Issuu on Google+

16 HALAMAN

KAMIS, 30 JANUARI 2014

Rp 2.500

Mega Capres, Jokowi Cadangan MUHAMMAD IDHAM AMA/FAJAR/JPNN

JENAZAH - Kerabat mengangkat jenazah korban yang tewas tersengat listrik di RS Bhayangkara Polri, Jalan Mappaoddang, Makassar, Sulsel, Rabu (29/1).

Enam Orang Pekerja PLN Tewas Tersengat Listrik HISTERIS Keluarga korban histeris menyaksikan jenazah satu dari enam korban yang tewas tersengat listrik di Rumah Sakit Bhayangkara Polri, Jalan Mappaoddang, Makassar, Sulsel, Rabu (29/1). MUHAMMAD IDHAM AMA/FAJAR/JPNN

KORUPSI Staf Ahli Gubernur Jateng Tersangka Korupsi Bansos SEMARANG - Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah menetapkan staf ahli Gubernur Jawa Tengah berinisial JM sebagai tersangka kasus dugaan penyimpangan dana bantuan sosial yang bersumber dari APBD 2011. Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Mashyudi di Semarang, Rabu, mengatakan, JM ditetapkan sebagai tersangka dalam kapasitasnya sebagai mantan Kepala Biro Bina Sosial Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah yang saat itu menjabat pada 2011. Selain JM, kata dia, Kejaksaan juga menetapkan JS yang berkedudukan sebagai staf di ke hal 7 kol 1

yang bertugas memasang instalasi di daerah tersebut sedang memasang kabel. Setelah itu kabel ditarik oleh keenam orang itu. “Tanpa sengaja kabel yang mereka tarik menyentuh kabel telanjang yang dialiri listrik di dekat kabel itu,” kata Jurmadi. Akibatnya, keenam orang itu meninggal di lokasi kejadian. Keenam korban tewas adalah Rustam (37) dan Salamat (58) warga Kecamatan Mamajang Kota Makassar, Arifuddin (50) ke hal 7 kol 5

usung Jokowi sebagai calon presiden. Sedangkan untuk wakilnya, menurut Tjahjo, saat ini belum ditentukan. Namun dipastikannya, siapapun yang jadi pendamping Jokowi harus berkontribusi terhadap perolehan suara. “Itu yang akan dipikir. Apakah dari tokoh partai, pengamat atau wartawan,” tandasnya. FENOMENA JOKOWI MIRIP SBY DI 2004 Sementara itu, Elektabilitas Joko Widodo sebagai capres pada Pemilu 2014 tak terbendung dalam survei capres mulai di sekitar awal tahun 2013 hingga saat ini. Ketua DPP Partai Golkar Yorrys Raweyai menilai fenomena Jokowi itu sama seperti fenomena SBY di awal Pemilu 2004. “Jokowi ini fenomenal. Kalau flash back sama kayak SBY awal tahun (Pemilu) 2004 dan 2009,” kata ketua DPP Golkar Yorris Raweyai dalam rilis survei SMRC di Four Season ke hal 7 kol 1

SC Kongres, Ibas Layak Periksa KPK Anas : Diantar SBY atau Dilakukan di Istana

LESU Tersangka kasus suap proyek Hambalang Anas Urbaningrum dikawal petugas usai menjalani pemeriksaan, di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (29/1).

JAKARTA - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat (PD), Anas Urbaningrum menyatakan, Sekretaris Jenderal PD Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas layak diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Alasannya, Ibas merupakan Steering Commitke hal 7 kol 5

PUTU WAHYU RAMA/JPNN

VIVANEWS

ULANG TAHUN - Pada ulang tahun ke-41 PDIP, Jumat (10/1) lalu Jokowi mencium tangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri usai mendapat potongan tumpeng.

Pekan Kelabu bagi Polri, 3 Anggotanya Tembak Diri Sendiri SEPEKAN terakhir, 3 anggota polisi mencoba bunuh diri. Ada yang selamat, ada yang akhirnya meninggal dunia. Januari kelabu bagi Polri. Persoalan pribadi diduga sebagai pemicu ulah nekat anggota polisi itu. Sebagai langkah antisipatif, Polri mengetatkan pemakaian senjata dan melakukan serangkaian tes bagi anggotanya. Tapi sepekan terakhir sudah ada 3 kejadian. AIPTU GULTOM Letusan di Perumahan Kalimanis Blok D RT 23 No 109 Sungai Kapih, Samarinda Ilir,

BANJIR

MAKASSAR - Enam orang penarik kabel PLN tewas tersengat listrik. Warga tidak bisa berbuat banyak lantaran takut ikut tersengat. Mereka tewas di tempat. Peristiwa ini terjadi di Kampung Mala’llang, Jalan Poros Kampus APP Pertanian, Kelurahan Romanglompoa, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (29/1). Menurut saksi mata bernama Jumardi, sebelum tersengat listrik, karyawan harian

JAKARTA — Meski merajai berbagai survei calon presiden (capres), Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tetap tidak menjadi pilihan pertama partainya, PDIP. Pria yang akrab disapa Jokowi itu hanya jadi cadangan bagi Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo mengungkapkan, partainya telah menyiapkan dua skenario terkait pencapresan. Kedua skenario tersebut berkaitan dengan hasil perolehan suara pada pemilu legislatif (pileg). Skenario pertama adalah menduetkan Mega dengan Jokowi. Skenario ini akan dipilih jika perolehan suara PDIP mampu melampaui presidential treshold. “Kalau suara kita mencukupi maka Bu Mega pasangannya sudah jelas siapa,” kata Tjahjo kepada wartawan di kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (29/1). Jika skenario ini tidak terwujud, maka PDIP akan meng-

Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (22/1), mengagetkan warga. Saat dicek, Aiptu Antoni Sarito Gultom (51) sudah bersimbah darah. Ada luka tembak di kepalanya. “Ternyata ledakan pistol Pak Gultom sendiri,” kata warga di lokasi kejadian. Gultom merupakan anggota Polsekta Samarinda Ilir. Ia menembak kepala sendiri sekitar pukul 07.50 WITA di rumahnya. Sempat dilarikan ke beberapa RS, tapi nyawa polisi yang sudah berkeluarga ini akhirnya tak tertolong ke hal 7 kol 1

OLAH TKP Sejumlah petugas polisi melakukan olah TKP peristiwa bunuh diri di Jalan Taman Bahagia, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi. Salah seorang anggota Polres Sukabumi Kota, Briptu Guntur Waluyo (27) meregang nyawa setelah menghempaskan timah panas ke kepalanya sendiri di kamar kost nya. IKBAL/RADARSUKABUMI

MUHAMMAD SYAUQI/RADAR KUDUS

ANGKUT PENYEBERANG - Sebuah truk mengangkut para penyeberang dari Desa PantirejoTanjang kemarin. Dalam menyeberang itu, warga ditarik Rp 50 ribu.

Ongkos Menyeberang Banjir Rp 100 Ribu PATI - Genangan air di jalan Pati-Purwodadi sejak dua pekan lalu masih terlihat cukup dalam kemarin. Sejumlah kendaraan besar terpaksa menerjang ketinggian air yang mencapai hingga 50 sentimeter lebih tersebut. Untuk melaju di area genangan dari Desa Pantirejo hingga Desa Tanjang, Kecamatan Gabus, sopir kendaraan tidak hanya harus berani melawan tingginya genangan banjir. Mereka juga perlu ekstra hati-hati saat melintas. Mengingat, di dalam genangan banjir itu, kondisi jalan rusak parah ke hal 7 kol 5

TIDAK TERBIT Sehubungan Libur Nasional Tahun Baru Imlek 2565, Jumat (31/1) besok, Radar Pekalongan tidak terbit. Kepada relasi harap maklum. REDAKSI

Oknum Komisi VII di Kasus SKK Migas

DPR: Dari ‘Anak TK’ ke ‘Preman Pemeras’ BILA almarhum Gus Dur pernah menyatakan anggota DPR laiknya anak-anak TK, sebutan itu tampaknya sudah lama tak ‘kena’. Kini perlu sebutan lain untuk mewakili berbagai perilaku buruk yang ditunjukkan warga Senayan tersebut. Termasuk yang kini tengah menjadi wacana di media massa, yakni memeras BUMN untuk dana Tunjangan Hari Raya (THR). Tentu saja itu perilaku aneh bin astaga. Bagaimana tidak, bila demi dana tambahan untuk berhurahura di hari raya itu kalangan Senayan tega merendahkan diri laiknya buruh meminta THR kepada majikan. Bahkan lebih rendah lagi, karena dibanding buruh yang jelas haknya, sebagai wakil rakyat mereka bukanlah kacung mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu

Mega Capres, Jokowi Cadangan

Kalau “Ibu” masih minat, yang lain harus legowo... SC Kongres, Ibas Layak Periksa KPK

Maksudnya layak juga dijadikan teman di tahanan, itu kalau bisa... JPNN

JPNN

PEMERASAN - Mantan Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini pernah memberikan uang THR ke Komisi VII melalui Tri Yulianto. Kubu Rudi menyatakan pemerasan terselubung.

DIANCAM - Direktur Utama PT Pertamina, Galaila Karen Kardinah Agustiawan atau Karen Agustiawan, mengaku sering mendapat ancaman akan dipecat bila menolak memenuhi permintaan gratifikasi, termasuk permintaan dana oleh Komisi VII DPR RI.

Minyak dan Gas (SKK Migas), Rudi Rubiandini, pihak yang dimintai. Permintaan ganjil itu terungkap setelah Rudi Rubiandini mengaku

Redaksi/Pemasaran/Iklan: Jl. Binagriya Raya B1 No. 9 Pekalongan Telp. (0285) 432.234, 790.6360 Fax. (0285) 441.0262

memberikan US$ 200 ribu kepada Komisi VII DPR RI. Rudi mengatakan hal itu saat bersaksi untuk Komisaris PT Kernel Oil Pte Ltd,

Simon Gunawan Tanjaya, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, akhir tahun lalu. Rudi mengatakan ke hal 7 kol 1

E-mail: r4d4rpek4long4n@gmail.com, iklan_radar_pekalongan@yahoo.com Website: www.radarpekalonganonline.com

CKMY


NASIONAL

KAMIS, 30 JANUARI 2014

2

RADAR PEKALONGAN

LINT AS LINTAS Penanganan Banjir Harus Sistematis JAKARTA - Ketua DPR RI, Marzuki Alie, mengatakan, penanganan banjir tidak bisa dilakukan dengan hanya bicara dan tampil di daerah-daerah banjir. Ditegaskan, penangangan banjir harus dilakukan dengan pengambilan kebijakan yang kompreDOK hensif dan konsiten Marzuki Alie dilaksanakan. “Jangan hanya bicara terus akan menangani masalah banjir disaat banjir mengepung Jakarta. Harus sistematis dan tidak hanya ditangani secara symtomatis seperti yang selama ini terjadi,” kata Marzuki Alie, di Gedung DPR, Senayan Jakarta, Rabu (29/1). Berbagai penyebab banjir dan kondisi kekinian lanjutnya, harus dipetakan dari hulunya sampai hilir. Baru kemudian berdasarkan hitung-hitungan dibuat solusinya dan dijalankan secara konsisten. “Harus diukur dulu berapa kemampuan sungai mengalirkan air, berapa debit air yang dialirkan rata-rata, berapa tinggi curah hujannya. Kemudian dipetakan berapa kemampuan serap tanah, kemampuan sungai dan wadul dalam mengalirkan dan menampung air,” ujar politisi Partai Demokrat itu. Setelah itu kata dia, baru dihitung biayanya dan dicarikan biayanya untuk kemudian dieksekusi secara konsisten solusi penangangannya. “Yang pertama tentunya mengembalikan fungsi sungai, kalau masih tidak mencukupi baru dibangun wadu-waduk penampung air untuk diarahkan ke laut. Bendungan pun harus dibangun agar bisa diatur debit airnya,” jelasnya. (fas/jpnn)

2035, Penduduk Indonesia Mencapai 305,6 Juta JAKARTA - Penduduk Indonesia diproyeksikan akan terus melonjak. Bahkan pemerintah memprediksi di tahun 2035, jumlah penduduk tanah air meninggkat 28,6 persen dibanding tahun 2010. Tahun 2010 jumlah penduduk Indonesia tercatat 237,6 juta jiwa. Dengan begitu pada 2035, jumlah penduduk diperkirakan mencapai 305,6 juta jiwa. Oleh karena itu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan, negara harus menyediakan kubutuhan dasar rakyat lebih dari jumlah pertumbuhan tersebut. Hal ini disampaikan Presiden pada acara peluncuran buku Proyeksi Penduduk Indonesia Tahun 2010-2035 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (29/1). Penyusunan buku dikoordinasikan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dengan melibatkan Kementerian Kesehatan, Badan Pusat Statistik (BPS), BKKBN, dan UNFPA. “Meski seolah-olah kenaikannya hanya sekitar 60-an juta jiwa, tapi tidak berarti kebutuhan pangan dan energi juga hanya sekitar 27 persen karena ada pergeseran dari penduduk menegah ke bawah menjadi penduduk golongan menengah atau consuming class yang memiliki kebutuhan lebih besar lagi,” kata Presiden dalam pidatonya. Ia memperkirakan kebutuhan dasar manusia termasuk pangan, air, dan energi bisa mencapai lebih dari 40 persen. Presiden dalam hal ini mengajak seluruh perancang pembangunaan, serta pemerintah dan lembaga negara di tingkat pusat maupun daerah untuk pandai dalam merancang masa depan dan ikhtiar untuk mewujudkannya. Presiden berharap pertumbuhan penduduk Indonesia nantinya diimbangi dengan produktifitas, sehingga dapat memajukan Tanah Air. “Kita ingin penduduk besar menjadi kekuatan bukan kelemahan, dan negara kita dengan penduduk besar mestinya berkah, bukan musibah,” tegasnya. Buku Proyeksi Penduduk Tahun 2010-2035 memuat data penduduk yang mencakup, antara lain, perkiraan jumlah penduduk, struktur umur penduduk, serta angka kelahiran dan kematian, baik di tingkat nasional maupun provinsi. Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, Agung Laksono, mengatakan harus ada grand design guna mengantisipasi ledakan penduduk. Sebagaimana diproyeksikan pada tahun 2035 jumlah penduduk Indonesia mencapai 305,6 juta. “Misalnya, harus melalui KB (Keluarga Berencana). Masyarakat harus ditanamkan lagi 2 anak cukup,” kata Agung di Jakarta, Rabu (29/1). Kata Agung, untuk menyukseskan gerakan itu perlu ada contoh dari tokoh publik. Hanya saja, yang jadi permasalahan kemudian, kata Agung, saat ini pejabat saja banyak yang memiliki banyak anak. “Pejabat tinggi, bupati, gubernur, anaknya banyak, gimana mau jadi contoh,” kata dia. Untuk mengatasi usia ketergantungan, maka saat ini penduduk usia muda, harus dimanfaatkan dengan sekolah yang bagus dan jaminan kesehatan. (flo/jpnn)

RADAR PEKALONGAN

JPNN

TERBONGKAR - Pasangan Khofifah - Herman Surjadi Sumawiredja dan pasangan Soekarwo - Saifullah Yusuf saat bertarung memperebutkan kursi Gubernur Jatim 2013 lalu.

Kecurangan Pilkada Jatim Terbongkar Pengacara Akil Sebut Khofifah Menang JAKARTA - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Akil Mochtar, menyebut bahwa pemenang gugatan sengketa pemilihan Gubernur Jawa Timur adalah pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman Surjadi Sumawiredja. Namun pada putusan yang dibacakan Senin 7 Oktober 2013 lalu, MK menolak gugatan Khofifah. Sehingga menetapkan pasangan Soekarwo dan Saifullah Yusuf sebagai pasangan terpilih. “Sudah klarifikasi kepada Pak Akil, jadi saat itu keputusan MK itu sebenarnya sudah ada tujuh hari sebelum putusan, dan itu Pak Akil menegaskan bahwa Bu Khofifah yang sudah menang. Ini tiba-tiba itu kan gubernur

incumbent yang menang,” ujar Pengacara Akil, Otto Hasibuan, Selasa (28/1). Dalam perkara gugatan itu, Akil diketahui merupakan ketua panel hakim yang menanganinya. Menurut Otto, Akil meminta dirinya untuk menyurati MK meminta klarifikasi, kenapa putusan tersebut bisa berubah paska Akil ditangkap. Akil ditangkap beberapa hari sebelum sidang putusan itu digelar. “Putusan tujuh hari sebelum dibacakan sudah ada, tapi pasca ditangkap Pak Akil itu tiba-tiba pihak sana yang menang. Ini ada apa? harus ditanyakan ke MK,” sambung Otto. TINGGAL DILANTIK Sementara itu, Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur, Agus Mahfud Fauzi menjelaskan, KPU tidak akan berpengaruh dan tetap dengan putusan MK yang menolak guga-

tan Khofifah Indar Parawansa dan Herman S. Sumawiredja terkait hasil Pilkada Jawa Timur. Menurut Agus, jadwal Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Periode 2014-2019, tidak akan ada perubahan atau ditunda. Pelantikan ditetapkan 12 Febuari 2014. “KPU sudah selesai setelah putusan MK kemarin. Putusan apapun sudah dijalankan dan sudah diproses dan tinggal pelantikan. KPU ikut memastikan bahwa 12 Febuari pelantikan Soekarwo dan Saifullah Yusuf,” katanya. KPU Jawa Timur berharap, jangan ada pihak yang merusak tahapan, apalagi menunda pelaksanaan pelantikan. Apalagi, Surat Keputusan (SK) dari Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, mengenai penetapan pelantikan pada 12 Pebrurai 2014, sudah diterbitkan.

“Kami lihat sudah siap dan tinggal menunggu hari dan pelantikan. Kalau kita melihat informasi yang ada, baju seragam gubernur dan wakil gubernur sudah disiapkan, tempat juga sudah disiapkan,” katanya. Menjelang pelaksanaan pelantikan Soekarwo dan Saifullah Yusuf, suhu politik di Jawa Timur kembali meninggi. Menurut pengamat politik dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Ali Imron, proses tahapan Pilkada Jatim sudah selesai. Dan, puncaknya menunggu pelantikan pasangan terpilih pada 12 Februari nanti. Ali mengatakan semua pihak harus menghormati hasil keputusan MK yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap. Pelantikan akan tetap jalan karena putusan MK bersifat mengikat dan tidak bisa dibatalkan oleh lembaga manapun.

Menurut Ali, kasus dugaan suap di sengketa Pilkada Jatim merupakan persoalan hukum sehingga tidak bisa diseret ke politik. “Apalagi dijadikan manuver politik sejumlah pihak untuk mempengaruhi jalannya pelantikan, itu tidak benar,” katanya. Kepala Biro Administrasi Pemerintahan dan Umum Setdaprov Jawa Timur, Suprianto mengatakan, tidak ada persiapan khusus terkait rencana pelantikan tersebut. Pasangna KarSa juga minta agar pelantikan dilakukan secara sederhana. Acara itu akan dilakukan dengan mengundang sejumlah menteri dan gubernur Jawa dan Bali. Rencananya, setelah pelantikan di Gedung DPRD Jatim, Sukarwo dan Gus Ipul akan mengadakan tasyakuran di Gedung Negara Grahadi, di Jalan Gubernur Suryo, Surabaya. (viva)

Agung Pengumuman CPNS Honorer K2 Molor Lagi Jaksa Telusuri Penyidik Akan Diumumkan 5 Februari JAKARTA - Pemerintah kembali memundurkan jadwal pengumuman honorer kategori dua (K2). Jika dihitung dari rencana pemerintah mengumumkan hasil tes kompetensi dasar (TKD) pada Desember 2013, berarti sudah empat kali mundur. Pertama akhir Desember, kemudian akhir Januari, molor lagi 4 Februari, dan kini 5 Februari 2014. “Atas pertimbangan pemerintah, Panselnas, dan pemda, kita putuskan pengumuman honorer K2 pada 5 Februari,” kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Azwar Abubakar dalam saat menggelar keterangan pers di Media Center KemenPAN-RB, Jakarta, Rabu (29/1). Berbeda dengan pengumuman hasil TKD dari pelamar umum, untuk honorer K2 diambil alih Panselnas. Panselnas yang menetapkan pengumuman dan daerah tinggal menempel saja hasilnya. “Kenapa harus Panselnas, karena itu sesuai aturan PP 48 Tahun 2005 jo PP 47 Tahun 2007 jo PP 56 Tahun 2012, di mana dise-

butkan Panselnas yang menetapkan kelulusan honorer K2,” tambah Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Eko Sutrisno. Fungsi daerah, lanjutnya, tinggal menempelkan saja hasil pengumuman yang sudah ditetapkan Panselnas. “Putusan Panselnas ini sudah final dan tidak bisa diganggu gugat siapa pun,” sergah MenPAN-RB. LULUSAN SMA DAN D3 Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Azwar Abubakar mendesak seluruh kepala daerah untuk menyekolahkan guru honorer kategori dua (K2) yang nantinya lulus CPNS. Pasalnya, dari latar belakang pendidikan guru honorer K2, terbanyak lulusan SMAD3. “Dari pertemuan dengan para sekda, seluruh daerah rata-rata mengaku kekurangan guru. Itu sebabnya guru kita prioritaskan diangkat. Hanya saja 75 persennya lulusan SMA-D3 dan ini tidak sesuai standar,” kata Azwar dalam konpres di kantornya, Jakarta, Rabu (29/1). Itu sebabnya, pusat meminta agar guru-guru yang lulus nanti wajib disekolah hingga ke jenjang S1 agar standar pendidikan anakanak bisa meningkat.

“Ya kan repot kalau pengajarnya bukan S1. Karena daerah minta diangkat paling banyak guru, kita iyakan saja. Namun mereka berkewajiban menyekolahkan kembali dan itu berarti daerah harus menyiapkan anggaran untuk pendidikan gurunya,” terangnya. Dengan menyekolahkan guru, diharapkan kualitas anak didik di seluruh daerah akan meningkat. Apalagi sesuai UU Guru dan Dosen, standar pendidikan guru minimal S1. “Sekitar 100 ribuan guru akan kita angkat sekarang. Jadi daerah siap-siap saja menyediakan anggaran untuk menyekolahkan para tenaga pendidiknya hingga S1,” tandasnya. DISESUAIKAN DAERAH Pemerintah benar-benar memberikan perlakuan khusus bagi honorer kategori dua (K2). Jika passing grade pelamar umum lewat sistim lembar jawab komputer (LJK) ditetapkan secara nasional, tidak demikian dengan honorer K2. Penetapannya dilihat berdasarkan kemampuan masing-masing wilayah. Bahkan, passing gradenya bisa diturunkan bila pemda berkeinginan menurunkan dengan koordinasi pusat terlebih dahulu. “Me-

mang banyak yang minta passing gradenya diturunkan. Jawaban saya, kenapa tidak? Daripada dipaksakan tinggi dan banyak tidak lolos,” ungkap Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Azwar Abubakar dalam konpres di Media Center KemenPAN-RB, di Jakarta, Rabu (29/1). Dijelaskannya, pemetaan hasil tes kompetenasi dasar (TKD) itulah yang membuat jadwal pengumuman honorer K2 mundur. Sebab, Panselnas harus berkoordinasi dengan daerah terhadap hasil TKD honorer. “Kalau daerah bilang diturunkan, ya tidak apa-apa. Tapi penurunan passing grade itu tanpa melihat nama honorernya, melainkan hasil simulasi nilai honorer di daerah bersangkutan. Contohnya, daerah A nilainya paling tinggi 70, ya kita tetapkan passing gradenya tidak boleh lebih tinggi dari 70,” beber Azwar. Kebijakan pusat ini, tambahnya, karena memang dibolehkan dalam peraturan pemerintah. Sebab ada perlakuan afirmasi bagi daerah tertentu. “Meski ada afirmasi, fairness tetap diutamakan ya. Sekali lagi kebijakan ini bukan lihat siapa orangnya,” tegasnya. (esy/jpnn)

Pemeras JAKARTA - Kejaksaan Agung masih menelusuri pengakuan tersangka kasus korupsi pekerjaan gas turbin Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Blok 2 Belawan tahun 2012, Mohamad Bahalwan, yang diperas oknum jaksa sebesar Rp10 miliar agar tidak ditetapkan sebagai tersangka dan ditangkap. Jaksa Agung Basrief Arif mengatakan, Balawan yang juga Direktur Operasi PT Mapna Indonesia, tidak menyampaikan identitas jaksa yang telah dikirimi uang dan berjanji tidak akan menangkapnya. “Jadi saya kira, kita sudah minta pengawasan, meminta pengecekan kepada tersangka (Bahalwan). Itu kan tersangka sah menyampaikan,” kata Basrief di Istana Negara, Jakarta, Rabu (29/1). Pengakuan Bahalwan yang tidak jelas menyampaikan siapa oknum jaksa tersebut dianggap menyulitkan penyelidikan. “Nanti kita cek lagi,” katanya. Tetapi, jika terbukti ada jaksa yang melakukan pemerasan, maka pihaknya segera menindak. “Kalau nyatanya jelas, ya saya akan ambil sikap. Kita tindak,” ujar dia. Sebelumnya, pengakuan pemerasan itu disampaikan Bahalwan sebelum menjalani pemeriksaan di Gedung Bundar, Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa 28 Januari 2013. “Iya, inisialnya BJI. Kalau tidak, ngapain saya mesti ngomong,” kata Bahalwan. Ia menjelaskan, bahwa oknum itu memintanya untuk menyiapkan uang Rp10 miliar dan harus diserahkan pukul 12.00 WIB, pada Senin, 27 Januari 2014. Nomor telepon oknum jaksa itu masih disimpannya. (viva)

Penasehat: M Alwi Hamu, Dwi Nurmawan, Komisaris: Suparno Wonokromo, Direktur Utama: Yanto S Utomo, Direktur: Muhammad Sukron

General Manager: Ade Asep Syarifuddin, Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab: Doni Widyo, Koordinator Liputan: Widodo Lukito, Redaktur Pelaksana Grafis: Roni Istanto, Liputan Kota: Abdurrahman (Redaktur), Wahyu Hidayat, Kajen: Widodo Lukito (Redaktur), Triyono, Ahmad Junaedi, Batang: Doni Widyo (Redaktur), Kendal: Sudarto, Bisnis: Dalal Muslimin, Lutfi Hanafi, M. Arif Prayoga, Pracetak: Damar Purbono, Saiful Ampri, Kurniawan, Keuangan: Rukayatun, Siti Aminah, Pemasaran: Eko Budiyanto (Manager), Mansyur, Iklan: Rosikin (Manager), Mudlofar, M Rifki Risyadi, Administrasi: Ida Fithriyah. Alamat redaksi/iklan/pemasaran: Jl. Binagriya Raya B1 No. 9 Kota Pekalongan, Telp. 0285-432234, Fax. 0285-4410262 Semarang: Anang Bastomi, Jakarta: Eko Suprihatmoko, Arif Badi K, Samsurijal, Alamat: Komp Widuri Indah Blok A.3 Jl Palmerah Barat No 353 Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321, Faks (021) 5322629. Eceran Rp 2.500, Percetakan PT Cirebon Press Intermedia. Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 20.000/mm kolom, sosial/keluarga Rp 10.000/mm kolom, iklan baris batik Rp 7.000 per baris, Iklan full colour Rp 30.000/mm kolom. Iklan halaman depan: tarif + 200%, Bank: Bank Mandiri Cabang Pekalongan an PT Wahana Semesta Pekalongan acc: 139-000-542-0595, Bank Jateng Cabang Pekalongan an PT Wahana Semesta Pekalongan acc: 1007015915.

Semua wartawan Radar Pekalongan dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.


