SULBAR

gutip penyampaian Ketua Umum BPP HIPMI, Raja Sapta Oktohari. Seiring dengan komitment pengusaha muda ini, seharusnya pemerintah juga memberikan affirmative action bagi pengusaha pemula. Termasuk salah satunya memberikan payung hukum yang jelas bagi pengusaha muda di Indonesia. “Payung hukum ini bisa berupa Keputusan Presiden, UU, SKB menteri atau apapun bentuknya. Yang pasti harus mampu memberikan keberpihakan bagi pengusaha pemu-

la. Keberpihakan ini bisa berupa dalam membuka akses permodalan, pembinaan, dan pendampingan,” lanjut Faisal, Kamis, 1 November. Faisal menyampaikan, komitmen pemerintah untuk meningkatkan peran pengusaha muda sangat diperlukan. Paling tidak memberikan kepercayaan, kesempatan, dan ruang untuk berandil dalam pelaksanaan pembangunan. Tidak kalah penting adalah pembinaan dari pemerintah. Sehingga pengusaha-pengusaha muda kedepan bisa bersaing menghadapi ASEAN Economic Community 2015. (**)

Bagi yang menemukan harap menghubungi Bapak Muh. Asdar Razak Alamat : Jl. Hertasning, No. 47 Mamuju (Hp. 081 355 475 760)

arahkan untuk berlabuh ke Batam. Akibatnya, sejak itu Sabang menjadi tertutup. Padahal, sejarah mencatat Sabang merupakan pintu gerbang perdagangan asing ke sebagian besar Pulau Sumatera. “Pelabuhan Sabang itu sangat strategis lokasinya. Tapi sejak tahun 1974, tidak boleh lagi kapal asing masuk. Sehingga hanya kapal-kapal masyarakat saja yang masuk. Akibatnya, perekonomian masyarakat juga menjadi lesu. Jadi saya kira, kalau itu dihidupkan kembali, benar-benar sangat bagus,” katanya. Dengan tindakan memindah pelabuhan bebas Sabang ke Batam, pria yang telah banyak mengenyam pengalaman di birokrasi ini merasa pemerintah pusat sepertinya menganaktirikan Aceh. Padahal terdapat sangat banyak hasil bumi dari daerah ini yang bisa diekspor ke luarnegeri, jika pelabuhan bebas dibuka kembali. “Jadi dalam hal kesejahteraan masyarakat, jangan seolah-olah pemerintah menganaktirikan sebuah daerah. Kenapa Batam dikembangkan tapi pelabuhan bebas Sabang yang sejak

jaman nenek moyang telah demikian maju justru ditutup?" ujarnya heran. Selain itu, demi menjaga garis pantai perbatasan Aceh, Abdul melihat ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan oleh Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP). Diantaranya, menambah armada pengamanan yang ada. Selain itu juga perlu ditambah ramburambu di tengah laut, sehingga masyarakat nelayan dapat mengetahui baik batas wilayah, maupun panduanpanduan lain yang sangat dibutuhkan di laut. “Pengamanan tentunya juga perlu, tapi bukan berarti mereka melarang kapal-kapal asing untuk berlabuh di Sabang,” katanya. (jpnn)

Rubrik Khusus Humas Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat

FOTO: SAIFUL

TERIMA KUNJUNGAN PEJABAT KABUPATEN PESISIR SELATAN. Asisten I Pemprov Sulbar Aksan Djalaluddin dan Asisten III Pemprov Sulbar Darwin Yusuf, menerima kunjungan pejabat Pemkab dan DPRD Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat, Kamis, 1 November 2012, di Kantor Gubernur Sulbar.

OPINI

RADAR SULBAR

Tajuk Bak Menepuk Air di Dulang Ketegangan antara Menteri BUMN Dahlan Iskan dengan DPR semakin membuncah. Para wakil rakyat di parlemen seperti tak sabar mendengar langsung keterangan mantaan Dirut PLN ini soal nama-nama anggota parlemen yang disebutnya suka kongkalikong atau sering minta jatah ke perusahaan-perusahaan BUMN selama ini. Dahlan pun tak gentar, kalau memang diundang, dia akan datang sendiri ke DPR dan sangat siap untuk menyampaikan hal tersebut. Soal ini, Dahlan bahkan tak hanya berani pasang badan, di penjara sekalipun katanya dia siap. Tipikal seorang Dahlan Iskan memanglah sudah dikenal luas oleh publik. Gaya kepemimpinannya yang tegas tapi terukur, terencana dan punya tujuan serta hasil yang sangat jelas, bahkan dia tidak segan-segan untuk turun tangan langsung bekerja menyelesaikan masalah, termasuk juga sosok pribadinya yang sangat low profile membuat Dahlan selalu dikenang. Selama menjabat Dirut PLN misalnya, begitu banyak hasil kerja yang bisa dinikmati rakyat. Walau ada temuan BPK, muncul inefisiensi anggaran Rp37 triliun di PLN, tapi Dahlan sangat tahu itu, dan sangat siap memberi keterangan soal itu. Bahkan dia menyebut, sebenarnya inefisiensi itu lebih besar dari temuan BPK tersebut, tapi kok bisa terlewatkan. Nilainya lebih dari 37 triliun. Begitulah seorang Dahlan Iskan. Senang dengan keterbukaan, dan berbuat dengan penuh rasa tanggung jawab. Tindakan dan keputusan yang diambilnya sudah sangat siap dipertanggujawabkannya. Karena, apa yang dilakukannya sama sekali bukan untuk kepentingan pribadinya, keluarganya atau kroni-kroninya, tapi semata-mata untuk rakyat dan untuk menjalankan amanah kerja yang dibebankan kepadanya. Lalu kita bertanya, apa ada atau seberapa banyak pemimpin di negeri ini yang seperti Dahlan? Termasuk soal pernyataan bernada perintah yang disampaikannya kepada seluruh jajaran direksi BUMN --yang memunculkan ketegangan di DPR-- untuk menolak segala bentuk praktik kongkalikong, yang selama ini sudah menjadi rahasia umum, bahwa perusahaan-perusahaan BUMN menjadi sapi perah dan ATM banyak pihak, termasuk oknum anggota DPR. Masih sangat langka, bukan? Anehnya, kalangan DPR tidak terima dengan pernyataannya. Ada yang minta Dahlan Iskan membuka saja nama-nama oknum yang disebutnya suka meminta jatah ke BUMN itu supaya tidak menimbulkan fitnah. Ada juga yang ingin memanggil paksa Dahlan ke parlemen untuk mempertanggungjawabkan pernyataannya itu. Namun begitu, semakin gencar anggota DPR membela diri, justrusemakinmemunculkanpraduga,kenapayaparawakilrakyat ini begitu ngotot membela diri, sampai kebakaran jenggot segala? Bukankah yang disampaikan Dahlan itu semata-mata untuk jajaran Kementerian BUMN yang dipimpinnya, dan bertujuan untuk memperbaiki tatanan demi menjaga kebocoran-kebocoran keuangan negara yang sudah masif terjadi selama ini? Terlebih lagi, seorang Dahlan, yang sudah dikenal dengan gaya bicara dan kepemimpinannya memang selalu ingin perbaikan dan hasil yang lebih baik. Lantas, apa salahnya dengan pernyataan Dahlan ini? Kalangan DPR-lah yang semestinya lebih dewasa dan introspeksi secara menyeluruh. Bukankah di DPR juga punya Badan Kehormatan? Nah, tunggu apa lagi. Kalau cukup bukti, sampaikan ke BK DPR, proses dan recall lewat partainya bila perlu. Jangan pula "bak menepuk air di dulang". Karena tak terima dengan pernyataan Dahlan di media, eh ramai-ramai pula berniat “mengadili”-nya di DPR, bahkan sampai ada yang mau memanggil secara paksa. Kalau Dahlan benar-banar datang ke DPR dan saat itu juga dia beberkansemuabukti-buktisertadisebutkannyanama-namaanggota DPR yang berprilaku tidak baik ini, seperti apalagi wajah lembaga legislatif di mata rakyat? Bukankah itu akan mencoreng wajah DPR sendiri? (rp)

RADAR SULBAR

3

JUMAT 2 NOVEMBER 2012

Sumpah Pemuda Zaman Dulu MUHAMMAD HATTA pernah bersumpah tidak akan kawin sebelum Indonesia merdeka. Muhammad Yamin beserta kawankawannya bersumpah untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang satu: tanah air yang satu, tanah air Indonesia; bangsa yang satu, bangsa Indonesia; bahasa yang satu bahasa Indonesia.

Oleh: ALAIDDIN KOTO Sumpah mereka adalah sumpah sebenar sumpah, sumpah yang keluar dari lubuk hati yang paling dalam sehingga menjadi pendorong semangat pantang menyerah mewujudkan negara Indonesia yang merdeka, mewujudkan negara yang bersatu, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mereka bersumpah untuk harga diri, bukan harga diri pribadi, tetapi harga diri bangsa yang terletak di pundak pribadi sebagai pemimpin bangsanya. Begitulah pemuda zaman dulu — tentu kini disebut orang tua— kalau bersumpah. Sumpah berakar dari dalam hati, lalu keluar menjadi ucapan dan semangat yang membara. Sumpah patriotisme. Biar mati berkalang tanah, dari pada melanggar sumpah hidup di dunia. Begitu pahitnya perjuangan, begitu banyaknya pengorbanan merebut kemerdekaan melapaskan diri dari penjajahan. Muhammad Hatta pernah berucap, “Aku lebih suka negeri ini terbenam ke dasar laut daripada dikuasai oleh orang lain.” Sebuah ucapan peringatan kepada kita yang hidup hari ini, betapa berat dan besarnya pengorbanan yang telah diberikan untuk tegak dan berdirinya martabat bangsa, oleh sebab itu jangan dikhianati dengan menyerahkannya kepada orang lain. Lalu, setelah 84 tahun Sumpah Pemuda diucapkan dan telah lebih pula dari 67 tahun negeri ini berhasil dilepaskan dari penjajah, adakah sumpah itu menjadi sumpah pula bagi pemuda yang ada sekarang? Atau, sudah sekian lama sumpah

itu tertoreh dalam sejarah bangsa, adakah ia tersimpan di dada dan di jiwa para pemimpin hari ini yang sebenarnya adalah juga para orang tua bagi anak-anak muda hari ini? Ini adalah pertanyaan penting untuk direnungkan dan dijawab. Direnungkan agar jiwa terpanggil untuk mengenang jasa, berterima kasih dan mencintai mereka. Dijawab agar jiwa terpanggil untuk menjaga warisan kemerdekaan sebagai amanah dan tidak akan berkhianat kepada mereka. Dijawab agar kemerdekaan yang amat mahal nilainya ini dirawat dengan penuh tanggung jawab, bukan digadai atau dijual lepas kepada orang lain sebagai warisan pemuas nikmat. Inilah yang disebut memaknai sumpah, memaknai jerih-payah dan memaknai amanah para pahlawan dan orang tua. Siapapun akan getirnya hati bila mengingat sumpah orang tua itu dan melihat kenyataan yang ada pada hari ini. Sumpah Pemuda yang telah berusia lebih dari delapan dasawarsa itu tidak lagi menjadi sumpah untuk diteruskan, tetapi untuk diupacara-upacarakan. Habis upacara, habis pulalah sumpah. Sumpah bak mainan anak-anak. Bersumpah bersama-sama, setelah itu berkelahi karena berebut kue juga bersama-sama. Sumpah yang diucapkan tinggal sebagai kenangan, kue yang direbut menjadi tujuan utama dalam kehidupan. Itulah dunia anak-anak, dunia manusia kecil yang belum baligh berakal. Semua menjadi icak-icak Sumpah Pemuda pun akhirnya menjadi

warning Semua isi artikel/tulisan yang berasal dari luar, sepenuhnya tanggung jawab penulis yang bersangkutan

semacam “kue.” Banyak dana yang dihabiskan untuk upacara peringatannya, dan jangan-jangan ada banyak kepentingan juga yang bermain di balik acara itu. Akibatnya, sumpah “orang tua” 84 tahun lalu menjadi “sumpah serapah” kepada kita sekarang. Arwah mereka menangis dan menyumpahi para penerus yang berkhianat, sehingga jadilah pemimpin hari ini manjadi pemimpin yang makan sumpah. Tetapi apakah semua telah dimakan sumpah ? Kalau semua, berarti negeri ini telah masuk ke dasar laut seperti disebut oleh Muhammad Hatta. Masih ada di antara anak negeri ini yang tidak termasuk ke dalam golongan itu. Walau jumlahnya sudah semakin sedikit, tetapi mereka akan menjadi “pertimbangan” bagi Tuhan untuk menenggelamkan negeri ini ke dasar laut. Tokoh-tokoh yang jumlahnya tidak banyak inilah kini yang sangat diharapkan oleh anak-anak bangsa muncul dan maju ke depan melanjutkan sumpah mengemban amanah para orang tua. Pertanyaannya, siapa dan di mana mereka? Mereka ada, dan bahkan masih banyak. Tetapi karena sistem yang dibuat dan dianut dalam kehidupan bernegara di negeri ini, membuat mereka sulit atau kesulitan untuk maju. Sistem membuat mereka tidak bisa terlihat atau melihatkan diri. Oleh karena itulah doa yang diajarkan oleh nabi menjadi sangat perlu dimohonkan oleh anak-anak bangsa kepada Allah. Doa itu; pertama, “Ya Allah, perlihatkanlah kepada kami yang benar itu benar, dan beri kekuatan kami untuk mengikutinya”; kedua, “Ya Allah, janganlah Engkau berikan kekuasaan untuk memimpin kami kepada orang-orang yang tidak takut kepada Engkau, dan tidak sayang kepada kami.” Doa ini berarti bahwa hanya Tuhan sajalah yang akan mampu menyelamatkan negeri ini. Semua

orang pintar telah berteori, tetapi belum ditemukan teori yang mangkus untuk itu. Semua orang alim sudah berdoa, tetapi belum ada doa yang mustajab untuk itu. Tetapi tidak berarti tidak ada teori yang tepat, hanya belum ditemukan, karena masih tersimpan di tangan Yang Maha Kuasa. Tidak berarti tidak ada doa yang akan dikabulkan Tuhan untuk itu, tetapi masih disimpan Tuhan dengan alasan hanya Ia yang mengetahuinya. Maka, oleh karena semua ada di tangan Tuhan, tidak ada jalan lain untuk itu, kecuali menempuh jalan yang diinginiNya untuk ditempuh. Bangsa ini tidak atau belum menemukan teori, karena teori yang dipakai untuk menemukan jalan itu bukan petunjuk yang ditentukan oleh Tuhan, tetapi petunjuk oleh hawa nafsu dan kepentingan-kepentingan. Doa belum terkabul bukan karena Tuhan tidak akan mengabulkan, melainkan karena antara doa atau zikir yang dipanjatkan dan prilaku yang dipraktikkan berlainan arah. Lain yang didoakan, lain pula yang dilakukan. Persis seperti apa yang dilakukkan oleh anak-anak seperti disebut di atas, doa dilupakan setelah diucapkan, kue diperebutkan karena itu yang nampak di depan mata. Lalu, masih belum percaya jugakah bahwa kita makhluk lemah walau setinggi apapun sekolah, sebanyak apapun pengalaman, setinggi apapun pangkat, namun tidak akan mampu menyelamatkan diri atau bangsa bila tidak mau menyertakan Allah dan mengikutinya dalam menyelesaikan masalah? Kembali kepada wahyu-Nya, dan kembali kepada “pesan” manusia pilihan(nabi)-Nya adalah jalan yang tidak akan terbantah kepastiannya. Tidak ada kata putus asa bagi orang yang yakin kepada kemahakuasaan Allah, satu-satunya Zat Yang Maha Kuasa. Semoga. (rp)

Pengirim naskah artikel/opini/SdP harus melampirkan foto copy identitas dan nomor telepon yang bisa dihubungi. Tulisan diterima dalam bentuk flash disk/disket. naskah tulisan/opini minimal 4 halaman.

Artikel dapat dikirim via email:radarsulbar01@gmail.com

IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL

DIBUTUHKAN SEGERA

HAKASIMA MEDIA TV Membutuhkan KARYAWAN/KARYAWATI

UNTUK STAFF * Adm. Marketing * Bagian Gudang * Collector * Pasilitas Gaji * Mess * Uang Makan LAMARAN DIANTAR LANGSUNG ke Jl. kurungan Bassi No. 3, dekat RSUD Mamuju Telp. (0426) 21702

RADAR SULBAR Pertama dan Terbesar di Sulawesi Barat

Pasang Iklan Atau Tidak Terima Koran Hubungi: Sirkulasi : Firdaus Paturusi (Koordinator), Rismayanti, Rukman. Alamat Kantor Mamuju: Jl. Jend. Sudirman No. 50, Telp./Fax. 0426-22138 Majene : Jl. Jend. Sudirman No. 167, Telp. 0422-21157 (M. Yunus Alibin) Polewali: Jl. H.A. Depu No. 39, Telp. 0428-23203 (Hasanuddin) Pasangkayu: Jl. Trans Sulawesi No. 52, Telp/ HP: 0813 4247 1414, (Andi. Safrin.M), PENERBIT: PT RADAR SULAWESI BARAT

Rp 65.000

/

Bulan

4

PARLEMENTARIA

RADAR SULBAR

JUMAT 2 NOVEMBER 2012

DPRD-Pemkab Bahas Galian C Maloso POLEWALI — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar dengan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, duduk bersama bahas persoalan tambang galian C di Sungai Maloso, Kecamatan Luyo. Karena keberadaan tambang galian C mendapatkan penolakan dari warga. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Abdullah Tato, didampingi sejumlah anggota Komisi III, Hamzah Haya, M Tahir Arifin, Abdul Rahim dan Andi Mappauda. Sementara daripemkab dihadiri oleh Kepala BLH, Burhanuddin, Kepala Bidang Penyelematan Lingkungan BLH, Mujahid Muchtar, Kepala Bidang Pertambangan, Arsani, dan Sekertaris Pendapatan, Suaib Jamalud-

RADAR SULBAR/JHAMHUR ANJASMARA

PERTEMUAN. DPRD dan Pemkab Polewali Mandar saat menggelar pertemuan terkait pro kontra keberadaan galian C di Sungai Maloso, Desa Batupanga Da’ala, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar, Kamis, 1 November 2012.

Hari ini, APBD-P 2012 Disahkan

din serta Camat Luyo, Bebas Manggasali dan juga perwakilan warga. Dalam pertemuan yang berlansung alot, muncul perbedaan persepsi atas penolakan warga terhadap keberadaan tambang galian C di Kecamatan Luyo. Sejumlah pihak dalam pertemuan, beranggapan bahwa penolakan warga di Luyo atas kehadiran tambang galian C, memeng cukup memprihatinkan. Karena perusahan sebelumnya yakni PT. Karya Mandala Putra (KMP) saat menambang, masyarakat sekitar juga ikut menikmati kegiatan penambangan. Sebab PT. KMP mengambil batu yang akan ditambang dari yang dikumpulkan warga. Sementara masuknya PT. Bangun Sarana Nusantara

(BSN) kegiatan bagi warga itu tidak lagi ada. Hal tersebut terjadi karena, untuk mengumpulkan material yang akan ditambang, pihak PT. BSN, menggunakan alat berat. Sehingga potensi tambang yang juga dapat menjadi sumber pendapatan masyarakat sudah tidak ada. Untuk itu masyarakat menolak keberadaan tambang, bahkan sudah menimbulkan erupsi yang berakibat pada terjadinya abrasi dibibir sungai. Sementara persepsi lain adalah soal pendapatan, jika kemudian tambang tersebut dipaksakan oleh pemerintah untuk ditutup, maka dari sisi pendapatan akan berakibat merugikan bagi Pemkab Polewali Mandar. Sebab nyaris dipastikan pendapatan dari sumber material ga-

lian C akan berkurang, dan jumlahnya cukup besar. Pertemuan sempat memanas karena dari pihak masyarakat, yang hadir dalam pertemuan tetap memberikan ultimatum penutupan yang kemudian ditentang oleh salah seorang anggota dewan Hamzah Haya, yang sama sekali menolak penutupan. Karena itu dianggapnya bukan solusi. Karena dalam pertemuan tersebut tidak ditemukan solusi maupun resolusi, akhirnya pimpinan rapat Ketua DPRD, Abdullah Tato, menyampaikan kesimpulan, akan segera dibentuk tim perwakilan komisi, Baleg dan Pimpinan. Rencananya akan dilakukan peninjauan lapangan pada akhir pekan ini. (k1/mkb)

Saharuddin Tinggi Siap Bertarung

POLEWALI — Usai pembahasan ditingkat komisi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar. Rencananya Jumat, 2 Novemper dijadwalkan pengesahan dan penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2012. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua DPRD Polewali Mandar, Abdullah Tato, Rabu, 31 Oktober. Abdullah Tato, menyampaikan bahwa dalam rangka menghadapi penetapan APBD Perubahan. Fraksi diberi ruang untuk segera membuat pendapat akhirnya yang akan disampaikan dalam rapat paripurna istimewa. “Jadi rencananya Jumat, 2 November, dijadwalkan rapat paripurna dengan agenda penyampaian pendapat akhir fraksi,” ungkap Abdullah. Menurut Abdullah, untuk mempercepat pemanfaatan penggunaan APBD Perubahan, maka penjadwalan proses penetapan APBD Perubahan juga diupayakan dipercepat pelaksanaannya. Karena pembahasan ditingkat komisi telah usai sejak sebelum lebaran Idul Adha. “Olehnya penetapan dijadwal Jumat, agar awal pekan depan dapat dimanfaatkan oleh Banggar dan Panggar melakukan konsultasi di Pemprov Sulbar. Sehingga pekan kedua bulan ini APBD Perubahan telah dapat digunakan,” tutur Abdullah. (k1/mkb)

MAMUJU — Satu lagi birokrat Sulbar yang mengaku siap bertarung dalam Pemilukada Mamasa tahun depan. Saharuddin Tinggi, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Sulbar menyatakan siap menjadi salah satu kandidat atau calon Wakil Bupati Mamasa. Saat menyambangi Kantor Radar Sulbar malam tadi, Saharuddin menyatakan dirinya sudah mendapat sejumlah tawaran dari tokoh yang ingin maju sebagai calon Bu-

