Issuu on Google+

THE POLITICAL NEWS LEADER

Radar Manado Selalu Ada yang Beda

Harga Eceran

Rp. 2.000

KAMIS, 21 FEBRUARI 2013

Privasi Diobral di Internet dan Ponsel Pintar

Foto Syur Mirip Akbar Beredar

BOLMUT – Foto-foto syur dengan muka mirip legislator Sulut, AD alias Akbar, sedang beradegan mesra dengan seorang perempuan muda cantik berambut sebahu beredar di Internet dan smartphone (ponsel pintar/ Pontar). Dari enam foto yang diterima

BEREDAR DI MASYARAKAT: Foto-foto syur yang diupload lewat jejaring sosial dan ponsel blackberry.

GELIAT

Masukkan Surat Resign, DPWDPP Mengaku Tidak Terima

SAS SUS bahwa Aryanthi Baramuli Putri SH MH akan bertarung merebut 1 dari 6 kursi jatah Sulawesi Utara di DPR RI ternyata tidak benar. Senator asal daerah pemilihan Sulawesi Utara itu menyatakan tetap akan Aryanthi Baramuli Putri pada jalur non partisan yang dilakoninya saat ini. “Mohon doa restu untuk saya di DPD RI,” tulis Aryanthi dalam pesan singkatnya, menjawab pertanyaan Radar Manado, kemarin. Pesan itu Baca Aryanthi... hal 13

Bencana Jadi Bahan Pencitraan

MANADO -- Hengkangnya Stella Pakaja dari Partai Amanat Nasional (PAN) Manado ke Partai Demokrat ternyata baru sebatas pernyataan lisan. Buktinya, belum ada surat pengunduran dirinya dari partai yang mengantarkannya jadi salah

MANADO — Wakil Ketua Deprov Sulut Arthur Kotambunan meminta masyarakat jangan dulu menjustifikasi kasus foto bugil mirip legislator Deprov Sulut. “Sekarang ini apa yang tak bisa dilakukan. Bisa saja foto ini direkayasa,” ujarnya, menjawab pertanyaan Radar Manado, kemarin. Kalau ternyata foto-foto itu benar, maka

satu legislator Manado dalam Pemilu 2009 lalu itu. “Tidak ada surat yang masuk ke DPP (PAN) maupun ke DPW (PAN Sulut). Kalau ada pernyataan yang bersangkutan Baca Stella... hal 13

Baca Foto... hal 13

Deprov Serahkan ke BK

Stella Kangkangi Petinggi PAN

Aryanthi Tolak Kursi DPR-RI

Radar Manado, empat menggambarkan orang mirip Akbar itu beradegan dengan perempuan yang belum teridentifikasi itu, sedangkan dua foto masing-masing menggambarkan close up wajah mirip Akbar dan

Stella Pakaja

Baca Deprov... hal 13

Miliki Shabu-shabu, Anggota Dekab Boltim Ditangkap MANADO—Direktorat Narkotika Kepolisian Daerah (Polda) Sulut, dibawah pimpinan Kompol Agus Pelealu, kembali berhasil menangkap anggota Dewan Kabupaten (Dekab) Bolaang Mongodow Timur (Boltim) karena tertangkap basah memiliki narkoba jenis shabu-shabu. BI alias Benny (48) warga Desa Dusun Tu-

tuyan Kecamatan Tutuyan, dan SK alias Sunarto (52) warga Desa Dusun Tutuyan II Kecamatan Tutuyan Kabupaten Boltim. Awalnya tim khusus (Timsus) menangkap Benny, Senin (18/2) siang. Setelah dilakukan pengembangan kasus, kemudian Selasa (19/2), petugas meBaca Miliki... hal 13

Eta Tepati Janji Santuni Korban Bencana di Minut MINUT -- Bencana alam banjir dan tanah longsor yang menimpa sejumlah wilayah di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), langsung mematik aksi simpatik rasa peduli terhadap sesama dari Frasisca M Tuwaidan. Setibanya dari kunjungan kerja Komisi A, politisi yang juga salah satu pengusaha sukses, langsung menepati janjinya memberikan bantuan bagi korban bencana.

Sebanyak empat titik lokasi bencana dikunjungi sore kemarin secara marathon . Mulai dari Desa Wori, Desa Tiiwoho, Desa Kima Bajo hingga Desa Talawaan Bantik dikunjunginya. Di keempat daerah ini, Eta sapaan akrab Fransisca Tuwaidan, didampingi dua legislator Minut Yesi Pinontoan dan Jefry Datu langsung berbaur dengan masyarakat sekaligus melakukan dialog

Frasisca M Tuwaidan

dengan warga yang menjadi korban. Baca Eta... hal 13

SBY Teken Pemberhentian Bupati ‘Nikah Empat Hari’ RIAN/RM

KOMODITAS POLITIK: Banjir di Kampung Tubir Paal 2 Minggu (17/02).

BENCANA yang terjadi di Manado Minggu (17/2) lalu dimanfaatkan sejumlah oknum politisi untuk pencitraan. Mereka berlomba-lomba datang membawa sumbangan ke korban bencana, meski tak jelas apakah sumbangan itu murni dari mereka atau nebeng dari sumber lain. Situasi ini, misalnya, terlihat di lokasi banjir Kelurahan Mahawu. Seorang legislator yang mengendarai sepeda motor terus-menerus membuBaca Bencana... hal 13

JAKARTA -- Karir politik Aceng HM Fikri sebagai Bupati Garut tamat. Ini terjadi setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menandatangani SK pemberhentiannya yang diajukan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi Senin (18/2) lalu. “Bapak Presiden sudah tandatangani pemberhentian Aceng. Hari ini sudah,” ujar Gamawan di Istana Negara, Jakarta, kemarin. Pemberhentian Aceng, yang terkenal dengan kasus penikahannya dengan FanY Oktora yang cume berumur 4 hari, sesuai permintaan DPRD Garut. Dalam waktu 30 hari Presiden wajib memproses

Alamat: Manado Post Center, Manado Town Square Blok B 14/15 Telp. (0431) 855558, Fax. (0431) 860398

JPNN

WUJUD KEKECEWAAN: Foto pelantikan Aceng sebagai Bupati Garut dilempari celana dalam wanita dalam aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu.

www.radarmanado.com email: radar_manado@yahoo.com

keputusan DPRD itu. Setelah ini, berkas pemberhentian akan diproses Kementerian Dalam Negeri untuk ditindaklanjuti Gubernur Jawa Barat. Dalam sepekan ini, kata Gamawan, administrasi pemberhentian Aceng akan selesai dan dia efektif tidak menjabat lagi. “Kalau saya dapat hari ini dari Setneg, hari ini juga saya proses. Saya kira dalam seminggu sudah selesai. Ini soal administrasi saja,” ungkapnya. Gamawan berharap tidak ada aksi unjuk rasa yang menolak keputusan Baca SBY... hal 13

Wartawan Radar Manado Dilarang Menerima Uang atau Pemberian Dalam Bentuk Apapun Dari Sumber Berita


Kamis, 21 Februari 2013

Deprov Bakal Hearing Citraland

PKB Gelar Mukerwil

Pertanyakan Izin Pembangunan di Bawah Perbukitan

Sherpa Manembu

MANADO — Komisi III Deprov Sulut bakal memanggil hearing pengembang Citraland Jumat besok. Pemanggilan ini terkait

bencana longsor yang terjadi Minggu (17/2). Menurut Ketua Komisi III Deprov Sulut Ir Sherpa Manembu, hearing ini untuk mencari tahu pengembangan pembangunan di kawasan itu. “Seharusnya kawasan elit itu bebas dari longsor,’’ katanya Rabu kemarin. Lanjutnya, suratnya sudah pada ketua dewan tinggal menunggu disposisi. Beberapa hal yang akan tanyakan perihal pembangunan perumahan itu terutama pembangunan

di area tebing. Sementara anggota Komisi III Eddyson Masengi mengatakan, untuk mendirikan bangunan harus berdasarkan rencana tata ruang. Dengan begitu bisa diatur mana kawasan pemukiman dan mana yang bukan kawasan pemukiman. Masengi menambahkan, agar izin pengembangan kawasan pemukiman milik Citraland harus ditinjau kembali. Apakah bisa ada rumah dibangun di kawasan perbukitan. Sebab rumah

yang menjadi korban longsor berada di bawah bukit. “Ini lemahnya pemerintah kita tidak terlalu ketat dalam penegakan hukum. Kalau memang berada di kawasan berbahaya seharusnya ada pelarangan,” tukasnya. Wakil Ketua Deprov Sus Sualang Pangemanan, mengingatkan pengembang Citraland wajib bertanggung-jawab atas kejadian tersebut. “Harus ada ganti rugi materil dari pihak pengembang,” singkat Sus. (rud)

Tiga Kader Demokrat Segera di PAW JAKARTA - Partai Demokrat segera melakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap tiga kadernya di DPR. Mereka adalah Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas, Roy Suryo, dan Angelina Sondakh atau Angie. PAW terhadap ketiganya dilakukan menyusul adanya perintah dari Majelis Tinggi partai berlambang segitiga mercy tersebut. “Majelis Tinggi Partai sudah memerintahkan, Ibas sama Angie saja supaya diproses, Pak Roy juga akan segera (diproses),” kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Max Sopacua pada saat dihubungi wartawan, Jakarta, Rabu (20/2). Max menerangkan, surat permintaan PAW tersebut akan dilayangkan kepada

Edhie Baskoro Yudhoyono

Roy Suryo

Angelina Sondakh

Badan Kehormatan (BK) dan pimpinan DPR. Menurutnya, jika sudah ada keputusan BK dan ada tembusan kepada Ketua DPR maka orang yang di PAW tidak akan mendapat gaji lagi. Bukan hanya ketiga orang itu saja. Max menerangkan pihaknya juga akan melakukan kepada anggota DPRD.

“Ada beberapa di daerah yang tertahan,” ujarnya. Seperti diketahui, Roy Suryo sebelumnya menjabat sebagai anggota Komisi I DPR RI. Ia melepas jabatannya sebagai anggota DPR setelah terpilih menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga. Sementara itu Angie akan di PAW karena terlibat kasus

korupsi. Karena kasus tersebut, Majelis Tinggi Demokrat meminta agar Angie diberhentikan sebagai anggota DPR. Adapun Ibas akan di PAW setelah ia memutuskan mengundurkan diri sebagai anggota DPR. Sekretaris Jenderal Partai Demokrat tersebut mundur karena ingin fokus mengurus partai. (jpnn/lla)

Rudi Loho/RM

PKB saat menggelar musyawarah kerja wilayah dan launching pendaftaran calon legislatif Rabu kemarin di Manado.

MANADO — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar musyawarah kerja wilayah dan launching pendaftaran calon legislatif Rabu kemarin di Manado. Ketua PKB Sulut Sulut mengatakan, Mukerwil ini dilakukan untuk membahas langkah dan strategi yang akan dilakukan PKB di Pemilu 2014 nanti. “Semua strategi pemenangan di Sulut akan dibahas di sini,” jelasnya kemarin. Lanjut dia, PKB menargetkan ditiap dapil harus merebut satu kursi. Jika di tingkat provinsi ada enam dapil, tentu akan ada satu fraksi utuh PKB di Deprov Sulut. Demikian juga di setiap kabupaten dan kota, PKB harus bisa merebut satu kursi di setiap dapil. PKB juga menargetkan merebut satu

kursi di DPR RI. “Ini menjadi perjuangan kita,” tukasnya. Sementara Gubernur Sulut DR SH Sarundajang yang diwakili Kaban Kesbangpol Gun Lapadengan mengatakan, Rakerwil harus dilandasi dengan semangat berdemokrasi yang tinggi dan menjadikan sebagai momentum perubahan ke arah yang lebih baik bagi PKB. “Ini merupakan amanat AD/ART partai serta sebagai upaya pendidikan politik,” tukasnya. Usai pembukaan Mukerwil, dilanjutkan dengan pendaftaran calon legislatif dari PKB secara simbolis. Sejumlah caleg yang sudah mengambil formulir adalah Grety Tilman, Grace Tilman, Halil Domu dan Burhanudin yang bakal maju di DPR RI. (rud)

Tenaga Kerja Sulut Kalah Bersaing MANADO — Salah satu kelemahan yang dimiliki pekerja di Sulut adalah kurangnya skill. Ini menjadi penyebab mengapa banyak pengusaha lebih memilih tenaga dari luar seperti dari Jawa dibandingkan harus menggunakan tenaga asli Sulut. Karenanya, agar tak kalah bersaing dengan pekerja luar, pekerja daerah harus miliki keahlian yang setara dengan daerah lain. Menurut anggota Komisi IV Deprov Sulut H Ayub Ali, tenaga kerja Sulut harus terus meningkatkan ketrampilan sesuai keahliannya. Dengan begitu, tak akan kalah dengan pekerja luar. “Banyak pelatihan yang bisa diikuti seperti ikut Balai Latihan Kerja (BLK) atau juga ikut berbagai kursus,” tukasnya beberapa waktu lalu. Dikatakannya, jika ikut

pelatihan atau kursus, tentu bisa menjadi nilai tambah jika ingin bekerja. Biasanya dalam merekrut pekerja, perusahaan selalu mengutamakan yang memiliki keahlian. Selain itu kata Ali, yang harus diperhatikan adalah semangat dan etos kerja. Ini juga menjadi hal penting yang harus diperhatikan. “Kalau tak punya semangat, tak ada gunanya bekerja. Jika

Ayub Ali

tidak tenaga kerja Sulut akan selalu kalah dengan pekerja luar daerah,’’ tandasnya. (rud)


Radar Manado

Mei Na Duo Ribao

3

Kamis, 21 Februari 2013

Rute Arak-arakan Kelilingi Pecinan

Rute Cap Go Meh 2013 tidak berbeda dengan rute tahun 2012.

MANADO – Rute arakarakan (kirab, red) ritual Cap Go Meh di akhir pekan mendatang tak berbeda jauh dengan rute tahun sebelumnya, yaitu mengeliling seputaran Pecinan dengan start dan finish di depan gedung serbaguna TITD Ban Hin Kiong. “Nantinya kami akan mendirikan panggung untuk pemerintah dan para tamu undangan. Panggung utama inilah yang menjadi titik start dan finish untuk kirab Cap Go Meh,” kata Ketua Paguyuban Tionghoa Manado, Hengki Wijaya, kemarin.

Dilihat dari bentuk peta rute kirab tersebut, garis perjalanan arak-arakan tersebut tampak membentuk seperti sayap kupu-kupu. Dari start akan menuju persimpangan di Tek Ho Long, lalu belok ke kanan memasuki Calaca dan mengarah ke Jalan Sasuit Tubun. Dari situ akan melewati belakang Klenteng BHK dan sampai di persimpangan Plaza, masuk ke kawasan hingga di pertigaan Jalan Roda, tiba ulang di Tek Ho Long dan finish di depan halaman Klenteng BHK. (nal/ddt)

ART:MPG

GOAN SIAU

Awali Dengan Persiapkan Diri

Cap Go Meh Magnet Pariwisata Manado Maskapai China Raih Predikat Pramugari Paling Glamour

RITUAL: Umat Tri Dharma Nampak tengah mempersiapkan ritual Cia Sin dengan membunyikan tambor dan naikkan puja-puji bagi dewa-dewi.

SEJUMLAH persiapan mendekati Goan Siau, atau lebih dikenal perayaan Cap Go Meh, terus dilakukan umat Tri Dharma. Menurut Soei Ronny Loho, persiapan utama yang perlu dilakukan umat adalah mempersiapkan hati dan pikiran untuk melangsungkan ritual tersebut. “Kesiapan hati harus bersih dengan intens berdoa dan ikut menggelar sembahyang cia sin di klenteng setiap malam jelang Cap Go Meh,” ujar Ko Tjong, sapaan akarabnya, kemarin. Selain kesiapan diri, sejumlah perangkat untuk kirab Cap Go Meh juga mulai dipersiapkan. Salah satunya adalah Kio, replika klenteng yang nantinya akan menjadi tempat usungan para Tang Sin. “Kami sudah menyiapkan kio, ada dua buah,” katanya. Terkait persiapan itu, seluruh TITD Jumat (22/2) besok akan memulai ritual gosok po kiam atau mengasah pedang, yang akan dipakai para Tang Sin.(nal/ddt)

CICI

Sabbe Sankhara Anicca SABBE Sankhara Anicca. Kalimat inifamiliar di kalangan umat Buddha. Sabbe artinya semua, seluruh, Sankhara semua yang berkondisi, dan Anicca artinya tidak kekal. Mengandung pengertian sederhana bahwa segala sesuatu yang berkondisi, yang saling bergantungan adalah tidak kekal. Ungkapan ini dituMerry Yap angkan Merry Rafelia Astrida, lebih akrab disapa Merry Yap, menanggapi bencana yang terjadi di Kota Manado akhir pekan lalu, yang merengut belasan nyawa, 3 di antaranya umat Tri Dharma. “Kami pun ikut berduka dengan apa yang menimpa korban dan keluarganya,” ujar wanita kelahiran Surabaya, 17 Agustus 1986 ini. Menurutnya sesuai Dharma, Sabbe Sankhara Anicca adalah sebuah pencerahan, bahwa ditinggal pergi oleh orang yang kita cintai, orang yang kita sayangi, orang yang kita butuhkan atau siapa saja, adalah bagian dari kehidupan ini. “Kami percaya, amal kebaikannya akan membawa mereka bahagia abadi di alam sana,” ungkap Merry yang bersama suaminya bergelut di bidang fotografi melalui Yap Photography itu.(nal/ddt)

MODIS: Salah seorang pramugari maskapai China Eastern Airlines yang baru-baru in mendapat predikat seragam paling glamour.

BEIJING – Kini tak hanya pelayanan pramugari saja yang jadi sorotan, namun juga seragam yang mereka kenakan. Situs pencarian penerbangan Skyscanner melakukan jajak pendapat untuk mengetahui seragam maskapai penerbangan yang paling glamour menurut konsumen situs tersebut. Untuk kawasan Asia Pasifik, pramugari maskapai China Eastern Airlines mendapat predikat seragam paling glamour. Pramugari maskapai ini melayani penumpang dengan seragam khasnya yang sepasang blazer dan rok biru dongker serta kemeja putih, dilengkapi dengan syal merah. Dalam suatu penerbangan, seragam

pramugari dapat menjadi salah satu daya tarik utama bagi penumpang. Seragam pramugari pun biasanya dirancang oleh seorang desain ternama dan disesuaikan dengan negara asal maskapai penerbangan. Namun, rancangan yang dibuat tidak boleh membuat ruang gerak sang pramugari terbatas. Tempat kedua diduduki oleh maskapai asal Korea, Asiana Airlines. Hal ini cukup mengejutkan, karena baru-baru ini seragam maskapai tersebut menuai kontroversi. Di posisi selanjutnya adalah seragam pramugari Virgin Australia. Seragamnya yang berwarna merah dengan gaya tahun 60an ternyata juga berhasil menarik decak kagum para penumpang.(*)

Pabrik Mobil China Berdiri di Eropa

RAMBAH EROPA: Pabrikan mobil China mulai berani bersaing dengan pasaran Eropa. Ini ditandai dengan hadirnya pabrik Great Wall Motors, produsen mobil China.