TEGAL RAYA

KAMIS, 30 JANUARI 2014

3

RADAR PEKALONGAN

Sengketa Jalingkut, Bina Marga Kalah Harus Bayar Ganti Rugi ke Kontraktor SENGKETA antara PT Bumirejo (BRD) join operation PT Brantas Abipraya dengan Bina Marga terkait pembangunan Jalan Lingkar Utara (Jalingkut) Brebes-Tegal tuntas sudah. Majelis hakim Badan Arbitrase Nasional Indonesia mengabulkan gugatan PT BRD dan menyatakan Bina Marga harus membayar ganti rugi senilai Rp26,8 miliar. Sidang putusan sengketa proyek Jalingkut Brebes-Tegal itu, digelar, Selasa (28/1) siang di BANI Jakarta. Pembacaan putusan merupakan sidang kesebelas sejak permohonan arbitrase ke BANI diajukan

ADI MULYADI

JALINGKUT MANGKRAK – Warga melintas diatas Jalingkut di wilayah Tegal Barat, Kota Tegal, Senin kemarin. Kondisi fisik Jalingkut banyak ditumbuhi semak belukar lantaran dibiarkan mangkrak.

kuasa hukum PT BRD awal Mei tahun lalu. Isinya PT BRD menggugat Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan dan

LINT AS LINTAS Pertemuan Bahas Galian C, Berakhir Kurang Kondusif MUSYAWARAH antara masyarakat dengan pelaku usaha galian C, di Desa Kalilangkap Kecamatan Bumiayu yang di hadiri Muspika dan beberapa satuan kerja tingkat Kabupaten Brebes, berakhir kurang kondusif. Pertemuan dengan agenda membahas penggunaan alat berat ini, berkembang dengan adanya penolakan terhadap dump truk melintas di jalan Desa. Hal itu mendapat reaksi dari para tenaga Bongkar Muat (BM) maupun pemilik usaha penambangan, dengan membongkar muatan dump truk berupa batu di tengah akses jalan menuju lokasi galian C. Praktis jalan sepanjang 500 meter tidak dapat dilalui kendaraan. Musyawarah yang dipimpin Camat Bumiayu Supriyadi SSos dengan dihadiri Kepala Kantor Pelayanan Terpadu (KPT) Ratim, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Brebes H Ahmad Satibi, Staf Ahli Bupati DR Angkatno, unsur Dinas Pengairan dan ESDM serta Kepala BPBD Brebes, semula berjalan lancar. Dalam pertemuan tersebut warga mengeluhkan kondisi infrastuktur jalan dilingkungannya yang sering rusak, akibat aktifitas penambangan galian C yang diangkut menggunakan dump truk. Kondisi itu semakin mengkhawatirkan, seiring dengan beroprasinya alat berat dilokasi penambangan. “Kalaupun sudah mengantongi ijin, kami minta agar ijin penggunaan alat berat dicabut. Sebab kami khawatir lingkungan semakin cepat rusak,” kata Slamet, salah seorang perwakilan warga. Ungkapan Slamet mendapat dukungan dari warga lain yang meminta operasional alat berat untuk di tinjau kembali termasuk juga perijinan galian C yang ada di miliki oleh tiga pengelola penambangan. Sementara Jawawi, salah satu pengelola usaha penambangan mengaku tidak keberatan jika ijin galian C yang dimilikinya dicabut. (pri)

Jembatan Bina Marga Propinsi Jawa Tengah, wilayah Losari-Brebes-Tegal, Sumarjono, sebesar Rp161 miliar.

Dikonfirmasi melalui telepon, Rabu (29/1), PPK Jalan dan Jembatan Bina Marga Propinsi Jawa Tengah, wilayah Losari-Brebes-Tegal, Sumarjono membenarkan, Bina Marga kalah dan harus membayar ganti rugi ke PT BRD. “Besaran ganti rugi yang harus dibayar berapa, saya belum tahu. Karena hingga hari ini (kemarin) belum menerima salinan putusan sidang,” akunya. Mungkin, sambung Sumarjono, salinan sidang putusan baru dipegangnya Senin (3/2) mendatang. Karena itu pula, dia belum bisa mengatakan, kapan ganti rugi akan dibayarkan. “Salinan putusan belum ada, kapan ganti rugi akan dibayarkan juga belum jelas. Apalagi tentang kapan proyek

pembangunan Jalingkut dilanjutkan,” tandas Sumarjono saat ditanya, apakah setelah sengketa selesai pembangunan akan dilanjutkan? Sementara kendati gugatan dimenangkan BANI, tetapi PT BRD mengaku masih belum puas. Kuasa hukum PT BRD Boyamin Saiman mengatakan, dalam persidangan kliennya menang dan Bina Marga harus membayar ganti rugi Rp26,8 miliar. Itu harus dibayarkan paling lambat 60 hari setelah putusan dibacakan. “Tapi klien kami tidak puas dengan kemenangan ini. Karena gugatan yang diajukan sebesar Rp161 miliar. Selain itu, PT BRD juga tidak diberi kuasa untuk melanjutkan proyek pembangunan Jalingkut yang hingga kini masih mangkrak,” tegasnya.

Oleh karena itu, imbuh Bonyamin, PT BRD akan melanjutkan gugatan terhadap PPK Jalan dan Jembatan Bina Marga Jateng wilayah LosariBrebes-Tegal ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. “Pembangunan Jalingkut mangkrak lantaran kesalahan sepenuhnya di Bina Marga.” Sebelumnya, Direktur PT BRD join operation PT Brantas Abipraya, Budi Sarwono mengatakan, permohonan arbitrase ke BANI diajukan kuasa hukumnya pada awal Mei tahun lalu. PT BRD menggugat PPK Jalan dan Jembatan Bina Marga Propinsi Jawa Tengah, wilayah Losari-Brebes-Tegal, Sumarjono, sebesar Rp161 miliar. “Gugatan ini terkait keterlambatan justifikasi teknis (justek) atau bestek proyek

Jalingkut yang dikeluarkan Bina Marga.” Dibeberkan Budi, justek telah diajukannya sejak 13 Desember 2010. Namun Bina Marga baru menerbitkan justek pada 29 Juni 2012. Padahal, proyek jalan nasional senilai Rp205 miliar ini kontraknya mulai 1 April 2010 sampai 1 April 2012. “Akibat keterlambatan justek selama 19 bulan, pengerjaan proyek yang dibiayai APBN 30 persen dan 70 persen dari Bank Dunia itu molor dari kontrak. Sehingga Bank Dunia menghentikan pendanaannya,” tandasnya. Penghentian dana dari Bank Dunia berdampak pada pengerjaan Jalingkut. Dimana pelaksanaannya terhenti sejak Februari 2012 lalu dan mangkrak hingga sekarang. (adi)

Ratusan Lampion Hiasi Halaman Kelenteng LAMPION sejenis hiasan terbuat dari kertas, dengan lampu di dalamnya. Aksesoris ini lebih rumit dapat dibuat dari rangka bambu, dibalut kertas tebal atau sutera bewarna (biasanya merah). Benda itu merupakan salah satu hal yang tidak dapat dipisahkan, dari perayaan Imlek. Perayaan Tahun Baru China, tidak akan meriah, tanpa kehadiran lentera berbentuk bulat, dengan warna merah menyala, digantung mengelilingi tempat perayaan. Warna merah menggambarkan perasaan suka cita, menyambut datangnya Imlek. Contohnya di Kelenteng Tek Hay Kiong Tegal, jelang momen penting tersebut, dipasang ratusan lampion sepanjang Jalan Gurame, dan sekitar pelataran kelenteng. Sehingga menambah semarak suasana. Terutama saat malam hari tiba. Selain lampion, mendekati perayaan Imlek, panitia memasang tempat penyalaan ratusan lilin beragam ukuran, bahkan ada lilin raksasa. Menurut Ketua Yayasan Tri Dharma Tegal (YTSDT Kwee Hong Koen, atau Gunawan Ade Budi, pemasangan lampion dan ratusan lilin, agar kehidupan di tahun baru akan bertambah jaya. Selain memperoleh limpahan keberkahan dan keselamatan. Keberadaan lampion, tidak dapat dipisahkan dari tradisi perayaan Imlek atau Cap Go Meh. Asesoris ini jadi semacam atribut budaya, menandai peralihan tahun dalam penanggalan Tionghoa. Imlek kurang terasa meriah, tanpa kehadiran lampion, yang menghiasi sudutsudut jalan, kelenteng, dan ru-

ABIDIN ABROR

SEMARAK - Seperti pada perayaan Cap Go Meh tahun lalu, lampion penuh semarak menghiasi Kelenteng Tek Hay Kiong Tegal.

mah warga. Menurut sejarah, diperkirakan tradisi memasang lampion, ada di daratan China sejak era Dinasti Xi Han, sekitar abad ke3 masehi. Munculnya lampion, hampir bersamaan dengan dikenalnya tehnik pembuatan kertas. Lampion pada masa-masa awal, diduga menggunakan bahan

kertas. Disamping kulit hewan dan kain. Lampion mulai diidentikkan sebagai simbol perayaan Tahun Baru, dalam penanggalan Tionghoa pada masa Dinasti Ming. Pendar cahaya merah dari lampion, memiliki makna filosofis tersendiri. Nyala merah lampion menjadi simbol pengharapan

bahwa di tahun akan datang, diwarnai keberuntungan, rejeki, dan kebahagiaan. Memasang lampion di setiap rumah, juga dipercaya menghindarkan penghuninya dari ancaman kejahatan. Bentuk lampion yang konvensional, bulat dengan rangka bambu. Seiring perkembangan jaman,

muncul pula bentuk lampion yang makin bervariasi. Salah satunya lampion berangka logam, dan dapat difungsikan sebagai lampu meja, atau lampion berbentuk bunga teratai kuncup. Selain itu, masih banyak kreasi baru dari lampion, yang membuat perayaan Imlek kian semarak. (din)

Forum Camat Kritisi Layanan KTP/Kartu Keluarga Butuh Kajian Utuh UU Adminduk

AGUS WIBOWO

BANTUAN - Damayanti Wisnu Putranti, bersama Istri Ketua DPRD Kota Tegal, Ratna Edy Suripno, ketika memberikan beras pada keluarga nelayan, di Kelurahan Mintaragen.

Meringankan Beban Kebutuhan Hidup SEDIKITNYA 200 keluarga nelayan di Kelurahan Mintaragen, dan Kelurahan Panggung Kota Tegal, kemarin (28/ 1) nampak ceria. Setelah anggota DPP Departemen Pertanian dan Perikanan PDI Perjuangan, Damayanti Wisnu Putranti, menyambangi mereka dan membagikan beras langsung, bentuk meringankan beban kebutuhan hidup. Saat ini ombak di laut tidak bersahabat. Awalnya, pembagian beras 5 kg tiap kantong, sengaja diberikan Mba Yanti, sapaan akrab Damayanti di Mintaragen. Berlanjut ke pemukiman pesisir di Panggung. Di lokasi itu, wanita yang kini menjadi caleg DPR RI Dapil IX, meliputi Brebes, Tegal, dan Slawi melakukan hal sama. Dengan membagi-bagikan beras tanpa embel-embel apapun, seperti disertai stiker atau perintah mencoblos pada tanggal 9 April nanti. “Pembagian beras tiap kantong 5 kilogram, sengaja dibe-

rikan sebagai bentuk sedekah. Ketika membaca koran maupun melihat televisi, kondisi nelayan sangat terpuruk. Kami sengaja memberikan beras, tanpa ada yang lain,” ujar Damayanti Wisnu Putranti. Di sela-sela membagikan beras langsung kepada nelayan, wanita yang tinggal di Perumahan Taman Sejahtera Kota Tegal ini yakin, beras yang disampaikan sangat bermakna bagi keluarga nelayan. Memasuki awal 2014, banyak nelayan menganggur, lantaran ombak di laut besar. “Kami tidak dapat membantu sepenuhnya. Kami yakin beras 5 kilogram tiap kantong, pasti bermanfaat bagi keluarga nelayan yang menerimanya.” Di tempat sama, seorang keluarga nelayan yang menerima beras, Daryumi, mengucapkan syukur dan berterima kasih pada Damayanti Wisnu Putranti, yang memberikan bantuan beras, dan peduli pada mereka yang saat ini banyak menganggur. (gus)

GAGASAN bupati Ki Enthus Susmono untuk mengalihkan pelayanan KTP dan KK dimasing- maisng kecamatan mendapat apresiasi positif sekaligus dikritisi oleh Forum Komunikasi Camat (FKC). Disatu sisi gagasan ini sebagai upaya kongkrit pemkab dalam upaya percepatan pelayanan dasar masyarakat dan mengajak masyarakat untuk tertib administasi kependudukan, disisi lain butuh kajian utuh tentang pemberlakukan UU Administrasi Kependudukan yang baru yakni UU Adminduk nomor24/ tahun 2013. Ketua Forum Komunikasi Camat Saidno memandang saat ini beragam kendala masih dialami masing- maisng kecamatan terkait pelayanan

KTP dan KK dirumah patent. “Salah satunya minimnya tenaga yang ditempatkan Disdukcapil dimasing- masing rumah pantent. Hanya ada dua orang untuk melayani KTP dan KK. Permasalahan lain terkait koneksitas jaringan yang perlu dikuatkan. Terutama pelayanan diwilayah atas seperti Bumijawa dan Bojong,” ujarnya Selasa ( 28/1) disela- sela gelar pelantikan kades kemarin. Dia berharap ada pengkajian secara utuh terlebih dahulu untuk mencari jalan keluar terbaik terkait pelayanan cepat KTP /KK yang diserahkan pada masing- maisng kecamatan. “Soal pemikiran penambahan personil dirumah patent bisa saja dilakukan asal diikuti dengan reward and punishment yang baik dari pemkab. Mereka selama ini bekerja tidak kenal waktu dan

butuh insentif dari kerja lembur yang dilakukannya. Dan yang sangat penting adalah basis data kependudukan harus terintegrasi secara akurat dikantor pusat,” tegasnya. Ketika disinggung apakah perlu mendirikan UPT untuk mempermudah layanan KTP dan KK dimasing-masiong kecamatan dengan lugas dia menyatakan hal itu tidak terlalu prinsip. Hal ini mengingat kedepan masa berlaku e KTP adalah seumur hidup dan hanya sekali saja pelayanan dilakukan. Dia berharap tim kajian dari bidang organisasi, hukum dan pemerintahan bisa membuat telaah untuk mendorong kemudahan pelayanan dasar masyarakat yang gampang dan sederhana sesuai dengan aturan yang berlaku. “Kami dukung program bupati yang ingin mendekatkan layanan

terbaiknya untuk rakyat. Namun kajian utuh pemberlakukan UU Adminduk perlu dilakukan agar kami tidak

terkesan menabrak ramburambu yang telah diatur dalam Undang-Undang tersebut,” tegasnya. (her)

HERMAS PURWADI

BUTUH KAJIAN - Ketua Forum Komunikasi Camat ( FKC) Saidno mengusulkan kajian utuh UU Adimistrasi Kependudukan sebelum pelayanan KTP/KK dialihkan dimasing- masing kecamatan, kemarin.

Penertiban Gambar Caleg Dilanjutkan

ABIDIN ABROR

SENDIRI - Caleg PPP Dapil Kecamatan Tegal Barat, H Edi Friono, menurunkan sendiri baliho miliknya, yang dipasang di perempatan Jalan Hang Tuah Kelurahan Tegal Sari, Kecamatan Tegal Barat.

SETELAH sebelumnya melakukan aksi penertiban alat peraga kampanye (APK), yang banyak terpasang di berbagai perempatan atau jalan. Puluhan petugas Satpol PP, kemarin, menertibkan gambar caleg di Kecamatan Tegal Barat. Dalam penertiban APK yang dipasang pada pohon atau tiang listrik. Contohnya di Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Tegal Sari Kecamatan Tegal Barat, petugas langsung menurunkan dan mencopot gambar dari tempatnya. Kegiatan dipimpin Kasie Penegakan Perda dan Perwal Satpol PP, Edi Prayitno SH. Siang itu langsung menuju perempatan Jalan Hang Tuah. Di sini puluhan APK yang

dipasang di tikungan jalan menuju Jalan Brigjen Katamso, disamping gambar caleg yang diusung parpol ditertibkan. Dalam penertiban APK, sikap terpuji ditunjukkan seorang caleg, H Edi Friono. ebelum petugas datang, dia dibantu warga memilih menurunkan gambar yang lama terpasang, di perempatan Jalan Hang Tuah. Baliho panjang sekitar 2 meter, dengan dominasi warna hitam plus hijau, di dalamnya ada gambar dirinya yang mengenakan baju koko warna putih mengkilap, selain mengenakan kopiah warna hitam. Dari sekian banyak caleg, yang jumlahnya ratusan, boleh jadi Edi Friono satu-satunya yang

menurunkan gambar miliknya sendiri. “Kami selalu komitmen, dan mematuhi aturan pemasangan alat peraga,” imbuhnya ketika ditemui di lokasi. Dari perempatan Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, penertiban APK diterukan ke lokasi lain. Gambar yang pemasangannya tidak sesuai ketentuan, oleh petugas Satpol PP ditertibkan. Kemudian seluruh alat peraga hasil penertiban, dikumpulkan di kantor Satpol PP. Menurut Kasie Penegakan Perda dan Perwal Satpol PP, Edi Prayitno SH, dasar pencopotan alat peraga kampanye adalah surat Panwaslu Nomor 005/Panwaslu-Kt.Tgl/I/2014, tanggal 22 Januari 2014. (din)


JATENG

KAMIS, 30 JANUARI 2014

4

RADAR PEKALONGAN

YAYASAN YATIM PIATU DAN DHU’AFA

“AL - INAYAH” Jl. Untung Suropati Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan Telp. (0285) 4418232, HP. 085865495103, 085742790598

Yayasan AL-INAYAH membutuhkan Sedekah Amaliyah melalui Program Pembangunan Pondok Pesantren/Panti Yayasan Yatim Piatu & Dhu’afa. Total Anggaran yang dibutuhkan Rp. 990.000.000. Untuk informasi lebih lanjut hubungi: Musakhir : 085742790598 Bantuan bisa disalurkan via Rekening : Bank Mandiri Syariah Pekalongan 7030350418 BNI Syariah Cabang Pekalongan 0305110076 Bank Jateng Cabang Pekalongan 3007056710 Yayasan AL-INAYAH : Jl. Untung Suropati Kelurahan Tegalrejo Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan PANITIA PEMBANGUNAN PONDOK PESANTREN - PANTI YAYASAN YATIM PIATU & DHU’AFA “AL-INAYAH ” Akte Notaris : Iis Aisyah Y, SH SK, MENKUMHAM

Nomor : 04 Tanggal 07 Juli 2010 Nomor : AHU - 337. AH. 01 04 Tahun 2011

REKAP SUMBANGAN PEMBANGUNAN YAYASAN YATIM PIATU DAN DHU’AFA “AL - INAYAH” Saldo 1 s/d 30 ............................................. R p . 31.775.000,30.

Sri Rejeki

Rp.

31.

Tohari

Rp.

200.000,-

32.

Hj. Retno A

Rp.

1.000.000,-

33.

Achmat Subagyo

Semen

34.

H Asrori

Rp.

200.000,-

35.

Bayu W

Rp.

200.000,-

36.

Heri

Rp.

500.000,-

37.

Sukirno Yamil

Rp.

200.000,-

38.

Sdr

Rp.

500.000,-

39.

Supomo

Rp.

1.000.000,-

Jumlah Total .............................................

250.000,-

10 Zak

R p . 36.075.000,-

INFRASTRUKTUR Buruh Tolak Pedoman dari Provinsi SEMARANG — Puluhan buruh yang tergabung dalam Gerakan Buruh Berjuang (Gerbang) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Semarang, Rabu (29/1). Mereka menolak pedoman pengupahan provinsi terkait survei kebutuhan hidup layak (KHL) karena tidak sesuai dengan kontrak sosial yang ditandatangani Dewan Pengupah Provinsi Jateng. Koordinator Aksi Prabowo Luh Santoso mengatakan, survei tersebut tidak melibatkan Dewan Pengupahan Kota Semarang. “Harusnya dewan provinsi tidak menggunakan draf pedoman provinsi karena draf itu sendiri telah menyalahi aturan,” katanya. Menurutnya, draf dari Dewan Pengupahan Provinsi tidak sesuai dengan kondisi riil yang ada. Contohnya, draf Dewan Pengupahan Provinsi menyatakan, ukuran kos buruh 3x3 m. ADITYO DWI/RADAR SEMARANG Sementara draf di DeMENOLAK - Buruh membakar wan Pengupahan Kota daftar pedoman survei kebutuhan hidup layak dari Dewan Pengupah Semarang sebenarnya Provinsi Jateng yang dinilai tidak sudah mencantumkan ukuran 3 x 5 m. (hid) sesuai dengan kondisi saat ini.

Abrasi Wilayah Timur Kian Meluas REMBANG – Abrasi pantai di wilayah Desa Kragan, Kecamatan Kragan, kian meluas. Meski Pemkab Rembang sudah menempatkan bangunan pemecah ombak, namun dalam kurun setengah bulan terakhir, muncul kikisan baru di sebelah barat tanggul itu. Kepala Desa Kragan Mochamad Khumaidi mengatakan, kikisan baru itu membentang sepanjang 300 meter. Ada setidaknya sembilan rumah warganya yang kini rusak dimakan abrasi. Warga melakukan penanganan darurat dengan menanggul tepi pantai dengan tumpukan sak berisi pasir. ”Namun tanggul dari sak itu perkiraan kami tidak bisa bertahan lama dari digempur ombak. Kami berharap, pemerintah segera turun tangan untuk kembali melakukan penanggulangan. Tanggul sebelah timur pemecah ombak yang dipasang pada tahun lalu pun, juga kurang panjang sehingga kami meminta ditambah,” ungkapnya. Ditambahkan, sejak 2012, abrasi di desanya masih belum bisa dikendalikan. Dua tahun lalu, 65 rumah milik warga Desa Kragan rusak dihantam gelombang. Pasca-abrasi kala itu, Pemkab Rembang sudah melakukan pembuatan pemecah ombak sepanjang 150 meter. ”Namun pembuatan tanggul penahan gelombang sepanjang itu belum menyelesaikan masalah. Sebab, total garis pantai Desa Kragan yang tergerus abrasi mencapai hampir satu kilometer,” ungkapnya. Warsikan, salah satu warga Desa Kragan menuturkan, abrasi yang terjadi di desanya membuat penduduk merasa

ALI MAMUDI/RADAR KUDUS

AMBRUK - Warga di Dukuh Serbung, Desa Temperak, Kecamatan Sarang, menunjukkan puluhan gorong-gorong untuk pemecah gelombang ambruk diterjang ombak kemarin.

tidak aman. Dia menilai, upaya penanggulangan abrasi oleh pemerintah belum optimal. Dia mengaku, sudah mengeluarkan jutaan rupiah dari kocek pribadinya untuk menanggulangi abrasi di belakang

rumahnya. Sementara itu, gempuran ombak di wilayah timur selama sepekan ini juga merusak pemecah gelombang di tepi pantai Desa Temperak, Kecamatan Sarang. Pemecah gelombang dari

gorong-gorong yang menelan anggaran sekitar Rp 500 juta bantuan dari pemerintah pusat itu porak poranda setelah diterjang ombak. ”Kami berharap kerusakan itu bisa segera ditindaklanjuti

agar tidak meluas. Selain itu kami juga berharap goronggorong itu bisa diisi dengan cor atau batu agar tidak mudah terhempas diterjang ombak,” ungkap Darmuji warga setempat. (ali/hil)

Daerah Terisolasi Butuh Tenaga Medis PATI – Keberadaan tenaga medis diharap bisa lebih dimaksimal dalam memberi pelayanan kesehatan pada warga yang terkena musibah banjir. Utamanya pelayanan kesehatan bagi warga yang enggan mengungsi dan masih bertahan di rumah yang tergenang banjir. Anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah (Jateng) Muh Zen ADV mengatakan, bantuan pelayanan kesehatan bagi warga yang terkena musibah perlu ditingkatkan. Mengingat bencana banjir yang terjadi banyak mengganggu kesehatan warga. ”Untuk pengungsi di pengungsian sudah lumayan terpantau. Meski di tempat itu masih terdapat banyak kekurangan, terutama obat gatal dan pusing karena stres,” ujarnya saat meninjau lokasi banjir di Pati kemarin. Dia mengaku, sejauh ini telah melakukan pemantauan intensif terhadap sejumlah lokasi banjir di Pati. Dari pantauannya, masih ditemukan pelayanan kesehatan yang kurang. Utamanya di daerah-daerah yang akses

MUHAMMAD SYAUQI/RADAR KUDUS

DIHIBUR - Anak-anak korban banjir mendapat hiburan dari para relawan. Tujuanya biar anak-anak tidak stress.

jalannya terputus akibat banjir, seperti di kampung-kampung yang ada di bantaran Sungai Juwana. “Kita akan terus mendorong petugas-petugas kesehatan supaya mampu menjangkau wilayah tersebut. Karena para korban banjir lebih

dari sepekan berada di genangan air kotor,” ujarnya. Menurutnya, banjir yang terjadi cukup lama ini perlu penanganan intensif. Pantauan dan operasi tim kesehatan, diharapkan bisa masuk dari kampung ke kampung.

Dalam artian, pelayanan kesehatan tidak hanya terfokus di posko kesehatan semata. Utamanya, bagi lokasi yang tidak bisa dilalui kendaraan. Untuk masuk ke lokasi terisolasi, sedianya tenaga kesehatan tidak hanya menunggu ketersediaan perahu karet dalam menyebrang. Mengingat keterbatasan perahu karet yang dimiliki saat ini. Tenaga medis bisa memanfaatkan jukung (perahu kecil) yang sudah banyak dimiliki masyarakat yang kerap dilanda banjir. Salah satu relawan posko di Desa Pantirejo, Kecamatan Gabus, Tommy Rochdiana mengungkapkan, sejauh ini kebutuhan kesehatan masyarakat perlu mendapat perhatian serius. Sejak didirikan posko kesehatan di daerah tersebut, yang mencakup 6 desa (Desa Pantirejo, Sambirejo, Karangawen, Tlogoarum, Gebang, dan Tanjang; Kecamatan Gabus) tercatat 611 ada pasien. ”Kami bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Pati. Kami memiliki sasaran 3.000 jiwa yang ada di enam desa. Banyak

masyarakat yang membutuhkan salep untuk gatal-gatal,” ujarnya. Diakuinya, untuk memberi pelayanann masyarakat secara baik, belum bisa dilakukan secara maksimal. Sarana dan prasarana serta tenaga medis belum bisa tercukupi maksimal. Untuk obat bagi masyarakat terdampak saja, pihaknya harus meminjam obat dari Kabupaten Blora. ”Untuk keperluan obatobatan, kami juga masih memesan dari Semarang. Jumlah obat yang tersedia, belum mencukupi dengan korban banjir. Di beberapa lokasi juga masih sulit untuk di jangkau, seperti Gebag dan Tanjang, ” ujarnya. Untuk meng-cover enam desa tersebut, telah disiagakan dua dokter dari RS Kayen, enam bidan desa dan dua perawat. ”Pelayanan paling baik memang langsung masuk ke perkampungan. Sehingga bisa memberi pelayanan maksimal,” ujarnya. Saat ini, genangan masih berada di 104 desa dari 14 kecamatan dengan total pengungsi 41.000 jiwa. (sya/lin)

Atiningsih, Guru IPA SMPN 29 Semarang

Metode Belajar Dikagumi Guru Luar Negeri SEIRING berjalannya waktu, dunia semakin berubah. Oleh karena itu, model pembelajaran pun terus berkembang. Sehingga mau tidak mau para guru sebagai tenaga pendidik di sekolah juga harus mengikuti perkembangan agar tidak semakin ketinggalan. Salah satunya adalah dengan terus belajar dan meningkatkan kompetensi mendidik siswa. Hal itulah yang dipegang betul oleh Atiningsih MSi, guru pengampu mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 29 Semarang. Akhir 2013 lalu, ia baru saja mengikuti The Fifth International Conference on Science and Mathematics Education (CoSMEd) 2013 yang diselenggarakan Seameo Recsam di Penang Malaysia. Ia merupakan satu-satunya guru yang berhasil lolos mewakili Kota Semarang dalam ajang pertemuan guru-guru IPA dan Matematika tingkat internasional tersebut. ”Kita sadar betul bahwa siswa sekarang berbeda de-

ngan siswa pada zaman dahulu. Saat ini model pendidikan lebih mengedepankan kepada teknologi. Anak-anak juga lebih adaptif dengan dunia digital. Sementara masih banyak guru yang bertahan dengan dunia analog. Maka mau tidak mau tidak kita harus menyesuaikan,” beber perempuan yang akrab disapa Bu Ati ini kepada Radar Semarang. Ati menjelaskan, model pembelajaran saat ini sudah masuk pembelajaran abad 21. Model tersebut telah dijalankan di berbagai negara di seluruh dunia. Sistem pembelajaran yang paling menonjol adalah dengan menggunakan metode PBL4C yang merupakan kepanjangan Problem Based Learning the 4 Core Areas: collaborative, confirmative, creative thinking, and critical. ”Model pembelajaran tersebut sejalan dengan model pembelajaran berbasis kurikulum 2013 yang rencananya akan digelar awal tahun ajaran 2014 mendatang,” imbuh guru yang mengawali karir sejak 2003 ini.

