Issuu on Google+

SENIN 10 SEPTEMBER 2012 ECERAN: Rp. 3.000 LANGGANAN: Rp. 65.000 TELEPON: 0426-22138 HP: 085299200290

RADAR SULBAR Harian Pertama & Terbesar di Sulawesi Barat

Epaper RADAR SULBAR

Anwar Ajak ABM ke Golkar POLEWALI — Hubungan Bupati Polman Ali Baal Masdar (ABM) dengan Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh, makin membaik. Tidak hanya dalam urusan pemerintahan mereka berkomunikasi, lebih dalam keduanya mulai

REPORTER: AMRI MAKKARUBA | EDITOR: MUHAMMAD ILHAM membicarakan hal-hal politis. Kedekatan Anwar dan ABM, seperti memberi gambaran bahwa perselisihan politik yang pernah melibatkan keduanya di Pemilukada Sulbar 2011,

telah dikubur dalamdalam. Sabtu, 8 September, Anwar yang juga Ketua DPD Partai Golkar Sulbar, menyampaikan ajakan kepada ABM untuk bergabung di ‘beringin’. Ini dis-

ampaikan Anwar saat halal bi halal Partai Golkar Polman di Gedung Gadis Polewali. “Ada rencana kami meminta beliau (ABM, red) untuk bergabung ke Partai

Golkar. Kami siapkan jadi fungsionaris tingkat provinsi. Tetapi ini tergantung ABM. Jika mamang bersedia bergabung, kami akan menyambut gembira,” terang Anwar. „ Baca HALAMAN 7

KTT APEC

Berbicara dengan Presiden Rusia AGENDA Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menghadiri KTT APEC di Wladiwostok, Rusia, begitu sangat padat. Saya dan sejumlah menteri anggota Kabinet terus mendampingi agenda Presiden, pagi hingga larut malam. Diantaranya Presiden menghadiri APEC Economic Leaders Meeting (AELM) yang dihadiri 21 Presiden dari negara-negara anggota APEC. Presiden juga mengadakan pertemuan dengan beCATATAN berapa Kepala Negara anggota APEC seperti Presiden Rusia, Presiden Mexico, Presiden Peru, dan Presiden Chili. Pada hari Sabtu 8 September 2012 diadakan jamuan makan malam. Presiden RuAsri Anas sia, selaku tuan rumah Anggota DPD/MPR RI penyelenggaraan KTT APEC, mengundang seluruh anggota Delegasi dari berbagai negara. Jamuan makan malam diadakan di Banquet Hall, dengan fasilitas IT yang luar biasa dimana tempat duduk para undangan pun diacak. Kebetulan saya satu meja dengan Menteri Perdagangan Singapura dan Nancy World Trade and Industri Departement Hongkong. Beliau berdua duduk di samping saya. Kami berdiskusi beberapa hal dan saya menanyakan apakah mengenal Provinsi Sulbar, sebagai salah satu provinsi di Indonesia. Sungguh tak diduga ternyata mereka tidak pernah mendengar nama Sulbar. Padahal Singapura merupakan negara tetangga Indonesia. Namun mereka tahu bahwa impor coklat terbesar ke Singapura berasal dari Indonesia. Mereka tidak tahu kalau coklat dari Indonesia itu sebagian besar berasal dari Sulbar. Akhirnya saya memperkenalkan Sulbar dan tampaknya mereka ingin tahu lebih banyak mengenai potensi Sulbar. Apalagi coklat Sulbar paling banyak diekspor ke negara tetangga. Yang lucu dari jamuan makan malam oleh Presiden Rusia ini adalah soal undangan menghadiri acara pukul 20.00 waktu setempat dan delegasi Indonesia datang tepat waktu namun acara baru dimulai pukul „ Baca HALAMAN 7

RADAR SULBAR/AMRI MAKKARUBA

KOMPAK. Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI Ibnu Munzir, Ketua DPD Golkar Polman Andi Ibrahim Masdar, Ketua DPD Golkar Sulbar Anwar Adnan Saleh, dan Bupati Polman Ali Baal Masdar, berpegangan tangan usai acara halal bi halal Partai Golkar di Gedung Gadis Polewali, Sabtu, 8 September 2012.

Total Anggaran Rp 370 M

Pembangunan Jalan ke Mamasa Dimulai

RADAR SULBAR/SUDIRMAN SAMUAL

PERTEMUAN. Bupati Mamasa Ramlan Badawi, Ketua DPRD Mamasa Muhammadiyah Mansur, melakukan pertemuan dengan Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh.

MAMUJU — Sebanyak sembilan paket pekerjaan pembangunan jalan untuk akses ke Kabupaten Mamasa dimulai. Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh telah melakukan teken kontrak bersama Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VI area Sulsel-Sulteng-dan Sultra, Nurdin Sa-

maila, di ruang kerja Gubernur Sulbar. Paket pekerjaan tersebut adalah pembangunan jalan Salubatu-Aralle I sepanjang 7 kilometer dengan anggaran Rp 31 miliar, jalan Salubatu-Aralle II sepanjang 7,15 km dengan anggaran Rp 42 miliar lebih. Kemudian pembangunan jalan Salubatu-Aralle III sep-

anjang 8 km dengan anggaran Rp 38 miliar lebih, pembangunan jalan Aralle-Mambi I sepanjang 9,75 km dengan anggaran Rp 42 miliar lebih, serta pembangunan jalan Aralle-Mambi II sepanjang 1 km dengan alokasi dana Rp 8,4 miliar lebih. „ Baca HALAMAN 7

Pelantikan SDK Tunggu Jadwal DPP JAKARTA — Pelantikan Suhardi Duka (SDK) sebagai Ketua DPD Partai Demokrat (PD) Sulbar, sisa menunggu jadwal dari DPP Partai Demokrat. Pasca terpilihnya SDK sebagai Ketua DPD PD Sulbar dalam Musda beberapa waktu lalu, kini Bupati Mamuju dua periode itu sisa menunggu proses pelantikan yang tidak lama lagi akan terlaksana. Pengurus DPP PD, Salim S Mengga, memperkirakan, jadwal pelantikan jatuh pada September ini. “Kemarin saya sudah bertanda tangan juga, jadi sisa pelantikan,” ujar Salim, Minggu, 9 September. Meski DPP belum memberikan kepastian tanggal, namun ia „ Baca HALAMAN 7

Salim S Mengga

Suhardi Duka

Curah Gagasan Quo Vadis Dewan Rakyat

Membangun Puing Ekstra Parlemen GERAKAN ekstra parlemen tidak harus selalu dimaknai atau diasumsikan sebagai gerakan anti pemerintah. Suka tidak suka, pola gerakan seperti ini masih sangat dibutuhkan, terutama daya kontrolnya terhadap setiap kebijakan yang direncanakan pemerintah untuk rakyatnya.

C ATATA N : Muhammad Ilham Resah dengan menurunnya kualitas arus gerakan ‘parlemen jalanan’ di provinsi ini, sejumlah elemen kemudian bekumpul dalam satu bilik ♦10 Juni 2004

IST

ANTUSIAS. Sejumlah elemen tampak ansutias mengikuti diskusi tentang Curah Gagasan Quo Vadis Dewan Rakyat.

guna membicarakan fenomena arah pergerakan sosial, plus solusinya. Sabtu malam, 8 September, beberapa elemen yang hadir

dalam diskusi itu diantaranya, Pdt Kalvin Kalambo (anggota DPRD Sulbar), H Hajrul Malik „ Baca HALAMAN 7

website: www.radar-sulbar.com | email: radarsulbar01@gmail.com | facebook: portal radar sulbar

Pintar mengatur ruang Pintar juga dong mengatur biaya listriknya Kreativitas Anda mengatur tata ruang rumah makin sempurna dengan kepintara Mengatur biaya listrik. Nikmati Kemudahan dan kenyamanan Listrik Pintar, solusi isi ulang dari PLN. Dengan Listrik Pintar, biaya listrik sepenuhnya Anda yang atur. Tidak perlu repot bayar bulanan. Anda cukup membeli pulsa listrik sesuai kebutuhan. Bebas kesalahan catat meter, bebas dari sanksi pemutusan dan ketidaknyamanan lainnya. Hubungi Kantor Pelayanan PLN terdekat dan pasang listrik pintar sekarang juga ! PT. PLN (Persero) AREA MAMUJU

www.pln.co.id

10 Juni 2012 ♦


2

Ekonomi

RADAR SULBAR Senin, 10 September 2012 PANC A KAR YA PEMBANGUNAN SULA WESI BARA T PHASE II ANCA KARY SULAWESI BARAT G AI KEBIJ AKAN S TRA TEGI PEMBANGUNAN PR O VINSI SULA WESI BARA T 20 1 1 - 20 16 SEBAG KEBIJAKAN STRA TRATEGI PRO SULAWESI BARAT 201 201 SEBA

1. Peningkatan Profesionalisme Aparatur ( personalcapatcy building) Pemerintahan Daerah Provinsi Sulawesi Barat 2. Peningkatan Kualitas dan Perluasan Ketersediaan Sarana dan Prasarana Ekonomi Vital 3. Peningkatan Promosi dan Kerjasama dengan Pihak Ketiga Baik dalam Negeri maupun Luar Negeri 4. Peningkatan Pemanfaatan Sumber Daya Alam 5. Pengembangan Pemerintahan yang Peduli Lingkungan H. Anwar Adnan Saleh Gubernur

H. Aladin S Mengga Wakil Gubernur

H. Anwar Adnan Saleh Gubernur Sulbar

H. Ismail Zainuddin Sekretaris

H. Aladin S. Mengga

H. Mujirin M. Yamin

Wakil Gubernur Sulbar

Kepala DISPENDA Prov. Sulbar

d'Maleo Barbeque Parking

Di Forum APEC, SBY Undang Investor

Durian Bakar Jadi Menu Special

Berpartisipasi dalam Pembangunan Infrastruktur

REPORTER: FIRDAUS PATURUSI EDITOR: MUHAMMAD ILHAM

MAMUJU -- d'Maleo Hotel & Convention Mamuju setiap Jumat malam dan Sabtu malam menggelar Barbeque Parking. Para pengunjung hotel ataupun warga dapat menikmati beberapa hidangan atau menu yang disiapkan. Beberapa menu yang ditawarkan manajemen hotel berbintang ini diantaranya Beef Steak, Chicken Steak, dan Ikan bakar. Jenis ikan pula yang disediakan cukup banyak, seperti ikan cepak, kakap, baronang dan ikan bolu (bandeng). Dari semua jenis menu, pengunjung hanya perlu merogoh kocek Rp49.500 per porsi. Mulai pekan kemarin ada menu special yang ditawarkan, yaitu durian bakar. Mendengar buah durian, pasti terbayang dagingnya yang tebal, legit, dan beraroma khas. Memang tak semua orang menyukainya, namun bagi penggila si buah berduri ini, ada kabar gembira. Sekarang kelezatan dan kelegitan durian bisa dirasakan lewat

durian bakar. Menurut Eksekutif Chef d'Maleo Hotel & Convention Mamuju, Soleh, sajian durian bakar ini diadopsi dari bandung. Sajian ini melalui dua kali proses. Yang pertama, buah durian dimasukan ke dalam open selama kurang lebih satu jam. "Selanjutnya dimasukan ke dalam bara api yang sudah menyala proses pembakarannya kirakirasepuluh menit", ujar Soleh. Dijelaskan, kandungan karbohidrat durian yang sudah dibakar berubah menjadi gula, fermentasinya ikut hilang. Membakarnya cukup sepuluh menit. Namun pastikan semua permukaannya terbakar dengan baik. Setelah dibakar, daging buah durian terlihat seperti berminyak. "Rasa durian ini tidak berubah. Tetap manis dan legit. Sensasi hangat dan lembutnya tekstur durian menambah pengalaman baru menyantap durian dengan cara yang berbeda. Yang membedakan juga adalah aroma durian yang menyengat tak tercium lagi," imbuh Mawaryati Anwar, Manager Marketing d'Maleo Hotel, saat mencicipi durian bakar ini. (**)

RADAR SULBAR/FIRDAUS PATURUSI

MENU SPESIAL. Buah durian menjadi sajian spesial hotel d’Maleo Mamuju untuk Bulan September

BADAN PERTANAHAN NASIONAL KANTOR PERTAHAN KABUPATEN MAMUJU Jalan Pattalunru No. 5 Telp./Fax (0426) 21176 Mamuju PENGUMUMAN (Tentang Sertfikat Hilang) Nomor : 377 / 300 - 76.02 / VIII /2012 Untuk Mendapatkan Sertipikat Baru sebagai pengganti Sertipikat yang hilang berdasarkan ketentuan Pasal 59 ayat (2) Peraturan Pemerintahan Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah dengan ini diumumkan bahwa : No. Nama/Alamat

Hak atas Tanah Jenis dan Nomor

NIB

Terdaftar Atas Nama

Tanggal Pembukuan

Letak Tanah a. Jalan b. Desa/kel c. Kec.

keterangan

1

2

3

4

5

6

7

8

1

ISMAIL NABA, DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

26-04-1994

a. . b. Binanga c. Mamuju

Surat Pernyataan Dibawah Sumpah tanggal 29-08-2012

SH. MH

HP. 46 / Binanga

Bonto Biraeng, Kel. Panakkukang Kec Pallangga Kab. Gowa

BERKEDUDUKAN

DI JAKARTA

Dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal Pengumuman ini, bagi mereka yang merasa berkeberatan dapat mengajukan keberatan-keberatan kepada kami dengan disertai alasan dan bukti yang kuat. Jika setelah 30 (tiga puluh) tidak ada keberatan terhadap permohonan penggantian Sertifikat tersebut diatas, maka Sertifikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut Hukum dan Sertifikat yang dinyatakan Hilang tidak berlaku lagi.

INFO SULBAR

JAKARTA -- Pembangunan infrastruktur mendapat perhatian serius pemerintah. Selain alokasi anggaran yang cukup besar telah disiapkan untuk tahun 2013, pemerintah juga terus mempromosikan dan membuka ruang bagi investor dari negara-negara sahabat untuk berpartisipasi dalam pembangunan proyek-proyek infrastruktur. Misalnya dalam forum APEC (Asia Pacific Economic Cooperation) CEO Summit yang digelar di Vladivostok, Rusia, kemarin 8 September. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di salah satu bagian pidatonya mengundang para pelaku usaha untuk ikut menanamkan modalnya di Indonesia. Forum itu diikuti ratusan CEO dan perwakilan perusahaan daerah Asia Pasifik. "Presiden menjelaskan tentang potensi dan perkembangan ekonomi Indonesia," ujar Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Pembangunan Firmanzah yang tergabung dalam delegasi Indonesia di APEC saat dihubungi dari Jakarta, kemarin. Dia mengatakan, salah satu yang terus diupayakan perbaikan adalah suasana kondusif bagi pelaku usaha. Misalnya mengatasi hambatan birokrasi atau perizinan yang sering memakan waktu lama. "Komitmen Indonesia untuk terus memperbaiki iklim bisnis," kata Firmanzah. Mantan dekan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FE-UI) itu mengungkapkan, presiden juga menyebut beberapa proyek yang masuk dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). "Sejumlah proyek jalan tol, pelabuhan, dan bandara dalam program MP3EI disampaikan di sini (di forum CEO Asia Pasifik, Red)," terang Firmanzah. Dalam MP3EI sampai dengan tahun 2025 itu, dibutuhkan dana hingga USD 500 miliar yang berasal dari dalam dan luar negeri. Di dalamnya terdapat 135 proyek pembangunan infrastruktur dan sektor riil yang sudah dimulai. Skema yang dikembangkan untuk memfasilitasi investor asing adalah skema public-private partnership. Sebelumnya, pemerintah sudah menyiapkan alokasi anggaran pembangunan infrastruktur untuk tahun 2013 sebesar USD 20 miliar atau sekitar Rp 190 triliun. Dana itu dialokasika pada sektor energi dan transportasi. Rencananya, pemerintah akan menambah menambah kapasitas jalan-jalan nasional sepanjang sepanjang 4.278 kilometer dari yang sudah ada. Selain itu juga membangun jalan-jalan baru sepanjang 559 kilometer, rel kereta api sepanjang 380 kilometer, dan 15 pelabuhan udara baru. (jpnn)

Rubrik Khusus Humas Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat

Sekprov Sulbar Terima Peserta PPRA XLVIII/2012 Lemhannas RI Sekprov Sulbar Ismail Zainuddin, beserta jajarannya dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah menyambut kedatangan peserta Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) PPRA XLVIII/2012 Lemhannas RI di Bandara Tampa Padang, Mamuju. Sebanyak 22 peserta dan empat pendamping PPRA XLVIII/2012 Lemhannas RI yang berasal dari berbagai instansi antara lain; TNI, Polri, Wartawan, Pengusa-

ha, anggota partai politik, serta perwakilan dari Australia dan Yordania. Sesuai jadwal, rombongan ini akan berada di Sulbar mulai 9-13 September 2012. Peserta PPRA XLVIII/2012 Lemhannas RI pimpinan Marsda TNI Mochammad Barkah ini akan mengunjungi berbagai instansi dan kedinasan seperti Sekertariat Pemprov Sulbar, Sekertariat DPRD Sulbar, Polres Mamuju, Pemkab Mamuju, DPRD

Mamuju, Pemkab Majene, dan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar). Kunjungan ini bertujuan melihat situasi dan keadaan di Sulbar serta mengambil data-data yang dapat dijadikan sebagai bahan seminar dan paper yang nantinya diperuntukkan sebagai saran ke pemerintah pusat. (humas pemprov sulbar)


Mamuju 3

RADAR SULBAR Senin, 10 September 2012 VISI PEMERINTAH KABUPATEN MAMUJU

"Gerakan Membangun Mamuju, Menuju Masyarakat Maju dan Mandiri (Gerbang Maju)" MISI II Meningkatkan Perekonomian Daerah melalui pemberdayaan perekonomian rakyat, pemerataan Pendapatan di Masyarakat, Pembangunan daya Tarik, daya tahan dan daya saing perekonomian daerah TUJUAN 4. Peningkatan Fungsi Pasar Rakyat SASARAN Tersedianya pasar-pasar pada kawasan ekonomi strategis, Peningkatan kualitas sarana dan prasarana pasar rakyat, Tercapainya target PAD dari Sektor pasar sesuai dengan potensinya tersedianya data base pasar rakyat sebagai asset daerah, serta tersedianya regulasi yang mengatur ketertiban hari pasar

MAMUJU -- Tenaga dokter umum dan dokter spesialis yang melaksanakan tugas di Mamuju masih sangat minim. Jumlah dokter umum hanya 50 orang sedangkan dokter spesialis 15 orang, padahal jumlah penduduk di daerah ini mencapai 336.879 jiwa. Dengan demikian, pelayanan terhadap warga di kabupaten ini belum ideal yakni satu orang dokter melayani sekira 60 ribu pasien. Sementara secara ideal, satu orang dokter hanya melakukan pelayanan medis maksimal untuk 10 ribu pasien. Dokter spesialis yang paling dibutuhkan adalah syaraf, mata, dan jantung. Namun tak satupun dokter tersebut yang tersedia di Mamuju. "Penyakit mata dan jantung termasuk yang rawan terjadi pada warga Mamuju, tetapi dokter ahlinya belum ada," kata Ketua Ikatan Dokter indonesia (IDI) Cabang Mamuju, dr H Sita Harit Ibrahim SpPd, di Hotel d'Maleo Mamuju, Minggu 9 September. Untuk mengatasi krisis tenaga medis, IDI Mamuju membangun komunikasi dengan Pemkab Mamuju. Terkhusus menyongsong dicanangkannya pengobatan gratis untuk semua jenis penyakit agar tidak ada lagi masyarakat yang membayar sendiri biaya pengobatan. "Untuk menghadirkan dokter di Mamuju sudah tidak susah. Namun persoalannya, rumah sakit harus menyiapkan kelengkapan alat. Kalau alat dokter yang bersangkutan tak tersedia, mereka otomatis tidak mau datang. Pemerintah harus peka terhadap itu," tegasnya. Di tempat yang sama, Bupati Mamuju Suhardi Duka juga mengaku daerah ini masih sangat kekurangan tenaga dokter umum dan dokter spesialis. Suhardi meminta pada IDI Mamuju membantu pemerintah menemukan solusi menangani masalah ini. (mg3/dir)

MAMUJU -- Pengurus Badan Amil Zakat Kecamatan (Bazcam) Kalukku diprotes muzakki alias pembayar zakat. Protes ini datang dari PNS yang didominasi guru sekolah. Mereka ramai-ramai mendatangi Bazcam Kalukku karena menilai pengurus tidak transparan. "Kami meminta pengurus Bazcam Kalukku transparan dalam mengelola dana yang masuk. Kalau tidak, kami tidak mau lagi bayar zakat profesi melalui Bazcam," ungkap salah seorang guru yang memprotes, Mas Lolo, Sabtu 8 September. Guru lainnya, Muhammad Aswad, mengaku gaji PNS dipotong 12 persen setiap bulan tapi tidak ada penjelasan kemana potongan gaji itu dipergunakan. Menanggapi itu, Ketua Bazcam Kalukku Mamuju, Abdul Majid, mengaku para PNS yang protes tersebut mengancam tidak bakal bayar zakat profesi. "Mereka hanya mau membayar zakat profesi dengan catatan setiap bulan digelar pertemuan terkait pendistribusian zakat profesi tersebut," ungkap Abdul Majid, Sabtu 8 Agustus. Atas kejadian itu, Ketua Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) Mamuju Arifin HP Dara mendatangi Bazcam Kalukku guna menindaklanjuti hal tersebut. "Kami datang ke Bazcam Kaluku terkait dengan adanya protes dari muzakki, karena diduga pengurus Bazcam tak transparan. Mereka menuntut agar Bazcam menggelar rapat dengan menghadirkan aparat pemerintahan se-Kecamatan Kalukku. Insya Allah kita akan realisasikan itu," aku Arifin. (mg3/dir)

EKSEKUTIF MAMUJU

Bupati Mamuju

Wakil Bupati Mamuju

Sekda Mamuju

Masalah Tanah Hambat Pembangunan

Mamuju Krisis Tenaga Medis

PNS Protes Pengurus Bazcam Kalukku

Drs. H. Suhardi Duka, MM Ir. Bustamin Bausat Drs. H. Habsi Wahid, MM

EDITOR: SUDIRMAN SAMUAL

RADAR SULBAR/JASMAN TANTEDODA

PERIKSA PASIEN. Seorang petugas medik memeriksa pasien di RSUD Mamuju.

