Issuu on Google+

RABU 17 OKTOBER 2012 ECERAN: Rp. 3.000 LANGGANAN: Rp. 65.000 TELEPON: 0426-22138 HP: 085299200290

RADAR SULBAR

Epaper RADAR SULBAR

Harian Pertama & Terbesar di Sulawesi Barat

Liput Pesawat Jatuh, Oknum TNI AU Pukuli Wartawan

Pelaku Pemukulan Berpangkat Letkol

FOTO: RIAU POS

KEKERASAN. Fotografer Riau Pos (Grup Radar Sulbar) mengalami tindak kekerasan dari oknum provost TNI AU Pekanbaru.

Tunaikan Ibadah Umrah dan Membayar Dam SALAH satu rangkaian dalam Ibada Haji adalah melaksanakan umrah di Masjidil Haram. Semua jemaah haji akan meluangkan waktu sebanyak mungkin untuk menunaikan ibadah tersebut. Kami yang tergabung di Kloter 29 Mamuju, sungguh mendapat berkah. Karena memiliki waktu cukup banyak untuk melaksanakan ibadah itu. Beruntung, karena jarak pemondokan kami jaraknya tak kurang dari dua kilometer dari Masjidil Haram. Jadi hampir setiap waktu kami bisa menyempatkan beribadah lebih LAPORAN lama di Masjidil Haram. Ahmad Baramabangi Ketua Kloter 29 Mamuju Alhamdullah, kami semua yang dari Mamuju boleh dikatakan telah melaksanakan umrah, sebagian lagi telah membayar dam sebagai pengganti kurban. Dam yang dibayar bettingkattingkat, mulai dari 350 hingga 420 real. Itu tergantung dengan besarnya binatang kurban yang diinginkan. Kemarin, kami juga melakukan ziarah ke Arafah dan Mina, Jabal Rahmah, Tsur, dan ke Gua Hira. Yang cukup menarik, karena Wakil Bupati Mamuju Bustamin Bau-

Roesmin Nurjadin. Perwakilan Riau Pos, Ilham Yasir yang juga pengurus Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Riau, menjelaskan dirinya telah melaporkan tindakan pemukulan dan perampasan kamera saat meliput ke POM AU Pekanbaru. “Kita sudah lapor ke POM

JAKARTA — Tindakan anarkis terhadap wartawan Riau Pos (grup Radar Sulbar), Didik saat mengambil gambar jatuhnya pesawat tempur Hawk 200 di Desa Pasir Putih, Kampar, Riau, diduga dilakukan oleh perwira TNI AU bernama Letnan Kolonel Robert Simanjuntak, anggota Lanud

AU, baru Didik dan Robby RTV yang lapor, sedangkan Rian Anggoro dari Antara dan wartawan TV One serta satu lagi yang saya belum tahu namanya, belum,” kata Ilham Yasir. Dia menjelaskan, pemukulan itu dilakukan oleh Letkol Robert Simanjuntak selaku

perwira menengah yang juga memerintahkan perampasan kamera wartawan. Sampai saat ini kamera Didik juga belum dikembalikan. “Kamera masih dirampas, kita sudah laporkan juga pada waktu itu ada Pamen TNI AU, Letkol Robert, dia yang pukul Didik, dia yang perintahkan

rampas kamera. Robert pakai seragam lengkap, kalau yang lain pakai baju olahraga,” jelasnya. Pelaporan itu menurut Ilham langkah prosedural yang ditempuh Riau Pos, korban juga sudah divisum. Sedang„ Baca HALAMAN 7

14 Desa Dapat Jatah PNPM Pariwisata EDITOR: CHAERUL MARFAN JAKARTA — Sebanyak 14 desa/kelurahan di Provinsi Sulbar ditetapkan sebagai sasaran bantuan program PNPM Mandiri Parisiwata tahun 2013. Awal pekan ini, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekaf) RI mengumumkan nama-nama desa/kelurah-

an penerima dana PNPM Pariwisata untuk tahun anggaran 2013. Seluruh kabupaten di Sulbar tercatat dalam daftar penerima bantuan tersebut. Kabupaten Mamasa, Sulbar menjadi daerah „ Baca HALAMAN 7 RADAR SULBAR/ RIDWAN ALIMUDDIN

„ Baca HALAMAN 7

BAWAH LAUT. Potret keindahan bawah laut perairan Pangaliali, Majene. Dan foto melingkar menampilkan terumbu karang di perairan Pulau Karampuang Mamuju.

Daerah Penerima Dana PNPM Pariwisata 2013 Kabupaten Mamuju

Mamasa

Kecamatan Mamuju Kalukku Sarudu Sendana Banggae Timur Balla

Polman

Messawa Sumarorong Nosu Binuang

Mamuju Utara Majene

Balanipa Wonomulyo

Desa/Kelurahan BLM Karampuang Rp 75 juta Sinyonyoi Rp 75 juta Sarudu Rp 75 juta Mosso Rp 75 juta Baurung Rp 75 juta Balla Tumuka Rp 75 juta Balla Barat Rp 100 juta Rambu Saratu Rp 75 juta Tadisi Rp 100 juta Batupapan Rp 100 juta Batetangnga Rp 75 juta Tonyaman Rp 75 juta Tammejarra Rp 100 juta Galeso Rp 100 juta Sumber: Menparekaf RI

DPR Target Mekarkan Mateng Desember

JAKARTA — Komisi II DPR RI kembali memasang target realisasi pemekaran Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), yakni pada Desember tahun ini. Anggota Komisi II DPR, Akbar Faisal, menyampaikan bahwa pihaknya tetap akan memperjuangkan

RADAR SULBAR/ MUHAMMAD ILHAM

KARYA SENI. Salah satu karya seni yang menjadi ciri kebudayaan Mamasa.

Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Otonomi Baru (DOB) Mateng untuk disahkan sesuai target. Tahun ini, DPR RI mengusulkan sebanyak 19 RUU DOB dan telah melalui rangkaian pembahasan bersama pemerintah pusat melalui be-

berapa kementerian. Utamanya, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Termasuk didalamnya Kabupaten Mateng yang akan menjadi pecahan dari Kabupaten Mamuju, Sulbar. „ Baca HALAMAN 7

Pesawat Tempur Jatuh di Pemukiman 31 Hawk 200 Akhirnya Dikandangkan

Pintar mengatur ruang Pintar juga dong mengatur biaya listriknya Kreativitas Anda mengatur tata ruang rumah makin sempurna dengan kepintara Mengatur biaya listrik. Nikmati Kemudahan dan kenyamanan Listrik Pintar, solusi isi ulang dari PLN. Dengan Listrik Pintar, biaya listrik sepenuhnya Anda yang atur. Tidak perlu repot bayar bulanan. Anda cukup membeli pulsa listrik sesuai kebutuhan. Bebas kesalahan catat meter, bebas dari sanksi pemutusan dan ketidaknya Hubungi Kantor Pelayanan PLN terdekat dan pasang listrik pintar sekarang juga ! PT. PLN (Persero) AREA MAMUJU

♦10 Juni 2004

www.pln.co.id

JAKARTA — Insiden jatuhnya pesawat tempur Hawk 200 milik TNI AU Skuadran Pekanbaru, Riau, Selasa, 16 Oktober, berimbas pada ditariknya 31 pesawat jenis yang sama lainnya. Hal ini diungkapkan Kepala Staf TNI AU (KSAU) Imam Sufaat. “Biasanya kalo ada kejadian, tentunya pesawatnya digrounded sementara sampai kita temukan penyebabnya,” kata Imam di Istana Negara.

FOTO: RIAU POS

JATUH. Pesawat jenis Hawk 200 milik TNI AU yang jatuh dan terbakar di Jalan Amal, Komplek Perumahan Pandau Permai Kabupaten Kampar, Riau, Selasa, 16 Oktober 2012.

website: www.radar-sulbar.com | email: radarsulbar01@gmail.com | facebook: portal radar sulbar

Hawk 200 pertama tiba di tanah air pada tahun 1996. Pesawat tempur ini kemudian disebar di Skadron 1 Pontianak mengganti pesawat OV10 dan Skadron 12 Pekanbaru, menggantikan pesawat A4 Skyhawk. Imam mengatakan, jenis pesawat Hawk 200 masih terbilang baru dimiliki TNI AU. Saat kejadian, pesawat yang dikemudikan pilot Letda Reza Yori Prasetyo, tengah melakukan latihan persiapan mengisi acara TNI AU akhir bulan nanti. Hingga saat ini belum diketahui penyebab pasti jatuhnya

pesawat. Imam mengatakan, pesawat tempur canggih itu setiap hari dilakukan perawatan. Untuk mengetahui penyebab jatuhnya pesawat, tim dari PPKPT (Panitia Penyelidik kecelakaan Pesawat Terbang) dari TNI AU akan segera melakukan penyelidikan. “Nanti akan dilihat instrumennya. Sebelum kejadian, kecepatannya berapa, penerbangnya akan ditanya. Gak mungkin penerbang mendadak eject (keluar dari pesawat) kalau tidak ada sesuatu,” kata Imam. „ Baca HALAMAN 7 10 Juni 2012 ♦


2

EKONOMI

RADAR SULBAR

RABU 17 OKTOBER 2012

PANC A KAR YA PEMBANGUNAN SULA WESI BARA T PHASE II ANCA KARY SULAWESI BARAT SEBA G AI KEBIJ AKAN S TRA TEGI PEMBANGUNAN PR O VINSI SULA WESI BARA T 20 1 1 - 20 16 SEBAG KEBIJAKAN STRA TRATEGI PRO SULAWESI BARAT 201 201

1. Peningkatan Profesionalisme Aparatur ( personalcapatcy building) Pemerintahan Daerah Provinsi Sulawesi Barat 2. Peningkatan Kualitas dan Perluasan Ketersediaan Sarana dan Prasarana Ekonomi Vital 3. Peningkatan Promosi dan Kerjasama dengan Pihak Ketiga Baik dalam Negeri maupun Luar Negeri 4. Peningkatan Pemanfaatan Sumber Daya Alam 5. Pengembangan Pemerintahan yang Peduli Lingkungan H. Anwar Adnan Saleh Gubernur

H. Aladin S Mengga Wakil Gubernur

H. Anwar Adnan Saleh Gubernur Sulbar

H. Ismail Zainuddin Sekretaris

H. Aladin S. Mengga

H. Mujirin M. Yamin

Wakil Gubernur Sulbar

Kepala DISPENDA Prov. Sulbar

Mengintip Misi Hatta Rajasa Menggandeng Dua Macan Asia Jepang-Korea (2)

Berlari Mengejar Matahari ke Negeri Matahari Terbit INSPIRASI tentang “Negeri Matahari Terbit” betul-betul mengendap di pemikiran Menko Perekonomian Hatta Rajasa. Berkolaborasi dengan Jepang, mendownload filosofi, ilmu pengetahuan dan teknologi dari salah satu centrum kemajuan Asia itu, menjadi amat bermakna. Mengapa harus ke Jepang?

Bagi Hatta Rajasa, darimana pun datangnya sumber ilmu, jika itu bermanfaat bagi bangsa dan negara, akan dikejar dengan penuh totalitas, sekalipun di ujung matahari. Sejarah panjang yang telah dilalui bangsa Jepang, sarat dengan

INFO SULBAR

similaritas yang terukir dalam historia negeri ini. Jepang identik dengan negara ekonomi maju, teknologi canggih, tahan banting, pekerja keras, membangun cepat, dan tetap kokoh dengan akar budaya timur yang santun dan ramah. Hatta sangat terkesan dengan pembangunan infrastruktur di Tokyo yang kompleks, tetapi tetap menghargai orang tua, penyandang cacat, dan dunia anak-anak. Semua fasilitas publik, selalu memanjakan dan menempatkan mereka sebagai prioritas. Di trotoar, di Metro Tokyo (kereta bawah tanah, city MRT), di Shinkansen (kereta peluru antarkota), tempat penyeberangan, halte bus, toilet, Narita Airport, Haneda Airport, pelabuhan, tangga building, bus angkutan kota, semua disediakan kemudahan bagi mereka. “Hidup mereka menjadi s a n g a t berkualitas, dihargai, dihormati, dip-

ikirkan, diberi kemudahan secara terencana. Di semua tempat publik di Jepang, kita temukan orang-orang tua, berjalan sendiri, tidak ada rasa cemas. Kalau di hitung, indeks kecemasannya nyaris mendekati titik nol. Inilah standar hidup khas dari kota dan negeri yang beradap. Dan itu pula, yang tengah kami rancang sebagai filosofi membangun kota-kota besar di Indonesia. Itulah pula yang akan kami implementasikan di Jabodetabek Metropolitan Priority Area (MPA),” jelas Hatta Rajasa. Anak-anak sekolah, misalnya, juga sudah dipikirkan keamanan mereka ketika berada di tempat publik. “Saya pernah punya pengalaman yang sangat menyentuh, ketika ada bus sekolah mengangkut anak-anak itu berhenti, maka semua arus lalu lintas, semua mobil wajib berhenti. Untuk memberi kesempatan bus itu menaik-turunkan anak-anak. Selama bus itu belum bergerak, semua sampai jauh di belakang juga harus stop. Saya baru maklum, ternyata itu sebagai antisipasi manakala ada anak-anak yang bermain, berlari ke jalur kanan, memotong jalan, dan sebagainya. Namanya juga anak-anak? Ini juga khas, negeri dengan derajad civilization yang tinggi,” ungkap Hatta. Karena itu, tidak keliru, Ketua Umum DPP PAN ini berlari mengejar “Matahari” di negeri Matahari Terbit. Hatta memang tipe orang yang selalu menatap jauh 10-20 tahun ke depan, dan berpijak pada kedalaman makna di mana dia berdiri saat ini. Karena itu pikiran-pikiran solutif yang dia tawarkan, selalu mendasar, hati-hati, dan menjaga agar tidak keluar dari koridor masa depan. Karena itu, dia sangat familiar membaca data, angka, trend, dan arah pembangunan itu bergerak. Itulah, mengapa MP3EI yang dia rancang sebagai cetak biru percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia itu banyak diapresiasi dunia internasional. Bahkan, ada yang

menyebutnya sebagai Hattanomic 2011-2025. “Apapun sebutannya, yang terpenting kita sudah meletakkan dasar dan arah pengembangan ekonomi ke depan, agar kekuatan ekonomi nasional di enam koridor itu maju bersama tanpa kesenjangan yang berarti,” jelas Insinyur Teknik Perminyakan Institut Teknologi Bandung (ITB), angkatan 1973 ini. Mengapa Jepang begitu hangat menerima konsep-konsep kerjasama ekonomi, perdagangan, investasi, perindustrian, teknologi, energi dan ekonomi kreatif yang diboyong Hatta? Termasuk apresiasi Perdana Menteri Jepang, Yoshihiko Noda? Juga tiga pertemuan penting di Tokyo, 8-9 Oktober yang dilangsungkan di Likura Guest House Tokyo dalam Japan-Indonesia Economic Forum 2012 itu? Baik Menlu Kochiro Gemba maupun Menteri Ekonomi Perdagangan dan Industri, Yukio Edano, semua respek dengan konsep itu? Mengapa? Pertama, detak pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terus meningkat, di tengah arus krisis global yang menggoncang AS dan Eropa. Indonesia terbukti dan sangat meyakinkan semakin kokoh, fundamental ekonominya. Kedua, anga GDP tahun 2010, yang menembus USD 700 Miliar, yang berarti income per kapitanya sudah USD 3.000 per tahun. Diperkirakan tahun 2025, GDP itu sudah berada di average USD 4-4,5 Triliun, dan masuk dalam negara dengan penduduk berpenghasilan tinggi. Yakni, antara USD 14,250 sampai USD 15.500. “Euro Monitor malah membuat prakiraan yang lebih cepat lagi. Tidak sampai tahun 2025, tetapi lima tahun lebih cepat dari proyeksi konservatif saya di MP3EI! Eropa malah sudah membaca masa depan Indonesia seperti itu? Bisa dibayangkan, kalau saat ini kelas menengah kita ada 50-60 juta jiwa, maka tahun 2025 (versi MP3EI, red), middle class itu sudah mencapai 135 juta or-

ang, dengan daya beli USD 1,8 Triliun. Indonesia betul-betul menjadi negeri maju,” ungkap penggemar udang masak madu ini. Bagiamana dengan penduduk miskin? Yang nasibnya, tidak tersentuh oleh kemajuan dan peradaban? Yang jumlahnya juga signifikan? Apakah mereka secara otomatis akan terangkat status ekonominya? “Nah, itu juga tidak lepas dari pemikiran saya. Sebuah konsep matang kami namakan MP3KIMasterplan Percepatan Penurunan Kemiskinan Indonesia, sudah siap diluncurkan. Tunggu tiga empat bulan lagi, untuk penyempurnaan,” jawab Hatta cepat. Rupanya, pemilik rambut perak yang 9 Januari 2010, secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Umum DPP PAN periode 2010-2015 menggantikan Soetrisno Bachir itu sudah lama merancang masterplannya. “Itu berangkat dari asumsi, bahwa kecepatan laju ekonomi kelas menengah atas, dengan golongan bawah itu jauh sekali. Keterbatasan ilmu pengetahuan, teknologi, informasi, pendidikan, akses, dan sebagainya itu menciptakan potensi kesenjangan yang kian jauh menganga. Dan itu bisa menjadi potensi persoalan serius di kelak kemudian hari,” jelasnya. “Kalau MP3EI motor penggeraknya adalah high investment, di 6 koridor, connectivity dan Iptek, maka kalau MP3KI driven-nya adalah affirmative actions, perlundungan social, dengan public private people partnership, terutama di Cluster I-II-III-IV. Tugas pemerintah untuk menjaga gap, dan mencari solusi mengentaskan kemiskinan itu,” kata Hatta. Apakah filosofi ini juga belajar dari Negeri Matahari? “Kejarlah Matahari, karena di manapun dia berada, tidak akan pernah meninggalkan kewajibannya untuk menyinari Bumi!” jawabnya. (advertorial)

Rubrik Khusus Humas Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat

RADAR SULBAR/CHAERUL MARFAN

RADAR SULBAR/CHAERUL MARFAN

FOTO BERSAMA. Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh dan Asisten I Pemprov Sulbar Aksan Djalaluddin, foto bersama usai melakukan pertemuan dengan MPR RI.

HADIRI PERTEMUAN. Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh bersama Asisten I Pemprov Sulbar Aksan Djalaluddin, mengikuti rapat bersama MPR RI.


OPINI

RADAR SULBAR

3

RABU 17 OKTOBER 2012

Pengujian Undang Undang sebagai Hak Konstitusional

Tajuk Memalukan, Oknum TNI Aniaya Wartawan

Oleh: RAHMAT IDRUS, SH

(DEKAN FH UNIKA MAMUJU)

SUNGGUH di luar batas, oknum anggota TNI AU melakukan penganiayaan terhadap wartawan. Parahnya lagi, karena tindak kekerasan itu terjadi saat wartawan tengah menjalankan tugas jurnalistik. Kejadian Selasa 16 Oktober. Waktu baru menunjukkan pagi menjelang siang. Kejadiannya bermula ketika wartawan Riau Pos hendak meliput pesawat tempur Hawk 200 milik TNI AU yang jatuh di Jalan Amal, komplek perumahan Pandau Permai, Kabupaten Kampar, Riau, pukul 09.45 WIB, kemarin. Yang mesti dipahami, tugas wartawan harusnya dilindungi untuk mencari berita dan gambar serta fakta lapangan. Karena sejauh ini juga belum ada larangan mengambil gambar sebagai akibat di ruang terbuka. Kalau dalam markas atau pangkalan udara milik TNI, mungkin saja tidak diperbolehkan. Tapi ingat, jatuhnya pesawat tempur tersebut di pemukiman penduduk. Jadi sangat wajar ketika wartawan meliput kejadian itu. Tapi sungguh disayangkan, seorang Fotografer Riau Pos (grup Radar Sulbar) bernama Didik, babak belur dihajar seorang perwira menengah (pamen) TNI AU, Letkol Robert. Kemudia dua warga setempat serta wartawan TV One dan wartawan Antara juga mengalami nasib serupa. Kameranya dirampas dan di larang mengambil gambar. Sungguh itu tindakan memalukkan. Selain melanggar Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, tindakan tersbeut juga pelanggaran pidana, bahkan pidana berat. Sehingga harus diusut secara terbuka, apakah memang ada larangan dari komandan kepada wartawan untuk meliput. Sebab tidak baik melakukan pelarangan apalagi sampai memukul. Komandan maupun Kepala Dinas Penerangan TNI AU harus memberikan klarifikasi. Karena apapun namanya, kecaman bertubi-tubi akan terus mengarah ke korps TNI AU akibat ulah anggotanya di Kampar, yang memukuli wartawan. Apapun alasannya, kekerasan itu dilarang. Seharusnya, aparat negara sekelas TNI itu menjadi pelindung bagi rakyatnya, bukan malah mengedepankan otot. Mengenai kasus ini, timbul desakan bahwa itu harus diselesaikan secara hukum. Ya, itu mesti dilakukan jika ingin membuktikan kalau di negara ini hukumlah yang menjadi panglima. Oknum TNI AU yang menganiaya wartawan harus dipidanakan. Itu penting agar ada efek jera dan di masa mendatang, hal seperti ini tidak lagi terjadi. Bukan hanya kepada wartawan, tapi kepada siapapun yang mendiami republik ini. (**)