Salah satu keunggulan dari model pembelajaran tersebut, lanjut alumnus Universitas Brawijaya Malang ini, adalah adanya kolaborasi yang kuat antarsiswa. Sehingga belajar menjadi lebih menyenangkan dan tidak membosankan. ”Selama ini ketika anak masuk kelas mereka paham, namun ketika keluar tidak mendapatkan apa-apa. Ini berarti pembelajaran mereka belum bermakna,” ungkap perempuan kelahiran Cilacap, 16 November 1977 ini. Ati telah mempraktikkannya dengan mengajar sejumlah siswa-siswi dari negara yang berbeda-beda selama di Malaysia. Dari situ terlihat bahwa kolaborasi mereka sangat kuat. Selain itu, penggunaan bahasa Inggris benarbenar menjadi bahasa kedua setelah bahasa asli mereka. ”Selama mengajar, saya juga membandingkan silabusnya dengan model pembelajaran yang ada di Indonesia,” imbuh ibu dari Syafa At-Thariq ini. Istri Teguh Arifianto ini menambahkan, pengalamanpengalaman tersebut yang

kemudian diterapkannya dalam mengajarkan kepada anakanak di sekolahnya. Menurutnya kendala yang masih banyak ditemukan adalah siswa yang belum bisa mengikuti. Sebab harus mengubah pola pikir dan metode belajar siswa. ”Harapannya dengan metode tersebut anakanak dapat menjawab pertanyaan ’mengapa’ dan ’bagaimana’. Bukan lagi ’apakah’ seperti yang masih diajarkan saat ini,” imbuh guru yang pernah meraih Juara III dalam Olimpiade Sain Nasional (OSN) Guru Kota Semarang 2013 ini. Untuk memudahkan siswa dalam belajar, Ati mengenalkan metode make a match. Yaitu metode belajar dengan menggunakan kartu yang berisi soal dan jawaban disertai gambar. Metode tersebut dilakukan dengan cara permainan sehingga anak-anak sangat antusias dalam mengikutinya. ”Metode ini pula yang saya presentasikan di hadapan guru-guru internasional di Malaysia. Banyak dari mereka yang tertarik dengan metode

ini, salah satunya dari Thailand,” ungkap perempuan yang tinggal di Klipang Semarang ini. Pengalaman yang paling berkesan bagi Ati selama berada dalam konferensi tersebut adalah dapat belajar dari guruguru lain yang juga mempresentasikan metodenya masing-masing. Salah satunya adalah metode pembelajaran yang dikenalkan Japan International Cooperation Agency (JICA) dengan menggunakan botol bekas dalam pembelajaran IPA. Hal tersebut sangat efektif untuk mengurangi pencemaran lingkungan yang semakin parah. ”Selain menguasai pembelajran yang current trend (terbaru), mereka juga tetap memperhatikan local wisdom (kearifan lokal),” imbuh peraih Beasiswa Unggulan S2 di Jurusan Ilmu Ternak Universitas Diponegoro (Undip) Semarang 2012 ini. Pelajaran lain yang didapatkan Ati adalah kultur ilmiah yanng dimiliki guru-guru dari negara lain sangat tinggi. Terbukti dengan banyaknya dari mereka yang menghadiri

DOK PRIBADI

KE LUAR NEGERI — Atiningsih saat mendampingi siswa-siswi yang tengah belajar di Malaysia, baru-baru ini.

forum-forum ilmiah dan selalu membuat karya. ”Sebenarnya guru-guru Indonesia juga tidak kalah, hanya saja kesejahteraan guru di sana sangat diperhatikan,” imbuh penyuka hobi ngeblog dan menulis artikel ini. Ke depannya, Ati berharap

dengan adanya kurikulum 2013 dapat berjalan sesuai dengan jiwanya dan dimaksimalkan dengan baik oleh guru dan siswa. Para siswa harus dilatih untuk terus melakukan kolaborasi. Sedangkan gurunya harus mau dan mampu mengubah pola pikirnya. (ton/ce1)


KAMIS, 30 JANUARI 2014

SERBA-SERBI

5

RADAR PEKALONGAN

LINT AS LINTAS Awas, Galau Bisa Picu Serangan Jantung APAPUN sebutannya, depresi, galau maupun stres sangatlah berbahaya bagi kesehatan. Apalagi, sebuah studi di Inggris menunjukkan bahwa kondisi mental ini bisa menyebabkan jantung anda berisiko sakit-sakitan juga. Secara rinci studi di Inggris mengatakan, pria yang mengalami gangguan mental, termasuk depresi, gelisah dan schizophrenia, lebih rentan mengalami penyakit jantung koroner. Dalam studi itu, partisipan yang didiagnosis mengalami gangguan mental dilaporkan mengalami peningkatan risiko sakit jantung hingga 53 persen. Bahkan jika kondisi mentalnya begitu serius hingga harus dibawa ke rumah sakit, maka risiko makin bertambah, yaitu mencapai 134 persen. “Tapi tampaknya ini bukan semata karena adanya zat tertentu dalam otak, namun lebih kepada gaya hidup yang tampaknya memainkan peran signifikan. Pasalnya orangorang yang memiliki gangguan mental cenderung merokok, selain mempunyai pola makan yang buruk dan kurang berolahraga,” kata Catharine Gale, Ph.D, salah seorang peneliti seperti dilansir laman Men’s Health, Senin (27/1). Namun, lanjut Gale, tidak menutup kemungkinan memang ada kaitan langsung antara jantung dengan otak. Gangguan mental yang terjadi secara terus-menerus memengaruhi perkembangan atherosclerosis, di mana deposit lemak menumpuk di dalam arteri dan mendorong terjadinya penggumpalan darah. Karenanya, Gale menyarankan agar ketika seseorang mengidap gangguan mental tertentu -baik penyalahgunaan obat-obatan maupun alkohol, schizophrenia, depresi, gangguan bipolar ataupun yang lainnya- maka jangan pernah mengabaikannya begitu saja. Berbagai metode pengobatan, baik itu konseling maupun konsumsi obat-obatan tertentu, dapat menjaga kesehatan mental dan fisik nda. Kecuali untuk obat-obatan tertentu, Gale memperingatkan agar anda harus tetap waspada. “Memang ada yang mengatakan penggunaan antidepresan dapat mengurangi risiko kardiovaskular, tapi ada juga studi yang membuktikan bahwa obat antipsikotik tertentu bisa menambah risiko jantung anda karena obat ini menambah berat badan, mengakibatkan dyslipidaemia (jumlah lemak yang abnormal dalam tubuh) dan gangguan pada metabolisme glukosa,” pungkasnya. (fny/jpnn)

BANTUAN - PKS Kota Pekalongan menyalurkan bantuan logistik kepada para pengungsi korban banjir yang ada di Masjid Al Karomah, Rabu (29/1).

Pengungsi Banjir Dibantu PKS Kota Pekalongan TIRTO - Para pengungsi korban banjir di Masjid Al Karomah menerima bantuan logistik yang berasal dari PKS Kota Pekalongan, Rabu (29/1). Bantuan tersebut diserahkan kepada 150 pengungsi yang menumpang disana selama rumah mereka terendam banjir. Seorang pengungsi, Abas me-

ngatakan banjir yang melanda rumahnya terjadi karena adanya luapan air dari Sungai Bremi dan ditambah air hujan yang turun dengan deras selama beberapa hari ini. Abas merupakan warga Rt 5/1 gang 3 Tirto. Wilayah tempat tinggalnya terletak diantara Jalan Pantura dan rel kereta api. Posisinya tersebut lebih rendah dibandingkan Jalan Pantura dan rel kereta api sehingga mau tidak mau, air mengalir ke tempat tinggalnya dan

Redam Kentut dengan Celdam Khusus Berbahan Karbon SERING kali seseorang menjadi kikuk atau salah tingkah lantaran tak sengaja buang angin alias kentut saat berduaan dengan kekasih. Apalagi ketika kentut itu keluar dan menyebar bau di saat-saat romantis, bisa-bisa suasana yang ada menjadi buyar. Ternyata, kentut pula yang telah menginspirasi sebuah perusahaan underwear di Inggris untuk merancang celana dalam (celdam) khusus yang dapat menyaring bau kentut. Underwear bikinan Shreddies Ltd. ini memang bukan sembarangan. Meski dari luar tampak tidak jauh berbeda dengan underwear biasa, tapi perusahaan yang berbasis di Leicestershire itu membuatnya dari bahan karbon yang memiliki kemampuan menyerap sangat tinggi sehingga dapat menjebak dan menetralkan bau busuk dari kentut. Belum lagi, underwear ini tipis dan fleksibel ketika dipakai karena mengandung Zorflex atau bahan karbon aktif yang sama dengan yang biasa digunakan dalam pakaian khusus untuk melindungi diri dari serangan senjata kimia. Tidak hanya itu, bahan karbon ini sudah bisa diaktifkan kembali hanya dengan mencuci underwear-nya. Setelah melalui banyak uji coba, underwear yang juga diberi nama Shreddies itu terbukti dapat menyaring bau kentut hingga 200 kali. Bahkan, produk ini telah memenangi berbagai penghargaan di bidang kesehatan, karena manfaatnya bagi penderita gangguan pencernaan seperti IBS (Irritable Bowel Syndrome), penyakit Crohn, Colitis dan intoleransi makanan. Yang tidak kalah menarik, underwear ini cocok digunakan untuk pria maupun wanita dengan pi-

MUHAMMAD ARIF PRAYOGA

lihan bentuk yang beragam dan dirancang khusus agar lebih nyaman saat dipakai dibandingkan underwear biasa. Untuk wanita, mereka bisa membeli Shreddies dalam bentuk briefs, briefs sepanjang kaki atau shorties. Sedangkan pilihan Shreddies untuk para pria antara lain boxer, hipster maupun briefs. Perusahaan juga mengungkapkan, baru-baru ini pesepakbola terkenal dari klub Chelsea, Frank Lampard dilaporkan membeli underwear ini, jadi siapapun tak perlu malu mengenakan underwear berteknologi tinggi. Dalam beberapa bulan terakhir, Shreddies juga telah mengikat kontrak dengan 11 retailer di Inggris seperti Fenwicks dan Bentalls demi memudahkan para calon pembeli untuk mendapatkan underwear ini. “Meski iklan Shreddies sedikit memalukan, bagaimanapun ini tetaplah sebuah produk kesehatan dan telah banyak membantu banyak orang yang menderita kondisi seperti IBS, penyakit Crohn dan intoleransi pada makanan tertentu. Yang perlu digarisbawahi adalah Shreddies cocok untuk semua orang,” kata salah seorang jubir Shreddies Ltd, seperti dilansir laman NY Daily News, Selasa (28/1). “Apalagi hampir setiap hari jutaan orang mengalami perut kembung, maka sejak tahun 2008, Shreddies telah berhasil membantu orang-orang yang mengalaminya agar kualitas hidupnya bisa meningkat. Kami telah menemukan jawaban untuk meredakan gejala yang paling m e nonjol dari kondisi tersebut, yaitu bau kentut yang busuk,” pungkasnya. (fny/jpnn)

Ilustrasi FOTO: MYHEALTHTIPS.IN

tidak bisa keluar kemana pun. “Air akan surut dari tempat kami kalau hujan telah berhenti, sehingga air bisa mengalir ke Sungai Bremi. Tentu saja hujan juga tidak terjadi lagi di daerah hulu karena jika masih hujan, airnya akan memenuhi Sungai Bremi,” ujarnya. Sementara itu, Takmir Masjid Al Karomah, Sopian Raharjo mengungkapkan jika pengungsi yang singgah di masjid awalnya mencapai 450 orang sejak Selasa

kemarin. Namun kini tinggal 150 orang saja. Rata-rata pengungsi berasal dari warga Tirto gang 1 hingga gang 7. Kedatangan para pengungsi tersebut merupakan yang kedua kalinya, setelah hujan deras juga sebelumnya mengguyur dan menggenangi wilayah Tirto dan sekitarnya. “Jumlah pengungsi saat ini sudah mulai berkurang karena sebagian besar dari mereka sudah kembali ke rumah. Banjir yang kedua kali ini tidak

sehebat yang pertama sehingga air yang menggenangi rumahrumah warga dapat surut lebih cepat dari sebelumnya,” katanya. Al Karomah sendiri dipilih oleh para pengungsi karena kedekatan tempat dan kemudahan fasilitasnya seperti air dan tempat bersih serta kamar mandi yang banyak. “Disini para pengungsi bisa dengan mudah untuk mandi dan bersih-bersih karena stok airnya sangat mudah,” ulasnya. (yog)

PKS Dirikan Posko Kesehatan

MUHAMMAD ARIF PRAYOGA

KESEHATAN - Warga memeriksakan diri di Posko Kesehatan PKS yang ada di Bumirejo.

BUMIREJO - Banjir yang menggenangi Bumirejo dan sekitarnya selama beberapa hari ini, membuat warga mulai terserang penyakit. Sehingga disana membutuhkan bantuan kesehatan. Melihat situasi tersebut, PKS mencoba tanggap dengan mendirikan Posko Kesehatan. Koordinator Posko, Aji Suryo AMd mengatakan pihaknya mengerahkan tenaga medis yang terdiri atas dua orang dokter, lima perawat dan tiga bidan. Posko Kesehatan terletak di RT 1/1, yang juga merupakan rumahnya, melayani warga di delapan RT di Bumirejo. “Ada sekitar 150 orang warga yang kami layani untuk berobat pada Selasa kemarin, yang juga mendapatkan bantuan mie instan, telur dan pakaian pantas pakai. Jumlah tersebut belum

semuanya karena keterbatasan waktu dan tenaga sehingga akhirnya kami membatasi diri dan meminta mereka berobat secara reguler,” bebernya. Wilayah Bumirejo hampir 90% terkena banjir sehingga rata-rata warga mulai terserang penyakit gatal-gatal dan mual. “Kebanyakan warga yang berobat terdiri atas ibuibu dan anak-anak. Disini ketinggian air mencapai 60 centimeter,” ungkapnya. Dalam penyaluran bantuan dan sosialisasi di wilayah tersebut, PKS juga melakukan kerjasama dengan pengurus masjid setempat. “Di posko ini, kami melayani pelayanan kesehatan, pemberian obat, mie instan, telor dan pakaian pantas pakai. Masing-masing pasien mendapatkan dua potong pakaian,” ujarnya. (yog)

Hadapi Pilkada, PKS Gelar Konsolidasi Kader KRAMATSARI - DPW PKS Semarang mengadakan acara konsolidasi kader dan Election Update dalam menghadapi Pilkada yang sebentar lagi akan berlangsung, di Hotel Indonesia, Rabu (29/1). Acara tersebut dihadiri oleh kaderkader yang berasal dari Kota dan Kabupaten Pekalongan, Batang dan Pemalang. Ketua DPD PKS Kota Pekalongan, Aji Suryo Amd mengungkapkan jika acara ini digelar dengan tujuan ingin melihat perkembangan tingkat elektabilitas PKS di masyarakat dalam beberapa bulan terakhir ini. Diperkirakan saat ini, PKS telah memenuhi electoral threshold (batas pencapaian suara). Selain itu, acara seperti ini juga dapat merefresh para

kader dalam menghadapi Pemilu 2014 mendatang. Hadir sebagai pembicara utama dalam acara tersebut yaitu Ustadz Anwar Jupri Lc. “Kegiatan ini merupakan usaha yang baik untuk menjalin silaturahmi dengan berbagai pihak dan menjaga komunikasi yang ada baik hubungan dengan Allah SWT maupun sesama manusia,” aujarnya. Acara ini juga bermanfaat untuk mengevaluasi kinerja PKS selama lima tahun belakangan ini. “Tidak hanya itu, sesuai dengan amanat Musda kemarin, Kota Pekalongan ditargetkan untuk mendapat empat kursi. Harapannya agar PKS dalam Legislatif bisa menjadi satu fraksi penuh yang berdiri sendiri,” pungkasnya. (yog)

MUHAMMAD ARIF PRAYOGA

KONSOLIDASI - PKS bersiap-siap untuk menghadapi Pilkada dengan menggelar Konsolidasi Kader dan Election Update yang dilangsungkan di Hotel Indonesia, Rabu (29/1).


6

KAMIS, 30 JANUARI 2014 RADAR PEKALONGAN

Chika Jessica Bisnis Tongkat Narsis

LINT AS LINTAS

MENCOBA belajar menekuni bisnis, Chika Jessica memilih self-portraits monopod alias tongkat narsis yang akrab disebut tongsis. Bagi para travellers atau video blogger, tentu alat ini sudah tidak asing. Dan ditambah lagi dengan maraknya media sosial yang memberikan ruang untuk mengunggah foto-foto pribadi. Alhasil, banyak lapisan

Ultah Ke-65, Jaya Suprana Ajak Bangga Pada Indonesia

Titi Kamal, Ayu Ting Ting, Eko Patrio dan masih banyak deh yang lainnya,” tuturnya. Selain bisnis kecil-kecilan tersebut, Chika berkeinginan untuk menjadi juragan kontrakan. “Kepengennya sih jadi juragan kontrakan. Masih nyari-nyari tanah, biar ada penghasilan bulanan tinggal setor-setor gitu,” tandasnya. (kpl)

Nikah dan Berhijab Jadi Impian Tiga Setia Gara

USIA genap 65 tahun pada 27 Januari 2014 lalu. Pria dengan banyak profesi ini menggelar pertunjukan yang mempertontonkan keahliannya bermain piano. Sebanyak 18 judul lagu dimainkan di depan para undangan yang terdiri para teman dekat dari berbagai kalangan. Pertunjukan mengambil tempat di Auditorium Trihatma, Jakarta. Jaya berhasil memukau di depan tamu undangan dengan arransemen musik yang secara khusus dipersembahkan untuk istri tercinta, Aylawati Sarwono. “Itu terima kasih saya kepada ibu Ayla, karena sudah mendukung saya dalam kegiatan kebudayaan yang saya lakukan. Tak mungkin tanpa beliau bisa berjalan seperti MURI, bikin sekolah, pagelaran wayang orang di mancanegara, dan pergelaran konserkonser saya di mancanegara,” katanya di Jaya Suprana School of Performing Art di Mall Of Indonesia, Kelapa Gading, Jakarta Utara. “Makanya saya berusaha memberikan sesuatu yang orang lain tak mungkin memberikannya, karena ini saya yang buat,” tegasnya. Pendiri Museum Rekor Indonesia (Muri) ini tidak banyak menyampaikan permintaaan, kecuali hanya ingin mengajak masyarakat Indonesia bangga dengan apa yang dimiliki negara ini. “Yang penting saya mengajak warga sebangsa setanah air ini, bangga karena saya sudah keliling dunia. Saya berani mengatakan bahwa di dunia tidak ada bangsa yang bisa mengungguli Indonesia dalam pembendaharaan kebudayaan, bahasanya kaya sekali, seni musiknya beraneka ragam, seni tarinya luar biasa. Semua dalam arti Bhineka Tunggal Ika. Saya bangga terhadap bangsa sendiri, bukan sombong, tapi bangga,” pungkasnya. (kpl)

TIDAK mulukmuluk, artis sekaligus model Tiga Setia Gara bermimpi ingin menikah, punya keturunan serta memiliki keluarga bahagia. Meski terdengar sederhana namun cukup sulit untuk diwujudkan. “Mimipi gue sederhana. Gue ingin jadi wanita yang normal, nikah, punya anak. sederhana sih tapi dalam perja-

lannya itu complicated,” akunya di Kawasan Thamrin, Jakarta Pusat. Bintang sinetron Kupinang Kau Dengan Bismillah ini sempat punya keinginan memiliki keturunan bukan dari rahimnya sendiri. Karena melihat para perempuan yang harus kerja Tiga Setia keras dengan kehamilannya. Hanya saja, seiring waktu pikirannya berubah. “Dulu gue memang ingin punya anak, tapi bukan dari rahim sendiri. Tapi itu mu-

ngkin proses umur juga dan sampai akhirnya gue berpikir lain,” jelasnya. Bahkan, jika mimpinya terwujud, perempuan penggemar tato ini juga ingin menutup aurat dengan berhijab. Semua itu menjadi anganangan yang ingin diwujudkannya. Gara “Apa yang sudah gue dapat ya bikin gue ingin berhijab. Nggak ada target kapan tapi itu angan-angan gue, lihat nanti saja,” tuntas bintang film Republik Twitter itu. (kpl)

Bintangi Video Klip Hiara Cleopatra, Teguh Vagetoz Bantah Cinlok VOKALIS Vagetoz, Teguh, menjadi model video klip untuk single terbaru pedangdut Hiara Cleopatra berjudul Goodbye H o n e y ciptaan M. Fahim Iqbal. Mereka terlihat akrab, bahkan tersebar gosip cinta lokasi. Ditemui di sela syuting di kawasan Ampera, Jakarta Selatan, Hiara membantah kabar tersebut. “Nggak ada sesuatu kok di antara kami, memang kami berdua kenal sudah tahu-

Investasi Bisnis Batubara, Sandy Harun Tertipu Rp 700 Juta ARTIS Sandy Harun muncul di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sekitar pukul 12.00 WIB. Kedatangannya tidak sendiri, dia ditemani pengacara dan sejumlah rekan bisnisnya untuk menghadiri kasus salah satu rekannya, Fitrie Meuthia. Perkara Fitrie muncul di pengadilan setelah dia melaporkan pasangan suami-istri, Ganos dan Venny Kriswandari, terkait kasus penipuan dan penggelapan uang dengan modus investasi di bidang tambang batu bara di Bengkulu. Laporan itu dilakukan di Polda Metro Jaya pada Januari 2013 lalu setelah uang investasi sejumlah Rp 1,2 miliar tidak membuahkan hasil. Sementara Sandy juga ikut menjadi korban. Dia harus merelakan uang Rp 700 juta terbuang percuma. Sandy pun ikut hadir dan melihat secara langsung jalannya persidangan. “Ini jadi kebodohan saya,” ucap Sandy yang mengaku baru pertama kali melakukan investasi di tambang batubara. Namun, saat ini Sandy belum melaporkan kasus tersebut ke pihak yang berwajib. “Mbak Sandy ini juga kena, tapi belum mau melaporkan,” tutup Zularmain Azis, kuasa hukum Fitrie. (kpl)

masyarakat pun menjadi pengguna tongsis. “Aku juga bisnis sepatu sama tongsis. Itu sudah jalan dari tahun kemarin. Bisnis online. Kebanyakan orang kan di sosial media kan, lebih cepat. Cara jitu untuk jualan,” katanya di studio Hanggar, Pancoran, Jakarta Selatan. Diakui Chika, kalangan selebriti pun menjadi pembeli tongsis yang dijualnya. “Ada

Cleopatra

nan,” tegas Hiara. Untuk pemilihan Teguh sebagai model memang pilihan langsung dari Hiara. Salah satu pertimbangan, karena mereka berasal dari

daerah yang sama. “Iya, samasama satu daerah juga, samasama Sunda. Kebetulan kenal sudah lumayan lama, jadi saya minta beliau. Aa’ juga ada waktu, nggak bentrok sama jadwal,” terangnya. Bagi Teguh, menjadi model video klip bukanlah hal baru. Sebelumnya, dia juga pernah menjalani peran sebagai model video klip. Ia pun menjadikan kesempatan kali ini sebagai sebuah pelajaran. “Seneng sih, cuma masih ada persaaan nggak percaya diri. Tapi sebetulnya ini yang kedua. Di sini juga aku cuma jadi model saja, nggak nyanyi. Mudah-mudahan bisa lebih baik, pengalaman kemaren kan juga jadi pembelajaran,” papar Teguh. Mengenai konsep video klip, Hiara memilih menggunakan konsep berlatar belakang Timur Tengah. Dia menggunakan pakaian penari belly dance dan ditemani beberapa penari. (kpl)

Ogah Stres Saat Syuting, Arifin Putra Tak Mau Cinlok CINTA LOKASI (cinlok) tidak semuanya indah. Aktor Arifin Putra yang mengaku pernah menjalin hubungan asmara karena cinta lokasi punya pengalaman buruk. Dia mengaku kalau hubungannya hanya manis di awal jadian saja. “Dulu pernah cinlok tapi kalau cinlok biasanya nggak bagus tuh. Awal-awal pas jadian

Chika Jessica

enak banget. Apalagi kalau sinetron striping, tiap hari ketemu kurang apalagi coba. Gila deh,” kata aktor THE RAID 2 ini. Berdasarkan pengalaman, kalau cinta tumbuh dari lokasi syuting akan menjadi tidak nyaman bila sedang bertengkar. Apalagi posisinya masih samasama terlibat dalam satu produksi. “Tapi kalau sudah mulai ada

masalah-masalah timbul, waduh, nggak asyik tuh. Soalnya tiap hari ketemu juga. Dan gimana coba kalau lagi ada masalah, lagi ngambek, terus tiap hari ketemu. Ya stres lah,” akunya. “Kalau Justin Bieber bilang Never Say Never, mending gue nggak lah buat cinlok daripada di kemudian hari jadi masalah,” pungkasnya. (kpl)

Kepala Nia Daniati Pernah Dibenturkan Farhat Abbas ke Tembok SEJAK menikah dengan Farhat Abbas 12 tahun lalu, rumah tangga Nia Daniati dan Farhat Abbas ternyata tidak selalu harmonis seperti yang terlihat di media. Nia bahkan sempat mengalami tindak kekerasan dalam rumah tangga hingga dirawat menggunakan penyangga gips. Keterangan ini diungkapkan oleh H. Indra Sahnun Lubis, SH selaku kuasa hukum Nia. “Sering (alami KDRT), tapi menyakitkan

RADIO

RADIO

RADIO

lagi, kepala Nia pernah dibenturkan ke tembok, itu cukup parah dan ada visumnya. Itu juga belum mau visum, terlalu sabar sekali, akhirnya saya nggak mau campurin lagi”, jelas Indra, Selasa (28/1). Nia Daniati sebenarnya sempat melaporkan tindak KDRT ini ke Polres Jakarta Selatan pada 3 tahun lalu, namun kasus ini kemudian menguap bergitu saja. “Sampai dia (Nia) pakai penyangga gips, ada visum, sudah

RADIO

RADIO

dilaporkan ke Jakarta Selatan 3 tahun lalu tapi nggak diproses. Mungkin karena hubungan Farhat dan polisi ya nggak diproses” urai Indra. Melalui kuasa hukumnya, Nia Daniati telah mengajukan gugatan cerai dengan nomor 0244/Pdt.G/2014/PAJS. Sidang cerai perdana Nia dan Farhat dijadwalkan 2 minggu setelah gugatan cerai didaftarkan. (kpl)

RADIO

Nia Daniati

RADIO


KAMIS, 30 JANUARI 2014

SAMBUNGAN

7

RADAR PEKALONGAN

Kerugian Sarana Pendidikan Akibat Banjir Rp2,4 Miliar

PENCARIAN KORBAN Tim SAR dibantu anggota TNI kembali melakukan pencarian korban longsor di Dusun Kopen, Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, kemarin (29/1). JAWA POS RADAR MOJOKERTO

Mega Capres, Jokowi Cadangan dari halaman 1 Hotel, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (29/1/2014). Saat itu, SBY menjadi daya magnet bagi publik terutama parpol dalam Pilpres, apalagi di Pemilu 2009 yang bisa merangkul mayoritas partai dalam koalisi akbar. Namun, Yorris menyayangkan rupanya fenomena SBY hingga menjadi presiden di dua periode tidak menghasilkan sesuatu yang bisa diakui bersama sebagai kebanggaan. “Kita semua harapkan di ahir masa jabatan (SBY) ini, legacy (warisan) apa yang ditinggalkan? Sekarang banyak

persoalan kalau dikaitkan nggak ada yang baik,” ucapnya. Sementara itu, Wasekjen PDIP Hasto Kritiyanto, menanggapi pandangan rekannya asal Partai Golkar itu. Menurut Hasto, atas itulah mengapa PDIP tak ingin berwacana dengan figur. “Bagi kami 2004 dan 2009 memberi pelajaran ketika sistem kepemimpinan nasional ditempatkan pada figur, kita melihatnya ada yang tidak match,” kata Hasto Kristiyanto dalam kesemapatan yang sama. “Maka yang kami usung di 2014 bukan lagi pada figur, tapi konfigurasi capres didukung

konfigurasi kabinet, dan kekuatan pendukung parpol yang solid. Ada juga dukungan sosiopolik seperti Muhammadiyah dan NU,” lanjutnya. Olehkarena itu lanjut Hasto, jika PDIP semata-mata melihat hanya pada hasil survei yang memenangkan Jokowi, maka PDIP bisa terjebak seperti fenomena SBY di 20042009. “Survei ini ‘testing the water’ misal bagaimana kalau Pak Prabowo dan Pak Hatta Rajasa, bagaimana ARB dengan Mahfud MD yang ada kombinasi jawa. Ini testing the water,” ucapnya. “Tapi survei tidak menampilkan spirit parpol, sehingga

persoalannya bukan seolaholah (PDIP) sudah menang. Kita belum lihat faktor X, kekuasaan itu luar biasa,” imbuh Hasto. Menurutnya, PDIP tak ingin buru-buru mendeklrasikan capres, partainya jauh lebih ingin mengedepakan gagasan dan visi kebangsaan daripada sekedar nama capres, sehingga punya warisan yang bisa dibanggakan nantinya. “Kami 10 tahun di luar pemeritahan, harusya tamat (elektabilitas) 0 koma, tapi kami terus meningkat,” ucap Hasto menjelaskan upaya PDIP yang berhasil membumikan visi partainya. (jpnn/dtk)