EDITOR: SUDIRMAN SAMUAL pati. Namun demikian, Saharuddin belum menyampaikan kata sepakat sebab masih terus menghitung kemungkinan ke depan. “Pertama, saya melihat dulu hasil survei dari kandidat Bupati Mamasa. Kalau memang meyakinkan, saya pasti akan bersedia untuk mendampingi. Selain itu, saya juga harus berhitung kekuatan sendiri untuk menjadi calon Wakil Bupati Mamasa,” bebernya saat ditan-

yai mengenai kandidat yang akan didampingi. Menurut Saharuddin, basis utama yang akan menjadi andalan untuk memetik suara terbanyak adalah dari wilayah Aralle, Tabulahan, dan Mambi (ATM). Mengingat jasa Saharuddin yang dinilai cukup baik oleh masyarakat, yakni pada saat terjadi konflik beberapa waktu silam di wilayah tersebut. “Saya mendapat desakan untuk maju, paling besar dari

wilayah itu. Saya pernah menjadi camat selama 1 tahun 2 bulan pada masa transisi, yaitu pada saat konflik pecah dan kami selaku aparat pemerintahan mampu meredam di wilayah itu. Selain itu, kami juga sudah mendapat dukungan dari keluarga besar yang memang berasal dari rumpun Mamasa,” lanjutnya. Saharuddin mengakui belum melakukan komunikasi dengan partai tertentu, na-

mun bukan berarti Ia menutup diri. Sejauh ini, pihaknya juga sudah mulai memasang 100 lebih baliho untuk bersosialisasi sekaligus mempertegas kepada semua komponen bahwa dirinya memang siap maju. “Pokoknya kami melihat banyak sekali peluang, dan ini harus ditindaklanjuti. Salah satunya, karena saya putra gunung yang lahir di pantai. Sekarang ini saya melihat dulu kapasitas calon Bupati yang akan didampingi,” simpul Saharuddin. (*)

PPN Sulbar Nyatakan Lulus Verfikasi Faktual MAMUJU — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Persatuan Nasional (DPD PPN) Sulbar, memastikan diri lolos dalam verifikasi faktual yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulbar, Kamis, 1 November. “Baru saja jajaran KPU Sulbar yang disaksikan langsung Bawaslu melakukan verifikasi faktual. Hasilnya, kami dianggap lengkap atau memenuhi syarat. Itu ditandai dengan ditandatanganinya berita acara hasil verifikasi vaktual,” kata Ketua DPD PPN Sulbar Amran HB di sekretariat PPN Sulbar di

Mamuju, kemarin. Menurutnya, semua syarat yang dibutuhkan telah lengkap. Sehingga PPN Sulbar dinyatakan layak untuk ikut menjadi peserta Pemilu 2014 di Sulbar. “Kita berharap, PPN pada 32 provinsi lainnya yang saat ini juga tengah menjalani verifikasi faktual tidak menuai hambatan, sehingga partai ini melenggang mulus menuju pesta demokrasi dua tahun mendatang,” kata Amran. Amran HB yang juga anggota DPRD Sulbar ini mengatakan, PPN merupakan partai peserta pemilu 2009

PARLEMENTARIA

silam. Partai ini dulunya bernama PPD (Partai Persatuan Daerah) kemudian ‘naik kelas’ menjadi PPN. “Partai ini satu-satunya parpol yang ‘naik kelas’ dari Partai persatuan Daerah menjadi Partai Persatuan Nasional,” guyon Amran. Karena itu, kata dia, dirinya dan segenap kader partai yang tersebar pada lima kabupaten di Sulbar ini, mempersiapkan diri melakukan sosialisasi kepada masyarakat atas lolosnya PPN menjadi calon peserta Pemilu 2014. “Kita akan membuat ribuan bendera untuk dise-

barkan pada kader-kader partai yang ada di kabupaten, kecamatan, desa hingga tingkat RT,” ungkap Amran. Sebelumnya, Ketua KPU Sulbar, Nahar Nasada mengatakan jumlah partai politik yang diumumkan secara serentak di seluruh Indonesia dari hasil verifikasi faktual terhadap 16 parpol yang dinyatakan lolos verifikasi adminitrasi tahap II, kemungkinan masih bisa berkurang. “Dalam pelaksanaan verifikasi faktual, KPU akan mengambil sample beberapa Kartu Tanda Anggota (KTA) dari 16 parpol. Itu akan dilihat di

lapangan, apakah benar orang yang tertera dalam KTA itu betul-betul anggota parpol. Maka, jumlah parpol peserta Pemilu 2014 masih bisa berkurang,” kata Nahar Nasada. Menurut dia, pihaknya akan memperjelas di lapangan. Jika memang ditemukan ada hal-hal mencurigakan, maka ia akan langsung mengambil tindakan. “Kita lihat saja nanti saat dilakukan verifikasi faktual berjalan. Kita tidak akan segang-segang melakukan tindakan apabila memang ada yang keliru,” katanya. Nahar mengatakan dalam

tahap inilah ujian sebenarnya atas kesiapan parpol untuk mengikuti Pemilu 2014. Persyaratannya jelas, harus memiliki 100 persen kepengurusan di seluruh provinsi di Indonesia, kemudian 75 persen kepengurusan di kabupaten/kota di tiap provinsi, serta memiliki 50 persen kepengurusan kecamatan di kabupaten/kota. Ia menjelaskan, verifikasi faktual bagi partai politik calon peserta Pemilu 2014 diselenggarakan secara berjenjang. KPU pusat akan memverifikasi kepengurusan dan sekretariat parpol di tingkat pusat, KPU provinsi akan

memverifikasi faktual kepengurusan dan sekretariat parpol tingkat provinsi, dan KPU kabupaten akan memverifikasi faktual kepengurusan dan sekretariat partai politik tingkat kabupaten/ kota, serta memverifikasi faktual keanggotaan parpol yang bersangkutan. “Kalau saat verifikasi nanti ada yang tidak memenuhi ketentua itu, jelas itu menjadi ancaman. Kalau di Sulbar ini ada parpol yang kami nyatakan tidak lolos verifikasi faktual, maka secara nasional partai itu tidak akan bisa menjadi peserta pemilu dua tahun mendatang,” tuturnya. (ham)

Rubrik Khusus DPRD Sulawesi Barat

FOTO: IST

FOTO BERSAMA. Anggota DPRD Sulbar Zainal Abidin foto bersama warga Matangga, Kabupaten Polman.

FOTO: IST

JALAN KAKI. Anggota DPRD Sulbar Zainal Abidin saat berjalan kaki dari Bulo ke Besoangin, Tubbitaramanu, Polman.

PEMILUKADA

RADAR SULBAR

JUMAT 2 NOVEMBER 2012

5

DPRD Kabupaten Mamasa 1. 2. 3. 4.

Komitmen dan Konsistensi Menjalankan Amanat Rakyat Memberi Perlindungan Hukum dan Rasa Nyaman Terhadap Rakyat Kabupaten Mamasa Menghargai Setiap Aspirasi Rakyat Demi Pembangunan di Kabupaten Mamasa Senantiasa Menjaga Persatuan dan Kesatuan Dalam Bingkai Mesa Kada Diputuo Pantan Kada Dipomate

PAN Bidik Parpol Gagal Verifikasi JAKARTA -- Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Amanat Nasional, Viva Yoga Mulyadi menegaskan bahwa partainya melakukan komunikasi intensif dengan beberapa partai politik yang tidak lolos verifikasi administrasi di Komisi Pemilihan Umum. Menurut Viva, sudah ada beberapa parpol yang telah berkomunikasi intensif. "PAN berharap ada titik terang penggabungan ke PAN, sebagaimana dengan PBR yang telah menyatakan bergabung dengan PAN di tahun 2012 ini," kata Viva kepada wartawan, Kamis (1/11). Menurutnya komunikasi itu dilakukan dengan parpol yang tidak lolos verifikasi administrasi, masih memiliki basis konstituen yang jelas, meski jumlah anggotanya tidak menyebar ke seluruh Indonesia karena tidak sesuai persyaratan minimal KPU. "PAN saat ini telah membuka ruang komunikasi dengan parpol yang tidak lolos. PAN akan merasa terhormat apabila mereka dapat bergabung dengan PAN karena persamaan ideologi politik dan platform perjuangan," katanya. Saat ini, lanjut dia, masih dalam taraf komunikasi dan persamaan pemikiran secara intensif. "Untuk nama parpolnya nanti akan diumumkan secara resmi oleh DPP PAN bila sudah ada kesepakatan penggabungan," ungkapnya. "PAN berharap jika nanti telah bergabung, dipastikan akan menambah suara PAN di luar basis konstituen tradisional PANn" tambah Viva. Lebih jauh dia menjelaskan, untuk berapa persen besar penambahan suara akan diupayakan maksimal, dengan memanfaatkan potensi suara yang sudah ada. ?? "Karena parpol yang tidak lolos verifikasi administrasi dipastikan memiliki basis konstituen tradisional juga. Itu yang menjadi target utama dalam penambahan suara PAN di pemilu legislatif 2014," katanya. Menurutnya, untuk parpol yang akan bergabung ke PAN, masih dalam taraf pembicaraan tingkat tinggi. "Nanti akan diumumkan secara resmi oleh Ketua Umum PAN, Bang Hatta Rajasa. Ditunggu untuk beberapa waktu," pungkasnya. Dia menambahkan, PAN akan menyediakan tempat khusus bagi parpol yang bergabung secara proposional, baik di kepengurusan PAN maupun di pencalegan, mulai dari pusat sampai daerah. (jpnn)

H Muhammdiyah Mansyur

Simon, SH

Thomas D

Ketua DPRD Kabupaten Mamasa

Wakil Ketua DPRD Mamasa

Wakil Ketua DPRD Mamasa

Hari Pertama Dua Parpol Diverifikasi

KPU Mulai Lakukan Verifikasi Faktual EDITOR : AMRI MAKKARUBA POLEWALI -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Polewali Mandar mulai melakukan verifikasi faktual kepada Partai Politik (Parpol) calon peserta Pemilu 2014. Hari pertama melakukan verifikasi faktual, Kamis 1 November untuk dua Parpol. Yakni Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan Partai Demokrat. Tim verifikator KPU Polewali Mandar terdiri dari lima anggota KPU bersama Sekretaris KPU dan beberapa staf KPU mengunjungi kantor kedua parpol ini. Selain itu dua orang mitra pemantau pemilu (MPP) dari Bawaslu juga hadir. Parpol yang pertama diverifikasi yakni, Partai Nasdem. KPU Polman mengunjungi Kantor Sekretariat Partai Nasdem di Jalan Teuku Umar Sarampu Desa Tonyaman Kecamatan Binuang. Saat verifikasi ini, enam pengurus inti Partai Nasdem menerima anggota KPU Polman. Tim verifikator KPU Polman kemudian melakukan pemeriksaan sejumlah kelengkapan berkas Partai Nasdem. Satu persatu persyaratan administrasi diperiksa. Ada tiga hal utama yang diverikasi yakni kepengurusan Parpol, keterwakilan 30 persen pengurus perempuan, domisili kantor parpol dan keanggotaan parpol ditingkat kabupaten. Khusus untuk Partai Nasdem secara umum kelengka-

RADAR SULBAR/AMRI MAKKARUBA

VERIFIKASI FAKTUAL. KPU Polewali Mandar mulai melakukan verifikasi faktual Parpol calon peserta Pemilu 2014, Kamis 1 November 2012. Salah satu Parpol diverifikasi, Kamis kemarin yakni Partai Nasional Demokrat.

pan administrasi dapat ditunjukkan. Termasuk kepengurusan sesuai, keterwakilan 30 persen pengurus perempuan mencukupi. Hanya saja untuk domisili kantor dan kelengkapan akte sewa menyewa belum lengkap. Untuk domisi kantor atau alamat kantor secara adminstrasi belum dapat ditunjukkan. Sementara akte sewa menyewa kantor dapat ditunjukkan fotocopy dari notaris tetapi aslinya tidak ada. Sehingga dengan kekurangan ini tim verifikasi KPU Polman meminta Partai

Menuju Pemilukada Polman POLEWALI -- Forum Lingkar Demokrasi (FLD) Sulawesi Barat, menegaskan akan berupaya mendorong Pemilulkada Polewali Mandar berkualitas. Hal tersebut disampaikan Direktur Eksekutiv FLD Sulbar, Junaidi Mahmud, Kamis, 1 November via telepon. Keinginan FLD Sulbar ikut mendorong Pemilukada Polewali Mandar 2013 nanti sebagai Pemilukada berkualitas. Karena Pemilukada Polewali Mandar

RADAR SULBAR Pertama dan Terbesar di Sulawesi Barat

Terbit Sejak 10 Juni 2004 Dalam melaksanakan tugas Jurnalistik, wartawan Radar Sulbar dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima maupun meminta imbalan dari nara sumber

Nasdem memasukkan kelengkapan administrasi yang belum lengkap. "Kami memberikan kesempatan kepada Parpol untuk melengkapi persyaratan verifikasi faktual yang belum lengkap sampai batas waktu yang telah ditetapkan hingga 20 November," terang Usman Suhuriah, Ketua KPU Polman. Sementara itu pengurus Nasdem melalui Sekretaris Nasdem Polman, Rudi Fair, berjanji akan segera melengkapi berkas yang belum lengkap ke KPU Polman.

Sedangkan verifikasi Partai Demokrat yang dilakukan, Kamis siang. Tim verifikator KPU menyambangi sekretaris Partai Demokrat Polman di Jalan Teuku Umar Sarampu. Kantor Partai Demokrat ini berada di rumah salah seorang anggota DPRD Polman, Andi Kamaluddin. Menurut Ketua Pokja Verifikasi Parpol KPU Polman, Rehang Mas'ud ada beberapa dokumen kepengurusan yang diverifikasi faktual ditemukan belum seluruhnya dapat ditunjuk-

kan. Beberapa dokumen asli tidak bisa ditunjukkan dengan alasan masih berada di pengurus pusat. Termasuk dokumen yang terkait kantor sekretariat juga ditemukan dokumen bukan aslinya. Seperti bukti keterangan domisili dan keaslian dokumen status kantor. Untuk itu, setelah berakhir masa verifikasi faktual akan melayangkan surat ke partai-partai yang masih belum berkesesuaian dengan syarata kepengurusan, status kantor dan formasi kepengurusan perempuan. (*)

FLD Sulbar Dorong Pemilukada Berkualitas

2013 merupakan Pemilukada yang menjanjikan transisi antara kekuatan pemihak status quo dengan kekuatan perubahan. Olehnya menjadi kewajiban semua bagi yang punya kepentingan atas demokratisasi di Pemilukada untuk terus berjibaku melahirkan Pemilukada berkualitas. "Jadi pemilukada Polman 2013 merupakan momentum transisi dua status antara status quo dengan perubahan. Demo-

krasi yang ideal adalah demokrasi yang melahirkan perubahan," papar Junaidi. Ia menjelaskan, jika kemudian proses transisi kekuasaan di Polewali Mandar pada Pemilukada 2013 nanti gagal total. Hasilnya tidak membawa dampak yang lebih baik, maka kegagalan tersebut merupakan kegagalan bagi masyarakat Polewali Mandar. Proses kegagalan itu juga menjadi prseden buruk bagi para

politisi dalam menentukan pemihakannya. "Olehnya dibutuhkan kerja keras untuk terus membangun kesadaran pemilih dalam menghadapi Pemilukada Polewali Mandar 2013. Kegagalan menciptakan Pemilukada berkualitas merupakan gambaran kegagalan politisi di Polewali Mandar dalam pemihakan pada masa depan Polewali Mandar," jelas Junaidi. Kata Junaidi, waktu kurang lebih setahun sebelum tiba di-

pelaksanaan Pemilukada Polewali Mandar masih ada waktu yang cukup panjang melakukan pendidikan politik ideal bagi rakyat Polewali Mandar. Hal ini untuk terwujudnya Pemilukada berkualitas. Baik dilakukan oleh institusi politik itu sendiri maupun institusi negara mulai dari penyelenggara pemilu hingga pemerintah mesti memiliki tekad kuat yang sama menuju Pemilukada yang berkualitas. (k1/mkb)

PENERBIT: PT RADAR SULAWESI BARAT, Pembina: HM Alwi Hamu, H Syamsu Nur, Komisaris Utama: H Andi Syafiuddin Makka, Komisaris: HM Subhan Alwi, Irwan Zainuddin Direktur: Naskah M. Nabhan, Wakil Direktur Pemasaran: Muhammad Ilham, Penasehat Hukum: Ridwan J. Silamma, SH. Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab: Naskah M Nabhan, Wakil Pemimpin Redaksi/Wakil PenanggungJawab: Muhammad Ilham, Redaktur Pelaksana: Sudirman Samual Redaktur: Muh. Amri Makkaruba, Chaerul Marfan, Dewan Redaksi: Naskah M. Nabhan, Muh. Ilham, Sudirman Samual Reporter: Jamhur Anjasmara, Syamsuddin Rahman, Syamsuddin HB, Muhammad Sholihin, Juniardi, Layouter/Desain Grafis: Chalid Mawardi, Shofiandhy BT, Irwansyah HB, Rahmat, Endra, IT - Website: Muh. Ridwan Alimuddin, Chalid Mawardi. Keuangan: Yuli Sulianti (Manager), Virra Eka Fitra Sari, Iklan/Sponsorship: Mawarni Simargolang (Manager), Sirkulasi: Firdaus Paturusi (Koordinator), Rismayanti, Rukman. Alamat Kantor Mamuju: Jl. Jend. Sudirman No. 50, Telp./Fax. 0426-22138, Majene: Jl. Gatot Subroto, Pusat Pertokoan Majene Lt. 2 Telp. 0422-22123 (M. Yunus Alibin), Polewali: Jl. H.A. Depu No. 39, Telp. 0428-23203 (Hasanuddin), Pasangkayu: Jl. Trans Sulawesi No. 52, Telp/HP: 0813 4247 1414, (Andi. Safrin M), Makassar: Graha Pena, Jl. Urip Sumoharjo No. 20, Telp. 0411-5238913/085299874232 (Agussalim), Jakarta: Jl. Kebayoran Lama No. 17, Telp. 021- 5322632 (Andi Syamsuri), Surabaya: Jl. Pasar Kembang Ruko Green Flowers Blok B1 No. 20 Surabaya, Telp.081342763676 (Sukri) Percetakan: PT Fajar Utama Intermedia Cabang Sulbar, Jalan H Andi Depu No. 39 Polewali. Harga Langganan: Rp 65.000/Bulan, Harga Eceran: Rp 3.000/Eksamplar. Harga Iklan: Iklan Umum/Display: Berwarna (FC) Rp25.000/mmk, Hitam Putih (BW) Rp15.000/mmk, Iklan Reguler Rp 6.000/mmk, Iklan Duka Cita Rp 8.000/mmk, Iklan Mungil (FC) Rp 4.000/mmk, Iklan Mungil (BW) Rp 2.000/mmk, Iklan Kolektif Rp1 juta/ktk, Iklan Baris Rp 5.000/baris, Radar Society: 1/2 hal. Rp 5.000.000, 1 hal. Rp 10.000.000.

Rekening Bank: PT. Radar Sulawesi Barat, BRI Cabang Mamuju, No. 0218-01-012598-50-9

PARLEMENTARIA

Rubrik Khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar

RADAR SULBAR/JHAMHUR ANJASMARA

PANTAU. Ketua Komisi II DPRD Polewali Mandar, Mahyadin Mahdi, bersama sejumlah anggota komisinya sedang melakukan pemantauan pengembangbiakan ternak sapi perah di Kelapa Dua beberapa waktu lalu.

6

PENDIDIKAN

RADAR SULBAR

JUMAT 2 NOVEMBER 2012

H.Agus Ambo Djiwa

H.Muhammad Saal

H. M. Natsir

H.Abdul Wahid

Bupati Matra

Wakil Bupati Matra

Sekretaris Pemkab Matra

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Matra

Iklan Layanan Ini Dipersembahkan Oleh Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kab. Matra

Terkait Layanan BOS

Menyambut Hari Pahlawan dan Harla PPPKI

PPPKI : NKRI Bentuk Final Bangsa Indonesia POLEWALI — Penerus Perintis Perjuangan Kemerdekaan Indonesia (PPPKI) menyatakan komitmen bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah bentuk final dari bangsa Indonesia. NKRI merupakan harga mati yang harus terus dipertahankan. Walapun di Indonesia keberagaman suku, agama, bahasa dan budaya. Tetapi persatuan merupakan kunci utama dalam mempertahankan NKRI. Dengan menyadari hal tersebut, para pendahulu bangsa, berjuang untuk mencari titik persatuan, yakni dengan Pancasila sebagai ideologi dan UUD 1945 sebagai dasar negara Indonesia. Menurut Dewan Pendiri dan Pembina Utama PPPKI, Andi Rahman Petta Wawo Karaeng Ratea Opu Sappe Wali, dalam rilis kepada Radar Sulbar, Kamis 1 November menekankan bahwa PPPKI hadir dan dilahirkan untuk mengembalikan kedaulatan bangsa Indonesia. Serta memperkuat Pancasila serta UUD 1945 sebagai dasar negara. Merespon anggapan bahwa Pancasila dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika, kini berubah menjadi Bhineka Tinggal Duka. Andi Rahman Petta Wawo menyatakan bahwa Bhineka Tunggal Ika adalah semboyan bangsa Indonesia yang meskipun berbhineka namun merangkul keberagaman tersebut dalam satu bangsa, satu tanah air, dan satu bahasa. Hal ini sesuai sumpah pemuda, di bawah panji sang saka merah putih. Ia menambahkan bahwa Pancasila dan UUD 1945 bukanlah ikrar biasa. Namun merupakan buah pemikiran para pendahulu yang dirahmati oleh Tuhan Yang Maha Esa. Olehnya, nilai-nilai yang termuat didalamnya semestinya kembali ditegakkan demi terciptanya persatuan dan kesatuan bangsa. “Nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila adalah perekat bangsa. Sebagai contoh untuk sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa. Didalamnya memuat nilai substansi bahwa kemerdekaan Indonesia hanya ada dua kata. Yaitu merdeka dan Allah Akbar. Dengan dua kata kunci ini pula maka Indonesia baru dapat terwujud. Dengan kata lain bahwa hanya dengan berketuhanan maka persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud,” jelasnya. Menyinggung tentang kepemimpinan nasional, Andi Rahman menjelaskan bahwa ketika pemimpin dan bangsa memahami dan mengamalkan Pancasila secara benar. Maka Indonesia otomatis akan mengalami kemajuan dan begitupun sebaliknya. Ketika pemimpin dan bangsa Indonesia mengabaikan, tidak memahami dan atau tidak mengamalkan Pancasila secara benar, maka yang akan terjadi adalah bangsa Indonesia akan mengalami keterpurukan. “Oleh karena itulah dengan semangat kepahlawan yakni semangat keberanian membela kebeneran. Maka PPPKI ada dan hadir untuk mengembalikan bangsa dan negara ini ke jalur yang benar. Dengan kearifan dan musyawarah damai sesuai yang dicita-citakan oleh proklamasi dan UUD 1945,” tegasnya. (mkb)

Tupoksi Dikdas Diambil Alih MAJENE — Tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Majene dalam pelayanan dana bantuan operasional sekolah (BOS) diambil alih Sekretaris Dinas Pendidikan sebagai manajer BOS. Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan SD sebagai tim pendataan SD dan Kasi Pembiaan SMP sebagai tim pen-

REPORTER : SYAMSUDDIN MAUPA | EDITOR : AMRI MAKKARUBA dataan SMP yang bertugas melakukan verifikasi pertanggungjawaban penggunaan BOS tak lagi mengurusi dana tersebut. Semua urusan BOS telah diserahkan sepenuhnya ke Sekretaris Disdik Majene. Penyerahan ini ditandai dengan adanya informasi yang tertera di bagian Dikdas. Menyebutkan, seluruh pel-

INT

an BOS tetap terlebih dahulu diverifikasi di Bagian Dikdas. “Ini benar benar salah pengertian. Saya sebagai manajer BOS tidak pernah mengambil alih semua urusan BOS. Saya cuma menandatangi kalau sudah ada verifikasi dari Dikdas,” ungkap Bau Agung, Kamis 1 November. Ia mengatakan, telah ada

Invitasi Teater Region Inter FTI Makassar

Teater Flaboyant Juara Umum

RADAR SULBAR/IST

TEATER. Penampilan lakon Teater flamboyant Tinambung ketika tampil pada malam kedua, Selasa 30 November 2012 di Gedung Mulo Makassar dengan naskah presiden kita tercinta karya Agus Noor.

