Issuu on Google+

UNTUK SEMENTARA

RADAR SULBAR Harian Pertama & Terbesar di Sulawesi Barat

SABTU 28 JULI 2012

Menerima dan Menyalurkan Zakat Fitrah RAIHLAH BERKAH RAMADAN

EDITOR: MUHAMMAD ILHAM

Kreativitas Anda mengatur tata ruang rumah makin sempurna dengan kepintara Mengatur biaya listrik. Nikmati Kemudahan dan kenyamanan Listrik Pintar, solusi isi ulang dari PLN. Dengan Listrik Pintar, biaya listrik sepenuhnya Anda yang atur. Tidak perlu repot bayar bulanan. Anda cukup membeli pulsa listrik sesuai kebutuhan. Bebas kesalahan catat meter, bebas dari sanksi pemutusan dan ketidaknya

wa pulau yang kaya dengan gas methana ini merupakan milik Kalsel. Demikian ditegaskan Dirjen Pemerintahan Umum Kemendagri, I Made Suwandi. Rencana pendaftaran ke PBB akan dilakukan, setelah Kemendagri mendapatkan keputusan penetapan dari Mahkamah Agung.

“Intinya kita mematuhi penetapan atau putusan MA, dan akan kita proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya, kemarin. Made menambahkan, setelah surat keputusan MA turun, selanjutnya Kemendagri akan menBaca HAL 7

Hubungi Kantor Pelayanan PLN terdekat dan pasang listrik pintar sekarang juga ! www.pln.co.id

PT. PLN (Persero) AREA MAMUJU

DENGAN MEMBAYAR ZAKAT BANYAK HAL YANG DAPAT TERSELESAIKAN DUNIA SEJAHTERAAKHIRAT TERJAMIN, ANDAKAH MANUSIA YANG BERUNTUNG ITU? SELAMAT.

Drs H Arifin HP Dara Ketua

H.Muhammad Dinar Faisal, S.Ag., M.Si Kabag TU Kanwil Kemenag Sulbar

Jadwal Imsakiyah

RAMADAN 1433 H/2012 M

IMSAK 04:42 04:42 04:41 04:38 04:40

SUBUH 04:52 04:52 04:51 04:48 04:50

DHUHUR 12:12 12:12 12:11 12:11 12:11

ASHAR 15:35 15:35 15:34 15:35 15:33

Baca HAL 7 MAGRIB 18:13 Baca 18:11 18:10 18:13 18:11

ISYA 19:25 HAL 19:23 19:22 19:26 19:23

MAGRIB 18:13 18:11 18:10 18:13 18:11

ISYA 19:25 19:23 19:22 19:26 19:23

Senin, 30 Juli 2012 KABUPATEN Mamuju Majene Polewali Mandar Mamuju Utara Mamasa

IMSAK 04:42 04:42 04:41 04:38 04:40

SUBUH 04:52 04:52 04:51 04:48 04:50

DHUHUR 12:12 12:12 12:11 12:11 12:11

ASHAR 15:35 15:35 15:34 15:35 15:33

Sekretaris

BPKP Sulbar Pertanyakan Statement Bupati

Minggu, 29 Juli 2012 KABUPATEN Mamuju Majene Polewali Mandar Mamuju Utara Mamasa

Drs M Mukhtar.MM

MAMUJU -- Statement atau pernyataan Bupati Mamuju Suhardi Duka yang menilai Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulbar tak serius dalam pemberantasan korupsi, mengundang reaksi serius dari pihak BPKP Sulbar. BPKP Perwakilan Gillbert A Hutapea Sulbar menilai, pernyataan Suhardi Duka sama sekali tidak berdasar. Apalagi Suhardi tidak menyebutkan

KEMENTERIAN AGAMA KANTOR WILAYAH Provinsi Sulawesi Barat Drs. H. Mukhlis Latif, M.Si Kakanwil Kemenag Sulbar

Pindah ke Kompleks PASAR REGIONAL MAMUJU

Badan Amil Zakat Daerah (BAZDA) Kabupaten Mamuju

Kemendagri Daftarkan atas Nama Kalsel

Pintar mengatur ruang Pintar juga dong mengatur biaya listriknya

RADAR SULBAR Harian Pertama & Terbesar di Sulawesi Barat

www.radar-sulbar.com

Agustus, Lerek-lerekang Didaftar ke PBB JAKARTA — Pulau Lereklerekang atau yang oleh orang Kalsel menyebutnya Lari-larian, sepertinya semakin menjauh dari Sulbar. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dalam waktu dekat akan mendaftarkan pulau itu ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pendaftaran tersebut sebegai penegasan bah-

Kantor Harian

Safari Ramadan KKMSB Dimulai Pekan Ini

7

Mitra Berulah, Bulog Dirugikan 200 Ton Beras tak Berkualitas Dipasarkan MAMUJU — Lebih 200 ton beras berkualitas rendah masuk beredar di pasaran. Ironisnya, karena beras yang disalurkan oleh perusahaan mitra Perum Bulog tersebut, menggunakan label Bulog. Kepala Sub Divre Perum Bolog Mamuju Marhabang, menyampai-

kan, jumlah tersebut tercatat sejak dua bulan terakhir. Beras itu merupakan hasil pertanian di Kabupaten Mamuju yang dipersiapkan perusahaan mitra Bulog sebagai persediaan untuk daerah ini. Namun pihak Bulog tidak bersedia membeli beras itu, karena kualitasnya tidak sesuai yang diinginkan Bulog. Karena tidak mau rugi, kata Marhabang, mitra Bulog kemudi-

an menyalurkan beras tersebut ke pasaran. Sayangnya beras-beras itu diedarkan ke pasaran dengan tetap menggunakan label Bulog. “Kami tidak melarang mereka memasarkan itu, tapi seharusnya karungnya diganti dengan yang tidak menggunakan label Bulog,” harap Marhabang, Jumat, 27 Juli. Ia mengharapkan, peredaran

JAKARTA — Agenda safari ramadan Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) mulai berjalan akhir pekan ini. Ajang silaturahmi melalui buka puasa bersama rencananya akan diawali di kediaman Rudy Alfonso, putra Mamasa yang juga dikenal sebagai pengacara nasional. Undangan buka bersama telah disebar oleh BPP KKMSB kepada para warga Mandar Sulbar yang banyak beraktifitas dan berdomisili di wilayah Jabodetabek.

Baca HAL 7

Baca HAL 7

Festival Brest 2012, Mandar-Prancis 2012 (11)

Sandeq Disambut Tepuk Tangan Laporan

Ridwan Alimuddin Brest, Prancis

0426-22138

DAHRI dan Paskal datang dari toko, membawa beberapa kantong plastik berisi baju selam (wetsuit) serta sepatunya. Karena akan melayarkan sandeq di laut dingin, semua kru harus mengenakan baju khusus agar tak terlalu dingin. Lucu membayangkan nelayan-nelayan Mandar mengenakan baju ketat, bak tokoh-tokoh komik, seperti Spiderman atau Superman. “Wetsuit” berbahan dasar karet digunakan saat menyelam agar panas tubuh tidak mudah terlepas dan sebagai pelampung. Jadi sebenarnya baju selam (standar) tidak menghin-

radarsulbar01@gmail.com

darkan pengguna dari basah, tapi hanya sebagai alat pelindung saat menyelam. Tadi malam Paskal membawa datang contoh baju dan sepatu sebagai alat ukur. Dahri dan Muliadi saya tugaskan untuk mencatat ukuranukuran untuk tiap “passandeq”. Baca HAL 7

portal radar sulbar

RADAR SULBAR/ RIDWAN ALIMUDDIN

DILIPUT MEDIA PRANCIS. Perbaikan Sandeq diliput media massa Prancis. Tampak salah seorang wartawan memerhatikan pemasangan tadiq.

Eceran: Rp 3.000 Langganan: Rp 65.000


2

Ekonomi

RADAR SULBAR Sabtu, 28 Juli 2012 PANC A KAR YA PEMBANGUNAN SULA WESI BARA T PHASE II ANCA KARY SULAWESI BARAT G AI KEBIJ AKAN S TRA TEGI PEMBANGUNAN PR O VINSI SULA WESI BARA T 20 1 1 - 20 16 SEBAG KEBIJAKAN STRA TRATEGI PRO SULAWESI BARAT 201 201 SEBA

1. Peningkatan Profesionalisme Aparatur ( personalcapatcy building) Pemerintahan Daerah Provinsi Sulawesi Barat 2. Peningkatan Kualitas dan Perluasan Ketersediaan Sarana dan Prasarana Ekonomi Vital 3. Peningkatan Promosi dan Kerjasama dengan Pihak Ketiga Baik dalam Negeri maupun Luar Negeri 4. Peningkatan Pemanfaatan Sumber Daya Alam 5. Pengembangan Pemerintahan yang Peduli Lingkungan H. Anwar Adnan Saleh Gubernur

H. Aladin S Mengga Wakil Gubernur

H. Anwar Adnan Saleh Gubernur Sulbar

H. Ismail Zainuddin Sekretaris

H. Aladin S. Mengga

H. Mujirin M. Yamin

Wakil Gubernur Sulbar

Kepala DISPENDA Prov. Sulbar

September, Pemerintah Batasi Konsumsi Solar Subsidi REPOTER: SYAMSUDDIN SALEH EDITOR: SUDIRMAN SAMUAL JAKARTA -- Program pembatasan BBM subsidi akan terus diperluas. Setelah 1 Agustus nanti menyasar kendaraan dinas di seluruh Jawa Bali, maka mulai 1 September nanti akan mulai menyasar kendaraan industri. Ketua Tim Nasional Pengendalian Penggunaan BBM Subsidi Hadi Poernomo mengatakan, selain BBM subsidi jenis Premium, Solar juga banyak menyedot subsidi. "Karena itu, 1 September akan dibatasi," ujarnya kepada Jawa Pos, Kamis 26 Juli. Sebagaimana diketahui, selama ini Solar banyak dikonsumsi oleh kendaraan angkutan, baik angkutan penumpang umum maupun angkutan barang. "Untuk angkutan umum tetap boleh mengonsumsi Solar subsidi, yang nanti dibatasi adalah untuk kendaraan barang," katanya. Menurut Hadi, pembatasan konsumsi Solar juga harus dilakukan karena konsumsinya terus mengalami lonjakan. Data Pertamina menunjukkan, sepanjang Januari - Juni 2012, penyaluran Solar sudah mencapai 7,5 juta kiloliter atau

110 persen dari kuota yang ditetapkan. Tanpa pengendalian, kuota Solar bersubsidi yang tahun ini sebesar 13,89 juta kiloliter dipastikan akan jebol. Pertamina memprediksi, konsumsi Solar tahun ini bakal menembus 15,27 juta kiloliter. "Sayangnya, sebagian Solar subsidi ini dikonsumsi oleh kendaraan industri, jadi tidak tepat sasaran," ucapnya. Hadi menyebut, konsumsi Solar yang tinggi terjadi di wilayah-wilayah yang merupakan sentra industri pertambangan dan perkebunan. Rupanya, truk-truk pengangkut hasil tambang dan hasil kebun banyak yang mengonsumsi Solar bersubsidi. "Itu banyak terjadi di Kalimantan dan Sumatera. Kan di situ banyak tambang batu bara dan perkebunan sawit," ujarnya. Sebenarnya, lanjut Hadi, Pertamina sudah mengarahkan agar truk-truk tersebut membeli Solar nonsubsidi. Namun, karena belum ada aturan yang tegas, masih banyak truk yang tetap membeli Solar bersubsidi. "Karena itu, pemerintah akan menerbitkan aturan, mulai 1 September 2012, truk-

INFO SULBAR

NET

truk pertambangan dan perkebunan tidak boleh lagi membeli Solar bersubsidi," tegasnya. Bagaimana mekanisme pembatasannya? Hadi menyebut, sistemnya sama dengan pembatasan untuk kendaraan dinas. Jadi, ken-

daraan-kendaraan industri tersebut akan dipasangi stiker yang sama dengan kendaraan dinas. "Kalau ada yang menolak dipasangi stiker, tentu akan ada sanksinya," ucapnya. Nah, Kementerian ESDM bersama BPH Migas bekerjasama dengan pihak Kepolisian dan Ke-

menterian Perhubungan, sudah mulai mendata kendaraan pengangkut barang di tiap-tiap perusahaan di seluruh Indonesia. "Jumlahnya sekitar 100 ribu kendaraan, itu yang nanti akan dipasangi stiker dan tidak boleh lagi membeli Solar bersubsidi," ujarnya. (jpnn)

Pemerintah Harus Jamin Ketersediaan Kedelai JAKARTA -- Anggota Komisi IV DPR, Hermanto mendesak pemerintah untuk segera mengatasi kenaikan harga dan kelangkaan komoditas kedelai. Menurut Hermanto, ketersediaan kedelai tidak saja soal jaminan bahan baku untuk tahu dan tempe, tetapi sudah menyangkut ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat. "Masyarakat kita sudah sangat tergantung pada tahu dan tempe. Selain memenuhi kebutuhan gizi, tahu dan tempe juga bahan pangan yang murah. Kalau akibat langkanya kedelai sehingga komoditi itu naik, lalu masyarakat kita harus makan apa lagi," kata Hermanto. Ditambahkan, kenaikan harga kedelai ini harus menjadi momentum bagi pemerintah untuk meningkatkan produktiVitas. "Kenaikan harga ini tidak berdiri sendiri karena terkait dengan produksi dan tata niaga. Terkait dengan produksi, maka pemerintah perlu meningkatkan produktifitas produksi kedelai dalam negeri baik secara intensifikasi maupun ekstensifikasi," tambah politisi PKS asal Sumbar itu. Selain itu, Hermanto juga mendesak pemerintah agar terus memotivasi petani kedelai dengan memberikan insentif seperti benih, pupuk dan teknologi tepat guna. "Pemerintah juga perlu merespon dan meningkatkan koordinasi antar Kementerian dan Lembaga guna mengatasi masalah kekurangan lahan tanam kedelai yang mencapai 500.000 ha," pungkasnya. (jpnn)

Rubrik Khusus Humas Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat

RADAR SULBAR/SYAMSUDDIN SALEH

BUKA BERSAMA. Gubernur Sulbar H Anwar Adnan Saleh dan Wakil Gubernur Sulbar Aladin S Mengga bersama Kepala SKPD Pemprov Sulbar dan Forum Koordinas Pimpinan Daerah Kabupaten Mamuju di rumah jabatan Gubernur Sulbar, Senin 23 Juli 2012.


Mamuju 3

RADAR SULBAR Sabtu, 28 Juli 2012 VISI PEMERINTAH KABUPATEN MAMUJU

"Gerakan Membangun Mamuju, Menuju Masyarakat Maju dan Mandiri (Gerbang Maju)" MISI II Meningkatkan Perekonomian Daerah melalui pemberdayaan perekonomian rakyat, pemerataan Pendapatan di Masyarakat, Pembangunan daya Tarik, daya tahan dan daya saing perekonomian daerah TUJUAN 4. Peningkatan Fungsi Pasar Rakyat SASARAN Tersedianya pasar-pasar pada kawasan ekonomi strategis, Peningkatan kualitas sarana dan prasarana pasar rakyat, Tercapainya target PAD dari Sektor pasar sesuai dengan potensinya tersedianya data base pasar rakyat sebagai asset daerah, serta tersedianya regulasi yang mengatur ketertiban hari pasar

Drs. H. Suhardi Duka, MM Ir. Bustamin Bausat Drs. H. Habsi Wahid, MM Bupati Mamuju

Wakil Bupati Mamuju

Sekda Mamuju

Graha Pena Radar Sulbar Segera Dibangun MAMUJU -- Kebutuhan akan kantor yang lebih kondusif untuk mendukung segala aktivitas kerja membuat Radar Sulbar segera membangun kantor baru. Dengan luas lahan 450 meter, Radar Sulbar akan membangun Graha Pena. Lokasi pembangunan Graha Pena Radar Sulbar adalah di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 50 Mamuju. Lokasi ini merupakan lahan bangunan kantor Radar Sulbar yang lama dan segera dirubuhkan. Untuk sementara waktu, kantor Radar Sulbar pindah ke ruko di Pasar Regional Mamuju Blok B nomor 19. Konstruksi gedung Radar Sulbar terdiri atas tiga lantai dan akan ditangani langsung oleh PT Fajar Konstruksi (anak perusahaan PT Fajar Media Group), dengan total anggaran sebesar Rp 2 miliar. "Itu ber-

RADAR SULBAR/JASMAN RANTEDODA

SEMENTARA. Kantor sementara Radar Sulbar yang terletak di Kompleks Pasar Regional Blok B nomor 19 Mamuju

Pembangunan 8 Tanggul Mulur REPORTER: SYAMSUDDIN SALEH EDITOR: SUDIRMAN SAMUAL

MAMUJU -- Pemkab Mamuju kembali menganggarkan pembangunan delapan tanggul penahan ombak di sejumlah kecamatan di Kabupaten Mamuju. Target penyelesaian tanggul adalah akhir Desember, namun pekerjaan ini dinilai akan mulur karena hingga akhir Juli tender pekerjaan belum selesai. Mulurnya pembangunan tanggul menjadi sebuah anca-

man serius bagi warga, sebab ombak besar terus mengancam permukiman. Jika tidak selesai, bukan tidak mungkin sejumlah warga bakal kembali menjadi korban dan kehilangan harta benda bahkan nyawa. Menurut Kepala Dinas PU Mamuju, Zulkifli Rachman, delapan tanggul tersebut akan dikerjakan paling lambat pada Agustus mendatang dan ditargetkan selesai akhir 2012. "Sekarang ini prosesnya sudah di Unit Layanan Pengadaan (ULP). Kita harapkan

tender bisa berjalan sesuai rencana," ujar Zulkifli saat ditemui, Jumat 27 Juli. Meski targetnya hingga Desember, namun Zulkifli

mengaku sangat ragu kontraktor atau rekanan mampu menyelesaikan proyek tersebut tepat waktu. Alasannya, proses tender masih sementara

berjalan padahal sekarang sudah pada akhir Juli. Total dana yang disiapkan untuk membangun tanggul tersebut sebesar Rp 2.342.892.500. (*)

Proyek Pembangunan Tanggul Tahun 2012 Nama Tanggul

Luas (Meter)

Anggaran

Pantai Bone-bone Pantai Desa Sumare Kec. Simboro Pemecah Ombak Dsn Malolo Kayumate Dusun Paniki Toangsang Desa Bonda Dusun Dato Desa Sampaga Dusun Bulutakkang Kel. Rangas Dusun Tapandullu Kec. Simboro Karossa Pantai

153, 11 M 150 M 96,8 M 100 M 100 M 100 M 100 M 124,6 M

Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp.

400.000.000 391.875.000 181.500.000 261.000.000 261.000.000 261.000.000 261.000.000 325.517.500

Pembongkaran Gedung Disdikpora Mamuju

Wabup Anggap tak Ada Lagi Masalah

RADAR SULBAR/JASMAN RANTEDODA

PUING. Lokasi bekas gedung Disdikpora Mamuju yang hanya menyisakan puing bangunan.

Komitmen Berantas Korupsi Harus Jelas

H Sugianto

Ketua DPRD Mamuju

EKSEKUTIF MAMUJU

MAMUJU -- Kegiatan pembongkaran gedung Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Mamuju yang sempat menuai polemik, dianggap tidak ada masalah lagi. Hal tersebut dikarenakan proses tender pembangunan kembali gedung tersebut telah ditangani Unit Layanan Pengadaan (ULP) Mamuju. Sebelumnya, kegiatan pembongkaran gedung Disdikpora Mamuju masih simpang siur utamanya di DPRD Mamuju.

