Issuu on Google+

CMYK

SENIN 29 MARET

29

TAHUN 2010

Setuju Berdiri, Tidak Hibah PTS Sikapi Rencana Pendirian Unibraw KEDIRI- Sejumlah perguruan tinggi swasta (PTS) besar di Kediri tak khawatir terhadap rencana pendirian kampus Universitas Brawijaya (Unibraw) di kota ini. Bukan hanya Universitas Nusantara PGRI (UNP), namun juga Universitas Pawyatan Daha (UPD) yang memiliki fakultas sama dengan Unibraw. Menurut rektornya, Prijo Santoso, keberadaan Unibraw justru akan membuat dunia perguruan tinggi di Kediri semakin

kompetitif. Sehingga, mau tidak mau mereka harus memperbaiki diri agar tidak kalah dalam persaingan. ”Kehadiran Universitas Brawijaya akan memberi semangat baru bagi PTS untuk bersaing,” ujarnya kepada Radar Kediri melalui ponselnya. Apakah UPD tidak takut kesulitan mendapatkan mahasiswa? Prijo tidak mau berpikiran sempit. Menurutnya, mahasiswa yang kuliah di Kediri tidak hanya berasal dari kota ini. Melainkan, banyak pula yang datang dari daerah-daerah lain, termasuk luar pulau. Jika mau memperbaiki kualitas dosen, pengajaran, serta sarana dan prasara-

nanya, mereka tidak akan lari. Apalagi, fakultas maupun program studi yang ada di Unibraw tidak mungkin mampu menampung semua calon mahasiswa. Mereka itulah yang akan menjadi ’pasar’ PTS-PTS di Kediri. “Yang tidak diterima di Unibraw, mau tidak mau akan memilih swasta untuk kuliah,” tandasnya. Bahkan, lanjut Prijo, potensi mahasiswa yang masuk ke Kediri akan semakin besar dengan keberadaan Unibraw. Baik dari segi jumlah maupun kualitas. Sebab, perguruan tinggi negeri (PTN) masih tetap menjadi pilihan utama masyarakat.

Samari

Prijo Santoso

Mustain

Ahmad Subakir

(Rektor UNP)

(Rektor UPD) Persaingan dengan Unibraw: Tidak khawatir karena PTS akan tetap punya pasar sendiri asalkan mau berbenah diri. Kehadiran Unibraw justru akan membuat calon mahasiswa baru yang datang ke Kediri semakin banyak. Yang tidak diterima Unibraw bisa ditampung ke PTS.

(Ketua Badan Penjaminan Mutu Uniska)

(Ketua STAIN Kediri)

Persaingan dengan Unibraw: Tidak khawatir karena punya segmentasi beda. PTS akan tetap punya pasar sendiri asalkan mau meningkatkan kualitas dan fasilitasnya. Hibah tanah pemkot: Tidak setuju karena merugikan pemkot dan tidak adil bagi PTS-PTS di Kota Kediri yang hanya mendapat bantuan Rp 20 juta per tahun.

Baca Setuju Berdiri Hal 39

Hibah tanah pemkot: Tidak setuju karena akan merugikan pemkot.

Persaingan dengan Unibraw: Khawatir akan mematikan PTS di Kediri. Hibah tanah pemkot: Tidak setuju karena akan merugikan pemkot dan tidak adil bagi PTS-PTS di Kota Kediri yang at hanya mendapat bantuan Rp 20 juta per tahun.

Persaingan dengan Unibraw: Tidak khawatir karena segmentasi berbeda. Kehadiran Unibraw bisa menjadi pelecut semangat PT di Kediri untuk meningkatkan kualitasnya. Hibah tanah pemkot: Tidak setuju karena tidak adil bagi PT-PT yang ada di Kota Kediri.

Seminggu,40O rang di Kota Kena DB

MOH. SYIFA/RK

KEDIRI- Ancaman demam berdarah (DB) di Kota Kediri semakin menghawatirkan. Jumlah penderitanya terus bertambah. Bahkan, dalam seminggu terakhir, mencapai 40 orang yang tersebar di tiga kecamatan. Menurut Kepala Bidang Penanggulangan dan Pencegahan Masalah Kesehatan (P2MK) Dinas Kesehatan (Disdik) Dadiek Sumardianto, dengan bertambahnya penderita tersebut, sepanjang 1-28 Maret ada 134 orang yang terserang. Atau, rata-rata 33 orang setiap minggu. “Dua di antaranya meninggal dunia,” ujarnya mewakili Kepala Dinkes Gatot Widiantoro kepada Radar Kediri kemarin. Jumlah itu hampir mendekati Februari yang mencapai 167 penderita dengan dua korban meninggal dunia.

SIAP UNAS: Siswa MTsN 2 Kediri melintas di bawah spanduk yang menyemangati peserta unas 2010 di sekolahnya, Sabtu (27/3) lalu.

Sembilan Sekolah Tidak Bisa Gelar Unas Sendiri Peserta Kurang, Harus Gabung Sekolah Lain KEDIRI- Sebanyak sembilan SMP/ MTs di Kota Kediri, hari ini, tidak bisa menggelar ujian nasional (unas)

di sekolahnya sendiri. Mereka harus menggabung dengan sekolah lain. Menurut Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan (Disdik) Umi Laila, itu dilakukan karena pesertanya terlalu sedikit atau sarana dan prasarananya yang kurang lengkap.

“Jumlah siswanya kurang dari 20 orang,” ujarnya mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Edy Purnomo kepada Radar Kediri kemarin. Untuk diketahui, kesembilan sekolah itu adalah SMP YBPK, SMP PGRI 4, SMP Arrahman, SMP Mrican, SMP Hasanu-

din, SMP Darussalam, SMPN Terbuka 1 dan 2, serta MTs Miftahul Falah. Kata Umi, mereka menggabung dengan sekolah terdekat di subrayon masing-masing. Sehingga, siswanya tidak kesulitan untuk menjangkau. Baca Sembilan... Hal 39

Oleh : Agus Sunyoto

17

SEPI: Kondisi loslos Pasar Banyakan kemarin. Warga menggunakannya untuk latihan mengendarai motor.

Tidak Layak, Enggan Pakai Pedagang Pasar Banyakan Kembali Berjualan di Luar ILUSTRASI : SAEFUDIN ASRO/RK

KOLOM Siapkah kita dipimpin oleh generasi yang untuk lulus sekolah saja harus tidak jujur?

KEDIRI- Puluhan los di Pasar Banyakan yang diresmikan Bupati Sutrisno September 2009 lalu urung

Hari ini, sebanyak 3.385.000 peserta didik jenjang SMP dan MTs di seluruh Indonesia yang tergabung dalam 161 unit pendidikan akan mengikuti ujian nasional 2010. Sebanyak 5.506 siswa di antaranya berasal dari Kota Kediri dan 20.459 siswa dari Kabupaten Kediri. Ujian yang dulu disebut Ebtanas atau Evaluasi Tahap Akhir Nasional ini telah mengalami beberapa perubahan. Baca Unas Kredibel Hal 39

Bulan

Penderita

Meninggal

Januari

53 orang

0 orang

Februari

167 orang

2 orang

Maret

134 orang

2 orang

Total

354 orang

4 orang

Sumber: Dinkes Kota Kediri

ditempati pedagang. Alasannya, kondisi los kurang layak. Sehingga, mereka memilih untuk kembali berjualan di lokasi masing-masing di luar. Berdasar pantauan Radar Kediri, kemarin, dari puluhan los yang ada di sana, hanya ada dua yang digunakan pedagang. Satu los untuk berjualan minuman. Sedangkan, satu los lagi

untuk menata kelapa. Itu pun, yang menempati bukan pedagang setempat. “Saya bukan pedagang grosir sini. Saya hanya nunut ambil kelapa,” aku Yanto, pedagang tersebut. Imam Hambali, salah satu pedagang grosir buah, yang ditanya tentang sepinya Pasar Banyakan mengatakan, Baca Tidak Layak... Hal 39

KEDIRI- Riyamah, 32, warga Dusun Sumbersari, Desa Badas, Kecamatan Badas, tersangka pembunuh Supiyatun, 65, tetangga sekaligus bude-nya, terancam pasal berlapis. Yakni, pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan UU No 23/2002 tentang Perlindungan Anak. Menurut Kasatreskrim Polres Kediri AKP Ariawibawa Anggakusuma, Riyamah dijerat dengan pasal 340 KUHP karena dialah yang mengotaki pembunuhan tersebut. Bahkan, telah merencanakannya. “Tersangka mengakui bahwa sejak Februari sudah berencana menghabisi nyawa korban,” ujarnya kepada Radar Kediri kemarin. Adapun untuk UU Perlindungan Anak, lanjut Aria, Riyamah dianggap telah membujuk seseorang yang masih di bawah umur untuk melakukan tindak pidana atau terlibat dalam tindak kekerasan. Dalam hal ini adalah Ba dan He, kedua anaknya yang baru berusia 10 dan 13 tahun.

Seperti diberitakan, Riyamah dan kedua anaknya ditetapkan sebagai tersangka Jumat (26/3) malam lalu. Ini setelah dia diperiksa secara maraton dan mengakui perbuatannya. Pembunuhan dilakukan Sabtu (20/3) di kamar rumahnya. Ba bertugas membujuk Supiyatun agar mau datang ke rumah. Sedangkan, He dan Riyamah menjerat lehernya dengan tali plastik hingga tewas. Pembunuhan itu dilakukan karena Riyamah ingin menguasai uang dan perhiasan Supiyatun. Dia kebingungan membayar cicilan bulanan sepeda motornya. Lalu, bagaimana pidana untuk Ba dan He? Mantan kasatreskrim Polresta Pasuruan ini menjawab, keduanya hanya akan dikenakan pasal 55 KUHP sebagai pihak yang turut serta dalam tindak pidana. Ancamannya hanya sepertiga dari hukuman pokok. “Itu pun nanti masih bisa dikurangi karena mereka masih anak-anak,” terangnya. Pada pasal 340 KUHP, ancamannya adalah 15 tahun penjara sampai hukuman mati (bukan 20 tahun penjara, Red). Baca Riyamah... Hal 39

Riyamah, Tersangka Pembunuhan Badas, di Mata Kerabat dan Tetangga

Usai Membunuh, Masih Sempat Ikut Pengajian Tak seorang pun yang menyangka Riyamah serta dua anaknya, Ba dan He, tega menghabisi nyawa Supiyatun, 65, bibinya sendiri. Apalagi, selama ini dia dikenal sebagai sosok pendiam dan rela bekerja keras untuk menghidupi empat anaknya.

Nursalim

Unas Kredibel dan Jujur, Kenapa Tidak?

Penderita DB di Kota Kediri

Polisi Juga Jerat dengan UU Perlindungan Anak

SRI UTAMI/RK

Baca Sepakat.... Hal 39

Baca Seminggu Hal 39

Riyamah Terancam Pasal Pidana Berlapis

SERIAL PU SINDOK Sepakat Tunduk pada Pimpinan si Kembar Setelah semua paham bahwa dua bersaudara Abu Sa’ad dan Abu Sa’id tidak sebodoh yang mereka bayangkan, akhirnya semua sepakat untuk tunduk di bawah pimpinan dua bersaudara bajak laut itu. Semua sadar bahwa kepercayaan yang diberikan Sri Wirawairimathana Dharanindra Sanggramadhananjaya kepada dua pemimpin bajak laut itu tentu tidak sekadar kepercayaan membuta tanpa diuji. Paling tidak, semenjak bapak dua orang bersaudara itu memimpin bajak laut Pulau Kula Payung, Ratu Sanjaya sudah menaruh kepercayaan terhadap mereka.

Dan, jauh melampaui Januari yang hanya 53 penderita tanpa ada yang meninggal dunia. “Sampai Maret ini, total ada 354 penderita dengan empat orang meninggal dunia,” jelasnya. Dadiek mengatakan, masih tingginya penderita DB di Kota Kediri itu karena kesadaran masyarakat untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan gerakan 3M (menguras, menutup, dan mengubur) masih kurang. Sehingga, genangan air yang dijadikan tempat berkembang biak nyamuk aedes aegypti masih terdapat di mana-mana. Inilah yang menjadi pekerjaan rumah bersama. Dinkes sendiri, lanjut Dadiek, terus intensif melakukan sosialisasi. Juga mem-fogging daerah di sekitar tempat tinggal penderita.

AGUS DWI PRASETYO, Kediri Gang masuk menuju rumah Riyamah di Dusun Sumbersari, Desa Badas, Kecamatan Badas siang kemarin terlihat lebih ramai daripada biasanya. Beberapa orang berdiri di tepi jalan memerhatikan rumah yang berjarak sekitar 100 meter dari ujung gang tersebut. Di depannya terparkir sebuah mobil yang ternyata milik kerabat mereka. “Banyak orang yang datang ke sini sejak tadi. Mereka mengira ada rekonstruksi,” ungkap Mukmin, ayah Riyamah, yang tinggal serumah. Sejak polisi menetapkan status tersangka

 Iklan/Langganan Hubungi : (0354) 699665 ; 681320

AGUS DWI PRASETYO/RK

MENYESAL KEMUDIAN: Riyamah (kanan) bersama Ba dan He di Mapolres Kediri (27/3).

pada Riyamah serta Ba dan He, rumah pria berusia 60 tahun itu tak pernah sepi. Miftahul Anam, suami Riyamah yang selama ini

bekerja di Bali, mendadak pulang kemarin. Selain itu, ada beberapa kerabat dan tetangga yang sengaja datang untuk menghibur.