2013, Lima Satap Diusul POLEWALI — Tahun 2013 mendatang, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Polewali Mandar mengusulkan pembangunan lima sekolah satu atap (Satap). Lima satap ini berada di Kecamatan Limboro dua buah satap, satu satap di Kecamatan Alu, dan dua Satap di Kecamatan Tutar. Kabid Dikmen Disdikpora Polewali Mandar, Marsawal, Kamis, 1 Nopember menyampaikan, usulan lima satap di ketiga kecamatan sementara diusulkan ke pusat. Belum ada informasi apakah keseluruhan diakomodir atau tidak. Khusus untuk tahun 2012, terdapat tiga Satap yang telah terbangun. Antara lain Satap Desa Pombuttu, Desa Puppuring, dan Desa Tallangga. Untuk ketiga Satap tersebut masing-masing mendapatkan anggaran Rp740 juta yang terdiri dari tiga RKB dan kantor. Penyelesaian ketiga satap ini direncanakan Maret 2013. “Novemeber mendatang akan dilakukan evaluasi untuk pengerjaan ketiga satap tersebut. Khusus untuk dua satap yakni Puppuring dan Pombuttu, pengerjaannya sudah berjalan 30 persen. Sementara satap untuk Tallangga baru berjalan lima persen. Menjadi kendala karena lokasi pembangunannya merupakan wilayah pegunungan. Susah dijangkau sehingga membutuhkan alat berat,” kata Marsawal. (afr/mkb)

ayanan terkait dengan BOS, diambil alih oleh Sekretaris Disdik Majene. Bidang Dikdas tidak lagi melayani urusan BOS. Sekretaris Disdik Majene, Bau Agung dihubungi kemarin mengatakan, dirinya tidak pernah mengambil alih urusan pelayanan BOS. Seluruh sekolah yang hendak melakukan pencair-

miskomunikasi antara Dikdas dan dirinya sebagai manajer BOS. Olehnya, Ia akan segera membicarakan persoalan tersebut agar kesalahpahaman di internal Disdik Majene tidak berkepanjangan. “Saya sudah tau semuanya. Setibanya nanti saya di Majene. Saya akan langsung rapat untuk membicarakan itu semua,” tambah Bau yang mengaku masih berada di Mamuju. (*)

POLEWALI — Teater Flamboyant (TF) Tinambung Polewali Mandar akhirnya keluar sebagai juara umum Invitasi Teater Region Inter FTI (Federasi Teater Indonesia) Makassar. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari mulai Senin, 29 hingga Kamis, 31 Oktober di Gedung

Mulo Makassar. TF berhasil menyisihkan tiga komunitas teater lainnya yakni Komunitas Stupa Makassar, Teater Kampoeng Bulukumba dan Bengkel Sastra Makassar. Salah satu panitia penyelenggara, Anggi Purnamasari, ketika dihubungi kemarin

mengatakan TF sebagai juara umum, setelah tiga dewan juri yakni, Asia Ramli Prapanca, Aslan Abidin dan Shinta Febriany menobatkan TF sebagai peraih sutradara terbaik, penata musik terbaik, pemeran utama pria terbaik dan pemeran pembantu pria serta penata kostum dan rias terbaik. Atas kemenangan TF yang didominasi oleh aktoraktor muda berbakat itu akhirnya dinyatakan pula berhasil melenggang ke Invitasi Teater Tingkat Nasional yang akan dihelat di penghujung Oktober di Jakarta.

Dalam ajang itu nantinya akan mempertemukan 10 komunitas teater lainnya yang juga terpilih menjadi pemenang dari 10 region Inter FTI se-Indonesia. Menanggapi hal tersebut, Ramli Rusli yang bertindak selaku sutradara dari naskah Presiden Kita Tercinta karya Agus Noor yang dimainkan oleh TF mengatakan, pihaknya amat bersyukur atas kemenangan yang diraih oleh TF Tinambung Polman ini. “Kami sangat bersyukur dengan kemenangan ini, dan insya Allah kami akan tetap memaksimalkan proses latihan selanjutnya untuk melangkah ke tingkat nasional. Harapan kami, nama baik

Mandar-Sulbar akan kembali terukir dijagad teater nasional,” sebut Ramli. Sementara itu, Ria Idroes salah satu aktor sekaligus tim produksi menyatakan kemenangan tersebut merupakan kemenangan banyak pihak. “Saya kira kemenangan ini adalah kemenangan semua pihak. Kemenangan masyarakat Tinambung, kemenangan masyarakat Polewali Mandar. Bahkan kemenangan masyarakat Mandar Sulawesi Barat. Harapan kami sokongan bantuan dan doa dari berbagai pihak amatlah menentukan. Utamanya untuk melangkah ke tingkat nasional,” tandas Ria. (mkb)

Jutaan Masyarakat Indonesia Tuna Aksara Dasar JAKARTA - Direktur Pembinaan Pendidikan Masyarakat, Kemendikbud, Ella Yulaelawati, menyebutkan di Indonesia terdapat 6,7 juta orang dewasa dan lebih dari 6 juta lansia yang belum menguasai keaksaraan dasar. Jumlah itu diharapkan bisa terus ditekan dengan peningkatan jumlah pengguna media digital di Indonesia. Sebab, Indonesia menempati peringkat keempat dunia sebagai negara pengguna situs jejaring sosial Facebook terbanyak yakni 50,4 juta orang. "Saat ini, masih ada 6,7 juta orang dewasa dan lebih dari 6 juta lansia yang belum menguasai keaksaraan dasar," kata Ella Yulaelawati di sela-sela

seminar keaksaraan internasional di Jakarta, Kamis (1/ 11). Disebutkan, Indonesia berada urutan kelima pengguna situs Twitter dengan jumlah 29,4 juta orang, dan masuk dalam dua puluh besar negara pengguna internet tertinggi dengan angka 55 juta pengguna. Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Nonformal dan Informal, Kemendikbud, Lydia Freyani mengharapkan seminar internasional keaksaraan yang mempertemukan sejumlah negara-negara E-9 dan Asean bisa menelurkan konsep keasaraan digital guna mengurangi angka tuna aksara di Indo-

nesia. "Keaksaraan digital bisa mendorong seseorang untuk terus memperoleh, menggali, dan mengelola informasi secara aktif," kata Lydia Freyani. Sementara itu, Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk Unesco, Arief Rachman, menjelaskan penguasaan seseorang pada keaksaraan bisa mendorong partisipasi masyarakat dalam mempertahankan kearifan lokal, warisan budaya, nilai-nilai, serta kepercayaan tradisional. "Efek penguasaan keaksaraan secara luas bisa memupuk perdamaian hakiki," ujar Arif Rachman menjelaskan manfaat penguasaan keaksaraan. (jpnn)

INT

NASIONAL

RADAR SULBAR

JUMAT 2 NOVEMBER 2012

8 Penyidik Polri di KPK Mengundurkan Diri

Empat Tersangka

Kasus Simulator

BEBAS JAKARTA -- Terhitung sejak Kamis 1 November pukul 00.00 WIB, empat tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan simulator Surat Izin Mengemudi (SIM) yang ditahan Mabes Polri, dibebaskan. Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Mabes Polri, Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar, pembebasan dilakukan seiring berakhirnya masa tahanan 90 hari. Sebelumnya demi kepentingan penyelidikan, mereka ditahan sejak Jumat (3/8/2012) lalu. “Jadi sudah keluar. Habisnya jam 24.00 (Kamis dini hari,red). Informasi yang kita terima, telah dikembalikan dan kembali pada keluarga masing-masing,” terang Boy Rafli dalam keterangan pers

di Mabes Polri, Jakarta, kemarin. Empat tersangka yang dibebaskan tersebut masingmasing adalah Brigjen Pol.Didik Purnomo, AKBP Teddy Rusmawan, Kompol Legimo dan Direktur Utama PT.Citra Mandiri Metalindo Abadi. “Kita menunggu bagaimana proses hukum selanjutnya terhadap mereka. Dan rencana dari penyidikan kepada mereka itu bukan lagi sama penyidik Bareskrim,” katanya. Selain dibebaskan, Boy juga memastikan tiga tersangka yang berasal dari kepolisian, akan kembali berdinas. “Kapasitasnya sebagai Pamen Korlantas Mabes Polri. Jadi berdinas itu, tetap hadir di kesatuan masing-masing. Kemungkinan ada kegiatan-

kegiatan dari komandan yang bersangkutan, yang mengatur kegiatan sehari-hari,” katanya. Sementara saat ditanya mengapa KPK belum juga menetapkan status tersangka terhadap Kombes TR dan Kompol L? Boy hanya memastikan Mabes Polri telah memberikan pelimpahan berkas ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sehingga dengan demikian, ia mengaku tidak bisa mengomentari lebih jauh. “Prinsipnya kepolisian sudah memberikan sesuatu pelimpihan sepenuhnya. Jadi KPK-lah yang tentunya akan menentukan, mana yang prioritas dan mana yang belum prioritas akan dilakukan pemeriksaan. Kita tunggu saja,” katanya. (gir/jpnn)

Sulbar Usul Stimulus 37.000 Unit RTLH LANJUTAN HALAMAN 1

“Saya kira ini cukup bagus. Dana stimulannya juga akan kita ditransfer langsung ke rekening masing-masing penerima bantuan. Ini untuk memastikan tidak ada pemotongan,” kata Mukaddam, Kamis, 1 November. Dijelaskan, bantuan stimulan untuk masyarakat miskin ini merupakan program Kemenpera untuk diperankan pemerintah provinsi. Itu sesuai surat edaran Menpera

No 1 Tahun 2012. Sejalan dengan ini, dibutuhkan peran yang kuat pemprov dan pemkab dalam menyukseskan program tersebut. Ia meyampaikan, tahun depan Kemenpera akan mengusahakan lebih banyak lagi bantuan untuk lima kabupaten di provinsi ini. Untuk mendukung gagasan ideal itu, setiap pemerintah kabupaten perlu mengetahui dan memahami metode akurat dalam menangani rumah tidak layak huni.

Diperlukan suatu cara kerja strategis melalui pembelajaran yang lebih sistematis dengan memadukan pelaksanaan program lainnya di Bidang Cipta Karya. Ia juga menekankan, kedepan bukan hanya masyarakat miskin yang menjadi sasaran BSPS, pemerintah provinsi dan kabupaten peru bersama-sama mendorong lahirnya perumahan bagi masyarakat berpendapatan rendah lainnya. (**)

7

Versi KPK hanya 5 JAKARTA -- Delapan penyidik Polri di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan mengundurkan diri. Surat pengunduran diri tersebut disampaikan kepada pimpinan KPK hari ini, Kamis, 1 November. Informasi ini sudah beredar di kalangan internal KPK, namun lembaga antikorupsi tersebut belum memberikan konfirmasi lebih lanjut terkait hal tersebut. "Sedang saya cek dulu soal itu," ujar Juru Bicara KPK Johan Budi SP saat dihubungi wartawan, siang kemarin. Delapan orang penyidik yang mengundurkan diri antara lain AKBP Mulya Hakim Solichin, AKBP

Elizben Purba, Kompol Rizki Agung Prakoso, Kompol Irfan Rifai, Kompol Egy Adrian Zues, Kompol Popon A Sunggoro, Kompol Hendi Kurniawan, dan Kompol.Yudhistira Midyahwan. Saat ini belum jelas alasan pengunduran diri ke delapan penyidik tersebut. Keputusan ini cukup mengejutkan mengingat sebelumnya 28 penyidik Polri di KPK justru memilih menolak kembali ke Polri dan menjadi penyidik tetap di KPK Sementara itu, Juru Bicara KPK, Johan Budi hanya lima penyidik yang mengundurkan diri dan berniat kembali ke instansi Polri. "Ada lima penyidik yang ajukan pengunduran diri.

Mereka rata-rata sudah di KPK empat tahun," ujar Johan dalam jumpa pers di KPK, Jakarta Selatan, kemarin. Lima penyidik itu adalah Hendi K, Rizki A, Yudhistira M, Irfan R dan Popon K. Johan membantah alasan pengunduran diri pada penyidik karena sudah tak betah dengan situasi di KPK. Menurutnya, alasan mereka murni karena ingin kembali ke institusi yang membesarkan mereka yaitu Kepolisian RI. "Seperti yang tadi saya sampaikan itu kan masa tugasnya 4 tahun. Ini tidak berkaitan dengan masa tugas. Ini kembali ke institusi awal untuk mengembangkan karir," sambung Johan.

Menurut Johan tak ada tekanan dari pihak lain pada para penyidik ini sehingga mereka ingin mengundurkan diri. Keputusan itu berangkat dari keinginan pribadi lima penyidik. Sebelumnya beredar kabar penyidik yang mengundurkan diri berjumlah delapan orang. Mereka adalah AKBP Mulya Hakim Solichin, AKBP Elizben Purba, Kompol Rizki Agung Prakoso, Kompol Irfan Rifai, Kompol Egy Adrian Zues, Kompol Popon A Sunggoro, Kompol Hendi Kurniawan, dan Kompol Yudhistira Midyahwan. Hendy Kurniawan sempat mengkalrifikasi, bahwa hanya tujuh penyidik yang mengundurkan diri. (jpnn)

Dahlan Diminta Buktikan Ucapannya LANJUTAN HALAMAN 1

Iskan benar adanya dan bukan fitnah belaka, maka keterbukaan dan info Dahlan Iskan sangat penting untuk menindak praktek kotor tersebut. “Dan sekaligus memperbaiki, serta mengatisipasi praktekpraktek menyimpang tersebut di kemudian hari. Tidak boleh ada kongkalingkong atau upeti antara mitra kerja dengan komisi terkait di DPR. Buat saya dan juga buat F-PKS tidak ada kompromi untuk korupsi sekecil apapun, baik berupa suap ataupun gratifikasi,” ujarnya. Ia menambahkan, seyogyanya akhir dari polemik ini akan memunculkan sosok Dahlan Iskan sang pahlawan dan pemberani atau Dahlan Iskan sang pecundang atau penebar fitnah. Menurutnya, Dahlan Iskan akan menjadi pahlawan dan pemberani apabila lontaran-

nya tersebut ditindaklanjuti dengan melaporkan dan membuktikan hal tersebut kepada KPK dan BK DPR sebagai komitmen untuk memerangi korupsi. “Dan Dahlan Iskan bisa dianggap pecundang atau diduga penebar fitnah apabila lontarannya tidak dilanjutkan dengan melaporkan dan membuktikan hal tersebut kepada KPK dan BK DPR,” bebernya. Menurutnya, semua samasama akan menanti dan melihat, apakah Dahlan Iskan akan menggunakan baju keberanian dan kepahlawanan atau akan menggunakan baju seorang pecundang dan penebar fitnah. “Sekaligus pilihan sikap Dahlan Iskan tersebut juga akan menjawab apakah hiruk pikuk beberapa hari ini hanya sekedar mencari sensasi untuk popularitas dan pengalihan isu semata atau sebuah kebenaran untuk perbaikan bangsa ke depan,” pungkasnya.

Menteri BUMN Dahlan Iskan mengaku akan selalu berkomitmen memberantas korupsi di BUMN yang dipimpinnya. Namun ia tak mau energinya habis untuk meladeni persoalan dengan DPR. “Saya sejak awal nggak mau ramai-ramai, saya hanya bekerja keras untuk memajukan BUMN. Saya nggak mau energi saya habis hanya karena urusi itu (kisruh dirinya dengan DPR),” kata Dahlan. Namun kelakuan oknum anggota dewan yang memeras BUMN sudah sangat keterlaluan. Dia mencontohkan, saking ngototnya meminta upeti, lanjut Dahlan, sang oknum DPR-RI tersebut bahkan menelepon ke direksi BUMN untuk memastikan setoran upeti telah masuk ke rekeningnya.

“Padahal saat itu dia lagi tugas keluar negeri. Kok ya sempet-sempetnya nagih karena uangnya belum masuk,” tuturnya. Dia mengungkapkan ada direksi BUMN yang mencoba merekam suara saat terjadinya peristiwa oknum DPR yang meminta upeti. Itu dilakukan sebagai bukti kalau suatu saat diperlukan. Sayang, suara yang berhasil direkam tidak terlalu baik. “Para direksi itu ada yang mencoba merekam, namun suaranya kresek-kresek,” lanjutnya. Namun, dengan tegas Dahlan menegur sang direksi karena menurutnya cara yang terbaik adalah pembuktian dengan saksi sudah cukup. “Teman-teman direksi itu pintar tidak mau ketemu sendiri dengan bersama direksi yang lain. Tidak semua direksi, minimal ada saksinya dua orang. Itu sudah cukup,” jelasnya. (jpnn/**)

dua. Ada yang senang, sama banyaknya dengan orang yang tidak senang. Lebih baik berbuat karena toh pasti membuahkan hasil. Demikian bekal hidup yang selalu ia bawa kemanapun ia ditempatkan, hingga membawanya ke puncak karir sebagai seorang marinir (Mayjen). “Tidak ada seorang pun yang bisa menghambat karir seseorang kecuali dirinya sendiri, ‘No man can stop your carrier but u’,” tegas Chaidier. Setelah dua tahun bertugas di Sulbar, apakah adakah keinginan sang jenderal menanamkan bekal itu di daerahnya? Adakah niat untuk kembali ke Sulbar berbagi

ilmu dan pengalaman? Kali ini, pemegang setidaknya delapan satya lencana itu, tak banyak komentar, selain, selalu siap untuk daerah. Sebagai bagian dari Mandar, kenapa tidak jika diminta untuk turut memberi sumbangsih memajukan daerah, bangsa dan negara. Sekali lagi, seorang Chaidier bekerja memang untuk menghasilkan sesuatu. “Saya masih punya waktu dua tahun. Saya masih prajurit. Saya ingin berhenti dari tentara hingga waktu yang ditentukan. Menuju masyarakat sipil dengan baik, bukan mundur atau berhenti sebelum masa akhir,” terangnya. (*)

Santai Hadapi Kisruh Dengan Senayan

Selalu Siap untuk Daerah LANJUTAN HALAMAN 1

Baal Masdar, Ketua DPRD Sulbar, Hamzah Hapati Hasan, dan tentu saja Gubernur Anwar Adnan Saleh. “Pak Suhardi Duka baru-baru juga telponan, dia curhat sama saya,” ujarnya. Meski tergolong daerah muda, ia optimistis, lima sampai sepuluh tahun ke depan Provinsi Sulbar bisa menjadi daerah maju. Terlebih karena derah ini kaya akan Sumber Daya Manusia (SDM), seperti para tokoh di atas. Begitupula dengan potensi alamnya. Menuju daerah maju, tidak hanya dengan kemauan dan kerja keras, juga dibutuhkan

ketulusan dari para penentu kebijakan. Para pengelolah harus betul-betul memiliki niat baik untuk daerah dan masyarakat. Berbuat untuk kepentingan yang lebih besar, sesuai cita-cita pembentukan Sulbar itu sendiri. “Kita sudah punya hal-hal yang mendukung untuk lebih maju. Kita ada yang namanya reformasi birokrasi, bahkan ditunjuk menteri pemberdayaan aparatur negara dan reformasi birokrasi. Aturannya sangat banyak. Cuma intinya pada pembangunan. Kenapa?, karena kita tidak pernah melihat secara makro. kalau kita pejabat di kabupaten, saya hanya berfikir raja di kabupaten, bukan

berfikir bagaimana Sulbar,” ungkap Chaidier. Bagi ayah tiga anak ini, tersedianya pendidikan layak, kesehatan memadai, dan terbukanya kesempatan kerja, adalah substansi dari pembangunan. Ketiganya merupakan gerbang menuju sebuah kondisi yang kerap menjadi dagangan politik bagi para kandidat pemimpin, yakni, kesejahteraan. “Sekarang, bagaimana memenuhi pendidikan gratis, kesehatan gratis dan membuka peluang kepada masyarakat kita untuk bekerja? Di tengah harapan masyarakat kita yang mulai dari kalangan atas hingga

bawah hanya mengidolakan PNS,” imbuhnya. Ia turut mengurai keprihatinan dengan kondisi tersebut. Umumnya para birokrat telah mengingkari keberadaannya. Bukannya hadir menjadi pelayan, tapi bagaimana menjadi raja, menjadi PNS untuk memposisikan diri bukan mengabdi. “Menyedihkan pejabat itu kalau sudah eselon I, kepala dinas, maka di kantornya itu semua orang-orang yang ada di rumahnya. Kalau pagi, rumahnya kosong karena pergi ke kantor yang sama. Ini juga karena adanya konsep Pemilukada, daerah otonom. Kan daerah yang meminta pengangkatan pegawai, tapi tidak

KADAR GULA DARAH TURUN DARI 500 MG/ DL MENJADI 110 MG/ DL “Kadar g u l a darah s a y a pernah mencapai 500 m g / d L , ” terang Andi H a fidzah Bachtiar atau yang akrab disapa-Hafidzah. Sudah 10 tahun lebih, Hafidzah menderita diabetes. Indonesia saat ini menduduki peringkat keempat dengan jumlah penderita diabetes terbesar di dunia. Diperkirakan, jumlah penderitanya akan terus meningkat dari tahun ke tahun. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan terapi Gentong Mas. “Karena diabetes, badan saya sering terasa lemas, mudah loyo, dan jadi sering pusing,” ujar nenek 32 orang cucu tersebut. Setelah sebelumnya sering menjalani suntik insulin, akhirnya wanita berusia 75 tahun itu tertarik untuk beralih ke pengobatan yang alami dan pilihannya jatuh pada Gentong Mas. 1 tahun setelah minum, Hafidzah pun mendapatkan manfaatnya, “Alhamdulillah kadar gula darah saya sekarang sudah turun menjadi 110 mg/ dL.” Terangnya dengan bahagia.