MAMUJU -- Sengketa lahan dan persoalan dalam pembebasan lahan masih menjadi masalah klasik di provinsi ini. Masalah tersebut menjadi pemicu terhambatnya upaya percepatan pembangunan di provinsi termuda Indonesia ini. Banyak persoalan pembebasan lahan di Sulbar yang berlarut-larut sehingga membuat program pembangunan terkatung-katung hingga beberapa waktu. Contohnya, ganti rugi atas lahan pembangunan bendungan di Kecamatan Tommo Mamuju, perluasan area Bandara Tampa Padang Mamuju, pembebasan lahan pembangunan Kampus Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) di Majene, serta sejumlah masalah lainnya. "Ada dua persoalan lahan di Sulbar, baik akibat harga tanah yang mahal ataupun sengketa lahan. Ini harus kita sikapi, apalagi dengan lahirnya Undang-undang Nomor 2 tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum," ujar Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh. Selain itu, lanjut Anwar, persoalan lahan juga telah diatur melalui Peraturan Presiden Nomor 71 tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Pengadilan Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum. Aturan tersebut hendaknya disosialisasikan kepada masyarakat sehing-

ga harga tanah yang mahal itu bisa ditekan untuk kepentingan umum. Masyarakat juga mestinya ikut mendukung pelaksanaan pembangunan, dan jangan karena persoalan lahan lantas menghambat pembangunan di daerah. Olehnya, Pemkab dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) hendaknya bersinergi dalam mensosialisasikan aturan tentang pengadaan lahan untuk pembangunan di provinsi terbungsu ini. Apalagi, tegas Anwar, pada tahun 2013 daerah ini akan memasuki era industri yang ditandai dengan akan dibangunnya pembangunan industri minyak goreng di Mamuju Utara, industri rotan di Mamuju, industri pengolahan kakao di Mamuju dan Polewali Mandar, serta industri pengolahan ikan di Majene. "Ini semua bisa berjalan maksimal apabila lahan yang disiapkan tidak menuai banyak masalah. Hal inilah yang mesti dipahami masyarakat bahwa pembangunan bukan untuk kepentingan Gubernur namun muaranya untuk kepentingan masyarakat," kata Anwar. Jika persoalan lahan berlarut-larut, maka anggaran yang digelontorkan pemerintah pusat bisa saja dikembalikan. Kondisi itu menjadi sebuah kerugian bagi daerah ini. "Kita semua yang rugi kalau dana pembangunan harus dikembalikan karena kita tak bisa merealisasikan di daerah ini," kunci Anwar pada acara yang dihadiri sejumlah pejabat kabupaten se-Sulbar. (*)

Enam CJH Batal Berangkat Tahun ini MAMUJU -- Hingga masa akhir pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) akhir pekan lalu, sebanyak

enam pendaftar yang telah memiliki nomor porsi tidak juga menyetor sisa pembayaran. Hal tersebut membuat keenam or-

Enam CJH Batal Berangkat Tahun ini Kloter

Asal Daerah

Masuk Asrama Haji

15 17 29 30

Polewali Mandar Majene, Polman, dan Mamasa Mamuju Mamuju dan Mamuju Utara

28 September 2012 29 September 2012 9 Oktober 2012 10 Oktober 2012

Sumber: Kanwil Kemenag Sulbar

ang itu batal berangkat ke tanah suci tahun ini. Masing-masing yang batal berangkat tersebut adalah Mamuju Utara sebanyak dua orang, dari Mamuju dua orang, Majene satu orang, dan Polman satu orang. "Sampai akhir masa perpanjangan waktu pelunasan yakni 7 September, tersisa enam orang yang belum melunasi," ujar Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan

Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sulbar, Misbahuddin, yang dihubungi melalui telepon, Minggu 9 September. Ditanya mengenai penggantian, Misbahuddin mengaku Kanwil Kemenag Sulbar tidak memiliki kewenangan menentukan. Sehingga pihaknya hanya menunggu ketentuan dari Kemenag Pusat. "Kami tidak berhak menentukan apakah bisa digantikan

atau tidak. Pastinya, CJH yang masuk daftar tunggu untuk tahun depan akan menjadi porsi nasional," jelasnya. Soal kendaraan CJH dari Sulbar menuju asrama haji Sudiang Makassar, Misbahuddin memastikan CJH Mamasa, Polman, dan Majene naik bus, sementara Matra bakal menggunakan pesawat dari bandara di Palu Sulteng. "Sisa Mamuju yang belum ada kepastiannya," bebernya. (mg3/dir)

Sulbar Butuh 58 Dokter Hewan MAMUJU -- Dalam rangka mendukung peningkatan produktifitas hewan di Sulbar, dibutuhkan penambahan dokter hewan. Dokter hewan di Sulbar hanya sembilan orang, padahal seharusnya memiliki sekira 67

orang. Jumlah sebanyak itu agar dapat berperan meningkatkan kesehatan ternak dalam rangka meningkatkan populasi dan produksi pada lima kabupaten. Olehnya, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Dis-

tanak) Sulbar, Muhammad Abduh, meminta pemerintah di tingkat pusat menambah jumlah dokter hewan di daerah ini dalam rangka mendorong peningkatan produksi ternak. Abduh mengatakan, Sulbar

menargetkan pada tahun 2014 produksi sapi mencapai 162.908 ekor. Agar mencapai target, kesehatan ternak Sulbar harus digenjot dengan meningkatkan tenaga dokter hewan. "Salah satu bentuk program

peningkatan kesehatan ternak Sulbar untuk peningkatan produksi adalah pengendalian penyakit hewan dan penanganan kesejahteraan hewan, yang tentunya dengan meningkatkan jumlah tenaga dokter hewan," katanya. (dir)

Rubrik Khusus Humas Pemerintah Kabupaten Mamuju

RADAR SULBAR/JASMAN TANTEDODA

PELATIHAN. Wakil Bupati Mamuju, Bustamin Bausat, saat membuka pelatiahn bimbingan teknis penerapan teknologi tepat guna di Hotel Srikandi Mamuju.

RADAR SULBAR/JASMAN TANTEDODA

SAMBUTAN. Bupati Mamuju memberikan sambutan dalam kegiatan Halal Bihalal dan Silaturahim Ikatan Dokter Indonesia Cabang Mamuju di Hotel d'Maleo Mamuju, Minggu 9 September.


4

Parlementaria

RADAR SULBAR Senin, 10 September 2012

PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI BARAT BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAHAN DESA Bangun Mandar Fokus pada RON R = Resources = Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Melalui Penyadaran Kritis Masyarakat. O= Organisme / Organisasi = Pengorganisasian Masyarakat dan Penguatan Kelembagaan yang ada di masyarakat. N= Norma / Nilai = Penguatan / Penghayatan Nilai / Hukum yang sesuai dengan Budaya Malaqbi.

Anwar Adnan Saleh GUBERNUR

Drs.H.Mulyadi Bintaha,M.Pd KEPALA BPMPD

PNPM Mandiri Pedesaan / Program Pembangunan Pro Rakyat Citra Prosisiprasi Masyarakat Desa dalam pembangunan * Sosial * Ekonomi * Budaya Pengembangan Sumber Daya Manusia Menuju Masyarakat Maju Sejahtera

Diwujudkan melalui 2(dua) program utama: PNPM –MP (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan dan Program BANGUNMANDAR (Pembangunan Desa Mandiri Berbasis Masyarakat)

SEKRETARIS

H. ARSYAD, S.Sos., M.Si

H. BAHARUDDIN, S.Sos

KABID. PEMBDY. PEMDES/KEL & PENGUATAN KELEMBAGAAN

KABID. PEMBDY. EKONOMI & PARTISIPASI MASY

ARIFIN. A, S.Pd KABID. PEMBINAAN ADAT & PENGEMB. SOSBUD

Dugaan Pemotongan DAK

Bom Meledak tanpa Sengaja JAKARTA -- Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Djoko Suyanto, menegaskan, ledakan bom yang terjadi di Beji, Depok, Sabtu 8 September, malam diduga tak sengaja diledakkan pelaku. "Ledakan tidak sengaja," kata Djoko dalam keterangan pers di kantornya, Minggu 9 September. Djoko didampingi Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Marciano Norman, dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyaad Mbai. Dijelaskan Djoko, dalam kejadian ini ada yang melarikan diri dan kini sudah ditetapkan aparat menjadi buronan. Namun, belum bisa dipastikan peran orang yang lari tersebut. "Yang lari belum dipastikan, tapi yang jelas ada yang lari," tegasnya. Menurutnya, masalah bom Depok sudah dilaporkan sementara ke presiden. "Presiden memberikan arahan melakukan pelajaran. Presiden juga meminta korban dirawat sebaikbaiknya," katanya. Djoko menambahkan, ledakan bom itu menyebabkan satu orang menderita luka parah, yakni mengalami luka bakar 70 persen. Sedangkan tiga orang lainnya menderita luka tidak terlalu parah. Dijelaskan, dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) diketahui bom itu dibuat dengan bahan antara lain paralon. Kemudian, lanjut dia, Polri juga menemukan sebuah surat wasiat yang ditemukan di TKP. "Masih didalami Polri," katanya. Ia menambahkan, saksi yang melihat sudah didengar keterangannya. Namun, motif ledakan itu belum dipastikan dan kini masih di dalami. (jpnn)

Dra. HAFNI JABBAR

LBH Rencana Laporkan Oknum Komisi IV REPORTER: JHAMHUR ANJASMARA EDITOR : AMRI MAKKARUBA

POLEWALI -- Polemik dugaan pemotongan alokasi anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan tahun 2012, terus bergulir. Bahkan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Sulawesi Barat, berencana akan melaporkan sejumlah oknum anggota dewan di Komisi IV DPRD Polewali Mandar. Karena anggota Komisi IV telah melakukan intervensi lewat proses verifikasi sekolah penerima DAK. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua LBH Sulbar, Abdul Kadir, Minggu 9 September kemarin. Kadir lebih awal menjelaskan, LBH Sulbar hanya melaporkan oknum Komisi IV DPRD Polewali Mandar. Karena kebijakan yang mereka ambil bukan kebijakan lembaga. Tapi hanya upaya secara personal anggota dewan di Komisi IV, dengan memanfaatkan proses verifikasi. Hal ini untuk meloloskan sejumlah sekolah usulannya. "Sehingga patut diduga lewat,

proses intervensi pada proses verifikasi inilah muncul dugaan adanya disinyalir pemotongan anggaran DAK. LBH Sulbar akan mempelajari perkembangannya secara terus menerus," jelas Kadir. Menurut Kadir, rencana melaporkan oknum anggota Komisi IV DPRD Polewali Mandar ke Tipikor Polres Polewali Mandar. Baru akan dilakukan ketika LBH Sulbar telah rampung melakukan pengumpulan barang bukti. Sebab melalui barang bukti tersebut akan menjadi landasan hukum bagi LBH Sulbar lebih mudah melaporkan dugaan terjadinya pemotongan DAK. "Jadi yang jelas, saya dan teman teman sedang mengumpulkan barang bukti lebih awal. Sebab kami juga tidak mau gegabah sekedar melaporkan persoalan ini ke Tipikor tanpa barang bukti yang kuat," tutur Kadir. Terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Polewali Mandar, Abdul Latif Abbas, ketika dikonfirmasi dengan tegas siap menghadapi

konsekuensi proses hukum. Sekiranya pada proses verifikasi beberapa waktu lalu yang dilakukan oleh Komisinya, melanggar mekanisme yang telah diatur. "Ya silahkan dilaporkan sekiranya, memang ada hal yang kami langgar beberapa waktu lalu saat pelaksanaan verifikasi. Yang jelas kami telah berjalan sesuai aturan. Meski memang kami akui tidak semua sekolah yang diverifikasi kami dapat loloskan sebagai penerima DAK. Karena ada standar tersendiri, hanya saja memang ada beberapa sekolah yang lolos merupakan usulan sejumlah anggota Komisi IV," jelas Latif. Namun lolosnya sejumlah sekolah yang diusulkan anggota Komisi IV. Bukan karena dipaksakan dan terjadinya kolusi Komisi IV. "Tapi murni yang kami loloskan dalam verifikasi beberapa waktu lalu adalah usulan yang tidak terakomodir dalam musrembang. Sehingga memang juga ada usulan anggota Komisi IV yang tidak lolos. Karena kami anggap tidak layak diloloskan," kunci Latif. (*)

21 Parpol Serahkan Barkas Verifikasi MAJENE -- Sebanyak 21 Partai Politik (Parpol) di Majene telah menyerahkan berkas verifikasi di Kantor KPU Majene. Parpol yang telah menyerahkan berkas verifikasi diantaranya adalah Partai Nasdem, Demokrat, PKS, Kedaulatan, PDIP, Hanura, PAN, Golkar, PKB, Gerindra, dan PPP.

PARLEMENTARIA

Ketua Kelompok Kerja (Pokja) verifikasi Parpol KPU Majene, Salman Muhsin mengatakan, walau batas pemasukan berkas verifikasi Parpol hingga 29 September. Namun umumnya parpol telah meyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) ke KPU Majene 7 September kemarin. Hal tersebut karena Parpol

Rubrik Khusus DPRD Sulawesi Barat

menganggap batas pemasukan berkas berakhir 7 September. "Batas pemasukan berkas verifikasi Parpol diperpanjang hingga 29 September. 7 September adalah batas pendaftaran Parpol di KPU Pusat. Sebenarnya tidak ada pendaftaran Parpol di KPU Kabupaten yang ada hanya penyerahan berkas

verifikasi," ujar Salman. Menurut Salman, dari 21 Parpol yang menyerahkan berkas verifikasi masih ada beberapa Parpol yang belum menyertakan KTA sebanyak yang dipersyaratkan. Parpol di Majene, lanjutnya, hanya diwajibkan menyerahkan sebanyak 171 KTA. Ini ber-

Rubrik Khusus DPRD Kabupaten Mamuju

dasarakan jumlah penduduk Kabupaten Majene yang hanya mencapai 170 ribu lebih. "Bagi Parpol yang belum mencapai 171 KTA nya di KPU Majene masih diberikan kesempatan mencukupkan hingga 29 September mendatang," tandanya. (k3/mkb)

LEGISLATIF MAMUJU

RAPAT. Ketua DPRD Mamuju H Sugianto memimpin rapat pembahasan KUA-PPAS APBD Perubahan 2012. HUMAS DPRD SULBAR

KUNKER. Kunjungan kerja Komisi I DPRD Sulbar bersama Pemprov Sulbar di Kabupaten Polman beberapa waktu lalu.

RADAR SULBAR/JASMAN RANTEDODA

FOTO BERSAMA. Anggota DPRD Mamuju, Andi Dodi, Iksan Syarif, Malik Ballako dan AshadTamborang, foto bersama di Sekretariat DPRD Mamuju, Rabu, 5 September 2012.


Pemilukada 5

RADAR SULBAR Senin, 10 September 2012

DPRD Kabupaten Mamasa 1. 2. 3. 4.

Komitmen dan Konsistensi Menjalankan Amanat Rakyat Memberi Perlindungan Hukum dan Rasa Nyaman Terhadap Rakyat Kabupaten Mamasa Menghargai Setiap Aspirasi Rakyat Demi Pembangunan di Kabupaten Mamasa Senantiasa Menjaga Persatuan dan Kesatuan Dalam Bingkai Mesa Kada Diputuo Pantan Kada Dipomate

H Muhammdiyah Mansyur

Simon, SH

Thomas D

Ketua DPRD Kabupaten Mamasa

Wakil Ketua DPRD Mamasa

Wakil Ketua DPRD Mamasa

AIM Hampir Pasti Kendarai Golkar

RADAR SULBAR/AMRI MAKKARUBA

BERBINCANG. Ketua Golkar Sulbar, Anwar Adnan Saleh dan Anggota DPR-RI Partai Golkar, Ibnu Munsyir berbincang serius dengan Ketua Golkar Polman, Andi Ibrahim Masdar ketika usai mengikuti kegiatan halal bi halal.

EDITOR: AMRI MAKKARUBA

POLEWALI -- Andi Ibrahim Masdar (AIM) hampir pasti mengendarai Partai Golkar di Pemilukada Polewali Mandar 2013 mendatang. Karena AIM menempati survei tertinggi yang dilakukan Golkar dari seluruh calon yang mewacanakan diri untuk maju di Pemilukada Polman. Penegasan ini dikemukakan langsung Ketua DPD Partai

Golkar Sulbar, Anwar Adnan Saleh, ketika halal bi halal Partai Golkar di Gedung Gadis Polewali, Sabtu 8 September. Menurut Anwar Adnan Saleh dalam pemilukada Polewali Mandar Partai Golkar lebih mengutamakan kadernya untuk diusung sebagai calon. "Partai Golkar akan mengutamakan kader di Pemilukada Polman. Penentuannya dilakukan dengan melihat hasil survei internal Golkar. Survei

pertama yang telah dilakukan menempatkan Andi Ibrahim posisi teratas. Sehingga hampir pasti Andi Ibrahim akan mengendarai Golkar," terang Anwar disambut riuk ribuan kader Golkar yang menghadiri acara tersebut. Anwar juga mengatakan dalam pemiluka Polewali Mandar, Partai Golkar telah melakukan persiapan-persiapan. Karena Golkar menargetkan menang di Pemilukada Polewali Mandar 2013 mendatang.

Menurut Anwar, hasil sementara survei Partai Golkar akan dilaporkan ke pengurus DPP. Sehingga nantinya dapat menyetujui Andi Ibrahim sebagai calon di Pemilukada Polman. Tetapi Ia mengharapkan kepada Andi Ibrahim untuk mempertahankan hasil survei. Karena akan dilakukan survei kedua yang akan dilakukan akhir September hingga awal Oktober 2012. Jika hasilnya tetap sama

maka dengan secara tegas Andi Ibrahim akan ditetapkan sebagai calon Partai Golkar. "Jika tidak ada perubahan hasil survei maka pertengahan atau akhir Oktober 2012 nanti kita akan tetapkan calon Partai Golkar di Pemilukada Polman. Jika Andi Ibrahim posisinya masih teratas maka secara otomatis akan ditetapkan sebagai calon yang didukung Golkar di Pemilukada Polman," tegasnya. (*)

Pemilu 2014

PKPB Incar Satu Fraksi Tiap Kabupaten MAMUJU -- Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan judicial review terhadap sebagian pasal dalam UU No 8/2012, tentang Pemilu DPR, DPD, dan DPRD, membuat banyak partai politik (parpol) kembali bersemangat. Termasuk Partai Karya Peduli Bansa (PKPB). Sebelumnya, PKPB nyaris kehilangan kepercayaan diri, ketika Parliamentary Threshold (PT) atau ambang batas perolah suara sebesar 3,5 persen, akan diberlakukan secara menyeluruh (dari DPR hingga DPRD). Un-

tungnya, MK memutuskan bahwa PT tidak dapat diberlakukan secara nasional, karena bertentangan prinsip berdemokrasi sesuai anamah UUD 1945. Menyambut, keputusan itu, PKBP, khususnya di Sulbar langsung melakukan konsolidasi besar-besaran. Bahkan, partai besutan Jend. TNI (Purn) R Hartono tersebut mulai berani memasang target perolehan suara di pemilu. Merujuk pada hasil Pemilu 2009, PKPB Sulbar menarget satu fraksi di tiap kabupaten dan satu fraksi di DPRD Sulbar. "Untuk itu, saya

RADAR SULBAR Pertama dan Terbesar di Sulawesi Barat

Terbit Sejak 10 Juni 2004 Dalam melaksanakan tugas Jurnalistik, wartawan Radar Sulbar dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima maupun meminta imbalan dari nara sumber

berharap kepada pengurus DPD PKPB Sulbar maupun pengurus kabupaten agar bahu membahu," ujar Ketua DPD PKPB Sulbar, Asnuddin Sokong, saat memimpin rapat koordinasi dan evaluasi dengan seluruh pengurus PKPB se-Sulbar, di Hotel Grand Mutiara Mamuju, Sabtu, 8 September. Asnudin menambahkan, target tersebut harusnya menjadi pemicu kepada seluruh pengurus DPD untuk bekerja lebih baik. Apalagi sudah ada kader PKPB yang duduk di DPRD provinsi dan kabupaten di provinsi ini. "Target ini boleh dikatakan

mimpi. Tapi jika kita bekerja keras, mimpi tersebut bisa menjadi nyata," sahut Asnuddin. Dalam rakorda tersebut, seluruh pengurus PKPB se-Sulbar menyatakan kesiapan untuk mulai bekerja. Hal ini terlihat dari semangat pengurus saat mengikuti rakorda. "Kami telah mendaftar di KPU. Kemudian, kami tinggal melengkapi berkas untuk keperluan verifikasi faktual," imbuhnya. Di tempat yang sama, Ketua DPD PKPB Mamasa, A Iswaditi mengaku sangat optimis sukses dalam Pemilu 2014 mendatang.

