Page 1

CMYK

RABU 30 SEPTEMBER

25

TAHUN 2009

TPS Pasar Selowarih Disoal

Aib Juara Bertahan Lolos Tanpa Sekali Pun Menang KEDIRI- Tuan rumah sekaligus juara bertahan Persik Kediri akhirnya lolos ke babak delapan besar Liga jatim 2009. Namun lolosnya si Macan Putih ini tak didapat dengan memuaskan. Bahkan, bisa jadi merupakan aib bagi tim sekelas Persik. Menghadapi tim level Divisi Utama PSSI, Persibo Bojonegoro, Macan Putih tak bisa berbuat banyak. Mereka hanya mampu memaksakan hasil seri 1-1 (0-1). Dan itu merupakan syarat minimal bagi Persik untuk melaju babak delapan besar Liga Jatim. Hasil imbang tersebut merupakan kali kedua yang didapat anak asuh Gusnul Yakin ini. Yang pertama diperoleh ketika menghadapi PSBI Blitar. Juga dengan skor 1-1. Dengan mengumpulkan dua poin, Persik hanya berstatus runner up grup A. Menemani PSBI sebagai juara grup dengan poin empat. Yang memalukan, hampir saja Persik kalah dalam pertandingan kemarin. Tim tamu bisa menjebol gawang Persik terlebih dulu pada menit ke-67. Gol ini dicetak oleh Kukuh Adrianto. Baca Aib Juara Hal 35

Hari Ini Pemkot Panggil Panitia dari Kelurahan KEDIRI- Pemilihan tempat penampungan sementara (TPS) pedagang Pasar Selowarih disoal kalangan DPRD Kota Kediri. Menurut Yudi Ayubchan, dari Partai Demokrat, lokasi yang berada di tengah jalan itu tidak tepat. Bahkan, justru menimbulkan masalah baru. Dengan kios-kios yang memakan dua pertiga Jalan Selowarih, arus lalu lintas otomatis terganggu. Kemacetan pun tak terelakkan. “Keselamatan pedagang, pembeli, maupun pengguna jalan terancam,” ujarnya kepada Radar Kediri kemarin. Seperti diberitakan, pasar yang terletak di kompleks pabrik Gudang Garam (GG) itu akan direnovasi. Waktunya diperkirakan dua bulan. Nanti, diproyeksikan bisa menampung 216 pedagang. Sehingga, seluruh pedagang yang sekarang berjumlah 190 orang akan tertampung. Menurut Ayub, panggilan akrabnya, penutupan akses kendaraan roda empat di Jalan Selowarih –seiring pemindahan pedagang ke TPS—tidak bisa dibenarkan. Sebab, jalan itu merupakan fasilitas umum.

ANTUJI H. MASROH/RK

HANYA SEBIJI: Mahyadi Panggabean (putih) melewati tiga pemain Persibo dalam pertandingan di Stadion Brawijaya kemarin sore.

Baca TPS Pasar... Hal 35

SERIAL SANJAYA

Berburu Pasangan Tokoh Nahdliyin

Temukan Bhismaka, Pangeran Pengkhianat Namun, di dalam air pun, desingan tombak dan anak panah terus memburu mereka. Sekejap, air laut sudah merah. Bahkan perahu-perahu pidar dan bandega yang berada di bagian belakang pun seperti tidak diberi kesempatan lolos ketika dari arah utara terlihat bayangan kapal Sang Barunastra memutar tajam ke arah mereka. Dalam hitungan jari, belasan perahu pidar dan bandega rusak binasa digilas Sang Barunastra. Belasan perahu yang lain juga remuk binasa digilas Sang Praharana. Dua perahu pidar dan sebuah perahu bandega yang membawa panji-panji berusaha lepas dari terjangan dua kapal perang yang mengamuk. Menilik gelagatnya, salah seorang penumpang perahu bandega adalah pemimpin tertinggi para pembokong itu.

22

Mereka-reka Pasangan

Baca Temukan... Hal 35

Kandidat

Alternatif Pasangan

Sunardi

Sulaiman Lubis

Erjik Bintoro

Lilik Nur Cholidah, Purmadi, Arifin Tafsir

Hariyanti

Moh. Masykuri, Najib Zamzami

Nur Laila

Arifin Tafsir, Lutfi Mahmudiono

PAN Potensial Jadi Motor Koalisi dengan Parpol Nonparlemen KEDIRI- Bukan hanya Sulaiman Lubis. Tokoh-tokoh berlatar belakang Nahdlatul Ulama (NU) banyak diburu para kandidat bupati untuk menjadi pasangannya. Setidaknya, inilah yang terjadi hari-hari ini. Kabar yang dihimpun Radar Kediri menyebutkan, dari empat kandidat yang sudah santer disebut-sebut, hampir seluruhnya memperebutkan tokoh nahdliyin. Sunardi (direktur PT BISI) bahkan sudah memastikan diri untuk

menggandeng Sulaiman Lubis. Selain menjabat ketua dewan syura DPC PKB, lelaki yang sekarang masih menjabat wakil bupati (wabup) itu adalah mantan ketua PC NU Kabupaten Kediri. Adapun kandidat lainnya masih memilih-milih. Di antara yang sudah masuk bursa bakal calon wabup (bacawabup) adalah Lilik Nurcholidah Badrus (ketua PC Muslimat NU), Moh. Masykuri (wakil ketua PC NU), Moh. Najib Zamzami (ketua PC NU), dan Lutfi Mahmudiono (mantan anggota FKB DPRD). Baca Berburu... Hal 35

RULLY PRASETYO/RK

MENGERING: Limbah tahu yang dibuang langsung ke Sungai Brantas kemarin.

Pemkot Tegur Tahu Poo dan Matahari Limbahnya Dianggap Bikin Bau Menyengat

Di Halal Bihalal, Hanya Tanya Kabar Acara halal bihalal yang dihelat oleh Pemkab Kediri kemarin ibarat menjadi pertemuan bagi tiga kandidat yang akan maju dalam pemilihan bupati (pilbup) 2010. Mereka adalah Ketua DPRD sementara Erjik Bintoro, Wakil Bupati Sulaiman Lubis, dan istri Bupati Sutrisno, Hariyanti Sutrisno. Ketiga orang tersebut duduk dalam satu

Oleh : Agus Sunyoto

TAN MALAKA Keluarga Kembalikan Tulang ke ‘Makam Batu’ KEDIRI- Hasil tes DNA terhadap sample tulang belulang yang diduga Tan Malaka belum keluar. Akan tetapi, pihak keluarga sudah siap untuk mengembalikannya ke ‘makam batu’ di Selopanggung, Semen. Hal ini disampaikan oleh keponakan almarhum, Zulfikar Kamarudin, kemarin. “Jika penelitian sudah selesai, sample tulang yang diambil untuk penelitian akan dikembalikan ke Kediri,” ujarnya saat dihubungi Radar Kediri IST Tan Malaka melalui ponselnya. Zulfikar mengatakan, dalam penggalian ‘makam batu’, 12 September lalu, tim pencarian jasad Tan Malaka tidak membawa seluruh kerangka yang tersimpan di dalamnya. Melainkan hanya mengambil beberapa tulang kecil untuk sample. Baca Keluarga... Hal 35

baris. Hariyanti paling utara, di samping Bupati Sutrisno. Di sebelah bupati duduk Sulaiman Lubis, kemudian istrinya, Siti A’isyah. Di sebelahnya lagi berdiri Erjik, kemudian Sekkab Supoyo, dan kemudian para pejabat muspida. Walaupun posisi mereka berdekatan tapi mereka jarang sekali berkomunikasi. Karena

KEDIRI- Dua perusahaan tahu, Poo dan Matahari, mendapat teguran dari Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri. Kedua perusahaan itu dianggap mencemari lingkungan. Limbah buangannya menyebabkan polusi, beberapa hari terakhir. “Bau yang menyengat di Jembatan Lama itu berasal dari pembuangan limbah dua perusahaan (Poo dan Matahari, Red) tersebut,” terang Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Nur Muhyar kemarin.

para kandidat itu, seperti halnya pejabat lain, sibuk bersalaman dengan para tamu yang terus berdatangan. Bahkan, duduk di kursi saja seperti tak ada kesempatan bagi mereka. “Dari tadi tamu belum berhenti. Hanya duduk satu menit mereka langsung berdiri lagi,” kata seorang PNS yang sejak pagi berada di pendapa. Baca Di Halal... Hal 35

Baca Pemkot... Hal 35

Yang Menukar Masih Sedikit

Limpahkan Suselo ke Kejaksaan

Pemkot Tak Beri Batasan Waktu KEDIRI- Hari pertama penukaran kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga (KK), dan akta kelahiran di tiga kantor kecamatan kemarin berlangsung sepi-sepi saja. Tidak banyak warga yang melakukan penukaran KTP, KK, ataupun akta kelahiran yang tak sah karena bertanda tangan kepala dinas kependudukan dan catatan sipil (kadispendukcapil) lama, Muhaimin. Bahkan, hingga pukul 10.00 WIB, di Kecamatan Kota, tak ada seorang pun yang melakukan penukaran. Warga yang datang umumnya mengurus KTP, KK, ataupun akta kelahiran baru. “Masih belum ada yang menukarkan KTP dan KK hari ini,” ujar Dwi Rahmat Santosa, koordinator pembuatan KTP dan KK Kecamatan Kota. Dwi mengatakan, justru sehari sebelumnya sudah ada yang melakukan penukaran.

RULLY PRASETYO/RK

Baca Yang Menukar... Hal 35

TIDAK SAH: KTP yang masih ditandatangai oleh Muhaimin di Kecamatan Kota (29/9).

Warga Sumberpetung yang Dianggap Serobot Tanah SSP KEDIRI- Suselo, 47, tersangka penggarap lahan PT Sumber Sari Petung (SSP) tanpa izin, kemarin dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kediri. Ini menyusul dinyatakan sempurnanya berita acara pemeriksaan (BAP) polisi yang diserahkan sejak Agustus lalu. “Sebelum Lebaran sudah P-21 (sempurna). Tapi, tersangka baru bisa kami limpahkan sekarang karena terhalang liburan,” ungkap Wakapolres Kediri Kompol Arnapi kepada wartawan koran ini kemarin. Baca Limpahkan... Hal 35

Wiwik Suharti, Juara II Guru Berprestasi Nasional

Kumpulkan Portofolio Setinggi Setengah Meter Datang ke pemilihan dengan status peserta pengganti. Namun, Wiwik Suharti gigih berjuang. Upaya keras guru SMP Negeri 1 Pare, Kabupaten Kediri ini pun memikat juri.

BERBALUT TANAH: Karyawan Fathurrahman, anggota tim penggalian, menunjukkan tulang tengkorak dari ‘makam batu’ (12/9) lalu.

Di food court salah satu tempat perbelanjaan besar di Kota Kediri, tiga pria, dua di antaranya masih anak-anak, dan seorang wanita duduk mengitari laptop. Kedua bocah seperti sangat familiar dengan perangkat yang dihadapi. Tangan mereka lincah memainkan mouse. Sementara di layar laptop muncul situs-situs internet. “Keluarga kami sudah terbiasa dengan fasilitas internet. Makanya, ketika ke supermarket kami juga membawa laptop untuk akses internet,” kata si wanita. Wanita itu adalah Wiwik Suharti. Bersama dengan suaminya, Wahyu Jatmiko, dan kedua anaknya, saat itu dia tengah memanfaatkan

J Iklan/Langganan Hubungi : (0354) 699665 ; 681320

SRI UTAMI/RK

SRI UTAMI/RK

SRI UTAMI, Kediri

BERSAMA KELUARGA: Wiwik bersama suami dan anak-anaknya di Sri Ratu kemarin.

fasilitas hotspot di pusat perbelanjaan itu. Sembari beristirahat setelah berkeliling, berbelanja berbagai kebutuhan.