GREAT Wall Motors, menjadi produsen mobil China pertama yang membuka pabrik di Eropa pada 21 Februari 20912 lalu. Pabrik ini berlokasi di Desa Ba-

hovitsa, Bulgaria. Pendirian pabrik itu, menurut BBC, bekerjasama dengan mitra lokal Great Wall di Bulgaria, Litex Motors. Produsen mobil asal China mulai percaya diri untuk mengembangkan produksinya di Eropa. Ini terkait ambisi untuk membuka pasar yang lebih luas bagi mobil buatan Tiongkok di Benua Biru tersebut. Sejumlah produk keluaran pabrik ini antara lain mobil tipe SUV merek Hover, mobil pick-up Steed dan city car Voleex. Saat ini, Great Wall Motor merupakan salah satu produsen mobil yang memimpin di Cina dan mengekspor produknya ke 120 negara. Pabrik ini menargetkan mampu memproduksi 50.000 unit per tahun.(nal/ddt)

MANADO – Kendati tidak jadi digelar bersamaan dengan iven Manado Carnival Traditional Festival (MCTF), prosesi Cap Go Meh tetap diyakini mampu menjadi magnet pariwisata Manado. Hal ini ditegaskan ketua panitia Cap Go Meh Jemmy Rumengan, sekaligus Ketua Perhimpunan Tempat Ibadah Tri Dharma (PTITD) Manado. “Setiap Cap Go Meh selalu berlangsung fenomenal dan penuhi antusiasme tinggi warga. Kami yakin di tahun ini pun akan seperti itu didukung seluruh TITD di Manado,” ujarnya, kemarin. Cap Go Meh ini sekaligus menunjukkan kehidupan harmonis antara warga lokal dengan warga Tionghoa di Manado. “Di Manado ini masyarakat haus hiburan. Cap Go Meh, kendati tradisi Tionghoa, sudah menjadi hiburan sekaligus pesta masyakarakat,” tutur Iswandi Santoso, salah satu umat Tri Dharma. (nal/ddt)

Feng Shui

Hari ini Kamis, 21 Februari 2013 adalah hari yang baik bagi shio Kuda (1978, 1990, 2002). Hari yang tidak baik (Ciong, red) bagi shio Ayam (1981, 1993, 2005) dan hari paling sial (Ciong kuat) bagi shio Tikus (1972, 1984, 1996)


Kamis 21 Februari 2013

BENCANA

Janji Awasi Penyaluran Sumbangan PERSONIL Komisi IV Deprov Sulut Raski Mokodompit mengatakan akan mengawasi proses penyaluran dana bantuan sebesar Rp2 M dari Menkokesra. “Dewan pasti akan turun ikut mengawasi proses penyaluran bantuan di lapangan,” ujar Mokodompit. Dikatakannya, anggota Deprov dari FPG secara internal Raski Mokodompit sudah mendapatkan surat untuk ikut membantu warga korban bencana banjir dan tanah longsor. Selain itu, Ia juga mengimbau agar permintaan sumbangan dipinggir jalan ditertibkan, sebab warga yang menjadi korban bencana, saat ini sedang melakukan aktifitas bersihbersih di rumah masing-masing. Pemerintah juga saat ini terus bergerak dengan memberikan bantuan dan mencarikan solusi terkait penanganan banjir. “Untuk warga yang tertimpa bencana saya rasa saat ini pasti sedang bersih-bersih di rumah masingmasing. Nah aksi minta-minta dipinggir jalan ini, sebaiknya ditertibkan, dikhawatirkan hanya dimanfaatkan oknum-oknum tertentu bukan mereka yang tertimpa bencana,” jelasnya. Sebelumnya Menko Kesara Agung Laksono dalam kunjungannya Selasa (19/2), menyalurkan dana sebesar Rp2 M yang terdiri dari 1,5 M dalam bentuk natura dan Rp500 juta dalam bentuk dana segar. (rud)

TENAGA KERJA

Perusahaan tak Ikut Jamsostek Bakal Kena Sanksi KEPALA Disnakertrans Sulut Harold PB Monareh SH MSi menegaskan, sanksi 6 bulan penjara dan denda puluhan juta rupiah akan diberikan bagi perusahaan yang tak ikut program Jamsostek. “UU Nomor 3 Tahun 2012 tentang jaminan sosial tenaga kerja perusahaan yang tidak mengikutsertakan pekerjanya akan dikenakan sanksi penjara dan denda sebesar Rp50 juta,” ungkapnya saat koordinasi fungsional Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi se Sulawesi Utara dengan PT Jamsostek (Persero) di aula Jamsostek, Rabu (20/2). Monareh menjelaskan, sesuai aturan, perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja 10 orang atau lebih atau membayar upah Rp1 juta dalam sebulan, otomatis perusahaan tersebut wajib mengikutsertakan pekerjanya dalam program Jamsostek. Sementara Kepala Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan Supartoyo SH MM berjanji akan turun langsung memeriksa mana perusahaanperusahaan sudah ikut program Jamsostek dan mana yang belum. “Kami akan menurunkan pengawas untuk turun langsung ke setiap perusahaan yang ada di Sulut,” tukasnya. Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala PT Jamsostek Sulut, Rudy Yunarto yang setuju untuk turun bersama dalam sosialisasi dan penindakan. Informasi yang dirangkum tanggal 1 Mei akan dicanangkan gerakan Sadar Jamsostek di Sulut bersamaan dengan peringatan hari buruh. (rud/kie)

Sitaro Ikut Keciprat 100 Juta Sekprov Serahkan Langsung Dana Bencana MANADO - Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulut Ir Siswa R Mokodongan atas nama Gubernur DR SH Sarundajang menyerahkan bantuan tanggap darurat, untuk bencana alam yang memakan korban jiwa, Sabtu pekan lalu di Kabupaten Sitaro.

Bantuan sebesar Rp100 Juta, diterima langsung Kepala BPBD Sitaro Ellyeser Posumah ST di ruang kerja Sekprov, kemarin. “Saya atas nama Bapak Gubernur, Pak Wagub Dr. Djouhari Kansil MPd dan masyarakat Provinsi Sulut menyatakan, rasa turut

reky/rm

BANTU KORBAN BENCANA: Pemerintah Provinsi Sulut memberikan bantuan kepada Pemkab Sitaro untuk warga yang tertimpa bencana alam.Bantuan tersebut diserahkan Sekprov Sulut Ir SR Mokodongan kepada Kepala BPBD Sitaro.

berduka cita yang sedalamdalamnya kepada keluarga Lasarus-Lombone yang meninggal dunia diakibatkan karena peristiwa bencana.” Kata Mokodongan, Dikatakannya pula, bantuan pemprov, untuk meringankan beban dari keluarga. “Semoga dengan peristiwa tersebut, Tuhan Allah akan selalu memberi jalan yang terbaik kepada keluarga korban, dan dananya sudah di transfer ke rekening Pemkab Sitaro,” ujarnya. Harapan dari Gubernur Sulut DR SH Sarundajang,

SKPD Bertanggungjawab Penyusunan Road Map RB MANADO - Sekrearis Provinsi (Sekprov)Sulut Ir Siswa R Mokodongan, mengingatkan para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan Pemprov Sulut agar bertanggung jawab dalam penyusunan Road Map Reformasi Birokrasi(RB). “Walaupun untuk mempercepat penyusunan tersebut, sudah ditetapkan adanya pembentukan tim pelaksana, namun demi lancarnyanya kegiatan ini,

SKPD harus bertangung jawab dalam penyusunannya, dengan memperlancar suplay data,” kata Mokodongan dalam pertemuan dengan para pejabat eselon III, yang turut didamping Asisten Administrasi Umum Edwin Silangen, Kepala Inspektorat Jeffry Korengken dan Kaban BKD Sulut Roy M Tumiwa, di ruker Sekprov, Rabu (20/2)kemarin. Area perubahan RB yaitu Organisasi, Tatalak-

sana, Perundang-undangan, SDM aparatur, Pengawasan, Akuntabilitas, Pelayanan publik serta pola pikir (mint set) dan budaya kerja (culture set). “Saya berharap, dalam penyusunan Road Map RB nanti, akan mencerminkan visi dan misi dari Gubernur dan Wagub Sulut.Namun semua itu hanya tergantung dari manusia itu sendiri,”ujarnya. Sementara Karo Organisasi Linda Watania men-

Rondonuwu Serahkan Langsung Bantuan Obat-obatan Kunjungi Korban Bencana Banjir MANADO - Tak mau berpangku tangan, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Utara (Sulut), dr Maxi Rondonuwu, DHSM, langsung melakukan kunjungan ke sejumlah daerah yang terkena musibah banjir dan tanah longsor. Diantaranya di kelurahan Bailang, dengan menyerahkan bantuan obat-obatan untuk warga yang menjadi korban. Rondonuwu mengung-

Maxi Rondonuwu

kapkan, penanganan kesehatan terutama bagi warga ataupun daerah yang terkena bencana alam seperti banjir dan longsor yang menerjang Sulut beberapa waktu lalu menjadi prioritas utama dari Dinkes Sulut dan jajarannya. “Kami memaksimalkan pelayanan dengan mengunjungi langsung wilayah yang terkena musibah dan membantu dengan memberikan bantuan obat-obatan serta alat kesehatan yang diperlukan,” tuturnya. Selanjutnya, adalah menyiagakan tim medis di setiap Puskesmas untuk memprioritaskan pasien korban banjir. “Berdasarkan data Dinas Kesehatan, mayoritas korban banjir menderita penyakit gatal-gatal, panas dan infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) ,” tambahnya pula Pemberian bantuan obatobatan ini merupakan pen-

cegahan awal terhadap penyakit yang telah diderita maupun penyakit yang biasanya muncul pasca banjir. “Bukan tidak mungkin, pasca banjir banyak genangan air yang ada sehingga peluang terjadinya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) akan ikut melanda. Karenanya dihimbau warga agar tetap waspada dan terus memperhatikan lingkungan sekitar terutama membersihkan sisa-sisa banjir dari genangan air dengan melakukan program 3 M yakni Menutup, Menguras dan Mengubur (3M). Dengan demikian serangan penyakit bisa diminimalisir,” kata MaRon, sapaan akrabnya. Diapun memastikan jika persediaan obat-obatan yang ada di Dinkes Sulut dalam kondisi mencukupi dan siap di distribusikan bagi korban bencana banjir dan longsor. “Selain itu setiap Puskesmas terdekat telah diinstruksikan agar memaksimalkan layanan dengan menangani keluhan kesehatan yang dialami warga yang menjadi korban banjir dan tanah longsor. Jika keadaan tidak memungkinkan maka secepatnya diambil tindakan untuk merujuk ke Rumah Sakit Pusat terdekat,” ungkap Rondonuwu. (lla)

kiranya bantuan ini digunakan sebaik-baiknya oleh pemkab sehingga bisa diterima keluarga yang ditimpa bencana alam tersebut, tambah Mokodongan. Kepala BPBD Sitaro, Ellyeser Posumah atas nama Bupati Toni Supit menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemprov Sulut, yang telah memberikan bantuan kepada warga kami yang mengalami musibah bencana tanah longsor. Bantuan tersebut menurut Posumah, merupakan salah satu bentuk kepedu-

lian Pemprov kepada warga sitaro. Peristiwa bencana alam yang terjadi Sabtu (16/2) tengah malam, tiga korban yang merupkan satu keluarga meninggal dunia: Max D Lasarus (30 tahun), Maya Lombone (30 tahun) dan anak mereka Chika Lasarus (3 tahun). Sementara kerusakan yang terjadi, tiga rumah rusak berat dan tiga rumah rusak ringan. Sedangkan kerusakan jalan akibat tertimbun longsor sekitar 1 Km serta jumlah pengungsi 17 jiwa, tambah posumah. (kie)

Aspek Perubahan Mendasar Sistem Penyelenggaraan Pemerintahan Manajemen Perubahan Penataan Peraturan Perundang-undangan Penataan dan Penguatan Organisasi Penataan Tata Laksana Penataan Sistim Manajemen SDM Aparatur Penguatan Pengawasan Penguatan Akuntabilitas Kinerja serta Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik

jelaskan, yang dimaksud dengan area perubahan seperti penataan dan penguatan organisasi outputnya diharapkan tersedianya peta tugas dan fungsi unit kerja pada SKPD, terbentukanya unit kerja yang menangani fungsi organisasi, tatalaksana, kepegawaian dan diklat yang mam-

pu mendukung tercapainya tujuan dan sasaran reformasi birokrasi. “Begitu pula dengan penataan tatalaksana outputnya, diharapkan tersedianya dokumen SOP penyelenggaraan tugas dan fungsi yang disahkan serta tersedianya e-government dimasing-masing SKPD,” ungkapnya. (kie)

Capaian PAD Meningkat Signifikan Dispenda Optimis Bisa Lampaui Target MANADO—Capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diperoleh Samsat Manado terus meningkat signifikan. Buktinya, Januari 2013 jumlah PAD yang diperoleh sebesar Rp55,900, 378, 431 Miliar. Kepala Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Sulut AG Kawatu SE MSi optimis target 2013 sebesar Rp 579,563,464,750 Miliar dapat dilampaui seperti tahun lalu. Dijelaskan, dalam realisasi saat ini, pendapatan terbesar dari BBN-KB (bea balik nama kendaraan bermotor) yakni Rp 26,197,981,300 M diikuti pendapatan PKB (pajak kendaraan bermotor) Rp 17,320,741,200 M, dan PBBKB sebesar Rp 11,533,961,631 M. Selain itu, diperoleh juga hasil dari P3AP Rp 9.178,900 juta, Denda PKB Rp 809.015,600 dan Denda

BBN-KB yaitu Rp 29,499,800 juta. “Hasil pendapatan pajak ini diperuntukkan untuk pembangunan di Sulut,” ujarnya. Mantan Asisten II Setdaprov Sulut ini mengatakan, hasil yang dicapai ini tak lepas dari peranan wajib pajak yang semakin mengerti dan sadar arti pentingnya membayar pajak, sehingga dengan hal ini diharapkan seluruh staf dalam jajaran Dispenda untuk dapat memberikan pelayanan yang baik lewat program Always SHS yang telah dicanangkan beberapa waktu lalu oleh Wakil Gubernur Sulut DR Djouhari Kansil. ”Dengan memberikan pelayanan yang baik, serta cepat dan tepat dapat memberikan kepuasan tersendiri kepada wajib pajak, sehingga kesadaran membayar pajak dapat terus dilakukan seluruh warga di Sulut,” tandasnya. (rud)


Kamis 21 Februari 2013

ICID SULUT

PERIKSA KESEHATAN: Musibah banjir yang melanda Kota Manado,Minggu (17/2) lalu, tak hanya berdampak pada kerugian materil tapi rentan terhadap serangan penyakit.Nampak seorang ibu korban bencana banjir sedang memeriksa kesehatan di salah satu posko yang berada di komo luar.

Lumentut Ketua Dewan Pakar DIRJEN SDA selaku Ketua Umum International Commissiun on Irrigation and Drainase (ICID) Dr Ir Mohammad Hasan Dipl HE mengukuhkan kepengurusan ICID Provinsi Sulawesi Utara, Rabu (20/2) kemarin. Pada momentum ini, Walikota Manado Dr Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA, dipercayakan sebagai Vicky Lumentut Ketua Dewan Pakar. Sejumlah pejabat yang menduduki jabatan strategis dalam ICID yakni, Ketua Umum, Ir Bob Lombogia MSi, Sekretaris Umum, Dr Ir PKB Assa MSc, Bendahara, Ir Ellen Cumentas SPi, serta Kadis PU, Ir Fery Siwi dan Kadis Tata Kota, Ir Amos Kenda yang dipercayakan sebagai Seksi Pengurus Komite. Pada kesempatan ini juga Lumentut menjelaskan 5 (lima) sungai yang mengalir melintasi Manado yang perlu perhatian. "Sungai-sungai ini masing-masing sungai Tondano, Bailang, Sario, Sawangan, dan Malalayang. Tapi sungai Tondano tidak hanya mengirimkan air, tapi juga sampah. Makanya kita merencanakan revitalisasi DAS Tondano," jelasnya. (jns)

Pemkot Harus Cepat ivan/rm

Ai Ikut Angkat Barang

BENCANA

Dekot Panggil Manajemen Citraland KETUA Dewan Kota (Dekot) Manado, Danny Sondakh mempertanyakan tanggung jawab pengembang Citraland menyusul peristiwa longsor yang merenggut nyawa manusia. ”Kami minta harus dipertanggungjawabkan, bagaimana pun ada korban di kawasan Citraland, terutama diperumahan. Janganjangan konstruksi bangunannya tidak jelas,” ungkap Sondakh saat ditemui di kantor Dekot Manado, kemarin. Sondakh menegaskan bahwa pihaknya dalam waktu dekat bakal memanggil manajeman Citraland untuk dimintai klarifikasi. "Manajemen Citraland harus memaparkan pada kami bagaimana rumah-rumah mereka yang dibangun di bawah tebing dan daerah yang rawan tapi disewakan pada orang lain. Ini harus menjadi perhatian mereka semestinya, kita tanya juga apakah ada jaminan bagi keluarga korban bencana ini oleh pihak pengelola Citraland,” tegas Sondakh. (kim/jns)

Harley Mangindaan

MANADO - Wakil Walikota Manado Harley A B Mangindaan, terus berada di tengah masyarakat korban bencana. Seakan tak kenal lelah, Ai- sapaan akrabnya, ikut membantu warga membereskan sisa-sisa bencana. Bahkan tak sungkan-sungkan dia turun tangan membantu memindahkan perabot warga yang terendam banjir. Rabu (20/2) kemarin, Ai

bersama rombongan Pemkot mengunjungi SMP 11 Manado yang berlokasi di Sumompo dan Mahawu, untuk membantu membersihkan rumah-rumah penduduk yang terendam banjir, serta membersihkan akses jalan yang tertutupi barang-barang milik warga yang diungsikan. Bersama personil TNI dan Satpol-PP, Ai turun langsung membantu warga. "Pemkot selalu berusaha hadir di tengah masyarakat untuk membantu dan menjawab keluhan para warga," ujarnya bersahaja. Dirinya juga berterima kasih kepada TNI yang turut membantu warga sejak musibah terjadi. "Saya salut dengan kesigapan aparat TNI dan teman-teman Pol-PP," terangnya.(jns)

Buat Program Mitigasi dan Pemetaan Titik Rawan

MANADO-Pemerintah Kota Manado diminta cepat membuat program mitigasi dan pemetaan titik rawan banjir dan longsor. Sebab, saat ASEAN Regional Forum Disaster Relief Exercise (ARF DiREx) 2011 silam, itu sudah harus diwacanakan. "Saya minta Pemkot Manado secepatnya membuat itu. Harusnya, pasca ARF-DiREX sudah dibuat,’’ kata anggota DPR RI Paula Sinjal SH MSi, yang menghubungi Radar Manado, kemarin. Dia menjelaskan, persoalan banjir dan tanah longsor di wilayah Manado bukan isu baru. "Itu fakta yang berulang-ulang terjadi setiap tahun. Makanya harus serius,’’ ujar dia. Dia juga agak menyesal karena sejak APBD 2011 sampai sekarang tidak ada program dan alokasi anggaran untuk itu. ‘’Harusnya sudah dipikirkan Dewan Kota dan Pemkot. Kita juga pasti akan berjuang di Senayan. Tapi masalahnya pemerintah daerah saja tidak berniat merancang program tersebut. Kalau dana daerah

minim, memang perlu diperjuangkan di pusat. Tapi kalau pasif, dipertanyakan komitmen terhadap kepentingan rakyat,’’ papar dia sembari menyayangkan anggaran bencana yang ditata di APBD 2013 Kota Manado hanya sekira Rp1 M dan lebih dari 60 % untuk belanja pegawai.

Hal senada disampaikan anggota Komisi D Richad Sualang. "Pemerintah tidak pernah berpikir menindaklanjuti iven ARF-DiREX dengan menyosialisasikan manajemen bencana di masyarakat," kata dia. ‘’Yang terlihat, ada korban dulu baru bergerak,’’ katanya. (kim/jns)


Pro Bono Publico

6

Radar Manado

Kamis, 21 Februari 2013

KBK Kevikepan Manado Serahkan Bantuan Dari Hasil Galang Dana

SD Katolik 02 Jaga Tradisi

MANADO- Kaum Bapak Katolik (KBK) Kevikepan Manado menunjukkan kepedulian terhadap korban bencana banjir dan tanah longsor dengan menyerahkan sejumlah bantuan. Bantuan itu diserahkan langsung Ketua KBK Johny Iroth dan Bendahara Tony Rawung di sejumlah wilayah, kemarin di Manado. “Bantuan yang kami berikan merupakan hasil penggalangan dana dari pengurus KBK. Bantuan ini memang tidak seberapa, tapi kami harapkan bisa

meringankan beban penderitaan keluarga korban,” ujar Iroth yang dibenarkan Tora kepada harian ini, kemarin. Kata legislator Manado, sejak Manado terendam banjir, pengurus KBK turun langsung membantu mengevakuasi korban. Iroth dan kawankawan juga mendirikan posko di beberapa titik. “Penderitaan mereka merupakan penderitaan kita. Sudah selayaknya kalau kita saling membantu,” kata Tora. Dia berharap pemerintah tetap membangun posko

John Feliks Iroth

bantuan di daerah yang terkena banjir dan tanah longsor. “Keluarga korban tak tahu harus berbuat apa. Uluran tangan pemerintah dan semua pihak akan sangat membantu,” ujarnya. (kim)

Pinontoan Genjot Bakat Siswa AFEN/RM

KEMBANGKAN BAKAT: Sekolah Dasar (SD) Katolik 02 Sta Theresia Manado intens melatih bakat siswa khususnya menabuh Drumband.

Alexander S Palit

MANADO— Sekolah Dasar (SD) Katolik 02 Sta Theresia Manado yang berlokasi di dekat Gereja Katedral Manado merupakan salah satu SD tervavorit di Sulut. Ini bisa dibuktikan dengan berbagai prestasi yang ditorehkan sekolah ini (juara drum band tingkat SD Piala Menengpora dan Walikota Manado, langganan

lulus 100% tiap tahunnya, serta aktif dalam berbagai iven yang digelar pemerintah dan pihak yayasan) menjadikan sekolah ini layak diberi predikat sekolah ‘unggulan’. Menurut Kepala Sekolah SD Katolik 02 Sta Theresia, Alexander S Palit M.Pd prestasi yang ditorehkan SD Katolik 02 selama ini merupakan buah dari kerja keras. “Kita pikir berbagai prestasi yang didapat SD Katolik 02 selama ini adalah hasil dari kerja keras,” beber Palit. Implikasi dari predikat tersebut membuat pihaknya berkomitmen menjaga tradisi indah tersebut pada saat Ujian Nasional (UN) nanti. “Ini juga menjadi tantangan bagi kami agar selalu memberi yang terbaik bagi peserta didik setiap saatnya, termasuk pembuktian pada UN nanti,” ungkapnya.

