Issuu on Google+

RABU 24 OKTOBER 2012 ECERAN: Rp. 3.000 LANGGANAN: Rp. 65.000 TELEPON: 0426-22138 HP: 085299200290

RADAR SULBAR Harian Pertama & Terbesar di Sulawesi Barat

KPK Terima 238 Laporan Dugaan Korupsi se Sulbar

Adipati Dolken

Enggan

NIKAH MUDA

EDITOR: MUHAMMAD ILHAM

MAMUJU — Dugaan tindak pidana korupsi di daerah ini yang telah dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencapai 238 kasus. Semua permasalahan yang dilaporkan mulai dari lingkup Pemprov Sulbar, Pemkab Mamuju, Majene, Mamasa, Polman, hingga di lingkup Pemkab Matra. Itu dibeberkan Direktur Pendidikan dan Pelayanan

BACA Infotainment HALAMAN

Epaper RADAR SULBAR

14

Masyarakat Deputi Pencegahan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Dedie A. Rachim, pada konferensi pers, usai seminar pencegahan korupsi di Kantor Gubernur Sulbar, Selasa, 23 Oktober. Namun demikia, Dedie enggan merinci laporan tersebut. Alasannya, penindakan terhadap laporan dugaan korupsi ditangani oleh penyidik atau bagian penindakan di

KPK. “Maaf, bukannya saya tidak transparan. Tapi itu bukan gawai saya untuk menjelaskan. Kemudian, saya datang ke Mamuju hari ini (kemanri, red) untuk program pencegahan dengan menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan publik,” kilah Dedie, menjawab pertanyaan wartawan Radar Sulbar. Dedie A. Rachim

„ Baca HALAMAN 7

Seminar Pencegahan Korupsi

OTONOMI

KPK Ingatkan Birokrat tak Korupsi

Gubernur-Bupati-DPRD Harus Teken Komitmen

MAMUJU — Komisi Sulbar. Semua pejabat Pemberantasan Korupsi pemerintah provinsi dan (KPK) menggelar semi- kabupaten menghadiri nar dan sosialisasi pencegahan korupsi di „ Baca HALAMAN 7

JAKARTA — Gubernur, bupati/walikota dan DPRD dituntut berkomitmen memberi bantuan anggaran kepada Daerah Otonomi Baru (DOB) yang mereka usulkan. Komitmen tersebut harus dicantumkan dalam kesepakatan bersama dan menjadi salah satu syarat mutlak bagi pengusulan DOB atau daerah pemekaran baru. “Kita semua ingin tertulis di atas hitam putih, harus bulat. Semua pemangku kepentingan harus setuju, termasuk pemindahan aset, dan personil,” beber Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Abdul Hakam Naja di sela-sela pengambilan keputusan tingkat I atas RUU DOB yang berlangsung di Ruang Komisi II DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin 22 Oktober. Pada pembahasan ini, hadir pula pihak Kemendagri, KemenkumHAM, Kemenkeu, dan Komite I DPD RI. Mereka fokus pada pengambilan keputusan terhadap sembilan RUU DOB yang sebelumnya telah diverifikasi oleh Panitia Kerja (Panja) RUU DOB. Menurut Hakam, bantuan berupa dana hibah sangat

FOTO: ASRUL

SEMINAR. Lima pembicara pada seminar pencegahan korupsi, bersiap menyampaikan materi, Selasa, 23 Oktober 2012.

„ Baca HALAMAN 7

POLITIK Golkar Usung Incumbent

Rudiyantho Optimistis Pakai Demokrat

Awasi Pemilu, Bawaslu Kuatkan Peran Publik

JAKARTA — Dukungan DPP Partai Golkar kepada Bupati Mamasa, Ramlan Badawi untuk maju di Pemilukada Mamasa, ditanggapi biasa oleh kandidat lainnya. Ketua DPC Partai Demokrat Mamasa, Rudyantho menilai dukungan Golkar kepada incumbent adalah hal yang wajar mengingat Ramlan adalah salah satu kader terbaik ‘beringin’ di Mamasa. Rudyantho “Pertama, saya memang tidak pernah melirik Golkar sebagai kendaraan, karena saya tau Golkar pasti mengusung kadernya. Sehingga pada akhirnya kalau Ramlan yang diusung menurut saya itu tidak salah, karena Ramlan adalah pembina Golkar disana,” ucapnya di Jakarta, Selasa 23 Oktober. Rudyantho yang juga akan menjadi salah satu penantang incumbent mengaku tidak ciut dan tetap yakin

RADAR SULBAR/ SOLIHIN

SAMPAIKAN PENJELASAN. Anggota Bawaslu Sulbar, M Yunus, pada rapat koordinasi dan bimbingan teknis pengawasan verifikasi faktual parpol di Hotel Grand Mutiara, Selasa 23 Oktober 2012.

MAMUJU — Peran masyarakat sipil dalam Pemilu 2014 cukup terbuka memberi masukan, kritikan, dan evaluasi terhadap proses penyelenggaraan demokrasi ke depan. Permasalahannya adalah organisasi masyarakat sipil belum cukup terlibat dalam penyusunan kebijakan publik dan melakukan pengawasan

„ Baca HALAMAN 7

kepada penyelenggara negara, khususnya pengawasan pemilu. Sementara pengawasan yang ketat harus dijalankan semua pihak agar misi 2014 tidak menghancurkan kualitas demokrasi yang sudah dibangun sejak era transisi demokrasi di 1999. Demi mewujudkan tujuan tersebut, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulbar

berkomitmen melakukan pemantaun pelaksanaan pemilu dengan baik. Bahkan, lembaga ini mendorong pengawasan pemilu berbasis masyarakat sipil. Dasarnya adalah keterlibatan masyarakat sipil dalam melakukan pengawasan akan memperkuat kapasitas pengawasan pemilu. „ Baca HALAMAN 7

Konjen AS-Radar Sulbar Eratkan Komunikasi

Pintar mengatur ruang Pintar juga dong mengatur biaya listriknya Kreativitas Anda mengatur tata ruang rumah makin sempurna dengan kepintara Mengatur biaya listrik. Nikmati Kemudahan dan kenyamanan Listrik Pintar, solusi isi ulang dari PLN. Dengan Listrik Pintar, biaya listrik sepenuhnya Anda yang atur. Tidak perlu repot bayar bulanan. Anda cukup membeli pulsa listrik sesuai kebutuhan. Bebas kesalahan catat meter, bebas dari sanksi pemutusan dan ketidaknya Hubungi Kantor Pelayanan PLN terdekat dan pasang listrik pintar sekarang juga ! PT. PLN (Persero) AREA MAMUJU

♦10 Juni 2004

www.pln.co.id

KALI kedua, Konsulat Jenderal (Konjen) Amerika Serikat untuk Indonesia mengunjungi Sulbar. Setiap kedatangannya, mereka tidak lupa menyambangi redaksi Radar Sulbar guna bertukar pandang mengenai berbagai hal. RADAR SULBAR/FIRDAUS PATURUSI

CATATAN SUDIRMAN SAMUAL

FOTO BERSAMA. Vice Consul Konjen AS, Nicholas W. Heltzel, foto bersama pemimpin redaksi dan wartawan Radar Sulbar, Selasa, 23 Oktober 2012.

Selasa 22 Oktober, sekira pukul 16.20 wita sebuah Avansa putih berhenti di depan salah satu jejeran ruko di Pasar

Regional Mamuiju. Ya, sore kemarin Wakil Konsul Konjen AS Nicholas W Heltzel bertandang ke redaksi Radar Sulbar.

website: www.radar-sulbar.com | email: radarsulbar01@gmail.com | facebook: portal radar sulbar

Niko, sapaan akrabnya, didampingi staf Bagian Humas Konjen AS Akhyari Hananto yang bertugas sebagai

juru bahasa. Dalam kunjungannya, Niko menyatakan pihaknya sangat ingin mengetahui dan berbagi informasi mengenai berbagai macam hal di Sulbar. Mulai dari masalah pendidikan, kesehatan, pertanian, ekonomi, serta pemerinta-han. Niko yang akan berkantor selama dua tahun di Surabaya itu mengatakan telah menggali informasi dari beberapa pihak. Namun sangat penting mendapatkan informasi dari media, sebagai lembaga netral yang memantau banyak hal. “Ya, sangat penting untuk juga mendapatkan informasi dari media. Mungkin ada tambahan informasi yang belum „ Baca HALAMAN 7 10 Juni 2012 ♦


2

EKONOMI

RADAR SULBAR

RABU 24 OKTOBER 2012

PANC A KAR YA PEMBANGUNAN SULA WESI BARA T PHASE II ANCA KARY SULAWESI BARAT SEBA G AI KEBIJ AKAN S TRA TEGI PEMBANGUNAN PR O VINSI SULA WESI BARA T 20 1 1 - 20 16 SEBAG KEBIJAKAN STRA TRATEGI PRO SULAWESI BARAT 201 201

1. Peningkatan Profesionalisme Aparatur ( personalcapatcy building) Pemerintahan Daerah Provinsi Sulawesi Barat 2. Peningkatan Kualitas dan Perluasan Ketersediaan Sarana dan Prasarana Ekonomi Vital 3. Peningkatan Promosi dan Kerjasama dengan Pihak Ketiga Baik dalam Negeri maupun Luar Negeri 4. Peningkatan Pemanfaatan Sumber Daya Alam 5. Pengembangan Pemerintahan yang Peduli Lingkungan H. Anwar Adnan Saleh Gubernur

H. Aladin S Mengga Wakil Gubernur

H. Ismail Zainuddin Sekretaris

H. Anwar Adnan Saleh

H. Aladin S. Mengga

Gubernur Sulbar

H. Mujirin M. Yamin

Wakil Gubernur Sulbar

Kepala DISPENDA Prov. Sulbar

Menko Dorong Developer Dukung Rumah Murah JAKARTA - Sektor properti yang terus berkembang, diharapkan mampu menyelaraskan dengan tingginya kebutuhan rumah murah untuk masayarakat menengah ke bawah. Pemerintah saat ini juga tengah mendorong developer properti untuk mendukung program pengembangan perumahan masyarakat miskin, yang layak huni dan harga terjangkau. “Saya harap pengembang mau memikirkan perumahan untuk kelas bawah,” ungkap Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa saat membuka pameran industri property BNI-REI Expo di Jakarta, Sabtu 20 Oktober. Mengacu pada data Bank Indonesia (BI), harga properti hunian sepanjang kuartal kedua 2012 kian menanjak. Bahkan, akselerasi harga terjadi pada keseluruhan tipe rumah, yakni naik 3,68 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy). Dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, kenaikan harga properti residensial paling tinggi terjadi pada rumah tipe kecil, dengan angka peningkatan sebesar 4,16 persen. Manado merupakan wilayah dengan peningkatan harga rumah cukup tinggi, sebesar 4,68 persen. Kenaikan tersebut terjadi pada rumah tipe kecil, sebesar 8,28 persen. Sedangkan untuk rumah tipe besar, terjadi kenaikan harga tertinggi di wilayah Medan. Lantaran itu, Hatta menuturkan, supaya developer tetap mampu membangun rumah murah, maka perlu ada kerja sama yang kuat antara pemerintah, swasta, dan publik. Dia menyebutkan, pemerintah sejatinya memiliki dana insentif untuk pembangunan rumah murah, dan juga program pembangunan perumahan tipe kluster empat untuk masyarakat tidak mampu. Program pembangunan perumahan tipe kluster dan dana insentif ini, bakal dialokasikan kepada Kementerian Perumahan Rakyat. “Tinggal dieksekusi saja,” paparnya. (jpnn)

Procella

The Atmosphere of gozy Mattress

RADAR SULBAR/JASMAN RANTEDODA

PASAR. Terlihat beberapa pedangan di Pasar Senteral Mamuju sedang sibuk mengatur barang dagangannya.

Dukungan Ekspor Untuk Pasar Tradisional JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Dirjen PEN) Gusmardi Bustami dan Direktur Utama PT Persero Asuransi Ekspor Indonesia (ASEI) Zaafril Razief Amir melakukan pen-

.... Sleep in life style !

andatanganan nota kesepahaman alias MoU (Memorandum of Understanding) tentang Dukungan Ekspor ke Pasar Tradisional dan Pasar Non Tradisional dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, yang diwakili Direktur Commercial and Business Banking

Sunarso. Nota Kesepahaman antara Kemendag, PT. Bank Mandiri, dan PT. ASEI diharapkan dapat menjadi payung kerja sama dalam mendukung upaya pertumbuhan dan pengembangan ekspor ke pasar tradisional dan non tr-

adisional. Selain itu, di tempat yang sama, Dirjen PEN Kemendag dan Dirut ASEI kembali melakukan penandatanganan MoU tentang Pengembangan Ekspor Nasional. Nota kesepahaman dilakukan langsung Gusmardi dan Zaafril Razief

PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI BARAT DINAS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI Alamat : Jln. Andi Pattana Endeng Mamuju Provinsi Sulbar Kompleks Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Rangas Kab. Mamuju Sulbar

PENGUMUMAN Nomor : 595/324/DTT/X/2012 Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Barat merencanakan Pembangunan Kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Tobadak yang berlokasi di Tobadak Kecamatan Tobadak Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat. DIPERKIRAKAN KEGIATAN INI AKAN Menimbulkan dampak positif maupun negatif. Dalam rangka menerapkan keputusan BAPEDAL No. 8 Tahun 2000 Tentang keterlibatan masyarakat dan keterbukaan informasi dalam proses AMDAL, terhitung mulai hari ini Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Barat mengumumankan rencana kegiatan tersebut, dan mengharapkan saran, masukan dan tanggapan dari masyarakat sebagai bahan kajian dan telaah dalam penyusunan AMDAL selanjutnya.

SARAN, MASUKAN DAN TANGGAPAN Dapat Disampaikan Kepada :

MONTE CARLO

HERITAGE

Hb. MARCELLO

Hb. HERMES

Distributor : Sentral Meubel

Kunjungi Kami :

Jl. Punggawa Malolo No. 3 Mamuju Telp (0426) 22542

Pameran Procella di Gedung Pemuda

INFO SULBAR

1. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Barat Alamat : Jl. H. Andi Pattana Endeng Mamuju Prov. Sulbar 2. BLH Provinsi Sulawesi Barat Alamat : Jln. H. Andi Pattana Endeng Mamuju Prov. Sulbar

5 s/d 11 November 2012

Amir di VIP Room, Jakarta International Expo bersamaan dengan acara Trade Expo Indonesia (TEI) ke-27, Jakarta Pusat akhir pekan lalu. ”Nota Kesepahaman ini dilakukan untuk mendorong daya saing produk ekspor kita, sehingga dapat menembus pasar internasional dan pada akhirnya meningkatkan pertumbuhan ekspor non migas nasional,” jelas Gusmardi. Salah satu bentuk implementasi dari MoU, yakni melaksanakan aktivasi kerja sama pengembangan ekspor di beberapa daerah bagi para pelaku usaha yang melakukan ekspor. Kegiatan ini penting dilakukan untuk memberikan bekal pengetahuan bagi para eksportir Indonesia yang ingin melakukan ekspor baik ke negara-negara tujuan ekspor tradisional maupun non tradisonal. ”Kami berharap para pelaku usaha dapat memperoleh informasi dengan mudah mengenai jasa yang diberikan oleh ASEI, terutama terkait asuransi ekspor yang dapat meminimalisasi resiko ekspor baik yang berbentuk commercial risk maupun political risk,” imbuhnya. (jpnn)

Rubrik Khusus Humas Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat

FOTO: SAIFUL

SEMINAR. Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh saat seminar pencegahan korupsi bersama KPK dan BPKP, Selasa, 23 Oktober 2012


OPINI

RADAR SULBAR

Tajuk

Menjawab Tuduhan Film Innocence of Muslim

Perekrutan CPNS dan Modal Politik Tahun depan pemerintah berencana mencabut moratorium perekrutan calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan akan langsung merekrut 250 ribu CPNS. Menteri pendayagunaan aparatur negara menilai, moratorium cukup diterapkan dua tahun dan selanjutnya pemerintah akan kembali merekrut CPNS setiap tahun. Tidak ada yang salah dengan perekrutan CPNS sepanjang hal tersebut dilakukan untuk kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan yang efektif dan pelayanan publik yang lebih baik. Perekrutan CPNS juga harus dilakukan dengan mempertimbangkan efeknya terhadap keuangan negara. Sebab, dengan sistem pensiun yang berlaku saat ini, PNS masih akan tetap membebani keuangan meski telah pensiun. Namun, perekrutan CPNS yang dilakukan tahun depan layak dikritisi. Itu disebabkan alasan kurangnya jumlah PNS tidak didasarkan kepada analisis beban kerja masing-masing kementerian dan lebih-lebih dari pemerintah daerah. Belum lama ini wakil menteri pendayaan aparatur negara (Men PAN) dalam sebuah diskusi mengatakan, banyak instansi pusat dan daerah yang memanfaatkan jeda moratorium perekrutan CPNS tahun ini tanpa me-lampirkan analisis beban kerja di instansinya. Mayoritas CPNS yang diusulkan juga didominasi tenaga ad-ministrasi, formasi yang kurang memberikan efek langsung terhadap pelayanan publik. Kita tentu memahami bila Kementerian Keuangan mengusulkan perekrutan CPNS untuk tenaga perpajakan dan bea cukai yang diharapkan mampu meningkatkan penerimaan negara. Kita juga paham bila Kementerian Hukum dan HAM mengusulkan perekrutan sipir penjara, Kementerian Kesehatan merekrut dokter dan perawat untuk daerah perbatasan. Demikian pula, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang merekrut tenaga guru untuk menggantikan puluhan ribu guru inpres angkatan 1980-an yang memasuki usia pensiun secara serentak pada tahun ini dan tahun depan. Namun, temuan Kemen PAN membuktikan bahwa perekrutan CPNS umumnya diusulkan kepala daerah yang baru saja memenangi pilkada. Dalam perekrutan tersebut, banyak kepala daerah yang mengusulkan tenaga honorer yang sejatinya adalah tim suksesnya selama pilkada. Perekrutan CPNS dijadikan oleh kepala daerah untuk politik balas budi. Melihat tren tersebut terjadi di daerah, kita patut khawatir perekrutan CPNS tahun depan akan digunakan sebagai modal politik partai yang berkuasa untuk kembali menuai dukungan di Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2014. Sebab, para CPNS yang akan direkrut tahun depan bakal menerima SK PNS pada awal 2014. Itu bearti akan ada jutaan orang yang merasa berutang budi kepada pemerintahan dan partai yang berkuasa saat ini. Bila satu orang CPNS membawa kebahagiaan bagi minimal enam orang, itu berarti akan ada tambahan 1,5 juta suara yang bisa digaet partai politik dan calon presiden yang mengklaim perekrutan CPNS adalah jasanya. Kita berharap, pemerintah tidak serampangan merekrut CPNS bila tidak berdampak langsung kepada penerimaan negara dan perbaikan pelayanan publik. Analisis beban kerja dan analisis jabatan yang akuntabel harus menjadi dasar dalam setiap perekrutan CPNS. (rp)

RADAR SULBAR

3

RABU 24 OKTOBER 2012

Oleh: MISBAHUL ULUM

(Ketua Pusat Kajian Islam dan Feminisme IAIN Walisongo Semarang)

