Issuu on Google+

RADAR SULBAR Harian Pertama & Terbesar di Sulawesi Barat

SENIN, 28 MEI 2012

www.radar-sulbar.com

KOLOM SENATOR

Dokter Desa Judul tulisan di atas mungkin sedikit membuat kaget pembaca. Apa iya dokter mau berpraktek di desa. Kata pepatah, bagai pungguk merindukan bulan. Jangankan dokter, perawat dan bidan di beberapa desa saja seperti barang langka sangat sedikit. Data Departemen Kesehatan tahun 2007 memperlihatkan pada 78 kabupaten dari 17 provinsi di Indonesia menunAsri Anas jukkan bahwa 30 persen dari 7.500 Anggota DPD/MPR RI Puskesmas di daerah terpencil tidak punya tenaga dokter . Sebanyak 25 persen dari 9.323 puskesmas di Indonesia tidak memiliki dokter. Artinya, sedikitnya 2.330 puskesmas tidak ada dokter. Hal itu terutama terjadi di daerah terpencil, tertinggal, perbatasan, serta pulau-pulau kecil terdepan dan terluar. (Sumber : Kompas) Keberadaan dokter memang identik dengan perkotaan apalagi kota besar. Hampir setiap RT/RW di kota ditemukan dokter berpraktek. Itu bukan rahasia umum lagi. Beda di luar negeri, dokter berpraktek sampai ke pelosok.

RADAR/HASAN BASRI

KAWAL KONVOI. Petugas Satlantas Polres Mamuju mengawal konvoi perayaan kelulusan siswa SMA/Sederajat di Mamuju, Sabtu 26 Mei 2012.

Baca HAL 7

Hasil UN SMA/Sederajat

HASIL UN SMA/MA TA 2011/2012 Kab.

Siswa

Polman Mamuju Matra Mamasa Majene Total

Untuk Anda yang ingin berkarir di media massa, RADAR SULBAR membuka kesempatan kerja untuk posisi:

Reporter Layouter/Desain Grafis Kolportir Iklan Pemasaran

2.685 2.863 772 693 1.274 8.287

Calon Reporter (Minimal S1, punya kendaraan, usia maksimal 25 tahun, belum menikah).

2.

Calon Layouter (Minimal D3, menguasai program Adobe, usia maksimal 25 tahun, belum menikah).

3.

Persentase

Polman Tertinggi, Majene Terendah

99,93 99,72 99,22 99,13 98,74 99,52

HASIL UN SMK TA 2011/2012 Kab.

Siswa

Polman Mamuju Matra Mamasa Majene Total

1.840 1.053 233 794 993 4.913

SYARAT: 1.

Tidak Lulus 2 8 6 6 16 38

Kolportir Iklan dan Pemasaran (Minimal SMA, punya

kendaraan, usia maksimal 25 tahun, belum menikah). 4. Seluruh pelamar harus mampu bekerja secara team. Lamaran ditujukan kepada Pemimpin Redaksi Radar Sulbar. Berkas dikirim ke Kantor Radar Sulbar di Jl. Jend. Sudirman Mamuju, No. 50 (91511), paling lambat 16 Juni 2012. Info lebih lanjut hubungi Redpel Radar Sulbar:

Sudirman Samual, mobile:

081 355 236 236

Saatnya Anda beralih ke listrik pintar Jutaan keluarga Indonesia telah merasakan kemudahan dan kenyamanan menikmati listrik pintar, solusi isi ulang dari PLN. Kini giliran Anda. Dengan listrik pintar, biaya listrik sepenuhnya Anda yang atur. Tidak perlu repot bayar bulanan. Anda cukup membeli pulsa listrik sesuai kebutuhan. Bebas kesalahan catat meter, bebas dari sanksi pemutusan dan ketidaknyamanan lainnya. Hubungi Kantor Pelayanan PLN terdekat dan pasang listrik pintar sekarang juga!

Sebenarnya itu membuang-buang waktu dan tenaga saja. Sebab akan lama prosesnya". Amirullah Tahir

Gugatan Obed Dinilai Hanya Buang Waktu JAKARTA -- Gugatan mantan bupati Mamasa Obednego depparinding di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) dinilai hanya membuang waktu dan tenaga. Praktisi hukum asal Sulsel, Amirullah Tahir memperkirakan perkara hukum terkait kepemimpinan di Mamasa tersebut akan terus bergulir hingga akhir tahun ini. "Sebenarnya itu membuangbuang waktu dan tenaga saja. Sebab akan lama prosesnya," ungkap Amirullah di Jakarta, Sabtu lalu. Apalagi, kata dia, jika gugatan Obed dikabulkan oleh PTUN, pihak Ramlan selaku tergugat II intevensi akan kembali mengajukan banding. Hak tersebut sudah diatur dan dijamin oleh undang-undang. Di PTUN Jakarta, Obed menggugat Surat Keterangan (SK) Mendagri tentang pemberhentian dirinya dan SK Mendagri tentang pengangkatan Ramlan sebagai bupati Mamasa, menggantikan Obed yang saat itu mendapat vonis hukuman dari Mahkamah Agung (MA). Baca HAL 7

www.pln.co.id

Tidak Lulus 1 1 1 7 14 24

Persentase 99,95 99,91 99,57 99,12 98,59 99,51

MAMUJU -Dinas Pendidikan (Disdik) Sulbar telah mengumumkan data hasil Ujian Nasional (UN) tingka SMA/MA dan SMK. Dalam data yang dirilis, persentase kelulusan siswa di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) yang tertinggi, sedangkan di Majene terendah. Persentase kelulusan pada tingkat SMA dan MA di Polman mendapai 99,93 persen dari total peserta UN sebanyak 2.685 siswa. Begitupun di tingkat SMK, Polman juga mendapat peringkat pertama dengan persentase kelulusan 99,95 REPORTER: HASAN BASRI EDITOR: MUHAMMAD ILHAM

persen dari total 1.840 persenta UN. Di bawah Polman, menyusul Kabupaten Mamuju, Mamuju Utara (Matra), kemudian Mamasa. Sedangkan Kabupaten Majene, berada pada posisi paling buntut. Tingkat kelulusan di Majene untuk tingkat SMA dan MA hanya 98,74 dari total peserta 1.274 perseta UN. Kondisi sama juga terjadi di Majene pada jejang SMK. Tingkat kelulusannya juga paling bawah dari semua kabupaten di Sulbar, yakni 98,59 persen dari 993 persera UN. Baca HAL 7

Lerelerekang Belum Lepas JAKARTA -- Kuasa hukum Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Amirullah Tahir berkeyakinan, Pulau Lerelerekang masih dalam wilayah administrasi Kabupaten Majene Sulbar. Kepada wartawan di Jakarta, ia menegaskan bahwa sebelum ada keputusan resmi dari Mahkamah Agung (MA), Lerek-lerekang belum lepas dari wilayah Sulbar. "Kita tetap berkeyakinan Permen itu sudah benar bahwa wilayah Lerelerekang itu bagian dari Majene," jelas Amirullah di Senayan City Jakarta, Sabtu 26 Mei, malam. Terlebih karena Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sendiri selaku pihak yang berperkara belum menerima putusan resmi dari MA yang disebut-sebut telah mengabulkan gugatan Pemprov Kalimantan Selatan terhadap Permendagri Nomor 43 Tahun 2011 tentang kepemilikan Pulau Lerelerekang atau Larilariang. Baca HAL 7

PLANK Pulau Lerelerekang yang dipasang Pemkab Majene.

Pemkab Sepakat Bentuk Tim Hukum MAJENE -- Menyikapi status kepemilikan Pulau Lerelerekang yang harus segera disikapi, Pemkab Majene sepakat membentuk sebuah tim khusus. Tim tersebut akan menyiapkan bahan untuk menjadi bukti baru dalam mengajukan Peninjauan Kembali (PK) atas keputusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan gugatan Pemprov Kalsel atas Permendagri Nomor 43 tahun 2011. Dalam diskusi tentang Pulau Lereklerekang di ruang rapat Wakil Bupati Majene, Minggu 27 Mei, Bupati Majene Kalma Katta mengatakan tim ini berbeda dengan tim advokasi yang terbentuk pasca rembuk nasional di Jakarta beberapa waktu lalu. Meski demikian, tim hukum yang merupakan bagian dari kesimpulan diskusi kemarin tidak akan melangkahi kewenangan tim advokasi yang terdiri dari sejumlah

0426-22138

radarsulbar01@gmail.com

DIALOG. Buati Majene Kalma Katta saat dialog mengenai Lerelerekang, di Majene, Minggu 27 Mei 2012.

tokoh pembentukan Sulbar, pakar hukum nasional, serta perwakilan Pemprov Sulbar maupun Pemkab Majene. "Kita sepakat untuk menyiapkan bukti-bukti baru agar bisa

melakukan PK, disamping melakukan upaya hukum lain yang bisa ditempuh. Selain itu, kita juga harus membentuk tim politik yang akan memfasilitasi dalam melakukan pressure secara politis kepada

portal radar sulbar

berbagai pihak terkait di Jakarta," sebut Kalma dalam diskusi yang dihadiri Wakil Ketua DPRD Majene, Lukman dan Marzuki Nurdin, Ketua Komisi II DPRD Majene Rusbi Hamid, Sekkab Majene Syamsiar Mukhtar, kepada Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Majene Ahmad Rafli Nur, sejumlah tokoh masyarakat, LSM, ormas, serta mahasiswa. Dalam diskusi kemarin, Kalma mengatakan Pemkab Majene siap menghadapi segala kemungkinan bahkan yang terburuk sekalipun. Dengan begitu, segala daya dan upaya dapat dimaksimalkan untuk tetap mempertahankan pulau yang memiliki luas sekira enam hektar yang berjarak sekira 150 kilometer dari wilayah Majene. Kalma juga sepakat dengan pola lain yang diusulkan yaitu membuat kelompok aksi, baik pada tingkat lokal mapun nasional. Baca HAL 7

Eceran: Rp 3.000 Langganan: Rp 65.000

2

Ekonomi

RADAR SULBAR Senin, 28 Mei 2012 PANC A KAR YA PEMBANGUNAN SULA WESI BARA T PHASE II ANCA KARY SULAWESI BARAT G AI KEBIJ AKAN S TRA TEGI PEMBANGUNAN PR O VINSI SULA WESI BARA T 20 1 1 - 20 16 201 SEBAG KEBIJAKAN STRA TRATEGI PRO SULAWESI BARAT 201 SEBA

1. Peningkatan Profesionalisme Aparatur ( personalcapatcy building) Pemerintahan Daerah Provinsi Sulawesi Barat 2. Peningkatan Kualitas dan Perluasan Ketersediaan Sarana dan Prasarana Ekonomi Vital 3. Peningkatan Promosi dan Kerjasama dengan Pihak Ketiga Baik dalam Negeri maupun Luar Negeri 4. Peningkatan Pemanfaatan Sumber Daya Alam 5. Pengembangan Pemerintahan yang Peduli Lingkungan H. Anwar Adnan Saleh Gubernur

H. Aladin S Mengga Wakil Gubernur

H. Anwar Adnan Saleh Gubernur Sulbar

H. Ismail Zainuddin Sekretaris

H. Aladin S. Mengga

H. Mujirin M. Yamin

Wakil Gubernur Sulbar

Kepala DIPENDA Prov. Sulbar

Harga Minyak Tanah Tidak Stabil REPORTER: HASAN BASRI EDITOR: SUDIRMAN SAMUAL

MAMUJU -- Harga minyak tanah di sejumlah pangkalan di Mamuju sejak dua bulan terakhir hingga kini tidak stabil. Harga masih relatif tinggi yaitu mencapai Rp 11 ribu per liter padahal sebelumnya hanya Rp 4 ribu per liter sehingga membuat masyarakat merasa kebingungan. Salah seorang pedagang minyak tanah di Pasar Sentral Mamuju, Ambo, mengatakan tingginya harga minyak tanah membuat jumlah pembeli penurunan. "Banyak warga mengeluh karena harga sangat tinggi, tetapi kami tidak bisa berbuat banyak karena memang kami beli dengan harga yang mahal," tutur Ambo kepada Radar Sulbar, Minggu 28 Mei. Meskipun stok yang dimiliki hanya lima liter, namun menurutnya stok minyak tanah yang tersisa tersebut baru bisa habis terjual dalam satu bulan. "Jumlah penjualan minyak tanah per hari kami beruntung jika bisa menjual 10 liter per hari padahal sebelumnya bisa mencapai 20 liter perhari," ujarnya. Hal serupa juga terjadi di pangkalan minyak tanah milik H Hasanuddin yang terletak di Jalan Yos Sudarso Mamuju, harga jual juga belum mengalami penurunan. "Harga bisa saja mengalami kenaikan, karena stok yang ada sedikit. Jumlah stok minyak tanah saya hanya dua drum padahal dulu semua drum yang ada bisa terisi," ungkapnya. (*)

RADAR/HASAN BASRI

KAYU BAKAR. Disaat harga minyak tanah semakin mahal, warga lebih memilih kayu bakar.

Stok BBM Aman untuk 21 Hari JAKARTA -- Fenomena kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) kembali mencuat. Di beberapa daerah, anteran panjang terjadi di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Apakah kelangkaan tersebut karena habisnya stok BBM? Vice President Corporate Communication PT Pertamina Mochamad Harun membantah kemungkinan tersebut. Dia menegaskan bahwa tidak ada masalah dengan stok BBM saat ini. Data dari Pertamina menunjukkan bahwa total stok BBM nasional berada di kisaran 21 hari. "Stok BBM 21 hari itu masih aman," ujar Harun saat dihubungi Jawa Pos Sabtu (26/5). Selama ini Pertamina terus memantau cadangan BBM nasional untuk mengetahui coverage days atau jumlah kebutuhan harian yang bisa dipenuhi dengan stok tersebut. Nah, per 23 Mei lalu, stok BBM Pertamina sebesar 3.378.250 kiloliter. Dengan asumsi konsumsi BBM bersubsidi secara nasional sebesar 156 ribu kiloliter per hari, stok tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan 21 hari ke depan. Harun mengungkapkan, stok BBM jenis premium mencapai 1.334.975 kiloliter atau cukup untuk memenuhi kebutuhan selama 17,85 hari. Lalu, stok solar sebesar 1.677.958 kiloliter atau cukup untuk memenuhi kebutuhan 21,69 hari. Sedangkan stok kerosene (minyak tanah) mencapai 365.317 kiloliter atau

INFO SULBAR

cukup untuk memenuhi kebutuhan 79,04 hari. Selain itu, Pertamina juga memiliki stok bahan bakar khusus (BBK) berupa pertamax sebanyak 76.897 kiloliter. "Ini cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga 51,34 hari," katanya. Menurut Harun, kelangkaan yang terjadi beberapa daerah lebih disebabkan karena tingginya permintaan BBM di kawasan tersebut. Di sisi lain, Pertamina juga terikat dengan kuota yang sudah ditetapkan dalam APBNP 2012. "Jadi, meskipun stok cukup, tapi kami membatasi penyaluran BBM ke SPBU agar kuota tidak jebol," ucapnya. Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina Hanung BudyaYuktyanta mengatakan, saat ini Pertamina menjalankan berbagai inisiatif untuk mematuhi kuota BBM subsidi 2012. "Caranya adalah dengan pengetatan penyaluran BBM bersubsidi dan memperbanyak SPBU yang menyediakan BBM non subsidi di berbagai daerah," ujarnya. Hanung menyebut, antrean konsumen BBM, terutama di sejumlah SPBU di Kalimantan, yang terjadi akhir-akhir ini disebabkan oleh kuota BBM bersubsidi yang terbatas. "Kami menyadari, di beberapa daerah, kuota yang ditetapkan memang tidak mencukupi karena lebih rendah dibandingkan dengan potensi permintaan yang ada," jelasnya. Potensi permintaan BBM di Kali-

mantan tahun ini mencapai 3,5 juta kiloliter. Terdiri atas 2 juta kiloliter premium, 1,2 juta kiloliter solar, dan 286 ribu kiloliter kerosene. Namun, kuota yang ditetapkan hanya 3.037.114 kiloliter. Meliputi 1.600.399 kiloliter premium, 1.039.752 kiloliter solar, dan 396.963 kiloliter kerosene. "Hingga 20 Mei 2012 penyaluran BBM bersubsidi di Kalimantan telah melampaui kuota rata-rata sekitar 12 persen. Premium telah disalurkan sebanyak 21persen di atas kuota dan solar 10,2 persen di atas kuota," terangnya. Sementara itu, rencana pembatasan BBM subsidi untuk mengerem lonjakan konsumsi terus dimatangkan. Meski sempat dibatalkan, pemerintah tetap berencana memberlakukan pembatasan untuk mobil pribadi mulai tahun depan. Anggota Komite Badan Pelaksana Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Fahmi Harsandono mengatakan, pembatasan konsumsi mobil pribadi belum bisa dilakukan tahun ini karena infrastruktur teknologinya belum siap. "Tapi, bisa dimulai tahun depan," "ujarnya. Menurut Fahmi, pembatasan untuk mobil pribadi harus dilakukan agar subsidi BBM bisa tepat sasaran. Namun, pelaksanaannya menunggu kesiapan teknologi Radio Frequency Identification (RFId). "Tahun ini kita kejar tepat volume dulu. Tahun depan baru tepat sasaran," katanya. (jpnn)

REKRUTMEN DAN SELEKSI PENERIMAAN KARYAWAN PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Hasanuddin (LP2M-UNHAS) melakukan rekrutmen dan seleksi karyawan untuk mengisi posisi Mantri BRI UNIT (Marketing dan Analis Kredit Mikro). Adapun kualifikasi pelamar yang dibutuhkan adalah sebagai berikut: Persyaratan Umum: 1. Pendidikan minimal D.3 dari semua fakultas/jurusan yang terakreditasi. 2. PTN/PTS 3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK Skala 4): a. Minimal 2,75 bagi calon pelamar yang belum memiliki pengalaman Kerja b. Minimal 2,60 bagi calon pelamar dengan pengalaman kerja min. 1 tahun, dibidang marketing atau yang relevan. 4. Usia pada tanggal 01 Juni 2012: a. Tanpa pengalaman kerja : Maksimal 25 tahun (belum berulang tahun yang ke 26), atau b. Dengan pengalaman kerja min. 1 tahun dibidang marketing atau yang relevan, maksimal 30 tahun (belum berulang tahun yang ke 30). 5. Bersedia ditempatkan di seluruh unit kerja Kantor Wilayah BRI Makassar (Meliputi : Sul-Selbar, Sul-Tra dan Maluku) 6. Jenis kelamin Pria dan Wanita (lebih diutamakan Pria). 7. Diutamakan berdomisili daerah setempat. Persyaratan Administrasi: Bagi pelamar yang memiliki kualifikasi di atas dapat mengajukan berkas lamaran yang terdiri dari : 1. Surat Lamaran 2. Curriculum Vitae (CV) 3. Fotocopy ijazah dan transkrip yang telah dilegalisir dari Fakultas/Universitas 4. Fotocopy KTP (Kartu Tanda Penduduk) atau Surat Keterangan Berdomisili dari kelurahan 5. Fotocopy SIM C / A 6. Pas foto terbaru berwarna ukuran 4 x 6 cm sebanyak 3 lembar 7. Foto terbaru berwarna , seluruh badan ukuran postcard sebanyak 1 lembar 8. Fotocopy surat keterangan pengalaman kerja 9. Surat Pernyataan bersedia ditempatkan di seluruh unit kerja Kanwil BRI Makassar, dibuktikan dengan Surat Pernyataan bermaterai Rp.6.000,10. Surat Pernyataan bersedia menyerahkan ijazah asli bila dinyatakan LULUS Lamaran dimasukkan dalam amplop tertutup dengan menuliskan nama dan alamat lengkap pelamar dibagian depan amplop disertai dengan kode wilayah asal pelamar di sudut kanan atas : 1. SULSEL : Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. 2. SULBAR : Daerah Provinsi Sulawesi Barat. 3. AMBON : Daerah Maluku. (Ambon, Masohi, Tual dan Saumlaki) 4. SULTRA : Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara (Kendari, Kolaka, Bau-Bau dan Raha) 5. Lainnya : Diluar Provinsi tersebut diatas Surat lamaran dikirim / diantar langsung ke Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Hasanuddin (LP2M-UNHAS) Kampus UNHAS Tamalanrea Jalan Perintis Kemerdekaan KM 10 Makassar Sulawesi Selatan, mulai tanggal 28 Mei 2012 sampai dengan tanggal 06 Juni 2012 (cap pos). Pengumuman hasil seleksi pada setiap tahap dapat dilihat pada website surat kabar Fajar www.fajar.co.id. PERHATIAN : Panitia Penerimaan tidak memungut biaya apapun dalam proses rekrutmen dan seleksi karyawan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Rubrik Khusus Humas Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat

RADAR/SUDIRMAN SAMUAL

Gubernur dan Wakil Gubernu Sulbar Menghadiri Acara Takhrij Thalabah dan peningkatan Maulid nabi Besar Muhammad SAW 1433 H di Pondok pesantren Al-Ikhsan Kanang Kabupaten Polman, Minggu 20 Mei 2012.