Pria tua itu tampak paling shock di antara beberapa kerabatnya. Beberapa kali, dia menarik napas panjang menahan kesedihan yang dirasakan. Ayah tiga anak ini tidak menyangka jika putri sulungnya itu tega membunuh bibinya sendiri. Apalagi, sampai melibatkan anak-anaknya. Yang membuat Mukmin semakin terkejut, Riyamah dan dua anaknya juga tidak menunjukkan gelagat mencurigakan usai membunuh, Sabtu (20/3) lalu. Hingga, akhirnya terungkap seminggu kemudian (Jumat, 26/3). Ketiganya tetap melakukan aktivitas seperti biasa. Kalaupun ada yang berubah, hanyalah kebiasaan tidur Riyamah. Biasanya, perempuan berusia 32 tahun itu tidur terpisah dengan anaknya. Tetapi, sejak Supiyatun meninggal, mereka tidur satu kamar. “Mereka berkumpul di kamar depan,” tambahnya. Sedangkan dia dan istrinya, Sulisah, tidur di kamar belakang. Apakah pernah ada masalah antara Riyamah dan Supiyatun? Mukmin langsung menggeleng. Baca Usai Membunuh Hal 39 www.radarkediri.co.id


RADAR KEDIRI

30

SENIN 29 MARET 2010

Mengaku Petugas PLN, Minta Uang GURAH- Hati-hati dengan seseorang yang mengaku petugas PLN datang ke rumah Anda. Apalagi jika sampai minta uang dengan alasan untuk perbaikan komponen. Bisa jadi, orang tersebut bermaksud menipu Anda. Seperti yang dialami Supriyadi, 43, warga Desa Gayam, Kecamatan Gurah. Dia kehilangan uang Rp

850 ribu yang diserahkan kepada orang yang mengaku bernama Pujianto, 42, yang mengaku petugas PLN Pare dan akan memperbaiki speedometer PLN di rumahnya yang rusak. Namun setelah ditunggu selama 1 bulan, ternyata dia tidak kunjung datang untuk memperbaiki. Padahal sudah diberi uang. Merasa ada

yang tidak beres, dia melaporkan kejadian itu ke Polres Kediri kemarin. Kasatreskrim Polres Kediri, AKP Ariawibawa Anggakusuma, menjelaskan dugaan penipuan itu terjadi pada 9 Februari lalu. Saat itu sekitar pukul 10.00, ada seorang tamu dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra Fit datang ke rumah Supriyadi. Begitu sampai di rumah Supriyadi, orang yang mengaku bernama Pujianto, 42, tersebut mengaku sebagai petugas PLN Pare. “Korban percaya saja saat pelaku mengatakan hendak mengecek speedometer,” tuturnya.

Setelah itu, pelaku mengecek speedometer di rumah Supriyadi. Beberapa saat kemudian pelaku mengatakan bahwa speedometernya bermasalah dan perlu diganti yang baru. “Selain itu, pelaku juga mengatakan di rumah korban perlu ditambah daya,” lanjut Aria. Dengan alasan itu, pelaku meminta uang kepada Supriyadi untuk dibelikan speedometer baru. “Katanya satu bulan lagi akan kembali,” imbuh mantan Kasatreskrim Polresta Pasuruan ini. Mendengar alasan itu, Supriyadi percaya begitu saja. Tanpa curiga, dia memberikan uang Rp 850 ribu .

Seiring berjalannya waktu, setelah ditunggu-tunggu ternyata pelaku tidak kunjung kembali. Bahkan saat dicek ke PLN Pare ternyata tidak ada petugas PLN yang bernama Pujianto. Merasa telah tertipu mentahmentah, Supriyadi melaporkan ke Polres Kediri. “Kita masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku,” imbuh perwira kelahiran Sukabumi ini. Aria mengingatkan agar masyarakat berhati-hati dan memastikan ke PLN jika ada petugas yang meminta uang untuk perbaikan PLN di rumahnya. (dp/im)

Baru Kenal, Diperkosa BADAS- Nahas benar nasib yang dialami Ani, 19, warga Desa Blaru, Kecamatan Badas. Dia mengaku diperkosa tiga laki-laki yang baru dikenalnya di tengah sawah. Salah satunya adalah Fe, 21, warga Desa Krecek, Kecamatan Badas. Kemarin malam, Sabtu (27/3) sekitar pukul 20.00 ke Polres Kediri.

Informasi yang dikumpulkan koran ini, perkosaan itu terjasi pada 14 Maret lalu sekitar pukul 16.00 di persawahan Dusun Sukomoro, Desa Badas, Kecamatan Badas. “Kita masih menyelidiki kebenaran laporan ini,” terang Kasatreskrim Polres Kediri AKP Ariawibawa Anggakusuma kemarin. Menurut keterangan Ani ke petugas, kejadian bermula saat Ani berkenalan dengan pemuda yang mengaku bernama Fe di jalan. Setelah berkenalan, Ani diajak jalan-jalan. Tanpa curiga, Ani bersedia mengikuti kemauan Fe bersama dua temannya itu dengan mengendarai motor bersama-sama. Beberapa saat kemudian, Ani diajak Fe ke areal kebun tebu Dusun Sukomoro. Di situlah Ani diminta melayani nafsu bejat Fe. “Korban mengaku sempat menolak namun diancam pelaku,” beber perwira dengan tiga strip di pundak itu. Takut ancaman Fe dkk, Ani lalu menuruti permintaan itu. Dia hooh saja saat diajak. Begitu sampai di persawahan, Ani diajak ke tengah kebun tebu yang sekelilingnya sepi. Di tempat itulah, korban mengaku diperkosa. Korban mengaku baru melaporkan kejadian tersebut karena takut ancaman Fe dan teman-temannya. “Masih kita dalami kasus ini sambil menunggu hasil visum,” pungkasnya. Meski demikian, pihak polisi masih menyelidiki kebenaran laporan ini, sebagai dasar untuk menindaklanjuti. (dp/im)

RADAR GMC

Mewarnai dengan mata tertutup

Meski mata tertutup, mewarnai tak meleset

Anak mampu memisahkan warna bola dengan mata tertutup

FOTO-FOTO:TIMUR PRADOPO/RK

Aktivasi Otak Tengah GMC KEDIRI- Aktivasi otak tengah Genius Mind Consultancy (GMC) adalah penemuan canggih dari teknologi otak dan komputer yang dipadukan dengan frekuensi suara tertentu. Otak tengah adalah bagian dari otak manusia yang selama ini tidak aktif dalam arti sebenarnya, yaitu mampu menjembatani antara otak kiri dan otak kanan. Ketika otak tengah diaktifkan pada anak usia 5-15 tahun, secara otomatis anak akan berpikir dengan baik menggunakan otak kiri dan otak kanan. Maka akan muncul anak yang berlogika tetapi juga sangat kreatif. Ini ditandai dengan kemampuan blindfold /beraktivitas dengan mata tertutup. “Makanya hari ini (kemarin, red)

kami mengadakan pelatihan aktivasi otak tengah GMC. Ada 35 anak yang ikut,” ujar Edwin Susanto, manajer GMC Kediri. Acara yang digelar di Hotel Merdeka tersebut bisa membuat decak kagum para orang tuanya. Pasalnya, di pelatihan tersebut anak mampu mewarnai dengan mata tertutup. Bahkan anak juga mampu memisahkan warna bola dan menebak kartu dengan mata tertutup. Ada lima anak yang melakukan demo aktivasi otak tengah GMC. Yakni Aira Islam, siswi kelas VII SMP Islam Al-Fath Pare, Emeralda, siswi kelas 3 SD Islam Al-Fath Pare, Nabilla Dinda, siswi TK Darma Wanita Ka-

Peserta menebak warna yang ada di kartu

rangrejo, Kecamatan Ngasem, Angga Priyambudi, siswa kelas 4 SD Sukorame II dan Vita Xavira Hendrata, siswi kelas 4 SD Petra. Edwin menjelaskan, GMC tidak menggunakan kekuatan supranatural, meditasi dan hypnosis. “Kami tidak pernah menggunakan mantra, meditasi atau magic. Kami menggunakan penerapan atau pendidikan ilmiah, yang dalam prosesnya diperlukan kerja sama dari peserta,” paparnya. Dengan melakukan aktivasi otak tengah, otomatis akan meningkatkan konsetrasi, daya ingat dan kreativitas. “Anak lebih cerdas, lebih berbakat,

Anak Bisa Genius Dalam 12 Jam

hormon lebih seimbang, membentuk karakter positif, emosi lebih stabil dan lebih berprestasi. Pastinya akan membuat orang tua makin bangga,” tuturnya. Apakah Anda termasuk orang tua yang ingin anaknya genius? Anda bisa berkonsultasi langsung ke GMC Kediri, Jalan Untung Suropati No 47 Kediri, telepon (0354) 7618088. GMC Kediri siap melayani siapapun yang ingin menjadikan anaknya cerdas, bahkan mencapai level genius. Konsultasi tentang GMC dan aktivasi otak tengah dapat juga dilakukan dengan menghubungi 085646597020. Hotline: 08125936636. Bisa juga melihat di Website www.gmc-3k.com. (adv/ado/im)

Peserta menebak kartu dengan mata tertutup

Lima peserta aktivasi otak GMC menunjukkan hasil mewarnai gambarnya

Para orang tua mengabadikan momen yang menakjubkan tersebut


CMYK

SENIN 29 MARET

TAHUN 2010

31

THE SPIRIT OF AUTONOMY

Sebel Melihat Alun-Alun Beberapa hari yang lalu saya sempat mampir ke Alun-Alun Nganjuk sekadar ingin menikmati keiindahannya. Namun bukannya keindahan dan kenyamanan yang saya rasakan bersama keluarga. Tapi yang saya lihat justru pemandangan yang menyebalkan. Banyak sudut alun-alun yang tergenang banjir hingga akhirnya saya membatalkan untuk masuk. Tak hanya itu, banyak lampu yang rusak dibiarkan pecah. Terus ke mana dana perawatannya sampai-sampai alun-alun kondisinya seperti itu? Sukri Mukmin, Loceret, Nganjuk Kritik, saran, atau imbauan terkait layanan publik bisa dikirim via pos ke Radar Nganjuk, Perumnas Candirejo CC 23 Nganjuk atau via email: radarnganjuk@gmail.com. Surat pembaca yang masuk akan dimuat jika disertai nama dan alamat yang jelas.

NGANJUK Polisi Judi Diproses Pidana Aiptu Sumarji, 48, oknum polisi yang diduga terlibat kasus perjudian tampaknya bakal lebih lama lagi mendekam dalam tahanan. Tak hanya ditahan karena dianggap telah melanggar kode etik, Polres Nganjuk juga akan memproses pidana yang dilakukannya. Kepastian rencana proses pidana Aiptu Sumarji kemarin ditegaskan oleh Kapolres Nganjuk, AKBP Sulistiandriatmoko. “Yang bersangkutan kami proses pidananya,” tegas Sulis. Sulis mengatakan, keputusan untuk memidanakan Aiptu Sumarji itu, karena yang bersangkutan dianggap telah mencoreng institusi Polri. Mengingat Sumarji tak hanya sekali itu ditangkap karena kasus yang sama. Di samping apa yang dilakukan juga telah melanggar pasal 303 KUHP tentang Perjudian. “Jadi sudah tidak bisa ditolelir lagi,” terang Sulis kemarin. Sulis mengatakan, saat ini dia telah memerintahkan penyidik Satreskrim untuk secepatnya memproses pelanggaran yang dilakukan Sumarji. Untuk proses itu, Sulis mengaku tidak akan menunggu sidang kode etik yang dilakukan unit P 3 D. “Pidananya dulu, pelanggaran disiplinnya bisa nanti,” jelasnya. Menurut Sulis, Sumarji juga dalam masa penahanan. Hanya sel yang digunakan untuk menahan tidak bercampur dengan tahanan umum lainnya. Melainkan dimasukkan dalam sel khusus untuk anggota yang melakukan pelanggaran. Lantas apa sanksi yang bakal dijatuhkan pada Sumarji? Dikonfirmasi hal itu, Sulis mengaku belum bisa memastikan. Untuk sanksi tersebut, pihaknya masih menunggu proses pidananya terlebih dahulu. (ery/im)

HERI MUDA SETIAWAN./RK

Hendak Unas, Tenggelam

TERUS DIUBEK : Warga sekitar dan pasukan Brimob hingga kemarin siang terus menelusuri sungai untuk mencari jasad Sudarsono yang tenggelam sejak Sabtu (27/3)petang.

Hujan-hujanan, Renang di Sungai, Terseret Arus NGANJUK- Kabar duka datang dari keluarga besar SMPN 3 Rejoso. Ahmad Sudarsono, salah satu calon peserta ujian nasional (Unas) di sekolah tersebut mengalami musibah. Pelajar asal Desa Kedungdowo, Nganjuk, itu tenggelam dua hari menjelang ujian. Hingga kemarin sore, jasad pelajar tersebut belum ditemukan. Data yang dihimpun Radar Kediri, tenggelamnya Sudarsono itu terjadi Sabtu (27/03) sore lalu. “Kejadiannya sekitar pukul 17.15,” ungkap Joko Prasetyo, 21, kakak korban. Menurut Joko, dia tidak tahu persis bagaimana awal kejadian yang menimpa adiknya tersebut. Karena dia sedang tidak ada di rumah. Hanya dari cerita yang didengar, sore sebelum tenggelam adiknya sempat bermain bersama teman-temannya. “Mereka hujanhujanan,” ungkap Joko. Dari cerita teman-teman Sudarsono, mereka saat itu hujan-hujanan hingga di wilayah Begadung.

Setelah hujan reda, mereka lantas pulang. Namun korban dan temantemannya tidak pulang bersamasama. Sebagian teman-teman Sudarsono ada yang memilih untuk menggandol kendaraan. Sementara Ahmad Sudarsono memilih pulang jalan kaki dengan tiga temannya yang lain. Yakni Galih, Prasetyo dan Khoirul. Mereka berempat bermaksud pulang dengan melewati Sungai Widas, tak jauh dari rumahnya. “Mungkin maunya cari jalan pintas,” jelas Joko saat ditemui di lokasi kejadian. Sampai di sungai, mereka langsung mencebur ke sungai untuk berenang menyeberangi sungai. Namun nahas bagi Sudarsono, belum sampai berhasil menyeberangi sungai, tiba-tiba tubuhnya hanyut terseret arus. Teman-teman korban yang mengetahui kejadian tersebut sempat berusaha menolong. Namun derasnya arus membuat tubuh Sudarsono cepat menghilang dari permukaan. Melihat itu, mereka ketakutan. Mereka segera melaporkan kejadian tersebut pada keluarga korban. Bersama dengan warga keluarga korban lantas datang untuk melakukan pencarian dengan dibantu petugas dari Polsek Nganjuk.

