Issuu on Google+

CMYK

SENIN 22 MARET

29

TAHUN 2010

Mrican Kurang Strategis Mau Bangun asalkan Pasar Dipindahkan

SRI UTAMI/RK

BELUM TERHUBUNG: Warga masih menggunakan jasa penyeberangan perahu yang menghubungkan wilayah Papar dan Ngronggot, pekan lalu.

Lahan Warga Papar Belum Dibebaskan Pemkab Tunggu Lelang Fondasi dan Pilar Jembatan KEDIRI- Pembebasan lahan untuk pembangunan Jembatan PaparNgronggot yang sudah dilakukan Pemkab Nganjuk belum diikuti Pemkab Kediri. Hingga kini, perangkat desa maupun warga yang tinggal di sisi

timur Sungai Brantas tersebut belum diajak bicara. Kepala Desa (Kades) Papar Joko Santosa justru mengatakan, yang sudah mengajaknya berdialog adalah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Nganjuk. “Kami diundang ke sana (Nganjuk, Red) beberapa bulan lalu,” katanya kepada Radar Kediri pekan lalu. Dalam pertemuan tersebut, dia mengaku diajak membahas draf final pem-

SERIAL PU SINDOK Ciptakan Huru-hara dengan 6.000 Pasukan Menurut Rawai Yarang, rencana serbuan ke Campa Selatan yang menggunakan identitas bajak laut dari laut selatan –yang dipimpin dua bersaudara Abu Sa’ad dan Abu Sa’id– tidak perlu diubah. Hanya arah dan sasaran serbuan saja yang diubah dari Campa Selatan ke Tongkin. Saran Rawai Yarang yang lain, dalam penyerbuan ke Tongkin, hendaknya Maharaja Gandhara Sri Wirawairimathana Dharanindra Sanggramadhananjaya tidak ikut serta dan cukup memercayakan pasukan kepada Abu Sa’ad dan Abu Sa’id yang didampingi panglima-panglima asal Miri dan Limbang seperti Pu Tambi dan Pu Bajil.

08

bangunan jembatan. Mulai masalah teknis jembatan yang lebarnya 12 meter hingga porsi Pemkab Nganjuk dan Kediri dalam pembebasan lahan untuk akses jalan. Sejauh ini, lanjut Joko, sudah banyak warganya yang menanyakan rencana pembangunan jembatan tersebut. Akan tetapi, dia belum bisa menjawab pasti. Sebab, belum ada penjelasan resmi dari pemkab. Inilah yang ditunggu-tunggu war-

ganya sekarang. ”Kami membutuhkan kepastian. Sebab, ada beberapa rumah warga di sekitar jembatan yang akan kena kepras (untuk akses jalan),” tandas mantan anggota KPUD Kabupaten Kediri ini. Rusdi, 64, warga yang tinggal di dekat lokasi penyeberangan PaparNgronggot, membenarkan hal itu. Beberapa waktu lalu, sempat ada rencana pemerintah desa untuk memanggil mereka. Baca Lahan... Hal 39

KEDIRI- Rencana pendirian kampus Universitas Brawijaya (Unibraw) di Kota Kediri benarbenar masih perlu dimatangkan. Bukan hanya karena DPRD belum diajak bicara, akan tetapi juga karena Unibraw kurang sreg terhadap lokasi lahan di Kelurahan Mrican yang ditawarkan pemkot. Hal ini disampaikan Rektor Unibraw Prof Dr Ir Yogi Sugito saat ditemui Radar Kediri di kantornya, Kamis (18/3) lalu. “Saya pernah ditunjukkan. Lokasinya di belakang Pasar Mrican. Kalau di sana, bagaimana nanti akses masuknya?,” ujarnya dengan nada tanya. Yogi mengatakan, jika Unibraw berdiri di Kota Kediri, jalan untuk akses masuk ke kampusnya harus besar. Ini mengingat kompleks bangunan yang hendak didirikan juga luas. Daya tampung mahasiswanya pun mencapai ribuan. Sehingga, dipastikan arus lalu lintas keluar-masuk menuju kompleks

Kena DB, Satu Siswa Unas di Rumah Sakit KEDIRI- Ujian nasional (unas) SMA/sederajat dimulai serentak hari ini. Di Kota Kediri, dinas pendidikan (disdik) bertekad melaksanakannya secara ketat sesuai aturan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Bahkan, wali kota yang ingin meninjau ke sekolah-sekolah dilarang masuk ke dalam kelas. ”Cukup melihat dari depan pintu atau jendela,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala

Disdik Edy Purnomo melalui Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Menengah (Dikmen) Heri Siswanto kepada Radar Kediri kemarin. Heri mengatakan, sesuai aturan, yang boleh masuk ruang ujian hanya peserta dan dua pengawas. Selain itu, tidak boleh. Jika ada yang masuk, berarti melanggar. Pengawas bisa diberi sanksi. Untuk mengambil absensi peserta pun, lanjut Heri, petugas tidak boleh masuk. Mereka harus menunggu di luar. Lalu, pengawaslah yang akan menyerahkannya ”Jadi, nanti konsentrasi peserta tidak akan ter-

ganggu,” katanya. Untuk itu pula, peserta diharapkan sudah hadir sebelum unas dimulai pukul 08.00. Idealnya, 30 menit sebelumnya. Sehingga, secara psikologis, mereka tidak akan terganggu. ”Jika terlambat lebih dari sepuluh menit maka tidak boleh masuk ruangan dan akan kena diskualifikasi,” tandasnya. Heri menambahkan, total peserta unas untuk SMA/MA adalah 4.425 siswa sedangkan SMK 4.326 siswa. Dari jumlah tersebut, ada satu yang harus melaksanakannya di rumah sakit. Baca Wali Kota Hal 39

ILUSTRASI : SAEFUDIN ASRO/RK

KOLOM

Mengajar, yang biasa dilakukan para guru adalah agar siswa yang diajar “bisa” atas materi yang diajar. Syukur mampu menguasai. Lebih dari itu, idealnya, target mengajar tidak hanya sekadar bisa dan menguasai. Akan tetapi, terampil mengerjakan soal-soal variannya. Terampil pula menyelesaikan masalah-masalah kehidupan terkait materi ajar tertentu. Sayangnya, rumusan target mengajar yang ideal tersebut belum sepenuhnya dapat terpahami. Masih jauh di angan, apalagi terealisasikan. Terkontaminasi “virus mengajar”. Seperti misalnya, adanya persepsi yang penting mengajar. Tentang bisa atau tidak, menguasai atau malah tidak nyambung, itu urusan siswa. Mereka kan anak orang lain, mengapa diambil pusing (atas bisa tidaknya)? Ada pula yang sering memberi tugas disambi ngobyek lain. Dan masih banyak lagi virus mengajar yang lain. Baca Mengajar Hal 39

Masih berupa tanah sawah sehingga harus diuruk dan dimatangkan lebih dulu sebelum dibangun.

tersebut ramai. Baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. “Kalau jalannya sempit akan repot. Sebab, nanti juga akan ada gerbang besar sebelum masuk kampus,” katanya. Jika tertutup pasar, lanjut Yogi, pandangan mata dari jalan besar terhadap kampus akan terhalang. Ini menjadi tidak strategis. Makanya, dia meminta pemkot untuk menyediakan lahan sebagai akses keluar-masuknya. Baca Mrican Kurang Hal 39

RULLY PRASETYO/RK

SEMPIT: Warga keluar dari jalan Pasar Mrican yang menjadi akses masuk menuju lokasi tanah kas kelurahan untuk Unibraw kemarin.

NU Sikapi Persaingan Sulaiman dan Masykuri

Mengajar Bisa Mengajar

Akses jalan masuknya terlalu sempit. Kendaraan roda empat kesulitan untuk masuk.

Tak Mau Pecah, Tegaskan Netral

Oleh : Agus Sunyoto

Roni Djamaloeddin

Lokasinya di belakang pasar sehingga bangunan tidak akan terlihat dari jalan raya.

Wali Kota Dilarang Masuk Ruang

Baca Ciptakan... Hal 39

Akibat virus tersebut, maka ketika hasil ulangan jeblok misalnya, biasanya yang disalahkan adalah siswa.

Kelemahan Lahan Mrican

MOH. SYIFA/RK

PERINGATAN: Kabid Dikmen Disdik Kota Kediri Heri Siswanto (kanan) membantu menempelkan pengumuman larangan masuk ruang ujian dari BSNP di SMA Pawyatan Daha, Sabtu (20/3).

KEDIRI- Majunya dua pengurus struktural Nahdlatul Ulama (NU) dalam pemilihan bupati (pilbup) 12 Mei, akhirnya, disikapi PC NU Kabupaten Kediri. Mereka menegaskan bahwa NU secara institusional bersikap netral. Hal itu disampaikan dalam pertemuan dengan para pengurus majelis wakil cabang (MWC) se-Kabupaten Kediri di kantor PC NU, Jl Imam Bonjol Kota Kediri, Sabtu (20/3) lalu. ”NU bersih dan netral dalam pilbup,” ujar Ketua PC NU Najib Zamzami saat dihubungi Radar Kediri melalui ponselnya, kemarin.

Menurut Najib, sikap ini diambil agar NU secara institusional tidak pecah. Sebab, gejala itu sudah tampak belakangan. Hal ini terlihat dari pergerakan para fungsionaris maupun kader-kadernya. Mereka, lanjut Najib, bebas untuk menentukan pilihan atau memberi dukungan. Asalkan, semua disampaikan secara pribadi. Tidak boleh mengatasnamakan organisasi. Batasannya adalah tidak boleh membawa atribut seperti bendera atau stempel NU untuk mengarahkan dukungan pada salah satu calon. Termasuk, menyebut-nyebut nama NU. ”Harus santun,” tandas kiai pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ishlahiyah, Kemayan, Mojo ini. Baca Tak Mau... Hal 39

Gunardi, Peserta CPNS yang ’Kincrit’ karena Menolak Diberkas

Tak Kapok Ikut Tes, Yakin NIP Akan Turun Saat tujuh rekannya sesama korban dugaan manipulasi data CPNS 2009 mendapatkan nomor induk pegawai (NIP), Gunardi masih harus berjuang. Dengan berbekal surat pemberitahuan dari wali kota, dia masih optimistis mendapatkan NIP. RULLY PRASETYO, Kediri “Pusing,” ujar Gunardi saat ditemui wartawan koran ini di rumah saudaranya, Kelurahan Banjaran, Kecamatan Kota, Jumat (19/3) lalu. Kegalauan yang dirasakan Gunardi itu akibat ketidakpastian kasus CPNS selama hampir tiga bulan terakhir. Ini berawal dari sepucuk surat yang diterimanya 26 Desember 2009. Surat yang ditandatangani Wali Kota Samsul Ashar itu memberitahukan dirinya lolos tes CPNS 2009. Namun, karena formasi sudah terisi, dia akan diterima pada 2010

 Iklan/Langganan Hubungi : (0354) 699665 ; 681320

BELUM MENYERAH: Gunardi di ruang tamu rumah saudaranya di Kelurahan Banjaran, Kecamatan Kota. Jumat (19/3). RULLY PRASETYO/RK

tanpa tes. Pada pengumuman 12 Desember 2009, Gunardi yang seharusnya lolos pada formasi guru pendidikan agama Islam (PAI) digantikan Atiqoh.

Setelah menerima surat nomor 800/1682/419.17/2009 itu dia harus bolakbalik ke Balai Kota Kediri. Di sana, dia diberi pengarahan dan diminta Kabag Hukum Dwi

Cipta untuk melakukan pemberkasan bersama tujuh rekannya yang diduga jadi korban manipulasi CPNS. Setiap hari, guru salah satu sekolah swasta di Wates ini harus berdebar-debar. Sebab, belum ada kejelasan tentang nasibnya. Di tengah kebingungan itulah, bapak satu anak ini menolak saat diminta pemberkasan karena tak percaya. Dia pun meminta agar Dwi Cipta memberikan fotokopi SK Wali Kota yang menyatakan kalau dia diterima CPNS 2009 kemudian penguruman 12 Desember direvisi. Namun, keinginan tersebut tak dipenuhi. “Saya khawatir kalau saya dibohongi. Karena SK (Surat Keputusan) Wali Kota yang menyebutkan pengumuman 12 Desember direvisi tidak diberikan ke saya,” akunya. Akibatnya, Gunardi harus terlempar dari jalur CPNS. Kabag Hukum Dwi Cipta mengatakan kalau Gunardi akhirnya tercoret. Dia tidak mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP) karena tidak melakukan pemberkasan. Baca Tak Kapok Hal 39 www.radarkediri.co.id


RADAR KEDIRI

30

SENIN 22 MARET 2010

MENUJU

PENDAPA

PEMILU KADA, 12 MEI 2010

KEDIRI

Cabup Masih Mungkin Terganjal Jika Calon Menderita Penyakit Permanen

MERIAH : Drs. H. Abu Abik Toiron saat memberi sambutan.

