Issuu on Google+

Radar Sulbar SELASA, 7 FEBRUARI 2012

Pertama & Terbesar di Sulawesi Barat

www.radar-sulbar.com Tercepat dalam Menyajikan Berita

Rp 3.000

Gubernur Mulai Melunak Soal PLTA Karama, Gubernur Serahkan ke Warga REPORTER: SUDIRMAN S-M ILHAM EDITOR: MAHBUB AMIRUDDIN

Baca Hal 15 Infotainment

MAMUJU -- Penolakan keras masyarakat Kecamatan Kalumpang-Bonehau Kabupaten Mamuju terhadap pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Karama ternyata membuat Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh, bergeming. Anwar menyatakan akan menyerahkan keputusan pembangunan PLTA Karama ke masyarakat Kecamatan Kalumpang dan Bonehau. "Jadi nanti setelah Unhas melakukan kajian, saya akan mengembalikan pada warga untuk menentukan bagaimana selanjutnya. Kita akan melangkah pelan tapi pasti," pungkas Anwar usai pertemuan dengan 14 pemuka adat (tobara) Kalumpang-Bonehau di Kantor Gubernur Sulbar, Senin 6 Februari. Seperti diberitakan sebelumnya, Pemprov Sulbar dengan menggandeng China Gezhouba Group Coorporation (CGGC) yang merupakan perusahaan BUMN China berencana membangun Dam raksasa untuk PLTA Karama di Kecamatan Kalumpang-Bonehau. PLTA Karama diproyeksi menghasilkan listrik sebesar 450 megawatt untuk tahap pertama.

Internet Park dan Pemerintahan Elektronik

Oleh: Dr. Syarkawi Rauf, ME

(Regional Chief Economist BNI/ Dosen FE UNHAS)

HAMPIR semua daerah di Sulbar telah terkoneksi satu sama lainnya melalui jaringan telpon seluler. Sudah sangat lumrah menemukan handphone di daerah-daerah pedalaman Sulbar yang sebelumnya merupakan sesuatu yang aneh. Baca HAL 7

Kaco & Puccecang Kejahatan Saat Maulid

FOTO-FOTO: RADAR/MUHAMMAD ALI AKBAR

Baca HAL 7 Tobara’ Tanalotong Kalumpang

Isi BBM Angie Resahkan Kader Demokrat JAKARTA -- Sebelum ditetapkan sebagai tersangka Wisma Atlet SEA Games Palembang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (3/2) lalu, Angelina Sondakh ternyata sempat curhat dengan Ruhut Sitompul. Dalam curhat melalui BlackBerry Messenger (BBM) itu, Angie menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mengatur Wisma Atlet Palembang. "Bang aku hanya mau curhat sedikit. Aku sedih baca komen salah satu teman kita yang menyatakan, bahwa kalau AS tersangka

Sang hakim bernama Kaco harus mengadili seseorang bernama Puccecang karena kejahatan yang dilakukan saat perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw. Dalam susana hati yang penuh penasaran, Kaco bertanya kepada tahanan, yang terlihat begitu religius. Maklum saat itu Puccecang datang dengan menggunakan kemeja warna putih lengkap dengan peci warna hitam. Kaco: Anda dituntut karena tuduhan apa?" Puccecang: "Melakukan belanja Maulid terlalu awal yang Mulia" Kaco: Saya pikir belanja jelang Maulid bukan suatu pelanggaran. Seberapa awal anda melakukan belanja?" Puccecang: Sebelum toko dibuka yang Mulia. Kaco: Hmmmmm, pantasann !!! Kirim cerita lucu Anda ke radarsulbar01@gmail.com

cukup memuaskan publik. Aku jujur ke Abang bahwa Demi Tuhan aku tidak pernah mengatur Wisma Atlet baik Nazar ataupu Rosa tidak pernah sama sekali menyinggung soal Wisma Atlet ke aku," demikian isi BBM Angelina Sondakh ke Ruhut yang diperlihatkan kepada sejumlah wartawan di ruang Komisi III DPR, Senin 6 Februari. "Itu dikirim ke aku beberapa saat sebelum ditetapkan sebagai tersangka," kata Ruhut Sitompul. Baca HAL 7

Kejari Polewali Layak Dilapor ke Jaksa Agung JAKARTA -- Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai sikap Kejari Polewali Mandar Sulawesi Barat yang mengabaikan vonis Kasasi Mahkamah Agung, layak dilaporkan ke Jaksa Agung. Kejari Polewali Sulbar dianggap telah Donald Fariz mengabaikan proses hukum yang berlaku di negara ini.

Angelina Sondakh

Baca HAL 7

CHIO TAU. Pelaksanaan Chio Tau di Mal Ciputra Jakarta, Minggu 5 Februari.

Serunya Nikah Massal ala Tionghoa

Dengan Chio Tau Dianggap Sudah Dewasa

Unik

LAPORAN: Dewi Maryani Jakarta

Semakin modernnya masyarakat Indonesia rupanya juga menggusur upacara pernikahan tradisional Tionghoa yang disebut chio tau. Masih dalam rangkaian Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh Mal Ciputra menggelar acara chio tau massal.

FMC

BURUH PELABUHAN BEGINILAH aksi buruh di Pelabuhan Parepare setiap kedatangan dan keberangkatan penumpang terutama mereka yang berdatangan dari Nunukan Kalimantan Timur. w w w. r a d a r - s u l b a r. c o m

SPANDUK. Pernyataan sikap warga Kalumpang Bonehau dituangkan dalam selembar spanduk yang dipasang pada pilar Kantor Gubernur Sulbar.

UPACARA chio tau ini diikuti 20 pasangan yang berasal dari Vihara Guna Sabta, Komunitas China Benteng, dan Vihara Jentavara Karawang. "Mereka sebetulnya sudah menikah, tetapi belum melaksanakan chio tau. Dengan chio tau, mereka

dianggap sudah dewasa," ujar Ferry Irianto, General Manager Mal Ciputra, Minggu 5 Februari. Dalam upacara adat yang sudah mulai langka ini, para mempelai menjalani 13 prosesi adat. Mulai dari penghormatan di meja sam kai hingga upacara teh pay.

Upacara di meja sam kai melambangkan permohonan agar upacara berjalan lancar. Ditutup dengan acara teh pay yaitu memberikan secangkir teh kepada orangtua dan sanak saudara sebagai penghormatan. Baca HAL 7

redaksi: 0426-22138 - email: radarsulbar01@gmail.com


2

Ekonomi

RADAR SULBAR Selasa, 7 Februari 2012 PANC A KAR YA PEMBANGUNAN SULA WESI BARA T PHASE II ANCA KARY SULAWESI BARAT SEBA G AI KEBIJ AKAN S TRA TEGI PEMBANGUNAN PR O VINSI SULA WESI BARA T 20 1 1 - 20 16 KEBIJAKAN STRA TRATEGI PRO SULAWESI BARAT 201 201 SEBAG

1. Peningkatan Profesionalisme Aparatur ( personalcapatcy building) Pemerintahan Daerah Provinsi Sulawesi Barat 2. Peningkatan Kualitas dan Perluasan Ketersediaan Sarana dan Prasarana Ekonomi Vital 3. Peningkatan Promosi dan Kerjasama dengan Pihak Ketiga Baik dalam Negeri maupun Luar Negeri 4. Peningkatan Pemanfaatan Sumber Daya Alam 5. Pengembangan Pemerintahan yang Peduli Lingkungan H. Anwar Adnan Saleh Gubernur

H. Aladin S Mengga Wakil Gubernur

Komoditi Pisang Jadi Peluang Bisnis Besar REPORTER: M SOLIHIN EDITOR: SUDIRMAN SAMUAL

MAMUJU -- Buah pisang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Sulbar. Hampir setiap lahan kosong di wilayah ini ditumbuhi tanaman tersebut. Potensi ini memiliki peluang besar untuk dikembangkan komoditi unggulan daerah. Kebutuhan terhadap buah yang satu ini terbilang cukup tinggi. Setiap hari, berpuluh-puluh ton pisang dilayarkan melalui Pelabuhan Fery Mamuju menuju Pulau Kalimantan. Sebab, kondisi tanah di pulau itu tidak cocok untuk tanaman jenis pisang. Sejumlah pabrik juga membutuhkan pisang, seperti sebagai ba-

han pokok pabrik industri makanan dan produk susu di Surabaya. Seorang tokoh pemuda di Mamuju, Muh Amril Dg Marrui, mengungkapkan komoditi pisang jika dikelola dengan baik akan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat. Dari hasil kajian akademik, pisang yang merupakan tanaman jangka pendek banyak memiliki kelebihan serta peluang bisnis tinggi. Dari segi ekonomi misalnya, pisang banyak dibutuhkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan buah seharihari. Dalam skala besar pisang banyak digunakan "Pisang sangat mudah tumbuh di Mamuju. Total yang dihasilkan mencapai 47.635 ton per tahun. Hasil terbanyak berasal dari Kecamatan Kaluk-

ku dengan total pisang yang dihasilkan mencapai 16.800 ton per tahun, sedangkan penghasil pisang paling rendah di Kecamatan Tobadak hanya 22,02 ton per tahun," sebut pria yang akrab disapa Rio ini. Hasil komoditi tersebut dipastikan akan mengalami penambahan jika tanaman pisang dikelola dengan baik. Bahkan tidak menutup kemingkinan ke depan jika ada pengolahan yang serius hasil yang diperoleh mampu bertambah hingga dua kali lipat. "Keunggulan tanaman pisang tidak mudah terserang hama tanaman. Hal ini sangat berbeda dari tanaman yang banyak dikembangkan saat ini, seperti kakao yang mudah terserang hama tanaman," tutup Amri. (*)

RADAR/ M SOLIHIN

TUNGGU. Pedagang pisang di Pasar Regional Mamuju sedang menunggu pembeli di lapaknya.

BFI Target Perkembangan Nasabah 40 Persen MAMUJU -- PT Bussan Finance Indonesia (BFI) Tbk Cabang Mamuju yang baru berdiri setahun lalu menargetkan perkembangan nasabah hingga 40 persen dalam setahun. Target tersebut berdasarkan hasil perkembangan nasabah dalam setahun terakhir yang rata-rata mencapai 20 persen per bulan. Kepala Sales PT BFI Tbk Cabang Mamuju, Wahyu Chandra Krisanto,

saat ditemui mengungkapkan peningkatan jumlah nasabah disebabkan semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap kredit kendaran motor. Selain itu, program penawaran kemudahan proses yang ditawarkan juga memberikan daya tarik bagi masyarakat. "Jika berkas nasabah sudah lengkap, paling lama kami memberikan pelayanan hanya dua jam," un-

gkapnya. Saat ini jumlah total nasabah PT BFI Tbk cabang Mamuju mencapai 635 orang. Dari jumlah tersebut, nasabah kredit mobil lebih banyak jika dibandingkan nasabah kredit motor, dengan data kredit mobil mencapai 65 persen dari total nasabah. "Kondisi ini dipengaruhi oleh batasan jumlah kredit motor yang kami berikan. Kami harus ekstra hati-

hati mengeluarkan kredit motor. Hal ini kami lakukan atas dasar banyak nasabah kredit motor yang lepas tanggungjawab, sehingga sebelum kami memberikan kredit harus dilakukan survei secara intensif," imbuhnya. Program lain yang ditawarkan pihak BFI adalah bonus helm bagi nasabah. Sehingga diharapkan dari program bonus ini jumlah nasabah semakin meningkat. (mg6/dir)

LPJK Diminta Benahi Organisasi MAMUJU -- Pengurus baru Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Sulbar resmi dikukuhkan, Senin 6 Februari, oleh Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh. Untuk tugas awal, pengurus diminta membenahi organisasi tersebut. Permintaan ini disampaikan Anwar usai membacakan sumpah pengukuhan yang digelar di meeting room Kantor Gubernur Sulbar. "Saya minta pengurus baru dapat lebih jelas dalam melaksanakan seluruh pro-

INFO SULBAR

gram. Harus ada pembenahan internal sehingga lembaga ini lebih bermanfaat," tutur Anwar kepada pengurus yang diketuai Junaedi Hafid. Anwar berharap, kepengurusan LPJK yang baru ini memberikan konstribusi yang rill bagi seluruh pelaku usaha jasa konstruksi. Salah satunya adalah memberikan pembinaan agar pengetahuan tentang aturan dan mekanisme yang berlaku dapat dipahami dengan baik. "Semua pelaku usaha jasa konstruk-

si harus betul-betul memahami masalah konstruksi dan landasan hukum yang mengatur. Selain itu, LPJK juga harus menjadi mitra pemerintah sehingga dibutuhkan koordinasi dan sinergitas antara LPJK serta pemerintah dan pelaku jasa usaha konstruksi," imbuhnya. Anwar berharap, lembaga tersebut mampu menjadi salah satu pengayom sehingga tidak terjadi persaingan usaha tidak sehat di antara pengusaha konstruksi di daerah ini. Jika ter-

jadi masalah, pengurus LPJK yang baru harus sigap menangani dan memberikan rasa adil bagi semua anggota. Acara pengukuhan yang berlangsung siang kemarin, disaksikan sejumlah pengusaha konstruksi Sulbar dan perwakilan beberapa asosiasi pengusaha. Hadir pula Kepala Badan Pembinaan Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI Bambang Goeritno serta Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Gapensi, H Soeharsojo. (dir)

BAZ Kembali Berikan Bantuan UKM MAMUJU -- Badan Amil Zakat Mamuju kembali memberikan bantuan kepada pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM). Bantuan tersebut berupa satu unit mesin parut kelapa bermerek Honda Type 6X270 serta chainsaw (mesin pemotong kayu) merk Lexus 1x700, Senin 6 Februari. Ketua BAZ Mamuju, H Arifin HP Dara, saat dikonfirmasi mengungkapkan pemberian bantuan kepada UKM dalam bentuk mesin dimaksudkan agar lebih tepat sasaran. Alasannya adalah pemberian bantuan modal usaha dalam bentuk dana terkadang tidak tepat sasaran serta berpeluang terhadap penyalahgunaan dana bantuan tersebut. "Kalau mesin yang kami berikan untuk modal usaha, kami optimis akan digunakan tepat pada sasaran. Tinggal bagaimana ke depan kami mengawasi penggunaan mesin tersebut," ungkapnya. Harga satu unit mesin parut kelapa yang diberikan sebesar Rp 2 juta, sedangkan harga chainsaw sebesar Rp 1,8 juta. Dalam pembagian ini, pelaku UKM yang mendapat bantuan mesin parut kelapa adalah seorang warga Kelurahan Binanga Kecamatan Mamuju Basri. Sedangkan warga yang mendapat bantuan chainsaw adalah Sahrul yang juga merupakan warga kelurahan Binanga Kecamatan Mamuju. Terpisah, Basri yang mendapat bantuan mesin parut kelapa mengungkapkan bantuan tersebut akan dijadikan modal untuk mengembangkan usaha penggilingan kelapa yang selama ini dilakoninya. Sehingga ia berharap akan mampu meningkatkan taraf kehidupan keluarganya mendatang. (mg6/dir)

Rubrik Khusus Humas Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat

RADAR/ MUHAMMAD RIDWAN ALIMUDDIN

DIALOG. Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh memimpin dialog dengan Menteri Kelautan Perikanan RI Cicip Sharif S sebelum penyerahan bantuan kepada Sulbar di Auditorium Kantor Gubernur Sulbar, Sabtu 4 Februari 2012.


Mamuju 3

RADAR SULBAR Selasa, 7 Februari 2012 VISI PEMERINTAH KABUPATEN MAMUJU

"Gerakan Membangun Mamuju, Menuju Masyarakat Maju dan Mandiri (Gerbang Maju)" MISI I Meneruskan Layanan Pendidikan dan Kesehatan gratis yang semakin dimantapkan TUJUAN Peningkatan Kualitas Generasi Muda, Keolahragaan dan Pengarusutamaan Gender

SASARAN Terciptanya peran generasi muda dan perempuan dalam pembangunan Terciptanya Ketahanan Generasi muda dalam permasalahan social Terwujudnya potensi pemuda dalam kewirausahaan, kepeloporan dan kepemimpinan Tersedianya infrastruktur ruang public pemuda untuk berekspresi Tersedianya sarana dan prasarana keolahragaan Pembentukan dan Pembinaan KB/KS Ketersedian alkon (alat kontrasepsi)

Drs. H. Suhardi Duka, MM Ir. Bustamin Bausat Drs. H. Habsi Wahid, MM Bupati Mamuju

Wakil Bupati Mamuju

Sekda Mamuju

ULP Mamuju Belum Mulai Proses Tender REP OR TER UDDIN REPOR ORTER TER:: JAWAL ALUDDIN EDITOR: SUDIRMAN SAMUAL

RADAR/ MUHAMMAD ALI AKBAR

LUBANG. Pengendara sepeda motor menghindari lubang yang mirip kubangan di Jalan Diponegoro Mamuju.

Akses Pelabuhan Fery Tak Dianggarkan

Tahun ini, proyeksi belanja APBD Mamuju mencapai Rp 704 miliar terdiri atas alokasi belanja tidak langsung Rp 351,7 miliar, belanja langsung Rp 330,7 miliar dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Lanjutan (DPAL) sebesar Rp 21,5 miliar. Alokasi belanja langsung atau belanja publik untuk kebutuhan terbesar melekat pada Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga sekira Rp 77 miliar dari alokasi anggaran yang dikelola sekira Rp 171 miliar. "Kami target tidak akan ada lagi proses tender untuk pengadaan barang dan jasa pada Juli mendatang. Jika, sebagian proses tender sudah dapat dijalankan pada bulan ini" paparnya. (*)

Pelaksanaan E-KTP Tunggu Keputusan Kemendagri

MAMUJU -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju belum mengangarkan perbaikan akses jalan menuju Pelabuhan Fery Mamuju. Padahal, jalan tersebut telah mengalami kerusakan parah sejak lebih dari dua tahun lalu. Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Mamuju, Awaluddin, mengatakan tidak memasukkan pembenahan jalan tersebut dalam daftar usulan saat pembahasan APBD Mamuju tahun 2012. "Saya tidak tahu kenapa tidak masuk daftar usulan. Tahun ini jumlah peningkatan jalan diusulkan sebanyak 72 ruas. Kami berjanji akan mengusulkan pada tahun depan karena kami akui memang kondisi jalan itu rusak parah," kilah Awaluddin kepada Radar Sulbar saat ditemui di ruang kerjanya, Senin 6 Februari. Usulan peningkatan jalan di Mamuju tersebar di 16 kecamatan dengan volume secara keseluruhan sepanjang 74 kilometer. Dana peningkatan jalan tersebut sebesar Rp 28 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Awal mengatakan, dana itu dibagi dalam tiga kategori yaitu peningkatan jalan dalam bentuk rabat beton, aspal dan pengkrikilan. "Untuk peningkatan jalan dalam bentuk pengaspalan dan beton volumenya sepanjang empat kilometer. Sedangkan untuk DAU digunakan pada pengkrikilan dengan volume 70 kilometer," jelasnya. Di samping itu, Awal mengaku masih banyak jalan yang dalam kondisi rusak namun mereka belum mengetahui secara pasti. "Kami akan lakukan pendataan ulang mengenai jalan yang masih dalam kondisi rusak, sehingga ke depan kita bisa tahu jalan mana saja yang perlu diutamakan dalam perbaikan," paparnya. Kerusakan jalan tersebut dikeluhkan para pengguna kendaraan. Salah seorang supir, Abd Malik Halakia, mengatakan kerusakan sudah terjadi sejak lama namun sampai sekarang belum ada perbaikan. "Kondisi ini bisa merusak mobil, jadi kami berharap jalan ini bisa segera diatasi oleh pemerintah," paparnya. (rp2/dir)

RADAR/ HASAN BASRI

RUSAK. Jalan menuju Pelabuhan Fery Mamuju dalam kondisi rusak dan butuh pembenahan secepatnya.

EKSEKUTIF MAMUJU

MAMUJU -- Pasca penetapan APBD Mamuju pertengahan Januari lalu, Unit Layanan Pengadaan (ULP) Mamuju belum melakukan proses tender barang dan jasa Tahun Anggaran 2012. Alasannya, ULP belum menerima Kerangka Acuan Kerja (KAK) setiap SKPD. Kepala ULP Mamuju, H Suaib, mengatakan awal Februari ini baru Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Hutbun) Mamuju yang memasukkan KAK. Olehnya, SKPD diminta untuk mempercepat pemasukan KAK agar proses pelelangan dapat dilakukan.

"Sebenarnya proses lelang tergantung SKPD. Kalau cepat masuk, proses lelang juga dapat berjalan cepat. Jika tidak maka akan terlambat juga proses lelang. Olehnya, kami berharap SPD dapat secepatnya memasukkan dokumen yang akan ditender," ucapnya, akhir pekan lalu. Proses pengadaan barang dan jasa tahun ini baru akan berjalan beberapa waktu ke depan jika KAK semua SKPD telah masuk. Namun, hingga kini masih banyak juga SKPD yang belum memasukkan KAK karena belum mengumumkan pelelangan program kegiatan melalui website sebagai persyaratan berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa.