FILM Innocence of Muslim sungguh telah menggemparkan dunia, khsusunya ummat muslim. Film kontroversial yang melecehkan Nabi Muhammad ini mengundang reaksi keras dari kaum muslimin. Gelombang demontrasi terjadi dimana-mana. Bahkan, demontrasi yang terjadi di Libya menewaskan 4 diplomat Amerika Serikat (AS), yang salah satunya adalah Dubes AS untuk Libya, Christhoper Stevens. Film yang disutradarai dan diproduseri oleh Nakoula Basseley Nakoula alias Sam Bacile ini memang sangat meresahkan. Bagaimana tidak, dalam film itu digambarkan sosok Nabi Muhammad yang haus darah dan kaum pedofilia. Bagi seseorang yang tidak memahami Islam dan bahkan membenci Islam, memang selalu menganggap Islam sebelah mata. Nabi Muhammad yang menjadi utusan Allah untuk menyebarkan Islam-pun juga dipandang sebelah mata. Nabi dianggap sebagai “maniak seks” karena memiliki istri yang banyak (poligami). Bahkan, Nabi juga diaggap sebagai seorang “pedofil” karena menikah dengan anak-anak, yakni Nabi menikah dengan siti ‘Aisyah. Harus dipahami bahwa salah satu tujuan diturunkannya Islam ke muka bumi adalah untuk menyempurnakan ajaran agama-agama terdahulu serta meluruskan perilaku-perilaku manusia yang menyimpang dari nilai-nilai kemanusiaan. Kemudian diutuslah seorang nabi yang bernama Muhammad bin Abdullah untuk menyempurnakan akhlak manusia (Musnad Ahmad Bin Hanbal: 2: 381) Ajaran Islam turun bukan di ruang hampa. Akan tetapi ditengah-tengah masyarakat Arab yang telah memiliki berbagai macam kebiasaan. Kemu-

dian, Islam datang untuk merespon kebiasaan masyarakat Arab tersebut. Seperti halnya ajaran tentang Poligami. Ajaran poligami di sini bukan menunjukan bahwa nabi adalah “maniak seks”, justru berusaha untuk menjawab kebiasaan masyarakat arab yang terbiasa menikah dengan banyak wanita. Kebiasaan Masyarakat Arab Poligami sesungguhnya bukanlah anjuran Islam. Praktik ini telah dikenal lama oleh masyarakat Arab dan telah menjadi sebuah kebiasaan jauh sebelum Islam datang. Bahkan ribuan tahun lamanya. Kemudian Islam datang untuk mereformasi radikal praktik poligami ini. Reformasi itu menyangkut dua hal. Pertama, pembatasan jumlah istri yang hanya empat orang sebagai batas maksimal. Kedua, pembolehan poligami hanya bagi laki-laki (suami) yang bisa menjamin keadilan bagi para istrinya. Perubahan drastis inilah yang akhirnya mendapat apresisasi positif dari sosiolog besar Amerika, Robert Bellah, yang menyebut bahwa Islam adalah agama modern untuk ukuran masa itu. “It was too modern to succed” Fakta sejarah juga menyebutkan bahwa praktik poligami ini sesungguhnya tidak hanya

warning Semua isi artikel/tulisan yang berasal dari luar, sepenuhnya tanggung jawab penulis yang bersangkutan

menjadi kebiasaan masyarakar arab saja. Bahkan, dalam Tafsir bi Al-Ra’yi dikatakan bahwa poligami itu sudah ada dikalangan bangsa-bangsa yang hidup pada zaman purba. Misalnya saja bangsa Yunani, Cina, India, Babilonia, Mesir dan lainlain. Poligami dikalangan mereka justru tak terbatas hingga mencapai 130 istri bagi seorang suami. Bahkan, seorang raja cina ada yang mempunyai istri sebanyak 30.000 orang. Tidak hanya itu, raja-raja di nusantara ini juga memiliki istri yang tak kalah banyak, belum lagi ditambah dengan para selirnya. Maniak Seks dan Pedofil ? Anggapan bahwa Nabi adalah maniak sex dan kaum pedofil sesungguhnya adalah anggapan keliru. Sebab, hanya didasarkan pada jumlah istri beliau yang banyak (11 orang), yang salah satu diantaranya masih tergolong anak-anak. Pertama, jika Nabi dianggap sebagai maniak sex dengan argumentasi jumlah istri beliau yang banyak, agaknya perlu ditelaah lebih dalam. Perlu difahami bahwa sebelum diangkat menjadi Nabi, Muhammad adalah sosok pemuda yang tampan, mendapatkan gelar al-

amiin, serta berasal keturunan suku Quraisy, suku yang memiliki pengaruh kuat di masyarakat Arab Makkah. Jika Nabi memang maniak seks, tentu akan menikah dan mengoleksi gadis-gadis cantik Arab. Terlebih dengan latarbelakang beliau yang bukan dari kaum biasa-biasa saja. Akan tetapi Nabi lebih memilih Siti Khadijah yang seorang janda dan terpaut usia 15 tahun lebih tua dari beliau, untuk dijadikan istri. Tidak hanya itu, disaat kebiasaan masyarakat Arab memiliki istri yang banyak. Nabi justru tetap setia dan konsisten dengan siti Khodijah selama kurun waktu 28 tahun, hingga siti Khadijah meninggal dunia. Barulah setelah kepergian Khadijah itu, Nabi menjalani pernikahan dalam bentuk poligami. Itupun bukan untuk memuaskan nafsu beliau. Sebab, dari segi usia, Nabi telah memasuki usia kepala lima, yakni usia 53 tahun. Selain itu, istri-istri nabi yang dipoligami sebagian besar adalah kaum janda. Diantaranya adalah Zainab binti Jash, Shafiya, Maria, Hindun, Raihana, Saudah, Ramlah, Zainab binti Khuzaimah, serta Maimunah. Lantas, bagaimana mungkin Nabi dianggap sebagai “mani-

Pengirim naskah artikel/opini/SdP harus melampirkan foto copy identitas dan nomor telepon yang bisa dihubungi. Tulisan diterima dalam bentuk flash disk/disket. naskah tulisan/opini minimal 4 halaman.

ak seks”? Kedua, tuduhan jika Nabi adalah kaum pedofil sesungguhnya hanyalah tuduhan tanpa dasar. Sebab, mengabaikan realitas sosial yang terjadi saat itu. Untuk mengurai persoalan ini, ada baiknya kita harus memposisikan diri pada pola pikir masyarakat Arab waktu itu. Untuk ukuran masa sekarang, usia 9 tahun tentu masih tergolong anak-anak dan menjadi aneh jika dinikahi. Tetapi berbeda dengan masa lalu. Dalam masyarakat Arab, menikah dengan gadis usia 9 tahun adalah hal yang biasa saja dan itu menjadi tradisi. Bahkan untuk wanita yang berusia diatas 30 tahun sudah dianggap sebagai wanita tua. Dan harus diketahui bahwa ‘Aisyah baru menjadi istri Nabi dalam arti yang sesungguhnya setelah ‘Aisyah mendapatkan haid. Tuduhan-tuduhan yang dialamatkan pada Islam maupun nabi Muhammad adalah bukti betapa dangkal pemahaman seseorang tersebut. Mereka adalah orang-orang tidak mampu menyelami Islam berdasarkan pendekatan sosio-historis. Tuduhan-tuduhannya hanyalah didasarkan pada kebencian dan nafsu belaka. Wallahu a’lam bi al-Shawab. (**)

Artikel dapat dikirim via email:radarsulbar01@gmail.com

IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL

DIBUTUHKAN SEGERA

HAKASIMA MEDIA TV Membutuhkan KARYAWAN/KARYAWATI

UNTUK STAFF * Adm. Marketing * Bagian Gudang * Collector * Pasilitas Gaji * Mess *Uang Makan LAMARAN DIANTAR LANGSUNG ke Jl. kurungan Bassi No. 3, dekat RSUD Mamuju Telp. (0426) 21702

RADAR SULBAR Pertama dan Terbesar di Sulawesi Barat

Pasang Iklan Atau Tidak Terima Koran Hubungi: Sirkulasi : Firdaus Paturusi (Koordinator), Rismayanti, Rukman. Alamat Kantor Mamuju: Jl. Jend. Sudirman No. 50, Telp./Fax. 0426-22138 Majene : Jl. Jend. Sudirman No. 167, Telp. 0422-21157 (M. Yunus Alibin) Polewali: Jl. H.A. Depu No. 39, Telp. 0428-23203 (Hasanuddin) Pasangkayu: Jl. Trans Sulawesi No. 52, Telp/ HP: 0813 4247 1414, (Andi. Safrin.M), PENERBIT: PT RADAR SULAWESI BARAT

Rp 65.000

/

Bulan


PARLEMENTARIA

RADAR SULBAR

4

RABU 24 OKTOBER 2012

Pilwalkot Makassar Digelar September 2013

Partai Buruh Diminta Ajukan Pengganti

Andi Muhtaddin Diberhentikan

JAKARTA -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar, akhirnya memberikan kepastian jadwal pelaksanaan Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar. Setelah sekian lama diam, lembaga ini akhirnya memastikan Pilwalkot Makassar akan digelar pada September 2013. Itu setelah melakukan serangkaian pertemuan dengan Kemendagri dan KPU RI, di Jakarta, Senin, 22 Oktober. "Untuk mengakhiri semua polemik terhadap jadwal Pilwalkot Makassar yang berkembang di media selama ini, maka hari ini kami memberikan penegasan bahwa pelaksanaan Pilwali sesuai jadwal yaitu September 2013. Pelaksanaan tahapan awalnya berupa perekrutan panitia ad hoc akan kami gelar pada Maret 2013," kata anggota KPU Makassar, Ahmad Namsum, seperti diberitakan Fajar Online (Grup JPNN). Sebelumnya, empat anggota KPU Makassar, Ahmad Namsum, Nurmal Idrus, Izzdin Idrus, dan M Armin, yang didampingi anggota KPU Sulsel Ziaurahman Mustari, Ketua Komisi A DPRD Makassar Rahman Pina dan perwakilan Pemkot Makassar menemui pihak Kemendagri. KPU Makassar ditemui Kasubdit Wilayah II Depdagri, Sri Nani, SE, M.si. Terkait dengan adanya himbauan Mendagri untuk menunda Pilkada, Sri Nani menyatakan itu masih wacana. "Itu bukan sebuah keputusan. Hanya wacana dengan pertimbangan supaya tak menganggu pelaksanaan Pilleg. Kalau KPU sanggup, tentu kami tak berwenang untuk menghentikannya," ujarnya. Di KPU, KPU Makassar diterima anggota KPU Ferry Kurnia Rezkiansyah. "Lakukan sesuai jadwal pada 2013. Kalau menundanya berarti kita berpotensi melanggar UU No 32/2004 tentang Pemda. Tak ada peluang untuk menundanya, karena regulasi menyatakan hari pemungutan harus dilakukan sebulan sebelum masa jabatan berakhir," katanya. Ferry meminta kepada KPU Makassar segera menyusun jadwal dan tahapan serta anggaran. "Cermati dengan baik jadwal dan tahapannya, agar tak terlalu bersinggungan dengan Pilleg," pintanya. Ketua Komisi A DPRD Makassar Rahman Pina mengaku lega setelah pertemuan itu. "Kita tidak perlu lagi berpolemik. Semua sudah jelas, Kemendagri dan KPU RI meminta KPU Makassar untuk melaksanakannya sesuai jadwal di 2013," katanya. Meski demikian, Rahman tetap meminta KPU Makassar untuk segera memperkuat dengan beberapa item administrasi dari kedua lembaga itu, untuk memperkuat dasar pelaksanaan Pilwalkot itu. (jpnn)

POLEWALI — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar, Andi Muhtaddin, resmi diberhentikan sebagai anggota DPRD Polewali Mandar. Setelah keluarnya Surat Keputusan Gubernur Nomor : 449 Tahun 2012, Tertanggal 22 Oktober 2012. Sehingga Partai Buruh segera diminta mengajukan nama Calon Pengganti Antar Waktu (PAW) melalui KPU. Meski proses pemberhentian Andi Muhtaddin sudah berlangsung setahun yang lalu. Namun dalam perjalanannya menemui sejumlah persoalan, diantaranya, Andi Muhtaddin

sebagai anggota DPRD Polewali Mandar, mengajukan gugatan melalui upaya hukum perdata, akan tetapi tepat bulan Mei tahun 2012, Mahkamah Agung (MA) menolak semua gugatan hukum dan dalil yang disampaikan penggugat, MA tetap menyatakan sah pemberhentian keanggotaan yang bersangkutan. Akhirnya dasar amar putusan tersebut, menjadi ruang DPC Partai Buruh Polewali Mandar, mendesak DPRD Polewali Mandar untuk kembali mendorong proses PAW Andi Muhtaddin, Seh-

ingga, Senin, 22 Oktober 2012, Gubernur Sulawesi Barat resmi mengeluarkan surat pemberhentian Andi Muhtaddin. Keluarnya SK Gubernur Sulbar No.449 Tahun 2012, Tentang Pemberhentian Tetap Andi Muhtaddin, segera direspon oleh DPC Partai Buruh Polewali Mandar, dengan meminta DPRD Polewali Mandar, segera mengajukan surat ke KPU Polewali Mandar, untuk mengajukan nama calon PAW. “Jadi keluarnya SK pemberhentian ini, kami segera

mendesak DPRD Polewali Mandar, mengajukan surat pengangkatan PAW yang diusung oleh partai kami” ungkap Amin Saeri, Ketua DPC Partai Buruh Polman, Selasa 23 Oktober. Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Polewali Mandar, Andi Mappangara, menyampaikan bahwa dengan turunnya SK Gubernur No.449 Tahun 2012. Maka secara kelembagaan DPRD akan melanjutkan proses selanjutnya, dengan bersurat ke KPU Polman, untuk meminta Calon PAW yang akan menggan-

tikan Andi Muhtadin. “Jadi kami akan segera proses, karena SKnya telah kami terima. Secara resminya kami akan bersurat ke KPU untuk meminta calon nama PAW yang diusulkan oleh Partai Buruh,” singkat Andi Mappangara. Saat dikonfirmasi, terpisah ke Andi Muhtaddin. Ia masih enggang memberikan komentar, dan hingga kini masih meyakini jika dirinya tidak akan di PAW. Sebab hingga pekan lalu dirinya masih berkoordinasi dengan DPP Partai Buruh, dan hubungannya masih baik-baik saja. (*)

Sepi Pengunjung

Panjual Ikan Mengadu ke Dewan

NET

ANGKUT SAWIT. Salah satu truk mengangkut buah kelapa sawit dari perkebunan menuju pabrik olahan.

Prioritaskan Pemekaran di Daerah Tertinggal

BADAN PERTANAHAN NASIONAL

KANTOR PERTAHAN KABUPATEN MAMUJU

Jalan Pattalunru No. 5 Telp./Fax (0426) 21176 Mamuju PENGUMUMAN (Tentang Sertfikat Hilang) Nomor : 453 / 300 - 76.02 / X /2012 Untuk Mendapatkan Sertipikat Baru sebagai pengganti Sertipikat yang hilang berdasarkan ketentuan Pasal 59 ayat (2) Peraturan Pemerintahan Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah dengan ini diumumkan bahwa : No. Nama/Alamat

Hak atas Tanah Jenis dan Nomor

NIB

Terdaftar Atas Nama

Tanggal Pembukuan

Letak Tanah a. Jalan b. Desa/kel c. Kec.

keterangan

1

2

3

4

5

6

7

8

1

SUNARDI

1. HM. 1152 / Kalukku

1. SUPARDI

14-09-2001

Lingkungan Tasiu, Desa Kalukku, Kec. Kalukku, Kab. Mamuju

2. HM. 1387 / Kalukku

2. SUPARDI

14-09-2001

1. a. . Surat b. Kalukku Pernyataan c. Kalukku Dibawah Sumpah 2. a. . tanggal b. Kalukku 17-10-2012 c. Kalukku

Dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal Pengumuman ini, bagi mereka yang merasa berkeberatan dapat mengajukan keberatan-keberatan kepada kami dengan disertai alasan dan bukti yang kuat. Jika setelah 30 (tiga puluh) tidak ada keberatan terhadap permohonan penggantian Sertifikat tersebut diatas, maka Sertifikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut Hukum dan Sertifikat yang dinyatakan Hilang tidak berlaku lagi.

PARLEMENTARIA

REPORTER: JHAMHUR ANJASMARA | EDITOR: AMRI MAKKARUBA

JAKARTA -- Empat calon Daerah Otonomi Baru (DOB) ditunda pengesahannya. Pembahasan RUU pembentukan empat calon daerah baru itu akan dimulai pada masa persidangan depan. Anggota Komisi II Fraksi PDI Perjuangan, Arif Wibowo, menegaskan, masih ada persyaratan yang belum dipenuhi oleh empat wilayah tersebut sehingga tidak disahkan. "Sisanya masih dalam pembahasan, mulai persidangan depan. Masih ada masalah-masalah mengenai syarat sebagaimana PP (Peraturan Pemerintah) nomor 78 tahun 2007," kata Arif Wibowo, kepada JPNN, Selasa 23 Oktober. Lantas bagaimana dengan sikap Fraksi PDI Perjuangan terhadap empat DOB itu? Arif menjelaskan, pada prinsipnya PDI Perjuangan memandang politik pemekaran diprioritaskan pada daerah perbatasan, pedalaman dan terpencil atau tertinggal. "Sebab, sejak Republik berdiri, tidak diurus. Pemekaran di daerah-daerah tersebut adalah obat manjur meski beresiko efek samping," kata Arif menegaskan.

Seperti diketahui, dalam rapat antara Panitia Kerja DOB Komisi II DPR dan Menteri Dalam Negeri serta menghadirkan Komite I DPD, Senin (22/10), menetapkan lima DOB, terdiri dari satu provinsi dan empat kabupaten. Selain Kalimantan Utara sebagai provinsi baru, empat DOB yang terbentuk adalah Kabupaten Pangandaran (Jawa Barat), Kabupaten Manokwari Selatan dan Kabupaten Pegunungan Arfak (keduanya Papua Barat), serta Kabupaten Pesisir Barat (Lampung). Empat kabupaten baru itu dibentuk dalam RUU terpisah dengan Kaltara. Selain lima daerah yang disahkan itu, empat calon DOB lain sejatinya diusulkan untuk ditetapkan. Mereka adalah Kabupaten Malaka (NTT), Kabupaten Mahakam Ulu (Kalimantan Timur), Kabupaten Musi Rawas Utara (Sumatera Selatan), dan Kabupaten Mamuju Tengah (Sulawesi Barat). Namun, dalam pembahasan internal antara DPR, pemerintah, dan DPD, empat wilayah tersebut dinilai belum memenuhi syarat. (jpnn)

POLEWALI — Penjual ikan di Pasar Tinambung, Polewali Mandar mengadu ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar. Karena dalam beberapa bulan terakhir pengujung makin sepi. Kehadiran sekira 10 orang perwakilan penjual ikan yang diterima langsung oleh Komisi I DPRD Polewali Mandar, melalui wakil Ketua Komisi I, Amiruddin, Selasa, 23 Oktober. Juru bicara penjual ikan, Nurdin, menyampaikan bahwa semua penjual ikan sepakat untuk meminta dikembalikan ketempat semula. Yakni di los penjualan ikan yang berada disekitar jembatan Tinambung atau pasar lama. “Sebab kalau kami tetap menjual di pasar baru saat ini, maka pembeli makin berkurang. Kami yang justru dirugikan karena modal tidak berputar,” ungkap Nurdin. Mendengar keluhan penjual ikan, Komisi I meminta kiranya keputusan untuk pindah ditunda dulu. Ada baiknya solusi bagaimana cara kita mendatangkan pembeli yang dipikirkan. Sebab untuk berpindah tempat kembali tidak semudah dengan yang dipikirkan oleh padagang. “Jadi ada baiknya kita cari solusinya apa yang menyebabkan sehingga pembeli lebih memilih ke Pasar Majene membeli ikan daripada masuk ke pasar ikan. Sebab kalau pasar ikan dipindahkan, sudah pasti pedagang lain juga meminta untuk pindah,” ujar Amiruddin. Untuk itu pertemuan berakhir dengan kesimpulan akan segera dibicarakan dengan komisi terkait dan SKPD terkait. Sehingga pedagang diminta untuk bersabar sejenak sembari menunggu hasil pertemuan lintas komisi dan SKPD. (k1/mkb)

Rubrik Khusus DPRD Sulawesi Barat

FOTO: JUNAEDI

RAPAT. Anggota DPRD Sulbar Andi Usman, Gaus Bastary, Hasan Bado, dan Gazali Baharuddin Lopa, mengikuti rapat pembahasan anggaran baru-baru ini.


PEMILUKADA

RADAR SULBAR

5

RABU 24 OKTOBER 2012

DPRD Kabupaten Mamasa 1. 2. 3. 4.

