Page 1

10 Juni 2004 - 10 Juni 2012

RABU 27 JUNI 2012

RADAR SULBAR Harian Pertama & Terbesar di Sulawesi Barat

www.radar-sulbar.com

Nota Perhitungan

APBD 2011 Belum Dibahas MAMUJU -- Jelang semester kedua tahun anggaran 2012, unsur Pimpinan DPRD Sulbar meminta agar Pemprov Sulbar segera menyiapkan bahan untuk pembahasan perhitungan APBD 2011. Wakil Ketua DPRD Sulbar Arifin Nurdin, menuturArifin Nurdin kan, perhitungan APBD 2011 sangat penting dilakukan. Disamping menjadi tahapan pembahasan yang harus dilakukan eksekutif bersama DPRD, perhitungan APBD juga wajib dilakukan untuk mengukur sinkronisasi realisasi keuangan dan realisasi fisik tahun anggaran sebelumnya. Kemudian dari pembahasan tersebut bisa diketahui berapa Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) 2011. "Itu sangat penting. Kita mau tahu berapa anggaran telah terealsiasi dan apakah anggaran itu sebanding dengan realisasi program fisik yang dibiayai. Ini harus tuntas, sebelum kita membahas APBD Perubahan 2012," tutur Arifin Nurdin, Selasa, 26 Juni, di ruang kerjanya.

DUGAAN KORUPSI

Hari Ini KPK Periksa Anas

Baca HAL 7 RADAR SULBAR/SUDIRMAN SAMUAL

MESRA LAGI. Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh dan Bupati Polewali Mandar Ali Baal Masdar, tampak mesra lagi.Keduanya tertangkap kamera saling menyalami dan berangkulan ketika menghadiri acara PT Bank Sulselbar, Selasa, 26 Juni 2012. Hubungan kedua politisi sempat tegang beberapa lama hingga puncaknya pada Pemilukada Sulbar 2011 silam.

Tes Honorer K2 Sedot Rp158 Miliar

Honorer K2 Segera Diumumkan ke Publik

JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rencananya memeriksa Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, terkait penyelidikan dugaan korupsi proyek sport center Hambalang. Pemeriksanaan Anas, akan berlangsung, hari ini, Rabu, 27 Juni. "Anas dijadwalkan akan dimintai keterangan besok (hari ini, red)," ungkap Juru Bicara KPK, Johan Budi, Selasa, 26 Juni. Menurutnya, Anas akan dimintai keterangan terkait penyelidikan proyek sport center Hambalang yang anggarannya membengkak dari hingga Rp1,1 triliun menjadi Rp2,5 triliun. Sebelumnya istri Anas, Athiyah Laila juga pernah diperiksa KPK terkait perusahaan yang menjadi subkontraktor proyek Hambalang. Dalam penyelidikan Hambalang, KPK sudah meminta keterangan dari banyak pihak termasuk anggota DPR, mantan Kepala BPN Joyo Winoto dan juga dari perusahaan kontraktor proyek Kemenpora itu. "Sampai hari ini mungkin sudah 70 pihak yang diminta keterangan. Hal ini menunjukkan bahwa KPK serius," kata Johan. Penyelidikan yang dilakukan KPK di Hambalang untuk mengetahui apakah dalam proses tersebut ada penyalahgunaan kewenangan atau tidak. Kemudian, apakah prosesnya sudah sesuai dengan yang telah dianggarkan. "Apakah ada mark up atau mark down," ujar Johan Budi. Bisikan lain KPK adalah dugaan adanya suap dalam proyek Hambalang ke para penyelenggara negara. Sementara itu, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Hendarman Soepandji mengatakan, pihaknya sangat komit untuk membantu KPK dalam penyelidikan proyek sport center Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

FAJAR MEDIA CENTER/IDRIS PRASETIAWAN

RDP. Menpan dan RB, Azwar Abubakar saat Rapar Dengar Pendapat (RDP) dengan anggota DPR RI Komisi II, Selasa, 26 Juni, di Senayan, Jakarta. Ini terkait penyelesaian masalah honorer.

JAKARTA -- Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan & RB) kini tenagh merancang dasar uji publik Honorer Kategori Dua (K2). Ini disampaikan Deputi SDM Kemenpan & RB, Ramli Naibaho, Selasa, 26 Juni, usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan anggota

Baca HAL 7

EDITOR: MUHAMAD ILHAM

DPR RI Komisi II. "Kategori dua juga akan kita umumkan ke publik, tetapi ini sedang diproses ke BKN, diolah, dan setelah diolah pastinya akan diprint dan diumumkan. Nah, saat ini kendala kami ada pada anggaran. Untuk itu, kami melalui rapat

dengan Komisi II meminta tambahan anggaran untuk mencetak banyaknya blanko dari para honorer," kata Ramli. Kemenpan sendiri dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan anggota Komisi II meminta tambahan anggaran untuk penyelesaian masalah honorer. Baca HAL 7

Minta Anas Mundur, Ruhut Kena Tegur JAKARTA -- Ketua Fraksi Demokrat (FPD) Nurhayati Alie Assegaf akhirnya melayangkan surat teguran kepada anggota FPD di Komisi III DPR, Ruhut Sitompul. Ruhut ditegur karena sering meminta Anas Urbaningrum Ruhut Sitompul mundur atau non aktif dari jabatan Ketua Umum PD dan fokus menghadapi isu dugaan korupsi di proyek Wisma Atlet, Kemendiknas, dan Hambalang. Bahkan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menurut Nurhayati sudah mendapat kopi surat teguran untuk Ruhut itu. "Fraksi Demokrat sudah mengirim surat teguran kepada Pak Ruhut sesuai tatib fraksi untuk mengefektifkan kinerja anggotanya di DPR dan surat teguran itu juga sudah sampai ke pucuk pimpinan Partai Demokrat," kata Nurhayati Alie Assegaf pada wartawan, di gedung DPR, Senayan Jakarta, Selasa, 26 Juni. Keluarnya teguran bersifat tertulis itu lanjut Nurhayati, karena sebelumnya Ruhut Sitompul sudah diperingatkan dan dipanggil FPD secara lisan agar dia tidak mengulangi pernyataannya meminta Anas Urbaningrum mundur. Baca HAL 7

Pertahankan Lereklerekan

Pemerintah Harus Ambil Langkah Kongkrit proses di Mahkamah Agung (MA). Kalsel menggugat Permendagri Nomor 43 Tahun 2011 yang menyatakan bahwa Pulau Lereklerekan milik Majene, Sulbar. Saat berproses hingga terbit putusan kabul tanggal 2 Mei lalu, perwakilan Pemprov Sulbardisebut-sebut tidak maksimal dalam memberikan dukungan kepada tim hukum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Hal tersebut sangat disayangkan FK2PSB, terlebih karena para pejabat terkait di Sulbar memiliki bebagai fasilitas dan gaji yang salah satunya adalah untuk mengurus masalah batas wilayah. "Apa langkah-langkah tanggung jawab pemprov, terkhusus gubernur mengurus hal ini?. Pejabat Pemprov tidak bisa lepas tangan melepas pengurusan hanya pada Pemkab Majene dan masyarakat Sulbar," imbuh Salman.

JAKARTA -- Pemprov Sulbar diminta mengambil langkah yang lebih kongkrit. Ini sebagai upaya mempertahankan Pulau Lereklerekan agar tetap masuk dalam wilayah Kecamatan Sendana Kabupaten Majene.

Saatnya Anda beralih ke listrik pintar Jutaan keluarga Indonesia telah merasakan kemudahan dan kenyamanan menikmati listrik pintar, solusi isi ulang dari PLN. Kini giliran Anda. Dengan listrik pintar, biaya listrik sepenuhnya Anda yang atur. Tidak perlu repot bayar bulanan. Anda cukup membeli pulsa listrik sesuai kebutuhan. Bebas kesalahan catat meter, bebas dari sanksi pemutusan dan ketidaknyamanan lainnya. Hubungi Kantor Pelayanan PLN terdekat dan pasang listrik pintar sekarang juga! www.pln.co.id

0426-22138

Sejauh ini, Pemprov Sulbar dinilai belum menunjukkan ketegasan sikap untuk tetap menjaga keutuhan wilayah Sulbar yang kini diperparah dengan adanya polemik perbatasan dengan Sulteng. Forum Kajian Kebijakan Publik Sulawesi Barat (FK2PSB) melihat gambaran ini sebagai bukti bahwa pejabat Sulbar belum begitu giat mempertahankan dengan kedaulatan daerah sendiri. "Dan kemungkinan besar memang tidak cakap mengurus wilayah kita," ungkap Direktur Eksekutif FK2PSB, Salman DA, Selasa, 26 Juni. Dugaan pembiaran ini, kata dia, telah dilakukan saat gugatan Kalsel yang ingin merebut Pulau Lereklerekan tengah ber-

radarsulbar01@gmail.com

PULAU Lereklerekan

portal radar sulbar

Baca HAL 7

Eceran: Rp 3.000 Langganan: Rp 65.000


2

Ekonomi

RADAR SULBAR Rabu, 27 Juni 2012 PANC A KAR YA PEMBANGUNAN SULA WESI BARA T PHASE II ANCA KARY SULAWESI BARAT G AI KEBIJ AKAN S TRA TEGI PEMBANGUNAN PR O VINSI SULA WESI BARA T 20 1 1 - 20 16 SEBAG KEBIJAKAN STRA TRATEGI PRO SULAWESI BARAT 201 201 SEBA

1. Peningkatan Profesionalisme Aparatur ( personalcapatcy building) Pemerintahan Daerah Provinsi Sulawesi Barat 2. Peningkatan Kualitas dan Perluasan Ketersediaan Sarana dan Prasarana Ekonomi Vital 3. Peningkatan Promosi dan Kerjasama dengan Pihak Ketiga Baik dalam Negeri maupun Luar Negeri 4. Peningkatan Pemanfaatan Sumber Daya Alam 5. Pengembangan Pemerintahan yang Peduli Lingkungan H. Anwar Adnan Saleh Gubernur

H. Aladin S Mengga Wakil Gubernur

H. Anwar Adnan Saleh Gubernur Sulbar

H. Ismail Zainuddin Sekretaris

H. Aladin S. Mengga

H. Mujirin M. Yamin

Wakil Gubernur Sulbar

Kepala DIPENDA Prov. Sulbar

Dampak Penutupan Impor Tanjung Priok

Harga Produk Hortikultura Melonjak JAKARTA -- Harga komoditas hortikultura merangkak tajam, mencapai 20 persen, mulai awal pekan ini. Hal tersebut dipicu peraturan menteri pertanian yang tegas menutup pintu impor hortikultura Pelabuhan Tanjung Priok sejak 19 Juni 2012. Karena itu, sejumlah peritel modern telah menaikkan harga beberapa komoditas sayur dan buah impor. Head of Corporate Communication PT Carrefour Indonesia Satria Hamid mengatakan, produk hortikultura impor yang sudah naik 20 persen, antara lain, bawang putih yang saat ini harganya tembus Rp 20 ribu-Rp 25 ribu per kilogram. Tak hanya itu, harga wortel naik menjadi Rp 7.500-Rp

10.500 per kilogram. "Bawang putih kita ambil dari Tiongkok. Sedangkan sayuran selain wortel, kita masih bergantung pada bawang bombai dari New Zealand," ungkap pria yang juga wakil sekretaris jenderal Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) itu. Penutupan pintu impor hortikultura menuju empat pelabuhan, yakni Tanjung Perak Surabaya, Belawan Medan, Makassar, dan Soekarno-Hatta, cukup berimbas signifikan pada peritel modern seperti Carrefour. Sebab, saat ini porsi komoditas hortikultura masih mendominasi dari total penjualan. "Hortikultura impor mencapai 60 persen dibandingkan lokal. Yang lokal kami

tetap punya, namun terhambat kontinuitas dan kualitas," paparnya. Dampak lain dari pengetatan pintu masuk impor hortikultura adalah kekhawatiran harga komoditas melambung tinggi seiring momen puasa dan Lebaran. "Menjelang momentum puasa dan Lebaran, kenaikan harganya bisa 40-50 persen," jelasnya. Di tempat terpisah, Chief Operating Director PT Hero Supermarket Tbk (HERO) Edison Manalu mengakui, pembatasan impor hortikultura berdampak ke peritel modern. "Kita menjual barang impor karena segmen kami menengah atas. Karena bagaimanapun, performance dan kualitas memang lebih baik.

Meski demikian, kami tetap gandeng partner lokal, meskipun kontinuitasnya sulit," jelasnya. Namun, hingga sekarang, lanjut Edison, pihaknya masih belum menaikkan harga hortikultura lantaran mengimpor dari beberapa negara yang masih diperbolehkan untuk memasukkan komoditas internasional melalui Tanjung Priok. Seperti diwartakan, sejak 19 Juni 2012 Kementerian Pertanian menutup pintu hortikultura dari Pelabuhan Tanjung Priok. Meski demikian, Tanjung Priok masih menerima importasi hortikultura dari tiga negara yang berstatus country recognized agreement (CRA). Yaitu, AS, Kanada, dan Australia. (jpnn)

NET

Rubrik Khusus Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Sulawesi Barat

PERATURAN DAERAH PROVINSI SULAWESI BARAT NOMOR 01 TAHUN 2012 TENTANG RETRIBUSI JASA UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR SULAWESI BARAT, (3) Wewenang penyidik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah: a. menerima, mencari, mengumpulkan dan meneliti keterangan atau laporan berkenaan dengan tindak pidana di bidang retribusi, agar keterangan atau lapo ran tersebut menjadi lebih lengkap dan jelas; b. meneliti, mencari dan mengumpulkan keterangan mengenai orang pribadi atau badan tentang kebenaran perbuatan yang dilakukan sehubungan dengan tindak pidana retribusi; c. meminta keterangan dan bahan bukti dari orang pribadi atau badan sehubungan dengan tindak pidana di bidang retribusi; d. memeriksa buku, catatan dan dokumen lain berkenaan dengan tindak pidana di bidang retribusi; e. melakukan penggeledahan untuk mendapatkan bahan bukti pembukuan, pen catatan, dan dokumen lain, serta melakukan penyitaan terhadap bahan bukti tersebut; f. meminta bantuan tenaga ahli dalam rangka pelaksanaan tugas penyidikan tin dak pidana di bidang retribusi; g. menyuruh berhenti dan/atau melarang seseorang meninggalkan ruangan atau tempat pada saat pemeriksaan sedang berlangsung dan memeriksa identitas orang, benda dan/atau dokumen yang dibawa; h. memotret seseorang yang berkaitan dengan tindak pidana di bidang retribusi; i. memanggil orang untuk didengar keterangannya dan diperiksa sebagai tersang ka atau saksi; j. menghentikan penyidikan; dan/atau k. melakukan tindakan lain yang perlu untuk kelancaran penyidikan tindak pi dana di bidang retribusi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undan gan. (4) Penyidik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) memberitahukan dimulainya penyid ikan dan menyampaikan hasil penyidikannya kepada penuntut umum melalui Pe

INFO SULBAR

nyidik pejabat Polisi Negara Republik Indonesia, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Hukum Acara Pidana. BAB XIII KETENTUAN PIDANA Pasal 57 (1) Wajib retribusi yang tidak melaksanakan kewajibannya sehingga merugikan keuan gan daerah diancam pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau pidana denda denda paling banyak 3 (tiga) kali jumlah retribusi terutang yang tidak atau kurang dibayar. (2) Tindak pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah pelanggaran. (3) Denda sebagaimana dimaksud pada ayat (1), merupakan penerimaan negara. BAB XIV PEMBINAAN, PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN

Pasal 61 Dengan ditetapkannnya peraturan daerah ini, maka peraturan daerah di bawah ini dicabut dan dinyatakan tidak berlaku lagi: 1. Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Barat Nomor 12 Tahun 2008 tentang Retri busi Pemakaian Kekayaan Daerah (Lembaran Daerah Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2008 Nomor 26, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Su lawesi Barat Nomor 26); 2. Peraturan Daerah No.7 Tahun 2009 tentang Retribusi Pengendalian Kelebi han Muatan Angkutan Barang ( Lembaran Daerah Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2009 Nomor 7, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Sulawesi Bar at). Pasal 62 Peraturan daerah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.

Pasal 58 Agar setiap orang dapat mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Per(1) Dinas Pendapatan Daerah melaksanakan pembinaan umum dalam penyelengga aturan Daerah ini dengan penempatannya dalam Lembaran Daerah Provinsi raan pemungutan, meliputi koordinasi, pembinaan tekhnis, pemantauan, dan Sulawesi Barat. evaluasi atas potensi, pencapaian realisasi penerimaan PAD dan operasional Ditetapkan di Mamuju pemungutan. pada tanggal, 02 Mei 2012 (2) Unit Pelayanan Teknis (UPT) Dinas Pendapatan Daerah melakukan pembinaan GUBERNUR SULAWESI BARAT , pemungutan retribusi di wilayah kerja. (3) Pengawasan terhadap penyelenggaraan retribusi dilakukan oleh instansi penga was fungsional, sesuai kewenangan berdasarkan ketentuan peraturan perun H. ANWAR ADNAN SALEH dang-undangan. (4) Pengendalian terhadap penyelenggaraan retribusi dilaksanakan oleh Dinas Pen dapatan Daerah bersama-sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja. Diundangkan di Mamuju pada tanggal, 02 Mei 2012 BAB XV KETENTUAN PERALIHAN SEKRETARIS DAERAH PROVINSI SULAWESI BARAT, Pasal 59 Pada saat Peraturan Daerah ini berlaku, retribusi yang masih terutang dapat ditagih selama jangka waktu 5 (lima) tahun terhitung sejak saat terutang. H. ISMAIL ZAINUDDIN BAB XVI KETENTUAN PENUTUP LEMBARAN DAERAH PROVINSI SULAWESI BARAT TAHUN 2012 NOMOR 02 Pasal 60 Hal-hal yang belum cukup diatur dalam peraturan daerah ini, sepanjang mengenai peraturan pelaksanaannya akan diatur lebih lanjut dengan Peraturan Gubernur. Bersambung

Rubrik Khusus Humas Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat

IPUL/HUMAS PEMPROV SULBAR

IPUL/HUMAS PEMPROV SULBAR

TERIMA. Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh, menerima replika Kartu Pegawai Elektronik (KPE) dari perwakilan Badan Kepegawaian Negara (BKN) saat launching KPE di kantor PT Bank Sulselbar Cabang Utama Mamuju, Selasa 26 Juni 2012.

CINDERAMATA. Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh menerima cinderamata dari pimpinan PT Bank Sulselbar usai penandatanganan kontrak kerjasama di kantor PT Bank Sulselbar Cabang Utama Mamuju, Selasa 26 Juni 2012.


Mamuju 3

RADAR SULBAR Rabu, 27 Juni 2012 VISI PEMERINTAH KABUPATEN MAMUJU

"Gerakan Membangun Mamuju, Menuju Masyarakat Maju dan Mandiri (Gerbang Maju)" MISI II Meningkatkan Perekonomian Daerah melalui pemberdayaan perekonomian rakyat, pemerataan Pendapatan di Masyarakat, Pembangunan daya Tarik, daya tahan dan daya saing perekonomian daerah TUJUAN 2. Mempersiapkan kader enterpreneur yang handal SASARAN Pembinaan SDM kader-kader entrepreneur yang potensial Fasilitas kader enterpreneur yang ada pada lembaga usaha Fasilitas Permodalan dan akses pasar

Drs. H. Suhardi Duka, MM Ir. Bustamin Bausat Drs. H. Habsi Wahid, MM Bupati Mamuju

Wakil Bupati Mamuju

Sekda Mamuju

Pupuk Gernas Mulai Terdistribusi EDITOR: SUDIRMAN SAMUAL

MAMUJU -- Sesuai dengan target, akhirnya pupuk bantuan dalam program Gerakan Nasional Peningkatan Produksi dan Mutu Kakao (Gernas Pro-Kakao) untuk Sulbar mulai terdistribusikan ke kabupaten. Kapal pengangkut kontainer yang berisi pupuk telah berlabuh di Makassar akhir pekan lalu, dan mulai mendistribusikan pupuk tersebut. Untuk penyaluran awal, sebanyak 62 dari total 68 kontainer didistribusikan ke wilayah Kabupaten Mamuju. Sedangkan sisa atau kelebihan tiga kontainer akan didistribusikan ke wilayah Kabu-

paten Majene. "Kita memprioritaskan pengiriman ke daerah Mamuju karena memang distribusi pupuk terbesar di daerah ini, bukan karena ada yang unjuk rasa. Sebanyak 62 kontainer yang masing-masing berisi 22,5 ton pupuk akan kami simpan di gudang di Tasiu yang berjarak sekira 35 kilometer dari Kota Mamuju untuk didistribusikan," kata Kepala Bidang Perkebunan Dinas Perkebunan (Disbun) Sulbar, Tanawali, kepada Radar Sulbar. Proses pengadaan pupuk Gernas Pro-Kakao di Sulbar tergolong cepat karena beberapa provinsi lain hingga kini masih dalam proses tender. Dalam tiga tahun terakhir

dalam pelaksanaan Gernas Pro-kakao, kegiatan tahun 2012 ini dianggap yang paling tercepat. "Pada pelaksanaan tiga tahun terakhir yakni tahun 2009, 2010 dan 2011, biasanya pupuk baru tersedia sekitar Oktober. Tetapi sekarang ini pupuk sudah tersedia dan bahkan disalurkan minimal awal Juli 2012," ungkapnya. Menurut Tanawali, pupuk yang telah digudangkan mendapat pengawasan langsung dari Inspektorat Sulbar. Pihak Inspektorat melakukan peninjauan distribusi pupuk dan mengambil sampel pupuk untuk dilakukan uji labolatorium di Surabaya. Untuk tahun ini, total pen-

gadaan pupuk untuk kegiatan peremajaan dengan luas area 1.200 hektar adalah 48.000 kilogram. Dalam peremajaan, Kabupaten Polewali Mandar dan Majene masing-masing mendapatkan sebanyak 8.000 kilogram untuk 200 hektar lahan. Sedangkan untuk Kabupat-

en Mamuju dengan luas lahan 400 hektar mendapat bagian 16.000 kilogram, Mamuju Utara memiliki 300 hektar dengan bantuan pupuk 12.000 kilogram, dan luas lahan Mamasa 100 hektar dengan jatah pupuk 4.000 kilogram. Luas lahan kegiatan reha-

bilitasi adalah 7.300 hektar dengan jatah pupuk 1.387.000 kilogram. Untuk Polewali Mandar memiliki luas lahan kakao 1.800 hektar sehingga menerima jatah pupuk 342.000 kilogram, sedangkan luas lahan di Majene adalah 400 hektar sehingga jatahnya 76.000 kilogram, di

wilayah Mamuju seluas 2.700 hektar dan jatah 513.000 kilogram, sementara jatah pupuk Mamuju Utara 456.000 kilogram karena memiliki lahan 2.400 hektar. Untuk intensifikasi, akan disalurkan 2.985.600 kilogram untuk 9.330 hektar lahan di seluruh wilayah Sulbar. (*)

KPE Pemprov Sulbar Resmi Difungsikan

RADAR/SUDIRMAN SAMUAL

TUNJUKKAN. Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh menunjukkan Kartu Pegawai Elektronik (KPE) dan uang sebesar Rp 100 ribu yang ditarik melalui ATM dengan menggunakan KPE milik Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulbar Ismail Zainuddin, Selasa 26 Juni 2012.