MAMUJU -- Persiapan pelaksanaan Elektronik Kartu Tanda Penduduk (E-KTP) di Mamuju sudah hampir rampung. Sejumlah alat yang dibutuhkan telah diterima dan siap untuk digunakan operator setiap kecamatan. Namun demikian, program ini belum dapat dilaksanakan dengan alasan masih menunggu keputusan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Alasannya, pendistribusian, pengadaan, dan pemasangan alat E-KTP di seluruh ke-

camatan adalah kewenangan pusat. Kepala Dinas Catatan Sipil (Discapil) Mamuju, Mas Agung, mengatakan pihaknya hanya memiliki kewenangan sebagai pembantu pelaksana E- KTP. "Sebelumnya telah kami sampaikan bahwa pelaksanaan pembuatan E-KTP dijadwalkan pada bulan ini. Namun secara teknis kami masih menunggu perintah Kemendagri untuk memulainya," kata Mas Agung kepada Radar Sulbar, saat disambangi di ruang kerjanya, Senin 6 Febru-

ari. Alat E-KTP seperti kamera, pemindai sidik jari dan retina mata sudah diberikan ke tiap kecamatan di Kabupaten Mamuju. "Alat E-KTP sudah ada di dua kecamatan yaitu Mamuju dan Sampaga. Untuk kecamatan lain saya juga tidak tahu, karena alat tersebut langsung dikirim dari pusat ke kecamatan tanpa ada pemberitahuan pada kami," ungkap Mas Agung. Proses pelaksanaan E-KTP akan ditangani tiap kecamatan. Sedang-

kan pihak Discapil hanya punya kewenangan menerima data dari tiap kecamatan, kemudian melaporkan ke Kemendagri. "Masyarakat nanti akan mengurus di kecamatan masing-masing, jadi mereka tidak perlu repot untuk ke dinas lagi," ujarnya. Untuk sosialisasi E-KTP, Discapil belum melakukan akibat terkendala dana. "Dana E-KTP belum cair, jadi kami belum bisa lakukan sosialisasi. Bulan ini baru akan dilakukan jika dana sudah cair," jelasnya. (rp2/dir)

Usulan RSBI Terkendala 8 Standar Nasional MAMUJU -- Rencana pengusulan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasinal (RSBI) Mamuju masih terkendala pada delapan standar nasional. Diupayakan, kendala itu dapat dipenuhi dalam waktu tidak terlalu lama. Delapan standar tersebut di antaranya kompetensi lulusan, isi, pendidikan dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pembiayaan,

pengelolaan, penilaian pendidikan. Menurut Kepala Seksi Kurikulum Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Mamuju, I Wayan Tingkah, dalam memenuhi delapan standar itu sangat sulit. "Ada sekolah yang sudah memenuhi sebagian persyaratan namun justru kriteria lain tidak dipenuhi," kata I Wayan Tingkah kepada Radar Sulbar, saat disambangi di ruang kerjan-

ya, Senin 7 Februari. Seperti pada rencana usulan Disdikpora Mamuju tahun 2012 yaitu SDN Karema Mamuju masih terkendala pada lokasi bangunan sekolah masih sangat sempit. Wayan mengatakan, untuk SDN Karema sudah masuk daftar standar minimal tetapi belum memenuhi standar nasional. "Kami akan usahakan sekolah ini bisa masuk dalam RSBI," paparnya.

I Wayan mengaku, jumlah sekolah yang masuk RSBI di Mamuju baru satu sekolah dari 430 SD di Mamuju. Sekolah yang dimaksud adalah SDN Rimuku Mamuju. Ia menambahkan, Kabupaten Mamuju belum memilki Sekolah Bertaraf Internasional (SBI). "Kami belum memilki SBI, padahal seharusnya setiap kabupaten memilki sekolah SBI," jelasnya. (rp2/dir)

Trans Sulawasi di Tabolang Makin Mengkhawatirkan MAMUJU -- Jalan trans Sulawesi di Desa Tabolang Kecamatan Topoyo Mamuju makin mengkhawatirkan. Penyebabnya, air sungai Budong-budong tak berhenti mengikis tanah di sekitar areal jalan sehingga bibir sungai hanya berjarak sekira 50 sentimeter dari jalan. Kondisi itu sangat mengkhawatirkan pengguna jalan karena dapat saja membahayakan nyawa setiap pengendara yang melintas di jalur tersebut. Olehnya, pemerintah diminta secepatnya bersikap untuk mengantisipasi amruknya jalan di wilayah itu. "Kami berharap ada tindakan kongkrit untuk mengatasi masalah jalan ini, misalnya dengan membangun bronjong di sepanjang bantaran sungai. Jangan sampai penanganan jalan terlambat sehingga membahayakan pengendara," kata

seorang warga, Rahman, kepada Radar Sulbar, akhir pekan lalu. Dari pantauan Radar, jalan yang berada sekira 135 kilometer dari pusat kota Mamuju ini makin terancam ambrol menyusul hujan yang terjadi beberapa hari lalu. Padahal, sekira dua pekan lalu, jarak antara jalan dan bibir sungai masih sekira satu meter. Jalan trans Sulawesi yang terkikis aliran sungai Budong-budong ini merupakan tanggung jawab Satuan Kerja Non Vertikal (SNVT) Balai besar Jalan dan Jembatan serta Balai Air Pompengan-Jeneberang. Kedua instansi itu diharapkan melakukan tindakan pencegahan agar jalur trsebut tidak terputus akibat luapan air sungai. Legislator dari DPRD Mamuju maupun dari DPRD Sulbar yang berasal dari Daerah Pemilihan (dapil) setempat telah melakukan kunjun-

gan. Dari kunjungan itu, mereka berharap ada tindakan nyata dari kedua balai. Menyikapi kondisi ini, Kepala SNVT Preservasi Jalan dan Jembatan Sulbar Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI, Iskandar Arsyad, saat ditemui mengatakan kerusakan itu akan mendapatkan pembenahan sementara. Langkah yang akan dilakukan adalah dengan membuat bron-

jong atau turap sesuai tingkat potensi kerusakan jalan. Nanti pada tahun selanjutnya, baru akan dilakukan pembenahan sesuai penelitian kebutuhan. "Kami sudah melakukan pemantauan. Untuk sementara, Balai Besar Pompengan-Jeneberang akan melakukan penanganan dalam waktu dekat. Mungkin akan dipasang bronjong atau turap untuk mengatasi itu," sebutnya. (rp1/dir)

Rubrik Khusus Humas Pemerintah Kabupaten Mamuju

RADAR/ MUHAMMAD RIDWAN ALIMUDDIN

RADAR/ MUHAMMAD RIDWAN ALIMUDDIN

SARAN. Bupati Mamuju Suhardi Duka menyampaikan saran dan masukan serta meminta perhatian terkait kebutuhan nelayan di daerah ini.

TERIMA BANTUAN. Bupati Mamuju Suhardi Duka menerima bantuan dari Menteri Kelautan dan Perikanan RI Cicip Sharif S di auditorium Kantor Gubernur Sulbar, Sabtu 4 Februari 2012.


4

Parlementaria

RADAR SULBAR Selasa, 7 Februari 2012

Tim Eksekutif Diminta Inventaris Lahan Warga Sengketa Tapal Batas Desa Passapa-Bojo

RADAR/ JAWALUDDIN

Kepala Desa Bojo Kecamatan Budong-budong Mamuju, Jonatan, menyampaikan aspirasi di DPRD Mamuju, Senin 6 Januari 2012.

Perda Butuh Kajian Akademis MAMUJU -- Hasil pelatihan badan legislasi DPRD Mamuju di Makassar Sulsel akan membawa banyak perubahan dalam menetapkan regulasi ke depan. Utamanya dalam pembuatan Peraturan Daerah (Perda) ke depan harus melakukan kajian akademis. Ketua Fraksi Golkar, Bahri AR Siga, mengatakan kegiatan yang diprakarsai Yayasan Swadaya Mitra Bangsa (Yasmib) Sulselbar itu merupakan kegiatan positif. DPRD Mamuju menganggap kegiatan itu sangat penting menyusul adanya penyatuan persepsi dalam menetapkan aturan terkait berbagai kerja legislasi saat melakukan penyusunan Perda. "Ke depan untuk membuat perda harus melakukan kajian akademis. Jadi akan ada pembengkakan anggaran untuk setiap perda yang dibuat karena harus melalui kajian akademik, tapi sasarannya tepat dan akan lebih bermanfaat," katanya, Senin 6 Januari. Menurut Bahri, dari pelatihan tersebut diketahui juga kewenangan DPRD ternyata sangat luas utamanya dalam menyusun perda dengan berdasar Undang-undang (UU) yang baru. UU Nomor 5 tahun 1974 tentang Pokok Pemerintahan di Daerah sudah dipertegas dengan UU Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan. "Dengan UU yang baru, semua kewenangan kita yang atur. namun itu tidak terlepas dari kewenangan eksekutif juga. Ini terbukti dengan masih adanya perda yang masih perlu diasistensi. Artinya kedepan perda inisiatif DPRD dapat saja diperbanyak dari perda usulan eksekutif," paparnya. Senada, Ketua Praksi Persaudaraan, Lalu Syamsul Rijal, mengatakan kegiatan pelatihan legislasi DPRD menghadirkan berbagai pemateri yang betul-betul kapabel di bidangnya. Selama ini dengan pembuatan Perda tanpa kajian akademik dianggap kurang baik meski perda tersebut hanya merupakan turunan dari aturan yang lebih tinggi. "Kajian akademik itu perlu untuk melihat kondisi suatu daerah sehingga aturan yang diterapkan dalam perda berdasar pada daerah. Intinya, pelatihan yang kami ikuti dengan dipandu beberapa narasumber perguruan tinggi itu sangat bermanfaat untuk menetapkan sebuah regulasi ke depan," paparnya. (rp1/dir)

PARLEMENTARIA

REP OR TER REPOR ORTER TER:: JAWALUDDIN EDITOR: SUDIRMAN SAMUAL

MAMUJU -- Polemik sengketa tapal batas Desa Passapa dan Desa Bojo Kecamatan Budong-budong Mamuju memasuki babak baru. Komisi I DPRD Mamuju memberikan kepercayaan secara penuh kepada tim eksekutif Pemkab Mamuju untuk menyelesaikan sengketa tersebut. Ketua Komisi I DPRD Mamuju, H Arsal Aras, mengatakan tim yang telah dibentuk Pemkab Mamuju akan melakukan pemasangan tapal batas sekaligus melakukan inventarisasi kepemilikan lahan. Olehnya, warga dua desa diminta untuk menerima keputusan pemerintah terkait areal yang akan dipatok sebagai tapal batas. "Tim dari eksekutif sedang

melakukan kajian untuk menetapkan tapal batas pada dua desa tersebut. Kerja tim ini tidak akan menemui kendala lagi karena ke dua belah pihak sudah sepakat akan mengikuti keputusan apapun yang diambil pemerintah daerah untuk menetapkan wilayah yang akan dijadikan batas berdasarkan berbagai pertimbangan," kata Arsal, Senin 6 Januari. Pernyataan itu dikeluarkan seiring dengan pertemuan mediasi yang dilakukan DPRD Mamuju dengan berbagai pihak terkait dalam rapat dengar pendapat (RDP) di lantai II DPRD Mamuju, kemarin. Hadir dalam RDP beberapa tokoh masyarakat dari Desa Passapa dan Desa Bojo, empat kepala desa yaitu Kepala Desa Passapa, Bojo, Lumu, Barakkang. Hadir pula tim penyelesaian tapal batas dari ek-

sekutif Pemkab Mamuju. Dari pertemuan tersebut disepakati penetapan tapal batas dipastikan tidak akan mengganggu lahan yang dimiliki warga. "Lahan siapapun yang masuk di daerah Passapa atau Bojo itu tetap akan menjadi milik warga yang memiliki dokumen kepemilikan yang sah. Artinya, jika lahan warga Bojo masuk di Passapa atau sebaliknya maka lahan tersebut bukan lagi harus dimiliki warga lain karena kepemilikannya telah jelas, tapal batas itu hanya persoalan administrasi saja," ucapnya. Asisten I Bidang Pemerintahan Pemkab Mamuju, Muh Dahlan Kamil, mengaku akan bekerja secepatnya sepanjang tidak ada intervensi dari kedua desa yang bersengketa. Olehnya, tim eksekutif meminta agar tidak dilakukan aksi pencega-

han inventarisasi lahan sehingga tim dapat bekerja secepat mungkin. "Kami sedang melakukan inventarisasi lahan dalam wilayah konflik itu agar kepemilikan lahan jelas. Namun kami berharap tim yang turun itu tidak mendapat gangguan sehingga proses inventarisasi lahan dapat secepatnya selesai sebelum menetapkan lahan yang dipatok sebagai tapal batas," katanya. Selain itu, DPRD Mamuju juga memberikan kesempatan kepada petani yang telah menggarap lahan di wilayah perbatasan desa tersebut. Alasannya, tanaman padi warga sudah mulai menguning sehingga butuh perhatian lebih dari petani. Olehnya, larangan bertani diwilayah konflik sudah tidak diberlakukan mengingat aspek ekonomi warga menjadi proritas utama yang perlu diperhatikan. (*)

Dewan Segera Sahkan Ranperda BPBD POLEWALI -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar mengisyarat akan segera mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Polewali Mandar dalam waktu dekat ini. Hal tersebut terungkap dalam rapat pimpinan DPRD Polewali Mandar, Senin 6 Februari 2012. Dalam rapat pimpinan DPRD Polewali Mandar yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua, Andi Mappangara didampingi Jamar Jasin Badu, para pimpinan bersepakat akan segera mengajukan Ranperda BPBD Polewali Mandar yang pengesahannya dipending tahun 2011 untuk segera diajukan ke Badan Musyawarah (Bamus) diagendakan untuk disahkan menjadi Perda BPBD. "Jadi mengingat hasil konsultasi sejumlah pihak di DPRD Polewali Mandar baik ke Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) maupun ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tidak ada alasan bagi DPRD Polewali Mandar untuk tidak sesegera mungkin mengesahkan Ranper-

da BPBD menjadi Perda BPBD. Karena hal tersebut adalah kebutuhan yang sangat penting bagi daerah ini," urai Mappangara. Menurut Mappangara, memberikan status kepada BPBD yang selama ini sudah terbentuk berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) tidak ada hubungan kolegial yang butuh diperdebatkan. Sebab didalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 tahun 2007, tentang Kelembagaan telah diatur secara khusus pembentukan kelembagaan BPBD sebagai badan lain yang dimungkin dibentuk berdasarkan kebutuhan daerah dan kondisinya. "Sehingga bila Ranperda BPBD disahkan menjadi Perda BPBD, kelembagaan di Polewali Mandar tidak akan mengalami kerancuan organisasi, karena memang BPBD sudah lahir melalui Perbup, hanya ingin dinaikan status legal pembentukannya," tutur Mappangara. Meski persoalan percepatan pengesahan Ranperda BPBD, telah dijelaskan dengan gamblang oleh pimpinan rapat, namun salah seor-

ang anggota Komisi I, Muhiddin Muchtar, yang kebetulan mewakili komisinya mengikuti rapat pimpinan, merasa keberatan bila pimpinan langsung menyerahkan ke Bamus mengagendakan pengesahan menjadi Perda BPBD. Menurutnya semestinya sebelum diagendakan untuk disahkan, dibicarakan terlebih dahulu di Komisi I sebagai Komisi yang bertanggungjawab atas kelembagaan. "Jadi ini soal etika berlembaga dan kebersamaan di lembaga ini, saya kira mestinya sebelum diagendakan di Bamus, dimintai terlebih dahulu pendapat Komisi I sebagai Komisi yang memang bertanggungjawab atas kelembagaan," ujar Muhiddin. Akan tetapi pernyataan bernada protes dari Muhiddin, langsung dimentahkan oleh Andi Kamaluddin anggota Komisi III, bahwa persoalan Ranperda BPBD untuk disahkan menjadi Perda BPBD tidak perlu memunculkan ego sektoral. Karena dalam rangka percepatan Polewali Mandar mendapatkan suntikan anggaran bencana, semestinya tidak penting lagi komisi bicara soal sek-

toral, karena percepatan pengesahaan adalah kebutuhan daerah ini dan rakyat Polewali Mandar. "Untuk apa lagi kita bicara ego sektoral, kalau kemudian persoalan yang kita bicarakan justru tidak memberi dampak buruk bagi kita semua. Persoalan ini adalah kebutuhan paling penting daerah kita dan rakyat Polewali Mandar, sehingga tidak perlu diputar kesana kemari membicarakan lintas sektoral masing masing," terang Kamaluddin. Akhirnya pimpinan menyepakati segera menyampaikan ke Bamus untuk segara mengagendakan pengesahan Ranperda BPBD menjadi Perda BPBD mengingat saat ini BNPB tinggal menunggu legal formal status BPBD untuk mentransfer sejumlah kebutuhan BPBD. Karena DPRD tidak mau dituding menghalangi percepatan turunnya anggaran dari BNPB untuk BPBD Polewali Mandar, maka pimpinan sepakat segera mengagendakan pengesahan Ranperda BPBD menjadi Perda BPBD. (k1/mkb)

Putusan Perlukan Waktu Tiga Pekan MAMUJU -- Jalan kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Mamuju, Nurdin, masuk di gedung DPRD Mamuju sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) masih tertutup rapat. Hal ini menyusul belum ada putusan Pengadilan Negeri (PN) Mamuju terkait pemecatan dirinya dari partai berlambang ka'bah itu. Meskipun KPU Mamuju telah merekomendasikan nama Nurdin

Rubrik Khusus Humas DPRD Sulawesi Barat

RADAR/MUHAMMAD RIDWAN ALIMUDDIN

PERTEMUAN. Pimpinan dan anggota DPRD Sulbar menghadiri pertemuan dengan Menteri Kelautan dan Perikanan RI di auditorium Kantor Gubernur Sulbar, Sabtu 4 Februari 2012.

sebagai pengganti legislator PPP lainnya, Haris, yang bermasalah hukum berdasarkan surat Nomor 015/KPUKab.033.433.438/I/2012 tertanggal 19 Januari lalu, namun belakangan Nurdin juga di pecat dari partainya sehingga mengajukan gugatan di PN Mamuju atas pemecatan tersebut karena menganggap keputusan tak beralasan. Kepala Humas PN Mamuju, Syafruddin, mengatakan proses guga-

tan antara Nurdin dan Dewan Pimpinan Cabang PPP Mamuju masih berjalan. Namun, waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan kasus itu masih diperlukan sekira tiga pekan ke depan. "Putusan perkara itu baru dapat dikeluarkan paling lama tiga pekan mendatang karena proses pengadilan utamanya mendengar keterangan saksi tergugat baru dilalukuan

Rubrik Khusus Humas DPRD Kabupaten Mamuju

hari ini (kemarin,red). Setelah itu, memasuki tahap kesimpulan dan pembacaan putusan," ucapnya, saat disambangi Radar, Senin 6 Januari. Menurut Syafruddin, perkara tersebut telah melalui tahap mediasi, namun gagal. Olehnya, kasus tetap berjalan hingga sidang terakhir dengan agenda mendengarkan keterangan saksi pelapor telah dilaksanakan. (rp1/dir)

LEGISLATIF MAMUJU

RADAR/JAWALUDDIN

Ketua Komisi I DPRD Mamuju Arsal Aras memimpin rapat dengar pendapat terkait permasalahan tapal batas Desa Passapa dan Desa Bojo Kecamatan Budong-budong, Senin 6 Januari 2012.


Pemilukada 5

RADAR SULBAR Selasa, 7 Februari 2012

Seleksi Anggota KPU-Bawaslu EDITOR: CHAERUL MARVAN

JAKARTA -- Sebanyak 48 bakal calon Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengas Pemilu (Bawaslu), dinyatakan lolos seleksi tahap II. Dari jumlah tersebut, sebanyak 30 di antaranya calon anggota KPU dan 18 lainnya sebagai calon anggota Bawaslu. Demikian disampaikan juru bicara Timsel KPU-Bawaslu, Ramlan Surbakti, Senin 6 Februari. Hasil ini merupakan akumulasi penilaian kesehatan, psikotes dan pengetahuan tentang Pemilihan Umum yang diikuti 167 orang kandidat. Timsel mengaku menggodok nama-nama tersebut sejak Rabu hingga Sabtu lalu. "Calon hari ini (kemarin,red), merupakan komulatif dari tiga tes, termasuk makalah serta tanggapan masyarakat dan penelusuran re-

kam jejak. Prosesnya tidak mudah," jelas Ramlan saat memberikan keterangan pers. Dikatakan bahwa dari 30 orang calon Anggota KPU, delapan di antaranya adalah perempuan. Sedang untuk Bawaslu terdapat lima calon dari kaum perempuan. Pemaparan hasil seleksi tahap II tersebut, berlangsung di gedung Kemendagri Jakarta. Turut hadir anggota Timsel lainnya, Anis Baswedan, Siti Zuhro, Pratikno serta Imam Prasodjo. "Seleksi selanjutnya, selain wawancara, kita kembali meminta dan melakukan klarifikasi atas tanggapan masyarakat serta rekam jejak dari para calon," papar Ramlan. Sayangnya, tak satupun kandidat dari Sulbar berhasil terjaring dalam seleksi tahap II calon anggota KPU dan Bawaslu yang dirilis siang kemarin. Langkah A Nahar

Nahar-Abdi Gagal di Tahap II Nasadah dan Abdi Manaf yang berhasil pada seleksi administrasi, harus terhenti pada seleksi kedua ini. Anggota KPU dan Bawaslu lama, seperti I Gusti Putu Artha, Saut Hamonangan Sirait serta Bambang Eka Cahya Widodo juga gagal dalam seleksi tahap II calon anggota KPU dan anggota Bawaslu. "Di antaranya tidak memenuhi syarat kesehatan, ada juga dari segi psikologi, kepemiluan, dan integritas. Berbeda-beda semua," ungkap Ramlan. Anggota timsel lainnya, Anis Baswedan, menegaskan, bahwa dalam melakukan penilaian, pihaknya tidak memisahkan para kandidat. "Bukan pembedaan tiap individu, tapi seleksi secara menyeluruh. Bukan karena dia anggota KPU atau tidak. Kami menilai berdasarkan akumulasi penilaian ditambah laporan masyarakat, beser-

ta makalah personal. Tidak ada urusan ini incumbent atau tida," cetus Anies. Selanjutnya, para calon Anggota KPU dan Bawaslu yang dinyatakan lulus tahap II, akan mengikuti tes wawancara yang dijadwalkan berlangsung tanggal 13 hingga 18 Februari mendatang. Sementara itu, Mendagri Gamawan Fauzi selaku Ketua Timsel KPU-Bawaslu mengaku tidak banyak mencampuri proses penetapan pada setiap tahapan seleksi. termasuk seleksi tahap II. "Kita berharap dengan pengumuman hari ini (kemarin,red), kita akan melaksanakan seleksi tahap III beberapa hari kedepan, kemudian tanggal 24 tim seleksi menyerahkan hasilnya ke presiden. Setelah itu presiden akan menyerahkan ke DPR, sesuai undang-undang 15 tahun 2011," terang Gamawan. (*)

RADAR/CHAERUL MARVAN

BERI PENJELASAN. Ketua Tim Seleksi KPU-Bawaslu Gamawan Fauzi memberi penjelasan terkait hasil seleksi tahap II calon anggota KPU dan Bawaslu di Jakarta 6 Februari 2012.