Komitmen dan Konsistensi Menjalankan Amanat Rakyat Memberi Perlindungan Hukum dan Rasa Nyaman Terhadap Rakyat Kabupaten Mamasa Menghargai Setiap Aspirasi Rakyat Demi Pembangunan di Kabupaten Mamasa Senantiasa Menjaga Persatuan dan Kesatuan Dalam Bingkai Mesa Kada Diputuo Pantan Kada Dipomate

Sipol dan Hardcopy FC KTA

Data Sejumlah Parpol Tidak Sesuai EDITOR : AMRI MAKKARUBA POLEWALI -- Sejumlah Partai Politik (Parpol) di Polewali Mandar yang menyerahkan hardcopy

Kartu Tanda Anggota (KTA) ke KPU. Ternyata banyak data yang tidak sesuai dengan aplikasi sistem informasi partai politik (Sipol) KPU. Karena ditemukan sejumlah

Parpol ada ketidak seusaian antara data di Sipol dengan hardcopy KTA yang diserahkan di KPU Polman. Ketua KPU Polewali Mandar, Usman Suhuriah membenar-

Memaknai Konflik Pilkades

Hendaknya Kades tak Diskriminatif Laporan :

Jhamhur Anjasmara Hingga bilangan waktu dua tahun tiga bulan masyarakat Dusun Lombang, Desa Poda, pemekaran dari Kelurahan Taramanu, Kecamatan Tubi Taramanu (Tutar) berada dalam ketidakjelasan pemerintahan. Kepala Desa pertama yang dipilih oleh rakyat dua tahun lalu, diharapkan bisa membangun tatanan sosial yang jauh dari diskriminasi justru tidak pernah terwujud. Sementara alasan pemekaran tiga tahun lalu dalam rangka mendekatkan masyarakat Dusun Lombang kepada pelayanan. Dusun yang dihuni sedikitnya 500 kepala keluarga, dengan estimasi jumlah jiwa berkisar 1200 orang. Dusun Lombang yang dulunya merupakan salah satu wilayah pusat pemerintahan dan peradaban tertua di Tutar. Kini pasca pemekaran dari tiga tahun lalu, dua tahun terakhir, berada dalam bayang bayang masa lalu Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Konflik Pilkades dua tahun lalu hingga saat ini belum pernah tuntas hingga melebur dalam kebersamaan menatap masa depan desa yang lebih baik. Akibatnya warga Dusun Lombang, yang mestinya bisa menikmati hasil pemekaran berupa pelayanan maksimal dari seorang kepala desa, hingga kini masihlah sebuah harapan seperti mimpi. Sebab faktanya, puluhan masyarakat yang berhasil temui penulis, semua menyatakan keprihatinannya. Karena tidak mendapatkan pelayanan dari Kades mereka, sejumlah pelajar berasal dari kelu-

arga tidak mampu yang memiliki peluang mendapatkan kemudahan fasilitas di sekolah mereka, membutuhkan rekomendasi keterangan tidak mampu. Jika berasal dari Dusun Lombang, dipastikan Kades menolak mengeluarkan rekomendasi, sehingga mereka harus berjibaku mengurus ke kelurahan tetangga desa mereka. Harapan rekonsiliasi masyarakat Lombang dengan Kades Poda, disuarakan oleh tokoh masyarakat diwilayah itu bahkan sulit dilakukan. Sebab kondisi ini kemudian diperparah oleh tidak adanya niat baik camat sebagai pembina wilayah kecamatan mewakili Bupati untuk menyambungkan harapan masyarakat dengan Kadesnya. Faktanya dua bulan lalu pihak Komisi I DPRD Polewali Mandar, mencoba membangun rekonsiliasi, justru camat mangkir dari undangan Komisi I. Akhirnya hingga kini efek Pilkades belum juga usai, dan masyarakat banyak menjadi korban. Kondisi ini kemudian, patut menjadi pertanyaan, sebegitu haruskah seorang Kades, yang menjadi ujung tombak pemerintah kabupaten dalam memberikan pelayanan maksimal. Hanya karena intrik Pilkades harus mengabaikan kepentingan lebih luas. Kantor Desa yang mestinya menjadi simbol eksistensi pelayanan Kades kepada masyarakat, dalam dua tahun terakhir juga hanya menjadi tempat tumpangan ternak masyarakat. Ibukota desa mestinya menjadi simbol jalannya sebuah pemerintahan desa, kini hanya jadi perkampungan biasa. Sebab egoisme politik Kades, pelayanan tidak di Ibukota

RADAR SULBAR Pertama dan Terbesar di Sulawesi Barat

Terbit Sejak 10 Juni 2004 Dalam melaksanakan tugas Jurnalistik, wartawan Radar Sulbar dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima maupun meminta imbalan dari nara sumber

Desa dan Kantor Desa, tapi ada di rumah Kades dan didusun yang tidak ditetapkan dalam Perda sebagai Ibukota Desa. Ini harus menjadi keprihatinan oleh semua pihak. Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Polewali Mandar dalam dua tahun terakhir telah lakukan dalam menangani persoalan ini. Jalankan program monitoring dan evaluasi faktual desa dalam dua tahun anggaran. Kenapa kondisi ini harus menjadi berlarut larut penyelesaiannya. Begitu iba melihat ratusan warga Lombang yang sempat ditemui, baik para ibu ibu maupun anak remaja, terlebih para tokoh masyarakat, terlihat kesedihan diwajah mereka atas perlakuan Kades mereka yang begitu diskriminatif. Apakah kemudian BPMPD sekian waktu ini hanya berada dibalik meja, meneliti laporan penggunaan ADD dari Kades Poda. Karena rapi dan tanpa cacat, dikatakan tidak ada persoalan dilapangan, sementara fakta rillnya masyarakat Dusun Lombang, lebih dari dua tahun tidak mendapatkan pelayanan dan perhatian dari kadesnya. Akhirnya, penulis hanya bisa berharap, seperti harapan masyarakat Dusun Lombang, semoga sisa badai Pilkades di Desa Poda tidak dijawab dengan harapan semu, berupa pemekaran. Meski kemudian aspirasi pemekaran desa menjadi harapan masyarakat saat ini, tapi tidak lebih karena sikap Kades yang memang jauh dari sikap keharusan seorang Kades kepada masyarakatnya. (*)

H Muhammdiyah Mansyur

Simon, SH

Thomas D

Ketua DPRD Kabupaten Mamasa

Wakil Ketua DPRD Mamasa

Wakil Ketua DPRD Mamasa

kan sejumlah data parpol tidak sesuai yang dipersyarat sebanyak 536 KTA di Sipol dengan KTA yang diserah- meski hardcopy berupa fotocopy KTA kan ke KPU. Menurut Usman, Sipol melebihi. "Perbedaan ini karena Parmerupakan instrumen pol menyerahkan data berbeda. Lain yang diKPU Pusat dalam tamasukkan ke Sipol lain hap verifikasi parpol dan sudah menjadi yang diserahkan pengurus Parpol ke KPU," terkesepakatan antara ang Usman. parpol dengan KPU. Fakta data-data yang Sehingga berdasarkan ditemukan KPU saat pencermatan yang diverifikasi administrasi lakukan KPU Polman telah dibuatkan berita di Sipol sejak Agustus acaranya dan telah lalu hingga 21 Oktober dikirim ke KPU Pusat. kemarin. Hasil pencerPenelitian akhir termatan yang dilakukan hadap data-data yang sejumlah Parpol yang ditemukan KPU Poldatanya tidak sesuai. Suhuriah man akan ditunggu Sejumlah Parpol me- Usman Ketua KPU Polman miliki KTA di Sipol hasilnya dari KPU Pujumlahnya lebih banyak daripada sat, Kamis 25 Oktober. "Sebelumnya hardcopy yang diserahkan ke KPU. ditetapkan tanggal 23 Oktober peneBahkan ada Parpol yang datanya ada tapan parpol lolos verifikasi admindi Sipol tetapi tidak menyerahkan istrasi. Tetapi kemudian diundur hardcopy ke KPU Polman. Selain itu hingga Kamis besok 25 Oktober. Jika juga ada Parpol data softcopynya be- Parpol lolos verifikasi administrasi lum mencapai angka minimal dari maka berhak di lanjutkan ke verifika-

si faktual," terang Usman. Data yang diperoleh dari KPU Polman, beberapa parpol yang tidak sesuai data di Sipol dengan hardcopy yang ditemukan seperti Partai Amanat Nasional (PAN), PKS, Partai Buruh dan PKPI. Sementara Parpol yang ada datanya di Sipol tetapi tidak menyerahkan hardcopy KTA ke KPU Polman seperti Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB), Partai Bhineka Indonesia dan Partai Kongres. Sementara itu ada empat Parpol yang tidak menyerahkan softcopy dalam portal Sipol KPU Polman dan hanya menyerahkan hardcopy KTA parpol. Keempat parpol tersebut yakni Partai Hanura, PPP, Partai Demokarat dan Partai Demokrasi Pembaharuan (PDP). Sehingga total partai yang mendaftar di KPU Polman sebanyak 25 parpol. Tetapi yang menyerahkan berkas administrasinya berupa hardcopy daftar nama Parpol dan fotocopy KTA sebanyak 24 Parpol. (*)

KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN POLEWALI MANDAR PENGUMUMAN NOMOR : 17 /KPU-Kab-033.433413/X/2012 TENTANG PENDAFTARAN PEMANTAU PEMILU ANGGOTA DPR, DPD, DPRD PROVINSI DAN DPRD KABUPATEN/KOTA Berdasarkan Undang-Undang nomor 15 tahun 2011 dan ketentuan pasal 233 Undang-Undang nomor 8 tahun 2012 menyebutkan bahwa Pemilu dapat dipantau oleh Pemantau Pemilu, dengan ini Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Polewali Mandar membuka pendaftaran untuk Pemantau Pemilu tahun 2014 dengan persyaratan sebagai berikut : 1. Lembaga Swadaya Masyarakat atau Badan hukum lainnya; 2. Perorangan yang tidak berkedudukan sebagai pengurus dan/atau anggota partai politik. 3. Bersifat independen, bebas, non partisan dan tidak mempunyai afiliasi kepada peserta pemilu; 4. Mempunyai sumber dana yang jelas. 5. Mengisi formulir dan menyerahkan kelengkapan administrasi dalam bentuk proposal meliputi : a. Akta pendirian organisasi Pemantau Pemilu; b. Susunan pengurus dan jumlah anggota Pemantau Pemilu; c. Alokasi anggota Pemantau Pemilu masing-masing daerah/wilayah yang akan dipantau; d. Nama, alamat dan pekerjaan anggota Pemantau Pemilu beserta 2 (dua) buah pas foto diri terbaru 4x6Cm berwarna; e. Surat Pernyataan mengenai sumber dana yang ditandatangani oleh ketua lembaga Pemantau Pemilu; f . Surat Pernyataan mengenai independensi lembaga pemantau yang ditandatangani oleh ketua lembaga Pemantau Pemilu; g. Surat Pernyataan pengalaman dibidang pemantauan dari organisasi Pemantau Pemilu yang bersangkutan. Pendaftaran dibuka mulai tanggal 24 sampai dengan 31 Oktober 2012. Pengambilan formulir dapat diunduh di www.kpupolewalimandarkab.go.id atau menghubungi sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Polewali Mandar jl. KH. Wahid Hasyim No. 02 Pekkabata 91311 pada setiap hari/jam kerja. Polewali, 23 Oktober 2012 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN POLEWALI MANDAR Ketua,

Usman Suhuriah, S.Pd, M.Si

PENERBIT: PT RADAR SULAWESI BARAT, Pembina: HM Alwi Hamu, H Syamsu Nur, Komisaris Utama: H Andi Syafiuddin Makka, Komisaris: HM Subhan Alwi, Irwan Zainuddin Direktur: Naskah M. Nabhan, Wakil Direktur Pemasaran: Muhammad Ilham, Penasehat Hukum: Ridwan J. Silamma, SH. Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab: Naskah M Nabhan, Wakil Pemimpin Redaksi/Wakil PenanggungJawab: Muhammad Ilham, Redaktur Pelaksana: Sudirman Samual Redaktur: Muh. Amri Makkaruba, Chaerul Marfan, Dewan Redaksi: Naskah M. Nabhan, Muh. Ilham, Sudirman Samual Reporter: Jamhur Anjasmara, Syamsuddin Rahman, Syamsuddin HB, Muhammad Sholihin, Juniardi, Layouter/Desain Grafis: Chalid Mawardi, Shofiandhy BT, Irwansyah HB, Rahmat, Endra, IT - Website: Muh. Ridwan Alimuddin, Chalid Mawardi. Keuangan: Yuli Sulianti (Manager), Virra Eka Fitra Sari, Iklan/Sponsorship: Mawarni Simargolang (Manager), Sirkulasi: Firdaus Paturusi (Koordinator), Rismayanti, Rukman. Alamat Kantor Mamuju: Jl. Jend. Sudirman No. 50, Telp./Fax. 0426-22138, Majene: Jl. Gatot Subroto, Pusat Pertokoan Majene Lt. 2 Telp. 0422-22123 (M. Yunus Alibin), Polewali: Jl. H.A. Depu No. 39, Telp. 0428-23203 (Hasanuddin), Pasangkayu: Jl. Trans Sulawesi No. 52, Telp/HP: 0813 4247 1414, (Andi. Safrin M), Makassar: Graha Pena, Jl. Urip Sumoharjo No. 20, Telp. 0411-5238913/085299874232 (Agussalim), Jakarta: Jl. Kebayoran Lama No. 17, Telp. 021- 5322632 (Andi Syamsuri), Surabaya: Jl. Pasar Kembang Ruko Green Flowers Blok B1 No. 20 Surabaya, Telp.081342763676 (Sukri) Percetakan: PT Fajar Utama Intermedia Cabang Sulbar, Jalan H Andi Depu No. 39 Polewali. Harga Langganan: Rp 65.000/Bulan, Harga Eceran: Rp 3.000/Eksamplar. Harga Iklan: Iklan Umum/Display: Berwarna (FC) Rp25.000/mmk, Hitam Putih (BW) Rp15.000/mmk, Iklan Reguler Rp 6.000/mmk, Iklan Duka Cita Rp 8.000/mmk, Iklan Mungil (FC) Rp 4.000/mmk, Iklan Mungil (BW) Rp 2.000/mmk, Iklan Kolektif Rp1 juta/ktk, Iklan Baris Rp 5.000/baris, Radar Society: 1/2 hal. Rp 5.000.000, 1 hal. Rp 10.000.000.

Rekening Bank: PT. Radar Sulawesi Barat, BRI Cabang Mamuju, No. 0218-01-012598-50-9

PARLEMENTARIA

Rubrik Khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar

RADAR SULBAR/JHAMHUR ANJASMARA

BINCANG. Wakil Ketua II DPRD Polman Jamar Jasin Badu, saat berbincang dengan sejumlah Anggota DPRD Polewali Mandar.

RADAR SULBAR/JHAMHUR ANJASMARA

SERIUS. Anggota Komisi II DPRD Polewali Mandar serius mengikuti rapat rapat pembahasan aspirasi yang masuk ke Komisi II.


6

PENDIDIKAN

RADAR SULBAR

RABU 24 OKTOBER 2012

H.Agus Ambo Djiwa

H.Muhammad Saal

H. M. Natsir

H.Abdul Wahid

Bupati Matra

Wakil Bupati Matra

Sekretaris Pemkab Matra

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Matra

Iklan Layanan Ini Dipersembahkan Oleh Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kab. Matra

2013, Pendidikan Non Formal Butuh Rp 8,6 M

Kemendikbud Tolak Usulan UKG Model Sampling Tahun Depan Mulai Jalankan Pengukuran Kinerja Guru

Anggaran Penuntasan Buta Aksara Rp 5 M

NET

JAKARTA - Di tengah masih munculnya kelemahan dalam uji kompetensi guru (UKG) gelombang dua, muncul wacana ujian ini cukup digelar secara sampling saja. Meski diapresiasi, namun Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menolak usulan tersebut. "Saya dengar hari ini (kemarin, red) ada pihak yang mengusulkan UKG tidak perlu untuk semua guru. Cukup sampling saja," ujar Mendikbud Mohammad Nuh. Dia menuturkan ujian sampling itu ada tempatnya tersendiri. Nuh mengatakan jika sifat UKG adalah ujian personal sehingga tidak bisa dijalankan dengan ujian model sampling. Sebaliknya, ujian sampling ini bisa dilakukan untuk mengukur sesuatu dalam tingkat populasi saja. Sedangkan UKG itu digunakan untuk mengukur atau mengetahui kualitas guru secara riil seperti model sensus penduduk. "Jika UKG-nya sampling, apakah mau tunjangannya (tunjangan profesi pendidik, red) juga sampling saja. Tentu tidak kan," tutur mantan rektor ITS itu dengan nada bercanda. Ketika para guru menerima TPP per individu berarti harus mau menerima konsekuensi untuk diukur kompetensinya secara individu pula. Nuh menegaskan jika untuk sementara ini memang yang diuji masih dalam komponen kompetensi keilmuan atau pedagogik saja. Dia mengakui jika UKG yang saat ini sedang berjalan belum bisa digunakan untuk mengukur kinerja guru bersangkutan. Nuh menjelaskan jika pengukuran kinerja baru dilakukan tahun depan. Skemanya adalah, pengukuran kinerja tahun depan itu akan dilakukan untuk seluruh guru yang sudah mengikuti UKG tahun ini. Selain mengerjakan pengukuran kinerja untuk guru yang sudah UKG tahun ini, tahun depan Kemendikbud tetap menjalankan UKG. "UKG tahun depan untuk guru yang belum UKG tahun ini. Tahun ini kan yang di-UKG guru bersertifikasi dulu," jelas dia. Mantan Menkominfo itu mengatakan jika banyak aspek yang bisa dinilai dari pengukuran kinerja guru tahun depan. Diantaranya adalah absensi atau tingkat kehadiran guru. Nuh menjelaskan teknis pengukuran absensi ini sudah dimatangkan. Dia menegaskan tidak menggunakan absesnsi sidik jari, karena khawatir dituding bermuatan proyek. Nuh menjelaskan absensi guru ini penting. Dia mencontohkan, bagi guru SD terlambat masuk ke sekolah sepuluh menit itu sudah sama dengan mengurangi sekitar 30 persen jam belajar. Sebab pada jenjang SD satu jam belajar sama dengan 35 menit. Selain soal absensi atau tingkat kehadiran, pengukuran kinerja ini juga dijalankan untuk mengawasi efektifiktas guru dalam mengajar. Guru yang mengajar penuh atau tidak terlambat belum tentu mengajarnya efektif. Apalagi guru yang mengajarnya sering terlambat. Pengukuran efektifitas ini diantaranya akan dilihat dari nilai atau hasil evaluasi peserta didik. Untuk sementara, Nuh mengatakan pengukuran kinerja guru tahun depan masih belum mempengaruhi pemberian tunjangan sertifikasi. Apapun hasil pengukuran kinerjanya, para guru tetap mendapatkan tunjangan sertifikasi. Tapi dia mengingatkan setiap guru yang sudah diberi tunjangan sertifikasi, idealnya memang harus memiliki kinerja yang prima. (jpnn)

Anggaran Tunjangan Guru TK Turun

BREBES - Meski pemerintah pusat telah memprioritaskan pembangunan terhadap dunia pendidikan, namun sampai dengan saat ini tingkat kesejahteraan yang diberikan para pendidik masih tergolong rendah. Bahkan di Brebes sendiri, kuota alokasi tunjangan terhadap guru Taman KanakKanak (TK) semakin berkurang. Dari hasil laporan

MAMUJU — Tahun depan, Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Sulbar merencanakan akan menganggarkan program pendidikan non formal pada APBD sebesar Rp 8,6 miliar. Kepala Diknas Sulbar Jamil Barambangi, menyampaikan, alokasi anggaran pendidikan yang akan disiapkan dalam APBD 2013 minimal 10 persen dari total anggaran. “Sebetulnya jika kita merujuk undang

EDITOR : MUHAMMAD ILHAM undang, maka alokasi dana pendidikan minimal 20 persen dari total APBD. Tapi kita harus memahami bahwa kemampuan APBD kita masih terbatas,” ujarnya. Ia mengatakan, dukungan dana pendidikan formal maupun non formal ini sangat diharapkan menopang peningkatan akses dan pemerataan layanan pendidikan

yang bermutu dan terjangkau di semua level. “Dukungan anggaran pendidikan yang besar itu tentunya harus dapat kita gunakan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas jangkauan pemerataan pendidikan yang hingga kini masih butuh perhatian khususnya wilayah pelosok desa,” kata

Jamil. Beberapa program yang akan dilaksanakan diantaranya; pendidikan anak usia dini, pengentasan buta aksara serta peningkatan mutu tenaga pendidik, kemudian peningkatan sarana dan prasarana sekolah. Karena itu kata dia, dukungan dana 10 persen untuk sektor pendidikan yang diusul-

kan tersebut semoga disepakati pemerintah dan DPRD Sulbar. Sementara itu, anggaran yang akan diusulkan untuk program penuntasan buta aksara mencapai Rp 5 miliar. Usulan ini mengalami peningkatan dari alokasi tahun sebelumnya yakni Rp 4 miliar. “Saya usulan ini bisa dipenuhi agar target tuntas buta huruf pada 2015 bisa kita capai,” kata Jamil Barambangi. (**)

NET

DEMO. Sekira 200 Siswa SMAN-1 Kuala Kapuas menggelar Aksi demonstasi yang berlangsung di Lapangan Tenis Antang Kapuas ini menuntut Kepala Sekolah Nuraida mundur dari jabatannya.