Diabetes adalah peningkatan kadar glukosa darah akibat kekurangan insulin baik yang sifatnya absolut maupun relatif atau resistensi reseptor insulin. Diabetes melitus sangat erat kaitannya dengan mekanisme pengaturan gula normal. Dengan kadar gula darah yang normal, ibu rumah tangga tersebut kini dapat menjalani hari-harinya dengan nyaman. warga BTP Daya, Makassar, Sulawesi Selatan itu pun tak segan-segan membagi pengalaman baiknya itu dengan orang lain. Meracik suatu ramuan memerlukan pengetahuan, pengalaman dan keterampilan tinggi. Tidak semua komposisi yang sama jika dicampur akan menghasilkan manfaat yang sama. Kualitas bahan baku, perbandingan komposisi dari masing-masing komponen serta pengolahan yang benar akan menentukan hasil kualitas manfaatnya. Kini, hadir Gentong Mas, minuman herbal dengan kandungan vitamin dan nutrisi bermutu. Bahan utama Gentong Mas yaitu Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) terbukti memiliki banyak manfaat. Habbatussauda dipercaya dapat meningkatkan fungsi insulin dan mengurangi resistensi reseptor insulin, sedangkan Gula Aren berperan dalam optimalisasi kerja reseptor insulin. Gentong Mas juga mengandung Chromium yang efektif memperlancar metabolisme gula darah dan mengatur kepekaan sel terhadap insulin sehingga meringankan ker-

ja pankreas. Selain itu, indeks glisemik dalam Gentong Mas yang sangat aman bagi kesehatan yaitu hanya 35 (aman jika indeks glisemik dibawah 50), mampu menjaga dan merawat pankreas agar tetap berfungsi dengan baik. Meski demikian, untuk mendapatkan hasil maksimal, disarankan untuk mengatur pola makan, olahraga, pengaturan berat badan seideal mungkin, diet rendah lemak, kontrol stress, dan menghindari rokok serta alkohol. Dengan aturan penggunaan yang tepat, manfaat bagi kesehatan dan kelezatan rasanya membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkankunjungi www.gentongmas.com. Bagi Anda yang membutuhkan silahkan hubungi: Sulbar/Mamuju : 085 242 056 818 Apotik Marannu, Apotik Sinar Wajo, Apotik Mawar, Apotik Mentari, Apotik Sumberkasih, Apotik Iftikar, Apotik Mulia Farma, Toko Obat Pondok Herbal Polman : Apotik Lestari, Apotik Ilham Putra Wonomulyo : Apotik Marannu 1, Apotik Makmur Farma Majene : Apotik Fadilah, Apotik Rustia Syafta Farma Depkes:PIRT:812.3205.01.114 www.gentongmas.com

ada kontrol,” bebernya. Kelemahan sistem ini telah memberikan peluang kepada kepala daerah menentukan pembantu-pembantunya, meski sebenarnya belum layak. Para ‘pembantu’ ini terpilih hanya karena menyandang cap sebagai pendukung si kepala daerah. “Inilah yang berpeluang merusak pemerintahan,” sebut Chaidier. Keprihatinan ini kerap ia lontarkan kepada para peserta didik Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) di Jakarta. Sambil bercerita pak jenderal sempat mengingatkan bahwa dalam melakukan sesuatu, dalam bekerja, dalam bertugas itu selalu beriplikasi

Ramlan dan Mario Beda Tipis LANJUTAN HALAMAN 1

Survei dilakukan terhadap 400 responden yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan pada 17 kecamatan di Mamasa. Dalam survei ini, tingkat kepercayaan ditetapkan sebesar 95 persen dengan sampling error 3 persen. Menggunakan metode ‘proportional random sampling’ yang di-

padukan dengan ‘stratified random sampling’. Survei berlangsung tanggal 1 hingga 8 Oktober 2012 oleh 15 orang tenaga surveyor yang disebar secara acak. Dalam menentukan sampel, Insert Institut mengacu pada simpul massa dan berbasis TPS (Tempat Pemungutan Suara). Insert Institut juga menggambarkan tingkat kepantasan calon bupati Mamasa

hingga Oktober 2012. Mario, Ramlan, dan Rudiyantho merupakan nama-nama yang dinilai pantas memimpin Mamasa pada periode selanjutnya. Usai menjelaskan tentang survei kandidat bupati Mamasa 2013 mendatang, Insert Institut juga memberikan beberapa kesimpulan. Salah satunya, pesta demokrasi Mamasa tahun depan disebut se-

bagai ajang pertarungan antara incumbent Ramlan dengan Mario yang juga mantan bupati Mamasa, Said Saggaf. “Melihat hasil ini, tentu kita dapat menilai bahwa Pemilukada nanti merupakan pertarungan pak Ramlan dan Mario. Keduanya dianggap layak dibanding yang lain. Ramlan populer dan Mario pada sisi kepantasan,” ungkap Aris. (rul)

BPS Butuh 300 ribu Surveyor LANJUTAN HALAMAN 1

sensus. Semisalnya di perguruan tinggi tapi dengan kondisi tertentu. “Kami pernah

melakukan kerja sama dengan perguruan tinggi, tapi sensus kali ini tidak terlalu besar,” tambahnya. Hasil lengkap sensus bakal

dirilis oleh BPS pada semester pertama tahun 2014. Meski demikian, BPS tetap akan memberikan gambaran sekilas pada akhir tahun 2013.

“Kami menjamin tidak akan ada pungutan bagi rumah tangga dan usaha pertanian yang menjadi subyek sensus,” tutup Kecuk. (rul)

KKMSB Dukung Pemprov LANJUTAN HALAMAN 1

otonom, kata dia, Sulbar tentu sangat membutuhkan sumber-sumber pendapatan lainnya. Salah satunya melalui bagi hasil PLTA Bakaru yang memaksimalkan DAS Mamasa. “Langkah yang

ditempuh pemerintah daerah sudah sangat tepat, sebab sebelumnya sudah dilakukan fasilitasi, namun tetap terkendala oleh undang-undang 28 itu,” imbuh Salman. Olehnya, warga Sulbar di perantauan berharap Mahkamah Konstitusi dapat

mengabulkan tuntutan Dispenda Sulbar terkait uji materi UU. “Sepanjang langkh-langkah ini bagian dari upaya pemerintah untuk mensejahterahkan rakyatnya. Kami menyambut baik dan mendorong gugatan itu,” tegas

Salman. Dalam sidang lanjutan di MK, belum lama ini, Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Pemprov Sulbar selaku pemohon telah melakukan perbaikan permohonan dan memasukkan sejumlah bukti. (rul)

8

RADAR SULBAR

RADAR POLEWALI

JUMAT 2 NOVEMBER 2012

K1-K2 Tunggu Keputusan Pusat POLEWALI -- Tenaga honorer baik yang dinyatakan lulus dalam kategori 1 (K1) ataupun kategori 2 (K2) nasibnya hingga saat ini belum menentu. Karena belum ada kejelasan tindak lanjut dari pemerintah pusat. Untuk tenaga honor K1 yang telah dinyatakan lulus beberapa waktu lalu mencapai 43 orang. Sementara untuk data honorer K2 yang dikirim ke BAKN berkisar 2000 orang lebih. 43 orang K1 terdiri dari guru, penjaga bendungan air Sekka-sekka dan Pamong Praja. Kepala BKDD Polman, Burhanuddin, Kamis kemarin menyampaikan, untuk kelanjutan proses baik K1 maupun K2 hingga saat ini masih menunggu petunjuk dan surat resmi dari pusat. "Jika nantinya sudah ada kejelasan dari pusat tentang K1 da K2 kami akan langusng menginformasikan kepada tenaga honorer," tandas Burhanuddin. (afr/mkb)

Pro Kontra Raskin Galeso

Dua Kubu Warga Nyaris Berseteru REPORTER : JHAMHUR ANJASMARA EDITOR : AMRI MAKKARUBA POLEWALI -- Dua kubu masyarakat dari Desa Galeso Kecamatan Wonomulyo nyaris bersiteru di Halaman Kantor DPRD Polman, Kamis 1 November kemarin. Hal ini dipicu persoalan pembagian beras rakyat miskin (Raskin) di Desa Galeso. Dua kubu pro dan

kontra terhadap Kepala Desa Galeso, sama-sama mendatangi Kantor DPRD Polewali Mandar untuk menyampaikan aspirasi. Namun sebelum sebelum kedua kubu ini diterima secara resmi oleh anggota dewan. Perseteruan fisik yang nyaris terjadi, berawal dari

kedua kubu yang sama sama merasa berada diposisi benar saat mendatangi kantor DPRD Polewali Mandar. Kubu pro yang langsung mengawal kepala desanya menganggap kubu yang kontra hanya akan menyampaikan informasi yang keliru. Sehingga perdebatan mulai terjadi sesama masyarakat Galeso. Bahkan baik yang kontra maupun

350 KK dapat Bantuan Rumah Nelayan POLEWALI -- 350 KK yang ada di Polewali Mandar yang diusul beberapa waktu lalu mendapatkan perumahan nelayan telah diverifikasi dan mendapatkan persetujuan dari Kementerian Perumahan Rakyat untuk diberikan bantuan. Saat pengusulan yang lalu, sebanyak 530 KK yang diusul untuk mendapatkan perumahan nelayan. Namun, dari hasil verifikasi yang dilakukan oleh tim verifikasi kementrian, hanya 350 KK yang akan diberikan bantuan. Setiap rumah mendapatkan bantuan sebanyak Rp6 juta. 350 rumah yang akan mendapatkan bantuan antara lain 135 di Desa Karama Kecamatan Tinambung, 130 di Desa Tangnga-tangnga, Kecamatan Tinambung dan 85 di Desa Tamangalle Kecamatan Balanipa. Dalam bantuan ini, ada tiga kategori warga yang didata untuk diusul mendapat bantuan yakni kategori miskin, sangat miskin dan hampir miskin. Kabid Perikanan Tangkap DKP Polewali Mandar, Budi Mustari, Kamis, 1 November menyampaikan dari pihak Distarkim telah meminta untuk dilakukan verifikasi terhadap rumah yang akan diberikan bantuan tersebut. "Kemungkinan setelah verifikasi tersebut dilakukan dananya sudah akan turun, karena yang menangani pendanaan adalah Distarkim," kata Budi Mustari. (afr/mkb)

RADAR SULBAR/ JHAMHUR ANJASMARA

LERAI. Sejumlah anggota dewan sedang berupaya melerai dua kubu dari Desa Galeso Wonomulyo karena nyaris berseteru di Halaman Kantor DPRD Polewali Mandar.

Citra Derita Gizi Buruk

RADAR SULBAR/DIAN AFRIANTY

GIZI BURUK. Seorang anak bernama Citra hanya bisa terbaring di tempat tidurnya karena, menderita gizi buruk.

Laporan :

Dian Afrianty Jika dilihat dari segi fisiknya, tak ada yang menyangka jika Citra telah berusia dua tahun. Di usia yang seharusnya sudah bisa berjalan, balita tersebut hanya bisa tergolek di pembaringan karena berat badannya hanya seberat tiga kilogram. Anak pasangan dari Suradi-Murni, warga Desa Puccadi, Kecamatan

Luyo, Polewali Mandar tersebut tak bisa menikmati keceriaan bersama anak-anak seusianya, bahkan dengan kakaknya Rusli. Kemiskinan yang membelit pasangan Suradi-Murni yang hanya bekerja sebagai buruh tani dan kerja serabutan membuat tidak mampu memberikan asupan gizi

Eksekutif

yang cukup untuk pertumbuhan anaknya. Penghasilan yang diperoleh Suradi, tidak selamanya dapat memenuhi pokok kebutuhan sehari-hari, menyebabkan hanya bisa memberi bubur seadanya kepada Citra. Untuk mengganti susu yang tidak terbeli, Murni, ibu balita malang itu hanya menyeduhkan teh yang kerap harus juga dibagi dengan anak lelakinya Rusli. Informasi yang diperoleh dari Murni, dokter puskesmas yang pernah memeriksa Citra, menyebut anak tersebut menderita gizi buruk. Saat itu, dokter memberi petunjuk untuk pemulihan kondisi kesehatan Citra yang harus mendapat perawatan khusus dan asupan gizi yang memadai. "Saya hanya bisa mendengar penyampaian dokter, tapi tidak bisa melakukan apa-apa karena tidak mampu," ujar Murni sedih. Sang suami, Suradi menambahkan untuk makan sehari-haripun kami susah, apalagi untuk memberi

yang pro sama sama ingin diterima sacara bersamaan oleh anggota dewan. Akhirnya ketegangan demi ketegangan terus berlanjut, membuat dua kubu mulai mengambil sikap siap berhadap hadapan. Beruntung pihak sekertariat dewan yang melihat gelagat bakal terjadinya perseteruan sigap. Langsung memanggil petugas Satpol PP, yang berjaga di pos jaga. Dengan gesit sejumlah aparat Satpol PP langsung berada ditempat dan mencoba melerai kedua kubu yang berhadap hadapan. Selain itu sejumlah anggota dewan juga ikut melerai. Ketegangan baru berakhir saat sejumlah anggota dewan menginisiasi, tidak menerima kedua kubu sacara bersamaan. Tapi kubu kontra diterima lebih awal diruang Komisi I. Sementara kubu pro bersama Kadesnya, diterima diruang Baleg DPRD Polewali Mandar. Namun usai keduanya diterima, perseteruan fisik kembali nyaris terjadi, karena keduanya kembali bertemu di Halaman kantor DPRD. Tapi kejadian tidak sampai menimbulkan kontak fisik, karena aparat Satpol PP sudah bersiap siap dari awal. Kedua belah pihak kemudian meninggalkan kantor dewan. Raskin Disoal Warga Persoalan Raskin menjadi pemicu permasalahan di Desa

Galeso. Karena sejumlah warga yang memiliki hak sebagai penerima raskin, hingga saat ini belum mendapatkan jatah raskin. Salah seorang warga, Irham menjelaskan dari data penerima raskin, ada sekitar 53 KK yang berhak mendapatkan raskin hingga saat ini tidak pernah menerima. Karena alasan Kades beras yang akan dibagikan sudah tidak cukup. "Namun kami tidak pernah menerima alasan Kades atas ketidakcukupan ini, karena tidak mungkin distribusi dari atas tidak cukup," tutur Irham. Ia menambahkan, hal lain yang juga menjadi persoalan dalam pengelolaan raskin, pada harga yang dikeluarkan oleh Kades, karena melampaui harga ketetapan pemerintah yakni Kades menjualnya seharga Rp.1900. Sementara harga ketetapan hanya Rp.1600. Ketua BPD Galeso, Hamka, mengakui jika persoalan raskin ini memang sudah lama menjadi persoalan bagi masyarakat Desa Galeso. Bahkan BPD telah pernah mengingatkan Kades, dan berjanji akan menyelesaikan persoalan tersebut. "Hanya saja persoalan ini tidak tuntas, karena sampai kini, Kades tidak memberikan klarifikasi, sehingga warga mulai menaruh kekesalan kepada Kades," singkat Hamka. (*)

Tiga Kilogram di Usia Dua Tahun

makanan bergizi. Apalagi, ada adiknya yang juga butuh perhatian. Pertumbuhan Citra dari hari ke hari kian memprihatinkan. Dengan segala upaya, kedua orang tuanya memberi kasih sayang kepada Citra dan kepada Rusli, sang adik yang juga masih membutuhkan perhatian. Bersama sang adik, Citra hanya tergolek dengan tubuh ibarat hanya kulit membungkus tulang. Murni mengatakan, bahwa Citra yang hingga kini belum bisa duduk, apalagi berjalan sebagaimana anak seusianya, terkadang juga mengalami kejang-kejang. "Kalau kejang-kejang lagi, dia terus menangis. Saya juga hanya bisa menangis karena tidak bisa berbuat banyak, kecuali hanya mengandalkan ramuan kampung (obat tradisional)," tutur Murni, seraya menyeka air mata. Rumah Suradi-Murni terbilang tidak jauh dari pos kesehatan desa (poskesdes) setempat, tapi seolah luput dari perhatian petugas kesehatan. Diperoleh informasi,

bahwa awalnya Citra pernah memeroleh bantuan makanan tambahan dari puskesmas, namun hanya beberapa kali saja. "Katanya, sudah tidak ada lagi bantuan makanan tambahan disediakan pemerintah," seorang tetangga balita malang tersebut, mengungkapkan. Emmy, petugas Puskesmas yang menangani Citra menyampaikan, bahwa kondiis Citra dari lahir memang seperti itu. Diduga Citra memiliki penyakit bawaannya, dimana setelah dilakukan diagnosa dokter yang pada waktu itu diperiksa oleh dr. Boko menyampaikan ada kelainan otak. "Kami telah menyarankan untuk dirujuk ke RS untuk mendapatkan penanganan selanjutnya. Namun, orang tuanya pada waktu itu tidak mau dan menyampaikan bahwa ada anak kecilnya. Terkait bantuan susu, kami selalu memberikan bantuan. Hanya memang terkadang, kalau tidak ada lagi susu, yah kami tidak berikan.

Kalau disampaikan tidak diberi perhatian itu tidak benar. Bahkan, anak penderita lain yang juga menderita kasus sama telah kami intervensi, bahkan ada yang sudah sembuh karena telah dirujuk ke RSUD untuk mendapatkan penganagan lebih lanjut," kata Emmy. Kasi Pengelola Gizi Dinkes Polewali Mandar, Mudrah yang dikonfirmasi terkait hal tersebut menyampaikan bahwa kasus tersebut merupakan kasus tahun lalu dan selama ini petugas Puskesmas telah memberikan bantuan. "Bahkan, saat kami turun bersama Ibu Ketua PKK baru-baru ini juga diberikan bantuan susu. Namun, karena banyaknya kasus yang ditemukan dan keterbatasan susu sehingga terkadang mungki pada saat datang ke puskesmas meminta tidak ada. Akan tetapi, anak tersebut telah diintervensi oleh petugas puskesmas sama dengan penderita lainnya yang telah diberikan bantuan," kata Mudrah. (*)

Rubrik Khusus Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar

RADAR SULBAR/HUMAS PEMKAB POLMAN

SALAMAN. Wakil Bupati Polewali Mandar, Nadjamuddin Ibrahim bersalaman dengan Kadis PU Polman, Abd Rahman B ketika usai melaksanakan salat Idul Adha di Lapangan Pancasila Pekkabata. Hal sama juga dilakukan Sekkab Polman, Andi Ismail AM menyalami warga usai salat ied di Lapangan Pancasila.

METROPOLIS

JUMAT 2 NOVEMBER 2012

9

RADAR SULBAR

Pembangunan PLTMH Terancam Batal

DEMOKRASI

Pemprov Diharap Bentuk Pokja IDI

EDITOR: SUDIRMAN SAMUAL

MAMUJU -- Badan Pusat Statistik (BPS) Sulbar berharap Pemprov Sulbar membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Indeks Demokrasi Indonesia (IDI). Kepala Bidang Statistik Sosial BPS Sulbar Dadang Hardiwan, menyampaikan, pembentukan Pojka IDI sangat penting. Karena pojka ini akan menyusun berbagai indikator dalam mengukur perkembangan demokrasi daerah ini. Proses pengumpulan datanya juga dilakukan sejak awal hingga jelang akhir tahun. "Idelanya, tahun depan Sulbar sudah memiliki Pokja IDI. Karena hampir semua provinsi sudah membentuk Pokja IDI. Kemudia pembentukannya juga sudah ditekankan oleh Kemendagri," kata Dadang, Kamis, 1 Bovember. Dalam Pojka IDI terdapat banyak komponen, mulai dari unsur pemerntah daerah (eksekutif dan DPRD), TNI, Polri, akademisi, jurnalis, tokoh masyarakat dan tokoh agama. Pada akhir tahun, Pokja IDI akan menggelar focus group discussion „ Baca HALAMAN 15

ANGGARAN

Pengadaan Randis Tidak Prioritas MAMUJU -- Pemkab Mamuju telah mencantumkan rencana pengadaan kendaraan dinas (randis) untuk beberapa SKPD pada APBD tahun anggaran 2013 mendatang. Meski demikian, belum ada jaminan rencana itu bakal diakomodir DPRD Mamuju. Hal tersebut ditegaskan Ketua Komisi III DPRD Mamuju Syaiful Mukhlis, Kamis 11 November. Syaiful mengatakan, pengadaan randis tersebut bukan prioritas. Sebab masih banyak program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat yang masih terbengkalai. Olehnya usulan tersebut bakal dipertimbangkan dengan seksama. "Jangan dikira semua yang direncanakan dalam KUA (Kebijakan Umum Anggaran,red) oleh Pemkab Mamuju kita sudah pasti setuju. Belum tentu, karena kita juga harus menimbang kadar kelayakannya. Kalau menurut kami randis belum terlalu mendesak untuk dianggarkan, kami pasti cancel," ujar Syaiful saat dikonfirmasi di Sekretariat DPRD Mamuju.

MAMUJU -- Rencana Pemprov Sulbar membangun tujuh Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) tahun ini terancam batal. Kondisi ini diakibatkan oleh adanya penundaan pencairan dana hibah dan bantuan sosial (bansos) dari APBD Sulbar.

Dalam APBD Pokok tahun 2012 Sulbar, telah dicantumkan anggaran pembangunan tujuh PLTMH bersama beberapa unit Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) tersebar untuk ditempatkan pada sejumlah rumah warga dan tiang lampu penerang jalan-

an. "Anggarannya sekira Rp 2.650.000.000. Namun kenyataannya, rencana ini tak bisa kita realisasikan pada pelaksanaan APBD Pokok karena pencairan dana hibah ditunda setelah adanya surat dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI yang mengatur tentang dana hibah dan ban-

sos," kata Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulbar, Agussalim Tamadjoe, Kamis 1 November, malam. Dikatakannya, meskipun pada APBD Perubahan tahun 2012 Sulbar dana tersebut bisa direalisasikan namun mengingat waktunya sudah sangat sempit maka sangat

kecil kemungkinan pembangunan PLTMH itu terealisasi. Untuk membangun sebuah PLTMH, butuh waktu antara empat hingga lima bulan sebab harus melalui proses tender, dan pembangunan sipil serta elektrikal. „ Baca HALAMAN 15

1 Desember, Sistem AP2T Berlaku Efektif MAMUJU -- Mulai 1 Desember mendatang, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) bakal memberlakukan sistem Aplikasi Pelayanan Pelanggan Terpusat (AP2T). Program ini sebagai upaya memaksimalkan sanksi pemutusan jaringan listrik bagi pelanggan yang malas membayar rekening. Dengan sistem ini, pemutusan jaringan tidak lagi dilakukan oleh petugas PT PLN secara langsung di rumah warga ataupun instansi yang menunggak. Sehingga tidak ada persentuhan langsung antara pelanggan dan pegawai kantor PLN di wilayah tertentu. "Tunggakan pembayaran listrik warga maupun instansi, sering membuat pegawai kantor cabang maupun kantor wilayah PLN dilema. Di satu sisi mereka terikat dengan aturan, namun di sisi lainnya petugas PLN mendapat protes dari pelanggan yang diputuskan aliran listriknya," ujar Supervisor Administrasi Umum PLN Wilayah Sulbar, Wawan Gunawan, kepada Radar Sulbar saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.