Laptop kemudian berpindah ke Wiwik. Tangan wanita yang guru fisika di SMP Negeri 1 Pare, Kabupaten Kediri segera menggerakkan

mouse. Setelah dua kali klik, terpampanglah beberapa foto penyerahan hadiah. Salah satu wajah di foto itu adalah dirinya. Ya, Wiwik baru saja menorehkan prestasi nasional. Dia dinobatkan sebagai juara II dalam pemilihan guru berprestasi tingkat nasional, 18 Agustus lalu. Siapa sangka, prestasi bagus itu justru diawali dari ketidaksengajaan. Sebenarnya, wakil dari SMPN 1 Pare di ajang pemilihan guru berprestasi Kabupaten Kediri bukan dirinya. Kebetulan, guru yang ditunjuk belum siap portofolionya. Kemudian, pihak sekolah ganti menunjuk Wiwik. Wanita dengan segudang pengalaman itu lolos dengan mudah di tingkat kabupaten. Yang mengantarnya berstatus wakil Kabupaten Kediri di ajang pemilihan guru berprestasi Jatim. “Saya terpilih masuk lima besar,” lanjut ibu dua anak itu sembari menunjukkan materi presentasi saat pemilihan tingkat nasional. Baca Kumpulkan... Hal 35 www.radarkediri.co.id


CMYK

RABU 30 SEPTEMBER

TAHUN 2009

27

THE SPIRIT OF AUTONOMY

Hari Ini Tetapkan Pimpinan

Minta Dirikan SMA di Sawahan Sejak era reformasi yang lalu, pemerintah terus gembar-gembor akan terus meningkatkan perhatiannya pada dunia pendidikan. Sebagai wujud perhatian, pemerintah terus mengupayakan penambahan alokasi dana bagi sektor pendididikan. Namun bagi kami, perhatian pemerintah akan nasib pendidikan bagi masyarakat yang tinggal di pelosok masih belum bisa kami rasakan sepenuhnya. Mengingat di daerah kami di wilayah Sawahan, banyak anak-anak lulusan SMP yang kesulitan untuk melanjutkan jenjang pendidikan ke SMA. Ini tak lain karena belum didirikannya SMA di tempat kami. Mohon perhatiannya dari pemerintah daerah agar di tempat kami bisa didirikan SMA. Dengan keberadaan SMA tersebut para orang tua tidak lagi ragu untuk menyekolahkan anakanaknya. Mengingat jika harus sekolah ke luar, tentunya biaya yang ditanggung cukup memberatkan.

Setwan Lowong, Administrasi Terancam

khusnulyakin_76@yahoo.co.id

WISATA SEDUDO

NAIK TURUN SAMA PADAT

Usai Lebaran Masih Ramai

Seorang penumpang kereta api yang akan turun di stasiun KA Nganjuk berdesakan dengan penumpang yang berebut naik kemarin.

NGANJUK- Wisata air terjun Sedudo di Ngliman, Sawahan masih diminati. Bahkan sebelum hingga setelah Lebaran, tempat wisata lereng Wilis itu tetap menarik perhatian pengunjung yang menikmati liburan. “Ya masih ramai, cuma tidak seramai minggu lalu,” ungkap Slamet, petugas jaga loket karcis. Dia mengatakan, pada libur Lebaran jumlah pengunjung mencapai 2.000 orang setiap hari. Jumlah tersebut naik 20 kali lipat bila dibandingkan hari biasa. “Hari biasa 50 -100 pengunjung saja,” terangnya. Besarnya jumlah pengunjung itu sempat bertahan hingga 4 hari berturut-turut. Bahkan lebih banyak bila dibandingkan Lebaran tahun sebelumnya yang hanya sekitar 1.500 pengunjung. Dari pengalaman sebelumnya, lanjut Slamet, banyak tidaknya jumlah pengunjung Sedudo tak lepas dari faktor cuaca. Kebetulan Lebaran tahun ini, cuaca mendukung sehinga wisatawan tak ragu dating. “Kalau cuacanya pas hujan mungkin tidak seramai ini,” ungkap Slamet. Selain itu pengunjung lebih memilih berwisata ke Sedudo daripada ke tempat yang lainnya. Saat bertanya pada sejumlah pengunjung, Slamet mengungkapkan ada yang mengaku memilih berwisata ke Sedudo lantaran tempat wisata lainnya sedang padat pengunjung. “Akhirnya mereka memilih lari ke sini, tapi bukan itu saja panoramanya sini memang bagus,” ujarnya setengah berpromosi. Untuk saat ini, Slamet mengatakan pengunjung yang masih ramai mendatangi Sedudo rata-rata adalah para pelajar. Banyaknya pelajar yang berkunjung ke Sedudo karena masih dalam suasana liburan. “Mungkin besok baru sepi, karena besok sudah mulai masuk sekolah,” pungkasnya. (ery/ndr)

PERJUDIAN

HERI MUDA SETIAWAN/RK

DIAMANKAN : Pelaku perjudian di Kwagean.

Bapak Susul Anak ke Bui

CMYK

LOCERET- Sawal, 57, warga Desa Kwagean, Kecamatan Loceret akhirnya menyusul dua anaknya ke bui. Buronan kasus perjudian ini, dinihari kemarin ditangkap Polsek Loceret. Sawal diamankan bersama Didik Presbiyanto, 40, dan Suparno 30. Sedangkan Purwanto, 27, yang juga terlibat menyerahkan diri. Ketiganya warga satu desa dengan Sawal. “Semua sekarang kami tahan untuk kepentingan penyidikan,” ujar Kapolsek Loceret AKP Komariyatun. Penangkapan dilakukan sekitar pukul 01.00. Hanya Purwanto yang menyerahkan diri pagi harinya. Ini setelah dia mengetahui temantemannya tertangkap. “Dia datang diantar keluarganya,” tandas Komariyatun. Keempat tersangka itu buronan polsek sejak dua bulan terakhir. Mereka ditengarai terlibat perjudian di desanya 26 Juli lalu. Namun saat itu polisi hanya menangkap 4 pelaku. Yakni Parni, Darwanto, Sigit dan Riswanto, keduanya kakak beradik, anak tersangka Sawal. “Jadi bapak anak bareng bermain judi remi, tapi bapaknya bisa kabur waktu itu,” ungkap polwan ini. Komariyatun mengatakan sebenarnya akan mengamankan tersangka sejak satu minggu lalu atau bertepatan momen Lebaran. Hanya saja karena berbagai pertimbangan pihaknya baru memutuskan menangkap dini hari kemarin. “Kami siapkan anggota khusus untuk mengawasi gerak-gerik mereka sebelum akhirnya kami tangkap,” tandasnya. Ditemui di mapolsek kemarin Purwanto mengaku pasca digerebek polisi, dia memutuskan kabur ke Surabaya. Di sana dia lantas bekerja di proyek bangunan. Merasa sudah tidak dicari, Purwanto pulang saat Lebaran. “Ya saya pikir sudah aman,” pungkasnya. (ery/ndr) 

PUSPITORINI DIAN H./RK

Kritik, saran, atau imbauan terkait layanan publik bisa dikirim via pos ke Radar Nganjuk, Perumnas Candirejo CC 23 Nganjuk atau via email: radarnganjuk@gmail.com. Surat pembaca yang masuk akan dimuat jika disertai nama dan alamat yang jelas.

Puncak Penumpang, KA Terlambat NGANJUK- Penumpang kereta api (KA) mencapai puncaknya pada hari terakhir liburan. Jumlahnya meningkat hingga 300 persen dari hari-hari biasa. Seperti terlihat di stasiun Nganjuk kemarin. Penumpang yang menunggu kedatangan KA sampai membeludak. “Sebagian besar tujuan ke Jakarta,” terang Kepala Stasiun KA Nganjuk Atmunadi. Kondisi ini, diakuinya, tidak berbeda jauh dengan sehari sebelumnya. Jumlah penumpang yang naik dari stasiun Nganjuk di atas 800 orang. Sebagian besar penumpang kelas ekonomi. Angka ini, menurut Atmunadi, meningkat dari tahun sebelumnya. Yaitu terjadi kenaikan rata-rata 102 persen. Hanya saja, jumlah pendapatan tidak

menunjukkan kenaikan. Ini menunjukkan peningkatan penumpang lebih banyak dari kelas ekonomi. Membeludaknya penumpang di hari terakhir liburan menyebabkan kedatangan KA juga terlambat. Atmunadi menyebut keterlambatan rata-rata tujuh menit tiap stasiun. Berarti semakin lama rute yang ditempuh, keterlambatan juga semakin lama. Seperti KA Brantas kemarin terlambat sekitar 20 menit dari jadwal yang ditentukan. Seharusnya KA jurusan Kediri-Jakarta (Tanah Abang) ini tiba di stasiun Nganjuk pukul 14.18. Tetapi, baru tiba sekitar pukul 14.35. Banyaknya penumpang membuat sebagian kesulitan naik ke KA yang sudah

penuh. Akibatnya, Kepala Stasiun Atmunadi dan beberapa petugas KA lainnya harus turun tangan langsung membantu penumpang yang kerepotan naik KA. Penuhnya KA memang membuat penumpang berebut naik. Bahkan, sejumlah penumpang terlihat harus duduk di tepi pintu masuk hingga masuk dalam toilet. Meski begitu, sejumlah penumpang tidak mempermasalahkan padatnya KA tersebut. “Sing penting saget minggah (paling penting bisa naik),” ucap Saimin, 67, penumpang KA yang hendak ke Jakarta. Dia mengaku memilih KA karena harganya jauh lebih murah dari transportasi lainnya. Cukup merogoh uang Rp 45 ribu pergi ke Jakarta. (dea/ndr)

NGANJUK- Libur panjang ternyata membuat gerah para wakil rakyat. Jika tanpa kendala, hari ini DPRD Nganjuk akan menetapkan pimpinan dewan yang baru. Empat unsur pimpinan dijadwalkan ditetapkan dalam rapat paripurna. Selanjutnya dikirimkan ke gubernur untuk mendapatkan surat keputusan (SK). “Sudah tidak ada masalah, rapat paripurna jadi digelar besok (hari ini),” terang Ketua Sementara DPRD Nganjuk Nurwadi Nurdin. Dia menjelaskan bahwa agenda tersebut sudah sesuai agenda yang telah dibuat sebelumnya. Penetapan pimpinan dewan itu sesuai UU 27/2009 tentang susunan kedudukan anggota MPR, DPR, DPD, DPRD kabupaten/ kota. Untuk Nganjuk dengan 50 anggota dewan berarti ada 4 unsur pimpinan. Informasi yang diperoleh Radar Kediri, mereka yang akan duduk sebagai pimpinan dewan adalah Nurwadi Nurdin dari PDIP sebagai ketua, Basuki dari Partai Demokrat, Rochmat Tri Sarwo Edy dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Yusuf Wibisono dari Partai Golkar, ketiganya sebagai wakil ketua. Kepastian digelarnya rapat paripurna ini setelah kemarin berhasil digelar rapat pimpinan di ruang wakil ketua sementara Basuki. Selain ketua dan wakil ketua sementara, turut hadir dalam rapat

tersebut wakil dari empat fraksi. Sementara Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Fraksi Patriot dan Fraksi Kebangkitan Hati Nurani Bintang Indonesia Raya (FKHNBIR) tidak mengirimkan wakilnya. Tidak hadirnya wakil dari tiga fraksi tersebut, diakui Nurdin, cukup wajar. “Perbedaan pendapat itu biasa dalam demokrasi,” ucapnya normatif. Dia yakin rapat paripurna nantinya akan berjalan lancar. Sebab, keputusan penetapan pimpinan sementara sebelum dikirim ke gubernur tersebut bersifat kolektif. “Tetap berdasarkan keputusan suara terbanyak,” terangnya. Apalagi, dasar hukumnya sudah jelas. Dia mengakui hanya beberapa alat kelengkapan seperti komisi dan badan yang masih menunggu peraturan pemerintah (PP). Tidak hanya masalah alat kelengkapan dewan, masalah lainnya yang cukup serius dihadapi pimpinan dewan adalah keberadaan sekretaris dewan. Pasalnya, setelah Plt Setwan Sudarko dilantik menjadi inspektorat daerah maka dia tidak bisa rangkap jabatan. “Memang sebaiknya inspektorat daerah yang tugasnya sebagai pengawas tidak rangkap jabatan,” tegas Sumardi, ketua fraksi Golkar. Dia meminta Bupati Nganjuk Taufiqurrahman segera menunjuk Plt pengganti pada awal Oktober ini. Harapnya tidak ada lagi kekosongan jabatan setwan seperti beberapa waktu lalu yang akhirnya menghambat proses administrasi. “Apalagi agenda dewan padat,” imbuhnya. Di antaranya pembahasan RAPBD 2010.(dea/ndr)

