Issuu on Google+

CMYK

RADAR KOTA BUMI Bersama Membangun Lampura

JUMAT, 16 SEPTEMBER 2011

Pemkab Segera Terbitkan SE Untuk Agen KOTABUMI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara (Lampura) akan menerbitkan Surat Edaran (SE) yang akan diberikan kepada seluruh agen Elpiji di Lampura, menyusul terjadinya kelangkaan dan terbatasnya stok Elpiji yang terjadi dalam satu bulan terakhir. SE tersebut menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Lampung yang mengatur penjualan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk penjulan Elpji ditingkat pasar. Assisten II Pemkab Lampura Ir. Azwar Yazid mengatakan, pihaknya harus segera menerbitkan surat edaran kepada seluruh agen Elpiji. Sehingga dalam penjualan Elpiji di Lampura dapat Baca PEMKAB Hal.7

Warga Tagih Janji PLN Terkait Sambungan Listrik Baru KOTABUMI - Masyarakat yang ada di Desa Gunungsari dan Gunungkeramat, Kecamatan Abung Semuli, Kabupaten Lampung Utara (Lampura), mempertanyakan kepastian atas sambungan baru listrik yang ada di 2 desa tersebut kepada pihak PT PLN (Persero) Cabang Bumi Nabung. Pasalnya, listrik yang dijanjikan pihak PT PLN Cabang Bumi Nabung akan terealisasi pada bulan Juni 2011, yang lalu. Atas kesepakatan pada acara sosialisasi antara pihak PT PLN kepada pelanggan yang dihadiri Anggota DPRD, Kecamatan dan 2 kepala desa (Kades) setempat. Namun sampai saat ini sambungan listrik yang dijanjikan tak kunjung terealisasi. Samsudin (45), salah satu warga Desa Gunungkeramat, ketika dikonfirmasi Radar Kotabumi kemarin (15/9), mengaku masih kesulitan untuk mendapatkan pelayanan sambungan listrik yang dijanjikan pihak PT PLN Cabang Bumi Nabung pada bulan Juni lalu. ’’Kami dan beberapa warga sudah beberapa kali datang ke PLN, namun karena ada kendala soal Baca WARGA Hal.7

8 HALAMAN / Rp1.500

Pemerintah Lakukan Mediasi Atasi Konflik Antar Warga KOTABUMI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Utara (Lampura) kembali menggelar sidang paripurna pembahasan R APBD P tahun 2011 dengan agenda mendengarkan Jawaban Bupati Lampura atas pemandangan umum yang disampaikan Fraksi DPRD di ruang sidang paripurna, kemarin (15/9). Pada kesempatan itu Bupati mengatakan, menjawab pemandangan umum yang disampaikan oleh Fraksi PKS agar pemerintah dapat lebih tanggap dalam meyelesaikan sejumlah konflik yang terjadi antar warga, pihaknya telah melakukan mediasi atas konflik warga Desa Gedungnyapah Kecamatan Abung Timur. ’’Kita sudah melakukan mediasi dalam persoalan tersebut, dan saat ini hampir mendekati penyelesaian, hanya tinggal menunggu waktu yang tepat, mengingat situasi dan kondisi yang belum sepenuhnya mengizinkan pada saat ini,’’ ujar Bupati. Mengenai kerusuhan yang pernah terjadi antar warga Sumberagung dan Negeriujung Karang, lanjut Bupati, pihaknya telah berhasil memediasi antar kedua warga itu. ’’Saat ini telah diterbitkan surat perdamaian, dimana kedua belah pihak tidak lagi saling menuntut. Mediasi ini juga melibatkan camat dan kepala desa bersangkutan, yang Baca PEMERINTAH Hal.7

FOTO RIDUAN

ELPIJI : Asisten II Ir. Hi. Azwar Yazid, M.M beseerta jajarannya saat memimpin rapat dengan 3 agen elpiji di ruang kerjanya kemarin.

Polres Tetap “Kebiri” Pengusaha Orgen Tunggal Balut Pertemuan Dengan Silaturahmi KOTABUMI - Kapolres Lampung Utara AKBP Frans Sentoe, S.I.K. mempertegas kesepakatan yang telah dibuat oleh

Harian Radar Lampung Group Untuk Wilayah Lampura dan Waykanan

para pengusaha hiburan orgen tunggal dengan Polres Lampura beberapa waktu lalu, terkait dengan jam/waktu hiburan sampai dengan pukul 18.00 Wib. Dengan tujuan agar tercipta suasana yang aman dan kondusif, terhindar aksi kejahatan. Hal tersebut disam-

paikan oleh Kapolres Lampura, AKBP Frans Sentoe, S.I.K pada acara silaturahmi dengan para pengusaha hiburan orgen tunggal di aula Mapolres setempat, kemarin (15/9). Namun sayang, apa yang disampaikan oleh Kapolres itu

tidak sesuai dengan kondisi saat ini. Dimana, setelah orgen tunggal “dikebiri” untuk tidak melakukan hiburan sampai malam hari, namun aksi kejahatan masih tergolong tinggi di Lampung Utara. Ini artinya, hiburan orgen tunggal bukan lah penyebab

tunggal rawannya kejahatan, namun ada penyebab-penyebab lain sehingga aksi kejahatan meningkat. Tinggal bagaimana kinerja pihak polres dalam mengatasi permasalahan yang ada. Baca POLRES Hal.7

Homepage : www.radarkotabumi.com

CMYK


2

LAMPURA SIKEP

RADAR KOTABUMI

JUMAT, 16 SEPTEMBER 2011

www.radarkotabumi.com

DPRD Akan Turun ke Lokasi Pemekaran

PLN Salurkan CSR Triwulan III

5 Sarana Pendidikan dan 3 Rumah Ibadah Dapat Bantuan

GUNUNGSUGIH - DPRD Lampung Tengah jadwalkan turun kedua lokasi daerah yang akan dimekarkan di Lampung Tengah. Keputusan ini disepakati Panitia Khusus (Pansus) DPRD tentang pemekaran Lamteng, dengan Panitia pemekaran Kabupaten Seputih Barat dan Seputih Timur. Untuk itu, Ketua Pansus Pemekaran Bambang Suryadi, meminta seluruh panitia dari kedua wilayah itu, mempersiapkan segala sesuatunya, mulai dari dukungan masyarakat, potensi wilayah, sumber daya alam (SDA), sumber daya manusia (SDM), persyaratan administrasi hingga rencana lokasi calon ibu kota kabupaten baru. ‘’Itu semua persyaratan awal sebagai dasar pengajuan calon daerah otonomi baru (DOB),’’ ujar Bambang. Hasil pengkajian yang telah dilakukan tim akademisi Unila beberapa waktu, menurut Bambang, hasilnya Kabupaten Lamteng sudah layak untuk dimekarkan menjadi tiga Kabupaten DOB. Rencananya, setelah seluruh persyaratan terpenuhi, maka proposal pengajuan pemekaran dari keduanya segera diserahkan kepada DPRD Lampung. ‘’Selanjutnya diproses di DPRD Lampung, dan disetujui Gubernur Lampung. Setelah itu akan diajukan kepada Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri),’’ pungkasnya. (rnn/ari)

LAMPURA - Sebagai bentuk partisifasi terhadap kondisi masyarakat PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Cabang Kotabumi, menyalurkan bantuan yang bersumber dari Corporate Social Responsibility (CSR) Triwulan ke tiga dengan total Rp 70.050.000 yang dialokasikan untuk 3 jenis kegiatan yakni bantuan sarana ibadah (Comunitty Service), Bantuan pendidikan dan latihan (Comunitty Empowering) dan bantuan pelestarian alam. Bantuan yang diberikan tak berupa uang namun dalam bentuk produk dan material yang disalurkan ketitik bantuan. Seperti kemarin (15/9), disalurkan bantuan ke Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sinarharapan untuk memperbaiki lantai ruang kelas sekolah itu. Sejumlah material yang

diberikan yakni 60 sak semen, 300 kotak keramik ukuran 30 cm, 12 kubik pasir 25 sak semen keramik. Selain itu untuk memperbaiki dinding bangunan sekolah pihak PLN juga membantu cat dengan rincian empat ember cat dengan ukuran 25 Kg dan 16 buah ukuran 5 Kg, 10 kaleng cat kayu/kusen, 5 botol minyak cat, 4 buah kuas 4 inci dan 3 buah kuas 3 inci dengan total batuan Rp 29 juta. Bantuan tersebut diterima langsung Kepala SDN Sinarharapan Waljiah, Spd, kemarin,(15/9). Asisten Manejer bidang Administrasi dan Sumber Daya Manusia (SDM) Sulamat mewakili Mancab PT PLN Cabang Kotabumi Sinung Triwulandari mengatakan, bantuan itu bersumber dari alokasi anggaran CSR. Untuk bantuan sarana ibdah dilakukan di

Masjid Al-Hikmah Kembangtanjung, Kecamatan Abung Selatan dalam bentuk pemberian 5.000 genteng dengan nilai Rp 4 Juta sedangkan untuk Mushola AlHikmah di gang Kutilang, Kotabumi Selatan dibelikan ambal sajadah senilai Rp 1,75 juta.”Kita juga mengalokasikan untuk masjid Hidayatul Mustafit Desa Bumi Mandiri Kecamatan Abung Barat dengan bantuan pembuatan daun pintu dan jendela sebesar Rp 3 juta,”paparnya, kemarin, (15/). Dilanjutkan, pihaknya juga memberikan bantuan bagi sarana pendidikan seperti SDN Sinarharapan senilai Rp 29 juta untuk alokasi perbaikan lantai dan pengecatan. Kemudian bantuan juga disampiakan untuk dua Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dalam

bentuk pengadaan rak buku beserta buku bacaan di TBM Rejosasi senilai Rp 5 juta. Serta pengadaan buku di TBM Handayani yang berada di kelurahan yang sama dengan nilai Rp 5 juta. Kemudian SMP PGRI 2 Kotabumi juga mendapat bantuan berupa meja, kursi, dan dua unit computer senilai Rp 8,5 juta. “Kita juga mengalokasikan bantuan untuk Kecamatan Mengala tepatnya ujung gunung yang diperuntukan SDN Ujung Gunung Ilir berupa pembuatan sumur galian dengan total bantuan Rp 10 juta,”lanjutnya seraya menambahkan pihaknya juga membangun siring pasang di RT 4 LK 4 Kelurahan Tanjungharapan, Kecamatan Kotabumi Selatan dengan total Bantuan Rp 2,3 juta.

Selanjutnya untuk mendukung bantuan pemerintah dalam penghijauan, pihaknya juga mengalokasikan dana bantuan untuk perawatan pohon. “Kalau pohon sudah kita tanam pada Program Partisipasi Pemberdayaan Lingkungan (P3L) triwulan sebelumnya, saat ini tinggal perawatannya lagi dan bantuan untuk itu sebesar Rp 1,5 juta kita alokasikan untuk pembelian pupuk, ”pungkasnya. Kepala SDN Sinarharapan Waljiah, S.Pd mengaku, sangat bersyukur atas perhatian PT. PLN terhadap dunia pendidikan. “Bantuan yang diberikan ini, tentunya sangat bermanfaat bagi kami sehingga proses KBM (Belajar dan Mengajar (KBM) dapat berjalan lancar,”tuturnya saat ditemui di sela-sela pemberian bantuan,kemarin.(rid)

Kebutuhan PNS Masih Didata

FOTO : RIDUAN

BANTUAN : Kepala SDN Sinar Harapan Waljiah, S.Pd., mendapat bantuan Material Bangunan dari Program CSR PT. PLN Cabang Kotabumi, kemarin (15/9).

Halal Bihalal, Sekolah di 4 Kecamatan Diliburkan KOTAAGUNG – Demi mengikuti kegiatan halal bihalal dilaksanakan UPT Disdikpora di empat kecamatan, semua siswa mulai dari PAUD, TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK di Kecamatan Kotaagung, Kotaagung Timur, Kotaagung Barat dan Kecamatan Wonosobo diliburkan. Liburnya semua siswa tersebut diketahui lantaran para dewan guru hanya mengharapkan selembar baju batik, dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan Pemudan dan Olahraga yang dalam hal ini difasilitasi Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tanggamus, yang juga dihadiri Bupati Tanggamus H. Bambang Kurniawan, S.T., dan anggota Komisi D DPRD Tanggamus yang dipusatkan di

INFORMASI

Masjid Agung Nurul Fadizin komplek Islamic Center Kotaagung, kemarin (15/9). Keputusan meliburkan siswa menurut salah seorang guru adalah berdasarkan surat edaran panitia halal bihalal ditanda tangani Kepala UPT Disdikpora Kecamatan Kotaagung Arkian Amir, yang salah satu poinnya meminta seluruh sekolah di semua tingkatan di Kecamatan Kotaagung Timur, Kotaagung, Kotaagung Barat dan Wonosobo, dari PAUD hingga SLTA agar siswa/ siswinya diberi tugas belajar di rumah alias libur bersama. ‘’Karena ini undangan resmi dan disetujui Disdikpora Tanggamus, maka sejak hari Rabu (14/9), kami sudah mengumumkan kepada murid untuk belajar di rumah masing-

masing,’’ kata guru yang enggan disebutkan namanya, kemarin. Ironisnya, berdasarkan pantauan wartawan dalam acara halal bihalal hari itu, ribuan tenaga pendidik dan kependidikan itu kebanyakan memilih santai dan sibuk ngerumpi di teras halaman masjid, tanpa menyimak isi sambutan Arkian Amir, kepala UPT Disdikpora Kecamatan Kotaagung, dan tausiyah dari Nazir Hasan (ketua DDI Provinsi Lampung). Hal itu membuat baik Nazir Hasan, kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Tanggamus Anas Anshori dan Bupati Tanggamus Bambang Kurniawan berkalikali meminta para guru untuk tidak ribut dan ngobrol. ‘’Tolong suaranya, jangan

sampai saya berbicara dengan nada tinggi, karena saya tidak terbiasa berbicara tinggi,” kata Bupati Bambang Kurniawan. Menurut pengakuan sejumlah guru, untuk mengadakan acara hari itu, para guru di tarik sumbangan. Penarikan sumbangan itu berdasarkn hasil rapat penguru PGRI di masing-masing kecamatan. Sementara menurut salah satu panitia, acara itu dilakukan hanya setahun sekali. Sehingga dewan guru diminta hadir atas perintah dari Disdikpora Tanggamus. ‘’Acara yang digelar hari ini, murni atas dasar halal bihalal usai Lebaran tidak ada unsure lain. Soal siswa yang diliburkan, itu bukan berarti libur total, tetapi siswa belajar di rumah,’’ ujar panitia yang juga enggan menyebutkan namanya. (rnn/ari)