Bahkan, dirinya menarget minimal mampu merebut kursi unsur pimpinan DPRD. Dikatakan, target tersebut berdasarkan dari pendekatan serta penerimaan masyarakat terhadap partai tersebut. Optimisme ini ditambah dengan mendapat dukungan dari tokoh masyarakat Mamasa. Optimisme itu juga tampak di Mamuju. Ketua PKPB Mamuju H Damris, juga terus bekerja keras untuk merangkai kembali kekuatan partai ini. Targetnya juga sama, meraih satu fraksi di DPRD. (mg6/ham)

Ada Potensi Bom Ganggu Pilgub DKI JAKARTA -- Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S. Pane menyebutkan sedikitnya ada lima potensi ancaman keamanan dan ketertiban masyarakat dalam pemilukada DKI Jakarta, baik saat pencoblosan maupun setelahnya. Karenanya, Neta mengungkapkan, Polda Metro perlu melakukan deteksi dini dan antisipasi maksimal agar hal-hal negatif tidak terjadi dalam proses pemilukada DKI Jakarta itu. Kelima ancaman itu, menurutnya, pertama sikap tidak siap kalah dari kedua calon gubernur. "Hal ini terlihat dari makin tajamnya manuver kedua cagub untuk saling memojokkan. Situasi ini bisa makin parah dengan meluasnya sikap radikal pendukung kedua cagub," kata Neta, Minggu 9 September. Kedua, lanjut Neta, tawuran antarpreman dan tawuran antarwarga yang kian marak, yang bukan mustahil bisa berdampak pada konflik antar endukung masing-masing cagub. Ketiga, banyaknya korban kebakaran yang jika tidak ditangani secara maksimal hak suaranya berpotensi menimbulkan gelombang protes dan konflik. Keempat, banyaknya para pendatang pasca lebaran yang belum mendapatkan pekerjaan di ibukota. "Mereka berpotensi dimanfatkan pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab untuk membuat masalah," jelasnya. Kelima, Neta menambahkan, penemuan bom rakitan di Tambora perlu diantisipasi, apakah ada kaitannya untuk memancing kekacauan pemilukada DKI Jakarta atau tidak. "Belum tertangkapnya Toriq si pemilik bom rakitan membuat ancaman tersendiri bagi situasi kamtibmas Jakarta saat pilkada maupun pascapilkada," katanya. IPW menilai, pemilukada putaran kedua lebih panas ketimbang putaran pertama. Sebab, jumlah calon tinggal dua, sehingga kekuatan massa pendukung terkonsentrasi kepada persaingan sengit kedua cagub. "Kapolda Metro harus memanggil kedua cagub untuk meminta tiga komitmen dan jaminan. Kedua cagub sama-sama menciptakan pilkada damai, menyatakan siap menang dan siap kalah serta akan mengendalikan masingmasing pendukung," katanya. Menurutnya, hal ini perlu dilakukan mengingat Jakarta adalah barometer politik nasional. "Jakarta aman, pilkada di daerah lain pun relatif aman. Sebaliknya, Jakarta rusuh, bukan mustahil kerusuhan merembet ke daerah lain," pungkas Neta. (jpnn)

PENERBIT: PT RADAR SULAWESI BARAT, Pembina: HM Alwi Hamu, H Syamsu Nur, Komisaris Utama: H Andi Syafiuddin Makka, Komisaris: HM Subhan Alwi, Irwan Zainuddin Direktur: Naskah M. Nabhan, Wakil Direktur Pemasaran: Muhammad Ilham, Penasehat Hukum: Ridwan J. Silamma, SH. Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab: Naskah M Nabhan, Wakil Pemimpin Redaksi/Wakil PenanggungJawab: Muhammad Ilham, Redaktur Pelaksana: Sudirman Samual Redaktur: Muh. Amri Makkaruba, Chaerul Marfan, Dewan Redaksi: Naskah M. Nabhan, Muh. Ilham, Sudirman Samual Reporter: Jamhur Anjasmara, Syamsuddin Rahman, Syamsuddin HB, Muhammad Sholihin, Juniardi, Layouter/Desain Grafis: Chalid Mawardi, Shofiandhy BT, Irwansyah HB, Rahmat, Hendra, IT - Website: Muh. Ridwan Alimuddin, Chalid Mawardi. Keuangan: Yuli Sulianti (Manager), Virra Eka Fitra Sari, Iklan/Sponsorship: Mawarni Simargolang (Manager), Sirkulasi: Firdaus Paturusi (Koordinator), Rismayanti, Rukman. Alamat Kantor Mamuju: Jl. Jend. Sudirman No. 50, Telp./Fax. 0426-22138, Majene: Jl. Gatot Subroto, Pusat Pertokoan Majene Lt. 2 Telp. 0422-22123 (M. Yunus Alibin), Polewali: Jl. H.A. Depu No. 39, Telp. 0428-23203 (Hasanuddin), Pasangkayu: Jl. Trans Sulawesi No. 52, Telp/HP: 0813 4247 1414, (Andi. Safrin M), Makassar: Graha Pena, Jl. Urip Sumoharjo No. 20, Telp. 0411-5238913/085299874232 (Agussalim), Jakarta: Jl. Kebayoran Lama No. 17, Telp. 021- 5322632 (Andi Syamsuri), Surabaya: Jl. Pasar Kembang Ruko Green Flowers Blok B1 No. 20 Surabaya, Telp.081342763676 (Sukri) Percetakan: PT Fajar Utama Intermedia Cabang Sulbar, Jalan H Andi Depu No. 39 Polewali. Harga Langganan: Rp 65.000/Bulan, Harga Eceran: Rp 3.000/Eksamplar. Harga Iklan: Iklan Umum/Display: Berwarna (FC) Rp25.000/mmk, Hitam Putih (BW) Rp15.000/mmk, Iklan Reguler Rp 6.000/mmk, Iklan Duka Cita Rp 8.000/mmk, Iklan Mungil (FC) Rp 4.000/mmk, Iklan Mungil (BW) Rp 2.000/mmk, Iklan Kolektif Rp1 juta/ktk, Iklan Baris Rp 5.000/baris, Radar Society: 1/2 hal. Rp 5.000.000, 1 hal. Rp 10.000.000.

Rekening Bank: PT. Radar Sulawesi Barat, BRI Cabang Mamuju, No. 0218-01-012598-50-9

PARLEMENTARIA

Rubrik Khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar

RADAR SULBAR/JHAMHUR ANJASMARA

MENUNGGU. Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar, H.M. Tahir, Andi Kamaluddin, Andi Mappauda, Juanda, sedang berdiskusi sembari menunggu kehadiran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mitranya, untuk Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pertanggungjawaban Penggunaan APBD 2011.


6 Opini

RADAR SULBAR Senin, 10 September 2012

Tajuk

Tan Malaka Sang Pemikir Bangsa yang Terlupakan

Saatnya Merenungkan Kembali Fokus PON

B

ERBAGAI fasilitas untuk Pekan Olahraga Nasional ternyata belum siap, meskipun ajang multievent empat tahunan itu segera dibuka. Rencananya PON XVIII dibuka 9 September. Namun, karena Presiden SBY masih melakukan kunjungan ke luar negeri, upacara pembukaan baru bisa dilangsungkan 11 September. Sisa waktu itu dilakukan panitia dengan terus menyelesaikan pembangunan sejumlah prasarana dan sarana olahraga di Riau. Di tengah ketergesa-gesaan itu, muncul kabar kanopi stadion tenis ambruk. Persiapan peneyelenggaraan PON XVIII memang memprihatinkan dan mengkhawatirkan. Beberapa tahun periode pembangunan proyek ternyata tak berujung dengan kesiapan yang melegakan menjelang pembukaan. Arena pertandingan sofbol, misalnya, masih belum selesai, meskipun sebelumnya direncanakan rampung Juli. Venues lainnya yang tersebar di beberapa daerah di Riau juga dalam kondisi serupa. Tidak mengherankan bila beberapa hari lalu di Jakarta digelar rapat khusus di kantor Kemenpora. Rapat membahas kemungkinan PON dilaksanakan dalam status darurat. Pertemuan itu menghasilkan kesepakatan PON tidak akan diselenggarakan dalam status darurat. Namun, tidak bisa dipungkiri betapa kondisi di lapangan memunculkan kekecewaankekecewaan. Keadaan demikian masih ditambah dengan munculnya dugaan korupsi dalam pembangunan fasilitas-fasilitas PON. Kalau memang benar demikian, pembangunan prasarana dan sarana-sarana olahraga ternyata rawan penyimpangan. Sebelumnya, masyarakat dikejutkan oleh kasus korupsi Wisma Atlet SEA Games. Saat ini, publik masih menunggu hasil akhir penyelidikan terhadap dugaan korupsi pembangunan sport centre di Hambalang, Bogor. Dengan perkembangan-perkembangan demikian, pemerintah perlu memikirkan mekanisme pengawasan khusus pembangunan fasilitas-fasilitas keolahragaan sejak tahap perencanaan. Di sisi lain, kalaupun pembangunannya beres, belum tentu pemanfaatannya sesuai harapan. Bangunan-bangunan yang dulu secara khusus dipersiapkan untuk pelaksanaan PON, banyak yang tidak terawat, seperti terjadi di Sumatera Selatan dan Kalimantan Timur. Beruntung Sumatera Selatan tahun lalu ditunjuk menjadi tuan rumah SEA Games bersama Jakarta, sehingga beberapa arena mendapat perbaikan dan perawatan khusus. Penyebaran pelaksanaan PON ke luar Jawa ternyata memang memunculkan persoalan. Mulai dari kelambanan dalam pembangunan, sampai bagaimana mengelola fasilitas itu di kemudian hari. Perlukah semangat otoritas keolahragaan kita mengusung pemerataan penyelenggaraan PON dipertahankan? Kondisi faktual menunjukkan dinamika keolahragaan memang tidak bisa menyebar merata. Berbagai kendala mengadang. Di sisi lain, PON sebenarnya hanya bagian dari upaya pembinaan untuk meningkatan prestasi olahraga Indonesia. Fokus itulah yang harus ditekankan, sehingga cukup cabang-cabang Olimpiade saja yang dipertandingkan. Dengan kembali ke fokus, soal tempat dan lainnya ada dalam prioritas kedua. (wsm)

RADAR SULBAR

Oleh:

HARUNA RASYID (Ketua Umum DPD Mapancas Sulbar)

B

ILA di zaman orde baru opini ini ditulis dan dimuat, maka kemungkinan penulis akan diproses dilembaga penjaga stabilitas negara. Dan koran yang memuat ini akan dibredel. Tapi untung saat ini sudah zaman reformasi, dimana seharusnya kita anak bangsa bisa mengenal dengan obyektif para penggagas republik ini. Inspirasi dari penulisan opini ini adalah ketertarikan penulis terhadap pemikiran sosiologi, politik dan pendidikan Tan Malaka, yang menurut penulis dapat dijadikan inspirasi dalam praktik bersosial, berpolitik serta dalam praktik menyelenggarakan pendidikan dewasa ini, serta kekaguman penulis terhadap ide-ide filosofi yang digagas oleh Tan Malaka. Penulis menganggap bahwa kita semua sedang membutuhkan kepemimpinan dalam berbangsa yang saat ini sedang rancu, kita membutuhkan ide-ide yang mungkin bisa membuat kita terlepas dari krisis acuan apalagi pendidikan bagaimana mencintai Indonesia sebagaimana yang telah diperjuangkan oleh para pendiri bangsa, dan tentu sekaligus mencoba mengingatkan kita akan salah seorang pahlawan, yang Soekarno presiden pertama Indonesia biasa menyebutnya “seseorang yang mahir dalam revolusi”, oleh karena itu Penulis mencoba merajut serpihan ide, pemikiran dan tindakan Tan Malaka dalam opini ini. Bulan September, mungkin generasi saat ini tak banyak yang ingat peristiwa yang sangat bersejarah terjadi di bulan ini, tepatnya tanggal 19 September enam puluh tujuh tahun yang lalu, tapi generasi yang sezaman dengan penulis, mungkin sedikit samar-samar mengingat peristiwa bersejarah itu, yaitu rapat raksasa yang digelar di Lapangan Ikada. Rapat yang diselenggarakan pasca proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, karena dulu dipelajari di bangku

sekolah menengah pada mata pelajaran IPS. Dan penulis yakin tak banyak yang tahu bahwa sosok yang mampu mengilhami pergerakan massa sebanyak itu adalah sosok yang terlupakan oleh duatiga generasi saat ini, dialah Tan Malaka atau dengan nama lengkap Ibrahim Datuk Tan Malaka. Dialah yang menorehkan perannya dalam menggerakkan para pemuda ke rapat raksasa di Lapangan Ikada, rapat yang menunjukkan dukungan massa pertama terhadap proklamasi kemerdekaan, yang pada waktu itu belum bergema keras, yang sekaligus memotivasi para pemuda untuk lebih gencar dan berani melakukan perlawanan terhadap Jepang. Dialah yang melukis revolusi Indonesia dengan bergelora, kaya gagasan filosofis, tapi juga lincah berorganisasi, orang yang pertama menulis konsep Republik Indonesia. Sehingga Muhammad Yamin menjulukinya “Bapak Republik Indonesia”. Pada tahun 1925 dia menggagas secara tertulis konsep Republik Indonesia, jauh lebih dulu ketimbang Mohammad Hatta yang menulis pleidoi “Indonesia Merdeka” pada tahun 1928 dan Bung Karno yang menulis “menuju Indonesia merdeka” pada tahun 1933, serta tiga tahun lebih dulu dari sumpah pemuda. Gagasan republik Indonsia yang ditulis dalam buku yang judul aslinya “Naar de Republik Indonesia” atau dalam bahasa Indonesia berarti “Menuju republik Indonesia”, buku yang ditulisnya inilah yang kemudian menginspirasi tokoh-tokoh pergerakan di Indonesia, dan menjadi buku terlarang untuk dibaca pada zaman itu. Sehingga Soekarno harus mendapat tambahan hukuman saat diadili di Landrat Bandung pada 1931 karena memiliki buku ini. Dan salah satu buku yang dijadikan referensi saat soekarno membuat pledoinya “Indonesia Menggugat”. Disamping itu buku yang disusunya saat dipengungsian dengan judul “massa Actie” pada tahun 1926, telah men-

warning Semua isi artikel/tulisan yang berasal dari luar, sepenuhnya tanggung jawab penulis yang bersangkutan

Malaka mencoba mensistensikan kedua aliran filsafat Hegel dan Marx-Engels untuk mengubah mental budaya pasif menjadi kelas sosial baru berlandaskan sains; bebas dari alam pikiran takhayul dan mistis. Melalui sains, mindset masyarakat Indonesia harus diubah, logika ilmiah dikedepankan, pikiran kreatif dieksplorasi dengan langkah dialektis dari taraf perpindahan gerakan kelas sosial dari tingkatannya paling rendah, sampai kelas sosial paling tinggi, berupa kelas sosial yang berwawasan materialis, dialektik dan logik. Dalam Madilog, Tan Malaka mengkritik tajam kepada kita yang selalu lari dari kenyataan nyata material lalu “melarikan diri” ke alam gaib atau menyerah pada nasib yang dalam religi didasarkan pada kepasrahan pasif. Lembar demi lembar tulisan-tulisannya ini sesunguhnya dibuat dalam suasana kemiskinan, penderitaan dan kesepian yang begitu ekstrem. Bila kita membaca tuntas madilog ini akan tergambar bagi kita bahwa dia adalah Marxis tulen dalam pemikiran, tapi nasionalis yang tuntas dalam semua tindakannya. Dan sesungguhnya karena pemikiran-pemikiranya itulah yang membuat dia harus dipenjarakan berkali-kali, bahkan dibuang keluar negeri. Tan Malaka memang dikenal sebagai sosok yang kontroversial, dia sering tak sepaham dengan teman-temannya, dia partai komunis tapi selalu mendukung aliansi dengan Islam. Pada juni tahun 1927 Tan Malaka berpisah dengan partai komunis dan kemudian mendirikan partai Republik Indonesia di Thailand Bangkok. Tan Malaka tegas bahwa bekas Hindia Belanda harus menjadi Republik Indonesia, namun republik dalam gagasan Tan Malaka tidak menganut trias politika milik Montesquieu. Republik versi Tan adalah sebuah negara efisien. Republik yang dikelolah oleh sebuah organisasi. Tan Malaka tak percaya pada parlemen, bagi Tan Malaka, pembagian kekuasaan yang terdiri dari eksekutif, legislatif hanya menghasilkan kerusakan. Pemisahan antara orang yang

ginspirasi W.R Supratman, sehingga salah satu kalimat lagu Indonesia Raya yang diciptanya terdapat kalimat “Indonesia tanah tumpah darahku”. Buku “Madilog” yang ditulisnya akan membuat kita semakin terkagumkagum pada sosok ini. Dari buku ini kita bisa membaca watak dan orientasi perjuangannya, ia seorang Marxis, tapi sekaligus nasionalis. Ia seorang komunis tapi katanya, ”di depan Tuhan saya seorang Muslim”, dan ternyata sewaktu muda dia sudah hafal 30 juz Alquran. Berpuluh-puluh tahun namanya tak lagi tercatat dalam buku-buku sejarah, bahkan mungkin diantara generasi kita saat ini hanya mengenalnya samar-samar. Olehnya itu lewat tulisan ini penulis mencoba mengingatkan dan menyegarkan kembali ingatan kita bahwa kita punya sosok yang patut dibanggakan disamping bapak-bapak bangsa yang lain sekelas Bung Karno, Bung Hatta, Sjahrir, Mohammad Natsir dan yang lainnya. Saat ini karya Tan Malaka yang masih bisa kita baca dan cermati yaitu buku yang dibuatnya selama dipengasingan “Madilog” (materialis, dialektika dan logika), disamping “massa Aktie”. Buku ini bisa kita dapat di toko-toko buku tertentu, terakhir penulis dapatkan di salah satu toko buku di pelataran gedung DPR RI, ketika berkunjung ke sana beberapa waktu yang lalu. Dari buku ini akan sangat jelas tiga hal yang menjadi pokok pemikirannya, ketiga hal itu adalah materialisme, dialektika dan logika. Materialesme menurutnya adalah paham tentang materi sebagai dasar terakhir alam semesta. Dialektika menunjukkan peralihan dari satu identitas ke identitas lain. Air adalah air dan bukan uap, tapi dialektika menunjukkan perubahan air menjadi uap setelah dipanaskan seratus derajat celcius. Logika dibutuhkan untuk menetapkan sifat-sifat materi berdasarkan prinsip identitas atau prinsip nonkontradiksi. Prinsip logika berbunyi A tidak mungkin sama dengan yang bukan A. Tesis utama filsafat madilog ini berbunyi: bukan ide yang menentukan keadaan masyarakat dan kedudukan seseorang dalam masyarakat, melainkan keadaan masyarakatlah yang menentukan ide. Dalam madilog, Tan

Pengirim naskah artikel/opini/SdP harus melampirkan foto copy identitas dan nomor telepon yang bisa dihubungi. Tulisan diterima dalam bentuk flash disk/disket. naskah tulisan/opini minimal 4 halaman.

Baca HAL 7

Artikel dapat dikirim via email:radarsulbar01@gmail.com

IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL

Office: Jl. Dr. Ratulangi No.3 Pekkabata Polewali Mandar Sulbar Telp: 0428-22284 E-mail: st933fm@telkom.net

Dibutuhkan Segera Kami Perusahaan Otomotif Nasional PT. Astra International Tbk - Honda MEMBUTUHKAN: MEKANIK: * Pendidikan min. * SMK otomotif * Usia Max 25 tahun * Khusus Pria * Berpengalaman dibidangnya FRONT DESK: * Pendidikan min. SMA/sederajat * Usia Max 25 tahun * Khusus wanita * Menguasai komputer LAMARAN DIANTAR LANGSUNG KE:

PT. Astra International Tbk - Honda Jalan Andi Makasau (samping pasar baru) Mamuju

RADAR SULBAR Pertama dan Terbesar di Sulawesi Barat

Pasang Iklan Atau Tidak Terima Koran Hubungi: Sirkulasi : Firdaus Paturusi (Koordinator), Rismayanti, Rukman. Alamat Kantor Mamuju: Jl. Jend. Sudirman No. 50, Telp./Fax. 0426-22138 Majene : Jl. Jend. Sudirman No. 167, Telp. 0422-21157 (M. Yunus Alibin) Polewali: Jl. H.A. Depu No. 39, Telp. 0428-23203 (Hasanuddin) Pasangkayu: Jl. Trans Sulawesi No. 52, Telp/ HP: 0813 4247 1414, (Andi. Safrin.M), PENERBIT: PT RADAR SULAWESI BARAT

Rp 65.000

/

Bulan


Sambungan 7

RADAR SULBAR Senin, 10 September 2012

Anwar Ajak ABM ke Golkar

Pembangunan Jalan ke Mamasa Dimulai LANJUTAN HALAMAN 1

Selain itu, juga akan dibangun jembatan Sungai Salubatu dengan anggaran sebesar Rp 7,2 miliar lebih, pembangunan jalan Mambi-Malabo dengan panjang 9,15 km yang akan menghabiskan anggaran Rp 40 miliar lebih, jalan Mambi-Malabo II sepanjang 8,95 km dengan anggaran Rp 39 miliar lebih, pembangunan jalan Mambi-Malabo III sepanjang 8,65 km dengan dana sebesar 40 miliar lebih, dan terakhir paket jalan MalaboMamasa dengan panjang 9 km yang bakal menelan anggaran 32 miliar lebih. Pembangunan jalan ini

merupakan gelontoran dana APBN tahun 2012, namun baru saja turun beberapa waktu lalu sehingga pekerjaan dilaksanakan pada triwulan akhir 2012. Meski terlambat, pekerjaan tetap harus tetap berjalan dan ditargetkan rampung akhir tahun ini. Dalam kontrak, kegiatan pembangunan jalan ini akan dilaksanakan dalam waktu 120 hari atau berakhir 31 Desember 2012. “Saya bersama Kepala BBPJN VI akan mencoba melakukan negosiasi dengan pemerintah pusat. Walaupun begitu, jangan terlalu berharap pekerjaan ini diperpanjang

masa pekerjaan hingga tahun depan. Dengan demikian, saya harap kontraktor pelaksana tetap mengerjakan jalan ini dengan target selesai akhir tahun,” papar Anwar. Anwar menuturkan, pembangunan infrastruktur di Mamasa sejalan dengan rencana strategis pembangunan di provinsi ini sekaligus mendukung kebijakan nasional yaitu Masterplan Percepatan dan Perluasan pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) Koridor IV Sulawesi. Ditambahkan, pembangunan infrastruktur tersebut sekaligus mendukung penetapan Ma-

LANJUTAN HALAMAN 1

masa sebagai daerah destinasi wisata. Sebab dukungan infrastruktur sangat dinantikan sehingga penetapan destinasi wisata itu tidak sekedar menjadi slogan. Jalan ini akan melintasi sejumlah kecamatan di Mamasa mulai dari Salobatu, Aralle, Mambi hingga ke Kota Mamasa. Nurdin Samaila menambahkan, setelah proyek jalan Salobatu-Mamasa selesai, bisa dilanjutkan dengan pengerjaan jalan dari Mamasa ke wilayah perbatasan Toraja Utara. Tapi, dengan catatan status jalan harus diubah menjadi jalan strategis nasional. (dir)

Ia menyebutkan, jika saja tawaran Golkar direspon dengan cepat, maka dalam waktu singkat pula status kepengurusan ABM di partai ini akan disahkan. Di tengah berlangsungnya halal bi halal, Anwar dengan lantang menyampaikan bahwa ABM merupakan salah satu kader Golkar tulen di Sulbar. Selain terlibat secara langsung, ABM merupakan anak dari almarhum Masdar Pasmar, yang tak lain mantan ketua Partai Golkar Polmas.

