Issuu on Google+

CMYK

KAMIS 22 APRIL

29

TAHUN 2010

Haryanti Tidak Datang Klarifikasi di Panwas Wakilkan ke Pengacara

ANTUJI H. MASROH/RK

SALTO: Yongki Aribowo memperdayai Rifki Mokodompit, kiper Persitara, dengan tendangan setengah saltonya di Stadion Brawijaya, kemarin sore.

Puncaki Klasemen, Cetak Rekor Cleansheet Main Kandang, Macan Putih Habisi Si Pitung 4-0 KEDIRI- Persik membuktikan janjinya untuk tetap tampil ngotot di laga terakhir babak 32 besar Piala Indonesia (PI). Meski sudah lolos ke babak 16 besar, kemarin sore mereka tetap ‘menggila’. Persitara Jakarta Utara pun ditekuk di Stadion Brawi-

jaya dengan skor telak 4-0. Kemenangan itu membawa Si Ungu kokoh di puncak klasemen akhir grup D. Mereka mengoleksi sembilan poin hasil dari tiga kali kemenangan. Ini sekaligus menorehkan rekor cleansheet alias tak kebobolan sama sekali sepanjang babak 32 besar. Di sisi lain, koleksi golnya cukup

SERIAL PU SINDOK Pasukan Pedang-Tombak Buru hingga ke Sungai Dalam keadaan kacau akibat mundurnya barisan pertama dan kedua pasukan berkuda, Jenderal Chang Po-i berteriak-teriak memerintahkan pasukan tombak dan pasukan pedang barisan ketiga yang dipimpin Lim Keng-po untuk maju ke depan, ”Jangan biarkan perampok-perampok rendah itu lari! Habisi semua!” Pasukan pedang dan pasukan tombak pimpinan Lim Keng-po menyerang seperti kawanan hewan buas haus darah.

20

mengesankan. Yakni, delapan biji dari tiga pertandingan atau lebih dari dua gol per laga. “Semoga ini berlanjut di laga-laga berikutnya,” harap Pelatih Persik Agus Yuwono kepada Radar Kediri usai pertandingan. Bermain di kandang, striker Saktiawan Sinaga menjadi pemain kunci kemenangan Macan Putih, kemarin sore.

Attackante asal Medan itu mencetak hattrick pada menit ke-14, 53, dan 60. Sedangkan, satu gol lagi dilesakkan oleh Yongki Aribowo pada menit ke-20. Di bawah guyuran gerimis sepanjang pertandingan, Persik memang langsung tampil menekan. Duet Saktiawan-Yongki membuat repot pertahanan Laskar Si Pitung yang dikawal oleh Tugihadi dkk.

Khususnya Yang Terkait GOR dan Paviliun RSUD KEDIRI- Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) 2009 Wali Kota Samsul Ashar disorot Panitia

Khusus (Pansus) DPRD Kota Kediri. Menurut Yudi Ayubchan, salah satu anggotanya, LKPj tersebut banyak yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan. “Kebanyakan adalah proyek-proyek 2009,” ujarnya kepada Radar Kediri kemarin. Ayub mencontohkan proyek pembangunan Gelanggang Olahraga (GOR) Jayabaya dan Paviliun Wijaya

Kusuma RSUD Gambiran. Dalam LKPj, dua proyek multiyears tersebut disebutkan sudah selesai pada akhir 2009. Padahal, kenyataannya, untuk Paviliun Wijaya Kusuma baru selesai awal 2010. Sedangkan, GOR sampai sekarang belum diresmikan. Sekretaris DPC Partai Demokrat ini mengatakan, dalam pembahasan

Agus Sunyoto

Dari Ratu Simha, Calonarang Sampai 2 Cabup Bermadu (2) Calon Arang Menurut prasasti Terep tahun 954 Saka (1032 Masehi) Raja Airlangga memindahkan ibukota dari Wwatan Mas ke Kahuripan di sebelah timur Gunung Penanggungan. Tetapi menurut prasasti Pamwatan tahun 964 Saka (1042 Masehi), Raja Airlangga memindahkan ibukota kerajaannya ke Daha dengan menggunakan gelar Sri Maharaja Rake Halu Sri Lokesywara Dharmawangsa Airlangga Anantawikrama Utunggadewa. Kepindahan Airlangga ke Daha, berkaitan dengan penderitaan rakyat Panjalu yang hidup di bawah penindasan penguasa yang kejam dan haus darah. Prasasti Gurah menyebut penguasa perempuan itu dengan nama Sri Mahadewi, Baca Dari Ratu Hal 39

LKPj Wali Kota di Malang yang berlangsung 17-20 April lalu, pansus memberikan rekomendasi kepada pemkot agar segera menindaklanjuti proyek-proyek yang molor tersebut. Sebab, dalam aturannya, daftar isian proyek daerah lanjutan (dipda-L) sudah tidak boleh lagi dilakukan. “Jika kesalahan (yang menyebabkan proyek

molor) itu ada di rekanan, pemkot harus memberikan sanksi,” katanya. Ayub mengharapkan, rekomendasi pansus ditindaklanjuti. Sebab, jika dibiarkan, tahun depan akan terulang. “Jangan hanya memberikan laporan bagus sementara kenyataannya tidak demikian,” kritiknya. Baca Anggap LKPj... Hal 39

Didasarkan Sekolah atau Domisili Siswa Disdik Kota Siapkan Formula Penentuan Kuota PSB Reguler

EMANSIPASI:

Menyadari bahwa kekuasaan di Daha pantang diduduki wanita, maka sejak semula putri sulung Airlangga itu sudah mempersiapkan diri untuk tidak menjadi pewaris tahta.

Arifin, kuasa hukum Haryanti, bersama tim sukses Harmas di kantor panwaslu kemarin.

Anggap LKPj Wali Kota Tidak Sesuai Fakta

Oleh : Agus Sunyoto

REFLEKSI KARTINI

Baca Haryanti... Hal 39

HANYA WAKIL

Baca Puncaki... Hal 39

Baca Pasukan.... Hal 39

ILUSTRASI : SAEFUDIN ASRO/RK

KEDIRI- Setelah tak menghadiri undangan KPUD dalam rapat pleno penetapan calon dan pengundian nomor urut, Jumat (16/4) lalu, kemarin Haryanti tak memenuhi panggilan panwaslu untuk mengklarifikasi masalah tersebut. Istri Bupati Sutrisno itu hanya mewakilkannya kepada pengacara dan tim sukses. Juga, kepada Masykuri, pasangannya, yang datang langsung. Dimulai sekitar pukul 10.00, Masykuri tiba di kantor panwaslu, Jl Pamenang, bersama sejumlah tim

sukses Harmas seperti Miskan Soemarta, Sulkani, dan Erjik Bintoro. Turut pula Moch. Arifin, pengacaranya dari Surabaya. Mereka kemudian langsung diarahkan ke ruang rapat. Di sana, Ketua Panwaslu Muntoha dan anggotanya, Wahyuni Sri Astuti, sudah menunggu. Sekitar satu jam keduanya meminta penjelasan terkait ketidakhadiran Harmas dalam rapat pleno terbuka KPUD di Hotel Bukit Daun, Jumat lalu. “Tadi tim Harmas sudah memberi penjelasan,” kata Muntoha kepada Radar Kediri usai klarifikasi. Dalam pertemuan itu, lanjutnya, panwaslu memberikan beberapa pertanyaan. Di antaranya mengenai undangan dari KPUD, alasan ketidakhadiran mereka,

Ina dan Yayuk membuka lemari penyimpanan jenazah di RS Bhayangkara, kemarin. Mereka berkebaya untuk memeriahkan Kartinian.

KEDIRI- Rencana Wali Kota Samsul Ashar menerapkan kuota dalam penerimaan siswa baru (PSB) reguler di sekolah favorit Kota Kediri langsung ditindaklanjuti dinas

pendidikan (disdik). Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Menengah (Dikmen) Heri Siswanto mengaku sudah menyiapkan formulanya. Jika menggunakan sistem online dengan NUN/UASBN, kuota diterapkan berdasarkan asal sekolah. Sedangkan, jika menggunakan sistem gabungan tes dan NUN/UASBN, kuota diterapkan berdasarkan domisili siswa. Baca Didasarkan... Hal 39

Sistem PSB Kota Kediri 2010

Kartinian, Kebaya di Kamar Mayat KEDIRI- Berbagai cara dilakukan oleh sejumlah instansi untuk memperingati Hari Kartini, kemarin. Di antaranya adalah mengenakan baju kebaya bagi karyawan perempuannya. Ini seperti terlihat di RS Bhayangkara. Seluruh staf dan perawatnya mengenakan kebaya. Lengkap den-

gan sanggulnya. Tak terkecuali, dua staf di ruang jenazah. “Rasanya tidak biasa. Tapi, tidak masalah,” kata Ina Andriani, 34, sambil membuka salah satu lemari penyimpanan jenazah. Tak sendirian, Ina ditemani Yayuk Din Wahyuni, 41. Di ruang yang tak semua orang berani masuk itu, keduanya tampil

cantik dengan kebayanya. Ina mengenakan kebaya warna hijau sedangkan Yayuk memilih warna merah muda. Meskipun terlihat anggun dalam balutan baju tradisional itu, keduanya tetap tak canggung untuk melaksanakan tugasnya.

Berdasarkan NUN/UASBN:

Berdasarkan tes:

Sistem: online realtime Basis data: NUN/UASBN murni Pilihan sekolah: bebas, sesuai minat Tidak perlu menyusun soal tes Panitia: cukup operator entry data Kuota: berdasarkan asal sekolah Hasil PSB bisa diketahui setiap saat Ortu/siswa cukup mendaftar dan menunggu pengumuman Lebih transparan Pendanaan: APBD (tidak perlu revisi)

Sistem: tes Basis data: hasil tes Pilihan sekolah: tunggal (satu sekolah) Harus susun soal tes di tiap sekolah Panitia lebih banyak: penyusun soal, pengawas, koreksi, entry data Kuota: berdasarkan domisili Hasil tak bisa diketahui setiap saat Siswa harus mendaftar dan ikut tes Bisa menimbulkan kecurigaan Pendanaan: APBD (perlu revisi RKA dan PAK)

Baca Kartinian... Hal 39

Mobil Larasita BPN Kabupaten, Satu-satunya di Eks Karesidenan

Pertama Ragu, Kedua Berduyun-duyun Urus Sertifikat Pengurusan sertifikat tanah biasanya terkesan berbelit hingga memunculkan calo atau makelar. Untuk mengikis praktik itu, BPN Kabupaten Kediri menyiapkan satu unit mobil Larasita yang langsung melayani masyarakat. Ini diklaim masih satusatunya di eks Karesidenan Kediri. SRI UTAMI, Kediri Tiga orang pria tampak sibuk memindahkan puluhan dokumen dan berkas dari dalam mobil Mitsubishi L-300 ke salah satu ruangan di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kediri di Jl Veteran Kota Kediri. Beberapa saat kemudian, mereka kembali masuk ke mobil dan menyalakan tiga laptop yang ada di sana. Lalu, meng-klik beberapa file di dalamnya. “Ada beberapa data yang harus disesuaikan,” kata Syamsudin, kasubsi pengendalian BPN Kabupaten Kediri sekali-

 Iklan/Langganan Hubungi : (0354) 699665 ; 681320

SRI UTAMI/RK

CEPAT, MURAH: Petugas BPN Kabupaten Kediri menunjukkan model pelayanan pengurusan sertifikat di atas mobil Larasita, Jumat (16/4) pekan lalu.

gus operator mobil. Mobil bercat krem itu telah disulap seperti kantor mini. Selain tiga unit laptop, di dalamnya terdapat printer, satu unit brankas,

mesin ketik, dan beberapa rim kertas. Di bagian pojok terdapat tumpukan dokumen pertanahan. Selain tiga kursi untuk operator laptop, praktis hanya dua kursi di jok depan yang bisa

digunakan penumpang. Selebihnya, berisi kelengkapan untuk pengurusan sertifikat tanah. “Inilah kantor mini kami,” lanjut Syamsudin sambil menunjukkan beberapa peralatan di dalam mobil. Selama hari kerja, mobil itu hanya parkir di kantor pada sore hari. Selebihnya, mereka berkeliling ke beberapa daerah untuk memberikan layanan penyertifikatan tanah. Mulai pendaftaran tanah pertama kali, legalisasi aset, peningkatan hak, hingga penyelesaian sengketa tanah. Bagaimana bisa pengurusan sertifikasi tanah yang biasanya memakan waktu beberapa minggu bisa diselesaikan di mobil dalam waktu beberapa jam? Syamsudin hanya tersenyum sambil melirik ke arah Suprijo Agus, kasi pengendalian pemberdayaan, yang ada di dekatnya. Jika dipikir sepintas, memang tidak masuk di akal. Tetapi, dengan persiapan yang matang, semuanya bisa dilakukan. Baca Pertama... Hal 39 www.radarkediri.co.id


RADAR KEDIRI

30 KOTA KEDIRI

Bawa SS, Bantah Jadi Pengedar Jony Setyawan, 45, warga Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri ditangkap polisi Selasa (20/4). Penyebabnya, lelaki yang mengaku sebagai wartawan tabloid mingguan itu diduga menjadi pengedar sabu-sabu (SS). Jony ditangkap sekitar pukul 20.45 ketika akan masuk hotel di Kelurahan Kampungdalem, Kota Kediri. Saat ditangkap, petugas menemukan satu poket SS seberat 0,25 gram yang disimpan di saku celananya. Menurut KBO Reskoba Polresta Kediri Ipda Saiful Alam, petugas menangkap Joni karena dia akan melakukan pesta SS di hotel. “Kami dapat informasi dia akan pesta SS. Jadi kami gerebek,” ujarnya. Kata Alam, kepada petugas, Jony mengaku satu paket SS seberat 0,25 gram dijual Rp 500 ribu. Dari penjualan itu, tersangka biasanya mendapatkan keuntungan sebesar Rp 50 ribu. Hingga kini petugas masih berusaha mengejar pemasok SS itu kepada tersangka. Sedangkan mengenai profesi tersangka, Alam mengaku belum mengetahui secara pasti. Karena meski mengaku sebagai wartawan tetapi Jony tidak mau menyebutkan medianya. Atas perbuatannya tersebut, Alam mengatakan tersangka Jony akan dijerat dengan UU No 35/2009 tentang narkotika. Ancaman hukumannya minimal empat tahun dan maksimal 15 tahun penjara. Sedangkan dendanya paling banyak Rp 10 miliar. “Kami masih mengembangkan kasus ini,” ujarnya Secara terpisah, Jony membantah kalau dia adalah pengedar SS. “Saya hanya dititipi oleh seseorang,” katanya. Menurut pengakuan Jony, barang haram itu diperolehnya dari seseorang yang baru saja dikenalnya. Saat itu dia diminta untuk mengantarkan SS itu kepada orang lain yang sudah menunggu di dalam hotel. Namun belum sempat memasuki hotel, polisi sudah menangkap tersangka. Jony mengatakan dalam kasus ini dia sebagai korban. Karena hanya dititipi sabu-sabu. Sedangkan, untuk orang yang menitipkan sabu-sabu juga tidak jelas identitasnya. ”Saya dijebak,” katanya. (fa/tyo)

KAMIS 22 APRIL 2010

Sindikat Pencuri Kabel Dibekuk KRAS- Polsek Kras berhasil meringkus sindikat pencuri kabel kemarin. Dua orang yang diduga sebagai sindikat pencuri kabel di Kediri dan sekitarnya berhasil diamankan. Mereka adalah Mulyono, 35, warga Desa/Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, dan Kalimi, 39, warga Desa Sambi, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri. Menurut sumber yang dihimpun Radar Kediri, kedua tersangka pencuri kabel tersebut ditangkap di Desa Kanigoro, Kecamatan Kras sekitar pukul 02.00. Petugas menangkapnya secara kebetulan. Karena saat itu, mereka hanya patroli. Namun, ketika melihat Mulyono dan Kalimi membawa karung dengan mengendarai sepeda. Curiga dengan hal itu, petugas langsung menghampiri Mulyono dan Kalimi. Saat dicek, isi karung tersebut ternyata kabel telepon yang sudah dipotongpotong sebanyak 36 potongan. Panjangnya bervariasi dari setengah meter sampai satu meter. Mengetahui hal itu, petugas langsung menggelandang pelaku ke Mapolsek Kras. Setelah diinterogasi, tersangka mengaku kabel telepon tersebut dicurinya dari Kecamatan Ringinrejo. Kemarin siang, kedua tersangka dilimpahkan ke Ma-

polres Kediri. Uniknya, saat dibawa ke mapolres, petugas tidak memborgol tangan Mulyono dan Kalimi. Namun, hanya Mulyono yang diikat dengan tali plastik. Dikonfirmasi terkait dengan penangkapan kedua pelaku, Kapolres Kediri AKBP Benyamin melalui Kasatreskrim AKP Ariawibawa Anggakusuma mengatakan kalau pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut. “Pelaku terlibat pencurian di beberapa lokasi lain di wilayah Kabupaten Kediri,” terang Perwira penghobi futsal itu. Mantan Kasatreskrim Polresta Pasuruan itu menduga kedua tersangka adalah sindikat pencuri kabel yang beroperasi di Kediri. Terbukti, dalam pengakuannya kepada petugas, mereka mengaku pernah mencuri kabel di Kecamatan Kandat dan Kabupaten Tulungagung. “Kami masih mengembangkan ke mana saja mereka menjualnya,” ujarnya. Sementara itu, Mulyono mengaku kalau kabel tersebut adalah hasilnya mencuri. “Saya biasanya jual kabel ke tukang rosok,” ujarnya. Mulyono mengatakan dia mencuri kabel di beberapa lokasi. Selain di Kras, dia mengaku mencuri kabel telepon di Desa Cendono, Kecamatan Kandat, dan Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung. (dp/tyo)

Petugas Hanya Ikat Tersangka dengan Tali Plastik

AGUS DWI PRASETYOA/RK

AUWW: Petugas membuka tali plastik yang mengikat kedua tangan tersangka Mulyono kemarin.

