Issuu on Google+

CMYK

RABU 16 JUNI

TAHUN 2010

SULIT MAKAN : Mbah Sumini menemani cucunya, Lindan Imanuel, yang masih dirawat di ruang anak lantai dua kelas II B RSUD Gambiran.

Umur 1,5 Tahun, Bobot 6,8 Kilogram Berat Badan Terus Turun, Balita Diduga Gizi Buruk KEDIRI- Meski tinggal di wilayah perkotaan, kondisi Lindan Imanuel sungguh memprihatinkan. Balita berusia 1,5 tahun asal Kelurahan Bujel, Kecamatan Mojoroto ini hanya memiliki berat badan 6,8 kilogram (kg).

Padahal balita seusia Lindan idealnya mempunyai berat badan 11 kilogram. Sehingga, ada kekurangan sekitar 4,2 kilogram. Tak heran tubuhnya kurus kering. Karena itu, balita ini diduga mengalami gizi buruk. Kemarin Lindan pun harus menjalani rawat inap di ruang anak lantai dua kelas II B RSUD Gambiran. “Lindan saya bawa ke sini (RSUD Gambiran) Senin (14/6) sekitar pukul 11.00,” kata Mbah Sumini, 72, nenek Lindan.

Kondisi Lindan - Berat badan lahir 3,1 kilogram, namun terus menurun - Hingga usia 1,5 tahun berat badannya hanya 6,8 kilogram - Mengalami diare - Kaki gatal-gatal - Senin (14/6) dirawat di RSUD Gambiran

Sayang, saat itu kamar rawat inap di ruang anak penuh. Sehingga Lindan harus dirawat di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) hingga pukul 18.30. Setelah ada kamar kosong, barulah balita ini dibawa ke ruang anak. Mbah Sumini mengatakan Lindan terpaksa dibawa ke RSUD Gambiran karena mengalami diare. Sakitnya bahkan tidak sembuh-sembuh. Baca Umur.... Hal 39

SERIAL PU SINDOK Prajurit Pu Samrin Tak Lanjutkan Pengejaran

SRI UTAMI/RK

Menangis Bertemu Sepupu Anak dan Menantu Supiyatun Sudah Memberi Maaf

KEDIRI- Panitia khusus (pansus) evaluasi kebijakan ketenagakerjaan DPRD Kabupaten Kediri meminta pemkab segera membuat perda tentang perlindungan TKI. Hal ini menyusul kajian pansus terhadap ketenagakerjaan di Kediri. Hasilnya menyatakan perlindungan bagi TKI (tenaga kerja Indonesia) masih sangat rendah. Seperti dikatakan sekretaris pansus Sigit Sosiawan. Menurutnya, pemkab harus membuat perda yang mengatur keberadaan Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS). Juga menertibkan calo TKI atau tekong yang tidak terdaftar. “Ini penting agar TKI asal Kabupaten Kediri mendapat perlindungan yang maksimal,” terangnya. Sigit menilai para TKI yang berangkat melalui jalur legal dan ilegal mempunyai peluang yang sama untuk menjadi korban kekerasan, penipuan, dan kasus lain yang merugikan mereka. Berdasar data yang dihimpun Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Jatim, pada 2009 lalu ada 1.104 TKI yang berangkat illegal. Mereka menjadi korban di luar negeri. Baca Pansus Minta... Hal 39

siswa tidak mampu meraih nilai di atas 6,01. Mereka yang mendapat nilai tak sampai 6,01, terinci pada mata pelajaran bahasa Indonesia sebanyak 337 siswa. Sedangkan untuk pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) ada 590 pelajar. Yang paling banyak adalah pada mata pelajaran matematika, jumlahnya sebanyak 1.025 siswa. Baca Ribuan.... Hal 39

Hasil Ujian SD/MI di Kota Kediri Rentang Nilai

Bhs. Indonesia

Matematika

IPA

1,01-2,00 2,01-3,00 3,01-4,00 4,01-5,00 5,01-6,00 6,01-7,00 7,01-8,00 8,01-9,00 9,01-9,99 10,00

4 (0,09%) 3 (0,06%) 16 (0,35%) 61 (1,32%) 253 (5,46%) 830 (17,90%) 2.030 (43,78%) 1.403 (30,26%) 37 (0,80%) 0 (0%)

12 (0,26%) 77 (1,66%) 186 (4,01%) 306 (6,50%) 444 (9,58%) 651 (14,04%) 993 (21,4%) 1.207 (26,03%) 706 (15,23%) 55 (1,19%)

1 (0,02%) 7 (0,15%) 30 (0,65%) 141 (3,04%) 411 (8,86%) 1.068 (23,03%) 1644 (35,45%) 1.228 (26,48%) 107 (2,31%) 0 (0%)

Sumber : Dinas Pendidikan Kota Kediri

Desak Tunjuk Kadisdik Definitif syarakat,” tandasnya kepada Radar Kediri kemarin. Hingga kemarin, jabatan Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri memang masih dijabat plt Edy Purnomo. Kondisi inilah yang menimbulkan kegundahan disdik. Pasalnya menyangkut keabsahan tanda tangan ijazah ujian kejar (kelompok belajar) paket. Yang berwenang menandatangani ijazah itu harus pejabat kadisdik definitif. Sementara bila masih plt tidak diperbolehkan teken. Lebih mendesak lagi, ujian kejar paket C akan dilaksanakan 22-25 Juni nanti. Baca Desak Tunjuk Hal 39

Janji Tak Akan Melarikan Diri PENYESALAN : Riyamah bersimpuh meminta maaf pada Mutolikah dan Imam Safii di PN kemarin.

KETENAGAKERJAAN Pansus Minta Perda Perlindungan TKI

KEDIRI- Hasil ujian akhir sekolah berstandar nasional (UASBN) di Kota Kediri mengecewakan. Ribuan siswa sekolah dasar/ madrasah ibtidaiyah (SD/MI) mendapatkan nilai di bawah 6,01. Dari 4.637 pelajar yang menjadi peserta UASBN, sebanyak 1.952

KEDIRI- Status pelaksana tugas (plt) pada jabatan kepala dinas pendidikan (kadisdik) mengundang reaksi kalangan dewan. Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Kediri Muzer Zaidib pun mendesak Wali Kota Samsul Ashar segera menunjuk pejabat untuk ditetapkan menjadi kadisdik definitif. “Jangan sampai masalah kadisdik ini merugikan ma-

09

ILUSTRASI : SAEFUDIN ASRO/RK

Hasil Nilai UASBN, Matematika Jeblok

Dewan Tak Ingin Peserta Ujian Kejar Paket C Resah

Para pengawal menghentikan pengejaran beberapa puluh dpa dari batas area rumah-rumah yang telah hampir lebur menjadi tumpukan arang dan abu. Dengan napas tersengal-sengal dan tubuh lunglai, mereka beriringan kembali ke arah rumah-rumah yang masih dikobari api. Lalu, dengan meniarap, mereka memohon ampunan kepada pimpinan mereka, Pu Samrin dan Po Hun Yi. “Kenapa kalian tidak meneruskan pengejaran?” tanya Pu Samrin dengan suara ditekan tinggi. “Mohon ampun seribu ampun, Yang Mulia,” seru mereka serentak, ”Hamba semua kehilangan jejak. Dan hamba kembali karena sadar, tidak ada perintah untuk mengejar musuh.” “Untunglah kalian segera sadar, karena kalau kalian teruskan, niscaya kalian akan pulang ke rumah hanya nama saja,” kata Pu Samrin mendengus. Baca Prajurit... Hal 39

Oleh : Agus Sunyoto

Ribuan Pelajar di Bawah Enam

KEDIRI- Sidang lanjutan kasus pembunuhan Supiyatun, 75, diwarnai isak tangis. Itu terjadi saat Riyamah, 31, terdakwa pembunuhan, bertemu dengan Mutolikah, 50, dan Imam Safii, 53. Pasangan suami istri ini adalah

anak dan menantu Supiyatun. Kepada kakak sepupunya itulah, Riyamah menangis sesengukan meminta maaf. Riyamah bertemu dengan Mutolikah dan Imam Safii sekitar pukul 11.30. Begitu dua sepupunya itu tiba di Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Kediri, ibu empat anak ini langsung berhambur meminta maaf. Tangis dua perempuan asal Desa Sumbersari, Kecamatan Badas itu pun langsung pecah. “Yu, sepurane. Aku njaluk

ngapuro (Maaf, aku minta maaf, Red),” kata Riyamah berurai air mata. Mutolikah yang semula tegar juga tak bisa menahan air mata. Perempuan yang terbilang masih saudara Riyamah itu langsung ikut menangis sesengukan sambil memeluk Riyamah. “Wes ta, aku wes ikhlas. Kowe wes tak sepuro (Sudahlah, aku sudah ikhlas. Kamu sudah tak maafkan),” kata Mutolikah sambil menangis. Baca Menangis Hal 39

Pejabat yang Diduga Dapat Dana UMKM untuk Lunasi Utang KEDIRI- Empat belas pejabat Pemkot Kediri yang pinjamannya diduga dilunasi dengan dana usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) berjanji tidak akan melarikan diri. Hal ini ditegaskan oleh salah satu pejabat itu. Dia bahkan menjamin rekanrekannya juga tidak akan kabur. Dalihnya karena pekerjaan dan tempat tinggal mereka ada di Kediri. “Kami kerja di sini, jadi tidak mungkin garagara masalah ini sampai melarikan diri,” ujar salah satu pejabat pemkot yang enggan namanya dikorankan ini. Selain itu, kata pejabat ini, masalah

Kredit UMKM yang Mengalir ke Pejabat - Dana UMKM Rp 3 miliar diberikan dua tahap. Pada 2007 Rp 1 miliar dan 2008 Rp 2 miliar. - Pemeriksaan BPK pada 31 Agst 2009 ditemukan dana Rp 825,5 juta diduga untuk lunasi pinjaman 14 pejabat. - Pelunasan pada Desember 2008. - Sebanyak 13 pejabat dapat pinjaman Rp 51,6 juta. - Satu pejabat Rp 103,15 juta. - Pinjaman Rp 51,6 juta bunga Rp 3,44 juta/tahun. - Pinjaman Rp 103,15 juta bunga Rp 6,87 juta/tahun.

di BPR Kota seharusnya tidak masuk ranah pidana. “Itu hanya masalah utang piutang,” katanya. Baca Janji Tak Hal 39

Ronaldo, Runner Up Kejurnas Senam di Surabaya

Termotivasi Latihan karena Selalu Dibekali Snack Namanya memang sama dengan pemain bola kenamaan dunia. Tetapi, pemilik nama lengkap Ronaldo Ferda Garda Putra Pratama itu memilih menekuni olahraga senam. Tiga hari lalu, dia baru saja meraih medali perak di Kejurnas Senam antarklub yang berlangsung di Surabaya. ANTUJI H. MASROH, Kediri Gerimis mengguyur sekitar halaman SMAN 8 Kediri sekitar pukul 16.00 Senin (14/6) lalu. Di dalam gedung berbentuk aula itu, ada sepuluh bocah yang terlihat sedang berlatih. Gerakan mereka sangat lincah. Ada yang berlarian ke sana ke mari, ada yang jungkir balik di atas matras, atau meloncat-loncat di atas lantai. Suasana gedung yang agak gelap dan sedikit kurang terawat tak terlalu dihirau-

 Iklan/Langganan Hubungi : (0354) 699665 ; 681320

kan para pesenam cilik binaan Persatuan Senam Seluruh Indonesia (Persani) Kota Kediri itu. Kursi-kursi yang tak terpakai dan ditumpuk di sudut ruangan tak membuat semangat para pesenam cilik itu kendor untuk terus berlatih. Tak terkecuali Ronaldo, pesenam belia yang baru saja membawa prestasi gemilang di ajang kejurnas senam antarklub yang digelar di Surabaya 11-12 Juni lalu. Dia terlihat sangat bersemangat dalam berlatih. Sesekali dia tersenyum melihat temannya yang sedang memeragakan gerakan serupa. Sebenarnya, tak hanya Ronaldo yang meraih prestasi tersebut. Ada lima temannya yang juga dapat medali. Namun, Ronaldolah yang sukses mendapatkan medali perak alias menjadi runner up. Sedangkan teman-temannya mendapatkan medali perunggu. “Senang sekali,” cetus anak berusia sembilan tahun tersebut dengan wajah penuh peluh usai latihan.

ANTUJI H. MASROH/RK

LENTUR : Ronaldo, peraih medali perak dalam kejurnas senam antarklub, berlatih di SMAN 8 Kediri.

Bocah yang bersekolah di SDN Burengan II, Kota Kediri berhasil mendapatkan medali perak itu di nomor senam artistik lantai putra. Dia mengalahkan puluhan pesenam lainnya yang datang dari seluruh Indonesia. Saat di final, dia mengungguli para pesenam lain dari kota-kota besar. “Juaranya waktu itu dari Surabaya, nomor dua Ronaldo dan perunggu dari Riau,” sahut Listianingsih, pelatihnya. Meski merebut runner up, Ronaldo sebenarnya tak kalah jauh dengan peraih medali emasnya. Sebab, saat final selisih poin antara Ronaldo dan sang juara hanya terpaut sepuluh poin. Yang menarik, bocah kelas IV SD itu sudah sangat yakin akan mendapatkan medali dalam kejuaraan itu. Meski belum tahu akan dapat medali apa, anak pasangan Puryono dan Sudewi itu mengaku sudah feeling akan dapat medali. “Yakin saya dapat medali,” katanya sembari cengingisan khas anak-anak. Baca Termotivasi... Hal 39 www.radarkediri.co.id


RADAR KEDIRI

30

RABU 16 JUNI 2010

Suroto Segera Disidang

Bingung Kamar Kecil di Jalan Dhoho Setiap saya berbelanja di Jalan Dhoho selalu berpikir alangkah baiknya jika di jalan yang menjadi pusat perbelanjaan Kota Kediri tersebut ada toilet umum. Sehingga, pengunjung Jalan Dhoho tidak akan kebigungan jika ingin ke kamar kecil. Di kota-kota besar lainnya, setiap ada pusta perbelanjaan selalu ada toilet umum. Hal ini seharusnya dicontoh Kota Kediri. Heri, 085735953018

Kemarin, Berkas Dilimpahkan ke Kejaksaan

Sampaikan kritik, usulan, informasi, tentang berbagai layanan masyarakat! Silakan kirim ke Radar Kediri Jalan Brawijaya 27 D atau lewat email rdkediri@yahoo.com, radarkediri@gmail.com, atau sms ke 081556615000 dengan mencantumkan identitas diri.

AGUS DWI PRASETYO/RK

ANAK NAKAL: Dobel L dan tersangka Sudarmanto diamankan di Mapolres Kediri kemarin.

Seminar dan Workshop Internet Sehat Forum Kota Kediri Baca (fk2b) menggelar seminar dan workshop dengan tema ‘Internet Sehat’ pada Rabu, 23 JUni 2010. Acara akan dimulai pukul 08.00-14.00 di Hotel Lotus Garden. Sajiannya antara lain: a) Server Internet Sehat b) Server Perpustakaan On-line c) Animasi d) KompuDini Narasumber: Hartono Wibowo (pakar IT Open Source). Pendaftaran Hubungi Yasin Nur Falah (081234050040) Anda memiliki kegiatan yang ingin diketahui publik? Informasikan di ‘Agenda Kota’ yang akan terbit setiap hari di Radar Kediri. Kegiatan tersebut bisa seminar, meeting, dan workshop. Cukup Rp 25 Ribu untuk 2 Kali Pemuatan!