Tawaran politik yang cukup menggiurkan dari Golkar, tidak langsung ditelan mentah-mentah oleh ABM. Kepada wartawan, ABM menyampaikan jika rencana itu akan dipertimbangkan lebih dulu. Sebab banyak hal yang mesti diperhitungkan, terutama sisi politisnya. Hal lain yang menjadi alasan ABM sehingga tidak langsung memberi jawaban, terkait statusnya sebagai PNS yang belum dilepas. “Nanti kita liat dulu.

Saya akan pikir-pikir dulu. Karena saya ini buka orang partai, tetapi tau berpolitik,” ujar ABM. ABM juga belum bersedia menjawab mengenai tawaran sebagai calon anggota DPRD Sulbar dari Dapil Polman yang akan diusung Golkar di Pemilu 2014. Namun ia mengaku sangat berterima kasih karena sudah diajak. “Ini masih lama. Jadi nantilah kita lihat bagaimana perkembangan politik selanjutnya,” tutup ABM. (**)

baik bahkan di beberapa kejadian misalnya salah seorang Ketua Kadin Indonesia telepon selulernya tertinggal di bis dan dikembalikan ke penginapan oleh warga yang menemukannya. Beberapa pimpinan media massa ketinggalan bis untuk kembali ke lokasi acara KTT namun ternyata ada warga bahkan pilot pesawat terbang yang mau mengantar mengantar mereka dengan gratis meskipun jaraknya 40 km. Penyambutan warga Rusia betul-betul mengubah image semua negara bahwa Rusia jauh lebih maju terbuka dan moderen. Dan yang patut dibanggakan di KTT APEC ini bahwa Indonesia termasuk dianggap sebagai leader negaranegata G-21 APEC. Apalagi dengan kemajuan yang dicapai Indonesia berada di urutan ke-15 terdepan di dunia saat ini.Ini patut kita syukuri dan banggakan. Dengan mata kepala saya sendiri melihat para Kepala Negara atau Presiden negara lain sangat menghormati Indonesia, Presiden SBY dan para anggota delegasi dari Indonesia. Yang menjadi catatan kita adalah perlunya belajar dari Rusia untuk menjadi negara besar dan siap menjadi tuan rumah KTT APEC tahun 2013. Dan perjuangan terbe-

sar kita termasuk memperjuangkan agar produksi kelapa sawit masuk dalam 54 produksi yang ramah lingkungan sebabsawit adalah produk andalan dan utama Indonesia terluas dan produk ekspor terbesar Indonesia. Di sela-sela mendampingi Presiden SBY, saya berdiskusi dengan Menteri Perindustrian MS Hidayat. Saya mengajak Menteri agar Sulbar didorong dalam pengembangan industri kakao/coklat terbesar Indonesia mengingat produksi kakao Sulbar yang sangat potensial. Ajakan yang sama juga saya utarakan kepada Menteri Perdagangan Gita Wirjawan. Beliau menegaskan akan mendukung gagasan saya itu dan sekarang yang diperlukan tinggal bagaimana harus ada regulasi lokal yang benar-benar bisa mendukung iklim investasi kendala utama investasi di beberapa daerah di Indonesia adalah dukungan investasi yang kurang memadai. Menteri meminta Sulbar membuat desain jangka panjang dalam menata Sulbar sebagai pusat kakao di Indonesia dan jangan hanya mengharapkan program pemerintah pusat dengan tentu saja perencanaannya harus terpadu. Insya Allah, dorongan dari

menteri ini bisa menghidupkan produksi kakao menjadi industri domestik yang bisa dikembangkan. Agenda Presiden lainnya kemarin adalah mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Peru dan Presiden Chili. Di sela menunggu kunjungan Presiden Peru, Presiden SBY yang berulang tahun kemarin menyempatkan doa bersama dengan para anggota Delegasi Indonesia. Tidak ada perayaan hari ulang tahun berlebihan dari Presiden. Hanya dengan doa apalagi sepanjang hari kemarin pagi sampai tengah malam agenda Presiden sangat padat. Sekretaris Kabinet Bapak Dipo Alam memimpin doa untuk hari ulang tahun Pak SBY. Kami mendoakan semoga Presiden diberikan umur panjang dan memimpin negara ini dengan sebaik-baiknya untuk kemakmuran rakyat. Setelah menerima kunjungan Presiden Peru, kami selanjutnya mendampingi Pak SBY menerima kunjungan Presiden Chili yang dikenal pengusaha ternama. Beliau adalah pengusaha pesawat terbang ternama di Amerika Selatan. Kebetulan saya yang pertama kali menyalami beliau di dampingi Pak SBY yang

memperkenalkan satu per satu anggota delegasi Indonesia. Presiden Chilia menyalami dan memeluk saya dan beliu berkata baru pertama kali bertemu members of parlement (Anggota Dewan) yang sangat muda. Beliau mengatakan saya seperti anak sekolah masih muda “he is very young” lalu beliau bertanya kepada saya. “Mau jadi apa kedepan” tanyanya kepada saya disambut tawa seluruh anggota delegasi. Saya lalu jawab “Kalau bisa saya mau jadi Presiden Chile”. Ini kemudian disambut tawa Presiden dan para menterimenterinya. Meskipun hari Minggu namun agenda Presiden SBY di KTT APEC sangat padat. Selesai pertemuan dengan Presiden Chili kami melakukan rapat koordinasi dengan Presiden SBY. Hadir seluruh menteri termasuk saya. Rapat membahas banyak hal termasuk aksi terorisme di Indonesia yang baru saja terjadi. Pak SBY meminta para menteri mengintensifkan sistem pengamanan dan upaya prefentif yang kelihatannya masih lemah dalam pemberantasan terorisme termasuk partispasi masya-rakat untuk ikut menjaga lingkungannya agar diintensifkan. (*)

nya, Fendra. Ketua DPC Demokrat Majene ini, menerangkan bahwa pelantikan tetap bergantung pada pengurus pusat. Biasanya, kata Fendra, paling lambat satu bulan setelah Musda berakhir. “Setelah syarat-syarat administrasi maupun teknis penyusunan struktur kepengurusan diserahkan ke DPP. Tapi tetap tergantung agenda kerja ketua DPP dan Sekjen, kembali ke DPP. Lambat tidaknya itu dari sana, semua kewenangannya pusat,” terangnya.

Fendra juga merivew pelaksanaan Musda II PD Sulbar. Ia mengaku kecewa dengan pelibatan ormas di ajang demokrasi partai besutan SBY itu. Hadirnya ormas dinilai sebagai kecerobohan panitia dan kekeliruan kandidat. “ormas itu bukan ormasnya Demokrat. Inilah kecerobohan dari panitian dan kekeliruan kandidat. Apapun alasannya. Kalau pengamanan tidak mungkin bikin ribut,” ulas Fendra. (rul)

Berbicara dengan Presiden Rusia LANJUTAN HALAMAN 1

21.30 waktu setempat. Saat jamuan makan malam selesai delegasi Indonesia paling terakhir pulang. Kemudian Presiden SBY pun berkelakar. “Ini artinya kita negara disiplin dan mau belajar sebab tahun depan Indonesia akan menjadi tuan rumah APEC”. Dalam sambutannya Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Rusia akan semakin maju dan mengajak semua delegasi membangun kebersamaan untuk ekonomi dunia yang lebih baik. Beliau juga mengucapkan sampai ketemu dalam KTT APEC tahun depan yang akan diselenggarakan di Indonesia. Jamuan makan malam yang dihadiri 21 Presiden anggota APEC itu juga disajikan beberapa tarian dari Rusia. Yang membanggakan adalah pertunjukan ditutup dengan tarian “Zaman” dari Aceh sebagai excerpt from Indonesia dance yang ditarikan oleh para gadis dan pemuda Rusia. Para penari ini dilatih pihak Kedutaan Indonesia di Rusia selama 2 minggu dan membawakan tarian itu dengan baik. Ketika jamuan makan malam usai saya bersalaman dengan Presiden Rusia setelah sebelumnya bersalaman dengan Presiden. Dengan sedikit basa-basi saya mengucapkan kepada Beliau. “Selamat Malam Mr Presiden. Saya kagum dengan kemajuan Rusia.” Presiden Rusia tersenyum mendengar ucapan saya dan Beliau menjawab. “Anda masih sangat muda sudah menjadi delegasi Indonesia”. Sebagai anggota delegasi dari Indonesia, saya terus mendampingi Presiden SBY dalam beberapa agenda resmi Kepresidenan selama mengikuti KTT APEC di Rusia. Pada hari Minggu, 9 Sep-

tember kami juga mendampingi Presiden saat mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Mexico Filippe Calderon yang didampingi 9 menterinya dan dari Indonesia didampingi 9 anggota Delegasi. Presiden SBY dan Presiden Mexico membicarakan kerjasama bidang ekonomi dan pemberantasan narkotika serta obat terlarang. Presiden Mexico tipe pemimpin yang santai dan suka melucu.Termasuk dia bertanya apa arti Indonesia. Selesai acara kami meninjau media centre KTT APEC Rusia bersama beberapa menteri seperti Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Sekretaris Kabinet Dipo Alam, dan Ketua Komite Ekonomi Nasional/Pemilik Perusahaan Trans Corp Chairul Tandjung. Peninjauan lokasi media centre ini sangat penting mengingat Indonesia merupakan tuan rumah KTT APEC 2013, tahun depan. Para menteri Indonesia sepakat bahwa persiapan Rusia dalam menggelar KTT APEC sangat bagus dan bisa dilakukan di Indonesia. Kecuali satu, media centre di Rusia sangat luar biasa karena dilengkapi dengan fasilitas dan fitur-fitur IT yang sangat canggih. Ini menggambarkan Rusia saat ini sudah sangat terbuka dengan informasi apapun dan semuanya tidak ada yang ditutup-tutupi. Wartawan internasional dari berbagai belahan dunia dimanjakan dengan semua fasilitas tersedia. Setiap negara disiapkan kamar tidur dan fasilitas komputer plus telepon gratis international, mesin fotokopi, ruang makan mewah international menu dan 24 jam service centre dan hampir semua perusahaan media diminta melayani seluruh kebutuhan media massa. Dan di lantai dasar ada pa-

meran termasuk pameran persiapan Rusia pada Piala Dunia 2018. Bahkan semua aksesoris bola disiapkan dan mereka sudah membagikan gratis ID Card untuk Piala Dunia 2018 khusus untuk peserta KTT APEC yang mengunjungi stan pameran mereka. Untuk penyelenggaraan KTT APEC ini Rusia mengeluarkan biaya sekitar 23 juta dolar AS. Provinsi Wladiwostok, Rusia, tempat diadakannya KTT ini disulap menjadi provinsi yang benar-benar ramah lingkungan dengan fasilitas infrastruktur yang sangat megah. Padahal dulunya provinsi ini adalah pangkalan militer Rusia. Mulai dari bandara udara ditata, jalanan diperbaiki, gedung-gedung, termasuk tempat penyelenggaran yang luar biasa dan dianggap terbaik dalam konferensi international. Yang luar biasa sesungguhnya adalah Rusia ingin mengubah image sebagai negara yang dianggap komunis dan tidak ramah terhadap orang luar termasuk warga Rusia dan ternyata itu berhasil di KTT APEC ini. Warga di provinsi itu khususnya panitia pelaksana sangat ramah sekali dan melayani semua tamu dengan

Pelantikan SDK Tunggu Jadwal DPP LANJUTAN HALAMAN 1

tetap meyakini, proses ini tak akan menemui hambatan berarti. Penetapan tersebut tidak akan berlarut-larut. “Pelantikan belum ada jadwal. Tapi bisa dalam bulanbulan ini. Dia sudah terima SK-nya. Begitu SK turun tidak lama lagi dilantik,” jelas Salim melalui telfon selulernya. Keterangan anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat itu,

Membangun Puing Ekstra Parlemen LANJUTAN HALAMAN 1

(anggota DPRD Mamuju), Naskah M Nabhan (Direktur Radar Sulbar), Adi Arwan Alimin (Direktur Koran Mandar), Muhaimin Faisal (Ormas Nasdem), Moh Ali Chandra (Ketua STIE Muhammadiyah Mamuju), Heru Purnomo (pengurus Partai Gerindra Sulbar), aktivis HMI, PMII, LMND, dan banyak lagi. Yang dibicarakan bukanlah desain penggulingan pemerintah yang sedang beruasa, tetapi mencari solusi agar fungsi social control di tengah masyarakat tetap berjalan. Dalam diskusi ini, muncul kritik agar media massa tidak lelah memback-up gerakangerakan sosial, dengan catatan gerakan demonstrasi yang muncul bukan ‘pesanan’. Kemudian dalam lembaga-lembaga kontrol sebaiknya tidak lagi dicampuri para politisi atau pemuda yang tengah beranjak ke panggung politik. Dengan demikian, gerakan yang lahir menjadi steril dan lepas dari campur tangan atau intervensi penguasa. Diskusi yang berlangsung di Cafe Babana Mamuju ini cukup menarik. Karena disitu dikupas bagaimana ‘seramnya’ arus demontrsasi yang pernah dibangun di masa lalu, tapi kemudian tidak mampu menciptakan siklus regenerasi yang

dinamis, kritis, dan solutif. Saat diberi kesempatan bicara, dua anggota legislatif, Kalvin kalambo dan Hajrul Malik, sama-sama mengkritik daya kontrol lembaga yang menjadi tempat mereka mengabdi saat ini. Alasan keduanya adalah lembaga legislatif sudah terlalu dominan dipengaruhi kepentingan politik, entah itu demi kelompok ataupun personal. Sehingga untuk memengaruhi kebijakan, sudah menjadi sangat sulit. “Sedikit kritis saja, kita kadang dicap orang gila,” curhat Hajrul. Demikian halnya dengan yang diungkapkan Kalvin Kalambo. “Memang sangat sulit mengubah sesuatu. Saya sudah rasakan itu. Tapi paling tidak sesuatu itu tidak mengubah saya menjadi sesuatu yang lain,” keluh Kalvin. Merujuk pada sampel inilah, muncul semangat bahwa gerakan sosial memang harus dihidupkan. Meski yang ada selama ini tidak berarti sudah mati. Paling tidak, daya dobrak yang dihasilkan dari setiap langkah demontrsasi itu mampu memengaruhi kebijakan. Sebab pemerintahan yang berjalan tanpa kontrol, besar kemungkinan akan melahirkan kebijakan yang tak populis. Berbagai kegiatan atau usaha untuk membangun kekua-

tan ekstra parlemen, dari mana pun datangnya atau oleh siapa pun pelakunya, adalah penting untuk mencegah supaya urusan publik tidak hanya diatur oleh mereka yang tengah memegang kendali kekuasaan. Namun rakyat diberitahu juga mengenai rencana untuk mereka. Untuk membangun ini, dibutuhkan mental dan referensi yang mumpuni. Kerinduan publik akan hadirnya gerakan ekstra parlemen yang besar dan perkasa, harus dijawab tuntas. Jangan setengah-setengah. Karena disitu publik berharap ada sumbangan penting terjadinya perubahan besar dan fundamental. Satu lagi. Jika kepercayaan kepada wakil partai-partai politik yang duduk di DPR/DPRD dan pemerintahan makin menipis, lagi-lagi gerakan ekstra parlemen yang luas dan kuat dianggap sebagai tameng atau senjata, sekaligus pengayom kepentingan rakyat banyak. Tapi itu mustahil terjadi, jika gerakan sosial masih menjadi puing yang tak bisa disusun kembali. Elemen-elemen muda jangan keseringan tak sejalan karena benturan kepentingan kelompok. Sebab di pundak para pemudalah, harapan rakyat disandarkan. (**)

sekaligus membantah informasi mengenai adanya upaya dari luar Demokrat untuk mempersulit pelantikan SDK sebagai Ketua PD Sulbar. “Itu tidak, tidak ada, sudah selesai semua,” imbuhnya. Namun Salim tidak membantah adanya tekanan-tekanan pada pelaksanaan Musda II PD Sulbar. Hanya saja ia tak menyebut siapa saja pihak-pihak yang terlibat didalamnya. Musda II PD Sulbar berlangsung pada pertengahan Juli lalu, menghadirkan em-

pat kandidat ketua. “Waktu Musda, ya, ada yang intervensi dari luar. Ada yang malah sibuk campuri partai lain,” ketus Anggota DPR RI Dapil Sulbar ini. Sementara, kehadiran anggota salah satu ormas di forum Musda PD Sulbar, dianggap sebagai upaya mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terhadap SDK. “Kemarin banyak Ormasnya SDK, karena mereka khawatir saja,” tandas Salim. Demikian pula pernyataan kader Demokrat Sulbar lain-

Tan Malaka Sang Pemikir Bangsa yang Terlupakan LANJUTAN HALAMAN 6

membuat undang-undang dan yang menjalankan aturan menimbulkan kesenjangan antara aturan dan realitas. Bagi Tan Malaka anggota parlemen yang sudah terpilih sekian lama akan menjelma menjadi kelompok sendiri yang sudah berpisah dari rakyat, karena anggota parlemen itu jarang bercampur baur dengan rakyat. Baginya anggota parlemen seharusnya tidak layak lagi disebut wakil rakyat, karena mereka pada akhirnya hanya akan mewakili kepentingan kelompok dan kepentingan dirinya masingmasing. Menurutnya lagi parlemen kemudian akan tergoda berselingkuh dengan eksekutif, perusahaan dan perbankkan dan kemudian meninggalkan rakyat. Inilah yang terjadi di Inggris beberapa tahun lalu, Partai Buruh sebagai anggota parlemen terbanyak justru menyetujui penggunaan pajak hasil keringat buruh untuk dijadikan ongkos untuk menginvasi negara lain. Andai Tan Malaka masih hidup pasti ia akan menepuk dada membenarkan gagasannya.

Kalau kesuksesan berpolitik diukur dari seberapa besar kekuasaan yang diperoleh, bukan disana tempat Tan Malaka. Bukan pula pada pelajaran sejarah di sekolahsekolah yang tak mencantumkan namanya, kendati dia pahlawan nasional yang dikukuhkan namanya melalui keputusan Presiden nomor 53 Tahun 1963. Kesuksesan Tan Malaka sesungguhnya terletak pada sikap konsistennya dalam berpolitik dan orisinalitas pemikirannya yang berpihak kepada rakyat, kemandirian bangsa adalah salah satu hal yang diimpikannya, dan itu menjadi hal yang relevan melihat kondisi bangsa kita dewasa ini. Selain ide-ide cemerlangnya tentang sosial dan politik, Tan Malaka juga dikenal sebagai tokoh pendidik. Ini bisa kita lihat pada artikel yang ditulisnya tentang sekolahsekolahnya yaitu S.I Semarang dan Onderwijs, yang sekarang dapat kita temui dalam cetakan buku kecil. Dalam buku ini Tan Malaka memberikan gambaran

berupa pengenalan singkat tentang sekolah-sekolah dan sistem pendidikan kerakyatan untuk khalayak umum. Di sekolahnya, Tan Malaka tidak menetapkan jadwal pelajaran secara kaku, serta tidak mengharuskan pakaian seragam. Dia tidak menginginkan peserta didiknya terbebani dan terbatasi oleh aturan-aturan yang formalistik, asas dan tujuan sekolahnya adalah “kebebasan jiwa pada anak didik agar kelak menjadi manusia yang kreatif dan dapat berdiri sendiri, membela rakyat kecil yang sengsara nasibnya karena sistem kapitalisme. Tan Malaka melihat peserta didik disekolahnya bukanlah subjek yang pasif, peserta didik adalah subjek aktif yang berfikir, olehnya itu ia memberikan kebebasan kepada peserta didiknya untuk mengembangkan segala potensi yang dimiliknya. Namun demikian pendidikan menurutnya harus tetap berpijak pada nilai-nilai budaya asli Indonesia. Tan Malaka mengalami nasib tragis dalam sejarah kita sebagai pendiri bangsa, dia menjadi

luka sejarah. Karena peran politiknya yang dinilai berbahaya, dia disamarkan, peranannya dalam sejarah revolusi dan buku-bukunya pernah dilarang untuk dibaca oleh generasi muda karena ditakutkan akan menjadi virus yang menularinya. Tan Malaka dianggap sebagai pemikir dan pejuang kiri. Ketika bangsa ini tidak tulus dalam rekonsiliasi sejarah. Tan Malaka menemui ajalnya di tangan bangsanya sendiri, mungkin itulah bukti adagium bahwa “revolusi memakan korban anaknya sendiri”. Dengan opini ini, semoga pembaca termotivasi setalah mendalami serpihan-serpihan ide, gagasan dan tindakan Tan Malaka yang telah penulis rajut dalam tulisan ini, untuk membaca lebih tuntas setiap karya Tan Malaka, sehinga wawasan dan pengetahuan kita bertambah dan paling tidak kita mengenal lebih dalam dan mengenang kembali tokoh yang banyak berfikir dan mengajari bangsa ini bagaimana mencintai Republik Indonesia. (**)


8

RADAR POLEWALI

Perbaikan Jalan Tutar Dianggarkan Rp1,5 M POLEWALI -- Kondisi infrastruktur jalan menuju Kecamatan Tutar yang semakin parah. Tetapi secara bertahap akan dilakukan perbaikan. Untuk perbaikan jalan tersebut, pada tahun ini dianggarkan sebesar Rp1,5 miliar. Hal tersebut disampaikan Bupati Polman, Ali Baal Masdar ketika menghadiri perayaan pesta rakyat di Kecamatan Tutar, Sabtu, 8 September malam. "Secara bertahap akan dilakukan perbaikan, karena belum bisa dilakukan perbaikan secara menyeluruh dan belum bisa dibeton semua. Sehingga untuk tahun ini hanya bisa dianggarkan Rp1,5 miliar. Kedepan, akan berusaha ditingkatkan sampai Rp2 miliar," kata Ali Baal Masdar. Ia juga menyampaikan, sebagian jalan yang ada di Polewali Mandar sudah beralih status menjadi jalan provinsi. Sehingga bukan lagi menjadi kewenangan pemkab untuk perbaikan. Hanya saja, pemkab akan tetap berupaya melakukan perbaikan sementara. Sehingga arus transportasi bisa dilalui oleh masyarakat demi untuk keberlanjutan perputaran ekonomi masyarakat. Untuk menjangkau kota kecamatan Tutar ditempuh hingga 2 jam lebih. Hal itu bisa dijangkau jika tidak terjadi musim hujan. Namun jika musim hujan terjadi jarak tempuh bisa mencapai lebih dari itu karena kondisi jalan yang cukup parah. Selain Kecamatan Tutar, kondisi jalan yang juga sangat memprihatinkan juga dijumpai di Kecamatan Bulo. (afr/mkb)

Pelantikan Sekkab Polman Ditangan ABM EDITOR : AMRI MAKKARUBA

POLEWALI -- Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulbar terkait pengangkatan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Polewali Mandar sudah terbit. Bahkan SK Pengangkatan Andi Ismail AM sebagai Sekkab Polman sudah ada ditangan Bupati Polman Ali Baal Masdar sejak pekan lalu. Hal ini diungkapkan Kepala BKDD Sulbar, Ansar Nur Hasanuddin ketika ditemui di Polewali kemarin. Secara tegas juga mengatakan SK pengankatan Andi Ismail sebagai Sekkab Polman telah diserahkan ke Bupati Ali Baal. Ini juga dibenarkan Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh ketika berada di Polewali Mandar saat menghadiri acara halal bi halal Partai

Golkar Polman. "SK Sekkab Polman sudah kami serahkan ke Bupati Polman. Selanjutnya terserah kapan waktu pelantikan Sekkab Polman oleh Bupati Polman," ujar Anwar secara singkat. Bupati Polman, Ali Baal Masdar yang dikonfirmasi terkait hal tersebut usai mengunjungi lokasi Pusdiklat Perkemahan HM Masdar Pasmar, Sabtu , 8 September. Ia menyampaikan, untuk pelantikannya belum dijadwalkan. "Kita liat saja nanti apakah sebelum saya berangkat ke tanah suci atau sepulang dari tanah suci. Tergantung juga kesiapan Sekkab Natsir Rahmat untuk legowo melepaskan jabatannya saat memberikan kepa-

da generasi penerus. Saya ingin pejabat lama dan pejabat baru sama-sama senang," kata Ali Baal Masdar. Seperti diketahui bersama, bahwa Sekkab Natsir Rahmat akan mengakhiri masa pensiunnya pada tahun ini. Bahkan masa jabatan Sekkab Natsir Rahmat telah diperpanjang setahun lebih oleh Bupati Polewali Mandar. Informasi berkembang di Pemkab Polewali Mandar. Pelantikan Sekkab Polman akan bersamaan dengan pelantikan beberapa pejabat eselon II dan III awal Oktober mendatang. Karena beberapa pejabat eselon II dan III memasuki masa pensiun sehingga Bupati Polman akan melakukan mutasi jabatan. (*)

RADAR SULBAR/AMRI MAKKARUBA

JABAT TANGAN. Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh menyalami Asisten Pemerintah Pemkab Polman, Andi Ismail AM saat acara halal bi halal Partai Golkar di Gedung Gadis Polewali, Sabtu 8 September 2012.