Betapa tidak, sekira sebulan lalu gedung itu dibongkar, padahal belum jelas mengenai penghapusan barang aset daerah dan tender kegiatan. "Mengenai gedung Disdikpora, sudah tidak ada masalah. Proses tendernya sementara berlangsung di ULP," kata Wakil Bupati Mamuju, Bustamin Bausat, saat dicegat Radar Sulbar di depan ruang kerjanya, Jumat 28 Juli. Rapat membahas penghapusan aset daerah terkait ge-

MAMUJU -- Pencanangan program Birokrasi Bersih Melayani (BBM) di lingkup Pemkab Mamuju, mesti terkawal dengan baik. Terlebih, bupati meminta adanya ketegasan pemberantasan korupsi. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Mamuju H Sugianto, Jumat, 27 Juli. Menurutnya, dalam membangun komitmen

pemberantasan korupsi, semua komponen penegak hukum lembaga audit negara memang harus bertindak tegas. "Bukan hanya BPKP yang harus tegas, BKP, kepolisian, kejaksaan, bahkan kalau perlu KPK ikut memantau," kata Sugianto, kemarin. Ia mengaku menaruh apresiasi atas pernyataan bupati yang meminta adanya kete-

dung Disdikpora, belum pernah digelar. Surat dari Disdikpora Mamuju terkait hal itu tidak pernah ditembuskan ke DPRD Mamuju. Gedung Disdikpora dibongkar tanpa melalui prosedur penghapusan aset. Bahkan dalam rapat paripurna DPRD Mamuju, Bustamin menyampaikan, bahwa pembongkaran gedung Disdikpora Mamuju adalah sebuah kekeliruan dan meminta permakluman DPRD Mamuju. (mg3/dir) gasan dan komitmen dalam pemberantasan korupsi. Menurutnya, sikap itu sudah sejalan dengan pencanangan gerakan BBM di Mamuju. "Saya yakin apa yang disampaikan bupati bukan hanya sekedar simbol saja. Tapi ini adalah pintu masuk mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih di Mamuju," sebut Sugianto. (ham)

dasarkan RAB (Rincian Anggaran Belanja,red) yang disesuaikan dengan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB)," kata Direktur Radar Sulbar Naskah M Nabhan, Jumat 27 Juli. Saat ditanya mengenai kapan pembangunan itu, Naskah mengatakan pembangunan gedung Graha Pena Radar Sulbar paling lambat dimulai September mendatang. "Jadi direncanakan peletakan batu pertama paling lambat September yang bakal dilakukan langsung komisaris utama Fajar Media Group, Alwi Hamu, dan merupakan Pembina PT Radar Sulbar," imbuhnya. Atas pembangunan itu, Naskah berharap dukungan dan doa restu dari masyarakat agar pembangunan kantor Radar Sulbar dapat berjalan lancar. (mg3/dir)

Dispenda Bakal Sebar Karcis Pajak MAMUJU -- Tidak terpenuhinya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak, membuat Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Mamuju akan mencoba metode baru. Dispenda Mamuju bakal mengefektifkan pungutan dari warung dan restoran dengan menyebar karcis pajak. "Kami akan meningkatkan atau menggenjot pendapatan dari warung dan restoran dengan meningkatkan pemasangan karcis pajak di warung dan restoran. Saat ini mencapai 54 warung dan restoran yang dipasangi, dan akan kami tingkatkan lagi," sebut Kepala Dispenda Mamuju Hamzah Sula, Jumat 27 Juli. Hamzah menyatakan, selama enam bulan sejak berjalannya Dispenda Mamuju, pajak dari warung dan restoran telah mencapai Rp 120 juta dari target Rp 279 juta tahun ini. Hasil ini dinilai sangat signifikan dari penghasilan tahun lalu yang hanya sebesar Rp 94 juta. Sementara untuk penghasilan pajak sektor lain, Hamzah mengaku bakal melakukan rasionalisasi dengan SKPD terkait. Untuk tahap awal rasionalisasi itu, Hamzah akan menyerahkan kepada masing-masing SKPD untuk dikaji. Selanjutnya, pihaknya akan melakukan pengkajian kembali hasil kajian SKPD dan melakukan penyesuaian target PAD. "Akan dilakukan rasionalisasi dengan melihat potensi SKPD, karena ada SKPD yang potensinya besar tapi targetnya kecil. Misalnya Dispenda, hanya ditargetkan Rp 9,5 miliar padahal potensinya besar, sehingga rencananya akan dinaikkan sampai Rp 12 miliar," sebutnya. Sebaliknya, ada juga SKPD yang targetnya terlalu tinggi sementara potensinya kecil. Misalnya Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Mamuju, targetnya Rp 1,6 miliar. Angka ini dianggap terlalu besar, sehingga akan diturunkan. Begitupun dengan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Mamuju yang ditarget Rp 1,3 miliar, mungkin akan duturunkan hingga Rp 900 juta. "Jadi kita hanya melakukan rasionalisasi antar SKPD dan tetap mempertahankan target Rp 36 miliar untuk PAD Mamuju tahun 2012," kata Hamzah. (mg3/dir)

Rubrik Khusus Humas Pemerintah Kabupaten Mamuju

RADAR SULBAR/JASMAN RANTEDODA

EVALUASI PAD. Bupati Mamuju H Suhardi Duka, Sekkab Mamuju H Habsi Wahid, dan Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Mamuju Hamzah Sula, saat rapat evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di ruang pola Kantor Bupati Mamuju, Kamis 26 Juli 2012.


4

Parlementaria

RADAR SULBAR Sabtu, 28 Juli 2012

PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI BARAT BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAHAN DESA Bangun Mandar Fokus pada RON R = Resources = Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Melalui Penyadaran Kritis Masyarakat. O= Organisme / Organisasi = Pengorganisasian Masyarakat dan Penguatan Kelembagaan yang ada di masyarakat. N= Norma / Nilai = Penguatan / Penghayatan Nilai / Hukum yang sesuai dengan Budaya Malaqbi.

Anwar Adnan Saleh GUBERNUR

Drs.H.Mulyadi Bintaha,M.Pd KEPALA BPMPD

PNPM Mandiri Pedesaan / Program Pembangunan Pro Rakyat Citra Prosisiprasi Masyarakat Desa dalam pembangunan * Sosial * Ekonomi * Budaya Pengembangan Sumber Daya Manusia Menuju Masyarakat Maju Sejahtera

Diwujudkan melalui 2(dua) program utama: PNPM –MP (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan dan Program BANGUNMANDAR (Pembangunan Desa Mandiri Berbasis Masyarakat)

Dra. HAFNI JABBAR SEKRETARIS

H. ARSYAD, S.Sos., M.Si

H. BAHARUDDIN, S.Sos

KABID. PEMBDY. PEMDES/KEL & PENGUATAN KELEMBAGAAN

KABID. PEMBDY. EKONOMI & PARTISIPASI MASY

ARIFIN. A, S.Pd KABID. PEMBINAAN ADAT & PENGEMB. SOSBUD

Lalu Ngotot Hapus Perda Zakat

RADAR/AMRI MAKKARUBA

PARIPURNA. Sejumlah anggota DPRD Polewali Mandar mengikuti rapat paripurna penyerahan ranperda.

Laporan Hasil Pansus

Empat Ranperda Ditunda, Dua tak Jelas REPORTER: JHAMHUR ANJASMARA EDITOR: AMRI MAKKARUBA

POLEWALI -- Empat Panitia Khusus (Pansus) DPRD Polewali Mandar melaporkan hasil pembahasan 13 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), Jumat, 27 Juli kemarin. Rapat paripurna penyampaian hasil kerja pansus dipimpin Ketua DPRD Polewali Mandar, Abdulah Tato bersama Wakil Ketua, Jamar Jasin Badu. Dari hasil penyampaian Pansus dari 13 Ranperda, empat ditunda dan dua lainnya tidak jelas selebihnya diterima untuk diteruskan.

Giliran pertama menyampaikan laporan Pansus I yang disampaikan Ketua Pansus I, Fariduddin Wahid. Kesimpulan hasil kerja Pansus I meminta Ranperda Pemekaran Desa yang masih butuh perpanjangan waktu pembahasan. Sementara Ranperda Pengelolaan Sampah dan Kebersihan Kota diteruskan jadi Perda dan Ranperda Retribusi Alat Pemadam Kebakaran Pansus I menundanya. Alasannya Pemkab belum punya data base alat Pemedam Kebakaran. Untuk Pansus II dibacakan Mahyaddin Mahdi, selain Ranperda PBB Perdesaan

PARLEMENTARIA

dan Perkotaan dapat diteruskan menjadi Perda, Ranperda Sistap, Ranperda Pertambangan Batubara dan Ranperda Perusda Bidang Usaha Pertanian semua ditunda untuk diteruskan menjadi Perda. Penundaan Ranperda Pertambangan Batubara dengan pertimbangan kandungan Batubara di Polewali Mandar hanya 200 ton dengan kualitas yang masih muda. Sedangkan penundaan Ranperda Sistap, karena sampai saat ini belum ada revisi terhadap Perda Nomor 10 tahun 2009 terkait struktur kelembagaan. Ranperda Perusda Bidang Usaha Per-

Rubrik Khusus Humas DPRD Sulawesi Barat

JUNAEDI MUIN/HUMAS DPRD SULBAR

tanian juga ditunda, karena dianggap hanya melanggar komitmen efesiensi dan efektifitas anggaran yang menjadi komitmen bersama daerah ini. Sementara tiga Ranperda yang dibahas Pansus III kesimpulan yang dibacakan Ketua Pansus III, M Tahir Arifin, masing masing Ranperda RTRW, Ranperda RPJPD dan Ranperda Ketenagalisterikan bagi Pansus III dapat dipahami untuk diteruskan menjadi Perda. Sedangkan Ranperda yang dibahas di Pansus IV, hasil kesimpulan yang dibacakan Ketua Pansus, Abdul Latif Abbas. Ranperda Perlind-

ungan Anak, meskipun mulai dari nama Ranperda telah diganti menjadi Ranperda Perlindungan Pendidikan dan Kesehatan Anak hingga penghapusan pasal usulan pembentukan Komisi Perlindungan Anak (KPA). Namun Pansus IV terhadap Ranperda ini juga tidak menempatkan pada posisi diteruskan jadi Perda atau ditunda. Demikian halnya nasib Ranperda Partisipasi Publik, Pansus IV juga tidak berpendapat. Sementara Ranperda Peningkatan Mutu dan Akses Pendidikan, Pansus IV menyatakan sepakat untuk meneruskan jadi Perda. (*)

Rubrik Khusus Humas DPRD Kabupaten Mamuju

MAMUJU -- Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2009 tentang Pengelolaan zakat Dalam Kabupaten Mamuju, masih terus menjadi polemik di DPRD Mamuju. Sejumlah anggota DPRD Mamuju tetap memaksakan untuk melakukan Peninjauan Kembali (PK) terhadap perda tersebut. Bukan hanya itu, bahkan anggota DPRD Mamuju Lalu Syamsul Rijal ngotot agar Perda Zakat dihapuskan. Menurutnya, Perda itu sangat dipaksakan dan pengelolaannya tak terkontrol sehingga rawan terhadap tindak Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN). "Pemotongan dan pendistribusian zakat terkesan dipaksakan dan dikelola secara bebas, karena tidak dilakukan pendataan menyeluruh dan tak ada lembaga kontrol terhadap proses pendistribusiannya. Akibatnya, siapa dekat dia yang dapat," seloroh Lalu kepada Radar Sulbar, Jumat 27 Juli. Menurut Lalu, Badan Amil Zakat (BAZ) Mamuju melakukan pemotongan di bendahara SKPD tanpa konfirmasi dengan pihak yang mengeluarkan zakat (muzakki). Hal tersebut yang terkesan dipaksakan. "Belum lagi infak, seharusnya berdasarkan keikhlasan orang yang berinfak, sehingga kalau dibuatkan perda dan ditentukan jumlahnya, berarti itu juga dipaksakan," kata Lalu Syamsul Rijal menambahkan. Lalu juga menanggapi pernyataan Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPRD Mamuju yang merupakan Dewan Pengawas BAZ Mamuju, Hajrul Malik, Selasa 24 Juli lalu. Menurutnya, tidak etis jika Hajrul mengatakan, pihak yang mengusulkan peninjauan Perda Zakat adalah orang yang tidak mengerti zakat. "Kita ini orang Islam, karenanya kita juga mengerti zakat. Kami berkeinginan, untuk melakukan peninjauan kembali Perda Zakat, itu karena keluhan dari masyarakat. Sebagai wakil rakyat, seyogyanyalah kita memperjuangkan aspirasi mereka," imbuh Lalu. Lalu mengatakan, akan tetap memperjuangkan peninjauan Perda Zakat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang akan digelar pasca perhitungan APBD. "Saya bersama 20 anggota DPRD Mamuju lainnya, akan tetap memperjuangkan perubahan perda zakat. Bahkan kalau perlu dihapus," tegasnya. (mg3/dir)

LEGISLATIF MAMUJU

BERBINCANG LEPAS. Ketua DPRD Mamuju H Sugianto bersama anggota DPRD Mamuju H Hajrul Malik.

RAPAT. Pimpinan dan Anggota DPRD Sulbar rapat membahas kebijakan anggaran bersama pihak eksekutif.

RADAR SULBAR/JASMAN RANTEDODA

MENGHADIRI RAPAT. Anggota DPRD Mamuju menghadiri rapat parpurna, Selasa, 24 Juli 2012.


Pemilukada 5

RADAR SULBAR Sabtu, 28 Juli 2012

DPRD Kabupaten Mamasa 1. 2. 3. 4.

Komitmen dan Konsistensi Menjalankan Amanat Rakyat Memberi Perlindungan Hukum dan Rasa Nyaman Terhadap Rakyat Kabupaten Mamasa Menghargai Setiap Aspirasi Rakyat Demi Pembangunan di Kabupaten Mamasa Senantiasa Menjaga Persatuan dan Kesatuan Dalam Bingkai Mesa Kada Diputuo Pantan Kada Dipomate

H Muhammdiyah Mansyur

Simon, SH

Thomas D

Ketua DPRD Kabupaten Mamasa

Wakil Ketua DPRD Mamasa

Wakil Ketua DPRD Mamasa

Syarat Pengalaman Punya Celah Manipulasi Soal Calon Kepala Daerah dalam RUU Pemda

RADAR/AMRI MAKKARUBA

BALIHO. Sejumlah baliho sosialisasi kandidat Pemilukada Polewali Mandar di taman bunga bambu runcing Polewali. Baliho banyak terpasang ditempat strategis tetapi tidak dikenakan pajak retribusi reklame dengan alasan tidak diatur dalam perda.

Baliho 'Politik' Tak Dikenai Retribusi EDITOR: AMRI MAKKARUBA

POLEWALI -- Maraknya pemasangan baliho sosialisasi politik di sejumlah tempat strategis di Polewali Mandar. Hanya sayang pemasangan baliho berbau politik ini tidak dikenakan pajak retribusi. Karena dalam Peraturan Daerah (Perda) tentang retribusi reklame tidak mencantumkan penarikan retribusi ba-

liho atau alat sosialisasi politik dan sosial. Dalam perda tersebut hanya menarik retribusi bagi iklan bentuk reklame bersifat komersial. Pantauan Radar Sulbar di sepanjang jalan nasional, provinsi dan kabupaten hingga ke lorong-lorong sejumlah baliho sosialisasi calon kandidat Pemilukada Polewali Mandar dan beberapa baliho parpol lainnya bertebaran di pinggir jalan.

Kepala Bidang Pendapatan Dinas Pendapatan Daerah dan Perizinan Polewali Mandar, Jaya GN ketika dikonfirmasi memenarkan sesuai aturan pemasangan baliho politik dan sosial tidak dikenakan pajak atau retribusi. "Reklame dikenakan retribusi apabila bersifat komersil. Sedangkan baliho politik dan sosial tidak diatur dalam Perda Retribusi Reklame," katanya. Hanya saja jika ada reklame

sosial atau kegiatan keolahragaan yang membonceng sponsor produk komersial. Maka reklame ini dikenakan retribusi besarannya seusai dalam Perda. Bukan hanya di Polewali Mandar, retribusi baliho politik dan sosial digratiskan tetapi di daerah lain juga seperti di Makassar Sulsel. Terkait dengan pengaturan baliho politik, Ia tidak mengetahuinya apa ada aturan khusus

penempatan baliho tersebut. Hanya saja untuk penempatan reklame komersial yang diatur dalam perda. Sejumlah kalangan mempertanyakan digratiskannya pemasangan baliho politik. Padahal jika baliho tersebut dikenakan retribusi maka akan menjadi salah satu pemasukan asli daerah setiap musim Pemilukda maupun Pemilihan Legislatif. (*)

Serius Maju di Pemilukada Polman

Idris Faisal Lakukan Sosialisasi POLEWALI -- Keseriusan Andi Idris Faisal Kadir Dalle maju di Pemilukada Polewali Mandar 2013 mendatang dibuktikan dengan mulai melakukan sosialisasi ke masyarakat. Kepala Dinas Pendidikan, Olahraga dan Pemuda (Dikorda) Kabupaten Gowa Sulsel ini melakukan sosialisasi dua tem-

pat yakni di Kelurahan Darma Kecamatan Polewali, Jumat 27 Juli kemarin dan rencananya hari ini, Sabtu 28 Juli di Amassangan Kecamatan Binuang. Putra sulung mantan Bupati Gowa Sulsel, Kolonel A Kadir Dalle ini melakukan sosialisasi dirangkaikan dengan silatur-

RADAR SULBAR Pertama dan Terbesar di Sulawesi Barat

Terbit Sejak 10 Juni 2004 Dalam melaksanakan tugas Jurnalistik, wartawan Radar Sulbar dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima maupun meminta imbalan dari nara sumber

rahmi dan buka puasa bersama keluarga besarnya yang tersebar di beberapa kecamatan di Polewali Mandar. Kegiatan silaturrahmi dengan tokoh masyarakat membuktikan keseriusannya untuk maju di Pemilukada Polewali Mandar. Andi Idris Faisal ketika melakukan silaturrahmi dengan

warga di Kelurahan Darma, Jumat kemarin. Alasannya berkeinginan maju di Pemilukada Polewali Mandar 2013 mendatang. Menurutnya dirinya sangat terpangil untuk membangun dan memajukan kampung halamannya setelah sekian tahun mengabdi di Provinsi Sulsel khususnya Kabu-

paten Gowa. "Niat saya maju di Pemilukada Polewali Mandar tak lain hanya untuk memajukan daerah ini agar setera dengan daerah lain atau lebih maju. Sekali lagi niat saya tulus untuk berupaya memajukan daerah ini kedepan," terangnya. (mkb)

JAKARTA - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menilai pengaturan syarat pengalaman bagi calon kepala daerah memiliki banyak manfaat. Namun, pasal tersebut tetap memiliki celah potensi kecurangan yang bisa dimanfaatkan partai politik untuk mengusung calon yang sejatinya belum memenuhi kualifikasi berpengalaman. "Kami setuju pasal itu supaya tidak mainmain," kata anggota Komisi II DPR Agus Purnomo di Jakarta kemarin (26/7). Syarat berpengalaman itu sendiri diatur pada ketentuan pasal 47 RUU Pemerintah Daerah (RUU Pemda). Agus tidak menampik bahwa keberadaan pasal itu untuk menghindari pencalonan calon kepala daerah yang instan. Sosok pengusaha ataupun artis saat ini kerap dicalonkan sebagai kepala daerah demi pertimbangan elektabilitas suara. Sementara, kualitas calon kepala daerah itu sendiri kadang terabaikan. "Betul (untuk membatasi), walau sebenarnya jumlahnya sedikit," ujarnya. Menurut Agus, hal yang harus diantisipasi adalah celah manipulasi atas syarat pengalaman yang diatur dalam RUU Pemda. Perlu diketahui, syarat pengalaman itu hanya bisa diverifikasi secara administratif. Sosok yang tidak dikenal luas publik atau belum memiliki track record yang mumpuni, bisa maju sebagai calon kepala daerah berdasar syarat pengalaman itu. "(Syarat pengalaman) mudah diakali dan KPU juga bisa ditekan urusan ini," ujarnya mengingatkan. Pengaturan syarat pengalaman, ujar Gus Pur, sebaiknya dipahami sebagai langkah preventif pembuat UU. Diharapkan ada dan tidak adanya pasal itu tetap membuat parpol mencalonkan sosok yang berkualitas. "Sebenarnya nggak ada syarat ini juga partai atau calon tidak bisa sembarangan," tandasnya. Wakil Ketua Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya Ahmad Muzani menilai syarat berpengalaman tidak perlu diatur di RUU Pemda. Jika pasal itu diatur, harus ada konsekuensi pengaturan pasal itu di revisi UU Pilpres. "Kalau kepala daerah rumit dan njlimet, pemilu presiden harus lebih rumit," ujarnya secara terpisah. Menurut Muzani, syarat pengalaman sebagai calon kepala daerah tidak perlu diatur. Syarat itu cukup mengatur bahwa calon kepala daerah diusung oleh parpol atau gabungan parpol, atau suara masyarakat jika calon itu independen. "Jangan diperumit. Nanti kompetisinya dalam proses demokrasi. Betapapun hebatnya, kalau tidak dipilih, sama saja," tandasnya. (jpnn)

PENERBIT: PT RADAR SULAWESI BARAT, Pembina: HM Alwi Hamu, H Syamsu Nur, Komisaris Utama: H Andi Syafiuddin Makka, Komisaris: HM Subhan Alwi, Irwan Zainuddin Direktur: Naskah M. Nabhan, Wakil Direktur Pemasaran: Muhammad Ilham, Penasehat Hukum: Ridwan J. Silamma, SH. Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab: Naskah M Nabhan, Wakil Pemimpin Redaksi/Wakil PenanggungJawab: Muhammad Ilham, Redaktur Pelaksana: Sudirman Samual Redaktur: Muh. Amri Makkaruba, Chaerul Marfan, Dewan Redaksi: Naskah M. Nabhan, Muh. Ilham, Sudirman Samual Reporter: Jamhur Anjasmara, Syamsuddin Rahman, Syamsuddin HB, Muhammad Sholihin, Juniardi, Layouter/Desain Grafis: Chalid Mawardi, Shofiandhy BT, Irwansyah HB, Rahmat, Hendra, IT - Website: Muh. Ridwan Alimuddin, Chalid Mawardi. Keuangan: Yuli Sulianti (Manager), Virra Eka Fitra Sari, Iklan/Sponsorship: Mawarni Simargolang (Manager), Sirkulasi: Firdaus Paturusi (Koordinator), Rismayanti, Rukman. Alamat Kantor Mamuju: Jl. Jend. Sudirman No. 50, Telp./Fax. 0426-22138, Majene: Jl. Gatot Subroto, Pusat Pertokoan Majene Lt. 2 Telp. 0422-22123 (M. Yunus Alibin), Polewali: Jl. H.A. Depu No. 39, Telp. 0428-23203 (Hasanuddin), Pasangkayu: Jl. Trans Sulawesi No. 52, Telp/HP: 0813 4247 1414, (Andi. Safrin M), Makassar: Graha Pena, Jl. Urip Sumoharjo No. 20, Telp. 0411-5238913/085299874232 (Agussalim), Jakarta: Jl. Kebayoran Lama No. 17, Telp. 021- 5322632 (Andi Syamsuri), Surabaya: Jl. Pasar Kembang Ruko Green Flowers Blok B1 No. 20 Surabaya, Telp.081342763676 (Sukri) Percetakan: PT Fajar Utama Intermedia Cabang Sulbar. Harga Langganan: Rp 65.000/Bulan, Harga Eceran: Rp 3.000/Eksamplar. Harga Iklan: Iklan Umum/Display: Berwarna (FC) Rp25.000/mmk, Hitam Putih (BW) Rp15.000/mmk, Iklan Reguler Rp 6.000/mmk, Iklan Duka Cita Rp 8.000/mmk, Iklan Mungil (FC) Rp 4.000/mmk, Iklan Mungil (BW) Rp 2.000/mmk, Iklan Kolektif Rp1 juta/ ktk, Iklan Baris Rp 5.000/baris, Radar Society: 1/2 hal. Rp 5.000.000, 1 hal. Rp 10.000.000.