Mamuju 3

RADAR SULBAR Senin, 28 Mei 2012 VISI PEMERINTAH KABUPATEN MAMUJU

"Gerakan Membangun Mamuju, Menuju Masyarakat Maju dan Mandiri (Gerbang Maju)" MISI I Meneruskan Layanan Pendidikan dan Kesehatan gratis yang semakin dimantapkan TUJUAN Peningkatan Kualitas Generasi Muda, Keolahragaan dan Pengarusutamaan Gender

SASARAN Terciptanya peran generasi muda dan perempuan dalam pembangunan Terciptanya Ketahanan Generasi muda dalam permasalahan social Terwujudnya potensi pemuda dalam kewirausahaan, kepeloporan dan kepemimpinan Tersedianya infrastruktur ruang public pemuda untuk berekspresi Tersedianya sarana dan prasarana keolahragaan Pembentukan dan Pembinaan KB/KS Ketersedian alkon (alat kontrasepsi)

Drs. H. Suhardi Duka, MM Ir. Bustamin Bausat Drs. H. Habsi Wahid, MM Bupati Mamuju

Perawatan Bayi Penderita Hydrochepallus

Pemkab Perlu Cari Alternatif Lain REPORTER: M. SHOLIHIN EDITOR: SUDIRMAN SAMUAL

MAMUJU -- Bayi malang penderita hydrochepallus hingga kini masih belum jelas nasibnya. Akibat kekurangan biaya, bayi yang seharusnya dirujuk ke RSUD di Makassar tersebut hanya mendapat perawatan di RSUD Mamuju. Penanganan bayi yang juga menderita labiopalatoscizis (bibir sumbing) itu cukup lambat, karena sejak lahir beberapa hari lalu hingga kini belum ada kejelasan yang diterima terkait penanganan pembiayaan selama menjalani perawatan rujukan. Pemkab Mamuju memberikan bantuan sebesar Rp 10 juta untuk biaya rujukan, padahal dana tersebut tidak cukup untuk biaya rujukan di Makassar. Sementara itu, berbagai pihak yang juga prihatin dan menggalang dana untuk bayi malang itu tidak mendapatkan bantuan sesuai yang dibutuhkan. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulbar, dr Achmad Azis, meminta Pemkab Mamuju lebih serius menangani masalah ini. Sebab, kondisi bayi tersebut akan semakin parah akibat pengumpulan cairan serebrospinalis di bagian kepala. "Kami mendapat desakan dari mahasiswa untuk memberikan bantuan kepada bayi tersebut. Tetapi perlu diketahui, tupoksi (tugas pokok dan

fungsi,red) kami hanya sebagai monitoring program kesehatan. Pemegang dana kesehatan bukan kami, tetapi pihak pemerintah kabupaten," tegas dr Achmad Azis, Minggu 27 Mei. Untuk itu, lanjut dr Azis, pihak Pemkab Mamuju seharusnya memberikan fasilitas kepada bayi tersebut agar segera mendapat penanganan. Salah satu fasilitas yang dapat diberikan, berupa pengusulan agar masuk dalam Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Hal ini dikatakan dr Azis dengan dasar bayi tersebut tidak masuk dalam daftar Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). "Memang benar pihak dinas kesehatan tidak memiliki kewenangan mengusulkan Jamkesmas. Tetapi kita masih punya cara lain, yaitu dengan memasukan bayi tersebut dalam daftar Jamkesda, sehingga seluruh biaya rujukan nantinya ditanggung oleh daerah. Ini salah satu alternatif dalam menangani persoalan pembiayan yang dapat membebani orang tua pasien," urai dr Azis. Selain itu, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Mamuju juga perlu berperan dengan memberikan rekomendasi untuk menjadi bahan pertimbangan kepada pihak rumah sakit yang akan dituju sebagai rujukan. "Dengan rekomendasi tersebut, bisa saja pihak rumah sakit rujukan memberikan kebijakan untuk mengurangi biaya," kata dr Azis. (*)

RADAR/M SHOLIHIN

RAWAT. Bidan di NICU RSUD Mamuju memberikan perawatan kepada bayi penderita hidrocepalus.

Peningkatan Produksi Gabah Ditarget 7 Persen MAMUJU -- Sebagian besar potensi daerah Mamuju yang mendukung kesejahteraan masyarakat adalah dari hasil pertanian. Sehingga potensi tersebut diupayakan oleh pemerintah untuk terus mengalami peningkatan. Tahun ini, pencapaian produksi gabah di Mamuju ditarget 140 ribu ton dari hasil pencapaian hasil produksi tahun sebelumnya sebesar 133 ribu ton. Ini berarti target peningkatan

produksi gabah naik sebesar tujuh persen. "Target ini tentunya tetap kami imbangi dengan meningkatkan sarana serta fasilitas pertanian," ungkap Kepala Dinas Peternakan dan Pertanian (Distanak) Mamuju, Muliyadi, Minggu 28 Mei. Dijelaskan, peningkatan sarana pertanian yang dimaksud adalah dengan menambah luas area persawahan

dengan memprogramkan kegiatan pencetakan sawah baru. Tahun 2011, pencetakan sawah baru di Mamuju mencapai 1.000 hektar sedangkan untuk tahun ini sawah baru yang akan dicetak seluas 3.050 hektar. "Hal inilah yang membuat kami semakin optimis untuk meningkatkan produksi gabah," sebut Muliyadi. Selain itu, peningkatan produksi gabah nantinya akan diupayakan den-

gan meningkatkan indeks pertanian. Sehingga diharapkan proses pembangunan irigasi di Kecamatan Tommo diharapkan dapat segera diselesaikan. "Saat ini, rata-rata petani kita hanya dapat mengelola sawahnya setahun sekali. Sehingga dengan adanya irigasi, diharapkan petani dapat meningkatkan indeks pertanian mereka," urai Muliyadi. (mg6/dir)

Kurang Perhatian, Sampah Bertumpuk di Kanal MAMUJU -- Tumpukan sampah di kanal Pasar Sentral Mamuju butuh perhatian Pemkab Mamuju. Sebab kondi-

si sampah di tempat tersebut sangat mengganggu warga dengan munculnya bau tak sedap.

RADAR/HASAN BASRI

KOTOR. Tumpukan sampah di kanal belakang Pasar Sentral Mamuju masih sulit diatasi.

EKSEKUTIF MAMUJU

Tumpukan sampah yang bercampur lumpur itu sudah lama terjadi, namun belum ada tanda-tanda perhatian dari Pemkab Mamuju melalui Dinas Kebersihan dan Tata Ruang (Disbertarung) Mamuju untuk mengatasi sampah itu. Padahal sampah yang bertumpuk di drainases setiap hari semakin banyak. Olehnya, kanal sebagai saluran air tidak berfungsi maksimal karena tertutupi keberadaan sampah dan lumpur. Akibat dari tumpukan sampah itu, masyarakat terkena imbas dengan bau yang dirasakan setiap hari bersama keluarga. Menurut seorang warga Pasar Sentral Mamuju, Muh Taufik, petugas dari Disbertarung Mamuju jarang melakukan pembersihan sampah di kanal. Petugas hanya membersihkan sampah di atas drainase sehingga belum menyelesaikan secara keseluruhan. "Memang petugas dari kebersihan pernah melakukan pembesihan di

bawah kanal namun sudah lama. Makanya sampah semakin banyak dalam kanal," tutur Muh Taufik kepada Radar Sulbar, Minggu 27 Mei. Muh Taufik berharap, pemerintah daerah bisa dengan segera mengatasi kondisi itu sebab warga merasa tidak tahan dengan bau yang tidak sedap itu. Apalagi katanya pada saat mereka sedang menyantap makanan. Hal serupa disampaikan Bahtiar, bahwa tumpukan sampah di kanal menjadi itu tanggung jawab pemerintah. "Pemerintah seharusnya serius menangani masalah ini, karena lama kelamaan jika tidak teratasi bisa saja banjir akibat saluran air tidak berfungsi," ungkapnya. Ia juga mengatakan, kondisi tumpukan sampah di tempat seperti dapat menjadi sarang penyakit. Tentunya kondisi warga setempat yang menjadi sasarannya. (rp2/dir)

Wakil Bupati Mamuju

Sekda Mamuju

Pemkab Alokasikan 27 Handtraktor MAMUJU -- Dalam rangka meningkatkan hasil produksi pertanian, Pemkab Mamuju menyediakan sarana pertanian berupa 27 unit handtraktor (traktor tangan). Sarana tersebut akan dibagikan kepada kelompok tani (poktan) di beberapa pada tahun ini. Anggaran pengandaan handraktor yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBD Mamuju. Tahun ini jumlah handraktor yang disiapkan Pemkab Mamuju berjumlah 27 unit dengan alokasi anggaran Rp 675 juta untuk diberikan pada sejumlah poktan yang dianggap layak dan memenuhi syarat. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Mamuju, Muliadi, mengatakan pihaknya akan terlebih dahulu akan meninjau kepompok tani tersebut apakah layak atau tidak. Adapun kriteria untuk mendapatkan handraktor adalah kepada kelompok tani yang jelas memiliki lokasi sawah yang akan dikelola. Selain itu, kelompok tani tersebut memang belum memiliki mesin handraktor. "Secara umum, kriteria kelompok tani yang akan diberikan bantuan handraktor hanya itu saja," kata Muliadi kepada Radar Sulbar, Minggu 27 Mei. Dia mengatakan, setiap handtraktor yang akan dibagikan kepada kelompok tani akan menelan anggaran sekitar Rp25 juta per unit. Dengan bantuan tersebut, petani akan secara cepat dalam menggarap lahan pertanian dan produksi tanaman padi. Lebih lanjut Muliadi mengatakan, dengan adanya bantuan handtraktor ini petani tidak akan lagi kesulitan dalam menggarap hasil pertaniannya. Selain itu, produksi pertanian bisa ditingkatkan setiap tahun. "Selama ini, petani kita menggunakan cara manual membajak sawah. Karena itu, pemerintah mengalokasikan anggaran untuk membantu mereka," tutur Muliadi. (mg1/dir)

Penyusunan APBD Perubahan Tunggu Audit BPK MAMUJU -- Penyusunan APBD Perubahan tahun 2012 Kabupaten Mamuju masih menunggu hasil audit laporan pertangungjawaban Bupati Mamuju tahun 2011 Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Padahal berdasarkan aturan, seharusnya penyusunan APBD-P dilakukan pada pertengahan tahun. Hal ini disebabkan hasil audit BPK nantinya akan dijadikan salah satu dasar dalam menetapkan APBD-P tahun ini. "Oleh karena itu, kami harus menunggu hasil audit BPK," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Mamuju, Junda Maulana, Minggu 27 Mei. Dikatakan, saat ini pihaknya masih sementara mengimbau seluruh kepala SKPD segera membuat laporan rencana program. Sehingga diharapkan agar kepala SKPD untuk segera membuat laporan tersebut. "Kami harapkan paling lambat seluruh kepala SKPD memasukan laporannya besok (Senin 28 Mei, red). Dalam membuat laporan, diharapkanSKPD memperhatikan hal yang lebih prioritas sehingga APBD-P yang disusun nantinya sesuai sasaran," imbuhnya. (mg6/dir)

Rubrik Khusus Humas Pemerintah Kabupaten Mamuju

HUMAS PEMKAB MAMUJU

PIMPIN PERTEMUAN. Bupati Mamuju H Suhardi Duka dan Wakil Bupati Mamuju Bustamin Bausat memimpin pertemuan yang dihadiri seluruh pimpinan SKPD lingkup Pemkab Mamuju.

4

Parlementaria

RADAR SULBAR Senin, 28 Mei 2012

PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI BARAT BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAHAN DESA Bangun Mandar Fokus pada RON R = Resources = Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Melalui Penyadaran Kritis Masyarakat. O= Organisme / Organisasi = Pengorganisasian Masyarakat dan Penguatan Kelembagaan yang ada di masyarakat. N= Norma / Nilai = Penguatan / Penghayatan Nilai / Hukum yang sesuai dengan Budaya Malaqbi.

Anwar Adnan Saleh GUBERNUR

Drs.H.Mulyadi Bintaha,M.Pd KEPALA BPMPD

PNPM Mandiri Pedesaan / Program Pembangunan Pro Rakyat Citra Prosisiprasi Masyarakat Desa dalam pembangunan * Sosial * Ekonomi * Budaya Pengembangan Sumber Daya Manusia Menuju Masyarakat Maju Sejahtera

Diwujudkan melalui 2(dua) program utama: PNPM –MP (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan dan Program BANGUNMANDAR (Pembangunan Desa Mandiri Berbasis Masyarakat)

DPRD Polman Gelar Tiga Paripurna REPORTER: JHAMHUR ANJASMARA EDITOR: AMRI MAKKARUBA

POLEWALI -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar, Selasa, 29 Mei besok, akan menggelar tiga rapat paripurna terkait sejumlah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang telah ditetapkan dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda). Rencana DPRD menggelar rapat paripurna diambil dalam rapat Badan Musyawarah akhir pekan kemarin. Paripurna pertama adalah mendengarkan pemandangan umum dari fraksi fraksi di dewan atas jawaban Bupati Kabuten Polewali Mandar terhadap tiga usulan Ranperda Inisiatif meliputi Ranperda Perlindungan Anak, Ranperda Partisipasi dan Ranperda

Pemekaran Desa. Paripurna pandangan fraksi ini akan dijadwalkan berlangsung puluk 09.00 wita hingga pukul 10.30 wita. Sementara paripurna kedua yang akan dlangsungkan antara pukul 10:30 wita hingga pukul 01:00 wita masih pemandangan umum fraksi di DPRD Polewali Mandar terhadap 10 Ranperda yang diusulkan oleh eksekutif. Usai jam istirahat siang, berdasarkan jadwal yang disusun oleh Bamus DPRD Polewali Mandar, paripurna ketiga akan dilangsungkan dengan agenda jawaban Bupati Kabupaten Polewali Mandar terhadap pemandangan umum fraksi di DPRD atas 10 Ranperda. Awalnya rencana rapat paripurna dengan tiga agenda, ditetapkan akan dilaksanakan

hari ini Senin, 28 Mei, namun dalam rapat paripurna jawaban Bupati terhadap Ranperda Inisiatif akhir pekan lalu, dengan pertimbangan padatnya agenda sejumlah pejabat pemkab dan juga anggota Komisi di DPRD, maka paripurna akhirnya memutuskan untuk menggeser pelaksanaan paripurna dengan tiga agenda rapat ke hari Selasa, 29 Mei. Untuk itu rapat paripurna dengan tiga agenda tersebut menjadi kewajiban kapada semua anggota DPRD Polewali Mandar menghadiri paripurna tersebut, demikian juga dengan Bupati Kabupaten Polewali Mandar, penundaan tersebut juga memberikan kesempatan kepada bupati dan sejumlah pimpinan di pemkab untuk dapat hadiri langsung menyaksikan rapat paripurna. (*)

Komisi I Apresiasi Warga Seppong POLEWALI-- Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar mengapresiasi terhadap aspirasi warga Seppong yang meminta pemekaran. Tetapi Komisi I menyikapinya dengan meminta warga Seppong untuk tetap menunggu segala proses yang sedang berjalan di DPRD Polewali Mandar. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Komisi I Fariduddin Wahid yang didampingi Wakil Ketua Komisi I Amiruddin dan sejumlah anggota komisi, saat bertemu warga Seppong, akhir pekan kemarin. Kepada perwakilan warga Seppong, Kecamatan Matakali,

Polewali Mandar, Komisi I DPRD Polman, menyampaikan kiranya dapat menghargai semua proses yang sedang berlangsung di DPRD Polman dimana, Seppong sendiri memang telah diusulkan dalam 24 Calon Desa (Cades) pada Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Inisiatif tentang Pemekaran Desa. "Olehnya Komisi I berjanji akan tetap memperhatikan aspirasi warga Seppong, Matakali, namun Komisi I juga akan tetap dan tunduk pada mekanisme yang mengatur soal pemekaran desa," papar Fariduddin kepada perwakilan warga. Menurutnya, desakan yang disampaikan oleh warga merupa-

PARLEMENTARIA

kan fakta dukungan warga atas aspirasi pemekaran yang mereka telah sampaikan pada Komisi I, dan dengan dukungan dari warga itu, komisi I berjanji akan menuntaskan persoalan pemekaran ini, sesuai mekanisme yang mengatur pemekaran itu sendiri. "Yang jelas desakan warga tersebut merupakan dukungan moral pada Komisi I untuk benar benar memperhatikan aspirasi pemekaran. Dengan dukungan tersebut Komisi I telah berkomitmen akan menuntaskan persoalan pemekaran sesuai aturan pemekaran desa yang berlaku," kunci Fariduddin. (k1/mkb)

Rubrik Khusus Humas DPRD Sulawesi Barat

HUMAS DPRD SULBAR

RAPAT PIMPINAN. Ketua DPRD Sulbar Hamzah Hapati Hasan dan Wakil Ketua DPRD Sulbar Arifin Nurdin dan AM Natsir Nawawi, memimpin jalannya rapat pimpinan diperluas tentang evaluasi pelaksanaan APBD TA 2012, Senin 21 Mei 2012.

Dra. HAFNI JABBAR SEKRETARIS

H. ARSYAD, S.Sos., M.Si

H. BAHARUDDIN, S.Sos

KABID. PEMBDY. PEMDES/KEL & PENGUATAN KELEMBAGAAN

KABID. PEMBDY. EKONOMI & PARTISIPASI MASY

ARIFIN. A, S.Pd KABID. PEMBINAAN ADAT & PENGEMB. SOSBUD

PENGURUS MAJELIS WILAYAH SULAWESI BARAT KORPS ALUMNI HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM

(KAHMI)

Sekretariat : Jl. Andi Makkasau No. 43 Mamuju, Sulawesi Barat 91511 Telp. 082192206303 BISMILLAHI RAHMANIRRAHIM

UNDANGAN PELANTIKAN ASSALAMU ALAIKUM WR. WB DENGAN HORMAT KAMI MENGUNDANG SEGENAP PENGURUS KAHMI SULAWESI BARAT UNTUK HADIR PADA PELANTIKAN PENGURUS KORPS ALUMNI HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (KAHMI) PERIODE 2012 – 2017 PADA HARI SELASA TANGGAL 29 MEI BERTEMPAT DI RUANG MERAK D’MALEO HOTEL MAMUJU PUKUL 19.30 WITA DEMIKIAN DISAMPAIKAN, ATAS PERHATIAN DAN KEHADIRAN SELURUH PENGURUS DIUCAPKAN TERIMA KASIH BILLAHITTAUFIQ WAL HIDAYAH WASSALAMU ALAIKUM WR. WB LAMPIRAN SURAT KEPUTUSAN PIMPINAN KOLEKTIF NASIONAL KAHMI NOMOR : O70/SK/PKMN-KAHMI/IV/2012 TENTANG SUSUNAN PENGURUS MAJELIS WILAYAH KAHMI SULAWESI BARAT PERIODE 2012-2017

DEWAN PENASEHAT KETUA WAKIL KETUA WAKIL KETUA SEKRETARIS ANGGOTA

: : : : :

MAJELIS PAKAR

Drs. H. ANWAR ADNAN SALEH Drs. H. HAMZAH HAPATI HASAN Ir. H. ALADIN S MENGGA Drs. H. M. RISAL SIRAJUDDIN 1. Drs. H. NATSIR NAWAWI, M.Si 2. Drs. H. MUNARFA ATJO, MM 3. Ir. H. MUHAMMAD ABDUH, MM 4. A. NAHAR NASADA, SH 5. Ir. Hj. SUARNATI, MM 6. AKBP Drs. DARWIS RINCING, SH, MH 7. MAYOR (INF) SALAHUDDIN BASIR, S.Sos 8. Drs. M. RASYIDI IDRIS 9. Drs. MUSLIM FATTAH

KETUA WAKIL KETUA WAKIL KETUA SEKRETARIS ANGGOTA

: : : : :

Prof. AKBAR TAHIR, MA DR. AKSAN DJALALUDDIN, MS Ir. MUJIRIN M YAMIN, MS Ir. AGUSSALIM TAMADJOE, M.Eng 1. H. ARIFIN NURDIN, SE, M.Si. Ak 2. Ir. IDHAM HALID, MT 3. dr. H. AHMAD AZIS, M.Kes 4. Drs. BUSTAMIN BASRANG, M.Pd 5. SALAHUDDIN, SH, MH

PENGURUS HARIAN KETUA UMUM KETUA ETUA KETUA KETUA KETUA KETUA KETUA KETUA BENDAHARA UMUM BENDAHARA BENDAHARA

: DR. MUHAMMAD JAMIL BARAMBANGI, M.Pd : MUHAMMAD JAYADI, S.Ag, SHK : MUH. ZAKIR AKBAR, S.Si, M.Si : NASKAH. M. NABHAN, S.Sos, M.AP : SAHID HAPATI HASAN, S.Sos, MM : SAHRIL. B, S.Pd.I, M.Pd : MUH. AMRIL Dg. MARRUI, S.IP : HAMDAN DANGKANG, S.Kom, MT : A. ALMA ALAUDDIN, S.Sos, M.Si : ADITYA ARI YUDHISTIRA, S.Sos : Dra. PONIA. M. RAMLAN : MISRAWATI RUSDAM, S.IP

SEKRETARIS UMUM SEKRETARIS SEKRETARIS SEKRETARIS SEKRETARIS SEKRETARIS SEKRETARIS SEKRETARIS SEKRETARIS

: NURDIN PASOKKORI, S.IP, M.Si : MAHYUDDIN, S.Ag, M.Pd : AHMAD BARAMBANGI, S.Ag : ARIADI IKHSAN, ST : MUH. YUSUF TAHIR, S.Ag, M. Pd : MUHAMMAD ILHAM IDRIS, Amd.Kom : MUH. RUSDI. S LANGGOPA’, S.IP : Drs. FAJRUL ISLAM : RAHMAWATI. S, S.IP

BIRO-BIRO BIRO PEMBINAAN ORGANISASI KETUA : BUSTAMAN, S.Pd SEKRETARIS : AMRULLAH, S.Pd.I ANGGOTA : MUHAMMAD ABDULLAH, S.IP : BELOPADANG, SE BIRO PEMBINAAN KEBANGSAAN, HUKUM DAN HAM KETUA : M. HATTA KAINANG, SH SEKRETARIS : RAHMAT IDRUS, SH ANGGOTA : SYARIFUDDIN, SH : RAHMAN, SH BIRO PEMBINAAN KEPEMUDAAN, SENI & BUDAYA KETUA : JAMILUDDIN, S.IP SEKRETARIS : AWALUDDIN, S.IP ANGGOTA : ERNA ZAENAB, SE : FADLI, ZA, S.IP BIRO PEMBINAAN UMAT & KESEJAHTERAAN SOSIAL KETUA : Drs. SUKRI MONDANG SEKRETARIS : HASSANI, S.Sos ANGGOTA : SYAMSUL ALAM ARSYAD, S.Sos.I : AFDAL SYARIF S.Ag BIRO KELAUTAN DAN PERIKANAN KETUA : MUTU MANIKAM, S.Pi SEKRETARIS : UMAR, SE ANGGOTA : HASBARIA, S.Ag : TAYEB, SE BIRO KAJIAN DAN PENELITIAN KETUA : FADLI HASAN, ST SEKRETARIS : INDO UPE, A.Md. Kom ANGGOTA : SUPRIANTO PAISAL, S.IP : MARZUKI, SE

BIRO PENDIDIKAN DAN PENGEMBANGAN SDM KETUA : Drs. SILMI ABU, M.Pd SEKRETARIS : Drs. MUSTAMIN ANGGOTA : RAHMAWATI S.Ag : MUHDAR MUHAMMAD, S.AG, M.Pd : SRI HARYUDITH, A.Ma BIRO PENGEMBANGAN BISNIS & KEWIRAUSAHAAN KETUA : Drs. USMAN SAHAMA SEKRETARIS : MUH. ABRAR, S.IP ANGGOTA : MUHAMMAD YUSUF, S.Pd.I : ARIF SUGIHARTO, SE BIRO TEKHNOLOGI INFORMASI & HUBUNGAN MASYARAKAT KETUA : RUSDIANSYAH, S.Kom SEKRETARIS : IMANSYAH, S.Kom ANGGOTA : SYAHARUDDIN, S.Md.Kom : ST. SAHARA SAHAR, S.IP BIRO PERTANIAN, PERKEBUNAN, KEHUTANAN & AGROINDUSTRI KETUA : AMRAN RASYID, S.Ag SEKRETARIS : AHMAD, SP ANGGOTA : FIRMAN, S.IP : RAHYATI RAUF, SP BIRO KESEHATAN DAN LINGKUNGAN HIDUP KETUA : NURHAYATI, SKM, M.Ph SEKRETARIS : SRI AYUNINGSIH, SKM ANGGOTA : RISKAYANTI, SKM : EDIANTO, SE

MAMUJU, 25 MEI 2012

PANITIA PELANTIKAN PENGURUS MAJELIS WILAYAH KAHMI SULBAR MUH. AMRIL Dg MARRUI, S.IP Ketua

MUH. RUSDI. S LANGGOPA’, S.IP Sekretaris MENGETAHUI

MAJELIS PENASEHAT KAHMI SULAWESI BARAT

PENGURUS MAJELIS WILAYAH KAHMI SULAWESI BARAT

Drs. H. ANWAR ADAN SALEH KETUA

DR. MUHAMAD JAMIL BARAMBANGI, M.Pd KETUA

Rubrik Khusus Humas

LEGISLATIF MAMUJU

RADAR/ANDI INDRA

RAPAT KOMISI. Anggota DPRD Komisi II menggelar rapat bersama pihak eksekutif beberapa waktu lalu.