Ratusan Siswa Tuntut Kepsek SMAN 1 Kuala Kapuas Mundur KUALA KAPUAS – Tak kuat terlalu sering mendapat tekanan, Senin (22/10) ratusan siswa SMAN 1 Kuala Kapuas menggelar aksi unjuk rasa untuk menuntut Kepala Sekolah, Nuraida mundur dari jabatannya. “Siswa dan siswi banyak mengeluh sering di bawah tekanan kepala sekolah dalam apapun, siswa yang tidak sepaham dengan pihak sekolah juga sering diancaman,” kata Koordinator Aksi Lapangan, Agung kepada Kalteng Pos (JPNN Grup). Dijelaskan, prestasi SMAN-1 Kuala Kapuas jauh mengalami kemunduran. Hal ini karena kegiatan siswa dan siswi di sekolah banyak tidak didukung, baik secara moril maupun finansial. “Belum lagi soal tidak transparannya pengunaan yang masuk ke Forum Guru Swasta (Forgusta) Kabupaten Brebes menyebutkan, alokasi tunjangan guru TK di Kecamatan Ketanggungan yang sebelumnya diberikan ke 90 guru TK saat ini berkurang menjadi 60 guru. Ketua Forgusta Brebes, Zaki Safrudin kepada Radar Tegal (JPNN Group) mengatakan, saat ini dirinya telah menerima laporan terkait dengan

yang dikumpulkan dari para siswa,” beber Agung. Agung mengungkapkan, saat daftar ulang setiap siswa dan siswi dikenakan biaya lingkungan sebesar Rp140 ribu, tapi pengunaan dana tersebut tidak transparan. “Buktinya siswa-siswi tetap diminta pihak sekolah untuk mengumpulkan pot beserta tanamannya dengan ukuran yang besar serta harganya cukup mahal,” kata Agung. Ditambahkan Agung, siswa-siswi pada angkatan tahun 2012/2013 yang masuk melalui proses seleksi tes jumlahnya diumumkan dan diterima sebanyak 224, namun mengalami peningkatan menjadi 343 orang. “Dengan kata lain ada 19 siswa yang masuk melalui jalur tanpa diketahui," ujarnya. Sebelum nekad melaku-

kan aksi demo, ungkap Agung, para siswa sempat ditekan oleh kepala sekolah dan beberpa guru yang pro dengan kepala sekolah. Bahkan, beber dia, beberapa siswa i dipaksa untuk menandatangi kertas kosong oleh salah satu guru. “Apabila siswa tidak mau menandatangani kertas kosong tersebut, maka siswa kelas X dan XI tidak naik kelas dan untuk siswa kelas XII yang tidak mau menandatangani kertas kosong tersebut maka akan diancam tidal lulus,”ujarnya. Dikatakan Agung, para siswa menilai kepala sekolah yang sekarang ini ini tidak berkompeten dalam memimpin sekolah. Dia mecontohkan pada saat kepala sekolah mengumbar katakata yang cukup tabu untuk

diucapkan di muka umum saat amanat upacara. Menurut dia, semua siswa- ingin SMAN-1 inggin menjadi sekolah yang unggul, kondusif, transparan dan wadah untuk mengekpresikan diri serta tempat berkembang menjadi siswa dan siswi yang lebih baik. “Kami memohon kepada Dinas Pendidikan untuk segera mengambil keputusan dan memberikan pendapat serta kepastian atau keputusan yang jelas selama dalam waktu dua hari. Apa bila masalah ini di biarkan berlarut-larut, maka kami akan melanjutkan aksi lagi,” ujar Agung. Secara terpisah, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kapuas Ilham Anwar mengatakan, pihaknya sudah membentuk

berkurangnya kuota alokasi tunjangan yang diberikan kepada guru TK. Menurutnya, laporan yang masuk dari wilayah Kecamatan Ketanggungan menyebutkan, ada pengurangan kuota sebanyak 30 guru TK yang mendapatkan tunjangan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten dan Provinsi. Pengurangan itu

membuat sejumlah guru TK di kecamatan setempat merasa keberatan. "Sejumlah guru TK di Kecamatan Ketanggungan hari ini datang ke Forgusta untuk melaporkan adanya pengurangan kuota tunjangan. Mereka sangat kecewa lantaran adanya kebijakan itu,"ujar Zaki. Atas laporan itu, lanjut dia, Forgusta sangat prihatin den-

gan adanya kebijakan pengurangan terhadap kuota jumlah penerima tunjangan yang bersumber dari APBD I dan II tahun anggaran 2012. Kebijakaan itu, lanjut dia, sangat mengganggu kinerja bagi sejumlah guru TK di Kecamatan Ketanggungan. Zaki menjelaskan, sesuai dengan program pemerintah pusat, seharusnya pemerintah daerah bisa ikut mendukung

tim investigasi. Namun, untuk menginkan aspirasi siswa tak mudah seperti membalik telapak tangan.Karena, kata dia, harus ada proses dan prosedurnya. "Kepala sekolahnya nanti akan dipanggil,” kata Ilhan. Ilham mengaku, untuk merespons tuntutan para siswa itu, pihaknya meminta waktu kepada siswa dua hari. Ilhan mengakui, beberapa hari sebelumnya, masalah tersebut sudah sampai ke Dinas Pendidikan. Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 1 Kuala Kapuas Nuraida ketika ditemui wartawan di sekolahnya tak mau berkomentar banyak. Dia hanya mengatakan permasalahan ini sudah ditangani dinas pendidikan setempat. “Tunggu keputusan dinas saja. Saya tidak berani gegabah,” kata Nuraida. (jpnn) program itu. Namun pada kenyataannya dukungan itu tidak sepenuhnya dilaksanakan. Hal ini terbukti masih adanya upaya pengurangan terhadap alokasi pendidikan khususnya kuota alokasi tunjangan yang diberikan kepada guru TK. "Seharusnya pemerintah daerah menambah alokasi itu, tapi ini malah mengurangi," tegas Zaki. (jpnn)


NASIONAL

RADAR SULBAR

RABU 24 OKTOBER 2012

7

Korupsi Proyek Hambalang

PPATK Temukan Transaksi Ratusan Miliar JAKARTA -- Ketua Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Muhammad Yusuf mengungkapkan, pihaknya menemukan adanya penarikan tunai ratusan miliar dari rekening perusahaan dan seseorang selama proyek pembangunan gedung Sekolah Olahraga Nasional (SON) di Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Namun, Yusuf enggan menyebut perusahaan maupun orang yang melakukan transaksi tersebut. "Saya enggak mau komentar (menyebut orang yang melakukan transaksi, red). Yang jelas bahwa kita menemukan ada hal-hal yang mencurigakan dan aneh misalnya

penarikan uang secara tunai dan jumlah yang besar," tutur Yusuf di Gedung Graha Pengayoman, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Jakarta Selatan, Selasa, 23 Oktober. Meski mengetahui penarikan uang tersebut, Yusuf menyatakan, pihaknya tak mengetahui kemana uang tersebut akan dialirkan. "Ambil secara cash, lalu enggak tahu ke mana perginya karena tidak pakai bank. Saya sudah kirim laporan Hambalang itu ke KPK. Cukup banyak ya, cuma tidak bisa sebutkan kemana alirannya, " tegas Yusuf. Sebelumnya, pada Juli 2012 lalu, PPATK juga pernah menyerahkan laporan hasil analisis (LHA) terkait proyek

Hambalang ke KPK. Ketua PPATK, M Yusuf mengatakan, ada dua hingga tiga LHA baru yang diserahkan pihaknya ke KPK. Pelaporan yang sama juga pernah diberikan dan berjumlah 10 laporan. Dari 10 laporan itu terdapat 23 transaksi yang mencurigakan. Saat itu Yusuf tidak merinci isi LHA tersebut. PPATK, katanya, terus menelusuri transaksi mencurigakan terkait proyek Hambalang.

diperlukan dalam menunjang kegiatan awal setelah daerah pemekaran disahkan dalam paripurna DPR RI. Termasuk pula untuk agenda pemilu setempat. “Pertama untuk operasional pemerintahan daerah, kedua untuk pelaksanaan Pemilukada. kita mau itu hitam di atas putih, gubernur teken, bupati/walikota teken, DPRDnya juga teken, jadi clear,” ungkapnya. Mengenai besaran, lanjutnya, tergantung kondisi daer-

ah yang dimekarkan, dan prosesnya bertahap. “Itu komitmen, kesepakatan. Biasanya ada ukurannya, misalnya untuk daerah dengan penduduknya sekian, diberikan sekian. Itu biasanya sudah dibicarakan, tapi harus ada pengikatnya, secara tertulis,” terang Hakam. Dalam keputusannya, Komisi II DPR RI, pemerintah, dan Komite I DPD RI menyetujui lima RUU DOB dari sembilan usulan yang didalami pada pembahasan tahap I kemarin. Pengesahan lima

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memerkirakan kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi megaproyek pembangunan Sekolah Olahraga Nasional (SON), di Bukit

RUU DOB ini dijadwalkan pad 25 Oktober mendatang. Hakam menyampaikan bahwa dalam proses pendalaman dan observasi dilapangan masih terdapat beberapa usulan DOB yang terkendala masalah teknis. DPR, sambungnya, tidak mau begitu undang-undang diketok tibatiba ada permasalahan. “Perbatasan masih ada silang sengketa. Ibukota apakah ibukota benar sudah defenitif di satu temnpat, tidak ada perubahan lagi,” tandas politis PAN itu. (rul)

Rudiyantho Optimistis Pakai Demokrat LANJUTAN HALAMAN 1

menghadapi Pemilukada Mamasa 2013 mendatang. Meskipun incumbent diuntungkan dengan apa yang telah ia lakukan selama menjabat. “Seorang yang cerdas menjadikan tantangan itu, jalan menuju kesuksesan. Dan, kita tidak ada masalah. Saya dan pak Ramlan biasa kok ketemu,” imbuhnya di gedung Tamara Centre, Jalan Jendral Sudirman. Menurut dia, menjaga hubungan baik dengan setiap individu adalah hal terpenting, sebab politik dan karir hanya sesaat. “Hubungan ses-

ama harus menjadi prioritas hidup sebagai mahluk sosial,” jelasnya. Olehnya, salah satu putra terbaik Sulbar di perantauan ini mengaku sama sekali tidak memiliki dendam politik di masa lalu, sehingga ia merasa tak memiliki beban untuk maju di pesta demokrasi Mamasa, Sulbar. “Itu juga modal saya, tidak pernah dendam sama siapa saja, tidak punya musuh politik. Ini karena kita prihatin dengan kondisi daerah,” lanjut advokat itu. Saat ini, Rudyantho tengah mengusung gerakan perubahan untuk Mamasa 2013-2018. Semangat ini, kata dia, lahir

dari harapan-harapan masyarakat Mamasa sendiri. “Kami sangat yakin di Mamasa. Selama satu tahun saya keliling, memahami kondisi disana. Dan, bukan saya yang mau, tapi diajak. Masyarakat datang, kami hanya merespon untuk perbaikan disana,” ungkapnya dengan penuh semangat. Optimisme ini juga didasarkan atas dukungan dari sejumlah partai pemilik kursi di DPRD Kabupaten Mamasa. Diantaranya, Partai Demokrat (2 kursi), Buruh (2 kursi), Pelopor, PKPI, dan Partai Hanura, masing-masing satu kursi. (rul)

KAKEK 32 CUCU MENGATASI REMATIKNYA DENGAN CARAYANGALAMI Andi MZ Bachtiar kini dapat menjalani masa pensiunnya dengan nyaman tanpa gangguan rematik. Padahal, dulu rasa sakit karena rematik selalu mengganggunya, “2 tahun lamanya saya menderita rematik. Kalau sudah kambuh, sendi-sendi sering terasa ngilu, jempol bengkak-bengkak, punggung dan lutut sering terasa nyeri,” cerita pensiunan TNI ini. Kakek 32 cucu itu mengatakan, sudah beberapa kali menjalani perawatan medis, namun sakitnya belum benar-benar pulih. Kepercayaannya terhadap pengobatan yang alami akhirnya membuatnya tertarik untuk mencoba Gentong Mas, minuman herbal dengan kandungan vitamin dan nutrisi bermutu. Bahan utama Gentong Mas yaitu Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) terbukti memiliki banyak manfaat. Ternyata pilihannya itu tepat, “Alhamdulillah di bulan kedua setelah minum Gentong Mas, manfaatnya mulai saya rasakan. Kini setelah 1 tahun minum, saya merasa sehat, keluhan karena rematik sudah tidak ada.” Ungkap warga Daya, Makassar, Sulawesi Selatan tersebut dengan bahagia.

Rematik adalah penyakit yang menyerang persendian dan struktur di sekitarnya. Masyarakat kita umumnya menganggap rematik sebagai penyakit sepele karena tidak menimbulkan kematian. Padahal, jika tidak segera ditangani dengan baik, rematik bisa membuat anggota tubuh berfungsi tidak normal. Mulai dari benjol-benjol, sendi kaku, sulit berjalan, bahkan kecacatan seumur hidup. Selain itu, proses penyembuhannya pun berlangsung seumur hidup dengan biaya pengobatan yang tidak sedikit. Setelah merasakan sendiri manfaat Gentong Mas, kini ia tidak segansegan untuk berbagi pengalaman sehatnya dengan yang lain, “Mudah-mudahan pengalaman saya ini bisa bermanfaat bagi orang lain, Amien…” Harap pria berusia 81 tahun tersebut. Habbatussauda yang dikandung Gentong Mas dapat meningkatkan jumlah sel-sel T, yang baik untuk meningkatkan sel-sel pembunuh alami. Dengan demikian, mengkonsumsi Habbatussauda dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Unsur Asam Linoleat dan Ascorbic Acid yang terdapat di dalam Habbatussauda sangat baik untuk mencegah dan mengobati rematik, sedangkan Thymohydroquinone berfungsi mencegah terjadinya radang (inflamasi) pada sendi. Habbatussauda pun dipercaya dapat mengurangi radang (bengkak) dan arthritis (bengkak sendi). Sedangkan Gula Aren selain rasanya yang manis dan lezat, banyak

Hambalang, Bogor, Jawa Barat mencapai sekitar Rp 10 miliar. Namun itu masih merupakan dugaan sementara KPK. "Diduga sementara saat ini negara mengalami kerugian sekitar 10 miliar, untuk anggaran tahun 2010," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi, di kantornya, Jakarta Selatan, kemarin. Hanya saja, lanjut Johan, KPK tetap menunggu hasil audit resmi atas proyek Hambalang dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Namun

ditegaskannya, belum adanya hasil audit kerugian negara dalam kasus Hambalang bukan berarti penyelidikan dan penyidikan kasus korupsi proyek Kemenpora itu lantas jalan di tempat. "Untuk Hambalang ini tentu auditor negara yang melakukan audit. Kita perlu auditor negara untuk memastikan persisnya itu berapa. Yang legal itu kan BPK atau BPKP. Nanti kalau dibaca di pengadilan kan berdasarkan kerugian negara yang telah dihi-

tung BPK atau BPK, sekiansekian. Jadi bukan berarti gelap ya. Ini masih berjalan," papar Johan? Seperti diketahui, proyek Hambalang ini sejak 2010 dikerjakan oleh konsorsium PT Adhi Karya dan PT Wijaya Karya. Dalamproyek yang menggunakan dana anggaran pendapatan belanja negara (APBN) senilai Rp 1,52 triliun itu, PT Adhi Karya memegang saham 70 persen. Sedangkan sisa saham lainnya dipegang PT Wijaya Karya.

KPK menggarap dua kasus untuk Hambalang. Untuk realisasi pembangunan proyek Hambalang, KPK telah melakukan penyidikan dan menetapkan pejabat eselon II Kemenpora, Deddy Kusdinar sebagai tersangkanya. Deddy adalah pejabat pembuat komitmen (PPK) Proyek Hambalang. Sedangkan untuk dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa fasilitas Hambalang, masih dalam proses penyelidikan KPK. (jpnn)

Negara Rugi Rp 10 Miliar

Gubernur-Bupati-DPRD Harus Teken Komitmen LANJUTAN HALAMAN 1

FOTO: JPNN

mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh diantaranya Riboflavin yang berfungsi membantu pembentukan antibodi, energi, memperbaiki kerusakan sel saat proses produksi energi, dan memperbaiki jaringan sistem pencernaan. Untuk hasil maksimal, dianjurkan untuk berolahraga, kontrol makanan yang dikonsumsi dan banyak minum air putih, sekitar 8 gelas sehari. Manfaat yang hebat bagi kesehatan dan rasa yang lezat membuat semakin banyak masyarakat mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Sulbar/Mamuju : 085 242 056 818 Apotik Marannu, Apotik Sinar Wajo, Apotik Mawar, Apotik Mentari, Apotik Sumberkasih, Apotik Iftikar, Apotik Mulia Farma, Toko Obat Pondok Herbal Polman : Apotik Lestari, Apotik Ilham Putra Wonomulyo : Apotik Marannu 1, Apotik Makmur Farma Majene : Apotik Fadilah, Apotik Rustia Syafta Farma Depkes:PIRT:812.3205.01.114 www.gentongmas.com

KPK Terima 238 Laporan LANJUTAN HALAMAN 1

Demikian halnya ketika ditanya mengenai jumlah laporan yang telah tertindaklanjuti untuk dugaan korupsi di Sulbar, Dedie pun tidak bisa memberi jawaban mendalam. Menurutnya, semua divisi di KPK bekerja secara profesional sesuai pembidangan masing-masing. Khusus penanganan dugaan korupsi yang dilaporkan masyarakat, sebut Dedie, itu ada tim yang menangani. “Dan KPK tidak pernah menutupi kalau ada masalah. Hanya saja, ada bagian di KPK yang ditugasi untuk itu. Maaf, saya ini di bagian pendidikan dan pencegahan, bukan penyidikan. Harap

teman-teman memahami itu,” jelasnya lagi. Masih Pelu Perbaikan Sementara itu, kaitannya dengan seminar yang digelar kemarin, Dedie menjelaskan bahwa pada sektor pelayanan publik di Sulbar masih terdapat beberapa hal yang perlu dibenahi. Di sini, peran pemimpin daerah memonitoring kinerja jajaran atau perangkat penyelenggara pemerintahan di bawah kendalinya. Setiap kekurangan yang ditemukan dan hal-hal yang dikeluhkan masyarakat mengenai proses pemberian layanan publik, mesti bisa dis-

ikapi secepatnya. Sehingga apa yang menjadi harapan atau tuntutan masyarakat bisa disikapi oleg gubernur maupun bupati. Sebab korupsi itu di lingkup pemerintahan itu bermula dari ketidakpatuhan pada aturan atau pedoman kerja. Lama kelamaan, akhirnya berani melanggar aturan, hingga dengan sengaja melakukan penyimpangan keuangan. “Nah, inilah kewajiban pemimpin daerah untuk menertibkan itu. Sebab secara umum kepala daerah harus menata birokrasi dan meningkatkan mutu layanan publik. Sebab pemimpin yang baik adalah mereka yang bisa merealiasikan harapan

rakyatnya,” papar Dedie. Sekedari ketahui, dalam seminar kemarin, hadir juga Ketua DPRD Sulbar Hamzah Hapati Hasan, Sekprov Sulbar Ismail Zainuddin, Kepala BPKP Sulbar Gilbert A. Hutapea, Bupati Majene Kalma Katta, Wabup Matra M Saal, Kepala Bappeda Mamuju Junda Maulana, dan seluruh pejabat eselon II lingkup Pemprov Sulbar. Diharapkan, pasca mengikuti kegiatan itu, seluruh PNS dapat semakin memahami dan mampu mengimplementasikan sikap antikorupsi. Sebab korupsi ini harus dilawan dengan memperkuat integritas PNS. (**)

KPK Ingatkan Birokrat tak Korupsi LANJUTAN HALAMAN 1

kegiatan ini di Kantor Gubernur Sulbar, Selasa, 23 Oktober Hadir sebagai pembicara Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Deputi Pencegahan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Dedie A. Rachim, Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh, Ketua DPRD Sulbar Hamzah Hapati Hasa, Ketua BPKP Sulbar Gilbert Hutapea. Selain itu, juga tampak hadir Wakil Bupati Matra M Saal, Bupati Majene Kalma Katta, Bupati Mamuju yang

diwakili Kepala Bappeda Juanda Maulana, pimpinan SKPD lingkup Pemprov Sulbar, anggota DPRD Sulbar, akademisi, perwakilan ormas dan wartawan. Dalam kesempatan tersebut, Anwar Adnan Saleh, mengaku sangat mengapresiasi atas dilaksanakannya seminar pencegahan tindakpidana korupsi yang digagas KPK bersama BPKP. “Saya tentu meyambut positif atas dilaksanakannya sosialisasi pencegahan korupsi ini. Ini tentu memberikan makna tersendiri sehingga daerah ini bebas dari kegiatan prak-

tek korupsi,” ungkap Anwar. “Sosialisasi ini merupakan salah satu bentuk peran aktif KPK dalam mencegah terjadinya korupsi yang kini sedang merajalela di Indonesia,” sambungnya. Sementara itu, Dedie A Rachim menyampaikan, seminar pencegahan korupsi ini bukan hanya dilaksanakan di Sulbar. Pada saat yang bersamaan, kegiatan serupa juga dilangsungkan di Sumatera Utara, Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT). “Seminar ini akan berlangsung di semua ibukota provinsi yang diharapkan

tuntas pelaksanaan hingga akhir November 2012. Untuk mencapai target ini maka KPK melakukan kegiatan sosialisasi lima provinsi setiap pekannya,” ungkapnya. Ia mengatakan, tujuan seminar ini adalah mendorong perubahan pada sektor pelayanan publik untuk mengurangi terjadinya perbuatan korupsi di daerah. “Kami inginkan perubahan-perubahan ini dapat dirasakan langsung masyarakat sehingga semua pihak harus sama-sama mengawal pencegahan korupsi itu sendiri,” ujar Dedie. (ham)

Awasi Pemilu, Bawaslu Kuatkan Peran Publik LANJUTAN HALAMAN 1

Sehingga proses pelaksanaan pemilu secara dini akan mudah dikontrol. “Keterlibatan masyarakat dalam pengawasan akan mendorong perluasan wilayah pengawasan kami. Hal ini juga akan menjadi media komunikasi pendidikan politik bagi masyarakat,” urai Ketua Bawaslu Sulbar, Busrang Riandhy, pada sosialisasi dan bimtek pengawasan verifikasi faktual partai politik (parpol) calon peserta Pemilu 2014

di Hotel Grand Mutiara, Senin malam, 22 Oktober. Selain itu, lanjut Busrang, untuk mendapatkan hasil pengawasan yang akurat, Bawaslu Sulbar juga telah menjalin kerja sama dengan Universitas Sulawes Barat (Unsulbar). Kemudian kerjasama juga dibangun dengan Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) dan Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat (JPPR). “Kami mengharapkan KPU dapat bekerja sama dengan mitra pengawas pemilu dalam

memberikan akses informasi yang dibutuhkan. Kerja sama ini kami butuhkan untuk mensukseskan pesta demokrasi,” pinta Busrang. Dikatakan, dalam melakukan pengawasan, Bawaslu akan memilih sasaran pengawasan di setiap tahapan pemilu yang dianggap berpotensi terjadinya pelanggaran. “Masih banyak terjadi pelanggaran dan kecurangan, pelanggaran tersebut bukan saja dilakukan oleh peserta pemilu atau tim sukses, bahkan juga

dilakukan penyelenggara pemilu. Tentunya kondisi ini menjadikan pengawasan hal utama untuk turut memberikan sumbangsih dalam menyukseskan pemilu mendatang,” harap Busrang. Ditambahkan, ia berharap kepada mitra pengawas pemilu untuk tetap melakukan koordinasi jika di lapangan ditemukan permasalahan. Hal ini dimaksudkan agar potensi kecurangan dalam pelaksanaan pemilu dapat diredam sejak dini. (mg6/ham)

Konjen AS-Radar Sulbar Eratkan Komunikasi LANJUTAN HALAMAN 1

diperoleh di luar. Dan Radar Sulbar kami harap memberi informasi itu,” ungkap Niko dalam bahasa Inggris membuka diskusi kemarin. Berbagai hal dibicarakan, mulai potensi ekonomi hingga pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat beberapa tahun terakhir di Sulbar. Juga soal turunnya angka kemiskinan. Selain itu, mengenai pelayanan investasi dan kemampuan pemerintah mengelola dana yang bergulir ke daerah ini. Dari informasi yang diberi-

kan, Niko mengakui pemerintah dan masyarakat di daerah ini mampu menjaga stabilitas sosial sehingga tidak timbul gejolak. Padahal, Sulbar dihuni oleh berbagai macam etnis dengan beragam latar belakang budaya yang harus dijaga dengan telaten. “Kami juga ingin tahu mengenai jaminan keberlangsungan program yang sudah dijalankan oleh pemerintah. Apa keberhasilan Gubernur ini bisa dilanjutkan oleh pimpinan selanjutnya?” ujar Niko. Setelah dijawab bahwa Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah

(RPJMD) yang menjamin hal itu, Niko mengaku cukup puas. “Saya juga salut, pemerintah di daerah ini cukup terbuka dan transparan. Ini merupakan salah satu kunci pemerintah untuk meraih keberhasilan,” kata Niko. Pertemuan kemarin, juga dilontarkan beberapa pertanyaan kepada Niko. Salah satunya yaitu program kerjasama pelatihan wartawan dan kemungkinan adanya kerjasama magang wartawan antara Sulbar dan AS. Hal ini sangat disambut oleh Niko. “Satu juga yang saya anggap penting. Sumberdaya alam Sulbar cukup bagus, na-

mun jika sumberdaya manusia tak dipacu maka akan siasia. Kami belum memiliki ahli dalam pengolahan hasil pertanian serta pengolahan limbah hasil produksi, padahal Gubernur sudah menetapkan daerah ini memasuki era industrialisasi. Jika tak ada pelatihan, tenaga kerja di Sulbar tak mampu menangkap peluang. Olehnya, mungkin pihak AS bisa membangun kerja sama dalam melatih warga Sulbar,” ujar Direktur Radar Sulbar Naskah M Nabhan yang disambut dengan jawaban diplomatis Niko. “Kami akan mencari kemungkinan itu,” kuncinya. (*)


METROPOLIS

RABU 24 OKTOBER 2012

9

RADAR SULBAR

Pengelola RSU Regional Perlu Benahi Manajemen EDITOR: SUDIRMAN SAMUAL

DOK. RADAR SULBAR

TERBARING SAKIT. Rifki Rafael, bayi berusia sekira 11 bulan anak dari petani miskin di wilayah pedalaman Gandang Dewata Kabupaten Mamasa yang menderita hydrochepallus. RSU Regional Sulbar belum mampu menangani pasien seperti ini sehingga harus merujuk ke RS di Makassar, padahal banyak penderita hydrochepallus di Sulbar.

