Issuu on Google+

10 Juni 2004 - 10 Juni 2012

SENIN 25 JUNI 2012

RADAR SULBAR Harian Pertama & Terbesar di Sulawesi Barat

www.radar-sulbar.com

Pertahankan Lereklerekang dan Ngovi

Nurdin Ajak Aladin Pakai 'Jas Kuning'

Dibutuhkan

Aladin: Saya Konsisten dengan 'Jas Merah' Aladin S. Mengga

Nurdin Halid

Intervensi Politik EDITOR: MUHAMMAD ILHAM

RADAR/RIDWAN ALIMUDDIN

PADAT. Peserta jalan santai yang digelar Partai Golkar, Minggu, 24 Juni 2012, memadati ruas jalan di kawasan anjungan Pantai Manakarra Mamuju.

MAMUJU -- "Saya lihat pak Aladin gagah sekali memakai batik. Tapi akan lebih perfect ketika mengenakan 'Jas Kuning. Apalagi mereka sekarang tengah memimpin Sulbar. Anwar dan Aladin adalah putra terbaik Sulbar saat ini, jadi memang pas kalau keduanya memakai Jas Kuning". Itu disampaikan Ketua DPP Partai Golkar Korwil Pemenangan Wilayah Sulawesi, Nurdin Halid, saat pelaksanaan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Partai Golkar Sulbar, Sabtu, 23 Juni, malam, di d'Maleo Hotel & Convention Mamuju. Menurut Nurdin, Ketua DPD Golkar Sulbar Anwar Adnan Saleh yang kini menjabat sebagai Gubernur Sulbar, akan semakin mulus menjalankan roda dan program pemerintahan jika Wagub Sulbar Aladin S Mengga dapat bisa satu warna politik. "Itu

Yakini Korupsi Nazaruddin Pasti Berjamaah

MAMUJU -- Sengketa batas wilayah masih menjadi masalah serius yang harus di tuntaskan di Sulbar. Bukan hanya di laut, tapi di darat, batas wialayah provinsi ini juga dicaplok provinsi tetangga. Di perairan, Pulau Lereklerekang yang sebelumnya masih dalam wilayah administrasi Kecamatan Sendana Kabupaten Majene, oleh Mahkamah Agung (MA) dinyatakan masuk dalam wilayah Kabupaten Kota Baru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Pulau kosong di Selat Makassar, seluas enam hektar ini disebut kaya Ibnu Munzir kandungan minyak dan gas (migas). Terlebih setelah Pear Oil dan Total, melakukan eksplorasi di Blok Sebuku (perairan Pula Lereklerekang). Dalam website salah satu berita online, MA membeberkan mengapa Pulau Lereklerekang masuk ke dalam wilayah Kalsel. Pertama, yang menjadi kewenangan Mendagri segarusnya hanya menetapkan batas antar daerah, bukan menetapkan suatu wilayah/posisi wilayah termasuk ke wilayah mana. Kedua, MA berpandangan, berdasarkan dokumen dan fakta yang ada, Pulau Lereklerekang sudah lebih dahulu dikelola dan dikuasai Pemkab Kotabaru, Kalsel karena dari bukti yang ada pulau tersebut termasuk wilayah Borneo. Itu sebabnya pada 2 Mei lalu MA memerintahkan kepada Mendagri untuk segera mencabut Permendagri No 43 Tahun 011 tanggal 29 September 2011 tentang Wilayah Administrasi Pulau Pulau Lereklerekang.

akan lebih baik kalau Aladin bisa sewarna dengan Anwar," kata Nurdin. Menanggapi pernyataan Nurdin, Aladin S Mengga, mengatakan jika tawaran yang disampaikan Nurdin Halid belum bisa ia tanggapi. Alasannya, saat ini Aladin tengah eksis di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). "Saya harus konsisten dengan 'Jas Merah'," jawab Aladin yang ditemui sejumlah wartawan usai mengikuti jalan santai, di Pantai Manakarra Mamuju, Minggu, 24 Juni. Menurutnya, perbedaan warna politik atau beda partai, tidak akan menjadi masalah dalam menjalankan roda pemerintahan. Apalagi Golkar dan PDIP telah berkoalisi untuk mengusungnya bersama Anwar Adnan Saleh saat Pemilukada Sulbar 2011 silam.

Baca HAL 7

KOLOM SENATOR

RUU Pilkada

Asri Anas

Anggota DPD/MPR RI

Pilkada atau Pemilihan Kepala Daerah Langsung baik Gubernur, Bupati, dan Walikota, belakangan ini kembali menjadi sorotan publik. Fakta membuktikan pelaksanaan Pilkada di sejumlah daerah berlangsung ricuh, terjadi money politic, dan terutama melanggengkan atau membentuk politik dinasti.

Dengan kata lain calon kepala daerah banyak diantaranya berasal dari kerabat atau keluarga kepala daerah sebelumnya melalui proses yang tidak demokratis. Ini mendapat reaksi banyak pihak karena seolah-olah daerah mirip kerajaan di zaman dahulu kala dimana jabatan kepala daerah diwariskan turun-menurun kepada sanak keluarga dan kerabat, yah adiknya, sepupunya, anaknya, istrinya, dan sebagainya. Ambil contoh apa yang terjadi di Provinsi Banten. Berbagai pihak menyoroti tren dinasti politik di provinsi itu. Yang mana Gubernur Banten memiliki kerabat yang jadi bupati dan walikota di provinsi itu. Tidak hanya terjadi di Banten, tren politik dinasti semacam ini juga telah dan akan terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Baca HAL 7

ANGGARAN

Senayan Ingatkan KPK Tak Galang Opini Pembusukan

Baca HAL 7

JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk tidak ragu-ragu menetapkan psoses penyidikan kasus Wisma Atlet dan proyek Hambalang sebagai kejahatan terorganisasi terhadap keuangan negara, sekaligus menyeret orang-orang penting di negeri ini yang terlibat. Hal itu diungkapkan Anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo, Minggu, 24 Juni, di Jakarta. "Kedua kasus ini diduga melibatkan sejumlah orang yang sama, dengan modus dugaan kejahatan yang kurang lebih sama, serta melibatkan perusahaan yang sama pula, yakni Grup Permai," kata Bambang. Apalagi, lanjut dia, beberapa fakta tentang kasus Hambalang sendiri didapatkan KPK ketika menggeledah kantor Grup Permai dalam penyelidikan kasus suap Wisma Atlet. Baca HAL 7

Dusun Ngovi Desa Pakava Kecamatan Pasangkayu, Matra. Titik koordinat 1` 11` 08 LS 119` 32` 19 BT. Klaim wilayah Desa Ngovi Kecamatan Rio PakavaKabupaten Donggala Gari batas Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah

JAKARTA -- Anggota Komisi III DPR Taslim Chaniago mengingatkan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar tidak mengeksploitasi wacana pembangunan gedung baru KPK dengan membangun opini seolaholah DPR menolak anggaran pembangunannya. Sebab menurut Taslim, anggarannya masih dibahas di DPR. "Saya mengingatkan pimpinan KPK tidak mengeksploitasi wacana pembangunan kantor barunya dengan cara memosisikan DPR selaku pemegang hak budget sebagai pihak yang tidak menyetujui," kata Taslim, Minggu, 24 Juni. Politisi Partai amanat Nasional (PAN) itu menambahkan, rencana pembangunan gedung KPK hingga Juni 2012 ini masih dibahas. Karenanya, belum ada keputusan akhir apakah usulan anggarannya disetujui atau ditolak. Baca HAL 7

Indonesia Peringkat 5 Karate WKF

FMC/IDRIS PRASETIAWAN

FINAL KUMITE. Karateka dari Iran, Ahmadi Karyani Saed (kanan) dan Ziksari Hamed bertemu di final Kumite Individual Male Senior Minus 67 kg di Kejuaraan Karate League Premier 1, Minggu, 24 Juni 2012, di Jakarta. Hasil ini menempatkan Iran peringkat 1 dunia WKF.

0426-22138

radarsulbar01@gmail.com

JAKARTA -- Kejuaraan Internasional Karate League Premier 1 resmi berakhir, Minggu, 24 Juni. Dari kejuaraan ini, Timnas Karate Indonesia menempati urutan kelima dari 11 negara yang turut serta dalam kejuaraan tersebut. Dimana menempatkan Iran pada peringkat pertama disusul Jepang, dan Perancis. Ketua Forki, Hendardji Soepandji dalam keterangannya mengatakan bahwa peringkat ini sesuai dengan target pada kejuaraan internasional ini. Dimana meskipun tidak meraih emas pada kategori kata single, namun kita meraih emas pada kata team male. Baca HAL 7

portal radar sulbar

Pintar mengatur ruang Pintar juga dong mengatur biaya listriknya Kreativitas Anda mengatur tata ruang rumah makin sempurna dengan kepintara Mengatur biaya listrik. Nikmati Kemudahan dan kenyamanan Listrik Pintar, solusi isi ulang dari PLN. Dengan Listrik Pintar, biaya listrik sepenuhnya Anda yang atur. Tidak perlu repot bayar bulanan. Anda cukup membeli pulsa listrik sesuai kebutuhan. Bebas kesalahan catat meter, bebas dari sanksi pemutusan dan ketidaknyamanan lainnya. Hubungi Kantor Pelayanan PLN terdekat dan pasang listrik pintar sekarang juga ! PT. PLN (Persero) AREA MAMUJU

www.pln.co.id

Eceran: Rp 3.000 Langganan: Rp 65.000


2

Ekonomi

RADAR SULBAR Senin, 25 Juni 2012 PANC A KAR YA PEMBANGUNAN SULA WESI BARA T PHASE II ANCA KARY SULAWESI BARAT G AI KEBIJ AKAN S TRA TEGI PEMBANGUNAN PR O VINSI SULA WESI BARA T 20 1 1 - 20 16 SEBAG KEBIJAKAN STRA TRATEGI PRO SULAWESI BARAT 201 201 SEBA

1. Peningkatan Profesionalisme Aparatur ( personalcapatcy building) Pemerintahan Daerah Provinsi Sulawesi Barat 2. Peningkatan Kualitas dan Perluasan Ketersediaan Sarana dan Prasarana Ekonomi Vital 3. Peningkatan Promosi dan Kerjasama dengan Pihak Ketiga Baik dalam Negeri maupun Luar Negeri 4. Peningkatan Pemanfaatan Sumber Daya Alam 5. Pengembangan Pemerintahan yang Peduli Lingkungan H. Anwar Adnan Saleh Gubernur

H. Aladin S Mengga Wakil Gubernur

H. Anwar Adnan Saleh Gubernur Sulbar

H. Ismail Zainuddin Sekretaris

H. Aladin S. Mengga

H. Mujirin M. Yamin

Wakil Gubernur Sulbar

Kepala DIPENDA Prov. Sulbar

Minimarket Perlu Dibatasi MATARAM -- Minimarket berskala nasional terus menjamur di Kota Mataram. Hal ini terus mengundang pro-kontra di tengah masyarakat. Sebagian kalangan berpendapat, keberadaan pasar modern bisa mematikan pasar tradisional dan pasar grosiran. Tapi, sebagian berpendapat, kehadiran minimarket ini justru memberikan nilai positif yang bakal membawa Mataram lebih maju dan bisa bersaing dengan daerah lain. ‘’Kehadiran minimarketminimarket itu tidak bisa dilarang. Yang perlu dilakukan pemerintah adalah membatasi dengan membuat regulasi,’’ kata Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indone-

sia (APKLI) Kota Mataram, M Nur Rahmat. Sebelumnya, kata dia, hanya enam minimarket yang diizinkan. Yaitu satu kecamatan satu minimarket. Tetapi, realitanya, sekarang malah jauh melebih jumlah itu. Menurut Nur Rahmat, kehadiran minimarket merupakan dilema investasi. Pemerintah dinilai cukup bijak memberikan peluang bagi minimarket untuk membuka usahanya di Mataram. ‘’Pengaruhnya tidak terlalu besar terhadap pasar tradisional. Tapi perlu diimbangi pula, karena minimarket ini tidak hanya satu,’’ ungkapnya. Sebelumnya, pemerintah

memberikan izin satu kecamatan satu minimarket. Itu berlaku bagi semua minimarket. Menurutnya, kehadiran minimarket-minimarket awalnya sangat dikhawatirkan karena akan mematikan pengusaha lokal. Namun, setelah dicermati dan dipantau, ternyata kehadirannya memberikan nilai positif bagi warga dan pengusaha lokal. ‘’Ada dampak positif dan negatifnya,’’ ujar Nur Rahmat. Kehadiran minimarket ini, katanya, bisa membuka lapangan kerja bagi warga Kota Mataram. Pengangguran sudah bisa diatasi. Bahkan investasi minimarket ini memberikan keuntungan tersendiri bagi pemerintah,

karena bisa menambah pendapatan asli daerah (PAD). ‘’Untuk orientasi membunuh pasar tradisional tidak ada, karena pasar tradisional sudah punya pangsa sendiri,’’ jelasnya. Dikatakan, yang perlu dilakukan pihak eksekutif dan legilatif adalah membuat regulasi tentang pembatasan minimarket. Karena keberadaan minimarket ini sudah meleceng dari izin, yakni satu kecamatan satu minimarket. ‘’Pengaruhnya lebih besar pedagang grosir, apalagi produk yang dipasarkan minimarket ini langsung diambil di perusahaan. Sudah pasti ini akan mengganggu pasar grosir,’’ tandasnya. (jpnn)

NET

Rubrik Khusus Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Sulawesi Barat (7) Pelaksanaan pemungutan retribusi dilaporkan setiap bulan kepada Guber nur melalui Dinas Pendapatan Daerah. (8) Bentuk formulir yang digunakan dalam pemungutan dan penyetoran retribusi ditetapkan dengan Peraturan Gubernur.

PERATURAN DAERAH PROVINSI SULAWESI BARAT NOMOR 01 TAHUN 2012 TENTANG RETRIBUSI JASA UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR SULAWESI BARAT, BAB III PEMUNGUTAN RETRIBUSI Bagian Kesatu Potensi dan Penetapan Target Retribusi Pasal 38 (1) Dinas Pendapatam Daerah mempunyai tugas menghitung potensi pendapatan, bersama-sama dengan SKPD. (2) SKPD wajib melaporkan potensi dan perubahan potensi pendapatan retribusi kepada Gubernur melalui Kepala Dinas Pendapatan Daerah. (3) Penetapan target retribusi dilakukan dan dihitung bersama-sama antara organisasi perangkat daerah penghasil dengan Dinas Pendapatan Daerah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah serta Biro Keuangan. Bagian Kedua Tata Cara Pemungutan Pasal 39 (1) Pemungutan retribusi tidak dapat diborongkan. (2) Retribusi ditetapkan dengan menggunakan SKRD atau dokumen lain yang diper samakan. (3) Dokumen lain yang dipersamakan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dapat berupa karcis, kupon, dan kartu langganan. (4) Berdasarkan SKRD sebagaimana dimaksud ayat (2) , retribusi dipungut dari wajib retribusi. (5) Pembayaran retribusi oleh wajib retribusi sebagaimana dimaksud ayat (4) dilaku kan secara tunai. (6) Hasil penerimaan retribusi sebagaimana dimaksud pada ayat (5) disetor secara bruto ke rekening kas Daerah.

INFO SULBAR

Bagian Ketiga Wilayah Pemungutan Pasal 40 (1) Retribusi terutang dipungut di wilayah tempat pelayanan diberikan. Bagian Keempat Pemanfaatan Pasal 41 (1) Pemanfaatan dari penerimaan masing-masing jensi retribusi diutamakan untuk mendanai kegiatan yang berkaitan langsung dengan penyelenggaraan pelayanan yang bersangkutan. (2) Ketentuan mengenai alokasi pemanfaatan penerimaan retribusi sebagaimana di maksud ayat (1) ditetapkan dengan Peraturan Daerah. Bagian Kelima Keberatan Pasal 42 (1) Wajib retribusi tertentu dapat mengajukan keberatan hanya kepada Gubernur atau pejabat yang ditunjuk atas SKRD atau dokumen lain yang dipersamakan. (2) Keberatan diajukan secara tertulis dalam Bahasa Indonesia dengan disertai ala san-alasan yang jelas, dalam jangka waktu paling lama 3 (tiga) bulan sejak tang gal surat ketetapan retribusi (SKRD) diterbitkan, kecuali juka wajib retribusi tertentu dapat menunjukkan bahwa jangka waktu itu tidak dapat dipenuhi kare na keadaan diluar kekuasaannya. (3) Keadaan diluar kekuasaannya sebagaimana dimaksud pada ayat (2) adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak atau kekuasaan wajib retribusi. (4) Pengajuan keberatan tidak menunda kewajiban membayar retribusi dan pelak sanaan penagihan retribusi. Pasal 43 (1) Gubernur dalam jangka waktu paling lama 6 (enam) bulan sejak tanggal surat keberatan diterima harus memberikan keputusan atas keberatan yang diajukan dengan menerbitkan Surat Keputusan Keberatan. (2) Keputusan Gubernur atas keberatan dapat berupa menerima seluruhnya atau sebagian, menolak atau menambah besarnya retribusi yang terutang. (3) Apabila jangka waktu sebagaimana dimaksud ayat (1), telah lewat dan Gubernur tidak memberi suatu keputusan, keberatan yang diajukukan tersebut dianggap dikabulkan.

Pasal 44 (1) Jika pengajuan keberatan dikabulkan sebagian atau sekuruhnya, kelebihan pembayaran retribusi dikembalikan dengan ditambah imbalan bunga sebe sar 2% (dua persen) sebulan untuk paling lama 12 (dua belas) bulan. (2) Imbalan bunga sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dihitung sejak bulan pelunasan sampai dengan diterbitkannya SKRDLB. BAB IV TATA CARA PEMBAYARAN Pasal 45 (1) Retribusi yang tercantum dalam SKRD atau dokumen lain yang dipersa makan harus dibayar sekaligus. (2) Retribusi yang terutang harus dibayar paling lambat 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkannya SKRD atau dokumen lain yang dipersamakan. (3) Terhadap pembayaran retribusi, diberikan tanda bukti pembayaran. Pasal 46 (1) Pembayaran retribusi dilakukan di kas Daerah atau di tempat lain yang ditunjuk berdasarkan ketentuan perundang-undangan. (2) Dalam hal pembayaran dilakukan di tempat lain yang ditunjuk, maka hasil penerimaan retribusi harus disetorkan ke kas Daerah paling lama 1 X 24 jam, kecuali daerah-daerah tertentu atau dalam waktu yang ditetapkan Peraturan Gubernur. BAB V SANKSI ADMINISTRATIF Pasal 47 (1) Dalam hal wajib retribusi tidak membayar tepat pada waktunya atau kurang membayar, dikenakan sanksi administratif berupa bunga sebesar 2% (dua persen) setiap bulan dari retribusi yang terutang atau kurang bayar dan ditagih dengan menggunakan STRD. (2) Penagihan retribusi yang terutang sebagimana dimaksud pada ayat (1) didahului dengan surat teguran. BAB VI PENAGIHAN Pasal 48 Gubernur dapat menerbitkan STRD, dalam hal : a. retribusi terutang berdasarkan SKRD atau dokumen lain yang dipersama kan tidak atau kurang dibayar ; dan b. terdapat kekurangan pembayaran sebagai akibat salah tulis dan/atau salah hitung. Bersambung

Rubrik Khusus Humas Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat

RADAR/FIRDAUS PATURUSI

FOTO BERSAMA. Wakil Gubernur Sulbar, Aladin S Mengga, berfoto bersama warga Mamuju di lapangan Kodim Mamuju usai mengikuti acara jalan santai, Minggu 24 Juni 2012.

RADAR/FIRDAUS PATURUSI

BERBINCANG. Wakil Gubernur Sulbar, Aladin S Mengga, berbincang dengan sejumlah wartawan di lapangan Kodim Mamuju usai mengikuti acara jalan santai, Minggu 24 Juni 2012.


Mamuju 3

RADAR SULBAR Senin, 25 Juni 2012 VISI PEMERINTAH KABUPATEN MAMUJU

"Gerakan Membangun Mamuju, Menuju Masyarakat Maju dan Mandiri (Gerbang Maju)" MISI II Meningkatkan Perekonomian Daerah melalui pemberdayaan perekonomian rakyat, pemerataan Pendapatan di Masyarakat, Pembangunan daya Tarik, daya tahan dan daya saing perekonomian daerah TUJUAN 2. Mempersiapkan kader enterpreneur yang handal SASARAN Pembinaan SDM kader-kader entrepreneur yang potensial Fasilitas kader enterpreneur yang ada pada lembaga usaha Fasilitas Permodalan dan akses pasar

Drs. H. Suhardi Duka, MM Ir. Bustamin Bausat Drs. H. Habsi Wahid, MM Bupati Mamuju

ISTIMEWA

Bangun Jalan Perkebunan

Pemprov Sulbar Usul Rp 19,5 M MAMUJU -- Pemprov Sulbar kembali mengusulkan anggaran kepada Pemerintah Pusat untuk membangun jalan produksi perkebunan. Jumlah anggaran yang diajukan untuk membiayai pembangunan tersebut sekira Rp 19,5 miliar. Dari total anggaran yang diajukan, diproyeksi akan mendanai sekira 177 paket proyek pembangunan jalan produksi perkebunan tahun 2013 mendatang. Proposal

Sekda Mamuju

Warga Desak Pemkab Bangun Tanggul

RUBUH. Salah satu rumah yang rubuh akibat terjangan ombak di Pulau Ambo Kecamatan Balabalakang Mamuju.

