Issuu on Google+

RADAR SULBAR Pertama & Terbesar di Sulawesi Barat

RABU, 23 MEI 2012

Jika Obed Menang, Mendagri Tetap Legowo

ANALISIS

Kawasan Industri Sulbar

Oleh

:

Muhammad Syarkawi Rauf (Kepala Lembaga Pengkajian Ekonomi dan Bisnis, FE Unhas/ Regional Chief Economist BNI WMK)

www.radar-sulbar.com

PEREKONOMIAN Sulbar masih sangat didominasi oleh lapangan usaha pertanian. Mayoritas masyarakat Sulbar bekerja di sektor pertanian dalam arti luas, yaitu pertanian tanaman bahan makanan, tanaman perkebunan, kehutanan, dan perikanan. Sementara lapangan usaha lainnya memiliki kontribusi yang jauh lebih kecil dibandingkan sektor pertanian.

EDITOR: CHAERUL MARFAN

JAKARTA -- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengaku akan legowo jika pihak Obednego Depparinding berhasil memenangkan gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN)

Jakarta. Hal tersebut ditegaskan Dirjen Kesbangpol Kemendagri Tanribali Lamo saat mendampingi Mendagri di DPR RI Jakarta, Senin malam lalu. "Pak menteri kan meminta Obed ke TUN (Tata Usaha Negara,red). Dan kalau sudah d TUN (kabul), menteri tidak akan gugat balik," ungkap Tanri

Bali Lamo. Pernyataan serupa, kata dia, telah disampaikan oleh Mendagri Gamawan Fauzi saat Gamawan berada di Makassar Sulawesi Selatan. "Itu pernyataan pak menteri pada saat di Makassar," imbuhnya. Baca HAL 7

SEMUA kabupaten di Sulbar didominasi oleh lapangan usaha pertanian sebagai kegiatan ekonomi utama. Tanpa kecuali, kabupaten Mamuju yang menjadi ibukota Sulbar sangat sangat tergantung pada sektor primer, senmentara lapangan usaha industri pengolahan memiliki peranan yang relatif kecil. Demikian juga dengan lapangan usaha perdagangan, hotel, dan restoran (PHR) memiliki peranan yang jauh lebih kecil dibanding lapangan usaha pertanian. Proses transformasi ekonomi Sulbar dari pertanian ke industri berjalan sangat lambat. Hal ini dapat diamati pada perubahan share masing-masing lapangan usaha terhadap total output perekonomian Sulbar dalam lima tahun terakhir. Share lapangan usaha pertanian tidak banyak mengalami perubahan, sebaliknya dengan sektor industri dan PHR yang meskipun mengalami peningkatan tetapi masih relatif kecil. Pergeseran struktural perekonomian Sulbar dapat berlangsung lebih cepat dengan satu cara, yaitu memfokuskan pembiayaan pembangunan untuk memberikan insentif bagi berkembangnya industri pengolahan berbasis SDA (resources based industry). Tidak ada jalan lain, dibutuhkan koordinasi antara pemerintah propinsi dengan pemda kabupaten Mamuju untuk mempercepat pembangunan kawasan industri Sulbar di sekitar pelabuhan Belangbelang, Mamuju. RADAR/SUDIRMAN SAMUAL

Baca HAL 7

RAPAT KONSULTASI. Komisi II DPRD, Kepala Dinas PU, dan staf ahli Pemkab Majene menemui Gubernur Sulbar dan mempertanyakan beberapa jalan di Kabupaten Majene yang telah diusulkan dalam APBD Sulbar untuk pemeliharaan maupun pembangunan, namun tidak terakomodir. Rapat ini berlangsung di ruang rapat lantai II Kantor Gubernur Sulbar, Selasa 22 Mei 2012.

Rembuk Bersama untuk Lere-lerekang

Saatnya Anda beralih ke listrik pintar Jutaan keluarga Indonesia telah merasakan kemudahan dan kenyamanan menikmati listrik pintar, solusi isi ulang dari PLN. Kini giliran Anda. Dengan listrik pintar, biaya listrik sepenuhnya Anda yang atur. Tidak perlu repot bayar bulanan. Anda cukup membeli pulsa listrik sesuai kebutuhan. Bebas kesalahan catat meter, bebas dari sanksi pemutusan dan ketidaknyamanan lainnya. Hubungi Kantor Pelayanan PLN terdekat dan pasang listrik pintar sekarang juga! www.pln.co.id

JAKARTA -- Malam ini, Rabu 23 Mei, akan dilaksanakan rembuk bersama menyikapi polemik Pulau Lere-lerekang. Pemerintah Kabupaten Majene Sulawesi Barat selaku pelaksana mengundang seluruh pihak terkait untuk menyikapi kisruh lepasnya pulau kaya minyak dan gas itu dari wilayah Sulbar. Rencananya, kegiatan berlangsung di Hotel Golden Butik Jakarta. "Pukul 19:30 wib. Semua pihak diundang, ada pak gubernur, dari DPRD Sulbar dan Majene. Juga anggota DPR dan DPD Dapil Sulbar," jelas Kepala Perwakilan Majene di Jakarta, M Bisri, Selasa 22 Mei. Selain itu, sejumlah tokoh masyarakat Sulbar yang ada di Jakarta turut diundang guna memberi masukan dan saran agar Pulau Lere-lerekang tidak lepas dari wilayah administrasi Majene. Diantaranya, para pengurus DPP Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) yang memang banyak

berada di Jakarta. Pulau Lere-lerekang dikabarkan lepas dari Sulbar, setelah Provinsi Kalsel yang juga mengklaim pulau itu, disebut-sebut telah memenangkan gugatan di Mahkamah Agung (MA). Kalsel menggugat Permendagri nomor 32 tahun 2011 tentang kepemilikan Pulau Lereklerekan. Permendagri ini menegaskan bahwa Lere-lerekang masuk dalam wilayah administrasi Majene Sulbar. Informasi tentang digugurkannya Permendagri ini telah marak diberitakan di media. Namun hingga kemarin, Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi mengaku belum mengetahui adanya putusan MA terkait gugatan Kalsel atas Permendagri 32/2011. Sikap Pemkab Majene menggelar rembuk bersama mendapat apresiasi positif dari Sekjen KKMSB di Jakarta, Salman Dianda Anwar. Baca HAL 7

Majene Pertanyakan Penetapan Status Jalan MAMUJU -- Penetapan ruas-ruas jalan di Kabupaten Majene sebagai jalan provinsi yang dilakukan melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulbar, mendapat reaksi. Komisi II DPRD bersama Kepala Dinas PU serta staf ahli Pemkab Majene menemui Gubernur Sulbar untuk mempertanyakan hal tersebut. Dalam pertemuan konsultasi di ruang rapat lantai 2 Kantor Gubernur Sulbar, Ketua Komisi II DPRD Majene Rusbi Hamid mempertanyakan adanya beberapa jalan yang telah diusulkan dalam APBD Sulbar untuk pemeliharaan maupun pembangunan namun tidak terakomodir. Sementara ada jalan lain yang tida diusulkan, namun masuk pada perencanaan Pemprov Sulbar. "Kami juga ingin memperjelas beberapa rencana pembangunan jalan yang sudah beralih status, misalnya jalur Salutambung-Urekang sepanjang 36,40 kilometer, jalur Pamboang-Sumarrang, dan Saleppa hingga Katitting. Kapan semua akan dikerjakan?" ujar ketua komisi bidang perekonomian dan pembangunan ini. Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh yang didampingi Wakil Ketua DPRD Majene Marzuki Nurdin dan Asisten I Pemprov Sulbar Aksan Djalaluddin menjelaskan, beberapa ruas jalan akan mulai dikerjakan tahun 2013 mendatang dengan menggunakan dana APBD Sulbar. Baca HAL 7

Dari Lere-lerekang ke Balabalakang (1)

(Jika Betul) Pulau Lerelerekang Lepas, Siapa Salah? OLEH: Muhammad Ridwan Alimuddin BEBERAPA hari belakangan, pembicaraan mengenai pulau yang ada di Sulbar, terkhusus Pulau Lerelerekang, setahu saya, baru pertama kali hangat dibicarakan. Parameternya, barusan ada pertemuan besar yang melibatkan banyak pihak, mulai pemerintah Provinsi Sulbar, Pemerintah Kabupaten Majene hingga “stakeholder” lainnya. Entah siapa lagi yang hadir. Saya tidak hadir acara, soalnya baru tahu bila ada acara tersebut saat redaksi Radar Sulbar mengirim berita untuk saya “posting” masuk www.radarsulbar.com. Pertemuan berlangsung di Kantor Bupati Majene, Minggu malam, 20 Mei 2012. Unik, sekaligus ironi, sebab pertemuan seperti itu baru dilaksanakan setelah ada kabar bahwa Pulau Lere-lerekang, yang menu-

0426-22138

radarsulbar01@gmail.com

rut Permendagri Nomor 43 Tahun 2011 masuk wilayah Provinsi Sulbar, berhasil (?) direbut Provinsi Kalimantan Selatan. Situs resmi MA memuat hasil putusan tersebut. Meski demikian, Pemerintah Sulbar, lewat Gubernur Anwar Adnan Saleh, membantahnya. Idealnya pertemuan semacam itu, dan yang lebih ilmiah, mengundang lebih banyak pihak (khususnya ahlitoponim dari Jakarta serta para antropolog Kemaritiman) dilakukan jauh-jauh sebelumnya. Jangan baru kemarindong. Laksana lawan sudah kasih masuk bola ke gawang, kita baru sadar bahwa sekarang kita main bola. Saat bola masuk, kita sibuk mencari kesalahan, mengatakan bahwa ada “offside”, dan lain sebagainya. PULAU Lere-lerekang.

portal radar sulbar

Baca HAL 7

Eceran: Rp 3.000 Langganan: Rp 65.000


2

Ekonomi

RADAR SULBAR Rabu, 23 Mei 2012 PANC A KAR YA PEMBANGUNAN SULA WESI BARA T PHASE II ANCA KARY SULAWESI BARAT G AI KEBIJ AKAN S TRA TEGI PEMBANGUNAN PR O VINSI SULA WESI BARA T 20 1 1 - 20 16 201 SEBAG KEBIJAKAN STRA TRATEGI PRO SULAWESI BARAT 201 SEBA

1. Peningkatan Profesionalisme Aparatur ( personalcapatcy building) Pemerintahan Daerah Provinsi Sulawesi Barat 2. Peningkatan Kualitas dan Perluasan Ketersediaan Sarana dan Prasarana Ekonomi Vital 3. Peningkatan Promosi dan Kerjasama dengan Pihak Ketiga Baik dalam Negeri maupun Luar Negeri 4. Peningkatan Pemanfaatan Sumber Daya Alam 5. Pengembangan Pemerintahan yang Peduli Lingkungan H. Anwar Adnan Saleh Gubernur

H. Aladin S Mengga Wakil Gubernur

H. Anwar Adnan Saleh Gubernur Sulbar

H. Ismail Zainuddin Sekretaris

H. Aladin S. Mengga

Panin Bidik Pelaku Usaha Menengah MAMUJU -- Demi meningkatkan jumlah nasabah, PT Bank Panin cabang Mamuju membidik pelaku usaha kelas menengah melalui produk Kredit Serba Guna (KSG). Produk itu memberi kemudahan dan keringanan berupa bunga rendah yaitu hanya 12 persen. Account Officer Bank Panin Mamuju, Mahmudin Amin, mengatakan kemudahan kepada pelaku usaha demi meningkatkan jumlah nasabah. "Kelebihan lain, besaran pinjaman tidak dibatasi, dan diberikan sesuai permintaan konsumen asalkan persyaratannya terpenuhi," kata Mahmudin Amin kepada Radar Sulbar. Syarat mendapatkan KSG sangat mudah dan cepat, yakni nasabah hanya menyediakan surat keterangan usaha dan izin usaha. Untuk mendapatkan modal tersebut, harus telah menjalankan usaha sekira tiga tahun. "Kita harus pelajari usahanya sebelum memberikan bantuan, jika dinilai layak maka kami bisa cairkan maksimal satu minggu,' tuturnya. Menurutnya, pelaku usaha kelas menengah di Mamuju masih sangat minim. Olehnya, Mahmudin berharap bantuan modal itu bisa meningkatkan angka pelaku usaha khusus kelas menengah. "Jika kita bandingkan pelaku usaha mikro dengan kelas menengah yaitu 70 banding 30. Namun saya yakin ke depannya pelaku usaha kelas menengah akan bertambah apalagi potensi SDA Mamuju sangat besar," paparnya. (rp2/dir)

PENYAMPAIAN Yang Mendapatkan Bonus Belanja di Toko Harmoni Mamuju 1. Motor Nama Alamat KTP 2. Kulkas Nama Alamat KTP 3. Dispenser Nama Alamat KTP

H. Mujirin M. Yamin

Wakil Gubernur Sulbar

: Hj. Anna : BTN Manakarra Blok K.8 : 760201 44 1268 0002 : Nur Laela Akib : Jl. IR. H. Juanda No. 48 : 760201 420686 6001 : Yerwan : Jl. Husni Tamrin : 21 1002 121287 0007

Kepala DIPENDA Prov. Sulbar

2 Juni, Galaxy S III Jajal Pasar Indonesia EDITOR: CHAERUL MARFAN

JAKARTA -- Awal Juni mendatang produk terbaru Samsung, smartphone Samsung Galaxy S III akan merambah pasar Indonesia. Samsung Indonesia bakal melakukan pemasaran secara secara serentak di seluruh tanah air, menyusul pemasaran yang akan dilakukan di negaranegara Eropa pada 29 Mei mendatang. Samsung Mobile Business Director PT Samsung Indonesia, Budi Janto menjelaskan bahwa Samsung Galaxy S III terlebih dulu akan merambah kotakota besar Indonesia. "Mulai hadir tanggal 2 Juni. Akan dijual Serentak di seluruh kota besar Indonesia. nanti kita akan lakukan semacam launching," ucap Budi usai peluncuran Samsung Galaxy S III di Ballroom Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Selasa 22 Mei. PT Samsung membenamkan sejumlah teknologi terbaru pada Smartphone Generasi ketiga ini. Dengan tema designed for human, Galaxi S III dibuat berdasarkan konsep dari alam. Fitur utamanya, yakni, Pop Up Play, S Beam, Camera Burst, dan Smart Stay. Keempatnya diciptakan untuk memberi respon intuitif bagi penggunanya, memudahkan akses beberapa kegiatan secara bersamaan dalam ponsel, dapat megabadikan lebih dari satu gambar dengan cepat dan kualitas tinggi serta berbagi konten dalam kuota besar dengan lebih mudah dan cepat. Galaxy S III dilengkapi OS Android 4.0 (Ice Cream Sandwich), prosesor Quad Core Exynos 1,4 GHz, memori internal 16 GB dan RAM 1 GB. Ditopang dengan baterai 2.100 mAh, membuat penggunanya dapat lebih lama memainkan smartphone ini. Galaxy S III memiliki layar sele-

SMARTPHONE. Peluncuran Smartphone Samsung Galaxy S III di Jakarta, Selasa 22 Mei 2012.

bar 4,8 inci beresolusi 1280 x 720 pixel berteknologi HD Super Amoled. Gambar berkualitas dapat dihasilkan oleh kamera belakang 8 MP dengan fitur flash LED, dan 1,9 MP kamera depan. Kamera Galaxy S III dapat menangkap maksimal 20 gambar dalam sekali tekan. Secara otomatis, Smartphone ini juga dapat menunjukkan gambar dengan kualitas terbaik "Sekarang saja sebelum diluncurkan, sudah banyak yang pesan Galaxy S III. Sehingga kita target bisa pimpin pasar dikelasnya," ungkap Budi. Optimisme Samsung untuk kembali memimpin pasar smartphone melalui Galaxy S III juga disampaikan Managing Director PT Samsung Electronics Indonesia, Yoo Young Kim. Menurutnya, empat keunggulan utama smartphone seberat 133 gram tersebut akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para konsumen di tanah air. Sehingga Galaxy S III diprediksi akan menyusul generasi sebelumnya yang dinilai sukses memimpin pasar smartphone.

"Dapat mengenali mata penggunanya, tidak mati selama ditatap. Mengenali suara penggunanya untuk memutar lagu favorit. Samsung Galaxy S III adalah ponsel yang mengerti anda," urainya. Mengenai harga, Samsung Indone-

sia belum menetapkan secara resmi. Namun, menurut Head of Samsung Mobile Marketing, Alven, Galaxy S III yang diperkenalkan dengan warna biru dan putih ini bakal dipasarkan dikisaran harga Rp7 juta. (*)

DIJUAL RUKO Dijual Ruko 3 petak sekaligus, satu Lantai dengan Ukuran Bangunan 12 x 17 M, dan luas lokasi 265 M2, bersertifikat atas nama pemiliknya terletak di Jl. Ahmad Yani No. 52. Mamuju Sulbar, berdekatan dengan Toko Istana Murah. Dan posisinya strategis karena berada di Jalan Poros.

Model memperlihatkan Smartphone Samsung Galaxy S III, Jakarta 22 Mei 2012

Bagi yang berminat dapat menghubungi kami dengan No. Hp. 085 299 544 430

Bawa KTP Anda. Ambil Bonus Anda di Toko Harmoni Mamuju

INFO SULBAR

Harga diatas 1 (satu), Masih bisa nego

Rubrik Khusus Humas Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat

HUMAS PEMPROV SULBAR

HUMAS PEMPROV SULBAR

PENGARAHAN. Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh memberikan pengarahan saat bersama Wakil Gubernur Sulbar Aladin S Mengga melakukan pertemuan dengan Bupati Majene dan tokoh masyarakat Majene mengenai PulauLere-lerekang di Aula Kantor Bupati Majene.

MAULID. Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh bersama Wakil Gubernur Sulbar Aladin S Mengga menghadiri Takhrij Thalabah dan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1433 H di Pondok Pesantren Al Ikhsan Kanang Polewali Mandar, Minggu 20 Mei 2012.


Mamuju 3

RADAR SULBAR Rabu, 23 Mei 2012 VISI PEMERINTAH KABUPATEN MAMUJU

"Gerakan Membangun Mamuju, Menuju Masyarakat Maju dan Mandiri (Gerbang Maju)" MISI I Meneruskan Layanan Pendidikan dan Kesehatan gratis yang semakin dimantapkan TUJUAN Peningkatan Kualitas Generasi Muda, Keolahragaan dan Pengarusutamaan Gender

SASARAN Terciptanya peran generasi muda dan perempuan dalam pembangunan Terciptanya Ketahanan Generasi muda dalam permasalahan social Terwujudnya potensi pemuda dalam kewirausahaan, kepeloporan dan kepemimpinan Tersedianya infrastruktur ruang public pemuda untuk berekspresi Tersedianya sarana dan prasarana keolahragaan Pembentukan dan Pembinaan KB/KS Ketersedian alkon (alat kontrasepsi)

Drs. H. Suhardi Duka, MM Ir. Bustamin Bausat Drs. H. Habsi Wahid, MM Bupati Mamuju

Wakil Bupati Mamuju

Sekda Mamuju

Garuda Survei Rute Tampa Padang EDITOR: SUDIRMAN SAMUAL

MAMUJU -- Maskapai penerbangan terbesar di Indonesia, Garuda Indonesia Airlines, melakukan survei di Bandara Tampa Padang Mamuju. Survei itu sebagai langkah awal untuk memuluskan rencana maskapai tersebut membuka rute penerbangan ke wilayah Sulbar. Rencananya, maskapai milik pemerintah itu akan melayani penerbangan dengan pesawat baru dari perusahaan Amerika, Boeing, yang berkapasitas penumpang 95 seat. Armada pesawat itu menggunakan mesin jet jumbo. "Pihak Garuda baru mengumpulkan data, utamanya jumlah penumpang di Mamuju. Saya bilang, jangan terpaku dengan manifest penumpang karena banyak yang lebih suka naik bus karena lebih murah, pasti, dan nyaman. Kalau pesawat, kadang batal terbang dan biaya tiketnya mahal. Olehnya, saya minta kalau mau membuka rute ke Mamuju biayanya harus lebih ekonomis lagi," kata Anwar kepada Radar usai menerima tim teknis GIA di ruang kerjanya, Selasa 23 Mei, siang. Saat ini, panjang landasan (runway) Bandara Tampa Padang Mamuju mencapai 2.250 meter dan lebar 45 meter. Sedangkan ukuran taxiway adalah 68 meter x 23 meter, dan luas apron mencapai 20.400 meter. Dengan begitu, jenis pesawat yang dapat

mendarat di bandara tersebut adalah boeing 737 seri 200 hingga 400. "Tahun ini panjang landasan masih akan kita tambah lagi 250 meter sehingga menjadi 2.500 meter agar dapat didarati pesawat kepresidenan. Itu sudah panjang maksimal dari luas bandara kita saat ini. Anggarannya sudah ada, tinggal kita menunggu pelaksanaannya," kata Anwar. Terkait makin banyaknya maskapai yang ingin membuka rute ke Mamuju, Anwar berharap agar kabupaten ini makin berbenah. Harapannya, makin banyak pengunjung yang mendatangi daerah ini karena fasilitas transportasi sudah memadai. "Jadi orang bukan hanya ingin naik pesawat, tapi karena memang ada sesuatu yang dituju disini. Harusnya ada tempat belanja, rekreasi, atau daya tarik lain di Mamuju agar orang bisa menikmati perjalanan di daerah ini. Ini juga memiliki efek agar hotel dan restoran akan mendapatkan peningkatan pendapatan, dan pajak Mamuju juga meningkat," katanya. Anwar sendiri mengaku tetap akan membantu kabupaten ini untuk dapat lebih maju, dan berharapo bersinergi dengan Pemkab Mamuju. "Saya harap ke depan Mamuju memiliki daya saing yang tinggi, apalagi potensinya memang bagus. Sekali lagi, tergantung kebijakan pemerintah daerah," pungkasnya. (*)

RADAR/SUDIRMAN SAMUAL

PARKIR. Sebuah pesawat dari maskapai penerbangan Wings Air terparkir di apron Bandara Tampa Padang Mamuju beberapa waktu lalu.