RADAR SULBAR/JASMAN RANTEDODA

KANTOR PLN. Kantor PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Manakarra yang terletak Jalan Sultan Hasanuddin Mamuju.

„ Baca HALAMAN 15

„ Baca HALAMAN 15

Tertibkan Pajak Kendaraan Bermotor

Samsat Segera Gencarkan Operasi

RADAR SULBAR/JASMAN RANTEDODA

URUS PAJAK. Pemilik kendaraan bermotor antri mengurus Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kantor UPTD Samsat Mamuju, Kamis 1 November.

advertorial

MAMUJU -- Memasuki bulan November, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Samsat Mamuju bakal menggencarkan operasi kendaraan bermotor. Operasi tersebut dimaksudkan mengingatkan warga atas kebijakan Pemprov Sulbar terkait pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Kebijakan pemutihan tersebut berlaku hingga akhir Desember. Sementara hingga November, jumlah kendaran bermotor dalam lingkup Mamuju yang menunggak PKB masih mencapai sekira 700 unit. "Makanya, dalam perencanaan kami bulan ini akan menggencarkan operasi guna

mengingatkan warga akan batas waktu kebijakan Pemprov Sulbar tersebut " ujar Kepala UPTD Samsat Mamuju, Zulkifli Manggazali, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis 1 November. Operasi itu diselenggaran bekerjasama Polres Mamuju, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Sulbar dan Bidang Pajak Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Sulbar. Mengenai titik operasi, Zulkifli mengaku belum bisa membeberkan. Ia hanya mengatakan, penentuan titik operasi diserahkan pada pihak Polres Mamuju. „ Baca HALAMAN 15

Pembangunan Monumen Sumpah Pemuda

DPP KNPI Ambil Sample Tanah dan Air Mamuju MAMUJU -- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), akan membangun monumen Sumpah Pemuda, dimana tanah dan airnya akan diambil dari 33 provinsi seluruh Indonesia, termasuk Sulbar. Rencananya, Monumen Sumpah Pemuda itu akan diresmikan dalam acara Parade Pemuda Nusantara bertema 'Bertumpah Darah Satu, Tanah Air Indonesia' di Jakarta. Pembangunan Monumen Sumpah Pemuda merupakan kerjasama DPP KNPI dengan organisasi kepemudaan (OKP) tingkat nasional, didukung Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dengan nomor rekomendasi 003.03/-292/SJ tertanggal 25 Oktober 2012. Kemarin, Wakil Ketua Bidang Transmigrasi DPP KNPI Anas Nasihin, mengatakan semua

sampel tanah dan air yang telah diambil dari seluruh Indonesai akan dikumpulkan di Jakarta pada 2 Nopember mendatang. Kemudian seluruh sampel tersebut nantinya akan dijadikan bahan pembangunan Monumen Sumpah Pemuda. "Tujuan pembangunan monumen ini untuk mengerekatkan semangat dan persatuan pemuda. Rencana desainnya kami akan membangun monumen dengan delapan sendi yang melambangkan persatuan pemuda dari delapan penjuru mata angin," ungkap Anas, usai mengambil sampel tanah dan air di Mamuju, Rabu, 31 Oktober. Lebih dari itu, lanjut Anas, pembangunan monumen tersebut pada dasarnya dilatar belakangi keprihatinan terhadap ancaman disintegrasi bangsa. Sehingga diharapkan dengan adanya monumen itu, rasa per-

satuan pemuda semakin erat tanpa lagi memandang suku, agama dan ras, sebagai perbedaan. "Apalagi di negara kita pernah terjadi konflik yang sempat mengancam disintegrasi bangsa kita. Contohnya konflik yang pernah terjadi di Aceh serta Poso beberapa waktu lalu," imbuhnya. Pengambilan sampel tanah dan air di Mamuju melibatkan pemangku adat Mamuju. Hal ini dilakukan dengan harapan pemuda indonesia selain memiliki rasa persatuan dan kesatuan yang kuat juga tetap menjaga kelestarian budaya daerah. Tokoh adat yang terlibat dalam pengambilan sampel tanah dan air adalah Baligau Mamuju Ince Rahman Thahir. Selain itu, Ketua DPD KNPI Sulbar Nurdin Pasokkori juga turut menyaksikan proses ini. (**)

AMBIL SAMPEL. Baligau Mamuju dan Pengurus KNPI Sulbar mengambil sampel tanah dan air yang akan digunakan untuk membangun monumen pemuda di Jakarta

DESIGN PAGE: RAHMAT

RADAR MAMUJU

RADAR SULBAR

10

JUMAT 2 NOVEMBER 2012

VISI PEMERINTAH KABUPATEN MAMUJU

"Gerakan Membangun Mamuju, Menuju Masyarakat Maju dan Mandiri (Gerbang Maju)" MISI I Meneruskan Layanan Pendidikan dan Kesehatan gratis yang semakin dimantapkan TUJUAN Peningkatan Kualitas Generasi Muda, Keolahragaan dan Pengarusutamaan Gender SASARAN Terciptanya peran generasi muda dan perempuan dalam pembangunan Terciptanya Ketahanan Generasi muda dalam permasalahan social Terwujudnya potensi pemuda dalam kewirausahaan, kepeloporan dan kepemimpinan Tersedianya infrastruktur ruang public pemuda untuk berekspresi Tersedianya sarana dan prasarana keolahragaan Pembentukan dan Pembinaan KB/KS Ketersedian alkon (alat kontrasepsi)

LOWONGAN

a. Pria/Wanita Usia Max 30 Thn. b. Pendidikan Min. SMU/D3/S1. c. Memiliki SIM C dan Kendaraan Sendiri.

RADAR SULBAR/JASMAN RANTEDODA

AIR MELUAP. Akibat drainase yang belum efektif dalam Kota Mamuju, akhirnya air meluap hingga menggenangi rumah warga.

PENGUMUMAN No. : 05.Pm / 152 / AMJ / 2012 Tentang RENCANA PENGURANGAN BEBAN LISTRIK Sehubungan dengan adanya gangguan pada pembangkit di Tello dan Sengkang, maka kami memohon maaf kepada pelanggan di wilayah kerja PLN Area Mamuju yang akan mengalami pengurangan beban listrik selama ± 2 jam pada tanggal 01 – 04 November 2012 dengan jadwal sebagai berikut :

MELAMPIRKAN :

Jum’at/ 02-11-2012

18.00 – 20.00

20.00 – 22.00

Sabtu/03-11-2012

Surat Lamaran Kerja, CV, Foto Copy KTP, Foto Copy SIM, Foto Copy Ijazah Terakhir beserta Transkip Nilai dan Pas Fhoto Ukuran 4x6 CM 2 Lembar.

18.00 – 20.00 20.00 – 22.00

Minggu/04-11-2012

ANTAR LANGSUNG LAMARAN ANDA KE KANTOR CABANG KAMI YANG TERDEKAT : - Cab. Mamuju : Jl. Jendral Sudirman (samping TK Karema) - Cab. Topoyo : Jl. Trans Sulawesi - Palu (depan Suzuki Topoyo)

Jam 18.00 - 20.00 20.00 - 22.00

d. Mampu Bekerjasama Dengan Team Work. e. Memiliki Motivasi Kerja Yang Tinggi, Jujur, dan Bertanggung Jawab. f . Berpengalaman di Bidangnya.

18.00 – 20.00 20.00 – 22.00

- Cab. Pasangkayu Jl. Trans Sulawesi (samping Hotel Blok M) - Cab. Polman : Jl. H. A. Depu (depan Kantor Radar Sulbar)

*)

Daerah/ Wilayah *) - Daerah Kec. Wonomulyo dan sebagian Polewali Daerah Lalam panua, Somba, Onang dan Malunda - Daerah Saletto, Tappalang dan Jl. Soekarno Hatta Mamuju - Daerah Paku - Daerah Tinambung, Pambusuang dan Tutallu - Sebagian Kota Mamuju meliputi Jl. Husni Thamrin, Jl. Hapati Hasan, Jl. Poros Mamuju - Topoyo - Kota Polewali - Daerah Kabupaten Mamasa - Kota Majene dan sekitarnya - Sebagian kota Mamuju meliputi daerah Rangas – Simboro, Kp. Sese, Jl. Sudirman, KS Tubun, Urip Sumoharjo, Pasar baru dan sekitarnya - Daerah Kec. Wonomulyo dan sebagian Polewali - Daerah Lalampanua, Somba, Onang dan Malunda - Sebagian kota Mamuju meliputi Jl. Ahmad Yani, Jl. Sultan Hasanuddin, Jl. Ahmad Kirang, Jl. Mangga, Pasar Lama, Jl. Sam Ratulangi, Jl. Yos Sudarso, Jln. Andi Dai (Tuna), dan sekitarnya - Daerah Paku· Daerah Tinambung, Pambusuang dan Tutallu - Sebagian Kota Mamuju meliputi Jl. Husni Thamrin, Jl. Hapati Hasan, Jl. Poros Mamuju - Topoyo - Kota Polewali· Kota Majene dan sekitarnya - Daerah Saletto, Tappalang dan Jl. Soekarno Hatta Mamuju - Sebagian kota Mamuju meliputi daerah Rangas – Simboro, Kp. Sese, Jl. Sudirman, KS Tubun, Urip Sumoharjo, Pasar baru dan sekitarnya - Daerah Kec. Wonomulyo dan sebagian Polewali - Daerah Kabupaten Mamasa· Daerah Lalampanua, Somba, Onang dan Malunda - Daerah Tinambung, Pambusuang dan Tutallu - Sebagian kota Mamuju meliputi Jl. Ahmad Yani, Jl. Sultan Hasanuddin, Jl. Ahmad Kirang, Jl. Mangga, Pasar Lama, Jl. Sam Ratulangi, Jl. Yos Sudarso, Jln. Andi Dai (Tuna), dan sekitarnya - Sebagian Kota Mamuju meliputi Jl. Husni Thamrin, Jl. Hapati Hasan, Jl. Poros Mamuju - Topoyo

1. Jadwal ini dapat berubah tergantung pada kesiapan unit-unit pembangkit dan beban sistem. 2. Pelanggan dihimbau agar waspada dalam menggunakan penerangan alternatif. 3. Demi menjaga stabilitas pasokan listrik diminta kepada semua pihak agar menggunakan listrik secara legal, & berbudaya hemat.

Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi. Demikian untuk dimaklumi, terimakasih.

Mandala Finance Melayani Kredit - Kepemilikan motor baru Yamaha, Suzuki, Honda, Kawasaki - Pembiayaan BPKB Motor

EKSEKUTIF MAMUJU

MAMUJU -- Mendukung program pengentasan buta aksara di Sulbar, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Mamuju bakal mengajukan usulan anggaran untuk program tuntas buta aksara pada APBD Mamuju tahun 2013. Namun demikian, Disdikpora Mamuju belum menentukan seberapa besar anggaran yang akan digelontorkan untuk kegiatan tersebut. "Kami belum mengetahui berapa besaran anggarannya, sebab

PT PLN (Persero) WILAYAH SULSEL, SULTRA & SULBAR AREA MAMUJU

Kamis/ 01-11-2012

KARYAWAN PERSYARATAN :

Wakil Bupati Mamuju

Sekda Mamuju

REPORTER: MUHAMMAD AKBAR | EDITOR: SUDIRMAN SAMUAL

Hari/Tanggal

Kami Perusahaan Nasional Membutuhkan :

Bupati Mamuju

2013, Disdikpora Janji Programkan Tuntas Buta Aksara

3013, DPRD Tambah Tenaga Ahli MAMUJU -- Keluhan beberapa fraksi di DPRD Mamuju beberapa waktu lalu, atas tidak tersedianya tenaga ahli bakal dipenuhi pada tahun 2013 mendatang. Itu disampaikan Sekretaris DPRD Mamuju, Muhammad Akhyar Arifin, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis 1 November. Meski pihaknya belum memastikan jumlah tenaga ahli yang bakal direkrut. Namun Akhyar telah memberikan sinyal, setidaknya tenaga ahli yang dimaksud memenuhi jumlah fraksi di DPRD Mamuju yakni sebanyak tujuh fraksi. Terkait mekanisme perekrutan tenaga ahli ini, Akhyar mengaku bakal membentuk tim khusus untuk melakukan rekrutmen. Sedangkan mengenai syarat menjadi tenaga ahli, dipastikan tidak akan berbelit-belit. "Hanya saja mutlak bagi tenaga ahli yang bakal direkrut nanti mahir dalah hal regulasi keuangan dan memiliki pengalaman di bidang pemerintahan," ujar Akhyar. Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Mamuju Lalu Syamsul Rijal mengaku, keberadaan tenaga ahli pada masing-masing fraksi di DPRD Mamuju sangat dibutuhkan. Mengingat anggota DPRD Mamuju tidak selalu memiliki waktu cukup untuk mengerjakan hal-hal teknis. "Misalnya pembuatan naskah tanggapan fraksi. Kalau kita memiliki tenaga ahli, cukup masing-masing fraksi menyampaikan poinpoin penting, selanjutnya tenaga ahli yang meramu dan mencari landasannya dalam perundang-undangan," jelas Lalu. Saat ini, tenaga ahli yang tersedia di DPRD Mamuju hanya satu orang dan sementara ini ditempatkan pada bidang keuangan. Hal Itu karena kemampuan anggaran di Sekretariat DPRD Mamuju, hanya cukup untuk membayar satu tenaga ahli. Olehnya, pada APBD tahun anggaran 2013 mendatang bakal ada penambahan porsi anggaran di DPRD Mamuju untuk perekrutan tenaga ahli. (mg3/dir)

Drs. H. Suhardi Duka, MM Ir. Bustamin Bausat Drs. H. Habsi Wahid, MM

Mamuju, 01 November 2012 a.n. MANAJER HUMAS PLN AREA MAMUJU

Rubrik Khusus Humas Pemerintah Kabupaten Mamuju

KOORDINASI. Asisten III Pemkab Mamuju, Daud Yahya, saat membuka acara rapat koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamuju, Senin 29 Oktober 2012

HUMAS PEMKAB MAMUJU

TANDA PESERTA. Asisten III Pemkab Mamuju, Daud Yahya, menyematkan tanda peserta rapat koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamuju, Senin 29 Oktober 2012

harus melalui pembahasan DPRD Mamuju," kata Kepala Bidang Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Disdikpora Mamuju, Sanawiah, saat disambangi di ruang kerjanya, Kamis 1 November. Sanawiah menyatakan, target penuntasan buta aksara di seluruh wilayah Kabupaten Mamuju untuk tahun 2013 mendatang sekira 3.000 orang. Penderita tersebut adalah yang berumur antara 15 sampai 45 tahun. Di tempat yang sama, Kepala Sanggar Kegiatan belajar (SKB) Mamuju Abdul Hasan, menyatakan pihaknya saat ini melakukan kegiatan berantas buta aksara di Desa Pattidi dan Simboro Kecamatan Simboro Mamuju. Kegiatan tersebut dimulai sejak Juli lalu dan akan berakhir pada Desember. Tercatat, jumlah peserta yang mengikuti program ini sebanyak 50 orang. Sejak mengikuti kegiatan, perkembangan peserta mencapai sekira 85 persen. Akan tetapi hingga kini kendala yang dihadapi adalah peserta masih malas membaca, tulis dan hitung disebabkan sebagian belum sadar terhadap pentingnya bisa baca aksara. Selain itu, kebanyakan peserta sudah lanjut usia. Diperkirakan umur peserta sekira 40 hingga 45 tahun. "Kami perkirakan pada Desember semua bisa baca aksara," ucapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis, 1 Oktober . Dana kegiatan tersebut berasal dari Balai Pengem-

Rubrik Khusus DPRD Kabupaten Mamuju

bangan Pendidikan Non Formal dan Informal (BPPNFI) Regional V Sulawesi. Besaran yang akan diterima tiap-tiap anggota kelompok yang ikut belajar seperti pada buta keaksaraan dasar hanya Rp 360.000. "Sementara untuk kegiatan Keaksaraan Usaha Mandiri (KUM), kami memberikan dana sebesar Rp 420.000. Dari dua kegiatan tersebut diberikan hanya sekali dalam 6 bulan," katanya. Pada tahun 2007, penderita buta aksara di provinsi termuda Indonesia ini mencapai 10,9 persen dari total jumlah penduduk yang hanya sekira 1 juta jiwa. Namun lambat laun jumlah tersebut mulai berkurang 27.000 orang hingga tahun 2012. Keberhasilan itu dicapai atau usaha Pemprov Sulbar dalam menggalakkan Gerakan Tuntas Buta Aksara. Pemprov Sulbar menargetkan gerakan ini akan mampu selesai paling lambat pada akhir tahun 2015. "Sebenarnya jumlah angka buta aksara di Sulbar dapat kita selesaikan lebih cepat lagi. Tapi kelemahannya karena baru Pemkab Polewali Mandar yang ikut berkontribusi dan menganggarkan kegiatan ini. Kalau semua kabupaten bisa menganggarkan kemudian dilakukan sharing wilayah penuntasan dengan provinsi, maka pasti bisa lebih cepat," ujar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sulbar, Jamil Barambangi, saat disambangi di ruang kerjanya. (*)

LEGISLATIF MAMUJU

FOTO BERSAMA. Anggota DPRD Mamuju foto bersama dengan Sekretaris Disdikpora Mamuju, Salman Ali, di Sekretariat DPRD Mamuju, Kamis 1 Oktober 2012.

RADAR SULBAR/JASMAN RANTEDODA

BERBINCANG. Beberapa anggota DPRD Mamuju terlihat berbincang santai di Sekretariat DPRD Mamuju, Kamis 1 Oktober 2012.

RADAR MAJENE

Tak Ada Petugas Kebersiahan MAJENE -- Tumpukan sampah di Pusat Pertokoaan (Pustok) Majene khususnya di lantai II kerap terjadi. Hal ini karena tidak ada petugas yang menangani secara khusus sampah ditempat ini. Koordinator Kebersihan Dinas Perumahan Pemukiman dan Kebersihan (Disperkimber), Nur Salam mengaku, penanganan sampah pada wilayah Pustok dan Pasar Sentral Majene telah menjadi bagian Dinas Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (DPKPAD). "Kebersihan di Pusat Pertokoan bukan tanggungjawab kami. Itu sudah menjadi tanggungjawab petugas DPKPAD," kilah Nur Salam. Sejumlah pengguna Pustok Majene berharap aset daerah tersebut dijaga agar tetap bersih. Lebih lagi, aset itu salah satu pusat perbelanjaan yang tergolong strategis di Kabupaten Majene. "Mestinya pemerintah menugaskan secara khusus orang untuk membersihkan pusat pertokoan," sebut Muliati salah seoarang pengguna Pustok Majene, Kamis 1 November. Menurutnya, Pustok Majene tidak boleh dibiarkan tanpa petugas kebersihan sebab sudah banyak pemanfaat Pustok lantai II yang berpotensi memperbanyak sampah. "Jangan selalu berharap kesedaran dari pengguna. Sebab tidak semua orang sadar akan pentingnya kebersihan," tukas Muliati. (k3/mkb)

RADAR SULBAR

JUMAT 2 NOVEMBER 2012

Sampah Munumpuk di Lantai II Pustok

RADAR SULBAR/SYAMSUDDIN MAUPA

Tangani Ilegal Logging

Dishutbun Dinilai Tak Serius REPORTER : JUNIARDI EDITOR : AMRI MAKKARUBA MAJENE -- Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Majene, dinilai tidak serius menangani sejumlah kasus ilegal logging di Majene. Karena dari beberapa kasus yang ditangani Dishutbun selalu menangkap kayu tak bertuan atau tidak ada tersangkanya. Ketua Lembaga Pemerhati Masyarakat Pinggiran (L-PMP) Majene, Alimukhtar, Kamis 1 November, mengatakan selama ini Dishutbun sering menemukan ilegal logging. Baik berupa temuan di lapangan maupu kayu selundupan yang sementara didistribusikan dengan menggunakan truk. "Namun, masalah tersebut tidak kun-

EKSEKUTIF

jung menuai hasil dengan jelas. Seperti tertangkapnya pihak-pihak yeng terlibat dalam melakukan penyelundupan kayu. Sehingga ini patut menjadi pertanyaan, ada apa dengan semua ini," kata Alimukhtar. Seharusnya untuk mengantisipasi masalah penyelundupan kayu yang sering berulang. Salah satunya dapat dilakukan dengan membongkar gembong penyelundupan kayu maupun illegal loging hingga ke akar-akarnya. Alimukhtar menyarankan sebaiknya Dishutbun bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk menyelidiki seluruh kasus penyelundupan kayu yang tertangkap selama ini, agar ada efek jera yang dirasakan oleh para penyelundup. Apalagi menurut Alimukhtar, selama ini Dishutbun terkesan han-

ya mengamankan kayunya saja. Sementara orang-orang yang dianggap penting sebagai saksi tidak ditahan maupun melakukan penggalian informasi lebih dalam. Terpisah Kepala Dishutbun Majene, Burhanuddin ketika dikonfirmasi mengaku dalam beberapa pekan terakhir pihaknya memang telah berhasil menggagalkan aksi penyelundupan kayu yang dilakukan oleh beberapa pihak. Dua kasus diambil dari orang yang menerima, sementara satu kasus lainnya diambil dari oprasi yang dilakukan dan berhasil mengamankan kayu saat dalam perjalanan. Ketiga kasus tersebut memiliki kesamaan, pertama dokumen yang dimiliki tidak sama dengan fisik kayu yang ditemukan. Kedua kayu yang