Empat Oknum Wartawan Digerebek Polisi

M SYIFA/RK

BUKAN PENGEDAR?: Jony mengaku hanya dititipi sabu-sabu.

PAREI- Polres Kediri menggerebek empat oknum wartawan di Rumah Sakit Ibu dan Anak Kasih Bunda, Jalan Jaya Wijaya, Kelurahan Pare, Kecamatan Pare kemarin. Mereka adalah Wahyu Ramadhan, 32, Pemimpin Redaksi analisapublik dot com, Sunari, 35, koordinator liputan serta dua wartawan yaitu Romin, 27, dan Iwan, 27. Keempatnya, langsung diamankan ke Mapolres Kediri. Penggerbekan empat oknum wartawan tersebut setelah petugas menerima laporan dari dokter Frans Padang, SpOG, pemilik rumah bersalin. Frans melaporkan keempat oknum wartawan yang mengaku dari analisapublik dotcom karena merasa resah dengan tindakan pelaku. Menurut Frans, keempat pelaku datang ke kantornya sekitar pukul 14.00. Awalnya yang datang adalah Romin dan Iwan dengan mengendarai sepeda motor. “Awalnya yang menemui anak saya (Astrid Padang, red),” ujar dokter spesialis kandungan tersebut. Saat datang tersebut, Romin dan Iwan

AGUS DWI PRASETYO/RK

MEMERAS?: Petugas membawa empat oknum wartawan ke Mapolres Kediri.

sudah tidak ramah. “Mereka langsung menyebut kalau kita pernah melakukan aborsi,” ujar Astrid yang mendampingi Frans. Dijelaskan Astrid, berdasarkan data rumah sakit, pasien Supriatun asal Tegowangi pernah mengalami keguguran pada 2002. “Dia (Supriatun) tidak melakukan aborsi pada 2009 seperti yang dituduhkan,” ujarnya. Selain itu, kata Astrid, dua oknum wartawan

memaksa dan mengancam dengan menunjukkan surat yang sudah ditembuskan ke Polwil Kediri, Polres Kediri, dan beberapa institusi lainnya. Karena merasa diancam, Astrid mengatakan akanmelaporkankePolresKediriatastindakan Romin dan Iwan. Pelaku lalu menantang Astrid untuk melaporkannya ke polisi. Sementara pelaku justru menghubungi

rekannya yaitu Wahyu dan Purwanto. Tidak berapa lama kemudian Wahyu dan Purwanto datang ke lokasi dengan mengendarai mobil Daihatsu Luxio metalik bernopol L 1731 DJ. Mereka lalu masuk ke dalam dan menyusul kedua rekannya. Sementara Astrid juga menghubungi ayahnya lalu dilanjutkan dengan melaporkannya ke polisi. Petugas langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) yang dipimpin langsung Kasatreskoba Polres Kediri AKP Totok Budi Hartono dan Kasatsamapta AKP Imam Suroso. Dikonfirmasi terkait kejadian tersebut, Kapolres Kediri AKBP Benyamin melalui Kasatreskrim Polres Kediri mengatakan kalau masih mendalami laporan dari korban. “Kita masih pelajari lagi kasus ini,” ujarnya. Sementara itu, Wahyu, Pemred analisapublik dot com mengatakan kalau stafnya hanya ingin konfirmasi ke dokter Frans terkait aborsi yang diduga pernah dilakukan pada tahun 2009. “Kami tidak memeras hanya ingin konfirmasi,” pungkasnya.(dp/tyo)

GALERI HUMAS PEMKAB KEDIRI

Bupati Sutrisno Meresmikan BPP Papar KEDIRI- Pemerintah Kabupaten Kediri kembali memberikan fasilitas bagi petani. Pemkab membangun gedung baru BPP Kecamatan Papar. Kegiatan Peresmian gedung baru BPP ini dilaksanakan Senin pagi (19/4 ). Peresmian gedung baru BPP ini dihadiri Bupati Kediri Sutisno bersama Kertua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri dr. Hj Haryanti Sutrisno. Dalam sambutannya Sutrisno menyampaikan bahwa Kabupaten Kediri merupakan salah satu dari empat kabupaten di Jawa Timur yang dipercaya pemerintah pusat melaksanakan program pemberdayaan petani melalui teknologi dan informasi pertanian (P3TIP)/FEATI ( Farmer Empowerment Trough Agricultural Technology and Information ). Hal ini merupakan respon dari pemkab yang bersedia menyiapakan fasilitas untuk kegiatan tersebut demi meningkatkan kesejahteraan petani. Selain itu gedung baru BPP Kecamatan

ISTIMEWA

SELAMAT: Bupati Sutrisno hadir dalam acara peresmian BPP di Kecamatan Papar.

Papar ini merupakan salah satu dari tujuh unit gedung baru di Kabupaten Kediri. ” Gedung baru BPP Kecamatan Papar ini merupakan salah satu dari 7 unit gedung baru di 7 Kecamatan yaitu ; Ngancar, Wates, Pare, Ngadiluwih,

Grogol dan Semen termasuk Papar. Pemerintah Kabupaten kediri menyediakan lahan masing – masing 1Ha untuk bangunan dan lahan percobaan yantg dibiayai dari anggaran APBD Kabupaten Kediri,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan penyerahan bantuan Power Theser oleh Bupati Kediri kepada Gapoktan dan dilanjutkan penyerahan bantuan berupa Mixer besar dan peralatan bengkel kepada UKM oleh Ketua Tim Penggerak PKK.Haryanti Sutrisno. Serta Penandatanganan prasasti serta pengguntingan pita tanda gedung baru BPP Kecamatabn Papar siap beroprasi. Sementara itu di tempat yang sama Suparno, SP, MMA mengatakan dengan keberadaan gedung BPP baru ini diharapakan digunakan untuk meningkatkan kapasitas SDM petani, kelompok tani, kelompok wanita tani, gapoktan dan lembaga lainnya. Di samping itu juga untuk mempermudah akses informasi teknologi pertanian, percontohan penerapan teknologi pertanian, sebagai tempat untuk sinkronisasi, tatap muka dan lain – lain dalam rangka menjalin kerjasama. (adv/tyo)

GALERI SDN SUKORAME II

TIMUR PRADOPO/RK

CINTA TANAH AIR: Siswa-siwi SDN Sukorame II berpakaian Kartini dan zaman kerajaan kemarin. Mereka ingin meneladani sikap para pahlawan.

Peringatan Hari Kartini di SDN Sukorame II Semarak KEDIRI- Peringatan Hari Kartini dilakukan di SDN Sukorame II kemarin. Di acara tersebut, semua siswa dan siswi SDN Sukorame II diwajibkan mengenakan pakaian adat. Menurut Choiriyah, kepala SDN Sukorame II, peringatan hari Kartini tersebut untuk mengenalkan salah satu pejuang di Indonesia. Pasalnya, saat ini banyak anak-anak yang mulai pudar untuk mengenal penjuang di Indonesia. “Setidaknya jiwa kepahlawanan itu bisa dicontoh anak-anak. Seperti Ibu Kartini ini mampu mensejajarkan posisi wanita dengan pria. Yang pada intinya untuk menghilangkan

perbedaan gender,” ujar Choiriyah. Acara tersebut diawali dengan upacara mulai pukul 07.30. Dilanjutkan dengan pembukaan yang ditandai dengan pertunjukan jaranan dari siswa. “Jaranan ini merupakan kesenian tradisional yang harus ditumbuhkan. Ini sekaligus untuk menumbuhkan rasa cinta kepada para siswa terhadap kesenian tradisional,” terangnya kepada Radar Kediri kemarin. Selain itu, peringatan hari Kartini juga diisi dengan fashion show dari siswa kelas 1 hingga kelas 6. Dia mengungkapkan, fashion show tersebut untuk

menampung bakat anak-anak. “Nyatanya banyak anak-anak yang pandai berlaga di atas panggung. Itu harus terus dipupuk agar bakatnya tidak hanya menjadi mimpi belaka,” katanya. SDN Sukorame II juga mengadakan lomba merangkai bunga dan melipat serbet makan. “Lomba ini untuk menumbuhkan kreativitas anak. Jadi, mereka tak hanya pandai di bidang akademik. Karena ke depan jiwa entrepreneur bisa menjadi bekal saat terjun ke masyarakat,” sambungnya. Mulai tahun ini, SDN Sukorame II akan menjadi satu-satunya SD negeri di

kecamatan Mojoroto yang memiliki drum band. Rencananya, setiap tanggal 17 di balai kota aka nada parade senja. “Meski masih wacana, kami sudah siap segalanya. Drum band ini sekaligus untuk persiapan lomba di tingkat Jatim pada November nanti,” lanjutnya. Hari ini, SDN Sukorame akan mengadakan gunting bareng kupon Sekolahku HijauSekolahku Sehat. “Kami memang membidik di juara favorit. Makanya besok (hari ini, Red) kami akan kumpulkan anak-anak untuk menggunting kupon di koran Radar Kediri,” tegasnya. (adv/ado)

M SYIFA/RK

SIDANG: Fauzi mendengarkan keterangan Ida yang dibacakan.

Ida Mangkir Tiga Kali PN KOTA- Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kota Kediri Ida Indrayanti mangkir. Dalam persidangan lanjutan Moch. Fauzi, 35, terdakwa calo calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Pengadilan Negeri Kota Kediri kemarin, Ida tidak hadir. Ketidakhadiran Ida tersebut adalah ketigakalinya. Sebelumnya, dia juga tidak hadir saat dipanggil menjadi saksi dengan terdakwa Fauzi. Karena tiga kali mangkir, akhirnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Puji Astuti Ningtyas membacakan keterangan Ida seperti yang tertuang dalam berita acara pemeriksaan (BAP). Dalam kesaksian yang dibacakan tersebut, Ida mengatakan sama sekali tidak tahu-menahu terkait kasus calo CPNS. Bahkan Ida sama sekali tak mengenal dan tak pernah bertemu dengan Fauzi. Menurut Ida, dalam perekrutan CPNS sama sekali tak dipungut biaya. Untuk diketahui, nama Ida sempat tersangkut kasus dugaan calo CPNS dengan terdakwa Fauzi. Karena di kuitansi atas nama Ida serta tanda tangan sebesar sebesar Rp 75 juta untuk masuk CPNS 2009 diberikan korban Nurdin, 40, Desa Manyaran, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri. Sementara itu, terdakwa Fauzi tidak membantah keterangan Ida yang dibacakan tersebut. “Iya benar,” ujar Fauzi ketika ditanya

hakim ketua Sumartono terkait keterangan Ida. Menurut Jaksa Ning, alasan ketidakhadiran Ida ke persidangan tidak diketahuinya. “Kami sudah memanggil tiga kali tetapi yang bersangkutan tidak hadir,” ujarnya. Secara aturan, kata Ning, keterangan saksi bisa dibacakan jika terdakwa Fauzi menyetujuinya. Karena Fauzi sudah setuju maka keterangan Ida akhirnya dibacakan. Setelah mendengarkan keterangan Ida yang dibacakan, persidangan dilanjutkan dengan pemeriksaan terdakwa. Fauzi mengaku kalau dia dekat dengan beberapa pejabat Pemerintah Kota Kediri. “Saya kenal Mantan Wali Kota Kediri Ahmad Maschut, Mantan Asisten I Sekkota Achmad Sudrajat dan Mantan Manajer Persik Iwan Budianto,” katanya. Karena itulah Fauzi berani menjanjikan kepada para korbannya untuk masuk sebagai CPNS. “Saya dulu reporter Persik. Sehingga sering wawancara dan bertemu dengan pejabat pemkot,” kata Fauzi dalam persidangan yang diketuai oleh Sumartono didampingi anggota Anry Widyo Laksono dan Agus Walujo Tjahjo. Namun, setelah didesak oleh majelis hakim, Fauzi mengaku bahwa sebenarnya dia tak memiliki jaringan yang bisa memasukkan orang menjadi CPNS melalui jalur belakang di pemkot. “Saya terdesak kebutuhan ekonomi,” ujarnya.(fa/tyo)

Pemimpin Redaksi : Tauhid Wijaya. Redaktur Pelaksana: Mahfud. Redaktur/Asisten : Imam Subawi, Endro Purwito, . Staf Redaksi/ Reporter : Puspitorini Dian H, Rully Prasetyo, Timur Pradopo, Sri Utami, Antuji Hayatri Masroh, Heri Muda Setiawan. Pracetak : M Arif Hanafi (koordinator), Saifudin Asro, M. Sahrul Mubarok Sekretaris Redaksi : Masrurotus Solikah Pemasaran dan Offprint : Ahmad Qodiron (Manager), Samsul Ghorib, Robbet Agus Juwandono, Iklan: Chafid Suyuti (manager), M. Najib , Dillia Yuliharti Administrasi Iklan : Efi Susanti Penerbit : PT Kediri Intermedia Pers. Direktur/ GM : Sholihuddin Bagian Keuangan/Administrasi : Reliya Iin Nugraini, ZS Dwi Hartutiek, Choirul Anam, Yusi Ratna, SIUPP : 1527/SK/Menpen/SIUPP/1999 Alamat Redaksi/ Iklan dan Pemasaran : Jl. Brawijaya 27D Kediri Telepon : (0354) 681320 - 699665 Fax. (0354) 687904 E-Mail : radarkediri@gmail.com / rdkediri@yahoo.com Perwakilan Surabaya : Graha Pena Lt. 4, Jl. A Yani 88, Telp: (031) 8283333 (Hunting), Fax : 031.8255555.