Pemilukada 5

RADAR SULBAR Senin, 28 Mei 2012

DPRD Kabupaten Mamasa 1. 2. 3. 4.

Komitmen dan Konsistensi Menjalankan Amanat Rakyat Memberi Perlindungan Hukum dan Rasa Nyaman Terhadap Rakyat Kabupaten Mamasa Menghargai Setiap Aspirasi Rakyat Demi Pembangunan di Kabupaten Mamasa Senangtiasa Menjaga Persatuan dan Kesatuan Dalam Bingkai Mesa Kada Diputuo Pantan Kada Dipomate

Menuju Pemilukada Polman

Figur Kedepankan Kecerdasan Demokrasi POLEWALI -- Munculnya sejumlah nama figur yang menyatakan siap membangun eksistensi politiknya di Pemilukada Polman 2013, mendapat perhatian dari sejumlah aktivis politik di Sulawesi Barat. Bahkan Jaringan Pemantau Pemilu Bersih (JPPB) Sulbar, Marwan Latunru, akhir pekan lalu berharap figur kedepankan kecerdasan demokrasi di Pemilukada Polman. Ia menjelaskan, munculnya beberapa nama dari sejumlah figur menghiasi pentas Pemilukada Polman, tidak menutup kemungkinan akan melahirkan sekte sekte sosial di masyarakat. Akibatnya ruang benturan antar kelompok warga akan berpotensi besar merasuki kondisi politik Polewali Mandar kedepan. "Olehnya semua pihak harus mewaspadai hal tersebut, sebab bisa saja ada kelompok juga yang berkeinginan kondisi politik Polman jelang Pemilukada tidak stabil. Makanya fenomena ini kemudian dapat menjadi perhatian yang intens bagi semua figur yang namanya mulai santer maju di Pemilukada Polman," jelas Marwan. Menurutnya, tanggungjawab terbesar menghindarkan proses politik tercederai oleh hal hal yang tidak diingin-

kan bukan dibebankan pada pemerintah, tapi ini harus menjadi tanggungjawab para figur yang memang mulai namanya mencuat saat ini, sebab bagaimanapun merekalah yang punya massa atau orang sebagai pendukungnya. "Kalau mereka tidak mampu membuat sketsa manajemen massa yang baik, maka percayalah benturan horisontal ini akan menjadi warna tersendiri bagi Pemilukada Polman nanti. Olehnya figur jangan menyepelekan analisa ini, sebab yang bertanggungjawab adalah mereka sebagai pemilik massa," tutur Marwan Untuk itu, Marwan berharap kiranya figur ini wajib mengedepankan kecerdasan berdemokrasi dalam Pemilukada Polman. Kalu figur tidak punya kecerdasan berdemokrasi, maka dipastikan benturan sosial antar pendukung akan mewarnai kontelasi pelaksanaan Pemilukada kedepan."Ini jangan sampai terjadi, figur memang harus bertanggungjawab, pemerintah dan KPU hanya mengupayakan penyelenggaran Pemilukada yang baik, selebihnya adalah kemampuan kecerdasan demokrasi masing-masing calon adalah hal yang utama," kunci Marwan. (k1/mkb)

Segmen Khusus

H Muhammdiyah Mansyur

Simon, SH

Thomas D

Ketua DPRD Kabupaten Mamasa

Wakil Ketua DPRD Mamasa

Wakil Ketua DPRD Mamasa

Hamzih dapat Dukungan dari AAS REPORTER: HASAN BASRI EDITOR: SUDIRMAN SAMUAL

POLEWALI -- Tidak ingin lupa pada baktinya, salah seorang figur yang mulai santer melakukan sosialisasi merenda pemimpin masa depan, Muhammad Hamzih, mempertegas dirinya maju di Pemilukada Polewali Mandar karena restu dari Anwar Adnan Saleh (AAS) dan ibu Eny Anggraeni. Ia memaparkan tak ada alasan untuk melakukan pembangkangan demi memuluskan cita cita yang menjadi hak politiknya sebagai salah seorang putra kelahiran Polewali Mandar. Untuk itu dirinya tidak akan melakukan pergerakan dilapangan sebagaiman yang dirinya lakukan saat ini, jika terlebih dahulu tidak

meminta restu dari orang yang dia telah anggap sebagai orang tuanya. "Jadi apa yang saya lakukan hari ini, adalah juga karena telah mendapat restu dari bapak Anwar Adnan Saleh dan ibu Eny Anggraeny, sebagai orang yang saya anggap pengganti orang tuaku," ungkap Hamzih. Menurutnya, apa yang Ia sampaikan saat ini merupakan jawaban kepada beberapa orang yang dalam pekan terakhir mengiriminya pesan singkat mempertanyakan, gerakan politik yang dia bangun hingga saat ini apakah tidak akan menjadi kendala kedepan, sebab dirinya saat ini adalah seorang pamong yang berada dibawah kepemimpinan Anwar Adnan Saleh. "Jadi saya mau tegaskan untuk menjawab pertanyaan yang saya terima melalui pesan singkat ataupun

email, bahwa keputusannya mengambil sikap melangkah bukan diawali tanpa memohon restu terlebih dahulu kepada Anwar Adnan Saleh dan Eny Anggraeni, karena restu merekalah yang saya telah anggap orang tua sendiri, mendasari keputusan saya mlangkah," tutur Hamzih. Kata Hamzih, karena restu itu juga dirinya merasa tidak ada persoalan dengan segala kegiatan politiknya saat ini. Sebab restu yang didapat dari Anwar Adnan Saleh dan Eny Anggraeni, setara dengan restu yang dipapat dari orang tua kandungnya. "Karena saya ini yatim piatu, sehingga saya menganggap restu yang diberikan oleh Anwar Adnan Saleh bersama isterinya, saya setarakan seperti saya mendapat restu dari orang tua saya sendiri," kunci Hamzih. (k1/mkb)

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mamuju Utara

RADAR/ANDI SAFRIN

GEMA D'SMART. Kepala Bappeda Matra Firman bersama para sejumlah pimpinan SKPD lingkup Pemkab Matra saat mengikuti pelaksanaan program Gerakan Menbangun Desa Sejahtra, Mandiri dan Berbartabat di Desa Batu Oge Kecamatan Pedongga.

RADAR SULBAR Pertama dan Terbesar di Sulawesi Barat

Terbit Sejak 10 Juni 2004 Dalam melaksanakan tugas Jurnalistik, wartawan Radar Sulbar dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima maupun meminta imbalan dari nara sumber

PENERBIT: PT RADAR SULAWESI BARAT, Pembina: HM Alwi Hamu, H Syamsu Nur, Komisaris Utama: H Andi Syafiuddin Makka, Komisaris: HM Subhan Alwi, Irwan Zainuddin Direktur: Naskah M. Nabhan, Wakil Direktur Pemasaran: Muhammad Ilham, Penasehat Hukum: Ridwan J. Silamma, SH. Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab: Naskah M Nabhan, Wakil Pemimpin Redaksi/Wakil PenanggungJawab: Muhammad Ilham, Redaktur Pelaksana: Sudirman Samual Redaktur: Muh. Amri Makkaruba, Chaerul Marfan, Dewan Redaksi: Naskah M. Nabhan, Muh. Ilham, Sudirman Samual Reporter: Jamhur Anjasmara, Syamsuddin Rahman, Syamsuddin HB, Hasan Basri, Muhammad Sholihin, Juniardi, Layouter/Desain Grafis: Shofiandhy BT, Irwansyah HB, Rahmat, Hendra, IT - Website: Muh. Ridwan Alimuddin, Chalid Mawardi. Keuangan: Yuli Sulianti (Manager), Virra Eka Fitra Sari, Iklan/Sponsorship: Mawarni Simargolang (Manager), Sirkulasi: Firdaus Paturusi (Koordinator), Rismayanti, Rukman. Alamat Kantor Mamuju: Jl. Jend. Sudirman No. 50, Telp./Fax. 0426-22138, Majene: Jl. Gatot Subroto, Pusat Pertokoan Majene Lt. 2 Telp. 0422-22123 (M. Yunus Alibin), Polewali: Jl. H.A. Depu No. 39, Telp. 0428-23203 (Hasanuddin), Pasangkayu: Jl. Trans Sulawesi No. 52, Telp/HP: 0813 4247 1414, (Andi. Safrin M), Makassar: Graha Pena, Jl. Urip Sumoharjo No. 20, Telp. 0411-5238913/085299874232 (Agussalim), Jakarta: Jl. Kebayoran Lama No. 17, Telp. 021- 5322632 (Andi Syamsuri), Surabaya: Jl. Pasar Kembang Ruko Green Flowers Blok B1 No. 20 Surabaya, Telp.081342763676 (Sukri) Percetakan: PT Fajar Utama Intermedia Cabang Sulbar. Harga Langganan: Rp 65.000/Bulan, Harga Eceran: Rp 3.000/Eksamplar. Harga Iklan: Iklan Umum/Display: Berwarna (FC) Rp25.000/mmk, Hitam Putih (BW) Rp15.000/mmk, Iklan Reguler Rp 6.000/mmk, Iklan Duka Cita Rp 8.000/mmk, Iklan Mungil (FC) Rp 4.000/mmk, Iklan Mungil (BW) Rp 2.000/mmk, Iklan Kolektif Rp1 juta/ ktk, Iklan Baris Rp 5.000/baris, Radar Society: 1/2 hal. Rp 5.000.000, 1 hal. Rp 10.000.000.

Rekening Bank: PT. Radar Sulawesi Barat, BRI Cabang Mamuju, No. 0218-01-012598-50-9

PARLEMENTARIA

Rubrik Khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar

RADAR/JHAMHUR ANJASMARA

RDP. Ketua Komisi II DPRD Polewali Mandar, Mahyadin Mahdi sedang memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan sejumlah mitranya.

RADAR/JHAMHUR ANJASMARA

SRIKANDI. Dua Srikandi di Komisi II DPRD Polman, Rusdiana dan Nuraliah, sedang mengikuti rapat internal komisi.

6 Opini

RADAR SULBAR Senin, 28 MEI 2012

Tajuk

Islam (Mandar) dan Tafsir Tradisi Oleh:

Basnang Said

Dekan FAI Univiversitas Al Asy’ariyah Mandar Adalah pondok pesantren yang kirakira lahir tidak jauh setelah para sunan (wali songo) tiba dari perjalanannya membawa misi agama Islam ke nusantara menjadi wadah awal menggembleng umat yang masa itu keyakinan-keyakinan agamanya masih dominan animisme, dinamisme, bahkan ajaran hindu dan budha. Mengapa Islam bisa kokoh hingga saat ini seiring dengan tetap kokohnya Indonesia sebagai NKRI-walaupun berkalikali didera gelombang krisis dari seluruh dimensi kehidupan tetapi tetap kokoh? Masyhur bagi kita bahwa Islam yang sampai ke tanah air bersinggungan langsung dengan kondisi-kondisi lokal. Dalam persinggungannya, di sanalah peran-peran penting yang dimainkan oleh para pembawa Islam. Mereka cukup cakap membaca kondisi-kondisi obyektif berkait budaya, sosial, dan politik masyarakat di mana mereka menyebarkan Islam. Sehingga dakwah Islam yang mereka sampaikan tidaklah total Arab sebagaimana asal Islam itu tetapi dikemas dalam bentuk mengikuti pola-pola yang sedang berlangsung di tengah masyarakatnya. Gaya inilah yang kemudian disebut oleh Gusdur sebagai pribumisasi Islam, sebuah gaya menyampaikan ajaran Islam yang tetap mengedepankan nilai-nilai kebudayaan tetapi substansial Islam. Agama Islam bisa tetap eksis di bumi rencong Aceh misalnya karena memadukan unsur-unsur tasawuf yang dikembangkan oleh Sayed Maulana dengan kondisi keyakinan animisme masyarakat. Sampai kemudian budaya syi’iran dan qasidahan para ahluththariqat ikut mewarnai perjalanan sastra. Demikian pula Sumatera Barat, tempat pujangga melayu berkembang sebagai pusat peradaban Islam yang sangat bijak atas tradisi-tradisi lokal yang berkembang masa itu. Tak bisa dipungkiri, lahirnya sastrawan-sastrawan Islam di Bukit tinggi di Sumatera barat karena pengaruh sastra sufi. Beberapa waktu kemudian berpengaruh bagi kualitas kepujanggan Buya Hamka sebagai ilmuwan dan sastrawan sekaligus. Di Tanah Jawa, wilayah dakwah Wali Songo sangat akomodatif terhadap tradisi perwayangan. Bahkan kesultanan-kesultanan misalnya Ngayogyakarta dan Cirebon, tradisi ani-

JAUH sebelum Indonesia lahir, umat Islam telah jelas karya dan baktinya. Abad ke 13 atau 14 sebagai patokan masuknya Islam di Indonesia berdasarkan teori Gujarat, telah berdiri lembaga-lembaga pendidikan keagamaan. Lembaga pendidikan sebagai wadah mencerdaskan rakyatyang pada masa itu masih dililit oleh kebodohan- telah berdiri kokoh berjuang memperbaiki sumber daya dan memandirikan kehidupan warga. misme, Hindu dan Islam cukup mempengaruhi dialektika kerajaan atau kesultanan. Demikin pula perkembangan Islam di Litha Mandar sangat kokohnya, karena tradisi Mandar menjadi media mengembangkan ajaran Islam. Tradisi-tradisi Mandar cukup mewarnai realitas-realitas beragama. Sebutlah misalnya, sayyang pattu’du sebagai media memompa semangat, inspirasi emosi dan psikologi generasi untuk mempelajari Islam (Al Qur’an-sebagai dasar awal mengenal Islam). Demikian juga, bawaan-bawaan calon pengantin laki-laki kepada calon pengantin perempuan seperti masigimasigi sebagai wadah menyampaikan bahwa dalam Islam tidak dibolehkan kawin beda agama. Maka masigi menjadi tanda bahwa laki-laki yang menikahi anak perempuan itu adalah seorang muslim ditandai dengan hadirnya lambang tempat ibadah. Demikian pula kappo bunga sebagai salah satu syarat dalam tradisi pernikahan di Mandar sebagai lambang bahwa seorang laki-laki harus menyayangi dan setia kepada istrinya. Kappo adalah tempat mengasihi, isi tempat itu adalah kembang yaitu sang istri. Sebuah rumah tangga harus terjalin kesetiaan yang dipenuhi kasih dan sayang antar suami istri. Dalam bahasa Islam terjalin hubungan antar suami istri yang sakinah mawaddah wa rahmah. Sebagai awal menuju bahtera rumah tangga, dalam tradisi Mandar istilah pelattigiang selalu mewarnai kesiapan menuju kapal rumah tangga. Pelattigiang atau mappacci adalah lambang yang bermakna doa. Bahwa sebuah pasangan yang akan melakoni hidup rumah tangga terlebih dahulu memiliki niat mulia dan suci. Andaikan ia punya-maaf pacar (kotta) sebelumnya, maka makna pelattigiang menjadi berarti bahwa kenangan masa lalu dengan siapapun cukuplah sebagai kenangan saja. Kerucutkanlah dan satukanlah hatimu wahai pengantin pada pasanganmu yang sudah akan resmi ini. Sucinya pernikahan, sehingga restu dimohonkan dari orang-orang yang memang suci. Itulah para ulama dan bangsawan maraddia yang secara terhormat diminta untuk meletakkan daun pacci di atas jari jemari calon pengantin se-

warning Semua isi artikel/tulisan yang berasal dari luar, sepenuhnya tanggung jawab penulis yang bersangkutan

RADAR SULBAR

bagai lambang bahwa torehan pacci yang bermakna bersih dan suci harus mengalir kesucian itu keseluruh tubuh seorang pengantin. Sehingga tiba hari pernikahan totalitas cinta hanya tertuju pada satu kekasih yaitu pasangannya yang resmi. Demikian pula, media dan wasilah menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Dalam tradisi kita dikenal maulid atau maulud-yang sudah menjadi tradisi turun temurun umat Islam bukan saja di Mandar, tetapi negeri-negeri Islam khususnya yang menganut paham ahlussunnah waljamaah adalah wadah memperkenalkan sosok pembawa ajaran Islam hingga akhir zaman. Dalam tradisi maulidan ada beberapa perangkat media, misalnya batang pisang (tempat menancapkan telur), telur sendiri, sokkol (beras ketan, putih atau hitam), barakka (bungkusan-bungkusan yang isinya beraneka macam yang dibawa pulang jamaah usai menghadiri maulid atau kenduri warga) dan aneka macam kuekue basah atau kering serta buah-buahan. Apa makna semua itu? Pisang misalnya, diibaratkan adalah tokoh atau seseorang yang didatangi setiap saatnya untuk menuntaskan probematikan setiap jamaahnya atau warganya. Seorang tokoh - pisang - menjadi tempat melabuhkan/ menancapkan harapan-harapannya-telur. Problematika umat senantiasa akan didengarkan oleh sang tokoh sehingga ia harus kokoh. Ibaratnya bahwa umat Islam harus menjadi panutan, tempat didatangi dan selalu mau datang untuk menuntaskan segala masalah-masalah kehidupan. Ketan pun demikian. Beras jenis ini menunjukkan kelengketan yang melekat bahwa umat Islam tidak boleh bercerai berai, menunjukkan kekompakan, persatuan pada kondisi apapun yang dihadapi. Sementara telur lebih pada kandungan gizinya bahwa anak-anak Islam harus cerdas, intelek namun berakhlak sebagimana akhlak Rasulullah SAW. Demikianlah terus menerus persemaian Islam dengan tradisi. Tantangannya kemudian muncul pembacaan Islam yang sangat syar’i pada makna seakan-akan Islam adalah ajaran hitam dan putih, benar dan salah, surga neraka, baik dan be-

Pengirim naskah artikel/opini/SdP harus melampirkan foto copy identitas dan nomor telepon yang bisa dihubungi. Tulisan diterima dalam bentuk flash disk/disket. naskah tulisan/opini minimal 4 halaman.

nar. Islam tidak semata pada klaim-klaim itu. Dalam rumusan konsep beragama Nahdlatul Ulama dikenal “syariah” dan “syiar”. Syariah adalah ajaran-yang diajarkan untuk dilaksanakan berkaitan rukun Islam, rukun iman, dan lain sebagainya. Upaya membuat setiap orang untuk ikut atau tergugah melaksanakan ajaran-ajaran itu kemudian dkenal dengan syiar. Maka sederhananya syiar adalah metode/metodologi atau cara. Contoh sederhana, bahwa Islam mengajarkan agar setiap orang belajar, menuntut ilmu, mengisi kepalanya dengan pengetahuan agar kelak makin memberi manfaat di tengah lingkungannnya. Yang dengannya pula ia bisa menggali potensi-potensi alam untuk kepentingan makhluk. Perintah belajar itulah yang dimaksud denga syariah. Tetapi agar setiap peserta didik nyaman belajar, antusias dan semangat, tidak mudah menyerah dari belajarnya maka muncullah ide-ide untuk itu. Maka ide antara lain metode-membuat peserta didik semangat, dalam kelas ada bangku, meja, ruang yang nyaman kesemuanya dimaknai sebagai syiar. Metode-metode itu tidak terlalu penting menunggu apa yang pernah dicontohkan rasulullah saw tetapi lahir dari inspirasi, inovasi dan kreatifitas masing-masing umat dari zaman ke zaman. Demikian pula aspek lain yang sering kali jadi sorotan oleh sebahagian pengikut Islam-maaf anti tradisi- berkait bedug. Bedug bukan ajaran Islam. Ia tidak pernah ada pada zaman Nabi. Tetapi bedug menjadi penting kemudian karena menjadi pengenal tanda masuknya waktu shalat bagi umat Islam yang jauh dari hiruk pikuk pengetahuan maju. Maka bedug syiar Islam yang sangat berarti bagi terlaksanakannya shalat tepat waktu. Bedug adalah pengajak seseorang melaksanakan perintah shalat. Demikian juga menara sebagai lambang tempat ibadah umat Islam, masjid. Menara berasal dari kata nar yang berarti api, menjadi isim makan (keterangan tempat) yang bermakna tempat menyalakan api. Agama apa yang menyembah api? Dalam sejarah, itulah majuzi, agama penyembah api. Ketika Islam berkembang, kaum majuzi yang dulu menyembah api (apinya ditaruh pada tiang yang tinggi-yang mirip-mirip menara masjid), setiap paginya para penyembah api datang memberikan persembahan. Bersambung ke Hal. 7

