Issuu on Google+

THE POLITICAL NEWS LEADER

Radar Manado Selalu Ada yang Beda

Harga Eceran

Rp. 2.000

RABU, 20 FEBRUARI 2013

Yasti Langsung Bidik KK

TOMOHON

Andy Sengkey Dihebohkan Cawawali

Turun Tangan Bantu Tatong

Mobil Balik Jungkir

KETUA Dewan Kota (Dekot) Tomohon, Andy Raymond Sengkey, dihebohkan sebagai calon wakil walikota, untuk mendampingi Walikota Jimmy Eman SE.Ak disisa masa jabatan ini. Dari sas-sus yang beredar di kalangan Andy Sengkey masyarakat, diam-diam Partai Golkar telah mengirimkan nama Andy Sengkey ke DPP untuk disetujui dan dipilih oleh anggota dekot. Bahkan dari dua nama yang Baca Andy... hal 13

SURVEY

Demokrat dan PKS Dianggap Juara Korupsi KASUS korupsi yang menimpa pimpinan Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera menjadi perhatian luas masyarakat. Berdasarkan survei Lembaga Survei Jakarta (LSJ), elektabilitas kedua partai itu pun terus merosot turun. “Sebanyak 67 persen responden meyakini Partai Demokrat sebagai partai terkorup. Dalam survei yang sama, PKS masuk sebagai partai besar kedua sebagai yang terkorup,” ujar Direktur LSJ Rendi Kurnia saat memaparkan hasil surveinya, kemarin. Kasus korupsi Hambalang yang menyeret nama Ketua Umum Partai Demokrat Anas UrBaca Demokrat... hal 13

MITIGASI

Pemerintah Kucurkan Dana Bencana 2 M

KETRAMPILAN luar biasa hasil latihan selama 4 tahun ditunjukkan Guerlain Chicherit. Pria berusia 34 tahun asal Perancis ini mejadi orang pertama yang berhasil melakukan lompat balik jungkir (backflip) dengan sebuah mobil. Aksinya itu dilakukan di hadapan ratusan penonton dan kamera televisi di Tignes, sebuah kawasan resor ski di pegunungan Alpen, Perancis, kemarin.

Dengan sebuah mobil Mini Countryman yang dimodifikasi khusus, dia melarikan mobilnya penuh presisi dengan kecepatan maksimal 60 km per jam menaiki sebuah tanjakan yang dibuat khusus. Dari tanjakan itu mobilnya mengangkasa setinggi sekira 25 meter, berhasil balik jungkir 360 derajat, lalu mendarat mulus di roda belakang dalam posisi normal. (ddt)

Yasti S Mokoagow

Tatong Bara

MANADO -- Tugas berat menanti Yasti SoepredjoMokoagow usai melepas jabatan sebagai Ketua Komisi V DPR RI. Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) asal daerah pemilihan Su-

lawesi Utara itu kini dipercaya jadi Koordinator Pemenangan Pemilu PAN di Indonesia Timur. “Iya. Ibu Yasti sebagai Baca Yasti... hal 13

Kandidat PDIP Saling Sikut DPP Belum Tetapkan Calon di Pilkada Sitaro, Mitra, KK MANADO — Para kader PDIP di Sulut harus menanti lebih lama untuk mengetaui siapa yang akan dimajukan partai itu di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Siau, Tagulandang, Biaro (Si-

taro), Minahasa Tenggara (Mitra), dan Kota Kotamobagu (KK). “Belum ada SK dalam minggu ini,” ujar Wakil Sekjen Eriko Sotarduga kepada Radar

Warga Berbondong-Bondong Jadi TS Djelantik Sulut Tuan Rumah Workshop Empat Pilar Kebangsaan

KOTAMOBAGU – Keberhasilan kepemimpinan Djelantik Mokodompit sebagai Wali Kota Kota Kotamobagu (KK) hampir lima tahun ini sangat dirasakan oleh warganya. Makanya, tak heran bila ribuan masyarakat berbondong-bondong ingin menjadi tim sukses (TS) calon wali kota (Cawali) dari Partai Golkar (PG) itu. Ini terlihat saat pelantikan TS di Kelurahan Motoboi Baca Warga... hal 13

Baca Kandidat... hal 13

JAKARTA -- Majelis Perwakilan Rakyat (MPR) RI terus berjuang menanamkan wawasan kebangsaan bagi masyarakat Indonesia. Salah satunya dengan akan menggelar workshop Empat Pilar Kebangsaan, sekaligus kompetisi jurnalistik tingkat FANATIK: Warga mengerumuni idola mereka, Djelantik Mokodompit, untuk berjabatan tangan.

Baca Sulut... hal 13

Ahmad Basara

Warga Mulai Diserang Penyakit

Tiap Hari Cuma Makan Supermie dan Telur Rebus RIAN/RM

KENA HUJAN: Menkokesra Agung Laksono dan Gubernur Sulut SH Sarundajang berdialog dengan salah seorang pengungsi di Gereja GMIM Maranatha Karame Kecamatan Singkil.

PEMERINTAH pusat mengucurkan dana bantuan bencana Rp2 M melalui Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono. Bantuan diserahkan secara simbolis ke Gubernur Sulut DR SH Sarundajang (SHS) di ruang VVIP Bandara Sam Ratulangi , kemarin. Bantuan Rp1,5 M dalam bentuk bahan seperti 1 genset, 10 tenda pengungsi, 5 perahu karet, 2500 potong kain sarung, 2500 potong kain baBaca Pemerintah... hal 13

Masa kelam selepas bencana banjir dan longsor yang memporak-porandakan Kota Manado akhir pekan kemarin, memasuki babak baru. Akibat dari bencana tersebut, lebih dari ribuan jiwa warga harus rela tinggal ditempat pengungsian. Khususnya warga yang berada di wilayah Utara, jalur sepanjang DAS Tondano. Laporan, Donald Karouw KONDISI cuaca kemarin masih menyisakan rintikan hujan. Kendati begitu, tak

Alamat: Manado Post Center, Manado Town Square Blok B 14/15 Telp. (0431) 855558, Fax. (0431) 860398

berpengaruh bagi para pria yang disibukkan membenahi dan membersihkan rumah dari lumpur akibat bencana banjir lumpur akhir pekan kemarin. Sementara itu anak-anak kecil terlihat hanya berlarian bermain pece (lumpur, red) sedangkan para ibu lebih banyak duduk-duduk ditempat pengungsian seraya meratapi keadaan. Gambaran suasana inilah yang terlihat disejumlah tempat pengungsian. Salah satunya di camp pengungsi Komo Luar. IVAN/RM

Baca Tiap... hal 13

www.radarmanado.com email: radar_manado@yahoo.com

TIDUR DI EMPERAN TOKO: Para pengungsi hanya beralaskan terpal memanfaatkan emperan toko sebagai tempat tinggal sementara.

Wartawan Radar Manado Dilarang Menerima Uang atau Pemberian Dalam Bentuk Apapun Dari Sumber Berita


Senin, 18 Februari 2013

RAPIMNAS

Belum Tuntaskan Konflik Internal PD PAKAR politik dari Universitas Indonesia (UI), Profesor Maswadi Rauf mengatakan, Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat yang berlangsung Minggu (17/2), tidak menghasilkan solusi yang kongkret sebagai jawaban terhadap perseteruan di internal Partai Demokrat. “Rapimnas dan seluruh hasilnya tidak banyak membawa perubahan terhadap perseteruan di internal Demokrat. Pertemuan tempo hari bagaikan menyimpan sampah ke bawah karpet karena persoalan yang sebenarnya belum tuntas,” kata Maswadi Rauf, usai sebuah diskusi di Senayan, Jakarta, Senin (18/2). Dikatakannya, kehadiran Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama Ketua Umum, Anas Urbaningrum lebih bersifat simbolis. Kehadrian SBY hanya membuat para kader menahan diri sementara karena masih menghormati figur Presiden RI tersebut. Menurut Maswadi, pengambilalihan kewenangan ketua umum oleh majelis tinggi merupakan kejadian pertama dalam perpolitikan nasional. Preseden yang belum pernah terjadi itu akan membuat program dan kegiatan partai sulit untuk dijalankan. “Satu-satunya kompromi yang bisa dicapai adalah Anas mundur, tapi Anas tidak mau. Hebatnya, Rapimnas juga tidak memberhentikan Anas,” ujar Maswadi. Jika dalam dua atau tiga bulan ke depan persoalan tersebut tidak selesai, citra Partai Demokrat akan terus merosot. Pasalnya, kata Maswadi, pada April mendatang, semua parpol peserta pemilu sudah harus menyerahkan daftar nama calon anggota legislatif, sedangkan yang harus menandatangani pencalegan itu ketua umum partai. (jpnn/lla)

Pansus DAS Tondano dan BLH Saling Lempar Bola Masyarakat Harusnya Sadar Bahaya Lonsor MANADO—Angnya, banyaknya masyaragota Komisi II Deprov kat yang tinggal di daerah Sulut Victor Mailangperbukitan karena memang kay mengatakan, Kota kondisi Kota Manado Manado memiliki kontur yang seperti itu. Langkah tanah berbukit yang saterbaik adalah waspada ngat berpotensi terjadinya dengan kondisi yang ada. longsor. Meski begitu, Pemerintah kabupaten kota sangat banyak warga yang harus menyiapkan langkah tetap memilih tinggal di jika bencana terjadi terkawasan seperti itu. Untuk masuk juga melakukan mencegah terjadinya bensosialisasi agar tidak Joudi Watung cana, Mailangkay mendemembangun rumah di sak pemerintah segera lokasi rawan longsor. melakukan relokasi terutama bagi Memang kata dia, tak mudah melakukan masyarakat yang tinggal di bawah relokasi, terlebih jika masyarakat sudah tebing. Menurutnya, relokasi meru- tinggal bertahun-tahun. Tapi dengan ini pakan salah satu langkah untuk perlu disosialisasikan secara intensif mencegah terjadinya korban jiwa jika agar masyarakat benar-benar mengerti terjadi longsor. akan bahaya bencana. Dikatakannya, pemerintah bisa “Masyarakat juga harus sadar memanfaatkan lahan pemerintah eks dengan lokasi tinggalnya, kalau memang rawan ya segera pindah atau HGU sebagai lokasi pengganti. Tanggapan berbeda dikatakan, Wakil minimal mengungsi dulu sementara jika Ketua Deprov Joudi Watung. Menurut- cuaca tak bersahabat,’’ tukasnya. (rud)

Politisi Banteng Bela Jokowi Eriko: Ajukan Surat Cuti, Itu Bukti Punya Etika JAKARTA - Politisi PDI Perjuangan mulai memagari Gubernur DKI Jakarta dari kritikan terkait dugaan

pelanggaran aturan cuti saat kampanye. Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan,

Eriko Sotarduga menyebutkan, pengajuan surat izin cuti yang diajukan saat menjadi juru kam-

panye pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Barat, Rieke Diah Pitaloka dan

Teten Masduki, membuktikan adanya etikat baik. “Sudah ada etika yang baik dengan mengajukan cuti. Saya rasa ini, hal yang wajar agar masyarakat dapat memilih pemimpin yang Bersih dan Jujur,” kata Eriko kepada JPNN, Selasa (19/2). Selain itu Eriko menjelaskan, Jokowi menjadi juru kampanye Rieke dan Teten pada hari Sabtu dan Minggu yang sebenarnya merupakan hari libur. “Sabtu Minggu kan bukan hari kerja, selama ini pak Jokowi juga mempergunakan hari Sabtu Minggu untuk kerja. Ia tidak pernah hitung-hitungan dalam bekerja,” ujar Eriko. Eriko menerangkan, Jokowi telah memberikan perubahan dalam beberapa bulan kerjanya. Misalnya saja Rumah Susun (Rusun) Marunda yang dulu tidak terisi sekarang sudah mulai terisi oleh orang-orang yang berhak tinggal di Rusun tersebut. Menurut Eriko, hal itu adalah perubahan baik. Ia berharap perubahan itu juga dapat terjadi di Jawa Barat melalui Rieke dan Teten, pasangan yang diusung PDI perjuangan dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat. “Perubahan ini yang kita harapkan terjadi di Jawa Barat agar masyarakat dapat merasakan perubahan yang positif dalam kehidupannya,” pungkas Eriko. (jpnn/lla)

Pendangkalan DAS Tondano Terus Terjadi

MANADO—Sudah setahun lebih sejak dibentuk, pansus DAS Tondano belum menunjukkan hasil kinerja. Buktinya, hingga kemarin, apa dan bagaimana isi perda itu belum diketahui persis. Hal ini diakui Ketua Pansus DAS Tondano Edwin Lontoh. “Memang benar belum ada yang dibahas,” katanya Selasa (19/2). Namun begitu, Lontoh menolak jika lambatnya proses pembuatan perda itu dikarenakan kinerja Pansus yang lambat. Bahkan kata dia, penyebab lambatnya pembuatan perda itu karena belum adanya masukan dari tim kecil yang dibentuk Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sulut dan Fordaston. Tim ini kata dia bertugas mengkaji isi perda termasuk pasal demi pasal tentang penyelamatan dan

sanksi aliran sungai. Lontoh juga mengaku sudah meminta agar tim ini melakukan penajaman dalam kajian sebelum dikeluarkannya pergub termasuk segera menyempurnakan hasilnya itu dengan mengadakan pertemuan bersama pemerintah kabupaten terkait. “Kami belum menerima informasi dari BLH, kami menunggu kapan mereka siap. Barangkali BLH masih sibuk,” tukasnya. Sementara Kaban BLH Sulut Olvie Ateng SE MSi yang dikonfirmasi kemarin membantah kalau lambatnya pembahasan itu dikarenakan tim belum menyempurnakan kajian. “Kita tinggal menunggu jadwal pembahasan lanjutan dari pansus,” tukasnya. (rud)

PKB Tak Bakal Usung Capres Tanpa Modal Pasang Kriteria, Hindari Figur Penjual Citra JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sampai saat ini memang belum punya jago untuk disiapkan sebagai calon presiden (capres) maupun calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2014 mendatang. Namun demikian, PKB telah menetapkan kriteria bagi capres-cawapres yang akan diusung oleh partai pimpinan Muhaimin Iskandar itu. Ketua Fraksi PKB DPR, Marwan Jafar, menyatakan, selama ini banyak pihak melupakan pentingnya kriteria. Padahal, kriteria sangat penting untuk menjaring figur. “Ketepatan menetapkan kriteria akan berpengaruh pada figur capres-cawapres yang bakal diusung,” kata Marwan di Jakarta, Senin (18/2). Politisi muda PKB itu pun merincikan kriteria capres yang akan diusung PKB. Pertama, capres harus visioner jauh ke depan. Alasannya, persoalan yang dihadapi Bangsa Indonesia adalah masalah jangka panjang, sehingga solusinya tidak bisa secara parsial yang hanya untuk jangka pendek. Kriteria kedua capres dari PKB adalah berkualitas, punya kapabilitas dan populer secara nyata. “Dia juga harus berintegritas, dan bukan semata populer karena pencitraan semu,” ucapnya.

Kriteria ketiga yang tak kalah penting, PKB mensyaratkan capres mendatang bukan figur yang tiba-tiba muncul atau dimunculkan tanpa pernah diketahui kiprahnya dalam jagad politik nasional. “Artinya, calon itu harus pernah berkeringat secara politik. Tidak mungkin presiden yang terpilih akan mampu berpolitik kalau tidak pernah terjun ke dunia politik,” tandasnya. Keempat, PKB juga punya kriteria khusus. Menurut Marwan, partainya tidak akan mau mengusung figur maupun tim suksesnya yang pernah menciderai PKB. “PKB tidak akan menerima capres dan cawapres dan tim suksesnya yang telah membuat noda hitam atau dosa sejarah terhadap PKB. Kami hindari figur yang sudah berbuat dholim kepada PKB dan penguruspengurusnya yang sudah terbukti loyal dan berkeringat di PKB,” terang dia. Kriteria terakhir yang disodorkan PLKB adalah kemampuan finansial figur capres-cawapres. “Dengan mempunyai potensi sumber daya ekonomi, caprescawapres diharapkan punya modal untuk menggerakkan mesin pemenangan, sekaligus sebagai contoh wujud kemandirian pribadi secara ekonomi,” pungkasnya. (jpnn/lla)


Mei Na Duo Ribao

Radar Manado

3

Rabu, 20 Februari 2013

Cap Go Meh Batal Gabung MCTF Pemkot Manado Dukung Penuh

IVAN/RM

MAGNET WISATA: Perayaan Cap Go Meh (foto kanan) tahun ini digelar tidak bersamaan dengan festival kebudayaan (foto kiri).

KOKO

Tak Sabar Menanti BAGI umat Tri Dharma, prosesi Cap Go Meh merupakan salah satu ritual besar. “Cap Go Meh selalu menambah spiritualitas dalam diri kami umat Tri Dharma,” kata Youngkie Soei, salah satu umat Klenteng Altar Agung, Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Thian Tan Youngki Soei Kiong. Pemuda yang saat ini bekerja di PT Megah Prima Supra Makmur (MPSM) ini mengaku tak sabar lagi menanti Cap Go Meh yang tahun ini akan dilaksanakan pada 24 Februari mendatang. “Iya, sudah tidak sabar. Saat ini lagi penuh dengan persiapan menyambut datangnya ritual tersebut,” ungkap pria kelahiran 11 Agustus 1990 ini. Dijelaskannya, Cap Go Meh begitu penting bagi umat Tri Dharma karena dalam ritual tersebut umat akan menaikkan puja-puji ke Roh Suci Sin Beng. “Kami percaya, dengan menggelar Cap Go Meh, kota yang kita diami ini akan diberkati dan dijauhkan dari segala bencana dan mara bahaya,” ungkap pria bershio kuda ini.(nal/ddt)

RITUAL

Iris Lidah Lambang Pengorbanan SAKRAL: Seorang Tang Sin saat melakukan aksi iris lidah di ritual Cap Go Meh tahun lalu.

AKSI iris lidah ala Tang Sin merupakan salah satu adegan yang paling ditunggu warga dalam tiap perayaan Cap Go Meh. Mungkin tak banyak yang tahu bahwa setiap gerakan Tangsin, termasuk iris lidah dengan pedang tajam, merupakan bagian dari pengorbanannya. Menurut Fong Kim Sian, Tang Sin dari TITD Kwan Seng Ta Tie, Klenteng Kwan Kong, ada alasan mendalam di balik aksi mengiris lidah tersebut, bukan dengan tujuan untuk gaya-gayaan apalagi menunjukan kehebatan. “Ada istilah karena lidah badan binasa. Seringkali kita sebagai manusia begitu gampang mengatakan kebohongan dan bersaksi dusta. Untuk inilah tujuan ritual iris lidah tersebut, agar kita manusia, khususnya umat Tri Dharma, lebih peka dan hati-hati saat berbicara dan menggunakan mulutnya. Gunakanlah mulut untuk mengatakan kebenaran bukan kebohongan,” jelasnya. Darah yang tercurah dalam aksi tersebut juga punya makna. “Darah ini kami gunakan sebagai media untuk komunikasi antara Roh Suci Sin Beng dengan umat. Melalui darah tersebut kami (Tang Sin, red) yang dimasuki Roh Suci Sin Beng akan menuliskan pesan dalam sebuah kertas untuk para umat,” jelasnya.(nal/ddt)

Kereta Hias Siap Warnai Cap Go Meh

MANADO – Perayaan Cap Go Meh tahun ini akan berlangsung sebagai iven tunggal. Ini terjadi karena Manado Carnival Traditional Festival (MCTF) yang sebelumnya direncanakan akan digelar bersamaan batal dilaksanakan. “MCTF tahun ini ini terpaksa belum bisa kami selenggarakan, karena sementara ini Kota Manado masih dalam kondisi tanggap bencana dan berduka. Jadi tak memungkinkan untuk mengadakan iven tersebut, apalagi pesertanya berasal dari seluruh kecamatan se-Kota Manado,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Manado DR Peter Assa ST MSc. Sejatinya, kedua iven ini akan menjadi icon budaya dan tradisi multi etnis di Kota Manado. Meski begitu, walau MCTF belum bisa digelar, Pemkot Manado tetap mendukung sepenuhnya perayaan Cap Go Meh. “Kami akan membantu memfasilitasi apapun yang dibutuhkan umat Tri Dharma dalam merayakan Cap Go Meh,” tuturnya. Dukungan Pemkot Manado itu disambut positif Ketua Perhimpunan Tempat Ibadah Tri Dharma (PTITD), Jemmy Rumengan. “Kami salut dengan dukungan Pemkot Manado. Dengan begitu perayaan Cap Go Meh akan tetap bisa berlangsung meriah,” tuturnya.(nal/ddt)

Subsidi Penguburan di Laut

IVAN/RM

CERAH CERIA: Kereta hias yang menampilkan personifikasi figur dewadewi.

MANADO – Perayaan Cap Go Meh mendatang dipastikan akan menampilkan arak-arakan kereta hias atau lebih dikenal dengan istilah pikulan bagi kalangan umat Tri Dharma. Hadirnya pikulan ini akan semakin memeriahkan ritual Cap Go Meh, karena selain memikul Kio, umat Tri Dharma akan ikut mengarak kereta hias yang telah dihias seindah mungkin dalam perayaan tersebut. “Kami juga membuka kesempatan bagi umat Tri Dharma yang anak-anaknya ingin menaiki kereta hias tersebut dan kuda Lo Tjia,” kata Felix Wongso, personil panitia yang mengurus pendaftaran untuk kereta hias

atau pikulan tersebut. Menurutnya, siapapun boleh menjadi penunggang kuda Lo Tjia dan menaiki kereta hias, asalkan segera mendaftarkan diri di gedung serbaguna Klenteng Kwan Kong. “Antusiasme para orang tua yang ingin anaknya menjadi peserta kereta hias sangat tinggi. Kami tidak membedakan dari mana yang ingin terlibat, asal mereka cepat mendaftar,” ingatnya. Kereta hias ini nantinya akan menampilan figur simbolisasi perupaan dewa-dewi umat Tri Dharma. Puluhan orang biasanya terlibat saat arak-arakan kereta hias tersebut.(nal/ddt)

GUANGDONG -- Pemerintah Guangzhou akan memberikan subsidi kepada seluruh warga kota itu yang bersedia menguburkan anggota keluarga mereka di laut. Subsidi itu berlaku bagi warga yangmeninggal mulai 1 Januari 2013 lalu. Subsidi yang diberikan 1000 Yuan, atau sekira Rp1,5 juta. Pemerintah juga tidak akan memungut biaya atas penguburan itu. Menurut pemerintah Guangzhou, langkah itu dilakukan untuk lebih menjalankan reformasi prosedur pemakaman, menghemat lahan dan mengubah tradisi sosial. Bagi mereka yang tidak bisa mendapat subsidi, bisa mengajukan permohonan untuk mendapat pembebasan biaya pemakaman di laut Tidak diketahui pasti berapa biaya yang dibutuhkan untuk biaya pemakaman di laut. Yang pasti, biayanya tidak kecil karena cara paling tradisional adalah melakukannya dari atas kapal yang harus disewa khusus.(ddt)

Petuah China “Jika engkau menerima sesuatu dari orang lain, tulislah itu pada batu. Tapi, jika engkau memberi sesuatu kepada orang lain, tulislah itu di atas pasir. Yang di batu akan terukir dan yang di pasir akan terhapus.”