RADAR SULBAR

LANGKAH Pemprov Sulbar untuk menguji materil UU Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, merupakan langkah hukum yang tepat untuk menentukan beberapa hal terkait apakah Pemprov Sulbar yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dispenda Sulbar Mujirin M Yamin mempunyai legal standing (kedudukan hukum) sebagai yang dirugikan hak-hak konstitusionalnnya dengan diundangkannya UU ini atau tidak, sebagaimana perkara yang telah didaftarkan pada Mahkamah Konstitusi (MK) pada tanggal 2 Oktober 2012 dengan nomor perkara 97/PUU-X/2012, merupakan langkah hukum yang ditempuh untuk mendapatkan bagi hasil dari PLTA Bakaru Kabupaten Pinrang, Sulsel. Sejak Sulbar mekar menjadi, maka dana bagi hasil atau royalty fee dari pajak air permukaan dihentikan oleh Pemprov Sulsel kepada Pemerintah Kabupaten Mamasa yang kini berada dalam wilayah administrasi Sulbar. Hal inilah yang dianggap sebagai kerugian hak konstitusional Pemprov Sulbar, khususnya Kabupaten Mamasa. Dalam pengujian undang undang di MK, menurut Prof. Dr. Jimly Asshiddiqqie, pemohon adalah subyek hukum yang memenuhi persyaratan menurut undang undang, yakni pemohon terlebih dahulu harus membuktikan bahwa mereka mempunyai legal standing yang mencakup syarat formal maupun syarat materil sebagai orang yang dirugikan hak konstitusionalnya dengan diberlakukannnya undang undang yang dipersoalkan. Untuk itu dalam pasal 51 ayat (1) UU Nomor 24 tahun 2003 sebagaimana yang dijabarkan dalam pasal 3 peraturan MK No.06/PMK/2005 ditentukan bahwa pemohon adalah pihak yang menganggap hak dan/ atau kewenangan konstitusionalnya dirugikan oleh berlakunya undang-undang, yaitu; (a) perorangan warga Negara Indonesia; (b) Kesatuan masyarakat hukum

adat sepanjang masih hidup dan sesuai dengan perkembangan masyarakat dan prinsip Negara kesatuan republik Indonesia yang diatur dalam undang-undang; (c) Badan hukum publik atau privat ; atau (d) Lembaga Negara. Melihat teks aturan diatas mesti dicermati apakah permohonan Pemprov Sulbar yang telah di mohonkan pada MK yang dalam hal ini di daftarkan oleh Mujirin M Yamin yang di wakili kuasa hukumnya, termasuk dalam kategori mana. Apakah perorangan warga Negara, atau lembaga Negara? Namun jika melihat fakta bahwa yang mendaftarkan permohonan adalah bapak Mujirin M Yamin, maka kemungkinan besar perkara ini didaftarkan berdasarkan legal standing pemohon selaku perorangan warga Negara Indonesia, tinggal bagaimana pembuktian terkait apa hakhak konstitusional pemohon selaku warga Negara yang dilanggar dengan diberlakukannya UU Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak dan Retribusi Daerah. Selanjutnya yang dimaksud dengan dengan hak konstitusional adalah hak-hak yang

warning Semua isi artikel/tulisan yang berasal dari luar, sepenuhnya tanggung jawab penulis yang bersangkutan

diatur dalam Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945. Sehingga kriteria yang harus dipenuhi secara kumulatif untuk dapat dianggap memiliki legal standing mengajukan permohonan pengujian undang undang pada MK yakni pemohon haruslah; (i) salah satu dari ke empat kelompok subjek hukum di atas; (ii) Bahwa obyek hukum tersebut mempunyai hak-hak atau kewenangan-kewenangan sebagaimana diatur dalam UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945; (iii) Bahwa hak konstitusional yang bersangkutan memang telah dirugikan dengan berlakuknya undang-undang atau bagian dari undang-undang yang dipersoalkan tersebut; (iv) Bahwa adanya atau timbuln-

ya kerugian tersebut memiliki hubungan sebab akibat atau hubungan causal (causal verbal) dengan berlakunya undang undang dimaksud dan; (v) Bahwa apabila permohonan yang bersangkutan kelak dikabulkan, maka kerugian konstitusional yang bersangkutan memang dapat dipulihkan kembali dengan dibatalkannya undang undang dimaksud. Menakar sampai sejauh mana peluang yang dimiliki oleh pemohon dalam perkara ini memang tidak terlepas dari faktor-faktor formal maupun materil yang tertuang dalam subtansi pokok-pokok permasalahan permohonan yang diajukan, namun terlepas dari itu langkah yang ditempuh oleh pemohon untuk konteks regional Sulbar merupakan

Pengirim naskah artikel/opini/SdP harus melampirkan foto copy identitas dan nomor telepon yang bisa dihubungi. Tulisan diterima dalam bentuk flash disk/disket. naskah tulisan/opini minimal 4 halaman.

terobosan baru dalam memperjuangkan hak-hak daerah, karena langkah serupa terkait masalah pulau lerelerekang sampai saat ini belum kelihatan progresnya, dan tentunya yang tak kalah penting adalah pembelajaran yang sangat berharga bagi warga Negara lainnya bahwa ada langkah-langakah hukum lain seperti pengujian undang-undang (judicial review) apabila ada hak-hak konstitusional yang dilanggar akibat berlakunya undang-undang tertentu baik secara keseluruhan maupun sebagian. Akhirnya saya mengucapkan salut untuk langkah-langkah pembelajaran ini, sebagai perwujudan kesadaran mengakui bahwa Negara kita adalah Negara Hukum yang demokratis. (**)

Artikel dapat dikirim via email:radarsulbar01@gmail.com

IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL

DIBUTUHKAN SEGERA

HAKASIMA MEDIA TV Membutuhkan KARYAWAN/KARYAWATI

UNTUK STAFF * Adm. Marketing * Bagian Gudang * Collector * Pasilitas Gaji * Mess *Uang Makan LAMARAN DIANTAR LANGSUNG ke Jl. kurungan Bassi No. 3, dekat RSUD Mamuju Telp. (0426) 21702

RADAR SULBAR Pertama dan Terbesar di Sulawesi Barat

Pasang Iklan Atau Tidak Terima Koran Hubungi: Sirkulasi : Firdaus Paturusi (Koordinator), Rismayanti, Rukman. Alamat Kantor Mamuju: Jl. Jend. Sudirman No. 50, Telp./Fax. 0426-22138 Majene : Jl. Jend. Sudirman No. 167, Telp. 0422-21157 (M. Yunus Alibin) Polewali: Jl. H.A. Depu No. 39, Telp. 0428-23203 (Hasanuddin) Pasangkayu: Jl. Trans Sulawesi No. 52, Telp/ HP: 0813 4247 1414, (Andi. Safrin.M), PENERBIT: PT RADAR SULAWESI BARAT

Rp 65.000

/

Bulan


4

PARLEMENTARIA

RADAR SULBAR

RABU 17 OKTOBER 2012

Dua Keputusan KPU Dinilai Bertolakbelakang

RADAR SULBAR/JHAMHUR ANJASMARA

PEMBAHASAN. Komisi IV DPRD Polewali Mandar, sedang melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama mitranya. RDP ini terkait pembahasan APBD Perubahan tahun anggaran 2012.

JAKARTA - Dua keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dinilai saling bertolakbelakang. Pada awal disebutkan, Sistem Informasi Partai Politik (Sipol), merupakan salah satu syarat. Namun pada bagian lain, KPU justru menyatakan peraturan tersebut tidak wajib. “Ini dua keputusan yang saling bertolakbelakang. Tapi (memang,red) belum jelas apa keputusan akhirnya. Cuma anehnya di tengah-tengah mulainya berbagai kerumitan ini, kiprah Bawaslu (Badan pengawas Pemilu,red) malah sepi. Seperti tidak ada masalah, Bawaslu sibuk dengan dirinya sendiri,”kata Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia, Ray Rangkuti, dalam siaran persnya yang diterima JPNN, Senin 15 Oktober. Ia menggambarkan, Bawaslu saat ini justru sibuk menangani urusan-urusan internal. Mulai dari menyiapkan Bawaslu di daerah, hingga pembuatan peraturan-peraturan Bawaslu. Padahal mengingat waktu, Bawaslu harusnya bekerja dengan sangat maksimal. Karena hingga saat ini, belum satu pun peraturan khususnya terkait tahapan pemilu, selesai dibahas untuk ditetapkan. “Pembahasan di lingkungan DPR juga tidak jelas kapan diagendakan. Sementara tahapan penetapan hasil verifikasi admintrasi, tinggal satu minggu lagi,”ujar Ray. Tentu kondisi menurutnya kemudian, benar-benar cukup genting. Karena penetapan administrasi bersifat diskualifikasi. Artinya ada potensi di mana KPU dapat digugat ke Bawaslu. “Sayangnya peraturan tentang sengketa dan tata cara bersengketa, belum jua ditetapkan. Anehnya lagi, Bawaslu juga terlihat santai saja menghadapinya. Tidak terlihat advokasi mendalam agar peraturan itu mendapat perhatian khusus di DPR. Bawaslu hanya mengeluh dan menyerahkan semuanya pada alam,”katanya. Ray memandang, sejatinya saat ini peraturan tersebut sudah harus disosialisasikan kepada parpol. “Tapi pola kerja Bawaslu yang selalu menunggu di ujung, sudah semestinya dirubah. Agar Bawaslu tidak selalu hadir di pinggir, tapi di pusat tahapan. Dan tidak hanya ribut karena laporan, maupun minimnya temuan. Mengantisipasi dan mencegah harus ditingkatkan,”katanya dalam pesan elektronik tersebut. (jpnn)

Pembahasan APBD Perubahan 2012

Tiga Komisi Mulai RDP Mitranya

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Barat

Randis Rental Dewan Disorot Mahasiswa

Atas Penganugerahan

Penghargaan Energi Prabawa (Keberhasilan dalam Pengembangan Sumber Energi Baru Terbarukan) di Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2012

Oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI

Ir. Jero Wacik, SE

Pada Hari Jumat 12 Oktober 2012

Ketua

Safri,S.Sos

Kepala Sekretariat Bawaslu

PARLEMENTARIA

Polewali Mandar, yang terpantau mulai melakukan RDP dengan mitranya adalah Komisi I, Komisi III dan Komisi IV. Sementara Komisi II, dihari pertama pembahasan APBD Perubahan, belum melakukan proses pembahasan. Bahkan Komisi II dalam pembahasan APBD Perubahan juga berbeda dari Komisi lainnya, yang memilki jadwal tetap

Ketua Baleg Siap Kembalikan Randis

Mengucapkan Selamat Kepada

Busrang Riandhy,S.Ag

POLEWALI — Memasuki masa pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2012. Tiga komisi dari empat komisi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar, mulai melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan sejumlah mitranya, Selasa 16 Oktober kemarin. Ketiga komisi di DPRD

REPORTER: JHAMHUR ANJASMARA | EDITOR: AMRI MAKKARUBA pembahasan. Sehingga Ko- ya perbaikan sejumlah per- Selasa, 16 Oktober. misi II, hanya menggunakan hitungan anggaran dalam Sementara Komisi I, unsarana telekomunikasi tele- buku anggaran yang disod- tuk hari pertama pempon, dalam menjadwal SKPD orkan oleh SKPD terkait. Biar bahasan APBD Perubahan, mitranya yang akan mereka mereka langsung koreksi, dan berjalan sesuai jadwal yang undang untuk melakukan hasil perbaikannya yang telah ditentukan. Demikian RDP. Komisi II baru beren- mereka langsung bawa juga dengan Komisi III dan cana akan melakukan RDP kesini. Makanya kami meng- Komisi IV, semua berjalan dengan sejumlah SKPD mi- gunakan telepon untuk sesuai jadwal tertulis yang tetranya Rabu hari ini, 17 Ok- mengundang mereka, me- lah mereka sepakati di Komitober. mastikan kesiapan mereka si masing masing sebelum “Jadi dalam rangka me- untuk RDP,” papar Mahyad- disampaikan SKPD mitranmudahkan koordinasi adan- din Mahdi, Katua Komisi II, ya. (*)

POLEWALI — Puluhan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Polewali Mandar melakukan aksi unjuk rasa di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar, Selasa 16 Oktober kemarin. Dalam aksi ini mereka menyorot beberapa kebijakan pemerintah yang dinilai melanggar. Termasuk soal kendaraan dinas (randis) rental yang digunakan anggota DPRD Polman. Apalagi sebelumnya anggota dewan telah mengembalikannya ke Pemkab Polman tetapi kemudian digunakan lagi oleh pimpinan kelengkapan dewan. Menurut mahasiswa, digunakannya

kembali randis rental oleh sejumlah alat kelengkapan di DPRD Polewali Mandar, menjadi fakta ketidakkonsistenan anggota dewan dalam bersikap terkait randis rental. “Pada tingkat pimpinan di DPRD Polewali Mandar saja terjadi perbedaan dalam menyikapi randis rental. Itu pertanda jika didewan saat ini tidak satu keputusan soal randis rental. Ini berpotensi membuat buruk citra DPRD sendiri dalam menelorkan kebijakan,” papar Munawir Arifin Ketua PMII Polman. Menurutnya, polemik randis rental yang terangkat di media. Dalam kajian ma-

hasiswa dapat berpotensi sebagai gratifikasi. Sebab sebelumnya telah dilakukan penolakan oleh sejumlah anggota dewan ditingkat pimpinan alat kelengkapan dewan. Tapi pada sisi yang lain, ada juga sejumlah pimpinan alat kelengkapan dewan yang sangat meninginkan randis rental dengan alasan kebutuhan operasional. “Jika seperti ini kondisinya, ini sudah merupakan upaya gratifikasi oleh eksekutif terhadap anggota dewan dengan menyodorkan kemudahan operasional berupa randis rental,” tutur Munawir. Sementara Ketua Badan

Legislasi (Baleg) DPRD Polewali Mandar, Abdul Rahim, menyatakan secara tegas, bahwa dirinya sebagai salah satu pimpinan alat kelengkapan dewan. Tidak pernah sama sekali merasa meminta kepada pihak sekertariat dewan, bahwa dirinya sangat butuh dengan randis rental. “Jadi memang menjadi naif rasanya jika alasan sejumlah pimpinan alat kelengkapan dewan. Hanya karena ketiadaan sarana transportasi, kemudian melemahkan kinerja kami di dewan. Sebab memang sudah demikianlah tanggungjawab kita sebagai anggota dewan,” jelas Rahim.

Olehnya, Rahim, menegaskan kalau kemudian polemik randis rental ini membuat citra lembaga ini merosot dimata publik. Maka itu patut dibicarakan kembali secara internal di DPRD Polewali Mandar. “Saya sebagai Ketua Baleg yang juga mendapatkan pinjam pakai randis dari jenis rental. Secara tegas menyatakan siap mengembalikan randis rental tersebut ke Sekretariat Dewan dan meneruskannya ke Sekretariat Kabupaten Polman. Ini sebagai bentuk apresiasi kami kepada publik yang menolak kami menggunakan randis rental,” kunci Rahim. (k1/mkb)

Rubrik Khusus DPRD Sulawesi Barat

FOTO: JUNAEDI

RAPAT BANGGAR. Wakil Ketua DPRD Sulbar Muhammad Jayadi, dan Anggota DPRD Sulbar Hamd, serta Marigun Rasyid, membahas anggaran daerah bersama Sekprov Sulbar Ismail Zainuddin.


PEMILUKADA

RADAR SULBAR

5

RABU 17 OKTOBER 2012

DPRD Kabupaten Mamasa 1. 2. 3. 4.

Komitmen dan Konsistensi Menjalankan Amanat Rakyat Memberi Perlindungan Hukum dan Rasa Nyaman Terhadap Rakyat Kabupaten Mamasa Menghargai Setiap Aspirasi Rakyat Demi Pembangunan di Kabupaten Mamasa Senantiasa Menjaga Persatuan dan Kesatuan Dalam Bingkai Mesa Kada Diputuo Pantan Kada Dipomate

Satu Parpol Terancam Dicoret JAKARTA -- Tidak semua partai politik (parpol) ternyata menindaklanjuti rapor awal Komisi Pemilihan Umum untuk memperbaiki berkas verifikasi. Satu di antara 34 parpol calon peserta pemilu yang terdaftar sama sekali tidak memperbaiki verifikasi administrasi. "Satu parpol tidak memanfaatkan, (yakni)

Partai Republika Nusantara (RepublikaN)," ujar Komisioner KPU Hadar Navis Gumay saat dihubungi, Selasa kemarin. Partai RepublikaN adalah satusatunya parpol yang tidak melengkapi berkas di luar jalur Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) yang dibuat KPU. Sementara itu, 33 par-

pol lain telah memperbaiki berkas verifikasi hingga penutupan kemarin pukul 16.00. WIB. "Mereka melengkapi sesuai rapor yang kami sampaikan," ujarnya. Sementara itu, dari jalur Sipol, ujar Hadar, KPU membagi parpol yang melakukan perbaikan dalam tiga kelompok model. Model I adalah kelompok

parpol yang berhasil memanfaatkan input data kepengurusan dan keanggotaan secara lengkap. "Ada sembilan parpol yang penilaian sementara kami datanya (input Sipol, Red) dimasukkan secara lengkap," ujarnya. Sembilan parpol yang dimaksud adalah PAN, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Gerindra, Partai Hanura, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), PKB, Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru

Advertorial Menggugah Hidup Sehat dengan Program Promotif Preventif Hari Kamis tanggal 27 September 2012, sejak pukul 08.00 wita Gedung PPK Kabupaten Polewali Mandar telah dipadati oleh peserta Askes terutama para pensiunan PNS dari beberapa organisasi kepesertaan seperti PWRI, PEPABRI dan LVRI yang akan mengikuti Workshop Sehat Bersama Askes dengan tema “Peningkatan Kualitas Hidup Melalui Pengelolaan yang Tepat bagi P enderita DM dan Hiper Penderita Hiperttensi” dengan pemateri Ketua IDI Kabupaten Mamuju dr. H. Sita Harit Ibrahim, Sp.PD. Setelah sehari sebelumnya telah diselenggarakan kegiatan serupa di Ruang Pola Kantor Bupati Majene yang dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Majene, H. Syamsiar Muchtar, SH, MM dan dihadiri oleh sekitar 150 orang peserta Askes seKabupaten Majene. Materi yang disampaikan adalah mengenai penatalaksanaan pemeliharaan kesehatan, pengobatan dan pemeliharaan kesehatan secara mandiri, upaya mengenali gejala-gejala penyakit, cara hidup sehat serta upaya pencegahan dan penanganan komplikasi pada penyakit Diabetes Mellitus dan Hipertensi. Diharapkan melalui kegiatan Workshop ini peserta Askes mampu meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan kesadaran tentang pemeliharaan kesehatan secara mandiri. Ini adalah salah satu upaya PT Askes (Persero) untuk mengkampanyekan hidup sehat. BUMN yang pada tahun 2014 nanti akan bertransformasi menjadi BPJS Kesehatan ini terus mengajak masyarakat untuk hidup sehat. Walaupun dalam sistem managed care Askes menganut sistem promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif, PT Askes (Persero) menilai promotif dan preventif akan menjadi pilar terpenting dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Promotif adalah promosi kesehatan atau upaya kita untuk bisa berlaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Promosi kesehatan ini lebih menekankan pada perubahan mindset hidup sehat yang harus ada di kepala setiap individu. Sedangkan preventif itu sendiri adalah upaya langsung berupa pencegahan dan kewaspadaan pada diri sendiri. Kegiatan promotif dan preventif sudah ditingkatkan PT Askes (Persero) sejak tahun 2008. Selain kesadaran sosial, program promotif dan preventif juga ditujukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi peserta PT Askes (Persero). Keadaan ini selain sebagai bagian integral dari prinsip dasar program managed care yang dikembangkan oleh PT Askes (Persero) juga sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan kepuasaan bagi pelanggannya.