Calon Pimpinan DPRD Nganjuk yang Akan Ditetapkan Hari Ini Nama

Jabatan

Asal Parpol

Nurwadi Nurdin Basuki Rochmat Tri Sarwo Edy Yusuf Wibisono

Ketua Wakil Ketua Wakil Ketua Wakil Ketua

PDIP Partai Demokrat PKB Partai Golkar

Hari Ini Terakhir, SPEEDY Bonus Ratusan Ribu Siap Panen, Lahan Tebu Ludes Terbakar

NGANJUK- Paket berlangganan Speedy komunitas berakhir hari ini. Bagi masyarakat yang berminat berlangganan agar segera mendaftar ke kantor Telkom terdekat sebelum masanya berakhir. Program ini memberikan bonus hingga Rp 325 ribu kepada pelanggan baru. Berupa fasilitas bebas biaya modem Rp 250 ribu dan bebas biaya pasang baru Rp 75 ribu. Tidak hanya itu, pelanggan juga mendapatkan paket komunitas pelanggan dengan biaya akses cukup Rp 50 ribu setiap bulannya dengan kuota 50 jam atau 1 Gyga byte data. “Saat ini bila belum pasang internet di rumah akan ketinggalan informasi,” terang Manager PT. Telkom Nganjuk Radian Sigit. Sebab, internet sudah menjadi kebutuhan bagi setiap orang. Bisa diambil contoh bagi dunia perdagangan sembako di pasar bisa ketinggalan informasi harga terbaru. Akibatnya bisa terjadi kerugian besar. Begitu juga bagi siswa-siswi di sekolah dengan tuntutan ujian yang semakin berat. Internet bisa membantu siswa agar

MENJADI KEBUTUHAN Akses informasi yang tanpa batas melalui akses internet cepat dengan Speedy dari Telkom. ISTIMEWA/RK

mendapatkan informasi tambahan yang dibutuhkan untuk belajar selain informasi di sekolah dan buku. Bagi dunia kerja proses email, pengiriman data, laporan dan sebagainya lebih cepat dengan dukungan akses internet sehingga lebih efisien dalam waktu

dan biaya. “Untuk itu jangan sampai ketinggalan untuk mulai mengakses internet mempermudah akses informasi yang tanpa batas melalui akses internet cepat dengan Speedy dari Telkom,” pungkasnya. (adv/dea)

BERBEK- Lahan tebu milik PG Mritjan siap panen di Desa Tiripan, Kecamatan Berbek ludes dilalap si jago merah. Luasnya sekitar 4 hektare. Akibatnya kerugian ditaksir hingga ratusan juta. “Dari taksiran pengelola lahan kerugiannya Rp 102 juta lebih,” ungkap Kabagbinamitra Kompol Sutisno. Lahan tebu itu milik Kepala Desa Tiripan, Minto. Namun disewakan pada PG Mritjan untuk dikelola. Dari keterangan yang disampaikan pada petugas, kebakaran terjadi siang. “Kejadiannya pukul 10.30,” terang Sutisno. Awalnya diketahui warga yang kebetulan melintas. Saat itu terlihat asap tebal mengepul dari ujung selatan lahan tebu.

Saksi yang melihat akhirnya melapor pada Minto. “Dipikir saksi, pemiliknya adalah Minto,” kata Sutisno. Sayang upaya memadamkan api menemui kendala lantaran minimnya peralatan. Selain itu kencangnya embusan angin serta banyaknya daun tebu kering membuat api cepat berkobar. Api baru bisa padam sekitar 1,5 jam kemudian. Menurut Sutisno, hingga saat ini polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran. Meski sejauh ini warga setempat ada yang menduga kebakaran disulut puntung rokok yang dibuang sembarangan. “Tapi kami masih pastikan apakah kesengajaan atau sebab lainnya,” pungkasnya. (ery/ndr)

Takbir Akbar Keliling Jadi Tradisi Ritual NGANJUK- Seperti tahun sebelumnya, menyambut hari Raya Idul Fitri 1430 H, Pemkab Nganjuk kembali menggelar takbir akbar. Takbir keliling dengan membawa obor tersebut melibatkan hingga 6 ribu peserta. Kegiatan ini dilaksanakan Sabtu, 19 September 2009. Start dilakukan di Stadion Olahraga Anjuk Ladang sekitar pukul 20.00. Diberangkatkan langsung oleh Bupati Nganjuk Taufiqurrahman. Takbir keliling tersebut diikuti oleh 6 ribu peserta. Melebihi target yang ditetapkan panitia sekitar 5.660 peserta. Terdiri regu takbir yang berasal dari siswa SMP, SMA, SMK Negeri dan Swasta di Kecamatan Nganjuk. Mereka menempuh rute takbir seperti tahun lalu, yaitu Jalan Anjuk Ladang, Jl. Trunojoyo, Jl. Imam Bonjol, Jl. Veteran, Jl. Kartini dan berakhir di halaman Pendopo. Regu pertama dari SMP Negeri 1 Nganjuk tiba di finish pukul 21.00. Kedatangannya disambut Bupati, Wakil Bupati dan seluruh anggota Muspida serta Sekretaris Daerah beserta para pejabat eksekutif di Pemkab Nganjuk. Sekretaris Daerah selaku Ketua Umum Penyelanggara Takbir keliling 2009, menyam-

Iklan/Langganan Hubungi : (0354) 699665; 681320

PUSPITORINI DIAN H./RK

TAKBIR AKBAR : Bupati Nganjuk Taufiqurrahman menyulut obor peserta takbir. Setelah diberangkatkan bupati, 6000 peserta takbir keliling.

but baik atas kerjasama semua pihak baik seluruh unsur panitia termasuk jajaran Polres Nganjuk, para Kepala Sekolah dan jajarannya. Hingga akhirnya acara takbir keliling bisa berjalan dengan aman tertib dan lancar serta khidmat. “Jumlah peserta melebihi target karena

banyak regu spontanitas yang ikut bergabung,” terang koodinator acara, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Tri Wiyosoputro. Kegiatan ritual mengagungkan Asma Allah, dengan menyuarakan takbir dan tahmid ini sebagai wujud syukur setelah berpuasa sebulan

penuh di bulan Ramadhan. Selain itu untuk menyambut datangnya 1 Syawal. Kegiatan ini diharapkan sebagai agenda rutin. Tahun lalu, kegiatan ini berhasil memecahkan rekor MURI denga peserta pawai terbanyak yaitu lebih dari 11.700 peserta. (adv/dea)

E-mail : radarnganjuk@gmail.com


EKSEKUTIF Dorong Perkembangan Bank Meski sudah ada lima bank syariah yang beroperasi di Kediri bukan berarti tak ada lagi yang bakal masuk dan beroperasi ke Kota Tahu. Pasalnya, Pemimpin Bank Indonesia (BI) Kediri Matsisno menilai, bank syariah masih mempunyai peluang besar di wilayah kerjanya. ”Kami rasa bank syariah di Kediri potensinya sangat bagus. Karena Kediri ini banyak pondok pesantren. Jadi bisa mendukung untuk pengembangan bank syariah,” ujar pria asli Surabaya ini kepada Radar Kediri. Pria yang berkarir di BI sejak 1985 ini menegaskan, selama ini BI Kediri terus mendorong TIMUR PRADOPO/RK perkembangan bank Matsisno syariah yang sudah ada. ”Kami harapkan masyarakat Kediri juga memanfaatkan semaksimal mungkin bank syariah. Yang jelas potensinya saat ini cukup besar. Kalau ada bank syariah yang buka lagi di Kediri, kami rasa akan bertambah bagus,” ujar pria berusia 51 tahun ini. Saat ditanya tentang rencana dua bank yang membuka cabangnya di Kediri, Matsisno mengaku belum tahu secara pasti. Karena suatu bank yang membuka cabangnya di daerah pasti melalui proses survei yang matang. ”Pastinya kami belum tahu. Biasanya bank selalu melakukan survei yang matang. Termasuk penempatan lokasi yang strategis, semuanya pasti menjadi pertimbangan,” katanya. Soal penambahan kantor cabang suatu bank di daerah, Matsisno mengaku semuanya harus dievaluasi terlebih dahulu. ”Semuanya harus melihat tingkat kejenuhan di daerah. Karena masing-masing daerah itu pasti berbeda,” tuturnya. (ado/ndr)

& BISNIS

Bank CIMB Turunkan Bunga KPR hingga di Angka 9,9 Persen KEDIRI- Masyarakat yang akan mengajukan kredit kepemilikan rumah (KPR) bisa benafas lega. Karena tak semua perbankan mematok bunga kreditnya di level tertinggi. Seperti Bank CIMB Niaga. Bank umum ini berani mengeluarkan bunga KPR di angka 9,9 persen. Bunga KPR tersebut di bawah angka yang dipatok perbankan lainnya. ”Di pasaran bunga KPR-nya masih di kisaran 12 persenan,” ungkap Choirul Umam, assistant manager Bank CIMB Niaga Kediri. Umam menilai, saat ini kondisi properti sudah lebih baik dari bulan-bulan sebelumnya. Karena itulah pihaknya berani menurunkan bunga KPR per 9 September lalu. Menariknya, Bank CIMB Niaga menggunakan sistem bundling dengan

produk tabungannya. maksimal empat persen. Di ”Sistemnya, nasabah yang produk yang bundling dengan mengajukan KPR diwajibkan KPR ini, bunganya 6,75 permembuka tabungan. Semakin besen,” terangnya. sar saldo tabungannya, itu bisa Lebih lanjut Umam meneranguntuk mensubsidi pokok pinjakan, penurunan bunga KPR ini man,” terang Umam kepada Ramembuat nasabah berani medar Kediri. ngambil keputusan. ”Banyak Kalau bisa mengurangi pokok nasabah yang mengajukan krepinjaman, lanjut dia, otomatis bisa ditnya di atas Rp 150 jutaan. Sejak mengurangi jangka waktu pelukami turunkan bunga KPR, kami nasannya. ”Intinya, nasabah harus sudah mengeluarkan persetujuan menjaga saldo tabungannya. Jadi kredit untuk delapan orang,” nasabah tak perlu terpaku pada lanjutnya. TIMUR PRADOPO/RK jumlah angsuran per bulannya. Umam mengungkapkan, saat ini Choirul Umam Kalau puang uang lebih, makondisi properti sudah 60 persen sukkan ke rekening tabungannya, otomatis berangsur-angsur normal. ”Kami harapkan tahun bisa menguntungkan nasabah sendiri,” urainya. depan bisa pulih 100 persen,” imbuhnya. Kalau bunga KPR di Bank CIMB Niaga Sementara itu, turunnya bunga KPR yang mematok yang terendah, lain halnya dengan dilakukan Bank CIMB Niaga mendapat respon bunga tabungannya. ”Kami berikan yang positif dari kalangan developer. Hal itu tertinggi. Di pasaran bunga tabungannya diungkapkan Bambang Sasongko, wakil

IKA MARIANA/RK

TAHUN 2009

direktur PT Purni Papua Perkasa Jaya, developer Rejomulyo Estate kemarin. Dia mengungkapkan, saat ini kondisi properti sudah lebih baik. Meski banyak perbankan yang mematok bunga KPR tinggi, Bank CIMB Niaga mampu membuat terobosan baru. ”Ini langkah bagus untuk membuat bagus properti di Kediri. Karena diakui atau tidak, properti tersendat lantaran bank masih mematok bunga yang tinggi,” ungkapnya saat dihubungi lewat ponselnya kemarin. Bambang menjelaskan, saat ini memang belum ada yang mengajukan kredit rumah lewat Bank CIMB Niaga. Namun Bambang optimitis dalam waktu dekat pasti ada yang mengajukan kredit. ”Kami yakin banyak yang menilai bunga 9,9 persen itu ringan. Kami pun baru beroperasi Senin lalu, ada kemungkinan sampai akhir minggu ini pasti ada yang merespon bunga KPR rendah itu,” tandasnya. (ado/ndr)

Omzet Produk Fashion Lipat Lima

Target Pembiayaan Kurang 20 Persen

KEJAR TARGET : Petugas BMI Kediri melayani kebutuhan perbankan nasabahnya.