MAMUJU -- Kartu Pegawai Elektronik (KPE) yang dikerjasamakan antara Bank Indonesia (BI), PT Taspen, serta Badan Kepegawaian Nasional (BKN) resmi berfungsi untuk seluruh PNS Pemprov Sulbar, Selasa 26 Juni. Peresmian itu ditandai dengan launching KPE dan pensiunan elektronik oleh Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh. Program KPE yang dicanangkan pemerintah pusat tersebut memberikan manfaat besar bagi PNS, karena bukan hanya berfungsi sebagai pengganti kartu pegawai (Karpeg) tetapi juga untuk

mendapatkan layanan dari perbankan. KPE yang juga dikerjasamakan dengan BCA debit juga dapat menjadi kartu debet pada seluruh merchant bank di Indonesia dan akan dilayani dengan sistem online. KPE juga memiliki fungsi sebagai Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang melayani nasabah melalui fitur perbankan agar dapat bertransaksi dengan mudah. "Keistimewaan lain dari KPE ini adalah dapat digunakan pegawai sampai pensiun. KPE aman dari segala bentuk kejahatan perbankan

EKSEKUTIF MAMUJU

karena keamananya dijamin BI karena menggunakan chips berstandar BI," terang Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh dalam peluncuran KPE. Tahun ini, KPE diberikan kepada 617 PNS Pemprov Sulbar dan akan terus dilakukan sehingga seluruh pegawai di Sulbar menggunakan KPE. Dalam peluncuran KPE siang kemarin, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulbar Ismail Zainuddin didampingi Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh menarik dana melalui ATM dengan menggunakan KPE sebesar Rp 100 ribu. (dir)

Rubrik Khusus Humas Pemerintah Kabupaten Mamuju

IPUL/HUMAS PEMPROV SULBAR

IPUL/HUMAS PEMPROV SULBAR

BERSALAMAN. Wakil Bupati Mamuju Bustamin Bausat bersalaman dengan Gubernur Sulbar Anwar Adnan Salehdalam sebuah acara di kantor PT Bank Sulselbar Cabang Utama Mamuju, Selasa 26 Juni 2012.

TANDATANGAN. Wakil Bupati Mamuju Bustamin Bausat menandatangani kontrak kerjasama dengan PT Bank Sulselbar yang disaksikan Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh di kantor PT Bank Sulselbar Cabang Utama Mamuju, Selasa 26 Juni 2012.


4

Parlementaria

RADAR SULBAR Rabu, 27 Juni 2012

PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI BARAT BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAHAN DESA Bangun Mandar Fokus pada RON R = Resources = Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Melalui Penyadaran Kritis Masyarakat. O= Organisme / Organisasi = Pengorganisasian Masyarakat dan Penguatan Kelembagaan yang ada di masyarakat. N= Norma / Nilai = Penguatan / Penghayatan Nilai / Hukum yang sesuai dengan Budaya Malaqbi.

Anwar Adnan Saleh GUBERNUR

Drs.H.Mulyadi Bintaha,M.Pd KEPALA BPMPD

PNPM Mandiri Pedesaan / Program Pembangunan Pro Rakyat Citra Prosisiprasi Masyarakat Desa dalam pembangunan * Sosial * Ekonomi * Budaya Pengembangan Sumber Daya Manusia Menuju Masyarakat Maju Sejahtera

Diwujudkan melalui 2(dua) program utama: PNPM –MP (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan dan Program BANGUNMANDAR (Pembangunan Desa Mandiri Berbasis Masyarakat)

Dra. HAFNI JABBAR SEKRETARIS

H. ARSYAD, S.Sos., M.Si

H. BAHARUDDIN, S.Sos

KABID. PEMBDY. PEMDES/KEL & PENGUATAN KELEMBAGAAN

KABID. PEMBDY. EKONOMI & PARTISIPASI MASY

ARIFIN. A, S.Pd KABID. PEMBINAAN ADAT & PENGEMB. SOSBUD

Polman-Pinrang Bicarakan Pemanfaatan Batas REPORTER: JHAMHUR ANJASMARA EDITOR: AMRI MAKKARUBA

POLEWALI -- Demi membangun kesepahaman pemanfaatan batas antara Pemkab Polewali Mandar (Polman) dengan Pemkab Pinrang, Provinsi Sulsel, Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Polman, melakukan koordinasi dengan Pemkab Pinrang, Selasa 26 Juni, di Kantor Bupati Pinrang. Pansus III yang membahas Ranperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Polman, dipimpin langsung oleh Ketua Pansus III, Muh Tahir Arifin, diikuti oleh anggota Pansus III, Andi Kamaluddin, Juanda, Abdul Halim, Hamzah Haya dan Abd Rahim didampingi dua staf DPRD Jayadi dan Imran Amrullah. Selain itu Pansus juga didampingi Kepala Bappeda Polman, Kallang Marzuki serta Kepala Bidang Fispra Bappeda, Agusniar Hasan Sulur dan Kasubdit PU dan Perhubungan Bappeda, Ahmad Rauf. Dalam kesempatan ini, Pansus III dan Bappeda Polman diterima oleh Asisten II Bidang Ekonomi Pemban-

gunan, Pemkab Pinrang, Suwandi Saleh, didampingi Sekertaris Bappeda Pinrang, Kadis Kehutanan Pinrang, Kabag Humas Pemkab Pinrang. Asisten II Pemkab Pinrang, Suwandi Saleh menyampaikan bahwa RTRW Pinrang untuk 2012-2032 sudah mendapatkan persetujuan prinsip dari Kementerian PU, hanya saja belum disahkan sejak dibahas setahun yang lalu. Karena sampai saat ini sejumlah kesibukan di DPRD Pinrang, masih menyita perhatian DPRD secara kelembagaan sehingga masih membuat tertundanya pengesahan Ranperda RTRW menjadi Perda RTRW. "Saya kira momen pertemuan siang ini bisa memberi ruang antara dua pemerintahan Pemkab Polman dan Pemkab Pinrang, sehingga kesempatan ini dapat dibicarakan sematang mungkin persoalan pemanfaatan ruang batas dua wilayah," jelas Suwandi. Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua Pansus M Tahir Arifin kepada Pemkab Pinrang, bahwa kehadiran Pansus III DPRD Polman

bukan membicarakan soal titik batas, tapi juga soal pemetaan zonasi pemanfaatan ruang batas, mengingat di ruang batas antara Polman dan Pinrang nyaris memiliki karakter penghidupan masyarakat yang sama. "Olehnya dua daerah ini memang harus intens membicarakan kebutuhan ruang batas ini secara bersama sama, meskipun kemudian pada akhirnya Pemkab Pinrang sendiri belum memiliki Perda RTRW sebab masih mengendap di DPRD Pinrang," ujar Tahir. Sementara Kepala Bappeda Polman, Kallang Marzuki mengungkapkan bahwa Polman adalah daerah termaju di Sulawesi Barat yang melakukan percepatan pembahasan RTRW. Kesepahaman ruang batas yang pernah dibangun melalui MoU antara Bupati Polman dan Bupati Pinrang, tidaklah menyulitkan dan penyelesaian Ranperda RTRW Polman, sebab dua kepala pemerintahan ini telah lebih awal membangun kesepahaman.

KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN MAJENE Mengucapkan Terima Kasih dan Sukses Terselenggaranya Pekan Olah Raga (POR) KPU Memperingati HUT RI Ke-67 dan HUT KPU ke-9 Tk. KPU Kab. Majene dibuka oleh H. Nahar Nasada, SH (Ketua KPU Prov. Sulbar) tgl 18 Juni 2012 ditutup oleh Nurdin Passokkori, S.Ip, M.Si (Anggota KPU Prov. Sulbar) Korwil Majene tgl 26 Juni 2012 ANGGOTA KPU 1. Asmanuddin, S.HI (Ketua KPU Kab. Majene) 2. H. Abd. Madjid Ruddin, BA (Angg. KPU Kab. Majene) 3. Surakhmat, S.Sos (Angg. KPU Kab. Majene) 4. Dulhaj Muchtar, SE (Angg. KPU Kab. Majene)

PARLEMENTARIA

SEKRETARIAT 1. Drs. H. Abd. Rahman Syam, M.Si, MH (Sekretaris KPU Kab. Majene) 2. Budiman, S.Ag (Kasubag. Umum, Keu dan Logistik) 3. Iqbaluddin, S.Sos (Kasubag. Teknis dan Hupmas) 4. Idham Thamrin, SE (Kasubag. Hukum) 5. Subhan, SH (Kasubag. Program dan Data)

Rubrik Khusus Humas DPRD Sulawesi Barat

Ketua DPRD Sulbar Hamzah Hapati Hasan, memimpin rapat Bamus DPRD Sulbar, di ruang kerja Wakil Ketua DPRD Sulbar Arifin Nurdin, Selasa, 26 Juni 2012.

RADAR/WAHID DK

Anggota DPRD Sulbar Rayu dan Hamid, mengikuti rapat Bamus DPRD Sulbar, Selasa, 26 Juni 2012.

"Sehingga dalam pembicaraan selanjutnya antara Polman dan Pinrang, soal pemanfaatan ruang batas ini zonasinya saling terkait dan dapat saling mendukung penyelesaian percepatan RTRW," papar Kallang. Akhirnya dari diskusi dalam per-

temuan tersebut, baik Pemkab Polman maupun Pansus III RTRW DPRD Polman, dua belah pihak sama sama bersepakat dan berkomitmen akan membicarakan dan mengkaji secara bersama pemanfaatan ruang batas pada setiap perencanaan pembangunan dimasa

mendatang. Sehingga kemungkinan lahirnya konflik zonasi dua wilayah yang dipisahkan secara administrasi oleh dua provinsi, Polman provinsi Sulbar dan Pinrang provinsi Sulsel tetap mampu bersinergi dalam tiap kesempatan perencanaan pembangunan. (**)

RADAR/WAHID DK

RAPAT BAMUS. Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Sulbar menggelar rapat penentuan agenda pembasan Ranperda RPJMD dan Ranperda Kelembagaan, Selasa 26 Juni 2012.

DPRD Bahas RPJMD-Ranperda Kelembagaan MAMUJU -Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Sulbar akhirnya menetapkan jadwal pembahasan Ranperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2011-2016 dan Raperda Kelembagaan, Selasa, 26 Juni. Secara exofficio, rapat Bamus dipimpin Ketua DPRD Sulbar Hamzah Hapati Hasan bersama dua Wakil Ketua DPRD Sulbar, Muhammad Jayadi dan Arifin Nurdin. Dalam rapat disepakati jika DPRD akan membutuhkan banyak tahapan guna menuntaskan pembasahan Ranperda RPJMD dan Ranperda Kelembagaan. Sesuai kesepakatan rapat kemarin, akan dilakukan rapat untuk membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk dua ranperda tersebut. Kemudian dilakukan rapat fraksi-fraksi mengenai persiapan pembahasan Ranper-

da RPJMD dan Raperda Kelembagaan serta penunjukkan pemandangan umum fraksi. Selanjutnya, pada 27 Juni, dijadwalkan rapat interen komisikomisi dan rapat interen pansus tentang persiapan pembahasan dua ranperda tersebut, serta penyusunan rencana kunjungan kerja pansus. Setelah tiga agenda itu tuntas, pada 28-29 Juni, diagendakan rapat paripurna tentang penjelasan Gubernur Sulbar terhadap Ranperda RPJMD dan Raperda Kelembagaan. Kemudian dilanjutkan dengan pandangan umum fraksi-frakasi atas penjelasan gubernur hingga mendengarkan jawaban gubernur atas pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap RPJMD dan Raperda Kelembagaan. Setelah semua ini tuntas, maka agenda berikutnya adalah rapat bersama antara pansus dengan ek-

Rubrik Khusus Humas DPRD Kabupaten Mamuju

sekutif guna membahas Ranpera RPJMD dan Raperda Kelembagaan. Tidak itu saja, Pansus juga menetapkan jadwal kunjungan dalam daerah 3-7 Juli, dan luar daerah 9-13 Juli. Di tengah pelaksanaan agenda tersebut, DPRD menjadwalkan penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2011 pada 2 Juli. Setelah ini, agenda pembahasan dua ranperda kembali dilanjutkan dalam rapat bersama pimpinan diperluas yang membahas tentang lanjutan rapat kerja pansus terhadap RPJMD dan Raperda Kelembagaan. Kemudian dipersiapkan rapat paripurna tentang penyampaian laporan akhir pansus dan persiapan penetapan Perda RPJMD dan Kelembagaan, pada 18 Juli 2012. (mg2/ham)

LEGISLATIF MAMUJU

Ketua DPRD Mamuju Sugianto menghadiri acara launching Kartu Pegawai Elektronik (KPE) di kantor PT Bank Sulselbar Cabang Utama Mamuju, Selasa 26 Juni 2012.


Pemilukada 5

RADAR SULBAR Rabu, 27 Juni 2012

DPRD Kabupaten Mamasa 1. 2. 3. 4.

Komitmen dan Konsistensi Menjalankan Amanat Rakyat Memberi Perlindungan Hukum dan Rasa Nyaman Terhadap Rakyat Kabupaten Mamasa Menghargai Setiap Aspirasi Rakyat Demi Pembangunan di Kabupaten Mamasa Senantiasa Menjaga Persatuan dan Kesatuan Dalam Bingkai Mesa Kada Diputuo Pantan Kada Dipomate

H Muhammdiyah Mansyur

Simon, SH

Thomas D

Ketua DPRD Kabupaten Mamasa

Wakil Ketua DPRD Mamasa

Wakil Ketua DPRD Mamasa

Pemilukada Polman 2013

Hikman-Simbo Jalin Komunikasi EDITOR: AMRI MAKKARUBA

POLEWALI -- Calon Bupati Polewali Mandar, H Hikman Katohidar yang saat ini menjabat Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pohuwato Gorontalo menjali komunikasi dengan Ketua DPD PAN Polman, Simbo Effendi Singkarru di Wonomulyo. Pertemua kedua tokoh ini selain merupakan acara silaturrahmi juga menyatukan cara pandang tentang kondisi Polewali Mandar dalam menghadapi Pemilukada 2013 mendatang. Salah seorang tim Hikman, Ikhsan S, mengatakan pertemuan antara Hikman Katohidar dan Simbo Effendi Singkarru selain membicarakan berbagi hal juga membahas langkah keduanya di Pemilukada Polman. Menurut Ikhsan, kedua kandidat ini patut untuk diperhitungkan, karena secara geopolitik calon pasangan ini merepresentasi atau mewakili wilayah basis Balanipa dan Binuang. Juga pertautan antara birokrasi dengan partisan sekaligus pengusaha. "Kedua tokoh ini sangat pas dimana Hikman adalah master dibidang hukum tata negara, diusia yang masih terbilang muda sudah sarat dengan berbagai pengalaman birokrasi dan jabatan apalagi

saat ini menduduki jabata strategis sebagai Sekkab. Sementara Simbo Singkarru seorang pengusaha muda dan sekaligus Ketua PAN Polman dikenal sangat merakyat dan dikenal dengan dekat oleh berbagai kalangan bawah atau akar rumput sehingga dinilai mampu memahami apa yang selama ini menjadi permasalahan masyarakat," tutur Ikhsan. Menurutnya dari pertemua kedua tokoh ini, lanjut Ikhsan, ada beberapa hal yang menjadi inti pembicaraan. Termasuk membangun komunikasi keduanya akan maju bersama di Pemilukada Polman. Dalam kesempatan ini menurut Iksan, Hikman siap pulang kampung dan mengabdi untuk Polewali Mandar, mumpung tenaga dan fikiran masih muda. "Saya akan persembahkan semuanya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Polewali Mandar. Saya berjanji untuk menyerahkan gaji saya selama menjabat untuk kepentingan rakyat, dan juga saya tidak akan memakai mobil dinas," kata Hikman Semenatra Simbo Effendi Singkarru, sebagai seorang pengusaha dan politisi mengatakan melihat bahwa demokrasi itu akan sehat apabila banyak pilihan, tidak boleh ada hegemony atau penguasaan oleh pihak tertentu. Sama dengan

RADAR/IST

DUA TOKOH. Dua tokoh yang akan maju di Pemilukada Polman berpose bersama saat pertemuan mereka di Wonomulyo baru-baru ini.

teori dagang atau pasar tidak boleh dikuasai oleh seseorang karena itu bisa mempermainkan harga, untuk itu sekarang ada yang dinamakan dengan marketing politik. Calon pasangan ini sepakat akan memberi contoh nyata kepada rakyat bagaimana pe-

jabat harusnya tidak ikut melakukan pemborosan anggaran daerah, dan akan mengoptimalkan rencana pembangunan harusnya memprioritas kepentingan masyarakat. “Banyak kabupaten di Indonesia yang berhasil dari berbagai bidang dan

mendapat penghargaan nasional, saya fikir daerah kita juga akan dapat sejajar dengan daerah lain apabila dikelola dengan dengan baik, dan itu tergantung bagaimana kita memimpin daerah ini," tandas Hikman saat keduanya bertemu. (*)

Menuju Pemilukada Polman

PAN Belum Dukung Figur POLEWALI -- Pernyataan dukungan secara tersirat PAN kepada Nadjamuddin Ibrahim, yang disampaikan oleh salah seorang staf ahli DPR RI sebagai bentuk pesan khusus Hendra Singkarru, dibantah oleh pengurus DPD PAN Polewali Mandar. Karena sampai saat ini PAN belum sekalipun pernah memberikan dukungan kepada salah seorang figur yang ber-

encana maju di Pemilukada Polman 2013 sebelum survey dilaksanakan. Pernyataan bantahan pengurus DPD PAN Polewali Mandar disampaikan langsung Sekertaris DPD PAN, Busman M Yunus, Senin, 25 Juni. Menurut Busman, sampai saat ini DPD PAN Polman belum memberikan dukungan kepada siapapun figur bakal kandidat Calon Bupati dan Calon

RADAR SULBAR Pertama dan Terbesar di Sulawesi Barat

Terbit Sejak 10 Juni 2004 Dalam melaksanakan tugas Jurnalistik, wartawan Radar Sulbar dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima maupun meminta imbalan dari nara sumber

Wakil Bupati (CabupCawabup) Polewali Mandar 2013. Sebab sampai kini PAN belum melakukan survei calon dan memberikan rekomendasi kepada salah seorang Cabup dan Cawabup berdasarkan survei. "Yang jelas mekanisme penentuan siapa yang akan diusung PAN tetap mengacu pada survey. PAN belum merubah ketetapan acuan itu,

jadi kalau ada yang mengklaim didukung mungkin itu adalah kesimpulan terlalu dini," tutur Busman. Kata Busman, koordinasi yang dilakukan dengan sejumlah koleganya di PAN, pernyataan yang disampaikan oleh staf ahli DPR RI bahwa Hendra Singkarru memberikan dukungan adalah pernyataan bersifat pribadi dan tidak bermakna tendensius sedikitpun.