RADAR SULBAR Pertama dan Terbesar di Sulawesi Barat

Terbit Sejak 10 Juni 2004 Dalam melaksanakan tugas Jurnalistik, wartawan Radar Sulbar dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima maupun meminta imbalan dari nara sumber

Salah satu upaya promotif dan preventif yang dilakukan oleh PT Askes (Persero) adalah dengan melakukan Disease Management Program (DMP). DMP di PT Askes (Persero) dikenal juga dengan Program Pengelolaan Penyakit Kronis atau Prolanis. Berdasarkan jumlah kasus yang cukup tinggi ada 2 jenis penyakit kronis yang dijadikan obyek utama program ini yaitu Diabetes Melitus Tipe 2 dan Hipertensi. Prolanis ini dibagi menjadi 2, Program Pengelolaan Penyakit Diabetes Melitus Tipe 2 (PPDM) dan Program Pengelolaan Penyakit Hipertensi (PPHT). PPDM adalah suatu sistem pengelolaan penyakit DM Tipe 2 bagi peserta Askes penyandang DM Tipe 2 yang dilaksanakan secara komprehensif dan terintegrasi untuk mencapai kualitas hidup yang optimal. PPHT juga dimaksudkan untuk tujuan yang sama dengan pengelolaan penyakit hipertensi yang juga dilaksanakan secara komprehensif. Prolanis PPDM dan PPHT ini melibatkan seluruh pihak yaitu Peserta Penyandang Penyakit Kronis maupun Peserta Resiko Tinggi. Selain itu untuk mendukung kegiatan ini PT Askes (Persero) bekerjasaWORKSHOP SEHAT BERSAMA ASKES RUANG POLA KANTOR BUPATI MAJENE, 26 SEPTEMBER 2012 Sekretaris Daerah Kab.Majene, Bapak H. Syamsiar Muchtar, SH, MM memberikan sambutan dalam Workshop Sehat Bersama Askes

Peserta Workshop mengikuti pemaparan materi dari dr. H. Sita HArit Ibrahim, Sp.PD

H Muhammdiyah Mansyur

Simon, SH

Thomas D

Ketua DPRD Kabupaten Mamasa

Wakil Ketua DPRD Mamasa

Wakil Ketua DPRD Mamasa

(PKBIB), Partai Nasdem, dan Partai Pemersatu Rakyat Nasional (PPRN). Model II, ujar Hadar, adalah parpol yang sedikit atau kurang dalam memasukkan berkas Sipol sebagaimana rapor KPU. Sementara itu, model III adalah parpol yang sama sekali tidak memasukkan data secara lengkap. "Grup ini tidak perlu saya sebutkan," ujarnya sambil memastikan ada parpol penghuni parlemen di

antara dua model tersebut. Namun, kata Hadar, tidak berarti parpol yang berhasil memasukkan data Sipol secara lengkap dinyatakan lolos. KPU harus memastikan kelengkapan itu dengan melakukan verifikasi administrasi hasil perbaikan. "Mereka yang tidak melakukan input Sipol menyampaikan soft file dalam bentuk CD," ujar mantan direktur eksekutif Centre for Electoral Reform itu. (jpnn)

ma dengan Penyedia Pelayanan Kesehatan yang memadai mulai dari Dokter Keluarga atau Puskesmas Berbasis Dokter Keluarga, RS dan Apotek. Khusus untuk Dokter Keluarga atau Puskesmas terseleksi ini berfungsi koordinator sekaligus konsultan kesehatan bagi peserta. Dokter Keluarga atau Puskesmas terseleksi ini kemudian dilatih untuk semakin meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya dalam hal pengelolaan penyakit DM Tipe 2 dan Hipertensi, khususnya terkait upayaupaya promotif, preventif dan rehabilitatif dalam penanganan penyakit-penyakit tersebut. Sampai dengan Triwulan II/2012, sebanyak 71.354 peserta telah mengikuti program PPDM, dari 250.000 peserta yang terdaftar. Selain program PPDM dan PPHT, untuk menjaga kualitas hidup peserta PT Askes (Persero) juga melakukan kegiatan promotif dan preventif lain diantaranya (1) Screening riwayat kesehatan yaitu program untuk mendorong peserta agar melakukan deteksi dini sehingga dapat melakukan pencegahan dini terhadap timbulnya berbagai faktor resiko penyakit kronis, (2) deteksi kanker serviks melalui papsmear, (3) olahraga sehat, dan (4) kegiatan-kegiatan workshop edukasi kesehatan. WORKSHOP SEHAT BERSAMA ASKES Gedung PKK Kab. Polewali Mandar, 27 September 2012

Asisten II Kab.Polman, Ibu drg. Hj. Hartini membuka kegiatan Workshop Sehat Bersama Askes

Peserta Workshop yang berasal dari beberapa organisasi kepesertaan (PWRI, PEPABRI, dan LVRI)

PT. ASKES (PERSERO) CABANG POLEWALI Jl. Dr. Ratulangi, Poros Polewali – Mamasa Kabupaten Polewali Mandar Sulawesi Barat - 91314 Telp. 0428-21294, Fax. 0428-21513 Hotline Service : 08114207996 www.ptaskes.com

PENERBIT: PT RADAR SULAWESI BARAT, Pembina: HM Alwi Hamu, H Syamsu Nur, Komisaris Utama: H Andi Syafiuddin Makka, Komisaris: HM Subhan Alwi, Irwan Zainuddin Direktur: Naskah M. Nabhan, Wakil Direktur Pemasaran: Muhammad Ilham, Penasehat Hukum: Ridwan J. Silamma, SH. Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab: Naskah M Nabhan, Wakil Pemimpin Redaksi/Wakil PenanggungJawab: Muhammad Ilham, Redaktur Pelaksana: Sudirman Samual Redaktur: Muh. Amri Makkaruba, Chaerul Marfan, Dewan Redaksi: Naskah M. Nabhan, Muh. Ilham, Sudirman Samual Reporter: Jamhur Anjasmara, Syamsuddin Rahman, Syamsuddin HB, Muhammad Sholihin, Juniardi, Layouter/Desain Grafis: Chalid Mawardi, Shofiandhy BT, Irwansyah HB, Rahmat, Endra, IT - Website: Muh. Ridwan Alimuddin, Chalid Mawardi. Keuangan: Yuli Sulianti (Manager), Virra Eka Fitra Sari, Iklan/Sponsorship: Mawarni Simargolang (Manager), Sirkulasi: Firdaus Paturusi (Koordinator), Rismayanti, Rukman. Alamat Kantor Mamuju: Jl. Jend. Sudirman No. 50, Telp./Fax. 0426-22138, Majene: Jl. Gatot Subroto, Pusat Pertokoan Majene Lt. 2 Telp. 0422-22123 (M. Yunus Alibin), Polewali: Jl. H.A. Depu No. 39, Telp. 0428-23203 (Hasanuddin), Pasangkayu: Jl. Trans Sulawesi No. 52, Telp/HP: 0813 4247 1414, (Andi. Safrin M), Makassar: Graha Pena, Jl. Urip Sumoharjo No. 20, Telp. 0411-5238913/085299874232 (Agussalim), Jakarta: Jl. Kebayoran Lama No. 17, Telp. 021- 5322632 (Andi Syamsuri), Surabaya: Jl. Pasar Kembang Ruko Green Flowers Blok B1 No. 20 Surabaya, Telp.081342763676 (Sukri) Percetakan: PT Fajar Utama Intermedia Cabang Sulbar, Jalan H Andi Depu No. 39 Polewali. Harga Langganan: Rp 65.000/Bulan, Harga Eceran: Rp 3.000/Eksamplar. Harga Iklan: Iklan Umum/Display: Berwarna (FC) Rp25.000/mmk, Hitam Putih (BW) Rp15.000/mmk, Iklan Reguler Rp 6.000/mmk, Iklan Duka Cita Rp 8.000/mmk, Iklan Mungil (FC) Rp 4.000/mmk, Iklan Mungil (BW) Rp 2.000/mmk, Iklan Kolektif Rp1 juta/ktk, Iklan Baris Rp 5.000/baris, Radar Society: 1/2 hal. Rp 5.000.000, 1 hal. Rp 10.000.000.

Rekening Bank: PT. Radar Sulawesi Barat, BRI Cabang Mamuju, No. 0218-01-012598-50-9

PARLEMENTARIA

Rubrik Khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar

RADAR SULBAR/JHAMHUR ANJASMARA

RADAR SULBAR/JHAMHUR ANJASMARA

TEPUK TANGAN. Ketua DPRD Polewali Mandar, Abdullah Tato, sedang tepuk tangan usai menyerahkan rekomendasi LKPj Bupati Kabupaten Polewali Mandar, Muh Ali Baal Masdar beberapa waktu lalu.

TERIMA. Ketua DPRD Polewali Mandar, Abdullah Tato, saat menerima perwakilan pengusaha benih gabah di Polewali Mandar, terkait maraknya isu benih palsu.


6

PENDIDIKAN

RADAR SULBAR

RABU 17 OKTOBER 2012

H.Agus Ambo Djiwa

H.Muhammad Saal

H. M. Natsir

H.Abdul Wahid

Bupati Matra

Wakil Bupati Matra

Sekretaris Pemkab Matra

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Matra

Iklan Layanan Ini Dipersembahkan Oleh Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kab. Matra

Penjualan Buku LKS Dikeluhkan Sekolah POLEWALI — Penjualan buku-buku Lembar Kerja Siswa (LKS) yang dijual ke sekolah-sekolah dikeluhkan. Keluhan ini sampaikan sejumlah kepala sekolah. Karena buku-buku LKS yang dijual ke sekolah terkesan dipaksakan. Kepala Disdikpora Polewali Mandar, Arifuddin Toppo, Selasa, 16 Oktober menyampaikan, bahwa penjualan LKS ke sekolah yang dilakukan oleh salah satu perusahaan penerbit bukanlah suatu hal yang diharuskan. “LKS yang ditawarkan tersebut telah memiliki muatan lokal didalamnya sehingga telah direkomendasikan kepada salah satu perusahaan untuk menawarkannya ke sekolah-sekolah. Bukan sifatnya mengharuskan. Hanya saja, disarankan kepada sekolah, jika memang mau membeli LKS lebih baik membeli LKS tersebut karena sudah memuat mulok,” terang Arifuddin. (afr/mkb)

RADAR SULBAR/JHAMHUR ANJASMARA

KOLONG. Terlihat wujud kelas jauh yang dirintis oleh Marlina, berada dibawah kolong rumah warga.

Pemkab Majene Akui Database Pendidikan Tidak Ada MAJENE — Pemerintah Kabupaten (Pemkab Majene) mengakui belum memilik data base pendidikan. Dinas Pendidikan (Disdik) Majene belum memiliki data yang akurat terkait jumlah guru, kondisi sekolah, serta sejumlah masalah pendidikan. Hal ini tersebut terungkap dalam rapat koordinasi yang dilakukan dihadiri oleh Bupati Majene, Kalma Katta, Sekkab Majene, Syamsiar Muchtar Mahmud, Komisi III DPRD Majene, Kepala BKDD, serta Kepala Disdik Majene beserta sejumlah jajarannya. Bupati Majene, Kalma Katta, meminta kepada Disdik untuk memperbaharui data pendidikan. Hal ini untuk memenuhi kebutuhan dan maksimalisasi pengelolaan pendidikan di Majene. Utamanya masalah kekuran-

mengatakan distribusi tenaga pengajar harus menjadi perhatian utama. Hal ini untuk menemukan solusi jangak panjang maupun solusi jangka pendek masalah pendidikan. Sebab terkadang itu tidak terlaksana dengan baik, apalagi fakta menarik lainya jika semua sekolah SLTA-SLTP Majene pada umumnya juga kekurangan guru kelas sekitar 15 persen. “Dari catatan yang kami miliki sekitar 98 persen tenaga honorer bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kekurangan tanaga pengajar di semua sekolah. Namun kita juga harus memberikan sesuatu untuk memotivasi mereka. Bisa berupa penerbitan SK bupati yang disertai dengan pemberian tunjangan,” pinta Adi Ahsan. (*)

REPORTER : JUNIARDI | EDITOR : AMRI MAKKARUBA gan tenaga pengajar, kekurangan ruang kelas, dan beberapa masalah lainnya. “Harus diakui, database pendidikan kita belum ada. Sehingga menjadi pemicu timbulnya berbagai masalah ditingkatan sekolah. Mulai dari kekurangan guru, kekurangan ruang kelas, dan beberapa kebutuhan terkait pengelolaan pendidikan lainnya,” tegas Kalma Katta, Selasa 16 Oktober. Bupati Kalma Katta, juga mengusulkan seharusnya, setiap UPTD Disdik harus memiliki data masing-masing sekolah yang ditangani terkait kekurangan dan kebutuhan. Sehingga Disdik mampu melakukan perencanaan yang terarah. Hal tersebut juga sesuai den-

gan hasil hearing yang dilakukan Komisi III DPRD Majene dengan semua tingkatan sekolah di Majene. Menurut Ketua Komisi III DPRD Majene, Hasriadi, mengatakan dari hasil hearing, Ia berpendapat khusus masalah pemerataan guru pada tingkat SD. Hingga saat ini Majene masih kekurangan guru agama hingga 90 persen. Sementara untuk guru olahraga hingga 80 persen. “Anggapan awal kita sebenarnya terjadi penumpukan tenaga guru agama dan guru olahraga SD di wilayah perkotaan. Namun dari hasil hearing yang kami lakukan ternyata jumlah guru agama di kabupaten ini memang

masih sangat kurang,” ungkap Hasriadi. Namun hal tersebut berbeda dengan keberadaan guru mata pelajaran pada sejumlah SLTP dan SLTA. Kenyataannya memang bertumpuk di wilayah perkotaan. Bahkan sejumlah sekolah sudah meminta agar guru mata pelajaran tertentu yang ada di sekolahnya dikurangi. Bukan hanya itu, rasio antara jumlah rombongan belajar dengan ruangan belajar pada satu sekolah harus di perhitungkan. Karena tidak sedikit sekolah pada kenyataannya memiliki rasio rombongan belajar dan ruang belajar yang tersedia tidak seimbang. Sementara anggota Komisi III DPRD Majene, Adi Ahsan,

Sosok Pendiri SD Kelas Jauh 043 Puammis Sumarrang

Marlina Berkorban untuk Pendidikan SIANG dengan terik matahari yang sangat menyegat. Diatas sebuah pete-pete yang sudah tak laik jalan. Menelusuri jalan menanjak dengan kerikil lepas serta berdebu. Waktu kira kira menunjukan pukul 14:30 siang, dengan jarak tempuh kurang lebih belasan kilo dari jalur lintas Barat Sulawesi.

LAPORAN: Jhamhur Anjasmara Diatas pete-pete satu dari tiga kendaraan sejenis yang melayani secara tetap warga disekitar perbukitan Desa Sumarrang. Penulis, ada sejumlah warga yang kebetulan juga pulang dari pasar kecamatan untuk berbelanja. Saat baru beberapa menit sopir yang mengantarkan kami menuju tujuan masing masing, jalan sudah mulai menanjak. Sisi kanan dan kiri yang sangat curam, dipastikan tak lagi menjanjikan harapan hidup bila kendaraan yang penulis tumpangi tergelincir masuk jurang. Menit demi terlewati tidak terasa perkiraan lebih dari dua puluh tanjakan dengan valung sisi kiri kanan sangat curam. Hingga satu jam lebih akhirnya kendaraan yang penulis tumpangi tiba disebuah dusun kecil di Desa Sumarrang Kecamatan Campalagian. Dusun terpencil, dalam banyak hal memiliki

kekurangan yang cukup memprihatinkan tidak terkecuali aspek komunikasi. Sehingga perangkat komunikasi tidak menangkap jaringan telekomunikasi celular. Tanpa basa basi penulis langsung menuju ke sebuah rumah yang berada di ujung kelokan jalan. Saat tiba, penulis disambut salah seorang perempuan, bernama Marlina. Setelah perkenalan singkat penulis dengan Marlina. Ia kemudian mengajak kesebuah sekolah yang dirintisnya dalam setahun terakhir. Benar saja dari penjelasan Marlina sebelumnya, sekolah yang menjadi kelas jauh dari SD 43 Puammis, Desa Sumarrang, Kecamatan Campalagian. Bukan berada diatas sebuah lahan yang khusus untuk sekolah. Kelas jauh yang penulis datangi ini, berada dibawah kolong rumah seorang warga tak lain milik orangtua Marlina. Marlina adalah seorang warga Pombuttu, yang memiliki rasa prihatin terhadap kondisi masyarakat didusunnya. Dengan kemauan dan kerja kerasnya nyaris tiga tahun, akhirnya dirinya mendapat kesempatan untuk membuka kelas jauh dengan memanfaatkan kolong rumah orang tuanya untuk menjadi ruang kelas belajar. Sekolah ini dengan daya tampung siswa mencapai

25 hingga 30 orang siswa. Semangat yang kuat dimilikinya seketika melihat kondisi sebagian masyarakat yang ada di dusunnya. Hanya sebagian kecil yang sempat mengecap pendidikan formal. Meskipun kemudian mereka hanya sebatas pendidikan setingkat SD. Jauhnya tempat pendidikan formal menjadi alasan sebagian besar masyarakat di Dusun Pombuttu, enggang menyekolahkan anak mereka keluar dari dusunnya. Selain jauh, kondisi jalan menuju ke dusun sebelahpun juga pada saat musim penghujan, sangat menyedihkan. Sehingga sebagian masyarakat di dusun tersebut, hanya bisa pasrah menerima kenyataan, menjadi terbelakang oleh sulitnya akses yang ada. Semua alasan ini kemudian, menjadi pemicu bagi Marlina untuk tidak tinggal diam. Sebagai warga yang cukup mampu mengecap pendidikan hingga selesai Strata Satu (S1), bidang Pendidikan Islam. Bekal ilmu yang dimilikinya, membuatnya cukup mapan untuk melakukan semuanya yang terkait dengan upaya meningkatkan pendidikan di dusunnya dalam rangka menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM). Ini demi masa depan yang lebih baik bagi masyarakat di Dusun Pombuttu. “Jadi awalnya berangkat dari prihatin saya, melihat kondisi sebagian masyarakat di dusun saya. Serta Dusun Bayer yang ada diseberang dusun saya ini. Inilah kemudian memicu saya untuk tidak tinggal diam. Ada kurang lebih empat pulu-

RADAR SULBAR/ JHAMHUR ANJASMARA

BERSAMA. Marlina salah seorang warga Dusun Pombuttu, bersama sejumlah orang tua siswanya, saat menggelar acara syukuran kampung.

han calon generasi dari dua dusun ini terancam keterbelakangan pendidikan. Jika saya hanya tinggal diam dalam keprihatinan, makanya tiga tahun lebih saya upayakan berjuang mendapatkan kesempatan membangun kelas jauh disini,” beber Marlina. Dalam penjelasannya, meski kemudian mengelola kelas jauh sangat berbeda dengan pola mengelola pendidikan di induk. Tapi tidak lantas membuat Marlina, putus asa dengan kondisi tersebut. Niat tulus ingin melihat, tidak lagi ada generasi dari dua dusun tersebut yang tidak mengecap pendidikan setingkat SD dengan alasan jauh dan sulitnya mengakses lembaga pendidikan di dusun lain. Membuat Marlina meninggalkan prinsip menyerah pada kondisi. Ini diaplikasikan oleh Marlina, dengan menghibahkan sebagian lahan miliknya warisan dari orang tuanya, untuk kepentingan lahan tetap dari

kelas jauh yang dirintisnya saat ini. Dengan harapan, kelak bila pemerintah atau instansi terkait pendidikan, memiliki keinginan membangun SD di Dusun Pombuttu. Maka lahan yang dihibahkan Marlina, dapat dibanguni. Pengorbanan Marlina dengan menghibahkan sebidang tanah untuk rencana pembangunan gedung sekolah kelas jauh yang dirintisnya saat ini. Tidak tanggung tanggung memberikan secara cuma cuma lahan warisan dari orang tuanya. Dengan luas yang dihibahkan mencapai luas 50 X 25 meter persegi. “Ini saya relakan untuk kepentingan pendidikan di dusun saya. Agar kelak generasi dari dusun saya ini, tidak lagi ada yang putus sekolah atau tak menikmati pendidikan dasar. Hanya alasan sulitnya mengakses lembaga pendidikan yang ada diluar dari dusun kami,” papar Marlina penuh haru.

Masuknya kelas jauh di Dusun Pombuttu, memberikan semangat baru bagi orang tua yang anaknya sudah memasuki usia sekolah. Karena tidak perlu lagi berpikir keras menyekolahkan anaknya ke dusun seberang. Apalagi dengan jarak tempuh yang cukup jauh. Sebagian siswa kelas jauh dari sekolah yang dirintis Marlina, ada usianya sudah diatas 10 tahun baru menikmati pendidikan dasar. Kondisi ini tetap dijalani oleh Marlina, dengan satu tekad, kelak tidak lagi ada anak dari Dusun Pombuttu dan Dusun Bayer putus sekolah. Kerelaan dan ketulusan Marlina, mewujudkan harapannya untuk membuat warga didusunnya tidak lagi ada yang buta huruf. Semoga apa yang menjadi harapan Marlina dapat terwujud apa adanya, dan dapat menjadi inspirasi bagi warga lainnya. (*)

BADAN PERTANAHAN NASIONAL Kantor Pertanahan Kabupaten Mamuju

BADAN PERTANAHAN NASIONAL Kantor Pertanahan Kabupaten Mamuju

JL. Pattalunru No. 5 Telp/fax (0426) 21176 MAMUJU

JL. Pattalunru No. 5 Telp/fax (0426) 21176 MAMUJU

PENGUMUMAN

PENGUMUMAN

(Tentang Sertifikat Hilang) Nomor : 438/300 - 76.02/X/2012

(Tentang Sertifikat Hilang) Nomor : 434/300 - 76.02/X/2012

Untuk Mendapatkan Sertifikat Baru sebagai pengganti Sertifikat yang hilang berdasarkan ketentuan Pasal 59 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang pendaftaran Tanah dengan ini diumumkan bahwa :

Untuk Mendapatkan Sertifikat Baru sebagai pengganti Sertifikat yang hilang berdasarkan ketentuan Pasal 59 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang pendaftaran Tanah dengan ini diumumkan bahwa :

No

1 1

Nama/ Alamat. 2

Hak Atas Tanah Jenis dan Nomor Hak 3

H. MULTASIM, BA HM. 366 / Jl. Ahmad Kirang Belang-Belang No. 1 Kel. Binanga, Kec. Mamuju, Kab. Mamuju

NIB

4 ..........

Terdaftar Atas Nama 5 H. MULTASIM, BA

Tanggal Pembukaan

Letak Tanah a. Jalan b. Desa/Kel c. Kec.

6

7

8-12-1996

a. ... b. Belang-Belang c. Kalukku

Ket 8 Surat Pernyataan dibawah Sumpah Tanggal 04-10-2012

Dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal Pengumuman ini, bagi mereka yang merasa berkeberatan dapat mengajukan keberatan-keberatan kepada kami dengan disertai alasan dan bukti yang kuat. Jika setelah 30 (tiga puluh) hari tidak ada keberatan terhadap Permohonan Penggantian Sertifikat tersebut diatas, maka Sertifikat Pengganti akanditerbitkan dan berlaku sah menurut Hukum dan Sertifikat yang dinyatakan Hilang tidak berlaku lagi.

No

1 1

Nama/ Alamat. 2 SAMIR Lingkungan Kampung Baru, Kel. Bebanga, Kec. Kalukku, Kab. Mamuju

Hak Atas Tanah Jenis dan Nomor Hak 3 HM. 41 / Bebanga

NIB

Terdaftar Atas Nama

4

5

..........

SAMIR

Tanggal Pembukaan 6 21-03-1998

Letak Tanah a. Jalan b. Desa/Kel c. Kec. 7 a. ... b. Bebanga c. Kalukku

Ket 8 Surat Pernyataan dibawah Sumpah Tanggal 04-10-2012

Dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal Pengumuman ini, bagi mereka yang merasa berkeberatan dapat mengajukan keberatan-keberatan kepada kami dengan disertai alasan dan bukti yang kuat. Jika setelah 30 (tiga puluh) hari tidak ada keberatan terhadap Permohonan Penggantian Sertifikat tersebut diatas, maka Sertifikat Pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut Hukum dan Sertifikat yang dinyatakan Hilang tidak berlaku lagi.