CMYK

KAMIS 22 APRIL

TAHUN 2010

31

THE SPIRIT OF AUTONOMY

Jalan Puhkerep-Talun Rusak Beberapa waktu lalu saya berniat untuk jalan-jalan ke daerah pelosok di Nganjuk. Saat melintasi jalan jurusan Puh Kerep-Talun Rejoso, kondisi jalannya ternyata rusak parah. Padahal jalur tersebut menjadi akses jalur tranportasi penting bagi warga. Abidin khumaidai_abede@yahoo.co.id

GALERI TELKOM Tampil Beda di Hari Kartini NGANJUK- Ada yang berbeda dari pelayanan PT. Telkom Nganjuk kemarin. Jika biasanya mengenakan seragam, maka untuk menyambut hari Kartini, para customer service mengenaikan kebaya. ”Ini sebagai bentuk apresiasi kami atas jasa-jasa yang diberikan Ibu Kartini,” terang ManagerTelkom Nganjuk Radian Sigit. Menurutnya, pelayanan tersebut juga untuk mengingatkan bahwa berkat Ibu Kartini, maka wanita bisa sederajat dengan laki-laki. Pelayanan terbaik memang menjadi komitmen dari PT. Telkom, ”Sekarang PT.Telkom memang menjadi model untuk BUMN,” terangnya. Baik itu untuk operasional, kinerja, keuangan dan penaningkatan pemberdayaan kompetensi. Dengan dasar itu, maka konsep yang ingin diberikan Telkom adalah menjadi mitra bersama. Selain itu, juga tawaran program khusus Speedy untuk outlet hingga konter. ”Pengembangan fasilitas ini juga bertujuan untuk pengembangan outlet dan toko agar bisa melayani berbagai jasa online,” jelasnya. Di antaranya adalah pembayaran PLN, pembelian tiket pesawat dan sistem pembayaran lainnya. Caranya juga cukup mudah. Masyarakat tinggal memasang akses internet speedy di tokonya dengan biaya Rp 50 ribu, ”Harapannya dengan berkembangnya berbagai usaha, maka bisa menggerakkan roda perekonomian di Nganjuk sehingga bisa mewujudkan Nganjuk Jaya,” pungkasnya. (adv/dea)

PUSPITORINI DIAN H./RK

Modis dengan Batik NGANJUK- Siapa bilang batik identik dengan orang tua? Jika dikemas dengan bagus, batik ternyata bisa menjadi gaun malam yang trendi dan modis. Sehingga gadis remaja pun tidak malu mengenakannya. Inilah tantangan yang berhasil dipecahkan para desainer Kabupaten Nganjuk kemarin. Pagelaran Fashion Show Batik Anjuk Ladang yang dilaksanakan di Gedung Wanita kemarin pagi. Ada sekitar 20 motif batik Anjuk Ladang yang ditampilkan olah seratus model dari SMP/SMA dari 20 kecamatan di Nganjuk, ”Para desainer dibebaskan mencari model yang cocok untuk remaja putri,” terang ketua panitia Nurabidah yang juga istri Wabup Abdul Wachid Badrus. Selain memperingati ulang tahun Nganjuk ke 1073, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperingati Hari Kartini yang berlangsung kemarin. Nurabidah mengungkapkan, adanya fashion show ini juga bertujuan mengenalkan batik khas Nganjuk pada masyarakat, “Kita ingin tunjukkan bahwa batik Anjuk Ladang tidak kalah dengan batik dari daerah lain,” ungkapnya. Di samping juga untuk menanamkan rasa cinta pada produk daerah. Nurabidah mengatakan, melalui lomba fashion show kemarin dia juga berharap baju batik nantinya tidak hanya digemari oleh orang dewasa, namun juga para remaja, “Orang luar saja suka, masa kitanya

tidak,” ungkapnya. Sementara itu, Ita Triwibawati selaku pencetus batik Anjuk Ladang merasa puas atas kreativitas desainer maupun model yang tampil kemarin, “Semua yang ditampilkan bagus-bagus,” puji perempuan yang juga istri Bupati Nganjuk Taufiqurrahman itu. Lebih lanjut Ita juga berharap apa yang ditampilkan kemarin bisa menjadi penyemangat untuk terus berkereasi mengembangkan batik Anjuk Ladang dengan motif yang lebih banyak lagi. (ery/ dea)

Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

TERBAIK: Pemenang kreasi desainer batik Anjuk Ladang untuk remaja putri.

CANTIK: Layanan di meja Customer Service.

Meluas, Serangan 3 Hama

HERI MUDA SETIAWAN/RK

REJOSO- Petani padi di wilayah Kecamatan Rejoso resah. Penyebabnya, serangan hama penyakit di puluhan hektare sawah milik mereka. Akibatnya, para petani terancam mengalami gagal panen. Salah satunya adalah Saeran, 50 warga Desa Puhkerep. Dia mengakui penyakit yang menyerang tanaman padi mereka berasal dari hama sundep. Serangan itu sudah diketahuinya cukup lama, “Sudah seminggu lebih,” ungkap Saeran. Dia mengaku, serangan hama sundep tersebut diketahui saat tanaman padinya berusia 20 hari. Dia sempat kaget, mengingat beberapa hari sebelumnya tanaman tersebut sempat dipupuk, “Ya kelihatan hijau segar gitu,” tuturnya. Beberapa hari kemudian, dia melihat daun padi yang sebelumnya hijau segar itu menguning. Saat dicermati lebih jauh, selain daunnya menguning hama tersebut juga merusak dahan tanaman padi, “Dalamnya ada ulatnya juga,” terangnya sambil menunjukkan ulat yang tumbuh di dalam dahan padi. Khawatir menyebar, Saeran lantas mencoba membasminya dengan obat anti hama yang harganya cukup mahal. Bukannya menghilang, serangan hama tersebut kian meluas. Bahkan penyebarannya sangat cepat. Dalam waktu tidak lebih dari seminggu, hama tersebut menyerang sekitar satu hektar, “Padahal sudah diobati tiga kali,” keluhnya. PantauanRadarKedirikemarin,dampak serangan hama sundep tersebut mengaki-

batkan tanaman padi Saeran nyaris mati. Bukan hanya menguning, daun padi juga terlihat banyak yang patah sehingga tidak bisa berkembang dengan bagus. Serangan hama juga mengenai lahan milik Sugeng, 40, petani lainnya. Bahkan menurut Sugeng, kondisi lahannya lebih parah dibandingkan dengan milik Saeran. Walau demikian, Sugeng memilih tetap bertahan untuk mengobati tanaman padinya yang terserang hama sundep, “Inginnya ditanami baru lagi, tapi nggak punya modal,” keluhnya. Secara terpisah, Koordinator Pengamat Hama Dinas PertanianSuyotosaatdikonfirmasimengaku sudah menerima adanya laporan akan serangan hama di Rejoso. Menurutnya, serangan hama tersebut bukan hanya mengenai Desa Puhkerep saja. Namun juga mengenai desa lain di sekitarnya. Yakni Desa Ngangkatan, Desa Mlorah dan Desa Talun, “Semua kira-kira ada sekitar 59 hektar yang diserang,” ungkap Suyoto. Dari hasil pengamatan di lapangan, tanaman padi tersebut tidak hanya diserang satu jenis hama saja. Namun tiga hama sekaligus, yaitu sundep, klaras dan blas. Penyebab hama menurut Suyoto adalah kesalahan pola tanam. Sejauh ini, pihaknya sudah melakukan penyuluhan, salah satunya meminta para petani untuk mengurangi penggunaan pupuk jenis urea. Karena urea membuat tanah semakin asam. Hal itu mengakibatkan lambannya pertumbuhan akar dan berdampak pada pertumbuhan tanaman. Namun, tanaman kurang dari 25 hari, kemungkinan besar mengalami kegagalan, “Kalau usia lebih 25 hari, harapan panen masih ada,” jelasnya. (ery/dea)

Berdayakan Istri Petani NGANJUK- Kabupaten Nganjuk selama dua hari ini mendapatkan kesempatan menjadi tuan rumah kegiatan Training of Trainers (TOT) dan lokakarya Program pemberdayaan petani perempuan dan kedelai hitam (P3KH) tiga kabupaten. Kegiatan dibuka kemarin oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Nganjuk Ita Taufiqurrahman, bertempat di salah satu rumah makan di Kota Nganjuk. “Kegiatan ini diharapkan bisa menggiatkan kemampuan para istri petani kedelai,” terang Ita. Ita menjelaskan bahwa petani kedelai hitam tersebut memang menjadi binaan PT. Unilever yaitu dari pengadaan benih kedelai, pemupukan hingga pembelian paska panen. Selanjutnya, untuk meningkatkan kemampuan dari para istri petani agar mampu memiliki kemampuan lebih, maka digelar training. Kegiatan pelatihan yang diikuti oleh Kabupaten Madiun, Trenggalek dan Nganjuk sendiri.

Khusus Nganjuk, peserta berasal dari petani kedelai hitam dari Desa Sidoharjo dan Kelurahan Warujayeng Kecamatan Tanjunganom. Dalam sambutannya, Ita menaruh harapn besar agar kegiatan pelatihan dikembangkan ke lokasi lain, “Mengingat saat ini banyak perempuan di Nganjuk yang kurang mendapat peluang dalam bidang pemberdayaan ekonomi,” terangnya. Sementara dalam pe-

latihan tersebut diharapkan bisa menambah dan menemukan potensi diri guna menambah usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga. Selama dua hari tersebut, para istri petani kedelai dan petani perempuan akan mengikuti pelatihan berupa ketahanan keluarga. Di antaranya berupa pengenalan tentang gizi hingga keterampilan yang dapat berpotensi menambah pendapatan. (adv/dea)

PUSPITORINI DIAN H./RK

BERLATIH: Petani perempuan dan istri petani 3 kabupaten.

Adu Kreasi Desain Batik NGANJUK- Perayaan Hari Jadi Kabupaten Nganjuk ke1073 tak hanya memberikan kesempatan pada kaum dewasa untuk berkereasi. Kemarin ratusan remaja putri saling berlomba dalam lomba fashion show. Lomba fashion show kemarin digelar di Gedung Wanita di JlYos Sudarso. Lomba dimulai sekitar pukul 08.00. Lomba digelar oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) se-Kabupaten Nganjuk. Menurut Ketua GOW Hj. Nurabidah Wachid, lomba kemarin memang digelar untuk memeriahkan Hari Jadi Kabupaten

Nganjuk, “Ini sekaligus untuk memperingati hari Kartini yang jatuh hari ini (kemarin, Red),” ungkap Nurabidah yang juga istri Wakil Bupati Nganjuk Abdul Wachid Badrus. Lomba kemarin menurut Nurabidah diikuti oleh 114 peserta yang berasal dari SMP SMA/SMK, perwakilan 20 kecamatan se Kabupaten Nganjuk. Menurut Nurabidah, pihaknya sengaja tidak membuka lomba tersebut untuk umum.

HERI MUDA SETIAWAN/RK

CMYK

KAGUM: Ita, Nurabidah dan panitia di acara fashion batik kemarin. J Iklan/Langganan Hubungi : (0354) 699665; 681320

Selain untuk meminamilisir jumlah peserta, pihaknya sengaja ingin memberikan kesempatan bagi warga Nganjuk sendiri, “Kita ingin mencari bakat dari para remaja putri di Nganjuk khususnya di bidang fashion,” ungkap Nurabidah. Lomba sendiri kemarin dibuka langsung oleh Bupati Nganjuk Taufiqurrahman. Bupati hadir didampingi istrinya Ita Triwibawati. Ikut hadir pula Wakil Bupati Abdul Wachid Badrus, sejumlah kepala dinas, ketua Persit dan Bhayangkari. Nurabidah mengungkapkan, sebelumnya panitia membebaskan peserta untuk mengenakan busana atau gaun model apapun. Namun dari sejumlah calon peserta banyak yang mengusulkan agar busana yang dikenakan adalah batik khas Anjuk Ladang, “Motif dan warnanya bebas,” terangnya. Juara dalam lomba kemarin menurut Nurabidah mendapatkan tropy serta uang pembinaan. Lebih lanjut Nurabidah mengharapkan, dengan kegiatan kemarin akan mengingatkan kembali para remaja putri untuk meneladani semangat perjuangan RA Kartini. (adv/ery) E-mail : radarnganjuk@gmail.com


32

IKLAN & ADVERTORIAL DIJUAL TANAH

BARIS JOSS

SHM, luas 781 m2 + (19x41), tanah kelas A, Jl. PB Sudirman 21 Pare, depan kantor Pengairan Pare, hrg 2,5 m. Hub : 081332010483 / 08123350583

DIJUAL CEPAT 1. Truck/Toyota/BU343R/Th 2003 2. Truck/Mitsubishi/M64/Th 2008 3. Truck/Mitsubishi/FE349/Th 2002 Kondisi cukup bagus, harga nego Hub : 0354 - 772152 Jl. KH Agus Salim No. 91 Kediri

KEDIRI

DIBUTUHKAN SEGERA

DIKONTRAKKAN

KEHILANGAN

Karyawan untuk bidang event organizer. Syarat : laki-laki, usia 20 - 35 thn, blm menikah, ijazah min SMA, punya SIM C & SIM A, punya sepeda motor sendiri, suka tantangan (kerja siang/malam), jujur, ulet & disiplin, bisa mengoperasikan komputer. Yang berminat hub : JOYOBOYO EO Jl. Kartini 12 Pocanan Telp. 081359154499 / 081234403777

Gudang baru di Jl. Dr. Saharjo Gg III/9 (+ 100 m utara terminal baru Tamanan Kediri-Campurejo), LT. 500 m2, LB. 400 m, fasilitas : telpon, listrik & sanyo. Hub : 0354 - 772609 / 776390

STNK AG-5519-BJ an. Dwi Agus T. Jl. Letjen Sutoyo IV RT/RW 1/11 Burengan

OBAT TELAT BULAN Dijamin Hanya 2 Jam Langsung lancar, aman, tanpa efek samping. GARANSI sampai TUNTAS Hub : LION SHENG Jl. DR Saharjo No. 2A KEDIRI Pas depan Terminal Baru (Persis lampu merah TIMUR JALAN) Tlp. 081332699982 Hub : TOKO BIG SHENG Jl. Agus Salim 51 Kediri Jembatan Alun-alun ke Barat Pas depan Warung Kopi Wifi Telp. 081335536390 ANTAR GRATIS

PUSAT PENGOBATAN Hj. MAK EROT Feat H. Bibin Rohmatulloh TerbuktiPalingManjur,TerpercayadanAman Ijin Dinkes Kediri : 446/1106/419.41/2008 - Hanya Hj. MAK EROT yang paham urusan BESAR, PANJANG, KUAT, TAHAN LAMA, HOT - Meningkatkan gairah pria - Menambah ukuran vitalitas - Mengatasi diabetes - Menambah percaya diri pada wanita Praktek menetap di : Jl. Suparjan Mangun Wijaya (Mojoroto Gg. III) No. 31-B Kediri Telp. 085664418121 / 081 3575 77215 Praktek mulai pukul 08.00 s/d 20.00

OBAT TELAT BULAN Telat bulan ?? Hanya 2 jam dijamin Langsung lancar, aman, tanpa efek samping. GARANSI sampai TUNTAS Hub : “VINCENT” Jl. KH. A. Dahlan 132 Kediri (Jembatan baru Semampir ke Barat, ada pertigaan lampu merah ke selatan + 10m timur jalan) Telp. 0354 - 780179 HP. 081335 999 471 Hub : BIG SENG (Terminal Lama) JL. Kapten Tendean Kediri (Dari pertigaan lampu merah Terminal Lama ke selatan 15 m, utara Terminal Lama, timur jalan) 03547081971 / 081259068999 ANTAR GRATIS

KAMIS 22 APRIL 2010

PASANG WARNET

RENTAL MOBIL

Hub : 085230314058 / 085790290268

Mobil + Sopir Honda Freed, Daihatsu Terios, Honda Jazz Hub : 0354 - 696785 / 671472 / 697804 / 081556457871

Terima pasang warnet, dengan spesifikasi sbb : 1. Komputer P4+layar LCD 19” Acer, 6 unit (5 client+1 server).(P42.4ghz/R512mb/HD40gb/server= 250gb+DVDRW, VGA64mb/ Cas tower/keyb/mouse, headset) hrga Rp 16,9 juta 2. Komputer P4+layar CRT17” flat 2nd, 6 unit (5 client+1 server). (P4-2ghz/R512mb/20gb/32mb,cas tower/keyb/mouse/ headset).(server+DVDRW) Hrg Rp 9,9juta sudah termasuk: 1 unit printer Canon. Peralatan: Swich hub 8 port, kabel jaringan, setting jaringan, billing warnet

KESEMPATAN BERKARIER

ANDA PERLU DANA TUNAI!

Pinjaman Hingga Rp 2,5M*

1. KOORDINATOR SALES 2. SALES FORCE 3. PROMOSI 4. SOPIR Kreteria : 1. - Pendidikan min D3 - Pria/wanita, usia max 35 tahun - Memiliki kendaraan sendiri + SIM 2. - Pendidikan min SMA - Pria/wanita, usia max 30 tahun - Memiliki kendaraan sendiri + SIM 3. - Pendidikan min D1 - Menguasai Corel + Photoshop - Pria usia max 35 tahun 4. - Pendidikan min SMA - Memiliki SIM A Kirim lamaran lengkap + foto 3x4 terakhir, berikan kode pada sudut kiri atas amplop ke : PO BOX 8888 NGANJUK

0354 - 7610006 / 08123596405

DIJUAL TANAH + RUMAH

OBAT TELAT BULAN

Rumah Tingkat Luas tanah = 3.050 m2, Luas Bangunan = 26m x 36 m Alamat : Jl. Surya 92 Sambi Kediri Posisi : Barat Pasar Sambi 100 m, selatan jalan Hub : 081331400722 Tanpa Perantara, harga bisa nego

[*] DHOHO ENTERPRISE: Serivis komputer, laptop, printer, maintenance/ interior design/electone dangdut/freelance. Hub : 085649008667 [*] MURAHH!!! Cash & Kredit Note Book segela merk bergaransi DP 0% angsuran mulai 100ribuan banyak bonusnya. Telp / SMS 0354 696558/081333900669 [*] TERRA COMP (0354) 687612 : PC-Core i3-530/chipset Intel/1Gb DDR3/HDD250gb/ VGA512/DVDRW/Lcd19”/Key+mouse/speaker/meja/stavolt (5,7Jt). Part tone ready!