Kapolsek Nganjuk AKP I. H Joedo mengatakan, hingga kemarin pihaknya masih melakukan pencarian jasad korban dan belum ditemukan. “Belum ketemu. Sekarang masih kami cari terus,” ungkap Joedo kemarin. Sabtu malam atau malam Minggu kemarin, petugas telah melakukan penyisiran hingga wilayah Gondang. Namun jasad Sudarsono tetap belum ditemukan. Bahkan kemarin siang Tim SAR Brimob dari Kediri diterjunkan untuk mencari tubuh korban. Sayang upaya tersebut hingga kemarin petang masih belum bisa membuahkan hasil. Siang sebelumnya, sempat berhembus kabar bahwa tubuh korban ditemukan di sekitar Jembatan Ngrandu, Desa Putren, Kecamatan Rejoso. “Saat kami cek ternyata nggak ada,” lanjut Joedo. Joedo menambahkan, upaya pencarian akan terus dilakukan hingga jasad korban ketemu. Tak hanya polisi, warga sekitar juga melakukan upaya pencarian dengan cara tradisional, yaitu memukul-mukul peralatan rumah tengga secara bergantian. Dengan tujuan agar tubuh korban bisa secepatnya keluar. (ery/im)

Mimpi Banyak Tamu

Tenggelamnya Ahmad Sudarsono, peserta Unas SMP, hingga kemarin masih menyisakan duka mendalam b agi P arjo, 5 0, d an Supirah, 48, kedua orang tuanya. Begitu juga dengan keluarga yang lain. Sehingga kesedihan yang mendalam begitu terlihat di rumahnya kemarin. Bagaimana tidak, jika tidak terkena musibah, rencananya Senin (29/3) hari ini,Ahmad Sudarsono sebenarnya bakal mengikuti ujian nasional (Unas) di SMPN 3 Rejoso. “Lha iya, saya sama sekali nggak mengira,” ungkap Parjo, saat ditemui di rumahnya. Parjo mengatakan, saat keluar rumah, putra ke empatnya itu pergi tanpa pamit. Padahal dia dan istrinya sedang ada di rumah. Hingga akhirnya dia mendapat kabar dari teman-temannya bahwa putranya tenggelam. Menurut Parjo, sebelum kejadian Parjo memang sempat punya firasat aneh. Beberapa hari yang lalu dia bermimpi rumahnya kedatangan banyak tamu. “Saudara saya dari Bandung pada datang ke sini,” ungkap Parjo menceritakan

HERI MUDA SETIAWAN./RK

Sudarsono

mimpinya saatitu. Selain itu dia juga melihat ada sedikit keganjilan pada Sudarsono. Tiga hari terakhir , putranya itu seperti sulit tidur . “Y a itu firasat saya,” ujarnya sedih. Parjo berharap agar tubuh putra kesayangannya itu bisa cepat ditemukan dengan kondisi apapun. Sebab, dia sangat ingin melihat jasad anaknya p ada saat-saat terakhir. (ery/im)

Unas Jangan Bawa Ponsel Waspada Bocoran Jawaban Palsu

NGANJUK- Siswa diminta tidak membawa ponsel ke sekolah saat ujian nasional (unas) Senin (29/3) pagi ini. Larangan ini untuk mencegah gangguan konsentrasi karena tersebarnya bocoran jawaban palsu. Anjuran ini disampaikan oleh Kabid SMP/SMA Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora), M. Yasin. Menurut Yasin, saat unas ponsel tidak memiliki banyak fungsi. Sebab ponsel dilarang keras masuk ruang ujian. Sementara, berdasarkan pengalaman sebelumnya, bocoran jawaban palsu lebih banyak disebar melalui ponsel. “Daripada membingungkan siswa, lebih baik ponsel ditinggal di rumah,” pintanya. Saat pelaksanaan Unas untuk SMA/MA dan SMK pekan lalu, ditemukan sejumlah bocoran jawaban ujian yang diduga palsu. Bocoran diberikan lewat ponsel. Setelah ditelusuri, kunci jawaban itu ternyata berasal dari soal prediksi yang mudah didapatkan lewat internet. Yasin mengungkapkan, sudah

Jadwal Unas SMP/MTs

agar Unas bisa berlangsung lancar dan tertib,” harap Yasin. Senin (29/3) Bahasa Indonesia Hari ini, belasan ribu siswa Selasa (30/3) Bahasa Inggris mengikuti ujian nasional. Rabu (31/3) Matematika Totalnya mencapai 15.709 siswa SMP/MTs. Tetapi, Kamis (1/4) IPA tidak semua siswa bisa mengikuti ujian hari ini. Hingga seharusnya peserta percaya pada kemampuan diri sendiri. Sebab, kemarin, Yasin yang melakukan informasi bocoran-bocoran yang pemantauan di lapangan, mengemuncul itu hanya menyesatkan. tahui setidaknya ada 2 siswa yang Tidak hanya untuk siswa, la- gagal mengikuti Unas. Satu siswa rangan membawa ponsel juga MTsN I Nganjuk telah mengajuberlaku bagi para pengawas. Jika kan izin sakit karena kondisinya ketahuan melanggar, ancamannya sedang kritis di rumah sakit. tidak main-main. Pengawas yang “Orang tua siswa telah mengirim juga pegawai negeri sipil ini akan surat izin untuk mengikuti (ujian) dikenai aturan PP 30/1980 tentang susulan,” terangnya. Sementara satu siswa tenggeDisiplin Pegawai Negeri. “Sanksi yang diberikan akan disesuaikan lam di waduk. Kondisi terakhir dengan tindakan penyimpangan belum diketahui. Yasin menerangkan, tidak banyyang dilakukan,” terangnya. Yasin enggan menyebutkan ak perbedaan antara ujian untuk sanksi apa saja yang diberikan. SMA/SMK/MA dibandingkan Hanya saja, jika mengikuti PP ujian yang berlangsung hari ini. 30/1980 tersebut maka sanksi Perbedaan hanya tidak adanya terberat bisa berupa pemecatan. pengawas satuan pendidikan dari Aturan ini juga berlaku untuk perguruan tinggi. Meski begitu, pengawas indejenis penyimpangan lainnya. Pengawas bisa dicopot dari tugasnya penden tetap tersebar di setiap sebagai pengawas jika diketahui sekolah penyelenggara ujian pendengan sengaja membantu siswa didikan. Hanya saja, pengawas atau memberikan contekan. “Jadi tersebut berasal dari perguruan pengawas sebaiknya menjaga tinggi setempat. (dea/im)

Gemuk, Minimalisir Konflik

CMYK

NGANJUK- Kepengurusan DPC PDIP Kabupaten Nganjuk yang dilantik DPD PDIP Jatim, Sabtu (27/3) lalu tergolong sangat gemuk. Gemuknya kepengurusan ini, ditengarai sebagai salah satu upaya meredam konflik internal sekaligus merangkul ‘lawan politik’ dan elemen yang ada. Untuk pengurus harian, jumlahnya mencapai 15 orang terdiri dari satu ketua, 9 wakil ketua, 3 sekretaris dan 2 bendahara. Banyaknya pengurus harian DPC PDIP Nganjuk ini diduga untuk menampung pihak-pihak yang terlibat konflik. Pasalnya, ada sejumlah nama yang tercantum dalam kepengurusan harian itu, sebelumnya dikenal sebagai pihak yang menolak dilantiknya Taufiqurrahman sebagai Ketua DPC PDIP Kabupaten Nganjuk. Hanya saja, tengara upaya merangkul ’lawan politik’itu, dibantah Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Nganjuk, Puji Santosa. “Itu tidak benar. Anggota kepengurusan itu merupakan kader terbaik,” terang Puji Santoso saat dihubungi melalui ponselnya kemarin. Meski begitu, mantan anggota dewan ini tidak mengelak jika J Iklan/Langganan Hubungi : (0354) 699665; 681320

upaya pemilihan kader itu sebagai upaya menyPengurus DPC PDIP elesaikan konflik internal Nganjuk 2010-2015 di tubuh partai. “Kalau ada pihak-pihak yang Ketua : Taufiqurrahman langsung ditinggal, itu ya tidak benar,” ucapnya. Wakil Ketua : Sunaryo Seperti diberitakan, Nurwadi Nurdin Sabtu (27/3) lalu TauSukandar Tatit Cahyono fiqurrahman yang juga Bambang Guntoro Bupati Nganjuk, akhirnya Wiwin Sudilah dilantik sebagai ketua Suwoto DPC PDIP Kabupaten Supiyono Nganjuk di kantor DPD Sri Umi PDIP Jawa Timur periode 2010-2015. Sekretaris : Puji Santosa Sebelumnya konferensi Yohanes cabang yang memiliki Mujito agenda penetapan ketua Bendahara : Hariyono DPC ini, berlangsung Sunarto. deadlock. Sebagian peserta menolak melakukan Nurwadi Nurdin, yang sekarang pengesahan karena dianggap prosesnya tidak sesuai aturan. menjabat Ketua DPRD KabuHingga akhirnya, hasil keputusan paten Nganjuk, diganti oleh Puji diserahkan ke DPP PDIP. Dua bu- Santosa. (lihat juga tabel) Puji mengatakan bahwa SK lan berikutnya, dengan proses yang alot, Taufiqurrahman tetap disahkan kepengurusan masih dikirim sebagai ketua DPC PDIP Kabupaten ke Jakarta untuk mendapatkan persetujuan dari Ketua Umum Nganjuk. Dalam kepengurusan itu, sek- DPP PDIP, Megawati Soekarno retaris yang sebelumnya diisi Putri. (dea/im) E-mail : radarnganjuk@gmail.com


36 DIJUAL RUMAH & TOKO

Luas rumah 120 m Luas toko 120 m Lokasi Wilis Indah II Blok G/7 Hubungi : 081359493389 / 081254332999

IKLAN & ADVERTORIAL SERVICE PANGGILAN

OBAT TELAT BULAN

Melayani : TV, komputer, DVD, dll Hubungi : 085624739747 / 085736326442 Rumah : Jl. Nakulo 39 Gedangsewu Pare

Hanya 200.000/paket. Tidak reaksi uang kembali. DIjamin 100% tuntas & aman. Hub : TK SHIN SHENG Jl. Mastrip 24 Jombang Depan Terminal Jombang HP. 081259262545 (kirim gratis)

DIBUTUHKAN SEGERA

RAJA MAMPET

Karyawati SLTA bisa komputer, belum menikah, tidak perlu pengalaman, lamaran dialamatkan : TK. Laksana Jaya Jl. Brawijaya 63 Kdr

ATASI WC MAMPET, SAL. AIR, WASTAVEL, TANPA BONGKAR, TANPA KIMIA, GARANSI

+ KURAS 0354 - 7620117 / 081337658418

DICARI SEGERA SENIN 29 MARET 2010

TKI AUSSIE / JEPANG Gratis hubungi : ANTO – 0857363 38111 ISWI – 085645730171 SETYO – 085736182214 ARI – 085648044797

RUMAH DIJUAL CEPAT

RUMAH DIJUAL CEPAT

Perum Wilis Mukti I, Jl Wilis Mukti 3 No 43 Mojoroto Kediri, luas 126 m, SHM, kamar 2, telp, listrik, air. Hub: 081259907909

Perum Griya Indah Permata Sari Blok E/24 Jl. Penanggungan KDR (dekat mitos) LT.85 m2 , LB.74 m2 , Kmr 2, Granit, Srtrategis, Rumah Baru Siap Huni, Harga Nego Hub : 08123409554 / 0354 7640808 Minimalis

DIJUAL CEPAT

DIKONTRAKKAN

Butuh uang, tanah pekarangan Luas + 2.700 m2, tepi jalan, milik sendiri/ tanpa perantara, Alamat Desa. Sumberagung Kec. Plosoklaten Kab Kediri harga nego. Hub : 08123443453

- Ruko 2 lantai Jl. Trunojoyo No. 26 B + 26 D Fasilitas listrik 1300 watt + sanyo - Ruko 2 lantai Jl. Trunojoyo No. 28 A Fasilitas listrik 2200 watt + sanyo Hub : 0888 3465 175

LOWONGAN Bagi anda yang lulusan SMA/sederajat, D3, maupun S1 Ingin mengajar di PG/TK, Ikuti pendidikan-pelatihan singkat, kelas terbatas. Segera Daftar. Hubungi : Jl. MH. Thamrin 39 Kediri Telp. 694439

OBAT TELAT BULAN Telat bulan ?? Hanya 2 jam dijamin Langsung lancar, aman, tanpa efek samping. GARANSI sampai TUNTAS Hub : “VINCENT” Jl. KH. A. Dahlan 132 Kediri (Jembatan baru Semampir ke Barat, ada pertigaan lampu merah ke selatan + 10m timur jalan) Telp. 0354 - 780179 HP. 081335 999 471 Hub : BIG SENG (Terminal Lama) JL. Kapten Tendean Kediri (Dari pertigaan lampu merah Terminal Lama ke selatan 15 m, utara Terminal Lama, timur jalan) 03547081971 / 081259068999 ANTAR GRATIS

OBAT TELAT BULAN

OBAT TELAT BULAN

ANDA TELAT?? Hanya Rp 225.000

Dijamin Hanya 2 Jam Langsung lancar, aman, tanpa efek samping. GARANSI sampai TUNTAS

Dijamin tuntas tidak ada reaksi uang kembali garansi sampai tuntas!!! Obat tokcer kuat. P/W. Viagra, Nangen, Cialles, Playboy, pembesar perpanjang kajantanan arafoil, Cobra oil. Hub: A-SENG Jl. Urip Sumoharjo 16 Kediri Alun2 ke selatan ± 150 mtr, pas wartel Hp 081229777098

Hub : LION SHENG Jl. DR Saharjo No. 2A KEDIRI Pas depan Terminal Baru (Persis lampu merah TIMUR JALAN) Tlp. 081332699982 Hub : TOKO BIG SHENG Jl. Agus Salim 51 Kediri Jembatan Alun-alun ke Barat Pas depan Warung Kopi Wifi Telp. 081335536390 ANTAR GRATIS

KEDIRI PENDIDIKAN PG/TK Modern Tadika Puri, usia 2-6 th, Daftarkan sgr putra-putri anda di Jl. MH. Thamrin 39 Kdr Tlp. 0354-694439. Berikan yg terbaik utk sikecil anda [*] GIGA (0354)547261. Ada P3-733/800, P4-1.6,1. 8,2.0,2.4,2.8,3.0 Ready mon 15”, 17”, LCD15”, 16”, 17”, 19” Notebook, harga special [*] Oce-683390/08133069777 *P4-1,7/256/20/cdrw/csnew= 590rb, P4-2,0/512DDR/80/cdw= 825rb (LGA 2,8/512/80/cdrw/csnew= 1.235rb) [*] TERRA Comp (0354) 687612 : Service gratis komp, notebook, printer selama Mrt 2010, beli paket komp/notebook free up date anti virus lifetime, service mp3/4/5