EDITOR: SUDIRMAN SAMUAL

Wakil Bupati Mamuju

anggaran tersebut telah diajukan agar dapat masuk pada pembahasan APBN tahun 2013 nanti. "Saya sudah menerima laporan bahwa SKPD terkait (Dinas Perkebunan Sulbar,red) telah melakukan rapat penyusunan rencana kegiatan tahun 2013, salah satunya program pembangunan jalan produksi perkebunan. Rapat tersebut melibatkan dinas yang sama di tingkat kabupaten agar program yang dijalankan sinergis dan tidak tumpang tindih,"

kata Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh ketika diwawancarai, Sabtu 24 Juni. 177 paket proyek pembangunan jalan produksi perkebunan yang bakal menelan dana Rp 19,5 miliar tersebut akan dibagi ke masing-masing kabupaten. Program ini sebagai salah satu bentuk upaya Pemprov Sulbar dalam mendukung pelaksanaan program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di wilayah Sul-

bar yang masuk pada Koridor IV Sulawesi. Panjang jalan produksi perkebunan usulan Pemprov Sulbar untuk Kabupaten Mamuju mencapai 45 kilometer yang diperkirakan bakal menghabiskan anggaran sekira Rp 5,5 miliar, di Kabupaten Majene akan mencapai panjang 18 kilometer dengan anggaran pembiayaan Rp 1,8 miliar. Pembangunan di Polewali Mandar dengan panjang sekira 50 kilometer akan dialokasikan Rp 5 miliar. Untuk Kabupaten

Mamasa yang panjangnya mencapai 34 kilometer akan menelan Rp 4,2 miliar dan Kabupaten Mamuju Utara bakal digelontorkan sebanyak Rp 3 miliar untuk jalan sepanjang 30 kilometer. "Kita sangat berharap agar usulan ini mendapat respon yang baik di pusat karena tujuan kita adalah meningkatkan akses petani sehingga dapat meningkatkan hasil produksi demi peningkatan kesejahteraan masyarakat petani kita ,"ujanya. (*)

Kembangkan Pangan Lokal

Sulbar Terkendala Teknologi Pertanian MAMUJU -- Upaya Pemprov Sulbar dalam mengembangkan komoditas pangan lokal masih mengalami kendala. Minimnya perangkat teknologi pertanian merupakan salah satu kendala yang cukup memberikan pengaruh negatif terhadap upaya tersebut. Olehnya, Pemprov Sulbar berharap bantuan pemerintah pusat dan pihak ketiga untuk memberikan bantuan dalam penyediaan perangkat teknologi yang dibutuhkan. Dengan begitu, target Pemprov dalam menjalankan program pemanfaatan bahan baku bukan beras untuk menjadi bahan makanan pokok masyarakat bisa maksimal. "Kita harus akui, kelemahan dalam mengembangkan pangan lokal ini adalah tidak adanya sarana dan prasarana teknologi. Pemerintah di Sulbar memiliki program pengembangan komoditas

pangan lokal sebagai pengganti beras. Ini harus mendapat dukungan perangkat teknologi," urai Kepala Badan Ketahanan Pangan Sulbar, Suarnati, dalam sebuah pertemuan di Kantor Gubernur Sulbar, akhir pekan lalu. Dicontohkan, Sulbar memiliki komoditas yang dapat diubah menjadi pakan lokal di antaranya pisang. Tanaman ini merupakan makanan khas masyarakat Sulbar secara turun temurun dan mudah dijumpai di seluruh wilayah Sulbar. Jika dikembangkan atau dikelola dengang menggunakan teknologi, pakan lokal seperti pisang dapat menjadi industri yang bernilai ekonomis lebih tinggi. Pisang dapat menjadi pakan lokal yang dikomsumsi masyarakat sebagai pengganti beras agar menjadi salah satu jaminan ketahanan pangan Sulbar. Oleh karenanya, Suarnati meminta pemerintah pusat dapat mem-

EKSEKUTIF MAMUJU

bantu dalam upaya pengembangkan pangan lokal. "Pemerintah pusat bisa memberikan bantuan berupa teknologi pengolahan atau bisa juga memfasilitasi dengan investor yang siap membuka industri pengolahan pisang di Mamuju. Dengan adanya industri pengolahan ini, serapan tenaga kerja lebih banyak serta terjadi peningkatan nilai ekonomi pisang," papar Suarnati. Ditegaskan, Pemprov Sulbar terus berupaya mengembangkan produk pangan lokal menjadi bahan makanan pokok masyarakat guna mengurangi ketergantungan terhadap beras. Salah satunya, mengembangkan pisang sebagai pangan lokal melalui industri. "Kita merupakan salah satu daerah yang memiliki produksi pisang cukup melimpah. Namun selama ini, pisang tersebut dijual tanpa olahan ke Kalimantan sehingga nilai

dari komoditas tersebut terbilang kecil. Apalagi jika kondisi cuaca cukup tidak baik, membuat pisang banyak yang rusak di pelabuhan. Dengan produksi pisang melimpah, wajar saja komoditas itu dikembangkan menjadi pangan lokal," kata Suarnati. Komoditas lain yang juga dapat dikembangkan di provinsi ini untuk menjadi pangan lokal adalah umbi-umbian. Jika komoditas tersebut diolah dengan teknologi tepat guna maka bisa menjadi salah satu alternatif produk pengganti beras. Apabila komoditas seperti pisang dan umbi-umbian dikembangkan menjadi bahan pokok masyarakat di daerah ini, dapat mengurangi sekira dua persen ketergantungan masyarakat terhadap komsumsi beras yang selama ini menjadi makanan pokok. "Jika konsumsi beras oleh masyarakat dikurangi dua per-

MAMUJU -- Masyarakat di Pulau Ambo Kecamatan Balabalakang, kembali mendesak Pemkab Mamuju segera membangun tanggul di pulau tersebut. Alasannya, ancaman abrasi terus menghantui sehingga masyarakat setempat khawatir menjadi korban. "Pemkab Mamuju pernah menyampaikan bakal membenahi tanggul di pulau kami tapi hingga kini belum ada realisasi. Kami sangat khawatir bakal menjadi korban karena sudah tidak ada lagi penahan ombak yang melindungi wilayah kami, apalagi tanggul yang dulunya masih bagus sekarang juga mulai rusak dihantam gelombang pasang," terang salah seorang warga Pulau Ambo Mamuju, Syarifuddin, saat ditemui di Hotel d'Maleo Mamuju, Sabtu 23 Juni. Menurutnya, ombak yang datang dari perairan Sulawesi terus-menerus menghantam tanggul sepanjang 60 kilometer di wilayah tersebut. Akibatnya tanggul penahan ombak yang dibangun pemerintah kembali rusak sehingga butuh perbaikan paling lambat melalui anggaran tahun depan. Warga juga berharap pemerintah tidak hanya membangun tanggul pada salah satu sisi pulau, tetapi harus melingkari semua daerah. Sebab, ombak yang datang tidak hanya dari satu sisi melainkan dari berbagai sisi tergantung dari musim atau arah angin yang datang menghantam. "Panjang tanggul penahan ombak yang dibangun di pulau kami tidak cukup untuk melindungi seluruh kawasan dari terjangan. Wilayah kami berada pada perairan Sulawesi, yaitu di antara Sulbar dan Kaltim, dan dari dua arah ini kadang ombak datang menerjang sehingga penduduk tidak aman," imbuhnya. Pemkab Mamuju diminta menambah panjang tanggul penahan ombak dari sepanjang 60 meter menjadi sekira 400 meter, agar seluruh bibir pantai Pulau Ambo yang berjarak 30 mil laut dari Kabupaten Mamuju, aman dari terjangan abrasi pantai dan gelombang pasang yang terus terjadi. Masyarakat di pulau yang didiami 500 Kepala Keluarga (KK) dan mayoritas berprofesi sebagai nelayan, mengaku resah. "Apabila Pemkab Mamuju bersedia menambah panjang tanggul penahan abrasi di Pulau Ambo dan mengalokasikan pada APBD tahun 2013 maka masyarakat di pulau yang berjarak sekira 30 mil laut dari Kota Mamuju itu akan aman dari ancaman abrasi pantai," pungkasnya. (dir)

RADAR/SUDIRMAN SAMUAL

SUBUR. Tanaman padi di Kecamatan Kalukku Mamuju yang tumbuh subur.

sen maka otomatis cadangan pangan negara kita tidak akan terkuras, malah justru dapat dihemat. Hal

tersebut akan memperkuat kondisi ketahanan pangan negara kita," kuncinya. (dir)

Rubrik Khusus Humas Pemerintah Kabupaten Mamuju

HUMAS PEMKAB MAMUJU

Penyerahan MoU Sistem Pengamanan Kota di Kabupaten Mamuju oleh Kapolres Mamuju AKBP Darwis Rincing kepada Bupati Mamuju Suhardi Duka, 20 Juni 2012.

HUMAS PEMKAB MAMUJU

Penandatanganan MoU Sistem Pengamanan Kota di Kabupaten Mamuju oleh Bupati Mamuju Suhardi Duka.


4

Parlementaria

RADAR SULBAR Senin, 25 Juni 2012

PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI BARAT BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAHAN DESA Bangun Mandar Fokus pada RON R = Resources = Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Melalui Penyadaran Kritis Masyarakat. O= Organisme / Organisasi = Pengorganisasian Masyarakat dan Penguatan Kelembagaan yang ada di masyarakat. N= Norma / Nilai = Penguatan / Penghayatan Nilai / Hukum yang sesuai dengan Budaya Malaqbi.

Anwar Adnan Saleh GUBERNUR

Drs.H.Mulyadi Bintaha,M.Pd KEPALA BPMPD

PNPM Mandiri Pedesaan / Program Pembangunan Pro Rakyat Citra Prosisiprasi Masyarakat Desa dalam pembangunan * Sosial * Ekonomi * Budaya Pengembangan Sumber Daya Manusia Menuju Masyarakat Maju Sejahtera

Diwujudkan melalui 2(dua) program utama: PNPM –MP (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan dan Program BANGUNMANDAR (Pembangunan Desa Mandiri Berbasis Masyarakat)

Dra. HAFNI JABBAR SEKRETARIS

H. ARSYAD, S.Sos., M.Si

H. BAHARUDDIN, S.Sos

KABID. PEMBDY. PEMDES/KEL & PENGUATAN KELEMBAGAAN

KABID. PEMBDY. EKONOMI & PARTISIPASI MASY

ARIFIN. A, S.Pd KABID. PEMBINAAN ADAT & PENGEMB. SOSBUD

Ranperda PMAP Bakal Dipending

NET

Belum Dibuatkan Perbup

Perda Pendidikan Gratis Bakal Dihapus REPORTER: JHAMHUR ANJASMARA EDITOR: AMRI MAKKARUBA

POLEWALI -- Banyaknya persoalan yang mendera sejumlah penyelenggara pendidikan di daerah ini, menjadi perhatian serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar. Hal tersebut terjadi karena bias penabsiran terhadap pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5/2009 tentang Pendidikan Gratis. DPRD berinisiatif akan mencabut atau membekukan pemberlakuan Perda Nomor 5 tahun 2009. Hal ini ditegaskan Wakil Ketua DPRD Polewali Mandar, Jamar Jasin Badu, akhir pekan kemarin. Menurut Jamar, tidak jelasnya objek dari makna

gratis yang tertuang dalam beberapa pasal Perda Nomor 5 Tahun 2009. Hal ini dinilai menjadi pemicu makin besarnya persoalan yang mendera sejumlah lembaga penyelenggaran pendidikan di Polewali Mandar. DPRD secara kelembagaan memiliki dua pilihan yakni pertama meminta bupati mengeluarkan peraturan yang bersifat lebih teknis sebagi penjabaran pelaksanaan Perda Nomor 5 Tahun 2009, pilihan kedua jika bupati tidak mengeluarkan penjabaran teknisnya berupa Perbup, maka Perda tersebut lebih baik dibekukan atau dicabut.

PARLEMENTARIA

"Sebab kata gratis yang tertuang dalam pasal pasalnya bersifat makro, sehingga ditingkat pelaksanaan lebih interpertatif pemaknaannya akibatnya efek yang ditimbulkan justru mengganggu integritas penyelenggaraan pendidikan dibeberapa sekolah di daerah ini," tutur Jamar. Kata Jamar dari awal memang DPRD sudah mengingatkan bupati, kiranya mengeluarkan Perbup. Ini dalam rangka melahirkan penjabaran secara teknis atas lahirnya Perda tersebut. Namun sampai saat ini, bupati belum juga mengeluarkan Perbup sebagai pedoman pelaksanaan perda lebih teknis. Akibatnya penyelenggara pendidikan

Rubrik Khusus Humas DPRD Sulawesi Barat

Ketua DPD Sulbar Hamzah Hapati Hasan berbincang dengan anggota DPRD Matra Musawir A Isham.

dibawah terhadap pemaknaannya pada Perda Nomor 5 Tahun 2009, menghadapi beban dilematis yang sangat berat dalam rangka pembiayaan sejumlah kegiatan operasional sekolahnya. "Jadi contohnya, pembiayaan insentif petugas kebersihan sekolah, dalam dana BOS ataupun SSM hal tersebut tidak diatur. Sehingga kasek dan komite berinisiatif mencarikan anggaran lewat pungutan komite sekolah yang memang punya kewenangan pungut. Tapi justru lewat Perda No. 5 Tahun 2009 yang juga tidak menyebutkan pelarangan khusus, justru digunakan menjebak penyelenggaran pendidikan," papar Jamar.

Untuk itu, Jamar menyampaikan secara kelembagaan DPRD berencana mencabut atau membekukan Perda No.5 Tahun 2009, jika bupati tidak segera mengeluarkan penjabaran pelaksanaan secara teknis berupa Perbup. Sebab menyikapi perkembangan kependidikan saat ini, persoalan pembiayaan memang penting gratis, tapi kalau kemudian titik yang digratiskan juga tidak jelas, maka juga akan menjadi bumerang bagi penyelenggara pendidikan. "Daripada mengganggu integritas penyelengara pendidikan, saya kira tawarannya adalah dibekukan, bila bupati tidak segera mengeluarkan kebijakan pelaksanaan teknis," kunci Jamar. (*)

Rubrik Khusus Humas DPRD Kabupaten Mamuju

POLEWALI -- Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Peningkatan Mutu dan Akses Pendidikan (PMAP) yang saat bergulir di Panitia Khusus (Pansus) IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar pembahasannya bakal dipending. Pansus IV rencana tidak akan melanjutkan pembahasan karena Ranperda PMAP tidak memiliki naskah akademik sebagai suatu ketentuan dalam pembuatan sebuah Ranperda. Rencana bakal dipendingnya Ranperda PMAP disampaikan langsung, Ketua Pansus IV DPRD Polewali Mandar, Abdul Latif Abbas, Ahad, 24 Juni. Menurut Latif, pengajuan dan pembuatan sebuah Ranperda hendaknya dilampiri dengan naskah akademik sesuai dengan aturan pembahasan sebuah Ranperda. "Namun memasuki tahap kedua pembahasan, pihak pemkab belum melengkapi naskah akademik sebagai lampiran dari Ranperda yang mereka usulkan. Sehingga kami dari Pansus IV memungkinkan melakukan penundaan pembahasan," tutur Latif. Ia menjelaskan dalam pertemuannya dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) sebagai mitra dari Pansus IV dalam pembahasan Ranperda PMAP, pihak Disdikpora hanya menyatakan akan segera menyiapkan naskah akademik dari Ranperda tersebut. "Olehnya Pansus IV memberikan batasan waktu satu pekan ini kepada Disdikpora untuk melengkapi naskah akademik Ranperda PMAP. Jika naskah akademiknya belum ada tentunya kami akan pending. Karena naskah akademik sangat penting dan menjadi pisau analisa bagi Pansus dalam pembahasan," jelas Latif. Olehnya Latif menyatakan, bila kemudian batas waktu yang diberikan oleh Pansus IV kepada pihak pemerintah tidak segera memasukan naskah akademik yang dimintakan Pansus. Maka Pansus akan memending pembahasan Ranperda PMAP. "Kami masih memberi toleransi pihak pemerintah untuk segera memasukan naskah akademik Ranperda, tapi kalau sampai batas waktu itu tidak mereka manfaatkan, maka Ranperad Peningkatan Mutu dan Akses Pendidikan akan kami pending pembahasannya," kunci Latif. (k1/mkb)

LEGISLATIF MAMUJU

Ketua DPRD Mamuju Sugianto dan Ketua DPRD Matra Yaumil RM, menghadiri acara salah satu partai politik, Sabtu 23 Juni 2012.

RADAR/MUHAMMAD RIDWAN ALIMUDDIN

Ketua DPRD Sulbar Hamzah Hapati Hasan dan Anggota DPRD Sulbar Thamrin Endeng, berbincang dengan Ketua AMPG Mamuju M Amril.

Anggota DPRD Mamuju Hajrul Malik, menghadiri pertemuan dengan masyarakat di daerah persiapan Kabupaten Mamuju Tengah.


Pemilukada 5

RADAR SULBAR Senin, 25 Juni 2012

DPRD Kabupaten Mamasa 1. 2. 3. 4.

Komitmen dan Konsistensi Menjalankan Amanat Rakyat Memberi Perlindungan Hukum dan Rasa Nyaman Terhadap Rakyat Kabupaten Mamasa Menghargai Setiap Aspirasi Rakyat Demi Pembangunan di Kabupaten Mamasa Senantiasa Menjaga Persatuan dan Kesatuan Dalam Bingkai Mesa Kada Diputuo Pantan Kada Dipomate

H Muhammdiyah Mansyur

Simon, SH

Thomas D

Ketua DPRD Kabupaten Mamasa

Wakil Ketua DPRD Mamasa

Wakil Ketua DPRD Mamasa

Menuju Pemilukada Polman

Menuju Pemilukada Polman

Naib dapat Dukungan dari Senayan

SMS Juga Konsen Bicara Pendidikan

REPORTER: JHAMHUR ANJASMARA EDITOR: AMRI MAKKARUBA

POLEWALI -- Upaya konsilidasi yang terus dilakukan kubu Nadjamuddin Ibrahim (Naib) dalam rangka mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, terus mendapatkan tempat. Hal tersebut terbukti adanya dukungan dari Senayan yang disampaikan dua orang staf ahli dalam pertemuan konsilidasi tim pemenangan Naib, Sabtu, 23 Juni. Koordinator Tim Media Naib Center, Muhammad Abid Alimuddin Lidda, Ahad, 24 Juni mengungkapkan, konsilidasi tim pemenangan Naib yang berlangsung di markas utama Naib Center di Sugiwaras, Sabtu, 23 Juni. Selain dihadiri oleh anggota tim, juga dihadiri oleh dua orang staf ahli dari DPR RI dan DPD RI yang secara khusus datang untuk mem-

berikan dukungan kepada Naib menuju di Pemilukada 2013. "Dua orang staf ahli itu adalah Zulkifli dari DPD RI dan Fadlia Parakasi dari DPR RI. Keduanya hadir secara khusus untuk memberikan dukungan kepada bapak Nadjamuddin Ibrahim," tutur Abid. Menurut Abid, kedua staf ahli beberapakali menyampaikan dukungannya kepada Naib. Sehingga apa yang disampaikan oleh keduanya, menjadi spirit baru bagi tim pemenangan Naib. Zulkifli merupakan staf ahli dari Iskandar Muda Baharuddin Lopa sementara Padlia Parakassi selain sebagai staf ahli anggota DPR RI juga merupakan pengurus DPP PAN Pusat. "Ini yang menarik, sebab pernyataan dukungan yang

RADAR SULBAR Pertama dan Terbesar di Sulawesi Barat

Terbit Sejak 10 Juni 2004 Dalam melaksanakan tugas Jurnalistik, wartawan Radar Sulbar dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima maupun meminta imbalan dari nara sumber

NET

disampaikan keduanya berulang ulang, menjadi semangat baru bagi tim untuk terus menyosialisasikan Naib kepada publik. Pernyataan dukungan dari kedua staf alhi itu juga menyiratkan akan adanya partai yang mulai mendekati Naib," kata Abid. Bahkan Abid, menyam-

paikan bahwa secara khusus Fadlia Parakasi, menyampaikan salam khusus dari Hendra Singkarru, anggota Komisi IV DPR RI kepada Naib. Melalui pesan khusus tersebut Hendra Singkarru menyampaikan jika PAN di Pemilukada Polman membuka diri kepada kader dan nonkader.