Nixon Berkunjung ke Tiongkok UBAH DUNIA: Presiden Richard Nixon makan bersama dengan sejumlah emimpin Tiongkok.

PRESIDEN Amerika Serikat Richard Nixon berkunjung ke Tiongkok pada 20 Februari 1972. Kunjungan ini sangat penting karena AS tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Tiongkok lantaran mengakui Republik Cina di Taiwan sebagai pemerintah China. Kunjungan ini berdampak be-

sar dalam membangun kembali hubungan AS dengan Tiongkok yang terputus sejak partai komunis mengambil kekuasaan tahun 1949. Ini adalah kunjungan pertama presiden AS ke Tiongkok. Kunjungan ini sekaligus akhir 25 tahun pemisahan kedua negara.(*)

Feng Shui

Hari ini Rabu, 20 Februari 2013 adalah hari yang baik bagi shio Ular (1977, 1989, 2001). Hari yang tidak baik (Ciong, red) bagi shio Monyet (1980, 1992, 2004) dan hari paling sial (Ciong kuat) bagi shio Babi (1971, 1983, 1995)


Rabu, 20 Februari 2013

KORPRI

60 Juta untuk Korban Bencana

BANTU SESAMA: Kepedulian bisa datang dari siapa saja termasuk dari anggota Korpri Pemprov Sulut saat menggalang dana bantuan korban bencana.

ANGGOTA Korpri Provinsi Sulut melakukan aksi spontanitas dengan mengalang dana untuk membantu korban banjir dan tanah longsor yang terjadi Minggu (17/2) . Aksi yang berlangsung usai pelaksanaan apel Korpri di ruang Mapalus Kantor Gubernur dipimpin Wagub DR Djouhari Kansil MPd bersama Sekprov yang juga selaku Ketua Umum Korpri Sulut Ir SR Mokodongan. Dari aksi sosial spontanitas itu berhasil terkumpul sumbangan sebesar Rp60 juta. Kansil memberi apresiasi positif kepada seluruh anggota Kopri Sulut yang sangat peduli dengan peristiwa memilukan yang dialami saudara-saudara kita akibat diterjang bencana bajir dan tanah longsor, bahkan dari peristiwa tersebut hingga kini sedikitnya sudah 17 nyawa manusia melayang, yang terakhir jenasah Yustin Rompas warga Kombos (42). Pemprov Sulut sudah sejak Minggu, langsung melakukan tindakan tanggap darurat melalui kerja secara nyata, terstruktur dan komprehensif dengan memonitor titik-titik lokasi bencana, kondisi korban bencana, sekaligus memberikan bantuan logistik dan memberikan pelayanan kesehatan yang menyentuh secara langsung para korban bencana. “Hal terpenting adalah memberikan penanganan terhadap keselamatan jiwa para korban bencana,” katanya. Sementara itu Mokodongan menyebutkan, bantuan yang terkumpul ini, akan segera di salurkan. baik dalam bentuk uang maupun makanan kepada para korban. (rud/kie)

BENCANA

Pengungsi Kekurangan Vitamin KONDISI kesehatan warga di lokasi pengungsian korban banjir di Masjid Darul Arqam Kelurahan Ternate Tanjung mulai kekurangan vitamin. Hasil kunjungan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Dr Djouhari Kansil di posko bencana itu Senin (18/2) menemukan seorang pengungsi tiba-tiba pingsan karena mengalami gangguan kesehatan berat. Faisal salah satu tetangga korban mengatakan, korban yang biasa dipangggil Mina sejak mengungsi sudah mengeluh sakit. “Dia menceritakan badannya tidak enak karena kekurangan vitamin, jadi dia butuh vitamin. Tapi sudah terlanjur lemah jadi dia pingsan dan langsung dilarikan ke rumah sakit,” ujar Faisal. Dalam kunjungan itu, Kansil bersama rombongan diantaranya Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulut Hoyke Makarawung dan Kepala Dinas Sosial Anwar Panawar serta Asisten Administrasi Umum Edwin Silangen SE MS membagibagikan bantuan obat-obatan, beras satu ton, matras, makanan siap saji dan air mineral. (rud/kie)

Penderita di Sulut Terus Meningkat

Kalangan Pekerja Terbanyak HIV-AIDS MANADO —Jumlah penderita HIV-AIDS di Sulut terus mengalami peningkatan signifikan. Hingga Februari 2013, jumlah penderita sudah mencapai 1175 orang. Wakil Ketua KPA Provinsi Sulut Wagub Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd mengatakan, 1175 ODHA terdiri dari HIV 429 orang, AIDS 746 orang. Sedangkan yang sudah meninggal sebanyak 152 orang. “Yang telah mendapat pendampingan 900 orang,” jelas Kansil. Sementara jumlah menurut pekerjaan kalangan swasta penyumbang terbanyak dari

penyakit mematikan ini yaitu berjumlah 333 orang, di susul ibu rumah tangga 229 orang dan tidak bekerja 150 orang. Sedangkan jumlah disebabkan faktor resiko heteroseksual tertinggi jumlahnya 952 orang, baru penguna napsa suntik berjumlah 108 orang diikuti perinatal 62 orang. “Dari tahun ke tahun jumlah dana APBD hibah yang diberikan untuk sekretariat KPA Provinsi Sulut dari 2009 hingga 2012 tidak mengalami peningkatan atau hanya sebesar Rp 500 juta,” tukasnya. (rud/kie)

MENINGKAT: Jumlah kasus HIV-AIDS di Sulut terus bertambah. Jika tak diantisipasi, angka ini bias bterambah dua kali lipat setiap tahun.

Lakip Sulut Terus Meningkat

Tanggap Darurat Sesuai Kondisi

Raih Predikat CC MANADO—Nilai Lakip Provinsi Sulut terus mengalami peningkatan. Jika tahun lalu, Pemprov hanya mendapat nilai 57,01, untuk tahun ini berdasarkan hasil evaluasi mendapat nilai 60,54 dengan predikat “CC”. Kendati begitu, capaian ini tak membuat Pemprov puas diri. Melainkan ini menjadi pemicu untuk terus melakukan upaya perbaikan terlebih masih dijumpai kelemahan yang sama dengan tahun sebelumnya. Hal itu dikatakannya saat membuka acara Penandatanganan Penetapan Kinerja dan Pemantapan Reformasi Birokrasi di bidang Akuntabilitas di lingkungan Pemprov Sulut, di ruang Mapaluse, Senin

(18/2). Menurut Kansil, ada beberapa hal yang menjadi perhatian yaitu menyangkut perencanaan kinerja, Pemprov sudah menyusun dokumen-dokumen perencanaan kinerja jangka menengah yaitu RPMJD dan Renstra SKPD dan Perencanaan Kinerja Tahunan (PKT). Sementara menyangkut pengukuran kinerja, Pemprov sudah memiliki secara formal Indikator Kinerja Utama (IKU) sebagai alat ukur keberhasilan entitas organisasi. Sedangkan terkait dengan pelaporan diakuinya masih ada kelemahan dalam penyusunan lakip yaitu belum menyajikan evaluasi dan analisa serta pembanding-pembanding atas kinerja se-

hingga belum dapat menginformasikan capaian kinerja organisasi yang seharusnya. Kansil juga menyebutkan, menyangkut evaluasi kinerja itu sudah dilakukan di setiap SKPD secara sederhana, namun masih ada kelemahan sedikit antara lain, kualitas pelaksanaan dan hasil evaluasi belum memadai, sehingga belum dapat dimanfaatkan untuk perbaikan penerapan manajemen kinerja di lingkungan Pemprov. Sedangkan capaian kinerja Pemprov Sulut sudah baik, termasuk dengan capaian outcam, sembari memberi contoh bidang kesehatan, pendidikan ketenagakerjaan, sosial dan ekonomi sudah baik. (rud/kie)

Hati-hati dan jangan lengah, cuaca buruk masih akan terjadi. Kalau kita lengah nyawa taruhannya,” DR SH Sarundajang Gubernur Sulut MANADO—Gubernur Sulut DR SH Sarundajang menegaskan, tak ada batas waktu soal pemberlakuan tanggap darurat. “Semua tergantung cuaca. Memang aturannya 3 hari saja tanggap darurat, tapi kalau cuaca terus memburuk berarti bisa kapan saja diberlakukan,” terang Sarundajang saat mendampingi Menko Kesra, Agung Laksono yang datang menyambangi korban meninggal di Citraland yang disemayamkan di Calaca

Selasa kemarin. Lebih lanjut, Sarundajang mengatakan, memang aturannya tangga darurat hanya berlaku tiga hari saja, tapi kalau cuaca terus memburuk berarti bisa kapan saja diberlakukan. Dia pun berharap masyarakat tetap waspada karena cuaca masih akan memburuk. “Hati-hati dan jangan lengah, cuaca buruk masih akan terjadi. Kalau kita lengah nyawa taruhannya,” pungkasnya. (rud/kie)

Minahasa dan Sitaro Ikut Keciprat Bantuan

Gubernur Bantu 200 Juta Bencana Manado MANADO – Gubernur Sulut DR SH Sarundajang , menyerahkan bantuan bencana alam untuk para korban senilai Rp200 Juta yang diserahkan langsung kepada Walikota Manado Vicky Lumentut,diselasela kunjungan bersama Menkokesra Agung Laksono di Posko bencana kompleks Terminal Paal Dua. Gubernur mengatakan Pemprov Sulut telah menyiapkan dana tanggap darurat untuk membantu

masyarakat yang menjadi korban bencana di daerah ini. “Tentunya bantuan yang diberikan ini, merupakan bentuk kepedulian pemerintah bagi warganya di daerah ini. Kiranya, lewat bantuan ini akan membantu meringankan beban hidup dari masyarakat korban bencana,” kata SHS sapaan akrab gubernur. Sementara bantuan tanggap darurat bencana untuk Kabupaten Minahasa, juga telah diserahkan

reky/rm

BANTU KORBAN: Wakil Gubernur Sulut DR Djouhari Kansil menyerahkan bantuan Pemprov Sulut kepada Pemkab Minahasa yang diterima Sekdakab Warouw Karouwan, kemarin.

oleh Wagub Sulut DR Djouhari Kansil, MPd di ruang rapat Wagub, kepada Sekda Minahasa Karouw Karouwan. Bantuan yang diserahkan sebesar Rp100 Juta. Bantuan bagi korban bencana di Kabupaten Sitaro direncanakan akan diserahkan esok (hari ini,red) di kantor Gubernur oleh Wagub. Bantuan

tanggap darurat nilainya sama dengan Minahasa: Rp 100 Juta, dan akan diterima langsung oleh Bupati Sitaro Tonni Supit. Kansil mengatakan, khusus korban meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor yang berjumlah 18 orang di tiga daerah, lewat aksi sosial penggalagan dana dari anggota KORPRI di lingkungan Pemprov Sulut, serta sesuai petunjuk gubernur, setiap korban meninggal akan menerima Rp5 Juta. Dan, bantuan itu sudah mulai diserahkan sejak Senin (18/2) lalu. Sedangkan tiga korban yang meninggal di Kabupaten Sitaro akan dibawah langsung Staf Ahli Gubernur Bidang Politik dan Hukum Drs Jhon Palandung yang juga mantan Sekda Kabupaten Sitaro dan akan diserahkan, Rabu (20/2) kepada keluarga korban di Desa Lia I Kecamatan Siau Timur.(kie)


Rabu, 20 Februari 2013

KRIMINAL

Mahasiswa Edarkan Uang Palsu SUNGGUH Memalukan perbuatan yang dilakukan oknum mahasiswa inisial SM (20) warga Winangun dan DR (17) warga Tuminting. Betapa tidak, kedua mahasiswa itu kedapatan anggota kepolisian diduga menyebarkan uang palsu di sejumlah wilayah di Manado. ‘’Ada 65 lembar pecahan seratus ribu. Yang sudah diedarkan ada 14 lembar. Keduanya diamankan saat melakukan aksinya di area Stadion Klabat Kelurahan Ranotana,” ujar Direskrimum (Direktur Resort Kriminal Umum) Polda Kombes Pol VJ Lasut, kemarin (19/2). ‘’Kami masih mengembangkan kasus untuk mencari tahu dimana saja uang palsu disebar kedua tersangka,” tambahnya. Ia mengimbau warga, khususnya yang menjalankan usaha penjualan untuk lebih peka lagi melihat uang yang dibayarkan konsumen ketika melakukan transaksi. “Ini yang harus diperhatikan karena bisa jadi uang yang disebar sudah banyak,” katanya sembari menambahkan Polda akan mencari tahu apakah ada jaringan lain yang bekerjama dengan kedua tersangka. (fab/jns)

Futsal Menpora Cup Siap Bergulir Radar Manado Dipercayakan jadi Pelaksana JAKARTA—Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI bertekad membangun kultur dan semangat olahraga di Sulut. Tanggungjawab pembinaan dan pendidikan olahraga ini, Kemenpora akan bekerjasama dengan Radar Manado, menggelar kompetisi Futsal Menpora Cup. “Olahraga nasional dan daerah perlu didorong agar lebih berkualitas,” kata Menpora Roy Suryo, Senin (18/2) di Kemenpora saat

dijumpai Radar Manado. Pejabat berkumis ini menuturkan, kualitas olahraga sangat ditunjang dengan kompetisi yang digelar secara berkelanjutan dan profesional. “Mutu olahraga apa pun tidak bertumbuh secara spontan tapi melalui pembinaan, kompetisi dan pendidikan yang rutin,’’ ungkapnya. Mengenai kompetisi Futsal ini, Suryo menuturkan, perlu dihidupkan

sebagai salah satu olahraga yang memasyarakat. Khusus di Sulut, Futsal merupakan jenis olahraga yang digandrungi bahkan menjadi pola hidup remaja, anak muda dan orang dewasa. “Saya dengar Futsal cukup bergema di Sulut. Ini perlu didorong dan Radar Manado harus mampu menggelar iven ini,” kata Suryo. Lebih jauh, Suryo mengutarakan, kompetisi Futsal Menpora Cup yang

Roy Suryo

dibina lebih lanjut di olahraga Futsal,” kata Suryo. (kim/jns)

Vicky-Ai Berbaur dengan Pengungsi

KORUPSI

Kasus SPPD Deprov, Polda ‘Pecah’ DUGAAN kasus korupsi dana Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) Dewan Provinsi (Deprov) menjadi polemik internal jajaran Kepolisian Daerah (Polda). Betapa tidak, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) AKBP Denny Adare mengaku tidak diberikan informasi bagaimana pengembangan kasus itu. “Sistem yang tidak jalan. Coba anda tanyakan sendiri ke penyidiknya. Sampai saat ini saya tidak pernah dilaporkan bagaimana perkembangan penyelidikan kasus itu,” ujar Adare. Ia menambahkan, hal serupa juga sering didapatinya karena bagian-bagian penyelidikan tidak semua dilaporkan bagaimana penanganan kasus. “Saya justru bingung mau beri keterangan kepada wartawan,” pungkasnya. Sementara itu, salah satu penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda mengaku kasus tersebut masih mencocokkan data dengan LHP BPK. “Karena dugaan penyimpangan 800 juta itu yang menjadi temuan. Kalau BPK tidak bersedia memeriksa lagi, tentu kami akan mengambil alih,” ujar penyidik senior yang meminta namanya disimpan. (fab/jns)

4.220 Rumah Rusak

Sinjal Gandeng Perempuan Sulut Tangani Bantuan Korban Bencana EMPAT hari terakhir personil DPR RI Paula Sinjal SH MSi tampak sibuk menggalang bantuan bagi korban banjir dan tanah longsor yang menerjang hampir semua kawasan Sulut. Kendati sibuk dengan kepadatan aktifitas di DPR RI, anggota Komisi II Bidang Pemerintahan Daerah dan Undang-undang ini Paula Sinjal merasa sulit melepaskan tanggung jawab kemanusian. “Saya membayangkan, betapa pedihnya masyarakat, keluarga korban dan pemerintah yang menghadapi situasi seperti ini. Saya tidak bisa diam di tempat, ketika mengetahui banyak korban,” ungkap anggota Fraksi Demokrat DPR RI tersebut. Sehari setelah peristiwa banjir dan tanah longsor, Paula langsung mengontak semua rekan-rekan kerja, koleganya di DPR RI dan sejumlah penyumbang untuk menggalang dana. “Kami sedang mengumpulkan semua bahan dan tim yang akan turun ke lapangan. Sulut memang dirundung masalah dan pantas menjadi duka nasional,” papar dia. Paula pun bermaksud akan menggandeng organisasi perempuan Sulut untuk menyalurkan bantuan tersebut. “Supaya lebih muda proses penyaluran, saya akan turun bersama sejumlah perempuan Sulut,” kata dia. Bantuan yang disiapkan Paula berwujud makanan, obat dan pakian. Pada bagian lain, Paula menuturkan banjir dan tanah longsor yang terjadi setiap tahun dan memakan korban, harus menjadi bahan pelajaran pemerintah kota Manado. (kim/*)

dijadwalkan 20 Mei nanti, merupakan salah satu program pemerintah dalam peningkatan kesehatan dan pengentasan kejahatan. “Dengan olahraga, kita tingkatkan prestasi dan kesehatan masyarakat,” kata dia. Tapi lebih jauh, kompetisi Futsal nanti, lanjut Suryo dapat menjaring pemain-pemain muda yang siap bertarung di pentas nasional. “Kita harapkan ada bibit-bibit yang akan

SEPENANGGUNGAN: Walikota Dr Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA dan Wakil Harley Mangindaan SE MM mengunjungi warga korban bencana.

DATA KORBAN BENCANA Jumlah KK : Jumlah Jiwa : Jumlah Rumah Rusak : Rusak Ringan : Rusak Berat :

12.453 KK 41.863 Jiwa 4.220 Rumah 3.579 Rumah 641 Rumah ivan/rm

Sepanjang DAS Tondano akan Dibuat Tanggul

ivan/rm

TANGKAL: Untuk mencegah Sungai ini meluap, akan dibangun tanggul yang lebih tinggi.

MANADO—Penyebab ’tenggelamnnya’ sebagian Kota Manado karena meluapnya Sungai Tondano yang membelah kota. Karenanya, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado bakal membangun tanggul yang lebih tinggi di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano tersebut. ‘’Kita akan bebaskan lahan sekitar 10 meter di samping kiri dan kanan sepanjang DAS untuk dibangun tanggul yang lebih tinggi serta membuat jalan setapak di atasnya,’’

kata Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA, kemarin. Menurutnya, ini adalah langkah untuk mengantisipasi terjadi bencana di masa yang akan datang. ‘’Sebenarnya ini seperti program water front city. Selain untuk menangkal bencana banjir, juga berefek pariwisata sebab DAS Tondano bisa dijadikan jalur pariwisata menggunakan perahu atau Kapal Motor,’’ katanya. Untuk membantu warga yang menjadi korban bencana, Lumentut dan Wakil

Harley Mangindaan memerintahkan instansi teknis terkait seperti Dinas kebakaran untuk membersihkan endapan lumpur, Dinas Kebersihan untuk mengangkut sampah akibat dari dampak banjir di sekitar lingkungan penduduk, Dinas Kesehatan untuk menyiapkan tenaga dokter dan medis untuk yang luka atau sakit, Badan Penanggulanagn Bencana Daerah dan Dinas Sosial untuk menyalurkan bantuan, dan menyiapkan tim lainnya untuk membantu warga masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor, Minggu (17/2) lalu. Dia juga mengharapkan agar masyarakat jangan dulu kembali ke rumah jika belum aman. "Pastikan jika sudah betul-betul aman baru kembali ke rumah masingmasing," katanya di Posko Pengungsian masyarakat Kampung Tubir di Terminal Paal Dua. Pada sore hari, Walikota bersama Wawali didampingi tim SAR dan RAPI Manado menyusuri DAS Tondano dari Kelurahan Paal Dua hingga ke Polairud di Singkil.(jns)

MANADO—Sikap bersahaja ditunjukkan Walikota Manado Dr Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA dan Wakil Harley ‘Ai’ Mangindaan SE. Merasa warganya menderita, mereka ikut menanggung perasaan tersebut dengan berbaur bersama korban bencana di tempat pengungsian. Bahkan, untuk turut sepenanggungan, keduanya rela makan bersama dengan pengungsi di dapur umum Kelurahan Komo Luar, didampingi Sekkot Ir Haefrey Sendoh. Seporsi mie instant pun dilahap keduanya. Mereka tak segan-segan menikmati makanan yang disiapkan untuk pengungsi korban bencana banjir dan longsor itu. "Kami turut merasakan apa yang dialami warga Manado. Makanya, bukan hanya menghimbau, tapi ikut bersama menanggung penderitaan warga sangat perlu,’’ kata Lumentut. Dia juga meminta warga yang menjadi korban tetap semangat dan bangkit menjalani kenyataan. Sebab, musibah tidak pernah diundang. "Mari kita jaga terus kebersamaan dan tabah

menghadapi ujian ini. Pemerintah akan terus menyalurkan bantuan,’’ tambahnya memberi dorongan. Sementara untuk data terakhir bencana banjir dan tanah longsor di Kota Manado dari BPBD Manado, Kepala Keluarga (KK) yang terkena bencana berjumlah 12.453, terdiri dari 11.935 KK korban banjir dan 518 KK korban longsor. Sedangkan Jumlah total akibat dampak banjir dan longsor berjumlah 41.863 dengan rincian 40.018 jiwa korban banjir dan 1845 jiwa korban longsor. Jumlah total rumah warga masyarakat yang rusak 4.220 dengan rincian 3.579 rusak ringan dan 641 rusak berat. Korban jiwa/ meninggal dunia 10 orang. Selain bantuan dari Pemerintah Kota Manado, ada juga bantuan dari masyarakat seperti mengevakuasi korban, bantuan bahan makanan, pakaian, pendirian pos kesehatan, PMI dan bantuan lainnya seperti yang dilakukan oleh Posko Peduli Kasih (love care), Tim Doa Transformasi dan Familylife Manado. Bantuan lainnya tanggal 18 Februari 2013 datang dari Angkasa Pura Airports. (jns)

Tridjaya Motor

Berbagi Kasih dengan Korban Bencana

PENYERAHAN BANTUAN: Team Tridjaya Motor saat menyambangi salah satu rumah korban becana banjir di kelurahan Ternate Tanjung.