ANGGARAN Pengesahan APBD-P Sebelum Idul Adha

Target DPRD Tidak Terpenuhi MAMUJU -- DPRD Mamuju menargetkan melakukan pengesahan APBD Perubahan tahun 2012 sebelum Idul Adha. Namun melihat kondisi, target tersebut tidak akan terpenuhi. Sebelumnya direncanakan, asistensi draft APBD-P Mamuju bakal dilakukan pada awal pekan ini dan dilanjutkan dengan rapat paripurna pemandangan akhir fraksi. Namun, hingga kemarin belum juga dilaksanakan asistensi di Pemprov Sulbar. "DPRD Mamuju masih fokus pada agenda pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng). Hingga „ Baca HALAMAN 15

PEMERINTAHAN

Sejumlah Kantor Desa tak Termanfaatkan MAMUJU -- Kantor desa harusnya digunakan untuk kepetingan pelayanan publik agar pelayanan terhadap warga bisa maksimal. Akan tetapi, hal tersebut sangat berbeda di sejumlah kecamatan di wilayah Kabupaten Mamuju. Menurut Kordinator Wanuata, Eka Ali Akbar, hasil pantauan yang dilakukan pada sejumlah kecamatan dan desa, masih sangat jauh dari pelayan maksimal lantaran masih ada beberapa desa yang melakukan aktivitas pelayan di rumah. "Harusnya pelayanan dilakukan di kantor, bukannya di rumah. Sebab salah satu fungsi kantor adalah untuk melakukan kerja-kerja pelayanan publik sehingga kami menilai bahwa penting untuk menindaki hal tersebut guna terciptanya pelayanan publik yang maksimal," kata Eka. „ Baca HALAMAN 15

Aktivitas Aliran LC Perlu Pengawasan MAMUJU -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulbar mengeluarkan surat yang ditujukan kepada Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Topoyo Mamuju. Isinya, adalah imbauan agar llembaga tersebut melakukan pengawasan yang ketat terhadap seluruh aktivitas penganut aliran pengajian Laskar Cinta (LC). Jika masih ditemukan ada hal yang mencurigakan, MUI Sulbar bersama tim Pakem Mamuju bakal bertindak tegas terhadapnya. "Ini bukan merupakan sebuah proteksi berlebihan, tetapi MUI sebagai lembaga keumatan berkewajiban mengantisipasi itu. Tentunya dengan cara-cara yang bermoral, yakni dengan melakukan pendekatan persuasif dan dialogis," ujar Sekretaris MUI Sulbar, Anwar Kamil, Selasa 23 Oktober. MUI harus proaktif melakukan pengawasan itu, lanjut Anwar, karena kelompok yang demikian (LC) tidak bakal mengaku jika dilakukan pemanggilan terhadapnya sehingga harus tetap diwaspadai. „ Baca HALAMAN 15

MAMUJU -- Rumah Sakit Umum (RSU) Regional Sulbar diharapkan menjadi pusat rujukan pelayanan pasien di provinsi ini. Namun, harapan itu nampaknya masih sangat sulit terpenuhi. Kondisi itu dikarenakan manajemen atau pengelolaan rumah sakit kebanggaan warga Sulbar belum sesuai dengan standar. Masih banyak kekurangan yang terlihat, mulai dari birokrasi, ketersediaan tenaga medis, hingga pemanfaatan peralatan modern yang dimiliki. "Bagaimana mau menjadi rumah sakit rujukan kalau masih seperti itu pengelolaan-

nya. Harus ada pembenahan, utamanya dalam birokrasi pengelola sehingga apa yang telah dimiliki RSU itu dapat berfungsi secara maksimal," kata Wakil Ketua DPRD Sulbar, Arifin Nurdin, saat menghadirkan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sulbar Jamilah Haruna, dan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulbar dr Ahmad Azis, di ruang kerjanya sore kemarin. Arifin menegaskan, berbagai kasus kesehatan pada beberapa kabupaten di Sulbar yang tak dapat ditangani tidak bisa dirujuk ke RSU Regional „ Baca HALAMAN 15

Bantuan Untuk Nelayan yang Tak Dapat Melaut

Dinsos Tunggu Juknis Kemensos MAMUJU -- Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Mamuju mengaku bantuan bahan sandang dan pangan telah siap untuk disalurkan kepada nelayan yang tidak melaut disebabkan cuaca yang buruk serta petani yang gagal panen. Hanya saja, penyaluran bantuan belum dapat dilakukan karena masih menunggu petunjuk teknis (juknis) Kementrian Sosial (Kemensos) RI. Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Dinsos, Syarifuddin Calang, saat ditemui Radar Sulbar, Selasa 23 Oktober. " Kami sangat siap untuk itu (menyalurkan bantuan,red) jika memang musim anomali ini dialami para nelayan maupun petani. Sebab, mereka tidak bisa melakukan aktivitas seperti biasa. Meski demikian, kami harus menunggu juknis dari Kemsos," ujarnya.

RADAR SULBAR/MUHAMMAD RIDWAN ALIMUDDIN

TAMBATKAN PERAHU. sejumlah perahu tertambat di tepi pantai.

„ Baca HALAMAN 15

Disdikpora Harus Jelaskan Polemik Tunjangan Guru

RADAR SULBAR/JASMAN RANTEDODA

MENGAJI. Seorang siswa SMP Negeri I Mamuju saat diuji membaca Al-Quran dalam ruang kelas.

MAMUJU -- Munculnya sejumlah nama penerima fiktif penerima tunjangan khusus guru wilayah terpencil, membuat Komisi III DPRD Mamuju bereaksi. Demi memperjelas masalah ini, komisi yang membidangi pendidikan bakal memanggil Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Mamuju untuk memberikan penjelasan. "Saya sudah dapat warning dari beberapa guru terpencil. Jika tidak segera diberi pengertian, mereka mengancam demo. Olehnya, bukan hanya Disdikpora Mamuju

yang bakal diundang, bahkan Disdik (Dinas Pendidikan,red) Sulbar pun akan diminta hadir, karena kedua SKPD ini erat kaitannya," ujar anggota Komisi III DPRD Mamuju, Sudirman, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa 23 Oktober. Pemanggilan itu bakal segera dilakukan. Sebab jika para guru tak segera mendapat penjelasan detail mengenai tunjangan khusus tersebut, maka bukan tidak mungkin mereka menggelar demonstrasi. „ Baca HALAMAN 15


10

RADAR MAMUJU

RADAR SULBAR

RABU 24 OKTOBER 2012

VISI PEMERINTAH KABUPATEN MAMUJU

"Gerakan Membangun Mamuju, Menuju Masyarakat Maju dan Mandiri (Gerbang Maju)" MISI I Meneruskan Layanan Pendidikan dan Kesehatan gratis yang semakin dimantapkan TUJUAN Peningkatan Kualitas Generasi Muda, Keolahragaan dan Pengarusutamaan Gender SASARAN Terciptanya peran generasi muda dan perempuan dalam pembangunan Terciptanya Ketahanan Generasi muda dalam permasalahan social Terwujudnya potensi pemuda dalam kewirausahaan, kepeloporan dan kepemimpinan Tersedianya infrastruktur ruang public pemuda untuk berekspresi Tersedianya sarana dan prasarana keolahragaan Pembentukan dan Pembinaan KB/KS Ketersedian alkon (alat kontrasepsi)

Drs. H. Suhardi Duka, MM Ir. Bustamin Bausat Drs. H. Habsi Wahid, MM Bupati Mamuju

Wakil Bupati Mamuju

Sekda Mamuju

Bantuan Dinsosnakertrans Bertahan Untuk 1 Pekan REPORTER: MUHAMMAD AKBAR | EDITOR: SUDIRMAN SAMUAL MAMUJU -- Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Mamuju bertindak cepat untuk membantu korban bencana kebakaran di Jalan Pattalundru Mamuju siang kemarin. Usai peristiwa tersebut, Dinsosnakertrans Mamuju langsung menerjunkan sejumlah bantuan untuk 13 jiwa dalam tiga rumah warga yang terbakar. Kepala Bidang Sosial Dinsosnakertrans Mamuju, Syarifuddin Calang, mengatakan segera menurunkan satuan Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk melihat kondisi sekaligus mengecek jumlah rumah yang terbakar. Hasil investigasi tim Tagana menyatakan ada tiga rumah yang terbakar dengan masing-masing Kepala Keluarga (KK) yaitu Dg Lili, Halimah dan Agus. Korban merupakan warga asli Kabupaten Gowa

Sulsel. "Tim tagana menurunkan bantuan sekira pukul 17.45 wita," imbuhnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa 23 Oktober Sementara itu, menurut Kepala Seksi Bantuan Dinsosnakertrans Mamuju, Baharuddin, yang turun langsung membawa bantuan tersebut mengatakan bantuan kepada tiga KK dapat bertahan selama satu minggu, sambil membangun kembali rumah mereka yang telah hangus dilalap api. "Misalnya, beras sebanyak 120 kilogram, makanan siap saji 10 paket, ikan sarden 52 kaleng, saos 15 botol, kecap 24 botol, tikar 3 lembar, tenda 3 lembar, perangkat memasak 3 lembar, mangkok ukuran besar 6 buah, tempat nasi 3 pcs, teko 3 pcs, panci dandang 3 pcs dan baju 1 pasang," sebutnya. Dalam kejadian itu, dilaporan ada uang senilai Rp 2.500.000 yang hangus terbakar. (*)

LOWONGAN Kami Perusahaan Nasional Membutuhkan :

KARYAWAN PERSYARATAN : a. Pria/Wanita Usia Max 30 Thn. b. Pendidikan Min. SMU/D3/S1. c. Memiliki SIM C dan Kendaraan Sendiri.

d. Mampu Bekerjasama Dengan Team Work. e. Memiliki Motivasi Kerja Yang Tinggi, Jujur, dan Bertanggung Jawab. f . Berpengalaman di Bidangnya.

MELAMPIRKAN : Surat Lamaran Kerja, CV, Foto Copy KTP, Foto Copy SIM, Foto Copy Ijazah Terakhir beserta Transkip Nilai dan Pas Fhoto Ukuran 4x6 CM 2 Lembar. ANTAR LANGSUNG LAMARAN ANDA KE KANTOR CABANG KAMI YANG TERDEKAT : - Cab. Mamuju : Jl. Jendral Sudirman (samping TK Karema) - Cab. Topoyo : Jl. Trans Sulawesi - Palu (depan Suzuki Topoyo) RADAR SULBAR/JASMAN RANTEDODA

LUDES. Terlihat puing-puing rumah warga di Jalan Pattalundru Mamuju yang ludes terbakar, Senin 22 Oktober 2012.

- Cab. Pasangkayu Jl. Trans Sulawesi (samping Hotel Blok M) - Cab. Polman : Jl. H. A. Depu (depan Kantor Radar Sulbar)

Mandala Finance Melayani Kredit - Kepemilikan motor baru Yamaha, Suzuki, Honda, Kawasaki - Pembiayaan BPKB Motor

Rubrik Khusus Badan Kepegawaian dan Diklat (BKDD) Provinsi Sulawesi Barat Rapat Koordinasi Teknis Pembinaan Program Kediklatan se-Sulbar

Ansar: Utamakan Peningkatan Kompetensi PNS MAMUJU -- Dalam upaya meningkatkan kualitas koordinasi, sinergitas program, pemahaman kebijakan kediklatan, serta kerjasama data dan informasi dalam penyelenggaraan kegiatan kediklatan lingkup Pemprov Sulbar, Badan Kepegawaian dan Diklat (BKDD) Sulbar menggelar Rapat Koordinasi Teknis Pembinaan Program Kediklatan se-Provinsi Sulawesi Barat. Dalam kegiatan ini digelar Senin-Selasa, 22-23 Oktober di Wisma Berkah Mamuju dan diikuti utusan BKDD dari lima kabupaten se-Sulbar. Selain itu,

juga hadir dari masing-masing utusan SKPD lingkup Pemprov Sulbar. Kepala BKDD Sulbar, Ansar Nur Hasanuddin, dalam sambutannya sekaligus membuka rakor kemarin, mengimbau peserta agar meningkatkan kualitas koordinasi dan sinergitas program dalam mengoptimalkan penyelenggaraan diklat antar lembaga yang bertugas dan berfungsi di bidang kediklatan baik tingkat provinsi maupun kabupaten. Usai pembukaan rakor, Ansar juga membawakan materi berjudul Arah Kebijakan Diklat

EKSEKUTIF MAMUJU

Dalam Jabatan PNS Berbasis Kompetensi. Dalam materinya, Ansar mengharapkan agar dalam diklat dapat terwujud PNS yang memiliki kompetensi sesuai dengan persyaratan jabatan masing-masing uatamanya pada Peraturan Pemerintah (PP) 101 Tahun 2000 dalam Pasal 3. "Kompetensi adalah kemampuan dan karakteristik yang dimiliki seorang PNS berupa pengetahuan, keterampilan, dan sikap perilaku yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas jabatannya," tegas Ansar. (fir/dir)

TERIMA MATERI: Peserta dari utusan BKDD lima kabupaten seSulbar dan utusan SKPD lingkup Pemprov Sulbar, menerima Materi dari Kepala BKDD Sulbar, Ansar Nur Hasanuddin, pada rapat koordinasi Teknis Pembinaan Program Kediklatan se-Sulbar, Senin 22 Oktober 2012 di Wisma Berkah Mamuju.

BAWA MATERI: Kepala BKDD Sulbar, Ansar Nur Hasanuddin menjelaskan materi pada rapat koordinasi teknis pembinaan program kediklatan se-sulbar senin, 22 oktober 2012 di wisma berkah mamuju.

Rubrik Khusus Humas Pemerintah Kabupaten Mamuju

SEMINAR PENCEGAHAN KORUPSI. Kepala Bappeda Mamuju Junda Maulana (kiri) menjadi salah satu pembicara dalam seminar pencegahan korupsi yang digelar di Kantor Gubernur Sulbar.

Rubrik Khusus DPRD Kabupaten Mamuju

LEGISLATIF MAMUJU

RADAR SULBAR/JASMAN RANTEDODA

RAPAT PENYELARASAN. Anggota DPRD Mamuju mengikuti rapat penyelarasan hasil rapat komisi tentang APBD Perubahan tahun 2012.


RADAR MAJENE

RADAR SULBAR

RABU 24 OKTOBER 2012

Semua Desa ada Perpustakaan MAJENE -- Semua desa di Kabupaten Majene selayaknya ada perpustakan. Karena layanan perpustakaan di desa dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat. Sehingga menjadi target Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi (KPAD) Kabupaten Majene semua desa memiliki perpustakaan sebagai referensi masyarakat dalam mengakses berbagai jenis pengetahuan. Kepala KPAD Majene, Inindria, Selasa 23 Oktober, mengatakan untuk mencer-

daskan masyarakat desa yang selama ini terkesan kurang mendapatkan akses pengetahuan melalui jalur pendidikan formal. Makanya layanan perpustakaan hadir di desa dan menjadi sentrum (pusat) pengetahuan. "Jarak yang jauh dari kawasan perkotaan menyebabkan sejumlah warga yang bermukim pada beberapa desa sulit untuk mendapatkan bahan bacaan. Padahal masyarakat desa dapat menemukan kreatifitas yang dapat menunjang peningkatan

taraf perekonomian mereka melalui buku yang mereka baca," ungkapnya. Menurut Inindria, semua desa di Majene memiliki potensi berbeda yang dapat dikembangkan melalui pengetahuan yang diperoleh dari buku yang disiapkan di setiap desa. Inindria menjelaskan minimal ada tiga faktor penting dalam pengelolaan perpustakaan desa. Yakni penyediaan tempat atau lokasi, penyediaan koleksi dan pengelolaannya, serta kegiatan yang akan dijalankan oleh

perpustakaan sendiri. Namun menurutnya, untuk mewujudkan semua target tersebut, dibutuhkan waktu yang cukup lama. Sebab selain membutuhkan dana yang besar juga membutuhkan manajemen yang lebih baik, tapi bukan berarti hal itu tidak dapat terwujud. "Saat ini, perpustakaan baru ada di sejumlah kelurahan. Seperti di Kelurahan Pangaliali, bahkan sempat meraih peringkat kedua pada lomba perpustakaan tingkat Provinsi Sulbar," tandasnya. (mg4/mkb)

Jelang Lebaran, Penumpang Meningkat MAJENE -- Jelan perayaan Idul Adha 1433 Hijriah penumpang angkutan darat di Kabupaten Majene mengalami peningkatan hingga 30 persen. Mayoritas penumpang yang melintas di dominasi dari luar daerah. Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Majene, Syamsuddin Ahmad, Selasa 23 Oktober, mengatakan peningkatan penumpang angkutan darat menjelang Idul Adha tidak terlalu tinggi dibandingkan saat jelang perayaan lebara Idul Fitri lalu. "Biasanya, peningkatan penumpang angkutan darat antar kabupaten menjelang Idul Fitri hingga 50 persen. Namun khusus jelang Idul Adha hanya meningkat sekitar 20 persen," terang Syamsuddin. Puncak peningkatan penumpang angkutan darat diperkirakan akan terjadi sehari sebelum lebaran dan sehari setelah lebaran. Setelah itu arus penumpang akan kembali menurun hingga normal seperti hari biasanya. Selain itu, Syamsuddin mengaku, arus kendaraan yang melintas di jalur Trans Sulawesi, Majene juga diperkirakan akan meningkat pada H-1 dan H+2 Idul Adha. Meskipun peningkatannya tidak terlalu drastis. "Kami tetap melakukan antisipasi untuk menghindari sejumlah peluang munculnya kejadian yang tidak diharapkan. Kami mengerahkan personel Dishubkominfo di beberapa titik jalan yang dianggap rawan," tuturnya. (mg4/mkb)

RADAR SULBAR/ SYAMSUDDIN

ABRASI. Sungai Deking kecamatan Malunda salah satu titik abrasi yang diusulkan BPBD Majene untuk mendapatkan anggaran dari pusat tahun ini.

