Issuu on Google+

CMYK

JUMAT 16 APRIL

33

TAHUN 2010

Anggaran Psikotes Rp 74 Juta Smast Langsung Beber Biaya, Smada Belum KEDIRI- Desakan Komisi C DPRD Kota Kediri agar Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) membeberkan rincian penggunaan anggaran pendaftarannya langsung direspons SMAN 1 (Smast). Kemarin, sekitar pukul 10.00, mereka menempel rincian penggunaan anggaran yang dipungut Rp 250 ribu per siswa itu di papan pengumuman. “Semua ada rinciannya. Jadi, siapapun yang ingin mengetahui penggunaan uang pendaftaran bisa melihat di papan pengumuman,” ujar Koordinator RSBI Smast Eko Agus Suwandi kepada Radar Kediri kemarin. Dalam pengumuman tersebut diketahui, anggaran paling besar digunakan untuk tes psikologi sebesar Rp 74,05 juta. Lalu, kesekretariatan Rp 17,85 juta, wawancara orang tua Rp 11,5 juta, sosialisasi Rp 11,4 juta, kebutuhan operasional pendaftaran Rp 9,7 juta, wawancara bahasa Inggris Rp 5,7 juta, dan seleksi administrasi Rp 1,9 juta. Selain itu, ada pula subsidi untuk

MOH. SYIFA/RK

ONLINE: Erma Kusumawati menunjukkan sistem informasi kredit yang bisa diakses langsung oleh warga dalam sosialisasi di kantor BI Kediri kemarin.

Bisa Akses Langsung Informasi Kredit Bank Indonesia Perketat Pengawasan lewat BIK KEDIRI- Para debitor atau peminjam modal ke bank kini tak bisa lagi sembarangan. Sebab, Bank Indonesia (BI) melakukan pengawasan yang lebih ketat terhadap mereka. Yakni, melalui Biro Informasi Kredit (BIK).

Menurut Deputi Direktur Direktorat Perizinan dan Informasi Perbankan (DPIP) Adam Srihono, ini dilakukan BI sebagai bentuk pendisiplinan bagi debitor dan perbankan. Sehingga, potensi untuk menjadi debitor nakal bisa semakin dipersempit. ”Mereka yang memiliki kredit bermasalah akan segera ketahuan,” ujarnya saat ditemui Radar Kediri usai sosialisasi keberadaan BIK di kantor BI Kediri kemarin.

SERIAL PU SINDOK Andalkan Batu untuk Menahan Serangan “Saya berharap, Tuan Abu Sa’ad sudah mengungsikan prajurit-prajurit yang sakit saat musuh menyerang.” “Saya juga berharap begitu, Tuan,” kata Pu Samrin. Sewaktu Pu Samrin akan melanjutkan kata-kata, telinganya yang tajam menangkap suara gemuruh di kejauhan. Ia tajamkan pendengaran. Dan saat ia mendapat kepastian bahwa arah datangnya suara gemuruh itu dari barat, yaitu dari arah kota Chao Chih, serta merta ia berteriak-teriak memperingatkan anak buahnya untuk bersiaga, “Pasukan musuh datang. Semuanya, siaga! Cepat! Cepat!” Anak buah Pu Samrin dan Rawai Latang yang belum menghabiskan sisa-sisa ransum mereka, buru-buru melempar daun-daun berisi sisa makanan mereka ke tanah. Baca Andalkan... Hal 43

14

Adam menerangkan, sebenarnya sistem ini sudah ada sejak 2006, tapi baru gencar disosialisasikan mulai 2007. Sedangkan, untuk versi online yang bisa diakses masyarakat (debitor) baru dimulai awal 2010. Adapun pengawasannya, lanjut Adam, meliputi laporan mengenai data kredit atas nama orang atau badan usaha serta informasi kolektibilitasnya. Baik untuk posisi hari ini

maupun histori 24 bulan ke belakang. “Jika ternyata diketahui memiliki masalah, maka debitor akan sulit untuk mengajukan kredit lagi,” lanjutnya. Adam tidak menyangkal bahwa semakin ketatnya pengawasan itu karena banyaknya kasus kredit nakal belakangan ini. Termasuk, yang berskala besar. Makanya, semua akan ditertibkan dan dirapikan. Baca Bisa Akses... Hal 43