Rekening Bank: PT. Radar Sulawesi Barat, BRI Cabang Mamuju, No. 0218-01-012598-50-9

PARLEMENTARIA

Rubrik Khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar

RADAR SULBAR/JHAMHUR ANJASMARA

ARAHAN. Salah seoranh staf sekretariat DPRD Polewali Mandar, M Said, sedang mendapat arahan dari ketua Komisi I DPRD Polewali Mandar.

RADAR SULBAR/JHAMHUR ANJASMARA

BINCANG. Anggota Komisi I DPRD Polewali Mandar, Abd Muin Saleh sedang berbincang dengan Ketua Komisi I DPRD Polewali Mandar.


6 Opini

RADAR SULBAR Sabtu, 28 Juli 2012

Tajuk

Pemikiran Akidah Imam Ibnu Taimiyah Namun begitu, ada juga sebagian ulama Islam hari ini yang berpegang kepada pemikiran akidah Salaf, seperti Syaikh Hasan al-Banna. Pendiri gerakan al-Ikhwan alMuslimun di Mesir itu menempatkan pemikiran akidah ulama Salaf (tafwidh) pada dasar kesepuluh dalam bukunya, Risalah al-Ta’alim. Pemikiran akidah Salaf juga menjadi pegangan Syaikh Yusuf alQaradhawi, sebagaimana dia jelaskan dalam bukunya, Fushul Fi al-Aqa’id. Pemikiran ini juga menjadi pilihan ulama terkemuka Mesir, Syaikh Hasan Ayyub, sebagaimana dia jelaskan dalam bukunya, Tabsith al-Aqa’id alIslamiyah. Pemikiran Ibnu Taimiyah Sebagai pengikut Mazhab Fiqh Hambali, Imam Ibnu Taimiyah (661 H) berpegang kepada makna zahir ayat mutasyabihat, dan menghukum sesat pemikiran akidah yang menggunakan takwil (Majmu’ah al-Fatawa:6/357). Dia menegaskan, makna zahir ayat mutasyabihat itu tidak bisa dianggap tasybih (menyerupakan Tuhan dengan makhluk) atau tajsim (menganggap Tuhan punya anggota badan). Kata dia, yang tetap bagi Tuhan berbeda dengan apa yang ada pada diri makhluk (Muhammad Salim: Ba’dh Afkar Ibnu Taimiyah Fi al-Aqidah). Bukan saja menolak pemikiran takwil, Ibnu Taimiyah juga menolak keras menisbahkan pemikiran tafwidh kepada ulama Salaf. Menurut dia, pemikiran akidah ulama Salaf itu adalah itsbat, yaitu menetapkan sifat Allah sebagaimana yang tersebut dalam ayat mutasyabihat. Menurutnya, pemikiran tafwidh itu bermakna Rasulullah, Jibril, dan generasi Salaf tidak mengerti makna ayat mutasyabihat. Menurut dia lagi, generasi Salaf itu mengetahui hakikat sifat dalam ayat mutasyabihat, tapi mereka menafikan kaifiyah atau bentuk-

BEBERAPA hari terakhir ini, Negara kita disibukkan dengan krisis tempe dan tahu. Siapa nyana, bangsa yang pernah digelari ‘’mental tempe’’ ini ternyata masih mengimpor bahan baku tahu dan tempe yang mayoritas bergantung pada AS dan beberapa negara di Amerika Latin seperti Brasil dan Argentina. Padahal, sebagai makanan rakyat, produsen tempe mengonsumsi kedelai sebesar 1,12 juta ton per tahun, atau 70 persen dari total kedelai impor yang mencapai 1,6 juta ton. Akibatnya, kini mereka tak bisa berkutik ketika harga kedelai di pasar internasional melambung, lantaran peristiwa kekeringan yang melanda AS. Ujung-ujungnya, para pengrajin tahu tempe mogok sebagai protes atas tingginya harga kedelai. Kondisi ini makin diperparah karena pemerintah telah menetapkan tarif bea masuk atas barang impor sebesar lima persen untuk komoditas kedelai sejak 1 Januari 2012. Bea masuk ini menjadi beban yang akhirnya meningkatkan harga jual. Dari kenyataan ini bisa kita lihat, bahwa dengan jumlah penduduk kurang lebih 244.775.796 jiwa pada 2012 ini, dengan luas wilayah yang begitu besar bahkan sangat subur, kita masih belum bisa melakukan swasembada pangan mandiri. Padahal, kata lirik lagu Koes Plus: Orang bilang tanah kita tanah surga. Tongkat kayu dan batu jadi tanaman. Namun nyatanya, beberapa bahan keperluan pokok kita seperti gula, kedelai, bahkan beras, masih didatangkan dari luar negeri. Akibatnya, begitu ada masalah di luar negeri, tahu tempe yang rajin singgah ke meja makan kita pun lenyap seketika. Bahkan, krisis tempe diprediksi bisa kian parah karena harga kedelai dunia bisa makin melejit saat Cina, yang merupakan konsumen terbesar kedelai AS merevisi keperluan kedelainya. Rata-rata per tahun, konsumsi kedelai Cina berada di angka 57 juta ton. Namun, pada 2012 ini, Cina meningkatkan menjadi 61 juta ton. Situasi itu menjadikan persaingan makin sengit dan berdampak pada risiko kenaikan harga. Solusinya tiada lain adalah kerja sama antar lini pemerintah agar swasembada kedelai segera terwujud. Salah satunya membangkitkan para petani untuk kian giat menanam kedelai. Itu perlu ditunjang dengan menaikkan dana APBN di sektor pertanian. Pihak universitas juga harus dilibatkan untuk meneliti dan menemukan varietas kedelai yang unggul dan terjangkau masyarakat. Misalnya dengan menggunakan ilmu kultur jaringan. Pemerintah juga harus giat membantu BUMN dan pemerintah daerah untuk mencadangkan sebesar mungkin lahan untuk ditanami bahan makanan pokok. Tidak hanya kedelai, tapi juga diversifikasi pangan yang lain seperti sagu, jagung, sorgum serta umbi-umbian. Sebenarnya, salah satu penyebab rapuhnya ketahanan pangan kita adalah karena masyarakat kita selalu hanya fokus pada beberapa jenis bahan pangan. Padahal, banyak juga tumbuhan lain di sekitar kita yang bisa diolah menjadi makanan. Selain itu, gerakan berkebun, bahkan untuk masyarakat perkotaan perlu segera dibangkitkan. Sehingga masyarakat bisa memanfaatkan pekarangan rumahnya untuk bercucuk tanam. Dengan demikian, syair lagu Koes Plus, “Kolam Susu” benar-benar jadi kenyataan. Bukan lautan, hanya kolam susu. Kail dan jala cukup menghidupimu. Kapan kita bisa keluar dari krisis pangan? (rp)

TULISAN terdahulu menjelaskan pemikiran akidah mayoritas ulama Salaf, yaitu tafwidh, dan pemikiran akidah mayoritas ulama Khalaf, yaitu takwil. Dan pemikiran akidah ulama Khalaf itu yang dominan di dunia Islam pada saat ini.

Oleh:

SYAMSUDDIN MUNIR

nya (Majmu’ah al-Fatwa:5/9). Sebenarnya, pemikiran tafwidh generasi Salaf itu bukan bermakna mereka tidak mengetahui maknanya dari aspek bahasa, dan bukan juga mereka menafikan sifat yang tersebut dalam ayat mutasyabihat. Tapi mereka tidak mau menafsirkannya sesuai penafsiran manusia, sekalipun disebutkan setelah penafsiran itu pernyataan tanpa bentuk atau cara (bila kaif ). Sikap generasi Salaf ini penyerahan maknanya secara mutlak kepada Allah (Muhammad alQushi: Mauqif al-Salaf Min alMutasyabihat). Sikap ulama Salaf itu bisa dilihat dalam pernyataan sahabat Imam Abu Hanifah, Imam alHasan, bahwa para ulama fiqh dari Timur hingga Barat sepakat mengatakan kewajiban beriman kepada ayat mutasyabihat tanpa memberikan penafsiran (Imam alLalika’i: Syarh Ushul I’tikaq Ahl Sunnah). Tapi, Ibnu Taimiyah sebagai ulama panutan Salafi itu menilai pernyataan Imam al-Hasan itu bertentangan dengan pemikirannya, lalu dia mengatakan bahwa maksud Imam al-Hasan itu ialah tidak menafsirkannya sesuai dengan penafsiran kaum alJahmiyah yang bertentangan dengan pemikiran itsbat (Ibnu Taimiyah: al-Fatwa al-Hamawiyah al-Kubra). Buku Imam al-Thahawi Kitab Syarah al-Aqidah alThahawiyah karya Syaikh Ibnu alIzz menjadi buku pegangan utama kaum Salafi. Sebenarnya, kitab asli

warning Semua isi artikel/tulisan yang berasal dari luar, sepenuhnya tanggung jawab penulis yang bersangkutan

RADAR SULBAR

Rapuhnya Ketahanan Pangan Kita

(matan) al-Aqidah al-Thahawiyah itu hanya berupa buku kecil berisi 15 halaman karya ulama terkemuka di Mesir, Imam al-Thahawi (321 H). Dan secara keseluruhan, pemikiran buku kecil karya Imam al-Thahawi itu sama dengan pemikiran akidah al-Asy’ariah yang sudah diterima oleh mayoritas ulama mazhab fiqh (Imam alSubki: Mu’id al-Ni’am wa Mubid al-Niqam). Tapi, Syaikh al-Izz yang mensyarah buku kecil itu berusaha mengarahkan isi buku itu kepada pemikiran akidah Ibnu Taimiyah. Misalnya, pada halaman 7, Imam al-Thahawi mengatakan “Maha Suci Allah dari batas dan akhir, susunan anggota tubuh, alat, Tuhan juga tidak diliputi enam penjuru arah”. Tapi, Syaikh al-Izz yang meyakini Tuhan berada di langit itu menulis komentar, bahwa menafikan Tuhan dari batas dan penjuru arah itu berarti menafikan keberadaan Tuhan (Ibnu Abi alIzz: Syarh al-Aqidah al-Thahawiyah:2/263). Pernyataan Syaikh al-Izz itu terkesan menyamakan Tuhan dengan makhluk, dan tidak sesuai dengan pemikiran akidah Imam al-Thahawi. Karena, suatu makhluk itu dianggap tidak ada, apabila dia tidak terletak di suatu tempat tertentu. Apakah Tuhan juga disifatkan seperti itu? Kalau mau jujur, syarah (komentar) yang ditulis Syaikh alIzz terhadap buku kecil al-Aqidah al-Thahawiyah itu, berbeda sekali isinya dengan syarah yang ditulis oleh Imam Abdul Ghani alDimasqi, Imam Sirajuddin al-

Pengirim naskah artikel/opini/SdP harus melampirkan foto copy identitas dan nomor telepon yang bisa dihubungi. Tulisan diterima dalam bentuk flash disk/disket. naskah tulisan/opini minimal 4 halaman.

Hindi, Syaikh Abdullah al-Harari, dan Syaikh Hasan Ali al-Saqqaf. Karena, para ulama ini menulis komentarnya sesuai dengan pemikiran akidah Imam alThahawi. Akhlak Ulama al-Azhar Universitas al-Azhar, Mesir itu didominasi pemikiran akidah alAsyariyah. Dan kitab akidah yang dipelajari di al-Azhar itu adalah kitab akidah al-Asyariyah, seperti kitab Jauharah al-Tauhid karya Imam Burhanuddin al-Laqqani, kitab al-Iqtishad fi al-I’tiqad karya Imam al-Ghazali, kitab al-Mawaqif karya Imam Adhuddin al-Iji, kitab Syarh al-Maqashid karya Imam alTaftazani, juga kitab karya Imam al-Razi dan Imam al-Amidi. Namun begitu, mayoritas ulama al-Azhar yang berpikiran akidah al-Asyariyah itu sangat toleran terhadap ulama berpikiran lain, tanpa menyalahkannya, apalagi menganggapnya sesat. Makanya di al-Azhar itu ada juga ulama yang berpikiran mu’tazilah, seperti Syaikh Muhammad Abduh, Rasyid Ridha, dan Syaikh Mahmud Syaltut. Ada juga ulama berpikiran filsafat, seperti Syaikh Musthafa Abdul Raziq. Ada juga ulama berhaluan tasawuf, seperti Syaikh Abdul Halim Mahmud. Ada juga ulama berhaluan Salafi, seperti Syaikh Muhammad Hamid alFiqqi, dan Syaikh Abdul Razzaq Afifi. Jadi, akhlak mulia para ulama al-Azhar dalam menyikapi perbedaan pemikiran itu layak dijadikan sebagai panutan bagi umat Islam. Wallahu a’lam. (rp)

Artikel dapat dikirim via email:radarsulbar01@gmail.com

IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL

LOWONGAN

d'Maleo Hotel & Convention Mamuju

Kami perusahaan Pembiayaan Konsumen / Multi Finance yang sedang berkembang, membutuhkan karyawan untuk posisi: 1. Head Kios. Untuk penempatan wonomulyo 2. Kolektor 3. Account Officer / Survey 4. Adm Collection / Adm Kredit 5. Loandoc. PERSYARATAN: a. Pria/Wanita Usia Max 30 Tahun (2,3,4,5). Pria Max 35 Tahun (1) b. Pendidikan Min D III (1,4,5) Min. SMU/Sederajat (2,3) c. Memiliki SIM C dan Kendaraan Sendiri (1,2,3) d. Mampu bekerja sama dalam Team Work e. Memiliki motifasi kerja yang tinggi, jujur dan bertanggung jawab. f. Berpengalaman di Bidangnya g. Survey dan Kolektor untuk penempatan Cab Mamuju dan Kios Wonomulyo. MELAMPIRKAN: Surat Lamaran Kerja, CV, Foto Copy KTP, Foto Copy SIM, Foto Copy Ijazah Terakhir beserta Transkip Nilai dan Pas Poto Ukuran 4x6 CM 2 Lembar. KIRIM ATAU ANTAR LANGSUNG LAMARAN ANDA KE:

PT. BESS FINANCE Jl. Andi Makkasau (Depan Gudang Coklat ) Kel. Karema. Kab. Mamuju Telp. 0426-2323682 Call : 0812 5222 5022/0853 9694 4880 " Harap Cantumkan Kode Lamaran di Sudut Kiri Atas Amplop"

LOWONGAN d'Maleo Hitel & Convention Mamuju Membutuhkan Karyawan & Karyawati yang berpengalaman di bidang : - Bartender/Bartendress - Receptionist - Server (Waitress) - Security - Greeters - House Man (public Area) - Cashiers - EDP / IT - Bush Boy - First Cook - Bar Boy - Second Cook - Sound Man - Pastry - lighting Man - Bar Captain Persyaratan Berkas : - Surat Lamaran Pekerjaan - Daftar Riwayat Hidup - Foto Copy Ijazah Terakhir (Minimal SMA/Sederajat) - Surat Pengalaman Pekerjaan - Pas Fhoto terbaru ukuran 2x4 2 Lembar Lamaran Ditujukan ke :

HRD d'Maleo Hitel & Convention Mamuju Jl. Yos Sudarso No. 501 Mamuju, Sulawesi Barat Telp. 0426-2326333, Fax. 0426-2326222 e-mail : dmaleohotelmamuju@yahoo.co.id

Office: Jl. Dr. Ratulangi No.3 Pekkabata Polewali Mandar Sulbar Telp: 0428-22284 E-mail: st933fm@telkom.net

DIBUTUHKAN SEGERA Kami Perusahaan Pembiayaan Nasional Membutuhkan : Tele Marketing Staf (TS) Kualifikasi : Kompetensi : -

Pendidikan Min. SMU/D3/S1 Usia Masimal 35 Tahun Diutamakan Wanita Berpengalaman sebagai Customer Service minimal 1 Tahun

- Mampu berkomunikasi dengan baik - Mengerti dan Menguasai Customer Care - Menguasai Bahasa daerah setempat

Sales Eksekutif (SE) - Sales Office (SO)- Sales Agen (SA) KUALIFIKASI : - Pendidikan Min. SMU/d3/S1 - Usia Maksimal 35 Tahun - Pria Wanita - Pengalaman sebagai tenaga Penjual Min 1 Tahun diutamakan Penduduk asli - Menguasai Wilayah setempat - Berpenampilan menarik

KOMPETENSI : - Menguasai Personal selling dengan baik - Dapat berkomunikasi dengan baik - Result Oriented - Menyukasi pekerjaan Lapangan

ANTAR LANGSUNG LAMARAN ANDA KE KANTOR CABANG KAMI YANG TERDEKAT

PT. Mandala Multifinance, Tbk Cab. Mamuju, Topoyo, Pasangkayu dan Polman

Fasilitas Gaji Pokok Tunjangan Transportasi dan Insentif Bulanan


RADAR SULBAR Sabtu, 28 Juli 2012

Kasus Tahu-Tempe Bukti Kegagalan Politik Ekonomi SBY JAKARTA -- Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Bambang Soesatyo menegaskan lahirnya kasus terhentinya produksi tahu dan tempe di tanah air saat ini telah menjadi bukti paling sahih gagalnya politik ekonomi pemerintahan SBY dalam melindungi kebutuhan pangan rakyat. Kegagalan ini tegasnya disebabkan oleh pemerintahan SBY, yang sudah terperangkap kebijakan instan impor bangan pangan. “Pangan rakyat tidak terproteksi karena pemerintahan SBY tidak militan mengejar target revitalisasi sektor pertanian dan tanaman pangan," tuturnya kepada wartawan di Jakarta, tadi malam. Bahkan, sebelum mogok produksi dilancarkan oleh produsen tahu-tempe, pemerintah terlihat sama sekali tak berdaya menyikapi lonjakan harga kedelai yang diakibatkan oleh terjadinya kekeringan di Amerika Serikat. Dirinya menegaskan, seharusnya pemerintah memberikan proteksi maksimal atas stok komoditi kacang kedelai, dan pengamanan stok kedelai seharusnya juga tidak diserahkan ke pasar bebas. Seharusnya pengamanan ini harus berada dalam kendali penuh pemerintah, dalam mengontrol penuh segala aktifitas pangan nasional, sehingga kondisi pangan di Indonesia tidak tergantung dari import. “Sebab, pemerintahlah yang mengelola dan mengendalikan kebijakan politik ekonomi. Apalagi, konstitusi mewajibkan politik ekonomi pemerintah pro rakyat. Artinya, pemerintah harus mengamankan kebutuhan pangan rakyat,” tambah Bambang. (fmc)

Mitra Berulah, Bulog Dirugikan LANJUTAN HALAMAN 1

beras dengan menggunakan kemasan Bulog supaya tidak dilakukan. Apalagi langsung diedarkan ke pasaran. Apalagi kualitas beras tersebut rendah. Selain merugikan Bulog, konsumen juga akan sangat dirugikan. “Nama baik bulog bisa tercemar,” kata Marhabang. Namun demikian, pihak Bulog tidak bisa langsung bertindak tegas terhadap perusahaan yang mitranya. Sebab tidak selamanya beras yang diproduksi itu berkualitas rendah. “Kadang juga kualitasnya bagus,” imbuhnya. Untuk mengenali beras berkualitas, konsumen harus memehatikan aroma beras. Beras yang bagus adalah yang beraroma serag atau tidak apek. Kemudian warnanya jernih, tidak kusam atau kekuning-kuningan, tidak rapuh, dan bila terasa pahit berarti beras tersebut sudah diberi pemutih. Kemudian, beras yang harum akan tetap akan tetap beraroma segar meskipun sudah dibilas dengan air. Beras yang baik menghasilkan nasi yang pulen, wangi, dan berwarna putih mengkilat. Dan terpenting, perhatikan kemasan yang benar-benar aman. Hal lain, saat ini stok beras yang tersedia di Gudang Bulog Mamuju masih mampu memenuhi kebutuhan masya-rakat hingga Desember 2012. Jumlah stok yang dimiliki mencapai 1.769 ton. Penyaluran beras untuk wilayah Mamuju sebanyak 175 ton per bulan. Sedangkan untuk Mamuju Utara disuplai perbulannya mencapai 99 ton. “Persediaan bulog saat ini dijamin aman selama bulan ramadan. Dan persediaan juga masih cukup hingga akhir tahun,” imbuh Marhabang. (mg1/ham)