BANDAR LAMPUNG Sampai saat ini, pemerintah Provinsi Lampung belum mengajukan data kebutuhan PNS. Ini lantaran masih dalam proses pendataan di Biro Organisasi. Sekda Lampung Berlian Tihang menjelaskan, masalah moratorium sedang dibahas di Biro Organisasi. “Kita sedang menghitung jumlah pegawai sesuai dengan kebutuhan khususnya untuk tenaga kesehatan dan pendidikan. Termasuk didalamnya DOB,” katanya. Mengenai permintaan Fraksi PKS untuk pengalihan dana belanja pegawai yang menganggap terjadinya tumpang tindih anggaran pada APBD 2011 Lampung, utamanya pada pos belanja tidak langsung untuk belanja pegawai sebesar Rp650 juta pada APBD murni. Namun, di APBD perubahan melonjak Rp1,05 miliar. Sekda menjelaskan, pemprov belum berani untuk melakukan itu. “Kalau tiba-tiba ada penerimaan CPNS, kita tidak siap. Maka tidak bisa dialihkan dananya. Jadi ini disiapkan seandainya ada penerimaan PNS mendadak,” terangnya. Sementara, Ketua DPRD Lampung Marwan Cik Asan mengatakan, moratorium sudah menjadi kebijakan nasional. “Kita tunggu saja respon dari Kemenpan, sebab adanya penerimaan itukan terbatas, bahkan di menkeu sedang dibahas terkait belanja modal pegawai. Bagi daerah yang diketahui belanja modal pegawai di atas 20 persen akan mendapat reward dan bagi yang diatas 30 persen akan mendapat punishment,” katanya. Jadi, kata dia, sifatnya tinggal menunggu jawaban saja dari pusat setelah pendataan pemprov diserahkan. Namun masalah pengusulan pegawai dipersilahkan saja, selama itu memang masih dibutuhkan dan memang sesuai dengan kebutuhan yang real. (rnn/ari)

TELEPON PENTING

POLRES LAMPUNG UTARA POLSEK SUNGKAI SELATAN POLSEK SUNGKAI UTARA POLSEK ABUNG SELATAN POLSEK ABUNG SEMULI POLSEK BUKIT KEMUNING KODIM 0412 PIKET KODIM 0412 PLN DPRD LAMPUNG UTARA PEMDA LAMPUNG UTARA POLISI PIKET AMBULANCE PEMADAM KEBAKARAN GANGGUAN TELPON PDAM HOTEL DUTA HOTEL SETIA BUDI HOTEL SRIKANDI RUMAH SAKIT UMUM RYACUDU UNIT GAWAT DARURAT RSUR PENGADILAN NEGERI KOTABUMI

: 0724 21052 : 0724 25665 : 0724 25662 : 0724 25632 : 0828 7058984 : 0724 91110 : 0724 21082 : 0724 21138 : 0724 23737-21166 : 0724 21042-22443-22529 : 0724 21007-21087-21329 : 110 : 118 : 113 : 2117 : 0724 22097 : 0724 25888 : 0724 21216 : 0724 21310 : 0724 22095 : 0724 21035 : 0724 21181

KEJAKSAAN NEGERI KOTABUMI

: 0724 21137

RADAR KOTABUMI & WAYKANAN Bersama Membangun Lampura & Waykanan

Pemimpin Umum/Redaksi: Ibnu Khalid. Wakil Pemimpin Redaksi: Kohar Mega. Redaktur Pelaksana: Hermansyah. Asisten Redaktur: Furkon Ari. Staf Redaksi: Ade Putri Setiawati, Riduan, Nurman Agung. Fotografer : Dedy Kurniawan. Pracetak: Dedi Jenggot, Dedy Cunil, Turisiah. Pemasaran: Abdi, Khairudin. Iklan: Maria Nusa. Keuangan: Zona Dwi Tami. Manager Produksi: Budi Susantiono. Percetakan: PT Lampung Intermedia. Penerbit: PT Wahana Semesta Kotabumi Media. Komisaris: Suparno Wonokromo. Direktur Utama: Ardiansyah. Direktur: Junaidi Djohan. General Manager: Ibnu Khalid. Alamat Redaksi/Iklan/Pemasaran: Jl. Soekarno-Hatta No. 411, Kotabumi Selatan, Lampung Utara. Telp (0724) 25403, Fax (0724) 327439. Homepage: www.radarkotabumi.com Email: radarkotabumi@yahoo.com Perwakilan: Jl. Ki Maja, Komplek Ki Maja Icon Wayhalim Bandarlampung, Telp: (0721) 786414/786014 fax: (0721) 709228. Telp (0721) 770777, 770666. Jl. Sultan Agung No. 18, Kedaton, Bandarlampung. Telp (0721) 789750-782306. Isi diluar tanggungjawab percetakan. WARTAWAN RADAR KOTABUMI & WAYKANAN DILARANG MENERIMA UANG MAUPUN BARANG DARI SUMBER BERITA. WARTAWAN RADARKOTABUMI & WAYKANAN DIBEKALI KARTU PERS YANG SELALU DIKENAKAN SELAMA BERTUGAS.

HOTLINE REDAKSI/IKLAN/PEMASARAN:

08197933425


JUMAT, 16 SEPTEMBER 2011

KOTABUMI BETTAH

RADAR KOTABUMI

www.radarkotabumi.com

Pemuda Perkosa Gadis Desa BANGUNREJO – Tim buru sergap Polsek Bangunrejo Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), berhasil mengamankan Toni alias Ratno (25) warga Kampung Pancabakti, Kecamatan Tegineneng, Pesawaran. Ratno dituding telah melakukan perbuatan asusila terhadap bunga (bukan nama sebenarnya, Red) (25) secara paksa di area perkebunan sawit Kampung Sukanegara, Bangunrejo. Kapolsek Bangunrejo AKP M. Daud dikonfirmasi kemarin (15/ 9) mengatakan, Kejadian bermula pada Senin (12/9), sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, pelaku menggunakan sepeda motor Suzuki Smash BE 8762 RD warna merah berjalan menyusuri Kampung Sukanegara, Bangunrejo. Sepanjang jalan, pelaku menyapa setiap orang yang ia jumpai seolah telah saling kenal. Sampai disuatu tempat, pelaku bertemu dengan Bunga gadis di kampung tersebut. Dengan saling berkenalan, pelaku mengajak Bunga

keliling perkampungan warga. Bunga yang mengira Toni bersifat ramah, ternyata tak menolak dan menaruh curiga atas ajakannya itu. Dalam perjalanan, tiba-tiba pelaku membelokkan kendaraannya ke dalam area perkebunan sawit. Saat itu, Bunga mulai menaruh curiga terhadap pelaku. Karena saat itu motor yang dikemudikan pelaku mendadak berhenti di kawasan yang sepi di area perkebunan sawit. ‘’Saat dikebun sawit, pelaku sempat merayu korban, tapi ditolak. Baru kemudian pelaku melakukan paksaan dan ancaman terhadap korban untuk memuaskan nafsunya,’’ ujar Kapolsek. Korban yang merasa kegadisannya telah dirampas oleh pelaku langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Bangunrejo. ‘’Saat ini pelaku bersama barang buktinya kita amankan di mapolsek,’’ pungkas AKP Daud. (rnn/ari)

Halalbihalal Sebagai Ajang Silaturahmi KOTABUMI - Kegiatan Halal Bihalal KCD (kepala cabang dinas) pendidikan Kecamatan Abung Semuli Kabupaten Lampung Utara (Lampura), dalam rangka hari raya Idul Fitri 1432 15 September 2011 kemarin (15/9), berlangsung khidmat. Acara yang diselenggarakan tiap tahun ini bertempat di halaman balai Desa Semuli Raya Kecamatan Abung Semuli, yang dihadiri oleh Camat Abung Semuli Hairul Saleh, S.H., Kapolsek, Danramil, KCD pendidikan, seluruh kepala sekolah (Kepsek) dan dewan guru sekecamatan setempat. Dalam sambutannya Camat

Abung Semuli Hairul Saleh mengatakan, acara itu merupakan ajang untuk bersilahturahmi dan menjalin kebersamaan dengan dewan guru, kepsek, KCD serta jajarannya dilingkungan tenaga pendidikan yang berada di Kecamatan Abung Semuli. Selain itu, lanjut Hairul, pelaksanaan hajatan ini merupakan momentum tepat setelah umat muslim melaksanakan ibadah puasa sebulan, dan hari kemenangan Idul Fitri 1 Syawal 1432 H. ”Bagaimana kita memaknai ibadah puasa dalam kehidupan setiap hari dengan jalinan silahturahmi yang kuat, antara umat

yang satu dengan lainya. Dimana bisa saja terjadi,” ujarnya. Sementara itu, Sadkai Am.Pd., selaku ketua K3S (kelompok kerja kepala sekolah) ketika dikonfirmasi Radar Kotabumi mengtakan, acara yang dilaksanakan tiap tahun ini bermakna untuk menjalin kebersamaan antar umat beragama. Selain itu ajang silaturahmi atar staf pengajar, kepala sekolah serta KCD pendidikan dan jajarannya. ”Acara yang setiap tahun diadakan ini kiranya dapat memupuk rasa kebersamaan dan semangat kerja, serta menjadikan ajang silaturahmi terhadap dewan guru dan unsur uspika yang ada di

tersangka statusnya masih sebatas sebagai transito atau pengantar barang haram itu. Kita masih mendalami lebih jauh siapa pemilik dan aktornya,’’ kata Kasat Narkoba. Joko menuturkan, tersangka pengiriman narkoba dijerat Pasal KUHP Pasal 115 Ayat 1 dan 2, Sub Pasal 114 Ayat 2 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara atau hukuman seumur hidup. Terpisah, Kasi Pidum Kejari Menggala Andritama, selaku pemegang berkas tersangka kepada Rakyat Lampung mengaku akan menuntut pelaku pengiriman barang haram itu dengan tuntutan seberat-beratnya. Andri menambahkan, sebagai lembaga penuntut umum sudah menjadi kewajiban untuk menjalankan tugas dan tanggungjawab secara benar, tepat dan transparan. Setiap pelaku tindak kejahatan akan dituntut sesuai dengan pasal sesuai dengan perbuatannya. ‘’Kita akan melakukan penuntutan sesuai dengan tingkat kejahatan yang dilakukan oleh pelaku. Terutama tersangka pengedar dan penyebar narkoba harus dituntut berat,’’ kata Andri. (rnn/ari)

kecamatan ini,” kata dia. Sadkai menambahkan, melalui halal bi halal inilah dicairkan menjadi suatu pengakuan maaf dan menerima maaf. Bukan saja dari bawahan ke pejabat. ”Namun lebih mulia lagi ketika pejabat memberi maaf kepada bawahannya, meski belum datang meminta maaf,” terangnya. Ia menjelaskan, ketika hal diatas dilakukan semua pihak, maka akan terlahir pribadi yang ikhlas sebagai perekat tali silahturahmi antar sesama umat muslim. ”Termasuk dewan guru yang memiliki etos kerja dan tanggung

jawab disetiap amanah, yang diemban masing-masing mengangkat citra kebersamaan dalam berbagai hal sehingga dapat melahirkan prestasi terbaik,” jelas Sadkai. Acara yang berlangsung sederhana, namun penuh makna kebersamaan dengan menu makanan yang sajikan dewan guru, disantap dengan nikmatnya oleh seluruh undangan. ”Semoga acara ini akan terciptanya kebersamaan dan kerukunan antar umat beragama. Dengan begitu perselisihan yang akan menghampiri terhindar jauh,” pungkas Sadkai. (ozi/ari)

Program Pemutihan Pajak Kendaraan 1 Oktober 2011

Berkas Pemeriksaan Siap Dilimpahkan ke Kejaksaan MENGGALA – Berkas pemeriksaan tersangka kasus pengiriman 88 ribu narkoba jenis ekstasi atas nama Joni Andreas (30), warga Palembang Sumatera Selatan, siap dilimpahkan ke Kejaksaan Menggala. Saat ini pihak Polres Tuba melalui satuan narkoba sedang melakukan segala kelengkapan berkas yang diperlukan untuk diserahkan kepada kejaksaan setempat. Diketahui dalam berkas itu tersangka diancam dengan hukuman seumur hidup. Kasat Narkoba Polres Tulangbawang AKP Joko Sariono mendampingi Kapolres Tuba AKBP Shobarmen kepada Rakyat Lampung (Grup Radar Kotabumi) mengatakan, pihaknya siap menyerahkan berkas pemeriksaan kasus itu. Berkas pemeriksaan kurang lebih setebal 100 lembar lebih itu saat ini sudah masuk pada tahap kelengkapan. Setelah sebelumnya masih tahap penelitian dan koordinasi dengan pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari setempat. ‘’Dari hasil introgasi dan pemeriksaan, Joni yang merupakan

3

FOTO : RIDUAN

JALAN RUSAK : Sebuah minibus tampak kesulitan melintas di jalan rusak yang menghubungkan kecamatan Abung Barat ke Sungkai Barat.