Pekan Depan, MK Sidangkan Pemilukada MTB JAKARTA -- Setelah memutuskan sela dan memerintahkan KPU MTB melakukan verifikasi terhadap berkas pasangan Isai Wuritimur dan Lukas Angwarmase, Mahkamah Konstitusi (MK) mulai menjadwalkan lagi sidang sengketa Pemilukada Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB). Lembaga yang dipimpin Machfud MD itu telah menjadwalkan sidang lanjutan dimulai Senin 13 Februari, pekan depan. Sebelumnya MK memberikan jangka waktu kepada KPU MTB untuk memasukan hasil verifikasi selama 45 hari setelah putusan sela dibacakan pada Desember lalu. KPU MTB pekan kemarin telah memasukan hasil verifikasi tersebut, namun belum diketahui pasti apakah KPU MTB meloloskan pasangan Isai Wuritimur dan Lukas Angwarmase atau menggugurkannya. Jika KPU MTB meloloskan pasangan tersebut, bisa diprediksi putusan MK nantinya adalah Pemilukada ulang di MTB. Sidang pada Senin nanti dengan agenda panel mendengarkan laporan termohon,

KPU Provinsi, Panwaslu, Bawaslu RI, dan ketetarngan pemohon serta pihak terkait. Sebagaimana diketahui, ada dua perkara dalam sengketa pemilukada MTB di MK. Pertama perkara dengan nomor 124/PHPU.D-IX/2011, dengan pemohon : Dharma Oratmangun dan Josepus Kulalean, Lukas Uwuratuw dan Junus Fredrik Batlajery, Paulus Koritelu dan Timotheus Futwembun, kuasa hukum mereka adalah, Heru Widodo, S.H., M. Hum., dkk. Perkara kedua yakni, 125/ PHPU.D-IX/2011, dengan pemohon, Isai Wuritimur dan Lukas Angwarmase. Kedua perkara ini akan disidangkan sekaligus dalam sidang MK pada Senin tersebut, yang dimulai pada pukul 14.00 waktu Jakarta, atau 16.00 waktu Maluku. Diprediksi, sidang kali ini akan berlangsung sengit dengan masingmasing pihak kembali mengajukan bukti-bukti. Karena sebelumnya, Panwaslu mengancam akan membawa sejumlah bukti baru ke MK atas verifikasi yang dilakukan KPU MTB.

Hal ini seperti yang diungkapkan Wasekjen DPP Partai Golkar, Dharma Oratmangun, yang juga merupakan calon Pemilukada MTB yang menggugat ke MK. Dharma kepada Ambon Ekspres mengungkap, saat ini, Panwaslu MTB sedang menyiapkan bukti-bukti baru dugaan pelanggaran yang dilakukan KPU MTB, saat melakukan verifikasi terhadap berkas pasangan Isai Wuritimur. Menurut Dharma, informasi yang diperolehnya dari Panwaslu MTB, bahwa ada beberapa dugaan pelanggaran yang dilakukan KPU MTB dalam melakukan verifikasi berkas pasangan Wuritimur, diantaranya, jadwal verifikasi yang berubah-ubah. “Namun yang terpenting yang dicatat Panwaslu adalah, rekomendasi Parpol mana yang digunakan oleh KPU MTB dalam verifikasi dukungan 14 parpol tersebut. Apakah rekomendasi yang baru saja dikeluarkan parpol, ataukah rekomendasi terdahulu. Karena putusan MK menyiratkan agar meng-

gunakan rekomendasi parpol terdahulu, pada saat ditolak tersebut,” ungkap Dharma, kepada Ambon Ekspres, di Jakarta, pekan kemarin. Karena menurut Dharma, ada beberapa partai yang oleh DPD provinsinya baru di Januari ini mulai ada upaya membekukan kepengurusan di MTB. “Yang dipakai oleh KPU itu rekomendasi terdahulu atau rekomendasi sekarang, jangan sampai salah untuk kedua kalinya. Ini sangat berbahaya, karena putusan MK itu diperintahkan agar verifikasi berkas terdahulu saat penolakan tempo hari,” tandasnya. Dia mengatakan, Panwaslu juga mengumpulkan bukti-bukti indikasi pelanggaran adanya intimidasi oleh beberapa pihak termasuk incumbent terhadap parpol-parpol pendukung koalisi. Contohnya, lanjut Dharma, ada dugaan pejabat pemkab MTB yang memaksa parpol untuk menandatangani surat penarikan dukungan, yang draft surat tersebut disusun oleh pejabat pemkab tersebut di Hotel Galaxi MTB. (fik/fmc)

Keluarga Palili Dukung AIM POLEWALI -- Jelang pelaksanaan Pemilukada Polewali Mandar sejumlah komunitas dan paguyuban mulai dukung mendukung kandidat yang akan maju dalam pesta demokrasi di Bumi Tipalayo. Seperti halnya Kerukunan Keluarga Palili melakukan deklarasi mendukung salah satu kandidat yakni Andi Ibrahim Masdar (AIM). Deklarasi ini dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola, Dakka, 5 Februari lalu. Salah seorang tokoh masyarakat Palili, M Yusuf, menyatakan, sudah sepantas dukungan warga Palili ke AIM sebagai sesepuh keluarga besar Palili. Deklarasi yang dihadiri sekira 700-an warga dari berbagai desa di Kecamatan Tapango. Penyampaian deklarasi dan pernyataan sikap dibacakan oleh Abdul Salam didampingi masing-masing wakil dari enam lembaga adat yang ada di Kecamatan Tapango, diantaranya M Idrus (Rappang), Ruslan Darta (Tapango), Abd Asis P (Dakka), Abd Hafid (Riso) dan H Zainal Pandu (Kurra). Sesepuh adat ini siap memenangkan AIM dalam pemilukada Polman 2013 mendatang. Sementara itu, Ali Baal Masdar selaku sesepuh keluarga besar Palili mengharapkan dalam menghadapi Pemilukada Polman seluruh kandidat calon termasuk AIM tetap mengedepankan sikap politik santun dengan tidak saling menjelekjelekkan sesama kandidat. Karena pada dasarnya semua kandidat yang akan maju dalam Pemiluka Polman semua satu keluarga. "Jadi saya himbau kepada tim AIM bersosialisasilah dengan santun untuk meraih simpati rakyat," tandasnya. (mkb)

Dukungan Dicoret, Tetap Bisa Daftar JAKARTA -- Calon independen, yang ingin berlaga dalam pesta demokrasi di ibu kota, bisa bernafas lega. Pasalnya, mereka yang telah mengantongi dukungan warga minimal 4 persen atau 407.340 jiwa, bisa mendaftar menjadi calon gubernur dan wakil gubernur. Meskipun saat verifikasi ada di antara KTP dukungan dicoret lantaran calon independen tidak bisa menghadirkan pemberi dukungan, atau antara dokumen dukungan ada KTP tidak sesuai, atau ditemukannya dukungan ganda serta faktor lainnya. Penyerahan dokumen

dukungan mulai dibuka pada 8 Februari hingga 12 Februari mendatang. “Setelah berkas dukungan kami terima, dan memenuhi syarat minimal, calon independen berhak mendaftar menjadi calon gubernur dari jalur perseorangan pada tanggal 13 Maret sampai 19 Maret 2012,” ujar anggota KPU Provinsi DKI Jakarta yang membidangi pencalonan, Jamaluddin F Hasyim. “Walaupun saat verifikasi yang digelar tidak lama setelah penyerahan berkas, ternyata dukungan warga banyak yang dicoret. Sampai 100 ribu dukungan misalnya, calon per-

RADAR SULBAR Pertama dan Terbesar di Sulawesi Barat

Terbit Sejak 10 Juni 2004 Dalam melaksanakan tugas Jurnalistik, wartawan Radar Sulbar dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima maupun meminta imbalan dari nara sumber

PARLEMENTARIA

seorangan tetap boleh mendaftar,” imbuh mantan wasit pilkada tersebut. Menurut Jamaluddin, diperbolehkannya calon independen tetap mendaftar karena masih ada kesempatan untuk memperbaiki dukungan perseorangan yang dicoret. Hingga memenuhi syarat minimal. Kelengkapan dokumen setelah diperbaiki harus diserahkan kembali pada April 2012. Menurut dia, saat memperbaiki dukungan yang kurang, tidak perlu sama wilayahnya. Misalnya jika dukungan yang kurang itu ada di kelurahan A, tidak perlu mengganti di

kelurahan A. “Bebas saja, yang penting memiliki KTP DKI,” terangnya. Dalam verifikasi dukungan, baik itu sebelum dan saat masa perbaikan, pihaknya tidak akan asal coret. Warga yang saat verifikasi ternyata tidak mendukung, terlebih dahulu mengisi formulir B8. “Kami minta dia isi formulir, setelah itu kami coret dukungannya. Dalam verifikasi itu, kami tidak menambah. Hanya mencoret dan mengurangi dukungan yang tidak benar,” bebernya. Adapun pengumuman pasangan calon yang memenuhi persyaratan dilakukan pada Mei 2012. (jpnn)

Pemimpin Redaksi: Naskah M. Nabhan Wakil Pemimpin Redaksi: Mahbub Amiruddin Redaktur Pelaksana: Muhammad Ilham, Koordinator Liputan: Sudirman Samual Redaktur: Muh. Amri Makkaruba, Chaerul Marfan Dewan Redaksi: H. Syamsu Nur, Naskah M. Nabhan, Mahbub Amiruddin, Muh. Ilham Reporter: Jawaluddin, Jamhur Anjasmara, Syamsuddin Rahman, Syamsuddin HB, Hasan Basri. Layouter/Desain Grafis: Shofiandhy BT, Muhammad Ali Akbar. IT - Website: Muh. Ridwan Alimuddin, Chalid Mawardi. Percetakan: PT Fajar Utama Intermedia Cabang Sulbar. Harga Langganan: Rp 65.000/Bulan, Harga Eceran: Rp 3.000/Eksamplar. Harga Iklan: Iklan Umum/Display: Berwarna (FC) Rp 25.000/mmk, Hitam Putih (BW) Rp15.000/mmk, Iklan Reguler Rp 6.000/mmk, Iklan Duka Cita Rp 8.000/mmk, Iklan Mungil (FC) Rp 4.000/mmk, Iklan Mungil (BW) Rp 2.000/mmk, Iklan Kolektif Rp1 juta/ktk, Iklan Baris Rp 5.000/baris, Radar Society: 1/2 hal. Rp 5.000.000, 1 hal. Rp 10.000.000.

Rekening Bank: PT. Radar Sulawesi Barat BRI Cabang Mamuju, No. 0218-01-012598-50-9

RADAR/AMRI MAKKARUBA

SOSILISASI. Salah satu kandidat calon Bupati Polewali Mandar, Andi Ibrahim Masdar melakukan sosialisasi dengan memasang baliho di sejumlah tempat strategis di Polewali Mandar.

PENERBIT: PT RADAR SULAWESI BARAT Pembina: HM Alwi Hamu, H Syamsu Nur, Komisaris Utama: H Andi Syafiuddin Makka, Komisaris: HM Subhan Alwi, Irwan Zainuddin Direktur: Naskah M. Nabhan, Wakil Direktur SDM & Produksi: Mahbub Amiruddin Wakil Direktur Pemasaran: Muhammad Ilham, Penasehat Hukum: Ridwan J. Silamma, SH & Parnert, Keuangan: Yuli Sulianti (Manager), Iklan/Sponsorship: Mawarni Simargolang (Manager),

Sirkulasi: Firdaus Paturusi (Koordinator), Rismayanti, Rukman. Alamat Kantor Mamuju: Jl. Jend. Sudirman No. 50, Telp./Fax. 0426-22138 Majene: Jl. Jend. Sudirman No. 167, Telp. 0422-21157 (M. Yunus Alibin), Polewali: Jl. H.A. Depu No. 39, Telp. 0428-23203 (Hasanuddin), Pasangkayu: Jl. Trans Sulawesi No. 52, Telp/HP: 0813 4247 1414, (Andi. Safrin.M), Makassar: Graha Pena, Jl. Urip Sumoharjo No. 20, Telp. 0411-5238913/085299874232 (Agussalim), Jakarta: Jl. Kebayoran Lama No. 17, Telp. 021- 5322632 (Andi Syamsuri), Surabaya: Jl. Pasar Kembang Ruko Green Flowers Blok B1 No. 20 SBY Telp.081342763676 (Sukri)

Rubrik Khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar

RADAR/JHAMHUR ANJASMARA

RAPAT. Unsur pimpinan alat kelengkapan DPRD Polman, mengikuti rapat pimpinan diperluas yang dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Polman Andi Mappangara.


6

Opini Sandeq Race Belum Berakhir oleh Imelda Adhiyanty

Staf Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Sulbar

B

ermula di tahun 1995, ketika Mr Horst Liebner menggagas tentang event sandeq Race. Sejak itu pula perahu Sandeq milik orang Mandar ini pun terkenal hingga ke tataran international. Usaha Horst untuk tetap mengeksiskan Sandeq race adalah waujud perhatian besar terhadap pelestarian kebudayaan bahari masyarakat Mandar. Sebagai orang Mandar, maka sepantasnyalah kita berterima kasih atas semua itu.

Menyimak tulisan Mr Horst yang berjudul “Akhirnya, awal matinya Sandeq?”, ada yang pro dan ada yang kontra. Pribadi, saya mengamini sebagian besar statement-statement Horst yang menyoalkan ketidakcakapan jajaran pemerintah dalam menangani event Sandeq Race. Terlebih lagi ketika para PNS tersebut diposisikan sebagai panitia maka keberadaaannya di lokasi lomba selalu tak menentu. Seperti Jaelangkung yang bergentayangan datang tak dijemput, pulang tak diantar. Dalam hadist Bukhari Muslim, Rasulullah Muhammad SAW bersabda bahwa jika suatu urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah datangnya kiamat. Makna lain dari hadist ini adalah bahwa suatu urusan haruslah diserahkan kepada ahlinya. Postulasi di atas telah menyimpulkan bahwa pegawai atau pun pejabat pemerintah tak layak menjadi panitia Sandeq Race. Mereka memang tak layak sebab bukan organizer berpegalaman. Oleh sebab itu patut diketahui bahwa untuk Sandeq Race 2012 ini, pemerintah Provinsi Sulawesi Barat hanya bertindak selaku fasilitator sedangkan yang bertindak selaku panitia (khususnya tim lapangan) adalah para pemerhati Sandeq dan pemuda Mandar yang tak lain adalah kader-kader

warning Semua isi artikel/tulisan yang berasal dari luar, sepenuhnya tanggung jawab penulis yang bersangkutan

RADAR SULBAR

dari Mr.Horst dalam menangani kepanitiaan event Sandeq Race. Kali ini, Horst tak lagi dilibatkan dalam kepanitiaan. Kabarnya, Mr Horst telah pamit untuk tidak lagi terlibat dalam kepanitiaan Sandeq Race selanjutnya. Hal itu disampaikan langsung oleh Mr. Horst pada event Sandeq Race 2011. Sandeq Race dikenal sebagai lomba perahu tradisional terberat, tercepat, serta rute lomba yang terpanjang di dunia. Star di Mamuju dan finish di Makassar dengan jarak tempuh 300 mil laut. Di tahun ini, pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berencana mengubah rute lomba dan hanya berkisar di wilayah provinsi Sulawesi Barat, yaitu star di Pasangkayu dan finish di Polewali-Mandar. Konon kabarnya, hal ini sengaja dilakukan sebab Makassar tak lagi menganggarkan event Sandeq Race. Betulkah demikian? Apakah Pemerintah Sulawesi Barat telah mempertimbangkan bahwa dengan mengubah rute lomba yang hanya berkisar di wilayah Sulawesi Barat maka akan menghilangkan salah satu image Sandeq Race, yaitu rute terpanjang? Bukankah ini sebuah kemunduran bagi event Sandeq Race yang selama ini begitu sensasional dan membanggakan bagi pelautpelaut Mandar? Apa sebenarnya yang

Pengirim naskah artikel/opini/SdP harus melampirkan foto copy identitas dan nomor telepon yang bisa dihubungi. Tulisan diterima dalam bentuk flash disk/disket. naskah tulisan/opini minimal 4 halaman.

RADAR SULBAR Selasa,7 Februari 2012

Tajuk

diinginkan oleh birokrasi ini? Urusan pemerintah yang berkenaan dengan bidang kepariwisataan tak hanya sekedar melakukan pengembangan dan promosi pariwisata tapi juga berupaya menjadikan sektor ini sebagai sumber PAD. Selama ini, energi terbesar dari Sandeq Race adalah moment ketika Sandeq memasuki garis finish. Pemerintah pun berasumsi bahwa lomba ini akan semakin memiliki arti bagi provinsi ini ketika garis finish tersebut berada di wilayah Sulawesi Barat. Rencananya, Sandeq Race 2012 ini akan menjadi bagian dari “Festival Teluk Mandar”. Jadi, finishnya sandeq di Polman akan menjadi momentum dimulainya “Festival Teluk Mandar” dan peristiwa ini akan diekspose secara massive oleh media massa baik itu nasional maupun internasional. Ternyata di balik itu semua ada sebuah rencana terbesar yang telah dipersiapkan. Ya, bukankah jika ingin melompat jauh maka kita harus mundur beberapa langkah ke belakang? Yakinlah bahwa semuanya akan indah pada akhirnya. Sandeq Race takkan berakhir selama masyarakat Mandar masih menginginkan event ini tetap eksis. Kalau bukan kita, siapa lagi? Salama’ nasangi tau’! (**)

Artikel dapat dikirim via email:radarsulbar01@gmail.com

Menanti Imbas AS di Sulbar USAI shalat Jumat, 3 Februari 2012 lalu, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad dengan santai mengumumkan AS sebagai tersangka baru dalam kasus suap pembangunan wisma atlet di Palembang. AS yang diketahui merupakan inisial dari Angelina Sondakh itu merupakan anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI asal Partai Demokrat. Angelina atau Angie bukanlah kader Partai Demokrat pertama yang tersandung kasus proyek wisma atlet. Sebelumnya, bendahara umum Partai Demokrat M Nazaruddin juga sudah menjalani proses hukum. Nazaruddin kini sudah berstatus terdakwa setelah menjalani beberapa persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Sepertinya kader Partai Demokrat yang akan tersandung dalam kasus wisma atlet masih bisa bertambah. Satu nama lagi yang sering disebut dalam persidangan di Pengadilan Tipikor adalah Anas Urbaningrum yang juga merupakan Ketua Umum Partai Demokrat. Makin terkuaknya kasus wisma atlet ini sangat memukul kredibilitas partai yang didirikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menyebutkan, dukungan atas Partai Demokrat sisa 13,7 persen. Penurunan yang amat drastis karena di Januari 2011 dukungan terhadap Partai Demokrat masih mencapai 20,5 persen. Dengan demikian dalam kurun waktu satu tahun dukungan terhadap Partai Demokrat turun sekitar 7 persen. Tentunya kisruh politik di Jakarta juga akan berimbas pada kekuatan politik lokal di Sulbar. Minimal, politisi tidak akan lagi berfikir Partai Demokrat adalah partai masa depan, khususnya di perhelatan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014. Bila ada yang ingin pindah atau politisi baru akan berpikir beberapa kali lipat untuk masuk ke Partai Demokrat. Mereka akan lebih memilih partai-partai yang lebih diunggulkan survei, yakni Partai Golkar dan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan. Kisruh Demokrat juga akan menguntungkan partai-partai medioker, seperti Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN) Partai Gerindra atau pun Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Opini publik yang menyudutkan Partai Demokrat otomatis membuat partai medioker kecipratan dukungan. Bagaimana dengan Pemilu Kepala Daerah (Pemilukada) Polman dan Pemilukada Mamasa 2013? Sepertinya tidak akan berdampak langsung, karena ajang tersebut lebih mengedepankan kompetisi perseorangan antarkandidat. Memang masih terlalu dini untuk menebak imbas kasus wisma atlet di Sulbar. Satu yang pasti, besar atau kecil hal ini akan berdampak. Tapi seberapa besar dampaknya akan kita lihat di Pemilu 2014 nanti. (**)

IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL

LOWONGAN KERJA

Radar Sulbar

Sebuah Perusahaan yang tergabung dalam "CMO GROUP" mengadakan ekspansi untuk membuka lowongan KANTOR WILAYAH di SULAWESI BARAT membutuhkan segera Karyawan - karyawati untuk posisi sebagai berikut : 1. Kepala Kantor Wilayah (KKW) 2. Pimpinan Cabang (PC) 3. Staf Keuangan (SK) 4. Kasir (KS) 5. Staf Logistik (SL) Dengan klasifikasi sbb : - Untuk posisi No. 1 Pendidikan Minimal Sarjana Muda - Untuk posisi No. 2 s/d No. 5 Pendidikan minimal SMU Sederajat - Cantumkan Kode Job Jabatan disebelah kiri Amplop Lamaran Dengan menyertakan : 1. Fc. Ijazah Terakhir 2. Surat Lamaran Kerja 3. Daftar Riwayat Hidup singkat 4. Fc. Kartu Tanda Penduduk (KTP) 5. 3 Lembar Foto Ukuran 3 x 4, & 2 Lembar 2 x 3 6. Surat keterangan lain yang dapat mendukung.