Minggu Depan Mulai Diperiksa sebagai Tersangka KEDIRI- Direktur Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian pada Masyarakat (LP3M) Universitas Kadiri (Unik) Edy Kustiani terancam ditahan dalam kasus dugaan korupsi dana Program

Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM) senilai Rp 1,05 miliar pada 2008. Komitmen itu disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Badri Baidhawi melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Hadi Sujito kemarin. Menurutnya, perempuan tersebut akan mulai diperiksa sebagai tersangka, minggu depan. ”Insya Allah kami tahan,” ujarnya kepada Radar Kediri. Seperti diberitakan, dalam program ini, Edy menjadi penanggung jawab

program. Dia ditetapkan sebagai tersangka bersama Supandji yang menjadi bendaharanya. Mereka diduga melakukan mark up anggaran. Khususnya saat memberikan bantuan peralatan dan menggelar pelatihan pembuatan pupuk bokashi kepada kelompok tani di Desa Selopuro, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, 15-25 Desember 2008. Dalam pelatihan itu, mereka melaporkan pelaksanaannya berlangsung sepuluh hari.

TUDING SOFIATUN:

Jawaban : Salah satu syarat sah salat adalah memakai pakaian yang suci. Dalam surat alMuddatstsir ayat 4, Allah berfirman: “dan pakaianmu bersihkanlah.” Dari ayat tersebut diambil pengertian bahwa yang termasuk pakaian adalah juga segala sesuatu yang dipakai atau dikenakan mushalli (orang yang salat), termasuk cincin. Sedangkan darah adalah termasuk salah satu benda najis. Oleh karena itu, salat dengan mengenakan cincin yang di dalamnya terdapat darah adalah tidak sah. Baca Sahkah... Hal 43 Pertanyaan untuk Dialog Jumat bisa dikirim via email ke alamat: redaksiradar@gmail.com atau langsung ke stain_kediri@yahoo.co.id. Bisa pula via SMS ke nomor 081335197050. Tulis pada subject-nya: DIALOG JUMAT RADAR KEDIRI. Sebutkan pula nama lengkap dan alamat Anda.

Siti Aisyah sempat emosional saat menjadi saksi Sofiatun dalam sidang di PN Kota Kediri kemarin.

Sebut Kesaksian Eko Rekayasa Siti Mengaku Bisa Pakai HP di Lapas

Pertanyaan : Sahkah cincin pernikahan Nia Ramadhani yang berisi darah dia dan suaminya dipakai untuk salat? Berkaitan dengan ini, bagaimana langkah kita untuk amar ma’ruf nahi munkar? (Ahmad, Bandarkidul, Mojoroto)

Rp 74,05 juta Rp 17,85 juta Rp 11,5 juta Rp 11,4 juta Rp 9,7 juta Rp 5,7 juta Rp 1,9 juta Rp 187,3 juta

siswa miskin berprestasi sebesar Rp 18,75 juta. Sehingga, total kebutuhannya mencapai Rp 187,3 juta. Masing-masing disebutkan rinciannya. Eko menjelaskan, tes psikologi (psikotes) membutuhkan biaya tertinggi karena panitia harus menggandeng pihak ketiga. Yakni, Universitas Negeri Malang (UNM). Ini dimaksudkan agar hasilnya kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan. Sebab, psikotes sangat penting artinya bagi peserta. Baca Anggaran... Hal 43

Namun, dalam praktiknya, kejaksaan menemukan hanya dua hari. Begitu pula dalam pemberian bantuan peralatan. Yang disalurkan ternyata hanya separo dari laporan. Atas hal ini, kejaksaan menilai telah terjadi kerugian negara sebesar Rp 525 juta. Hadi mengatakan, Edy akan dijerat dengan pasal 2, 3, 8, dan 9 UU No 31/1999 sebagaimana diubah menjadi UU No 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Baca Kejaksaan... Hal 43

Kerangka Puncu Diduga Guru TK

MOH. SYIFA/RK

Sahkah Cincin Nia Ramadhani untuk Salat?