Pekan Kelabu bagi Polri, 3 Anggotanya Tembak... dari halaman 1 Ada dugaan Gultom stres. “Dugaan itu bahwa dia (Aiptu Gultom) stres, masih kita selidiki,” kata Kapolresta Samarinda Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta BRIPDA RH Bripda RH, anggota Sabhara Polda Riau, menembak dada kirinya sendiri dengan senjata miliknya, Selasa (28/1/2014), sekira pukul 17.00 WIB. Dia nekat melakukan hal itu karena pacarnya, PA, mengancam akan melaporkan dia ke Bidang Propam Polda Riau. Hingga kini belum diketahui hal apa yang akan dilaporkan tersebut. Informasi yang berhasil dirangkum di lapangan, Selasa sore itu Bripda RH sedang berjaga di Bank BNI Jalan Jenderal Sudirman. Setelah itu, PA

datang menjemput Bripda RH dengan menggunakan mobil untuk pergi berobat ke rumah sakit. Namun, di dalam mobil itu, keduanya bertengkar. PA bahkan keluar dari mobil dan berlari menjauh untuk menyelamatkan diri karena diancam akan dibunuh oleh pelaku. Melihat pacarnya kabur, Bripda RH langsung turun dari mobil dan melepaskan tembakan ke udara. Hal itu tak pelak membuat warga yang mendengar suara letusan senjata itu berhamburan ke arah suara. Seusai melepaskan tembakan, RH langsung berkata kepada warga yang menyelamatkan pacarnya, “Bawa sini pacar aku.” “Iya aku akan ke sana, tapi jangan bunuh aku,” jawab PA. Tanpa diduga, RH tiba-tiba

melepaskan tembakan lagi. Namun, kali ini dia mengarahkannya ke dada kirinya. Warga yang terkejut pun bergegas membawa RH ke Rumah Sakit Awal Bros. Kabid Propam Polda Riau AKBP Budi Santoso saat dikonfirmasi wartawan di RS Awal Bros membenarkan ada anggota Polda Riau melakukan percobaan bunuh diri di Bank BNI Jalan Jenderal Sudirman. “Korban menembak dada kirinya pakai senjata laras panjang miliknya,” ujar Budi. Kondisi RH saat ini, tambah Budi, belum stabil. “Sebab, dokter bilang baru selesai menjalani operasi mengeluarkan pelurunya,” ucap Budi. BRIPTU GUNTUR WALUYO Bersamaan dengan Bripda RH, di Sukabumi Jawa Barat, Briptu Guntur Waluyo juga berlaku serupa. Ia nekat me-

nembak kepalanya sendiri menggunakan senpi di kamar indekosnya, Jalan Taman Bahagia, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, sekitar pukul 21.30 WIB, Selasa (28/1/2014). Aksi itu dilakukan saat calon istri berada di kamar. “Telah terjadi bunuh diri anggota Polres Sumedang Kota dengan cara menggunakan senpi yang ditembakkan ke kepalanya,” kata Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul melalui pesan singkat, Rabu (29/1). Guntur sempat dibawa ke RS Asyifa Sukabumi, namun nyawanya tak tertolong. Hingga saat ini belum diketahui penyebab Guntur menembak kepala sendiri. Polisi masih melakukan penyelidikan dan sejumlah saksi telah dimintai keterangan. (dtk/kmp)

Staf Ahli Gubernur Jateng Tersangka Korupsi... dari halaman 1 Biro Bina Sosial sebagai tersangka. “Alat bukti sudah kuat, untuk kerugian negara masih dihitung,” katanya. Ia menuturkan Kejaksaan Tinggi juga menetapkan mantan Kepala Biro Bina Mental

Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah berinisial MY sebagai tersangka kasus dugaan penyimpangan dana bantuan sosial yang bersumber dari APBD 2010. Ia menjelaskan dugaan penyimpangan yang terjadi tersebut menyebabkan banyak

ditemukan penerima fiktif serta terjadi pemotongan nominal yang diterima masyarakat. Menurut dia, alokasi dana bantuan sosial dan hibah 2010 mencapai Rp214 miliar. Adapun alokasi dana bansos untuk 2011 sebesar Rp26 mi-

liar. Ia mengakui keberadaan dana bantuan sosial semacam ini rawan korupsi. Meski demikian, kata dia, alokasi anggaran ini tetap dapat dimanfaatkan oleh masyarakat asalkan mematuhi mekanisme yang telah ditetapkan. (ant)

DPR: Dari ‘Anak TK’ ke ‘Preman Pemeras’ dari halaman 1 ada permintaan THR dari anggota Komisi VII. Namun dia tidak menyebut secara gamblang siapa nama anggota Komisi VII yang meminta THR itu. “Diserahkan melalui anggota DPR, Tri Yulianto,” kata Rudi, belakangan. Guliran terakhir, kasus itu sempat membawa-bawa nama Dirut Pertamina, Karen Agustiawan, yang segera membantah bahwa perusahaannya turut memberi jatah THR kepada para politisi Senayan. Nama Karen muncul dalam komunikasi dirinya dengan Rudi yang disadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam pembicaraan itu, terungkap ucapan yang diduga sebagai bentuk permintaan THR dari anggota Komisi VII DPR. “Saya pastikan tidak ada (pemberian THR) itu. Ibu sudah sering diancam untuk dipecat, tapi dia tidak pernah melayani permintaan itu,” kata pengacara Karen, Rudi Alfonso, di Gedung KPK, Senin, 27 Januari lalu. Tentu saja warga Senayan segera berebutan membantah. “Saya kaget kalau Komisi VII DPR RI dituding minta THR. Saya sendiri nggak pernah terima THR dari Rudi,” ujar anggota Komisi VII dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Dewi Aryani, sengit. Dewi meminta KPK segera membongkar kasus permintaan uang THR tersebut. “Itu pasti serangan politik,” kata dia. Rekan satu komisi Dewi dari

Fraksi Partai Golkar (FPG), Satya Widya Yudha, bersikap sama. “Mohon konfirmasi langsung ke Pak Tri,” katanya, merujuk TriYulianto. Baiklah, meski mustahil asap membumbung tanpa adanya api. Meski dari seorang filsuf Jerman, Carl Schmitt, kita mengerti bahwa politik —das politische, adalah sebuah arena kekuasaan, sengketa, dan antagonisme, tentu saja common sense kita berharap para wakil rakyat justru bukanlah para antagonis itu. Sebagai pemilih kita berharap, merekalah para protagonis yang mewakili kebenaran, berhadapan dengan segala kepentingan, intrik, kong kalikong. Sementara yang dilihat publik hari ini justru paradoks tersebut. Pelan namun pasti, sejak menginjak Senayan, serta merta itu pula para wakil rakyat bermimikri menjadi peranperan penjahat (antagonis), yang tercerabut dari kepentingan publik. Ibarat berubah jadi bunglon, warna mereka tak lagi bisa dikenali para pemilihnya. Lalu pemilih hanya bisa berkata,”Ternyata..” manakala membaca berita media betapa figur-figur yang mereka pilih itu hanya para politisi pelanjut politik p (‘p’ kecil). Politik, yang melihat ruang politik semata urusan mengejar nafsu, guna membuncitkan kantong ‘p’ di bawah dada: perut. Kalangan politisi pelanjut politik-p ini mungkin saja seorang saleh. Namun mereka miskin kesalehan sosial. Yang diingatnya dari film hanyalah

kalimat suci Gordon Gecko, tokoh yang diperankan Michael Douglas dalam Wallstreet. “Rakus itu bagus.” Bukan politik dalam P (‘P’ besar), yang merupakan rangkuman kontinyu dari laku militan, yang dipenuhi idealisme untuk membawa sebesar-besar kemaslahatan sesama, yang membebaskan manusia ke kehidupan yang paripurna. “Gula plures interemit quam gladius,” bunyi pepatah latin. Jika benar rakus membunuh pelakunya lebih ganas dari pedang, para anggota DPR meski waspada. Pasalnya, perilaku itulah yang menguar dari kawasan Senayan, tempat kekuasaan legislatif menancapkan akar. Sekitar tiga tahun lalu persoalan itu bahkan pernah ramai menjadi kepala berita berbagai media massa. Pada November 2011 itu, Busyro Muqoddas yang saat itu masih menjabat ketua KPK, menyebut area DPR RI layaknya ruang pamer mobil mewah. “Terlalu banyak mobil sangat mewah berjejer parkir di sana,” kata Busyro kepada para wartawan. Busyro benar, yang berjejer angkuh di rumah rakyat itu bukan kendaraan yang asal bisa membawa penumpangnya berpindah. Namun jenis-jenis seperti Alphard, Jaguar, Range Rover, hingga merek-merek yang lebih eksotis seperti Bentley dan Hummer. Bukan hanya soal mobil yang membuat Busyro saat itu mencap kalangan DPR sebagai

penggila gaya hidup hedonis. “Mereka sangat perlente. Mobil dinas saja Crown Royal Saloon yang jauh lebih mewah dari mobil perdana menteri negeri tetangga,” kata Busyro, menyindir. Karena itulah, Busyro yang tentu prihatin akan korupsi yang membudaya, menyebut DPR sebagai lembaga negara yang dihuni para pemberhala nafsu dan politik kekuasaan bermoralitas rendah. “Itu adalah akar dari segenap perilaku koruptif,” kata dia. Kita tahu, guliran waktu menegaskan bahwa Busyro benar. KPK nyaris tiada henti menangkap warga Senayan itu, memproses dan menjebloskan mereka ke penjara. Hingga hari ini. Dari mana dana untuk melanggengkan gaya hidup mewah seperti itu didapatkan. Tentu saja, kita tahu ada di antara anggota DPR yang sebelumnya pebisnis yang cukup sukses. Tetapi jumlah mereka tentu tak banyak. Merujuk Surat Edaran Setjen DPR RI No. KU.00/9414/ DPR RI/XII/2010 tentang Gaji Pokok dan Tunjangan Anggota DPR, anggaplah dana total yang dibawa pulang (take home pay) berkisar antara Rp 51 juga hingga Rp 55 juta per bulan. Tetapi jangan lupa, anggota DPR pun diganduli banyak beban keuangan. Tidak hanya diminta iuran membantu partai, menyisihkan dana untuk keperluan pemilih di daerah pemilihan, tetapi juga selalu dipotong aneka pungutan tertentu. (inilah.com)

KUDUS - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kudus, menyatakan kerugian akibat banjir yang menimpa puluhan sekolah di daerah setempat mencapai Rp2,4 miliar. “Kami mencatat, ada 153 sekolah yang dilanda banjir yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Kudus dengan nilai kerugian masing-masing sekolah bervariasi,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kudus Hadi Sucipto, Rabu. Dari puluhan sekolah tersebut, kata dia, sebanyak 43 sekolah di antaranya merupakan lembaga pendidikan anak usia dini, SD sebanyak

101 sekolah, SMP lima sekolah, dan SMA/SMK sebanyak empat sekolah. Kerusakan akibat banjir, kata dia, masing-masing sekolah berbeda-beda, karena ada sekolah yang mengalami kerusakan pada fisik bangunan, buku perpustakaan, perlengkapan maupun alat penunjang sekolah, maupun perangkat komputer. Untuk lembaga PAUD, kata dia, nilai kerugiannya ditaksir mencapai Rp309,125 juta, SD mencapai Rp1,045 miliar, SMP mencapai Rp763,04 juta, dan SMA/SMK mencapai Rp 285 juta. SMP yang dilanda banjir, yakni SMP 2 Undaan, SMP 4 Kudus, SMP 2 Jati, SMP 2 Mejobo dan SMP 1 Jekulo.

Sementara SMA/SMK yang dilanda banjir, katanya, tersebar di Kecamatan Mejobo, yakni SMA Islam Sudirman Tenggeles, SMK Assa’idiyah Kirig, SMK PGRI 1 Mejobo, dan SMK NU Ma’arif 3 Golantepus. Banjir yang dialami masingmasing sekolah di Kudus, lanjut dia, berbeda-beda waktunya, karena banjir di Kudus terjadi sejak Senin (20/1) hingga sekarang dan diperkirakan sekolah yang sebelumnya tergenang ada yang sudah surut. Terkait dengan siswa yang menjadi korban banjir, kata dia, tetap dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar di lokasi pengungsian karena ada guru yang bertugas di masing-masing tempat pengungsian. (ant)

Enam Orang Pekerja PLN Tewas... dari halaman 1 warga Sungguminasa kabupaten Gowa. Mirwan (28) dan Wawan (26) warga Jalan Taeng Kabupaten Gowa, dan Narto (50)

asal Jeneponto. Warga yang melihat kejadian tersebut tak sanggup berbuat banyak. Mereka bingung hendak menolong namun takut tersengat listrik juga.

Atas bantuan aparat kepolisian dari sektor Bontomaranny, korban tewas kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf kabupaten Gowa. (ini)

SC Kongres, Ibas Layak Periksa KPK dari halaman 1 te saat pelaksanaan Kongres PD di Bandung, Mei 2010. “Kalau saya ditanya apakah Mas Ibas layak dimintai keterangan oleh KPK, menurut saya layak. Nomor satu karena Mas Ibas adalah ketua SC kongres,” kata Anas usai menjalani pemeriksaan di KPK, Jakarta, Rabu (29/1). Menurut Anas, apabila KPK ingin menguak soal kongres PD maka mereka harus meminta keterangan Ibas. “Kalau ingin tahu soal kongres yang lengkap tentu ketua SC kan boleh dimintai keterangan,” ujarnya. Anas menambahkan, Ibas merupakan tim sukses salah satu kandidat calon Ketua Umum PD. Saat kongres di Bandung, ada tiga kandidat calon ketum PD yakni Anas, Andi Alifian Mallarangeng, dan Marzuki Alie. Ibas merupakan tim sukses Andi Mallarangeng.

“Mas Ibas adalah tim sukses salah satu kandidat. Sama dengan tim sukses lain yang dimintai ketarangan, ini kan boleh juga Mas Ibas dimintai keterangan,” ucap Anas. Anas yang saat ini menjabat sebagai Ketua Presidium Perhimpunan Pergerakan Indonesia menyatakan, apabila KPK benar-benar memeriksa Ibas, proses pemeriksaannya bisa dilakukan di KPK atau di istana. “Pertama, bisa saja Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) mengantar Mas Ibas ke sini (KPK) untuk dimintai kesaksian atau keterangan. Kedua, bisa juga KPK periksa Ibas di Istana. Kan bisa juga. Selalu ada alternatif, pokoknya,” tandasnya. Terpisah, Juru Bicara KPK, Johan Budi menyarankan Anas menyetor bukti tentang dugaan keterlibatan Ibas dalam kasus korupsi. “Jadi silakan kalau ada informasi, pengakuan soal Ibas, Anas sampaikan ke penyidik,” kata Johan

di KPK, Jakarta, Rabu (29/1). Menurut Johan, apabila keterangan Anas itu disampaikan di depan penyidik, maka komisi pimpinan Abraham Samad itu akan menindaklanjutinya. Meski begitu, Johan mengaku tidak mengetahui apakah Anas sudah menyampaikan keterangan soal Ibas ke penyidik KPK atau belum. Johan menambahkan, penyidik KPK di akhir pemeriksaan biasanya selalu memberikan kesempatan kepada setiap tersangka termasuk Anas untuk menyampaikan hal-hal yang diketahuinya. “Di akhir pemeriksaan penyidik menanyakan apakah ada yang kurang dan ada yang perlu disampaikan, silakan sampaikan,” tandasnya. Anas merupakan tersangka kasus dugaan penerimaan hadiah dalam proses perencanaan Hambalang atau proyekproyek lainnya. Sejak 10 Januari lalu, Anas ditahan di Rumah Tahanan KPK. (gil/jpnn)

Ongkos Menyeberang Banjir... dari halaman 1 Sejak genangan terjadi, sekitar 10 kendaraan besar jenis truk terguling saat hendak melintas. Di samping tidak tahu kondisi jalan atau mengambil lajur jalan terlalu ke pinggir, banyak di antara pengemudi kendaraan yang terperosok ke lubang jalan. Warga pun kesulitan untuk menyeberang di jalan tersebut, terutama bagi pengendara roda dua. Dampaknya, masyarakat di sekitar jalan menyediakan jasa transportasi dari Desa Pantirejo-Tanjang menggunakan truk. Bahkan, saat ini lokasi itu seolah menjadi terminal dadakan. Untuk memanfaatkan jasa penyebrangan, warga pun harus merogoh kocek cukup dalam. Satu kali perjalanan, pengguna jasa harus mengeluarkan Rp 15.000. Namun, bila hendak menyeberang dengan motor, maka harus menambah Rp 35.000, sehingga harus membayar Rp 50.000 sekali jalan. Kondisi tersebut mulai dikeluhkan masyarakat. Mengingat, ancaman terguling selalu menghantui saat menyebe-

rang jalan. Belum lagi, mahalnya ongkos penyebrangan dirasa membebani pengguna jasa penyeberangan. ”Kenyamanan untuk menyeberang juga tidak diberikan dengan layak. Kami harus berdesak-desakan di dalam bak truk, karena pemilik truk seolah mementingkan mengeruk untung tanpa mempertimbangkan kenyamanan dan keselamatan,” kata Evie, salah satu pengguna jasa angkutan penyeberangan. Pihaknya mengharapkan, supaya pemkab melakukan pengurukan darurat di jalan tersebut. Dengan begitu, pengguna jalan bisa melintas tanpa harus was-was terperosok dalam lubang jalan. Pemerintah juga dituntut menyedikan transportasi umum yang layak dan tidak membebani masyarakat. Dengan demikian, transportasi bisa berjalan lancar tanpa ada kendala meski terdapat genangan jalan yang tidak bisa dilalui pengendara motor. ”Untuk mengeluarkan biaya transportasi semahal itu jelas memberatkan bagi masyarakat kecil. Seperti para pelajar dan

pegawai. Untuk pulang pergi menyeberang saja, paling tidak dia harus mengeluarkan Rp 100.000 tiap harinya. Padahal yang melinas di jalan ini jumlahnya ratusan orang,” katanya. Dikonfirmasi terkait masalah tersebut, Kepala Dinas Perhubungan dan Komunikasi (Dishubkominfo) Pati Tri Hariyama mengungkapkan, Pemkab Pati telah berupaya memberikan fasilitas penyeberangan pada masyarakat, utamanya bagi para pelajar. Yakni dengan menyediakan kendaraan transportasi penyeberangan secara gratis. ”Sejak tiga hari lalu, bupati telah memerintahkan menyediakan armada penyeberangan bagi pelajar, termasuk bagi masyarakat umum. Satu armada sudah disediakan. Rencananya, besok akan ditambah armada dari Satpol PP dan kodim,” katanya. Armada yang disediakan, beroperasi pagi dan sore, yakni pukul 05.30-08.00 dan 12.0014.00, pihaknya berharap dengan adanya armada ini, bisa meringankan beban masyarakat. Khususnya bagi para pelajar. (sya/lil)

“SEKARANG SAYA SUDAH MULAI BISA BERJALAN LAGI” Tidak bisa berjalan serta tangan dan kaki sebelah kiri lumpuh. Itulah yang dirasakan oleh Muhyidin tatkala ia menderita stroke. Berbagai upaya pun telah dicoba kakek 1 cucu ini untuk mengatasi keluhannya tersebut, namun belum menunjukkan perubahan yang berarti, “1 tahun yang lalu, saya terserang stroke, benar-benar membuat hidup saya jadi terbatas,” tuturnya. Beruntung, ia mendapat informasi tentang Gentong Mas. Didorong oleh keinginannya untuk sembuh, pria berusia 53 tahun ini pun mencoba mengkonsumsi herbal gula aren ini. Hasilnya, kini kehidupannya sudah jauh lebih baik, “Sekarang saya sudah mulai bisa berjalan walaupun berpegangan ke tembok, kaki sebelah kiri yang lumpuh berangsur membaik, badan pun terasa enak.” Ungkap Muhyidin yang telah 2 bulan minum herbal ini. Melihat kondisi dewasa ini, kecenderungan gaya hidup kini mulai kembali pada penggunaan produk-produk berbahan alami. Di berbagai negara, hal ini dikenal sebagai “gelombang hijau baru” atau new green wave. Gerakan ini berupaya menggunakan kembali bahan-bahan yang didapat dari alam. Setelah merasakan manfaat mengkonsumsi Gentong Mas, pria berusia 53 tahun yang berprofesi sebagai petani ini tak segan-segan membagi pengalaman sehatnya dengan yang lain, “Mudah-mudahan pengalaman saya ini bermanfaat bagi yang lain.” Pungkas warga Desa Kadilangan, Kec. Kangkung, Kendal, Jawa Tengah tersebut. Gentong Mas adalah minuman herbal dengan kandungan vitamin dan nutrisi bermutu. Bahan utama Gentong Mas yaitu Gula Aren dan Nigella Sativa

(Habbatussauda) terbukti memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Selain rasanya manis dan lezat, Gula Aren banyak mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh diantaranya adalah Riboflavin yang membantu pembentukan antibodi dan energi, memperbaiki kerusakan sel saat proses produksi energi, dan memperbaiki jaringan sistem pencernaan; serta Niacin yang berfungsi untuk menormalkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Habbatussauda dalam Gentong Mas dapat meningkatkan jumlah sel-sel T, yang baik untuk meningkatkan sel-sel pembunuh alami. Efektifitasnya hingga 72% jika dibandingkan dengan plasebo hanya 7%. Dengan demikian mengkonsumsi Habbatussauda dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Sementara Kayu Manis yang juga dikandung dalam Gentong Mas berfungsi sebagai penormal tekanan darah. Untuk hasil maksimal, terapkan pola hidup sehat seperti menjalani diet rendah garam, kolesterol, dan lemak jenuh, stop konsumsi makanan dan minuman beralkohol, hindari stress, olahraga teratur, dll. Manfaat yang hebat bagi kesehatan dan rasa yang lezat membuat semakin banyak masyarakat mengkonsumsi Gentong Mas. Informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: 14047 24 jam Tarif lokal: (Tlp Rumah dan CDMA), SMS ke: 08.1122.14047 DEPKES RI P-IRT: 8123205.01.114 HP. 085642667573 (Khusus Pekalongan & Kab. Batang) Konsumsi 3x Sehari


8

KAMIS, 30 JANUARI 2014 RADAR PEKALONGAN

4 DETAIL PERTANDINGAN Steven Gerrard

1-0

33'

Daniel Sturridge

2-0

35'

Daniel Sturridge

3-0

38'

Steven Pienaar

45'

Gareth Barry

50'

Luis Suarez

52'

Kevin Mirallas

55'

(pen.) D Sturridge 4 - 0

0

EVERTON

Kemenangan Terbesar dalam 32 Tahun

LIVERPOOL 4 - 0 EVERTON 21'

LIVERPOOL

4-0

X

LIVERPOOL - Kemenangan 4-0 atas Everton tak hanya mengamankan posisi Liverpool di empat besar, tapi juga membuat ‘Si Merah’ kembali mengalahkan rival sekotanya itu dengan skor besar setelah terakhir dilakukan tahun 1982.

Nb : Mohon maaf apabila ada kesalahan atau kekurangan dalam penginputan data.

Pada laga Derby Merseyside yang dihelat di Anfield, Rabu (29/1/2014) dinihari WIB tadi, Daniel Sturridge jadi pahlawan dengan mencetak dua dari empat gol kemenangan timnya. Sisanya dibuat Steven Gerrard dan Luis Suarez. Liverpool mengokohkan posisinya di empat besar dengan 46 poin dari 23 laga, unggul empat angka dari Everton di urutan keenam dan tiga angka dari Tottenham Hotspur. Berikut data dan fakta selepas laga derby ke-222 itu seperti dilansir Infostrada - Liverpool mengukir kemenangan terbesar dalam Derby Merseyside dalam kom-

petisi top-flight di Inggris sejak November 1982 (menang tandang 5-0), dan kemenangan terbesar sejak Maret 1972 di kandang sendiri (juga menang dengan skor 4-0). - Pertama kalinya Liverpool bikin 57 gol dari 23 laga awal Liga Inggris dan pertama kalinya di top-flight sejak 1987/ 1988. Mereka hanya sekali mencetak gol lebih banyak di kompetisi top-flight dengan jumlah laga sama, di musim 1982/1983 (58 gol). - Steven Gerrard mencetak gol ke-8nya ke gawang Everton. Dia adalah topskorer Premier League di laga Merseyside. Dia hanya mencetak gol lebih banyak ke gawang Aston Villa (12) dan juga 8 gol lawan Newcastle. - Luis Suarez mencetak 23 gol dari 18 pertandingan Premier League - dia menyamai perolehan golnya musim lalu dengan 23 gol dari 33 laga. (dtk)

STATISTIK PERTANDINGAN

RAYAKAN - Martin Skrtel (atas) melompat di pundak Daniel Sturridge (kedua kanan) setelah gol ketiga selama selama pertandingan Barclays Premier League antara Liverpool dan Everton di Anfield pada 28 Januari 2014 di Liverpool, Inggris.

Mata Memuaskan, Namun Belum Sempurna Ashley Young & Robin Van Persie

DEBUT Juan Mata di Manchester United berjalan dengan baik. Pemain yang diboyong Manchester United dari Chelsea tersebut membantu timnya untuk menang 2-0 atas Cardiff City di partai lanjutan Premier League dini hari kemarin. Meski dirinya senang akan penampilan Mata, David Moyes menyebut bahwa pria Spanyol itu masih belum menunjukkan kemampuan yang sebenarnya. Tentu saja Moyes paham benar bahwa Mata masih

DETAIL PERTANDINGAN MAN UNITED 2 - 0 CARDIFF CITY 6'

Robin van Persie

22'

Craig Bellamy

59'

Ashley Young

1-0 2-0

Nb : Mohon maaf apabila ada kesalahan atau kekurangan dalam penginputan data.

memerlukan beberapa laga dan sesi latihan untuk bisa meraih form terbaik. “Saya pikir ia bermain dengan sangat baik. Ia membantu kami menciptakan gol, ia menciptakan beberapa peluang bagus untuk kami dan saya pikir ia harusnya puas dengan bagaimana cara ia bemain malam ini, seperti halnya kami,” tutur Moyes pada Sky Sports. “Ia terlihat seperti tak tertinggal terlalu jauh. Ia masih membutuhkan beberapa latihan, ia tak bermain seperti biasanya. Kami akan terus mencoba membantunya, semoga itu akan menguntungkan bagi dirinya,” pungkas sang pelatih. Robin van Persie dan Ashley Young menjadi sosok penentu kemenangan United atas Cardiff di Old Trafford dini hari tadi. (mrd)

10

Tembakan ke Gawang

7

8

Tembakan Luar Gawang

6

38%

Penguasaan Bola

62%

5

Tendangan Pojok

8

1

Offside

0

11

Pelanggaran

12

0

Kartu Kuning

3

0

Kartu Merah

0

Delapan Laga Beruntun Tak Kebobolan, Madrid Catat Rekor 8 PERTANDINGAN TERAKHIR REAL MADRID DI SEMUA KOMPETISI Madrid 3-0 Celta Vigo (La Liga) Madrid 2-0 Osasuna (leg I 16 besar Copa del Rey) Espanyol 0-1 Madrid (La Liga) Osasuna 0-2 Madrid (leg II 16 besar Copa del Rey) Real Betis 0-5 Madrid (La Liga) Espanyol 0-1 Madrid (leg I perempatfinal Copa del Rey) Madrid 2-0 Granada

Mourinho Sebut Chelsea Takkan Raih Gelar Musim Ini LONDON - Chelsea saat ini sedang menjadi salah satu pengejar gelar Premier League. Tetapi Jose Mourinho sang peracik taktik justru menilai ‘Si Biru’ takkan memenanginya

musim ini. Kenapa? Pembahasan tersebut mencuat ketika Mourinho hendak berbagi sampanye kepada sejumlah jurnalis guna merayakan ulang tahunnya yang ke-

Jose Mourinho

51 pada tanggal 26 Januari lalu. Ia lantas ditanya mengenai apakah di akhir musim akan ada sesi bersulang lagi guna merayakan gelar juara Premier League. “Aku pikir tidak,” jawab Mourinho di ESPN. “Aku pikir Anda harus menenggak sampanye karena kami sudah jadi lebih baik. Kami jauh membaik tim, para pemain. Jadi sampanye di masa depan merupakan prospek bagus. Kami menuju arah tepat. Tapi musim ini? Aku pikir tidak,” nilainya. Kata-kata Mourinho itu sendiri boleh jadi akan ditanggapi sebagian kalangan sebagai bentuk psikologi terbalik, untuk bikin lawan lengah, atau sekadar merendah. Namun, Mourinho menegaskan bahwa musim ini memang dinilainya sebagai mo-

men buat menyusun ulang kekuatan tim, bukan untuk langsung jadi juara. “Aku pikir musim depan kami akan punya sebuah tim yang amat tangguh, mulai dari hari pertama dengan seluruh pemain. Musim ini (Samuel) Eto’o harus beradaptasi dulu, kami melego (Juan) Mata, (Nemanja) Matic dan (Mohamed) Salah tak bisa tampil di Liga Champions.” “Musim depan kami mulai pada hari pertama dengan skuat yang lebih matang dan tangguh secara taktik. Aku bayangkan kami akan sangat tangguh. Tapi musim ini kami memang ada dalam persaingan. Aku tak bilang (kami harus) menjuarai kompetisikompetisi yang ada, tapi kami akan berusaha dan memenangi pertandingan berikutnya,” tegas Mourinho. (dtk)

(La Liga) Madrid 1-0 Espanyol (leg II perempatifnal Copa del Rey)

MADRID - Kemenangan 10 atas Espanyol tak cuma mengantar Real Madrid ke babak semifinal Copa del Rey. Kemenangan itu juga membuat Los Blancos menorehkan rekor

baru. Madrid menjalani laga leg kedua babak perempatfinal Copa del Rey di santiago Bernabeu, Rabu (29/1/2014) dinihari WIB. Di laga itu, Madrid

memetik kemenangan 1-0 lewat gol tunggal Jese Rodriguez. Dengan hasil ini, Madrid lolos ke babak semifinal dengan keunggulan agregat 2-0. Di leg pertama di kandang Espanyol, El Real juga menang 1-0 melalui gol Karim Benzema. Kemenangan ini juga berarti Madrid sudah tak kebobolan dalam delapan pertandingan secara berutur-turut. Dicatat oleh situs resmi Madrid, torehan ini menjadi rekor baru untuk klub asal ibukota itu. Sebelumnya, catatan terbaik Madrid dalam menjaga keperawanan gawangnya adalah dalam tujuh pertandingan secara beruntun. Catatan itu ditorehkan di musim 1994/ 1995. Tak cuma gawang yang masih perawan, lini belakang Madrid juga rapat dalam bertahan. Dalam delapan pertandingan itu, Madrid cuma menerima 12 tembakan ke arah gawang atau rata-rata 1,5 tembakan per pertandingan. (dtk)

Terancam Dikudeta, Wenger tak Ambil Pusing ARSENAL terancam turun ke peringkat tiga klasemen sementara Premier League usai mereka hanya bermain imbang 2-2 melawan Southampton dini hari kemarin. Andai Manchester City dan Chelsea mampu menang nanti, maka The Gunners sudah pasti akan kehilangan tahta klasemen mereka. Namun Arsene Wenger rupanya tak ingin terlalu memi-

kirkan hal tersebut dan lebih memilih untuk memuji permainan anak buahnya. “Mereka menjalani laga yang berat dan setidaknya kami bisa mendapatkan satu poin. Itu memang tidak cukup, namun melihat situasinya di babak pertama (Arsenal tertinggal 0-1) maka kami harus menerimanya,” tutur Wenger. “Saya tidak ingin mencari

Arsene Wenger

alasan, mereka bermain di tempo tinggi. Di babak pertama kami tidak bermain dengan baik. Di babak kedua sebaliknya. Kami menunjukkan karakter dan semangat pantang menyerah,” pungkas sang pelatih. Duka Arsenal bertambah karena belum lama ini Aaron Ramsey disebut akan absen enam pekan lebih lama dari yang diperkirakan. (znb)

CMYK


9

KAMIS, 30 JANUARI 2014

Kpd. Yth bpk wakot pekalongan kami warga noyontaan masalah raskin saya sering membaca koran radar raskin katanya bayar raskin 16000 tapi kenyataanya bayarnya 24000 yang benar mana, di bagi rata dengan mampu sebetulnya rw02 rt04 sudah habis jabatanya, ini ada peraturan baru lagi kalo ambil raskin pake kartu jps, tolong dong pak walikota kami ini orang miskin, trimakasih. +6287733466797 Aku salut sama pemkot pekalongan dan setuju banget adanya potongan PNS tuk BAZDA, tapi leibh afdool lagi kalau diaudit, biar tau kegunaannya dan manfaatnya. matur nuwun sanget. +6285869502686 Jalan di kota pekalongan banyak yang berlubang sehabis hujan, memang idealnya perbaikan di lakukan bila cuaca sudah tidak hujan. tetapi kan masih lama waktunya sedangkan tiap saat jalan harus dilewati kendaraan, bagaimana untuk sementara di urug pakai kerikil dulu agar kendaraan tidak terperosok. +6281903650240 Kepada bapak antono selaku bupati pekalongan, mohon GTT/PTT bisa mendapatkan BPJS. kasihan GTT/PTT pak. sudah gak dapet JAMKESMAS ga dapet pula JAMKESDA apalagi JAMPERSAL. sebelumnya saya ucapkan terima kasih. +628156865121 pak wali, gimana sih pembagian sarimi tidak merata untuk korban banjir. +6285642817943 M AINUL ATHO

BANJIR

PANAS - Audiensi pedagang pasar tiban dengan DPRD berlangsung panas. Ratusan pedagang ikut dalam pertemuan beserta puluhan spanduk yang mereka bawa.