Pertama & Terbesar di Sulawesi Barat

Mau Pasang IKLAN

Website ATAU Koran HUBUNGI

Lamaran di antar langsung kepada bagian personalia " CMO GROUP" Alamat Jl. H. Andi Dai No. 23 Mamuju (HOTEL MARANNU GOLDEN HOTEL) Paling lambat 1 (satu) Minggu setelah iklan ini terbit.

081 241 843 180

Office: Jl. Dr. Ratulangi No.3 Pekkabata Polewali Mandar Sulbar Telp: 0428-22284 E-mail: st933fm@telkom.net

KESEMPATAN BERKARIR Multifinance yang telah Go Publik dengan pengalaman lebih dari 30 tahun dan memiliki lebih dari 130 Cabang di seluruh indonesia membuka kesempatan bagi anda yang memiliki motivasi kerja tinggi, ulet, dan gigih untuk menempati posisi sebagai : SURVEYOR MOBIL (ME) SURVEYOR MOTOR (AE) FIELD COLLECTOR (FC) OPERASIONAL STAFF (ADM) Kualifikasi : - Pendidikan Minimal D3 (khusus AE minimal SMU) - Berpenampilan menarik (pria/wanita) - Leadership, Berjiwa marketing, Komunikatif, Ulet, Energik dan inisiatif - Memiliki SIM (C/A) Aktif ((ME,AE,FC) - Menyerahkan CV (Daftar Riwayat Hidup) FC KTP, FC Ijasah dan transkrip nilai terakhir, - Pas Photo 3x4 = 2 Lembar. Bersedia di tempatkan di daerah SULAWESI BARAT Lamaran beserta CV dikirim ke : PT. BFI Finance Indonesia, Tbk. Jl. Abd Wahab Azasi No. 44 Tlp. 0426-2323899 / Hp 085 255 606 232 Mamuju - Sulawesi Barat 91511 (To : Adi Zuhrah L - HRD)


sambungan 7

RADAR SULBAR Selasa, 7 Februari 2012

Internet Park dan Pemerintahan Elektronik LANJUTAN HALAMAN 1

Sekarang, justru menjadi aneh jika tidak memiliki handphone.Kemajuan teknologi informasi juga dapat diamati pada tingkat penetrasi penggunaan komputer, khususnya laptop atau notebook. Hampir semua sekolah di Sulbar telah memiliki komputer sendiri yang terkoneksi dengan jaringan internet. Mereka semua pengguna aktif twitter, facebook, dan juga surat elektronik. Group-group diskusi bermunculan di dunia maya melalui account facebook. Demikian juga dengan pemkab Majene dan Mamuju yang dapat memanfaatkan area terbuka di sepanjang pantai sebagai ruang publik yang dilengkapi dengan jaringan internet. Hal ini dapat dimanfaatkan siswa dan mahasiswa untuk mengakses buku-buku yang semuanya tersedia secara elektronik dan perkembangan ilmu pengetahuan terbaru di jurnal ilmu pengetahuan. Tahap selanjutnya adalah pemerintah propinsi harus berpikir lebih maju lagi untuk mengembangkan electronic library (perpustakaan elektronik). Siswa dan mahasiswa tidak perlu datang ke perpustakaan untuk membaca buku atau jurnal. Media e-library memberi kemudahan dengan mengakses melalui internet dimanapun berada. Jika gagasan ini mendapat respon yang baik dari pemerintah daerah maka suatu saat Sulawesi Barat akan menjadi cyber province dengan beberapa cyber city di dalamnya. Penetrasi penggunaan internet yang semakin tinggi, dengan tingkat kesadaran penggunaan internet oleh masyarakat akan menjadikan Mamuju, Majene, dan Polewali sebagai cyber city. Sebagai renungan saja, negara Balkan di Eropa Timur secara geografis terpecah-pecah dalam negara-negara kecil yang merdeka. Masing-masing negara melakukan pemilihan umum sendiri-sendiri untuk memilih anggota legislatif dan eksekutif. Keseluruhan proses di atas dikenal dengan proses Balkanisasi. Namun di dunia maya melalui jaringan internet, penduduk di negara-negara Balkan tetap menyatu. Mereka melakukan pemilihan presiden dan legislatifnya sendiri dengan memanfaatkan jaringan internet. Sehingga negara-negara Balkan terpisah secara fisik tetapi di internet mereka memiliki negara yang menyatu dan kemudian lebih dikenal dengan cyber country. Saya bermimpi,jaringan internet hanya bisa dinikmati di hotel berbintang, restoran, café, kampus, dan mall, maka di Mamuju, Polman, dan Majene, internet gratis tanpa kabel juga dapat ditemukan di taman kota di sudut jalan. Beberapa tahun lalu, hal yang mustahil dilakukan adalah mengamati perkembangan wilayah lainnya dengan hanya bermodalkan komputer ukuran kecil (laptop) dari warung kopi di pelosok. Sekarang segalanya menjadi mungkin, masyarakat Sulbar, tua maupun muda, setiap hari dapat mengakses informasi di seluruh dunia dari warkop yang dilengkapi dengan hotspot, jaringan internet tanpa kabel yang berkecepatan tinggi. Polewali, Majene, dan Mamuju Internet Park di sepanjang pantai yang disediakan secara gratis oleh pemerintah daerah akan mendorong berkembangnya masyarakat dengan perekonomian berbasis pengetahuan (knowledge based economy). Secara umum, tedapat tiga instrumen yang sangat elementer untuk mengembangkan e-Government (pemerintahan elektronik) di Sulbar, yaitu; (1) political will pemerintah daerah; (2) lembaga teknis pelaksana; dan (3) Dukungan dana yang diperoleh dari APBD propinsi dan kabupaten yang dialokasikan melalui dua pos anggaran, yaitu anggaran proyek dan dana rutin. Pada tahap awal pengembangan ICT di propinsi Sulbar lebih difokuskan pada pembukaan isolasi telekomunikasi. Dalam beberapa tahun ke depan, kita berhadap semua aktivitas yang dilakukan di kantor bupati dan kecamatankecamatan dapat dipantau dari kantor PDE (Pengolahan Data Elektronik) secara online. ICT sebagai kebutuhan untuk mengembangkan “information based society” harus mulai dikembangkan di Sulbar. Pemerintah daerah sudah memiliki website sendiri untuk meningkatkan accessibility dan responsibility pemda terhadap kebutuhan masyarakatnya. Artinya, pemda se-Sulbar baru dalam tahapan diseminasi informasi. Bentuknya berupa pemberdayaan internet dengan menghadirkan website sebagai portal informasi dan komunikasi pemerintah daerah. Masih banyak tahapan pengembangan eGovernment (pemerintahan elektronik) yang harus dilakukan ke depan, seperti tahap interaksi (satu arah, dua arah, dan multi arah). Pada tahap ini fokusnya adalah pemberian layanan kepada masyarakat untuk menggantikan proses pelayanan yang masih manual dan kurang praktis. Tahapan selanjutnya adalah menggunakan fasilitas internet untuk bertransaksi (tahap transaksi) dan mentransformasi proses penyediaan layanan masyarakat secara menyeluruh. Targetnya adalah meningkatnya kualitas layanan dan menurunnya biaya secara drastis serta meningkatkan peran masyarakat dalam kegiatan pemerintahan. Singkatnya, dalam beberapa tahun terakhir ICT telah berkembang sangat pesat dan menjadi tools yang berguna bagi industri modern dan juga sektor pemerintah. Di hampir semua negara industri saat ini, ICT telah memberi kontribusi yang sangat signifikan untuk memperluas pasar melalui fasilitas electronic marketing (e-marketing) dan juga meningkatkan kemampuan perusahaan untuk mengkoordinasi unit-unit bisnisnya. Langkah awal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pentrasi penggunaan internet di Sulbar adalah memperbanyak ruang terbuka yang memiliki jaringan internet gratis. Hal ini akan berdampak positif bagi perkembangan penggunaan internet di daerah. Sebagai contoh, pemerintah harus segera melengkapi taman kota dengan fasilitas internet yang saya sebut sebagai “Internet Park” atau “Net Park.” Prinsipnya, di manapun warga Sulbar berada dapat mengakses informasi melalui fasilitas internet, termasuk di taman kota. Semoga mendapat respon!

Setoran ke Tamsil Terungkap JAKARTA -- Nama Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Tamsil Linrung, kembali disebut pada persidangan kasus suap dan Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (PPID) kawasan transmigrasi. Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu disebut telah mendapat setoran sebagai komitmen fee dana PPID untuk

empat kabupaten di Papua dan Papua Barat. Pada persidangan atas Sesditjen Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi (P2KT) Kemenakertrans, I Nyoman Suisnaya di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (6/2) malam, jaksa penuntut umum (JPU) dari KPK memperdengarkan rekaman hasil sadapan atas pem-

bicaraan Dharnawati dengan Sindu Malik Pribadi. Dharnawati selaku kuasa PT Alam Jaya Papua yang berharap bakal mendapat proyek dari dana PPID, dalam rekaman itu mengaku telah menggelontorkan dana untuk melunasi komitmen fee. "Yang ke Tamsil Linrung itu kan sudah kita penuhi semua. Saya tahu," kata Dhar-

nawati sebagaimana rekaman sadapan yang diperdengarkan di persidangan. Dharnawati menyampaikan hal itu karena ditagih oleh Sindu Malik. "Saya tahu ada komitmen yang belum saya penuhi," sambung Dharnawati. Sindu pun menimpali pernyataan Dharnawati. "Belum semua Bu, makanya saya

ditagih terus." Namun Sindu Malik yang dihadirkan sebagai saksi pada persidangan itu mengaku tak tahu dengan maksud Dharnawati tentang setoran ke Tamsil. "Itu sebetulnya pernyataan dari Bu Dharnawati. Karena itu Bu Dharna yang tahu," kilah Sindu di hadapan majelis hakim yang diketuai Sudjatmiko. (jpnn)

penyebaran DBD yaitu Kecamatan Polewali, Wonomulyo, Tinambung dan Campalagian. Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes Polewali Mandar, dr. Syamsiah, Senin, 6 Februari mengatakan, seperti tahun sebelumnya pada musim penghujan sangat rawan untuk penyakit tersebut, khususnya pada bulan September hingga Maret.

"Pada titik-titik rawan dan sudah terjadi kasus DBD kami sudah dilakukan kaporisasi dan abate. Meski demikian, tetap juga diharapkan perhatian dan partisipasi masyarakat menjaga lingkungan sehingga hal tersebut bisa terhindarkan. Masyarakat harus membantu, karena bagaimanapun pemerintah selalu turun melakukan sosial-

isasi dan penyemprotan kalau tidak ada peran serta dari masyarakat itu sulit terhindarkan," kata dr. Syamsiah. Mantan Kepala PKM Wonomulyo ini juga menyampaikan, beberapa waktu lalu ada kasus yang terjadi di Kecamatan Tinambung yang dicurigai adalah pasien penderita DBD dan dirawat di RSUD Majene. (afr/mkb)

di Tamandalan. Kemudian, ketika terjadi relokasi maka masyarakat akan sulit menyesuaikan diri dengan tempat baru. Terlebih lagi jika warga akan direlokasi ke daerah lain. "Ini sangat mengkhawatirkan. Dan ketika terjadi relokasi, jelas dampak sosial yang akan lahir di kemudian hari lebih besar," papar Mardi, usai menyampaikan pernyataan sikapnya kepada gubernur, kemarin. Mardi menilai rencana pembangunan PLTA Karama telah mengabaikan prinsip kemanusiaan yang adil dan beradab. Sebab sesedikit apapun jumlah warga Kalumpang dan Bonehau, pemerintah harus bisa berlaku adil dan memperlakukan mereka secara beradab. Setiap orang tanpa diskrimninasi, berhak hidup, bertempat tinggal dengan rasa aman. "Nah kalau proyek PLTA mengganggu ketentra-

man kami, maka program itu kami anggap menginjak-injak hak asasi kami," sebut Mardi. Ia juga berharap pemerintah tidak menutup nuraninya terhadap hak-hak orang Kalumpang Bonehau. Jika memang warga di dua kecamatan itu dianggap sebagai bagian dari Sulbar, sudah sepantasnya jika gubernur membatalkan rencana pembangunan PLTA Karama. Menanggapi kerjasama Pemprov Sulbar dengan Unhas Mardi berharap agar Unhas menjaga integritasnya sebagai perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Ia mengingatkan, agar dalan kajian yang dilakukan nantinya selalu mengedepankan pertimbangan sosiologi dan filosofi kebudayaan masyarakat Kalumpang-Bonehau. Terlebih lagi Unhas pernah melakukan penelitian arkeologi di Kalumpang. (**)

DBD Mewabah di Polman POLEWALI -- Penyakit demam berdarah mulai mewabah di Polewali Mandar dalam beberapa pekan terakhir ini. Apalagi cuaca saat ini sangat memungkinkan warga terserang demam berdarah dengue (DBD) sehingga diminta mewaspadainya. Karena penyakit DBD dapat saja mematikan bagi penderita yang terkena jika tidak segera

mendapat pertolongan. Data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Polewali Mandar, selama bulan Januari hingga Februari sudah terjadi sekitar 9 kasus DBD yang terjadi dibeberapa titik di Kecamatan Tinambung dan kawasan Jalan Mambulilling Kecamatan Polewali. Dinkes Polewali Mandar mewaspadai empat kecamatan yang sangat rawan

Gubernur Mulai Melunak LANJUTAN HALAMAN 1

Pemprov Sulbar juga bekerjasama dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk melakukan kajian akademik untuk ditawarkan kepada warga Kalumpang-Bonehau. "Kalau hasil kajiannya keluar, saya akan komunikasikan lagi dengan masyarakat setempat untuk memilih yang terbaik. Jadi hasil kajian itu pun bukan merupakan rekomendasi yang sudah final dan harus langsung dijalankan," papar Anwar. Gubernur mengakui, selama ini tidak mengajak bicara warga Kalumpang-Bonehau secara langsung karena proyek PLTA Karama belum tentu terealisasi, meskipun dirinya telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama CGGC di hadapan Wakil Presiden Boediono dan Perdana Menteri China Wen Jiabao di Jakarta tahun 2010 lalu. Dikatakannya, pemban-

gunan PLTA Karama tidak didasari pada bisnis. Pemprov Sulbar, kata dia, lebih mengedepankan kesejahteraan rakyat. Olehnya, Pemprov tidak akan gegabah dalam menentukan langkah karena dapat berimbas kepada masyarakat. "Pokoknya kita tunggu saja hasil dari tim Unhas. Jika memang harus relokasi maka akan kami bicarakan kembali dengan warga KalumpangBonehau," tegas Anwar. Masih Tolak Sementara itu 13 tobara' (pemangku adat) yang hadir memutuskan tetap menolak pembangunan PLTA Karama. Keputusan mereka dituangkan dalam surat pernyataan. Dalam surat itu ditegaskan bahwa apapun yang dijanjikan pemerintah untuk ganti rugi tidak akan diterima jika harus melahirkan dampak

terhadap masyarakat, khususnya relokasi pemukiman dan lahan. Sebagai pemilik sah tanah Kalumpang dan Bonehau, tobara' meminta Gubernur Sulbar membatalkan semua rencana berkaitan PLTA Karama. Ada beberapa alasan yang mendasari mengapa tobara' menolak pembangunan PLTA Karama. Pertama, dalam perencanaan proyek tersebut, Pemprov Sulbar tidak pernah menyampaikan pemberitahuan kepada masyarakat mengenai rencana itu. Terlebih ketika pemerintah membangun MoU dengan investor China. Masyarakat merasa dilangkahi dan diabaikan keberadaannya. "Seharusnya kami diberi tahu sejak awal. Ini seolaholah rumah kami mau dibongkar, tapi kami sebagai pemilik tidak diberi tahu," kata Ketua Lembaga Adat Tanalotong Kalumpang, Mar-

Isi BBM Angie Resahkan Kader Demokrat LANJUTAN HALAMAN 1

Ruhut pun mengaku kemudian bertanya kepada Angelina, siapa yang berkomentar demikian. Angie, kata Ruhut, menyebut bahwa yang menyatakan itu adalah seorang pengurus DPP Partai Demokrat. "Kasto di group Pusinfo," demikian jawaban Angie di BBM itu. Saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU), Senin (6/2), kata Ruhut, Angelina mengirim BBM lagi ke dirinya. "Terima kasih ya bang udah bantu aku komunikasikan ke media," kata Ruhut

menirukan isi BBM Angie ke dirinya. Ketua Departemen Bidang Perencanaan Pembangunan Nasional DPP Partai Demokrat (PD), Kastorius Sinaga membantah pernah menyampaikan pernyataan bahwa publik akan puas jika Angelina Sondakh jadi tersangka kasus suap Wisma Atlet. Kastorius justru menuding politisi PD lainnya, Ruhut Sitompul sebagai biangnya. "Saya tidak pernah katakan seperti itu. Saya heran kenapa Ruhut bisa sampai

begitu," kata Kastorius dihubungi wartawan, Senin (6/ 2), di Jakarta. Sementara itu, Angelina Sondakh pasrah dengan keputusan yang diterima dari partainya. Tersangka kasus wisma atlet Sea Games ini mengaku menerima dan menghargai keputusan penonaktifan dirinya sebagai wakil sekjen DPP Partai Demokrat. "Saya serahkan sepenuhnya ke Partai Demokrat. Saya sangat menghargai keputusan apapun demi jayanya Partai

Demokrat," kata Angelina Sondakh seperti yang disampaikan oleh sahabatnya, Kahfi Siregar, yang juga pengurus Divisi Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat, kemarin. Mengenai isu penahanan yang akan dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Angie -sapaan akrab Angelina Sondakh- mengatakan sudah mengkomunikasikan dengan anak-anaknya. Tapi apapun itu kata dia, langkah yang akan diambil KPK akan dihormatinya setelah

ditetapkan tersangka, Jumat (3/2) lalu. "Saya menghormati setiap langkah yang akan diambil oleh penegak hukum. Anak-anak sudah saya komunikasikan. Walaupun mereka agak terguncang, tapi saya sampaikan ke mereka bahwa mereka harus tegar. Zahwa sebagai kakak tertua, harus menjaga adik-adiknya Aaliyah dan Keanu," ucapnya. "Inna lillahi wa innaillaihi rojiuun. Itu yang saya selalu katakan. Ala ya"lamu man kholaq , wa huwal latiful Qobir," tambahnya. (boy/jpnn)

Kejari Polewali Layak Dilapor ke Jaksa Agung LANJUTAN HALAMAN 1

Demikian disampaikan peneliti Divisi Hukum dan peradilan ICW, Donal Fariz di Jakarta, Senin 6 Januari. ICW menganggap Kejari Polman telah melakukan 'permainan' dengan tidak melakukan eksekusi terhadap mantan Bupati Mamasa Obed Nego Depparinging yang telah mendapat vonis kasasi 1 tahun 8 bulan dari MA. Apalagi putusan kasasi tersebut bersifat inkracht. "Setiap putusan inkracht wa-

jib dileksekusi. Jika tidak, patut dicurigai jaksa telah bermain mata dengan terpidana," papar Donal. Namun ia menyarankan agar kasus ini dilapor langsung ke Jaksa Agung bukan Komisi Kejaksaan (Komjak). "Selama ini Komjak (Komisi Kejaksaan, red) tak punya 'gigi'. Layaknya laporan itu ke Jaksa Agung," ujar Donal. Jaksa Agung, kata dia, harus menindak bawahannya yang melalaikan tugas

dan tanggung jawab selaku penegak hukum. Bahkan pihak Jaksa Agung diminta melakukan penelusuran terhadap masalah tersebut. "Ada bau amis di balik pembiaran ini," kata Donal melanjutkan penjelasannya. Tindak pidana ini sendiri bermula ketika Obed menjadi anggota DPRD Mamasa periode 2004-2009. Bersama 23 legislator lainnya, ia pun menjalani proses persidangan. Terma-

suk vonis kasasi 1,8 tahun dari MA pada Mei 2011 lalu. Karena vonis kasasi ini, Obed yang saat itu menjabat bupati Mamasa periode 2008-2013, terpaksa dicopot oleh Mendagri dan digantikan oleh wakilnya. Berbeda dengan Mendagri, Kejari Polman justru memberi perlakuan khusus dengan kepada Obed. Selaku eksekutor, Kejari tidak melakukan eksekusi kepada Obed. Eksekusi hanya berlaku bagi para pelaku lainnya. Sementara