- Tes psikologi - Kesekretariatan - Wawancara ortu - Sosialisasi - Ops pendaftaran - Tes bhs Inggris - Seleksi administrasi Total

Kejaksaan Akan Tahan Direktur LP3M Unik

Oleh : Agus Sunyoto

ILUSTRASI : SAEFUDIN ASRO/RK

Rincian Penggunaan Biaya Pendaftaran SMAN 1 Kediri

KEDIRI- Siti Aisyah, 30, presiden komisaris (preskom) PT Surya Cahaya Sumunar (SCS), kemarin membuat kesaksian mengejutkan. Dia mengatakan bahwa kesaksian Kabag Pengolahan Cengkih PT Gu-

dang Garam (GG) Eko Haryanto Eko Haryanto, 49, dan Rhuriko Aikha, 47, istrinya, pada sidang Senin (12/3) lalu, telah dirancang bersama. Menurut Siti, kesepakatan itu dibuat beberapa hari sebelum sidang. Saat itu, Aikha berjanji kepadanya akan menanggung ganti rugi para korban senilai Rp 7,8 miliar. Asalkan, dia tidak menyeret nama Eko

dan Aikha menjadi terdakwa baru dalam kasus penipuan senilai belasan miliar tersebut. “Kami sudah merekayasa sebelumnya,” katanya dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Kota Kediri kemarin. Bahkan, Siti dengan tegas menyebut bahwa kesaksian Eko dan Aikha hanyalah sandiwara. Baca Sebut... Hal 43

Asal Wates, Menghilang Setelah Cekcok

Menurut Andris, identitas itu terungkap setelah Sumadji, 35, suami Eny, membaca berita penemuan kerangka tersebut di media massa. Kebetulan, sudah sejak 1,5 bulan istrinya yang menjadi guru taman KEDIRI- Misteri penemuan ker- kanak-kanak (TK) menghilang. angka mayat di Hutan Lindung SimDia curiga karena ciri-ciri pakaian penan Desa Manggis, Kecamatan yang disebutkan oleh polisi mirip Puncu, Minggu (4/4) lalu, mulai ter- dengan milik istrinya. Makanya, ungkap. Polisi memastikan, identitas Sumadji lantas menghubungi salah kerangka yang diduga kuat sebagai satu kenalannya di subbag reskrim korban pembunuhan itu adalah Eny, polwil. 32, warga Desa Jarak, Kecamatan Benar saja, setelah diperlihatkan Wates, Kabupaten Kediri. ”Identitas langsung dengan pakaian yang ini terungkap setelah suami kor- dikenakan, dia memastikan bahwa ban mengenali ciri-ciri yang ada,” kerangka yang kini berada di Labfor ungkap Kasubbag Reskrim Polwil Polda Jatim tersebut adalah istrinya. Kediri Kompol Andris Wewengkang Kaus putih, jaket jumper kombinasi saat dihubungi Radar Kediri melalui merah putih, celana jeans abu-abu, ponselnya tadi malam. serta gelang mika putih tersebut Seperti diberitakan, kerangka ter- milik Eny. ”Sumadji sangat yakin sebut ditemukan Minggu (4/4) lalu, bahwa barang-barang tersebut milik sekitar pukul 13.00, oleh Sugeng, istrinya,” lanjut Andris. 40, warga setempat, yang sedang Lalu, bagaimana terhadap dugaan mencari kayu bakar. Kondisinya pembunuhan di balik penemuan sudah membusuk dan terbungkus kerangka mayat tersebut? Andris glangsing (karung plastik). Bahkan, mengatakan masih menyelidikinya. kepalanya lepas dari tubuh. Baca Kerangka... Hal 43

Tim Voli Putri Kota Kediri Runner Up Liga Remaja Jatim

Gagal Pertahankan Gelar karena Sering Hujan Tim bola voli putri Kota Kediri baru saja sukses merebut peringkat dua atau runner up kompetisi bola voli Liga Remaja Jawa Timur. Sebuah prestasi sekaligus kegagalan mengulang prestasi yang sama pada tahun sebelumnya. ANTUJI H. MASROH, Kediri Ada 14 cewek yang memperkuat tim voli Kota Kediri di kompetisi yang digelar di GOR Ken Arok, Kota Malang, pekan lalu. Mereka adalah Jeni Indra Sabila (kapten), Irma, Reni Meilana, Febrianti, Desy, Anggun, Hani Budiarti, Eva, Sulus Sahaba, Riski, Imas, Tyas, Rosa, dan Melan. Meski memperkuat Kota Kediri, tak semua berdomisili di kota ini. Ada sebagian yang berasal dari Kabupaten Kediri. Termasuk sang kapten, Jeni Indra Sabila, yang akrab disapa Jeni. “Tapi kami bersekolah di Kota

 Iklan/Langganan Hubungi : (0354) 699665 ; 681320

ISTIMEWA

RUNNER UP: Tim voli putri Kota Kediri usai menerima trofi di GOR Ken Arok, (11/4).