TRIDJAYA Motor menunjukan managemennya tak hanya sekedar berlandaskan profit, tetapi juga giat dalam aksi sosial. Hal ini dibuktikan dengan kegiatan berbagi kasih yang dilakukan managemen dealer Tridjaya Motor saat memberi bantuan kepada para korban bencana banjir dan longsor yang mendera Kota Manado di akhir pekan kemarin. “Kami turut merasakan apa yang para korban alami. Mungkin dengan sedikit bantuan dari kami, bisa mengurangi kesedihan akibat bencana dan menambah semangat para korban dalam membenahi rumah dan ekonomi keluarga korban,” kata Manager Tridjaya Rahel Monica. Aksi spontanitas ini dilakukan team Tridjaya Mo-

tor yang secara maraton mengunjungi wilayah yang terkena dampak serius dari bencana banjir tersebut. Antara lain berbagi kasih dengan warga di Kampung Jubir, Tikala dan Wawonasa. Sepanjang melakukan aksi sosial tersebut, dealer Tridjaya Motor membagikan sejumlah paket bahan makanan dan Indomie. Dimana terdapat sekitar 60an dos makanan dan 15 dos Indomie bagi para korban banjir. “Kami melihat kebutuhan makanan ini yang paling mendesak dan sangat dibutuhkan warga yang menjadi korban bencana. Kiranya makanan tersebut dapat menambah kekuatan untuk melewati cobaan yang tengah melanda,” tuturnya.(nal/jns)


Pro Bono Publico

6

Radar Manado

Rabu, 20 Februari 2013

Komisi PSE Turun Lapangan Bantu Korban Bencana Tanah Longsor

ISTIMEWA

Para kardinal mengenakan pakaian merah memenuhi Kapel Sistine dalam sebuah acara pemilihan Paus atau Konklaf.

WKRI Bertekad Majukan Gereja M A N A D O - Wa n i t a Katolik Republik Indonesia (WKRI) bukanlah kumpulan wanita pendogeng. WKRI merupakan organisasi yang berpotensi memajukan Gereja. Demikian penegasan yang disampaikan Selvi Rumampuk, salah satu Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) WKRI kemarin. WKRI kata dia, merupakan organisasi yang diharapkan mampu

mewujudkan secara lebih nyata visi Gereja di tengah masyarakat. “WKRI merupakan agen perubahan yang diharapkan Gereja saat ini,” ungkap Rumampuk, kemarin di Manado. Dia menjelaskan, sebagai organisasi yang menimba inspirasi dari Gereja, WKRI diminta untuk mewujudkan visi yang searah dengan ajaran Gereja. “Keprihatinan terhadap kaum mar-

ginal merupakan sebuah kemendesakan mengingat visi WKRI berasal dari visi Gereja yang pro kaum marginal,” tutur dosen yang pernah mengajar di Sekolah Tinggi Filsafat Seminari Pineleng tersebut. Sadar akan tangung jawab sosialnya tersebut, Rumampuk menantang WKRI untuk membuktikan eksistensinya lewat program yang pro rakyat.

“Sudah saatnya WKRI harus buktikan bahwa eksistensinya bisa disarakan banyak orang. Maka program-program yang digagas WKRI hendaknya dibuat untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Dengan cara inilah WKRI menabiskan dirinya sebagai organisasi yang memiliki potensi dalam membantu Gereja ke arah yang lebih baik,” jelasnya. (tr-1)

SMP Don Bosco Geber Peserta UN MANADO—Jelang ujian nasional (UN) yang kian mendekat membuat hampir semua sekolah di Sulut menggelar tryout dan pengayaan bagi para siswa yang akan ikut UN. Proyek musiman ini dilakukan dalam rangka menjaga asa memperoleh kelulusan 100 %. Demi menjaga nama besarnya sebagai sekolah

Katolik yang berprestasi, SMP Don Bosco Manado pun menggelar hal yang sama. Menurut kepala sekolah SMP Don Bosco, Fr Valerius Halawa CMM, kegitan ini dilakukan dalam rangka memantapkan siswa jelang UN. “Kegiatan ini dimaksudkan untuk lebih mematangkan siswa dalam menghadapi UN,” tutur Halawa, kemarin di Manado.

Komitmen menjaga tradisi kelulusan 100% membuat pihaknya telah menggelar kegiatan tryout dan pengayaan sejak beberapa waktu yang lalu. “Kegiatan ini sudah berlangsung mulai dari lalu. Ini dikarena komitmen kita untuk senantiasa memberikan yang terbaik bagi anakanak,” ungkap Halawa. Ia menjamin, dengan

kerja keras dan tekat bulat dari semua pihak, tradisi 100% kelulusan siswa yang selama ini diraih SMP Don Bosco akan tetap terjaga. “Kami harap pengertian baik dari semua pihak, muali dari orang tua, siswa maupun tenaga pengajar demi menunjukan kualitas sebenarnya dari SMP Don Bosco Manado,” tutur Halawa. (tr-1)

MANADO--Gereja Katolik Keuskupan Manado merasakan kepedihan korban bvencana tanah longsor dan banjir bandang yang menyapu hampir sebagian besar wilayah Sulut, Minggu (17/2) lalu. Wujud kepedulian Gereja, Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi Keuskupan Manado, Minggu lalu, turun meninjau lapangan. Kami sekarang menunggu mereka untuk datang kembali sore ini, dan mereka akan memberi kami informasi tentang apa yang dibutuhkan oleh para korban,” kata pengurus Komisi PSE Jeanette Mandagi, kemarin di Manado. Dia menuturkan, PSE mendistribusikan secara langsung bantuan yang disiapkan setelah berkoordinasi dengan Vi-

Christian Santie

karis Episkopal (Vikep) M a n a d o P a s t o r We n s Mawijere Pr. “Kami memilih untuk tidak mendistribusikan bahan-bahan yang sama seperti yang disalurkan oleh pemerintah daerah, LSM dan individu,” tambahnya. Sementara Sekretaris Keuskupan Manado Pastor Christian Santie MSC

Media Diajak Mewartakan Karya Allah MANADO-Gereja turut menaruh harapan bagi media untuk mewartakan sabda Allah. Demikian penuturan Ketua Panitia Pertemuan Signis, Pastor Rein Saneba, kemarin siang di Manado. Kata dia, media merupakan sarana yang dapat digunakan untuk menyampaikan karya penyelamatan Allah. “Karya cinta Allah dapat dikumandangkan dengan menggunakan media. Maka

media hendaknya dipandang sebagai mitra,” ujar Saneba. Aspek positif media inilah yang membuat Gereja menggagas pertemuan signis bertaraf nasional di Manado kemarin (19/2). Pertemuan ini dibuka dengan perayaan Misa yang dipimpin langsung Uskup Manado, Mgr Josep Suwatan MSC pukul 17.00 Wita. Saneba menuturkan, banyak pihak akan diundang hadir pada pertemuan

Rahasia, Ritual dan Sumpah di Balik Konklaf PEMILIHAN paus adalah ritual yang kaya akan tradisi dan simbolisme Gereja Katolik. Di sini ada sumpah rahasia, nyanyian Gregorian yang menghipnotis, dan kardinal yang mengenakan pakaian merah memenuhi Kapel Sistine. Sementara itu, semua masyarakat di luar Basilika Santo Petrus menunggu asap putih atau hitam untuk mengetahui apakah mereka seorang paus baru telah terpilih. Sebagian besar ritual saat ini merupakan karya Uskup Agung Piero Marini. Sebagai pemimpin perayaan liturgi Vatikan selama dua dekade di bawah Paus Yohanes Paulus II, Marini menyiapkan upacara pemakaman untuk sang mendiang paus dan pemilihan (konklaf) yang memilih Paus Benediktus XVI. Dia selalu berada di samping Kardinal Joseph Ratzinger setelah pemilihan, ketika paus baru mengucapkan kata “saya menerima” — secara resmi memulai jabatan kepausannya pada 19 April 2005. “Saya masih ingat dengan perasaan emosional, keheningan yang ada — partisipasi para kardinal,” kenang Marini dalam sebuah wawancara di kantornya di Vatikan. “Itu adalah peristiwa yang telah dipersiapkan dengan hati-hati.” Konklaf bulan depan akan memilih pemimpin ke-266 bagi miliaran umat Katolik di dunia. Yang ber-

beda kali ini adalah, paus terakhir masih hidup. Pengunduran diri Benediktus, paus pertama yang mengundurkan diri dalam 600 tahun terakhir, telah menyebabkan kekacauan di Vatikan. Tidak ada yang tahu pasti sebutan untuknya setelah dia mundur, atau apa yang akan dia kenakan setelah 28 Februari. Tapi satu hal yang jelas, aturan dan ritual untuk memilih penggantinya akan mengikuti “kitab” Marini tentang bagaimana menjalankan konklaf. Kitab itu adalah sebuah buku tebal padat dengan dekrit yang penuh catatan kaki, dasar perencanaan, petunjuk dan foto. Buku itu akan menjadi pedoman ketika 117 kardinal berkumpul di Kapel Sistine untuk memilih pengganti Benediktus. Vatikan mengatakan pada Sabtu bahwa Takhta Suci dalam beberapa hari atau beberapa pekan mendatang akan menyiarkan informasi terbaru ke konstitusi apostolik utama yang memandu pergantian kepausan dengan beberapa upacara yang telah diubah, mungkin memperhitungkan pengaruh tradisi upacara liturgi utama Benediktus yang menggantikan Marini pada 2007. Namun prinsipnya kemungkinan akan tetap sama. Konklaf dimulai dengan kardinal dalam jubah merah masuk ke Kapel Sistine, menyanyikan Litani

Penerbit : PT Bitung Cemerlang Pembina : Dahlan Iskan Komisaris Utama : Imawan Mashuri : Zainal Mutaqin Komisaris Direktur Utama : Suhendro Boroma Direktur : Urief Hasan General Manager : Dixie Tasijam

Pemimpin Redaksi Redaktur Pelaksana Redaktur Senior

Para Kudus tanpa diiringi musik, diikuti dengan lagu sakral lain, Veni, Creator Spiritus, memohon campur tangan para orang-orang kudus dan Roh Kudus saat mereka mengambil tempat di hadapan lukisan “Penghakiman Terakhir” karya Michelangelo. Para kardinal meletakkan tangan mereka di atas Injil dan berjanji untuk mematuhi kerahasiaan mutlak, baik selama dan sesudah konklaf, dan “tidak akan pernah memberi dukungan atau bantuan untuk campur tangan, oposisi atau bentuk intervensi lainnya... dalam pemilihan Paus Roma.” Meski Vatikan dikenal atas obsesinya terhadap kerahasiaan, sebenarnya ada alasan sejarah yang bagus mengapa proses konklaf tetap dirahasiakan dan mengapa kardinal berjanji untuk memberikan suara secara independen, kata Monsignor Robert Wister, profesor sejarah gereja di Seton Hall University di New Jersey. Wister mengatakan, sampai pada awal abad ke-20, pemilihan kepausan dapat diveto raja-raja Prancis, Spanyol atau Kaisar Romawi Suci. Para penguasa jarang terlibat tetapi sempat ikut campur dalam konklaf 1903 untuk menggantikan Paus Leo XII. Orang nomor 2 di Vatikan setelah Leo, menteri luar negeri Vatikan, sedang memimpin ketika pemilihannya diblokir Kaisar Austria Francis Joseph.

: Dixie Tasijam : Reky Simboh : Alex Mamahit

Alamat: Manado Post Center Manado Town Square Telp/Fax (0431) 861525-855558 Website: www.radarmanado.com Email : radar_manado@yahoo.com Percetakan : Jalan Pomorow Manado Telp. (0431) 852004

Pada akhirnya, pemenangnya Giuseppe Sarto Melchiorre, mengambil nama Pius X — dan segera menghapuskan hak veto. Namun, kenangan akan campur tangan luar terus memberatkan College of Cardinals, mengakibatkan mereka diasingkan sampai mereka mendapatkan seorang paus. Sekarang mereka memiliki hotel Vatikan untuk tinggal saat sedang tidak memilih, namun dilarang melakukan kontak dengan dunia luar: tidak ada telepon, tidak ada surat kabar, tidak boleh menulis twit. “Ada ketakutan itu,” kata Wister. “Melihat berabadabad sebelumnya, raja jelas campur tangan, kadangkadang dengan tentaranya.” Kerahasiaan dengan ancaman hukuman pengucilan (ekskomunikasi) juga memastikan bahwa pemenang tidak tahu siapa di antara para kardinal itu yang tidak memilihnya — sebuah elemen penting untuk menjaga persatuan kepemimpinan gereja. “Ini bukan Renaissance saat dia mungkin akan diracuni, namun masalah menghormati manusia,” kata Wister. Setelah sumpah akhir diambil, pembawa acara perayaan liturgi memberi perintah “omnes ekstra” (semua orang keluar) dan mereka yang tidak turut serta dalam konklaf meninggalkan ruangan kapel.

menuturkan, peristiwa banjir dan tanah longsor yang merenggut nyawa itu, perlu menjadi bahan refleksi bersama mengenai hubungan manusia dengan alam. “Masyarakat Katolik harus memetik hikmah dari peristiwa ini. Apakah kita sudah sungguh-sungguh membangun hubungan dan pernghargaan yang baik bagi lingkungan hidup, alam semesta,” ungkap Santie. Dia berharap, Gereja menjadi teladan hidup dalam masyarakat khususnya menyerukan pelestarian lingkungan hidup yang akan berdampak positif bagi manusia. “Gereja ikut bertanggungjawab alam pelestarian alam. Karena itu wujud dari iman yang dihidupi,’ tandas Santie. (kim)

Seorang kardinal tua, di atas usia 80 dan sehingga tidak memenuhi syarat untuk berpartisipasi, tetap tinggal dan membaca meditasi tentang kualitas seorang paus yang harus dimiliki dan tantangan yang dihadapi gereja. Setelah itu, dia dan pemimpin upacara meninggalkan kardinal dan pemungutan suara pun dimulai. Pada hari pertama, hanya satu putaran pemungutan suara diambil, setelah itu kardinal memberikan dua suara pada pagi hari, dua suara pada siang hari sampai mereka memiliki seorang pemenang. Diperlukan mayoritas dua pertiga suara. Setiap kardinal menulis pilihannya pada kertas bertuliskan kata-kata “Eligo di summen pontificem,” atau “Saya memilih sebagai Uskup Tertinggi.” Mereka mendekati altar satu per satu dan berkata: “Saya bersumpah disaksikan oleh saksi, Kristus Tuhan yang akan menjadi hakim saya, bahwa suara saya diberikan kepada orang, yang di hadapan Tuhan, saya pikir dia seharusnya terpilih.” Surat suara dilipat dan ditempatkan pada piring bulat dan dipindahkan ke sebuah guci oval. Setelah suara dihitung dan hasil diumumkan, kertas itu diikat bersama-sama dengan jarum dan benang, setiap surat suara dicoblos menembus kata “Eligo.” Lalu mereka dibakar dengan bahan kimia untuk mengirimkan asap

hitam (yang berarti tidak) atau putih (yang berarti ya) membubung keluar dari cerobong asap Kapel Sistine. Pada 19 April 2005, Ratzinger menerima tanggung jawab itu. Dia lalu dibawa ke ruang samping untuk berganti jubah putih kepausan. Sebelumnya dia datang mengenakan jubah merah, yang di dalamnya adalah pakaian hitam kardinal yang sederhana. “Tentu saja Paus tidak bisa sepenuhnya berganti pakaian pada saat itu, sehingga dia pergi keluar dengan pakaian berlengan hitam itu — kita bisa melihat baju hangatnya!” kenang Marini. “Tapi bahkan itu adalah sikap manusia bagaimana dia berpakaian sebagai kardinal.” Marini mendampingi Ratzinger keluar dari ruangan basilika dan menghadap ke Alun-Alun Santo Petrus, tempat kardinal mengumumkan “Habemus Papam” (Kita mendapatkan seorang paus) kepada ribuan orang di bawah. Kardinal mengumumkan nama Ratzinger dalam bahasa Latin, dan kemudian Benediktus mengucapkan kata-kata pertama di hadapan publik sebagai paus, mengatakan dia hanyalah “pekerja sederhana dan rendah hati di ladang anggur Tuhan.” Marini mencatat bahwa pertemuan pertama paus baru dengan umatnya men-

Rhein Saneba

dimaksud. “Pertemuan ini dihadiri oleh tokoh agama, biarawan/biawarati, seluruh civitas academica Sekolah Tinggi Filsafat Seminari Pineleng (STF-SP) dan undangan khusus,” tuturnya. Pertemuan yang akan ditutup pada Jumat (22/2) diharapkan mampu memberi pencerahan bagi semua peserta untuk senantiasa melihat media sebagai sarana yang dapat membatu Gereja. “Tugas Gereja untuk mewartakan Sabda Allah dapat diwartakan melalui media. Kita harap semua orang melihat bahwa media adalah mitra yang dapat dipakai Gereja untuk mengumandangkan kasih Allah bagi banyak orang pada waktu dan ruang manapun,” ungkap Saneba.(tr-1/kim)

elusuri sejarah dengan tradisi kuno bahwa uskup Roma dipilih rakyat. “Penampilan paus di balkon, tepuk tangan dan sorak-sorai sukacita yang meletus ketika dia keluar,” katanya, “dalam beberapa hal, merepresentasikan orang Roma yang menerima paus mereka.” Itu adalah salah satu simbol kuat dari tradisi konklaf. “Sebuah agama bergantung pada kebiasaan dan praktik,” kata Monsignor Kevin Irwin, mantan dekan teologi di Catholic University of America dan profesor liturgi. “Ini berbeda dengan memasang poster dan melakukan jajak pendapat tentang siapa yang menang. Ini adalah perbuatan Tuhan.” (AP/LO)

Dewan Redaksi: Reky Simboh, Alex Mamahit Redaktur: Alex Mamahit, Reky Simboh, Carla Gereth, Tatang Rahim, Donald Karouw, Hut Kamrin, Rudi Loho. Staf Redaksi: Rudi Loho, Hut Kamrin, Bobby Lengkong, Donald Karouw, Setly Rindorindo. Biro: Hayer Damolawan (Minsel), Recky Korompis (Mitra), Frangky Sumarauw (Bitung), Gusman Laeta (Kotamobagu), Faisal Amu (Bolmong), Israfil Mokodompit (Bolmut), Aulia Syukur (Bolsel), Tatang Rahim (Minut), Jeackry Lumansik (Tomohon), Ridy Maniku (Sitaro), Jeackry Lumansik, Recky Korompis (Minahasa). Fotografer: Ivan Setiawan. Artistik & Perwajahan: Norman Octavianus (Koordinator), Faisal Swara, Benediktus Renyaan, Stevi Simbar, Supriady Saragih, Ishak Labadjuana. Design Iklan: Tim. Manager Advertising: Yaziin Solichin Staf Iklan: Rommy Rorong. Manager Pemasaran: Jemmy. Administrasi Pemasaran: Putri. Distribusi: Christian, Luki Akay, Vicky Massie, Herold. Event Management: Recky Lempoy Manager Keuangan : Ivonne Korompis Ombudsman Manado Post Group : Drs Max Rembang Msi (Ketua), Haris Kai Sik, Hinca Panjaitan SH,MH Harga Eceran : Rp. 2000/Eksemplar Harga Langganan : Rp. 50.000/Bulan Alamat Perwakilan : Surabaya: Jl. A Yani No.88 Telp. (031) 8287999, Jakarta: Jl. Kebayoran Lama 17 Jakarta Selatan Telp (021)5349205


Radar Manado

Gorontalo Lipu’u

7

Rabu, 20 Februari 2013

LIMBOTO

Pemkab Terapkan Citizens Charter PROGRAM Citizens Charter yang menjadi unggulan Dinas Kependudukan dan Capil tahun 2013 bertujuab memberikan kontrak Pelayanan sebagai bentuk kepedulian pemerintah kabupaten Gorontalo terhadap masyarakat dalam mengurus dan melengkapi dokumen kependudukan seperti Akta Kelahiran, Kartu Keluarga, dan Buku Nikah. program ini dilaksanakan mengingat begitu banyaknya masyarakat yang tidak memiliki dokumen tersebut. “Melalui program ini maka bagi akta kelahiran seseorang akan diserahkan oleh pemerintah daerah melalui Pemerintah Desa atau Bidan dan dokter setempat bersamaan dengan pelaksanaan acara Aqiqah, sehingga masyarakat tidak perlu susah susah datang mengurus di DKCS. melalui program ini pula maka semua proses kelahiran sedapat mungkin dilaksanakan di sarana kesehatan sehinggga dapat menekan angka kematian ibu dan balita,” ungkap Kadis Dukcapil, DR Sumanti Maku, MSi. “Bagi warga masyarakat yang telah melewati usia 1 tahun dan belum memiliki akta lahir maka sesuai dengan UU Nomor 23 thun 2006 prosesnya harus terlebih dahulu melalui penetapan pengadilan sebelum dicetak oleh DKCS. Namun mengingat proses sidangnya di Pengadilan Negeri memerlukan waktu yang relatif lama dan jauh maka melalui program Citizens Charter ini Sidang Penetapan Anak oleh Pengadilan Negeri akan dilaksanakan secara mobile diseluruh kecamatan,” jelasnya. (rg/tng)

MARISA

Fokus Program Ketahanan Pangan GUNA menindaklanjuti berbagai program ketahanan pangan, Dinas Pertanian, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Pohuwato bekerja sama dengan Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo menggelar sosialisasi dan koordinasi terkait program untuk tahun 2013, belum lama ini. “Program ini dilakukan untuk meningkatkan peran dan partisipasi stakeholder dan masyarakat petani sebagai pelaku utama pembangunan di bidang pertanian tanaman pangan sehingga perlu koordinasi instansi terkait secara berjenjang sampai tingkat desa atau kelompok tani,” ungkap Kadis Pertanian, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Pohuwato Yance Rumondor “Ini salah satu upaya kita yang ditempuh guna tercapainya penyamaan persepsi dan pandangan dalam rangka peningkatan sasaran produksi dan produktivitas tanaman pangan 2013,” jelas Yance. Kegiatan yang dilangsungkan selama dua hari ini menghadirkan beberapa pemateri dan diikuti oleh para peserta mulai dari Camat, Kepala Desa, Mantri Tani, penyuluh dan Ketua Kelompok Tani SLPTT. (rg/tng)

Perekonomian Gorontalo Meningkat Boalemo Menuju Kota Idaman

HMS_PEMKAB

SERIUSI PROGRAM KERJA: Wabup Boalemo Lahmudin Hambali dalam salah satu kegiatan dilingkungan kerja Pemkab Boalemo.