RABU 30 SEPTEMBER

Tak Semua di Level Tertinggi

BANK SYARIAH

TIMUR PRADOPO/RK

TRANSAKSI : Karyawati Perum Pegadaian Kota Kediri melayani transaksi dengan seorang nasabahnya.

Pelunasan Naik hingga 40 Persen KEDIRI- Sebelum atau sesudah Lebaran menjadi masa panen bagi Perum Pegadaian. Pasalnya, sejak H-10 Lebaran, nasabah yang melakukan pelunasan meningkat antara 10 hingga 15 persen dibandingkan hari biasa. Diungkapkan Sucipto Hadi, Pemimpin Cabang Perum Pegadaian Kota Kediri, sebelum Lebaran banyak yang menebus barang gadainya untuk digunakan saat hari raya. “Kebanyakan yang ditebus perhiasan emas. Tahun ini pun lebih ramai kalau dibandingkan tahun lalu, nasabah yang melakukan pelunasan naik 35 hingga 40 persen,” bebernya. Sucipto mengungkapkan, perhiasan emas tetap mendominasi. Transaksinya mencapai 80 hingga 85 persen. Per harinya, kata Sucipto,

transaksi pelunasan jelang Lebaran mencapai Rp 125 juta hingga Rp 170 juta. “Padahal kalau hari biasa di bawah angka tersebut,” terangnya kepada Radar Kediri. Lebih lanjut dia menerangkan, selama ini pegadaian memang menganjurkan nasabahnya agar menggadaikan perhiasan emas. “Harganya jauh lebih stabil dibanding barang lainnya. Saat melakukan pelunasan, harganya tak akan berbeda jauh ketika menggadaikannya,” tambahnya. Mendekati Lebaran, banyak nasabah justru menggadaikan barang elektronik dan sepeda motor. Mereka menilai, kalau barangnya lebih aman di pegadaian. “Kalau barangnya ditinggal di rumah, rawan pencurian. Biasanya sepeda motor yang diga-

daikan pun tak dipakai mudik,” katanya. Usai Lebaran pun pegadaian tetap merasakan masa panen. Sebab banyak nasabah yang kembali menggadaikan barangnya. ”Seminggu setelah Lebaran barang-barang yang ditebus tadi biasanya masuk lagi ke pegadaian,” tambahnya. Sucipto mengungkapkan, kebanyakan nasabah membutuhkan dana lagi untuk modal usahanya. ”Rutinitas sehari-hari berjalan lagi. Perhiasan emas yang dulunya dipakai berlebaran, kini masuk lagi ke pegadaian,” sambungnya. Soal target yang dipatok, Sucipto mengaku belum ada perubahan. ”Masih tiga bulan kami yakin target yang dipatok manajemen bisa kami capai,” tegasnya. (ado/ndr)

KEDIRI- Permintaan sandang saat Lebaran lalu melonjak. Tak pelak omzet produk fashion inipun terdongkrak. Bahkan di department store Pasaraya Sri Ratu, omzet bisa meningkat lipat lima. Ini jika dibandingkan transaksi hari biasa. Aris Sugihono, supervisor department store Pasaraya Sri Ratu, mengatakan pihaknya sudah mengantisipasi kenaikan permintaan fashion. Khususnya kemeja casual, formal, celana panjang, dan T-shirt. Menurut dia kenaikan permintaan fashion diimbangi dengan penambahan stok barang. Kalau dibandingkan hari biasa, stoknya ditambah delapan kali lipat. ”Belajar dari pengalaman tahun lalu stoknya sampai ludes terjual. Tahun ini kami tambah lebih banyak. Bahkan stok sudah kami tambah sebelum bulan puasa. Alhamdulilah tahun ini tidak ada kekurangan stok,” paparnya kepada Radar Kediri. Aris menerangkan, saat hari biasa satu merek menyediakan

400 piece. Menjelang Lebaran tahun ini, Aris mengaku satu merek stoknya bisa sampai 3.000 piece lebih. Kondisi serupa juga dilakukan di supermarket Pasaraya Sri Ratu. Diungkapkan Hendra Kurniawan, supervisor supermarket Pasaraya Sri Ratu, omzetnya ada kenaikan tiga sampai empat kali lipat dibandingkan hari biasa. Yang paling diburu adalah roti kaleng, sirup, minuman dan makanan ringan. ”Barang-barang yang diburu konsumen itu kami tambah stoknya tiga kali lipat dari hari biasa,” aku Hendra. Apollo Super Store merasakan kondisi sama. Setiap hari saat menjelang Lebaran tokonya selalu disesaki konsumen. ”Stok fashion-nya kami tambah 3 sampai 4 kali lipat dari hari biasa. Kalau besarnya omzet, semua masih kami rekap datanya. Yang jelas memang ada kenaikan, hampir berimbang dengan stok yang ada,” tutur Indra Kusuma Atmaja, owner Apollo Super Store. (ado/ndr)

TIMUR PRADOPO/RK

PENUHI KEBUTUHAN : Konsumen memilih produk sandang di department store Pasaraya Sri Ratu jelang Lebaran lalu.

Pasca Lebaran Harga Gula Pasir Bergerak Turun KEDIRI- Harga gula pasir yang mencapai harga tertinggi selama Ramadan lalu kini mulai bergulir turun. Hasil pantauan Radar Kediri kemarin di beberapa pasar tradisional dan swalayan, harga gula pasir eceran berada pada kisaran Rp 9 ribu per kilogram. Ini turun sekitar Rp 500-1.000 dari harga sebelumnya. Sementara untuk harga gula kemasan yang sempat mencapai Rp 13 ribu per kilogramnya, kemarin turun drastis hingga Rp 10.900 per kilogram. “Saya sudah jual sembilan ribu sekarang, sebelumnya Rp 9.500/kg,” papar Jujuk, 47, pedagang bahan kebutuhan pokok di pasar Setonobetek. Lebih lanjut dia mengatakan harga yang diperolehnya dari tengkulak (harga kulakan, Red) setelah Lebaran (24/ 9) adalah Rp 8.800 per kilogram. Menurunnya harga gula ini terjadi setelah

DALAM KEMASAN

IKA MARIANA/RK

KEDIRI- Pembiayaan yang ditawarkan bank syariah ternyata cukup diminati. Seperti di Bank Muamalat Indonesia (BMI) cabang Kediri. Bank berkonsep Islami ini bahkan telah menyalurkan dana sebesar 80 persen dari patokan target pembiayaan. Ini terhitung akhir Agustus lalu. Totalnya ada sekitar Rp 110 miliar telah tersalurkan di masyarakat. “Untuk pembiayaan, tinggal dua puluh persen lagi untuk memenuhi target tahun ini,” terang Khaerul Fatta, Kepala Kantor BMI Cabang Kediri saat ditemui di kantornya kemarin. Seperti diketahui, BMI menyalurkan dana melalui pembiayaan bagi hasil (mudharabah) dan pembiayaan jual beli (murabahah) untuk modal kerja, investasi, maupun konsumtif di berbagai bidang. “Mulai dari perdagangan, perumahan, hingga biaya haji,” urai Fatta. Meski masih ada 20 persen yang harus disalurkan, BMI Kediri tidak serta merta obral memberi pembiayaan. Semua tetap melalui prosedur yang sama. “Kami tetap harus hati-hati menyalurkan dana, karena selalu ada risiko yang kami tanggung,” lanjutnya. Risiko itu adalah tidak terbayar atau kemungkinan macet. Kondisi itu tentu mempengaruhi rasio kredit macet atau Non Performance Loan (NPL). Saat ini NPL BMI Kediri sebesar 0,1 persen. Sedikit mengalami pergeseran dibandingkan NPL di akhir tahun lalu, yaitu 0 persen. “Memang ada pembiayaan yang bermasalah, namun jumlahnya kecil. Jadi tidak terlalu berpengaruh,” ujar pria yang hampir tiga tahun mengepalai BMI cabang Kediri tersebut. Seperti diketahui, dari tahun ke tahun BMI selalu mengalami pertumbuhan pembiayaan aset sebesar 60 persen. Diharapkan total pembiayaan aset bisa mencapai Rp 210 miliar akhir 2009 ini. (ik/ndr)

CMYK

PERBANKAN

34

Lebaran atau sejak seminggu lalu. Hendra Setiawan, supervisor swalayan Pasaraya Sri Ratu yang ditemui kemarin juga me-

Karyawati supermarket di Kediri menata produk gula pasir yang ditawarkan konsumen dalam bentuk kemasan.

ngatakan hal serupa. “Penurunan dimulai pasca Lebaran,” jelasnya. Hanya saja meski harga sudah turun,

penjualan gula belum terpengaruh. Penjualan justru diprediksi akan merosot. Ini karena konsumsi gula pasir berkurang seiring dengan berlalunya Lebaran. “Saat ini belum ada peningkatan penjualan drastis meski harga turun, jadi kembali normal. Ini jika dibandingkan Lebaran atau selama bulan puasa,” jelas Hendra. Namun, pasar sempat kekurangan stok gula usai Lebaran. Baik Jujuk maupun Hendra mengakui hal tersebut. “Awal jualan sempat susah kulakan gula, karena banyak yang masih tutup atau libur,” ujar Jujuk. Tapi ini hanya berlangsung sebentar. Hanya 2-3 hari. Besar kemungkinan keterlambatan karena libur Lebaran. Banyak tengkulak atau pemasok yang meliburkan usahanya selama beberapa hari. (ik/ndr)

Ketika Bisnis Elektronik dan Furniture Menjadi Lesu saat Lebaran

Penjualan Turun Stok Menumpuk Bakal Dibuat Gebyar Diskon

CMYK

TIMUR PRADOPO, Kediri Saat menjelang Lebaran, kebanyakan orang pasti menginginkan barang elektronik dan furniture yang baru. Pasalnya, saat Lebaran banyak anggota keluarga yang datang. Kalau barang elektronik atau furniture tidak baru, pasti ada yang kurang. Karena itulah momen Lebaran selalu dinantikan pebisnis elektronik dam furniture untuk menggenjot omzetnya. Sayangnya, tahun ini kondisinya berbeda. Tahun ini, bisnis elektronik dan furniture mengalami penurunan antara 15 hingga 20 persen dibandingkan Lebaran tahun lalu. Menurut Lukman Wijaya, direktur Distrindo, tahun ini greget penjua-

lan produk elektronik dan furniture sangat berkurang. Padahal pihaknya telah memberikan program menarik. Termasuk pemberian diskon gede dan promosi lewat media. ”Tahun ini penjualan kami lesu. Kalau biasanya produk TV, mesin cuci, lemari es, dan mebel diserbu, tahun ini stok kami masih menumpuk,” aku Lukman kepada Radar Kediri. Dia memaparkan, tahun ini mebel yang disediakannya tersisa 80 set. Bisa dibilang tidak bergerak dari stok yang tersedia. ”Mebelnya hanya berkurang sedikit. Kalau tahun lalu, biasanya mebel yang tersisa hanya lima sampai enam set saja,” katanya. Apakah stoknya juga dikurangi? Lukman mengakui, tahun ini stoknya sudah dikurangi 20 persen dari jumlah stok tahun lalu. Dia menilai, bulan-bulan sebelum memasuki puasa bisnis elektronik dan furniture sudah lesu. ”Akhirnya kami berani mengambil keputusan kalau stok saat Lebaran ini harus dikurangi. Ternyata kondisi itu benar,” jelasnya. Begitu pula dengan produk elektronik.