0,54%*

Jaminan BPKB Mobil 95’up Hubungi ANJF KEDIRI 0354-686177 [*] T Grade Corolla ’94 (N), Silver, AC/TP/VR, Body Kaleng, Mesin trwt, Siap Pakai, Hrg nego, Bisa kredit, Hub. Edi Sinarmas 081-556-331-43/0354-7015939 [*] Terios Type TX ‘09, AG, Silver, AC/TP/VR, Tgn I ( Beli Dari Baru ), Super Istw, Hrg 160 Jt Nego, Bisa Kredit, H. Edi Sinarmas, 081-556-331-43/0354-7015939

7 jam di jamin lancar, tanpa efek samping. Garansi sampai tuntas. Khusus Obat Kuat Pria Sedia : Viagra Cina, USA, Australia, Cialies, King Cobra, Playboy darling, Sepray oil. Khusus perangsang Wanita : sexdrops cair, serbuk. Pembesar perpanjang kejantanan. Sedia : Vacum + Cobra Oil 450rb, arab oil, Jamaica oil, Cobra oil, Permanen. Brets-Up : pengencang / pembesar payudara Heartonicum : penumbuh rambut, botak, rontok. Grow-Up : peninggi badan, + 3-5 cm. Fatloss : pelangsing memontokkan pantat. Kian pil : penggemuk badan, + 3-5kg/ minggu. Alat Bantu P/W, Sedia : P. manual, P. maju mundur, P. sabuk, Pinggang, V.kis, V. merintih, V. getar. Krim penggeli, dll. ANTAR GRATIS. Hub : Tk. JAMU PRIA DAN WANITA

[*] Honda Ferio, 1996, Biru Tua Metalik, Plat AG, Istimewa, Harga nego, Bisa Kredit, Hub. Yoan Sinarmas, No. HP. 081-334-428-109 / (0354) 7075599

Jln. Urip Sumoharjo No. 61 Kediri Alun2 keselatan + 150 m pas wartel. HP. 081 259 774 788

[*] S Forsa’89 (AG-Kab), Merah, Pajak Panjang, Tape, AC/VR/PW, Istw, Hrg Nego, Bisa Kredit, Hub. Febry Sinarmas (0354) 7123496 / Hp. 081 334 777 309

A-SENG

[*] Daihatsu Xenia Li Family VVTi, Th. 2007, Aqua Blue , Istimewa, Harga nego , Bisa Kredit, Hub. Yoan Sinarmas, 081- 334-428-109 / (0354) 7075599 [*] Honda Jazz, Th. ’04, Asli AG, Silver, Istimewa, Harga Nego, BisaKredit, Hub. Erwin Sinarmas (0354) 7126000 / Hp. 081 259 766 766 [*] Suzuki Forza, Th’89,Silver, AG, AC/VR/TP, Istimewa, Harga Nego, Bisa Kredit, Hub. Erwin Sinarmas (0354) 7126000 / Hp. 081 259 766 766

[*] Panther ’96 (AG), Biru Met, Pajak baru, Ban 90 %, AC/TP/VR , Sgt Istw, Hrg nego, Bisa Kredit,Hub. Febry Sinarmas (0354) 7123496 / 081 334 777 309 [*] Toyota Kijang LSX, Th.’01, Warna Biru, AC/VR/CD, AG Pare, Istimewa, Harga 98 Juta Nego, Bisa Kredit, Hub.Imam Sinarmas , 081-234-012-287 [*] Isuzu Panther PU, Th. ’02, Putih , Tangan I, Plat L, AC/CD/VR, Harga Nego, Bisa Kredit,Hub. Imam Sinarmas , No.Hp. 081-234-012-287 [*] Isuzu Panther Hi Sporty, tahun 1997, Hijau Silver, VR/AC/PW/PS, harga 78 jt nego, Bisa Kredit, Hub. Sigit, No. Hp. 081-335-133-323

KEDIRI PENDIDIKAN PG/TK Modern Tadika Puri, usia 2-6 th, Daftarkan sgr putra-putri anda di Jl. MH. Thamrin 39 Kdr Tlp. 0354-694439. Berikan yg terbaik utk sikecil anda

KURSUS Dasar hingga mahir+Conversation (+ pelajaran sekolah) Hanya 4 bln (1 Mgg 2x pertemuan) Lebih hemat biaya & waktu Utk SD-SMP-SMA & Umum Garansi : 3x pertemuan pertama tdk ada kemajuan, biaya bisa ditarik penuh BLUE CORNER ENGLISH COURSE Jl. Slamet Riyadi 130 Kediri Telp. 0354-7000755

MOTOR Arisan Armada buka group baru, 200rb/bl utk semua tipe Yamaha, tlh diikuti lebih dr 2710 peserta & telah mengeluarkan lebih dari 1564 motor, 57 group. pen daftaran jam kerja di Jl. A. Yani 10 Kdr Tlp. 680778-680618

RUPA-RUPA Aquafresh Prkt Air Isi Ulang, Pkt 13,16,19jt, Lmr Display 2,3jt, Tandon 5300L=2,2jt, Filter St=10"=900rb, UV 30W=925rb, Pipa PVC3/4=13,5rb/lonjor. Hub : 0818337069 / 08155125185

FOTO COPY Mesin Fotocopy & Spare Parts Jual/Sewa, cash/kredit Canon NP 6030, 6050, 6650, IR5000/6000.Terlengkap & termurah 500 rb/ bln atau 8jt. bs Garansi. UD OSCAR Jl. Imam Bonjol 156 Kdr Tlp.683262,7004207, 7082968

MASTER GUNAWAN KEDIRI stop rokok, Tiap hari naik 1kg & tiap hari turun 1 kg, linu, Jerawat, keputihan, sgl bau, maag, nafas, greng jam2an, ambeyen, ngompol ngorok, boyok, gatal kanker, struk, TB langsung haid 20rb. 085234321008

TIKET PESAWAT Global Adventure Andonesia Pusat tiket pesawat murah domistic n international Discount voucher hotel murah Carter Elf, avanza, l 300, grand livina , Hub 0354 394 999, 394 434, 394 1163/ alamat /kepung/pare/kediri Email :globaladventure@indo.net.id www.globaladventureindonesia.com

DIBELI LAPTOP & KOMPUTER Dibeli laptop ex. pribadi, kantor hidup/rusak, komputer warnet, proyektor. Terima service. Simpan iklan ini. Hub: 7618666 / 08179415366

LOWONGAN Persh ATK/accesoris bth SPG/SPB, dpt gaji hr/mgg, bln, ada karier. Bawa srt lam, 2 foto, copy KTP, ijazah. Lgs wawancara ke: CV RR Jl. Tinalan IV No 18 Kdr - 081394412008 Dibutukan segera karyawan/ti, pend SLTA, usia max 40 th. Datang lgsg interview jam 8 ke : Jl. Abdul Karim 67 Lirboyo Kdr, setiap hari kerja, diutamakan memiliki pengalaman kerja Dibutukan tenaga kerja survey penempatan didaerah masing-masing, Lk/Pr 19-55 thn, pendd min SLTP-S1, Lamaran dikirim via pos ke : Jl. Irian Barat 11 Surabaya

[*] Honda Grand Civic, tahun 1990, Abu-abu Metalik, VR/AC/PS/EM/PW, Harga 48 jt nego, Bisa Kredit, Hub. Sigit, No. Hp. 081-335-133-323 [*] Carry Pick Up, Th. ’01, Hitam, Plat AG, Tangan I, Pajak Baru, Harga Nego, Bisa Kredit, Hub. Agung Sinarmas Hp. 081 335 400 046 [*] T. Great Corolla SEG 1.6 ’95 (L), Abu2 Met, Cat Ors, Full Audio, TV/VR/PS/PW/EL/ RMT/Alarm, AC dingin, Hrg Nego, Bisa Kredit, H. Agung Sinarmas 081 335 400 046 [*] Isuzu Panther Hi-Grade, Th.’95,Merah, AG Pare,Barang Bagus, Harga 71 Juta Nego, Bisa Kredit, Hub. Feri Sinarmas, No. Hp. 081 559 998 036 [*] Daihatsu Charade, Th.’87, Merah, AC, Istimewa, Harga 26 Juta Nego, Bisa Kredit, Hub. Feri Sinarmas, No. Hp. 081 559 998 036 [*] H Wonder ’87, Abu-Abu Met, AG Pare, PW/AC/Full Audio, Siap Pakai, Hrg 33jt Nego, Bisa Kredit, Hub. Andrian Sinarmas 081-334-561-161 / (0354) 70 416 98 [*] D Xenia LI Th’07 Silver Met, L Tngn1, KM Sdkit, AC/TP/VR, ISTW, Hrg (nego) Hub Andrian Sinarmas No. 0354-7041698 /081334561161 [*] MITSUBISI L-300 pick up solar th ’00 coklat tembakau plat AG Pare hrg 75 jt nego. Hub: 081359843442 [*] SUZUKI CARRY full box th 90 (N) mesin siap pakai harga 23,5 jt nego. Hub: 081556421677 [*] Dijual ISUZU PANTHER GRAND ROYAL + th ’99 biru toska hrg 94 jt nego. Hub: 081359843442 [*] Dijual ESPASS Merah (hati) ‘95/96, mesin, body kaleng, AG-Kota, AC/TR, hrg 37,5 juta nego. Hub : Sel Bumi Asri No. 2 Kdr Tlp. 688730 [*] HONDA GL MAX ‘04, hrg 8,2 juta Hub : Jl. Mojoroto V/44 Tlp. 771371 / 085736792999 [*] XENIA Li DELUXE ‘08, Plat-AG, aqua blue, pjk panjang, hrg 112 juta. Hub : 0354 - 9000245 [*] KIJANG G ‘96, biru, asli interior/cat, ban 5 baru, tinggal pakai. Hub : 08123496332 [*] Jual KIJANG INOVA TIPE G bensin ‘06, silver, tgn 1, hrg 167 juta. Hub : 081259029010 / 0358 - 326593 Jl. Wilis 107B Nganjuk [***] Dijual TIMOR SOHC ‘98, silver, ors luar dalam, AC/TV/VR/PW, pjk baru, hrg nego. Hub : 081334636304 / 0358 - 325347

Berlangganan KORAN

SMS : 7066847

[***] Dijual PANTHER GRAND ROYAL ‘96/97, biru met (alami), AC dingin, PW/TP/ors, hrg 69,5 juta nego. Hub : 0354 - 688730 Sel Bumi Asri 2 Kediri [**] Jual TOYOTA KIJANG SUPER ‘95, abu-abu metalik, harga 68 juta. Hub : 0354 - 479924 [***] HONDA JAZZ ‘04 akhir, silver, istimewa (AG-Tulungagung) Hub : 0321 - 6273762 [***] NEW XENIA VVT-i DP 12 Juta-an, proses mudah & cepat, ready stock, banyak bonus menarik. Hub : ANA DAIHATSU - 081 334 340 397

PASANG IKLAN Makin Dekat WILAYAHKEDIRI: - RADAR KEDIRI, Jl. Brawijaya 27-D, Tlp. (0354) 681320 / 687904 / 699665 - Agen JAWA POS Jl. Imam Bonjol 178 Kdr, Tlp. (0354) 690344 WILAYAH PARE : WARTEL PUTRA ERLANGGA Jl. Mastrip II Telp. 0354 - 397143 WARTEL PUTRA AIRLANGGA Jl. Teuku Umar 86 Gedangsewu Telp. 0354 - 399939 - SAKTI Agency Jl. Gajah Mada 23, Tlp. (0354) 7063669 WILAYAH NGANJUK: -Toko Buku MELATI Jl. Gatot Subroto 91 Tlp. (0358) 322296 Jl. Diponegoro 24 Tlp. (0358) 321316 WILAYAH KERTOSONO: Agen MEKARINDAH Jl.P Sudirman 14-A (Depan Stadion Kertosono)


RADAR KEDIRI

MENUJU

KAMIS 22 APRIL 2010

PENDAPA

37

PEMILU KADA, 12 MEI 2010

ATRIBUT

Belum Semua Baliho Dipasang KEDIRI- Baliho pasangan calon bupati (cabup) yang dicopoti panwaslu belum dipasang kembali. Hingga kemarin belum terlihat aktivitas dari para tim sukses masing-masing pasangan cabup memasang kembali balihonya. Padahal pemasangan baliho sudah diperbolehkan lagi sejak 20 April lalu. Pada saat hari terakhir penertiban baliho 19 April lalu, tim sukses masing-masing pasangan cabup hanya sebagian mencopoti balihonya. Sementara sebagian lain dilepas tim panwaslu. Miskan Soematra, Ketua tim sukses pasangan HaryantiMasykuri (Harmas) mengatakan memang belum memasang baliho lagi. “Masih mempersiapkan dulu Mas, kan baru kemarin dilepas,” terangnya. Selain itu, Miskan mengatakan beberapa baliho dilepas panwaslu. Serta ada sedikit perubahan baliho dengan penambahan nomor urut. “Kalau kemarin belum ada nomornya,” imbuhnya. Hal senada diungkapkan Fatchol Mubin, tim sukses NurlailaTurmudzi Abror (NATA). Menurutnya, pemasangan baliho membutuhkan waktu. Namun begitu Mubin menambahkan beberapa baliho sudah dipasang lagi. “Sebagian yang siap, sudah dipasang,” sambungnya. Menurutnya, sebagian besar yang dipasang adalah baliho lama yang baru dilepas. Baliho tersebut ditambahi nomor urut pasangan NATA. “Yang lainnya menyusul,” urainya. Terpisah, Muh. Insaf Budi Wibowo, tim sukses pasangan Sunardi-Sulaiman Lubis (Susu) menuturkan sudah memasang kembali balihonya. Bahkan hal itu sudah dilakukan sejak 20 April lalu. “Di beberapa tempat sudah kita pasang lagi, seperti di Pare, Plosoklaten dan tempat lainnya,” ungkapnya. Hanya saja masih belum semua terpasang. (dp/ndr)

1

2

3

BERTAHAN:

SRI UTAMI/RK

Petugas Dalmas Polres dan Brimob Kediri membentengi diri dengan tameng dari aksi massa yang anarkis. Aksi simulasi ini diperagakan di depan pendapa Pemkab Kediri.

Polisi Antisipasi Gejolak Massa Kerahkan Personel Gelar Geladi Kotor

AGUS DWI PRASETYO/RK

TIM SUKSES : Posko pasangan Sunardi-Sulaiman Lubis (Susu), mereka siap memasang kembali balihonya.

KEDIRI- Pelantikan Bupati Kediri periode 2010-2015 ricuh. Ratusan demonstran menggeruduk kantor DPRD dan meminta pelantikan dibatalkan. Saat itulah pasukan pengendali massa (dalmas) dari Polres Kediri menghalau pengunjuk rasa. Itulah rangkaian aksi yang diperagakan dalam simulasi pengamanan pilkada oleh Polres Kediri di depan pemkab kemarin. Acara dimulai sekitar pukul 08.30. Ratusan personel tim dalmas dan Brimob Detasemen C Kediri sudah siaga di depan gedung DPRD Kabupaten Kediri.