Untuk itu PAN masih merasa dalam koridor kebijakan internal menentukan siapa yang didukung di Pemilukada Polman 2013. "Jadi siapapun nantinya memperoleh hasil survei yang siqnifikan dalam survei yang dilakukan oleh DPD PAN Polewali Mandar, maka itulah yang akan didukung oleh kader PAN nanti, dan mereka mesti patuhi," kunci Busman. (k1/mkb)

Sebelum Ramadan, Demokrat Gelar Musda MAMUJU -- Rencananya Musyawarah Daerah (Musda) II Partai Demokrat Sulbar dilaksanakan sebelum Ramadan pada pertengahan Juli 2012. Ketua Panitia Musda II Partai Demokrat Sulbar, H Abidin, menuturkan, kepastian pelaksanaan musda sisa menunggu surat persetujuan pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Selaku ketua panitia ia berharap hajatan tersebut bisa digelar sebelum bulan puasa. Pendaftaran calon ketua DPD Demokrat Sulbar periode 2012-2017 dibuat berbeda dari musda sebelumnya. Kali ini pendaftaran pengurus dibuka secara umum dan terbuka, bahkan diumumkan melalui media cetak. Mulai dari anggota, pengurus, kader, hingga masyarakat yang ingin meramaikan bursa pemilihan calon ketua partai ini. "Tentunya memiliki dedikasi dan loyalitas tinggi terhadap partai," ujar Abidin, Selasa, 26 Juni. Sampai saat ini, sambung Abidin, secara resmi

berkas bakal calon ketua belum ada yang masuk ke meja panitia. Tapi pihaknya berharap banyak yang mendaftar supaya dapat terseleksi dengan baik. Karena musda kali ini merupakan ajang evaluasi tentang kinerja jajaran pengurus mulai dari tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) hingga Dewan Pimpinan Daerah (DPD). Hal lain, gunjang ganjing di internal DPP Partai Demokrat yang belakangan mengencang membuat hasil survei partai ini melorot. Bahkan berbagai kasus yang mendera pimpinan Demokrat di Jakarta pun makin banyak, termasuk sandungan dugaan korupsi yang menimpa Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum. Terhadap situasi itu, kata Abidin, Anas Urbaningrum belum bisa dipastikan akan menghadiri pembukaan Musda II Partai Demokrat Sulbar. "Belum bisa dipastikan apakah bisa hadir atau tidak," tutur Abidin. (mg1/ham)

Abubakar :

AIM Hampir Pasti Kendarai Golkar POLEWALI -- Ketua DPD II Partai Golkar Polewali Mandar, Andi Ibrahim Masdar (AIM) memiliki peluang besar mengendarai Partai Golkar di Pemilukada Polewali Mandar 2013 mendatang. Hal ini diungkapkan Sekretaris Partai Golkar Polman, Abubakar Kadir, Selasa 26 Juni kemarin. Ia mengatakan sesuai dengan hasil Rampimda Partai Golkar Sulbar akan mengutamakan kader terbaikanya untuk didukung dalam pelaksanaan Pemilukada. Termasuk dalam pelaksanaan Pemilukada Polewali Mandar 2013 mendatang tentunya Partai Golkar lebih memilih AIM untuk diusung dengan kandidat lain. "Penegasan ini juga disampaikan Ketua Golkar Sulbar, Anwar Adnan Saleh saat pelaksanaan Rapimda di Mamuju pekan

lalu. Bahkan saat sesi tanya jawab dengan peserta Rapimda secara tegas Anwar Adnan Saleh menyatakan tidak ada colon bupati di Polman yang direstuinya untuk sosialisasi kecuali Ketua Golkar Polman, Andi Ibrahim Masdar," terang Abubakar, Selasa kemarin. Tetapi pengesahan AIM mengendarai Golkar tentunya akan dilakukan melalui mekanisme partai selain itu menunggu hasil survei yang dilakukan DPP Partai Golkar. Tetapi survei yang dilakukan secara internal oleh pihaknya menunjukkan hasil yang sangat mengembirakan karena tingkat elektibilitas dan popularitas tinggi dari sejumlah kandidat lain. "Kami yakin hampir pasti AIM akan mengendarai Partai Golkar di Pemilukada Polman," tandasnya. (mkb)

PENERBIT: PT RADAR SULAWESI BARAT, Pembina: HM Alwi Hamu, H Syamsu Nur, Komisaris Utama: H Andi Syafiuddin Makka, Komisaris: HM Subhan Alwi, Irwan Zainuddin Direktur: Naskah M. Nabhan, Wakil Direktur Pemasaran: Muhammad Ilham, Penasehat Hukum: Ridwan J. Silamma, SH. Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab: Naskah M Nabhan, Wakil Pemimpin Redaksi/Wakil PenanggungJawab: Muhammad Ilham, Redaktur Pelaksana: Sudirman Samual Redaktur: Muh. Amri Makkaruba, Chaerul Marfan, Dewan Redaksi: Naskah M. Nabhan, Muh. Ilham, Sudirman Samual Reporter: Jamhur Anjasmara, Syamsuddin Rahman, Syamsuddin HB, Muhammad Sholihin, Juniardi, Layouter/Desain Grafis: Shofiandhy BT, Irwansyah HB, Rahmat, Hendra, IT - Website: Muh. Ridwan Alimuddin, Chalid Mawardi. Keuangan: Yuli Sulianti (Manager), Virra Eka Fitra Sari, Iklan/Sponsorship: Mawarni Simargolang (Manager), Sirkulasi: Firdaus Paturusi (Koordinator), Rismayanti, Rukman. Alamat Kantor Mamuju: Jl. Jend. Sudirman No. 50, Telp./Fax. 0426-22138, Majene: Jl. Gatot Subroto, Pusat Pertokoan Majene Lt. 2 Telp. 0422-22123 (M. Yunus Alibin), Polewali: Jl. H.A. Depu No. 39, Telp. 0428-23203 (Hasanuddin), Pasangkayu: Jl. Trans Sulawesi No. 52, Telp/HP: 0813 4247 1414, (Andi. Safrin M), Makassar: Graha Pena, Jl. Urip Sumoharjo No. 20, Telp. 0411-5238913/085299874232 (Agussalim), Jakarta: Jl. Kebayoran Lama No. 17, Telp. 021- 5322632 (Andi Syamsuri), Surabaya: Jl. Pasar Kembang Ruko Green Flowers Blok B1 No. 20 Surabaya, Telp.081342763676 (Sukri) Percetakan: PT Fajar Utama Intermedia Cabang Sulbar. Harga Langganan: Rp 65.000/Bulan, Harga Eceran: Rp 3.000/Eksamplar. Harga Iklan: Iklan Umum/Display: Berwarna (FC) Rp25.000/mmk, Hitam Putih (BW) Rp15.000/mmk, Iklan Reguler Rp 6.000/mmk, Iklan Duka Cita Rp 8.000/mmk, Iklan Mungil (FC) Rp 4.000/mmk, Iklan Mungil (BW) Rp 2.000/mmk, Iklan Kolektif Rp1 juta/ ktk, Iklan Baris Rp 5.000/baris, Radar Society: 1/2 hal. Rp 5.000.000, 1 hal. Rp 10.000.000.

Rekening Bank: PT. Radar Sulawesi Barat, BRI Cabang Mamuju, No. 0218-01-012598-50-9

PARLEMENTARIA

Rubrik Khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar

RADAR/JHAMHUR ANJASMARA

KOORDINASI. Panitia Khusus (Pansus) III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar, saat melakukan koordinasi dengan Pemkab Pinrang terkait pemanfaatan dan pengelolaan ruang batas dua daerah. Rapat koordinasi dipimpin oleh Asisten II Pemkab Pinrang, Suwandi Salaeh, Selasa, 26 Juni 2012.


6 Opini

RADAR SULBAR Rabu, 27 Juni 2012

Tajuk

Mengenal Sekilas Gumuk Pasir Parangtritis Yokyakarta Oleh:

Andi Rasyid Moerdani (Sekretaris Konsorsium Mitra Bahari Regional Center Sulbar)

Pada umumnya, gumuk pasir terbentuk pada daerah gurun, namun uniknya di Indonesia yang beriklim tropis dan curah hujan yang tinggi memiliki bentukan gumuk pasir. Karena itu, gumuk pasir yang terdapat di pantai selatan Jawa tepatnya di desa Parangtritis kecamatan Kretek Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewah Yogyakarta (DIY) merupakan satu-satunya di Indonesia, gerakan gumuk pasir pada umumnya kurang dari 30 meter pertahun. Tahun 1970-an luasan mencapai 300 hektare, tahun 1976 berkurang menjadi 100 hektare dan tahun 2011 dan per mei tahun 2012 ini diperkirakan mencapai sekitar 60 hektare saja. Bentuk gumuk pasir tergantung pada faktor jumlah dan ukuran butir pasir, kekuatan dan arah angin serta keadaan vegetasi. Betuk tipe gumuk pasir yang perlu dikenal adalah bentuk Sabit (barchan), Melintang (transverse) dan Parabola (Parabolic) serta memanjang (Longitudinal dune). Secara global gumuk pasir merupakan bentuk lahan yang berasal dari proses angin, baik apabila terpenuhi beberapa faktor :Tersedia material berukuran pasir halus hingga kasar dalam jumlah yang besar; (1) Adanya priode kering yang berkepanjangan, (2) Adanya angin yang mampu mengangkat dan mengendapkan pasir tersebut, dan (3) Gerakan angin tidak terhalang oleh vegetasi maupun obyek lainnya. Gumuk pasir di Parangtritis memiliki ketebalan 1-10 meter besar dari sendimentasi debu dan pasir halus bentuk gumuk pasir yang biasa di temui, yakni

melintang, sabit dan parabola serta memanjang. Fenomena alam gumuk pasir ini memanjang 15,7kilogram dari muara sungai Opak hingga pantai parangtritis kabupaten Bantul Daerah Istimewah Yogyakarta sebarannya ke dalam dari garis pantai mencapai 2 kilometer. Material beberapa pasir dan material piro klastik lain yang dikeluarkan oleh gunung Merapi terbawa melalui sungai opak, Kali oyo yang kemudian di muarakan di laut atau pantai di pesisir selatan Yogyakarta itu. Jarak tempuh dari kota Yokyakarta ke lokasi ini henya sekitar 2 jam. Dari hasil kunjungan lapangan, Selasa tanggal 12 Juni 2012 ( jam 8.30 – 12 wiba) di Sand Dune Parang Kusumo, kelompok 2 peserta Training Of Trainers (TOT) Mitra Bahari “Pengembangan Rencana Pengelolaan Program yang efektif melalui Adaptif Management� KP3K KKP selama empat jam dikawasan gumuk pasir Parangtritis untuk melakukan pengamatan dan penelitian secara saksama serta diskusi diantara kelompok dua tentang kondisi riil keberadaan sekaligus mencari solusi dengan melahirkan sebuah rekomendasi kepada stakeholder di Kabuapten Bantul dan DIY khususya untuk mempertahankan dan melestarikan gumuk pasir di Parang Kusumo itu yang dipandu oleh dua orang staf Laboratorium alam gumuk pasir, Dwi Sri Wahyuningsih dan rekannya. Namun sebelum kelokasi kawasan gumuk pasir parang Kusumo, peserta TOT kelompok dua berjumlah 10 orang, yang diketuai Hari Palguna peserta TOT DI Yokyakarta sebelumnya mendapat pejelasan dari Kepala Laboratorium alam gumuk Pasir

warning Semua isi artikel/tulisan yang berasal dari luar, sepenuhnya tanggung jawab penulis yang bersangkutan

RADAR SULBAR

Menuju Negara Gagal

GUMUK Pasir (Sand Dune) adalah bentukan yang terbentuk oleh aktivitas angin (eolin). Angin yang membawa pasir kemudian mengendapkannya lalu membentuk berbagai macam tipe bentuk gumuk pasir.

desa Parangtritis Kec. Kretek kabupaten Bantul DI Yogyakarta, A. Ary Dartoyo di damping sejumlah stafnya secara gamblang menjelaskan, gumuk pasir di Parangtritis itu muncul karena adanya proses alam yang unik, komplek dengan lahan posisi terbuka dan satu-satu di Indonesia. Kepala Laboratorium alam gumuk pasir di desa Parangtitis Kecamatan Kretek Kabupaten Bantul DIY lebih jauh mengatakan. awalnya areal kawasan gumuk pasir mencapai sekitar 300 hektare terbentang sekitar 7 kilometer persegi dan telah dibangundi laboratorium alam pada tahun 2002 sebagai tempat melakukan penelitian dan kajian sekaligus pemantauan kondisi kawasan gumuk pasir parangtritis, namun tahun 2006 terjadi gempa, kondisi luasan areal dari tahun ke tahun mengalami penurunan, yakni tahun 1970-an mencapai 300 Ha, tahun 1979 menurun menjadi 100 hektare dan tahun 2011 higga per Juni 2012 sisa 60 hektare. Pengaruh Angin dan Aliran Sungai Faktor yang sangat mempengaruhi terhadap pembentukan gumuk pasir di pantai Paratritis, DIY itu adalah angin dan aliran sungai. Angin adalah kekuatan sangat terpengaruh terhadap pembentukan gumuk pasir terutama dalam menentukan kemampuannya membawa debu atau pasir pada pantai selatan Jawa, angin bertiup dari arah tenggara hal ini menyebabkan gumuk pasir terbentuk menghadap kearah datangnya angin. Sedangkan aliran sungai adalah pembentukan gumuk pasir pada pantai selatan yang dipengaruhi

Pengirim naskah artikel/opini/SdP harus melampirkan foto copy identitas dan nomor telepon yang bisa dihubungi. Tulisan diterima dalam bentuk flash disk/disket. naskah tulisan/opini minimal 4 halaman.

oleh beberapa aliran sungai yakni sungai Opak-Oyo pada bagian timur da sungai progo pada bagian barat, sementara material dari Merapi terbawa oleh aliran sungai itu ke laut dan akhirnya dengan pengaruh ombak akan terbawa lagi dan mengendap dipantai disekitarnya selanjutnya diterbangkan oleh angin. Pemanfaatan Eksisting gumuk pasir Parangtritis, kawasan perlindungan dari tsunami, badai pasir dan angin tofan, pendidikan dan penelitian melalui Laboratorium alam, pariwisata, olahraga, aktivitas keagamaan dan budaya yang tidak merubah bentangan gumuk pasir, pertanian untuk vegetasi tertentu dilahan terbatas seperti jambu mete, kelapa, gliriside, akasia termasuk lima jenis rumput, yakni rumput Lori, pagut, rumput Teki, Tengkinang dan Widuri. Di kawasan gumuk pasir Parangtritis ini juga terdapat pemukiman penduduk yang berprofesi sebagai petani dan nelayan. Bahkan dikawasan ini sudah ada aktivitas kegiatan tambang pasir sehingga dapat mengancam semakin terkikisnya kawasan gumuk pasir tersebut yang berimplikasi terhadap adanya ancaman tsunami jika sistem Tata Kelolanya tidak mantap dan perlu ada suatu regulasi berupa perda atau perbup pemkab setempat dalam mengatur kawasan ini, yang setiap tahunnya mengalami penurunan luasa areal akibat ulah sejumlah pihak yang cenderung mencari keuntungan. (**)

Artikel dapat dikirim via email:radarsulbar01@gmail.com

LEMBAGA riset nirlaba The Fund for Peace menempatkan Indonesia sebagai wilayah dalam bahaya (in danger) dalam Indeks Negara Gagal (Failed States Index) 2012. Berdasar hasil riset yang diumumkan di Washington, Senin, 18 Juni lalu, Indonesia berada di peringkat ke-63 di antara 178 negara. Sebenarnya peringkat tersebut naik satu tingkat dibanding tahun lalu. Namun, kenaikan itu tidak melepaskan posisi Indonesia sebagai negara yang masuk dalam kategori negara-negara dalam bahaya. Dengan peringkat tersebut, jika tidak ada perbaikan secara sistematis, Indonesia selangkah lagi bisa menuju ke negara yang benar-benar gagal. Sebagai perbandingan, juara pertama pada Indeks Negara Gagal adalah Somalia dan Republik Demokratis Kongo di posisi kedua. Tahun ini, Finlandia menjadi negara berperingkat ke-178 atau yang terbaik. Dua negara Asia, Thailand dan India, berada di peringkat ke-84 dan ke-78. Artinya, indeks gagal mereka jauh lebih baik daripada Indonesia. Kita hanya berhasil lebih baik daripada Myanmar, Timor Leste, Kamboja, Laos, serta Filipina. Dari penilaian The Fund for Peace, ada tiga hal yang membuat posisi Indonesia memburuk. Pertama, tekanan demografis. Hal itu terjadi karena masalah degradasi lahan serta tergusurnya warga karena masalah lingkungan. Kedua, ketidakpuasan kelompok yang terjadi karena banyaknya unjuk rasa serta kekerasan terhadap kelompok minoritas. Ketiga, masalah tekanan sosial karena melebarnya jurang antara yang kaya dan yang miskin. Kita tidak tahu apa motif di balik publikasi hasil riset tersebut. Yang pasti, riset itu menunjukkan betapa kualitas berbangsa dan bernegara di Indonesia mengalami kemunduran. Dari aspek ekonomi, memang ada beberapa indikasi perbaikan. Misalnya, angka pertumbuhan 6,5 persen (2011). Namun, dari aspek hukum, sosial, dan politik, kita tidak mengalami perbaikan, bahkan terkesan sebaliknya. Setidaknya, aksi sosial dalam setahun terakhir menjadi bukti betapa kualitas kenyamanan berbangsa dan bernegara di Indonesia menurun. Sebut saja, proses penegakan hukum yang masih lemah dan kurang adanya perlindungan terhadap kelompok minoritas. Kegagalan lain adalah kurangnya pemenuhan kesejahteraan lantaran makin lebarnya ketimpangan antara kelompok yang kaya dan miskin. Rakyat di tingkat bawah masih menghadapi melambungnya harga-harga kebutuhan pokok, masih tingginya pengangguran, serta banyaknya sektor perekonomian yang dikuasai asing. Pendek kata, pemerintah seolah tidak tegas menuntaskan permasalahan yang sehari-hari dihadapi rakyat. Sedikit-sedikit kita bicara investasi. Padahal, pemberdayaan usaha kecil dan menengah belum tergarap. Investasi mungkin menjadi jalan terakhir untuk menambah pemasukkan. Investasi (asing) jelas tidak memikirkan kesejahteraan warga kita. Terbukti, beberapa pabrik yang dikuasai asing, buruhnya tetap melakukan demonstrasi di May Day. Kini tidak ada cara selain berharap pemerintah makin giat bekerja pada 2012 dan 2013. Pemerintah tidak bisa menunda lagi penyelesaian masalah. Sebab, jika tertunda setahun atau dua tahun lagi, rasanya amat mustahil pemerintah akan berfokus. Pada akhir 2013 dan 2014, kerja-kerja politik lebih terasa daripada hasil kerja yang bisa dirasakan rakyat secara langsung. (rp)

IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL

LOWONGAN Kami perusahaan Pembiayaan Konsumen / Multi Finance yang sedang berkembang, membutuhkan karyawanuntuk posisi: 1. Head Kios. Untuk penempatan wonomulyo 2. Kolektor 3. Account Officer / Survey 4. Adm Collection / Adm Kredit 5. Loandoc. PERSYARATAN: a. Pria/Wanita Usia Max 30 Tahun (2,3,4,5). Pria Max 35 Tahun (1) b. Pendidikan Min D III (1,4,5) Min. SMU/Sederajat (2,3) c. Memiliki SIM C dan Kendaraan Sendiri (1,2,3) d. Mampu bekerja sama dalam Team Work e. Memiliki motifasi kerja yang tinggi, jujur dan bertanggung jawab. f. Berpengalaman di Bidangnya g. Survey dan Kolektor untuk penempatan Cab Mamuju dan Kios Wonomulyo. MELAMPIRKAN: Surat Lamaran Kerja, CV, Foto Copy KTP, Foto Copy SIM, Foto Copy Ijazah Terakhir beserta Transkip Nilai dan Pas Poto Ukuran 4x6 CM 2 Lembar. KIRIM ATAU ANTAR LANGSUNG LAMARAN ANDA KE:

PT. BESS FINANCE Jl. Andi Makkasau (Depan Gudang Coklat ) Kel. Karema. Kab. Mamuju Telp. 0426-2323682 Call : 0812 5222 5022/0853 9694 4880 " Harap Cantumkan Kode Lamaran di Sudut Kiri Atas Amplop"

LOWONGAN Perumahan Mutiara Gading Residence Membutuhkan Karyawati sebagai tenaga Marketing dengan Persyaratan Sbb : 1. Pendidikan Min. SMU/ Sederajat 2. Usia 20-25 Tahun 3. Berpenampilan menarik 4. Memiliki komunikasi yang baik 5. Menyukai Tantangan kerja Lamaran Paling Lambat dikirim tgl 23 Juni 2012, diantar langsung di Kantor Pemasaran di Jl. Jend. Sudirman No 25 (Karema) Mamuju (jam kerja). Informasi Lebih Lanjut Hub : 0426-21889