Obed justru bebas menghirup udara segar hingga putusan Peninjauan Kembali (PK) MA terbit Januari lalu dan memerintahkan pemulihan nama baik kepada Obed Cs. Sebelumnya, peneliti senior ICW Abdullah Dahlan, juga telah menyebut bahwa sikap Kejari Polman ini sebagai bentuk pengabaian terhadap proses hukum. Kejari, kata dia, seharusnya melakukan eksekusi penahanan, sesuai amar putusan kasasi dari MA. (rul/fmc)

salah satu komunitas fotografi. Upacara ini merupakan acara puncak dari rangkaian even Imlek Mal Ciputra Jakarta tahun ini. Sebelumnya, ada wayang potehi, barongsai, dragon dance, wushu, opera China, dan acara musik tradisional Tionghoa. Ferry berharap, acara ini

mampu menjadi sarana untuk mengenalkan budaya percampuran Indonesia dan China seperti ditunjukkan tradisi Chio Tau. "Diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk menghargai dan melestarikan seni dan kebudayaan tradisional Indonesia yang beraneka-ragam," pungkasnya. (*)

Dengan Chio Tau Dianggap Sudah Dewasa LANJUTAN HALAMAN 6

Prosesi pernikahan ini umumnya tak lagi dilakukan pasangan pengantin modern, seiring terjadinya pergeseran budaya, keterbatasan biaya, lingkungan, dan lain sebagainya. "Karena saat ini, generasi muda malas mengikuti tradisi. Mereka malas dengan tradisi konvensional yang membutu-

hkan biaya mahal dan lebih memilih pernikahan secara modern dengan biaya lebih murah, belum lagi pertimbangan faktor lingkungan yang membuat keberadaan upacara adat ini seakan hilang," jelasnya. Sudah mulai jarang digunakannya upacara adat semacam ini membuat ratu-

san pengunjung Mal Ciputra dan juga komunitas fotografi tertarik mengabadikan peristiwa menarik ini. "Setahu saya memang sudah jarang sekali ya upacara semacam ini. Paling kalau masih ada biasanya di wilayah Tangerang. Sebenarnya sayang sekali kalau tidak dilestarikan," ujar Jefrey,


8

Radar Polewali Kota Polewali

Dana Pemangkasan Kakao Raib POLEWALI -- Asosiasi Petani Kakao Indonesia (Apkai) Sulawaesi Barat menemukan jika dana pemangkasan pada program Gernas Kakao sebesar Rp700 ribu per hektar raib. Sehingga salah satu srong poin program Gernas di Sulbar tidak dapat dilaksanakan oleh petani kakao. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua DPD Apkai Sulbar, M Said Sidar, Senin 6 Februari. Menurut Said Sidar, dari tiga strong poin yang melakat langsung dalam pelaksanaan Gernas Kakao 2011 lalu. Salah satu diantaranya yakni pemangkasan tidak berjalan sesuai perencanaan pelaksanaan Gernas Kakao. Sebab petani kakao tidak pernah mendapatkan dana pemangkasan dengan jumlah Rp700 ribu per hektar untuk tiap petani Kakao. "Makanya kami Apkai menduga bila dana pemangkasan sebesar Rp700 ribu per hektar telah raib ditangan pengelola. Karena didalam petunjuk teknis dana tersebut wajib disalurkan oleh pengelola Gernas," tutur Said Sidar. Ia menjelaskan tiga strong poin pelaksanaan Program Gernas Kakao meliputi penyambungan, pemangkasan dan pemupukan. Baik pemupukan maupun pemangkasan ditingkat petani nyaris dikatakan gagal sebab idealnya ketiga program tersebut sebelum penyambungan telah dilakukan pemupukan, setelah pemupukan lalu dilakukan penyambungan. Namun kenyataannya tidak demikian sebab yang terjadi penyambungan dulu baru pemupukan karena alasan terjadi keterlambatan pembagian pupuk. "Terlebih kemudian pemangkasan, justru sudah tidak jalan, karena dana yang dijanjikan kepada petani tidak pernah mereka terima atau dibayarkan, sehingga petani bermasa bodoh dan tidak melakukan kegiatan pemangkasan. Akibatnya untuk menilai program Gernas berhasil atau tidak sulit dilakukan karena semua programnya tidak berjalan sesuai rencana," jelas Said Sidar. (k1/mkb)

Bupati Minta Sumber Kehidupan Dijaga POLEWALI -- Bupati Polewali Mandar Ali Baal Masdar meminta masyarakat menjaga tiga sumber kehidupan yakni air, udara dan matahari. Hal ini dikemukakan Bupati, Ali Baal Masdar ketika menghadiri peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, Ahad 5 Februari di Masjid Desa Riso Kecamatan Tapango, Ahad 5 Februari. "Begitupan udara dan matahari, harus dimanfaatkan dengan baik untuk kelangsungan hidup dan kehidupan mahluk di muka bumi ini," ujarnya. Sumber penyakit, pikiran dan hati harus selalu jernih, hindari saling curiga yang tidak berdasar karena akan merusak pikiran dan mengotori hati. Makanan dan kebersihan, harus selalu terjaga juga. Makanan, katanya, adalah sumber tenaga, tapi jangan menjadikan makanan sekedar untuk mengenyangkan. (afr/mkb)

EKSEKUTIF

RADAR SULBAR Selasa, 7 Februari 2012

Mesti Jelas Peruntukannya REPORTER: JHAMHUR ANJASMARA EDITOR: AMRI MAKKARUBA

POLEWALI. Pernyataan dukungan Komite Aksi Pemekaran Pembentukan (KAPP) Kabupaten Balanipa terhadap pembentukan Kota Polewali, mendapat tanggapan dari salah seorang tokoh masyarakat, M Said Sidar, yang saat ini juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah

(DPRD) Polewali Mandar. Menurut Said Sidar, menyatakan pada prinsipnya menerima pembentukan Kota Polewali. Namun pembentukan Kota Polewali memang harus didudukan bersama untuk melihat tuntas sejauh mana peruntukannya. "Saya kira itu sah saja, jika kemudian aspek pembentukan Kota Polewali memang merujuk pada kepentingan kesejahteraan

rakyat Polewali, dan itu kemudian menjadi kewajiban secara bersama sama kalau bicara kesejahteraan rakyat," ujar Said. Menurut Said, dirinya belum pada posisi menerima atau tidak menerima pembentukan Kota Polewali. Tapi sangatlah penting untuk melakukan apresiasi terhadap para pihak yang mulai mewacanakan pembentukan Kota Polewali. "Untuk sampai pada

menerima atau tidak menerima, saya kira kajian kebutuhannya dulu harus jelas, serta terlebih harus dijauhkan dari kepentingan politik kelompok, agar persoalan pembentukan Kota memang untuk kebutuhan rakyat Polewali," tutur Said. Ia menambahkan, tidak ada alasan untuk menyatakan menolak sepanjang kebutuhan pembentukan Kota Polewali memang berangkat dari

keinginan untuk kesejahteraan rakyat. "Makanya mungkin saya hanya berpesan, dalam membicarakan persoalan Kota Polewali, hendaknya jangan lebih dahulu mengedepankan soal siapa berperan apa nanti. Tapi kajiannya kebutuhannya dulu yang harus diupayakan dituntaskan baru kemudian ditawarkan untuk bersama sama kita dorong dan wujudkan," kunci Said. (k1/mkb)

Bupati Resmikan Proyek Perikanan

SEJUMLAH perawat siaga di depan pintu masuk Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Polewali Mandar.

POLEWALI -- Bupati Polewali Mandar, Ali Baal Masdar meresmikan sejumlah proyek Kelautan dan Perikanan, Senin, 6 Februari. Peresmian proyek ditandai dengan penandatangananan prasasti. Antara lain pembangunan losd pasar ikan Campalagian, losd pasar Ikan PPI Lantora dan Depo Rumput Laut Salu Mandalang Desa Tonyaman. Bupati juga menyerahkan paket untuk dimanfaatkan oleh masyarakat yang sumber dananya berasal dari APBN. Antara lain satu unit escavator, karamba jaring apung, sertifikasi tanah nelayan, kartu nelayan yang bertujuan debagai kartu identitas nelayan yang berlaku secara nasional yang nantinya juga akan dijadikan sebagai persyaratan untuk mendapatkan bantuan nelayan dan kucuran modal dari pemerintah. Ali Baal Masdar menyampaikan, apa yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada nelayan dijaga dan dimanfaatkan dengan baik. "Jaga kelestarian lingkungan dan jangan merusak terumbu karang seperti melakukan pemboman karena itu akan merugikan nelayan dan masyarakat," tandasnya. (afr/mkb)

Potensi Rumput Laut 2.390 Ha POLEWALI -- Budidaya rumput laut di Kabupaten Polewali Mandar menjadi salah satu sumber pendapatan bagi masyarakat yang berdiam di pesisir pantai. Polewali Mandar merupakan salah satu daerah penghasil rumput laut di Sulbar. Pasalnya daerah ini memiliki potensi rumput laut untuk dikembangkan seluas 2.390 hektar lebih. Menurut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Polman, Harun Abu, potensi rum-

put laut yang ada di Polewali Mandar yang perlu untuk dikembangkan. Disebutkan, luas lahan budaya potensi rumput laut yang baru dikelola seluas 788,20 hektar dari potensi 2.390 ha. Budidaya rumput laut ini dikembangkan oleh pembudidaya 1.402 orang. Pada tahun 2010, rumput laut kering yang dihasilkan Polewali Mandar sebanyak 530 ton. Sementara tahun 2011 sejumlah 1.225 ton dengan target 1.150 ton.

"Apabila dikalikan dengan harga rata-rata rumput laut kering dengan total produksi yang mencapai 1.225 ton dengan harga rumput laut Rp8000 kg maka pembudidaya rumput laut menambah uang beredar di Polewali Mandar sejumlah Rp9,8 miliar pada tahun 2011," kata Harun Abu. Untuk pengembagan rumput laut tahun ini akan dikembangkan ke wilayah Campalagian dan Balanipa dengan melakukan uji

RADAR/AMRI MAKKARUBA

RUMPUT LAUT. Tiga orang warga Kelurahan Takatidung sementara membersihkan rumput laut yang telah dipanen untuk dikeringkan lalu dijual kepada pedangang pengumpul.

coba penanaman rumput laut dalam bentuk demplot. Sementara itu, perhatian pemerintah terhadap Polewali Mandar khususnya di bidang

Kelautan dan Perikanan pada tahun ini cukup besar. Menurut Harun Abu, hal itu terlihat dari kucuran dana dari Kementrian Kelautan dan Perikanan tahun

Rubrik Khusus Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar

RADAR/AMRI MAKKARUBA

RADAR/AMRI MAKKARUBA

BUPATI POLEWALI MANDAR, Ali Baal Masdar menyampaikan sambutan saat acara maulid dengan nelayan yang diadakan di PPI Lantora, Senin 6 Februari 2012.

RESMIKAN -- Bupati Polman, Ali Baal Masdar menandatangani prasasti peresmian sejumlah proyek perikanan dan kelautan disaksikan Wakil Bupati, Nadjamuddin Ibrahim dan Kepala DKP, Harun Abu.


9

RADAR SULBAR Selasa, 7 Februari 2012

Pinalti Kontroversial MANCHESTER United selamat dari kekalahan telak saat bertandang ke markas Chelsea pada lanjutan Liga Primer Inggris, Senin dini hari Wita. Tiga poin sebenarnya sudah berada dalam jangkauan Chelsea setelah mereka mampu unggul tiga gol di awal babak kedua. Apa daya, pelan-pelan United menyusul dan berhasil menyamakan kedudukan di pengujung laga, berkat dua gol pinalti yang kontroversial. Manajer Chelsea Andre Villas-Boas mempertanyakan kepempimpinan wasit Howard Webb usai timnya diimbangi Manchester United. Menurut Villas-Boas, ada beberapa keputusan aneh dari Webb. "Ada beberapa keputusan aneh hari ini. Hal-hal seperti ini terus saja terjadi. "Yang pertama adalah penalti dan aku setuju dengan hal itu. Yang kedua benar-benar tidak beruntung. Aku tak tahu apa Howard berusaha mengompensasikan sesuatu," keluh Villas-Boas di Sportinglife. (**)

Italian Serie A Hasil Pertandingan Juventus Fiorentina Novara Lecce Palermo Chievo Roma Milan Genoa Novara

0 3 0 0 2 2 4 0 3 1

-

0 2 0 0 1 1 0 0 2 2

Siena Udinese Cagliari Bologna Atalanta Parma Inter Napoli Lazio Chievo

Klasemen Sementara Team Juventus Milan Udinese Lazio Inter Roma Napoli Palermo Genoa Chievo Fiorentina Cagliari Parma Atalanta Catania Bologna Siena Lecce Cesena Novara

M 21 22 22 22 22 21 22 22 21 22 21 21 21 21 19 21 21 22 21 21

M 12 13 12 11 11 10 7 9 9 8 7 6 6 7 5 5 4 4 4 2

S 9 5 5 6 3 4 10 4 3 6 7 8 6 8 8 7 8 5 4 6

K 0 4 5 5 8 7 5 9 9 8 7 7 9 6 6 9 9 13 13 13

Nilai 45 44 41 39 36 34 31 31 30 30 28 26 24 23 23 22 20 17 16 12

Dari Menit ke Menit 31' 36' 45' 46' 50' 51' 58' 69' 84'

F. Torres [1 - 0] J. Evans (o.g.) B. Ivanovic [2 - 0] J. Mata P. Evra [3 - 0] D. Luiz [3 - 1] W. Rooney (pen.) [3 - 2] W. Rooney (pen.) [3 - 3] J. Hernandez

Rapor Pemain Versi Goal.com Chelsea Petr Cech Branislav Ivanovic David Luiz JosĂŠ Bosingwa Gary Cahill Michael Essien Florent Malouda RaĂşl Meireles Fernando Torres Juan Mata Daniel Sturridge

6.5 6.0 6.5 6.0 5.0 8.0 5.0 5.5 6.0 8.0 7.5

Manchester United David de Gea Patrice Evra Rio Ferdinand Jonny Evans Rafael Da Silva Ryan Giggs Michael Carrick Ashley Young Antonio Valencia Wayne Rooney Danny Welbeck

7.0 5.0 5.5 6.5 6.5 7.5 6.0 7.0 7.0 8.0 7.0

English Premier League Hasil Pertandingan Chelsea 3 - 3 Manchester United Newc United 2 - 1 Aston Villa Manchester City 3 - 0 Fulham Stoke City 0 - 1 Sunderland QPR 1 - 2 Wolves WBA 1 - 2 Swansea City Wigan Athletic 1 - 1 Everton Norwich City 2 - 0 Bolton Wanderers Arsenal 7 - 1 Blackburn Rovers Blackburn Rovers 0 - 2 Newcastle U Klasemen Sementara Team Manchester City Manchester United Tottenham Hotspur Chelsea Newcastle United Arsenal Liverpool Sunderland Norwich City Swansea City Everton Stoke City Aston Villa Fulham WBA QPR Wolves Bolton Wanderers Blackburn Rovers Wigan Athletic

M 24 24 23 24 24 24 23 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24

M 18 17 15 12 12 12 10 9 8 7 8 8 6 6 7 5 5 6 4 3

S 3 4 4 7 6 4 8 6 8 9 6 6 10 9 5 6 6 2 6 7

K 3 3 4 5 6 8 5 9 8 8 10 10 8 9 12 13 13 16 14 14

Nilai 57 55 49 43 42 40 38 33 32 30 30 30 28 27 26 21 21 20 18 16

Spanish La Liga Atletico Madrid 0 - 0 Valencia Real Zaragoza 1 - 2 Rayo Vallecano Sevilla 1 - 2 Villarreal Sporting Gijon 1 - 1 Atletico Osasuna Barcelona 2 - 1 Real Sociedad Getafe 0 - 1 Real Madrid Athletic Bilbao 3 - 3 Espanyol Levante 1 - 1 Racing Santander Mallorca 1 - 0 Real Betis Atletico Osasuna 0 - 1 Atletico Madrid

KUNJUNGI KANTOR NSS TERDEKAT * NSS Mamuju Jl. KS Tubun No 36 (Samping Polres) 08121063279

* NSS Majene Jl. Gatot Subroto No. 34 (Depan Pertokoan) 08112719065

*

NSS Mamasa Jl. Ahmad Yani (Pasar Mamasa Depan Rumah Makan Padang) 08112702860

* NSS Topoyo Jl. Masjid Raya Topoyo (Depan Lapangan Bola Topoyo) 08112747323

* NSS Pasangkayu Jl. Poros Pasangkayu (Samping Pegadaian Pasangkayu) 08112747033


10

Advertorial

AKAD NIKAH

RADAR SULBAR

Selasa 7 Februari 2012

Acara Akad Nikah Hermanto Tjongi, SH (Putra dari Rudy Tjongi & Hj. Saodah Gangka Dg. Singara) Dengan Darmawati Rahman (Putri dari H. Rahman & Hj. Hasmawati) Pada hari Senin, 6 Februari 2012 Di Masjid Nurul Mu'minin Beru-Beru, Kalukku, Mamuju.

RADAR SULBAR Pertama & Terbesar di Sulawesi Barat

Mengucapkan Selamat Berbahagia Atas Pernikahan Hermanto Tjongi, SH (Putra dari Rudy Tjongi & Hj. Saodah Gangka Dg. Singara) Dengan

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Sulawesi Barat Mengucapkan Selamat Berbahagia Atas Pernikahan Hermanto Tjongi, SH (Putra dari Rudy Tjongi & Hj. Saodah Gangka Dg. Singara)

Dengan

Darmawati Rahman (Putri dari H. Rahman & Hj. Hasmawati) Akad Nikah: Senin, 6 Februari 2012 Di Masjid Nurul Mu'minin Beru-Beru, Kalukku, Mamuju)

Semoga Menjadi Keluarga, Sakinah, Mawaddah, Warahmah.