Proyek Bencana Alam Selesai 2013 MAJENE -- Proyek bencana alam dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tahun 2012 dipastikan pelaksanaannya menyeberang ke 2013. Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene, Tasrif Darwis, mengaku belum bisa memastikan kapan proyek bencana alam dikerjakan. Tetapi Ia, memastikan bahwa semua kegiatan proyek bencana alam akan dilaksanakan di 2013. "Kegiatan proyek bencana alam pasti menyeberang di 2013 seperti tahun sebelumnya," kata Tasrif. BPBD Majene telah mengusulkan anggaran ke BNPB sebesar 20 miliar lebih. Menurut Tasrif jumlah tersebut telah termasuk

kerusakan di 42 titik yang telah disurvei oleh tim. "Dari 42 titik yang diusulkan ke pusat hanya 11 titik yang ditinjau dan 11 itu akan dijadikan sebagai sampel," tuturnya. Tasrif menyebutkan dari 42 titik yang diusulkan umumnya adalah pembangunan jembatan. Kebanyakan jembatan di Majene rusak dan terputus akibat tekikis air sungai. Selain jembatan, pembangunan tanggul pantai dan buronjong sungai juga paling banyak diusulkan ke BNPB. "Kurusakan juga banyak terjadi karena abrasi pantai dan abrasi sungai. Semuanya itu sudah mendesak untuk dikerjakan. Semoga tahun ini usulan kita banyak direspon," harapnya. (k3/mkb)

Rubrik Khusus Pemerintah EKSEKUTIF Kabupaten Majene

11

Akses Jalan Picu Ketertinggalan Ulumanda REPORTER : SYAMSUDDIN EDITOR : AMRI MAKKARUBA MAJENE -- Lembaga Pemerhati Lintas Ulumanda (LPLU) menyatakan salah satu pemicu ketertinggalan masyarakat Kecamatan Ulumanda adalah akses jalan. Dibandingkan dengan beberapa kecamatan lain di Majene. Sekretaris LPLU, Egi Aming, mengungkapkan, bahwa akses jalan ke Ulumanda salah satu penyebab utama ketertinggalan daerah ini. "Sudah bertahun tahun lamanya, jalan poros Ulumanda Salutambung-Aralle rusak berat. Hingga kini pemerintah belum melakukan perbaikan," tutur Egi Selasa kemarin. Menurut Egi, sejak jalan

Poros Salutambung-Aralle Kabupaten Mamasa ditingkatkan statusnya menjadi jalan provinsi. Belum pernah ada gelontoran anggaran dari Pemprov Sulbar. "Seingat saya, sejak berdiri Provinsi Sulbar belum pernah ada perbaikan jalan. Pernah sekali ada peningkatan jalan oleh Pemkab Majene. Tapi sudah itu lama, sebelum ada Sulbar," tutur Egi. Ia menyatakan, Ulumanda memiliki sumber daya alam (SDA) yang melimpah. Namun SDA tersebut katanya kerap sulit dipasarkan karena akses jalan tidak memungkinkan. "Intinya dulu pemban-

gunan infrastruktur jalan. Kalau akses jalan sudah baik, ekonomi masyatakat Ulumanda juga akan jauh lebih baik. Bahkan tidak akan tertinggal lagi," ungkap Egi. Terkait percepatan peningkatan jalan Poros Salutambung-Aralle Mamasa, masyarakat Ulumanda telah melakukan berbagai upaya. Salah satu yang dilakukan adalah menghadap ke Gubernur Sulbar di Mamuju. "Sebelumnya ada sembilan Kepala Desa menghadap ke Gubernur Anwar Adnan Saleh dengan harapan jalan itu dapat ditingkatkan. Namun sampai sekarang belum ada realisasinya," ucap Egi. (k3/mkb)

Curi Motor, Seorang Mahasiswa Dibekuk MAJENE -- Jajaran Polres Majene kembali menangkap seorang pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor). Kali ini pelakunya seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Majene. Pelaku merupakan warga Kelurahan Sirindu, Kecamatan Pamboang. Selain tersangka yang berhasil diamankan, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Mio. Pelaku yang berinisial MA (18) ditangkap petugas disalah satu bengkel motor di Kecamatan Sendana. "Waktu itu motor hasil curiannya sedang di-

bongkar dan bermaksud semua onderdilnya mau diganti. Hal ini untuk menghilangkan jejak. Tetapi keburu ditangkap. Pelaku juga baru tujuh bulan keluar dari Rutan karena tersangkut kasus penganiayaan," ungkap AKP Jubaedi, Kasat Reskrim Polres Majene, Selasa 23 Oktober. Jubaidi juga menjelaskan, modus operandi yang dijalankan oleh tersangka dalam melakukan aksinya dengan cara berpura-pura meminjam motor kepada korban bernama Umar warga Kecamatan Tinambung, Polewali Mandar.

Korban juga merupakan mahasiswa AMIK Majene. Setelah dipinjam, tersangka kemudian menggandakan kunci kontaknya tanpa sepengetahuan korban. Seminggu kemudian tersangka baru melakukan aksinya. "Saat itu sepeda motor tersebut sedang diparkir di halaman Kampus Amik di Kelurahan Lembang, Kecamatan banggae Timur. Pelaku menggunakan kunci duplikat sehingga dengan mudah mengambil motor tersebut. Namun kami telah mengamankan tersangka dan masih dalam pemeriksaan lebih lanjut," jelas Jubaidi. (mg4/mkb)

Rubrik Khusus Rumah Sakit Umum Daerah Majene

RADAR SULBAR/JUNIARDI

FOTO BERSAMA. Wakil Bupati Majene, Fahmi Massiara, melakukan foto bersama dengan sejumlah peserta TTG yang dilaksnakan di Desa Betteng, Kecamatan Pamboang, Senin 22 Oktober.

RADAR SULBAR/SYAMSUDDIN

UPACARA. Staf RSUD Majene saat Upacara Pembukaan Hari Kesehatan Nasional (HKN).

RADAR SULBAR/SYAMSUDDIN MAUPA

DARI KANAN. Ketua Komisi I DPRD Majene, Darmasyah, Sekkab Majene, Syamsiar Muchtar Mahmud, Plt Kepala Bappeda, Ruslan Halaim, saat mengikuti sosialisasi materi teknik RTRW yang dilaksanakan di runag pola kantor Bupati Majene, Senin 22 Oktober.

RADAR SULBAR/SYAMSUDDIN

LOMBA Bakia dalam rangka kegiatan HKN di RSUD Majene.


12

RADAR MAMASA

RADAR SULBAR

RABU 24 OKTOBER 2012

Kabupaten Mamasa

Visi: Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Mamasa yang Madani Dalam Ikatan Kondosapata Wai Sapalelean

Empat Strategi Pembangunan Kabupaten Mamasa 1. Mewujudkan tata kepemerintahan yang baik/goog governance. 2. Meningkatkan Kesejahteraan masyarakat melalui Pembangunan Berbasis Masyarakat (Gerbang Sismark). 3. Mendorong berkembangnya dunia usaha para pelaku ekonomi. 4. Mengaktualisasikan nilai-nilai agama dan norma budaya dalam kehidupan masyarakat.

Ramlan Badawi

Benhard Buntutiboyong

Bupati Mamasa

Sekkab Mamasa

Usulan Kebutuhan CPNS 2013 Ditenggat Desember JAKARTA -- Seluruh instansi baik pusat maupun daerah yang akan mengadakan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2013 diminta memasukkan usulan kebutuhan pegawai di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN&RB) paling lambat Desember mendatang. Bila lewat dari tenggat waktu yang diberikan, dianggap tidak membutuhkan tambahan pegawai. "Bagi yang membutuhkan tambahan pegawai sudah harus mema-

sukkan usulannya paling lambat Desember 2012. Sistemnya tidak sama seperti tahun-tahun sebelumnya, di mana daerah bisa minta toleransi waktu kepada KemenPAN&RB. Sekarang ini yang menentukan wakil presiden," terang Deputi SDM bidang Aparatur KemenPAN&RB Ramli Naibaho usai konpres di kantornya, Selasa (23/10). Disebutkannya, hingga Selasa (23/10) ada 290 instansi daerah dan 42 instansi pusat yang sudah memasukkan analisa jabatan (Anjab).

Sedangkan yang memasukkan analisa beban kerja ada 38 dari instansi pusat dan 263 instansi daerah. "Berarti masih 310 instansi yang belum mengajukan. Jadi kita masih beri kesempatan dua bulan lagi," ucapnya. Ditambahkannya, untuk menambah kebutuhan pegawai, setiap instansi wajib memasukkan usulan disertai analisis beban kerja, analisis jabatan, proyeksi kebutuhan pegawai, dan belanja pegawai di bawah 50 persen. (jpnn)

BADAN PERTANAHAN NASIONAL Kantor Pertanahan Kabupaten Polewali Mandar Jl. Tritura No. 10 Polewali Telp/Fax ; 0428-21757

PENGUMUMAN (Tentang Sertipikat Hilang) Nomor : 11/Peng-76.04/X/2012

NET

Gagal Prediksi Gempa, Ilmuwan Dibui 6 Tahun MILAN -- Pengadilan Italia memvonis bersalah kepada tujuh ilmuwan dan pakar bangunan karena salah memprediksi gempa bumi yang melanda kota L’Aquila tahun 2009 lalu. Mereka dijatuhi hukuman enam tahun penjara karena telah mengecilkan risiko gempa bumi berkekuatan tinggi serta tidak memberi peringatan memadai kepada warga sebelum gempa itu terjadi. Seperti diketahui, pada Senin tanggal 6 April 2009, pukul 03:32 sore waktu setempat (01:32 GMT), L"Aquila, ibukota Propinsi Abruzzo tengah, sekitar 60 mil timurlaut Roma, dihentakkan gempa bumi pada 6,3 skala Richter. Meskipun bencana tersebut bukan tragedi pertama yang dialami negeri ini, namun gempa tersebut merupakan salah satu terparah yang dialami Italia dalam kurun waktu tiga dekade terakhir. Lebih dari 300 orang tewas, puluhan ribu kehilangan tempat tinggal, sementara pusat budaya bersejarah dan gereja-gereja zaman pertengahan di kota itu hancur akibat gempa tersebut. Total 26 kota dan pedesaan terkena imbas, dan beberapa di antaranya nyaris musnah total. Gempa tersebut juga mengguncang seluruh Italia tengah termasuk ibukota Italia, Roma. Gempa tersebut juga sempat terekam kamera dalam acara TV "Big Brother" yang aktif selama 24 jam. Vonis ini, mengguncang komunitas ilmuwan internasional, mereka mengecam pengadilan itu, dan mengatakan memprediksi gempa bumi adalah mustahil. Bahkan sistem peringatan dini, yang tergantung pada jaringan sensor untuk mendeteksi gelombang seismik di permukaan laut yang biasanya mendahului gempa besar, hanya bisa memberi peringatan dini 10 hingga 60 detik kepada warga dan hanya di daerah-daerah dimana sensorsensor itu dipasang. Di banyak wilayah rawan gempa di dunia, berbagai praktik konstruksi yang asal-asalan mengakibatkan korban tewas lebih besar dibandingkan dengan rumah dan gedung lain yang dibangun dengan struktur yang lebih kuat. (jpnn)

Ribuan Ton Sampah Tak Tertangani di Pantai DKI JAKARTA -- Bibir pantai Jakarta masih semrawut. Limbah industri dan rumah tangga menumpuk di kawasan yang bersentuhan dengan Laut Jawa tersebut. Tak hanya perlengkapan dan prasarana yang kurang, kesadaran warga pesisir untuk menjadikan Jakarta sebagai water front city juga masih sangat rendah. Pantauan INDOPOS (Grup JPNN) di kawasan Kali Baru, Jakarta Utara, kemarin (22/10), banyak sampah tak bertuan. Sampah plastik, sisa industri hingga kerang hijau bertebaran di mana-mana. Tak ada tempat pembuangan sampah di daerah kumuh tersebut. Diperkirakan, sampah-sa-mpah tersebut berusia tahu-nan tak terjamah. Jika dibiarkan, sampah yang memadat tersebut dapat menjadi sedimentasi dan terus menjorok ke laut. Yusuf Bachroni, salah seorang warga Jakut, mengatakan, dirinya sangat me-ngharapkan Jakarta Utara dapat menjadi water front city yang dibanggakan. Kata dia, tak perlu dengan modernisasi, namun dengan penataan yang baik dan rapih. Apalagi, banyak warga asing yang bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) dating ke Jakut. ’’Dikira semrawutnya pesisir itu adalah Jakarta secara keseluruhan,’’ kata Yusuf kepada INDOPOS, kemarin (22/10). Kata dia, perlu ada gerakan yang dilaku-

kan secara masif dan konsisten serta berkelanjutan untuk mena-ngani permasalahan sampah. Menurut Yoga, Pemkot Jakut perlu dibantu untuk menyelesaikan sampah ini. Selain dengan dukungan personel dan prasarananya, warga pesisir juga harus diedukasi. ’’Artinya, sampah ini bukan hanya maslah estetika tapi masalah kesehatan dan sosial. Peran perusahaan di pesisir juga penting dengan bantuan CSRnya,’’ kata Yoga. ’’Kami juga usul ada tempat pembuangan sampah sementara di Kalibaru. Yang ada baru di Kalibaru RW 08,’’ imbuhnya. Lebih lanjut Yoga mengatakan, pada 2007 sampai 2009, pemprov DKI kata dia, pernah menggandeng warga membersihkan pantai dan kali. Ada ratusan warga yang ikut program bersih pantai. Dari mulai Marunda, Cilincing hingga Kapuk Muara, Penjaringan. ’’gram itu kami di target 5 rit satu kapal per hari. Ada 15 kapal. Tiap hari kapal penuh dengan sampah. Hingga sampah di kawasan pantai dan sungai berkurang jauh,’’ bebernya. Karena itu, dia berharap, program serupa bisa berjalan kembali. Pasalnya, selain membuat pantai dan sungai bersih, juga memberdayakan masyarakat sekitar. ’’Warga yang tidak bekerja, jadi terberdayakan. (jpnn)

Untuk mendapatkan Sertipikat baru sebagai penganti Sertipikat yang hilang, berdasarkan ketentuan pasal 59 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 24 tahun 1997 tentang pendaftaran tanah, dengan ini diumumkan bahwa :

No

1 1

Hak Atas Tanah Jenis dan Nomor Hak

a.Nama pemohon. b.Alamat. 2

NIB

3

H ISMAIL RACHMAN Jl. Kemakmuran No. 62 Kel. Polewali, Kec. Polewali, Kabupaten Polewali Mandar

Terdaftar Atas Nama

4

Hak Milik No. 678/ Polewali Gambar Situasi Nomor : 1009/95 Tanggal 18-10-1995 Luas 460 M2

-------

Tanggal Pembukaan

5

Letak Tanah a. Jalan b. Desa/Kel c. Kec.

6

HAJI SITTI RABIAH

01 - 10 - 1996

7

Ket 8

a. ---b. Kel. Polewali c. Kec. Polewali

Pekarangan

Dalam jangka waktu 30 (Tiga Puluh) hari sejak tanggal pengumuman ini, bagi mereka yang merasa keberatan dapat mengajukan keberatan-keberatan kepada kami dengan disertai alasan dan bukti kuat. Jika setelah 30 (Tiga Puluh) hari tidak ada keberatan terhadap permohonan penggantian Sertipikat tersebut diatas, maka Sertipikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hukum dan Sertipikat yang dinyatakan hilang tidak berlaku lagi. Polewali, 19 Oktober 2012

PENGOBATAN MATA

PAKISTAN HERBAL TANPA OPERASI Ahli Pengobatan Mata dan Ambeyen Tanpa Operasi ditangani langsung oleh Tabib Khan keturunan dari Pakistan. Khan seorang ahli Pengobatan Alternatif Mata, Ambeyen, Lemah Syahwat, dan berbagai penyakit lainnya. Khan yang keturunan Pakistan sudah berpengalaman lebih dari 23 tahun memilki keahlian yang diperoleh dari leluhurnya di Pakistan. Dengan Keahlian yang tidak dimiliki orang banyak, Khan kini telah membuka Pengobatan Mata di Wonomulyo dan Mamuju. Dengan pengalaman puluhan tahun tersebut, Khan telah berhasil menyembuhkan puluhan ribu pasien keluhan Mata, diantaranya: Glukoma, Min Plus, Retina Pati Deabetik, Katarak Pendarahan Retina, dan Syaraf mata rendah, serta Cuci & Perawatan Mata. Metode yang digunakan yaitu, menggunakan Ramuan herbal murni dari Pakistan dan tumbuh-tumbuhan dari Indonesia tanpa menggunakan obat-obatan kimia sehingga Tanpa Efek Samping Khan juga mengobati penyakit lainnya, seperti : √ AMBEIEN

√ TERAPI STRUK

√ REMATIK

√ TERAPI PUNGGUNG

√ KEPUTIHAN

√ KANKER

√ TERAPI ASAM URAT

√ OSTEOPOROSIS

√ TERAPI KEPALA

√ GONDOGAN

√ TUMOR

√ TERAPI KOLESTEROL

√ LEMAH

√ GINJAL

√ KISTA

√ TERAPI REMATIK

√ TERAPI MENAMBAH TINGGI BADAN

√ MIOMA

√ TERAPI MENGECILKAN PERUT

√ ASAM URAT

√ HEPATITIS

√ STRUK

SYAHWAT √ IMPOTEN √ EJAKULASI DINI

√ MAAG

√ LIVER √ DIABETES

Alamat : Wonomulyo

Alamat : Mamuju

Jl. Jend.Sudirman No.55 (Dekat Kantor PU/Lampu Merah) Wonomulyo Polewali Mandar Buka setiap tanggal 01 sampai 15. Pukul 08.00 – 20-00 Wita Khan Hp: 085 397 082 333

Jl. Sultan Hasanuddin No. 88 (di Rental Mobil SILVI) Mamuju Buka setiap tanggal 16 sampai 30 Pukul 08.00 – 20-00 Wita Hp: 085 242 219 895

“TANPA OPERASI”

Rubrik Ini Dipersembahkan oleh Humas Pemkab Mamasa

RADAR SULBAR/ANDI SUMARYADI

RADAR SULBAR/ANDI SUMARYADI

SAMBUTAN. Bupati Mamasa, Ramlan Badawi ketika menyampaikan sambutan saat meletakan batu pertama pembangunan Pasar Mamasa.

JELASKAN. Kepala Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Mamasa, Yesaya Albert menjelaskan realisasi e-KTP di Mamasa.


RADAR PASANGKAYU Sistem Manusia Alam Ruang Teknologi

RADAR SULBAR

RABU 24 OKTOBER 2012

13

MAMUJU UTARA SMART

Pembenahan dan Penyempurnaan Sistem Penyelanggaraan Pemerintahan, Kebijakan dan Regulasi, Program dan Kegiatan, Infrastruktur Keuangan Daerah. Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas SDM Aparatur, Masyarakat dan Private Sektor. Mengelola dan Memanfaatkan Sumber Daya Alam dengan Arif, Adil, dan Bijak untuk Kemakmuran Rakyat dan Pengembangan Kapasitas Pemerintahan Daerah. Konsisten Melakukan Penataan Ruang, dan Wilayah dengan Mengacu pada Kebijakan dan Regulasi Serta Berwawasan Lingkungan Menggembangakan dan Memanfaatkan Tekhnologi Tepat Guna yang Selaras dengan Perkembangan dan Kebutuhan

H. MUHAMMAD SAAL WAKIL BUPATI

H. AGUS AMBO DJIWA BUPATI HM. NATSIR. MM SEKKAB

Muncul Lagi Usulan "Indonesia Raya" Direvisi JAKARTA -- Ketua Lembaga Musik Indonesia yang juga Sekjen Dewan Musik Indonesia, Didied Maheswara mengatakan, lirik lagu Indonesia Raya perlu direvisi. Khususnya terhadap lirik "di sanalah aku berdiri jadi pandu ibuku". "Perlu direvisi karena kalimat itu multitafsir dan menjadikan lagu Indonesia Raya kurang bermakna. Konotasinya memandu itu seperti memandu orang yang sudah meninggal, walaupun dimaksudkan untuk ibu pertiwi. Jadi, konotasinya kurang tepat dengan kondisi Indonesia hari ini," kata Didied Maheswara dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Selasa 23 Oktober. Dikatakan Didied, usul revisi tersebut sebelumnya pernah disampaikan kepada Soeharto dan BJ Habibie keduanya menduduki jabatan Presiden RI. Tapi ketika itu tidak ada respon dari pemerintah. Padahal lirik atau syair lagu memiliki kekuatan dan efek pengaruh bagi yang mendengarkan. "Lirik lagu Indonesia Raya sangat hebat. Lirik di sanalah aku berdiri, mesti disesuaikan liriknya jadi "dengan tegak aku berdiri menjadi pandu bangsaku"," saran Didied. Menurut maestro gitar klasik itu, merevisi lagu kebangsaan bukan perkara sulit. Paling tidak begitu pandangan pakar hukum tatanegara Margarito Kamis. Menurut Margarito, revisi sangat mungkin dilakukan dan tidak perlu secara legalistik menyampaikannya ke MPR. "Revisi itu akan menjadi konvensi kalau ada kesepakatan antara Ketua DPR, Ketua DPD, Ketua MPR dan presiden. Itu saja sudah cukup," kata Didied, mengutip Margarito Kamis. Sementara aktivis Gerakan Indonesia Bersih (GIB) dan penyair Adhie Massardi menambahkan, lagu Indonesia Raya diciptakan dalam situasi darurat, maka liriknya pun disesuaikan dengan situasi darurat. Karena itu kalau saat ini perlu direvisi, sah saja. "Konstitusi saja bisa diubah, yang penting semangatnya perubahan untuk Indonesia baru, dan ini harus menjadi gerakan kesadaran bernegara dan berkonstitusi," ujarnya. Karena lagu Indonesia Raya milik bangsa maka dalam waktu dekat akan ditetapkan panitia yang akan merevisi. Setelah itu, katanya, usulan ini akan disampaikan kepada beberapa lembaga tinggi negara. Peraturan tentang lagu kebangsaan Indonesia Raya diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 1958, ditandatangani Presiden Soekarno. Tahun 2009 terbit UU Nomor 24 Tentang Bendera, Bahasa, Lambang Negara, dan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. (jpnn)

POTRET PASANGKAYU

RADAR SULBAR/SYAMSUDDIN HB

BAHAS ALKES. Komisi I DPRD Matra membahas perkembangan kasus hilangnya alkes RSUD Matra, Selasa 23 Oktober 2012.