RADAR SULBAR Pertama dan Terbesar di Sulawesi Barat

Pasang Iklan Atau Tidak Terima Koran Hubungi: Sirkulasi : Firdaus Paturusi (Koordinator), Rismayanti, Rukman. Alamat Kantor Mamuju: Jl. Jend. Sudirman No. 50, Telp./Fax. 0426-22138 Majene : Jl. Jend. Sudirman No. 167, Telp. 0422-21157 (M. Yunus Alibin) Polewali: Jl. H.A. Depu No. 39, Telp. 0428-23203 (Hasanuddin) Pasangkayu: Jl. Trans Sulawesi No. 52, Telp/ HP: 0813 4247 1414, (Andi. Safrin.M), PENERBIT: PT RADAR SULAWESI BARAT

Rp 65.000

Office: Jl. Dr. Ratulangi No.3 Pekkabata Polewali Mandar Sulbar Telp: 0428-22284 E-mail: st933fm@telkom.net

/

Bulan


Sambungan 7

RADAR SULBAR RABU, 27 Juni 2012

Nota Perhitungan APBD 2011 Belum Dibahas LANJUTAN HALAMAN 1

Ia juga menjelaskan, nota perhitungan APBD 2012 sangat diperlukan sebelum DPRD Sulbar membahas lebih dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sulbar 2011-2016. Itu sebabnyak laporan perhitungan keuangan tahun lalu harus dibahas lebih awal. Karena didalamnya terdapat informasi mengenai kemampuan merealisasi pendapatan, melaksanakan kegiatan berdasarkan anggaran belanja yang ditetapkan, serta sumber-sumber pembiayaan yang digunakan untuk mengalokasikan surplus atau menutup defisit anggaran. "Saya harap itu bisa segera dibahas. Karena kedepan agenda kita (DPRD, red) akan semakin padat. Sehingga perhitungan APBD 2011 mestinya tuntas dalam pembahasan yang teliti," sebut Arifin. Sekedar diketahui, laporan atau nota perhitungan APBD 2011 mutlak disampaikan ke DPRD untuk mengukur pelaksanaan tugas (progress report), sekaligus menjadi wahana penilaian dan perbaikan kinerja penyelenggaraan pemerintahan selama satu tahun anggaran. Tujuan utamanya adalah agar dapat diketahui hasil pelaksanaan APBD 2011, apakah sudah memenuhi prinsip efisiensi, efektivitas, produktifitas, dan akuntabilitas penyelenggaraan pembangunan daerah. (ham)

Minta Anas Mundur, Ruhut Kena Tegur LANJUTAN HALAMAN 1

“Untuk itu, pimpinan Fraksi Demokrat di DPR perlu menertibkan agar fraksi bisa bekerja dengan baik. Substansinya, kita minta Pak Ruhut tak lagi meminta Anas mundur, dan seharusnya menghormati proses hukum," tegasnya. Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sopacua juga mengatakan, surat teguran pimpinan Fraksi Patai Demokrat untuk Ruhut Sitompul dinilai sudah cukup dan tidak perlu dilanjutkan dengan pemecatan. "Itu sudah cukup menjadi peringatan dan tidak perlu ada pemecatan terhadap Ruhut Sitompul," kata Max Sopacua, menjawab pertanyaan wartawan, di gedung DPR, Senayan Jakarta, Selasa, 26 Juni. Dikatakan Max, dalam berpolitik perbedaan itu sesungguhnya sah-sah saja. Dalam perspektif bahwa perbedaan pendapat itu sah-sah saja, maka dia menyesalkan keluarnya surat teguran itu. "Saya menyayangkan kenapa sampai ada surat teguran seperti itu. Sebab, masalahnya masih bisa diselesaikan di internal partai," tegas Max Sopacua. Demikian juga sikap sejumlah rekan-rekannya di DPD Partai Demokrat yang menggelar pertemuan dan hasilnya meminta Ruhut untuk mundur karena berbeda cara pandang dalam menyikapi isu yang menerpa Anas Urbaningrum. "Ini kesannya, rekan-rekan di DPD Demokrat itu orang hebat dan tidak menghormati saudara-saudaranya yang relatif lama di Partai Demokrat. Komentar boleh, tapi selesaikan di internal," tegasnya. Terakhir Max Sopacua berharap Ruhut Sitompul bisa lebih sabar dan mengendalikan diri menghadapi berbagai serangan dari kader Demokrat di DPD. "Dan saya yakin betul, saudara Ruhut memiliki tingkat kesabaran yang sudah teruji dan tidak perlu bersikap reaktif terhadap beda pendapat itu," harap Max Sopacua. (jpnn/ham)

Hari Ini KPK Periksa Anas LANJUTAN HALAMAN 1

Hendarman berjanji akan memasok data lahan tentang Hambalang ke KPK. "Apabila KPK mengendaki alat bukti, kalau saya punya sepuluh akan saya berikan sepuluh. Kalau punya lima akan saya berikan lima," kata Hendarman di KPK, Selasa, 26 Juni. Bukti-bukti yang dimaksud oleh Hendarman adalah semua data yang dibutuhkan KPK untuk mengungkap kasus dugaan korupsi proyek Kemenporaitu. Dengan nada bercanda, Hendarman mengaku tak mau dituding sebagai pihak yang merintangi penyelidikan kasus korupsi. "Kalau tidak saya berikan, saya terancam pasal 21 Undang-undang Tipikor," kata mantan Jaksa Agung itu. Namun saat ditanya wartawan soal dugaan adanya penyimpangan yang terjadi dalam pengurusan sertifikat Hambalang, Hendarman tidak mau mengomentarinya lebih jauh. "Itu masih jadi kewenangan KPK mengusutnya," pungkas Hendarman Soepandji. Seperti diketahui, KPK tengah menyelidiki dugaan korupsi proyek Hambalang. Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, M Nazaruddinm neyebut proses pengurusan sertifikat Hambalang pun bermasalah. Dalam kasus ini, KPK juga pernah menyelidiki pendahulu Hendarman di BPN, Joyo Winoto. (fat/jpnn/ham)

FAJAR MEDIA CENTER/IDRIS PRASETIAWAN

BANGUN HANGGAR. Proses penandatangan kerjasama BOEING dengan pihak Angkasa Pura Supprots dalam pembangunan fasilitas MRO berupa hanggar di Bandara Sultan Hasanuddin, Selasa, 26 Juni, di Jakarta.

Boeing Segera Bangun Hanggar di Makassar JAKARTA -- Perusahaan pesawat terbesar dunia Boeing akan menanamkan investasinya di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Ini ditandai dengan penandatangan MoU antara Boeing dengan Angkasa Pura Supports yang disaksikan langsung Paul Niles dari

tahun yang lalu di Timur Tengah sebagai penawar bagi nutrisi yang mampu meningkatkan sistem pertahanan tubuh dari serangan penyakit. Kini, Anda tidak perlu jauhjauh untuk mendapatkannya, karena manfaatnya telah dikandung dalam Gentong Mas. Serda Nyoman Parna, seorang TNI adalah salah seorang yang merasakan kesehatannya menjadi prima setelah mengkonsumsi Gentong Mas secara rutin. Dengan gembira, ia pun bersedia menceritakan pengalaman baiknya ini pada orang lain. “Karena kurang menjaga pola makan dan faktor lingkungan, sejak 5 bulan yang lalu saya mudah sekali terserang batuk. Untunglah sekarang saya punya solusi yang tepat untuk mengatasi keluhan saya, yakni dengan minum Gentong Mas secara rutin.” Papar pria berusia 40 tahun tersebut penuh syukur. Batuk sebenarnya bukanlah sebuah penyakit, namun ia merupakan gejala yang dapat disebabkan oleh

beberapa penyakit. Batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh yang sangat penting guna membuang benda asing di tenggorokan dan saluran pernapasan. Tetapi, bila batuk terjadi secara terus menerus maka itu berarti terdapat suatu masalah atau penyakit pada tubuh kita. Selain dari infeksi saluran pernapasan atas seperti flu dan pilek, batuk dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti alergi, asma, infeksi paru-paru seperti pneumonia dan bronkitis akut, penyakitpenyakit kerusakan paru-paru seperti emphysema dan bronkitis kronis, dan sinusitis. Setelah minum Gentong Mas, ayah 2 orang anak itu pun dapat menjalani aktifitasnya dengan nyaman, “Kini batuk saya sudah jarang kambuh, beraktifitas pun jadi nyaman.” Ungkap pria yang tinggal di Laparra, Makassar, Sulawesi Selatan tersebut. Ia berharap, semoga pengalaman yang dialami itu dapat bermanfaat bagi orang lain. Gentong Mas adalah minuman herbal dengan Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) sebagai bahan utamanya terbukti memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Dibandingkan dengan Gula Tebu, Gula Aren mempunyai lebih banyak kandungan makro dan mikronutrien. Selain memiliki rasa yang manis dan lezat, Gula Aren pun banyak mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh diantaranya Riboflavin yang membantu pembentukan antibodi. Sementara Habbatussauda

shop," ungkap Tommy Soetomo, Direktur Utama PT Angkasa Pura I. Menurut Tommy, kenapa di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dipilih sebab disana ada gedung bandara lama yang tidak digunakan. Untuk itu disana nantinya akan dibangun fa-

silitas diatas. "Nantinya pihak Boeing sendiri akan turun tangan untuk memberikan pelatihan dan pendidikan bagi pilot dan mekanik pesawat. Ini kesempatan bagi kita untuk memperluas kerjasama," tambahnya. Pihak Boeing sendiri yang diwakili Anton Subowo, Pres-

iden Brantwood Internasional akan mendukung penuh segala perencanaan dalam pembangunan fasilitas MRO yang dilakukan Angkasa PuraSupports dan Brantwood Internasional. Dimana pembangunan fasilitas tersebut akan secepatnya dilakukan, cetusnya. (fmc/ham)

19 DOB Berat Dimekarkan Seluruhnya JAKARTA -- Komisi II DPR RI mengaku berat untuk dapat mensahkan Undang Undang Pemekaran 19 Daerah Otonomi Baru (DOB). Tidak semua usulan ini akan dimekarkan, meski telah memparipurnakan oleh DPR RI. Anggota Komisi II DPR RI dari Panja pemekaran Daerah, Abdul Malik Haramain menuturkan, dalam pembahasan bersama dengan pemerintah, pihaknya telah membangun komitmen bahwa hanya daerah yang

benar-benar memenuhi syarat saja yang akan dimekarkan oleh DPR RI. Sebaliknya bagi daerah yang tidak memenuhi syarat dalam pembahasan bersama tersebut pihaknya tidak akan memberikan ruang memekarkan daerah tersebut. Hal tersebut dikarenakan jumlah penduduk di daerah pemekaran relatif kecil, atau tidak sesuai dengan syarat pembentukan daerah yang mengariskan persyaratan jumlah penduduk minimal untuk suatu daerah baru.

"Contohnya di Sultra. Memang kecil untuk membentuk satu daerah otonomi, olehnya itu hal ini akan dibahas dalam rapat nanti," tuturnya, kemarin. Meski demikian, dirinya masih engan untuk menyebutkan daerah mana saja yang jumlah penduduknya sangat kecil, buat satu daerah baru. Atas masalah tersebut, kata Abdul Malik, pihaknya akan pelajari secara seksama data-data daerah yang disampaikan daerah, sekalgus

kita akan lakukan konfrontir data di lapangan. Menurutnya, dari 19 draf usulan pemekaran daerah yang telah dibahas Komisi II bersama pemerintah barubaru ini, pihaknya merasa berat untuk bisa memenuhi permintaan pemekaran daerah terhadap 19 calon daerah tersebut. Sebab beberapa daerah memang ada yang masih akan dilakukan verifikasi lapangan untuk melihat keadaan daerah tersebut. "Kita memang telah mem-

paripurnakan 19 usulan itu, tidak berarti itu akan dimekarkan semua, sebab keputusan itu akan diambil bukan hanya oleh Komisi II namun juga bersama pemerintah," sebutnya. Saat pihaknya belum lagi mengagendakan pembahasan tersebut, namun menurut Ketua Panja Pemekaran Daerah Ganjar Pranowo, dirinya memprediksi Oktober mendatang pihaknya sudah bisa menetapkan hasil pemekaran daerah. (fmc)

"Kami sudah berhitung untuk mengadaan tes honorer K2 butuh anggaran sekitar Rp158 miliar. Jadi biaya ujian per orang kira-kira Rp 150 ribu. Anggaran ini akan masuk dalam RAPBN 2013," kata Azwar, dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR RI, kemarin. Adapun jumlah honorer K2 yang sudah dilaporkan dan masuk data base Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebanyak 560 ribu orang. Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan usulan pertama 632 ribu.

Terhadap sedikitnya data honorer K2 ini, Azwar memperkirakan, kemungkinan adan ketakutan dan kehatihatian Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dalam mengajukan usulan. "PPK mungkin takut kalau salah mengajukan data ujung-ujungnya akan berdampak pada dirinya. Sebab, di dalam Surat Edaran Menteripan-RB Nomor 5 Tahun 2012, ditegaskan bagi PPK yang mengajukan data manipulasi akan ditindak lewat jalur hukum," tandasnya. (fmc-jpnn/ham)

Honorer K2 Segera Diumumkan ke Publik LANJUTAN HALAMAN 1

MANFAAT YANG ALAMI UNTUK MENGATASI BATUK Nigella Sativa yang lebih dikenal sebagai Jintan Hitam/ Habbatussauda, telah digunakan sejak beribu

Boeing dan Tommy Soetomo, Direktur Utama PT Angkasa Pura I dalam kegiatan Global Airports Indonesia 2012, Selasa, 26 Juni, di Jakarta. "Kita jajaki mulai dari Makassar, nantinya di sana akan dibangun hanggar yang digunakan untuk maintenance, repair, over hall, dan

bermanfaat sebagai antihistamin (anti alergi, anti radang dan meningkatkan daya tahan tubuh melawan virus dan bakteri). Kandungan minyak atsiri dalam Kapulaga bermanfaat sebagai pengencer dahak atau ekspektoran. Untuk pengobatan dalam, kapulaga dapat mengatasi gangguan tenggorokan. Sementara Cengkeh dalam Gentong Mas berfungsi sebagai antiseptik. Manfaat yang hebat bagi kesehatan dan rasa yang lezat membuat semakin banyak masyarakat mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Sulbar/Mamuju : 085 242 056 818 Apotik Marannu, Apotik Sinar Wajo, Apotik Mawar, Apotik Mentari, Apotik Sumberkasih, Apotik Iftikar, Apotik Mulia Farma, Toko Obat Pondok Herbal Polman : Apotik Lestari, Apotik Il ham Putra Wonomulyo : Apotik Marannu 1, Apotik Makmur Farma Majene : Apotik Fadilah, Apotik Rustia Syafta Farma Depkes:PIRT:812.3205.01.114 www.gentongmas.com

Dimana untuk tahun 2012 ini Kemenpan menargetkan penyelesaian akan honorer kategori satu (K1) menjadi CPNS. Dan bagi K2 akan diselesaikan pada tahun anggaran 2013 dan 2014. Untuk tahun 2013 mendatang pemerintah kembali membuka pendaftaran untuk menjadi PNS sebabmasa moratorium telah habis. Namun, KemenPAN-RB dan BKN hanya akan memproses daerah yang telah melampirkan analis beban kerja dan peta jabatan. KemenPAN-RB

sendiri telah melatih sekitar empat ribu orang dari daerah untuk membuat hal tersebut, pungkasnya. Sedot Dana Besar Untuk mengadakan tes honorer K2 menjadi CPNS, dibutuhkan anggaran lumayan besar. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Azwar Abubakar menyebutkan angka Rp 158 miliar untuk pengadaan tes tersebut.

Pemerintah Harus Ambil Langkah Kongkrit LANJUTAN HALAMAN 1

Harapan agar Pemprov mengambil tindakan nyata juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Majene, Marzuki Nurdin. Di Jakarta, Marzuki menyebut belum adanya inisiatif gerakan dari Pemprov Sulbar untuk Pulau Lereklerekan. Legislator PDK ini berharap Pemprov meminta dukungan dari seluruh daerah di Sulbar, yakni Mamuju, Matra, Mamasa, dan Polman. Sebab, perjuangan ini menyangkut

keutuhan Sulbar dan lima kabupaten didalamnya. "Mestinya Pemprov mengambil langkahlangkah kongkrit itu. Kedua, secepatnya menunjuk kuasa hukum untuk terus melakukan koordinasi ke Kemendagri. Ini penting, untuk mempersiapkan langkah kedepannya," tegas Marzuki. Selain itu, Pemprov Sulbar juga diminta tidak segan-segan meminta dukungan penuh dari

Pemprov Sulsel, daerah induk Sulbar. "Lereklerekan tidak terpisahkan dengan Sulsel. Saat Sulbar dimekarkan, pulau itu ikut masuk ke wilayah kita," urainya. Sebelumnya, Asisten I Pemprov Sulbar, Akhsan Djalaluddin mengaku belum dapat mengambil langkahlangkah taktis sebelum ada salinan putusan dari MA. Namun pihaknya, telah menyiapkan antisipasi setiap kemungkinan terburuk. "Belum bisa kita bereger-

ak kalau belum ada itu (salinan putusan MA). Tapi persiapan sudah ada," ucap Ketua Tim Advokasi Pemprov Sulbar itu. Hingga kemarin, belum ada kejelasan putusan sengketa Pulau Lereklerekan yang digugat oleh Kalsel. Belum ada salinan putusan Mahkamah Agung (MA) yang telah membatalkan Permendagri Nomor 43 Tahun 2011, tentang kepemilikan Pulau Lereklerekan. (rul)


8

RADAR POLEWALI

Aparat Diberi Pemahaman SPM POLEWALI -- Aparat pemerintah yang ada di lingkup Pemkab Polewali Mandar diberikan pemahaman Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang berlangsung di Hotel Lilianto, Selasa, 26 Juni. Dalam sosialisasi tersebut dihadiri oleh Sekkab, Natsir Rahmat, sejumlah staf ahli, pimpinan SKPD, kabag, dan peserta yang berasal dari badan, dinas dan kantor. Sosialisasi tersebut menghadirkan dua orang narasumber masingmasing Kasub Direktorat UPD I/5 Dirjen Otoda, Ketua Lembaga Study Camar, Dinar Budi Santoso. Ketua Panitia Muh, Zabir menyampaikan, sosialisasi SPM tersebut bertujuan agar peserta mampu memahmai baik menyangkut kebijakan, penerapan SPM maupun tehnis perhitungan pembiayaan yang diperlukan dalam pelaksanaan penerapan pencapaian SPM. Selain itu, juga diharapkan terwujudnya penerapan SPM lingkup Pemkab Polman, penyusunannya mengandung unsur-unsur jenis pelayanan dasar, indikator SPM dan batas watu pencapaian SPM. Sekkab Polewali Mandar, Natsir Rahmat alam sambutannya menyampaikan, sosialisasi SPM penting karena pada kondisi saat ini, perhatian masyarakat terhadap kinerja pemerintahan semakin menuntut adanya perbaikan dan kemajuan dalam penyelenggaraan pemerintahan, termasuk melalui program perdcepatan reformasi birokrasi yang salah satu ruhnya adalah perbaikan layanan pemerintahan. "Penyediaan layanan berkualitas kepada publik dengan penerapan SPM harus lahir dan berangkat dari kesepahaman dan kesamaan sudut pandang seluruh stakheloder. Hal ini penting untuk menghindari kemungkinan kesalahpahaman dan perdebatan panjang terkait SPM tersebut," kata Natsir Rahmat. Ia juga menyampaikan, penyediaan layanan ideal bagi masyarakat sebagai konsumen, bukan merupakan pekerjaan mudah. Dengan keberagaman watak dan latar belakang masyarakat, merupakan sebuah tantangan sebagai produsen untuk memberikan pelayanan terbaik. (afr/mkb)

Penderita Meningkat

Nama Kadistanak Dicatut

Anggaran Gizi Buruk Hanya Rp290 Juta REPORTER : DIAN AFRIANTY EDITOR : AMRI MAKKARUBA

POLEWALI -- Upaya Dinas Kesehatan (Dinkes) Polewali Mandar dalam mengatasi persoalan gizi buruk dengan berbagai cara termasuk dukungan anggaran. Walaupun masih sedikit tetapi tahun ini Dinkes menganggarkan Rp290 juta untuk penanganan gizi buruk. Anggaran ini hanya untuk pengadaan makanan pendampin air susu ibu (MP ASI) dan asupan gizi bagi penerita gizi buruk. Hal ini diungkapkan koordinator Gizi Dinkes Polewali Mandar, Mudrah, Selasa 26 Juni kemarin. "Sebagian sudah didistribusi kepada penderita. Khusus, untuk penderita gizi kurang juga tetap akan diberikan, akan tetapi akan dilihat tingkat keparahannya karena tidak semua bisa diakomodir," jelas Mudrah. Menurutnya penderita gizi buruk yang ada di Polewali Mandar meningkat. Sebelumnya tersisa hanya 93 orang kini bertambah menjadi 118 orang. Penambahan penderita gizi buruk sebanyak 25 orang tersebut ditemukan setelah Dinkes Polewali Mandar turun melakukan penimbangan dan pendataan dari rumah ke rumah. Pendataan dari rumah ke rumah tersebut dilakukan karena selama ini masih banyak orang tua yang tidak pernah melakukan penimbangan terhadap anaknya. Dari hasil penimbangan yang dilakukan dari rumah ke rumah, selain masih ditemukan kasus gizi buruk, juga masih banyak kasus gizi kurang yang