Naskah M. Nabhan, S.Sos., M.A.P. Direktur

Darmawati Rahman (Putri dari H. Rahman & Hj. Hasmawati) Akad Nikah: Senin, 6 Februari 2012 Di Masjid Nurul Mu'minin Beru-Beru, Kalukku, Mamuju)

Semoga Menjadi Keluarga, Sakinah, Mawaddah, Warahmah. H A Sanif Atjo Ketua

Sulaeman Rahman Sekretaris


Pendidikan 11

RADAR SULBAR

Selasa 7 Februari 2012

Bermain Sambil Belajar dengan Permainan Ular Tangga Jakarta -- Bermain sambil belajar merupakan metode pembelajaran yang cukup efektif diterapkan pada anak-anak. Berangkat dari dasar inilah, para dokter kecil di SD Gunung Batu Bogor, Jawa Barat, terinspirasi untuk menyampaikan pesan kesehatan melalui permainan ular tangga. Ide mereka ini berhasil menjadi juara 1 dalam Kompetisi “Sehat Dimulai dari Sekolahmu”, sebuah program dari Caravan Gizi Nestle Dancow, sebagai bentuk dukungan PT. Nestle Indonesia pada program “Dokter Cilik”. Adalah Nabila, Wildan, Siti Nur Latifah, dan Erizal, para dokter kecil di SD Gunung Batu, Bogor, yang mengembangkan ide permainan ular tangga menjadi media penyampaian pesan kesehatan. Mereka yang hobi bermain ular tangga ini, mengaku belajar sambil bermain merupakan metode yang menyenangkan dan mudah dimengerti. Karena itulah mereka kemudian mengkombinasikan permainan ular tangga dengan pesan kesehatan bertema “10 Tanda Umum Anak Bergizi Baik”. Permainan ular tangga ini memiliki 100 kotak. “Di kotak pertama ada piramida makanan. Ada karbohidrat, vitamin dan mineral, protein dan zat penambah seperti gula, minyak kelapa sawit, dan garam. Terus ada ular yang berperan sebagai fungsi sebabakibat,” jelas Nabila. Dalam permainan ini, tangga (ke atas) menunjukkan akibat dari mengkonsumsi makanan bergizi, sedangkan ular (turun) menunjukkan akibat dari mengkonsumsi makanan yang tidak sehat. “Ada tangga kecil yang berfungsi sebagai karbohidrat. Kalau kita mengkonsumsi karbohidrat secara teratur, kita bisa jd kuat. Ada tangga yang sedang, untuk vitamin dan mineral. Kalau kita mengkonsumsi vitamin dan mineral secara teratur, kita bisa mengatur sel-sel tubuh kita dengan baik. Tangga yang paling tinggi itu protein. Bisa bertambah tinggi dan berat badan,” ujar Wildan. Nabila, Wildan, Siti Nur Latifah, dan Erizal sekarang duduk di kelas VI SD. Mereka mengaku, awalnya cukup grogi saat mempresentasikan ide mereka di depan dewan juri. Tetapi selanjutnya, mereka bisa lancar menjelaskan ide permainan ular tangga tersebut, bahkan berhasil menjadi juara pertama. Prestasi ke-empat dokter kecil ini juga tidka lepas dari dukungan pihak sekolah, terutama guru, juga dukungan orang tua. “Sekolah membantu dalam pelatihan. Mereka latihan di luar jam belajar, usai sekolah. Dan sekolah tidak memaksakan durasi latihan. Jadi metode yang kami gunakan bukan metode perintah. Tergantung mereka maunya bagaimana,” ujar E. Kosasih, guru Pembina dokter kecil SD Gunung Batu, Bogor. Lokasi latihan pun beragam, tidak hanya di sekolah, melainkan di luar sekolah, misalnya di rumah guru pembina. E. Kosasih mengatakan, hal yang paling sulit saat membuat permainan ular tangga adalah saat tahap penggambaran. Permainan ular tangga ini memang dimainkan di karton berukuran 1x1 meter. Beruntung, empat anak yang tergabung dalam tim dokter kecil SD Gunung Batu Bogor memiliki peranan dan kelebihan masing-masing. “Kalau Wildan pandai menggambar, jadi dia yang banyak membantu saat tahap penggambaran. Kalau Nabila, anaknya pandai bercerita. Siti Nur Latifah cerdas, dan Erizal anak yang enerjik dan lincah, karena hobi bermain futsal,” tutur E. Kosasih. Pembinaan “10 Tanda Umum Anak Bergizi Baik” di SD Gunung Batu, Bogor, dilakukan terhadap 400 siswa, dengan total dokter cilik berjumlah 86 siswa, 10% dari jumlah siswa. Para dokter kecil berkeliling dari kelas ke kelas untuk mensosialisasikan pesan kesehatan tersebut melalui permainan ular tangga yang mereka kembangkan. E. Kosasih mengatakan, Program Dokter Kecil di sekolah dasar ini sudah berjalan dari tahun 1985. “Pelatihan dilakukan dua tahun sekali, dan bekerjasama dengan puskesmas dan rumah sakit sekitar”. (fmc)

Sudah Meninggal Ikut Dimutasi

Dewan Pendidikan Sorot Mutasi Kasek REPORTER : SYAMSUDDIN EDITOR : AMRI MAKKARUBA MAJENE -- Dewan Pendidikan Kabupaten Majene melihat mutasi yang dilakukan oleh Bupati Majene, Kalma Katta dilingkup Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Majene belum lama tidak prosedural. Dewan Pendidikan Majene menyebutkan ada beberapa Kepala Sekolah (Kasek) diangkat tidak melalui uji Calon Kepala Sekolah (Cakep). Selain itu, terdapat pula dalam lampiran Surat Keputusan (SK) tersebut seorang Kasek atas nama Kaimuddin yang sudah meninggal dunia ikut dimutasi. Dewan Pendidikan juga menilai Kasek yang diangkat tidak diusulkan oleh pengawas sekolah. "SK pengangkatan kepala sekolah ini juga tidak paraf, itu menandakan kalau usulan ini tidak melalui pertimbangan tim pengangkatan kepala sekolah. Yang lebih

parah lagi masa ada kepala sekolah yang sudah meninggal ikut dimutasi," kesal Rusbi Hamid, Ketua Dewan Pendidikan Majene ketika melakukan rapat internal Dewan Pendidikan di Kantor Dinas Pendidikan Majene sore kemarin. Mestinya kata Rusbi, setiap calon Kasek diusulkan oleh pengawas sekolah, bukan diusulkan langsung Dinas Pendidikan kepada Bupati, Dewan Pendidikan juga kuatir mutasi kali ini bisa mempengaruhi hasil pelaksanaan Ujian Nasional (UN) yang sebentar lagi akan digelar. Dalam rapat itu, Dewan Pendidikan sepakat segera mengeluarkan rekomendasi untuk selanjutnya disampaikan kepada Komisi III DPRD Majene yang membidangi pendidikan, namun sebelumnya Dewan Pendidikan terlebih dahulu akan melakukan rapat koordinasi dengan kepala Dinas Pendidikan dan jajaranya dijadwalkan siang hari ini 7 Februari di Kantor Disdik Majene.

"Seharusnya mutasi ini telebih dahulu dibahas oleh baperjakat internal Dinas Pendidikan dengan melibatkan pengawas dan UPTD, makanya sepeti ini, biar kepala sekolah yang sudah meninggal juga dimutasi," ujar Rusbi. Sekretaris Dewan Pendidikan, Jainuddin Sayadul mengaku mutasi dilakukan lingkup Disdik tidak berdasarkan kebutuhan, kebijakan itu dianggap menyalahi mekanisme dan belum sesuai momen yang ada, beberapa Kasek diangkat tidak displin dalam menjalankan tugas, mantan anggota DPRD Majene ini mencontohkan guru SMP Negeri 4 Fatmawty yang tak lain adalah istri Wakil Bupati Fahmi Massiara salah satu guru diangkat jadi Kasek tidak aktif mengajar. "Dari dulu istri pak Wakil Bupati tidak aktif mengajar kenapa justru diangkat jadi kepala sekolah, sebelumnya saja sudah tidak aktif semenjak jadi ibu camat, apalagi sekarang jadi ibu wakil bupati pasti tidak bisa terfokus karena terlalu banyak akan

diurusi. Seharusnya dia memberikan contoh yang baik, ini adalah catatan khusus Dewan Pendidikan," ujar Jainuddin. Bahkan ia juga mendapat inforarmasi bahwa ada seoarang guru TK diangkat jadi Kasek mengantikan kepala sekolahnya sementara yang digantikan hingg kini tidak jelas dimana ditempatkan. Anggota Dewan Pendidikan lainnya, Rustam Rauf mengharapkan kedepannya Dewan Pendidikan diberikan hak untuk melakukan mutasi di lingkup Disdik tanpa harus menyerahkan lagi ke BKDD sebab dari sana memungkinkan terjadi perubahan. "Kita harus segera malukukan klarifikasi kepada Dinas Pendidikan karena mutasi ini sudah hangat diperbincangkan di masayakat bahkan saya beberapa kali mendapat telpon dan SMS terkait mutasi ini," kata Hasri Hanafi menambahkan. (*)

NET

Pesan Presiden: Ajarkan Anak-anak Budaya Antri JAKARTA -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan telah melantik Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Non-formal dan Informal (PAUDNI) yang baru, yaitu Lydia Freyani Hawadi. Ada banyak tugas yang menanti Guru Besar Psikologi Universitas Indonesia tersebut, terutama yang terkait dengan pendidikan anak usia dini (PAUD). Salah satunya adalah pesan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, supaya melatih anak-anak untuk belajar antri. Menteri Nuh menjelaskan, setidaknya ada empat hal yang menjadi fokus dalam pendidikan anak

usia dini. Pertama, penataan institusi lembaga PAUD. Lembaga PAUD harus memiliki fasilitas dan layanan yang baik. Untuk mengembangkan lembaga PAUD tersebut, salah satu caranya adalah melalui kerjasama dengan lembaga keagamaan dan organisasi masyarakat. “Kedua, persoalan mendasar adalah guru PAUD, atau pembimbing dan pendamping di PAUD. Mereka harus dibekali. Ada pelatihannya,” ujarnya. Mendikbud juga menambahkan, guru PAUD harus memiliki kompetensi, dan harus ada kejelasan status serta kesejahteraan yang cukup untuknya.

Ketiga, kurikulum atau materi pengajaran di PAUD. Hal ketiga ini berhubungan dengan persyaratan masuk sekolah dasar. Menteri Nuh menegaskan, tidak ada persyaratan harus bisa membaca, menulis, dan berhitung bagi anak-anak yang mendaftar ke sekolah dasar. “Kalau masuk SD pake tes, berarti di TK harus ada pelajaran membaca, menulis dan berhitung. Ini yang salah, menyebabkan beban berlebih di dunia pendidikan,” ucapnya. Ia menuturkan, persyaratan masuk SD tidak ada syarat akademik, melainkan hanya syarat administrasi terkait usia anak-anak.

Keempat, sesuai pesan Presiden SBY, anak-anak usia PAUD harus dilatih belajar antri. Hal ini direspon dengan positif oleh Dirjen PAUDNI yang baru, Lydia Freyani Hawadi. “Itu bagus sekali. Itu juga merupakan keluhan kita sejak lama. Benchmark kita orang Indonesia, di Singapura bisa antri, tapi di sini nggak, saling menyerobot dan sebagainya. Titipan presiden tentang budaya antri dan bersih itu kecil namun sangat mendalam”. Ia berharap, dengan keyakinan dan kerja sama yang baik, target-target yang ada di dalam program PAUD bisa tercapai. (fmc)

PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI BARAT Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Jl. H. Abd. Malik Pattana endeng ( Kantor Gubernur Sulbar ) Wings VI Lt.2 Rangas Mamuju Telp. Fax. (0426) 2325126

LOWONGAN KERJA Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat- Mandiri Perdesaan ( PNPM-MPd ) Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2012, membutuhkan Fasilitator Teknik Kecamatan ( FT ) dan Fasilitator Pemberdayaan Kecamatan (FK), yang akan ditempatkan pada lokasi PNPM -Mandiri Perdesaan di wilayah Provinsi Sulawesi Barat dengan kualifikasi sebagai berikut : I. Fasilitator Teknik Kecamatan (FT) : a. Pendidikan S-1 dari bidang ilmu Teknik Sipil dengan pengalaman kerja yang relevan dengan program Proyek pembangunan infrastruktur minimal 3 (tiga) tahun ; atau D-3 Teknik Sipil dengan pengalaman kerja yang relevan dengan program /proyek pembangunan infrastruktur minimal 5 (lima) tahun b. Mampu mengoperasikan Peralatan Computer minimal Microsoft Office Word dan Excel c. Mengenal budaya dan adat istiadat lokasi tugas, diutamakan dapat berbahasa daerah tempat tugas d. Sanggup bertempat tinggal dilokasi penugasan e. Pada saat melakukan pendaftaran usia maksimal 45 tahun II. Fasilitator Pemberdayaan Kecamatan (FK) a. Pendidikan S-1 dari semua jurusan dengan pengalaman kerja yang relevan dengan program Pem berdayaan Masyarakat minimal 3 (tiga) tahun ; atau D-3 dari semua jurusan dengan pengalaman kerja yang relevan dengan program Pemberdayaan Masyarakat minimal 5 (lima) tahun b. Mampu mengoperasikan peralatan computer minimal Microsoft Office worddan excel c. Mengenal budaya dan adat istiadat lokasi tugas, diutamakan dapat berbahasa daerah tempat tugas d. Sanggup bertempat tinggal dilokasi penugasan e. Pada saat melakukan pendaftaran usia maksimal 45 tahun Lamaran lengkap berisi : a. Curriculum Vitae (CV) b. Pas Fhoto Warna Terbaru Ukuran 3X4 (2 Lembar) c. Foto Copy Ijazah Terakhir /Transkip Nilai d. KTP yang masih berlaku serta lampiran Berkas Pendukung CV

Pengumuman ini berlaku mulai Tgl 6/11 Februari 2012, Lamaran dialamatkan pada : * Kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat Dan Pemerintahan Desa Provinsi Sulbar Jln. H. Abdul Malik Pattana Endeng (Kantor Gubernur Sulawesi Barat( Wings VI Lt. 2 Rangas Ma muju atau * Kantor RMC-V Sulbar Jln. Ahmad Yani No. 38 Kel. Binangan, Kec. Mamuju, Kab. Mamuju. Telp. 0426-21306 Mamuju Sulbar

Catatan : Berkas lamaran yang masuk terlambat atau tidak sesuai dengan kualifikasi dianggap gugur dan tidak dimasukkan ke longlist calon Fasilitator Teknik Kecamatan (FT) dan Fasilitator Pemberdayaan Kecamatan (FK). Hal-hal yang belum jelas dapat menghubungi panitia melalui kontak person : 11 426 590 1 2 42 8 11 389 389, Moh. Idris Saleh : 08 081 Salmiah : 08 081 242 81


12

Radar Majene

RADAR SULBAR Selasa, 7 Februari 2012

Buta Aksara di Majene 4565 Orang REPORTER : JUNIARDI EDITOR : AMRI MAKKARUBA MAJENE -- Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Majene mencatat jumlah buta aksara mencapai 4565 orang. Jumlah buta aksara ini sudah menurun karena tahun 2010 lalu pihak Disdik Majene telah menanggulangi 4.929 orang buta aksara. Kepala Bidang Pendidikan Non Formal dan Informal, Disdik

Majene, Muh Yasir Anshar, Senin 6 Februari, mengatakan jumlah buta aksara yang ditanggulangi pada tahun 2010 sebanyak 4.929 peserta dengan mayoritas penanggulangan paling menonjol di Kecamatan Banggae dan Banggae Timur. "Tahun 2011 kami telah menangani buta aksara sebanyak 4.565 peserta. Penanganan tersebut tetap dioptimalkan di dua kecamatan sebab perbandingan jumlah

penduduk di banding kecamatan lainnya terbilang cukup besar," ungkapnya. Khusus program pemberantasan buta aksara tahun 2011, di Ke-camatan Banggae ditangani 1.529 peserta, Banggae Timur 1.568 peserta, dan enam kecamatan lain dengan rata-rata pemberantasan antara 200 hingga 300 peserta. Meskipun dua kecamatan dengan mayoritas penyandang buta akasara terdapat di kawasan Kota

Majene, namun Yasir mengaku bahwa jumlah penduduk di dua wilayah tersebut cukup banyak jika dibanding kecamatan lainnya yang hanya beberapa persen jika dikalkulasikan dengan jumlah penduduk secara umum. "Selain besarnya jumlah penduduk, Kecamatan Banggae dan Banggae Timur juga masih terdapat kawasan terpencil yang mayoritas penduduknya masih menyandang

buta aksara. Hal tersebut harus segera ditanggulangi sebab jika terlamba akan berdampak pada masa depan pendidikan," lanjutnya. Disdik katanya masih terhambat oleh ketersediaan anggaran untuk menanggulangi seluruh penyandang buta aksara. Sehingga penanggulangannya paling banyak dari Pemprov Sulbar serta pemerintah pusat. "Selain kendala itu, kami juga selalu terhambat oleh minimnya

fasilitator serta tenaga pengajar sehingga masih banyak penyandang yang harus dididik dalam jumlah besar. Hal itu akan mengakibatkan tidak seimbangnya jumlah peserta dengan jumlah fasilitator," tambahnya. Dengan kondisi tersebut, kegiatan pemberantasan buta aksara juga tidak begitu maksimal diban-ding ditanggulangi dengan jumlah fasilitator yang memadai di setiap kecamatan. (*)

Majene Memiliki Nilai MBR akan Nikmati Kebudayaan Tinggi Air Bersih PDAM

RADAR/JUNIARDI

SEBUAH mobil terlihat sedang memperbaiki lampu jalan yang rusak, dalam beberapa bula terakhir lampu jalan yang berjejer di sepanjang jalan Mustar Lazim Pangaliali padam, warga sekitar berharap ada upaya perbaikan dari pihak terkait.

Warga Keluhkan Penerangan jalan MAJENE -- Warga Kelurahan Pangaliali, Kecamatan Banggae, keluhkan padamnya lampu jalan yang berada di sepanjang Jalan Mustar Lazim. Padamnya lampu tersebut telah berlangsung lama dan sampai saat ini belum mendapatkan penanganan dari pihak terkait. Padahal di jalan tersebut terdapat beberapa ruas jalan yang berlubang, sehingga dapat menyebabkan terjadinya kecalakaan, bagi setiap orang yang melintas di jalan itu. Apalagi kawasan tersebut selalu ramai dilalui oleh warga yang lalu lalang ketika malam hari. Salah seorang warga Pangaliali, Sudi mengungkap-

EKSEKUTIF

kan, kondisi tersebut telah berlangsung beberapa bulan dan belum mendapatkan penanganan dari pihak terkait, sehingga sangat meng-gangu pengguna jalan maupun warga sekitar, apalagi disekitar jalan tersebut seringkali digunakan oleh anak anak untuk bermain. "Kondisi tersebut sangat menggangu serta meresahkan warga sekitar, khususnya pada malam hari, anak nelayan selalu bermain di sekitar jalan tersebut. Sehingga perlu dilakukan penanganan secapatnya," ungkapnya. Sudi berharap agar pihak terkait

segera melakukan perbaikan atas beberapa lampu yang padam dalam beberapa bulan terakhir, sebab daerah tersebut merupakan pusat Kota Majene. Sehingga sangat tidak layak bila jalan yang berada di tengah kota justru gelap gulita dan tidak mendapatkan prioritas perbaikan sesegera mungkin. "Kami sangat menyesalakan dengan lambannya upaya pihak terkait dalam merespon setiap masalah yang dapat mengakibatkan keindahan kota di malam hari menjadi berkurang," tandasnya. (mg4/mkb)

MAJENE -- Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Aladin S Mengga menilai Kabupaten Majene, memiliki nilai kebudayaan tinggi yang terdapat di dalam masyarakat. Hal tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan serta menjadi asset wisata yang luar biasa. Hal ini diungkapkan Aladin S Mengga, pada perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Lingkungan Salabose Kecamatan Banggae, Ahad lalu. Selain itu Ia mengatakan bahwa perayaan maulid yang dirangkaikan ritual itu memiliki makna dan nilai budaya yang cukup besar. "Nilai budaya yang terkandung pada perayaan maulid di Majene ini memiliki ciri khas serta keunikan tersendiri sebab sangat jarang dilakukan di tempat lain yang dirangkaikan beberapa ritual keagamaan serta adat yang telah terbangun sejak lama di dalam masyarakat," ungkapnya. Dengan adanya nilai yang tertanam di masyarakat, perkembangan sebuah peradaban juga bisa mengambil dari nilai kebudayaan maupun keagamaan di Majene, seperti yang dilakukan Nabi Muhammad SAW yang memberikan kebijakan kepada kaum lain yang telah diperangi untuk mengelolah lahannya sendiri sebab dianggap kaum tersebut yang lebih mampu mengelola lahannya sendiri di banding orang lain. Termasuk perubahan sistem yang dilakukan negara yaitu dari sentralistik menjadi desentralisasi. Hal tersebut dianggap untuk memberikan kewenangan sepenuhnya bagi masyarakat maupun pemerintah daerah mengoptimalkan sumber daya alam yang mereka miliki. Sementara itu, Ketua Panitia Maulid yang juga merupakan tokoh masyarakat Salabose, Muhammad Gaus mengaku bahwa Salabose merupakan pusat kerajaan Banggae di Majene, sekaligus menjadi pusat penyebaran Islam di tanah Mandar yang disebarkan oleh Syekh Abdul Mannang sejak abad 16. Dalam kegiatan itu juga menampik beberapa anggapan sekelompok warga pada perayaan maulid tahun lalu yang menganggap bahwa Maulid di Salabose merupakan perbuatan bid'ah atau dilarang oleh agama Islam sebab dianggap terlalu mengedepankan sejumlah ritual adat. "Kami menyesalkan perbuatan salah satu kelompok yang dengan sengaja menyebar isu tidak benar tentang muatan bid'ah yang terkandung dalam perayaan Maulid di Salabose dengan alasan adanya perayaan ritual adat serta dianggap sangat boros," ungkapnya. Perayaan maulid tersebut dilaksanakan di puncak pegunungan dan dihadiri oleh ribuan warga. Beberapa di antaranya sengaja datang untuk meramaikan dan beberapa lainnya datang untuk mendapat pembagian telur serta makanan yang terbuat dari beras ketan. Perayaan itu juga dilakukan dengan pementasan Tari Pattuddu sekaligus melakukan ritual pencucian pusaka adat peninggalan Syekh Abdul Mannang. (mg4/mkb)

MAJENE -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) tahun ini sedanga mengusulkan penyambungan air minum bagi kalangan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di seruruh kecamatan yang ada di Kabupaten Majene. Direktur PDAM Majene, Muh. Arif Nur, Senin 6 Februari, mengungkapkan saat ini pihaknya telah melakukan usulan penyambungan air minum bagi MBR ke pemerintah pusat. Namun dirinya belum dapat menargetkan berapa jumlah rumah tangga yang akan menikmati pelayanan air besih bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Majene. "Kami telah mengusulkan penyambungan air minum bagi MBR, penyambungan tersebut nantinya akan diprioritaskan bagi masyarakat yang bermukim di daerah pelosok kecamatan, hingga saat ini belum dapat menjangkau fasilitas air bersih. Namun kami juga tetap akan melakukan penyambungan air minum bagi MBR diwilayah Kota Majene, dengan sasaran rumah tangga yang berada di pinggiran kota, seperti masyarakat nelayan," ungkapnya. Muh. Arif mengakui bila tahun 2011, telah melakukan penyambungan terhadap 200 rumah. Namun pemasangan tersebut dipusatkan di Kecamatan Malunda, sehingga pihak PDAM menargetkan pemasangan air minum MBR tahun ini, rencananya akan di lakukan diseluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Majene. "Selain penyambungan air minum untuk MBR yang biaya pemasangannya lebih terjangkau, kami juga menargetkan penyambungan air bersih yang tidak termasuk dari program MBR ke rumah warga Majene, hingga saat ini belum bendapatkan pasokan air bersih dari kami," tuturnya. Muh. Arif menargetkan tahun ini, secara umum menargetkan akan melakukan penyambungan ke rumah warga, sehingga masyarakat di Kabupaten Majene yang menikmati air bersih akan terus meninggkat. Apalagi saat ini PDAM Majene telah melakukan penyambungan kebeberapa sumber air, termasuk sumber air yang berada di Galung Lombok Tinambung, namun masih menunggu penyerahan secara resmi oleh Satker Provinsi Sulbar. "Kami menargetkan tahun ini akan melakukian penyambungan ke rumah warga hingga 600 sambungan, target tersebut sama dengan capaian target tahun lalu yang dapat terealisasi hingga 100 persen," tandasnya. (mg4/mkb)

Rubrik Khusus Pemerintah Kabupaten Majene

RADAR/SYAMSUDDIN

RADAR/SYAMSUDDIN

WAKIL Bupati Majene Fahmi Massiara (tengah) didampingi Kepala Dinas Pendidikan Abdul Hamid dan Kadis Sosnakertrans Asri Albar saat pelaksanaan acara Maulid dan pelepasan Prakerin siswa SMK 5 Majene.