Rubrik Khusus Pemerintah Kabupaten Majene

Supir Diminta Tidak Gunakan Terminal Bayangan MAJENE -- Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Majene, meminta seluruh supir angkutan umum darat dalam kota maupun antar kabupaten tidak menggunakan terminal bayangan dalam mengangkut penumpang. Kepala Dishubkominfo Majene, Syamsuddin Ahmad, Kamis 1 November, mengatakan sebenarnya dalam kamus perhubungan tidak ditemukan istilah terminal bayangan. Tapi itu merupakan istilah masyarakat awam yang menilai tempat berkumpulnya angkutan umum untuk mengangkut penumpang selain terminal adalah terminal bayangan. "Selama ini terminal banyangan yang dimaksud adalah angkutan umum yang menumpuk di samping Toko Sulawesi. Tetapi itu merupakan salah satu upaya yang kami lakukan, sebab sebelumnya

SAMPAH MENUMPUK. Tumpukan sampah tepatnya di sebelah barat lantai II Pusat Perkoan (Pustok) Majene hingga kini belum terangkut.

berhasil disita tersebut diduga merupakan kayu yang tidak dibudidayakan serta diduga kuat berasal dari kawasan lindung. Apalagi dalam salah satu kasus tersebut terdapat dokumen yang diterbitkan oleh kepala desa yang tidak punya kewenangan menerbitkan dokumen. "Namun, hingga saat ini saya belum memutuskan apakah kasus ini akan diproses atau ada kebijakan lain yang akan diberikan. Tapi yang jelas kayunya sudah kita amankan sebagai barang bukti karena melanggar undang-undang 41 tahun 1999 tentang kehutanan," jelasnya. Akan tetapi jika berpedoman pada undangundang 41 tahun 1999 tersebut, mulai dari penebang, pengangkut, pemilik hingga pembeli semuanya dapat dikenakan sanksi hukum. (*)

11

mereka bertumpuk di badan jalan negara, sehingga seringkali menyebabkan kemacetan dan merugikan pengguna jalan lain," ungkapnya. Syamsuddin mengaku himbauan tersebut dilakukan untuk menghindari semakin semrawutnya pengaturan kendaraan dalam kota. Terminal bayangan pasti menjadi sumber kemacetan, khususnya kemacetan dalam kota. Untuk itu ditegaskan agar tidak ada lagi angkutan umum yang menumpuk di badan jalan negara dan menjadi sumber kemacetan. Syamsuddin mengakui, jika tufoksi perhubungan hanya pada penyediaan sarana berupa rambu jalan, sementara untuk proses hukumnya merupakan kewenangan pihak kepolisian. Namun koordinadi serta sinkronisasi antara keduanya harus tetap dijalankan. (mg4/mkb)

Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan Digenjot MAJENE -- Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Majene, Naim Suro mengatakan, untuk meningkatkan tarap hidup masyarakat. Pemberdayaan ekonomi kerakyatan perlu digenjot. Menurut Naim, perhatian pemerintah terhadap pemberbedayaan ekonomi kerakyatan saat ini, masih sangat kurang. Terutama dari Pemprov Sulbar. "Saya rasa inilah cara yang baik, untuk mengurangi kemiskinan di daerah. Ini sudah sering saya sampaikan kepada pak gubernur, " kata Naim. Menurut Naim, telah banyak program pemerintah yang digulirkan seperti simpan pinjam perempuan (SPP) melalui program nasional pemberdayaan masyarakat mandiri perdesaan (PNPM-

MP) dan kredit usaha rakyat (KUR) dari bank. Namun semua program itu, kata Naim, belum berhasil jika dibandingkan dana yang digulirkan dengan tingkat kemiskinan di daerah termasuk di Kabupaten Majene. "Program PNPM yang menangani simpan pinjam itu perlu ditinjau. Apalagi sekarang ini sudah banyak juga yang bermasalah," kata Naim. Untuk program simpan pinjam tambah Naim. Selain Perbankan, yang boleh menjalankan program simpan pinjam adalah koperasi simpan pinjam (KSP) dan koperasi unit layanan simpan pinjam. "Sebenarnya koperasi itu salah satu wadah yang tetap untuk pemberdayaan ekonomi kerakyatakan karena mereka banyak anggotanya," pungkas Naim. (k3/mkb)

Rubrik Khusus Rumah Sakit Umum Daerah Majene

RADAR SULBAR/SYAMSUDDIN MAUPA

KEGIATAN Visitasi besar di ruangan OK Kebidanan RSUD Majene.

RADAR SULBAR/SYAMSUDDIN MAUPA

SHALAT ID. Bupati Majene, Kalma Katta, didampingi Sekkab Majene, Syamsiar Muchtar Mahmud, mengikuti shalat Id idul adha di stadion Prasamnya Majene, beberapa waktu lalu.

RADAR SULBAR/SYAMSUDDIN MAUPA

KEGIATAN Visitasi besar di ruangan pelayanan Administrasi RSUD Majene.

12

RADAR MAMASA

RADAR SULBAR

JUMAT 2 NOVEMBER 2012

Visi: Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Mamasa yang Madani Dalam Ikatan Kondosapata Wai Sapalelean

Kabupaten Mamasa Empat Strategi Pembangunan Kabupaten Mamasa

1. Mewujudkan tata kepemerintahan yang baik/goog governance. 2. Meningkatkan Kesejahteraan masyarakat melalui Pembangunan Berbasis Masyarakat (Gerbang Sismark). 3. Mendorong berkembangnya dunia usaha para pelaku ekonomi. 4. Mengaktualisasikan nilai-nilai agama dan norma budaya dalam kehidupan masyarakat.

Ramlan Badawi

Benhard Buntutiboyong

Bupati Mamasa

Sekkab Mamasa

Urine Hakim Dites, DPR Sambut Positif

Lulus Tes, Honorer K2 Tak Otomatis jadi CPNS

JAKARTA -- Anggota Komisi III DPR, Aboebakar Alhabsy mengapresiasi langkah Komisi Yudisial yang meminta Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan tes urine kepada semua di seluruh Indonesia, termasuk Hakim Agung. Menurutnya, ini merupakan langkah maju yang harus didukung semua pihak. "Saya mengapresiasi kerja sama yang dibuat oleh KY dengan BNN, ini merupakan langkah maju yang harus didukung oleh semua pihak," katanya, Kamis (1/11). Namun, ia menyayangkan sikap Mahkamah Agung yang lambat merespon ketimbang KY. Menurut dia, sebenarnya beberapa waktu yang lalu sudah mendorong agar MA yang berinisiatif untuk melakukan kerja sama dengan BNN. "Tapi ternyata KY yang lebih sigap merespon, ini sangat bagus," tegasnya. Rencana tes urine yang akan mereka lakukan kepada seluruh hakim agung dan jajaran MA juga harus didukung karena ini langkan preventif yang riil. "Sebenarnya saya menyayangkan, beberapa waktu yang lalu saya mendorong hal ini diinisiasi oleh MA. Tapi ternyata pihak MA tidak memberikan respon positif, dikatakan bahwa tes urine tersebut belum diperlukan," sesalnya. Padahal, tegas dia, kalau hal ini dilakukan oleh MA hasilnya akan lebih maksimal, dan ini menunjukkan kesiapan MA untuk menerima masukan dan mereformasi diri. "Harapan kita, BNN dapat memberikan pencerahan mengenai bahaya narkoba, sehingga setiap bandar dan pengedar narkoba dapat diberikan hukuman yang setimpal agar bisa memberikan efek jera," jelasnya. Apalagi, sambung dia, bila kejahatan narkoba itu dilakukan oleh aparat penegak hukum. "Ini adalah kejahatan yang luar biasa. Kita tidak boleh permisif terhadap narkoba, bangsa ini sudah darurat narkoba," ujarnya. (jpnn)

JAKARTA -- Badan Kepegawaian Negara (BKN) menilai pemerintah daerah (Pemda) dan masyarakat banyak yang salah tafsir tentang pengangkatan tenaga honorer. Pemda dan masyarakat menganggap tenaga honorer yang dinyatakan memenuhi kriteria (MK) otomatis diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Namun ternyata, BKN memiliki kebija-

kan yang berbeda dengan anggapan publik. "Mereka yang dinyatakan memenuhi kriteria masih harus memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam PP Nomor 98 Tahun 2000 juncto PP Nomor 11 Tahun 2002 tentang Pengadaan PNS," ujar Kasubdit Pengendalian Kepegawaian (Dalpeg) I Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paulus Dwi Lak-

harus lulus ujian tertulis kompetensi dasar dan kompetensi bidang sesama tenaga honorer K2," ujarnya. Paulus menambahkan, perbedaan tenaga honorer K1 dan K2 hanya terletak pada aspek pembiayaan. Untuk tenaga honorer K1, digaji dari dari APBN/ APBD. Sedangkan K2 biaya gaji bersumber dari non-APBDN/ APBD. Sementara persyaratan

lain bagi honorer K1 dan K2 tetap sama, yakni diangkat pejabat yang berwenang, bekerja di instansi pemerintah, memiliki masa kerja minimal satu tahun pada 31 Desember 2005 dan sampai saat ini masih bekerja secara terus menerus. Syarat lainnya adalah berusia sekurangkurangnya 19 tahun dan tidak boleh Iebih dari 46 tahun per 1 Januari 2006. (jpnn)

Dahlan Merdekakan Riau Dari Kegelapan

JPNN

PENGOBATAN MATA

PAKISTAN HERBAL TANPA OPERASI Ahli Pengobatan Mata dan Ambeyen Tanpa Operasi ditangani langsung oleh Tabib Khan keturunan dari Pakistan. Khan seorang ahli Pengobatan Alternatif Mata, Ambeyen, Lemah Syahwat, dan berbagai penyakit lainnya. Khan yang keturunan Pakistan sudah berpengalaman lebih dari 23 tahun memilki keahlian yang diperoleh dari leluhurnya di Pakistan. Dengan Keahlian yang tidak dimiliki orang banyak, Khan kini telah membuka Pengobatan Mata di Wonomulyo dan Mamuju. Dengan pengalaman puluhan tahun tersebut, Khan telah berhasil menyembuhkan puluhan ribu pasien keluhan Mata, diantaranya: Glukoma, Min Plus, Retina Pati Deabetik, Katarak Pendarahan Retina, dan Syaraf mata rendah, serta Cuci & Perawatan Mata. Metode yang digunakan yaitu, menggunakan Ramuan herbal murni dari Pakistan dan tumbuh-tumbuhan dari Indonesia tanpa menggunakan obat-obatan kimia sehingga Tanpa Efek Samping Khan juga mengobati penyakit lainnya, seperti : √ AMBEIEN

√ TERAPI STRUK

√ REMATIK

√ TERAPI PUNGGUNG

√ KEPUTIHAN

√ KANKER

√ TERAPI ASAM URAT

√ OSTEOPOROSIS

√ TERAPI KEPALA

√ GONDOGAN

√ TUMOR

√ TERAPI KOLESTEROL

√ LEMAH

√ GINJAL

√ KISTA

√ TERAPI REMATIK

√ TERAPI MENAMBAH TINGGI BADAN

√ MIOMA

√ TERAPI MENGECILKAN PERUT

√ STRUK

sono di Jakarta, Kamis (1/11). Dijelaskannya, dalam rangka tes bagi tenaga honorer kategori dua (K2) maka konsorsium perguruan tinggi negeri (PTN) akan membuat soal dan menilai hasil tesnya. Namun sebelum pelaksanaan tes, terlebih dulu dilakukan pemeriksaaan kelengkapan administrasi. "Untuk dapat diangkat menjadi CPNS para tenaga honorer

SYAHWAT

√ ASAM URAT

√ IMPOTEN √ EJAKULASI DINI

√ MAAG

PEKANBARU -- Mantan Direktur Utama PT PLN Persero, Dahlan Iskan memberantas kegelapan di ratusan desa di Indonesia. Hal ini diwujudkannya dengan Gerakan Sejuta Sambungan Sehari yang dilakukan seluruh PLN se Indonesia. Di PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau, program PLN tersebut menyentuh hampir seluruh wilayah Riau. Hal tersebut berdampak pada daftar tunggu calon pelanggan PLN hingga ke titik nol di awal tahun 2011 itu. Pada program sejuta sambungan tahap pertama di akhir 2010, di PLN WRKR terealisasi sambungan kepada 35,266 pelanggan. Sedangkan pada gerakan sejuta sambungan tahap kedua, Februari 2011 terealisasi 199.544 pelanggan. General Manager PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau, Djoko R Abumanan mengatakan banyak kemajuan yang dialami PLN saat kepemimpinan Dahlan Iskan. "Pada prinsipnya program berencana dan berkesinambungan khusus untuk Riau dan Kepulauan Riau banyak perubahan dengan kepemimpinan beliau," kata Djoko pada wartawan, Rabu (31/10). Dari data PLN diketahui sejak Dahlan Iskan menjabat sebagai Dirut PLN, jaringan listrik dibangun mulai dari perbatasan Riau dan Jambi sampai Riau dan Sumatera Utara. "PLN menjahit jaringan listrik untuk distribusi dari perbatasan Jambi sampai batas Barat, Timur, Utara dan Selatan. Pembangkit berbahan bakar minyak juga perlahan-lahan diganti dengan PLTU dan PLTG," kata Djoko. Sejak September 2010 sampai November

2011, Rasio Elektrifikasi di Riau dan Kepulauan Riau meningkat drastis. Di wilayah Kepulauan Riau, Rasio Elektrifikasi meningkat dari 56,26 persen menjadi 71,62 persen. Sementara untuk Riau sendiri, meningkat dari 44,23 persen menjadi 53,95 persen. Capaian ini tentunya didukung dengan pembangunan pembangkin-pembangkit. Mulai dari pembangkit yang disewa dan pembangkit PLTA dan PLTG. Pembangkit dalam jangka pendek dilaksanakan sewa mesin pembangkit 52 Megawat. Di Gardu Induk Teluk Lembu Pekanbaru, disewa mesin 40 MW. Di Gardu Induk Pernama Dumai, disewa 40 MW. Untuk jangka panjang, PLN juga mengoperasikan PLTU skala kecil di Tembilahan 2x7 MW. Gagasan pembangunan pembangkit PLTU di Tenayanraya Pekanbaru 2x100 MW juga digagas di zaman kepemimpinan Dahlan Iskan. Di Lirik Kabupaten Indragiri Hulu, PLN juga menyewa PLTMG 20 MW. Sedangkan di Duri Kabupaten Bengkalis, dibangun PLTG 100 MW dan sedang berjalan. Dengan pembangunan dan sewa pembangkit tersebut, semakin banyak desa-desa yang teralirkan listrik. Bahkan PLN mencatat desadesa di Riau yang sudah tersalurkan listrik ditahun 2010 sebelum Dahlan menjabat yaitu di Rokan Hulu hanya empat desa, di Rohil hanya enam desa, di Kuantan Singingi hanya delapan desa, di Inhu hanya dua desa saja dan di Kampar hanya tiga desa saja. Namun saat Dahlan memimpin PLN, di Rokan Hilir ada sembilan desa yang mengalir listrik.

Di Kuantan Singingi ada 24 desa yang teralirkan listrik. Di Inhu ada sembilan desa yang teralirkan listrik, di Rokan Hulu ada sembilan desa. Bahkan dua kabupaten yang selama ini mendapatkan listrik lebih mahal dari pihak swasta bisa menikmati listrik dari PLN yaitu tiga desa di Siak Sri Indrapura dan dua desa di Kabupaten Meranti telah menikmati listrik murah dari PLN. Dimasa Dahlan Iskan juga, PLN merasakan penghematan dengan membangun pembangkit-pembangkit yang tidak menggunakan bahan bakar minyak. Bahkan penghematan ini sampai milyaran rupiah seperti PLTMG Lirik dengan menggunakan gas dari Jambi Merang 4 MMBTUD yang setara dengan pembangkit 20 Megawat. Pembangkit ini bisa menghasilkan 480.000 KWH setiap harinya. Jika dioperasikan dengan menggunakan bahan bakar solar bisa menghabiskan 129,600 liter per hari. Jika dikonversi dalam bentuk rupiah dengan harga solar Rp9 ribu. PLN harus mengeluarkan Rp1,166 miliar perhari. Tapi PLTMG Lirik ini dioperasikan dengan gas, jika gas dihitung dengan kurs 1 MM seharga 5,40 USD maka PLN hanya mengeluarkan dana Rp258 juta sehari untuk menghasilkan 480.000 KWH. Saat memberikan data penghematan yang dilakukan PLN tersebut, Senior Enginering Pengembangan Sistem Bidang Perencanaan PLN WRKR, Ranfit Mansyur mengatakan hanya 20 persen dana yang terpakai. "78 persen dari 1,166 miliar bisa dihemat," kata Ranfit. (jpnn) NET

√ LIVER √ HEPATITIS √ DIABETES

Alamat : Wonomulyo

Alamat : Mamuju

Jl. Jend.Sudirman No.55 (Dekat Kantor PU/Lampu Merah) Wonomulyo Polewali Mandar Buka setiap tanggal 01 sampai 15. Pukul 08.00 – 20-00 Wita Khan Hp: 085 397 082 333

Jl. Sultan Hasanuddin No. 88 (di Rental Mobil SILVI) Mamuju Buka setiap tanggal 16 sampai 30 Pukul 08.00 – 20-00 Wita Hp: 085 242 219 895

“TANPA OPERASI” Rubrik Ini Dipersembahkan oleh Humas Pemkab Mamasa

RADAR SULBAR/ANDI SUMARYADI

RADAR SULBAR/ANDI SUMARYADI

SAMBUTAN. Bupati Mamasa, Ramlan Badawi ketika menyampaikan sambutan saat sosialisasi peningkatan minat baca di Hotel Sajojo Mamasa pekan lalu.

SIAGA. Kabag Humas Mamasa, Agustina Toding, berpose bersama dua stafnya disela acara open house di Rujab Bupati Mamasa saat Idul Adha lalu.

RADAR PASANGKAYU Sistem Manusia Alam Ruang Teknologi

RADAR SULBAR

JUMAT 2 NOVEMBER 2012

13

MAMUJU UTARA SMART

Pembenahan dan Penyempurnaan Sistem Penyelanggaraan Pemerintahan, Kebijakan dan Regulasi, Program dan Kegiatan, Infrastruktur Keuangan Daerah. Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas SDM Aparatur, Masyarakat dan Private Sektor. Mengelola dan Memanfaatkan Sumber Daya Alam dengan Arif, Adil, dan Bijak untuk Kemakmuran Rakyat dan Pengembangan Kapasitas Pemerintahan Daerah. Konsisten Melakukan Penataan Ruang, dan Wilayah dengan Mengacu pada Kebijakan dan Regulasi Serta Berwawasan Lingkungan Menggembangakan dan Memanfaatkan Tekhnologi Tepat Guna yang Selaras dengan Perkembangan dan Kebutuhan

H. MUHAMMAD SAAL WAKIL BUPATI

H. AGUS AMBO DJIWA BUPATI HM. NATSIR. MM SEKKAB

Mahasiswa Unika Beri Kontribusi Positif PASANGKAYU -- 834 mahasiswa Universitas Tomakaka (Unika) yang menggelar Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama dua bulan di Kabupaten Matra, sudah berakhir, Kamis, 1 November. Selama melakukan KKN,

Pemkab Matra menilai mahasiswa Unika telah memberi konstribusi positif untuk masyarakat dan daerah ini. Asisten I Pemkab Matra Andi Rahmat mengatakan, KKN merupakan sebuah kegiatan yang wajib dilaksanakan oleh

Aturan Baru Jamin Hak Buruh Outsourcing JAKARTA -- Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Permenakertrans) mengenai tenaga kerja alih daya (outsourcing) yang siap diterbitkan bulan ini lebih menekankan pada jaminan masa depan pekerja. Mengingat hingga saat ini tenaga kerja outsourcing nyaris tidak memperoleh jaminan atau kompensasi apapun dari perusahaan penyedia jasa outsourcing. “Permen ini fungsinya akan lebih pada masalah pengawasan yang lebih ketat. Selain itu, Permen ini juga akan membatasi serta menekankan kepada perusahaan penyedia jasa outsourcing untuk memberikan jaminan kompensasi ataupun jaminan masa depan para pekerja yang masih bekerja di model outsourcing ini," terang Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar di Jakarta, Kamis 1 November. Muhaimin mengungkapkan,bentuk ketegasan yang diterapkan pemerintah dalam menangani masalah outsourcing ini yaitu pemerintah tidak akan segansegan mencabut izin perusahaan-perusahaan alih daya yang menyengsarakan pekerja. “Terutama perusahaan yang tidak memberikan hal-hak normatif kepada para pekerjanya,� tandasnya. Mantan Wakil Ketua DPR RI ini menambahkan, komitmen pemerintah saat ini bisa dikatakan sama dengan keinginan para serikat pekerja/buruh dan pengusaha. Yakni, pelaksanaan penyerahan sebagian pekerjaan kepada pihak ketiga (outsourcing) tidak boleh menyimpang terhadap peraturan perundangundangan ketenagakerjaan yang berlaku. "Perusahaan outsourcing yang menyengsarakan pekerja, melanggar UU No. 13/2003 dan tidak sesuai dengan keputusan Mahkamah Konstitusi maka harus dicabut izinnya," tegasnya. (jpnn)

POTRET PASANGKAYU

REPORTER: SYAMSUDDIN HB | EDITOR: MUHAMMAD ILHAM seluruh civitas akademik. Pengabdian mahasiswa kepada masyarakat merupakan aspek yang sangat penting untuk kemajuan daerah. "Perguruan tinggi merupa-

kan center of exellence di masyarakat," kata Rahmat disela acara penarikan mahasiswa KKN Ynika angkatan IV. Selanjutnya, KKN mahassiwa memberi kontribusi yang

sangat berarti serta menjadi dukungan pada penyelenggaraan pembangunan di Matra. "Saya berharap, mahasiswa di Matra sebagai motivator sangat penting untuk memperce-

pat program pembangunan di Matra," harapnya. Rahmat juga menyampaikan, tali persaudaraan yang sudah terjalin antara mahasiswa dengan masyarakat tidak terputus setelah masa KKN berakhir. Acara penari-

kan mahasiswa ini ditandai dengan penyerahan bendera pataka dari Asisten I Pemkab Matra ke Purek III Unika. Tidak hanya itu, Pemkab Matra juga menerima cindera mata dari Unika sebagai penghargaan Pemkab Matra. (**)

Safari Jurnalistik Lingkungan Hidup

Radar Sulbar Kunjungi Astra Group PEMANASAN global saat ini cukup mengkhawatirkan. Bahkan, sejumlah ilmuwan mempridiksi, jika pemanasan global ini tidak segera diatasi, dipastikan menimbulkan dampak terhadap rusaknya sistem kehidupan manusia.