Saat itu, ratusan demonstran yang terjadi bentrok dengan tim INGAT mengatasnamakan massa bupati dalmas karena mereka mememinta agar pelantikan segera COBLOSAN maksa masuk gedung DPRD. dilaksanakan. “Lantik bupati! LanMelihat massa semakin betik bupati!,” teriak mereka serentak. ringas, tim dalmas yang Selang beberapa saat kemudian, semula tanpa tameng langtiba-tiba datang massa yang sung berganti dengan tim dalberseberangan. Mereka menuntut mas dengan alat lengkap. pelantikan dibatalkan. Sebab, Selanjutnya, tim dalmas proses pemilihannya dinilai curang. HARI LAGI polres dibantu tim dalmas dari Dalam aksinya, mereka membawa Brimob Detasemen Kediri. poster bernada sindiran. Di antaranya Massa tak juga surut. Mereka kontak fisik berbunyi, ‘Curang, Ngarang, Menang’, dengan tim dalmas. Bahkan, melempari air ‘Bong Ka Pe Uu, Jaga Netralitasmu’, dan dan botol. Untuk membubarkan massa, satu ‘Jangan Kebiri Aspirasi Politik Warga’. unit mobil water cannon menyemprotkan air. Aksi kelompok kedua yang menentang Aksi massa yang beringas berhasil dipelantikan berlangsung anarkis. Sempat bubarkan.

2 0

Siswa SMKN 1 Dirampok

Musim Hujan Saatnya Menanam Musim hujan yang masih berlangsung hingga bulan ini, semestinya bisa kita jadikan momentum untuk menanam. Apalagi di daerah-daerah lereng pegunungan yang kawasan hutannya sudah mulai gundul plontos. Sekiranya kita bijak, musim hujan ini sebenarnya adalah berkah dari Yang Maha Kuasa. Dari anugerah-Nyalah turun air melimpah uang bisa menyirami segala yang tumbuh di muka bumi ini. Haruskah kita sia-siakan berkah dan anugerah yang begitu besar dan bernilai ini. Janganlah selalu meminta dan hanya menunggu. Jadi saat inilah semestinya kita mulai menanam. Sutikno, Margourip, Ngancar, Kab Kediri

Pacar Dikalungi Sabit, Sepeda Motor Dirampas

Sampaikan kritik, usulan, informasi, tentang berbagai layanan masyarakat! Silakan kirim ke Radar Kediri Jalan Brawijaya 27 D atau lewat email rdkediri@yahoo.com, radarkediri@gmail.com, atau sms ke 081556615000 dengan mencantumkan identitas diri.

ROADSHOW ESIA M SYIFA/RK

GOTONG ROYONG : Warga meminggirkan bonggol bambu yang runtuh akibat tanah longsor.

Longsor Putus Akses Transportasi ENDRO PURWITO/RK

AKTIF : Pelajar SMKN 2 Kediri menyimak materi dari Esia.

Partisipasi Pelajar SMKN 2 KEDIRI- Roadshow lomba penulisan berita Esia masih berlanjut. Kemarin giliran SMKN 2 Kediri yang didatangi tim Esia Ganas dan Radar Kediri. Kendati belum semua perwakilan pelajar menghadiri roadshow, semangat mereka untuk menulis cukup tinggi. “Tadi barengan dengan kegiatan hari Kartini, jadi tak semua bisa hadir,” ujar seorang siswa SMKN 2 Kediri. Meski begitu mereka menyatakan siap mengikuti lomba penulisan berita Esia Ganas tersebut. Ini seperti diungkapkan Rifayah Roisati, siswi SMKN 2 yang mengikuti acara roadshow kemarin. “Nanti temanteman jurnalis sekolah di sini akan ikut,” terangnya. Rifa juga menanyakan di mana dan kapan batas akhir pengumpulan berita atau artikel yang ditulis untuk kategori pelajar. Menanggapi hal ini, Samsul Gorib, panitia lomba penulisan berita Esia Ganas, mengatakan hasil karya tulis dikumpulkan di Radar Kediri. Waktu mengirimkannya pada jam kerja. “Batas waktunya hingga Sabtu 24 April. Namun kami berharap berita atau artikel dari pelajar SMKN 2 bisa dikumpulkan Jumat 23 April. Karena Sabtu jam kerja hanya setengah hari,” papar pria yang bertanggungjawab pada Divisi Research dan Development Radar Kediri ini. Setiap peserta, lanjut Samsul, bisa mengirimkan lebih dari satu karya tulis. Juri akan memilih karya terbaik. (ndr)

Kabagops Polres Kediri Kompol Sugito mengatakan latihan yang dilakukan anggotanya untuk mengantisipasi kericuhan saat pelantikan nanti. “Kami berharap pelantikan berjalan aman, tetapi kami antisipasi,” tegasnya. Selain mengantisipasi gejolak selama pelantikan, Sugito menambahkan, simulasi juga untuk mengantisipasi gejolak selama kampanye. Sugito mengatakan pihaknya menyiapkan 500 personel untuk pengamanan. Simulasi kemarin, lanjut Sugito, barulah geladi kotor. Hari ini, rencananya mereka akan menggelar simulasi itu di depan sejumlah undangan. Di antaranya, Bupati Kediri Sutrisno, DPRD, dan Kapolwil Kediri Kombespol Ahmad Lumumba. (ut/ndr)

KEDIRI- Tiga dusun di Desa Jugo, Kecamatan Mojo mengalami longsor cukup parah. Yaitu Dusun Jengglong, Ampelgading dan Besuki. Akibatnya, akses jalan ke kawasan wisata Dolo dari arah Mojo terputus. Menurut Zainal, 28, warga setempat, longsor di Dusun Besuki terjadi sekitar tiga hari lalu. Bahkan sebagian lahan persawahan tertimbun tanah. “Kemarin (Selasa, red) longsor lagi,” kata Zainal sambil menunjukkan tebing yang longsor. Lokasi longsor yang hanya sekitar 500 meter dari bangunan SDN Jugo III juga membuat sebagian siswa khawatir. Zainal menyatakan sebelum longsor, di dekat tebing ada jalan setapak yang biasa digunakan siswa berangkat dan pulang sekolah. Tapi sejak longsor mereka tak berani lagi melewati jalan itu. Kondisi tanahnya juga sudah retak. “Makanya

sekarang dipasang pagar bambu,” lanjut Zainal. Sedangkan di Dusun Ampelgading, longsor mengakibatkan jalan menuju kawasan wisata Besuki terputus. Lumpur menutupi seluruh badan jalan, sehingga kendaraan tak bisa melewati jalan itu. “Longsornya kemarin (Selasa, red) sekitar jam lima sore,” kata Sumarno, 47. Untuk di Dusun Jengglong, longsor mengakibatkan jalan setapak di perkampungan itu amblas hingga sekitar satu meter. Bila hujan deras berpotensi longsor lebih besar. Kabag Humas Pemkab Kediri Eko Setyono menyatakan langsung mengoperasikan alat berat yang sudah stand by di sekitar lokasi. “Sudah dilakukan pengerukan lumpur yang menghalangi jalan,” katanya saat dihubungi melalui ponselnya tadi malam.(fa/ndr)

BAGOR- Polisi gadungan merampok Didik Kurniadi, 17, siswa SMKN 1 Nganjuk. Kepala remaja asal Ngadiboyo, Rejoso ini dihantam helm. Pelaku yang diduga 2 orang juga mengancam pacarnya, Listiyah, 17. Leher gadis itu ‘dikalungi’ sabit. Bisa memerdaya pasangan remaja itu, para pelaku merampas sepeda motor Honda Karisma AG 6196 VI milik Didik. Peristiwanya terjadi di jalan persawahan Dusun Jantok, Desa Sugihwaras, Kecamatan Bagor. Hingga kemarin kasus ini masih dalam penyelidikan polisi. Menurut Didik, kejahatan yang menimpanya terjadi sekitar pukul 20.00. Malam itu dia baru saja jalanjalan bersama Listiyah, 17, pacarnya yang tinggal di Dusun Semanding, Mojorembun, Rejoso. “Ya keliling kota,” ujarnya. Setelah puas jalan-jalan mereka lantas pulang. Perjalanan melewati Dusun Jantok. Namun jalan yang mereka lewati buntu sehingga

kendaraan berputar balik. Sesaat setelah kembali, keduanya berhenti di pinggir jalan. “Saya minta dia (Listiyah, Red) menelepon orang tuanya,” jelas Didik. Selesai menelepon, Lis berniat memasukkan ponsel dalam jok motor. Saat itulah mereka didatangi dua pemuda mengendarai motor Suzuki Thunder. Berlagak ala polisi, mereka menanyakan surat-surat kendaraan. Didik juga diminta membuka helm. Tiba-tiba helm direbut langsung dihantamkan ke kepala Didik. Pelaku lainnya mengalungkan sabit ke leher Lis. Saat korbannya kesakitan tak berdaya, pelaku membawa kabur motor Didik. “Nopol kendaraan pelaku nggak hafal, kondisinya gelap,” ungkap siswa SMKN I Nganjuk itu. Didik dan Lis akhirnya ditolong pengendara yang kebetulan melintas. Selanjutnya mereka melaporkan kejadian tersebut ke pihak yang berwajib. Kasatreskrim AKP M. Puji mengatakan sampai saat ini pelaku masih dalam pengejaran. Dia belum bisa memastikan apakah pelaku dari dalam atau luar kota. “Masih kami selidiki,” pungkasnya.(ery/ndr)

Beraksi di RS, Residivis Tepergok Curi Tas Pasien KEDIRI- Paidi, 36, tertangkap basah. Pria asal Dusun Bulusoban, Sambirejo, Pare ini kemarin tepergok mencuri tas milik pasien RSUD Pare. Sang korban, Sumarni, 48, warga Desa Bulurejo, Diwek, Jombang, pun meneriakinya. Gagal membawa kabur barang curian, Paidi justru dibekuk massa. Kejadian yang menggegerkan rumah sakit itu terjadi sekitar pukul 05.00. Saat itu Sumarni sedang menunggui

suaminya di ruang ICU RSUD Pare. Dia membawa tas kecil warna cokelat berisi uang Rp 750 ribu yang dimasukkan tas plastik bersama HP Samsung dan Nokia 5200. Ketika ke toilet, wanita ini meninggalkan tasnya di kursi. Saat itulah diduga Paidi beraksi. Namun ketika baru mengambil, Paidi dipergoki Sumarni yang baru keluar dari toilet. Mengetahui tasnya diambil orang tak dikenal, spontan dia meneriaki pelaku.

Beberapa orang di sekitar lokasi langsung mengejar dan menangkapnya. Kapolsek Pare AKP Agus Garbo mengatakan sudah menahan pelaku. Dijelaskannya, pelaku merupakan residivis. “Dia sudah 3 kali mencuri dan satu kali melakukan curanmor,” terang mantan Kapolsek Semen itu. Paidi ditengarai pernah beberapa kali mencuri di rumah sakit. Sebab ditemukan beberapa kuitansi pembayaran ke RSUD

Pare atas nama beberapa pasien. “Kemungkinan didapat dari dompet beberapa korban,” imbuhnya. Namun ditemui di Mapolsek Pare kemarin, Paidi mengaku terpaksa mencuri untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Untuk beli makan Mas,” terangnya. Terkait dugaan sebelumnya pernah mencuri di rumah sakit, Paidi mengelaknya. “Nggak Mas, baru kali ini,” bebernya. (dp/ndr)


Penggantian Dan Cek Air Radiator V-IXION Pertanyaan: Saya punya Yamaha Vixion 98, lama tidak saya cek ternyata air radiator di tangki cadangan berkurang hingga tinggal setengah, apakah berpengaruh terhadap mesin, gimana proses kerja radiator tersebut? Trimakasih! Bagus W, Semen, Kediri! Jawab: Penggantian air radiator diYamaha Vixion pertama DIASUH OLEH : dilakukan pada saat servis gratis (KSG) IV atau 9000 km, dan untuk penggantian berikutnya disarankan dilakukan setiap 9.000 km. Jika air radiator ditangki cadangan berkurang segera ditambahkan jangan sampai sampai lavel low, dan ketika sudah mencapai 9000 km sebaiknya ganti air radiator! Untuk hasil terbaik gunakan selalu YAMACOOLANT untuk pengantian air radiator. Cara kerja radiator adalah dimulai ketika mesin mulai dinyalakan, air radiator akan dipompa oleh Water Pump menuju Cylinder (water jaket cylinder/tempat sirkulasi air di cylinder), setelah dari cylinder air radiator mengalir melalui thermostat kembali ke radiator. Ketika air radiator melalui termostat suhunya akan dipantau oleh thermostat tersebut, dan ketika telah mencapai suhu tertentu (82 derajat) thermostat akan mulai terbuka, pada saat suhu 95 derajat thermostat terbuka penuh dan air radiator mengalir menuju ke radiator lagi. Karena suhu air radiator sudah semakin meningkat maka akan menimbulkan tekanan pada radiator dan ketika tekanan telah mencapai 1,1 kg/cm2 akan membuka klep vakum pada tutup radiator sehingga air radiator yang dalam kondisi panas akan mengalir ke tangki recovery (cadangan) dan digantikan air radiator yang ada di tangki cadangan, begitu seterusnya sampai mesin motor dimatikan. Perhatian : Diatas tutup radiator tertulis peringatan dalam berbagai bahasa yang maksudnya tidak diijinkan membuka dalam kondisi panas.Selain itu di radiator juga dipasang kipas pendingin, tujuannya adalah untuk membantu proses pendingin air radiator sehingga dalam kondisi jalan yang macet pendinginan tetap sempurna, dan kipas pendingin hanya bekerja jika temperatur mesin terlalu tinggi. ARMADA PAGORA PRDULI PENDIDIKAN YATIM....... Sebagian jasa servis yang anda bayarkan akan kami donasikan untuk membantu pendidikan anak-anakYatim, Ayo…….Servis sambil beramal di Workshop Armada Pagora, Dengan Pelayanan berstandart Bintang Lima Servis di Workshop Armada Pagora Pasti Untung!!!!! Ada lagi....Servis dan isi Angketnya... Dapatkan hadiah Yamaha Mio dan Buaaaanyak hadiah lainnya..... Buktikan !!!!!!!! Servis Di Workshop Armada Pagora : Jl. A.Yani 10/59 Tlp 680778-680618 Kediri, Jl. Raya Ngadiluwih 117 Tlp. (0354) 479202-477596 Ngadiluwih dan Jl. Joyoboyo 127 tlp. (0354)546884 Sitimerto Pagu.Kunjungi website kami di :www.armadapagora.com, www.armadapagorajaya.blogspot.com danfacebook: ARMADA PAGORA JAYA atau grup: YAMAHA ARMADA PAGORA!

Varian Honda New Revo DX KEDIRI- Pasar motor bebek bakal kembali diramaikan varian baru. Pabrikan motor Honda akan meluncurkan Revo DX. Sedikit perubahan pada motor jenis

JEPRET YAMAHA

IKA MARIANA/RK

PengendaraYamaha Jupiter Z dengan nomor AG 4663 GQ ini sangat beruntung. Berkendara tertib lalu lintas. Mengenakan helm standar dan menyalakan lampu. Karena itulah dia berhak mendapatkan hadiah menarik dari Yamaha. Hadiahnya bisa diambil di dealer resmiYamaha Timbul Jaya Putra Ringin Sirah, Jalan Hayam Wuruk 81 Kediri. Jangan lupa menunjukkan STNK saat pengambilan hadiahnya. (*)

Pertanyaan dialamatkan ke : PT. ARMADA PAGORA JAYA Jl. Achmad Yani 10 Kediri, Telp. (0354)680778 Fax (0354)672392 atau sms ke 08123406836 Pertanyaan yang dimuat mendapatkan souvenir dari ARMADA MOTOR Diasuh oleh : Chief Mekanik Authorized Claim Shop Armada Motor

ini adalah di model dan stripping. Sedangkan untuk kapasitas mesin tidak ada perubahan signifikan. Meski tidak ada perubahan drastis, varian baru ini diharapkan bisa memperkuat posisi Honda di kelas bebek 110 cc. “Harapannya bisa perkuat pasar di kelas bebek 110,” terang Jeffri Limantara, Area Sales Supervisor Marketing Department PT Mitra Pinasthika Mustika (MPM) Motor Absolute Revo saat ini sudah ada tiga tipe. Yaitu tipe Spoke, tipe Cast Wheel, dan tipe Deluxe atau DX. Motor berkapasitas 110 cc tersebut menggunakan teknologi EFT yang menghasilkan sepeda motor lebih bertenaga. Selain itu juga irit bahan bakar, bahkan dibandingkan dengan kelas di bawahnya. Revo juga memiliki desain ergonomis dan ukuran sepeda motor yang disesuaikan dengan postur tubuh orang Indonesia. Menjadikan tubuh pengendara lebih rileks dan nyaman saat berkendara sendiri maupun berboncengan. “Revo mengusung desain segitiga kenyamanan berkendara, sehingga siku dan lengan lebih nyaman, punggung dan bahu lebih rileks,” urainya. Motor kelas anak muda tersebut kabarnya akan diperkenalkan pada akhir semester pertama tahun ini. “Akhir semester pertama atau awal semester kedua tahun ini akan keluar varian baru dari Revo DX,” paparnya. (ik/ndr)

TANGGUH Staf karyawati BPR Dhaha Ekonomi berbusana kebaya memeringati hari Kartini kemarin.