Cekcok dengan Bapak, Pakai Dobel L PUNCU- Sudarmanto alias Kamplok, 21, warga Dusun Dorok, Desa Manggis, Kecamatan Puncu ditangkap polisi kemarin. Penyebabnya, dia membawa 22 butir pil dobel L. Kamplok ditangkap di rumahnya Senin (14/6) di rumahnya sekitar pukul 19.00. Saat ditangkap, Kamplok menyimpan barang buktinya di lipatan celananya. Hingga kemarin, Kamplok masih dalam pemeriksaan penyidik Satuan Reserse dan Narkoba (Satreskoba) Polres Kediri. Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Kediri, penangkapan Kamplok berawal dari adanya laporan masyarakat. “Selama ini pelaku diketahui warga tukang ngoplo,” terang

Kasatreskoba Polres Kediri AKP Totok Budi Hartono kemarin. Menindaklanjuti laporan tersebut, Totok lalu menerjunkan beberapa anggotanya untuk melakukan penyelidikan. Sekitar pukul 19.00, petugas mendatangi rumah Kamplok. Saat itu Kamplok sedang berada di rumahnya. Tanpa basa-basi, petugas lalu menangkap pelaku dan menggeledahnya. Hasilnya, petugas menemukan 22 butir pil dobel L yang dibungkus plastik di lipatan celana pelaku. Kemudian, Kamplok digelandang ke Mapolres Kediri dengan barang bukti 22 pil dobel L. Secara terpisah, Kamplok mengaku menggunakan dobel L sekitar lima bulan lalu. “Saya hanya pemakai bukan penge-

Tim SJ SMPN 6 Diskusi Reportase KEDIRI- Tim School Journalist (SJ) SMPN 6 Kediri mengadakan diskusi untuk reportasenya kemarin. Di ruang multimedia, mereka menentukan tema tentang kegiatan belajar yang nyaman di sekolah. “Kalau kita nyaman berada di sekolah, belajar juga jadi tenang,” ujar Kitri, siswi kelas VIII SMPN 6 Kediri. Sebanyak 24 anggota tim SJ pun membuat daftar pertanyaan untuk bahan wawancara. Mereka menuangkan gagasan dan aspirasi terkait kenyamanan, kebersihan hingga keindahan sekolah. Semua faktor itu dinilai bisa menunjang proses belajar dan mengajar di sekolah.“Suasana sekolah juga berpengaruh. Kalau jauh dari kebisingan dan jauh dari polusi, belajar jadi enak,” sambung Mukti, pelajar kelas VIII SMPN 6 Kediri. Dalam diskusi yang dipandu tim Radar Kediri itu, kru SJ SMPN 6 juga mulai memilih dan merancang judul beritanya. Untuk praktik reportase, mereka juga siap melakukan wawancara. Respondennya adalah para pelajar di sekolahnya. “Narasumbernya teman sekolah sendiri. Rencananya nanti

dar,” katanya. Pemuda lulusan SMP ini mengaku menggunakan dobel L untuk melarikan diri dari masalah yang dihadapi. Karena dengan menjadi koplo, maka dia bisa melupakan semua masalahnya. “Saya sering beda pendapat dengan ayah. Jadi sering bertengkar,” katanya. Lebih lanjut, Kamplok mengaku mendapatkan dobel L dari temannya. “Empat hari lalu saya beli 40 butir seharga Rp 25 ribu tetapi setelah saya pakai sekarang tinggal 22 butir,” ujarnya. (dp/tyo)

PARE- Mantan Manajer Unit Pelayanan Jaringan (UPJ) PLN Kediri Selatan Suroto akan segera disidang di Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri. Karena kemarin, Polres Kediri sudah melimpahkan berkas Suroto ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri. “Berkas kami limpahkan ke kejaksaan sekitar pukul 09.00,” ujar Kasatreskrim Polres Kediri AKP Didit Prihantoro kemarin. Didit mengatakan penyidik menganggap berkas Suroto sudah lengkap. Sehingga, sudah layak dilimpahkan ke kejaksaan. “Kami berharap kejaksaan memutuskan P-21 untuk berkas ini,” sambungnya. Sekadar mengingatkan, Suroto diduga melakukan tindak pidana korupsi sebesar Rp 106 juta. Uang tersebut berasal dari tagihan jual beli saluran terbatas (JBST). Diduga Suroto melakukan tindak pidana korupsi dengan tidak menyetorkan uang pembayaran tagihan ke PLN melainkan ke rekening pribadi. Selain itu, dia diduga menerima pembayaran di luar jam kerja. Sebenarnya, kasus ini awalnya ditangani Polwil Kediri. Namun kemudian dilimpahkan ke Polres Kediri karena polwil dilikuidasi pada 19 April. Di dalam berkas yang dilimpahkan tersebut, polres tidak melakukan pemeriksaan saksisaksi tambahan. Saksi yang sudah diperiksa polwil se-

banyak 15 orang dianggap sudah cukup. “Kami hanya memeriksa ulang 15 saksi tersebut,” ujar Didit. Mantan Kapolsek Sukomoro ini mengatakan pemeriksaan ulang saksi dilakukan untuk melakukan kroscek antara berita acara pemeriksaan (BAP) yang dilakukan polwil dengan keterangan saksi di penyidik polres. Diharapkan, berkas tersebut valid. Sehingga, saat dilimpahkan ke kejaksaan tidak akan ada masalah. Didit mengatakan untuk pelimpahan ke kejaksaan pihaknya akan melakukan dua kali. Kemarin, yang dilimpahkan hanya berkas saja. “Nanti kalau sudah P-21, kami akan limpahkan tersangka dan barang buktinya,” ujarnya. Masih dikatakan Didit, pihaknya akan menjerat Suroto dengan pasal 3, 4 dan 8 Undang-Undang Nomor 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah Undang-Undang Nomor 20/2001. “Ancamannya maksimal 20 tahun penjara,” tegasnya. Sayang, Suroto belum bisa dimintai komentar terkait masalah ini. Ketika wartawan koran ini mengunjungi rumahnya di Wisma Kuwak Utara, Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kota kemarin tidak berhasil menemuinya. Pagar besi rumahnya dikunci.Yang terlihat hanya mobil dan dua sepeda motor yang diparkir di garasinya. Sementara itu, penasihat hukum Suroto mengaku belum mengetahui jika berkas Suroto dilimpahkan ke kejaksaan. “Kami belum tahu soal itu,” pungkasnya. (dp/tyo)

Takmir Masjid Al Bukin Tewas BADAS- Kasri, 65, warga Desa pembenihan jagung tersebut makBringin, Kecamatan Badas tewas simal. Dia memasang kabel untuk tersengat listrik kemarin. Takmir penerangan dan pagar kawat. Masjid Al Bukin ini tersengat Kejadian tersebut diketahui listruk ketika memasang pagar pertama oleh Matsaroh, tetangkawat di pekarangan PT. BISI, ganya yang sedang melintas. Saat Desa Bringin sekitar pukul 11.00. sedang lewat, Matsaroh meDiduga ada kabel yang terngetahui korban telungkup dekelupas dan menempel di kawat ngan memegang kawat di pekayang dipegang Kasri. Tak ayal, rangan. Setelah didekati, ternyata tangan kiri Kasri langsung korban sudah tidak bernyawa. tersengat aliran listrik. Karena Matsaroh kemudian melaporkan AKP Agus Garbo kawat tidak bisa dilepas, akhirkejadian itu ke perangkat desa nya korban tewas di lokasi setempat dan dilanjutkan ke Polsek kejadian. Saat ini, kejadian tersebut ditangani Pare. Menurut Kapolsek Pare AKP Agus Garbo, Polsek Pare. pihaknya sudah membawa korban ke rumah Kasri memasang pagar kawat tersebut karena sakit. “Kami minta korban untuk divisum agar akan ada peninjauan dari PT. BISI untuk melihat penyebab kematiannya diketahui secara pasti,” pembenihan. Karena itu, dia membuat tempat ujarnya. (dp/tyo)

Melihat Penghuni Lembaga Permasyarakatan Kediri Ikut Ujian Semester

Ingin Naik Kelas, Ujian Akhir Semester Diawasi Polsuspas ENDRO PURWITO/RK

RANCANG TEMA : Para pelajar SMPN 6 Kediri berdiskusi di ruang multimedia kemarin.

kami akan bentuk kelompok,” imbuh Kitri. Dengan kegiatan diskusi bersama Radar Kediri kemarin, Kitri mengaku senang. Bukan hanya menambah wawasan dan pengetahuan, dirinya juga

mendapat pengalaman baru. “Senang, seru. Tambah pengetahuan,” katanya. Kitri pun berharap pengalaman reportasenya bisa dia tuangkan untuk mengembangkan majalah dinding (mading) di sekolahnya.

Senada dengan Kitri, Mukti juga senang memperoleh pengalaman baru. Apalagi sebelumnya dia belum pernah praktik reportase. Setelah ikut kegiatan ini dia ingin menulis di mading sekolahnya. (ndr)

Jeruji besi Lembaga Permasyarakat (Lapas) Kediri tak membuat Ri, 15, dan An, 15, putus sekolah. Dua siswa kelas VIII SMP swasta di Kabupaten Kediri yang divonis dua bulan penjara karena mencuri rokok ini tetap mengikuti ujian akhir semester (UAS). MOHAMMAD SYIFA, Kediri Ri dan An terlihat serius di ruang perpusatakaan Lapas Kediri. Mereka tampak membaca lembaran soal yang ada di depannya dengan teliti. Kemudian, tangan kanannya yang memegang pensil 2B menghitamkan bulatan di lembar jawaban komputer (LJK) yang ada di depannya. “Hari ini mata pelajarannya Matematika,” kata An kepada Radar Kediri kemarin. Sebanyak empat puluh soal pilihan ganda dan lima soal uraian bisa dikerjakan dengan cepat. Karena meski tidak berada di bangku sekolah tetapi dia tetap belajar giat. Menurut An, setelah jadwal ujian akhir semester diumumkan sekolahnya, dia segera meminta orang tuanya menghubungi sekolah. Tujuannya, agar sekolah mengizinkan dia

M.SYIFARK

SEMANGAT: Ri dan An mengerjakan soal UAS SMP di LP kemarin.

ikut ujian di lapas. “Sekolah mengizinkan dan saya bisa ikut ujian,” ujarnya dengan raut muka gembira. Meski ujian di lapas tetapi pengawasan tetap ketat. Karena ada seorang polisi khusus lapas (polsuspas) yang ditugaskan menjadi pengawas. Sementara itu, Ri mengaku ingin melanjutkan ke sekolah menengah atas (SMA). Hal itu didukung guru-guru di sekolahnya. “Semua guru dan teman saya juga sudah tahu kalau saya dihukum tetapi mereka masih mendukung saya,”ujarnya. Lalu, bagaimana Ri belajar untuk persiapan ujian? Menurut Ri buku-buku pelajaran miliknya dikirim oleh orang

tua. Setiap malam dia juga masih bisa belajar dengan baik. Meskipun di dalam kamar tahanannya dihuni 24 orang. Kini Ri masih harus belajar giat lagi. Karena masih ada sepuluh mata pelajaran lagi yang akan diujikan. Dia hanya bisa berharap agar nilai ujiannya bagus sehingga bisa naik ke kelas IX. Seperti diberitakan sebelumnya, An dan Ri pada 7 Juni lalu divonis dua bulan penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Kediri. Dua pemuda asal Desa Ringinrejo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri itu terbukti mencuri dua bungkus rokok milik tetangganya pada 23 April lalu. (tyo)

Pemimpin Redaksi : Tauhid Wijaya. Redaktur Pelaksana: Mahfud. Redaktur/Asisten : Imam Subawi, Endro Purwito, . Staf Redaksi/ Reporter : Puspitorini Dian H, Rully Prasetyo, Timur Pradopo, Sri Utami, Antuji Hayatri Masroh, Heri Muda Setiawan. Pracetak : M Arif Hanafi (koordinator), Saifudin Asro, M. Sahrul Mubarok Sekretaris Redaksi : Masrurotus Solikah Pemasaran dan Offprint : Ahmad Qodiron (Manager), Samsul Ghorib, Robbet Agus Juwandono, Iklan: Chafid Suyuti (manager), M. Najib , Dillia Yuliharti Administrasi Iklan : Efi Susanti Penerbit : PT Kediri Intermedia Pers. Direktur/ GM : Sholihuddin Bagian Keuangan/Administrasi : Reliya Iin Nugraini, ZS Dwi Hartutiek, Choirul Anam, Yusi Ratna, SIUPP : 1527/SK/Menpen/SIUPP/1999 Alamat Redaksi/ Iklan dan Pemasaran : Jl. Brawijaya 27D Kediri Telepon : (0354) 681320 - 699665 Fax. (0354) 687904 E-Mail : radarkediri@gmail.com / rdkediri@yahoo.com Perwakilan Surabaya : Graha Pena Lt. 4, Jl. A Yani 88, Telp: (031) 8283333 (Hunting), Fax : 031.8255555.


CMYK

RABU 16 JUNI

31

TAHUN 2010

Tetap Pakai Mobil Rp 1 Miliar? Setwan Tak Mungkin Tukarkan, Wakil Ketua Sempat Intervensi NGANJUK- DPRD Nganjuk tampaknya akan ‘terjebak’ dalam penentuan jenis kendaraan dinas pimpinan yang menyalahi permendagri. Sebab, sulit untuk menukar mobil Toyota Fortuner dan Honda CRV yang telanjur dibeli dengan uang rakyat

seharga lebih dari Rp 1 miliar tersebut. Hal ini diungkapkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Hariyanto, kemarin. “Kalau mau menukar tidak bisa. Apalagi lelang lagi. Butuh uang banyak,” ujarnya saat dihubungi Radar Nganjuk melalui ponselnya. Hariyanto yang baru menjabat sebulan ini mengaku hanya melanjutkan proses lelang yang sudah dimulai sekretaris dewan sebelumnya. Demikian pula dalam menentukan spesifikasi kendaraan yang dipilih

untuk ketua dan wakil ketua dewan tersebut. Meski demikian, dia yakin bahwa seluruh proses itu tidak menyalahi aturan. Termasuk, dalam menentukan jenis kendarannya. ”CC-nya kan sudah benar,” katanya, bersikukuh. Makanya, Hariyanto yang kemarin masih berada di Jakarta belum berpikir untuk mengembalikan atau menukarnya dengan jenis yang sesuai permendagri. Sebab, keduanya sulit dilakukan. Karena itu pula, hingga kemarin, tiga unit

Honda CRV yang sudah datang masih tetap terparkir di halaman belakang rumah dinas bupati. Sedangkan, Toyota Fortunernya akan menyusul bersama dua ToyotaAvanza untuk badan legislatif dan badan anggaran. Secara terpisah, Asisten Administrasi Umum Pemkab Subiyantoro mengatakan bahwa pihaknya juga tidak bisa menerima atau menukar kendaraan baru dewan yang menyalahi aturan. Sebab, pengadaannya langsung dari sekretariat dewan. Baca Tetap Pakai ... Hal 32

Mobdin Pejabat menurut Permendagri Jabatan

Jenis

Kapasitas Maksimall

Bupati Wabup Ketua DPRD Waket DPRD Eselon II

sedan & jeep sedan & jeep sedan/minibus sedan/minibus sedan/minibus

Eselon III

minibus

Eselon IV/V

sepeda motor

2.500 cc & 3.200 cc 2.200 cc & 2.500 cc 2.500 cc 2.200 cc 2.000 cc (bensin) 2.500 cc (solar) 1.600 cc (bensin) 2.500 cc (solar) 200 cc

Sumber: Permendagri 11/2007

Damai, Ortu Danang Cabut Laporan Polisi Hentikan Kasus Pemukulan Murid SDN Ngadipiro NGANJUK- Proses penyidikan dugaan pemukulan yang dilakukan Suharto, guru SDN Ngadipiro II Wilangan, terhadap Danang Suparyanto, 10, muridnya asal desa setempat, akhirnya dihentikan. Ini menyusul kesepakatan kedua belah pihak untuk menyelesaikannya secara kekeluargaan. Menurut Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Nganjuk Iptu Sumiati, kesepakatan itu dibuat orang tua Danang dan Suharto di mapolres setelah kasusnya

dilimpahkan oleh Polsek Wilangan. “Prosesnya tidak kami lanjut,” ujarnya kepada Radar Nganjuk di mapolres kemarin. Seperti diberitakan, kasus ini terjadi Senin (14/6) lalu. Suharto memukul Danang dengan kotak pensil yang terbuat dari kain karena tak mau menghafalkan Pancasila sebagaimana diperintahkan. Danang lantas berlari meninggalkan kelas hingga ditemukan orang tuanya sedang menangis di sawah. Kasus inilah yang kemudian dilaporkan mereka ke Polsek Wilangan. Sumiati mengatakan, Senin lalu, kasus tersebut langsung dilimpahkan Polsek Wilangan beserta pihak yang bertikai. Baca Damai ... Hal 32

Yakin Biaya KTP Bisa Digratiskan HERI MUDA SETIAWAN/RK

INI GAMBAR APA?: Bripda Vivi memberi tebakan arti rambu lalu lintas kepada bocah TK Bhayangkari di Mapolres Nganjuk kemarin.