Artikel dapat dikirim via email:radarsulbar01@gmail.com

Ini Hanya Selebrasi IMBAUAN Kepala Diknas Sulbar M Jamil Barambangi, dan kepolisian tak mampu membendung siswa untuk merayakan kelulusannya dengan coratcoret seragam hingga konvoi kendaraan di Jalan Raya. Aksi corat-coret seragam dengan cat semprot dan membubuhkan tanda tangan sudah menghiasi sejumlah sekolah sejak pagi. Secara bergantian, mereka mencoret baju seragam putihabunya. Tapi itu bisa dimaknai sebagai bentuk selebrasi mereka. Jangan selalu dianggap pelanggaran. Raungan suara sepeda motor siswa yang berkonvoi juga menyemarakkan siang di Kota Mamuju. Konvoi kendaraan sambil meluapkan kebahagian dengan berteriak menghiasi jalan-jakan kota. Seratusan siswa berkumpul di Lapangan Ahmad Kirang. Mereka berkonvoi menuju jalan utama kota ini. Namun, untuk tidak membuat pengguna jalan lain terganggu, polisi akhirnya turun tangan mengawal aksi konvoi. Setidaknya, para siswa tidak ugal-ugalan di jalan. Meski tidak berlangsung lama, namun pengendara jalan lain tetap mengeluhkan aksi konvoi tersebut. Apalagi, konvoi siswa-siswi itu menguasai hampir separuh badan jalan. Sehingga pengendara yang tidak masuk dalam barisan konvoi harus rela meminggirkan kendaraan dan menunggu pasukan konvoi itu lewat. Tapi tidak bijak kalau kita harus kesal. Ingat, kita juga dulu pernah melalui masa-masa seperti itu. ‘’Kita hanya merayakan kebahagian saja,’’ kata salah satu siswa yang ikut berkonvoi, Sabtu 26 Mei. Aksi ini sebagai bentuk perayaan atas usaha yang dilakukan selama tiga tahun. Meski, aksi mereka dikecam sejumlah pihak, namun mereka menyebut aksi ini sebagai bentuk meluapkan kebahagian. ‘’Asalkan kita tidak mengganggu yang lain,’’ jelasnya. Mengindari kecelakaan, Polres Mamuju mengawal jalannya konvoi siswa tersebut, aparat kepolisian ikut mengatur lalu lintas dari kemacetan akibat aksi konvoi siswa yang sedang diluputi euforia kelulusan. Siswa yang meluapkan kegembiraannya dengan aksi coret seragam dan berkonvoi di jalan raya tidak semuanya ditindak. Kalau tertib tidak ditindak. (**)

IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL

LOWONGAN KERJA Sebuah Perusahaan yang bergerak di Bidang Otomotif, membutuhkan Karyawan dgn posisi sbb: 1.Servise Manager 2.Sales Consultan 3.Administrasi Persyaratan: 1.Pria/Wanita Usia Max 27 Thn. 2.Pendidikan Minimal D3/S1 3.Memiliki Kendaraan Pribadi dan Sim C/A 4.Mampu Bekerjasama dlm Team Work 5.Mampu Bekerja dibawah Tekanan 6.Berpengalaman dibidangnya Apabila anda berminat,segera kirim atau antar langsung Lamaran, Foto & Identitas terbaru,CV. Ke Alamat PT.Megahputra Sejahtera Cab. Polman. Paling Lambat 10 Hari Setelah Iklan Terbit PT . MEGAHPUTRA SEJAHTERA POLMAN JL.A.YANI NO. 200 POLEWALI TELP. 0428-2410975

RADAR SULBAR Pertama dan Terbesar di Sulawesi Barat

Pasang IKLAN Atau Tidak Terima KORAN Hubungi: Sirkulasi: Firdaus Paturusi (Koordinator), Rismayanti, Rukman. Alamat Kantor Mamuju: Jl. Jend. Sudirman No. 50, Telp./Fax. 0426-22138 Majene: Jl. Jend. Sudirman No. 167, Telp. 0422-21157 (M. Yunus Alibin), Polewali: Jl. H.A. Depu No. 39, Telp. 0428-23203 (Hasanuddin), Pasangkayu: Jl. Trans Sulawesi No. 52, Telp/HP: 0813 4247 1414, (Andi. Safrin.M),

PENERBIT: PT RADAR SULAWESI BARAT

Rp 65.000 /Bulan

TELAH DI BUKA USAHA CUCI MOBIL

"KHUMAIRAH"

CUCI MOBIL DAN GANTI OLI Alamat : Jl. Sukarno Hatta No. 82 A Mamuju Hp. 085240801968 - 08114207415

Office: Jl. Dr. Ratulangi No.3 Pekkabata Polewali Mandar Sulbar Telp: 0428-22284 E-mail: st933fm@telkom.net

Sambungan 7

RADAR SULBAR SENIN 28 MEI 2012

Dokter Desa LANJUTAN HALAMAN 1

Sehingga pasien tak perlu repot-repot lagi mengeluarkan biaya dan tenaga ke kota untuk berobat. Saya tergerak menulis soal keberadaan dokter di desa setelah dalam kunjungan kerja ke sejumlah desa di Sulbar atau ketika menjenguk warga desa yang sakit di beberapa desa di Sulbar selal saya ditanya mengapa pelayanan kesehatan di desa tidak maksimal dan mengapa dokter tidak mau tinggal di desa? Jangankan di desa bahkan ibukota kecamatan, bisa dihitung jari dokter yang membuka praktek. Peran dokter sangat penting dalam melayani kesehatan masyarakat. Keberadaan dokter di daerah sebenarnya tak kalah pentingnya dengan tenaga pendidik atau guru, tenaga penyuluh pertanian, dan sebagainya. Kita bisa mengklaim majunya peradaban sebuah bangsa karena pendidikan namun kalau masyarakatnya sakit-sakitan tanpa pelayanan kesehatan memadai tentu akan menghambat kemajuan pembangunan dan peradaban sebuah bangsa. Substansi kehadiran dokter pada prinsipnya sama dengan guru, mendidik dan melayani demi kemajuan bangsa. Dari esensi makna, kata Dokter berasal dari bahasal latin 'Dorece" yang atrinya pengajar dan pengabdi. Dengan kata lain sebuah amanah besar sebenarnya dibebankan kepada dokter agar mendidik pasien sehingga bisa sembuh dari penyakitnya. Dilengkapi dengan sebuah pengabdian dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Semangat semacam itu harusnya ditekankan kepada para dokter sehingga pelayanan kesehatan tidak hanya dipusatkan di kota besar namun juga menjalar ke daerah bahkan pelosok. Memang kita sering mendengar dilema atau keluhan para dokter dalam negeri berpraktek di daerah. Mulai dari keterbatasan sarana dan prasarana alat medik dan biaya obat mahal. Di satu sisi harus diakui praktek dokter di perkotaan terutama kota besar lebih menjanjikan dari sudut pandang materialisme dibandingkan di daerah. Apakah itu diterima sebagai alasan humanis atau tidak berpulang kepada kita semua. Sebenarnya semua masalah ini berawal dari sistem pendidikan dokter yang dari awal sudah mengedepankan visi kesejahteraan ketimbang pelayanan. Ketika hendak memasuki perguruan tinggi, seorang calon dokter terpaksa harus mengeluarkan biaya yang tak sedikit. Meski mahal peminat dokter berjibun. Seleksi ketat yang diadakan perguruan tinggi tidak membuat calon dokter menyerah. Perguruan tinggi berlomba-lomba membuat fakultas kedokteran. Lulusan dokter pun terus bertambah setiap tahunnya. Tatkala mengabdi ke masyarakat dokter pun memiliki target khusus. Seolah mengabdi di kota besar bisa mengembalikan modal yang telah dikeluarkan untuk menggapai gelar dokter. Dari sistem pendidikan yang masih perlu dibenahi, kita kemudian beralih ke sistem pemerintahan daerah di era otonomi ini yang kurang memberikan perhatian penuh pada pelayanan kesehatan. Otonomi daerah idealnya memberikan keleluasan penuh kepada Pemda untuk mengatur ruang kebijakan publik di daerah. Namun faktanya masalah pelayanan kesehatan daerah tetap jadi keluhan masyarakat. Saya berdiskusi dengan beberapa anggota DPRD di daerah. Mereka berulangkali mengusulkan perlunya insentif bagi tenaga kesehatan di daerah. Mungkin terlalu jauh kita berharap dokter turun ke pelosok. Untuk bidan dan perawat desa saja misalnya banyak yang enggan ke pelosok karena insentif yang mereka peroleh tidak memadai. Sarana dan prasaran pendukuing pelayanan kesehatan yang mereka dapatkan juga sangat minim. Saya mengusulkan solusi konkret bidan dan perawat desa diberikan fasilitas dan insentif khusus. Mereka dilengkapi sepeda motor agar bisa cepat menjangkau pasien yang membutuhkan perawatan. Selain itu, untuk membantu melayani pasien maka bidan dan perawat dibantu seorang asisten. Mereka juga layak diberikan rumah dinas dan honor yang lebih besar. Dengan cara ini maka bidan dan perawat akan tertarik dan tidak akan sungkan-sungkan lagi melayani kesehatan masyarakat sampai ke pelosok. Sebenarnya ini merupakan tugas pemerintah terutama Pemda. Sebab konstitusi diatur agar negara melalui pemerintah berada di garda depan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Pasal 34 Ayat 3 Perubahan Ke-4 dalam UUD 1945 menyebutkan, negara bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan fasilitas pelayanan umum yang layak. Negara yang dimaksud adalah pemerintah pusat dan daerah sebagai kepanjangan tangan dari negara untuk melayani rakyatnya. Sebagai Anggota Dewan Pusat kami telah memberikan jalan keluar. Sejak awal kami terus mendorong pengesahan Undang-undang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan UU Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Alhamdulillah dengan perjuangan berat akhirnya UU itu disahkan oleh pemerintah dan Dewan. Secara umum UU ini diharapkan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan jaminan pembiayaan dari badan negara. Ke depan kami akan terus mendorong agar pelayanan kesehatan terhadap masyarakat dioptimalkan tidak hanya ketersediaan tenaga perawat dokter atau bidang namun sarana dan prasarana untuk pelayanan kesehatan seperti Puskesmas dan Rumah Sakit. (Kirimkan tanggapan Anda atas tulisan ini melalui E-mail : asri.anas@yahoo.co.id atau Facebok : Muhammad Asri Anas II dan Twitter : @AsriAnas). (advertorial)

Ilham Jalin Dukungan Masyarakat Toraja JAKARTA -- Ilham Arif Sirajuddin (IAS) terus mendekati masyarakat asal Sulsel untuk menjalin dukungan dalam perhelatan pemilihan Gubernur Sulsel 2013 mendatang. Kali ini Ilham mendekati masyarakat Toraja. Ilham terlihat sebagai tamu istimewah pada acara pagelaran seni budaya masyarakat Toraja, Minggu 26 Mei di gedung Sapta Pesona, Jakarta. Ditanya soal tambahan dukungan pasangan Ilham - Aziz (IA), Wali Kota Makassar ini mengaku jika dukungan masyarakat terhadap dirinya terus mengalami peningkatan. Untuk itu dirinya bersama pangannya Aziz Qahhar Mudzakkar terus melakukan sosialisasi. Meskipun Ilham mengakui jika sosialisasi tidak bisa menjadi alat ukur, namun berdasarkan survei

tim-nya, menunjukkan hasil yang signifikan. "Sosialisasi seperti ini tidak bisa menjadi alat ukur selain sursei. Surveinya sih alhamdulillah cukup bagus, baik itu sosialisasi maupun tingkat elektibilasnya. Kenaikan cukup signifikan," ujarnya, ditemui usai acara. Meskipun mengatakan hasil survei naik, namun ketua partai Demokrat Sulsel ini enggan membocorkan angkanya. Ilham pun optimistis mampu memenangkan hati pemilih Sulsel jelang pemilihan Gubernur mendatang. "Ini cukup memberi semangat kepada kami bahwa ternyata respon publik masyarakat Sulawesi Selatan menerima pasangan IA ini cukup bagus, dan itu menjadi optimis kami kedepan," yakinnya. (fat)

Polman Tertinggi, Majene Terendah LANJUTAN HALAMAN 1

"Dari total kelulusan di lima kabupaten ini, Majene yang paling rendah seperti pada tingkat SMA dan MA yang tidak lulus mencapai 16 orang. Dan untuk SMK sebanyak 14 orang di Majene juga tidak lulus," tutur Sekretaris Panitia Pelaksana UN Sulbar, Syamsir Syam, Minggu 27 Mei. Selanjutnya, melihat dari sisi prestasi personal siswa. Kabupaten Polman masih tetap kokoh di puncak. Untuk tingkat SMA/MA pada jurusan IPA prestasi tertinggi dirasi siswa SMA 1 Polewali. Untuk jurusan IPS diraih SMA 3 Majene, dan jurusan bahasa juga diraih dari SMAN 1 Tinambung Polman. Lalu pada jenjang MA, pada jurusan IPA diraih dari MAN Polewali, IPS direbut dari MA Al-Munawara Mamuju, di jurusan bahasa diraih MA Mitfathul Jihat Tande Majene, dan prestasi tertinggi pada jurusan agama direbut MAN Polewali. Sedangkan untuk tingkat SMK. Prestasi SMK Bina Generasi Polewali, masih yang terbaik. Saat ditanya mengenai peringkat Provinsi Sulbar

secara nasional pada UN 2012, Syamsir mengaku belum mendapatkan informasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). "Kami belum dapat informasi dari kemendikbud. Tetapi kami berharap prestasi yang didapat bisa lebih baik dari tahun sebelumnya," harap Syamsir. Mendadak Pengumuman SNMPTN Dipercepat Dari Jakarta, secara tibatiba, panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) mengubah jadwal yang sudah mereka susun. Rencananya, pengumuman SNMPTN jalur undangan baru dilansir, hari ini, 28 Mei. Tetapi pada Sabtu 26 Mei, panitia mendadak mengumumkan calon mahasiswa SNMPTN jalur undangan. Dalam jumpa pers di gedung Dikti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Jakarta, Sabtu 26 Mei, Sekretaris Umum Panitia SNMPN 2012, Rochmat Wahab, menuturkan, meminta maaf kepada masyarakat karena mendadak mengubah jadwal

dipatok 120 ribu kursi lebih juga diperkirakan akan bertambah banyak lagi. Ini terjadi dengan perkiraan dari panitia bahwa seluruh pelamar yang lulus SNMPTN jalur undangan akan daftar ulang. Dia mengatakan, banyak alasan mereka tidak daftar ulang. Diantaranya adalah, ingin ikut SNMPTN jalur ujian tulis, diterima di prodi yang menjadi pilihan ke dua atau ketiga, hingga diterima di kampus swasta yang lebih mentereng. Daftar ulang bagi peserta yang lulus SNMPTN jalur undangan dilakukan pada 12-13 Juni mendatang. Bertepatan dengan pelaksanaan tes SNMPTN jalur ujian tulis. Rochmat menjelaskan, ada beberapa pertimbangan penting kenapa pengumuman SNMPTN jalur undangan dimajukan dua hari. Alasan yang paling pokok adalah panitia SNMPTN mengikuti pengumuman hasil UN 2012. Seperti diketahui, kemarin pengumuman hasil unas 2012 serentak diumumkan di seluruh Indonesia. Menurut Rochmat, ada satu keuntungan penting ketika pengumuman kelulusan SNMPTN jalur undangan

dan unas digabung. Keuntungan ini dirasakan bagi pendaftar SNMPTN jalur undangan yang dinyatakan gugur tetapi dia lulus UN. Andai seluruh pendaftar SNMPTN jalur undangan yang gugur tadi lulus ujian, maka perubahan jadwal ini bermanfaat bagi 183.410 orang. "Jadi pelamar yang gagal SNMPTN jalur undangan tetapi dia lulus ujian nasional, maka saat ini memiliki waktu lebih banyak untuk mendaftar SNMPTN jalur ujian tulis," terang Rochmat. Dengan perubahan jadwal ini, berarti mereka memiliki waktu enam hari untuk mendaftar SNMPTN jalur ujian tulis. Dia meminta siswa kelompok ini untuk segera mendaftar SNMPTN jalur ujian tulis jika memang benar-benar berminat. Instruksi ini untuk menghindari penumpukan mendekati masa-masa penutupan pendaftaran. Alasan berikutnya panitia merubah jadwal pengumuman adalah, mereka sudah memastikan penilian rapor sudah tuntas. "Sehingga ngapain juga diundur-undur," tegas Rochmat. (**)

tang. Namun saat terbelit masalah hukum, Obed merasa tidak mendapat dukungan dari wakilnya tersebut. Sehingga para pendukungnya terus melancarkan tuntutan agar jabatannya dikembalikan

oleh Mendagri. "Saya sendiri sudah tidak terlalu banyak ikut, itu kebetulan ada keluarga yang urus di Jakarta," ujar Obed beberapa waktu lalu. Di lain sisi, Mendagri selaku tergugat telah menyatakan sikap untuk tidak

melangkah lebih jauh jika PTUN memutuskan memenangkan tuntutan Obed. Informasi yang diperoleh, sidang lanjutan perkara ini akan berlangsung pada 31 Mei mendatang dengan agenda pembuktian para pihak. (rul)

2011. Dikatakan, hakim tidak akan memutus melebihi apa yang diminta para pihak. Namun pihaknya baru akan menentukan langkahlangkah tindaklanjut setelah menerima salinan putusan MA secara resmi. "Kita lihat dulu, akan

dipelajari lampiran putusannya," cetusnya. Sebelumnya, Kemendagri juga menegaskan jika pihaknya belum menerima secara resmi putusan gugatan Kalsel atas Permendagri 43 Tahun 2011. Direktorat Jenderal Pemerintahan Umum

(Ditjen Pum) Kemendagri, Eko Subowo mengaku belum mengeahui bagaimana putusan yang resmi dari MA. "Mendagri belum terima salinan, sehingga belum bisa menentukan sikap selanjutnya sebelum mempelajari salinan putusan tersebut," ujarnya. (rul/fmc)

barazanji tak banyak perhatian orang pada saat dibacanya? Ataukah sepertinya membaca barzanji lebih diwajibkan ketimbang membaca Al Qur’an?. Tentu ada banyak kekeliruan dalam praktek-praktek itu. Dengan demikian tentu usaha para dai/muballigmeluruskan niat-niat itu agar tidak kebablasan mengedepankan barzanji tapi tidak melek ngaji. Metode dakwah menjadi penting di dalam menyelesaikan masalah ini. Metode-metodode mengembangkan Islam dengan pendekatan tradisi cukup berhasil meng-Islamkan rakyat nusantara, termasuk di Mandar. Oleh karena itu, Annanggurutta KH Muhammad Tahir Imam

Lapeo, KH Muhammad Shaleh, Prof Dr KH Sahabuddin, dan para ulama kita yang lainnya demikian akomodatifnya terhadap kebudayaan dan tradisi. Mereka cukup memahami bahwa sesungguhnya dalam praktek keagamaan umatnya kerap kali ada aspek-aspek syiriknya. Tetapi-sekali lagibeliau berusaha meluruskannya dengan pendekatan persuasif, step by step, dan keteladanan. Itulah sebabnya, para jemaahnya cukup mengenang dan mengagumi para ulama-ulama karena pola dakwahnya yang sangat sejuk dan lembut. Bukan seperti sekarang ini, dakwah Islam cenderung radikal dan main kayu. Wallahu a'lam bishshawab. (**)

pengumuman penerimaan SNMPTN jalur undangan. "Terutama bagi para calon mahasiswa yang sudah mendaftar," kata dia. Rochmat menuturkan, setelah menjalani sejumlah seleksi nilai rapor dan merujuk pada hasil ujian nasional, ditetapkan ada 53.034 pelamar yang lulus SNMPTN jalur undangan. Sementara itu pendaftar SNMPTN jalur ini mencapai 236.811 pelamar di 61 PTN, atau naik 9 persen dari tahun lalu. Dari hasil pengumuman SNMPTN jalur undangan ini, Rochmat mengatakan ada kursi kosong yang tidak terisi. Dia menuturkan, kuota nasional SNMPTN jalur undangan ditetapkan panitia sebanyak 58.329 kursi. Dengan jumlah pendaftar yang lulus sebanyak 53.401 orang, maka ada 4.928 kursi kosong. "Tidak benar jika kursi ini menjadi obyekan kampus untuk diperjualbelikan," tandasnya. Sebaliknya, dia menjamin kursi kosong ini langsung dialokasikan untuk SNMPTN jalur ujian tulis. Kuota SNMPTN jalur ujian tulis yang awalnya

Gugatan Obed Dinilai Hanya Buang Waktu LANJUTAN HALAMAN 1

Setelah dinyatakan tidak bersalah dalam putusan Peninjauan Kembali (PK) MA, Obed kemudian menuntut jabatannya kembali hingga berperkara di PTUN. "Kalau Obed menang, Pak Ramlan akan banding

kan, jadi masih akan lama prosesnya," imbuh Amirullah. Obed dan Ramlan terpilih sebagai bupati dan wakil bupati pada Pemilukada Kabupaten Mamasa 2008 lalu. Jabatan ini akan berakhir pada 2013 menda-