KURSUS Dasar hingga mahir+Conversation (+ pelajaran sekolah) Hanya 4 bln (1 Mgg 2x pertemuan) Lebih hemat biaya & waktu Utk SD-SMP-SMA & Umum Garansi : 3x pertemuan pertama tdk ada kemajuan, biaya bisa ditarik penuh BLUE CORNER ENGLISH COURSE Jl. Slamet Riyadi 130 Kediri Telp. 0354-7000755

MOTOR

[*] CARRY PICK UP ‘01, AG-Blitar, biru, brg bgs, siap pakai, hrg 45 juta nego. Hub : 08125958653 / 7046344 [**] Jual L300 th 85 station warna biru tua, atas nama sendiri, harga 15 juta nego Hub : 081335762459 [**] Dijual MERCY C 230 Clasic ‘98 silver, cat full ors,panel wood, jok kulit, antic, KM 71rb, asli brg simpanan, lihat pasti suka, hrg 110jt nego. H : 081234447000 [**] Dijual FEROZA G2 Sporty ‘98, biru silver, istw, AC dingin, full var, cat ors, ban serep baru, semua B.S, khs yg cr mobil bagus, 69 jt nego. Hub : 08125962622 [*] L 200 PU Single cab’05 Htm AC/ PS Tape Hrg 90 Jt Nego Hub : 081330 336 385 [*] Jual T.P Kijang Inova tie G ‘06 bensin, silver, AN sendiri dr baru hrg 175 jt. Hub : 0358 - 7643463 Jl. Wilis 107 B Ngjk [*] Jual TP Colt Diesel Dum truck PS 120 th ‘05 a.n sendiri dr baru 0358 – 7643463 Jl. Wilis 107 B Nganjuk hrg 180 jt [*] Jual Isuzu Panther ‘99, AG-Pare, AC/Audio/ORS Luar Dlm/Istw Jrng Pakai Wrn Biru Met Hrg 85 Jt Bs Nego TP. Hub : 085235362929 [*] Kijang Innova type G ‘05, Plat AG, Rp 156 Juta T. Perantara Hub : Agus 081 259 703 000 / 0354 7037875 [*] NEW XENIA VVT-i, DP 14 Jt-an, Ready Stock, Bonus Menarik. Hub : Iwan Astra 08123583633 / 0354 - 7825407

Arisan Armada buka group baru, 200rb/bl utk semua tipe Yamaha, tlh diikuti lebih dr 2710 peserta & telah mengeluarkan lebih dari 1564 motor, 57 group. pen daftaran jam kerja di Jl. A. Yani 10 Kdr Tlp. 680778-680618

RUPA-RUPA Aquafresh perangkat air isi ulang, paket 12, 15, 18jt, lemari display 2,9jt. Tandon 5300liter= 2,2jt. Filter stainles 10”= 900rb. 925rb/30W, Pipa PVC 3/4= 13,5rb Telp. 0818337069/08155125185

FOTO COPY Mesin Fotocopy & Spare Parts Jual/Sewa, cash/kredit Canon NP 6030, 6050, 6650, IR5000. Terlengkap & termurah 500 rb/bln atau 8jt. bs Garansi. UD OSCAR Jl. Imam Bonjol 156 Kdr Tlp.683262,7004207, 7082968

MASTER GUNAWAN KEDIRI stop rokok, Tiap hari naik 1kg & tiap hari turun 1 kg, linu, Jerawat, keputihan, sgl bau, maag, nafas, greng jam2an, ambeyen, ngompol ngorok, boyok, gatal kanker, struk, TB langsung haid 20rb. 085234321008

DIBELI LAPTOP & KOMPUTER Dibeli laptop ex. pribadi, kantor hidup/rusak, komputer warnet, proyektor. Terima service. Simpan iklan ini. Hub: 7618666 / 08179415366

VISA & TOUR Urus Visa (pkt pt gj) Aust, USA, Jpg, Korea, Canada, proses cepat, biaya ringan, syarat mudah. Kesempatan terbatas. Hub : 081703693088 / 081230040002

JUAL SOFTWARE Jual software server pulsa handal,Cepat, akurat, database terpercaya dan orisinil/asli. Hub : 0354 - 7000558

LOWONGAN Dibutukan tenaga kerja survey penempatan didaerah masing-masing, Lk/Pr 19-55 thn, pendd min SLTP-S1, Lamaran dikirim via pos ke : Jl. Irian Barat 11 Surabaya Dibthkan karyawan/ti, lulusan SLTA, usia max 40 thn, pengalaman tidak diutamakan. Lamaran ditujukan langsung ke :Alamindo Perkasa Ltd. Jl. Abdul Karim 67 Lirboyo Kdr. jam kerja

NGANJUK PELUANG USAHA Depo air isi ulang sedia paket mesin: 10,5 jt, 12jt, 15jt Hub : DM Instrument Jl. Anggrek 14 Gandu Nganjuk Telp. 0358 - 330850 / 081556460777 Dibuka pendaftaran usaha loket pembayaran PLN, telp, FIF, ATM bersama, dll, se Jawa & Bali via EDC dan internet. Hub: 087858963132 / 0358-6131999/ 0358-7696917 Ery

PASANG IKLAN Makin Dekat WILAYAHKEDIRI: - RADAR KEDIRI, Jl. Brawijaya 27-D, Tlp. (0354) 681320 / 687904 / 699665 - Agen JAWA POS Jl. Imam Bonjol 178 Kdr, Tlp. (0354) 690344 WILAYAH PARE : WARTEL PUTRA ERLANGGA Jl. Mastrip II Telp. 0354 - 397143 WARTEL PUTRA AIRLANGGA Jl. Teuku Umar 86 Gedangsewu Telp. 0354 - 399939 - SAKTI Agency Jl. Gajah Mada 23, Tlp. (0354) 7063669 WILAYAH NGANJUK: -Toko Buku MELATI Jl. Gatot Subroto 91 Tlp. (0358) 322296 Jl. Diponegoro 24 Tlp. (0358) 321316 WILAYAH KERTOSONO: Agen MEKARINDAH Jl.P Sudirman 14-A (Depan Stadion Kertosono)


RADAR KEDIRI

37

RADAR KEDIRI

SENIN 29 MARET 2010

MENUJU

PENDAPA

PEMILU KADA, 12 MEI 2010

Daftar Pemilih Tambahan Pilbup 2010 Mencapai Ribuan Orang 13 PPK Belum Menyerahkan Data ke KPUD Kabupaten Kediri KEDIRI- Pemilih tambahan dalam Pemilihan Bupati (pilbup) Kediri 2010 diprediksi mencapai ribuan orang. Hal ini melihat sampel data pemilih tambahan dari 12 panitia pemilihan kecamatan (PPK) yang sudah masuk ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Kediri. “Rata-rata kenaikan pemilihan tambahan sekitar 250 orang per PPK,” ujar Sempu Dwi Sasongko, Ketua Pokja Pencalonan KPUD Kabupaten Kediri. Dengan demikian, jika kenaikkan pemilih tambahan

dianggap sama, maka, dari 25 PPK yang ada hubungi PPK yang belum menyerahkan INGAT di Kabupaten Kediri, kenaikan pemilih tamberkas rekapan pemilih tambahan. TuCOBLOSAN juannya, agar mereka segera menyebahan mencapai 6.250 pemilih. “Kami tidak bisa memprediksi karena rahkannya. Jika, PPS belum merekap daftar datanya belum masuk semua,” ujar Sempu pemilih tambahan, maka KPUD meminta ketika dikonfirmasi terkait jumlah pemilih mereka untuk proaktif dengan terjun ke PPS tambahan. untuk menanyakan jumlah daftar pemilih Lalu kapan deadline pengiriman daftar tambahan. Sehingga, KPUD bisa segera pemilih tambahan masuk ke KPUD Kamerekap untuk menentukan jumlah Daftar bupaten Kediri? Sesuai jadwal, lanjut Sempu, HARI LAGI Pemilih Tetap (DPT). “PPK harus mau dalam minggu ini seharusnya PPK sudah menjemput bola,” ujarnya. menyetor ke KPU. Lebih lanjut, Sempu juga menghimbau PPS untuk Untuk itu, Sempu mengatakan, pihaknya telah meng- lebih teliti lagi dalam penghitungan jumlah pemilih

Jalan Kediri-Kertosono Mulus Saya sangat lega melihat perbaikan Jalan Kediri-Kertosono. Karena dengan diperbaikinya aspal yang sudah berlubang dan retak-retak membuat jalur provinsi tersebut menjadi mulus. Sehingga, pengendara tidak was-was saat berkendara. Susanti Purwoasri, Kabupaten Kediri Sampaikan kritik, usulan, informasi, tentang berbagai layanan masyarakat! Silakan kirim ke Radar Kediri Jalan Brawijaya 27 D atau lewat email rdkediri@yahoo.com, radarkediri@gmail.com, atau sms ke 081556615000 dengan mencantumkan identitas diri.

4 3

Pelita Indah Tabrak Pikap Diduga Sopir Bus Ngebut KOTA- Kecelakaan antara sebuah mobil pikap dan bus tadi malam terjadi di Jl. Sersan Suharmaji, Kelurahan Manisrenggo, Kota Kediri, sekitar pukul 18.00. Meskipun tak ada korban jiwa, kondisi mobil pikap yang dikemudikan oleh Khoirul Roziqin, 41,

GALERI BANK MEGA SYARIAH

Sosialisasi Menabung Sejak Dini dan Uji Kreativitas Anak Bank Mega Syariah Gelar Lomba Mewarnai KEDIRI- Sosialisasi tentang menabung memang harus dilakukan sejak usia dini. Demi mencetak generasi penerus yang memiliki kebiasan hidup hemat dan tidak boros. Bank Mega Syariah (BMS) Kediri sebagai salah satu pelaku perbankan, menyadari peran sosialisasi tersebut. BMS kemarin menggelar lomba mewarnai yang diikuti ratusan anak. Lomba mewarnai yang bertajuk “Ayo Mewarnai Bersama Bank Mega Syariah” tersebut berlangsung di kantor BMS Kediri, Jalan Pahlawan Kusuma Bangsa, Kota Kediri sejak pukul 08.00 dan dibuka oleh Mukafi Reza, perwakilan Bank Indonesia cabang Kediri. Lomba dibagi menjadi tiga kategori, yaitu kategori play group, TK A, dan TK B. Funding Officer BMS Kediri, M. Timur Heru Anshori, yang ditemui di sela-sela kegiatan tersebut, mengatakan BMS memang ingin memberikan pembelajaraan tentang menabung kepada masyarakat, khususnya anak-anak sejak dini. “Kami ingin memberikan pembelajaran menabung sejak usia dini untuk hidup hemat, karena itu kami gelar lomba mewarnai untuk anak-anak,” tutur M. Timur Heru Anshori, Funding Officer Bank Mega Syariah (BMS) Kediri. Selain pembelajaran hidup hemat dengan menabung, kegiatan ini sekaligus untuk mengajak anak-anak berani berkreasi, berimajinasi, serta memperlihatkan kreativitasnya. Karena setelah selesai lomba mewarnai, ada kegiatan lain yang tak kalah seru. Ada game family

tambahan. Sehingga, DPT yang ditetapkan 1 April nanti benar-benar akurat. “Setelah jadi DPT maka sudah tidak bisa diubah lagi. Jadi, PPS harus benar-benar teliti. Jangan sampai ada warga yang tidak terdata,” tegasnya kepada Radar Kediri kemarin. Untuk diketahui, jumlah DPS pilbup sebesar 1.165.892. Jumlah ini turun sebesar 59.447 dibanding DPT pilpres sebanyak 1.225.339. DPS pilbup itulah yang diverifikasi ulang. Jika ada orang yang belum terdata di DPS akan dimasukkan di daftar pemilih tambahan. Sebaliknya, jika ada warga yang tidak berhak memilih tetapi tercantum di DPS akan langsung dicoret. (ut/tyo)

IKA MARIANA/RK

JUARA: Pemenang lomba mewarnai bergaya. serta story corner yang bisa diikuti tak hanya oleh si anak tapi juga orang tua. “Jadi anak-anak diajak untuk berani tampil dan berbicara, seperti memperkenalkan diri dan berhitung dalam bahasa Inggris. Alhamdulillah pesertanya membeludak, ada sekitar 150 lebih,” lanjutnya. Selain banyak permainan, pada acara tersebut juga dibagikan berbagai hadiah dan suvenir menarik dari para sponsor kegiatan tersebut. Di penghujung acara, diumumkan para pemenang lomba. Masing-masing kategori terdiri dari enam pemenang. Yaitu, harapan I, II, dan III serta juara I, II, dan III. (adv/ik/im)

warga Kelurahan Jamsaren, Kecamatan Pesantren, mengalami kerusakan parah di bagian depan. Kepada Radar Kediri, Khoirul mengatakan kecelakaan itu berlangsung sangat cepat. Saat itu dirinya mengemudikan pikap dari arah Selatan ke Utara. Di dalam mobilnya juga ada Chusnul Khotimah, 28, istrinya dan dua anaknya, yaitu Noviana, 7, dan Iqbal, 5. “Kami baru saja dari rumah saudara di Kras. Rencananya akan pulang,” kata Khoirul yang masih terlihat shock. Sampai di Jl. Sersan Suharmaji, tiba-tiba saja dari arah Utara melaju sebuah mobil Daihatsu Panter, disusul bus Harapan Jaya dan bus Pelita Indah dengan nopol AG 7051 UY. Menurut Khoirul, dua bus itu sudah terlihat kejar-kejaran, saling mendahului sejak dari Utara. Tiba-tiba, lanjut Khoirul, bus Harapan Jaya yang ada di belakang Panter berhenti mendadak. Hal itu mengakibatkan bus Pelita Indah yang ada di belakangnya banting setir ke kanan hingga melewati marka jalan. Saat itulah bus yang dikemudikan Agus Sudarmanto, 37, warga Desa Ngrendang, Kecamatan Gondang, Tulungagung, itu menabrak pikap Khoirul. Akibatnya, bagian depan pikap mengalami kerusakan parah dan kaca pecah. Beruntung Khoirul