NASIONAL

RADAR SULBAR

7 47.622 Honorer K1 Tunggu Penetapan Formasi RABU

17 OKTOBER 2012

Bahas Program Kerja, Jokowi Temui Dahlan Iskan JAKARTA -- Di hari pertama kerjanya, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo bertemu dengan Menteri BUMN Dahlan Iskan, Selasa 16 Oktober. Bertempat di kantor Kementerian BUMN, Jokowi dan Dahlan membahas berbagai program kerja sama antara kedua lembaga yang dipimpinnya masing-masing. "Kitakan bertetangga, BUMN punya banyak hal yang bisa disumbangkan pada program-program Pak

Jokowi," ujar Dahlan kepada wartawan usai pertemuan. Pertemuan membahas beberapa hal antara lain rencana pembangunan kampung deret, revitalisasi pemukiman kumuh dan pembangunan fasilitas transportasi umum. Dibahas juga soal kelanjutan proyek monorail dan pembangunan jalan khusus bagi truk penangkut barang. Menurut Dahlan, program-progam tersebut dapat dapat berjalan dengan baik.

Asalkan, sambung Dahlan, kerjasama terjalin dengan baik dan pemimpin daerahnya mengutamakan kesejahteraan rakyat. "Selama pemerintah daerahnya terbuka dan tidak hanya mementingkan untung rugi. Kita sudah buktikan di Surabaya bangun jalan tol dalam waktu 14 bulan," ungkap Dahlan. Sementara itu Jokowi menyambut baik ide-ide kementerian BUMN. Ia pun berharap rencana-rencana

Tekan Kebocoran Pajak, Sistem Harus Disempurnakan JAKARTA -- Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa di DPR terus menyoroti kebocoran di sektor pajak. Ketua FPKB DPR, Marwan Jafar, menyatakan bahwa perbaikan sektor pajak sudah sangat mendesak untuk dilakukan. “Bahwa sistem di dalam harus diperbaiki, karena memang kebocoran pajak itu luar biasa,” kata Marwan di selasela diskusi publik bertema “Pajak dari Rakyat untuk Siapa?" yang digelar Fraksi PKB di DPR, Selasa 16 Oktober. Dijelaskan Marwan, kebocoran pajak justru ada pada pengusaha besar yang melakukan kongkalikong dengan pegawai pajak. “Ini harus betul-betul diusut,” kata Marwan. Ia menjelaskan, indikasi kebocoran pajak masih tinggi kendati tidak menyebutkan

jumlah pastinya. Namun, Marwan menyatakan, ada semacam “mafia” pajak yang berkolaborasi dengan oknum pengusaha pengemplang. “Misalnya pajak yang harus dibayar Rp100 miliar, tapi bisa jadi Rp20 miliar, sisanya dibagi ke oknum tersebut,” katanya. Ia menambahkan masalah lain yang harus dibenahi dalam perpajakan di Indonesia adalah soal regulasi. Kata Marwan, Undang-undang nomor 16 Tahun 2000 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan belum maksimal dalam rangka penegakan hukum masalah perpajakan. “Itu harus diperbaiki, diamandemen karena sudah tidak mak-

simal,” jelas Marwan. Direktur Jenderal Pajak, Fuad Rahmany yang hadir dalam diskusi itu tidak menampik adanya mafia pajak. Namun ditegaskannya, mafia pajak itu di luar institusi yang dipimpinnya. “Itu sekelompok masyarakat atau oknum pengusaha. Mereka segerombolan orang yang selalu melakukan penyimpangan perpajakan. Misalnya mengeluarkan faktur (pajak) fiktif untuk mencuri uang negara,” jelasnya dalam diskusi itu. Ia menambahkan, mereka juga kadang didukung oleh oknum penegak hukum. “Ada oknum pajak juga, campur disitu. Itu mafia pajak. Tidak di dalam Ditjen Pajak,” katanya. (jpnn)

Tunaikan Ibadah Umrah dan Membayar Dam LANJUTAN HALAMAN 1

sat, selalu ikut membaur bersama para jamaah. Bahkan Bustamin yang berada di depan membawa bendera kloter.

Saya juga menyampaikan, secara keseluruhan jamaah haji asal Mamuju masih dalam kondisi sehat. Tapi di sini (Arab Saudi, red) banyak jamaah dari daerah di Indonesia yang meninggal.

Jumlahnya sudah mencapai 30 orang. Penyebabnya karena kelelahan dan dehidrasi. Semoga saja amal ibadah mereka diterima di sisi Allah SWT. (**)

IA PERNAH PINGSAN KETIKA TEKANAN DARAHNYA TINGGI Meng k o n sumsi Gent o n g M a s secara rutin kini tel a h memberikan banyak manfaat bagi kesehatan Pagama Sindjata, “Karena kebiasaan yang kurang sehat, sejak tahun 2004 lalu saya menderita hipertensi.” Terang pria berusia 63 tahun itu. Sekian lama menjalani pengobatan, akhirnya kakek 1 orang cucu tersebut mulai tertarik mencoba pengobatan yang alami, “1 tahun yang lalu saya mulai minum Gentong Mas, ternyata setelah minum dengan teratur, memang bermanfaat untuk mengatasi hipertensi. Alhamdulillah sekarang saya merasa sehat, tensi darah sudah normal.” Ungkap pensiunan guru tersebut. Tekanan darah tinggi atau hipertensi memang berbahaya bagi kesehatan. Tidak ada penderitanya yang merasa nyaman ketika tekanan darahnya tinggi. Stress, faktor keturunan (genetik), usia, konsumsi garam yang tinggi, konsumsi banyak pengawet, konsumsi lemak dan daging yang tinggi merupakan faktor-faktor terjadinya hipertensi yang sering kita sebut dengan

tekanan darah tinggi. “Dulu... kalau tekanan darah saya tinggi, kepala sering terasa pusing, bahkan saya pernah sampai pingsan. Untunglah sekarang tidak lagi.” Ungkap pria yang berdomisili di Makassar, Sulawesi Selatan tersebut. Hipertensi (hypertension) adalah suatu keadaan di mana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal yang ditunjukkan oleh angka systolic (bagian atas) dan diastolic (angka bawah) pada pemeriksaan tensi darah. Nilai normal tekanan darah seseorang secara umum adalah 120/80 mmHg. Dalam aktifitas sehari-hari, tekanan darah bervariasi tetapi masih dalam kisaran normal. Tetapi secara umum, angka pemeriksaan tekanan darah menurun saat tidur dan meningkat diwaktu beraktifitas atau berolahraga. Karena telah merasakan manfaatnya, Pagama pun ingin sekali membagi pengalaman sehatnya tersebut dengan orang lain, “Semoga pengalaman saya ini bermanfaat untuk yang lain. Amien…” Harapnya. Gentong Mas merupakan minuman herbal dengan bahan baku utama Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) yang terbukti memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, salah satunya adalah untuk menormalisir tekanan darah. Habbatussauda dalam Gentong Mas bermanfaat untuk memelihara pembuluh darah dari endapan lemak dan pengapuran. Sementa-

ra Kayu manis yang juga dikandung dalam Gentong Mas berfungsi sebagai penormal tekanan darah. Sedangkan Gula Aren selain rasanya manis dan lezat juga bermanfaat menurunkan penyerapan lemak. Untuk hasil maksimal, terapkan pola hidup sehat seperti menjalani diet rendah garam, kolesterol, dan lemak jenuh, stop konsumsi makanan dan minuman beralkohol, hindari stress, olahraga teratur, dll. Manfaat yang hebat bagi kesehatan dan rasa yang lezat membuat semakin banyak masyarakat mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Sulbar/Mamuju : 085 242 056 818 Apotik Marannu, Apotik Sinar Wajo, Apotik Mawar, Apotik Mentari, Apotik Sumberkasih, Apotik Iftikar, Apotik Mulia Farma, Toko Obat Pondok Herbal Polman : Apotik Lestari, Apotik Ilham Putra Wonomulyo : Apotik Marannu 1, Apotik Makmur Farma Majene : Apotik Fadilah, Apotik Rustia Syafta Farma Depkes:PIRT:812.3205.01.114 www.gentongmas.com

tersebut dapat segera direalisasikan. "Ya kita pokoknya bicarakan yang kongkret dan masyarakat dapat langsung rasakan manfaatnya," kata Jokowi. (jpnn)

JAKARTA -- Sebanyak 47.622 honorer kategori satu (K1) siap-siap melalui tahapan pemberkasan untuk mendapatkan nomor induk pegawai (NIP). Hanya saja, masih ada satu tahapan yang harus dilalui yaitu penetapan formasi oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN&RB) Azwar Abubakar. "Saat ini dari 71.467 honorer K1 yang memenuhi kriteria (MK), sudah 47.622 dinyatakan clean and clear karena sudah diverifikasi ulang oleh tim quality assurance (QA). Sisanya 23.845 yang belum bisa ditentukan apakah MK atau tidak memenuhi kriteria (TMK)," kata Yulina Setiawati Nugroho, Deputi Infor-

masi Kepegawaian BKN dalam rapat kerja Komisi II DPR RI dengan MenPAN&RB dan kepala BKN di Gedung Senayan, Selasa 16 Oktober. Dijelaskannya, 47.622 honorer K1 itu tersebar di 523 instansi. Terdiri dari 32.582 honorer di instansi daerah dan 15.040 instansi pusat. "Jadi ada 38 instansi pusat dan 485 instansi daerah yang memiliki honorer tertinggal. Data awalnya ada 152.310 honorer tertinggal yang diusulkan 523 instansi tersebut. Setelah dilakukan verikasi dan validasi, yang memenuhi kriteria hanya 71.467 orang. Namun karena saat diumumkan ke publik ternyata banyak sanggahan sehingga pemerintah harus melakukan verifikasi ulang," bebernya.

Meski masih ada 23.845 honorer K1 yang masih diverifikasi ulang oleh tim QA, namun Yulina optimis, akhir Oktober hasilnya sudah bisa diperoleh. Dia menambahkan, bila 47.622 honorer sudah ditetapkan formasinya, proses pemberkasan langsung dilaksanakan. "BKN sudah siap memproses penetapan NIP 47.622, tinggal tunggu penetapan formasi saja. Kami berharap akhir Oktober atau awal November sudah mulai proses pemberkasan NIP-nya," tandasnya. Dia menjamin, proses pemberkasan NIP nanti akan dilakukan ekstra ketat sehingga bagi honorer yang berkasnya bermasalah, tidak akan diterbitkan NIP-nya. (jpnn)

Pelaku Pemukulan Berpangkat Letkol LANJUTAN HALAMAN 1

kan diluar upaya hukum, lanjut Ilham, wartawan di Riau juga akan buat pernyataan mengecam tindakan itu. “Kita juga sedang kumpulkan foto-foto saat korban Didik dicekik, nanti akan dipublish,” tegasnya. Kronologis Penganiayaan Wartawan foto Riau Pos, Didik Herwanto, yang dianiaya anggota TNI AU Pekanbaru, saat meliput insiden pesawat jatuh di Pekanbaru, Selasa, 16 Oktober, mengalami luka parah di bagian telinga. “Yang paling parah bagian telinga hingga mengeluarkan darah. Saat ini Didik lagi didampingi Ombudsmen Riau Pos, melapor ke Propam TNI AU,” kata Edwir, Koordinator liputan Riau Pos. Edwir menjelaskan kronologis kejadian bermula dari laporan Didik kepadanya men-

genai jatuhnya pesawat di wilayah Pandau, Pekanbaru. Sesuai dengan tugas wartawan, Edwir pun memerintahkan Didik segera ke lokasi kejadian. “Dia berangkat bersama temannya. Membawa ID pers dan kamera. Tapi setibanya di sana, saat sedang menjalankan tugas, dia dikejar, dipukuli, diinjak dan dicekik oleh anggota Provost TNI AU berpangkat Letkol,” jelas Edwir. Bukan hanya dianiaya, kamera Didik pun dirampas paksa oleh anggota TNI AU lainnya. Didik pun langsung ditahan dalam mobil TNI AU. Setelah melakukan negosiasi oleh pimpinan redaksi Riau Pos, Didik pun akhirnya dilepas. “Namun kejadian ini akan tetap kita proses sesuai jalur hukum. Karena sudah sangat keterlaluan penganiayaan yang diterima oleh wartawan kami. Kehadirannya di lokasi kejadian, karena pesawat jatuh

di pemukiman warga dan semua bisa akses ke lokasi,” kata Edwir. Janji Beri Sanksi Tegas Markas Besar TNI berjanji akan memberikan sanksi terhadap oknum anggotanya Letkol Robert Simanjuntak bersama sejumlah anggota Yon 462 Paskhas, yang memukul wartawan saat meliput jatuhnya pesawat Hawk 200 di Desa Pasir Putih Kabupaten Kampar, Riau. “Akan kita lihat duduk masalahnya dulu, tentu bila bersalah akan di berikan sanksi,” kata Kepala pusat penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda Iskandar Sitompul saat dihubungi di Jakarta, kemarin. Pihaknya menyebutkan penganiayaan oleh anggota TNI AU di lapangan bisa saja terjadi karena mis komunikasi antara wartawan dengan anggota TNI AU. Hal itu bisa

saja karena anggota TNI AU tidak membolehkan wartawan mengambil gambar, namun wartawan tetap mengambil hingga memancing emosi anggotanya. Tapi kata Iskandar, ketika ada pesawat kecelakaan semua orang tidak boleh mendekatinya. “Semua orang jangan dekat dengan pesawat karena dikhawatirkan meledak. Kalau seperti itu akan lebih berbahaya,” katanya. Diberitakan sebelumnya tindak kekerasan berupa pemukulan dan perampasan kamera dialami oleh wartawan Riau Pos Didik, wartawan RTV Robby, Ryan Anggoro wartawan Antara serta wartawan TV One dan dua warga sipil di lokasi jatuhnya pesawat tempur Hawk 200 tersebut. Tindak kekerasan itu dilakukan oleh Letkol Robert Simanjuntak bersama anggotanya yang mengamankan lokasi pesawat jatuh di sekitar pemukiman warga. (jpnn)

14 Desa Dapat Jatah PNPM Pariwisata LANJUTAN HALAMAN 1

dengan jumlah penerima bantuan terbanyak, yakni lima desa/kelurahan dengan total anggaran Rp450 juta. Sebaliknya, Kabupaten Mamuju Utara (Matra) hanya kebagian satu desa saja, yakni Desa Sarudu dengan dana sebesar Rp75 juta. (selengkapnya lihat pada tabel). Menparekaf RI, Mari Elka Pangestu, memaparkan bahwa dana bantuan tersebut akan langsung diberikan kepada masyarakat di desa/kelurahan pesisir atau yang ber-

basis pariwisata untuk pengembangan SDM dan pengembangan UKM. “Bagi kabupaten/kota yang belum mendapatkan, akan diusul pada perubahan anggaran 2013,” sebutnya, Senin lalu, di Senayan, Jakarta. Dijelaskan, pengembangan pariwisata yang berorientasi pada kearifan lokal dan pemberdayaan masyarakat juga dilaksanakan melalui program PNPM Mandiri, sesuai tujuan program ini. Yakni, memecahkan masalah kemiskinan masyarakat pedesaan.

“Kita harapkan pemahaman masyarakat, utamanya yang menetap dan berusaha di sekitar desa wisata, akan semakin meningkat. Sehingga turut mendorong meningkatnya pergerakan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, dan meningkatkan kunjungan wisatawan, di desa wisata tersebut,” jelas Elka. Sekadar diketahui, PNPM Mandiri Pariwisata menetapkan kriteria desa wisata, antara lain, memiliki potensi keunikan dan daya tarik wisata yang khas (sebagai atraksi

wisata), baik berupa karakter fisik lingkungan alam pedesaan maupun kehidupan sosial budaya kemasyarakatan. Memiliki dukungan dan kesiapan fasilitas pendukung kepariwisataan terkait dengan kegiatan wisata pedesaan. Misalnya, akomodasi/ penginapan, ruang interaksi masyarakat dengan wisatawan/ tamu, atau fasilitas pendukung lainnya, serta memiliki interaksi dengan pasar (wisatawan) yang tercermin dari kunjungan wisatawan ke lokasi desa tersebut. (*)

DPR Target Mekarkan Mateng Desember LANJUTAN HALAMAN 1

Komisi II berpandangan seluruh daerah tersebut telah layak dimekarkan. “Insya Allah selesai Desember 2012,” terang Akbar Faisal dari Fraksi Hanura dalam pesan singkatnya di Jakarta, Selasa 16 Oktober. Terkait kesiapan Mateng, Sulbar, Kemendagri melalui Dewan Pengawas Otonomi Daerah (DPOD) telah melaku-

kan kunjungan ke daerah tersebut, awal bulan ini. Hasilnya, realisasi Mateng tinggal menunggu satu tahapan lagi. Yakni, Sidang persetujuan di bawah koordinasi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang akan membahas hasil observasi yang pihak DPOD di lapangan. “Kalau semua anggota DPOD setuju dengan hasil observasi, maka Mateng akan terbentuk. Sebab DPR

sudah lama menganggap layak daerah,” ungkap Sekjen DPOD, Budi Santoso. Menurutnya, DPOD tetap mengutamakan prinsip kehati-hatian, sebab, di Indonesia sudah terlalu banyak daerah pemekaran yang gagal menyejahterakan rakyatnya. Pernyataan Budi sejalan dengan penyampaian Anggota Komisi II dari Fraksi Demokrat, Salim S Mengga.

Beberapa waktu lalu, Salim menyebutkan, proses pemekaran Mateng berlangsung secara ketat, melalui kajian mendalam. “Daerah-daerah yang sudah mekar sebelumnya, ada 80 persen yang gagal. Makanya kali ini diperketat. Jangan sampai pemekaran ini tidak menyejahterahkan masyarakat,” tegas Anggota DPR asal Sulbar itu. (rul)

Pesawat Tempur Jatuh di Pemukiman LANJUTAN HALAMAN 1

Sudah Resiko Panglima TNI Agus Suhartono, angkat bicara mengenai insiden jatuhnya pesawat Hawk 200 di Pekanbaru, Selasa, 16 Oktober. Agus mengatakan, pesawat nahas tersebut sedang melakukan latihan rutin seperti biasa yang dilakukan oleh penerbang. Kalaupun akhirnya terjadi insiden jatuh,

hal tersebut sudah menjadi resiko. “Jadi setiap perwira penerbang butuh latihan, kalau tidak nanti gak profesional. Resiko (jatuh) pastilah selalu ada. Tinggal kita evaluasi, apa penyebabnya lalu diperbaiki,” kata Agus pada wartawan di Jakarta. Bahkan Agus mengatakan, meskipun pernah jatuh, bukan berarti si penerbang lantas tak boleh terbang

lagi.”Meski jatuh, jangan takut. Harus tetap terbang,” katanya. Mengenai penyebab jatuhnya pesawat, Agus tidak mau mendahului hasil penyelidikan.”Kita masih tunggu,” ujarnya. Sementara itu mengenai insiden pemukulan terhadap wartawan di lokasi kejadian jatuhnya pesawat, Agus membela perlakuan anak buahnya sebagai antisipasi keselamatan dan keamanan.

“Ini berkaitan dengan pesawat itu sendiri. Contohnya kalau pesawat bawa bom, kemudian ada yang mendekat dan meledak, nanti yang disalahkan TNI AU juga,” ujar Agus. “Selain itu data recordernya juga harus ditemukan lebih dulu. Jangan sampai hilang,” tambah Agus memberi alasan larangan masyarakat sipil mendekat di dekat pesawat tempur jatuh. (jpnn)


8

RADAR SULBAR

RADAR POLEWALI

RABU 17 OKTOBER 2012

Mahasiswa Laporkan Randis Rental dan Sawit

Kejaksaan Diminta Serius Usut Kasus Korupsi EDITOR : AMRI MAKKARUBA

RADAR SULBAR/AMRI MAKKARUBA

ORASI. Salahseorang korlap dari PMII Polman melakukan orasi saat demo di DPRD Polman, Selasa 16 Oktober 2012.

PMII Tolak Investasi Kebun Sawit POLEWALI - -Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) secara tegas menyatakan penolakan investasi perkebunan sawit di Polewali Mandar. PMII meminta semua pihak terkait untuk melakukan penghentian segala aktivitas dua perusahaan yang akan berinvestasi sawit di Polewali Mandar. Penolakan disampaikan mahasiswa PMII Polewali Mandar ketika melakukan aksi demo di DPRD Selasa, 16 Oktober. Salah seorang mahasiswa PMII, Suryananda, penolakan PMII terhadap rencana investasi kebun sawit di Polewali Mandar. Karena diduga kuat rencana investasi kebun sawit hanya akal akalan pihak tertentu dalam rangka mendapatkan lahan dengan mudah dari masyarakat. "Olehnya sebelum masyarakat atau rakyat Polewali Mandar menjadi korban atas rencana kebun sawit.