"Jadi kesimpulan pertemuan tersebut bagi kami dikubu Naib, apapun kesempatan yang mengarah pada kami, tidak akan pernah kami sia siakan, dan kami menghargai setiap sumbangsi kesempatan yang diberikan oleh siapapun kepada Naib," kunci Abid. (*)

POLEWALI -- Isu pendidikan menjadi menarik bagi sebagian figur yang akan maju di Pemilukada Polewali Mandar 2013. Demikian halnya dengan Sahabuddin Muhammad Sunusi (SMS) yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Polewali Mandar, juga turut mengusung isu pendidikan dalam kesempatan sosialisasi yang dilakukannya. Saat ditemui akhir pekan kemarin, Sahabuddin, menegaskan bahwa dalam kesempatan bersosialisasi ditingkat masyarakat diwilayah pelosok dari daerah Polewali Mandar yang didatanginya, sebagian besar masyarakat mengeluhkan soal pemerataan pendidikan. "Untuk itu saya tertarik menjadikan pendidikan menjadi isu strategis dalam sosialisasi saya. Sebab realitas pendidikan kita sampai hari ini memang dibeberapa wilayah di daerah ini masih sangat memprihatinkan," tegas Sahabuddin. Ia menjelaskan, bahwa

dibeberapa tempat di daerah ini sentra penyelenggaran pendidikan masih terasa kurang dirasakan oleh masyarakat sehingga, dalam kesempatan bertemu dengan mereka, keluhan yang paling banyak mereka sampaikan adalah soal pelayanan pendidikan. "Oleh sebab itu, saya juga telah meminta tim saya, untuk melakukan sebuah perencanaan matang, apa yang perlu dibenahi dalam bidang pendidikan kita di daerah ini," jelas Sahabuddin. Menurut Sahabuddin, bahkan dibeberapa tempat juga masih ditemu bangunan sekolah yang memang kondisinya sangat memprihatinkan. Selain itu juga masih ditemukan sekolah yang hanya dilayani oleh satu sampai dua orang guru. "Kondisi seperti inilah juga makin membuat saya menjadikan isu pendidikan sebagai isu bawaan dalam setiap sosialisasi," kunci Sahabuddin. (k1/mkb)

PENERBIT: PT RADAR SULAWESI BARAT, Pembina: HM Alwi Hamu, H Syamsu Nur, Komisaris Utama: H Andi Syafiuddin Makka, Komisaris: HM Subhan Alwi, Irwan Zainuddin Direktur: Naskah M. Nabhan, Wakil Direktur Pemasaran: Muhammad Ilham, Penasehat Hukum: Ridwan J. Silamma, SH. Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab: Naskah M Nabhan, Wakil Pemimpin Redaksi/Wakil PenanggungJawab: Muhammad Ilham, Redaktur Pelaksana: Sudirman Samual Redaktur: Muh. Amri Makkaruba, Chaerul Marfan, Dewan Redaksi: Naskah M. Nabhan, Muh. Ilham, Sudirman Samual Reporter: Jamhur Anjasmara, Syamsuddin Rahman, Syamsuddin HB, Muhammad Sholihin, Juniardi, Layouter/Desain Grafis: Shofiandhy BT, Irwansyah HB, Rahmat, Hendra, IT - Website: Muh. Ridwan Alimuddin, Chalid Mawardi. Keuangan: Yuli Sulianti (Manager), Virra Eka Fitra Sari, Iklan/Sponsorship: Mawarni Simargolang (Manager), Sirkulasi: Firdaus Paturusi (Koordinator), Rismayanti, Rukman. Alamat Kantor Mamuju: Jl. Jend. Sudirman No. 50, Telp./Fax. 0426-22138, Majene: Jl. Gatot Subroto, Pusat Pertokoan Majene Lt. 2 Telp. 0422-22123 (M. Yunus Alibin), Polewali: Jl. H.A. Depu No. 39, Telp. 0428-23203 (Hasanuddin), Pasangkayu: Jl. Trans Sulawesi No. 52, Telp/HP: 0813 4247 1414, (Andi. Safrin M), Makassar: Graha Pena, Jl. Urip Sumoharjo No. 20, Telp. 0411-5238913/085299874232 (Agussalim), Jakarta: Jl. Kebayoran Lama No. 17, Telp. 021- 5322632 (Andi Syamsuri), Surabaya: Jl. Pasar Kembang Ruko Green Flowers Blok B1 No. 20 Surabaya, Telp.081342763676 (Sukri) Percetakan: PT Fajar Utama Intermedia Cabang Sulbar. Harga Langganan: Rp 65.000/Bulan, Harga Eceran: Rp 3.000/Eksamplar. Harga Iklan: Iklan Umum/Display: Berwarna (FC) Rp25.000/mmk, Hitam Putih (BW) Rp15.000/mmk, Iklan Reguler Rp 6.000/mmk, Iklan Duka Cita Rp 8.000/mmk, Iklan Mungil (FC) Rp 4.000/mmk, Iklan Mungil (BW) Rp 2.000/mmk, Iklan Kolektif Rp1 juta/ ktk, Iklan Baris Rp 5.000/baris, Radar Society: 1/2 hal. Rp 5.000.000, 1 hal. Rp 10.000.000.

Rekening Bank: PT. Radar Sulawesi Barat, BRI Cabang Mamuju, No. 0218-01-012598-50-9

PARLEMENTARIA

Rubrik Khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar

RADAR/JHAMHUR ANJASMARA

ANGGOTA. Sejumlah anggota Komisi I DPRD Polewali Mandar saat menghadiri rapat dengar pendapat dengan Pemkab Polewali Mandar beberapa waktu lalu.

RADAR/JHAMHUR ANJASMARA

BERSALAMAN. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar, bersalaman dengan Bupati Kabupaten Polewali Mandar, Ali Baal Masdar, usai menghadiri acara Musrembang beberapa waktu lalu.


6 Opini Oleh: M Junaedi Mahyuddin (Mahasiswa Universitas Negeri Semarang)

BEBERAPA waktu lalu, saya membaca tulisan Host Liebner (salah satu peneliti sandeq) di media elektronik Radar Sulbar. Di tulisan tersebut Liebner menyampaikan kegelisahan tentang sandeq“Rencana sandeq, awal matinya”. Terlepas dari pro dan kontra perlombaan tahunan sandeq yang saya baca dalam tulisan tersebut, ada hal yang patut kita cermati bersama. Sampai saat ini sandeq sudah sangat terkenal, terbukti bahwa di pertengahan Juli nanti lopi sandeq akan menjadi tamu utama di acara festival perahu layar terbesar di dunia, “Brest Festival” mewakili Asia, juga kita tentu tak akan lupa pada Festival kebudayaan kemarin tim dari Sulawesi Barat mendapatkan juara pertama berturut-turut. Dimana lopi sandeq ikut andil dalam kemenangan tersebut dan ditambah lagi lopi sandeq saat ini bercokol di lambang Sulawesi Barat dan Polewali Mandar. Melihat keberhasilan lopi sandeq saat ini, akan menimbulkan rasa penasaran bagi masyarakat Indonesia (khususnya, luar Sulawesi Barat) dan mancanegara yang mendengar atau melihat tentang sandeq. Mereka akan berkunjung ke tempat lopi sandeq itu berada, mau tidak mau kita harus sigap dengan kedatangan mereka ini.

RADAR SULBAR Senin, 25 Juni 2012

Melabuhkan Sandeq di Tempat yang Layak Museum-Desa wisata Masyarakat Mandar (kita dan pemerintah) harus merespon aktif prestasi luar biasa yang ditorehkan Sandeq dikancah internasional maupun lokal. Sandeq merupakan icon Sulawesi Barat yang sudah saatnya mendapatkan tempat yang layak. Sandeq ada ketika ada pada acara-acara tertentu yang diselenggarakan tiap tahun. Pertanyaannya, kemana sandeq ketika perlombaan sandeq (sandeq race) itu sudah berakhir? Apakah ada jaminan bahwa sandeq akan tetap ada sampai 100 tahun lagi? Mengingat bahwa Sandeq saat ini sudah jarang digunakan para nelayan dan menghitung biaya yang diperlukan untuk penyelenggaraan perlombaan yang dimana pemerintah kadang setengah hati dalam pelaksanaan lomba tersebut. Jika ini dibiarkan, saya berani membayangkan ke depannya sandeq hanya akan menjadi kenangan. Pemerintah sebagai penentu kebijakan harus mendukung setiap elemen-elemen budaya untuk mengangkat dan meningkatkan karakter daerah kita. Padahal kita ketahui bersama bahwa Sulawesi Barat kaya akan kebudayaan, dimulai dari pattuqdu, pakkacapi, passayang-sayang, parrabana towaine, pammacca, dan lain lain. Tinggal bagaimana kekayaan budaya kita itu dikelola secara baik dan profesional. Andi Masri Masdar mengemukakan, pada kata pengantar buku Sandeq Perahu

warning Semua isi artikel/tulisan yang berasal dari luar, sepenuhnya tanggung jawab penulis yang bersangkutan

RADAR SULBAR

Tercepat Nusantara (Ombak, 2010) yang ditulis oleh Muhammad Ridwan Alimuddin “saat ini satusatunya kebudayaan Mandar yang rutin mendatangkan wisatawan luar negeri dalam tiap tahunnya adalah Sandeq! Melihat potensi ini, tentu akan sangat dapat memberikan mamfaat untuk warga dan pemerintah Sulawesi Barat”. Sejalan yang ditulis Liebner pada harian Radar Sulbar (online) “Sandeq Race menjadi daya tarik yang amat besar bagi pelayar internasional yang meramaikan Makassar antara akhir Agustus dan awal September. Jelas, dengan itu nama lopi sandeq makin menyebar ke dunia, dan bahkan ada beberapa perahu yacht yang mengunjungi Mandar untuk mengunjungi kampung asal rekan-rekan pelaut yang tadinya mereka temui di Makassar”. Sudah saatnya sandeq dibuatkan museum atau paling tidak menjadikan daerah pembuat Sandeq sebagai desa wisata yang dapat dikunjungi. Agar ke depannya dapat menjadi tempat alternatif parawisata bagi wisatawan yang melancong ke Sulawesi Barat, tempat yang nyaman bagi para peneliti, atau paling tidak sebagai sarana pendidikan tempat pengenalan budaya bagi anak siswa/i kita yang ingin mengetahui kebudayaan mereka lebih dalam. Dalam pendidikan Di sekolah para guru dan kurikulum yang diajarkan hanya

Pengirim naskah artikel/opini/SdP harus melampirkan foto copy identitas dan nomor telepon yang bisa dihubungi. Tulisan diterima dalam bentuk flash disk/disket. naskah tulisan/opini minimal 4 halaman.

mendorong untuk belajar keras untuk mendapatkan nilai akademik yang memuaskan, namun lupa untuk memupuk kesadaran budaya mereka. Memasukkan pembahasan Sandeq ke dalam kurikulum pendidikan. Tentu merupakan sebuah langkah yang tepat dalam upaya mempertahankan eksistensi sandeq di litaq pembolonganta (Sulawesi Barat). Akan tetapi materi yang disajikan kepada peserta didik jangan hanya sebatas mengajarkan peristiwa yang pernah terjadi, tetapi lebih kepada pemahaman akan nilai-nilai yang terkandung didalamnya. Nah, disinilah pentingnya museum atau desa wisata itu, karena para pendidik dapat menggunakan metode pembelajaran study tour/karya wisata terhadap mata pelajaran sejarah budaya (lopi sandeq) di sekolah. Hal ini akan efektif karena peserta didik akan lebih mudah memahami nilai dari makna, perjuangan nelayan Mandar dalam mengarungi laut dan nilai-nilai filosofis yang terkandung di lopi sandeq dibanding hanya membahasnya di dalam kelas saja. Lopiq Sandeq adalah identitas masyarakat Sulawesi Barat yang sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk melestarikannya. (**)

Artikel dapat dikirim via email:radarsulbar01@gmail.com

Tajuk Menghakimi Orang Pajak Lagi GARA-GARA nila setitik, rusak susu sebelanga. Pribahasa itu, tampaknya, memang tepat untuk menggambarkan penilaian masyarakat terhadap pegawai Ditjen Pajak. Saat Menkeu Agus Martowardoyo dan Dirjen Pajak Fuad Rahmany giat-giatnya mengembalikan citra instansinya pasca-kasus Gayus Tambunan, Bahasjim Assifie, dan Dhana Widiyatmika, kali ini seorang lagi pegawai pajak ditangkap gara-gara suap. Dia adalah Tomy Hendratno, Kasi Pengawasan dan Konsultasi Kantor Pelayanan Pajak (KPPP) Sidoarjo Selatan, Jawa Timur. Menimpakan kesalahan Tommy kepada Menkeu dan Dirjen Pajak memang sangat naif. Sebab, peluang untuk berbuat korupsi bisa terjadi pada semua orang, tak terkecuali pihak swasta sekalipun. Namun dua pejabat itu tentu tak bisa mengabaikan harapan publik terhadap perbaikan kinerja pegawai pajak. Apalagi, sektor tersebut selama ini menjadi tulang punggung penerimaan negara (pada 2011, penerimaan sektor pajak mencapai Rp 872,6 triliun). Berapapun nilai penghematan dalam subsidi BBM tidak akan ada artinya jika masih ada kebocoran di sana-sini dalam penerimaan pajak. Kita tentu masih ingat permohonan maaf Menkeu Agus Martowardoyo kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan rakyat Indonesia atas banyaknya kasus mafia pajak, khususnya Gayus, di Istana Negara pada 21 Juli 2010. Saat itu, dia berjanji akan menindak anak buahnya yang menyalahgunakan wewenang. Janji tersebut diikuti optimalisasi perbaikan dengan menjalankan reformasi perbaikan Jilid II. Program itu berupa reformasi dan administrasi perpajakan, pembaruan undang-undang, serta pengelolaan wajib pajak. Sayangnya, reformasi perpajakan tersebut seolaholah tidak berjalan. Selang setahun kemudian Kejaksaan mengungkap kasus Dhana dengan jerat pencucian uang puluhan miliar rupiah. Setidaknya, ada tiga penyebab mandulnya reformasi perpajakan. Pertama, sistem pemidanaannya yang tidak menimbulkan efek jera. Kedua, lemahnya sistem pengawasan internal. Ketiga, praktik suap-menyuap sudah menjadi gaya hidup yang permisif. Masyarakat sudah jamak sangat memahami bahwa pegawai pajak pasti tajir. Dalam kasus Tommy, yang patut diperketat Ditjen Pajak adalah peluang pegawai untuk menjadi konsultan pajak. Sebab, praktik suap sangat mungkin terjadi saat pegawai pajak “menjual” kepintarannya menyiasati setoran wajib pajak. Selain itu, sistem pemungutan pajak yang masih menggunakan mekanisme self assessment membuka adanya ruang gelap negosiasi untuk suap-menyuap. Dalam sistem yang berlaku sejak 1984 itu, sistem self assessment didasarkan pada prinsip pemberdayaan masyarakat. Namun secara konseptual, sistem itu berpotensi menimbulkan masalah, yakni terjadinya perbedaan antara pengakuan pendapatan serta beban menurut standar akutansi yang berlaku umum dan pengakuan pendapatan serta beban menurut peraturan perpajakan (unifomity). Juga, perbedaan persepsi antara fiskus dan wajib pajak terhadap peraturan perpajakan. Nah, celah itulah yang sering dimanfaatkan pegawai pajak untuk suap-menyuap. (rp)

IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL

LOWONGAN Kami perusahaan Pembiayaan Konsumen / Multi Finance yang sedang berkembang, membutuhkan karyawanuntuk posisi: 1. Head Kios. Untuk penempatan wonomulyo 2. Kolektor 3. Account Officer / Survey 4. Adm Collection / Adm Kredit 5. Loandoc. PERSYARATAN: a. Pria/Wanita Usia Max 30 Tahun (2,3,4,5). Pria Max 35 Tahun (1) b. Pendidikan Min D III (1,4,5) Min. SMU/Sederajat (2,3) c. Memiliki SIM C dan Kendaraan Sendiri (1,2,3) d. Mampu bekerja sama dalam Team Work e. Memiliki motifasi kerja yang tinggi, jujur dan bertanggung jawab. f. Berpengalaman di Bidangnya g. Survey dan Kolektor untuk penempatan Cab Mamuju dan Kios Wonomulyo. MELAMPIRKAN: Surat Lamaran Kerja, CV, Foto Copy KTP, Foto Copy SIM, Foto Copy Ijazah Terakhir beserta Transkip Nilai dan Pas Poto Ukuran 4x6 CM 2 Lembar. KIRIM ATAU ANTAR LANGSUNG LAMARAN ANDA KE:

PT. BESS FINANCE Jl. Andi Makkasau (Depan Gudang Coklat ) Kel. Karema. Kab. Mamuju Telp. 0426-2323682 Call : 0812 5222 5022/0853 9694 4880 " Harap Cantumkan Kode Lamaran di Sudut Kiri Atas Amplop"

LOWONGAN Perumahan Mutiara Gading Residence Membutuhkan Karyawati sebagai tenaga Marketing dengan Persyaratan Sbb : 1. Pendidikan Min. SMU/ Sederajat 2. Usia 20-25 Tahun 3. Berpenampilan menarik 4. Memiliki komunikasi yang baik 5. Menyukai Tantangan kerja Lamaran Paling Lambat dikirim tgl 23 Juni 2012, diantar langsung di Kantor Pemasaran di Jl. Jend. Sudirman No 25 (Karema) Mamuju (jam kerja). Informasi Lebih Lanjut Hub : 0426-21889

RADAR SULBAR Pertama dan Terbesar di Sulawesi Barat

Pasang Iklan Atau Tidak Terima Koran Hubungi: Sirkulasi : Firdaus Paturusi (Koordinator), Rismayanti, Rukman. Alamat Kantor Mamuju: Jl. Jend. Sudirman No. 50, Telp./Fax. 0426-22138 Majene : Jl. Jend. Sudirman No. 167, Telp. 0422-21157 (M. Yunus Alibin) Polewali: Jl. H.A. Depu No. 39, Telp. 0428-23203 (Hasanuddin) Pasangkayu: Jl. Trans Sulawesi No. 52, Telp/ HP: 0813 4247 1414, (Andi. Safrin.M), PENERBIT: PT RADAR SULAWESI BARAT

Rp 65.000

Office: Jl. Dr. Ratulangi No.3 Pekkabata Polewali Mandar Sulbar Telp: 0428-22284 E-mail: st933fm@telkom.net

/

Bulan


Sambungan 7

RADAR SULBAR SENIN, 25 Juni 2012

Senayan Ingatkan KPK Tak Galang Opini Pembusukan LANJUTAN HALAMAN 1

Sayangnya, kata Taslim, justru KPK menganggap DPR telah menolak usulan anggaran untuk pembangunan gedung baru komisi pimpinan Abraham Samad itu. "Ini kan masih berproses dan belum masuk pada tahap setuju atau tidak. Sementara KPK menyimpulkan DPR menolak. Ini yang dia ungkap kepada publik," keluhnya. Dengan nada geram, Taslim menuding KPK telah membusukkan DPR dengan membangun opini negatif. "Kalau pimpinan KPK tidak mengendalikan diri dan menjadikan wacana pembangunan gedung baru KPK sebagai jualan politiknya untuk meraih simpati publik, menurut saya itu hanya upaya untuk mengelabui masyarakat menutupi sejumlah kegagalan programnya," tegas Taslim. Ia justru mengkritisi penyerapan anggaran KPK yang hingga Juni ini baru mencapai 20 persen. Sementara di sisi lain, masih ada dua jabatan penting di KPK yang kosong. "Barangkali maunya mereka, pagi hari pimpinan KPK ngomong ingin gedung baru maka sore hari negara harus memenuhinya. Nggak bisa begitu. KPK itu kan bagian dari instrumen negara dan harus taat dengan aturanaturan negara. Jangan membangun kerajaan sendiri lah," tegasnya. (jpnn/ham)

RADAR/RIDWAN ALIMUDDIN

KONSOLIDASI. Kader Partai Golkar mengikuti Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) I, Minggu, 24 Juni 2012, di Mamuju.