M SYIFA/RK

RINGSEK: Pikap yang dikemudiikan Khoirul rusak parah setelah ditabrak bus Pelita Indah kemarin

dan keluarganya selamat. “Hanya lecet di tangan. Istri dan anakanak masih shock,” lanjut Khoirul. Sedangkan kondisi bus hanya mengalami rusak ringan. Hanya lampu depan pecah dan goresan pada bagian depan. Sopir dan penumpang bus semuanya juga selamat. Warga sekitar yang melihat

kejadian itu langsung membantu untuk mengeluarkan Khoirul dan keluarganya dari mobil pikap. Sedangkan warga yang lain berusaha mengamankan sopir bus agar tak kabur. Tak berselang lama, petugas dari Unit Laka Lantas Polresta Kediri datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat

kejadian perkara (TKP). Sopir bus kemudian diamankan untuk dimintai keterangan. Kasatlantas Polresta Kediri, AKP Muryono, mengatakan pihaknya masih memintai keterangan para saksi. Sedangkan sopir bus untuk sementara diamankan di Mapolresta Kediri.(fa/im)

Banjir Diskon Berhadiah Langsung KEDIRI- Mulai Minggu (27/3) kemarin hingga 6 April 2010 mendatang bertempat di Kediri Mall – Sri Ratu, satu–satunya pusat IT dan Edukasi terbesar, terlengkap, termurah dan terjamin di Indonesia Timur, Hi – Tech Mall hadir di Kediri. Berbagai macam produk IT seperti notebook, PC desktop, printer, aksesories, dan broadbad bisa Anda dapatkan dengan harga sale dan terjamin plus berbagai bonus menarik mulai DVDRW, anti virus hingga printer. Seperti notebook Asus seri K401J dengan teknologi T4400 berlayar 14” bisa Anda dapatkan dengan harga Rp 4.565.000 plus bonus free Kaspersky Anti Virus. Selain itu juga, notebook Acer seri 4740-331G32Mn yang sudah berteknologi Intel Core i3 hanya seharga Rp 5 jutaan plus cashback mulai Rp 200.000. Sedangkan untuk notebook Compaq juga menawarkan harga special yaitu untuk seri CQ 510 dengan harga Rp 5 jutaan plus cashback Rp 300 ribu. Sedangkan notebook Zyrex juga menawarkan seri Cruiser 2615 dengan teknologi Core 2 Duo T6500 berlayar 12” hanya dengan harga Rp 4.499.000. Selain notebook, Anda juga bisa mendapatkan berbagai macam aksesories komputer dengan harga bersaing mulai Rp 5.000. Selain itu juga, flashdisk ditawarkan dengan harga yang special mulai Rp 83 ribu untuk 4 Gb. Untuk kebutuhan internet, IM2 menawarkan harga menarik yaitu bundling modem plus bonus voucher Rp 50 ribu seharga Rp 699.000 menjadi Rp 399.000 hanya selama event berlangsung. Dari Smart juga menawarkan harga bundling modem mulai harga Rp 700 ribu. Penawaran pesial lainnya adalah bila Anda membeli flashdisk 2 Gb dari Nexus, Anda juga dapat membeli modem GSM E220 Huawei mulai Rp 200 ribu hanya selama event berlangsung. Selain harga special, bonus menarik, Anda juga bisa mendapatkan hadiah langsung mulai card reader, mouse, speaker, flashdisk hingga printer untuk setiap pembelian komputer dan notebook senilai minimal Rp 2.000.000 di Hi – Tech Mall Zone.

Pusing dengan virus yang menyerang notebook atau komputer Anda ? Jangan khawatir..! Bawa saja langsung desktop, notebook, harddisk external, falshdisk Anda ke pameran, karena anti virus terkenal Kaspersky mengadakan event Bersih–Bersih Virus Gratis. Dapatkan juga harga special dari Kaspersky mulai harga Rp 100.000 Selain pameran , para pecinta game online, dapat mengikuti berbagai lomba games online yang berhadiah jutaan rupiah. Mulai kompetisi Ayo Dance, DOTA, War Rock, Point Blank, dan Lineage. Selain game online dalam event ini, Hi – Tech Mall juga mengadakan Workshop IT untuk

dunia pendidikan special buat Guru – guru dengan Topik menarik yaitu Optimalisasi Pemanfaatan IT bagi dunia Pendidikan. Selain Workshop untuk Guru Hi- Tech Mall juga mempersembahkan Workshop pengenalan komputer gratis untuk anak– anak usia PG/ TK. Untuk pendaftaran Workshop dan Kompetisi Game Online di Radar kediri, Jl. Brawijaya 27D, Telp. 681320. Segera ikuti pameran dan event Hi – Tech Mall, rasakan sensasi harga termurah dan terseru belanja IT yang belum pernah ada di Kota Kediri, tentu saja hanya di HiTech Mall Zone – Kediri Mall. Ingat IT ingat Hi – Tech Mall. (advertorial/im)

RAMAI: Pengunjung Hi - Tech Mall di Kediri Mall-Sri Ratu membeludak kemarin.

Hari Ini, Bahas Penggunaan Power Point dan Internet Bagi Guru Bagi para guru yang sudah mendaftar untuk mengikuti workshop, ada baiknya menyiapkan diri. Pasalnya, hari ini pemateri akan menyampaikan tentang optimalisasi power point untuk mendia pengajaran dan internet sebagai pendukung pendidikan. Yang akan dimulai pukul 11.00-16.00. Diungkapkan Jauhary Johanis, ketua panitia workshop ‘Untukmu Guru’, di workshop perdana ini pihaknya memang ingin membuka wawasan para guru. Khususnya tentang pengetahuannya untuk menguasai teknologi. “Zaman semakin maju. Teknologi pun seakan menyatu dengan kehidupan. Kalau para guru masih mengajar dengan cara konvensional, kasihan anak didiknya,” paparnya. Sementara itu, Budi Luhur, pengajar D1 Adi Wahana yang juga sebagai pemateri workshop, mengungkapkan saat ini power point seakan sudah menjadi kebutuhan bagi pendidik. Pasalnya, dengan menggunakan power point pengajaran akan lebih hidup. “Tentunya

menjadi lebih menarik. Nah, bagaimana membuat tampilan power point bisa lebih menarik perhatian anak. Itu yang akan kami kupas dalam workshop kali ini,” tutur Budi. Semakin banyaknya sekolah yang menerapkan konsep SBI, lanjut Budi, seharusnya bisa memacu kreativitas para guru. “Tampilan jangaan sampai monoton. Karena power point itu pada dasarnya butuh kreativitas. Tergantung dari materi yang disampaikan,” katanya. Untuk penggunaan internet sebagai pendukung pendidikan, Budi berpendapat bahwa internet sekarang ini mirip perpustakaan. “Kalau zaman dulu mencari referensi harus ke perpustakaan. Sekarang cukup buka internet, semua informasi bisa didapatkan,” sambungnya. Hanya saja Budi berpesan, para guru harus lebih selektif saat mencari referensi di internet. “Karena akan ditularkan untuk anak didiknya, para guru harus mencari

informasi yang akurat. Jadi, informasi tersebut tak akan melenceng dari apa yang diharapkan,” lanjutnya. Bahkan melalui dunia maya para guru bisa memberikan tugas-tugas. Contohnya, guru membuat blog sebagai sarana komunikasi dengan anak didiknya. “Bikin blog dengan tampilan menarik. Saya yakin anak-anak bisa makin rajin untuk belajar. Karena itu akan lebih mengasyikkan ketimbang belajar dengan cara konvensional,” tegasnya. Budi menambahkan, kemajuan teknologi harus dimanfaatkan para guru secara tepat. Sebab kalau teknologi diabaikan, kemampuan para guru di bidang teknologi dan informasi akan terkikis. “Anak-anak zaman sekarang sudah taka sing lagi dengan namanya internet, facebook, atau semacamnya. Saya harapkan para guru tak kalah dengan anak-anak.Karena bagaimanapun sekarang ini gudangnya informasi ada di internet,” tukasnya. (adv/ado/im)

Pemimpin Redaksi : Tauhid Wijaya. Redaktur Pelaksana: Mahfud. Redaktur/Asisten : Imam Subawi, Endro Purwito, . Staf Redaksi/ Reporter : Puspitorini Dian H, Rully Prasetyo, Timur Pradopo, Sri Utami, Antuji Hayatri Masroh, Heri Muda Setiawan. Pracetak : M Arif Hanafi (koordinator), Saifudin Asro, M. Sahrul Mubarok Sekretaris Redaksi : Masrurotus Solikah Pemasaran dan Offprint : Ahmad Qodiron (Manager), Samsul Ghorib, Robbet Agus Juwandono, Iklan: Chafid Suyuti (manager), M. Najib , Dillia Yuliharti Administrasi Iklan : Efi Susanti Penerbit : PT Kediri Intermedia Pers. Direktur/ GM : Sholihuddin Bagian Keuangan/Administrasi : Reliya Iin Nugraini, ZS Dwi Hartutiek, Choirul Anam, Yusi Ratna, SIUPP : 1527/SK/Menpen/SIUPP/1999 Alamat Redaksi/ Iklan dan Pemasaran : Jl. Brawijaya 27D Kediri Telepon : (0354) 681320 - 699665 Fax. (0354) 687904 E-Mail : radarkediri@gmail.com / rdkediri@yahoo.com Perwakilan Surabaya : Graha Pena Lt. 4, Jl. A Yani 88, Telp: (031) 8283333 (Hunting), Fax : 031.8255555.


CMYK

KOMUNITAS MUDA

38

SENIN 29 MARET

Peduli Tinggi, Minim Aksi Global warming , seringkali kita mendengar kata-kata itu. Bukan karena latah, tapi memang global warming atau p emanasan g lobal sedang melanda bumi kita tercinta. Ciri-cirinya ditandai dengan cuaca yang tidak menentu atau cuaca ekstrem. Seperti saat ini, pada musim hujan kita seringkali merasakan panas yang sangat menyengat. Tetapi, tiba-tiba bisa hujan sangat d eras hingga banjir terjadi dimanamana. Ada banyak hal yang bisa menyebabkan pemanasan global. Diantaranya, penebangan hutan secara liar, emisi gas karbon, pemakaian gas freon secara berlebihan. Akibatnya, bumi kita menjadi semakin panas. Sebab, tanamantanaman di hutan yang mampu menyerap CO2 atau karbon dioksida banyak yang hilang. Sebenarnya, seberapa besar kepedulian KoMuers pada global warming? survei yang dilakukan KoMu pada 100 responden di Kediri menyebutkan, k epedulian p elajar di Kediri terhadap global warming cukup tinggi. Sayangnya, hanya sebagian kecil yang mau melakukan antisipasi untuk meredam pemana-

san global. Sejumlah 50 persen KoMuers menyatakan peduli dengan pemanasan global tapi mereka tak melakukan apa-apa. “Bingung juga mau ngapain. Soalnya, selama hidupnya juga biasa-biasa saja,” kata Lina, siswi SMP Pawyatan Dhaha. Selebihnya, sebanyak 21 persen KoMuers menyatakan peduli dengan pemanasan global dan berpartisipasi aktif melakukan pencegahan. Caranya, bermacam-macam. Paling banyak, mengaku mengantisipasi pemanasan global dengan melakukan penghijauan. “Menanam satu pohon saja sudah sangat berarti untuk mengura ngi pemanasan global,” kata Ike, siswa SMP Pawyatan Daha lainnya. Selain Ike, beberapa siswa lainnya mengaku punya cara tersendiri untuk mencegah global warming. Mulai sekadar mengurangi penggunaan tisu, mengurangi penggunaan air , hingga tak menggunakan parfun spray secara berlebihan. Cara-cara diatas, secara tak sadar bisa memperpanjang bumi kita. So, bagi KoMuers yang belum mempraktikkannya, harus memulai dari sekarang. (Firda, Chelin, Devita)

Peduli nggak sama global warming yang menimpa bumi kita? Peduli dan melakukan pencegahannya. 21 persen

Menanam atau Menghemat?? Tak perlu langkah muluk-muluk jika ingin mengantisipasi pemanasan global. Cara yang paling sederhana tetapisangatbermanfaatuntukmenyelamatkan bumi kita adalah dengan melakukan penghijauan atau menanam pohon. Kenapa harus menanam pohon? Ibarat pabrik, pohon mampu memproduksi oksigen bagi makhluk hidup. Pohon juga bisa menyerap polusi, termasuk menyerap CO2 atau karbondioksidasehinggapemanasan global bisa berkurang.Akar tanaman juga bisa menyerap air. Sehingga, tidak terjadi banjir saat hujan deras. Tak hanya dengan menanam pohon, langkah-langkah kecil lain juga mampu mengurangi pemanasan global yang terus menggerogoti bumi

TAHUN 2010

Peduli, tapi nggak ngapa-ngapain. 50 persen Nggak peduli. 29 persen

kita. Misalnya, dengan menghemat pemakaian air saat mandi, menyikat gigi, cuci mobil. Berdasar survei, di Indonesia, penggunaan air per orang per hari sebanyak 144 liter atau delapan galon. Di perkotaan justru lebih banyak lagi. Yaitu 250 liter per hari atau 13 galon. Menghemat penggunaan tisu juga bisa menjadi jurus jitu untuk mengurangi pemanasan global. Berbagai jenis tisu yang kita gunakan dibuat dari serat kayu dan tidak bisa didaur ulang. Semakin banyak kita menggunakan tisu, akan semakin banyak pohon yang ditebang. Akan lebih hemat jika kita memakai lap tangan atau serbet makan. (Suply, Buset)

Apa yang kamu lakukan untuk mencegah global warming? Tanam pohon sebanyak banyaknya 55 persen Mengurangi penggunaan barangbarang y ang mengandung karbon 25 persen Kembali ke alam. Hidup sederhana 20 persen

Kru Komunitas Muda Radar Kediri Redaksi KoMu: FIRZAL (SMK AL HUDA KEDIRI), DIYA (SMKN 2 KEDIRI), NISA (SMAN 2 KEDIRI), SUPRI (SMK AL HUDA KEDIRI), BUDI (SMK PGRI 4 KEDIRI), DECHY (SMAN 5 KEDIRI), OLGA (MAN 3 KEDIRI), DITA (SMPN 2 KEDIRI), ALIF (SMAN 2 PARE), DEVITA (SMAN 1 GURAH), DANIQ (SMAN 1 PARE), FARAH (MTsN 2 KEDIRI), AGUS (SMAN 4 KEDIRI), FIRDA (SMPN 2 KEDIRI), LUCKY (SMPN 2 KEDIRI), BIMA (SMPN 2 KEDIRI) , DEFRIN (SMAN 3 KEDIRI), SASA (SMPN 3 KEDIRI), ERLIAN (SMPN 3 KEDIRI), LISA (SMPN 3 KEDIRI), RIJAL (SMPN 4 KEDIRI)