RENUNGAN Bacaan: • Est. 4:10a,10c-12,17-19; • Mzm. 138:1-2a, 2bc-3,7c-8; • Mat. 7:7-12 DOA merupakan bagian integral di dalam kehidupan kita sebagai seorang kristiani. Maka Yesus dengan tegas menjelaskan maksud doa agar setiap orang dapat berdoa dengan benar. Ada 3 kata kunci yangdigunakan Yesus dalam berdoa, ‘mintalah.. carilah.. ketoklah’. Dengan kata-kata itu menjadi jelas bahwa doa membutuhkan usaha dan keaktifan manusia untuk datang kepada Tuhan. Tuhan telah membukaHatiNya bagi manusia dan siap mencurahkan rahmatNya bagi keselamatan manusia. Oleh sebab itulah manusia harus datang ke sumbernya dan menimba dari sana. Sumber telah tersedia, maka dibutuhkan usaha manusia untuk mendatanginya karena tidak ada yang otomatis dan instan. Tuhan menghendakikerjasama dari manusia, supaya manusia sungguh mengalami pula arti perjuangan dan usaha itu. Tentu saja berdoa bukan hanya berarti memohon, melainkan pertama-tama bersyukur dan berkomunikasi dengan Tuhan. Inilah yang utama, karena Tuhan tahu yang dibutuhkan setiap orang. Kebutuhan utama adalah keselamatan dan hidup kekal yang menjadi rencana keselamatan Tuhan bagi manusia. Kebutuhan itu pula yang menjadi tujuan hidup manusia, tentu saja jika manusia menyadarinya. Semuanya sudah disediakan oleh Tuhan, sekarang saatnya bagi manusia untuk meraihnya dan mewujudkan rencanaTuhan dan kerinduan manusia sendiri. Sebuah realita bahwa tawaran dunia yang bisa menjadi godaan yang begitu kuat, membawa manusia sampai kepada mencari yang mudah dan cepat. Gejala inipula yang ikut masuk dan mempengaruhi relasi manusia dengan Tuhan. (***) (Renungan harian Mutiara Iman 2013, Yayasan Pustaka Nusatama, Yogyakarta)

Penerbit : PT Bitung Cemerlang Pembina : Dahlan Iskan Komisaris Utama : Imawan Mashuri : Zainal Mutaqin Komisaris Direktur Utama : Suhendro Boroma Direktur : Urief Hasan General Manager : Dixie Tasijam

Pemimpin Redaksi Redaktur Pelaksana Redaktur Senior

Menghadapi UN, Palit telah menginstruksikan untuk memberi tambahan jam pelajaran bagi siswa kelas 6. “Kami komitmen untuk memberi yang terbaik bagi para siswa sehingga kita telah meminta para guru untuk meluangkan waktu memberi pengayaan bagi para siswa,” tutur jebolan S2 Universitas Negeri Manado (Unima) tersebut.

Ia menginformasikan, proses pengayaan telah berlangsung dari Januari dan dilaksanakan setelah jam pelajaran normal. “Pengayaan dilakukan setelah jam normal. Dan ini telah dibicarakan dengan semua pihak,” ungkap Palit. ia menjamin, dengan cara kerja yang ditunjukan pihaknya selama ini ia menjamin tradisi kelulusan 100% akan tetap terjaga. (tr-1)

MANADO--Sekolah sebagai tempat belajar hendaknya memberi ruang untuk pengembangan bakat siswa. Demikian yang diungkapkan Kepala Sekolah (Kepsek) SD Katolik 04 St Yohanis Manado, Dra Ave Maria Pinontoan kemarin di ruangannya. Ia mengatakan, aspek non akademik juga merupakan hal terpenting dalam proses pendidikan siswa. “Pengembangan bakat anak juga menjadi hal terpenting dalam dunia pendidikan Katolik selain dimensi

akademik,” tutur Pinontoan. Pentingnya dimensi non akademik tersebut juga membuat Pinontoan beserta staf pengajarnya menggelar kegiatan bertajuk ekstrakurikuler. “Di sini kita cukup konsen dengan kegiatan ekstrakurikuler karena lewat kegiatan tersebut bakat anak dapat tersalurkan,” katanya. Ia pun merinci kegiatan ekstrakurikuler yang dibuat di SD Katolik, yaitu latihan drum band, kesenian (tari maengket, tari jajar) dan juga kegiatan pramuka. Sementara itu, Aquilina

Sauna S.Sos salah satu guru senior di sekolah tersebut mengungkapkan, pihaknya mendukung visi yang gagas Kepsek. “Kita sangat mendukung program yang dibuat kepsek karena ini sangat membantu anak-anak terutama segi motorik mereka. Dan kegiatan ini telah membawa hasil yang baik, yang dibuktikan dengan disabetnya juara umum pertemuan berkala se-SD Katolik Rayon Manado, juara lomba menyanyi tingkat SD beberapa waktu lalu,” kata Sauna. (tr-o1/kim)

Wawancara Terakhir Paus Benediktus dengan Penulis Biografinya

Paus dan kondisi kesehatannya «Saya adalah akhir dari yang lama dan awal dari yang baru » « Pendengarannya menurun. Dia tidak bisa melihat dengan mata kirinya. Tubuhnya semakin kurus: penjahit mengalami kesulitan dalam menyelesaikan jubah yang baru » Pertemuan terakhir kami terjadi sepuluh minggu yang lalu. Waktu itu Paus menerima saya di Istana Apostolik untuk melanjutkan pembicaraan kami yang ditujukan untuk penulisan biografinya. Pendengarannya menurun, mata kirinya tidak bisa melihat lagi, tubuhnya semakin kurus, sehingga penjahit mengalami kesulitan dalam menyelesaikan jubah yang baru. Ia menjadi lebih lemah, bahkan lebih ramah dan rendah hati, dari kesemuanya ia menjadi pendiam. Ia tidak tampak sakit, tetapi kelelahan yang telah menguasai seluruh dirinya, tubuh dan jiwa, semua tidak bisa lagi diabaikan. Kami membicarakan tentang saat dirinya membelot dari pasukan Hitler; tentang hubungannya dengan kedua orangtuanya; tentang cd yang digunakannya untuk belajar banyak bahasa; tentang tahun-tahun fundamental-nya di Mons doctus*, sebuah bukit berisikan ajaran-ajaran di Freising di mana sejak 1000 tahun lamanya para Pemimpin Spiritual di sana diperkenalkan kepada Misteri Iman. Di sini ia telah memulai kotbahkotbah awalnya di hadapan murid-murid sekolah, sebagai pastor paroki ia telah

: Dixie Tasijam : Reky Simboh : Alex Mamahit

Alamat: Manado Post Center Manado Town Square Telp/Fax (0431) 861525-855558 Website: www.radarmanado.com Email : radar_manado@yahoo.com Percetakan : Jalan Pomorow Manado Telp. (0431) 852004

membantu para pelajar dan di dalam kedinginan ruang pengakuan dosa di Katedral ia telah mendengarkan penderitaan orang-orang. Pada bulan Agustus tahun lalu, selama wawancara di Castel Gandolfo yang berlangsung satu setengah jam, saya bertanya kepadanya berapa besar dirinya terpukul oleh kejadian Vatileaks. “Saya tidak jatuh ke dalam semacam keputusasaan atau nyeri yang universal - katanya - hanya bagi saya hal itu tampak tak terpahamkan. Bahkan menunjuk kepada pelakunya (Paolo Gabriele), saya tidak mengerti apa yang bisa diharapkan. Saya tidak mampu memahami psikologi-nya”. Bagaimanapun, ia mengaku, bahwa kejadian ini tidak membuatnya kehilangan kompas juga tidak merasa lelah atas peranannya, “karena hal itu dapat kapanpun terjadi”. Yang penting baginya adalah bahwa di dalam elaborasi kasus itu “di Vatikan terjamin kemerdekaan dari keadilan, dimana raja tidak mengatakan: sekarang aku akan mengatasinya!”. Belum pernah saya melihat dirinya begitu lelah, begitu terkonsumasi. Dengan tenaganya yang tersisa ia telah menyelesaikan bagian ketiga dari karyanya mengenai Yesus, “ini buku saya yang terakhir”, begitu yang katanya kepada saya dengan tatapan yang sedih pada saat bersalaman. Joseph Ratzinger adalah seorang manusia yang tak tergoyahkan, seseorang yang selalu mampu bangkit kembali dengan cepat. Sementara dua tahun

lalu, meskipun ada gejalagejala awal usia lanjut, ia masih tampak lincah, hampir seperti orang muda, sekarang ia merasakan setiap pengikat kertas kerja baru yang mendarat di mejanya oleh Sekretaris Negara sebagai suatu pukulan. Saya bertanya kepadanya, “Apa yang masih dapat kita harapkan dari Yang Mulia, dari kepausan Anda?” “Dari saya? Dari saya tidak banyak. Saya seorang lanjut usia dan kekuatan saya telah banyak berkurang. Saya pikir telah cukup apa yang telah saya lakukan”. Anda berpikiran untuk mengundurkan diri? “Ini tergantung dari seberapa besar energi fisik saya memaksa saya melakukan hal itu.” Pada bulan yang sama ia menulis kepada salah seorang muridnya bahwa pertemuan mereka selanjutnya akan menjadi yang terakhir kalinya. Hujan turun di Roma waktu kami bertemu untuk pertama kalinya pada bulan November 1992 di Gedung Kongregasi Doktrin Iman. Jabat tangan-nya bukan sesuatu yang meretakkan jari tangan, suaranya cukup tidak biasa untuk seorang “kardinal panzer”, ringan dan lembut. Saya menyukai cara dia berbicara tentang masalah-masalah kecil, dan terlebih tentang masalahmasalah besar; ketika dia mendiskusikan konsep kita mengenai kemajuan dan meminta kita untuk merenungkan apakah orang sungguhsungguh dapat mengukur kebahagiaan manusia sesuai dengan produk domestik

bruto. Selama bertahun-tahun dirinya mengalami ujian berat. Dia digambarkan sebagai seorang penganiaya sementara dirinya-lah yang dianiaya, sebagai kambing hitam untuk setiap masalah ketidakadilan, sebagai simbol dari “inkuisitor agung”, suatu definisi yang tidak tepat. Namun tak seorang pun pernah mendengar dia mengeluh. Tak seorang pun mendengar dari mulutnya satu kata yang buruk, sebuah komentar negatif tentang orang lain, bahkan tentang Hans Küng. Empat tahun kemudian, kami menghabiskan beberapa hari bersama-sama, untuk membahas rancangan buku tentang iman, Gereja, selibatus dan insomnia. Partner saya itu tidak berjalan mengelilingi ruangan, seperti yang biasa dilakukan para Guru besar. Tidak ada sedikitpun di dalam dirinya jejak kesombongan, tidak juga praduga. Saya terkagum dengan keunggulannya, sebuah pikiran yang tidak sejalan dengan jaman, dan saya agak terkejut mendengar jawaban yang relevan terhadap masalah-masalah pada jaman kita, yang tampaknya hampir tak terpecahkan, diambil dari harta besar kitab Wahyu, dari visi para Bapa Gereja dan dari refleksirefleksi dari penjaga iman yang saat itu sedang duduk di hadapan saya. Ia adalah seorang pemikir yang radikal - ini adalah kesan saya - dan seorang beriman yang radikal, namun, yang dalam iman-nya yang radikal itu ia tidak menggunakan pedang,

melainkan senjata lain yang jauh lebih kuat: kekuatan dari kerendahan hati, kesederhanaan dan kasih. Joseph Ratzinger adalah seseorang dari paradoks-paradoks. Bahasa yang lembut, suara yang kuat. Kelembutan dan ketegasan. Berpikir besar tetapi memberi perhatian terhadap hal-hal kecil. Mewujudkan sebuah kepandaian baru untuk mengenali dan mengungkap misteri iman, ia adalah seorang teolog, namun membela iman rakyat terhadap agama para Guru besar, sedingin abu. Seperti dirinya yang berkeseimbangan, demikian pula ia mengajar; dengan keringanan khasnya sendiri, dengan keanggunannya, kemampuannya untuk menembus yang membuat ringan apa yang serius, tanpa menghilangkan misterinya dan tanpa menyepelekan kesuciannya. Seorang pemikir yang berdoa, yang baginya misteri-misteri Kristus merupakan kenyataan yang menentukan dari penciptaan dan sejarah dunia, seorang pengasih manusia yang ketika ditanya berapa banyak jalan menuju kepada Allah, tidak perlu berpikir panjang untuk menjawab: “Sebanyak jumlah manusia.” Bersambung..... Peter Seewald (Terjemahan oleh: Shirley Hadisandjaja Mandelli ) Sumber: 2013 Focus dan Corriere della Sera *Mons doctus adalah sebuah bukit yang dahulu pernah menjadi pusat Biara Benediktin.

Dewan Redaksi: Reky Simboh, Alex Mamahit Redaktur: Alex Mamahit, Reky Simboh, Carla Gereth, Tatang Rahim, Donald Karouw, Hut Kamrin, Rudi Loho. Staf Redaksi: Rudi Loho, Hut Kamrin, Bobby Lengkong, Donald Karouw, Setly Rindorindo. Biro: Hayer Damolawan (Minsel), Recky Korompis (Mitra), Frangky Sumarauw (Bitung), Gusman Laeta (Kotamobagu), Faisal Amu (Bolmong), Israfil Mokodompit (Bolmut), Aulia Syukur (Bolsel), Tatang Rahim (Minut), Jeackry Lumansik (Tomohon), Ridy Maniku (Sitaro), Jeackry Lumansik, Recky Korompis (Minahasa). Fotografer: Ivan Setiawan. Artistik & Perwajahan: Norman Octavianus (Koordinator), Faisal Swara, Benediktus Renyaan, Stevi Simbar, Supriady Saragih, Ishak Labadjuana. Design Iklan: Tim. Manager Advertising: Yaziin Solichin Staf Iklan: Rommy Rorong. Manager Pemasaran: Jemmy. Administrasi Pemasaran: Putri. Distribusi: Christian, Luki Akay, Vicky Massie, Herold. Event Management: Recky Lempoy Manager Keuangan : Ivonne Korompis Ombudsman Manado Post Group : Drs Max Rembang Msi (Ketua), Haris Kai Sik, Hinca Panjaitan SH,MH Harga Eceran : Rp. 2000/Eksemplar Harga Langganan : Rp. 50.000/Bulan Alamat Perwakilan : Surabaya: Jl. A Yani No.88 Telp. (031) 8287999, Jakarta: Jl. Kebayoran Lama 17 Jakarta Selatan Telp (021)5349205


Radar Manado

Gorontalo Lipu’u

7

Kamis, 21 Februari 2013

Hubungan Pemprov dan Pemkab Gorut Memanas KWANDANG

123 Ketua BPD Stuban ke Bali GUNA meningkatkan pengetahuan dan pengalaman pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara memberangkatkan 123 ketua BPD untuk mengikuti Studi Lapangan ke Kabupaten Badung, Provinsi Bali selama 3 hari (25 -27/2). “Di Kabupaten Badung, katua-ketua BPD akan melihat langsung pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BumDes) yang sudah maju dan mandiri, pengelolaan pasar dan juga pengelolaan pariwisata,” ungkap Bupati, Indra Yasin. Menurut bupati, Gorut memiliki potensi pariwisata khususnya pantai namun belum dikelolah secara baik. “Saya minta setalah mengikuti Studi Lapangan ini dapat membuat laporan untuk disampaikan kepada pemerintah daerah sebagai dasar membuat kebijakan ditahun-tahun yang akan datang”, tegas bupati. Bupati juga meminta peserta studi lapangan untuk mempelejari tentang tehnik menerapkan adat dan budaya masyarakat Bali sehingga tidak terdegradasi oleh budaya-budaya asing yang banyak berkunjung di Bali. “Kita semua tahu bahwa Bali merupakan daerah wisata yang terbesar, namun kedatangan para turis tidak mempengaruhi adat dan budaya masyarakat. Karena itu mari kita mempelajari hal tersebut untuk diterapkan di Kabupaten Gorontalo Utara, “ pinta bupati. (rg/tng)

LIMBOTO

Gorontalo Terima Bantuan Kesehatan dari UNDP Kabupaten/Kota Dimintas Sinkronkan Database G O R O N TA L O - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo melakukan sinkronisasi database operasional dan sasaran standar pelayanan minimal (SPM) program kesehatan dengan Kabupaten dan Kota. Sektor kesehatan mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah kabupaten dan kota. Ini tak lepas dari adanya bantuan Bank dunia yang diberikan UNDP. Di Indonesia hanya ada tiga provinsi yang dibantu melalui program UNDP yakni Gorontalo, Bangka Belitung dan Nusa Tenggara Timur. Database penduduk

sangat penting untuk menyusun program, anggaran dan target yang akan dicapai setiap tahun. “Target Millenium Development Goal’s (MDG’s) 2015 memasukkan empat indikator di bidang kesehatan, yakni status gizi buruk, angka kematian bayi, angka kematian ibu melahirkan dan sanitasi lingkungan,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Gorontalo, Winarni Monoarfa, belum lama ini. Empat indikator itu bisa tercapai dengan baik, jika ada sinkronisasi data dan target sasaran yang terintegrasi dari level puskemas,

Winarni Monoarfa

pemerintah kabupaten/ kota hingga pemerintah provinsi. “Pemerintah sudah membangun puskemas di daerah terpencil, tapi akses jalan menuju ke daerah tersebut belum ada. Ini menjadi tugas dari Dinas Pekerjaan Umum,” pungkasnya. (rg/tng)

Dispilin PNS Pemkab Gorontalo Terus Dipantau

Kader PKK Wajib Khatam Quran PKK Kabupaten Gorontalo menggelar Khatam Quran (membaca Al Quran hingga selesai, red) bersama pengurus PKK Kecamatan sesuai jadwal rutin agenda PKK setiap bulan berjalan. Tujuannya, agar seluruh kader PKK yang beragama Islam untuk bisa khatam Quran. “Minimal kita bisa Khatam Quran sekali dalam seumur hidup, sehingga bagi yang belum bisa membaca Al-Quran perlu untuk dibina bersama,” ungkap Ketua PKK Kabupaten Gorontalo, Hj Rahmiyati Jahja Dijelaskannya, selain rutin dilaksanakan di tingkat kabupaten, kegiatan ini diharapkan bisa dilaksanakan hingga tingkat dasawisma. ”Jangan selalu di rumah ketua, Khatam bisa dilakukan berpindah-pindah sesuai kesepakatan bersama dan bagi yang belum mahir baca al-quran perlu dilakukan pembinaan tersendiri oleh ustajah dalam setiap pertemuan” ingatkannya. (rg/tng)

Wabup Imbau PNS Tak berpolemik di Media KWANDANG -- Wakil Bupati Gorontalo Utara (Gorut) Thomas Mopili dalam sambutannya ketika bertindak sebagai inspektur upacara dalam apel Korpri, kemarin, mengingatkan PNS untuk tidak terjebak dalam tugas yang seharusnya tidak dilakukan. Seperti halnya yang terjadi belum lama ini, antara Pemkab Gorut dengan pemerintah provinsi. “Ya, apalagi saling sahut-sahutan di media, yang menggambarkan ada sebuah etika pemerintahan yang terabaikan untuk kita,” tukasnya. Etika pemerintahan antara setiap lintas daerah itu, adalah merupakan wilayah dari setiap kepala daerah dan beberapa stake holder yang memegang peran akan setiap tupoksi mereka. “Ini yang terjadi malah bukan orang orang tertentu tersebut yang memberikan komentar. Ya, jangan sampai malah tidak fokus dan tidak nyambung pada inti pernyataan, sehingga dikhawatirkan hanya akan membuat suasana atau hubungan semakin renggang, “ tukas wabup. Pemkab Gorut sejatinya adalah anak dari pemerintah provinsi, bersama dengan beberapa daerah lainnya. Sehingga sangat tidak layak jika kita menjadikan

Thomas Mopili

hubungan silaturahmi, kerja lintas pemerintahan itu terputus, renggang, hanya karena saling sahut-sahutan dimedia, dan bahkan tidak menjelaskan sesuatu kepada akar masalah, dan malah membuat suasana jadi tidak bagus. Komunikasi lintas pemerintahan itu berjenjang, baik dari daerah kabupaten, provinsi hingga pusat. Sehingga jika itu semua tidak baik, jangan sampai akan mengganggu perjalanan pembangunan yang kita bangun bersama untuk Gorut. Sehingganya mari kita selaraskan kerja pemerintah ini, seiring sejalan, berjenjang, jangan lagi saling sahut dimedia, sebab Gorut sebagai anak harus mampu berusaha menjadikan hubungan ini terus baik, dan selamanya,” pungkasnya. (rg/tng)

Pemkab Boalemo Gelar Lokakarya ADD

HUMAS_PEMKAB

EVALUASI KINERJA: Disiplin PNS terus menjadi perhatian khusus Pemkab Gorontalo dalam kesehariannya. Salah satunya lewat sidak yang dilaksanakan Assisten III Bidang Administrasi Umum, Astri Tuna di Kesbangpol, kemarin.