Golkar Waspadai Kekuatan Lain EDITOR: MUHAMMAD ILHAM

Nurdin Ajak Aladin Pakai 'Jas Kuning' LANJUTAN HALAMAN 1

Meski demikian, kata Aladin, dulu dirinya pernah eksis di Partai Golkar Kabupaten Polewali Mandar. Jabatan terakhirnya di Golkar adalah Wakil Ketua. Kiprahnya di Golkar tercatat sudah lama. Itu dimulai pada jaman Orde Baru. "Saat itu kan PNS bisa berpartai politik. Jadi saya di Golkar waktu itu. Saat Gus Dur, menjadi presiden tibatiba ada larangan pengurus parpol tidak boleh PNS. Akhirnya saat itu saya mundur dari Golkar," ujar Aladin. Walapun memiliki catatan perjalanan bersama Golkar, Aladin belum berfikir untuk kembali ke partai itu lagi. Perimbangannya, PIPD telah mengantarnya meraih sejumlah pencapaian dalam bidang politik. Sehingga mustahil bagi Aladin untuk meninggalkan PDIP. "Dalam situasi seperti ini saya tidak mungkin meninggalkan PDIP," tegas Aladin. (ham)

MAMUJU -- Pengurus DPD Partai Golkar Sulbar diminta untuk mewaspadai gerakan partai politik lain yang baru terbentuk. Terutama partai yang pengurus pusatnya banyak di isi mantan kader terbaik Golkar. Salah satunya adalah Partai Nasedem. Itu disampaikan Korwil Pemenangan Sulawesi DPP Partai Golkar, Nurdin Halid, saat Rakerda I

Golkjar Sulbar, Minggu, 24 Juni. "Nasdem ini salah partai baru yang mesti diwaspadai, ketika lolos untuk bertarung di Pemilu 2014. Partai itu diisi mantan kader-kader terbaik Golkar," kata Nurdin Halid, di sela-sela rapimda, kemarin. Nurdin Halid mengatakan, Nasdem menggunakan gerbong politik dengan menggunakan orang orang

yang pernah eksis do Golkar namun kecewa pada saat berlansungnya Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar. Baginya, Nasdem punya kekuatan yang patut diperhitungkan sehingga Golkar harus mewaspadainya agar partai tersebut tidak sampai merebut basis partai Golkar di Sulbar. Bukan hanya Nasdem saja yang didirikan mantan

kader Golkar, tetapi juga Partai Hanura dan Partai Gerindra. Ini juga harus diwaspadai kalau Golkar tetap ingin menjadi pemenang Pemilu 2014 di Sulbar. Nurdin mengatakan, Golkar di Sulbar mesti melakukan konsolidasi yang lebih kencang guna memenangkan pertarungan politik, karena tidak b isa dipungkiri partai lain juga

punya kekuatan dan peluang. Sehingga konsolidasi kader harus berjalan efektif mulai di kabupaten sampai tingkat desa. "Kuasai dan rebut basis massa pendukung partai lain. Pertahankan suara yang sudah ada. Suara yang memenangkan Golkar di Sulbar pada Pemilu 2009 harus tetap bisa dipertahankan," pesan Nurdin. (ham)

dan adil. Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tampaknya menyadari kelemahan proses pelaksanaan Pilkada seperti ini. Oleh karena itu, Kemendagri melalui Bapak Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Bapak Gamawan Fauzi sepakat bahwa kerabat atau keluarga dari incumbent dilarang mencalonkan diri dalam Pilkada. Diharapkan ini mampu menjamin suatu kompetisi dimana seorang kepala daerah tidak bisa memobilisasi jajaran pemerintah daerah untuk kepentingan dukungan bagi calon yang memiliki hubungan darah atau perkawinan dengan yang bersangkutan. Demikian pula halnya, desain ini mampu menciptakan suatu postur birokrasi yang netral sebagai akibat tidak adanya tekanan dari penguasa petahana (incumbent). (Sumber : Berita Kemendagri). Desain ini dituangkan dalam Rancangan UndangUndang (RUU) Pilkada yang tengah dibahas di DPR RI bersama Pemerintah. Kalangan DPR juga

tampaknya menyadari hal semacam ini dan memberikan dukungan penuh. RUU ini merupakan derivasi dari UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dimana Pilkada diharapkan tetap mengaktualisasikan nilai-nilai kesetaraan dalam berkompetisi yang sehat. Tujuannya agar benarbenar calon kepala daerah terpilih berangkat dari kader bangsa yang mumpuni, memiliki kapasitas seorang pemimpin, bukan terpilih lantaran berasal keluarga kepala daerah. Seperti yang dikatakan Mendagri bahwa pelaksanaan demokrasi secara universal identik dengan konsep persamaan derajat di dalam kompetisi politik yang bebas kecurangan (fairness) dan sesuai dengan aturan peraturan perundangan (rule of the law), namun demikian demokrasi yang tanpa proteksi atau tanpa diskriminasi positif atau biasa diistilahkan sebagai afirmasi kebijakan (affirmative action). Maka demokrasi yang demikian itu hanya akan terjebak dalam lingkaran

liberalistis yang melanggengkan suatu kekuasaan yang memiliki kuasa atas sumber kekuatan politik maupun finansial. Sementara kekuasaan yang langgeng cenderung koruptif, kolutif dan nepotis negatif, sehingga tujuan demokrasi yang menjunjung tinggi kesetaraan dalam kompetisi menjadi tinggal slogan simbolik semata. (Sumber : Berita Kemendagri). Tentu kita belajar dari sejarah masa zilam ketika penguasa dibawah kontrol dinasti keluarga maka urusan rakyat dinomorduakan sebab bagi mereka yang utama adalah kepentingan keluarga dan kelompoknya. Dalam berbagai urusan sosial politik dan hukum keluarga dinasti cenderung saling memberikan perlindungan negatif. Kita khawatir ketika satu dari keluarga itu terkait kasus hukum maka dengan mudahnya terbebas dari jeratan hukum atas bantuan keluarganya yang juga seorang kepala daerah. Padahal hukum tidak mengenal batas-batas keluarga sebab siapapun yang bersalah sama derajatnya di mata hukum. Tidak

peduli bapaknya bupati, saudaranya walikota, atau istrinya gubernur ketika bersalah harus dihukum seadil-adilnya. Hukum tidak boleh membeda-bedakan siapapun. Hukum jangan tajam ke bawah dan tumpul ke atas, hanya bisa menjerat rakyat kecil yang tidak tahu apa-apa sementara pejabat terbebas dari hukuman padahal terbukti bersalah di pengadilan. Nah oleh karena itu kedepan kita berharap pelaksanaan Pilkada di Indonesia terutama di provinsi kita tercinta Sulawesi Barat tetap mengedepankan prinsip fairness dan mencari pemimpin yang amanah serta track record yang bagus. Bukan pemimpin karbitan mencalonkan diri sebagai bupati atau walikota mungkin karena merasa didukung oleh keluarga atau kerabatnya yang lebih duluan menjabat kepala daerah. (Kirimkan tanggapan Anda atas tulisan ini melalui E-mail : asri.anas@yahoo.co.id atau Facebok : Muhammad Asri Anas II dan Twitter : @AsriAnas). (advertorial)

dalam wilayah Sulbar, kenyataan di lapangan menunjukkan hal berbeda. Pemkab Donggala telah membangun fasilitas pemerintahan di wilayah itu. Jika diukur menggunakan GPS (Global Positioning System), Sulteng sudah marangsek ke wilayah Sulbar sejah lima kilometer. Dasar mengukurnya adalah menggunakan peta yang dibuat Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal). Secara detail batas tersebut dapat dilihat di peta rupa bumi indonesia, lembar 2014-63, dengan skala 1:50.000, terbitan tahun 1991, oleh Bakosurtanal.

wilayahnya. "Sementara ketika kita membentuk provinsi Sulbar beberapa tahun lalu, itu masuk wilayah kita. Saya berharap pihak Kemendagri mengingat hal itu," ujar Ibnu Munzir, Sabtu, 23 Juni. Secara politis, Ibnu mengaku kerab melakukan lobi politik melalui Fraksi Golkar untuk membangun komunikasi dengan Komisi II DPR RI yang menangani persoalan tersebut bersama Kemendagri. Apalagi Mahkamah Agung (MA) menganggap bukti-bukti yang diajukan Kemendagri di persidangan tidak cukup kuat untuk mempertahankan Pulau Lereklerekang sebagai milik Sulbar. Ibnu menjelaskan, lembahnya pengajuan bukti-bukti oleh kemendagri akan menjadi bahan evaluasinya. Sebab sebelum dimekarkan batasbatas Sulbar telah dikoordinasikan ke Bakosurtanal. "Dulu kita mengaggap udah clear. Bahwa belakangan seperti ini, itu menjadi bahan koreksi bagi Kemendagri. “Sepanjang belum menjadi keputusan hukum, berarti belum ada hitam di atas putih. Lereklerekang

masuh wilayah Kalsel itu baru opini atau pendapat pribadi dari hakim MA," ujar Ibnu. Sembari menunggu proses hukumnya, Ibnu berjanji akan meyampaikan masalah tersebut ke Komisi II agar mengingatkan Kemendagri untuk berhati-hati menangangi Lereklerekang. Sebab telah menimbulkan problem antar dua provinsi. "Di sini memang dibutuhkan pendekatan dan pembuktian. Masalahnya kita juga lemah di sisi itu. “Jadi bukan masalah daya tawar mereka (Kalsel, red) lebih kuat, tapi sejak awal data kita kurang. Kelemahan kita dari sisi data. Sebab kita memang tergantung pada kemendagri waktu itu," ungkap Ibnu Munzir. Meski begitu, menangani urusan seperti tidak boleh ada kata pasrah. Semua upaya hukum juga harus dilakukan. Di samping itu, intervensi secara politis juga sangat bibutuhkan untuk memberikan penekanan. "Paling tidak penekanan itu membuat lembaga-lembaga negara yang menangani sengketa ini bisa lebih fair memberikan keputusan," terang Ibnu. (**)

RUU Pilkada LANJUTAN HALAMAN 1

Yakini Korupsi Nazaruddin Pasti Berjamaah LANJUTAN HALAMAN 1

Ditambah lagi, kata dia, fakta di persidangan Muhammad Nazaruddin mengindikasikan bahwa Grup Permai terlibat dalam sejumlah kasus korupsi, serta mengelola dan menyalurkan dana hasil korupsi oleh sekelompok orang itu. "Dengan demikian, Grup Permai sendiri bisa dijerat dengan pasal pencucian uang," tegasnya. Menurut Bambang, masyarakat berharap KPK untuk tidak ragu mengidentifikasi kedua kasus itu sebagai kejahatan terorganisasi terhadap keuangan negara. Sebab, masyarakat bisa berasumsi berdasarkan peran sentral Grup Permai dan orang-orang penting yang diduga terlibat dalam dua kejahatan itu. "Kesimpulan masyarakat amat sederhana, bahwa segala sesuatu yang dituduhkan kepada Nazaruddin bukanlah kejahatan yang dilakukan oleh Nazaruddin sendiri, melainkan kejahatan terencana yang dilakukan sekelompok orang penting yang powerful," ungkap politisi Partai Golkar itu. (jpnn)

Indonesia Peringkat 5 Karate WKF LANJUTAN HALAMAN 1

"Hasil ini sesuai prediksi, dan kedepan setiap kejuaraan karate dunia akan kita ikut dan akan selalu bertekad membawa emas pada setiap kejuaraan," ketusnya. Hendardji melanjutkan, dengan hasil ini pula dirinya akan mengevaluasi mana yang kurang dari tim karateka Indonesia dan akan segera membenai demi persiapan kejuaraan AKF di Uzbekistan, pertengahan Juli mendatang. Sebelumnya, Karateka Indonesia meraih emas untuk kategori Kata Team Male Senior lewat atletnya yakni Faizal Zainuddin, Aswar, dan Fidelys dengan mengalahkan Iran di final. (fmc/ham)

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan hal semacam ini namun menjadi keliru dan menyimpang diluar ketentuan yang mana biasanya proses dalam Pilkada sang calon kepala daerah menggunakan fasilitas negara/publik atau birokrasi yang diberikan oleh sanak saudara atau kerabatnya yang masih menjadi kepala daerah (incumbent). Menggunakan fasilitas Pemda seperti aparatur PNS, kepala desa, gedung, dan semua atribut melekat dibawah Pemda. Yang lebih memprihatinkan lagi alokasi APBD yang sedianya untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat justru didesain untuk bisa memenangkan keluarga kepala daerah yang hendak mencalonkan. Disini terjadi proses ketidakadilan dan kecenderungan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) diterapkan dengan satu tujuan agar memenangkan Pilkada. Padahal Pilkada seharusnya menjunjung demokrasi berbasis nilainilai kemanusiaan yang berlangsung bebas, jujur,

Dibutuhkan Intervensi Politik

MANFAAT YANG ALAMI UNTUK MENGATASI BATUK Nigella Sativa yang lebih dikenal sebagai Jintan Hitam/ Habbatussauda, telah digunakan sejak beribu tahun yang lalu di Timur Tengah sebagai penawar bagi nutrisi yang mampu meningkatkan sistem pertahanan tubuh dari serangan penyakit. Kini, Anda tidak perlu jauhjauh untuk mendapatkannya, karena manfaatnya telah dikandung dalam Gentong Mas. Serda Nyoman Parna, seorang TNI adalah salah seorang yang merasakan kesehatannya menjadi prima setelah mengkonsumsi Gentong Mas secara rutin. Dengan gembira, ia pun bersedia menceritakan pengalaman baiknya ini pada orang lain. “Karena kurang menjaga pola makan dan faktor lingkungan, sejak 5 bulan yang lalu saya mudah sekali terserang batuk. Untunglah sekarang saya punya solusi yang tepat untuk mengatasi keluhan saya, yakni dengan minum Gentong Mas secara rutin.” Papar pria berusia 40 tahun tersebut penuh syukur. Batuk sebenarnya bukanlah sebuah penyakit, namun ia merupakan gejala yang dapat disebabkan oleh

beberapa penyakit. Batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh yang sangat penting guna membuang benda asing di tenggorokan dan saluran pernapasan. Tetapi, bila batuk terjadi secara terus menerus maka itu berarti terdapat suatu masalah atau penyakit pada tubuh kita. Selain dari infeksi saluran pernapasan atas seperti flu dan pilek, batuk dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti alergi, asma, infeksi paru-paru seperti pneumonia dan bronkitis akut, penyakitpenyakit kerusakan paru-paru seperti emphysema dan bronkitis kronis, dan sinusitis. Setelah minum Gentong Mas, ayah 2 orang anak itu pun dapat menjalani aktifitasnya dengan nyaman, “Kini batuk saya sudah jarang kambuh, beraktifitas pun jadi nyaman.” Ungkap pria yang tinggal di Laparra, Makassar, Sulawesi Selatan tersebut. Ia berharap, semoga pengalaman yang dialami itu dapat bermanfaat bagi orang lain. Gentong Mas adalah minuman herbal dengan Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) sebagai bahan utamanya terbukti memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Dibandingkan dengan Gula Tebu, Gula Aren mempunyai lebih banyak kandungan makro dan mikronutrien. Selain memiliki rasa yang manis dan lezat, Gula Aren pun banyak mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh diantaranya Riboflavin yang membantu pembentukan antibodi. Sementara Habbatussauda

bermanfaat sebagai antihistamin (anti alergi, anti radang dan meningkatkan daya tahan tubuh melawan virus dan bakteri). Kandungan minyak atsiri dalam Kapulaga bermanfaat sebagai pengencer dahak atau ekspektoran. Untuk pengobatan dalam, kapulaga dapat mengatasi gangguan tenggorokan. Sementara Cengkeh dalam Gentong Mas berfungsi sebagai antiseptik. Manfaat yang hebat bagi kesehatan dan rasa yang lezat membuat semakin banyak masyarakat mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Sulbar/Mamuju : 085 242 056 818 Apotik Marannu, Apotik Sinar Wajo, Apotik Mawar, Apotik Mentari, Apotik Sumberkasih, Apotik Iftikar, Apotik Mulia Farma, Toko Obat Pondok Herbal Polman : Apotik Lestari, Apotik Il ham Putra Wonomulyo : Apotik Marannu 1, Apotik Makmur Farma Majene : Apotik Fadilah, Apotik Rustia Syafta Farma Depkes:PIRT:812.3205.01.114 www.gentongmas.com

LANJUTAN HALAMAN 1

MA juga menilai jawaban Mendagri tertanggal 19 Januari 2012 ternyata tidak memuat hal-hal yang dapat meruntuhkan atau melemahkan dalil-dalil permohonan para pemohon, dalam hal ini Kalsel. Sehingga tidak cukup beralasan hukum untuk mendukung atau membenarkan jawaban Mendagri. Bicara soal potensi, Pulau Lereklerekang mengandung gas kering (dry gas). Dengan kandungan terdiri atas 97-98 metana, 0,5-0,75 mol persen CO2 dan 0,2-0,32 persen nitrogen. Sedangkan gas yang terkandung di pulau itu tidak mengandung logam berat. Masalah kedua, pencaplokan wilayah pemukiman Suku Bunggu di Kabupaten Mamuju Utara (Matra) oleh Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). Oleh Kabupaten Matra, daerah pemukiman suku terasing tersebut adalah Dusun Ngovi Desa Pakava Kecamatan Pasangkayu. Tapi oleh Kabupaten Donggala menyebutnya sebagai Desa Ngovi Kecamatan Rio Pakava. Meski secara administratif wilayah tersebut masuk

Harus Ada Intervensi Menanggapi persoalan tersebut, Anggota DPR RI, Ibnu Munzir, mengatakan, persoalan perbatasan selalu menjadi masalah ketika masing-masing daerah berbeda sikap dalam menyikapi itu. Seperti kasus Lereklerkang. Karena ada sumber minyak di sana, Kalsel kemudian menjadi ngotot dan menganggap pulau itu bagian dari


8

RADAR POLEWALI

Residivis Cabuli Gadis Cilik POLEWALI - Seorang residivis kasus kekerasan terhadap anak di Polewali Mandar, terancam kembali menjadi penghuni penjara. Tersangka berinisial Ab, (38) warga Desa Bonra, Kecamatan Mapilli dilaporkan telah melakukan kekerasan seksual terhadap seorang anak usia delapan tahun. Ab telah meringkuk dalam tahanan Polsek Wonomulyo sejak awal Juni lalu. Peristiwa yang menimpa Bunga (bukan nama sebenarnya), terjadi di rumahnya. Pada siang awal Juni lalu, Bunga sepulang dari sekolah bersama temannya murid kelas IV SD diajak tersangka ke rumahnya. Bunga menuruti ajakan tersangka yang tidak lain adalah ayah teman sekolahnya. Beberapa saat kemudian, tersangka memerlihatkan uang kepada Bunga akan diberikan jika menuruti keinginannya. Bunga mengiyakan, lalu Ab melucuti pakaian gadis cilik tersebut, kemudian meraba hingga meremas bagian tertentu tubuhnya. Kembali ke rumah, entah bagaimana orang tua Bunga mengetahui peristiwa yang telah terjadi pada putrinya. Diapun menceritakan perlakuan Ab, sehingga membuat orang tuanya bereaksi sampai hendak membuat perhitungan. Akhirnya, peristiwa itu dilaporkan ke Polsek Wonomulyo, yang langsung merespon dengan mencari Ab. Pria yang pernah menjadi penghuni penjara karena kasus yang sama, lalu digelandang ke kantor Polsek. Orang tua korban, berharap tersangka dijatuhi hukuman setimpal karena menyebabkan anaknya dilan-

da trauma dan terancam kehilangan masa depan. Kanit Reskrim Polsek Wonomulyo, Iptu Amir Les, mengatakan telah memeriksa korban dan beberapa saksi, yang semua menguatkan dugaan kekerasan seksual, setidaknya pelecehan seksual terhadap korban yang masih berstatus anak-anak. Menurut Amir Les, tersangka membantah tuduhan melakukan kekerasan seksual. "Tapi, hasil visum et revertum meyakinkan tuduhan tersebut. Tersangka punya hak membantah tuduhan kepadanya, tapi kami punya alat bukti yang cukup selain keterangan korban dan saksi," katanya, Sabtu 23 Juni. Tersangka, tercatat sebagai residivis. Pernah menjalani hukuman penjara beberapa tahun karena kasus asusila. Perbuatan yang sama kembali dilakukan, Amir Les menyebut tersangka melanggar UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, pasal 82 dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun paling singkat tiga tahun dan denda paling banyak Rp300 Juta paling sedikit Rp60 Juta. Pemerhati masalah anak, M Danial, Ahad, 25 Juni mengharapkan proses hukum terhadap para pelaku kekerasan terhadap anak, tidak hanya memberi efek jera. Yang penting juga, menjadi peringatan bagi pihak lain untuk menghindari perbuatan tersebut. "Perlindungan anak dari kekerasan, butuh perhatian semua pihak, dan penerapan sanksi hukum yang tegas terhadap para pelaku," ujarnya. (afr/mkb)

RADAR SULBAR Senin, 25 Juni 2012

Rp24 M, Untuk Gaji 13 REPORTER : DIAN AFRIANTY EDITOR : AMRI MAKKARUBA

POLEWALI -- Penantian PNS di lingkup Pemkab Polewali Mandar untuk pembayaran gaji 13 segera terealisasi. Direncanakan, pembayaran dilakukan bulan Juli. Kabag Keuangan Pemkab Polman, Mukim menyampaikan untuk pembayaran gaji 13, pemkab menyiapkan anggaran sebesar Rp24 miliar untuk 7000 lebih pegawai. "Setelah data dari semua SKPD rampung, data akan dikirim ke

BPD untuk selanjutnya dibayarkan melalui bendahara gaji masing-masing. Total gaji 13 yang diterima utuh tanpa potongan sesuai besar gaji pokok yang diterima setiap bulannya," kata Mukim, Minggu 24 Juni. Pembayaran gaji 13 memang sangat dinanti oleh PNS, apalagi ada saat sekarang musim penerimaan siswa baru dimana bisa dimanfaatkan untuk pembelian kebutuhan sekolah. Seperti yang dikemukakan salah seorang PNS di lingkup Pemkab yang mengharapkan pem-

bayaran gaji 13 bisa segera direalisasikan seperti kabupaten-kabupaten yang ada di Sulsel. "Pembayaran gaji 13 sangat kami harapkan bisa dilakukan karena akan sangat membantu memenuhi kebutuhan sekolah anaknya karena ada sejumlah sekolah di Polman yang memang masih melakukan pungutan dengan alasan RSBI. Dan pembayaran gaji 13 dengan satu kali gaji pokok pastilah bisa memenuhi kebutuhan tersebut," kata salah seorang pegawai di sekrtariat daerah ini. (*)

Pemekaran Desa Tunggu Pengesahan UU POLEWALI -- 24 proposal pemekaran desa yang telah masuk di DPRD Polewali Mandar hingga saat ini belum ada kejelasan untuk dimekarkan. Hal itu masih terkendala pada Undang-undang pemekeran desa yang hingga saat ini belum juga disahkan. Kepala BPMPD Polewali Mandar, Andi Parial Patayangi, Minggu, 25 Juni menyampaikan, meskipun beberapa waktu lalu Komisi I DPRD Polman telah melakukan studi banding yang kemungkinan

bisa dilakukan pemekaran desa sebelum UU Pemekaran Desa disahkan, namun sesuai penjelasan yang diperoleh saat melakukan konsultasi ke Depdagri, diperoleh informasi bahwa pemekeran desa masih tetap menunggu pengesahan UU Desa. "Kalaupun ada daerah yang tetap melakukan pemekaran sebelum moratorium dicabut, Depdagri belum tentu

mengeluarkan nomor induk desa, karena yang berhak mengeluarkan nomor induk desa adalah Depdagri. Nomor induk desa itu penting karena percuma desa dimekarkan kalau tidak ada nomor induk desa yang dikeluarkan dari Depdagri, karena dana tidak bisa dikucurkan jika desa tidak memiliki nomor induk desa," jelas Andi Parial. (afr/mkb)

RADAR/AMRI MAKKARUBA

HADIAH. Syamsuddin pemenang undian fun bike Polres Polman berpose bersama Kapolres Polman, AKBP Yohan Priyoto usai menerima hadiah motor.