T I L A M U TA - - Semboyan Kota Idaman yang diusung Kabupaten Boalemo, tak sekedar akronim dari beberapa kata didalamnya. Tetapi memiliki nilai tanggung jawab untuk direalisasikan dalam bentuk pembangunan yang nyata. Hal ini diutarakan Wakil Bupati (Wabup) Lahmudin Hambali kepada koran ini kemarin. Menurut Wabup, slogan Idaman

perlu dibuktikan. “Dengan Slogan Idaman ini, kami selaku pemerintah Kabupaten Boalemo mencita-citakan bagaimana kedepan Kabupaten Boalemo benar-benar menjadi daerah Idaman yang diidamkan oleh masyarakat di daerah lainnya dan lebih khusus menjadi daerah idaman bagi warga Kabupaten Boalemo itu sendiri,”

tuturnya. Komitmen inilah yang menjadi landasan pijakan penetapan beberapa program prioritas dalam kurun waktu lima tahun ke depan. “Saya mengajak masyarakat Kabupaten Boalemo, mari kita buktikan wujud slogan Idaman yang saat ini kita usung dalam rangkaian kinerja dan kerja nyata membangun daerah yang kita cintai ini,” imbaunya. (rg/tng)

GORONTALO -- Gubernur Rusli Habibie mengatakan, selama 12 tahun terakhir, Provinsi Gorontalo akhirnya terbebas dari keterbelakangan ekonomi dan sosial. Menurutnya banyak indikator yang menunjukkan hal tersebut, di antaranya jumlah penduduk miskin pada tahun 2002 sebesar 71,48 persen turun menjadi 17,22 persen pada tahun 2012. “Demikian pula dengan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2001 hanya 5,49 persen, maka pada tahun 2012 naik menjadi 7,71 persen,” ungkap gubernur belum lama ini. Kondisi ini, ditunjukkan semakin membaiknya produksi barang dan jasa, ekspor dan investasi serta signifikan terhadap peningkatan PDRB per kapita yang naik dari 9 miliar rupiah tahun 2011, menjadi sekitar 10 miliar rupiah tahun 2012. Momen pertumbuhan ekonomi yang tinggi tersebut, seiring dengan perbaikan pemerataan pendapatan riil masyarakat. Selain itu, danadana yang dikucurkan untuk Provinsi Gorontalo jauh lebih besar dibanding saat masih bergabung dengan Provinsi Sulawesi Utara, dimana tahun 2013 struktur APBD Gorontalo

Rusli Habibie

mencapai Rp1,078 triliun. “Ini merupakan APBD terbesar selama Provinsi Gorontalo berdiri dan kami menetapkan postur APBDnya yaitu 70 persen untuk belanja publik dan sisanya belanja pegawai,” katanya. Menanggapi hal itu, salah seorang pendiri Provinsi Gorontalo, Nelson Pomalingo mengatakan, meski perekonomian daerah tersebut membaik, namun belum diiringi dengan pemerataan pembangunan. “Saya mengamati masih banyak wilayah yang belum mendapat perhatian. Contohnya saja di Kecamatan Batudaa Pantai, akses jalannya begitu buruk sehingga warga kesulitan dalam membenahi ekonomi rumah tangganya,” ungkap Nelson. (rg/tng)

Pemkab Gorontalo SIKIB Serahkan Rumah Pintar Gelar Bimtek SIMDA Barang

MARISA – Setelah diputuskan di tahun 2012 silam, Rumah Pintar yang merupakan bantuan dari Solidaritas Isteri Kabinet Bersatu (SIKIB), akhirnya diserahkan, belum lama ini. Dalam sambutannya, Carolina Kaluku Selaku Sekretaris SIKIB mengatakan, bantuan rumah pintar merupakan bagian dari program Indonesia Pintar. Dalam realisasinya nanti, keberadaan rumah pintar tersebut didalamnya ada pemberdayaan masyarakat, dimana masyarakat akan mendapatkan berbagai pelatihan ketrampi-

lan untuk menjadikan mereka lebih mandiri. Carolina pun berharap, bantuan itu benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat, berikut dengan fasilitas yang ada di dalamnya. “Rumah pintar ini merupakan bagian dari pendidikan non formal,” tuturnya. Masih kata Carolina, dirinya telah diberikan kepercayaan oleh SIKIB untuk menyerahkan bantuan kepada Provinsi Gorontalo untuk semua Kabupaten dan Kota, yang merupakan perpanjangan tangan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

(Kemendikbud) RI. Bantuan rumah pintar pun sudah diserahkan hampir di seantero provinsi di Indonesia. Selain rumah pintar ikut diserahkan juga fasilitas penunjang lainnya, berupa piano dan 1 unit motor. Bantuan kemarin, diterima secara simbolis oleh Risna Laisa selaku pengelola disaksikan Kadis Diknas Lusiana Bouty. Usai penyerahan bantuan, Carolina Kaluku menyempatkan diri untuk memberikan pelatihan dan pembinaan bagi TP PKK Kabupaten Pohuwato yang dihadri Ketua Pokja II Mirnawati Modanggu. Pada kesempatan itu, Carolina menyampaikan beberapa materi yang berkaitan erat dengan tugas pokok dan fungsi dari tim dan kader-kader PKK, baik dalam dunia pemerintahan maupun dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Selain tugas PKK, Carolina membimbing tim dan kader PKK untuk meningkatkan potensi diri serta menumbuhkan rasa perecaya diri dalam kepribadian masing-masing terutama dalam menjalin persahabatan yang dilandasi dengan rasa ikhlas bekerja, jujur dan sopan. (rg/tng)

HUMAS PEMKAB

SERIUS: Suasana pelaksanaan Bimtek SIMDA yang digelar kemarin.

LIMBOTO -- Seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) secara bergilir mulai mengikuti bimbingan teknik pengelolaan barang yang digelar Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD). Bimtek lokakarya pengimputan data barang milik daerah itu dijadwalkan sejak Senin 7 Januari 2013 kemarin. “Rencananya pelaksanaan bimtek ini nanti akan digelar hingga 22 Januari 2013 mendatang”, ungkap Arifin Suaib, kemarin.

Dengan bimtek SIMDABMD atau sistem penginputan data barang milik daerah maka pengelolaan aset manajemennya akan lebih optimal, karenanya pengenalan terhadap program aplikasi komputer sistem informasi manajemen barang milik daerah “Tahun 2013 terdapat banyak perubahan pengurus barang disetiap satker sehingga untuk mengimplementasikan pengelolaan barang milik daerah secara optimal maka kegiatan ini dilaksanakan”, ungkap Arifin. (rg/tng)


X-presi

8

Radar Manado

Rabu, 20 Februari 2013

SNMPTN

Pilih Jurusan Sesuai Nilai SAAT ini siswa kelas XII SMA dan SMK tengah disibukkan melakukan pendaftaran online untuk Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013. Sistem yang diterapkan tahun ini jauh berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun ini, pendaftaran dilakukan Daniel Pangemanan dengan sistem online dengan memilih jurusan apa di perguruan tinggi yang diinginkan. Untuk itu, juru bicara Unsrat Daniel Pangemanan SH MH sekedar mengingatkan, agar para siswa yang ingin ikut SNMPTN di Unsrat agar memilih jurusan di fakultas sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. “Sebaiknya pilih jurusan sesuai nilai atau kemampuan masing-masing. Jangan memaksakan kehendak yang nantinya tidak akan meloloskan calon mahasiswa itu sendiri. Sebab bisa saja nilai calon siswa di jurusan itu tak sesuai standar, tapi bisa diterima dijurusan lain,” jelas Pangemnan. Ia melanjutkan, contohnya jika nilai IPA-nya tinggi sebaiknya mendaftar di jurusan IPA, begitu juga dengan IPS maupun bahasa. “Kan dalam seleksi nanti akan disesuaikan dengan kemampuan calon mahasiswa itu sendiri,” pungkasnya. Sesuai jadwal, pendaftaran sudah dibuka dari 1 Februari hingga 8 Maret mendatang. (bby)

BUKU KURIKULUM

Hapus Bisnis LKS BISNIS pengadaan lembar kerja siswa (LKS) yang masih terjadi di beberapa sekolah akan terhapus oleh buku kurikulum baru. Latihan soal komprehensif telah terdapat dalam buku kurikulum baru, sehingga LKS tidak lagi diperlukan. Pada tahun ajaran baru, Juli mendatang, guru dan siswa sudah memegang buku kurikulum baru. Pengadaan buku pegangan baru yang merujuk kurikulum baru tidak membebani orang tua siswa. Pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp1 triliun untuk penggandaan buku pelajaran di seluruh sekolah. Buku-buku kurikulum 2013, nantinya berisi tematema tertentu yang memudahkan guru maupun siswa dalam menyerap pelajaran. Jadi, guru hanya memberikan tema dan tinggal keterampilan mengelola masalah terkait hal yang berkembang di lingkungannya. Menurut Mendikbud Mohammad Nuh, cara ini dapat memudahkan para guru, karena tidak lagi harus membuat satuan pendidikan. Guru hanya memberikan materi tematik yang berisi beberapa substansi mata pelajaran. Untuk diketahui, sebelumnya penjualan LKS di setiap sekolah bervariasi antara Rp10 ribu-Rp15 ribu per mata pelajaran. (jpnn)

Guru Kurikulum Digodok Dimulai Mei, Tiap Guru 52 Jam

Belum Ada Kampus Asing Berijin JAKARTA - Sejak Undang-Undang Pendidikan Tinggi NO:12/2012 tentang ekspansi kampus asing ke Indonesia, ternyata Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) belum pernah mengeluarkan izin pendirikan kampus asing. Dengan demikian, masyarakat diminta tidak tertipu iming-iming kampus asing. “Undang-undangnya baru disahkan, jadi petunjuk teknis dalam bentuk PP (peraturan pemerintah, red) atau peraturan menteri belum ada,” kata Direktur Kelembagaan dan Kerja Sama Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti)

Kemendikbud Achmad Jazidie, kemarin. Dijelasnya, persyarakat atau kewajiban yang harus dipenuhi perguruan tinggi asing untuk mendirikan kampus di Indonesia tidak gampang. “Diantaranya yang utama adalah tidak boleh berdiri sendiri. Harus bekerja sama dengan PTN atau PTS Indonesia,” kata Jazidie. Disamping itu, pendirikan kampus asing di Indonesia tidak boleh didasari muatan bisnis. Untuk itu, pemerintah memiliki usulan supaya biaya operasional kampus asing bisa ditekan. Yakni mengutamakan mempekerjakan dosen dan

karyawan warga negara Indonesia. Menurut Jazidie, saat ini belum ada permohonan izin perguruan tinggi asing yang masuk ke pihaknya. Jazidie juga mengatakan, saat ini banyak PTS lokal yang menggunakan nama dengan bahasa asing sehingga seolah-olah itu adalah kampus luar negeri. “Jika mereka berizin, saya pastikan itu adalah kampus swasta lokal,” kata dia. Jazidie mengatakan pihaknya akan menertibkan kampuskampus yang menggunakan istilah asing. Tujuannya supaya masyarakat umum tidak tertipu. (jpnn)

Pendidikan Nasional Harus Direformasi JAKARTA - Praktisi pendidikan dari Universitas Paramadina, Prof. Mohammad Abduh Zen mengkritisi habis-habisan kurikulum pendidikan nasional tahun 2013 yang disiapkan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Sebab pada dasarnya belum ada yang berubah dari kurikulum pendidikan tersebut. Menurut dia, pendidikan itu sebuah episentrum dalam cita-cita kemerdekaan. Maka tidak akan tercapai cita-cita itu tanpa sistem pendidikan nasional yang baik. Bahkan setelah 67 tahun Indonesia merdeka, dengan 10 kali perubahan kurikulum, pendidikan nasional belum mendekati cita-cita kemerdekaan. “Seting pendidikan kita itu sama seperti zaman Kolonial Belanda, tidak ada

yang berubah. Orang kerja masih mau jadi PNS. Gagasan pendidikan kita kabur, perubahan dilakukan tapi tidak mendasar, perubahan tambal sulam. Harusnya yang dilakukan reformasi pendidikan total,” kata Abduh Zen. Kepala Balitbang PGRI itu juga masih mempertanyakan arah pendidikan nasional yang saat ini dijalankan pemerintah. Sebab, sebagai negara agraris, setelah 67 tahun merdeka pertanian nasional juga tidak mengalami perubahan. Kemudian, lanjut dia, ada problem politik. Di mana politik pendidikan di Indonesia bersifat trial and error. “Sebenarnya perubahan kurikulum ini kewenangan pemerintah, kalau yakin eksekusi saja, ngak usah datangi ketua Partai Golkar untuk bicara-

kan ini,” ujar Abduh Zen menyindir Mendikbud Mohammad Nuh yang meloby Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie agar mendukung kurikulum 2013. Dalam rencana perubahan kurikulum 2013 ini, dirinya hanya melihat perubahan itu hanya pada pengurangan mata pelajaran dan penambahan jam belajar. Sedangkan untuk implementaya nanti,a yakin tidak akan ada perubahan signifikan. Kalaupun kurikulum tetap diubah, menurut dia persiapannya tidak bisa singkat seperti sekarang ini. Karena dirinya melihat perubahan kurikulum tingkat satuan pendidikan yang saat ini dijalankan bukan sesuatu yang mendesak. Kalau tetap dipaksakan juga tidak akan mengubah apa-apa. (jpnn)

JAKARTA - Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan menyiapkan waktu 52 jam untuk melatih guru-guru sebelum mengajarkan kurikulum baru kepada siswa “Pelatihan guru itu tiket masuk untuk penerapan kurikulum baru. Makanya nanti kita perkuat dengan pendampingan. Mereka sebelumnya kan guru, jadi tidak akan sulit,” ujar Mendikbud Mohammad Nuh. Dijelaskannya, 52 jam itu akan dibagi menjadi 5 hari pelatihan. Guru-guru yang sudah ditetapkan untuk dilatih menjalankan kurikulum baru akan diajari mulai dari konsep perubahan kurikulum. “Kita ajari konsep kenapa kurikulum berubah, sampai pada bukunya. Misal bukunya 10 bab. Setiap bab diajarkan, habis itu mereka praktek. Pertengahan Juli mereka sudah ngajar dengan pendampingan, bisa atau tidak akan dinilai. Kalau ada kekurangan akan diberi masukan,” jelasnya. Diketahui, pelatihan guru-guru master teacher

terdiri dari 3 level. Mulai dari pelatihan instruktur nasional, guru inti dan guruguru kelas. Ditargetkan Kemdikbud, semua pelatihan sudah selesai akhir Juni. Khusus untuk melatih guru-guru kelas, akan dilakukan secara massal. Pelaksanaannya tidak akan mengganggu jam mengajar guru karena pelatihan akan dilakukan memanfaatkan waktu liburan bulan Mei-Juni. Kenapa demikian? “Ada dua hal, pertama guru tidak ngajar. Kedua, pelatihan di sekolah-sekolah dengan manfaatkan ruang kelas yang ada,” jelas M Nuh. Sedangkan untuk buku kurikulum baru, Nuh menjanjikan selesai disusun Februari ini. Menurut dia, pekan depan konsep buku tersebut sudah siap 100 persen. Sebelum itu, Kemdikbud akan mengundang provider dari eksternal untuk pengecekan konsep buku. “Jadi semua akan siap pada waktunya, awal Juli. Karena tahun ajaran baru kan pertengahan Juli,” pungkasnya. (jpnn)


Rabu, 20 Februari 2013

BITUNG

Waspada Provokasi Guru soal TPP SEKRETARIS Kota Bitung Edison Humiang takutkan adanya oknumoknum tertentu yang memprovokasi guru soal adanya penghapusan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi guru sertifikasi di Bitung. “Saya berharap guru sertifikasi di Bitung jangan terprovokasi atau terpancing ajakan-ajakan menyeEdison Humiang satkan untuk menggelar aksi unjuk rasa,” ujarnya. Sebab, kata Humiang, secara hati nurani Pemkot Bitung tak pernah berkeinginan adanya penghapusan TPP bagi guru sertifikasi. “TPP guru sertikasi telah terjadi double anggaran berdasarkan hasil pemeriksaan BPK. Itu menyebabkan duplikasi anggaran yang menyalahi ketentuan dan merugikan keuangan negara, sehingga dihapuskan,” lanjut Humiang sembari menambahkan Pemkot Bitung akan mengatur agar semua PNS baik fungsional dan struktural bisa memperoleh kesejahteraan sesuai kinerja masing-masing. (kys/bby)

Soal Pembayaran Gaji Dibawah UMP di City Mart

Disnakertrans Bitung ‘Tunggu Bola’

Kandoli: Silahkan Karyawan Menyurat Resmi

Suntik Vaksin Rabies Masal angky/rm

SEBAGAI salah satu daerah rawan rabies di Sulut, Pemkot Bitung melalui Dinas Pertanian Kehutanan dan Ketahanan Pangan (DPKKP) kini sedang menggenjot penyuntikan hewan masal. Menurut, Kepala DPKKP Bitung Lusye Macawalang, tahap pertama, penyuntikan yang dilakukan sebanyak 2000 dosis. “Saat ini sebanyak 2000 dosis akan disuntikan. Sedangkan untuk bulan Maret nanti, akan ketambahan beberapa dosis senilai Rp100 juta yang diambil dari dana APBD Bitung 2013 dan bantuan Pemprov Sulut yang berjumlah 10.000 dosis untuk 28 ribu hewan di Bitung,” jelas Macalawang. Meski demikian, ia berharap agar warga dapat membantu dengan menjaga kesehatan hewan peliharaannya. Sebab, jumlah hewan setiap saat pasti bertambah. Kami berharap, 2013 ini semua hewan di Bitung bisa tervaksin supaya ditahun 2014 mendatang Bitung bebas dari rabies,” pungkasnya. (kys/bby)

SANGIHE

Capaian PAD Dishubkominfo Capai 23 Persen CAPAIAN Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Sangihe hingga bulan Februari sudah mencapai 23 persen dari target yang ditetapkan. Hal itu disampaikan Kepala Dishubkominfo Drs SJB Makagansa kepada Radar Manado belum lama ini. “Dari target Rp635 juta, kami sudah capai 23 persen,” ujarnya. Hal ini dilakukan karena Dishubkominfo menerapkan evaluasi rutin setiap bulannya. Selain itu, penagihan bea parkir, ijin trayek, KIR dan jasa pelabuhan terus dioptimalkan. “Untuk petugas parkir terlebih dipusat Kota Tahuna saya melibatkan jasa pihak ketiga, sebab keberadaan petugas lapangan lebih difokuskan untuk mengatur lalulintas di pusat pertokoan,” kata Makagansa. (iwn/bby)

Tingkatkan Profersionalitas PNS! UNTUK mewujudkan kepulauan Sangihe sebagai kabupaten bahari yang sejahtera dan bermartabat, sebagai agenda percepatan pembangunan, Sekretaris Kabupaten Sangihe Ir Willy Kumentas berharap kepada PNS untuk meningkatkan profesionalitasnya. “Sebagai aparatur negara mari kita tingkatWilly Kumentas kan profesionalitas dan tanggung jawab kita guna mencapai pelayanan maksimal untuk masyarakat di daerah ini,” ujarnya. Dikatakannya pula, apalagi ditahun ini pekerjaan begitu besar sehingga perlu ada peningkatan kualitas dari para PNS itu sendiri. “Karena di tahun 2013 ini, tuntutan masyarakat sangat banyak yang tidak boleh kita hindari. Maka ini menjadi tanggung jawab kita untuk mewujudkannya,” tuturnya. Oleh karena itu, lanjut Kumentas, marilah kita wujudkan pemerintahan yang baik, bersih dengan pembangunan budaya birokrasi yang kredibel, transparan dan akuntabel. “Tidak ada kata menghambat tugas dan tanggungjawab dengan mempersulit orang lain, melainkan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang semakin cepat dan baik,” pungkasnya. (iwn/bby)

Toko City Mart di Bitung.

Soal Keracunan Gas Amoniak di Bitung

“Cari Penyebab Kematian Keluarga Kami” BITUNG - Sepeninggalnya Ronald Dawid, di sekitar Dermaga Akademi Perikanan Bitung, Sabtu (16/2) masih menyisahkan duka mendalam bagi keluarganya. Salah satunya karena penyebab kematian belum jelas. Walhasil, kepada Radar Manado kemarin, keluarga korban meminta agar kasus

ini harus diusut sampai tuntas. Mereka menduga, Dawid meninggal akibat menghirup gas amoniak. “Polres Bitung harus serius dan transparan dalam menuntaskan kasus yang sudah memakan korban salah satu sanak saudara kami. Cari penyebab kematian keluarga kami,” ujar Marthen Bawotong,

salah satu keluarga korban. “Ini bukan hal sepele karena sudah menrenggut nyawa orang,” lanjutnya. Terpisah, Kapolsek Bitung Timur Moh Kamiden mengatakan akan segera menyelidiki kasus tersebut. “Secepatnya kami akan menggelar olah TKP,” kata Kamiden. (kys/bby)

6,1 M untuk Rumah Ibadah

istimewa

PEDULI: Wali Kota Bitung Hanny Sondakh menyalami para tokoh agama, usai mengumumkan besaran anggaran untuk pembangunan rumah ibadah di Bitung, kemarin.