Wakil DPRD Dukung Tuntutan Pedagang KOTA - Wakil Ketua DPRD, Ismet Inonu dan HM Fredi Wijaya mendukung tuntutan pedagang pasar tiban. Hal tersebut disampaikanya saat pedagang audiensi dengan DPRD, Rabu (29/1). Pedahal ketika petugas

Satpol PP menertibkan pedagang pasar tiban. Mereka mendasarkan pada Perda tentang K3 yang dibuat para wakil rakyat bersama eksekutif. Tentu, ada kepentingan dibalik pernyataan tersebut. Dalam kesempatan itu,

Ismet Inonu menyatakan dukungan terhadap pedagang pasar tiban. Dirinya mendasarkan dukungan tersebut pada pertanyaan sang ibu yang tinggal di Dukuh. Diceritakannya, sang ibu pernah mengatakan bahwa kebe-

MENINJAU - Wakil Walikota Pekalongan HA Alf Arslan Djunaid saat meninjau pengungsi di Gedung PMI, Selasa (28/1).

KOTA - Usai diterjang banjir hampir merata di seluruh Kota Pekalongan, Selasa (28/1), hingga Rabu (29/1) tercatat masih ada sembilan kelurahan yang digenangi air. Diantaranya Kelurahan Panjang Wetan, Panjang Baru, Kandang Panjang, Pabean, dan Bandengan di utara. Kelurahan Klego segorek, dan Sampangan di wilayah timur. Serta Kelurahan Pasirsari di wilayah

Banjir di Beberapa Kelurahan Mulai Surut

ke hal 13 kol 1

CPNS Molor Lagi, Honorer K2 Dibuat Cemas KOTA - Tenaga Honorer Kategori 2 (K2) di Kota Pekalongan, mulai dilanda kecemasan. Hal itu berkaitan dengan kembali mundurnya pengumuman hasil tes CPNS K2 oleh Menpan RI dari jadwal terakhir, yang direncanakan yaitu minggu keempat bulan Januari. Hingga Rabu (29/1), baik dari Menpan RI maupun BKD setempat, belum memberikan tanda-tanda akan mengumumkan hasil tes CPNS bagi tenaga honorer. Perubahan jadwal kali ini, terhitung merupakan perubahan jadwal yang ketiga. Mahfud, salah satu tenaga K2 di SMKN 2 Pekalongan, mengaku mulai cemas dan waswas dengan kembali molornya jadwal pengumuman hasil tes CPNS K2. Kecemasan tersebut muncul karena dirinya dan temanteman tenaga K2 lainnya sudah menunggu hasil pengumuman itu sejak jadwal awal. Namun hingga hari ini justru belum ada kejelasan. “Jujur kami cemas dan bingung,” akunya Kamis (29/1). Pria yang juga Sekretaris Dewan Kehormatan Honorer Indonesia ke hal 13 kol 5

barat. Sebagian wilayah tersebut, masih digenangi air setinggi 30 hingga 40 sentimeter di beberapa titik. Selain itu, juga masih tercatat sebanyak 2000 pengungsi yang hingga hari ini masih menghuni beberapa titik lokasi pengungsian seperti GOR Jetayu, Stadion Kota Batik, masjid Al Karomah dan Gudang Pusri. Sebagian dianke hal 13 kol 1

WAHYU HIDAYAT

EVAKUASI - Anggota TNI dari Kodim 0710/Pekalongan saat membantu proses evakuasi warga korban banjir yang sudah lanjut usia di Kampung Bugisan, Kelurahan Panjang Wetan, Pekalongan Utara.

Kodim Terjunkan 100 Personel Bantu Evakuasi Korban Banjir KOTA - Bencana banjir yang menerjang sebagian besar wilayah Kota Pekalongan pada Selasa (28/1), membuat banyak pihak segera tanggap untuk mengevakuasi para korban banjir dari rumah-rumah mereka yang tergenang ke lokasi pengungsian. Seperti yang dilakukan oleh anggota Kodim 0710/Pekalongan. Sedikitnya 100 personel atau 1 SSK, sudah ke hal 13 kol 5

M. AINUL ATHO’

CARI IKAN - Genangan air di wilayah jalan Truntum, dimanfaatkan warga sekitar untuk mencari ikan.

Melihat Cara Relawan Menghibur Anak-Anak Pengungsi Korban Banjir di Stadion Kota Batik

Diajak Nyanyi Bareng Indonesia Raya, sampai Bermain Lompat Tali Akibat banjir yang menerjang Kota Pekalongan pada Selasa (28/1) kemarin, banyak warga yang terpaksa mengungsi ke sejumlah lokasi penampungan. Anak-anak juga banyak yang ikut mengungsi bersama orangtua mereka. Seperti yang terlihat di Stadion Kota Batik, yang menjadi salah satu lokasi pengungsian bagi warga Pasirsari, Pekalongan Barat. Sejumlah relawan ‘Tentara Langit’ dengan setia mendampingi mereka setiap hari. Seperti apa? WAHYU HIDAYAT, Pekalongan WAHYU HIDAYAT

“TALINE ojo keduwuren,ra! (Talinya jangan terlalu tinggi dong, red)” teriak seorang bocah perempuan berusia lima

CKMY

Dirinya beranggapan, bahwa pedagang pasar tiban merupakan pedagang yang dapat diatur, dan bisa dibina. Sehingga, dirinya berharap kepada eksekutif unyuk bisa mengatur tanpa merelokasi mereka. ke hal 13 kol 5

Sembilan Wilayah Masih Terendam Banjir

WAHYU HIDAYAT

MEMASUKI hari ke dua setelah musibah banjir besar akibat hujan deras dan meluapnya sungai Loji Selasa (28/1) lalu, beberapa lokasi di sejumlah kelurahan yang sebelumnya tergenang sudah mulai surut. Seperti yang terpantai Rabu (29/1) siang. Beberapa posko pengungsian juga sudah kosong, ditinggalkan warga korban banjir yang sudah berangsur pulang ke rumahnya masing-masing. Salah satunya, terpantau di Gedung PMI Kota Pekalongan di Jalan Rajawali. Kemarin, Gedung PMI sudah ditinggalkan para pengungsi. Padahal sebelumnya dilaporkan hingga Selasa (28/1) malam, sekitar 50-an warga Kampung Bugisan, Kelurahan Panjang Wetan, Kecamatan Pekalongan Utara, memadati lantai satu dan dua bangunan ini. Demikian pula yang terjadi di GOR Jetayu, yang sebelumnya dipakai untuk menampung 150-an warga Bugisan. Di GOR ini juga sudah

radaan pasar tiban, bukan hanya mempermudah masyarakat tapi sekaligus memberikan hiburan. “Jadi saya dukung, karena saya berbakti dengan orang tua,” selorohnya. Dukungan juga disampaikan HM Freddy Wijaya.

LOMPAT TALI - Anak-anak dari Kelurahan Pasirsari, Pekalongan Barat, yang menjadi korban banjir dan ikut mengungsi bersama orangtuanya di Stadion Kota Batik, menghilangkan kejenuhan bersama relawan dengan bermain lompat tali, Rabu (29/1).

tahun yang berdiri di depan temantemannya, sambil berancang-ancang untuk melompat. Setelah bentangan tali terbuat dari rangkaian karet gelang itu diturunkan, bocah tersebut segera berlari dan melompat. “Hore!” ujar bocah tersebut, dan segera diikuti teman-temannya. Satu-persatu melompati tali karet tersebut. Begitulah sekelumit suasana yang terjadi di pelataran Stadion Kota Batik, Rabu (29/1). Anak-anak pengungsi korban banjir itu dengan ceria bercanda satu sama lain. Baik itu antar sesama teman sekampung mereka, maupun dengan para relawan. Mainan lompat tali itu, menjadi salah satu cara dari para relawan ‘Tentara Langit’ -begitu mereka menamakan kelompoknya- untuk menghilangkan kejenuhan dari anak-anak pengungsi tersebut. Dengan harapan, supaya anakanak itu sejenak bisa melupakan penderitaannya karena rumah-rumah ke hal 13 kol 1


KAJEN

KAMIS, 30 JANUARI 2014

10

RADAR PEKALONGAN

Puluhan Desa Masih Terendam Di Pesisir, Banjir Bercampur Rob KAJEN - Banjir masih merendam puluhan desa di Kabupaten Pekalongan, hingga Rabu (30/1) siang. Ketinggian air di beberapa desa tersebut mencapai 20 hingga 40 centimeter. Untuk itu, masyarakat diminta waspada, mengingat curah hujan di Kabupaten Pekalongan diperkirakan masih tetap tinggi. Pantauan Radar, genangan banjir tertinggi berada di daerah pesisir Kota Santri, meliputi Kecamatan Tirto dan Wonokerto. Untuk Kecamatan Tirto, seperti di Desa Mulyorejo, dan Jeruksari. Sementara, di Kecamatan Wonokerto meliputi Desa Tratebang, Pecakaran, Api-api

MEGONONAN

TRIYONO

MERUBAH - Anggota PPDI Kesesi sepakat merubah organisasinya menjadi PPDRI.

PPDI Kesesi Jadi PPDRI ANGGOTA Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) kini berbondong-bondong merubah organisasinya menjadi Persatuan Perangkat Desa Republik Indonesia (PPDRI). Hal itu dilakukan lantaran sejumlah anggota meragukan legalitas PPDI yang hanya ada di enam provinsi se- Indonesia. Untuk itu, mereka beralih ke PPDRI. Sebelumnya, PPDI Kecamatan Bojong merubah menjadi PPDRI, dan kini PPDI Kesesi menyusul menjadi PPDRI. Adapun musyawarah perubahan dilaksanakan di Balai Desa Jagung, Kesesi, yang diikuti 103 anggota PPDI dan dihadiri Camat Kesesi, Hari Handoko, Kasi Pemerintahan dan Kades Jagung, Eko Susilo. Camat Kesesi, Heri Handoko, dalam kesempatan itu meminta perangkat desa sering mengadakan pertemuan untuk menyampaikan informasi organisasi maupun pemerintahan. Adapun hasil rapat perangkat desa Kesesi resmi dikukuhkan menjadi PPDRI dan reorganisasi dilaksanakan sukses dengan Ketua Fison M, Sekretaris Sodikin. Sementara acara dilanjutkan dengan Sosialisasi UU Desa tahun 2O13. (yon)

2.917 RTSM Terima Dana PKH SEBANYAK 12.917 Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) di Kabupaten Pekalongan menerima bantuan tunai bersyarat (cash conditional transfer/ CCT). Dana Program Keluarga Harapan (PKH) tersebut diterimakan pada Rabu-Selasa (22-29/1). Dana yang diterimakan tersebut merupakan bantuan tahun 2013.Pencairan bantuan di kantor pos dan sejumlah kantor kecamatan. Suprapto, staf yang membidangi Data dan Sistem Pengaduan Masyarakat UPPKH Kabupaten Pekalongan, mengatakan, pengambilan dana PKH dibatasi maksimal pada 31 Maret. “Oleh karena itu, kami imbau RTSM yang belum sempat mengambil dana PKH, untuk segera mengambil di kantor pos. Dana yang mengendap sampai 3 bulan lebih akan dikembalikan ke kas Negara,” jelas Prapto, sapaan akrab Suprapto. Disebutkan, nominal bantuan yang diterima per RTSM, antara Rp. 425.000 - Rp. 925.000 per tahun. Bantuan disalurkan melalui rekening masing-masing RTSM dan saldo minimal yang diendapkan Rp. 10.000. Sebelumnya, Pemkab Pekalongan mengusulkan bantuan PKH untuk 70.153 RTSM kepada Kementrian Sosial. Namun, setelah diverifikasi oleh pihak Kemensos, yang memenuhi kriteria sebanyak 16.153 RTSM dan bahkan akhirnya yang tervalidasi hanya 12.917 RTSM. Bantuan PKH tahun 2014 akan diterimakan setiap 3 bulan sekali. Jumlah RTSM penerima bantuan 2014, kata Prapto, bisa berkurang atau bertambah. “Karena bisa saja ada RTSM yang terentaskan, atau justru bertambah,” ujar dia. Ditambahkan, pihaknya membuka posko pengaduan di eks LBK Dinsosnakertrans di Jl. Raya Pahlawan, Gejlik, Kajen. (yon)

dan Pesanggrahan. Banjir di wilayah tersebut, tidak hanya berasal dari luapan air sungai akibat guyuran hujan, meluapan air laut atau rob juga memperparah kondisi banjir di daerah pesisir itu. Tak heran, genangan air di beberapa desa di kawasan pesisir tersebut hingga saat ini, tak kunjung surut. Menurut Kepala Pelaksana Badan P e nang g ulang an Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan, Bambang Sujatmiko, mengatakan, berdasarkan laporan yang masuk hingga kemarin siang, puluhan desa di wilayah Kota Santri masih terendam banjir. “Kurang lebih ada 28 desa. Dari 28 desa itu, tersebar di beberapa kecamatan. Yakni; Kecamatan Buaran, Wonokerto,

Siwalan, Sragi, Wonopringgo, Wiradesa, Tirto dan Kedungwuni. Posko siaga bencana masih kami dirikan di Gudang Rokok Sukun, di Jalan Raya Tirto,” ungkapnya. Salah satu warga RT 10 RW 5 Desa Pecakaran, Kecamatan Wonokerto Sopanah (60) mengatakan, banjir yang terjadi sejak Selasa (28/1) tersebut, surutnya cukup lama. Hal ini dikarenakan banjir yang merendam pemukiman mereka bercampur dengan luapan rob. “Kalau pekan lalu genangan air mencapai 50 centimeter, namun surutnya cepat. Tapi banjir saat ini ketinggian air hanya 20 centimeter, tapi surutnya lama, lantaran adanya luapan air laut,” ujarnya. Di sisi lain, genangan air di kawasan pesisir yang mendera daerah itu, juga turut meneng-

MUHAMMAD HADIYAN

MASIH MERENDAM - Hingga kemarin, banjir masih merendam sejumlah desa di Kabupaten Pekalongan. Ketinggian air mencapai 20 cm hingga 40 cm.

gelamkan beberapa hektare tambak yang berada di Desa Pecakaran, Kecamatan Wonokerto dan beberapa desa di

Pemerintah Kabupaten Diminta Kaji Penyebab Banjir KAJEN - Ketua Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Pekalongan, Sumar Rosul, Rabu (29/1) kemarin, meminta Pemkab Pekalongan untuk mengkaji secara teknis penyebab banjir yang melanda sejumlah kecamatan di Kota Santri. Mengenai penanganan banjir, Menurut Sumar, Pemkab meski melakukan kajian teknis terlebih dulu, baik secara lokal maupun regional. “Kajian itu bisa dimulai dari aspek lingkungan, infrastruktur, serta tata ruang kota,” ungkapnya. Ia menganalogikan, kajian teknis tersebut, ibarat foto rongsen, yang dapat memberikan gambaran terkait titik-titik mana yang perlu dibenahi, agar upaya antisipasi terjadinya banjir bisa tampak. Meskipun diakuinya, penyebab banjir bisa disebabkan oleh faktor alam. “Apabila disebabkan faktor alam, seperti curah hujan, memang kita tidak bisa apa-apa. Tapi kalau penyebabnya adalah faktor teknis, maka diperlukan kajian untuk membenahinya,” jelas Sumar. Setelah itu, kajian teknis yang dilakukan oleh Pemkab Pekalongan bisa ditindaklanjuti dengan berbagai program, serta bisa dianggarkan pada tahun selanjutnya. “Kajian secara regional juga perlu dilakukan, karena banjir terjadi hampir merata di wilayah pantura,” terangnya. Sementara, terkait antisipasi

MUHAMMAD HADIYAN

MELUAP - Aliran Sungai Meduri Tirto Pekalongan sering meluap di pemukiman warga, ketika terjadi hujan deras di Kabupaten Pekalongan.

agar banjir tidak terjadi lagi, Bupati Pekalongan, Amat Antono menegaskan, perlu adanya pemetaan penyebab banjir, sebagai langkah awal antisipasi. Menurutnya, apabila banjir disebabkan alam atau curah hujan, maka Pemkab tidak bisa apa-apa. “Yang bisa dilakukan adalah,

melancarkan saluran air, apabila banjir dari luapan sungai, maka tanggul akan diperbaiki. Kami juga telah berkerjasama dengan Pemerintah Kota Pekalongan. Sebab, mengenai bencana alam tidak mengenal wilayah administratif,” tandas dia. Sekarang ini, lanjut Antono,

tim dari pemerintah daerah telah turun untuk memetakan penyebab banjir. Pihaknya juga meminta bantuan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk memfasilitasi pemetaan penyebab banjir. Saat disinggung, apakah Pemkab Pekalongan akan melakukan

Desa Kaliboja Dilanda Longsor, Jalan Tertutup

TRIYONO

KERJA BAKTI - Warga ketika berusaha menyingkirkan longsoran tanah supaya jalan dapat kembali dilalui.

PANINGGARAN - Desa Kaliboja, Kecamatan Paninggaran, dilanda bencana tanah longsor. Akibatnya, akses jalan satu-satunya yang menghubungkan antar dukuh tertutup total. Selain menutup jalan, longsor juga merobohkan rumah warga yang terletak di Dukuh Semoja Barat, milik Maonah. Adapun longsor disebabkan curah hujan tinggi dan

letak wilayah yang bertebing dan jurang. Tanah longsor yang menutup akses jalan menuju Dukuh Silemut menghubung ke desa setempat, membuat aktivitas warga sekitar lumpuh. Itu dikarenakan jalan tersebut merupakan satu-satunya jalan yang biasa digunakan warga sekitar untuk beraktivitas. Kini untuk dapat dilalui lagi, warga

sekitar melakukan kerja bakti menyingkiran longsoran tanah tersebut. Dikarenakan material tanah yang cukup banyak, sejak tiga hari lalu hingga saat ini jalan belum bisa dilalui. Kepada Desa Kaliboja, Paninggaran, Abdullah, kepada Radar, Rabu (29/1), mengatakan, longsor terjadi Senin (27/1) sekira pukul 20.30, yang menutup jalan penghubung Dukuh Silemut. “Usai kejadian warga satu kampung melakukan kerja bakti untuk menyingkirkan longsoran tanah. Namundemikian, ketika sudah disingkirkan tanah dari tebing setinggi sekitar 70 meter longsor dan kembali menutupi jalan,” terangnya. Sementara Camat Paninggaran, M Arifin yang langsung meninjau lokasi mengaku sudah koordinasi dengan pihak DPU. Tapi ternyata, alat berat masih dipakai di wilayah Kecamatan Petungkriyono yang terkena longsor. (yon)

Penemuan Alat Pemotong Tempe, Harus Dipatenkan! Imam: “Jangan Sampai Diklaim Milik Orang Lain” KAJEN - Lagi-lagi warga Desa Tengengwetan, Rt 04 Rw 01, Kecamatan Siwalan, Caram (62), kembali mendapatkan apresiasi atas keberhasilannya menciptakan mesin pemotong keripik tempe. Kali ini, apresiasi keluar dari Sosiolog Universitas Indonesia, Imam B Prasodjo. Menurut Imam, penemuan itu harus segera dikukuhkan agar Caram bisa memiliki hak paten. Pemerintah Daerah harus bantu mengukuhkan karya milik Caram itu. Dalam acara seminar bertajuk Person of the Year Radar Pekalongan, di Hotel Sahid

Kecamatan tersebut. Hal itu menyebabkan ikan yang dibudidayakan petani tambak ikut hanyut oleh banjir. (yan)

DOK

MENARIK PERHATIAN - Materi yang dibawakan Imam B Prasojo saat seminar di Hotel Sahid Mandarin Pekalongan menarik perhatian peserta dan tamu undangan.

Mandarin Pekalongan, kemarin, Imam mengatakan, jika karya tersebut tidak dipatenkan, maka orang lain bebas

mengklaim dan menyebarluaskan bahwa ciptaan tersebut milik mereka. “Jika hal itu terjadi, tentu sangat disayang-

kan. Karena, anda yang mencetuskan ide, tapi bisa saja yang menikmati dan memproduksi masal adalah orang lain. Seandainya ada yang mengklaim karya anda (Caram), maka anda tidak bisa berbuat apa-apa, karena anda tidak memiliki kekuatan hukum,” ungkapnya kepada Caram dalam forum tersebut. Selama ini, alat pemotong keripik tempe hasil ciptaannya itu belum dikukuhkan, lantaran Caram tidak mengetahui bagaimana prosedur pematenan hasil karyanya itu. Padahal, karyanya itu telah menembus ke pasaran Ibu Kota. “Jika demikian, Pemerintah daerah harus melindungi karya anda, agar bisa segera dikukuhkan dan anda memiliki hak paten,” tegas Imam. Imam mengatakan, tidak

adanya pengakuan hak paten ini memang sering terjadi di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Jika di negara maju, seorang penemu akan dilindungi dan akan mendapatkan penghargaan atas karya yang telah ia ciptakan. “Ini yang sering menjadi permasalahan di negara kita. Padahal, hampir saja kita kehilangan batik karena sempat diklaim oleh Malaysia. Sebentar lagi, masakan khas Indonesia, rendang juga akan diklaim Malaysia,” terang dia. “Tidak hanya alat pemotong keripik tempe saja, karya yang pertama kali ditemukan di dunia ini, dan bermanfaat, segera mungkin dipatenkan. Jangan sampai karya milik warga Kabupaten Pekalongan, bisa diklaim orang lain atau negara lain,” tandasnya. (yan)

sodetan Sungai Meduri, agar permasalahan banjir di wilayah tersebut dapat diantisipasi, Antono menegaskan, dalam menentukan kebijakan, pihaknya tidak akan terburu-buru. Namun hal itu harus didasari kajian mendalam dan terkonsep secara matang. (yan)

Edarkan Narkoba, Dua Pemuda Diciduk WONOPRINGGO - Dua pemuda asal Desa Rowokembu, Kecamatan Wonopringgo, Yusuf Bahtiar (23) dan Solehudin (20), diciduk anggota Sat Narkoba Polres Pekalongan, kemarin. Mereka ditangkap lantaran mengedarkan Narkoba jenis sabu-sabu di wilayah setempat. Adapun barang bukti yang diamankan berupa satu bungkus kecil warna transparan serbuk kristal warna putih diduga narkotika jenis sabu. Dua buah pipet kaca warna transparan yang pada pangkalnya terdapat karet warna merah panjang sekitar 10 centimeter, HP Nokia X2 warna hitam, sepeda motor Mio G warna biru putih G-6288-ZK. Penangkapan bermula adanya informasi akan terjadinya transaksi Narkoba kepada anggota, sekitar pukul 17.00.

Kemudian informasi itu oleh anggota Polres Pekalongan langsung menuju ke lokasi sekitar Jalan Raya Desa Pegaden Tengah, Wonopringgo. Ketika di lokasi, anggota mencurigai dua orang pengendara Mio G, yang diindikasikan orang yang akan melakukan transaksi narkoba. Kemudian dilakukan pembuntutan, dan sesampainya di Apotef AFA ruko aanggota menghentikan dan memeriksa identitas kedua orang tersebut, yang kemudian didapati membawa Narkotika jenis zabu yang disimpan di dalam bagasi depan sepeda motornya. Selanjutnya, mereka digelandang bersama barang bukti ke Mapolres Pekalongan untuk penyidikan lebih lanjut. Kasubag Humas Polres Pekalongan, AKP Margono, Rabu (29/1) membenarkan. (yon)


BATANG

KAMIS, 30 JANUARI 2014

11

RADAR PEKALONGAN

Proses Lelang Dipastikan Lebih Awal SKPD Tengah Siapkan Dokumen Pelelangan BATANG - Upaya Pemkab Batang membenahi proses pengadaan barang/jasa di tahun 2014 sepertinya kian menunjukkan kejelasan. Sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) saat ini tengah menyiapkan dokumen pelelangan untuk diserahkan ke Unit Lelang Barang/Jasa Pemerintah (ULP), sehingga

proses lelang dipastikan terrealisasi lebih awal. “Prinsipnya, semua stakeholder telah belajar dari kesalahan dan kelemahan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa tahun 2013. Semua SKPD pun telah menyampaikan komitmennya untuk bisa merealisasikan proses pelelangan lebih awal, sehingga kami optimis, prosesnya akan lebih baik dari tahun lalu,” kata Kabag Pengendalian Pembangunan Setda Kabupaten Batang, Ari Yudianto SH, saat dihubungi

via ponsel, Rabu (29/1) sore. Dia memastikan, masingmasing SKPD telah membentuk organisasi pengadaan barang dan jasa di lingkungannya. Pengelola kegiatan mulai Pejabat Pemegang Komitmen (PPK), Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pengguna Anggaran (PA), hingga Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan sudah terbentuk. “Saat ini SKPD tengah menyiapkan dokumen pelelangan yang diperlukan untuk diajukan ke ULP. Dokumen ini

mencakup kegiatan-kegiatan yang akan diadakan di tahun ini beserta pagu anggarannya. Untuk kepentingan transparansi dan akuntabilitas, sesuai Perpres 70 Tahun 2012, maka sebelumnya mereka akan mengumumkan RUP (Rencana Umum Pengadaan –red) melalui website,” terangnya. Dikatakan Ari, beberapa SKPD saat ini telah memiliki dokumen perencanaan yang lengkap, sehingga dalam waktu dekat bisa segera diajukan ke ULP untuk proses pelelangan.