WAKIL Bupati Majene Fahmi Massiara memberikan sambuatan pada acara maulid dan pelepasan Prakerin siswa SMK 5 Majene


Radar Mamasa 13

RADAR SULBAR Selasa, 7 Februari 2012

Kabupaten Mamasa

Visi: Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Mamasa yang Madani Dalam Ikatan Kondosapata Wai Sapalelean

Empat Strategi Pembangunan Kabupaten Mamasa 1. Mewujudkan tata kepemerintahan yang baik/goog governance. 2. Meningkatkan Kesejahteraan masyarakat melalui Pembangunan Berbasis Masyarakat (Gerbang Sismark). 3. Mendorong berkembangnya dunia usaha para pelaku ekonomi. 4. Mengaktualisasikan nilai-nilai agama dan norma budaya dalam kehidupan masyarakat.

Ramlan Badawi Bupati

Benhard Buntutiboyong Sekkab

Pasar Baru Mamasa Mulai Dibangun Rampung Akhir 2012

hidupkan kegiatan ekonomi, bukan hanya pasar yang akan dibangun pada hamparan lokasi itu, yang luasnya mencapai 5 hektar akan tetapi disana juga akan dibangun terminal serta kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU). Ramlan menambahkan dengan terbangun sarana pasar, terminal dan perkantoran maka masyarakat akan datang berbondong-bondong untuk membangun rumah tinggal di sekitar tempat tersebut karena dekat dengan pasar dan terminal. Selain itu Ramlan juga sudah merencanakan pembangunan jalan menuju ke pasar baru Mamasa melalui Salubue, yang akan menjadi jalan lingkar Mamasa "Memang biayanya tidak sedikit akan tetapi saya akan bekerja keras untuk mencarikan anggaran di pusat demi untuk memenuhi tuntutan masyarakat atas berbagai fasilitas dan mewujudkan program utama pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat," tandas Ramlan. (*)

REPORTER : ANDI SUMARYADI EDITOR : AMRI MAKKARUBA MAMASA -- Proyek pembangunan pasar baru Mamasa di Barra-barra Desa Bombong Kecamatan Mamasa mulai dikerjakan. Pengerjaan proyek yang nilainya mencapai Rp10 miliar ini dengan melakukan pengusuran tanah sehingga menjadi rata. Pelaksaan penggusuran tanah lokasi pasar Mamasa ini, Senin 6 Februari ditinjau oleh Bupati Mamasa, Ramlan Badawi dan Sekkab Mamasa, Benhard Buntutiboyong dan sejumlah kepala SKPD. Bupati Mamasa dan Sekkab melihat seberapa besar perkembangan pekerjaan penggusuran lahan kemudian nantinya dibangun pasar permanen. Ramlan Badawi ketika melakukan peninjauan mengatakan

pekerjaan proyek pasar baru Mamasa diharapkan rampung akhir tahun 2012 ini. Sehingga nantinya dapat difungsikan setelah bangunan pasar rampung dibangun. Pasar ini sudah sangat lama dinantikan masyarakat akan tersedianya tempat refresentatif dalam menjalankan traksaksi perdagangan di wilayah ini. Ramlan Badawi kepada Radar Sulbar mengatakan bahwa lokasi yang dipilih untuk pembangunan pasar sangat strategis disamping. Selain itu sebagai upaya pemekaran kota sehingga dibangun didaerah Barra-barra. Apalagi udaranya yang cukup sejuk dapat memberikan kehidupan yang baru bagi rakyat Mamasa. Pasar nanti ini diharapkan dapat meng-

Satpol PP Mamasa Tertibkan Bangunan Liar MAMASA -- Dalam penegakan peraturan daerah (Perda) di Kabupaten Mamasa, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bertindak tegas. Termasuk melakukan penertiban bangunan liar yang dibangun tanpa izin mendirikan bangunan dari Pemkab Mamasa. Kepala Satpol PP Mamasa, Domina Mogot, mengatakan bahwa penertiban bangunan liar terutama yang dibangun masya-rakat disepanjang jalan negara dan tidak sesuai dengan sepadan jalan ditertibkan. Hal ini karena dapat mengangu ketertiban dan kese-lamatan pengguna jalan raya serta kenyamanan pengendara. Do-mina Mogot mencontohkan sebuah bangunan di depan SMK Kifran Bangsa terpaksa ditertibkan karena tidak memiliki izin mendirikan bangunan. Ia juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan menertipkan adanya pembua-

tan kandang ternak yang berada sepanjang jalan poros Polewali Mamasa. "Saya sudah survey seluruh kandang ternak warga mulai dari perbatasan pintu gerbang Polewali Mandar di Pasapa hingga ke Kota Mamasa akan menjadi target penertiban Satpol PP," terangnya. Namun sebelum dilakukan upaya penertiban dilakukan pendekatan kepada pemilik kandang ternak untuk memindahkan kandangnya. Jika sudah dilakukan pendekatan masih juga tidak mengindahkan maka

pihaknya melalukan upaya paksa. "Hal ini sesuai instruksi bupati pi-haknya ditugaskan menertibkan banguan dan kandang ternak yang tidak sesuai kenyamanan. Karena adanya kandang ternak disepanjang jalan poros sangat tidak memberikan rasa nyaman sebab aromanya yang mengganggu saat kita melewatinya dan berbahaya juga untuk kesehatan. Hal ini juga untuk mendukung Mamasa sebagai destinasi wisata di Sulbar," tandas Domina. (k5/mkb)

RADAR/ANDI SUMARYADI

KASAT PP Domina didampingi stanya.

TINJAU. Bupati Mamasa, Ramlan Badawi dan Sekkab Mamasa, Bendhard Buntutiboyong melakukan peninjauan di lokasi pembangunan Pasar Baru Mamasa di Barra-barra Desa Bombong Kecamatan Mamasa, Senin 6 Februari 2012.

>>>>>> HUBUNGI BAGIAN PERIKLANAN: MAWARNI SUMARGOLANG, 0426-22138 Hp: 081241843180

HOT LINE:

E-mail: radarsulbar01@gmail.com radar@radarsulbar.com

Online: radar-sulbar.com radarsulbar.com IKLAN BARIS RADAR SULBAR

MAMUJU -- JL. JEND. SUDIRMAN NO. 50,TLP. 0426 -22138. MAJENE -- JL. JEND SUDIRMAN NO. 167,TLP. 0422-21157. POLMAN -- JL. MR.MUH.YAMIN NO. 76,TLP. 0428-23203.

BURSA OTOMOTIF

DIJUAL RUMAH

DIKONTRAKKAN

DIJUAL TANAH

RENTAL MOBIL

VITAMIN OTAK

BURSA OTOMOTIF

DIJUAL MOBIL LGX 2.0 TAHUN 2001. Rp 120 JUTA (NEGO) HUB : 081 354 738 087

DIJUAL Rumah : Luas 325 M2 di Jl. H.A. Endeng No.1 Tanah : 610 M2 di Jl. Muh. Husni Thamrin Hub : Hp 081 355 399 133 Alamat: Jl. Urip Sumoharjo No. 51 Mamuju

DIKONTRAKKAN Rumah BTN Axuri Blok D, No.10 Hub : 081 342 594 559

DIJUAL RUMAH

CV. BINTANG ARIF RENTAL Tersedia semua jenis Mobil Berpengalaman dalam Rental (Harga Damai) Jl. Abd. Syakur, Depan Bank Panin Hp : 085 255 438 888 / 085 340 791 111

VITAMIN OTAK Buktikan anda menjadi lebih cerdas dengan mengkomsumsi Vitabrain Optimasi Otak. Garansi 110 % Hub : dr. Fadly S. Hp. 085 242 477 011 085 656 210 118

DIJUAL MOTOR HONDA CS1 MERAH Tahun 2010, Mulus Jarang Pakai 14 Juta Nego (KM Baru 3000) Hub : 0811425294

DIJUAL Rumah, Ukuran 7x13 M di Batupannu, Bersertifikat Luas 245 m2.Harga 80 juta (nego) Hub : 085 342 900 751

DIJUAL TANAH / PENGINAPAN, LUAS 6 x 26 DENGAN JUMLAH 16 KAMAR PERMANEN DI JL. NELAYAN III MAMUJU, HUB : 081 355 372 037 TANPA PERANTARA

KLINIK KOMPUTER

MAU BISNIS

DI JUAL RUKO 1 Lantai 2 Petak, Luas 7 X 15m Dengan Harga 500 juta ( Bisa Nego) Terletak di Jl. Cik Ditiro HUB : 081 343 984 005 / 085 242 959 161 (Tanpa Perantara)

KLINIK KOMPUTER Service, Hardware & Meintenance Hp : 081 341 664 727 / 082 189 155 444/ 085 255 554 409 Alamat : Pasar Baru, Mamuju

MAU berbisnis loket pembayaran PLN, TELKOM, dll? software gratis (promo) tel/SMS :083876444333 PT.ABHIMATA

DIJUAL TANAH

BENGKEL LAS

LOWONGAN

Bengkel Las Masagena Steel Mengerjakan Steel Construction, Pagar Tempa, ralis, Stainless, Canopy, Aluminum Dll Hub : Muhammad Bahri, 085 299 299 559 Alamat : Jl. Pababari No. 77 Mamuju-Sulbar

PERUSAHAAN EROPA mencari tenaga kerja, Untuk Pelatihan Management Selama Pelatihan dibayar Rp. 500rb - Rp. 1 Jt Persyaratan : - Pria/Wanita maks. 28 tahun ( masih single ) - Pendidikan minimal SMU/SMK Sederajat, Diploma, dan Sarjana - Suka bekerja keras, serta bisa bekerja sama dalam satu tim. PENGALAMAN TIDAK DIUTAMAKAN. (LPM - Jl. Budi Utomo PEKKABATA POLMAN ) Info Lebih Lanjut hubungi CP : 085 255 031 187 - 081 998 622 951

BURSA OTOMOTIF DIJUAL MOBIL KIJANG LGX 2.0 Tahun 2001 Rp. 120 Juta harga masih bisa nego kondisi mulus dan plat Nomor cantik. Hub : 081 354 238 087

DIJUAL RUMAH DIJUAL Rumah Bersertifiikat Hak Milik (SHM) Luas 112 M2 . Terletak di Jl. Mangga sekitar Pasar Sentral Mamuju. HUB: 082196368995

DIJUAL RUMAH DIJUAL Satu unit rumah di BTN Marwah Griya Residence Sarampu (Dari Pertamina Sarampu belok kanan) blok B/5, type 36 ukuran 6X12 m. Hubu-ngi: 085213945004

DIJUAL RUMAH DIJUAL Tanah Ukuran 10 X 20 m2 Didaerah Cece, Harga 40 Jt Hub : 085 210 791 333

DIJUAL RUMAH DIJUAL Rumah /Lokasi Jl. WR. Monginsidi No. 33 Sertifikat (SHM) Luas 776 M2 Hub : 085 299 817 758 Telp : 0426-21625

DIJUAL RUMAH DIJUAL Rumah/Tanah di Jl. Cut Nyak Dien No. 16 Karema Mamuju LB : 100 M2 LT : 613 M2 Harga Nego Hub : 081 354 699 588

DIJUAL Rumah+Tanah LB:110 M2 LT:613 M2, Di JL. Cut Nyak Dien Karema Mamuju Kota Berada di zona Exklusif dan cocok untuk Usaha Ruko-Resto Hub : 081 354 699 588 / 082 191 254 686

DIJUAL TANAH DIJUAL Tanah dan Bangunan ukuran 9x20 di Rangas Mamuju. Kuran lebih 500 m dari Kantor Gubernur Sulbar. Harga Rp. 150 Jt, tanpa perantara. HUB: 085398239889

SERBA ANEKA TELAH HADIR di Kota Mamuju TOKO ABADI JAYA Grosir Sepatu/ Sandal Menjual berbagai macam jenis Merk Sandal, Sepatu, AP Bots DLL Alamat Jl. H. Abd. Syakur (depan pasar baru) HP : 081 241 684 957

LOWONGAN Dibutuhkan: 2 Sales Motorik Syarat : Pria, Lulusan Min SMA/ Sederat, Berpenampilan menarik, 2 Driver, Syarat : Pria, Memiliki Sim B1, Siap di tempatkan di Luar Kota Lamaran Diantar langsung ke PT. Cakraguna Karya Nusa Alamat : Jl. Tuna No. 50/52 (samping Pabrik Es)

DIJUAL RUMAH

DIJUAL TANAH DIJUAL Tanah kurang lebih 1 ha Jl. Martadinata Hub : 081 342 209 050/0426-22451 Harga : 300.000 permeter

DIJUAL TANAH DIJUAL TANAH Ukuran 10x15 M2 di Jl. Sallang Baru Manding Polewali (Belakang Perumahan Taman Manding Raya) Hrg. 25 juta (nego). Hub: 081355051455

DIJUAL TANAH DIJUAL TANAH UKURAN 2.400 M² LOKASI ¹500 M DARI PERSIMANGAN LIMA. ARAH KE KALI MAMUJU (DEPAN INSTALASI 1 PDAM) TANPA PERANTARA. HUB : 081354683755

DIJUAL TANAH JUAL TANAH. + Ukuran 4,4 Hektar Di Jalan Baru (Jalur Dua) Hub; 08124252975

DIJUAL RUKO

DIJUAL Tanah Perumahan ukuran 10 x 15 m2 dekat Villa Gubernur Sul-Bar di Jalan Tueke Rangas. Harga Rp 13 Juta tanpa perantara Hub : 085255506373 081241200073

DIJUAL TANAH DIJUAL TANAH DENGAN UKURAN 17x35 DI JALAN POROS TAMPA PADANG (400 M DARI BANDARA) HUB : 081 343 900 351

CHEK UP PANGGIL CHECK UP PANGGIL. Gula Darah 15 RB, Asam Urat 20 RB, Kolesterol 30 RB Triglycerd 30 RB. Hub:085242396953/ 081245672169

SERBANEKA

LOWONGAN

TOKO HARAPAN JAYA Grosir Pakaian Jadi, Alamat: Ruko Blok A. No. 16 Pasar Baru MamujuSulbar, HP. 081 210 174 222

DIBUTUHKAN : Sekretaris Administrasi, Driver Lamaran diantar Langsung ke UKM CENTRE Jl. Teuku Umar No1 Mamuju

BURSA OTOMOTIF DIJUAL CEPAT : Kijang 94 Silver Metalic 60 jt, 2 Sedan KIA 2005 Merah & Hitam 45 jt, dan 1 Sedan FORD + AC Dingin '86' 30 jt, Bs Nego Hub: 085 255 566 602085 255 566 603.

SERBANEKA

DIJUAL TANAH

ALAT PERAGA DAK SD & SMP ready stok (100%) sesuai juknis 2010, rekanan yg menang tender / uji petik 085214141201 / 081519464055 - kdn.co.id

DIJUAL TANAH Dengan Ukuran 30x60 = 1800 M2, Terletak di Jl. Poros Kalukku- Tasiuk. Desa Salulayo HUB : 081355212555/082189917971

SERBANEKA KREDIT untuk usaha (Proyek, SPBU- Developer, Konstruksi) Jaminan Sertifikat Hub : 0367-3692481/ 0812 9879 7104

Pasang Iklan Sekarang Juga


14

Radar Pasangkayu Sistem Manusia Alam Ruang Teknologi

RADAR SULBAR Selasa 7 Februari 2012

MAMUJU UTARA SMART

Pembenahan dan Penyempurnaan Sistem Penyelanggaraan Pemerintahan, Kebijakan dan Regulasi, Program dan Kegiatan, Infrastruktur Keuangan Daerah. Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas SDM Aparatur, Masyarakat dan Private Sektor. Mengelola dan Memanfaatkan Sumber Daya Alam dengan Arif, Adil, dan Bijak untuk Kemakmuran Rakyat dan Pengembangan Kapasitas Pemerintahan Daerah. Konsisten Melakukan Penataan Ruang, dan Wilayah dengan Mengacu pada Kebijakan dan Regulasi Serta Berwawasan Lingkungan Menggembangakan dan Memanfaatkan Tekhnologi Tepat Guna yang Selaras dengan Perkembangan dan Kebutuhan

Ternak Liar Mulai Ditertibkan REPORTER : SYAMSUDDIN HB EDITOR: MAHBUB AMIRUDDIN PASANGKAYU -- Peraturan Daerah (Perda) nomor 3 tahun 2010 tentang penertiban ternak di Matra direalisasikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bekerjasama dengan Kantor Camat Pasangkayu dan Kelurahan Pasangkayu, Senin 6 Februari. Camat Pasangkayu, Mulyadi

mengatakan, perda ini sangat penting dijalankan agar masyarakat benar-benar menjaga hewan ternaknya dengan baik sehingga tidak lagi berkeliaran di jalan raya padat lalu lintas kendaraan. Keberadaan hewan ini dapat mengganggu pengguna jalan lain sehingga harus ditertibkan. "Hewan ternak yang berkeliaran dapat mengganggu lalu lintas jalan," ungkap Mulyadi yang diamini Lurah Pasangkayu Tanwir.

Selain itu, menurut Mulyadi, hewan ternak yang ditertibkan dikandangkan di halaman Kantor Lurah Pasangkayu. Jumlah hewan ternak yang ditertibkan di seputaran Pasangkayu sekitar 43 ekor. "Penertiban ini baru kambing yang didapatkan," terangnya. Sementara itu, Kepala satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Pemerintah Kabupaten (Pemkab)Matra Surya Amin, mengatakan, pelaksanaan perda

nomor 3 tahun 2010 segera dilaksanakan. "Pelaksanaan penertiban belum optimal karena sarana penunjang masih terbatas," pungkasnya. Bagi yang memiliki hewan ternak hasil dari razia pemerintah agar segera menyelesaikannya hingga tujuh hari ke depan di Kelurahan Pasangkayu. Rencananya, perda terus dilakukan hingga hewan ternak di Matra tidak lagi berkeliaran di sembarang tempat apalagi di jalan poros. (**)

Musim Ombak, Warga Karossa Pantai Mulai Risau MAMUJU -- Memasuki musim ombak bulan ini hingga beberapa bulan ke depan warga di pesisir pantai Mamuju kian risau. Penyebabnya, warga takut jika rumah mereka di sapu gelombang. Warga Karossa Pantai Kecamatan Karossa Mamuju merupakan salah satu wilayah yang paling dekat dengan ancaman ombak. Olehnya, warga mulai merasa waswas karena pemukiman mereka terancam diobok-obok gelombang. Apalagi, areal rumah warga kebanyakan tak memiliki pengaman seperti tanggul dan alat pemecah ombak. "Beberapa fasilitas umum seperti pasar, lapangan bola, pekuburan muslim juga kami khawatirkan rusak jika ombak datang tahun ini. Fasilitas tersebut sudah sangat dekat dengan bibir laut sehingga juga terancam disapu gelombang," kata seorang warga Karossa Hadung, kepada Radar Sulbar, Minggu 5 Januari. Olehnya, pemerintah secepatnya diminta merealisasikan pembangunan tanggul dan alat pemecah ombak sehingga pemukiman warga dapat diselamatkan. Dikhawatirkan jika penanganan yang dilakukan pemerintah terlambat, rumah warga dan beberapa fasilitas umum bisa keburu rusak saat musim ombak dan air pasang datang.

H. MUHAMMAD SAAL WAKIL BUPATI

H. AGUS AMBO DJIWA BUPATI HM. NATSIR. MM SEKKAB

Anggota DPR Khawatir Terseret Kasus Hambalang JAKARTA - Nyanyian M Nazaruddin tak hanya membuat khawatir para Politisi Partai Demokrat. Bahkan pengakuan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat tentang proyek sport center di Bukit Hambalang, Bogor Jawa Barat, juga membuat ketir-ketir para politisi di Komisi X DPR. Sebab, bisa-bisa kasus itu akan menyeret anggota komisi di DPR yang membidangi olahraga itu. "Tersangka skandal suap Wisma Atlit Muhammad Nazaruddin dalam sidangnya di Pengadilan Tipikor Jakarta sering menyampaikan indikasi penyimpangan proyek Hambalang dengan menyebut-nyebut nama tertentu di Komisi X dan pejabat di Kemenpora," ujar anggota Komisi X DPR, Djamal Aziz, dalam rapat kerja dengan Menpora Andi Malarangeng di gedung DPR, Senayan Jakarta, Senin (6/2). Di tempat yang sama, anggota Komisi X dari Fraksi PKS, Rohmani, mengatakan bahwa hingga kini komisinya tidak tahu perusahaan dan konsultan yang membangun proyek Hambalang. "Komisi X DPR tidak tahu siapa konsultan dan perusahaan yang membangunnya. Komisi X DPR merasa ditodong (untuk menyetujui anggaran)," kata Rohmani. Proyek sekolah olahraga Hambalang pernah diajukan di zaman Menpora Adhyaksa Dault dengan alokasi anggaran hanya Rp400 miliar. Namun Adhyaksa menolaknya. "Saat ini, proyek diajukan kembali dengan alokasi anggaran Rp1,1 triliun," imbuh Rohmani. Sementara tahun 2012, Kemenpora mengajukan alokasi anggaran Rp585 miliar. Menurut Menpora Andi Malarangeng, proyek Hambalang sudah direncanakan sejak tahun 2003 yang lalu. (jpnn)

AMD Minta Petinggi PD Hentikan Kegaduhan

RADAR/ JAWALUDDIN

RUSAK. Tanggul seanjang 170 meter di Kecamatan Karossa mulai rusak. Beberapa bagian bangunan ini bahkan sudah ada yang rubuh.