Lemari es, misalnya. Menjelang Lebaran tahun ini stoknya masih menumpuk. ”Stok masih banyak, pabrik sudah menawarkan lagi. Kalau tahun lalu, stok dari pabrik

PERSEDIAAN MASIH BANYAK Karyawati di salah satu toko furnitur menawarkan beragam produk mebel yang dipasarkan tokonya.

M. ARIF HANAFI/RK

Saat Lebaran menjadi momen penting bagi peritel. Bukan hanya fashion, melainkan peritel elektronik dan furniture bisa dikatakan panen raya. Sayangnya, Lebaran tahun ini Dewi Fortuna tidak berpihak pada pebisnis elektronik dan furniture.

kosong, permintaan terus mengalir. Jadinya kekurangan barang,” imbuhnya. Lukman merencanakan, stok yang masih menumpuk tersebut akan dibuatkan program

gebyar diskon. Hanya saja waktunya belum ditentukan. ”Saya sekarang masih melihat situasi. Kemungkinan akan ada gebyar diskon,” ucap Lukman. Lukman memprediksikan, kondisi yang lesu ini lantaran momen Lebaran tidak bertepatan dengan masa panen. Jadinya tak semua orang memegang uang dalam jumlah besar. Kondisi serupa juga diakui Henry, pemilik UFO Kediri. Dia mengungkapkan, sebelum Lebaran tidak ada lonjakan berarti di penjualan produk elektronik dan furniture. ”Tahun ini penjualan kami turun 10 persen lebih. Justru kenaikan terjadi di pasca Lebaran. Itu pun jumlahnya tak bisa dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” kata Henry. Henry mengungkapkan, kenaikan penjualan di pasca Lebaran diperkirakan saat HLebaran konsentrasi masyarakat masih terfokus di kebutuhan pokok. ”Kalau dibandingkan hari biasa, pasca Lebaran ada peningkatan sekitar 20 persen. Tapi yang jelas bisnis elektronik dan furniture tahun ini kurang bagus,” pungkasnya. (ndr)


35

RABU 30 SEPTEMBER 2009

„ LIMPAHKAN Sambungan dari hal 25

Seperti diberitakan, warga Dusun Sumberpetung, Desa Sempu, Kecamatan Ngancar itu ditangkap selang sehari setelah terjadi demo menghadang panen cengkih oleh PT SSP, awal Agustus lalu. Dia dituduh menggarap lahan SSP seluas 2,5 hektare tanpa izin. Polisi menjeratnya dengan pasal 47 jo pasal 21 Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2004 tentang Perkebunan. Kemarin, pelimpahan dilakukan sekitar pukul 11.00 oleh dua penyidik Polres Kediri. Suselo didampingi dua penasihat hukumnya, Nurbaedah dan Agus Subagiana. Pelimpahan itu diterima oleh Jaksa Soetikno. Namun, sebelumnya, Soetikno terlebih dulu mengecek identitasnya. “Namanya Suselo. Lengkapnya?” tanya jaksa senior tersebut. “Cuma Suselo saja,” jawab lelaki bercam-

„ BERBURU Sambungan dari hal 25

Bupati Sutrisno yang mendukung penuh istrinya, Hariyanti, untuk maju mengakui bahwa hari-hari ini sedang mencarikan pasangan yang pas. Beberapa hari ke depan, dia akan mengambil sikap. “Dalam waktu dekat ini akan diputuskan kandidat cawabupnya,” katanya saat ditemui Radar Kediri di selasela acara halal bihalal di pendapa kabupaten, kemarin. Sutrisno mengakui sudah mendapat banyak masukan tentang kandidat cawabup yang bisa mendampingi Hariyanti. Dari beberapa nama, dia akan menyaringnya untuk memilih figur yang tepat. Nama-nama mereka sudah dikantongi. Namun, Sutrisno masih belum mau membeberkannya. “Rahasia,” katanya. Meski demikian, dia menyebut sejumlah kriteria. Antara lain, yang bersangkutan harus loyal terhadap Hariyanti. Sebab, hal ini akan menentukan jalannya roda pemerintahan ke depan jika mereka terpilih. Apakah ini sindiran terhadap Sulaiman Lubis yang sekarang harus berseberangan dengannya karena memilih menjadi pasangan Sunardi? Sutrisno tidak memberikan penjelasan tentang hal ini. Yang jelas, selain loyal, dia memiliki kriteria khusus untuk bacawabup pasangan Hariyanti. Yaitu, berlatar belakang religius. “Perpaduan kepemimpinan yang religius akan

„ DI HALAL Sambungan dari hal 25

Suasana sedikit cair ketika tamu tak begitu padat. Yaitu sekitar pukul 10.30. Saat itu, sesekali Wabup Sulaiman Lubis terlihat ngobrol dengan Erjik. Meskipun keduanya dipisahkan oleh Siti A’isyah. Demikian juga antara Sulaiman Lubis dan Bupati Sutrisno yang berdampingan. Keduanya sesekali tampak berbincang pendek. Kemudian langsung mengakhiri pembicaraan karena ada tamu yang mengham-

„ KELUARGA Sambungan dari hal 25

Sedangkan yang lain dikembalikan ke liang semula. Jika nanti hasil tesnya menyatakan positif bahwa jasad tersebut adalah Tan Malaka, keluarga menyerahkan proses selanjutnya kepada pemerintah. Apakah tetap akan dimakamkan di Selopanggung atau dipindahkan ke Jakarta. “Besok (hari ini, Red) kami dijadwalkan bertemu dengan Pak Menteri (Mensos Bachtiar Chamsyah, Red) untuk membahas hal itu,” lanjut satusatunya garis keturunan keluarga Tan Malaka yang masih tersisa itu. Dia memperkirakan, hasil penelitian yang dilakukan Tim Forensik Uni-

„ TEMUKAN Sambungan dari hal 25

Sebab kedua perahu pidar yang mendampingi selalu berusaha melindungi dan bahkan berkorban untuk keselamatan perahu bandega pembawa panji-panji tersebut. Dibanding kecepatan dua kapal perang bertiang tiga, gerak laju perahu pidar dan bandega memang tidak sebanding. Itu sebabnya, sekuat apa pun ketiga perahu itu menjauh dari kedua kapal tersebut, akhirnya terkejar juga. Demikianlah, dalam sebuah pengejaran singkat, tiga perahu itu

bang lebat itu. Atas pelimpahan tersebut, Soetikno mengatakan segera mempelajari berkasnya. Kemudian menyusun rencana dakwaan (rendak)-nya. Jika sudah selesai, akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri untuk disidangkan. “Kami akan bergerak cepat,” ujarnya. Disinggung tentang rencana pengajuan penangguhan penahanan oleh penasihat hukum Suselo, Soetikno mengatakan, kejaksaan akan mempelajari terlebih dulu. “Itu kewenangan Kajari (Badri Baidhawi) apakah akan mengizinkan atau tidak,” katanya. Nurbaedah, penasihat hukum Suselo, mengatakan, permohonan penangguhan itu akan diajukan hari ini. Sebab, Suselo mempunyai tanggungan keluarga. Selama ditahan lebih dari sebulan lalu, dia tidak bisa menafkahi keluarganya. Nurbaedah menjamin kliennya tidak akan

melarikan diri maupun menghilangkan barang bukti. “Jaminannya adalah istrinya, Kades Sugihwaras, Babadan, dan Sempu,” tandasnya. Dia yakin, Suselo tidak bersalah. Sebab, lahan seluas 2,5 hektare di Desa Sempu yang dikelola Suselo merupakan lahan redistribusi. Hal itu tertuang dalam SK BPN Pusat No 66/2000. Sebanyak 250 hektare lahan eks hak guna usaha (HGU) SSP di Sempu, Babadan, dan Sugihwaras dibagikan kepada 715 warga. “Sertifikatnya ada 1.765 lembar,” sebutnya. Hal sama ditandaskan Suselo. Dia yakin tindakannya tidak melanggar hukum. Sebab, tanah itu merupakan lahan redistribusi. “Saya berharap semoga cepat selesai dan saya bisa bebas,” harapnya. Dia menambahkan, lahan 2,5 haktare itu ditanaminya cengkih dan nanas, “Sekarang cengkihnya belum sempat saya panen.” (c2/tyo/hid)

membawa masyarakat menuju kesejahteraan,” ucapnya. Ketika disodorkan sejumlah nama dari NU, termasuk Najib Zamzami, Sutrisno hanya menjawabnya dengan senyuman. Mengenai kendaraan Hariyanti, Sutrisno tetap berharap pada PDIP. Dia optimistis bisa mendapatkan rekomendasi dari DPP. Bagaimana jika tidak lolos? Apakah akan menggunakan kendaraan Koalisi Bhinneka (PPP, Gerindra, Hanura)? Dia tidak mau menjawabnya. “Iku jenenge mancing (itu namanya memancing),” jawabnya sambil tertawa. Sementara itu, Erjik Bintoro juga mengaku ingin berpasangan dengan bacawabup yang memiliki latar belakang religius jika mendapat rekomendasi DPP PDIP. “Pemimpin ideal di Kediri adalah perpaduan nasionalis religius,” sebut ketua DPC PDIP ini. Ini seolah menampik tawaran PAN yang hendak menduetkannya dengan Nur Laila (kades Wates). Apalagi, sebelumnya, Nur Laila sudah menolak tawaran tersebut karena tetap ingin macung sebagai bupati. Lalu, apakah berarti Erjik akan mencari pasangan dari nahdliyin? Ditanya demikian, Erjik hanya tersenyum. Namun, dia mengakui telah melakukan pendekatan kepada beberapa tokoh. Salah satunya adalah Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Kediri Lilik Nur Cholidah Badrus. Juga Ketua PGRI A.R. Purmadi. “Kalaupun tidak menjadi cawabup,

saya berharap mereka mau mendukung saya dalam pilbup nanti,” tutur ketua sementara DPRD ini. Terpisah, Nurlaila menyebut, bacawabup yang mendampinginya kelak harus mempunyai latar belakang komplet. Baik dari segi agama maupun kemampuan pemerintahan. Pertimbangan lain adalah elektabilitas sang kandidat. Dia akan memilih figur yang elektabilitasnya juga tinggi. Apakah latar belakang religius itu juga berarti harus berasal dari NU? Nur Laila tidak menyebut pasti. Sebab, hal ini harus dikomunikasikan dengan parpol pengusungnya kelak. Dia khawatir, bacawabup yang telanjur dipilih tidak sesuai dengan kesepakatan parpol. “Kandidat sudah ada, tinggal menunggu respons parpol,” tandasnya. Untuk diketahui, sesuai konstalasi politik terakhir, peluang Nur Laila untuk maju ada pada koalisi parpol atau jalur independen. Koalisi itu bisa berasal dari Koalisi Bhinneka (jika Hariyanti lolos dari PDIP) atau koalisi parpol parlemen-nonparlemen. Di sini, PAN yang sebelumnya menunjukkan sinyal hendak merapat ke PDIP bisa berubah haluan. Mereka bisa menjadi motor koalisi parpol parlemen-nonparlemen.Apalagi, jika kemudian Nur Laila bisa mengakomodasi tokohnya menjadi bacawabup. Sebab, kades Wates itu tidak mensyaratkan pasangannya dari nahdliyin. Arifin Tafsir, ketua DPD PAN, bisa menjadi alternatifnya. (ut/hid)

piri. Selebihnya, para kandidat yang sekarang adu strategi untuk bisa memenangkan pilbup 2010 ini tidak tampak berbincang. Sebenarnya, kesempatan untuk saling berbincang lebih hangat terbuka ketika waktunya makan siang sekitar pukul 11.00. Namun, menurut sumber Radar Kediri, di ruang makan juga tak terjadi obrolan serius. Mereka langsung menyantap makanan. Setelah selesai, langsung berpamitan. Menurut sumber Radar Kediri, di ruang makan tersebut para pejabat

itu sama sekali tidak menyinggung persoalan pilbup. Namun, mereka tak keluar ruang makan bersamaan. Yang pertama keluar adalah Hariyanti. Disusul Erjik Bintoro, kemudian tamu yang lain. Erjik yang dikonfirmasi tentang halal bihalal kemarin mengatakan kalau acara kemarin merupakan agenda tahunan. Erjik mengakui kalau mereka tidak sempat membicarakan agenda pilbup. “Tidak etis kalau kami bicara pilbup. Hanya menanyakan kabar saja,” katanya. (ut/fud)