Warna Baju Polisi Berubah Jadi ‘Permen’ NGANJUK- Apa jadinya jika bocahbocahTKdisuruhmewarnaigambarpolisi? Yang pasti, tak cokelat lagi. Seragam korps Bhayangkara tersebut berubah menjadi warna-warni laiknya permen. Itulah yang terlihat dalam acara Open House Satlantas Polres Nganjuk dengan siswa-siswi TK Bhayangkari Nganjuk dan Kertosono,kemarin.Kendatidihadapannya

berjajar polisi yang menemani, mereka sepertinyatakmenghiraukanseragamyang dikenakan. Mereka lebih suka mewarnai gambar seragam polisi dengan aneka warna, sesuai kehendak hati. Ada yang kuning, hijau, sampai hitam. Melihat tingkah lucu bocah-bocah tersebut, Kapolres Nganjuk AKBP Sulistiandriatmoko yang membuka

acara hanya tersenyum. Demikian pula Kasatlantas AKP Andri Sunyoto “Mereka kan masih kecil-kecil, jadi senang dengan warna cerah-cerah,” ujarnya. Open house berlangsung mulai pukul 08.00. Sebelumnya, ratusan bocah tersebut diajak berkeliling melihat sejumlah ruang satuan. Setelah puas berkeliling, mereka diajak ke halaman depan untuk mengikuti

sosialisasi pentingnya tertib lalu lintas dari para polwan. Kemudian, diuji melalui kuis dan adu ketangkasan. “Hayo, ini tanda apa?,” tanya Bripda Vivi kepada anak-anak sambil menunjukkan tanda larangan berputar. Mereka pun berebut menjawabnya. Bagi yang benar, mendapat hadiah dari petugas. (ery/hid)

RAZIA PONSEL

NGANJUK- Pembuatan kartu tanda penduduk (KTP) bisa digratiskan.Apalagi, kontribusi dari retribusinya tidak terlalu besar. Hal ini disampaikan oleh Ketua Kelompok Studi Pengembangan Demokrasi (KSPD) Totok Budi Hartono, kemarin. ”KTP bisa disebut sebagai hak dasar warga,” ujarnya. Totok mengaku pernah mengusulkan penggratisan biaya pembuatan KTP kepada pemkab. Namun, hingga kini tidak pernah direspons. Padahal, sebagaimana layanan kesehatan di puskesmas yang digratiskan, pembebasan biaya tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat. “Pem-

Tercatat di Berkas Penyidikan Kasus Proyek DAK 2009

HERI MUDA SETIAWAN/RK

TELITI BERKAS: Kasi Pidsus Samyono mempelajari BAP kasus korupsi DAK pendidikan di kantornya (15/6).

NGANJUK- Penanganan kasus dugaan korupsi bermodus pengondisian pelaksanaan proyek DAK 2009 terus berlanjut. Kemarin berkas penyidikan kasus ini kembali diserahkan polres ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk. “Sudah.. sudah kami terima,” ungkap Kasipidsus Samyono mewakili Kajari Anwaruddin Sulistyono. Penyerahan berkas dari penyidik polres itu sekitar seminggu lalu. Saat ini, Samyono mengungkapkan berkasnya tengah diperiksa oleh jaksa peneliti. “Kita masih cek dan pelajari,” terangnya.

CMYK

Ketua KSPD

bebasan biaya KTP bisa menjadi program bupati yang mengena ke masyarakat,” imbuhnya. Menurut Totok, penggratisan biaya KTP bukan merupakan tindakan mustahil. Sebab, kontribusinya untuk pendapatan asli daerah (PAD) selama ini tidak terlalu besar. Baca Yakin ... Hal 32

Menurut Samyono, sebelumnya berkas tersebut sempat dikembalikan ke penyidik polres karena dianggap belum lengkap. Jaksa pun memberi petunjuk saat itu. Petunjuk yang diberikan di antaranya kejaksaan minta penyidik kembali memeriksa sejumlah saksi dan tersangka. Pemeriksaan tersebut untuk menguatkan unsur pidana yang disangkakan. “Setelah kami cek, petunjuknya sudah dilengkapi,” ujar Samyono. Sesuai dengan berkas pemeriksaan, ada tiga tersangka dalam kasus ini.Yakni Bagus Purno Wibowo, Ashariyono dan Gatot Sunarto. Ketiga tersangka yang disebut dalam berkas penyidikan itu adalah PNS di lingkungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Nganjuk. Baca Dua Kepala ... Hal 32

Lanjutkan UAS, Kasek Anggap Guru Dilematis

HERI MUDA SETIAWAN, Nganjuk

PUSPITORINI DIAN H./RK

Totok Budi Hartono,

SDN Ngadipiro II setelah Kasus Pemukulan Muridnya

Orang tua Danang Suparyanto telah mencabut laporannya ke polisi. Anaknya juga sudah kembali bersekolah. Kasus pemukulan oleh Suharto, gurunya, kini menjadi pelajaran semua pihak.

NIHIL: Petugas mengecek isi tas siswa dalam razia di SMK PGRI I Nganjuk kemarin.

Kalau hanya segitu (Rp 660 juta, Red), saya yakin pemkab masih bisa menutupnya dari yang lain.

Dua Kepala UPTD Dijadikan Tersangka

Hanya Dapatkan Obeng NGANJUK- Razia ponsel yang dilakukan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Nganjuk ke sejumlah sekolah, kemarin, tidak berhasil menemukan satu pun video porno. Sebab, sebagian besar siswa sudah pulang. Dimulai pukul 09.30, sidak dipimpin Kadisdikpora Agus Susanto. Sasaran pertama SMAN 3 Nganjuk. Didampingi anggota Polres Nganjuk, mereka memeriksa tas siswa. Jangankan mendapatkan video porno, mereka malah tidak menemukan satu pun ponsel. “Di sini siswa memang dilarang membawa ponsel,” terang Kepala SMAN 3 Nganjuk Mulyono. Gagal mendapatkan ponsel di kelas, petugas langsung mencegat siswa yang mengendarai sepeda motor. Bagasinya dibuka. Tetapi, lagi-lagi nihil. Rombongan lantas bergeser ke SMK PGRI I Nganjuk. Di tempat ini, lagi-lagi petugas kecele. Sebab, sebagian besar siswa sudah pulang. Untuk mencegah siswa yang masih di dalam sekolah pulang, petugas menutup pintu gerbang. Beberapa siswa yang bergerombol di musala didekati. Petugas lalu mengecek tasnya. “Isinya obeng, Pak... Ini lho...,” ucap seorang siswa seraya menyodorkan tas yang sudah dibuka. Dia mengaku tidak membawa ponsel ke sekolah. Saat melewati petugas di dekat pintu masuk, tas siswa kembalidicek.Tapi,samasaja,sebagianbesartaskosong tanpa ponsel. Hanya satu yang diketahui membawa. Namun, petugas kesulitan mengoperasikannya. Pemiliknya lantas diminta untuk menunjukkan isinya. Meski demikian, tidak ada video syur di dalamnya. Menurut Agus Susanto, razia bertujuan untuk mencegah dampak negatif akibat banyaknya video mesum yang akhir-akhir ini muncul. “Razia akan berlangsung terus menerus,” katanya. (dea/hid)

Tapi, Dispenduk Anggap Kesulitan

Ada sedikit perubahan yang terjadi di Desa Ngadipiro, Wilangan, kemarin, pascainsiden pemukulan murid SDN Ngadipiro II. Suasana pagi yang biasanya cukup tenang mendadak sedikit ramai. Sejumlah penjual koran dadakan terlihat betebaran di sana. “Beritane, Ngadipiro, Mas,” ujar salah satu penjual koran kepada warga yang sedang cangkrukan di depan rumah. Karena yang ditawari tidak membeli, penjual tersebut lantas berlalu mencari sasaran lain-

J Iklan/Langganan Hubungi : (0354) 699665; 681320

HERI MUDA SETIAWAN/RK

CABUT LAPORAN: Danang dan kedua ortunya saat melaporkan Suharto ke Polsek Wilangan, Senin (14/6) lalu. Kemarin, mereka sudah sepakat untuk berdamai.

nya. Bahkan, satu di antara mereka ada yang memasarkannya hingga depan sekolah. Kehadiran para penjual koran dadakan tersebut memang sempat menarik perhatian sejumlah murid. Tapi, hanya sebentar. Seiring kepergian sang penjual koran, para siswa kembali bermain di halaman sambil menunggu jam masuk. Mereka hendak mengikuti ujian akhir sekolah (UAS) hari kedua. Di antara puluhan siswa pagi itu, Danang Suparyanto, siswa yang menjadi korban pemukulan, juga terlihat. Kejadian yang baru dialaminya dua hari lalu sepertinya sudah dilupakan. Mengenakan seragam merah putih, bocah tersebut memilih duduk di teras kelas didampingi teman-temannya. Tangannya memegang buku pelajaran. Lebam hitam di pipinya masih tampak meski tidak sejelas Senin (14/6) lalu. Namun, saat ditanya, Danang mengaku tidak sakit. Baca Lanjutkan... Hal 32 E-mail : radarnganjuk@gmail.com


CMYK

32

RABU 16 JUNI

„ TETAP PAKAI... Sambungan dari hal 31

Bukan dari bagian umum pemkab seperti tahun lalu. “Tidak bisa kalau harus tukar menukar seperti itu,” katanya. Apalagi, lanjut Subiyantoro, sesuai dengan Permendagri 7/2006 yang telah diperbarui menjadi Permendagri 11/2007 tentang Standarisasi Sarana dan Prasarana Kerja Pemda, hanya bupati dan wakil bupati yang memungkinkan menerima Toyota FortunerdanHondaCRVyangtermasukjenisjeeptersebut.Sementara,saat ini, bupati dan wabup sudah memiliki kendaraan dinas yang spesifikasinya

„ DUA KEPALA... Sambungan dari hal 31

Bahkan dua nama terakhir, saat ini diketahui menjabat sebagai Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) disdikpora di tingkat kecamatan. “Tidak ada penambahan tersangka,” tegas Samyono. Dari hasil keterangan yang dihimpun penyidik, ketiganya diduga telah melakukan upaya pengondisan pelaksanaan proyek dana alokasi khusus (DAK) 2009 pada sejumlah kepala sekolah. Menurut keterangan para kepala sekolah yang telah diperiksa, pengondisian dilakukan pada

„ YAKIN... Sambungan dari hal 31

Data dari dinas kependudukan dan catatan sipil (dispendukcapil), dalam setahun,nilainyasebesarRp660,31juta. Angka ini relatif kecil bila dibandingkan dengan biaya kunjungan kerja DPRD, misalnya. ”Kalau hanya segitu (Rp 660 juta, Red), saya yakin pemkab masih bisa menutupnya dari yang lain,” katanya. Totok mengungkapkan, selama ini biaya kunjungan kerja dewan

„ LANJUTKAN... Sambungan dari hal 31

“Nggak,”ujarnyasambilmemagang pipi kirinya. “Nggak takut?,” tanya Radar Nganjuk. Danang hanya menggelengkan kepala. Sejurus kemudian, dia berlari masukkekelasuntukkemudianduduk dibangkunya.Bakselebritisdadakan, teman-temannyasempatmengekordi belakangnya. Hanya, Danang terlihat malu-malusaatkoraninihendakmengambilgambarnya.“Sudahnggakada apa-apa, dia (Danang, Red) sudah masuk seperti biasa,” ujar Kepala SDNNgadipiroIIBintiUtamikepada

„ DAMAI... Sambungan dari hal 31

Saat itulah Unit PPA Polres Nganjuk melakukan mediasi. Hingga, akhirnya, kedua orang tua Danang Suyadi dan Damirah memutuskan untuk tidak meneruskan laporannya dengan sejumlah alasan. Di antaranya karena Suharto telah meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Di samping itu, dia merupakan guru dari anaknya. “Yang

sesuai peraturan di atas. Adapun pejabat lainnya tidak boleh. Untuk diketahui, berdasarkan permendagri tersebut, bupati dan wabup berhak mendapatkan dua kendaraan dinas. Yakni, jenis sedan dan jeep. Hanya, batasan kapasitas maksimal mesinnya berbeda. Untuk sedan bupati, maksimal 2.500 cc sedangkan wabup 2.200 cc. Adapun untuk jeep bupati, maksimal 3.200 cc sedangkan wabup 2.500 cc. Untuk sekda yang termasuk pejabat eselon II, hanya boleh sedan atau minibus dengan kapasitas mesin maksimal2.000cc(bensin)atau2.500 cc (solar). Adapun para kepala dinas yang termasuk eselon III hanya boleh

mendapat minibus dengan kapasitas mesin maksimal 1.600 cc (bensin) atau 2.500 cc (solar). Sementara itu, informasi yang diperoleh wartawan koran ini menyebutkan, penentuan jenis dan spesifikasi mobil dinas pimpinan dewan sebenarnya bukan murni dari sekretariat dewan. Melainkan, juga ada ’masukan’dari salah satu wakil ketua. Inilah yang sempat menjadi tarik ulur di antara mereka. Sebab, sekretariat ingin menyesuaikan dengan peraturan. Sementara, wakil ketua bersangkutan ingin agar mobil dinasnya disesuaikan dengan milik ketua yang sebelumnya menggunakan Honda CRV.

Situasi bahkan sempat memanas ketika pimpinan tersebut berusaha mengintervensi lelang. Padahal, panitia sudah menetapkan pemenangnya berdasarkan penawaran terendah. ”Kasus itu sempat jadi tontonan,” ungkap sumber koran ini. Atas hal ini, sebelumnya Ketua DPRD Nurwadi Nurdin mengaku tidak pernah meminta jenis tertentu sebagai kendaraan dinasnya. Demikian pula Wakil Ketua Rochmat Tri Sarwo Edy. Menurutnya, semua proses lelang diurus oleh sekretariat. Diabahkantidakmempermasalahkan seandainya mobil dinasnya sekarang, Toyota Kijang Innova, tidak diganti karena masih layak pakai. (dea/hid)

sekolah di beberapa kecamatan. “Tapi yang kita proses wilayah Kecamatan Ngetos,” ungkapnya. Ditambahkan Samyono, penyidik sengaja memproses kasus dugaan pengondisian DAK di Ngetos karena dinilai banyak ditemukan alat bukti. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan kasus pengkondisian di tempat lainnya juga bisa diproses. “Dengan catatan sepanjang alat buktinya terpenuhi,” tandasnya. Walau sejauh ini pemeriksaan berkas penyidikan polisi belum kelar, Samyono menilai berkas tersebut sudah lengkap. “Secara umum sudah memenuhi per-

syaratan,” urainya. Namun dia menolak berkas itu sudah P21. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat pasal 5 ayat (1) huruf a,b UU RI 20/2001 tentang perubahan UU 31/1999 sub pasal 13 jo pasal 55 ayat (1) ke 1e KUHP. Terpisah Kepala Disdikpora Agus Susanto mengaku belum mengetahui penetapan tersangka pada pegawainya. “Belum tahu dan juga belum diberitahu,” aku Agus. Kendati telah ditetapkan sebagai tersangka, disdikpora juga belum bisa memberikan sanksi. Pihaknya akan koordinasi dulu. Jika memang benar, maka akan diberi sanksi sesuai tingkat pelanggarannya.

Seperti diberitakan kasus dugaan pengkondisian DAK mencuat sekitar Mei 2009 lalu. Saat itu sejumlah kepala SD di Kecamatan Ngetos dikumpulkan tim yang mengatasnamakan tim AG I di Rumah Makan Presiden. Para tersangka diduga mengondisikan para kepala sekolah yang menerima DAK agar bersedia kerja sama. Namun lantaran takut bakal berpengaruh pada jabatan mereka, semula para kepala sekolah itu menurut. Selesai pertemuan mereka diberi uang Rp 1 juta sebagai ikatan kerja sama. Belakangan pasca pengondisian itu, banyak yang ragu akhirnya melapor polisi. (ery/ndr)

mencapai belasan miliar rupiah. Jika memiliki komitmen yang kuat, sebagian di antaranya bisa dialihkan untuk penggratisan biaya pembuatan KTP. Apalagi, hasil dari kunjungan kerja tersebut sejauh ini tidak jelas. Manfaatnya secara langsung kepada masyarakat juga kecil. Atas hal ini, Kepala Dispendukcapil Pudjianto menilainya sulit jika harus digratiskan. ”Nanti peran masyarakat juga kurang,” dalihnya saat ditemui RadarNganjukdikantornyakemarin. Terlebih, beberapa tahun terakhir,

besaran dana alokasi umum (DAU) semakin turun. Sehingga, jika dibebaskan,pendapatanaslidaerah(PAD) pasti akan berkurang. Akibatnya,lanjutPudjianto,dispenduk akan menuntut biaya operasional dari APBD. Setidaknya, dalam satu tahun mencapai Rp 132 juta. Di antaranya adalah untuk biaya perawatan 21towerKTP(20dikantorkecamatan dan 1 di kantor dispendukcapil) sebesar Rp 72 juta, honor operator Rp 100 ribu per orang per bulan, serta honor camat Rp 150 ribu per bulan.