Menurutmu, apa yang menyebabkan global warming? Banyaknya pohon yang di tebang. 65 persen

MTsN 2 Kediri Buka Akselerasi Penuhi Standar, Nilai Akreditasi Capai 9,7 KEDIRI- Setelah sukses membuka excellent class, tahun ajaran 2010/2011 ini Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kediri membuka kelas akselerasi. Di kelas ini nantinya siswa hanya menempuh masa pendidikan dua tahun. “Namun kurikulumnya masih akan tetap sama dengan reguler,” kata Wakil Kepala MTsN 2 Kediri Bidang Kurikulum Nursalim. Kelas akselerasi, lanjut NursaMOH SYIFA/RK lim, adalah kelas percepatan BERPRESTASI : MTsN 2 Kediri buka pendaftaran kelas belajar. Para siswa yang masuk di kelas itu tak sembarangan. Hanya akselerasi pada 13-16 April mendatang. yang berprestasi dan memiliki Badan Akreditasi Nasional (BAN) pada MTsN 2 nilai di atas rata-rata yang diterima. Mengingat Kediri menunjukkan angka 9,7 dari nilai maksimal siswa harus mampu menyelesaikan masa belajar 10. Angka itu sudah mendekati sempurna. Karena dalam waktu singkat. Semuanya dibuktikan dengan itu Nursalim optimistis program kelas akselerasi fotokopi rapor dari saat mendaftar. bisa berjalan maksimal. Meskipun masa pendidikan hanya ditempuh Untuk tahun pertama ini baru akan dibuka satu keselama dua tahun, Nursalim mengatakan tak ada las dengan pagu 20 siswa. Sistem pembelajarannya pemadatan kurikulum. Karena sistem yang digumenggunakan pendekatan bilingual. Namun yang nakan menggunakan satuan kredit semester (SKS). paling membedakan adalah boarding school. “Siswa Hal itu lebih mirip perkuliahan. nantinya akan tinggal di asrama yang di dalamnya Nursalim mengatakan dibukanya kelas akselakan diisi berbagai kegiatan positif,” tandasnya. erasi karena MTsN 2 Kediri dinilai sudah memenuhi Pendaftaran kelas akselerasi mulai dibuka 13-16 syarat.Yakni standar khusus yang ditetapkan Kantor April mendatang. Tempat pendaftaran di MTsN 2 Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kediri Jl. Sunan Ampel 12 Kota Kediri pada jam Provinsi Jawa Timur. “Ada delapan standar. Dan kerja, pukul 08.00-13.00. Informasi lebih lanjut bisa kami sudah memenuhinya,” ujarnya. menghubungi telepon 0354-687895. Pengambilan Selain itu, hasil evaluasi akreditasi yang dilakukan formulir tidak dipungut biaya.(fa/ndr)

Perilaku manusia yang tak peduli dengan kelestarian lingkungan. 20 persen Timbulnya efek rumah kaca 15 persen

CERPEN KoMu

Ancaman Terbesar By : Devita Belum bisa ku lupakan peristiwa itu. Kala aku terkapar meregang nyawa karena kelalaianku sendiri. Bagaimana rasanya, aku seolah telah lupa. Sakit, remuk, bercampur dengan pekat yang tak terurai. Maka, ketika terang menyapa, aku hanya bisa bersyukur karena telah diberi kesempatan kedua. Sekarangsemuanyatelahberubah. Aku justru berharap sebaliknya. Aku ingin mati lebih dulu daripada aku harus melihat satu persatu orang yang aku sayangi pergi meninggalkan aku selamanya. Oh tidak! Rasanya begitu pedih saat menyaksikan orang tuaku meregang nyawa di depan kedua mataku. Aku pun hanya bisa terpaku tanpa bisa berbuat apa-apa. Sedikit pun aku tak bisa menolongnya. Aku tak bisa. Sungguh! Aku meratapi apa sekarang?

Aku tak punya tumpuan, bahkan harapan. Sakit. Sedih. Sesal. Hanya itu yang kurasakan. Hembusan nafasku kian berat, langkahku penuh tetes air mata. Aku menggigit bibirku sedemikian kerasnya ketika kulihat puing-puing berserakan penuh dengan lumpur di tempat itu. Segalanya jadi tak berbentuk. Bumi serasa seperti dijungkir balikkan. “Mengapa bisa terjadi seperti ini?” berbagai tanya berkecamuk dalam hatiku. Semuanya telah lenyap. Dimana hamparan rumput hijau yang membentang? Kemana embun yang tiap pagi menyapa dedaunan? Sesak. Desiran angin berhembus, bergumpal dengan asap jalanan dari kendaraan yang berlalu-lalang. Dengan sengitnya dia menyergap paru-paru yang telah kelelahan

menyelamatkan tubuh dari racun polutan. Panas kian membakar kulitku saat ozon tak mampu menahan sinar mentari. Kau tahu, akhirnya runtuh juga antartika yang bahkan tak pernah terjamah manusia. Ironisnya, semua orang dan bahkan aku mengetahui itu. Tapi, apa yang kami perbuat? Bukannya sadar, tapi kami malah semakin membabi buta merusak alam. Kini, tiba waktunya kami memetik buah yang telah ditanam. Bencana yang semula kami anggap wajar, ternyata semakin menjadijadi. Perubahan iklim dan cuaca seolah tak mau kompromi. Badai dan topan yang mengganas, bahkan pulau yang kami tempati tak berbentuk lagi. Hilang. Tenggelam. Kalau sudah begini, apa yang bisa kami perbuat? Kami tinggal

menunggu waktu untuk melihat kehancuran bumi. Aku terpaku. Hatiku bergetar melihat jasad bergelimpangan tak bernyawa karena menjadi korban bencana. Hampir semua orang yang kusayangi tlah terbujur kaku. Ditelan alam yang berontak menuntut diperhatikan. Aku masih bernafas. Masih bernyawa. Tetapi, semuanya kurasakan telah hilang. Apa bedanya dengan mati? Batinku mulai berontak. Kapan semua ini berakhir? Lidahku kelu. Akankah kau biarkan bumi ini perlahan hilang dan lenyap? Ancaman ini, tak ubahnya seperti tetes air hujan yang lemah namun bisa melubangi kerasnya batuan. “Ya.. Allah kembalikan bumiku yang indah dulu!” ratapku menangis tersedu. (*)

Siap Dinilai, SMAN 1 Siapkan Kepanitiaan Khusus

CMYK

KEDIRI- Penilaian lomba Sekolahku Hijau di dalam kelas pun kami beri bunga,” lanjut Sekolahku Sehat (Sehijau Sehat) semakin dekat. Retno. Berbagai persiapan sudah dilakukan para peserta. Selain sisi kebersihan dan kerindangan, Seperti di di SMAN 1 Kediri.Tak hanya fisik saja SMAN 1 Kediri juga telah membenahi sisi yang terlihat mulai dibenahi. Tapi kepanitiaan kesehatan. Di antaranya adalah dengan mekhusus juga sudah mulai terbentuk. maksimalkan peran unit kesehatan sekolah “Memang ada tim khusus yang nantinya akan (UKS). Para siswa juga dilibatkan secara aktif bertanggung jawab untuk Sehijau Sehat,” kata dalam hal itu. Wakil Kepala SMAN 1 Kediri Bidang Sarana dan Kendati demikian Retno mengatakan pihak Prasarana Retno Sujiari kepada Radar Kediri. sekolah lebih memaksimalkan penataan taman Kesiapan panitia itu juga mulai terlihat dari yang mudah terlihat. Karena dengan pemanwajah SMAN 1 Kediri yang tampak mulai dangan yang indah, akan membuat para siswa berubah. Beberapa bagian gedung sekolah juga betah di sekolah. “Harus diperindah taman sudah mulai dicat. Demikian pula dengan taman, yang tampak. Tapi kami tak memiliki tanaman tampak tanaman hias tertanam rapi dan indah. khusus untuk ditanam,” urainya. Retno yang juga masuk dalam kepanitiaan itu Meskipun sudah memiliki tar get untuk mengatakan bahwa SMAN 1 Kediri optimistis menang, Retno tak mau sesumbar . Menurutnya bisa menjadi juara dalam Sehijau Sehat. Kega- yang paling penting adalah bisa lebih baik jika galan tahun lalu akan dijadikan evaluasi untuk dibandingkan tahun lalu. “Yang paling penting LEBIH INDAH : Area SMAN 1 Kediri terus berbenah, suasana lingkungan sekolah terlihat bersih dan rindang. memperbaiki kekurangan yang ada. “Bahkan harus lebih baik,” tandas Retno.(fa/ndr)

MOH. SYIFA/RK


39

SENIN 29 MARET 2010

 TIDAK LAYAK Sambungan dari hal 29

saat musim mangga AgustusSeptember lalu, puluhan pedagang bersedia menempati lokasi tersebut. Akan tetapi, begitu musim hujan tiba, mereka langsung kembali ke lokasi semula di luar pasar. Yakni, di lapak-lapaknya yang berada di sekitar pasar lama. Alasannya, los yang mereka tempati terkena air hujan. “Kalau hujan, airnya masuk semua karena losnya tidak boleh ditutupi,” katanya. Menurut Imam, di Pasar Banyakan yang baru, total ada 30 los yang dibangun oleh pemkab. Yaitu, 20 los untuk pedagang grosir dan 10 los untuk pedagang eceran. Sesuai kesepakatan dengan dinas pasar, pedagang hanya bisa menempati dengan memasang sekat antarlos berupa

 RIYAMAH Sambungan dari hal 29

Berpijak dari UU Perlindungan Anak, Aria mengatakan, anakanak itu sebenarnya juga korban dalam tindak pidana yang dilakukannya. Yakni, korban dari kelalaian orang tuanya untuk mendidik dan mengawasi. Karena itu, nanti proses peny-

 SEPAKAT Sambungan dari hal 29

Malam itu, seusai membicarakan rencana penyerbuan ke Tongkin, Abu Sa’ad dan Abu Sa’id secara bergantian memberikan pengarahan kepada para prajurit yang akan menyamar sebagai kawanan bajak laut. Tidak sebagaimana lazimnya seorang pemimpin pasukan memberi pengarahan, Abu Sa’ad dan Abu Sa’id kepada para prajurit hanya memberi penjelasan tentang pilihan-pilihan yang harus

 SEMINGGU Sambungan dari hal 29

Dengan upaya itu, diharapkan nyamuk aedes aegypti dewasa yang potensial membawa virus demam berdarah akan mati. Jika hal ini diikuti gerakan 3M secara masif oleh warga, penularan demam berdarah diyakini bisa ditekan. Sebab, jentik-jentiknya pun akan mati. “Jentik-jentiknya memang harus diberantas dengan 3M,” imbuhnya. Dadiek menambahkan, untuk

sesek bambu. Mereka dilarang menutupnya. Inilah yang membuat pedagang enggan masuk. Sejak Desember lalu, mereka pun meninggalkan los. “Bagaimana mau ditempati, lha kalau kena hujan buahnya rusak semua. Keamanannya juga tidak jelas,” lanjut Imam. Tak hanya faktor itu, sambung dia, jumlah los yang tersedia di pasar baru sangat terbatas. Ada puluhan pedagang yang belum bisa tertampung. Sehingga, setelah bermusyawarah antarpedagang, mereka sepakat membangunnya sendiri. Dananya swadaya dari iuran. Jumlahnya ada 36 los. Salah satunya dibuat percontohan. Sisi kiri dan kanan diberi batas dengan dinding bata. Inilah yang akan ditunjukkan ke dinas pasar. “Jika disepakati model bangunan seperti itu, mungkin pedagang mau pindah. Kalau tertutup, kan keamanannya jelas,” tandas Imam.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pasar Kabupaten Kediri Ning Sulistyati mengatakan, sebenarnya sudah merencanakan pembangunan lanjutan di Pasar Banyakan. Misalnya, memindahkan gerbangnya ke dekat jalan raya sehingga lebih terlihat. Juga memperlebar akses keluar-masuknya serta menambah los di dalam. Akan tetapi, rencana itu belum bisa direalisasikan tahun ini karena anggarannya tidak disetujui. ”Kami masih terus mengupayakan pemindahan ke dalam,” katanya saat ditemui di gedung DPRD beberapa hari lalu. Untuk diketahui, pembangunan Pasar Banyakan di atas lahan seluas 4.228 meter itu menelan dana Rp 1,3 miliar. Anggarannya dialokasikan dalam tiga tahap. Yaitu, Rp 450 juta pada APBD 2007, Rp 500 juta pada PAK 2007, dan Rp 400 juta pada APBD 2008. (ut/hid)

idikan Ba dan He akan diserahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Polres Kediri. “Pemeriksaan akan dimulai lagi Senin (hari ini, Red) sambil menunggu tersangka tenang,” lanjut Aria. Sementara itu, hari pertama di tahanan, kemarin, Riyamah dan anak-anaknya langsung dijenguk keluarganya. Salah satunya