Jalur Kalukku-Salubatu Rampung Akhir Tahun

LKPj Bupati Belum Diserahkan

MAMUJU -- Pembangunan jalan dari Kecamatan Kalukku hingga wilayah Salubatu Desa Buttuada Kecamatan Bonehau Mamuju ditargetkan rampung akhir tahun ini. Jalan tersebut memiliki panjang sekira 28 kilometer, terhitung mulai dari pertigaan jalan trans Sulawesi ke arah Mamuju Utara. Kepala Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional Wilayah II Sulbar, Iskandar Arsyad, menyebutkan pembangunan jalan tersebut bakal menelan anggaran sebesar Rp 40 miliar yang bersumber dari APBN tahun 2012. "Jalur itu masuk dalam kategori jalan nasional sehingga anggarannya murni dari APBN. Kita harap penyelesaian jalan dapat tepat waktu agar masyarakat segera dapat menikmatinya," kata Iskandar kepada Radar Sulbar via ponsel pagi kemarin. Iskandar menambahkan, jalan yang dibangun tersebut bersambung ke wilayah Kabupaten Mamasa dengan panjang mencapai 80 kilometer. Pembangunan jalan berkonstruksi beton yang masuk kategori Strategis Nasional Rencana itu juga akan mulai ditenderkan tahun ini dengan pagu Rp 370 miliar. "Kita saat ini tengah menunggu DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran,red) turun. Kalau DIPA sudah kita terima antara Juni hingga Juli, maka akan langsung dilaksanakan kegiatan fisiknya," imbuh Iskandar. Sementara itu, juga akan terus dilaksanakan kegiatan pembangunan jalan provinsi yang menjadi jalur penghubung antara KalumpangBonehau. Jalur ini telah dilaksanakan pembangunannya sejak beberapa tahun lalu dan terus dibenahi. Badan jalan sudah dilebarkan dan kualitasnya ditingkatkan menjadi aspal hotmix. (dir)

MAMUJU -- Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Mamuju, mengenai realisasi APBD 2011 belum dilaksanakan. Hingga, Selasa 22 Mei, dokumen itu belum diserahkan ke DPRD Mamuju. Ketua DPRD Mamuju H Sugianto mengaku belum menerima LKPj itu. Menurutnya, draf tersebut sudah sangat terlambat untuk diserahkan ke DPRD. Jika mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 3 Tahun 2007 tentang Laporan Pertanggujawaban Pemerintah Daerah,

kata Sugianto, maka LKPj harus disampaikan kepada DPRD paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir. "Tapi sampai saat ini belum ada tanda-tanda diserahkan ke DPRD. Kita tidak tahu apa alasannya," ujar Sugianto, Selasa, 22 Mei. Sugianto mengemukakan, jika memang pemerintah mau berkomitmen, maka secepatnya LKPj diserahkan. "Kalau memang mengaku selalu membangun komitmen, marilah kita bangun komitmen itu," tutur Sugianto.

Terpisah, Sekkab Mamuju, H Habsi Wahid, mengakui jika pihaknya belum menyerahkan LKPj penggunaan anggaran 2011. Tapi ia berjanji menyerahkan dokumen itu bulan ini juga ke DPRD Mamuju. Habsi mengakui kalau keterlambatan itu disebabkan belum rampungnya hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). "Kita sudah siap menyerahkannya, tapi angkanya belum detail karena BPK belum merampungkan hasil pemeriksaannya," ungkap Habsi. (**)

Bangun Sarana Budidaya Udang

Pemprov Siapkan Rp 1,8 M

RADAR/MUHAMMAD ILHAM

RUSAK. Sebagian badan jalan di salah satu titik pada poros Kalukku-Salubatu, ambles.

EKSEKUTIF MAMUJU

MAMUJU -- Pemprov Sulbar kini melirik potensi pengembangan dan budidaya udang demi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Untuk tahun ini, Pemprov Sulbar mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,8 miliar untuk membangun sarana budidaya udang di daerah ini. Kegiatan yang akan dilaksanakan dalam rangka mendukung pengembangan budidaya diantaranya pembangunan bak post larvae (PL) larva udang, pembangunan packing area budidaya udang, bak larva udang, dan pembangunan bak chlorella.

Paket proyek pembangunan packing area bakal menghabiskan anggaran sebesar Rp 257,6 juta, paket pembangunan bak larva udang direncanakan menelan dana Rp 423,1 juta, sedangkan paket pembangunan bak Chlorella akan memakan biaya senilai Rp 448,1 juta, dan pembangunan bak PL udang mencapai Rp 737,9 juta. "Pengembangan budidaya udang memiliki peluang ekonomi yang besar. Makanya, kita lebih dulu menyiapkan sarana pengembangan budidaya udang sebelum dilakukan pengolahan," kata Kepala Dinas Kelautan

dan Perikanan (DKP) Sulbar, Haruna Hamal, kepada Radar Sulbar. Keempat program pembangunan sarana budidaya udang ini telah dilelangkan melalui Lembaga Pengadaan Secara Elkektronik (LPSE). Diharapkan, kempat paket proyek pembangunan sarana dan prasarana pengembangan budidaya udang tersebut tuntas tahun ini juga. "Jika petani serius mengembangkan budidaya udang, bukan tidak mungkin dalam waktu beberapa tahun ke depan tingkat kesejahteraan petani akan langsung meningkat drastis," ujarnya. (dir)

Rubrik Khusus Humas Pemerintah Kabupaten Mamuju

RADAR/HASAN BASRI

SAMBUTAN. Bupati Mamuju Suhardi Duka menyampaikan sambutan saat membuka seminar sehari dengan tema Rahasia Kehidupan Alami dan Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia di Hotel Granda Mutiara Mamuju beberapa waktu lalu


4

Parlementaria

RADAR SULBAR Rabu, 23 Mei 2012

PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI BARAT BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAHAN DESA Bangun Mandar Fokus pada RON R = Resources = Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Melalui Penyadaran Kritis Masyarakat. O= Organisme / Organisasi = Pengorganisasian Masyarakat dan Penguatan Kelembagaan yang ada di masyarakat. N= Norma / Nilai = Penguatan / Penghayatan Nilai / Hukum yang sesuai dengan Budaya Malaqbi.

Anwar Adnan Saleh GUBERNUR

Drs.H.Mulyadi Bintaha,M.Pd KEPALA BPMPD

PNPM Mandiri Pedesaan / Program Pembangunan Pro Rakyat Citra Prosisiprasi Masyarakat Desa dalam pembangunan * Sosial * Ekonomi * Budaya Pengembangan Sumber Daya Manusia Menuju Masyarakat Maju Sejahtera

Diwujudkan melalui 2(dua) program utama: PNPM –MP (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan dan Program BANGUNMANDAR (Pembangunan Desa Mandiri Berbasis Masyarakat)

Dra. HAFNI JABBAR SEKRETARIS

H. ARSYAD, S.Sos., M.Si

H. BAHARUDDIN, S.Sos

KABID. PEMBDY. PEMDES/KEL & PENGUATAN KELEMBAGAAN

KABID. PEMBDY. EKONOMI & PARTISIPASI MASY

Legislator Pertanyakan Pengelolaan Sampah di Wonomulyo REPORTER: JHAMHUR ANJASMARA EDITOR: AMRI MAKKARUBA

POLEWALI -- Setelah warga pasar menyorot pengelolaan retribusi persampahan di Kecamatan Wonomulyo, kini giliran legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) II Polewali Mandar yang mempertanyakan mekanisme pengelolaan persampahan di Wonomulyo. Sebab membekaknya tumpukan sampah dibeberapa tempat diwilayah tersebut dari

kewaktu makin memprihatinkan. Salah seorang anggota DPRD Polewali Mandar, M Tahir Arifin menyampaikan bahwa kondisi yang memprihatinkan yang terjadi di Wonomulyo akibat pengelolaan persampahan yang tidak tepat, sudah menjadi tanggungjawab pihak Kecamatan dalam hal ini dibawahi langsung oleh Camat Wonomulyo. "Tumpukan sampah yang terlihat dibeberapa tempat di Wonomulyo, khususnya diwilayah Pasar Wonomulyo,

RADAR/JHAMHUR ANJASMARA

SAMPAH. Akibat pengelolaan sampah yang tidak maksimal di Kecamatan Wonomulyo, terlihat disana sini tumpukan sampah berserakan bahkan tumpukan sampah juga berada didepan kompleks pasar Wonomulyo.

sudah sangat mengganggu dan merusak pemandangan, tapi sampai kini pihak pengelola persampahan di Kecamatan Wonomulyo justru tidak punya tanggungjawab dengan melakukan penanganan dengan baik," ujar Tahir. Sementara itu kecaman juga datang dari lagislator lainnya, Abdul Halim, yang juga menyayangkan pihak kecamatan dalam pengelolaan persampahan. Sebab dengan retribusi yang jumlahnya cukup besar bukannya memaksimalkan pengelolaan persampahan, namun justru sangat amburadul. "Makanya wajar jika kami dan warga pasar mempertanyakan seputar pengelolaan pungutan retribusi persampahan, sebab setiap hari dipunngut tapi sampah tetap menumpuk" kecam Halim. Untuk Halim, dengan tegas mengingatkan pihak kecamatan khususnya Camat Wonomulyo, kalau memang tidak sanggup melaksanakan Tugas tugas kebersihan yang didelegasikan kepadanya, lebih mengajukan diri ke Bupati untuk digantikan. Sebab bagaimanapun jaminan lingkungan yang sehat menjadi salah satu penilaian masyarakat hidup sehat. "Tapi kalau seperti, sampah tetap dibiarkan menumpuk tapi pungutan tetap dilakukan, sudah barang tentu ini menggambarkan Camat tidak mampu berbuat dan tidak peka terhadap apa yang berkembang ditengah masyarakat," kunci

Terkait Ranperda Inisiatif

Hari Ini, DPRD Jelaskan ke Bupati

Halim. Camat Lepas Tanggungjawab Terkait keluhan sejumlah pihak terhadap pengelolaan persampahan di Wonomulyo, pihak kecamatan lepas tanggungjawab, sementara penanggungjawab penuh pendelegasian kewenangan ada pada camat selakuk Kepala Pemerintahan di Kecamatan. Saat dikonfirmasi, Selasa 22 Mei, Camat Wonomulyo Sakinah, mengatakan bahwa kewenangan pengelolaan persampahan untuk Wonumulyo berada ditangan Kelurahan. Sebab saat dikongfirmasi melalui telepon siang kemarin Camat Wonomulyo hanya menjawab melalui pesan singkatnya. Dimana dalam pesan singkatnya Camat hanya menjawab dengan enteng bahwa tanggungjawab persampahan ada di Kelurahan Sidodadi. "Jadi kita hubungi saja kelurahannya, sebab sudah diserahkan kesana tugas tugas itu, kami tidak tahu soal sampah lagi," ujar Sakinah. Ia menambahkan, tanggungjawab diberikan kepada Kelurahan berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup). Sehingga segala kegiatan operasional dan teknisnya dilapangan ada pada ranah pihak kelurahan masing masing. "Makanya ini bukan soal lepas tanggungjawab atau tidak, tapi ini soal mekanisme pengelolaan sampah itu sendiri," singkat Sakinah. (*)

LK2P Sulbar Kecam Anggota Dewan Mangkir POLEWALI -- Mangkirnya sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar dari paripurna lanjutan penjelasan pengusul Ranperda Inisiatif mendapat kecaman dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lingkar Kajian Kebijakan Publik (LK2P) Sulbar. Koordinator Advokasi Kebijakan LK2P Sulbar, Ahmad Irfan, ketika dihubungi menyatakan jika secara

kelembagaan pihaknya menyatakan kecaman keras terhadap prilaku anggota DPRD Polewali Mandar yang mangkir dari paripurna lanjutan Senin 21 Mei. Sehingga LK2P menegaskan bahwa prilaku yang diperlihatkan oleh anggota DPRD Polewali Mandar menggambarkan pengingkaran terhadap Tupoksinya sebagai anggota dewan. "Jadi kami anggap ini adalah

PARLEMENTARIA

kecelakaan besar bagi DPRD Polewali Mandar secara kelembagaan, hanya karena kepentingan perjalanan dinas, Tupoksinya ditinggalkan," kecam Ahmad. Untuk itu, LK2P Sulbar meminta dengan tegas kepada Badan Kehormatan (BK) DPRD Polman untuk segera memanggil semua anggota dewan yang meninggalkan Tupoksinya saat sidang lanjutan penjelasan penginisiasi.

Rubrik Khusus Humas DPRD Sulawesi Barat

RADAR/MUHAMMAD ILHAM

DISKUSI. Wakil Ketua DPRD Sulbar H Arifin Nurdin berdiskusi dengan Sekretaris KPU Sulbar H Asir Mangopo dan Staf Ahli Gubernur Sulbar Muhammad Tahir Kainang.

Terlebih kemudian justru kubu pro skorsing yang mangkir dari paripurna itu. "Sikap jelas mencoreng citra lembaga DPRD Polewali Mandar, sebab menyangkut Tupoksinya malah mangkir dari paripurna, dan memilih perjalanan dinas, makanya kami dukung BK jika memproses mereka," kunci Ahmad. (k1/mkb)

Rubrik Khusus Humas DPRD Kabupaten Mamuju

ARIFIN. A, S.Pd KABID. PEMBINAAN ADAT & PENGEMB. SOSBUD

POLEWALI -- Pasca diterimanya tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) usul inisiatif Senin lalu. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar, berikan penjelasan kepada Bupati Kebupaten Polewali Mandar, hari ini Rabu 23 Mei. Sebagaimana diatur dalam Tata Tertib Nomor : 01/KPTS/ DPRD Pasal Abdullah Tato 88 ayat 3 poin B pada Ketua DPRD diktum 1 bahwa Ranperda usul inisiatif pada tingkat Pimpinan Komisi, Pimpinan Gabungan Komisi, Pimpinan Baleg atau Pimpinan Panitia Khusus memberikan penjelasan ke Bupati dalam rapat paripurna dan pada poin C, Bupati memberikan pandangannya terhadap Ranperda usul inisiatif. Untuk itu, DPRD Polewali Mandar mengagendakan penjelasan ke bupati atau eksekutif, Rabu hari ini dalam rapat paripurna penjelasan DPRD ke Bupati terkait tiga Ranperda Insiatif yang diusulkan oleh penginisiasi di DPRD Polewali Mandar. "Jadi berdasarkan Tatib dan mekanisme tindak lanjut proses pembahasan Ranperda Inisiatif, maka kami menjadwalkan besok (Hari Ini) paripurna penjelasan lembaga ke Bupati sekaitan Ranperda Inisiatif," ungkat Abdullah Tato, Ketua DPRD Polman, Selasa 22 Mei. Menurut Abdullah, bila mencermati Tatib, maka penjelasan lembaga DPRD ke Bupati sekaitan Ranperda Inisiatif, dapat dilakukan oleh Pimpinan Komisi, Pimpinan Gabungan Komisi, Ketua Baleg dan Pimpinan Tim Khusus atau juga langsung dilakukan oleh Penginisiasi. "Untuk itu Ranperda Inisiatif ini jika Ketua Baleg tidak bereksempatan maka penjelasan ke Bupati dapat dilakukan oleh pimpinan lain dari unsur yang ada di lembaga ini," kunci Abdullah. (k1/mkb)

LEGISLATIF MAMUJU

DAMPINGI. Anggota DPRD Mamuju H Hajrul Malik saat mendampingi pejabat konsulat AS ketika berkunjung ke Mamuju.

FOTO BERSAMA. Wakil Ketua DPRD Mamuju Masram Jaya foto bersama Anggota DPRD Mamuju M Imran.


Pemilukada 5

RADAR SULBAR Rabu, 23 Mei 2012

DPRD Kabupaten Mamasa 1. 2. 3. 4.

Komitmen dan Konsistensi Menjalankan Amanat Rakyat Memberi Perlindungan Hukum dan Rasa Nyaman Terhadap Rakyat Kabupaten Mamasa Menghargai Setiap Aspirasi Rakyat Demi Pembangunan di Kabupaten Mamasa Senangtiasa Menjaga Persatuan dan Kesatuan Dalam Bingkai Mesa Kada Diputuo Pantan Kada Dipomate

H Muhammdiyah Mansyur

Simon, SH

Thomas D

Ketua DPRD Kabupaten Mamasa

Wakil Ketua DPRD Mamasa

Wakil Ketua DPRD Mamasa

Wacana Maju di Pemilukada Polman

Tak Rela DPRP Urus Pilgub, KPU Gugat ke MK

Idris Faizal Kadir Minta Restu Keluarga

JAKARTA -- Gonjang-ganjing seputar pemilihan gubernur Papua terus berlanjut. Komisi Pemilihan Umum (KPU) tak rela DPR Papua (DPRP) ikut terlibat mengurus tahapan pilgub. KPU pun akan segera mengajukan gugatan sengketa kewenangan antarlembaga ke Mahkamah Konstitusi (MK). Rencana mengajukan gugatan itu muncul dalam pertemuan antara KPU Pusat, KPU Provinsi, DPRP, dan MRP, yang difasilitasi Dirjen Otda Kemendagri Djohermansyah Djohan di gedung Kemendagri, Selasa 22 Mei. Hadir dalam pertemuan itu antara lain Ketua DPRP John Ibo, Ketua MRP Timutius Murip, pjs Gubernur Papua, Syamsul Arief Rifai, Ketua KPU Pusat Husni Kamil Manik, unsur KPU Papua, Ketua Pansus Pilgub DPRP, Ruben Magai, serta perwakilan dari Kemenko Polhukam dan Kemenkumham. Djohermansyah menjelaskan, dalam pertemuan itu, KPU dan KPU Papua berpendapat bahwa seluruh tahapan pilgub merupakan kewenangan mereka. Ini mengacu UU Nomor 15 Tahun 2011 tentang penyelenggara pemilu. "Mereka berpendapat, semua, mulai pendaftaran hingga penetapan calon, merupakan ranah KPU provinsi. Kalau penyampaian visi misi calon, silakan di DPRP, termasuk pelantikannya. Itu pendapat KPU," ujar Djohermansyah, usai pertemuan, kepada wartawan. Sedang DPRP berpendapat, sesuai UU Otsus Papua, DPRP juga punya kewenangan, yang selanjutnya diatur di Perdasus Nomor 6 Tahun 2011. "Tapi KPU merasa pedoman hukum itu kurang memadai, dianggap kurang kuat. KPU perlu ada putusan pengadilan. Jadi opsi yang masih ada mengajukan gugatan sengketa kewenangan ke MK," imbuh Djohermansyah. Pemerintah, lanjutnya, menghargai sikap kedua pihak. Ini juga menyangkut dana pilgub Rp400 miliar, agar tidak sia-sia jika nantinya mncul gugatan sengketa pemilukada dan dikabulkan MK. Jadi, menurut Djo, celah-celah hukum lebih baik diklirkan sejak awal. Namun, kata Djo, meski ada gugatan, jadwal tahapan pilgub tetap harus dijalankan, tak perlu ditunda menunggu putusan MK. Terpisah, Anggota KPU Ida Budiati membenarkan pihaknya akan mengajukan gugatan sengketa kewenangan ke MK. "Sudah menjadi kebijakan institusi dalam rapat pleno kita, salah satu solusi yang bisa ditempuh yaitu mengajukan permohonan ke MK , agar melakukan pemeriksaan perkara atas permohononan sengketa kewenangan antarlembagan negara," ujar Ida. Sudah diberitakan sebelumnya, pengumuman dan pendaftaran pasangan calon dijadwalkan 7 hingga 13 Mei 2012. Sedang proses seleksi calon dilakukan 14 hingga 20 Mei 2012 mendatang. Sedang untuk pemungutan suara ditetapkan 14 Agustus 2012. Penetapan jadwal ini berdasarkan kesepakatan hasil pertemuan Majelis Rakyat Papua (MRP) dan DPRD Papua, dengan Mendagri Gamawan Fauzi di Kantor Kemendagri, Jakarta, Selasa (1/5). "Pengumuman pendaftaran 7 hingga 13 Mei 2012, seleksi 14 hingga 20 Mei," ujar Ketua Pansus Pilgub DPR Papua, Ruben Magai, saat memberikan keterangan pers usai pertemuan 1 Mei itu. (jpnn)

RADAR/AMRI MAKKARUBA

SILATURRAHMI. Salah seorang calon kandidat Pemilukada Polewali Mandar, Idris Faizal Kadir sementara menjelaskan program yang akan ditawarkan ke masyarakat terkait keikut sertaan dirinya di Pemilukada. Hal ini disampaikan saat silaturrahmi dengan sejumlah tokoh masyarakat di Hotel Ratih Polewali, Senin malam 21 Mei 2012.