Safari Ramadan KKMSB Dimulai Pekan Ini

Sambungan 7 Tolok Ukur Kualitas Guru Uji Kompetensi Guru

JAKARTA — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) telah siap 100 persen untuk menggelar Uji Kompetensi Guru (UKG) pada 30 Juli 2012 mendatang. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidik (Kepala BPSDMP dan PMP) Kemdikbud, Syawal Gultom, mengatakan, pihaknya telah melakukan final check dan menyatakan UKG siap digelar. “Kesiapannya sudah 100 persen. Tadi kita sudah melakukan final check mengenai kesiapan-kesiapan di daerah. Semuanya sudah siap dan tinggal dilaksanakan saja,” ungkap Syawal melalui telepon selularnya. Seluruh data peserta, kesiapan soal, komputer yang akan

digunakan para guru untuk mengikuti UKG sudah dipastikan siap. UKG bakal terlaksana di 3.174 titik se Indonesia, dimana sebagian besar lokasinya adalah sekolah-sekolah. Sekira 1.020.000 guru seluruh Indonesia akan mengikuti UKG dengan sistem online. Termasuk para guru yang tersebar di lima kabupaten se Provinsi Sulbar. Tahap pertama, akan diikuti oleh guru-guru jenjang SMP. Untuk jadwal selanjutnya, akan diikuti oleh guru SD, SMA maupun SMK. Beberapa guru di Sulbar mengaku khawatir jika hasil UKG akan memengaruhi tunjangan profesional yang telah mereka terima. Khususnya, bagi para pendidik yang sama sekali belum lancar menggunakan fasilitas internet. Informasi yang diper-

oleh menyebutkan bahwa UKG bakal dikaitkan dengan sertifikasi. Bagi yang gagal, tunjangannya akan tertahan. Kemendikbud menegaskan pelaksanakan UKG ini bukanlah untuk menekan ataupun menghukum para guru. Agenda ini betul-betul untuk mengetahui tingkat kompetensi guru, dan tidak akan pernah dikaitkan dengan tunjangan profesi guru. “Sangat dijamin bahwa hasil UKG ini tidak akan memengaruhi tunjangan profesi ataupun mengancam karier guru itu sendiri. Ini murni untuk pemetaan. Kalau memang ada yang nilainya rendah, kita beri pembinaan. Tidak akan ada hukuman ataupun sanksisanksi. Jadi (guru, red) tidak perlu takut,” imbuhnya. (jpnn/rul)

BPKP Sulbar Pertanyakan Statement Bupati LANJUTAN HALAMAN 1

secara langsung item-item yang menjadi indikasi ketidakseriusan BPKP Perwakilan Sulbar dalam upaya memberantas korupsi. "Ya, kami mempertanyakan apa yang dimaksud dalam statement Bupati tersebut. Kami bekerja sesuai dengan Undang-undang, dan tak ada satu pihak yang berhak melakukan intervensi terhadap kerja kami," ujar Kepala Kantor BPKP Perwakilan Sulbar, Gillbert A Hutapea, kepada Radar Sulbar di kantornya, Jumat 27 Juli. Gillbert juga mengaku tak paham dengan pernyataan mengenai tudingan kongkalikong oleh BPKP Sulbar,

apalagi ketika Bupati Mamuju mempertanyakan mengenai integritas lembaga tersebut. Gillbert menjelaskan, mengenai penghitungan terhadap indikasi kerugian negara, hal itu akan dilakukan jika ada permintaan dari stakeholder yaitu pemerintah, BUMN dan BUMD, serta aparat penegak hukum. "Kami memberikan jasa by request, artinya kalau memang diminta maka akan kami lakukan. Tugas kami secara umum ada dua yaitu consulting berupa diklat, bimtek, atau pendampingan, serta tugas sebagai insurance atau menjamin mutu baik berupa audit, review, evaluasi. Semua ini

kami berikan berdasarkan permintaan dan hasilnya juga kami serahkan hanya kepada pihak yang merequest itu," sebut Gillbert. Jika dinilai ada yang lambat, lanjutnya, itu diakibatkan oleh belum lengkapnya datadata atau bukti yang diperlukan. Sebab pihaknya tidak bisa memberikan kesimpulan hanya berdasar perkiraan atau dugaan. "BPKP sangat serius menuntaskan kasus dugaan korupsi, tapi bukan kewenangan kami dalam menetapkan bersalah atau tidak seseorang. Kami hanya bekerja menghitung adanya dugaan kerugian negara. BPKP adalah aparat

pengawasan internal pemerintah yang bekerja untuk meningkatkan kualitas dan akuntabilitas keuangan negara atau daerah," imbuhnya. Sementara itu, mengenai dana sebanyak Rp 400 juta dari Pemkab Mamuju untuk proses pendataan aset, Gillbert menyatakan tidak satu rupiah pun yang diterima pihaknya. Adapun dana yang pernah dikeluarkan dari Pemkab Mamuju hanyalah biaya transportasi dan akomodasi tim BPKP Pusat untuk pemasangan aplikasi yang digunakan dalam pendataan aset. Adapun dalam kerja sama itu, kata Gillbert, tugas tim BPKP Sulbar hanya sebagai

tenaga pendamping dari tim Pemkab Mamuju yang melakukan penataan aset. Dengan kata lain, keterlibatan BPKP Sulbar hanya sebatas konsultan yang memberikan bimbingan dalam kegiatan tersebut. "Kami sudah memberikan bimbingan dalam sosialisasi, serta sudah digelar workshop dan inputing tapi kami belum terima dana honornya. Aapa memang sudah dikeluarkan atau baru mau diusulkan? Kemungkinan besar Bupati tidak terima laporan yang tepat dan akurat dari bawahannya sehingga menyampaikan statement begitu," pungkas Gillbert. (dir)

Agustus, Lerek-lerekang Didaftar ke PBB LANJUTAN HALAMAN 1

gubah permendagri hingga dilakukan pencabutan SK Mendagri. Rencana pendaftaran ke PBB tersebut, digadang-gadang Agustus 2012. “Bila proses administrasi telah selesai, maka pada Agustus 2012, kami akan mendaftarkan Pulau Lari-larian (Lerek-lerekang, red) ke PBB, sebagai salah satu Pulau di Indonesia yang ada di Kabupaten Kotabaru,” jelasnya. Menurut Made, setiap

tahun pihaknya memang diminta untuk memperbaharui data wilayah atau pulau di Indonesia. Jumlah pulau di Indonesia saat ini, ada sekitar 30.000. Sebanyak 13.446 di antaranya telah diberi nama, dan sekitar 17.000 lainnya masih tak bernama. Upaya Sulbar Di lain pihak, baik Pemkab Majene maupun Pemprov Sulbar masih tetap berupa-

kan melakukan upaya hukum agar Pulau Lerek-lerekang secara dejure dan defacto menjadi bagian dari Sulbar. Upaya paling terakhir dilakukan adalah memakai jasa pengacara nasional Yusril Ihza Mahendra, untuk melakukan upaya perlawanan terhadap keputusan MA yang membatalkan Permendagri 43/ 2011. Sebelumnya, Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh merencanakan Rencananya,

penandatanganan penyerahan kuasa hukum kepada Yusril pada, 18 Juli 2012. Namun rencana itu tak jadi digelar. Ketika itu gubernur menyampaikan, jika Yusril tak sempat bertandang ke Mamuju, maka penandatanganan itu akan dilakukan di Jakarta pada Ramadan ini. Beberaoa waktu lalu, Yusril sudah menyatakan siap mendampingi Sulbar, mempertahankan Pulau Lereklerekang. Yusril mengaku akan

mendalami putusan MA yang membatalkan Permendagri 43/2011 2011. Yusril menjelaskan, bahwa putusan MA tidak serta merta menetapkan Pulau Lereklerekang ke dalam wilayah Kalsel yang memenangkan gugatan atas Permendagri 43/2011. Menurutnya, Permendagri memang dengan sendirinya dapat dibatalkan oleh MA jika bertentangan dengan undang-undang. (fmc/ham)

Maze memandu proses mengeluarkan perahu. Yang pertama dan kedua ditarik keluar adalah Sinar Losari dan Saqbe Mandar. Yang terakhir Cahaya Asad. Sesaat setelah Cahaya Asad di laut, langsung ditarik keluar. Saya di atas serta bersama sawi-sawi Cahaya Asad. Kami pun langsung menuju lokasi festival, berjarak sekitar 4 km, dengan ditarik “speed boat”. Yang tadinya Cahaya Asad terakhir ditarik, sekarang berada di depan menuju lokasi Festival Brest. Air laut sangat dingin, seperti air es. Waktu pertama kali menyentuh, di saat menurunkan Cahaya Asad, seperti tak tahan. Tapi lama kelamaan terbiasa. Untung proses pemindahan sandeq tidak dengan cara dilayarkan sehingga tak terlalu basah kuyup. Saat sandeq dipindahkan, awalnya Bu' Dewi serta iparnya juga di atas sandeq. Khawatir atas keamanannya, di tengah perjalanan Bu Dewi diminta pindah ke “speed boat” oleh suaminya, Pole Maze yang sebelumnya telah ada di kapal “speed boat”. Walau belum dilayarkan, angin laut telah membuat muka agak sakit bila wajah “frontal” ke arah datangnya angin. Jadinya saya membelakang terus agar tak kedingingan. Tapi Pak Asad tahan dengan kondisi demikian.

Hebat. Lebih setengah jam kemudian, tiga sandeq tiba di lokasi festival. Saat tiba, pengunjung festival yang melihat kedatangan sandeq, langsung tepuk tangan. Terharu menyaksikannya. Keharuan tersebut melengkapi kejadian bersejarah, 13 Juli. Di mana sandeq, perahu khas Suku Mandar, Sulawesi Barat, sepertinya menjadi perahu tradisional bersama pelayarnya yang pertama dari Nusantara yang berlayar di bagian Samudera Atlantik. Memang sih hari pertama belum melaju dengan layar yang terbuka, tapi bagaimana pun juga, sandeq telah mengukir prestasi yang membanggakan. Keharuan tersebut mengalahkan rasa lelah dan kedinginan yang kami alami, khususnya pelayar sandeq Mandar. Dalam waktu dua hari harus menyelesaikan perakitan tiga sandeq untuk kemudian berbasah-basah di laut sedingin es. Esok, 14 Juli, bagian terpenting dalam perjalanan sandeq ke Prancis akan terjadi. Saat sandeq memperlihatkan sosoknya sebagai perahu cantik dan tercepat ke masyarakat Eropa. Ketika layar terkembang, ketika pelayarnya menunjukkan keahliannya. (Bersambung)

LANJUTAN HALAMAN 1

“Buka puasa dan salat tarwih bersama mulai kita adakan hari Ahad, tanggal 29 Juli 2012. Bertempat di kediaman bapak Rudy Alfonso,” papar Sekjen BPP KKMSB, Salman DA. Rudy Alfonso sendiri beralamat di kompleks perumahan Cikini I Blok FG 7/12 Bintaro Jaya, Tangerang Selatan. Kepada seluruh warga Sulbar di wilayah Jabodetabek maupun yang kebetulan datang mengikuti sebuah agenda di Jakarta diharap dapat menyempatkan diri untuk hadir. Beberapa tokoh masyarakat Sulbar di Jakarta juga dijadwalkan akan menggelar buka puasa bersama di untuk semakin mempererat silaturahmi antar sesama. (rul)

Sandeq Disambut Tepuk Tangan LANJUTAN HALAMAN 1

Rata-rata M dan L untuk baju “wetsuit” dan 36-37 dan 3839 untuk sepatu. Hanya Darwis yang XXL dan sepatu di atas 40, sebab hanya dia yang bertubuh besar. Saat sepatu dan “wetsuit” datang, “passandeq” telah

REDAKAN BATUK DENGAN CARA YANG ALAMI Nigella Sativa yang lebih dikenal sebagai Jintan Hitam/ Habbatussauda, telah digunakan sejak beribu tahun yang lalu di Timur Tengah sebagai penawar bagi nutrisi yang mampu meningkatkan sistem pertahanan tubuh dari serangan penyakit. Kini, Anda tidak perlu jauhjauh untuk mendapatkannya, karena manfaatnya telah dikandung dalam Gentong Mas. Masri Masse, warga Palopo, Sulawesi Selatan adalah salah seorang yang merasakan kesehatannya menjadi prima setelah mengkonsumsi Gentong Mas secara rutin. Dengan gembira, ia pun bersedia menceritakan pengalaman baiknya ini pada orang lain. “Mungkin karena ada infeksi paru-paru, sejak tahun 1998 lalu saya mudah sekali terserang batuk. Untungnya 6 bulan yang lalu saya tertarik untuk mencoba Gentong Mas. Alhamdulillah sekarang batuk sudah tidak pernah kambuh lagi, nafas terasa lega, semangat pun bertambah.” Papar pria yang berprofesi sebagai buruh tersebut dengan penuh syukur.

Batuk sebenarnya bukanlah sebuah penyakit, namun ia merupakan gejala yang dapat disebabkan oleh beberapa penyakit. Batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh yang sangat penting guna membuang benda asing di tenggorokan dan saluran pernapasan. Tetapi, bila batuk terjadi secara terus menerus maka itu berarti terdapat suatu masalah atau penyakit pada tubuh kita. Selain dari infeksi saluran pernapasan atas seperti flu dan pilek, batuk dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti alergi, asma, infeksi paru-paru seperti pneumonia dan bronkitis akut, penyakit-penyakit kerusakan paru-paru seperti emphysema dan bronkitis kronis, dan sinusitis. Dengan tubuh yang sehat, kini Masri dapat menjalani aktifitasnya dengan nyaman. Ia pun tak segan-segan membagi pengalaman baiknya itu dengan orang lain, “Mudah-mudahan pengalaman saya yang mendapat kesehatan dengan cara yang alami ini dapat bermanfaat bagi orang lain.” Harap pria berusia 42 tahun tersebut. Gentong Mas adalah minuman herbal dengan Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) sebagai bahan utamanya terbukti memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Gula Aren dalam Gentong Mas banyak mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh, diantaranya Riboflavin yang membantu pembentukan antibodi dan energi, memperbaiki kerusakan sel saat proses produksi energi, dan memperbaiki jaringan sistem pencernaan. Sementara Habbatussauda bermanfaat sebagai antihistamin (anti alergi, anti radang dan meningkatkan daya tahan tubuh melawan virus dan bakteri). Kandungan minyak atsiri dalam Kapulaga bermanfaat sebagai pengencer dahak atau ekspektoran. Untuk pengobatan dalam, kapulaga dapat mengatasi gangguan tenggorokan. Sementara Cengkeh dalam Gentong Mas berfungsi sebagai antiseptik. Manfaat yang hebat bagi kesehatan dan rasa yang lezat membuat semakin banyak masyarakat mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Sulbar/Mamuju : 085 242 056 818 Apotik Marannu, Apotik Sinar Wajo, Apotik Mawar, Apotik Mentari, Apotik Sumberkasih, Apotik Iftikar, Apotik Mulia Farma, Toko Obat Pondok Herbal Depkes:P-IRT:812.3205.01.114 www.gentongmas.com

ada di lokasi pengerjaan sandeq. Jadi saya dan Dahri membawa ke sana sebab ada kemungkinan sandeq saat diturunkan ke laut akan langsung dilayarkan. Menjelang siang, bagianbagian sandeq telah terpasang, kecuali tiang layar. Hanya saja masih ada bagian-bagian yang harus diikat di sandeq Cahaya Asad. Pol Maze bertanya kepada saya kapan bisa dipasang tiang layarnya. “Lebih baik setelah makan siang atau jam tiga, sambil menunggu semua perbaikan perahu Cahaya Asad selesai,” jawab saya. “Baik, saya akan datangkan crane pukul tiga,” balas Pol Maze. Menjelang jam tiga, “crane” datang. “Passandeq” dan saya juga telah siap dengan seragam “wetsuit-nya.” Adapun Dahri saya minta lewat darat saja dan mendokumentasikan proses penurunan sandeq ke laut. Sedang Muliadi, sejak tadi pagi tidak di lokasi. Di harus ke lokasi festival untuk menyiapkan pameran an praktek pembuatan sandeq kecil. Sandeq pertama yang dipasang tiang layarnya adalah Sinar Losari, menyusul Saqbe Mandar dan terakhir Cahaya Asad. Proses pemasangan tiang layar cukup mudah, tidak sampai sepuluh menit. Bersama proses mengikat “tambera”, kira-kira setengah jam. Setiap sandeq selesai di-

pasangi tiang layar dan “tambera-nya” telah terikat kuat, sandeq akan langsung didorong ke laut. Caranya, di bagian bawah sandeq dipasang semacam rangka besi yang memiliki roda, sehingga memudahkan mendorong sandeq. Antara lokasi perakitan sandeq dengan laut tidak terlalu jauh, sekitar 100 meter saja. Tapi untuk mendorong harus hati-hati sebab di sekitar jalur yang dilalui ada banyak perahu berbahan “fiber glass” terparkir. “Jangan sampai menyentuh perahu, kalau ada bagian yang rusak kita harus ganti rugi,” himbau Pol Maze. Antara permukaan tanah dengan permukaan laut berbeda sekitar lima meter. Lokasi penurunan sandeq berupa tanjakan atau memiliki kemiringan sekitar 30 derajat. Agar sandeq tidak meluncur bebas saat didorong, di bagian belakang ada mobil khusus yang bertugas menahan laju sandeq. Antara sandeq dengan mobil tersebut dihubungkan tali. Proses penurunan sandeq juga tak berlangsung lama, tak sampai 10 menit. Menjelang jam lima sore, tiga sandeq telah berada di laut. Satu per satu sandeq ditarik “speed boat” ke bagian luar, di bagian laut yang agak lapang. Beda di lokasi penurunan sandeq, kiri kanan ada banyak perahu (mahal). Pole


RADAR POLEWALI

8

Pemkab Mulai Safari Ramadan POLEWALI -- Pemkab Polewali Mandar mulai melakukan kegiatan safari Ramadan. Pelaksanaan safari Ramadan dimulai, Kamis 26 Juli di tiga kecamatan yakni Limboro, Balanipa dan Alu. Dalam safari Ramadan ini selain diikuti jajaran Pemkab Polman juga diikuti unsur muspida. Ada tiga tim yang diturunkan Pemkab Polewali Mandar untuk menjangkau seluruh kecamatan dalam safari Ramadan ini. Saat safari Ramadan, Kamis 26 Juli, tim I yang dipimpin Bupati Polewali Mandar, Ali Baal Masdar melaksanakan safari Ramadan di Kecamatan Limboro. Sedangkan tim II yang dipimpin Wakil Bupati Polman, Nadjamuddin Ibrahim mengunjungi Kecamatan Balanipa dan tim III dipimpin Sekkab Polewali Mandar, Natsir Rahmat melaksanakan safari Ramadan di Kecamatan Alu. Saat Bupati Ali Baal melaksanakan safari Ramadan di Kecamatan Limboro juga dirangkaikan peresmian Kantor Camat Limboro. Kegiatan ini juga dihadiri Ketua DPRD Abdullah Tato, Dandim 1402 Polmas, Letkol Arm Yudhi Murfi, Kapolres Polman, AKBP Yohan Priyoto, Ketua Pengadilan Agama (PA), Hasbi Kawu, Ketua TP PKK A Ruskati Ali Baal dan sejumlah pejabat Pemkab Polman. Sedangkan rombongan Wakil Bupati, Nadjamuddin Ibrahim melakukan safari Ramadan di Balanipa dimulai di Kantor Camat Balanipa kemudian mengunjugi sejumlah masjid di kecamatan ini. Hal sama dengan Sekkab Natsir Rahmat di Kecamatan Alu. Informasi pokok yang disampaikan para da'i safari Ramadan, adalah tentang pentingnya pendidikan, pemeliharaan kesehatan, peningkatan peran serta masyarakat dlm program KB. Juga, perlindungan anak dan pencegahan pernikahan dini, pemeliharaan hutan dan lingkungan hidup, masalah zakat dan kepedulian sosial, kewajiban membayar utang (kredit) dan pajak. (mkb)

Pengurusan Kartu Kuning Meningkat POLEWALI -- Pengurusan kartu kuning atau kartu pencari kerja di Polewali Mandar mengalami peningkatan. Dalam kurun waktu Januari hingga Juli sudah mencapai 1005 orang. Selama kurang lebih tujuh bulan terakhir, pengurusan tertinggi terjadi pada bulan Juli yang mencapai 600 orang. Kabid Tenaga Kerja Dinas Sosnakertrans Polewali Mandar, Syahrullah, Jumat, 27 Juli menyampaikan, meningkatnya jumlah pengurus kartu kuning pada bulan Juli terjadi karena terdapat sekira 42 instansi di Indonesia yang bersamaan membuka lowongan kerja. "Dari ratusan pengambil kartu kuning tersebut yang paling banyak melakukan pengurusan adalah lulusan SMA. Meski demikian, ada juga diantaranya yang merupakan lulusan S1," kata Syahrullah. Ia menyampaikan Disosnakertrans telah tiga kali melakukan pemesanan blangko kuning. Sampai ini masih ratusan pemesanan yang masih inden. "Untuk penerbitan blangko, pencari kerja sama sekali tidak dilakukan pembayaran atau digratiskan," kata Syahrullah. (afr/mkb)

Eksekutif

RADAR SULBAR Sabtu, 28 Juli 2012

Taman Budaya Akan Dibangun Ddi Buttu Ciping

RADAR/AMRI MAKKARUBA

ALIH FUNGSI. Sebanyak 15 hektar sawah teknis di Polewali Mandar setiap tahunnya berubah menjadi areal pemukiman dan ruko. Seperti halnya sawah di Jalan Andi Depu Lantora beralih fungsi menjadi lokasi pembangunan ruko.