BITUNG— Bantuan Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung untuk pembangunan rumah ibadah sudah dilakukan sejak 2011, dengan jumlah yang terus bertambah. Untuk tahun ini, besaran dana yang sudah disiapkan sebesar Rp6,1 miliar. Jumlah ini sesuai dengan kondisi dan

kebutuhan jemaat berdasarkan pemeriksaan tim kajian Pemkot. “Saya berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik sebagaimana peruntukannya. Oleh sebab itu teknis penggunaan dana ini dipegang teguh supaya dalam laporan pertangungjawaban nanti tidak menemui

kendala,” ujar Sondakh dihadapan para tokoh agama dan tokoh masyarakat yang hadir di ruang rapat lantai 4 Kantor Walikota Bitung, kemarin. Tak hanya itu, lanjut Sondakh, bagi rumah ibadah yang belum mendapatkan bantuan tahun ini, akan diprogramkan pada anggaran untuk bantuan tahun 2014. “Yang belum mendapat bantuan tahun ini akan mendapatkannya tahun berikut. Untuk itu, bagi yang belum diharapkan dapat segera memasukan permohonan dan nanti akan direalisasikan tahun 2014 nanti,” tutur Sondakh yang didampingi Sekretaris Kota Bitung Drs Edison Humiang MSi dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Barang Milik Daerah Franky Sondakh. (kys/bby)

BITUNG - Sudah hampir sebulan keluhan karyawan toko City Mart Bitung yang mengaku hanya menerima gaji dibawah Upah Minimum Provinsi (UMP) Rp1,55 juta, tak kunjung ditindaklanjuti oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Bitung. Padahal, selain sudah ramai diberitakan di media, hal ini pun sudah diketahui langsung Kepala Disnakertrans Oktaf Kandoli, dari wartawan yang meminta konfirmasi dan tindaklanjut apa yang akan dilakukannya. Yang ada, Disnakertrans Bitung malah dinilai lamban dan terkesan mengabaikan kasus yang jelas telah melanggar peraturan Gubernur Sulut tahun 2013 soal penerapan UMP. Sebab, hingga kini tak juga ada hasil dari tindaklanjut atas pemeriksaan Disnakertrans ke City Mart sejak awal kasus ini diberitakan di media. Malah, kemarin Kandoli justru meminta karyawan yang gajinya dibayar dibawah UMP menyurat resmi ke Disnakertrans. “Jadi, karyawan yang merasa dikorbankan oleh City Mart karena tidak

dibayar sesuai dengan UMP, bisa melapor langsung atau menyurat secara resmi ke Disnakertrans,” kata Kandoli. “Jika sudah melapor, tentunya akan kami tindaklanjuti ke tahapan selanjutnya seperti pemeriksaan di lapangan termasuk memanggil pihak yang melapor dan terlapor,” lanjut Kandoli. Pernyataan ini jelas berbeda dengan ungkapan Kandoli waktu lalu yang mengatakan sudah ada tim Disnakertrans yang dibentuk untuk melakukan pemeriksaan di City Mart. Selain itu, Kandoli juga pernah mengatakan sudah memanggil pihak pengelola City Mart. Ini yang menjadi pertanyaan para karyawan yang dirugikan itu. Sebab, hasil tindaklanjutnya hingga kini tak jelas. Justru, kini sudah ada tiga karyawan yang dipecat, dengan alasan sudah membocorkan fakta tersebut kepada wartawan. “Kalau memang butuh laporan resmi, kami akan membawanya ke Disnakertrans,” ujar Santy, salah satu karyawan yang dipecat. (kys/bby)

Bantuan Bagi Korban Bencana Sitaro Disalurkan SIAU— Bantuan bagi korban banjir bandang dan tanah longsor di Kampung Lia I dan Kampung Matole, Kecamatan Siau Timur terus dilakukan. Hal ini dikatakan Bupati Sitaro Toni Supit SE MM yang langsung turun meninjau langsung lokasi bencana. “Sejak hari pertama tim sudah melakukan tugas mereka dengan membuka akses jalan yang tertimbun material longsor serta menyalurkan bantuan bagi para korban bencana,” ungkap Supit. Bantuan

yang diberikan berupa beras, makanan siap saji, terigu, gula pasir, tikar, matras hingga selimut. Dan saat ini Pekab Sangihe melalui instansi teknis sedang menginvetarisir berapa besar kerugian akibat bencana tersebut. “Untuk kerugian, masih sementara di inventarisir BPBD dan Dinas PU. Secepatnya saya akan meminta laporan jumlah kerugian tersebut guna ditindaklanjuti dalam bentuk pemberian bantuan,” lanjut Supit. (iwn/bby)

Lomban Tinjau Lokasi Bedah Rumah

istimewa

PANTAU: Wakil Wali Kota Bitung Max J Lomban saat berada disalah satu rumah yang mendapat bantuan Kemenpera, kemarin.

BITUNG—Untuk memastikan bantuan program stimulan perumahan swadaya yang berasal dari Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) agar tepat sasaran, Wakil Walikota Bitung Max J Lomban meninjau sejumlah lokasi dari 33 rumah yang tersebar di beberapa wilayah penerima bantuan Bedah Rumah itu. Adapun peninjauan kemarin, Lomban dan rombongan mengunjungi Kelurahan Batu Putih Atas dan Kelurahan Batu Putih Bawah Kecamatan Ranowulu dan dilanjutkan di Perumahan Candi Madani Kelurahan Girian Permai Kecamatan Girian dan di Kelurahan Wangurer Barat Kecamatan Madidir. ”Bersyukur karena Bitung mendapatkan bantuan bedah

rumah. Untuk itu kami mengharapkan kepada masyarakat yang menerima bantuan ini untuk memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya sehingga proses rehab rumah dapat diselesaikan secepatnya sehingga layak untuk dihuni,” ujar Lomban yang didampingi Kabag Humas Erwin Kontu SH. “Peninjauan ini dilakukan agar semuanya tepat sasaran dan diberikan kepada masyarakat yang berpenghasilan rendah,” lanjutnya. Untuk diketahui, bantuan yang diberikan dalam bentuk material, seperti semen, seng, kayu dan paku. Jika ditotal berjumlah Rp3 juta untuk setiap rumah. Sementara mekanisme pencairannya dilakukan dua kami. (kys/bby)


Rabu, 20 Februari 2013

SAT POL PP

Siswa Keliaran di Jam Belajar Akan Diringkus

KEPALA Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Moudy Pangerapan menegaskan, untuk menerapkan disiplin bagi siswa yang banyak keliaran ketika jam belajar, maka pihaknya tidak segan akan meringkus jika memang ditemui dilapangan. “Pastinya kami selalu melakukan pemantauan di pusat kota, ditempat warnet yang biasa ditempati para siswa untuk bersembunyi di waktu jam belajar. Tentunya kami tidak akan kompromi untuk meringkus siswa, jika keliaran masih jam sekolah,” katanya,kemarin. Dia pula menyatakan, Sat Pol PP akan secara rutin menggelar operasi, sehingga tidak ada lagi siswa yang berkeliaran. Pastinya,di pusat kota menjadi tempat yang menjadi prioritas dalam menjaring para siswa yang malas. “Ini dilakukan sebagai bentuk pendidikan disiplin pada siswa. Selain itu, kalau tertangkap maka kami akan berikan pengarahan kemudian dibawa ke sekolah bersangkutan,” tandasnya. (scr/kie)

DBD Serang Warga Tumatangtang Macet Satu Jam, Antrian Capai 500 Meter Jalan ke Unima Sudah Tak Mampu Lagi Tampung Kendaraan

ADIPURA

Deputi KLH Tinjau Kesiapan Penilaian Tahap Dua

Deputi KLH saat kunjungan kerja di Tomohon.

TERKAIT dengan akan dilaksanakannya penilaian tahap kedua Adipura di Tomohon, Deputi Kementerian Lingkungan Hidup, Ir Muhamad Nur, mewakili Kepala Pusat Ekoregion Sulawesi dan Maluku mengatakan, expose hasil pemantauan berkaitan dengan Adipura khususnya di Tomohon, keberadaan fisik indikasi ke arah Kota Adipura sudah nampak. “Tinggal pembenahan infrastruktur harus ditingkatkan,” kata Muhamad, kemarin. Perwakilan Deputi Pengelolaan Bahan Berbahaya Beracun dan Sampah, Melda Mardiana menjelaskan tentang program teknis dalam lomba Adipura. Dikatakannya, kebijakan secara Nasional yang harus dilakukan oleh setiap Kota adalah ikut serta dalam program Adipura. Untuk penilaian Adipura Tomohon sampai dengan November 2012 nilai keseluruhan tahap pertama 73,03. Sedangkan untuk penilaian tahap kedua akan diberlakukan pertengahan Maret 2013. “Matriks komponen penilaian diantaranya keberadaan jalan, pasar, pertokoan, sekolah, rumah sakit, taman kota dan terminal. Penilaian tahap pertama di Kota Tomohon komponen pasar, pendidikan dan kesehatan berada pada kategori baik,” ungkapnya. Wali Kota Jimmy F Eman SE Ak mengungkapkan, pemkot serius mendapatkan Adipura. “Untuk mencapainya peran dari setiap SKPD sangatlah berpengaruh. Selain itu, seluruh komponen masyarakat diharapkan turut bersama dalam menyukseskan raihan Adipura 2013” tukasnya. (jeq/kie)

setly/rm

ANTRI: Sejumlah kendaraan yang terkena macet di jalan Tataaran Patar, Tondano.

TONDANO—Akibat kurang lebarnya jalan raya unima di Tataaran Patar, Tondano, membuat sejumlah kendaraan harus mengantri hingga satu jam lamanya. Ini juga mengakibatkan kemacetan serius, karena mencapai 500 meter panjang kendaraan. “Saya sudah satu jam disini, tapi tidak bergeser karena macet,” ujar Jufry, salah satu pengendara yang melewati jalan tersebut,kemarin. Dia pula menyatakan, banyaknya kendaraan yang parkir ditepi jalan menjadi salah satu penyebab terjadinya kemacetan yang cukup panjang. “Ini memang harus

ada perhatian bagi masyarakat atau pengguna jalan. Apalagi, jalannya kurang lebar sehingga mudah terjadi macet,” ungkapnya. Sementara itu, Michael sapaan akrab salah mahasiswa Unima, yang sering melewati jalan tersebut,menuturkan, memang jalan itu sudah biasa terjadi kemacetan yang berjam-jam. “Bahkan kalau panjang kemacetan bisa mencapai lebih dari 500 meter. Ini memang sudah harus dicarikan solusi sehingga tidak terjadi lagi kemacetan. Tentunya harus dilakukan pelebaran jalan,” pungkasnya. (scr/kie)

Gelar Ujian Dinas Tingkat I, II dan Penyesuaian Ijasah

TOMOHON — Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon melalui Badan Kepegawaian Daerah 9BKD) Kota Tomohon melaksanakan ujian dinas tingkat I dan II serta penyesuaian ijasah di jajaran Pemkot Tomohon dilaksanakan di Aula Kantor Wali Kota Tomohon, Selasa 919/2) kemarin. Kepala BKD Kota Tomohon, Masna J M Pioh SSos mengatakan, tujuan pelaksanaan kegiatan ini mendorong para PNS dalam meningkatkan pengetahuan, keahlian, ketrampilan dan sikap untuk dapat melaksanakan tugas jabatan secara profesional dengan

dilandasi kepribadian dan etika PNS. “Ujian ini juga untuk memenuhi salah satu persyaratan Kenaikan Pangkat PNS,” katanya. Wali Kota Tomohon, Jimmy F Eman SE Ak yang diwakili Asisten Admintrasi Umum Setda Kota Tomohon Dra Truusje Kaunang mengatakan, kenaikan pangkat bukan merupakan hak bagi PNS, kenaikan pangkat diberikan kepada PNS yang melaksanakan tugas dengan baik serta mampu menunjukkan prestasi kerja dalam pelaksanaan tugas. “Ini merupakan salah satu wujud kepedulian Pemkota Tomohon

terhadap peningkatan kualitas sumber daya aparatur serta peningkatan karir dan kesejahteraan PNS,” tukasnya. Untuk peserta yang ikut dalam kegiatan tersebut, Ujian Dinas Tingkat I berjumlah 2 orang, Tingkat II berjumlah 11 orang, dan Ujian penyesuaian Ijasah berjumlah 56 orang dengan total peserta 69 orang. Adapun jumlah peserta tersebut 65 orang PNS dilingkungan Pemkot Tomohon dan 4 PNS dari dari Pengadilan Negeri Tondano 2 orang dan Kabupaten Minahasa Utara 2 orang. (jeq/kie)

Dinkesos Mengaku Tidak Tahu

TOMOHON — Demam berdarah yang merupakan penyakit demam akut dan disebabkan oleh virus dengue yang masuk ke peredaran darah manusia melalui gigitan nyamuk aedes aegypti, kini menyerang warga di Kecamatan Tomohon Selatan, tepatnya di Kelurahan Tumatangtang. Buktinya, di Lingkungan III, Kelurahan Tumatangtang hingga saat ini sudah ada tiga warga yang terserang demam berdarah dan dirawat di salah satu Rumah Sakit (RS) di Tomohon. “Memang sudah ada tiga orang yang kena demam berdarah. Diantaranya, Deysi Runtukahu, Emon Mait dan Eby Mait dan ketiganya adalah warga lingkungan III,” kata Herny Untu, Kepala Lingkungan III, Kelurahan Tumatangtang, kemarin. Dia juga mengungkapkan, pemkot harus segera mengantisipasinya, agar penyakit tersebut tidak menyebar dan menyerang warga lainnya yang ada disekitar. “Sangat diharapkan secepatnya pemerintah untuk melakukan penyemprotan (fogging) di wilayah sini, agar bibit nyamuk penyebab demam berdarah tersebut tidak ber-

kembang dan korban tidak bertambah,” ungkapnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan dan Sosial (Dinkesos) Kota Tomohon, dr Deesje Liuw MBiomed ketika ditemui, mengungkapkan tidak mengetahui adanya warga di Kelurahan Tumatangtang yang terserang demam berdarah. “Saya baru dengar ada yang terserang demam berdarah disana. Nanti saya akan mengecek ke Puskesmas di kelurahan tersebut apakah ada datanya,” kata Liuw. Ditanya apakah akan melakukan fogging dilokasi, Liuw mengatakan, untuk proses fogging tersebut akan dilaksanakan jika data-data sudah lengkap, dan memang benar ada warga yang terkena demam berdarah. “Kami akan berkoordinasi dengan rumah sakit dulu, apa ada pasien demam berdarah yang dirawat atau tidak. Jika ada akan kami tindak lanjuti dengan melakukan fogging dimana pasien itu tinggal. Namun, untuk dekat-dekat ini masih belum bisa, karena curah hujan sangat tinggi dan fogging yang akan dilakukan tidak terlalu efektif,” tukasnya. (jeq/kie)

25 Kecamatan di Minahasa Rawan Longsor

TONDANO— Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minahasa, Vicky Kaloh menyatakan, di Minahasa tercatat 25 kecamatan rawan terjadi longsor. Oleh sebab itu dimintakan warga yang bermukim di lokasi rawan untuk waspada atau mengungsi dulu sampai cuaca membaik. Pasalnya, melihat cuaca ekstrim sekarang tidak bisa dipastikan apakan akan terjadi bencana atau tidak. “Sedangkan Citra Land saja kita tidak bayangkan akan terjadi longsor mengakibatkan korban jiwa, tetapi bisa tejadi,” ujar Vicky sapaan akrabnya,kemarin. Dia pula menyatakan, di 25 kecamatan

pada umumnya terdapat perbukitan sehingga dimintakan warga waspada. Terlebih lagi di kecamatan Kombi, Tombariri yang banyak masyarakatnya tinggal di perbukitan. “Untuk masyarakat kiranya bisa melakukan pengungsian kalau cuacanya tidak mendukung, atau berpotensi terjadinya bencana,” ungkapnya. Selain itu dikatakan Vicky, bencana banjir juga tetap harus diperhatikan warga yang tinggal di DaerahAliran Sungai (DAS) Tondano. Sebab, kalau curah hujan tinggi maka danau Tondano akan meluap airnya, sehingga air di DAS akan menjadi banyak, yang mengakibatkan banjir. (scr/kie)


Radar Manado

Minsel & Mitra

11

Rabu, 20 Februari 2013

PDAM

Perda Masih Sebatas Mimpi MESKIPUN memiliki debit air yang melimpah, namun pengelolaan air bersih di Minahasa Tenggara (Mitra) masih sebatas mimpi saja. Pasalnya hingga kini, keberadaan Peraturan Daerah (Perda) terkait Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Minahasa belum ada tindaklanjut kepastiannya. Hal ini pun mengundang respon sejumlah warga, ketika mengetahui pengelolaan air akan dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mitra, dimana penanganan masalah air bersih terbilang minim, setelah beberapa daerah yang ada kesulitan air bersih, seperti halnya didaerah Ratahan dan Posumaen. “Kami juga kurang tahu tindaklanjutnya seperti apa. Sebab hingga kini belum ada kejelasannya,” kata Landri dan Morits sejumlah warga Mitra kemarin. Namun dari informasi, keberadaan perda lainnya yakni penyertaan modal dalam menjalankan PDAM, menjadi salah satu indikator terhambatnya penerapan Perda PDAM untuk dikelola pihak Pemkab Mitra. “Memang saat ini belum ada tanda-tanda tindaklanjutnya,” ungkap Assisten II Sekretaris Kabupaten Bidang Perekonomian Pembangunan Mitra Danny Talantan SH kemarin. Menurutnya, hal ini belum akan ditindaklanjuti ketika pembahasan masih dilakukan bersama dengan pihak legislator. “Setahu saya, ini masih dalam pembahasan bersama legislatif,” kata Talantan. Ditanya mengenai masalah penyertaan modal yang menjadi salah satu indikator belum ditetapkannya perda agar dapat ditindaklanjuti, Talantan tak dapat memberikan penjelasannya. “Kita lihat saja nanti seperti apa,” singkatnya. (qrk)

BUMD

Sorongan Resmi Gantikan Tampi ROLING jabatan yang dijanjikan Bupati Minsel Christiany Eugenia Tetty Paruntu SE, ternyata berimbas juga pada posisi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Dirut PDAM yang sebelumnya dijabat Herry Tampi terpaksa harus ditanggalkan dan saat ini resmi digantikan Jhon Sorongan. Informasi yang diperoleh, pelantikan Sorongan sendiri digelar di ruangan kerja bupati dan hanya dipimpin langsung Sekretaris Daerah Drs MC Kairupan. “Pak sekda yang pimpin pelantikan itu,” ujar juru bicara Pemkab Minsel Alvons Sumenge SSTP, kemarin. Meski hanya sendiri, namun pelantikan Sorongan dikabarkan cukup menarik perhatian kalangan pegawai dan jajaran pemerintahan. Buktinya, pelantikan Sorongan banyak dihadiri para pejabat dan jajaran yang ada. Sorongan sendiri menyampaikan, akan melakukan pembenahan dilingkungan kerja PDAM yang ada khususnya masalah penanganan proyek dan peningkatan kesejahteraan karyawan. “Iya, saya akan langsung melakukan pembenahan demi pelayanan kepada masyarakat. Masalah proyek pembangunan di Pinaling dan juga untuk kesejahteraan karyawan. Dan juga akan ditertibkan dilapangan soal meter air dan lainnya. Makanya saya butuh dukungan semua masyarakat,” ungkapnya. Sorongan sendiri diketahui merupakan mantan legislator asal Partai Golkar periode 2004 - 2009. Pada periode ini, Sorongan diketahu tidak maju lagi sebagai wakil rakyat dari partai manapun. Lama tak muncul, tak tahunya Sorongan sudah dipercayakan memangku jabatan Dirut PDAM Minsel. (hyr)

DP3-UMKM

Perda 7 Bakal Direvisi PERATURAN Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha, bakal dilakukan revisi oleh pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) melalui instansi terkait, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pasar Koperasi (DP3) UMKM. Hal ini dilakukan seiring dengan adanya aspirasi masyarakat terlebih para pedagang yang mengadukan masalah jasa retribusi pasar, yang dinilai terlalu memberatkan. Dimana dari informasi, penarikan retribusi tersebut oleh pemerintah mencapai Rp150 Ribu per meter persegi dalam setahun. Hanya saja, sejumlah fasilitas pendukung pada pasar-pasar yang tersebar di kabupaten tersebut, terbilang masih minim alias belum setara dengan penarikan tersebut. Apalagi, pendapatan yang diperoleh belum sebanding dengan penarikan retribusi sesuai dengan Perda 7 tahun 2011. “Kami memintakan agar hal ini dapat menjadi pertimbangan pihak pemerintah. Apalagi pemerintah masih kurang melakukan sosialisasi mengenai hal ini,” kata sejumlah pedagan yang ada di Ratahan beberapa waktu lalu. Sementara itu, Kepala DP3UMKM Drs Piether Owu ketika dimintai keterangannya menyatakan, pihaknya telah menerima aspirasi tersebut. Dan saat ini masih sementara dalam kajian pihak pemerintah yakni dengan melakukan revisi perda. “Memang kami akan melakukan revisi perda yang dimaksud. Dan sementara ini masih dalam proses dibagian hukum pemkab,” ujarnya. Ditanya mengenai angka nominal dalam perda revisi tersebut, Owu terkesan masih merahasiakannya. “Kalau itu saya belum bisa jawab, sebab masih berproses. Kita lihat nanti seperti apa. Yang pasti ini telah dan akan melalui kajian,” katanya. (qrk)

Pertarungan Pilcaleg 2014 Dipastikan Ketat Si Jago Merah Mengamuk, Pabrik Ikan Ludes

HAYER D/RM

TERSISA PUING: Api membakar seluruh bagian bangunan pabrik ikan kayu milik PT Nichindo Suisan di Kelurahan Pondang, Kecamatan Amurang Timur, kemarin (19/2).