Kami mendesak semua pihak melakukan penghentian terhadap rencana investasi yang bakal menyensarakan rakyat Polewali Mandar," tutur Suryananda. Ia juga memintaan kiranya semua pihak segera melakukan penghentian aktivitas pihak investor perkebunan sawit. Sebab saat ini pihak investor sudah melakukan proses pembibitan di sejumlah tempat. Sementara diketahui oleh umum, pihak investor belum mengantongi alas hukum yang sah satupun dari pemerintah terlebih lisensi pengadaan bibit. "Makanya kami meminta kepada semua pihak tidak terkecuali DPRD Polewali Mandar, segera bergerak cepat untuk menghentikan segala kegiatan yang dilakukan saat ini oleh investor. Sebelum muaranya nanti menjadikan rakyat Polewali Mandar berhadap hadapan langsung," tegas Suryananda. (k1/mkb)

POLEWALI -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Polewali diminta serius menangani kasus korupsi yang terjadi di Polewali Mandar. Desakan ini dilayangkan puluhan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Polewali Mandar saat aksi demo di Kejari Polewali, Selasa 16 Oktober kemarin. Selain itu mahasiswa juga meminta Kejari Polewali meneruskan aspirasi mereka terkait upaya kriminalisasi KPK ke pemerintah pusat. Serta menolak adanya revisi Undang-Undang KPK yang sementara diwacanakan sejumlah

anggota DPR RI. Salah seorang mahasiswa PMII, Suryananda, secara tegas meminta aparat Kejari Polewali serius mengusut dugaan korupsi yang terjadi di Polewali Mandar. Karena banyak dugaan korupsi di daerah ini tetapi aparat penegak hukum tidak serius mengusutnya. Dalam kesempatan ini mahasiswa juga meminta Kejari Polewali melakukan pengusutan rental kendaraan dinas khususnya untuk anggota DPRD Polewali Mandar. Termasuk persoalan investasi kelapa sawit di Polewali Mandar karena diduga ada permainan didalamnya. Menanggapi desakan mahasiswa, Kejari Polewali, Saring SH

ketika menerima lima perwakilan PMII di ruang kerjanya, Selasa kemarin. Ia secara tegas mengatakan pihak Kejari Polewali terus berupaya melakukan pengusutan dugaan korupsi di daerah ini. "Kami sebenarnya sangat serius dalam pengusutan setiap kasus. Hanya saja beberapa kendala yang kami hadapi. Tetapi ini tidak membuat kami surut dalam mengusut setiap kasus khususnya persoalan korupsi," terang Saring didampingi Kasi Intel, M Syukur, Kasipidum Andi Asben Awaluddin dan Kasipidsus, M Rizal. Terkait masalah rental randis dan sawit, kata Saring pihaknya belum melakukan penye-

lidikan karena belum ada laporan resmi dari masyarakat. Tetapi dengan kedatangan mahasiswa mempertanyakan persoalan tersebut. Pihak Kejari Polewali akan menindaklanjutinya. Hanya saja soal rental randis saat ini masih dalam pemeriksaan BPK dan BPKP. Jika audit telah selesai dilakukan oleh kedua lembaga tersebut pihaknya akan meminta hasilnya untuk dilakukan penyelidikan apakah ada unsur merugikan negara didalamnya. "Kami meminta mahasiswa memberikan data-data kasus dugaan korupsi kemudian kami mengusutnya. Tetapi laporan ini kami akan selidiki," tandasnya. (*)

Wabup Pantau Proyek dan Pasar POLEWALI -- Wakil Bupati Polewali Mandar, Najamuddin Ibrahim turun melakukan pantauan proyek dan pasar di sejumlah kecamatan. Kunjungan yang dilakukan mulai Selasa, 16 Oktober hingga Rabu, 24 Oktober tersebut bertujuan untuk melihat langsung pelaksanaan proyek fisik anggaran tahun 2012 dan situasi pasar di kecamatan. Pada Selasa, 16 Oktober, kunjungan Wabup dilaksanakan di Kecamatan Alu dan Limboro. Di Kecamatan Alu, Nadjamuddin Ibrahim didampingi Kepala Disperindag, Syarifuddin, Kabag Humas, M Danial dan beberapa staf meninjau langsung kondisi pasar di Kecamatan Alu. Ia juga berdialog langsung dengan masyarakat untuk mendengar apa yang menjadi keluhan mereka. Di Pasar Alu, sejumlah masyarakat meminta agar bagunan Pasar Alu bertingkat. Selain itu, khusus untuk pasar yang menjadi tempat penjualan ikan yang saat ini masih menggunakan tanah milik masyarakat. Mereka menyampaikan karena tanah tersebut masih milik masyarakat sehingga saat berjualan. Pedagang dua kali dikenakan bayaran yakni membayar pada pemilik tanah dan juga membayar untuk retribusi pasar.

Untuk itulah, mereka meminta agar pemerintah membangunkan pasar khusus untuk penjualan ikan sehingga mereka tidak lagi membayar kepada pemilik tanah, hanya membayar penarikan retribusi saja. Terkait hal tersebut, Wabup Polman Najamuddin Ibrahim meminta kepada pemerintah kecamatan Alu untuk menginventarisir berapa jumlah pedagang yang ada di pasar. Selanjutnya diusulkan untuk dilakukan pembebasan tanah untuk bisa diusulkan pembangunannya. "Jika memang kemampuan anggaran memungkinkan untuk diusulkan pembebasan tanah dan pembangunan maka akan diusulkan pembangunannya tahun depan. Diharapkan kepada pemilik tanah untuk tidak menjual tanahnya terlalu tinggi karena permintaan pembangunan pasar tersebut untuk kepentingan masyarakat," terang Nadjamuddin Ibrahim. Selain mengunjungi Pasar Alu, Wabup Najamuddin Ibrahim juga meninjau pemanfaatan sarana MCK di Desa Mombi, Kecamatan Alu yang hingga saat ini belum difungsikan oleh masyarakat setepat. Ini disebabkan sarana air bersih belum masuk sehingga belum bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. (afr/mkb)

Eksekutif

RADAR SULBAR/AMRI MAKKARUBA

DEMO. Puluhan mahasiswa dari PMII melakukan aksi demo di depan Kantor Kejari Polewali, Selasa 16 Oktober 2012. Mahasiswa mendesak Kejari serius dalam mengusut kasus dugaan korupsi di Polewali Mandar.

Rencana Pembangunan Bendungan Mombi

Wabup Minta Pengertian Masyarakat POLEWALI -- Wabup Polewali Mandar, Nadjamuddin Ibrahim meminta kepada tokoh masyarakat di Desa Mombi Kecamatan Alu untuk membantu pemerintah. Dalam hal memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait rencana pembangunan bendungan di Desa Mombi Kecamatan Alu. Permintaan tersebut disampaikan langsung Nadjamuddin Ibrahim saat menemui salah satu tokoh masyarakat Desa Mombi Kecamatan Alu, HM Yusuf, Selasa, 16 Oktober. Rencana pembangunan bendungan yang akan dilakukan oleh

Balai Besar Ponempengan Jeneberang ditolak oleh sejumlah masyarakat setempat. Hal ini karena kurangnya sosialisasi yang dilakukan oleh instansi terkait sebelum pembangunan dilakukan. Menurutnya, sejak awal sudah terjadi kesalahpahaman karena pihak yang akan membangun langsung meninjau lokasi pembangunan bendungan dan menentukan rencana pembangunan. Sehingga masyarakat merasa keberatan sekaligus kaget mendengar rencana tersebut. Apalagi mereka beranggapan bahwa dengan pembangunan bendungan tersebut akan berdampak buruk

dan mengancam terjadinya banjir di wilayah tersebut. "Seandainya jauh hari sebelumnya disosialisasikan dan diberikan pemahaman kepada masyarakat. Penolakan sejumlah warga kemungkinan tidak terjadi. Hanya saja, tidak ada pemberitahuan sebelumnya sehingga masyarakat bersikap demikian," kata HM Yusuf, seorang tokoh masyarakat yang juga mantan Kades Mombi. Nadjamuddin Ibrahim meminta agar tokoh masyarakat bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang rencana pembangunan bendungan yang akan dilakukan oleh Balai Besar Po-

nempengan Jeneberang. "Sayang sekali kalau proyek tersebut harus dipindahkan ke tempat lain, apalagi dananya sudah siap. Untuk itu, kami harapkan masyarakat bisa diberikan pemahaman akan rencana pembangunan bendungan tersebut. Pemerintah tidak akan merugikan masyarakat. Kalau masyarakat Desa Mombi tidak bisa memanfaatkan langsung bendungan tersebut, paling tidak pada saat pembangunan, masyarakat bisa dilibatkan dalam pembangunan bendungan," jelas Najamuddin Ibrahim. (afr/mkb)

Rubrik Khusus Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar

RADAR SULBAR/HUMAS PEMKAB POLMAN

RADAR SULBAR/HUMAS PEMKAB POLMAN

PANTAU. Wakil Bupati Polman, Nadjamuddin Ibrahim melakukan pemantauan harga di Pasar Peteosang Kecamatan Alu, Selasa 16 Oktober 2012.

TINJAU. Wakil Bupati, Nadjamuddin Ibrahim didampingi Kabag Humas, M Danial meninjau proyek MCK di Desa Mombi Kecamatan Alu, Selasa 16 Oktober 2012.


METROPOLIS

RABU 17 OKTOBER 2012

9

RADAR SULBAR

INFRASTRUKTUR

Jembatan Toabo Segera Dikerjakan MAMUJU -- Warga Desa Toabo Kecamatan Papalang Mamuju boleh bernafas lega. Kegiatan pembangunan jembatan yang selama ini dikeluhkan karena terbengkalai sekira setahun lamanya bakal segera dilanjutkan pengerjaannya. Sabtu 13 Oktober, proses penetapan pemenang tender di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Mamuju telah diumumkan. Pada hari itu juga, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Mamuju Zulkifli Rachman bersama Kepala Bidang (Kabid) Binamarga PU Mamuju Surya, dan konsultan perencana lakukan mutual cek-up lapangan di Jembatan Toabo.

RADAR SULBAR/JASMAN RANTEDODA

SEGERA DILANJUTKAN. Pembangunan jembatan di Desa Sukamaju Desa Toabo Kecamatan Papalang yang terbengkalai sekira satu tahun, akan dikerjakan kembali..

„ Baca HALAMAN 15

E-KTP

Tak Capai Target, Bakal Dapat Sanksi

Sulbar Butuh Perda TV Kabel EDITOR: SUDIRMAN SAMUAL

MAMUJU -- Undang-undang (UU) Nomor 32 tahun 2002 Tentang Penyiaran telah mengatur mengenai tata cara serta mekanisme operasional Lembaga Penyiaran Berlangganan (LPB) di daerah. Namun demikian, untuk mendukung ketertiban prilaku lembaga tersebut maka perlu diatur lebih lanjut

melalui peraturan daerah (Perda). Olehnya, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulbar meminta agar DPRD Sulbar mempercepat pembuatan Perda mengenai penyiaran tersebut. "Ini penting, karena UU Nomor 32 Tahun 2002 masih sangat luas cakupannya sehingga perlu lebih diatur secara

teknis melalui Perda. Kita sadari, masih banyak pengelola LPB atau TV kabel di daerah ini yang sebenarnya melanggar aturan," sebut Ketua KPID Sulbar, Andi Fachriadi Kusno, ketika ditemui di Kompleks Perkantoran Pemprov Sulbar, Selasa 16 Oktober. „ Baca HALAMAN 15

Marhabang: Belum Ada Perintah Penyaluran Raskin

RADAR SULBAR/JASMAN RANTEDODA

e-KTP. Pegawai Disdukcapil Mamuju sedang memersiapkan alat perekaman e-KTP saat hendak melakukan pelayanan.

MAMUJU -- Target perekaman Kartu Tanda Penduduk Eletronik (e-KTP) untuk 303.150 orang di wilayah Kabupaten Mamuju terancam mulur. Seharusnya, perekaman e-KTP rampung paling lambat pada 31 Oktober. Namun, kegiatan perekaman e-KTP itu baru mencapai sekira 100 ribu orang dari target 303.150 orang. Bupati Mamuju Suhardi Duka memastikan, jika sampai pada 31 Oktober tetapi target yang dibebankan Kemendagri belum juga rampung, maka Mamuju akan dapat sanksi dari kemendagri.

MAMUJU -- Badan Unit Logistik Divisi Regional (Bulog Divre) Mamuju mengaku hingga saat iini belum menerima surat perintah penyaluran beras untuk warga miskin (raskin) jelang Idul Adha di Mamuju. Atas dasar itu, Kepala Bulog Sub Divre Mamuju, Marhabang, menyatakan belum ada rencana untuk melakukan penyaluran raskin kepada Rumah Tangga Sasaran (RTS) di Mamuju dalam waktu dekat ini. Dikatakannya, sesuai aturan mengenai jumlah beras yang akan disalurkan serta waktu penyalurannya maka harus bersumber dari Pemkab

Kecamatan

Jumlah (kg)

1. Tapalang 2. Tapalang Barat 3. Mamuju 4. Bala-balakang 5. Kalukku 6. Papalang 7. Sampaga 8. Tommo 9. Bonehau 10. Budong – budong 11. Pangale 12. Topoyo 13. Karossa 14. Tobadak 15. Simboro 16. Kalumpang

12.660 660 14.160 465 23.970 10.830 4.785 12.735 11.010 9.225 4.470 8.805 11.790 8.595 14.985 20.685

Jumlah

175.830

RADAR SULBAR/JASMAN RANTEDODA

BERAS. Persediaan beras menumpuk di gudang Sub Divre Bulog Mamuju.

„ Baca HALAMAN 15

advetorial Subbag Hukmas, Infoka, KUB & Umum

„ Baca HALAMAN 15

Sumber: Bulog Sub Divre Mamuju

Kegiatan Pendampingan Laporan Keuangan Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2012 SIMAK MATERI. Peserta kegiatan Pendampingan Laporan Keuangan Kanwil Kemenag Sulbar, menyimak materi yang disampaikan oleh Kepala Biro Keuangan dan BMN Kementrian Agama Republik Indonesia.

BUKA ACARA. Kepala Biro Keuangan dan BMN Kementrian Agama Republik Indonesia, H.Achmad Fauzan H, SH, M.Kom.I. didampingi Kakanwil Kemenag se Sulawesi pada pembukaan kegiatan Pendampingan Laporan Keuangan Kanwil Kemenag Sulbar, di Hotel d'Maleo Mamuju.

BERPOSE. Kepala Biro Keuangan dan BMN Kementrian Agama Republik Indonesia, H.Achmad Fauzan H, SH, M.Kom.I. bersama rombongan melakukan foto bersama dengan Kakanwil Kemenag Sulbar, Drs. H. Mukhlis Latif, M.Si. usai pembukaan kegiatan Pendampingan Laporan Keuangan Kanwil Kemenag Sulbar, di Hotel d'Maleo Mamuju.

KUNJUNGAN. Kepala Biro Keuangan dan BMN Kementrian Agama Republik Indonesia, H.Achmad Fauzan H, SH, M.Kom.I. bersama rombongan melakukan kunjungan di ruang kerja Kakanwil Kemenag Sulbar, Selasa 16 Oktober.


10

RADAR MAMUJU

RADAR SULBAR

RABU 17 OKTOBER 2012

VISI PEMERINTAH KABUPATEN MAMUJU

"Gerakan Membangun Mamuju, Menuju Masyarakat Maju dan Mandiri (Gerbang Maju)" MISI I Meneruskan Layanan Pendidikan dan Kesehatan gratis yang semakin dimantapkan TUJUAN Peningkatan Kualitas Generasi Muda, Keolahragaan dan Pengarusutamaan Gender SASARAN Terciptanya peran generasi muda dan perempuan dalam pembangunan Terciptanya Ketahanan Generasi muda dalam permasalahan social Terwujudnya potensi pemuda dalam kewirausahaan, kepeloporan dan kepemimpinan Tersedianya infrastruktur ruang public pemuda untuk berekspresi Tersedianya sarana dan prasarana keolahragaan Pembentukan dan Pembinaan KB/KS Ketersedian alkon (alat kontrasepsi)

Drs. H. Suhardi Duka, MM Ir. Bustamin Bausat Drs. H. Habsi Wahid, MM Bupati Mamuju

Wakil Bupati Mamuju

Sekda Mamuju

Anggaran Kelengkapan Rujab Bupati Terpending REPORTER: JASMAN RANTEDODA EDITOR: SUDIRMAN SAMUAL MAMUJU -- Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Mamuju, Habsi Wahid, mengajukan usulan beberapa program tambahan yang dinilainya cukup penting. Usulan yang disampaikan adalah pembebasan lahan Kantor Lurah Karema, pembenahan jalan menuju ke Rumah Jabatan

(Rujab) Bupati Mamuju di Kelapa Tujuh, dan anggaran kelengkapan Rujab Bupati Mamuju sebesar Rp 900 juta. "Ini sangat penting untuk dianggarkan, karena rencana pada November mendatang setelah Bupati pulang dari tanah suci, rujab tersebut sudah mau difungsikan," se-

PENGUMUMAN BERSAMA INI KAMI MENGUMUMKAN BAHWA TANAH SHM 26/PAPALANG TERDAFTAR ATAS NAMA DAVID TJAKRA AKAN DIBALIK NAMA DAN MASUK KE DALAM HARTA DARI PT. BMIK DEMIKIAN PENGUMUMAN INI TTD

DAVID TJAKRA EKSEKUTIF MAMUJU

but Habsi Wahid dalam rapat paripurna penyelarasan hasil pembahasan komisi atas rancangan peraturan daerah (ranpeda) APBD Perubahan tahun 2012 di DPRD Mamuju, Selasa 16 Oktober. Terhadap usulan tersebut, Ketua DPRD Mamuju Sugianto mengatakan, DPRD Mamuju sedang bekerja keras membantu Pemkab Mamuju menekan angka devisit yang tadinya mencapai Rp 34 miliar lebih, namun dengan hasil pembahasan APBD Perubahan berkurang menjadi Rp 30 miliar lebih. "Bahkan sebenarnya, kita bisa turun sampai Rp 29 miliar tapi ternyata ada usulan beberapa program urgen seperti pengadaan mobil damkar, peta wilayah Mateng, blangko cetak KTP (Kartu Tanda Penduduk, red), pendamping PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini, red) di Bala-balakang, sehingga tidak memungkinkan," ujar Sugianto yang dikonfirmasi usai memimpin

rapat kemarin. Olehnya, terhadap usulan kelengkapan rujab Bupati Mamuju di Kelapa Tujuh, Sugianto mengaku telah memberikan pemahaman bahwa untuk usulan itu akan dibawa dalam APBD Pokok tahun 2013. Selain pertimbangan menekan angka devisit, juga terkait pertimbangan teknis sebab saat ini sudah masuk pekan ketiga Oktober, sehingga tidak memungkinkan membuat program baru. "Sementara pengadaan itu melalui proses panjang. Harus melalui proses tender dan sebagainya. Daripada menyeberang ke tahun 2013, mendingan kita programkan pada APBD tahun 2013," tandas Ketua Komisi II DPRD Mamuju, Irwan SP Pababari. Keduanya mengaku, tidak bermaksud enggan mengakomodir usulan itu. Tetapi waktu yang sudah tidak memungkinkan untuk penambahan program baru. (*)

Stok Beras Aman Hingga Maret

LOWONGAN Kami Perusahaan Nasional Membutuhkan :

KARYAWAN PERSYARATAN : a. Pria/Wanita Usia Max 30 Thn. b. Pendidikan Min. SMU/D3/S1. c. Memiliki SIM C dan Kendaraan Sendiri.

d. Mampu Bekerjasama Dengan Team Work. e. Memiliki Motivasi Kerja Yang Tinggi, Jujur, dan Bertanggung Jawab. f . Berpengalaman di Bidangnya.

MELAMPIRKAN : Surat Lamaran Kerja, CV, Foto Copy KTP, Foto Copy SIM, Foto Copy Ijazah Terakhir beserta Transkip Nilai dan Pas Fhoto Ukuran 4x6 CM 2 Lembar. ANTAR LANGSUNG LAMARAN ANDA KE KANTOR CABANG KAMI YANG TERDEKAT : - Cab. Mamuju : Jl. Jendral Sudirman (samping TK Karema) - Cab. Topoyo : Jl. Trans Sulawesi - Palu (depan Suzuki Topoyo)

- Cab. Pasangkayu Jl. Trans Sulawesi (samping Hotel Blok M) - Cab. Polman : Jl. H. A. Depu (depan Kantor Radar Sulbar)

Mandala Finance Melayani Kredit - Kepemilikan motor baru Yamaha, Zusuki, Honda Kawasaki - Pembiayaan BPKB Motor

Rubrik Khusus Humas Pemerintah Kabupaten Mamuju

SAMBUTAN. Bupati Mamuju Suhardi Duka menyampaikan sambutan dalam acara pelantikan pejabat eselon II, III, dan IV lingkup Pemkab Mamuju di ruang kerja Bupati Mamuju, Senin 15 Oktober 2012.

HUMAS PEMKAB MAMUJU

SEMATKAN PANGKAT. Bupati Mamuju Suhardi Duka menyematkan pangkat pafda acara pelantikan pejabat eselon II, III, dan IV lingkup Pemkab Mamuju di ruang kerja Bupati Mamuju, Senin 15 Oktober 2012.

RADAR SULBAR/JASMAN RANTEDODA

GUDANG. Tumpukan beras yang disimpan dalam gudang Sub Divre Bulog Mamuju.

MAMUJU -- Badan Urusan Logistik Sub Divisi Regional (Bulog Divre) Mamuju memiliki stok beras mencapai 14.000 ton. Dengan stok tersebut, pasokan beras yang berada di bawah kendali Bulog Sub Divre Mamuju akan tetap aman hingga Maret mendatang. Kepala Sub Divre Mamuju, Marhabang, mengatakan, persediaan beras cukup untuk memenuhi kuota Mamuju diantaranya untuk kebutuhan beras untuk warga miskin (raskin), bantuan bencana dari Dinas Sosial, serta jatah makan narapidana oleh Departemen Hukum dan HAM (Depkumham). Walaupun beras dari Mamuju terbilang kurang tetapi pihaknya mendatangkan

beras dari luar Mamuju, seperti Kabupaten Soppeng dan Wajo, Sulsel. Tiga hingga empat bulan lalu Mamuju mengalami surplus beras sebesar 11.000 ton, akan tetapi hal tersebut dimanfaatkan oleh para mitra atau pedagang menjual beras ke luar Sulbar diantaranya Kabupaten Palopo, Wajo dan Soppeng. "Kami tidak bisa memaksa para mitra untuk menjual berasnya kepada kami, karena itulah hak mereka mau menjual barangnya di mana saja demi mencari keuntungan," terangnya. Marhabang menyebutkan, sampai saat ini pihaknya terus melakukan pembelian beras sebanyak 10 hingga 20 ton per hari dari beberapa kabupaten

Rubrik Khusus DPRD Kabupaten Mamuju

di Sulsel agar stok beras untuk kebutuhan terduga maupun tak terduga di Mamuju dipastikan aman selama lima bulan sebesar 14.000 ton. Kejadian membeli beras antar kabupaten lain memang biasa terjadi jikalau stok Bulog mulai kurang, seperti Bulog Divre Mamuju saat ini membeli beras dari luar kabupaten lain. Begitupun sebaliknya, kabupaten lain membeli beras dari Mamuju jikalau stok beras di Mamuju melimpah. "Para mitra hanyalah sebatas kerjasama profesional dengan kami. Akan tetapi hal itu tidak menjadi problem, yang terpenting stok beras di Bulog Sub Divre Mamuju aman hingga lima bulan ke depan," katanya. (mg1/dir)

LEGISLATIF MAMUJU

KETUA DPRD Mamuju H Sugianto, bersama wakil ketua I Masram Jaya dan Wakil Ketua II St Suraida Suhardi, sedang berbincang di ruangan ketua DPRD Mamuju.