Jika pembuatan KTP digratiskan, pembiayaan kebutuhan operasional tersebut harus dipikirkan. Selainitu,sambungnya,penggratisan sulit dilakukan karena pada 2011 pemerintah menargetkan semua daerah sudah menerapkan KTP elektronik alias e-KTP. Saat ini, beberapa daerah sudahmenjadipercontohan.Warganya diharuskan membayar Rp 20 ribu. “Kalau sebesar itu, tentu butuh biaya lebih besar lagi,” sambung Pudjianto seraya menyebut bahwa usul penggratisanperluditelaahulang.(dea/hid)

wartawan koran ini. Binti mengaku tidak menyangka jika insiden yang dirasanya tidak perlu terjadi itu bisa menjadi heboh. Menurutnya, apa yang dilakukan Suharto, guru bahasa Inggris, bukan bentuk kekerasan terhadap murid. Melainkan, lebih sebagai bentuk rasa sayang guru terhadap murid. “Jadi, tidakadamaksudlain,”katanyaseraya menyebutbahwaSuhartoadalahguru yang baik dan ramah. Binti juga berkeyakinan, membirunya pipi Danang bukan akibat pemukulantersebut,melainkansebab lain. Versi Suharto, sebelumnya, karena terbentur kusen pintu saat

berlari keluar kelas. “Hanya ditapuk pelan saja,” sambungnya. Menurut Binti, posisi guru sebagai pendidik dilematis. Setiap hari, mereka harus menghadapi siswa dengan berbagai macam karakter. Apalagi, jika ada murid yang bandel dan tak cukup diarahkan hanya dengan teguran. “Mau mukul nggak berani, repot jadinya,” keluhnya. Dikatakan Binti, Danang memang salah satu murid yang butuh perhatian ekstra. Berdasar keterangan wali kelasnya, dia pernah berlari keluar kelas gara-gara tidak mengerjakan pekerjaan rumah (PR). Tapi, Binti bersyukur bahwa kasus

Danang dengan Suharto kemarin akhirnya selesai. Dia berharap agar guru yang lain bisa menjadikannya pelajaran. Suharto sendiri kemarin tidak terlihat. Sebab, dia memang tidak hanya mengajar di SDN Ngadipiro II. Melainkan, juga di beberapa sekolah lain. Sementara itu, Suyadi, ayah Danang, mengaku, sebenarnya tidak pernah berniat untuk memerkarakan Suharto ke polisi. Tindakannya Senin lalu hanya didasari niat agar kejadian tersebut bisa dijadikan pelajaran oleh para guru agar tidak menggunakan kekerasan dalam mendidik murid. (hid)

pasti, orang tua korban (Danang, Red) sudah menerima dan tidak akan menuntut lagi,” kata Sumiati mewakili Kasatreskrim AKP Aria Wibawa Anggakusuma. Kemarin, kedua belah pihak juga membuat surat pernyataan perdamaian yang diketahui oleh Kepala Desa Ngadipiro Sutrisno. Tentang penyebab membengkaknya pipi kiri Danang, Sumiati mengungkapkan, sampai kemarin belum bisa memastikan. Pasalnya, Danang dan orang tuanya bersikukuh bahwa hal itu disebabkan oleh pemukulan

yang dilakukan Suharto. Sementara, Suharto mengatakannya karena terbentur kusen pintu saat berlari keluar kelas. Sebab, guru bahasa Inggris itu hanya ’menapuk’-nya secara pelan. Dalam pemeriksaan juga terungkap bahwa pemukulan bukan dilakukan karena Danang tidak hafal Pancasila. Melainkan, karena dia berbuat gaduh saat diminta menghafalkannya. ”Tapi, kedua belah pihak sudah sepakat untuk saling memaafkan,” sambungnya. Secara terpisah, Kabid TK/SD

Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dik pora) Ngan juk Sudjiono belum memutuskan untuk memberi sanksi. Namun, Suharto sudah dimintai keterangan atas kejadian tersebut. “Insiden itu hanya ketidaksengajaan,” katanya mewakili Kepala Dinas Dikpora Agus Susanto. Dia berharap, kejadian tersebut bisa menjadi pelajaran bagi guru lain untuk tidak melakukan tindakan fisik kepada siswa. “Kami minta para guru lebih mengontrol emosi,” harapnya. (ery/hid)

TAHUN 2010

GALERI GLOBAL TECHNOLOGY

Segera Hadir! Warnet dengan ‘Internet Sehat’ NGANJUK- Perkembangan dunia Information Technology (IT) atau teknologi informasi makin hari semakin menunjang dunia pendidikan. Hal ini dapat kita cermati dengan semakin banyaknya konten edukasi yang tersedia. Seperti kita ketahui, belakanganiniseringdisuguhkanberitaberita mengenai sisi negatif dari IT.“Sisipositifdannegatifdunia IT itu bagai dua sisi mata pisau,” terang Harun Musa Ishaq, owner Global Technology. Analoginya seperti pisau, di tangan ibu rumah tangga, pisau berguna sebagaialatmemasak,ditanganpenjahat, pisau dapat digunakan untuk menodong. Itulah dunia IT, bila kita bisa mengambil sisi positifnya, kita akan banyak terbantu di berbagai bidang. Untuk menfilter hal-hal negatif dari internet, dapat melakukan berbagai hal, seperti menggunakan DNS Nawala (www.nawala.org), menggunakanfilterasusiladariDepkominfo yang dapat di download di http://www.depkominfo.go.id/ download-program/downloadfilter-asusila-2/ dan mengaktifkan ParentalControldiWindows7/Vista. “Anda juga bisa mengaktifkan ParentalControlyangadadiProgram Anti Virus tertentu,” imbuhnya. Di antaranya antivirus Panda yang dapat

memblokkonten-kontennegatifyang merugikan putra-putri kita. Untuk hal yang positif, bisa dibuka www. pesonaedu.com untuk mendapatkan konten-konten pendidikan mulai tingkat dasar hingga menengah. Bisa pula di www.bamboomedia. net untuk memesan CD interaktif untuk pembelajaran hampir semua tingkatan dan bidang. Sistem pembelajaran yang interaktif tersebut dapat menghilangkan kejenuhan pelajar, sehingga misi dari pelajaran tersebut dapat dimengerti dengan sempurna dengan cara baru yang mengasyikkan. Untuk itu, diperlukan warnet sehat yang segera dibuka di Nganjuk. Mengusung tema Internet Sehat yangakansegeradibukadiNganjuk. WarnetGlobal.netyangberalamatdi Jl Kartini 68 Nganjuk ini nantinya akan menggunakan DNS Nawala yang bisa menfilter konten-konten negatif dari internet.

Selainituwarnettersebutakan menggunakan hardware-hardwareterbaru,sepertipenggunaan LCD Monitor merek AOC 22inchyangberteknologiLED beresolusi FullHD, Procesor AMDAthlon II X2 3Ghz, 2GB Ram,VGA Nvidia 512Mb, dll. Warnet tersebut nantinya menggunakan akses internet Speedy 3Mbps & 2Mbps dari PT Telkom. SelamabulanJuni,untukpembelian komputer desktop, laptop maupun, baik cash ataupun kredit melalui FIF Spektra atau Adira Kredit. Dapatkan promo double bonus dari Global Technology dan PT Telkom. Gratis Modem Speedy serta diskon khusus biaya bulanan speedy paket socialia yang semula Rp 195 ribu per bulan unlimited. Didiskon sepanjang tahun 2010 ini menjadi Rp 100 ribu per bulan. Dari Global Technology, selain mendapatkan Mouse USB & Cooling Pad, konsumen akan mendapatkan Buku Sekolah Elektronik mulai tingkat SD, SMP, SMA serta SMK untuk semua bidang studi. Lebih lengkapnya bisa datang langsung ke Global Technology di Jl A.Yani 223 A Nganjuk (0358) 327832, 329129, 7642888. Manfaatkan kesempatan terbatas hanya di bulan Juni ini. (adv/dea)

GALERI PEMKAB NGANJUK

Peringati Hari Lansia, Bantu Panti Asuhan NGANJUK- Keluarga merupakanwahanayangpertamadanutama bagi pembinaan anggota keluarga, masyarakat dan bangsa. Dalam keluarga selain ada ayah, ibu dan anak biasanya juga terdapat kakek atau nenek yang sudah lanjut usia. Untuk memperingati Hari Lansia dan Hari Keluarga Nasional ke-17, kemarin, Pemkab Nganjuk mengadakan tasyakuran di pendapa kabupaten. Tasyakuran dihadiri Bupati Taufiqurrahman, Wakil Bupati Abdul Wachid Badrus, Sekretaris Daerah Sumarlan, serta seluruh kepala SKPD dan camat. Hadir pula Ketua Tim Penggerak PKK Ita Triwibawati serta ketua beserta anggota pengurus Yayasan Gerontologi Abiyoso Nganjuk. Dalam laporannya kepada bupati, Kepala Badan PPKB Nganjuk Drs Imam Hanafi menjelaskan tema peringatanHarilansiatahun2010ini adalah”MemperkuatKelembagaan Lanjut Usia dalam Kehidupan Keluarga dan Bermasyarakat.” Tema ini diambil mengingat peran lansia merupakan sesepuh dan tokoh yang dijunjung tinggi dan dihormati dalam tatanan kehidupan keluarga dan masyarakat. Dalam sambutannya, bupati mengungkapkan bahwa lembaga pemerintah maupunnon-pemerintahdiharapkan mempunyai pengetahuan yang

ISTIMEWA

PEDULI: Bupati Taufiq menyerahkan bantuan kepada lansia di pendapa kabupaten kemarin.

cukup tentang karakteristik fisik, mental, dan sosial para lanjut usia. Sehingga, dapat terwujud suatu sikap dan perilaku generasi penerus yang peduli, santun, dan punya rasa hormat terhadap lanjut usia. Lebih lanjut bupati mengingatkan tanggung jawab lansia kepada generasi penerus. Dia berharap para lansia memberikan teladan dan membina mereka. ”Sebab, kondisi masa sekarang ditengarai terancam pengaruh yang membahayakan,” katanya. JuaraPertamaKeluargaHarmonis SejahteraTingkatNasionalDarsono beserta istri juga berkesempatan hadir dan membagikan pengalamannya. Mereka menceritakan

bagaimana menariknya proses mengikuti penilaian lomba keluarga harmonis sejahtera dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Dalamtasyakurantersebut,Bupati Taufiq juga menyerahkan bantuan tambahan biaya pemenuhan kebutuhan dasar kepada 15 panti asuhan dengan total bantuan senilai Rp 361.350.000. Selain tasyakuran, untuk memperingati hari lansia juga dilaksanakan bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis pada lansia di 20 kecamatan yang telah dilaksanakan 9 dan 10 Juni 2010. Selain itu gerak jalan santai di depan pendapa kabupaten pada Jumat (18/6). (adv/dea)

SINERGI Serahkan Diri, Sutikno Dibui Guru Cabuli Tujuh Siswi KEDIRI - MADIUN - TULUNGAGUNG - BLITAR - TRENGGALEK

TRENGGALEK–AnggotaDPRD Trenggalek Sutikno akhirnya menyerahkandirikekantorKejaksaanNegeri Trenggalek. Tanpa kesulitan, jaksa langsung mengeksekusinya bersama duaterpidanalainnya,ArifSusanto,dan

Damis Kuswoyo. Untuk diketahui, ketiganya terlibat dalam tindakan penggelapan dana koperasiTaniSejatiyangberadadiDesa/KecamatanPule,dandivonis sepuluhbulan penjara. Atas vonis tesebut, Sutikno Cs

mengajukan peninjauan kembali (PK). Tetapi, upaya PK mereka ditolak oleh Mahkamah Agung (MA). Sehingga, merekaharusmenjalanisisapenahanan. Sebelumnya, mereka sempat dipenjara selama tujuh bulan. (tin/her/ut)

Usai Pelajaran Renang, Digagahi di Rumah BLITAR – Lembaga pendidikan di Kota Blitar tercoreng. Fat, 47, seorang guru di salah satu SMK swasta Kota Blitar diduga telah mencabuli tujuh siswinya. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Fat harus mendekam di tahanan Polresta Blitar. Data yang dihimpun Radar Blitar menyebutkan, Fat dilaporkan oleh

Bunga, salah satu siswanya Senin (07/06) lalu. Bocah berusia 16 tahun itumengakutelahdisetubuhisebanyak tigakali.SetelahBungamelapor,enam temannya yang mengaku mendapat perlakuansamamenyusulmelaporkan. Saat bunga melaporkan dirinya, Fat diduga sempat mendengarnya. Sehingga,diamelarikandirikeKediri. Tetapi, petugas tak kurang akal. Fat berhasil dibekuk di salah satu rumah kerabatnya di Ringinrejo, Kediri. “Setelah dilakukan penyelidikan,

kamiberhasilmengetahuikeberadaan tersangka,”kataKasatreskrimPolresta Blitar, AKP Purdiyanto. Saat ini, Fat sedang menjalani pemeriksaan intensif di Unit Pelayananan Perempuan dan Anak (PPA). Berdasarkan laporan dari ketujuh korban, hanya Bunga yang mengaku telah disetubuhi Fat. Sisanya, mengaku hanya digerayangi saat mendapatkan pelajaran olahraga renang. “Kejadian itu berlanjut, tidak hanya

dalam satu kesempatan saja,” jelasnya. Dari keterangan Bunga, dia mengaku disetubuhi sebanyak tiga kali di rumah pelaku. Perbuatan itu dilakukan saat selesai mengikuti pelajaran olahraga. Atas perbuatannya tersebut, jika terbukti bersalah pelaku akan dijerat dengan Pasal 81, 82 UU RI Nomor 23Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (cr-2/ut)

CMYK

Trailer Melintang, Lalin Macet Total PACITAN–SejakSenin(14/6)lalu, lalulintasdijalanPacitan-Trenggalek, macet total. Penyebabnya, trailer pengangkut material proyek PLTU Sudimoro, melintang di tengah jalan. Tepatnya, di Desa Mentoro, Pacitan. Sejumlah saksi mata mengatakan, Senin petang belasan trailer mulai bergerak dari Desa Mentoro. Dalam konvoi itu, trailer bernopol L 8304 UW yang disopiri Harsono, 35, berada di urutan kedua. Namun, baru beberapa menit rombongan trailer bergerak, sebagian trailer mendadak mengurungkan perjalanannya. Bahkan, sebagian lagi mundur dan mencari lokasi parkir. Pasalnya, trailer pertama bernopol L 8022 UW yang dikemudikan Sahat Manik, 40, mendadak ngadat. Hal itu terjadi saat trailer melewati jalan menanjak dan menikung. Diduga, trailer mengalami kerusakan mesin. Sehingga, tidak kuat menanjak. Akibatnya, Harsono yang berada di belakangnya kebingungan. Sehingga

mundur dengan posisi melintang jalan. Bahkan, roda bagian belakang sudah berada dibibir jurang sisi jalan. Beruntung, Harsono masih mampu menguasai kendaraannya. ‘’Kalau jatuh ke jurang, celaka,’’ ujar salah seorang saksi mata kemarin (15/6). Akibat kejadian itu,trailer menutup semua badan jalan. Hanya ada celah sekitar satu meter di antara trailer dan material kotak sebesar bus. Itu pun hanya bisa dilalui dengan zig zag. ‘’Sudahseharisemalamkitamengatur arus lalu lintas,’’ kata Kasat Lantas Polres Pacitan AKP M Sugiyanto. Untuk mengantisipasi terjadinya antrean panjang, Satlantas sudah memberi rambu jalan agar kendaraan melalui jalur selatan. Yakni, PacitanKebonagung-Petung-Tulakan-Ngadirojo.Atau,langsungPacitan-Ngadirojo, lewat Jalan Lintas Selatan (JLS). Proses evakuasi memakan waktu sekitar delapan jam dengan menggunakan satu unit louder dan dua trailer sekitar pukul 16.00kemarin.(wit/sad/ut)

WIWIT ROWI/RADAR MADIUN

TERHALANG: Proses evakuasi trailer yang melintang jalan di Desa Mentoro, butuh waktu delapan jam.