Jaringan Tersier Tumpiling Diperbaiki

Tamangalle Gelar Lomba Mancing POLEWALI -- Ratusan warga memadati pesisir Pantai Tamangalle Kecamatan Balanipa menyaksikan lomba mancing Minggu, 9 September. Dari pagi hingga siang kemarin lomba mancing tersebut diikuti sedikitnya seratus peserta. Kegiatan ini sengaja dilakukan pemerintah Desa Tamangalle dalam rangka menggali potensi lokal. Diantaranya potensi Pantai Tamangalle dinilai merupakan potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang patut dipromosikan. Kepala Desa Tamangalle, Husain Nawawi mengungkapkan didesanya itu terdapat beberapa potensi alam yang belum dikembangkan. Salah satunya Pantai Tamangalle masih kurang dimanfaatkan warga setempat. Ini karena kurangnya promosi dan sosialisasi. Padahal menurut Husain, Pantai Tamangalle cukup layak dijadikan sebagai obyek wisata dan sebagai tempat mancing ikan. Sehingga untuk memperkenalkan potensi lokal didaerahnya sebagai tahap awal dilakukan lomba mancing. Lomba yang juga bertujuan memupuk tali silaturrahmi pasca lebaran ini cukup digemari warga Tamangalle. Sehingga kegiatan tersebut akan dijadikan sebagai ajang tahunan. "Kami sedang menggagas sejumlah program untuk menggali potensi lokal. Sebab di daerah ini terdapat sejumlah potensi lokal yang masih membutuhkan perhatian serius. Sehingga hal ini menjadi salah satu target prioritas dalam program kerja kami kedepan," kunci Husain. (k2/mkb)

Eksekutif

RADAR SULBAR Senin, 10 September 2012

RADAR SULBAR/JHAMHUR ANJASMARA

PENUH. Tumpukan sampah di kanal Padi Unggul Wonomulyo menggangu warga karena menimbulkan aroma tak sedap disekitarnya.

Tumpukan Sampah Menutupi Irigasi POLEWALI -- Tumpukan sampah menutupi saluran irigasi di Jalan Padi Unggul Kecamatan Wonomulyo. Sampah ini hasil pembuangan warga yang menjadikan irigasi pengairan jadi tempat penampungan sampah. Hal ini mengakibatkan aroma tak sedak yang ditimbulkan mengganggu warga yang melintas disamping kanal tersebut. Salah seorang warga Wonomulyo, Seidiman, Minggu September mengatakan sejumlah warga yang melintas disekitar jalan depan pusat pertokoan Wonomulyo, selalu mengeluh karena mencium aroma tak sedap dari sampah buangan warga. "Padahal kanal yang menjadi induk distribusi pengairan sejumlah persawahan warga disekitar Kuningan

dan Bumi Ayu. Airnya terbilang bersih, sehingga warga disekitarnya sering memanfaatkan untuk membersihkan kendaraannya," jelas Seidiman. Menurutnya, penumpukan sampah yang terjadi dikanal depan Pasar Wonomulyo ini, sudah berkali kali menjadi sorotan warga. Bahkan sudah diadukan pihak terkait. Akan tetapi hingga kini, belum ada respon dari pihak terkait. Sementara keberadaan sampah itu menimbulkan ketidaknyamanan warga yang melintas dijalur itu. "Makanya kami selalu berharap kepada pihak terkait, untuk membersihkan sampah buangan yang menumpuk dalam kanal. Karena aroma tak sedap yang ditimbulkannya sangat

mengganggu," tutur Seidiman. Kepala Kelurahan Sidodadi Wonomulyo, Nurhalim, mengakui jika keberadaan tumpukan sampah didalam kanal tersebut memang sangat mengganggu. Namun kewenangan pembersihan sampah dalam kanal atau pengairan bukan menjadi bagian tanggungjawab pemerintah setempat. Sehingga pihak kelurahan tidak melakukan aksi dilapangan. "Jadi memang dilematisnya adalah, karena urusan kebersihan kanal bukan tanggungjawab kami. Sehingga kami di kelurahan tidak mengangkut sampah yang menumpuk disana. Meski memang sejumlah warga telah menyampaikan keluhan itu kepada kelurahan," papar Nurhalim. Katanya, ke-

wenangan kebersihan kanal atau pengairan berada ditangan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bidang Pengairan. Sehingga semestinya mereka yang segera menurunkan alatnya untuk mengais menaikkan sampah dari dalam kanal kedaratan. Pihaknya telah menyampaikan persoalan ini ke Dinas PU melalui camat tapi sampai sekarang pihak terakit belum melakukan aksi. "Padahal kami juga berharap instansi terkait segera menaikan sampah dari dalam kanal. Kalau sampahnya sudah didaratan barulah tanggungjawab kelurahan mengangkut ketempat pembuangan sampah. Sepanjang masih didalam air, itu tanggungjawab Dinas PU Bidang Pengairan," kunci Nurhalim. (k1/mkb)

POLEWALI -- Jaringan tersier di Desa Tumpiling, Kecamatan Wonomulyo sepanjang kurang lebih 40 meter dalam perbaikan. Hal ini karena beberapa waktu lalu jebol sehingga menghambat pasokan air ke lahan persawahan. Selain jaringan tersier di Tumpiling, di Desa Galeso Kecamatan Wonomulyo juga terdapat jaringan tersier yang jebol sepanjang 20 meter. Namun untuk Galeso sudah selesai perbaikan. Kepala Distanak Polman, Basir yang dikonfirmasi Minggu, 9 September menyampaikan, meski terjadi kerusakan pada jaringan tersier tapi tidak terlalu siginifikan mempengaruhi produksi padi. H anya saja memang tetap perlu mendapat perhatian karena dengan kerusakan jaringan tersier tersebut tidak optimal mengairi persawahan petani. Sesuai informasi yang diperoleh dari petani, kerusakan tersebut disebabkan dari air yang meluber yang tidak mampu menyanggah air. Karena tidak ada penyanggah disamping karena telah terkikis. Saluran terkikis disebabkan oleh petani sendiri yang melakukan pengikisan. Terkait musim kemarau yang terjadi yang mengancam sejumlah areal persawahan. Disampaikan, persawahan yang jaringan irigasinya bersumber dari Sekka-sekka tidak terlalu mengancam dengan terjadinya musim kemarau. Hanya saja lahan persawahan yang menggunakan irigasi setengah tehnis seperti di Desa Paku, Kecamatan Binuang dan sebagian di Kecamatan Tapango dikuatirkan debit air beekurang. Akan tetapi juga diperkirakan tidak terlalu berpengaruh apalagi sebagian pada dua daerah tersebut sudah melakukan panen. (afr/mkb)

Rubrik Khusus Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar

RADAR SULBAR/AMRI MAKKARUBA

DUDUK. Bupati Polewali Mandar, Ali Baal Masdar duduk bersama Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Sulbar, Madareski Sallatin dan Wakapolres Polman, Kompol Andri saat acara Sandeq Race di Pantai Bahari Polewali.

RADAR SULBAR/AMRI MAKKARUBA

LAMBAIKAN TANGAN. Bupati Polewali Mandar, Ali Baal Masdar melambaikan tangan kepada para passandeq dan masyarakat saat menyaksikan kedatangan perahu Sandeq di Pantai Bahari pekan lalu.


RADAR SULBAR Senin, 10 September 2012 Advertorial

ADVERTORIAL

9

Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorda)

Dewan Pimpinan Daerah Partai Karya Peduli Bangsa (DPD PKPB) Provinsi Sulawesi Barat

SALAM KOMANDO. Ketua DPD PKPB Provinsi Sulbar H Asnuddin Sokong salam komando dengan Ketua DPD PKPB Kabupaten Mamuju H Damris, S.Pd.

FOTO BERSAMA. Ketua DPD PKPB Provinsi Sulbar, H Asnuddin Sokong foto bersama dengan pengurus Perempuan Peduli Bangsa (PPB) Provinsi Sulawesi Barat usai Rakorda.

SAMBUTAN. Ketua DPD Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) Sulbar H Asnuddin Sokong menyampaikan sambutan sekaligus membuka Rakorda DPD PKPB se-Sulawesi Barat, Sabtu, 8 September 2012, di Hotel Grand Mutiara Mamuju.

USULAN. Salah seorang pengurus Perempuan Peduli Bangsa (PPB) menyampaikan masukan saat rakorda.

FOTO BERSAMA. Ketua DPD PKPB Provinsi Sulbar, H Asnuddin Sokong, ST foto bersama dengan Ketua DPD Kabupaten Mamuju, H Damris, S.Pd dan Ketua DPD PKPB Mamasa, A. Iswaditi.

PENGURUS TERAS. Ketua DPD PKPB Provinsi Sulbar H Asnuddin Sokong bersama pengurus DPD PKPB kabupaten se Sulawesi Barat usai pelaksanaan rakorda.

DIALOG PERNGURUS. Ketua DPD PKPB Kabupaten Mamasa A. Iswaditi mengajukan pertanyaan saat dialog dengan ketua DPD PKPB Provinsi Sulbar.

Advertorial

Seleksi Calon Mahasiswa Baru

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muhammadiyah Mamuju Tahun Ajaran 2012/2013

PANTAU SELEKSI. Ketua panitia penerimaan mahasiswa baru STIE Muhammdiyah Mamuju, Drs. H. Ansar Musman, MM, dan sekretaris panitia penerimaan mahasiswa baru, Syarifuddin, S.Sos, M.Si sedang memantau pelaksanaan tes.

PENGARAHAN. Ketua STIE Muhammadiyah Mamuju, Moh Ali Chandra, SE, M.Si menyampaikan arahan kepada calon mahasiswa baru sebelum pelaksanaan seleksi dimulai, Sabtu, 8 September 2012, di Stadion Manakarra Mamuju.

RAPAT. Panatia penerimaan mahasiswa baru STIE Muhammadiyah Mamuju tahun ajaran 2012/2013 melakukan rapat sebelum pelaksanaan tes dimulai.

SERIUS. Peserta seleksi calon mahasiswa baru STIE Muhammadiyah Mamuju serius mengerjakan soal. DISKUSI. Ketua STIE Muhammadiyah Mamuju, Moh Ali Chandra berdiskusi dengan civitas akademik saat pemantauan pelaksanaan seleksi calon mahasiswa baru.


10

Kesehatan

Info Sehat Gangguan Sepele di Tubuh yang Tidak Bahaya Tapi Menjengkelkan

JARANG ada orang harus menginap di rumah sakit cuma karena sariawan atau gatal-gatal, namun tidak sedikit yang jadi stres karena keluhan sepele tersebut. Ada beberapa penyakit yang memang menjengkelkan meski sebenarnya tidak mematikan. Penyakit-penyakit yang kelihatannya sepele namun cukup menjengkelkan antara lain sebagai berikut, seperti dirangkum dari WebMD, Medicinenet dan Mayo Clinic. 1. Kulit gatal-gatal Ada banyak penyebab rasa gatal di permukaan kulit, mulai dari berbagai infeksi hingga reaksi alergi. Gatal di permukaan kulit umumnya tidak berbahaya, namun bisa menular kalau penyebabnya adalah infeksi dan bisa disertai gejala lain yang lebih berat kalau dipicu oleh alergi. Gatal karena infeksi jamur, bakteri atau kuman lainnya bisa diatasi dengan antibiotik sesuai petunjuk dokter. Sementara itu, gatal karena alergi bisa diobati dengan salep atau bedak salisilat maupun dengan obat telan yang mengandung antialergi. 2. Sakit gigi Meski namanya sakit gigi, dalam kenyataannya sakit yang dirasakan bisa menjalar sampai ke ujung kepala. Ditambah lagi datangnya sering tidak terduga, penyakit yang satu ini sangat mengganggu produktivitas di tempat kerja dan bahkan untuk istirahat pun orang sampai tidak bisa tidur. Sikat gigi dan kumur-kumur secara teratur bisa mencegah datangnya sakit gigi karena infeksi pada gigi berlubang. Sementara jika sudah terlanjur sakit, ada beberapa jenis obat bebas untuk meredakan nyeri yang bisa dibeli tanpa harus memakai resep dokter. 3. Sariawan Luka kecil di rongga mulut sangat jarang atau hampir tidak pernah menyebabkan kematian, namun efeknya sangat menjengkelkan. Makan jadi tidak enak, bahkan untuk bicara saja mulut terasa sangat tidak nyaman sehingga seseorang jadi lebih pendiam saat sedang sariawan. Kurang vitamin C sering disebut sebagai pemicu munculnya sariawan, sehingga pencegahan dengan banyak makan buah jadi langkah terbaik untuk menghindarinya. Sedangkan untuk mengobatinya, cairan borax-gliceryn bisa dibeli dengan harga sangat murah di apotek maupun toko obat. 4. Hidung meler Meski tidak disertai flu dan demam, pilek atau hidung meler bisa membuat kepala pusing karena pikiran jadi susah diajak konsentrasi. Misalnya saat sedang ingin fokus mengerjakan sesuatu, tiba-tiba hidung meler dan harus buruburu menengadahkan kepala lalu ambil tisu untuk membersihkannya. Sama seperti gatal-gatal, hidung meler biasanya dipicu oleh reaksi berlebihan dari sistem imun tubuh misalnya karena cuacanya ekstrem atau sedang berada di ruangan berdebu. Obat antialergi cukup efektif untuk mengatasinya, meski efek sampingnya jadi agak mengantuk. (net)

RADAR SULBAR Senin, 10 September 2012

7 Makanan yang Memiliki Manfaat Penyembuhan S

ESEORANG yang sering jatuh sakit, mungkin perlu memperhatikan apa saja makanan yang disantapnya setiap hari. Beberapa macam makanan diketahui dapat membantu tubuh dalam melawan masalah kesehatan, sehingga Anda perlu mencobanya agar tidak mudah sakit. Berikut 7 macam makanan yang dapat memberi efek penyembuhan terhadap berbagai masalah kesehatan, seperti dilansir healthline, Minggu (9/9/12) antara lain: 1. Bayam: Menyembuhkan kelesuan Bayam serta sayuran hijau lain seperti kubis, daun peterseli, dan kacang hijau memiliki efek penyembuhan karena mengandung yodium yang penting untuk kelenjar tiroid. Kadar tiroid yang rendah dapat menyebabkan kelesuan, kenaikan berat badan, dan gangguan suasana hati. Selain itu, bayam juga kaya akan kalsium, magnesium, dan potasium yang diperlukan tubuh untuk menjaga kelenjar tiroid tetap sehat. Tetapi konsumsi yodium yang berlebihan juga bisa menimbulkan masalah sehingga konsumsilah dalam jumlah sedang untuk meningkatkan fungsi otak dan tingkat energi. 2. Jahe: Meredakan sensasi mual Jahe memiliki banyak manfaat bagi tubuh, diantaranya untuk membantu pencernaan, menenangkan perut dan mengobati arthritis. Bahkan sekarang ini, jahe telah diakui oleh para ahli kesehatan untuk meredakan mual dan mencegah muntah. Jahe dapat dinikmati sebagai minuman atau tambahan dalam makanan dan juga dapat dikonsumsi dalam bentuk kapsul herbal. 3. Jamur shiitake: Menghambat pertumbuhan tumor penyebab kanker Jenis jamur shiitake telah diketahui dapat meningkatkan kesehatan jantung dengan mengelola kolesterol baik dalam tubuh. Saat ini juga masih terus dilakukan studi tentang khasiat jamur shiitake dapat melawan kanker dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Menurut American Cancer Society, konsumsi jamur shiitake dapat memperlambat pertumbuhan tumor.

Gangguan Kesehatan Kronis Akibat Stres Buffalo terhadap tikus percobaan, menunjukkan, stres berulang menyebabkan gangguan di bagian otak yang disebut prefrontal cortex. Periode stres yang singkat sudah mampu mengacaukan komunikasi sel otak di area yang berhubungan dengan memori dan belajar.