RADAR/AMRI MAKKARUBA

GIZI BURUK. Dua orang bocah, Syahril dan Syahrul yang menderita gizi buruk saat dirawat di RSUD Polewali beberapa bulan lalu. Kedua anak ini masuk dalam interpensi pemantauan Dinkes Polman dalam penanganan gizi buruk.

jumlahnya mencapai 1000 orang. Mudrah menyebutkan dari 118 penderita, untuk kasus lama sebanyak 93 orag sebagian sduah diintervensi dan beberapa diantaranya sudah sembuh. Sementara untuk penderita gizi kurang juga tetap akan dilakukan intervesi karena jika dibiarkan bisa mengarah pada gizi buruk. "Untuk kasus gizi buruk dilakukan penanganan secara terpadu dari lintas

RADAR SULBAR Rabu, 27 Juni 2012

sektor, karena gizi buruk yang diderita oleh anak terjadi karena asupan gizi kurang, dan kami telah memberikan asupan gizi dan makanan tambahan. Hanya saja, tidak bisa tuntas karena para orang tua tidak mampu memberikan asupan gizi kepada anaknya yang menderita gizi buruk sehingga butuh penanganan linta sektoral," terang Mudrah. (*)

POLEWALI -- Pencatutan nama pejabat dengan alasan permintaan bantuan kembali terjadi di masyarakat. Kali ini, pencatutan nama Kadistanak Polmn, Basir Halim. Kadistanak, Basir Halim, Selasa, 26 Juni menyampaikan, beberapa kelompok tani ternak melaporkan telah dimintai uang oleh seseorang untuk ditransfer kepada orang yang mengaku atas nama dirinya, dengan alasan untuk diberikan bantuan ternak. Beberapa yang telah dimintai uang antara lain kelompok tani ternak Galung Lombok, Kurma, Limboro, dan Tadassura. "Kelompok tani Tandassura bahkan telah tertipu karena telah melakukan transfer senilai Rp1,5 juta ke rekening orang yang mengatasnamakan saya. Dan setelah dilakukan pengecekan oleh staf kami, nomor rekening tersebut diduga nomor rekening Jakarta," sebut Basir. Untuk itulah, lanjut Basir, diharapkan kepada semua kelompok tani ternak yang telah mendapatkan rekomendasi dari Distanak untuk mendapatkan bantuan ternak tidak mudah percaya jika ada seseorang yang menelpon meminta uang dan menjanjikan sesuatu, karena baik dirnya ataupun staf Distanak lainnya tidak pernah meminta uang kepada kelompok tani ternak untuk pemberian bantuan. "Kalau ada seperti itu, silakan kros cek dulu ke Distanak, jangan langsung percaya begitu saja, karena itu adalah penipuan yang dilakukan orang tak bertanggung jawab," tandas Basir. (afr/mkb)

Awal Juli Pilkades Digelar

Kuat & Ekonomis Tidak Panas Tidak Berisik Nyaman & Aman digunakan Atap Djabesmen telah digunakan di Indonesia lebih dari 40 tahun. Atap Djabesmen tahan terhadap segala cuaca. Sangat cocok untuk iklim daerah tropis dan pesisir pantai. Sudah diekspor ke berbagai negara. Atap Djabesmen diproduksi dengan kualitas yang sesua Standar Nasional Indonesia (SNI). Kini tersedia dalam berbagai bentuk yang menarik. Silahkan hubungi di toko-toko bangunan yang terdekat

PT. Djabesmen Jl. Suryo Pranoto 28 - Jakarta 10130 Telp. (021) 632 1818; Fax. (021) 632 5649 www.djabesmen.co.id Email : marketing@djabesmen.co.id Mega Pacific - (0411) 317397 - Makassar TK. Surya - (0411) 442635/36 - Makassar

Eksekutif

No. 03 - 2050 - 2006 No. 03 - 1027 - 2006

POLEWALI -- Pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) pada tiga desa direncanakan awal bulan Juli tepatnya antara tanggal 8 hingga 13 Juli. Tiga desa yang akan menggelar pilakdes yaitu Desa Tamangalle Kecamatan Balanipa, Desa Karama, Kecamatan Tinambung dan Desa Tapua, Kecamatan Matangnga. Kepala BPMPD Polewali Mandar, Andi Parial Patayangi, penetapan pelaksanaan pilkades dari panitia desa belum ada diterima oleh panitia kabupaten. Hanya saja, panitia kabupaten telah merencanakan pelaksanaannya 8-13 Juli mendatang. "Untuk kebutuhan logistik, yakni surat panggilan sudah siap, sementara surat suara saat ini juga sedang dicetak," kata Andi Parial. Untuk pelaksanaan pilkades, diharapkan kepada masyarakat untuk bisa menjaga keamanaan dan turut mendukung pelaksanaan pilkades. Apalagi semua balon kades dari tiga desa tersebut semua diakomodir, kecuali untuk salah satu balon kades di Tamangalle yang memang digugurkan karena balon kades yang ikut sebanyak enam orang, sedangkan balon kades yang diperbolehkan ikut hanya lima orang.

Karama Pemaparan Visi Misi Sementara itu Pilkades di Karama Kecamatan Tinambung rencananya akan digelar, Senin 9 Juli mendatang diikuti empat calon yakni Zainuddin, Abd Azis, Baharuddin dan Ahmad Maddanrang. Keempat calon kades ini mengikuti pemaparan visi misi yang dilakukan di Balai Kantor Desa Karama, Selasa 26 Juni kemarin. Menurut Camat Tinambung, M Saleh Rahim, pemaparan visi misi ini bagaikan debat kandidat di Pemilukada. Karena setiap calon kades selain memaparkan visi misinya juga menjawab pertanyaan dari panelis. Keempatnya menjawab pertanyaan penelis dengan baik dan lancar. "Suasana pemaparan visi misi berjalan dengan penuh semangat kebersamaan, kekeluargaan serta Insya Allah Pilkades Karama berlangsung aman dan lancar," ujar Saleh Rahim ketika dihubungi, Selasa kemarin. Menrutnya seluruh tokoh masyarakat menghadiri dan memberi semangat kepada seluruh kandidat. Kegiatan pemaparan visi misi ini dipimpin camat dan didampingi Sekcam, para Kepala Seksi dan Kades, BPD Karama, Panitia Pilkades, dan para Kadus. (afr/mkb)

Rubrik Khusus Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar

RADAR/AMRI MAKKARUBA

RADAR/AMRI MAKKARUBA

BATU PERTAMA. Wakil Bupati Polman, Nadjamuddin Ibrahim meletakkan batu pertama pembangunan USB SMKN 2 Polewali di Kompleks TK/SD Bertaraf Internasional di Kelurahan Darma Kecamatan Polewali, Selasa 26 Juni 2012.

SPM. Sekkab Polewali Mandar, M Natsir Rahmat didampingi Kabag Ortala, I Negah Tri Sumadana dan pemateri sosialisasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Hotel Lilianto, Selasa, 26 Juni 2012.


POLANDIA-UKRAINA

PIALA EROPA 2012

RADAR SULBAR

RABU 27JUNI 2012

9

Kami TIDAK TAKUT Siapapun! GDANSK – Jika sebelumnya Mesut Özil optimistis terhadap kans Jerman mengalahkan skuad Italia. Kini gantian kubu Gli Azzurri yang diwakilkan Riccardo Montolivo mengungkapkan bahwa timnya tidak tidak takut dengan tiga negara tersisa di Euro 2012. Anak asuh Cesare Prandeli berhasil melangkah ke semifinal usai menghempaskan anak asuh Roy Hodgson melalui babak adu

penalti (4-2). Mereka kemudian akan menghadapi Jerman yang telah lebih dulu memastikan diri lolos usai menggulung Yunani 4-2. “Sejauh ini kami telah bermain baik di semua pertandingan. Sekarang kami akan menghadapi Jerman. Mereka mungkin merupakan tim terbaik bersama Spanyol, tapi kami siap menantang mereka,” ucap pemain yang berposisi sebagai gelandang tersebut. “Kami tidak

Jelang Spanyol vs Portugal

Cesc Fabregas: Portugal

DONETSK - Pemain Timnas Spanyol, Cesc Fabregas, mengungkapkan bahwa Portugal adalah lawan yang cukup tangguh dan patut diwaspadai. Salah satunya adalah, mewaspadai sosok Cristiano Ronaldo dan Luis Nani. Spanyol sukses mengalahkan Prancis dengan skor 2-0 pada banyak perempatfinal. Kini, mereka akan menghadapi lawan yang sama sulitnya, yaitu Portugal pada 28 Juni mendatang. Jelang laga tersebut Fabregas me-

Misi Jerman Tuntaskan Dendam

takut siapapun!” tegas Montolivo, seperti dilansir Setanta Sports, Selasa (26/6/2012). Jerman merupakan tim favorit pada Euro kali ini, dengan mencatatkan hasil sempurna pada babak penyisihan Grup. Namun jika melihat statistik, tim asuhan Joachim Low tersebut belum pernah menang melawan Italia. Terakhir pada Piala Dunia 2006 lalu, Jerman takluk 2-0 atas Italia di hadapan publiknya sendiri. (net)

Cukup Tangguh

minta rekan-rekannya untuk terus waspada, pasalnya ia menilai Ronaldo dkk akan menerapkan taktik yang berbeda nantinya. Bahkan, Cesc mengatakan bila dirinya menjadi pelatih Portugal, maka ia akan memakai strategi serangan balik. "Jika saya menjadi pelatih Portugal saya akan memainkan strategi serangan balik. Hal itu membuat mereka sangat berbahaya. Akan tetapi tentu saja kami akan bertahan dengan baik dan pertandingan nanti akan berlangsung sangat menarik," ujar

Fabregas kepada Marca, Selasa, 26 Juni 2012 “Saya merasa Portugal akan menerapkan sistem permainan yang berbeda nantinya. Kekuatan mereka sendiri terletak pada Nani dan Cristiano Ronaldo,” imbuhnya. “Namun, mereka juga memiliki pemain-pemain seperti Moutinho dan Meireles yang bisa menguasai bola dengan sangat baik. Selain itu mereka juga punya Veloso yang bisa mengejutkan tim kami dengan banyak cara,” pungkasnya. (net)

Philipp Lahm

GDANSK – Tim muda Jerman dapat mencapai sesuatu yang tidak dapat diraih oleh pendahulunya, yaitu mengalahkan tim nasional Italia pada turnamen besar. Namun, melawan Italia nanti memunculkan skeptis masyarakat Jerman, mampukah Der Panzer menuntaskan dendam? Italia selalu menjadi kutukan menyeramkan bagi Jerman. Mencoba flash back Piala Dunia enam tahun silam, di mana saat itu Alessandro Del Piero cs, berhasil memupuskan mimpi Michael Ballack dkk mengangkat supremasi sepakbola tertinggi di hadapan rakyat Jerman. Menilik hasil tersebut, kapten Die Nationalmannschaft Philipp Lahm mengatakan bahwa ia dan timnya tidak peduli dengan statistik. Bahkan pelatih kiper Andreas Koepke yakin Jerman sekarang mampu membalas kekalahan. “Tentu kami mengingat pertandingan sebelumnya, kami juga masih mengingat pertandingan 2006 silam. Tapi itu masa lalu dan mereka tidak akan memperhitungkannya sekarang,” kata Koepke. “Italia memainkan turnamen dengan sangat baik dan mereka memiliki tim yang sangat baik. Tidak ada yang menyangka bahwa mereka berhasil hingga fase ini. Mereka tampil menyerang, mereka bahkan memenangkan gelar setiap kali mereka terlibat skandal,” tandasnya, seperti dilansir Calgary Herald, Rabu (26/6/2012). (net)


10

Kesehatan

RADAR SULBAR Rabu, 27 Juni 2012

Kurang Vitamin D Bikin Lansia Tambah Gemuk KEKURANGAN vitamin D identik dengan penyakit atau gangguan pada tulang dan gigi. Namun sebuah studi menemukan bahwa kekurangan vitamin D juga berdampak pada berat badan seseorang, terutama bagi wanita berusia lanjut. Wanita yang usianya lebih tua cenderung memiliki berat badan lebih banyak daripada wanita seumuran yang cukup mengonsumsi vitamin D. Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Women's Health tersebut mengamati lebih dari 4.600 wanita

berusia 65 tahun ke atas selama sekitar 4 tahun. Hasilnya peneliti menemukan bahwa wanita yang kadar vitamin D di dalam darahnya rendah memiliki berat badan satu kilogram lebih banyak daripada wanita yang kadar vitamin D-nya memadai. "Ini merupakan salah satu studi pertama yang menunjukkan bahwa wanita dengan kadar vitamin D yang rendah dalam tubuhnya lebih gemuk daripada yang tidak, meskipun bedanya hanya satu kilogram namun dari waktu ke

waktu beratnya bisa saja bertambah," ujar Dr. Erin LeBlanc, seorang pakar endokrinologi dan peneliti studi ini dari Kaiser Permanente Center for Health Research di Portland, Oregon. Seringkali disebut "vitamin matahari", vitamin D mampu membantu mempertahankan kekuatan tulang dan otot Anda serta menjaga sistem saraf pusat. Namun jika Anda mengonsumsi vitamin ini terlalu banyak maka vitamin ini akan menjadi racun bagi tubuh Anda, menyebabkan

mual, muntah dan hilangnya selera makan. Meskipun sinar matahari merupakan sumber utamanya, vitamin D juga bisa ditemukan pada produk susu, lemak ikan dan bahan makanan yang diperkaya vitamin D seperti sereal dan jus. Namun meski mengonsumsi segala jenis sumber vitamin D tersebut, penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa wanita, terutama yang berusia lanjut, belumlah mendapatkan asupan yang cukup. Dalam studi ini, peneliti

menemukan hampir 80 persen partisipan memiliki kadar vitamin yang tidak mencukupi dalam tubuhnya. Karena sumber utama vitamin ini adalah sinar matahari, peneliti menyatakan bahwa wanita yang kekurangan vitamin D dalam studi ini mungkin tidak menghabiskan banyak waktu di luar ruangan dan memiliki pola makan yang buruk. LeBlanc juga menambahkan bahwa studi ini dilakukan pada wanita lansia yang sebagian besar mencoba untuk menurunkan berat badannya, meskipun

beberapa diantaranya mengalami penurunan berat badan sebagai bagian dari proses penuaan alami. Sekitar 60 persen partisipan tetap berada pada berat badan normal sepanjang studi, sedangkan 27 persen partisipan kehilangan lebih dari 5 persen berat badannya dan sebaliknya 12 persen partisipan mengalami penambahan berat badan lebih dari 5 persen berat badannya. "Studi kami hanya menunjukkan kaitan antara ketidakcukupan kadar vitamin D dalam tubuh dan

penambahan berat badan, oleh karena itu kami membutuhkan penelitian lebih lanjut sebelum kami bisa merekomendasikan suplemen-suplemen yang tepat untuk menjaga stabilitas berat badan seseorang," lanjut LeBlanc seperti dilansir dari CNN, Selasa (26/6/2012). "Karena terlalu banyak rekomendasi yang berlawanan terkait konsumsi vitamin D untuk berbagai jenis keperluan, maka akan lebih baik jika pasien mendapatkan saran dari dokter pribadinya."(net)

PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI BARAT DINAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN Jln. Pattana Endeng Rangas Mamuju

SELAMAT DAN SUKSES KEPADA: 1. Ir. Supryatno, MM., MMA (Kabid. Pertanian Tanaman Pangan) 2.Abdul Thalib, STp., MMA (Kabid. Hortikultura) 3.Hamzah, SP., MMA (Kabid Sarana Pertanian P2HP) 4.Abd. Rauf, SP., MMA (Ka. UPTD Pemb. Ternak dan HMT) 5.Samsul Ma’arif, SP., MMA (Ka. UPTD BPTPH) 6.Sosana Mutiara, SPt., MMA (Kasi Keswan dan Kesmavet)

7. Rahmawati, SPt., MMA (Kasi Pengembangan Peternakan) 8. Ritje Rombe, SPt., MMA (Kasi Produksi dan Perbibitan Peternakan) 9. Subakir, S.Sos., MMA (Kasubag Umum dan Kepegawaian) 10. Mariana Inna, SP., MMA (Kasi Kelembagaan Petani) 11. Sahida, SPt., MMA (Kasi P2HP)

12. Lukman, SP., MMA (Kasi Perbenihan Pada UPTD) 13. Makbul, SPt., MMA (Kasi Keswan UPTD) 14. Andi Tenriola, SP., MMA (Kasi Pada UPTD) 15. Hasanuddin, SPt., MMA (Staf DISTANAK) 16. Puspawati, SP., MMA (Staf DISTANAK)

17. Hj. Hajarani, SP., MMA (Staf DISTANAK) 18. Muh. Nizar, SP., MMA (Staf DISTANAK) 19. Sapang Tangi Lume, SP., MMA (Kabid Perkebunan DISBUN Kab Mamuju Utara) 20. Nurmiati T, SP., MMA (Kasi Pada BAKORLUH) 21. Ir. H. Tri Susanto, MMA (Bapeluh Kab. Mamuju) 22. I Wayan Suma Ardana, SP., MMA (Dosen Tomakaka)

Atas penyelesaian Study dan Wisuda Pada Program Pasca Sarjana (PPS) Program Magister Manajemen Agribisnis (MMA) di Universitas Islam Kadiri Jawa Timur pada Tanggal 23 Juni 2012, semoga ilmu yang diperoleh dapat dijadikan sebagai motivasi untuk berkarya dalam pembangunan Provinsi Sulawesi Barat. Terimakasih Atas Bimbingan, Penulisan Ilmiah dan Penelitian serta Ujian Tesis, kepada: 1. Prof. Dr. Ir. H. Zaenal Sanini, Msi (Direktur PPS UNISKA dan Guru Besar UNISKA) 2. Prof. Dr. Ir. Sumardji, MS (Dosen PPS UNISKA) 3. Dr. Ir. Susanto, Msi (Dosen PPS UNISKA)

KEPALA DINAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN, Ttd

Ir. H. MUHAMMAD ABDUH, MM., MMA

Rubrik ini Dipersembahkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat

Waspada Penyakit Leptospirosis OLEH : Fadliati, SKM LEPTOSPIROSIS termasuk kelompok penyakit Zoonosis, yaitu jenis penyakit yang bersumber dari hewan yang bisa menjangkiti manusia. Penyebabnya adalah bakteri Leptospirosis, bakteri yang berbentuk Panjang dan Spiral, yang hidup dan berkembang biak di tubuh hewan. Hewan- hewan yang menjadi sumber penularan ialah rodent (tikus), babi, sapi, kambing, domba, kuda, anjing, kucing, serangga, burung, insektivora (landak, kelelawar, tupai). Jenis bakteri Laptospirosis yang

paling berbahaya bagi manusia adalah yang berasal dari tikus. Leptospirosis ditularkan melalui kontak dengan air, lumpur, tanaman yang telah dicemari oleh air seni dari hewan penular yang mengandung bakteri Leptopirosis. Pada kasus-kasus awal mungkin, tidak dapat dideteksi ada leptopirosis karena penyakit ini tidak lazim dan sering dikira penyakit kuning. Padahal, jika terlambat diobati, penyakit ini bisa merusak organ-organ seperti ginjal, hati dan otak. Oleh karena itu, cegahlah sendini mungkin dan waspadai gejala yang timbul. Gejalanya seperti demam tinggi, menggigil, sakit kepala, lesu/lemah,

muntah, konjungtivitis (radang mata), rasa nyeri otot betis dan punggung. Gejalagejala diatas akan tampak antara 4 hingga 9 hari. Leptospirosis ini juga penyakit endemik, seperti demam berdarah. Namun skalanya masih lebih rendah dibandingkan DBD. Leptospirosis perlu menjadi perhatian pada saat banjir sebab air menjadi “kendaraan” yang efektif untuk menyebarkan bakteri leptospira. Selain air banjir, lumpur, sampah, sayuran mentah dan buah, sangat mungkin terkontaminasi urine hewan yang mengandung leptospira dengan demikian sangat dianjurkan agar orang sering-

sering mencuci tangan terutama sebelum makan. Bakteri leptospirosis dapat tahan hidup di air selama berminggu-minggu hingga bulanan, Namun jika air yang terkontaminasi dimasak hingga mendidih, bakteri ini langsung mati. Cairan pembersih lantai yang mengandung desinfektan sudah cukup efektif membunuh bakteri Leptospira. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan menjadi langkah klasik menghindari kontaminasi bakteri leptopirosis. Tikus – tikus yang berkeliaran dilingkungan rumah sebaiknya diberantas hingga kesarang-sarangnya. Perlu diingat juga bahwa ke-

masan makanan dan minuman yang berasal dari gudang, sebelum dipajang dan dijual ditoko dapat saja terkontaminasi urine hewan yang mengandung bekteri leptopirosis. Maka tak ada salahnya setiap kali membeli minuman kaleng atau botol misalnya, sebaiknya kaleng dan botol itu dicuci dengan sabun dahulu sebelum meminumnya langsung. Kemungkinan lainnya, urine hewan juga bisa saja mengontaminasi beras atau gula yang dikemas dalam karung goni. Selain lingkungan rumah, seseorang yang banyak beraktifitas dilingkungan peternakan juga harus waspada akan