versitas Indonesia (UI) akan keluar dalam dua atau tiga hari ke depan. Terpisah, Ketua Tim Dokter Forensik UI dr Djaja Surya Atmadja SpF PhD yang dihubungi melalui ponselnya membenarkan bahwa tes DNA yang dilakukan timnya belum selesai. Seperti keterangan Zulfikar, dia memperkirakan hasilnya baru akan keluar beberapa hari lagi. Namun, pria berkacamata itu mengaku tidak mempunyai hak untuk mengeluarkan pernyataan terkait hasil tes DNA. Sebab, sesuai kesepakatan tim, hal itu baru akan dilakukan keluarga pada 10 November, bertepatan dengan Hari Pahlawan. “Kalau sudah keluar, biar pihak keluarga yang mengumum-

kan,” tandasnya. Sementara itu, meski rencana pengembalian sampel tulang jasad yang diduga Tan Malaka belum jelas waktunya, Kapolres Kediri AKBP Benyamin mengaku sudah diajak berkoordinasi. Ditemui di Pendapa Kabupaten Kediri, kemarin, dia menyatakan sudah ditelepon pihak keluarga. “Tetapi harinya kapan, masih belum pasti,” ungkapnya. Lalu, apa saja persiapan Polres Kediri terkait rencana pengembalian sampel tulang tersebut? Benyamin mengaku masih akan menunggu konfirmasi lebih lanjut. Kalaupun dilakukan, polisi akan melakukan pengamanan seperti saat penggalian awal bulan lalu. (ut/hid)

sudah terkepung oleh Sang Barunastra dan Sang Praharana. Laksana seekor pelanduk berada di antara dua gajah yang berlaga. Ketika jarak antara Sang Praharana dan Sang Barunastra dengan ketiga perahu itu sekitar dua puluh dpa, semua penumpang perahu melemparkan dayung dan senjata mereka. Mereka rupanya tidak melihat kemungkinan lain kecuali menyerah. Dan seperti sudah bisa diduga, salah seorang penumpang perahu bandega yang berpakaian paling indah berdiri sambil memberi isyarat bahwa ia akan menyerah.

Rakryan Senamukha Pu Menala yang berdiri di pinggir kapal memandang penumpang perahu bandega itu dengan pandangan dingin. Ia kenal benar bahwa laki-laki yang mengenakan ikat kepala emas bertahta berlian dengan kelat bahu, tali kasta, pending, dan gelang emas itu tidak lain dan tidak bukan adalah Pangeran Bhismaka, adik Raja Lawai Sri Bhomawijaya Warmadewa. Pangeran yang sudah mengkhianati kakak kandungnya. Namun ia berpura-pura tidak mengenal sama sekali. (bersambung)

„ KUMPULKAN Sambungan dari hal 25

Di level Jatim, perempuan yang juga menjadi tim penilai kenaikan pangkat guru di Jatim ini mulai menemukan kesulitan. Alumnus Universitas Negeri Malang ini bahkan sempat minder. Karena guru yang menjadi peserta mayoritas berasal dari sekolah favorit. Semuanya berasal dari sekolah berstatus rintisan sekolah berstandar internasional (RSBI). Saat seleksi awal, Wiwik hanya menduduki peringkat tiga besar. Saat itu Wiwik belum melengkapi portofolio yang dimilikinya. Begitu mengetahui persentase nilai portofolio mencapai 40 persen, Wiwik langsung melengkapi dan mengumpulkan portofolio. Tinggi tumpukan berkasberkas itu mencapai setengah meter! Bukan hanya portofolio modal Wiwik. Dia juga bisa meyakinkan dewan juri dengan paparan karya tulis ilmiah (KTI) berjudul ‘Peningkatan Partisipasi Aktif dan Prestasi Belajar Kemampuan Menalar Listrik Dinamik Melalui Pendekatan Apro’. Wiwik memaparkan konsep mengajar pada siswa menggunakan alat peraga buatan sendiri. Selama ini, menurut Wiwik, di SMPN 1 Pare ada empat set alat

„ TPS PASAR Sambungan dari hal 25

Sehingga, semua orang berhak untuk melewati. Termasuk yang menggunakan mobil. Seharusnya, lanjut dia, sebelum melakukan renovasi, Pemerintah Kelurahan Ngadirejo memikirkan lokasi TPS yang layak. Dampak positif dan negatifnya diperhitungkan agar tidak menimbulkan ma-

„ YANG MENUKAR Sambungan dari hal 25

Namun, jumlahnya juga masih sangat sedikit. Mulai kemarin, pemkot memang membuka kesempatan bagi warga yang mendapatkan KTP, KK, ataupun akta kelahiran pada 15 sampai 17 September untuk menukar dengan yang baru. Sebab, dokumen kependudukan yang mereka dapatkan saat itu tidak sah. Karena bertanda tangan kadispendukcapil lama. Padahal saat itu Muhaimin sudah dimutasi menjadi staf ahli bagian pembangunan. Sedangkan posisi yang ditinggal Muhaimin diisi pejabat pelaksana tugas (plt) yang diisi oleh Maki Ali, yang juga

„ PEMKOT Sambungan dari hal 25

Menurut Nur Muhyar, pemkot memastikan bau tak sedap tersebut berasal dari limbah perusahaan tahu Poo dan Matahari. Setelah Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Kediri mengecek langsung ke lokasi kemarin. Tim dari KLH menemukan limbah cair dari dua perusahaan tersebut yang dibuang ke Sungai Brantas. Karena di bagian yang jadi tempat pembuangan itu airnya mengering, limbah cair tersebut tak bisa hanyut. Hal itulah yang menimbulkan bau menyengat. “IPAL (instalasi pengolahan air limbah)-nya tidak dikelola dengan baik dan benar. Jadi harus diperbaiki,” ujarnya. Pemkot langsung mengirimkan surat teguran kepada Poo dan Matahari setelah tim KLH melakukan inspeksi. Nur

„ AIB JUARA Sambungan dari hal 25

Beruntung, kapten Persik Mahyadi Panggabean menjadi penyelamat muka Persik di hadapan ribuan Persikmania. Dia mencetak gol balasan pada menit ke-87. Melalui tendangan bebas berjarak sekitar 25 meter dari gawang lawan. ”Anak-anak sudah (bermain) maksimal sehingga bisa lolos,” bela pelatih Gusnul Yakin membentengi penampilan kurang memuaskan para pemainnya. Tampil dengan dukungan penuh ribuan Persikmania, Mahyadi dkk masih tampil kurang greng. Tak berbeda ketika menghadapi PSBI di pertandingan pertama.

peraga listrik dinamik. Jumlah tersebut menurut Wiwik sangat kurang. Sebab, jumlah siswa mencapai 36. Diapun berinisiatif membuat alat peraga rangkaian seri pararel listrik sendiri. Caranya, dengan menggunakan bahan yang sudah tak dimanfaatkan. Kabel listrik dibuat dari grenjeng (alumunium foil) pembungkus rokok. Saklarnya dibuat dari lempengan seng penyangga obat nyamuk. Sedangkan medianya terbuat dari kardus bekas. Dengan terobosan yang dibuatnya, para siswa bisa dengan mudah memahami rangkaian listrik seri pararel. Tanpa tergantung dengan jumlah alat peraga sekolah yang jumlahnya terbatas. Suasana pembelajaran juga lebih aktif. Karena siswa punya alat peraga masing-masing. Daya penalaran mereka juga langsung naik. Paparan tersebut rupanya memikat dewan juri di tingkat provinsi. Perempuan yang hobi menulis di beberapa media itupun langsung melenggang ke tingkat nasional mewakili Jatim. Mengalahkan empat temannya yang berasal dari sekolah favorit. Tak mau mengecewakan semua pihak, Wiwik melakukan persiapan maksimal. Dia melakukan kursus kilat bahasa inggris selama dua

minggu. Juga menghafal tumpukan Permendagri yang dikhawatirkannya keluar dalam ujian tulis. “Tapi rupanya ujian tulis di tingkat nasional malah jauh lebih mudah dibanding ujian di provinsi,” terangnya. Saat tes wawancara dan presentasi, dia sempat panas dingin. Wiwik dihadapkan sembilan dewan juri yang semuanya bergelar profesor. Saat itu, Wiwik kembali diminta memaparkan KTI-nya. Ternyata, Wiwik justru mendapat pertanyaan di luar KTI tersebut. Salah seorang juri menanyakan tentang fenomena pena yang bisa menyala ketika ditempelkan di dahi. Hal tersebut biasa diperagakan oleh para pesulap. Wiwik yang mengajar fisika selama belasan tahun langsung mengatakan kalau hal tersebut tidak mungkin. Secara fisika hal tersebut tidak bisa dinalar. “Pasti menggunakan baterei atau ada unsur magisnya,” jawab Wiwik. Jawaban itu memancing pertanyaan lanjutan juri. Perempuan yang tinggal di Jalan Kamboja nomor 20 Pare itupun diminta menerangkan alasannya. Wiwik pun lantas menerangkan analogi aliran listrik yang harus terdapat beda potensial di dalamnya. Sedangkan pada pena yang menempel di dahi itu tidak ada

beda potensial. Sehingga pena tidak bisa menyala. Jawaban itu rupanya bisa memuaskan para dewan juri. Mereka tak lagi memberikan pertanyaan. Dan mempersilakan Wiwik keluar ruangan. “Saya harus presentasi sampai 25 menit. Padahal peserta lain hanya sepuluh menit,” terang perempuan yang juga gemar berjalan-jalan sore itu. Perjuangan Wiwik tidak sia-sia. Pada 18 Agustus lalu, Wiwik dinyatakan menjadi juara II guru berprestasi tingkat nasional. Prestasi tersebut sontak membuat Wiwik bahagia bercampur bangga. Sebab, tak ada satupun kategori lain dari Jatim yang menang. Setelah meraih prestasi tersebut, perempuan yang pernah menjadi penyaji dalam simposium guru nasional VI di Jakarta 2003 lalu dan juara harapan II tingkat nasional terkait inovasi pembelajaran itu mengaku ingin berprestasi lebih tinggi lagi. Diapun bertekad untuk terus melakukan penelitian agar menelurkan KTI yang baru. Dalam satu semester, dia menargetkan untuk menghasilkan satu KTI. “Jika semua guru bisa mempunyai inovasi dalam membuat KTI, tidak ada lagi fenomena copy-paste pembuatan KTI,” tegasnya. (fud)

salah seperti sekarang. “Terserah di mana asalkan tidak mengganggu masyarakat dan fasilitas umum,” lanjutnya. Karena itulah, anggota dewan yang terpilih untuk periode kedua ini meminta agar pemkot segera mengaturnya kembali. “Yang lewat di sana kan tidak hanya orang yang mau ke pasar,” katanya. Atas hal ini, pemkot akan memanggil panitia pembangunan Pasar

Selowarih dari Kelurahan Ngadirejo. Mereka hendak dimintai keterangan seputar renovasi pasar tersebut. Termasuk mengenai keluhan pedagang dan masyarakat. “Besok (hari ini, Red) kami ingin mendapatkan penjelasannya,” tutur Kabag Humas Pemkot Nur Muhyar. Sementara itu, hingga kemarin, pedagang masih menempati Jalan Selowarih. Mereka berjualan dari pagi hingga sore. Akibatnya, arus

lalu lintas menjadi terhambat. Sedangkan rambu-rambu larangan masuk untuk kendaraan roda empat tetap terpasang di ujung jalan. Jumiati, 35, warga Banjaran, Kecamatan Kota yang berbelanja di Pasar Selowarih mengaku tidak nyaman. “Mau berbelanja jadi khawatir terserempet kendaraan sekarang,” ujarnya. Dia berharap TPS itu dipindahkan ke lokasi yang lebih aman dan nyaman. (tyo/hid)

asisten sekkota bidang administrasi pemerintahan. Jumlah KTP, KK, dan akta kelahiran yang sudah telanjur dicetak dengan tanda tangan Muhaimin sebanyak 750 lembar. Perinciannya, 525 lembar KTP, 161 lembar KK, dan 64 lembar akta kelahiran. Di Kecamatan Kota, menurut Dwi, dokumen kependudukan yang bermasalah seperti itu terdiri dari 158 lembar KTP dan 45 KK. Tapi tidak semua terdistribusi ke masyarakat. “Masih banyak yang belum diambil. Karena menjelang hari raya,” ujarnya. Puluhan KTP dan KK yang belum terdistribusi ke masyarakat itu langsung diganti. Sehingga ketika diambil sudah merupakan