Sesuai informasi, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Dinas Cipta Karya Tata Ruang Kebersihan dan ESDM, serta Dinas Kesehatan segera akan mengajukan dokumen ke ULP. Beberapa kegiatan yang dianggap siap untuk diajukan antara lain pengurugan pasar darurat, perbaikan jalan, dan lanjutan Rumah Sakit Limpung. “Insya Allah, Minggu pertama Februari dokumendokumen mereka sudah masuk ke kami, sehingga bulan kedua nanti proses pelelangan

Kondisi Drainase Perkotaan Memprihatinkan

NURUL FATAH

TERGENANG - Akibat meluapnya saluran Gendingan dan juga buruknya saluran drainase, jalur Pantura di sebelah Utara kantor Satlantas ini tergenang air saat terjadi banjir pada Selasa (28/1) kemarin.

Normalisasi Sungai Mendesak Dilakukan BATANG - Banjir yang merendam sejumlah jalan protokol di wilayah Kota Batang, termasuk kawasan Alun-alun pada Selasa (28/1) kemarin menjadi peringatan bagi Pemkab Batang bahwa kondisi drainase yang ada sudah mengalami kerusakan sangat parah. Bahkan untuk kawasan alun-alun yang pada tahun ini

kembali akan dilakukan penataan dengan anggaran miliaran rupiah, ternyata kondisi drainasenya nyaris tidak berfungsi. “Alun-alun yang berada di pusat kota dan menjadi ikon ternyata tergenang cukup tinggi saat hujan mengguyur hampir seharian Selasa kemarin. Hal itu sangatlah ironis, di tengah penataan yang menelan biaya sangat besar, ternyata ada bagian penting yang terlewatkan,” ujar Wakil Ketua DPRD Batang, Fatkhurrohman.

Fatkhurrohman menjelaskan, kerusakan yang terjadi di wilayah perkotaan sebenarnya sudah terjadi cukup lama. Namun Pemkab terkesan mengabaikanya dan tidak menganggap sebagai persoalan serius, terbukti dengan tidak adanya perbaikan ataupun penataan selama beberapa tahun kemarin. Dan dengan peristiwa banjir yang terjadi kemarin, diharapkan bisa membuka mata pengambil kebijakan untuk melakukan upaya perbaikan maupun penataan.

“Sungguh memprihatinkan jika melihat alun-alun, jalan Yos Sudarso (sebelah timur ruko-red) dan juga kantor Satlantas tergenang akibat banjir. Jika dibandingkan kawasan lainnya, daerah tersebut termasuk paling lama surutnya. Padahal kawasan tersebut berada di pusat kota. Bahkan khusus untuk alun-alun guna mempercepat pembuangan air selain harus menjebol drainase yang ada, juga ditambah dengan menggunakan mesim penyedot air,” jelas pria yang

berasal dari Fraksi Partai kebangkitan Bangsa ini. Selain drainase, lanjut dia, kondisi sungai yang mengalir di wilayah Kota Batang juga sudah mengalami pendangkalan sangat parah dan tidak mengalir dengan baik. Sehingga pihaknya berharap agar adanya langkah terpadu untuk melakukan penataan maupun perbaikan drainase dan juga sungai yang ada. Dengan begitu, air yang menggenangi jalanjalan protokol saat banjir bisa cepat surut. Dan salah satu sungai atau saluran yang sangat mendesak di normalisasi adalah saluran Gendingan. Mengingat pada dua kali banjir yang terjadi di wilayah Kota Batang, luapan dari saluran itulah yang telah merendam ratusan rumah disejumlah wilayah. Karena itulah, Pemkab Batang harus melakukan normalisasi saluran tersebut mulai dari hulu hingga hilir. Dan SKPD terkait juga harus berani untuk melakukan normalisasi fungsi aliran sungai yang kebanyakan sudah menjadi daratan dengan melihat peta sungai atau latter C sungai yang ada di instansi terkait. “Jika drainase saja diperbaiki, namun sungainya tetap dangkal, maka jelas banjir akan tetap terjadi. Karena itulah, penataan secara menyeluruh harus dilakukan. Dan hal itu harus dilakukan dengan kajian yang matang, sehingga bisa ditemukan solusi terbaik dan bukan hanya sesaat saja,” tandas Fatkhurrohman. (rul)

PPNI Siap Bantu Korban Banjir BATANG - Hujan deras yang mengguyur di beberapa daerah dan hampir terjadi sepanjang hari mengakibatkan berbagai wilayah mengalami musibah banjir dan mengharuskan warganya mengungsi dan tidak bisa melakukan aktifitas. Begitu juga di Kabupaten Batang yang tidak luput dari bencana banjir, banjir tersebut melanda di Kecamatan Batang Kota, tercatat ada 12 desa dan kelurahan yang terkena banjir. Sebagai bentuk kepedulian antar sesama, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Komisariat Kabupaten Batang ikut berpartisipasi mengunjungi dan memberikan bantuan terhadap korban bencana banjir di Desa Watesalit dan Desa Kalipucang Wetan. Hal tersebut dilakukan untuk membantu meringan-

NURUL FATAH

BANTUAN - Perwakilan PPNI menyerahkan bantuan kepada warga yang rumahnya terendam banjir.

kan beban para korban bencana banjir yang melanda selama beberapa hari. Dalam kesempatan terse-

but, Ketua PPNI Komisariat Kabupaten Batang, Heru Wibowo Amd Kep menyerahkan langsung bantuan kepada

perwakilan warga. Dia mengatakan jika bantuan ini merupakan wujud kepedulian Perawat Puskesmas dan RSUD terhadap korban banjir, diharapkan bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang menjadi korban banjir walaupun jumlahnya tidak seberapa. “Semoga bantuan yang kami berikan dapat sedikit mengurangi beban yang dialami warga korban banjir, dan semoga Allah SWT menerima dan mencatat kegiatan warga PPNI ini sebagai sebuah amal kebaikan,” ujar Heru. M Fajri selaku Seksi Sosial PPNI, menambahkan, untuk bantuan yang diserahkan adalah sebanyak 147 bingkisan yang terdiri dari mie instan, biskuit dan air mineral. Dikatakannya bahwa anggota PPNI selalu siap sewaktu–waktu apa-

bila Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) membutuhkan bantuan, jika memang dirasa perlu juga akan ikut berpartisipasi membuka Posko Kesehatan. “Apabila memang harus membuka psoko kesehatan, kami telah siap. Karena ini merupakan aktualisasi anggota PPNI yang telah ikut dalam pelatihan skill untuk meningkatkan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS),” jelas Fajri. Dalam kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua PPNI Komisariat RSUD tersebut, para perawat RSUD dan Puskesmas tanpa merasa ragu dan risih untuk turun langsung di tengah-tengah bencana banjir yang melanda untuk membagi-bagikan bingkisan ke rumah-rumah yang tergenang banjir. (rul)

sudah mulai dilakukan,” imbuhnya. Sementara bagi SKPD yang belum memiliki dokumen perencanaan, maka perlu waktu hingga dua bulan untuk menyelesaikannya. Bagi mereka, proses lelang kemungkinan sudah bisa dilakukan di Bulan Mei. “Jadi proses lelang sangatlah tergantung pada kesiapan SKPD. Kami di ULP memiliki lima pokja yang siap melayani pelelangan, asalkan dokumennya sudah kami terima,” ujarnya. Ari menambahkan, sistem

Batik Khas Batang akan Dijadikan Seragam Pegawai BATANG - Saat ini banyak daerah mempunyai ciri dan identitas tersendiri mengenai motif batif. Ciri khas batik tersebut biasanya memiliki filosofi daerahnya masingmasing dan akan menggunakan motif batiknya menjadi busana resmi daerah tersebut. Dan untuk memilih model batik yang akan dipergunakan, melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), digelar lomba Desain Batik Cap Motif Batang yang diadakan di Pendopo Kantor Bupati setempat. Panitia Kegiatan Lomba Desain Batik Cap Motif Batang, Subiyanto, menjelaskan, sebanyak 24 peserta mengikuti perlombaan, dan karya yang masuk ada sebanyak 40 buah. Dalam lomba desain ini terbagi atas dua kategori, yaitu pelajar dan umum. Pihak panitia sebelumnya telah mengumumkan lomba ini sejak awal bulan Desember tahun lalu. Dan untuk menarik peserta yang masuk, panitia memperpanjang batas akhir karya yang masuk hingga akhir Desember 2013. “Kami sudah mengumumkan jauh-jauh hari perlombaan ini, dan untuk penilaiannya dilaksanakan pada bulan Januari ini. Hasil karya batik ini harus memiliki unsur-sunur nilai kekayaan alam Batang, peninggalan sejarah Batang (prasasti, arca dan lainnya) dan produk unggulan Batang,” jelas Subiyanto yang juga sebagai Kepala Bagian Perekonomian Setda Batang. Ditegaskan bahwa hasil karya desain harus asli dan bukan milik orang lain, jika terbukti milik orang lain, maka akan dibatalkan keikut sertaannya. Untuk para peme-

Batang menyatakan kesiapannya membantu pengamanan pemilu, baik pemilu legislatif (pileg) maupun pilpres

mendatang. Bersama satuan POLRI dan TNI, mereka siap mengupayakan pelaksanaan pemilu yang aman dan sukses.

AMANKAN PEMILU Kasie Linmas, Faizin, bersama Danton Linmas inti dan jajarannya, usai meraih posisi empat dalam lomba defile tingkat provinsi, tahun lalu.

AKHMAD SAEFUDIN

Jumlah tersebut mencakup personel linmas inti, linmas kecamatan, dan linmas desa. Untuk anggota linmas inti total ada 31 personel, sementara linmas kecamatan berjumlah 11 orang di setiap kecamatan, sehingga total di 15 kecamatan berjumlah 161 personel. Unsur terbesar ada di desa dan kelurahan yang masing-masing tersiaga 5 personel, sehingga dari 248 desa dan kelurahan mencapai 1.240. “Semua personel linmas ini akan dikerahkan untuk membantu pengamanan pemilu, baik pileg maupun pilpres. Sebagai agenda nasional yang menentukan masa depan bangsa dan negara, pemilu tentu harus diamankan pelaksanaannya,” ungkap Kasie Linmas Satpol PP Kabupaten

Batang, Faizin SH, Rabu (29/ 1), di kantornya. Untuk mengamankan agenda demokrasi politik lima tahunan ini, lanjut Faizin, kerja-kerja konsolidasi akan dilakukan, sehingga menjelang pelaksanaan kegiatan seluruh personel sudah memiliki kesiapan yang matang. “Insya Allah, satuan linmas sudah terbiasa untuk membantu mengamankan agenda pemilu. Tetapi upaya persiapan tentu harus tetap dilakukan, setidaknya untuk meminimalisir potensi kesalahan di lapangan,” terangnya. Dia menjelaskan, kegiatan pengamanan pemilu juga telah dialokasikan penganggarannya dalam APBD 2014 melalui Kantor Satpol PP. Selain APBD II, Pemerintah Provinsi pun biasanya ikut membantu ang-

nang dalam lomba ini akan mendapatkan trophy dan uang pembinaan, untuk juara I mendapat trophy dan uang pembinaan Rp 3 juta, juara II trophy dan uang pembinaan Rp 2 juta serta juara III mendapat trophy dan uang pembinaan Rp 1 juta. “Lomba ini melalui beberapa tahap, yaitu pengiriman desain ke panitia, pengujian kelayakan dan dinilai oleh tim juri yang terdiri dari Zahir Widadi Dekan Fakultas Batik Unikal Pekalongan, Bambang Sugiarto BLH Kabupaten Batang selaku Pemerhati Batik dan Nur Yasin dari Komunitas Pengrajin Batik,” ujarnya. Bupati Yoyok Riyo Sudibyo yang ikut menyaksikan hasil karya peserta mengatakan bahwa hasil karya Desain Batik ini akan menjadi milik panitia yang dalam hal ini adalah Pemkab Batang. Nantinya akan dijadikan seragam pegawai di Pemkab Batang, sedangkan untuk pembuatannya Pemkab tidak menunjuk perusahaan tertentu tapi boleh siapa saja untuk memproduksinya. “Dan dengan penyeragaman baju batik motif Batang ini, saya berharap masyarakat Batang bangga dengan Batik Khas Batang,” tandas Bupati. Untuk hasil lomba Desain Batik Cap Motif Batang sendiri adalah, kategori pelajar juara I diraih Nyoman Nadi Prawiro siswa SMAN I Batang, juara II Kurnia Aji Pratama siswa SMKN Batang dan juara III Muhammad Yezan dari SMKN Batang. Sedangkan untuk kategori umum juara I dan II diraih Wiryo Utomo dari Singosari-Kauman Batang dan juara III Supardi dari Denasri Batang. (rul)

NURUL FATAH

DESAIN BATIK - Bupati menyimak dengan teliti salah satu desain peserta lomba Desain Batik Cap Motif Batang.

1.432 Personel Linmas Bantu Amankan Pemilu BATANG - Sebanyak 1.432 personel satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) yang tersebar di seluruh Kabupaten

pengadaan barang/jasa tahun ini pada dasarnya sama dengan tahun sebelumnya. Hanya saja, semua proses terintegrasi melalui ULP. Sebab kelompok kerja inilah yang nantinya memproses pelelangan. “Kami akui, proses ini tentu tidak sederhana, karena ada persyaratan dan prosedur yang harus dipenuhi. Yang jelas, prinsip transparani dan akuntabilitas harus dijunjung tinggi guna menghasilkan pengadaan barang dan jasa yang lebih baik di tahun ini,” pungkasnya. (sef)

garan pengamanan linmas ini. “Artinya, secara operasional insya Allah sudah tidak ada masalah. Mengingat kian dekatnya agenda pileg, maka persiapan-persiapan teknis akan terus dilakukan di bawah arahan Kasatpol PP,” imbuh Faizin. Dalam pelaksanaannya nanti, Linmas menurutnya siap untuk bersama satuan TNI dan POLRI mengamankan proses pemungutan hingga penghitungan suara. Semua personel akan bekerja sesuai cakupan wilayah tugasnya. “Kita semua berkepentingan agar proses pelaksanaan pemilu berlangsung aman dan sukses. Mudah-mudahan satuan linmas bisa berkontribusi secara maksimal terhadap capaian itu,” kata Faizin mengakhiri. (sef)


KAMIS, 30 JANUARI 2014

RADAR KENDAL

12

RADAR PEKALONGAN

BERIBAD BERIBADAAT Listrik Padam Dua Kali DALAM kurun waktu kurang dari 24 jam, aliran listrik di Kaliwungu dan Kendal, padam sampai dua kali, dengan penyebab yang berbeda. Hal itu dibenarkan oleh Manajer Area PLN Rayon Kendal, Irwan Handri, yang dikonfirmasi, Rabu (29/1), sehubungan dengan padamnya aliran listrik. Padamnya listrik yang pertama, Selasa malam disebabkan krib di Gardu Induk Kaliwungu tersambar petir sehingga aliran listrik untuk Kaliwungu, Kendal dan sekitarnya padam. DOK Namun setelah dilaIrwan Handri kukan perbaikan, sekitar 30 menit kemuManajer Area PLN Rayon Kendal dian, aliran sudah menyala kembali. Pada Rabu pagi, pukul 08.35, listrik padam untuk yang keduanya kalinya. Menurut Manajer Area Rayon Kendal, hal ini disebabkan karena ada kerusakan trafo di Kaliwungu. Aliran listrik padam selama 45 menit, meliputi Kaliwungu, Kota Kendal, dan sekitarnya. Trafo tersebut rusak disebabkan terjadinya aliran pendek listrik, oleh pohon (batang dan ranting, red) yang menempel pada kawat PLN. “Kami menghimbau kepada pemilik pohon, agar rela pohon/ dahannya yang menempel di kawat listrik dipangkas secara suka rela supaya tidak mengganggu jaringan listrik. Atas ketidaknyamanan dan gangguan yang terjadi, kami sampaikan permohonan maaf yang sebesarnya,” jelas Irwan Handri lagi. (dar)

SUDARTO

BERGOYANG - Ketua DPC PDIP, dr Widya Kandi Susanti MM, ikut bernyanyi.

PDIP Nyaris Disemprit Panwas KENDAL - Kegiatan jalan sehat yang dihelat oleh PDIP Kendal, Minggu (26/1) di Stadion Utama Kendal, nyaris saja disempirit oleh Panwaslu Kendal, karena mengarah ke kampanye terbuka. Beruntung, salah seorang caleg menyadari kesalahan yang dilakukannya dan langsung menyampaikan permohonan maaf sehingga kasus ini pun tidak dilanjutkan. Ketua Panwaslu Kendal, Supriyadi SH, MH yang dikonfirmasi, Senin kemarin menjelaskan, sesuai surat pemberitahuan yang dilayangkan pihak panitia, jumlah peserta jalan sehat diperkirakan akan dihadiri oleh sekitar 10.00 peserta, yang dilangsungkan mulai Minggu pagi sampai siang. Ternyata sampai acara berakhir, pada siang hari, jumlah peserta yang datang sekitar 2.000 orang. Supriyadi menyatakan, tidak mengetahui alasan mengapa jumlah peserta gerak jalan jauh dari yang ditargetkan, karena tugas Panwaslu sebatas mengawasi pelaksanaan kegiatan tersebut, apakah ada indikasi pelanggaran administrasi maupun pidana kampanye atau tidak. Di sela- sela acara menyanyi ndandut yang dilantunkan oleh salah seorang caleg wanita, berinisial S, tiba- tiba saja liriknya diubah menjadi ‘Buka setitik jos, nomor 4 dicoblos’. Tentu saja ulah yang dilakukan S patut diduga dan dikategorikan sebagian pelanggaran pidana kampanye karena melakukan ajakan untuk mencoblos. Tindakan yang dilakukan S melanggar pasal 276, UU Pemilu nomor 8 tahun 2012, tentang Pemilihan Anggota DPRD II, DPRD I, DPR RI dan DPD. Setiap orang yang melakukan kampanye dini/ di luar jadwal diancam pidana maksimal 1 tahun dan denda maksimal Rp 12 juta, sebagaimana diatur dalam pasal 83 ayat 2, UU yang sama. (dar)

Banjir, Harga Sembako Naik KENDAL – Penderitaan korban banjir makin bertambah. Setelah merendam rumah dan lingkungan, saat ini harga sembilan bahan pokok (Sembako) di sejumlah pasar tradisional naik . Kenaikan harga seperti pada beras, telur, minyak curah, gula, tepung, ketan, kacang ijo, sarimi, hingga komoditas sayuran seperti, brambang, bawang, cabe tomat, wortel, dan lainya. Seperti terjadi Pasar Kendal pusat kota dan Pasar Galih di Desa Galih, Kecamatan Gemuh, Rabu (29/1) pagi. Para pedagang mengaku, kenaikan harga kebutuhan bahan pokok dan sayuran sudah terjadi dalam sepekan ini. Menurut mereka, kenaikan harga akibat banjir. Banjir merendam ribuan hektar areal pertanian dan mengganggu arus transportasi. Selain itu, kenaikan juga dipicu Tahun Baru Imlek. “Kenaikan harga bahan pokok yang terjadi sudah sepekan ini, seperti beras naik Rp 8000 menjadi Rp9.500 per kilogram, minyak naik dari Rp12.000 menjadi Rp13.000 per kilogram, minyak goreng kemasan dari Rp 14.000 jadi Rp 15.000, ketan dari Rp 15.000 jadi Rp16.000, gula Rp 8000 menjadi Rp 10.000, harga telur ayam mencapai Rp20.000 dari harga sebelumnya Rp18.000 per kilogram. Dan tak kalah tingginya, kenaikan harga terjadi pada makanan instans, sarimi naik Rp 68.000 dari Rp 60.000 per kartonya.” kata pedagang di Pasar Kendal, Kristiana. Dikatakannya, kenaikan harga tinggi lainya juga terjadi pada kacang ijo, yang semula Rp 17.000 menjadi Rp 20.000. Namun untuk komoditas yang satu ini,

NUR KHOLID MS

NAIK - Curah hujan tinggi dan banjir akhirdi berbagai daerah, membuat harga berbagai komoditas bahan kebutuhan pokok naik.

barangnya tidak ada di pasaran. Sementara untuk beberapa komoditas yang harganya masih stabil, gula pasir Rp12.000 per kilogram, bawang putih Rp 15.000 per kilogramnya. “Terjadi kenaikan rata-rata diantara Rp 1000 sampai Rp 2000 dan yang paling tinggi naik Rp 8000-an,” kata dia. Hal senada diungkapkan pedagang lainnya, Yati. Ia mengatakan, komoditas sayur dan

bumbu juga naik karena pasokan juga berkurang akibat hujan tinggi di Kendal dan sekitarnya. Untuk komoditas sayuran, cabe merah yang semula harganya Rp 22.000 naik menjadi Rp 35.000 per koligramnya, cabe syetan menembus angka Rp 38.000, sedang cabai teropong sama dari 35.000 menjadi 38.000 per kilogram, dan sayur mayur seperti harga wortel naik dari Rp 6000 menjadi Rp8000 per kilogram.

bagai kebutuhan bahan pokok itu sangat merugikan. Pasalnya, kenaikan harga membuat dia tidak berani membeli barang komoditas dagangan, seperti telur. Karena harga telur yang terbilang tinggi mencapai Rp 20.000 per kilogramnya yang sebelumnya Rp 17.000 hingga Rp Rp 18.000. Begitu juga dengan barang komoditas lainnya, ia hanya berani order dalam skala kecil. (ap17)

RatusanAlatPeragaKampanyeDiturunkanPaksa KENDAL - Tim gabungan yang terdiri dari Panwaslu, KPU serta Satpol PP, Rabu (29/1), menurunkan paksa ratusan alat peraga kampanye (APK) yang melanggar ketentuan. Hujan deras sama sekali tidak dihiraukan. Petugas menurunkan APK yang berada di Dalam Kota Kabupaten Kendal. Kamis ini, tim gabungan akan melanjutkan operasi serupa ke arah timur, sampai Kaliwungu. Penertiban dipimpin oleh Kasi Penegakan Perda, Adi Muktianto SH, didampingi oleh Sukron Adin SPdI, MAg, Divisi Hukum, Pengawasan, Pencalonan dan Kampanye KPU Kendal, Komisioner Panwaslu Ali Ridlo SH, MH, Ubaidilah, MH serta sejumlah anggota Satpol yang melakukan eksekusi. Mengingat hujan deras, hanya

petugas Satpol PP yang turun. Mereka mengenakan jas hujan agar tidak basah kuyup. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00, agak molor sekitar 15 menit. Hal ini disebabkan hujan deras yang tidak kunjung berhenti. Tim gabungan berharap, setelah agak reda, alat peraga kampanye yang melanggar ketentuan akan segera dieksekusi. Namun setelah ditunggu beberapa saat, ternyata hujan tidak kunjung reda, akhirnya operasi penertiban tetap dilakukan di tengah kondisi hujan lebat. Operasi dimulai dari Alun- Alun Kendal. Puluhan bendera Parpol yang dipasang di pinggir AlunAlun, disikat tanpa pandang bulu. Rombongan yang menggunakan dua mobil dan satu truk kemudian

AGUNG FIRMANSYAH

DITERTIBKAN - APK di Taman Kota Kecamatan Kendal, ditertibkan tim gabungan yang terdiri dari Panwaslu, KPU serta Satpol PP.

bergerak ke arah timur, berhenti di depan SMPN 2 Kendal. Puluhan bendera yang dipasang di jembatan sebelah timur SMPN 2 Kendal, tak luput dari operasi penurunan paksa yang dilakukan oleh petugas Satpol PP. Sedangkan di Taman Kota Kecamatan Kendal, sekitar 20 bendera milik dua parpol, ikut dibersihkan. Rombongan kemudian bergerak menyisir Dalam Kota Kendal. Jika ditemukan ada alat peraga, baik dalam bentuk bendera maupun banner caleg yang tidak sesuai ketentuan, langsung diturunkan. Termasuk diantaranya, banner yang dipasang di batang pohon dengan cara dipaku. Ketua Panwaslu Kabupaten Kendal, Supriyadi SH, MH yang dikonfirmasi, membenarkan operasi penertiban APK dalam bentuk bendera maupun banner di lingkungan Dalam Kota Kendal. Direncanakan hari ini, Kamis, tim gabungan akan melakukan operasi serupa dengan target sasaran mulai dari wilayah Kendal, menuju ke timur, melalui Brangsong hingga Kaliwungu. Operasi serupa akan dilakukan ke arah barat pula, sampai di Patebon, Cepiring serta Weleri. “Jumlah APK yang disita banyak sekali, lebih dari 250 lembar, baik dalam bentuk bendera maupun banner. Sesuai ketentuan, APK tidak boleh dipasang di tempat larangan, termasuk taman kota, di atas jembatan, maupun dipasang pada pohon dengan cara dipaku. Wilayah Dalam Kota Kendal, dari Makodim sampai Mapolres juga harus steril dari APK,” jelasnya lagi. (ap19)

KPU Tatar Relawan Demokrasi KENDAL - KPU Kabupaten Kendal menggelar bintek (bimbingan teknis) kepada relawan demokrasi selama dua hari, yang berakhir Rabu (29/1), di lantai III, Hotel ‘Grand Anugrah’ Kendal. Bintek ini agak istimewa karena hadirnya pembicara, Siti Farida, Ketua KPU Kabupaten Klaten. Salah seorang anggota KPU Kendal, Faroji yang mengantarkan pembekalan bertema: ‘Bimbingan Teknis Relawan Demokrasi Kepemiluan Pendidikan Pemilih Pemilu 2014 dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat oleh KPU Kabupaten Kendal, mengemukakan, bahwa relawan demokrasi merupakan relawan sekaligus ujung tombak terdepan dalam skenario sukses Pemilu yang ditandai dengan kesadaran masyarakat menyalurkan aspirasi politiknya melalui TPS yang ada. Namun diingkatkan, bahwa untuk meyakinkan para pemilih agar bersedia datang ke TPS, bukan merupakan hal yang mudah, karena itu dibu-

Tomat buah pun naik dari Rp 8000 menjadi Rp 10.000 per kilogramnya, buncis dari Rp5000 menjadi Rp8000 per kilogram. “Ada beberapa komoditas yang harganya relatif stabil, seperti gula pasir dan bawang putih. Saya berharap pemerintah segera melakukan pengendelalian harga,” tuturnya.Begitupun diungkapkan pedagang di Pasar Tradisional Galih, Khasanah. Kata dia, kenaikan harga ber-

tuhkan kiat khusus yang harus dipahami oleh para relawan. Sebagai misal, jika yang diberikan sosialisasi atau pemahaman merupakan kelompok pemilih pemula, maka biasanya mereka ini memiliki sikap kristis sehingga relawan demokrasi harus benat- benar menguasai dan memahami materi kepemiluan, pentingnya menyalurkan aspirasi politik dan lain sebagainya.