AMURANG-Salah satu bangunan pabrik ikan kayu milik PT Nichindo Suisan yang terletak di Kelurahan Pondang, Kecamatan Amurang Timur, dilalap si jago merah, Selasa (19/2) kemarin. Akibarnya, hampir seluruh bangunan pabrik tersebut ludes. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Menurut penuturan Naomy Tamara, selaku bagian perlegkapan perusahan tersebut, kejadian terjadi sekitar pukul 14.00 Wita. Dugaan sementara, api berasal dari tungku tempat pembakaran yang ada dibawah bangunan tersebut. “Awalnya api tidak begitu besar,

hanya karena saat itu angin cukup kencang, sehingga membakar tulang dan kepala ikan yang terpisah dari daging yang sudah kering, sehingga api cepat membesar dan merembet sehingga bangunan ikut terbakar,” ungkapnya. Ia menambahkan, pihaknya sempat menghubungi petugas pemadam kebakaran tapi tidak ditanggapi. “Saat itu atasan saya mo laporkan kejadian kebakaran agar mo dapa bantuan pemadam kebakaran, tapi saat ingin di hubungi, tidak ada yang menanggapi “Memang teman-teman ada bilang Pemkab so nda ada mobil pemadam kebaran saat itulah kami pasrah dan berupaya memadamlan api dengan perlegkapan adanya, sesalnya. (hyr)

Nama Michaela Paruntu Mulai Mencuat A M U R A N G - Ta h u n 2014 nanti, merupakan momentum berharga bagi para politisi untuk maju pada Pemilihan Calon Legislatif (Pilcaleg) ditingkat kabupaten/kota, provinsi hingga pusat. Dipastikan, pertarungan tahun depan itu akan ketat karena diikuti sejumlah kandidat berpotensial dari masing - masing kubu partai. “Ya memang, Pilcaleg tahun depan akan semakin ketat. Karena memang, banyak calon yang jagojago yang akan maju bertarung. Mulai dari ditingkat kabupaten hingga pusat. Semua partai yang lolos telah siapkan kadernya untuk diusung pada tahun depan,” tutur pengamat politik Minsel Wilem Mononimbar. Menurut Wilem, para kandidat yang siap diusung sejumlah partai pada pesta demokrasi tahun depan itu, kapasitasnya sudah tidak diragukan lagi. Selain sudah pernah duduk di kursi legislatif, kandidat lain datang dari berbagai lapisan masyarakat. “Contohnya yang akan maju adalah Pak Deky Palinggi, suami dari ibu bupati. Kabarnya juga Pak Ramoy Luntungan, mantan bupati, yang akan maju ke DPR-RI. Dan masih banyak lagi. Pokoknya akan panas karena memperebutkan suara di Minsel itu paling ketat,”

Michaela Paruntu

tukasnya. Kekecewaan masyarakat terhadap wakil rakyat periode ini, bakal terobati dengan masuknya sejumlah nama seperti dr Michaela Paruntu, Harianto Suratinoyo, Billy Regar Ssos, Hetty Mawuntu Luntungan. Diketahui, dr Michaela E Paruntu adalah mantan model, Noni Sulut 2002, dan Ketua Ikatan Toar-Lumimuut Minahasa Selatan (ITLMS). Beberapa kandidat yang diusung partai resmi itu akan meramaikan bursa pencalonan nantinya. Hanya saja, hingga saat masyarakat masih menunggu pengumuman resmi dari partai maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat soal para calon yang siaap bertarung. “Verifikasi kan nanti. Kalau nama - nama sudah dimasukan partai baru kelihatan jelas siapa saja yang akan maju bertarung,” ungkap Ketua KPUD Minsel Yurnie Sendow, belum lama ini. (hyr)

Jelang Pemilukada, Kumtua Pisa Dinonaktifkan R ATA H A N – M e nyambut Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Pemilukada Minahasa Tenggara (Mitra), loyalitas aparat kini diduga menjadi salah satu item yang sensitif. Pasalnya, loyalitas bawahan terhadap atasan turut dirasakan salah satu hukum tua (kumtua) yang ada di Minahasa Tenggara (Mitra). Akibatnya, penonaktifan jabatan sebagai kumtua menjadi salah satu punishment pemerintah kabupaten (pemkab), ketika mendapatkan penilaian tak seiring sejalan. Seperti halnya penonaktifan Kumtua Desa Pisa Kecamatan Tombatu, pihak Pemkab Mitra harus mencopot Alex Roong dari jabatannya. Dari informasi kemarin, salah satu dasar pencopotan tersebut dinilai karena tak loyal lagi kepada pimpinan (pemkab). Diduga, Roong mendukung salah satu kandidat calon bupati di Mitra yang sedang hangathangatnya diperhadapkan dengan pesta pemilukada. Roong sendiri mendapatkan punishment dengan dinonaktifkannya dari ja-

batan kumtua, berdasarkan nota dinas dari Pemerintah Kecamatan tertanggal 8 Februari 2013, melalui Camat Tombatu Boyke Akay SE MSi, yang merupakan perpanjangan bupati yang melantik kumtua. Bahkan dalam isi surat tersebut turut menyampaikan pejabat Kumtua Desa Pisa Kecamatan Tombatu yang baru, Sapel Poluan selaku pelaksana harian. Roong sendiri mengaku kaget dengan penonaktifan dirinya namun dapat menyimpulkan berdasarkan isi nota dinas tersebut, kalau dirinya tak loyal kepada pimpinan dengan mendukung salah satu calon bupati yang ada. “Kurang kage so dapa nota dinas (Tahu-tahu sudah mendapatkan nota dinas penonaktifan jabatan),” ungkap Roong kepada wartawan, meski dirinya mengaku loyal terhadap bupati. Pemkab Mitra melalui Assisten I Sekretaris Kabupaten Bidang Pemerintahan Dra Feibe Rondonuwu MSi ketika dimintai keterangannya, membenarkan hal ini.

“Camat selaku perpanjangan tangan bupati memang dapat memberikan keputusan tersebut,” ungkap Rondonuwu. Ditanya mengenai dasar penonaktifan tersebut, Rononduwu pun mengakui kalau loyalitas menjadi salah satu item. “Kalau memang tak loyal lagi yah tentu harus diambil tindakan oleh pemerintah kecamatan. Kalau pemecatan lain lagi, itu ada mekanisme yang harus berdasarkan surat keputusan bupati. Dalam kasus ini, menyangkut disiplin yang berujung pada penjatuhan sanksi peringatan,” jelas Rondonuwu. Namun ditanya mengenai mekanisme penonaktifan apakah didasari aturan perundang undangan ataupun peraturan daerah didalamnya, Rondonuwu belum dapat memberikan tanggapan. “Kalau itu, langsung saja kepada instansi teknis terkait (Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa),” sambungnya. Sebaliknya, Kepala BPMPD Mitra Desten Katiandagho ketika dimintai

tanggapannya mengaku belum mendengar hal ini. “Sampai sekarang belum ada pemberitahuan mengenai hal ini,” elak Katiandagho. Mengenai mekanisme penonaktifan tersebut, pun Katiandagho membenarkan hal ini meski tak dapat memberikan dasar hukum yang digunakan. “Kemungkinan besar keputusan yang diambil camat, ketika ada tindakan kekeliruan oleh oknum kumtua. Dan hal ini bisa saja terjadi,” bebernya. Sayangnya, Camat Tombatu Boyke Akay ketika akan dikonfirmasi belum berhasil dihubungi via selular. Sementara itu masalah penonaktifan Alex, harus diadukan kepada pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut. Nota dinas yang menjadi surat wasiat dinonaktifkannya Roong sebagai kumtua, diterima pihak pemprov melalui Assisten I Bidang Pemerintahan Drs Meiky Onibala MSi kemarin. Hanya saja, Onibala menanggapi hal ini dengan menyatakan kalau pe-

nonaktifan tersebut harus melalui mekanisme yang jelas. “Artinya jangan ada prasangka, tetapi disertai bukti yang jelas dan jangan sewenang-wenang. Sebab kumtua itu dipilih rakyat desa dan disahkan berdasarkan surat keputusan bupati serta mengacu pada aturan perundang undangan yang diberlakukan,” ungkap mantan pelaksana tugas Sekretaris Kabupaten Mitra itu. Kumtua dapat dinonaktifkan kata Onibala, ketika melakukan pelanggaran terhadap aturan yang diberlakukan. “Kalau dirinya melakukan korupsi dan hal yang bertentangan dengan perundang undangan yang ada, nah itu baru ada tindaklanjutnya. Bukan sewenang-wenang saja,” katanya. Meski begitu, Onibala menyatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan keassistenan di Mitra mengenai masalah tersebut. “Kami sudah mengoordinasikan dengan assisten terkait yang ada untuk menyelesaikan hal ini dengan baik,” beber Onibala. (qrk)

Tumiwa Bantah Enggan Tandatangani APBD Sudah dari lalu sebaiknya pejabat - pejabat yang malas dan tidak perduli tentang Minsel sebaiknya diganti. Ini kan sudah terbukti kalau semuanya hanya akan menjebak pemerintahan saat ini.” Steven Kussoy Generasi Muda Minsel AMURANG-Tudingan elemen masyarakat terhadap Ketua Dekab Minsel Boy Tumiwa BSc SH terkait penandatanganan APBD 2013, dibantah langsung politisi asal PDIP itu. Menurut Tumiwa, penundaan penandatanganan

dokumen penting itu dikarenakan Tim Anggaran Pemerintahan Daerah (TAPD) setempat tidak melengkapi sesuai aturan yang ada. “Jadi informasi yang mengatakan bahwa saya enggan menandatangani atau sengaja menahan APBD,

itu informasi yang menyesatkan. Jadi, itu sekali lagi tidak benar. Sampai sekaran TAPD yang keliru,” tandasnya. Tumiwa balik menuding, kalau hasil keputusan Gubernur Sulut soal syarat penentuan APBD Kabupaten Minsel Tahun 2013 hingga kini tidak dilengkapi TAPD secara jelas. Sehingga, pihaknya belum bisa menandatanganinya. “Apakah tandatangan kami bisa menjamin disetujui provinsi kalau apa yang diputuskan belum juga dilengkapi? Ini pasti tidak kan,” ujarnya. Sementara itu diketahui, kemarin, rencananya akan

dilakukan pemantapan pembahasan demi kejelasan APBD 2013 ini. Namun sangat disayangkan, agenda penting yang akan membahas nasib Kabupaten Minsel kedepan itu tidak dihadiri Kepala Dinas Pengelola Keuangan Pendapatan dan Aset Minsel Denny Kaawoan SE. Sehingga, rapat itu pun ditunda. Hal tersebut sontak menarik perhatian kalangan masyarakat. Mereka menilai, sejumlah pejabat yang diadopsi dari luar Minsel hanya saja mengacaukan proses pemerintahan hingga masa depan daerah yang kaya akan potensi alam ini. “Sudah dari lalu sebaiknya

pejabat - pejabat yang malas dan tidak perduli tentang Minsel sebaiknya diganti. Ini kan sudah terbukti kalau semuanya hanya akan menjebak pemerintahan saat ini,” tandas Steven Kussoy, generasi muda Minsel, kemarin. Diketahui, Tahun 2013 ini sudah akan menghabiskan masa anggaran triwulan pertama. Namun saja, hingga kini pula realisasi APBD masih saja mengambang. Meski gaji PNS bisa disalurkan, namun kegiatan dalam rangka meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan rakyat terus tersendat dan tak berdaya. (hyr)


Life Style

12

Radar Manado

Rabu, 20 Februari 2013

KONTES NASIONAL

9 Gadis Sulut Berebut Gelar Miss Indonesia

DIDOMINASI GADIS KAWANUA: Miss Indonesia 2012 Ines Putri Tjiptadi Chandra (kiri). Lidya J Rumangkang, Denalta Eunike Telew, Jilly Lavenia Tan, Priskila Wasia, Marsha Emilia Pical, Balqis Novreela, Ineke Bombing, Stefani B Lule, Grace Marbun Mastiur Kumentas.

Tilaar: Tahun Ini Luar Biasa WENXIA YU

Senang Indonesia Tuan Rumah Miss World J A K A R TA - M i s s World 2012 Wenxia Yu menjadi bintang tamu di Grand final pemilihan Miss Indonesia 2013 di Hall D, JIExpo, Kemayoran, Jakarta, malam ini. Antusiasme begitu terpancar di wajah Wenxia Yu saat berada di Indonesia. Bahkan, dia terlebih dahulu mencari informasi tentang Indonesia. “Saya cari tahu tentang budaya Indonesia lewat handphone. Saya dengar, Indonesia memiliki alam dan kebudayaan yang sangat indah,” kata Wenxia Yu saat konferensi pers di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, kemarin (19/2). Sebelumnya, Wenxia yang mahir bernyanyi ini juga sempat mendengar tentang Indonesia dari Miss Indonesia 2012 Ines Putri Tjiptadi Chandra. “Waktu

itu, Ines pernah bilang, Indonesia akan jadi tuan rumah Miss World 2013. Saya sangat senang dan tak sabar untuk ke sana,” ujarnya sembari tersenyum. Bagi Wenxia, kehadiranya di grand final pemilihan Miss Indonesia 2012 adalah sebuah kehormatan. Dia berharap, Miss Indonesia 2013 dapat memiliki beberapa kriteria. Wanita asal China itu memiliki pesan khusus bagi para finalis Miss Indonesia 2013. “Semua yakin, semua orang punya sisi positif dalam dirinya. Yang penting, adalah bagaimana kita membawa diri dan bersikap percaya diri,” tuturnya. Dari pengalamannya menjadi Miss World 2012, Wenxia yakin hanya kontestan terbaik yang akan terpilih mewakili Indonesia.”Saya yakin, dia adalah yang baik dan pasti akan menikmati tugasnya,” terangnya.(jpnn/axm)

JAKARTA-Grand final pemilihan Miss Indonesia 2013 berlangsung malam ini di Hall D, JIExpo, Kemayoran, Jakarta. 33 Finalis bersaing ketat untuk meraih gelar bergengsi di Indonesia sekaligus akan melanjutkan tugas yang diemban Miss Indonesia 2012 Ines Putri Tjiptadi Chandra sebagai duta wisata Indonesia. Miss Indonesia 2013 yang akan terpilih malam ini nantinya akan mewakili Indonesia di pemilihan Miss World 2013 yang akan dihelat di Jakarta dan Bali. Menariknya, dari 33 finalis itu terdapat 9 finalis berdarah Sulut. Mereka adalah Lidya J Rumangkang (Sulut), Denalta Eunike Telew (Maluku Utara), Jilly Lavenia Tan (Riau), Priskila Wasia

(Papua), Marsha Emilia Pical (Maluku), Balqis Novreela (Kalimantan Tengah), Ineke Bombing (Sulawesi Barat), Stefani B Lule (Kalimantan Timur), Grace Marbun Mastiur Kumentas (Gorontalo). Bahkan, di antara mereka ada yang menyandang gelar kontes resmi daerah yang digelar di Sulut baik skala nasional maupun lokal di antaranya Runner up I Ratu Bunga 2012 Lidya J Rumangkang, Wakil I Lumimuut Minahasa Selatan (Minsel) 2012 Ineke Bombing, Putri Bitung 2010/Wakil I Noni Sulut 2010 Stefani B Lule, dan Wakil II Wulan Minahasa 2007 Grace Marbun Mastiur Kumentas. 33 finalis Miss Indonesia ini telah menjalani karantina dan mengikuti sejumlah pembekalan.

Secara terpisah salah satu founder Miss Indonesia, DR Martha Tilaar, menilai pelaksanaan Miss Indonesia di Tahun Ular Air ini mengalami peningkatan dari segi kualitas dan kriteria.”Tahun ini luar biasa. Tinggi-tinggi dan cantik-cantik dibandingkan tahun yang lalu. Dan bisa memenuhi kriteria Miss World 2013 ya,” tutur Martha kepada wartawan kemarin (19/2). Martha juga merespons positif kepribadian yang dimiliki 33 finalis. “Miss Indonesia 2013 harus tahu betul mengenai culture Indonesia. Jadi, kalau nanti kita menang di Miss World 2013 semoga kita bisa menjadi ambassador bagi natural and enviroment dunia,” ungkapnya. (jpnn/axm)


Sambungan

Radar Manado

Rabu, 20 Februari 2013

Yasti...

Sambungan Hal 1 koordinator pemenangan Sorong, Papua 2007 siPemilu Indonesia Timur,” lam yang juga menjerat ujar Tjatur Sapto Edy, politisi PAN lainnya Wa Ketua Fraksi PAN DPR Ode Nurhayati. Dugaan RI, menjawab pertanyaan itu ditepis Yasti yang meRadar Manado, kemarin. nyatakan pergantian itu Sehari sebelumnya, sesuai surat permintaannya Sapto masih belum men- sendiri. gatakan tugas baru Yasti Menyangkut tugas berat itu pasca pergantian posisi yang disandangnya, Yasti Ketua Komisi V itu. membenarkannya. “Benar, S e p e r t i d i b e r i t a k a n saya ditugaskan menjadi sebelumnya, Yasti diganti koordinator pemenangan Laurens Bahang Dama Pemilu PAN di Indonesia sebagai Ketua Komisi Timur. Tentunya saya harV. Pergantiannya sempat us menempatkan prioritas disebut-sebut terkait den- pekerjaan atas kepercayaan gan pemanggilannya oleh yang diberikan pimpinan,” Komisi Pemberantasan tutur Yasti yang dihubungi Korupsi pada 19 Novem- terpisah. ber 2012 lalu. Dia kemudian menegasPemanggilan tersebut kan salah satu target awal terkait kasus dugaan ko- di tgas barunya itu adalah rupsi proyek pembangu- membidik kemenangan di nan sekolah pelayaran di Pemilihan Wali Kota dan

Andy... Wakil Wali Kota (Pilwako) Kotamobagu. Sudah bukan rahasia lagi PAN yang menjagokan Ir Tatong Bara mulai saling sikut dengan Drs Hi Djelantik Mokodompit usungan PG. “Sudah pasti, Pilwako Kotamobagu menjadi salah satu tugas saya,” tegasnya. Pasangan incumbent wali kota dan wakil wali kota Kotamobagu yang maju dengan bendera PAN di Pilwako 2008 ini dikenal tak akur lagi sejak beberapa waktu lalu. Ketidakakuran ini terjadi pasca bergabungnya kembali Djelantik ke Partai Golkar (PG) di tengah perjalanan pemerintahan mereka, padahal PG tidak mengusung Djelantik dalam Pilwako kala itu.

Di sisi lain, di penghujung jabatannya sebagai Ketua Komisi V, Yasti menyatakan sudah melobi anggaran penanganan bencana banjir di Sulut sebesar Rp120 miliar di 2013 ini. “Awalnya 20 miliar bantuan luar negeri dan menyusul 70 miliar dalam APBN 2013. Jadi di detikdetik terakhir jabatan ketua komisi akhir tahun lalu, saya masih bisa memperjuangkan anggaran ke Manado,” beber Yasti. “Sebenarnya anggaran yang ada sekira 300 miliar, tapi pencairannya kan bertahap. Nah, tahun ini yang 120 miliar itu berhasil saya perjuangkan,” timpal politisi yang dikenal vokal di Gedung Senayan itu. (fab/ddt)

proper test dari partai itu. Sementara di Minahasa Tenggara, meski digadanggadang James Sumendap sebagai calon tunggal PDIP, namun bisa menjadi ancaman sendiri karena adanya sosok Maxi Rondonuwu, putra daerah, yang menjabat Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulut yang mendaftar di partai itu. Belum lagi sosok Wakil Bupati Djeremia Damongilala yang masih memilih berpisah dengan pasangannya dalam Pilkada lalu Telly Tjanggulung (Golkar). Damongilala pun menjadi kandidat ke sekian yang bisa mencuri hati Megawati karena kapasitas sebagai kader partai dan putra

daerah. Sementara itu, Sekretaris DPD PDIP Sulut Frangky Wongkar dikonfirmasi mengatakan semua keputusan penetapan calon ditentukan DPP. “Itu mekanismenya dan dibahas di rapat pleno. Tinggal dilihat siapa saja yang akan ditetapkan DPP. Informasi yang DPD Sulut terima, kemungkinan Kamis (21/2) mendatang dari tiga daerah (Sitaro, Mitra dan KK) yang akan menggelar Pilkada, salah satu daerah akan ditetapkan calonnya minggu ini,” jelas Wongkar. “Intinya para bakal calon sudah mengikuti FPT dari DPP yang memang merupakan syarat,” tandas Wongkar.(fab/ddt)

janya di gedung MPR RI Jakarta, Senin (18/2) lalu. Koleganya, Paula Sinjal SE MSi mengatakan hal serupa. Menurutnya, workshop Empat Pilar Kebangsaan nanti merupakan komitmen MPR RI membangun karakter kebangsaan di semua lapisan masyarakat. “Ini usaha yang baik agar masyarakat kita mampu mencerna kehidupan berbangsa yang lebih dewasa

sesuai harapan dan pesan UUD 1945, Pancasila, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika,” kata Paula yang dijumpai di Ruang Badan Legislasi DPR RI, Senin (18/2) siang. Perlombaan ini merupakan program tahunan MPR RI yang diselenggarakan di seluruh Indonesia. Selain workshop akan ada kompetisi cerdas cermat dan kompetisi jurnalistik. “Ini merupakan media atau

sarana untuk menanamkan kembali dan menyosialisasikan nilai-nilai yang terkandung dalam 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara pada generasi muda, khususnya para pelajar tingkat SMA/SMK, karena di dalam kegiatan ini terdapat unsur seni, keterampilan, dan keceriaan. Ini semua disesuaikan dengan semangat generasi muda,” tegas Paula.(kim/ddt)

Warga... Sambungan Hal 1 toboi Kecil dan Poyowa Be- tan sangadi (kepala desa, sar I, Poyowa Besar II, Ke- red) dan tokoh masyarakat camatan Kotamobagu Se- didaulat menjadi ketua TS latan, baru-baru ini. Ribuan Poyowa Besar Bersatu. Besarnya animo warga warga masyarakat dari berbagai elemen, termasuk itu disambut penuh syukur tokoh masyarakat, tokoh pe- Ketua Tim Pemenangan PG, muda, tokoh agama, tokoh Raski Azhari Mokodompit wanita dan pelaku ekonomi, SH. Pria yang juga Sekberbondong-bondong me- retaris FPG Deprov Sunawarkan diri jadi bagian lut itu menilai masyarakat pemenangan pria berjulukan KK sangat cerdas melihat pembangunan di KK, Uyo’ itu. “Kerja keras Pak Djelan- yang semata-mata untuk tik telah terbukti. Hal ini kesejahteraan masyarakat, tentunya akan menjadi dasar dengan dibuktikan dengan kuat bagi warga untuk tetap berbondong-bondongnya mempercayakan proses masyakat ingin melanjutkepemimpinan Kotamoba- kan pembangunan di daergu ini pada beliau,” ujar ah yang berpredikat terbaik H Muchlis Gilalom, man- sebagai daerah otonom

baru itu. “Alhamdulilllah. Berbondong-bondongnya masyarakat ingin jadi TS bukan rekayasa dari Djelantik. Justru masyarakat di tiap-tiap kelurahan/desa yang meminta jadwal langsung dari Djelantik untuk pelantikan TS,” kata Papa Aura, sapaan Raski. Hingga saat ini, lanjut putra sulung Djelantik ini, baru lima dari 33 TS desa/ kelurahan yang dilantik. Selebihnya akan segera dilakukan karena desakan pelantikan terus berdatangan. “Pembentukan hampir rampung di semua desa/kelurahan. Tinggal menunggu

jadwal pelantikan. Menyesuaikan dengan jadwal calon,” terangnya. Atas fenomena tersebut, lanjut pecinta musik Slank ini, partai berlambang pohon beringin ini sangat optimis menatap Pilwako KK 22 Juni 2013 mendatang. “Tentu ini membuat kami lebih yakin dan optimis menatap Pilwako. Namun tidak takabur. Insya Allah dengan adanya kekuatan rakyat ini, isu apapun untuk menjatuhkan pribadi Djelantik justu menambah simpati rakyat kepada Djelantik,” pungkasnya. (gus/ddt/*)

mendapat bantuan berupa bahan makanan, alas tidur, baju ganti dan selimut. Perlu diketahui, berdasarkan data awal, total pengungsi di Komo Luar merupakan yang terbanyak, sekitar 2.600 warga, 580 KK dengan ketinggian banjir sekira 2 meter. Sementara itu, wilayah pengungsian yang tak kalah memiriskan dengan Komo luar adalah wilayah Ternate Tanjung. Pantauan koran ini, pengungsi yang didominasi kaum hawa dan anak-anak untuk sementara menetap di Masjid Darul Arkom. “Jumlah pengungsi di wilayah ini sekitar 80 persen dari total warga, sekitar 750 jiwa,” kata Hj Saurin, salah satu tokoh wanita di wilayah tersebut. Menurutnya, saat ini yang paling dibutuhkan bagi para warga sekitar adalah sumber air bersih dan bahan makanan. “Kejadian ini mengingatkan kami akan bencana banjir di medio 2000. Saat itu kami harus mengungsi hingga satu bulan penuh karena banjir dan lumpur membekap tempat tinggal kami. Untuk saat ini, kami belum tahu berapa

lama harus tinggal di pengungsian, karena sampai saat ini lingkungan kami masih dikelilingi lumpur,” ceritanya. Hj Saurin beranggapan, bencana memang tidak mengenal siapapun korbannya. Hanya hati yang ikhlas untuk menerima segala yang baik maupun yang buruk saja yang bisa memberikan ketentraman di balik duka ini. “Semua pasti ada hikmatnya, baik maupun buruk yang terjadi,” ungkapnya. Sementara itu, Telly Katiandagho, warga Karame Lingkungan tiga Kecamatan Singkil mengaku, sudah ada beberapa warga yang mulai diserangf penyakit diare. “Kami Cuma kasian sekali yang anak-anak masih balita. Kalau tidur malam itu sangat dingin sekali.Karena hanya pakai matras. Tak ada pakaian lagi yang tersisa,” ujarnya. Air sungai yang naik secara tiba-tiba, tak memberikan waktu bagi mereka untuk menyelamatkan barang atapun pakaian. “Semua Cuma pakaian di badan saja,” katanya dengan nada sedih.(*)

Kandidat...