Lerelerekang Belum Lepas LANJUTAN HALAMAN 1

"Bagaimana kita bisa ngomong kalau itu pulau sudah lepas. Mendagri saja belum menerima putusan. jadi belum sepenuhnya itu benar," tegas praktisi hukum asal Sulawesi itu. Penegasan serupa telah disampaikan praktisi hukum Rudy Alfonso. Rudy menya-

takan bahwa meski gugatan Kalsel dikabulkan MA, belum berarti Pulau Lerek-lerekang lepas dari wilayah Sulbar. Menurut Amirullah, Pulau tersebut masih dalam wilayah Sulbar meski MA membatalkan (Permendagri (Peraturan Menteri Dalam Negeri) nomor 11 tahun

Islam (Mandar) dan Tafsir Tradisi LANJUTAN HALAMAN 6

Setelah Islam muncul dan berkembang, pelan-pelan kaum majuzi makin berkurang. Medianya diambil sebagai bagian Islam lalu dimasukkan nilai-nilai ajaran islam. Lalu menjadi menara sebagai media mengumumkan waktu-waktu shalat. Dulu sebelum muncul sound system, para muadzdzin (istilahnya Bilal), setiap 5 waktu memanjat menara untuk berteriak dengan panggilan adzan kepada seluruh khalayak menyampaikan masuknya waktu-waktu shalat sembari terlebih dahulu memukul bedug. Demikian pula cara berpakaian. Inti pakaian adalah membungkus atau menutup aib. Islam tidaklah

mengajarkan keseragaman pakaian bagi seluruh umat Islam di dunia. Maka pakaian Islam tidak perlu mengikuti baju arab. Arab sebuah wilayah (timur tengah) yang punya tradisi dan kultur tersendiri. Umat Islam Indonesia pun demikian. Maka sarung, baju lengan panjang atau pendek bagi laki-laki disertai songkok- sepanjang substansi menutup aurat-itulah sesungguhnya pakaian Islam. Islam demikianlah caranya menghargai akal agar menemukan inovasiinovasi di dalam menjalankan ajaran. Islam/Al Qur’an mengajarkan yang universal-universal saja. Perincian-perinciannya dilanjutkan oleh pembacaan-

pembacaan para umatnya (tafsir) termasuk metode tadi. Bagaimana dengan barzanji? Kitab ini memang ditulis pada abad 9 atau 10 M, pada zaman Salahuddin Al Ayyubi. Barazanji adalah kitab bacaan yang berisi sejarah rasulullah saw. Membaca barazanji tentu tidak bisa disamakan dengan membaca Al Qur’an. Setiap huruf yang dibaca mendapatkan 10 pahala. Barzanji tentu tidak demikian. Tetapi kandungan shalawat kepada Rasulullah SAW dalam barzanjilah yang mendapatkan pahala. Memang ada kritikan bahwa apa nilainya barazanji itu? Bukankah sementara imam membaca

8

RADAR POLEWALI

Honorer K1 Belum Pemberkasan POLEWALI -- 43 honorer yang dinyatakan lulus dalam kategori 1 (K1) yang sudah diumumkan beberapa waktu la-lu masih harus bersabar untuk pengangkatannya seba-gai CPNS karena hingga saat ini belum ada perintah pemberkasan. "Sampai saat ini, belum ada informasi yang dipe-roleh dari BAKN terkait tindak lanjut setelah ditetapkannya 43 honorer yang dinyatakan lulus dalam K1 beberapa waktu lalu. Jika sudah ada perintah pemberkasan, hal itu akan langsung kami tindak lanjuti," kata Burhanuddin, Kepala BKDD Polewali Mandar. Disampaikan, saat pengusulan tenaga honorer K1 ke BAKN terdapat 45 honorer yang diusul, namun yang dinyatakan memenuhi kriteria hanya 43 orang yang berasal dari berbagai SKPD. Sesuai hasil penetapan yang dilansir melalui website resmi BKDD beberapa waktu lalu terhadap honorer K1 yang dinyatakan lulus sebanyak 43 orang, dalam daftar tersebut tertera catatan bahwa 43 orang tersebut dapat diangkat menjadi CPNS apabila dapat menunjukkan dokumen asli dan sah sesuai PP yang berlaku dan belum diusulkan dalam formasi tahun sebelumnya. (afr/mkb)

35 Petani Dapat Bantuan Hand Traktor POLEWALI -- Dalam rangka membantu program pemerintah untuk IP 300, Pemkab Polewali Mandar melalui DAK akan memberikan bantuan handa traktor kepada 35 petani yang ada di Polewali Mandar. Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura Distanak Polman, Syukri, Ahad, 27 Mei menyampaikan, untuk bantuan hand traktor akan diprioritaskan pada kecamatan yang memang luas lahan padi dan potensi produksinya besar seperti kecamatan Binuang, Polewali, Wonomulyo, Campalagian, Matakali, Mapilli dan kecamatan lain yang juga selama ini cukup besar produksi padinya. Disampaikan, dari luas lahan sawah keseluruhan sebesar 16.191 hektare, idealnya hand traktor bisa mencapai 1617 unit. Akan tetapi kondisi yang ada sekarang baru mencapai 854 unit. Dengan demikian, masih terdapat kekurangan sebanyak 763 unit. "Untuk kekurangan tersebut, sudah diusulkan ke pusat untuk mendapatkan dana melalui APBN. Namun, untuk tahap awal yang dipastikan akan terakomodir hanya sebanyak 35 unit," ujar Syukri. Ia juga menyampaikan,untuk pengadaan hand traktor tersebut, saat ini masih dalam proses tender. Dan akan segera diserahkan kepada petani jika hand traktornya sudah ada. "Wilayah yang akan diberikan juga akan dilihat dulu kebutuhan dan luas wilayah di areal tersebut sehingga penggunaan nantinya bisa lebih optimal," urai Syukri. (afr/mkb)

EKSEKUTIF

RADAR SULBAR Senin, 28 Mei 2012

PKH Tunggu Juknis

Polman dapat 7.186 Kouta RTSM REPORTER : DIAN AFRIANTY EDITOR : AMRI MAKKARUBA

RADAR/JHAMHUR ANJASMARA

RUKO. Suasana pedagang yang menempati Ruko di Pasar Sentral Pekkabata, Polewali Mandar.

Retribusi Pasar Sentral Dikeluhkan POLEWALI -- Sejumlah pedagang di Pasar Sentral Pekkabata, Polewali Mandar, mengeluhkan selisih penarikan retribusi antar pedagang yang berjualan di lods dengan yang berjualan di Ruko. Hal tersebut diungkapkan oleh Ridwan, salah seorang pedagang yang berjualan di losd Pasar Sentral Pekkabata, Ahad 28 Mei. Menurut Ridwan, menyayangkan instansi terkait yang melakukan pungutan retribusi di Pasar Sentral Pekkabata, pasalnya pungutan yang dilakukan tidak dirasakan adil bagi pedagang yang berjualan di losd. "Jadi perbedaan ada selisih pembayaran antara pedagang lods dengan ruko, kalau lods dikenai pungutan Retribusi Rp55 ribu perbulan, sementara pedagang ruko hanya dikenai Rp30 ribu perbulan, sementara dari posisi, pedagang Lods hanya buka hingga sore hari, untuk ruko buka hingga malam hari," tutur Ridwan. Untuk itu, Ridwan berharap kepada pihak instansi terkait untuk segera membicarakan persoalan ini dengan para pedagang, baik pedagang yang berjualan dalam lods maupun pedagang yang berjualan di ruko. "Sebab sangat tidak adil bila ruko yang punya potensi pendapatan lebih besar hanya dibebani retribusi Rp30 ribu perbulan, sementara kami potensi pendapatannya dibawah, dikenai pembayaran retribusi Rp55 ribu perbulan," kunci Ridwan. (k1/mkb)

POLEWALI -- Program Keluarga Harapan (PKH) yang diberikan kepada Polewali Mandar tahun ini dengan kuota 7.186 rumah tangga sangat miskin (RTSM), hingga saat ini masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari pusat. Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Polman, Yusran Syafei, Ahad, 27 Mei menyampaikan, meskipun suah ada kuota yang diberikan untuk RSTM yang akan menerima PKH. Namun hingga saat ini juknis belum turun, sehingga belum dilakukan pendataan ke masyarakat. Disampaikan, untuk tahap awal program PKH akan dibentuk tim yang melibatkan sejumlah SKPD terkait seperti Disosnakertrans, Bappeda, Dinkes, dan BPS yang nantinya akan terlibat langsung dalam program tersebut. "Kuota yang ada saat ini yang diberikan kepada Polman, akan diverifikasi dulu sete-

lah ada juknis yang turun. Verifikasi tersebut dilakukan untuk mengetahui jangan sampai dari kuota penerima sudah ada warga yang sudah seharusnya tidak terdata namun masih masuk dalam daftar penerima. Hal tersebut untuk menghindari jangan sampai salah sasaran," kata Yusran Syafei. Disampaikan, seusai dengan data BPS, jumlah PKH yang layak mendapatkan PKH sebanyak sebanyak 22.210 diusul, hanya saja sesuai data PKH yang diterima dari Kementrian Sosial hanya 7.186 yang terakomodir untuk 13 kecamatan. Untuk PKH tersebut, setiap peserta PKH nantinya akan diberikan kartu PKH sebagai bukti kepesertaan atas nama perempuan dewasa (Ibu, istri, nenek) yang mengurus RTSM. Kartu tersebut digunakan untuk menerima bantuan PKH. "Sesuai pedoman jamkesmas tahun 2009, kartu PKH dapat berfungsi sebagai kartu jamkesmas untuk seluruh keluarga penerima PKH," tandas Yusran Syafei. (*)

Organisasi Pemerintahan Gemuk, Tupoksi Tak Jelas UNTUK mewujudkan terlaksananya pelayanan publik yang baik dan sesuai harapan masyarakat, maka penataan organisasi dan birokrasi pemerintahan makin mendesak dilakukan. Organisasi pemerintaan saat ini sangat gemuk dan tidak jelas fungsinya. Laporan: M Danial WAKIL Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Prof Dr Eko Prasojo, mengatakan pembenahan birokrasi pemerintahan terus dilakukan melalui beberapa kebijakan, antara lain analisis beban kerja. Juga, merumuskan pengurangan jumlah jabatan struktural untuk mengatasi penumpukan jabatan di lingkungan pemerintahan. "Pemerintah sedang melakukan upaya pembenahan birokrasi dan penataan jumlah pegawai melalui analisis beban kerja yang ideal dan proporsional. Upaya ini, dalam rangka memerbaiki pelayanan kepada masyarakat, termasuk mencegah praktik jual-beli jabatan yang cenderung makin banyak terjadi," jelas Eko Prasojo. Hal tersebut, dikemukakan Wamenpan dan Reformasi Birokrasi pada Seminar Nasional bertema "Reformasi Birokrasi" Program Pasca Sarjana Universitas Negeri Makassar, Sabtu 26 Mei. Seminar diselengarakan mahasiswa Program Doktor Ilmu Administrasi Publik PPS UNM, dibuka oleh Rektor Prof Dr Aris Munandar. Empat nara sumber seminar adalah pakar di bidang pemerintahan dan administrasi publik, yaitu Anggota Wantimpres Prof Dr Ryaas Rasyid, Wamenpan-RB Eko Prasoko, Prof Y Warella, dan Prof Dr Lijan Poltak Sinambela. Peserta seminar, selain para mahasiswa program Doktor Administrasi Publik, juga para akademisi, politisi, dan beberapa pejabat pemerintah. Wamenpan-RB mengemukakan, bahwa pihaknya sedang merumuskan pengurangan jabatan struktural yang jumlahnya menumpuk yang membuat organisasi

birokrasi sangat gemuk, tapi tugas dan fungsinya banyak yang tidak jelas. Kondisi tersebut, menyebabkan pembiayaan (anggaran) membengkak. "Organisasi birokrasi saat ini sangat gemuk, jabatan menumpuk, tapi fungsi tidak jelas. Inilah yang harus dibenahi dan dilakukan penataan kembali," jelas guru besar Universitas Indonesia itu. Dia mengemukakan juga permasalahan rekruitmen PNS yang tidak obyektif, tidak transparan, selalu diwarnai praktik KKN yang menjadi problem nasional. Selain itu, tunjangan kinerja pegawai tidak sebanding dengan total income yang dibawa pulang pegawai. "Kita akan melakukan redistribusi PNS. Target lain, adalah uji kompetensi. PNS yang layak dan punya kompetensi akan dimanfaatkan, yang punya kompetensi dan bisa digunakan akan dipindah sesuai kompetensinya. Yang sudah tidak layak, akan kita perkenalkan pensiun dini," tuturnya. Prof Ryaas Rasyid mengemukakan kelemahan birokrasi saat ini. Dikatakan, bahwa reformasi mengalami ketidak seimbangan, sehingga harus dilakukan perbaikan sungguhsungguh dan harus ada yang korban. "Sangat diperlukan juga membangun komitmen moral yang lebih baik," ujar pakar otonomi daerah itu. Dia mengungkapkan juga kecenderungan yang makin sering terjadi pimpinan pemerintahan doyan melakukan mutasi karena pertimbangan tertentu yang tidak rasional, karena pimpinan pemerintahan hanya tidak senang atau kepentingannya tidak sesuai. "Tiap enam bulan dilakukan mutasi. Kalau setorannya tidak lancar, mutasi lagi. Ini kondisi yang terjadi dan membahayakan pemerintahan," ujarnya, mengingatkan. Ryaas menyinggung juga masalah yang terjadi terkait politik dan pilkada. Kepala daerah, harusnya selalu berpikir rasional dan obyektif, mengedepankan netralitas dalam membuat kebijakan. Ditegaskan, "Administrasi pemerintahan seyogianya menjamin netralitas, karena korupsi berawal dari administrasi yang tidak baik dan tidak tepat," terangnya. (*)

Rubrik Khusus Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar

RADAR/HUMAS

JUARA. Bupati Polewali Mandar, Nadjamuddin Ibrahim menyerahkan piala kepada pemenang lomba dancer antara sekolah dasar dalam memeriahkan Pasar Rakyat Simpedes (PRS) BRI Polewali, Ahad 27 Mei 2012 di Lapangan Pancasila Pekkabata.

SPORT

RADAR SULBAR

SELASA 29 MEI 2012

9

Aguero: Masa Depan Saya Bersama City MANCHESTER – Striker Manchester City Sergio Aguero menegaskan dirinya bakal tetap bersama The Citizens. Penegasan ini merupakan respon dari Aguero yang tengah digosipkan bakal hengkang dari Etihad Stadium. Beberapa klub besar tengah mengincarnya, bahkan dia dikabarkan akan berkostum Real Madrid pada musim depan. Namun, Aguero

menganggap itu semua merupakan berita rumor. Sampai saat ini penyerang Timnas Argentina tersebut tidak pernah berencana meninggalkan City. “Masa depan saya di Manchester City. Saya ingin bertahan di sini. Kontrak saya bersama City masih empat musim lagi. Dan saya sangat menikmati hidup saya di City,” ujar Aguero, seperti disitat Sky Sports,

Senin (28/5/2012). “Selalu ada banyak rumor yang beredar, tapi itu tidak ada yang benar. Saya tidak berpikir untuk bergerak ke Real Madrid atau klub manapun. City telah memperlakukan saya dengan baik dari saat saya tiba pertama kali di sini,” sambungnya. Masih menurut Aguero, bukan hanya dirinya yang diperlakukan dengan baik, tapi juga keluarganya.

Kini kenyamanan juga dirasakan oleh keluarga kecil Aguero di Manchester, sehingga membuat menantu Diego Maradona ini merasa betah. “Saya bisa memenangkan segalanya, saya ingin memenangkannya di sini. Kami telah memenangkan satu gelar sekarang dan kami bisa memenangkan banyak gelar lagi,” pungkasnya. (net)

Untuk Anda yang ingin berkarir di media massa, RADAR SULBAR membuka kesempatan kerja untuk posisi:

Reporter Layouter/Desain Grafis Kolportir Iklan Pemasaran SYARAT: 1.

Calon Reporter (Minimal S1, punya kendaraan, usia maksimal 25 tahun, belum menikah).

2.

Calon Layouter (Minimal D3, menguasai program Adobe, usia maksimal 25 tahun, belum menikah).

Kolportir Iklan dan Pemasaran (Minimal SMA, punya kendaraan, usia maksimal 25 tahun, belum menikah). 4. Seluruh pelamar harus mampu bekerja secara team. Lamaran ditujukan kepada Pemimpin Redaksi Radar Sulbar. Berkas dikirim ke Kantor Radar Sulbar di Jl. Jend. Sudirman Mamuju, No. 50 (91511), paling lambat 16 Juni 2012. 3.

Info lebih lanjut hubungi Redpel Radar Sulbar:

Sudirman Samual, mobile:

081 355 236 236

ADVERTORIAL: Dipersembahkan BKPMD Sulbar

Launching PTSP dan SPIPISE Provinsi Sulawesi Barat Mamuju, Kamis 24 Mei 2012 MAMUJU -- Salah satu upaya mensukseskan program prioritas pembangunan nasional dalam memperbaiki iklim investasi dan iklim usaha yang kondusif, adalah dengan menyederhanakan pelayanan perizinan dan non perizinan melalui kelembagaan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Menindaklanjuti Peraturan Gubernur Nomor 05 Tahun 2011 Tentang Pelimpahan Kewenangan Perizinan dan Non Perizinan Penanaman Modal Kepada Badan Promosi Penanaman Modal Daerah (BPPMD) Sulbar, dan Peraturan Daerah Nomor 05 Tahun 2011 Tertanggal 7 November 2011 Tentang Perubahan Perda Nomor 04 Tahun 2009 yang mengamanatkan ter-

bentuknya kelembagaan baru dengan nomenklatur Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah dan Pelayanan Perizinan Terpadu, maka digelar launching PTSP dan Sistem Pelayanan Informasi dan Perizinan Investasi Secara Elektronik (SPIPISE), Kamis 24 Mei 2012. Launching dilakukan Wakil Gubernur Sulbar Aladin S Mengga didampingi Direktur Wilayah III BKPM Widiarni bersama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Sulbar Surung Katta, yang dihadiri Bupati Mamuju Suhardi Duka, Kapolres Mamuju AKBP Darwis Rincing, Anggota DPRD Sulbar, pejabat Pemprov Sulbar, serta pimpinan in-

KEPALA BKPMD Sulbar, Ir Surung Katta MM, menyampaikan laporan sebelum launching PTSP.

stansi vertikal. Dalam sambutannya, Aladin mengatakan tugas PTSP adalah mempercepat waktu pelayanan dengan mengurangi tahapan dalam pelaksanaan yang kurang penting, menekan biaya dalam pelayanan, serta menyederhanakan persyaratan. "Manfaat bagi adalah memperoleh pelayanan publik yang lebih baik serta mendapatkan kepastian dan jaminan hukum dari formalitas yang dimiliki. Sedangkan bagi dunia usaha adalah memberikan kemudahan dalam perizinan usaha yang akan meningkatkan minat pelaku usaha dalam investasi, serta efisiensi pelayanan serta hemat biaya," ujar Aladin. (*)

DIREKTUR Wilayah III BKPM RI, Ir Widiarni, menyampaikan sambutan mewakili Kepala BKPM RI..

WAKIL Gubernur Sulbar, Aladin S Mengga, didampingi Direktur Wilayah III BKPM RI, Ir Widiarni, membuka selubung tanda dimulainya PTSP di Sulbar.

BUPATI Mamuju Suhardi Duka (paling kanan) menghadiri launching PTSP Sulbar di auditorium Kantor Gubernur Sulbar. ANGGOTA DPRD Sulbar, Kepala Perwakilan BKKBN Sulbar dan Kapolres Mamuju menghadiri launching PTSP Sulbar.

WAKIL Gubernur Sulbar Aladin S Mengga, didampingi Kepala BKPMD Sulbar, Ir Surung Katta MM, Direktur Wilayah III BKPM RI Ir Widiarni, dan Kapolres Mamuju memperhatikan brosur PTSP Sulbar.

10

Kesehatan

RADAR SULBAR Senin, 28 Mei 2012

Kemiri Bisa Jadi Bahan Susu Formula Bayi

Rutinitas yang Baik Dilakukan Saat Pagi Hari

HAMPIR semua ilmuwan sepakat bahwa ASI (Air Susu Ibu) merupakan makanan terbaik bagi bayi, begitu pula dengan ilmuwan dari University of Georgia, AS. Namun baru-baru ini salah satu peneliti dari universitas tersebut menemukan bahan yang diklaim bisa jadi susu bayi terbaik kedua setelah ASI yaitu dari minyak hazelnut atau kemiri. Adalah Casimir Akoh, profesor ilmu dan teknologi pangan di College of Agricultural and Environmental Sciences, University of Georgia yang mengembangkan nutrisi baru untuk bayi yang disarikan dari minyak kemiri. Akoh mengklaim struktur minyak kemiri sama halnya dengan struktur ASI sehingga cocok untuk digunakan sebagai bahan susu formula yang menyehatkan bayi. Secara alami, tubuh ibu menyediakan asam lemak omega-3 atau DHA (docosahexaenoic acid) dan asam lemak omega-6 atau ARA (arachidonic acid) bagi bayinya selama 3 bulan terakhir masa kehamilan dan saat menyusui. Kedua asam lemak tersebut sangat penting bagi perkembangan otak dan organ bayi lainnya. Dalam temuan yang dipublikasikan di Journal of Agricultural and Food Chemistry ini, Akoh mengemukakan bahwa lemak dari minyak kemiri juga mengandung DHA dan ARA yang posisi molekulernya sama dengan yang ditemukan pada ASI. "Profil asam lemak ASI merupakan standar emas jika kita ingin merancang komposisi lemak bagi susu formula bayi," ujar Akoh seperti dilansir dari upi.com, Minggu 27 Mei 2012. "Struktur lemak ASI yang unik juga meningkatkan pencernaan dan penyerapan asam lemak serta kalsium." Selain itu, Akoh merancang bahan susu formula berbasis minyak kemiri ini dengan meletakkan seluruh komponen dalam satu molekul. Molekul baru ini juga memasukkan asam palmitik di tengah-tengahnya, yang juga ditemukan secara alami pada lemak ASI dan asam oleat pada minyak kemiri. (net)

SAAT pagi hari sebagian besar orang memiliki rutinitas yang hampir sama seperti mandi dan sarapan. Tapi ada beberapa rutinitas lain yang sebaiknya dilakukan saat pagi hari. Kebanyakan orang merasa tidak semangat dan kaki ketika bangun di pagi hari. Tapi jika mengawali hari dengan melakukan olahraga, meregangkan otot dan meningkatkan detak jantung maka bisa meningkatkan energi dan suasana hati sepanjang hari. Berikut ini beberapa rutinitas yang baik dilakukan saat pagi hari dan baik untuk tubuh, seperti dikutip dari Livestrong, Minggu 27 Mei 2012 yaitu: 1. Berjalan-jalan Berjalan adalah bentuk alami kuno yang bermanfaat terhadap banyak hal, seperti membawa risiko rendah terhadap cedera, peregangan dan kardio untuk gerakan otot yang kuat. Rutinitas pagi ini juga bisa meningkatkan kekebalan tubuh karena berjalan merangsang produksi sel T serta antibodi. Untuk latihan rutin pagi yang seimbang bisa dimulai dengan berjalan ringan di sekitar lingkungan lalu bertahap kecepatannya meningkat selama setidaknya 20-30 menit setiap hari.