Jangan Pilih Pemimpin yang Suka Memfitnah Pemilihan umum kepala daerah (Pemilu Kada) di Kabupaten Kediri semakin dekat. Persaingan masing-masing kandidat juga senakin ketat. Di sisi lain banyak para tokoh agama yang juga berupaya agar para kandidat yang direstuinya akan mendapat simpati dari masyarakat. Terhadap kondisi yang demikian, segenap pengurus Pimpinan Daerah (PD) Muhamadiyah Kabupaten Kediri mengaku belum menentukan sikap. Sikap ini baru ditentukan dalam waktu dekat setelah para pimpinan dan pengurus melakukan Ijtihad dan Istikhoroh. Menurut Ketua Dewan Pimpinan Daerah Muhamadiyah Kabupaten Kediri, Drs. H. Abu Abik Toiron, apa yang diberitakan baru-baru ini yang menyebutkan bahwa Muhamadiyah telah mendukung kepada salah satu kandidat dalam deklarasi forum silaturrahmi ulama di Mojo, adalah tidak benar. Menurut Abu Abik, Muhamadiyah dalam menentukan sesuatu selalu berdasar musyawarah seluruh pimpinan dan anggota, tidak ditentukan hanya oleh para pimpinannya saja. “Memilih pemimpin itu hukumnya wajib bagi Muhamadiyah. Karena itu warga Muhamadiyah akan memilih pemimpin yang terbaik dari calon yang ada dan yang mampu meneruskan pembangunan yang sudah berjalan saat ini,” ungkap Drs. Abu Abik Toiron, pada pengajian akbar menyongsong 1 abad Muhamadiyah dan Muktamar ke 46, Minggu pagi (21/3) di Gedung Serba Guna Kelurahan Pare, Kecamatan Pare. Pengajian akbar dan muktamar ini juga sekaligus sebagai acara penggalian dana pembangunan rumah sakit Muhamadiyah di Pare. Abu Abik Toiron menjelaskan, Pemilu Kada ini jangan dijadikan ajang saling fitnah, dan warga Muhamadiyah cukup jeli siapa kandidat yang suka menebar fitnah. “Jangan pilih pemimpin yang suka memfitnah,” tandas Abu Abik diikuti tepuk sorak dukungan dari ribuan warga Muhamadiyah yang memadati gedung Serba Guna Pare. Pengajian akbar Muhamadiyah ini menghadirkan Drs. H. Sudibyo Markus selaku Ketua Pimpinan Pusat Muhamadiyah, dan Drs. H. Abdul Manan Idris dari Malang. Pada kesempatan tersebut, juga dihadiri Satirin, BA mewakili Bupati Sutrisno yang berhalangan hadir, sekaligus memberibantuan ke panitia . (*/adv/im)

KEDIRI-Pasangan calon bupati (cabup) masih belum aman. Mereka bisa saja terjegal dari pencalonan jika hasil tes kesehatan mereka buruk. “Kalau ada calon yang mempunyai penyakit fatal, bisa saja tak lolos pencalonan,” kata ketua KPU Kabupaten Kediri, Agus Edi Winarto. Menurut Agus, penyakit fatal itu adalah penyakit yang bisa mengganggu jalannya pemerintahan jika mereka terpilih kelak. Misalnya penyakit yang bersifat per-

manen. Hanya saja, ketika dipemeriksaan kesehatan seINGAT tanya kriteria penyakit perbenarnya relatif diketahui manen yang bisa tidak me- COBLOSAN lebih cepat. Tetapi untuk loloskan calon, Agus mepsikotes masih memerlukan ngaku belum bisa menyeanalisa yang lama. Sampai butkan. Dia masih akan mesekarang mereka belum menunggu koordinasi dengan ngetahui hasilnya. Agus menjelaskan, KPU tim dokter dari RSUD Pare. masih akan menggelar rapat Sesuai rencana, hasil tes kesehatan itu akan diserahkan HARI LAGI pleno pasca menerima hasil dari RSUD Pare. Dalam rapat ke KPU Senin (22/3) hari ini. Tetapi untuk kepastiannya mereka masih itulah, KPU akan menentukan pasangan mana saja yang lolos dan akan diakan menunggu koordinasi lebih lanjut. Mengapa pemeriksaannya sangat tetapkan sebagai pasangan calon. lama? Agus Edi mengatakan, untuk hasil “Pengumumannya nanti akan dilakukan

5 0

saat penetapan,” terang Agus Edi. Terpisah, humas RSUD Pare, Abdul Roziq yang dikonfirmasi tentang hasil tes kesehatan mengatakan pihaknya masih belum bisa menyebutkan. Pasca tes, tim dokter sudah melakukan beberapa kali rapat. Tetapi tim dokter tidak akan mengungkapkan hasil tes tersebut pada masyarakat tapi akan langsung menyampaikannya pada KPU. Roziq mengatakan, tim dokter hanya akan memberikan rekomendasi pada KPU. Selanjutnya, KPU yang akan memutuskan hasilnya. “Kami tidak berhak menyampaikan ,” terang Roziq. (ut/im)

SRI UTAMI/RK

SUDAH BERLALU : Sebagian baliho kandidat Cabup/Cawabup Kediri yang masih terpampang di sejumlah lokasi. Mereka ternyata tidak jadi macung sebagai calon.

Batal Maju Bupati, Baliho Masih Betebaran KEDIRI- Pasangan calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) yang mendaftar di KPUD hanya ada tiga. Tetapi baliho sejumlah orang yang awalnya ingin macung dan gagal mendaftarkan diri ke KPU, sampai kemarin masih betebaran di sudut jalan Kabupaten Kediri. Pasalnya, baliho para kandidat yang batal maju karena tak mendapat kendaraan masih belum dicabut oleh pemilik maupun petugas. Pantauan Radar Kediri, setidaknya ada 5 kandidat yang baliho atau gambar-

gambarnya masih banyak dipasang. Yaitu baliho milik Yuliantoro, Samsul Widodo, Muhammad Mustakim, Bambang Sriyanto Kusharyono, dan Gufron. Baliho mereka dipasang di pohon atau dipasang tersendiri di sudut jalan. Pemandangan itu mengesankan para calon ini masih bersaing dengan tiga pasang cabup yang sudah mendaftar ke KPUD, y aitu baliho pasangan Sunardi-Sulaiman Lubis (Susu), Nurlaila-Turmudzi Abror (Nata), dan Haryanti-Masykuri (Harmas).

Lalu apakah panitia pengawas (Panwas) Pilkada tidak menertibkan baliho tersebut? Ketua Panwas Kabupaten Kediri Muntoha yang dikonfirmasi mengenai hal ini mengatakan, pihaknya tidak mempunyai wewenang untuk menertibkan. “Yang mempunyai wewenang untuk menertibkan itu satpol PP,” kata Muntoha. Muntoha mengatakan, Panwas hanya bisa menertibkan baliho jika baliho tersebut tetap terpasang saat memasuki masa tenang. Penertiban itupun akan dilakukan bersama

Satpol PP dan kepolisian. Alasan itu pula yang membuat Panwas Kabupaten Kediri belum menertibkan baliho tiga pasangan cabup yang sekarang marak. Alasannya, ketiga pasangan itu belum ditetapkan sebagai pasangan calon. Sehingga tidak masuk kategori kampanye. Menurut Muntoha, selama baliho yang mereka pasang berizin dan belum melewati batas perizinan, mereka berhak memasangnya. “Kewenangan satpol PP untuk menertibkan,” tegasnya. (ut/im)

Nenek Dibantai, Dibuang Dimasukkan Glangsing, Ada Jeratan di Leher BADAS-Warga Dusun Bulurejo, Desa Badas, Kecamatan Badas, kemarin digegerkan dengan temuan mayat wanita di tepi sungai, dekat jembatan desa setempat dalam kondisi dimasukkan glangsing dan dijahit. Di lehernya juga ditemukan bekas jeratan. Darah banyak berceceran di dekat lokasi penemuan. Sehingga diprediksi dia belum lama dibunuh. Namun belakangan diketahui sebagai mayat Supiyatun, 65, pedagang pasar, warga Dusun Sumbersari, Desa Badas, Ke-

KHIKMAWANTO//RK

PENUH LUKA: Mayat Supiyatun saat divisum di RS Bhayangkara.

camatan Badas. Diduga kuat, nenek itu sengaja dibunuh lalu mayatnya dibuang ke sungai.

Informasu yang diperoleh Radar Kediri mayat wanita itu pertama kali ditemukan dua warga Dusun Bulurejo, yakni Kanan dan Kateni ketika keduanya buang hajat di sungai dekat jembatan itu, sekitar pukul 05.00.“Diduga korban meninggal dunia karena luka jeratan tali” jelas Kapolres Kediri AKBP Drs. Benjamin MM melalui Kasatreskrim AKP Aria Wibawa Angga Kusuma. Menurut Kanan, 40, salah seorang saksi yang menemukan mayat pertama kali, dia sudah

biasa buang hajat di sungai itu. Saat itu dia curiga saat melihat sebuah glangsing yang di dalamnya terbungkus sesuatu dan mengapung di pinggir sungai. Dia penasaran dengan barang yang di ada glangsing. Dia segera mengambil dan mengeceknya. Saat diamati, dia kaget karena ternyata di glangsing isinya sesosok mayat wanita dalam kondisi yang mengenaskan. Dia segera memberitahukan temuan itu ke Kateni. Kateni tak kalah kagetnya. Akhirnya Kanan ketakutan dan segera melaporkan temuan itu.“Setelah saya menemukan mayat wanita itu, saya melaporkan ke parangkat desa,” tutur Kanan. Laporan itu segera dilanjutkan ke polisi. Dalam waktu singkat, polisi datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan menyelidiki mayat itu. Setelah pemeriksaan itulah diketahui bahwa mayat tersebut ternyata Supiyatun, warga Dusun Sumbersari, Desa Badas, Kecamatan Badas. Kepalanya penuh luka dan ceceran darah terlihat dimana-mana. Mayat itu kemudian dibawa ke RS Bhayangkara. (c4/im)

Selalu Bawa Kalung dan Peniti Emas Kepastian bahwa mayat itu adalah Supiyatun, dikuatkan oleh Turmudi, 52, warga Dusun Sumbersari, yang juga keponakan korban. Dia menjelaskan bahwa Supiyatun sudah hilang dari rumah sehari sebelumnya. Tidak ada yang tahu kemana perginya. “Memang benar 100 persen, mayat itu adalah Mbah Supiyatun,” tegas Turmudi saat ditemui Radar Kediri di RS Bhayangkara, ketika menjenguk mayat korban bersama Rumlatif. Menurut Turmudi, Supiyatun terakhir diketahui keberadaannya kemarin pagi (Sabtu, 20/ 3) di depan rumah Rumlatif, 55, perangkat desa yang masih keluarganya. Tetapi setelah itu kemana perginya tidak ada yang tahu. Sehari-hari korban selalu

mengenakan 3 sampai 4 kalung emas dan peniti emas. Jika dijual atau diuangkan, total nilainya sekitar Rp 5 juta. Kapolres Kediri AKBP Benyamin melalui Kasatreskrim AKP Aria Angga Kusuma, menjelaskan pihaknya masih menyelidiki kasus ini. Tetapi diduga dia sengaja dibunuh. Sebab, ada jeratan di leher korban. ”Kita masih dalami dulu,”tandasnya. Yang jelas, saat mayat itu ditemukan, perhiasan emas yang biasa dikenakan Supiyatun tidak ada. Hanya ada uang Rp 6 ribu di bebelan sarung yang dibuat membungkus korban. Belum jelas, siapa pelaku pembunuhan itu. Tetapi diduga kuat pembunuhan itu terkait harta bahkan kemungkinan warisan. (c4/im).


CMYK

SENIN 22 MARET

TAHUN 2010

31

THE SPIRIT OF AUTONOMY

Waspada Bocoran Unas Palsu

Jalan Raya Candirejo Rusak Selama musim penghujan ini banyak jalan raya saat ini kondisinya rusak. Bukan hanya yang lama, aspal yang baru pun juga rusak. Salah satunya adalah jalur alternatif di jalan raya Candirejo. Banyak sekali lubang-lubang jalan bahkan ada yang kedalamannya mencapai 30 cm. Tentuntunya kerusakan jalan tersebut sangat membahayakan pengendara. Mohon dinas terkait untuk memperbaikinya. Khoirul, Candi, Nganjuk Kritik, saran, atau imbauan terkait layanan publik bisa dikirim via pos ke Radar Nganjuk, Perumnas Candirejo CC 23 Nganjuk atau via email: radarnganjuk@gmail.com. Surat pembaca yang masuk akan dimuat jika disertai nama dan alamat yang jelas.

Beredar di Internet sampai ke Ponsel

PENCURIAN

HERI MUDA SETIAWAN/RK

MAJU TERUS: Guruh Sukarno Putro merasa PDI Perjuangan perlu perubahan besar.

Parpol Bobrok karena Elit

HERI MUDA SETIAWAN./RK

RESIDIVIS: Rokim setelah ditangkap polisi

Amplifier Masjid Diembat PRAMBON- Rokim, 30, warga Dusun Benden, Desa Gondang Legi, Kecamatan Prambon, harus kembali merasakan pengapnya tinggal di penjara. Resdivis itu ditahan lantaran diduga mencuri mesin pengeras suara di Masjid Desa Mojoagung, Kecamatan Prambon. Kapolsek Prambon, AKP Mariyono, saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut. Tersangka Rokim diringkus anggotanya 2 hari lalu di Waduk Gondanglegi. “Dia kami tangkap sekitar pukul 11.00,” ungkap Mariyono. Penangkapan Rokim itu berawal setelah polisi mendapatkan informasi mengenai ciri pencuri ampli di masjid yang hilang tersebut. Kebetulan saat pelaku beraksi ada saksi yang melihatnya. Tetapi saat itu dia tidak langsung menangkapnya. “Mungkin saksinya takut,” jelas Mariyono. Berbekal keterangan tersebut, petugas lantas mencari Rokim. Namun saat dicari di rumah, yang bersangkutan tidak ada. Akhirnya polisi mendapat informasi bahwa tersangka sedang berada di waduk bersama temannya. ”Ya sudah, anggota langsung ke sana untuk menangkapnya,” jelas Mariyono. Awalnya, Rokim membantah tuduhan yang dialamatkan padanya. Namun semua alibinya bisa dimentahkan oleh petugas. Setelah didesak, Rokim akhirnya mengakui perbuatannya. Di hadapan penyidik, Rokim mengaku pencurian tersebut dilakukan pada Selasa (16/03) dini hari. Dalam menjalankan aksinya, dia pura-pura mencuci muka. Setelah memastikan keadaan aman, Rokim masuk ke masjid guna mengambil mesin pengeras suara yang ada dalam almari. Begitu mesin diambil, keesokan harinya mesin tersebut langsung dibawa ke Pasar Loak Setonobetek, Kota Kediri untuk dijual. “Saya jual Rp 280 ribu,”tandas pria yang berstatus duda ini. Pria yang juga residivis pencurian itu mengaku uang hasil kejahatan telah habis digunakan untuk foya-foya dan beli rokok. (ery/im)