Kasus Hilangnya Alkes RSUD

Pengusutan Belum Kelar REPORTER: SYAMSUDDIN HB EDITOR: MUHAMMAD ILHAM PASANGKAYU -- Upaya pengusutan terhadap hilangnya sejumlah alat kesehatan (alkes) milik RSUD Matra, belum kelar. Sebagai bentuk monitoring terhadap upaya penyelidikan kasus tersebut, Selasa, 23

Oktober, Komisi I DPRD Matra menggelar rapat guna mendengarkan perkembangan kasus terseb dari Polres Matra. Ketua Komisi I DPRD Matra Baharuddin Pulindi menegaskan, hilangnya alkes

di RSUD Matra bukan kali ini. Sebelumnya juga kerap terjadi kasus hilangnya obat-obatan, alat USG, dan terakhir alat deteksi denyut jantung. "Kita melakukan pertemuan dengan pihak kepolisian untuk mengetahui perkembangan dari kasus hilangnya alkes yang sudah sering terjadi, bahkan dari

proses yang berjalan hingga kini belum diketahui pelaku dari peristiwa ini. Kami juga meminta kepada polisi agar kasus ini dipercepat," pintanya kepada polisi. Sementara itu, Kaur Reskrim Polres Matra Iptu Ing Ngaba menjelaskan, kasus ini masih terus dikembangkan. Ing Ngaba mengatakan, saat

ini kepolisian masih terus memanggil saksi-saksi. "Dari hasil pemeriksaan saksi, kami menduga rentetan kasus yang terjadi memiliki keterkaitan, bahkan tidak menutup kemungkinan pihak kontraktor yang mengadakan alat tersebut akan kami panggil untuk dimintai keterangan," ungkanya. (**)

Usulan Kebutuhan CPNS 2013 Ditenggat Desember JAKARTA -- Seluruh instansi baik pusat maupun daerah yang akan mengadakan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2013 diminta memasukkan usulan kebutuhan pegawai di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN&RB) paling

lambat Desember mendatang. Bila lewat dari tenggat waktu yang diberikan, dianggap tidak membutuhkan tambahan pegawai. "Bagi yang membutuhkan tambahan pegawai sudah harus memasukkan usulannya paling lambat Desember 2012. Sistemnya tidak sama

Rubrik Khusus Humas Pemkab Mamuju Utara

IKUTI. Wakil Bupati Matra HM Saal mengikuti seminar pencegahan korupsi di Kantor Gubernur Sulbar, Selasa 23 Oktober 2012.

RADAR SULBAR/ANDI SAFRIN

HADIR. Para staf kecamatan yang memiliki program PNPM MPD tahun 2012 hadir dalam seminar dan lokakarya DPRD tahun 2012 di ruang sidang DPRD Matra, Selasa 23 Oktober 2012.

seperti tahun-tahun sebelumnya, di mana daerah bisa minta toleransi waktu kepada KemenPAN&RB. Sekarang ini yang menentukan wakil presiden," terang Deputi SDM bidang Aparatur KemenPAN&RB Ramli Naibaho usai konpres di kantornya, Selasa 23 Oktober. Disebutkannya, hingga

Selasa 23 Oktober ada 290 instansi daerah dan 42 instansi pusat yang sudah memasukkan analisa jabatan (Anjab). Sedangkan yang memasukkan analisa beban kerja ada 38 dari instansi pusat dan 263 instansi daerah. "Berarti masih 310 instansi yang belum mengaju-

LEGISLATIF MATRA

kan. Jadi kita masih beri kesempatan dua bulan lagi," ucapnya. Ditambahkannya, untuk menambah kebutuhan pegawai, setiap instansi wajib memasukkan usulan disertai analisis beban kerja, analisis jabatan, proyeksi kebutuhan pegawai, dan belanja pegawai di bawah 50 persen. (jpnn)

Rubrik Khusus DPRD Kabupaten Mamuju Utara

SEMINAR. Anggota DPRD Matra mengikuti acara seminar dan lokakarya DPRD tahun 2012 di ruang sidang DPRD Matra, Selasa 23 Oktober 2012.

RADAR SULBAR/ANDI SAFRIN

HADIR. Anggota DPRD Matra menghadiri pembahasan dengan kepolisian Matra soal perkembangan kasus Alkes, Selasa 23 Oktober 2012.


14

INFOTAINMENT

RADAR SULBAR

RABU 24 OKTOBER 2012

Alexandra Gottardo

Ingin Lokal Dapatnya Bule

Adipati Dolken

Enggan Nikah Muda SEBAGIAN artis senang dipacari cowok impor alias bule. Alasannya banyak, mulai tampang fisik oke, sampai gaya yang nggak malu-maluin. Hal serupa diyakini dan dilakoni oleh Alexandra Gottardo (Xandra). Meski harus LDR (long distance relationship), si seksi bintang sinetron dan FTV ini tetap rela. "Ya begitu deh. Banyak alasannya. Nanti kukenalin kok kalau dia datang ke Indonesia. Ketemunya? Ada deh, aku dikenalin sama teman," jawab Xandra. Memang sengaja cari bule atau seketemunya aja nih? "Aku tidak memilih-milih, cuma dapatnya bukan warga Negara Indonesia. Tapi masih Asia lah," jawab gadis yang sempat heboh lantaran hendak dirampok dan diperkosa pada Maret lalu ini. Bicara kedekatan, Alexandra malu-malu membicarakannya. Hanya saja diyakinkan, meski jarang berdekatan secara fisik lantaran sang pacar di luar negeri, komunikasi tetap terjalin dengan baik. "Ya emang sih, pasanganku jauh, nggak di sini. Tapi bisa-bisanya kita aja kan," jelas bintang film Suami-Suami Takut Istri dan Tanah Air Beta ini sekenanya.(jpnn)

Vicky Shu

Sedih Liat Hewan Kurban Dipotong

Biografi ADIPATI DOLKEN Laki-Laki 19 Agustus 1991, Bandung Adipati Koesmadji adalah aktor kelahiran kota Kembang, Bandung, pada 19 Agustus 1991. Penyuka jenis musik rock terutama yang bertempo slow ini mulai dikenal sejak membintangi sinetron remaja berjudul KEMPOPONG yang pernah jadi program andalan di salah satu stasiun TV swasta.

JAKARTA - Adipati Dolken ternyata telah mempunyai kekasih. Sayangnya, pemeran Keenan dalam dwilogi PERAHU KERTAS ini enggan menyebutkan siapa sosok gadis yang dekat dengannya. Walau menyembunyikan gadis yang ia sayangi, Adipati mengaku jika pacarnya masih satu profesi. Bahkan kedua orang tua sudah setuju dan mendukung hubungan mereka. "Pacar bukan untuk ekspose, nanti kalian juga bakal tahu kok. Sudah kenal sama Bonyok. Maudy juga kenal kok, dan semua mendukung," kata Adipati saat ditemui usai press screening SANG MARTIR di Planet Hollywood XXI. Jika sudah disetujui orang tua, apakah keduanya berniat nikah muda? "Nikah muda? Gue ingin meniti karir dulu, dan nggak pernah mematok umur berapa, tapi kalau sudah merasa mapan akan melakukan itu," katanya mantap. (net)

Magdalena Tak Ingin Hilangkan Budaya Tionghoa Saat Menikah JAKARTA - Vicky Shu akan ikut berkurban di hari raya Idul Adha. Tahun ini, hewan yang dikurbankan Vicky adalah seekor kambing. "Nanti berkurban kambing. Tapi satu-satu, adeku, aku, sama mamaku," kata Vicky Shu saat ditemui di Studio RCTI Kebon Jeruk Jakarta Barat, Selasa 23 Oktober. Meski ikut berkurban, namun Vikcy ternyata sedih dengan pemotongan hewan kurban. "Sedih ngeliatnya. Kayaknya hewannya kan suka nangis. Aku sering kabur, serem banget," jelasnya. Jadwal yang padat membuat penyanyi cantik Vicky Shu harus terpisah dengan keluarga saat hari raya Idul Adha nanti. Itu karena Vicky harus manggung di luar kota. "Kalo Salat Idul Adha pasti shalat. Cuma enggak bareng keluarga, karena enggak sempet pulang ke Bandung. Aku mau manggung di luar kota," kata Vicky. (jpnn)

JAKARTA - Adat Tionghoa dipastikan mengiringi pernikahan Magdalena dan Niki Liandi pada 28 Januari 2013. Menurut Lena, panggilan keseharian Magdalena, tradisi tersebut sengaja tetap dipertahankan walau konsep pernikahan yang dipakai adalah konsep internasional. "Kita sih nanti sebenarnya konsep pernikahannya Internasional. Tapi sebelum resepsi akan ada teapay, yaitu

penuangan teh kepada orang yang lebih tua," ujar Lena saat ditemui di Kafe Pan and Barell, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Senin 22 Oktober. Hal itu merupakan bentuk penghormatan Magdalena dan Niki sebagai tradisi keturunan Tionghoa. "Itu kan tradisi, jadi memang ga bisa diilangin," timpal Niki. Tradisi Tionghoa juga mewarnai acara lamaran pasan-

gan ini. Lena mengungkap ini adalah salah satu cara untuk melestarikan budaya Tionghoa. "Di prosesi lamaran juga ada kok cara-cara Tionghoa. Ya sebagai salah satu cara untuk melestarikan budaya Tionghoa biar gak punah," pungkas Lena dengan senyum mengembang. (net)

HUBUNGI

HOT LINE:

BAGIAN PERIKLANAN: MAWARNI SIMARGOLANG, 0426-22138 Hp: 081241843180

MAMUJU -- JL. JEND. SUDIRMAN NO. 50,TLP. 0426 -22138. MAJENE -- JL. JEND SUDIRMAN NO. 167,TLP. 0422-21157. POLMAN -- JL. H. A. DEPU NO. 39 ,TLP. 0428-23203.

Serbaneka TOKO HARAPAN JAYA Grosir Pakaian Jadi, Alamat: Ruko Blok A. No. 16 Pasar Baru Mamuju-Sulbar, HP. 081 210 174 222 BENGKEL LAS Masagena Alamat Jl. Pababari Mamuju, Tlp 081 342 209 988 DIZI MEUBEL Alamat, Jl. Martadinata (samping Kantor BPS Mamuju) Tlp 081 342 209 988 ALAT PERAGA DAK SD & SMP ready stok (100%) sesuai juknis 2010, rekanan yg menang tender / uji petik 085214141201 / 081519464055 - kdn.co.id

Dijual Tanah DIJUAL Tanah dengan ukuran 10 x 45 = 450 m2 Terletak di Jalan Poros Kalukku Tasiuk Hub: 081355038844 - 082191606888

Dijual tanah ukuran 5650 M2 di Tahaya Haya Jln. Poros Air Panas Mamuju Harga Rp. 60 Juta bisa Nego. Hub. Hp. 082 188 101 225

Dijual Rumah

JUAL TANAH. Ukuran 4,4 Hektar Di Jalan Baru (Jalur Dua) Hub; 08124252975

DIJUAL RUMAH: Di Cerbon Belakang Kantor Camat Wonomulyo Hubungi: 081241501981

Dijual Tanpa perantara lokasi siap bangun ukuran 10 x 20. Di sikboro Mamuju Sulawesi Barat Dekat Dari kantor kanwil DEPAG Harga Rp 70 jutah Masih Bisa NEGO. HUB. 082 192 900 558 / 082 197 314663

Dioper cicilan rumah tipe 36 di BTN Griya Marwah Residence Sarampu, Desa Tonyaman Kecamatan Binuang blok B nomor 1 dgn harga 50 juta. Harga bisa nego. Hubungi: 085214476078

+

INDO WC Kerja tanpa bongkar melayani 24 jam atasi wc bnt/full westfel-sal-got krs smr tnp bngkar, hub: 04282719263, 082347109777

DIJUAL Tanah dan Bangunan ukuran 9x20 di Rangas Mamuju. Kuran lebih 500 m dari Kantor Gubernur Sulbar. Harga Rp. 150 Jt, tanpa perantara. HUB: 085398239889

STAR WASH DAN ANNISA CAR WASH Distributor Tunggal Lap Chamois/Kanebo Berkualitas, Menerima Pesanan Grosir/Eceran, Harga murah, Di Jl. A.Yani No 217 Polewali Hub : 081 355 379 379 – 085 242 661 504

DIJUAL Tanah dengan luas 15x28 m2, terletak di depan SMK Pelayaran Mamuju Harga Murah Tanpa perantara. Hub : 085 398 062 912

ANNISA CAR WASH Telah Dibuka Cuci Mobil Professional/Hidrolik Bersih, Aman, dan Cepat. Kunjungi Di Jl. Kartini Dekat Gedung Kartini.

Jual Tanah Kaplingan siap Ba-ngun Uk. 10 X 20 Dirangas-Mamuju. Kurang Lebih 500 M dari Kantor Gubernur Sulbar Harga 26 juta, tanpa perantara Hub : 081241200073

NUSANTARA TEKHNIK Jl. Andi Makasau, Melayani : Las panggil, Terali kanupi, Pintu Ruko Balkon, disesuaikan Model Rumah Hub : Yusman (Hp. 081 342 086 507-085 340 617 777)

Dijual Tanah dengan luas 2.400 m2 Depan Instalasi I PDAM Kurang Lebih 500 Meter dari Persimpangan Lima arah ke Kali Mamuju Tanpa Perantara HUB : 081 354 683 755

Dijual Rumah Baru Jl. Diponegoro (Dekat Pasar Baru Mamuju) Tipe 80, Luas Tanah 122 M2, 3 Kamar Tidur, 2 Kamar Mandi Sertifikat Hak Milik Harga : rp. 370. Juta (nego) Hub : Hp. 0812 4141 8818/0813 9990 7885 DI JUAL rumah di Bukit Asri Lestari Tipe 90/117. A2. No. 4 & A2 No. 6 (2 Unit) lengkap sumur bor, mesin air, tandon air, terali besi (pintu dan jendela), canopi garasi mobil. Listrik 1300 watt, gudang, bebas banjir, bebas polusi, SHM Sertifikat, dekat kantor Bupati Mamuju dan Pasar Regional. Harga 335 juta/345 juta. Tanpa perantara Hub. Hidayat 085255902634. Bisa KPR & CASH. DIJUAL Rumah : Luas 325 M2 di Jl. H.A. Endeng No.1 Tanah : 610 M2 di Jl. Muh. Husni Thamrin Hub : Hp 081 355 399 133 Alamat: Jl. Urip Sumoharjo No. 51 Mamuju

DI JUAL rumah permanen, fasilitas lengkap: PLN 2300 wat, AC, AIR PAM, SUMUR BOR, TEL RMH, 4 KMR TIDUR. STRATEGIS, DEPAN KANTOR BUPATI POLMAN, LUAS 171 M2. ADA KELEBIHAN TANAH 1 KAPLING. HUB. 082188775060. HARGA DAMAI. DIJUAL Rumah di Jl. K.H.M. Saleh No.2 Wonomulyo, Belakan Masjid Merdeka samping RS. Bersalin. Luas Tanah dibangun 10x24,5 M. Hub Bpk Drs. Kamaruddin. S. HP : 081355998373

Rental Mobil CV. Jaya Bersama Menyediakan Jasa Rental Avanza, Zenia, Apv, Rush, Pick Up. Jl. Pattana Bone No. 9 Mamuju Hp. 085 399 333 536085 298 301 045

Dijual Ruko DIJUAL Ruko 2 petak, 2 lantai di sudut, ukuran 9 x 14 Jln. Poros Sentral Tasiu /Kompleks Pasar Hub : 082 189 917 971 Dijual Ruko Baru 4 petak 2 lt. Parkiran 18 m dari as Jalan Jl. Poros Majene dekat pasar wonomulyo polman Hub : 082 348 739 846 Dijual Ruko 2 Lantai Uk. 5 X 15 Komples Launa Graha Kalukku Hub : 082 189 917 971

Peluang Bisnis

DIKONTRAKKAN RUMAH Tipe 50 di Mutiara Gading Residence MAU Penghasilan Rp 1 jt - 2 jt/ Harga Nego bulan Dirumah Buka Usaha Rental Hub : 085 341 108 333 Game. Jual PS2/PS3 Hardisk Baru/ Bekas, Komputer, Laptop, Hrg Murah Beli 2 Unit PS Gratis HP Cross U / 2 orang. Minat Bos. Hub. MR.14 Dikontrakkan Ruko Strategis dan Com Hp.085 214 011 193 / nyaman di Jl. RE. Martadinatha 087 842 276 439 Simbuang Hub : 081 242 001 019/ 081 944 533 688 Saatnya uang bekerja untuk Anda. Nikmati hasil 12% per bulan dari Virgin Gold Mining Corp. Terbukti sejak 2010. Gratis BB/LCD, Butuh cepat karyawan/ti dengan TV/Sepeda hanya di bulan Juni penempatan Kantor Cabang Baru Info Irawan 081 342 954 305. BB Polman. Posisi : Receptionist, Ad29553809. www.vgmc.com ministrasi, Sekretaris, Kepala Cabang. Persyaratan: Pria / wanita, usia Max 28 tahun Lulusan SMU/SMK, Diploma, & Sarjana 1 buah Sepeda Motor Suzuki FL Tidak sedang Kuliah / kerja / kur125 RCD, Tahun 2008 Warna Hi- sus Berpenampilan Menarik Belum tam mulus Alamat Rumah di BTN Berkeluarga Surat Lamaran di Passokorang, Blok J. No. 14 lengkapi dengan FC Ijasah Mamuju-Sulbar terakhir,FC KTP /KK,Daftar Riwayat Hidup, Pas Photo 3x4 (warDIJUAL tanah kosong, luas 1004 m2 Jl. Bau Massepe depan Gere- na) 2 lbr. Info lebih lanjut hubunja Katolik. Dikontrakkan tanah, gi: CP. 0823 4683 8055 – 0819 luas 11x40 m Jl. Tuna samping 9831 0039 LPM Jl. Budi Utomo No. 05 (Belakang Salon Agita) PEsomel kayu Maspul. Hub 085322255554 - 085394702774 KKABATA -POLMAN

Dikontrakkan

Lowongan Kerja

Dijual Motor

Dikontrakkan/Dijual Rumah tinggal Dijalan RE Martadinata Belakang Wisma Babana Mamuju Hub: 081 355 942 684 081 944 200 477 Dikontrakkan 1 buah rumah, lengkap dengan perabot. Di Jl. BTN Maspol F4 No. 1 Mamuju Hub : 085 255 801 557

Butuh Karyawan Pengawas Jalanan minimal pengalaman kerja 2 tahun Hub : CV. Anugerah Cipta Dimensi, Hp : 081141 362, Jalan Stadion C8 -Samping N3 Karaoke Mamuju.

RADAR SULBAR Harian Pertama & Terbesar di Sulawesi Barat

E-mail: radarsulbar01@gmail.com

Online: radar-sulbar.com


KESEHATAN

RADAR SULBAR

RABU 24 OKTOBER 2012

15

Waspada AIDS Juga Ada di Sulbar EDITOR: CHAERUL MARFAN JAKARTA -- Indonesia merupakan negara di ASEAN dengan peningkatan prevalensi HIV-AIDS secara cepat. Hal tersebut dapat terlihat dari penularan yang terjadi sejak pertama kali kasus AIDS ditemukan tahun 1987 sampai Juni 2012. Dalam rentang waktu ini, kasus AIDS tersebar di 378 (76 persen) dari 498 kabupaten/ kota di seluruh provinsi di Indonesia. Wilayah pertama kali ditemukan adanya kasus AIDS ada Provinsi Bali, sedangkan yang terakhir melaporkan adanya kasus AIDS adalah Sulawesi Barat (2011). "Terjadi pergeseran cara penularan, lima sampai enam tahun lalu didominasi pengguna Jarum Suntik (penasun), kini hubungan seks menempati urutan pertama penularan HIV/AIDS," kata Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi di

Jakarta, Selasa 23 Oktober. Berdasarkan laporan Triwulan 2012, penularan tertinggi kasus AIDS adalah melalui perilaku seks (heteroseksual) yang meningkat sebanyak 71 persen. Sedangkan pengguna napza suntik 18,7 persen, kemudian perilaku seks sesama jenis atau LSL (Lelaki Seks Lelaki) sebesar 3,9 persen. Untuk kasus HIV, sarana penularan tertinggi adalah karena hubungan seks tidak aman pada heteroseksual (50 persen), sedangkan penggunaan jarum suntik tidak steril penasun (14 persen), dan LSL (Lelaki Seks Lelaki) sebesar 7 persen. Kasus tertinggi masih didominasi oleh kota-kota besar, utamanya, DKI Jakarta (20.775 kasus), diikuti Jawa Timur (11.282), dan Papua (8.611).