PRINGSEWU - Program Pemutihan atau pemberian keringanan, pengurangan dan pembebasan pembayaran PKB dan BBNKB di Provinsi Lampung akan dilakukan pada tanggal 1 Oktober 2011 sampai dengan 31 Maret 2011. Hal ini diungkapkan Kepala Kantor samsat Pembantu Pringsewu Maulana saat ditemui di ruangnnya, kemarin. Menurutnya Pemberian keringanan biaya atau Pemutihan ini sesuai peraturan Gubernur Lampung Nomer 27 tahun 2011, tentang pemberian keringanan,pengurangan dan pembebasan pembayaran PKB dan BBNKB bagi pemilik kendaraan bermotor ber Plat BE dan Non BE yang menunggak PKB dan BBNKB. “Serta Surat keputusan kepala dinas pendapatan Provinsi lampung Nomer 973/0215/III.18/01/2011 tentang petunjuk teknis peraturan Gubernur Lampung Nomer 27 tahun 2011,” Katanya. Selain itu dalam Pemutihan bagi kendaran Non BE yang dimutasi menjadi BE (berganti nama pemilik) dibebaskan dari biaya BBNKB (0 persen). “Bagi kendaraan Non BE yang dimutasi menjadi BE (tetap atas nama pemilik lama) dibebaskan dari biaya BBNKB (0 persen) dan pengurangan PKB sebesar 25 persen dari pokok PKBnya,” jelasnya. Sementara itu bagi kendaraan BE yang dimutasikan antar daerah di Provinsi Lampung dan PKBnya telah jatuh tempo dibebaskan dari biaya BBNKB (0persen) dan dikenai PKB tahun berjalan, ungkapnya. “Untuk kendaraan BE yang dimutasikan antara daerah di Provinsi Lampung dan PKBnya belum jatuh tempo dibebaskan dari biaya BBNKB (0persen) dan PKB untuk masa pajak yang belum dilalui akan dihitung,”Ucapnya. Lanjut Maulana,bagi Kendaraan tahun pembuatan sampai dengan 2009 yang menunggak pajak,hanya dikenakan pokok PKB tahun berjalan tanpa denda dan bunga. “Bagi kendaraan tahun pembuatan diatas 2010 yang menunggak pajak, dikenai pokok PKB tahun berjalan serta denda sebesar 25 persen dari pokok PKB,” pungkasnya. (rnn/ari)


4

RADAR KOTABUMI

SEPUTAR DAERAH

JUMAT, 16 SEPTEMBER 2011

www.radarkotabumi.com

Depdagri Utus 19 Bupati ke Amerika Rycko Akan Sekolah di Harvard Boston KALIANDA – Guna meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di bidang ilmu pemerintahan dalam memajukan Kabupaten Lampung Selatan. Dari sebanyak 400 lebih bupati se-Indonesia, kini hanya ada 19 bupati yang terpilih untuk program peningkatan SDM tersebut. Salah satunya, Bupati Lamsel,

H. Rycko Menoza. SZP. Sedangkan pelatihan itu dijadwalkan akan berangkat ke Harvard Boston, Amerika Sekitar (USA) pada bulan ini. Keberangkatan 19 bupati seIndonesia itu dilakukan setelah pihak penyelenggara Departemen Dalam Negeri (Depdagri) menyatakan keberhasilan dan predikat baik serta berprestasi. ”Untuk jadwal keberangkatan, 19 bupati se-Indonesia, termasuk Bupati Lamsel, H. Rycko Menoza SZP. ke Harvard

Boston, Amerika Sekikat, diperkirakan sekitar tanggal 17 September mendatang. Tujuan kegiatan itu, agar para bupati dapat belajar masalah ilmu pemerintahan, adminitrasi, keuangan, dan ilmu pemerintahan lainya,” ujar Kabag Humas Pemkab Lamsel, Henri Dunan, kemarin. Lebih lanjut, pria yang menjabat pula sebagai Ketua Pembina KJHLS itu menyebutkan selama Bupati Lamsel, H. Rycko Menoza, SZP pergi ke luar negeri

bersama 18 bupati se-Indonesia lainya, aktifitas roda pemerintahan di Lamsel akan tatap berjalan seperti saat ini. Di mana, pemerintahan ini ada Wakil Bupati dan Sekda. ”Selama Bupati Lamsel pergi ke Amerika, maka roda aktifitas pemerintahan akan tetap berjalan, yang akan dilakukan oleh Wakil Bupati dan Sekda. Walaupun, bupati kita tidak ada ditempat, namun semua pekerjaan masih bisa dilakukan oleh Wakil Bupati dan

Sekda,” jelasnya seraya mengatakan, pihaknya juga telah mendapatkan amanah dari bupati Lamsel, selama beliau tidak ada. Selain berprestasi, bupati yang dikirim ke Amerika ini tergolong bupati muda serta mendapatkan nilai baik selama seleksi di Depdagri. ”Saat ini, kita do’akan saja agar bupati dapat sukses menjalankan tugas itu dan dapat kembali ke Lamsel untuk kembali memimpin pemerintahan di Lamsel ini,” kata Dunan. (rnn/ung)

DPRD Tak Perlu Khawatir dengan Masuknya Beras Impor BANDARLAMPUNG – Kalangan DPRD tak perlu khawatir dengan masuknya beras impor asal Vietnam ke Lampung. Menurut Pengamat Ekonomi dari Unila Marcelina Jayasinga, beras tersebut diyakini tidak akan menjatuhkan harga beras petani di Lampung. ”Jika DPRD mengerti masalah pergudangan perberasan, rasanya kekhawatiran ini tidak akan ada. Apalagi Bulog sudah berjanji akan terus menyerap petani di Lampung,” ujarnya via ponselnya, kemarin. Menurut Marcel, Bulog memang harus mengambil kebijakan impor jika stok kebutuhan dirasa kurang. ”Di setiap propinsi, memang begitu fungsinya Bulog. Beras itu kan beras nasional, dan kebetulan disimpan di Lampung. Bisa saja sewaktu-waktu dikirim ke daerah lain. Misalnya ke Padang atau lainnya. Distribusinya langsung diatur oleh (pemerintah) pusat,” ulasnya. Kata Marcel, Lampung justru seharusnya berbangga hati. Karena kiriman beras itu menandakan Pelabuhan Lampung bagus dan bisa menerima kapal beras. ”Artinya Lampung dipercaya,” katanya. Marcel kemudian menyoroti tipisnya stok Bulog dan susahnya menyerap beras petani daerah. ”Beras petani itu memang tidak ada. Karena kualitasnya,

beras petani Lampung keburu diambil daerah lain. Seperti di Waykanan yang diambil Tangerang,” imbuhnya. Petani juta tidak perlu khawatir harganya akan jatuh. Faktanya, harga gabah petani sudah diatur oleh pemerintah. ”Jadi berapa pun (harganya),

tenang aja lah. Bulog itu kan salah satu gudang nasional,” tambah Marcel. Sementara itu, Ketua DPRD Lampung Marwan Cik Asan tampaknya cukup kesal rekomendasi DPRD diacuhkan oleh Bulog dan Pemprov Lampung. ”Yang jelas DPRD sudah

perjuangkan supaya beras tidak masuk. Kalau nanti petani demo karena harga naik, silahkan adukan ke yang mengizinkan beras impor itu masuk,” hardiknya. Kabar baiknya, Marwan mengaku sudah mendengar pemprov akan mengadakan rapat intergrasi untuk memastikan

berapa jumlah kebutuhan beras di Lampung. ”Tunggu sampai review baru akan ada tindak lanjut dari DPRD. Yang jelas, kita tetap akan menolak karena belum tersaji data yang jelas. Jangan sampai petani hopeless dan petani padi jadi petani singkong,” pungkasnya. (rnn/ung)

FOTO RNN

PELATIHAN MILITER : Bupati Tulangbawang DR Hi Abdurachman S Natamenggala, Wakil Bupati DR (Cand) Hi. Agus Mardihartono dan Sekkan Drs. Hi. Darwis Fauzi, saat membuka pendidikan dasar militer (DIKSARMIL) POL PP di Lanud Astra Ksetra Menggala, kemarin.

Herman Siap-Siap Rolling Pejabat BANDAR LAMPUNG – Pada September 2011 ini, Walikota Bandarlampung Herman H.N. memastikan akan adanya rolling pejabat. Begitu ditegaskan walikota usai menghadiri syukuran 1 tahun kepemimpinannya di Rumah Makan Kayu, kemarin. ”Tunggu saja, pada bulan ini ada pergantian (pejabat). Tapi tentu saja pergantiannya secara bertahap. Kalau sekaligus, administrasi bisa kacau,” ujarnya. Lalu, siapa-siapa saja pejabat yang bakal dirolling, walikota enggan memberikan penjelasan. ”Tunggu saja, pokoknya bulan ini. Termasuk juga struktur-struktur baru akan kita isi,” tegasnya. Apakah termasuk eselon II? Walikota kembali emoh mem-

berikan penjelasan. ”Waktu satu tahun sudah cukup untuk menilai kinerja aparatur termasuk kinerja eselon II. Tapi nanti akan kita lakukan secara bertahap,” tandasnya lagi. Sementara itu, menurut informasi yang diperoleh wartawan harian ini dari beberapa sumber, rolling aparatur akan difokuskan untuk jabatan eselon III dan IV, termasuk untuk jabatan lurah. ”Kalau eselon II sepertinya belum. Sementara fokus untuk eselon III dan IV terutama lurah,” tegas sumber yang enggan disebutkan namanya ini. Diperkirakan, untuk rolling kali ini, ada sekitar 50–70 persen lurah bakal diganti. Soal siapa lurahnya, hingga saat ini belum diketahui. (rnn/ung)

Antisipasi Kekeringan

Lampung Bakal Buat 55 Sumur Bor BANDAR LAMPUNG – Rencana pemerintah pusat mengalokasikan dana Rp3 triliun guna antisipasi kekeringan, rupanya baru diterima informasinya oleh Lampung, kemarin pagi. ”Kita sudah dapat info tadi pagi, mereka (pemerintah pusat) meminta data-data dan akan segera kita kirimkan ke pusat untuk mengatasi kekeringan ini,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung Berlian Tihang. Sekda menambahkan, data-data yang sedang disusun itu antara lain berisikan jumlah kebutuhan air dan dampak kekeringan. ”Intinya jangan sampai kekeringan ini menganggu ketahanan pangan,” lugasnya. Bentuk pengajuan itu berupa bantuan untuk Dinas Pengairan dan Pertanian. Bidang Pertanian bisa mengajukan sumur bor, sementara Dinas Pengairan mengusulkan perbaikan pengairan supaya tidak boros air atau bahkan membuat irigasi baru. ”Yang diutamakan jelas untuk daerah yang membutuhkan,” imbuhnya.

Berlian menambahkan, pemprov baru akan menghitung berapa dana yang akan diajukan. Namun, kata Berlian, bantuan ini akan tersebar di seluruh daerah di Provinsi Lampung. Sementara itu, dalam APBD Perubahan tahun anggaran 2011 ini ternyata sudah disiapkan dana sekitar Rp5 miliar untuk penyediaan sumur bor. Bukan hanya mengandalkan bantuan dari pusat, pemprov juga sudah melakukan program untuk air bersih yang dibuat Dinas Pengairan dan Pemukiman. Sebanyak 55 sumur bor untuk daerah di Provinsi Lampung akan disiapkan. Kata Sekda, setiap tahun pemprov memang memprogramkan bantuan sumur bor didaerah yang kekeringan. ”Tapi pembangunan sumur ini tidak bisa sekaligus selesai, makanya terus dilakukan. Dan setelah selesai sumur bor mungkin akan dilakukan pembangunan lainnya lagi,” pungkas Berlian. (rnn/ung)


RADAR KOTABUMI HALAMAN5 23

JUMAT, 16 SEPTEMBER 2011  KAMIS, 15 SEPTEMBER RADAR SURABAYA 2011

PORNAS

Tenis Minim Peserta SURABAYA-Minimnya peserta pelaksanaan Pekan Olahraga Remaja nasional (Pornas) tidak hanya dialami di cabang olahraga bulutangkis. Cabang olahraga (cabor) tenis lapangan juga mengalami hal serupa. Hingga memasuki hari kedua Pornas, peserta tenis lapangan hanya 90 petenis dari 12 provinsi. Bahkan tidak banyak peserta berkualitas yang mengikuti ajang ini. Praktis hanya empat peserta dari DKI Jakarta dan dua dari Jawa Tengah yang berkualitas. Bidang pertandingan tenis lapangan, Soni Irawan, membenarkan bila peserta tenis lapangan tergolong minim. ìKalau melihat jumlah turnamen sekelas kejuaraan nasional, angka 90 cukup sedikit. Apalagi provinsi yang terlibat hanya 12,î kata Soni saat dijumpai di lapangan tenis Kodam V/ Brawijaya, Rabu (14/9). Demikian juga dengan kualitas petenisnya jauh dari harapan. Padahal kejuaraan tingkat nasional kerap diikuti banyak petenis yang memiliki ranking tinggi, baik kategori senior maupun kelompok umur. Dari data yang disodorkan bidang pertadingan kemarin, hanya ada nama sejumlah petenis yang memiliki ranking tinggi, selebihnya tergolong materi kelas dua. Seperti petenis asal Jawa Tengah, Fahmi Seff, Indra Utomo (Jawa Timur), Lutfi Anggara (DKI Jakarta), Dina Karina (DKI Jakarta), dan Woyla Waluyo (DKI Jakarta). Bila melihat jumlah petenis berkualitas yang ambil bagian cukup minim, kualitas Pornas bisa dinilai. Dalam hal ini Soni bisa memaklumi kualitas Pornas cabor tenis lapangan. Masalahnya banyak turnamen yang berbenturan dengan Pornas. ”Saat ini berbarengan dengan kualifikas PON XVIII/ 2012 di Riau disambung turnamen di Batam, dan Palembang,” terang Soni. (rif)

Panahan Jatim Borong 12 Emas SURABAYA-Memasuki hari kedua Pekan Olahraga Remaja Nasional cabang olahraga panahan mampu menambah 12 emas. Jumlah itu menempatkan Jatim memimpin klasemen sementara perolehan medali dengan 12 emas, 7 perak, dan 3 perunggu. Perlombaan panahan yang dilaksanakan di lapangan Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Kamis (14/9) melombakan 16 nomor compoun dan recurve putra-putri. Untuk nomor recurve putra melombakan jarak 90 m, 70 m, 50 m, dan 30 m. Sedangkan nomor recurve putri melombakan jarak, 70 m, 60 m, 50 m, dan 30 m. Atlet panahan putri Jatim, Diananda Choirunisa dan Tiara Sakti Ramadhani masing-masing menyumbangkan empat emas. Kemudian tiga emas dari Yoke Rizaldi Akbar dan satu emas lainnya diraih Wahyu Brilian Sukarnoto Aji. Diananda yang juga atlet Pelatnas Prima Pratama, berjaya di nomor recurve jarak 30, 50, 60, dan 70 meter. Sementara rekannya Tiara Sakti mendominasi nomor compound jarak 30, 50, 60, dan 70 meter. Dengan hasil ini Jatim telah mengukuhkan diri menjadi juara umum Pornas 2011. Sebab Jatim telah menguasai 50 persen dari nomor yang dilombakan. Meskipun perlombaan masih menyisakan beberapa hari, posisi Jatim sulit terkejar. Sebab cabor panahan masih menyisakan delapan medali lagi diantaranya nomor Olympic Round, compound, dan recurve. Dari delapan emas itu, Jatim masih berpeluang menambah empat emas lagi dari nomor compound perorangan putraputri dan beregu putra-putri. Pelatih Pornas panahan Jatim, Lilies Handayani mengaku senang dengan hasil ini. Dia menganggap hasil ini sudah sesuai harapan. ”Nomor compound dan recurve putri memang menjadi andalan kami untuk mendulang emas,” katanya, kemarin. (rif)

M.ROFIQ/ RADAR SURABAYA

JUARA: Yoke Risaldi menyumbang tiga emas untuk mengantar panahan Jatim menjadi juara umum Pornas cabor panahan.