Hal ini tentu berbeda, jika yang diberikan sosialisasi dari kelompok agama. “Jangan lupa mengucapkan salam pada wal dan akhir pertemuan, kemudian diberikan seidkit tambahan ayat- ayar atau himbauan/ fatwa MUI, terkait dengan Pemilu. Dalam memberikan sosialisasi, masing- masing kelompok memiliki kekhasan tersendiri dan kunci keberhasilan relawan mengakan

AGUNG FIRMANSYAH

BINTEK - Relawan Demokrasi mengikuti Bintek Kepemiluan di Hotel Grand Anugrah selama dua hari.

mengajak pemilih adalah pada cara pendekatan serta meyakinkan mereka,” paparnya. Ditambahkan, berdasarkan berita yang dimuat di media cetak maupun elektronik, para calon legisltaif belakangan ini mulai kebingunan dengan sikap pemilih. Kalau pada Pemilu tahun 2019 silam, pemilih masih dapat ‘dibeli’ menggunakan uang, maka kali ini, terkesan acuh tak acuh seolah tidak lagi diimingi- imingi uang dan berbagai janji lainnya. Relawan demokrasi, perlu mencermati fenomena seperti ini, karena bukan mustahil keengganan pemilih datang ke TPS disebabkan mereka sudah kehilangan kepercayaannya kepada wakil rakyat. Meski demikian Fahroji yang menjadi anggota KPU selama dua periode ini, yakin jika relawan demokrasi memiliki intergritas serta profesionalisme, maka tidak ada sesuatu yang sukar atau tidak dapat dilaksanakan. Salah satu contoh yang bisa diteladani adalah Ketua KPU lama, Drs Abdullah Sachur. (ap19)

RIBUAN Ribuan perahu di Kali Kendal, menjadi salah satu faktor penghambat aliran air sungai ke laut. AGUNG FIRMANSYAH

Ribuan Perahu Hambat Aliran Air KENDAL - Ribuan perahu yang ditambatkan di hilir Kali Kendal, menjadi salah satu penyebab terhambatnya aliran air dari sungai menuju ke laut sehingga pada saat musim penghujan, disertai banjir besar seperti saat ini, dapat memperlambat ‘larinya’ air yang menggenangi wilayah perkotaan. Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Binamarga dan Pengairan Kabupaten Kendal, Ir Agung Setiawan MM, melalui Kabid Pengairan, Djoko Sarwono, yang dikonfirmasi Rabu (29/1), sehubungan dengan semakin seringnya wilayah Dalam Kota Kendal yang kebanjiran. Berdasarkan catatan, sejak awal musim penghujan silam, setidaknya sudah 10 kali Dalam Kota Kendal direndam banjir, termasuk hari Rabu kemarin. Menurut Djoko Sarwono,

pada tahun 1998, jumlah perahu baru sekitar 75 buah, 16 tahun kemudian jumlahnya membengkak menjadi sekitar 1.350 buah. Banyaknya perahu yang berada di Kali Kendal, membuat aliran air menuju laut menjadi terhambat. Pada waktu hujan deras apalagi bila ditambah banjir rob, berdampak pada meluapnya Kali Kendal. “Mengingat jumlahnya terlanjur banyak, perahu- perahu ini sukar dipindahkan ke tempat lain karena pemiliknya kebanyak merupakan warga setempat,” jelas Kabid Pengairan tanpa bermaksud melempar tanggungjawab persoalan banjir kepada pihak lain. Apalagi, musim penghujan tahun ini curah hujannya tinggi serta berlangsung terusmenerus tanpa henti dalam waktu lama. (ap19)

Antisipasi Banjir, Pemkab Akan Bangun Embung KENDAL - Sebagai bentuk langkah untuk mengantisipasi banjir yang setiap tahun terjadi di Kabupaten Kendal, Pemerintah Kabupaten Kendal berencana akan membangun empat embung untuk menampung air hujan di kecamatan yang berada di wilayah atas. Rencananya, empat embung itu akan di bangun berada di Kecamatan Boja, Sukorejo, Kaliwungu, dan Weleri. Sekda Kendal Bambang Dwiyono kepada wartawan, Rabu (29/1), mengatakan, keempat embung itu nantinya berfungsi sebagai penampungan air ketika musim penghujan. Menurutnya, sekarang ini bendungan yang dimiliki Kendal belum maksimal untuk menampung curah hujan yang tinggi. “Guna menekan banjir di wilayah bawah. Keberadaan embung itu sangat penting, dengan embung itu bisa mengendalikan curah hujan yang tinggi,” kata dia. Dikatakan, selain untuk penampung air pada musim hujan, pembangunan embung

pada musim kemarau juga bisa bermanfaat untuk saluran irigasi pertanian, sehingga petani tidak akan kekurangan air untuk mengairi sawahnya. “Air melimpah ruwah dan terbuang percuma saat musim hujan. Namun sebaliknya, pada saat kemarau sejumlah lahan pertanian cenderung kekurangan air,” terang dia. Dijelaskan, pembuatan embung atau tandon air itu me-

merlukan detail engineering design (DED) dan studi kelayakan. Embung harus dibangun dimana yang bisa menampung curah hujan dan bagaimana dampaknya terhadap alam sekitar termasuk masyarakat juga harus dipikirkan. “Nantinya, anggaran DED dan studi kelayakan untuk pembangunan embung itu kan kami masukan pada APBD Perubahan 2014,” ungkap dia. (ap17)

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan Tahun 1996, KOPERASI BERKAH UTAMA (KOBAMA) Semarang, dengan perantaraan KPKNL Pekalongan akan melaksanakan penjualan dimuka umum/lelang eksekusi atas barang tetap milik debitur tersebut dibawah ini : 1. SRI WAHYUNINGSIH Sebidang tanah dan bangunan berikut segala sesuatu yang tertanam diatasnya tersebut dalam SHGB Nomor 524, luas ± 101 m2 atas nama SRI WAHYUNINGSIH, terletak di Villa Siberi Rt.004 RW.004 Desa Banjarejo Kec.Boja Kab. Kendal. Harga limit Rp35.000.000,00, uang jaminan Rp10.000.000,00. Pelaksanaan Lelang : Hari/Tanggal Pukul Tempat

: Kamis /13 Februari 2014 : 14.00 WIB : Aula KPKNL Pekalongan Jl. Sriwijaya No.1 Pekalongan

Syarat-syarat Lelang : 1. Peserta lelang menyetorkan uang jaminan melalui rekening Bendahara Penerima KPKNL Pekalongan No.131180108 pada PT. BNI (Persero) Cab. Pekalongan paling lambat 1 (satu) hari kerja sebelum pelaksanaan lelang harus sudah diterima efektif pada rekening KPKNL Pekalongan. Uang jaminan sampai dengan Rp. 20.000.000,00 dapat disetorkan tunai melalui Pejabat Lelang sebelum pelaksanaan lelang. 2. Bagi peserta lelang yang ditunjuk sebagai pemenang, wajib melunasi paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah lelang. 3. Peserta lelang atau kuasanya harus hadir pada saat pelaksanaan lelang dan menunjukkan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) dan menyerahkan fotocopynya. 4. Penawaran lelang dilakukan secara lisan naik-naik. 5. Bagi peserta lelang yang tidak ditunjuk sebagai pemenang, uang jaminan dikembalikan dengan cek/ tunai tanpa potongan. 6. Bagi penyetor uang jaminan, tidak dapat menuntut ganti rugi apabila lelang batal. 7. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Koperasi Berkah Utama (Kobama) Semarang telp. 0247619518 atau KPKNL Pekalongan telp (0285) 436118. KPKNL Semarang, 30 Januari 2014 KOPERASI BERKAH UTAMA PEKALONGAN KOPERASI BERKAH UTAMA


SOCIETY

KAMIS, 30 JANUARI 2014

13

RADAR PEKALONGAN

TNI-Warga Perkuat Tanggul Bantaran Kali Banger

dari halaman 9

Antisipasi agar Tidak Jebol KLEGO - Hujan deras yang mengguyur Kota Pekalongan sejak sejak Senin (27/1) malam hingga Selasa (28/1) siang, telah menyebabkan banjir di pemukiman penduduk. Bahkan musibah itu membuat was-was warga Klego Bantaran, Kelurahan Klego, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan. Sebab, tak hanya genangan air setinggi paha yang membuat warga di pemukiman yang berada di sisi Sungai Kali Banger resah. Namun, mereka juga dibuat was-was kalau sewaktu-waktu tanggul bantaran Kali Banger jebol. Apalagi, pada tanggul tersebut ditemukan beberapa keretakan yang ada di sejumlah titik. Bahkan ada yang sudah retak hingga sepanjang hampir 10 meter. Sementara permukaan sungai sudah hampir melampaui batas atas tanggul. Kalau tanggul tersebut jebol, maka bisa dipastikan air sungai Kali Banger akan meluap menggenangi pemukiman warga. Ketinggian banjir yang terjadi pun tak bisa dibayangkan, akibat banyaknya volume air dari Kali Banger, disertai hujan deras yang mengguyur. Hal itu menyebabkan warga setempat, bersama anggota TNI dari Kodim 0710/Pekalongan khususnya dari Ko-

WAHYU HIDAYAT

KARUNG PASIR - Sejumlah anggota TNI dari Koramil Pekalongan Timur bersama warga bahumembahu mengisi karung-karung dengan pasir untuk menahan tanggul bantaran Kalibanger di Klego Bantaran, Kelurahan Klego agar tidak jebol, Selasa (28/1).

ramil Pekalongan Timur langsung siaga. Sejumlah anggota TNI bersama warga, sejak Selasa pagi langsung mengambil inisiatif untuk mencegah supaya kerusakan tanggul tidak bertambah parah. Mereka bergotong royong mengisi karung-karung dengan pasir. Material pasir sebagian diambilkan dari toko material yang masih buka, dan dibawa ke lokasi menggu-

nakan truk. Selanjutnya, karung-karung yang telah diisi pasir, ditumpuk sedemikian rupa di tanggul yang sudah retak dan berlubang, sembari ditahan menggunakan bambu. Dandim 0710/Pekalongan Letkol Kav Wahyu Eko Purnomo, melalui Danramil Pekalongan Timur Kapten Inf Munadi menyatakan, pihaknya mengerahkan sejumlah anggota untuk membantu

warga guna mencegah supaya tanggul tidak jebol. “Untuk antisipasi darurat, kita tutup tanggul yang retak menggunakan karung-karung pasir. Semoga dengan begitu air sungai tidak menerobos dan meluap ke pemukiman. Kalau tanggulnya sampai jebol, banjir yang sudah menggenangi rumah-rumah warga di Klego Bantaran bisa semakin parah,” ungkapnya. (way)

Sembilan Wilayah Masih Terendam Banjir dari halaman 9 taranya juga mengungsi di mushola, sekolah dan juga kantor kelurahan di wilayah masing-masing. Data tersebut disampaikan Asisten Ekonomi dan Kesra Setda Pekalongan, Sri Wahyuni SH saat ditemui di Posko Banjir di ruang Asisten II, Rabu (29/1). Dikatakan Mantan Kepala Bapermas dan KB, pada banjir Selasa (28/1), hampir seluruh wilayah tergenangi air di titik tertentu, dan menyebabkan 6000 jiwa mengungsi. Namun pada hari kedua setelah banjir mulai surut, hanya tersisa sembilan kelurahan yang masih tergenang. “Pada hari kedua ini, separuh lebih pengungsi sudah pulang ke rumah masingmasing. Kami perkirakan, masih ada sebanyak 2000 pengungsi

yang menempati beberapa posko pengungsian seperti Stadion Kraton, GOR Jetayu masih sedikit, gudang pupuk Pusri dan beberapa sekolah dan kantor kelurahan,” terangnya. Untuk itu, pada hari kedua banjir ini, Pemkot masih terus mendistribusikan bantuan kepada pengungsi, baik dalam bentuk makanan siap santap maupun logistik mentah. Hari ini (Rabu), satu dapur umum yang sebelumnya didirikan yaitu di Kodim akan ditutup. Namun masih ada dapur umum di masing-masing posko pengungsian dan kecamatan serta kelurahan yang dibuat di wilayah masingmasing. “Untuk logistik, sesuai mekanisme kami masih menyalurkannya lewat kecamatan dan kelurahan,” imbuhnya. Menghadapi kondisi banjir yang hampir setiap tahun

terjadi, Sri Wahyuni mengatakan bahwa Pemkot tengah berencana menggagas program baru berbasis masyarakat khusus untuk penanganan bencana. Program tersebut diberi nama Pengurangan Resiko Bencana Berbasis Komunitas (PRBBK) yang akan melibatkan langsung masyarakat dalam menangani bencana. Seperti PLPBK, PRBBK juga akan bekerjasama dengan PNPM Kota Pekalongan. Dibentuknya PRBBK, dikatakan Sri Wahyuni untuk mempercepat penanganan bencana baik dari segi evakuasi maupun penyaluran bantuan, Karena melibatkan masyarakat secara langsung. “Kami belum menerima juknisnya. Namun yang jelas, program ini merupakan program penanganan bencana di tingkat masyarakat dengan sistem penanggulangan bencana yang terkoordinir,” terangnya.

Dari pantauan Radar, memang beberapa wilayah masih digenangi banjir meskipun air tidak setinggi hari pertama kemarin. Seperti di jalan Truntum, air setinggi 30 sentimeter terpantau menggenang di jalan tersebut sampai memasuki wilayah Krapyak Lor. Sementara di kelurahan Pabean, ketingian air masih tidak jauh berbeda dengan banjir di hari pertama yang sudah menggenang sejak memasuki wilayah yang hampir sepanjang tahun digenangi banjir maupun rob itu. Data dari Lurah Pabean, Subandi, sebanyak 600 rumah di seluruh wilayah Pabean, masih terendam banjir sejak hari pertama banjir sampai dengan hari ini. Namun dirinya mencatat, sudah tidak ada warga yang mengungsi karena sebagian besar sudah kembali ke rumah masingmasing. (nul)

Banjir di Beberapa Kelurahan Mulai Surut dari halaman 9 tidak tampak ada pengungsi. “Warga yang tadinya mengungsi di PMI dan GOR Jetayu, mulai tadi pagi (kemarin, red) sudah pada pulang ke rumah masing-masing,” ungkap Falah, salah satu petugas PMI. Begitu juga di Gudang Persediaan Pusri di Jalan Gajahmada, Pekalongan Barat. Sehari sebelumnya, pengungsi

di sini mencapai 300 orang, yang sebagian besar merupakan warga Tirto, Pekalongan Barat. Kemarin, di lokasi ini tinggal sekitar 150-an pengungsi yang masih bertahan. Sebab, sebagian besar wilayah Pasirsari terutama yang berada di tepi Sungai Bremi dan yang berbatasan dengan Karangjompo, Kabupaten Pekalongan, masih terjadi genangan.

Sementara, di Masjid Al Karomah, yang dijadikan tempat pengungsian untuk warga Tirto dan sekitarnya, kemarin siang masih tersisa sekitar 300 orang, dari sebelumnya yang mencapai 450 orang. Sedangkan lokasi pengungsian untuk warga Pasirsari, Pekalongan Barat di Stadion Kota Batik, kemarin terpantau masih sekitar 230 orang, atau hampir sama dengan sehari sebe-

lumnya yang mencapai 280an jiwa. “Untuk Hari Rabu sampai saing ini (kemarin, red), pengungsi sudah banyak yang pulang ke rumah mereka masing-masing. Hal ini karena genangan banjir di beberapa wilayah sudah banyak yang surut,” ungkap Koordinator Posko Banjir Pemkot Pekalongan, Sri Wahyuni. (way)

mereka, seragam sekolah mereka, buku-buku pelajaran mereka, terendam banjir berulang-ulang. Apa yang dilakukan para relawan yang terdiri dari para anggota berbagai komunitas, seperti Komunitas Biji, OI Pekalongan, Akber Pekalongan, Pagi Berbagi, Mapala, dan beberapa lainnya. “Kasihan anak-anak ini kalau tidak kita hibur dengan beragam permainan. Dengan begini, kita berharap mereka bisa tetap ceria, sebagaimana keceriaan anakanak lain yang tidak jadi pengungsi karena bencana banjir,”ungkap Andi Setiawan, Ketua Komunitas Biji Kota Pekalongan, yang sekaligus bertindak sebagai salah satu koordinator relawan untuk korban banjir yang mengungsi di Stadion Kota Batik dan juga ‘Komandan Tentara Langit’. “Apalagi mereka berada di sini sudah satu hari, mungkin nanti bisa lebih lama, karena rumah-rumah mereka masih terendam banjir dan belum bisa ditempati,” imbuh pria yang sudah terlihat terjun langsung ikut membantu para pengungsi di Masjid Al Karomah, yang menjadi korban banjir pertama pada Sabtu

(18/1) yang lalu. Anak-anak itu juga terlihat ceria, tatkala para relawan mengajak mereka bermain sejumlah dolanan tradisional lainnya. Seperti, main tebaktebakan, prok-prokan, patungpatungan, dan permainan lainnya yang mengedepankan prinsip kebersamaan. Sedikitnya ada 40-an anak yang ikut larut dalam keceriaan itu. Seperti saat mereka diajak untuk bergandengan tangan bersama membentuk lingkaran. Sembari bernyanyi dan melakukan berbagai olah gerak. Dilanjut dengan berlarilari kecil di sekitar halaman depan Stadion kebanggaan masyarakat Kota Pekalongan itu. “Itu sekalian supaya mereka berolahraga, sehingga kebugaran dan kesehatan bisa mereka bisa tetap terjaga, daripada hanya duduk-duduk atau tiduran di pengungsian,” ujarnya, didampingi Triaz Arditya, rekan sesama relawan yang ikut standby di tempat pengungsian itu. Menurut Andi, dengan begitu anak-anak itu juga bisa saling berinteraksi dan mengenal antara satu sama lain. “Kedekatan antar mereka jadi tetap terbina. Kerukunan, silaturahmi, bisa terus terjaga. Dan yang tak kalah penting,

mereka bisa melupakan sejenak penderitaan yang mereka alami. Karena bagaimanapun, mereka sebenarnya tidak berkehendak menjadi pengungsi. Namun keadaanlah yang memaksa mereka jadi seperti sekarang ini,” ungkapnya. Tak hanya mengajak anak-anak untuk bermain. Sebelum berbagai permainan diperagakan anak-anak, para relawan juga mengajari anakanak pengungsi itu untuk tetap memiliki rasa cinta pada NKRI. Salah satunya, anak-anak itu diajak bernyanyi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Dilanjut dengan menyanyikan lagu Halo-Halo Bandung. Semuanya dilakukan dengan kompak, layaknya sebuah koor paduan suara. Baru setelah anak-anak itu selesai melaksanakan ‘tugas’ menyanyikan lagu-lagu kebangsaan, para relawan membagi-bagikan roti kepada mereka. “Kita ikut senang kalau melihat anak-anak ini ceria,” imbuh Triaz. Anak-anak, memang selalu menjadi bagian tak terpisahkan dari korban-korban banjir yang mengungsi di berbagai lokasi pengungsian. Keberadaan mereka di berbagai tempat pengungsian, menunjukkan bahwa pengu-

Sementara Ketua DPRD, Bowo Leksono berjanji, akan menyampaikan tuntutan pedagang kepada Walikota, namun melalui upaya komunikasi. “Kami tidak bisa memutuskan karena bukan eksekutor. Kami akan perjuangkan dalam komunikasi dengan Walikota,” janjinya. Dalam audiensi itu, Pedagang Pasar Tiban (Parti) nampaknya masih kesal dengan peristiwa upaya pemindahan pedagang di jalan Veteran belum lama ini. Hal itu tercermin dari sikap mereka yang masih terbawa emosi saat melakukan audiensi dengan DPRD. Ratusan pedagang parti, menggeruduk kantor DPRD untuk memenuhi panggilan audiensi dari DPRD mengenai masalah yang mereka hadapi. Para pedagang diterima oleh tiga pimpinan DPRD. Namun suasana audiensi berjalan panas. Mengungkit peristiwa upaya relokasi di jalan Veteran lalu, salah seorang pedagang bahkan menantang Pemkot untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan cara ‘Tanjung Priok’. “Apakah harus diselesaikan dengan cara ‘Tanjung Priok’ ?, kami berani,” tantang salah seorang pedagang sambil menggebrak meja pertemuan. Tidak diketahui apa maksud cara ‘Tanjung Priok’ yang dikatakan pedagang tersebut. Namun, tantangan itu merujuk pada kejadian keributan yang terjadi antara salah seo-

rang anggota Satpol PP dengan pedagang di jalan Veteran. Para pedagang menilai sikap tersebut sebagai cara kekerasan yang dilakukan Pemkot dalam upaya penertiban. Tak hanya sekali, beberapa kali para pedagang juga melontarkan sumpah serapah kepada Pemkot Pekalongan, khususnya Walikota Pekalongan. Dalam audiensi tersebut, memang hampir seluruh pedagang ikut masuk dalam ruang audiensi. Selain ditemui tiga pimpinan DPRD, juga hadir perwakilan dari eksekutif masingmasing Kasatpol PP, Yos Rosyidi, Kepala Disperindagkop, Supriono dan Kepala Dishubparbud, Doyo Budi Wibowo. Dalam beberapa kali penyampaiannya, pedagang tetap menolak rencana relokasi yang akan dilakukan Pemkot Pekalongan. Sekretaris Pasti Bersatu, Ismiandi mengatakan, selama ini itikad baik sudah ditunjukkan pedagang dengan bersedia melakukan komunikasi dengan Pemkot. Namun Pemkot justru dinilai bersikap sebaliknya. Banyak janji dan komitmen yang disampaikan Pemkot dalam upaya komunikasi tidak ditepati, salah satunya mengenai perbaikan infrastruktur lapangan. Karena itu, menurutnya pedagang sudah kehilangan kepercayaan dan bersikap tegas menolak relokasi. “Selama ini apa yang disampaikan Pemkot tidak per-

nah ditepati. Kami sebagai pengurus hanya merasa dimanfaatkan untuk mengkondisikan teman-teman pedagang. Buktinya di Sorogenen, setelah bersedia pindah ternyata tidak ada upaya perbaikan infrastruktur dari Pemkot. Apalagi pemberian subsidi meskipun pendapatan kami menurun,” ujarnya. HANYA TIGA TITIK YANG DIRELOKASI. Audiensi dilanjutkan dengan pertemuan tertutup antara DPRD, perwakilan eksekutif dan pedagang di ruang kerja Ketua DPRD. Hasilnya, Pemkot memutuskan hanya akan merelokasi tiga titik parti yang dinilai sudah krodit yaitu jalan Veteran, jalan Pelita dan jalan Teratai yang sudah berjalan. Relokasi akan dilakukan bertahap sampai 31 Maret 2014. Sementara 26 titik lainnya, dipersilahkan tetap menempati lokasi saat ini. Meski begitu, pedagang tetap menyatakan untuk menolak relokasi. Mereka hanya akan melepas satu lokasi yang sudah dipindah yaitu jalan Teratai ke Lapangan Sorogenen. “Kami tetap menolak dan hanya melepas satu titik saja yang sudah direlokasi yaitu di jalan Teratai. Lainnya kami tidak bersedia,” tegas Ketua Pasti Bersatu, Arifanto. Untuk jalan Veteran, Arifianto mengatakan bahwa titik tersebut bahkan sudah masuk dalam Perwal lokasi berdagang. Sehingga, ketika parti akan direlokasi, seharusnya PK5 lain juga mendapatkan kebijakan serupa. (nul)

Kodim Terjunkan 100 Personel Bantu... dari halaman 9 dikerahkan sejak pagi ke lokasilokasi terparah yang dilanda banjir, mulai dari Kecamatan Pekalongan Utara, Kecamatan Pekalongan Barat, dan Kecamatan Pekalongan Timur. “Kita menyiapkan personel sebanyak satu SSK, atau 100 personel untuk membantu proses evakuasi warga yang rumahnya terendam banjir. Mereka kemudian kita ungsikan ke beberapa posko pengungsian,” ungkap Dandim 0710/Pekalongan Letkol Kav Wahyu Eko Purnomo melalui Pasiter Kapten Inf Parman. Para personel TNI itu bisa segera tiba di lokasi banjir. Sebab, dari Komando Atas sudah memerintahkan seluruh prajurit TNI, terutama semua anggota Koramil yang wilayahnya terkena bencana alam, untuk segera terjun ke lokasi. “Seluruh prajurit TNI harus selalu siap siaga diterjunkan ke lokasi bencana

untuk membantu para korban,” tandasnya. Di Kecamatan Pekalongan Utara, banjir cukup parah terjadi di Kelurahan Panjang Wetan, Panjang Baru, Kandang Panjang, Degayu, dan Pabean. Khusus di Kampung Bugisan Kelurahan Panjang Wetan, para personel TNI bersama unsur terkait seperti dari Brimob, PMI, dan unsur lainnya, mengevakuasi 100-an orang warga Bugisan ke dua posko pengungsian, yakni di Gedung PMI Kota Pekalongan, dan Gor Jetayu yang lokasinya tidak jauh dari lokasi banjir. Ketinggian banjir di Bugisan itu, di beberapa lokasi ada mencapai sepinggang orang dewasa. Itu disebabkan selain karena hujan deras, juga karena luapan dari Sungai Loji atau Sungai Pekalongan. Sementara, banyak lansia, ibuibu dan anak-anak yang harus segera dievakuasi dari rumah mereka, dengan bantuan perahu karet. Banyak pula dari

para lansia yang harus dibopong oleh prajurit TNI, karena kondisi mereka yang tak kuat untuk berjalan sendiri. Sedangkan warga di kecamatan lain yang juga menjadi korban banjir, dievakuasi ke beberapa tempat pengungsian. Beberapa tempat yang dipakai untuk penampungan sementara warga Pekalongan Utara saat itu, antara lain aula STAIN Pekalongan, GPMI, Balai Kelurahan Krapyak Lor, Balai Kelurahan Bandengan, serta beberapa sekolah, madrasah, musholla, dan masjid. Demikian halnya dengan korban banjir yang ada di beberapa kelurahan di Pekalongan Barat, seperti Tirto, Pasirsari, Kergon, Sapuro, maupun Kebulen. Mereka sebagian diungsikan ke Masjid Al Hikmah, SD Kebulen, Masjid Al Karomah, SD, MIS, Balai Kelurahan Tirto, Gudang Pusri, hingga Stadion Kota Batik (Kraton). (way)

Molor Lagi, Honorer K2 Dibuat Cemas

ngsi itu memang ada. Rumahrumah mereka benar-benar terendam. Pantauan Radar Pekalongan kemarin (29/1) siang, jumlah pengungsi di Stadion Kota Batik masih mencapai 230 lebih. Mereka sebagian besar berasal dari RT 2, 3, 4 di RW 06 Kelurahan Pasirsari, Kecamatan Pekalongan Barat. “Harus disadari bersama, bahwa banjir dan pengungsi ini memang ada. Tidak bisa ditutup-tutupi. Dan, kalau tidak segera ada pembenahan di berbagai bidang, terutama bidang lingkungan dan infrastruktur, ke depan hal yang tidak kita harapkan seperti saat ini, bisa terjadi lagi,” tandas Andi Setiawan. (way)

(DKHI) Kota Pekalongan itu, mengaku harus mencari informasi pengumuman melalui berbagai sumber untuk mengetahui jadwal pasti pengumuman hasil tes. Dari apa yang dicarinya, sementara ini Mahfud mendapatkan informasi bahwa pengumuman akan dilakukan pada 4 Februari 2014 mendatang. “Informasi itu saya dapatkan dari website bahwa pengumuman akan dilakukan 4 Februari. Harapan kami bahwa hal itu benar, dan hasil tes bisa diumumkan sesuai jadwal. Kami juga berharap agar seluruh K2 di Kota Pekalong bisa lulus tes ini, dan bisa mengisi tenaga pendidikan sesuai bidang yang dijalaninya,” harap Mahfud. Kecemasan yang muncul di kalangan tenaga K2, juga diakui Ketua DKHI Kota Pekalongan, Ratno. Sejak pertengahan bulan lalu, dirinya mengaku menerima banyak SMS dan telefon dari puluhan anggotanya. Mereka mempertanyakan masalah pengumu-

man hasil tes CPNS K2 di Kota Pekalongan. Namun sebagai pimpinan organisasi tersebut dirinya mencoba untuk meredam kecemasan para anggotanya dengan memberikan pengertian kepada mereka. Menurut Ratno, ketidakjelasan ini bukan semata faktor kesengajaan dari BKD. Karena dirinya melihat selama ini BKD sudah mendukung penuh upaya tenaga K2 untuk naik tingkat menjadi CPNS. “Itu maklum dan wajar jika banyak teman-teman yang cemas. Karena mereka benarbenar menunggu hasil ini sejak lama,” tuturnya. Seperti diketahui, usai tes CPNS bersama dengan kategori umum pada 3 November 2013 lalu, pengumuman hasil tes untuk K2 awalnya dijanjikan terbit pada akhir November. Namun jadwal tersebut berubah dan kembali mundur hingga 21 Desember 2013. Jadwal kembali molor dan tenaga K2 dijanjikan mendapatkan pengumuman hasil pada minggu keempat bulan Januari 2014. Jadwal itu kembali dipastikan mundur setelah hampir akhir bulan ini belum

ada tanda-tanda akan ada pengumuman hasil tes CPNS. Untuk K2 Kota Pekalongan, diterangkan Ratno ada sebanyak 300 orang yang mengikuti tes 3 November lalu. Sebenarnya di data awal, ada sebanyak 305 orang yang terdaftar, namun empat orang diantaranya tidak mengambil nomor ujian dan satu orang hanya mengikuti satu tahapn tes, sehingga kelimanya dianggap gugur. Kasubbid Pengembangan dan Jabatan pada BKD, Nur Sobah SSos MM saat dikonfirmasi mengakui, memang hingga saat ini belum ada kepastian pengumuman hasil tes CPNS kategori K2 dari Menpan. Sehingga, pihaknya juga belum bisa banyak memberikan informasi. “Sampai hari ini belum ada informasi dari Menpan kapan akan diumumkan. Tapi jika ada akan segera kami umumkan kembali melalui website. Jika ada K2 yang lulus, kami pasti akan dihubungi Menpan, namun jika tidak ada yang lulus maka kami juga tidak akan dihubungi,” pungkasya. (nul)

RADIO

RADIO

RADIO

RADIO

Diajak Nyanyi Bareng Indonesia Raya, sampai... dari halaman 9

Wakil DPRD Dukung Tuntutan Pedagang

dari halaman 9


KAMIS, 30 JANUARI 2014

SAMBUNGAN BISNIS

14

RADAR PEKALONGAN

Dahlan Gagas Kereta Cepat Jawa MENTERI Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menilai sudah semestinya Indonesia, khususnya pulau Jawa memiliki kereta cepat yang nantinya dapat menghubungkan Jakarta-Surabaya. Terlebih tingkat kemacetan dan volume jumlah kendaraan semakin bertambah. “Jawa memang butuh kereta cepat,

itu penting sekali,” ucapnya di Jakarta, Rabu (29/1). Indonesia tidak perlu mendatangkan kereta peluru atau Shinkansen, yang membutuhkan rel kereta yang lebih lebar. Indonesia saat ini hanya butuh kereta dengan kecepatan 100 KM/jam. Dengan kereta tersebut, jarak JakartaSurabaya bisa ditempuh selama 5 jam.