Alih Fungsi Lahan Per Tahun 15 Ha REPORTER : JHAMHUR ANJASMARA EDITOR : AMRI MAKKARUBA

POLEWALI -- Alih status lahan persawahan menjadi pemukiman setiap tahunnya mencapai 15 hektar. Hal ini sesuai data permohonan alih status lahan yang masuk di Badan Pertanahan Negara (BPN) Polewali Mandar. Kepala Seksi (Kasi) Pengaturan dan Penataan Pertanahan BPN Polewali Mandar, Ilham Muis mengatakan tidak dapat

dipungkiri jika keluhan sejumlah pihak terhadap peralihan status lahan sawah di Polewali Mandar dari tahun ke tahun tetap tinggi. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya kebutuhan perumahan warga, kebutuhan kepentingan kegiatan masyarakat secara umum dan banyak kebutuhan. "Jadi memang beberapa kawasan

persawahan di Polewali Mandar telah berubah statusnya menjadi pemukiman dan sebagainya. Setiap tahun lahan yang dialih statuskan tidak kurang dari 15 hektar," ungkap Ilham. Menurut Ilham, pemohon alih status lahan memang adalah rata rata pemilik lahan dengan dalih untuk bangun rumah tingga. Namun apakah kemudian pasca pengalihstatusan lahan kepada yang bersangkutan, lah-

an kemudian ditawarkan kepada pengembang perumahan itu yang tidak diketahui oleh pihak BPN. "Yang jelas data kami di BPN seperti itu gambarannya. Makanya kedepan kami sarankan pemerintah untuk melakukan patok mana lahan yang benar benar dapat dilakukan alih status dan mana lahan yang tidak dapat dialih statuskan. Agar data di BPN juga bisa lebih akurat," kunci Ilham. (*)

POLEWALI -- Rencana Pemkab Polewali Mandar untuk membangun taman budaya akan direalisasikan. Pembangunan taman budaya Kabupaten Polewali Mandar, direncanakan dibangun di Buttu Ciping Kelurahan Tinambung Kecamatan Tinambung. Hal tersebut disampaikan Bupati Polewali Mandar, Ali Baal Masdar saat meninjau lokasi rencana pembangunan Taman Budaya di Buttu Ciping, Tinambung, Kamis, 26 Juni. Bupati Ali Baal Masdar menyampaikan, di Buttu Ciping tersebut nantinya direncanakan sejumlah bangunan seperti masjid dan rumah arajang, rumah pabicara, rumah rakyat, baruga besar, rumah rapat, lumbung padi dam bangunan lainnya yang direncanakan pembangunan secara bertahap mulai 2013. "Untuk pembangunan tersebut, selain melibatkan intansi terkait juga akan melibatkan tokoh masyarakat dan unsur lain yang dianggap punya andil memberikan masukan terhadap pembangunan taman budaya," terang Ali Baal Masdar. Lokasi pembangunan Taman Budaya di Buttu Ciping tersebut akan menggunakan lahan seluas 3 hektar ara yang telah dibebaskan oleh pemerintah. (afr/mkb)

Pelunasan Tahap Kedua Bagi Berstatus Haji Pemkab Tawarkan Tukar Guling Aset POLEWALI -- Jamaah Calon haji (JCH) di Polewali Mandar yang masuk dalam daftar tunggu sudah mulai melakukan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Tetapi bagi yang sudah berstatus haji akan diberikan kesempatan pelunasan haji pada tahap kedua. Dari data calon jamaah haji yang masuk dalam kuota 500 orang, ada beberapa diantaranya calon haji yang sudah berstatus haji Untuk pelunasan haji berlangsung dua tahap, yakni tahap pertama mulai 26 Juli hingga 16 Agustus. Sementara tahap kedua mulai 27 Agustus hingga 31 Agus-

tus. Untuk BPIH tahun ini, pemerintah telah menetapkan sebesar 38 US Dollar. Jumlah tersebut, tentunya akan bervariasi dibayar oleh calon haji sesuai dengan kurs dollar pada hari itu. Kepala Kemenag Polman, Mahmudin, Jumat, 27 Juli menyampaikan, untuk pelunasan haji tahap pertama diprioritaskan pada calon haji yang memang belum haji. "Untuk pelunasan tahap pertama diupayakan semua bisa dilakukan oleh calon haji yang memang belum haji. Akan tetapi, jika hingga batas waktu yang ditentukan masih ada calon haji yang

belum melunasi, maka pelunasan tahap kedua sudah bisa digunakan oleh calon haji yang berstatus haji melunasi karena mereka sudah masuk dalam daftar tunggu," kata Mahmudin. Ia juga menyampaikan, dari pendaftar haji yang masuk dalam kuota pemberangkatan tahun ini masih ada jamaah yang mendaftar pada 2007 dan 2008 yang tertunda pemberangkatannya, dan yang paling maksimal dikaomodir adalah jamaah yang terdaftar pada Februari 2009. "Diatas Februari 2009 belum terakomodir," sebut Mahmudin. (afr/mkb)

POLEWALI -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Polewali Mandar mengajukan tawaran ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar terkait tukar guling aset. Sebidang tanah milik Pemkab Polman yang saat ini dimanfaatkan Pengadilan AgamaPolewali rencananya akan ditukar guling dengan sebidang tanah milik Pengadilan Agama yang berada di depan kantor bupati. Melalui surat Bupati Kabupaten Polewali Mandar, No.028/195/UmPlk tentang Permohonan Persetujuan Tertulis Tentang Pelepasan Aset Pemda atas Hak Pakai No.23/Madatte dalam rangka Tukar Guling dengan Hak Pakai No.01/Pekkabata. Bupati Kabupaten Polewali Mandar, memohonkan kepada DPRD Polewali Mandar, kiranya memberikan persetujuan agar dilakukan tukar guling.

Namun terhadap surat tersebut, DPRD Polewali Mandar melalui Ketua DPRD mendisposisi surat bupati itu ke Komisi I DPRD. Komisi I diminta untuk melakukan kajian kepantutan rencana tukar guling tersebut. Komisi I akan segera melakukan langkah langkah mulai dari kepatutan tukar guling hingga kemungkinan munculnya selisi nilai atas rencana aset yang akan ditukar guling. Hingga sampai pada kemungkinan teknis tukar guling bila nantinya ada selisih lebih yang muncul. "Jadi kami terlebih dahulu akan melakukan kajian mendalam terhadap surat Pemkab tersebut. Komisi I DPRD tidak serta merta akan melakukan kecerobohan tanpa didahului dengan kajian lebih awal," ujar Wakil Ketua Komisi I, Amiruddin. (k1/mkb)

Rubrik Khusus Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar

RADAR/HUMAS PEMKAB POLMAN

RADAR/HUMAS PEMKAB POLMAN

PRASASTI. Bupati Polewali Mandar, Ali Baal Masdar menandatangani prasasti peresmian Kantor Camat Limboro, Kamis 26 Juli 2012.

SAFARI RAMADAN. Wakil Bupati Polman, Nadjamuddin Ibrahim menyampaikan sambutan saat melakukan safari Ramadan di salah satu masjid di Kecamatan Balanipa, Sabtu 26 Juli 2012.


RADAR SULBAR, SABTU 28 JULI 2012

OLIMPIADE

NBC Raup Pendapatan Rp 9 T dari Olimpiade LONDON -- Olimpiade 2012 belum dibuka namun usaha media raksasa asal Amerika Serikat, NBCUniversal, sudah meraup pendapatan 1 miliar dollar AS (Rp 9,475 T) dari hak siar serta penjualan iklan. Seperti dilansir Reuters, NBCUniversal mendapatkan pemasukan dari hasil penjualan hak siar serta iklan mereka ke seluruh dunia. Jumlah ini lebih banyak 150 juta dollar AS dari pemasukan pada Olimpiade Beijing empat tahun lalu dan menjadi rekor dalam sejarah pesta olahraga antar bangsa ini. Untuk penjualan iklan digital, NBCUniversal berhasil menjual sekitar 60 juta dollar, tiga kali li-

LONDON 2012

pat lebih besar dari yang didapat di Beijing 2008. Iklan online didapat dari live stream setiap cabang olahraga di situs NBCOlympics.com plus melalui aplikasi di telepon seluler serta tablet. Namun, pihak NBCUniversal belum mau menyebutkan berapa keutungan yang mereka dapatkan sebab untuk membeli hak siar Olimpiade saja, perusahaan itu harus membayar sekitar 1,18 miliar dollar AS. Selama kurang lebih dua minggu perhelatan Olimpiade, NBC total akan menyiarkan pertandingan melalui broadcast dan saluran TV berbayar selama 5.535 jam. (net)

9

Jokovic

Tak Mau Lagi Sekadar Perunggu LONDON -- Novak Djokovic hanya meraih medali perunggu di Olimpiade 2008 lalu. Untuk gelaran Olmpiade tahun ini, Djokovic ingin mendapat hasil yang lebih baik. Di Beijing empat tahun lalu, Djokovic harus mengakui keunggulan Rafael Nadal di babak semifinal. Di perebutan tempat ketiga, ia mengalahkan petenis Amerika Serikat, James Blake, dan berhak atas medali perunggu. "Itu sangat emosional. Setiap kemenangan dan kekalahan adalah pelajaran bagi atlet," sahut Djokovic seperti dilansir Reuters. Djokovic yang baru saja kehilangan takhta nomor satu dunia di awal bulan ini tak mau lagi sekadar meraih medali perunggu. Di Olimpiade kali ini, pengoleksi

lima gelar grand slam itu berharap bisa memperoleh kejayaan. "Anda mencoba untuk kembali dengan lebih kuat dan belajar dari setiap pengalaman yang Anda jalani, jadi semoga aku bisa mendapat paling tidak selangkah lebih jauh di Olimpiade kali ini," harap petenis Serbia ini. "Dulu ketika Anda memenangi Olimpiade, Anda dianggap kekal dan Anda mendapat kejayaan yang abadi, jadi aku pikir itu tidak banyak berubah karena seperti itulah maknanya bagi dunia olahraga dan atlet." "Ini adalah event olahraga yang paling dikenal dalam sejarah," pungkas petenis nomor dua dunia itu. Djokovic yang menjadi unggulan kedua di Olimpiade 2012 ini akan mengawali langkahnya dengan menghadapi petenis Italia, Fabio Fognini, di babak pertama, Sabtu 28 Juli 2012 waktu setempat. (net)


10

Kesehatan

Info Sehat

4 Jurus Lawan Serangan Kantuk Saat Puasa

RADAR SULBAR Sabtu, 28 Juli 2012

Olahraga Terbaik Saat Puasa Argumen yang menyebut olahraga saat puasa berbahaya OLAHRAGA penting bagi kesehatan tubuh. Lakukan aktivitas menyehatkan ini satu atau dua jam menjelang buka puasa, atau cari waktu selepas buka puasa. Tak perlu mengurangi aktivitas ini, yang diperlukan hanya mengatur waktu terbaik. Olahraga akan merangsang hormon antiinsulin, yang antara lain berfungsi melepaskan gula darah sehingga membuat tubuh tetap segar. Jika kurang gerak, tubuh justru akan semakin lemas akibat berkurangnya kadar gula dalam tubuh. Nusra Al Nasri, pelatih kebugaran asal Timur Tengah, merekomendasikan yoga sebagai pilihan olahraga terbaik selama Ramadan. Cukup lakukan yoga level pemula atau berjalan kaki santai selama 15-20 menit di sore hari. "Latihan yoga dengan beragam teknik pernapasan disertai latihan peregangan sederhana merupakan

KERAP mengalami serangan kantuk di siang hari saat puasa? Itu wajar. Bukan karena lelah dan kurang tidur akibat bangun makan sahur, perubahan pola makan saat puasa juga bisa menjadi pemicu serangan kantuk tersebut. Perubahan pola makan saat puasa memengaruhi metabolisme tubuh. Dan, serangan kantuk yang muncul saat puasa itu umumnya terjadi akibat penurunan kadar glukosa darah di otak sehingga memengaruhi suplai oksigen. Dikutip Live Strong, otak mengonsumsi 60 persen glukosa tubuh sebagai asupan energi. Karenanya, jika suplai glukosa terhambat jelas akan memengaruhi kinerja dan daya konsentrasi otak. Mengapa rentan muncul di siang hari? Ini karena di siang hari, tubuh cenderung mulai kehilangan energi cadangan untuk memaksimalkan kerja otak dan sistem tubuh lainnya. Karenanya tak hanya kantuk, tapi juga mudah merasa lemas. Penurunan asupan zat besi dalam tubuh juga bisa memicu kantuk lebih cepat muncul. Ingat jumlah zat besi yang cukup membantu tubuh menyerap oksigen lebih banyak ke otak sehingga mengurangi rasa kantuk. Meski lumrah, coba minimalisir serangan kantuk saat puasa dengan tips berikut:

cara ideal untuk mempertahankan kebugaran tubuh selama puasa," kata Al Nasri, seperti dikutip Gulf News. Al Nasri menyangkal argumen yang menyebut olahraga saat puasa berbahaya bagi tubuh. Olahraga saat puasa justru bermanfaat bagi tubuh. "Latihan pernapasan dalam yoga misalnya, justru akan memberi Anda energi lebih, membuat Anda merasa segar dan tenang menjalani puasa." Pemilihan waktu yang harus menjadi perhatian. Jangan di pagi atau siang hari karena bisa menguras cadangan makanan di masa awal puasa. Menurut AL Nasri, pukul 16.30 adalah waktu tepat melakukan yoga, peregangan, atau olahraga sederhana lainnya. "Saya sarankan berolahraga dengan perut kosong sebelum buka puasa." (net)

Pemicu Bau Mulut Saat Puasa

- Penuhi kebutuhan zat besi saat sahur. Sumber zat besi bisa diperoleh dari sayuran berdaun hijau seperti bayam, sawi, kangkung, katuk. - Menjaga keseimbangan asupan gizi, terutama saat sahur. Pastikan mengonsumsi buah dan sayur yang kaya vitamin C untuk memacu efektivitas penyerapan zat besi oleh tubuh. Kiwi, jambu biji, pepaya, jeruk, mangga, nanas, bisa menjadi pilihan. - Ketersediaan air dalam tubuh juga perlu dipertimbangkan. Minum sedikitnya delapan gelas air putih selama jeda buka puasa hingga sahur. Konsumsi air putih yang cukup membantu mencegah tubuh kekurangan cairan atau dehidrasi, sehingga tubuh tetap segar. - Saat sahur, konsumsi karbohidrat kompleks, seperti nasi merah, oatmeal, roti gandum, ubi, jagung, atau singkong. Karbohidrat kompleks lebih lambat dipecah menjadi gula darah sehingga sangat membantu metabolisme energi tubuh. Yang artinya, lebih lama menyimpan energi. (net)

SELAMA menjalankan ibadah puasa, masalah bau mulut seringkali menimbulkan ketidaknyamanan di tengah lingkungan sosial. Masalah ini tak jarang menjadi hambatan dalam pergaulan dan membuat minder. Penyebabnya? Saat puasa, aktivitas mulut berkurang membuat produksi air liur berkurang. Ini mengakibatkan bakteri lebih cepat berkembang biak dan mengubah sisa-sisa makanan di dalam mulut menjadi gas sul-

fur pemicu aroma tak sedap atau halitosis. Aroma napas tak sedap yang muncul akan lebih menyengat pada mereka yang memiliki masalah gigi dan mulut seperti gigi berlubang, plak gigi, radang gusi, gingivitis karena karang gigi, dan periodontitis. Setelah memastikan tak memiliki gangguan kesehatan gigi dan mulut, halau timbulnya aroma napas tak sedap selama puasa dengan sejumlah tips berikut:

• Hindari konsumsi makanan yang berpotensi meninggalkan aroma menyengat seperti bawang, petai, durian. Hindari pula rokok dan alkohol karena akan semakin mengurangi produksi air liur. • Gosok gigi 20 menit setelah selesai makan sahur. Pastikan tak ada sisa makanan tertinggal untuk meminimalisir timbulnya halitosis. • Saat sahur, konsumsi buah dan sayuran yang me-

miliki efek pembersih mulut seperti apel, wortel, dan bengkoang. • Perbanyak minum air putih ketika sahur dan berbuka untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh. • Konsumsi keju. Selain kaya kalsium, dan rendah karbohidrat, dan keju mengandung fosfat yang bermanfaat untuk meningkatkan produksi air liur, dan mengurangi pertumbuhan karang gigi.

• Konsumsi rempah-rempah seperti ketumbar, mint, tarragon, kayu putih, rosemary, dan kapulaga yang sangat baik untuk memerangi bau mulut. • Konsumsi vitamin C seperti berry, jeruk, dan melon karena dapat menciptakan lingkungan yang tidak ramah bagi pertumbuhan bakteri. Dapatkan vitamin C dari buah dan makanan alami. (net)

Rubrik ini Dipersembahkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat

Anak Kegemukan Rentan Terkena Gangguan Jantung SELAMA ini masyarakat memandang kegemukan pada anak bukan ancaman. Malah sebagian masyarakat menganggapnya sebagai bagian kelucuan. Tapi kini, paradigma ini perlu diubah. Pasalnya, sinyal penyakit kardiovaskuler mulai ditemukan pada anak-anak usia 12 tahun yang kelebihan berat badan. Merujuk hasil sebuah penelitian di Belanda, kelebihan berat badan pada anakanak dapat mengancam kesehatan jantung mereka meski masih pada usia sekolah dasar. Hasil studi itu dipublikasikan pada Archives of Disease in Childhood Belanda. Menurut laman BBC, dua per tiga dari 307 anak yang menjadi obyek penelitian memiliki sedikitnya satu gejala awal seperti tekanan

darah tinggi. Obesitas adalah masalah yang menjadi penyebabnya. Kondisi ini mengkhawatirkan karena di seluruh dunia, semakin banyak anakanak yang mengalami kelebihan berat badan pada usia yang sangat muda. Anak berusia dua tahun dengan indeks massa tubuh ((BMI) lebih dari 20,5 diklasifikasikan sebagai obesitas "parah". Pada usia 18 tahun obesitas skala ini ditandai dengan BMI 35. Sebelumnya, para peneliti di Pusat Medis Universitas VU Amsterdam mengumpulkan data dari Unit Pengawasan Dokter Anak Belanda antara 2005-2007. Mereka melihat sinyal-sinyal peringatan penyakit jantung pada anak-anak obesitas. "Yang mengejutkan, 62 persen anak-anak obesitas di

bawah usia 12 tahun sudah memiliki satu atau dua faktor risiko kardiovaskuler," ujar para peneliti. Lebih dari separuh memiliki tekanan darah tinggi, dan ada juga kasus-kasus "kolesterol baik" rendah dan gula darah yang tinggi, dimana dapat berakibat pada diabetes tipe 2. Para peneliti pun menyatakan hal ini dapat mengakibatkan penyakit kardiovaskuler pada remaja. Meski ini adalah studi kecil, namun temuan ini mengejutkan. Masalah ini dapat diatasi dengan mencegah anak-anak muda memiliki berat badan berlebih. Dengan menggarisbawahi pentingnya makan sehat dan aktivitas fisik sejak usia muda akan membantu melindungi kesehatan jantung pada generasi masa depan. (jpnn)


Pendidikan 11

RADAR SULBAR Sabtu, 28 Juli 2012

H.Agus Ambo Djiwa

H.Muhammad Saal

Bupati Matra

H. M. Natsir

H.Abdul Wahid

Wakil Bupati Matra

Sekretaris

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Matra

Iklan Layanan Ini Dipersembahkan Oleh Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kab. Matra

MTs Matakali Kekurangan RKB POLEWALI -- Madrasah Tsanawiayah (MTs) Matakali Kecamatan Matakali masih minim sarana dan prasarana pendidikan. Salah satunya kekurangan Ruang Kelas Belajar (RKB). Di sekolah ini hanya terdapat dua RKB untuk menampung sebanyak 97 siswa pada tahun ajaran 2012/ 2013. Sekolah yang berdiri tahun 2011 ini sangat membutuhkan tambahan RKB. Kepala MTs Matakali, Lahaiyak ketika ditemui mengatakan karena kekurangan RKB terpaksa untuk sementara meminjam RKB milik MAN Matakali. Karena sekolahnya hanya mempunyai dua RKB sementara siswanya sudah dua tingkatan yakni kelas II dan I. Selain itu sekolah ini juga tidak memiliki kantor dan juga terpaksa menumpang. "Jika penerimaan siswa tahun ajaran depan tidak juga bertambah RKB maka

RADAR/AMRI MAKKARUBA

LATIHAN. Walaupun sebagian anggota Paskibraka Kabupaten Polewali Mandar melaksanakan ibadah puasa. Tetapi mereka tetap bersemangat melakukan latihan di Lapangan Pancasila.

kami akan kewalahan. Apalagi animo masyarakat menyekolahkan anaknya di MTs Matakali sangat tinggi dibuktikan dalam dua tahun terakhir ini jumlah siswa sudah hampir 100 orang," terang Lahaiyak. Ia mengungkapkan walaupun baru sekolah baru tetapi sudah menjadi perhatian bagi orangtua di Matakali untuk menyekolahkan anaknya di MTs. Beberapa program kegiatan yang dilakukan seperti memberikan kursus Bahasa Ingris gratis diluar jam sekolah, pengajian iqra, pelajaran tuntunan salat termasuk menjaga kedisiplinan siswa. "Kami juga bekerjasama dengan KUA Matakali dan Forum mubaliq untuk membina siswa. Kemudian menyebarnya ke masjid-masjid untuk memberikan ceramah maupun membantu tugas para bilal di masjid," tandasnya. (mkb)

RSBI "Diwarning" Tidak Lakukan Pungutan REPORTER : DIAN AFRIANTY EDITOR : AMRI MAKKARUBA

POLEWALI -- Empat sekolah yang bertatus RSBI di Polewali Mandar yang telah dikaji proposalnya oleh tim verifikasi pada dasarnya semua "diwarning tidak" melakukan pungutan dalam bentuk apapun. Empat sekolah tersebut yaitu SDN 066 Pekkabata, SMPN 3 Polewali, SMAN 1 Polewali, dan SMKN 1 Polewali. Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Polman, Andi Ismail AM yang juga Ketua Tim