Kido/Hendra & Vita/Nadya Melaju ke Babak Kedua China Masters CHANGZHOU - Dua ganda Indonesia, Markis Kido/ Hendra Setiawan dan Vita Marissa Nadya Melati, lolos ke babak kedua China Masters. Mereka sama-sama meraih kemenangan di babak pertama. Dalam pertandingan di Olympic Sports Center Xincheng Gymnasium, Changzhou, Rabu (14/9), Kido/Hendra yang turun di nomor ganda putra mengalahkan pasangan Taiwan, Fang Chieh Min/Lee Sheng Mu. Unggulan ketujuh ini menang

21-16, 21-13. Di babak kedua, Kido/Hendra akan bertemu pemenang duel Liao Min Chun/Wu Chun Wei (Taiwan) versus Hong Wei/Shen Ye (China). Sementara itu, di nomor ganda putri, Vita/Nadya harus bermain tiga set saat menghadapi ganda Inggris, Jenny Wallwork/Gabrielle White. Sempat kalah di set pertama, Vita/Nadya akhirnya menang 19-21, 21-18, 21-11. Selanjutnya, Vita/Nadya akan menantang ganda Jepang yang ditempatkan sebagai unggulan ketiga, Mizuki Fujii/Reika Kakiiwa. Di nomor ganda campuran,

Delynugraha Muhammad Rizky/Puspita Richi Dili langsung kandas. Mereka dikalahkan pasangan Denmark, Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl 12-21, 13-21. Nasib kurang beruntung juga dialami ganda putra Alvent Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan. Mereka langsung tersingkir usai kalah dari Hirokatsu Hashimoto/Noriyasu Hirata (Jepang) 20-22, 13-21. (mfi/din)

MARKIS KIDO/ HENDRA SETIAWAN NET

Berharap Musim NBA Segera Bergulir

REUTERS

PAU GASOL

LOS ANGELES - Power Forward Los Angeles Lakers Pau Gasol yang kini tengah berada di kejuaraan basket Eropa optimistik kompetisi NBA kembali segera bergulir. Pebasket asal Spanyol ini percaya lockout yang terjadi di NBA hanya bersifat sementara dan ia sama sekali belum berpikir untuk bermain di luar Amerika Se-

rikat seperti yang dilakukan beberapa pemain NBA yang tak sabar menanti bergulirnya kompetisi. ”Saya berharap akan ada musim bari. Ini baik bagi semua orang untuk menjalani musim baru NBA. Saya optimis akan ada kesepakatan dan akan ada musim baru, ini hanya masalah waktu,î terang Gasol seperti dilansir Yard Barker, Rabu (7/9). Gasol juga mengomentari tentang pelatih baru Lakers Mike Brown yang diragukan oelh beberapa kalangan bakal mampu memberikan prestasi untuk Kobe Bryant cs. ”Saya telah bermain untuk pelatih yang berbeda, baik di NBA maupun di Eropa dan saya memiliki fundamental, baik dalam bertahan dan menyerang. Yang paling penting adalah melibatkan seluruh tim dan mendapatkan sebanyak mungkin dari para pemain,” jelasnya. ”Kami memiliki pondasi yang kuat dan kita perlu untuk menghasilkan permainan tingkat tinggi agar tetap berada di level atas,” ujarnya. (hmr)

Vettel Belum Pikirkan Gelar Juara JAKARTA - Kemenangan yang diraih di balapan di Italia membawa Sebastian Vettel semakin dekat dengan titel juara. Meski begitu, si juara bertahan tetap berpendapat bahwa jalannya menuju gelar masih jauh. Di Sirkuit Monza akhir pekan lalu, Vettel sukses mengukir kemenangannya yang kedelapan di musim ini. Pembalap Red Bull ini semakin kokoh di puncak klasemen dengan selisih 112 poin dari pesaing terdekatnya, Fernando Alonso. Dengan jarak yang sedemikian lebar, Vettel berpeluang untuk mengunci gelar juara di GP Singapura jika hasil balapan mendukung dia. Namun ketimbang memikirkan hal tersebut, Vettel lebih memilih untuk fokus ke balapan saja. Ia cuma berharap bisa tampil sebaik mungkin. “Melihat klasemen jelas masih terbentang jalan yang jauh (menuju gelar),” ungkap pemiliki julukan Baby Schumi itu di Autosport.

REUTERS

SEBASTIAN VETTEL

“Kami berada di posisi yang kuat yang mana aku pikir kami memang pantas mendapatkannya karena kami telah bekerja keras dengan hanya membuat sedikit kesalahan. Kita lihat saja.” “Aku benar-benar tidak berpikir soal poin-poin itu dan selisihnya dan kemungkinan di balapan selanjutnya. Selama kami menghasilkan jarak yang lebih besar setelah balapan selanjutnya maka aku pikir kami sudah bekerja dengan baik,” tuntas Vettel. (rin/krs)

King of Mountain Diganti White Jersey SURABAYA-Ada yang berbeda pada pelaksanaan Tour de East Java tahun ini. Ajang balapan grade 2,2 UCI yang dilaksanakan sejak tahun 2005 ini memperebutkan empat kategori. Pada penyelenggaraan awal itu melombakan enam kategori, tetapi sejak 2007 hanya empat kategori. Empat kategori itu adalah juara etape, juara klasemen poin sprint (King of Sprint), juara poin tanjakan (King of Mountain), dan juara klasemen umum (Yellow Jersey). Tetapi pada pelaksanaan tahun ini juara (pimpinan klasemen) kategori tanjakan dihapus, dan diganti dengan kategori pembalap muda. Ketua pelaksana Tour de East Java, Harijanto Tjondrokusumo menegaskan pergantian itu tidak lepas dari berubahnya rute yang dilombakan. Sepanjang tiga etape balapan Tour de East Java tahun ini tidak melalui medan tanjakan. ”Jadi, kategori King of Mountain kita ganti dengan kategori pembalap muda (White Jersey),” terangnya, Rabu (14/9) petang. Dari tiga rute yang dilombakan pada Tour de East java, 23-25 September ini sepenuhnya flat. Meskipun ada tanjakan, tetapi elevasinya tidak lebih dari 100 m dari per-

mukaan laut (dpl). Seperti etape kedua yang menempuh SurabayaGresik dan etape ketiga, Gresik-Bojonegoro-Gresik banyak menyuguhkan tantangan rolling-rolling. Pihak penyelenggara sengaja memilih medan flat, lantaran sepanjang pelaksanaan selalu menyuguhkan tantangan di medan tanjakan. ”Ini tantangan baru bagi seluruh peserta, agar balapan tidak selalu dikuasai climber. Kali ini kita beri tantangan kepada seluruh pembalap,” tegas Harijanto. Dipilihnya pemberian kepada white jersey (pembalap muda) tidak hanya mengganti kategori juara poin tanjakan. Lebih dari itu, pihak penyelenggara juga ingin memunculkan pembalap muda baik dari Indonesia sendiri maupun dari manca negara. Sebagai bukti tahun lalu, banyak pembalap muda yang mampu menjuarai etape dan beberapa kategori. Sementara peserta asing yang ingin berpartisipasi masih mengalir. Kali ini timnas Thailand telah mengirim sinyal bakal ikut. ”Kemarin pagi kami menerima e-mail dari federasi balap sepeda Thailand, intinya mereka ingin ikut dan janjinya hari ini akan mengirim enrollment (daftar nama pembalap),” terangnya. (rif)

Argentina Kembali ke Kalendar MotoGP Tahun 2013

Demi Fans Spanyol, Pedrosa Sangat Bersemangat JAKARTA - Dani Pedrosa tidak membalap saat seri MotoGP mampir di Spanyol awal Juni lalu. Kesempatan tampil di depan fans sendiri pada seri ke-14 di MotoGP Aragon membuat dia tambah semangat. Pedrosa absen pada seri kelima yang digelar di Katalunya karena mengalami cedera menyusul kecelakaan di Le Mans. Ketika itu dia malah harus menepi di tiga balapan yakni Katalunya, Inggris dan Belanda. Kehilangan kesempatan membalap di depan pendukung sendiri sangat disesali Pedrosa. Karenanya saat MotoGP kembali ke ‘Tanah Matador’ pada seri Aragon, pembalap Honda itu mengaku sangat bersemangat. “Saya antusias bisa bertemu kembali dengan fans Spanyol, saya berharap dukungan maksimal dari fans saya. Saya gembira bisa berada di sana dan

berhubungan lagi dengan mereka,” sahut Pedrosa dalam pernyataan yang dimuat di Marca. Musim lalu Pedrosa meraih hasil memuaskan dalam balapan di sirkuit tersebut. Meski gagal jadi juara, dia berhasil finis di posisi kedua. “Saya punya kenangan indah di MotoGP Aragon. Tahun lalu kami memulai (balapan) dengan sangat baik dan menjalani balapan dengan baik. Saya puas dengan performa kami dalam beberapa pekan terakhir. Saya merasa semakin baik setiap harinya,” lanjut pembalap kelahiran Spanyol 25 tahun lalu itu. Pedrosa butuh meraih hasil maksimal dalam balapan di Aragon demi memenuhi targetnya masuk ke posisi tiga besar klasemen. Dia kini tertinggal 35 poin dari Andrea Dovizioso, rekan satu timnya yang kini bertengger di posisi tiga.

Sementara itu, Argentina akan kembali ke dalam kalendar MotoGP sedari tahun 2013 mendatang. ‘Negeri Tango’ itu akan menggelar balapan di sirkuit Termas de RÌo Hondo. Dipastikannya Argentina menggelar balapan MotoGP pada 2013 nanti, menyusul lahirnya kesepakatan antara pihak penyelenggara balapan di negara itu dan Dorna. Kesepakatan yang akan berjalan selama tiga tahun sedari 2013 itu telah ditandatangani di Paris, Prancis, dengan turut disaksikan oleh Presiden Argentina Cristina Fernandez de Kirchner dan CEO Dorna Carmelo Ezpeleta. “Kesepakatan ini juga mengharuskan adanya renovasi yang diperlukan untuk membuat sirkuit memenuhi standar keamanan yang dibutuhkan di MotoGP,” sebut

NET

situs resmi MotoGP. Kali terakhir Argentina menggelar balapan grand prix adalah pada tahun 1999 lalu di Buenos Aires. Dalam kelas tertinggi saat itu, 500cc, pembalap Amerika Serikat Kenny Roberts menjadi kampiun. (din/mfi/krs/rin)

DANI PEDROSA redaktur: m asikin/rohman arief layouter: lutfi


6

POLITIK

RADAR KOTABUMI

Pemukiman Dimulai Tahun Depan BANDARLAMPUNG-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung mengkhawatirkan pelaksanaan fisik untuk perbaikan infrastrukur jalan jembatan dan pemukiman tidak selesai tepat waktu. Namun kekhawatiran ini, menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Berlian Tihang tidak perlu dibesarkan. Kenapa? Soal infrastruktur, pengerjaan diyakini akan terus berlanjut karena sifatnya pengerjaan bisa dilakukan acak, karena tidak saling ketergantungan. “Perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan bisa dilakukan dari mana saja, baik dari pangkal maupun ujungnya. Berbeda dengan perbaikan infrastruktur untuk pemukiman yang memang saling ketergantungan, karena harus ada pondasi baru kemudian dilanjutkan dengan yang lain. Jadi untuk pelaksanaannya tahun depan,” bebernya. Karena sifatnya inilah, pemprov memungkinkan pem-

bangunan pemukiman ditunda tahun depan. Berlian sendiri cukup sependapat dengan DPRD untuk memberi priritas tambahan anggaran di bidang infrastruktur. Selain untuk penangangan serta antisipasi bencana alam, dana cadangan perlu untuk mengakomodir aspirasi masyarakat atas kerusakan infrastruktur jalan yang terjadi selama ini. “Juga ditujukan guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dengan memperlancar arus distribusi barang dan jasa. Khususnya produk-produk pertanian daerah,” katanya. Berkaitan dengan itu, pemprov segera akan menyususn master plan percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia di Provinsi Lampung yang selanjutnya akan menjadi roadmap pembangunan ekonomi daerah untuk jangka waktu 2011 sampai dengan 2025 yang didalamnya memuat koridor ekonomi dan konektivitas antar wilayah. (rnn/rid).