NGANJUK- Guruh Soekarno Putra tak henti-hentinya mengkritik partainya sendiri. Saat berkunjung ke Nganjuk kemarin, Guruh mengatakan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) sekarang ini adalah partai politik yang bobrok. Kritik tajam tersebut disampaikan Guruh saat ditemui wartawan di selasela kunjunganny. “Sudah saatnya ada perubahan ,” ungkap Guruh. Guruh mengatakan, bobroknya PDI-P sekarang ini menurutnya tak lepas dari ulah para oknum pengurus yang tidak berjuang untuk kebaikan partai maupun membela rakyat. Tentunya perjuangan yang dimaksud adalah perjuangan sesuai dengan Pancasila sebagai dasar negara. Menurut Guruh, keberadaan partai politik seharusnya bisa menjadi salah satu alat meneruskan perjuangan para pendahulu. Termasuk mewujudkan cita-cita yang diproklamirkan Bung Karno. Sayang, parpol yang diharapkan bisa mewujudkan cita-

cita tersebut justru sedang bobrok. Oleh sebab itu, perubahan di tubuh PDIP sudah selayaknya cepat untuk dilakukan. “Untuk perubahan itu tidak bisa pelan-pelan, tapi harus dengan revolusi,” tandasnya. Lagi-lagi Guruh kemarin juga menyampaikan penolakannya akan status quo di PDIP. Yakni dengan majunya Megawati Sukarnoputri sebagai calon Ketua Umum DPP PDIP di Kongres Bali 5 April mendatang. Menurut Guruh, majunya Megawati sebagai calon Ketum PDIP sendiri sebenarnya juga tak lepas dari peranan elit partai yang ada di sekililingnya. Dengan dalih Mega masih diharapkan oleh kader PDIP untuk maju sebagai ketua umum. Padahal menurut Guruh, di kalangan grassroot banyak juga kader yang menginginkan agar Mega tidak lagi maju. Termasuk dirinya sendiri. “Akhirnya aspirasi rakyat menjadi terbelah,” terangnya. Guruh mengaku akan tetap terus

maju meskipun nanti hanya didukung satu daerah saja. “Saya harus tetap menghargainya dan akan terus maju,” tandasnya. Guruh juga menyadari adanya para elit partai yang tidak menginginkan dirinya menjadi ketua Umum PDIP. Para oknum elit partai itulah yang menurutnya justru tidak menghendaki adanya perubahan ataupun perbaikan di tubuh PDIP. “Mereka takut tersingkir kalau saya jadi,” ujarnya saat ditemui di Hotel Nirwana. Bukan hanya itu, adanya rencana Puan Maharani, putri Megawati untuk maju sebagai Ketua Umum PDIP dalam kongres juga disikapi oleh Guruh. Bahkan Guruh terang-terangan mengaku tidak setuju dengan dicalonkannya Puan. “Secara pribadi saya tidak setuju,” tegasnya. Dari kacamata Guruh, sosok Puan belum pantas menjadi ketua umum partai sebesar PDIP. Bukan sekadar usia, pengalaman Puan di parpol dirasa masih kurang. (ery/im)

Jaksa Bidik Masjid Agung NGANJUK- Pelaksanaan rehab gapura masjid Agung Baitus Salam, Nganjuk diam-diam juga dibidik kejaksaan. Saat ini kejaksaan telah turun tangan menyelidiki dugaan penyimpangan rehab gapura tersebut. Data yang dihimpun Radar Kediri menyebutkan, pengerjaan rehab gapura masjidyang saat ini tengah berjalan diduga juga karena turunnya aparat adhiyaksa tersebut. Sayang pihak kejaksaan sendiri HERI MUDA SETIAWAN/RK tampaknyamasihbelummauterbuka BELUM SELESAI: Rehab gapura Masjid Agung Nganjuk. saat disinggung adanya penyelidikan tersebut. “Belum..!! Belum!!,” kilah tersebut bukan dalam kapasitas peny- menerima anggaran tersebut. ”KiraKepala Kejaksaan Negeri Nganjuk, elidikan. “Masih sebatas pengumpu- kira sudah 2 minggu,” terang Heri. Anwaruddin Sulistyono melalui lan data,” jawabnya singkat. Heri menjelaskan, Kesbanglinmas Kasiintel Heri Pranoto. Herimengungkapkan,turunnyake- sempat menunjukkan foto copy gamHanya saat disinggung turunnya jaksaan dalam kasus tersebut karena bar teknik maupun rencana anggaran intel kejaksaan di lapangan guna adanya laporan yang masuk. Sejauh biaya (RAB). Namun perihal laporan menyelidiki kasus tersebut, Heri ini pihaknya masih terus menggali pertanggungjawaban pembangunan tidak membantahnya. Menurut Heri, data dari berbagai sumber. Termasuk rehab gapura tersebut, belum bisa turunnya anggota intel ke lapangan Kesbanglinmas selaku pihak yang menunjukkannya. (ery/im)

NGANJUK- Ujian nasional (unas) untuk SMA/SMK/MA dimulai Senin (22/3) hari ini. Peserta diminta tidak mudah percaya dengan model bocoran apapun. Sebab soal di daerah berbeda, memiliki tipe dan kode berbeda. Hal ini disampaikan oleh Kabid Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) M. Yasin. “Hari pertama, biasanya sudah ada info bocoran. Itu yang perlu diwaspadai,” terang Yasin saat ditemui Jumat (20/3) lalu. Dia lantas mencontohkan bocoran yang sempat keluar pada pelaksanaan ujian 2009 lalu. Saat itu ditemukan di salah satu situs internet. Selanjutnya, pihaknya melakukan pengecekan ke Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) yang memegang kunci jawaban.“Ternyatabocoranhanyamengecoh. Kalau ternyata benar-benar keluar (bocoran), Unas bisa saja dihentikan,” bebernya. Hal sama juga keluar di ponsel-ponsel. Akibatnya, bocoran itu dipercayai sebagai yang benar dan digunakan untuk mengisi lembar jawaban. ”Hal inilah yang dikhawatirkan menyebabkan siswa justru tidak lulus,”tandas Yasin. Yasin meminta seluruh peserta tidak mudah percaya dengan informasi apapun yang berkaitan dengan jawaban soal yang akan dikerjakan untuk Unas. “Siswa harus percaya diri,” terangnya. Model-model bocoran itu, lanjut Yasin, justru menjebak siswa. Sebab saat ini setiap model soal sudah diatur sedemikian rupa untukmencegahkebocoran.Diamenjelaskan,

setiap daerah memiliki kode soal yang berbeda-beda. Untuk itu, jika benar ada bocoran belum tentu sesuai dengan soal yang akan dikerjakan siswa. Belum lagi dengan tipe soal A dan B yang diletakkan secara silang. Kode ini disesuaikan dengan urutan nomor peserta genap dan ganjil yang dimiliki oleh siswa. Hal ini membuat siswa akan kesulitan jika melakukan tindakan kecurangan dengan rekan-rekannya. Sementara siswa sendiri tidak mengetahui letak urutan soal-soal yang sekarang dikerjakan. Paling aman, saranYasin, pihaknya meminta kepada setiap peserta untuk yakin dengan kemampuan sendiri. “Jangan njagakne (berharap, Red) dengan munculnya bocoran. Daripada menyesal,” pintanya. Apalagi saat ini sudah ada komitmen untuk menjalankan ujian nasional 2010 ini sebagai Unas kejujuran. Belum lagi, status unas 2009 di Nganjuk sekarang masih masuk ‘abu-abu’ yang berarti masih ada sekolah yang tidak menerapkan ‘kejujuran’dalam melaksanakan ujian nasional. Untuk diketahui, hari ini, unas untuk SMA/ MA/SMK dimulai. Ujian direncanakan akan berlangsung lima hari. Diikuti oleh 4774 siswa SMK, 3710 peserta dari SMA dan 1515 siswa MA. Pengawasan menggunakan sistem silang penuh dan acak antar beberapa sekolah. Hal inimencegahkemungkinanadanyakerjasama saling menguntungkan sekolah tertentu. Selain diawasi oleh guru, para peserta ujian juga mendapatkan pengawasan dari tim pemantau independen dari kampus lokal Nganjuk dan Unesa. (dea/im)

Bingung Jadwal, BK Masih Lowong NGANJUK- Padatnya jadwal membuat dewan kesulitan menerapkan PP 16/2010. Hingga kemarin, belum ada perbaikan jumlah alat kelengkapan dewan. Termasuk mengisi badan kehormatan yang masih lowong. Kondisi ini diakui oleh wakil ketua DPRD Nganjuk, Basuki. Menurutnya, saat ini jadwal anggota dewan sudah penuh. Untuk itu, pimpinan dewan masih berusaha mengatur agar bisa segera melakukan rapat guna penentuan perubahan jumlah anggota alat kelengkapan dewan. “Minggu-minggu ini diusahakan bisa selesai dibahas,” tutur Basuki. Dia menyebutkan bahwa sebelum batas akhir, alat kelengkapan anggota dewan bisa sesuai dengan aturan PP 16/2010 yang mengatur tentang Tata Tertib Dewan. Batas akhir yang dimaksud adalah 26 Maret mendatang atau hanya 4 hari lagi. Sementara pekan ini, dewan memiliki jadwal reses selama 5 hari. Basuki menerangkan, padatnya jadwal ini membuatmerekaharusmemanfaatkanwaktu luang yang tersisa, seperti malam hari. Menurut politisi Partai Demokrat ini, untuk memuluskan proses perubahan tatib dewan ini pihaknya harus terlebih dulu mengubah

rencana kerja (renja) yang telah disusun akhir bulan lalu. Seperti diketahui, saat ini jumlah anggota badan legislatif (banleg) menyalahi aturan PP 16/2010. Seharusnya, jumlah banleg sebanyak13orang.Sekarangjumlahanggotabadan yang khusus membahas peraturan daerah (perda) ini sebanyak 21 orang. Belum lagi posisi sekretaris banleg yang seharusnya diisi sekwan, ternyata diisi oleh anggota dewan. Alat kelengkapan lainnya yang harus dibentuk adalah badan kehormatan (BK). Sejak awal, BK belum juga dibentuk. Alasannya, menunggu peraturan pemerintah (PP) yang baru. Tetapi begitu PP 16/2010 diturunkan, BK belum juga dibentuk. Adanya BK ini, juga dikhawatirkan memicu konflik. Sebab sesuai aturan, BK hanya beranggotakan 5 orang. Sementara jumlah fraksi di dewan sebanyaktujuh.“Nantiakandipertimbangkan secara proposional dengan para pimpinan fraksi,” tegasnya. Sampai saat ini, partai yang mendapatkan suara terbanyak seperti PDIP, Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Golkar, mendominasi sejumlah posisi penting di dewan. (dea/im)

Jaga Kebersihan dan Cegah Demam Berdarah demam berdarah, para siswa di sana rutin melakukan pemberantasan jentik-jentik nyamuk. “Setiap hari Kamis, secara ber gilir para siswa dilibatkan membantu pemberantasan KEDIRI- Sebanyak 43 yang sekolah yang jentik-jentik nyamuk ke rumah-rumah war ga, mengikuti lomba Sekolahku Hijau Sekokami bekerjasama dengan PKK kelurahan di lahku Sehat (Sehijau Sehat) 2010, ada 12 Sukorame ini,” terang Kamari, guru sekaligus peserta dari kelompok Sekolah Dasar (SD). koordinator sekolah untuk lomba Sehijau Meskipun levelnya paling ‘muda’, namun sekolah-sekolah tersebut tak mau ketinggalan Sehat. Mereka memberikan abate dan menghimempersiapkan sekolahnya. Seluruh penghuni sekolah dilibatkan untuk menjaga kebersihan tung jentik-jentik yang ada di setiap rumah. Hasilnya dilaporkan di Puskesmas terdekat dan menghijaukan sekolah. agar ditindaklanjuti. Sudah pasti hal ini juga burkan abate. Salah satunya adalah SDN Sukorame II. dilakukan di lingkungan sekolah. Seminggu “Sebenarnya bisa juga dengan ikanisasi, Partisipasi siswa tidak hanya saat piket saja. Untuk memupuk kepedulian terhadap dua kali, bersama Jumantik sekolah mereka tapi kalau dikasih ikan beberapa hari hilang, maklum mereka masih anak-anak lingkungan sekitar dan mencegah penularan juga membersihkan bak mandi dan mena-

CMYK

SDN Sukorame II Benahi Lingkungan Sekitar

J Iklan/Langganan Hubungi : (0354) 699665; 681320

jadi diambil ikannya,” lanjutnya sambil tertawa. Untuk kebersihan dan kerindangan, sekolah yang cukup luas tersebut sudah lumayan

bagus. Taman pun tertata rapi, membuat lingkungan sekolah sejuk dan rindang. Tak heran a pabila b eberapa w aktu l alu S DN Sukorame II menjadi juara 1 lomba Gerdu Sebrangan (GerakanTerpadu, Rindang, Bersih, dan Berkelanjutan) 2010 yang diadakan Pemkot Kediri. Meski demikian pihak sekolah terus melakukan pembenahan untuk lebih baik lagi. Terutama lingkungan di luar gedung sekolah yang kurang terurus. “Di sebelah ini ada lahan kosong yang sering ter genangi air saat hujan, ini kan bisa jadi sarang nyamuk dan mengurangi kebersihan. Kami ingin membenahi, tentu saja dengan bantuan pemilik lahan,” terangnya. (ik)

E-mail : radarnganjuk@gmail.com


32 OBAT TELAT BULAN Dijamin Hanya 2 Jam Langsung lancar, aman, tanpa efek samping. GARANSI sampai TUNTAS Hub : LION SHENG Jl. DR Saharjo No. 2A KEDIRI Pas depan Terminal Baru (Persis lampu merah TIMUR JALAN) Tlp. 081332699982 Hub : TOKO BIG SHENG Jl. Agus Salim 51 Kediri Jembatan Alun-alun ke Barat Pas depan Warung Kopi Wifi Telp. 081335536390 ANTAR GRATIS

PUSAT PENGOBATAN Hj. MAK EROT Feat H. Bibin Rohmatulloh TerbuktiPalingManjur,TerpercayadanAman Ijin Dinkes Kediri : 446/1106/419.41/2008 - Hanya Hj. MAK EROT yang paham urusan BESAR, PANJANG, KUAT, TAHAN LAMA, HOT - Meningkatkan gairah pria - Menambah ukuran vitalitas - Mengatasi diabetes - Menambah percaya diri pada wanita Praktek menetap di : Jl. Suparjan Mangun Wijaya (Mojoroto Gg. III) No. 31-B Kediri Telp. 085664418121 / 081 3575 77215 Praktek mulai pukul 08.00 s/d 20.00

DIJUAL RUKO & KIOS

IKLAN & ADVERTORIAL OBAT TELAT BULAN Telat bulan ?? Hanya 2 jam dijamin Langsung lancar, aman, tanpa efek samping. GARANSI sampai TUNTAS Hub : “VINCENT” Jl. KH. A. Dahlan 132 Kediri (Jembatan baru Semampir ke Barat, ada pertigaan lampu merah ke selatan + 10m timur jalan) Telp. 0354 - 780179 HP. 081335 999 471 Hub : BIG SENG (Terminal Lama) JL. Kapten Tendean Kediri (Dari pertigaan lampu merah Terminal Lama ke selatan 15 m, utara Terminal Lama, timur jalan) 03547081971 / 081259068999 ANTAR GRATIS

SMILE HOLIDAY PROMO 4D BANGKOK+PATAYA ..... 3,9JT 8D CHINA GUANGXI .......... 6,3JT BALI LIBUR SEKOLAH ........ 499RB HOTEL/TIKET PESAWAT/TOUR ONLINE VISA AUST/CINA/USA/KOREA/JPN 0354 - 7604861 / 7661756 / 0818327258

OBAT TELAT BULAN Hanya 200.000/paket. Tidak reaksi uang kembali. DIjamin 100% tuntas & aman. Hub : TK SHIN SHENG Jl. Mastrip 24 Jombang Depan Terminal Jombang HP. 081259262545 (kirim gratis)

Jadikan Bisnis Anda lebih EFISIEN Program Aplikasi Komputer Penjualan, Pembelian, Pendapatan, Stock, Aset Penggajian / payroll, Profit, Rugi / Laba, Produksi, Hutang, Piutang, Pembayaran / Billing Sistem, CUSTOMIZE Disesuaikan dengan Menejemen dan bentuk usaha, Mudah dalam penerapan serta penggunaannya, Karena menggunakan pemrograman visual Perdagangan Retail/Grosir, Swalayan, Distributor, Apotek, Pabrik, Produksi, Konveksi, Lembaga, Pendidikan, Departement Store, Restoran, Hotel, Klinik, Rumah Sakit.