Catatan:

M Solihin

Untuk mengatasi ancaman tersebut, sejumlah riset memberi petunjuk bahwa salah satu jalan yang dapat ditempuh adalah memberikan perhatian kepada lingkungan hidup. Tapi itu menjadi tanggung jawab kita semua untuk turut serta menjaga keseimbangan alam, agar ancaman pemanasan global dapat kita hindari. Radar Sulbar sebagai harian terbesar di provinsi terbungsu di Indonesia, turut mengambil peran dengan membuat kegiatan safari jurnalistik lingkungan hidup. Kegiatan ini dilaksanakan di Kabupaten Mamuju dan Mamuju Utara (Matra), 1-2 Nopember. Dalam kegiatan ini, Radar Sulbar mengunjungi lima peruhaan kelapa sawit yang merupakan anak prusahaan PT Astra Agro Lestari (PT AAL) Group. Kelima perusahaan yang dikunjungi adalah, PT Surya Raya Lestari I, PT Surya Raya Lestari II, PT Ma-

muang, PT Letawa, dan PT Pasangkayu Hari pertama safari jurnalistik, Radar Sulbar mengunjungi PT Suryaraya Lestari II di Kecamatan Budong-Budong (Kabupaten Mamuju) dan PT Suryaraya Lestari II (Kabupaten Mamuju Utara). Direktur PT Radar Sulbar Naskah M Nabhan saat melakukan kunjungan mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan penekanan kepada perusahaan sawit untuk memberikan perhatian terhadap lingkungan dengan mengurangi pencemaran akibat limbah perusahaan. "Selain itu, tujuan utama lainnya adalah sebagai bentuk silaturahmi," sebut Naskah. Administratur PT Suryaraya Lestari I dan II, Harinoto S Putranto saat menerima rombongan safari jurnalistik Radar Sulbar mengatakan, pihaknya memberikan perhatian yang cukup besar terhadap lingkungan. Bahkan, ia secara tegas mengatakan semua kegiatan produksi kelapa sawit tidak memberi dampak terhadap kerusakan lingkun-

Rubrik Khusus Humas Pemkab Mamuju Utara

SERAHKAN. Asisten I bidang pemerintahan dan Kesejahteraan sosial Matra Andi Rahmat menyerahkan bendera Pataka Universitas Tomakaka Mamuju ke Purek III Universitas Tomakaka di ruang pola kantor Bupati , Kamis 1 November 2012

RADAR SULBAR/SYAMSUDDIN HB

FOTO BERSAMA. Asisten I Andi Rahmat dan Camat Bambaira foto bersama para mahasiswa KKN Universitas Tomakaka di ruang pola kantor Bupati Matra, Kamis 1 November 2012.

RADAR SULBAR/M SHOLIHIN

PENYERAHAN PIAGAM. Direktur Radar Sulbar, Naskah M Nabhan memberikan piagam penghargan safari jurnalistik lingkungan hidup kepada Administratur PT Suryaraya Lestari I dan II, Harinoto S Putranto.

gan hidup. "Memang pernah diisukan perusahaan kelapa sawit merusak lingkungan. Tapi kami menanggapi tudingan itu dengan positif saja, kemungkinan akibat persaingan bisnis. Sehingga ada anggapan seperti itu kepada kami," urai Harinoto di ruang kerjanya, Kamis, 1 Nopember. Buktinya, sambung Harinoto, aktifitas pengolahan limbah di pabrik kelapa sawit dilengkapi dengan fasilitas pengolahan limbah yang sangat memadai. Bahkan hasil limbah dari kelapa sawit dapat diolah kembali sebagai bahan bakar sekaligus pupuk

tanaman kelapa sawit. "Limbah kelapa sawit ada dua macam, yaitu limbah cair dan limbah padat. Kalau untuk limbah padat kami manfaatkan kembali sebagai bahan bakar viber, sedangkan limbah cair kami olah menjadi pupuk," imbuh Kepala Pabrik PT Suryaraya Lestari II, Aremanuel di sela-sela melakukan kunjungan pengolahan limbah PT Suryaraya Lestari II. Harinoto juga menegaskan pihaknya kurang setuju jika disebut tidak memberikan kontribusi ke pemerintah daerah. Bahkan, perusahaan

LEGISLATIF MATRA

yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit ini benyak membuat program yang memberikan manfaat kepada masyarakat. "Program kami sasaranya bukan saja kepada petani yang memiliki kebun. Bahkan, mereka yang tidak memiliki kebun juga dapat kita rangkul dengan program Lembaga Keuangan Mikro, ini kan jelas menggambarkan tujuan utama kami adalah bagaimana masyarakat kita sejahtera. Sehingga nantinya akan berdampak terhadap kusuksesan pemerintah daerah," tegas Harinoto. (mg6/ham)

Rubrik Khusus DPRD Kabupaten Mamuju Utara

BINCANG. Anggota DPRD Matra Putu Purjaya bersama Muh Ali berbincang di warkop depan kantor Bappeda Matra, Kamis 1 November 2012.

RADAR SULBAR/SYAMSUDDIN HB

BINCANG. Ketua Komisi I DPRD Matra Baharuddin Pulindi berbincang dengan Ketua DPC Partai Demokrat Matra M Yusri Noer di warkop depan kantor Bappeda Matra, Kamis 1 November 2012.

14

INFOTAINMENT

RADAR SULBAR

JUMAT 2 NOVEMBER 2012

Ayu Azhari Ajak Anak Rayakan Halloween

Uli Auliani Ingin Kencani James Bond JAKARTA - Setelah dipercaya menjadi Bond Girl perwakilan Indonesia, bintang film Uli Auliani rupanya punya mimpi baru. Dia sangat jatuh cinta pada aktor-aktor ganteng pemeran film James Bond, sampaisampai berharap suatu saat bisa berkencan dengan mereka. Lalu siapa aktor yang paling ingin dikencani Uli? "Kalau bisa semuanya, ha...ha...ha.... Mereka semua keren-keren, aku suka banget sama mereka. Selain aktingnya, mereka punya kharisma," papar Uli Auliani saat ditemui di pemutaran perdana film terbaru James Bond, SKYFALL, di Plaza

AKTRIS cantik Ayu Azhari bersama anaknya mengikuti perayaan Halloween di Kawasan Pondok Indah Jakarta Selatan, Rabu 31 oktober malam. Meski merupakan tradisi barat, namun Ayu menganggap perayaan itu penting untuk dihadiri. "Itu tradisi barat dari Amerika tentang panen. Kalau di Amerika Halloween merupakan sebuah perayaan besar," kata Ayu. Dalam perayaan itu, selain ada yang menakut-takuti, anak-anak juga mendapatkan hadiah. "Sadi semua, anakanak, ortu merayakan halloween," ungkapnya. Ia mengungkapkan, perayaan Halloween ini cukup penting karena di dalamnya ada prinsip kebersamaan dan saling berbagi. "Kalau buat aku lebih kepada kebersamaan aja, jadi saling mendukunglah untuk berbagi. Lihatkan yang dari berbagai bangsa, berbagi etnis semua menyatu dalam kebersamaan," jelas Ayu. Ia juga menyebut perayaan Halloween di Indonesia cukup repot dilakukan. Itu karena tidak semua wilayah menggelar perayaan tersebut."Di rumah yang ada stikernya kita datangi. Ada yang jalan kaki, naik sepeda, naik mobil di kompleks yang dekat. Semua anak-anak dapat permen," jelasnya.(jpnn)

Lama Tak Muncul, Ayudia Bing Slamet Jadi Sarjana JAKARTA Lama tidak terdengar kabar di dunia hiburan, selebritis Ayudia Bing Slamet muncul dengan kabar gembira. Keputusannya untuk meninggalkan dunia hiburan selama setahun, menghasilkan gelar sarjana S1 bagi dirinya. Ayu baru saja menyelesaikan kuliahnya di salah satu unversitas swasta di Jakarta, dengan jurusan manajemen. "Aku baru aja lulus kuliah. Ambil jurusan manajemen. Nanti tanggal 20 November aku wisuda di JCC," ujar Ayu saat ditemui di Blitz Megaplex Grand Indonesia, Jakarta, Rabu 31 oktober malam. Setelah kelulusannya, Ayu telah menyiapkan satu bisnis yang akan dijalankannya bersama dua sahabatnya. Mereka akan mencoba berbisnis fashion retail dan interior produk yang memang sudah menjadi kesukaannya sejak dulu. "Aku lagi nyiapin bisnis fashion retail dan interior produk. Aku pilih itu karena memang aku suka keduanya. Aku suka fashion, aku juga suka interior. Sekarang persiapannya 25 persen, mudah-mudahan tahun depan launching," jelas Ayu. (net)

Indonesia, Rabu 31 oktober Meski mengaku sangat mengagumi para pemeran James Bond, artis yang tengah menyiapkan single terbarunya ini ternyata mengaku itu hanya imajinasi saja. Uli lebih menginginkan kencan dengan kekasihnya. "Ha...ha...ha, yang pasti aku lebih milih kencan sama pacarku dong,” ucap bintang film HANTU BUDEG itu sambil tertawa. Uli Auliani dipercaya sebagai Bond Girl perwakilan Indonesia. Dia dipercaya untuk mempromosikan film terbaru agen rahasia Inggris itu. (net)

Riza Shahab Revalina S Temat ? r a c a P Bukan JAKARTA - Setelah bulan lalu sempat membantah bahwa mereka berpacaran, kali ini Revalina dan Riza Shahab kembali tampil mesra di depan publik. Merayakan ulang tahun Riza, Reva mendapat potongan kue dari pria tampan ini. Pesta kejutan yang dibuat oleh sahabat dan penggemar Riza ini memang sederhana. Namun jadi meriah saat mereka menghujani Riza dengan kertas warnawarni dan foam yang disemprotkan ke arahnya. Dalam pesta kecil yang digelar di blitz megaplex itu, Riza tampak menyuapkan potongan kue untuk Revalina. Keduanya tampak akrab dan bahagia. Reva pun mencium pipi Riza dengan hangat. Apa yang terlihat itu tak mengandung arti lebih? Apa keduanya benar hanya bersahabat, dan Reva menganggap Riza seperti bayinya, seperti yang pernah diungkapkan wanita ini awal bulan lalu? (net)

HUBUNGI

HOT LINE:

BAGIAN PERIKLANAN: MAWARNI SIMARGOLANG, 0426-22138 Hp: 081241843180

RADAR SULBAR Harian Pertama & Terbesar di Sulawesi Barat

E-mail: radarsulbar01@gmail.com

Online: radar-sulbar.com

MAMUJU -- JL. JEND. SUDIRMAN NO. 50,TLP. 0426 -22138. MAJENE -- JL. JEND SUDIRMAN NO. 167,TLP. 0422-21157. POLMAN -- JL. H. A. DEPU NO. 39 ,TLP. 0428-23203.

Serbaneka TOKO HARAPAN JAYA Grosir Pakaian Jadi, Alamat: Ruko Blok A. No. 16 Pasar Baru Mamuju-Sulbar, HP. 081 210 174 222 BENGKEL LAS Masagena Alamat Jl. Pababari Mamuju, Tlp 081 342 209 988 DIZI MEUBEL Alamat, Jl. Martadinata (samping Kantor BPS Mamuju) Tlp 081 342 209 988 ALAT PERAGA DAK SD & SMP ready stok (100%) sesuai juknis 2010, rekanan yg menang tender / uji petik 085214141201 / 081519464055 - kdn.co.id

Dijual Tanah DIJUAL Tanah dengan ukuran 10 x 45 = 450 m2 Terletak di Jalan Poros Kalukku Tasiuk Hub: 081355038844 - 082191606888

Dijual tanah ukuran 5650 M2 di Tahaya Haya Jln. Poros Air Panas Mamuju Harga Rp. 60 Juta bisa Nego. Hub. Hp. 082 188 101 225

Dijual Rumah

JUAL TANAH. Ukuran 4,4 Hektar Di Jalan Baru (Jalur Dua) Hub; 08124252975

DIJUAL RUMAH: Di Cerbon Belakang Kantor Camat Wonomulyo Hubungi: 081241501981

Dijual Tanpa perantara lokasi siap bangun ukuran 10 x 20. Di sikboro Mamuju Sulawesi Barat Dekat Dari kantor kanwil DEPAG Harga Rp 70 jutah Masih Bisa NEGO. HUB. 082 192 900 558 / 082 197 314663

Dioper cicilan rumah tipe 36 di BTN Griya Marwah Residence Sarampu, Desa Tonyaman Kecamatan Binuang blok B nomor 1 dgn harga 50 juta. Harga bisa nego. Hubungi: 085214476078

+

INDO WC Kerja tanpa bongkar melayani 24 jam atasi wc bnt/full westfel-sal-got krs smr tnp bngkar, hub: 04282719263, 082347109777

DIJUAL Tanah dan Bangunan ukuran 9x20 di Rangas Mamuju. Kuran lebih 500 m dari Kantor Gubernur Sulbar. Harga Rp. 150 Jt, tanpa perantara. HUB: 085398239889

STAR WASH DAN ANNISA CAR WASH Distributor Tunggal Lap Chamois/Kanebo Berkualitas, Menerima Pesanan Grosir/Eceran, Harga murah, Di Jl. A.Yani No 217 Polewali Hub : 081 355 379 379 – 085 242 661 504

DIJUAL Tanah dengan luas 15x28 m2, terletak di depan SMK Pelayaran Mamuju Harga Murah Tanpa perantara. Hub : 085 398 062 912

ANNISA CAR WASH Telah Dibuka Cuci Mobil Professional/Hidrolik Bersih, Aman, dan Cepat. Kunjungi Di Jl. Kartini Dekat Gedung Kartini.

Jual Tanah Kaplingan siap Ba-ngun Uk. 10 X 20 Dirangas-Mamuju. Kurang Lebih 500 M dari Kantor Gubernur Sulbar Harga 26 juta, tanpa perantara Hub : 081241200073

NUSANTARA TEKHNIK Jl. Andi Makasau, Melayani : Las panggil, Terali kanupi, Pintu Ruko Balkon, disesuaikan Model Rumah Hub : Yusman (Hp. 081 342 086 507-085 340 617 777)

Dijual Tanah dengan luas 2.400 m2 Depan Instalasi I PDAM Kurang Lebih 500 Meter dari Persimpangan Lima arah ke Kali Mamuju Tanpa Perantara HUB : 081 354 683 755

Dijual Rumah Baru Jl. Diponegoro (Dekat Pasar Baru Mamuju) Tipe 80, Luas Tanah 122 M2, 3 Kamar Tidur, 2 Kamar Mandi Sertifikat Hak Milik Harga : rp. 370. Juta (nego) Hub : Hp. 0812 4141 8818/0813 9990 7885 DI JUAL rumah di Bukit Asri Lestari Tipe 90/117. A2. No. 4 & A2 No. 6 (2 Unit) lengkap sumur bor, mesin air, tandon air, terali besi (pintu dan jendela), canopi garasi mobil. Listrik 1300 watt, gudang, bebas banjir, bebas polusi, SHM Sertifikat, dekat kantor Bupati Mamuju dan Pasar Regional. Harga 335 juta/345 juta. Tanpa perantara Hub. Hidayat 085255902634. Bisa KPR & CASH. DIJUAL Rumah : Luas 325 M2 di Jl. H.A. Endeng No.1 Tanah : 610 M2 di Jl. Muh. Husni Thamrin Hub : Hp 081 355 399 133 Alamat: Jl. Urip Sumoharjo No. 51 Mamuju

DI JUAL rumah permanen, fasilitas lengkap: PLN 2300 wat, AC, AIR PAM, SUMUR BOR, TEL RMH, 4 KMR TIDUR. STRATEGIS, DEPAN KANTOR BUPATI POLMAN, LUAS 171 M2. ADA KELEBIHAN TANAH 1 KAPLING. HUB. 082188775060. HARGA DAMAI. DIJUAL Rumah di Jl. K.H.M. Saleh No.2 Wonomulyo, Belakan Masjid Merdeka samping RS. Bersalin. Luas Tanah dibangun 10x24,5 M. Hub Bpk Drs. Kamaruddin. S. HP : 081355998373

Rental Mobil CV. Jaya Bersama Menyediakan Jasa Rental Avanza, Zenia, Apv, Rush, Pick Up. Jl. Pattana Bone No. 9 Mamuju Hp. 085 399 333 536085 298 301 045

Dijual Ruko DIJUAL Ruko 2 petak, 2 lantai di sudut, ukuran 9 x 14 Jln. Poros Sentral Tasiu /Kompleks Pasar Hub : 082 189 917 971 Dijual Ruko Baru 4 petak 2 lt. Parkiran 18 m dari as Jalan Jl. Poros Majene dekat pasar wonomulyo polman Hub : 082 348 739 846 Dijual Ruko 2 Lantai Uk. 5 X 15 Komples Launa Graha Kalukku Hub : 082 189 917 971

Peluang Bisnis

DIKONTRAKKAN RUMAH Tipe 50 di Mutiara Gading Residence MAU Penghasilan Rp 1 jt - 2 jt/ Harga Nego bulan Dirumah Buka Usaha Rental Hub : 085 341 108 333 Game. Jual PS2/PS3 Hardisk Baru/ Bekas, Komputer, Laptop, Hrg Murah Beli 2 Unit PS Gratis HP Cross U / 2 orang. Minat Bos. Hub. MR.14 Dikontrakkan Ruko Strategis dan Com Hp.085 214 011 193 / nyaman di Jl. RE. Martadinatha 087 842 276 439 Simbuang Hub : 081 242 001 019/ 081 944 533 688 Saatnya uang bekerja untuk Anda. Nikmati hasil 12% per bulan dari Virgin Gold Mining Corp. Terbukti sejak 2010. Gratis BB/LCD, Butuh cepat karyawan/ti dengan TV/Sepeda hanya di bulan Juni penempatan Kantor Cabang Baru Info Irawan 081 342 954 305. BB Polman. Posisi : Receptionist, Ad29553809. www.vgmc.com ministrasi, Sekretaris, Kepala Cabang. Persyaratan: Pria / wanita, usia Max 28 tahun Lulusan SMU/SMK, Diploma, & Sarjana 1 buah Sepeda Motor Suzuki FL Tidak sedang Kuliah / kerja / kur125 RCD, Tahun 2008 Warna Hi- sus Berpenampilan Menarik Belum tam mulus Alamat Rumah di BTN Berkeluarga Surat Lamaran di Passokorang, Blok J. No. 14 lengkapi dengan FC Ijasah Mamuju-Sulbar terakhir,FC KTP /KK,Daftar Riwayat Hidup, Pas Photo 3x4 (warDIJUAL tanah kosong, luas 1004 m2 Jl. Bau Massepe depan Gere- na) 2 lbr. Info lebih lanjut hubunja Katolik. Dikontrakkan tanah, gi: CP. 0823 4683 8055 – 0819 luas 11x40 m Jl. Tuna samping 9831 0039 LPM Jl. Budi Utomo No. 05 (Belakang Salon Agita) PEsomel kayu Maspul. Hub 085322255554 - 085394702774 KKABATA -POLMAN

Dikontrakkan

Lowongan Kerja

Dijual Motor

Dikontrakkan/Dijual Rumah tinggal Dijalan RE Martadinata Belakang Wisma Babana Mamuju Hub: 081 355 942 684 081 944 200 477 Dikontrakkan 1 buah rumah, lengkap dengan perabot. Di Jl. BTN Maspol F4 No. 1 Mamuju Hub : 085 255 801 557

DIBUTUHKAN STAFF Pria/Wanita, Muslim, Maks. 25 tahun, Min SLTA, Bisa Komputer, Berpenampilan Menarik. Lamaran dibawa ke : Kantor Notaris PPAT Minta Jaya ginting, SH, M.Kn. Komp. Ruko LTC Kav. 1 Jln. Jend. Sudirman, Mamuju, Telp/Hp. 0426 2325046/ 081241489191

Butuh Karyawan Pengawas Jalanan minimal pengalaman kerja 2 tahun Hub : CV. Anugerah Cipta Dimensi, Hp : 081141 362, Jalan Stadion C8 -Samping N3 Karaoke Mamuju.

KESEHATAN

RADAR SULBAR

JUMAT 2 NOVEMBER 2012

15

20 Persen Pasangan di Indonesia Infertil JAKARTA -- Perkembangan program kesuburan profesional di Indonesia, seperti bayi tabung berkembang pesat. Sebab, diperkirakan terdapat 18 sampai 20 persen pasangan di Indonesia yang infertil pada 2011. Karena itu, pembaharuan teknologi program bayi tabung atau In Vitro Fertilization (IVF) terus dilakukan untuk meminimalisasi tingkat kegagalan program tersebut. Namun, meski peminat program meningkat drastis,

program bayi tabung masih terkendala biaya yang mahal dan kurangnya SDM. Menurut CEO Morula IVF dr Ivan R. Sini SpOG biaya program bayi tabung memang terlihat relatif mahal, yakni sekitar Rp 45 sampai Rp 70 juta. "Biaya itu menyangkut dua hal, teknologi penerapan dan obat-obatan. Mungkin angkanya relatif mahal. Tapi berdasarkan survei, pasangan di Indonesia, jika gajinya diakumulasikan hasilnya antara Rp 5 juta sampai 10 juta per bu-

Pemprov Diharap Bentuk Pokja IDI

lan. Kalau mereka bisa saving 20 persen tiap bulan selama dua tahun, program ini masih terjangkau,"jelas Ivan dalam press conference seminar infertilitas di RS Bunda, Jakarta, Rabu (31/8). Namun, Ivan mengakui biaya tersebut rasanya menjadi mahal, karena program bayi tabung hingga saat ini tidak diiringi angka keberhasilan hingga 100 persen. Bahkan, dengan teknologi terbaru seperti pemilihan embrio matang dengan Kultur Blastocyst hingga penggunaan teknologi Intracytoplasmic Morphologically Selected Sperm Injection (IMSI) baru menjamin keberhasilan hingga 40 persen. "Memang itu masih jadi

kendala,"ujarnya. Meski begitu, Ivan memastikan, tingkat keberhasilan program bayi tabung akan terus meningkat. Dia mencontohkan, di Morula IVF Indonesia, RS Bunda telah lebih dari 1000 anak lahir selamat dari program tersebut. "Dan dalam masa perkembangannya, angka kelainan pada anak tidak ditemukan, jika dibandingkan dengan anak yang lahir dari

konsepsi natural,"ujarnya. Soal SDM, Ivan tidak memungkiri jika SDM spesialis bayi tabung juga masih sangat sedikit. Padahal diperkirakan sekitar empat juta pasangan yang membutuhkan bantuan terkait program bayi tabung tersebut. "Indonesia memiliki SDM bayi tabung yang masih sangat sedikit. Mungkin hanya ada sekitar 30 dokter spesialis bayi tabung. Sementara yang membutuhkan bantuan banyak sekali, ada sekitar empat juta pasangan. Terbayang kan, bagaimana kita para dokter membantu, jika SDM-nya tidak memungkinkan,"papar Ivan.