LIMBOTO-- Penegakan disiplin terus digalakkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo. Salah satunya lewat pengawasan langsung dengan melaksanakan inspeksi mendadak ke Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), yang dilakukan Assisten III Bidang Administrasi Umum, Astri Tuna dengan mendatangi Badan Kesatuan Bangsa

dan Politik (Kesbangpol). “Disiplin kerja dan disiplin pribadi harus dipertahankan sehingga kita tidak akan lengah dalam melakukan pelayanan,” jelas Astri. Dalam sidak tersebut Astri mendapatkan aparat tanpa identitas (tidak memasang papan nama dan PIN Korpri, red). “Tidak tahu mau disapa siapa, harusnya pakai papan nama”,

ungkap Astri pada aparat tersebut. “Setiap aparat harus memperhatikan kerapian, juga memasang papan nama dada agar bisa mudah disapa para tamu atau masyarakat yang datang untuk dilayani. Selain itu Aparat yang berstatus Pegawai Negeri Sipil juga harus memasang atribut PNS berupa PIN Korpri,” ingatkannya. (rg/tng)

HUMAS_PEMKAB

SUPORT PEMBANGUNAN: Bupati Boalemo, Rum Pagau saat menyampaikan sambutan pada pembukaan lokakarya ADD yang di ikuti aparat desa se kabupaten Boalemo.

Sekira 450 Aparat Desa didampingi Kades dan seluruh Camat se Kabupaten Boalemo kemarin tumplek diruang sidang DPRD Kabupaten Boalemo. Aparatur pemerintah desa tersebut mengikuti pelaksanaan lokakarya bantuan keuangan kepada Desa melalui Alokasi Dana Desa dan Insentif tingkat Kabupaten Boalemo tahun 2013. Lokakarya tersebut dibuka secara langsung Bupati Boalemo Rum Pagau dan dihadiri Wakil Ketua Dekab Yasin Nawawi, Sekda Boalemo Sujarno Abdul Hamid serta pejabat teras Pemkab Boalemo, (14/2). Kebijakan pelaksanaan Alokasi Dana Desa (ADD) di Kabupaten Boalemo sendiri mulai dilaksanakan sejak tahun 2005 dengan teknis pelaksaan setiap tahunnya didasarkan pada perundangundangan yang berlaku. Bupati Boalemo, Rum Pagau menuturkan pelaksanaan lokakarya alokasi dana desa bagi seluruh parangkat desa se Kabupaten

Boalemo tentunya tidak lain untuk merumuskan pedoman pelaksanaan ADD tahun anggaran 2013. Oleh karenanya pemerintah daerah berharap program yang dirumuskan nanti benarbenar untuk kepentingan masyarakat. Pemerintah daerah juga berharap momentum ini lebih memberikan petunjuk secara teknis tentang operasional ADD yang disesuikan dengan berbagai perubahan kebijakan sebagai dasar pelaksanaan program tahun anggaran 2013. Sementara itu, Kepala Kantor Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Delvi Yusuf menuturkan lokakarya ADD tahun 2013 diharapkan menghasilkan satu rumusan pedoman teknis pelaksanaan ADD tahun 2013. Pada lokakarya ini juga kata Delvi Yusuf akan dibekali dengan materi dari unsure pengelola keuangan dan asset daerah, unsure inspektorat daerah serta Kantor Sosial dan Pemberdayaan masyarakat. (rg/tng)


Kamis, 21 Februari 2013

131 Sekolah di Sulut Terdaftar di PDDS UNIMA

Support Program KB Saya mengapresiasi atas kuliah umum tentang kependudukan dari BKKBN di Unima. Dengan begini, maka mahasiswa bisa mengerti dan memahami mengenai cara untuk menjadi keluarga berencana

nilai siswa itu sendiri. Pendaftarannya pun gratis, tanpa biaya apapun,” pungkasnya. Untuk diketahui,

Bisa Ikut SNMPTN Jalur Undangan TONDANO - Sebanyak 84 SMA dan 27 SMK di Sulawesi Utara bisa mendaftarkan siswanya dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) melalui jalur undangan. Demikian dikatakan Kepala Humas Universitas Negeri Manado (Unima) Jonly Tendean, kepada Radar Manado kemarin. Menrutnya, Unima meru-

pakan PTN yang selalu menindaklanjuti apa yang diprogramkan pemerintah. “Suratnya sudah masuk, dan dari daftar sekolah yang bisa ikut SNMPTN sebanyak 131 sekolah, masing-masing 84 SMA dan 47 SMK. Untuk itu, diharapkan sekolah yang terdaftar itu dapat mendaftarkan siswanya masuk ke PTN, dan Unima salah satu PTN yang membuka jalur un-

Daftar Sekolah Yang Terdaftar Pada PDDS SMA

Jonly Tendean

dangan di SNMPTN tahun ini,” ujar Tendean. Lanjutnya, pendaftaran jalur undangan tidak di tes. “Jalur undangan tidak di tes, hanya diverifikasi keabsahan data yang dimasukan dan kelulusannya berdasarkan

Prof DR Ph E A Tuerah MSi DEA Rektor Unima UNTUK mencerdaskan kehidupan bangsa tak selamanya harus memiliki anak yang banyak. Justru dengan banyaknya anak seringkali membuat pendidikan itu terabaikan. Salah satu penyebabnya karena sulit membiayai studi anak itu sendiri. Oleh sebab itu, meski ada bantuan beasiswa studi bagi warga kurang mampu, pemerintah juga menegharapkan kepada setiap keluarga untuk mendukung program pemerintah untuk menekan membludaknya jumlah penduduk. Inilah tujuan digelarnya kuliah umum tentang kependudukan yang dibawakan Deputi Pengendalian PDDK Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Dr Wendy Hartanto, di Universitas Negeri Manado (Unima), kemarin. “Saya mengapresiasi atas kuliah umum tentang kependudukan dari BKKBN di Unima. Dengan begini, maka mahasiswa bisa mengerti dan memahami mengenai cara untuk menjadi keluarga berencana,” ujar Rektor Unima Prof DR Ph E A Tuerah MSi DEA, kepada Radar Manado. Lanjut Tuerah, hal ini pula bisa meminimalisir membludaknya jumlah penduduk dan angka kemiskinan di Indonesia. “Memang sebaiknya, untuk sekarang lebih baik dua anak saja dalam satu keluarga, sehingga lebih muda untuk merencanakan masa depan anak-anak,” kata Tuerah. (scr/bby)

pendaftaran SNMPTN jalur undangan dilakukan secara online, dan akan berakhir pada 8 Maret nanti. (scr/bby)

Bobby/RM

DIRESMIKAN HARI INI: Unsrat kembali ketambahan gedung baru yang akan digunakan mahasiswa dan dosen Fakultas Kedokteran Gigi. Nampak, para pekerja mulai mempersiapkan dan membersihkan gedung yang akan diresmikan hari ini.

SMAN 1 AIRMADIDI SMAN 1 AMURANG SMAN 1BELANG SMAN 1 BEO SMAN 1 BOLAANG SMAN 1 BOLAANG ITANG SMAN 1 DIMEMBE SMAN 1 ERIS SMAN 1 KAKAS SMAN 1 KAWANGKOAN SMAN 1 KOTAMBUNAN SMAN 1 KOTAMOBAGU SMAN 1 KUMELEMBUAI SMAN 1 LANGOWAN SMAN 1 LEMBEAN TIMUR SMAN 1 LIRUNG SMAN 1 MANADO SMAN 1 MANGANITU SMAN 1 MELONGUANE SMAN 1 MODOINDING SMAN 1 PASIK SMAN 1 POIGAR SMAN 1 RAINIS SMAN 1 RATAHAN SMAN 1 REMBOKEN SMAN 1 SIAU BARAT SMAN 1 SIAU TIMUR SMAN 1 TABUT SMAN 1 TAGULANDANG SMAN 1 TAHUNA SMAN 1 TAMAKO SMAN 1 TARERAN SMAN 1 TOMBATU SMAN 1 TOMBULU SMAN 1 TOMOHON SMAN 1 TOMPASO SMAN 1 TOMPASO BARU SMAN 1 TONDANO SMAN 1 TOULUAN SMAN 2 KOTAMBOBAGU SMAN 2 MANADO SMAN 2 RATAHAN SMAN 2 SIAU BARAT SMAN 2 SIAU TIMUR SMAN 2 TAHUNA SMAN 2 TARERAN SMAN 2 TONDANO SMAN 3 KOTAMOBAGU SMAN 3 MANADO. SMAN 3 TONDANO SMAN 3 KOTAMOBAGU SMAN 4 MANADO SMAN 6 MANADO SMAN 8 MANADO SMAN 9 MANADO SMA ADVENT KLABAT SMA ADVENT TOMPASO SMA AQUINO MANADO SMA BUDI LUHUR SMA DON BOSCO SMA DH.W. PINELENG SMA ELSADAI MANADO SMA ISLAM BAITUL HIKAMAH KK SMA KATOLIK AQUINO AMURANG SMA KATOLIK DON BOSCO BITUNG SMA KATOLIK THEODORUS KK SMA KATOLIK TONDANO SMA KOSGORO TOMOHON

SMA KRISTEN I. TOMOHON SMA KRISTEN 2. TOMOHON SMA DAMAI RERER SMA EBEN HEAZAR MANADO SMA KRISTEN IRENE MANADO SMA KRISTEN RATATOTOK SMA KRISTEN SONDER SMA KRISTEN TONDANO SMA LOKON TOMOHON SMA MUHAMADIYAH BITUNG SMA NASIONAL KAWANGKOAN SMA PGRI TOMOHON SMA REX MUNDI MANADO SMA SWADHARMA WERDI AGUNG SMA UNKLAB AIRMADIDI SMA KRISTEN YPKM MANADO. SMK SMKN 1 AMURANG SMKN 1 BIARO SMKN 1 BITUNG SMKN 1 KAIDIPANG SMKN 1 KAKAS SMKN 1 KOTAMOBAGU SMKN 1 LEMBEAN TIMUR SMKN 1 LOLAK SMKN 1 MANADO SMKN 1 MANGANITU SELATAN SMKN 1 MODOINDING SMKN 1 MOTOLING SMKN 1 POSIGADAN SMKN 1 PUSOMAEN SMKN 1 RATAHAN SMKN 1 SIAU TIMUR SMKN 1 SIAU TIMUR SELATAN SMKN 1 SONDER SMKN 1 TABUKAN SELATAN SMKN 1 TAGULANDANG UTARA SMKN 1 TAHUNA SMKN 1 TALAUD SMKN 1 TARERAN SMKN 1 TOMBARIRI SMKN 1 TOMBULU SMKN 1 TOMOHON SMKN 1 TONDANO SMKN 1 TOULUAN SMKN 2 MANADO SMKN 2 TAHUNA SMKN 2 TONDANO SMKN 3 MANADO SMKN 3 TAHUNA SMKN 3 TONDANO SMKN 4 MANADO SMKN 5 MANADO SMKN PP.KALASEI SMK 23 MARET KOTAMOBAGU SMK ASSALAM MANADO SMK COKTOAMNINOTO SMK FARMASI KOTAMOBAGU SMK KR GETSEMANI MANADO SMK KR KAWANGKOAN SMK KR TOMBATU SMK MUHAMADIYAH KK SMK PELITA BAHARI BITUNG SMK SMART PIONER MANADO


Kamis 21 Februari 2013

SANGIHE

Pasar Peta Mulai Difungsikan JANJI pemerintah Kabupaten Sangihe untuk mengaktifkan bangunan pasar baru di kecamatan Tabukan utara di Kampung Peta akhirnya terwujud. Setelah para pedagang satu- persatu mulai meninggalkan bangunan tua yang membahayakan keselematan para pedagang dan pembeli. Dari pantauan Radar Manado, meski belum seluruh pedagang meninggalkan gedung lama dan menempati pasar baru , namun para pedagang lain sudah mulai melakukan persiapan untuk angkat kaki dari bangunan lama itu. “Kami sudah mulai angkat barang- barang kami ini ke pasar baru satu persatu, karena mengingat pasar tua ini sangat membahayakan keselamatan kami sebagai pedagang serta pembeli,” ungkap beberapa pedagang ditemui Radar Manado. Sementara itu kepala Dinas Perindagkop dan UKM Sangihe, Jefry Tilaar ketika dikonfirmasi harian ini tak menapiknya. “Sudah ada beberapa pedagang yang pindah kepasar baru, dan dipastikan semuanya akan dialihkan kesana,” ujar Tilaar. Memang diakui Tilaar, ada sejumlah pedagang yang memilih bertahan di gedung yang lama, namun dirinya memastikan sebelum awal maret mendatang seluruh pedagang yang masih melakukan aktifitas dibangunan lama akan dipindahkan ke pasar baru, guna untuk keselamatan, penertiban dan keindahan kota ini sendiri. (iwn)

BENCANA SITARO

Akses Jalan Sudah Terbuka BENCANA alam yang terjadi pecan lalu yang berakibat terputusnya beberapa fasilas umum di Daerah Kabupaten Sitaro, kini berangsur-angsur sudah dapat digunakan kembali oleh masyarakat. Seperti akses jalan menuju pusat kota (Ulu)Kanang kembali lancar, yang sebelumnya terputus akibat timbunan lonsor. Hal ini tak lepas peran dari pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sitaro mengerahkan alat berat untuk melakukan pembersihan. “Arus lalulintas kembali lancar dan sudah bisa dilalui kendaraan roda dua maupun empat,” ungkap Kepala Dinas PU Bob Ch Wuaten ST saat dihubungi Radar manado, rabu kemarin. Dikatakan pula olehnya, meski demikian tetap diwaspadai serta berhati- hati ketika melintas dijalur yang baru saja dibersihkan. Mengingat sisa- sisa tanah yang diakibatkan longsor itu masih sangat licin dan bisa mengancam keselamatan masyarakat, baik pejalan kaki maupun yang berkendaraan. “Meski sudah dibersihkan material longsor ini, kami tatap berharap tetap hati- hati karena jalan ini masih licin dikarenakan ada sisa- sisa lumpur,” tandas Bob. (iwn)

“Kadisnakertrans Bitung Tak Tahu Aturan” SPSI Minta Walikota Turun Tangan

Angky/RM

ASAL PARKIR: Di Bitung, masih ada pengendara yang seenaknya memarkir kendaraan bermotor mereka. Nampak dua mobil yang parkir di atas trotoar, disalah satu titik pusat kota Bitung, kemarin.

Sondakh: Bedah Rumah Itu Gratis BITUNG—Adanya temuan Wakil Walikota Bitung Max Lomban di lapangan soal masyarakat penerima bantuan stimulan perumahan swadaya tahun anggaran 2012 yang diminta untuk membayar sejumlah uang kepada pihak tertentu, Walikota Bitung Hanny Sondakh angkat bicara. Menurutnya, penerima dana bantuan ini tidak

dipungut biaya apapun. “Untuk mengimbau kepada seluruh masyarakat penerima bantuan ini untuk tidak memberikan uang kepada pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan dari program bantuan ini,” tegas Sondakh. Sementara itu, Kepala Bappeda Bitung Audy Pangemanan menambahkan, jika ada oknum yang

menggunakan kesempatan untuk memungut biaya dari bantuan stimulan perumahan swadaya yang tersebar untuk 379 rumah, segeralah melaporkan hal tersebut ke Bappeda Kota Bitung. (kys)

767 Guru Diusul Dapat Tunjangan Khusus

BITUNG—Program pengentasan kemiskinan yang sedang digenjot Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung, sudah diamanahkan SDN Erpak Wangurer. Buktinya, sekolah yang baru seumur jagung itu, berhasil menjaring anak-anak miskin yang putus sekolah di sekitar kawasan Wangurer. “Ini semua kami lakukan dengan tulus hati agar, anak-anak putus sekolah ini boleh kembali ke bangku sekolah untuk mengenyam pendidikan,” ujar Kepala SDN Erpak Misfaritje Ruth Tatoda SPd. Mekanisme perekrutan pun adalah upaya dari 9 guru yang terbagi dari 3 PNS dan 6 honorer dengan menyisir kawasan Wangurer sehingga berhasil mendapatkan 16 siswa kelas 5, 4 siswa kelas 4, 8 siswa kelas 3 dan puluhan siswa kelas 2 dan 1. “Semua siswa bebas pungutan,” ujar Tatoda. Lebih lanjut Tatoda mengatakan, ia bersama dengan semua tenaga pengajar di sekolah tersebut, secara sukarela membantu siswa itu dengan membe-

TAHUNA— Sedikitnya 767 guru di Sangihe diusulkan Pemkab Sangihe melalui Dinas Pendidikan Nasional Pemuda dan Olahraga (Dikpora) sebagai penerima tunjangan daerah khusus (Daksus) tahun 2013. Demikian dikatakan Kadis Dikpora H Tatawi melalui Kasubag

Hukum dan Kepegawaian , Max Makole kepada sejumlah wartawan. Dikatakan Makole, pihaknya sendiri hanya sebatas melakukan pengusulan, karena untuk penentuan berapa guru yang akan terakomodir, ditentukan oleh Pusat. Proses terkomodirnya para guru dalam mendapatkan tunjangan Daksus ini juga ditentukan dari akuratnya entri data internet dari perator masing-masing sekolah, karena menurutnya, proses penilaian yang akan dilakukan pusat langsung bersumber dari data guru yang telah dientry lewat website Dikpora Sangihe. ”Soal berapa guru yang akan terakomodir masih belum dipastikan, penentuannya ditentukan pusat,”ungkap Makole. Dijelaskannya lagi, Sementara untuk besaran tunjangan Daksus, disesuaikan dengan gaji pokok guru bersangkutan dan langsung disalurkan lewat rekening masing-masing guru. Sedangkan untuk proses pengusulan penerima Daksus dilakukan secara kelembagaan lewat sekolah bersangkutan yang ditetapkan melalui SK Bupati, selanjutnya masingmasing sekolah yang mengusulkannya seberapa banyak guru yang sesuai dan memenuhi syarat untuk mendapatkan tunjangan. ”Jadi SK Bupati hanya menentukan sekolah-sekolahnya saja, siapa-siapa guru yang diusulkan dilakukan oleh sekolah bersangkutan,”tandasnya. (iwn)

BITUNG - Anggota Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Rokok Tembakau Makan dan Minum (RTMM) Sulut Didi Mutahang menyesalkan lambannya penanganan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bitung soal keluhan sejumlah karyawan City Mart ke wartawan, bahwa mereka hanya mendapat gaji dibawah Upah Minimum Provinsi (UMP) Rp1,55 juta, yang ditetapkan dalam SK Gubernur Sulut, Januari lalu. Menurutnya, Disnakertrans adalah fungsi pengawasan, penegakan dan penerapan peraturan perundang-undangan tenaga kerja yang sudah diatur dalam konvensi ILO, UU Nomor 13 Tahun 2003, UU Nomor 21 Tahun 2003, UU Nomor 3 Tahun 1951, UU Pengawasan Nomor 23 Tahun 1984 dan UU Nomor 7 Tahun 1981 serta beberapa peraturan menteri yang kesemuanya mengatur tentang fungsi Disnaker. “Jadi seharusnya, kalau ada laporan dari masyarakat, LSM, dan wartawan maupun unsur terkait, seharusnya Disnakertrans berterima kasih dan harus

segera menindaklanjutinya,” kata Mutahang. “Dan itu harus dilaksanakan untuk menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban bagi pengusaha dan pekerja. Tapi kok permasalahan itu malah menemui jalan buntu di Disnakertrans, terlalu berbelit-belit dengan berbagai alasan. Ini bertanda Kadisnakertrans tidak tahu aturan,” kesal Mutahang sembari berharap Wali Kota Bitung Hanny Sondakh dapat bertindak tegas akan kinerja anak buahnya yang tidak optimal. “Jangan diam karena, hanya karena satu orang kemudian ribuan pekerja di Bitung menderita,” pungkasnya. Sekedar diketahui, seperti pemberitaan harian ini sebelumnya, meski sudah diketahui dari wartawan dan pemberitaan di media massa, Kepala Disnakertrans Bitung Oktaf Kandoli mengatakan nanti akan menindaklanjutinya setelah ada surat resmi dari karyawan yang dirugikan. Padahal, hal ini sudah diketahui Kandoli lewat wartawan maupun pemberitaan di media. (kys/bby)

SDN Erpak Rekrut Anak Putus Sekolah

PADAMU NEGERI: Guru-guru ini, berhasil merekrut siswa miskin putus sekolah di Wangurer dan secara sukarela membantu anak didiknya dengan memberikan bantuan seragam dan sepatu. Foto ini diabadikan ketika penyerahan bantuan kepada siswa beberapa waktu lalu.

rikan seragam dan sepatu. “Ada juga dari pihak luar yang membantu seragam para siswa ini. Untuk itu kami haturkan terima kasih,” katanya. Ucapan terima kasih juga disampaikan SD Erpak kepada Kasat Lantas Polres Bitung AKP A Ladena yang turut membantu sehingga anak-anak miskin tersebut bisa mengenyam pendidikan layaknya anak-anak lainnya. Meskipun sekolah ini kecipratan dana BOS, tetapi para tenaga pengajar sangat mengharapkan bantuan dari

pihak luar untuk menunjang proses belajar-mengajar. “Ada siswi kelas 3 yang sudah berhasil direkrut tetapi mungkin karena karena belum ada seragam, ia mungkin malu untuk sekolah,” ujar Tatoda yang didampingi Guru Meike Tondatuon. Dukungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung termasuk pihak luar sangat diharapkan untuk membantu penyelenggaraan sekolah ini karena, SD Erpak tersebut sangat membutuhkan uluran tangan. (kys)

Dari Pameran Pertanian Organik di Jerman

Sagu dan Pala Sangihe Memukau TAHUNA— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sangihe belum lama ini mendapatkan kesempatan untuk menghadiri langsung dan berpartisipasi dalam pameran hasil pertanian organik se Dunia yang dilangsungkan di Nuremberg Jerman, 12-16 Februari lalu. Menurut Wakil Bupati Sangihe Jabes E Gaghana di pameran itu, Pemkab Sangihe adalah satu-satunya unsur pemerintah yang ikut, sebab sebagian besar adalah pengusaha.