Jl. Pamenang 11 Katang. Tlp. 0354 - 7010401 KEDIRI email : comcenterkediri@yahoo.com

SENIN 22 MARET 2010

LOWONGAN Dibutuhkan Tenaga: 1. S1/ S2 Keperawatan 2. D3/D4 kebidanan 3. D3/S1 Administrasi/ manajemen / ekonomi 4. D3/S1 Perpustakaan 5. D3/S1 Semua jurusan Lamaran dikirim ke : JL Budaya Cipta II No 2 Kediri Ditunggu 14 hari setelah iklan dimuat

OBAT TELAT BULAN ANDA TELAT?? Hanya Rp 225.000 Dijamin tuntas tidak ada reaksi uang kembali garansi sampai tuntas!!! Obat tokcer kuat. P/W. Viagra, Nangen, Cialles, Playboy, pembesar perpanjang kajantanan arafoil, Cobra oil. Hub: A-SENG Jl. Urip Sumoharjo 16 Kediri Alun2 ke selatan ± 150 mtr, pas wartel Hp 081229777098

[*] GIGA (0354)547261. Ada P3-733/800, P4-1.6,1. 8,2.0,2.4,2.8,3.0 Ready mon 15”, 17”, LCD15”, 16”, 17”, 19” Notebook, harga special

Di wilayah Pasar Ngringging Kediri, Ruko : 5x6 m (2 lantai), Kios : 4x5 m Persediaan Terbatas ! (SHM) Kantor Pemasaran : 0354 – 7622264 / 081259635555

DIBUKA SEGERA

DIJUAL GUDANG

Grand Jongbiru Regency LB. 36, LT. 78, SHM Lokasi depan Perum Delta Contact Person : 0354 – 7622264 / 081259635555

SHM, luas tanah 12.020m2, di Gurah Kediri Tanpa perantara Hub : 0911 - 3290081

LOWONGAN

LOWONGAN KERJA

Bagi anda yang lulusan SMA/sederajat, D3, maupun S1 Ingin mengajar di PG/TK, Ikuti pendidikan-pelatihan singkat, kelas terbatas. Segera Daftar. Hubungi : Jl. MH. Thamrin 39 Kediri Telp. 694439

Kami Perusahaan Makanan dan Minuman, Membuka cabang di Kediri membutuhkan Karyawan yg akan ditempatkan di Jombang, Tulung agung, Blitar untuk posisi sbb : 1. Kepala Distrik (Min. S1) 2. Salesman (Min. SMA & Sederajat) 3. Driver (Punya SIM B/A) 4. Administrasi (Min. D3) 5. Tenaga Gudang (Min. SMA sederajat) Kirim Lamaran Lengkap ke : PT. Lombok Gandaria PO BOX 1049 Karanganyar Solo – Jawa Tengah

[*] TIGAA PARE- 08113319656/390085. Ready CPU P4-IBM/1,8/30/256/CD/hrg 590rb. LCD new 15” hrg 775rb [*] Oce-683390/08133069777 *P4-1,7/256/20/cdrw/csnew= 590rb, P4-2,0/512DDR/80/cdw= 825rb (LGA 2,8/512/80/cdrw/csnew= 1.235rb) [*] TERRA Comp (0354) 687612 : Service gratis komp, notebook, printer selama Mrt 2010, beli paket komp/notebook free up date anti virus lifetime, service mp3/4/5

[*] Dijual TAFT GT ‘86, hitam, kaleng, VR ban 31, hrg 33 juta Hub : P. Yanto - 085235541125 [**] Dijual VARIO ‘08, AG-Kota, an. sendiri, her baru, barang gres, hrg 11,7 juta nego. Call Yudi (0354) 7034793 / 08125927434 [**] KIJANG INOVA G ‘05, prima, ban baru, silver Hub : Hendro - 081340654824 / Paul - 081233555858 [*] GREAT COROLLA SEG ‘95, abu2 met, istw, cat, ors, CD/VCD/TV/audio/VR/AC/ DGN/PS/PW/CL/EM/Rmt/Alrm, siap pakai, khusus pemakai. 7613632/085649034444 [**] L300 Station th ’96, AG-Kota, AC, Full Variasi, Rec seat, siap pakai. Hub : 0354 – 680144 / 081233310103 P. Kemerdekaan 284 Kediri [**] MAZDA NEW CAPELLA (asli AG) th 89, wrn putih, ors luar dalam, elektrik normal semua, hrg 27,5 jt. Hub : 08123430652 [**] DAIHATSU TARUNA, biru silver ’01, body + int full ors, AC/PW/VR/RT (AG-Kediri) hrg 88,5 jt bisa kredit. Hub : BTG Motor 081335030555 [**] D. ESPASS MB 1.3 Merah 96/98, body full kaleng, AC Denso dobel/Audio/ AG-Kdr, coba pasti suka! Hrg 43,5 jt bs kredit. H: BTG Motor 081335030555 [**] D. XENIA Li Plus 05/04, silver, kondisi spt baru, KM. 26rb, PS/VR/AC/Audio CD, cat + int ors, AG-Kdr, hrg 103 bisa kredit. H: BTG Motor 081335030555 [**] HONDA JAZZ ’05, hitam manual, ors luar dalam, jarang pakai, km. rendah, pjk pjg, AG-Kdr, hrg nego/bs kredit. Hub : BTG Motor 081335030555 [**] SUZUKI SIDEKICK dragone ’97 silver, model ESCUDO, ors, brg antic, AC/Tape/VR/PW, AG-Kediri, hrg 79/bs kredit. Hub : BTG Motor 081335030555 [**] SUZUKI BALENO ’97, AC/Tape/VR/AG-Kediri, mulus, siap pakai, pajak baru, hrg 73 jt/bisa kredit. Hub : BTG Motor 081335030555 [**] GRAND CIVIC ‘91, silver, AC/tape/PS/PW/AG/VR/ban baru, brg istw Hub : 085655797008 [**] LGX ‘2000 SOLAR, silver, miror, AG, hrg 117 juta nego Hub : 081359817969 [**] CARRY ADI PUTRO ‘95, bulu kera, her baru, hrg 44 juta nego. Hub : 081359817969 [**] TARUNA FGZ ‘01 EFI, silver, ac dbl blw, mirror hrg 99 juta nego. Hub : 081359817969 [**] XENIA VVT-i, DP mulai Rp 12 juta-an bonus GPS, ready stock Hub : AGUS DAIHATSU - 08123420364 [**] L200 Pick Up th ’05, hitam, istw, hrg 92 jt nego. Hub : 0354 – 546231 / 081330336385

KEDIRI

VISA & TOUR

PENDIDIKAN

Urus Visa (pkt pt gj) Aust, USA, Jpg, Korea, Canada, proses cepat, biaya ringan, syarat mudah. Kesempatan terbatas. Hub : 081703693088 / 081230040002

PG/TK Modern Tadika Puri, usia 2-6 th, Daftarkan sgr putra-putri anda di Jl. MH. Thamrin 39 Kdr Tlp. 0354-694439. Berikan yg terbaik utk sikecil anda

KURSUS Dasar hingga mahir+Conversation (+ pelajaran sekolah) Hanya 4 bln (1 Mgg 2x pertemuan) Lebih hemat biaya & waktu Utk SD-SMP-SMA & Umum Garansi : 3x pertemuan pertama tdk ada kemajuan, biaya bisa ditarik penuh BLUE CORNER ENGLISH COURSE Jl. Slamet Riyadi 130 Kediri Telp. 0354-7000755

MOTOR

JUAL SOFTWARE Jual software server pulsa handal,Cepat, akurat, database terpercaya dan orisinil/asli. Hub : 0354 - 7000558

PULSA Jual Pulsa Murah, M-Kios dan All Operator Dgn harga 5:4250/10:9250/ 15:14250/20:19250/25:24250/ 50:47250/100:91250 Hub : 081237935675 / 081211650123

LOWONGAN

Arisan Armada buka group baru, 200rb/bl utk semua tipe Yamaha, tlh diikuti lebih dr 2710 peserta & telah mengeluarkan lebih dari 1564 motor, 57 group. pen daftaran jam kerja di Jl. A. Yani 10 Kdr Tlp. 680778-680618

Dibutukan tenaga kerja survey penempatan didaerah masing-masing, Lk/Pr 19-55 thn, pendd min SLTP-S1, Lamaran dikirim via pos ke : Jl. Irian Barat 11 Surabaya

RUPA-RUPA

Dibthkan karyawan/ti, lulusan SLTA, usia max 40 thn, pengalaman tidak diutamakan. Lamaran ditujukan langsung ke :Alamindo Perkasa Ltd. Jl. Abdul Karim 67 Lirboyo Kdr. jam kerja

Aquafresh perangkat air isi ulang, paket 12, 15, 18jt, lemari display 2,9jt. Tandon 5300liter= 2,2jt. Filter stainles 10”= 900rb. 925rb/30W, Pipa PVC 3/4= 13,5rb Telp. 0818337069/08155125185

FOTO COPY Mesin Fotocopy & Spare Parts Jual/Sewa, cash/kredit Canon NP 6030, 6050, 6650, IR5000. Terlengkap & termurah 500 rb/bln atau 8jt. bs Garansi. UD OSCAR Jl. Imam Bonjol 156 Kdr Tlp.683262,7004207, 7082968

MASTER GUNAWAN KEDIRI stop rokok, Tiap hari naik 1kg & tiap hari turun 1 kg, linu, Jerawat, keputihan, sgl bau, maag, nafas, greng jam2an, ambeyen, ngompol ngorok, boyok, gatal kanker, struk, TB langsung haid 20rb. 085234321008

NGANJUK PELUANG USAHA Depo air isi ulang sedia paket mesin: 10,5 jt, 12jt, 15jt Hub : DM Instrument Jl. Anggrek 14 Gandu Nganjuk Telp. 0358 - 330850 / 081556460777 Dibuka pendaftaran usaha loket pembayaran PLN, telp, FIF, ATM bersama, dll, se Jawa & Bali via EDC dan internet. Hub: 087858963132 / 0358-6131999/ 0358-7696917 Ery

PASANG IKLAN Makin Dekat WILAYAHKEDIRI: - RADAR KEDIRI, Jl. Brawijaya 27-D, Tlp. (0354) 681320 / 687904 / 699665 - Agen JAWA POS Jl. Imam Bonjol 178 Kdr, Tlp. (0354) 690344 WILAYAH PARE : WARTEL PUTRA ERLANGGA Jl. Mastrip II Telp. 0354 - 397143 WARTEL PUTRA AIRLANGGA Jl. Teuku Umar 86 Gedangsewu Telp. 0354 - 399939 - SAKTI Agency Jl. Gajah Mada 23, Tlp. (0354) 7063669 WILAYAH NGANJUK: -Toko Buku MELATI Jl. Gatot Subroto 91 Tlp. (0358) 322296 Jl. Diponegoro 24 Tlp. (0358) 321316 WILAYAH KERTOSONO: Agen MEKARINDAH Jl.P Sudirman 14-A (Depan Stadion Kertosono)


RADAR KEDIRI

SENIN 22 MARET 2010

RADAR SINERGI

37

Kafe di Bantaran Sungai Brantas Bikin Kumuh Saya sungguh kecewa dengan adanya kafe-kafe yang ada di bantaran Sungai Brantas. Karena saat ini kafe-kafe tersebut semakin menjamur. Selain terlihat kumuh, juga banyak muda dan mudi berduaan di sana. Sehingga mengganggu keindahan Kota. Mohon pihak yang berwenang untuk menindaklanjuti dan menertibkan kafe tersebut. Wibawa Kecamatan Kota, Kota Kediri RINGSEK: Sampaikan kritik, usulan, informasi, tentang berbagai layanan masyarakat! Silakan kirim ke Radar Kediri Jalan Brawijaya 27 D atau lewat email rdkediri@yahoo.com, radarkediri@gmail.com, atau sms ke 081556615000 dengan mencantumkan identitas diri.