EDITOR: AMRI MAKKARUBA

POLEWALI -- Pemilukada Polewali Mandar yang akan dihelat tahun 2013 mendatang bakal ramai oleh kandidat. Pasalnya sejumlah putra daerah baik yang berdomisi di Polewali Mandar maupun diluar daerah berkeingiIdris Faizal Kadir nan meramaikan Pemilukada Polewali Mandar. Begitu halnya dengan salah satu putra Polewali Mandar, Idris Faizal Kadir Dalle yang kini menjabat Kepala Dinas Pendidikan, Olahraga dan Pemuda (Dikorda) Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan mewacanakan akan maju di Pemilukada Polewali Mandar. Bukti keseriusan Idris Faizal Kadir maju dalam Pemilukada Polman 2013 mendatang dengan mengumpulkan rumpun keluarganya yang tersebar di berbagai kecamatan di Polewali Mandar dengan melakukan silaturrahmi dan meminta restu agar diizinkan untuk meramaikan Pemilukada Polman. Silaturrahim yang dilakukan anak mantan Bupati Gowa, Kolonel A Kadir Dalle ini berlangsung di Hotel

RADAR SULBAR Pertama dan Terbesar di Sulawesi Barat

Terbit Sejak 10 Juni 2004 Dalam melaksanakan tugas Jurnalistik, wartawan Radar Sulbar dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima maupun meminta imbalan dari nara sumber

Ratih Polewali, Senin malam 21 Mei. Ratusan keluarga besar Idris Faisal Kadir menghadiri kegiatan ini termasuk anggota DPRD Polewali Mandar, Andi Kamaluddin dan mantan anggota DPRD Sulbar, Kolonel Husain Baelang serta tokoh masyarakat dari Binuang, Polewali, Anreapi dan Mapilli. Dalam kesempatan tersebut, Idris Faizal Kadir menjelaskan alasannya berkeinginan maju di Pemilukada Polewali Mandar 2013 mendatang. Menurutnya dirinya sangat terpangil untuk membangun dan memajukan kampung halamannya setelah sekian tahun mengabdi di Provinsi Sulsel khususnya Kabupaten Gowa. Menurut Idris ada dua hal dirinya meminta restu dari kalangan keluarga untuk maju di Pemilukada Polman karena sangat risau ketika mengetahui daerah ini masih terbelakang dari kabupaten lain. Melihat PDRB Polman belum masuk dalam kabupaten termaju diantara ratusan kabupaten di Indonesia. Sehingga ini merupakan panggilan dalam memajukan daerah ini khususnya sektor pendidikan. Menurutnya pengalaman sebagai Kepala Dinas Pendidikan di Gowa selama tujuh tahun membuahkan hasil karena sekarang masalah program pendidikan Gowa menjadi kiblat di Indonesia. Sehingga sebagai

putra daerah pihaknya juga berkeinginan agar pendidikan di Polewali Mandar ini bisa setara dengan Gowa. Khususnya pemberlakukan pendidikan gratis berdasarkan Peraturan Daerah. Selain itu keinginannya maju di Polewali Mandar dengan berencana membuat program yang berpihak kepada rakyat. Idris Faizal mengatakan kedepan jika mendapat restu dapat bertarung di Pemilukada Polewali Mandar akan membuat program yang dituangkan dalam visi misi menitip beratkan kepada kebutuhan hak dasar rakyat. Idris mengungkapkan, ada tiga hal yang menjadi kebutuhan hak dasar rakyat yaitu, pendidikan, kesehatan dan ekonomi. Menurutnya, jika tiga hak dasar rakyat ini terpenuhi maka kesejahteraan rakyat serta keamanannya akan tercipta. Bahkan dalam pertemuan tersebut, Idris menegaskan jika dirinya nanti dipercaya memimpin daerah ini berjanji dalam kurung setahun tidak melakukan perubahan apa-apa dan menjalankan program yang telah direncanakan maka siap mundur dari jabatannya. "Kehadiran saya bertarung nantinya di Pemilukada Polewali Mandar sudah mendapat restu dari atasan saya Bupati Gowa dan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin

Limpo. Sehingga awal rencana ini saya juga akan meminta restu dari kalangan keluarga termasuk meminta restu kepada Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh, Wakil Gubernur, Aladin S Mengga bahkan Bupati Polewali Mandar, Ali Baal untuk maju di Pemilukada Polman," terang Idris. Kedepan dirinya akan lebih sering berada di Polewali Mandar untuk mensosialisasikan diri agar dapat maju di Pemilukada 2013 mendatang. "Niat saya maju di Pemilukada Polewali Mandar tak lain hanya untuk memajukan daerah ini agar setera dengan daerah lain atau lebih maju. Sekali lagi niat saya tulus untuk berupaya memajukan daerah ini kedepan," terang Sekretaris AMPI Sulsel ini. Dalam acara silaturrahmi tersebut, berbagai tokoh masyarakat merespon keinginan Idris Faizal Kadir untuk maju di Pemilukada Polewali Mandar. Bahkan salah seorang tokoh masyarakat Anreapi, Andasa menyatakan dukungannya terhadap keinginan Idris Faizal maju di Pemilukada Polman sebagai salah satu putra Pattae. Begitu halnya yang dilontarkan H Matta dari Batetangnga dan Zainal Syamsul dari Binuang serta Wahyuddin dari Mapilli juga sangat merespon rencana keikutsertaan Idris Faizal maju di Pemilukada Polman. (*)

PENERBIT: PT RADAR SULAWESI BARAT, Pembina: HM Alwi Hamu, H Syamsu Nur, Komisaris Utama: H Andi Syafiuddin Makka, Komisaris: HM Subhan Alwi, Irwan Zainuddin Direktur: Naskah M. Nabhan, Wakil Direktur Pemasaran: Muhammad Ilham, Penasehat Hukum: Ridwan J. Silamma, SH. Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab: Naskah M Nabhan, Wakil Pemimpin Redaksi/Wakil PenanggungJawab: Muhammad Ilham, Redaktur Pelaksana: Sudirman Samual Redaktur: Muh. Amri Makkaruba, Chaerul Marfan, Dewan Redaksi: Naskah M. Nabhan, Muh. Ilham, Sudirman Samual Reporter: Jamhur Anjasmara, Syamsuddin Rahman, Syamsuddin HB, Hasan Basri, Muhammad Sholihin, Juniardi, Layouter/Desain Grafis: Shofiandhy BT, Irwansyah HB, Rahmat, Hendra, IT - Website: Muh. Ridwan Alimuddin, Chalid Mawardi. Keuangan: Yuli Sulianti (Manager), Virra Eka Fitra Sari, Iklan/Sponsorship: Mawarni Simargolang (Manager), Sirkulasi: Firdaus Paturusi (Koordinator), Rismayanti, Rukman. Alamat Kantor Mamuju: Jl. Jend. Sudirman No. 50, Telp./Fax. 0426-22138, Majene: Jl. Gatot Subroto, Pusat Pertokoan Majene Lt. 2 Telp. 0422-22123 (M. Yunus Alibin), Polewali: Jl. H.A. Depu No. 39, Telp. 0428-23203 (Hasanuddin), Pasangkayu: Jl. Trans Sulawesi No. 52, Telp/HP: 0813 4247 1414, (Andi. Safrin M), Makassar: Graha Pena, Jl. Urip Sumoharjo No. 20, Telp. 0411-5238913/085299874232 (Agussalim), Jakarta: Jl. Kebayoran Lama No. 17, Telp. 021- 5322632 (Andi Syamsuri), Surabaya: Jl. Pasar Kembang Ruko Green Flowers Blok B1 No. 20 Surabaya, Telp.081342763676 (Sukri) Percetakan: PT Fajar Utama Intermedia Cabang Sulbar. Harga Langganan: Rp 65.000/Bulan, Harga Eceran: Rp 3.000/Eksamplar. Harga Iklan: Iklan Umum/Display: Berwarna (FC) Rp25.000/mmk, Hitam Putih (BW) Rp15.000/mmk, Iklan Reguler Rp 6.000/mmk, Iklan Duka Cita Rp 8.000/mmk, Iklan Mungil (FC) Rp 4.000/mmk, Iklan Mungil (BW) Rp 2.000/mmk, Iklan Kolektif Rp1 juta/ ktk, Iklan Baris Rp 5.000/baris, Radar Society: 1/2 hal. Rp 5.000.000, 1 hal. Rp 10.000.000.

Rekening Bank: PT. Radar Sulawesi Barat, BRI Cabang Mamuju, No. 0218-01-012598-50-9

PARLEMENTARIA

Rubrik Khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar

RADAR/JHAMHUR ANJASMARA

BINCANG. Anggota Komisi IV DPRD Polewali Mandar, Arsyad Sagaf, sedang berbincang dengan salah seorang pasien Puskesmas Pekkabata, mengenai kondisi pelayanan Puskesmas.

RADAR/JHAMHUR ANJASMARA

PERTEMUAN. Anggota Komisi I DPRD Polewali Mandar, Amiruddin, Muhiddin Muchtar dan Abd Muin Saleh didampingi oleh Kasatpol PP Polman, saat menghadiri sebuah pertemuan beberapa waktu lalu.


6 Opini

RADAR SULBAR RABU, 23 MEI 2012

Menangkal Radikalitas Lewat Pembelajaran Agama Oleh:

Basnang Said

(Dekan FAI Univ.Al Asy’ariyah Mandar/ Anggota Dewan Pendidikan Sulbar)

Kaderisasi kekerasan pun merambah seluruh tingkatan umur, tidak pandang pada tingkat sosial apapun dan pada skala umur berapapun, budaya kekerasan dengan mudahnya menjadi trend oleh kalangan pelajar misalnya. Lihatlah media-media kita seringkali meliput perkelahian antar pelajar, konflik antar mahasiswa atas ego sektoral jurusan atau fakultas ataupun universitas atau institute. Dalam konteks atas nama agama pun jauh lebih mudahnya tersulut api kekrasan yang sangat gampang melibatkan umur-umur muda. Di beberapa wilayah misalnya di Klaten dan Solo, budaya radikalisasi agama dilahirkan dari sekolahsekolah. Berdasarkan penelitian Fahimah Institute di Cirebon, banyak kegiatan-kegiatan kesiswaan SMA yang berbau substansi radikal misalnya kegiatan ekstra kurikuler latihan perangperangan/jihad-jihadan. Pesertanya dari kalangan pelajar dengan gaya pakaian ala timur tengah (pakai sorban dan songkok putih), berperang-perangan di tengah hutan seakan sedang menghadapi sekelompok umat lain. Gejala ini sedikit banyaknya mengajarkan sentuhan bahwa Islam memang membenci kelompok lain. Padahal Islam adalah agama rahmatan lil alamin. Beberapa contoh sikap Rasulullah saw saw ditunjukkan dengan sikap toleran atas kehidupan beragama. Ketika Nabi hijrah ke Madinah nabi mampu mempersatukan suku aus dan suku khazraj. Inspirasi Rasulullah saw atas lahirnya piagam Madinah (Madinah charter) beberapa saat setelah nabi menetap betul di Madinah, beliau membuat aturan-aturan yang tak sedikit pun diskriminatif terhadap warga. Kehidupan antar agama demikian rukun dan damainya. Di sebuah pertemuan Rasulullah saw tiba-tiba berdiri menyambut jenazah seorang Yahudi yang akan lewat. Para sahabat bertanya wahai Rasulullah saw, kenapa Rasulullah saw

KEKERASAN atas nama agama dengan mudahnya menjalar ke seluruh ruang-ruang kehidupan masyarakat. Tak pandang apakah orang itu dengan ekonomi yang cukup atau tidak. Sangat sukar memprediksi bahwa kekerasan hanya terjadi akibat ekses-ekses politik. Karena seluruh bidang justru rentang dan rawan menjual agama. Atasnama politik dan ekonomi misalnya demikian mudahnya menjual agama untuk tercapainya cita-cita menguntungkan pada dua hal itu (politik dan ekonomi). berdiri padahal jenazah yang lewat adalah jenazah kaum Yahudi? Nabi menjawab bukan Yahudinya yang saya hormati tetapi kemanusiaannya. Demikianlah contoh terdalam yang patut dilakoni oleh kita sebagai muslim Indonesia. Demikian pula ketika Nabi Muhammad saw ditanya “apa itu Islam? Nabi menjawab: Islam adalah orang yang selamat dari lisan dan tangannya. Itulah sebabnya dalam Muktamar NU 1983, KH. Mahfudz Shiddiq (Rais Am PB NU masa itu) merumuskan 3 macam persaudaraan. Pertama, ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama Islam), kedua ukhuwah wathaniyah (persaudaraah kebangsaan), dan ketiga ukhuwah insaniyah/ basyariyah (persaudaraan kemanuisaan). Ada pertanyaan mengapa umat Islam masih mempraktekkan “seakan-akan tidak ada kesatuan paham dan aliran”?. Kesatuan paham tak akan pernah satu dalam dunia Islam karena pembacaan setiap umat/ setiap ulama akan berbeda-beda. Penafsiran Al Qur’an tidaklah akan satu pada satu masalah dan problematika karena tingkat masing-masing pembacanya berbeda. Dan inilah sesungguhnya kemukjizatan Al qur’an. Prof Quraish Shihab, seringkali mengatakan bahwa seseorang yang setiap kali membaca Al Qur’an, setiap kali mengulangi ayat yang sama akan menemukan makna dan inspirasi baru padahal ayat-ayat itu dibacanya berulang-ulang. Naser Hamid Abu Zaid, malah mengemukakan bahwa mengapa terjadi beda tafsir karena saat manusia atau pembaca (Al Qur’an) di ketika menemukan makna baru maka yang menurunkan Al Qur’an (Allah) hanya

warning Semua isi artikel/tulisan yang berasal dari luar, sepenuhnya tanggung jawab penulis yang bersangkutan

RADAR SULBAR

terdiam. Di ketika membaca lagi dan menemukan lagi makna lain, Al Qur’an yang dibacanya justru terdiam, tidak melakukan diskursus atas soal yang ditemukan oleh pembaca. Maka siapa yang ngomong atau bicara. Tuhan diam, Al Quran diam, yang ngomong cuma pembacanya. Di sinilah munculnya multitafsir dan inilah yang membuat bahwa tak akan ada kesatuan tafsir terhadap Al Qur’an. Lantas di mana kita berpegang? Tentu Islam yang diperpegangi adalah rumusan-rumusan universalnya di samping ada aspek-aspek syariah yang setiap umat Islam tidak boleh melenceng dari hal itu. Problematika dan Solusi Agama terlalu mudah dikambinghitamkan oleh segelintir orang untuk meraih cita-cita yang menguntungkan dirinya dan kelompoknya. Agama harus dipahami secara total oleh masyarakat termasuk para generasi muda khususnya bagi peserta didik pada lembaga pendidikan manapun. Agama tidaklah dipahami secara parsial dan sepotongsepotong. Sejak awal adalah keharusan menyampaikan paham yang toleran, moderat, penuh damai dan cinta kasih. Peserta didik pada tingkat SMA/SMK misalnya adalah salah satu obyek terbaik untuk memupuk kesadaran beragama sebelum mereka menanjak ke usia yang lebih matang atau dewasa. Hanya saja problema pendidikan agama kita belum terwujud pada ruangruang hubungan-hubungan kemanusiaan. Akhlak kadang masih disepelekan dalam konteks bergaul dengan latar belakang agama yang berbeda. Mohon maaf, sebahagian guru agama Islam pada lembaga-lembaga pendidikan

Pengirim naskah artikel/opini/SdP harus melampirkan foto copy identitas dan nomor telepon yang bisa dihubungi. Tulisan diterima dalam bentuk flash disk/disket. naskah tulisan/opini minimal 4 halaman.

umum masih berkutat pada soal halal dan haram, syurga dan neraka, hitam dan putih. Belum mencoba sampai membangun kesadara-kesadaran beragama siswa yang mengedepankan ukhuwah kebangsaan (ukhuwah wathaniyah) dan kemanusiaan (ukhuwah insaniyah/ basyariyah). Ajaran agama tentu bukan saja ajaran yang terkandung pada rukun iman dalam konteks aqidahnya dan rukun Islam pada aspek syariahnya tetapi aspek yang teramat penting yang melibatkan kemanusiaan secara universal dan global adalah akhlak, budi pekerti, etika, dan moral. Guru agama pada tingkat mana pun, pada aspek apapun yang ia ajarkan harus senantiasa membawa kepada makna-makna yang menghormati perbedaan, mewujudkan nilainilai kemanusiaan, dan mewujudkan nilai-nilai agama yang selalu condong kepada menghargai segalanya jauh lebih di atas ketimbang keyakinan-keyakinan yang dianutnya. Ajaran Islam antara lain shalat harus terajarkan oleh guru agama kita dengan menekankan lebih pada kandungan persamaan/agalitarian dalam ajaran shalat. Masjid dan shalat tidak mengenal sekat-sekat dan gengsi-gengsi sosial apalagi statusstatus kebangsawanan misalnya. Siapa yang cepat ke masjid, entah dari status sosila hamba atau bangsawan dipersilahkan menuju saf paling depan. Pada konteks puasa, nilainilai agama yang terjabarkan adalah empati pada sesama, mampu merasakan bagaimana seorang papa tidak menikmati makan dan minum seharian. Akhirnya tergeraklah hatinya untuk berbagi kepada sesama lewat zakat, shadaqah, dan infaq. Kurikulum Terinci Oleh karena itu, secara terinci pada tingkat SMA/SMK misalnya, rumusan dan materi pelajaran agama lebih difokuskan pada pokokpokok pikiran yang berkaitan dengan anjuran bertoleransi. Materi ini disajikan dengan mengutip sejumBersambung ke Hal. 7

Artikel dapat dikirim via email:radarsulbar01@gmail.com

Tajuk Sebenarnya Ini Soal Migas! JIKA tak salah, kabupaten manapun yang akan berhasil menguasai Pulau Lere-lerekang, baik Kabupaten Majene, Sulbar, maupun Kabupaten Kotabaru, Kalsel, akan memeroleh Participation Interst (PI) sebesar 10 persen dari perusahaan migas PT Pearl Oil. Nilai itu akan didapatkan jika Blok Sebuku, benarbenar sudah berproduksi. Jika Pemkab Majene dan Pemprov Sulbar tidak segera mengambil tindakan. Keuntungan itu akan masuk ke kantong Pemprov Kalsel. Sebab dalam info perkara Mahkamah Agung (MA), gugatan Pemprov Kalsel mengenai status Pulau Lere-lerekang dikabulkan. Meski, sampai detik ini salinan putusannya belum diserahkan ke berbagai pihak terkait. Provinsi yang berhasil merebut Pulau Lere-lerekang akan mendapatkan saham dari Participation Interst sebesar 33,3 persen dari 10 persen Participation Interst Berdasarkan Peratuan Pemerintah (PP) Nomor 35 tahun 2004 Tentang Kegiatan Usaha Hulu Migas pasal 34, disebutkan jika daerah mendapatkan hak istimewa berupa saham Participation Interst sebesar 10 persen. Participation Interst atau PI sebesar 10 persen merupakan hak istimewa yang diberikan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Itu diberikan jika daerah memiliki migas yang sudah diproduksi. Participation Interst itu akan diperoleh dari Pearl Oil selaku pihak yang mengelola tambang migas di Blok Sebuku. Blok Sebuku yang terletak di perairan Pulau Lere-lerekang atau Lari-larian memiliki cadangan gas sekitar 370 billion cubic feet (BCF). Hasil DST Test di sumur Makassar Strait-4 menunjukkan adanya kandungan 40 Million Metric Standard Cubic Feet per Day (MMSCF/D) gas dan 50 BPD condensate. Sungguh ini sangat besar. Dan jila Lere-lerekang jatuh ke tangan Kalsel, maka Sulbar tidak akan mendapatkan apa-apa. Jadi sengketa mengenai Pula Lerelerekang, sesungguhnya bukan persoalan biasa. Sebab secara ekonimis, itu sangat berharga. Jauh melampaui hayalan kita tentang sebuah kekayaan alam yang termanfaatkan dengan baik. Tentu publik (sebagian) daerah ini pernah mendengarkan pemaparan pihak Pear Oil, jika hasil pengelolaan migas di Blok Sebuku akan dialirkan melalui pipa dasar laut sepanjang 300 kilometer (km) ke Senipah, Kalimatan Timur. Sebab di provinsi itu, semua fasilitas pengelolaan migas yang dibutuhkan telah tersedia lengkap. Kembali soal keuntunga, selain mendapatkan Participation Interst, provinsi dan kabupaten pemilik Lere-lerekang juga masih mendapatkan penerimaan atas pengelolaan minyak dan gas sebagai bentuk perimbangan keuangan pusat dan daerah. Jadi tidak salah kalau kalau ada yang menyimpulkan bahwa sengketa kepemilikan Pulau Lere-lerekang sesungguhnya perebutan sumberdaya alam. Lagi-lagi ini soal migas. Namun yang perlu dicamkan, siapapun yang nantinya benar-benar menggenggam Lerelerekang, hendaknya keuntungan pengelolaan sumerdaya di dalamnya dikelola untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Bukan untuk segelintir orang saja!. (**)

IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL

LOWONGAN KERJA Sebuah Perusahaan yang bergerak di Bidang Otomotif, membutuhkan Karyawan dgn posisi sbb: 1.Servise Manager 2.Sales Consultan 3.Administrasi Persyaratan: 1.Pria/Wanita Usia Max 27 Thn. 2.Pendidikan Minimal D3/S1 3.Memiliki Kendaraan Pribadi dan Sim C/A 4.Mampu Bekerjasama dlm Team Work 5.Mampu Bekerja dibawah Tekanan 6.Berpengalaman dibidangnya Apabila anda berminat,segera kirim atau antar langsung Lamaran, Foto & Identitas terbaru,CV. Ke Alamat PT.Megahputra Sejahtera Cab. Polman. Paling Lambat 10 Hari Setelah Iklan Terbit PT . MEGAHPUTRA SEJAHTERA POLMAN JL.A.YANI NO. 200 POLEWALI TELP. 0428-2410975

RADAR SULBAR Pertama dan Terbesar di Sulawesi Barat

Pasang IKLAN Atau Tidak Terima KORAN Hubungi: Sirkulasi: Firdaus Paturusi (Koordinator), Rismayanti, Rukman. Alamat Kantor Mamuju: Jl. Jend. Sudirman No. 50, Telp./Fax. 0426-22138 Majene: Jl. Jend. Sudirman No. 167, Telp. 0422-21157 (M. Yunus Alibin), Polewali: Jl. H.A. Depu No. 39, Telp. 0428-23203 (Hasanuddin), Pasangkayu: Jl. Trans Sulawesi No. 52, Telp/HP: 0813 4247 1414, (Andi. Safrin.M),

PENERBIT: PT RADAR SULAWESI BARAT

Rp 65.000 /Bulan

TELAH DI BUKA USAHA CUCI MOBIL

"KHUMAIRAH"

CUCI MOBIL DAN GANTI OLI Alamat : Jl. Sukarno Hatta No. 82 A Mamuju Hp. 085240801968 - 08114207415

Office: Jl. Dr. Ratulangi No.3 Pekkabata Polewali Mandar Sulbar Telp: 0428-22284 E-mail: st933fm@telkom.net