Miftahul Anam, suaminya, yang baru datang dari tempat kerjanya di Bali. Sedangkan, Mukmin, ayah Riyamah, tidak ikut. Ditemui di rumahnya, Mukmin mengaku tidak tega melihat anaknya dipenjara. “Biar anakanak saja yang ke sana, saya nggak tega,” tuturnya. Dia hanya bisa pasrah terhadap semua yang telah terjadi. (dp/hid)

ditentukan oleh masing-masing prajurit. “Jika dalam pertempuran sebagai prajurit kita hanya kenal kata menang atau mati, maka dalam pertempuran sebagai bajak laut kita mengenal kata menang dengan harta rampasan atau kalah dengan meloloskan diri. Jadi, tidak ada ketentuan bagi bajak laut untuk mempertahankan nilai-nilai ksatria,” ujar Abu Sa’ad menegaskan. “Kota Haiphong adalah kota dagang yang kaya. Emas, permata, mutiara, gading, dan sutera bertimbun-timbun di gudang-

gudang dan rumah-rumah penduduk. Karena itu, saat kita serang dan kuasai Haiphong, angkut sebanyak-banyaknya kekayaan Haiphong. Isi perahu-perahu kita dengan barang rampasan. Dan sebagaimana aturan bajak laut, setiap perahu yang berisi barang rampasan, akan dibagi rata di antara penumpangnya. Ambil sebanyak-banyaknya barang berharga semampu kalian. Pulanglah dengan kekayaan berlimpah.” “Hidup Tuan Abu Sa’ad!” “Hidup Tuan Abu Sa’id!” (bersambung)

fogging, dinkes memberikannya secara gratis. Makanya, apabila ada daerah di sekitar penderita DB yang belum dilakukan fogging, warga diminta melapor ke kelurahan. Selanjutnya, dinkes akan bergerak ke sana. “Tapi, fogging hanya bisa memberantas nyamuk dewasa lo,” katanya, mengingatkan. Hal senada disampaikan Kabag Humas Pemkot Nur Muhyar. Menurut dia, meski beberapa hari terakhir curah hujan sudah cenderung turun, warga harus tetap berhati-hati. Bahkan, semakin

meningkatkan kewaspadaannya. Sebab, curah hujan yang tidak menentu potensial menimbulkan genangan di mana airnya tidak berganti. “Di situ, nyamuk akan bersarang dan berkembang biak,” tuturnya. Muhyar berharap, terus bertambahnya penderita tersebut bisa membuat masyarakat semakin sadar tentang pentingnya PSN. Baik melalui gerakan 3M maupun ikanisasi. Demikian juga dengan gerakan Jumat bersih yang telah dicanangkan wali kota. (tyo/hid)

12 Pertandingan Persik v Persija Pada Rabu, 31 Maret 2010 berakhir : a. Menang Persik b. Menang Persija c. Seri Dimanakah letak cabang Armada Pagora Jaya ? a. Ngadiluwih b. Kras c. Ringinrejo Gunting dan jawab pertanyaan Kuis Yamaha ISL 2009 Kirim kupon paling lambat 13 Februari 2010 pukul 17.00 WIB. PENGIRIM Nama ..............................................No. KTP/SIM/ ........................... Alamat .............................................................................................. TEMPAT PENGUMPULAN KUPON : KEDIRI : Kantor Radar Kediri, Jl Brawijaya 27D NGANJUK : Agen Munajat/TB Sumber Ilmu, Jl Pangsud 115/21 KERTOSONO : Agen Prayit/Toko Sumber Ilmu Jl A Yani 85 PARE : Sub Agen Nanang Depan RS HVA Toeloengrejo Pare Hadiah per periode: Kaus, Jaket, Rompi, Jam dinding, Payung, Travel bag Hadiah Utama (diundi tiap 4 kali home): TV, Kulkas, Mesin Cuci,MP4, Setrika, Speaker Aktif

 USAI MEMBUNUH Sambungan dari hal 29

Hubungan antara Riyamah dan Supiyatun selalu rukun seperti layaknya saudara yang tinggal berdekatan. Makanya, Mukmin hanya bisa terduduk lemas begitu diberitahu polisi jika Riyamah dan dua anaknya merupakan pelaku pembunuhan Supiyatun. Dia semakin terkejut saat diberitahu alasannya karena terbelit ekonomi. Selama ini, kata Mukmin, putrinya itu tak pernah menceritakan kondisi ekonomi keluarganya. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Riyamah bekerja sebagai penjaga toko (bukan lembaga keuangan seperti berita kemarin, Red) di Desa Bringin, Kecamatan Badas. Ibu empat anak itu berangkat kerja sekitar pukul 06.00 hingga siang. Kemudian, kembali ke

 SETUJU BERDIRI Sambungan dari hal 29

Dalam kondisi demikian, PTS yang bisa menyikapi perubahan pasti akan diuntungkan karena pendidikan di Kota Kediri akan lebih ramai. “Banyak mahasiswa dari luar Kediri yang kuliah di sini. Jadi, PTS tidak akan kesulitan mendapatkan mahasiswa jika mutu serta sarana dan prasarananya bagus dan memadai,” tandas Prijo optimistis. Hal serupa disampaikan Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kediri Ahmad Subakir. Meski sama-sama sebagai perguruan tinggi negeri (PTN), dia menyatakan lebih senang jika Unibraw jadi mendirikan kampus di Kediri. “Saya ucapkan selamat datang dan bergabung untuk memajukan pendidikan di Kota Kediri jika Unibraw jadi masuk di sini,” ujarnya kepada Radar Kediri melalui ponselnya kemarin. Meski sama-sama berstatus negeri, lanjut Subakir, STAIN tidak khawatir tersaingi. Sebab, mereka berbeda segmentasi. Unibraw lebih mengarah ke pendidikan umum sedangkan STAIN ke pendidikan yang berlandaskan agama. Apalagi, lanjutnya, dalam sistem pendidikan nasional (sisdiknas), tidak boleh ada yang melarang perguruan tinggi berdiri di daerah lain. Dan, rencana pendirian Unibraw di Kediri

 SEMBILAN Sambungan dari hal 29

Meski hanya ’nunut’, mereka tetap akan diperlakukan sama. Semua berpedoman pada petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) unas yang ditetapkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Pengawasan juga tetap ketat. Selain pengawas dan peserta, semua tidak boleh masuk ruangan. Sekalipun wali kota atau pejabat pemkot lainnya yang hendak meninjau. ”Hanya boleh dari luar,” tandas perempuan berjilbab ini. Ditambahkannya, pelaksanaan unas SMP akan dimulai sekitar pukul 08.00. Semua peserta diharapkan datang 30 menit sebelumnya. Jika sampai terlambat lebih dari sepuluh menit, sanksinya tidak boleh mengikuti unas di mata pelajaran tersebut. “Saya berharap tidak ada siswa terlambat,” harapnya. Untuk diketahui, unas SMP/ MTs di Kota Kediri diikuti oleh

 UNAS KREDIBEL Sambungan dari hal 29

Di era Ebtanas, mata pelajaran yang diujikan ada lima. Setelah menjadi unas, tinggal empat, yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris, matematika, dan ilmu pengetahuan alam (IPA). Fungsinya pun mengalami perubahan. Di era Ebtanas, NEM (Nilai Ebtanas Murni) tidak ditetapkan dan tidak menjadi syarat kelulusan. Sementara, dalam unas, NUN (Nilai Ujian Nasional) ditetapkan standar tertentu yang harus diraih siswa agar dapat lulus. Menurut POS (Prosedur Operasional Standar) Ujian Nasional yang dikeluarkan BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan), peserta unas dinyatakan lulus jika mememiliki nilai rata-rata 5,5 untuk semua mata pelajaran yang diujikan, dengan nilai minimal 4,00 untuk paling banyak dua mata pelajaran yang diujikan, dan 4,25 untuk mata pelajaran lainnya. Pedoman Teknis Penyelenggaraan Ujian Nasional dan Ujian Sekolah dan Madrasah dari Dinas Pendidikan Jawa Timur menjelaskan, unas merupakan kegiatan pengukuran dan penilaian kompetensi peserta didik secara nasional untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah. Sedangkan, ujian sekolah/madrasah adalah kegiatan yang dilakukan oleh satuan pendidikan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik sebagai pengakuan prestasi belajar dan atau penyelesaian

toko usai magrib. Meski demikian, Mukmin tidak pernah menanyakan berapa penghasilan Riyamah. Terlepas dari faktor ekonomi yang menjadi pemicu, Mukmin sangat menyesalkan tindakan Riyamah yang mengajak kedua anaknya. Menurut pria berambut putih itu, Ba dan He adalah anak penurut. Bahkan, Ba tergolong anak pandai. Semester lalu, dia mendapat rangking tiga di kelasnya. “Saya belum percaya kalau cucu saya terlibat. Sekarang kami memikirkan cara merawat yang kecil-kecil (Ag dan Yy, dua anak terakhir Riyamah, Red),” terangnya dengan muka tertunduk. Mendengar penjelasan mertuanya yang panjang, Miftahul Anam, suami Riyamah, yang sejak awal diam langsung angkat bicara. Dia mengatakan, kepulan-

gannya kemarin bukan karena mendengar kabar pembunuhan yang dilakukan istrinya. Melainkan, karena gelisah selama beberapa hari terakhir. Pikirannya langsung tertuju pada anak-istrinya yang tinggal di Badas. ”Saya lalu nekat pulang,” kata Anam yang kemarin mengenakan topi rimba warna krem. Sebenarnya, lanjut Anam, beberapa hari lalu dia sempat ditelepon oleh Riyamah. Tetapi, saat itu istrinya tidak menceritakan pembunuhan yang baru dilakukan. Melainkan, hanya mengaku takut tidur sendirian. Menanggapi hal ini, dia langsung meminta Riyamah tidur bersama empat anaknya. “Saya baru tahu (Riyamah membunuh, Red) setelah tiba di sini,” lanjutnya lesu. Rasa terkejut tak hanya dirasakan oleh keluarga Riyamah. Tetapi, juga beberapa tetangga

dekatnya. Kepala Dusun (Kasun) Sumbersari Masrumlatif mengaku tak pernah menyangka jika pelaku pembunuhan Supiyatun adalah Riyamah. Pria yang rumahnya hanya berjarak satu rumah dari tempat tinggal Riyamah itu tak merasakan perubahan tingkah laku dan raut muka Riyamah. “Mereka tampak biasa-biasa saja,” tuturnya. Bahkan, Sabtu (20/3) lalu, usai membunuh, Riyamah masih bisa mengikuti pengajian yang digelar di desanya. Hal serupa dilakukan oleh dua anaknya. Mereka tetap berangkat ke sekolah seperti biasa. Namun, terlepas dari hal itu, pria 56 tahun itu menilai Riyamah sebagai orang yang memiliki gengsi tinggi. Dia selalu ingin terlihat wah di mata para tetangga. Meski demikian, Mukmin tak pernah menyangka kalau Riyamah tega membunuh orang. (ut)

sudah memenuhi syarat-syarat dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) No 30/2009 tentang Penyelenggaraan Program Studi di Luar Domisili. “Jadi, tidak ada istilah menolak Unibraw di Kota Kediri,” lanjut ketua STAIN yang kembali terpilih untuk periode kedua ini. Subakir mengatakan, kehadiran Unibraw akan menjadi pelecut semangat perguruan tinggi di Kediri untuk meningkatkan kualitasnya. Sebab, jika tidak berbenah dan memperbaiki diri, mereka akan mati dengan sendirinya. Unibraw bisa menjadi pelatuk dunia pendidikan di Kediri jika benar-benar diniatkan untuk memajukan pendidikan dan perekonomian kota ini. Sebaliknya, jika ada niat lain, hasilnya pun bisa berbeda. “Nanti tidak jadi pelatuk, tetapi malah jadi batuk,” katanya. Hanya, baik Prijo maupun Subakir mempertanyakan kebijakan pemkot jika benar-benar akan menghibahkan lahan 28 seluas hektare di Kelurahan Mrican kepada Unibraw. Ini melanggar rasa keadilan bagi perguruan tinggi yang sudah ada di Kota Kediri selama ini. Bukan hanya bagi PTS yang hanya mendapat bantuan Rp 20 juta per tahun, kata Subakir, namun juga bagi STAIN. ”Rencana kami untuk me-ruilslag lahan STAIN dengan tanah pemkot di

SDN Ngronggo V yang hanya tiga hektare saja sampai sekarang belum terealisasi. Padahal, kami sudah mengajukan selama empat tahun,” keluhnya. Dijelaskan Subakir, rencana ruilslag tersebut dimaksudkan agar kampus STAIN bisa terlihat dari jalan raya. Sehingga, perkembangannya bisa semakin pesat dan calon mahasiswa baru tidak kesulitan mencarinya. “Ini Unibraw belum apa-apa pemkot sudah menyiapkan lahan,” protesnya. Karena itu, tandas Subakir, jika pemkot bersikap adil terhadap perkembangan perguruan tinggi di Kota Kediri, tidak akan muncul kecemburuan. Sebab, semua perguruan tinggi mempunyai tujuan sama, yaitu memajukan pendidikan. Dan, hal itu bisa menimbulkan multiplier effect berupa peningkatan perekonomian warganya. “Kalau Unibraw dipermudah soal pengadaan lahan, ini jadi tanda tanya. Ada apa?,” tanyanya. Adapun Prijo yang kampusnya berada di dekat perbatasan Kabupaten dan Kota Kediri menilai, sistem hibah akan merugikan pemkot. Asetnya yang bernilai ratusan miliar rupiah bakal hilang. Makanya, lebih tepat jika dikerjasamakan. Adapun sistemnya bisa dibicarakan oleh pemkot dan DPRD. Yang jelas, harus saling menguntungkan. Tidak boleh merugikan salah satu pihak. “Kalau merugikan salah satu

pihak, kemungkinan pendirian Unibraw di Kota Kediri akan sangat kecil,” ujarnya. Sementara itu, Rektor Universitas Islam Kadiri (Uniska) Abu Talkah belum bisa berkomentar terkait rencana pendirian Unibraw di Kota Kediri. Saat dihubungi Radar Kediri, dia mengaku masih perlu membicarakan hal tersebut dengan jajaran pengelola lainnya. ”Saya harus koordinasi dengan rekan-rekan dulu,” akunya. Adapun Ketua Lembaga Penjaminan Mutu Uniska Mustain mengatakan, pendirian perguruan tinggi tidak boleh ada yang melarang. Sebab, hal itu menjadi hak perguruan tinggi bersangkutan. Hanya, dalam masalah pendirian Unibraw di Kota Kediri, perlu ada pembicaraan dengan semua pihak terkait. Sebab, pemkot ikut campur di dalamnya. “Format pendirian Unibraw di Kediri seperti apa harus dibicarakan. Sehingga, PTS tidak sampai mati,” ujarnya. Mustain menyatakan, sampai saat ini, belum yakin apakah keberadaan Unibraw di Kota Kediri akan membawa kebaikan. Sebab, formulasinya belum jelas. Untuk itu, dia berharap pemkot segera mengajak bicara PTS-PTS di kotanya. Sehingga, pendirian Unibraw yang difasilitasi pemkot bisa menguntungkan semua pihak. “Jangan sampai ada yang dirugikan,” harapnya. (tyo/hid)

