Page 4

METRO BISNIS

4

Ekspor Capai USD9,56 M

RABU, 2 SEPTEMBER 2009

Electrolux Mengapresiasi Konsumen

Laporan Wartawan JPNN Editor: Trufi Murdiani JAKARTA - Kinerja ekspor mulai menunjukkan tren positif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, ekspor Indonesia periode Juli 2009 berhasil menembus USD9,56 miliar. Kepala BPS Rusman Heriawan mengatakan, kinerja Juli tersebut berarti naik 2,85 persen dibandingkan ekspor Juni 2009 yang sebesar USD9,38 miliar. ’’Baik ekspor migas maupun nonmigas, semuanya naik,” ujarnya di kantor BPS kemarin. Data BPS menunjukkan, ekspor migas Juli mencapai USD1,47 miliar atau naik 1,28 persen dibandingkan periode Juni 2009 yang sebesar USD1,45 miliar. Adapun ekspor nonmigas naik 3,14 persen dari USD7,92 miliar pada Juni menjadi USD8,17 miliar. Menurut Rusman, secara kumulatif nilai ekspor Indonesia selama Januari-Juli 2009 mencapai USD59,72 miliar atau turun 27,98 persen dibandingkan periode sama 2008. Sementara ekspor nonmigas mencapai USD51,08 miliar atau turun 20,13 persen. ’’Jika dilihat tren 2009, ekspor masih positif, tapi tetap sulit untuk mempertahankan seperti kinerja 2008,” katanya. Rusman mengatakan, ekspor batu bara menjadi salah satu penyumbang nilai peningkatan yang cukup besar. Pada periode Januari-Juli, nilainya meningkat 22 persen dibandingkan tahun lalu, yakni dari USD5,57 miliar menjadi USD6,8 miliar. Meski demikian, dalam waktu yang sama, volume ekspor batu bara menurun 9,19 persen. Yakni dari yang sebelumnya 121,4 juta ton pada 2008 menjadi 110,2 juta ton. ’’Artinya, ada kenaikan harga batu bara yang signifikan sehingga nilai ekspor meningkat,” terangnya. Sementara itu, tren impor juga mengalami kenaikan. Data BPS menunjukkan bahwa pada periode Juli 2009, nilai impor mencapai USD8,69 miliar atau naik 9,48 persen dibanding Juni 2009 yang sebesar USD7,94 miliar. ’’Nilai impor kumulatif JanuariJuli 2009 mencapai USD50,07 miliar,” ujarnya. (*)

10.120 SUMBER BI

Laporan/Editor: Trufi Murdiani

APRESIASI ELECTROLUX: Kulkas dua pintu dan mesin cuci top loading merupakan produk terbaru Electrolux. Untuk mengapresiasi konsumen di bulan puasa, Electrolux juga bagi-bagi hadiah menarik.

FOTO TRUFI M.

Pegadaian Siapkan Dana Rp6 Miliar Laporan/Editor: Trufi Murdiani BANDARLAMPUNG Menghadapi hari raya Idul Fitri, Perum Pegadaian cabang Telukbetung menyiapkan dana segar sebesar Rp6 miliar. Menurut Pimpinan Cabang Pegadaian Telukbetung Mas’ud, itu dilakukan untuk memenuhi permohonan akad gadai nasabah. Estimasi besaran dana yang disiapkan itu, menurutnya, berdasarkan tren yang terjadi saat menjelang Lebaran tahun lalu. ’’Di

mana saat menjelang puasa, ratarata dana yang terserap kepada nasabah sebesar Rp54 miliar. Sedangkan menjelang Lebaran ratarata Rp6 miliar,” ujarnya kepada Radar Lampung kemarin. Selain menyiapkan dana segar, Perum Pegadaian cabang Telukbetung juga mengoperasikan enam outlet Pegadaian di sejumlah kecamatan yang potensial. Yaitu di Kecamatan Sidomulyo, Panjang, Pasar Klowon, Pengajaran, Kotakarang, dan Diponegoro. ’’Keenam outlet itu mulai beroperasi Oktober 2008 lalu dan

respons masyarakat sangat bagus,” kata Mas’ud. Mengenai peningkatan transaksi, terutama gadai barang oleh nasabah, menurutnya telah mengalami peningkatan signifikan sejak sebelum Ramadan lalu. Yaitu naik 10-20 persen dibandingkan hari normal. ’’Jenis barang yang paling dominan digadaikan sebelum Ramadan adalah BPKP motor dan sebelum Lebaran biasanya perhiasan emas. Sedangkan motor banyak yang ditebus karena biasanya digunakan masyarakat untuk mudik menjelang Lebaran,”

papar dia. Latar belakang nasabah yang menggadaikan barangnya, umumnya ibu rumah tangga. Lalu disusul pegawai maupun karyawan swasta, serta masyarakat dari berbagai profesi termasuk pedagang dan guru. ’’Saat ini masyarakat mulai menaruh kepercayaan yang tinggi terhadap Pegadaian. Karenanya kami juga senantiasa meningkatkan layanan yang prima. Ini sesuai moto kami, yaitu mengatasi masalah tanpa masalah baru,” ujar dia. (*)