DAFTAR HARGA RATA-RATA BORONGAN, ECERAN KOMODITI BAHAN POKOK PENTING DAN STRATEGIS LAINNYA DI KABUPATEN LAMPUNG UTARA 12 - 16 SEPTEMBER 2011

No

Jenis Komoditi

Harga Glosiran

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12 13 14 15 16 17 18 19 20 21

22 23

24

Beras Kwalitas 1 Kwalitas 2 Kwalitas Asalan Ketan Hitam Ketan Putih Gula Pasir Merah Garam Beryodium Non Yodium Minyak Goreng Merk Bimoli Tanpa merek/curah Tepung terigu Segitiga Biru Biasa Kacang-kacangan Kacang Hijau Kacang Tanah Kacang Kedelai Susu Kental Manis Merk Bendera Merk Indomilk Telur ayam Telur ayam negeri/ras Telur ayam kampung Daging Daging sapi murni Daging ayam potong Daging ayam kampung Mentega Merk simas Merk Blue Band Sayur-sayuran Wortel Kol Kentang Cabe merah Cabe Rawit Buncis Bawang merah Bawang putih Kelapa kupas Lada Hitam Kopi Biji Coklat/kakao Karet Slabs Kelapa Sawit Ubi kayu/singkong Jagung pipilan Jahe Sabun Detergent Merk rinso Semen Baturaja Tiga roda Padang Kujang/Holsim Minyak Tanah Pupuk Urea SP-36 ZA NPK Phonska NPK Pelangi NPK Kujang ORGANIK Gas LPJ Gas 3kg bersubsidi Gas 12kg non bersubsidi

JUMAT, 16 SEPTEMBER 2011

www.radarkotabumi.com

Stock Eceran

9.200/Kg 8.200/Kg 6.100/Kg 12.500/Kg 9.600/Kg

9.500/Kg 8.500/Kg 6.500/Kg 13.000/Kg 10.000Kg

9.500/Kg 8.500/Kg

10.000/Kg 9.000/Kg

1.300/Kg -

1.500/Kg -

13.000/liter 9.600/liter

13.500/Liter 10.000/liter

6.800/Kg 5.500/Kg

7.000/Kg 6.000/Kg

15.500/Kg 16.500/Kg 5.700/Kg

16.000/Kg 17.000/Kg 6.500/Kg

9.000/Kg 7.800/Kg

9.500/Kg 8.000/Kg

14.500/Kg 1.750/Kg

15.000/Kg 1.800/Kg

65.000/Kg 20.000/Kg 24.000/Kg

70.000/Kg 22.000/Kg 27.000/Kg

18.500/Kg 35.500/Kg

20.000/Kg 36.000/Kg

3.000/Kg 4.500/Kg 7.000/Kg 15.000/Kg 19.000/Kg 8.000/Kg 11.000/Kg 9.000/Kg 3.500/Kg 58.000/Kg 16.000/Kg 17.000/Kg 16.000/Kg 1.325/Kg 830/Kg 25.000/Kg

3.500/Kg 5.000/Kg 8.000/Kg 16.000/Kg 20.000/Kg 9.000/Kg 12.000/Kg 10.000/Kg 4.000/Kg 57.000/Kg 15.500/Kg 16.000/Kg 15.500/Kg 1.300/Kg 820/Kg 20.000/Kg

14.500/Kg

15.000/Kg

65.000/Kg 66.000/Kg 62.000/Kg 64.000/Kg 9.600/liter

65.500/Zak 67.000/Zak 62.500/Zak 64.500/Zak 10.000/liter

12 Retribusi Tak Penuhi Target METRO-Diketahui sedikitnya 12 jenis retribusi daerah yang tidak memenuhi target. Hal ini terungkap saat digelar rapat paripurna atas penyampaian Raperda tentang pertanggung jawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Metro Tahun 2010. 12 jenis retribusi daerah yang tidak memenuhi target adalah retribusi pelayanan kesehatan hanya 92,19 persen, retribusi tempat khusus parkir 99,94 persen, retribusi izin penumpukan kayu 75 persen, retribusi pasar grosir/pertokoan 68,01 persen, retribusi terminal 88,31 persen, retribusi tempat rekreasi dan olahraga 98,58 persen. Selain itu juga retribusi izin penyelenggaraan kursus 93,63 persen, retribusi izin penyelenggaraan pelatihan kerja 76,30 persen, wajib daftar industri 29,77 persen, retribusi izin usaha industri 33,33 persen, retribusi izin laik sehat 80,00 persen dan retribusi IPPT 39,97 persen. Menurut Walikota Metro Lukman Hakim untuk retribusi pelayanan kesehatan dan retribusi tempat khusus parkir memang tidak tercapai 100 persen, akan tetapi bila dibandingkan dengan tahun 2009, pencapaian target pendapatan dari dua jenis retribusi

tersebut pada tahun 2010 terjadi kenaikan yang cukup signifikan yakni dari sebesar 56,66 persen untuk retribusi pelayanan kesehatan dan 44,06 persen untuk retribusi tempat khusus parkir. Lukman juga mengatakan, sementara untuk beberapa jenis retribusi yang tidak memenuhi tar-

get disebabkan obyek retribusi daerah yang potensinya sudah menurun seperti retribusi terminal dan retribusi izin penumpukan kayu. Serta terjadinya penurunan retribusi pasar grosir/pertokoan karena telah dilakukan pembongkaran terkait proses pembangunan pasar modern Metro Mega Mall

(MMM). Menurut Lukman, hal tersebut sebagai upaya meningkatkan PAD Kota Metro pada tahun yang akan datang, Pemkot juga akan mengupayakan untuk membuat database potensi PAD baik dari pajak daerah maupun retribusi daerah.” Pemkot akan membuat

Bupati Minta Tingkatkan Pertanian

KEHILANGAN STNK R2, NO. POL :BE8000JP, NO. KA :MH35TP0085K728144, NO. SIN :5TP-258474, An. PARID AMPUSA

Tidak ada

STNK R2, NO. POL :5887JY, NO. KA :MH8BG41CAAJ409279, NO. SIN: G420-ID-469596, An.EROMA YUDI KURNIAWAN STNK R2, NO. POL: BE3540JT, NO. KA : MH33C10029K237113, NO. SIN: 3C1-238170, An. HENGKI WIJAYA,SP. STNK R2, BE 5179 JY, NOKA : MH8BE48DTAAJ103638, NOSIN : E470ID-132786, AN: SAEFUDIN STNK R2, NO. POL: BE6766JD, NO. KA : MH1SABH124K026747, NO. SIN :SABHE-1026006, An. HALUHAN STNK R2, NO. POL :B6158FFJ, NO.KA :MH1HB21195K903334, NO. SIN :21E-1900269, An. BAMBANG HERMANTO STNK & BPKB (R4), NO. POL: BE9455J, NO. KA : MHMT120SPP4R070926, NO. SIN : 4G17C-470469, BO BPKB:C9898082, An. SUHADI STNK R2 NO.POL BE 6744 JR, NO.KA : MH8BF45DA8J209729, NO.SIN ; F496ID258542, An. SADIQIN STNK R4 NO.POL BE 2072 DO, NO.KA ; 128940, NO.SIN ; 9127550, An. Amrullah Sebiyai

Hrg Pdg. Pengumpul Hrg Pdg. Pengumpul Hrg Pdg. Pengumpul Hrg Pdg. Pengumpul Hrg Pdg. Pengumpul Hrg Pdg. Pengumpul Hrg Pdg. Pengumpul Hrg Pdg. Pengumpul

STNK R2 NO.POL BE 7531 JW, NO.KA : MH1JF5115AKK256044, NO.SIN ; JF51E-126459, An MF Ismiyati STNK R4 NO.POL BE 2312 J, NO.KA : MHF11KF8320059887, NO.SIN ; 7K0534818, An Hasyim Maroe

DICARI MEMBER “KOKOPELLI”

80.000/ Zak 100.000/Zak 70.000/ Zak 115.000/Zak 115.000/Zak 115.000/Zak 35.000/Zak

82.000/Zak 102.000/Zak 72.000/Zak 117.000/Zak 117.000/Zak 117.000/Zak 37.000/Zak

Titipan pengecer Telah disalurkan Telah disalurkan Telah disalurkan Telah disalurkan Telah disalurkan Telah disalurkan

16.000 105.000

17.000 110.000

Harga pangkalan Harga pangkalan

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lampung Utara

NOUREL ISLAMY, S.E., M.Si Pembina Tingkat. I NIP. 19550505 1982121003

(Produk Bucheri) Sepatu, Tas, Busana dan Aksesoris lainnya Untuk wilayah Lampung Utara dan Way Kanan BERMINAT HUB: Line Center Lampung. Telp. (0721) 7475004 dan 081369-64-5454

BERGABUNGLAH SEGERA !! BONUS MENARIK MENANTI ANDA

database PAD dari pajak maupun retribusi,”ujar Lukman saat menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Metro pada rapat paripurna atas penyampaian raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kota Metro tahun anggaran 2010. (rnn/rid).

FOTO : RNN

SERAHKAN : Bupati Lamtim Erwin Arifin menyerahkan penghargaan kepada petani dan penyuluh terbaik tingkat nasional, kemarin (15-9).

20 Pengrajin Boldir Dapat Pelatihan METRO-Dalam rangka meningkatkan keterampilan yang dapat memupuk jiwa kewirausahaan, Dekranasda Kota Metro memfasilitasi pelatihan bordir terhadap 20 pengrajin bordir di Kota Metro. Pelatihan ini dibuka Walikota Metro sebagai Dewan Pembina Dekranasda di Gedung Sinode, kemarin (15/9). Lukman Hakim menyambut baik terlaksananya kegiatan ini karena pelatihan ini dapat menambah wawasan dan meningkatkan kreativitas serta keterampilan pengrajin. “Ini merupakan kiprah nyata Dekranasda selaku stakeholder Pemerintah Kota Metro yang patut kita apresiasi dengan tinggi karena melalui kegiatan ini di satu sisi akan menumbuhkan semangat kewirausahaan namun di sisi lain para pengrajin bordir ini nantinya dapat mampu menghasilkan produk unggulan di Kota Metro,” kata Lukman Hakim. Masih menurut Lukman Hakim, potensi Home Industry di Kota Metro terbilang tinggi dan itu perlu dikembangkan. Hal ini

juga menjadi pemikiran Pemerintah Kota Metro yang secara rutin akan menggandeng pihak-pihak terkait untuk dapat memberikan pelatihan dan pendidikan keterampilan bagi para pengrajin home industry. Sementara dengan kehadiran Dekranasda di Kota Metro memberikan akses bagi industry kerajinan rumah tangga di kota Metro untuk dapat diperkenalkan lebih luas lagi yakni dengan melalui berbagai pameran skala nasional yang kerap diikuti Dekranasda Kota Metro sebagai upaya memperkenalkan produk unggulan yang ada di Metro. “Saya juga berharap, pelatihan ini dapat terus berkelanjutan sehingga ilmu dan keterampilan yang kalian dapatkan hari ini akan terus diaplikasikan bahkan dikembangkan sehingga dapat memunculkan pengusahapengusaha bordir baru yang nantinya akan dapat sarana untuk meningkatkan kesejahteraan,” harap Lukman Hakim. Dalam kesempatan yang sama, Ibu Netty Lukman Hakim selaku Ketua Dekranasda Kota

Metro menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Kota Metro yang telah memberikan perhatian bagi para pengrajin dalam, meningkatkan pengetahuan sehingga diharapkan mereka dapat mengembangkan usahanya dengan lebih baik. Netty berharap kepada dinas terkait agar dapat memberikan pembinaan dan memfasilitasi para pengrajin khususnya dalam mengembangkan dan memasarkan produk yang dihasilkan. Dengan demikian pengrajin akan semakin terpacu untuk meningkatkan usahanya. Ketua Dekranasda juga berharap kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Metro khususnya Dinas Perindagkop dan Disnakersos untuk duduk dalam satu meja guna menyusun program peningkatan pengetahuan dan bantuan yang dapat diberikan kepada kelompok home industry.”Saya yakin dengan kebersamaan, home industry di Kota Metro akan berkembang dengan merambah pasaran internasional,” pungkasnya.(rnn/rid).