Nutrisi-nutrisi Super yang Pas Buat Perempuan Awet muda, langsing, selalu tampil cantik dan jauh dari penyakit tentu saja menjadi harapan hampir semua wanita. Untuk mendapatkannya, wanita membutuhkan makanan-makanan yang mengandung nutrisi super. Berikut beberapa nutrisi super yang dibutuhkan para wanita, seperti dilansir timesofindia, Sabtu 26 Mei 2012:

yang lebih tinggi menderita batu empedu dibandingkan pria. Jadi makan pepaya dapat membantu memerangi penyakit kandung empedu. Tapi wanita hamil sebaiknya mengurangi pepaya karena bertindak sebagai kontrasepsi, yang dapat menyebabkan keguguran atau aborsi.

2. Lemak ikan Lemak ikan kaya asam lemak omega-3. Salmon, sardin, tuna dan mackerel membantu mengurangi risiko pembentukan bekuan darah yang mungkin terjadi akibat penggunaan pil kontrasepsi. Lemak ikan juga melindungi terhadap penyakit yang berhubungan dengan jantung, stroke, hipertensi, depresi, nyeri sendi, arthritis rheumatoid, masalah reproduksi dan dalam beberapa kasus bahkan dari penyakit Alzheimer. Omega-3 juga membantu membuat otak optimal dan pengembangan penglihatan bayi dalam kasus ibu hamil atau menyusui. Hal ini diketahui meningkatkan tingkat serotonin, yang merupakan zat kimia otak yang membuat Anda merasa dan membantu dalam memerangi depresi.

1. Yoghurt rendah lemak Karena tinggi kalsium dan protein, yoghurt rendah lemak sangat ideal untuk wanita. "Yoghurt menjadi sumber utama kalsium, membantu melawan osteoporosis. Konsumsi yoghurt juga dapat mengurangi risiko kanker payudara, mengurangi sindrom iritasi usus, gangguan pencernaan peradangan saluran, radang perut dan infeksi vagina, semua yang umum di perempuan," jelas ahli nutrisi Pallavi Srivastava.

3. Kacang Kacang rendah lemak dan kolesterol, juga merupakan sumber protein dan serat yang baik. Kacang melawan penyakit jantung dan kanker payudara, juga ideal untuk wanita karena mengurangi kemungkinan mendapatkan kanker

usus besar. Selain itu juga merupakan sumber protein nabati, yang dibutuhkan wanita untuk membantu melalui masa menopause. 4. Dark chocolate Dark chocolate dikatakan kaya pelindung anti-oksidan yang membantu mengurangi risiko stroke dan penyakit jantung. Dark chocolate banyak mengandung magnesium, fosfor mangan, tembaga dan seng, yang merupakan nutrisi penting untuk menjaga tulang yang kuat. Studi tertentu juga menunjukkan bahwa dark chocolate dapat menurunkan tekanan darah, mempertajam pemikiran dan hidrat kulit. Dark chocolate juga cocok untuk meredakan gejala PMS menjelang menstruasi.

6. Tomat Tomat mengandung anti-oksidan likopen yang kuat, yang membantu mengurangi kemungkinan kanker payudara. Tomat juga dikenal dapat melindungi dari sinar UV yang berbahaya dari matahari. Tomat membantu seorang wanita tetap muda dan langsing.

5. Pepaya Sebagai sumber yang sangat baik dari kalium dan vitamin C, pepaya dapat mengimbangi efek sodium atau garam yang berpotensi berbahaya pada tekanan darah dan batu empedu. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa perempuan berada pada risiko 7. Bayam Bayam dikenal sebagai salah satu sumber terbaik asam folat yang mencegah cacat lahir, penyakit jantung, kanker usus besar dan demensia. Bayam juga membantu kulit agar tidak semakin rusak karena panas dan penundaan kerutan, garis halus dan kekasaran kulit yang datang karena usia. (net)

2. Yoga di pagi hari Mulailah dengan fleksibilitas dasar dan pelatihan keseimbangan dengan melakukan yoga beberapa menit. Yoga diketahui sangat efektif menghilangkan stres dan meningkatkan relaksasi serta mengecangkan otot. Saat pagi hari otot akan terasa kaku karenanya melakukan serangkaian pose yoga bisa menjadi bagian pemanasan dan persiapan tubuh untuk kegiatan yang lebih kuat. 3. Latihan kekuatan Harvard School of Public Health menuturkan otot yang aktif secara metabolik akan membakar kalori lebih banyak daripada jaringan lemak sehingga membantu mempertahankan massa otot yang membuat tubuh lebih ramping dan mencegah penambahan berat badan. Rutinitas yang dilakukan di rumah bisa dengan mengangkat dumbel ringan dan peregangan dengan resistance band. Untuk mendapatkan manfaat akrdiovaskular bisa ditambahkan latihan aerobik setiap 5-10 menit. (net)

Kebanyakan Tidur di Akhir Pekan Bisa Bunuh Gairah Bercinta ADA banyak hal yang dapat membunuh libido atau gairah bercinta pasangan. Termasuk kebiasaan buruk bermalas-malasan dan kebanyakan tidur di akhir pekan. Rendahnya gairah seksual bisa menjadi faktor renggangnya hubungan rumah tangga. Kebanyakan faktor pembunuh libido adalah gaya hidup yang tidak sehat. Gairah bercinta memang dapat naik dan turun. Namun bila Anda dapat menjalani pola hidup yang sehat, tentu dengan mudah kebosanan di tempat tidur dapat diusir dengan mudah. Ada beberapa faktor yang dianggap sebagai pembunuh gairah seks paling top. Di akhir pekan, kebanyakan tidur atau bangun kesiangan menjadi salah satunya. Jika Anda mengandalkan hari Sabtu dan Minggu hanya untuk 'balas dendam' dengan tidur malam dan bangun sangat siang, tak heran bila gairah seksual Anda sering kacau. Jadwal tidur yang terganggu bisa menjadi malapetaka terhadap siklus alami tubuh, membuat Anda merasa lelah, malas, pemarah dan bahkan merusak mood untuk seks, seperti dilansir timesofindia, Sabtu (26/5/2012). Selain kebanyakan tidur, kurang tidur juga salah satu pembunuh terbesar gairah seks. Hal ini dapat terjadi karena rutinitas kerja yang tidak teratur, kelelahan ekstrem, insomnia dan tidur terlalu sedikit membuat Anda lelah dan kurang berstamina. Cobalah tetap menerapkan pola tidur yang teratur dengan bangun pada saat yang sama setiap hari, termasuk di akhir pekan. Anda bisa bangun lebih siang tapi sebaiknya tidak lebih dari 2 jam. (net)

Rubrik ini Dipersembahkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat

Tuberkulosis Masih Merupakan Masalah Kesehatan Penting di Dunia dan di indonesia Tuberkulosis (TB) merupakan salah satu indikator keberhasilan MDGs yang harus dicapai oleh Indonesia, yaitu menurunkan angka kesakitan dan angka kematian menjadi setengahnya di tahun 2015. Berdasarkan baseline data tahun 1990 dan pencapaian di tahun 2010, Indonesia telah berhasil menurunkan insidens, prevalens, dan angka kematian. Insidens berhasil diturunkan sebesar 45% yaitu 343 per 100.000 penduduk menjadi 189 per 100.000 penduduk, prevalens dapat diturunkan sebesar 35% yaitu 443 per 100.000 penduduk menjadi 289 per 100.000 penduduk dan angka kematian diturunkan sebesar 71% yaitu 92 per 100.000 penduduk menjadi 27 per 100.000 penduduk. Demikian disampaikan Demiki-

an disampaikan Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PP dan PL), Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama melalui surat elektronik, (18/05). “TB masih merupakan masalah kesehatan penting di dunia dan di Indonesia�, ujar Prof. dr. Tjandra. Prof. dr. Tjandra mengatakan bahwa upaya pengendalian TB di Indonesia pada tahun 2011 telah dilakukan dengan beberapa kegiatan meliputi: Public-Private Mix (PPM) layanan DOTS (Directly Observed Treatment, Short-course) pada kelompok Dokter Praktek Swasta (dokter spesialis dan umum); penguatan jejaring Layanan TB di Rumah Sakit; pengembangan RS rujukan layanan TB-MDR pada 5 RS; Implementasi elektronik TB manager pada 5 RS rujukan layanann TB-MDR; penguatan dan penerapan kebijakan satu pintu secara na-

sional pada manajemen logistik Obat Anti TB; sertifikasi 5 laboratorium kultur dan DST (Drug Susceptibility Test) oleh WHO dan IMVS (Institute of Medical & Veterinary Science) Adelide Australia (Lab Supra Nasional); kolaborasi dengan perkumpulan pasien dan penguatan peran pasien dalam pengendalian TB. Prof. dr. Tjandra menyatakan bahwa walaupun telah banyak kemajuan yang dicapai dalam pengendalian TB di Indonesia tetapi tantangan masalah TB ke depan tidaklah semakin ringan. Tantangan tersebut diantaranya berupa meningkatnya koinfeksi TB-HIV, kasus TBMDR, kelemahan manajemen dan kesinambungan pembiayaan program pengendalian TB. “Walaupun jumlahnya sudah berhasil ditekan, tapi jumlah pasien TB dan kema-

tiannya masih juga cukup banyak�, kata Prof. dr. Tjandra. Lebih lanjut Prof. dr. Tjandra menyampaikan bahwa untuk menghadapi tantangan tersebut, beberapa program yang menjadi terobosan akan dilaksanakan pada tahun 2012 antara lain; diikut sertakannya pengetahuan dan pelaksanaan TB pada proses Akreditasi Rumah Sakit, serta dirintisnya dalam STR (Surat Tanda Register)/SIP (Surat Ijin Praktik) oleh IDI (Ikatan Dokter Indonesia) dan SIPA (Surat Izin Praktek Apoteker) oleh IAI (Ikatan Apoteker Indonesia); penggunaan Rapid Diagnostic test dalam pemeriksaan TB melalui implementasi metode Line Probe Assay (LPA)/HAIN test; penggunaan 17 Gen Expert (alat canggih mendeteksi resistensi kuman) secara bertahap; penetapan dan pelaksanaan Labora-

torium Rujukan TB Nasional (National Tuberculosis Referral Laboratory); bekerjasama dengan asuransi kesehatan dengan penggagasan penerapan standar pengobatan TB dengan DOTS bagi seluruh pasien TB (bersama Jamsostek, Jamkesmas, dan Jamkesda); pengajuan Prakualifikasi Obat TB ke World Health Organization (WHO) untuk 3 BUMN (Kimia Farma, IndoFarma, Phapros) bekerjasama dengan BPOM dan US Pharmacopia; penyusunan Exit Strategy program pengendalian TB untuk mengurangi ketergantungan terhadap dana donor; persiapan Pelaksanaan Survei Nasional Prevalens TB; inisiasi penerapan tes tuberkulin untuk mendukung diagnosis TB pada anak; dan inisiasi pengobatan profilaksis Isoniazid (INH) bagi ODHA. (*)

Pendidikan 11

RADAR SULBAR Senin, 28 Mei 2012

H.Agus Ambo Djiwa

H.Muhammad Saal

Bupati Matra

H. M. Natsir

H.Abdul Wahid

Wakil Bupati Matra

Sekretaris

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Matra

Iklan Layanan Ini Dipersembahkan Oleh Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kab. Matra

Guru Wajib Menguasai Teknologi

RADAR/AMRI MAKKARUBA

DANCER. Murid SDN 028 Pekkabata tampil dalam lomba dancer yang diadakan BRI Polewali dalam rangka PRS di Lapangan Pancasila, Minggu, 27 Mei 2012. SDN 028 Pekkabata keluar sebagai juara dalam lomba dancer ini.

Rayakan Kelulusan Dengan Konvoi REPORTER : JUNIARDI EDITOR : AMRI MAKKARUBA MAJENE -- Ratusan siswa SMA sederajat di Kabupaten Majene tidak mengindahkan imbauan yang telah disampaikan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Majene untuk tidak melakukan konvoi dan ugalugalan di jalan raya setelah pengumuman hasil Ujian Nasional (UN) dilakukan. Kegembiraan ratusan siswa SMA setelah menerima hasil pengumuman UN tidak dapat terbendung dan tetap melakukan konvoi di sejumlah ruas jalan di dalam Kota Majene, Sabtu 26 Mei. Meskipun beberapa pekan sebelumnya Disdik Majene telah mengimbau seluruh siswa untuk tidak melakukan konvoi. Bahkan dari pantauan yang dilakukan, puluhan siswa yang menggunakan motor berhamburan menghindari kejaran

anggota Satlantas Polres Majene yang ingin menangkap siswa karena dianggap telah melanggar aturan lalulintas dan mengganggu pengguna jalan lainnya. Tidak hanya terjadi di dalam kawasan kota, sejumlah kelompok siswa menggunakan motor juga melakukan konvoi pada beberapa kecamatan, sebagai pelampiasan kegembiraan mereka yang dinyatakan lulus dalam UN tahun ini. Apalagi tingkat kelulusan tahun ini hampir mencapai 100 persen. Kasatlantas Polres Majene, AKP Saharuddi, mengaku telah menerjunkan puluhan anggotanya di beberapa ruas jalan yang dinilai sebagai titik rawan berkumpunya siswa yang akan melakukan konvoi, bahkan menurutnya beberapa personil telah ditugaskan untuk melakukan patroli. "Kami telah menegaskan konvoi yang dilakukan siswa

tidak benar sebab sangat mengganggu pengguna jalan lain, bahkan bisa berbahaya bagi diri mereka sendiri. Untuk itu kami akan menindaki siswa yang tertangkap melakukan konvoi, apalagi bila kebanyakan dari mereka tidak menggunakan helm," tegasnya. Sebelumnya, Kepala Bidang Pendidikan Menengah Disdik Majene, Bau Agung, mengaku telah meminta kepada seluruh kepala sekolah di Majene untuk melarang siswanya melakukan konvoi usai pengumuman kelulusan, dalam rapat yang digelar antara Disdik dan seluruh kepala sekolah tingkat SMA. Siswa Polewali Mandar juga Konvoi Bukan hanya di Majene tetapi di Polewali Mandar juga terjadi hal yang sama. Ratusan siswa dari berbagai sekolah lanjutan atas melakukan konvoi

FAL Pallembongan Dimeriahkan Artis Daerah POLEWALI -- Babak Final 5 Besar Festival Aneka Lagu (FAL) Pallembongan yang digelar di Desa Batupanga Daala Kecamatan Luyo, Sabtu petang, 26 Mei kemar-

in dimeriahkan sejumlah artis daerah Mandar. Sejumlah artis daerah Mandar yang hadir meramaikan FAL Pallembongan diantaranya, Irbad Kaimuddin, Mamat

INFO PENDIDIKAN

merayakan kelulusan UN tahun ini. Bahkan konvoi kendaraan bermotor ratusan siswa SMA pasca pengumuman kelulusan UN di Polewali sempat memacetkan jalan utama poros Trans Sulawesi hingga beberapa kilometer. Pasalnya siswa yang berasal dari Kecamatan Wonomulyo melakukan konvoi ke Polewali bergabung dengan siswa lainnya. Selain mereka berkeliling kota Polewali, konvoi siswa ini juga memenuhi tempat wisata seperti Limbong Sitodo Anreapi dan Permandaian Sungai Biru Kanang Kecamatan Binuang. Padahal seperti di Majene, pihak sekolah telah melarang siswanya konvoi dan coretcoret baju. Walaupun Satlantas Polres Polewali melarang konvoi siswa tetapi aksi perayaan kelulusan ini tak terelakan dan mereka sengaja menghindari petugas. (*)

GS, Badri Rahman, Hatta Mahendra, Patman, Amat, dan Adil Tambono. Kehadiran sejumlah artis daerah dan pencipta lagu tersebut disambut gembira warga Pallembongan dan sekitarnya yang memadati lapangan sepak bola Pallembongan. Penampilan Mamat GS dan

POLEWALI -- Kemajuan penerapan teknologi di sekolah lebih cepat dikuasai teknologi dalam dunia pendidikan me- oleh siswa dari pada seorang guru, akibatmang saat ini sudah makin nya proses transfer ilmu itu pesat, sehingga tenaga pengasendiri kepada siswa kadang jar disebuah lembaga pendidmengalami kendala karena ikan juga menjadi wajib menguru jauh dibawah rata rata gadopsi terapan teknologi. Hal siswanya yang telah lebih tersebut diungkapkan oleh dahulu mengadopsi teknoloWakil Kepala Sekolah gi," jelas Mustafa. (Wakasek) SMA Negeri 1 PoleKata Mustafa, hendaknya wali, Mustafa, akhir pekan kepersoalan ketidakmampuan marin. guru dalam mengadopsi Ia menjelaskan pesatnya teknologi dapat menjadi perpenerapan teknologi dalam Mustafa hatian dinas terkait dalam dunia pendidikan, sudah Wakasek SMAN 1 Polewali penempatan guru khususnya menjadi kewajiban bagi setiap di SMA Negeri I Polewali, diinsan pengajar di lembaga pendidikan mana teknologi terapan dalam pendidikan untuk mengikuti irama kemajuan teknolo- sudah menjadi sesuatu yang wajib di SMA gi itu sendiri. Sebab selain menghemat Negeri I Polewali. waktu dalam proses transfer ilmu kepada "Sehingga siswa juga ketika berinteraksiswa, juga memberikan kenyamanan bagi si dengan guru yang memahami teknologi siswa untuk dalam menangkap transfer terapan dalam pendidikan, merasa nyaman ilmu itu sendiri. "Ini adalah kendala dibe- dalam mendapatkan transfer ilmu yang berapa sekolah, termasuk di SMA Negeri I diberikan oleh guru," kata Mustafa. Polewali sendiri, sebab kemajuan terapan (k1/mkb)

Pungutan PSB Dilarang

Disdikpora Warning Sekolah POLEWALI -- Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Polewali Mandar mewarning seluruh sekolah yang akan menerima siswa baru untuk tidak melakukan pungutan dalam bentuk apapun. Selama proses Penerimaan Siswa Baru (PSB) tidak lagi dibenarkan siswa melakukan pembayaran termasuk kelengkapan administrasi. "Jangan sampai pihak sekolah melakukan pungutan dalam PSB. Semua biaya PSB harus ditanggung oleh pihak sekolah karena sudah ada dana yang diberikan kepada pihak sekolah untuk proses PSB," tegas Arifuddin Toppo, Kepala Disdikpora Polewali Mandar. Ia juga menyampaikan,

dalam PSB, beberapa sekolah terkadang mengadakan pakaian seragam di sekolah yang kemudian disatukan dalam proses PSB pembiayaannya. Seharusnya, pihak sekolah tidak mengaitkan proses PSB dengan pengadaan pakaian sekolah, karena dalam pengadaan pakaian itulah yang terkadang dilakukan oleh pihak sekolah dalam melakukan pungutan. "Tidak diperbolehkan melakukan pungutan dalam bentuk apapun," tandas Arifuddin Toppo. Tetapi khusus untuk RSBI, lanjutnya, ada kebijakan tersendiri untuk hal itu, akan tetapi yakni pungutan yang dilakukan adalah yang berkaitan dengan program dan pengembangan sekolah. (afr/mkb)

RADAR/SHOLIHIN

PAUD. Sejumlah Pengurus Lembaga Nonformal se Sulbar saat mengikuti pembukaan kegiatan Penyediaan Layanan Kursus dan Pelatihan Program Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal, Informal (Paudni) di Wisma Berkah Mamuju, Sabtu 26 Mei.

Badri saat mendendangkan lagunya sangat menghibur ratusan penonton. Terkait pelaksanaan FAL, Mamat GS memberikan apresiasi kepada panitia terkhusus kepada produser Stusa Record, Irbad Kaimuddin yang memberikan kesempatan warga yang memiliki

bakat bernyanyi untuk diseleksi masuk dapur rekaman. Ia menilai potensi yang dimiliki finalis FAL Pallembongan cukup berbakat dan wajar dipromosikan sebagai calon artis daerah. Sehingga ketiga finalis yang lolos nantinya telah dipastikan akan masuk dapur rekaman.