"Sekarang diantara pekerja seks yang melakukan seks bebas ini, tidak mau menggunakan kondom. Setiap tempat pasti sudah ada yang berisiko. Ini yang membuat penyebaran HIV/ AIDS di Indonesia sangat cepat," ungkap Menkes. Hal tersebut diperparah dengan data, sekira 6-8 juta laki-laki di seluruh Indonesia, membeli seks dan menolak menggunakan kondom. Olehnya, upaya pencegahan terus dilakukan, baik melalui promotif, preventif, kuratif maupun secara rehabilitatif. "Peran tokoh agama perlu juga untuk mengatasi penanggulangan HIV/ AIDS di Indonesia dan di dunia. Salah satunya dengan memberikan pelayanan-pelayanan mengenai pendidikan kesehatan reproduksi," kata Menkes. Dalam kesempatan yang sama, Executive Director UNAIDS, Michel Sidibe mengatakan, pengendalian HIV/ AIDS

Target DPRD Tidak Terpenuhi

merupakan program yang cukup kompleks dan melibatkan berbagai bidang dan sektor, terkait dengan latar belakang penularan, upaya, pencegahan dan pengobatan. "Dalam upaya pencegahan kami melihat sudah ada progres kemajuan yang sangat besar dalam 10 tahun belakangan ini. Sehingga saat ini sudah ada 8 juta orang yang positif, telah mendapatkan akses pengobatan," kata Sidibe. UNAIDS menggunakan tiga metode dalam melakukan pencegahan HIV/ AIDS. Yakni, dengan merangkul orangorang rentan terhadap inveksi ini, memberikan tes dengan gratis. "Kemudian memberikan obat yang murah diproduksi di dalam negeri. Tentunya perlu dukungan peraturan perundangan yang mempermudah akses pengobatan," paparnya. (*)

Pengelola RSU Regional Perlu Benahi Manajemen LANJUTAN HALAMAN 9

LANJUTAN HALAMAN 9

kini beberapa unsur pimpinan DPRD Mamuju masih berada di Jakarta menghadiri Konsinyering. Kita tunggu Ketua DPRD Mamuju pulang dari Jakarta baru melakukan asistensi," ujar Sekretaris DPRD Mamuju Muhammad, Akhyar Arifin yang mengaku sedang berada di Makassar saat dikonfirmasi via telepon, Selasa 23 Oktober. Saat ini, rapat penyelarasan hasil-hasil pembahasan komisi telah tuntas. Sehingga DPRD Mamuju telah siap untuk melakukan asistensi. "Tentunya dengan melihat kesiapan Pemprov Sulbar," jelas Akhyar. Beberapa waktu lalu, Bupati Mamuju Suhardi Duka saat melakukan rapat koordinasi bersama pejabat Pemkab Mamuju sebelum cuti untuk menunaikan ibadah haji, mengatakan pembahasan APBD-P Mamuju merupakan yang paling lama di Indonesia. "Ini merupakan rekor sebagai pembahasan terlama, makanya saya minta Habis Wahid selaku pelaksana tugas Bupati untuk mengawal itu agar bisa lebih cepat," ujar SDK. (mg3/dir)

Sulbar. Sebab, kondisi rumah sakit yang masih dalam kegiatan pembangunan berbagai ruangan perawatan itu tak lebih baik dari rumah sakit kabupaten. "Bukannya menjadi rumah sakit rujukan, malah menjadi rumah sakit merujuk. Masa masih lebih banyak orang yang dirujuk ke Polewali lalu ke Parepare dan Makassar. Padahal harusnya pelayanan kita disini sudah bisa lebih baik lagi," sambung Arifin.

LANJUTAN HALAMAN 9

Menanggapi hal ini, Sekretaris Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa, Pemberdayaan Perempuan dan KB Mamuju, Made Sucita, mengakui masih ada desa yang melakukan aktivitas pelayanan publik di rumah lantaran kebanyakan perangkat desa merupakan petani. "Namun untuk mengatakan pelayan yang dilakukan tidak maksimal, itu tidak benar lantaran tidak adanya laporan dari warga desa setempat yang mengeluhkan kondisi tersebut," katanya. Menurut Made, pihaknya tetap menekankan sesuai aturan minimal jam 12 masih berkantor namun pada aplikasinya tetap tidak dilakukan. "Kami tak bisa memaksa mereka sebab kalau dilihat dari sisi penghasilannya masih terbilang jauh dari batas kelayakan,misalnya gaji untuk kepala desa hanya Rp.750.000 per bulan sedangkan honor untuk perangkat desa hanya Rp 125.000 ," katanya saat ditemui di ruang kerjanya. Ia mencontohkan, seperti di Bali semua desa dan perangkatnya berkantor sesuai dengan aturan yang berlaku dikarenakan memang dari sisi penghasilan lebih dari cukup sehingga mereka terdorong untuk bekerja maksimal. "Olehnya, kami akan upayakan agar honor mereka bisa lebih dari cukup," imbuhnya. (mg1/dir)

di Sulbar. Bahkan, kalau bisa harus menyentuh pada angka 10 persen dari total APBD Pokok Sulbar tahun 2013 mendatang. Hal tersebut sebagai upaya meningkatkan pelayanan pada bidang kesehatan yang merupakan hak dasar bagi seluruh warga. "Telah banyak kasus kita dapati orang miskin terlunta-lunta mencari pengobatan di Sulbar. Kita hanya bisa membantu seadanya dan tak lebih dari itu. Padahal, kita bisa upayakan jaminan kesehatan yang ditang-

gung APBD jika anggaran kesehatan kita tinggi," kuncinya. Sementara itu, dalam beberapa kesempatan Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh menekankan pelayanan RSU Regional Sulbar tak dapat dibandingkan dengan daerah lain yang telah lebih dulu otonom. Sulbar baru terbentuk dan mulai membangun serta membenahi fasilitas dalam sekira enam tahun terakhir. Olehnya, masih terlihat kekurangan disana-sini meski harus juga diakui sudah

banyak infrastruktur yang dibangun lebih baik dari sebelumnya. "Tidak mungkin semua bisa langsung jadi dan maksimal. Tentu semua butuh proses, apalagi dana yang kita gunakan berasal dari pusat dan turun secara bertahap. Kita jangan dibandingkan dengan daerah yang puluhan tahun lalu sudah berdiri. Tapi coba lihat, apa yang kita bangun sekarang itu jauh lebih baik jika dibandingkan usia kita yang baru beberapa tahun," papar Anwar. (*)

Aktivitas Aliran LC Perlu Pengawasan LANJUTAN HALAMAN 9

Sejumlah Kantor Desa tak Termanfaatkan

Terlebih, rumah sakit itu telah mendapatkan gelontoran anggaran yang cukup besar baik dari APBD Sulbar maupun APBN. RSU Regional Sulbar juga telah dilengkapi oleh berbagai macam fasilitas maupun alat kesehatan modern. "Pembenahan ini harusnya dimulai dari pengendali kebijakan, sebab apa yang berjalan di dalamnya adalah buah dari kebiajakan yang ditelorkan," ujarnya. Sementara itu, Arifin juga menyatakan perlunya peningkatan anggaran kesehatan

Selain KUA Kecamatan Topoyo, MUI Sulbar juga bakal mengirim surat ke semua KUA di tiap-tiap kecamatan dalam lingkup Kabupaten Mamuju. Sebab, bisa jadi kelompok tersebut telah memiliki cabang

di kecamatan lain. Olehnya, MUI tak boleh lengah untuk memantau perkembangan setiap kelompok-kelompok pengajian maupun organisasi yang berlatar agama. "Tidak menutup kemungkinan kelompok LC ini telah memiliki cabang di keca-

matan lain. Buktinya baru sekira sebulan beraktvitas di Mamuju, sudah memiliki pengikut di Kecamatan Tobadak dan Budong-budong. Bukan tidak mungkin mereka juga sudah memiliki jaringan di kecamatan lain," beber Anwar.

Senin 22 Oktober, kelompok pengajian LC telah dipanggil Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Mamuju guna dimintai keterangan terkait kelompok pengajiannya. Tetapi semua yang dituduhkan warga terhadap kelompok LC dipungkiri.

Selain itu, Anwar meminta warga berpartisipasi dalam menanggulangi penyebaran kelompok-kelompok keagamaan yang bisa merusak moral dan aqidah. "Jika dilihat ada yang mencurigakan, langsung laporkan," tegasnya. (mg3/dir)

Dinsos Tunggu Juknis Kemensos LANJUTAN HALAMAN 9

Ia menambahkan, juknis ini adalah dasar untuk menurunkan sejumlah bantuan. Meski demikian, ada pula bantuan

yang harus dapat diturunkan yang sifatnya insidentil seperti kebakaran. "Itu memang harus diturunkan karena memang koordinasinya sama Pemkab Ma-

muju," katanya Syarifuddin melanjutkan, jumlah bantuan yang telah disiapakan untuk nelayan sekira 5,6 kilogram beras per orang selama dua minggu. Sement-

ara untuk petani bantuan 0,4 kilogram per orang sebanyak tiga kali sehari selama tiga hari. "Mengenai prosedur pengambilan bantuan tersebut,

haruslah ada rekomendasi dari kepala desa atau lurah setempat serta diakui oleh dinas masing-masing yang terkait kemudian disampaikan ke bupati," katanya. (mg1/dir)

Disdikpora Harus Jelaskan Polemik Tunjangan Guru LANJUTAN HALAMAN 9

Persoalan tunjangan guru, lanjut Sudirman, erat kaitannya dengan Disdik Sulbar.

Sebab meski pengusulan dilakukan Disdikpora Mamuju, tetapi finalisasi pengusulan menjadi kewenangan Disdik Sulbar.

"Yang saya baca melalui media, Disdikpora Mamuju dan Disdik Sulbar saling tuding. Yang satu bilang tidak sesuai usulan kami,dan yang

lain bilang kami hanya mengatur berdasarkan usulan yang masuk," sorotnya. Olehnya, agar persoalan tunjangan khusus tersebut

tidak berlarut-larut maka kedua SKPD yang paling bertangungjawab terhadap itu mesti segera dipertemukan. (mg3/dir)

Rubrik ini Dipersembahkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat

Bikin Berat Badan Naik Saat Wanita Menstruasi SELAIN senewen dengan suasana hati yang buruk serta kram perut, wanita juga sering dibuat pusing dengan berat badan yang naik saat menstruasi. Apa sih penyebabnya? Berat badan selama menstruasi mungkin tidak terjadi pada setiap wanita usia subur. Tampaknya ada alasan berbeda mengapa berat badan yang terjadi selama menstruasi. Para ahli ginekologi telah menunjukkan beberapa alasan yang bertanggung jawab untuk kenaikan berat badan selama menstruasi, seperi dilansir onlymyhealth, Selasa 23 Oktober: 1. Nafsu makan meningkat

Setiap orang memiliki nafsu makan masing-masing. Keinginan makan akan semakin meningkat saat terjadi perubahan hormonal, misalnya saat perempuan sedang menstruasi. Menurut ginekolog, wanita cenderung mengalami penurunan tingkat gula darah, yang membuat tubuhnya merespons secara otomatis dengan menciptakan rasa lapar atau mengidam untuk makanan tertentu yang dapat mengkompensasi rendahnya tingkat gula darah dalam tubuh. 2. Edema atau retensi air Beberapa wanita memperhatikan bahwa pada akhir

minggu menstruasinya, angka di timbangan naik beberapa kilo. Banyak dari berat badan yang naik bukanlah lemak, melainkan air. Seringkali, ketika hormon yang tidak menentu dan tidak normal, pembengkakan terjadi. Akibatnya, tubuh wanita menyimpan air lebih banyak di bagian-bagian tertentu dari tubuhnya seperti kaki, lengan dan perut. Beberapa wanita juga mengalami pembengkakan di payudara, yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan fisik. Namun pada dasarnya kenaikan berat badan selama minggu akhir menstruasi adalah normal dan biasanya hilang dalam beberapa hari.


16

TOTAL SPORT

RADAR SULBAR

RABU 24 OKTOBER 2012

Seperti Terry & Lampard

Mata

Mau Jadi Legenda

Chelsea DONETSK -- Juan Mata jadi pemain yang punya kontribusi besar dalam laju impresif Chelsea di awal musim ini. Gelandang asal Spanyol itu tak cepat puas dengan fakta tersebut, dia mau lebih baik lagi supaya jadi legenda di Stamford Bridge. Mata mencetak dua gol dan satu assist saat Chelsea memenangi Derby London atas Tottenham Hotspur dengan skor 4-2, akhir pekan kemarin. Aksi-aksinya dalam laga tersebut melanjutkan performa hebat yang dia perlihatkan di awal musim ini. Total sudah enam gol dibuat Mata di semua ajang musim ini, itu belum termasuk tujuh assist yang dia lepaskan buat rekan-rekannya. Sebuah catatan yang membuat pesepakbola 24 tahun yang diboyong

dari Valencia itu jadi salah satu bintang 'Si Biru' dengan sinar paling terang, setelah musim debutnya yang tak kalah memuaskan tahun lalu. Baru memasuki tahun keduanya

di Chelsea, Mata berharap dirinya bakal bisa terus memperkuat klub tersebut untuk periode yang sangat panjang. Dia ingin seperti Frank Lampard dan John Terry, yang telah dianggap sebagai legenda Chelsea. "Kami punya tiga sampai empat pemain yang sangat-sangat penting buat kami. Mereka adalah legenda di klub ini sekarang karena apa yang telah mereka lakukan selama delapan, sembilan, 10 tahun," ujar Mata dalam konferensi pers jelang laga kontra Shakhtar Donetsk di Liga Champions. "Di sisi lain, kami punya pemain muda, misalnya seperti saya, yang ingin menjadi pemain sebagus mereka di sejarah Chelsea. Saya berharap saya bisa menjadi seperti Frank Lampard atau John Terry di beberapa tahun ke depan," lanjut Mata. Sejauh ini Mata bersama Chelsea telah mengukir sejarah setelah musim lalu mereka untuk kali pertama berhasil menjuarai Liga Champions. Disebut Mata, dengan komposisi yang ada saat ini The Blues masih bisa meraih lebih banyak sukses lagi di masa mendatang. "Ini adalah musim kedua saya di Chelsea. Saya sangat menikmati yang pertama. Itu adalah salah satu bagian terbaik dalam sejarah Chelsea. Tapi saya harap yang terbaik dari kami masih akan datang, semoga," sambungnya di DailyMail. (net)

Zanetti:

Jelang Dortmund vs Madrid

Inter Perlahan Akan Gapai Puncak

Soal 'Kutukan' Madrid di Jerman dan Faktor Ronaldo

MILAN -- Inter Milan saat ini masih berselisih empat poin dari Juventus di puncak klasemen. Namun, dengan performa saat ini dan Andrea Stramaccioni, Nerazzurri menargetkan untuk bisa secepatnya menguasai pucuk Seri A. Dari delapan pertandingan yang sudah digelar, Juve punya 22 poin hasil tujuh kemenangan dan satu seri. Sementara Inter yang sempat naik-turun performanya, kini mulai stabil usai menyapu bersih empat partai terakhirnya. Kini La Beneamata sudah ada di urutan keempat, punya 18 poin dan kalah selisih gol dari Lazio yang ada setingkat di atasnya. Dengan Napoli pun kini selisih hanya tinggal satu setelah Il Partenopei kalah dari Juve akhir pekan lalu. Dengan penampilan saat ini, kapten tim Javier Zanetti pun optimistis jika Inter perlahan bisa mulai menanjak klasemen untuk akhirnya mengudeta posisi puncak yang saat ini dikuasai Juve. Peluang itu pun ada ketika Inter dan Juve saling berhadapan di Giornata 11, 3 November, setelah sebelumnya menghadapi Bologna serta Sampdoria. "Selalu ada kewaspadaan bahwa tim ini selalu berusaha untuk tampil baik. Kami ingin finis di posisi setinggi mungkin, tapi kami harus melihat apa yang akan terjadi," ujar Zanetti seperti dilansir Football Italia. "Misi kami adalah terus berkembang sebagai grup dan sebagai sebuah tim. Kami perlahan mulai menanjak di klasemen dan bermain lebih baik lagi," sambungnya. Selain kian padunya skuad yang bermaterikan pemain senior dan muda, Zanetti juga menyoroti sosok Stramaccioni yang dinilainya sebagai sosok allenatore berkualitas, meski baru berumur 36 tahun. "Stramaccioni punya pemikiran yang sangat jelas mengenai bagaimana kami harus bermain. Dengannya kami berharap mencapai level tertinggi," demikian Zanetti. (net)

MADRID -- Di ajang Liga Champions, Jerman bukan tempat yang bersahabat bagi Real Madrid. Cuma sekali menang dari 23 lawatan, kali ini Los Blancos berharap faktor Cristiano Ronaldo untuk mematahkan 'kutukan' tersebut. Satu-satunya kemenangan yang bisa dibawa pulang Madrid saat berkunjung ke Jerman adalah di musim 2000/2001. Ketika itu menghadapi Bayer Leverkusen, 'Si Putih' sukses menundukkan tuan rumah dengan skor 3-2. Tercatat sudah tiga kali El Merengues kalah telak di Jerman: Pertama, di Liga Champions musim 1979/1980 (dulu masih bernama Piala Champions), Madrid tumbang 1-5 dari Hamburg. Lalu di Piala UEFA (sekarang Liga Europa) musim 1981/1982, Los Blancos takluk dengan

skor 0-5 dari Kaiserslautern. Masih di ajang yang sama, kali ini giliran Borussia Moenchengladbach yang membantai Madrid 1-5. Buruknya catatan Madrid ketika bertandang ke Jerman seakan sudah seperti 'kutukan'. Maka ketika punggawa tanah Castilla bertandang ke Signal Iduna Park, markas Borussia Dortmund, pada Kamis 25 Oktober dinihari WIB mendatang, Cristiano Ronaldo cs bertekad akan meraih poin penuh. Untungnya, catatan Madrid atas Dortmund tak jelek-jelek amat. Dalam dua pertemuan yang pernah dihelat di markas Dortmund, Madrid selalu meraih hasil seri. Pada musim 1997-1998, pertandingan antara Los Blancos dan Die Borussen berakhir dengan skor 0-0. Sementara di musim 2002/

Rooney, Gol Bunuh Diri, dan Gol ke-200 MANCHESTER -- Laga melawan Stoke City, Sabtu 20 Oktober, adalah hari di mana Wayne Rooney menancapkan pencapaian khusus yang aneh dan juga istimewa. Aneh karena ia harus mencetak gol bunuh diri terlebih dulu, istimewa karena ia mencetak golnya yang ke-200. Gol bunuh diri itu terjadi kala Rooney salah mengantisipasi tendangan bebas Charlie Adam. Bukannya menghalau bola, dia malah membelokkan arahnya ke gawang sendiri. Ada semacam humor getir di situ; Rooney sudah

Schwarzgelben akan menjadi motivasi tersendiri. Pasukan Juergen Klopp tentunya akan menyiapkan pertarungan alot untuk meladeni armada Jose Mourinho. (net)

2003, "Si Putih" bermain imbang 1-1. Sebagai 'jimat' untuk mematahkan kutukan tersebut, Madrid akan mengedepankan Cristiano Ronaldo. Dalam tiga musim terakhir Ronaldo adalah sumber gol Madrid, tak heran jika dirinya bakal menjadi kartu AS Los Blancos. Apalagi CR7 juga tengah on fire saat ini dengan sudah membuat 15 gol dari 12 laga di semua kompetisi. Akan tetapi, kubu Dortmund tentu tak akan membiarkan Madrid berpesta pora di rumput stadion mereka. Sebagai juara Bundesliga dalam dua musim terakhir, harga diri Die

menciptakan gol pertamanya di Premier League musim ini, tapi ke gawang timnya sendiri. Tentu, gol bunuh diri itu tak dihitung sebagai gol pertamanya

di Premier League musim ini. Gol penyama kedudukan yang diciptakannya kemudianlah yang dihitung. Rooney menanduk umpan silang yang dilepaskan Robin van Persie dari sisi kiri. Gol itu mengubah skor menjadi 11 dan membuat Manchester United bermain lebih nyaman. Ibaratnya, Rooney sudah membayar lunas gol bunuh dirinya di awal. "Itu adalah pertama kalinya saya melakukan gol bunuh diri. Syukurlah, kami berhasil menyamakan kedudukan dan berbalik unggul. Itu luar biasa bagi kami," ujarnya di situs resmi klub. Pemain

berusia 26 tahun itu kemudian menambah satu gol lagi, ketika dirinya menyontek bola tepat di depan gawang Stoke. Rooney pun mencapai milestone khusus: menorehkan 200 gol sepanjang karier sepakbola-nya di level klub. Kendati demikian, Rooney mengaku tak masalah seandainya dia tidak mencetak gol. Dia sudah cukup puas jika bisa tampil bagus dan membantu timnya meraih kemenangan. "Saya pikir, selama saya bermain dengan bagus, saya tidak terlalu khawatir jika tidak mencetak gol. Tapi, jelas, sebagai pemain depan Anda pasti ingin mencetak gol. Saya senang akhirnya bisa mencetak gol pertama dan membuatnya menambah koleksi gol saya." "Saya harap, akan ada golgol lainnya. Tapi, jika saya bisa mempertahankan performa saya, bermain dengan baik, dan bekerja sama dengan tim dengan baik, saya sudah cukup senang." (net)


Radar Sulbar