BPR Dhaha Ekonomi Teladani Kartini KEDIRI- Kartini-Kartini modern tampak di PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Dhaha Ekonomi kemarin. Mereka melakukan aktivitas perbankan dengan berdandan mirip Kartini. Yakni mengenakan kebaya, jarit, dan bersanggul. “Ini untuk menumbuhkan rasa cinta kepada Kartini yang telah memperjuangkan hak-hak wanita di Indonesia. Dan, pastinya peringatan hari Kartini di BPR Dhaha Ekonomi ini untuk meneladani perjuangan Ibu Kartini,” jelas Fatchurrochim, direktur utama BPR Dhaha Ekonomi. Dia mengungkapkan, saat ini sudah banyakwanitatangguhyangberjuang

di berbagai bidang, termasuk perbankan. “Di Bank Dhaha Ekonomi ini banyak wanita yang menduduki posisi penting. Makanya di bank ini wanitaharusdiberipenghargaanyang setinggi-tingginya, apalagi di hari Kartini,” terangnya. Fatchurrochimmenjelaskan,dengan menghargai wanita sama dengan menghormatiibukitasendiri.“Ibuyang sudah melahirkan kita harus selalu dihormati,” tegas pria asli Surabaya ini. Lebih lanjut dia mengatakan, saat ini BPR Dhaha Ekonomi telah berkembang cukup baik. Setidaknya masyarakat Kediri sudah banyak yang memanfaatkan produk di BPR yang terletak

di Jalan Erlangga nomor 25 Kediri ini. Seperti tabungan dan kredit. “Bagi yang telah menabung di BPR Dhaha Ekonomi, kami mengucapkan banyak terima kasih. Karena telah mempercayai BPR Dhaha Ekonomi dalaminvestasiuntukmasadepan,”katanya kepada Radar Kediri kemarin. Sedangkan produk kreditnya, kata dia, saat ini BPR Dhaha Ekonomi lebih fokus pada usaha produktif. “Segmen kami di UMKM. Makanya kalau ada yang memiliki usaha UMKM, kami siap mengucurkan bantuan modal dengan syarat dan ketentuan yang sangat simple,” lanjutnya. (adv/ado/ndr)

MTsN 2 Kediri Bikin Betah

SMPN 1 Makin Hijau

IKA MARIANA/RK

ASPIRATIF : Tim juri melihat kegiatan siswa pokja toga SMPN 1 Kota Kediri saat melakukan pengomposan.

Dinas Kesehatan menilai ada beberapa yang jarang dibersihkan dan berlumut serta belum ada lap. Air kerannya pun ada yang dibiarkan terbuka, sehingga air terbuang. Ada tempat sampah belum dibedakan warnanya untuk jenis yang berbeda. Sangat disarankan menggunakan tutup sampah dorong, untuk memperkecil kuman menempel di tangan. Sedangkan untuk pengolahan sampah sudah sangat bagus, baik sampah ker-

ing maupun sampah basah. Ini terlihat dari berbagai hasil karya para siswa dan guru dari sampah kering. Mulai dari tas, kotak pensil, sampai hiasan dinding. Sampah basah diolah menjadi kompos. “Pengolahan sampah sudah baik, namun disarankan saat melakukan pengomposan menggunakan sarung tangan dan celemek, untuk menghindari kuman atau zat berbahaya,” saran Isna, juri dari Universitas Kadiri. (ik/ndr)

KEDIRI- Tim juri lomba Sehijau Sehat 2010 kemarin dibuat kagum di MTsN 2 Kediri. Hampir semua komponen lomba terpenuhi dan dalam kondisi baik. Mulai dari kawasan luar hingga di dalam sekolah, sarana dan prasarana, serta pengolahan sampah. “Semuanya sudah bagus, nyaman sekali, saya betah berlama-lama di sini,” aku Ning Sulastri, juri dari Kantor Lingkungan Hidup (KLH). Bertepatan dengan peringatan hari Kartini, kemarin siswa yang menjadi guide mengenakan kebaya hijau. Juri dari DTRKP, Kartini dan Endang Kartika mengacungkan jempol untuk pengolahan sampah yang telah dilakukan mandiri. Baik sampah organik maupun anorganik. Kemarin mereka mempraktikkan pengomposan dan daur ulang kertas. Juga memamerkan berbagai kerajinan tangan dari sampah kering. “Saya sangat senang karena pengolahan sampah di sini sudah sangat baik dan dilakukan oleh para siswa,” ungkapnya. Sedikit saran, untuk pengomposan kalau bisa tidak perlu menggunakan pupuk kimia untuk mempercepat proses. Ini bisa digantikan buah nangka atau buah matang lain yang tidak mengandung pestisida yang telah diproses.

IKA MARIANA/RK

EHMM... SEGAR : Juri mencicipi minuman jamu yang diolah pelajar MTsN Kota Kediri 2 dari toga, berupa kencur dan kunyit.

MTsN 2 juga mempunyai hutan sekolah yang sudah mulai rindang. Lokasinya sangat nyaman dan tenang. Lahan dibagian belakang pun ditanami berbagai tanaman toga dan sayuran. Hasilnya pun diolah sendiri, seperti kencur dan kunyit yang dibuat jamu. Ruang UKS, kantin, perpustakaan, dan ruang lainnya pun representatif.

Satu-satunya tempat yang kurang dalam penilaian kemarin adalah kamar mandi. Kurang terawat dan sarananya masih kurang lengkap. “Mohon diperhatikan lagi, sayang sekali kalau semuanya sudah bagus, bersih, dan hijau tapi kamar mandinya masih kotor,” saran Andik Setyo, juri dari Dinas Kesehatan. (ik/ndr)

Perlu Partisipasi Warga Sekolah

IKA MARIANA/RK

JADI PERHATIAN : Tim juri lomba Sehijau Sehat 2010 memeriksa tempat sampah di MTsN 1 Kediri.

CMYK

TAHUN 2010

Perkuat Pasar

TISNA

KEDIRI- SMPN 1 Kediri, sang juara bertahan, menjadi lokasi terakhir yang dikunjungi tim juri. Di sekolah yang kian hijau dan cantik juri mendapat sambutan meriah dengan yel-yel dan nyanyian para siswa. Semua komponen sudah terpenuhi dan dalam kondisi bagus. Hanya tinggal perawatan di beberapa tempat yang perlu ditambah. Seperti taman, harus dilakukan secara menyeluruh dari depan hingga belakang sekolah. “Perlu perawatan menyeluruh untuk taman, di depan sudah bagus tapi saya lihat di belakang masih ada yang kurang bersih,” tutur Puspitasari, juri dari Esia. Taman di sekolah favorit tersebut memang ada di banyak tempat dan mampu menghijaukan sekolah. Hanya saja inventaris untuk taman toga dan hias perlu dilakukan. Pembuatan biopori pun disarankan karena areal banyak tertutup paving. Untuk kamar mandi, Andik Setyo dari

KAMIS 22 APRIL

TIMUR PRADOPO/RK

KONSULTASI TEKNIS

CMYK

RADAR OTOBIZ

38

KEDIRI- Kelompok rebana dan kasidah menyambut tim juri lomba Sehijau Sehat 2010 di MTsN 1 Kediri. Tak berbeda dengan MTsN 2 Kediri, beberapa siswi tampil cantik dengan kebaya dan memandu juri berkeliling. Catatan yang cukup penting diberikan juri adalah mengenai keterlibatan atau peran seluruh warga madrasah dalam memisahkan sampah. Ini karena masih banyak sampah tercampur, meskipun di depan ruangan diberi dua tempat sampah. “Perlu ditambah peran serta seluruh warga sekolah dalam memisahkan sampah,” ungkap Kartini, juri dari DTRKP. Demikian juga dengan pengolahan sampah karena saat ini pengelolaan sampah, terutama yang organik masih belum optimal. Perlu studi

banding dengan sekolah-sekolah lain yang sudah melakukan pengolahan sampah. Kantin juga mendapat perhatian. Juri merasa keterlibatan siswa masih kurang, terutama perawatan. Juga belum ada tempat sampah tertutup, tempat cuci tangan serta jadwal piket. Sementara kamar mandi ada yang terlalu gelap. “Terutama tempat sampah tertutup dan tempat cuci tangan harus ada di kantin, ini untuk kesehatan siswa,” tuturElisKustyaningsih,juridariPenggerakPKK Kota Kediri. Demikian juga dengan UKS, daftar nama obat dan KMS untuk siswa belum ada. Sementara untuk pohon lindung dan tanaman bunga-bungan masih bisa ditambahkan, serta diberi slogan. Karena banyak lahan yang dipaving, lebih baik bila dibuat biopori. (ik/ndr)

Nama

: ................................................................................... ................................................................................... Alamat : ................................................................................... ................................................................ Asal Sekolah : .............................................................. ........................................ .................... Sekolah : ............................................................. Favorit .............................................................. .................................................................


39

KAMIS 22 APRIL 2010

 PUNCAKI Sambungan dari hal 29

Menjelang menit ke-5, Sakti mendapatkan peluang pertama. Sayang, tendangannya masih terlalu lemah dan berhasil diblok kiper Rifki Mokodompit. Setelah itu, giliran Yongki yang menusuk dari sektor kanan pertahanan Persitara. Namun, dia juga belum beruntung. Headingnya melambung di atas mistar. Perjuangan Macan Putih yang tampil dengan lebih banyak pemain cadangan akhirnya membuahkan hasil saat pertandingan berjalan sekitar 15 menit. Sakti sukses menyontek bola liar saat terjadi kemelut di depan gawang hasil crossing Mahyadi Panggabean. Kedudukan berubah menjadi 1-0. Belum sempat membalas, selang enam menit kemudian, gawang tim asal ibu kota justru kembali kebobolan. Kali ini giliran Yongki yang beraksi. Dia memanfaatkan kesalahan

 KARTINIAN Sambungan dari hal 29

Termasuk, ketika harus memegang jenazah yang sudah membusuk di lemari penyimpan. “Tapi pakai sarung tangan dulu. Biar tidak kotor,” kata Ina sebelum membuka pintu lemari. Selain di kamar jenazah, di ruang perawatan terlihat pemandangan yang sama. Para perawat mengenakan kebaya saat mendampingi dokter  ANGGAP LKPJ Sambungan dari hal 29

Pasalnya, lanjut, ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD ini, masyarakat semakin pandai dan kritis. Jika ada kebijakan atau pembangunan yang tidak sesuai dengan laporannya, mereka akan mengetahui. Sayang, sambung Ayub, dalam masalah ini dewan hanya bisa memberikan rekomendasi. Mereka tidak diperkenankan memberikan sanksi atau mengintervensi terlalu jauh terhadap pemkot. “Jika ada yang tidak benar, kami hanya bisa memberikan saran dan mengingatkan,”

 DIDASARKAN Sambungan dari hal 29

”Semua tergantung pada sistem PSB yang diterapkan,” ujarnya kepada Radar Kediri kemarin. Seperti diberitakan, wali kota menghendaki agar kuota 10 persen untuk siswa luar kota hanya diterapkan untuk sekolah-sekolah favorit. Sedangkan, sekolah-sekolah pinggiran tetap dibebaskan. Menurut Heri, jika seleksi PSB menggunakan NUN/UASBN, kuota memang lebih mudah didasarkan asal sekolah. Panitia tinggal melihat daftar NUN/UASBN yang menyebutkan identitas sekolah masing-masing. Adapun bila menggunakan gabungan tes dan NUN/UASBN, panitia bisa melacak domisili mereka. ”Komposisinya sama, 10 persen untuk luar kota, 90 persen untuk siswa dalam kota,” terangnya. Untuk itu, lanjut Heri, disdik akan menunggu peraturan wali kota (perwali) terlebih dulu. Sebagai telaah, disdik telah memberikan sejumlah pertimbangan. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Hanya, secara pribadi, dia menilai sistem online murni menggunakan NUN/UASBN lebih bagus diban-

 MODAL Sambungan dari hal 40

Sedangkan motivasi lain adalah mereka ingin mematahkantak bisa menang lawan Persitara dalam empat pertemuan terakhir di ajang ISL. “Sebagai tuan rumah kami pasti ingin menang dan anak-anak bisa melakukannya,” sebut pelatih asal Malang tersebut. Soal penampilan para pemainnya

 BATAL Sambungan dari hal 40

Yakni surat pernyataan dari Bonek untuk tidak datang, surat pernyataan dari panpel Persik mereka tidak memberikan kuota kepada Bonek, pertandingan tidak digelar malam hari dan Persikmania dilarang memakai atribut Bonek. “Kami sudah siap melaksanakan syarat itu dan pasti kami lakukan. Tapi kenapa sekarang

kiper tim tamu yang gagal meninju bola saat duel atas dengannya. Lalu, dengan membalikkan badan, pemain berjuluk The Next Phyton tersebut menendang bola ke arah gawang dan mengubah skor menjadi 2-0. “Anak-anak tampil lebih bagus daripada beberapa pertandingan terakhir,” puji Agus. Ketinggalan dua gol, Persitara berusaha bangkit. Pelatih Suimin Diharja memasukkan striker Tantan untuk menambah daya gedor. Hasilnya cukup terlihat. Beberapa kali Prince Kabir Bello punya kesempatan emas. Namun, beruntung, kiper Fauzi Toldo tampil gemilang. Dia berhasil memblok dan menahan beberapa kali tendangan striker lawan. Hingga, skor 2-0 bertahan sampai akhir babak pertama. Usai turun minum, pertandingan kian menarik. Hujan yang semakin deras membuat para pemain kedua tim beberapa kali melakukan sliding dan tackle sambil menjatuhkan diri.