Fun Bike Polres Polman

Pensiunan Pemkab Raih Motor

Kuat & Ekonomis Tidak Panas Tidak Berisik Nyaman & Aman digunakan Atap Djabesmen telah digunakan di Indonesia lebih dari 40 tahun. Atap Djabesmen tahan terhadap segala cuaca. Sangat cocok untuk iklim daerah tropis dan pesisir pantai. Sudah diekspor ke berbagai negara. Atap Djabesmen diproduksi dengan kualitas yang sesua Standar Nasional Indonesia (SNI). Kini tersedia dalam berbagai bentuk yang menarik. Silahkan hubungi di toko-toko bangunan yang terdekat

PT. Djabesmen Jl. Suryo Pranoto 28 - Jakarta 10130 Telp. (021) 632 1818; Fax. (021) 632 5649 www.djabesmen.co.id Email : marketing@djabesmen.co.id Mega Pacific - (0411) 317397 - Makassar TK. Surya - (0411) 442635/36 - Makassar

Eksekutif

No. 03 - 2050 - 2006 No. 03 - 1027 - 2006

POLEWALI -- Dalam rangka memerihakan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-66 tahun 2012, jajaran Polres Polewali Mandar mengadakan berbagai kegiatan. Salah satunya sepeda santai atau fun bike yang digelar, Minggu 24 Juni kemarin. Dalam sepeda santai ini disediakan berbagai hadiah doorprices dengan hadiah utama sebuah motor. Hadiah motor bebek berhasil diraih seorang pensiunan Pemkab Polewali Mandar, Syamsuddin yang beralamat di Belawa Kelurahan Pekkabata Kecamatan Polewali. Pada saat Kapolres Polman, AKBP Yohan Priyoto, mengambil kupon undian untuk pemenang utama dengan mencabut kupon bernomor 0504, seketika Syamsuddin langsung mengacungkan tangan memperlihatkan kuponnya sebagai pemenang hadiah motor. Kapolres Yohan Priyoto kemudian menyerahkan hadiah utama sepeda santai kepada Syamsuddin. Selain hadiah utama juga ada bebera-

pa hadiah hiburan berupa lima buah sepeda, sebuah TV 29 inci dan berbagai macam hadiah lainnya. Kapolres Polewali Mandar, AKBP Yohan Priyoto mengatakan sepeda santai ini merupakan rangkaian kegaiatan HUT Bhayangkara ke-66 yang diadakan jajaran Polres Polman. Kegiatan ini juga untuk menumbuhkan olahraga bersepeda apalagi sepeda santai relatif murah dan menyehatkan. Selain itu tidak ada efek samping jika orang sering bersepeda. Dalam kesempatan ini Wakil Bupati Polewali Mandar, Nadjamuddin Ibrahim juga sangat mendukung kegiatan sepeda santai yang diadakan Polres Polman. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus digalakkan demi memasyarakatkan olahraga sepeda di daerah ini. Ia juga berharap kedepan jajaran Polres Polman terus meningkatkan kinerja dalam menjaga ketentraman dan keamanan wilayah ini. (mkb)

Rubrik Khusus Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar

RADAR/AMRI MAKKARUBA

RADAR/AMRI MAKKARUBA

SEPEDA. Wakil Bupati Polman, Nadjamuddin Ibrahim bersama Kapolres AKBP Yohan Priyoto dan Kajari, Saring saat mengikuti sepeda santai Polres Polman, Minggu 24 Juni 2012.

BERSAMA. Wakil Bupati Polman, Nadjamuddin Ibrahim bersama Kadinkes, dr Ayub Ali ketika mengikuti sepeda santai yang diadakan Polres Polman, Minggu 24 Juni 2012.


SOCIETY

RADAR SULBAR

SENIN 25 JUNI 2012

9

Rapimda I DPD Partai Golkar Sulbar Pilpres 2014

Golkar Sulbar Dukung Pencalonan Aburizal MAMUJU -- Rapat Pimpinan Daerah (DPD) I DPD Partai Goljar Sulbar,Minggu 24 Juni, memutuskan mendukung Ketua Umu Partai Golkar Aburizal Bakrie, sebagai Calon Presiden RI, pada Pilpres 2014. Keputusan ini dilahirkan setelah semua pengurus DPD Partai Golkar tingkat kabupaten se Sulbar dan semua organisasi pendiri dan didirikan oleh Golkar, secara bulat merekomendasikan satu nama untuk dicalonkan di Pilres s014 nanti, yakni Aburizal Bakrie. Dalam rapimda yang dihadiri Ketua DPP Partai Golkar Korwil Sulawesi, Nurdin Halid, juga dibahas sejumlah hal penting meyangkut penguatan konsolidasi dan penataan inrternal Golkar. Nurdin Halid menegaskan, penguatan internal, upaya menenangkan pemilukada, serta pemilihan legislatif, merupakan benih yang harus ditanam dan dipelihara dengan baik. “Sebab hasil panennya baru akan terlihat pada Pilpres 2014 nanti,” sebut Nurdin Halid. (ham) KETUA DPD I Partai Golkar Sulbar, Anwar Adnan Saleh, menyampaikan sambutan pada Rapimda I Partai Golkar Sulbar.

KORWIL Pemenangan Sulawesi DPP Partai Golkar Nurdin Halid, bersalaman dengan Sekretaris Golkar Sulbar Hamzah Hapati Hasan, sekaligus menyematkan tanda peserta rapimda kepada kader Golkar, Sabtu 23 Juni 2012, di d’Maleo Hotel & Convention Mamuju.

KETUA DPD Golkar Polman Andi Ibrahim, foto bersama Kader Golkar.

20.000 Warga Ikut Jalan Santai Golkar

NURDIN Halid memukul gong tanda dimulanya Rapimda I Golkar Sulbar.

KADER Partai Golkar memenuhi arena Rapimda I.

Golkar Bagikan Setrika Hingga Paket Umrah MAMUJU -- Jalan Santai yang digelar DPD Partai Golkar Sulbar, Minggu 24 Juni, di Mamuju, diikuti sekira 20.000 warga Sulbar. Tidak hanya warga dan simpatisan Golkar Mamuju yang hadir. Pengurus DPD Golkar Matra, Majene, Polman, dan Mamasa, juga hadir dalam kegiatan kemarin. Ragam hadiah yang dibagikan kepada peserta jalan santai. Mulai dari setrika, mesih cuci, televisi, sepeda gunung, enam sepeda motor, hingga lima paket umrah. Ketua DPD Partai Golkar Sulbar, Anwar Adnan Saleh, menyampaikan pembagian doorprice ini untuk menghibur masyarakat Sulbar. Sebab selama ini belum ada kegiatan gerak jalan santai yang menjadikan paket umrah sebagai hadiah. “Tapi yang lebih penting, jalan antai ini bukan hanya menjadi acara hiburan untuk kita, melainkan silaturahmi. Sebab di sini ada yang berasal dari Polman, Majene, Matra, dan Mamasa. Semuanya kumpul di Mamuju,” sebut Anwar. (ham)

KORWIL Pemenangan Sulawesi DPP Partai Golkar Nurdin Halid, Ketua DPD Golkar Sulbar Anwar Adnan Saleh, Sekretaris Golkar Sulbar Hamzah Hapati Hasan, Ketua DPD Golkar Majene Kalma Katta, Ketua DPD Golkar Polman Andi Ibrahim Masdar, Ketua DPD Partai Golkar Mamuju Sugianto, dan sejumlah pengurus teras Partai Golkar, saat acara jalan santai di Mamuju, Minggu 24 Juni 2012.

RADAR/RIDWAN ALIMUDDIN


10

Kesehatan

RADAR SULBAR Senin, 25 Juni 2012

Ajak Anak Bergerak dengan Berjoget Bersama di Akhir Pekan SAAT akhir pekan, banyak hal yang bisa dilakukan oleh orangtua bersama dengan anak-anak salah satunya olahraga. Nah, berjoget bersama anak adalah salah satu olahraga apa yang bisa dilakukan di akhir pekan. Aktivitas fisik bukan hanya dibutuhkan oleh orang dewasa, tapi anak-anak juga membutuhkannya. Menurut U.S. National Library of Medicine, sebagian besar anak-anak membutuhkan aktivitas fisik setidaknya 1 jam setiap hari. Untuk itu tak ada salahnya orangtua mengajak anak melakukan kegiatan bersama, karena rutinitas olahraga di pagi hari juga bisa membantu performa anak yang lebih baik di sekolah, mengurangi stres dan membuatnya tidur nyenyak. Berikut ini olahraga pagi atau aktivitas fisik yang bisa dilakukan bersama-sama antara orangtua dengan anak-

anak, Minggu 24 Juni 2012 yaitu: 1. Berjoget bersama Aktivitas ini bisa membantu memperlancar aliran darah, memompa jantung serta meningkatkan energi. Kegiatan ini tidak memerlukan peralatan atau bahan khusus, hanya perlu menghidupkan musik lalu berjoget atau menari dengan menyenangkan bersama dengan anak-anak. 2. Melakukan permainan Berolahraga tidak harus selalu dengan rutinitas yang sama. Untuk menarik perhatian anak, salah satu cara yang paling mudah adalah memasukkan permainan dalam rutinitas aktivitas fisik pagi. 3. Berjalan sekitar rumah Jalan-jalan adalah cara yang bagus untuk memperkuat tulang, jalan yang dilakukan ini tidak harus jauh tapi bisa di sekitar rumah atau berjalan be-

berapa blok dari rumah lalu kembali lagi. Dengan melakukan bersama-sama, maka anak akan lebih semangat untuk melakukannya.

4. Yoga Yoga bisa sangat menghibur bagi anak-anak ketika ia diizinkan untuk bersenangsenang, kondisi ini akan

membuat semakin terhubung antara orangtau dan anak. Banyak anak yang mendapatkan manfaat dengan hanya melakukan yoga selama 10-20 menit. (net)

Ini yang Bikin Perempuan Lebih Cepat Butuh Kacamata JIKA dibuat perbandingan maka perempuan lebih banyak yang menggunakan kacamata baca dibanding dengan

laki-laki. Ternyata ada beberapa faktor yang mempengaruhi hal ini. Dalam studi sebelumnya te-

lah dinyatakan bahwa tidak seperti laki-laki, perempuan diketahui mulai menggunakan kacamata lebih dulu. Ternyata penelitian baru menemukan ada faktor lain dari penyebab ini selain kemampuan fokus. Bukti baru ini ditemukan oleh tim peneliti yang melakuakn meta-analisis dengan menggunakan 9 penelitian sebelumnya untuk membandingkan prevalensi terjadinya hilangnya kemampuan melihat dalam jarak dekat seiring bertambahnya usia pada lakilaki dan perempuan. Analisis secara keseluruhan memberikan bukti bahwa perempuan memiliki kebutuhan

lebih tinggi dalam penggunaan kacamata membava dibandingkan dengan laki-laki pada usia yang sama. Para peneliti mengungkapkan perbedaan yang muncul ini kemungkinan karena adanya perbedaan jarak baca atau panjang lengan. Diketahui perempuan memiliki panjang langan yang lebih pendek dari laki-laki, sehingga ia cenderung memegang bahan bacaan atau buku pada jarak yang lebih dekat ke mata dibanding laki-laki. "Temuan ini memperkuat hubungan dalam hal pemeriksaan gangguan mata untk perempuan, yaitu kelompok yang sering memiliki kebutuhan

lebih besar untuk menggunakan kacamata," ujar peneliti Hickenbotham, Minggu 24 Juni 2012. Hickenbotham menuturkan gangguan mata seperti presbiopia adalah masalah yang bisa disebabkan oleh banyak hal atau multi faktorial dan membutuhkan solusi yang disesuaikan dengan setiap individu. Untuk itu dibutuhkan penanganan personal bagi setiap orang serta perlu melakukan pengukuran kemampuan mata terhadap fokus benda ketika akan mendiagnosis presbiopia, serta memperkirakan faktorfaktor lain yang berkontribusi atau mempengaruhi. (net)

Saat BAB Macet dan Bikin Sembelit, Lakukan Ini ANDA perlu buang air besar (BAB) secara teratur agar limbah hasil pencernaan tidak diserap kembali ke dalam darah Anda. Anda dapat melakukan beberapa cara pencegahan untuk mengatasi kondisi buang air besar yang macet atau sembelit. Berikut 7 langkah yang dapat Anda lakukan agar sistem pencernaan lancar dan terhindar dari sembelit, seperti dilansir dari dari mindbodygreen, Sabtu 23 Juni 2012 yaitu: 1. Hentikan kebiasaan ngemil diantara jam makan Jangan makan cemilan dahulu sebelum makanan yang Anda makan sebelumnya telah selesai dicerna. Jika jarak antara sarapan, ngemil dan makan siang terlalu sedikit, saluran pencernaan Anda akan mengalami penumpukan

makanan dan akan menyebabkan sembelit.

num air hingga 8 gelas per hari.

2. Kurangi konsumsi makanan olahan Makanan olahan atau makanan kemasan memiliki umur simpan tertentu dan biasanya mengandung pengawet yang tidak baik untuk kesehatan pencernaan.

4. Kurangi konsumsi makanan yang sifatnya kering Makanan yang kering seperti kacang, keripik, dan biskuit dapat menghambat proses pencernaan dan menyebabkan sembelit. Ketika Anda mengonsumsinya, perbanyaklah minum air putih.

3. Cegah dehidrasi Salah satu alasan sembelit adalah karena Anda mengalami dehidrasi. Ketika tubuh mengalami dehidrasi, usus besar adalah organ yang pertama kali merasakan akibatnya. Usus besar yang sehat memiliki persentase cairan yang sangat tinggi. Tubuh Anda juga membutuhkan cairan dari usus besar untuk mendukung organ-organ tubuh lainnya. Oleh karena itu Anda perlu banyak mi-

akan membuat kondisi perut Anda rileks dan tenang sehingga mampu mencerna makanan dengan baik. 7. Tarik napas panjang Luangkan waktu untuk me-

narik napas panjang, tujuannya adalah untuk meningkatkan aliran darah ke sistem pencernaan. Saat bernapas, sistem saraf Anda akan tenang dan mampu memperlancar proses pencernaan. (net)

Tanda-tanda Rokok Mulai Merusak Saluran Napas DARI sekian banyak dampak negatif asap rokok, kerusakan pada saluran napas relatif paling sering dijumpai. Gejalanya bukan cuma batuk, tapi lebih beragam jika sudah mengarah pada kerusakan yang sifatnya permanen dan bahkan mematikan. "Racun rokok bersifat silio toksik. Sebatang rokok bisa mematikan sebatang silia (rambut getar di saluran napas)," kata Dr Ahmad Hudoyo, SpP(KP), FCCP dari RS Persahabatan dalam seminar Hidup dalam Lingkungan Sehat dengan Tidak Merokok di Klub Kelapa Gading, seperti ditulis Minggu 24 Juni. Tanda-tanda rokok sudah mulai membunuh sebagian besar rambut getar dan merusak saluran napas secara keseluruhan, seperti dituturkan Dr Ahmad Hudoyo adalah sebagai berikut. 1. Batuk berdahak Salah satu gangguan pernapasan yang paling sering dialami oleh perokok adalah bronkitis kronis. Gejalanya antara lain inflamasi atau radang yang menyebabkan batuk yang tidak sembuh-sembuh, yang disertai ekskresi sputum atau dahak yang berlebihan. Karena asap rokok juga bersifat silio toksik, maka penderita bronkitis kronis juga akan kehilangan fungsi silia atau rambut-rambut getar di saluran napas sehingga mekanisme pengeluaran dahak terganggu. Salah satu akibatnya adalah obstruksi atau penyumbatan saluran napas. 2. Sesak napas Asma atau sesak napas yang memburuk juga termasuk gangguan yang paling banyak dialami oleh perokok, khususnya yang memang dari awal punya riwayat penyakit tersebut. Selain memperburuk, paparan asap rokok juga sering menjadi pencetus kekambuhan serangan asma. Selain karena asma, rokok juga bisa memicu sesak napas akibat kondisi lain seperti rusaknya jaringan paru dan juga pembengkakan di bagian tersebut. 3. Paru-paru bengkak Kalau diibaratkan seperti karet gelang, paru-paru yang sehat itu bersifat lenting atau kenyal. Kalau sudah terpapar asap rokok, jaringan paru akan jadi bengkak ukurannya tetapi lembek teksturnya seperti karet gelang yang direndam minyak tanah. Paru-paru yang membersar tetapi berkurang fungsinya dialami oleh perokok yang menderita emfisema. Secara medis, kondisi ini dicirikan dengan hilangnya elastisitas jaringan paru dan disertai rusaknya atau sobeknya alveoli atau kantung udara sehingga oksigen susah masuk. 4. Berat badan turun drastis Penyakit yang sering disebut-sebut sebagai dampak terburuk dari asap rokok adalah kanker paru. Jenis kanker yang satu ini dijuluki 'kanker yang baik hati' karena tidak menyebabkan sakit pada stadiumstadium awal, mengingat paru-paru tidak memiliki jaringan saraf. Tidak banyak gejala yang bisa diamati sebagai tanda-tanda awal kanker paru. Namun kebanyakan penderita kanker paru mengalami penurunan berat badan yang sangat drastis dan baru bisa ketahuan kalau kanker setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. 5. Nyeri dada Kanker paru yang sudah memasuki stadium lanjut sering dicirikan dengan nyeri dada, ketika pertumbuhan jaringan kanker mulai mendesak organ lain di rongga dada. Keluhan ini juga sering disertai dengan sesak napas karena rongga dada menyempit.Ketika sudah memasuki stadium lanjut, peluang hidup penderita kanker paru yang sering dinyatakan dalam 5-year survival rate hanya sekitar 13 persen. Dari berbagai kasus yang pernah dijumpai, hanya 10-20 persen kanker paru yang bisa sembuh dengan operasi. (net)

5. Rajin Berolahraga Olahraga dapat meningkatkan aliran darah ke usus dan meningkatkan motilitas gastrointestinal. Sehingga pencernaan lancar dan terhindar dari sembelit. 6. Pijat perut Berikan pijatan lembut pada perut ketika sedang bersantai atau dalam keadaan perut yang tidak penuh. Hal ini

Rubrik ini Dipersembahkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat

Kebanyakan Begadang Nonton Euro, Warga China Tewas TAIPEI -- Kabar duka dari China ini bisa menjadi peringatan bagi anda yang kerap begadang untuk menyaksikan perhelatan Euro 2012. Jiang Xiaoshan, sorang pria asal China arus menghembuskan nafas terakhir karena dugaan kelelahan yang sangat parah usai begadang selama 11 hari untuk menyaksikan Euro. Seperti dikutip dari halaman Daily Mail, Jumat (22/6) perbedaan waktu di Ukraina-Polandia tempat kejuaraan sepakbola Eropa tersebut berlangsung membuat pria 26 tahun itu dikabarkan tidak tidur selama 11 hari. Malamnya ia begada-

ng dan pagi harinya melanjutkan bekerja. Hasilnya pria yang juga gemar bermain bola ini tewas, Selasa (19/6) lalu. Terakhir kali penggemar Timans Prancis dan Inggris ini terlihat menyaksikan pertandingan antara Irlandia dan Italia, Selasa (19/6) dini hari. Sekitar pukul 05.00 pagi, Jiang Xiaoshan kemudian pulang untuk tidur sejenak sebelum melanjutkan aktifitas. Namun sayang, itu merupakan tidurnya yang terakhir karena ia kemudian tidak bisa dibangunkan lagi. Selain karena kelelahan faktor minuman beralkohol dan rokok yang dikonsumsinya diduga menjadi faktor lain

yang memperburuk kondisi Jiang. Kerabat dan keluarga Jiang, tak menyangkka musibah ini. pasalnya dalam kehidupan sehari-hari ia dikenal sehat dan pernah membela tim sepakbola di kampusnya semasa kuliah dua tahun lalu. Ini bukan kali pertama sepak bola menyebabkan gangguan kesehatan bagi penduduk China. Selama Piala Dunia 2006 di Jerman dan Afrika Selatan 2010 dikabarkan banyak warga harus dilarikan ke rumah sakit karena kebanyakan begadang menyaksikan pertandingan sepakbola. (jpnn)

jpnn

KELELAHAN. Terjadi peningkatan yang cukup mengkhawatirkan terhadap penderita kurang tidur dalam beberapa tahun terakhir akibat menonton TV dan menghabiskan malam di depan komputer.