Sambungan Hal 1 Manado, kemarin. Mendaftarnya Djelantik Menurut Eriko, hingga Mokodompit ke PDIP, saat ini belum diadakan yang juga incumbent Wali pembahasan terkait pen- Kota KK, menjadi ancaetapan calon kepala daerah man tersendiri bagi kader di tingkat DPP PDIP. “Un- partai berlambang montuk saat ini pembahasan cong putih di Kotamobagu. penetapan kepala daerah Hingga saat ini, PDIP bedi tiga daerah itu belum lum menentukan calon terdengar. Intinya belum wali kota dari partai yang ada pembahasan,” tegas terkenal dengan warna Eriko yang mengaku se- khas merahnya. dang mengikuti rapat di Dengan begitu, rumor DPR. untuk merangkul SekreKabar belum adanya taris Provinsi (Sekprov) pembahasan ini berarti Sulut Ir Siswa Rahmat masih membuka peluang Mokodongan sebagai kanbagi semua kandidat yang didat wali kota KK masih mendaftar di PDIP. berpeluang. Begitu pula Yang paling hangat ten- dengan Suryono Wijoyo tunya persaingan antara yang merupakan pengucalon di Kotamobagu saha Kotamobagu diketadan Minahasa Tenggara. hui ikut melakukan fit and

Sulut...

Sambungan Hal 1

SMA/SMK se-Sulut, akhir Maret nanti. Menurut personil MPR RI Ahmad Basara menuturkan, wawasan kebangsaan itu lahir dari pemahaman empat pilar kebangsaan, yakni UUD 1945, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Ini semangat dasar yang harus diendapkan generasi kita,” kata Basara, di ruang ker-

Tiap...

Sambungan Hal 1 Rabiah Arun (62), salah satu warga lingkungan dua dengan raut muka yang nampak masih shock saat diwawancarai kemarin mau menceritakan kisah piluh mereka ketika terjadi banjir, hingga harus berakhir di tempat pengungsian. “Torang pe rumah kasiang so nintau bagaimana depe model. Samua perkakas rumah so anyor deng alat elektronik le paling so rusak,” keluhnya dalam logat kental Manado. Rabiah pantas untuk kecewa, karena dengan adanya musibah ini, secara materiil dirinya mengalami kerugian harta benda yang cukup besar untuk kondisi ekonominya yang terbilang pas-pasan. “Saya setengah mati kumpul doi untuk beli mesin kulkas. Kini semua rusak begitu saja, ini yang menambah beban pikiran kami selama di pengungsian,” tuturnya. Namun begitu, di luar hitung-hitungan akan kerugian, dirinya bersyukur seluruh anggota keluarganya tidak ada satu pun yang sakit dan terluka. “Sekarang saya hanya berusaha untuk optimis untuk kembali mencari dan mengumpulkan uang

untuk terus bertahan hidup untuk keluarga saya. Dan tak lupa untuk bersyukur dan berdoa kepada Allah SWT,” aku Rabiah, yang kesehariannya menjajakan ikan masak di halaman rumahnya. Rabiah merupakan satu di antara ribuan para ibu-ibu lainnya yang turut mengungsi akibat bencana banjir tersebut. Dirinya bersama lebih dari ratusan kepala keluarga (KK) di Komo Luar, saat ini sangat menggantungkan diri dari bantuan, baik dari pemerintah maupun pihak manapun yang peduli. Beberapa bantuan yang sudah didapatkan warga Komo Luar yakni bahan makanan mie instan dan sejumlah posko bantuan yang memberikan sejumlah sembako. “Saya dari minggu pagi hingga hari ini (kemarin, red) hanya mengkonsumsi mie instan. Bagaimana kondisi saya akan membaik bila seperti ini? Saya pun bingung ingin pulang bagaimana dengan kondisi rumah saat ini?,” keluhnya. Meski begitu diakuinya, dirinya bersama sejumlah warga terus

13

Sambungan Hal 1 dikirimkan, satu nama lain- ya nama Ketua Dekot Tonya hanya sebagai pe- mohon, Andy Sengkey SE lengkap saja. “ Informasi calon kuat untuk diusulkan yang beredar di kalangan mendampingi Wali Kota Partai Golkar, nama Andy Tomohon, Jimmy F Eman, Sengkey sebagai wakil Wenur mengungkapkan, walikota untuk mengisi siapa saja yang akan dikursi kosong yang diting- usulkan nanti, yang pasti galkan oleh Jimmy Eman,” adalah kader PG Tomohon ungkap salah satu kader sendiri. “Soal pak Sengkey, partai sambil meminta agar kalau dia berkeinginan itu identitasnya tak usah dis- sah-sah saja. Apalagi beliau adalah salah satu kader ebutkan dalam koran. Plt Ketua PG Tomo- yang berpotensial. Namun, hon, Ir Miky Wenur ketika seluruh kader PG dalam hal dikonfirmasikan kemarin, ini tetap bepeluang. Yang mengungkapkan, saat ini pasti untuk sekarang belum dari partai belum ada nama- ada keputusan dari partai nama bakal calon wawali siapa yang akan diusulkan yang sudah diusulkan. Dan nanti,” ujarnya. Secara terpisah, Andy itu memang belum ada. “Jika ada yang mengung- Sengkey SE ketika dikapkan sudah ada nama wawancarai mengaku tidak bakal calon, itu tidak benar, tahu kalau namanya sudah kalau hanya wacana itu sah- menjadi buah bibir dikasah saja. Sedangkan untuk langan Partai Golkar untuk menentukan siapa nantinya mendampingi Jimmy Eman akan diusulkan, harus mela- disisa masa jabatan. Menurutnya, apabila ada lui mekanisme, seperti rapat pimpinan pengurus harian, nama-nama bakal calon DPD dan pleno yang diper- yang akan segera diusulkan, luas,” kata Wenur yang juga kemungkinan dirinya hanya adalah Direktur PD Pasar sebagai pendamping saja. “Kan harus ada beberapa Kota Tomohon. Menyinggung soal adan- nama yang harus usulkan

ke DPD I dan DPP, setelah itu nanti dua nama di usulkan ke Dekot Tomohon. Bisa saja saya atau kader lain. Karena semua kader PG Tomohon itu layak. Namun yang menentukan siapa yang akan diusulkan nanti, itu adalah kader partai juga. Jadi, sampai saat ini, saya tidak tahu kalau ada nama saya yang akan diusulkan,” ungkapnya. Ditambahkan, dirinya hingga saat ini masih belum memikirkan pesoalan apakah akan diusulkan bakal calon Wawali atau tidak. Karena, masih fokus pada jabatannya sekarang sebagai Ketua Dekot Tomohon. “Saya bersyukur dengan pencapaian saya sekarang, belum ada pemikiran yang lain. Namun, sebagai kader partai , pada prinsipnya tetap akan loyal atas kebijakan partai. Jika benar diusulkan oleh partai, tentunya saya harus bicarakan lagi dengan partai, karena saya lebih fokus tugas sebagai ketua dewan,” pungkas Sengkey.(jeq/kie)

Demokrat...

Sambungan Hal 1 baningrum dan kasus suap (SBY). impor daging yang meBahkan, menurut survei, nyeret Ketua Umum PKS keterlibatan langsung SBY Hilmi Aminuddin, menu- mengomandoi Demokrat tak rut survei ini, membuat diinginkan oleh masyarakat. citra negatif terhadap kedua “Empat puluh tiga persen partai. publik tidak ingin SBY terPublik bahkan tak yakin libat dalam Demokrat. Jika lagi dengan jargon PKS tidak, Demokrat akan terus yang menyatakan mereka merosot,” kata peneliti LSJ, bersih, jujur, dan profe- Igor Dirgantara. sional. “Enam puluh enam Dia menilai, ketidakpersen publik yakin PKS mampuan SBY dalam menkorup,” ujar Rendi. dongkrak citra Demokrat Dalam survei yang di- menunjukkan partai berlakukan 9 hingga 15 Feb- lambang bintang Mercy ruari 2013 ini, LSJ me- i n i m e n g a l a m i k r i s i s nyimpulkan, citra Partai kepemimpinan. Demokrat tak kunjung Pengambilalihan membaik setelah pengam- kepemimpinan oleh SBY, bilalihan partai oleh Ketua lanjutnya, tak serta-merta Dewan Pembina Susilo menghapus citra Demokrat B a m b a n g Yu d h o y o n o sebagai partai terkorup.

“Tingkat elektabilitas Demokrat semakin merosot, kehadiran SBY belum dapat perbaiki citra partai. Responden masih yakin Demokrat masih yang terkorup,” ujar Igor. Survei di 33 provinsi dengan sampel sebanyak 1.225 ini menempatkan Golkar sebagai juara jika pemilihan dilakukan saat survei berlangsung. Golkar diprediksi bisa meraup 18,5 persen suara, diikuti PDI Perjuangan dengan 16,5 persen, dan Gerindra dengan 10,3 persen. Sedangkan Demokrat diprediksi hanya meraup 6,9 persen dan PKS hanya 2,6 persen. (jpnn)

Pemerintah...

Sambungan Hal 1 jang, 2500 potong kaos maksakan diri kembali ke kerah dewasa, 2500 po- rumah jika masih membatong daster dewasa, 1500 hayakan,” pesannya. potong selimut bergaris, Di kesempatan tersebut 2500 potong seragam SD SHS menyerahkan banperempuan, 2500 potong tuan Rp200 Juta untuk para seragan SD laki-laki. korban, yang diserahkan ke Bantuan juga diberikan Walikota Manado Vicky Badan Nasional Penang- Lumentut untuk diteruskan gulangan Bencana (BNPB) ke para korban. berupa lauk pauk, perlengSetelah itu, Agung dan kapan makanan, tambahan SHS mendatangi lokasi gizi anak, selimut, tenda penampungan pengungsi. gulung, tikar dan matras, Meski cuaca tak bersahabat dan uang tunai Rp500 dengan turunnya hujan, Juta. rombongan tetap berkunU s a i m e n y e r a h k a n jung ke lokasi penambantuan, Agung bersama pungan korban di Gereja SHS, didampingi Wagub GMIM Maranatha, KeluDR Djouhari Kansil MPd, rahan Karame Lingkungan Deputi I Bidang Ling- I, Manado. kungan dan Kerawanan Usai berdialog dengan Sosial Willem Rampang- warga, kunjungan dilanilei, Deputi Bidang Pen- jutkan ke rumah duka meanganan Darurat BNPB nengok jenasah korban Dody Ruswandy, Walikota longsor Citraland yang meManado Vicky Lumen- newaskan seluruh anggota tut, dan pejabat teknis keluarga Palit-Kawilarang Pemprov Sulut meninjau (suami Frangky Palit, isposko bencana di Termi- teri Elisabeth Kawilarang nal Paal Dua. dan anak Anggelica Palit), Agung sempat berdia- yang disemayamkan di log dengan para warga rumah orang tua Elisabeth Kampung Tubir, Paal Dua. Kawilarang di KeluraDia meminta warga agar han Calaca Lingkungan 1, jangan dulu kembali ke Manado. SHS kemudian pemukiman masing-masing memberi bantuan pada kebila situasi belum memung- luarga. kinkan. “Jangan dulu meDalam peninjauan itu

Agung mengungkapkan keprihatinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atas bencana yang menimpa Sulut. “Presiden menyampaikan salam khusus kepada keluarga korban atas musibah ini, dan kiranya warga harus tetap tabah dalam menghadapi cobaan hidup ini,” tuturnya. Dia juga mengatakan pasca ditetapkannya status Sulut Siaga Tanggap Darurat selama 14 hari ke depan oleh Pemprov Sulut, Laksono meminta masyarakat mengikuti semua instruksi pemerintah. “Sebaiknya jika belum diizinkan kembali ke rumah masingmasing, sebaiknya tetap bertahan di pengungsian. Tujuannya, menghindari hal-hal tidak diinginkan,” pesannya. Sebelumnya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulut Ir Hoyke Makarawung, melaporkan bencana banjir dan tanah longsor Minggu (17/2) mengakibatkan 18 orang meninggal dunia, masing-masing 10 orang di Manado (10), 5 orang di Minahasa, dan 3 orang di Sitaro.(kie)


Sport

14

Radar Manado

Rabu, 20 Februari 2013

PERKIRAAN PEMAIN MILAN: Abbiati (k), Mexes, Zapata, Antonini, Sciglio, Ambrosini, Montolivo, Boateng, Shaarawy, Pazzini, Niang. BARCELONA: Valdes (K), Alves, Pique, Puyol, Bartra, Fabregas, Xavi, Iniesta, Busquets, Alexis, Messi.

HEAD TO HEAD AC MILAN BARCELONA 2 Menang 4 4 Seri 4 12 Gol 14

HASIL PERTANDINGAN Milan 15 Feb 2013 10 Feb 2013 03 Feb 2013 27 Jan 2013 20 Jan 2013

Milan Cagliari Milan Atalanta Milan

[ 2 - 1 ] [ 1 - 1 ] [ 2 - 1 ] [ 0 - 1 ] [ 2 - 1 ]

Parma Milan Udinese Milan Bologna

Barcelona 16 Feb 2013 Granada 10 Feb 2013 Barcelona 03 Feb 2013 Valencia 30 Jan 2013 Real Madrid 27 Jan 2013 Barcelona

[ 1 - 2 ] [ 6 - 1 ] [ 1 - 1 ] [ 1 - 1 ] [ 5 - 1 ]

Barcelona Getafe Barcelona Barcelona Osasuna

AC Milan

Barcelona

BONGKAR MITOS M

engamankan peluang ke 8 besar Liga Champions harus dilakoni AC Milan. Menjamu Barcelona di kandangnya sendiri, Kamis (21/2/2013) dinihari, Milan memang kurang diunggulkan. Apalagi, The Catalans datang dengan kekuatan penuh dan punya materi pemain yang lebih komplet dan lebih baik dibanding Diavolo Rosso. Satu hal yang membuat Milan kurang diperhitungkan karena, tak pernah menang atas Barcelona dalam sembilan tahun terakhir, atau sejak Andriy

JADWAL TV Kamis, 21 Februari 2013 Liga Champions 02.30 WIB

Shevchenko memberi Milan kemenangan 1-0 di tahun 2004. Padahal dalam kurun tersebut kedua tim sudah berhadapan tujuh kali, dengan hasil empat kemenangan untuk Barcelona dan tiga sisanya berakhir imbang. “Takdir mempertemukan kami enam kali dengan Barcelona dalam dua musim ini. Namun, kami tidak memiliki kelemahan psikologis terhadap mereka,” tegas Wakil Presiden Milan, Adriano Galliani, seperti dilansir ESPN. Namun ini bukan penghalang. Rangkaian hasil positif yang didapat Riccardo Montolivo dkk di Seri A jadi modal bagus untuk mencoba mengalahkan Lionel Messi cs. Dalam 13 pertandingan terakhir di Seri A, Milan cuma menelan satu kekalahan. Sementara di laga terakhirnya mereka memetik kemenangan 2-1 atas Parma, untuk mendongkrak posisi ke urutan tiga klasemen sementara. Meski memiliki sejumlah penyerang berkelas, namun ketidakhadiran Mario Balotelli akan sedikit merugikan Milan yang mengharapkan kemenangan di partai kandang. Pasalnya mantan striker Manchester City itu tengah dalam performa terbaiknya dengan mengemas empat gol dalam tiga pertandingan di pentas Serie A. Tapi, kabar baik datang buat AC Mi-

lan terkait kondisi Stephan El Shaarawy. Sempat bermasalah dengan lututnya, striker andalan Rossoneri itu sudah ikut berlatih dan berpeluang dimainkan menghadapi Barcelona. Sebelumnya, pesepakbola 20 tahun itu diragukan tampil karena mengalami masalah pada lututnya, yang memaksa dia absen saat Rossoneri menang 2-1 atas Parma di Liga Italia. Sementara Barcelona, datang dengan target utama menang di San Siro. Meski laga berlangsung di rumah lawan, The Catalans termotivasi dengan rekor bagus, setidaknya dalam tujuh duel terakhir kontra Rossoneri (empat kali menang tanpa pernah kalah). Dari segi amunisi terkini pun kualitas Barca di atas Milan. Sebanyak 20 pasukan tempur Blaugrana diboyong asisten pelatih Jordi Roura. Roura yang bertugas menggantikan Tito Vilanova -tengah menjalani pemulihan Kanker- di pinggir lapangan, membawa skuad terbaik jelang lawatan ke San Siro. Kapten tim Xavi Hernandez yang baru pulih dari cedera hamstring diikuetsertakan bersama Lionel Messi cs. Sayangnya, nasib kurang baik diterima David Villa. Striker yang juga telah mengikuti sesi latihan bersama Xavi, justru ditinggal di Camp Nou. Roura tidak menyertakan nama Villa karena menganggap kondisi striker yang baru saja menjalani operasi batu ginjal itu belum sepenuhnya fit. Begitu juga Adriano Correia yang cedera. (bbc)

AC Milan vs Barcelona - SCTV

Bawa Bantuan Miliaran Rupiah advertorial

advertorial

Laksono, SHS dan Kansil Kunjungi Posko Pengungsi Menteri koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra), Agung Laksono , kemarin, berkunjung di sejumlah lokasi bencana alam dan camp-camp pengungsi. Menteri yang ikut didampingi Gubernur Sulut DR SH Sarundajang dan Wakil Gubernur DR Djouhari Kansil, membawa sumbangan untuk para korban bencana alam di Sulawesi Utara (Sulut) senilai Rp2 Miliyar.Dana ini terbagi Rp500 juta dalam bentuk uang cash dan Rp1,5 M dalam bentuk bahan. Bantuan tersebut berupa: 1 unit genset, 10 unit tenda pengungsi paying, 5 unit perahu karet (U380),2500 potong kain sarung,2500 potong kain batang panjang,2500 potong kaos kerah dewasa,2500 potong daster dewasa,1500 potong selimut bergaris,2500 potong seragam SD Perempuan,2500 potong seragan SD laki-laki. Sementara bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berupa: Lauk pauk, perlengkapan makanan,tambahan gizi anak,selimut,tenda gulung,tikar dan matras. Selain membawa bantuan, Menkokesra berkunjung ke tempattempat pengungsian dan lokasi tanah longsor. Lokasi pertama yang dikunjungi tempat pengungsian di terminal Pall DuaI. Di lokasi tersebut berdiri tiga posko di an-

taranya dua tenda milik Badan Penanggulangan Bencana dan satunya lagi milik Kodim 1309 Manado. Selain memberi sumbangan dalam bentuk simbolis kepada kepada warga setempat yang ditimpa bencana, Menkokesra juga berpesan kepada warga terus waspada dan berhati-hati. “Jangan dulu memaksakan diri kembali ke rumah jika masih membahayakan,” kata Laksono. Selanjutnya, SHS memimpin rombongan Mekokesra meninjau tempat pemukiman warga yang terkena banjir di Kelurahan Karame Kecamatan Singkil sekailgus camp pengungsi di Gereja GMIM Maranatha Karame. Menkokesra saat berkunjung ikut menyapa warga yang sedang membersikan sisa lumpur didalam rumah. “Pak Menteri torang pe baju so kering di badan ini,” keluh sejumlah warga kepada Menkokesra. Di lokasi yang sama Gubernur Sulut SH Sarundajang menyampaikan Pemprov Sulut sudah menyiapkan dana Rp200 juta untuk tanggap darurat di Sulut. “Dananya sudah ada tinggal mau disalurkan,” kata SHS sapaan akrab Gubernur. Menteri dan Gubernur juga sempat berkunjung sebentar di lokasi longsor di perumahan elite Citra Land, meski hanya memantau dari dalam mobil saja. (*)


Totabuan Raya

Radar Manado

15

Rabu, 20 Februari 2013

BPK ‘Geledah’ Pemkab Bolmong Seluruh SKPD H2C BOLMONG - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) perwakilan Manado resmi melakukan pemeriksaan di jajaran Pemkab Bolmong. Sesuai pantauan koran ini, langkah awal pemeriksaan dilakukan dengan pertemuan dengan sejumlah kepala SKPD. Sekretaris Daerah (Sekda) Drs Farid Asimin MAP

ketika dikonfirmasi mengatakan, pemeriksaan tersebut merupakan rutinitas tahunan yang dilakukan BPK. Ia pun mengaku sudah menginstruksikan jajaran akan kedatangan instansi yang fokus memperhatikan penyimpangan keuangan maupun penataan aset di kabupaten/kota. “Selama 40 hari ke depan, tim BPK akan keliling pemeriksaan

di SKPD-SKPD. Tentunya pengelolaan keuangan menjadi perhatian BPK karena merupakan salah satu syarat mendapatkan penilaian opini pengelolaan keuangan. Disamping pengelolaan aset daerah. Apalagi saat ini, aset Bolmong yang berada di Kota Kotamobagu terus diinventarisir,” ujarnya. Sejumlah pimpinan SKPD yang hadir dalam pertemuan tersebut mengatakan, sudah sewajarnya pemeriksaan dilakukan.