Kediri. Jadi, bisa memperkuat Kota Kediri,” kata siswi kelas sepuluh SMAN 4 Kediri itu. Meski tak berasal dari satu kota dan berlainan sekolah, hal itu tak memengaruhi kekompakan tim yang dibesut duet pelatih Suyono dan Marwati tersebut. Buktinya, mereka sukses menjadi finalis di ajang bola voli yang diikuti puluhan tim dari seluruh penjuru Jawa Timur. “Lawan yang kami hadapi sangat berat semua,” cetus Sutaji, pengurus Persatuan Bola Voli Seluruh Indoesia (PBVSI) Kota Kediri yang juga pembina tim voli putri tersebut. Sebelum bertarung di partai puncak melawan Kabupaten Blitar, tim Kota Tahu sukses menekuk tim-tim tangguh lainnya. Termasuk, tim Kota Malang yang menjadi tuan rumah dan tim Kota Surabaya yang sangat diunggulkan. Di babak delapan besar, tim Kota Malang mereka empaskan. Sedangkan, di babak semifinal, Jeni Indra dkk menang mutlak dengan skor 3-0 atas tim Baca Gagal... Hal 43 Kota Surabaya. www.radarkediri.co.id


KEDIRI RAYA

34

RADAR KEDIRI

JUMAT 16 APRIL 2010

Diskusi Terbatas tentang Rencana Pendirian Unibraw di Kota Kediri (4-Habis)

Pemkot Menyiapkan Lahan, Universitas Brawijaya Bangun Gedung Wali Kota Samsul Ashar ingin meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Kediri dengan adanya Universitas Brawijaya. Karena dengan adanya perguruan tinggi negeri (PTN), lapangan pekerjaan baru akan muncul. Namun demikian, jadi atau tidaknya UB di Kota Kediri diserahkan ke masyarakat. Keinginan Pemkot Kediri mendirikan Universitas Brawijaya (UB) di Kediri tidak lain karena ingin meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM). Menurut Wali Kota Kediri Samsul Ashar, IPM Kota Kediri mengalami penurunan. “IPM Kota Kediri sekarang ini tertinggal dibandingkan daerah lain,” akunya. Samsul mengatakan merosotnya IPM sejak 2003. Terakhir IPM Kota Kediri hanya 70. Sedangkan daerah di sekitar Kediri di atas 70. Selain itu, Samsul mengatakan kalau Kota Kediri harus mengurangi ketergantungan dari sektor industri. Karena sampai sekarang sektor industri menyumbang sekitar 70 persen produk domestik regional bruto (PDRB). Karena itu, Samsul bertekad mengedepankan sektor pendidikan dan kesehatann untuk mendongkrak IPM dan menguatkan perekonomian

di Kota Kediri. “Harus dipikirkan cara lain untuk mengangkat ekonomi Kota Kediri,” ujarnya. Dengan munculnya UB, Pak Dokter-panggilan akrab Samsul Ashar berharap akan berpengaruh langsung terhadap perekonomian masyarakat. Karena akan banyak orang dari luar kota yang datang ke Kota Kediri. Hal itu pula yang selama ini dilihat oleh Samsul di RSUD Gambiran. “Hampir 60 persen pasien berasal dari luar Kota Kediri,” ujarnya. Terkait anggaran, Samsul menegaskan kalau pemkot tidak akan terbebani pembangun fisik UB. Karena bangunan fisik tersebut akan menjadi tanggung jawab UB. “Kami hanya menyediakan lahan saja,” ujarnya. Dengan hanya menyediakan lahan, Samsul mengatakan berdirinya UB di Kota Kediri tidak akan mengganggu Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Kediri. “Saya ingin masyarakat Kota Kediri tidak pesimistis dalam menyambut rencana pendirian UB,” ujarnya. Meski demikian, Samsul mengatakan menyerahkan sepenuhnya soal jadi atau tidaknya UB di Kota Kediri ke masyarakat. Apakah masyarakat setuju atau tidak, hal itu yang akan jadi penentu. “Kalau setuju maka pembicaraan dengan UB akan dilanjutkan dan sebaliknya,” ujarnya. Ketika hal ini ditanyakan ke sekitar 80