RUTE JADWAL KEBERANGKATAN Surabaya ke Batavia Air Jakarta 07.35/08.40/14.30/15.50/17.05/19.00 Balikpapan 06.30/06.45 (Via Banjarmasin)/18.30 Banjarmasin 06.45 Batam 07.40 Denpasar 08.30 Ujungpandang 09.10 AIRLINES SURABAYA-SINGAPORE VALUE AIR 14.50 CHINA AIRLINES 06.05 SILK AIR 10.00/18.40


RABU 16 JUNI 2010

37

IKLAN & ADVERTORIAL

BARIS JOSS KEDIRI KEHILANGAN STNK AG-6182-GG an. Muhammad Efendi. Ds. Mondo RT/RW 8/3 Mojo Kediri STNK AG-5071-AR an. Yuni Indah K. Jl. Raung Gg V/11 Lirboyo RT/RW 3/6 Mjrt STNK AG-2811-JG an. Sunarsih. Hub: Johanes. Dsn Kandat RT/RW 4/4 Kdr STNK AG-2120-BG an. Ling Ling Priyati Dsn.Tegalrejo Badas RT/RW 4/3

NGANJUK KEHILANGAN STNK AG-5430-WO an. Adi Suprapto. Malangsari Tanjunganom Nganjuk

MY CASH DANA CEPAT !!!

MENDESAK

DIJUAL

HOTEL

BUNGA 0,54% / Bayar bunga saja Jaminan BPKB MOBIL, PU, TRUK Segera ke : PT. ANJ Finance Kediri 0354 - 686177 / 081553649300 / 7667635

Perusahaan ATK dan Accesories butuh SPG dan SPB Dapatkan gaji harian, mingguan dan bulanan. SMS ke : 087846894758 Kdr, Nama, Umur, Alamat, Lulusan

Toko Komputer & Warnet 10 unit Berserta isi Hub : 0354 - 7669979

Dijual LT. 3640 m2, LB. 1000 m2, SHM Terletak di Jl. Gatot Subroto 167 Jombang, Hunian 70% - 46 kamar Hub : 081335215821 / 0321 - 864952

LOWONGAN

DIJUAL TP

Butuh kolektor, menguasai Kediri dan sekitarnya, pria max 25 tahun, SLTA sederajat, SIM C, pengalaman tidak diutamakan, disediakan motor Lamaran via pos ke : PO BOX 143 KEDIRI max 2 minggu setelah iklan terbit

Rumah LB/LT 200 m2 / 280 m2 4 Kmr, 1 kmr pembantu + perabot, letak Jl. Sunan Giri 34 Rejomulyo Kediri Hub : 0354 - 7034357

PT. BERUANG EMAS

RAJA MAMPET

Obral rumah type 50 & 40 Hanya pada tgl 19 s/d 26 Juni 2010 Jam 10.00-20.00 WIB di Kediri Mall lantai 2 Diskon 50%, hrg tinggal 80 jt-an Bisa KPR Rumah bisa langsung ditempati (0354) 682179, 681579

ATASI WC MAMPET, SAL. AIR, WASTAVEL, TANPA BONGKAR, TANPA KIMIA, GARANSI

LOWONGAN GURU B. INDONESIA Dibutuhkan Segera Guru Bahasa Indonesia, Syarat: 1. Beragama Islam dan dapat membaca tulis AlQur’an 2. S1 B.Indonesia/Semester VII/SK.Kuliah 3. IP 2,8 4. Dapat mengoperasikan Komputer Office 5. Diutamakan Laki-laki 6. Mempunyai pengalaman Organisasi dan pendidikan non formal Lamaran ditujukan langsung : Kepala Madrasah MI MUHAMMADIYAH 1 PARE Jl. Gede 1/6 Pare-Kediri Telp.0354 - 396728 -081335729570 Lamaran ditutup tanggal 22 Juni 2010

OBAT TELAT BULAN Telat bulan ?? Hanya 2 jam dijamin Langsung lancar, aman, tanpa efek samping. GARANSI sampai TUNTAS Hub : “VINCENT” Jl. KH. A. Dahlan 132 Kediri (Jembatan baru Semampir ke Barat, ada pertigaan lampu merah ke selatan + 10m timur jalan) Telp. 0354 - 780179 HP. 081335 999 471 Hub : BIG SENG (Terminal Lama) JL. Kapten Tendean Kediri (Dari pertigaan lampu merah Terminal Lama ke selatan 15 m, utara Terminal Lama, timur jalan) 03547644445 / 081259068999 ANTAR GRATIS

OBAT TELAT BULAN Dijamin Hanya 2 Jam Langsung lancar, aman, tanpa efek samping. GARANSI sampai TUNTAS Hub : LION SHENG Jl. DR Saharjo No. 2A KEDIRI Pas depan Terminal Baru (Persis lampu merah TIMUR JALAN) Tlp. 081332699982 Hub : TOKO BIG SHENG Jl. Agus Salim 51 Kediri Jembatan Alun-alun ke Barat Pas depan Warung Kopi Wifi Telp. 081335536390 ANTAR GRATIS

[*] LCD Proyektor 2500 lumen, R 4500 Lumen, kami siap menyewakan dgn hrg khusus selama piala dunia 2010. Hub : 0354 - 7813832 / 085235505955 [*] Dbli sgl mcm brg2 elektronik & sgl mcm brg bks dibyr tunai dg hrg paling tinggi. Hub : 087858598600 / 0358-6161929 / 08135072211 [*] GIGA (0354)547261. Ada P4 1.8, 2.0, 2.4, 2.8, 3.0, ready baru/bekas, mon 15”, 17”, LCD 15”, 16”, 17”, 19”, New notebook Acer, Toshiba HARGA SPECIAL

+ KURAS 0354 - 7620117 / 081337658418

DIBUTUHKAN SEGERA Tenaga pengajar untuk SMK dengan kualifikasi sebagai berikut : 1. S1 Bimbingan Konseling (BP/BK) 2. S1 Matematika 3. Pendidikan Jasmani 4. S1 Fisika 5. D3 T. Informatika / S1 Komputer / TI Dengan syarat : 1. Domisili Pare dan sekitarnya 2. IPK min 3.00 3. Berkelakuan baik 4. Penampilan menarik Berkas lamaran diterima selambat-lambatnya pada tanggal 25 Juni 2010 (cap pos). Lamaran dikirim ke : SMK BHAKTI MULIA PARE Jl. Matahari I Puhrejo Tulungrejo Pare Kediri Telp. 0354 - 394183

OBAT TELAT BULAN 7 jam di jamin lancar, tanpa efek samping. Garansi sampai tuntas. Khusus Obat Kuat Pria Sedia : Viagra Cina, USA, Australia, Cialies, King Cobra, Playboy darling, Sepray oil. Khusus perangsang Wanita : sexdrops cair, serbuk. Pembesar perpanjang kejantanan. Sedia : Vacum + Cobra Oil 450rb, arab oil, Jamaica oil, Cobra oil, Permanen. Brets-Up : pengencang / pembesar payudara Heartonicum : penumbuh rambut, botak, rontok. Grow-Up : peninggi badan, + 3-5 cm. Fatloss : pelangsing memontokkan pantat. Kian pil : penggemuk badan, + 3-5kg/ minggu. Alat Bantu P/W, Sedia : P. manual, P. maju mundur, P. sabuk, Pinggang, V.kis, V. merintih, V. getar. Krim penggeli, dll. ANTAR GRATIS. Hub : Tk. JAMU PRIA DAN WANITA

[*] KIJANG LGX ‘01, 1.8CC coklat metalik, istw, full variasi, siap pakai. Hub : 081339358358 [*] Dijual ALL NEW CIVIC 2.0 AT th 09 (AG), milik sendiri, silver, KM 5000. Hub : 08123237530 [*] Dijual ESPASS ‘98, silver, AC dbl/RT lengkap, barang orisinil. Hub : Bu Siti Mujayanah Jl. Sriwijaya 115 Kdr Tlp. 0354 - 690649 / 081335618061 [***] Dijual MAZDA 323 th ‘88, coklat, AG-Kota, AC, VR-17 chrome, full audio. Hub : 7051997 / 08123565213 [***] Dijual cepat & murah mobil ISUZU PANTHER HI-GRADE ‘95, hijau, harga nego. Hub : 081234007003 / 081359687409 [***] Dijual PANTHER NEW HIGRADE ‘97, hijau met, orisinilan, body & mesin terawat, asli Jatim. Hub : 081335575652 [***] NEW TERIOS, DP 20 jt-an, proses mudah & cepat, ready stock, banyak bonus menarik. Hub: Ana Daihatshu 081334340397 [***] NEW XENIA VVT-i, DP 14 Jt-an, Ready Stock, Bonus Menarik. Hub : Iwan Astra 08123583633 / 0354 - 7825407 [***] INOVA Diesel Tipe G 2007 akhir hitam met (AG-Kota) An. sendiri, super istimewa, Full var/TV/Audio/Power lkp Hrg Nego. Hub. 08123446276 [***] NISSAN GRAND LIVINA, stock ready, free DVD+disc khusus Pameran DP 18 Jt/bunga 4,6%. Hub : 08123479607

A-SENG

100% asli

Jln. Urip Sumoharjo No. 61 Kediri Alun2 keselatan + 150 m pas wartel. HP. 081 259 774 788

PUSAT PENGOBATAN Hj. MAK EROT Feat H. Bibin Rohmatulloh Terbukti Paling Manjur, Terpercaya dan Aman Ijin Dinkes Kediri : 446/1106/419.41/2008 - Hanya Hj. MAK EROT yang paham urusan BESAR, PANJANG, KUAT, TAHAN LAMA, HOT - Meningkatkan gairah pria - Menambah ukuran vitalitas - Mengatasi diabetes - Menambah percaya diri pada wanita Praktek menetap di : Jl. Suparjan Mangun Wijaya (Mojoroto Gg. III) No. 31-B Kediri Telp. 085664418121 / 081 3575 77215 Praktek mulai pukul 08.00 s/d 20.00

KEDIRI BIMBINGAN BELAJAR LBB GANESHA FAVOURITE COLLEGE Siap UAS-UNAS-SNM PTN (SD-SMP-SMA), Kls - Privat -> Reguler + Intensive. Jl. PK Bangsa Gg Carik 9 Kdr Tlp. 7008386, Jl. Kapten Tendean 218 Ngronggo Tlp. 682200 PG/TK Modern Tadika Puri, usia 2-6 th, Daftarkan sgr putra-putri anda di Jl. MH. Thamrin 39 Kdr Tlp. 0354-694439. Berikan yg terbaik utk sikecil anda

KURSUS Dasar hingga mahir+Conversation (+ pelajaran sekolah) Hanya 4 bln (1 Mgg 2x pertemuan) Lebih hemat biaya & waktu Utk SD-SMP-SMA & Umum Garansi : 3x pertemuan pertama tdk ada kemajuan, biaya bisa ditarik penuh BLUE CORNER ENGLISH COURSE Jl. Slamet Riyadi 130 Kediri Telp. 0354-7000755

RUMAH DIJUAL Tempat kost, tanpa perantara, dinding keramik, 3 kamar tidur, 2 kamar mandi, ruang keluarga, ruang tamu, gudang, dapur. Lokasi Bandar Lor Kdr. Hub: 0354-7633000 / 085735778999

DICARI AGEN Dicari Agen & Jual Bahan Ice Cream Mr. Cool. Hrg Rp. 55.000,- / Pack. Isi 240 pcs. Berminat hub. Bp. Heri – Ngadisimo Kediri Telp. 0354-7076777

TANDON PLASTIK Tandon 5300= 2,2 jt, 2200= 1,5jt, 1100= 800rb, perangkat isi ulang 7jt-an, UV30w= 925rb, filter stainless 10”= 900rb. Hub: 0818337069/08155125185

RUPA-RUPA Nutrisi rasa ice cream, turun/naik berat badan 3-30kg, mengecilkan perut buncit & menghilangkan selulit tanpa obat, jamu, olahraga berat. Hub: 08165414679/081330 596360 (www.ayolangsing.com/herbal)

MOBIL

STOP ROKOK PERTAMA DUNIA

Nissan banjir diskon & bonus istimewa, Grand Livina free DVD, all New X-Trail free DVD touch sreen. Dptkan promo bunga 3% DP 10% cepetan... !!! Hub: 081334350700, 081252668198

Master Gun, Tiap hari naik 1kg & tiap hari turun 1 kg, linu, Jerawat, keputihan, sgl bau, maag, nafas, greng jam2an, ambeyen, ngompol ngorok, boyok, gatal kanker, struk, TB langsung haid Kdr 085234321008

MOTOR

LOWONGAN

Arisan Armada buka group baru, 200rb/bl utk semua tipe Yamaha, tlh diikuti lebih dr 2710 peserta & telah mengeluarkan lebih dari 1564 motor, 57 group. pen daftaran jam kerja di Jl. A. Yani 10 Kdr Tlp. 680778-680618

Dibutuhkan kary/ti, min SLTA u/ posisi: Gudang, Helper/sopir, SPV (kanvas + motoris) utk produk kitchenware, Collector, Marketing. Dtg lgsg interview ke: Jl. Abdul Karim 67 Lirboyo Kdr

DIBELI LAPTOP & KOMPUTER

APOLLO SUPER STORE SUPERVISOR untuk fashion (kode amplop tulis SPV), pria/wanita, 28-35 th, pend S1, diutamakan pengalaman dept store. Kirim lamaran ke: Jl. Dhoho 100 Kediri

Dibeli laptop ex. pribadi, kantor hidup/rusak, komputer warnet, proyektor. Terima service. Simpan iklan ini. Hub: 7618666 / 08179415366

FOTO COPY Mesin Fotocopy & Spare Parts Jual/Sewa, cash/kredit Canon NP 6030, 6050, 6650, IR5000/6000.Terlengkap & termurah 500 rb/ bln atau 8jt. bs Garansi. UD OSCAR Jl. Imam Bonjol 156 Kdr Tlp.683262,7004207, 7082968

Dibthkan sgr 10 org karyawan/ti, min SLTA/ sederajat, pengalaman tidak diutamakan. Dtng lgsg interview jam 07.30 WIB. Membawa surat lmrn ke: Alamindo Perkasa Ltd. Jl. KH Abdul Karim 67 Lirboyo Kdr


CMYK

RADAR AGROBIS

38 OLAHAN TEBU

RABU 16 JUNI

TAHUN 2010

Hujan Terus, Kelimpungan IKA MARIANA/RK

Berbagai Bentuk Olahan Tebu tak hanya diproduksi sebagai gula atau sirup. Produk sampingan dari produksi gula adalah etanol. Hal ini dapat digunakan sebagai biofuel alternatif untuk bensin. Secara luas, ini sudah digunakan untuk mobil di Brasil. Ini adalah alternatif yang menjanjikan untuk bensin. Mungkin, beberapa tahun ke depan, etanol menjadi produk utama pengolahan tebu. Di sebagian besar negara penghasil tebu, ada beberapa makanan dan hidangan populer yang langsung berasal dari dari tebu, seperti : Baku tebu: mengunyah untuk mengekstrak jus Jus tebu : Menggabungkan jus segar, diekstraksi dengan tangan atau pabrik kecil, dengan sentuhan lemon dan es untuk membuat minuman populer, yang dikenal dengan berbagai nama seperti ka rass ganne, guarab, guarapa, guarapo, papelón, asab aseer, sorbet Ganna, Mosto dan caldo de Kana Cachaca : minuman yang terbuat dari penyulingan tebu. Yang paling populer adalah suling minuman beralkohol di Brasil Jaggery : molase pemadatan, dikenal sebagai Gur atau gud di India, secara tradisional dihasilkan oleh jus menguap untuk membuat lumpur tebal, kemudian didinginkan dan cetakan dalam ember. Produksi modern sebagian jus beku kering untuk mengurangi dan meringankan karamelisasi warnanya. Ini digunakan sebagai pemanis dalam memasak hidangan tradisional, permen dan makanan penutup. Panela : Solid sepotong sukrosa dan fruktosa yang diperoleh dari perebusan dan penguapan air tebu.. Sebuah makanan pokok di Kolombia dan negara-negara lain di Amerika Selatan dan Tengah. Molasses : sebagai pemanis dan sebagai sirup atas makanan lainnya, seperti keju atau cookie Rapadura : tepung manis yang merupakan salah satu dari yang paling sederhana refining jus tebu Rum : terutama di Karibia Sirup : pemanis dalam minuman ringan tradisional, sekarang banyak digantikan (di AS setidaknya) dengan sirup jagung fruktosa tinggi , yang lebih murah karena subsidi. Rock permen : sari tebu mengkristal (ik/dari berbagai sumber/im)