5.506 peserta dari 40 sekolah. siswa,” katanya. Islam Kadiri (Uniska). “Bila Mereka harus mengerjakan emSementara itu, di Kabupa- dicurigai terjadi kecurangan, pat mata pelajaran yang diuji- ten Kediri, unas akan diikuti tim independen bisa masuk ke kan selama empat ruangan,” kata Sukadi hari hingga Kamis seraya menambahkan SMP/MTs di Kota Kediri yang (1/4). Masing-mabahwa disdikpora juga Harus Bergabung dalam Unas sing adalah baakan menerjunkan tim hasa Indonesia, pengawas sendiri. Sekolah Siswa Subrayon matematika, baBagaimana dengan SMP YBPK 13 peserta SMPN 2 Kediri hasa Inggris, dan siswa yang membaSMP PGRI 4 19 peserta SMPN 4 Kediri ilmu pengetahuan wa ponsel? Sukadi SMP Arrahman 8 peserta SMPN 5 Kediri alam (IPA). Bagi mengatakan, hal itu SMP Terbuka 2 3 peserta SMPN 5 Kediri siswa yang sakit dilarang keras. Yang SMP Darussalam 4 1 peserta SMPN 5 Kediri atau izin secara melanggar, ponselnya SMP Mrican 30 peserta SMPN 6 Kediri tertulis, bisa menakan langsung disita. SMP Terbuka 1 8 peserta SMPN 6 Kediri gikuti susulan. Makanya, tas milik SMP Hasanudin 13 peserta SMPN 8 Kediri Kabag Humas siswa juga harus diMTs Miftahul Falah 25 peserta MTsN 1 Bandar Pemkot Nur simpan di luar. SeSumber: Dinas Pendidikan Kota Kediri Muhyar mengahingga, kemungkinan takan, jika hari untuk curang sangat ini Wali Kota Samsul Ashar 20.459 siswa. Menurut Kabid minim. tidak ada agenda mendadak, Pendidikan SMP/SMA/SMK Mantan kepala SMAN 2 Pare akan melakukan inspeksi ke Dinas Pendidikan, Pemuda, dan ini menambahkan, soal akan sekolah-sekolah untuk melihat Olahraga (Disdikpora) Sukadi, diambil dari tiap polsek pada langsung pelaksanaan unas. pelaksanaannya tetap ketat se- pukul 06.00. Polisi ikut menNamun, sesuai aturan yang bagaimana SMA. gawal distribusinya hingga ke tidak memperbolehkan masuk Tiap ruang diawasi dua penga- sekolah. “Soal tiba di sekolah ruangan, wali kota akan mema- was. Ada pula pengawas inde- dalam keadaan tersegel dan tuhinya. ”Tidak masalah, dari- penden dari Universitas Negeri baru dibuka saat di dalam ruang pada mengganggu konsentrasi Malang (UM) dan Universitas ujian,” tambahnya. (tyo/ut/hid) dari sekolah/madrsah. Ujian nasional memiliki beberapa fungsi antara lain: 1) untuk pemetaan pendidikan, 2) seleksi masuk sekolah lanjutan, 3) penentuan kelulusan, dan 4) untuk pembinaan dan pemberian bantuan. Jadi, ujian nasional tidak hanya berfungsi untuk menentukan lulus dan tidaknya seorang peserta didik. Demikian sebaliknya, untuk lulus dari jenjang pendidikan tertentu, peserta didik tidak hanya harus lulus ujian nasional, akan tetapi harus memenuhi kritetria lainnya. Untuk lulus dari suatu jenjang pendidikan, menurut pedoman teknis unas dan ujian sekolah, peserta didik harus memenuhi sejumlah kriteria, antara lain: 1) menyelesaikan seluruh program pembelajaran, 2) memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran, yaitu kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan, 3) lulus ujian sekolah/ madrasah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi, dan 4) lulus ujian nasional. Kriteria kelulusan kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia lebih sarat dengan nilainilai moral. Misalnya, kejujuran, rajin beribadah, rajin mengikuti kegiatan keagamaan, mematuhi tata tertib sekolah, hormat terhadap pendidik, dan sebagainya.

Sedangkan, kriteria kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dapat diukur dengan indikator keuletan peserta didik dalam belajar, mematuhi aturan sosial, tidak mudah terpengaruh hal negatif, berani bertanya dan menyampaikan pendapat, kerja sama dengan teman dalam hal yang positif, mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, dan sebagainya. Sementara, untuk indikator kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga dan kesehatan antara lain aktif dalam kegiatan olahraga di sekolahnya, kebiasaan hidup sehat, tidak merokok, tidak menggunakan narkoba, disiplin waktu, keterampilan melakukan gerak olah raga dan sebagainya. Karena itu, justru kriteria kelulusan pada mata pelajaran di luar unaslah yang lebih diperlukan peserta didik kelak dia jika sudah menyelesaikan suatu jenjang pendidikan. Dengan demikian, dapat kita pahami bahwa untuk menentukan kelulusan seorang peserta didik, tidak ada prioritas untuk mata pelajaran tertentu. Sebab, bukankah ujian nasional itu hanya mengukur aspek kognitif dan hanya sedikit mengukur aspek afektif dan psikomotorik yang justru diperlukan oleh peserta didik kelak? Perihal kompetensi yang harus dikuasai peserta didik, semestinya sudah selesai menjelang ujian akhir. Standar kompetensi dan kompetensi dasar dari setiap mata pelajaran telah dijabarkan para pendidik dalam indikatorindikator dan tujuan pembelaja-

ran dan semua telah disampaikan kepada peserta didik. Selanjutnya, pendidik/guru telah menguji para peserta didiknya mulai dari penilaian proses hingga penilaian hasil belajar. Penilaian hasil ini pun sudah dilakukan dengan beberapa tahap. Mulai dari ulangan blok, ulangah tengah semester, hingga ulangan akhir semester. Kemudian, untuk peserta didik yang belum mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimum) diremedi atau dibimbing kembali dan diuji kembali hingga seorang peserta didik benar-benar mencapai KKM. Bahkan, beberapa bulan menjelang ujian nasional, BSNP pun telah menyosialisasika SKL (Standar Kompetensi Lulusan) kepada pendidik/guru dan peserta didik. Jadi, sekali lagi, sebenarnya unas bukan hanya untuk menentukan kelulusan peserta didik. Untuk itu, mari kita laksanakan unas dengan jujur dan kredibel agar tidak kehilangan fungsinya. Dengan unas yang jujur, berarti kita telah memulai berinvestasi untuk masa depan bangsa kita. Anak-anak yang mengikuti unas tahun ini adalah calon pemimpin bangsa ini di tahun 2030 –yang saat itu mungkin rambut kita sudah memutih dan gigi kita sudah diganti gigi palsu. Lalu, siapkah kita dipimpin oleh generasi yang untuk lulus sekolah saja harus tidak jujur? Makanya, mari kita dukung unas yang jujur dan kredibel demi kejayaan masa depan bangsa kita. (Penulis adalah guru MTsN Kediri 2)


SENIN 29 MARET 2010

RADAR SPORT

Posisi Makin Kritis Kirim SMS Berhadiah HP Keren Ingin dapatkan HP esia dan merchandise menarik? Kirim SMS sebanyak-banyaknya. Caranya : - Khusus nomor esia, ketik : SUPORTERAKTIF (spasi) isi pesan, kirim ke 3232. Disediakan dua (2) HP Esia per minggu - Nomor non-esia, ketik : SUPORTERAKTIF (spasi) isi pesan, kirim ke (0354) 9039000. Dapatkan merchandise menarik setiap minggunya. Pengirim harus menggunakan bahasa yang baik dan benar serta tidak menyinggung SARA. Keterangan : Tarif SMS premium (3232) Rp 550.

Berikan yang Terbaik semua pemain persik berikan yang terbaik buat persik dan warga kediri sekitarnya 081335366617

Nyaris Juru Kunci, Incar Poin Tandang KEDIRI- Persik makin dalam terjerembab ke zona degradasi. Akibat kemenangan Pelita Jaya atas tamunya Persiba Balikpapan (27/3) kini Macan Putih terlempar ke peringkat 17 klasemen sementara. Atau satu strip di atas juru kunci klasemen yang masih dipegang oleh Persitara Jakarta Utara. Kondisi tampaknya akan membuat langkah Persik lolos dari zona degradasi akan sangat berat. “Kemenangan semua pertandingan kandang saja sepertinya masih berat untuk lolos ke zona aman,” kata pembina Persik Iwan Budianto.

Jadi agar aman, menurutnya Saktiawan Sinaga dkk harus bisa merebut satu kemenangan di kandang lawan selain menyapu lima laga kandang terakhir. “Supaya benar-benar lolos harus dapat tambahan tiga poin lagi selain di kandang,” ucap pria yang kurang lebih sepuluh tahun menjadi manajer Persik tersebut. Seperti diberitakan Pelita Jaya baru saja menekuk tim papan atas Persiba Balikpapan dengan skor 2-1. Sehingga Pelita kini menggeser posisi Persik di peringkat 16 klasemen sementara. Beruntun Persitara kalah di kandang sendiri. Sehingga gagal mengejar perolehan poin Persik.

Pria yang sekarang menjadi ketua Badan Liga Amatir (BLA) PSSI tersebut mengingatkan Persik harus mampu meraih lebih dari 40 poin di akhir kompetisi. “Musim ini persaingan sangat ketat. Angka mati (perolehan poin terendah agar tidak degradasi, red) musim ini perkiraan saya di atas angka 42. Jadi siapapun harus dapat poin di atas itu kalau ingin lolos,” tandasnya. Namun menurutnya semua masih tergantung dengan hasil-hasil pertandingan lainnya di ajang kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Indonesia tersebut. Sehingga setiap kemungkinan masih terjadi. Persaingan akan semakin berat jika

tim-tim papan bawah bisa memenangkan laga selanjutnya. Yang terpenting menurutnya Persik harus bisa tampil maksimal di setiap pertandingan. Terutama laga terdekat melawan Persija Jakarta Rabu (31/3) mendatang. “Semua bisa terjadi. Kita semua tak ingin Persik terdegradasi,” harpanya. Dari perolehan yang dimiliki Persik sekarang, kemenangan lawan Persija belum akan mengangkat mereka ke zona aman. Maksimal, tambahan tiga poin tersebut hanya bisa untuk kembali menggeser posisi Pelita Jaya yang juga berada di zona degradasi. “Kami harus bisa memenangkan laga. Supaya beban tidak terlalu berat,” sambung pelatih Persik Agus Yuwono. (jie)

Kehilangan Si Belut?

Kalahkan Tipu Daya Bangkit..! serukn nama PERSIK..! maju nyatakn asa jawara..! kita buat lawn gemetar, kalahkan tipu daya mereka, dgn PERSIKMANIA.! by:bapakkeinyong 085259721622

Engkel Cedera, Rawan Absen Lawan Persija

Jangan Persik Jadi Korban Para petinggi harusnya pak wali,pak ketua dprd,kapolwil,kapolres,pssi, ketua ysp duduk bersama knp supporter tamu yg berulah kok persik yg jd korbannya.JSANTOS 081259000354 Saatnya Bangkit Saatnya bangkit macan putih!!Bantai lawanmu persikmania sampek mati selalu dukung aksimu!!Ipank tepibarat.Cerme 081359642249 Lolos Degradasi PERSIK harus bisa keluar dari jurang Degradasi,semoga ITC trio baru Asia Zhang shuo,Han ji Ho,Byung Yung,cepat keluar dan bisa membangkitkn semangat pemain 087858516043 Semnagat Semuanya Mohon dari lini perlini semangat sampai pertandingan berakhir. Kecuali streker waktu dpt bola saja. AAN PERSIKMANIA PARE. 085235145517

ARIF HANAFI/RK

EMOSIONAL: Saktiawan Sinaga (bawah) merayakan hattrick saat lawan Persela beberapa waktu lalu. Sakti terancam tak bisa membela Persik saat menjamu Persija karena cedera.

KEDIRI- Saat harus menghadapi laga berat melawan Persija Jakarta (31/3) mendatang, Persik terancam kehilangan salah satu senjatanya. Bomber Saktiawan Sinaga rawan tidak bisa diturunkan untuk menggedor pertahanan dan jala Macan Kemayoran. “Belum tahu ini bang, bisa main apa tidak,” kata Sakti. Saat ini pemain yang dijului Si Belut itu mengalami cedera lumayan parah. Engkel kaki kanannya bermasalah dan dalam tahap penyembuhan. “Masih sakit kalau untuk tumpuan,” kata pemain yang gemar makan belut dalam jumlah besar sebelum pertandingan tersebut. Akibat cedera tersebut, pemain yang musim ini sukses mencetak dua hatrick itu tak bisa diturunkan saat Macan Putih beruji coba melawan PS PG Pesantren beberapa hari lalu. Saat teman-temannya secara bergantian diturunkan, Sakti hanya menjalani latihan ringan di pinggir lapangan. Dengan sepatu kets tanpa pole dia hanya jogging dan melakukaan peregangan. Pemain dengan nomor khas 26 tersebut mengaku mendapatkan

cedera saat mencetak hatrick ke jala Persela Lamongan di Stadion Brawijaya lalu. Saat itu dia sudah merasakan ada yang tak beres dengan engkelnya. “Tidak tahu bang kena apa, sakit saja tiba-tiba,” akunya. Beruntung setelah itu tak ada pertandingan selama kurang lebih seminggu. Selama itu dia melakukan terapi dan kondisinya mulai membaik. Namun, belum sampai kesembuhannya mencapai 100 persen, dia kembali diturunkan menghadapi Persijap Jepara lalu. “Setelah itu kambuh lagi sampai sekarang,” tuturnya di pinggir Stadion Brawijaya. Dari kondisi tersebut, Sakti hanya bisa berharap kondisinya bisa membaik dalam sisa waktu yang ada. Sehingga bisa membantu Macan Putih yang dalam kondisi kritis. “Mohon doanya,” katanya. Sementara itu pelatih Persik Agus Yuwono mengaku risau dengan cederanya Saktiawan. “Sakti punya kecepatan, naluri gol dan pengalaman, sayang sekali kalau sampai absen lawan Persija,” katanya. Meski demikian, timnya harus tetap siap jika Macan Putih benarbenar harus turun tanpa bomber timnas tersebut. “Semoga pemain lain siap diandalkan jika Sakti sampai absent,” harapnya. (jie)

CMYK

40


29/03/2010