ANTUJI H. MASROH/RK

SEMARAK: Wali Kota Samsul Ashar (tengah) menyerahkan berdirinya UB ke masyarakat.

peserta diskusi, mayoritas peserta mengaku setuju dengan rencana pendirian UB di Kota Kediri. “Kami setuju UB di Kota Kediri,” ujar mayoritas peserta diskusi.

Sementara itu, Staf Ahli Pendayagunaan Sarana dan Prasarana UB Prof. Masruchin Rubai mengatakan sebenarnya saat ini pendirian UB di Kediri masih dalam tahap penjajagan. Tapi, jika

pemkot dan masyarakat Kediri sudah setuju, tak menutup kemungkinan secepatnya akan dibuka. ”Ya kalau tidak tahun ini, paling tidak tahun depan,” kata Masruchin mewakili Rektor UB Prof. Yogi Sugito. Masruchin menjamin semua biaya operasional UB di Kota Kediri akan ditanggung UB sendiri. Pemkot hanya menyediakan lahan saja. ”Tidak akan mengganggu APBD Kota Kediri,” ujarnya. Menurut Masruchin penjajagan pendirian UB di Kota Kediri perlu dilakukan. Karena salah satu persyaratan untuk membuka cabang di luar domisili adalah adanya persetujuan dari masyarakat dan pemerintah daerah. ”Jika salah satu unsur tersebut tidak terpenuhi, maka tidak akan bisa terlaksana,” ujarnya. Sementara itu, Susiana, salah satu ibu rumah tangga asal Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren mengatakan sangat ingin UB dibuka di Kota Kediri. Karena dia mempunyai dua orang anak yang akan kuliah. ”Kalau ada UB di Kota Kediri akan hemat biaya karena tidak perlu kos,” ujarnya. Karena itu, Susiana berharap pendirian UB di Kota Kediri segera direalisasikan. Sehingga, kedua anaknya tidak harus ke luar Kota Kediri untuk menimba ilmu di perguruan tinggi negeri (PTN). (fa/tyo)

Oknum Polisi Pesta Sabu-sabu

BANYAKAN

Mengajak Wanita Idaman Lain di Kamar Hotel PARE- Aiptu Didik Supriyadi, 45, oknum anggota Polres Kediri ditangkap rekannya sendiri Rabu (14/4). Didik ditangkap di Satuan Reserse dan Narkoba (Satreskoba) Polres Kediri kamar nomor 134 Hotel Amanda, Jalan Letjend Sutoyo, Kecamatan Pare. Saat digerebek, Didik bersama dengan Eva Kusdian, 27, warga Jalan Flamboyan, Desa Tulungrejo,

Kecamatan Pare yang diduga merupakan pasangan selingkuhannya. Mereka sedang menghisap sabu-sabu. Menurut sumber yang dihimpun Radar Kediri , penggerbekan Didik dilakukan sekitar pukul 15.00. Penggerebekan tersebut dipimpin langsung Kasatreskoba AKP Totok Budi Hartono. “Kami melakukan penggerebekan setelah mendapat laporan dari salah seorang warga kalau ada yang memakai narkoba di hotel,” ujarnya. Menindaklanjuti laporan tersebut, mantan Kapolsek Ngadiluwih tersebut mengumpulkan

delapan anggotanya. Selain itu, Totok juga meminta bantuan emPat personil dari Unit Pelayanan, Pengaduan, dan Penindakan Disiplin (P3D) Polres Kediri. Setelah di hotel, petugas lalu melakukan pemeriksaan di beberapa kamar. Hasilnya, mereka menemukan sebuah kamar yang dikunci dari dalam. “Kami mengetuk pintu dan meminta agar dibuka tetapi tidak dibuka,” ujar Totok. Ketika petugas akan mendobrak, petugas hotel melarangnya. Mereka meminta agar petugas masuk melalui jendela. Kemudian, mereka berhasil masuk melalui

jendela. Mengetahui ada polisi masuk, Didik dan Eva terkejut. Meski saat itu, kedua tersangka tidak membawa narkoba tetapi petugas tak mau terkecoh. Petugas langsung menggeledah seisi kamar. Setelah beberapa titik tidak ditemukan petugas tak mau menyerah. Mereka terus mengecek. Kecurigaan muncul ketika lampu kamar tidak bisa menyala. Selanjutnya, petugas mengecek lampu kamar. Saat lampu dilepas, ditemukan sabu-sabu seberat 0,64 gram di plastik.