RADAR SULBAR RABU 23 MEI 2012

Kawasan Industri Sulbar LANJUTAN HALAMAN 1

Semua daerah di Indonesia yang mengalami proses transformasi ekonomi cepat dari pertanian ke industri karena didukung oleh kawasan industri. Sebagai contoh, Jakarta dan Jawa Barat yang mengalami proses industrialisasi karena didukung kawasan industri terintegrasi di perbatasam Jakarta, Jawa Barat, dan Banten yang lebih dikenal dengan kawasan JABABEKA. Demikian juga dengan Jawa Timur yang struktur ekonominya didominasi oleh sektor industri karena didukung oleh Kawasan Industri Rungkut di pinggiran Surabaya. Kawasan industri Rungkut telah menjadi kawasan terpadu yang menguntegrasikan semua pelaku usaha dengan sejumlah insentif dari pemerintah daerah, baik dari sisi pajak maupun kemudahan dalam hal perizinan, akses transportasi, koneksi cepat dengan pelabuhan, dan juga bandara udara. Kondisi yang berbeda terjadi di Sulsel yang sebenarnya memiliki kawasan industri Makassar (Makassar industrial estate) namun perekonomiannya masih sangat didominasi oleh sektor pertanian. Hal ini disebabkan oleh peran KIMA bukan sebagai penampung kegiatan industri pengolahan tetapi lebih sebagai pusat perdagangan komoditi. Tidak heran jika pengelola KIMA hanya berbisnis jasa pergudangan sebagai tempat penampungan sejumlah komoditi pertanian sebelum diekspor ke sejumlah negara. Mayoritas pelaku usaha di KIMA adalah pedagang atau penampung yang mengandalkan sumber income dari margin harga, yaitu selisih antara harga jual di tingkat petani dan harga jual di pasar ekspor. Implikasinya, keberadaan KIMA di Makassar tidak banyak berdampak pada pembukaan lapangan kerja baru. Hal ini sangat berbeda dengan kawasan industri Rungkut di Surabaya yang isinya adalah industri manufaktur yang membutuhkan banyak tenaga kerja terampil. Demikian juga dengan JABABEKA yang banyak diisi oleh industri pengolahan dengan permintaan tenaga kerja hingga ratusan ribu orang. Pembangunan kawasan industri Sulbar tidak harus mengulangi kesalahan yang dilakukan oleh Sulsel. Proses transformasi ekonomi Sulsel melompat dari pertanian langsung ke perdagangan. Implikasinya, kegiatan perdagangannya didominasi oleh komoditas pertanian non olahan atau gelondongan dengan nilai tambah rendah. Pembangunan kawasan industri Sulbar diorientasikan untuk menampung kegiatan industri manufaktur atau pengolahan beberapa komoditi utama Sulbar, seperti kakao, perikanan, kelapa, kopi, sawit, rotan, dan lainnya. Pemerintah propinsi dan kabupaten Mamuju harus secara bersama-sama memberikan insentif bagi berkembangnya kegiatan pengolahan di dalam Sulbar industrial estate. Opsi Pendekatan Klaster Pilihan strategi pengembangan Sulbar industrial estate adalah mengadopsi pendekatan klaster atau cluster based development (CBD). Klaster adalah sebuah kawasan atau wilayah dimana di dalamnya terdapat konsentrasi industri atau perusahaan, universitas (lembaga pendidikan), lembaga riset, lembaga pemerintah, dan berbagai institusi yang saling menopang dan terintegrasi satu sama lain (On Competition, 2006). Pilihan pada klaster didasarkan pada pemikiran bahwa kemakmuran yang dicapai oleh suatu daerah tidak datang dengan sendirinya, tetapi kemakmuran tersebut harus dikreasi atau diusahakan. Begitu juga dengan tingkat kemajuan perekonomiannya tidak datang begitu saja, tetapi harus diusahakan dengan menggunakan segenap potensi yang dimiliki oleh suatu daerah. Strategi klaster adalah strategi pengembangan industri yang terintegrasi. Cluster based industrial development adalah pengelompokan industri dengan satu vokal atau core industry yang saling berhubungan secara intensif dan membentuk partnership (kemitraan), baik dengan supporting industry -industri pendukung- maupun related industri -industri terkait- (Deperin, 2004). Secara umum, terdapat beberapa definisi dari klaster. Dalam bahasa sederhana, klaster berarti kelompok, namun tidak semua kelompok industri disebut klaster. Ciri utama klaster adalah terbentuknya sectoral and spatial concentrations of firms. Klaster industri berarti pengelompokan industri di sebuah wilayah tertentu dari berbagai perusahaan dalam sektor yang sama. Wilayah dalam definisi ini tidak dibatasi oleh batasan administratif kabupaten/kota dan provinsi tetapi dapat bersifat lintas kabupaten/kota dan juga provinsi. Sementara menurut Porter, klaster adalah sekelompok perusahaan dan lembaga terkait yang berdekatan secara geografis, memiliki kemiripan yang mendorong kompetisi serta bersifat komplementer. Di mana kedekatan (kemiripan) produk perusahaan-perusahaan ini pada tahap awal akan memacu kompetisi dan kemudian mendorong adanya spesialisasi dan peningkatan kualitas serta mendorong inovasi (Hartarto, 2006). Pilihan model klaster yang dapat dikembangkan di Sulbar dan Mamuju khususnya adalah ”kelompok kegiatan yang terdiri dari industri inti, industri terkait, industri penunjang, industri jasa penunjang lainnya, industri penyedia infrastruktur dan kelembagaan terkait lain, yang dalam kegiatannya akan saling mendukung peningkatan efesiensi dari masing-masing sub kelompok, sehingga daya saing tercipta secara optimal”. Pilihannya adalah klaster industri skala kecil dan menengah (UKM). Integrasi antar UKM akan lebih menguntungkan dibanding bekerja sendiri-sendiri. Dengan bekerja di dalam klaster sekalipun pasif, UKM tetap bisa mendapat keuntungan. Sebaliknya, keuntungan bagi UKM yang aktif bisa diperoleh dengan adanya kegiatan bersama. Konsentrasi geografis atau lokasi di suatu klaster membuat pembeli mengetahui bahwa ada usaha yang bisa mensuplai produk yang dibutuhkan. Selain itu pembeli biasanya memberi pesanan yang besar kepada klsater sehinggga peluang sebuah usaha di dalam klaster untuk mendapat pesanan akan lebih besar. Kedekatan lokasi juga memudahkan perusahaan memantau pesanan lewat kontraktor. Sehingga peluang usaha menjadi subkontraktor juga lebih besar. Hal ini disebabkan oleh besarnya permintaan bahan baku di dalam klaster yang memungkinkan pemasok menawarkan bahan secara borongan pada tingkat harga relatif murah. Klaster menyebabakan adanya kumpulan pekerja, membuat usaha lebih leluasa dalam memperkerjakan mereka sesuai dengan kebutuhan. Pengembangan industrial estate di Sulbar yang dilakukan dengan pendekatan klaster membutuhkan dukungan paling tidak dari empat pilar utama beikut ini: pemerintah, sektor industri, sektor perbankan, dan perguruan tinggi. Keempatnya memiliki interdependensi dan peran yang berbeda-beda. Singkatnya, percepatan transformasi ekonomi Sulbar dari perekonomian bernilai tambah rendah menjadi perekonomian bernilai tambah tinggi hanya bisa dilakukan mengaselerasi proses industrialisasi. Caranya yang paling gampang dan melibatkan semua stakeholder adalah membentuk klaster UKM di dalam West Celebes Industrial Estate. Semoga sukses. (*)

Sambungan 7 Nepotisme Masih Warnai Penerimaan CPNS JAKARTA -- Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) saat ini masih belum bersih, praktek nepotisme dinilai masih kental apalagi di daerahdaerah. Penilaian ini disampaikan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Busyro Muqoddas, di Jakarta Selasa 22 kemarin. Busyro menilai penerimaan CPNS belum berlangsung transparan. Ia menjelaskan, masih banyak praktik percaloan maupun CPNS yang dititipkan oleh pejabat dan perkoncoan. "Mental percaloan kotor tersebut sudah merata," ujarnya.

Sekadar mengingatkan, pemerintah membuka penerimaan CPNS reguler atau melalui jalur umum sebanyak 60 ribu orang, berdasarkan pengajuan dari daerah yang didasari analisa jabatan. Penerimaan CPNS tersebut dibuka untuk seluruh departemen dan pemerintah daerah hingga tingkat kabupaten dan kota. Namun, rencana pemerintah itu dinilai menyalahi aturan, berlawanan dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri sebelumnya yaitu Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB),

serta Menteri Keuangan (Menkeu) perihal moratorium penerimaan CPNS hinga akhir 2012. Wakil ketua KPK ini kembali mengingatkan pemerintah utuk mencari formula yang lebih baik, dimana nantinya mampu menciptakan sistem rekrutmen yang transparan. "Semoga pemerintah sudah menyiapkan sistem yang prudent (hati-hati) dan transparan sehingga bisa menutup lubang manipulasi yang berlangsung selama ini," harapnya. Sedangkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebelumnya membantah jika hal tersebut

melanggar aturan, menurut pihak Kemendagri penerimaan sebanyak 60 ribu calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada masa moratorium tidak menyalahi aturan. Itu

didasari adanya pengecualian selama masa moratorium berlaku yaitu tetap menerima tenaga teknis seperti tenaga kesehatan dan tenaga pendidik. (fmc)

bahkan melangkan surat ke Presiden RI. Ketika mendatangi Kantor Kemendagri, ia sempat bertemu dengan Dirjen Otoda dan Kapuspen Kemendagri. Bahkan mantan Bupati Mamasa ini mendesak Mendagri menindaklanjuti putusan Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung (MA) yang menyatakan dirinya tidak bersalah dalam kasus korupsi yang pernah menderanya. Obed diberhentikan sebagai Bupati Mamasa berdasarkan putusan kasasi

MA Nomor: 2240/ K/ Pid.Sus/2010 tanggal 17 Maret 2011. Keputusan inilah yang yang menjadi dasar hukum Mendagri dan Gubernur Sulbar mencopot jabatannya karena tersandung masalah hukum. Tetapi dengan adanya keputusan Peninjauan Kembali (PK) MA Nomor: 186/PK/Pid.Sus/ 2011 yang mengabulkan permohonan kasasinya, Obed pun meminta diangkat kembali sebagai Bupati Mamasa. (**)

terpencil dengan membangun beberapa jalan lingkar

yang dapat menghubungkan antar kabupaten. (dir)

Jika Obed Menang, Mendagri Tetap Legowo LANJUTAN HALAMAN 1

Perkara gugatan Obed yang merupakan mantan Bupati Mamasa ini, kini tengah bergulir di PTUN Jakarta. Obed menggugat SK Mendagri tentang pemberhentian dirinya selaku Bupati Mamasa dan SK Mendagri tentang pengangkatan Ramlan Badawi sebagai Bupati Mamasa. Dalam perkara ini, Bupati Ramlan telah mengajukan intervensi untuk dijadikan sebagai tergugat II intervensi. Berbeda dengan Mendagri, Ramlan yang

menjadi pendamping Obed pada Pemilukada Mamasa 2008 lalu, mengaku akan tetap memperjuangkan apa yang telah ia capai saat ini. Ramlan yang akan mengakhiri masa jabatannya pada 2013 mendatang, tidak akan segan-segan mengajukan banding. Perkara ini ia serahkan sepenuhnya kepada tim pengacaranya yang beranggotan enam orang. Berdasarkan agenda sidang dari PTUN Jakarta, sidang lanjutan dengan

nomor perkara 46/G/2012/ PTUN-JKT ini akan berlangsung pada 24 Mei 2012 dengan agenda Duplik tergugat dan tergugat II intervensi serta bukti para pihak. Jauh sebelum kasus ini bergulir di PTUN, Obed tak henti-hentinya melakukan upaya agar jabatannya sebagai bupati kembalikan. Pada pertengahan Februari 2012, Obed pernah mendatangi Kemendagri, Kementerian Hukum dan HAM, Komisi II DPR RI,

Majene Pertanyakan Penetapan Status Jalan LANJUTAN HALAMAN 1

Selain itu, Anwar juga telah mendapatkan janji penggelontoran dana hibah dari pemerintah Australia sekira Rp 300 miliar. Jika telah cair, dana tersebut akan dibagi merata kepada semua kabupaten termasuk Majene untuk digunakan membangun akses jalan. "Saya berharap agar upaya ini juga mendapatkan dukungan dari teman-teman di DPRD Sulbar, utamanya yang berasal dari Dapil

Majene. Beberapa waktu ke depan, kami akan membahas KUA-PPAS sehingga nanti diharapkan kegiatan itu masuk dalam APBD Sulbar tahun 2013," sebut Anwar. Menurut Anwar, beberapa ruas jalan yang dulunya berstatus jalan kabupaten namun dialihkan menjadi jalan provinsi dengan alasan memudahkan beban kabupaten dalam pemeliharaan ruas jalan tersebut. Selain itu, untuk

mendukung pemerintah pusat dalam program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) 2011-2025 mendatang. Sebagai koridor IV, wilayah Sulawesi dibebankan untuk melakukan peningkatan produksi dan pemgolahan hasil-hasil produksi pertanian. Olehnya Gubernur Sulbar berupaya membuka akses ke sejumlah daerah pelosok dan

Rembuk Bersama untuk Lere-lerekang LANJUTAN HALAMAN 1

Menurutnya, rembuk bersama merupakan langkah tepat mencari solusi atas permasalahan tersebut. "DPP KKMSB juga diundang untuk beri saran, dukungan dan bantuan. Biar semuanya jelas," ujarnya. (rul/fmc)

(Jika Betul) Pulau Lerelerekang Lepas, Siapa Salah? LANJUTAN HALAMAN 1

Sebagai pemerhati masalah kelautan, termasuk pulaupulau kecil, saya melihat Pemprov Sulbar terlalu percaya diri (pede) untuk berjuang sendiri dalam mempertahankan Pulau Lerelerekang. Sebab berjuang sendiri, sepertinya mereka berjuang dengan gaya khas pemerintah juga. Yakni hanya mengandalkan bukti-bukti peraturan pemerintah, bukti formalitas saja. Nyaris tak terdengar ada gerakanilmiah (misalnya seminar), tak ada usaha upaya ‘meng-counter’ pembentukan opini dari Kalimantan Selatan (Kalsel) bahwa pulau itu adalah pulau mereka. Sebab terlalu ‘pede’, masyarakat umum tak dilibatkan secara maksimal. Dalam hal ini, pendapat dari kalangan pelaut tua dan ilmuwan. Memang pernah ada acara yang mengundang pelaut Majene, Pua Nawar,

dari Rangas. Tapi itu sebatas pertemuan di Mamuju. Yang dengar pendapat Pua Nawar hanya pejabat-pejabat sendiri. Juga tak pernah terdengar kabar antropolog kemaritiman Mandar, semisal Horst Liebner, dimintai pendapat ilmiahnya. Idealnya, mereka harus membentuk tim yang berasal dari kalangan perguruan tinggi (kan sudah ada Universitas Sulawesi Barat, koq tidak difungsikan?). Tugas mereka, cari bukti-bukti ilmiah. Bila perlu, adakan penelitian arsip mulai dari Makassar, Jakarta, hingga Belanda. Biaya tak seberapa bila dibanding kerugian jikalau pulau tersebut lepas. Hasil penelitian kemudian diseminarkan di beberapa tempat, mulai dari Majene, Mamuju, Makassar, hingga Jakarta. Tapi apakah itu dilakukan? Entahlah.

Jika pulau tersebut lepas, siapa yang salah? Membandingkan kegetolan memperjuangan memiliki Pulau Lere-lerekang, kayaknya Provinsi Kalsel lebih mantap. Kabarnya, mereka siapkan dana belasan miliar rupiah untuk memperjuangkan tujuannya. Setidaknya bila membaca di media massa online. Mulai masyarakat akar rumput sampai pemerintah provinsi hingga keturunan Kalsel yang berada di pemerintahan pusat turun berjuang. Kita di Sulbar bagaimana? Tanggal 25 Maret 2012 atau tiga bulan lalu, lewat BBM (BlackBerry Messenger), saya diskusi dengan praktisi hukum Sulbar, Muhammad Hatta, yang juga aktif berjuang mempertahankan Pulau Lerelerekang lewat lembaga yang dia terlibat di dalamnya (saya lupa namanya).

Berikut transkripsi pesan dari saya: “Bbrp bulan lalu sdh diingatkan pemkab/ pemprov ttg seriusx hal ini. Tp lambat gerakanx. Padahal Denny Indrayana getol di jakarta. Disini qt adem2 saja. Untung ada gerakan perlindungan pulau yg kita' koordinir. Kalo ndak pake dasar historis bisa2 qt kalah. Sy liat, dasar2 yg dipake pak gub mmg kuat, tp rata2 baru. Kalau kalsel, sampe zaman belanda. Kalo pake pengalaman sipadan ligitan, kalsel bisa menang. Usul sy pribadi, pemprov harus adakan seminar nasional ttg pulau lere2kang. Undang ahli2 toponim, survei, bakosurtanal dr jakarta. Baru dibuat film dokumenter yg isix wwncarai nelayan2 tua yg sering ke sana. Bahan2 itu dilempar ke media. Agar publik tau. Karna publik kurang paham soal pulau terluar kita. Hasyim Djalal (bapakx dubes RI di Ameri-

ka) enak itu diajak diskusi. Kalau beliau diundang, pasti Jakarta serius lihat sulbar. Blm lg ahli2 lain. Seminar tdk seberapa biaya dibanding datangkan banyak mentri. Tp hasilx lebih signifikan.” Lalu apa yang harus dilakukan pemerintah? Sebab katanya masih ada langkah hukum lain, ya itu tadi, meski sangat terlambat, pemerintah harus mengerahkan segala sumberdaya yang ada. Langkah hukum dibarengi dan didukung gerakan di luar itu (riset ilmiah lalu diseminarkan dengan bertaraf nasional). Dengan kata lain, dengan dana tak terbatas, adakanlah usulan sebagaimana yang saya kemukakan di atas. Jika tak ada aksi-aksi ‘luar biasa’, jangan harap Pulau Lere-lerekang tetap ada di pangkuan Provinsi Sulbar. (*)

Menangkal Radikalitas Lewat Pembelajaran Agama LANJUTAN HALAMAN 6

lah ayat-ayat Al Qur’an dan hadis Rasulullah saw saw tentang anjuran bersikap toleran atas nama kemanusiaan dan persaudaraan. Selain itu, poin aqidahnya meliputi sejarah para nabi dan rasul dan risalah-risalah yang dibawa oleh mereka tidak saling bertentangan antara satu dengan yang lainnya. Sementara pada aspek akhlaknya menekan-

kan pada pengertian perilaku-perilaku terpuji dan amal shaleh serta perilakuperilaku tercela dalam pergaulan masyarakat. Untuk bidang fiqih, mata pelajaran agama ini menfokuskan pada upaya memahami ibadah-ibadah sosial, bentuk-bentuk kerjasama muamalah yang tidak ekslusif, dan tentu sifat saling tolong menolong

tanpa diskriminasi. Adapun materi sejarah pada mata pelajaran ini, mengkhususkan pada perkembangan Islam di Indonesia, khususnya perjuangan para ulama pada masa-masa awal yang berjuang merebut kemerdekaan tidak mengatasnamakan satu agama saja tetapi atas nama nasionalisme Indonesia. Pembelajaran

Agama Islam pada kelas XII SMA/SMK diberikan dengan menekankan pada penanaman karakter pendidikan yang berprinsip pada demokrasi, kesetaraan dan keadilan dengan orientasinya kepada kemanusiaan, kebersamaan dan kedamaian. Jika karakter dan orientasi ini menjadi dominan dalam diri siswa maka sikap mengakui,

menerima dan menghargai keragaman akan menjadi sifat dan sikap siswa di dalam menjalani kehidupan keseharian di tengah-tengah kemajemukan latar belakang hidup. Pada akhirnya, diperoleh kerukunan dalam hidup dan kehidupan yang jauh dari sikap saling curiga mencurigai. Wallahu a’lam bimuradihi. (*)


RADAR POLEWALI

8

TKI Asal Polman yang Diduga Hilang

Beri Pelayanan Terbaik POLEWALI -- Memenuhi harapan masyarakat terkait pelayanan pengurusan kelengkapan surat kendaraan bermotor membuat jajaran Samsat Polewali Mandar terus memacu diri untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Hal ini ditegaskan Kanit Regident (Pakor) Samsat Polewali Mandar, IPTU Ahmad Jafar Kanit Regident Samsat Polman Iptu Ahmad Jafar ketika ditemui, Selasa 22 Mei kemarin. Menurutnya kedepan pihaknya akan mempermudah pelayanan pengurusan STNK dan BPKB di Samsat Polewali asalkan sesuai dengan ketentuan. "Sudah saatnya kita memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat tanpa ada yang dibeda-bedakan. Kami terus berupaya mempercepat pelayanan agar masyarakat tidak terlalu lama menunggu, kalau bisa dipermuda dan dipercepat kenapa tidak," terang Iptu Ahmad yang baru bertugas beberapa pekan di jajaran Polres Polewali Mandar ini. Mantan Kanit Regident (Pakor) Samsat Tator ini terus berupaya membangun kemitraan dengan instansi terkait termasut Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Sulbar, Jasa Raharja termasuk kalangan pers dan LSM. Pihaknya juga mengedepankan transparansi dalam pengurusan kelengkapan kendaraan dan meminta masyarakat yang ingin mendapat pelayanan agar langsung ke loket yang tersedia dan menghindari calo. "Kami berharap masyarakat yang ingin mengurus kelengkapan surat kendaraannya agar langsung ke loket Samsat dan menghidari pengurusan melalui calo," tandasnya. (mkb)

Kemenlu Temukan Rutinah EDITOR : AMRI MAKKARUBA POLEWALI -Kerisauan keluarga salah seorang Syahrullah Amri Tenaga Kerja InKabid Tenaga Kerja donesia (TKI) asal Disosnakertrans Polman Desa Indomakombong Kecamatan Matakali, Rutinah (25) yang diduga korban human trafficking terjawab sudah. Setelah Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI melakukan penelusuran tempat bekerja Rutinah di Suriah di Timur Tengah membuahkan hasil. Kemenlu berhasil mengetahui alamat tempat bekerja Rutinah di Alppo Suriah termasuk nama majikannya. Penelusuan ini dilakukan Kemenlu karena mendapatkan informasi dari pemberitaan media salah seorang warga Polewali Mandar yang tidak diketahui rimbahnya saat menjadi

TKI di Suriah sejak tahun 2008 lalu. Kepala Bidang Tenaga Kerja Disosnakertrans Polewali Mandar, Syahrullah Amri kepada Radar Sulbar, Selasa 22 Mei mengatakan informasi keberadaan anak kandung Nurding asal Desa Indomakombong Matakali yang bekerja di Suriah telah berhasil ditelusuri Kemenlu. Hal ini sesuai dengan surat Kemenlu RI No 06366/WN/05/2012/65 yang ditujukan kepada Disosnakertrans Polewali Mandar terkait keberasaan warga Polewali Mandar, Rutinah yang bekerja di Suriah. Dalam surat tersebut, pihak Kemenlu berhasil melakukan hubungan komunikasi dengan Rutinah di Alppo Suriah dan bekerja disalah satu rumah warga Suriah bernama Hala Ridwan sejak tahun 2008 lalu. "Dari hasil komunikasi yang dilakukan

Kemenlu dengan majikan Rutinah, Hala Ridwan membenarkan dikediamannya bekerja seorang warga Indonesia bernama Rutinah Nurding sejak tiga tahun lalu. Hal ini sesuai informasi dari KBRI Damaskus Suriah," ujar Syahrullah. Bahkan dalam surat yang dikirim Kemenlu ke Disosnakertrans Polewali Mandar, kata Syahrulah, pihak KBRI Damaskus juga berhasil berkomunikasi dengan Rutinah. Dari informasi yang disampaikan Rutinah ke staf KBRI yang menghubunginya dirinya merasa senang bekerja di rumah majikannya. Selain itu Rutinah lega mendapat telepon dari KBRI dan mengaku berasal dari Polman Sulbar. Dalam komunikasi dengan pihak KBRI Damaskus Suriah, Rutinah mengaku sangat rindu dengan keluarganya di Indomakombong hanya saja dirinya merasa ke-

Libatkan Empat Mobil

Tabrakan di Botto Campalagian

RADAR/KADIR TANNIEWA

TABRAKAN. Sebuah mobil jenis Innova mengalami rusak parah akibat tabrakan beruntun melibatkan empat mobil di Desa Botto, Selasa, 22 Mei 2012.