4. Alpukat: Meningkatkan kesehatan jantung Tidak semua makanan yang mengandung lemak berbahaya bagi tubuh. Lemak sehat yang terdapat pada alpukat, minyak zaitun, kenari, almond, serta minyak ikan justru baik untuk kesehatan jantung. Selain itu, lemak sehat juga dapat membantu meningkatkan fungsi otak. 5. Buah bit: Mendongkrak energi Yang diperlukan seseorang agar dapat beraktivitas dengan penuh energi sepanjang hari adalah dengan memenuhi kebutuhan karbohidrat. Tetapi karbohidrat yang diperoleh dari makanan olahan cenderung tidak sehat dan cenderung menimbulkan efek sebaliknya. Buah bit dapat memberikan pasokan energi alami karena dikemas dengan karbohidrat, kalsium, zat besi, gula alami serta vitamin A dan C. Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa buah bit dapat membantu melawan kanker dan melindungi dari penyakit jantung. 6. Yoghurt: Melawan penyakit Yoghurt mengandung probiotik yang merupakan mikroorganisme hidup yang diperlukan tubuh untuk melindungi diri dari penyakit. Probiotik juga dapat ditemukan dalam suplemen, kefir dan minuman kedelai. Manfaat baik probiotik terus diteliti untuk mengobati penyakit termasuk sindrom iritasi usus, infeksi kulit, diare, infeksi saluran kemih dan jenis kanker tertentu. 7. Susu: Menyembuhkan patah tulang Makanan yang kaya kalsium seperti susu merupakan pilihan yang direkomendasikan untuk penyembuhan patah tulang daripada konsumsi pil kalsium. Kalsium juga dapat diperoleh dari produk susu seperti yoghurt, sayuran hijau seperti kangkung, dan kacangkacangan. (net)

STRES berkontribusi besar menurunkan kualitas hidup. Tak hanya memicu kelelahan mental, stres berkepanjangan menjadi biang keladi masalah estetika dan kesehatan. Penelitian terbaru bahkan mengungkap bahwa stres kronis dapat mengarah pada kerusakan DNA. Sejumlah studi membuktikan bahwa reaksi psikologis dan fisiologis atas perubahan situasi yang tidak dapat diterima ini akan merangsang pelepasan hormon kortisol yang memiliki efek merusak tubuh. Stroke Stres akan membuat jantung berdetak lebih cepat dan meningkatkan tekanan darah. Jangka panjang, kondisi ini mengakibatkan penyempitan pembuluh

darah dan peningkatan kadar kolesterol yang memicu stroke. "Stres merupakan faktor risiko yang kuat untuk stroke," kata dokter spesialis penanganan stroke, Rafael Ortiz, MD, seperti dikutip WebMD. Diabetes Studi Harvard School of Public Health, Boston, menunjukkan tingkat depresi tinggi memicu pelepasan hormon stres atau kortisol yang pada gilirannya akan memengaruhi kadar gula darah dan metabolisme insulin dalam tubuh. Perlemah daya ingat Stres berkepanjangan memengaruhi daya ingat. Studi yang dilakukan tim peneliti dari State University of New York di

Mudah sakit Pelepasan hormon kortisol dapat mengakibatkan perubahan proses metabolisme tubuh. Yang pada gilirannya memicu ketidaknormalan kadar gula darah, mempercepat penyusutan tulang pemicu osteoporosis, serta mengganggu sistem kekebalan tubuh. Itulah sebabnya orang yang stres mudah terserang penyakit. Masalah estetika Penelitian Universitas Duke mengungkap bahwa tekanan dalam pikiran akan memicu tubuh memproduksi zat yang dapat merusak DNA. Ini rentan memengaruhi kondisi fisik seperti munculnya tanda-tanda penuaan dini seperti uban (premature grey) dan keriput. Semakin tinggi tingkat stres, tubuh juga semakin cepat kehilangan vitamin dan mineral. Akibatnya kekebalan tubuh dan metabolisme rentan terganggu yang mengakibatkan berat badan bertambah drastis. Pada orang gemuk, potensi terciptanya selulit pun lebih tinggi. (net)

Rubrik ini Dipersembahkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat

Flying Healt Care (FHC) Solusi Pemerataan Kualitas Pelayanan Kesehatan OLEH : FAISAL SANUDDIN / MUH. RIZAL MAMASA -- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) 2014 mengasumsikan terjadinya pemerataan pelayanan kesehatan, untuk menuju kesana tentunya harus melewati beberapa tantangan diantaranya perencanaan kesehatan yang tepat sasaran, pelaksanaan waktu yang tepat dan efisien , adanya kesinambungan dan integrasi antar program kesehatan serta menghapus ketimpangan geografis dan regional

dalam pelayanan kesehatan, Flying Healt Care (FHC) adalah salah satu solusi yang tepat dalam pencapaian asumsi tersebut, mengingat program ini terfokus pada derah terpencil, perbatasan dan kepulauan dengan melaksanakan program pelayanan spesialis dan Pelayanan Dasar. Sebagai realisasi seperti pada kegiatan kegiatan sebelumnya ,Tim Flying Healt Care (FHC) Dinas Kesehatan Provinsi

Sulawesi Barat bertolak dari Mamuju menuju Mamasa Pada tanggal 31 Agustus 2012 pukul 15.00 Sore hari. Tim FHC akan melaksanakan Pelayanan Kesehatan dan On The Job Training di Desa Kecamatan Sumarorong. Adapun narasumber yakni dr. H. Achmad Azis, M.Kes (Kadinkes prov. Sulbar), dr. H. Daniel Uisal(Dokter spesial Bedah), dr. Fitria, SpA (Dokter ahli anak)dan dr. Yusran, SPOG. Dalam arahannya, Kepala Puskesmas Sumarorong menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas

Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat dan berterima kasih kepada Gubernur Provinsi Sulawesi Barat yang programnya banyak bersentuhan langsung kepada Masyarakat. Lanjut beliau katakan kesempatan ini harus bisa dimanfaatkan secara Maksimal. Kegiatan duduk bersama ini Oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat (dr. H. Achmad Azis, M.Kes) Kepala Bidang Pelayanan Medik (dr. H. Muh. Ihwan) Kepala Seksi Pelayanan Medik, Gigi dasar dan Spesialistik (dr. Darmawiyah) Dokter Ahli

Kebidanan (dr. Yusran Antonius, SpOG, M.Kes) Dokter Ahli Bedah (dr. Daniel Uisal) Dokter Ahli Anak (dr. Fitriah, SpA,M.Kes) Pendamping dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa (Erlin Natsir, SKM) Dokter Umum, Perawat dan Bidan untuk meningkatkan kapasitas Petugas Kesehatan di Puskesmas dan Jajarannya, disamping itu juga untuk mengetahui tehnik penanganan pasien terbaru dalam mengantisipasi perkembangan permasalahan kesehatan dan pelayanan komprehensif di Puskesmas.

On The Job Training (OJT) diikuti oleh dokter, Perawat, Bidan Puskesmas, Bidan PTT dan Tenaga Kesehatan Lainnya, Presentasi yang menarik dari narasumber mengharuskan kegiatan ini berlanjut setelah ISHOMA, untuk memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertanya, dan bertukar informasi tentang pengalaman klinik selama menangani pasien di puskesmas. Secara umum acara ini berlangsung lancar dan mendapat respon positif, terutama tenaga tenaga kesehatan yang ada di PKM

se Kabupaten Mamasa, terimakasih kepada bapak Kepala Dinas Kesehatan Provinsi dan Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Mamasa serta Kapus Sumarorong, atas arahan dan fasilitasi dalam acara tersebut. Keesokan harinya akan dilanjutkan pelayanan kesehatan gratis di Kecamatan Nosu antara lain Pelayanan Kesehatan Dasar, Pelayanan Kesehatan Ahli Anak, Pelayanan Kesehatan Ahli Kandungan dan Pelayanan Kesehatan Bedah. (*)


Pendidikan 11

RADAR SULBAR Senin, 10 September 2012

H.Agus Ambo Djiwa

H.Muhammad Saal

Bupati Matra

H. M. Natsir

H.Abdul Wahid

Wakil Bupati Matra

Sekretaris

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Matra

Iklan Layanan Ini Dipersembahkan Oleh Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kab. Matra

Kekerasan Penyebab Anak tak Sekolah REPORTER : DIAN AFRIANTY EDITOR : AMRI MAKKARUBA

POLEWALI -- Belasan anak usia sekolah di Kelurahan Manding, Kecamatan Polewali, Polewali Mandar tidak bersekolah. Penyebab mereka tidak bersekolah bukan hanya karena faktor ekonomi orang tuanya. Melainkan karena kerap mengalami kekerasan. Seorang bocah sepuluh tahun, sejak setahun lalu tidak mau ke sekolah karena selalu menjadi korban kekerasan teman-temannya. Seorang bocah lain berusia dua belas tahun, meninggalkan bangku sekolah dengan alasan takut pada

guru yang selalu memberi hukuman fisik pada murid. Anak-anak lain tidak bersekolah, karena jarak rumah dengan sekolahnya cukup jauh. Hal tersebut, terungkap pada fokus grup discussin (FGD) sistem informasi pendidikan berbasis masyarakat (SIPBM) Polman 2012, Minggu 9 September. FGD bertujuan menggali informasi yang lebih mendalam penyebab anak-anak tidak bersekolah. Peserta FGD, adalah para orang tua atau wali dan anak-anak usia sekolah yang tidak bersekolah. Sesuai hasil pendataan SIPBM untuk program transisi. Anak yang putus

sekolah atau lulus tidak lanjut, akan diupayakan untuk disekolahkan kembali melalui program transisi Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Polman. Diberitakan sebelumnya, hasil pendataan SIPBM program transisi 2012 mencatat 3.562 anak usia sekolah (7-12 tahun) tidak bersekolah karena beberapa faktor. Kebanyakan karena alasan biaya, tapi tidak sedikit karena faktor yang lain, seperti kurangnya kesadaran orang tua untuk menyekolahkan anaknya, atau karena pengaruh lingkungan. Seorang anak Irman, menceritakan kepada fasilitator FGD bahwa

dirinya sering dipukuli oleh temantemannya. "Saya tidak melawan karena mereka lebih besar," ujar bocah sepuluh tahun, yang seharusnya sudah kelas empat SD. Orang tua anak yang memiliki tujuh saudara, mengaku tidak sanggup untuk mendorong putranya itu kembali bersekolah. "Dia selalu beralasan tidak ingin selalu berkelahi di sekolah," ujarnya, kepada Rahmat, fasilitaor FGD SIPBM. Hasil pendataan SIPBM program transisi 2012, di Kelurahan Manding tercatat 21 anak usia sekolah yang tidak bersekolah. Be-

berapa anak tidak sekolah, karena faktor biaya atau ekonomi. Para orang tua mereka bekerja sebagai tukang batu, buruh, pekerja serabutan, pemanjat kelapa, mengatakan tidak mempunyai penghasilan yang cukup untuk berbagai kebutuhan anaknya. Seorang ibu, Pauli, mengatakan anaknya tidak lanjut ke SMP karena tidak punya uang Rp70.000 untuk mendaftar, selain untuk membeli pakaian seragam. "Anak-anak juga tidak mau ke sekolah kalau tidak tersedia uang jajan minimal Rp1.000 setiap hari," ungkap Jihad, yang mempunyai dua

putra tidak bersekolah, kepada Danial, salah satu anggota tim SIPBM Polman. FGD SIPBM dilakukan secara serentak pada sejumlah lokasi (desa/kelurahan) selama delapan hari, mulai Minggu 9 September melibatkan puluhan fasilitator. Kabid PLS Yohanis Piterson yang dikonfirmasi beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa FGD tersebut bertujuan untuk menggali informasi apa yang menjadi penyebab anak putus sekolah sekaligus memberikan pemahaman dini kepada para orang tua tentang pentingnya pendidikan untuk anak. (*)

Pendidikan Politik Bagi Siswa

SMPN 3 Polewali Pilketos POLEWALI -- SMPN 3 Polewali menggelar pesta demokrasi, Sabtu 8 September. Pemilihan Ketua Osis (Pilketos) di sekolah rintisan standar Internasional ini berlangsung seru. Karena pelaksaan Pilketos tidak kalah dengan pemilihan umum yang digelar KPU selama ini. Apalagi Pilketos ini sedikit mengadopsi pelaksanaan Pemilukada yang berlangsung dengan sistem Langsung Umum Bebas dan Rahasia. Dalam pilketos panitia menyiapkan tiga TPS. Dalam Pilketos ini diikuti tiga pasangan calon yang diusul oleh Majelis Perwakilan Kelas (MPK). Masing-masing Rafida Nur Syahbani berpasangan dengan Ainun Camila, Hasriani Nur Ainun berpasangan Yoghi Prayudha, dan pasangan Budi Perwira Bhakti dan Faturrahman. Ha-

sil Pilketos pasangan Budi Perwira Bhakti dan Faturrahman unggul dengan perolehan suara 68,47 persen. Saat pemilihan, masing-masing pasangan calon memaparkan visi misi mereka setelah nantinya terpilih menjadi Ketua OSIS. Dilanjutkan dengan tanya jawab dari guru dan siswa. Kepala SMPN 3 Polewali, Andi Gawe menyampaikan, bahwa OSIS merupakan tempat melatih siswa dalam kepemimpinan. Pilketos yang berlangsung secara demokrasi tujuannya sebagai pembelajaran sedini siswa tentang politik dan demokrasi. "Kepada pasangan yang diberikan amanah mengemban untuk memimpin OSIS kedepan," ujar Andi Gawe. Ia meminta agar mengemban amanah dengan sebaik-baiknya dalam membentuk

karakter anak bangsa. Kepada pembimbing OSIS diharapkan terus memberikan bimbingan untuk kemajuan Osis kedepan. Wakasek Urusan Kesiswaan, Ihsan Saleh Jaya mengharapkan kepengurusan Osis yang baru T.A. 2012/2013 bersinerjik, aktif dan kreatif terhadap program kegiatan kesiswaan. Baik akademik maupun non akademik memantapkan dalam pengembangan peserta didik terbentuk dalam sebuah organisasi yang bernilai positif. "Dengan peran aktif guru pembina pada unit kegiatan kesiswaan untuk kemajuan sekolah. Ini diwujudkan dengan kerjasama mengembangkan potensi peserta didik sebagai penunjang bangkitnya generasi emas Indonesia yang cerdas," kata Ihsan Saleh Jaya. (afr/mkb)

Disporabudpar Gelar Sepeda Santai MAJENE -- Dalam rangka peringatan Hari Olah Raga Nasional (Haornas) yang ke XVIII. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene melalui Dinas Pemuda Olah Raga (Disporabudpar) bekerjasama dengan PT. Askes Majene melaksanakan sepeda santai, Minggu 9 September. Sekretaris Disporabudpar Majene, Mithhar Thala Ali, Minggu kemarin mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memunculkan kecintaan masyarakat kepada olahraga. Khususnya bersepeda, sebab bersepeda merupakan salah satu olahraga yang murah dan dapat dilakukan dengan mudah oleh setiap orang. "Kami sangat berharap gelaran bersepeda santai kali ini dapat memicu minat generasi muda dalam mencintai olahraga. Sehingga kedepan mereka dapat berprestasi dan mengaharumkan nama bangsanya melalui even olahraga," ungkapnya. Kegiatan Haornas tahun ini akan dilanjutkan dengan upacara, Senin 10 September di pelataran Mesjid Agung Passanggarahan. Pelaksanaan upacara Haornas bertempat di pelataran Mesjid Agung dipilih untuk memperlihatkan kondisi Mesjid Agung yang hingga kini belum selesai pembangunannya. "Diharapkan masyarakat iba dan berimpatik untuk ikut serta berpartisipasi dalam pembangunan mesjid tersebut," tandasnya. (mg4/mkb)

INFO PENDIDIKAN

RADAR SULBAR/DIAN AFRIANTY

SALAHSATU grup musikalisasi dari Madatte Art, sedang memperlihatkan kepiawaiannya bermain musik.

PENGOBATAN MATA

PAKISTAN HERBAL TANPA OPERASI Ahli Pengobatan Mata dan Ambeyen Tanpa Operasi ditangani langsung oleh Tabib Khan keturunan dari Pakistan. Khan seorang ahli Pengobatan Alternatif Mata, Ambeyen, Lemah Syahwat, dan berbagai penyakit lainnya. Khan yang keturunan Pakistan sudah berpengalaman lebih dari 23 tahun memilki keahlian yang diperoleh dari leluhurnya di Pakistan. Dengan Keahlian yang tidak dimiliki orang banyak, Khan kini telah membuka Pengobatan Mata di Wonomulyo dan Mamuju. Dengan pengalaman puluhan tahun tersebut, Khan telah berhasil menyembuhkan puluhan ribu pasien keluhan Mata, diantaranya: Glukoma, Min Plus, Retina Pati Deabetik, Katarak Pendarahan Retina, dan Syaraf mata rendah, serta Cuci & Perawatan Mata. Metode yang digunakan yaitu, menggunakan Ramuan herbal murni dari Pakistan dan tumbuh-tumbuhan dari Indonesia tanpa menggunakan obat-obatan kimia sehingga Tanpa Efek Samping Khan juga mengobati penyakit lainnya, seperti : √ AMBEIEN

√ TERAPI STRUK

√ REMATIK

√ TERAPI PUNGGUNG

√ KEPUTIHAN

√ KANKER

√ TERAPI ASAM URAT

√ OSTEOPOROSIS

√ TERAPI KEPALA

√ GONDOGAN

√ TUMOR

√ TERAPI KOLESTEROL

√ LEMAH

√ TERAPI REMATIK

√ TERAPI MENAMBAH TINGGI BADAN

√ GINJAL

√ KISTA √ MIOMA

√ TERAPI MENGECILKAN PERUT

√ ASAM URAT

√ HEPATITIS

√ STRUK

RADAR SULBAR/SUDIRMAN SAMUAL

PELATIHAN. Sejumlah siswa SLTP di Sulbar mengikuti pelatihan jurnalistik dalam rangka pengembangan pendidikan karakter dan budaya di Hotel d'Maleo Mamuju, Jumat 7 September 2012.

SYAHWAT √ IMPOTEN √ EJAKULASI DINI

√ MAAG

√ LIVER √ DIABETES

Alamat : Wonomulyo

Alamat : Mamuju

Jl. Jend.Sudirman No.55 (Dekat Kantor PU/Lampu Merah) Wonomulyo Polewali Mandar Buka setiap tanggal 01-15. Pukul 08.00 – 20-00 Wita Khan Hp: 085 397 082 333

Jl. Sultan Hasanuddin No. 88 (di Rental Mobil SILVI) Mamuju Buka setiap tanggal 16-30 Pukul 08.00 – 20-00 Wita Hp: 085 242 219 895

“TANPA OPERASI”

Rubrik Khusus Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Barat

Bentuk Karakter Siswa Sejak Dini

RADAR SULBAR/ SUDIRMAN SAMUAL

JURNALISTIK. Kepala Dinas Pendidikan Sulbar, Jamil Barambangi menyampaikan sambutan ketika membuka pelatihan jurnalistik dalam rangka pengembangan pendidikan karakter dan budaya bangsa jenjang SMP kegiatan penjaminan kepastian layanan pendidikan SMP di Hotel d'Maleo Mamuju, Jumat 7 September.

MAMUJU -- Generasi muda Indonesia terancam kehilangan identitas dan karakter diri. Sebab, serangan globalisasi dan arus informasi makin mendera dan sangat sulit untuk ditepis dan disaring. Olehnya, generasi muda sebagai penerus pembangunan bangsa harus mengenali serta membangun karakter sejak dini sebagai identitas sekaligus sebagai penyaring berbagai serangan tersebut. "Salah satu metode membentuk karakter bangsa adalah dengan memperkenalkan dari sejak awal berbagai kegiatan positif seperti jurnalisme dan kepalangmerahan remaja yang digelar dalam bentuk pelatihan terhadap siswa SMP seSulbar," ujar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sulbar, Jamil Barambangi, pada

pelatihan jurnalistik dalam rangka pengembangan pendidikan karakter dan budaya bangsa jenjang SMP kegiatan penjaminan kepastian layanan pendidikan SMP di Hotel d'Maleo Mamuju, Jumat 7 September. Jamil menyatakan, pelatihan jurnalistik dipilih sebagai bagian dari acara tersebut sebab perkembangan pesat media menuntut pemahaman tentang ilmu jurnalisme yang juga harus berkembang. "Ini adalah salah satu bagian dari membentuk karakter, sekaligus sebagai pengenalan bagi siswa untuk menentukan cita-cita ke depan. Melalui acara ini, saya mengajak kita semua untuk membangun kecintaan dan kebanggaan terhadap daerah dan negara ini serta memiliki semangat untuk hari esok," ungkapnya. (*)


12

Radar Majene

RADAR SULBAR Senin, 10 September 2012

2013, Anggaran Obat Meningkat REPORTER : JUNIARDI EDITOR : AMRI MAKKARUBA

MAJENE -- Anggaran pengadaan obat-obatan di Kabupaten Majene tahun 2013 mendatang akan meningkat. Diperkirakan anggaran obatobatan mencapai Rp2,5 miliar. Meningkat sebesar Rp1 miliar lebih. Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Majene, dr. Evawaty, Minggu 9 September, anggaran obat untuk tahun depan mengalami peningkatan. Dari Rp1,5 miliar yang dialokasikan tahun ini menjadi

Rp2,5 miliar pada tahun depan yang dianggarkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). "Meskipun belum memasuki tahun anggaran 2013. Kita telah mendapat persetujuan total DAK khusus untuk kebutuhan obat-obatan selama satu tahun sebesar Rp2,5 miliar dari pemerintah pusat. Kami bersyukur sebab alokasi anggaran tahun 2013 lebih besar jika dibanding tahun ini," ungkapnya. Meningkatnya anggaran obat pada tahun ini sesuai kebutuhan yang diusulkan oleh seluruh Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) kepada Puskesmas

di masing-masing kecamatan. Selanjutnya diajukan secara terpusat ke Dinkes Majene sehingga diketahui jumlah total kebutuhan obat secara keseluruhan. Bahkan, Evawaty mengaku kebutuhan obat di Majene bisa lebih besar lagi. Namun akan ditanggulangi melalui dukungan dana pendamping dari APBD sekitar Rp400 juta. Ini juga mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya yang hanya dianggarkan sebesar Rp200 juta. Dengan adanya penambahan anggaran obat. Dinkes mengharapkan tidak ada lagi

masalah kekurangan obat pada setiap desa. Utamanya bagi warga yang dianggap sangat membutuhkan sebab hal itu telah ditanggung seluruhnya oleh pemerintah melalui dana yang disediakan. "Besar harapan kami untuk semakin meminimalisir beberapa temuan penyakit yang sering diderita masyarakat. Salah satunya adalah demam berdarah, malaria, serta berbagai jenis penyakit lainnya. Melalui anggaran ini bisa saja dilakukan antisipasi beberapa potensi penyakit yang mungkin timbul dalam lingkungan masyarakat," tandasnya. (*)

Kemarau, 20 Hektar Lahan Tak Diolah

Nelayan Dikenai Retribusi Izin Usaha Perikanan

MAJENE -- Sekitar 20 hektar lahan sawah di Desa Binaga, Kecamatan Sendana tidak diolah. Hal ini karena pengaruh musim kemarau sehingga tidak mendapatkan suplai air yang cukup. Salah seorang petani, Yalle, mengatakan sudah beberapa bulan terakhir tidak dapat mengolah lahannya. Petani di Binaga tidak dapat menanam padi karena kekeringan. Hal ini membuat petani mengangur karena lahan sawah tersebut merupakan harapannya untuk memenuhi kebutuhan seharihari. "Walaupun sebelumnya terdapat sumur dan saluran air yang dibangun oleh pemerintah. Namun lahan yang kami garap tetap tak bisa ditanami, karena fasilitas tersebut dinilai tidak optimal," ungkapnya. Kades Binaga, Masnawi Mangku Alam, membenarkan hal tersebut. Menurutnya sejak Juli 2012, para petani sudah tidak menanam padi. Ini merupakan siklus tahunan. "Untuk mengantisipasi hal tersebut, biasanya para petani beralih untuk menanam jagung," ungkap Masnawi. Masnawi mengaku pada tahun 2011 pemerintah pusat telah memberikan bantuan berupa pembangunan dua buah sumur bor. Bantuan ini melalui dana APBN dengan alokasi hingga Rp700 juta. Namun satu sumur bor diantaranya tidak dapat difungsikan sejak dibangun. Karena kuncinya belum diserahkan. Sehingga petani kewalahan untuk mencari sumber air untuk mengairi persawahannya. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Majene, Iskandar, mengimbau kepada petani di Majene menghindari penanaman padi hingga Oktober 2012. Hal tersebut untuk menghindari terjadinya gagal panen. "Saat ini Majene sementara memasuki puncak musim kemarau. Meskipun masih ada suplai air, namun terdapat kemungkinan sejumlah sumber air berkurang. Sehingga bisa saja menimbulkan gagal panen," ujar Iskandar. Walaupu dibeberapa kecamatan saat ini tengah memasuki musim panen. Namun ada beberapa petani di antaranya yang tengah merencanakan melakukan penanaman. Diharapkan agar rencana tersebut tidak dilanjutkan sebab akan berdampak pada gagal panen. Beberapa kecamatan yang menjadi potensi pengembangan tanaman padi di Majene adalah Kecamatan Malunda, Ulumanda, dan Sendana. Beberapa kecamatan lainnya tetap memiliki area persawahan namun bukan merupakan kawasan pengembangan. Prakirawan Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Majene, Mujahidin mengatakan musim kemarau yang melanda Majene tahun ini dianggap sebagai siklus yang wajar. Curah hujan memang tidak terlalu besar di banding kabupaten lain di Sulbar. "Kemungkinan musim hujan di Majene akan terjadi sekitar bulan Oktober mendatang. Berbeda dengan Mamuju, Mamasa dan Mamuju Utara. Saat ini tetap terdapat intensitas hujan yang lumayan tinggi. Meskipun belum memasuki peralihan ke musim penghujan," terangnya. (mg4/mkb)

MAJENE -- Sejumlah nelayan di Majene yang menerima fasilitas dari Pemkab Majene akan dikenakan retribusi izin usaha perikanan. Mereka yang akan dikenai retribusi karena menerima bantuan rumpon, kapal dan mesin. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Majene, Fadlil Rasyid mengatakan, pengenaan retribusi izin usaha perikanan bagi nelayan dimaksudkan agar DKP kedepannya tidak direpotkan menarik retribusi dari nelayan. "Selama ini sistim yang kita gunakan adalah bagi hasil. Ini tidak cocok karena akan menjadi temuan BPK," kata Fadlil. Olehnya, kedepan setiap nelayan yang menerima fasilitas tersebut hanya akan dikenai retribusi

EKSEKUTIF

izin usaha perikanan. "Perda retribusi izin usaha perikanan sementara dibahas di DPRD Majene. Semua nelayan nantinya yang menerima fasilitas harus mengambil izin usaha perikanan," ujarnya. Fadil menyatakan, untuk tahun ini DKP kembali menganggarkan pengadaan rumpun, kapal dan mesin. "Pengadaan seperti ini bisa dikata sudah langganan," akunya. Terkait program ini, dia mengaku sudah memiliki daftar calon penerima. Daftar itu sesuai usulan pada musrembang lalu. Tetapi dirinya tidak menampik bahwa anggaran pengadaan fasilitas nelayan ini banyak dari hasil usulan para anggota dewan melalui dana aspirasi mereka. (k3/mkb)

RADAR SULBAR/JUNIARDI

Sepuluh Sekolah dapat Bantuan

SERAHKAN BANTUAN. Serikat Pekerja (Sekar) Telkom dan pengajar muda dari Indonesia Mengajar (IM) menyerahkan bantuan 6.000 buku kepada 10 SD yang ada di Majene.