Dengan adanya barang bukti sa-bu-sabu tersebut, Didik dan Eva tidak bisa mengelak. Mereka langsung digelandang ke Mapolres Kediri. “Kami saat ini masih memeriksa kedua tersangka,” ujarnya. Sementara itu, Eva mengaku kalau dia dan Didik memakai sabu-sabu di kamar hotel. Sabusabu seberat 0,64 gram tersebut adalah sisa sabu-sabu yang belum sempat dihabiskan. “Saya diajak Didik,” katanya. Eva mengatakan dengan memakai sabu-sabu, dia merasa pusing. “Saya baru pertama kali memakai,” ujarnya. (dp/tyo)

AGUS DWI PRASETYO/RK

BARANG BUKTI: Pisau dan batu bata yang digunakan Muhamad Fauzi alias Mbes untuk memukul Sukhoiri.

Perangkat Desa Sendang Dihajar

TUTUP MUKA

AGUS DWI PRASETYO/RK

Muh. Fauzi alias Mbes, 32, warga Desa Sendang, Kecamatan Banyakan harus meringkuk di balik jeruji besi kemarin. Dia ditahan karena merampas handphone Nokia 2100 milik Sukhoiri, 40, tetangganya pada 27 Juni 2009. Selain itu, Mbes juga tega menganiaya korban dengan memukul pelipis kiri Sukhoiri dengan batu bata. Tidak itu saja, Mbes juga mengancam korban dengan pisau. Menurut Kapolsek Banyakan AKP Sudarminto, petugas baru berhasil menangkap Mbes kemarin. Dia ditangkap sekitar pukul 05.30 di rumahnya. “Saat kita tangkap, pelaku masih tidur,” ujarnya kemarin. Diakui Sudarminto, Mbes menjadi buron sekitar sepuluh bulan setelah kejadian tersebut. Sebab, setelah petugas menggerbeknya pascakejadian, tersangka sudah tidak ada di tempat. “Informasinya dia sudah melarikan diri ke Jember hingga Batam,” ujarnya. Namun, beberapa hari lalu, petugas mendapatkan informasi kalau tersangka pulang kampung. Tak mau buruannya kabur, petugas langsung menggerbek pagi hari. Tanpa kesulitan petugas berhasil membekuk Mbes. Sebab, dia masih tertidur. Selanjutnya, Mbes digelandang ke Mapolsek Banyakan untuk dimintai keterangan. Kepada petugas, kata Sudarminto, Mbes mengaku menganiaya Sukhoiri karena sakit hati. Katanya, Sukhoiri sering mengolokolok Mbes. Karena itu, Mbes langsung menyusun rencana menghajar Sukhoiri. Sekitar pukul 18.30, Mbes mengirim short message service (SMS) kepada Sukhoiri, yang merupakan perangkat desa setempat. Isinya, dia melaporkan ada pencuri yang berhasil ditangkapnya. Namun, SMS tersebut tak ditanggapi Sukhoiri. Kecewa dengan hal itu, Mbes mendatangi rumah korban. Dia kemudian mengajak Sukhoiri ke rumah ketua rukun tetangga (RT). Sesampainya di rumah ketua RT, ternyata pencuri yang dikatakan pelaku tidak ada. Tanpa banyak basa-basi, Mbes tiba-tiba menghajar korban dengan memukulnya dengan batu bata. Selain itu, pelaku lalu mengancam korban dengan sebilah pisau serta merebut handphone Nokia 2100 yang dibawa korban. Setelah itu pelaku lalu melarikan diri. Sementara itu, keberadaan handphone korban yang dibawa pelaku tidak jelas keberadaannya. “Katanya handphonenya hilang,” pungkas Sudarminto. (dp/tyo)