“Melalui Yayasan Kehati, hasil pertanian yang ditampilkan berupa sagu, dan buah pala dan sambutan hangat dari engunjung yang memadati stend kami,” ungkap Gaghana yang ikut dalam pameran tersebut. Lanjut dikatakannya, hal yang menarik ditemukan disana dimana ternyata Sagu Kabupaten Sangihe telah lama masuk di Jerman dalam bentuk roti yang diekspor oleh salah satu perusahan makanan. “Ada salah satu peru-

sahaan makanan dari Yokyakarta yakni Jafara ternyata membuat roti berbahan dasar sagu asal Sangihe dan telah berhasil mengekspor dan merambah Jerman,” kata Gaghana. “Sagu dan pala itu juga teleh mendapat sertifikat hasil pertanian organik dari AIMO, Perancis,” pungkas Gaghana yang didampingi Kabag Ekonomi Setda Sangi Drs J Damalang dan Kabag Humas Pemkab Sangihe Elenita Kapal SE. (iwn)

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Kepala BP2T -PMD Bitung BP2T-PMD Mengucapkan:

Ir Pingkan Sondakh

Selamat Atas 2 Tahun Kepemimpinan Walikota Bitung Hanny Sondakh dan Wakil Walikota Max J Lomban.

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Sekretaris DPRD Kota Bitung Mengucapkan:

Yoke Senduk SH MSi

Selamat Atas 2 Tahun Kepemimpinan Walikota Bitung Hanny Sondakh dan Wakil Walikota Max J Lomban.


Kamis 21 Februari 2013

MINAHASA

JWS Siap Turun ke Sekolah-Sekolah Sosialisasi Narkoba MARAKNYA penggunaan dan bahaya narkoba, di era sekarang, sangat dicemaskan bagi generasi muda di Kabupaten Minahasa akan terjebak dimasalah tersebut. “Bahaya narkoba sudah banyak masyarakat ketahui dan biarlah bagi orang tua juga bisa memperhatikannya. Pendidikan terhadap siswa memang perlu diberikan mulai Jantje Sajouw dari orang tua bahkan disekolah. Sehingga tidak terjebak dengan narkoba, yang bisa membunuh masa depan mereka (siswa,red),” ujar Wakil Bupati Minahasa Jantje W Sajouw, kemarin. Sajouw pula menyatakan, kedepan usai dilantik menjadi Bupati Minahas, maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa akan bekerjasama dengan Polres Minahasa, turun di tiap sekolah dengan memberikan sosialisasi tentang bahaya narkoba. “Kegiatan ini secara rutin dilakukan, karena narkoba sangat mengancam kehidupan setiap masyarakat terlebih bagi generasi muda di Minahasa,” pungkasnya. (scr/kie)

PENDIDIKAN

Karwur Tinjau Kesiapan UN KEPALA Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Tomohon, Dr Juliana Dolvin Karwur MSi bersama tim melakukan peninjauan kesekolah-sekolah, untuk melihat kesiapan Ujian Nasional (UN) nanti. “Selain meninjau kesiapan mengikuti UN dengan pelaksanaan try out, juga dilakukan sosialisasi tentang kurikulum 2013 dan pembinaan disiplin di jajaran Dinas Dikda,” kata Karwur, Rabu (20/2) kemarin. Untuk peninjauan kali ini dilakukan di dua sekolah yang ada di Kota Tomohon, yakni SMK Katolik Santa Familia dan SMA Katolik Karitas. Saat berkunjung, Karwur juga menjelaskan, bahwa dalam menampung para siswa yang akan lulus UN nanti, sudah ada Memorandum of Understanding (MoU) dengan sejumlah perguruan tinggi. “Untuk mendapatkan pendidikan yang layak, saat ini memang sudah banyak kemudahan. Bahkan, ada juga program beasiswa yang disiapkan pemerintah pusat. Pada intinya, kemudahan-kemudahan tersebut dalam rangka peningkatan dunia pendidikan,” kata Karwur. (jeq/kie)

KPU MINUT

Rekrut PPK dan PPS KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Minut mulai membuka pendaftaran perekrutan anggota Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS). “Tembusan untuk perekrutan sudah disampaikan ditiap Kecamatan,” kata salah satu komisioner KPU Jeivi Wijaya, kemarin. Wijaya menguraikan, proses perekrutan PPK dan PPS, nantinya akan bertugas hingga selesai Pilpres. “Pendaftaran terbuka untuk siapa saja sepanjang memenuhi persyaratan adiministrasi. Nah, Bagi siapa yang ingin mendaftar silahkan datang ke KPU saat jam kerja setiap harinya,” tandasnya. Dia menambahkan, semua syaraat pendaftaran bisa didapat di kantor KPU. “Kita berharap semua warga bisa berpartisipasi. Pendaftaran dibuka hingga awal Maret mendatang,” ujarnya. “KPU Minut siap mensukseskan hajatan demokrasi lima tahunan, sehingga proses perekrutan dilakukan sesuai ketentuan yang ada,” tambah personil KPU lainnya Darul Halim. (tng/kie)

20 Tahun tak Pernah di Aspal Jalan Desa Tounelet Jadi Kolam

setly/rm

MEMIRISKAN: Ruas Jalan di Jaga III, Desa Tounelet selama pertahun-tahun tak pernah diperbaiki.

Distarumansa Tolak Perpanjangan Ijin Usaha Bangunan dan Tempat Usaha di Lokasi Rawan Segera Ditertibkan TOMOHON—Tingginya ancaman bencana alam berupa tanah longsor di ruas jalan Manado-Tomohon, membuat Dinas Tata Ruang Pertamanan dan Persampahan (Distarumansa) Kota Tomohon, akan segera menertibkan secara perlahan bangunan yang berada di jalur tersebut. “Ini dilakukan agar mengantisipasi jangan sampai terjadi bencana tanah longsor dan menimpa pemukiman warga serta menyebabkan timbulnya korban jiwa,” kata Kepala Distarumansa, Ir Royke A Roeroe, kemarin.

Tindakan antisipasi tersebut sudah mulai dilakukan perlahan-lahan, dimana isntansi teknis tersebut menolak permohonan perpanjangan ijin usaha rumah makan. “Mereka ingin memperpanjang ijin usahanya, tapi kami tolak. Ini kami lakukan karena usaha yang dibuat warga itu berada di daerah rawan bencana,” ungkapnya. Roeroe juga menjelaskan, penolakan perpanjangan ijin usaha ini dilakukan karena sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Tomohon, lokasi jalur penghubung

Manado-Tomohon itu bukan lokasi untuk usaha rumah makan. “Di RTRW tidak memperkenankan ada usaha di jalur itu sehingga ini akan kita tertibkan secara perlahan-lahan,” jelasnya. Sementara itu, untuk bangunan lainnya selain rumah makan yang berada di lokasi rawan bencana di wilayah tersebut, Roeroe menambahkan instansinya akan melakukan pemeriksaan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). “Untuk IMB akan kami tinjau langsung ke lokasi,” tegas mantan kepala BPBD Tomohon. (jeq/kie)

Wabup Promosikan Pariwisata Minut di Jerman MINUT — Upaya keras Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mengembangkan dunia pariwisata Minahasa Utara (Minut) mulai membuahkan hasil. Malah bukan hanya bicara dilevel Nasional saja, justru naik ke tingkat Internasional. Ini dibuktikan dengan diundangnya Minut menghadiri iven International Tourism Borse (ITB) di Berlin Jerman, 5-10 Maret mendatang. “Keikutsertaan Minut merupakan suatu kebanggaan, karena lewat kegiatan ini promosi pariwisata Minut akan semakin mendunia. Siapa tahu kedepan terobosan ini Minut akan dibidik investor internasional,” ujarWabup Yulisa Baramuli SH, kemarin.

Yulisa Baramuli

Ada 3 wilayah wisata yang sudah siap dipromosikan, diantaranya; Air Terjun Tunan Talawaan, Pesona Bawah Laut Pulau Mantehage dan Waruga Sawangan. Adapun rombongan yang akan ambil bagian diantaranya Ketua PKK Ny Altje Polii Singal, Kepala Perpustakaan Femmy Pangkerego dan Kepala Bappelitbang

Hanny Tambani yang ditandai dengan izin langsung dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) , Mendagri Gamawan Fauzi dan Gubernur Sulut DR SH Sarundajang. “Gubernur dan tim lainnya akan ikut mempromosikan Sulut termasuk Minut sehingga nantinya lewat promosi pariwisata akan menunjang sektor perdagangan yang imbas positif akan dirasakan daerah ini. Minut siap membawa segala potensi untuk dikembangkan,” kata Tambani. “Pemkab optimis iven ini akan mampu membawa sektor pariwisata Minut dikenal luas, dan mampu menunjang program Minut sebagai daerah tujuan wisata 2015,” jelasnya. (tng/kie)

Dirlantas Polda Sulut Ajak Siswa jadi Pelopor Lalulintas Meiske: Demi Terwujudnya Tertib Berkendara KAWANGKOAN— Guna memberikan pemahaman dan pengetahuan pada masyarakat tentang tertib berlalulintas, Direktorat Lalulintas (Dirlantas) Polda Sulut menggelar sosialisasi di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri I Kawangkoan. “Kegiatan ini dimaksudkan agar masyarakat umumnya, bisa mengerti dan mendapatkan informasi tentang berkendara yang baik. Ini juga meminimalisir terjadinya kecelakaan berlalulintas, karena adanya pemahaman dalam masyarakat terlebih para siswa,” ujar Kasie Dikmas Subditdikyasa Ditlantas Polda Sulut, Kompol Meiske Eping,

disela-sela kegiatan sosialisasi, kemarin. Meiske pula menyatakan, dengan adanya program tertib berlalulintas, maka diharapkan bagi siswa bukan hanya mendengar dan memahami tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. “Saya berharap para siswa bisa menjadi pelopor keselamatan lalulintas dan membudayakan keselamatan sebagai kebutuhan,” harapnya. Sementara itu, Kepala Sekolah SMA N I Kawangkoan, Sefer Lumolos mengapresiasi atas sosialisasi yang telah digelar. Sebab, dengan pelaksanaan kegiatan tersebut, siswa lebih mendapatkan pengetahuan

setly/rm

ANTUSIAS: Ratusan siswa SMA N I Kawangkoan mengikuti sosialisasi dari Dirlantas Polda Sulut bersama DAW Honda.

untuk tertib berlalulintas. “Program tersebut sangat baik. Saya berharap, ini akan dilakukan secara berkelanjutan demi terwujudnya

berlalulintas yang baik,” ungkapnya. Ditempat yang sama, Indira Liow salah satu siswa kelas 11 IPA, mengatakan,

kegiatan sosialisasi ini sangat baik dilakukan. Apalagi, banyak siswa yang belum megetahui cara berlalulintas yang benar. “Saya senang dengan kegiatan ini, karena banyak informasi yang didapatkan tentang berlalulintas,” tambahnya. Selain itu, Ronald Manueke Marketing dan Promotion Daya Adicipta Wisesa (DAW), menambahkan, ini juga sebagai salah satu program kerja tahunan. “Bekerjasama dengan Dirlantas Polda Sulut, untuk memberikan sosialisasi bagi masyarakat, demi terciptanya pemahaman masyarakat dalam berlalulintas,” pungkasnya (scr/kie)

KAKAS— Sudah 20 tahun lebih, jalan yang digunakan warga untuk melakukan aktifitasnya, tidak diperbaiki atau tak pernah dilakukan aspal. Dari pantauan koran ini, kemarin, jalan yang terletak di Jaga III Desa Tounelet berbatasan dengan Desa Talikuran, Kecamatan Kakas itu, rusak dan badan jalan penuh dengan lubang kecil dan besar, dan menyerupai kolam. “Kalau jalan ini memang sudah cukup lama tidak ada perbaikan. Sekira 20 tahun tidak dilakukan aspal,jadi cukup mengganggu masyarakat ketika melakukan aktifitas,” ujar Dolfie Lakoy, salah satu warga Desa Tounelet, kemarin. Dia pula menyatakan, memang sudah pernah diperbaiki dengan

melaburi jalan tersebut dengan teras. Tetapi, tidak dilakukan pengaspalan sehingga kalau turun hujan, jalan itu menjadi kembali rusak. “Saya berharap dengan adanya bupati yang baru terpilih, maka jalan di Desa Tounelet bisa menjadi perhatian dan dilakukan perbaikan,” harapnya. Sementara itu, Wakil Bupati Minahasa, Jantje W Sajouw (JWS) yang juga Bupati terpilih Minahasa periode 2013-2018, mengatakan, untuk pembangunan jalan yang rusak menjadi perhatian seriusnya mendatang. “Pastinya saya belum mengambil langkah, sebelum dilakukan pelantikan. Dan informasi ini menjadi bahan masukan untuk dikerjakan nantinya,” pungkasnya. (scr/kie)

Penertiban Dishub Abu-Abu Terminal Bayangan Kaaten Masih Ada TOMOHON— Aksi penertiban terminal bayangan yang menghiasi Kota Tomohon oleh Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi, belum maksimal. Buktinya, di pertigaan Kaaten tepatnya depan kantor PLN AP2B , mikro jurusan Tomohon-Tondano, masih saja menaikkan dan menurunkan penumpang dilokasi tersebut. “Ini menandakan instansi terkait dalam penertiban tidak maksimal,” kritik sejumlah warga. Kepala Dishubkominfo, Andrikus Wuwung ketika dikonfirmasi kemarin, menyatakan lokasi tersebut akan mendapatkan perhatian ekstra. “Lokasi tersebut masih ditemukan sopir mikrolet Tomohon-Tondano yang sering mencoba-coba menaikkan penumpang, ini akan jadi perhatian khusus kami” tegas Wuwung, kemarin. Dijelaskannya, dalam me-

lakukan penindakan dilokasi tersebut, sudah ada beberapa sopir yang kedapatan dan surat ijinnya sempat ditahan. Namun, tetap saja masih ada sopir yang mencoba-coba. “Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk penindakannya. Yang pasti pengawasan tetap dilakukan dan lebih ditingkatkan,” ujarnya. Selain melakukan penertiban terminal bayangan, Dishubkominfo saat ini juga sedang melakukan pembenahan rambu-rambu lalu lintas. “Pembenahan yang dimaksud adalah tebas bayang atau memangkas pohon-pohon yang telah menutupi rambu lalu lintas yang terpasang, melakukan pengecetan atau pembersihan rambu lalu lintas, agar bisa terlihat dengan jelas dan menata kembali letak rambu lalu lintas,” pungkasnya. (jeq/kie)

Dekab Evaluasi Perpanjangan Pejabat Uzur MINUT —Komisi A Dewan Kabupaten (Dekab) Minahasa Utara (Minut) langsung merespon instruksi Ketua Dekab Minut, Berty Kapojos, terkait fenomena perpanjangan masa tugas pejabat usia pensiun di Pemkab Minut. “Memang, pandangan perpanjangan pejabat usai pensiun itu tidak tabuh terjadi. Namun tentunya harus dibarengi dengan aturan. Rapat internal direncanakan pada Senin mendatang,” ungkap Ketua Komisi A Drs Denny Wowiling, kemarin. Nantinya, dalam investigasi Komisi A akan melihat apa ada unsur keadilaan, profesinalisasi dan prestasi kerja, maupun kelangkaan tugas seorang atau SDM, hingga pejabat yang bersangkutan diperpanjang masa tugasnya. “Pada prinsipnya harus melalui mekanisme aturan. Jangan dia (Pejabat,red) bermasalah malah diperpanjang,” tandas Wowiling. Menurutnya, poin-poin tersebut nantinya menjadi materi utama dalam investigasi. “Pada prinsipnya

Komisi A melihat bupati akan melakukan ini sesuai mekanisme aturan. Dan sebagai mitra akan dilakuan chek and balance supaya kebijakan yang dikeluarkan bupati itu on the treek atau pada jalurnya,” lanjutnya. “Nah selain fungsi pengawasan, ini juga perintah pimpanan dekab sebagai langkah supaya bupati tidak melakukan tindakan sewenang-wenang atau otoriterian dalam mengambil kebijakan sehingga tidak salah kedepan dan akan berbenturan dengan mekanisme-mekanisme hukum. Intinya, investigasi dilakukan berdasarkan. Perintah atasan Ketua Dekab terkait kebijakan bupati,” pungkasnya. Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Drs J A Rumambi dikonfirmasi menguraikan, mengenai perpanjangan itu merupakan hak prerogatif Bupati. “Cuma yang pasti, mereka (Kepala SKPD,red) tinggal menunggu pengurusan pensiun, setelah itu dilantik pejabat baru,” pungkas Rumambi. (tng/kie)


Radar Manado

Minsel & Mitra

11

Kamis, 21 Februari 2013

PEMILUKADA

MaRon Ajak Warga Jaga Kesehatan AJAKAN untuk terus menjaga pola hidup sehat terutama saat cuaca ekstrim yang masih melanda diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Utara (Sulut), dr Maxi Rondonuwu DHSM. “Musim penghujan masih juga melanda Sulawesi Utara, bukan tidak mungkin sejumlah penyakit yang Maxi Rondonuwu biasanya bersumber dari genangan air bisa muncul dan menjangkiti warga Minahasa Tenggara (Mitra). MaRon sapaan akrabnya menambahkan, pola hidup sehat yang dimaksud adalah dengan melakukan budidaya 3 M atau Menutup, Menguras dan Mengubur, terutama wadah yang memiliki potensi menjadi tempat tergenangnya air. “Jika warga hidup sehat maka akan memungkinkan untuk melakukan segala bentuk kegiatan termasuk dalam pekerjaan, apalagi menjelang Pilkada, warga harus benar-benar sehat untuk menentukan pilihan terbaiknya,” tambah kadidat calonbup yang banyak dicintai warga ini. Lanjutnya, sebagai putera asli daerah, sudah menjadi tugasnya untuk terus peduli dengan kesehatan dan keberadaan warga Mitra. “Sudah menjadi tanggung jawab saya untuk terus memberikan layanan kesehatan ke seluruh penjuru Sulut bahkan juga warga Mitra hingga ke pelosok desa. Karenanya program yang kami lakukan adalah yang bersentuhan langsung dengan kesehatan warga,” kata MaRon. (lla)

ORMAS

Ribuan Warga Hadiri Pelantikan Tumotou Muda

Data Pejabat Domisili di Minsel Kabur Instruksi Bupati Terkesan Diabaikan

Keluyuran, 16 Siswa SMP-SMA Diciduk

HAYER D/RM

TEGAKAN DISIPLIN: Para siswa yang diamankan di markas Satpol-PP Minsel, usai dibekuk saat keluyuran pada saat jam belajar berlangsung, kemarin (20/2).

AMURANG-Penegakan disiplin bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan siswa di Kabupaten Minsel, terus saja diseriusi oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP). Buktinya, kemarin (20/2), aparat penegak Perda itu berhasil menjaring 16 pelajar dari tingkatan SMP dan SMA yang keluyuran saat jam belajar berlangsung. Informasi yang dirangkum Koran ini kemarin menyebutkan, para pelajar tersebut terjaring razia saat berada di lokasi keramaian, warnet dan tempat bermain video game. Sempat terjadi kejar-kejaran antara petugas dan pelajar. Setelah diamankan, 16 pelajar itu langsung digelandang di kantor Satpol-PP. Kepala Satuan (Kasat) Pol-PP Minsel Drs Novry Dady Ransulangi mengatakan, operasi ini akan terus dilakukan

dalam rangka menggalakan disiplin demi peningkatan mutu pendidikan dan kerja. “Ini akan terus kami lakukan tiap harinya. Kalau kedapatan kami akan tindak sesuai aturan,” ujar Dady, sapaan akrabnya. Dady menerangkan, para pelajar tersebut diberi pembinaan dan diserahkan kepada sekolah masing - masing sebelum dipulangkan ke orang tua. “Kami data, kemudian diserahkan ke sekolah dan orang tua. Kami beri juga pembinaan agar tidak ada lagi siswa yang keluyuran saat jam belajar,” tuturnya. Dalam razia kemarin, tidak ada PNS yang terjaring. Hanya saja, razia ini akan terus dilakukan ditempat - tempat umum seperti supermaket dan pasar tradisional.(hyr)

PADAT MERAYAP: Ribuan kawula muda banjiri kantor Bupati Mitra.