KTP sah dengan tanda tangan Plt Kadispendukcapil Maki Ali. Sementara itu, Kabag Humas Pemkot Nur Muhyar mengatakan suasana penukaran yang sepi juga terjadi di dua kecamatan lain, Mojoroto dan Pesantren. “Masih minim sekali masyarakat yang menukarkan,” aku Nur Muhyar. Faktornya, selain ada yang belum diambil, warga juga kurang mengetahui bila ada persoalan tersebut. Untuk itu, pemkot akan terus melakukan sosialisasi soal penukaran KTP, KK, dan akta kelahiran. “KTP, KK dan akta kelahiran pada 15,16, dan 17 September yang ditandatangani Pak Muhaimin itu tidak sah. Jadi harus

ditukar dengan yang baru,” jelas Nur Muhyar. Selain itu, pemkot juga memberi keleluasaan bagi warga yang ingin melakukan penukaran. Pemkot tak akan membatasi waktu penukaran. Warga bisa melakukan penukaran kapanpun. “Tidak ada deadline penukaran. Kapanpun akan kami layani,” ujarnya. Nur mengatakan pihaknya akan melayani masyarakat semaksimal mungkin. KTP, KK, dan akta kelahiran pada 15, 16, dan 17 yang ditandatangani Muhaimin akan diganti dengan tanda tangan Plt Maki Ali. “Semuanya Sudah kami siapkan penggantinya. Jika masyarakat menukarkan maka akan langsung diberi ganti,” terangnya. (tyo/fud)

Muhyar berharap agar Poo dan Matahari memperbaiki instalasi IPAL-nya. Agar bau yang menyengat di Jembatan Lama segera hilang. Pemkot mengingatkan, bila teguran tertulis tersebut tak dihiraukan, kedua perusahaan tahu tersebut akan mendapatkan sanksi. Hanya, sanksi apa yang akan diberikan Nur Muhyar enggan menyebutkan. “Yang pasti ada sanksinya jika tetap tidak ditindaklanjuti,” akunya. Pemilik perusahaan tahu Matahari, Irfan Halim, mengaku belum mendapatkan surat teguran dari pemkot. “Saya belum menerima surat teguran,” akunya saat ditemui di tokonya, sekitar pukul 14.00 WIB kemarin. Halim membantah limbah tahunya yang menyebabkan bau menyengat di Jembatan Lama. “Saya hanya produksi tahu. Jadi tidak mungkin jika menyebabkan bau,” kilahnya.

Lelaki tersebut mengatakan, perusahaan tahunya relatif masih baru. Berdiri sejak 2005. Dengan tingkat produksi yang tidak terlalu banyak. Tapi Halim mengaku produksi pabriknya meningkat drastis saat Hari Raya Idul Fitri lalu. Jika di hari-hari biasa hanya memproduksi sekitar 30-45 kilogram kedelai per hari untuk tahu, tetapi untuk hari raya mencapai 1-3 kuintal. Namun Halim akan memperhatikan surat teguran tersebut. “Kami akan tindak lanjuti jika nanti ada teguran. Akan kami perbaiki jika memang ada masalah,” ujarnya. Beda dengan pemilik perusahaan tahu Matahari yang terbuka, pemilik tahu Poo enggan memberikan keterangan terkait surat teguran pemkot tersebut. Saat wartawan koran ini datang ke tempatnya sekitar pukul 13.55 WIB, yang bersangkutan tidak bisa ditemui. “Pak Hendro (pemi-

lik perusahaan tahu Poo) sedang tidur,” kata salah satu karyawati yang enggan menyebutkan namanya. Setelah itu Radar Kediri mencoba menghubungi lewat telepon selular (ponsel). Hanya, walaupun terdengar nada sambung tapi tak kunjung dijawab. Ketika ganti dihubungi lewat telepon rumah, diterima oleh seseorang yang mengaku bernama Pak Di. Lelaki itu mengatakan bahwa Hendro sedang ke luar kota. Lelaki itu juga sempat mengatakan bahwa limbah pabrik tahu Poo tak dibuang ke sungai. Namun, setelah itu hubungan telepon diputus. Sementara itu, di tempat pembuangan limbah cair di belakang perusahaan Poo dan Matahari memang terlihat luberan limbah cair. Karena tidak ada air, maka luberan limbah tersebut mengering dan menimbulkan bau yang menyengat. (tyo/fud)

Hampir semua lini tampil melempem. Minim serangan tajam. Serangan yang mereka bangun sering kali kandas di tengah jalan. Akibat seringnya salah umpan maupun salah komunikasi antarpemain. Kesempatan yang jarang tercipta pun gagal dimanfaatkan maksimal oleh duet stiker Pato Morales - Qischil Gandrumini. Menit ke-11 misalnya, Qischil sudah mendapatkan peluang. Tendangannya menyamping tipis dari tiang gawang Persibo yang dijaga Heri Prasetyo. Begitu juga dengan tendangan keras Mahyadi yang berhasil ditepis kiper bernomor punggung 77 itu. Sementara, Persibo tampil lepas. Beberapa kali justru me-

repotkan pertahanan Reswandi dkk. Beruntung penampilan Herman Batak, kiper baru Persik, luar biasa. Beberapa kali dia membuat penyelamatan penting. Di babak kedua Persik berusaha tampil lebih menekan. Mereka berhasil lebih menguasai jalannya pertandingan. Sayang, saat keasyikan menyerang, lini belakang lengah. Serangan balik Aries Tuansyah dkk akhirnya berhasil menjebol jala Herman Batak di pertengahan babak kedua. Tendangan jarak jauh Kukuh Adrianto gagal diblok mantan kiper PKT Bontang itu. Baru, setelah ketinggalan, Macan Putih tampil lebih impresif. Mereka terus menekan pertahanan Laskar Angling Darma.

Sampai akhirnya 20 menit berselang Mahyadi berhasil menyelamatkan muka tuan rumah dan juara bertahan dari kekalahan melalui tendangan bebasnya. Gusnul mengaku penampilan timnya kurang maksimal.”Memang, untuk serangan dan kordinasi masih kurang,” aku Gusnul. Sedangkan di kubu Persibo, mereka tak terlalu menyesali kegagalannya melaju ke delapan besar. Pelatih Sartono Anwar masih memuji para pemainnya yang dianggapnya tampil semangat. “Anak-anak tampil luar biasa menghadapi Persik,” kata Sartono. ”Saya tidak kecewa. Persik tak akan menang melawan Persibo. Tidak akan,” sambung Sartono. (jie/fud)


RABU 30 SEPTEMBER 2009

RADAR SPORT 1

v

PERSIBO

PERSIK

1

PENYISIHAN GRUP LIGA JATIM

Kambing Hitamkan Kondisi Fisik Sartono Anwar Tuding Persik Dibantu Wasit KEDIRI- Penampilan Persik benar-benar masih meragukan untuk terjun dalam kompetisi Indonesia Super League (ISL). Setidaknya, bila berkaca pada dua kali penampilan mereka di grup A Liga Jatim ini. Walaupun lolos ke delapan besar tapi melalui proses kurang meyakinkan. Persik hanya dua kali seri. Padahal, semua lawan berada di level kompetisi di bawah ISL. Selain itu, Persik bermain di kandang sendiri. Diisi pemain yang relatif punya nama serta berstatus juara bertahan. Dua kali main mereka dua kali mendapi hasil seri. Ini juga hasil seri ketiga Persik dalam tiga laga terakhir. Sebelum main di Liga Jatim mereka juga ditahan imbang oleh saudara mudanya Persedikab dengan skor 2-2 dalam pertandingan uji coba. ”Memang banyak pembenahan

DATA FAKTA Persibo : 1 (0) Pencetak Gol : Kukuh Adrianto (67) KK : M. Irfan (29) Pemain : Heri Prasetyo (PG), Aris Tuansah (c), Slamet Sampurno, Joko Sugiarto, Novan Setia/Meidiansyah (31), Victor Da Silva, Kukuh Andrianto, M Irfan, Abel Cielo (41), Busari, Fahrizal/Nurhidayat (30) Pelatih : Sartono Anwar PERSIK : 1(0) Pencetak Gol : Mahyadi P. (10) Kartu Kuning : Mahyadi P. (87) Pemain : Herman Batak (PG), Mahyadi Panggabean (c), Kusnul Yuli Kurniawan, Edris Gunawan, Reswandi, Legimin Rahardjo, Jefri Dwihadi, Harianto/Agus Susanto(71)/ Sulis Budi (89), Marcio Saouza/ Wawan W (86), Patrio Morales, Qischil Gandrumini/Imam Maulana (66) Pelatih: Gusnul Yakin

yang harus dilakukan,” aku pelatih Gusnul Yakin, pelatih yang baru memoles beberapa hari menjelang Liga Jatim bergulir. Tapi Gusnul punya kambing hitam terkait kurang maksimalnya penampilan Mahyadi dkk. Yaitu soal fisik. Mantan pelatih Arema Malang itu mengaku stamina para pemainnya masih sering kedodoran. Termasuk saat lawan Persibo kemarin. ”Fisik jelek sekali. Harus ada perbaikan setelah ini,” katanya. Akibat fisik yang kurang prima itu, Gusnul menyebut pemainnya menjadi kurang maksimal. Kordinasi serangan sangat buruk. Kerja sama antarpemain juga amburadul. Para pemain juga sering melakukan kesalahan mendasar. Kontrol bola yang jelek, salah umpan, hingga finishing yang kurang tenang. “Karena fisik kurang, penampilan juga jadi jelek,” dalihnya. Selain faktor internal, kegagalan Persik meraih kemenangan menurutnya juga disebabkan karena Persibo yang tampil bagus. Mereka ANTUJI H. MASROH/RK membuat timnya kerepotan. ”Persibo bagus sekali mainnya. Terus NYARIS MALU : Striker Persik Patricio Morales tak kunjung mencetak gol hingga pertandingan kedua Liga Jatim 2009 kemarin. menekan kami,” katanya. Berbeda dengan Gusnul, Sartono Anwar, pelatih Persibo, menilai para pemainnya sudah sangat maksimal dan bermain bagus. Untuk itu dia Salah satu faktor mendasar yang Di lapangan, pemain dengan nomor Kondisi itu tampaknya akan berbeda sama sekali tak menyalahkan Aris membuat Persik tak bisa menang dalam punggung 11 itu juga jarang mendapat- jika dua striker Persik yakni Saktiawan Tuansyah dkk walaupun gagal medua laga terakhir adalah kelemahan di kan bola matang. Baik crossing maupun Sinaga dan Yongki Aribowo bisa dimainlaju ke babak berikutnya. lini depan. Tengok saja dalam dua laga umpan terobosan yang manis dari para kan. Sayangnya mereka harus absent ”Saya justru menyalahkan wasit!” terakhir, para striker Macan Putih belum pemain tengah. Yang terjadi, pemain lama karena harus membela timnas. semprot Sartono ketika ditemui di ada yang berhasil mencetak gol. bertubuh mungil itu harus sering kali Mandulnya lini tengah didukung pinggir lapangan usai laga. Patricio Morales yang diharapkan turun hingga ke lini tengah untuk oleh masih amburadulnya lini tengah. Menurutnya, kepemimpinan wasit menjadi mesin gol pengganti Christian mencari bola. Pemain asing Amarido Souza yang Prasetyo Hadi asal Surabaya berat Gonzales tak kunjung menunjukkan ketaTak hanya Pato, para striker lain yang diharapkan menjadi playmaker belum sebelah. “Kalau wasit tidak membela jamannya. Belum ada satu gol pun yang tersisa juga masih mandul. Baik Dodit bisa memainkan perannya dengan baik. Persik, mereka pasti kalah. Tak akan tercipta dari kaki maupun kepala pemain Fitrio Efendi, Qischil Gandrumini dan Dia malah sering salah umpan dan bisa lolos ke delapan besar,” kata asal Cile itu. Beberapa kali mendapat ke- Imam Maulana juga belum bisa mencetak melakukan crossing yang tak akurat. mantan pelatih Persedikab itu. sempatan, Pato belum bisa menunjukkan gol. Qischil yang kemarin menjadi Seringkali Amardilo juga membawa Secara permainan, menurut pelatih kualitasnya sebagai bomber maut. starter bersama Pato sebenarnya relatif bola terlalu lama. Sehingga akhirnya kawakan itu, timnya jauh lebih bagus ”Kualitas sebenarnya tidak ada masa- mendapat banyak peluang bagus. Namun berhasil direbut lawan. ANTUJI H. MASROH/RK dari Persik. ”Permainan lebih bagus lah,” kata pelatih Persik Gusnul Yakin. heading, tendangan, hingga sontekannya ”Kordinasi antar pemain masih kurang,” kami. Kami lebih pantas lolos,” PELAPIS : Aksi striker Qischil Gandrumini Tapi, Pato tak bisa disalahkan sendiri. belum bisa menjebol gawang lawan. aku Gusnul. (jie/fud) saat menjadi starter kemarin. suluknya. (jie/fud)