Verifikasi , Jumat, 27 Juli menyampaikan, setelah dilakukan verifikasi terhadap empat sekolah tersebut. Dari sumber dana yang dikucurkan oleh pemerintah baik dari dana BOS, SSM ataupun sumber dana lainnya. Pada dasarnya bisa disinkronkan dengan kebutuhan yang dicantumkan dalam proposal pembiayaan yang dibutuhkan. Kecuali, untuk SMK yang memang mempunyai kegiatan praktek kerja industri (prakerin) ke luar daerah yang memang membutuhkan pembiayan

khusus. "Itupun permintaan pembayaran prakerin kepada siswa pada saat mendekati pelaksanaan prakerin. Permintaan pembiyaannya pun harus disesuaikan dengan kebutuhan mereka, dan harus dibicarakan dengan orang tua siswa terlebih dahulu," kata Andi Ismail. Ia juga menyampaikan, dari hasil verifikasi proposal tersebut, kebutuhan yang membutuhkan banyak anggaran tambahan seperti biaya mobiler bagi sekolah yang

siswanya banyak memiliki gedung tapi tidak memiliki meubiler. Untuk kebutuhan tersebut, akan diprogramkan oleh pemerintah melalui Disdikpora sebagai instansi terkait untuk pengadaannya. Pembiayaan lain yang juga terdapat dalam proposal seperti biaya bimbingan belajar (bimbel) siswa yang dilakukan oleh guru-guru mereka sehingga harus mengeluarkan biaya tambahan dari siswa. "Dari hasil pertemuan sementara yang dilakukaan oleh tim, banyak

90 Ribu Kelas Rusak Sedang Menunggu Tahun Depan

NET

JAKARTA -- Rehab ruang kelas rusak berat digarap habishabisan tahun ini. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menaksir tidak ada lagi ruang kelas rusak berat yang harus direhab. Sehingga tahun depan mereka menutup atau tidak menerima usulan rehab ruang kelas rusak berat. Selama periode 2011-2012 Kemendikbud sudah mengucurkan duit Rp 17 triliun untuk memperbaiki kelas rusak berat. Total ruang kelas SD dan SMP yang direhab mencapai 173 ribu unit di seluruh penjuru Indonesia. "Dari perhitungan kami, sudah tidak ada lagi ruang kelas rusak berat," ujar Direktur Jenderal Pendidikan Dasar (Dirjen Dikdas) Kemendikbud Suyanto saat dihubungi kemarin (26/7). Suyanto mengatakan, pekerjaan Kemendikbud di 2013 nanti sudah tidak lagi merehab atau merenovasi ruang kelas rusak berat. "Karena memang sudah tidak ada," ucap mantan rektor UNY itu. Lantas bagaimana jika tetap saja ada daerah yang mengusulkan rehab ruang kelas rusak berat? "Kita tolak," tegas dia. Suyanto mengatakan jika tahun depan ada sekolah rusak berat berarti salah daerah sendiri tidak melaporkannya pada periode 2011 hingga

2012. Dia mengatakan tidak mungkin ada sekolah yang tiba-tiba rusak berat. Kecuali sekolah itu terkena bencana. Itupun nantinya diperbaiki melalui dana tanggap darurat. Bukan dari dana rehab. Suyanto mengatakan tugas Kemendikbud tahun depan adalah merawat ruang kelas rusak sedang sehingga tidak menjadi rusak berat. Secara keseluruhan Suyanto menghitung jumlah ruang kelas yang ada di Indonesia mencapai 600 ribu unit. Dari jumlah itu, yang masuk kategori rusak sedang diperkirakan mencapai 15 persen atau sekitar 90 rbu unit. Menurutnya perawatan terhadap ruang kelas rusak sedang ini penting karena bisa menghemat anggaran negara. Kemendikbud menetapkan rata-rata unit cost yang dikeluarkan untuk merehab ruang kelas rusak berat mencapai Rp 90 juta per unit. Sedangkan jika digunakan untuk maintenance ruang kelas rusak sedang sekitar Rp 30 juta per unit saja. Dengan asumsi tahun depan ada 90 ribu unit ruang kelas rusak sedang yang wajib dirawat, berarti Kemendibud wajib menyediakan anggaran sekurang-kurangnya Rp 2,7 triuliun. Untuk pencair-

LOWONGAN KERJA PERUSAHAAN MULTI NASIONAL MEMBUKA PELUANG KERJA UNTUK PUTRA/ PUTRI DAERAH POLEWALI YANG KOMPETEN UNTUK KANTOR CABANG BARU POSISI YANG DIBUTUHKAN : PENGELOLA: 1. KEPALA CABANG 2. WAKIL KEPALA CABANG 3. PENGAWAS STAFF KANTOR : 1. ADMINISTRASI 2. SEKRETARIS 3. RESEPSIONIS 4. GUDANG PERSYARATAN: · LULUS SMU SEDERAJAT/D3/SI · USIA MAX 28 TAHUN · BELUM MENIKAH · TDK SEDANG TERIKAT DENGAN INSTANSI LAIN · FC IJASAH 2 Lbr FC KTP 2 Lbr PAS POTO Ukuran 3X4 WARNA 2 Lbr LAMARAN DIANTAR LANGSUNG KE HRD CV FAM: JALAN DEMMATANDE NO.9 POLEWALI (DEPAN KANTOR PEGADAIAN POLEWALI ) INFO

: 082 348 088 291 : 081 242 322 018

kami sampaikan kepada bupati untuk menunggu petunjuk selanjutnya," terang Andi Ismail. Terkait pungutan yang telah dilakukan pada sekolah yang telah menarik pungutan, telah diminta kepada pihak sekolah melalui Disdikpora untuk menghentikan pungutan tersebut. Karena sesuai yang tercantum dalam Perda Nomor 5 Tahun 2009 tersebut sekolah yang melakukan pungutan akan diberikan sanksi hukum. (*)

30 SMP Diusul dapat Bantuan

Tutup Usulan Rehab Kelas Rusak Berat an dananya sendiri, Suyanto mengatakan tetap mempertahankan pola lama. Yaitu mencairkan dalam bentuk hibah. Sebelum dana disalurkan, pemerintah kota atau kabupaten wajib meneken MoU dengan Kemendikbud untuk menuntaskan rehab sesuai waktu yang disepakati. Setelah uang diterima sekolah, Kemendikbud berharap rehab tidak ditenderkan. Sebaliknya Suyanto meminta uang rehab dijalankan dengan sistem swakelola. "Hasil optimalisasi (sisa anggaran, red) cukup lumayan daripada ditenderkan," kata dia. Di beberapa sekolah, hasil optimalisasi anggaran rehab tadi bisa digunakan untuk memperbaiki kamar mandi sekolah. Selain itu juga ada yang digunakan untuk memperbaiki ruang guru, kepala sekolah, atau

anggaran pembiayaan didalam yang masih bisa tidak dilakukan pungutan oleh siswa karena sudah ada bantuan dari pemerintah yang bisa disinkronkan dengan pembiayaan tersebut, "ujarnya. Untuk itulah, lanjutnya hasil rekomendasi sementara, sekolah "diwarning" tidak melakukan pungutan. Kalaupun ada yang diizinkan untuk dipungut, tidak boleh bertentangan dengan Perda Nomor 5 Tahun 2009 tentang perda pendidikan gratis. "Hasil rekomendasi itu akan

perpustakaan. Suyanto menuturkan sekolah keagamaan atau madrasah lebih hebat lagi dalam mengelola uang rehab tadi. "Misalnya anggarannya untuk merehab tiga unit kelas, tetapi jadinya bisa ada empat ruang kelas yang direhab," urainya. Fenomena ini muncul karena partisipasi wali murid di madrasah cukup besar. Dia berharap fenomena ini menular ke sekolah umum. (jpnn)

POLEWALI -- 30 SMP di Polewali Mandar diusul untuk mendapatkan bantuan tahun depan. Usulan tersebut sesuai dengan jumlah sekolah yang telah memasukkan usulan ke Disdikpora. Kabid Dikmen Disdikpora Polman, Marsawal, menyampaikan, bantuan yang diusul tersebut adalah rehab berat dan sedang, ada juga penambahan ruang kelas belajar (RKB) dan ruang belajar lainnya (RBL) seperti perpustakaan, laboratorium. Untuk bantuan sekolah seperti rehab ataupun penambahan RBL,

pada tahun ini sudah berjalan pada sejumlah sekolah yang tersebar pada beberapa kecamatan dengan total anggaran sebesar Rp5 miliar. "Yang menerima bantuan tersebut saat ini sekarang sedang berjalan dan diberikan batas waktu hingga 90 hari pengerjaan. Kecuali, untuk SMPN 3 Polewali kemungkinan besar melewati batas waktu karena direncanakan dilakukan pengecoran. Karena akan melewati batas waktu telah dilakukan maka diadendum," kata Marsawal. (afr/mkb)

PENGOBATAN MATA

PAKISTAN HERBAL TANPA OPERASI

Ahli Pengobatan Mata dan Ambeyen Tanpa Operasi ditangani langsung oleh Tabib Khan keturunan dari Pakistan. Khan seorang ahli Pengobatan Alternatif Mata, Ambeyen, Lemah Syahwat, dan berbagai penyakit lainnya. Khan yang keturunan Pakistan sudah berpengalaman lebih dari 23 tahun memilki keahlian yang diperoleh dari leluhurnya di Pakistan. Dengan Keahlian yang tidak dimiliki orang banyak, Khan kini telah membuka Pengobatan Mata di Wonomulyo dan Mamuju. Dengan pengalaman puluhan tahun tersebut, Khan telah berhasil menyembuhkan puluhan ribu pasien keluhan Mata, diantaranya: Glukoma, Plus, Retinitis, Pendarahan Retina, dan Syaraf mata rendah, serta Cuci & Perawatan Mata. Metode yang digunakan yaitu, menggunakan Ramuan herbal murni dari Pakistan dan tumbuh-tumbuhan dari Indonesia tanpa menggunakan obat-obatan kimia sehingga Tanpa Efek Samping Khan juga mengobati penyakit lainnya, seperti : √ AMBEIEN

√ REMATIK

√ KEPUTIHAN

√ KANKER

√ OSTEOPOROSIS

√ GONDOGAN

√ TUMOR

√ LEMAH

√ GINJAL

√ KISTA

√ LIVER

SYAHWAT

√ MIOMA

√ IMPOTEN

√ HEPATITIS

√ STRUK

√ EJAKULASI

√ DIABETES

√ ASAM URAT

√ MAAG

DINI

Alamat : Wonomulyo

Alamat : Mamuju

Jl. Jend.Sudirman No.55 (Dekat Kantor PU/Lampu Merah) Wonomulyo Polewali Mandar Buka setiap tanggal 01-15. Pukul 08.00 – 20-00 Wita Khan Hp: 085 397 082 333

Jl. Sultan Hasanuddin No. 88 (di Rental Mobil SILVI) Mamuju Buka setiap tanggal 16-30 Pukul 08.00 – 20-00 Wita Hp: 085 242 219 895

“TANPA OPERASI”


12

Radar Majene

RADAR SULBAR Sabtu, 28 Juli 2012

Sertifikasi Guru Harus Diperketat MAJENE -- Anggaran pendidikan yang dialoksikan pemerintah melaui program sertifikasi guru dinilai belum berbanding terhadap peningkatan mutu pendidikan di daerah. Sekretaris Dewan Pendidikan Kabupaten Majene, Jainuddin Sayadul, menyatakan, mulai saat ini proses sertifikasi guru di daerah harus diperketat. Menurutnya, sertifikasi jangan hanya dijadikan sebagai objek untuk melakukan perubahan nasib

bagi guru. Namun secara esensi melupakan beban yang tanggung, sebagai guru profesional. "Guru sertifikasi itu adalah guru yang profesional memberikan pelajaran kepada siswa. Karana itu, Dinas Pendidikan perlu merubah proses rekrutmen guru yang akan disertifikasi," sebut Jainuddin belum lama ini. Terhadap rencana uji komptensi guru sertifikasi di Majene akhir bulan ini. Mantan anggota DPRD Majene itu sangat respon.

"Memang semua guru sertifikasi perlu dievaluasi. Hal ini untuk mengetahui apakah mereka itu layak atau tidak menyadang sebagai guru sertifikasi," ujarnya. Dinas Pendidikan (Disdik) Majene melalui Kasubag Peningkatan Mutu Pendidik Tenaga Kependidikan (PMPTK) tengah aktif melakukan sosialisasi kesetiap kecamatan tentang rencana uji kompetensi guru sertifikasi. (k3/mkb)

RADAR/SYAMSUDDIN

GURU. Sejumlah guru PNS dan non PNS mendatangi Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Majene untuk memastikan apakah namanya masuk sebagai penerima tunjangan tahun ini.

Sejumlah Sungai Jadi Kawasan Tambang MAJENE -- Sejumlah sungai di Kabupaten Majene bakal jadi kawasan tambang galian golongan C. Hal ini tercantum dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Majene 2011-2031. Misalnya Sungai Mosso Kecamatan Pamboang dan Sungai Seppong Kecamatan Tammeroddo jadi kawasan tambang golongan C. Begitu juga dengan Sungai Deking Desa Lombang Kecamatan Malunda Sungai Tubo Kecamatan Tubo dan Pattipor Kecamatan Pamboang ingin dijadikan kawasan pertambangan pasir. Kepa-

EKSEKUTIF

la Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Majene, Ahmad Rafli Nur, membenarkan sejumlah sungai di Majene bakal menjadi daerah kawasan pertambangan. Menurut, Rafli dari sekian sungai di Majene yang diperhitungkan masuk menjadi kawasan pertambangan. Sungai Deking Kecamatan Malunda, potensinya paling besar jadi kawasan pertambangan. "Sungai Deking bakal jadi kawasan pertambangan pasir dan kerikil. Sungai itu, juga akan menjadi kawasan pertambangan kerakal bongkah," sebut Ahmad Rafli

Nur, Jumat 27 Juli kemarin. Potensi tambang pada beberapa sungai tersebut kata dia, jauh sebelumnya telah dilakukan survei. "Di daerah itu sudah ada aktifitas penambangan yang dilakukan warga setempat secara manual, makanya wilayah itu dimasukkan sebagai kawasan pertambangan," jelas Rafli. Sejumlah sungai kawasan pertambangan di Majene akan dipatenkan melalui Peraturan Daerah (Perda) RTRW Kabupaten. Saat ini Ranperda RTRW Kabupaten Majene masih dalam tahap pembahasan di DPRD Majene. (k3/mkb)

Pemohon SIM Mencapai 4.800 Orang MAJENE -- Polres Majene menyatakan dalam satu tahun pemohon Surat Izin Mengendara (SIM) mencapai 4.800 orang. Jumlah tersebut terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, bahkan untuk tahun ini diprediksi jumlahnya akan meningkat signifikan. Kasat Lantas Polres Majene, Saharuddin Pammu, Jumat 27 Juli, mengatakan rata-rata jumlah pemohon SIM yang lolos ujian mencapai 300 hingga 500 orang per bulan. Jika dirata-ratakan setiap setiap bulannya 400 orang maka dalam satu tahun jumlahnya mencapai 4.800 per tahun. Dijelaskan, jumlah itu belum termasuk total pemohon dinyatakan tidak lulus saat ujian. Sekitar 15 hingga 20 persen peserta dinyatakan tidak lulus ujian dari total pemohon yang lolos dan bisa mendapatkan SIM. Menurutnya, tingginya jumlah permohonan untuk mendapatkan SIM juga dipengaruhi oleh kemampuan ekonomi warga yang semakin baik. Sebab semakin meningkat perekonomian warga maka akan semakin meningkat pula kesadaran mereka dalam melakukan pengurusan SIM. Saharuddin menyatakan, dari pengamatan yang dilakukan perkembangan perekonomian Majene dalam beberapa tahu terakhir mengalami peningkatan cukup signifikan, tentunya hal tersebut berpengaruh terhadap kesadaran pengendara, utamanya roda dua untuk mengurus SIM sebagai syarat utama dalam berkendara. (mg4/mkb)

ADAR/JUNIARDI

KECELAKAAN. Seorang pengendara motor menabrak sebuah pagar rumah di Lingkungan Camba, diduga kecelakaan terjadi akibar motor terlalu kencang.

Warga Pakolla Ditemukan Tewas Tenggelam MAJENE -- Seorang warga Lingkungan Pakkola, Kelurahan Banggae, Kecamatan Banggae, Musjad (45) ditemukan tewas tenggam, Jumat 27 Juli. Mayat korban ditemukan di perairan Lingkungan Cilallang, Kelurahan Pangaliali, Kecamatan Banggae. Korban tewas diduga karena dianiaya. Keluarga korban, Yusnani Siraju, mengatakan sebelumnya korban meninggalkan rumah tiga hari lalu. Setelah itu tidak diketahui lagi keberadaan korban. Namun sehari sebelum ditemukannya korban pihak keluarga menemukan pakaian yang dikenakan korban saat meninggalkan rumah di sekitar Pelabuhan Majene. "Korban baru sekira enam bulan berada di Majene. Setelah sebelumnya berada di Malaysia selama beberapa tahun. Setelah tiba

di Majene korban diduga mengalami gangguan jiwa. Sebab korban kerap bertingkah aneh," ungkapnya. Dari hasil otopsi yang dilakukan oleh dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majene, dr. Evy, mengatakan diduga korban meninggal karena hantaman benda tumpul pada bagian kepala. Sebab terdapat luka memar, sementara dua buah teliga korban hilang, diduga karena luka iris. "Lidah korban juga menjulur keluar, seolah dicekik. Walaupun pada leher korban tidak ditemukan bekas cekik dan jeratan," tukasnya. Sementara pihak Polres Majene sampai saat ini masih melakukan penyelidikan terkait kematian korban, apakah ada unsur penganiayaan atau tidak. (mg4/mkb)

UKG Tidak Berkaitan Dengan TPP REPORTER : JUNIARDI EDITOR : AMRI MAKKARUBA

MAJENE -- Pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG) rencananya akan serentak dilaksanakan tanggal 30 Juli nanti. Tetapi beberapa guru di Mejene mengaku mendapatkan informasi jika guru yang tidak lulus UKG akan kehilangan Tunjangan Profesi Pendidik (TPP). Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sulbar, Dr. Daswati, Jumat 27 Juli, membantah kebenaran kabar tersebut. Itu merupakan kabar bohong yang dihembuskan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Sebab UKG sama sekali tidak ada hubungannya dengan kelulusan maupun dengan pembayaran TPP. "Saya juga tidak tahu siapa yang menyebarkan berita. Karena UKG pada dasarnya dilakukan untuk mengetahui sejauh mana profesionalisme seorang guru setelah sertifika-

si. Dalam seleksi tersebut nantinya tidak ada istilah lulus maupun tidak," ungkap Daswati. Dalam UKG nantinya terdapat dua poin penting yang akan diujikan oleh para penguji. Yaitu penguasaan bahan ajaran dan metode pedagogik yang digunakan dalam perencanaan pembelajaran. Hal tersebut dilakukan karena tuntutan profesionalisme dalam kinerja guru akan menjadi tuntutan setelah seorang guru melalui proses sertifikasi. "Dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembinaan profesi tersebut diperlukan pemetaan kompetensi yang secara detail. Hal ini menggambarkan kondisi objektif kompetensi, materi serta serta strategi pembinaan yang dibutuhkan oleh guru," lanjutnya. Pemetaan tersebut hanya dapat diperoleh melalui uji kompetensi guru, sehingga UKG dilaksanakan agar terjadi pemetaan kompetensi.

Pengembangan profesi berkelanjutan, serta sebagai penilaian kinerja guru. Sehingga UKG bukan merupakan kompetensi ulang bagi guru dan tidak berkaitan sama sekali dengan pemutusan TPP Rencananya kegiatan tersebut akan dilakukan dalam dua tahun sekali. Tahun ini hanya akan mengikutkan semua guru yang telah dinyatakan lolos sertifikasi sebelumnya. Namun pada tahun 2013 nanti semua guru akan diikutkan, baik yang telah sertifikasi maupun belum. Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Majene, Abdul Hamid Haris, mengatakan sampai saat ini sebanyak 1049 guru yang tercatat akan mengikuti ujian UKG. Pelaksanaan UKG di SMKN 1 Majene dan SMKN 2 Majene. "Ujian tersebut akan dilaksanakan tanggal 30 Juli hingga 4 Oktober. Gelombang pertama akan diikuti SLTP," tandasnya. (*)

Rubrik Khusus Pemerintah Kabupaten Majene

RADAR/SYAMSUDDIN

BUPATI Majene Kalma Katta memberikan penjelasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2011, dalam rapat paripurna dewan di Gedung DPRD Majene 23 Juli lalu.


Radar Mamasa 13

RADAR SULBAR Sabtu, 28 Juli 2012

Kabupaten Mamasa

Visi: Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Mamasa yang Madani Dalam Ikatan Kondosapata Wai Sapalelean

Empat Strategi Pembangunan Kabupaten Mamasa 1. Mewujudkan tata kepemerintahan yang baik/goog governance. 2. Meningkatkan Kesejahteraan masyarakat melalui Pembangunan Berbasis Masyarakat (Gerbang Sismark). 3. Mendorong berkembangnya dunia usaha para pelaku ekonomi. 4. Mengaktualisasikan nilai-nilai agama dan norma budaya dalam kehidupan masyarakat.