Dipindah, Bolos Dua Hari

Sementara itu, status Didik di Polres Kediri masih tergolong baru. Dia baru pindah dari Polwil Kediri Senin (12/4). “Dua hari dia bolos,” ujar Kasatreskoba Polres Kediri AKP Totok Budi Hartono kemarin. Dijelaskan Totok, sebelum di Polres Kediri, Didik adalah

anggota Satuan Samapta Polwil Kediri. Namun, karena masih baru pindah, dia belum mendapatkan tempat di Polres Kediri. Apalagi, setelah datang Senin, dia sudah tidak pernah masuk kantor. Berdasarkan keterangan dari Didik kepada petugas, kata

Totok, tersangka menggunakan sabu-sabu tidak sekali. Mereka menggunakan sabu-sabu berulang kali. “Dia dan Eva ada hubungan asmara sejak enam bulan lalu,” ujarnya. Sementara itu, Eva mengaku kalau dia dan Didik hanya berstatus ‘teman’. “Hanya te-

Petugas menunjukkan barang bukti sabu-sabu seberat 0,64 gram yang digunakan Eva Kusdian dan Aiptu Didik Supriyadi di Mapolres Kediri kemarin. Diduga Didik dan Eva adalah pasangan selingkuh.

man saja,” katanya sambil terus menangis dan menutup mukanya dengan handuk. Eva mengatakan kalau dia dan Didik sama-sama sudah berkeluarga. Didik sudah mempunyai anak dua dan Eva beranak satu. “Saya sangat menyesal,” ujarnya. (dp/tyo)

“TANDA JAYA” Elektronik PKL Pare Menjamur Banting Harga “TANDA JAYA” Elektronik Banting Harga Memanjakan pelanggan “TAN DA JAYA” electronic selalu sedia barang-barang baru dan produk model baru & juga banting harga. “Pelanggan jadi raja” sebagai ungkapan terimakasih “TANDA JAYA” kepada pelanggan. Penghargaan yang luar biasa “TANDA JAYA” berikan dengan potongan harga special = 1. DVD KARAOKE LUAR BIASA dengan 23000 lagu, ada skore nilai, hadiah album judul lagu, yang cantik dan harga terjangkau. 2. DVD Tahan Banting + MP4

harga Rp. 480rb jadi Rp. 389rb. 4. Mesin Cuci 7,5kg, body anti karat, 3 dimensi, tutup transparent, diantar sampai rumah, harga Rp. 1300rb jadi hanya Rp. 879rb. 5. Camera digital discount s/d 50%. 6. Lemari besi yg kuat, tahan api, anti maling, murah lagi. Bergegaslah ! Persediaan terbatas, berlaku 2 minggu s/d 26 April 2010 Segera Hubungi Pusat Elektronic & Parabola “TANDA + USB, harga Rp. 400rb jadi JAYA” Electronic Rp. 188rb/239rb. Jl. Dhoho 161 Telp. 682233 3. TV 14” sterco, multi, warna Kediri

PARE- Pedagang kaki lima (PKL) diKecamatanParesemakinmenjamur. Kemarin, berdasarkan pengamatan wartawan koran ini PKL menggelar dagangannya di trotoar hingga bahu jalan raya.Akibatnya, pengendara dan pejalan kaki menjadi terganggu ketika melintas di jalan raya Pare. Sebenarnya, 24 Maret, beberapa petugas Satpol PP Kabupaten Kediri sudah menertibkan PKL tersebut. Hanya,petugastidakmasihmemberikan peringatan. PKL diminta untuk tidak berjualan. Dikonfirmasi terkait hal itu, Ketua Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) Kecamatan Pare, Budi Rahayu mengatakan sudah beberapa kali mengingatkan PKLuntuk tidak jualan dibahujalan.“Tapiteman-temanmasih saja bandel,” ujarnya. (dp/tyo)