Bakteri Leptospirosis

kemungkinan terjangkit penyakit ini melalui urine hewan ternak. Seseorang juga mungkin saja terkontaminasi saat beraktivitas luar ruang seperti berkemah atau berolahraga di alam terbuka, mis-

alnya disekitar sungai. Dengan demikian, memang tak ada salahnya kembali ke nasehat klasik “ jagalah kebersihan diri “ dengan melakukan perilaku hidup bersih dan sehat. (*)


Pendidikan 11

RADAR SULBAR Rabu, 27 Juni 2012

H.Agus Ambo Djiwa

H.Muhammad Saal

Bupati Matra

H. M. Natsir

H.Abdul Wahid

Wakil Bupati Matra

Sekretaris

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Matra

Iklan Layanan Ini Dipersembahkan Oleh Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kab. Matra

Puluhan Anak di Landi Terancama Putus Sekolah REPORTER : KADIR TANNIEWA EDITOR : AMRI MAKKARUBA

POLEWALI -- Sejumlah anak usia sekolah di Dusun Landi Pokki Desa Baru Kecamatan Luyo kembali terancam putus sekolah. Ditempat ini belum difasilitasi sarana pendidikan. Sementara jarak antara tempat tinggal warga Landi ke sekolah mencapai tiga hingga em-

pat kilometer. Kepala Dusun Landi, Yusuf menilai jarak tersebut sangat jauh bagi anak usia SD, sehingga menjadi alasan utama bagi mereka enggan sekolah. Umumnya mereka masuk sekolah setelah berusia sembilan hingga sepuluh tahun karena dibawah usia tersebut secara fisik belum mampu berjalan kaki sejauh empat kilometer. Sehingga saat ini terdapat belasan anak usia tujuh dan

POPDA VI Sulbar 2012 MAMUJU -- Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) merupakan wahana kompetisi pembinaan olahraga pelajar sekaligus pencarian bibit olaragawan berprestasi. Dalam POPDA IV yang diselenggarakan mulai 18-24 Juni, dengan mempertandingkan delapan cabang olahraga (cabor), masing-masing: Sepak Bola, Sepak Takraw, Voly ball, Tennis Meja, Tennis Lapangan, Bulutangkis, Basket, dan Pencak Silat, Kabupaten Mamuju meraih juara umum dengan mengerahkan 107 atlit. Kabid Pemuda dan Olahraga Disdikpora Mamuju, Rahmat Syam, mengungkapkan, target tersebut dapat diraih berkat kerjasama yang baik dan pembinaan yang menyeluruh dan mer-

delapan tahun terancam tidak sekolah. Yusuf berharap adanya perhatian Pemkab Polman untuk memikirkan nasib warga Landi demi keberlanjutan pendidikan anak mereka. Menurut Yusuf, saat ini terdapat sebanyak 60 murid asal Landi mengenyam pendidikan SD dan menyebar ditiga sekolah dengan jarak yang sama. Diantaranya SDN

018 Bonra dan SDN Puccadi masing-masing di Desa Mapilli Barat. Belasan anak juga sekolah di SDN 038 Pangesoran Desa Gettungan Kecamatan Campalagian. Solusi yang sangat diharapkan warga Landi Pokki adalah pengadaan kelas jauh di daerahnya. Sebab pengadaan fasilitas pendidikan tersebut akan sangat menolong mereka dari penderitaan yang me-

ingkatkan infrastruktur olahraga pada setiap jenjang pendidikan dan masyarakat. Dan yang terakhir adalah meningkatkan pembinaan manajemen peningkatan mutuh guru olahgara, dan organisasi kepemudaan dan keolahragaan. Untuk meningkatkan prestasi olahraga, Rahmat mengharapkan semua pihak turut serta bepatisipasi dan memberikan dukungan. Karena prestasi olahraga bisa dicapai hanya dengan kerja keras dibarengi dengan hati yang tulus. "Sang juara tidak datang secara tiba-tiba, melainkan adanya pelatih dan pembina yang tulus di lapangan untuk meraih sang juara tersebut," tutur Rahmat. (**)

"Solusi terbaik untuk mereka seharusnya dipikirkan pengadaan bus sekolah jenis mini bus khusus untuk warga Landi. Sebab memang saat ini mereka sangat membutuhkan fasilitas transpor ke sekolah," jelas Bebas. Ditambahkan, bantuan bus sekolah yang ada saat ini terfokus untuk jalur poros Luyo sehingga tidak dapat melayani warga Landi. (*)

Ponpes AL Wasilah Ikut Perkemanan Santri Nusantara

Mamuju Juara Umum

ata sesuai visi misi Bidang Pemuda dan Olahraga. Ia menegaskan, dalam melakukan pembinaan visi utama yang menjadi penekanan adalah terwujudnya generasi muda yang cerdas, terampil, berprestasi dalam bidang kepemudaan dan keolahragaan, menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, kompetitif, dan bertanggung jawab. Sedangkan misinya, kata Rahmat, diantaranya mengembangkan potensi, kreatifitas, peningkatkan peran serta kepemudaan, membentuk pemuda yang memiliki jiwa kewira usahaan, membuka akses kompetisi dan mengitegrasikan olahraga dengan pendidikan. Tidak itu saja, sambung Rahmat, pihaknya juga terus mengembangkan dan men-

nepuh jarak jauh dengan berjalan kaki setiap hari. Alternatif lain yang sangat dirindukan warga Landi adalah pengadaan bus sekolah untuk mengantarkan anak-anak mereka ke sekolah. Camat Luyo, Bebas Manggazali membenarkan keluhan tersebut. Ia mengaku prihatin melihat kondisi anak usia SD itu yang harus berjalan kaki dibawah terik matahari.

Majene. "Satu kepercayaan yang diberikan kepada kami mewakili Sulbar diajang perkemahan santri nusantara di Bumi Perkemahan Raja Ali Kelana Batam. Sebenarnya kami tidak menduga Kemenag Sulbar menunjuk Al Wasilah sebagai wakil Sulbar bersama Ponpes Baruga Majene. Sehingga kami terus mempersiapkan diri menghadapai perkemahan ini," tandas Suardi. Sementara itu, Kasi Pendidikan Diniyah dan Ponpes Kemenag Sulbar, M Sahlan mengatakan sangat wajar jika Al Wasila Lemo yang menjadi wakil Sulbar dalam ajang tersebut karena Al Wasilah menjadi juara umum jambore santri di Mamuju tahun lalu. Sedangkan Ponpes Baruga Majene sebagai juara dua. Sehingga pihaknya menunjuk kedua Ponpes ini mewakili Sulbar di Batam Kepri. (mkb)

POLEWALI -- Sejumlah santri Pondok Pesanteren (Ponpes) Al Wasilah Lemo Desa Kuajang Kecamatan Binuang akan mengikuti perkemahan santri nusantara 2012 di Kota Batam Kepulauan Riau. Dalam rangaka perkemahan santri nusantara yang akan berlangsung 2 hingga 8 Juli mendatang, Ponpes Al Wasilah mempersiapkan diri ikut dalam kegiatan nasional ini. Pimpinan Ponpes Al Wasilah, Suardi Cammana, mengatakan saat ini santrinya telah melakukan latihan kepramukaan sebagai bekal dalam perkemahan santri nusantara. Menurutnya selain santri dari Al Wasilah yang mengikuti kegiatan ini, juga ada santri dari Ponpes Baruga Majene karena utusan Sulbar ke perkemahan santri nusantara memang diwakili dua Ponpes yakin Al Wasilah dan Baruga

Prestasi Mamuju Pada

POPDA IV Sulbar - Juara II Sepak Bola - Juara I Volly Ball Putra - Juara I Basket Ball - Juara I Bulutangkis - Juara I Tennis Lapangan - Juara III Tenis Meja - Juara I Sepak Takraw - Juara I Pencak Silat

Merasa Terancam, Mahasiswa Stikes Fatimah Pindah POLEWALI -- Sebanyak 21 orang mahasiswi Stikes Fatimah Kabupaten Mamuju yang melakukan Praktek Klinik Kebidanan Fisikologi (PKKF) di RS Massenga Polewali, memilih pindah dari rumah kontrakan, Selasa 26 Juni kemarin. Keputusan tersebut mereka lakukan karena merasa tidak aman dari gangguan oknum pemuda disekira Jalan Kemakmuran Polewali "Beberapa pemuda sering kepergok ngintip saat kami sedang mandi di kamar mandi. Bahkan Senin petang kemarin sekira pukul 01.00 wita dini hari, kami didatangi sekelompok pemuda meminta agar kami segera pindah dari tempat itu," keluh Mariani, Koordinator mahasiswa PKKF Stikes Fatimah Mamuju. Mariani mengungkapkan kehadiran tujuh oknum pemuda di rumah kontrakan yang baru sepekan ditinggali itu membuat mereka semakin tidak aman. Tindakan oknum pemuda yang datang menggedor pintu saat tengah malam lalu

mengintimidasi mereka dinilai merupakan sikap yang tidak wajar serta mengancam keselamatan mahasiswi yang sedang menuntut ilmu. Ia menduga, kedatangan sekelompok pemuda dirumah tersebut karena merasa tidak senang setelah perbuatan yang meresahkan seluruh penghuni kos dilaporkan ke polisi untuk mendapatkan pengamanan. Namun tindakan mahasiswi tersebut justru memicu protes sekelompok pemuda dan mengintimidasi mereka agar segera pindah walupun masih harus bertugas hingga 14 Juli mendatang. Meskipun tempat tinggal kami belum jelas namun kami terpaska pindah dan berupaya cari tempat lain yang aman. Semua itu kami lakukan demi keselamatan dan keberlanjutan tugas kami. Apalagi terkadang kami bertugas dinas malam sehingga dalam kondisi demikian membuat kami semakin tidak aman," papar Mariani, Selasa kemarin. (k2/mkb)

RADAR/AMRI MAKKARUBA

BATU PERTAMA. Kadisdikpora, Arifuddin Toppo, melakukan peletakan batu pertama pembangunan SMKN 2 Polewali di Kompleks TK/SD Bertaraf Internasional di Kelurahan Darma, Selasa 26 Juni 2012.

RADAR/AMRI MAKKARUBA

USB. Bangunan unit sekolah baru SMAN 4 Polewali di Kompleks TK/SD Bertaraf Internasional di Kelurahan Darma sementara dibagun. Tambahan dua sekolah baru ini diharapkan dapat menampung siswa lulusan SLTP.

Polman Dapat Bantuan 17 RKB

PENGOBATAN MATA PAKISTAN TANPA OPERASI Ahli Pengobatan Mata dan Ambeyen Tanpa Operasi Ditangani langsung Tabib KHAN keturunan dari Pakistan. KHAN seorang ahli Pengobatan Alternatif penyakit mata , ambeyen lemah syahwat dan berbagai penyakit lainnya. KHAN yang asli Pakistan sudah berpengalaman lebih dari 22 tahun memiliki keahlian menyembuhkan penyakit mata tanpa operasi. Seperti Mata Min, Plus, Rabun, Merah, Berair, Glukoma, Katarak, Silinder. Ilmu pengobatan tersebut diperoleh leluhurnya dari Pakistan. Dengan keahlian yang jarang dimiliki orang banyak, kini telah membuka Klinik Mata Pakistan di Mamuju dan Wonomulyo dengan pengalaman puluhan tahun tersebut, KHAN telah berhasil menyembuhkan puluhan ribu pasien keluhan mata, diantaranya glaucoma, katarak, radang kornea, iritasi mata minus, cylindris, plus, retinitis, syaraf mata rendah, serta lainnya. KHAN juga mengobati penyakit Ambeyen baru atau lama tanpa operasi, lemah syahwat, kencing manis, stroke, persendian tulang, Tumor, Kanker, Kista, Mioma, Gondok, Gondok Beracun, Hepatitis, Ginjal Lever, Malaria, Sesak Nafas, Asam Urat, Rematik, Impoten, Kolesterol, Paru-paru, Kewanitaan dengan harga terjangkau. Metode yang digunakan dengan menggunakan ramuan herbal murni dari Pakistan dan tumbuh-tumbuhan dari Indonesia tanpa menggunakan obat-obatan kimia sehingga tanpa efek samping.

Alamat : Wonomulyo

Alamat : Mamuju

Jl. Jend.Sudirman No.55 (Dekat Kantor PU/Lampu Merah) Wonomulyo Polewali Mandar Buka setiap tanggal 01-15 Pukul 08.00 – 20-00 Wita Khan Hp: 085 397 082 333

Jl. Sultan Hasanuddin No. 88 (di Rental Mobil SILVI) Mamuju Buka setiap tanggal 16-30 Pukul 08.00 – 20-00 Wita Hp: 085 242 219 895

SMKN 2 dan SMAN 4 Polewali Dibangun POLEWALI -- Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) kembali bertambah di Polewali Mandar setelah Pemkab Polewali Mandar membangun dua unit sekolah baru (USB) secara bersamaan di Kompleks TK/SD Bertaraf Internasional di Kelurahan Darma Kecamatan Polewali. Dua sekolah yang didirikan yakni SMKN 2 Polewali dan SMAN 4 Polewali ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wakil Bupati Polewali Mandar, Nadjamuddin Ibrahim, Selasa 26 Juni kemarin. "Semoga dengan pembangunan dua USB ini akan dapat mengatasi berbagai persoalan pendidikan terkait keterbatasan sarana pendidikan, yang pada akhirnya juga akan berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan di Polewali Mandar," kata Nadjamuddin. Ia juga menyampaikan, walaupun pemerintah mempunyai tanggung jawab di bidang pendidikan, namun diharapkan swasta dan masyarakat juga ikut berpartisipasi dalam pembangunan bidang

pendidikan, karena persoalan pendidikan merupakan persoaln bangsa dan semua elemen memiliki tanggung jawab moral terhadap hal tersebut sesuai amanah UU Pendidikan. Untuk peningkatan kualitas pendidikan, lanjut Nadjamuddin harus dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia yakni kualitas tenaga pengajar. "Kualitas SDM di Polewali Mandar masa datang akan sangat bergantung dari kualitas para pendidik saat ini. Apalagi, kedepan, persaingan di berbagai bidang semakin kompetitif sehingga sangat diperlukan peningkatan kualitas SDM," sebutnya. Polman dapat Bantuan 17 RKB Polewali Mandar kembali mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat berupa penambahan sebanyak 17 ruang kelas baru (RKB). Terdiri dari 10 RKB untuk SMK Khusnul Khatimah, SMKN 2 Polewali dan SMAN 4 Polewali, empat RKB untuk SMK Muham-

madiyah II, , dua RKB untuk MA Nurma'arif, dan satu RKB untuk SMK Balanipa. Hal tersebut disampaikan Kepala Disdikpora Polewali Mandar, Arifuddin Toppo saat menyampaikan laporan pada peletakan batu pertama SMKN 2 Polewali dan SMAN 4 Polewali. Disebutkan, kondisi tamatan SMP di Polewali Mandar tahun ini mencapai 6.492, sedangkan tamatan SMA mencapai 4523. Dengan demikian terjadi selisih sebanyak 1969 siswa yang terancam tidak tertampung jika tidak ada penambahan RKB dan solusi lain yang bisa menampung siswa yang tamat tahun ini. Disampaikan, untuk siswa SMP rata-rata dapat tertampung, hanya saja ada sekolah tertentu yang jadi favorit sehingga pendaftar membludak. "Selain penambahan RKB, untuk menampung siswa, direncanakan untuk membuka kelas paralel bagi sekolah jika memang sudah tidak ada solusi lain, sehingga bisa meminimalisir siswa yang putus sekolah," tandasnya. (afr/mkb)


12

Radar Majene

Salman akan Gantikan Hadidjah di KPU Majene MAJENE -- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Majene yang kini hanya berjumlah empat orang pasca wafatnya Ketua KPU Majene, Hadidjah Katta. Tetapi dalam waktu dekat ini kekosongan satu anggota KPU Majene akan segera terisi menyusul telah ditetapkannya Salman menjadi pengganti almarhum Hadidjah Katta. KPU Majene saat ini hanya beraggotakan empat orang yakni, Asmanuddin yang juga terpilih menjadi ketua belum ini dan tiga anggota yaitu Surakhmat, Dulhaj Muchtar serta Madjid Ruddin. Penganti Hadidjah Katta yang akan dilantik dengan mekanisme pergantian antar waktu (PAW) yaitu Salman. "Saat ini masih dalam proses administrasi, dan Salman yang masuk mengantikan almarhum ibu Hadidjah, paling lambat awal Juli sudah dilantik," ungkap Madjid Ruddin saat ditemui Selasa kemarin. Salman, kata Madjid, saat seleksi calon anggota KPU Majene lalu menempati urutan ke enam dari lima anggota KPU Majene yang terpilih."Berdasarkan skoring nilai, pak Salman sendiri menempati pada posisi ke enam. Dan tidak lama lagi dia akan dilantik, tinggal menunggu kelengkapan berkasnya saja," tandasnya. (k3/mkb)

12 Peserta Ikut Latihan Menyelam MAJENE -- Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Majene bekerjasama dengan CV Agro Marine Makassar melaksanakan pelatihan selam Dasar Basic Diver di Aula Hotel Takana Juo, Selasa 26 Juni. "Sebenarnya program ini sudah sejak tahun lalu kami rencanakan, hanya baru tahun ini bisa dilaksanakan, untuk pesertanya sebanyak 12 orang, terdiri dari unsur Kepolisian, Syahbandar, Satpol PP, BPBD dan masyarakat umum," ujar Syamsuddin Ahmad, Kepala Dishubkominfo Majene. Menurutnya kegiatan ini bertujuan memberikan bekal keterampilan selam yang sehat dan mengetahui teknik selam maupun resiko dan bahaya pada saat menyelam. Sehingga calon pesertanya ini melalui seleksi, baik dari segi kesehatan fisik maupun mental, sebab kegiatan ini kalau kondisi tidak fit bisa fatal dan membahayakan peserta. Salah seorang instruktur dari pihak Agro Marine, Irwan Sufyan mengatakan, dalam pelatihan selam dasar ini, para peserta harus betul-betul orang yang memiliki kondisi fisik yang prima yang dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter yang menyatakan bahwa yang bersangkutan sehat. Dikatakan, kegiatan latihan selam dasar ini, secara teori dilaksanakan disini, sementara untuk praktek lapangan dilaksanakan di Kolam Renang di Deteng-Deteng dan untuk pelatihan selam laut dilaksanakan di Pantai Dato. "Pantai Dato dijadikan tempat praktek, sebab kami sendiri sudah beberapa kali ke Pantai Dato untuk melakukan survei, meskipun kita akui ada sejumlah terumbu karang yang sudah rusak, jika nanti peserta sudah menguasai tehnik menyelam, terumbu karang yang rusak bisa diperbaiki,� terang Irwan. (mg4/mkb)

Posyandu Minta Dibenahi MAJENE -- Keberadaan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di masyarakat memiliki arti penting dalam meningkatkan kesehatan warga khususnya bayi dibawah lima tahun (Balita). Tetapi menjadi ironi karena beberapa Posyandu di Kabupaten Majene belum dilengkapi fasilitas yang memadai sebagai salah satu tempat pelayanan kesehatan. Seperti di Puskesma Pamboang beberapa posyandu memiliki kekurangan fasilitas sehingga perlu dibenahi. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Majene, dr. Evawaty, mengatakan pengadaan infrastruktur bagi Posyandu hingga kini belum ada. Dinkes hanya menyediakan petugas kesehatan di setiap Posyandu yang ada di Majene, bahkan dilakukan kemitraan dengan warga untuk membantu para petugas kesehatan tersebut. "Kalau pembangunan infrastruktur dari kami tidak ada, namun di beberapa tempat pembangunan Posyandu dilakukan melalui swadaya warga, serta ada program pemberdayaan yang ikut berpartisipasi," terang Evawaty. (mg4/mkb)

EKSEKUTIF

RADAR SULBAR Rabu, 27 Juni 2012

Bagi Bunga Warnai Peringatan HANI REPORTER : JUNIARDI EDITOR : AMRI MAKKARUBA

MAJENE -- Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) di Kabupaten Majene diperingati dengan cara berbeda. Kali ini sejumlah orang yang tergabung dalam organisasi kemahasiswaan, pemuda dan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Majene melakukan aksi damai dengan membagikan bunga kepada pengendara di monumen Perjuangan Majene, Selasa 26 Juni kemarin. Koordinator aksi, Mulyadi, mengatakan aksi bagi bunga ini merupakan salah satu bentuk simbolis yang melambangkan pemberian kasih sayang terhadap orang yang dicintai. Sehingga diharapkan proteksi dini terhadap narkoba dapat dimulai pada keluarga sendiri, sebab dengan saling mengawasi peluang untuk menggunakannarkoba akan semakin sulit. "Kami berharap semua pihak dapat melakukan

reflesi sejenak untuk meyadari bila semua orang beresiko untuk menggunakan narkoba disekitar kita. Sehingga peningkatan pengawasan yang dimulai dari keluarga sendiri akan mengurangi resiko tersebut," ujar Mulyadi, salah seorang mahasiswa Unsulbar ini. Terpisah Ketua BNK Majene, Fahmi Massiara, mengungkapkan ditengah arus perubahan zaman yang kian mengglobal dan membawa aneka perubahan yang dapat mengarah pada dua sisi yang berbeda, yaitu kebaikan dan keburukan. Sehingga jika setiap orang tidak dibentengi dengan nilainilai keagamaan, moral dan etika, niscaya kemungkinan untuk mengadopsi nilai negatif rentang terjadi. "Sosialisasi dari dampak negatif yang ditimbulkan oleh narkoba harus tetap didengungkan, sebab jika tidak kita dan generasi pelanjut akan sangat rentang mengkomsumsi barang haram tersebut," tandasnya. (*)

Traffic Light Segera Diperbaiki MAJENE -- Tidak berfungsinya secara maksimal sejumlah traffic light di Majene membuat masyarakat mengeluhkannya. Tetapi pihak Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Majene, berjanji dalam pekan ini akan memperbaiki traffic laight yang rusak. Kepala Dishubkominfo Majene, Syamsuddin Ahmad, Selasa 26 Juni, mengakui bila masih terdapat dua traffic light di dua tempat yang belum dapat berfungsi dengan normal, sehingga dikuatirkan dapat menyebabkan kecela-

kaan lalulintas. "Kami sudah memesan beberapa alat yang menjadi komponen dari traffic light, namun kami berharap semua pihak dapat bersabar karena semuanya membutuhkan proses," ungkap Syamsuddin. Dijelaskan, sebelumnya dari empat traffic light yang dibangun oleh Dishubkominfo semuanya mengalami kerusakan yang diakibatkan oleh hujan. Namun dua diantaranaya sudah ditangani dan sudah berfungsi kembali, namun untuk yang dua ini sudah ditargetkan akan selesai pada pekan ini. (mg4/mkb)

RADAR/JUNIARDI

BAGI BUNGA. Puluhan orang dari organisasi Kemahasiswaan, Kepemudaan, serta BNN Majene melakukan aksi damai yang disertai dengan pembagian bunga serta menyerukan untuk menjauhi narkoba, Selasa 26 Juni, disekitar Monumen perjuangan Majene.