Bertepatan Dengan Jadwal Kampanye 3 Kontestan Tak Hadiri Debat Kandidat TUBARAT-Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubarat) kecewa dengan tidak hadirnya ketiga calon bupati yang dijadwalkan mengikuti jadwal debat kandidat calon bupati di Kampung Kibangbudijaya, Kecamatan Lambukibang kemarin (15/9). Dalam kesempatan debat kandidat tersebut, hanya hadir calon Bupati nomor urut 3 Frans Agung MP, sementara, calon bupati nomor urut 1, Bahktiar-Umar (BU), nomor urut 2 Syaifullah Sesunan (SAE) dan nomor urut 4 Putra Jaya Umar (Putro) tidak hadir lantaran bertepatan dengan jadwal kampaye yang dibuat dengan waktu yang bersamaan dengan jadwal debat kandidat. Ketua KPU Tubarat, Marsah mengatakan memang hari ini KPU menjadwalkan empat pasang calon bupati untuk melakukan debat kandidat di kampung Kibangbudi Jaya, sementara untuk empat calon wakil bupati dipersilahkan untuk melakukan kampanye sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. ”Memang tidak ada sanksi bagi tiga calon bupati yang tidak hadir, namun kami sangat kecewa,” ujarnya diwakili pokja pencalonan, Darwin Eko Saputra, kemarin (15/9). Menurut Darwin, ketiga calon bupati tersebut sama sekali tidak menghargai jadwal yang dibuat KPU D setempat. Padahal, jadwal tersebut merupakan hasil kesepakan bersama ke empat pasangan calon bupati. ”KPU merupakan fasilitator dalam debat kandidat tersebut, yang subtansinya agar seluruh calon dapat menyampaikan visi dan misinya langsung ke masyarakat. Jika demikian berarti mereka tidak menghormati KPU sebagai lembaga Negara,” tukas Darwin. Ditambahkan,

pihak KPU akan berkomunikasi kembali dengan tim kampanye masing masing calon mengenai masalah tersebut. Sehingga, kejadian serupa tidak terjadi pada jadwal debat kandidat berikutnya pada 18 dan 22 September mendatang, yang diperuntukan kepada calon wakil bupati dan pasangan bupati dan wakilnya. ”Jika mereka tidak sepakat akan jadwal yang ditentukan, mengapa mereka setuju untuk jadwal debat kandidat, seharusnya mereka menolak jika tidak mau hadir,” tandasnya. Ditambahlkan Darwin, diharapkan selurut kandidat calon dapat mematuhi dan menghormati kesepakatan yang telah dibuat bersama sehinggga tidak ada lagi penggunaan Uang Negara yang sia-sia. “Sesuai kesepakatan jadwal yang telah ditentukan bersama, untuk tanggal 19 debat kandidat wakil bupati akan dilaksanakan di Dayamurni dan 22 September dilaksanakan di Mulyakencana,” kata dia. Dalam kesempatan debat kandidat calon Bupati yang hanya dihadiri Calon Bupati nomor urut 3 Frans Agung MP yang ditemani pasangannya Syamsul Hadi, KPUD setempat menghadirkan panelis dari Universitas Lampung, Asrian Hendi Cahya dan dari IAIN Lampung Khairuddin Tahmid serta moderator dari Radar Lampung Nizwar. Sementara, pasangan nomor urut satu Bakhtiar-Umar Ahmad (BU) melakukan kampaye terbatas di Kampung Kibang Trijaya, Kecamatan Lambukibang serta Kampung Gunungagung Kecamatan Gunungterang. Dalam kampanye terbatasnya, pasangan nomor urut satu Bakhtiar-Umar Ahmad ini berjanji kepada masyarakat setempat akan melakukan percepatan pembangunan disegala bidang terutama

bidang infrastruktur jalan dan jembatan di lima kecamatan wilayah utara, listrik, sarana dan prasarana pendidikan, rumah-rumah ibadah serta pondok pesantren yang ada di kabupaten setempat. Sedangkan, pasangan nomor urut dua Syaifullah Sesunan-Edi Winarso (SAE) melakukan kampanye terbatas di kampung Indraloka I dan II. Dalam kampanyenya SAE hanya menyampaikan visi-misi serta memberi pengarahan kepada seluruh masyarakat tentang tata cara pemilihan dengan beberapa sistem yaitu tentang cara pencoblosan, melipat surat suara yang benar dan pengarahan yang bertujuan untuk menjaga situasi serta kondisi saat dilaksanakanya Pilkada mendatang agar tidak terjadinya kesalahan-kesalahan yang dianggap melanggar dan mengharapkan Pilkada dapat berjalan sukses. Sementara pasangan nomor urut empat Putra Jaya Umar-Subroto (Putro) melakukan kampanye terbatas di Kampung Mekarsari Jaya, Kecamatan Lambukibang serta Kampung Margajaya, Kecamatan Gunungagung. Mereka menyampaikan visi-misi yang akan dilaksanakannya jika terpilih menjadi bupati dengan memprioritaskan pemerataan pembangunan terutama pembangunan infrastruktur di wilayah utara sebanyak 19 kampung di lima kecamatan seberang. Kemudian, pemerataan pelayanan kesehatan dengan membangun rumah sakit di wilayah utara serta memberikan beasiswa bagi tenaga ahli di bidang kesehatan untuk melanjutkan sekolahnya untuk mengabdi di Tubarat, selain itu menaikan retting di bidang pertanian dengan penyaluran pupuk bersubsidi. (rnn/rid)

SUKADANA-Bupati Lampung Timur (Lamtim) Erwin Arifin mengharapkan dapat mempertahan prestasi kabupaten setempat dalam bidang pertanian. Hal tersebut disampaikannya dalam acara halal bi halal yang digelar dengan para penyuluh dan pegawai Badan Penyuluh Petanian, Perkebunan, Perikanan dan Kehutanan (BPPPPK), Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Dinas Perikanan dan Kaluatan, Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Disbunhut) dan Dinas Peternakan serta Badan Ketahanan Pangan di Gedung Pusiban Sukadana, kemarin (15/9). Erwin Arifin mengatakan prestasi Lamtim dibidang pertanian menunjukkan keberhasilan Pemkab setempat dalam melakukan pembinaan terhadap para petani dan keberhasilan tersebut tidak lepas dari upaya penyuluh dalam peningkatan prosduksi pertanian di Lamtim. Untuk itu, Erwin mengharapkan keberhasilan yang diraih dapat meningkatkan dan memacu para penyuluh untuk lebih giat memberikan penyuluhan kepada masyarakat terutama petani. “Peran penyuluh sangat penting dalam upaya ketahanan pangan,” kata Erwin. Selain itu, prestasi yang diraih penyuluh juga dapat menjadi contoh bagi pegawai lain dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Sebuah prestasi yang diraih selayaknya menjadi contoh bagi pegawai lainnya,” kata Erwin. Ditambahkan, sebagai PNS harus memiliki loyalitas terhadap pimpinan, loyalitas yang dimaksud adalah keberanian mengatakan yang benar dan yang salah serta tidak menjerumuskan pimpinannya. Kegiatan halal bi halal yang digagas BPPPPK diikuti seluruh penyuluh yang berada di setiap kecamatan, serta PNS Dinas Pertanian, Disbunhut, Dinas Peternakan, Dinas Perikanan dan Kelautan serta Badan Ketahanan Pangan Lamtim.(rnn/rid).

Pemkab Siapkan Tabulasi Desk Pilkada TUBARAT–Menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pillkada) Tulangbawang Barat (Tubarat) 28 September mendatang, Pemkab setempat telah menyiapkan tabulasi quick count desk (Penghitungan cepat) Pilkada. Tabulasi quick count itu disiapkan sebagai media untuk menggambarkan perolehan suara empat pasang calon dari hasil pemungutan suara di TPS secara cepat. Untuk memastikan kesiapan tabulasi quick count tersebut, Penjabat bupati Tubarat, Hanan A, Rozak, kemarin (15/9) melakukan peninjauan dan melihat secara langsung simulasi penggunaan perangkat sistim tabulasi yang dioperasikan delapan operator di Kantor Badan Kesbangpol setempat, kemanrin (15/9). Kepala Badan Kesbangpol Pirwansyah mengatakan, program tabulasi quick count desk Pilkada disiapkan Pemkab untuk menggambarkan perolehan suara empat pasangan calon sebagai sumber informasi awal ataupun data pembanding atas hasil Pilkada sebelum adanya ketetapan dari KPU. ”Desk pilkada ini akan dioperasikan oleh delapan operator yang siap menginput prolehan suara dari 485 TPS yang tersebar di 79 kampung dan delapan kecamatan. Satu operator bertanggungjawab satu kecamatan,” ungkap Pirwan. Pirwan menambahkan, sumber informasi hasil perolehan suara berasal dari petugas yang ditunjuk Pemkab disetiap TPS yang telah dibentuk melalui koordinasi dengan camat dan kepala kampung. Untuk mengantisipasi adanya kesalahan dalam menginput data pihaknya juga sudah membentuk koordinator kecamatan (korcam) yang akan selalu berkoordinasi dan memonitor pelaksanaan pemungutan suara disetiap TPS. ”Selain menyampaikan informasi secara online, petugas dilapangan juga menyiapkan dana secara tertulis sehingga data dapat akurat,” terangnya. Sementara Pj Bupati Hanan A. Razak mengatakan dirinya sangat mengapresiasi tersedianya tabulasi quick count desk pilkada tersebut. (rnn/rid).


JUMAT, 16 SEPTEMBER 2011

RUWA JURAI

RADAR KOTABUMI

www.radarkotabumi.com

7

JPK Gelar Demo di Kejari dan Pemkab Minta Tuntaskan Kasus Korupsi di Lamteng SUKADANA - Sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Jaringan Pemberantasan Korupsi (JPK) mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukadana Lampung Timur (Lamtim), kemarin (15/9). JPK mendesak Kejari Sukadana menuntaskan sejumlah kasus dugaan korupsi yang terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur (Lamtim) diantaranya proyek swakelola rehabilitasi jalan yang dikelola Dinas Pekerjaan Umum (PU) sebesar Rp 7,2 miliar melalui APBD 2010. Dalam orasinya di pintu gerbang Kantor Kejari, para demonstaran mendesak Kejari Sukadana mengusut tuntas dugaan penyimpangan dana Dekranasda

dan Dewan Kesenian Lampung, kemudian, pemotongan tunjangan kesejahteraan pejabat eselon II dan III, kasus anggaran titipan sebesar Rp 44 miliar dengan beban potongan 50 persen pada sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan kasus pemotongan dana operasional Puskesmas sebesar 50 persen yang semuanya dianggarkan melalui APBD 2010. “Dugaan kasus korupsi tersebut berlangsung saat Satono masih aktif sebagai Bupati Lamtim,”ujar Rudi selaku juru bicara JPK. Kehadiran elemen masyarakat tersebut kemudian diterima langsung Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sukadana Hasran HS dan di hadapan Kajari Sukadana, perwakilan elemen masyarakat

yang terdiri dari Rudi, Muchlis, Samrero dan Nahrowi mempertanyakan kasus dugaan proyek swakelola yang sebenarnya sudah dilaporkan ke Kejari Sukadana sejak beberapa bulan lalu, namun hingga kini belum ada tindaklanjutnya. Sedangkan, mengenai kasus dugaan korupsi lainnya perwakilan elemen masyarakat berharap dapat segera ditindaklanjuti Kejari Sukadana. “Kami membawa data berupa bukti-bukti dugaan korupsi tersebut,”ujar Rudi sembari menyerahkan bukti-bukti dugaan korupsi yang dimasukkan ke dalam dua amplop coklat kepada Kajari Sukadana. Kajari Sukadana Hasran menanggapi hal tersebut berjanji akan

menindaklanjuti desakan JPK. Namun, Hasran meminta waktu untuk mempelajari terlebih dulu bukti-bukti dugaan korupsi yang diserahkan JPK. “Kalau memang dari hasil penyelidikan terbukti terjadi pelanggaran, maka kami akan mengambil tindakan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,”kata Hasran. Sebelum meninggalkan Kejari Sukadana JPK juga berjanji melengkapi bukti-bukti dugaan korupsi tersebut. Selain itu, JPK juga menyatakan akan mengawal kasuskasus tersebut hingga tuntas. Usai menggelar aksi didepan Kejari Sukadana JPK melanjutkan aksinya di halaman Kantor Sekertariat Pemkab Lamtim dan diterima Asisten III Nursyamsu. (rnn/rid)

PWI Sesal Aksi Kekerasan Terhadap Wartawan Minta Polres Tindak Pelaku Penganiayaan METRO - Ketua PWI Cabang Lampung Supriyadi Alfian sangat menyayangkan adanya insiden penganiayaan terhadap wartawan. Ia pun sangat prihatin masih ada premanisme yang melakukan kekerasan terhadap insan pers. Untuk itu atas insiden tersebut Supriyadi meminta kepada pihak kepolisian segera mengungkap dan menangkap pelaku dibalik penganiayaan terhadap Krisna salah satu wartawan media elektronik itu. “Yang jelas kita tidak melihat siapa pemilik proyek tersebut. Kita lihat siapa pelaku penganiayaan itu karena kalau saya nilai ini terlalu berlebi-

han. Saya minta pihak kepolisian segera menangkap pelakunya dan memprosesnya sesuai dengan hukum yang berlaku,”tegas Supriyadi yang juga didampingi oleh Ketua PWI Metro Agus Chandra di rumah makan Metro Raya, kemarin (15/9). Supriyadi juga mengatakan bila seorang wartawan yang sedang melakukan tugasnya dihalang-halangi saja itu sudah melanggar UU Pokok Pers, apalagi ini sudah melakukan penganiayaan terhadap pelaku Jurnalistik yang sedang bertugas, ini sudah masuk kepada tindak pidana dan dirinya berharap agar pelakunya segera ditangkap.”Ini sudah berlebihan, semestinya jika wartawan meliput proyek manapun itu terbuka karena kita ekspose untuk kepen-

tingan publik. Jadi saya menganggap insiden yang dilakukan oleh Satpam proyek pembangunan SMPN 1 itu sudah berlebihan dan patut untuk diproses secara hukum,” lanjutnya. Sementara menurut Edi Ribut Harwanto, S.H., selaku Kuasa Hukum Krisna Utama korban penganiayaan yang dilakukan Satpam Proyek SMPN1 Metro akan melakukan upaya hukum sesuai dengan perbuatan pidana yang dilakukan pelaku dan pihaknya hal tersebut sudah mengarah ke tindak pidana.”Kami minta pihak kepolisian segera memproses kasus penganiayaan tersebut secara professional,” ujar Edi. Kasat Reskrim Polres Metro AKP Radius Utama mendampingi

PEMERINTAH dilaksanakan di kantor Kesbangpol beberapa waktu lalu,” terangnya. Selanjutnya, sambung Bupati, mengenai Pemandangan Umum Fraksi Nengah Nyappur (NN) yang meminta seluruh Satuan Kerja

Kapolres Metro AKBP Abrar Tuntalanai mengatakan pihaknya akan melakukan penyelidikian setelah dilakukan penyelidikan terhadap unsur-unsur pidananya. ”Jika terpenuhi nantinya baru kita akan tingkatkan menjadi penyidikan,” jelas dia seraya mengatakan hingga tiga hari dari laporan korban pihakanya akan memanggil terlapor untuk diperiksa. Sebelumnya, kekerasan terhadap pers kembali terjadi kali ini menimpa Krisna Utama (40) salah seorang wartawan media elektronik di Lampung yang juga warga Perumnas Jurai Siwo Metro Timur dipukuli Security Proyek SMPN 1 Metro, sekitar pukul 10.00 WIB, Rabu (14/9) lalu. (rnn/rid) Dari halaman 1

(Satker) yang ada dapat meningkatkan kinerja, serta lebih meningkatkan hubungan harmonis antara Eksekutif dan Legislatif dapat lebih ditingkatkan. Hal ini sudah sejak dahulu dilakukan. ”Mengingat

kebersamaan tersebut sangat penting dilakukan secara bersama-sama dalam membangun kabupaten Lampung Utara,” jelas dia. Sidang dipimpin oleh Ketua DPRD Lampura M. Yusrizal, S.T., didam-

pingi Wakil Ketua I Hi. Ruslan Efendi, Wakil Ketua II Wirta Jaya Putra, S.Sos., dan Wakil Ketua III Hi. Hendra Setiadi, S.T., serta diikuti oleh 31 orang anggota lainnya serta sejumlah pejabat terkait. (ari)

FOTO RNN

KORUOSI : Kajari Sukadana Hasran menerima perwakilan JPK yang menggelar unjuk rasa di depan kantor Kejadri Sukadana kemarin, (15/9).