DIDIK PURWANTO/RADAR MADIUN

KEDIRI Tersangka Pencabulan Dilimpahkan Slamet Supinggir, 24, warga Desa Manyaran, Kecamatan Banyakan, tersangka pelaklu pencabulan terhadap Sr, gadis 15 tahun asal Desa Maron, Kecamatan Banyakan, akan segera disidangkan. Sebab, kasusnya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Kabupaten Kediri. “Pelaku sudah kita limpahkan ke Kejaksaan Senin (15/3) lalu,” terang Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kediri, Iptu Suyadi, kemarin. Menurut perwira dengan dua strip di pundak itu, pelimpahan tersangka dilakukan setelah ada keterangan dari Kejaksaan bahwa berkasnya dinyatakan sudah lengkap alias P-21. “Begitu dinyatakan P-21, kita lalu melakukan pelimpahan tahap kedua (pengiriman tersangka dan barang bukti, red),” tutur Suyadi. Selain tersangka, barang bukti berupa pakaian lengan panjang warna merah, celana pendek warna biru dan pakaian dalam milik Sr, juga dikirimkan ke kejaksaan. Hampir sama dengan awal proses pemeriksaan, pelaku tetap mengaku hanya menggerayangi korban dan tidak sempat menyetubuhinya. Perbuatannya itu sudah dilakukan tiga kali selama Agustus 2009. “Pelaku kita jerat dengan pasal 82 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun penjara,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, 25 Januari lalu, Slamet ditangkap polisi saat di gudang buah tempatnya bekerja di Desa Maron, Kecamatan Banyakan. Slamet ditangkap terkait laporan keluarga Sr tentang isu bahwa Sr hamil. Setelah ditangkap, dia mengakui sempat menggerayangi Sr dan tidak sempat menyetubuhinya. Sebelumnya, Slamet memberikan minuman hingga Sr tidak sadarkan diri. (dp/im)

TULUNGAGUNG

Pemukiman Nelayan Mangkrak Proyek lingkungan pemukiman nelayan di Dusun Sidem, Desa Besole, Kecamatan Besuki, mulai dipermasalahkan. Pasalnya, proyek yang menempati lahan Perhutani seluas 500 meter2 dengan menelan dana APBN Rp 298, 9 juta tersebut mangkrak. Padahal, proyek yang dibangun mulai 18 Mei hingga 15 Agustus 2009 itu rencananya diperuntukkan bagi nelayan di wilayah yang rawan terjadi tsunami. Salah satunya, pantai Sidem, Popoh. Diduga, mangkraknya bangunan karena terjadi sengketa antara pemerintah dengan pihak Perum Perhutani. Nelayan Pantai Sidem bernama Mustaji berharap segera menempati pemukiman nelayan tersebut. “Kami berharap bangunan itu segera ditempati. Pasalnya, sejak musibah tsunami beberapa tahun lalu, sekitar 27 KK kini menempati lahan Perhutani,” ucapnya. Nelayan berusia 51 tahun ini prihatin dengan kondisi 28 bangunan lama dan 15 bangunan baru. Yakni sekitar 50 persen mulai rusak. Seperti tembok retak, pintu dari kayu lapis lapuk, serta jendela kaca banyak yang hilang. “Yang jelas kondisinya cukup memprihatinkan. Beberapa bangunan mulai ditumbuhi belukar,” katanya. Sekretaris Komisi IV DPRD Tulungagung Widodo Prasetyo mengatakan mangkraknya bangunan itu, membuktikan pemerintah gagal mengelola asset dan pembangunan untuk kepentingan publik. “Orientasinya hanya proyek, tapi tidak peduli dengan kelanjutan operasional,” ujar politisi dari PKNU itu. Sedang polisi menyelidiki dugaan penyelewengan. Seperti dikatakan Kasatreskrim Polres Tulungagung AKP Mustofa. Perwira dengan pangkat tiga balok di pundak ini mengatakan, pihaknya mengarahkan bidikan proyek APBN itu. “Beberapa waktu lalu, kami sudah meninjau ke lokasi proyek. Untuk sementara, kami masih pengumpulan bahan keterangan,” ucapnya. Sayang Kepala Badan Pelaksana Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemkab Tulungagung Indra Fauzi tidak dapat dihubungi. Bahkan beberapa stafnya juga tidak bersedia memberikan komentar menganai hal itu. RaTu mendapat konfirmasi Kepala DPPKAD Kabupaten Tulungagung Hendry Setiawan. Berdasarkan informasi yang dia terima, mangkraknya bangunan pemukiman nelayan itu karena pemkab tengah menyelesaikan proses sengketa tanah milik Perhutani. “Proyek itu berasal dari APBN. Rencananya, untuk pemukinan nelayan korban tsunami. Namun, perkembangannya seperti apa, saya kurang mengikuti,” ucapnya melalui telepon selulernya. (tri/her)

Kondisi bodi bus Rosalia Indah rusak berat setelah bertabrakan dengan truk kemarin.

Truk v Bus, Dua Tewas Belasan Terluka Dirawat di Dua Rumah Sakit NGAWI - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Ngawi-Mantingan kilometer 67, tepatnya Desa Kebon Paron, kemarin. Truk bermuatan onderdil sepeda menghantam bus Rosalia Indah jurusan JakartaSurabaya. Akibat kejadian itu, dua orang tewas, serta 12 lainnya mengalami luka berat dan ringan. Korban luka langsung dibawa ke RS Widodo dan RSUD Soeroto untuk menjalani perawatan. Dua korban meninggal dunia adalah Suwarto (sopir truk), 57, warga Desa Gulon Jebres Surakarta, Jawa Tengah, dan penumpang bus Sri Hariyani, 57, warga Desa Surolayu Kecamatan Pulau Merak, Cilegon, Jawa Barat. Sedangkan korban luka adalah: Suparno (sopir bus), 52, asal Cirebon, Nur Salam (kernet truk), 23, asal Boyolali, Heru Prasetyo, 30, asal Mojoroto Kediri, Marsiyah, 49, asal

Bodos Kediri, Muniah, 52, asal Bodos Kediri, Sunarti, 54, asal Cikarang Barat, Kusnan Ashari, 29, asal Karangasri Ngawi, Dili Widya Sari, 27, asal Geneng Ngawi, Tri Winarno, 34, asal Surakarta, Sutrisno, 58, asal Pulau Merak Cilegon, Jujok Salam, 25, asal Jombang dan Sumarno, 37, asal Belitung Lampung Timur. Umumnya, korban mengalami patah tulang dan luka robek di sekujur tubuh. Sementara, hingga berita ini ditulis, tiga korban masih kritis dan dirujuk ke rumah sakit Solo. Yakni, Suparno, Dili Widya Sari dan Tri Winarno. ‘’Tiga korban yang mengalami patah tulang berat dilarikan ke Solo,” terang salah seorang tim medis. Informasi yang dihimpun koran ini, kecelakaan nahas itu terjadi sekitar pukul 05.00. Bermula saat truk bernopol AE 8022 UB yang disopiri Suwarto melaju dari arah timur dengan kecepatan pelan. Saat melintas di jembatan Desa Kebon Paron, tiba-tiba roda depan bagian kiri terlepas. Akibatnya, laju truk tak terkendali dan oleng ke kanan. Nahas, dari arah berlawanan muncul bus

Rosalia Indah dengan kecepatan tinggi. Karena jarak sudah dekat, bus jurusan Jakarta-Surabaya yang mengangkut 52 penumpang itu tak dapat menghindar dari truk yang posisinya sudah memakan sebagian badan jalan. Tabrakan dahsyat akhirnya tak terelakan. Suwarto tewas di TKP setelah tergencet bagian depan truk. Sedangkan Sri Hariyanti, penumpang bus yang duduk tepat di belakang sopir, meninggal saat dalam perjalanan. Evakuasi korban sendiri mengalami kesulitan. Minimnya peralatan, menyebabkan jasad Suwarto baru dapat dikeluarkan dari kepala truk satu jam kemudian. Begitu pula kernet truk Nur Salam. Banyaknya korban yang mengalami luka berat dan ringan juga menyebabkan petugas kepolisian dan tim medis harus bekerja keras. Seluruh korban baru dapat dievakuasi seluruhnya satu setengah jam kemudian. Delapan korban menjalani perawatan di RS Widodo. Sedangkan empat lainya dilarikan ke RSUD Soeroto.

‘’Korban kebanyakan tak sadarkan diri. Apalagi yang mengalami luka berat,” terang Sumitro, salah seorang warga setempat. Sementara, Sutrisno, salah satu korban yang masih menjalani perawatan intensif mengaku tak mengetahui persis kronologi kejadian. Saat itu, ia duduk sejajar dengan istrinya Sri Hariyani yang akhirnya tewas dalam kecelakaan tersebut. Hanya saja, Sutrisno belum mengetahui bila istri tercintanya itu sudah tiada. ‘’Saya tertidur lelap, terdengar suara keras dan sudah tidak ingat lagi,” ungkapnya. Lakalantas antara truk bermuatan onderdil sepeda dan bus Rosalia Indah di jalur NgawiMantingan yang merenggut dua korban jiwa itu dibenarkan Kasat Lantas AKP Prayoga Angga mendampingi Kapolres Ngawi AKBP Budi Sajidin. Hasil olah TKP yang dilakukan jajarannya, kecelakaan disebabkan roda truk yang terlepas. ‘’Masih kami lakukan penyelidikan, apakah terlepasnya roda karena faktor spare part yang sudah tak berfungsi,” tuturnya. (dip/isd)

Tidur, Dilempar Bom Molotov

DIDIK HARYONO/RADAR MADIUN

STERIL: Petugas memasang pengumuman ruang ujian nasional di SMKN 2 Boyolangu kemarin.

Gunakan HP, Didiskualifikasi TULUNGAGUNG – Mulai hari ini hingga Jumat (26/3) sebanyak 8.624 siswa SMA sederajat di Tulungagung melaksanakan ujian nasional (unas). Rinciannya, SMA (3.765 peserta), MA (1.215 peserta), SMK (3.644 peserta). Di hari pertama para siswi mengerjakan soal Bahasa Indonesia. Sanksi tegas menanti bagi siswa, guru dan penyelenggara unas yang berbuat curang. Mulai dari dinyatakan tak lulus hingga diseret ke polisi. Seperti diungkapkan Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan Tulungagung

Mardjaji kemarin. Sanksi mengacu pada peraturan yang dikeluarkan Badan Standarisasi Nasional Pendidikan. Pada bagian ke X disebutkan bagi siswa yang menggunakan handphone di ruang ujian akan diberikan sanksi berupa tidak lulus pada mata pelajaran yang bersangkutan. Begitu pula bagi guru yang mengedarkan jawaban atau melalui Short Message Service (SMS) juga bakal dijatuhi sanksi. Bentuknya, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 30 tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin PNS. (din/her/jpnn/tyo)

TULUNGAGUNG – Nasib apes menimpa Sukiman, 50. Pria yang tinggal di Dusun Kebonsari, Desa Ngunggahan, Kecamatan Bandung, itu mengalami luka bakar di kaki dan tangan. Luka tersebut karena dilempar bom molotov oleh orang tak dikenal. Sukiman pun dilarikan ke RSUD dr Iskak Tulungagung untuk mendapat perawatan medis. Aksi bom molotov berlangsung pukul 03.00 kemarin (21/3). Polisi kini masih menyelidiki. Kuat dugaan, Sukiman hanya korban salah sasaran. Sedang pelakunya adalah anggota salah satu perguruan silat. Sukiman yang kini terbaring di rumah sakit menceritakan awal kejadian dirinya dibom. Semula dia tidur di rumah bersama kedua anaknya. Karena kegerahan, dia memilih tidur di teras rumah. Tak lupa membawa peralatan tidur, seperti bantal, sarung dan jaket. Awalnya dia merasa tidur dengan nyenyak. “Karena tak lagi kegerahan,” ujar Sukiman. Saat nyenyak, kaki yang semula ditutupi jaket dan sarung, tiba-tiba terasa panas. Dia pun terperanjat bangun. Alangkah kagetanya sudah ada api menjalar di kakinya.

Sukiman berteriak dan berlari menuju sungai yang berjarak 50 meter dari rumahnya. Tujuannya, memadamkan api yang membakar celana dan baju yang dipakainya. Beruntung tak lama kemudian api padam. “Tak ada yang menolong waktu itu, saya kembali ke rumah lagi,” ingatnya. Selang berapa jam dia di bawa ke puskesmas sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD dr Iskak. Dijelaskan dia, setelah peritiwa tersebut dia melihat pecahan kaca dan botol serta bagian terasa menghitam bekas kebakaran. Kemungkin kebakaran karena hantaman bom molotov. Dia mengaku heran, karena dalam keseharian tak memiliki musuh. Dugaan sementara Sukiman korban salah sasaran. Indikasinya tak pernah mengikuti perguruan silat. Kemungkinan anaknya yang menjadi perguruan silat menjadi sasaran utama. Diceritakan dia pula bahwa kejadian pelemparan terjadi yang kedua. “Pertama tahun 2001, cuman hanya pecah kaca saja,” terangnya. Sedangkan Kapolres Tulungagung AKBP Rudy Kristantyo melalui Kabag Bina Mitra AKP Priyono mengatakan kasus ini masih diselidiki.(din/her/jpnn/tyo)

Okie Suluh Pambudi, Mencoba Kembali Populerkan Kamera Lubang Jarum

Rajin Kumpulkan Kaleng, Hasil Jepretan hanya Hitam Putih Kini, fasilitas kamera semakin canggih, digital. Ada metode dasar fotografi yang mulai dilupakan. Yakni, kamera lubang jarum, metode dasar yang diperkenalkan Leonardo Da Vinci. Kini, konsep itu kembali dipopulerkan Okie Suluh Pambudi, anggota Komunitas Madiun Photography. OCKTA PRANA, Madiun Diskusi kecil dilakukan anggota Komunitas Madiun Photography (MP) di paseban Alun-Alun Kota Madiun, pagi kemarin (21/3). Membentuk lingkaran kecil, mereka berbincang gayeng. Ada yang menarik, cukup banyak kaleng bekas terbungkus rapat lakban warna hitam ditaruh di tengah lingkaran itu. Adalah Okie Suluh Pambudi, salah seorang anggota MP yang didapuk menjadi

narasumber plus teman sharing dalam diskusi. Kemarin, cukup unik tema yang dibicarakan, kamera lubang jarum atau pinhole camera. ”Bahannya sederhana, pakai kaleng bekas rokok dan lakban,” ujar Okie memberikan penjelasan kepada temanteman komunitasnya. Kaleng rokok tersebut kemudian dilubangi dengan menggunakan paku ukuran kecil, yang nantinya ditutup lakban. Di atas lubang, diberi potongan kecil kaleng bekas minuman softdrink yang dilubangi dengan jarum. Agar tidak merusak gambar, bagian dalam kaleng disemprot dengan cat warna hitam. ”Di dalam kaleng letakkan kertas peka cahaya sebagai negatif film kamera ini,” ujarnya. ”Memasukkan kertas ini harus di ruangan gelap, bisa ada penerangan lampun maksimal 5 watt,” tambahnya. Nah, kamera lubang jarum sudah bisa digunakan. Kemarin, Okie menunjukkan sendiri ada 12 kaleng yang siap pakai. Dia juga menunjukkan hasil jepretannya. ARIEF YOGA/RADAR MADIUN Berupa foto hitam putih Masjid Agung KREATIF: Kamera lubang jarum dan hasil jepretan, ditunjukkan Okie Suluh.