Ramlan Badawi

Benhard Buntutiboyong

Bupati Mamasa

Sekkab Mamasa

Dana Kontingensi Pangan Untuk Atasi Krisis Kedelai JAKARTA -- Pemerintah diminta untuk segera mengatasi krisis kedelai di negeri ini. Ketua Komisi IV DPR, M. Romahurmuziy, mengatakan pemerintah bisa menggunakan dana kontingensi pangan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2012 untuk mengatasi krisis kedelai tersebut. Dijelaskan, DPR telah menganggarkan Rp2 triliun di APBN 2012 sebagai dana darurat ketahanan pangan. Menurut dia, kalau semula seluruh dana tersebut diproyeksikan untuk darurat beras, maka pemerintah kali ini bisa saja menswitch sebagian anggaran itu untuk in-

sentif penanaman kedelai Musim Tanam III tahun 2012 ini. Mengingat pada ARAM (Angka Ramalan) II BPS (Badan Pusat Statistik) diproyeksikan pertumbuhan produksi gabah sudah berada di level yang cukup aman yakni pada 4,31 persen. “Dengan insentif petani untuk Upsus (Upaya Khusus) kedelai sebesar Rp 1 juta per ha, pada MT III tahun 2012 bisa dialokasikan 500 ribu ha. sehingga total bisa dialokasikan Rp500 miliar,” ungkap Romahurmuziy Jumat (27/7) dalam siaran persnya. Dia melanjutkan, dengan adanya Upsus untuk tambahan

luas tanam 500 ribu ha dan produktivitas yang meningkat mencapai 1,75-2 ton per ha, maka akan ada tambahan produksi 875 ribu hingga satu juta ton produksi kedelai pada akhir MT III tahun 2012. Sehingga, jelas dia, dengan proyeksi produksi kedelai ARAM II BPS pada 779 ribu ton, dengan tambahan upsus dari dana kontingensi bisa mencapai antara 1,654 juta ton sampai dengan 1,779 juta ton. “Maka pada akhir tahun ini insya allah krisis kedelai bisa diakhiri," kata Sekretaris Jendral Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang karib disapa Romy itu. (jpnn)

September, Pemerintah Batasi Konsumsi Solar Subsidi JAKARTA -- Program pembatasan BBM subsidi akan terus diperluas. Setelah 1 Agustus nanti menyasar kendaraan dinas di seluruh Jawa Bali, maka mulai 1 September nanti akan mulai menyasar kendaraan industri. Ketua Tim Nasional Pengendalian Penggunaan BBM Subsidi Hadi Poernomo mengatakan, selain BBM subsidi jenis Premium, Solar juga banyak menyedot subsidi. "Karena itu, 1 September akan dibatasi," ujarnya kepada Jawa Pos, Kamis (26/7). Sebagaimana diketahui, selama ini Solar banyak dikonsumsi oleh kendaraan angkutan, baik angkutan penumpang umum maupun angkutan barang. "Untuk angkutan umum tetap boleh mengonsumsi Solar subsidi, yang nanti dibatasi adalah untuk kendaraan barang," katanya. Menurut Hadi, pembatasan konsumsi Solar juga harus dilakukan karena konsumsinya terus mengalami lonjakan. Data Pertamina menunjukkan, sepanjang Januari - Juni 2012, pen-

yaluran Solar sudah mencapai 7,5 juta kiloliter atau 110 persen dari kuota yang ditetapkan. Tanpa pengendalian, kuota Solar bersubsidi yang tahun ini sebesar 13,89 juta kiloliter dipastikan akan jebol. Pertamina memprediksi, konsumsi Solar tahun ini bakal menembus 15,27 juta kiloliter. "Sayangnya, sebagian Solar subsidi ini dikonsumsi oleh kendaraan industri, jadi tidak tepat sasaran," ucapnya. Hadi menyebut, konsumsi Solar yang tinggi terjadi di wilayah-wilayah yang merupakan sentra industri pertambangan dan perkebunan. Rupanya, truk-truk pengangkut hasil tambang dan hasil kebun banyak yang mengonsumsi Solar bersubsidi. "Itu banyak terjadi di Kalimantan dan Sumatera. Kan di situ banyak tambang batu bara dan perkebunan sawit," ujarnya. Sebenarnya, lanjut Hadi, Pertamina sudah mengarahkan agar truk-truk tersebut membeli Solar nonsubsidi. Namun, kare-

NET

DPR Sayangkan Kerusuhan Keluarkan Rp 20 Miliar, Saksi Tak Tahu Sebagian Mengalir ke Dhana Di Tol Jatibening

na belum ada aturan yang tegas, masih banyak truk yang tetap membeli Solar bersubsidi. "Karena itu, pemerintah akan menerbitkan aturan, mulai 1 September 2012, truk-truk pertambangan dan perkebunan tidak boleh lagi membeli Solar bersubsidi," tegasnya. Bagaimana mekanisme pembatasannya? Hadi menyebut, sistemnya sama dengan pembatasan untuk kendaraan dinas. Jadi, kendaraan-kendaraan industri tersebut akan dipasangi stiker yang sama dengan kendaraan dinas. "Kalau ada yang menolak dipasangi stiker, tentu akan ada sanksinya," ucapnya. Nah, Kementerian ESDM bersama BPH Migas bekerjasama dengan pihak Kepolisian dan Kementerian Perhubungan, sudah mulai mendata kendaraan pengangkut barang di tiap-tiap perusahaan di seluruh Indonesia. "Jumlahnya sekitar 100 ribu kendaraan, itu yang nanti akan dipasangi stiker dan tidak boleh lagi membeli Solar bersubsidi," ujarnya. (jpnn)

NET

JAKARTA -- Anggota Komisi V DPR, Yudi Widiana Adia, menegaskan, aksi pemblokiran dan kerusuhan di jalan tol Jatibening, Bekasi, Jawa Barat, tidak perlu terjadi jika sebelumnya Jasa Marga sudah mensosialisasikan serta mendiskusikan kebijakan penutupan terminal bayangan di tol tersebut kepada masyarakat serta pemerintah kota. “Aksi yang berujung pada kerusuhan dan pembakaran kendaraan, selain merugikan pengguna jalan tol, juga mengganggu ketertiban umum.Kami sangat menyesalkan kejadian kerusuhan ini,” kata Yudi, Jumat (27/7), dalam siaran persnya. Seperi diketahui, ratusan warga memblokir jalan tol Jatibening. Aksi pemblokiran warga dimulai sejak pukul 05.30. Aksi ini dilakukan karena warga protes adanya penutupan terminal bayangan di tol Jatibening. Di lokasi itu, warga biasanya menaiki bus menuju arah Jakarta. Namun pada hari ini, jalur tersebut dipagari oleh Jasa Marga. Akibat aksi tersebut, kemacetan lalu lintas di tol bahkan hingga Kalimalang, Jakarta Timur pun tidak terelakkan. Warga yang hendak melakukan aktivitasnya pada pagi hari baik kerja ataupun pergi bersekolah semua berkeluh kesah atas kejadian tersebut. Dijelaskan Yudi, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 15 tahun 2005 tentang Jalan Tol, keberadaan terminal bayangan di ruas Tol Cikampek kilometer 8 kawasan Jatibening itu memang melanggar peraturan. Menurutnya, PP nomor 15 tahun 2005 tentang Jalan Tol Bab V Pasal 41 Ayat 1 e menyatakan bahwa jalan tol tidak digunakan untuk keperluan menaikkan atau menurunkan penumpang dan atau barang dan atau hewan. “Seharusnya pengemudi angkutan umum tidak melayani naik dan turun penumpang di jalan tol. Selain melanggar peraturan, kegiatan menaikan dan menurunkan penumpang di jalan tol akan sangat membahayakan penumpang dan menyebabkan kemacetan,” katanya. Namun, lanjut dia, karena masyarakat membutuhkan akses naik dan turun penumpang di eks pintu tol Pondok Gede Timur, Jatibening, seharusnya pihak Jasa Marga mencarikan solusi untuk membantu masyarakat. Solusinya, Yudi menyarankan Jasa Marga membangun rest area mini disekitar kilometer delapan. Dengan demikian, kegiatan turun-naik penumpang di ruas tol km 8 Jatibening tidak mengganggu kelancaran arus kendaraan dan tentunya lebih aman. “Selama belum ada tempat untuk menurunkan dan menaikan penumpang, penutupan terminal bayangan itu sebaiknya ditunda sementara waktu sambil menunggu solusi terbaik untuk masyarakat,” kata Yudi. (jpnn)

JAKARTA -- Persidangan atas terdakwa kasus korupsi dan pencucian uang, Dhana Widyatmika di Pengadilan Tipikor Jakarta Jumat (27/7) menghadirkan saksi pemilik PT Mutiara Virgo (MV), Jhony Basuki. Pada persidangan itu, Jhony mengaku pernah menyetor uang ke PT Ditax Management Resolusindo (DMR) milik Hendro Tirtajaya yang selama ini mengurus perpajakan PT MV. Pada persidangan tersebut anggota majelis, Sudjatmiko mencecar Jhony tentang asal mula PT MV mentransfer uang Rp 20 miliar ke Hendro pada 2005. Sebab dari Hendro pula ada aliran uang ke Dhana. Menurut Jhony, dirinya memang memasrahkan semua urusan pajak PT MV yang bergerak di bidang pengeboran minyak lepas pantai itu ke PT DMR. "Semua urusan perpajakan saya serahkan pada beliau (Hendro) yang urus," ucap Jhony. Hingga pada suatu ketika pada 2005, Hendro menyodorkan angka Rp 20 miliar ke Jhony untuk mengurus pembayaran pajak PT MV tahun 2003-2004. "Waktu itu Hendro secara lisan kasih tau kita. Kita harus bayar kurang lebih Rp 20 miliar. Beliau (Hendro) minta saya buka giro dan dan ada tanda tangan dia," ucapnya. Dibeberkannya, PT MV sebagai agen dari perusahaan di China yang bernama Cusol, omset setahunnya mencapai USD 20 juta. Dan untuk keperluan pajaknya semua disrahkan ke PT DMR. "Tertulis

(ada perjanjian PT MV dengan DMR). Ada bayar tahunan dan ada bayar konsultan feenya. Semua perpajakan mereka yang atur," ucapnya. Namun Jhony mengaku tak tahu rincian penggunaan Rp 20 miliar yang dibayarkan pada 2005 secara bertahap itu. Karenanya pula Hendro mengaku tak kenal dengan Dhana. "Sampai ada masalah ini, saya baru tahu dana itu disetor Hendro ke rekening istri dan pegawainya," kata Jhony. Seperti diketahui, Dhana menerima kiriman uang dari Hendro. Namun Hendro menggunakan rekening BCA milik anak buahnya yang bernama Liliana Apriani untuk mentransfer uang Rp 2,9 miliar ke rekening Dhana di Bank Mandiri. Hendro juga memerintahkan istrinya yang bernama Vemy Solichin untuk mentransfer uang Rp 500 juta ke Dhana. Namun menurut Hendro, uang itu ditransfer ke rekening Dhana atas perintah pegawai Kantor Pelayanan Pajak Palmerah, Jakarta Barat, Herly Isdiharsono yang menangani pajak PT MV. Seperti diketahui, Dhana didakwa menerima suap dari Herly Isdiharsono. Selain itu Dhana juga didakwa korupsi terkait pajak PT Kornet Trans Utama diduga telah merugikan keuangan negara seluruhnya mencapai Rp1,208 miliar. Dhana juga didakwa menerima uang dari pejabat Pemerintah Kota Batam. (jpnn)

Rubrik Ini Dipersembahkan oleh Humas Pemkab Mamasa

RADAR/HUMAS PEMKAB MAMASA RADAR/HUMAS PEMKAB MAMASA

SAMBUT. Bupati Mamasa, Ramlan Badawi bersama Kepala PMD Sulbar, Mulyadi Bintaha saat menyambut kedatangan rombongan Gubernur Sulbar di Mamasa, Selasa 24 Juli 2012.

PERTEMUAN. Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh, Wakil Gubernur Aladin S Mengga didampingi Bupati Mamasa, Ramlan Badawi serta Ketua DPRD Mamasa, Muhammadiya Mansyur saat melakukan pertemuan dengan jajaran Pemkab Mamasa, Rabu 25 Juli 2012.


14

Radar Pasangkayu Sistem Manusia Alam Ruang Teknologi

Pembebasan Bea Masuk Kedelai Dinilai Tetap Anggota Komisi IV: Itu Bukan Solusi JAKARTA -- Ketua DPR Marzuk Alie menilai kebijakan pemerintah membebaskan sementara bea masuk kedelai adalah langkah yang cepat dan tepat, dalam mengatasi kenaikan harga kedelai yang mencekik para pengusa tempe dan tahu. “Yang penting pemerintah merespon cepat. Kenaikan harga kedelai kan disebabkan gagal panen di AS yang membuat harga kedelai melonjak. Ini diantisipasi dengan membebaskan bea masuk kedelai untuk sementara,” ujar Marzuki disela-sela acara buka puasa bersama dengan wartawan di rumah dinasnya, di Jakarta, kemarin. Setelah harga kembali normal, maka menurutnya bea masuk kedelai akan kembali diterapkan. Hal ini menurutnya bertujuan untuk melindungi para petani kedelai lokal. ”Kondisi sekarang yang diuntungkan kan petani kedelai kalau tidak terlibat tengkulak. Petani harus tetap dilindungi dan jika harga sudah kembali normal, bea masuk akan kembali diterapkan,” jelasnya. Untuk menanggulangi hal ini, Marzuki juga menjelaskan bahwa peran Bulog akan dikembalikan seperti dahulu.”Dulu kan bulog setelah krisis dipangkas semua wewenangnya. Kini pelanpelan kita kembalikan sehingga bulog bisa mengambil langkah-langkah yang perlu sehingga tidak ada gejolak harga seperti pada kedelai lagi,” imbuhnya. Anggota Komisi IV DPR, Ma’mur Hasanuddin menilai, pembebasan bea masuk impor kedelai hingga akhir tahun bukan solusi yang tepat dan hanya akan menguntungkan importir tanpa diikuti oleh perbaikan tata niaga pemerintah. Menurutnya, kenaikan harga kedelai dan membanjirnya kedelai impor di pasar dalam negeri menunjukkan bahwa program pemerintah soal swasembada kedelai dan sektor pertanian umum hanyalah omong kosong. Pemerintah juga tidak mempunyai desain untuk program swasembada yang sudah dicanangkan, yang terbukti hanya melakukan tindakan reaksioner saat menghadapi kelangkaan tahu dan tempe akibat aksi mogok produsennya. “Kebijakan pemerintah saat ini hanya mampu meredam gejolak harga kedelai dalam jangka pendek, bukan menyelesaiakan masalah untuk jangka panjang,” ujarnya. Dia menegaskan, kebijakan ini hanya menguntungkan importir dan memperpanjang masalah pangan jika pemerintah tidak memperluas lahan pertanian dan memberikan insentif bagi petani kedelai lokal. Dua tahun lalu, Badan Pertanahan Nasional (BPN) menyatakan terdapat lahan telantar 7,3 juta hektar yang dapat dialokasikan untuk tanaman pangan. Kementerian Kehutanan juga menjanjikan 2 juta hektar lahan untuk pertanian. (fmc)

RADAR SULBAR Sabtu, 28 Juli 2012

MAMUJU UTARA SMART

Pembenahan dan Penyempurnaan Sistem Penyelanggaraan Pemerintahan, Kebijakan dan Regulasi, Program dan Kegiatan, Infrastruktur Keuangan Daerah. Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas SDM Aparatur, Masyarakat dan Private Sektor. Mengelola dan Memanfaatkan Sumber Daya Alam dengan Arif, Adil, dan Bijak untuk Kemakmuran Rakyat dan Pengembangan Kapasitas Pemerintahan Daerah. Konsisten Melakukan Penataan Ruang, dan Wilayah dengan Mengacu pada Kebijakan dan Regulasi Serta Berwawasan Lingkungan Menggembangakan dan Memanfaatkan Tekhnologi Tepat Guna yang Selaras dengan Perkembangan dan Kebutuhan

H. MUHAMMAD SAAL WAKIL BUPATI

H. AGUS AMBO DJIWA BUPATI HM. NATSIR. MM SEKKAB

Kemenag-BAZ Tetapkan Nilai Zakat Fitrah REPOTER: SYAMSUDDIN HB EDITOR: MUHAMMAD ILHAM PASANGKAYU -- Kementerian Agama (Kemenag) dan Badan Amil Zakat (BAZ) Kabupaten Matra, akhirnya menetapkan besaran ata nilai zakat

fitrah 1433 Hijriyah, yang wajib dikeluarkan setiap muslim. Besaran zakat fitra yang disepakati yakni setara empat liter beras perjiwa. Adapun jika di gantikan dengan uang maka nilainya pun bervariasi berdasarkan harga beras.

Kepala Kamenag Matra Imran K Kesa menyatakan, kedepan Badan Amil Zakat (BAZ) Matra sebagai lembaga yang mengelola penerimaan dan penyaluran zakat harus berfungsi optimal dalam membantu pemerintah, khususnya

dalam penyantunan kaum duafa. Terkait masih adanya masyarakat Matra yang kemungkinan masih mengkonsumsi sagu sebagai makanan pokok, yang bersangkutan juga bisa menyerahkan zakatnya dengan sagu atau uang seharga sagu

tersebut. Selanjutnya, Kemenag Matra akan menindak lanjuti hasil rapat pada, Kamis, 26 Juli, itu dengan berkoordinasi ke pemkab agar besaran zakat fitrah tersebut segera dibuatkan Surat Keputusan Bupati Matra. (**)

RADAR SULBAR/SYAMSUDDIN HB

BERTUMPUK. Sampah di Jalan Andi Depu depan Pasar Pasangkayu belum diangkut. Akibatnya bau busuk menyebar kemana-mana. Jumat, 27 Juli 2012.

Penanganan Sampah Tak Teratur PASANGKAYU -- Kebersihan lingkungan amat patut diperhatikan. Tapi apa jadinya, jika sampah dalam kota tidak tertangani dengan baik. Itulah yang teradi di sekitar pasar Pasangkayu, Matra. Di jalan Andi Depu atau persis di depan kompleks Pasar Pasangkayu, sampah bertumpuk

POTRET PASANGKAYU

hingga membusuk. Bahkan sudah berserakan di badan jalan. Konsisi itu terlihat, Jumat, 27 Juli. Kepala Bidang Perdagangan Dinas KUKM Perindag Matra Iskandar Ali mengatakan, pemerintah sudah berusaha agar sampah tidak dibuang di sembarang tempat. Untuk mengantisipasi tumpukkan sampah yang lebih

Rubrik Khusus Humas Pemkab Mamuju Utara

besar, pihaknya telah menempatkan beberapa tempat sampah termasuk di depan pasar. Menurutnya, tumpukan sampah tersebut disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat akan kebesihan lingkungan. "Kami terus berusaha agar pasar itu menjadi pasar yang sehat bagi semua orang.

Tapi bagaimana caranya kalau tidak bersih," ungkap Iskandar, kemarin. Solusi sampah di sekitar pasar tidak hanya cukup dengan pola penempatan bak sampah. Tapi yang lebih penting adalah membangun kesadaran masyarakat tentang pola hidup sehat. Sampah yang bertumpuk di depan

LEGISLATIF MATRA

pasar tidak hanya datang dari warga pasar, tetapi juga dari luar kompleks. "Membangun tempat-tempat sampah memang merupakan salah satu alternatif untuk menghindari penumpukkan sampah. Namun lebih adalah menciptakan minsed hidup sehat," pungkasnya. (sym/ham)

Rubrik Khusus DPRD Kabupaten Mamuju Utara

SERIUS. Para Kepala SKPD dan Kabid lingkup Pemkab Matra serius mengikuti acara paripurna DPRD Matra.

BERDISKUSI. Anggota DPRD MAtra Aksan Yambu dan Putu Purjaya berbincang dengan warga di ruang Komisi III DPRD Matra.

RADAR SULBAR/SYAMSUDDIN HB

HADIR. Para Kepala SKPD dan Kabid lingkup Pemkab Matra menghadiri acara rapat paripurna DPRD Matra.