Masyarakat Pertanyakan Kinerja Kejaksaan Stagnasi Warnai Kejari Gunung Sugih GUNUNGSUGIH - Tahap pemeriksaan yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunung Sugih setiap dinilai masih stagnan atau jalan ditempat dan belum memiliki kepastian hukum yang jelas .” Siapa yang jadi tersangka ? dan berapa nilai kerugiannya ?, kita belum tahu,” ujar Sumarsono Ketua LSM Forum Warga Lampung Tengah (FWLT) kepada Rakyatlampung kemarin.(15/9). Dikatakan Sumarsono ada beberapa kasus yang telah masuk tahap penyidikan di Kejari Gunung Sugih diantaranya kasus pengadaan tanah, pengadaan buku untuk kepala kampung, ditambah lagi dugaan korupsi di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Lamteng dalam anggaran Pilkada Tahun 2010.

”Sudah berganti beberapa kali pejabat Kejaksaan namun belum ada kepastian hukum mengenai beberapa kasus yang pernah mencuat. Bahkan hingga kini belum ada tersangkanya, padahal sudah masuk tahap penyidikan,”ujarnya. Bahkan, kasus sisa anggaran Pilpres yang belum jelas pemeriksaannya malahan kejaksaan sudah menetapkan seseorang sebagai tersangka dan hingga kini masuk dalam Daftar pencarian Orang (DPO).”Kenapa tidak mendahulukan kasus yang besar terlebih dahulu seperti pengadaan aset tanah di Lamteng yang nilainya bisa mencapai miliyaran rupiah, bila tidak cepat diselesaikan bisa-bisa Lamteng kehilangan Aset besar,” ungkapnya. Sumarsono juga mengkhawatirkan yang sama juga akan terjadi terhadap kasus baru yang hanya

akan jalan ditempat saja, seperti Kasus di KPUD, semula Jaksa semangat mengatakan adanya indikasi pengadaan fiktip tapi sekarang terlihat kasus ini hanya berjalan disitu– situ aja. Sementara ditempat terpisah M. Amriansyah Kasi Pidsus Kejari Gunung Sugih mengatakan spihaknya kekurangan personil untuk menyelesaikan kasus-kasus besar itu.”Saat ini yang bekerja di Pidsus hanya tiga orang jaksa saja makanya proses pemeriksaan tidak bisa secepat yang diharapkan masyarakat,” kata dia. Sedangkan ada beberapa kasus yang membutuhkan audit dari BPKP yang tidak dapat ditentukan waktu selesai hasilnya, untuk Kasus KPUD pihaknya terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan sudah 10 orang yang diperiksa. (rnn/rid)

saha orgen tunggal. Sekaligus, mempertegas adanya kesepakatan yang telah dibuat. Agar setiap ada pelaksanaan hiburan warga, pengusaha orgen tunggal dapat mematuhi peraturan yang telah disepakati bersama, yakni hiburan orgen tunggal hanya diperbolehkan sampai jam delapan malam. ”Jadi kita kumpulkan untuk silaturahmi dan melaksanakan program pemerintah demi kenyamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya. Kapolres menjelaskan, kegiatan ini sebagai bentuk peringatan kepada pengusaha orgen tunggal. Sebab ada beberapa diantara mereka masih melanggar kesepakatan yang telah dibuat. Untuk itu Polres melakukan kegiatan ini guna mengingatkan kepada para pengusaha orgen tunggal agar mematuhi kesepakatan yang telah dibuat. ”Ada beberapa pelanggaran tentang aturan dalam pelaksanaan yang dibuat. Jadi kalau ada pelanggaran, maka akan kita tegur dan bubarkan. Bukannya kita mematikan usaha mereka, tapi kita menjaga kenyamanan dan ketertiban masyarakat lain,” alasannya. ”Apakah ada oknum dibelakangnya. Makanya kita hadirkan Dandim, dan seluruh Kapolsek, agar dapat mematuhi kesepakatan yang dibuat, sehingga apa yang menjadi harapan kita dan masyarakat dapat berjalan dengan baik,”

kata dia. Sekedar mengingatkan, masih banyak pekerjaan rumah pihak polres Lampura belum terselesaikan. Bukan hanya aksi kejahatan yang meraja lela seperti Curat, curat dan Curanmor, namun perkelahian antar kelompok pun banyak yang belum terselesaikan, seperti yang terjadi akhir-akhir antara Desa Negri ujungkarang dengan Sumberagung, warga Gedungjaya dengan Gedungnyapah, Isorejo Mulyorejo dengan warga sekitarnya. Bahkan sampai ke Desa Sidomukti, Kecamatan Abung Timur. Tetapi anehnya, hiburan orgen tunggal yang selalu dilirik pihak kepolisian, yang diduga salah satu penyebab rawannya aksi kejahatan. Wah..wah..bagaimana kalau pengusaha orgen tunggal marah dan turun kejalan ya.. pasti rame melebihi pasar bedug..Kalau satu pengusaha organ membawa satu salon aktif saja dikalikan seluruh pemilik organ lalu longmarc dengan cara dibunyikan, pasti suara gaungnya sampai kemana-mana. Boleh Dicoba..! Mudah-mudahan dengan Kapolres yang baru ini dapat benar-benar mengayomi seluruh masyarakat Lampura. Sehingga masyarakat merasa nyaman dan hidup sejahtera dengan usaha yang mereka miliki sekarang ini. Bukan diciptakan untuk menjadi penjahat, karena tidak ada kegiatan positif sama sekali. (ung/ega)

POLRES Bisa saja dilakukan polling ditengah masyarakat dengan pertanyaan apakah aksi kejahatan disebabkan oleh hiburan orgen tunggal, dan penyebab lainnya atau kinerja pihak kepolisian yang kurang baik dalam memberikan kenyamanan dan keamanan terhadap masyarakat Lampura. Bisa ditebak, apapun kejahatan yang terjadi di Lampura, kalau pihak kepolisian bisa cepat dan tanggap menanganinya semua bisa selesai dengan baik, dan Lampura dalam keadaan kondusif. Parahnya, pemilik orgen tunggal seperti di “borgol” tak bisa bergerak dengan leluasa. Padahal, uang yang di keluarkan untuk membuka usaha itu tidak sedikit, ratusan juta lebih. Dengan modal pinjaman Bank, yang bunganya lumayan tinggi. “Kami hanya bisa pasrah dengan kesepakatan itu, biaya hidup kami sekeluarga dari usaha organ tunggal ini, karena saya tidak ada usaha lain,” ujar salah satu pemilik organ tunggal yang enggan namanya disebutkan usai pertemuan itu kemarin. Seperti diketahui, pertemuan itu dihadiri oleh Dandim 0412 Lampura, Letkol (Inf) Lilik Sudaryani, dan seluruh Kapolsek yang ada di wilayah Lampura. Kapolres Lampura AKBP Frans Sentoe, S.I.K. menyatakan, salah satu tujuan pertemuan itu untuk mempererat tali silaturahmi antara aparat dengan para pengu-

Dari halaman 1

PEMKAB dikontrol dan mematuhi ketentuan HET. ”Hal tersebut sangat penting dilakukan dalam rangka menanggulangi keterbatasan stok dan kelangkaan Elpiji yang terjadi kurang lebih satu bulan terakhir ini,” ujar Azwar kemarin (15/9). Azwar menjelaskan, surat edaran yang bakal diterbitkan itu guna menindaklanjuti surat edaran Gubernur Lampung. ”Dalam surat yang akan diterbitkan itu, menyebutkan seluruh agen yang ada di

Dari halaman 1 Kabupaten Lampung Utara agar mematuhi ketetapan HET,” jelasnya. Diungkapkan dia, bahwa kenaikan tabung warna hijau ini sejak satu bulan terakhir ditingkat agen, yakni sudah mencapai Rp16 ribu hingga Rp18 ribu. ”Sedangkan harga tersebut sudah diatas HET yang ditetapkan Gubernur Lampung, yakni Rp13 ribu per 3 kilogramnya,” ungkap mantan Kadis PU Lampura ini.

WARGA pengadaan tiang untuk instalasi maka sampai dengan saat ini sambungan listrik pun belum tersambung di Desa kami,” terang Samsudin kemarin. Dilanjutkannya, untuk memenuhi kebutuhan penerangan seharihari terpaksa warga harus membeli jenset, dan lampu templok. ” Kami yang berada di desa ini cukup kesulitan untuk penerangan listerik. Apa lagi waktu malam tiba, desa ini seperti tak penghuni saja, akibat listrik belum masuk ,” terang Samsudin Menjrutnya, kendala pengadaan sambungan listrik baru ini sebenarnya sudah mendapatkan respon dari pihak PT PLN Pusat yang dihadiri beberapa anggota dewan, camat, kades, dan waraga yang bersedia menjadi pelanggan listrik ” Pada pertemuan itu, pihak PT PLN berjanji akan mengadakan sambungan baru di 2 desa ini paling lambat bulan Juni 2011 yang lalu. Namun sayangnya hingga saat

Diketahui, Pemkab Lampura sebelumnya telah melakukan pertemuan dengan segenap agen Elpiji di Lampura, yang dihadiri oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH), Bagian Perekonomian, serta Dinas Koperasi Perindustrian, Perdagangan, UKM. Rapat koordinasi ini sebagai langkah dalam menyikapi kelangkaan Elpiji dan dan stok yang terbatas, baik Elpiji ukurun 3 kilogram maupun 12 kilogram yang terjadi selama ini. (ari) Dari halaman 1

ini janji PT PLN belum ada tanda – tanda positif,” kata dia Menurut warga lainnya, Kirom, pihak PLN tidak mau memasang sambungan listrik kalau tidak ada tiang. ” Tapi yang saya dengar untuk pengadaan tiang listrik itu telah terealisasi, namun saying pasang di Kabupaten Mesuji. Itu yang saya denger, namun mengenai kebenarannya saya tidak tahu,” ungkapnya. Karena itu Kirom berharap kepada Anggota DPRD Lampura, dan PT PLN Cabang Bumi Nabung bisa memenuhi janjinya, sehingga penerangan yang ada di 2 desa ini bisa berjalan dengan baik sebagaimana yang diharapkan bersama. ”Kami minta PLN bisa memenuhi janjinya. Karena, 2 desa tidak akan maju kalau tidak ada penerangan listrik,”kata dia. Camat Abung Semuli, Hairul Saleh, S.H ketika ditemui dirungan kerjanya mengatakan, dalam pengadaan sambungan listrik di 2 desa

itu hendaknya sudah tersedia fasilitas listrik, dan jalan yang memadai. Sehingga, tidak lagi menyulitkan warga yang yang ada di sekitar. Apa lagi warga yang mencapai 750 orang itu siap untuk berlanggan listrik berdasarkan prosedur yang ada untuk pengadaan sambungan listrik baru. ”Kami akan membantu sepenuhnya kesulitan yang di alami oleh warga, mudah-mudahan PLN juga cepat tanggap dalam hal ini,” ujarnya. Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Lampung Utara, Guntur Laksana S.Km ketika dihunbungi koran harian ini mengatakan, untuk pengadan tiang listri di desa tersebut, dananya telah keluar yakni sebesar Rp 1,5 miliar. Namun ditempatkan di Kabupaten Mesuji, karna sudah merupakan prioritas untuk kabupaten yang sedang dibangun. ”Tiang listrik sudah ada, namun ditempatkan di Kabupaten Mesuji,” Pungkasnya. (ozy/ari)


CMYK

RADAR WAYKANAN

8

JUMAT, 16 SEPTEMBER 2011

Bersama Membangun Waykanan

Jadwal Pemberangkatan CJH Waykanan Belum Diketahui BLAMBANGAN UMPU Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Waykanan telah melakukan manasik kepada calon jemaah haji (CJH). Meski pembinaan telah berjalan, namun hingga kini CJH belum mengetahui kapan pemberangkatan CJH ke tanah suci Mekkah. Keluarga CJH sendiri mulai menggelar tradisi Walimatul Hajj, guna bersilaturrahim dan bermaafmaafan kerabat dan tetangga,

sekaligus minta doa selamat. ”Diantara kawan-kawan yang lai,n memang saya yang paling dahulu melakukan tradisi ini (Walimatul Hajj), karena saya dan istri ingin benar-benar fokus pada niat kami menunaikan ibadah haji, kami takut kalau diundur-undur akan berbenturan dengan yang lain,” ujar Ali Amin, S.H., M.M., salah satu CJH Waykanan yang telah menggelar Walimatul Hajj di kediamannya, kemarin.