Baitul Hakim dan patung Kolonel Marhadi. Saat memotret objek, lakban yang menutupi lubang kamera tersebut harus dibuka dan ditutup kembali. Lama bukanya bisa diatur tergantung intensitas cahaya dan kecepatan rana yang diinginkan. ”Saat motret main feeling aja, bisa satu menit, lima menit atau sepuluh menit,” jelasnya. Tips khusus diberikan, sesuai hasil ekperimennya, saat siang hari dengan cahaya matahari maksimal maka tidak perlu terlalu lama memotet objek. Beda, jika suah senja yang minim pencahayaan. ”Semua tergantung ekperimen, kalau ukuran ini dianggap cocok yang diikuti aja,” ungkap pria yang berasal dari Bekasi itu. Setelah motret, lanjut alumnus Unmer Madiun, kamera kaleng itu dibawa ke ruangan gelap. Kertas peka cahaya di ambil untuk dicuci, proses ini disebut developer. Ada beberapa campuran kimia yang diperlukan. Setelah itu, kertas di cuci dengan air cuka, dan air biasa. ‘’Prosesnya memang lama, ini mungkin kelemahan dari metode motret menggunakan kamera lubang

jarum,” katanya. Kelemahan lain, warnanya untuk metode yang diterapkannya ini hanya hitam putih. Selain itu, hasil foto tak bisa sempurna dan terkadang membentuk pola kaleng. Namun, dibalik kelemahan itu, ada perasaan bangga luar biasa jika hasil foto bagus atau mendekati sempurna. ”Kuncinya sabar, kalau kita sudah mendapatkan hasil foto bagus pasti anda merasakan puasnya menggunakan kamera sederhana ini,” ujarnya. Okie lantas bertukar cerita, kali pertama informasi kamera lugbang jarum dari internet. Setelah itu, dia sharing dengan teman-temannya di MP. Sejak dua bulan lalu, dia mulai eksperimen. ”Objek pertama di kontrakan, hasilnya lumayan. Setelah itu saya mulai tertarik terus eksperimen,” jelasnya. Di satu objek atau lokasi, dirinya pernah mencoba berbagai ukuran lamanya memotret untuk mendapatklan gambar yang maksimal. Apa nggak malu? Okie mengaku menyukai kamera lubang jarum, meski terlihat aneh. *(irw)

Pemimpin Redaksi : Tauhid Wijaya. Redaktur Pelaksana: Mahfud. Redaktur/Asisten : Imam Subawi, Endro Purwito, . Staf Redaksi/ Reporter : Puspitorini Dian H, Rully Prasetyo, Timur Pradopo, Sri Utami, Antuji Hayatri Masroh, Heri Muda Setiawan. Pracetak : M Arif Hanafi (koordinator), Saifudin Asro, M. Sahrul Mubarok Sekretaris Redaksi : Masrurotus Solikah Pemasaran dan Offprint : Ahmad Qodiron (Manager), Samsul Ghorib, Robbet Agus Juwandono, Iklan: Chafid Suyuti (manager), M. Najib , Dillia Yuliharti Administrasi Iklan : Efi Susanti Penerbit : PT Kediri Intermedia Pers. Direktur/ GM : Sholihuddin Bagian Keuangan/Administrasi : Reliya Iin Nugraini, ZS Dwi Hartutiek, Choirul Anam, Yusi Ratna, SIUPP : 1527/SK/Menpen/SIUPP/1999 Alamat Redaksi/ Iklan dan Pemasaran : Jl. Brawijaya 27D Kediri Telepon : (0354) 681320 - 699665 Fax. (0354) 687904 E-Mail : radarkediri@gmail.com / rdkediri@yahoo.com Perwakilan Surabaya : Graha Pena Lt. 4, Jl. A Yani 88, Telp: (031) 8283333 (Hunting), Fax : 031.8255555.


39

SENIN 22 MARET 2010

 TAK KAPOK Sambungan dari hal 29

Sedangkan, Melda Nisrina dkk yang jadi korban seperti Gunardi karena ikut pemberkasan mendapatkan NIP. “Ini surat dari BKN No 27/P.NIP51/III/2000 tertanggal 1 Maret yang menyebutkan kalau 433 peserta tes CPNS berhak mendapatkan NIP,” ujar Dwi Cipta kepada Radar Kediri (2/3). Penyerahan NIP-nya, kata Dwi, diserahkan pada wali kota. Kabar terlemparnya Gunardi sontak membuat rekan-rekan dan saudara Gunardi langsung menghubungi dan mengirim pesan singkat kepadanya. Mereka menanyakan alasannya tak ikut pemberkasan. “Saya jelaskan kalau saya tidak percaya itu saja,” ujarnya.

 TAK MAU Sambungan dari hal 29

Lalu, adakah sanksi bagi yang melanggar? Najib menjawab diplomatis, NU bukan lembaga yudikatif yang bisa memutuskan hukuman. ”Kami akan membuat rumusan agar NU tidak masuk ranah politik praktis,” katanya. Untuk diketahui, dua fungsionaris PC NU Kabupaten Kediri yang maju dalam pilbup adalah Sulaiman Lubis (anggota mustasyar) dan Masykuri (wakil ketua tanfidziah). Masing-masing menjadi bakal calon wakil bupati (ba-

 WALI KOTA Sambungan dari hal 29

Dia berasal dari SMKN 3. “Yang bersangkutan kena demam berdarah (DB) dan dirawat di RSUD Gambiran,” tambahnya. Apakah ada yang harus mengerjakannya di balik jeruji tahanan atau lembaga pemasyarakatan (lapas)? Hingga kemarin siang, Heri mengaku belum mendapatkan informasi. Baik dari sekolah, kepolisian, maupun lapas. Dijelaskannya, soal dan lembar jawaban komputer (LJK) akan diambil dari Mapolresta Kediri pukul 06.00 pagi ini. Polisi mendampinginya hingga ke sekolah masing-masing. Setelah ujian, LJK dibawa ke kantor disdik sebelum dikirim ke Surabaya. ”Pengiriman ke Surabaya juga akan dikawal petugas dari kepolisian,” jelas Heri. Kabag Humas Pemkot Nur Muhyar mengatakan, sesuai rencana, Wali Kota Samsul akan melakukan inspeksi ke sekolahsekolah. Hanya, waktu dan tempatnya masih belum dipastikan. ”Kita lihat saja besok (hari ini, Red),” ujarnya. Terkait larangan untuk masuk ruang ujian, lanjut Muhyar, wali kota tidak mempersoalkannya. Sebab,

 MENGAJAR Sambungan dari hal 33

Akibat virus tersebut, maka, ketika hasil ulangan jeblok misalnya, biasanya yang disalahkan adalah siswa. Belajarnya yang kurang serius, tidak memerhatikan ketika diajar, hanya mengandalkan turunan dari teman, terjebak budaya negatif copy paste, ataupun alasan-alasan lain. Tapi ada pula yang “kebablasan” perhatian pada siswa. Takut dan cemas yang berlebihan bila siswanya tidak lulus atau dapat nilai jelek. Memberi nilai berlebih pada siswa “kesayangan” yang sebenarnya paspasan, dan lain sebagainya. Dampaknya kemudian berani mengorbankan “harga diri” sebagai guru –yang mestinya mencerdaskan murid—menjadi “dewa katrol” (nilai). Misalnya, dengan memberitahu jawaban ketika unas berlangsung. Atau, berdalih demi masa depan anak bangsa, biarkan mereka “kerja sama” demi kelulusannya. Sungguh disayangkan bila dua hal itu (virus mengajar maupun yang kebablasan) terjadi. Akibatnya jelas tidak baik pada mental dan sikap siswa. Kepribadiannya jadi tidak mantap. Keyakinan dan konsep jati diri menjadi rapuh. Guru yang bijak tentunya tidak akan mau terjebak “lembah hitam” dan budaya buruk. Akan menjunjung tinggi profesi pendidik yang mulia. Sadar diri sebagai panutan (digugu

Gunardi pun tidak patah arang. Dia tetap yakin akan mendapat NIP dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Apalagi, sampai kemarin, NIP untuk 433 CPNS tersebut belum juga diserahkan kepada peserta tes CPNS yang dinyatakan lolos seleksi dan ikut pemberkasan. “Ibarat nasi sudah di depan mulut tetapi dijauhkan dulu. Jadi tidak hilang nanti juga akan masuk ke mulut saya,” ujar Gunardi. Untuk mendapatkan NIP-nya, Gunardi menyiapkan langkah-langkah strategis. Selain melaporkan Wali Kota Samsul Ashar ke Polresta pada 1 Maret, Gunardi mengatakan akan mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Sebab, dia adalah peserta tes CPNS yang berhak mendapatkan NIP. “Kalau wali kota melakukan re-

visi pengumuman 12 Desember dan mengganti nama-nama yang tidak sesuai dengan yang seharusnya lolos maka saya tidak akan keberatan untuk pemberkasan. Tetapi sekarang kan tidak ada pengumuman. Siapa yang percaya kalau sudah direvisi,” terangnya. Langkah-langkah hukum itu, kata Gunardi, terpaksa ditempuh karena dia merasa sudah telanjur masuk di dalam ranah hukum. Sehingga, apapun yang terjadi, kasus CPNS 2009 akan terus dilanjutkan. “Sudah basah mandi sekalian,” imbuhnya. Seandainya surat pemberitahuan yang menyatakannya lolos CPNS 2009 tidak ada, Gunardi mengaku kehidupannya bisa tenang. Sebab, dia tidak akan deg-degan menunggu nasibnya selama berbulan-bulan. Ba-

hkan, dia juga tidak akan berurusan dengan pihak yang berwajib karena melaporkan kasus CPNS. Lalu, bagaimana jika Gunardi gagal? Lelaki Kelahiran Kediri, 7 Agustus 1982 ini yakin tidak akan terjadi. Karena dia memiliki bukti surat dari wali kota yang menyatakannya diterima menjadi CPNS pada 2010. Namun, kalaupun gagal, dia tidak akan kapok ikut tes CPNS di Kota Kediri. Dia akan menunjukkan kepada masyarakat kalau dia memang layak lolos. Bahkan, dengan adanya kasus ini, dia bak seorang selebritis. Setiap makan di warung, banyak yang mengenalnya. Padahal, dia tidak mengenal orang tersebut. “Saya kadang-kadang jadi tidak enak kalau jadi terkenal seperti ini,” ujar Gunardi sambil tertawa. (ut)

cawabup) pasangan Sunardi dan Haryanti. Sedangkan, Turmudzi Abror, meskipun menjadi salah satu tokoh NU, tidak masuk struktural. Mengenai pernyataan dia sebelumnya bahwa NU mendukung Sulaiman Lubis, Najib berkilah bahwa hal itu bukan dinyatakan sebagai ketua PC NU. Melainkan, sebagai pengasuh pesantren. ”Waktu itu, forumnya perkumpulan pesantren di Kabupaten Kediri. Kebetulan, mayoritas pesantren milik NU. Jadi, kesannya seperti sikap NU,” kilahnya.

Najib mengakui, secara pribadi memang memberi dukungan pada salah satu kandidat. Akan tetapi, dia belum mau mengungkap identitas calon yang didukungnya. Termasuk ketika wartawan koran ini menyebut nama Sulaiman Lubis yang juga mantan ketua PC NU Kabupaten Kediri. Kiai yang mempunyai ratusan santri itu hanya mengatakan, akan menyebutkan kelak mendekati hari H coblosan. Saat ini, dia sengaja membatasi pernyataan agar Kediri tetap kondusif dan sejuk. Tidak mau perpecahan

semakin meluas. “Pada saatnya nanti saya akan bicara,” tandasnya. Catatan Radar Kediri, sebelumnya, Najib yang beberapa kali dikonfirmasi tentang pilbup mengatakan, NU siap mengusung kader terbaiknya. Menurutnya, sesuai aturan, hal itu diperbolehkan. Asalkan, ada kesepakatan di internal organisasi. Namun, agaknya, wacana tersebut urung dilakukan. Sebab, dalam praktiknya, tak hanya Sulaiman yang maju. Akan tetapi, juga Masykuri yang berpasangan dengan Haryanti. (ut/hid)

untuk memantau, memang tidak harus masuk ruangan. Melainkan, bisa dengan mengecek absensi dan kesiapan tugas. Sehingga, tujuan sidak tetap tercapai. Firzal Alkala, peserta dari SMK Al Huda mengaku deg-degan menjelang unas. Untuk itu, dia meminta doa kepada semua orang yang dikenalnya melalui pesan singkat (SMS). ”Ratusan SMS saya kirimkan. Saya berharap, dengan doa teman-teman dan saudara, nanti bisa lulus,” harapnya. Tentang persiapan, dia mengaku tidak ada masalah. Semua materi yang diperoleh sejak kelas X hingga XII telah dipelajarinya kembali. Yang menjadi kekhawatirannya tinggal faktor psikologis. ”Saya grogi,” akunya. Sementara itu, di Kabupaten Kediri, jumlah peserta unas untuk SMA/MA mencapai 5.456 siswa

sedangkan SMK 2.389 siswa. Kabid Pendidikan SMP/SMA/ SMK Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Sukadi mengatakan, pengawasan unas kali ini akan jauh lebih ketat daripada tahun sebelumnya. Selain dua pengawas di tiap ruangan, ada pengawas independen yang berhak masuk. “Jika melihat ada indikasi kecurangan, mereka (pengawas independen, Red) bisa masuk ke dalam kelas,” katanya. Menurut dia, total ada 73 pengawas independen yang diterjunkan. Sebanyak 23 orang di antaranya adalah dosen Universitas Negeri Malang (UM). Sedangkan, 50 orang dari dosen Universitas Islam Kadiri (Uniska). “Selain mereka (pengawas ruangan dan pengawas independen, Red), tidak boleh masuk ke ruangan,” lanjut Sukadi. Seperti di Kota Kediri, pejabat

yang pagi ini akan sidak juga dilarang masuk. Mereka hanya diperbolehkan melihat dari pintu dan jendela. Lalu, bagaimana dengan kemungkinan kebocoran soal? Ditanya demikian, mantan kepala SMAN 2 Pare ini menjamin tidak ada. Sebab, selama disimpan di polsek, pengamanan dilakukan maksimal. Kunci ruangan dipegang oleh perwakilan disdikpora dan polisi. Sehingga, tidak akan bisa dibuka tanpa kehadiran keduanya. Adapun untuk pengambilan soal, baru bisa dilakukan pukul 06.00 pagi ini. Distribusi dari polsek ke sekolah dikawal oleh polisi. Mereka juga akan menjaga pelaksanaan unas. Yakni, satu sekolah satu personel. Ini berbeda dengan tahun lalu di mana mereka hanya melakukan patroli di sejumlah sekolah. (tyo/ut/hid)

Jadwal Unas SMA/MA Hari Senin (22/3)

Waktu

08.00-10.00 11.00-13.00 Selasa (23/3) 08.00-10.00 Rabu (24/3) 08.00-10.00 Kamis (25/3) 08.00-10.00 Jumat (26/3) 08.00-10.00