EKSEKUTIF Verifikasi Calon DOB Balanipa POLEWALI -- Tim dari Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal) turun melakukan verifikasi lapangan dalam rangka verifikasi batas calon daerah otonom baru (DOB) Balanipa. Tim ahli dari Bakosurtanal terdiri dari Roehiyadi, Lulus Hidayatno dan Agus Mukmariyanto melakukan verifikasi lapangan mulai Selasa 22 Mei hingga Jumat 25 Mei mendatang. Sebelum melakukan verifikasi ke lapangan yang didampingi oleh tim dari Bappeda, Tim Ahli Bakosurtanal menyampaikan, bahwa untuk mekanisme pembentukan daerah otonom baru, ada tiga persyaratan yang harus dipenuhi yak-

RADAR SULBAR Rabu, 23 Mei 2012

POLEWALI -- Kecelakaan lalulintas kembali terjadi di Jalan Trans Sulawesi tepatnya di depan Kantor Desa Botto Kecamatan Campalagian, Selasa siang sekitar pukul 11.30 Wita. Kecelakaan lalulintas ini melibatkan empat kendaraan roda empat membuat jalan Trans Sulawesi mengalami kemacetan. Dalam kejadian ini dua mobil jenis Toyota Innova warna crem bernomor polisi, DD 236 CR dan DD 140 QL mengalami kerusakan yang cukup parah. Kedua mobil tersebut ringset bagian depan dan belakang. Bahkan salah satunya terjun ke kanal dan menambrak pagar Kantor Desa Botto. Sementara satu kendaraan lainnya jenis Nissan Terrano DD 717 DD mengalami rusak ringan dan sebuah mikrolet pete-pete belum diketahui kondisinya karena setelah kejadian langsung melarikan diri dari TKP. Menurut salah seorang warga, kejadian naas yang menyebabkan empat mobil saling bertabrakan ini disebabkan mobil mikrolet yang datang dari arah Polewali ingin mendahului dengan monil Innova. Tiba-tiba dari arah berlawanan muncul sebuah mobil Innova bernopol DD 236 CR sehingga tabrakan tak dapat dihindari lagi. Saat itu juga menyusul mobil Nissan yang sebelumnya beriringan dengan mikrolet dan innova dari arah Polewali. Dikonfirmasi di TKP petugas Satlantas Polres Polman, Brigpol Awal mengatakan kondisi supir belum diketahui sebab pengemudi sudah tidak berada ditempat saat petugas datang. Keterangan warga ketiga supir dilarikan ke rumah sakit namun belum diketahui kondisinya. (k2/mkb)

sulitan untuk menghubunginya karena seluruh nomor telepon keluarganya telah berubah tanpa Ia ketahui. "Dalam surat yang kami terima, Selasa kemarin. Dijelaskan KBRI Damaskus juga menceritakan kepada Rutinah bahwa keluarganya memintanya segera pulang ke Indonesia. Rutinah mengaku baru bisa pulang dua atau tiga bulan kedepan sesuai dengan kontrak kerjanya. Selain itu gajinya selama jadi TKI di rumah majikannya akan dibayarkan menjelang pulang ke tanah air," tutur Syahrullah. Dengan adanya surat dari Kemenlu yang diterima pihaknya membuat kerisauan keluarga Rutinah sudah terjawab. Ia meminta keluarga Rutinah bersabar menunggu proses pemulangannya karena sudah ditangani pihak KBRI Damaskus dan Kemenlu. (*)

Bocah Penderita Pembesaran Limfa

Safika Belum Jalani Operasi di RSWS POLEWALI -- Kondisi Safika, bocah asal Desa Tonyaman Kecamatan Binuang yang saat ini dirawat di RS Wahidin Sudirohusodo (RSWS) Makassar yang diduga mengalami pembengkakan limfa belum menjalani operasi. Walaupun demikian Safika sedikit mulai menunjukkan kondisi yang membaik dibanding sebelumnya. Safika, yang sebelumnya dirawat di RSUD Polewali Mandar harus dirujuk ke RS Wahidin Makassar akibat pembengkakan limfa yang dialaminya. "Sudah beberapa hari terakhir dirawat di RSU Wahidin setelah dirujuk dengan difasilitasi oleh Pemkab Polman dengan menggunakan kartu jamkesmas," kata Ayub Ali. Disampaikan, saat dikunjungi di RS Wahidin Makassar dua hari lalu, Safika sudah mulai bisa bermain. Hanya saja memang Safika belum dioperasi karena sesuai informasi yang diperoleh masih menunggu ayahnya yang masih berada di Polman. "Kami telah meminta dr. Irwan, yang merupakan salah satu dokter dari Polman yang saat ini disekolahkan dan mendampingi Safika untuk menangani dan melaporkan perkembangannya. Jika ada permasalahan yang berhubungan dengan keuangan, kami akan menanggungnya," kata Ayub Ali. Saat ini, Safika yang dirawat di RSU Wahidin, juga telah diberikan perhatian oleh salah seorang donatur dari Batak yang siap menanggung semua biaya pengobatan Safika. Safika diberikan perhatian karena prihatin melihat kondisi anak tersebut saat ditayangkan pada salah media eletronik. Informasi yang diperoleh dari dokter, setelah pemeriksaan awal memang akan dilakukan tindakan lebih lanjut. "Hanya saja saat saya melihat ke RSWS belum dioperasi karena bapaknya tidak ada ditempat," tandas Ayub. (afr/mkb)

Rubrik Khusus Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar

Bakosurtanal Verifikasi Lapangan

ni syarat administrasi yang didalmnya terdiri dari SK DPRD kabupaten, SK Bupati/walikota, SK DPRD Provinsi, dan SK Gubernur. Selain syarat administrasi, juga ada syarat teknis yakni kemampuan ekonomi dan keuangan, potensi daerah dan luas daerah, hukum dan sosial politik, kesejahteraan masyarakat dan rentang kendali. Syarat lain adalah syarat fisik yang didalamnya terdiri dari cakupan wilayah, calon ibu kota, sarana dan prasarana pemrintahan. "Verifikasi ini dilakukan dalam rangka penertiban adminstrasi pemerintahan dimana harus ada batas kewenangan secara fisik yang terlihat di lapangan," kata Roehiyadi tim ahli dari Bakosurtanal.

Disampaikan, penetapan patok batas wilayah DOB Balanipa dengan Kabupaten Induk sangat penting karena itu menjadi salah satu syarat untuk penyempurnaan peta. Selain itu, jika nantinya DOB sudah dimekarkan, nantinya akan menimbulkan permasalahan jika tidak ditentukan dari awal. Sementara itu, Wabup Polewali Mandar, Nadjamuddin Ibrahim didampingi Wakil Ketua DPRD Polewali Mandar, Andi Mappangara saat menerima tim Bakosurtanal sebelum melakukan verifikasi ke lapangan menyampaikan penetapan patok batas bisa segera dituntaskan. "Penentuan batas sangat penting karena nantinya ini bukan

hanya untuk kepentingan pemekara, tapi juga untuk kepentingan lainnya," kata Najamuddin. Ia juga mengharapkan, setelah dilakukan verifikasi batas wilayah DOB dengan kabupaten induk tidak terlalu hasilnya karena dokumen tersebut sangat membantu dalam pengurusan pemekaran DOB Balanipa. Hal yang sama juga disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Andi Mappangara. Ia juga sepakat bahwa penetapan batas yang dilakukan oleh Tim Bakosurtanal bukan hanya untuk kepentingan pemekran wilayah, tapi sekaligus sebagai penertiban batas wilayah. (afr/mkb)

RADAR/HUMAS

PETA. Wabup Polewali Mandar, Najamuddin Ibrahim bersama Wakil Ketua DPRD Polman , Andi Mappangara dan Kabid Fispra Bappeda, Agusnia Hasan Sulur melihat peta yang diperlihatkan oleh Tim Bakosurtanal di Ruang Pertemuan Pemkab Polman, Selasa, 22 Mei 2012.


SPORT

RADAR SULBAR

RABU 23 MEI 2012

9 Dortmund Patok Harga Tinggi Untuk Kagawa

Drogba Tegaskan Tinggalkan Chelsea LONDON – Didier Drogba menegaskan berencana untuk meninggalkan Chelsea pada musim panas nanti menyusul aksi heroiknya yang mengantarkan The Blues menjuarai Liga Champions musim ini. Striker berkebangsaan Pantai Gading ini memberitahu rekan satu timnya saat parade bus Chelsea mengelilingi kota London kemarin, sambil membawa trofi Liga Champions yang mereka menangkan hari Minggu lalu melawan Bayern Munich dengan adu penalti. "Kami tidak akan lagi

bersama musim depan," kata Drogba seperti dilansir Express, Selasa (22/5/2012). "Ketika saya memutuskan untuk pergi, saya ingin memberitahu rekan-rekan setimnya saya secara langsung. Tapi, saya selalu tidak bisa melakukannya. Mereka membuat hati saya retak,” tuturnya. "Meskipun sudah tiga tahun sejak saya bilang ingin pergi, saya merasa sulit untuk mengakui bahwa segalanya sudah berakhir dengan klub ini, terutama karena saya tidak merasa seperti ini,” lanjutnya.

Pemain berusia 34 tahun ini dilaporkan sudah menyetujui kesepakatan untuk bergabung dengan klub China, Shanghai Shenhua saat kontraknya dengan Chelsea berakhir musim panas ini. Keputusan Drogba untuk pergi juga tak lain karena dia tak bisa duduk sebagai penonton sementara klub tengah membangun generasi baru. "Saya tidak bisa melihat diri saya duduk di bangku cadangan untuk menonton orang lain bermain dan saat klub berencana untuk membentuk tim baru,”

Wah, Tiket Nonton Inter Seperti Kartu ATM

JAKARTA - Ada yang menarik dari tiket yang bakal digunakan calon penonton untuk menyaksikan Inter Indonesian Tour 2012. Tiket yang disebut dengan tiket elektronik ini terlihat ekslusif dengan menyerupai layaknya kartu ATM. Tiket yang nantinya bakal dijadikan alat sah untuk masuk ke pertandingan tersebut bakal didapatkan para calon penonton, baik itu yang menukarkan, maupun yang membeli langsung di Inter Village, Plaza Utara Gelora Bung Karno, Jakarta. Selain itu, ternyata tiket elektronik tersebut juga bukan untuk para calon penonton saja, tetapi juga untuk para peserta Coaching Clinic yang bakal digelar Jumat(25/5/2012) pagi. "Saya beli satu tiket untuk kelas II dengan harga 150 ribu, waktu itu saya pesan di Topskor. Tiketnya beda dari tiket sepakbola biasanya, berbentuk seperti kartu ATM. Terus tiketnya itu dikemas dengan box kecil berwarna biru hitam," ujar Adit, salah satu Interisti yang sedang menukarkan tiket, kepada Okezone, Selasa (22/5/2012). Hal yang sama juga dialami Jowi, salah satu peserta Coaching Clinic. Bocah berumur 10 tahun itu tengah menukarkan tiket dan dia mengatakan tiketnya tersebut memiliki tiket yang berbentuk kartu ATM tersebut. "Saya ikut Coaching Clinic memang

suka dengan Inter, pemain idola saya Diego Millito. Tadi saya cuma tukar aja. saya dapet kotak warna biru hitam, di dalamnya ada kartu," ungkap Jowi dengan polos. Setiap tiket memang berbentuk sama, yang membedakan terdapat di bagian bawah tiket tersebut, di mana ada tulisan sesuai kategori masing-masing. Jika untuk penonton, sesuai pesanan mereka, seperti Kelas I, II, dan seterusnya. Begitu juga dengan peserta Coaching Clinic atau tiket khusus media. Jika anda yang belum mendapatkan tiket, anda bisa mengunjungi plaza Utara yang terletak dengan Pintu TVRI. Penukaran dan pembelian tiket bakal dibuka dari pukul 8 pagi hingga 8 malam dan akan dibuka hingga 26 Mei mendatang. Meski masih terlihat sepi, agar tidak bingung pihak panitia juga membagi area, di mana bagi calon penonton yang ingin menukarkan tiket berada di sebelah kanan pintu masuk, sementara untuk pembelian tiket berada di sebelah kiri. Dengan adanya tiket berbentuk kartu ATM seperti ini, kemungkinan besar penjualan tiket palsu bisa dikurangi. Seperti kita ketahui, dalam beberapa pertandingan sepakbola, kita masih kerap menemukan calo yang menjual tiket palsu kepada calon penonton. (net)

tegasnya. "Jadi itu saja, saya mempersiapkan lompatan besar dalam karier saya untuk bermain di kompetisi berbeda. Ini akan menjadi petualangan lain," pungkasnya. Dalam perayaan juara Liga Champions bersama sebagian fans The Blues, tak sedikit yang meneriakkan kepada Drogba untuk bertahan bersama klub London barat tersebut, namun dengan menitikkan air mata, mantan pemain Marseille itu hanya tersenyum menanggapi permintaan fans Chelsea tersebut. (net)

BERLIN – Juara Bundesliga musim ini, Borussia Dortmund mematok harga tinggi bagi siapa pun yang ingin merekrut Shinji Kagawa. Klub asal Jerman ini mengumumkan nilai transfer Kagawa sebesar 20 juta euro, Senin kemarin. CEO Borussia Dortmund Hans-Joachim Watzke mengatakan bahwa klub tidak ingin gegabah dalam menawarkan harga bagi pemain asal Jepang tersebut, meskipun ia masih menyisakan satu tahun kontrak di Dortmund. “Kami semua tahu bagaimana kemampuan Shinji. Dia masih muda dan telah banyak memberikan kontribusi kepada Dortmund,” ujar Watzke, seperti dilansir Sports.ndtv, Selasa (22/5/ 2012). “Saya juga mencatat ketika Bayern Munich mendatangkan Manuel Neuer dengan nilai transfer sebesar 22 juta euro dari Schalke tahun lalu. Dia juga menyisakan satu kontrak saat itu. Inilah yang menjadi patokan agar kami mendapatkan kesepakatan yang memuaskan untuk Shinji nantinya,” lanjutnya. Klub Jerman ini hanya

mengeluarkan 350 ribu euro untuk mendatangkan Kagawa dari Cerezo Osaka pada tahun 2010 lalu. Kabar menyebutkan bahwa klub asal Inggris, Manchester United tertarik untuk merekrut pemain berusia 23 tahun ini dan hanya memberi tawaran sebesar 6 juta euro untuk memboyong Kagawa ke Old Trafford. (net)


10

Kesehatan

RADAR SULBAR Rabu, 23 Mei 2012

91 Persen Remaja Mulai Merokok Karena Terpengaruh Iklan PEROKOK pemula banyak dari kalangan remaja. Usia labil para remaja ini makin gampang terpengaruh untuk merokok karena gencarnya iklan rokok. Berdasarkan penelitian Komnas Perlindungan Anak tahun 2007 didapatkan sekitar 91,7 persen remaja berusia 13-15 tahun mulai merokok akibat pengaruh iklan. Hal ini menunjukkan besarnya pengaruh iklan rokok terhadap seseorang hingga akhirnya ia mulai merokok. Kondisi ini tak lepas dari banyaknya iklan subliminal, yaitu teknik yang mengeskpose individu terhadap suatu produk, nama dagang atau rangsangan produk lain yang mana seseorang tidak menyadari bahwa dirinya sedang terekspose. Tanpa sadar informasi yang diterima ini akan masuk ke alam tidak sadarnya yang kemungkinan besar mempengaruhi aksinya. "Targetnya kebanyakan anak-anak, remaja dan dewasa muda karena pola pikirnya belum terlalu matang, cenderung labil sehingga mudah sekali dipengaruhi. Dan anak-anak sekarang menonton televisinya jauh lebih sering daripada anak dahulu," ujar Liza Marielly Djaprie selaku psikolog dalam acara diskusi publik Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan Intervensi Industri Rokok di Hotel Acacia, Jakarta, Selasa (22/5/2012). Merokok saat remaja membuatnya berisiko kena masalah kesehatan yang serius karena masih berada pada usia pertumbuhan. Rokok ini tidak hanya menyebabkan masalah kesehatan pada tingkat fisik namun juga emosionalnya. Para ahli mengungkapkan risiko kesehatan merokok pada remaja jauh lebih buruk dibanding dengan orang dewasa yang merokok. Berikut ini beberapa masalah yang bisa muncul jika remaja merokok seperti dikutip dari Livestrong, Selasa (22/

Cantik dengan Cara Mudah dan Murah

5/2012) yaitu: 1. Mengganggu performa di sekolah Remaja yang merokok akan mengalami penurunan dalam nilai olahraganya karena tidak bisa berjalan jauh atau berlari cepat seperti sebelum merokok. 2. Perkembangan paru-paru terganggu Tubuh berkembang pada tahap pertumbuhannya, dan jika seseorang merokok pada periode ini bisa mengganggu perkembangan paru-parunya. Terlebih jika remaja merokok setiap hari maka bisa membuatnya sesak napas, serta batuk yang terus menerus, dahak berlebihan dan lebih mudah terkena pilek berkali-kali. 3. Lebih sulit sembuh saat sakit Ketika remaja sakit maka mereka akan lebih sulit baginya untuk bisa kembali sehat seperti semula karena rokok mempengaruhi sistem imun di dalam tubuh. Rokok ini juga memicu masalah jantung di usia muda serta mengurangi kekuatan tulang. 4. Kecanduan Remaja yang merokok cenderung jauh lebih mungkin menjadi kecanduan terhadap nikotin yang membuatnya lebih sulit untuk berhenti. Saat ia memutuskan untuk berhenti merokok, mka gejala penarikan seperti depresi, insomnia, mudah marah dan masalah mentalnya bisa berdampak negatif pada kinerja sekolah serta perilakunya. 5. Terlihat lebih tua dari usianya Orang yang mulai merokok di usia muda akan mengalami proses penuaan lebih cepat, ia akan memiliki garis-garis di wajah serya kulit lebih kering sehingga penampilannya akan lebih tua dibanding usianya. Selain itu rokok juga membuat remaja memiliki jerawat atau masalah kulit lainnya, serta gigi yang kuning. (net)

KAUM Hawa sangat ingin terlihat cantik di mana pun dia berada. Itulah sebabnya, berbagai cara dilakukan agar bisa tampil cantik. Tak sedikit yang harus mengeluarkan uang banyak biar tetap terlihat menarik. Padahal, cantik tidak identik dengan kemahalan. Seorang pakar dari Amerika Serikat berbagi tips untuk tampil cantik dengan cara yang mudah dan murah. Berikut tipsnya: 1. Perbanyak minum air putih Kecantikan dalam diri perlu diperhatikan. Dengan minum air putih, Anda bisa menjaga kulit tetap mulus dari dalam. Air putih juga membuat wajah Anda tetap segar. 2. Menggosok kuku dengan pasta gigi Pasta gigi dapat digunakan tidak hanya untuk membersihkan gigi, tapi juga kuku. Roxanna Sarmiento, ahli kecantikan, mengatakan, tidak ada obat yang lebih baik untuk menghilangkan kuku tidak indah, berwarna kekuningan, selain sikat kuku dan sedikit pasta gigi. 3. Menyapukan eyeliner di bulu mata Anda Dengan menyapukan eyeliner di setiap bulu mata Anda, riasan di mata akan bertahan lama. Anda tiak perlu memusingkan akan riasan mata yang cepat luntur dan hilang. 4. Gunakan kondisioner rambut sebelum tidur Kondisioner atau masker rambut yang dipakai sebelum tidur membuat rambut selembut sutera. Amy E. Goodman, pakar perawatan rambut, mengatakan, sebelum tidur usapkan kondisioner atau masker rambut. Biarkan selama semalaman. Kemudian bilaslah di pagi hari. Anda akan merasakan perbedanya. Langkah kecantikan inilah yang biasa diterapkan pada salon-salon di Hollywood. Jadi tidak ada salahnya bila mencobanya di rumah Anda. (net)

Nutrisi yang Bagus Dikonsumsi Sebelum Lari Pagi OLAHRAGA pagi hari seperti lari pagi sangat baik untuk menjaga kesehatan dan membangkitkan energi sepanjang hari. Sebelum lari pagi, ada baiknya Anda mengisi perut dulu dengan makanan-makanan ringan, agar tidak mengalami kram atau lemas di tengah jalan. Lari atau jalan pagi dengan perut kosong dapat membuat Anda tidak memiliki energi, sedangkan makan tepat sebelum lari atau makan terlalu banyak bisa menyebabkan mual atau masalah pencernaan. Makanlah setidaknya satu jam sebelum melakukan olahraga pagi. Berikut nutrisi yang bagus dikonsumsi sebelum lari pagi, seperti dilansir Livestrong, Selasa (22/5/2012): 1. Pisang Pisang menawarkan pilihan makanan cepat yang mudah dicerna sebelum lari pagi. Pisang menyediakan karbohidrat, magnesium dan kalium yang bermanfaat bagi pelari. Karbohidrat memberikan energi, sedangkan kalium dan magnesium bekerja melawan kram dan mengganti zat yang hilang melalui keringat.