BANDARLAMPUNG - Ada kabar gembira bagi masyarakat Bandarlampung yang ingin memiliki alat elektronik dengan kualitas super namun harganya sangat terjangkau, seperti barang-barang rumah tangga sekelas Electrolux. Karena pada bulan Ramadan yang penuh berkah ini, Electrolux mengeluarkan barang-barang terbaru yang kualitasnya tak perlu diragukan lagi, tapi dengan harga tetap terjangkau. Branch Manager PT Electrolux Indonesia cabang Lampung Sobri menyebutkan, saat ini tersedia berbagai barang elektronik untuk kebutuhan rumah tangga yang sangat dibutuhkan pada bulan puasa maupun menyambut Lebaran nanti. Seperti, kulkas dua pintu kapasitas 210 dan 180 liter dengan harga mulai Rp2 jutaan. Ada pula kulkas satu pintu yang harganya berkisar Rp1,5 juta. ’’Electrolux juga sedang mempromosikan produk mesin cuci terbaru yang top loading dengan keunggulan tabung terpisah untuk pencuci dan pengering,” ujarnya kepada Radar Lampung kemarin. Tersedia pula cheese freezer dengan kapasitas 218 dan 298 liter. Pada bulan Ramadan ini, Electrolux juga mengapresiasi konsumennya dengan mengadakan program Electrolux BagiBagi Hadiah Menarik. Di mana, kata Sobri, dengan program ini konsumen akan mendapatkan hadiah langsung yang sangat mena-

rik dan berlaku pada periode 15 Agustus hingga 30 September. ’’Untuk setiap pembelian mesin cuci front load semua tipe akan mendapatkan hadiah langsung berupa cover body mesin cuci dan 1 kg Rinso Matic,” ujarnya. Selain itu, untuk setiap pembelian mesin cuci front load tipe EWF8556 dan EWF8576 akan langsung mendapatkan cover body mesin cuci, 1 kg Rinso Matic, dan car vacuum cleaner ZB412. Lalu, untuk setiap pembelian kompor gas tanam/hob atau free standing cooker, konsumen langsung mendapatkan hadiah selang dan regulator kompor gas yang berkualitas prima. Saat ini, Electrolux juga mulai memasarkan air conditioner (AC). Di mana alat ini sebenarnya sudah lama dipasarkan di Eropa, namun baru diperkenalkan di Indonesia. Keunggulannya sudah plasma cluster dan memiliki filter vitamin C. ’’Barang-barang yang baru itu semua ready stock. Di mana selain tersedia di showroom Electrolux yang ada di Jalan Antasari, Bandarlampung, bisa pula dijumpai di Chandra Superstore, Plaza Lotus, Toko Yen, Toko Raja Electronic, dan toko-toko elektronik terkemuka lainnya di kota ini,” ujar dia. Bagi masyarakat yang ingin memiliki produk-produk Electrolux tersebut, cara kepemilikannya pun bisa tunai atau kredit. ’’Untuk pilihan pembelian secara kredit, kami bekerja sama dengan Adira Finance, FIF, dan Prima Finance,” imbuh Sobri. (*)

Bangun Pabrik, Atasi Harga Naik Hasil Rakor Pergulaan Laporan Wartawan JPNN Editor: Trufi Murdiani JAKARTA - Harapan konsumen untuk mendapat solusi cepat atas kenaikan harga gula akhirakhir ini harus ditunda. Rapat koordinasi tingkat menteri kemarin hanya memutuskan untuk menjaga kestabilan harga gula dalam jangka panjang. Tindak lanjut keputusan itu adalah pemerintah membangun pabrik gula baru untuk menambah stok gula nasional. ’’Kita akan investasi membangun pabrik gula, jumlahnya antara 1-3 pabrik. Tapi, ini proyek multiyears,” ujar Deputi Menko Perekonomian Bidang Kelautan dan Pertanian Bayu Krishnamurti seusai rakor di Kementerian Koordinator Perekonomian kemarin. Hal itu akan menjadi bagian dari

kebijakan pemerintah baru, namun pembangunan setiap pabrik diperkirakan membutuhkan waktu paling cepat 18 bulan. Dengan begitu, diperkirakan paling tidak butuh waktu 2-3 tahun untuk pembangunan seluruh pabrik gula baru tersebut. Investasi tersebut diambilkan dari dana APBN 2010. Pembangunan pabrik ini, kata dia, sudah disampaikan kepada Presiden SBY dalam kerangka revitalisasi industri. Di mana revitalisasi pabrik gula menjadi prioritas. ’’Satu pabrik butuh investasi Rp1-1,5 triliun,” tuturnya. Bayu menuturkan, pemerintah mengkaji rencana pembangunan pabrik gula tersebut. Dalam hal ini, yang bertugas mengkaji adalah menteri perindustrian, Menneg BUMN dan menteri pertanian. ’’Satu pabrik diperkirakan berkapasitas 10 ribu ton cane per day),” ungkapnya. (*)

RADAR LAMPUNG | Rabu, 2 September 2009  

ePaper RadarLampung

RADAR LAMPUNG | Rabu, 2 September 2009  

ePaper RadarLampung

Advertisement