Jurusan IPA

Jurusan IPS

Jurusan Bahasa

Jurusan Agama

B. Indonesia Biologi B. Inggris Matematika Fisika Kimia

B. Indonesia Sosiologi B. Inggris Matematika Geografi Ekonomi

B. Indonesia Sejarah/Antropologi B. Inggris Matematika Sastra Indonesia Bahasa Asing

B. Indonesia Fikih B. Inggris Matematika Hadis Tafsir

dan ditiru) para siswanya. Tetapi apa mau dikata, kenyataan di lapang berbicara lain. Mau mengajar yang ideal jelas sulit. Faktor yang merintangi teramat banyak. Ending-nya, pasrah pada kebiasaan lama. Yang penting mengajar yang baik seperti biasa. Atau bila memungkinkan sedikit usaha menuju yang lebih baik. Skeptis, apatis, ataupun “lemah syahwat” dalam mengajar perlu ditepis dan dibuang jauh. Semboyan Plutarch “otak bukanlah wadah kosong yang harus diisi, melainkan api yang harus dinyalakan”, harus dibangkitkan. Mengajar tidak hanya “mengisi” otak siswa, tapi menstimulus agar otaknya bisa terbakar. Kemudian mampu membakar diri dan semangatnya untuk terus belajar. Sebab, tanpa dirangsang atau dipantik, “mustahil” ia bisa terbakar sendiri. Banyak teori belajar mengajar yang dapat diterapkan. Teori quantum learning maupun quantum teaching (salah satunya) bagus diterapkan. Pendekatan learning by doing sangat ampuh. Berbagai teori, pendekatan, maupun strategi yang lain baik semua. Tinggal meramu menyesuaikan dengan waktu, materi, sarana, serta potensi kemampuan siswa. Namun ada satu cara/strategi lain yang cukup ampuh. Mungkin “super ideal”, walaupun belum terakui. Ia adalah teori “mengajar bisa menga-

jar”. Teori yang membahas tentang mengajar sekaligus mengajari siswa bisa mengajar. Nampaknya memang “mustahil”, tapi nyata adanya. Telah saya praktikkan dan cukup signifikan hasilnya. Teori ini dilandasi oleh beberapa teori dan konsep pendukung. Pertama, teori learning by doing. Siapa pun membenarkan bahwa konsep ini sangat jitu diterapkan dalam proses belajar mengajar. Kedua, memanfaatkan kemampuan super yang dimiliki sebagian siswa. Siswa istimewa itu kadang mudah jenuh dan bosan menerima pengajaran yang monoton dan kurang menantang. Maka selayaknya bila diperlakukan lebih. Ketiga, sikap mental siswa yang kadang suka cari perhatian. Karenanya perlu disalurkan ke arah positif dan konstruktif. Keempat, adanya perintah “sampaikan apa yang kamu ketahui walau hanya satu ayat (satu pengetahuan)”. Perintah ini tidak bisa tidak harus dilaksanakan. Dosa bila meninggalkannya. Termasuk pengetahuan (pengalaman) bisa mengajar, maka wajib pula ditularkan pada siswa yang menjadi objek ajar. Kelima, diakui atau tidak semua manusia pasti jadi pendidik. Bersekolah atau tidak, ketika berumah tangga nanti, pasti akan mendidik dan mengajar anak-anaknya. Karenanya, tidak ada salahnya dikenalkan latihan mendidik dan mengajar semenjak bangku sekolah.

Keenam, membekali siswa keterampilan berbicara di depan orang lain. Melalui strategi learning by teaching (belajar sambil mengajar) sebagai media latihannya. Ketujuh, para guru (pengajar) sendiri ternyata tidak sedikit yang berlatar belakang non-kependidikan. Nyatanya juga bisa mengajar dengan baik –walaupun ada kurang lebihnya. Sehingga bisa ditarik konklusi bahwa mengajar adalah sebuah keterampilan tersendiri yang tidak mensyaratkan pendidikan keguruan. Yang penting bisa menyampaikan materi ajar dengan baik, maka bolehboleh saja menjadi pengajar. Kedelapan, landasan pemikiran mengajar bisa mengajar tersebut telah diterapkan kebenarannya. Ia bukan sekadar teori. Tapi nyata adanya. Saya telah membuktikannya. Beberapa alumni, setelah tamat SMA, ada yang diterima sebagai tenaga pengajar di lembaga pendidikan lain. Baik dari jenjang TK, SD, maupun SMP. Walaupun kemampuannya sangat terbatas, tidak menjadi masalah. Toh mereka “bisa”. Mereka nyatanya juga berusaha mengembangkan diri. Sambil bekerja (mengajar), belajar lagi pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi (kuliah). Sehingga, perlu dimasyarakatkan “mengajar bisa mengajar” adalah tantangan yang riil dan niscaya. (Penulis adalah guru matematika dan ilmu didaktik SMA Pomosda Tanjunganom, Nganjuk beralamat di http://ronijamal.com)

Lagi, DB Renggut Dua Nyawa KEDIRI- Korban jiwa akibat demam berdarah (DB) di Kota Kediri kembali bertambah dua orang. Masing-masing adalah Abu Bakar, 32, warga Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto dan Mugiono, 25, warga Kelurahan Bangsal, Kecamatan Pesantren. “Mereka meninggal di Rumah Sakit Bhayangkara pada hari yang sama, Kamis (18/3) lalu,” ujar Kepala Bidang Penanggulangan dan Pencegahan Masalah Kesehatan (P2MK) Dinas Kesehatan (Dinkes) Dadiek Sumardianto kepada Radar Kediri kemarin. Dadiek mengatakan, keduanya meninggal karena kondisinya sudah shock saat dibawa ke rumah sakit. Kesadarannya menurun. Trombositnya juga di bawah 100 ribu. Sehingga, upaya maksimal yang dilakukan tim medis tak mampu menyelamatkan nyawanya. Dengan meninggalnya dua orang tersebut, berarti selama

2010 ada empat yang tewas akibat DB. Dua yang lain meninggal pada Februari lalu. Adapun jumlah penderitanya mencapai 314 orang. Rinciannya, Januari 53 orang, Februari 167 orang,

 CIPTAKAN

nindra Sanggramadhananjaya juga membuat titah khusus agar Pu Samrin dan Pu Rawai Latang yang berada di Campa Utara untuk ikut serta dalam penyerbuan ke Tongkin sewaktu armada singgah di bandar-bandar Campa Utara. Bahkan, dia menitahkan agar jumlah pasukan dari Miri yang 2.000 orang dan dari Limbang yang berjumlah 3.000 orang ditambah dari Gandhara sejumlah 1.000 orang. Sri Wirawairimathana Dharanindra Sanggramadhananjaya yakin bahwa dengan jumlah pasukan sekitar 6.000 orang sudah cukup untuk bisa membuat huru-hara di Tongkin. Sebelum armada berangkat dari Gandhara serta Miri dan

Limbang bertemu di lautan, Sanggramadhananjaya mengirim pesan lewat Dang Yang Nghiem untuk menemui mertuanya, Li Manh-Tu, yang bersembunyi di Muang Cawa (Luang Prabang). Dalam pesan itu, dia meminta agar mertua beserta kekuatankekuatan pendukungnya tidak menampakkan diri selama terjadinya penyerbuan oleh pasukan dari selatan. Sanggramadhananjaya menyatakan bahwa serbuannya ke Tongkin hanyalah untuk membuat huru-hara dan kerusakan dengan tujuan untuk mengalihkan perhatian pemerintah dari usaha-usaha memburu gerakan bawah tanah orang-orang Tongkin. (bersambung)

ke belakang tanah kas Kelurahan Mrican. “Pembeli akan malas karena terlalu masuk ke dalam. Sekarang saja sudah sepi,” ujar Turmudi, 35, pedagang buah, kemarin. Menurut dia, meski berada di belakang pasar, kampus Unibraw akan tetap bisa dengan mudah dijangkau. Asalkan, jalan aspal mulai dari Kelurahan Ngampel hingga Mrican diperlebar. Dengan demikian, akses keluarmasuknya menjadi lebar. Kabag Humas Pemkot Nur Muhyar mengakui bahwa lokasi tanah kas Kelurahan Mrican sempat dikeluhkan Unibraw. Sebab, berada di belakang pasar dan jalan masuknya sempit. Inilah yang masih mereka bahas sebelum disampaikan ke DPRD. Muhyar mengatakan, agar kampus Unibraw di Mrican menjadi

strategis, alternatifnya adalah memindah pasar. “Tapi, ini kan harus ada koordinasi dengan pedagang dan dewan,” katanya. Agar tidak menimbulkan masalah, lanjutnya, pemkot akan segera turun ke lapangan. Sehingga, tidak terjadi miskomunikasi di antara mereka. “Kami berharap Unibraw bisa berdiri agar mutu pendidikan dan taraf perekonomian warga bisa meningkat. Akan tetapi, tidak boleh merugikan salah satu pihak,” lanjutnya. Makanya, dia mengajak semua pihak berpikir ke depan. Sehingga, keinginan memajukan Kota Kediri bisa tercapai. Ketergantungan perekonomian warga pada pabrik rokok pun bisa dikurangi. Sebab, mereka mempunyai banyak alternatif usaha baru jika Unibraw berdiri. (tyo/hid)

hanya dibeli sesuai harga tanah, kami tidak bisa membangun rumah lagi. Apalagi, tanah saya juga habis,” ujarnya. Rusdi menambahkan, jika pembebasan jadi dilakukan, setidaknya ada 20 kepala keluarga (KK) yang lahannya harus dibebaskan. Saat ini, mereka masih menunggu kepastian dari pemkab. Terpisah, Sekkab Supoyo yang dikonfirmasi tentang pembangunan Jembatan Papar mengatakan, saat ini tengah menyiapkan lelang untuk fondasi dan pilar. Sebab, ini menjadi tanggungan pemkab. Mengenai pembebasan lahan

untuk akses jalan ke jembatan, juga akan dilakukan tahun ini. Namun, waktunya setelah lelang fondasi dan pilar jembatan selesai. ”Kami juga sedang mengusulkan rangka atas jembatan ke Pemerintah Pusat,” katanya. Kabag Humas Pemkab Kediri Eko Setiyono menambahkan, tahun ini pemkab menganggarkan Rp 5 miliar untuk pembebasan lahan akses menuju Jembatan Papar-Ngronggot dan Jembatan Ngadiluwih-Mojo. “Untuk pembebasan tanah di Papar diperkirakan nggak sampai Rp 2 miliar,” tambahnya. (ut/hid)

yang paling jarang kemasukan. “Kiper sudah berusaha maksimal. Tapi tetap saja mereka harus dihadapkan satu lawan satu dengan pemain lawan,” keluhnya. Jumlah bola yang menggetarkan jala Macan Putih ini kontas dengan jumlah gol memasukkan.

Sampai dengan laga ke-25 Macan Putih baru bisa membobol gawang lawan sebanyak 30 kali. Akibatnya Persik punya defisit gol kemasukan sebanyak 15 gol. Jumlah itu menjadi yang terbanyak kedua setelah Persitara Jakarta yang punya defisit 16 gol. (jie)

jika memang Pemkot Kediri tak sanggup menyediakan semua fasilitasnya. “Semacam tuan rumah bersama, kalau memang di Kediri ada fasilitas yang tidak bisa dipenuhi,” ungkap pria berkacamata itu. Rencananya, Pemkot Kediri

akan menggandeng daerahdaerah sekitar untuk menggelar even tersebut. Mulai dari Kabupaten Kediri, Nganjuk, Kota/Kabupaten Blitar hingga Tulungagung. “Tinggal nanti diinventaris apa yang kurang,” pungkasnya. (jie)

Sambungan dari hal 29

Sri Wirawairimathana Dharanindra Sanggramadhananjaya menyetujui semua saran Rawai Yarang. Namun, ia menambahkan manggalayuddha-manggalayuddha unggulannya untuk ikut serta dalam penyerbuan ke Tongkin. Mereka yang ditunjuk untuk ikut serta ke Tongkin selain Pu Tambi dan Pu Bajil adalah perwira-perwira baru asal Mataram seperti Pu Baka, Pu Cangkora, Pu Gareng, Pu Kosa, dan tiga orang prajurit perkasa putera Sang Bhutangga, yaitu Pu Kundha, Pu Kundhi dan Pu Kunjara. Sri Wirawairimathana Dhara-

 MRICAN KURANG Sambungan dari hal 29

Atau, sambung rektor asal Campudarat, Tulungagung ini, kampus Unibraw Kediri bisa saja tetap berdiri di bekas tanah kas Kelurahan Mrican yang ditawarkan pemkot. Akan tetapi, Pasar Mrican yang sudah ada sekarang harus dipindah ke belakang bangunan kampus. Alasan lain yang menjadi keberatannya adalah lahan tersebut merupakan tanah persawahan. “Kalau dipakai, kami harus menguruk dan melakukan pematangan terlebih dulu,” tuturnya. Sejumlah pedagang Pasar Mrican yang ditemui Radar Kediri mengaku belum mengetahui rencana pendirian kampus Unibraw di sana. Namun, mereka keberatan jika lokasi pasar dipindahkan

 LAHAN WARGA Sambungan dari hal 29

Akan tetapi, kabar tersebut belum ada kelanjutannya. ”Kami tidak keberatan (tanah dikepras untuk jembatan), tapi harus ada kejelasan,” katanya. Lalu, berapa harga pasaran tanah di lingkungannya? Rusdi mengaku tidak tahu pasti. Namun, diperkirakan sekitar Rp 3-4 juta per ru. Di luar itu, mereka akan meminta kompensasi lain. Sebab, bukan hanya lahannya yang akan terkepras, melainkan juga bangunan rumah karena posisinya mepet jalan. “Kalau

 NYARIS 2 GOL... Sambungan dari hal 40

Sementara itu pelatih kiper M. Andi Sukriyan masih membela kiper-kipernya yang selalu kemasukan di setiap laga. Padalah di awal kompetisi lalu gawang Persik sempat menjadi

 INGIN JADI... Sambungan dari hal 40

Soal fasilitas ini, lanjut Mukono, Pemkot Kediri juga masih bisa sharing. Yakni dengan kabupaten atau kota-kota lain untuk menjadi tuan rumah bersama

atau rumah sakit,” imbaunya. Apalagi, tahun ini memasuki fase lima tahunan lonjakan serangan DB. Adapun dinkes, lanjut Dadiek, sudah mem-fogging semua kelurahan. Namun, ini hanya membunuh Penderita DB di Kota Kediri n y a m u k d e w a s a . Adapun jentik-jenBulan Penderita Meninggal tiknya belum. Karena Januari 53 orang tidak ada itu, tidak ada pilihan Februari 167 orang 2 orang lain kecuali warga Maret (s/d 21) 94 orang 2 orang melakukan gerakan Total 314 orang 4 orang 3M. Yaitu, menutup, Sumber: Dinkes Kota Kediri menguras, dan mengubur semua barang yang potensial dijadan Maret hingga tanggal 21 dikan sarang perkembangbiakan sebanyak 94 orang. nyamuk. Karena itu, Dadik mengimbau, Kabag Humas Pemkot Nur masyarakat harus tetap berhati- Muhyar menambahkan, selain hati. Sebab, penyakit yang di- fogging, pemkot melakukan tularkan nyamuk aedes aegypty program ikanisasi. Tujuannya, ini tidak hanya menyerang anak- untuk menunjang gerakan 3M. anak, tetapi juga dewasa. “Jika Ikan-ikan itu menjadi predator badan panas, harus secepatnya dari jentik-jentik nyamuk di dibawa ke dokter, puskesmas, rumah warga. (tyo/hid)


SENIN 22 MARET 2010

RADAR SPORT

Kirim SMS Berhadiah HP Keren Ingin dapatkan HP esia dan merchandise menarik? Kirim SMS sebanyak-banyaknya. Caranya : - Khusus nomor esia, ketik : SUPORTERAKTIF (spasi) isi pesan, kirim ke 3232. Disediakan dua (2) HP Esia per minggu - Nomor non-esia, ketik : SUPORTERAKTIF (spasi) isi pesan, kirim ke (0354) 9039000. Dapatkan merchandise menarik setiap minggunya. Pengirim harus menggunakan bahasa yang baik dan benar serta tidak menyinggung SARA. Keterangan : Tarif SMS premium (3232) Rp 550.