Sekar Telkom Bagikan 6.000 Buku MAJENE -- Serikat Karyawan (Sekar) Telkom melalui program Bakti Bagi Negeri (BBN), Sabtu 8 September. Sekar Telkom menyerahkan bantuan sebanyak 6.000 buku kepada 10 Sekolah Dasar (SD) pada empat kecamatan di Majene. Sekolah yang mendapatkan menjadi tempat mengabdi para pengajar muda dari Indonesia Mengajar (IM) di Majene. Penyerahan bantuan tersebut salah satunya dilaksanakan di SD 29 Inpres Totolisi, Desa Pundau, Kecamatan Sendana. Penyerahan ini turut dihadiri Camat Sendana, Busri Kamedi, Ketua BBN Nasional, Eyen Eka Yatri, Ketua Sekar DPD Sulselbar, Enos Tirate, Kepala Cabang Telkom Majene, Joni Riba' serta sejumlah anggota Sekar Telkom dan IM. Menurut Ketua BBN Nasional, Eyen Eka Yatri, program tersebut terlaksana berkat kerjasama dengan para pengajar muda dari IM yang tersebar di sejumlah kabupaten di Indonesia. Termasuk yang ada di Majene. "Hal tersebut dimaksudkan untuk memanfaatkan keberadaan para pengajar muda di sejumlah sekolah. Kami berkeinginan buku yang diserahkan dapat bermanfaat bagi para murid SD dalam menambah referensi pengetahuan mereka," ungkap Eyen.

Ia menambahkan Sekar Telkom melalui program BNN yang mulai dijalankan tahun ini. Memiliki komitmen kuat untuk menyuplai 500 ribu buku ke sejumlah sekolah yang berada di pelosok tanah air. Termasuk 10 sekolah di Majene. Program ini murni sumbangan dari 20 ribu karyawan yang dinaungi oleh Sekar Telkom. Rencananya akan dijalankan dalam lima tahun kedepan. Sasarannya murid sekolah dasar. Dengan penguatan pengetahuan bagi murid SD dinilai sangat penting. Adapun jenis buku yang dibagikan memiliki muatan 80 persen pengetahuan umum berupa buku cerita dan 20 persen merupakan buku pelajaran. "Muatan buku cerita yang dilengkapi dengan gambar berwarna dipilih karena selama ini bantuan dari dinas pendidikan lebih pada buku-buku yang bermuatan saintis," lanjutnya. Kabupaten Majene sendiri merupakan lokasi ke enam yang menjadi sasaran dari bantuan buku. Selain Majene juga dilakukan di Kabupaten Paser, Kaltim, Kabupaten Lebak, Banteng, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung, Kabupaten Maluku Tenggara Barat. (mg4/mkb)

RADAR SULBAR/ SYAMSUDDIN MAUPA

PELABUHAN. Pembangunan fasilitas pelabuhan di Lingkungan Passarang Kelurahan Totoli Kecamatan Banggae sementara dilaksanakan.

Teror SMS Gelap

Kepala BPBD Majene Disudutkan MAJENE -- Sejumlah kalangan di Majen dalam satu pekan terakhir dihebohkan dengan merebaknya Short Message Service (SMS) melalui ponsel. Nama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manyur T disudutkan. Salah seorang penerima SMS, Ali Muhktar, Minggu 9 September, mengatakan dirinya menerima SMS. Isinya informasi jika Kepala BPBD, sejumlah Anggota DPRD Majene, LSM, serta ka-

langan mahasiswa sedang menggalang kekuatan untuk mendesak kejaksaan mengusut penggunaan dan block grand dan Dana Alokasi Khusus (DAK) dalam merehabilitasi sejumlah sekolah. "Saya sama sekali tidak tahu siapa yang mengirim SMS. Sebab nomor yang digunakan adalah 085255220411. Nomor tersebut tidak terdaftar dalam HP saya. Saat dihubungi pun nomornya tidak aktif lagi," ungkap Ali Muhktar. Ali Mu-

hktar menduga jika SMS tersebut dikirim oleh orang yang tidak bertanggungjawab. Serta merasa kecewa dengan penyelidikan yang sementara dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Majene atas dana block grant dan DAK. Kepala BPBD Majene, Mansyur T, yang dihubungi via telephone, mengaku jika dirinya juga menerima SMS gelap dari nomor yang sama. Bahkan sejak dua minggu lalu ia telah menerima SMS teror. "Ini merupa-

kan fitnah, saya akan melaporkan hal ini kepada pihak kepolisian. Sekaligus meminta perlindungan atas teror yang menimpa saya saat ini," tukasnya. Selain itu, Mansyur juga akan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib. Karena merupakan perbuatan yang merusak nama baiknya. Berharap pihak kepolisian segera mengusut siapa pelaku yang menyebarkan SMS tersebut. (mg4/mkb)

Rubrik Khusus Pemerintah Kabupaten Majene

RADAR SULBAR/SYAMSUDDIN

PERESMIAN UPBJJ. Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh, Bupati Majene Kalma Katta, Wakil Bupati Majene Fahmi Massiara dan Sekkab Majene, Syamsiar Muchtar saat menghadiri peresmian gedung Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) UT Majene di Lembang Kelurahan Lembang Kecamatan Banggae Timur Selasa 4 September lalu.


Radar Mamasa 13

RADAR SULBAR Senin, 10 September 2012

Kabupaten Mamasa

Visi: Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Mamasa yang Madani Dalam Ikatan Kondosapata Wai Sapalelean

Empat Strategi Pembangunan Kabupaten Mamasa 1. Mewujudkan tata kepemerintahan yang baik/goog governance. 2. Meningkatkan Kesejahteraan masyarakat melalui Pembangunan Berbasis Masyarakat (Gerbang Sismark). 3. Mendorong berkembangnya dunia usaha para pelaku ekonomi. 4. Mengaktualisasikan nilai-nilai agama dan norma budaya dalam kehidupan masyarakat.

Kepala BNPT Diminta Tak Asal Bicara JAKARTA -- Anggota Komisi III DPR, Aboebakar Alhabsy, meminta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyaad Mbai menahan diri dan jangan terlalu banyak menyampaikan opini atau pun informasi yang kurang tepat dikonsumsi oleh publik. Dia mencontohkan pernyataan mengenai acaman bom di gedung DPR. Menurut Aboebakar, bila memang informasi ini valid, seharusya disampaikan kepada Detasemen Khusus 88 Anti Teror Polri atau tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Polri, sehingga bisa diantisipasi oleh para pihak yang berwenang. Dia mengatakan, koordinasi dengan mereka akan lebih baik dari pada mengumbar data inteligen ke publik. Hal ini bisa berdampak buruk, bisa memicu kepanikan publik di Jakarta, bahkan ketakutan. "Nah apakah statemen yang seperti ini tidak akan menimbulkan teror?" kata Aboebakar, Minggu (9/9). Dia menambahkan, hal lain yang disampaikan Ansyaad adalah bahwa teror bom semua ini terkait Abu Bakar Baasyir dan dikatakan bahwa seluruh teror dikendalikan dari balik penjara. "Opini seperti ini bisa menimbulkan distrust kepada pihak Lapas, seolah mereka kebobolan karena membiarkan napi bebas berkomuniaksi dengan pihak luar. Apalagi diopinikan bahwa dapat saja komando yang diberikan Baasyir menggunakan SMS. Ini kan tidak baik, seolah Lapas memberikan keistimewaan kepada Baasyir untuk dapat menggunakan handphone semaunya," katanya.

Menurut dia, statemen yang demikian tidaklah baik, karena bisa memicu ketengangan antarlembaga. Bila memang ditemukan bukti yang demikian, mestinya dilaporkan ke Dirjen Lapas supaya ada tindakan yang kongkrit, jangan hanya beropini di media. "Kami pasti akan membantu mengkomunikasikan hal tersebut dengan Kemenkumham. Hal ini harus diluruskan, jangan sembarangan menuduh orang tanpa ada bukti. Kita harus menghormati asas presumption of innocence. Jangan sampai nanti mereka nanti malah menerima simpati publik, lantaran didzolimi melalui media," katanya. Menurut Aboebakar lagi, akan lebih bermanfaat bila kepala BNPT tidak mengumbar pernyataan ataupun opini. Dijelaskan, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2010 salah satu tugas BNPT adalah mengkoordinasikan instansi pemerintah terkait dalam pelaksanaan dan melaksanakan kebijakan di bidang penanggulangan terorisme. "Oleh karenanya, akan lebih baik bila informasi itu diolah dan dikoordinasikan dengan Desus 88, Detasemen PenanggulanganTeror (Dengultor) , Group 5 Anti Teror dan Detasemen 81 Kopassus, Detasemen Jalamangkara (Denjaka), dan Detasemen Bravo (DenBravo)," kata dia. Dengan demikian, lanjut Aboebakar, informasi yang ada akan menjadi input yang bermanfaat. "Bukan malah blunder di media atau bahkan membuat keresahan publik," tuntas politisi PKS itu. (jpnn)

JPNN

MENTERI KOORDINATOR POLITIK, Hukum, dan Keamanan, Djoko Suyanto, menggelar konferensi pers terkait ledakan bom di Depok, di Kantor Kementerian, Jakarta, Ahad (9/9).

Ramlan Badawi

Benhard Buntutiboyong

Bupati Mamasa

Sekkab Mamasa

Aparat Takut Dituding Asal Tangkap JAKARTA -- Aparat keamanan masih mendalami keterkaitan peristiwa ledakan bom di Tambora, Jakarta Barat beberapa waktu lalu dengan ledakan bom di Beji, Depok, Sabtu (8/9) malam. "Belum tahu apakah ada kaitan dengan Tambora. Masih kita dalami," kata Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Djoko Suyanto, kepada wartawan, Minggu (9/ 9), di Jakarta. "Kita belum ambil kesimpulan. Karena, tidak boleh sembarangan ambil kesimpulan," imbuhnya. Yang jelas, dia menegaskan, tindakan-tindakan seperti kasus teror dan ledakan bom belakangan ini bertentangan dengan upaya menjaga perdamaian. "Kita tidak melihat dampak, tapi teror adalah teror. Teror baik itu pakai senapan dan lain-lain, tidak tepat. Kita di sini siapapun tidak mentolelir teror," tegasnya. Djoko mengatakan, aksi teror di Depok itu dilakukan di tengah masyarakat. Menurutnya, kelompok tersebut pandai berkamuflase. "Contohnya, Rumah Yayasan Yatim Piatu," katanya. Karenanya, dia menegaskan, peran masyarakat sangat penting. Dia meminta masyarakat untuk melaporkan bila terjadi hal yang mencurigakan di sekitar tempat tinggal. Dia juga menyatakan, sudah menjadi wewenang inteligen untuk melakukan koordinasi. Menurutnya, intel tidak dapat melakukan tindakan hukum. "Apabila bukti cukup, bisa saja. Tapi, alangkah lebih baik juga jika masyarakat dapat melaporkan, karena itu tanggung jawab kita sebagai warga negara, mencegah teror," katanya. Dia menyatakan, saat ini aparat terus bekerja. Namun, dia menegaskan, untuk mengambil kesimpulan harus berdasarkan barang bukti yang lengkap. "Pemerintah tidak akan sembarangan ambil kesimpulan. Siapapun orangnya, apabila kita mengetahui akan teror, maka warga harus bertindak. Itu deteksi dini," ujarnya. Dia menyatakan, aparat juga tidak bisa main tangkap kalau tak punya bukti. "Kita bertindak sesuai dengan hukum. Kita tidak dapat melakukan itu kalau barang buktinya tidak cukup. Kita jangan kembali ke Orde Baru. Sekarang kan bertindak sesuai hukum," katanya. Lebih jauh dia menegaskan, aparat dalam bekerja sedapat mungkin menghindari hal-hal yang melanggar Hak Asasi Manusia. "Tapi, kalau melakukan perlawanan akan di dor (tembak). Kalau tidak melawan ya ditangkap saja," katanya. Djoko juga memastikan, tidak ada kaitan teror dengan masjid dan tidak ada kaitan dengan agama. "Tapi kalau oknum kelompok iya," tegasnya. (jpnn)

RADAR SULBAR/AMRI MAKKARUBA

BRANDING. Sebuah kendaraan penumpang jurusan Polewali-Mamasa memasang branding Mario Said Saggaf.

Maju di Pemilukada Mamasa

Mario Gencar Sosialisasi Ke Pelosok Mamasa EDITOR : AMRI MAKKARUBA

POLEWALI -- Putra mantan Bupati Mamasa, Mario Said Saggaf tampaknya serius untuk maju di Pemilukada Mamasa 2013. Dengan meluangkan waktu luangnya dari kesibukan sebagai Camat Tallo Makassar. Mario menyambangi sejumlah daerah pelosok Mamasa untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat. Hal ini diungkapkan M Said Saggaf kepada Radar Sulbar, saat dihubungi kemarin. Menurutnya beberapa daerah telah disambangi Mario Said Saggaf untuk melakukan sosialisasi. Beberapa daerah telah disambangi

seperti Rantebulahan Timur, Bambang, Mambi, Tandukkaluak dan Messawa. "Respon masyarakat setiap melakukan sosialisasi sangat bagus. Karena mereka menginginkan adanya perubahan di Mamasa sehingga dapat menjadikan daerah tersebut lebih maju lagi," ujar Said Saggaf ketika dihubungi kemarin. Terkait dukungan partai politik, Ia menyatakan sudah beberapa parpol melakukan komunikasi dengan anaknya Mario Saggaf. Tetapi baru sebatas komunikasi tetapi Ia yakin Mario dapat kendaraan parpol. Beberapa parpol telah menyatakan diri menawar-

kan untuk mendukung Mario di Pemilukada Mamasa. Hanya saja dukungan resmi akan disampaikan nanti saat deklarasi pasangan calon. Termasuk sudah banyak tokoh masyarakat dan pejabat serta ketua partai politik melamar ke Mario. "Beberapa pihak telah menghubungi Mario untuk berpasangan di Pemilukada Mamasa. Tetapi tidak etis saya sebutkan namanya siapa yang telah menawarkan Mario untuk berpasangan. Nanti setelah resmi baru kami akan umumkan dipublik," ujar Said. (*)

Densus Jangan Terpancing Bertindak Brutal JAKARTA -- Wakil Ketua Komisi III DPR, Tjatur Sapto Edy, meminta masyarakat tidak panik terkait ledakan diduga bom di Jalan Nusantara RT 04/013 Nomor 63, Beji, Depok, Jawa Barat, Sabtu (8/9) sekitar pukul 21.27 Wib. Tjatur mengingatkan negara, pemerintah, pemerintah daerah, pemuka agama, tokoh masyarakat harus hadir di tengah warga untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat dan deteksi dini. "Polisi khususnya Densus 88, tidak boleh terpancing bertindak brutal, tetapi tetap melakukan penindaan sesuai koridor hukum dan keadilan," kata Tjatur, Ming-

gu (9/9). Seperti diketahui, sebuah ledakan diduga bom terjadi di Jalan Nusantara RT 04/013 Nomor 63, Beji, Depok, Jawa Barat, Sabtu (8/9) sekitar pukul 21.27. Dilaporkan empat orang mengalami luka-luka akibat ledakan itu. Bahkan, seorang korban dilaporkan tangannya putus. Polri sudah mensterilkan lokasi ledakan, yang diduga berkedok rumah panti asuhan yatim piatu itu. Tjatur menegaskan, pimpinan lembaga termasuk Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) agar lebih bijak dan tidak mengeluarkan statement yang bisa meresahkan.

Tjatur meminta koordinasi aparat dan lembaga terkait semakin ditingkatkan lagi. "Tingkatkan koordinasi inteligen untuk deteksi dini," katanya. Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN) di DPR itu mengingatkan semua pihak untuk terus lakukan gerakan deradikalisasi dengan peningkatan pemahaman agama dan kemanusiaan. Selain itu, Tjatur menegaskan, ketahanan yang terbaik adalah dari masyarakat. "Maka Siskamling, Sishankamrata seyogyanya dihidupkkan kembali," ujarnya. (jpnn)

Rubrik Ini Dipersembahkan oleh Humas Pemkab Mamasa

RADAR SULBAR/ANDI SUMARYADI

RADAR SULBAR/ANDI SUMARYADI

JALAN. Bupati Mamasa, H Ramlan Badawi bersama Ketua TP PKK Mamasa, Ny Ratna Ramlan berjalan menuju Lapangan Sepak Bola Mamasa untuk mengikuti upacara HUT RI.

UPACARA. Sejumlah pejabat muspida dan Pemkab Mamasa ketika mengikuti upacara HUT RI di Lapangan Sepak Bola Mamasa.


14

Radar Pasangkayu Sistem Manusia Alam Ruang Teknologi

RADAR SULBAR Senin, 10 September 2012

MAMUJU UTARA SMART

Pembenahan dan Penyempurnaan Sistem Penyelanggaraan Pemerintahan, Kebijakan dan Regulasi, Program dan Kegiatan, Infrastruktur Keuangan Daerah. Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas SDM Aparatur, Masyarakat dan Private Sektor. Mengelola dan Memanfaatkan Sumber Daya Alam dengan Arif, Adil, dan Bijak untuk Kemakmuran Rakyat dan Pengembangan Kapasitas Pemerintahan Daerah. Konsisten Melakukan Penataan Ruang, dan Wilayah dengan Mengacu pada Kebijakan dan Regulasi Serta Berwawasan Lingkungan Menggembangakan dan Memanfaatkan Tekhnologi Tepat Guna yang Selaras dengan Perkembangan dan Kebutuhan

HM. NATSIR. MM SEKKAB

Surat Wasiat Diperiksa di Laboratorium

Aparat Takut Dituding Asal Tangkap JAKARTA -- Aparat keamanan masih mendalami keterkaitan peristiwa ledakan bom di Tambora, Jakarta Barat beberapa waktu lalu dengan ledakan bom di Beji, Depok, Sabtu 8 September malam. "Belum tahu apakah ada kaitan dengan Tambora. Masih kita dalami," kata Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Djoko Suyanto, kepada wartawan, Minggu 9 September, di Jakarta. "Kita belum ambil kesimpulan. Karena, tidak boleh sembarangan ambil kesimpulan," imbuhnya. Yang jelas, dia menegaskan, tindakan-tindakan seperti kasus teror dan ledakan bom belakangan ini bertentangan dengan upaya menjaga perdamaian. "Kita tidak melihat dampak, tapi teror adalah teror. Teror baik itu pakai senapan dan lainlain, tidak tepat. Kita di sini siapapun tidak mentolelir teror," tegasnya.