RADAR SULBAR/SYAMSUDDIN HB


INFOTAINMENT

RADAR SULBAR Sabtu, 28 Juli 2012

gaya hidup - artis - film - resep makanan - Keluarga

Indah Dewi Pertiwi Ingin Buka Butik

15

Alasan Rossa

Ajarkan Anak Berpuasa

KOSTUM yang unik di setiap penampilannya membuat penyanyi seksi Indah Dewi Pertiwi ingin membuka butik. Pasalnya, baju-baju yang dikenakannya selama ini merupakan pesanan pribadi yang tidak ada di pasaran dan dipakainya hanya beberapa kali saja. Ide buka butik itu muncul ketika IDP melihat koleksi-koleksi bajunya yang sudah pernah dipakai. Baju-baju koleksi itu biasanya hanya dipakai satu sampai dua kali saja. "Mudah-mudahan sih aku pingin membuka butik, menjual beberapa baju aku, kayak ini kan cuma dipakai sekali. Jadi bisa jual di butik aku. Yaa mudah-mudahan sih Insya Allah," ujar dara kelahiran Bogor 21 tahun lalu itu di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Selatan, Jumat (27/7). Di bulan suci Ramadan ini, meski mengenakan pakaian muslim, IDP masih mempertahankan nuansa Indonesia yang etnik dengan memberikan corak khas Indonesia. "Kostum aku selalu ada sentuhan Indonesianya, aku pingin ada etniknya. Jaket ini kain songket, ada juga ulos, kebanyakan dari Kalimantan," jelas IDP soal penampilannya. Tapi untuk urusan warna, IDP harus merelakan warna kesukaannya. Hal tersebut untuk menyesuaikan cuaca di bulan Ramadan yang sedang panas. "Aku sebenarnya suka warna dasar, putih, hitam, gold, silver. Tapi karena lagi musim panas jadi aku pakai yang colorfull, buat kita lebih segar. Kemarin juga ada acara aku pake warna kuning, lebih keliatan fresh," tutupnya. (net)

M

EMILIKI buah hati yang baru saja duduk di bangku sekolah dasar, memang memerlukan usaha keras untuk mengajarinya berpuasa di bulan suci. Namun, bagi penyanyi Rossa, hal itu tidak menjadi masalah besar untuknya. Anak semata wayangnya, Rizky Langit Ramadan, yang kini berusia 6 tahun, sudah mulai belajar menjalankan ibadah puasa. Ada alasan tersendiri, mengapa Rossa mulai menanamkan pendidikan agama untuk anaknya lewat berpuasa. "Dari sekarang sudah belajar puasa. Dia sudah masuk SD, Islamic School, jadi diajarin puasa, sholat 5 waktu dan sholat dhuha juga," ujar Rossa senang saat ditemui di Studio RCTI, Kebun Jeruk, Jakarta Barat, Jumat, 27 Juli 2012. Meski belum bisa satu hari penuh berpuasa, Rossa mengaku bangga lantaran anaknya sudah menjalankan ibadah puasa. "Anak saya hari pertama sampai ketiga puasa, tapi kebetulan kemarin sakit demam jadi nggak puasa. Nanti mau ajakin lagi check up ke dokter," ucap mantan istri Yoyo 'Padi' itu. Selain mengajarkan anaknya berpuasa, ia juga sengaja menanamkan ilmu agama pada anaknya, sejak usia dini. "Iya diajarin, karena dalam agama Islam ada puasa, diajarin ada orang yang makan sehari doank, atau ada orang yang sama sekali nggak bisa makan. Rizky bisa belajar lebih sensitif terhadap sesama. Puasanya baru setengah hari memang. Belum ada yang full. Belajar dulu," terangnya lagi. (net)

Ayu Ting Ting - Enji Sudah Dapat Restu Orang Tua

Rossa Buka Puasa Bersama Mantan Suami BERPACARAN di bulan Ramadan bukan sesuatu yang tabu untuk Ayu Ting-Ting. Ia menanggapinya dengan santai, mengaku tidak merasa risih karena memang tidak pernah melakukan hal-hal aneh. "Nggak-lah, kalau risih mendingan engga usah pacaran," tukas Ayu saat ditemui di Masjid Kubah Emas, Jawa Barat kemarin. Apalagi, ternyata Ayu dan Enji sang kekasih, sudah mendapat restu dari kedua orang tua. Ayahanda Ayu, Abdul Rozak mengatakan telah menaruh kepercayaan yang sangat besar kepada calon menantunya tersebut. "Ayah bersyukur banget, Ayu dapet calon suami yang jujur dan baik banget," kata sang ayah. (net)

MESKI sudah bercerai dengan drummer grup band Padi, Yoyok, penyanyi Rossa mengaku, hubunganya dengan sang mantan suami tetap baik. Bahkan kemarin, wanita bernama lengkap Sri Rossa Roslaina Handayani itu melakukan buka puasa bersama Yoyok di rumahnya. "Kemarin, buka di rumah. Baru kemarin ketemu, serumah bukanya," ujar Rossa saat ditemui di studio Dahsyat, Kebun Jeruk, Jakarta Barat, Jumat, 27 Juli 2012. Pelantun 'Tegar' itu mengaku tak menyangka bisa merasakan kembali momen buka puasa bersama dengan

mantan suaminya itu. Dikatakan Rossa, semuanya berjalan tanpa direncanakan. "Kami nggak ada rencana, kalau bisa iya. Spontan lah. Tapi kemarin, tetap sama keluarga juga," ucapnya. Meski sudah tak bersama lagi, Rossa mengaku, masih tetap menjalin silahturahmi. Hubungan baik ini dilakukan demi buah hatinya, Rizky Langit Ramadhan."Nggak boleh ngebatesin ke anak. Bagaimana pun Yoyok kan ayah dari Rizky yah. Yang penting hubungan kami bisa baik. Dan nggak ada masalah apaapa," ucapnya. (net)

>>>>>> HUBUNGI BAGIAN PERIKLANAN: MAWARNI SIMARGOLANG, 0426-22138 Hp: 081241843180

HOT LINE:

E-mail: radarsulbar01@gmail.com

Online: radar-sulbar.com

MAMUJU -- JL. JEND. SUDIRMAN NO. 50,TLP. 0426 -22138. MAJENE -- JL. JEND SUDIRMAN NO. 167,TLP. 0422-21157. POLMAN -- JL. MR.MUH.YAMIN NO. 76,TLP. 0428-23203.

Serbaneka

Dijual Tanah

TOKO HARAPAN JAYA Grosir Pakaian Jadi, Alamat: Ruko Blok A. No. 16 Pasar Baru Mamuju-Sulbar, HP. 081 210 174 222

DIJUAL Tanah dengan ukuran 10 x 45 = 450 m2 Terletak di Jalan Poros Kalukku Tasiuk Hub: 081355038844 - 082191606888

H2D KOMPUTER, Menerima sevice komputer, laptop, notebook & rakit komputer, juga melayani servis panggil, harga terjangkau. Alamat Jl. Stadion, Hp: 085399769243,081342626268, 081342077428

DIJUAL Tanah dan Bangunan ukuran 9x20 di Rangas Mamuju. Kuran lebih 500 m dari Kantor Gubernur Sulbar. Harga Rp. 150 Jt, tanpa perantara. HUB: 085398239889

ANDA Butuh Dana Tunai? atau untuk lebaran? Jaminkan BPKB Motor Anda di NSC FINANCE . Hub. No : 0821 9037 5101 ( Dibutuhkan Karyawan/ Karyawati untuk menjadi Marketing, Pendidikan Min. SMA, GAJI + KOMISI + REWARD) BENGKEL LAS Masagena Alamat Jl. Pababari Mamuju, Tlp 081 342 209 988 DIZI MEUBEL Alamat, Jl. Martadinata (samping Kantor BPS Mamuju) Tlp 081 342 209 988 NUSANTARA TEKHNIK Jl. Andi Makasau, Melayani : Las panggil, Terali kanupi, Pintu Ruko Balkon, disesuaikan Model Rumah Hub : Yusman (Hp. 081 342 086 507-085 340 617 777)

ALAT PERAGA DAK SD & SMP ready stok (100%) sesuai juknis 2010, rekanan yg menang tender / uji petik 085214141201 / 081519464055 - kdn.co.id

JUAL TANAH. + Ukuran 4,4 Hektar Di Jalan Baru (Jalur Dua) Hub; 08124252975 DIJUAL Tanah dengan luas 15x28 m2, terletak di depan SMK Pelayaran Mamuju Harga Murah Tanpa perantara. Hub : 085 398 062 912 Jual Tanah Kaplingan siap Ba-ngun Uk. 10 X 20 Dirangas-Mamuju. Kurang Lebih 500 M dari Kantor Gubernur Sulbar Harga 26 juta, tanpa perantara Hub : 081241200073

Dijual Rumah

Dijual Rumah Dioper cicilan rumah tipe 36 di BTN Griya Marwah Residence Sarampu, Desa Tonyaman Kecamatan Binuang blok B nomor 1 dgn harga 50 juta. Harga bisa nego.Hubungi: 085214476078 DI JUAL rumah permanen, fasilitas lengkap: PLN 2300 wat, AC, AIR PAM, SUMUR BOR, TEL RMH, 4 KMR TIDUR. STRATEGIS, DEPAN KANTOR BUPATI POLMAN, LUAS 171 M2. ADA KELEBIHAN TANAH 1 KAPLING. HUB. 082188775060. HARGA DAMAI. DIJUAL Rumah Tinggal Permanen beserta lokasi di Jl. Manunggal, Lr. IV, Polman (samping rumah kosan sekkab polman) L. 14 Meter x P. 24 Meter. Harga Rp. 250 juta bisa nego Hub: 085299924217 DIJUAL Rumah di Jl. Kapten Jumhana No. 22 Wonomulyo Polman Sebelah Kanan Lapangan Gaswon (Depan Pasar Wonomulyo) Hubungi : 085 299 128 480 081 342 209 988 085 236 277 002

DIJUAL Rumah : Luas 325 M2 di Jl. H.A. Endeng No.1 Tanah : 610 M2 di Jl. Muh. Husni Thamrin Hub : Hp 081 355 399 133 Alamat: Jl. Urip Sumoharjo No. 51 Mamuju

JUAL Murah Rumah, BTN Cendrawasih, Polewali sudah renovasi, Harga Rp. 185 Jt Hub : 081 355 076 354

DIJUAL Rumah di Jalan Cerbon Belakang Kantor Camat Wonomulyo. Ukuran 21x11 M. Hub : 081241501981

DIJUAL Ruko 2 petak, 2 lantai di sudut, ukuran 9 x 14 Jln. Poros Sentral Tasiu /Kompleks Pasar Hub : 082 189 917 971

Dijual Ruko

Dijual Mobil Dijual Mobil Kijang LGX Solar Tahun 2001 Warna Biru Hub : 082 191 939 711 / 081 355 223 271 DIJUAL Cepat Mobil Toyota Kijang Grand Extra Tahun 1996 Ac. Sentral, DVD, Power stering, Power Window, Sentral Lock, kondisi baik masih Orisinil Mesin kering siap Pakai Hub : 081 355 064 032 DIJUAL MOBIL Apv, Warna Hitam Metalic Tipe : 6C415V-Apv DLX Hub : 085 298 308 800

Dikontrakkan Dikontrakkan Ruko Strategis dan nyaman di Jl. RE. Martadinatha Simbuang Hub : 081 242 001 019/ 081 944 533 688 Dikontrakkan 1 buah rumah, lengkap dengan perabot. Di Jl. BTN Maspol F4 No. 1 Mamuju Hub : 085 255 801 557 DIJUAL tanah kosong, luas 1004 m2 Jl. Bau Massepe depan Gereja Katolik. Dikontrakkan tanah, luas 11x40 m Jl. Tuna samping somel kayu Maspul. Hub 085322255554 - 085394702774

Dikontrakkan/Dijual Rumah tinggal Dijalan RE Martadinata Belakang Wisma Babana Mamuju Hub: 081 355 942 684 081 944 200 477

Lowongan PT. TALENTA Tourism Internasional Cab.Mamuju Menerima karyawati Berpenampilan menarik, min diploma akuntansi. Surat lamaran diantar ke alamat Jl.Petterani No. 39 Mamuju (secepatnya) Dicari 1 org receptionis wanita, blm menikah, syarat SMA/sederajat, berpenampilan menarik, domisili di Polewali dan sekitarnya, lamaran langsung di antar ke : HOTEL LILIANTO jl. Ahmad Yani No.54-B, Tlp. (0428) 2410499

Rental Mobil CV. Jaya Bersama Menyediakan Jasa Rental Avanza, Zenia, Apv, Rush, Pick Up. Jl. Pattana Bone No. 9 Mamuju Hp. 085 399 333 536085 298 301 045

Peluang Bisnis MAU Penghasilan Rp 1 jt - 2 jt/ bulan Dirumah Buka Usaha Rental Game. Jual PS2/PS3 Hardisk Baru/ Bekas, Komputer, Laptop, Hrg Murah Beli 2 Unit PS Gratis HP Cross U / 2 orang. Minat Bos. Hub. MR.14 Com Hp.085 214 011 193 / 087 842 276 439 Saatnya uang bekerja untuk Anda. Nikmati hasil 12% per bulan dari Virgin Gold Mining Corp. Terbukti sejak 2010. Gratis BB/LCD, TV/Sepeda hanya di bulan Juni Info Irawan 081 342 954 305. BB 29553809. www.vgmc.com

IKLAN BARIS RADAR SULBAR


Marhaban Yaa

1433 H

16

RADAR SULBAR SABTU 28 JULI 2012

Menu

BUKA PUASA Enak Bergizi

&

Cendol Kacang Polong

RADAR SULBAR/JASMAN RANTEDODA

Ramadan, Buku Agama Laris MAMUJU — Ramadan memang pemuh berkah. Menjalankan ibadah saat Ramadan tidak hanya berbuah pahala, namun ada limpahan rejeki yang selalu menanti. Seperti dirasakan M Yusuf. Pemilik toko buku Citra Harmonis ini mengaku mendapat keuntungan lenih saat Ramadan. Rata-rata permintaan buku agama, Iqra, dan Alquran, cukup tinggi. Dalam sehari, total yang terjual mencapai 70 eksamplar. “Biasa ada lemabaga atau pejabat yang beli banyak. Katanya buat disumbangkan ke Mesjid atau panti asuhan,” kata Yusuf,

SIROP GULA MERAH: 200 g gula merah, iris tipis 50 g gula pasir 200 ml air 5 lbr daun jeruk, buang tulang daunnya CENDOL: 200 g kacang polong beku, haluskan 600 ml air 1 bks tepung hunkue ½ sdt garam air es secukupnya SANTAN SEGAR: 350 g kelapa parut 500 ml air masak hangat CARA MEMBUAT: 1. Sirop Gula Merah : Masak gula merah, gula pasir, air, dan daun jeruk hingga kental. Angkat, saring, dan sisihkan. 2. Cendol : Campur kacang polong halus, air, tepung hunkue, dan garam. Aduk rata. Masak di atas api sedang sambil diaduk hingga adonan meletup-letup dan mengental.3. Tuang adonan ke dalam cetakan cendol yang ditaruh di atas wadah berisi air es, tekan-tekan adonan hingga adonan cendol berjatuhan ke dalam air es. 4. Santan Segar : Campur kelapa parut dan air masak hangat, remas-remas hingga santannya keluar. Peras dan saring. 5. Tuang cendol ke dalam mangkuk saji. Bubuhi santan segar dan sirop gula merah. Sajikan. 6. Untuk 4 porsi, Waktu 45 menit

Green Tea Milkshake

BAHAN: ¼ sdt teh hijau bubuk, larutkan dengan 1 sdm air panas 3 scoop es krim teh hijau 200 ml susu cair 2 sdm madu TOPPING: 50 g whipped cream kocok ¼ sdt teh hijau bubuk CARA MEMBUAT: 1. Masukkan larutan teh hijau, es krim teh hijau, susu cair, dan madu ke dalam mangkuk blender, proses sampai halus. 2. Tuang hasil blender ke dalam gelas hidang, sajikan dengan whipped cream kocok dan taburan teh hijau. Untuk 2 Gelas, Waktu 10 Menit

Jumat, 27 Juli. Menurutnya, selain buku agama, buku resep masakan juga laris. Biasanya siang hari, ibu-ibu rumah tangga berombongan datang untuk beli buku resep masakan. “Katanya biar tidak bosan berbuka dengan satu jenis masakan, sekaligus persiapan menu istimewa di hari lebaran,” tambahnya. Ada juga setumpuk Alquran yang terbungkus rapi di toko itu. Kata pemiliknya buku Aquran itu adalah pesanan anggota DPRD Sulbar. Jumlahnya 72 eksamplar. Dan itu juga untuk disumbangkan ke mesjid. (mg3/ham)

KUA Matakali Gelar Lomba Barazanji POLEWALI — Dalam rangka mengisi amaliah Bulan Ramadan 1433 Hijriah, Kantor Urusan Agama (KUA) Matakali bekerjasama dengan pemerintah Kecamatan Matakali menggelar berbagai lomba. Salah satunya lomba membaca barazanji tingkat Sekolah Dasar (SD), SMP dan SLTA. Selain lomba tersebut juga diadakan lomba ceramah agama dan adzan antar siswa SD hingga SLTA. Juga diadakan lomba kebersihan masjid yang diikuti 34 masjid yang ada di Kecamatan Matakali. Kepala KUA Matakali, H Lahida, mengatakan kegiatan ini sudah rutin diadakan set-

RADAR SULBAR/AMRI MAKKARUBA

CERAMAH. Peserta lomba ceramah tampil di depan dewan juri. Kegiatan ini digelar KUA Matakali selama ramadan.

iap bulan Ramadan. Selain itu dalam rangka peringatan HUT RI yang ke 67. Menurutnya tujuan diadakannya kegiatan ini selain meningkatkan siar agama Islam juga memotivasi kalangan remaja sebagai generasi pelanjut untuk dapat menguasai tuntunan agama. “Kegiatan ini merupakan upaya memberikan pencerahan sejak dini kepada remaja agar menguasai agama. Juga sebagai motivasi bagi mereka untuk selalu belajar tentang agama,” terang Lahida. Kegiatan ini, kata Lahida, terselenggara atas kerjasama pemerintah Kecamatan Matakali, KUA, UPTD, seluruh sekolah, MUI, PHBI, LPTQ

dan Forum Imam serta tokoh masyarakat. Selain kegiatan ini pihaknya juga membentuk tim safari Ramadan tingkat kecamatan. Seluruh unsur tripika dan UPTD terlibat dalam kegiatan safari Ramadan ini. Tim Safari Ramadan ini nantinya akan mengunjungi sejumlah masjid yang ada di Kecamatan Matakali. “Untuk memberikan motivasi kepada peserta, pihak penyelenggara memberikan hadiah uang pembinaan. Hadiah dan biaya penyelenggara kegiatan ini sumbernya dari swadaya unsur pemerintah di Kecamatan Matakali, KUA, serta dermawan lainnya,” tandas Lahida. (mkb)

Dari Bukber Pemprov-KKSS

Mengikis Kontraksi Politik BUKA puasa bersama berbagai elemen masyarakat telah menjadi tradisi yang selalu mewarnai setiap Ramadan. Mempererat silaturahmi menjadi tujuan utama dari setiap pelaksanaan buka bersama. Seperti terlihat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Rabu, 25 Juli, lalu Suasana hangat dan keakraban menyelimuti acara buka puasa bersama Pemprov Sulsel bersama Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) di Anjungan Provinsi Sulawesi Selatan, TMII. Tempatnya lumayan jauh dari redaksi Fajar Media Center (FMC) di jalan Kebayoran Lama, Jakarta Barat. Rombongan FMC bergerak ke lokasi sekira pukul 16.00 wib, sejam lebih lama dari rencana sebelumnya. Syukur Alhamdulillah, setelah beberapa kali bertanya arah menuju TMII, akhirnya rombongan FMC tiba juga di kompleks miniatur Indonesia itu sekira pukul 17.30. Koordinator Redaksi FMC Jakarta, Muh Ilham, langsung mengisi daftar hadir setibanya kami di anjungan Sulsel. Di sini panitia menempatkan dua gerbang pintu masuk. Dari pintu depan dan belakang anjungan. Di dalam kompleks anjungan, kursi-kursi telah tertata rapi, hidangan berbuka khas Makassar, seperti es cendol, barongko, cucuru dan beragam buah-buahan juga telah tersaji rapi di atas

meja. Disini Pelaksana membagi tiga kelompok bagi para undangan. Para pejabat dan tokoh masyarakat Sulsel ditempatkan di bagian. Dari tempat ini, Gubernur Sulsel H Syahrul Yasin Limpo (SYL) tampak sibuk menyambut para tamu undangan yang hadir. Tak jarang ia mondar mandir menjemput dan mengantar tamu ke meja yang telah disiapkan. Jelang berbuka, acara pun dimulai. Diawali oleh MC, kemudian sambutan dari sang gubernur dan tentu saja doa berbuka yang telah dinanti-nanti. Belum juga doa berbuka selesai, para tamu langsung menyerbu hidangan yang tersedia. Demikian pula ke-

tika makanan ‘berat’ disajikan setelah salat magrib berjamaah. Terlepas dari itu, ribuan tamu yang hadir larut dalam suasana keakraban dalam kebersamaan yang selama ini cukup jarang diikuti oleh masyarakat Sulsel di perantauan. Kerinduan akan sanak saudara sekampung terluapkan di acara ini. pak gubernur pun mencair didalamnya. Beberapakali ia harus meladeni warga yang berniat foto bersama. “Kalau tidak dilakukan (Silaturahmi,red), orang akan tanya mengapa?. Tadi tidak ada kita singgung-singgung Pilkada. Silaturahmi seperti ini harus kita pertahankan,” ujar SYL. Ya, momentum ramadan

bukanlah momentum politik. Bagi SYL, momentum politik tetap jalan, silaturahmi pun tetap menjadi kebutuhan. Demikian penegasan sang gubernur. “Dibutuhkan agar kontraksi-kontraksi polirik tidak berkembang lebih jauh meninggalkan budaya kita, ‘sipakatau sipakale’bi’. Terkhusus warga kita di jakarta ini,” imbuhnya. SYL yang terpilih bersama pendampingnya Agus Arifin Nu’mang 2008 lalu, sekali lagi menegaskan, silaturahmi tetap dibutuhkan guna mengikis kontraksi politik yang telah menggejala. “Itu kalau ada kontaminasi-kontaminasi politik,” tegasnya. Sejalan dengan keyakinannya bahwa orang Bugis-

Makassar tidak akan saling berebut tanpa harga diri, SYL berharap rakyat Indonesia dapat bercermin dari pesta demokrasi Sulsel yang sebentar lagi berlangsung. Sebuah jabatan lanjutnya, harus diraih dengan caracara terhormat. Bukan saling memfitnah. SYL yang kembali akan maju di Pemilukada Sulsel 2013 mendatang, tak lupa menjelaskan hubungannya dengan Walikota Makassar, Ilham Arief Siradjuddin yang juga akan mencalonkan diri. “Saya dengan pak walikota dimana-mana berpelukan, Salat dimana-mana. Mungkin doanya saja yang berbeda, tapi untuk kepentingan rakyat kita tetap bersama-sama,” terang SYL. (rul)


Radar Sulbar