RADAR SULBAR/JASMAN RANTEDODA

DPRD. Wakil ketua DPRD Mamuju bersama beberapa anggota DPRD mamuju saat hendak menuju ruang rapat paripurna.


RADAR MAJENE

Rekrutmen Bidan PTT Prioritaskan Warga Lokal MAJENE -- Dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih optimal kepada warga di sejumlah desa. Kedepan penerimaan bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) diusulkan dari warga lokal. Karena dinilai dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal. Bupati Majene, Kalma Katta, menyatakan kedepan rekrutmen bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Kabupaten Majene harusnya memprioritaskan warga lokal. Ini akan memudahkan warga setempat dalam mendapatkan layanan kesehatan. "Dengan adanya sejumlah lulusan baru dari para tenaga kesehatan pada sejumlah kampus di Majene. Maka diharapkan lulusan ini dapat berbakti di daerah kelahiran mereka sendiri melalui program bidan PTT," ungkap Kalma. Selain dapat berbakti pada warga desa kelahirannya, hal tersebut juga akan membuat bidan PTT lebih berkonsentrasi dalam meningkatkan kualitas kesehatan warga desanya sendiri. (mg4/mkb)

Kemenag Bantu 42 Warga Ekonomi Lemah MAJENE -- Sebanyak 42 warga ekonomi lemah di Kabupaten Majene menerima bantuan sosial dari Kementerian Agama (Kemenag) Majene. Bantuan ini bersumber dari daftar isian penggunaan anggaran (Dipa) Kemenag Majene tahun 2012. Penyaluran bantuan ini melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Majene. "Ini bantuan sudah ada dalam Dipa Kemenag Majene. Memang diperuntukkan untuk masyarakat ekonomi lemah," kata Sufyan Mubarak juga Kasi Haji Kemenag Majene. Wakil Bupati Majene Fahmi Massiara, selaku ketua dewan penasehat FKUB, menyerahkan bantuan secara simbolis. Ia berharap seluruh penerima dapat memanfaatkan bantuan tersebut sebagai tambahan modal dalam peningkatan usahanya. "Bantuan ini jangan dilihat dari nilainya. Tapi penerima perlu memahami, bahwa selama ini pemerintah selalu ingin berupaya membantu masyarakat ekonomi lemah," ujar Fahmi, Selasa kemarin di Aula Bazda Majene. (k3/mkb)

RADAR SULBAR

RABU 17 OKTOBER 2012

11

Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Diwarnai Perdebatan REPORTER : SYAMSUDDIN MAUPA EDITOR : AMRI MAKKARUBA

MAJENE -- Perdebatan sesama anggota Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Darah (DPRD) Majene dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) tak terelakan. Hal ini terjadi saat pembahasan Ke-

bijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan APBD 2012. Perdebatan ini terkait asumsi pendapatan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) hingga akhir Desember 2012. Sejumlah anggota Banggar belum dapat menerima asumsi pendapatan

yang disampaikan SKPD. Namun dalam pembahasan ada juga anggota Banggar yang tidak ingin terlalu masuk pada substansi pendapatan karena menganggap hal tersebut menjadi domain Komisi II. Darmansyah, salah seoarang anggota Banggar mengaku, tidak ingin berlama lama dalam pem-

bahasan KUA PPAS Perubahan 2012. Apalagi hanya untuk membahasa secara detail sumber pendapatan SKPD. "Saya rasa pimpinan, ini tugas Komisi II. Kita di DPRD sudah ada pembagian tugas, tinggal bagaimana pimpinan memberikan penegasan," sebut Darmansyah Senin malam 15 Oktober di Gedung DPRD Majene.

Terkait Intervensi Disdikpora Provinsi

Tunjangan Honorer Dinilai Salah Sasaran MAJENE -- Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mejene menilai terjadi sejumlah kejanggalan terkait daftar honorer penerima tunjangan kualifikasi dan fungsional di beberapa sekolah. Anggota Komisi III DPRD Majene, Adi Ahsan, Selasa 16

Oktober, mengatakan sudah banyak pengaduan dari tenaga honorer yang mengaku jika guru honorer yang menerima dana tunjangan kualifikasi. Justru mereka tidak kuliah. "Ini membuktikan jika terjadi penyimpangan. Masa dana yang diperuntukkan bagi guru honorer yang melanjutkan pen-

didikan mereka justru dinikmati oleh mereka yang tidak kuliah," ungkap Adi Ahsan. Tidak hanya itu, tunjangan fungsional yang seharunya diberikan kepada para guru honorer yang benar-benar melaksanakan tugas di sekolah, justru dinikmati juga oleh guru honorer yang malas mengajar.

RADAR SULBAR/SYAMSUDDIN MAUPA

BANTUAN. Wakil Bupati Majene H. Fahmi Massiara menyerahkan bantuan sosial FKUB Majene secara simbolis kepada empat orang perwakilan warga di Kantor BAZDA Kabupaten Majene, Selasa 16 Oktober 2012.

Rubrik Khusus Pemerintah EKSEKUTIF Kabupaten Majene

Bahkan fakta yang paling memilukan adalah adanya sejumlah honorer yang tidak mengajar selama beberapa bulan. Tetapi tetap mendapatkan dana tunjangan funsional. Menurut Adi Ahsan, sejumlah fakta memiriskan seperti inilah yang kemudian menambah dan menyebabkan kualitas pendidikan di Majene semakin terpuruk. Menanggapi hal tersebut, Kepala Disdik Majene, Abdul Hamid Haris, mengatakan selama ini Disdik Majene selalu melakukan verifikasi data secara akurat dalam menentukan siapa saja tenaga guru honorer yang layak untuk mendapatkan kedua jenis dana tunjangan tersebut. Namun selama ini daftar nama-nama hasil penentuan Disdikpora Sulbar selalu berbeda dengan usulan yang diajukan Disdik Majene. "Ini yang menjadi kendala sebab kami biasanya tidak merasa mengusulkan. Tapi Disdikpora Sulbar yang memasukkan nama-nama yang tidak pernah kami usulkan," terang Hamid. (mg4/mkb)

Pembahasan KUA PPAS Perubahan APBD 2012 itu, sudah yang kesekian kalinya, SKPD yang memiliki pendapatan diminta untuk melakukan ekspose potensi pendapatan. Pembahasan KUA-PPAS Perubahan APBD 2012 ini dipimpin Wakil Ketua Lukman dan Marzuki Nurdin. (*)

Hasil Tangkapan Nelayan Berkurang MAJENE -- Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Majene, memperkirakan hasil tangkapan nelayan sekitar empat bulan ke depan akan mengalami penurunan. Hal tersebut terjadi karena dipengaruhi musim peralihan cuaca, ditambah dengan tinggi gelombang. Menurut Kepala DKP Majene, Fadlil Rasyid, Selasa 16 Oktober, mulai bulan ini hingga Januari 2013 mendatang, diperkirakan akan terjadi penurunan produksi ikan di Majene. Hal itu disebabkan oleh peralihan cuaca dan tingginya gelombang selama beberapa bulan terakhir. "Walaupun kondisi cuaca dan tinggi gelombang tidak setiap hari terjadi. Namun hal itu tetap akan berpengaruh terhadap hasil tangkapan nelayan. Sebab dalam dua hari tidak ada pelayaran maka akan berpengaruh drastis terhadap produksi ikan," ungkap Fadlil. Ia juga mengimbau, nelayan di kabupaten ini tetap waspada terhadap kondisi peralihan cuaca. Karena sering terjadi kecelakaan di laut dan tidak jarang menimbulkan korban jiwa. Apalagi Nelayan yang terperangkap gelombang tinggi tidak bisa menyelamatakan diri. (mg4/mkb)

Rubrik Khusus Rumah Sakit Umum Daerah Majene

RADAR SULBAR/JUNIARDI

PIMPIN RAPAT. Bupati Majene, Kalma Katta, didampingi Sekkab Majene, Syamsiar Muchtar Mahmud, dan Ketua Komisi III DPRD Majene, Hasriadi, serta Wakil Ketua Komisi III, Basri Ibrahim, saat melakukan rapat koordinasi, di ruangrapat bupati, Selasa kemarin.

RADAR SULBAR/JUNIARDI

CEK KESEHATAN. Seorang petugas kesehatan RSUD Majene sedang melakukan

RADAR SULBAR/JUNIARDI

SAMBUTAN Wakil Bupati, Fahmi Massiara, didampingi Kepala Kesbang Pol & Linmas, Arifuddin, menyampaikana sambutannya pada penyerahan bantuan sosial forum kerukunan umat beragama Kabupaten Majene, di gedung Islamic Centre Majene, Selasa 16 Oktober.

RADAR SULBAR/JUNIARDI

PERIKSA. Salah seorang perawat melakukan pemeriksaan terhadap pasien di RSUD Majene.


12

RADAR MAMASA

RADAR SULBAR

RABU 17 OKTOBER 2012

Kabupaten Mamasa

Visi: Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Mamasa yang Madani Dalam Ikatan Kondosapata Wai Sapalelean

Empat Strategi Pembangunan Kabupaten Mamasa 1. Mewujudkan tata kepemerintahan yang baik/goog governance. 2. Meningkatkan Kesejahteraan masyarakat melalui Pembangunan Berbasis Masyarakat (Gerbang Sismark). 3. Mendorong berkembangnya dunia usaha para pelaku ekonomi. 4. Mengaktualisasikan nilai-nilai agama dan norma budaya dalam kehidupan masyarakat.

Ramlan Badawi

Benhard Buntutiboyong

Bupati Mamasa

Sekkab Mamasa

Janji Beri Sanksi Tegas

Alasan Mabes TNI Terkait Pemukulan Wartawan

NET

JAKARTA -- Markas Besar TNI berjanji akan memberikan sanksi terhadap oknum anggotanya Letkol Robert Simanjuntak bersama sejumlah anggota Yon 462 Paskhas, yang memukul wartawan saat meliput jatuhnya pesawat Hawk 200 di Desa Pasir Putih, Kampar, Riau, Selasa (16/ 9). "Akan kita lihat duduk masalahnya dulu, tentu bila bersalah akan di berikan sanksi," kata Kepala pusat penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda Iskandar Sitompul saat dihubungi di Jakarta, Selasa (16/10).

Pihaknya menyebutkan penganiayaan oleh anggota TNI AU di lapangan bisa saja terjadi karena mis komunikasi antara wartawan dengan anggota TNI AU. Hal itu bisa saja karena anggota TNI AU tidak membolehkan wartawan mengambil gambar, namun wartawan tetap mengambil hingga memancing emosi anggotanya. Tapi kata Iskandar, ketika ada pesawat kecelakaan semua orang tidak boleh mendekatinya. "Semua orang jangan dekat dengan pesawat karena dikhawatirkan

meledak. Kalau seperti itu akan lebih berbahaya," katanya. Diberitakan sebelumnya tindak kekerasan berupa pemukulan dan perampasan kamera dialami oleh wartawan Riau Pos Didik, wartawan RTV Robby, Ryan Anggoro wartawan Antara serta wartawan TV One dan dua warga sipil di lokasi jatuhnya pesawat tempur Hawk 200 tersebut. Tindak kekerasan itu dilakukan oleh Letkol Robert Simanjuntak bersama anggotanya yang mengamankan lokasi pesawat jatuh di sekitar pemukiman warga. (jpnn)

Presiden Tolak 100 Permohonan Grasi Kasus Narkoba JAKARTA -- Pihak Istana melakukan pembelaan. Menurut juru bicara Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha, keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, memberikan grasi pada tersangka narkoba, tidak dilakukan dengan tujuan terselubung. Melainkan atas dasar kemanusiaan dan sudah melalui banyak pertimban-

gan. Pada wartawan di Jakarta, Selasa (16/10), Julian mengatakan pemberian grasi hukuman mati oleh Presiden, sesuai dengan amanat konstitusi pasal 14 ayat 1. Presiden juga memberikan grasi setelah mendapatkan pertimbangan dari Mahkamah Agung. "Jadi tidak serta merta. Karena Presiden sebelumnya juga me-

nerima saran dan rekomendasi dari menteri terkait," kata Julian. Tidak semua rekomendasi yang masuk, diterima oleh Presiden. Karena harus ditelaah lebih dulu. "Perlu diketahui, sampai saat ini sudah ada lebih dari 100 permohonan grasi hukuman mati narkoba yang ditolak," tambah Julian. (jpnn)

Warga Minta Pertanggungjawaban Pemilik BTS

Disambar Petir, Puluhan TV Warga Rusak REPORTER : ANDI SUMARYADI EDITOR : AMRI MAKKARUBA

MAMASA -- Sebanyak 32 unit televisi milik warga Dusun Banggo Kelurahan Mamasa Kecamatan Mamasa rusak. Penyebabnya karena televisi mereka disambar petir pekan lalu. Rata-rata televisi yang rusak berada tak jauh dari menara Base Transceiver Station (BTS) milik salah satu provider telekomunikasi. Hal ini terjadi karena alat penangkal petir BTS tersebut tidak ada karena dicuri

orang tak dikenal dua bulan lalu. Sementara pemilik tower BTS belum menggantinya. Sehingga saat petir datang diduga mengenai tower BTS hingga mancar ke sejumlah televisi warga mengakibatkan kerusakan. Salah seorang warga Banngo, Medi, mengatakan kejadian tersebut berlangsung secara tiba-tiba dan begitu cepat. Televisinya langsung berbintin dan tidak lagi bisa menangkap siaran. "Kami menduga puluhan TV yang rusak terke-

na petir karena pengaruh tower milik telkomsel tidak memiliki alat penangkal petir karena dicuri orang. Sementara pihak Telkomsel tidak melakukan pemasangan alat baru," terang Madi. Petugas dari Telkomsel telah mendata TV yang rusak sebanyak 32 unit dan berjanji akan mengganti TV baru sesuai merk yang rusak. Tetapi hingga saat ini janji tersebut belum terealisasi. Beberapa kali warga mempertanyakan tetapi pihak Telkomsel tidak ada ditempat. (*)

Sekolah Dibongkar, Gedung Baru Belum Dibangun JAKARTA -- Sebanyak 176 murid SD 009 Samboja, Kutai Kartanegara (Kukar) bakal lama menempati Balai Pertemuan Umum (BPU) Kelurahan salok Api Darat. Sebab, gedung sekolah mereka yang dibongkar sebulan lalu, sampai kini belum jelas kapan dibangun gantinya. Murid semakin menderita, sebab fasilitas belajar mengajar di BPU tidak memadai. Kepala SD 009, Ardiansyah mengatakan, proyek gedung SD 009 di RT 3, Kelurahan Salok Api Darat, Samboja itu terhenti setelah dilakukan pembongkaran. Belum ada kejelasan siapa yang akan melanjutkan pembangunan gedung sekolah tersebut. Sementara kelas dan rumah dinas guru sudah dibongkar. Sekolah tersebut memiliki 6 kelas dan 2 rumah dinas guru. Sebelum gedung sekolah itu dibongkar, ada yang menelepon saya bahwa yang akan mengerjakan proyek tersebut adalah sebuah CV dari Samarinda,” kata Ardiansyah. Informasi itu disambut positif pihak sekolah. Namun, nyatanya malah tidak ada kejelasan. Pihak kontraktor yang dimaksud hingga sekarang tak kunjung datang me-

ngerjakan proyek itu. Malah, belakangan mencuat dugaan penetapan pemenang tender proyek tersebut belum final. “Kami berharap, proyek itu secepatnya dikerjakan karena murid-murid saat ini belajar dengan fasilitas seadanya di BPU,” katan-

ya. Disebutkan, Gedung SD tersebut berdiri sejak tahun 1962. Juga ada yang dibangun tahun 1985. Ketua RT 3 Kelurahan Salok Api Darat Trisno kepada Kaltim Post juga meminta kontraktor segera mengerjakan proyek tersebut. (jpnn)

PENGUMUMAN KEHILANGAN Telah hilang 1 buah buku BPKB Mobil Chrysler/Hartop Jeep, Tahun pembuatan/ CC 1981/ 4200 CC No.Rangka/ Mesin KDIP – 87AO-13195 / JOO-13105 No.Pol.DD.806 DR nomor BPKB. 4958686.R Atas Nama Ir.Dahriyin Alamat : Jl.Biring Romang Blok I No.57 Makassar Rw.01/01 Manggala, diperkirakan tercecer di Jalan Jendran Sudirman Majene

BADAN PERTANAHAN NASIONAL Kantor Pertanahan Kabupaten Polewali Mandar Jl. Tritura No. 10 Polewali Telp/Fax ; 0428-21757

PENGUMUMAN (Tentang Sertipikat Hilang) Nomor : 181/Peng-76.04/IX/2012 Untuk mendapatkan Sertipikat baru sebagai penganti Sertipikat yang hilang, berdasarkan ketentuan pasal 59 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 24 tahun 1997 tentang pendaftaran tanah, dengan ini diumumkan bahwa : Hak Atas Tanah Jenis dan Nomor Hak

a.Nama No pemohon. b.Alamat. 1 1

2

NIB

3

HARDIANSYAH Jl. R Soeparman Kelurahan Sidodadi Kecamatan Wonomulyo

Terdaftar Atas Nama

4

Hak Milik No. 2827 / Sidodadi Surat Ukur No. 327/ Sidodadi/2011 Tanggal, 14-12-2011 Luas. 164 M2

01661

Tanggal Pembukaan

5

Letak Tanah a. Jalan b. Desa/Kel c. Kec.

6

HARDIANSYAH

08-02-2012

7 a. ---b. Kelurahan Sidodadi c. Kec. Wonomulyo

Ket 8 Pekarangan

Dalam jangka waktu 30 (Tiga Puluh) hari sejak tanggal pengumuman ini, bagi mereka yang merasa keberatan dapat mengajukan keberatan-keberatan kepada kami dengan disertai alasan dan bukti kuat. Jika setelah 30 (Tiga Puluh) hari tidak ada keberatan terhadap permohonan penggantian Sertipikat tersebut diatas, maka Sertipikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hukum dan Sertipikat yang dinyatakan hilang tidak berlaku lagi. Polewali, 16-10-2012

PENGOBATAN MATA

PAKISTAN HERBAL TANPA OPERASI Ahli Pengobatan Mata dan Ambeyen Tanpa Operasi ditangani langsung oleh Tabib Khan keturunan dari Pakistan. Khan seorang ahli Pengobatan Alternatif Mata, Ambeyen, Lemah Syahwat, dan berbagai penyakit lainnya. Khan yang keturunan Pakistan sudah berpengalaman lebih dari 23 tahun memilki keahlian yang diperoleh dari leluhurnya di Pakistan. Dengan Keahlian yang tidak dimiliki orang banyak, Khan kini telah membuka Pengobatan Mata di Wonomulyo dan Mamuju. Dengan pengalaman puluhan tahun tersebut, Khan telah berhasil menyembuhkan puluhan ribu pasien keluhan Mata, diantaranya: Glukoma, Min Plus, Retina Pati Deabetik, Katarak Pendarahan Retina, dan Syaraf mata rendah, serta Cuci & Perawatan Mata. Metode yang digunakan yaitu, menggunakan Ramuan herbal murni dari Pakistan dan tumbuh-tumbuhan dari Indonesia tanpa menggunakan obat-obatan kimia sehingga Tanpa Efek Samping Khan juga mengobati penyakit lainnya, seperti : √ AMBEIEN

√ TERAPI STRUK

√ REMATIK

√ TERAPI PUNGGUNG

√ KEPUTIHAN

√ KANKER

√ TERAPI ASAM URAT

√ OSTEOPOROSIS

√ TERAPI KEPALA

√ GONDOGAN

√ TUMOR

√ TERAPI KOLESTEROL

√ LEMAH

√ GINJAL

√ KISTA

√ TERAPI REMATIK

√ TERAPI MENAMBAH TINGGI BADAN

√ MIOMA

√ TERAPI MENGECILKAN PERUT

√ ASAM URAT

√ HEPATITIS

√ STRUK

SYAHWAT √ IMPOTEN √ EJAKULASI DINI

√ MAAG

√ LIVER √ DIABETES

Alamat : Wonomulyo

Alamat : Mamuju

Jl. Jend.Sudirman No.55 (Dekat Kantor PU/Lampu Merah) Wonomulyo Polewali Mandar Buka setiap tanggal 01 sampai 15. Pukul 08.00 – 20-00 Wita Khan Hp: 085 397 082 333

Jl. Sultan Hasanuddin No. 88 (di Rental Mobil SILVI) Mamuju Buka setiap tanggal 16 sampai 30 Pukul 08.00 – 20-00 Wita Hp: 085 242 219 895

“TANPA OPERASI”

Rubrik Ini Dipersembahkan oleh Humas Pemkab Mamasa

RADAR SULBAR/HUMAS PEMKAB MAMASA

LEPAS. Bupati Mamasa, H Ramlan Badawi bersama Kapolres Mamasa, AKBP I Made Suharna dan Kajari Mamasa, M Fauzan ketika menghadiri pelepasan CJH Mamasa di Masjid Agung Mamasa, 28 September 2012.