Apalagi di tengah maraknya pemerintah memberantas praktek korupsi dijajaran birokrasi. “Tinggal melihat kesiapan SKPD yang bersangkutan. Karena pengelolaan yang baik tentu hasil pemeriksaan juga akan baik,” kata seorang kepala SKPD yang tak ingin namanya ditulis. Sebelumnya, para auditor BPK RI bertemu langsung dengan bupati Salihi Mokodongan, di ruang kerjanya kemarin. (sal/tng)

Boltim Siap Bantu Korban Bencana di Manado Siapkan 100 Juta dan Sembako BOLTIM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong Timur (Boltim) mengalokasikan anggaran untuk bantuan korban banjir dan tanah longsor di Kota Manado. Bantuan uang tunai Rp 100 juta, bahan makanan dan pakaian untuk para korban rencananya diserahkan langsung Bupati Sehan

Landjar hari ini. Demikian dikatakan Kepala Bagian (Kabag) Humas Boltim, Eko Marsidi. “Besok bantuan itu akan diserahkan Bapak Bupati,” kata Marsidi, kemarin. Selain uang tunai, jenis bahan makanan yang disalurkan nanti berupa mie instan 150 dos dan 421 makanan

kaleng siap saji. Bantuan lain, 100 lembar selimut. Pemkab Boltim juga berencana mengerahkan tim Medical Mobile Centre (MMC) Dinas Kesehatan (dinkes) untuk pelayanan kesehatan. Musibah banjir dan tanah longsor pada Minggu (17/2) lalu, termasuk bencana terburuk yang pernah terjadi di

Kota Manado. 17 warga meninggal dan puluhan lainnya luka-luka. Diitambah korban materi. Sejumlah rumah ambruk ditimpa longsor. Selain menyalurkan bantuan, Pemkab Boltim juga mengajak warganya yang memiliki kelebihan agar dapat memberikan kontribusi kepada para korban.(ail)

7 Pesonil Panwaslu se Sulut Kumpul di KK

Bawaslu Minta Partisipasi Masyarakat Menurut Jhoni Suak, rakor ini dilaksanakan guna persamaan persepsi tentang aturan ditubuh panwaslu se-Sulut. Sehingga dalam pelaksanaannya di lapangan panwaslu benar-benar bekerja berdasarkan tugas dan fungsinya. Serta pembekalan tentang tata laksana pengelolaan keuangan. “Sosialisasi targetnya ada dua, internal dan eksternal. Kemarin (Senin 11/2) eksternal

melibatkan parpol, pemerintah sangadi/lurah hingga camat tentang hukum dan tata cara pemilukada. Dan inilah pendekatan prepentif yang kami lakukan: sosialisasi, partisipasi masyarakat dan peringatan dini. Jika elemen eksternal memahami maka tugastugas panwaslu, bawaslu sangat terbantukan,” kata dosen Fakultas Ekonomi, Unsrat ini. (gus/tng)

kan, pihak perusahaan PT AMS harus memperhatikan aspirasi masyarakat Tanoyan bersatu. Jangan memaksakan diri agar tidak terjadi konflik sosial masyarakat. “Tentu perusahaan harus

memperhatikan aspirasi masyarakat tanoyan bersatu. Apalagi yang dikelola ini perkebunan yang tidak jauh dari pemukiman warga. Perusahaan jangan memaksa biar tidak terjebak dengan

konflik bersama masyarakat. Saya juga sudah hubungi bupati dan menyarankan agar mempertimbangkan baik-baik, apalagi sudah ada penolakan masyarakat,” tandas Mangkat. (sal/tng)

Sambungan Hal 16 Ia berharap, rencana yang terbukti menggunaini tidak sekadar wacana. kan barang haram itu,” Karena, tes urine bagi pe- ketusnya. jabat sudah lama ditungKendati menginginkgu-tunggu masyarakat. an tes urine ini benarA p a l a g i , d i b e b e r a p a benar dilakukan, selaku daerah sudah ada pejabat masyarakat Bolsel, Iksan yang terbukti. “Misalnya mengaku berharap hasil saja di Bolmong Timur tesnya tidak mengecewa(Boltim). Tahun lalu ada kan masyarakat. oknum pejabat legislatif “Mudah-mudahan saja

semua hasilnya negatif,” tandasnya. Sementara itu, Bupati Herson Mayulu mengatakan tes urine ini benarbenar akan digelar. “Setelah agenda kerja saya di Jakarta selesai, saya langsung koordinasi dengan Kapolres. Kita tunggu saja,” jawab Om Oku sa-

paan akrab orang nomor satu Bolsel ini. Setelah direspon hampir semua pihak, baik dari Bupati sendiri, Masyarakat dan Anggota Dewan Kabupaten (dekab), pelaksanaan tes urine tersebut nyaris tidak ada hambatan. Tinggal menunggu kapan pelaksanaannya. (ail/tng)

tut ilmu para kandidat. “Walaupun jauh tim tetap mendatangi kota Makassar untuk pemastikan jenjang pendidikan bakal calon bupati Hamka SH MAP agar datanya benar-benar faktual,” terang Maloho. Sehingga itu pihaknya akan terus menghindari

berbagai celah agar dikemudian hari KPUD bisa terhindar dari gugatan berbagai pihak terkait tahapan pelaksanaan Pemilukada di Bolmut. “Kami di KPUD telah berkomitmen untuk menghindari kesalahan sekecil apapun,” pungkasnya.(fil)

KOTAMOBAGU – Untuk mematangkan program kerja khususnya kepada Panitia Pengawas Pemiliu (Panwaslu) kabupaten/kota yang melaksanakan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) di Sulut, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menggelar rapat koordinasi (rakor) terhadap Panwaslu Kotamobagu, Minahasa Tenggara, Bolmut dan Sitaro yang dipusatkan

Bupati...

di KK, kemarin (19/2). Tiga panwaslu terdekat: Bolmong, Boltim dan Bolsel juga hadir untuk sekadar menimba ilmu. Kegiatan dipimpin tiga komisioner Bawaslu Sulut: Harly Malonda (ketua), Jhoni Suak dan Samsuri Musa. Ketiganya silih berganti memberikan pembekalan kepada komsioner Panwaslu khususnya yang menghadapi Pemilukada.

Sambungan Hal 16

dekab tidak menolak PT AMS masuk Tanoyan,” tegasnya. Sebelumnya, Ketua Dekab Bolmong Hi Abdul Kadir Mangkat kepada sejumlah wartawan menegas-

Warga...

KPUD...

Sambungan Hal 16 Menurutnya, data jen- ingin mengambil resiko, sejang pendidikan bakal bab ini merupakan persyaracalon yang harus dipelajari tan bakal calon yang diatur kembali mulai dari Seko- dalam undang-undang,” lah Dasar (SD), Sekolah kata Maloho. Lebih lanjut Menengah Pertama (SMP), dia mengatakan, baru-baru Sekolah Menengah Atas ini pihaknya telah mem(SMA) atau sederajat, serta bagi tim untuk mendatangi jenjang pendidikan sarjana sekolah-sekolah yang perS1 bahkan S2. “Kami tidak nah menjadi tempat menun-

FAISAL RM

KOORDINASI: Tim BPK RI Perwakilan Sulut saat berbincang dengan bupati Salihi, soal pra audit di Pemkab Bolmong.

Rabies Ancam Bolmut BOLMUT - Rabies merupakan penyakit menular akut dari susunan syaraf pusat yang disebabkan oleh virus rabies. Penyakit yang ditularkan oleh hewan penular rabies terutama anjing, kucing dan kera melalui gigitan maupun kontak dengan bahan yang mengandung rabies pada kulit yang lecet maupun mukosa. Belum lama ini, korban penyakit mematkan ini terjadi didesa Bintauna Pantai Kecamatan Bintauna. Korban atas nama Jhon Arusi (43) setelah diidentifiksiah kena gigitan anjing peliharaanya sendiri sekitar 3 bulan yang lalu dan timbul gejala pada 4 hari yang lalu. Meski sempat dibawa kepusat kesehatan masyarakat terdekat namun nyawa Djoni tak tertolong lagi dan meninggal pada Senin (18/2). Menurut kadis kesehatan Bolmut, Ny Siti Sabrina Buhang Mkes, melalui Kabid

DeMo...

Penangulangan Wabah, Ny Yani Lasama, kasus tersebut tidak terlapor ke petugas kesehatan baik yang dipuskesmas terdekat maupun didinkes.”Selama ini, setiap kasus gigitan hewan cepat ditangani, jika sudah pendapatkan informasi, tetapi kasus diBintauna Pantai nanti setelah terindikasi positif rabies, baru keluarga membawanya ke puskesmas,”jelas Lasama. Menurut Lasama, waktu merupakan faktor yang sangat penting dalam penyelamatan jiwa manusia dari kematian akibat penyakit rabies, jika diketemukan satu kasus gigitan hewan maka perlu diadakan pelacakan terhadap hewan yang bersangkutan melalui koordinasi dengan dinas peternakan setempat mengingat, waspada kemungkinan adanya Kasus gigitan tambahan.”Yang terjadi dan memerlukan tindakan penan-

ganan segera , kasus serupa terjadi dibeberapa tempat dan sudah dilakukan oleh seksi surveilans dan program rabies dinkes yang sudah melakukan investigasi serta pemeriksaan kontak seperti di wilayah Pinogaluman dan Bintauaanna Pantai,”tutur Lasama. Ditambahkanya, Protab penanganan kasus ini sudah di lakukan investigasi bahkan sudah dilakukan vaksinasi. Olehmya warga dihimbau, agar lebih mengantisipasi kasus gigitan hewan penular rabies seperti anjing,kucing dan kera.”Apabila terjadi hal tersebut kiranya segera melapor kepetugas kesehatan terdekat agar segera mendapat penanganan dari petugas kesehatan, serta lebih ditingkatkn kerja sama antar sektor terkait maupun pemerintahah desa setempat dengan melakukan sosialisasi tanda awas,”pungkas Lasama.(fil/tng)

Sambungan Hal 16

hukum dilakukan Muliadi. “Silahkan, itu hak dia. Saya hormati dan wajib taat pada ketentuan hukum. Saya siap pertanggung jawabkan apa yang telah saya perbuat,” katanya. DeMo, mantan Ketua Komisi III Dekot Kotamobagu itu justru berharap, laporan di polisi itu akan mengungkap ke-

Belajar...

bohongan dan kejahatan terkait aktifitas si-pelapor dalam kepanitiaan. Dan jadi warning bagi siapapun yang memanfaatkan ‘kapasitas panitia’ untuk kepentingan pribadi. “Sebagai warga BMR, saya siap terima konsekuensinya apapun demi terbentuknya Provinsi BMR,” tutup pria berjenggot itu. Diberitakan sebelum-

nya, Muliadi memolisikan DeMo karean tidak terima atas beberapa tudingan DeMo di sejumlah media. Pertama, soal pembakaran foto SHS, menghimpun dana dari tukang masyarakat sebesar Rp 21 juta, penipuan terhadap masyarakat BMR dan dianggap melecehkan panitia dan Pemprov Sulut. (gus/tng)

Sambungan Hal 16

ada melakukan Stuban ke Kota Bitung,” ujar Kabag Umum Setda Pemkab Bolmut, Drs Sisdar Paputungan. Menurutnya lagi, dipilihnya kota Bitung menjadi tujuan dari Stuban ini disebabkan kota Bitung karena Bitung sudah bisa berhasil dalam pengelo-

laan aset yang baik, sehingga bisa mendapat Opini (Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). “Sebagaima kita ketahui kota Bitung merupakan satu-satunya dari 15 Kabupaten/Kota yang mendapatkan opini WTP, dan sekembalinya dari Stuban ini, kita nantinya akan menerapkannya di Bolmut

sehingga kedepannya opini WTP bisa diraih,” tambah Paputungan. Stuban ini sendiri mendapatkan tanggapan positif dan apresiasi dari Pemerintah Kota Bitung. Buktinya tim Stuban dari Pemkab Bolmut langsung diterima Sekertaris Kota Bitung, Drs Edison Humiang. (fil/tng)

Camat... Sambungan Hal 16 pertanggungjawaban ADD, dua Kecamatan sudah 100 persen. “Seluruh desa di Kecamatan Pinolosian dan Pinolosian Timur (Pintim) sudah masuk semua,” tutur Ridel. Kendati begitu, desa di tiga kecamatan lainnya (Posigadan, Pinolosian Tengah dan Bolaang Uki, red) sudah ada yang masuk. “Tidak ada kecamatan yang

desanya sama sekali belum memasukkan laporan pertanggungjawaban ADD 2012,” lanjutnya. Ridel juga membandingkan dengan Tahun lalu. Menurutnya antusias 75 desa untuk menyelesaikan pertanggungjawaban ADD tahun ini, lebih baik dari tahun sebelumnya. Dapat dilihat dari keaktifan para aparat desa berkonsul-

tasi dengan pihak Inspektorat. “Seperti desa-desa di Posigadan, rata-rata sudah selesai, cuma masih ada pebaikan. Mereka pun tak berhenti minta petunjuk Inspektorat,” katanya. “Bulan Februari tahun lalu laporan yang masuk baru 8 desa. Sementara Februari tahun ini sudah 50-an desa,” tandasnya. (ail/tng)


Totabuan Raya

16

Radar Manado

RABU, 20 FEBRUARI 2013

BOLMUT

Bupati Diminta Tolak PT AMS di Bolmong Warga Tanoyan Bersatu Ancam Demo

Belajar Penataan Aset ke Bitung GUNA memperbaiki sistem dan tata cara pengelolaan aset yang baik dan benar, maka sejak Senin hingga Selasa (18 dan 19/2) kemarin Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmut melakukan Studi Banding (Stuban) ke Kota Bitung yang langsung dipimpin oleh Sekerteris Daerah, Drs Recky Posumah MSi, Kepala Bagian (Kabag) Umum, Drs Sisdar Paputungan, Kabag Hukum, Rahmat Pontoh SH, serta Kasubag bidang Aset Dinas Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Bolmut. “Untuk mengetahui dan mempelajari tata pengeloaan aset baik, penghapusan, pemindah tanganan, pinjam pakai, dan Hibah berdasarkan regulasi yang ada, maka kami bersama tim yang Baca Belajar... hal 15

BOLSEL

Camat Jamin Penuntasan LPJ ADD PERNYATAAN tegas Bupati Herson Mayulu terkait belum dimasukannya Laporan Pertanggungjawaban Anggaran Dana Desa (ADD) Tahun 2012 oleh 35 desa (dari total 75 desa), ikut dibenarkan Kepala Badan Pemberdayaan Maysarakat Desa (BPMD) Ridel Paputungan. Namun begitu, Ia merinci, sampai saat ini sudah sekira 50-an desa yang menyelesaikan laporan tersebut. “Benar yang disampaikan pak bupati, Senin (18/2) lalu. Tapi saya sudah menghadap kembali dan melaporkan bahwa sudah ada 50-an desa yang kelar. Camat juga menyampaikan kepada saya meminta desa segera merampungkan laporan tersebut,” terang Paputungan, kemarin. Dari 50-an desa yang sudah menyelesaikan Baca Camat... hal 15

Salihi Mokodongan

BOLMONG – Warga Desa Tanoyan Utara dan Tanoyan Selatan yang bernaung di bawah kelompok Aliansi Masyarakat Tanoyan (AMT), bakal menggelar aksi besar-besaran terhadap Bupati Hi Salihi Mokodongan dan Ketua Dekab Abdul

Kadir Mangkat. Hal ini terkait dengan penolakan mereka terhadap kegiatan produksi Perusahaan Pertambangan PT Arafura Mandiri Semangat (AMS), di wilayah tanah adat dan perkebunan mereka. “Kita akan pertanyakan

KPUD Seriusi Riwayat Pendidikan 4 Pasang Calon BOLMUT - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bolmong Utara (Bolmut) terus mendalami sejarah pendidikan empat pasangan bakal calon (Balon) Bupati dan wakil bupati periode 2013-2018. Pasalnya, masalah pendidikan ini harus jelas sebelum terpilih sebagai

KOTAMOBAGU – Laporan Muliadi Mokodompit di kepolisian disambut rasa syukur oleh Denny Mokodompit (DeMo) sebagai terlapor. “Alhamdulillah, sangat bersyukur jika benar saudara Muliadi telah polisikan

DeMo yang dilaporkan telah melakukan pencemaran nama baik dan fitnah oleh Muliadi yang tak lain adalah tim kaji P3BMR, akan menghadapi apapun langkah Baca DeMo... hal 15

Baca Warga... hal 15

Baca KPUD... hal 15

Abdul N. Maloho

saya terkait dengan pemberitaan di berbagai media,” kata wakil bendaraha Panitia Pembentukan Provinsi Bolaang Mongondow Raya (P3BMR) itu, kemarin (19/2), menanggapi ancaman Muliadi.

Hujan tak menghalangi semangat ribuan warga Poyowa Besar bersatu menghadiri pelantikan tim sukses Djelantik Mokodompit.

Dukung Pernyataan Bupati BOLSEL - Pernyataan Bupati Herson Mayulu yang berencana menggelar tes urine pejabat Eksekutif dan Legislatif Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel), menHerson Mayulu uai dukungan masyarakat. “Untuk membuktikan apakah lembaga pemerintah kita benar-benar bersih dari Narkoba atau tidak,” ungkap Iksan Van Gobel, tokoh pemuda Bolaang Uki, kemarin.

bupati dan wakil bupati di Pemilukada 08 Mei mendatang. “Kami terus melakukan pengecekan di sekolah dimana para bakal calon pernah bersekolah,” ujar Sekretaris KPUD Bolmut, Abdul Nazaruddin Maloho SPd

DeMo: Alhamdulillah Muliadi Polisikan Saya

Lima Ribu Warga Pobes Siap Menangkan Djelantik LanDJutkan Pembangunan dengan Pendidikan dan Kesehatan Gratis

Bukti Djelantik karismatik dan merakyat saat seluruh undangan hadir rebutan berjabat tangan.

Baca Bupati... hal 15

Warga Tantang Pejabat Bolsel Tes Urine

“Ki Uyo Kotabi Naton Yo Igaidon Kita Komintan”

Djelantik Mokodompit mengukuhkan tim suksesnya yang penuh tekad memenangkan Uyo di Pilwako KK 2013.

kepada Bupati Salihi kenapa sampai dia mau mengorbankan tempat mata pencaharian ribuan warga Tanoyan bersatu kepada PT AMS. Sebenarnya Bupati punya komitmen menjaga lingkungan dan masyarakat tidak,” ujar Dahlan Manggo,

selaku koordinator AMT. Tak hanya itu, Dahlan juga menegaskan, dekab pun akan didatangi masyarakat Tanoyan bersatu. “Ketua dekab terpilih menjadi wakil rakyat karena suara masyarakat Tanoyan juga. Jadi tidak ada alasan Ketua

PRESTASI yang ditorehkan oleh Wali Kotaa Kota Kotamobagu (KK) Drs H Djelantik Mokodompit it ME selama lima tahun ini terlihat nyata dan dirasakan akan serta dinikmati seluruh masyarakat KK. Pembanbangunan infrastruktur dan sejumlah program, seperti perti pe pendidikan dan kesehatan gratis, adalah prioritas ritas utama dalam melanjutkan kepemimpinan di daerah erah yang masih seumur jagung ini. “Jika dipercaya aya warga, maka dua program, program pendidikan kan gratis dan kesehatan gratis saya prioritaskan untuk ntuk diwujudkan,” tegas Djelantik di sela-sela pelantinttikan tim suksesnya di Desa Poyowa Besar I ddan an Poyowa Besar II, yang dihadiri 5 ribuan warga. a. Sejumlah tokoh masyarakat Poyowa Besar esar (Pobes) bersatu turut ambil bagian dalam tim pemeenangan. Sebut saja Hi Muhlis Gilalom yang didaulat dauulat da menjadi ketua tim, ada juga Teta Eva selaku u tokoh yang berpengaruh, dan sejumlah tokoh lainnya baik dari tokoh pemuda dan perempuan bersatu tekad m mengawal e gawal en dan memenangkan Papa Raski, sapaan Djelantik. ntik ik.. Bahkan, tokoh Sulut sekelas Holil Domu yang dikenal ang di dike kena nall sebagai mantan Kepala Kantor Kementerian Agama Sulut pun turut hadir memberi motivasi pada Ketua DPD PG KK ini. Hadir pula selaku undangan sejumlah politisi Partai isii da is dari ri P Par arta taii Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), seperti perti Rustam Simbala dan Meydi Makalalag. Tambil dengan kemeja warna khas partainya, nya, kuning. g Antik memamerkan kemesraan dengan istrinya Liliyanti nya L Lil iliy iyanti Mokodompit-Mokoagow yang tampil memesona sona dengan gaun dominan merah, dipadu kerudung kuning, ning, ya yyang ng g banyak menuai decak kagum. Beberapa warga menilai keharmonisan kkeluarga elu luar arga ga sederhana seperti ini menjadi dasar utama suksesnya ukssesnyya pembangunan di KK. “Di balik kesuksesan se seorang eoran ng suami, selalu ada wanita yang hebat di belakangnya,” gnyaa,” ujar seorang pendukung fanatik Djelantik. Sementara itu, Tete Aan, sapaan Muhlis Gilalom alom om mewakili masyarakat Pobes bersatu, punya alasan san sa kuat ingin memenangkan Djelantik di periode de kedua kepemimpinannya di KK. “Kerja keras Pak Djelantik telah terbukti. i. Hal ini tentunya akan menjadi dasar kuat bagi gi warga untuk tetap mempercayakan prosess kepemimpinan Kotamobagu ini pada beliau,” ,” ujar Gilalom.(adv)

Dua politisi PDIP, Rustam Simbala dan Meydi Makalalag, menyaksikan kedahsyatan massa pendukung Uyo. Ki Uyo’ Kotabiku Bo Onuon sebagai bukti fanatisme dan kecintaan warga kepada Uyo Djelantik Mokodompit.

Advertorial


Radar Manado