Maju Terus persik kalah tidak apa-apa yang penting maju terus macan putih. BY alumni J PERSIK 085648055081

Agus Masih Optimistis Lolos dari Degradasi

Jangan Putus Asa Jangan mudah putus asa, bangkitkan kembali semangat tempurmu untuk melawan musuh, maju terus PERSIK 085736423555

KEDIRI- Kekalahan Persik di kandang sendiri lawan Persijap Jepara kemarin (20/3) malam membuat posisi Macan Putih makin terjepit di zona degradasi. Bahkan akibat kekalahan itu bisa jadi mereka harus tergantung hasil pertandingan rival-rivalnya jika tak ingin terbuang ke divisi utama musim depan. Sampai laga ke 25 kemarin, Persik baru mengoleksi 25 poin. Sementara dua rival dibawah mereka yakni Pelita Jaya dan Persitara Jakarta Utara masing-masing baru mengoleksi 20 dan 19 poin. Hanya keduanya memiliki jumlah pertandingan 23 dan 24 kali. “Kami optimistis bisa lolos meski harus bergantung dari hasil tim lain,” kata pelatih Persik Agus Yuwono. Sementara dua tim yang sampai saat ini posisinya berada di atas Persik adalah Persebaya dan Persisam Samarinda. Persebaya yang duduk di peringkat 14 telah mengoleksi 26 poin hasil dari 24 kali pertandingan. Sedangkan Persisam yang ada di zona playoff juga mengoleksi 26 namun dengan satu kali jumlah pertandingan lebih sedikit. Yakni 23 pertandingan. “Harapan itu masih ada,” ungkap Agus usai laga Persik lawan Persijap lalu. Akibat kekalahan lawan Persijap perjuangan Persik untuk lolos jurang degradasi sangat berat. Selain harus menyapu bersih lima poin di kandang sendiri, mereka juga harus bisa mendapatkan poin di kandang lawan. Padahal lawan yang akan dihadapi dalam 9 laga terkahir di kandang maupun di kandang sangat berat. Laga kandang terdekat, Persik akan menjamu Persija Jakarta 31 Maret men-

Dipandang Sebelah Mata Persik Jaya..dulu Persik dsegani lawan..bahkan duniapun sempat mmprhitungkan kkuatan Tim Macan Putih.. Skarang lawan d ISL saja mmandangmu sblah mata...keMana Persik yg dulu .?? 085736641266 Berdayakan Pengusaha Agar APBD tidak terbebani oleh persik Ajak para pengusaha di wil kediri untuk ikut serta mendukung persik,paling tdk satu perusahaan membat u gaji satu pemain asing.PERSIK kamu bisa! 081234091711 Perhatikan Pemain Tolong P.Wali beri perhatian pemain, datang & tonton setiap Persik laga terutama di kandang pasti akan meningkatkan motivasi pemain syukur lagi klo mau m emberi bonus 081259948600 Gandeng Lirboyo Mhn pak dokter ursn spiritual sgr gandeng lirboyo 085649638549 Kembalikan Permainan Om Aguz kembangkanlah permainan umpan pendek cepat antar kaki,serta angkat prestasi persik kembali. Bangkitlah PERSIK. By Vick Junior 085736375857 Keluarkan Strategimu sy dkung bng agus untuk rombak persikq.ayo bng agus kluarkn smua strategimu.buat persikq grang di kndng maupun tndng. 085736770754

TERANCAM DEGRADASI :

Harus Yakin Yakin gak yakin harus yakin, ,s0alnya pelatihnya bukan yakin lagi.! BOCKLUT. 085731471881

Gusnul

Jangan Menyerah Jangan menyerah,tetap semangat membela yg benar!! Persikmania ambon 03547066964 Agus Jadi Harapan Brawijaya murka..!Dirijen’nya gak s0pan,!Supar jadi korban,!Persik mania kehilangan kepercaya’an.!Agus yuwono jd harapan.! 085731471881 Maju Terus Walaupun kalah kalah kalah dan kalah bahkan di permalukan di kandang jangan putus asa. maju maju maju maju maju maju maju 085730621644 Striker Kok Loyo ayo pak dr piye streker kok loyo. cari aja pemain seng sipp. aku slalu persik jok pesok jombang. 085730363615 Wake Up My Tiger my white tiger,wake up!!boyong kaka,cristiano ronaldo,rio ferdinand,n,charles puyol.. 085735576900 Iwan Jadi Manajer satunya solusi bkan ganti pelatih/pemain tapi TUNJUK IWAN BUDIANTO MaNEJER PERSIK pasti maju dan JUARA itu udah terbukti dua kali.... ..........(.UDYK persikmania sejati jombang selatan.).. 085649448617

Beli Pemain Sekalian Yang Bagus Sama2 keluar biaya,beli pemain yg bagus.biar dana gk mubadzir. ganti pato dg gonzales+fagundes+hamka!!! By TOBIB CY 081335156006 Bangkitlah Persik AyoMacanPutlhPersik kbnggaan kotaKDR brdirilh tgakBangkitlh dri ktrpurukn yg lalu biar brlaluKiniKalahknArema.by NONI 088803068065 Tidak Kompak persik loyo krn pengurus,pelati n pemain ndk kompak,ganti pengurs yg buta bola dan segera cari pemain yg unggul sebelum nasib degradasi men impa persikku tercinta.by giotamn 08125936433 Kalahkan Lawan AyoMacanPutlh.Satukn hati jiwa & raga utk kmenangnmu.Kalahkn lawan.Bangkitlah macnputih!Tuhn mmbrktimu by NONI 088803068065 Terus Berjuang ayo persik...! Terus berjuang....! Kalahkan lawan mu, & yongki aku nge-fans berat ma kamu...! By: VEA, Kediri 085746700563 Bola Pendek BRAVO PERSIK...BANGKITLAH DGN MAIN BOLA2 PENDEK, PERKUAT LINI TENGAH bla perlu 5 pemain skaligus...yakinlah mampu MENJINAKKAN lawan...dgn strategi bola2 pendek, BRAVO PERSIK...by persikmania utara. 081335951138 Menurun Drastis Ayo persik kok skrg prmainanmu mnurun drastis! Gk usah muluk2 juara yg pntg bgaimana tim ini dibenahi biar kmptisi thn dpn lbih matang. 081335485616

ARIF HANAFI/RK

Tetap Mendukung kekalahan lawan Persijap saya tetap mendukungmu sampai kapanpun dimana aku berpijak atau berdiri 085859268452

Jefri Dwi Hadi dkk harus menggantungkan nasibnya kepada tim lain untuk bisa bertahan di ISL.

datang. Persija yang baru saja kehilangan 3 poin dengan percuma akibat gagal menggelar pertandingan home dipastikan akan tampil ngotot. Setelah itu Macan Putih ganti akan menjamu PSPS Pekanbaru yang di leg pertama lalu berhasil mengalahkan Persik dengan skor 1-0. Selanjutnya Macan Putih akan dijajal dua rivalnya yang juga berkutat di zona degradasi. Yakni Pelita Jaya pada 7 April dan Persitara empat hari setelahnya atau 11 April mendatang. Di laga away, lawan yang harus ditantang Macan Putih juga sangat berat. Mulai dari Persipura, Persiwa, Persisam ARIF HANAFI/RK Samarinda hingga Agus Yuwono Bontang FC. Sangat kecil kemungkinan Persik bisa mendapatkan poin di kandang keempat tim tersebut. “Kami tetap akan berusaha meski laga selanjutnya sangat berat,” yakinnya. (jie)

Pertandingan Persik Selanjutnya Persija PSPS Pelita Jaya Persitara Persebaya Persiwa Persipura Bontang FC Persisam

31 Maret 03 April 07 April 11 April 29 April 16 Mei 19 Mei 26 Mei 30 Mei

Std. Brawijaya Std. Brawijaya Std. Brawijaya Std. Brawijaya Belum Pasti Std. Pendidikan Std. Mandala Std. Mulawarman Std. Segiri

Nyaris 2 Gol Per Laga Jadi Pertahanan Terburuk di ISL Persik tak kunjung bisa menghilangkan kelemahan utamanya musim ini. Yakni rapuhnya lini belakang. Kehadiran stopper asal Tiongkok Na Byungyul ternyata belum bisa membuat pertahanan Macan Putih lebih kokoh. Akibatnya sampai laga ke 25 gawang Persik telah kebobolan 45 kali. Jika dirata-rata, jumlah tersebut nyaris sama dengan dua gol per pertandingan. “Pemain seperti benar-benar lupa cara bertahan

yang benar. Ini kesalahan elementer sekali,” keluh pelatih Persik Agus Yuwono. Jumlah kebobolan sebanyak itu menjadi yang terbanyak di antara kontestan ISL lainnya. Persitara dan Pelita Jaya yang peringkatnya di bawah Persik saja baru kebobolan 33 dan 38 gol. Pesaing terdekat Persik dalam urusan kebobolan adalah Persiwa Wamena. Tim berjuluk Badai Lembah Pengunungan Selatan itu yang sekarang berada di posisi 10 itu sudah kebobolan 43 gol. Atau dua gol lebih sedikit dari pada Macan Putih.

“Ini problem yang harus kami atasi sebelum laga selanjutnya,” tekad Agus. Dalam laga selanjutnya lawan Persija Jakarta, dia tak mau kesalahan-kesalahan dalam bertahan seperti yang terjadi seperti saat lawan Persijap Jepara lalu terulang. Sebab jika tidak bisa jadi timnya akan kembali takluk di di kandang sendiri. “Para pemain harus memperbaiki cara mereka dalam bertahan dan bermain. Jangan sampai salah sendiri dan menguntungkan lawan,” ucapnya. Baca Nyaris 2 Gol.... Hal 39

Ingin Jadi Tuan Rumah Bersama Porprov Jatim III KEDIRI- Kota Kediri tampaknya akan benar-benar menjadi tuan rumah ajang pekan olah raga provinsi (proprov) Jawa Timur (Jatim) III. Menurut Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kediri pihak Pemkot Kediri sudah menyetujui penunjukan tersebut. “Secara lisan Pemkot melalui Wali Kota setuju,” kata Sekretaris KONI Kota Kediri Mukono. Menurutnya persetujuan itu tinggal merealisasikannya secara resmu. “Tinggal persetujuan hi-

tam di atas putih saja. Saya pikir tinggal menunggu waktu saja,” sembung pria yang juga guru olah raga di SMAN 8 Kediri tersebut. Dari sisi anggaran, Mukono mengatakan bahwa KONI maupun pemkot tidak punya masalah. Sebab kegiatan tersebut baru digelar 2011 mendatang. Sehingga mereka masih punya kesempatan untuk menganggarkannya. Apalai, lanjut pria yang juga pelatih pusat pendidikan dan latihan pelajar (PPLP) Jatim itu, anggaran untuk penyelenggaraan acara tersebut tidak semata men-

jadi tanggungan daerah yang menyelenggarakannya. “Dananya sharing. Jadi sebenarnya tidak terlalu berat,” sebutnya. Bahkan untuk dana pelaksanaan menurut Mukono semuanya berasal dari pemerintah provinsi semuanya. Sedangkan pemkot hanya bertugas menyediakan sarana dan prasarana untuk kegiatan itu. “Pemkot hanya menyediakan fasilitasnya. Urusan penyelenggaraan adalah pemprov karena itu memang kegiatan milik provinsi,” tandasnya. Baca Ingin Jadi.... Hal 39

MOH. SYIFA/RK

EKSPRESI: Pemain dan ofisial Kediri Putra bergembira.

Kediri Putra Juara Wali Kota Cup 2010 KEDIRI- Sukses ganda diraih Kediri Putra dalam Wali Kota Cup 2010. Di Kelompok U-10, Kediri Putra berhasil menjadi juara. Di partai puncak, Kediri Putra berhasil mengalahkan Bulog Jatim Surabaya dengan skor tipis 1-0. Sukses anak-anak U-10 Kediri Putra menular ke seniornya. Di U-12, Kediri Putra menang atas Jombang FC. Kemenangan Kediri Putra tersebut lebih karena dewi fortuna yang berpihak kepadanya. Karena Kediri Putra menang setelah toss. Toss dilakukan karena dalam pertandingan waktu normal, kedua tim bermain imbang 2-2. Meski sudah dilakukan adu tendangan penalty tetapi kedudukan tetap imbang. Karena kedua tim bisa mencetak tiga gol. Sehingga, kedudukan tetap imbang 5-5. “Kami sangat senang dengan menjadi juara,” ujar Pelatih Kediri Putra U-12 Budi NoMOH. SYIFA/RK vianto. JUARA: Asisten Administrasi Umum Menurut Budi, Agus Wahyudi menyerahkan piala sebenarnya sejak kepada Kediri Putra U-12. awal timnya sudah optimistis untuk menang. Karena beberapa kali mereka sudah sering bertemu sehingga bisa memprediksi kekuatan lawan. Tapi kondisi pemain yang cukup terkuras tenaganya membuat permainan sedikit melemah pada babak kedua. Untuk diketahui, ajang Walikota Cup berlangsung selama tiga hari. Mulai Jumat (19/3) lalu hingga kemarin. Sebanyak 64 tim dari sekolah sepak bola (SSB) se-Jawa Timur ikut berlaga dalam kompetisi bergengsi tersebut. Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Agus Wahyudi mengatakan sangat mendukung kegiatan Wali Kota Cup. Karena selain mampu melatih sportivitas, kompetisi itu sekaligus mampu mencetak bibit unggul pemain sepak bola. “Yang terpenting bukan menang atau kalah. Tapi nilai sprotivitasnya,” ujarnya Dalam kesempatan itu, Agus juga menyerahkan piala kepada para juara. Selain piala, para pemenang juga mendapatkan uang pembinaan. Sedangkan Sekretaris Pelaksana walikota Cup 2010 Kamid berharap kedepannya Walikota Cup bisa menjadi agenda rutin di Kota Kediri. Mengingat tanggapan dari para peserta cukup antusias. “Meskipun kami masih ada kekurangan, tapi akan kami perbaiki,” tandas Kamid. (fa/tyo)

CMYK

40


22/03/2010