RADAR SULBAR/HUMAS PEMKAB MAMASA

SIBUK. Sejumlah Panitia Pemberangkatan CJH Mamasa sibuk mengatur jemaah yang akan berangkat ke tanah suci.


RADAR PASANGKAYU Sistem Manusia Alam Ruang Teknologi

RADAR SULBAR

RABU 17 OKTOBER 2012

MAMUJU UTARA SMART

Pembenahan dan Penyempurnaan Sistem Penyelanggaraan Pemerintahan, Kebijakan dan Regulasi, Program dan Kegiatan, Infrastruktur Keuangan Daerah. Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas SDM Aparatur, Masyarakat dan Private Sektor. Mengelola dan Memanfaatkan Sumber Daya Alam dengan Arif, Adil, dan Bijak untuk Kemakmuran Rakyat dan Pengembangan Kapasitas Pemerintahan Daerah. Konsisten Melakukan Penataan Ruang, dan Wilayah dengan Mengacu pada Kebijakan dan Regulasi Serta Berwawasan Lingkungan Menggembangakan dan Memanfaatkan Tekhnologi Tepat Guna yang Selaras dengan Perkembangan dan Kebutuhan

Andi Kembali Bantah Terlibat Hambalang JAKARTA -- Kembali disebut terlibat dalam kasus Hambalang, Menpora Andi Malarangeng lagi-lagi mengeluarkan bantahan. "Saya tidak pernah meminta ataupun menerima apapun," tegas Andi menjawab wartawan di Istana, Selasa 16 Oktober. Mengenai namanya yang disebut Nazaruddin berada di balik kasus Hambalang, Andi menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum dalam hal ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Pokoknya saya menjalankan tugas sebagai menteri sebaik-baiknya. Saya serahkan semuanya pada proses hukum, biar jelas semua persoalannya," kata Andi. Mengenai pernyataan dari saksi Dedi yang terkesan dikorbankan Andi, kembali dibantah oleh mantan juru bicara Kepresidenan ini."Tidak ada yang dikorbankan. Semua orang punya tanggungjawab masing-masing. Yang penting jangan menyalahgunakan kewenangan," tegas Andi. (jpnn)

13

H. MUHAMMAD SAAL WAKIL BUPATI

H. AGUS AMBO DJIWA BUPATI HM. NATSIR. MM SEKKAB

Perbaikan Daerah Aliran Sungai

Pemerintah Ajak Swasta

Mantan Mendagri Hari Sabarno Tetap Dihukum 5 Tahun JAKARTA -- Mahkamah Agung menolak permohonan kasasi yang diajukan mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Hari Sabarno, dalam perkara korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran (damkar). Dengan begitu, Mendagri di era pemerintahan Presiden Megawati Soekarno Putri tersebut tetap dihukum selama 5 tahun penjara seperti yang dijatuhkan Pengadilan Tinggi DKI sebelumnya. Dalam putusannya, majelis kasasi diketuai Djoko Sarwoko dibantu anggota Krisna Harahap, Abdul Latif, Leo Hutagalung, dan Sri Murwahyuni, menambah hukuman denda menjadi Rp200 juta subsidair 6 bulan kurungan. Selain itu, beberapa barang bukti yang merupakan pemberian terpidana almarhum Hengky Samuel Daud, berupa mobil Volvo senilai Rp808 juta diputuskan disita untuk negara. "Dengan putusan ini, perkara terpidana Hari Sabarno sudah berkekuatan hukum tetap dan pasti atau in kracht," kata Krisna Harahap saat dikonfirmasi, Selasa 16 Oktober. Hari dinyatakan bersalah karena melakukan penunjukan langsung dalam proyek pengadaan 208 mobil pemadam kebakaran di 22 daerah di seluruh Indonesia. Perusahaan yang ditunjuk adalah milik Hengky Samuel Daud yakni PT Satal Nusantara dan PT Istana Saranaraya selama rentang waktu 2003 sampai 2005. Selain Hari, mantan Dirjen Otonomi Daerah Oentarto Sindung Mawardi juga ikut dijerat KPK dengan tuduhan serupa. (jpnn)

POTRET PASANGKAYU

RADAR SULBAR/SYAMSUDDIN HB

PEMBANGUNAN TANGGUL. Pembangunan tanggul di bantaran Sungai Pasangkayu Kecamatan Pasangkayu yang merupakan hasil kerjasama pemerintah daerah dengan PT Pasangkayu.

PASANGKAYU -- Memperbaiki kualitas daerah aliran sungai (DAS) di Kabupaten Matra, kian mendesak untuk dilakukan. Itu untuk menghindari dampak jika terjadi kerusakan DAS. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Matra Basri Yunus, di sela pertemuan dengan pihak PT Pasangkayu dan elemen masyarakat di Hotel Multazam, Pasangkayu, Senin malam, 15 Oktober. Dalam kesempatan ini

REPORTER: SYAMSUDDIN HB | EDITOR: MUHAMMAD ILHAM tampak Sekkab Matra HM Natsir, Asisten I Andi Rahmat, Asisten II Irman, Kepala BadanPenanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Matra Ardhillah, Camat Pasangkayu dan manajemen PT Pasangkayu serta tokoh masyarakat Matra. Basri Yunus menyampaikan, akibat beban atau debit air yang terlalu besar yang mengaliri sungai-sungai kecil dan besar, diperlukan pem-

Rubrik Khusus Humas Pemkab Mamuju Utara

BINCANG. Kepala BLH Sulbar HM Sarjan Lakki berbincang dengan Kepala KLH Matra H Jamal dan SHE PT Letawa Ridwan di Hotel Blok M Pasangkayu.

RADAR SULBAR/ANDI SAFRIN

SERIUS. Sekdis Koperindag dan UKM Matra Ichsan Katonde dan PPK Dinas PU Matra Ahmad Sibali saat serius mengikuti sosialisasi lingkungan hidup di Hotel Blok M Pasangkayu.

bangunan tanggul yang lebih tinggi. Secara teknis, antara muka, air pasang, dan palung sungai sudah tidak mampu lagi menampung beban saat air sungai meluap akibat hujan. Diharapkan, pemerintah daerah dan perusahaan swasta, membangun tanggul seperti yang dilakukan di bantaran Sungai Pasangkayu barubaru ini. Karena penanganan DAS di Matra membutuhkan

langkah konkret. "Dan sungai juga harus dimanfaatkan sebaik-baiknya," ujarnya. Seperti, sambung Basri, mematuhi aturan garis sempadan sungai sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air dan PP Nomor 38 tahun 2011 tentang Sungai. Menurutnya, ini sangat perlu disosialisasikan karena masih banyak masyarakat yang belum mengetahuinya.

LEGISLATIF MATRA

Selanjutnya, kerjasama ini direncanakan melibatkan semua pihak yang berkompeten, termasuk seluruh perusahaan yang bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit. "Saat ini baru PT Pasangkayu yang terlibat, sehingga inilah yang menjadi motivator terhadap perusahaan-perusahaan lain yang agar terpanggil dan ikut bertanggungjawab membantu pemerintah dan masyarakat memperbaiki daerah aliran sungai," jelasnya. (**)

Rubrik Khusus DPRD Kabupaten Mamuju Utara

BINCANG. Anggota DPRD Matra Putu Purjaya berbincang dengan masyarakat di ruang Komisi I DPRD Matra.

RADAR SULBAR/ANDI SAFRIN

JELANG RAPAT. Anggota DPRD Matra Nasri Syahrir Odja SH sesaat sebelum rapat di DPRD Matra, Senin 15 Oktober 2012.


14

INFOTAINMENT

RADAR SULBAR

RABU 17 OKTOBER 2012

Hamil, Melanie Sempat Lupakan Menyanyi JAKARTA Melanie Riccardo rupanya tak puas hanya menjadi host sukses. Bersama adiknya, Roy Ricardo, suaminya Tyson, Melanie kini mencoba eksis di dunia musik. "Dari dulu pengen nyanyi, tapi karena job lumayan padat jadi keteteran. And then saya hamil, udahlah lupa sama semua ide (nyanyi)," kata Melanie di Studio RCTI Kebon Jeruk Jakarta Barat, Selasa 16 Oktober. Kesuksesan menjadi host ternyata melapangkan jalan Melanie untuk kembali bernyanyi. Meski demikian, Melanie akan tetap fokus menjadi host yang lucu. "Enggak, komedian tetep passion utama saya. Nyanyi ini hanya supporting tools aja," ujarnya. Lagu yang ia bawakan bersama Tyson dan Roy diciptakan oleh Paul T-Five. Uniknya dalam lagu ini, Tyson yang juga seorang bule harus bernyanyi bahasa Indonesia. "Untungnya Paul ngasihnya range vokalnya pas, enggak terlalu tinggi dan rendah, sesuai ama karakter vokal saya. Adik saya, Roy juga biasa rapper tapi biasa pakai Bahasa Inggris sekarang pakai Bahasa Indonesia. Tyson juga pakai Bahasa Indonesia," ungkapnya. (jpnn)

Dik Doank Enggan Bicara Kehidupan Pribadi

Tasya:

Teman Dekat Iya, N Tidak A R A C PA Biografi

TASYA KAMILA Perempuan, Islam 22 November 1992, Jakarta PERSONAL Shafa Tasya Kamila atau yang populer memiliki nama Tasya adalah mantan penyanyi anak yang kini mulai menginjak usia remaja.

JAKARTA - Sebagai perempuan remaja, wajar jika mulai mengenal jatuh cinta. Tasya Kamila, mantan penyanyi cilik yang kini telah menginjak remaja, pun merasakan suka terhadap lawan jenis. "Kalau aku sebenarnya feeling rasa suka dan sebagainya wajar, apalagi remaja. Aku sendiri lebih seneng berteman. Kalaupun ada pacar, aku nggak akan ngumbar, paling keluarga aku aja. Tapi sekarang aku single," ucap Tasya saat ditemui usai acara 'Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia' di SDN 05 Karet Kuningan, Jakarta Selatan, Senin 15 Oktober. Tasya mengungkapkan, saat ini dirinya lebih memilih untuk berteman daripada pacaran, meski ada beberapa teman yang memiliki kedekatan lebih. "Lebih enak berteman, lagipula aku sibuk. Yang dekat ada lah beberapa. Tapi sekarang lebih enak berteman," lanjutnya. Bagi Tasya, definisi pacaran bagi tiap orang berbeda-beda. Dia pun belum mau menjalin hubungan secara serius, lantaran usianya yang sangat muda dan ingin menjajal berbagai kesempatan. "Pacaran seperti apa definisinya kan beda-beda. Aku sendiri sih yang dekat, teman baik pasti ada. Tapi yang serius belum saatnya. Mungkin ntar kalau aku udah lulus. Lebih ke teman dekat aja deh ya. Gak enak juga kalau disebut pacar. Karena itu belum pasti," papar Tasya. (net)

Tria Changcuters

Nikah Sekali, Ijab Kabul Tiga Kali

JAKARTA - Sejak pernikahan keduanya diketahui media, Dik Doank sering menghindar untuk berbicara langsung dengan media. Meski tak secara ekstrem menghindar dan menutup mulut dari media, namun untuk kehidupan pribadi, Dik Doank langsung mengelak. Ditemui oleh media di kawasan Setiabudi, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin 15 Oktober, Dik Doank terlihat lebih santai. Dik juga sempat ngobrol saling sapa dan menanyakan kabar. Namun, ketika awak media mulai menanyakan perihal pernikahan keduanya, Dik langsung menghindar. Ia berkilah bahwa yang terjadi terhadap dirinya tidak perlu dibahas kembali. "Nggak mau kalau masalah itu (poligami)," kata Dik sambil tersenyum. Dik Doank sendiri memang sempat menjadi bahan pemberitaan karena dirinya masuk dalam publik figur yang melakoni poligami. Seperti diketahui, Dik Doank telah melakukan pernikahan siri dengan salah seorang pengajar di sekolah alam miliknya bernama Khaerani pada Juli lalu. Ketika wartawan berusaha sekali lagi bertanya, Dik memilih pergi. "Oke, terima kasih," elaknya sambil berlalu. (net)

JAKARTA - Tria Changcuters membantah pernikahannya dengan Datu Rembulan, berlangsung tiba-tiba. Menurutnya, pernikahannya dengan Datu sudah direncanakan sejak 5 sampai enam bulan sebelumnya. "Sebetulnya enggak tiba-tiba, udah direncanakan 10 tahun lalu, hehe bercanda. Sebenarnya 5-6 bulan lalu," kata Tria saat ditemui di Studio RCTI Kebon Jeruk Jakarta Barat, Selasa (16/10). Ia juga mengaku sempat tiga kali mengucap ijab kabul karena sering salah. "Deg-degannya ada, namanya juga ijab kabul. Enggak apa-apa ijab

kabul tiga kali, yang penting nikahnya sekali," sebutnya. Tria mengungkapkan, dirinya memang sengaja ingin membuat kejutan ke teman-temannya di Changcuters. "Memang sengaja kita pengen bikin kejutan, jadi banyak yang enggak dikasih tahu. Sampai temen-temen juga, biar seru aja," ungkap Tria. Mohammad Tria Ramadhan ini menyatakan tidak pacaran dengan gadis asal Temanggung Jawa Tengah itu. "Kita enggak pake sistem pacaran, tapi ta"aruf," jelasnya. (jpnn)

HUBUNGI

HOT LINE:

RADAR SULBAR

BAGIAN PERIKLANAN: MAWARNI SIMARGOLANG, 0426-22138 Hp: 081241843180

Harian Pertama & Terbesar di Sulawesi Barat

E-mail: radarsulbar01@gmail.com

Online: radar-sulbar.com

MAMUJU -- JL. JEND. SUDIRMAN NO. 50,TLP. 0426 -22138. MAJENE -- JL. JEND SUDIRMAN NO. 167,TLP. 0422-21157. POLMAN -- JL. H. A. DEPU NO. 39 ,TLP. 0428-23203.

Serbaneka TOKO HARAPAN JAYA Grosir Pakaian Jadi, Alamat: Ruko Blok A. No. 16 Pasar Baru Mamuju-Sulbar, HP. 081 210 174 222 H2D KOMPUTER, Menerima sevice komputer, laptop, notebook & rakit komputer, juga melayani servis panggil, harga terjangkau. Alamat Jl. Stadion, Hp: 085399769243,081342626268, 081342077428 ANDA Butuh Dana Tunai? atau untuk lebaran? Jaminkan BPKB Motor Anda di NSC FINANCE . Hub. No : 0821 9037 5101 ( Dibutuhkan Karyawan/ Karyawati untuk menjadi Marketing, Pendidikan Min. SMA, GAJI + KOMISI + REWARD) BENGKEL LAS Masagena Alamat Jl. Pababari Mamuju, Tlp 081 342 209 988 DIZI MEUBEL Alamat, Jl. Martadinata (samping Kantor BPS Mamuju) Tlp 081 342 209 988 NUSANTARA TEKHNIK Jl. Andi Makasau, Melayani : Las panggil, Terali kanupi, Pintu Ruko Balkon, disesuaikan Model Rumah Hub : Yusman (Hp. 081 342 086 507-085 340 617 777) ALAT PERAGA DAK SD & SMP ready stok (100%) sesuai juknis 2010, rekanan yg menang tender / uji petik 085214141201 / 081519464055 - kdn.co.id

Dijual Tanah DIJUAL Tanah dengan ukuran 10 x 45 = 450 m2 Terletak di Jalan Poros Kalukku Tasiuk Hub: 081355038844 - 082191606888 Dijual Tanpa perantara lokasi siap bangun ukuran 10 x 20. Di sikboro Mamuju Sulawesi Barat Dekat Dari kantor kanwil DEPAG Harga Rp 70 jutah Masih Bisa NEGO. HUB. 082 192 900 558 / 082 197 314663 DIJUAL Tanah dan Bangunan ukuran 9x20 di Rangas Mamuju. Kuran lebih 500 m dari Kantor Gubernur Sulbar. Harga Rp. 150 Jt, tanpa perantara. HUB: 085398239889 +

JUAL TANAH. Ukuran 4,4 Hektar Di Jalan Baru (Jalur Dua) Hub; 08124252975 DIJUAL Tanah dengan luas 15x28 m2, terletak di depan SMK Pelayaran Mamuju Harga Murah Tanpa perantara. Hub : 085 398 062 912 Jual Tanah Kaplingan siap Ba-ngun Uk. 10 X 20 Dirangas-Mamuju. Kurang Lebih 500 M dari Kantor Gubernur Sulbar Harga 26 juta, tanpa perantara Hub : 081241200073

Dijual tanah ukuran 5650 M2 di Tahaya Haya Jln. Poros Air Panas Mamuju Harga Rp. 60 Juta bisa Nego. Hub. Hp. 082 188 101 225

Dijual Rumah Dioper cicilan rumah tipe 36 di BTN Griya Marwah Residence Sarampu, Desa Tonyaman Kecamatan Binuang blok B nomor 1 dgn harga 50 juta. Harga bisa nego. Hubungi: 085214476078 DIJUAL Rumah : Luas 325 M2 di Jl. H.A. Endeng No.1 Tanah : 610 M2 di Jl. Muh. Husni Thamrin Hub : Hp 081 355 399 133 Alamat: Jl. Urip Sumoharjo No. 51 Mamuju DI JUAL rumah permanen, fasilitas lengkap: PLN 2300 wat, AC, AIR PAM, SUMUR BOR, TEL RMH, 4 KMR TIDUR. STRATEGIS, DEPAN KANTOR BUPATI POLMAN, LUAS 171 M2. ADA KELEBIHAN TANAH 1 KAPLING. HUB. 082188775060. HARGA DAMAI.

Dijual Rumah Baru Jl. Diponegoro (Dekat Pasar Baru Mamuju) Tipe 80, Luas Tanah 122 M2, 3 Kamar Tidur, 2 Kamar Mandi Sertifikat Hak Milik Harga : rp. 370. Juta (nego) Hub : Hp. 0812 4141 Dijual Tanah dengan luas 2.400 m2 8818/0813 9990 7885 Depan Instalasi I PDAM Kurang Lebih 500 Meter dari Persimpangan Lima DIJUAL RUMAH: Di Cerbon Belaarah ke Kali Mamuju kang Kantor Camat Wonomulyo Tanpa Perantara Hubungi: 081241501981 HUB : 081 354 683 755

DI JUAL rumah di Bukit Asri Lestari Tipe 90/117. A2. No. 4 & A2 No. 6 (2 Unit) lengkap sumur bor, mesin air, tandon air, terali besi (pintu dan jendela), canopi garasi mobil. Listrik 1300 watt, gudang, bebas banjir, bebas polusi, SHM Sertifikat, dekat kantor Bupati Mamuju dan Pasar Regional. Harga 335 juta/345 juta. Tanpa perantara Hub. Hidayat 085255902634. Bisa KPR & CASH. DIJUAL Rumah di Jl. K.H.M. Saleh No.2 Wonomulyo, Belakan Masjid Merdeka samping RS. Bersalin. Luas Tanah dibangun 10x24,5 M. Hub Bpk Drs. Kamaruddin. S. HP : 081355998373

Dijual Ruko DIJUAL Ruko 2 petak, 2 lantai di sudut, ukuran 9 x 14 Jln. Poros Sentral Tasiu /Kompleks Pasar Hub : 082 189 917 971 Dijual Ruko 2 Lantai Uk. 5 X 15 Komples Launa Graha Kalukku Hub : 082 189 917 971 Dijual Ruko Baru 4 petak 2 lt. Parkiran 18 m dari as Jalan Jl. Poros Majene dekat pasar wonomulyo polman Hub : 082 348 739 846

Dijual Motor 1 buah Sepeda Motor Suzuki FL 125 RCD, Tahun 2008 Warna Hitam mulus Alamat Rumah di BTN Passokorang, Blok J. No. 14 Mamuju-Sulbar

Dijual Mobil Dijual Mobil Kijang LGX Solar Tahun 2001 Warna Biru Hub : 082 191 939 711 / 081 355 223 271

Dikontrakkan Dikontrakkan Ruko Strategis dan nyaman di Jl. RE. Martadinatha Simbuang Hub : 081 242 001 019/ 081 944 533 688 Dikontrakkan 1 buah rumah, lengkap dengan perabot. Di Jl. BTN Maspol F4 No. 1 Mamuju Hub : 085 255 801 557 DIJUAL tanah kosong, luas 1004 m2 Jl. Bau Massepe depan Gereja Katolik. Dikontrakkan tanah, luas 11x40 m Jl. Tuna samping somel kayu Maspul. Hub 085322255554 - 085394702774 Dikontrakkan/Dijual Rumah tinggal Dijalan RE Martadinata Belakang Wisma Babana Mamuju Hub: 081 355 942 684 081 944 200 477 DIKONTRAKKAN RUMAH Tipe 50 di Mutiara Gading Residence Harga Nego Hub : 085 341 108 333

Rental Mobil CV. Jaya Bersama Menyediakan Jasa Rental Avanza, Zenia, Apv, Rush, Pick Up. Jl. Pattana Bone No. 9 Mamuju Hp. 085 399 333 536085 298 301 045

Peluang Bisnis MAU Penghasilan Rp 1 jt - 2 jt/ bulan Dirumah Buka Usaha Rental Game. Jual PS2/PS3 Hardisk Baru/ Bekas, Komputer, Laptop, Hrg Murah Beli 2 Unit PS Gratis HP Cross U / 2 orang. Minat Bos. Hub. MR.14 Com Hp.085 214 011 193 / 087 842 276 439 Saatnya uang bekerja untuk Anda. Nikmati hasil 12% per bulan dari Virgin Gold Mining Corp. Terbukti sejak 2010. Gratis BB/LCD, TV/Sepeda hanya di bulan Juni Info Irawan 081 342 954 305. BB 29553809. www.vgmc.com