Persitara yang tak mau kalah untuk ketiga kalinya terus mengambil inisiatif serangan. Sayang, mereka tak kunjung membuat gol. Sebaliknya, saat babak kedua baru berjalan sekitar sepuluh menit, Sakti kembali membobol gawang Persitara. Kali ini dia memanfaatkan bola muntah hasil tendangan keras Yongki Aribowo ke arah kiper Persitara. Seolah-olah ingin membuktikan dirinya benar-benar selicin belut, Sakti terus menggila. Selang sepuluh menit dari gol keduanya, pemain berjuluk Si Belut itu kembali menjebol gawang Persitara. Dia berhasil menyambut umpan silang datar Nasirov Mekan dari sisi kanan dan menyonteknya ke arah gawang. Gol ketiganya itu sekaligus menjadi gol pamungkas laga tersebut. “Saya melihat pemain kami sangat kelelahan, tidak bisa maksimal,” dalih Pelatih Persitara Suimin Diharja. (jie/hid)

melakukan visite. Menurut Humas RS Bhayangkara Kediri Emi Pudjiharti, kegiatan kemarin merupakan tahun kedua setelah sebelumnya dilakukan pada 2005. Tujuannya untuk lebih memeriahkan Hari Kartini. “Semua staf tanpa terkecuali,” kata Emi kepada Radar. Meskipun menggunakan kebaya, Emi menjamin bahwa pelayanan terhadap pasien tidak akan terganggu. Saat staf perempuan

mempunyai acara di aula, sebagian staf laki-laki menggantikan tugas mereka untuk melayani pasien. Hal sama terlihat di kantor perbankan. Salah satunya di Bank CIMB Niaga, Jl Brawijaya. Ruang pelayanan dihiasi dengan ornamen bernuansa Jawa. “Ada sepeda kumbang, wayang kulit, bahkan kami putarkan langgam Jawa,” kata Branch Manager CIMB Niaga Kediri Martinus Sutikno. (fa/hid)

sambungnya. Sementara itu, Muzer Zaidib, wakil ketua pansus, menambahkan, selain menyoroti proyek, mereka mengkritisi anggaran untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Sebab, selama ini anggaran tersebut tidak dibagi merata kepada cabang-cabang olahraga (cabor) di bawah naungannya. “Persik selalu lebih besar dibandingkan cabang olahraga lain,” tambahnya. Atas hal ini, Kabag Humas Pemkot Nur Muhyar mengatakan, untuk proyek-proyek seperti GOR dan Paviliun Wijaya Kusuma, wali kota mendasarkan pada laporan penger-

jaan yang dibuat kontraktor. Mereka menyebut pekerjaannya selesai pada 31 Desember 2009. Sehingga, dalam LKPj wali kota disebut, anggaran dan pengerjaan proyek itu juga sudah selesai. “Kalau belum di-launching, itu karena ada banyak alasan seperti menunggu hari baik atau ada perbaikan dan perawatan dari rekanan,” dalihnya. Muhyar mengatakan, dalam pengerjaan proyek tersebut, rekanan berkewajiban melakukan perawatan hingga enam bulan. Sehingga, sampai sekarang GOR dan paviilun RSUD Gambiran masih dalam masa perawatan. (tyo/hid)

dingkan tes atau gabungan antara keduanya. Sebab, lebih transparan, hemat biaya, dan praktis. Sementara, jika menggunakan tes atau gabungan NUN/UASBN, bisa membuka celah korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Sebab, unsur subjektivitas untuk menentukan kelulusan bisa mengemuka. Selain itu, sistem ini membutuhkan biaya tambahan. Sehingga, harus ada revisi rencana kegiatan anggaran (RKA) APBD 2010. “Dalam

APBD, kami rencanakan PSB reguler menggunakan sistem online dengan NUN/UASBN murni. Jadi, jika berubah, butuh revisi RKA,” ujarnya. Meski demikian, Heri siap menjalankan apapun keputusan dalam perwali. Dia hanya berharap, PSB bisa berlangsung transparan, objektif, dan akuntabel. Sementara, Wali Kota Samsul Ashar mengatakan, masing-masing sistem ada kelemahan dan kelebihannya. Jika hanya menggunakan NUN/UASBN, dikhawatirkan hasilnya tidak sesuai dengan kemampuan riil siswa. “Jika dalam unas siswa tidak jujur lalu mendapatkan nilai baik, NUN-nya berarti tidak mencerminkan kemampuan sebenarnya,” ujarnya. Namun, jika menggunakan gabungan tes dan NUN/UASBN, butuh biaya. Padahal, anggarannya tidak ada dalam APBD. “Apakah masyarakat mau menanggung biaya tesnya? Ini yang masih harus dikaji lebih dulu,” sambungnya. Terkait kemungkinan mengemukanya unsur subjektivitas dalam penentuan hasil tes, Samsul berharap itu tidak terjadi. Semua harus tetap berlangsung jujur, transparan, dan kredibel. (tyo/hid)

yang kemarin tak banyak berbuat kesalahan, membuang peluang dan taktis Agus menilai karena Saktiawan dkk tampil lepas dan tanpa beban. “Saya meminta pemain menikmati pertandingan ini. Dan hasilnya lebih bagus,” ujarnya. Sebaliknya, kekalahan kemarin seolah menjadi dasar prestasi Persitara musim ini. Sebab itu adalah kelalahan ketiga mereka dalam tiga laga. Artinya mereka tak bisa

menang sama sekali dan menajadi juru kunci klasemen grup D. Hal itu menambah derita mereka di ajang ISL. Sebab mereka hampir dipastikan degradasi musim depan. Pelatih Persitara Suimin Diharja mengaku jeleknya penampilan timnya kemarin juga akibat kekerasan yang dilakukan PSBI Mania Senin (19/4) lalu. “Anak-anak masih trauma dan itu mempengaruhi psikis para pemain,” pungkas Suimin. (jie)

malah tidak diberi izin,” tukasnya. Soal alasan tidak keluarkan izin tersebut, Bambang mengaku tak memahaminya. Termasuk apakah akibat perang batu saat Persik menjamu PSBI (17/4) lalu. “Tidak, bukan itu alasannya. Saya sendiri heran,” lanjutnya. Dikonfirmasi terpisah, Kapolresta Kediri AKBP Rastra Gunawan tidak berani dengan tegas menyatakan pihaknya tidak memberikan izin pertandingan

superpenting bagi Persik tersebut. “Hanya masukan kepada panpel,” kilah pria asal Palembang tersebut. Keengganan Rastra mengeluarkan izin tersebut menimbulkan praduga bahwa Polresta tak siap mengamankan pertandingan tersebut. Sehingga mereka memilih ‘membuang’ laga itu ke luar wilayah Polresta Kediri. “Tidak, kami siap saja. Tapi itu jalan tengah setelah kami melakukan rapat dengan panitia,” elaknya. (jie)

Berdasarkan tes dan NUN/UASBN: Sistem: gabungan tes dengan NUN/UASBN Basis data: hasil tes dan NUN/ UASBN Pilihan sekolah: bisa tunggal atau bebas Harus menyusun soal tes dengan melibatkan semua sekolah Panitia lebih banyak: penyusun soal, pengawas, koreksi, entry data, dan upload data online Kuota: berdasarkan domisili Hasil PSB tidak bisa diketahui setiap saat Siswa harus mendaftar dan ikut tes Bisa menimbulkan kecurigaan Pendanaan: APBD (perlu revisi RKA dan PAK)

16 Pertandingan Persik v Persebaya Pada Minggu, 29 April 2010 berakhir : a. Menang Persik b. Menang Persebaya c. Seri Dimanakah letak cabang Armada Pagora Jaya ? a. Ngadiluwih b. Kras c. Ringinrejo Gunting dan jawab pertanyaan Kuis Yamaha ISL 2009 Kirim kupon paling lambat 29 April 2010 pukul 17.00 WIB. PENGIRIM Nama ..............................................No. KTP/SIM/ ........................... Alamat .............................................................................................. TEMPAT PENGUMPULAN KUPON : KEDIRI : Kantor Radar Kediri, Jl Brawijaya 27D NGANJUK : Agen Munajat/TB Sumber Ilmu, Jl Pangsud 115/21 KERTOSONO : Agen Prayit/Toko Sumber Ilmu Jl A Yani 85 PARE : Sub Agen Nanang Depan RS HVA Toeloengrejo Pare Hadiah per periode: Kaus, Jaket, Rompi, Jam dinding, Payung, Travel bag Hadiah Utama (diundi tiap 4 kali home): TV, Kulkas, Mesin Cuci,MP4, Setrika, Speaker Aktif

 HARYANTI Sambungan dari hal 29

serta indikasi pelanggaran pasal 39 ayat 6 Peraturan KPU No 68/2009 tentang Teknis Tata Cara Pencalonan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Sebab, dalam ayat itu jelas disebutkan bahwa kehadiran pasangan calon dalam pengundian nomor urut bersifat wajib. Atas hal itu, lanjut Muntoha, tim Harmas mengaku telah menerima undangan dari KPUD. Mereka juga menjelaskan alasan ketidakhadiran calonnya. Yakni, karena sedang berada di luar kota. Alasan itu pula yang kemudian disampaikan secara tertulis kepada KPUD sehari setelah sidang pleno selesai. Adapun mengenai indikasi pelanggaran pasal 39 ayat 6 Peraturan KPU 68/2009, kata Muntoha, tim Harmas beranggapan bahwa kehadiran dalam pen-

 PERTAMA Sambungan dari hal 29

Pria 42 tahun itu mengatakan, agar pelayanan bisa berlangsung singkat, mereka telah memberi sosialisasi tentang kelengkapan persyaratan yang dibutuhkan. Selanjutnya, masyarakat yang sudah menyiapkan persyaratan akan didatangi oleh mobil Larasita untuk mendapat pelayanan. Syamsudin pun lantas mengisahkan pengalaman lucu. Di antaranya ketika memberikan pelayanan di Perumahan Putih Permai di Desa Jongbiru, Kecamatan Gampengrejo, beberapa waktu lalu. Saat pertama kali tiba, masyarakat sekitar hanya memandangi mobil dan personelnya. “Mereka sama sekali tampak tidak antusias,” kisahnya. Menurut dia, meski sudah mendapatkan sosialisasi tentang

 PASUKAN Sambungan dari hal 29

Sambil berteriak-teriak garang mereka berlari cepat ke depan, mengikuti pasukan pedang dan pasukan tombak dari barisan pertama dan kedua yang merangsak ke depan dengan ganas. Dari atas kuda tunggangannya yang melaju di samping pasukannya, Lim Keng-po berteriak-teriak menyemangati pasukannya. Sementara, saat pasukan pedang dan pasukan tombak barisan pertama mencapai medan tempur yang penuh tumpukan mayat prajurit dan bangkai kuda, mereka tidak melihat satu pun bayangan musuh berada di situ. Sesaat mereka yang berada di garis terdepan celingukan mencari musuh. Namun saat mereka tidak

 DARI RATU Sambungan dari hal 29

tetapi lebih dikenal sebagai Sri Paduka Bhatari Baghawati yang masyhur disebut Calwan Arang Sang Rangda Girah. Penderitaan rakyat Panjalu digambarkan dalam naskah Calwan Arang: “Paduka Bhatara Bhagawati ingiring den i sisyanira kabeh/ kunang pratekan ing aran ing sisya nika Si Weksirsa, Mahisawadana, Si Lendya, Si Lende, Si Lendi, Si Guyang, Si Larung, Si Gandi/ ika ta kang umiring mareng Sang Randeng Girah samangigel pwa Semasana ngka/ tan dwa umijil Paduka Bhatari Durga kalawan wadwanirakatah sami milwa umigel//... tan suwy agering tika wwang sadesa-desa makweh pejahnya animpal-tinimpal/ tan lingen iking Calwan Arang....teher umatur ta sira Rakryan Apatih/ pukulun patik bhatara umatureng lebu talampakanira, dening wadwa parameswara akatah pejah, panas tis geringnya, sadina rwang dina paratra,/ ikang katingalan mangganali randeng Girah, mangaran Calwan Arang//” Sang Paduka Bhatari Bhagawati yang juga masyhur disebut Calwan Arang adalah penjelmaan Bhatari Durga. Ke mana pun dia pergi selalu diikuti oleh siswasiswanya yang setia. Di mana Calwan Arang dan siswa-siswa berada, tak lama di tempat itu akan terjadi wabah penyakit yang merenggut nyawa penduduk. Dan sebagai penganut bhairawi aliran kiri (pangiwa), Calwan Arang membutuhkan anak-anak penduduk untuk persembahan (wadal) dalam upacara pancamakara di ksetra. Demikianlah, penduduk Panjalu merasakan penderitaan menerkam kehidupan mereka dengan berkuasanya Calwan Arang sebagai penguasa. Untuk itu, melalui patih mereka memohon agar Airlangga berkenan menjadi raja mereka menggantikan Sang Calwan Arang yang kejam dan haus darah. Atas bantuan Aryya Bharad seorang pendeta bhairawa aliran kanan (panengen), Airlangga berhasil menghancurkan kekuasaan Sri Paduka Bhatari Bhagawati alias Calwan Arang. Ibukota Kahuripan dipindahkan ke Daha. Rakyat Panjalu mendapatkan kembali kehidupan yang aman,

gundian nomor urut tidak bersifat wajib. “Tadi mereka memperdebatkan kata ”atau” yang ada dalam ayat itu,” katanya. Untuk diketahui, redaksi lengkap ayat 6 pasal 39 Peraturan KPU 68/2009 itu adalah sebagai berikut: ”Pengundian nomor urut pasangan calon sebagaimana dimaksud pada ayat (5) dilaksanakan dalam rapat pleno terbuka KPU Provinsi atau KPU Kabupaten/Kota, yang wajib dihadiri oleh pasangan calon, wakil partai politik atau gabungan partai politik yang mengusulkan pasangan calon, panitia pengawas Pemilu, media massa, dan tokoh masyarakat.” Satu-satunya kata ”atau” dalam ayat itu hanya terdapat pada kalimat ”wakil partai politik atau gabungan partai politik yang mengusulkan pasangan calon.” Sayang, Muntoha tidak menjelaskan lebih lanjut perdebatan kata ”atau” dalam ayat tersebut.

Lalu, bagaimana dengan ketidakhadiran Haryanti secara langsung dalam klarifikasi kemarin? Menurut Muntoha, tidak masalah. Sebab, sudah ada tim sukses dan kuasa hukumnya yang mewakili. Selanjutnya, panwaslu akan mengundang pasangan SunardiSulaiman Lubis (Susu), NurlailaTurmudzi Abror (Nata), serta KPUD. “Hasil klarifikasi akan kami jadikan kajian dan telaah sebelum dilaporkan ke Bawaslu,” tandas Muntoha. Terpisah, pengacara Harmas, Moch. Arifin, mengatakan bahwa masalah ketidakhadiran Harmas dalam sidang pleno KPUD telah selesai. Apalagi, dalam Peraturan KPU tidak disebutkan sanksi. “Kalau itu disebut pelanggaran, pelanggaran yang mana? Sanksinya apa?” katanya. Soal ketidakhadiran Haryanti dalam klarifikasi kemarin, menurutnya, juga tidak wajib. Sebab, hanya bersifat undangan. Terle-

bih, Haryanti sudah menguasakan kepadanya. “Datang boleh, tidak datang tidak ada masalah. Apa yang dikehendaki panwas juga sudah dijelaskan semua,” tandas Arifin. Sementara, dalam rapat dengan Komisi A DPRD Kabupaten Kediri kemarin, KPUD menjelaskan bahwa ketidakhadiran Harmas dalam pengundian nomor urut tidak ada sanksinya. Karena itu, larangan bagi timnya untuk mengambilkan nomor urut sudah bisa menjadi sanksi tersendiri. “Panwas juga belum bisa menentukan itu pelanggaran atau bukan karena proses klarifikasi masih berlangsung,” kata Sekretaris Komisi A Nur Wakhid usai rapat. Hal ini dibenarkan anggota panwaslu Moh. Anas. Menurutnya, panwas baru bisa mengambil keputusan setelah menggelar rapat pleno. “Sekarang masih dalam proses, jadi belum bisa mengambil keputusan,” kata Anas. (ut/hid)

keberadaan Larasita, masyarakat tidak mudah percaya. Mereka khawatir kena tipu dan berkas mereka justru tak jelas keberadaannya. Namun, keraguan itu hanya bertahan selama beberapa jam. Begitu ada dokumen tetangganya yang selesai diproses, mereka langsung berduyun-duyun mendatangi mobil Larasita. Syamsudin mengatakan, hari itu ada puluhan berkas yang masuk. Tapi, tak semuanya bisa diproses. Sebab, berkas-berkas yang disetorkan masih belum lengkap. Hanya sebelas yang dinyatakan lengkap dan selesai diproses dalam waktu tujuh jam. Ini berarti, satu dokumen tanah tak sampai memakan waktu satu jam. “Begitu melihat surat tanah mereka selesai, ada banyak ekspresi. Ada yang langsung tertawa senang, ada juga yang langsung melonjak. Kami pun turut senang melihatnya,” kat-

anya tertawa. Ekspresi masyarakat itu bisa dipahami oleh Syamsudin. Mereka terkejut karena mendapat pelayanan yang murah dan cepat. Padahal, biasanya kesan pengurusan sertifikat tanah itu ribet dan lama. Tak heran, masyarakat yang hanya mempunyai sedikit waktu memilih menitip kepada calo atau makelar. “Operasional Larasita ini untuk memutus calo atau makelar surat tanah,” tegasnya. Untuk mempercepat pelayanan, Syamsudin dan timnya mengaku telah menyiapkan kelengkapan dari BPN. Misalnya, buku tanah di daerah yang bersangkutan. Sehingga, mereka bisa melakukan pengecekan keabsahan dokumen di lokasi. Pelayanan di mobil itu juga dilakukan secara online dengan sistem di BPN Kabupaten Kediri. Sehingga, saat petugas di mobil