Ia berharap sekiranya kegiatan ini dapat berlanjut dan ditingkatkan lagi sekaligus menggelar lomba cipta lagu daerah. Sebab tidak menutup kemungkinan kata Mamat diwilayah terpencil terdapat bakat terpendam sebagai pencipta lagu daerah. (k2/mkb)

Rubrik Khusus Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Barat

SKB di Sulbar Belum Maksimal

RADAR/SHOLIHIN

SAMBUTAN. Kepala Seksi Kursus dan Kelembagaan Dinas Pendidikan (Disdik) Sulbar, Syaharuddin, saat memberikan sambutan serta membuka kegiatan Penyediaan Layanan Kursus dan Pelatihan Program Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal, Informal (Paudni) di Wisma Berkah Mamuju, Sabtu 26 Mei.

MAMUJU -- Proses kegiatan belajar nonformal di Sulbar belum berjalan dengan baik. Sebab, program kerja yang selama ini dijalankan lembaga kursus dan pelatihan di provinsi ini belum terarah dengan baik. Salah satu penyebab program belajar nonformal belum berjalan dengan baik adalah kinerja Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di lima kabupaten belum maksimal. Seharusnya SKB yang telah mendapat kucuran dana APBD dalam menjalankan program menjadi contoh lembaga-lembaga belajar nonformal lain. "Kami melihat hasil kerja dari SKB belum sesuai harapan sehingga belum dapat dicontoh lembaga

penyelenggara pendidikan nonformal lain," tegas Kepala Seksi Kursus dan Kelembagaan Dinas Pendidikan (Disdik) Sulbar, Syaharuddin, pada acara yang digelar di Wisma Berkah Mamuju, Jumat 25 Mei. Penyebab lain kegiatan belajar nonformal belum maksimal adalah belum terjadi koordinasi baik antara SKB dengan lembaga penyelenggara pendidikan nonformal. "Bagaiamana ada koordinasi yang baik antara SKB dengan lembaga lain jika program SKB yang seharusnya menjadi contoh belum berjalan dengan maksimal. Sehingga kami sangat berharap agar lima SKB di Sulbar dapat berpacu untuk dapat menjalankan fungsinya dengan baik," pinta Sya-

haruddin. Selain itu, kendala sehingga program pendidikan nonformal belum berjalan dengan baik akibat terjadi kesalahpahaman dinas yang menangani pendidikan di tingkat provinsi dengan dinas di tingkat kabupaten dalam hal mencairkan bantuan. Sebab, dinas di kabupaten menilai proses pencairan dana bantuan penyelenggaran kursus dan pelatihan yang langsung ditangani oleh pihak Disdik Sulbar tidak tepat. "Oleh karena itu, mulai saat ini kami menyerahkan proses pencairan bantuan penyelenggaraan kursus dan pelatihan kepada masing-masing kabupaten," kunci Syaharuddin. (mg6/dir)

12

Radar Majene

RADAR SULBAR Senin, 28 Mei 2012

Tidak Lulus UN, Siswa SMK Pingsan REPORTER : JUNIARDI EDITOR : AMRI MAKKARUBA MAJENE -- Pengumumuman kelulusan Ujian Nasional (UN) pada salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Majene diwarnai insiden. Selain isak tangis, beberapa siswa juga diantaranya ada yang jatuh pingsan karena tidak lulus. Dari 993 peserta UN SMK seKabupaten Majene, terdapat 13 siswa yang dinyatakan tidak lulus. Seperti halnya di SMK Negeri 2 Majene, siswa yang tidak lulus saat pengumuman UN, Sabtu 26

Mei siang menangis histeris setelah namanya dinyatakan tidak lulus bahkan ada yang jatuh pingsan. Di SMK Negeri 2 Majene, ada enam siswa yang tak lulus UN dari 447 peserta. Para guru dan siswa SMK Negeri 2 Majene terpaksa sibuk mengevakuasi siswa yang jatuh pingsan. Bahkan terpaksa ditandu ke ruangan Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Para siswa tidak lulus mengaku tak menyangka diri mereka tidak lulus, alasannya soal-soal yang diujikan dinilai relatif mudah, serta bisa di-

jawab dengan baik sesuai persiapan mereka sebelumnya. Salah seorang Guru SMK Negeri 2 Majene, Ridwan, menyatakan kebanyakan siswanya yang tidak lulus ujian karena nilai mata pelajaran Bahasa Inggris dan Matematika tidak memenuhi standar keluluasan. Kedua mata pelajaran tersebut dinilai sebagai salah satu penghambat siswa dari tahun ke tahun. "Memang nilai rata-rata hasil ujian mereka tidak mencapai angka 5,5 sehingga mereka dinyatakan tidak memenuhi kriteria kelulusan.

Bahkan ada diantara siswa yang tidak lulus karena nilainya hanya 5,4," papar Ridwan. Menurutnaya, hal positif justru terjadi pada tahun ini, sebab jumlah siswa yang tidak lulus di SMK 2 Majene tahun ini mengalami penurunan. Sehingga dirinya meresa optimis bila tahun depan tingkat kelulusan di SMK 2 Majene daqpat mencapai 100 persen. Peserta UN yang tidak lulus di Majene sebanyak 29 orang dari 2267 peserta UN SLTA. (*)

RADAR/ JUNIARDI

PINGSAN. Seorang Siswa SMK 2 Majene pigsan setelah mengetahui dirinya tidak lulus Ujian Nasional.

Distribusi Ijazah Diharap Tidak Terlambat

RADAR/JUNIARDI

HALAU KONFOI. Beberapa anggota Satlantas Polres Majene memalang jalan untuk untuk menghalau puluhan siswa yang akan melakukan konfoi kelulusan beberapa waktu lalu.

Kepala SMKN 3 Bantah Tudingan Malas MAJENE -- Seluruh civitas SMK Negeri 3 Majene tidak menerima jika kepada sekolahnya, Haswin Tambaru, diklaim sebagai salah satu Kasek malas sesuai penilaian Sekretaris Dewan Pendidikan Kabupaten Majene, Jainuddin Sayadul. Pembelaan dari civitas SMK Negeri 3 Majene kepada Haswin dituangkan dalam pernyataan sikap yang ditandatangani oleh seluruh Wakasek, guru, staf, dan para pengurus Osis. Dalam pernyataan sikapi tersebut disebutkan, Haswin Tambaru selama menjadi Keps-

EKSEKUTIF

ek SMK Negeri 3 Majene selalu menjalankan tugasnya dengan baik. Tidak pernah lalai menjalankan tugasnya sebagai seorang kepala sekolah kecuali tugas dinas luar. Bahkan Haswin, selama ini dinilai proaktif melakukan pengembangan baik secara internal maupun eksternal di SMK Negeri 3 Majene menuju sebagai sekolah model. "Kami menganggap pemberitaan itu tidak benar, apa yang disampaikan pak Jainuddin selaku sekretarsi dewan pendidikan keliru dan bertentangan dengan keadaan di sekolah. Bahkan pak

Haswin sejak di SMK Negeri 3 Majene selalu rajin dibanding guru lainnya, makanya kita semua disana terkejut dengan berita yang menyebutkan beliau malas," sebut Mursalim, Wakasek Kurikulum SMK Negeri 3 Majene. Menurut Mursalim, program 100 hari di SMK Negeri 3 Majene telah banyak membuahkan hasil. SMKN Negeri 3 Majene sudah memiliki kawasan bebas asap rokok, begitu juga dengan program lainnya seperti shalat berjamaan setiap waktu dzuhur. "Perubahan di SMK Negeri 3 Majene sangat

terasa sekali, sejumlah orang tua siswa merasa senang karena sudah tidak ada yang siswa yang berkeliaran pada saat jam belajar," terangnya. Kepala SMK Negeri 3 Majene, Haswin Tambaru mengaku, selama ini jika ke sekolah kurang memperhatikan absen. Tetapi Ia menolak jika dikatakan malas memenuhi kewajiban sebagai seorang Kasek. " Memang selama ini saya lalai karena tidak mengisi absen, tapi bukan berarti saya malas. Saya selalu ke sekolah dan boleh ditanyakan langsung kepada guru, staf dan siswa yang ada di sana,"

tantang Haswin. Sementara itu, Sekretaris Lembaga Pemerhati Sosial Masyarakat (LPSM) Alimukhtar mengatakan, persoalan malas masuk kantor tidak hanya terjadi dibeberapa sekolah sebagai mana yang dirilis Sekretaris Dewan Pendidikan Majene, Jainuddin Sayadul, namun oknum PNS malas juga banyak terjadi diinstansi pemerintah. "Bahkan disinyalir ada PNS yang sering tidak masuk kantor karena urus proyek, saya kira ini bukan rahasia lagi, tapi tidak etis kalau kita menyebutkan namanya," terang Ali. (k3/mkb)

MAJENE -- Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Majene, berharap keterlambatan distribusi ijazah kepada siswa tingkat SLTA tidak terulang seperti beberapa tahun sebelumnya. Hal ini dapat merepotkan siswa yang akan melanjutkan pendidikan pada perguruan tinggi diluar daerah. Kepala Bidang Bau Agung Pendidikan MeKepala Dikmen Disdik Majene nengah Disdik Majene, Bau Agung, mengatakan masalah keterlambatan ijazah untuk sekolah tingkat SLTA sering menjadi kendala bagi seluruh siswa peserta Ujian Nasional (UN) sebab keterlambatan tersebut menjadi penghambat siswa mendaftar pada perguruan tinggi. "Meskipun tidak seluruh perguruan tinggi menerapkan aturan kepada siswa SLTA yang baru lulusa UN menyerahkan ijazah asli sebagai persyaratan pendaftaran, namun masih terdapat beberapa perguruan tinggi mengharuskan aturan tersebut sehingga sangat memberatkan sebab masih sering terjadi keterlambatan distribusi ijazah dari Disdik provinsi," tuturnya. Bau Agung mengaku telah melakukan koordinasi kepada Disdik Sulbar terkait hal tersebu. Disdik Sulbar mengaku keterlambatan penyerahan ijazah dari Disdik Sulbar ke Disdik Majene diakibatkan keterlambatan distribusi dari panitia UN tingkat nasional. Bau mengatakan, beberapa siswa mengeluhkan keterlambatan tersebut sebab tidak bisa mendaftar pada salah satu perguruan tinggi yang meminta ijazah asli sebagai syarat pendaftaran, sehingga beberapa siswa harus menunggu dan mondarmadir dalam mengurus berbagai persyaratan yang mereka butuhkan. Menurutnya, mengantisipasi hal tersebut tidak terulang, Disdik provionsi telah melakukan koordinasi langsung kepada pihah Kementerian Pendidikan Nasional, sehingga pengurusan administrasi calon mahasiswa yang akan melanjutkan pendidikan mereka dapat dilakukan dengan mudah. (mg4/mkb)

Rubrik Khusus Pemerintah Kabupaten Majene

RADAR/SYAMSUDDIN

RADAR/SYAMSUDDIN

KETUA Panitia reuni Alumni SMA Negeri Majene Surakhmat menyampaikan laporan palaksanaan kegiatan padalam penutupan di Gedung Assalewuang Majene Sabtu Malam 27 Mei

Bupati Majene Kalma Katta,(tengah) dan Wakil Ketua DPRD Majene Lukman, serta anggota DPRD Majene Hasbina menghadiri reuni akbar Ikatan Alumni Smansa Majene di Gedung Assamalewaung Majene.

Radar Mamasa 13

RADAR SULBAR Senin, 28 Mei 2012

Visi: Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Mamasa yang Madani Dalam Ikatan Kondosapata Wai Sapalelean

Kabupaten Mamasa Empat Strategi Pembangunan Kabupaten Mamasa

1. Mewujudkan tata kepemerintahan yang baik/goog governance. 2. Meningkatkan Kesejahteraan masyarakat melalui Pembangunan Berbasis Masyarakat (Gerbang Sismark). 3. Mendorong berkembangnya dunia usaha para pelaku ekonomi. 4. Mengaktualisasikan nilai-nilai agama dan norma budaya dalam kehidupan masyarakat.

PSSI Mamasa Lakukan Muscab MAMASA -- Bupati Mamasa, Ramlan Badawi membuka musyawarah cabang (Muscab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Mamasa, Sabtu 26 Mei. Dalam pembukaan Muscab I PSSI Mamasa juga dihadiri, Sekkab Ma-

masa, Benhard Buntutiboyong, Asisten I Pemerintahan, Edy Mulyono, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH), Frans Kila serta Sekum PSSI Mamasa, Paulus. Bupati Mamasa Ramlan Badawi juga sekaligus Ketua Umum PSSI Mamasa dalam kesempatan ini mengatakan

hendaknya Muscab PSSI Mamasa merupakan langka awal untuk membangun kebersamaan dalam mendorong olahraga sepak bola di Mamasa dapat berprestasi di berbagai ajang. Ia berpesan pengurus yang ada dapat bekerjasama bahu membahu dalam menjalankan roda organisasi agar kedepan prestasi sepak bola di Mamasa dapat diperhitungkan

Masjid Nurul Yaqin Mamasa Direnovasi

RADAR/ANDI SUMARYADI

berwudu' serta toilet. Dana yang dikumpulkan merupakan sumbagan dari berbagai pihak," ujar Hasan Basri. Menurutnya awal pembangunan masjid Nurul Yaqin panitia hanya bermodalkan nekat, tetapi dengan bantuan sejumlah dermawan dan pihak lainnya sehingga hasilnya dapat dilihat sekarang sudah beberapa bagian telah diselesaikan. "Untuk menyelesaikan pembangunan masjid ini perlu dana yang cukup besar. Sehingga kami berharap kepada dermawan untuk membantu kelancaran pembangunan Masjid Nurul Yaqin sehingga dapat selesai nantinya," terang Hasan.

Masjid Nurul Yaqin nantinya akan dilengkapi dengan Taman Pengajian Anak (TPA) dan juga perpustakaan untuk tempat menambah ilmu khususnya anakanak. Selain itu, kata Hasan, umat muslim di Mamasa setiap pekan melaksanakan kerja bakti. Setiap pekannya puluhan umat muslim bergotong royong melaksanakan kerja bakti. Ia juga mengimbau kepada Pemkab Mamasa untuk mengalokasikan anggaran pembangunan rumah ibadah untuk Masjid Nurul Yaqin Mamasa sebagai wujud kepedulian pemerintah daerah dalam mendukung masyarakat memiliki sarana ibadah yang refresentatif. (*)

ramai dan PSSI membina pesepakbola nantinya jika ada pertandingan diluar Mamasa maka bisa mewakili daerah ini," ujarnya. Bupati Ramlan juga berjanji akan memasukkan anggaran pembinaan olahraga sepakbola dalam APBD Mamasa sehingga mendapat sambutan dari pengurus PSSI Mamasa termasuk pengurus kecamatan. (mkb)

Panitia Pengadaan Barang/Jasa pada Badan Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Mamasa akan melaksanakan Pelelangan Umum dengan Pascakualifikasi dengan informasi sebagai berikut : 1. Paket Pekerjaan

I

RENOVASI. Masjid Nurul Yaqin Kelurahan Mamasa saat ini sementara direnovasi dengan bangunan berlantai.

Jika pengurus kompak, tambahnya program kerja yang direncanakan akan berjalan dengan baik dan sesuai dengan yang direncanakan. Ramlan juga menyangkan karena saat ini lapangan sepak bola di Mamasa masih terlihat pasif dan hanya anak-anak yang bermain bola. "Saya meminta kembali diaktifkan olahraga sepak bola setiap harinya sehingga lapangan terlihat

PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM DENGAN PASCAKUALIFIKASI Nomor : 602.1/26/PPU/PAN-PBJ/BLHD/V/2012

NO

REPORTER : ANDI SUMARYADI EDITOR : AMRI MAKKARUBA MAMASA -- Umat muslim Mamasa saat ini sementara melakukan renovasi masjid Nurul Yaqin Kelurahan Mamasa Kecamatan Mamasa. Masyarakat muslim bergotong royong melakukan renovasi masjid Nurul Yaqin dan rencananya akan dibangun berlantai tiga. Masjid tertua di Mamasa ini sebenarnya sudah beberapakali direnovasi tetapi kali ini akan dibangun secara permanen dengan berlantai tiga. Menurut bendahara pembangunan Masjid Nurul Yaqin Mamasa, Hasan Basri, dalam merenovasi masjid ini membutuhkan anggaran yang cukup besar. Tetapi pihak panitia pembangunan berupaya mengumpulkan dana dari sumbangan donatur agar pembangunan dapat diselesaikan dalam waktu cepat. Renovasi masjid ini, kata Hasan Basri, harus diselesaikan karena sudah menjadi kebutuhan umat muslim di Mamasa. "Sejak dimulainya renovasi hingga sekarang sudah sekitar Rp1 miliar dana dihabiskan, namun baru menyelesaikan lantai bawah bagian belakang tempat

bukan hanya skala Sulbar tetapi hingga ke nasional. "Saya mengajak pengurus PSSI Mamasa agar dapat kompak dalam membina persepakbolaan di daerah ini. Organisasi ini (PSSI Mamasa) tidak akan maju jika pengurusnya tidak bersatu dengan satu visi bagaimana menciptakan prestasi sepakbola kedepan," ujar Ramlan.

Nama Paket Pekerjaan

Nilai Total HPS

Sumber Pendanaan

Pembangunan Turap Bantaran Sungai

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12.

Pembangunan Turap Bantaran Sungai Orobua ( SMK 1 ) Pembangunan Turap Bantaran Sungai Karangan Desa Bombonglambe Pembangunan Turap Bantaran Sungai Desa Tadok Kalua Kec.Tabang Pembangunan Turap Bantaran Sungai Kelurahan Lakahang Pembangunan Turap Bantaran Sungai Desa Rambu Saratu ( Litak Sakka ) Pembangunan Turap Bantaran Sungai Desa Tawalian Timur Pembangunan Turap Bantaran Sungai Desa Kariango Pembangunan Turap Bantaran Sungai Aralle Timur Pembangunan Turap Bantaran Sungai Bawah Kantor Telkom Kec.Mamasa Pembangunan Turap Bantaran Sungai Bawah Guest House GTM Kec.Mamasa Pembangunan Turap Bantaran Sungai Desa Salumokanan Kec.Rantebulahan Timur Pembangunan Turap Bantaran Sungai Kelurahan Betteng Kec.Mambi

Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp Rp Rp

157.000.000,197.000.000,158.000.000,157.000.000,157.000.000,148.000.000,142.000.000,148.000.000,147.000.000,147.000.000,148.000.000,397.000.000,-

DAU/DAK DAU/DAK DAU/DAK DAU/DAK DAU/DAK DAU DAU DAU DAU DAU DAU DAU

II. Pembangunan Talud 13. Pembangunan Talud Belakang Kantor DPKD Kec.Mamasa 14. Pembangunan Talud Belakang Plaza Telkom Desa Osango Kec.Mamasa

Rp 225.000.000,Rp 128.000.000,-

DAU DAU

III. Pembuatan Taman 15. Pembuatan Taman Bahu Jalan Dengen Kec.Mamasa

Rp 140.000.000,-

DAU/DAK

Rp 182.000.000,-

DAU/DAK

IV. Pengadaan Sarana Persampahan 16. Pengadaan dan Pemasangan Tong Sampah

2. Persyaratan Peserta Ijin Usaha : Jasa Konstruksi dan Pengadaan. Klasifikasi : Bidang Arsitek Sub Bidang Pertamanan dan Perawatannya, Sub Bidang Bangunan-bangunan non Perumahan Lainnya termasuk Perawatan nya, Bidang Sipil Sub Bidang Persungaian, Rawa dan Pantai, Sub Bidang Irigasi dan Drainase termasuk perawatannya, Sub Bidang Pekerjaan Pelaksanaan Pondasi termasuk untuk Perbaikannya. Kualifikasi : Greed 2. 3. Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen Lelang Pada : Hari / Tanggal : Selasa, 29 Mei s/d Rabu, 07 Juni 2012 Tempat : Kantor Badan Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Mamasa Alamat : Komp.Perumahan Dinas Pemda Kab.Mamasa Waktu : 08.00 – 13.30 Wita

Panitia Pengadaan Barang/Jasa Badan Lingkungan Hidup Daerah Ketua ttd RICARDO SILABAN, ST NIP. 19770814 200902 1 003

Rubrik ini Dipersembahkan Oleh

Rubrik ini Dipersembahkan Oleh

Humas Pemkab Mamasa

DPRD Kabupaten Mamasa

RADAR/ANDI SUMARYADI RADAR/ANDI SUMARYADI

ARAHAN. Kepala BPBD Mamasa, Kain Lotong Sambe sementara memberikan arahan kepada stafnya.

HADIR. Dua anggota DPRD Mamasa, Bonggalangi dan Joni Ma'dika ketika menghadiri rapat evaluasi hasil kerja pansus pemekaran desa.

RADAR/ANDI SUMARYADI

RADAR/ANDI SUMARYADI

KUNKER. Bupati Mamasa, Ramlan Badawi ketika melakukan pertemuan dengan warga Kecamatan Messawa dalam kunjungan kerjanya baru baru ini di Messawa.

PANSUS. Sejumlah anggota DPRD Mamasa ketika mengikuti rapat Pansus pemekaran desa di ruang kerja Ketua DPRD Mamasa, Selasa 15 Mei 2012.