Lowongan Kerja Butuh Karyawan Pengawas Jalanan minimal pengalaman kerja 2 tahun Hub : CV. Anugerah Cipta Dimensi, Hp : 081141 362, Jalan Stadion C8 -Samping N3 Karaoke Mamuju. Butuh cepat karyawan/ti dengan penempatan Kantor Cabang Baru Polman. Posisi : Receptionist, Administrasi, Sekretaris, Kepala Cabang. Persyaratan: Pria / wanita, usia Max 28 tahun Lulusan SMU/ SMK, Diploma, & Sarjana Tidak sedang Kuliah / kerja / kursus Berpenampilan Menarik Belum Berkeluarga Surat Lamaran di lengkapi dengan FC Ijasah terakhir,FC KTP / KK,Daftar Riwayat Hidup, Pas Photo 3x4 (warna) 2 lbr. Info lebih lanjut hubungi: CP. 0823 4683 8055 – 0819 9831 0039 LPM Jl. Budi Utomo No. 05 (Belakang Salon Agita) PEKKABATA -POLMAN

Serbaneka INDO WC Kerja tanpa bongkar melayani 24 jam atasi wc bnt/full westfel-sal-got krs smr tnp bngkar, hub: 04282719263, 082347109777


KESEHATAN 15 Diare Dominasi Kematian Balita di Indonesia RADAR SULBAR

RABU

16 OKTOBER 2012

JAKARTA- Penyakit diare ternyata masih mendominasi jumlah kematian balita di Indonesia. Berdasarkan data World Health Organization (WHO), diperkirakan di Indonesia sekitar 31.200 anak balita meninggal setiap tahun karena infeksi diare. Menkes Nafsiah Mboi menuturkan, tingginya angka kematian balita tersebut cukup mengkhawatirkan. "Ini mengkhawatirkan. Untuk itu, mari kita ajarkan sejak dini anak-anak kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun. Karena dengan mencuci tangan mampu mengurangi angka kejadian diare sebanyak 45 persen,"

kata Nafsiah dalam acara puncak Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di SDN 04, 05, 06 Karet. Menteri 72 tahun tersebut mengatakan, data yang dimiliki Kemenkes menunjukkan bahwa diare menjadi penyebab kematian bayi dan balita kedua terbanyak setelah pneumonia. Data tersebut tidak jauh berbeda dengan laporan yang disampain UNICEF di semester kedua tahun 2012 ini. Dia melanjutkan, salah satu upaya yang efektif dalam mencegah diare adalah dengan mencuci tangan dengan sabun. Namun, berdasarkan Kajian Morbiditas Diare di

Jembatan Toabo Segera Dikerjakan LANJUTAN HALAMAN 9

"Baru selesai proses tendernya di ULP, dan kita langsung ke lapangan meninjau kondisi jembatan itu dan sekaligus penandatanganan ensi nol atau berita acara," ujar Kepala Bina Marga PU Mamuju, Surya, Selasa 16 Oktober. Sebelumnya, Surya menjelaskan bahwa meski dalam APBD Pokok tahun anggaran 2012 jembatan yang terletak di Dusun Suka Maju Desa Toabo itu telah dianggarkan sebesar Rp 1 miliar, namun belum bisa dikerjakan karena dipengaruhi beberapa faktor. Faktor yang dimaksud tersebut diantaranya desain yang belum rampung sehingga ikut mempengaruhi proses tender di ULP Mamuju. Sebab, antara desain dan proses tender saling mempersyaratkan. Usai perampungan desain, ternyata anggaran Rp 1 miliar tersebut belum mencukupi untuk pengerjaan Jembatan Toabo hingga rampung. Sebab pengerjaan jembatan itu bakal menelan biaya sebesar 1,3 miliar lebih. Olehnya, dalam APBD Perubahan tahun anggaran 2012, kembali dianggarkan kekurangannya itu sekira 360 juta. Meski begitu, Surya mengaku dalam waktu yang sangat mepet pihaknya berusaha semaksimal mungkin agar jembatan Toabo tersebut dapat digunakan dalam tahun ini. "Meski tidak menutup kemungkinan akan menyeberang ke tahun 2013, sebab kita juga tidak mau memaksa kontraktor untuk bekerja di bawah tekanan. Khawatir hasilnya tidak maksimal," tutup Surya. (mg3/dir)

Tak Capai Target, Bakal Dapat Sanksi

Masyarakat (Kemkes, 2010), jumlah anak-anak yang terbiasa mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun setiap sebelum makan, hanya mencapai 35 persen. Sisanya hanya dengan air tanpa dilengkapi sabun cuci tangan. "Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) itu penting. Harus dijadikan gaya hidup bersih dan sehat. Karena itu, dari kecil, anak-anak sudah harus diajarkan CTPS,"ujarnya. Nafsiah menekankan, anak-anak sebaikany dibiasakan melakukan CTPS pada waktu-waktu penting. Yakni, sebelum makan, sebelum memegang/ mengolah/ menyiapkan makanan, setelah buang air besar (BAB), setelah menceboki anak, serta setelah kontak dengan hewan dan tanah dan menggunting kuku secara teratur. Hal itu berkaitan dengan berbagai penelitian yang dilakukan baik di lembaga internasional maupun nasional, yang menyimpulkan bahwa cuci tangan pakai sabun dapat menurunkan kejadian diare sampai dengan 47 persen. Kemudian menurunkan kejadian pneumonia sampai dengan 50 persen dan flu burung sampai 50 persen. "Cuci tangan pakai sabun dapat menurunkan tingkat kematian bayi sampai 50 persen. Itu biasanya terjadi pada ibu yang tidak mendapatkan informasi yang lengkap dan tepat pada saat mereka merawat bayi,"jelasnya. "Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kemenkes, Tjandra Yoga Aditama menambahkan, cara yang paling efektif dan murah untuk mencegah diare dan infeksi saluran pernapasan (ISPA) yang mengakibatkan kematian pada balita, adalah dengan mencuci tangan dengan sabun. "Semua pihak bertanggung jawab atas kehilangan nyawa anak-anak tersebut. Kendati berpotensi menyelamatkan jiwa, CTPS

tahun 2006 perilaku CTPS dilakukan oleh 9,6 persen warga Indonesia. Sementara pada 2007, CTPS dilakukan oleh 23,2 persen warga Indonesia dan pada 2012, CTPS dilakukan oleh 49,5 persen warga

Indonesia. Sementara itu, berdasarkan data rinci 2012 dari EHRA environmental health risk assessment di 56 Kabupaten/kota, diselenggarakan oleh Kemenkes, perilaku CTPS set-

elah BAB sekitar 68,4 persen, CTPS setelah menceboki anak 38,7 persen, CTPS sebelum makan 71,6 persen, CTPS sebelum menyuapi anak 32,8 persen, CTPS setelah BAB 68,4 persen. (jpnn)

Sulbar Butuh Perda TV Kabel

LANJUTAN HALAMAN 9

LANJUTAN HALAMAN 9

"Sanksinya minimal e-KTP tidak gratis lagi. Sama dengan akte kelahiran, dulu gratis kemudian tiba-tiba ada aturan bahwa warga yang berumur lebih dari enam bulan dan belum memiliki akte kelahiran maka dikenakan denda sebesar Rp 1 juta. Untuk e-KTP, sanksinya paling sekira Rp 500 ribu," jelas Suhardi yang dikonfirmasi usai rapat dengan eselon II lingkup Pemkab Mamuju di ruang pola Sekretariat Daerah, Senin 15 Oktober. Keterlambatan itu tidak lantas dititikberatkan pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Mamuju, ataupun pihak kecamatan yang melakukan pelayanan, mengingat peralatan perekaman e-KTP baru didistribusikan pada akhir Juli sehingga pelayanan baru dapat maksimal dilakukan pada Agustus. Di samping itu, kerusakan alat juga turut andil dalam keterlambatan pencapaian target. "Padahal sepengetahuan Kemendagri, alat tersebut sudah turun sejak Maret. Saat ini, alat perekam e-KTP yang efektif tinggal tujuh unit. Selebihnya rusak. Olehnya, kami akan segera perbaiki dan kita berharap bisa selesai minimal 80 persen dalam Oktober ini," lanjut Suhardi. Untuk mengejar target itu, SDK mengaku bakal ada penambahan alat sebanyak 10 unit yang diturunkan pada Senin 15 oktober lalu. Alat itu didrop kabupaten lain di Sulbar yang telah mencapai target perekamannya. (mg3/dir)

masih jarang dipraktekan dan sulit dipromosikan," kata Tjandra. Meski begitu, Tjandra menuturkan perilaku CTPS di Indonesia semakin membaik. Dia menguraikan, pada

Dikatakannya, KPID Sulbar pun sudah mengambil beberapa langkah diantaranya dengan melayangkan teguran kepada pengelola LPB atau TV kabel. Surat teguran tersebut dimaksudkan agar pengelola tidak lagi mengulangi perbuatan atau cara penyiaran selama ini. KPID Sulbar juga melayang-

kan rilis mengenai pelanggaran penayangan LPB dengan maksud agar masyarakat mengetahui apa yang dilakukan pengelola LPB salah. "Jadi kalau siaran yang salah itu dihilangkan oleh pengelola TV kabel, masyarakat tidak bakal mempertanyakan karena sudah mengetahui melalui media cetak," lanjutnya. Disampaikannya, ada be-

berapa jenis kesalahan yang kerap dilakukan pengelola LPB. Diantaranya yaitu melakukan siara courtesy of youtube atau mengambil sumber dari youtube. Hal ini sangat rawan, terutama mengenai sensor dari film yang ditayangkan. Ada juga kesalahan lain seperti penayangan lagu-lagu daerah serta iklan niaga. Dalam UU 32 Tahun 2002 telah dijelas-

kan LPB hanya dapat memperoleh dana melalui iuran bagi pelanggan. "Makanya ini juga harus lebih diperjelas dalam Perda, sebab intinya LPB hanya menyalurkan siaran," timpal komisioner KPID Sulbar lainnya, Bakhtiar Ahmad Pella. Pelanggaran yang juga masih terjadi, LPB menayangkan kegiatan satu partai politik

tertentu dengan mencantol pada siaran berita. Padahal sejatinya, siaran berita itu merupakan milik publik. "Kalau mau pintar, buatkan acara sendiri dan jangan masuk dalam konten berita kalau durasi berita politiknya sangat panjang," kunci Fachriadi yang juga didampingi komisioner Adi Arwan Alimin dan Siti Mustikawati. (*)

Marhabang: Belum Ada Perintah Penyaluran Raskin LANJUTAN HALAMAN 9

setempat. Marhabang mengaku melayangkan surat permintaan kepada Pemkab Mamuju mengenai alokasi raskin tapi penyaluran raskin ini kemungkinan akan dilakukan sepekan sebelum Idul Adha.

"Kami tidak mempunyai kewenangan menentukan kapan penyaluran maupun jumlah besaran raskin. Kita hanya merujuk pada aturan, akan tetapi jika Bupati mengimbau kami untuk menyiapkan beras sekarang dengan total sekian, kami siap menyalurkan," ujarnya.

Lebih lanjut disebutkan, jika Bupati meminta agar jatah raskin untuk dua bulan yaitu Oktober dan November harus dibagikan sekaligus dalam bulan ini karena disebabkan menjelang Idul Adha dan kebutuhan warga terhadap beras cukup banyak, maka mau tidak mau

haruslah dilaksanakan. "Sebab, tugas saya hanya menyalurkan beras itu. Jika ada permintaan dari Bupati maka kami akan salurkan, begitupun dengan beras untuk Departemen Hukum dan HAM," kuncinya. Saat ini jumlah penerima raskin pada 16 kecamatan di

Kabupaten Mamuju berjumlah total 175.830 kilogram. Ia memastikan raskin tersebut akan disalurkan kepada tiap Kepala Keluarga (KK) atau RTS yang tergolong miskin sebesar 15 kilogram dengan harga per kilogram sebesar Rp 1.600. (mg1/dir)

Rubrik ini Dipersembahkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat

Dinkes Sulbar Mendapat Penghargaandari Kemenkes Ri SALAH satu target MDGs pada point 6 adalah memerangi HIV/AIDS,Malaria dan penyakit menular lainnya termasuk penyakit Tuberkulosis ( TB), khusus TBC, indicator-indikator yang diutamakan antara lain : Angka kejadian kasus TBC per 100.000 penduduk dalam satu tahun, Tingkat prevalensi TBC per 100.000 penduduk , proporsi kasus TBC yang diobati dan disembuhkan serta angka kematian penduduk karena TBC. Dari semua indicator diatas, hasil yang dicapai oleh Program TBC Provinsi Sulawesi Barat sejak diterapkannya strategi DOTS ( pengobatan jangka pendek

dengan pengawasan langsung) dalam penanggulangan penyakit TBC telah berhasil mencapai target indicator MDGs seperti angka kesembuhan dari target MDGs 85,0 % capaian program TBC Sulbar sudah 86,0 %, angka kematian sebanyak 3,48 % serta angka prevalensi sebesar 210/ 100.000 penduduk. Program penanggulangan TBC Sulawesi Barat selama kurun waktu 3 tahun terakhir telah berhasil menemukan dan mengobati pasien TBC sekitar 3.444 orang, angka deteksi kasus meningkat dari 43 persen pada tahun 2009 menjadi 60 persen pada tahun 2011 dan angka keberhasilan pengoba-

tan mencapai 92 persen. Kementerian Kesehatan RI baru-baru ini merilis hasil capaian Program TB Nasional per September 2012 yang disampaikan berdasarkan rating perprovinsi yang dinilai dari berbagai criteria seperti : Hasil capaian indicator program, ketepatan dan keakuratan laporan serta hasil serapan anggaran dan tidak adanya temuan auditor internasional. Provinsi Sulawesi Barat berhasil mencapai peringkat ke 2 Nasional dengan nilai rating A2 dari hasil capaian ini , Dinas kesehatan Provinsi Sulawesi Barat serta 11 Provinsi lainya mendapat reward berupa undangan khusus untuk mengikuti

konfrensi Tingkat Dunia untuk kesehatan Paru di Kuala Lumpur Malaysia pada tanggal 13 – 17 November 2012. Keberhasilan yang dicapai oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat ini mencerminkan kerja sama yang lebih baik antar layanan daerah dan swasta, demikian juga dengan petugas layanan TBC berbasis masyarakat, peningkatan perhatian, pembinaan kasitas sumberdaya manusia, perbaikan layanan kesehatan, system manajemen logistic yang tertata baik, serta sitem monitoring dan evaluasi yang lebih berkesinambungan. (*)


16

TOTAL SPORT

RADAR SULBAR

RASA 17 OKTOBER 2012

Digosipkan

Macam-macam,

Casillas Membantah MADRID -- Belakangan ini, Iker Casillas diterpa sejumlah gosip tak sedap terkait beberapa masalah. Kapten Real Madrid itu kemudian mengeluarkan bantahan sekaligus klarifikasinya. Casillas dalam beberapa waktu terakhir dikabarkan sedang tidak akur dengan pelatih Jose Mourinho. Selain itu, kiper internasional Spanyol itu juga disebut-sebut membocorkan situasi internal tim ke media massa lewat pacarnya yang merupakan jurnalis televisi, Sara Carbonero. Lewat page resminya di jejaring sosial Facebook, Casillas menepis semua kabar miring tersebut dan menegaskan kesetiaannya kepada klub dan rekan-rekannya. "Dalam beberapa bulan terakhir, tanpa disadari, saya telah dikaitkan dengan beberapa isu," tulis Casillas. "Kalau saya tidak ikut merayakan sebuah gol, maka itu karena saya sedih (orang-or-

ang yang mengenal saya akan tahu bahwa kalau saya kebobolan sebuah gol dan saya pikir saya bisa berbuat yang lebih baik, maka saya akan kesal)." "Di hari lain, dikatakan bahwa saya tidak mendukung rekan setim saya Cristiano (Ronaldo) (sulit untuk menemukan seseorang yang mengaguminya lebih dari saya). Saya juga disebut sebagai informan yang membocorkan cerita." "Pada titik ini dalam kehidupan olahraga saya, dan setelah 13 tahun berada di klub terbesar di dunia, ceritacerita itu tidak tepat. Saya yakin saya mengetahuinya di media olahraga, tapi untuk mengatakan itu soal saya, saya pikir itu oportunis." "Kemudian ada lagi pertanyaan lain: apakah Mourinho dan saya tidak akur. Kalau ada seseorang yang saya hormati di atas semuanya, maka itu adalah pelatih saya, yang sudah mengantarkan tim ke jalan kesuksesan." (net)

Real Madrid Bina Anak Jalanan Makassar

FMC

SSO REAL MADRID. Ketua Yayasan Real Madrid Foundation Indonesia, H Faisal (kiri) memperlihatkan MoU dengan Kadin dalam pembinaan Sekolah Sosial Olahraga (SSO), Selasa, 16 Oktoberdi Stadion GBK, Jakarta.

JAKARTA -- Salah satu klub sepak bola terbesar dunia Real Madrid secara resmi merilis Sekolah Sosial Olahraga (SSO) di tanah air. La Fundacion Real Madrid akan menaungi sebanyak 7 SSO di Indonesia, salah satunya di Kota Makassar. Lainnya di Banda Aceh, Yogyakarta, Sidorajo, Banjarmasin, Samarinda, dan Papua. Lembaga ini hadir untuk mempromosikan nilai-nilai sosial, non diskriminasi dan pendidikan melalui olah raga di kalangan anak-anak. Utamanya bagi mereka yang mengalami permasalahan ekonomi dan sosial. "Dengan cara alternatif mengisi luang waktu mereka," kata H Faisal, Ketua Yayasan Real Madrid Foundation Indonesia di Stadion GBK, Senayan, Jakarta, Selasa 16 Oktober. Di Kota Makassar sendiri, SSO ini membina anak-anak jalanan yang memiliki permasalahan ekonomi, pendidikan, dan sosial. Para peserta digolongkan dalam tiga tingkatan usia.

Yaitu, 7-8 tahun, 9-12 tahun, dan 13-17 tahun. Proses pembinaan berlangsung di Lapangan Karebosi Makassar, pertemuan berlangsung sebanyak tiga kali tiap pekannya. Saat ini, SSO Makassar memiliki siswa program sebanyak 100 anak, terdiri dari 86 laki-laki dan 14 anak perempuan. Dijelaskan, SSO juga mengajarkan teknis keolahragaan sepak bola dan basket serta pembentukan karakter anak. Seperti, leadership, fellowship, commitment, solidarity, passion, discipline, universality, dan pride. Sekolah ini turut pula mengkampanyekan anti narkoba, serta kegiatan sosial berupa bantuan kesehatan dan nutrisi gizi yang diasuh langsung pelatih berlisensi PSSI dan sertifikat Real Madrid Fundacion. Hingga kini, program serupa telah berlangsung di 55 negara. "SSO ini gratis, tanpa dipungut biaya. Malahan kita beri bantuan berupa perlengkapan sekolah, pelatihan pendidikan, dan beasiswa," ungkap H Faisal. (fmc)

Jelang Liga Italia

Hadapi Napoli, De Ceglie Harapkan Tuah Juventus Stadium TURIN -- Akhir pekan ini, Juventus akan melakoni laga yang tak bisa dibilang enteng kala menjamu Napoli. Bermain di hadapan para pendukungnya sendiri, Paolo De Ceglie yakin Juve bisa memetik poin penuh. Juve dan Napoli saat ini sedang bersaing ketat di papan atas klasemen Seri A. Keduanya punya jumlah poin sama dan belum terkalahkan di musim ini. Di giornata 8 akhir pekan nanti, Bianconeri dan

Partenopei akan saling berhadapan di Juventus Stadium, Sabtu 20 Oktober malam WIB. De Ceglie berharap Juve bisa memaksimalkan keuntungan bermain di kandang sendiri. Faktanya, Juve punya catatan yang bagus kala bermain di hadapan para pendukungnya sendiri. Dari 22 laga Seri A yang dimainkan di Juventus Stadium, 'Si Nyonya Tua' mencatatkan 16 kemenangan dan enam hasil seri. "Kedua tim sudah se-

makin kuat dan pertandingan di hari Sabtu akan ada di level yang sangat tinggi," ucap De Ceglie kepada Sky Sport Italia. "Kami sadar akan potensi kami dan kami hanya harus mengekspresikannya di atas lapangan," lanjutnya. "Kami akan bermain di Juventus Stadium dan fans kami akan mendukung kami dan memberi kami sedikit keuntungan," kata bek berusia 26 tahun itu. (net)

Menpora Restui Pencalonan Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2017

PIHAK Kementerian Pemuda dan Olahraga merestui PSSI untuk mencalonkan Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia U-17 tahun 2017. Restu tersebut tertuang dalam surat yang ditandatangani Menpora Andi Mallarangeng yang diterima PSSI sore ini, Selasa 16 Oktober. Demikian disampaikan anggota Komite Eksekutif PSSI Bob Hippy yang dibenarkan oleh Deputi Menpora Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Joko Pekik. "Surat sudah ditandatangani Pak Menteri beberapa hari lalu. Dan dikirim hari ini," ujar Joko. Menurut Bob, selain dukungan resmi dari Menpora, pihaknya masih memerlukan hal serupa dari Menko Kesra, Menteri Pariwisata, dan Menteri Pendidikan, sebagai syarat pencalonan kepada FIFA. "Surat-surat itu akan kami lampirkan saat rapat di Jepang Desember nanti, selain untuk diserahkan ke FIFA," ujar Bob. Selain surat rekomendasi dukungan pemerintah, tambah Bob, proposal bidding juga akan menyertakan antara lain fotofoto dan video stadion-stadion yang akan dipakai untuk kejuaraan Piala Dunia yunior tersebut. PSSI sudah menunjuk enam kota yaitu Malang, Solo, Palembang, Surabaya, Pekanbaru, dan Bandung. "Kami juga akan membentuk tim Event Organizer untuk menyiapkan proposal bidding ini." Piala Dunia U-17 sudah dihelat sejak 1985 dan diadakan setiap dua tahun. Tahun lalu turnamen ini digelar di Meksiko, tahun depan di Uni Emirat Arab, dan tahun 2015 di Chile. (net)


Radar Sulbar