Djoko mengatakan, aksi teror di Depok itu dilakukan di tengah masyarakat. Menurutnya, kelompok tersebut pandai berkamuflase. "Contohnya, Rumah Yayasan Yatim Piatu," katanya. Karenanya, dia menegaskan, peran masyarakat sangat penting. Dia meminta masyarakat untuk melaporkan bila terjadi hal yang mencurigakan di sekitar tempat tinggal. Dia juga menyatakan, sudah menjadi wewenang inteligen untuk melakukan koordinasi. Menurutnya, intel tidak dapat melakukan tindakan hukum. "Apabila bukti cukup, bisa saja. Tapi, alangkah lebih baik juga jika masyarakat dapat melaporkan, karena itu tanggung jawab kita sebagai warga negara, mencegah teror," katanya. Dia menyatakan, saat ini aparat terus bekerja. Namun, dia menegaskan, untuk mengambil kesimpulan harus berdasarkan barang bukti

JPNN

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Djoko Suyanto, menggelar konferensi pers terkait ledakan bom di Depok, di Kantor Kementerian, Jakarta, Minggu 9 September.

yang lengkap. "Pemerintah tidak akan sembarangan ambil kesimpulan. Siapapun orangnya, apabila kita mengetahui akan teror, maka warga harus bertindak. Itu deteksi dini," ujarnya. Dia menyatakan, aparat juga tidak bisa main tangkap kalau tak punya bukti. "Kita

bertindak sesuai dengan hukum. Kita tidak dapat melakukan itu kalau barang buktinya tidak cukup. Kita jangan kembali ke Orde Baru. Sekarang kan bertindak sesuai hukum," katanya. Lebih jauh dia menegaskan, aparat dalam bekerja sedapat mungkin menghindari hal-hal yang melanggar

H. MUHAMMAD SAAL WAKIL BUPATI

H. AGUS AMBO DJIWA BUPATI

Hak Asasi Manusia. "Tapi, kalau melakukan perlawanan akan di dor (tembak). Kalau tidak melawan ya ditangkap saja," katanya. Djoko juga memastikan, tidak ada kaitan teror dengan masjid dan tidak ada kaitan dengan agama. "Tapi kalau oknum kelompok iya," tegasnya. (jpnn)

JAKARTA -- Kapolri Jendral Timur Pradopo mengatakan, pihaknya terus mendalami motif ledakan bom di Beji, Depok. Dijelaskan, Polri juga tengah memeriksa surat wasiat yang ditemukan di lokasi ledakan bom Depok. "Tulisan (surat wasiat, red) masih dilakukan pemeriksaan laboratorium. Perlu waktu untuk melakukan pembuktian," kata Kapolri kepada wartawan, Minggu 9 September di Kantor Kemenko Polhukam. Dijelaskan Kapolri, surat itu juga akan diteliti di laboratorium forensik. Menurutnya, untuk penyelidikan saat ini masih terus dilakukan. Barang bukti yang ditemukan di Tempat Kejadian Perkara terus diperiksa. Dijelaskan, pihaknya menunggu keterangan lanjutan. Termasuk dari empat orang yang diamankan di lokasi yang semuanya dalam kondisi luka. Tiga orang sudah diambil keterangan. Satu masih belum sadarkan diri. Lebih jauh Kapolri mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah aksi teror. Dia menyatakan, dalam dua minggu ada tiga kejadian di Jabodetabek. Karenanya, dia menegaskan, peran serta masyarakat untuk mencegah aksi teror harus terus dioptimalkan. "Saya apresiasi masyarakat tentang kerjasama menanggulagi teror," katanya. (jpnn)

Kepala BNPT Diminta tak Asal Bicara JAKARTA -- Anggota Komisi III DPR, Aboebakar Alhabsy, meminta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyaad Mbai menahan diri dan jangan terlalu banyak menyampaikan opini atau pun informasi yang kurang tepat dikonsumsi oleh publik. Dia mencontohkan pernyataan mengenai acaman bom di gedung DPR. Menurut Aboebakar, bila memang informasi ini valid, seharusya disampaikan kepada Detasemen Khusus 88 Anti Teror Polri atau tim Penji-

nak Bahan Peledak (Jihandak) Polri, sehingga bisa diantisipasi oleh para pihak yang berwenang. Dia mengatakan, koordinasi dengan mereka akan lebih baik dari pada mengumbar data inteligen ke publik. Hal ini bisa berdampak buruk, bisa memicu kepanikan publik di Jakarta, bahkan ketakutan. "Nah apakah statemen yang seperti ini tidak akan menimbulkan teror?" kata Aboebakar, Minggu 9 September. Dia menambahkan, hal lain yang disampaikan Ansyaad adalah bahwa teror bom semua ini terkait

POTRET PASANGKAYU

Abu Bakar Baasyir dan dikatakan bahwa seluruh teror dikendalikan dari balik penjara. "Opini seperti ini bisa menimbulkan distrust kepada pihak Lapas, seolah mereka kebobolan karena membiarkan napi bebas berkomuniaksi dengan pihak luar. Apalagi diopinikan bahwa dapat saja komando yang diberikan Baasyir menggunakan SMS. Ini kan tidak baik, seolah Lapas memberikan keistimewaan kepada Baasyir untuk dapat menggunakan handphone semaunya," katanya. Menurut dia, statemen yang

Rubrik Khusus Humas Pemkab Mamuju Utara

BERBINCANG. Ketua DPRD Matra HM Yaumil RM didampingi Wakil Bupati Matra HM Saal, berbincang dengan beberapa anggota DPRD lainnya usai rapat di gedung DPRD Matra.

RADAR SULBAR/SYAMSUDDIN HB

BERBINCANG. Sejumlah Anggota DPRD Matra berbincang sebelum melakukan rapat paripurna pandangan fraksi DPRD tentang Perhitungan APBD 2011.

demikian tidaklah baik, karena bisa memicu ketengangan antarlembaga. Bila memang ditemukan bukti yang demikian, mestinya dilaporkan ke Dirjen Lapas supaya ada tindakan yang kongkrit, jangan hanya beropini di media. "Kami pasti akan membantu mengkomunikasikan hal tersebut dengan Kemenkumham. Hal ini harus diluruskan, jangan sembarangan menuduh orang tanpa ada bukti. Kita harus menghormati asas presumption of innocence. Jangan sampai nanti

mereka nanti malah menerima simpati publik, lantaran didzolimi melalui media," katanya. Menurut Aboebakar lagi, akan lebih bermanfaat bila kepala BNPT tidak mengumbar pernyataan ataupun opini. Dijelaskan, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2010 salah satu tugas BNPT adalah mengkoordinasikan instansi pemerintah terkait dalam pelaksanaan dan melaksanakan kebijakan di bidang penanggulangan terorisme. "Oleh karenanya, akan lebih

LEGISLATIF MATRA

baik bila informasi itu diolah dan dikoordinasikan dengan Desus 88, Detasemen PenanggulanganTeror (Dengultor) , Group 5 Anti Teror dan Detasemen 81 Kopassus, Detasemen Jalamangkara (Denjaka), dan Detasemen Bravo (DenBravo)," kata dia. Dengan demikian, lanjut Aboebakar, informasi yang ada akan menjadi input yang bermanfaat. "Bukan malah blunder di media atau bahkan membuat keresahan publik," tuntas politisi PKS itu. (jpnn)

Rubrik Khusus DPRD Kabupaten Mamuju Utara

RAPAT PARIPURNA. Wakil ketua DPRD Matra H Lukman Said meminta Pemda Matra segera mensertifikatkan seluruh aset milik pemda Matra di ruang komisi III DPRD Matra.

RADAR SULBAR/SYAMSUDDIN HB

PARIPURNA. I Putu Suardana (kiri), Amran S Nuhung dan baharuddin Pulindi serius menyimak penjelasan dari Tim Anggaran pemerintah soal ranperda perhitungan APBD 201, di ruang komisi III DPRD Matra.


RADAR SULBAR Senin, 10 September 2012

INFOTAINMENT

Tak Menuntut

Istri Charly Setia Band Hamil Anak Kedua

Anak Kepada Audy SEBAGAI pasangan yang baru menikah, Iko Uwais dan Audy Item masih belum terlalu diburu masalah momongan. Diakui Iko, selama ini pun dirinya tak menuntut anak kepada istrinya tersebut. "Selama ini saya nggak menuntut Audy, dan Audy juga nggak menuntut untuk segera punya anak," ucap Iko Uwais di Dahsyat, studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, kemarin. Sibuknya pekerjaan ternyata menjadi hal yang menjadi pertimbangan. Baik Iko maupun Audy masih dipacu oleh kesibukannya masing-masing. "Karena masih banyak kerjaan

15

gaya hidup - artis - film - resep makanan - Keluarga

KEGEMBIRAAN sedang menyelimuti pasangan selebritis, Charly Van Houten, dan istrinya, Regina. Pasalnya, Regina dikabarkan sedang mengandung anak kedua mereka. "Iya sudah 4 bulan, alhamdulillah istri lagi hamil, sedang mengalami benih-benih cinta kita," ujarnya tersenyum ketika ditemui di MEIS, Ancol, Jakarta Utara kemarin. Pria yang juga dikenal dengan Charly Setia Band itu mengaku bahagia dengan kehamilan sang istri. Pasalnya, pasangan ini memang telah lama menantikan kehadiran anak kedua. Untuk mewujudkan keinginannya itu, Charly dan istri mengikuti program untuk punya anak. "Pasti, pasti banget. Karena memang anak ini juga yang aku tunggu-tunggu. Iyalah programnya udah lama banget, aku juga nggak bolehin dia sendirian," pungkasnya. (net)

yang mendekati ini, dan Audy juga sedang promosi, Insya Allah album The Bestnya dia dan Insya Allah kalau memang dia isi (hamil), sedikasihnya aja," lanjutnya. Usaha terus menerus juga masih dilakukan oleh pemeran film THE RAID ini, karena menjadi suami yang bertanggung jawab adalah cita-citanya. "Kita masih usaha kok, bongkar kandang. Saya ingin selalu mendampingi dia sebagaimana kewajiban seorang suami yang selalu mendampingi, apalagi nanti ketika isteri sedang hamil. Jangan sampai, dia butuhin saya, sayanya nggak ada," tukasnya. (net)

Anjasmara Tak Ijinkan Siapapun Sentuh Mobilnya

Iko Uwais dan Audy Item

Syahrini Tampilkan 30 Jambul Khatulistiwa BUKAN Syahrini namanya kalau tak berbuat 'sesuatu'. Dalam acara HUT sebuah stasiun televisi swasta ke-22, di MEIS, Ancol, Sayrini berhasil menarik 4.000 perhatian penonton, melalui penampilannya yang memukau. Tak hanya jambul khatuliswa yang menjadi sorotan di atas panggung, tapi juga penampilan 30 penari latar yang mengiringinya. Semua penari didandani seperti Syarini. Kepada VIVAlife, mantan rekan

resep kita

Bahan-Bahan : 250 gram tepung terigu 100 gram gula pasir halus ½ sendok makan baking powder 1/4 sendok teh garam 2 butir telur 200 ml susu coklat Cair 100 gram margarin 1 cangkir nangka matang, potong kotakkotak Susu cokelat kental manis secukupnya

Pancake Nangka Saus Cokelat

duet Anang ini mengaku, semuanya bertema campur aduk untuk urusan style sang penari. Benarkah? "Ada yang pakai jambul katulistiwa, bulu mata anti badai, bajunya ada yang pakai kaftan, kebaya renda, baju bling-bling. Jadi semua mewakili aksesorisku," ujar Syahrini. Acara ini juga dimeriahkan dengan musisi terkenal tanah air lainnya. Seperti Ungu, Noah, Wali, Afgan dan Shandy Sandoro. (net)

Cara Mengolah : 1. Aduk margarin dan gula halus sampai adonan tercampur rata dan halus, masukkan telur kemudian aduk kembali sampai rata. 2. Ayak tepung terigu, gula pasir halus, baking p o w der, dan garam. 3. Tuang ke campuran tepung terigu sedikit demi sedikit berselang seling dengan susu coklat cair ke dalam adonan sambil diaduk. 4. Olesin wajan datar dengan sedikit mentega. 5. Tuang satu sendok sayur kecil ke wajan, taburi beberapa potong nangka, tunggu sebentar lalu balik. 6. Sajikan bersama susu kental manis.

PUNYA mobil Mini Cooper di kota Jakarta adalah hal yang prestisius. Anjasmara pun tertarik dengan mobil ini karena pelawak dunia Inggris, Rowan Atkinson menjadikan Mini Cooper-nya sebagai icon. "Suka karena kecil, dari dulu dah ada yang classic-nya. Karena itu saya suka juga karena dipakai sama Mr. Been," ujarnya saat di temui di ulang tahun Pt. Maxindo Internasional Nusantara Indah di Plaza Fx, Sudirman, Jakarta Selatan keamrin. Dalam hal perawatan, Anjas pun mempercayakan kepada sang ahlinya. Dia tak mau mempercayakan mobil mewahnya ini pada sembarang orang yang kurang paham soal mobil. "Ya ada susternya, saya tahu pakai aja sama cuci. Waktunya gak ada buat perawatan," terangnya. Pria ini pun mengakui bahwa dia tak pernah mengijinkan orang lain memakai mobil kesayangannya. Bahkan sang istri, Dian Nitami juga dilarang meminjamnya. "Ya selama ini gak bolehin siapapun nyetir, kalau bersihin sih boleh. Ya dengan berat hati ya. Ya istri kan ada sendiri kendaraannya," akunya. (net)

HUBUNGI

HOT LINE:

BAGIAN PERIKLANAN: MAWARNI SIMARGOLANG, 0426-22138 Hp: 081241843180

RADAR SULBAR Harian Pertama & Terbesar di Sulawesi Barat

E-mail: radarsulbar01@gmail.com

Online: radar-sulbar.com

MAMUJU -- JL. JEND. SUDIRMAN NO. 50,TLP. 0426 -22138. MAJENE -- JL. JEND SUDIRMAN NO. 167,TLP. 0422-21157. POLMAN -- JL. H. A. DEPU NO. 39 ,TLP. 0428-23203.

Serbaneka TOKO HARAPAN JAYA Grosir Pakaian Jadi, Alamat: Ruko Blok A. No. 16 Pasar Baru Mamuju-Sulbar, HP. 081 210 174 222 H2D KOMPUTER, Menerima sevice komputer, laptop, notebook & rakit komputer, juga melayani servis panggil, harga terjangkau. Alamat Jl. Stadion, Hp: 085399769243,081342626268, 081342077428 ANDA Butuh Dana Tunai? atau untuk lebaran? Jaminkan BPKB Motor Anda di NSC FINANCE . Hub. No : 0821 9037 5101 ( Dibutuhkan Karyawan/ Karyawati untuk menjadi Marketing, Pendidikan Min. SMA, GAJI + KOMISI + REWARD)

Dijual Tanpa perantara lokasi siap bangun ukuran 10 x 20. Di sikboro Mamuju Sulawesi Barat Dekat Dari kantor kanwil DEPAG Harga Rp 70 jutah Masih Bisa NEGO. HUB. 082 192 900 558 / 082 197 314663

Dijual Tanah DIJUAL Tanah dengan ukuran 10 x 45 = 450 m2 Terletak di Jalan Poros Kalukku Tasiuk Hub: 081355038844 - 082191606888 DIJUAL Tanah dan Bangunan ukuran 9x20 di Rangas Mamuju. Kuran lebih 500 m dari Kantor Gubernur Sulbar. Harga Rp. 150 Jt, tanpa perantara. HUB: 085398239889 JUAL TANAH. + Ukuran 4,4 Hektar Di Jalan Baru (Jalur Dua) Hub; 08124252975

Dijual Rumah Dioper cicilan rumah tipe 36 di BTN Griya Marwah Residence Sarampu, Desa Tonyaman Kecamatan Binuang blok B nomor 1 dgn harga 50 juta. Harga bisa nego. Hubungi: 085214476078 DIJUAL Rumah : Luas 325 M2 di Jl. H.A. Endeng No.1 Tanah : 610 M2 di Jl. Muh. Husni Thamrin Hub : Hp 081 355 399 133 Alamat: Jl. Urip Sumoharjo No. 51 Mamuju DI JUAL rumah permanen, fasilitas lengkap: PLN 2300 wat, AC, AIR PAM, SUMUR BOR, TEL RMH, 4 KMR TIDUR. STRATEGIS, DEPAN KANTOR BUPATI POLMAN, LUAS 171 M2. ADA KELEBIHAN TANAH 1 KAPLING. HUB. 082188775060. HARGA DAMAI. Dijual Rumah Baru Jl. Diponegoro (Dekat Pasar Baru Mamuju) Tipe 80, Luas Tanah 122 M2, 3 Kamar Tidur, 2 Kamar Mandi Sertifikat Hak Milik Harga : rp. 370. Juta (nego) Hub : Hp. 0812 4141 8818/0813 9990 7885

BENGKEL LAS Masagena Alamat Jl. Pababari Mamuju, Tlp 081 342 209 988 DIZI MEUBEL Alamat, Jl. Martadinata (samping Kantor BPS Mamuju) Tlp 081 342 209 988

DIJUAL Tanah dengan luas 15x28 m2, terletak di depan SMK Pelayaran Mamuju Harga Murah Tanpa perantara. Hub : 085 398 062 912

NUSANTARA TEKHNIK Jl. Andi Makasau, Melayani : Las panggil, Terali kanupi, Pintu Ruko Balkon, disesuaikan Model Rumah Hub : Yusman (Hp. 081 342 086 507-085 340 617 777)

Jual Tanah Kaplingan siap Ba-ngun Uk. 10 X 20 Dirangas-Mamuju. Kurang Lebih 500 M dari Kantor Gubernur Sulbar Harga 26 juta, tanpa perantara Hub : 081241200073

DIJUAL Ruko 2 petak, 2 lantai di sudut, ukuran 9 x 14 Jln. Poros Sentral Tasiu /Kompleks Pasar Hub : 082 189 917 971

ALAT PERAGA DAK SD & SMP ready stok (100%) sesuai juknis 2010, rekanan yg menang tender / uji petik 085214141201 / 081519464055 - kdn.co.id

Dijual Tanah Ukuran 25 X 36 M2 Di Jln. Poros Mamuju, Simpang Tiga Timbu Mamuju-Sulbar Hub : 085 247 618 177

1 buah Sepeda Motor Suzuki FL 125 RCD, Tahun 2008 Warna Hitam mulus Alamat Rumah di BTN Passokorang, Blok J. No. 14 Mamuju-Sulbar

Dijual Ruko 2 Lantai Uk. 5 X 15 Komples Launa Graha Kalukku Hub : 082 189 917 971

Dijual Mobil Dijual Mobil Kijang LGX Solar Tahun 2001 Warna Biru Hub : 082 191 939 711 / 081 355 223 271 Di Jual Mobil Suzuki X over warna hitam dengan kondisi mulus harga 170 Juta bisa nego, Yang berminat hubungi: 081328238181-085395428181.

Dikontrakkan Dikontrakkan Ruko Strategis dan nyaman di Jl. RE. Martadinatha Simbuang Hub : 081 242 001 019/ 081 944 533 688 Dikontrakkan 1 buah rumah, lengkap dengan perabot. Di Jl. BTN Maspol F4 No. 1 Mamuju Hub : 085 255 801 557

Dijual Ruko

Dijual Motor

DIJUAL tanah kosong, luas 1004 m2 Jl. Bau Massepe depan Gereja Katolik. Dikontrakkan tanah, luas 11x40 m Jl. Tuna samping somel kayu Maspul. Hub 085322255554 - 085394702774 Dikontrakkan/Dijual Rumah diperumahan H. Basyir Blok G No. 22 (Belakang Toyota)Hub: 081342 633337 / 081342795999

Dikontrakkan/Dijual Rumah tinggal Dijalan RE Martadinata Belakang Wisma Babana Mamuju Hub: 081 355 942 684 081 944 200 477

Lowongan PT. TALENTA Tourism Internasional Cab.Mamuju Menerima karyawati Berpenampilan menarik, min diploma akuntansi. Surat lamaran diantar ke alamat Jl.Petterani No. 39 Mamuju (secepatnya)

Rental Mobil CV. Jaya Bersama Menyediakan Jasa Rental Avanza, Zenia, Apv, Rush, Pick Up. Jl. Pattana Bone No. 9 Mamuju Hp. 085 399 333 536085 298 301 045

Peluang Bisnis MAU Penghasilan Rp 1 jt - 2 jt/ bulan Dirumah Buka Usaha Rental Game. Jual PS2/PS3 Hardisk Baru/ Bekas, Komputer, Laptop, Hrg Murah Beli 2 Unit PS Gratis HP Cross U / 2 orang. Minat Bos. Hub. MR.14 Com Hp.085 214 011 193 / 087 842 276 439 Saatnya uang bekerja untuk Anda. Nikmati hasil 12% per bulan dari Virgin Gold Mining Corp. Terbukti sejak 2010. Gratis BB/LCD, TV/Sepeda hanya di bulan Juni Info Irawan 081 342 954 305. BB 29553809. www.vgmc.com

CEPAT TEPAT MURAH


PARIWARA

16

RADAR SULBAR

SENIN, 10 SEPTEMBER 2012

ADVERTORIAL IKATAN DOKTER INDONESIA (IDI ) CABANG MAMUJU

SAMBUTAN: Ketua IDI dr H Sita Harit Ibrahim memberi sambutan dalam kegiatan Halal Bihalal dan Silaturahim Ikatan Dokter Indonesia Cabang di Hotel Maleo Mamuju, Minggu 9 September.

FOTO BERSAMA: Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Mamuju, foto bersama usai kegiatan Halal Bihalal dan Silaturahim di Hotel d'Maleo Mamuju, Minggu 9 September.

PHOTO BERSAMA: Ketua IDI Mamuju dr H Sita Harit Ibrahim, foto bersama dengan Sekretaris IDI Jumakil Syam, dan Bendahara IDI dr Hj. Adriani Kadir dalam kegiatan Halal Bihalal dan Silaturahim, di Hotel d'Maleo Mamuju, Minggu 9 September.

SAMBUTAN. Bupati Mamuju Suhardi Duka Saat memberikan sambutan dalam kegiatan Halal Bihalal dan Silaturahim, Ikatan Dokter Indonesia Cabang Mamuju, di Hotel d'Maleo Mamuju, Minggu 9 September.

MC: dr dr Nila Gading saat Membawakan acara dalam kegiatan Halal Bihalal dan Silaturahim Ikatan Dokter Indonesia di Hotel d'Maleo Mamuju, Minggu 9 September.

BERSAMA: Bupati Mamuju Suhardi Duka saat duduk bersama dengan para dokter dalam kegiatan Halal Bihalal di Hotel Maleo Mamuju, Minggu 9 September.

MAKAN BERSAMA: Ketua IDI Sita Harit Ibrahim Makan bersama dengan Bupati Mamuju Suhardi Duka dalam acara Halal Bihalal dan Silaturahim yang diselenggarakan oleh IDI Cabang Mamuju, Minggu 9 September.

SANTAI: Terlihat suasana santai saat kegiatan Halal bihalal dan Silaturahim Ikantan Dokter Indonesia Cabang Mamuju di Hotel d'Maleo Mamuju, Minggu 9 September.

BERBINCANG: Sekreratis Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Mamuju, berbincang dengan dokter lainnya dalam acara Halal Bihalal dan Silaturahim, di Hotel d'Maleo Mamuju, Minggu 9 September.

HIDANGAN: Ketua IDI Cabang Mamuju, dr Sita Harit Ibrahim bersama Bupati Mamuju Suhardi Duka saat mengambil hidangan.


Radar Sulbar