Kandungan air yang tinggi dalam buah juga membantu mengatasi dehidrasi. 2. Bagel dan selai kacang Bagel gandum merupakan sumber karbohidrat yang bekerja dengan baik sebagai makanan sebelum lari pagi. Lapisan tipis selai kacang di atas bagel bisa memberikan beberapa protein untuk membantu Anda merasa kenyang. Jauhi mentega karena terlalu banyak lemak dapat menyebabkan masalah pencernaan.

ung lebih banyak dari biasa. Ini merupakan pilihan yang tepat sebelum lari pagi untuk memasok tubuh dengan karbohidrat. Campurkan yoghurt plain

dengan buah segar untuk pilihan seHidrasi adalah komponen hat. penting untuk mempersiapkan kegiatan apapun. Minum banyak 5. Cairan air sebelum lari pagi untuk me-

lembabkan tubuh. Lanjutkan air minum selama olahraga untuk menjaga tingkat hidrasi tubuh.

3. Oatmeal Oatmeal adalah makanan sarapan yang sehat untuk bahan bakar lari pagi Anda, menyediakan karbohidrat dan protein. Untuk mempermanis oatmeal, tambahkan buah seperti buah pisang. Untuk menghemat waktu, masak batch besar oatmeal sebelumnya. Panaskan dalam microwave yang kemudian bisa dimakan sebelum lari pagi Anda sehingga Anda bisa keluar rumah lebih cepat. 4. Yogurt Semua yoghurt mengandung protein, tetapi yoghurt Yunani mengand-

Rubrik ini Dipersembahkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat

Makanan yang Membuat Olahraga Anda jadi Sia-sia OLAHARGA untuk mengurangi kadar lemak terkadang sia-sia akibat asupan makanan yang tidak Anda jaga. Meski tampaknya sehat,makanan ini justru merusak keberhasikan hasil kerja keras Anda. Our vanity mengungkapkan beberpa makanan dan minuman yang justru harus dihindari ketika berolahraga: 1. Telur Rebus Telur rebus adalah sumber protein tanpa lemak yang sebenarnya diperlukan untuk fungsi tubuh yang sehat. Tapi itu bukan pilihan

makanan yang tepat sebelum latihan. Masalahnya adalah protein dalam telur rebus membutuhkan waktu yang banyak untuk dicerna. 2. Protein Bar Hei, jangan tergiur dengan iklan yang menyatakan protein bar bisa membantu menekan nafsu makan. Protein bar justru tidak lebih baik daripada permen. Makanan ini memiliki lebih dari 200 kalori yang dapat membebani latihan Anda. 3. Minuman berkafein Minuman berkafein sangat

berbahaya bagi Anda jika dikonsumsi sebelum latihan. Selain itu, semua minuman berkafein biasanya mengandung sejumlah gula yang akan membuat Anda merasa lelah. Bukan hanya itu saja, minuman energi yang mengandung kafein dapat menyebabkan gas dan kembung. Para ahli menyarankan lebih baik Anda meminum air putih yang cukup dibandingkan dengan minuman berkafein. Selain itu, Anda bisa mengganti protein bar dengan memakan makanan sehat. (net)


Pendidikan 11

RADAR SULBAR Rabu, 23 Mei 2012

H.Agus Ambo Djiwa

H.Muhammad Saal

Bupati Matra

H. M. Natsir

H.Abdul Wahid

Wakil Bupati Matra

Sekretaris

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Matra

Iklan Layanan Ini Dipersembahkan Oleh Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kab. Matra

Dana SSM Rp5,5 M REPORTER : DIAN AFRIANTY EDITOR : AMRI MAKKARUBA

Tahun ini jumlah siswa penerima dan sekolah bertambah sehingga dana yang diterima setiap siswa berkurang. Jumlah sekolah penerima ini mencapai 47, sedangkan tahun lalu hanya 42," - Hamka POLEWALI -- Dana subsidi sekolah menengah (SSM) untuk tahun ini diterima setiap siswa menurun dari tahun sebelumnya. Untuk tahun ini, jumlah dana SSM sebesar Rp5,5 miliar untuk 16 ribu lebih siswa. Jumlah tersebut sama dengan tahun sebelumnya sebesar Rp5,5

miliar, akan tetapi jumlah penerima tahun lalu berkisar 15 ribu lebih siswa. Tahun ini, untuk siswa SMA/sederajat sebesar Rp25 ribu, sedangkan SMK/sederajat sebesar Rp27.500. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah yang diterima setiap siswa menurun karena dana SSM tahun 2011, untuk siswa SMA/sederajat sebesar Rp27.500, sedangkan siswa SMK/ sederajat sebesar Rp30 ribu. "Tahun ini jumlah siswa penerima dan sekolah bertambah sehingga dana yang diterima setiap siswa berkurang. Jumlah sekolah penerima ini mencapai 47, sedangkan tahun lalu hanya 42," kata Hamka. Disampaikan, dengan adanya penambahan jumlah dan siswa penerima, pada tahun ini,

jumlah dana SSM yang diusulkan mencapai Rp8 miliar, namun yang terakomodir hanya Rp5,5 miliar. Untuk pencairan dana SSM, untuk termin I periode JanuariMaret sementara dalam proses. Adanya keterlambatan pencairan dana SSM terjadi karena sejumlah sekolah juga terlambat memasukkan LPJ. "Sudah ada beberapa sekolah yang memasukkan LPJ, dan sudah diberikan rekomendasi pencairan. Tinggal menunggu proses pencairannya," urai Hamka. Ia juga menyampaikan, dari hasil pemeriksaan inspektorat terhadap penggunaan dana SSM, ada sejumlah temuan dari segi administrasi dan pajak, dan semua sekolah yang ada temuan rata-rata sudah memperbaikinya. (*)

RADAR/AMRI MAKKARUBA

PSB. Sejumlah murid SD dan orang tua murid memenuhi loket pendaftaran siswa baru SMPN 3 Polewali untuk mengambil kartu ujian seleksi siswa baru di sekolah ini.

Penerima DAK 2012 Disdikpora Sosialisasi Anti Narkoba POLEWALI -- Dinas Kita kokohkan keluarga saki"Berbagai informasi tenBelum Ditetapkan Pendidikan Pemuda Olahr- nah mawaddah warahmah. tang pembinaan rumah

RADAR/JHAMHUR ANJASMARA

UJIAN. Sejumlah siswa di sekolah dasar di Polewali Mandar, sedang konsentrasi dalam mengerjakan soal soal yang diujikan dalam ujian akhir sekolah.

Orangtua Minta Pungutan PSB Dihilangkan POLEWALI -- Memasuki masa Pendaftaran Siswa Baru (PSB) sejumlah orang tua di Polewali Mandar yang anaknya melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi agar menghilangkan pungutan. Orang tua berharap Pemkab Polewali Mandar kiranya mengistruksikan kepada sekolah agar tidak melakukan pungutan PSB. Saat ditemui salah seorang warga Kota Polewali, Haidir, yang anaknya tahun ini memasuki SMAN, menyatakan harapannya kiranya dimusim pendaftaran PSB tahun 2012 ini, Pemkab Polewali Mandar kiranya dapat turut campur dalam PSB, agar meminta kepada sekolah diberbagai tingkatan untuk tidak melakukan pengutan dengan dalih apapun. "Sebab jujur bagi kami yang memang berasal dari keluarga tidak mampu, sangat merasa berat dengan

pungutan. Sehingga bukannya merasakan senang karena anak kami bisa sekolah ketingkat lebih diatas, tapi justru kami merasa kesusahan," ujar Haidir. Menurut Haidir, kalau kemudian kondisi pendaftaran di SMA dan sederajat kondisinya sama dengan tahun kemarin, dimana sejumlah SM Sederajat menerapkan standar biaya yang peruntukannya untuk internal sekolah itu sendiri. Maka dipastikan akan banyak orang tua calon siswa yang merasa terberatkan. "Apalagi saat ini sejumlah biaya hidup sudah melonjak tajam, nah kalau kemudian ditambah lagi sekolah memungut pembayaran dengan dalih beragam kepentingan peruntukannya, sudah pasti kami sebagai orang tua akan terbebani sangat berat," kunci Haidir. (k1/mkb)

Pendidikan Modal Kemajuan Bangsa JAKARTA -- Anggota Komisi X DPR, Raihan Iskandar mengingatkan pemerintah agar peringatan kebangkitan nasional dijadikan momentum untuk membuat akselerasi kebijakan bidang pendidikan demi mewujudkan Indonesia yang maju dan beradab. "Momentum hari Kebangkitan Nasional tahun ini harus dijadikan inspirasi bagi pemerintah untuk memajukan bangsa Indonesia. Pemerintah perlu membuat akselerasi kebijakan dalam bidang pendidikan untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang maju dan beradab," ujarnya di Jakarta, Senin (21/ 5). Menurut dia, akselerasi kebijakan di bidang pendidikan itu misalnya keberanian pemerintah melakukan investasi yang optimal dengan memberikan akses seluas-luasnya bagi setiap warga negara menikmati pendidikan mulai dari pendidikan

anak usia dini (PAUD) sampai bangku perguruan tinggi. Ini berarti pemerintah harus membiayai penyelenggaraan pendidikan. Pemerintah tak hanya berhenti melaksanakan program wajib belajar 12 tahun yang rencananya dimulai tahun 2013 nanti, akan tetapi juga harus membiayai kuliah di perguruan tinggi secara optimal agar bisa terjangkau oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Dari segi peraturan, ia menambahkan, pemerintah harus mengevaluasi semua peraturan yang tidak memiliki implikasi positif terhadap kemajuan pendidikan di tanah air. "Pemerintah harus memiliki orientasi yang jelas terhadap arah kebijakan pendidikan nasional. Artinya, peraturan dan kebijakan Pemerintah harus disesuaikan tujuan penyelenggaraan pendidikan nasional, sebagaimana tertera dalam UU Sisdiknas," katanya. (net)

POLEWALI -- Sekolah penerima DAK untuk tahun ini hingga saat ini belum ditentukan. Pada tahun ini, jumlah anggaran DAK sebesar Rp28 Miliar. Jumlahnya meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp22 miliar lebih. Kabid Dikdas Disdikpora Polewali Mandar, Arifin Yambas, Selasa, 22 Mei menyampaikan, saat ini konsultan masih melakukan perhitungan terhadap jumlah alokasi anggaran dengan kondisi sekolah setelah dilakukan verifikasi ke lapangan. "Belum bisa ditentukan berapa sekolah penerima karena akan dikondisikan dengan kerusakannya," kata Arifin Yambas. Ia juga menyampaikan, untuk sekolah penerima DAK ditekankan harus sesuai dengan RAB. Sebab, jika ditemukan ada yang tidak sesuai dengan RAB akan disuruh bongkar seperti pada beberapa sekolah penerima DAK 2011. "Pengerjaan sudah hampir 80 persen. Batas akhir pengerjaan diberikan batas waktu hingga Juni," tandas Arifin Yambas. (afr/mkb)

Penularan HIV Ancam Remaja JAKARTA -- Utusan Khusus untuk HIV/ AIDS di Asia Pasifik, Dr Nafis Sadik mengatakan, penyebaran HIV terutama pada anak remaja telah mencapai tren yang mengkhawatirkan. Remaja berumur 15-24 tahun adalah kelompok paling rentan terhadap HIV. “Rendahnya akses pendidikan seksual dan pelayanan kesehatan reproduksi pada kalangan remaja menjadi faktor utama sulitnya menahan laju penyebaran HIV/AIDS di Indonesia," ungkap Nafis Sadik pada seminar 'Beyond MDGs: Indonesia's Role as Middle Income Country on HIV and Sexual and Reproductive Health Rights' di Jakarta, Senin (21/ 5). Dia menurutkan, Indonesia memiliki sekitar 65 juta orang muda berusia 10-24 tahun atau sekitar 28 persen dari total penduduk sebesar 237 juta. Menurut data nasional tahun 2009, terdapat 186.257 orang terinfeksi HIV di Indonesia. Jumlah ini diprediksi akan meningkat menjadi 541.700 pada tahun 2014 bila tidak ada percepatan dalam upaya pencegahan. Menurutnya, Indonesia termasuk sebagai negara yang memiliki tindakan pencegahan cukup rendah terhadap penularan HIV/AIDS, tidak terkecuali penularan dari ibu ke anaknya. "Tindakan pencegahan HIV di Indonesia ini sangat memprihatinkan. Lihat saja pencegahan HIV dari ibu ke anaknya yang hanya sebesar 5 persen ibu hamil dengan HIV positif yang menerima perawatan yang diperlukan guna mencegah bayinya terkena HIV," tutur dia. Belum lagi, tambahnya, masih tingginya stigma dan diskriminasi terhadap orang yang terkena HIV dan kelompok tertentu seperti pekerja seks, pengguna narkoba, homoseksual dan waria. Fenomena tersebut, kata dia, menjadi penghambat signifikan yang membatasi upaya pencegahan, pengobatan dan penyebuhan terhadap HIV. (net)

aga (Disdikpora) Polewali Mandar mensosialisasikan bahaya dan dampak penggunaan narkotika dan obatobat terlarang (Narkoba). Sosialisasi ini diberikan kepada jajaran anggota Dharmawanita Persatuan (DWP) Disdikpora Polewali Mandar bersama anggota DWP SMP/SMA dan SMK se Polewali Mandar dirangkaikan kegiatan arisan, Senin sore 21 Mei. Kegiatan ini bertema

Menurut Ketua DPW Disdikpora, Nurhayati Arifuddin tujuan dilaksanakannya kegiatan ini untuk perekat tali silaturrahmi dan kebersamaan membangun keluarga inti yang harmonis. Dalam kesempatan ini, Kadisdikpora, Arifuddin Toppo mengatakan kegiatan ini juga untuk menjalin silaturrahmi saling asah asih dan asuh sehingga anak tidak mudah bergaul dengan barang haram narkoba.

tangga harus dihayati sebagai orangtua dalam membina anak. Jika dalam rumah tangga tidak ada kecocokan antara suami istri maka akan berdampak kepada perkembangan anak yang cenderung memicu anak memakai narkoba," terang Arifuddin. Dalam kesempatan ini tampil sebagai pemateri anti narkoba yakni dr Annisa dari Puskesmas Wonomulyo. (mkb)

Pemerataan Baru Diterapkan Januari 2013

Guru Menumpuk di Sekolah Favorit BANDUNG -- Masalah distribusi guru masih terus menjadi sorotan. Banyak guru yang menumpuk di perkotaan, sementara di daerah-daerah terpencil masih kekurangan. Kota Bandung misalnya, menjadi salah satu kota yang memiliki kelebihan guru. Meski demikian dalam kenyataannya di lapangan masih saja guru bertumpuk di sekolah favorit dan masih kekurangan di sekolah non favorit. "Itu artinya memang perlu ada perencanaan dan uji coba dalam pemerataan guru ini menanggapi rencana penerapan SKB(surat keputusan bersama) lima menteri ini," ujar Sekretaris Daerah Kota Bandung, seperti diberitakan Radar Bandung (Grup JPNN). Hal terebut diungkapkan Edi menanggapi adanya kegalauan di kalangan guru di Kota Bandung prihak SKB tersebut. "Tidak usah khawatir dan jangan panik dulu, sampai saat ini kami masih melakukan kajian bahkan menerima masukan dari ibu bapak guru prihal bagaimana nanti dalam pelaksanaannya. Bahkan SKB ini disosialisasikan saja belum," akunya. Mantan Kadisdik itu berpendapat jika SKB tersebut sebagai upaya peningkatan kulitas pendidikan, namun dalam penerapannya ia pun belum bisa menjabarkannya seperti apa. "Bisa saja kita uji coba dulu di Kota Bandung misalnya dengan meningkatkan kualitas siswa dengan rotasi guru dari sekolah favorit ke sekolah

NET

non favorit. Atau sebaliknya," terangnya. Sehingga nanti akan kelihatan sekali bagaimana kualitas guru tersebut bahkan bisa jadi dikatakan Edi, sebetulnya potensi pendidikan di Kota Bandung akan lebih baik dengan guru yang potensinya lebih baik. Bahkan dikatakannya sebetulnya SKB tersebut masih sulit dilaksanakan jika guru belum terjamin kesejahteraannyan. "Kalau kesejahteraannya sudah terjamin, dipindah kemanapun guru pasti siap. Jadi masih banyak aspek yang harus diperbaiki agar SKB ini bisa dilaksanakan," paparnya. Namun meski demikian ia mengaku jika perlu tata ulang dalam hal pendistribusian, pemerataan dan juga pengangkatan PNS di daerah, "Termasuk kebijakannya, karena saat ini masih saja ada

tarik ulur dalam pengelolaan PNS oleh daerah dan pusat," tegasnya. Sementara itu, Ketua Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan(LPMP) Jawa Barat, Tatang Sunendar mengatakan jika SKB tersebut masih dalam tahap sosialisasi dan evaluasi. “SKB lima meteri ini baru akan dierlakukan pada Januari 2013 mendatang, saat ini masih tahap sosialisasi dan evaluasi,� ujarnya yang ditemui usai acara diskusi yang sama. Ia mengatakan tugas LPMP sendiri sebetulnya hanya untuk melakukan pemantauan SKB tersebut di daerah. “Memang Kota Bandung menjadi salah satu kota yang gurunya banyak, namun pemerataan tersebut akan tergantung pemetaanya oleh pemerintah kotanya sendiri. (jpnn)


12

Radar Majene

Masyarakat Diminta Jaga Kebersihan Pantai MAJENE -- Dinas Perumahan, Pemukiman dan Kebersihan (Disperkimber) Majene mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan pantai secara bersama. Karena itu dalam waktu dekat Disperkimber akan memasangi papan imbauan disepanjang pantai dalam Kota Majene. "Kami akan pasang imbauan supaya masyarakat tidak lagi mengotori pantai, seperti membuang sampah ke laut," kata Effendi Gasong Kadisperkimber. Menurut Effendi, untuk mewujudkan Majene sebagai kota bersih diperlukan kerjasama antar seluruh stakeholder yang ada. Kebersihan kota kata dia, tidak boleh hanya menjadi tanggungjawab petugas kebersihan dari Disperkimber."Masalah kebersihan, itu adalah tanggungjawab beberapa leading sektor, bukan cuma Disperkimber," jelasnya. Menurutnya, SKPD terkait juga perlu melakukan sosialisasi kemasyarakat dampak yang bisa ditimbulkan jika lingkungan sekitar kotor akan sampah."Pengetahuan seperti itu juga yang perlu disampaikan ke masyarakat biar masyarakat semakin sadar bahwa lingkungan kotor bisa menimbulkan penyakit," tuturnya. Mantan Staf Ahli Bupati Majene ini mengklaim bahwa saat ini instansi yang dipimpinya selangkah lebih maju terlihat angka partisipasi masyarakat yang terlibat melakukan kerja bakti pada Jumat bersih cukup tinggi. "Saat ini kita masih terbatas armada kebersihan terutama kontainer sampah masih sangat kurang," akunya.(k3/mkb)

RADAR SULBAR Rabu, 23 Mei 2012

Tiap Tahun 245 Orang Putus Sekolah

Khusus Tingkat SLTP

REPORTER : JUNIARDI EDITOR : AMRI MAKKARUBA MAJENE -- Angka putus sekolah di Kabupaten Majene setiap tahunnya bertambah. Pasalnya setiap tahun angka putus sekolah bertambah 245 orang karena tidak bisa melanjutkan ke jenjang SLTA setelah mereka menamatkan sekolah di SLTP. Penyebab putus sekolahnya warga Majene tiap tahun ini karena beberapa faktor termasuk masalah ekonomi. Kepala Bidang Pendidikan Menengah Disdik Majene, Bau Agung, mengata-

kan angka putus sekolah di Majene masih menjadi persoalan. Tetapi hingga saat ini pihaknya terus berupaya untuk mengurangi angka putus sekolah melalui berbagai program yang dilakukan di daerah ini. "Banyak hal yang menyebabkan seorang anak putus sekolah, dan alasan yang paling umumnya adalah mereka tidak memiliki biaya untuk melanjutkan pada jenjang sekolah yang lebih tinggi. Sehingga mereka lebih memilih untuk membantu orang tua mereka mencari nafkah," ungkap Bau Agung. Dijelaskan, salah satu cara yang kini

tengah dirancang oleh pemerintah pusat adalah meluncurkan sekolah terbuka pada tahun ini. Sekolah tersebut akan beroperasi sekolah tingkat SLTA lainnya. Namun bedanya sekolah itu akan beroprasi pada siang hari, setelah jam pelajaran SLTA selesai dilaksanakan, sebab sekolah tersebut menumpang pada gedung sekolah yang telah ada. Menurutnya, akan banyak orang yang beranggapan bila sekolah terbuka adalah alternatif yang buruk bagi mereka, walaupun sebenarnya itu tidak benar. Apalagi bila orang yang masuk ke sekolah terbuka nantinya akan mera-

10 Poktan Wanita Dapat Bantuan Modal

Kejari Segera Mengadu Ke Dewan Pers MAJENE -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Majene rencananya melaporkan salah satu media cetak mingguan ke Dewan Pers. Itu lantaran media tersebut memuat pemberitaan yang dinilai kejaksaan hanya opini wartawan. Pemberitaan terkait penanganan kasus korupsi dana block grand yang melibatkan salah satu kepala sekolah dasar di Kecamatan Banggae Timur. Kasi Pidsus Kejari Majene, Jemi Pasande SH, secara tegas isi berita salah satu majalah yang menuding dirinya menyalahgunakan wewenang dalam menangani kasus korupsi. Khususnya penanganan kasus korupsi dana block grand tahun 2010. Dalam kasus itu, Kejari Majene menyita barang bukti berupa uang senilai Rp95 juta dari terdakwa dan uang tersebut telah kembalikan ke kas negara. Uang sitaan ini ditansfer melalui BRI Majene sejak 9 April 2011. "Uang sitaan ini tidak pernah kami diendapkan, tapi uang itu dititip di bank. Setelah ada putusan yang mempunyai kekuatan hukum tetap (incrha, red) dari Pengadilan Tipikor di Mamuju baru uang itu di tranfer ke kas negara. Ini lah yang tidak dipahami wartawan itu, padahal kita sudah jelakan semuanya," sebutnya. Pada kasus yang sama, ada tiga orang Kepala SDN divonis bersalah oleh hakim Pengadilan Tipikor di Mamuju dan saat ini semuanya telah menjalani hukuman di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Majene. Menurut Jemi, mentransfer uang sitaan ke kas negara tidak selamanya lewat KPPN, namun trnasfer bisa melalui BRI. Jemi mengungkapkan, selain menyangkut uang sitaan, pada pemberitaan di media tersebut pihaknya juga diindikasikan menahan kepala SDN Lembang berdasarkan pesanan dari salah seorang oknum Dinas Pendidikan (Disdik) Majene. "Saya tidak pernah menahan pak Hadang selama dalam penyidikan, apalagi beliau sangat kooperatif saat pemeriksaan kasus ini. Dan terlampau rendah kami ketika tujuan pemberantasan tindak pidana korupsi hanya untuk menjatuhkan kepala sekolah," ujar Jemi. Jemi mengaku sangat dirugikan atas berita tersebut, apalagi menurutnya pemberitaan itu cenderung berbau fitnah. Olehnya itu dirinya bermaksud melaporkan mingguan tersebut ke Dewan Pers di Jakarta. "Kita tetap persilahkan untuk bisa membuktikan tudingan itu, tapi kami juga bermaksud melaporkan ini ke Dewan Pers. Kami merasa dizalimi dengan pemberitaan itu. Kebebesan pers disini sepertinya disalah artikan, kami melihat wartawan yang menulis berita itu ikut beropini dalam membuat berita," tandas Jemi. (k3/mkb)

EKSEKUTIF

sa di anak tirikan atau dinomor duakan dari sekolah setingkat SLTA yang telah ada saat ini. Padahal sekolah terbuka adalah program yang sengaja diadakan oleh pemerintah pusat guna menanggulangi tingginya jumlah lulusan SLTP yang tidak dapat melanjutkan ke SMA. "Dengan munculnya sekolah tersebut, akan semakin berkurang angka putus sekolah sekaligus pengangguran. Sehingga mereka dapat melanjutkan pendidikan dengan adanya sekolah terbuka," tandasnya. (mg4/mkb)

RADAR/SYAMSUDDIN

KAPAL NELAYAN. Meskipun saat ini ketinggian ombak diperairan Majene bisa mencapai 2 meter namun sebahagian besar nelayan di daerah ini tidak menyurtkan niat untuk keluar mencari ikan.