Jika rendemen turun, lanjut Carik, hasil yang diterima petani juga sedikit. Apalagi rendemen juga berpengaruh pada prosentase pembagian hasil. Jika rendemen turun sampai 7, bagi hasilnya untuk KEDIRI- Musim hujan yang petani 66 persen, pabrik 34 persen. sangat panjang tahun ini, membuat Jika rendemen masih antara 7-8, para petani tebu ketir-ketir. Maklum, maka bagi hasilnya 68 persen untuk mereka dibayang-bayangi oleh tu- petani dan 32 persen untuk pabrik. runnya rendemen dan peningkatan Sedangkan untuk rendemen 8 ke atas bagi hasilnya 70:30 untuk petani. biaya produksi yang cukup besar. Seperti diungkapkan Muhamad Carik menjelaskan, hujan yang Jamil, 55, petani tebu asal Kelurahan disertai angin juga membuat batangNgletih, Kecamatan Pesantren, Kota batang tebu banyak yang roboh. “Batang tebu yang Kediri. Dia roboh atau miring menjelaskan, perlu diikat, baik dibanding tasilang dua mauhun lalu, musim pun silang empat. hujan kali ini Ros - ros tebu, lebih panjang. yang terdiri dari Hinggabulanke satu deretan tanaenam atau Juni, man, disatukan hujan masih tedengan rumpunrus mengguyur rumpun dari dedengan intensiretan tanaman di tas yang tinggi. sisinya, sehingga “Musim huberbentuk menyijan yang panlang. Kalau sudah jang, jadi kenIKA MARIANA/RK masa tebang, sedala bagi petani Muhamad Jamil kalian ditebang tebu. Karena agar lebih mudah,” sudah masuk masatebang.Hujanmembuattruktak imbuhnya. Meningkatnya biaya produksi bisa masuk ke sawah karena lahannya becek,” terang pria yang akrab disapa tebu di musim hujan yang panPak Carik tersebut, saat ditemui di jang, juga diakui Pujianto, petani tebu asal Desa Jabon, Kecamatan rumahnya kemarin. Selain itu, gara-gara hujan terus Banyakan, Kabupaten Kediri. mengguyur, kualitas tebu dipastikan Pujianto mengatakan, akibat humenurun. Karena terlalu banyak jan yang terus menerus, truk tak air, membuat akar menjadi kuyup. bisa masuk ke lahan atau tengah Sehingga rendemen atau kadar sawah. Akhirnya, truk pengangkandungan gula dalam tebu juga kut tebu harus parkir di pinggir turun. “Biasanya rendemen 7-8. Tapi jalan atau jauh dari lahan sawah. musim tebang kali ini banyak yang Ini membuat buruh tebang harus membawa hasil tebang lebih jauh. di bawah 7,” lanjut Carik. Turunnya rendemen gara-gara Otomatis, biaya angkut juga naik. terlalu banyak hujan ini, sangat “Nggak mungkin buruh mau kalau mungkin terjadi karena tebu adalah ongkosnya sama, meskipun tidak tanaman sub-tropis dan tropis, meny- banyak,” ujar Pujianto. Menurut Pujianto, biaya angkut ukai banyak sinar matahari dan air, asalkan akarnya tidak kuyup. Cuaca tebu naik sekitar 20 persen. Jika yang normal, sangat penting untuk semula Rp 5 ribu per kuintal menjadi menghasilkan hasil fotosintesa yang Rp 6 sampai Rp 6.500 per kuintal. optimal, yang membuat kandungan Jika dikalikan jumlah tebu yang dipanen, cukup besar. (ik/im) gula dalam tebu semakin bagus.

Biaya Operasional Membengkak, Rendemen Turun

BAGUS TAPI KUYUP : Musim hujan yang panjang seperti sekarang, membuat tebu cukup air tapi akarnya menjadi kuyup. IKA MARIANA/RK

Tergantung pada Harga Gula KEDIRI- Hasil bertanam tebu, sangat dipengaruhi oleh proses tanam atau pertumbuhan tebu selama setahun. Mulai pembukaan lahan, pengolahan tanah, pemupukan, pengairan hingga cuaca. Utamanya berpengaruh pada rendemen. Hanya saja, rendemen tinggi bukan berarti hasil panen yang diterima petani juga selalu tinggi. Semuanya bergantung pada harga gula pasir di pasaran, sebagai hasil olahan tebu. “Hasil panen bagus, belum tentu

harga gula pasir di pasaran juga tinggi,” ujar Muhamad Jamil atau Carik. Musim lalu misalnya, gula pasir mengalami kenaikan hingga Rp 9.500 per kg. Angka ini membuat petani tebu mendapat untung besar. Sedangkan musim ini, harga gula pasir sekitar Rp 7.600 per kg. “Musim ini, harganya turun cukup jauh dibandingkan musim lalu. Tapi ya memang begini risiko petani tebu,” terang pria yang sudah puluhan tahun menjadi petani tebu tersebut.

Pria yang menggarap 15 hektare tebu tersebut, mengaku rata-rata per hektar menghasilkan 1.000-1.400 kuintal tebu. Setelah digiling, misalnya rendemen 7, gula pasir yang dihasilkan sekitar 70 kuintal (untuk1.000kuintaltebu).Jikadirupiahkan dengan harga Rp 7.600 per kg, maka hasilnya sekitar Rp 53 juta. Jumlah ini belum dikurangi biaya produksi. “Namun, hasil panen tidak selalu sama. Jadi ya untunguntungan,” tandas Carik. (ik/im)

IKA MARIANA/RK

LINGKUNGAN NYAMAN: Kebersihan lingkungan, yang diwarnai penuh bunga di Kelurahan Kampungdalem (atas) dan suana nyama di Kelurahan Setopande (kiri). IKA MARIANA/RK

Padat Penduduk, Tapi Nyaman

IKA MARIANA/RK

CMYK

RUMAH PERCONTOHAN: Meski rumah sederhana, tapi nyaman dan tenang. Juri pun tak segan blusukan.

KEDIRI- Penjurian lomba Kampungku HijauKampungku Sehat 2010, hari kedua kemarin kembali mengunjungi tiga kelurahan. Semuanya masuk lingkup Kecamatan Kota, yaitu Kelurahan Kaliombo, Kampungdalem dan Setonopande. Ketiganya merupakan kelurahan di tengah kawasan perkotaan, di jalur lalu lintas utama kota dan sentra perdagangan di Kota Kediri. Sehingga, penduduknya sangat padat. Tak heran, bila tiga kelurahan itu memiliki karakteristik serupa, yaitu rumah warga yang padat dan berada di gang-gang yang tidak terlalu lebar. Sehingga tingkat kepadatan penduduknya cukup tinggi. Salah satu kelurahan yang cukup padat dan cukup ramai aktivitas perdagangannya adalah Kelurahan Setonopande. Sebab, di sana ada dua pasar yaitu pasar burung dan pasar Setonobetek. Aktivitas masyarakat yang tinggi dan padat, biasanya selalu dibarengi dengan kekumuhan kawasan, terkesan kurang bersih dan rapi. Namun, imej itu ternyata tidak terjadi di perkampungan warga Setonopande. Jalanan gang cukup bersih, selokan tertutup dan bak sampah terlihat di depan rumah setiap warga. Pot-pot tanaman yang tertata rapi sepanjang jalan, menambah keinda-

han, kenyamanan dan kebersihan lingkungan. “Mudah-mudahan kondisi ini bukan hanya saat lomba, tapi kesehariannya memang seperti ini,” tutur Retno Harini, juri dari Tim Penggerak PKK Kota Kediri penuh harap. Kondisi bersih dan hijau, juga terlihat pada gang-gang di Kelurahan Kaliombo. “Partisipasi warga di sini memang tinggi. Jadi memang relatif tidak ada kendala untuk menjaga kebersihan lingkungan di RW maupun RT. Karena juga dibantu warga relawan kebersihan lingkungan,” tutur Rifa’i, Kepala Kelurahan Kaliombo. Dua kelurahan tersebut, juga memiliki kesamaan yaitu memiliki Kantor kelurahan yang sempit. Meski demikian penghijauan tetap dilakukan. “Meski sempit, untuk kebersihan dan penghijauan sudah cukup,” ungkap Aries April, juri dari Kantor Lingkungan Hidup. Selain itu, rumah percontohan juga cukup mendapatkan perhatian. Diharapkan rumah percontohan bukan rumah mewah, melainkan rumah sederhana yang umumnya dimiliki warga. Namun dengan kondisi yang memenuhi syarat. “Nggak selalu rumah yang bagus dan mewah,” harap Siti Masfufah, dari Dinas Kesehatan Kota Kediri. (ik/im)

Kelurahan Yang Dinilai Hari Ini: Ringin Anom

Pocanan

Pakelan

Kirim Kupon Ke: Radar Kediri Jl. Brawijaya 27 D Telp. 0354 - 681320 / 699665 atau Kirim SMS ke :

0354-9011110


39

RABU 16 JUNI 2010

 UMUR Sambungan dari hal 29

Selain itu, bayi laki-laki tersebut juga batuk dan gatal di kaki. “Setelah saya bawa ke puskesmas akhirnya dirujuk ke RSUD Gambiran,” ujarnya. Mbah Sumini mengungkapkan Lindan adalah anak yatim. Karena ibunya, Windiyasti, sudah meninggal dunia sekitar enam bulan lalu. Sehingga, selama ini dialah yang merawat Lindan. “Setiap hari saya yang merawat anak ini,” tutur Sumini sambil mengganti celana Lindan yang basah karena terkena air kencingnya. Terkait tubuh cucunya yang kurus dan berat badannya di bawah ideal, Mbah Sumini men-

 PANSUS MINTA Sambungan dari hal 29

Sejumlah 41 orang di antaranya berasal dari Kediri. Tetapi, untuk jalur legal, justru korbannya lebih banyak lagi. Sigit mencontohkan, untuk TKI yang menggunakan jasa PPTKIS yang berpusat di Jatim, total ada 4.390 kasus. Sebanyak 309 orang berasal dari Kediri. Sedangkan TKI yang menggunakan jasa PPTKIS di luar Jatim, ada 442 yang menjadi korban. Sebanyak 36 orang merupakan TKI asal Kediri. Untuk TKI yang menggunakan jasa PPTKIS yang berkantor cabang di Jatim, ada 1.199 yang menjadi korban. Sejumlah 94 orang dari Kediri. “Legal dan ilegal sama-sama bisa menjadi korban. Ini yang harus menjadi

 JANJI TAK Sambungan dari hal 29

Makanya dia menilai seharusnya penyelesaiannya cukup melalui pelunasan utang piutang tersebut. Sekadar mengingatkan, penyaluran sebagian dana UMKM sebesar Rp 3 miliar pada 2008 ditengarai menyimpang. Sedikitnya Rp 825,5 juta diduga digunakan untuk melunasi pinjaman 14 pejabat teras pemkot. Pelunasan utang itu dilaksanakan pada Desember 2008. Perincian pinjamannya, sebanyak 13 pejabat mendapat kredit Rp 51,6 juta per orang. Sedangkan satu pejabat meminjam Rp 103,15 juta. Namun dana yang mereka pinjam tetap dikenakan bunga. Untuk pinjaman Rp 51,6 juta bunganya Rp 3,44 juta per tahun. Sedangkan yang Rp 103,15 juta, bunganya Rp 6,87 juta per tahun. Selama ini, BPR Kota memang menjadi bank channeling untuk dana UMKM. Pada 2008 anggaran UMKM Rp 3 miliar disalurkan dua tahap. Tahap pertama 2007 sebesar Rp 1 miliar dan tahap kedua 2008 Rp 2 miliar. Menurut pejabat yang mendapat dana UMKM ini, sebenarnya dia dan rekan-rekannya tidak mengeta-

gaku kalau Lindan memang sulit jika disuruh makan. Akibatnya pola makannya menjadi tidak teratur. “Ini berat badannya terus menurun. Hingga kemarin ditimbang hanya 6,8 kilogram,” keluhnya. Padahal sebenarnya, menurut Mbah Sumini, cucunya lahir dalam kondisi normal. Saat lahir, berat badannya bahkan di atas rata-rata, yaitu 3,1 kilogram. Sayang, kemudian pertambahan berat badan Lindan tergolong lambat. Setelah berusia 1,5 tahun, berat badannya hanya bertambah 3,7 kilogram. Dengan dirawat di RSUD Gambiran, Mbah Sumini berharap Lindan bisa segera sembuh. Paling tidak berat badan

cucunya bertambah menjadi ideal. “Mudah-mudahan cepat sembuh,” urainya. Sementara itu, Kabid Keperawatan RSUD Gambiran Yayuk Winarni mengatakan kalau saat ini Lindan masih dalam observasi dokter. Sehingga, apa penyebab balita ini sakit dan badannya kurus masih belum diketahui. “Kami masih harus menunggu hasil tes laboratorium dulu,” ujarnya. Terkait kemungkinan Lindan terkena gizi buruk, Yayuk mengatakan belum bisa memastikan. Sebab, hasil laboratorium masih belum ada. “Memang badannya kurus tetapi kami belum bisa simpulkan apakah itu gizi buruk atau tidak,” pungkasnya. (tyo/ndr)

perhatian,” lanjut Sigit. Politisi dari Partai Golkar ini mengatakan kasus-kasus tersebut bisa diminimalisir jika pemerintah daerah mau berperan maksimal. Misalnya, dengan membangun dan memperkuat sistem informasi migrasi yang benar, aman, dan mengoptimalkan pengawasan. Yang lebih penting, sambung Sigit, pemkab melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) harus melakukan pembekalan awal tentang hak-hak TKI. “Jika ini dilakukan, para TKI tidak akan kehilangan haknya selama di luar negeri,” tegasnya. Dikatakan Sigit, Pemkab Kediri juga bisa memberikan dukungan pembiayaan bagi TKI. Dukungan ini, lanjutnya, bisa berupa subsidi biaya pemberangkatan atau pembiayaan pelatihan.

Berdasar studi banding pansus di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, di sana pemda memberi bantuan kursus bahasa Korea dan bahasa Inggris bagi para TKI. Sigit juga menyayangkan belum berfungsinya balai latihan kerja (BLK) untuk para TKI. Padahal, jika BLK tersebut dapat dioptimalkan dia optimistis para TKI asal Kediri akan mendapat keterampilan yang memadai. Pansus, diungkap Sigit, juga telah menyelesaikan bahasan tentang ketenagakerjaan tersebut. Mereka juga sudah memberikan rekomendasi pada pemerintah daerah. Salah satunya, adalah pembuatan perda perlindungan TKI asal Kabupaten Kediri. “Kami akan mendesak agar perda ini segera diwujudkan,” terangnya di kantor DPRD Kabupaten Kediri beberapa hari lalu. (ut/ndr)

hui jika uang yang digunakan untuk melunasi pinjaman dan bunga sebesar Rp 825,5 juta tersebut dari dana UMKM. Karena itu, ketika ada kabar kalau dana tersebut berasal dari UMKM, mereka seolah tak percaya. ”Kami kaget sekali mendengar kabar itu,” akunya. Makanya dia dan rekan-rekannya lalu sepakat membayar utang tersebut. Hanya pembayaran pinjaman tidak dilaksanakan sendiri-sendiri. ”Kami kolektif membayarnya,” ungkapnya. Yang menarik, dalam membayar pinjaman tersebut, pejabat ini mengungkapkan antara pejabat yang sudah pensiun dengan masih aktif tidak sama. Bagi yang masih aktif kebagian lebih besar dibandingkan dengan yang sudah pensiun. ”Kami nggendong ngindit,” ucapnya. Adanya kegotongroyongan membayar pinjaman itu, menurutnya, karena pinjaman Rp 773,95 juta tidak dinikmati pejabat yang meminjam. Namun, uang tersebut diserahkan ke pimpinan. ”Kami hanya tanda tangan pencairan saja. Sedangkan untuk penggunaan uangnya kami tidak tahu,” bebernya. Meski demikian, mereka sepakat untuk loyal kepada pimpinan.

Sehingga, meski tidak menikmati tetapi semuanya sepakat merogoh kocek pribadi untuk melunasinya. Terkait pemeriksaan polda, pejabat ini menyatakan dirinya siap jika diperiksa. Sebab dalam kasus ini sebenarnya 14 pejabat yang meminjam tidak melanggar aturan. Meski tidak menerima uang, mereka sudah melunasinya. ”Sekarang semuanya sudah lunas. Jadi sudah tidak ada masalah,” tuturnya. Sementara itu, Kabag Humas Pemkot Nur Muhyar mengaku belum ada kabar atau surat dari Polda Jatim terkait pemanggilan pejabat pemkot untuk diperiksa. ”Apakah panggilannya lewat pemkot atau langsung ke individunya kami tidak tahu,” ujarnya. Terkait dugaan penyalahgunaan dana UMKM untuk melunasi pinjaman 14 pejabat, Muhyar enggan berkomentar. ”Saya akan tanyakan dulu soal itu,” elaknya. Sayang, pelaksana tugas (plt) Direktur Utama (Dirut) BPR Kota Kediri Atik Surti Nurhayati belum bisa dimintai komentar terkait masalah ini. Berulangkali dihubungi lewat ponselnya kemarin tidak berhasil. Meski terdengar nada sambung tetapi tidak diangkat. (tyo/ndr)

RULLY PRASETYO/RK

KECELE : Seorang siswi SMP melihat pengumuman pengurusan rekomendasi untuk SMA/SMK negeri di Dinas Pendidikan Kota Kediri.