SEKITAR lima ribuan warga Minahasa Tenggara (Mitra) menduduki daerah Ibu Kota, Ratahan, kemarin (20/2). Tak ayal, kantor bupati yang menjadi pusat pemerintahan kabupaten di kawasan Wawali Pasan, berubah layaknya jadi pusat pembelanjaan. Hal ini pun menjadi pemandangan menarik warga lainnya yang sedang melintas dijalan protokol yang menghubungkan wilayah Belang dan Ratahan. Bahkan, arus lalu lintas sempat macet kala ribuan warga tersebut kembali pulang kedaerah masing-masing. Alhasil, kantor bupati berlantai tiga dipenuhi warga mulai yang terdiri dari remaja/pemuda hingga orang dewasa. Kedatangan warga tersebut bertujuan untuk mengikuti tatap muka serta pelantikan Tumotou Muda Mitra oleh Bupati Telly Tjanggulung (T2). Terpantau, warga mulai berdatangan sejak pagi menjelang siang hari. Kantor bupati dua yang masih sementara dalam pembangunan pun mulai dipenuhi warga, pada lantai 1. Tidak muatnya kantor bupati tersebut, warga pun memilih ‘hijrah’ ke kantor bupati 1 yang berdampingan dengan kantor bupati 2. Alhasil, bangunan miliaran rupiah milik warga Mitra itupun layaknya sebuah pusat pembelanjaan warga (mall). Bupati Mitra T2 dalam sambutannya menyatakan apresiasi besar bagi kawula muda di Mitra dan mengharapkan peran aktifnya dalam pembangunan daerah dan menciptakan suasana aman dan damai.(qrk)

PEMILU

Kumtua Diijinkan Ikut Caleg PARA hukum tua (kumtua) yang memiliki keinginan untuk menjadi perwakilan rakyat di parlemen, bisa berlega. Pasalnya, hal ini dibenarkan dengan sejumlah persyaratan yang ada sesuai dengan aturan yang diberlakukan. Dari informasi kemarin, meskipun hal ini dilarang dalam Peraturan Pemerintah (PP) 72 tahun 2007 tentang Desa yang melarang keras kumtua untuk ikut berpolitik, namun disatu sisi undang undang pemerintahan daerah mengisyaratkan setiap warga Negara untuk dapat memberikan hak politiknya. “Para kumtua bisa menjadi calon legislatif (caleg),” ungkap Ketua Panitia Pengawas (Panwas) Mitra Drs Jobby Longkutoy kemarin. Meski persyaratan dalam PP 72, Longkutoy menyatakan, sudah jelas yakni pejabat Negara termasuk kumtua dilarang untuk terlibat kegiatan politik. “Namun disatu sisi ada aturan lainnya yang membolehkan hal ini. Dimana kumtua bisa menjadi caleg dengan sejumlah persyaratan,” katanya. Persyaratan yang dimaksud jelas Longkutoy yakni dilarang untuk berkampanye namun bisa ikut tahapan kampanye. “Sebaliknya, bisa mengukuti kampanye, tetapi jabatan kumtua harus dilepas,” jelasnya. Ia menambahkan, hal ini diserahkan kepada setiap kumtua yang ingin menjadi anggota dewan baik ditingkat daerah, provinsi maupun ditingkat pusat. (qrk)

Polres Seriusi Kasus Picuan-Wanga AMURANG-Kasus pertikaian antar kelompok warga Desa Wangan dan Picuan, yang meledak beberapa waktu lalu dan memakan korban jiwa, terus saja diseriusi Polres Minsel. Namun, ia meminta agar masyarakat mempercayakan penanganan kasus tersebut kepada pihaknya dan tidak mudah terprovokasi. “Perkembangan kasus ini sudah diamankan tiga tersangka pemukulan tukang ojek yang menjadi

awal pertikaian tersebut. Mereka diamankan ke Mapolda, namun kasusnya tetap ditangani Polres,” ungkap Kapolres Minsel AKBP Iis Kristian. Dikatakannya, kendala yang kerap ditemui petugas di lapangan yakni keengganan warga untuk bersaksi atau dimintai keterangan. “Beberapa warga yang dimintai keterangan, umumnya enggan berbicara,” katanya. Untuk itu, ia juga mengimbau agar warga

tetap mempercayakan proses penyelidikan ini pada pihaknya. “Penyelidikan itu tidak seperti matematika atau membangun bangunan yang kelihatan, kan tidak setiap perkembangan kita ekspos,” tegasnya. Informasi yang dirangkum menyebutkan kondisi Desa Wanga sendiri sudah kondusif. Warga yang biasanya melakukan sweeping kendaraan yang lewat telah berhenti, menyusul imbauan dari Kepolisian beberapa waktu lalu.(hyr)

Perda PDAM Diduga Terbentur Pembentukkan Struktur RATAHAN – Peraturan Daerah (Perda) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Minahasa Tenggara (Mitra), diduga terbentur dengan pembentukkan struktur organisasi terlebih dalam penentuan komposisi personalia PDAM. Pasalnya hingga kini, perda tersebut masih berada ditangan pihak pemerintah provinsi (pemprov) dalam melakukan evaluasi penetapan perda oleh legislatif sebelum masuk dalam lembar daerah. Dari informasi, Perda Penyertaan Modal dinilai sebagai penunjang pelaksanaan Perda PDAM, menjadi awal masalah belum diterapkannya perda tersebut. Diduga menjadi salah satu item belum finalnya evaluasi oleh pihak pemprov, dikarenakan pembentukkan perda yang mengacu dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 2 tahun 2007 tentang Organ

dan Kepegawaian PDAM, belum sepenuhnya dilakukan. Dimana dalam permendagri tersebut menyebutkan, penempatan personalia/direksi diangkat oleh bupati atas usul dewan pengawas. Sedangkan, dewan pengawas diangkat bupati yang berasal dari unsur pemerintahan daerah, professional/masyarakat konsumen dan memahami manajemen PDAM. Hanya saja Perda PDAM Mitra mengatakan kalau pengangkatan direksi dilakukan melalui Fit and Propertest oleh pihak legislator. “Memang FPT oleh dewan tertuang dalam item perda. Padahal, dalam aturan mengenai struktur organ PDAM tidak menyatakan seperti itu,” ungkap sumber di Pemprov Sulut. Ketua Pansus Perda PDAM Mitra Ventje Ohy ketika dimintai keterangannya mengenai hal ini, tak menepis hal ini diluar aturan yang diberlakukan.

“Ini memang sudah diluar jalur (aturan permendagri). Sebab FPT memang tak disebutkan disana. Namun maksud diadakannya FPT oleh dewan yakni sebagai bentuk pengawasan, agar dapat menciptakan organisasi yang bersih dengan manajemen yang baik,” ungkap Ohy kemarin. Sementara itu, Pemkab Mitra melalui Kepala Bagian Hukum dan Perundang Undangan Sekretariat Kabupaten Jerry Lasut SH ketika dikonfirmasi membenarkan saat ini perda masih dalam kajian pihak pemprov. “Masih dipemprov untuk dilakukan klarifikasi sebelum penerapannya,” ungkap Lasut. Dia membenarkan masalah Perda Penyertaan Modal harus disertakan dalam Perda PDAM, dimana dalam pendanaan awal kelengkapan struktur, asset hingga masalah upah, menjadi salah satu pertimbangan perda tersebut disertakan.(qrk)

AMURANG-Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Tetty Paruntu SE, belum lama ini memerintahkan agar segera mendata para pejabat yang berdomisili di dalam maupun luar Kabupaten Minsel. Hanya saja, hingga saat ini pendataan para pejabat yang masih kumabal itu belum dirampungkan alias kabur. “Kan informasi yang kami tahu, bahwa ibu bupati telah memerintahkan agar segera mendata semua pejabat yang masih mengabaikan instruksinya untuk tinggal di dalan wilayah Kabupaten Minsel. Namun kami lihat, sampai sekarang belum ada data pejabat yang dibeberkan. Itu berarti belum didata,” tandas Generasi Muda Minsel Alvian Ruung, kemarin (20/2). Alvian meminta agar istri tercinta dari Decky Palinggi SE itu segera bertindak tegas untuk menugaskan pendataan tersebut secepatnya dituntaskan. Menurut Alvian, dikhawatirkan instruksi orang nomor satu di Minsel itu masih saja diabaikan para pejabat “Ini harus segera didata, tugaskan saja siapa yang akan mendata. Agar para pejabat memang benar-

Christiany Eugenia Paruntu

benar menanggapi serius instruksi harus tinggal di Minsel,” ujarnya. Diketahui, sebagian besar pejabat pada tingkatan jabatan eselon III dan II masih saja berdomisili di luar Minsel, diantaranya Manado, Minahasa, Minut dan sekitarnya. Sehingga, keberadaan pejabat yang berdomomisili di luar Minsel itu mengganggu sekaligus menghambat pelayanan publik. Informasi yang dirangkum Koran ini mengatakan, sudah ada beberapa pejabat yang sibuk mencari rumah kontrakan di sejumlah kecamatan di Minsel. Namun sangat disayangkan, sebagian besar masih acuh tak acuh dengan instruksi tersebut.(hyr)

Slaat Ancam Tertibkan Ijin Kadaluarsa AMURANG-Kepala Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu Satu Pintu (KPPTSP) Minsel Sam Setho Slaat ST, dalam waktu dekat ini akan segera menertibkan segala macam bentuk ijin yang dikeluarkan pihak pemerintah. Ancaman itu dilontarkan lantaran menurutnya ijin kadaluarsa akan menjadi prioritas pihaknya menegakan aturan. “Iya, itu sudah pasti. Kami akan lakukan sidak, ijin apa saja yang kadaluarsa kami akan tindak tegas. Ini kami lakukan karena sesuai aturan yang berlaku. Makanya ini harus ditegaskan agar semuanya patut pada aturan, jangan anggap enteng,” tegas Slaat, kemarin. Dikatakannya, sampai saat ini pengurusan ijin di Kabupaten Minsel selalu dipantau ketat. Hal tersebut dimaksudkan agar pengoperasian pemohon ijin dapat berjalan sesuai mekanisme yang ada. “Semuanya transparan, dan kami pantau ketat.

Sam Setho Slaat

Ini juga kan sesuai program yang ada. Termasuk juga ijin lainnya para investor yang masuk,” katanya. Ditambahkannya, pihaknya masih terus melakukan pendataan atau verifikasi ulang soal puluhan bentuk ijin yang ada. Nantinya hal tersebut akan disesuaikan dengan target Pendapatan Asli Daerah. “Kami masih akan mendata ulang lagi, mana - mana yang harus diperpanjang lagi. Karena juga kami akan penuhi target yang diberikan per tahunnya,” tambahnya. (hyr)

Nonaktif, Kumtua Kabur RATAHAN – Penonaktifan Hukum Tua (Kumtua) Desa Pasi Kecamatan Tombatu, Alex Roong, tampaknya akan berlangsung lama. Pasalnya, masa nonaktif belum ditentukan kapan akan berakhir. Ujung-ujungnya, pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra), menunjuk Pelaksana harian (Plh), sebagai pengganti pelaksanaan pemerintahan desa yang ditinggalkan. Bahkan, pelantikan diinformasikan akan segera dilakukan oleh Bupati Mitra Telly Tjanggulung, dalam waktu dekat ini. Menurut Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan desa (BPMPD) Desten Katiandagho melalui Sekretaris Novry Raco, pihaknya sudah menerima surat penonaktifan dari Camat Tombatu Boyke Akay. “Kami telah menerima surat penonaktifannya tadi

pagi (kemarin). Dan memang dari surat tertulis masa nonaktif kumuta sejak tanggal 8 Februari,” ungkap Raco kemarin. Ditanya mengenai pengembalian masalah jabatan nonaktif kumtua setelah penonaktifan yang dilakukan, Raco tak dapat memberikan jawaban pasti. “Saya juga kurang tahu kapan pengembaliannya. Namun, karena ini bersifat pembinaan, tentu jabatannya akan dikembalikan setelah mendapatkan penilaian yang tepat dari pihak terkait. Artinya, kalau sudah dinilai baik, tentu akan dikembalikan,” katanya. Mengenai sudah adanya penunjukkan Plh oleh pihak pemkab guna melanjutkan roda pemerintahan desa yang ada, Raco membenarkan hal ini. “Plh-nya sudah ada. Namun waktu pelantikannya saya belum tahu kapan,” ujarnya. (qrk)


Life Style

12

Radar Manado

Kamis, 21 Februari 2013

MISS INDONESIA

Tampil Beda, Juri Tamu dari Norwegia Gadis Sulut Disambut Aplaus Meriah JAKARTA-Pemilihan Miss Indonesia 2013 terasa spesial dibandingkan tahun sebelumnya. Sebab, selain terjadi peningkatan kualitas para peserta karantina, proses penilaian juri di grand final Miss Indonesia 2013 yang dihelat di Hall D, JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, tadi malam berbeda dari biasanya.

Liliana Tanoesoedibjo, Chairwomen of Miss Indonesia Oganization, menilai ada banyak hal membanggakan yang terlihat pada pelaksaan Miss Indonesia di tahun Ular Air ini, diantaranya para finalis yang masih berusia muda. ’’Perbedaan Miss Indonesia 2013 sekarang ini ialah para finalisnya kebanyakan

di bawah 20 tahun. Tapi, mereka memiliki pengetahuan yang baik dan perjuangan yang keras untuk meraih gelar Miss Indonesia 2013,” tutur Liliana kepada wartawan. Selain para finalis yang semakin berkualitas, kata dia, Miss Indonesia telah memberikan suguhan yang berbeda di malam puncak penobatan gelar Miss Indonesia 2013, khususnya

KARENINA MARIA

Terpesona Keindahan Bromo MENIKMATI wisata alam menjadi pilihan Karenina Maria Anderson saat memiliki waktu senggang. Beberapa kota di tanah air sudah dijelajahinya, mencari surga-surga tersembunyi yang luput dari perhatian banyak orang. ”Indonesia memiliki keindahan alam yang luar biasa,” katanya diiringi senyum. Namun, model kelahiran Jakarta, 28 Februari 1983 itu punya dua tempat favorit untuk menghabiskan liburannya. Pulau Bali dan kawasan Gunung Bromo di Jawa Timur. ”Keindahan alam Pulau Bali dan Gunung Bromo adalah obat bagi

jiwa-jiwa yang kering. Tempat itu adalah lukisan indah milik Indonesia,” tuturnya. Bintang film I Love You,

Om (2006) itu mengaku merasakan kedamaian setiap kali menginjakkan kaki di dua destinasi wisata dunia

tersebut. Kepenatan yang muncul akibat padatnya aktivitas di ibu kota pun seketika lenyap. Ya, liburan di Bali dan Gunung Bromo benarbenar ampuh menyegarkan tenaga dan pikirannya. ”Dua tempat itu akan memberikan sensasi damai bagi para pengunjungnya. Selain itu, melihat keindahan ciptaan Yang Maha Esa di Gunung Bromo membuat saya menyadari arti kehidupan. Bukan hanya membuat saya kembali fresh, tetapi bersyukur atas semua yang sudah saya dapatkan,” pungkas ibu dari Krishna Kamal Bhojwani (2) itu.(jpnn/axm)

DOK.RM

MAKIN BERKUALITAS: Para finalis Miss Indonesia menuai pujian dari berbagai elemen masyarakat Indonesia termasuk Chairwomen of Miss Indonesia Oganization Liliana Tanoesoedibjo.

dari proses penilaian meski secara teknis masih sama dengan penyelenggaraan sebelumnya. “Dari sisi penilaian masih tetap dan sama seperti tahun lalu. Tapi, tahun ini para finalis ditekankan untuk harus menguasai keadaan di Indonesia. Karena, ada satu juri tamu dari kedutaan besar Norwegia, dimana diperuntukkan untuk mengetahui bagaimana kualitas Miss Indonesia di mata asing,” katanya sembari tersenyum. Sementara itu 33 finalis Miss Indonesia 2013 terma-

suk 9 gadis Sulut disambut apalus meriah dari para hadirin. Ke 9 gadis berdarah Kawanua itu yakni Lidya J Rumangkang (Sulut), Denalta Eunike Telew (Maluku Utara), Jilly Lavenia Tan (Riau), Priskila Wasia (Papua), Marsha Emilia Pical (Maluku), Balqis Novreela (Kalteng), Ineke Bombing (Sulawesi Barat), Stefani B Lule (Kalimantan Timur), Grace Marbun Mastiur Kumentas (Gorontalo). Klopnya, acara grand final tadi malam yang ditayang langsung RCTI berlangsung semarak. Sejumlah artis pa-

pan atas Indonesia ikut memeriahkan hajatan tersebut. Mereka adalah Grup Band Noah, Cakra Khan, Bunga Citra Lestari (BCL), dan Idol (Yoda, Dion, Febri). Kemeriahan acara itu, diakui Produser Miss Indonesia, Dada Soenardhi. Menurut Dada, konsep panggung yang elegan dan glamor memang sengaja diusung untuk tahun ini. “Konsepnya kali ini lebih ke glamor dengan nuansa hijau toska dan pink. Luas panggungnya juga sekitar 24 m x 21 m. Glamornya karena kita banyak lebih bermain ke

LED, dari busana, artis, dan lighting,” kata Dada sesaat sebelum acara grand final tadi malam. Menurut dia, konsep kali ini berbeda dengan tahuntahun sebelumnya. Apalagi, ada beberapa bagian yang memang sengaja diadopsi dari konsep pergelaran Miss World. “Lebih ada nuansanya, segmentasinya berubah. Mengadopsi Miss World, misalnya dari perkenalannya enggak pakai rekaman lagi, tapi langsung walaupun pakai voice over,” terangnya.(jpnn/axm)

Advertorial

Rakernas APKASI IX 2013 Bahas Pangan Nasional

Bupati Herson Mayulu di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, menuju ruang pertemuan APKASI.

Suasana Rakernas APKASI.

BUPATI Bolmong Selatan (Bolsel) Hi Herson Mayulu SIP menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) IX 2013 digelar di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, kemarin. Kegiatan dengan tema “Peran Strategis Otonomi Daerah Dalam Mewujudkan Ketahanan, Kemandirian, dan Kedaulatan Pangan” itu dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Menteri Dalam Negeri Dr H Gamawan Fauzi SH MM dan sejumlah menteri lainnya. Presiden SBY dalam sambutannya menitikberatkan agar para Bupati lebih dekat dengan rakyat. Soal pangan, SBY minta sinergitas antara Pemkab, Pemprov dan pemerintah pusat. Soal ini, Bupati Herson Mayulu sejak awal sudah melakoninya dengan sering turun ke desa-desa melakukan monitoring. “Untuk mengetahui apakah program-program pemerintah benar-benar sampai ke bawah,”

kata Mayulu, kemarin. Terkait pangan, kepala daerah pilihan rakyat Bolsel ini tetap mendukung. “Tahun lalu khusus Sulut sukses dalam program ketahanan pangan. Meski Bolsel hanya daerah penyangga, tetap mendukung agar program pemerintah pusat tersebut bisa sukses lagi tahun ini dan tahun tahun berikutnya,” ucap Bupati. Rakernas APKASI kali ini dirangkaikan dengan Rakernas Persatuan Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani). Isran Noor, Ketua Umum APKASI mengatakan, semakin lama lahan pertanian semakin sempit. Kabupaten adalah wilayah yang menjadi tumpuan lahan pertanian yang memiliki peran penting dalam menentukan tercapainya ketahanan pangan Nasional. Karena itu, tema utama adalah tentang pangan nasional. Usai sambutan-sambutan, aca ra dilanjutkan dengan diskusi panel membahas tema Rakernas.(*)

Ketua Umum APKASI Isran Noor.

Para panelis dalam diskusi Rakernas APKASI.

Bupati Herson Mayulu menyimak pidato Presiden SBY.

Bupati Herson Mayulu dalam Rakernas APKASI.


Sambungan

Radar Manado

13

Kamis, 21 Februari 2013

Asalkan Duduk, Partai Apapun Jadi Fenomena Legislator Masa Kini MANADO- Legislator yang doyan pindah partai kian marak di Kota Manado. Fenomena ini, kata pengamat politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsrat, Drs Burhan Niode MA, akibat rendahnya komitmen para kader untuk membesarkan partai yang telah membesarkannya. “Ini bukan yang pertama. Sejak berlakunya pemilihan langsung, banyak politisi yang mau diusung partai apapun, asalkan dirinya bisa duduk di dewan kota ataupun provinsi. Ya, asalkan duduk, partai apapun jadi. Itu cara berpikir legislator pada umumnya,” ujarnya kepada Radar Manado, kemarin. Meski demikian, lanjut Niode, hal ini bermula ketika terjadinya konflik kepentingan dalam suatu partai. Misal-

kan, karena sudah terpinggirkan mupun merasa sudah tersaingi dari kader lain di partai yang sama. “Ingat, partai itu kumpulan dari berbagai kepentingan. Jadi, siapa yang merasa sudah tidak terakomodir lagi, pasti akan berpikir demikian (pindah partai, red),” kata Niode. Selain itu, sejak berlakunya pemilihan langsung membuat politisi masa kini merasa hebat, apalagi yang memiliki basis masa yang jelas. “Kan, bagi siapa yang memiliki masa yang jelas pasti akan merasa hebat. Sebaliknya, masa fanatik partai masa kini sudah jauh beda saat sebelum diberlakukannya pemilihan langsung. Artinya, sekalipun pindah partai suaranya belum tentu berurang,” jelas Niode.