Pendidikan 11

RADAR SULBAR Senin, 25 Juni 2012

H.Agus Ambo Djiwa

H.Muhammad Saal

Bupati Matra

H. M. Natsir

H.Abdul Wahid

Wakil Bupati Matra

Sekretaris

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Matra

Iklan Layanan Ini Dipersembahkan Oleh Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kab. Matra

Terkendala Pencairan Dana

Kades dan BPD Dilatih

Pelaksanaan DAK 2012 Terancam Terlambat REPORTER : DIAN AFRIANTY EDITOR : AMRI MAKKARUBA

POLEWALI -- Rencana pelaksanaan DAK Pendidikan tahun 2012 terancam mengalami keterlambatan seperti pengerjaan DAK tahun 2011. Penyebabnya, hingga saat ini masih terkendala pada pencairan anggaran. Polewali Mandar tahun ini, DAK 2012 sebesar Rp28 miliar dengan pengerjaan sistem swakelola. Kabid Dikdas Disdikpora Pol-

man, Arifin Yambas, Ahad, 24 Juni menyampaikan, juknis DAK 2012 sudah turun sejak Januari. Hanya saja belum bisa dilakukan karena proses pencairan dana bertentangan dengan yang ada dalam juknis. "Dalam permendagri menghendaki pencairan dana diproses oleh diknas setempat. Sekolah-sekolah yang menjadi penerima DAK diberikan anggaran setelah 30 persen rampung, sementara sistem swakelola dana harus langsung dikirim ke rekening

sekolah masing-masing," kata Arifin Yambas. Ia juga menyampaikan, untuk pelaksanaan DAK tersebut diharapkan adanya kebijakaan bersama menteri seperti tahun sebelumnya untuk kejelasan anggaran sehingga pelaksanaan DAK tahun ini bisa segera berjalan. Sesuai hasil konsultasi di Kemendikbud, untuk pelaksanaan DAK tahun ini diharapkan segera turun kebijakan bersama menteri seperti tahun sebelumnya. (*)

POLEWALI -- Program Nasional Pembangunan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) Kecamatan Limboro melatih Kepala Desa, BPD dan kaur desa se-Kecamatan Limboro terkait pengembangan SDM. Pelatihan ini digelar Sabtu, 23 Juni hingga Minggu, 24 Juni di Aula Kantor Kecamatan Limboro dan melibanyak 44 peserta yang terdiri dari 11 desa dan kelurahan. Diantaranya Desa Todang Todang, Tanganbaru, Palece, Salarri, Samasundu, Renggeang, Napo, Tandassura, Lembalembang, Pendulangan, dan Kelurahan Limboro. Fasilitator Tehnik (FK) Limboro, Mujahidin menjelaskan keterlibatan Kades dan lurah, sekretaris desa,

JAKARTA -- Protes mahalnya biaya pendidikan rintisan sekolah berstandar internasional (RSBI) tidak hanya terjadi di daerah pinggiran. Di Jakarta pun ibu-ibu wali murid keberatan dengan biaya pendidikan di RSBI. Bentuk protes mereka wujudkan dengan menggantung panci dan alat dapur lainnya di bundaran HI kemarin (21/6). Aksi protes yang diikuti sekitar 50 wali murid dan sejumlah guru ini mendapat pengawalan ketat dari polisi. Aksi ini diantaranya terdiri dari anggota Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Ikatan Guru Indonesia (IGI), dan Forum Musyawarah Guru Jakarta (FMGJ). Sekjen FSGI Retno Listyarti yang ikut memimpin aksi protes ini menu-

Dia mengatakan, dengan tingginya biaya pendidikan di sekolah RSBI terkesan telah terjadi swastanisasi sekolah negeri. Retno menegaskan, RSBI yang jelas-jelas sekolah negeri saat ini biayanya sudah melebihi sekolah swasta. Padahal, sekolah negeri RSBI masih mendapatkan bantuan biaya dari Kemendikbud hingga Rp 500 juta per tahun. Tapi tetap saja sekolah ini menarik biaya pendidikan tinggi ke siswanya. Retno menuturkan, untuk kawasan Jakarta masa penerimaan siswa baru di RSBI sudah rampung. Sampai kemarin dia mengatakan belum ada laporan dari orangtua yang menjadi korban pungutan biaya pendidikan selangit. (jpnn)

ATAS KEBERHASILAN MENYELESAIKAN PENDIDIKAN MAGISTER PASCA SARJANA ADM. NEGARA UNIV. 45 MAKASSAR WISUDA 08 FEBRUARI 2012 DI MAKASSAR

Masuk Ajaran Baru, Buku Tulis Mulai Diburu ujarnya. Pantauan Lombok Pos (JPNN Group), para pedagang tidak hanya menjual buku. Mereka juga menyediakan perlengkapan lainnya. Sementara, salah seorang pembeli, Indah mengatakan, harga buku yang dijual pedagang eceran ini sama dengan yang dijual di toko sama. Namun, membeli di pedagang eceran, mereka bisa menawar harga. ‘’Saya beli lebih awal, takut harganya nanti naik,’’ katanya. (jpnn)

turkan, pihaknya sengaja membawa sejumlah orang tua siswa yang telah mengeluarkan biaya besar untuk menyekolahkan anaknya di sekolah berlabel RSBI. Dari pengakuan sejumlah wali murid, mereka telah menyetor antara Rp 7 juta hingga Rp 15 juta supaya anaknya bisa masuk RSBI. "Kondisi mahalnya biaya pendidikan di RSBI ini tidak bisa dibiarkan," tandasnya. Untuk itu, dia meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menghapus dengan segera kebijakan RSBI ini. Retno menuturkan, kalau RSBI tidak dicabut minimal biayanya bisa dikembalikan lagi seperti sekolah yang bersangkutan belum berlabel RSBI.

SELAMAT & SUKSES

RADAR/AMRI MAKKARUBA

lis dan perlengkapan lain berupa balpoin, penggaris dan lainnya banyak yang beli. Namun, yang paling banyak laku adalah buku tulis. ‘’Biasanya malam yang banyak laku, Mas,’’ kata warga Cakranegara ini, Sabtu (23/6). Melihat peluang tersebut, Oni yang menjual buku dan kaos kaki ini berdagang sampai malam hari. Karena, jumlah permintaan pembeli belakangan ini meningkat. ‘’Harganya sama, kita tidak jual mahal. Sesuai harga standar saja,’’

boro ini disambut positif Camat Limboro, Rijalul Gaib. Menurutnya, selain menggandeng Bappeda Polewali Mandar dan BPMPD Polman kegiatan ini juga melibatkan Tim Pelatih Masyarakat (TPM) Kecamatan Limboro. "Kami berharapkan seluruh BPD, Kades dan kaurnya sudah mampu dan memahami tehnik penyusunan RPJMdes sesuai target evaluasi kelayakan. Dan kami bersyukur sebab selain materi tersebut terdapat beberapa nilai positif yang didapatkan peserta yakni pemahaman tentang perundang-undangan perdes dan cara pembuatannya,"ungkap Mujahiddin. (k2/mkb)

Protes Mahalnya RSBI, Ibu-ibu Gantung Panci di HI

SEKOLAH. SMP Negeri 7 Pasang Kecamatan Binuang tahun ajaran baru ini siap menerima siswa baru.

MATARAM -- Memasuki tahun ajaran baru, pedagang buku tulis mulai kebanjiran pembeli. Para pedagang buku tulis eceran di pelataran pertokoan Cakranegara paling merasakan dampaknya. Tak heran, momen tahun ajaran baru ini segera ditangkap para pedagang buku tulis eceran. Hampir sepanjang pelataran pertokoan Cakranegara berjejer para pedagang musiman ini. Salah seorang pedagang, Oni mengaku, buku tu-

bendahara desa serta BPD se-Kecamatan Limboro diharapkan agar kedepan setiap desa sudah mampu mandiri dalam menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menegah Desa (RPJMdes). Sebab RPJMdes merupakan kewajiban rutinitas lima tahunan setiap desa. Selain itu peserta juga dibekali pelatihan tentang pembuatan Peraturan Desa (Perdes), pelatihan pembukuan sekaligus pembuatan pertanggungjawaban keuangan. Tak ketinggalan pula Bappeda Polewali Mandar beserta PNPM-MP Limboro membangun pemahaman kepada peserta tentang konsepsi PNPM Integrasi. Pelatihan peningkatan SDM bagi Kades, BPD dan Kaur Desa se-Kecamatan Lim-

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

Aco Mursalim, S. Sos, M. Si Muis, S.Ag, M.Si Farhanuddin, SE, M.Si Kaharuddin, S.Pt, M.Si Muhammad Najid, S.Pd, M.Si Sahrul Arif, SP, M.Si Zulkifli N, S.Sos, M.Si Amrin, S. Kom, M.Si

( Sekretariat Daerah Pemkab Majene ) ( Kantor Kecamatan Luyo Polewali Mandar ) ( Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sulbar ) ( Dinas Pertanian dan Peternakan Polman ) ( Badan Promosi & Penanaman Modal Daerah Sulbar) ( Kantor Kelurahan Baurung, Banggae Timur, Majene ) ( Dinas Pendidikan Kabupaten Majene ) ( Kantor Kel. Banggae, Kec.Banggae, Majene)

Program Pasca Sarjana Ilmu Adm. Negara Universitas 45 Makassar

DR. H. Abd. Rahman Pilang, M.Pd (Kepala)

PENGOBATAN MATA PAKISTAN TANPA OPERASI

Pengelola Kemitraan Pemkab Polman – Univ. 45 Makassar

Najamuddin, S.Sos, M.Si (Kepala)

Ahli Pengobatan Mata dan Ambeyen Tanpa Operasi Ditangani langsung Tabib KHAN keturunan dari Pakistan. KHAN seorang ahli Pengobatan Alternatif penyakit mata , ambeyen lemah syahwat dan berbagai penyakit lainnya. KHAN yang asli Pakistan sudah berpengalaman lebih dari 22 tahun memiliki keahlian menyembuhkan penyakit mata tanpa operasi. Seperti Mata Min, Plus, Rabun, Merah, Berair, Glukoma, Katarak, Silinder. Ilmu pengobatan tersebut diperoleh leluhurnya dari Pakistan. Dengan keahlian yang jarang dimiliki orang banyak, kini telah membuka Klinik Mata Pakistan di Mamuju dan Wonomulyo dengan pengalaman puluhan tahun tersebut, KHAN telah berhasil menyembuhkan puluhan ribu pasien keluhan mata, diantaranya glaucoma, katarak, radang kornea, iritasi mata minus, cylindris, plus, retinitis, syaraf mata rendah, serta lainnya. KHAN juga mengobati penyakit Ambeyen baru atau lama tanpa operasi, lemah syahwat, kencing manis, stroke, persendian tulang, Tumor, Kanker, Kista, Mioma, Gondok, Gondok Beracun, Hepatitis, Ginjal Lever, Malaria, Sesak Nafas, Asam Urat, Rematik, Impoten, Kolesterol, Paru-paru, Kewanitaan dengan harga terjangkau. Metode yang digunakan dengan menggunakan ramuan herbal murni dari Pakistan dan tumbuh-tumbuhan dari Indonesia tanpa menggunakan obat-obatan kimia sehingga tanpa efek samping.

Alamat : Wonomulyo

Alamat : Mamuju

Jl. Jend.Sudirman No.55 (Dekat Kantor PU/Lampu Merah) Wonomulyo Polewali Mandar Buka setiap tanggal 01-15 Pukul 08.00 – 20-00 Wita Khan Hp: 085 397 082 333

Jl. Sultan Hasanuddin No. 88 (di Rental Mobil SILVI) Mamuju Buka setiap tanggal 16-30 Pukul 08.00 – 20-00 Wita Hp: 085 242 219 895

Keluarga Besar R SMA BI Neg 1 Polewali & Pengurus Osis R SMA BI Neg 1 Polewali Mengucapkan Turut Berbela Sungkawa atas meninggalnya

Andi Atirah Wulandari Amir (Ketua I Osis R SMA BI Neg 1 Polewali 2011/2012 Kls. XI IPA 3)

Kamis, 21 Juni 2012 di Binuang Polewali Polewali

Burhanuddin Bohari, S.Pd.,M.Pd.

Abdul Halim, S.Pd.

(Kepala Sekolah)

(Pembina Osis)

Muh. Asri Samad (Ketua Osis 2011/2012)


12

Radar Majene

RADAR SULBAR Senin, 25 Juni 2012

Server e-KTP Kantor Camat Tubo Raib REPORTER : SYAMSUDDIN EDITOR : AMRI MAKKARUBA

MAJENE -- Pencurian perangkat elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) tidak hanya terjadi di Kecamatan Tutar Kabupaten Polewali Mandar. Tetapi kejadian yang sama juga terjadi di Kecamatan Tubo Kabupaten Majane, Jumat 22 Juni lalu. Pencuri berhasil mengondol perangkat e-KTP berupa server di Kantor Camat Tubo yang

diperkirakan terjadi dini hari sekitar pukul 02.00 Wita. Hilangnya server e-KTP di Tubo membuat pelayanan tergangu. Camat Tubo, Sudirman, ketika dihubungi mengungkapkan hilangnya server e-KTP di kantornya baru diketahui Jumat pagi saat operator e-KTP ingin mengoperasikan alat tersebut. "Kita tidak tahu pasti, server ituan hilang jam berapa, tapi yang jelas barang itu hilang

malam Jumat," kata Sudirman. Namun, saat kejadian ada tiga orang petugas yang jaga hanya saja terlambat masuk dan mereka baru ada di kantor pukul 22.00 wita. Ia mengatakan, alat utama pelaksanaan e KTP itu, sebelumnya ditempatkan dalam satu ruangan bersama alat lainnya. Hari Kamis barang tersebut masih lengkap. "Maling masuk lewat jendela, dan memang ruangan itu belum ada pengaman

Angka Kematian Ibu Melahirkan Tinggi MAJENE -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Majene mengatakan angka kematian ibu saat melahirkan di Majene cukup tinggi. Salah satu penyebabnya karena ibu hamil saat melahirkan tanpa didampingi bidan. " Masih banyak warga yang memilik melahirkan tanpa didampingi oleh tenaga medis," ungkap dr Evawaty, Kepala Dinkes Majane. Namun, Ia tidak memberikan rincian dari tingkat angka kematian ibu saat melahirkan dari tahun ke tahun. Namun dari hasil riset yang dilakukan, ditemukan beberapa faktor penyebab tingginya angka kematian ibu saat melahirkan. Selain tidak didampingi bidan, terkadan ibu melahirkan tidak berada di sarana kesehatan. Majene sendiri menempati posisi yang terbilang tinggi dibandingkan dengan beberapa kabupaten lain di Sulbar. Sehingga diharapkan kedepan semua proses persalinan harus dilakukan oleh tenaga kesehatan dan dilakukan pada sarana kesehatan yang ada. Evawaty juga meminta dukungan masyarakat lintas sektoral, serta membutuhkan kerja sama dengan berbagai pihak, seperti tokoh agama dan tokoh masyarakat dan elemen lainnya. Bahkan semua dukun diharapkan dapat menjadi mitra bidan dalam menekan angka kematian ibu saat melahirkan. "Nantinya dukun dan bidan bagi job, dalam artian semua pertolongan dilakukan oleh bidan dan dukun hanya membantu bidan," tandasnya. (mg4/mkb)

EKSEKUTIF

Dalam Negeri di Jakarta. Selain itu, Ia juga akan mengajukan permohonan peminjaman alat yang sama untuk mengganti server yang hilang. "Permohonan peminjaman ini akan kita lampirkan surat keterangan kehilangan dari Kepolisian. Tapi kita tetap berharap pelakunya bisa diungkap, apalagi alat ini sangat mahal harganya mencapai 200 juta," sebutnya. Secara terpisah,

Kasat Reskrim Polres Majene, AKP Jubaidi membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya dan Polsek Sendana telah melakukan penyelidikan atas peristiwa ini. Telah dimintai keterangan beberapa orang termasuk petugas yang jaga malam. Penyidik juga telah meminta keterangan Camat Tubo. "Kasus ini masih dalam penyelidikan pihak polisi dan ditaksir kerugian mencapai Rp200 juta," tandas Jubaidi. (*)

Nelayan Harus Waspada

Atasi Banjir, Dua Kanal Akan Dibangun MAJENE -- Genangan air yang sering melanda beberapa tempat di Kota Majene membuat Dinas Perumahan, Pemukiman dan Kebersihan (Disperkimber) Kabupaten Majene berencana membangun kanal. Pembanguan kanal ini merupakan salah satu program Disperkimber dalam mengatasi banjir di Kota Majene. Kepala Disperkimber Majene, Effendy Gasong, Minggu 24 Juni, mengatakan pihaknya akan bekerjasama dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bidang Cipta Karya dalam merealisasikan beberapa program pembangunan kanal dalam kota, termasuk pada dua titik yang dinilai sebagai kawasan langganan banjir. "Beberapa lingkungan yang ada dalam Kota Majene memeliki drainase yang kapasitasnya sudah tidak mampu menampung air saat hujan, sehingga terjadi luapan air dan banjir," ungkap Effendy. Dijelaskan, dua titik yang akan diprioritaskana untuk pembangunan kanal pada tahun ini yakni Jalan Gatot Subroto sekitar Boyang Assamalewuang dan Jalan WR Mongisidi sekitar Hotel Bogor. Dua kawasan ini selalu menjadi langganan banjir yang perlu mendapatkan penangana lebih dahulu. Nantinya, kanal tersebut akan dibuat dengan volume yang lebih besar dibandingkan dengan drainase yang sudah saat ini. Kapasitas kanal nantinya sangat besar sehingga tidak dikuatirkan lagi terjadi banjir. "Jika tidak seperti itu, maka kawasan perkotaan Majene akan sangat kesulitan keluar dari masalah banjir yang dari tahun ke tahun selalu dikeluhkan," tukasnya. (mg4/mkb)

jendelanya. Kejadian ini langsung kita laporkan kepada polisi dan hari itu juga dilakukan olah TKP," akunya. Peristiwa itu juga langsung dilaporkan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Majene. Untuk memaksimalkan layanan e-KTP di Kecamatan Tubo, kata Sudirman, dirinya akan segera melaporkan ke Direktorat Jenderal Kependudukan Kementerian

MAJENE -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Majene meminta nelayan mewaspadai tingginya gelombang laut. Karena dalam sepekan terakhir ini gelombang laut naik sehingga nelayan yang akan mencari ikan harus waspada. Prakirawan BMKG Majene, Mujahiddin, Minggu 24 Juni, mengatakan tinggi gelombang perairan Ma-

jene relatif cukup tinggi, sehingga dapat membahayakan kapal nelayan yang akan melaut hingga dua hari kedepan. "Ketinggian ombak perairan Majene saat ini mencapai 2,5 meter, dengan kecepatan angin mencapai 30 kilometer per jam dan akan berlangsung selama dua hari kedepan," tukasnya. Dijelaskan, tinggi gelombang tersebut sangat berpengaruh

pada kapal nelayan yang akan melaut, namunnya, kondisi tersebut belum menjadi penghambat bagi kapal penumpan yang melintas melintas di perairan Majene. Menurutnya, tinggi gelombang dan kecapatan angin seperti itu dinilai sebagai hal yang wajar terjadi pada musim timur dan biasanya terjadi secara terus menerus selama satu pekan. (mg4/mkb)

Jalan Syamsuddin Butuh Perhatian RADAR/JUNIARDI

KANAL. Terlihat kawasan sekitar Jl. Wortel Mangunsidi dari udara, dalam waktu dekan akan dibangun kanal di kawasan itu untuk mengatasi masalah banjir dari tahun ke tahun.