 RIBUAN Sambungan dari hal 29

Pelaksana tugas (plt) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Kediri Edy Purnomo melalui Kabid Pendidikan Dasar Umi Laila, mengakui memang banyak siswa SD/MI yang mendapatkan nilai UASBN di bawah 6,01. Nilai jelek itu paling banyak ditemui pada pelajaran matematika. Menurut Umi karena soal matematika dianggap lebih sulit. “Tingkat kesulitan untuk soal matematika lebih tinggi dibandingkan yang lain,” terangnya. Meski ribuan siswa mendapatkan nilai di bawah 6,01, Umi mengatakan tidak berarti mereka tidak lulus UASBN. Pasalnya dalam kelulusan murid SD/MI tersebut diserahkan kepada rapat dewan guru di sekolah masing DESAK TUNJUK Sambungan dari hal 29

Sebulan setelah ujian kejar paket itu diperkirakan ijazahnya akan keluar. Makanya jika keluarnya ijazah kejar paket molor gara-gara kadisdik belum definitif, Muzer mengatakan hal itu akan meresahkan masyarakat. Sebab, ijazah sangat penting artinya. “Ijazah kejar paket C itu akan digunakan untuk mencari pekerjaan atau kuliah. Jika tidak bisa dikeluarkan gara-gara kadisdik yang masih plt, kasihan peserta ujian kejar paket C,” ujarnya. Padahal secara kepangkatan, Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa ini mengungkapkan di lingkungan pemkot banyak pejabat yang bisa menjadi kadisdik secara definitif. Sehingga, seharusnya wali kota tidak perlu bingung mencari siapa yang akan ditunjuk sebagai kadisdik definitif. “Penentuan kadisdik adalah

 MENANGIS Sambungan dari hal 29 PENYALUR KREDIT : Pengendara sepeda motor melintas di depan kantor BPR Kota Kediri

Sofyan Edward: Enam Tahun Di Dera Diabetes, Puncak Tertinggi Mencapai 400MG/DL Penyakit paling populer yang biasa menyambangi seseorang yang usianya menginjak kepala lima adalah diabetes. Penyakit yang disebut sebagai mother of desease ini menjadi pintu masuk penyakit berat lainnya seperti jantung, darah tinggi dan stroke. Kaum pria umumnya mewaspadai diabetes karena penyakit ini mampu menurunkan kemampuan seksual. “..sudah enam tahun saya didera oleh diabetes, dimana puncak tertinggi pernah mencapai 400 mg/dl....jika kadar gula sedang tinggi..tubuh terasa lemas dan mudah lelah...” ujar Sofyan (57 th), warga Jalan Mpu Sendok –Jambi, mengawali perbincangan. “Sudah banyak usaha yang dilakukannya untuk mengatasinya, namun hasilnya belum sesuai dengan harapan. Sampai suatu hari dirinya memperoleh info Gentong Mas dari salah satu harian lokal. Yakin dengan manfaat dan keamanan herbal, maka pensiunan PNS inipun segera membeli dan minum Gentong Mas secara rutin. Manfaat Gentong Mas dirasakannya setelah rutin minum setiap setiap pagi dan sore. “..... Alhamdulillah, baru tiga minggu minum Gentong Mas kadar gula berangsur turun...minggu kemarin kadar gula saya hampir normal di 200 mg/dl....akibatnya tubuh kembali bugar dan keg-

Sofyan Edward iatan jalan lagi...” ucap Sofyan bersyukur. “...namun yang paling menggembirakan adalah pulihnya kemampuan saya untuk membuat hubungan dengan istri lebih harmonis..” tambah Sofyan. Kini sofyan tetap rutin minum Gentong Mas untuk mempertahankan kebugaran dan merasakan kelezatan rasanya. Gentong Mas dengan bahan utama Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) yang terbukti secara ilmiah efektif mengatasi berbagai kendala kesehatan. Gentong Mas mengandung Chromium yang efektif memperlancar metabolisme gula darah dan mengatur kepekaan sel terhadap insulin sehingga meringankan kerja pankreas. Selain itu Gentong Mas memiliki indeks glisemik

yang sangat aman bagi kesehatan yaitu hanya 35 ( aman jika indeks glisemik dibawah 50), sehingga mampu menjaga dan merawat pankreas agar tetap berfungsi dengan baik. Bandingkan dengan gula putih (cane sugar) yang memiliki indeks glisemik 93 alias sangat potensial mengundang penyakit Diabetes. Gentong Mas juga berisi unsur Omega yang bermanfaat untuk memperbaiki sel pankreas yang rusak. Meski demikian untuk mendapatkan hasil maksimal dalam kencing manis kurangi konsumsi nasi dan gula putih. Selain itu, lakukan olahraga secara teratur, kurangi rokok dan kopi serta perbanyak minum air putih. Gentong Mas dibuat dari Gula Aren dan Nigela Sativa murni dan pilihan pilihan yang diproses tanpa menggunakan bahan kimia dan tanpa bahan pengawet, sehingga aman dikonsumsi. Semakin banyaknya masyarakat yang merasakan sendiri manfaat Gentong Mas membuat permintaan terus meningkat. Untuk informasi lebih lanjut hubungi : 085223018142. Bagi anda yang ingin mendapatkanya sudah tersedia di Apotek / Toko Obat terkemuka Di kota anda. Kediri : 085223018142, Nganjuk : 081331939610 Depke:P-IRT:812.3205.01.114 www.gentongmas.com

Setelah merangkul Mutolikah, Riyamah langsung berpindah pada Imam Safii yang berada di samping Mutolikah. Pria yang juga anak satu-satunya Supiyatun itu menolak bersalaman dengan Riyamah. Alasannya, dia sudah berwudu. Sehingga, khawatir batal dan harus wudu lagi. “Nggak usah salaman, aku tas wudu. Kowe wes tak sepuro, ra usah nangis,” kata Safii. Mendengar jawaban Safii, Riyamah masih belum lega. Dia terus saja menangis mengungkapkan penyesalan atas perbuatan yang dilakukannya. Dia pun terus merangkul Mutolikah yang juga tetangga dekatnya di Desa Sumbersari. Ditemui secara terpisah, Safii dan Mutolikah mengaku sudah mengikhlaskan kepergian ibu mereka. Mereka mengaku pasrah pada Allah dan mekanisme

 TERMOTIVASI Sambungan dari hal 29

Apa yang membuatnya yakin? Ronaldo tak banyak memberikan jawaban. Dia hanya tersenyum sembari menggeleng-gelengkan kepalanya. “Yakin saja. Pokoknya bisa dapat medali,” kata dua bersaudara itu pendek-pendek. Yang pasti, menurut pelatihnya, sejak berangkat ikut kejurnas di Surabaya, bocah yang berulang tahun pada 1 Juli tersebut memang tampak sangat antusias. Dia begitu bersemangat

 PRAJURIT Sambungan dari hal 29

“Hamba semua salah, Yang Mulia. Hamba mohon hukuman.” “Ayo semuanya, ikuti aku!” kata Pu Samrin melangkahkan kaki ke arah selatan, menjauhi area rumah-rumah yang sudah beruntuhan dengan kobaran api yang makin pendek jilat-

masing. Bahkan, meski ada satu siswa yang mendapatkan nilai matematika hanya 1,25, menurut Umi, belum tentu dia tidak lulus. Ini karena standar kelulusan sekolah yang satu dengan yang lain berbeda. “Jika sekolah tersebut menganggap nilai 1,25 adalah standar kelulusannya maka dia bisa saja dinyatakan lulus,” imbuhnya. Pejabat disdik asal Desa Joho, Wates ini mengatakan untuk pengumuman UASBN akan dilaksanakan 19 Juni. Dia mengharapkan pengumuman ujian ini dilaksanakan serentak di SD/MI di Kota Kediri. “Pengumumannya kami serahkan ke sekolah masing-masing,” ungkapnya. Hasil UASBN ini, dikatakan Umi, bisa digunakan untuk mendaftar di SMPN Kota Kediri. Karena sistem pelaksanaan penerimaan siswa baru (PSB) regul-

er SMP/SMA negeri 2010 menggunakan nilai UASBN/NUN dengan tes akademik. Persentasenya 50-50. “Anak-anak yang lulus SD harus kembali belajar giat untuk mempersiapkan tes akademik masuk SMPN,” urai Umi memberi semangat. Bagi siswa SD/MI dari luar Kota Kediri, Umi mengatakan disdik memberi kesempatan mereka untuk mendaftar di SMPN. Karena ada jatah siswa luar kota di setiap SMPN di Kota Kediri. Hanya saja persentasenya di tiap sekolah tidak sama. Paling kecil adalah 6 persen di SMPN 6, dan terbanyak di SMPN 5 sampai 20 persen. “Untuk siswa SD/MI luar kota harus ada surat rekomendasi dari disdik jika ingin mendaftar di SMPN,” ujarnya. Rekomendasi untuk SMPN baru akan dilayani pada 21-26 Juni. Sedangkan untuk SMA/

SMK negeri, rekomendasi akan dilayani mulai besok hingga 26 Juni nanti. Meski demikian, kemarin sudah ada puluhan siswa SMP yang mendatangi disdik untuk meminta rekomendasi. “Saya mau minta rekomendasi masuk SMKN 2,” ucap Kiki Riptiani, siswi SMPN Pagu, saat ditemui di disdik Kota Kediri kemarin. Kiki mengaku tertarik masuk SMKN 2 Kediri karena ingin segera bekerja. “Saya tidak suka masuk SMA. Enak masuk SMKN karena setelah lulus bisa langsung kerja,” jelasnya. Namun, karena kemarin rekomendasi SMA/SMK negeri belum dibuka, Kiki hanya meminta informasi terkait persyaratan mendapatkan rekomendasi. “Tidak apa-apa besok kembali lagi kalau sudah dibuka rekomendasinya,” pungkasnya. (tyo/ndr)

hak prerogratif wali kota. Jadi wali kota harusnya segera menunjuk siapa yang dianggap layak,” imbuhnya. Terkait kadisdik yang akan dipilih, Muzer menyatakan tidak akan mempersoalkan. Karena hal itu adalah kewenangan wali kota. Hanya, dia berharap sosok yang dipilih adalah pejabat yang mempunyai kemampuan mengatur dinas pendidikan. “Disdik adalah salah satu satker strategis dan besar. Jadi harus orang yang berkompeten,” tandasnya. Hal senada diutarakan anggota komisi C Tamam Mustofa. Jika wali kota sengaja menggantung kadisdik sehingga mengorbankan peserta ujian kejar paket, Tamam menilai justru menunjukkan dalam memimpin Kota Kediri kurang bagus. “Ini menunjukkan kalau wali kota tidak prorakyat,” tegasnya. Untuk itu, politisi Partai Golkar ini, mengatakan sebelum ijazah ujian kejar paket C keluar

maka kadisdik harus segera ditunjuk secara definitif. Ini agar masalah ijazah kejar paket C tidak jadi masalah. “Kami tidak ingin peserta ujian kejar paket C mengeluh gara-gara ijazah belum keluar karena kadisdiknya masih plt,” terangnya. Terkait sistem seleksi kadisdik definitif yang harus melalui fit and proper test, anggota legislatif ini mengatakan tidak ada masalah jika Wali Kota Samsul ingin melakukannya. Hanya, dia berharap pelaksanaan fit and proper test dilaksanakan secepatnya. Sehingga saat ijazah kejar paket C keluar kadisdik definitif sudah terpilih. “Jangan sampai masyarakat dirugikan,” ingatnya. Sementara itu, Kabag Humas Pemkot Nur Muhyar mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan konsultasi ke Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur terkait masalah kewenangan pejabat yang tanda tangan ijazah kejar

paket. “Kami masih menunggu petunjuk pelaksanaan (juklak) dari Provinsi Jawa Timur terkait penandatanganan ijazah kejar paket,” ungkapnya. Muhyar mengatakan jika plt kadisdik diizinkan menandatangani ijazah kejar paket maka Edy Purnomo bisa melaksanakannya. Namun, jika ijazah kejar paket tidak boleh ditandatangani plt, pejabat di atasnya bisa menandatanganinya. “Bisa ditandatangani asisten sekkota, atau wali kota,” tuturnya. Yang terpenting dalam masalah ini, Muhyar berharap masyarakat tidak resah. Sehingga, peserta ujian kejar paket bisa mengikuti ujian dengan tenang. “Nanti jika ijazahnya sudah keluar pasti akan ada yang tanda tangan,” terangnya. Lalu kapan kadisdik akan didefinitifkan? Muhyar tidak menjawab secara pasti. “Nanti akan kami koordinasikan dulu soal itu,” pungkasnya. (tyo/ndr)

hukum yang berlaku. Bagaimana hubungan antara keluarga Riyamah dan keluarga mereka setelah peristiwa pembunuhan itu? Mutolikah mengatakan, hubungan mereka tetap baik. Mereka tetap bertegur sapa dan bersilaturahmi seperti biasa. “Mboten satru. Nggih biasa saja, tetap baik,” kata Mutolikah dibenarkan oleh suaminya. Safii hanya mengeluh repot karena beberapa kali diperiksa sebagai saksi. Sebelumnya, pasangan suami istri ini juga dipanggil untuk menjadi saksi dalam sidang Ba, 14, dan He, 9, anak Riyamah. Safii mengatakan, jika mereka menghadiri sidang, otomatis tidak bisa bekerja sebagai buruh tani. Padahal, pekerjaan itu merupakan satu-satunya sumber pendapatan mereka. “Kula pingin kasus niki ndang mari. Ben iso kerjo maneh. Niki wau mriki diterne tonggo. Sangune nyuwun Pak Lurah (Saya ingin kasus ini cepat selesai. Biar bisa bekerja

lagi. Ini tadi ke sini diantar tetangga. Uang sakunya minta Pak Lurah,” keluh Safii. Sementara itu, dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan kemarin memasuki agenda pemeriksaan saksi. Selain Mutolikah dan Imam Safii, majelis hakim yang diketuai oleh Ojo Sumarna dan dua hakim anggota Yunizar K. Daya serta Basuki Wiyono meminta keterangan Kanani. Saksi ini yang menemukan mayat Supiyatun di sungai Badas. Tiga saksi tersebut ditanya seputar meninggalnya Supiyatun. Imam Safii dan Mutolikah ditanya seputar aktivitas Supiyatun sebelum meninggal hingga ditemukan tewas di sungai Badas. Safii dan Mutolikah yang tinggal di depan rumah Supiyatun itu mengaku tak tahu banyak tentang orang tuanya. “Saya sempat mencari saat emak nggak ada di rumah. Tapi nggak ketemu. Baru keesokan harinya diberitahu Pak Polisi,” kata Safii.