Jadi, menurut Niode, disetiap partai sebaiknya perlu ada semacam penguatan kader, serta ada penjenjangan karir kepada para kader. Contohnya, ketika seseorang sudah menjalani satu periode di kabupaten/kota, periode berikutnya harus ke provinsi, dan begitu seterusnya. Hal ini agar semua kader memiliki kesempatan yang sama dalam jenjang karir politiknya. “Politisi jangan egois dan mementingkan diri sendiri. Begitu juga partai, harus memberikan kesempatan penjenjangan karir kepada semua kadernya. Ini juga berlaku dalam pemilihan kepala daerah, seperti dalam penetapan calon, seharusnya berasal dari internal partai. Jika itu terjadi maka akan melanggengkan partai itu sendiri,” pungkas Niode. (bby)

Laode: SBY Galau Hingga 2014 JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), La Ode Ida mengatakan kegalauan yang melanda Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) belum akan berakhir seiring dengan selesainya Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Denokrat. “Kegalauan pak lurah kita (SBY, red) belum akan berakhir meski Rapimnas Demokrat telah selesai. Kondisi galau itu akan terus berlanjut hingga hingga tahun 2014 mendatang,” kata La Ode Ida, saat Dialog Negara “Menakar Kewenangan DPD di Tahun Politik”, di gedung DPD, komplek Parlemen, Senayan Jakarta, Rabu (20/2). Kegalauan yang terus-menerus ini, lanjut La Ode, dengan sendirinya akan menguras energi presiden secara siasia karena mengurus masalah internal

partai yang dia dianggap lebih penting ketimbang mengurus rakyatnya sendiri. Ditambahkan, sikap seorang Kepala Negara yang berlebihan dalam menyikapi konflik internal sebuah partai merupakan fenomena baru dan sama saja dengan mengungkap boroknya partai ke ranah publik. “Mengungkap boroknya partai ke ranah publik tanpa tindakan pembenahan yang realistik merupakan proses awal demoralisasi partai politik sebagai pilar demokrasi,” kata senator asal Sulawesi Tenggara itu. Diingatkannya, dalam perspektif paham kekuasaan sesungguhnya ada pihak-pihak yang sangat menantikan fenomena tersebut terus bergulir seumpama bola salju. “Kalau sudah membesar, paham kekuasaan ka-

takanlah otoriter atau oligarki akan mengambil-alih panggung kekuasaan tersebut,” ungkap La Ode Ida. Kegalauan sama yang sama juga dialami oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang saat ini menjadi ikon penegakkan hukum di Indonesia. “Bocornya sprindik Anas Urbaningrum, itu tidak penting. Tapi peristiwa itu memperlihatkan kepada masyarakat bahwa KPK sedang sangat kacau dan galau,” ujar dia. Galau dan kacaunya KPK itu sangat mungkin juga terjadi di instansi penegak hukum lainnya seperti Kejaksaan dan Kepolisian. “KPK saja yang didukung oleh rakyat galau dan kacau. Apalagi Kejaksaan dan Kepolisian. Sangat mungkin hal yang sama menimpa mereka.(jpnn)

Di Akhir Masa Jabatan, Anggota DPR Mulai Malas JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Pramono Anung menyatakan ada penurunan kehadiran anggota dewan pada tahun 2013 ini. Makanya, Pimpinan DPR segera melakukan koordinasi dengan Badan Kehormatan DPR untuk menertibkan anggota DPR yang malas. Pria yang pernah menjab Sekjen DPP PDI Perjuangan itu mengatakan kehadiran anggota dewan amat penting untuk mengurus persoalan legislasi. Karena hal itu adalah tugas utama anggota dewan. “Maka kehadiran anggota dewan untuk pembahasan legislasi yang akan

didorong pimpinan,” kata Pramono di DPR, Jakarta, Rabu (20/2). Selain itu dia mengimbau kepada fraksi-fraksi yang anggotanya pindah ke partai lain atau mengundurkan diri untuk segera diganti. Pasalnya hal itu akan mempengaruhi kinerja dewan. Meskipun terjadi penurunan kehadiran, namun Pramono mengakui bahwa tingkat kemalasan itu tidak mencolok. Penyebabnya adalah banyak anggota dewan yang turun ke daerah pemilihan pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu. Namun hal itu menyebabkan terganggunya rapat pleno fraksi.

“Dulu (pelanggaran tata tertib) masih bisa ditoleransi tapi di tahun politik ini tanggung jawab anggota harusnya tidak kurang,” ucapnya. Menurut pria yang akrab disapa Pram ini, PDI Perjuangan sudah menyiapkan langkah-langkah untuk mengatasi permasalahan ketidakhadiran anggota dewan. Menurut Pramono, fraksi telah menginstruksikan kepada anggota untuk tetap hadir. “Ada instruksi dari fraksi untuk tetap hadir. Jadi kalau mau turun ke daerah pemilihan harus dilakukan Jumat sampai Minggu,” kata Pramono. (jpnn)

Aryanthi...

Sambungan Hal 1 “Intinya saya ke DPD dikirimkannya menjawab pertanyaan kabar akan ma- atau calon perseorangan. Dalam waktu dekat saya junya dia ke DPR RI. Sepupu Wakil Bupati akan ke Manado,” tambah Minahasa Utara Yulisa anak almarhum Arnold Baramuli itu tidak menye- Baramuli yang mengaku butkan alasan kenapa tetap sedang mengikuti Rapat memilih DPD-RI sebagai Dengar Pendapat dengan tempat menyalurkan aspi- Komisi Pemilihan Umum rasi masyarakat Sulut ke di Gedung DPD, Senayan, pemerintah pusat. Jakarta Pusat.

Nama Aryanthi santer disebut-sebut belakangan ini akan bertarung melalui Partai Golkar. Kabar yang beredar menyebutkan langkah itu akan ditempuh menyusul informasi pindahnya salah satu kader PG yang kini duduk di DPR RI ke Partai Nasdem. Pernyataan Aryanthi ini

membuat peluang perebutan kursi DPR RI melalui PG di Sulut tidak menyempit. Incumbent Aditya Anugerah Moha (Didi), putra Sulung mantan Bupati Bolaang Mongondow, Marlina Moha, dan Edwin Kawilarang masih berpeluang untuk terpilih kembali. (fab/ddt)

Ada warga yang keberatan dengan adegan-adegan itu. “Sangat tak layak dilakukan seorang tokoh masyarakat,” ujar seorang warga Bolmut. Warga lainnya, walau mengakui hal tersebut memang tak layaknya dilakukan, menilai hal tersebut adalah privasi yang bersangkutan. “Itu adalah urusan yang bersangkutan. Faktanya, foto seperti itu entah sudah berapa banyak yang beredar. Mungkin bila muka sang pria tidak mirip Akbar, tidak akan jadi persoalan. Saya tak mau munafik, tapi

itu fakta di lapangan. Yang begitu sudah biasa,” tutur warga lain. Dia juga menilai fotofoto tersebut berbau politis karena beredar menjelang ajang pemilihan bupati dan wakil bupati Bolmut. “Apalagi katanya fotonya dijepret Mei 2010 lalu. Kenapa baru sekarang beredar? Aneh,” ketus warga lainnya. Kapolsek Urban Kaidipang, Kompol GP Purba, menyatakan belum menerima laporan terkait foto-foto yang beberapa di antaranya

layak sensor itu. “Sampai saat ini saya belum tahu. Belum ada laporan. Nanti akan saya akan cek kembali ke anggota saya,” jelas Purba ketika dihubungi via ponselnya. Sementara itu, Akbar belum berhasil dihubungi untuk dimintai pernyataan soal peredaran foto syur yang mukanya mirip dengannya itu. Dia tidak ada di kediamannya di Bolmut. Telepon dan pesan singkat ke ponselnya belum dibalas sampai berita ini diturunkan.(fil/ddt)

Sambungan Hal 1 (Stella, red) bahwa pen- dirinya keluar dari PAN,” gunduran dirinya sudah tegasnya. diberitahukan ke DPP dan Dia menambahkan, DPW melalui surat, itu tidak pelaksanaan PAW juga menbenar,” ujar Koordinator guntungkan Stella dalam Wilayah Pemenangan Pemi- pengajuan Daftar Calon Selu PAN Indonesia Timur, mentara nanti. Sebab, bila Yasti Soepredjo-Mokoagow, tidak, tegasnya, nama Stella kemarin. bisa digugurkan jika belum Yasti kemudian meminta resmi keluar dari PAN. Dewan Pimpinan Daerah Terpisah, Ketua DPW (DPD) PAN Manado untuk PAN Ir Hj Tatong Bara memsecepatnya melaksanakan benarkan tidak adanya surat Pergantian Antar Waktu pengunduran diri dari Stella. (PAW) Stella tanpa menung- “Sampai saat ini saya tidak gu turunnya surat dari DPP. menerima surat pengun“Itu kewenangan DPD duran Stella. Yang saya tahu (PAN Manado). DPP tidak dari DPD (PAN Manado), mengurus itu, karena Stella Stella menyampaikan telah yang memproklamirkan memasukkan surat pengun-

duran diri ke DPP dan DPW (PAN Sulut) melalui media massa. DPD mengaku hanya menerima surat pengunduran diri sebagai ketua Fraksi PAN di DPRD Manado. Nah, ketua fraksi kan bukan dipilih DPW atau DPP,” tutur Tatong yang juga kandidat Wali Kota Kotamobagu 2013-2018 ini. “Dalam rapat koordinasi beberapa waktu lalu, sudah ditegaskan bahwa kader yang pindah partai harus segera dilakukan PAW. Itu yang disampaikan ketua DPP,” tegas Tatong. Pernyataan Yasti dan Tatong ini berbeda dengan pernyataan Stella, yang di-

lansir media massa di Sulut beberapa waktu lalu, yang menyatakan telah mengajukan pengunduran diri dari keanggotaan PAN ke DPW dan DPP. “Sudah diserahkan beberapa hari lalu,” ujar Stella awal Februari lalu. Ketua DPD PAN Manado Bobby Daud kepada Radar Manado mengaku sedang mempersiapkan proses PAW. “Surat PAW sudah masuk di DPRD Manado. Tinggal menunggu proses lebih lanjut,” tutur Daud, tanpa menyebutkan kapan surat tersebut dimasukkan ke Sekretariat DPRD Manado.(fab/kim)

Foto...

Sambungan Hal 1 perempuan cantik tersebut. Foto-foto beresolusi rendah tertanggal 29 Mei 2010 itu sepertinya dijepret oleh orang mirip Akbar itu. Ini terlihat dari salah satu foto yang menunjukkan orang mirip Akbar itu memotret dia dan pasangannya melalui pantulan kaca. Foto itu sepertinya dijepret dalam kamar mandi sebuah hotel. Belum diketahui nama dan lokasi hotel itu. Foto tersebut sejak kemarin beredar luas di kalangan masyarakat Bolmut.

Stella...

Miliki...

Sambungan Hal 1 nangkap Sunarto ditempat di Jalan Trans Sulawesi. Saat ditangkap, Benny kosnya. Dari informasi dirang- tidak tidak berkutik.Dan, kum harian ini, Benny dari tangannya polisi beryang tercatat sebagai Pe- hasil menyita, tiga paket gawai Negeri Sipil (PNS) shabu-shabu dan satu alat di Dinas Pariwisata Pem- pipet. Penangkapan Benny kab Boltim, sedangkan Sunarto adalah Anggota l a n g s u n g d i k e m b a n g kan Timsus. Keesokan DPRD Boltim Komisi II. Penangkapan bermula harinya, Selasa (19/2) ketika petugas mendapat sekira pukul 10.00 Wita, informasi dari seseorang polisi berhasil mengungSP, bahwa Benny sering kap rekan,Sunarto. Wakil mengkomsumsi dan memi- rakyat ini diduga sebagai bandar besar di Wilayah liki Shabu-shabu. Mendapat informasi Boltim. Saat penangkatersebut, petugas langsung pan di tempat Kost-nya, melakukan pengemban- Desa Dusun Tutuyan II gan di lapangan untuk Kecamatan Tutuyan Kamengumpulkan bukti dan bupaten Boltim, Sunarto menangkap Benny, di Jalan sedang asyik mengkomRaya Trans Sulawesi te- sumsi shabu. Dari tangan tersangka patnya di Desa Pared Kecamatan Kotabunan. Saat itu diamankan, satu buah piBenny sedang mengguna- pet kaca berisikan shabukan sepeda motor melintas shabu, satu buah korek gas

warnah putih, satu bahan bong penghisap dan uang Rp1 juta dalam pecahan seratus ribu. Mereka berdua akhirnya langsung digiring ke sel Mapolda Sulut untuk pemeriksaan lanjutan. Dari pengakuan Sunarto, barang haram tersebut di dapat dari seseorang di Jakarta, waktu berada disana. Kapolda Sulut Brigjen Pol Dicky Atotoy melalui Kabid Humas AKBP Denny Adare ketika dikonfrimasikan, membenarkan adanya penangkapan terhadap kedua tersangka. “Kasus ini masih dalam penyelidikan lanjut.Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 1, UU nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotikan golongan I “ ucap Adare.(mpg/kie)

SBY...

Sambungan Hal 1 yang telah mengikat dan mendapatkan persetujuan Presiden tersebut. Menurut Gamawan, posisi Wakil Bupati Garut yang kosong,

karena harus menggantikan Aceng tidak perlu diisi lagi karena waktunya tidak lebih dari setahun lagi menjabat. “Saya harapkan tidak

terjadi (unjukrasa). Keputusan MA kan final. Enggak mungkinlah. Namanya final,” pungkas Gamawan. (jpnn)

Sambungan Hal 1 bunyikan klakson sepa- red),” kata seorang warga njang jalan yang dilalu- yang tak setuju dengan inya. Dia terlihat seperti sikap seperti itu. orang yang paling sibuk. Hal serupa juga dilakuBak seorang pahlawan, dia kan politisi lainnya. Dia mendatangi lokasi bencana bahkan mendatangi sejumsambil berboncengan den- lah lokasi bencana dengan gan seorang relawan. membawa bantuan yang beAksi overacting itu lum jelas asal muasalnya. mendatangkan pro kontra. Pengamat politik pemer“Nanti so bagini baru mo intahan Taufik Tumbelaka batunjung (Nanti sudah menyangsikan aksi para seperti ini baru mau datang, politisi itu murni dari lubuk

hati. “Saya tak yakin itu dilakukan secara ikhlas,” katanya, kemarin. Menurutnya, kalau orang ikhlas dalam memberi tak perlu diketahui orang lain. “Seperti pepatah tangan kanan tak perlu mengetahui apa yang dilakukan tangan kiri. Sangat disayangkan bantuan yang disalurkan hanya jadi bahan pencitraan,” tandasnya.(rud/ddt)

Bencana...

Eta...

Sambungan Hal 1

Sementara itu, komunitas off road yang tergabung dalam Indonesia Off Road Federation (IOF) Minut, Minut Brother Club bersama organisasi kemasyarakatan Ikatan Kawanua Peduli Sulawesi Utara (IKAPSU) langsung menyalurkan bantuan yang diterima langsung masingmasing perangkat desa disaksikan Kapolsek Wori Ipda Yohanis Paggayang. “Saya harapkan, semua bantuan ini dapat meringankan beban bapak, ibu

Deprov...

dan saudara-saudarik-ku yang terkena musibah,” ungkap Eta. Nantinya, menurut Eta, bantuan ini akan diserahkan ke pemerintah desa untuk disalurkan. “Teknis pembagiannya seperti apa, itu kami percayakan kepada pemerintah desa. Yang pasti, kalau ada yang belum kebagian, tolong disampaikan, pasti akan saya salurkan kembali tambahannya,” kata wanita enerjik dan murah tangan ini.

Dipenghujung sambutannya, Eta juga mengimbau semua pihak untuk selalu menjaga kondisi lingkungan dan bersamasama merasakan apa yang dirasakan masyarakat Minut saat ini. “Duka warga adalah duka kita semua, termasuk saya pribadi dan keluarga. Marilah kita bersama-sama tetap meningkatkan kewaspadaan. Semoga Minut kedepan terhindar dari bahaya bencana,” tegasnya. (tng/kie/*)

Sambungan Hal 1

hal itu masuk ranah Badan Kehormatan (BK) untuk melakukan penyelidikan. Soal ini, Ketua BK Paul Tirajoh mengatakan akan

segera menyelidiki kasus ini. “Besok seluruh anggota BK akan rapat dan membicarakan kasus ini,” tuturnya saat dihubungi terpisah.

Dia menegaskan BK belum akan bertindak sebelum yang bersangkutan melakukan klarifikasi. (rud/ddt)


Sport

14

Radar Manado

Kamis, 21 Februari 2013

A r s e n a l 1 vs 3 Bayern Munich STATISTIK

SUSUNAN PEMAIN Arsenal: Szczesny; Sagna (kuning 22’), Mertesacker, Koscielny, Vermaelen (kuning 15’); Arteta (kuning 24’), Ramsey (kuning 67’) (Rosicky 71’); Cazorla, Wilshere, Podolski (kuning 66’) (Giroud 71’); Walcott. Cadangan: Mannone, Diaby, Rosicky, Giroud, OxChamberlain, Coquelin, Jenkinson. Bayern: Neuer; Lahm (kuning 89’), Van Buyten, Dante, Alaba; Schweinsteiger (kuning 36’), Martinez, Kroos (Luiz Gustavo 73’), Muller (kuning 58’), Ribery (Robben 63’); Mandzukic (Gomez 81’). Cadangan: Starke, Robben, Shaqiri, Rafinha, Luiz Gustavo, Gomez, Tymoshchuk. (bola/gia)

Arsenal Bayern 10 Shots 17 3 Shots on goal 6 58% Penguasaan bola 42% 14 Pelanggaran 19 2 Corner 8 3 Offside 2 5 Kartu kuning 3 0 Kartu merah 0

Senjata Bengkok ARSENAL takluk 1-3 saat menjamu Bayern Munich di babak 16 besar Liga Champions 2012/13 leg pertama. Bayern membawa pulang keunggulan agregat sementara dua gol dan boleh optimistis menatap perempat final. Sementara itu, pasukan Arsene Wenger berada dalam bahaya besar. Bayern unggul cepat di Emirates Stadium lewat Toni Kroos, Rabu (20/2), dan Thomas Muller menggandakannya sebelum jeda. Lukas Podolski menipiskan selisih skor di awal babak kedua, tapi gol penyelesaian Mario

Mandzukic sukses mengakhiri perlawanan tuan rumah. Setengah jam laga berjalan, The Gunners, yang menempatkan Walcott sendirian di depan dengan didukung Ramsey, Cazorla dan Podolski, serta Jack Wilshere dan Arteta sebagai penyeimbang di tengah, tak sekali pun melepaskan tembakan ke gawang Bayern. Sedangkan Bayern sudah membukukan 6 shot, dan 3 di antaranya on target. Bayern bahkan memaksimalnya jadi dua gol, yakni lewat tendangan setengah voli Kroos meneruskan umpan tarik Muller pada menit ke-7

serta finishing jarak dekat Muller di menit 21 memanfaatkan kemelut yang tercipta setelah corner. Memakai formasi yang sama (4-2-3-1), dengan Mandzukic sebagai striker tunggal di depan trio Muller, Kroos dan Ribery, serta Schweinsteiger dan Martinez sebagai jembatan sekaligus pelapis bagi lini belakang yang dihuni Lahm, Buyten, Dante dan Alaba, Bayern terus mendominasi Arsenal di semua lini. Kuartet Vermaelen, Koscielny, Mertesacker dan Sagna benar-benar kewalahan melindungi gawang Szczesny

dari gempuran Bayern. Meski begitu, mereka sukses mencegah Bayern mencetak gol ketiga hingga jeda. Tertinggal dua gol, mau tak mau Arsenal pun harus lebih menyerang di babak kedua. Namun, itu menjadi dilema. Pasalnya, Bayern bisa memanfaatkan celah sekecil apa pun untuk membuat Gunners semakin terluka. Sepuluh menit babak kedua berjalan, Arsenal berhasil menipiskan selisih skor jadi 1-2 lewat Podolski, yang tanpa kawalan berarti menyambut corner Wilshere untuk menjebol gawang mantan klubnya.

Henyckes lalu memasukkan Robben untuk menggantikan Ribery, sedangkan Wenger menarik keluar Podoslki dan Ramsey untuk memberi tempat pada Rosicky dan Giroud. Fokus menyerang, lini pertahanan Arsenal kembali runtuh pada menit 77. Robben menguasai bola di depan kotak penalti Arsenal dan menyodorkan bola pada Lahm di sisi kanan, yang kemudian mengirim umpan silang ke depan gawang dan disambar oleh Mandzukic. Bola melambung secara aneh dan masuk untuk gol ketiga Bayern.