Gelombang 2 Meter,

Nelayan Tetap Melaut MAJENE -- Nelayan yang berada di Lingkungan Pangaliali, Kecamatan Banggae tetap nekat melaut walaupun gelombang laut mencapai ketinggian dua meter. Hal ini merupakan prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Majene. Seorang Nelayan Pangaliali, Malang, Selasa 22 Mei, mengakui bila ketinggian gelombang memang mencapai 2 meter, namun ratusan nelayan di kawasan ini tetap nekad melaut, sebab kondisi ekonomi yang memaksa mereka untuk

tetap mencari nafkah bagi keluarga. "Kami hampir tiap hari berangkat melaut, kecuali pada hari Rabu dan Sabtu, sebab pada hari itu ada pasar malam yang menjadi daya tarik ABK yang sebagian besar merupakan anak-anak muda," ungkapnya. Menurutnya, walaupun ombak besar hingga mencapai ketinggian 2 meter, namun hasil tangkapan para nelayan di kawasan ini justru mengalami paningkatan, sehingga amat disayangkan bila satu hari saja harus dilewati tampa melaut.

Sebelumnya Prakirawan BMKG Kabupaten Majene, Mujahidin, mengatakan ketinggian gelombang laut di Perairan Majene maksimal 2 meter hingga dua hari kedepan, sehingga kondisi tersebut dianggap cukup bersahabat bagi arus lalulintas pelayaran namun tidak untuk nelayan. "Saat ini ketinggian gelombang diperairan Majene aman bagi pelayaran, namun bagi nelayan yang menggunakan kapal kecil saat melaukan aktivitasnya ketika mencari ikan hendaknya tetap waspada," ungkapnya. (mg4/mkb)

MAJENE -- Sebanyak 10 Kelompok Tani (Poktan) wanita di Kabupaten Majene akan mendapatkan bantuan modal dari pemerintah pusat sebesar Rp160 juta. Ke-10 Poktan Wanita ini sudah lolos verifikasi yang dilakukan pemerintah. Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluh Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan (BKP dan P4K) Kabupaten Majene, Taswin Tambaru, Selasa 22 Mei, mengungkapkan pada 2012 pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran bagi pengembangan poktan wanita yang tersebar di delapan kecamatan. "Bantuan dana dari APBN yang dialokasikan bagi 10 poktan pada tahun ini, akan dibagikan secara langsung melalui rekening masing-masing yang dimiliki oleh seluruh poktan sebelumnya, sehingga peran BKP dan P4K hanya merupakan fasilitator dari program tersebut," ungkap Taswin Tambaru. Dikatakan alokasi anggaran yang akan diberikan kepada 10 poktan tersebut, sekitar Rp 16 juta per poktan. Dengan demikian, diharapkan dengan diberikannya dana tersebut, setiap poktan dapat mengembangkan jenis usaha pertanian yang telah mereka kelolah selama ini, sehingga taraf perekonomian setiap anggotanya dapat lebih baik. "Kami berharap anggaran yang telah dialokasikan bagi para petani yang tergabung dalam salah satu poktan wanita tersebut, dapat terus meningkatkan produksi pertanian mereka, sehingga hasil pertanian tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan mereka," lanjut Taswin. Dijelaskan, sebelum pemerintah pusat melakukan transfer dana bantuan modal ke nomer rekening masing-masing poktan wanita yang telah dinyatakan lolos verifikasi, terlebih dahulu semua poktan wanita harus melengkapi beberapa berkas persyaratan yang telah ditentukan. "Kita tentunya berharap kedepan jumlah penerima poktan wanita untuk Kabupaten Majene dapat mengalami peningkatan, sebab dana tersebut dinilai sangat membantu poktan wanita dalam mengembangkan usaha pertanian mereka," tukasnya. Taswin mengaku, selain 10 poktan wanita yang mendapatkan dana bantuan usaha dari APBN, juga terdapat dua poktan wanita yang mendapatkan dana bantuan usaha, namun dana tersebut bersumber dari dana APBD dengan total anggaran Rp.10 Juta. (mg4/mkb)

Rubrik Khusus Pemerintah Kabupaten Majene

RADAR/SYAMSUDDIN

RADAR/SYAMSUDDIN

BUPATI Majene Kalma Katta memberikan sambutan di Ruang Pola kantor Bupati Majene minggu malam lala, saat Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh melakukan kunjungan kerja terhadap sengketa Pulau Lerek Lerekan.

SEKRETARIS Kabupaten Majene Syamsiar Muchtar menyampaikan materi pada acara sosialisasi PBB di Aula Kantor Kecamatan Banggae Timur waktu lalu.


Radar Mamasa 13

RADAR SULBAR Rabu, 23 Mei 2012

Visi: Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Mamasa yang Madani Dalam Ikatan Kondosapata Wai Sapalelean

Kabupaten Mamasa Empat Strategi Pembangunan Kabupaten Mamasa

1. Mewujudkan tata kepemerintahan yang baik/goog governance. 2. Meningkatkan Kesejahteraan masyarakat melalui Pembangunan Berbasis Masyarakat (Gerbang Sismark). 3. Mendorong berkembangnya dunia usaha para pelaku ekonomi. 4. Mengaktualisasikan nilai-nilai agama dan norma budaya dalam kehidupan masyarakat.

Gara-gara Baliho, Sekda Diperiksa Wako BANDUNG -- Gara-gara baliho yang dicurigai bagian dari sosialisasi ikut maju dalam pilkada Kota Cimahi September mendatang, Sekda Encep Saepulloh harus berurusan dengan bosnya, yakni Walikota Itoc Tohija. Encep diperiksa Itoc karena urusa baliho ini. Politisi PDIP Ahmad Gunawan menyesalkan langkah Itoc Tohija memeriksa Encep Saepulloh. Terlebih, alasannya karena Encep banyaknya baliho yang mengusung Encep maju pada Pemilukada September mendatang. “Saat ini, selama Encep memangku jabatan sebagai Sekda selalu dimarjinalkan, baik undangan-undangan rapat yang dikeluarkan sek-

retariat daerah, ditandanganinya bukan oleh Encep lagi, tapi Asisten Daerah (Asda) Hendra. Encep sudah didzolimi,” ketusnya seperti diberitakan Bandung Ekspres (Grup JPNN). Sementara itu, Ketua LSM Terorist Jawa Barat Tatan Sophian meminta wali kota legowo dan terbuka dalam kasus itu. “Saya minta Pak Wali Kota lapang dada dan berjiwa besar dalam memeriksa Sekda. Pemeriksaan harusnya terjadi karena Sekda tidak sepantasnya diperiksa oleh asisten daerah (asda) yang notabene anak buah Sekda,” beber Tatan. Ia menilai, pemeriksaan Encep lantaran pada baliho bergambar En-

cep terdapat tulisan penolakan bahan bakar minyak (BBM), terlalu mengada-ada. “Baliho itu belum tentu Encep yang buat, itu pasti buatan simpatisannya atau kader partai yang mengusung,” katanya. Tatan pun menyarankan wali kota tidak menciptakan peta konflik di kalangan PNS Pemkot Cimahi. Bila pemeriksaan terus berlanjut, diyakini Tatan, melah merusak citra wali kota. Sementara itu, Ketua Tim Pemeriksa Sekda, Suryadi yang juga menjabat asisten daerah I membenarkan telah memeriksa Encep. Tim dibentuk wali kota berdasarkan surat bernomor 700/1534/BKD tanggal 4 Mei 2012. (jpnn)

RADAR/ANDI SUMARYADI

KUNKER. Bupati Mamasa, Ramlan Badawi melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat, adat dan kepala desa serta camat saat kunjungan kerjanya di Kecamatan Messawa, Senin 21 Mei 2012.

Kunker Bupati Mamasa di Messawa BADAN PERTANAHAN NASIONAL

Ramlan Pertegas Sikap

Kantor Pertanahan Kabupaten Polewali Mandar Jln. Tritura No. 10 Polewali Telp./Fax ( 0428 ) 21757 PENGUMUMAN (TENTANG SERTIPIKAT HILANG) Nomor : 06/Peng-76.04/V/2011 Untuk mendapatkan Sertipikat baru sebagai penganti Sertipikat yang hilang, berdasarkan ketentuan pasal 59 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 24 tahun 1997 tentang pendaftaran tanah, dengan ini diumumkan bahwa :

a.Nama No pemohon. b.Alamat. 1 1

2 HAJINAH Desa Tapango Kec. Tapango

Letak Tanah Hak Atas Terdaftar Tanah Jenis Tanggal a. Jalan Atas dan Nomor NIB Pembukaan b. Desa/Kel Nama c. Kec. Hak 3 Hak Milik N0. 1180 / Tapango Gambar Situasi No.1151/1995 Tanggal, 20-111995 Luas. 10.241 M2

4 ----

5

6

H A J I N A H 22 - 01 - 1996

7 a. -------b. Tapango c. Tapango

REPORTER : ANDI SUMARYADI EDITOR : AMRI MAKKARUBA

Ket 8 Kebun Kelapa

Dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal pengumuman dalam surat kabar ini, bagi mereka yang merasa keberatan dapat mengajukan keberatan-keberatan kepada kami dengan disertai alasan dan bukti yang kuat. Jika setelah 30 (tiga puluh) hari, tidak ada keberatan terhadap permohonan pengantian sertipikat tersebut di atas, maka sertifikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hukum dan sertipikat yang hilang tidak berlaku lagi. Polewali, 15 Mei 2012

Maju di Pemilukada Mamasa MAMASA -- Bupati Mamasa, Ramlan Badawi mempertegas sikapnya untuk bertarung di Pemilukada Mamasa 2013 mendatang. Penyataan tersebut disampaikan Ramlan Badawi didepan puluhan tokoh masyarakat Kecamatan Messawa saat melakukan silaturrahmi, Senin 21 Mei. Dalam kunjungan kerja selaku Bupati Mamasa dirangkaikan dengan silaturrahmi dengan tokoh masyarakat, adat serta seluruh kepala desa dan beberapa camat di Daerah Pemilihan (Dapil) II Mamasa. Ia kembali

mempertegas dirinya akan maju di Pemilukada Mamasa. Pernyataan Ramlan ini mendapat respon dari tokoh masyarakat bahkan mereka sangat optimis untuk mendukung Ramlan kembali menjadi Bupati Mamasa periode 2013-2018 mendatang. Menurut salah seorang tokoh masyarakat Messawa Yusuf Ama, dirinya siap memperjuangkan Ramlan Badawi agar dapat terpilih dalam Pemilukada Mamasa 2013 mendatang. Alasannya, Ramlan dinilai sosok pemim-pin yang sangat sederhana, begitu pula dengan

pengalaman birokrasinya, benarbenar terkader, mulai dari guru hingga menjadi seorang bupati. "Kalau seorang guru tak diragukan jiwa kepemimpinannya, merasa memperhatikan memiliki, mengenali dan membelah semua orang yang ada dilingkungannya, " kata Yusuf Ama. Kunjungan kerja Ramlan di Messawa untuk mendapatkan informasi terkait seberapa besar pembangunan yang terserap diwilayah tersebut. Menurut Ramlan memang disadari bahwa selama ini pembagian dana APBD sepertinya tidak begitu merata terutama pada wilayah II yang melipu-

ti empat kecamatan yakni Kecamatan Sumarorong, Nosu, Pana, dan Messawa. "Olehnya itu, saya turun langsung untuk menawarkan program terhadap masyarakat. Apa yang lebih mendesak untuk dibenahi atau dibangun dalam waktu dekat, dengan alokasi dana yang ada," kata Ramlan. Pada pertemuan itu, berbagai usulan atau program yang diajukan tokoh masyarakat Messawa yang dianggapnya sangat penting dalam waktu dekat untuk dimasukkan dalam APBD 2013 mendatang. (*)

Rubrik ini Dipersembahkan Oleh

Rubrik ini Dipersembahkan Oleh

Humas Pemkab Mamasa

DPRD Kabupaten Mamasa

RADAR/ANDI SUMARYADI

RADAR/ANDI SUMARYADI

LANTIK. Bupati Mamasa, Ramlan Badawi ketika melantik 152 pejabat lingkup Pemkab Mamasa di Kantor Bupati, Senin 14 Mei 2012.

HADIR. Dua anggota DPRD Mamasa, Bonggalangi dan Joni Ma'dika ketika menghadiri rapat evaluasi hasil kerja pansus pemekaran desa.

RADAR/ANDI SUMARYADI

RADAR/ANDI SUMARYADI

PEJABAT. Sebanyak 152 pejabat mengucapkan sumpah jabatan saat pelantikan pejabat di Kantor Bupati Mamasa, Senin 14 Mei 2012.

PANSUS. Sejumlah anggota DPRD Mamasa ketika mengikuti rapat Pansus pemekaran desa di ruang kerja Ketua DPRD Mamasa, Selasa 15 Mei 2012.


14

Radar Pasangkayu Sistem Manusia Alam Ruang Teknologi

DPR Persoalkan Siaran Langsung Resepsi Anang-Ashanty JAKARTA -- Anggota Komisi I DPR RI, Effendy Choirie menyatakan bahwa dirinya akan mengusulkan ke komisi DPR yang membidangi media itu memanggil Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan stasiun RCTI terkait siaran langsung resepsi pernikahan Anang-Ashanty selama kurang lebih tiga jam, Minggu (20/5) malam. Pemanggilan itu dirasa perlu karena RCTI tidak berwenang menggunakan frekuensi penyiaran publik untuk kepentingan yang tidak terukur. “Saya akan usulkan kepada Komisi I DPR agar memanggil KPI dan pihak RCTI untuk meminta klarifikasi penggunaan frekuensi publik untuk hal yang tidak terukur seperti siaran resepsi pernikahan Anang-Ashanty itu," kata Effendy kepada wartawan di gedung DPR, Senayan Jakarta, Senin 21 Mei. Politisi yang akrab disapa dengan nama Gus Choi itu menjelaskan, frekuensi yang sifatnya milik publik harusnya digunakan untuk kepentingan publik. Karenanya, stasiun televisi juga tidak boleh sembarangan menggunakannya. Dia justru mempersoalkan KPI karena tidak menindak stasiun televisi yang seenaknya menggunakan frekuensi. “Kita akan meminta KPI untuk tegas menjaga hak-hak publik terhadap kualitas siaran. Jelas resepsi perkawinan bukanlah hal yang patut disiarkan secara khusus selama tiga jam. Lagi pula siapa memangnya AnasAshanty sehingga harus seperti itu?” tanya politisi PKB itu. Lebih lanjut Gus Choi mengaku risih jika selama ini DPR yang terus-terusan dituding hedonis. Parahnya, media yang selama ini menyudutkan DPR dengan gaya hidup hedonisnya justru menyiarkan resepsi pernikahan yang tak nyata-nyata mewah.“Saya ini heran, anggota DPR diberitakan hedonis dan dikritik habis oleh media massa termasuk televisi yang menyiarkan resepsi ini. Lah tapi di lain sisi RCTI justru menyebarkan gaya hidup hedonis,” tegasnya. Penyiaran sebuah pesta perkawinan mewah di tengah banyaknya warga miskin jelas sangat disayangkan. “Coba tolong jelaskan pada saya di mana pentingnya menyiarkan resepsi Anang-Ashanty buat masyarakat? Masyarakat dipaksa menonton acara yang tidak penting,” tegasnya. (jpnn)

RADAR SULBAR Rabu, 23 Mei 2012

MAMUJU UTARA SMART

Pembenahan dan Penyempurnaan Sistem Penyelanggaraan Pemerintahan, Kebijakan dan Regulasi, Program dan Kegiatan, Infrastruktur Keuangan Daerah. Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas SDM Aparatur, Masyarakat dan Private Sektor. Mengelola dan Memanfaatkan Sumber Daya Alam dengan Arif, Adil, dan Bijak untuk Kemakmuran Rakyat dan Pengembangan Kapasitas Pemerintahan Daerah. Konsisten Melakukan Penataan Ruang, dan Wilayah dengan Mengacu pada Kebijakan dan Regulasi Serta Berwawasan Lingkungan Menggembangakan dan Memanfaatkan Tekhnologi Tepat Guna yang Selaras dengan Perkembangan dan Kebutuhan

H. MUHAMMAD SAAL WAKIL BUPATI

H. AGUS AMBO DJIWA BUPATI HM. NATSIR. MM SEKKAB

Astra Digoyang Sengketa Lahan REPORTER: SYAMSUDDIN HB EDITOR: MUHAMMAD ILHAM

PASANGKAYU -- PT Astra Agro Lestari (AAL) Area Celebes Satu (C1) Kabupaten Matra terus mendapat ronrongan dari masyarakat. Itu dipicu sengketa lahan antara perusahaan ini dengan warga. Masalah ini semestinya mendapat tindak lanjut dari Pemkab dan DPRD Matra. Jika tidak ada pihak yang menengahi dan menghadirkan solusi, bukan tidak mungkin akan terjadi konflik.

Ada beberapa masalah perusahaan perkebunan kelapa sawit dengan warga. Diantaranya sengketa lahan perusahaan sawit dengan komunitas ada Suku Bunggu dan tuding penyerobotan lahan seluas 784 hektar milik kelompok tani. Wakil Ketua DPRD Matra Uksin Djamaluddin, mengatakan, mengemukanya sengketa lahan antara pihak perusahaan dengan warga sisikapi secara riil oleh pemerintah daerah. Agar ada jalan tengah sebagai solusi atas setiap sengketa lahan yang terjadi di Matra.

Jika penanganannya lambat, perusahaan dan masyarakat akan samasama dirugikan. "Jika memang masyarakat memiliki bukti otentik terkait kepemilikan lahan yang di duga diserobot oleh PT Pasangkayu (grup PT Astra, red), maka pihak pemerintah daerah harus segera berkoordinasi dan melakukan pengukuranulang area Hak Guna Usaha (HGU) milik perusahaan," pinta Uksin, Senin 21 Mei. Terpisah, CDO PT Pasangkayu, Joko Sambodo, membenarkan, kalau berkas kelompok tani Merpati yang diserobot

lahannya sudah ditangani managemen PT Pasangkayu. Disebutkan, berkas tersebut berjumlah sekitar 47 Surat Keterangan Tanah (SKT) sebagai bukti kepemilikan. Sementara pihak perusahaan baru sedang mempelajari berkas tersebut. "Ya, terkait soal itu memang sudah sampai ke tingkat managemen dan saya sendiri tidak bisa banyak berkomentar karena belum ada dari pihak managemen. Berkas yang diserahkan oleh pihak kelompok Tani Merpati ada sekitar 47 SKT dan sementara dipelajari," ungkapnya. (**)

RADAR/SYAMSUDDIN HB

TUMPUK. Material bertumpuk di Jalan Kedondong Kelurahan Pasangkayu Kecamatan Pasangkayu Mamuju Utara.

Tumpukkan Material di Jalan Rentan Sebabkan Kecelakaan PASANGKAYU -- Tumpukkan material bangunan di sisi jalan sangat rentan mengakibatkan kecelakaan. Sebab terjadi penyempitan jalan akibat tumpukan material tersebut. Seperti tumpukkan material di Jalan Kedondong Kelurahan Pasangkayu. Sejumlah warga kerap mengelami kecelakaan karena tumpukan material itu. Tekahir, akhir pekan lalu salah

POTRET PASANGKAYU

seorang warga mengalami kecelakaan. Tumpukkan hingga menutupi hampir sebagian badan jalan tidak diberi tanda-tanda atau peringatan kepada pengguna jalan. Olehnya pemerintah daerah diminta melakukan penertiban agar warga ataupun pekerja proyek tidak menumput material di badan jalan. Anggota DPRD Matra H Andi

Rubrik Khusus Humas Pemkab Mamuju Utara

BINCANG. Ketua DPRD Matra H yaumil RM saat berbincang dengan anggota DPRD lainnya di ruang kerja ketua DPRD Matra, selasa 22 Mei 2012.