Petani Lebih Minati Jati Putih MAJENE -- Jenis tanaman jati lokal di Kabupaten Majene ternyata memiliki kualitas lebih baik dibandingkan dengan jenis putih. Tetapi jati lokal kurang diminati petani untuk dikembangkan. "Berkaitan degan rehabilitasi hutan di Majene yang saat ini terus digalakkan, kami menawarkan beberapa jenis tanaman yang bernilai ekonomis kepada para petani, dan mayoritas diantaranya mengingingkan jatih putih sebagai pilihan utama untuk dikembangkan," ungkap Burhanuddin, Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Majene, Minggu 24 Juni. Dijelaskan, secara kualitas kayu jenis jati lokal memang lebih baik, namun petani lebih senang membudidayakan jati putih karena secara ekonomis selain memiliki usia yang lebih singkat untuk dapat dimanfaatkan. Selain itu para pengusaha furniture lebih memilih jati putih. "Jati putih sudah dapat dimanfaakan oleh petani pada usia 10 tahun, sementara jati lokal petani harus menunggu 20 hingga 30 tahun," ujarnya. Jati putih sudah dikembangkan di Majene sejak 1998 hingga saat ini, apalagi itu didukung oleh ketersediaan lahan yang belum dimanfaatkan hingga 10.000 Hektar. Sehingga tidak ada alasan untuk tidak dapat memenuhi akan tingginya permintaan pasat akan jenis kayu jati putih. (mg4/mkb)

MAJENE -- Peningkatan jalan kabupaten di Kota Majene perlu digenjot. Seperti halnya Jalan Syamsuddin di Lingkungan Tanangan Kelurahan Pangali-ali Kecamatan Banggae. Kondisi jalan yang bersebelahan dengan Masjid Agung Majene ini memprihatinkan bahkan telah jarang dilalui kendaraan roda dua apalagi roda empat. Beberapa pengendara roda dua yang sempat melintasi jalan ini

mengeluhkan kondisi jalan. Mereka berharap kerusakan jalan segera dibenahi oleh dinas terkait agar tidak semakin parah. "Kami berharap jalan ini segera diperbaiki sebelum bertambah parah. jalan ini strategis memudahkan orang dari jalan poros ke Lingkungan Tanangan dan Cilallang begitu juga sebaliknya," ujar Hafid salah seorang pengendara. Salah seorang warga Bakhtiar, juga menyatakan jalan tersebut mestinya tidak luput

dari pantauan pemerintah. Apalagi panjang jalan, hanya sekitar 100 meter dan tidak akan banyak menghabiskan anggaran untuk perawatan. "Jalan itu memang pendek, tapi pemanfaatannya sangat besar, dapat menghubungkan kebeberapa lingkungan. Selain itu, dekat dengan pusat pemerintahan. Termasuk rumah jabatan bupati," ungkap Bakhtiar. (k3/mkb)

RADAR/SYAMSUDDIN

MEMPRIHATINKAN. Jalan Syamsuddin Lingkungan Tanangan Kelurahan Pangali-Ali Kecamatan Banggae memprihatinkan. Jalan ini sudah mulai jarang dilalui pengendara roda dua.

Rubrik Khusus Pemerintah Kabupaten Majene

RADAR/SYAMSUDDIN

RADAR/SYAMSUDDIN

BUPATI Majene Kalma Katta, bersalaman dengan warga di Pasar Sentral Majene saat menggelar rapat akbar mempertahankan pula Lereklerekang Rabu, 13 Juni lalu.

BUPATI Majene Kalma Katta, memberikan sambutan pada pembukaan seminar kebudayaan yang dilaksanakan Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) di Ruang Pola Kantor Bupati Majene Senin, 18 Juni lalu.


Radar Mamasa 13

RADAR SULBAR Senin, 25 Juni 2012

Kabupaten Mamasa

Visi: Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Mamasa yang Madani Dalam Ikatan Kondosapata Wai Sapalelean

Empat Strategi Pembangunan Kabupaten Mamasa 1. Mewujudkan tata kepemerintahan yang baik/goog governance. 2. Meningkatkan Kesejahteraan masyarakat melalui Pembangunan Berbasis Masyarakat (Gerbang Sismark). 3. Mendorong berkembangnya dunia usaha para pelaku ekonomi. 4. Mengaktualisasikan nilai-nilai agama dan norma budaya dalam kehidupan masyarakat.

Ramlan Badawi

Benhard Buntutiboyong

Bupati Mamasa

Sekkab Mamasa

Pemilukada Mamasa 2013

Mario Didorong Lewat Jalur Independen EDITOR : AMRI MAKKARUBA

MAMASA -- Kandidat calon Bupati Mamasa periode 2013-2018, HM Mario Said terus mendapat dukungan agar maju di Pemilukada Mamasa 2013 mendatang. Dukungan ini dilontarkan sejumlah tokoh masyarakat dari berbagai wilayah di Mamasa agar Camat Tallo Kota Makassar ini maju di Pemilukada Mamasa saat melakukan sosialisasi dibeberapa tempat pekan lalu. Tim Strategi Mario Said yang juga ayah kandungnya, M Said Saggaf, mengatakan sejumlah tokoh masyarakat Mamasa berharap jika Mario Said tidak mendapatkan dukungan partai politik. Maka beberapa tokoh masyarakat Mamasa mendorong maju melalui jalur independen. Bahkan mereka siap memberikan dukungan dan mengumpulkan bukti dukungan sesuai yang dipersyaratkan sebagai calon independen. "Kami tetap berharap Mario Said mendapat dukungan dari Partai Politik sebagai syarat maju di Pemilukda

Mamasa. Tetapi banyak masyarakat yang telah menemuinya agar Mario maju saja lewat jalur independen. Kami berterima kasih atas dukungan tersebut dan tetap berupaya melakukan komunikasi politik dengan sejumlah parpol. Jika nantinya memang tidak mendapatkan parpol tentunya jalur independen yang akan ditempuh," kata Said Saggaf. Pihaknya telah melakukan sosialisasi beberapa tempat, kata Said Saggaf, respon masyarakat sangat antusias dalam merindukan pemimpin yang dinilai dapat membawa perubahan di Mamasa. Terkait dengan sejumlah parpol yang akan dikendarai, Said Saggaf mengatakan beberapa Parpol yang memiliki kursi di DPRD Mamasa telah dilakukan komunikasi tetapi baru sebatas pembicaraan sipatnya umum dan belum resmi. Ia menyebutkan beberapa parpol pemilik kursi di DPRD Mamasa seperti, PDK, Demokrat dan beberapa parpol lainnya telah membuka ruang komunikasi tetapi belum resmi.

BI: Ekonomi Tak Tumbuh, Perbankan RI Tetap Aman BOGOR -- Bank Indonesia (BI) optimistis perbankan dalam negeri jauh dari bahaya krisis. Bahkan, menurut Bank Sentral, bank masih sehat meskipun ekonomi Indonesia tidak tumbuh sekalipun. "Rasio kecukupan modal (CAR) perbankan kita sekarang 17,88 persen. Kalau GDP atau pertumbuhan ekonomi Indonesia nol persen sampai negatif, itu akan menggerus CAR sampai enam persen. Jadi CAR perbankan kita masih di 11,68 persen," ungkap Deputi Gubernur BI Halim Alamsyah dalam Diskusi Panel bersama wartawan, Minggu (24/6/2012). Menurut Halim, Bank Sentral menjaga agar rasio kecukupan modal perbankan nasional berada di angka delapan persen, tetapi nyatanya, saat ini CAR perbankan nasional berada jauh di atas CAR minimal di 17,88 persen. Padahal, ekonomi Indonesia tahun ini diprediksi akan terus bertumbuh sampai enam persen. "Kalau sampai delapan persen (CAR), kita akan wajibkan bank nambah modal lagi, jadi dalam waktu dekat perbankan tidak akan perlu tambah modal lagi," tambah dia. Halim juga menambahkan, jika di pasar seperti pasar uang dan valuta asing, hal ini tidak akan berdampak banyak pada modal bank. "Nilai tukar kita dari awal tahun telah terdepresiasi sekira tiga sampai empat persen. Perkiraan kita, kalau sampai rupiah melemah sampai 50 persen sekalipun, artinya rupiah sampai Rp13 ribu (per dolar AS) CAR perbankan hanya tergerus 0,2 persen," jelas Halim. Adapun terhadap bank yang banyak menaruh kelebihan likuiditasnya pada surat utang negara (SUN), dan ternyata performa SUN ambles, maka CAR akan susut sekira 3,5 persen. (net)

Termasuk beberapa parpol non parlemen juga menyatakan kesiapannya untuk mendukung Mario Said. "Penentuan parpol yang akan mengusung Mario Said baru akan kami intens melakukan komunikasi awal Juli mendatang. Jika sampai batas waktu yang kami tentukan belum juga ada deal dengan Parpol tentunya akan maju lewat jalur independen," terang Said Saggaf. Terkait dengan pasangan di Pemilukada Mamasa, Said Saggaf juga mengatakan belum menentukan dengan siapa Mario akan berpasangan karena pihanya berkonsentarasi dulu dengan mendapatkan dukungan dari parpol. Tetapi beberapa tokoh Mamasa telah menghubungi dirinya dan siap berpasangan dengan Mario Said di Pemilukada Mamasa. "Tidak etis kalau saya sebut siapa tokoh masyarakat Mamasa yang telah menghubungi Mario untuk berpasangan. Penentuan pasangan nanti baru ditentukan sesudah ada kejelasan parpol yang akan mendukungnya," tandas Said Saggaf. (*)

RADAR/IST

SOSIALISASI. Calon Bupati Mamasa, Mario Said Saggaf, ketika melakukan sosialisasi terkait rencana pencalonannya di Pemilukada Mamasa.

Ludes, KA Lebaran Tambah 19 Ribu Tiket Penembakan Terjadi Lagi

NET

JAKARTA -- PT Kereta Api mulai menyiapkan tiket tambahan ke berbagai rute untuk mengangkut pemudik lebaran tahun ini. Setidaknya 19 ribu tiket tambahan akan dijual mulai 1 Juli untuk melengkapi 170 ribu tiket yang telah terjual sejak sebulan lalu. "Kalau hari ini beli kemungkinannya sangat kecil untuk bisa dapat tiket lebaran. Tapi, nggak bisa dibilang habis 100 persen karena masih ada beberapa yang biasanya dari pembatalan-pembatalan. Masyarakat memang sudah membeli sejak jauh hari," ujar Vice President Public Relation PT Kereta Api Sugeng Priyono, Sabtu (23/6). Selama masa angkutan lebaran tahun ini, PT KA menjual 170 ribu kursi dari 178 rangkaian kereta.

Secara operasional, kata Sugeng, masa angkutan lebaran tahun ini berlangsung selama 16 hari. Dimulai tujuh hari sebelum Lebaran (12-18 Agustus 2012) dan tujuh hari sesudah Lebaran (21-27 Agustus 2012). Namun secara cepat tiket kereta untuk lebaran itu telah ludes terjual sehingga banyak masyarakat yang tidak kebagian. "Untuk itu kami akan menambah 32 rangkaian kereta api lagi yaitu 18 untuk kereta komersil dan 14 untuk ekonomi," ungkapnya. Tahun ini, lanjutnya, PT KA tidak memberlakukan pembelian tiket secara go show atau membeli di hari yang sama sebelum jam keberangkatan. Sebab berdasarkan pengalaman di tahun-tahun

sebelumnya, banyak tiket go show yang justru tidak terjual. "Masyarakat sekarang butuh yang pastipasti saja, nggak mau spekulasi. Kalau memang nggak ada, mereka bisa cari transportasi lain," jelasnya. Tiket go show yang disediakan PT KA beberapa minggu lalu sbenarnya cukup banyak. Sebab, dari setiap rangkaian kereta, biasanya satu gerbong (50 kursi) akan dijual secara go show. Namun setelah dipertimbangkan, akhirnya tiket tersebut akan ikut dijual 1 Juli nanti. "Tanggal 1 Juli nanti penjualan tiket akan dibuka serentak pukul 00.00 di 13 ribu titik penjualan," sebutnya. Dengan tidak adanya penjualan tiket secara go show, diharapkan bisa mengurangi kepadatan di stasiun-stasiun. Sebab tahuntahun sebelumnya, masih banyak masyarakat yang mengantri di loket stasiun sejak sebuh, meskipun loket baru buka jam 07.00. "Tahun ini penjualan tiket secara online dibuka sejak jam 00.00," tambahnya. PT KA juga berusaha menciptakan kenyamanan dengan membatasi jumlah penumpang. Diputuskan, toleransi jumlah penumpang untuk kereta jarak jauh sebanyak 100 persen, yang artinya semua penumpang harus mendapatkan tempat duduk atau tidak boleh ada yang berdiri. "Kecuali untuk rute-rute lokal itu masih boleh 150 persen (separo boleh berdiri-red)," lanjutnya. (jpnn)

Di Area Freeport

PAPUA -- Aksi penembakan oleh kelompok bersenjata di kawasan pertambangan PT Freeport di Tembaga Pura Timika Papua kembali terjadi Sabtu (23/6) kemarin. Dalam peristiwa ini, seorang anggota Brimob Detasmen B Polda Papua. terkena tembak dibagian kakinya. Penembakan dikawasan tambang Freeport yang terjadi Sabtu sore kemarin, tepatnya di kawasan mile 42. Menurut informasi dari kepolisian, Minggu (24/6/ 2012) penembakan terjadi saat korban Briptu Mujahidin, anggota Brimob Detasmen B Polda Papua, tengah berada di pos jaga route Patrol Unit RPU Freeport. Saat korban sedang buang air kecil, tiba-tiba didatangi oleh sekelompok orang yang berjumlah empat orang. Keempat orang tersebut kemudian berusaha merampas senjata laras panjang milik Briptu Mujahidin. Korban yang tidak mau menyerahkan senjatanya, kemudian terlibat aksi saling rebut. Namun, tiba-tiba salah seorang dari kelompok itu menembak korban di bagian kaki kanan hingga terluka. Setelah melakukan penembakan, gerombolan tersebut langsung lari kedalam hutan yang tak jauh dari lokasi pos di mile 41. Untungnya para pelaku tidak berhasil merampas senjata korban. Saat ini korban masih dalam perawatan secara intensif di Rumah Sakit Tembaga Pura, dimana sebelumnya sempat di rawat di Klinik Kuala Kencana. Untuk mencegah aksi dari kelompok tersebut satu regu Brimob langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian, namun hingga kini belum ada pelaku yang berhasil ditangkap. Mobilisasi aparat kemanan dilakukan dari mile 32 Freeport ke lokasi penembakan. (net)

Rubrik Ini Dipersembahkan oleh Humas Pemkab Mamasa

RADAR/ANDI SUMARYADI

RADAR/ANDI SUMARYADI

PELANTIKAN. Deretan pejabat yang mengikuti acara pelantikan yang diadakan di Kantor Bupati Mamasa belum lama ini.

RAPAT. Sejumlah kepala SKPD Pemkab Mamasa mengikuti sebuah pertemuan di Kantor Bupati Mamasa belum lama ini.


14

Radar Pasangkayu Sistem Manusia Alam Ruang Teknologi

Politisi Demokrat Janjikan Gedung Baru KPK Tak Dihambat JAKARTA -- Anggota Komisi III DPR bidang hukum, Didi Irawadi menyatakan bahwa dirinya dalam posisi mendorong pembangunan kantor baru bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Anggota Fraksi Partai Demokrat DPR itu beralasan, gedung yang saat ini dipakai KPK relatif tidak memadai lagi. "Saya dalam posisi mendorong dibangunnya gedung baru KPK karena gedung yang kini digunakan memang tidak memadai," kata Didi melalui pesan singkat kepada JPNN, Minggu 24 Juni. Didi bahkan mengaku mendukung wacana dari anggota DPR dari Fraksi Gerindra, Martin Hubarat yang akan menggalang dana pembangunan gedung KPK. "Rencana Pak Martin yang akan menggalang dana untuk pembangunan kantor KPK saya rasa pantas untuk kita dukung bersama," tegasnya. Meski demikian Didi tetap mengajak seluruh anggota fraksi yang ditugaskan di Komisi III untuk kembali duduk bersama membahas anggaran pembangunan gedung KPK. Sebab, seluruh fasilitas untuk KPK tetap milik negara. "Khusus terhadap anggota Komisi III yang berasal dari Partai Demokrat saya jamin tidak ada masalah. Kawan-kawan pasti mendukung itu," tegasnya. Sejak berdiri KPK belum punya gedung sendiri. Lembaga antikorupsi yang kini dipimpin Abraham Samad itu saat ini menempati sebuah gedung bekas bank beku operasi di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta. (jpnn)

RADAR SULBAR Senin, 25 Juni 2012

MAMUJU UTARA SMART

Pembenahan dan Penyempurnaan Sistem Penyelanggaraan Pemerintahan, Kebijakan dan Regulasi, Program dan Kegiatan, Infrastruktur Keuangan Daerah. Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas SDM Aparatur, Masyarakat dan Private Sektor. Mengelola dan Memanfaatkan Sumber Daya Alam dengan Arif, Adil, dan Bijak untuk Kemakmuran Rakyat dan Pengembangan Kapasitas Pemerintahan Daerah. Konsisten Melakukan Penataan Ruang, dan Wilayah dengan Mengacu pada Kebijakan dan Regulasi Serta Berwawasan Lingkungan Menggembangakan dan Memanfaatkan Tekhnologi Tepat Guna yang Selaras dengan Perkembangan dan Kebutuhan

H. MUHAMMAD SAAL WAKIL BUPATI

H. AGUS AMBO DJIWA BUPATI HM. NATSIR. MM SEKKAB

Sengketa Lahan KPM dengan PT Mamuang

Dinilai Lamban, KPM Datangi Pemkab REPORTER: SYAMSUDDIN HB EDITOR: MUHAMMAD ILHAM

PASANGKAYU -- Sengketa lahan yang melibatkan Kelompok Pemberdayaan Masyarakat (KPM) Matra dengan PT Mamuang, belum ada tanda-tanda akan selesai. Pemkab Matra sebagai mediator diharapkan bisa segera mengambil jalan tengah yang tidak merugikan semua pihak.

Tapi hingga akhir pekan lalu, belum ada alternatif jalan keluar yang ditawarkan pemerintah kepada kedua belah pihak yang bersengketa. Pemerintah beralasan, persoalan sengketa antara KPM dengan PT Mamuang sedang dalam proses hukum. Sehingga pemerintah menunggu hasil putusan atas kasasi yang di ajukan KPM ke Mahkamah Agung (MA).

Namun Pemkab Matra tetap saja dinilai lamban. Itu sebabnya pada Jumat 22 Juni lalu, KPM mendatangi Kantor Bupati Matra dan meminta dilakukan dialog. Wakil Bupati Matra HM Saal, mengatakan, pemerintah juga dalam mencari solusi tidak akan pernah bertindak diskriminatif. Apa yang dilakukan harus sesuai dengan aturan. Namun dalam upaya pencarian jalan keluar atas sengketa tersebut, pemerintah RADAR/SYAMSUDDIN HB

MEMANAS. Pertemuan memanas saat Ketua KPM Matra Agung menyampaikan secara tegas pokok persoalan antara KPM dan PT Mamuang di ruang pola Kantor Bupati Matra, Jumat, 22 Juni 2012.

berharap apa yang menjadi tuntutan masyarakat tidak memaksakan kehendak. "Saya sebagai pemerintah yakin dan percaya atas tuntutan masyarakat KPM tidak akan melakukan pemaksaan keinginan. Pemerintah pun dalam menyelesaikan persoalan ini akan menghadirkan solusi yang tidak diskriminatif," janji Saal. Sementara Ketua KPM Matra, Agung, menyesalkan lambannya penanganan masalaha ini oleh Pemkab Matra maupun proses hukum yang tengah berjalan. Agung mempertegas, bukti putusan kasasi kelompok tani sudah dikabulkan sejak tahun 2006 silam. Yang dipersoalkan KPM adalah tapal batas HGU PT Mamuang yang fisik pengelolaannya seharusnya berada di Martajaya dan bukan di Desa Mertasari. "Kami siap keluar dari wilayah tersebut jika memang PT Mamuang dapat membuktikan sertifikat HGU yang dimilikinya benar berada di Desa Mertasari dan bukan di Martajaya. Sepengetahuan kami, sertifikat HGU yang dimiliki PT Mamuang itu berada di daerah Martajaya. Ini sangat jelas, pengelolaan HGU PT Mamuang salah objek," sesal Agung.

Ditambahkan, setiap kali persidangan kasus ini, PT Mamuang justru tidak pernah memperlihatkan bukti sertifikat kepemilikan. "BPN terbitkan sertifikat HGU, itu sudah benar. Namun pihak PT Mamuang justru salah mengelola lahan. Objek lahan itu seharusnya berada di Martajaya dan bukan di Desa Martasari," ungkapnya. Pertemuan antara KPM dengan Pemkab Matra sempat memanas. Adu argumen soal pokok sengketa yang menjadi pembahasan menjadi salah satu pemicu terjadinya interpretasi di masing-masing pihak. Suasana mencair saat pemerintah menjanjikan kembali akan dilakukan pertemuan pada awal pekan ini sebelum pihak KPM laksanakan aksi panen di wilayah sengketa pada 26 Juni. Sementara Ketua Komisi I DPRD Matra, Baharuddin Pulindi, mengatakan, tuntutan KPM Matra dalam sengketa dengan PT Mamuang ini telah dimulai sejak 2006 silam. Sejak saat itu sampai sekarang, masyarakat tetap menanti keadilan hukum. Tapi dalam sengketa yang sudah terproses di lembaga humum, sebaiknya memang tetap dikawal agar prosesnya tidak berjalan lambat. (**)

kader yang dinilai berkualitas. "Ya kami sebagai pengurus Gerindra di Matra terus bertekad bekerja keras agar kedepan kami mampu meraih enam kursi diparlemen. Bagi saya pribadi, ngak menjadi masalah jika memang saya tidak bisa lagi menjadi caleg, tapi jelasnya saya akan berikan peluang kepada

kader yang memang berkualitas," ujarnya. Dalam perekrutan ini, Arwi juga menegaskan akan berupaya menerima kader-kader yang dinilai berkualitas. Sehingga aspirasi masyarakat benar-benar tersalurkan sesuai harapan dan visi misi Gerindra. (sym/ham)

Gerindra Target Enam Kursi PASANGKAYU -Partai Gerindra Matra terus melakukan pembenahan dan perekrutan kader. Baik pengurus di tingkat DPC hingga ke tingkat ranting, Ini untuk meraih kursi maksimal pada

POTRET PASANGKAYU

Arwi M Aqil

Pemilu Legislatif 2014 nanti. Ini di ungkapkan Ketua DPC Partai Gerindra Matra, Arwi M Aqil, disela rapat paripurna DPRD Matra. Arwi menyatakan, persiapan

Rubrik Khusus Humas Pemkab Mamuju Utara

HADIR. Wakil Bupati Matra HM Saal, kapolres Matra AKBP Adri Irniadi, Sekda Matra HM Natsir, Ketua komisi I DPRD Matra Baharuddin.P, BPN dan Kajari Matra saat menghadiri pertemuan, Jumat 22 Juni 2012.