“Kalau yang ada sekarang relnya peninggalan Belanda. Jadi, kalau ingin rel diperlebar ya pemerintah wajib membebaskan lahan baru. Sedangkan kalau mau di atas laut akan mahal sekali biayanya,” beber Dahlan. Untuk spesialis kereta cepat yang paling tercepat menurut Dahlan yakni di Tiongkok, walaupun untuk saat ini

sudah tidak dikembangkan lagi. “(Kereta) tercepat sekarang Tiongkok, tetapi tidak dikembangkan lagi, yang dikembangkan ribuan kilometer misalnya dari Beijing ke Sanghai, ada 2.000 KM dan hanya ditempuh 5 jam. Sama seperti Jakarta menuju Medan,” tukas bekas Dirut PLN ini. (chi/jpnn)

Pegawai Merpati Sodorkan Nama Dirut Baru FORUM Pegawai Merpati (FPM) Rabu (29/1) petang menyambangi Gedung Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Mereka meminta agar Direksi Utama (Dirut) PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) diganti karena dinilai tidak memiliki kemampuan dalam memimpin dan membangkitkan Merpati. “Pak Asep (Asep Eka Nugraha, Dirut Merpati-red) tidak memiliki jaringan bisnis yang kuat. Penentu kebijakan masih belum mempercayai

Pak Asep dalam memimpin Merpati,” beber Ketua FPM Sudiyarto. Lalu siapa yang pantas memimpin Merpati saat ini? Diapun lantas mengusulkan agar Mantan Dirut Merpati, Sardjono Djoni, diangkat kembali. Saat kepemimpinan Sardjono, kata dia, Merpati mampu menambah alat produksi pesawat dan juga dapat mengaji para pegawai tepat waktu. “Saya bisa menjamin Sardjono dapat dipercaya untuk

membangkitkan Merpati. Gaji kamipun tidak pernah telat dibayar,” kata dia. Untuk mendukung Sardjono menjadi Dirut Merpati, FPM telah mengumpulkan petisi berbentuk tanda tangan. Petisi itu sudah berisi 280 tanda tangan pegawai yang meminta Sardjono Djoni agar bisa kembali memimpin Merpati. Di tempat yang sama Sekjen FPM, Ery Wardhana menjelaskan hal yang paling mendasar dalam permasalahan perusahaan adalah krisis kepemim-

pinan. “Dalam rumus perusahaan, jika perusahaan tidak dipimpin oleh orang yang tidak tepat maka perusahaan akan hancur,” terang nya. Ery juga menambahkan bahwa pihaknya juga tak memaksa Menteri BUMN Dahlan Iskan untuk mengganti Dirut Merpati dengan Sardjono Djoni. Nama Sardjono Djoni hanya dijadikan sebagai alternatif kepada Kementerian BUMN. “Itu nama alternatif yang kita berikan pada Pak Dahlan,” tukasnya. (chi/jpnn)

Jika Impor Beras, Dirut Bulog Siap Digantung di Monas MENTERI Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan merasa tak heran jika Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) dituduh menjadi pihak yang mengimpor beras dari Vietnam. Beras impor tersebut baru-baru ini beredar di pasar Cipinang, Jakarta. “Mula-mula beredar beras impor di Kramat Jati, Jakarta, itu dikira Bulog yang impor,”

ujar Dahlan saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (29/1). Namun pria asal Magetan ini memastikan bahwa stok beras di Bulog cukup sehingga tak akan melakukan impor seperti yang dituduhkan. Dahlan juga telah mendapatkan laporan langsung dari Dirut Perum Bulog Sutarto Alimoeso, bahwa bukan perseroan yang melakukan hal itu.

“Komitmen kita kan tidak ada impor lagi, gudang-gudang Bulog penuh dengan beras, tapi kan ada pihak lain yang impor. Pak Tarto juga sudah bilang, bukan saya pak, bukan saya, dijamin,” tutur Dahlan menirukan apa kata Sutarto. Saat ditanya pihak mana yang dia maksud mengimpor beras, mantan Dirut PLN ini enggan mengungkapkannya. Yang jelas Dahlan yakin ber-

edarnya beras Vietnam 15 ribu ton di pasaran bukanlah ulah Bulog. Bahkan Dahlan bilang kalau suatu saat nanti Bulog terbukti melakukan itu, Kabulog Sutarto diperbolehkan dihukum gantung di Monas. “Tapi yang jelas, Bulog tidak impor. Mau digantung di Monas pun enggak masalah dan Pak Tarto berkomitmen tinggi untuk tidak melakukan impor,” tutupnya. (chi/jpnn)

Terbaru, All New Corolla Altis dari halaman 16 Sedangkan Rouli Sijabat optimis tahun ini target penjualan Toyota Corolla Atis mampu menembus angka

200 unit per bulan untuk pasar nasional. “Banyak kelebihan yang dimiliki All New Corolla Altis sehingga kami optimis penjualannya akan naik dibanding tahun

lalu, mulai dari body yang mewah, fitur-fitur serta fasilitas lebih baik dari kompetitor,” tambah Rouli. The All New Corolla Altis hadir dengan tujuh warna

pilihan, seperti super white, white pearl, silver metallic, gray metallic, attitude black mica, red mica metallic, dan dark brown mica metallic. (anang/dal)

LOWONGAN

Mdp/04/2

Dibutuhkan Distributor Garuda Food Cab. Tirto Mmbthkan dg sgr. U/ ditempatkan sbagai Marketing. Syarat. Pria/wanita,mmiliki sim c. Lamaran dialamatkan ke. CV.Surya Kemilau Abadi. Jl. Gajahmada Barat No. 67 Rt. 04/ Rw.01 kel. Tirto kab. Pekalongan. Cp. Vita (087827537007). Fitri.(085742614614) Tgl/1/2

PT Artha Boga Cemerlang ( OT Group ) Bth: Salesman, Max 26 thn, SMU/K, SIM C, Gaji Pokok intensif,Tunjangan Kesehatan 100%, Kirim Lamaran: Jl. Raya Tirto ( sblh Gg.2 ) Pekalongan. Ktr/6/2

DIJUAL Cepat Mobil Suzuki Baleno, Tahun 1997, Warna Silver, Full AC, Musik, Orisinil Semua, Kaleng, Mulus, Pajak Panjang 1 Tahun, a.n. Sendiri. Minat Hubungi : Mas Kis, HP. 085876839246. Ktr/2/2

DIJUAL Segera Livina a/t 2010 hitam Rp 160 jt (nego) Hub: Vie 0857 3355 1888 / 0821 3568 0168 pin BB 2B71C1B3. Lut/9/2

DIJUAL ISUZU ELF 2010 Kar.Lingling, Kuning, Interior, Mesin Bagus. Hub : Komp Ruko Jl. Gajah Mada No.12B Dpn Horison Pekalongan (XTrans), HP. 0856 9999 175. Ktr/27/1

dari halaman 16 Tugu Merdeka. Melihat kondisi saat ini, YAM pun melanjutkan aktivitas ini dengan menambah lokasi, yaitu di Panjang di dekat makan Pahlawan, Krapyak dekat Taman Jlamprang dan Wonokerto,”

jelasnya.Bantuan emergency yang diberikan oleh YAM meliputi mengeluarkan air dari dalam mesin supaya sepeda motor tidak mengalami kerusakan pada bagian mesin. Sedangkan untuk sepeda motor Yamaha yang mengalami kerusakan berat akan diangkut

ke bengkel Yamaha terdekat. Acara digelar sampai Kamis (30/1) bengkel gratis dimulai pukul 8 pagi sampai pukul 2 siang. Khusus motor Yamaha selain service gratis, juga diberikan oli gratis serta diskon 20% untuk penggantian sparepart. (han)

Blazer Harga Spesial dari halaman 16 Rp329.500. Jadi sangat hemat sekali, bagi yang kemarinkemarin memburu produk ini bisa segera datang ke tenant kami, karena waktunya terbatas,” terang Store Manager, Immamudin tempat tersebut kepada Radar. Tempat tersebut saat ini juga tawarkan koleksi terbaru edisi Januari 2014. Berupa aneka

jenis atasan dan bawahan dengan gaya Korea dan Jepang terbaru. Seperti motif bunga, abstrak, embos dan lain sebagainya. Produk-produk lain selain blazer juga ada longdress, rok dan masih banyak lagi aneka produk menarik yang pasti bisa dibeli dengan harga hemat. Yang menarik bagi yang menjadi member Nobby, masih diberikan bo-

nus diskon sebelumnya. Jadi bagi pemegang kartu diskon bisa dapat tambahan keuntungan jika berbelanja di tempat tersebut. Seperti celana jeans panjang saat ini juga masih dijual dengan harga spesial, cuma Rp99.500 saja. “Buruan datang ke tempat kami berbelanja fashion sepuasnya dengan harga spesial,” pungkasnya. (han)

AiRO Tawarkan Air Sehat dari halaman 16 Jadi dijamin sehat, bisa dibuktikan dengan alat Total Dissolved Solids (TDS) meter. Saat ini menurutnya kualitas air terutama diperkotaan semakin kurang bagus. Sehingga gunakan air PAM, namun kadang untuk air minum kualitasnya kurang pas. Sehingga disarankan untuk lebih memilih air minum isi ulang terutama dari AiRO. Karena ditempat tersebut mesin 100% baru, dengan jumlah

water filter purifier paling banyak serta media filtrasi import teknologi USA. Sehingga selalu terjaga kebersihannya setiap saat. Menggunakan ultraviolet UV12GPM yang sangat efektif membunuh polutan air seperti kuman dan bakteri. Air baku 100% diambil dari sumber mata air pegunungan. Air lebih higienis, segar dan menyehatkan. Tempat usaha tersebut juga sudah memiliki ijin resmi DINKES NO.43.5/ 4497.1/XII/13.

Pihaknya juga menawarkan kemudahana bagi pelanggan setia. Karena tidak perlu keluar rumah untuk isi ulang atau pesan air RO. Cukup dengan menghubungi kami, air langsung segera kami kirim. Jam layanan antar setiap hari dari pukul 09.00-17.00 WIB. Harga yang ditawarkan cukup terjangkau, air mineral Rp4 ribu, air RO Rp11 ribu. Harga sudah termasuk layanan antar sampai di rumah (khusus Kota Pekalongan). (han)

126 Jamaah Umroh Diberangkatkan dari halaman 16 Ketua Umum Kopena, HM Saelani Machfudz mengatakan keberangkatan jamaah tersebut dalam rangka paket umroh maulid yang disediakan oleh pihaknya. Selain pada bulan Maulid, pihaknya juga memberangkatkan jamaah umroh pada bulan Ramadhan dan Rajab. Sampai saat ini, tercatat telah ada 30 jamaah yang mendaftar di bulan Rajab. “Untuk bulan lainnya, kami juga bisa memberangkatkan asal ada sejumlah peserta yang berminat untuk pergi umroh. Sekarang umroh banyak dipilih masyarakat sebagai alternatif karena daftar tunggu haji semakin tahun semakin ber-

LOWONGAN

DIBUTUHKAN SCPTNYA karyawan/ti utk . A. Kepala Operasional (P/W). B. Bag. Adm: Wnta,mak.30 th,Min.SMA/ SMK (berpengalaman/menguasai MS Office). C.Marketing : P/W,min. SMA/ SMK. Bawa langsung lamaran anda ke PA.SUMBER HASIL Jl. Rajawali No. 7 Kota Pekalongan.

IKLAN JITU

YAM Servis Motor Korban Banjir

tambah panjang,” bebernya. KBIH Assalamah sendiri menerapkan konsep 5 Pasti yakni Pasti Berangkat, Pasti Fasilitasnya, Pasti Memakai Saudi Airlines, Pasti Hotel Menginapnya dan Pasti Dibimbing Ustadz atau Kyai Kompeten. Konsep tersebut yang membuat KIBIH Assalamah diterima oleh masyarakat di Pekalongan dan sekitarnya. “Dengan bimbingan secara langsung oleh ahlinya, jamaah akan merasa lebih nyaman dalam beribadah. Untuk pemberangkatan kali ini, jamaah didampingi langsung oleh KH Zuhdi Khariri dan KH Yaskur Mastur,” jelasnya. Saelani mengharapkan agar

LOWONGAN

Dicari Segera Salesman (Pend. Min SMU, Pengalaman & Jujur) & Sopir (Pend. Min SMP, Pengalaman di Kanvaser utk Area Batang & Tegal). Kirim ke PO BOX 777 PKL

Dibutuhkan Segera beberapa karyawan untuk Packing Benang. Pendidikan Minimal SMP/SMA. Kirim/ bawa lamaran ke Jl.Darma Bhakti 94A (12) Pekalongan 51111 atau Hub : 083862177768

Ktr/1/2

Ktr/4/2

DIBUTUHKAN

Walk in Interview Sales counter Nissan Pekalongan. Syarat Wanita, Pendidikan Minimal SMA Diutamakan Memiliki SIM A. Bawa lamaran lansung. Tgl 30 Jan 2014 Jam 9,00 s/d 12.00 WIB. Ke Indomobil Nissan Pekalongan,

para jamaah umroh dapat melaksanakan ibadahnya dengan baik, khusyuk, tenang dan sah, baik sunnah maupun wajibnya. “Tentu saja saya juga mendoakan agar mereka dapat kembali dengan selamat,” ujarnya. Umroh sendiri bisa menjadi alternatif bagi seseorang yang harus menunggu anatrian panjang keberangkatan haji. “Umroh bisa menjadi salah satu solusi untuk mereka yanag rindu pergi ke tanah suci. Setidaknya mereka yang berkeinginan pergi ke sana bisa terpenuhi melalui Umroh,” atambahnya. (yog) LOWONGAN


IKLAN

KAMIS, 30 JANUARI 2014

15

RADAR PEKALONGAN

ANEKA KEBUTUHAN AQIQOH

AQIQOH

PERCETAKAN

PELUANG USAHA

***** APOLLO PRINT ***** SABLON PLASTIK DAN OFFSET Hang Tag, Label Bordir, Dos Sarung, Dos Batik, Mika Batik dan Sarung. Undangan Hanya Rp 300,-. .!!!!!!!!!! Menerima Jasa Cetak Offset & Pon. JL.H Agus Salim Gang 8 No 4. Telp : (0285)421830/7951227 Pekalongan. REKAN AMANAH KERJA ANDA Ang/4/2

CIMET, Melayani kalkir A3, Sablon kaos 3.000/screen. Jl. Darma Bakti 153,Pkl 08156959721.

Dicari Distributor dan Agen “Sedotan Cap 2 Putri”Jenis Polos,Lurik,Pop Es,Sedotan Tekuk Dll. Menerima Grosir & Eceran Untuk Pembelian, Minat Hub:085642791226/ 087830335530. Hnd/24/2.

PROPERTY BANGUNAN PINTU KAMAR MANDI ANDA BERMASALAH / RUSAK ? Daun Pintu dari Kayu Jati Hanya Rp.375 Rb. Tahan Air, Kuat dan Awet. Hubungi : UD.S3 (087733490234) Ktr/11/2

IKS/G/30/4

PERLENGKAPAN OLEHOLEH HAJI & UMROH

DIJUAL RUMAH/TANAH

TOKO MOROWANGI: Sedia macam2 madu murni (madu Gringsing), madu habatus saudah al-karomah, madu Sumbawa, madu kapuk-kelengkengrambutan-kopi dll. Sedia macam2 bibit minyak wangi (misik, za’faron, minyak pusaka, dll.). Sedia susu kambing Etawa, Sedia perlengkapan oleh-oleh haji dan umroh. Menerima pesanan Handuk Nama (huruf timbul) uk. 70x140; uk. 60x120; uk. 40x 80. Hrg Terjangkau. Hub. KAMPUNG ARAB Jl. Surabaya No. 106 PKL (Dpn RS Khotijah ke utara + 25m) Telp.(0285) 7928584 Fax.(0285) 434374 HP: 08156927631.

KOST

KUNO !!! Beli rumah kredit pake DP dan dikenai bunga, ditempat kami kredit rumah DP 0% Bunga 0% Buktikan sekarang juga di Jl. Yos Sudarso Gang Musi Rt 04 Rw 01 Ketandan Batang. Hub Rinto (085742301998 / 087830692717)

KOST PUTRI lokasi tengah kota pekalongan, jl. Sulawesi kergon Gg. 3 No. 9 Pekalongan. 3 Kamar ukuran mulai dari 4x4, kamar mandi dalem & ada AC. bisa untuk 2 orang/kamar. Cocok untuk pegawai kantor. tarif bisa mulai dari 400ribu/bulan. Info 085641760900.

Ktr/28/2

Ktr/15/2

CCTV

SERVICE SERVICE PANGGILAN elktronik pralatan rmh tgga, sgl merk. jl.imam bnjol 8/7 Hub. A.Malik 085876172931. Amir/g/30/4

SERVICE AC MOBIL INGIN PASANG ATAU SERVIS AC MOBIL, datang saja ke Toni AC di Jalan Raya Tirto KM 1 depan PUSRI. Baru dan bekas, servis memuaskan, bisa servis dirumah. Hub Toni hp 0816667204, 081391955402. Ltf/15/12/G

Alf/9/2

SERVICE AC AC DI RUMAH KURANG DINGIN, ingin dibersihkan atau rusak. Hubungi saja kami, terima jasa servis AC panggilan untuk wil. Pkl dan Batang. Juga melayani servis kulkas, dispenser dan mesin cuci. Sedia lengkap suku cadangnya. Hub: CV Duta Teknik di Jl A Yani Sebelah Bangjo Sawahan Batang. Tlp 0856 42541925. Ltf/29/12/G

FINANCE

FINANCE

PENGOBATAN

PENGOBATAN

ALAT BANTU DENGAR

ALAT BANTU DENGAR

SOUVENIR YEYE SOUVENIR, sedia segala macam souvenir, parcel lamaran, Mahar, handycraft & kerajinan Canting, Call/ SMS 24 Jam 085727001440-pin BB. 21C42966. G/ktr/30/4

GLOZOE Menerima pesanan handuk nama/later, untuk hadiah ultah, pernikahan, kenang-kenangan dll. Hub : 085642531620, 081393535109 . www.handukbatikku.com. Ang/G/25/5

RENTAL DVD & VCD DIVAS MOVIE ORIGINAL FILM RENTAL menyewakan berbagai macam film baik DVD ataupun VCD. Alamat JL. Raya Wonoyoso Rt/Rw 14/05 No. 10 (sebelah selatan Wonoyoso gang 01) Hp. 08176303240 (Abung Mabrur) G/Fatur/29/6

PENDIDIKAN

PENDIDIKAN

KULINER

PENJUALAN DAN PEMASANGAN CCTV : Paket CCTV ekonomis 4 chanel (DRV H-264 4 Chanel + 2 Camera outdoor waterproof 500 TVL + 2 Camera Indoor 500 TVL (all infrared type). Kabel RG 80M + Connector BNC) Rp. 3,2 Juta. Tersedia Paket 8 Chanel 4 Cam Rp. 3,8 Juta. 16 Chanel 4 cam Rp. 4.795.000. Dll. Info lebih lanjut : Han’s of CCTV .d/ h : cctvanggrek. Jl. Dr. Cipto No. 25 Pekalongan (0285) 7919292, 7919393 Fax : (0285) 423025. Mif/10/2

FOTO COPY DIJAMIN MURAH..!!, mesin fotocopy 6030/6035/6650/IR 5000/IR 6570/ IR4570. Harga mulai dari 4 juta. spare part, toner Hubungi: “MAESTRO COPY CENTRE” Jl. KH.Mansyur No.74 Pekalongan. Telp. (0285) 7931627, 7931628, 0815 4829 1351, 0813 2867 0999. Fax: (021) 425071.MINGGU TETAP BUKA, TEKNISI DOMISILI PEKALONGAN.

SOTO & BUBUR KHAS BETAWI ASLI BANG RAIS. Tawarkan soto khas Betao yang sedap dan mantab, tanpa vetsin, penyedap rasa, susu dan santan. Dijamin sehat dan enak tidak eneg diperut. Lu coba aje deh langsung dateng ke Jl Melati Lap Sorogenen Pekalongan atau di cabang Jl Dr Sutomo 50 meter dari POM bensin G2 Baros arah Semarang. Terima pesanan unutk berbgai acara. Hub” Bang Ra’is 085740019997. Ltf 10/2/G

INGIN RASAKAN EMPEK-EMPEK ASLI PALEMBANG, seperti lenjer,kapal selam,telor kecil,kulit,pempek ada’an, tekwan& krupuk kemplang. Dijual dgn harga terjangkau serta citra khas. Hub: Pempek Mang Pen di Foodcourt Matahari PKL lt. 1 no 1. Juga terima pesanan utk berbagai acara arisan, gathering, wedding dll. DELEVERI ORDER HUB: 085292222822 Lut/16/7/G

MDP/22/2

SUBUR - Jual mesin foto copy & spare part Canon 6030, 6050, 6650, ir 5000, ir 5020, ir 6570 hrg mulai 20 jt-an. Harga dijamin murah. Hub. SUBUR Jl. Gajah Mada No. 25 (Ruko Gama Plaza) PKL. Telp. (0285) 414103 / 0812 2812910. Alf/24/2

KOMPUTER & ELEKTRONIK KOMPUTER

KOMPUTER

PUSAT SERVICE RESMI LAPTOP. Satu2nya di kota PKL & TGL. Mati total, hang, servis LCD, servis keyboard, ganti motherboard, engsel patah, kena virus, upgrade, dll. Sedia aksesoris laptop segala merk, baterai, LCD, keyboard, charger, dll. Terima jual-beli laptop kondisi apapun. Hub. S’Ki Computer Jl. Sriwijaya Ruko Gama Permai No.4 PKL. Telp. (0285) 4416095 - 7975785 - 0815 42221115. Alf/19/2

HANDPHONE

PROMO

PROMO

RAGAM PROPERTY TANAH/RUMAH

BLINTZAR COMPUTER: Printer Xerox laserjet termurah se-Jawa Tengah, Xerox P205b, Xerox M205b, Xerox CP105b. Reseller/dealer welcome. Terima tukar tambah+servis NB+komptr. Hub Blintzar Computer Ruko TTc 8 PKL (dpn msjd Al-Fairuz Baros) Ph. 0285-4416262. Alf/14/2

DIJUAL CEPAT RUMAH TOKO (RUKO) SHM + 282 M2, Luas Bangunan + 60 M2 Jl.Raya Simbang Wetan dekat dgn KLINIK PRATAMA MITRA BAHAGIA. Hub : 085 7137 80500. Ktr/8/2

DIJUAL TANAH Luas 4780 M 2 SHM Lokasi: Kandeman Batang dari Jln Raya masuk 100 m dkt Puskesmas ada Bangunan 6x6 dan Pohon Durian 17 Batang Siap Panen. Cocok utk Pondok / Sekolah, Full Rumah Penduduk. Hub : 0858 6916 0391. Ktr/8/2

SMS SELULAR pusat penjualan HP Nokia, Samsung, Blackberry, Maxtron, Mito, Cross berbagai HP merk cina terlengkap harga termurah!!! Garansi!!..sms selular Jl.Kh.Wahid Hasyim 61 Pekalongan 7979880. Mdp/22/2


KAMIS, 30 JANUARI 2014 RADAR PEKALONGAN

BIOSKOP BOROBUDUR

COMIC 8

MALAM SURO DIRUMAH DARMO

C1 Pukul >> 12.45, 14.45, 16.45, 18.45, 20.45

C2 Pukul >> 13.00, 15.00, 17.00, 19.00, 21.00

Terbaru, All New Corolla Altis SEMARANG - Nasmoco Group selaku Authorized Toyota Dealer untuk wilayah Jawa Tengah dan DIY memperkenalkan generasi terbaru dari sedan legendaris, The All New Corolla Altis. Sejak diluncurkan pertama kali di Indonesia tahun 1971, sedan Corolla telah mencapai generasi ke 11. The All New Corolla Altis kini hadir dengan konsep modern prestige untuk me-

menuhi kebutuhan para pecinta sedan yang telah menuai kesuksesan dalam karir maupun bisnis. Managing Director Nasmoco Group, Fatrijanto menuturkan, pe-

luncuran The All New Corolla Altis merupakan salah satu upaya Toyota dan Nasmoco dalam merespon antusiasme dan loyalitas para pengguna setia Toyota Corolla di tanah air, khususnya di wilayah Jawa Tengah dan DIY. “Setelah 43 tahun hadir di Indonesia, awal tahun ini kami menghadirkan generasi Toyota Corolla yang ke 11. The All New Corolla Altis hadir

PROMO BOROBUDUR CINEPLEX BELI 4 Tiket, Free 1, Berlaku Kelipatannya Untuk Hari Senin-Rabu, untuk Show 1 dan 2 Mulai Tanggal 27 Januari 2014 - 12 Februari 2014

lebih mewah dan dilengkapi fitur mewah, dengan desain Keen Look, karakteristik sedan yang emotional, functional, dynamism, lifestyle, fun to drive menjadi faktor kunci mengapa segmen ini masih tetap atraktif dan kompetitif,” jelas Fatrijanto yang didampingi Rouli Sijabat selaku Public Relation Departement Head PT. Toyota Astra Motor dalam peluncuran The All New Corolla Altis di kantor Nasmoco Pemuda Semarang, Selasa (28/1). The All New Corolla Altis hadir dengan mesin

1.800 cc ini tersedia 2 type, type G manual dijual Rp387 juta, sedangan type V Automatic Rp 423 juta. Dalam tiga tahun terakhir pasar sedan dikelas ini stagnan, tahun 2013 lalu di Jawa Tengah dan DIY mencapai 1.293 unit. Segmen sedan low memilik market share 10%, khusus Toyota Corolla Altis penjualannya mencapai angka 110 unit. “Tahun 2014 ini kami optimis target penjualan All New Corolla Altis bisa mencapai 115 unit atau 13 unit per bulan,” tambah Fatrijanto ke hal 14 kol 1

LINT AS LINTAS

MUHAMMAD ARIF PRAYOGA

BERANGKAT - KBIH Assalamah Kopena memberangkatkan sebanyak 126 Jamaah Umroh dengan menggunakan 4 bus di depan Masjid Jami’ Pekalongan, Selasa malam (28/1).

126 Jamaah Umroh Diberangkatkan KAUMAN - Sebanyak 126 jamaah Umroh diberangkatkan dengan menggunakan 4 bus, di depan Masjid Jami’ Pekalongan, Selasa malam (28/1). Jamaah umroh tersebut berangkat dengan menggunakan jasa Kopena melalui KBIH Assalamah yang ada di Jalan HOS Cokroaminoto. Pada proses pemberangkatan tersebut, diiringi puluhan kerabat para jamaah yang menyempatkan diri melepas secara langsung

KBIH Assalamah Kopena

ke hal 14 kol 1

LAUNCHING - The All New Corolla Altis siap dipasarkan untuk wilayah Jawa Tengah & DIY, setelah diluncurkan Nasmoco Group, Selasa (28/1).

DOK.ISTIMEWA

Blazer dengan Harga Spesial YAM Servis Motor Nobby Fashion Korban Banjir PLAZA PEKALONGAN - Pecinta fashion di Pekalongan, terutama yang suka mengenakan blazer untuk pakaian resmi kantor atau santai. Saat ini bisa segera datang ke Nobby Fashion, karena hanya beberapa hari saja diberikan harga spesial.”Spesial sampai akhir bulan ini, kami hanya berikan harga Rp159.500 saja untuk blazer import yang kami jual. Dibanding harga normal selama ini,

PEKALONGAN - Hampir setiap hari Pekalongan dan sekitarnya dikepung oleh banjir. Banyak bikers yang mengalami gangguan sepeda motor, karena nekat menerobos genanangan air banjir. Bengkel Yamaha Agung Motor (YAM) sebagai dealer Yamaha terbesar di Pantura dengan sigap langsung berikan servis gratis bagi mereka. “Bantuan gratis YAM ditujukan untuk semua merek se-

ke hal 14 kol 1

MENARIK - Berbagai koleksi di Noby selalu menjadi jujugan pecinta fashion untuk berburu koleksi terbaru.

LUTFI HANAFI

peda motor di beberapa titik yang tertimpa musibah banjir di Pekalongan. Bantuan ini ditujukan untuk para pengguna sepeda motor semua mereka yang mengalami trouble atau mogok di jalan setelah menerobos banjir,” terang Servis Supervisior Manager PT Yamaha Agung Motor, Daniel Hardianto kepada Radar. “Awalnya kami hanya menggelar di satu titik saja, didepan ke hal 14 kol 1

AiRO Tawarkan Air Sehat KRAMATSARI - Butuh air sehat dan layak konsumsi? beli saja di AiRO Indonesia. Depo air isi ulang yang terletak di Jalan Kramatsari Gang 1 no 53, memberikan pilihan air minum isi ulang dari yang SIAP ANTAR Pengelola AiRO water saat mempersiapkan depotnya untuk melayani konsumen air bersih dan layak minum di Pekalongan.

standar dijual dipasrah sampai yang sehat dengan TDS dibawah 5 ppm. “Kami dapatkan bahan baku dari

sumber mata air asli pegunungan. Diproses menggunakan sistem Reverse Osmosis (RO), sehingga menghasilkan air minum dengan kualitas sangat baik untuk konsumsi keluarga setiap hari,” promo Didi Warudi pengelola usaha tersebut kepada Radar. Pihaknya menawarkan dua jenis air isi ulang, air mineral dengan TDS dibawah 30 ppm serta Air Reverse Osmosis (RO) dengan TDS dibawah 5 ppm ke hal 14 kol 1

LUTFI HANAFI

CEK - Teknisi bengkel Yamaha Agung Motor saat menservis motor di bengkel darurat di Panjang Pekalongan.

LUTFI HANAFI

CKMY


Radar pekalongan 30 januari 2014