Yang menarik, Safii kemarin sempat bersitegang dengan hakim Yunizar K. Daya. Ini terjadi karena Safii dinilai memberikan keterangan berbelit perihal perhiasan Supiyatun. Dalam sidang Ba dan He, Safii mengaku mengetahui perhiasan itu ditemukan di bawah bantal kamarnya oleh polisi. Tetapi, dalam sidang kemarin dia mendadak mengaku tak tahu menahu tentang perhiasan itu. Bahkan, saat Yunizar menunjukkan perhiasan berupa kalung, gelang, anting-anting, dan cincin milik Supiyatun, dia mengaku tak hafal bentuknya. “Ini aneh, dulu bilang tahu. Sekarang bilang tidak tahu. Saudara tidak perlu takut karena saudara menjadi saksi Riyamah,” kata Yunizar. Sidang yang dimulai sekitar pukul 13.00 itu ditutup sekitar pukul 14.30. Sidang akan dilanjutkan Selasa (22/6) masih dengan agenda pemeriksaan saksi. (ut/ndr)

dan yakin bisa meraih prestasi. “Mungkin karena dia memang sangat rajin latihan dan serius sekali,” lanjut Listianingsih di sela-sela latihan. Prestasi yang diraih Ronaldo itu memang di luar dugaan. Ketua Persani Kota Kediri Suyono mengatakan, Ronaldo dan bocahbocah lainnya belum lama berlatih. Berdasar hitungan Persani, mereka baru berlatih sekitar dua tahun. Itu jika dihitung dari latihan mereka secara rutin. Namun, lamanya latihan ternyata tak menjadi faktor

penentu keberhasilan seorang atlet. Yang jauh lebih menentukan adalah kesungguhannya dalam berlatih. Terbukti, saat ini Ronaldo sudah bisa berbicara di tingkat nasional. “Persaingan ketat sekali. Dari seluruh Indonesia, tidak menyangka bisa dapat perak,” kata Suyono. Lalu, apa resep anak sulung dari dua bersaudara itu hingga bisa meraih prestasi gemilang? Bocah yang bakatnya terpantau melalui penjaringan di SD-SD itu tak punya banyak resep. Yang pasti, saat ikut kejurnas itu dia

mendapatkan bekal istimewa dari orang tuanya. “Dibekali jajan-jajan saja. Jadi tambah semangat.” cetus Ronaldo dengan kalimat pendek lagi. Bocah yang bercita-cita menjadi pesenam nasional itu mengaku sangat termotivasi dengan dukungan dari orang tuanya. Sehingga, dia bisa meraih medali. Namun, soal hadiah dari orang tuanya setelah mendapatkan prestasi itu, Ronaldo tak terlalu menghiraukan. “Belum dapat hadiah, tidak apa-apa,” selorohnya dengan mimik malu-malu. (ut)

annya. Po Hun Yi yang mendampingi melangkah cepat dengan hati lega. Sebab, sebenarnya ia sudah tidak kuat menahan sengatan panas api yang ia rasakan hampir membakar alis dan wajahnya. Para pengawal yang beriringan mengikuti dari belakang pun dengan menguatkan diri berusaha untuk terus berada di dalam

barisan. Setelah berjalan beberapa ratus dpa, mereka sampai ke jalan setapak yang membelah hamparan rumput yang menuju arah sungai kecil yang membelah lembah dari barat ke timur. Lembah berumput yang malam itu terlihat seperti hamparan permadani hitam, tidak menunjukkan sesuatu yang aneh yang menarik perhatian.

Sejauh mata memandang, hanya keremangan senjakala dengan gundukan-gundukan bukit membentang di kejauhan dan satu dua pohon yang tegak di tengah lembah yang terlihat. Namun, bagi mata yang terlatih, terlihatlah jejak-jejak kaki musuh yang tersisa pada rumput-rumput dan jalan setapak berupa tanah basah. (bersambung)


Caranya : ketik : SUPORTERAKTIF (spasi) isi pesan, kirim ke (0354) 7002996. Pengirim harus menggunakan bahasa yang baik dan benar serta tidak menyinggung SARA. Jangan Bikin Kecewa persik aku sangat mendukungmu tapi jangan buat kami persik mania kecewa dengan prestasimu yang menurun, tolong ganti pengurus,pelatih,atau pemain yang t idak bisa membawa persik untuk lebih maju, by:kact.. 08993360990 Yang Penting Maju Persik kalah tidak apa-apa yang penting maju terus macan putih. By alumni j persik, 085648055081 Kecewa Lihat Permainanmu persik mengapa kamu jadi seperti ini betapa kecewa hatiku melihat permainanmu yg jelek itu aq sdh skl melihat ini by:sherly joice 085749512360 Kembalikan Semangat Tempur Jangan mudah putus asa, bangkitkan kembali semangat tempurmu untuk melawan musuh, maju terus PERSIK 085736423555 Dipandang Sebelah Mata Persik Jaya..dulu Persik dsegani lawan..bahkan duniapun sempat mmprhitungkan kkuatan Tim Macan Putih.. Skarang lawan d ISL saja mmandangmu sblah mata...keMana Persik yg dulu .?? 085736641266 Ajak Pengusaha Dukung Persik Agar APBD tidak terbebani oleh persik Ajak para pengusaha di wil kediri untuk ikut serta mendukung persik,paling tdk satu perusahaan membat u gaji satu pemain asing.PERSIK kamu bisa! 081234091711 Beri Perhatian Pemain Tolong P.Wali beri perhatian pemain, datang & tonton setiap Persik laga terutama di kandang pasti akan meningkatkan motivasi pemain syukur lagi klo mau m emberi bonus 081259948600 Gandeng Lirboyo Mhn pak dokter ursn spiritual sgr gandeng lirboyo 085649638549 Kembangkan Permainan Pendek Om Aguz kembangkanlah permainan umpan pendek cepat antar kaki,serta angkat prestasi persik kembali. Bangkitlah PERSIK..By Vick Junior 085736375857 Tetap Semangat Jangan menyerah,tetap semangat membela yg benar!! Persikmania ambon 03547066964 Jangan Putus Asa Walaupun kalah kalah kalah dan kalah bahkan di permalukan di kandang jangan putus asa. maju maju maju maju maju maju maju 085730621644 Wake Up My Tiger my white tiger,wake up!!boyong kaka,cristiano ronaldo,rio ferdinand,n,charles puyol.. 085735576900 Tunjuk Iwan Sebagai Manajer satu satunya solusi bkan ganti pelatih/pemain tapi tunjuk iwan budianto manejer persik pasti maju dan juara itu udah terbukti dua kali.... ..........(.udyk persikmania sejati jombang selatan.).. 085649448617 Jangan Pelit ke Persik smua tim spk bola tdk luput dr anggran,jd tlg p ketum jg plit2 amat jk blnja pemain.agung/arya ngadisimo(slm to prsikq) 081335168891 Beli Pemain Bagus Sama2 keluar biaya,beli pemain yg bagus. b i a r d a n a g k m u b a d z i r. g a n t i p a t o d g gonzales+fagundes+hamka!!! By TOBIB CY 081335156006 Bangkit dari Keterpurukan AyoMacanPutlhPersik kbnggaan kotaKDR brdirilh tgakBangkitlh dri ktrpurukn yg lalu biar brlaluKiniKalahknArema.by NONI 088803068065 Kurang Kompak persik loyo krn pengurus,pelati n pemain ndk kompak,ganti pengurs yg buta bola dan segera cari pemain yg unggul sebelum nasib degradasi men impa persikku tercinta.by giotamn 08125936433 Terus Berjuang ayo persik...! Terus berjuang....! Kalahkan lawan mu, & yongki aku nge-fans berat ma kamu...! By: VEA, Kediri 085746700563 Perkuat Lini Tengah BRAVO PERSIK...BANGKITLAH DGN MAIN BOLA2 PENDEK, PERKUAT LINI TENGAH bla perlu 5 pemain skaligus...yakinlah mampu MENJINAKKAN SINGO EDAN...dgn strategi bola2 pendek, BRAVO PERSIK...by persikmania utara. 081335951138 Tahun Depan Lebih Matang Ayo persik kok skrg prmainanmu mnurun drastis! Gk usah muluk2 juara yg pntg bgaimana tim ini dibenahi biar kmptisi thn dpn lbih matang. 081335485616

RABU 16 JUNI 2010

RADAR SPORT

Ritonga Harapan Persik

Kapolresta Baru Berjanji Tak Persulit Perizinan

KEDIRI- Dimutasinya AKBP Rastra Gunawan sebagai Kapolresta Kediri membawa harapan baru bagi Persik. Dengan bergantinya orang nomor satu di Polresta Kediri tersebut Senin (14/6) lalu diharapan Persik tak kesulitan lagi untuk mencari izin untuk menggelar pertandingan. Kapolresta Kediri yang baru AKBP Mulia Hasudungan Ritonga berjanji tidak akan mempersulit perizinan pertandingan Persik. “Kalau soal perizinan, prosedurnya sama dengan masyarakat lainnya. Pada intinya polisi itu tidak mempersulit masyarakat,” kata Ritongan usai dilantik lalu. Namun soal apakah pihaknya akan memberikan izin keramaian untuk pertandingan Persik lawan Persebaya yang belum ditetapkan tempatnya, Ritonga menjawab diplomatis. “Kalau pemberian izin saya masih akan berkonsultasi dengan staf-staf saya,” kata mantan Kapolres Jayawijaya, Papua tersebut. Sebab, menurut Ritonga dirinya belum banyak mempelajari kondisi yang ada di Kota Kediri. Termasuk masalah pertandingan Persik. “Saya baru 2 kali 24 jam ada di Kota Kediri. Saya juga belum tahu kapan pertandingan digelar. Kita lihat hasil rapat saya dengan anggota nanti,” perwira menengah lulusan Akpol tersebut. Seperti diketahui, saat Polresta Kediri dipimpin oleh AKBP Rastra Gunawanan, Persik beberapa kali terusir dari kandangnya saat pertandingan home. Rastra tak memberikan izin pertandingan digelar di Stadion Brawijaya. Pertama adalah laga lawan Arema Indonesia. Akibatnya laga tersebut harus digelar di Lamongan. Sampai akhirnya Persik akhirnya kalah setelah 7 tahun selalu menang lawan Arema. Kedua pertandingan kanMOH. SYIFA/RK dang Persik lawan PersebaM. Hasudungan Ritonga ya. Akibatnya Persik gagal menggelar laga tersebut pada 29 April lalu. Sebab Rastra lagi-lagi tak mengeluarkan izin pertandingan. Laga akhirnya dipindah ke Jogjakarta, namun polisi setempat juga tak memberikan izin. Hal itu membuat Persik dihukum kalah 0-3 dari Persebaya oleh komdisi disiplin (komdis) PSSI. Ujungnya, peringkat Persik melorot ke posisi 17 klasemen dan terjurumus ke jurang degradasi. Ribuan Persikmania sempat mendemo Rastra akibat keputusannya itu. Namun, polisi asal Palembang itu bergeming. Dia kembali mengeluarkan keputusan kontroversial dengan melarang pertandingan tunda Persik lawan Persebaya di Stadion Brawijaya yang akhirnya bisa digelar lagi berdasarkan keputusan komisi banding (komding) PSSI. Akibatnya sampai saat ini belum jelas di mana laga tersebut bisa digelar. “Kapolresta sebelumnya memiliki kebijaksanaan tersendiri. Saya menghormati kebijakan sebelumnya,” tegas Ritongan. (jie)

ANTUJI H. MASROH/RK

CARI CELAH: Bek Persik O.K. John melakukan peregangan saat latihan di Stadion Brawijaya.

Panpel Akan Ajukan Izin Ulang? Bergantinya Kapolresta Kediri Senin (14/6) lalu tampaknya akan benarbenar dimanfaatkan oleh pengurus dan manajemen Persik untuk mendapatkan izin pertandingan Persik versus Persebaya. Bisa jadi mereka akan mengajukan ulang permohonan izin untuk menggelar pertandingan lawan Persebaya yang seharusnya digelar pada 29 April silam. “Kami belum bisa memutuskan (mengajukan izin ulang atau tidak, red). Kami kami akan berdiskusi dengan pengurus yang lain,” kata Humas Persik Nur Muhyar. Soal peluang mendapatkan

izin pertandingan dengan bergantinya Kapolresta Kediri, Nur Muhyar enggan berkomentar. “Ya kita lihat saja nanti,” elaknya. Sebab menurutnya, sampai dengan saat ini pertandingan tunda Persik lawan Persebaya belum bisa dipastikan kapan dan di mana akan digelar. PT Liga Indonesia (PT LI) tak kunjung memutuskan nasib laga tersebut. Akibatnya sampai sekarang laga tersebut menggantung. Yang pasti, Kapolresta Kediri yang lama AKBP Rastra Gunawan sudah menolak memberikan izin pertand-

ingan tersebut. Dalam rapat kordinasi antara Polresta Kediri dengan pengurus Persik beberapa waktu lalu, polisi menyatakan penolakannya. Akibatnya Persik kembali kelabakan mencari alternatif tempat. Stadion Gajayana Malang sempat disebut sebagai alternatif tempat pertandingan. Namun sampai sekarang belum clear. “Kami semua masih menunggu keputusan PT Liga Indonesia. Sehingga belum bisa mencari pengganti Stadion Brawijaya kalau memang tetap tidak diizinkan,” pungkasnya. (jie)

Persani Kota Kediri Rebut 6 Medali Turunkan Pesenam Cilik di Kejurnas KEDIRI- Prestasi para pesenam cilik Kota Kediri terus menggeliat. Dalam kejuaraan nasional (kejurnas) senam antar klub yang digelar di Surabaya beberapa waktu lalu mereka sukses merebut 6 medali. Enam medali tersebut menurut Ketua Persatuan Senam Seluruh Indonesia (Persani) Kota Kediri Suyono terdiri dari lima medali perunggu dan satu medali perak. “Ini prestasi yang sangat bagus bagi Persani Kota Kediri meski belum dapat emas,” katanya kepada Radar Kediri. Sebab kejurnas yang digelar di Surabaya pada 11-12 Juni lalu itu diikuti para pesenam tangguh dari seluruh Indonesia. Seperti Kalimantan Timur, Bali, Lampung hingga Jakarta serta tuan rumah Surabaya. “Kami awalnya tidak memasang target dapat medali di kejuaraan ini,” timpanya.

LENTUR: Para pesenam cilik Kota Kediri yang turun di Kejurnas.

Dalam kejuaraan yang digelar di salah satu mall terbesar di Surabaya tersebut, Kota Kediri menurunkan 12 atletnya. Yang menarik, semua atllet yang dikirim adalah pesenam-pesenam muda usia sekolah dasar. Padahal kejuaraan itu tidak hanya untuk pesenam cilik. Akibatnya beberapa pesenam harus bertarung dengan para pesenam yang lebih senior. “Tapi syukurlah, anak-anak

tetap semangat dan tidak minder,” tandas Suyono di SMAN 8 Kediri. Dari 12 atlet yang dikirim, tak semua pesenam diturunkan. Hanya 9 pesenam saja yang berlaga. “Tiga lainnya cadangan dan memberikan semangat kepada pesenam yang turun,” lanjutnya. (jie)

SPANYOL v SWISS Herman Batak

Pantas Juara, Spanyol Harus Waspada KEDIRI- Bentrok sesama tim Eropa akan kembali terjadi malam ini di ajang FIFA Word Cup 2010. Spanyol berduel dan Swiss yang tergabung di grup H akan menjalani partai perdana. Kiper Persik Herman Batak yang sangat mengidolakan tim Spanyol langsung menyatakan dukungannya kepada Iker Casillas dkk. “Spanyol calon juara. Saya pasti pegang Spanyol,” kata mantan kiper Persikota Tangerang itu. Menurut kiper dengan nomor punggung 58 tersebut, saat ini Spanyol adalah tim yang paling idelam menjadi juara. Semua pemain tim Matador saat ini dalam usia emas dan dalam puncak prestasi. Seperti Gerard Pique, Xavi Hernandez, Xabi Alonso hingga Fernando Torres atau

David Villa dan lain-lain. “Pelatih Spanyol (Vicente Del Bosque, red) juga sangat bagus,” kata kiper berkepala plontos tersebut. Sebaliknya, tim Swiss menurutnya tak sekomplet dan sebagus Spany o l . “ Ta p i semua tim di Piala Dunia tetap bagus. Spanyol harus waspada,” katanya. Melihat hasil pertandingan-pertandingan yang telah digelar sebelumnya di grup A-G, Herman memprediksi selisih gol akan sangat tipis meski dia menjagokan Spanyol. “Paling skor 2-1 atau 1-0. Yang penting Spanyo menang,” katanya. (jie)

URUGUAY v AFSEL Wawan Widiantoro:

Tuan Rumah Akan Bangkit KEDIRI- Setelah menuai hasil kurang maksimal di laga perdana lalu, tuan rumah Afrika Selatan (Afsel) diperkirakan akan bangkit. Paling tidak itulah prediksi winger Persik Wawan Widiantoro saat pertandingan Afsel lawan

Uruguay dini hari nanti. “Sebagai tuan rumah, Afsel akan bangkit dan ngotot lolos ke babak selanjutnya,” kata sayap yang sering beriperasi di sektor kiri itu. Namun, menurutnya Afsel juga tak akan mudah mendapatkan kemenangan. Sebab lawannya Uruguay juga berusaha bangkit. Sebab sebelumnya Diego Forlan dkk juga menuai hasil seri. “Grup A persaingan sangat ketat,” kata mantan pemain PKT Bontang yang kini kembali membela Persik. Lalu tim mana yang didukungnya? Menurut Wawan, Afsel akan lebih punya peluang untuk mendapatkan kemenangan. Sebab mereka akan didukung puluhan rebu pendukungnya. “Faktor tuan rumah saya pikir ada pengaruh. Skor tipis 1-0 untuk Afsel,” tebaknya. (jie)

CMYK

40


16/06/2010