RADAR/SYAMSUDDIN HB

LIHAT DOKUMEN. Wakil Bupati Matra HM Saal didampingi Sekda Matra HM Natsir melihat dokumen yang diserahkan oleh Ketua KPM Matra Agusng disela pertemuan, Jumat 22 Juni 2012.

menjelang pemilu legislatif terus dilakukan dengan memantapkan kader, baik di tingkat DPC, PAC maupun ranting. Hal ini dilakukan agar Gerindra kedepan mampu meraih kursi di semua daerah pemilihan (dapil) yang ada di Matra, minimal 6 kursi harus diraih dengan memberikan peluang kepada semua

LEGISLATIF MATRA

Rubrik Khusus DPRD Kabupaten Mamuju Utara

Wakil Ketua DPRD Matra Uksin Djamaluddin bersama Kadis Perikanan dan Kelautan Matra Parman Parakkasi dan Kabag Pemerintahan Arfan Lasibe saat menghadiri pesta nelayan di Pantai Pasangkayu baru ini.

RADAR/ANDI SAFRIN

Wakil Ketua DPRD Matra Uksin Djamaluddin bersama Kadis Perikanan dan Kelautan Matra Parman Parakkasi saat membuka lomba perahu di pesta nelayan di Pasangkayu baru ini.


INFOTAINMENT

RADAR SULBAR

SENIN

15

gaya hidup - artis - film - resep makanan - Keluarga

25 Juni 2012

Cinta Laura

Dinda Kirana Kapok Pacaran Backstreet

Lebih Bebas di AS SETAHUN belakangan ini, Cinta Laura menjalani pendidikan di Columbia University, Amerika Serikat. Bertepatan dengan liburan musim panas, dia kembali ke Indonesia. Dia pun berkisah pengalaman selama di negeri Paman Sam. "Sempat casting film The Philosophers tapi gagal. Tapi aku bangga pernah bersaing sama Taylor Swift. Waktu kami syuting di Indonesia, mereka bilang, Indonesia cantik dan sebagai orang Indonesia, aku bangga," beber artis yang tenar dengan logat medok baratnya itu. Soal akademis, Cinta mengaku lancar kuliah ambil jurusan psikologi dan ilmu politik. Semuanya bisa dilakoni meski harus berbagai waktu dengan pekerjaannya sebagai artis dan penyanyi. "Sistem di Amerika itu sekolahnya empat tahun. Tapi aku maunya (lulus) tiga tahun. Biasanya tiga sampai empat kelas per semester. Tapi aku ambilnya enam sampai tujuh kelas per semester. It's hard," terang Cinta. Kepribadian dara kelahiran Quakenbruck, Jerman ini pun berubah sejak tinggal di Amerika. Jika dahulu labil, kini pelantun Tulalit itu menjadi lebih kalem. "Well, kalau personality aku berubah. Kalau dulu kan

Lantaran pernah menjalin hubungan tanpa diketahui kedua orang tuanya atau backstreet, artis Dinda Kirana mengaku kapok dan tak mau mengulangi. Dia saat itu mengaku mendapatkan pengalaman pahit dari hubungannya itu. Karenanya untuk saat ini, jika ada pria yang ingin menjadi pacarnya dengan serius, harus juga dekat dan sayang dengan orang tuanya. "Kalau mau kenal dekat aku, harus dekat juga sama orang tua aku. Kalau sayang aku, harus sayang sama orang tua aku juga. Sudah Ngalamin backstreet, pahit baget," ucap Dinda Kirana yang menolak bercerita tentang pengalaman pahitnya. Dinda yang ditemui saat menjadi bintang tamu dalam konferensi pers kedatangan Sam Sam The Bubbleman, di Summarecon Mall Serpong, Tanggerang Selatan, Kamis 21 Juni malam, mengaku sedang menjalin hubungan dengan seorang cowok yang diakui membuatnya sangat nyaman saat berada di dekatnya. "Teman dekat ada lah. Sudah kenal dari setahun lebih. Bukan teman sekolah, tapi anaknya produser, deket-deket saja. Aku nggak memandang status dia siapa, bukan ganteng atau nggak, yang penting aku nyaman karena attitude dan pembawaannya," tegas Dinda Kirana. (net)

aku gampang marah terus super temperamental, tapi setahun di New York sekarang aku lebih happy dan sekarang aku jadi lebih kalem," tutur Cinta. Hal itu dirasakan lantaran di Amerika dirinya dianggap publik biasa. Bukan dilabeli artis layaknya di tanah air. "Relax aja karena di sana nggak ada yang ngejudge, karena di sana aku bukan artis, mau ngapain aja terserah. Jadi aku lebih I just feel better karena nggak dilihatin orang,"cetusnya. Makanya Cinta langsung stres begitu menginjakkan kaki di tanah air. Sebab, banyak orang yang kembali mengerubuti dirinya dan meminta foto bareng. Tapi Cinta sadar, itu merupakan risiko seorang artis. "Ya itu konsekuensi. Kalau nggak ada yang minta foto atau nggak ada yang gangguin, berarti nggak dikenal dong. Pasti ada positif dan negatifnya. Sekarang aku orangnya lebih kalem. Jadi lebih mengerti dengan keadaan seperti itu," pungkasnya. (jpnn)

>>>>>> HUBUNGI BAGIAN PERIKLANAN: MAWARNI SIMARGOLANG, 0426-22138 Hp: 081241843180

HOT LINE:

E-mail: radarsulbar01@gmail.com

Online: radar-sulbar.com IKLAN BARIS RADAR SULBAR

MAMUJU -- JL. JEND. SUDIRMAN NO. 50,TLP. 0426 -22138. MAJENE -- JL. JEND SUDIRMAN NO. 167,TLP. 0422-21157. POLMAN -- JL. MR.MUH.YAMIN NO. 76,TLP. 0428-23203.

Serbaneka Penghasilan tambahan untuk anda: jual motor baru dapat komisi s/d 1 Jt per unit. Hub Adit: 08112719065

Serbaneka TOKO HARAPAN JAYA Grosir Pakaian Jadi, Alamat: Ruko Blok A. No. 16 Pasar Baru Mamuju-Sulbar, HP. 081 210 174 222

Serbaneka ALAT PERAGA DAK SD & SMP ready stok (100%) sesuai juknis 2010, rekanan yg menang tender / uji petik 085214141201 / 081519464055 - kdn.co.id

Serbaneka H2D KOMPUTER, Menerima sevice komputer, laptop, notebook & rakit komputer, juga melayani servis panggil, harga terjangkau. Alamat Jl. Stadion, Hp: 085399769243,081342626268, 081342077428

Dijual Rumah Dijual 1 Paket Terdiri dari : Lokasi Empang (4 Hektar), 1 Unit Rumah Empang, 1 Unit Rumah di Jalan Poros ke Bandara Tampa Padang, Kampung Baru Desa Babanga Kab. Mamuju Hub : Hp. 081 355 223 222/081 246 243 416/085 327 772 822

Dijual Tanah JUAL TANAH. + Ukuran 4,4 Hektar Di Jalan Baru (Jalur Dua) Hub; 08124252975

Serbaneka BENGKEL LAS Masagena Alamat Jl. Pababari Mamuju, Tlp 081 342 209 988 DIZI MEUBEL Alamat, Jl. Martadinata (samping Kantor BPS Mamuju) Tlp 081 342 209 988

Rental Mobil CV. Jaya Bersama Menyediakan Jasa Rental Avanza, Zenia, Apv, Rush, Pick Up. Jl. Pattana Bone No. 9 Mamuju Hp. 085 399 333 536085 298 301 045

Dijual Rumah DIJUAL Rumah : Luas 325 M2 di Jl. H.A. Endeng No.1 Tanah : 610 M2 di Jl. Muh. Husni Thamrin Hub : Hp 081 355 399 133 Alamat: Jl. Urip Sumoharjo No. 51 Mamuju

Dijual Ruko Dijual Ruko 2 petak, 2 lantai disudut, ukuran 9 x 14 Jln. Poros Sentral Tasiu /Kompleks Pasar Hub : 082 189 917 971

Serbaneka Penghasilan tambahan untuk anda: jual motor baru dapat komisi s/d 1 Jt per unit. Hub Andrea: 08121063279

Dijual Tanah DIJUAL Tanah dan Bangunan ukuran 9x20 di Rangas Mamuju. Kuran lebih 500 m dari Kantor Gubernur Sulbar. Harga Rp. 150 Jt, tanpa perantara. HUB: 085398239889

Lowongan KOPERASI PERKEBUNAN SINAR FAJAR Membutuhkan Karyawan(i) Syarat:Surat Lamaran, Minimal Tamatan SLTA dan Sederajat, Foto Copy KTP, Foto Copy KK, Punya Kendaraan dan Berpenampilan Menarik Berminat antar lamaran anda ke Jl. SMP Muhammadiyah, Nomor 7, Kec. Wonomulyo, Polman atau Hubungi 081347577669

Dikontrakkan DIKONTRAKAN PERUMAHAN H. BASYIR BLOK G 22 (BELAKANG TOYOTA) HUBUNGI : 081 342 633 337 ATAU 081 342 795 999

Dikontrakkan Dikontrakkan 1 buah rumah, lengkap dengan perabot. Di Jl. BTN Maspol F4 No. 1 Mamuju Hub : 085 255 801 557

Dijual / Dikontrakkan Tanah DIJUAL tanah kosong, luas 1004 m2 Jl. Bau Massepe depan Gereja Katolik. Dikontrakkan tanah, luas 11x40 m Jl. Tuna samping somel kayu Maspul. Hub 085322255554 - 085394702774

Dijual Mobil DIJUAL Cepat Mobil Toyota Kijang Grand Extra Tahun 1996 Ac. Sentral, DVD, Power stering, Power Window, Sentral Lock, kondisi baik masih Orisinil Mesin kering siap Pakai Hub : 081 355 064 032

Peluang Bisnis MAU Penghasilan Rp 1 jt - 2 jt/bulan Dirumah Buka Usaha Rental Game. Jual PS2/PS3 Hardisk Baru/ Bekas, Komputer, Laptop, Hrg Murah Beli 2 Unit PS Gratis HP Cross U / 2 orang. Minat Bos. Hub. MR.14 Com Hp.085 214 011 193 / 087 842 276 439

Serbaneka ANDA Butuh Dana Tunai, Jaminkan Bpkb Motor Anda di NSC FINANCE . Hub. No : 0853 4085 7205 ( Dibutuhkan Karyawan/Karyawati, Pendidikan Min. SMA, GAJI + KOMISI + REWARD)

Dijual Rumah Di jual rumah permanen, fasilitas lengkap: PLN 2300 wat, AC, AIR PAM, SUMUR BOR, TEL RMH, 4 KMR TIDUR. STRATEGIS, DEPAN KANTOR BUPATI POLMAN, LUAS 171 M2. ADA KELEBIHAN TANAH 1 KAPLING. HUB. 082188775060. HARGA DAMAI.

Serbaneka Dioper cicilan rumah tipe 36 di BTN Griya Marwah Residence Sarampu, Desa Tonyaman Kecamatan Binuang blok B nomor 1 dgn harga 50 juta. Harga bisa nego.Hubungi: 085214476078

Dijual Rumah JUAL Murah Rumah, BTN Cendrawasih, Polewali sudah renovasi, Harga Rp. 185 Jt Hub : 081 355 076 354

Dikontrakkan Dikontrakkan Ruko Strategis dan nyaman di Jl. RE. Martadinatha Simbuang Hub : 081 242 001 019/ 081 944 533 688

Dijual Rumah DIJUAL Rumah Tinggal Permanen beserta lokasi di Jl. Manunggal, Lr. IV, Polman (samping rumah kosan sekkab polman) L. 14 Meter x P. 24 Meter. Harga Rp. 250 juta bisa nego Hub: 085299924217

Dijual Rumah DIJUAL Rumah di Jalan Cerbon Belakang Kantor Camat Wonomulyo. Ukuran 21x11 M. Hub : 081241501981

Dijual Tanah DIJUAL Tanah dengan ukuran 10 x 45 = 450 m2 Terletak di Jalan Poros Kalukku Tasiuk Hub: 081355038844 - 082191606888

Lowongan LOWONGAN Kerja untuk Cabang baru di Polman dibutuhkan Karyawan/Ti. Syarat : FC. Ijasah terakhir min. SMU/Sederajat, FC.KTP dan Daftar Riwayat Hidup(CV.), PAS Foto 2l br U. 3X4 wrna, tidak sedang kuliah dan kursus. I nformasi lebih lanjut hubungi: LEO PRIMA MANDIRI. Jl.Budi Utomo No.05 Pekkabata HUB: CP. 0819 9862 2951 – 0853 9957 5282 Antar Berkas Secepatnya (Posisi Terbatas).

Dijual Rumah DIJUAL Rumah di Jl. Kapten Jumhana No. 22 Wonomulyo Polman Sebelah Kanan Lapangan Gaswon (Depan Pasar Wonomulyo) Hubungi : 085 299 128 480 081 342 209 988 085 236 277 002

Dijual Tanah DIJUAL Tanah dengan luas 15x28 m2, terletak di depan SMK Pelayaran Mamuju Harga Murah Tanpa perantara. Hub : 085 398 062 912

Lowongan Dicari 1 org receptionis wanita, blm menikah, syarat SMA/sederajat, berpenampilan menarik, domisili di Polewali dan sekitarnya, lamaran langsung di antar ke : HOTEL LILIANTO jl. Ahmad Yani No.54-B, Tlp. (0428) 2410499

Berita Kehilangamn TELAH tercecer BPKB Motor A.n SUPARMAN. No Polisi DC-4777-JA Merk Suzuki/FU 150, Warna Abuabu Hitam. Bagi yang menemukan harap Hub : 081 353 045 050

Dijual Tanah Jual Tanah Kaplingan siap Bangun Uk. 10 X 20 Dirangas-Mamuju. Kurang Lebih 500 M dari Kantor Gubernur Sulbar Harga 26 juta, tanpa perantara Hub : 081241200073

Dijual Tanah DIJUAL Lokasi siap bangun Rp. 60 JT Uk. 10 m x 20 m. Ada Sertifikat Jl. Atiek Suteja Belakang Kantor Bupati. Hub. 085 255 742 258

Serbaneka NUSANTARA TEKHNIK Jl. Andi Makasau, Melayani : Las panggil, Terali kanupi, Pintu Ruko Balkon, disesuaikan Model Rumah Hub : Yusman (Hp. 081 342 086 507-085 340 617 777)

Peluang Investasi Cerdas Saatnya uang bekerja untuk Anda. Nikmati hasil 12% per bulan dari Virgin Gold Mining Corp. Terbukti sejak 2010. Gratis BB/LCD, TV/Sepeda hanya di bulan Juni Info Irawan 081 342 954 305. BB 29553809. www.vgmc.com

Jual Mobil DIJUAL MOBIL Apv, Warna Hitam Metalic Tipe : 6C415V-Apv DLX Hub : 085 298 308 800

Jual Mobil DIJUAL Honda City thn 2010. Automatic. 220 Juta Hub. 081 241 566 050


PRESI

16

RADAR SULBAR SENIN, 25 JUNI 2012

Ekspresikan Diri Raih Prestasimu

r ri Masda Andi Mas

Dahri Dahlan bersama Pas

Muhammad Ridwa

kal dan Christine

n Alimuddin, Koord

inator

EDITOR: MUHAMMAD RIDWAN ALIMUDDIN Total anggota rombongan Mandar yang akan ke Prancis dalam rangka Festival Brest 2012 berjumlah 16 orang. Dari jumlah tersebut, 12 pelaut plus empat “official”. Komposisi pendamping terdiri dari pendamping, koordinator, asisten koordinator, dan pengerajin miniatur perahu sandeq. Sebagai pendamping, dipercayakan kepada Andi Masri Masdar. Sehari-hari sebagai pamong praja atau birokrat di Kabupaten Polewali Mandar. Tapi alasan utama mengapa posisi pendamping dilakoni oleh Andi Masri adalah karena “track record-nya” yang pernah menulis tesis tentang hubungan sandeq dengan dunia pariwisata di Sulawesi Barat. Bukan hanya itu, Andi Masri juga pernah membantu upaya penerbitan buku “Sandeq, Perahu Tercepat Nusantara”, salah satu konseptor dan sutradara dalam Pawai Budaya Nusantara di Jakarta 2009 silam yang mana tim Sulawesi Barat kala itu mengusung tema sandeq dan konsep “sibaliparriq”. Singkat kata, sebagai putra Mandar, Andi Masri mempunyai perhatian tinggi terhadap kebudayaan bahari Man-

dar, khususnya sandeq. Berikutnya adalah Dahri Dahlan, putra Pambusuang yang saat ini menempuh kuliah tingkat S2 di Universitas Diponegoro, Semarang. Sewaktu akan menyelesaikan kuliah S1-nya di Universitas Negeri Makassar, Dahri Dahlan menjadikan mantra-mantra di perahu sandeq sebagai tema skripsinya. Selain sebagai generasi muda Mandar yang lahir dan dibesarkan “kampung sandeq”; dan sebagai peneliti sandeq, Dahri Dahlan juga pernah terlibat dalam pelaksanaan Sandeq Race beberapa tahun silam. Oleh sebab tingginya perhatian terhadap pelestarian budaya sandeq, panitia Festival Brest 2012 mengikutsertakan sebagai anggota tim Mandar ke Prancis. Yaitu sebagai asisten koordinator. Yang ketiga, Musmuliadi. Pemuda energik dari Pa’giling, Tinambung. Di lingkungan teman-temannya, pemuda yang akrab disapa Muliadi, dikenal memiliki banyak keterampilan. Mulai dari masalah listrik, desain panggung pertunjukan, hingga membuat kerajinan perahu sandeq.

Sewaktu panitia Festival Brest datang ke Mandar, dia melihat kemampuan Muliadi membuat miniatur sandeq yang mungil. Saat itu juga, panitia meminta kesediaan Muliadi untuk ikut serta ke Prancis. Beberapa tahun terakhir, Muliadi sering terlibat dalam kepanitiaan Sandeq Race. Oleh koordinator umum Sandeq Race, di pundak Muliadi dibebankan tanggung jawab sebagai koordinator sekretariat. Posisi itu bukan hal mudah, sebab ciri khas sekretariat Sandeq Race adalah “mobile”: cepat dipasang, cepat dibongkar. Tugas utama Muliad dalam Festival Brest 2012 adalah sebagai pengerajin sandeq. Di arena festival, akan ada “Indonesia Village”. Semacam lokasi khusus tentang kebudayaan Indonesia. Di situ akan diperlihatkan beberapa bentuk kebudayaan Indonesia. Salah satunya aktivitas pembuatan miniatur sandeq. Adapun koordinator tim Mandar ke Prancis oleh panitia Festival Brest

2012 dipercayakan kepada saya. Saya pribadi mulai kenal dengan Paskal Chelet-Roux (koordinator panitia Festival Brest 2012 wilayah Indonesia) pada tahun 2010. Waktu itu Paskal datang ke Sulawesi Barat untuk mencari informasi tentang sandeq. Paskal datang sewaktu pelaksanaan Sandeq Race 2010 yang mana waktu itu saya sebagai koordinator bersama Horst Liebner. Paskal kembali datang ke Indonesia tahun berikutnya, 2011 untuk memastikan dan mematangkan keikutsertaan Mandar di Festival Brest. Sejak itu, saya diminta sebagai koordinator resmi. Alasannya, karena hampir satu dekade saya melakukan riset tentang sandeq, terlibat dalam beberapa kali Sandeq Race, dan sedikit-banyak memahami tentang kebudayaan bahari Mandar, khususnya tentang sandeq. Selain itu, saya juga memiliki pengalaman membantu kegiatan ekspedisi kemaritiman bersifat internasional. Tugas utama saya sebagai koordi-

nator adalah membantu mencarikan sandeq yang bisa dibawa ke Prancis, mendampingi panitia festival bila datang ke Sulawesi Barat, merekrut anggota tim (ditentukan bersama pemilik sandeq), mengurus dokumen (khususnya paspor dan visa), persiapan lain sebelum keberangkatan ke Prancis (misalnya mengenalkan kegiatan Festival Brest ke masyarakat Indonesia), dan mendampingipelaut Mandar saat akan ke Prancis, selama di Prancis, dan saat balik dari sana. Demikianlah profil singkat tentang orang-orang Mandar yang nantinya, di Festival Brest 2012, akan menjadi duta budaya Mandar, Sulawesi Barat. Bersama penari dan pemusik dari Yogyakarta dan Kalimantan Timur, duta Mandar adalah mewakili Asia. Dikatakan demikian, sebab dalam Festival Brest, negara di Asia yang diundang khusus hanya Indonesia. Adapun kebudayaan maritim Nusantara yang padanya dipercayakan sebagai wakil Indonesia adalah Mandar. (*)

ke Prancis miniatur sandeq yang akan dibawa MUSMULIADI sedang mengerjakan


Radar Sulbar