14

Radar Pasangkayu Sistem Manusia Alam Ruang Teknologi

RADAR SULBAR Senin, 28 Mei 2012

MAMUJU UTARA SMART

Pembenahan dan Penyempurnaan Sistem Penyelanggaraan Pemerintahan, Kebijakan dan Regulasi, Program dan Kegiatan, Infrastruktur Keuangan Daerah. Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas SDM Aparatur, Masyarakat dan Private Sektor. Mengelola dan Memanfaatkan Sumber Daya Alam dengan Arif, Adil, dan Bijak untuk Kemakmuran Rakyat dan Pengembangan Kapasitas Pemerintahan Daerah. Konsisten Melakukan Penataan Ruang, dan Wilayah dengan Mengacu pada Kebijakan dan Regulasi Serta Berwawasan Lingkungan Menggembangakan dan Memanfaatkan Tekhnologi Tepat Guna yang Selaras dengan Perkembangan dan Kebutuhan

H. MUHAMMAD SAAL WAKIL BUPATI

H. AGUS AMBO DJIWA BUPATI HM. NATSIR. MM SEKKAB

Program Gema d'Smart

Sosialisasi Perda Pajak dan Retribusi

Potensi Perikanan Batu Oge Patut Dikembangkan

DPRDMatraGandengKementerianKeuangan

PASANGKAYU -- Desa Batu Oge Kecamatan Pedongga, Matra, sebagai kawasan perikanan dengan sumber kelautan yang cukup besar, masih perlu dikembangkan. Salah satu upaya yang perlu dilakukan adalah membekali nelayan dengan alat tangkap ikan yang lebih modern. Ini Firman Parakkasi diungkapkan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Matra Firman Parakkasi, Jumat 25 Mei, malam. Firman menyatakan, program yang harus dilakukan kedepan agar potensi perikanan yang ada di daerah ini dapat termamfaatkan dengan maksimal, perlu dilakukan penguatan SDM nelayan. Seperti dengan memberi pelatihan dan pembinaan. "Sekalipun di daerah ini dikelilingi dengan potensi perikanan dan kelautan yang cukup besar, tapi jika tak ditopang dengan SDM yang baik maka kesejahteraan masyarakat juga sulit ditingkatkan," ujarnya. Ia juga menyebutkan, aktifitas nelayan di Kabupaten Matra, khususnya di Desa Batu Oge dalam setahunnya hanya dapat memamfaatkan waktu enam bulan untuk mencari ikan. Selebihnya mereka terpaksa urung melaut karena buruknya cuaca perairan. Mengantisipasi hal ini, Dinas Perikanan dan Kelautan menyiapkan pekerjaan alternatif bagi nelayan, seperti mengarahkan nelayan untuk membudidayakan rumput laut. (sym/ham)

REPORTER: SYAMSUDDIN HB EDITOR: MUHAMMAD ILHAM

PASANGKAYU -- Demi meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), DPRD Matra berinisatif melahirkan dua peraturan daerah (perda) tentang retribusi dan pajak daerah. Pendapatan daerah pada sektor PBBP2 dan BPHTB yang semula ditangani oleh pemerintah pusat, kini sudah ditangani daerah dengan Produk Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD). Kini pajak retribusi tersebut dialihkan ke pemerintah kabupaten dan kota. Guna maksimalkan objek pendapatan tersebut, Direktorat Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan RI bersama DPRD Matra menggelar sosialisasi Undang-Undang (UU) Nomor 28 tahun 2009 tentang pajak daerah dan retribusi daerah. Selain itu, dua perda inisiatif DPRD Matra, yakni Perda Retribusi Pengelolaan Zakat dan Retribusi Pelayanan Persampahan juga turut disosialisaikan. Kegiatan ini digelar di Hotel Trisakti Pasangkayu, Sabtu 26 Mei. Menyangkut dua perda inisiatif itu, Ketua DPRD Matra H Yaumil RM mengatakan, sebagai daerah baru, Matra memebutuhkan peningkatan PAD. Olehnya

dua perda inisiatif DPRD ini sangat penting untuk disosialisasikan kepada masyarakat sebagaimana diatur dalam UU Nomor 28 Tahun 2009. Dua perda tersebut bahkan telah dikoordinasikan dengan pemerintah pusat. "Soal penerapannya di lapangan tergantung keputusan Bupati Matra. Hanya saja kita sebagai daerah baru tentu sangat perlu menaikkan PAD, soal kondisi ekonomi masyarakat saya kira penerapannya akan disesuaikan," terang Yaumil sesaat sebelum dilakukannya sosialisasi ini. Yaumil juga mengungkapkan, dua perda inisiatif DPRD ini bertujuan memaksimalkan sektor penerimaan pajak retribusi untuk meningkatkan PAD yang selama ini penerimaan di sektor pajak di Matra masih sangat kecil dibanding daerah lain. Sehingga dilakukan upaya untuk mengakselerasi sumber-sumber pendapatan daerah yang dapat menopang program pembangunan. "Pajak yang belum terkelola dengan maksimal menurut kami yakni pajak hotel, restoran, reklame, BPHTB dan PBB-P2," ungkapnya. Disebutkan, akhir tahun 2011, DPRD Matra telah menyelesaikan lima perda pajak dan sepuluh perda retribusi daerah. Dan baru-baru ini lima perda yang sudah disahkan. (**)

RADAR/SYAMSUDDIN HB

SOSIALISASI. Ketua DPRD Matra H Yaumil RM saat membuka sosialisasi perda pajak dan retribusi daerah di Hotel Trisakti Pasangkayu, Sabtu 26 Mei 2012.

Percetakan Sawah Salu Bulu Butuh Tanggul PASANGKAYU -- Percetakan sawah baru di Dusun Salu Bulu Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, seluas 2.50 hektar yang dikelola 10 kelompok tani (poktan), kini terbilang sukses. Empat dari 10 poktan yang ada di wilayah itu, diantaranya, poktan Bukit Harapan, Mekarjaya, dan Sinar Gangking, serta Mattirodeceng, sudah melakukan penanaman. Namun disayangkan, acap kali setiap panen, area persawahan milik warga dusun Salu Bulu kerap dilanda banjir akibat meluapnya Sungai Pasangkayu. Sehingga dibutuhkan campur

RADAR/SYAMSUDDIN HB

RUSAK. Padi siap panen milik warga Dusun Salu Balu, rusak karena banjir, Sabtu 26 Mei 2012.

POTRET PASANGKAYU

Rubrik Khusus Humas Pemkab Mamuju Utara

DIALOG DENGAN WARGA. Bupati Matra H Agus Ambo Djiwa dan Wakil Bupati Matra HM Saal serta Kajari Matra Munif SH berdialog dengan warga Desa Batu Oge, Jumat 25 Mei 2012.

RADAR/SYAMSUDDIN HB

PELAKSANAAN PROGRAM. Kadis Kesehatan Matra dr Alief, Kadis Capilduk Matra Ahmac Ilham dan Kadis Perikanan dan Kelautan Matra Firman Parakkasi mengikuti pelaksanaan program Gema d'Smart di Desa Batu Oge, Jumat 25 Mei 2012.

tangan Pemkab Matra dan Pemprov Sulbar untuk membangunkan tanggul di wilayah tersebut. Karena sebagus apapun area persawahan milik warga, mereka tidak bakal bisa menghasilkan panen lebih maksimal jika banjir terus melanda. Area persawahan di Salu Balu dengan kondisi tanah yang subur, mampu menghasilkan gabah sebanyak enam ton per hektar. Menurut salah seorang petani setempat, Pawajangi, akibat banjir warga sudah empat kali gagal panen. "Kami sudah empat kali menanam pak, padi tumbuh subur namun hasil

LEGISLATIF MATRA

yang didapatkan tidak maksimal karena terus dilanda banjir. Kami minta memberikan perhatian serius terhadap kendala yang kami hadapi," pinta Pawajangi bersama warga lainnya akhir pekan kemarin. Jika tidak ada banjir, petani Salu Bulu mampu menghasilkan padi sekitar enam ton perhektarnya. Luas sawah di daerah itu mencapai 250 hektare dan seluruhnya mampu menghasilkan padi sekitar 1.500 ton per satu kali panen. Hasil itu dapat dicapai jika pembangunan tanggul direalisasikan secepatnya oleh pemerintah. (sym/ham)

Rubrik Khusus DPRD Kabupaten Mamuju Utara

JELASKAN TUPOKSI. Ketua DPRD Matra H Yaumil RM menyampaikan tugas pokok dan fungsi DPDR kepada masyarakat Desa Batu Oge, Jumat 25 Mei 2012.

RADAR/SYAMSUDDIN HB

LEGISLATOR. Wakil ketua DPRD Matra H Lukman Said bersama anggota DPRD Sulbar Rayu dan Perwira Penghubung Dandim Mamuju-Matra Mayor Infanteri Agus Salim tampak serius mengikuti dialog langsung masyarakat baru ini.

INFOTAINMENT

RADAR SULBAR

15

gaya hidup - artis - film - resep makanan - Keluarga

SENIN, 28 MEI 2012

Ogah Tunangan, Gading Ngebet Nikahi Gisel JAKARTA- Gading Marten mengaku tidak ingin berlama-lama menjalin hubungan cinta dengan Gisel. Dia mengaku ingin segera berlanjut ke jenjang pernikahan, tanpa perlu bertunangan. Gading mengatakan hubungannya dengan Gisel memang dijalani dengan serius. Bahkan niat untuk menuju arah pelaminan pun sudah ada. "Gisel ngomong sendiri ke orangtuanya, saya ngomong ke orangtua juga, baru obrolan sambil bercanda, ketemu orangtua ada saatnya. Sejauh ini di setujui, mudahmudahan cepet enggak lama-lama. Bulan ini adik gue nikah duluan," ungkap Gading saat berbincang di Gandaria City, Jakarta, kemarin. Karena tidak ingin menunggu lama untuk menuju jenjang perkawinan, Gading pun mengungkapkan bahwa dia tidak ingin bertunangan dan lebih baik langsung menikah saja. "Gue dah bilang, enggak lama-lama. Langsung aja, enggak pake tunangan. Umur udah 30," seloroh Gading.

Wah! Dian Sastro Foto Bareng Robert Pattinson!

Bens Leo: Batalnya Lady Gaga Kemunduran Indonesia Pengumuman batalnya konser Lady Gaga di Jakarta dinilai Bens Leo sebagai suatu kemunduran Indonesia, terutama masyarakat pecinta musik. Sebab kehadiran Lady Gaga di Indonesia merupakan event yang ditunggu-tunggu selama perjalanan konser di kawasan Asia. "Pasti sebuah kemunduran. Karena dari seluruh negara Asia, Indonesia adalah negara yang paling ditunggu," jelasnya melalui telepon, Minggu (27/5). Pernyataan pengamat musik ini cukup beralasan. Sebab, dari semua negara Asia, panggung di Indonesia adalah panggung yang terbesar. "Di Korea, Lady tampil di stadion Olimpic tapi itu kecil. Sementara di Senayan lebih besar dan lengkap. Mestinya kita dapat menyaksikan pertunjukan yang spektakuler," terang pria yang telah membeli 4 tiket ini. (net)

Kehadiran Dian Sastrowardoyo sebagai brand ambassador L'oreal dalam event De Cannes 2012 di Paris, Prancis, sekaligus membawa nama Indonesia karena ia satusatunya perwakilan dari Asia Tenggara. Sebagai gelaran internasional, bintangbintang yang sudah punya nama mendunia pun hadir di sana. Dian beruntung karena ia bisa berjalan di red carpet dan bahkan, ia duduk di depan Robert Pattinson, salah satu tokoh utama dalam film TWILIGHT. Kegembiraan bertemu Robert terungkap dalam akun Twitter pribadi Dian, @therealDiSastr yang mengunggah fotonya berdua dengan Robert. (net)

>>>>>> HUBUNGI BAGIAN PERIKLANAN: MAWARNI SIMARGOLANG, 0426-22138 Hp: 081241843180

HOT LINE:

E-mail: radarsulbar01@gmail.com

Online: radar-sulbar.com IKLAN BARIS RADAR SULBAR

MAMUJU -- JL. JEND. SUDIRMAN NO. 50,TLP. 0426 -22138. MAJENE -- JL. JEND SUDIRMAN NO. 167,TLP. 0422-21157. POLMAN -- JL. MR.MUH.YAMIN NO. 76,TLP. 0428-23203.

Serbaneka Penghasilan tambahan untuk anda: jual motor baru dapat komisi s/d 1 Jt per unit. Hub Adit: 08112719065

Serbaneka

Rental Mobil CV. Jaya Bersama Menyediakan Jasa Rental Avanza, Zenia, Apv, Rush, Pick Up. Jl. Pattana Bone No. 9 Mamuju Hp. 085 399 333 536-085 298 301 045

Dijual Rumah

TOKO HARAPAN JAYA Grosir Pakaian Jadi, Alamat: Ruko DIJUAL Rumah : Luas 325 M2 di Blok A. No. 16 Pasar Baru Mamu- Jl. H.A. Endeng No.1 Tanah : 610 ju-Sulbar, HP. 081 210 174 222 M2 di Jl. Muh. Husni Thamrin Hub : Hp 081 355 399 133 Alamat: Jl. Urip Sumoharjo No. 51 Mamuju

Serbaneka

Dijual Rumah

ALAT PERAGA DAK SD & SMP ready stok (100%) sesuai juknis 2010, rekanan yg menang tender Dijual 1 Paket Terdiri dari : / uji petik 085214141201 / Lokasi Empang (4 Hektar), 1 Unit Rumah Empang, 1 Unit Rumah di 081519464055 - kdn.co.id Jalan Poros ke Bandara Tampa Padang, Kampung Baru Desa Babanga Kab. Mamuju Hub : Hp. 081 355 223 222/081 246 H2D KOMPUTER, Menerima 243 416/085 327 772 822 sevice komputer, laptop, notebook & rakit komputer, juga melayani servis panggil, harga terjangkau. Dijual Ruko 2 petak, 2 lantai Alamat Jl. Stadion, Hp: disudut, ukuran 9 x 14 085399769243,081342626268, Jln. Poros Sentral Tasiu /Ko081342077428 mpleks Pasar

Serbaneka

Dijual Ruko

Serbaneka BENGKEL LAS Masagena Alamat Jl. Pababari Mamuju, Tlp 081 342 209 988 DIZI MEUBEL Alamat, Jl. Martadinata (samping Kantor BPS Mamuju) Tlp 081 342 209 988

Dijual Tanah DIJUAL TANAH Dengan Ukuran 30x60 = 1800 M2, Terletak di Jl. Poros Kalukku- Tasiuk. Desa Salulayo HUB : 081355212555/082189917971

Dijual Tanah DIJUAL Ruko 1 Lantai, Luas 6 x 13 lengkap dengan Usaha (ATK Swalayan) di Jl. Diponegoro (Depan Alya Nayab ATK Mart) Hub: 081241457790 - 082191504944

Dijual Tanah JUAL TANAH. + Ukuran 4,4 Hektar Di Jalan Baru (Jalur Dua) Hub; 08124252975

Dijual Tanah DIJUAL Tanah dan Bangunan ukuran 9x20 di Rangas Mamuju. Kuran lebih 500 m dari Kantor Gubernur Sulbar. Harga Rp. 150 Jt, tanpa perantara. HUB: 085398239889

Dikontrakkan

Peluang Bisnis MAU Penghasilan Rp 1 jt - 2 jt/ bulan Dirumah Buka Usaha Rental Game. Jual PS2/PS3 Hardisk Baru/Bekas, Komputer, Laptop, Hrg Murah Beli 2 Unit PS Gratis HP Cross U / 2 orang. Minat Bos. Hub. MR.14 Com Hp.085 214 011 193 / 087 842 276 439

Serbaneka ANDA Butuh Dana Tunai, Jaminkan Bpkb Motor Anda di NSC FINANCE . Hub. No : 0853 4085 7205 ( Dibutuhkan Karyawan/Karyawati, Pendidikan Min. SMA, GAJI + KOMISI + REWARD)

Dijual Rumah Dijual / Dikontrakkan Tanah DIJUAL tanah kosong, luas 1004 m2 Jl. Bau Massepe depan Gereja Katolik. Dikontrakkan tanah, luas 11x40 m Jl. Tuna samping somel kayu Maspul. Hub 085322255554 - 085394702774

DIKONTRAKAN PERUMAHAN H. BASYIR BLOK G 22 (BELAKANG TOYOTA) HUBUNGI : 081 342 633 Hub : 082 189 917 971 Dioper cicilan rumah tipe 36 di BTN 337 ATAU 081 342 795 999 Griya Marwah Residence Sarampu, Desa Tonyaman Kecamatan Binuang blok B nomor 1 dgn harga Penghasilan tambahan untuk anda: Dikontrakkan 1 buah rumah, 50 juta. Harga bisa nego.Hubungi: jual motor baru dapat komisi s/d lengkap dengan perabot. Di Jl. BTN 085214476078 1 Jt per unit. Maspol F4 No. 1 Mamuju Hub Andrea: 08121063279 Hub : 085 255 801 557

Serbaneka

Serbaneka

Dikontrakkan

Dikontrakkan Dikontrakkan Ruko Strategis dan nyaman di Jl. RE. Martadinatha Simbuang Hub : 081 242 001 019/ 081 944 533 688

Dijual Rumah JUAL Murah Rumah, BTN Cendrawasih, Polewali sudah renovasi, Harga Rp. 185 Jt Hub : 081 355 076 354

Dijual Rumah DIJUAL Rumah Tinggal Permanen beserta lokasi di Jl. Manunggal, Lr. IV, Polman (samping rumah kosan sekkab polman) L. 14 Meter x P. 24 Meter. Harga Rp. 250 juta bisa nego Hub: 085299924217

Dijual Rumah DIJUAL Rumah di Jalan Cerbon Belakang Kantor Camat Wonomulyo. Ukuran 21x11 M. Hub : 081241501981

Dijual Mobil DIJUAL Cepat Mobil Toyota Kijang Grand Extra Tahun 1996 Ac. Sentral, DVD, Power stering, Power Window, Sentral Lock, kondisi baik masih Orisinil Mesin kering siap Pakai Hub : 081 355 064 032

Dijual Tanah DIJUAL Tanah dengan ukuran 10 x 45 = 450 m2 Terletak di Jalan Poros Kalukku Tasiuk Hub: 081355038844 - 082191606888

Lowongan LOWONGAN Kerja untuk Cabang baru di Polman dibutuhkan Karyawan/Ti. Syarat : FC. Ijasah terakhir min.SMU/Sederajat, FC.KTP dan Daftar Riwayat Hidup(CV.), PAS Foto 2l br U.3X4 wrna, tidak sedang kuliah dan kursus. I nformasi lebih lanjut hubungi: LEO PRIMA MANDIRI Jl.Budi Utomo No.05 Pekkabata HUB: CP. 0819 9862 2951 – 0853 9957 5282 Antar Berkas Secepatnya (Posisi Terbatas).

Dijual Rumah DIJUAL Rumah di Jl. Kapten Jumhana No. 22 Wonomulyo Polman Sebelah Kanan Lapangan Gaswon (Depan Pasar Wonomulyo) Hubungi : 085 299 128 480 081 342 209 988 085 236 277 002

Dijual Tanah DIJUAL Tanah dengan luas 15x28 m2, terletak di depan SMK Pelayaran Mamuju Harga Murah Tanpa perantara. Hub : 085 398 062 912

Lowongan Dicari 1 org receptionis wanita, blm menikah, syarat SMA/sederajat, berpenampilan menarik, domisili di Polewali dan sekitarnya, lamaran langsung di antar ke : HOTEL LILIANTO jl. Ahmad Yani No.54-B, Tlp. (0428) 2410499

Berita Kehilangamn TELAH tercecer BPKB Motor A.n SUPARMAN. No Polisi DC-4777-JA Merk Suzuki/FU 150, Warna Abuabu Hitam. Bagi yang menemukan harap Hub : 081 353 045 050

Advertorial

16

RADAR SULBAR SENIN, 28 MEI 2012

Satu Semangat, Pertahankan Lerelerekang MAJENE — Semangat untuk mempertahankan Pulau Lerelerekang, Kecamatan Sendana Majene, makin kuat. Dalam dialog publik yang diprakarsai Radar Sulbar dan Pemkab Majene, Minggu 27 Mei, masalah Lerelerekang kini menjadi pengerat ikatan

emosional kewilayahan. Sebab selain soal sumberdaya alam, Lerelerkang juga menyangkut urusan mempertahankan sejarah kemaritiman di Mandar. Banyak pihak yang terlibat. Mulai dari Bupati Majene H Kalma Katta, Sekkab Ma-

jene Syamsiar Muchtar, Wakil Ketua DPRD Majene H Marzuki Nurdin dan Lukman, Kadistamben Majene Ahmad Rafli Nur, unsur LSM, mahasiswa, tokoh masyarakat dan sejumlah elemen kepemudaan. Dalam dialog, tampil se-

bagai pembicara Bupati Majene Kalma Katta, Koordinator IT Radar Sulbar yang juga peneliti maritin M Ridwan Alimuddin, serta praktisi hukum Arsalim Aras. Mengenai adanya rencana unjuk rasa yang diusulkan Anggota DPRD Majene M Rusbi Ha-

mid, Kalma Katta menyarankan agar materi demo diperjelas. Begitu pula siapa yang akan mengajukan peninjauan kembali (PK), apakah dilakukan oleh Pemkab Majene atau Pemprov Sulbar. “Ini semua yang harus diperjelas sebelum melangkah,” ujarnya.

DISKUSI KAMPUS. Aliansi Pemuda Pecinta Budaya Mandar menggelar diskusi mengenai status dan upaya mempertahankan Pulau Lerelerekang agar tetap masih sebagai wilayah administrasi Kabupaten Majene. Dialog ini berlangsung Sabut 26 Mei 2012, di Polewali.

DIALOG LERELEREKANG. Buoati Majene H Kalma Katta, Sekkab Majene Syamsiar Muchtar, Wakil Ketua DPRD Majene H Marzuki Nurdin dan Lukman, Kadistamben Majene Ahmad Rafli Nur, Ketua Komisi II DPRD Majene Rusbi Hamid, peneliti maritim Ridwan Alimuddin, Redpel Radar Sulbar Sudirman Samual, serta unsur LSM, mahasiswa, tokoh masyarakat dan sejumlah elemen kepemudaan, berdialog seputar upaya mempertahankan Pulau Lerelerekang agar tetap masuk dalam wilayah administrasi Kabupaten Majene, Minggu 27 Mei 2012, di Majene.

Tapi menurut Rusbi, gugatan terhadap Permendagri Nomor 43 Tahun 2011 di Mahkamah Agung (MA) yang dimenangkan Pemprov Kalsel mesti disikapi dengan melakukan aksi melalui pembentukan opini publik. Langkah tersebut juga menjadi

salah satu cara untuk memiliki kembali Pulau Lerelerakan. “Selain menempuh jalur hukum, pendekatan politik dan ekonomi, aksi dari masyarakat Majene sendiri sangat menentukan untuk mepertahankan Pulau Lerelerekang,” ujarnya. (k3/ham)


Radar Sulbar