Enong mengaku menjadi korban akibat tumpukan material tersebut. Menurutnya, ia hanya satu dari sekian banyak banyak warga yang menjadi korban. Ia meminta pemerintah daerah segera menertibkan tumpukkan material yang berada di badan jalan. Menurut Andi Enong, tumpukkan material di jalan sangat disayangkan

LEGISLATIF MATRA

tanpa ada teguran dari pihak-pihak berkompeten, padahal itu sudah sangat mengganggu pengguna jalan khususnya di malam hari. "Ya seharusnya pemerintah tegas tertibkan tumpukkan material yang berada di badan jalan, sehingga tidak menimbulkan masalah," kata Andi Enong, Selasa 22 Mei. (sym/ham)

Rubrik Khusus DPRD Kabupaten Mamuju Utara

HADIR. Sekda Matra HM Natsir dengan didampingi kadis Kesehatan Propinsi Sulbar dr Ahmad Aziz saat menghadiri kegiatan dilapangan Merdeka Pasangkayu, selasa 22 Mei 2012

RADAR/SYAMSUDDIN HB

RADAR/SYAMSUDDIN HB

BINCANG. Wakil ketua Komisi I DPRD Matra Arwi M Aqil berbincang anggota DPRD Matra di ruang kerja ketua komisi I, selasa 22 Mei 2012.

HADIR. Asisten III Sekertariat Daerah Matra H Badaruddin dengan didampingi pengurus PT Askes wilayah Sulbar A. Rismaniswati saat menghadiri lomba senam jantung sehat dilapangan Merdeka Pasangkayu, selasa 22 Mei 2012.


INFOTAINMENT

RADAR SULBAR

15

gaya hidup - artis - film - resep makanan - Keluarga

RABU, 22 MEI 2012

Keluarga Audy dan Iko Uwais Sudah Saling Kenal

Ustadz Jeffry

Temani Keluarga Korban

SUKHOI KABAR saling bersua antara keluarga Audy Item dan Iko Uwais yang santer beredar di media hiburan dibenarkan penyanyi cantik ini. Dia juga berharap dengan pertemuan itu bakal mempererat silaturahmi kedua belah pihak. "Iya, kemarin silaturahmi saja biasa. Begitu keluarga kenal dekat, ya kami jadi semakin dekat aja," tuturnya lalu tersenyum. Ditambahkan, walau kedua keluarga sudah saling bertemu namun belum ada tanggal pernikahan yang ditentukan. Yang pasti, menurut Audy, kedua keluarga mendoakan hubungan yang terbaik bagi mereka. "Belum ada urusan tanggal-tanggalan. Doain saja. Ya pokoknya kami sekeluarga besar mendoakan yang terbaik. Kalau ada gosip, bukan kami yang memulai. Kalau ada niat baik, semua akan berakhir dengan baik," sambung Audy berharap, ditemui di peluncuran Tiviku di Planet Hollywood Jakarta. Bahkan dia merasa sejak kali pertemuan antar keluarga, hubungan mereka kian dekat, "Enggak ada formalitas. Kami ketemuan di rumah, makan sama-sama. Pengennya ketemu terus," pungkas Audy. (net)

resep masakan

Bandeng Masak Asam Bahan: 1 ekor ikan bandeng, potong jadi 3 bagian 2 sdm air jeruk nipis 1 sdt garam 500 ml air 4 bh asam sunti 4 bh cabai hijau besar, potong 2 cm 4 lbr daun jeruk, iris tipis 1 sdt gula pasir 100 g mentimun, potong 2 cm

USTADZ Jeffry Al Buchori atau akrab disapa Uje mendatangi RS. Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (22/5). Kedatangan Uje untuk melihat salah satu jenazah korban pesawat Sukhoi Super Jet-100 yang merupakan ibu dari teman sekolah anaknya. "Yang paling mencengangkan buat saya yaitu salah satu korban adalah ibunya teman anak saya yang sering nginap di rumah, namanya Nanit, dan ibunya kru di pesawat itu. Bapaknya telah meninggal duluan, sekarang malah ibunya, dan sekarang dia yatim piatu," cerita Uje saat ditemui di RS. Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (22/ 5). Uje merasa miris saat melihat Nanit melihat jenazah ibunya yang ditemani psikolog. "Dia anak kelas 6 SD. Tadi ditemani psikolog," tuturnya Untuk menguatkan Nanit, Uje memberi nasihat agar sahabat anaknya tetap tabah menjalani cobaan hidup. "Sesungguhnya mereka tidak wafat, hanya pindah alam dari alam ruh, kemudian rahim, dunia, kubur, mahzab lalu alam akhirat, alhamdulillah kalimat-kalimat tersebut bisa membuat mereka lebih bisa menerima dari apa yang sudah ditentukan Allah," kata Uje. Uje sedih melihat Nanit menangis histeris menyaksikan jasad ibunya. "Maaf, kondisi mayat yang terbakar itu kan membuat sesuatu yang gimana. Reaksi keluarga korban, mereka ratarata histeris," ucapnya. (net)

Bahagia Habiskan Akhir Pekan Bersama Bubu

Bumbu Halus: 1 sdt ketumbar 2 cm kunyit 3 bh cabai merah 5 bh bawang merah 2 siung bawang putih 1 cm jahe 1 sdt garam Cara Membuat: 1. Lumuri ikan bandeng dengan air jeruk nipis dan garam. Sisihkan. 2. Masak air bersama bumbu halus dan asam sunti hingga mendidih dan matang. 3. Masukkan cabai hijau, daun jeruk, dan gula pasir, masak sampai mendidih. 4. Masukkan ikan bandeng dan mentimun, masak sampai semua bahan matang. Untuk 3 porsi, Waktu 20 menit Tips: Ikan bandeng memiliki banyak duri. Jika tidak suka, ganti dengan ikan patin atau ikan gurame yang tidak terlalu banyak durinya.

SYAHRINI mengaku tak peduli dengan semua kabar miring terkait sang pacar. Akhir pekan lalu, Syahrini dan kekasihnya Raja Mohamad Syazni alias Bubu menghabiskan akhir pekan di Bogor. "Weekend empat hari disini. Kemarin kami long weekend di Bogor, Alhamdulillah dia nemenin aku," cetus Syahrini. Syahrini menilai Bubu adalah kekasih yang sangat perhatian padanya. Bubu seringkali

mengkhawatirkan kesehatan Syahrini jika mojang Bogor itu terlalu sibuk bekerja. "Dia khawatir kalau aku terlalu semangat dalam bekerja, tapi aku kan memang harus maksimal setiap perform. Kadang aku telat makan, dia sering nanya kok orang sudah beberapa kali makan, kamu belum makan-makan. Dia perhatian sama pasangan," ungkap Syahrini. (net)

Olga Lydia: Orang Lain Enggak Bisa Komplain OLGA Lydia akhirnya mendapatkan peran impiannya. Sejak lama, artis berdarah Tionghoa ini menginginkan peran sebagai peri. Dalam seni pertunjukan teater Apel, I'm in Love , Olga kebagian peran sebagai peri yang menyulap perlengkapan dapur menjadi makhluk hidup. "Seru banget. Soalnya peran peri itu kan imajinasi. Jadi enggak ada yang bisa bandingin. Orang

kalau mau komplain 'kok peri begini, peri begitu' enggak akan bisa. Kan enggak ada yang tahu pasti peri itu seperti apa," tutur Olga di Amarone Bar & Resto, Hotel Grand Kemang, Jakarta. Selatan, Selasa (22/5). Persiapan telah dilakukan artis yang masih betah menjomblo ini. Sejak awal bulan Mei, Olga sudah sering berlatih bersama seniman Yogyakarta seperti Butet Kertarajasa dan Djaduk Ferianto. (net)

>>>>>> HUBUNGI BAGIAN PERIKLANAN: MAWARNI SIMARGOLANG, 0426-22138 Hp: 081241843180

HOT LINE:

E-mail: radarsulbar01@gmail.com

Online: radar-sulbar.com IKLAN BARIS RADAR SULBAR

MAMUJU -- JL. JEND. SUDIRMAN NO. 50,TLP. 0426 -22138. MAJENE -- JL. JEND SUDIRMAN NO. 167,TLP. 0422-21157. POLMAN -- JL. MR.MUH.YAMIN NO. 76,TLP. 0428-23203.

Serbaneka Penghasilan tambahan untuk anda: jual motor baru dapat komisi s/d 1 Jt per unit. Hub Adit: 08112719065

Serbaneka

Rental Mobil CV. Jaya Bersama Menyediakan Jasa Rental Avanza, Zenia, Apv, Rush, Pick Up. Jl. Pattana Bone No. 9 Mamuju Hp. 085 399 333 536-085 298 301 045

Dijual Rumah

TOKO HARAPAN JAYA Grosir Pakaian Jadi, Alamat: Ruko DIJUAL Rumah : Luas 325 M2 di Blok A. No. 16 Pasar Baru Mamu- Jl. H.A. Endeng No.1 Tanah : 610 ju-Sulbar, HP. 081 210 174 222 M2 di Jl. Muh. Husni Thamrin Hub : Hp 081 355 399 133 Alamat: Jl. Urip Sumoharjo No. 51 Mamuju

Serbaneka

Dijual Rumah

ALAT PERAGA DAK SD & SMP ready stok (100%) sesuai juknis 2010, rekanan yg menang tender Dijual 1 Paket Terdiri dari : / uji petik 085214141201 / Lokasi Empang (4 Hektar), 1 Unit Rumah Empang, 1 Unit Rumah di 081519464055 - kdn.co.id Jalan Poros ke Bandara Tampa Padang, Kampung Baru Desa Babanga Kab. Mamuju Hub : Hp. 081 355 223 222/081 246 H2D KOMPUTER, Menerima 243 416/085 327 772 822 sevice komputer, laptop, notebook & rakit komputer, juga melayani servis panggil, harga terjangkau. Dijual Ruko 2 petak, 2 lantai Alamat Jl. Stadion, Hp: disudut, ukuran 9 x 14 085399769243,081342626268, Jln. Poros Sentral Tasiu /Ko081342077428 mpleks Pasar

Serbaneka

Dijual Ruko

Serbaneka BENGKEL LAS Masagena Alamat Jl. Pababari Mamuju, Tlp 081 342 209 988 DIZI MEUBEL Alamat, Jl. Martadinata (samping Kantor BPS Mamuju) Tlp 081 342 209 988

Dijual Tanah DIJUAL TANAH Dengan Ukuran 30x60 = 1800 M2, Terletak di Jl. Poros Kalukku- Tasiuk. Desa Salulayo HUB : 081355212555/082189917971

Dijual Tanah DIJUAL Ruko 1 Lantai, Luas 6 x 13 lengkap dengan Usaha (ATK Swalayan) di Jl. Diponegoro (Depan Alya Nayab ATK Mart) Hub: 081241457790 - 082191504944

Dijual Tanah JUAL TANAH. + Ukuran 4,4 Hektar Di Jalan Baru (Jalur Dua) Hub; 08124252975

Dijual Tanah DIJUAL Tanah dan Bangunan ukuran 9x20 di Rangas Mamuju. Kuran lebih 500 m dari Kantor Gubernur Sulbar. Harga Rp. 150 Jt, tanpa perantara. HUB: 085398239889

Dikontrakkan

Peluang Bisnis MAU Penghasilan Rp 1 jt - 2 jt/ bulan Dirumah Buka Usaha Rental Game. Jual PS2/PS3 Hardisk Baru/Bekas, Komputer, Laptop, Hrg Murah Beli 2 Unit PS Gratis HP Cross U / 2 orang. Minat Bos. Hub. MR.14 Com Hp.085 214 011 193 / 087 842 276 439

Serbaneka ANDA Butuh Dana Tunai, Jaminkan Bpkb Motor Anda di NSC FINANCE . Hub. No : 0853 4085 7205 ( Dibutuhkan Karyawan/Karyawati, Pendidikan Min. SMA, GAJI + KOMISI + REWARD)

Dijual Rumah Dijual / Dikontrakkan Tanah DIJUAL tanah kosong, luas 1004 m2 Jl. Bau Massepe depan Gereja Katolik. Dikontrakkan tanah, luas 11x40 m Jl. Tuna samping somel kayu Maspul. Hub 085322255554 - 085394702774

DIKONTRAKAN PERUMAHAN H. BASYIR BLOK G 22 (BELAKANG TOYOTA) HUBUNGI : 081 342 633 Hub : 082 189 917 971 Dioper cicilan rumah tipe 36 di BTN 337 ATAU 081 342 795 999 Griya Marwah Residence Sarampu, Desa Tonyaman Kecamatan Binuang blok B nomor 1 dgn harga Penghasilan tambahan untuk anda: Dikontrakkan 1 buah rumah, 50 juta. Harga bisa nego.Hubungi: jual motor baru dapat komisi s/d lengkap dengan perabot. Di Jl. BTN 085214476078 1 Jt per unit. Maspol F4 No. 1 Mamuju Hub Andrea: 08121063279 Hub : 085 255 801 557

Serbaneka

Serbaneka

Dikontrakkan

Dikontrakkan Dikontrakkan Ruko Strategis dan nyaman di Jl. RE. Martadinatha Simbuang Hub : 081 242 001 019/ 081 944 533 688

Dijual Rumah JUAL Murah Rumah, BTN Cendrawasih, Polewali sudah renovasi, Harga Rp. 185 Jt Hub : 081 355 076 354

Dijual Rumah DIJUAL Rumah Tinggal Permanen beserta lokasi di Jl. Manunggal, Lr. IV, Polman (samping rumah kosan sekkab polman) L. 14 Meter x P. 24 Meter. Harga Rp. 250 juta bisa nego Hub: 085299924217

Dijual Rumah DIJUAL Rumah di Jalan Cerbon Belakang Kantor Camat Wonomulyo. Ukuran 21x11 M. Hub : 081241501981

Dijual Mobil DIJUAL Cepat Mobil Toyota Kijang Grand Extra Tahun 1996 Ac. Sentral, DVD, Power stering, Power Window, Sentral Lock, kondisi baik masih Orisinil Mesin kering siap Pakai Hub : 081 355 064 032

Dijual Tanah DIJUAL Tanah dengan ukuran 10 x 45 = 450 m2 Terletak di Jalan Poros Kalukku Tasiuk Hub: 081355038844 - 082191606888

Lowongan LOWONGAN Kerja untuk Cabang baru di Polman dibutuhkan Karyawan/Ti. Syarat : FC. Ijasah terakhir min.SMU/Sederajat, FC.KTP dan Daftar Riwayat Hidup(CV.), PAS Foto 2l br U.3X4 wrna, tidak sedang kuliah dan kursus. I nformasi lebih lanjut hubungi: LEO PRIMA MANDIRI Jl.Budi Utomo No.05 Pekkabata HUB: CP. 0819 9862 2951 – 0853 9957 5282 Antar Berkas Secepatnya (Posisi Terbatas).

Dijual Rumah DIJUAL Rumah di Jl. Kapten Jumhana No. 22 Wonomulyo Polman Sebelah Kanan Lapangan Gaswon (Depan Pasar Wonomulyo) Hubungi : 085 299 128 480 081 342 209 988 085 236 277 002

Dijual Tanah DIJUAL Tanah dengan luas 15x28 m2, terletak di depan SMK Pelayaran Mamuju Harga Murah Tanpa perantara. Hub : 085 398 062 912

Lowongan Dicari 1 org receptionis wanita, blm menikah, syarat SMA/sederajat, berpenampilan menarik, domisili di Polewali dan sekitarnya, lamaran langsung di antar ke : HOTEL LILIANTO jl. Ahmad Yani No.54-B, Tlp. (0428) 2410499

Berita Kehilangamn TELAH tercecer BPKB Motor A.n SUPARMAN. No Polisi DC-4777-JA Merk Suzuki/FU 150, Warna Abuabu Hitam. Bagi yang menemukan harap Hub : 081 353 045 050


PRESI

16

RADAR SULBAR RABU, 23 MEI 2012

Ekspresikan Diri Raih Prestasimu

Aman Memakai Helm Standar EBERAPA orang pasti pernah mengendarai ataupun sekedar dibonceng naik sepeda motor. Naik sepeda motor sore-sore asyik juga lho sahabat Xpresi. Bisa jalan-jalan dan sambil bersantai. Tetapi jangan lupa, naik sepeda motor juga ada peraturan amannya, salah satunya, memakai helm SNI. Helm SNI, adalah helm yang sudah memenuhi Standar Nasional Indonesia. Kenapa dianggap standar, karena telah memenuhi beberapa kriteria, salah satunya adalah kemampuan untuk melindungi kepala, baik dari sengatan panas matahari maupun benturan karena kecelakaan. Saat Xpresi Radar Sulbar ingin tanya, apa kalian sudah menggunakan helm SNI saat mengendarai sepeda motor? Mayoritas sahabat Xpresi menjawab Ya. Mereka menggunakan helm SNI. Saat ditanya

B

apa alasannya, ternyata beragam jawaban dari semuanya. Ada yang mengatakan kalau mereka memang ingin aman dalam berkendara. Mari simak beberapa komentar sahabat Xpresi yang di temui tim Xpresi Radar Sulbar sore kemarin di sekitar Anjungan Pantai Manakarra, Maynita Sari. Siswi SMAN 1 Mamuju ini mengungkapkan, jika ia memakai helm SNI karena ingin aman sih. Apalagi untuk urusan kepala. “Ini urusan kepala, tidak ada onderdilnya kalau sudah hancur,” kata Maynita. Hal senada diungkapkan Rabiatul Aminah. Dirinya memakai helm SNI karena selain demi keamanan juga untuk ketertiban berlalu lintas. “Selain untuk keamanan kepala saya juga memilih SNI untuk ketertiban berlalu lintas. Kalo tidak pake helm SNI bisa ditilang,” sambungnya lagi. Apakah memang semuanya menggunakan helm

SNI demi alasan keamanan? Tidak. Ada juga sahabat Xpresi yang cuma takut ditilang sama polisi. “Biar tidak ditilang saja sih sahabat Xpresi,” tutur M. Ali, mahasiswa Unika Mamuju ini. Selain karena takut kena tilang, ada juga yang mengaku helm SNI itu sangat berat di kepala, juga panas saat digunakan. Hal itulah yang menjadi alasan dari sebagian sahabat Xpresi. “Berat, bikin leher dan tengkuk jadi sakit. Terus juga panas bangat makai helm SNI, kepala jadi keringatan kalau hari panas,” ungkap beberapa sahabat Xpresi yang asyik nongkrong di Rumah Adat Mamuju. Helm SNI ternyata tidak hanya satu desain saja lho sahabat Xpresi. Ada beragam, mulai dari half face, full face, helm pembalap motor trail, helm SNI berkaca kura-kura dan beragam desain lainnya. Kalau soal desain nih, sahabat Xpresi sukanya sama helm SNI berdesain apa nih?

“Yang simple dan cewek banget lah, helm hafh face lebih cocok untuk cewek. Selain mudah digunakan, juga lebih ringan dibanding helm full face,” imbuh Hardianti Rukmini, mahasiswi Stikes Fatimah Mamuju ini. Hal senada juga diungkapkan oleh Sukmawati, mahasiswi Stikes Fatimah Mamuju. “Kalau pake helm full face, nanti dikirain cowok lagi. Imejnya juga jadi tomboy. Cewek memang cocok yang half face aja. Helm half face juga banyak warna dan striping-nya yang menarik, cocok lah buat cewek-cewek”. Lain lagi dengan yang cowok. Kayaknya para cowok bisa cocok menggunakan helm berdesain apapun. Half face maupun full face, pasti cocok digunakan sama cowok. Tapi khusus untuk helm berkaca kura-kura, kayaknya yang itu cuma cocok sama pengguna vespa deh sahabat Xpresi. Soalnya sama-sama unik. (fir)

Tips Merawat Helm

HELM, salah satu alat pengaman saat berkendara untuk melindungi kepala. Saat bekerja, sekolah dan melakukan aktivitas lain dengan menggunakan sepeda motor tentunya helm sangat dibutuhkan. Tetapi, kebanyakan dari kita kurang melakukan perawatan pada helm kesayangan sendiri. Berikut tips perawatan helm yang bisa dilakukan disela-sela waktu kita. Pertama, ikuti instruksi perawatan yang diberikan oleh pabrikan dengan benar. Kedua, gunakan sabun cuci yang lembut yang direkomendasikan dari pabrikan. Ketiga, jangan pernah menggunakan pembersih yang mengandung bahan bakar untuk membersihkan helm Anda. Penggunaan pembersih yang mengandung bahan bakar akan merusak komposisi molekul outer shell helm secara kasat mata sehingga mengurangi nilai tingkat keselamatannya. Keempat, jagalah visor selalu bersih. Cukup gunakan sedikit sabun cair yang lembut dan lap basah untuk membersihkan visor. Sebab, jika visor Anda tergores, ganti secepatnya. Visor yang tergores sangat berbahaya karena menggangu penglihatan. Ketika digunakan malam hari, cahaya akan didistorsi oleh goresan visor dan merusak penglihatan. Kelima, helm adalah benda yang kokoh dan kuat. Tapi bukan berarti Anda bisa memperlakukannya dengan kasar. Anda justru disarankan memperlakukannya ekstra hati-hati. Jangan sampai helm Anda terjatuh atau terbentur karena akan mengurangi kemampuannya menahan benturan. Keenam, jangan menyimpan helm dekat dengan tempat penyimpanan bahan bakar atau zat kimia. Jauhi helmet dari tempat penuh asap dan panas. Elemen-elemen tersebut secara kasat mata akan merusak material helm perlahan tapi pasti. Ketujuh, hindari menggantungkan helm Anda di kaca spion, lampu sen atau stang motor. Cara-cara ini akan merusak inner liner helm. Beberapa pabrikan helm malah merekomendasi untuk tidak membawa helm cadangan ketika Anda berpergian, kecuali ditempatkan dengan benar atau ada yang memakainya. Menempatkan helm dekat dengan blok mesin atau knalpot akan menyusutkan inner liner. Kedelapan, ketika parkir, usahakan menempatkan helm di tempat yang rata. Menitipkan di tempat penitipan helm adalah cara yang bijaksana. Pada motor tertentu, menempatkan helm di atas tangki juga beresiko merusak material helm. Kesembilan, bagi Anda yang ingin memakai hands-free pada helm, carilah hands-free yang tidak memerlukan membolongkan lapisan luar helm. Membolongkan helm tanpa pengawasan dari pabrikan akan mengurangi nilai keselamatan dengan drastis. (net)

GABUNG Sekarang BAGI Pelajar SMP, SMA, dan Mahasiswa di Sulbar yang berminat menjadi model Xpresi Radar Sulbar. Dapat mengirim biodata lengkap, nomor HP dan Foto Full Body ke email:

xpresiradarsulbar@gmail.com


Radar Sulbar