Pernyataan Ali Amin disungguhkan oleh dua pejabat Waykanan yang turut hadir dalam Walimatull Hajj. Di mana selain para CJH harus mempersiapkan fisik, kemampuan mental juga paling utama. ”Berdasarkan pengalaman saya waktu sebelum dan sesuadah keberangkatan, yang paling utama adalah kesiapan jasmani dan rohani kita dalam menjalankan niat itu, sehingga sedini mungkin bagi CJH yang akan melakukan Walimatul

Hajj merupakan hal yang paling baik, agar konsetrasi tidak terganggu,” kata Kepala Dinas Perhubungan Waykanan, Hi. Akmad Basri, S.Pd., M.M. Wakil Ketua DPRD Waykanan, Hi. Yozi Rizal, S.H., mengatakan hal yang sama. ”Walimatussafar Hajj merupakan tradisi yang cukup baik di Waykanan, dan moment ini memang sudah selayaknya dilakukan sesegera mungkin oleh para calon

tamu Allah. Sebab bila sudah mendekati hari keberangkatan, maka sudah seharusnya pemikiran para calon haji ini tidak lagi terkontaminasi dengan hal lain, apalagi dengan pemikiran karena belum menggelar Walimatussfar Hajj, karena hal itu hanya tradisi saja dan bukan hal yang wajib ataupun Sunnah dalam ibadah haji, sementara yang harus kita jaga dan persiapkan adalah kemampuan jasmani dan rohani kita, karena

ibadah haji adalah ibadah fisik,” kata Ketua DPC Partai Hanura Waykanan tersebut. Sementara itu, menurut Kepala Kantor Kemenag Waykanan, Drs. H.M. Yusuf Yassin, M.Pd. Bahwa dengan adanya penambahan kuota CJH Provinsi Lampung, maka Kabupaten Waykanan juga mendapatkan tambahan sebanyak empat orang. Akan tetapi yang sudah pasti berangkat ada tiga orang. Tetapi yang seorang lain belum

memastikan kesiapannya melunasi ONH. dengan demikian bila nanti semua dapat berangkan CJH Waykanan akan berjumlah 155, sudah termasuk didalamnya Tim Pembimbing Haji Daerah Waykanan. ”Mengenai kapan keberangkatan dengan tergabung dalam kloter berapa Waykan, mungkin baru akan diketahui besok (hari ini) karena saya akan rapat di Kanwil Kemendepag Lampung hari ini,” kata Yusuf. (sah)

Rapim DPRD Pesawaran

Toto Diduga Nyaris Baku Hantam Nasir GEDONGTATAAN - Ketidak harmonisan antara Pemerintah Kabupaten Pesawaran dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), bukan saja terjadi pada kedua intansi tersebut. Tetapi bersitegang juga terjadi antara interen DPRD setempat. Pasalnya akibat perdebatan sengit antara Ketua Komisi dengan Ketua DPRD Pesawaran dalam rapat pimpinan (rapim) diduga nyaris terjadi baku hantam antara Ketua DPRD Toto Sumirat dengan Ketua Komisi A, M. Nasir. Menurut sumber yang dapat dihimpun, keributan tersebut berawal saat anggota DPRD melakukan rapim di ruang ketua dewan yang membahas tentang paripurna. ”Keributan terjadi di ruang ketua DPRD, hal itu dipicu karena beda pendapat, ketua dewan menginginkan sidang rapat paripurna digelar untuk membahas anggaran pendapatan belanja daerah perubahan (APBD-P) hal itu dilakukan menurut Ketua DPRD Toto Sumirat demi pembangunan Kabupaten Pesawaran. Semantara itu Ketua komisi A, M. Nasri CS

menginginkan sidang paripurna yang akan digelar itu untuk membahas pansus dan hak angket,” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya, kemarin. Tetapi, kat sumber, Ketua DPRD tetap bersikukuh mempertahankan pendapatnya untuk tetap membahas APBD-P. Dengan sikap Toto yang tetap mempertahankan pendapatnya tersebut membuat Ketua Komisi A, M. Nasir ingin menggulingkan kursi Ketua dan menantangnya untuk berkelahi. ”Saya mendengar kegaduhan di dalam ruang pak ketua seperti terdengar suara benda dibanting,” kata dia. Terpisah Setdakab Pesawaran, Kesuma Dewangsa mengetahui adanya perdebatan antara ketua-ketua fraksi dan komisi saat rapim itu diketahuai setelah mendapatkan laporan dari salah satu anak buahnya. ”Yang saya dengar ada perdebatan pada saat rapim diruang Ketua DPRD, dalam perdebatan tersebut terjadi bersitegang antara Toto Sumirat yang menginginkan

diselenggarakannya sidang rapat paripurna pembahasan APBD-P, sedangkan M. Nasir menginginkan sidang rapat paripurna pansus dan hak angket,” ujar Kesuma saat dihubungi via ponselnya. Menurut Kesuma, seharusnya anggota dewan mendahulukan rapat paripurna pembahasan APBD-P, hal itu dilakukan demi pembangunan dan kepentingan masyarakat Kabupaten Pesawaran, saat disinggung pihak eksekutif yang tidak ingin membahas APBD-P, Kesuma membantah hal itu itu tidak benar. Justru, ia menginginkan pembahasan APBD-P. ”Sebagai pihak eksekutif hanya menunggu saja, karena pembahasan APBD-P tersebut kewengan pihak legeslitif yang mempunyai agendanya, jadi kami hanya menunggu saja kapan akan dibahas APBD-P,” kata dia. Sedangkan menurut anggota dewan dari Partai Golkar Jhony Corne membantah adanya keributan antara Ketua DPRD Pesawaran Toto Sumirat dengan Ketua Komisi A. M. Nasir. (rnn/ung)

Angin Timur, Kapal Gagal Sandar BAKAUHENI - Setelah sukses memberikan pelayanan penyebrangan arus mudik lebaran tahun ini, kini PT ASDP Indonesia Ferry Pelabuhan Bakauheni dan Merak Banten harus menghadapi kondisi alam yang buruk di perairan selat sunda. Pasalnya, untuk saat ini perairan selat sunda dilanda musim angin timur. Angin ini berdampak pada sulitnya penyandaran kapal di dua pelabuhan tersebut. Selain sulit, waktu untuk melakukan penyandaran kapal juga akan sedikit lebih lama. Sedangkan perairan selat sunda yang sedang dilanda angin timur itu, berdasarkan laporan dari pihak BMKG Provinsi Lampung. Bahwa, mulai bulan ini hingga seterusnya, perairan laut selat sunda akan terus dilanda musim

angin timur. Bahkan, kemunculan angin timur tersebut, saat ini telah mengancam pelayaran semua armada kapal ferry yang beroprasi. ”Datangnya musim angin timur itu, memang sudah ada sejak arus balik. Sehingga, semua kapal ferry yang akan sandar di dermaga dua pelabuhan Bakauheni agak sedikit sulit, karena selain kencangnya angin timur, juga menyebabkan derasnya gelombang yang ada di dalam laut,” ujar Kepala Adpel Bakauheni, Mohamad Ali, kemarin. Lebih lanjut, pria berambut putih ini meyebutkan pihaknya sudah memberikan rambu-rambu berhati-hati kesetiap nahkoda kapal dalam menghadapi angin timur ini. Soalnya, angin ini akan berdampak terhadap sulitnya

kapal melakukan penyandaran. ”Kalau musim angin timur ini munculnya pada waktu sore hari, kalau pagi hari tidak ada. Dan, yang paling berbahaya musim angin lainya, seperti angin selatan, angin utara, dan angina barat,” tambahnya seraya menjelaskan, pihaknya juga tidak bisa memastikan, seberapa lama musim angin timur yang sedang melanda perairan laut selat sunda tersebut. ”Dan, yang lebih tahu persis, masalah cuaca adalah BMKG Lampung. Pemberitahuan dari BMKG Lampung itu, diketahui pihaknya melalui email yang dikirimkan ke kita. Dengan adanya informasi itu, pihak kita sesuai tufoksinya telah memberikan ke nahkoda kapal untuk berhati-hati dan waspada,” jelas Ali. (rnn/ung)

Lunas PBB Diberangkatkan Umroh GEDONGTATAAN - Bupati Pesawaran Aries Sandi DP menghimbau kepada masyarakat Punduhpedada untuk meningkatkan partisipasi dalam pembangunan di Kecamatan Punduh Pedada ini, dimulai dengan kesadaran masyarakat untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan. ”Untuk memajukan pembangunan di Kabupaten Pesawaran, marilah kita berpartisipasi dalam pembangunan tersebut dengan cara membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB),” ujar Bupati dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati Pesawaran Musiran,

pada saat pelantikan Kepala Desa Legundi, Selasa (13/9) lalu. Karena, dana dari perolehan PBB ini, yang nantinya dikembalikan lagi oleh pemerintah kepada masyarakat dalam bentuk berbagai program pembangunan. Walaupun pada kenyataannya besarnya PBB tersebut tidaklah sepadan dengan besarnya nilai pembangunan yang telah ataupun akan dilaksanakan di daerah ini. ”Makna yang tersirat adalah agar masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari pembayaran PBB tersebut dan ada rasa memiliki hasil pembangunan,” kata Aries. Bahkan, Aries berjanji akan

memberikan reward berangkat umroh bagi kecamatan yang telah lunas PBB. Selain itu juga, Bupati akan memberikan hadiah dan piagam kepada desa-desa yang telah lunas PBB sebelum jatuh tempo pada saatnya nanti. ”Jika saja seluruh masyarakat di Kabupaten Pesawaran memiliki kesadaran diri untuk membayar PBB dengan tepat waktu, maka pembangunan di Kabupaten Pesawaran ini akan berjalan dengan baik. Karna, hasil dari PBB yang mereka bayar itu untuk membangun Kabupaten Pesawaran ini,” kata dia. (rnn/ung)

FOTO RNN

AMBRUK : Atap bangunan aula Hotel Citra yang berada di jalan stadion Tejosari Metro Timur, Kota Metro, ambruk. Peristiwa ini hingga menjadi perhatian Pemkot metro.

Komisi C Beri Raport Buruk Disdik GEDONGTATAAN - Anggota Komisi C DPRD Pesawaran memberikan raport buruk terhadap kinerja Dinas Pendidikan Pemkab Pesawaran. Bahkan, Komisi C secara tegas meminta Disdik untuk segera memperbaikinya gedung Sekolah Dasar (SD) 4 Desa Legundi, Kecamatan Punduhpedada, yang hampir ambruk. ”Seharusnya, Disdik turun kelapangan, cek sekolah-sekolah mana saja yang rusak. Jangan hanya menunggu laporan saja, jangan hanya bisa duduk-duduk manis saja dikantor,” ujar Yusak dengan nada kesal saat dikonfirmasi, kemarin. Seharusnya, Disdik memprio-

ritaskan untuk anggaran sekolah yang mengalami rusak berat. Jika alasanya tidak ada anggarannya, lanjut dia, bisa saja pada pambahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2011 ini, Disdik mengajukan anggaran rehab gedung sekolah yang rusak. ”Sebentar lagi akan ada pembahasan APBD-P, dipembahasan APBD-P itulah disdik bisa mengajukan anggaran perbaikan gedung sekolah yang rusak yang harus jadi prioritas,” kata Yusak. Lebih lanjut, dirinya juga mengungkapkan jika memang, pada pembahasan APBD-P nanti tidak bisa juga dianggarkan, kita tunggu saja bantuan dari Peme-

rintah Pusat. ”Denger-denger, Pemerintah Pusat akan memberikan bantuan untuk rehab gedung sekolah yang rusak. Pada kesempatan itulah, kita harus jemput bola agar kita juga kebagian bantuan untuk rehab gedung sekolah yang rusak tersebut. Tetapi, yang harus diprioritaskan adalah rehab gedung sekolah yang mengalami rusak berat,” imbuhnya. Diberitakan sebelumnya, Gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 Desa Legundi Kecamatan Punduh Pedada sangat memprihatinkan kondisi bangunannya. Bahkan, gedung SDN 4 Desa Legundi nyaris Ambruk, bukan

hanya atapnya saja, akan tetapi termasuk kap dan kasau sebagai tulang atapnyapun hampir tidak ada lagi yang dalam kondisi baik. Akibatnya, sudah berjalan lima bulan terakhir, para siswa dan siswi memanfaatkan bangunan TPA swadaya masyarakat yang berada tidak jauh dari bangunan SDN 4, sebagai tempat belajar. ”Kami terpaksa memanfaatkan TPA yang sudah lama dibangun secara swadaya oleh masyarakat untuk belajar anakanak,” ujar Lihin (46), salah seorang wali murid yang ditemui di Dusun Seuncal Desa Legundi, Kecamatan Punduh Pedada, Sabtu (10/9) lalu. (rnn/ung)

Antisipasi Kebakaran, Dishut Bentuk Satgas KALIANDA - Sebagai upaya antisipasi dini dan pencegahan bencana kebakakaran hutan lindung di wilayah Kabupaten Lampung Selatan, Dinas Kehutanan (Dishut) setempat bakal bentuk satuan tugas (Satgas). Kepala Dishut, Syaiful Bahri menjelaskan Satgas ini terdiri dari Polisi Kehutanan, Pam Swakarsa dan masyarakat sekitar hutan kawasan. ”Satgas ini bertugas untuk mengantisipasi dan mendeteksi penyebab kebakaran, serta bertindak cepat jika terjadi kebakaran

sehingga tidak meluas,” kata Syaiful, kemarin. Di 2012 nanti, lanjutnya, pihaknya akan mengusulkan pembangunan embung-embung air disekitar kawasan hutan tersebut. Fungsi embung itu, nantinya sebagai sarana penyedia air untuk memadamkan api jika terjadi kebakaran. ”Titik lokasi embung itu kita tentukan nanti. Yang pasti, lokasinya strategis dan di titik-titik rawan kebakaran,” imbuhnya seraya menyatakan, pihaknya juga

akan mengusulkan alat pemadam api khusus untuk di wilayah hutan lindung. ”Sementara ini, alat-alat pemadam itu, bantuan dari Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Lampung,” tambah Syaiful. Dikesempatan itu, mantan Sekretaris Dishut Provinsi Lampung ini menghimbau kepada petani dikebunya berbatasan dengan hutan kawasan agar jangan membuka lahan dengan cara dibakar. Menurut dia, dengan cara itu

sangat rawan resiko terjadi kebakaran hutan. ”Apa lagi di musim kemarau ini, setitik api saja bisa beresiko terjadi penyebab kebakaran,” katanya. Terakhir, dia mengatakan usulan ini merupakan upaya untuk meminimalisir terjadinya bencana kebakaran hutan dan tindakan dini bila terjadi. Dikatakannya, untuk sementara ini Dishut Lamsel selalu berkoordinasi dengan BKSDA Lampung dalam upaya pemadaman bencana kebakaran hutan. (rnn/ung)

CMYK


RADAR KOTABUMI