Saat ini, sebanyak 31 rumah warga Karossa Pantai yang terancam dapat disapu ombak karena belum dibangun tanggul. Selain itu, beberapa rumah warga di perbatasan Desa Karossa dan Desa Kayu Cella juga berada dalam status terancam. Total tanggul yang dibutuhkan warga Desa Karossa untuk mengamankan perkampun-

POTRET PASANGKAYU

gan tua tersebut mencapai 700 meter. "Kami sudah was-was dengan kondisi sekarang, apalagi setiap musim ombak pasti ada rumah yang rusak karena disapu ombak. Olehnya itu, kami berharap pemerintah secepatnya membantu kami menyelesaikan persoalan ini," papatnya.

Rubrik Khusus Humas Pemkab Mamuju Utara

RADAR/ ANDI SAFRIN SEKERTARIS. Sekwan Matra Firman saat mendampingi anggota DPRD matra Rapat Pembentukan Panja Penyelesaian senketa lahan masyarakat dengan PT. Lariang di ruang aspirasi

Sementra dari pantauan Radar Sulbar, sekira 170 meter tanggul juga dalam kondisi nyaris rusak. Terlihat, di bagian tengah tanggul sudah mengalami keretakan hingga posisi tanggul sudah tidak lurus lagi. Kondisi itu, terjadi pas berada dibelakang masjid Nurul Amin yang ada diwilayah tersebut. (rp1/dir)

JAKARTA – Wakil Ketua Umum Angkatan Muda Demokrat (AMD), Boyke Novrizon menilai, pernyataan politik Ketua Dewan Pembina Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Minggu (5/2), merupakan spirit baru bagi Demokrat ke depan untuk lebih maju. "AMD memaknai pernyataan SBY sebagai spirit baru untuk Partai Demokrat lebih baik ke depan," tegas Boyke Novrizon, dalam rillisnya, di Jakarta, Senin (6/2). Menjadikan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) partai sebagai acuan kader di dalam melakukan kerja politik seperti disampaikan SBY, menurut Boyke, merupakan cara paling tepat. "AD dan ART adalah acuan dalam kerja politik. Sementara persoalan hukum yang dialami kader Partai Demokrat adalah wewenang penegak hukum seperti KPK, Kepolisian dan Kejaksaan," tegasnya. Lebih lanjut Boyke meminta kepada seluruh jajaran DPP Partai Demokrat untuk merapatkan barisan dan tidak meneruskan kegaduhan serta guncangan politik di internal Partai Demokrat. (jpnn)

LEGISLATIF MATRA

Rubrik Khusus DPRD Kabupaten Mamuju Utara

RADAR/ ANDI SAFRIN ANGGOTA DPRD matra Baharuddin Pulindi saat melakukan kunker di desa Bulu Mario matra.


Selasa, 7 Februari 2012

Infotainment 15

RADAR SULBAR

Bernostalgia Dengan Film Ada Apa dengan Cinta?

JAKARTA -- Masih ingat dengan kisah Rangga (Nicholas Saputra) dan Cinta (Dian Sastrowardoyo) di film 'Ada Apa dengan Cinta?' (AADC)? Bagi Anda yang ingin bernostalgia, film tersebut akan tayang lagi di bioskop. Awalnya produser Mira Lesmana lewat Miles Film menggelar kuis untuk memenangkan tiket nonton bareng AADC untuk memperingati 10 tahun film tersebut. Namun ternyata peminatnya cukup banyak. Ia kemudian bekerjasama dengan bioskop 21 Blok M Square untuk kembali menayangkan AADC untuk umum selama dua hari, 9 dan 10 Februari mendatang. Harga tiket diberlakukan sama dengan harga tiket film Indonesia yang diputar saat ini. 'Ada Apa dengan Cinta?' adalah film yang disutradarai Rudi Soedjarwo. Ketika dirilis pada 8 Februari 2002, film tersebut mendapatkan respons yang sangat bagus dari penonton. Bersama 'Petualangan Sherina' (2000), 'AADC' menandai kebangkitan kembali dunia perfilman Indonesia. AADC juga ditayangkan di berbagai negara, termasuk Malaysia dan Jepang. (net)

Love Story Tayang: Selasa, 7 Februari 2012 Pkl. 22:30 - 00:30 WITA Pemain: Acha Septriasa, Irwansyah, Maudy Koesnaedi, Donni Damara, Reza Rahadian, Reza Pahlevi, Henidar Amroe WITING tresno jalaran soko kulino. Pepatah Jawa ini terasa pas untuk menggambarkan hubungan Ranti dan Galih. Sejak kecil keduanya selalu bersama-sama, hingga tanpa terasa benih-benih cinta mulai bersemi dalam hati mereka. Karena di daerah tempat tinggal mereka tidak ada sekolah, Ranti dan Galih harus melakukan perjalanan yang cukup jauh untuk menuntut ilmu. Ranti bercita-cita menjadi seorang guru, dan Galih bertekad untuk merealisasikan mimpi Ranti. Hari berganti, Ranti dan Galih mulai beranjak remaja. Keduanya seperti tak terpisahkan. Namun adat masyarakat mereka melarang Galih dan Ranti untuk bersatu, lantaran ada kepercayaan kalau dari desa asal Galih dan desa asal Ranti yang terpisahkan oleh sungai menikah, maka akan mengakibatkan bencana. Akhirnya, keduanya harus berpisah ketika Galih ikut orang tuanya pindah ke kota. Sejak saat itu hari-hari dilalui Ranti tanpa Galih. Ranti melewatkan hariharinya dengan mengajar di alam bebas, ditemani Pengkor. Ranti berharap satu hari nanti Galih akan kembali. Harapan Ranti menjadi kenyataan, Galih kembali demi mewujudkan impian mereka. Galih ingin membangun sebuah sekolah untuk Ranti, lengkap dengan kincir air sebagai sumber energi listrik. Ranti dan Galih sadar kalau mereka tak terpisahkan. Namun di lain pihak, masyarakat segera mengucilkan mereka karena Galih melamar Ranti. Galih berusaha keras mewujudkan pembangunan sekolah. Tanpa mengenal waktu, pemuda itu mengisi hari-harinya dengan bekerja. Di lain tempat, Ranti disekap oleh sang ayah, sementara nenek Ranti tidak dapat berbuat apa-apa untuk menolong Ranti karena takut terjadi kutukan. Hingga akhirnya ketika Galih mulai didera sakit, penduduk menganggap hal tersebut sebagai akibat melanggar adat. Galih bersikeras menolak anggapan itu, meskipun sakit yang diderita semakin parah. Galih dan Ranti harus berjuang keras menyentuh hati masyarakat demi mengukuhkan cinta mereka. Di saat penyakit Galih bertambah parah, Ranti tidak bisa merawat pemuda yang dicintainya itu lantaran masih disekap. Bagaimana akhir kisah cinta Ranti dan Galih? Saksikan hanya di saluran satu untuk Semua. (Cn)

Maia: Anak-anak Adjie Terpukul JAKARTA -- Kasus Wisma Atlet yang menimpa mantan Puteri Indonesia yang jadi anggota DPR, Angelina Sondakh atau Angie, membuat dua putri mendiang suami Angie, Adjie Massaid, dari perkawinan terdahulunya dengan penyanyi Reza Artamevia, merasa terpukul. Menurut Maia Estianty, artis musik sekaligus teman baik Angie, cobaan untuk Zahwa dan Aaliyah, kedua anak itu, beruntun dan berat. "Anak-anaknya agak terpukul. Waktu itu (Reza dan Adjie) cerai, terus kehilangan Papa mereka (Adjie), sekarang Mami mereka digituin (menjadi tersangka kasus Wisma Atlet), kasihan sama anak-anaknya yang enggak mengerti apa-apa," ujar Maia, yang hadir dalam tahlilan satu tahun Adjie meninggal dunia, yang diadakan di kediaman

Angie, di Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu 5 Februari. Menurut Maia pula, Zahwa dan Aaliyah tak mau siapa pun menyakiti Angie dan mereka akan melakukan apa pun agar Angie tidak ditarik ke dalam ruang berjeruji besi. "Anak-anak Mas Adjie bilang, 'Kalau ada yang mendzolimi Mami, bisa enggak aku pukul? Ada enggak cara supaya enggak jadi ditahan'," cerita Maia. Maia mengaku, usai pengajian di rumah Angie itu, ia sempat berbincang dengan Angie untuk memberi dukungan psikologis. Lanjut Maia, dalam kesempatan tersebut ia tak membicarakan kasus yang tengah menimpa Angie dan ia yakin Angie bisa melalui cobaan itu dengan kuat. (net)

Geri Halliwell Ngebet Ingin Reuni Spice Girls SETELAH Mel B lebih dulu menyatakan antusiasmenya terhadap reuni Spice Gilrs, kini giliran Geri Halliwell buka suara. Ginger Spice mengatakan bahwa tidak ada yang lebih membanggakan daripada tampil konser Queen Jubilee. "Kami harus berkumpul bersama dan mulai berhitung tentang kemungkinan tersebut. Kami tidak akan melakukannya jika salah satu dari kami absen. Suatu kehormatan besar tampil di Istana Buckingham. Tidak ada yang lebih membanggakan daripada itu" ujar Geri ketika diwawancarai oleh Sunday Mirror.

Menanggapi tentang penolakan reuni oleh salah satu sahabatnya, Victoria Beckham, Geri lebih memilih untuk menyikapinya dengan bijak, "Kami mendapatkan tawaran tersebut dan itu menarik. Kami adalah sebuah band dan tentu saja kami harus mengambil keputusan bersama," Sebelumnya Victoria Beckham sempat dikabarkan menolak untuk berpartisipasi dalam reuni tersebut. Kesibukan sebagai ibu dari 4 orang anak dan pengusaha clothing adalah salah satu alasan utama Posh Spice. (net)

Sinopsis

Sweeney Todd: The Demon Barber Of Fleet Street Box Office Movie

Tayang

:

Pemain :

Rabu dinihari 7 Februari 2012 Pukul 01.30 WITA. Johnny Depp, Helena Bonham Carter.

BENJAMIN PARKER, lelaki muda yang memiliki seorang istri yang cantik serta anak perempuan yang sama cantiknya, dijebak oleh Hakim Turpin hingga dijebloskan ke penjara selama puluhan tahun. Kini ia kembali untuk membalas dendam, dengan alibi seorang tukang cukur serta mengganti namanya: Sweeney Todd. Mr Todd - begitu namanya sekarang - mencari segala macam cara untuk melampiaskan dendamnya ke Hakim Turpin. Yang dengan sewenang-wenangnya menjebloskan dirinya kepenjara hanya karena ia jatuh cinta pada istri Benjamin Parker. Kini kenyataan didepan mata, sang istri meneggak racun, serta sang anak di asuh oleh Hakim Turpin. Semakin lama ia mengetahui, bahwa hakim Turpin berniat untuk memperistri putrinya. Tentu saja Mr Todd tidak rela. AKsi pembunuhan pun dilancarkan berkedok toko tukang cukur yang ia buka. Bersamaan dengan aksinya. Mr Todd bertemu dengan mrs Lovett yang mempunyai rencana sama kejamnya. Mr Todd Membunuh mayatnya dijadikan bahan untuk Pai Daging. Tapi tunggu dulu, film ini memang terkesan sangat horor, tapi sang sutradara membuat sesuatu yang tidak disangka - sangka. Ia menjadikan film ini menjadi Musikal! Kita akan melihat Johnny Depp bernyanyi dengan ekspresi datar sebagai Mr Todd!. Sungguh menghibur.

Katy Perry Dedikasikan Lagu Untuk Tim Tebow KEINGINAN orangtua penyanyi Katy Perry menjodohkan sang anak dengan atlet football, Tim Tebow tampaknya mendapat sinyal hijau. Dilansir dari laman People, Perry mendedikasikan sebuah lagu untuk bintang NFL tersebut dalam acara DIRECTV Super Saturday Night di Indianapolis, Sabtu malam, 4 Februari 2012 waktu setempat. Malam itu, Perry tampil lebih sporty dengan mengenakan atasan bertema football. Perry yang berpisah dengan suaminya Russell Brand akhir tahun lalu ini, membuka pertunjukan sekitar pukul 11 malam. "Siapa yang bersemangat melihat Madonna?" tanya Perry kepada penonton, mengacu pada penampilan Ma-

donna di Super Bowl, hari minggu. "Hal tersebut menjadi satu-satunya alasan saya datang," kata Perry menambahkan. Selama pertunjukan, Perry tidak menyebutkan nama sang suami. Namun, sambil bercanda ia meneriakkan nama seseorang yang tengah ada di pikirannya. "Lagu ini diperuntukan bagi Tim Tebow," ujar Perry sebelum menyanyikan lagu berjudul 'Peacock'. Dikutip dari laman Daily Mail, orangtua Perry yang dikenal taat beragama berencana menjodohkan pelantun 'Firework' itu dengan Tim Tebow. Ayah Perry, Pendeta Keith mengagumi Tebow karena pria tersebut dinilai memiliki keyakinan agama yang kuat. (net)

Usai Mediasi, Tere Hindari Wartawan JAKARTA -- Sidang cerai artis sekaligus politisi DPR, Theresia Ebenna Ezeria Pardede atau lebih akrab disapa Tere kembali digelar di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, hari ini, Senin, 6 Februari 2012. Sidang yang beragendakan mediasi antara Tere dengan suaminya Eka Nugraha berlangsung selama satu jam. Tere yang mengenakan blazer abuabu dan celana bahan, tidak mengeluarkan sepatah kata pun saat memasuki ruang sidang mediasi. Begitu juga saat Tere meninggalkan ruang sidang, Tere langsung bergegas berlari menuju mobilnya. Pelantun tembang Awal Yang Indah ini tidak mau menjawab pertanyaan

wartawan seputar hasil mediasi dan soal ketidakhadiran suaminya di sidang. Pengacara yang mendampinginya pun langsung diajak Tere masuk ke mobil Honda Jazz Putih bernomor polisi B 8835 IT. "Maaf ya, maaf Ya," ujar sang pengacara yang enggan menyebutkan namanya. Hingga kini, belum diketahui alasan Tere menggugat cerai sang suami yang menikahinya pada 6 Desember 2003. Gugatan cerai itu diajukan oleh pengacaranya. Gugatan cerai pasangan ini tercatat dengan nomor perkara 37/Pdt.G/ 2012/PAJS. Hingga kini, Tere belum mau memberikan komentar terkait gugatan cerai itu. (net)

Fadly Belum Mau Padi Reuni JAKATA -- Band Padi sudah lebih 15 tahun bergelut di belantika musik Indonesia. Tapi, perjalanan mereka harus vakum saat sang drumer Yoyo tersangkut kasus narkoba. Kini Yoyo pun sudah di detikdetik menjelang kebebasannya 28 Februari mendatang. Akankah mereka kembali? Ternyata, sang vokalis Fadly belum mau kembali ke Padi. Lho? Padahal fans Padi tentu saja sudah menantikan kembalinya mereka di panggung musik Tanah Air. Bahkan sudah ada pergerakan dari para fans untuk 'memaksa'

Padi kembali. "Malah di Facebook ada Gerakan Padi Bikin Album. Yoyo juga pengen banget main, tapi ya mungkin belum saatnya aja," tutur Fadly saat ditemui di studio ANTV Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu 5 Februari. Fadly saat ini punya proyek baru dengan personel lain Padi, Rindra. Mereka ingin membuat album kompilasi yang berisi lagu anakanak. "Ingin aja bikin album anakanak yang baru. Talent-talent dari kitalah, ada Tasya dan lain-lain," paparnya. (net)

Playboy Cops Tayang: Rabu 8 Feb 2012 Dini hari 00:30 Wita Dikisahkan seorang pemuda bernama Lincoln, (adik dari seorang mantan anggota polisi) bersumpah untuk menemukan pembunuh kakaknya. Saat ia melakukan investigasi di Hong Kong, ia bertemu dengan Michael (seorang anggota CID yang ceroboh) yang juga tengah melakukan investigasi. Saat Michael dan Lincoln mulai membenci satu sama lain, justru secara tak sengaja, mereka menggali lebih dalam lagi kasus yang sama-sama mereka lakukan. Ketidakcocokan mereka cepat berubah menjadi persahabatan. Tidak hanya itu mereka sama-sama terkenal sebagai polisi playboy. Namun berkat upaya keras mereka selayaknya dynamic duo dalam menyelidiki kasus tersebut itu mampu merubah pandangan orang bahwa polisi playboy juga bisa menjadi polisi yang profesional.. Berhasilkan Lincoln menemukan pembunuh kakaknya? Temukan jawabannya hanya dalam sinema Asia yang bertajuk Playboy Cops di layar kaca Indosiar. Selamat menyaksikan.


16 ADVERTORIAL

RADAR SULBAR Selasa, 7 Februari 2012

Dipersembahkan: Biro Humas dan Protokol Pemprov Sulbar

Sulbar Terima Bantuan Menteri Kelautan Perikanan RI

FOTO-FOTO: BIRO HUMAS DAN PROTOKOL SULBAR/IPUL

SAMBUT. Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sharif Cicip Sutardjo menerima pengalungan sarung sutra saat acara penyambutan di Bandara Tampa Padang Mamuju, Sabtu 4 Februari 2012.

GUBERNUR SULBAR Anwar Adnan Saleh bersama Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sharif Cicip Sutardjo di ruang VIP Bandara Tampa Padang Mamuju

MAMUJU -- Nelayan dari seluruh wilayah Sulbar kembali mendapatkan perhatian besar Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sharif Cicip Sutardjo. Dalam kunjungannya ke Sulbar, Sabtu 4 Februari, Sharif menyerahkan secara simbolik sejumlah bantuan untuk di bagikan kepada nelayan. Untuk Pemprov Sulbar, Sharif menyerahkan bantuan dana pembangunan PPI Palipi sebanyak 1 paket sebesar Rp. 21.000.000.000. Selain itu, ada juga bantuan berupa penyediaan rumah ikan sebanyak 2 unit dengan nilai sebesar Rp. 400.000.000, bantuan kapal penangkap ikan = 30 GT berjumlah 4 unit dengan anggaran sebesar Rp. 6.000.000.000, bantuan kapal penangkap ikan = 30 GT sebanyak 3 unit sebesar Rp. 4.500.000, serta kartu nelayan 1.000 kartu sebesar Rp. 50.000.000. Sementara untuk Kabupaten Polewali Mandar yang diterima Wakil Bupati Najamuddin Ibrahim adalah pengadaan kapal = 30 GT sebanyak 2 unit Rp. 3.000.000.000, dan BLM– PUMP PT untuk 15 KUB Rp. 1.500.000.000, serta sehat nelayan untuk 100 peserta Sedangkan untuk Kabupaten Majene yang diterima Bupati Kalma Katta, diberikan bantuan berupa pengadaan kapal = 30 GT sebanyak 1 unit seharga Rp. 1.500.000.000, bantuan BLM–PUMP PT untuk 15 KUB dengan nilai Rp. 2.000.000.000, serta bantuan sehat nelayan mencapai 100 peserta Rp. 2.000.000.000. Bantuan lainnya diberikan kepada Kabupaten Mamuju yang diterima oleh Bupati Suhardi Duka adalah pengadaan kapal = 30 GT sebanyak 1 unit seharga Rp. 1.500.000.000, BLM–PUMP PT bagi 20 KUB yang mencapai Rp. 2.000.000.000, dan sehat nelayan 100 peserta. Tidak ketinggalan, bantuan untuk Kabupaten Mamasa berupa kartu sehat nelayan untuk 100 peserta. "Bantuan yang kita terima ini adalah hasil perjuangan kita di pusat, sehingga saya sangat berharap kepada seluruh penerima untuk memanfaatkan bantuan ini demi peningkatan kesejahteraan," ujar Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh. (dir)

ACARA pembukaan kunjungan kerja Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sharif Cicip Sutardjo di Auditorium Kantor Gubernur Sulbar

MENTERI KELAUTAN dan Perikanan RI Sharif Cicip Sutardjo saat baru turun dari pesawat

GUBERNUR SULBAR Anwar Adnan Saleh menyerahkan miniatur kakao sebagai cinderamata

PENYERAHAN bantuan Kementeria Kelautan dan Perikanan RI kepada Pemprov Sulbar dan lima Pemkab di Auditorium Kantor Gubernur Sulbar, Sabtu 4 Februari 2012.


Radar Sulbar