Saleppa Juara Kapolres Cup MAJENE -- Keseblasan Saleppa Club (Saleppa FC) berhasil menjuarai turnamen Kapolres Cup setelah mengalahkan keseblasan F2C Majene dengan skor 2-1 pada partai puncak yang berlangsung di Stadion Prasamya Majene, Senin 25 Juni lalu. Saat penutupan turnamen ini juga dilakukan pertandingan eksebisi antara keseblasan Pemkab Majene melawan tim Polres Majene yang berkesudahan dengan kemengang tim Polres Majene 5-4 setelah adu pinalti. Penitia Pelaksana, Sahar, menga-

takan setiap tim yang masuk dalam empat besar pada laga ini, mendapatkan trofi dan uang pembinaan dari Polres Majene. Bahkan ada penghargaan bagi pemain yang mencetak gol terbanyak serta pemain terbaik selama turnamen dilaksanakan. "Kami bangga, sebab dari 32 tim sepak bola se-Sulbar yang berlaga dalam turnamen ini, yang masuk dalam partai final semuanya berasal dari Majene. Ini merupakan kemajuan positif bagi persepakbolaan Majene," ungkapnya. (yun/mkb)

SKPD Diminta Rampungkan Data MAJENE -- Sejumlah SKPD di Pemkab Majene diminta segera merampungkan data untuk penyusunan buku Majene dalam angka oleh BPS Majene. Awal Juli 2012 merupakan batas akhir bagi SKPD dalam penyusunan dokumen daerah dalam angka, kecamatan dalam angka, serta Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Majene. Data BPS dan SKPD harus sesuai sehingga dijadwalkan pertemuan antar BPS Majene pertengahan Juli. "Awal

Juli KUA dan PPAS akan di bahas di dewan, kami butuh data ril, kalau perbedaan datanya sangat jauh antara BPS dan SKPD tentunya akan berdampak pada hasil pembahasan nantinya, khususnya lagi dalam perumusan asumsi APBD. Karena dalam undangundang data BPS yang kami jadikan dasar, sebaiknya dilakukan pertemuan kembali untuk mencocokan data," ungkap Darmansyah anggota DPRD Majene dalam rapat sosialisasi indikator ekonomi, Selasa 26 Juni di Ruang Pola

Kantor Bupati Majene. Wakil Bupati Majene, Fahmi Massiara menekankan agar, penyusunan data angka ini, harus sesuai dengan fakta yang ada di lapangan, apalagi menurutnya terkadang ada ketimpangan yang terjadi. Salah satunya kata Fahmi, penetapan Majene sebagai kabupaten yang terbelakang di Sulbar dalam hal pengelolaan birokrasi oleh Menpan. "Kita kan tidak tau apa yang menjadi indikator, sehingga kita jadi yang terbelakang. Jadi data ini harus betul-betul di

perhatikan karena akan jadi penilaian, sekaligus bahan untuk mengambil kebijakan untuk daerah mengacu pada hasil analisis dokumen ini," ucap Fahmi. Menurutnya salah satu poin tinggi yang mendongkrak penilaian Kabupaten Mamasa oleh pusat karena tidak lagi mengguakan sistem manual pada sistem penyusunan laporan. "Sedangkan kita masih menggunakan sistem manual, kelak hal ini harus di kembangkan," paparnya. (k3/mkb)

Rubrik Khusus Pemerintah Kabupaten Majene

RADAR/JUNIARDI

PELATIHAN. Kepala Dishubkominfo, Syamsuddin Ahmad, menyampaikan sambutannya dalam pelatihan selam dasar (Basic Diver) yang dilaksanakan oleh Dishubkominfo bekerjasama dengan CV Agro Marine Makassar di aula Hotel Takana juo, Selasa 26 Juni. Rencananya kegiatan tersebut akan dilaksanakan selama 5 hari.

RADAR/JUNIARDI

MENIMBUN. Kepala Dishubkominfo Majene, Syamsuddin Ahmad, memimpin lansug penimbunan bahu jalan yang terkikis akibat air hujan yang ada di dalam terminal.


Radar Mamasa 13

RADAR SULBAR Rabu, 27 Juni 2012

Kabupaten Mamasa

Visi: Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Mamasa yang Madani Dalam Ikatan Kondosapata Wai Sapalelean

Empat Strategi Pembangunan Kabupaten Mamasa 1. Mewujudkan tata kepemerintahan yang baik/goog governance. 2. Meningkatkan Kesejahteraan masyarakat melalui Pembangunan Berbasis Masyarakat (Gerbang Sismark). 3. Mendorong berkembangnya dunia usaha para pelaku ekonomi. 4. Mengaktualisasikan nilai-nilai agama dan norma budaya dalam kehidupan masyarakat.

Ramlan Badawi

Benhard Buntutiboyong

Bupati Mamasa

Sekkab Mamasa

Pesparawi Nasional X di Kendari

Ramlan Lepas 113 Kontingen Mamasa REPORTER : ANDI SUMARYADI EDITOR : AMRI MAKKARUBA

MAMASA -- Bupati Mamasa, Ramlan Badawi melepas 113 orang kontingen Kabupaten Mamasa yang akan berlaga di Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) tingkat nasional ke-X di Kendari Sulawesi Tenggara. Kontingen Mamasa terdiri dari official yakni pelatih, manager, penata rias dan tim inti. Pelepasan kontingen Pesparawi ini diadakan di Aula Gereja Toraja Mamasa (GTM), Senin 25 Juni. Selain Bupati Mamasa, Ramlan Badawi menghadiri pelepasan kontingen Pesparawi juga

dihadiri Sekkab Mamasa, Bendhard Buntutiboyong dan sejumlah kepala SKPD Mamasa, para pendeta serta tokoh masyarakat. Menurut Ketua Panitia Pesparawi, Arruan Pasau, kegiatan ini merupakan kegiatan ibadah secara rutin setiap tahunnya dihelat. Tetapi tempat pelaksanaannya berpindah-pindah. Tahun ini menjadi tuan rumah Kota Kendari Sultra dan tidak menutup kemungkinan nanti ada daerah di Sulbar jadi tuan rumah. Bupati Mamasa, Ramlan Badawi dalam kesempatan tersebut secara resmi melepasa kontingen Mamasa yang akan berlomba di Persparawi. Ia berharap

Rumuskan RUU Inhan, DPR Kunjungi Negeri Kampiun Sepakbola JAKARTA -- Panitia Kerja (Panja) RUU Industri Pertahanan (Inhan) Komisi I DPR akan melakukan kunjungan kerja ke Brazil dan Spanyol pada 1-7 Juli mendatang. Beberapa kalangan menilai rencana Panja itu hanya menghamburkan uang karena biasanya politis Senayan lebih sering jalan-jalan ketimbang cari bahan RUU. Namun Wakil Ketua Komisi I DPR, Tubagus Hasanudin membeberkan alasan Panja memilih dua negara yang lebih tenar sebagai kampiun sepakbola itu. Menurutnya, Panja Inhan memilih kedua negara itu karena sebagai negara papan tengah ternyata memiliki industri pertahanan yang maju. "Dipilihnya Brazil dan Spanyol sebagai negara tujuan delegasi Komisi I karena dua negara itu terbilang

berpengalaman dan diperhitungkan dunia internasional dalam bidang industri strategis pertahanan," kata TB Hasanuddin di pressroom DPR, gedung Nusantara III, Senayan Jakarta, Selasa (26/6). Di Brazil, sambung politisi PDI Perjuangan itu, agenda kunjungan kerja Panja Inhan antara lain bertemu dengan Menteri Pertahanan Brazil dan sejumlah industri pertahanan yang selama ini sudah bekerjasama dengan Perusahaan Industri Angkatan Darat (PT Pindad) Indonesia. Sedangkan di Spanyol, kata mantan Sekretaris Militer Kepresidenan itu, delegasi Panja Komisi I DPR juga akan menemui Menteri Pertahanan dan mengunjungi sejumlah industri strategis pertahanan di negara yang beribu kota di Madrid itu. (jpnn)

setiap peserta dapat membawa nama baik Kabupaten Mamasa di Kendari nantinya. Ia juga berharap para kontingen dapat menjaga kesehatan agar nantinya tampil maksimal untuk mendulang prestasi diajang ini. Ramlan juga berharap agar kontingen Mamasa dapat memperkenalkan daerah ini kepada warga luar terutama mempromosikan Mamasa sebagai daerah wisata di Sulbar dengan memiliki keanekaragaman budaya dan iklim yang sejuk. Dalam kesempatan ini, Ramlan juga menyerahkan bantuan sebesar Rp10 juta kepada panitia kontingen Pesparawi Mamasa. (*)

RADAR/ANDI SUMARYADI

LEPAS. Bupati Mamasa, Ramlan Badawi bersama Ketua PPGTM, Pendeta Zakariah Sude STh ketika melepas kontingen Pesparawi di Aula GTM Mamasa, Senin 25 Juni 2012.

Gaji Guru Sedot 60 Persen Anggaran Pendidikan 2013 JAKARTA -- Pemerintah dan DPR sudah mulai membahas postur anggaran pendidikan 2013. Dalam pembahasan ini terungkap jika 60 persen dari seluruh anggaran pendidikan itu tersedot untuk gaji guru. Dalam pembahasan yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama Komisi X DPR kemarin (25/6) disebutkan jika pagu indikatif APBN 2013 berjumlah Rp 1.568,662 triliun. Dari seluruh anggaran tersebut, pagu untuk anggaran pendidikan adalah Rp 316,598 triliun (20,12 perse). Nilai ini naik ketimbang tahun lalu yang dipatok Rp 289,957 triliun. Mendikbud Mohammad Nuh mengatakan, dari seluruh anggaran pendidikan tersebut, yang dikelola oleh Kemendikbud seban-

yak Rp 65,650 triliun. Nilai ini naik dibandingkan tahun lalu yang ditentukan sebesar Rp 64,350 triliun. Sementara itu, anggaran pendidikan 2013 yang ditransfer ke daerah mencapai Rp 210,118 triliun. Angka ini naik dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp 186,439 triliun. Dana transfer daerah ini beraneka macam bentuknya. Seperti dana alokasi umum (DAU), dana alokasi khusus (DAK), dana bantuan operasional sekolah (BOS), dan dana otonomi khusus (otsus). Nuh menjelaskan, dari pembagian dana tersebut lantas ditemukan jika anggaran untuk gaji guru mendominasi. Tahun depan sebanyak 60 persen dari seluruh pagu anggaran pendidikan habis untuk gaji guru. "Anggaran guru yang paling besar

dikucurkan melalui transfer daerah," katanya. Artinya anggaran tersebut tidak transit dulu di rekening Kemendikbud. Anggaran gaji guru yang paling besar terdapat dalam pos penganggaran DAU yang mencapai Rp 125,241 triliun. Selanjutnya anggaran gaji guru ini juga tersedot dari penganggaran tunjangan profesi guru (TPG) yang tahun depan ditentukan Rp 43,057 triliun. Pengeluaran untuk TPG paling banyak dikucurkan di provinsi Jatim yaitu sebesar Rp 6,887 triliun untuk 193.884 guru. Kemudian disusul Jateng Rp 6,195 triliun (174.359 guru) dan Jabar Rp 5,975 triliun (168.156 guru). Selain itu TPG di Bali sebesar Rp 961,5 miliar (27.059 guru) dan DIY sebanyak Rp 974,2 miliar (27.421 orang). "Anggaran untuk TPG 2013

memang naik drastis dibandikan anggaran TPG 2012," papar Nuh. Dia menyatakan, tahun 2012 anggaran TPG dipatok Rp 30,559 triliun. Nuh menegaskan, meskipun tahun depan anggaran TPG naik bukan berarti nominal yang diterima guru bakal ikut naik. Dia menyatakan pengucuran TPG untuk guru PNS tetap sebesar gaji pokok yang mereka terima per bulan. Jika dirata-rata setiap guru PNS akan menerima TPG sebesar Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta per bulan. Sedangkan untuk guru non PNS menerima TPG sebesar Rp 1,5 juta per bulan. Mantan rektor ITS itu mengatakan nominal TPG 2013 naik karena jumlah guru bersertifikat juga bertambah sekitar 250 ribu orang. (jpnn)

Rubrik ini Dipersembahkan Oleh

Rubrik ini Dipersembahkan Oleh

Humas Pemkab Mamasa

DPRD Kabupaten Mamasa

RADAR/ANDI SUMARYADI

RADAR/ANDI SUMARYADI

SAMBUTAN. Sekkab Mamasa, Benhard Buntutiboyong menyampaikan sambutan saat semiloka DPRD-PNPM MP di Gedung DPRD Mamasa.

SEMILOKA. Sejumlah kepala SKPD dan staf SKPD mengikuti semiloka DPRD-PNPM MP di Gedung DPRD Mamasa belum lama ini.

RADAR/ANDI SUMARYADI

RADAR/ANDI SUMARYADI

PASAR. Sekretaris Dinas Koperindag Mamasa, Drs. Agussalim diapit oleh tim pemberdayaan pasar percontohan Barra-barra saat sosialisasi, Sabtu 21 juni 2012.

PNPM-MP. Sejumlah fasilitator dan pelaku PNPM-MP ketika mengikuti semiloka DPRD-PNPM MP di Gedung DPRD Mamasa belum lama ini.


14

Radar Pasangkayu MAMUJU UTARA SMART

Sistem Manusia Alam Ruang Teknologi

RADAR/SYAMSUDDIN HB

RUSAK PARAH. Bendungan yang terletak di Desa Pedanda Kecamatan Pedongga yang bersumber dana yang baru selesai dikerjakan pada tahun kemarin 2011 rusak parah.

RADAR SULBAR Rabu, 27 Juni 2012

Pembenahan dan Penyempurnaan Sistem Penyelanggaraan Pemerintahan, Kebijakan dan Regulasi, Program dan Kegiatan, Infrastruktur Keuangan Daerah. Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas SDM Aparatur, Masyarakat dan Private Sektor. Mengelola dan Memanfaatkan Sumber Daya Alam dengan Arif, Adil, dan Bijak untuk Kemakmuran Rakyat dan Pengembangan Kapasitas Pemerintahan Daerah. Konsisten Melakukan Penataan Ruang, dan Wilayah dengan Mengacu pada Kebijakan dan Regulasi Serta Berwawasan Lingkungan Menggembangakan dan Memanfaatkan Tekhnologi Tepat Guna yang Selaras dengan Perkembangan dan Kebutuhan

H. MUHAMMAD SAAL WAKIL BUPATI

H. AGUS AMBO DJIWA BUPATI HM. NATSIR. MM SEKKAB

Arman Salimin: Itu Tak Pernah Dikoordinasikan

Bendungan Pedanda Luput dari Pengawasan REPORTER: JASMANG EDITOR: MUHAMMAD ILHAM

MAMUJU -- Proyek pembangunan bendungan di Desa Pedanda Kecamatan Pedongga, Mamuju Utara (Matra), ternyata tidak terkoordinasi dengan DPRD Sulbar. Akibatnya, proyek senilai Rp

24,6 miliar yang dibiayai melalui ABPN 2010 itu, tidak mendapatkan pengawasan. Ini disampaikan Anggota Komisi III DPRD Sulbar, Arman Salimin, Selasa, 26 Juni. Ia tidak mengetahui, perkembangan program itu. Informasi ini baru didapatkannya setelah rubuhnya bendungan Pedanda mencuat di me-

dia massa. "Sebenarnya, bukan hanya Bendungan Pedanda yang belum terkoordinasi. Normalisasi sungai di Desa Barakkang Kecamatan Budong-Budong sampai saat ini (kemarin, red) juga belum ada koordinasinya ke kami," beber Arman. Ketika ditanya apakah ada aturan bahwa proyek APBN di

daerah harus dikoordinasi dengan DPRD kabupaten atau provinsi? Arman menjelaskan jika hal itu tidak ada aturan bakunya. Tetapi ia menilai sangat tidak etis jika ada programpembangunan di Sulbar yang tidak dikoordinasikan denganDPRD. "Sebagai tuan rumah, kami harus dibetahu," kata Arman.

Arman juga mengakui jika DPRD Sulbar belum pernah meninjau proyek Bendungan Pedanda. Ia juga tidak mengetahui pasti apakah pembangunan tersebut dikoordinir langsung ke Pemkab Matra, ataukah ke Balai Besar Sungai Pompengan Jene Berang. "Ini juga masih simpangsiur," aku Arman. (**)

Singkong, Rahasia Kebangkitan Ekonomi Lampung Tengah

Laporan:

Syamsudin HB Lampung Tengah

KEDATANGAN anggota DPRD Mamuju Utara (Matra) di Kabupaten Lampung Tengah, disambut hangat anggota Komisi II DPRD Lampung Tengah, Made Rimbawa Putra, Sekretaris DPRD Lampung Tengah Hazairin, Kasubag Umum DPRD Lampung Tengah Lili Juhariah, dan Kabag Hukum Pemkab Lampung Tengah Sukanda Ridoean. Pertemuan ini berlasung di Gedung DPRD setempat, Selasa, 26 Juni 2012.

Hal yang menjadi pembahasan dalam pertemuan itu adalah mengupas upaya Lampung Tengah memanfaatkan potensi singkong (ketela) untuk sektor pertanian, penerapan perda pajak air tanah, serta memperlajari sedikit sejarah daerah itu. Lampung Tengah memang agak menarik. Sebab potensi kelapa sawit di daerah itu masih tergolong minim. Kalau dinadingkan dengan Matra, mereka mungkin tidak ada apa-apanya soal sawit. Namun biacara urusan pengembangan singkong, pemerintah daerah Lampung Tengah mampu merangsang masyarakatnya untuk menanaman tanaman tersebut. Sekaran luasnya sudah ribuan hektar. Setiap hektar petani setempat mampu menghasilkan 30 ton singkong. Ketua Komisi II DPRD Lampung Tengah, Made Rimbawa, penguasaan perkebunan singkong berada di tangan masyarakat. Pihak perusahaan hanya sebagai penerima bahan baku. Dengan pola demikian peluang masyarakat untuk meningkatkan pertumbuhan ekonominya semakin lebar. Ini adalah cara yang adil. Rakyat jadi

POTRET PASANGKAYU

penyedia bahan baku, dan perusahaan membeli dengan harga yang pantas. "Dulu perusahaan di sini memiliki HGU pengelolaan untuk perkebunan singkong. Namun pemerintah dan DPRD tidak lagi memberikan hak pengelolaan kepada pengusaha besar. Hak itu kami berikan kepada masyarakat, pihak perusahaan hanya boleh mengolah bahan baku yang dibeli dari masyarakat," ujar Made. Keberhasilan pemerintah dan DPRD Lampung Tengah memang patut dicontoh. Mereka tidak mau tunduk kepada investor. Justru mereka yang mengatur investor. Buktinya sudah seperti itu. Inilah yang harus ditiru Pemkab dan DPRD Matra. Menurut Made, saat ini Pemkab dan DPRD Lampung Tengah terus menggenjot perolehan PAD melalui pajak air tanah. Saat ini di daerah itu terdapat ranperda tentang pajak air tanah. "Ini sudah kami bahas di DPRD untuk ditetapkan menjadi perda," tuturnya. Made menjelaskan, pengelolaan pajak air tanah di Lampung Tengah dapat mendongkrak pendapatan. Sebab di sana ada 205 titik pemanfaatan air tanah dan di-

Rubrik Khusus Humas Pemkab Mamuju Utara

RADAR/ANDI SAFRIN

PANTAU PELAKSANAAN GEMA d'SMART. Bupati Matra Agus Ambo Djiwa bersama Wakil Bupati Matra HM.Saal didampingi Sekkab Matra HM.Natsir melihat lansung program peningkatan jalan poros dusun yang dikerjakan secara gotong royong melalui Program Gema D'Smart.