Gol Thomas Muller

Hasil yang sangat positif bagi kubu Bayern. Meski ini kandang Arsenal, Bayern sejatinya lebih diunggulkan. Selain mendominasi Bundesliga, pasukan Jupp Henyckes juga lolos dari fase grup dengan performa meyakinkan. Arsenal justru sebaliknya. Setelah maju ke fase knockout hanya sebagai runner-up di bawah Schalke, tersingkir dari Piala FA dan Capital One Cup, serta tercecer di peringkat lima Premier League, Liga Champions bisa dibilang sebagai satu-satunya peluang mereka untuk meraih trofi musim ini. (bln)

advertorial

Tiba dari Jakarta Langsung Kunjungi Lokasi KEPEDULIAN langsung ditunjukan Fransisca Magdalena Tuwaidan terhadap korban bencana banjir dan longsor di Kabupaten Minahasa Utara. Setibanya di Bandara Sam Ratulangi Manado usai mengikuti kunjungan kerja keluar daerah, Ketua Fraksi Tumatenden Dewan Kabupaten (Dekab) Minut ini, langsung bertolak ke lokasi bencana, kemarin. Didampingi dua legislator Minut, Yessi Pinontoan dan Jefry Datu, Eta (sapaan akrabnya, red) Eta menyalurkan bantuan berupa ratusan kartun Supermi, air minun Asegar, beras dan telur yang diterima langsung masing-masing perangkat desa. Mulai dari Desa Wori, Desa Tiwoho, Desa Kima Bajo dan Desa Talawaan Bantik. Semua bantuan diangkut dengan kendaraan milik komunitas off road yang tergabung dalam Indonesia Off Road Federation (IOF) Minut, Minut Brother Club bersama organisasi kemasyarakatan Ikatan Kawanua Peduli Sulawesi Utara (IKAPSU) Sulut. “Saya berharap, semua bantuan ini dapat meringankan beban bapak dan ibu serta saudara-saudari yang tertimpa musibah,” ungkapnya. “Jika ada yang belum kebagian, silahkan menghubungi kami, pasti akan saya tambah biar semuanya kebagian,” jelas Eta setiap usai menyalurkan bantuan di masing-masing desa. (adve)


Kamis, 21 Februari 2013

SKPD Pandang Enteng Hanya Kirim Staf di Musrenbang

Welty Komaling

BOLMONG – Kinerja para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Bolmong tak henti dari sorotan. Mulai dari doyan melakukan perjalanan dinas yang tak jelas, hingga kurangnya kepekaan kepada masyarakat. Sorotan kali ini datang lagi dari sejumlah legislator Bolmong asal Dumoga, yang menghadiri pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan

(Musrenbang) di Kecamatan Dumoga Utara, Rabu (20/2) kemarin. ‘’Seharusnya agenda penting seperti musrenbang ini dihadiri langsung oleh pimpinan SKPD yang diundang. Bukan hanya mengirim stafnya,’’ kata Suardi K Baderan, legislator dari PAN. Menurutnya, ada beberapa contoh yang terjadi pada Musrenbang sebelumnya di Dumoga Barat, staf SKPD yang hadir akhirnya kebingungan menjawab pertanyaan warga, soal program dan kebijakan di SKPD tersebut. ‘’Staf dari SKPD itu akhirnya kebingungan dicecar pertanyaan warga,’’ kata Baderan. Ia juga meminta agar bupati mengganti para SKPD yang justru menciderai program kerja bupati dan wakil bupati.

Senada disampaikan oleh legislator PDIP Welty Komaling SE. Menurutnya, sikap pandang enteng para pimpinan SKPD tersebut menimbulkan efek negatif pemerintahan saat ini. ‘’Visi dan misi bupati dan wakil bupati seakan dimentahkan oleh para bawahanya sendiri. Ini kan aneh, dan seharusnya tak perlu terjadi. Sebagai bagian dari partai pengusung, saya sangat setuju jika bupati dan wabup merotasi jabatan SKPD,’’ tegas Welty. Sementara, legislator Partai Golkar Neni Febrianty Walalangi yang juga hadir dalam musrenbang tersebut berharap, momen ini bisa menjadi dasar utama peningkatan kesejahteraan masyarakat, melalui proposal usulan pembangunan dari desa-desa.

‘’Semoga hasil dari musrenbang ini yang akan dinikmati masyarakat langsung, dan semua usulan prioritas akan terakomodir dalam setiap pembahasan anggaran,’’ kata Walalangi. Harapan sama juga disampaikan Camat Dumoga Utara I Ketut Kolak S.Sos, dan Camat Dumoga Tenggara Hasran Tongkukut. ‘’Semua proposal usulan yang dimasukkan, ada program prioritas dari yang paling penting di desa-desa, baik yang berhubungan dengan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan,’’ kata keduanya. Musrenbang di dua kecamatan tersebut dibuka langsung oleh asisten ekonomi pembangunan Drs Djek Damopolii yang mewakili bupati Salihi Mokodongan. (sal/tng)

Rusni Dodo, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tapa Aog yang tutur dalam aksi. Menurutnya, dari lima anggota BPD tiga diantaranya sepakat jika Mokodongan dicopot dari habatannya. “Satu anggota BPD adalah pendukung sangadi saat ini, sementara yang satunya lagi sudah menya-

takan mundur,” katanya. Ratusan warga diterima ketua dekab Abdul Kadir Mangkat dan wakil Jemmy Tjia. Mangkat berjanji akan menindak lanjuti hal ini. Menurutnya, besok dekab akan mengundang Asisten I Pemkab Bolmong Chris Kamasaan dan Pemerintah Desa Tapa Aog. “Kami minta agar bukti-bukti yang

saudara punya, disampai-kan pada Jumat nanti,” ujar Mangkat. Dikonfirmasi terpisah, sangadi Maslan Mokodongan membantah tudingan sebagian warganya tersebut. ‘’Terserah mereka mau bicara apa. Yang pasti semuanya tidak benar, dan saya bersedia hadiri undangan dekab nanti,’’ kata Mokodongan. (sal/tng)

parpol. “Tidak sampai Rp 1 miliar. Tapi bukan masalah nominalnya,” katanya. Lebih lanjut Ketua PNB ini menyatakan, pembatalan pasangan ARM-Obi karena ketersinggungan anggota pargab. ARM-Obi katanya, melirik partai lain disaat namanya telah di plenokan. “Malam ini keputusannya, apakah pargab benar-benar membatalkan usungan kepada mereka,” terangnya.

Terpisah, ARM yang dikenal sebagai mantan Plt Bupati Bolmong Selatan (Bolsel) merasa tidak aman atas administrasi pargab yang belum lengkap. Menurutnya, 14 parpol di pargab belum satu hati untuk berkoalisi. Sehingga, Ia tidak ingin terjebak dikemudian hari soal keabsahan dukungan. “Kalau kalau menyatukan dua parpol mungkin tidak masalah. Tapi

ini menyatukan 14 kepala. Terus tiba-tiba satu keluar, hanya 13 (koalisi) pasti tidak jadi. Sehingga bagaimana jadinya,” kata ARM via telepon celuluernya, semalam. Lebih lanjut, ARM mengatakan, anggota pargab harus menyakinkan dirinya bahwa segala syarat administrasi tidak ada masalah. “Kalau semua sudah lengkap, pasti tidak ada masalah,” pungkasnya. (gus/tng)

Warga....Sambungan hal 16 oknum sangadi tersebut telah melakukan pemotongan Tunjangan Penghasilan Aparat Pemerintah Desa (TPAPD) sepihak. “Sangadi Mokodongan harus dicopot dari jabatannya. Kami minta agar pemerintah daerah mengangkat pelaksana tugas sampai pada pemelihan sangadi berikutnya,” ujar

ARM....Sambungan hal 16 ARM-Obi. Merasa tak mampu, pasangan pensiunan birokrat – pengusaha ini terpaksa melirik partai lain yang lebih murah. Juru bicara pargab non sit, Toan Tongkasi membantah besaran tarif yang ditetapkan oleh pargab. Menurutnya, angka tersebut tidak sampai Rp 1 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk pengurusan administrasi masing-masing

2014....Sambungan hal 16 ditentunkan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bolmong. Sehingga muncul berbagai versi pembagian Dapil untuk pemetaan Parpol dalam melaksanakan strategi politik 2014 mendatang. Berdasarkan data yang diperoleh koran ini, ada versi 6 Dapil dan versi 4 dapil dipersiapkan dalam pemetaan politik di Bolmong. Diketahui pada Pileg periode sebelumnya, Bolmong mengantongi 6 Dapil. Waktu itu, tergabung bersama Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) dan Bolaang Mongondow

Timur (Boltim) yang belum dimekarkan. “Seharusnya KPUD mempercepat pleno pembagian Dapil Bolmong,” ujar Pengamat Politik Bolmong Rafik Mokodongan. Pembagian Dapil ini akan berpengaruh pada peta politik partai maupun calon legislatif. Pasalnya, jika KPUD memplenokan 4 Dapil, maka daerah pantura (Poigar, Bolaang Timur, Bolaang, Lolak dan Poigar) dan Dumoga Raya akan terjadi persaingan ketat para calon maupun Parpol untuk mendapatkan kursi di Dekab. Sedangkan, pada

versi 6 Dapil, para Caleg di daerah Pantura (Pantai Utara) dan Dumoga Raya mulus untuk mendapatkan kursi di Dekab. “Intinya, para calon harus kerja ekstra dan menyiapkan dana besar untuk Pileg mendatang,” tandas Oya. Ketua KPUD Bolmong Yunius Mokoginta mengatakan, pihaknya masih melakukan pengkajian tentang pembagian Dapil. Lagipula katanya, KPUD masih menunggu daftar pemilih tetap. “Kemungkinan dalam waktu dekat ini kami sudah menetapkan Dapil tersebut. Dan pas-

tinya berdasarkan jumlah pemilih tetap di setiap kecamatan,” terangnya. Ditambahkan Ketua Pokja Ketua Pokja Teknis Drs I Wayan Tapayusa MSi, setiap kecamatan di Kabupaten Bolmong mendapatkan keterwakilan di Dekab Bolmong. Katanya, mekanisme itu akan ditentukan oleh jumlah pemilih tetap disetiap kecamatan. “15 personil di Dekab terisi dari keterwakilan kecamatan. Selanjutnya, 15 personil lainnya didasari oleh jumlah perolehan suara tertinggi di setiap kecamatan,” tutupnya. (sal/tng)

itu, terinformasi sudah ada dil-dil dengan partai politik (parpol) tertentu. “Tunggu saja sampai wakil bupati (wabup) sudah terisi,” lantang Ma-

yulu. Sementara itu, begitu wabup Bolsel dilantik, Bupati Herson Mayulu berencana menggelar rolling (mutasi) pegawai besar-besaran. (ail/tng)

Pemkab....Sambungan hal 16 Selain ‘bahugel’, sudah ada yang dinilai tak loyal dengan aturan. “Saya tahu, ada pejabat SKPD kalau di luar sering bicara yang macammacam kepada masyarakat,

menjelek-jelekkan saya, dan programnya tidak sampai kepada masyarakat,” ungkap Om Uku sapaan akrab Bupati. Oknum pejabat yang enggan ia sebutkan namanya

PDAM Bolmong Biarkan Jalan KK Rusak KOTAMOBAGU – Lagi-lagi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) milik Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mendapat sorotan tajam dari masyarakat Kota Kotamobagu (KK). Pasalnya, kebocoran air di jalan KS Tubun, Kelurahan Matali, Kecamatan Kotamobagu Timur perlahan- Jusran D lahan merusak jalan protokol tersebut. Meski telah terjadi sepekan ini, tapi tidak ada tanda-tanda upaya dari PDAM Bolmong untuk memperbaiki pipa yang bocor. Selain merusak jalan,

kebocoran tersebut juga mengganggu pengendara yang melintas. “Kerusakan jalan akibat genangan air berpontensi kecelakaan bagi pengendara,” kata Ketua Komisi I Dekot KK Jusran Deby Mokolanut, kemarin. Dikatakan politisi PKB itu, pihaknya mendesak Pemkot KK segera Mokolanut mengirim surat teguran kepada PDAM Bolmong. “Atas nama masyarakat dan anggota dewan saya mendesak pihak PDAM segera memperbaiki pipa yang bocor tersebut. Kami minta pertanggun jawaban PDAM,” pungkasnya. (gus/tng)

KPUD....Sambungan hal 16 KPUD Agung Adati, kemarin. Lokasi kegiatan di halaman kantor KPUD jalan Hasim Harisu (ex kantor Bupati Bolmong). Kegiatan tersebut dalam rangkaian deklarasi dan kampanye Say No To Golput di Pemilihan Walikota (Pilwako) 24 Juni 2013 mendatang. Sejumlah rangkaian

kegiatan telah disiapkan, diantaranya: lomba pantun jenaka berbahasa mongondow (salamat), pentas seni dengan satu tujuan sosialisasi agar pemilih Kotamobagu menggunakan hak pilihnya. Menurut komisioner KPUD KK Amir Halatan, metode sosialisasi lebih

fariatif agar bisa menarik perhatian pemilih pemula. “Selama ini metode sosialisasi selalu monoton ceraham dan dialog. Tapi, kami mencoba membuat sesuatu yang lain, yang intinya Pilwako Kotamobagu menjadi hajatan semua pihak,” pungkasnya. (gus/tng)

jurusan administrasi pemerintahan ini mengatakan, komputerisasi ini dilakukan sebagai fungsi edukasi dan kemudahan dalam pelayanan akses surat menyurat untuk pimpinan daerah. Sehingga, masyarakat atau siapapun yang mengurus surat atau berkas di bagian setda akan lebih mudah mengontrolnya. “Misalnya, surat masuk, pemilik surat

diberikan nomor tanda terima, yang dapat dikontrol nantinya melalui komputer yang disediakan, sudah sampai dimana prosesnya. Atau perkembangan prosesnya secara otomatis akan dikirim dari server via sms ke nomor handpone pemilik berkas,” jelas Teguh yang mengusung visi TUP dengan pelayanan prima, cermat, tepat dan akuntabel. (sal/tng)

TUP....Sambungan hal 16 gram tersebut terisprasi dari pengelolaan administasi di TUP Provinsi Sulawesi Utara. “Untuk menopangnya akan dihadirkan sejumlah perangkat komputer. Termasuk akan ada pelatihan untuk tenaga operator yang bekerjasama dengan TUP Provinsi,” ungkap mantan Kabid Kesra Bappeda Bolmong itu. Lulusa pasca sarjana

Datangkan....Sambungan hal 16 sakit tersebut.” Kita upayakan MOU dengan perguruan tinggi dalam untuk mendatangkan para dokter ahli ke Pemerintahan Kabupaten Bolmut,” Ungkap

Kadis Kesehatan Hj Sitti A S Buhang Spd Mkes melalau Kabid Perencanaan Dinkes, Ali Dumbela Skm. Katanya, Dananya sudah siap untuk para dokter ahli yang akan

di datangkan demi kebutuhan masyarakat bolaang mongondow utara.” Kita sudah persiapkan dana untuk empat dokter ahli,” kata Ali.(fil/tng)

bukan warga kita (Boltim),” terang Angmalisang, kemarin. Aksi pengeboman ikan akhir-akhir ini marak terjadi pelakunya diduga mereka yang sudah pernah ditahan Polsek. “Informasi ini sudah kitalaporkan ke Polair Bolaang Mongondow,” ujar Kepala DKP. Informasi tersebut mendampat respon positif dari pihak Polair.

“Kasat Polair menegaskan pihaknya akan menindaktegas oknum-oknum tersebut,” tandasnya. Selain itu, Angmalisang berharap kepada masyarakat dan nelayan di Boltim turut berperan, pro-aktif memberikan indormasi ke DKP jika mengetahui ada tindakan Illegal Fishing di perairan Boltim. (ail/tng)

Bom....Sambungan hal 16 Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Boltim Astony Angmalisang turut membenarkan informasi tersebut. Namun katanya, tindakan melanggar hukum itu kebanyakan dilakukan nelayan dari luar Boltim. “Kami punya dasar, karena sebelumnya sudah ada yang berhasil ditangkap Polsek Nuanga. Ternyata


Kamis, 21 Februari 2013

Warga Desak Mokodongan Diminta Mundur Serbu Pemkab-Dekab

BOLMONG – Masyarakat Desa Tapa Aog Kecamatan Lolayan menggelar aksi di Dekab Bolmong, kemarin. Ratusan warga tersebut sangadi (kepala desa,

Faisal Amu/RM

DEMO SANGADI: Ratusan Warga Desa Tapa Aog menuntut sangadi dicopot dari jabatannya. Warga menuding, banyak kebijakan sangadi yang janggal.

BOLMONG

TUP Matangkan Komputerisasi Administrasi PEMKAB Bolmong siap berlakuan komputerisasi pengelolaan administasi surat menyurat di lingkup Tata Usaha Pemerintahan (TUP) untuk Bupati, Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah (Sekda). “Tahun ini jalan, seluruh agenda surat bagian setda akan melalui komputerisasi,” terang Kepala Bagian TUP, Teguh Krisjati MAP. Pro-

ARM-OBI Lirik Parpol Lain Pargab Minta 1 M KOTAMOBAGU – Belum deklarasi, partai gabungan (pargab) non sit telah mendepak Abdul Rahman Mokoginta – Obi Siahaan sebagai pasangan calon walikota – wakil walikota (cawali/cawawali). Padalah, pasangan ARM-Obi telah di plenokan. Dugaan, pasangan calon tidak mampu memenuhi permintaan uang

komitmen sebesar Rp 1 miliar oleh Pargab. Kabar diterima Radar Manado, pargab terdiri dari PMB, Gerindra, PKPI, PKPB, PPIB, Rebuplikan, PDS, PDK, Pelopor, PNBKI, PNUI dan PKP memasang tarif Rp 1 miliar yang dianggap ketinggian oleh

Baca.... ARM hal 15

Abdul Rahman Mokoginta

Baca.... TUP hal 15

BOLMUT

2014, Dekab Bolmong 30 Kursi

Datangkan 4 Dokter Ahli

BOLMONG – Tensi Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 di Kabupaten Bolmong terus menghangat. Pasalnya, 10 partai politik di Kabupaten Bolmong terus berkompetisi memperebutkan 30 kursi di Dewan Kabupaten (Dekab). Ironinya, hingga saat ini pembagian daerah pemilihan (Dapil) 15 kecamatan belum

PEMERINTAH kabupaten (Pemkab) Bolmut, segera mendatangkan dokter ahli sebagai penunjang pelayanan kesehatan di masyarakat. Kedatangan 4 dokter ahli ini sehubungan dengan akan dioperasikan RSUD Bolmut yang tinggal menunggu kelengkapan peralatan medis di rumah

Baca.... Datangkan hal 15 Junius Mokoginta

BOLTIM

Bom Ikan Terus Berlangsung ILEGAL Fishing masih saha terjadi di laut Bolmong Timur (Boltim). Terinformasi, masih ada oknum-oknum tertentu yang tidak bertanggung jawab sering memakai bom ikan. Jika tidak dicegah, cara ini tentunya mengancam ekosistem yang ada di laut Boltim.

Baca.... Bom hal 15

Baca.... 2014 hal 15

Pembagian Dapil di Kabupaten Bolmong Dapil I II III IV V VI

Versi 6 Dapil Kecamatan Sang Tombolang Lolak Poigar Bolaang Bolaang Timur Passi Timur Passi Barat Bilalang Lolayan Dumoga Dumoga Barat Dumoga Tengah Dumoga Utara Dumoga Tenggara Dumoga Tengah

Selengkapnya hal 15

yang katanya doyan ‘bahugel’ (selingkuh). Kemudian, rata-rata sudah berkeluarga dan sama-sama di lingkungan pemerintahan Bolsel. Hal ini dikatakan bupati dihadapan seluruh PNS Bolsel dalam sambutannya sambutan di salah satu kegiatan Pemda. “Saya

satunya, penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD) tidak transparan. Selain itu, warga juga menuding jika

Baca.... Warga hal 15

Rakenas APKASI, SBY Singgung Kenaikan Gaji Bupati BOLSEL – Sejak Tahun 2004 gaji pegawai negeri sipil (PNS) dan pejabat negara lainnya dinaikkan. Sementara gaji Bupati tetap. Soal gaji kepala daerah tersebut sempat terangkat dalam rapat kerja Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APHerson Mayulu KASI) yang digelar di Gran Sahid Jaya Hotel, Jakarta, kemarin. Dalam sambutannya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengaku menaikkan gaji Bupati. Namun belum dipastikan kapan pemberlakuan itu. “Sempat disinggung Bapak SBY. Tapi tidak tahu kapan,” tutut Herson Mayulu, usai menhikuti Rakernas APKASI, kemarin. Menurut top eksekutif Bolsel ini, gaji pokok Bupati hanya sekira Rp 2.100.000. Plus tunjangantunjangan, menjadi Rp 6 juta lebih. (ail/tng)

KPUD KK Pameran Parpol

dengar sudah ada pegawai yang bahugel. Awas, saya ingatkan jangan mainmain,” tutur top eksekutif Bolsel itu. Ulah sejumlah pegawai Bolsel nampaknya makin jauh dari harapan Bupati.

KOTAMOBAGU – 10 partai politik yang menjadi peserta Pemilu Legislatif (Pileg) 2014, diberi keluasan mempromosikan diri seluasluasnya kepada oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPU) Kota Kotamobagu (KK) pada ajang pameran parpol akan digelar, besok (22/2). “Kesiapan sudah mencapai 90 persen. Terakhir, 5 parpol yang sudah mengecek langsung tempat mereka,” kata Sekretaris

Baca.... Pemkab hal 15

Baca.... KPUD hal 15

Pemkab Incar PNS Selingkuh BOLSEL – Komunikasi Bupati Herson Mayulu dengan masyarakat Bolmong Selatan (Bolsel) ternyata sangat intens. Berbagai informasi tentang Bolsel tidak pernah ketinggalan. Termasuk ulah pegawai negeri. Yang mengejutkan dia, ada diantara pegawai

red) mereka dicopot dari jabatannya saat ini. Menurut warga, banyak yang tidak beres dan janggal dalam setiap pengambilan kebjakannya di desa, salah

Selama ini metode sosialisasi selalu monoton ceraham dan dialog. Tapi, kami mencoba membuat sesuatu yang lain, yang intinya Pilwako Kotamobagu menjadi hajatan semua pihak Amir Halatan Komisioner KPUD KK


Radar Manado