Larasita mengubah salah satu status tanah, otomatis sudah tercatat di sistem BPN yang langsung terpadu dengan BPN Pusat. Teknologi itu, diakui Syamsudin sangat memudahkan. Sebab, dia dan tim tidak perlu melakukan pencatatan dua kali. Tetapi, bukan berarti mereka lantas tidak menemui hambatan. Dia mengaku kesulitan saat beroperasi di dataran tinggi yang sinyalnya sedikit. Sistem online yang koneksinya menggunakan salah satu operator telepon itu seringkali terputus. Jika sudah begitu, Syamsudin terpaksa menghentikan operasional online. “Tapi kan tidak mungkin kami berhenti melayani penduduk. Akhirnya, kami telepon ke kantor dan mengecek secara manual. Memang memakan waktu lama, tapi tidak masalah daripada tidak melayani,” tuturnya. (*)

menemukan satu pun bayangan musuh, mereka bergerak terus ke depan sambil berteriak-teriak satu sama lain. “Maju terus!” “Jangan biarkan satu orang pun perampok itu lolos!” “Kejar ke arah sungai!” “Sebagian ke arah timur! Cepat! Cepat!” “Yang lain ke sungai!” “Cepat!” Seperti air bah melanda dataran rendah, pasukan berpedang dan pasukan bertombak barisan pertama dan kedua menyerang ke arah Sungai Song Bo. Namun, belum jauh bergerak, tiba-tiba mereka dihujani sambitan-sambitan batu yang melesat dari arah semak maupun atas pepohonan hutan. Kegemparan segera pecah ke-

tika pasukan pedang dan pasukan tombak yang tak menduga bakal dilempari batu itu berhamburan menyelamatkan diri ke berbagai arah. Formasi barisan depan pasukan pedang dan tombak berantakan. Namun para perwira dengan berteriak-teriak berusaha mengembalikan keutuhan barisan. “Jangan lari!” “Kembali ke barisan!” “Pasang perisai! Cepat! Cepat!” Dengan mengacungkan perisai ke atas dan ke depan, pasukan pedang barisan pertama dan kedua membentuk formasi barisan semula. Kemudian dengan diikuti pasukan bertombak, mereka bergerak terus ke sungai di mana sepanjang perjalanan pasukan tombak menghunjamhunjamkan tombaknya ke atas

rimbunan pohon-pohon. Usaha pasukan tombak itu menampakkan hasil manakala terlihat dua-tiga orang musuh berjatuhan dari atas rimbunan pohon dengan tubuh berdarah. Namun usaha itu tidak berlangsung lama ketika sederet barisan bertombak –sekitar tiga puluh tiga orang prajurit– yang bergerak di belakang pasukan pedang terlihat bertumbangan ke tanah sewaktu batu-batu sebesar kepala meluncur dari atas rimbunan pohon ke kepala mereka. “Awas kepala!” “Mundur!” “Pasukan panah. Mana pasukan panah?” “Maju terus!” “Pasukan panah suruh maju!” “Jangan mundur!” (bersambung)

tenteram, damai dan makmur di bawah Airlangga. Dan, untuk kali ke sekian, keberadaan penguasa wanita di Panjalu telah menimbulkan ingatan kolektif mengerikan bagi penduduk. Kisah berbalut unsur mistis itu makin kuat mengukuhkan nilainilai dan paham-paham patriarkhi di kalangan masyarakat Panjalu.

Kilisuci, Sri Samarawijaya menikahkan putra sulungnya yang bernama Kamesywara dengan putri saudaranya Sri Samarakarma Mapanji Garasakan yang bernama Candrakirana. Perkawinan yang mengakibatkan hilangnya perselisihan Janggala dengan Panjalu yang menjadi sumber utama lahirnya cerita Panji, membuat kehidupan rakyat Panjalu makmur tak kurang sesuatu apapun. Bahkan, puncak kebesaran Panjalu terjadi sewaktu putra kedua Sri Samarawijaya yang bernama Sri Maharaja Mapanji Jayabhaya berkuasa. Penolakan Bhikkuni Kilisuci terhadap tahta kekuasaan ternyata kurang cukup memperoleh tanggapan positif dari masyarakat Kediri. Itu terlihat pada munculnya cerita legenda tentang Dampoawang yang datang ke Kediri untuk melamar Bhikkuni Kilisuci namun ditolak dengan siasat meminta mas kawin perhiasan sebanyak kukusan bolong. Merasa dipermainkan, Dampoawang marah dan kemudian menyerang Kediri meski akhirnya dapat dikalahkan. Di dalam Babad Daha-Kediri, Kilisuci digambarkan sebagai seorang pandita perempuan angkuh yang mampu melakukan segala sesuatu tanpa bantuan orang lain, di mana sifat itu banyak ditiru oleh perempuan dan bahkan laki-laki Kediri. Akibatnya, dalam perang, orang Kediri akan kalah jika daerahnya diserang dari luar. Sebab, laki-laki Kediri sudah meniru perempuan di mana perempuan itu dihormati di tempat lain tetapi di rumah selalu mengalah.

awan tua. Bahkan, Sunan Bonang mengutuk daerah itu menjadi kering kurang air. Menurut Babad Daha-Kediri, kutukan itu dilakukan Sunan Bonang akibat kesalahan seorang perempuan muda. Ceritanya: sewaktu Sunan Bonang kehausan dalam perjalanan, ia masuk ke desa untuk meminta air minum. Kebetulan ada seorang gadis keluar dari rumah. Sunan Bonang meminta air peraman untuk diminum. Ternyata, gadis itu menyatakan bahwa tidak ada air peraman kecuali air kencing. Mendapat jawaban itu, Sunan Bonang marah dan mengutuk penduduk desa tersebut. Cerita-cerita yang tersebar di dalam Babad Daha-Kediri yang sarat unsur aetiologi, yaitu cerita yang berkaitan dengan asal-usul terjadinya suatu tempat, sangat jelas sekali membawa muatan nilai-nilai dan paham-paham serta gagasan-gagasan bersifat patriarkhi. Keberadaan tokoh mitis Buta Locaya sebagai penguasa gaib Kediri, paling tidak telah menjadikan citra Kediri sebagai kompleks simbol patriarkhi. Itu sebabnya, kemunculan penguasa duniawi wanita, dianggap sebagai sesuatu yang tidak lazim. Melainkan, diyakini sebagai penodaan yang bisa membuat marah Buto Locaya yang kemungkinan akan melampiaskan amarah dengan mendatangkan marabahaya bagi penduduk Kediri. Lepas dari percaya dan tidak tentang keberadaan tokoh mitis Buto Locaya di era global yang modern ini, yang pasti hampir tiap orang tua di Kediri meyakini keberadaan penguasa gaib tersebut. Bahkan, bukan hanya masyarakat Kediri, tokoh Sunan Kalijaga yang mencatat nama-nama penguasa gaib di Pulau Jawa yang kemudian disusun dalam sebuah kitab berjudul Kidungan Purwajati, menandai tokoh mitis Buta Locaya sebagai penguasa gaib Kediri yang bersemayam di Gunung Kelud. Itu berarti, kepercayaan bahwa tokoh mitis Buto Locaya sebagai penguasa gaib Kediri bukan hanya diyakini masyarakat Kediri, melainkan diyakini pula oleh masyarakat di daerah lain terutama yang meyakini kebenaran isi kitab Kidungan Purwajati. (*) *) Agus Sunyoto, budayawan, penulis serial Pu Sindok di Radar Kediri

Dewi Kilisuci Airlangga memiliki seorang permaisuri dan seorang selir. Dari permaisuri lahir tiga orang anak, yaitu Sanggramawijaya Dharmaprasada Utunggadewi, Sri Samarawijaya dan Sri Jayawarsa. Dari selir lahir tiga orang anak, yaitu Sri Samarakarma Mapanji Garasakan, Sri Alanjung Ayes, dan Sri Samarotsaha. Sebagai anak sulung dari permaisuri, yang memilik hak kepewarisan tahta adalah Sanggramawijaya Dharmaprasada Utunggadewi. Namun, menyadari bahwa kekuasaan di Daha pantang diduduki wanita, maka sejak semula putri sulung Airlangga itu sudah mempersiapkan diri untuk tidak menjadi pewaris tahta. Bahkan, untuk menghindari perebutan tahta di antara keturunannya di kelak kemudian hari, Sanggramawijaya Dharmaprasada Utunggadewi memutuskan hidup sebagai bhikkuni yang masyhur dikenal dengan nama Dewi Kilisuci (pertapa wanita yang suci). Akibat mundurnya Sanggramawijaya Dharmaprasada Utunggadewi dari tahta –karena menghargai nilai-nilai patriarkhi yang dianut masyarakat dengan menjadi seorang bhikkuni—terjadi perselisihan sengit di antara adikadiknya dalam memperebutkan tahta ayahandanya. Atas bantuan Aryya Bharad, wilayah kekuasaan Airlangga dibelah menjadi dua, yaitu Janggala untuk Sri Samarakarma Mapanji Garasakan dan Panjalu untuk Sri Samarawijaya Dharmasuparnawahana Tguh Uttunggadewa. Keberadaan Sanggramawijaya Dharmaprasada Uttunggadewi sebagai bhikunni, ternyata menaikkan kedudukannya di antara adik-adiknya yang menjadi Raja Janggala dan Raja Panjalu. Pada saat kedua kerajaan terlibat perselisihan, Bhikkuni Kilisuci selalu menjadi juru penengah. Bahkan, atas petunjuk Bhikkuni

Buta Locaya Babad Daha-Kediri yang ditulis Mas Ngabehi Poerbawidjaja pada paruh kedua abad ke-19 berdasar penuturan Ki Dermakanda memunculkan tokoh mitis Buta Locaya sebagai penguasa gaib Kediri. Buta Locaya dikisahkan mengecam tindakan-tindakan tidak simpatik yang dilakukan Sunan Bonang saat menjalankan dakwah di Kediri. Dalam babad, misal, digambarkan bagaimana Buta Locaya mengecam tindakan Sunan Bonang mengutuk orang-orang Desa Singkal yang laki-laki tidak laku kawin sebelum jadi bujang lapuk dan yang perempuan tidak laku kawin sebelum menjadi per-


KAMIS 22 APRIL 2010

RADAR SPORT 4

PERSIK

V

PERSITARA

0

Kirim SMS Berhadiah HP Keren Ingin dapatkan HP esia dan merchandise menarik? Kirim SMS sebanyak-banyaknya. Caranya : - Khusus nomor esia, ketik : SUPORTERAKTIF (spasi) isi pesan, kirim ke 3232. Disediakan dua (2) HP Esia per minggu - Nomor non-esia, ketik : SUPORTERAKTIF (spasi) isi pesan, kirim ke (0354) 9039000. Dapatkan merchandise menarik setiap minggunya. Pengirim harus menggunakan bahasa yang baik dan benar serta tidak menyinggung SARA.

JURUS SINAGA: Gaya Saktiawan Sinaga saat melesakkan tendangan ke gawang Persitara kemarin. Dia mencetak hatrick di menit ke-14, 53 dan 60.

Keterangan : Tarif SMS premium (3232) Rp 550.

Jangan Harap Pemain Lama Slm pngurus&mnjemen srius menangani,pst ad hsl yg lbh bfx dr skrg ni.Jgn prnh mghrapkn pmain yg sdh prgi,krn diluar msh byk potensi yg prlu dgali 081359334431 Tunjukkan Nomor Satu Ayo persik jangan ambil pusing kekalahan yg lalu biar berlalu tapi sekarang kita tun jukkan macan putih nomor satu by.cemblek 085790221518 Cepat Bangkit Cpt Bngktlh Macan Putih-Ku,Bngn Dr Tdr Pnjngmu,Jgn Brhrp Dl Jd Juara,Tp Brjuanglh Agr Trhndr Dr Degradasi,Q Sll Mndkungmu.E-De 085648593339 Bangkitlah Macan Putih bangkitlah macan putihku doa kami selalu menyertaimu smoga di sisa pertandingan ini slalu dpt poin amien 3x 08125996996 Libas Persebaya Libas jepara ayo persik jangan kalah teruz donk,ayo saktiawan tunjukan kesaktianmu.libas Persebaya 3-0 saja. Rizki pare. 087853221565 Selalu Mendukungmu Persik semangatlah selalu supaya kamu bisa terus lanjut q selalu mendukung mu by Dina nak kras. 085645885843 Harus Menang Ayo persik bsok kmu laga kandang hrs menang smua,by keluarga mbh surip mendukungmu. 085759257750 Bangkit dari Mimpi Buruk Yo...yo... Ayo!!! Waktu bangkit persik dari mimpi buruk 08520035476547 Kalah Bagai Sembilu PERSIK KEDIRI kusanjung namamu,kuagungkan derajatmu,jangan kau buat sembilu hatiku karena kekalahanmu.CAYO SLALU PERSIK IDOLAKU by.WEPE 083890063521 Hancurkan Lawanmu Ayo bangkit PERSIK..hancurkan lawan2mu..q slalu mendukung..tlng jgn degradasi.. 081330995410 Kediri Kecil Tanpa Persik kdri kota yg kcil ,tp bkan brrti kdri tdk bsar. kdri kcil bila tnpa PERSIK ,tp kdri bsar bila ada PERSIK. jd bwtlah kdri bsar dgn PERSIK yg bsar. 085649835673 Jangan Loyo Kok terus loyo.knp km skrng loyo?bangkitlah pemain persik,kami slalu mendukungmu 085735628959 Mana Janjimu Kasihan Persiku Dimana Pejabat Kampanye Peduli Persik Hanya Janjimu 081334026844

Modal Lawan Persebaya Main Tanpa Beban Bikin Maksimal KEDIRI- Pelatih Persik Agus Yuwono mengaku bahwa timnya punya motivasi ganda saat menjamu Persitara Jakarta utara kemarin sore. Sehingga mereka bisa tampil ngotot meski sudah memastikan sukses lolos ke babak 16 besar. Pertama, Agus menegaskan kepada anak asuhnya bahwa laga kemarin dijadikan sebagai uji coba terakhir lawan Persebaya (29/4) mendatang. Tak heran dalam laga tersebut, mantan asisten pelatih Persela Lamongan tersebut tetap menurunkan para pemain kuncinya. Termasuk duet Saktiawan Sinaga-Yongki Aribowo, Nasirov

Klasemen Grup D Persik Persibo PSBI Persitara

3 3 3 3

3 2 1 0

0 0 0 0

0 1 2 3

8-0 3-2 3-1 3-11

9* 6* 3 0

*)Lolos ke babak 16 besar

Mekan, Han Jiho hingga Khusnul Yuli. “Jadi kami tidak main sembarangan. Kami ingin main bagus sebagai bahan evaluasi lawan Persebaya,” sebutnya. Hasil kemenangan telak tersebut menurutnya bakal menjadi modal timnya saat menjamu Persebaya di ajang ISL. Dia berharap para pemainnya bisa meneruskan tren positif sepanjang Piala Indonesia di ajang ISL. Baca Modal... Hal 39

DATA FAKTA Persik Gol

: 4 (2) : Saktiawan (14, 53, 60), Yongki (20’) KK : Fauzi Toldo (27’), Gunawan Dwi C(71’) Pemain : Fauzi Toldo (PG)/Wahyudi (69’), Harianto, Na Byungyul, Sulis Budi/Gunawan D. (66’), Nasirov Mekan, Mahyadi P. (C), Jefri Dwi Hadi, Suswanto/Khusnul Yuli (72’), Han Jiho, Saktiawan Sinaga, Yongki Aribowo

Persitara :0 Pemain : Rifki Mokodompit (PG), Tugihadi, Isa Nurcahya, Supriyadi, Firdaus, Sutikno, Kim Jong Yeong/Tantan (27’), Anwar/Amarzukih (49), Fahmi/Jatmiko (52), Diego Mendieta, Prince Kabir Bello (C) Wasit Stadion Penonton Cuaca

: Hadi Suroso/Semarang : Brawijaya Kediri : 5.000 : Gerimis

Batal di Brawijaya Kapolresta Tak Beri Izin Laga Persik v Persebaya KEDIRI- Meski mendapat kemenangan besar, Persik dan Persikmania mendapat kabar buruk. Polresta Kediri akhirnya mengeluarkan larangan bagi panitia pelaksana pertandingan (panpel) Persik untuk menggelar laga hidup mati Persik versus Persebaya di Stadion Brawijaya. “Tadi malam (kemarin malam, red) keluarnya. Kapolresta (AKBP Rastra Gunawan, red)

tidak memberikan izin,” sesal Ketua Panpel Persik Bambang Sumarjono. Bambang mengaku sangat kecewa dengan keputusan tersebut. Pertama karena keputusan itu dibuat mendadak. “Kenapa baru sekarang? Waktunya sudah sangat mepet kalau kami harus mencari tempat lain,” keluh mantan pejabat Pemkot Kediri tersebut. Kedua, lanjut Bambang, karena selama ini Kapolresta sudah memberikan sinyal mengizinkan. Buktinya mereka mengajukan beberapa syarat agar laga itu bisa digelar di Kediri. Baca Batal... Hal 39

CMYK

40


22/04/2010