Ketika ditanya soal penyebab kegagalan bayi tabung, Ivan memaparkan ada beberapa hal yang mengakibatkan kegagalan tersebut. Yang paling sering adalah usia perempuan yang sudah melewati 36 tahun. "Idealnya di bawah 35 tahun. Karena semakin tinggi usia wanita, maka kualitas sel telur dan embrio yang ada pada tubuh wanita menjadi tidak bagus lagi. Selain itu tingkat stress dan kualit a s

hidup juga menjadi pemicu kegagalan bayi tabung,"ujarnya. Tidak hanya dari sisi wanita, Ivan menegaskan, para suami juga membawa faktor kegagalan. Berdasarkan data WHO, jumlah sperma pada pria terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Bahkan, lembaga kesehatan dunia PBB tersebut terpaksa menurunkan standar jumlah sperma pria. "WHO sudah merubah standarnya tahun 1999, sperma sebanyak 20 juta itu normal. Tapi standar itu menurun pada 2010, menjadi 15 juta. Bisa kita bayangkan 10 tahun lagi, mungkin lima juta yang dianggap normal,"imbuh dia. (jpnn)

LANJUTAN HALAMAN 9

(FGD) guna menyusun data secara kualitatif berdasarkan data yang diperoleh secara kuantitatif sepanjang tahun. Sekedar diketahui, IDI disusun sebagai alat ukur kuantitatif untuk melihat tingkat kemajuan demokrasi Indonesia. Pengukuran kemajuan demokrasi didasarkan pada realitas pelaksanaan dan tingkat perkembangan tiga aspek demokrasi, yakni: kebebasan sipil, hak-hak politik, dan lembaga demokrasi. IDI ini juga sangat penting. Karena di dalam RPJP Nasional, salah satu tugas Bappenas adalah untuk membuat perencanaan pembangunan yang memperkuat upaya konsolidasi demokrasi dan memperdalam budaya demokrasi. Karena itu Bappenas memerlukan alat untuk menilai keadaan demokrasi sampai tingkat daerah. Alat itu adalah IDI. Manfaat IDI, dapat menunjukkan tingkat dan perkembangan demokrasi di tingkat provinsi. Data IDI mampu menunjukkan aspek, variabel atau indikator yang tidak/kurang berkembang sebagai penghambat tumbuh kembangnya nilai-nilai demokrasi. Sehingga perlu mendapat perhatian dan prioritas pemerintah pusat dan pemerintah daerah. (ham)

ILUSTRASI

ABG Lebih Menyukai Pil KB Dibanding Kondom

Pengadaan Randis Tidak Prioritas LANJUTAN HALAMAN 9

Justru, lanjut Syaiful, DPRD Mamuju akan lebih merespon jika program Pemkab Mamuju lebih diorientasikan pada pengembangan ekonomi. Misalnya, pembenahan pelabuhan Mamuju, atau perbaikan infrastruktur jalan menuju pasar di Kecamatan Karossa. "Itu lebih penting, sebab disana sumber penghidupan warga. Hasil-hasil kebun warga juga bisa mereka pasarkan disana, dan itu sangat membantu taraf ekonomi mereka," tegasnya. Olehnnya, Syaiful berharap agar Pemkab Mamuju menimbang secara seksama rencana penganggaran randis itu secara rasional, sebelum ditelorkan dalam KUA-PPAS (Plafond Prioritas Anggaran Sementara) untuk APBD tahun 2013 mendatang. (mg3/dir)

Samsat Segera Gencarkan Operasi

LONDON -- Pusat Informasi Kesehatan dan Sosial (HSCIC) di Inggris melakukan penelitian terhadap 70 ribu remaja dibawah umur. Dari jumlah itu, terdapat delapan persen gadis berusia 13-15 tahun dan 25 persen lainnya adalah wani-

ta berusia 16-19 tahun. Para ABG yang diteliti sejak tahun 2011 hingga 2012 tersebut ditemukan kesimpulan bahwa mereka lebih menyukai mengkonsumsi pil KB dibandingkan menggunakan kondom. Kontrasep-

si oral ini dianggap menjadi metode paling umum di kalangan remaja. Ini mengubah keadaan yang sebelumnya bahwa Pil KB hanya populer pada orang dewasa. CEO HSCIC, Tim Straughan mengatakan bahwa laporan

ini mengkap perubahan cara wanita di seluruh rentang usia dalam mengelola kesehatan reproduksi mereka. "Kalau sebelumnya kontrasepsi oral hanya populer di kalangan wanita yang lebih tua, hasil penelitian ini menunjuk-

kan terlah terjadi perubahan. Para gadis dibawah umur juga lebih menyenangi Pil KB dibandingkan menggunakan kondom pada pasangan lelakinya," kata Tim Straughan seperti dilansir DailyMail, Rabu 31 Oktober. (jpnn)

Pembangunan PLTMH Terancam Batal LANJUTAN HALAMAN 9

Padahal, pembangunan tujuh PLTMH pada tahun 2012, guna meningkatkan sarana penerangan sekaligus membantu sektor industri di segi energi. PLTMH yang bakal dibangun itu rencananya ditempatkan di Kabupaten Majene, Mamuju, Polman, dan

Mamasa. Masing masing PLTMH yang akan dibangun, diperkirakan berkekuatan satu juta sampai dua juta watt. Sarana listrik yang belum memadai di Sulbar merupakan kendala yang dihadapi pemerintah membangun daerah, sehingga dengan PLTMH diharapkan dapat mendukung upaya pen-

ingkatan sektor industri yang sementara dibangun pemerintah. Pemprov Sulbar akan mulai membangun sentra industri di sejumlah kabupaten pada tahun 2013 mendatang. Antara lain pembangunan pabrik minyak goreng terbesar di kawasan Indonesia Timur yang akan ditempatkan

di Pasangkayu Mamuju Utara, serta pembangunan industri rotan di Mamuju, industri pengolahan ikan di Majene dan industri kakao di Polman. Industri itu dibangun karena Sulbar tidak hanya akan memproduksi kekayaan alam berupa komoditi di segala sektor baik pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan

dan pertambangan. Tetapi, akan mengolahnya menjadi industri agar menjadi barang jadi dan memiliki nilai jual tinggi ketika dipasarkan untuk dikomsumsi masyarakat. Sehingga, sarana lisrik melalui PLTMH sangat dibutuhkan agar industri yang sedang dikembangkan terbantu dengan sarana listrik itu. (*)

1 Desember, Sistem AP2T Berlaku Efektif

LANJUTAN HALAMAN 9

"Kalau dalam operasi ditemukan ada pengemudi yang masih menunggak PKB, STNK kendaraannya akan kami amankan sampai yang bersangkutan melunasi PKB," beber Zulkifli. Olehnya, Zulkifli mengimbau warga dapat memanfaatkan kebijakan Pemprov tersebut dengan baik. Jika kebijakan itu telah berakhir, maka denda PKB yang menunggak bakal diberlakukan kembali. "Ini kesempatan emas bagi pemilik kendaraan untuk melunasi PKB. Sebab kebijakan ini hanya berlaku di Sulbar dan bisa jadi hanya kali ini saja, setelah itu tidak ada lagi," kunci Zulkifli. (mg3/dir)

LANJUTAN HALAMAN 9

Sistem AP2T, pegawai kantor wilayah maupun cabang hanya melayani administrasi. Sementara pembayaran dan pemutusan dilakukan oleh kantor PLN pusat melalui sistem online. Artinya, lanjut Wawan, pengawasan terhadap data pelanggan dilakukan kantor pusat. Se-

hingga jika pelanggan menunggak pembayaran listrik hingga tiga bulan berturut-turut, kantor pusat bakal men-delete data pelanggan tersebut. Dengan begitu, maka pelanggan yang bersangkutan secara otomatis tidak mendapat pelayanan listrik alias dilakukan pemutusan permanen. "Jika pelanggan tersebut

berkeinginan memasang kembali meteran listriknya, maka statusnya sudah pasang baru. Itu pun harus membayar terlebih dahulu tunggakan listriknya selama tiga bulan tadi," jelasnya, Kamis 1 November. Di tempat yang sama, Supervisor Pengelolaan Susut PT PLN Wilayah Sulbar H Laode menambahkan, pemberlakukan sistem AP2T terse-

but sebenarnya dimulai 1 November namun efektifnya diterapkan pada Desember mendatang. "Pembayaran rekening listrik juga sudah tidak dilakukan di kantor PLN, tetapi pelanggan melakukan transaksi pembayaran di bank atau di kantor pos," tambah Laode. Informasi tersebut dibeberkan PT PLN Rayon Manakar-

ra usai pemutusan sementara meteran listrik di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Mamuju, Rabu 31 Oktober, siang. Pemutusan itu dilakukan karena Disdukcapil Mamuju menunggak hingga tiga bulan dengan tagihan melebihi Rp 2 juta. (mg3/dir)

Rubrik ini Dipersembahkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat

Asupan Iodium Tidak Hanya Berasal dari Garam Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Kementerian Kesehatan RI, Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, Sp.P(K), MARS, DTM&H, DTCE, membuka 10th Asia Oceania Thyroid Association Conggress, di Bali. “Program penanggulangan penyakit yang berhubungan dengan tiroid merupakan salah satu kegiatan pengendalian penyakit tidak menular. Salah satu penyebab tiroid ini dikarenakan kekurangan yodium dan gangguan autoimun”, ujar Prof. Tjandra. Menurut data Riskesdas 2007 ratarata kadar iodium dalam urine yang telah diukur pada populasi sebesar 224/μ gr/ltr dan merujuk pada riskesdas 2010 telah terjadi peningkatan di tahun 2011 sebanyak 229μ/ltr.

Angka cakupan pemberian garam beriodium pada tahun 1992 sebesar 40%, dan terdapat 15% penderita gondok non toksik. Tercatat pula cakupan populasi yang telah mengkonsumsi garam beriodium sebesar 7090% dan penderita gondok sebesar <5% pada tahun 2011. “Asupan iodium tidak hanya berasal dari garam saja, namun juga dapat di peroleh dari pangan olahan”, tambah Prof. Tjandra Upaya pemerintah dalam menekan angka penyakit tidak menular ini dengan memberikan garam beriodium, berstandar SNI yang akan ditangani oleh Kementerian Perindustrian dan mengadakan penilaian kadar iodium dalam tubuh manusia pada populasi yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan.

TOTAL SPORT

RADAR SULBAR

16

JUMAT 2 NOVEMBER 2012

Head 2 Head

Liga Italia Pekan Ini

26 Mar 2012 Juventus 2-0 Inter Milan (Serie A) 30 Okt 2011 Inter Milan 1-2 Juventus (Serie A)

Saatnya Derby d'Italia TURIN -- Atmosfer sepakbola Italia akan memanas pada akhir pekan ini. Untuk pertama kalinya pada musim ini, Juventus dan Inter Milan akan berhadapan dalam laga seru bertajuk Derby d'Italia. Duel Juve versus Inter memang selalu menarik. Sebelum skandal Calciopoli mencuat pada tahun 2006, Bianconeri dan Nerazzurri menjadi dua tim yang tak pernah terdegradasi dari kasta teratas sepakbola Negeri Pizza. Setelah skandal Calciopoli, persaingan Juve dan Inter makin memanas. Sebabnya, kasus itu membuat Juve terdegradasi ke Seri B, sementara Inter justru mendapatkan "hibah" berupa scudetto musim 2005/2006. Oleh karena itu, duel kedua tim di Juventus Stadium, Minggu 4 November dinihari WIB, bukan sekadar perebutan tiga poin saja. Ini adalah pertaruhan gengsi dan harga diri di antara dua tim dari dua kota terbesar di Timur Laut Italia. Laga pada akhir pekan ini akan makin menarik, mengingat posisi Juve dan Inter di dua posisi teratas klasemen sementara. Juve ada di puncak dengan 28 poin dari sepuluh partai, unggul empat angka atas Inter. Kalau Juve menang, maka mereka akan makin jauh dari kejaran para pesaingnya. Sementara itu, kalau Inter

Lima Pertandingan terakhir Juventus 1 Nov 2012 Juventus 2-1 Bologna (Serie A) 28 Okt 2012 Catania 0-1 Juventus (Serie A) 24 Okt 2012 Nordsjaelland 1-1 Juventus (Liga Champion) 20 Okt 2012 Juventus 2-0 Napoli (Serie A) 7 Okt 2012 Siena 1-2 Juventus (Serie A)

yang menang, persaingan akan makin seru. Sejak naik lagi ke Seri A, Juve punya catatan bagus tiap kali bertemu Inter di liga. Dalam sepuluh pertemuan, klub yang tepat berusia 115 tahun pada hari ini itu menang lima kali, seri tiga kali, dan cuma kalah dua kali. Dua kekalahan yang mereka derita pun terjadi di kandang lawan. Musim lalu, mereka dua kali menang atas Inter di Seri A. Meski demikian, Inter tetaplah Inter, yang tak bisa dianggap sebelah mata. Di bawah kepemimpinan pelatih Andrea Stramaccioni, performa La Beneamata terus menanjak dan meraih kemenangan dalam enam laga terakhir di Seri A. Terakhir, mereka menang 3-2 atas Sampdoria. Beralih ke pertandingan lainnya, AC Milan yang masih belum stabil punya peluang untuk mengatrol posisinya di klasemen pada akhir pekan ini. Rossoneri akan menjamu Chievo dan diprediksi akan bisa merebut poin penuh. Sementara itu, AS Roma yang menelan dua kekalahan beruntun juga punya kans untuk bangkit. Giallorossi akan bertemu tim penghuni zona degradasi, Palermo, di kandang sendiri. (net)

Lima Pertandingan terakhir Inter Milan 1 Nov 2012 Inter Milan 3-2 Sampdoria (Serie A) 28 Okt 2012 Bologna 1-3 Inter Milan (Serie A) 26 Okt 2012 Inter Milan 1-0 Partizan (Europa League) 21 Okt 2012 Inter Milan 2-0 Catania (Serie A) 8 Okt 2012 AC Milan 0-1 Inter Milan (Serie A)

Klasemen Sementara 1 Juventus 2 Internazionale 3 Napoli 4 S.S. Lazio 5 Parma F.C 6 Fiorentina 7 AS Roma 8 Cagliari 9 Udinese 10 Atalanta B.C. 11 Catania 12 AC Milan 13 Torino 14 Sampdoria 15 Chievo 16 Genoa 17 Palermo 18 Pescara 19 Bologna FC 20 Siena

10 10 10 10 10 9 10 10 10 10 10 10 10 10 10 9 10 10 10 10

9 8 7 6 5 4 4 4 3 4 3 3 2 3 3 2 1 2 2 2

1 0 1 1 2 3 2 2 4 2 3 2 5 2 1 2 5 2 1 3

0 2 2 3 3 2 4 4 3 4 4 5 3 5 6 5 4 6 7 5

22 - 5 19 - 9 15 - 6 16 - 11 14 - 13 11 - 7 22 - 19 10 - 13 13 - 15 8 - 12 11 - 16 12 - 12 11 - 9 12 - 14 9 - 16 9 - 13 8 - 13 6 - 17 11 - 16 11 - 14

28 24 22 19 17 15 14 14 13 12 12 11 10 10 10 8 8 8 7 3

Top Skor 7 Gol: El Shaarawy (AC Milan) 6 Gol: Di Natale (Udinese), Cavani (Napoli), Lamela (Roma), Klose (Lazio )

L-CAP 2012

Klasmen Sementara Liga Club Asa Polman 2012 Menang

Seri

Kalah Skor

GRUP A 1. Tidola Darma 2. Gaspol 3. Sonic FC 4. ASA FC

1 -

2 1 1

1

3 2 1 1

1 1 -

-

1 1

3 3 0 0

1 1 -

-

1 1

3 3 0 0

1 -

1 1 -

1

3 1 1 0

GRUP B 1. Metro Kasber 2. Mandala 3. Garuda Lapeo 4. Abadi Mosso GRUP C 1. Tomadio Putra 2. Mambu FC 3. Tumpiling FC 4. Nepo GRUP D 1. Garuda Mombi 2. Sulbar Rappang 3. CTR Pasbar 4. Orion Karama

Jadwal Pertandingan Jumat, 2 November 2012

Sonic FC

VS

Tidola Darma

Gaspol - ASA FC Main Seri 1-1 POLEWALI -- Lanjutan Liga Club ASA Polman (L-CAP) 2012 di Stadion HS Mengga, Polewali Mandar, Kamis 1 November mempertemukan dua kesebelasan di grup A. Yakni PS Gaspol Polewali berhadapan dengan ASA FC. Pertandingan kedua kesebelasan ini berlangsung seru dan berimbang. Tetapi menit menit awal, Gaspol mampu mengendalikan permainan dan merepotkan pertahanan ASA. Beberapa kali serangan Gaspol membahayakan gawang ASA. Dengan dimotori pemain nomor punggung 28, Aldi, anakanak Polewali ini menciptakan beberapa peluang tetapi ketangguhan pertahanan ASA. Sehingga mampu diredam hingga tidak tercipta satupun bola. Tetapi malapetaka menimpa ASA pada menit ke 15. Pemain bertahan ASA melakukan pelanggaran keras di kotak terlarang. Membuat wasit Armin yang memimpin partai ini memberikan hadiah sepakan finalty untuk Gaspol. Eksekusi finalty diambil alih oleh kapten Gaspol, Amdy (6) namun gagal menjar-

RADAR SULBAR/JHAMHUR ANJASMARA

REBUT. Pemain dari dua kesebelasan yang berlaga di L-CAP 2012, saling berebut bola untuk digiring kemulut gawang lawannya.

ingkan bola ke gawang. Tetapi bola muntah hasil blok kiper ASA dimanfaatkan penyerang Gaspol, Anwar (7) dengan satu sentuhan kaki kanannya berhasil merubah skor menjadi 10 untuk Gaspol. Keunggulan Gaspol FC, bertahan hingga turun minum. Meskipun ASA FC berupaya membangun serangan dibabak pertama, tapi mampu dibaca oleh pemain belakang dari Gaspol FC. Seh-

ingga harapan menyarankan bola sebelum turun minum bagi anak asuh Enso Tenggara pelatih ASA FC pupus saat wasit meniup pluit tanda berakhirnya babak pertama. Memasuki babak kedua, ASA FC merubah strategi permainan. Dengan lebih banyak melakukan tekanan ke gawang Gaspol. Sehingga permainan makin menarik. Kedua kesebelasan jual beli serangan untuk menciptakan gol.

Akhirnya pada menit ke 58 babak kedua, pemain sayap kanan ASA bernomor punggung 16 berhasil membuat gol balasan. Terciptanya gol balasan ini setelah memanfaatkan umpan lambung dari pemain belakang ASA. Sehingga skor berubah menjadi 1-1. Skor imbang ini membuat permainan semakin seru. ASA berusaha memenangkan pertandingan karena sebelumnya kalah telak dari Tidola Darma

0-5 saat partai pertama. Sementara Gaspol hanya bermain seri dengan Sonic. Hanya saja naas bagi ASA FC dimenit ke 75. Pemain belakangnya Aswar, mengganjal dengan keras seorang pemain Gaspol FC. Sehingga mengharuskan wasit mengeluarkan kartu merah, membuat ASA FC bermain 10 pemain menjelang akhir babak kedua. Hingga akhir pertandingan skor tidak berubah 1-1. Usai pertandingan berakhir, pelatih Gaspol FC melayangkan protes, karena ada perbedaan waktu penunjuk waktu yang digunakan oleh wasit dengan pelatih. Namun protes tidak sampai meruncing, karena wasit dengan tegas menyatakan bahwa penunjuk waktu yang digunakannya tidak mungkin diakali. Dalam pertandingan kedua kesebelasan ini, menarik karena pelatih Gaspol FC, Anca mendapat kartu kuning dari wasit. Karena dinilai melakukan pelanggaran ringan berteriak dari pinggir lapangan melewati garis batas kewenangannya dan berkali kali terlihat oleh wasit. (k1/mkb)

Kimi Tak Tutup Kans Balik ke Ferrari atau McLaren LONDON -- Kimi Raikkonen kini memang sudah dipastikan kembali membalap untuk Lotus musim depan. Tetapi di masa mendatang, bukan tak mungkin Kimi bisa kembali ke Ferrari atau McLaren. Belum sekalipun memenangi balapan setelah kembali ke F1 musim ini, comeback Kimi tetap terbilang sukses mengingat ia sudah mampu naik podium dalam beberapa kesempatan. Secara matematis, juara dunia F1 2007 itu bahkan masih ber-

peluang menjuarai musim ini. Performa itu pada prosesnya membuat Lotus telah memastikan bahwa Kimi akan kembali membalap untuk tim tersebut pada musim depan, menyusul ditandatanganinya kontrak baru. Pun demikian, perpanjangan kontrak itu sendiri cuma berdurasi satu musim saja. Walhasil, pebalap Finlandia itu tak menutup kemungkinan untuk membela tim lain setelah 2013, termasuk Ferrari dan McLaren. Sebelum Lotus, Kimi membela Ferrari pada periode 20072009. Kontraknya terhenti di tengah jalan dan kemudian ia pun sempat menjalani masa

pensiun. "Di Ferrari bisa berakhir dengan sedikit lebih baik tapi orangorang yang pernah bekerja sama denganku masih ada di sana, aku dulu memiliki hubungan baik dengan mereka dan sekarang pun masih sering menghampiri mereka dan ngobrol," kata Kimi ke Daily Telegraph yang dikutip Planet F1. "(Di Ferrari) Aku bukannya pernah terlibat pertengkaran dengan seseorang. Hubunganku dengan semua orang baik-baik saja meski bisa saja berakhir dengan lebih baik. Tapi itu bukan berarti aku tak bisa kembali ke sana. Anda tak pernah tahu," lanjutnya. Sebelum membalap untuk Ferrari, Kimi membela McLaren

pada periode 2002-2006 di mana dirinya bekerja bersama Ron Dennis. Hubungan Kimi dengan Dennis beberapa kali dilaporkan tidak harmonis, meski hal itu kini mentah-mentah ia bantah. "Kami memang memiliki beberapa perbedaan pandangan tapi kami masih saling bicara. Aku tak pernah bertengkar dengannya. Tak ada masalah dalam hubungan kami." "Orang-orang cuma berusaha mengarang-ngarang cerita. Mereka tak tahu apa yang benar-benar terjadi. Jadi seperti Anda mengatakan sesuatu ke satu orang lalu hal itu kisah yang berbeda ketika sampai ke orang ke-10. Aku tak punya masalah dengan siapapun," simpulnya. (net)

DESIGN: RAHMAT


Radar Sulbar