RADAR/SYAMSUDDIN HB

TERIMA CINDERAMATA. I Putu Suardana terima cinderamata dari anggota DPRD Lampung Tengah Made Rimbawa Putra, Selasa, 26 Juni 2012.

dominasi oleh perusahaan. "Perencanaan kedepan, terhadap penggunaan pajak air tanah telah kami bahas dan kedepan perda ini sudak harus direalisasikan agar dapat meningkatkan PAD," optimisnya. Untuk diketahui, PAD Kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2011 mencapai Rp 49 miliar. APBD-nya Rp 1,3 triliun. Menariknya setiap jalan Trans

Sumatera dipenuhi dengan perkebunan singkong, rumah warga tertata bagus, pembangunan rumah warga harus berada 10 meter dari batas jalan. Sehingga jalan tampak sangat lebar. Sewaktu-waktu terjadi pelebaran jalan, tidak lagi menggusur rumah warga. Untuk yang satu ini, pemerintah Kabupaten dan DPRD Lampung Tengah gencar melakukan sosialisasi ke-

LEGISLATIF MATRA

pada masyarakat sebelum membangun secara permanen. Usai pembahasan, anggota DPRD Matra I Putu Suardana didampingi Putu Purjaya dan Muh Ali menyerahkan cinderamata kepada Mede Rimbawa Putra, sebaliknya Made Rimbawa Putra didampingi juga memberikan cinderamata kepada anggota DPRD Matra. (**)

Rubrik Khusus DPRD Kabupaten Mamuju Utara

BERKUNJUNG. Anggota DPRD Matra I Putu Suardana, Putu Purjaya dan Muh Ali saat berkunjung ke Ruang Komisi I DPRD Lampung Tengah, Selasa 26 Juni 2012.

RADAR/ANDI SAFRIN

SERAHKAN. I Putu Suardana menyerahkan cinderamata kepada Anggota DPRD Lampung Tengah Made Rimbawa Putera, Selasa, 26 Juni 2012.


Resep Kita

Cara membuat : 1. Jerang santan serta air daun suji di atas api kecil. Aduk - aduk perlahan hingga mendidih. 2. Tambahkan pisang kepok, rebus pisang kepok hingga pisang layu. Angkat. 3. Simpan didalam kulkas hingga dingin.

Es Cincau Pisang Bahan : 1 liter santan yang berasal dari 1 butir kelapa 20 mili liter air suji 200 gram pisang kepok tua, kupas, iris serong 1 centi meter 4 sendok makan madu 200 gram cincau hitam, potong dadu 2 centi meter Es batu yang di pecah kecil kecil

Penyajian: Berikan potongan cincau hitam, madu, dan es batu didalam 6 gelas saji. Tuangi dengan santan dan tambahkan potongan pisang kepok. Sajikan dalam keadaan dingin. Untuk 6 porsi

INFOTAINMENT

RADAR SULBAR Rabu, 27 Juni 2012

15

gaya hidup - artis - film - resep makanan - Keluarga

FILM

Sandra Dewi

Galak Urusan Rambut JIKA mempunyai sesuatu yang begitu disayang, pastinya akan dijaga agar tidak terjadi apa-apa pada apa yang disayang itu. Bagi Sandra Dewi, merawat rambut panjangnya agar tetap sehat diakui tidak mudah, apalagi harus menjaga agar terhindar dari hewan rambut dan ketombe. "Kutuan? Nggak-lah, kan keramas tiap hari pake Clear," papar Sandra di kawasan Pekan Raya Jakarta, Kemayoran, Minggu 24 Juni. Selain perawatan harian, Sandra juga rajin memotong ujung-

‘DI TIMUR MATAHARI’, Anak-Anak Pembawa Perdamaian

ujung rambut agar tidak kering dan bercabang. "Palingan sebulan sekali dipotongnya, rambutku itu cepet panjang," katanya. Mempunyai rambut panjang yang indah tentu saja akan membuat orang-orang memperhatikannya, tak sedikit pula yang ingin berbuat jahil. Sandra langsung menegaskan, tak akan tinggal diam bagi pelaku keisengan yang berani menyentuh rambutnya. "Ooo, orangnya udah nggak bakal hidup lagi kalau sampe nempelin permen karet," tandasnya pasti. (net)

Oleh : Puput Puji Lestari Pemain : Laura Basuki, Lukman Sardi, Ririn Ekawati, Ringgo Agus Rahman, Michael Idol, Putri Nere, dan Lucky Mart. Sinopsis: Mazmur (Simson Sikoway), Thomas (Abetnego Yigibalom) dan teman-temannya masih menunggu kedatangan guru pengganti di sebuah lapangan terbang tua, satu-satunya penghubung kampung itu dari kehidupan di luar. Kampungnya terletak di antara pegunungan tengah Papua sehingga sulit untuk dijangkau. Sudah 6 bulan tak ada guru yang mengajar, setelah Mazmur melempar pandangannya kepada Bapak Yakob, seorang pria berumur yang masih menjaga tradisi. Dari Bapak Yakob, Mazmur tahu guru tidak juga datang. Ia pun berlari ke sekolah dan memberi kabar kepada teman-temannya, Thomas, Yokim (Razz Manoby), Agnes (Maria R) dan Suryani (Frizka W) yang menunggu di sekolah. Mereka memutuskan untuk menyanyi dan mencari pelajaran di alam dan lingkungan sekitar. Lewat pendeta Samuel (Lukman Sardi), dokter Fatimah (Ririn Ekawati), om Ucok (Ringgo AR) dan om Jolex (Yullex Sawaki) mereka mendapatkan banyak pengetahuan. Namun sebuah kejadian mengubah semua itu, Ayah Mazmur terbunuh oleh Joseph, ayah dari Agnes serta paman dari Yokim dan Suryani. Pertikaian antar kampung tak bisa dihindari. Hukum adat untuk membayar denda atau balas dendam akan dilaksanakan. Kabar kematian Blasius, ayah Mazmur sampai kepada Michael (Michael J), adik dari Blasius yang sejak kecil diambil oleh mama Jawa yang tinggal dan belajar di Jakarta. Michael terpukul mendengar itu, bersama Vina (Laura Basuki) istrinya, dia memutuskan untuk kembali ke Papua dan mencoba menyelesaikan permasalahan ini. Namun tidak segampang yang dipikirkannya, karena adik bungsunya, Alex, menentang semua pemikiran modern dari Michael. Perang! Itu jalan satu-satunya bagi Alex untuk membalas kematian Blasius. Orang dewasa bisa saja bertikai, namun tidak bagi Mazmur, Thomas dan ketiga sahabatnya, walaupun kampung mereka bermusuhan, ayah Mazmur terbunuh oleh ayah

Sophia Latjuba:

Budaya Barat dan Timur, Sama Saja

Arus globalisasi memang telah membuat kebudayaan berbagai negara Barat dan Timur semakin berbaur. Saat ini, bisa dibilang budaya Barat semakin dikenal dan diadaptasi oleh masyarakat Asia yang mempunyai kebudayaan berbeda. Hal tersebut pun membuka mata Sophia Latjuba yang memilih berdomisili di Amerika bersama kedua anaknya. Namun menurutnya, baik Barat maupun Timur itu sama saja, bahkan terkadang masyarakat Timur pun lebih kebarat-baratan. “Kadang di dunia sudah begini terbukanya, internet, anak umur 6 tahun di Indonesia sudah pegang iPad. Di Barat ng-

gak ada, jadi lebih bebas siapa coba? Buat saya Timur atau Barat sama saja,” ujar artis yang akrab disapa Sofi ini saat ditemui di sela syuting film CICAK DI DINDING, Edwin’s Gallery, Kemang, Jakarta Selatan, Senin 25 Juni. Maka untuk pendidikan anak, Sofi pun menerapkan pendidikan spesial. Dan yang paling penting menurutnya adalah komunikasi, tanpa sangat protektif dengan melarang anak bergaul. “Itu antara saya dan anak, ya harus ada (pendidikan). Nggak bisa larang, dipenjara kan susah, tapi gimana komunikasi antara orangtua anak, kasih pengertian, atau apalah,” tukasnya. (net)

Agnes, tapi mereka tetap berusaha berkawan dan mendamaikan kedua kampung mereka. Review: Seperti film Alenia sebelumnya, konsentrasi untuk mengangkat isu daerah dan pendidikan anak menjadi isu utama. Di film ini persoalan-persoalan yang terjadi di Papua dipaparkan baik melalui verbal maupun visual. Kita diajak untuk tidak menghakimi begitu saja. Tapi melihat dengan jelas karena film ini seperti memaparkan persoalan dengan alami, tanpa dramatisasi. Bagaimana pergolakan hati warga pendatang melihat hukum adat di Papua juga digambarkan. Banyaknya isu yang diangkat tanpa adanya fokus yang jelas bisa membuat penonton sedikit bosan dan bingung dengan cerita. Namun, meski didominasi oleh pemain lokal, namun Ari Sihasale benar-benar mampu membuat mereka berakting natural. Mengalir dengan mulus. Keindahan lanskap Papua, tentu saja sayang untuk dilewatkan. Penonton akan dimanjakan dengan pemandangan yang indah di sepanjang film ini. (net)

>>>>>> HUBUNGI BAGIAN PERIKLANAN: MAWARNI SIMARGOLANG, 0426-22138 Hp: 081241843180

HOT LINE:

E-mail: radarsulbar01@gmail.com

Online: radar-sulbar.com IKLAN BARIS RADAR SULBAR

MAMUJU -- JL. JEND. SUDIRMAN NO. 50,TLP. 0426 -22138. MAJENE -- JL. JEND SUDIRMAN NO. 167,TLP. 0422-21157. POLMAN -- JL. MR.MUH.YAMIN NO. 76,TLP. 0428-23203.

Serbaneka TOKO HARAPAN JAYA Grosir Pakaian Jadi, Alamat: Ruko Blok A. No. 16 Pasar Baru Mamuju-Sulbar, HP. 081 210 174 222

Serbaneka H2D KOMPUTER, Menerima sevice komputer, laptop, notebook & rakit komputer, juga melayani servis panggil, harga terjangkau. Alamat Jl. Stadion, Hp: 085399769243,081342626268, 081342077428

Serbaneka ANDA Butuh Dana Tunai, Jaminkan Bpkb Motor Anda di NSC FINANCE . Hub. No : 0853 4085 7205 ( Dibutuhkan Karyawan/Karyawati, Pendidikan Min. SMA, GAJI + KOMISI + REWARD)

Serbaneka BENGKEL LAS Masagena Alamat Jl. Pababari Mamuju, Tlp 081 342 209 988 DIZI MEUBEL Alamat, Jl. Martadinata (samping Kantor BPS Mamuju) Tlp 081 342 209 988

Serbaneka NUSANTARA TEKHNIK Jl. Andi Makasau, Melayani : Las panggil, Terali kanupi, Pintu Ruko Balkon, disesuaikan Model Rumah Hub : Yusman (Hp. 081 342 086 507-085 340 617 777)

Serbaneka ALAT PERAGA DAK SD & SMP ready stok (100%) sesuai juknis 2010, rekanan yg menang tender / uji petik 085214141201 / 081519464055 - kdn.co.id

Dijual Tanah DIJUAL Tanah dengan ukuran 10 x 45 = 450 m2 Terletak di Jalan Poros Kalukku Tasiuk Hub: 081355038844 - 082191606888

Rental Mobil CV. Jaya Bersama Menyediakan Jasa Rental Avanza, Zenia, Apv, Rush, Pick Up. Jl. Pattana Bone No. 9 Mamuju Hp. 085 399 333 536085 298 301 045

Dijual Rumah

Dijual Rumah Dioper cicilan rumah tipe 36 di BTN Griya Marwah Residence Sarampu, Desa Tonyaman Kecamatan Binuang blok B nomor 1 dgn harga 50 juta. Harga bisa nego.Hubungi: 085214476078

Dijual Rumah DIJUAL Rumah di Jalan Cerbon Belakang Kantor Camat Wonomulyo. Ukuran 21x11 M. Hub : 081241501981

Dikontrakkan DIKONTRAKAN PERUMAHAN H. BASYIR BLOK G 22 (BELAKANG TOYOTA) HUBUNGI : 081 342 633 337 ATAU 081 342 795 999

Dikontrakkan

DIJUAL Rumah : Luas 325 M2 di Jl. H.A. Endeng No.1 Tanah : 610 M2 di Jl. Muh. Husni Thamrin Hub : Hp 081 355 399 133 Alamat: Jl. Urip Sumoharjo No. 51 Mamuju

Dikontrakkan 1 buah rumah, lengkap dengan perabot. Di Jl. BTN Maspol F4 No. 1 Mamuju Hub : 085 255 801 557

Dijual Ruko

DIJUAL tanah kosong, luas 1004 m2 Jl. Bau Massepe depan Gereja Katolik. Dikontrakkan tanah, luas 11x40 m Jl. Tuna samping somel kayu Maspul. Hub 085322255554 - 085394702774

Dijual Ruko 2 petak, 2 lantai disudut, ukuran 9 x 14 Jln. Poros Sentral Tasiu /Kompleks Pasar Hub : 082 189 917 971

Dijual Tanah DIJUAL Tanah dan Bangunan ukuran 9x20 di Rangas Mamuju. Kuran lebih 500 m dari Kantor Gubernur Sulbar. Harga Rp. 150 Jt, tanpa perantara. HUB: 085398239889

Dijual / Dikontrakkan Tanah

Dijual Mobil DIJUAL Cepat Mobil Toyota Kijang Grand Extra Tahun 1996 Ac. Sentral, DVD, Power stering, Power Window, Sentral Lock, kondisi baik masih Orisinil Mesin kering siap Pakai Hub : 081 355 064 032

Peluang Bisnis MAU Penghasilan Rp 1 jt - 2 jt/bulan Dirumah Buka Usaha Rental Game. Jual PS2/PS3 Hardisk Baru/ Bekas, Komputer, Laptop, Hrg Murah Beli 2 Unit PS Gratis HP Cross U / 2 orang. Minat Bos. Hub. MR.14 Com Hp.085 214 011 193 / 087 842 276 439

Dijual Tanah JUAL TANAH. + Ukuran 4,4 Hektar Di Jalan Baru (Jalur Dua) Hub; 08124252975

Dijual Rumah JUAL Murah Rumah, BTN Cendrawasih, Polewali sudah renovasi, Harga Rp. 185 Jt Hub : 081 355 076 354

Dijual Rumah

Dikontrakkan Dikontrakkan Ruko Strategis dan nyaman di Jl. RE. Martadinatha Simbuang Hub : 081 242 001 019/081 944 533 688

Dijual Rumah DIJUAL Rumah Tinggal Permanen beserta lokasi di Jl. Manunggal, Lr. IV, Polman (samping rumah kosan sekkab polman) L. 14 Meter x P. 24 Meter. Harga Rp. 250 juta bisa nego Hub: 085299924217

Dijual Tanah DIJUAL Lokasi siap bangun Rp. 60 JT Uk. 10 m x 20 m. Ada Sertifikat Jl. Atiek Suteja Belakang Kantor Bupati. Hub. 085 255 742 258

Dijual Tanah

Di jual rumah permanen, fasilitas lengkap: PLN 2300 wat, AC, AIR PAM, SUMUR BOR, TEL RMH, 4 KMR TIDUR. STRATEGIS, DEPAN KANTOR BUPATI POLMAN, LUAS 171 M2. ADA KELEBIHAN TANAH 1 KAPLING. HUB. 082188775060. HARGA DAMAI.

Jual Tanah Kaplingan siap Bangun Uk. 10 X 20 Dirangas-Mamuju. Kurang Lebih 500 M dari Kantor Gubernur Sulbar Harga 26 juta, tanpa perantara Hub : 081241200073

Dijual Rumah

DIJUAL MOBIL Apv, Warna Hitam Metalic Tipe : 6C415V-Apv DLX Hub : 085 298 308 800

Dikontrakkan/Dijual

Dikontrakkan/Dijual Rumah tinggal Dijalan RE Martadinata Belakang Wisma Babana Mamuju Hub: 081 355 942 684 081 944 200 477

Jual Mobil Dijual Tanah DIJUAL Tanah dengan luas 15x28 m2, terletak di depan SMK Pelayaran Mamuju Harga Murah Tanpa perantara. Hub : 085 398 062 912

Dijual Rumah DIJUAL Rumah di Jl. Kapten Jumhana No. 22 Wonomulyo Polman Sebelah Kanan Lapangan Gaswon (Depan Pasar Wonomulyo) Hubungi : 085 299 128 480 081 342 209 988 085 236 277 002

Lowongan Dicari 1 org receptionis wanita, blm menikah, syarat SMA/sederajat, berpenampilan menarik, domisili di Polewali dan sekitarnya, lamaran langsung di antar ke : HOTEL LILIANTO jl. Ahmad Yani No.54-B, Tlp. (0428) 2410499

Berita Kehilangamn TELAH tercecer BPKB Motor A.n SUPARMAN. No Polisi DC-4777-JA Merk Suzuki/FU 150, Warna Abu-abu Hitam. Bagi yang menemukan harap Hub : 081 353 045 050

Peluang Investasi Cerdas Saatnya uang bekerja untuk Anda. Nikmati hasil 12% per bulan dari Virgin Gold Mining Corp. Terbukti sejak 2010. Gratis BB/LCD, TV/Sepeda hanya di bulan Juni Info Irawan 081 342 954 305. BB 29553809. www.vgmc.com

Jual Mobil DIJUAL Honda City thn 2010. Automatic. 220 Juta Hub. 081 241 566 050


POLANDIA-UKRAINA

PIALA EROPA 2012

16

RADAR SULBAR

RABU 27 JUNI 2012

Prandelli:

Hadapi Jerman,

Kami Menyerang GDANSK – Pelatih Italia Cesare Prandelli menyatakan bahwa Italia akan mengambil alih pertandingan kala berhadapan dengan Jerman, Jumat (29/6/2012) dini hari WIB mendatang. Meski ia mengaku tidak akan mudah menghadapi tim favorit Euro 2012 itu. Gli Azzurri lolos ke babak semifinal usai mengalahkan Inggris melalui drama adu penalti (4-2). Sementara tim berjuluk Die Mannschaft berhasil mengalahkan Yunani 4-2 atas waktu normal, dua malam sebelumnya. “Jerman merupakan tim favorit, maka kami perlu mempersiapkan diri dengan baik hingga hal-hal terkecil. Menghadapi mereka kami akan memainkan permainan kami sendiri,” kata Prandelli. “Kami harus membaca permainan Jerman dengan baik dan mengambil risiko. Kami tidak dapat bermain hanya dengan bertahan di kotak penalti. Saya lebih me-

milih kehilangan gol lewat serangan balik dibanding harus menderita karena bertahan selama 20 menit,” lanjutnya, dikutip Goal, Selasa 26 Juli 2012. “Jerman memiliki pemain-pemain dengan fisik yang kuat, tapi jika kami bermain bagus bukan tidak mungkin kami dapat mengalahkan mereka. Setiap tim memiliki titik lemah dan kami akan memanfaatkan hal itu,” imbuh mantan pelatih Fiorentina tersebut. Prandelli juga menyatakan bahwa kemenangan mereka atas Inggris pada perempatfinal merupakan bukti kemampuan mereka. Hasil tersebut sekaligus meningkatkan rasa percaya diri akan kapasitas yang dimilikinya. “Melawan Inggris kami memiliki 68 persen penguasaan bola. Saat tim anda memiliki kemampuan seperti ini maka Anda harus memanfaatkannya,” tandas pelatih berusia 55 tahun itu. (net)

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat Mengucapkan Selamat dan Sukses Atas: Launching Kartu Pegawai Elektronik (KTE) Pemprov Sulbar, Peresmian Gedung Kantor PT Bank Sulselbar Cabang Utama Mamuju, dan Kas Titipan Bank Indonesia Selasa 26 Juni 2012, di Mamuju

H. Anwar Adnan Saleh Gubernur

Ir. H. Aladin S. Mengga Wakil Gubernur

Drs. H. Ismail Zainuddin, M.Pd Sekretaris Provinsi

Radar Sulbar  

27 Juni 2012

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you