BANGUN PERSIK Pak wali,tolong bngunlah PERSIK kmi nie mnjadi tim yg ditkuti smua lwanX!!! Crikan pemain,sponsor,dan pelatih yg terbaik u/ PERSIK. . .Kmi yakin anda bisa pak!!! Jaya PERSIK. . .Dari Asing (Anak Singonegaran). . . +6285646854XXX SELAMAT MENCARI gimana sih lawan PSBI aja kok imbang itu tandanya pak wali harus mencari pelatih yg top seperti jackson f tiago kalau gk punya modal kami bisa bantu AREK2 NGAGLEK +6281359949XXX AWAS WAHYUDI Wahyudi . Gi mN anda menjaga gawang persik . Kalo ambil bola saat di serang jgn plin plan d0nk . Semua persik mania jd deg” an . Tolong yg Pede d0nk kalo ambil bolanya . Yg Lincah gitu Lho . Ayo bikin bangga persik seprti juara 2003 nTu Lho asyik . Ok . Lat yg giat yo . Biar gawang persik kokoh tak tertandingi. . . Salam cinta damai persik mania di surabya . . +6285655372XXX KURNG GREGET Sangat mengecewakan pnampilan persik pada pembukaan lg jatim...msk lawan psbi ga mnang..kurang gregt. P.dokter beli pemain yg brkwlts..dari bocah kelud. +628563417516 PEMAIN TENGAH Beli pemai tengah..yg bgus.,biar persik tambah kuat..sbab esvaldo sdh terlalu tua... +628563417516 BEK TANGGUH Cari bek yanx tang9uh & ko2h untk prtahanan yan9 lebih baek cari bek sprti puyol yanx di barcelona atau rio ferdinand mu , BrAvo PerSikku persik maniA JOMBANG . SELATAN +6285730312036 MANA TARINGMU mana suaramu persik maniaa.. n mana taringmu macan putih?,g malu ta ma aremania n LA-mania,aq aja yg bkn persik mania mrasa malu (Bonex Gadungan) +623547623849 HARUS ATRAKTIF Buat persik mania,tirulah Aremania yg sll atraktif dan kreatif dlm mndukung tim ksyngnx.buatlah stadion brawijaya brgmuruh n’ shurusx semua persikmania yg dtang ke stadion ikut ber yel2..bkan hany 1tribun sj.bravo persik.. +6283850338395 BUAT PA KTA ANARKIS Jangan kta Nodai persepak Bolaan kta Dengan AnaRkiS kalah menang hal biasa tpi kta junjung sportifitas bersama kta dukung mati2 an kita juja jangan mudah menyerah atau putus aSa jaga perdamaian ’N’ tali persaudaraan aku sealu mendukung mu.. DaRi:f johan Nganjuk...’ +628563646804 STARTING ELEVEN Starting eleven prsik:Wahyudi,Mahyadi P,OK John,S. Alaydrus,Jefry D.H,Amarildo S,Legimin R,Sakti S,Yongki A,Patricio M.Formasi:4-3-3.dari mansur d kandangan +6285755291470 PRIDE OF THE CITY The white tiger never die.. Persik is pride of the city.. Persikmania will always be by your side.. <Kete kete football division> +628155207330 Jika Anda memiliki saran, kritik dan unek-unek seputar Persik silakan mengirimkan SMS ke nomor :

085646353063 Hanya SMS dengan saran dan kritik yang membangun dan tidak mengandung unsur SARA serta kata-kata kotor yang ditayangkan.

Striker Ompong, Tengah Kedodoran

Target Sapu Bersih Kota Kediri Bertumpu pada Tenis Meja KEDIRI- Tenis meja menjadi salah satu andalan Kota Kediri dalam mendulang medali emas di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Jatim. Enam medali dibidik oleh kontingen Kota Tahu dalam kejuaraan yang digelar di Malang mulai 5 Oktober mendatang itu. Tak heran pihak Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Kota Kediri benar-benar berharap target tersebut dapat terealisasi. ”Kami benar-benar bertumpu pada tenis meja untuk bisa mendapatkan medali emas,” kata Ketua Umum KONI Kota Kediri Heru Marwanto. Pasalnya, enam medali emas yang dibebankan kepada cabang olahraga itu mencapai hampir separo dari total target yang diusung Kota Kediri. Seperti diketahui kontingen Kota Kediri mengincar 14 medali emas. “Kalau tenis meja banyak yang lepas (tak bisa dapat emas, Red) sulit untuk mencari gantinya,” lanjutnya. Untuk itu Heru berharap agar cabor tenis meja benar-benar bisa mencapai target tersebut. Sehingga target 14 medali emas yang mereka sandang dapat terus dijaga. Kota Kediri memiliki kans besar di cabor tenis meja. Mereka masih memiliki atlet-atlet terbaik di Jawa Timur, bahkan di Indonesia. Seperti Gilang Maulana, Vicky Supit, Silir

Rofani, Mega Fata, dan lain-lain. Bahkan, Kota Kediri masih superior di cabang ini bila dibandingkan dengan daerah lain. Pada porprov edisi sebelumnya, tenis meja berhasil menyapu bersih medali emas yang disediakan. Tak heran jika tahun ini capaian itu akhirnya mereka jadikan sebagai target. Mereka ingin

kembali menyapu bersih medali emas yang tersedia. Meski demikian, bukan berarti Kota Kediri tinggal berpangku tangan untuk bisa mencapai target tersebut. Sebab petenis meja dari daerah lain juga tak bisa dianggap enteng. Terutama dari kota-kota besar seperti Surabaya, Sidoarjo, dan Malang. (jie/fud)

ANTUJI H. MASROH/RK

ANDALAN : Silir Rofani saat berlatih di GOR Sanjaya, Kota Kediri.

Sepak Bola Pertama, Empat Cabor Menyusul Meski Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Jatim baru dibuka 5 Oktober mendatang, Kota Kediri sudah mulai memberangkatkan kontingennya. Cabang olahraga (cabor) pertama mengirimkan atletnya adalah sepak bola. “Hari ini untuk kontingen sepak bola berangkat,” terang Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kediri Mukono. Pria yang juga guru SMA tersebut mengatakan tim sepak bola harus berangkat terlebih dulu. Karena mereka harus menjalani pertandingan. “Untuk sepak bola, sebelum pembukaan sudah ada pertandingan. Jadi harus berangkat dulu,” lanjutnya. Sesuai jadwal, kesebelasan sepak

bola Kota Kediri sudah harus menjalani pertandingan pertamanya hari ini. Mereka harus menjalani pertandingan babak penyisihan melawan tim dari kabupaten dan kota lain. Di ajang tersebut tim sepak bola Kota Kediri berkekuatan 23 pemain dan ditambah dengan lima orang ofisial. Sehingga jumlah anggota kontingen yang berangkat totalnya mencapai 28 orang. Di ajang tersebut mereka menargetkan medali emas. Selain sepak bola, masih ada kontingen lain yang akan segera menyusul berangkat. Yakni bola basket, voli indoor, tenis meja, dan bulu tangkis. Rencananya mereka akan berangkat 3 Oktober mendatang. “Pertandingan untuk cabang itu juga

digelar sebelum pembukaan,” lanjut Mukono. Sedangkan untuk cabor-cabor lain akan serentak berangkat pada 4 Oktober mendatang. Atau sehari sebelum pembukaan. Sementara itu Senin (28/9) lalu para atlet yang akan diberangkatkan ke porprov tersebut sudah dilepas. Proses pelepasan atlet dilakukan oleh Wali Kota Kediri Samsul Ashar di balai Kota Kediri sekitar pukul 19.00. Kontingan Kota Tahu terbilang sangat siap menghadapi porprov edisi kedua itu. Mereka mendapatkan kucuran dana hingga mencapai Rp 2 miliar. Dengan target mendapatkan 14 medali emas, 13 perak, dan 14 perunggu. (jie/fud)

Pendapatan Naik tapi Masih Bocor Panpel Tak Akan Buka Pintu di Babak Kedua KEDIRI-Terobosan yang dilakukan oleh panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persik membuahkan hasil. Strategi mereka mengurangi jumlah pintu masuk yang dibuka berhasil menekan tingkat kebocoran tiket. Hasilnya, pendapatan panpel mulai sebanding dengan jumlah penonton yang masuk stadion. “Ada kenaikan pendapatan yang signifikan,” kata Ketua Panpel Bambang Sumarjono. Saat pertandingan Persik v PSBI, yang juga jadi pertandingan pembuka Liga Jatim, panpel meraup pendapatan kotor sebanyak Rp 105 juta. Yang diperoleh dari terjualnya 11 ribu lembar tiket ekonomi dan VIP. Dengan rincian, 10 ribu lembar merupakan tiket ekonomi dan sisanya VIP. Jumlah itu juga merupakan banyaknya tiket yang dicetak panpel. “Tiket habis,” terangnya. Pada Liga Jatim ini DOK/RK panpel memang menBambang Sumarjono jadikan sebagai uji coba mereka. Yaitu dengan hanya membuka empat gate (gerbang) dari delapan gate yang dimiliki Stadion Brawijaya. Hal itu untuk mengurangi jumlah penonton yang masuk tanpa tiket. Dengan semakin sedikit gerbang masuk yang dibuka diharapkan bisa mempersempit peluang penonton tak berkarcis yang menerobos masuk. Tapi Bambang mengaku masih ada kebocoran yang terjadi. Masih banyak penonton yang masuk tanpa tiket. Dia mengatakan itu jika membandingkan dengan tingkat kepadatan di tribun. “Penonton banyak yang berdiri di sintelban dan berjejalan. Tribun juga penuh,” jelasnya. Dengan kondisi itu dia memperkirakan jumlah penonton yang masuk jauh lebih besar dari jumlah tiket yang dikeluarkan. “Perkiraan ada sekitar 2 ribu penonton yang masuk tanpa tiket. Kalau hanya 10 ribu penonton kondisinya pasti tidak sepenuh itu,” dalihnya. Salah satu yang membuat membeludaknya penonton adalah masih dibukanya pintu gerbang stadion saat babak kedua. Praktik seperti itu sudah lama terjadi dan sulit dihapus. Bahkan Persikmania menggedor-gedor gerbang jika pintu tidak dibuka di babak kedua. “Inilah yang kami sesalkan. Mau timnya bagus tapi tak mau bayar,” sebut Bambang. Untuk itu dia berjanji pihaknya tidak akan membuka pintu gerbang di pertandinganpertandingan selanjutnya. “Kami usahakan tidak akan membuka pintu lagi,” tegas Bambang. (jie/fud)

CMYK

36


30 september 2009  

berita hari ini

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you