Pemimpin Redaksi : Tauhid Wijaya. Redaktur Pelaksana: Mahfud. Redaktur/Asisten : Imam Subawi, Endro Purwito, . Staf Redaksi/ Reporter : Puspitorini Dian H, Rully Prasetyo, Timur Pradopo, Sri Utami, Antuji Hayatri Masroh, Heri Muda Setiawan. Pracetak : M Arif Hanafi (koordinator), Saifudin Asro, M. Sahrul Mubarok Sekretaris Redaksi : Masrurotus Solikah Pemasaran dan Offprint : Ahmad Qodiron (Manager), Samsul Ghorib, Robbet Agus Juwandono, Iklan: Chafid Suyuti (manager), M. Najib , Dillia Yuliharti Administrasi Iklan : Efi Susanti Penerbit : PT Kediri Intermedia Pers. Direktur/ GM : Sholihuddin Bagian Keuangan/Administrasi : Reliya Iin Nugraini, ZS Dwi Hartutiek, Choirul Anam, Yusi Ratna, SIUPP : 1527/SK/Menpen/SIUPP/1999 Alamat Redaksi/ Iklan dan Pemasaran : Jl. Brawijaya 27D Kediri Telepon : (0354) 681320 - 699665 Fax. (0354) 687904 E-Mail : radarkediri@gmail.com / rdkediri@yahoo.com Perwakilan Surabaya : Graha Pena Lt. 4, Jl. A Yani 88, Telp: (031) 8283333 (Hunting), Fax : 031.8255555.


CMYK

JUMAT 16 APRIL

TAHUN 2010

35

THE SPIRIT OF AUTONOMY

Belum Pasti Diterima Dua CPNS Diduga Berijazah Palsu

HERI MUDA SETIAWAN/RK

SOAL INTERNAL : Suparman dan Sunarji menyimak keterangan yang disampaikan Rifai (kanan) pada sidang kasus pembunuhan Adam Malik kemarin.

Saksi Ungkap Pola Kepemimpinan Otoriter NGANJUK- Kepemimpinan Suparman selama menjadi Ketua Golkar dinilai otoriter. Setidaknya itulah yang terungkap dalam persidangan lanjutan kasus pembunuhan mantan wakil Sekretaris Golkar Adam Malik kemarin. Hal ini disampaikan dua mantan pengurus Partai Golkar Ahmad dan Rifai. Seperti dituturkan Ahmad Wakil Ketua 6 Partai Golkar 19992004, “Pak Suparman itu suka ngecing (mengincar, Red),” ujarnya. MenurutAhmad, kesan tersebut dia tangkap selama menjadi pengurus di bawah kepemimpinan Suparman. Salah satu contoh kecil itu pernah menimpa dirinya. Saat itu dia disuruh Suparman mewakili menghadiri acara di pendapa Pemkab Nganjuk. Namun saat dirinya datang, Suparman telah berada di sana. Bahkan dia akhirnya disuruh untuk berbaur dengan para santri, “Saya seperti dipermalukan,” ungkap pria yang

juga menjabat sebagai Ketua Badan Amil Zakat (BAZ) Nganjuk. Tidak hanya itu, gara-gara sikap Suparman tersebut dia pernah seperti diombang-ambingkan saat maju sebagai calon anggota legislatif. Saat itu tanpa alasan yang jelas daerah pemilihan-nya (dapil) dipindah-pindah, “Gara-gara itu uang saya habis di ‘jalan’,” terang pria yang tinggal di Desa Sukorejo, Loceret tersebut. Akibat ketidakcocokan, dirnya pernah nyaris tidak boleh mengikuti Musda Golkar 2004. Meski dirinya adalah pengurus, Ahmad mengaku hanya diperbolehkan melihat dari jarak jauh. Sehingga dia tidak mengetahui persis pertanggungjawaban pengurus saat itu, “Cuma dari kabar yang saya terima pertanggungjawabannya diterima,” tegasnya. Saat ditanya tentang adanya uang partai yang digunakan untuk biaya kasasi, Ahmad mengaku tidak mengetahuinya. Ini disebabkan, dia

Kecewa dengan Wakil Rakyat Delapan bulan para wakil rakyat Nganjuk duduk sebagai anggota DPRD Nganjuk. Namun sampai saat ini belum ada manfaat yang dirasakan khususnya menyangkut kepentingan masyarakat Nganjuk. Malahan kalau kita melihat, Maret lalu para wakil rakyat itu justru sibuk kunjungan luar daerah, sampai-sampai kantor dewan sepi tanpa penghuni. Padahal dana yang digunakan adalah uang rakyat. Yang baru sekarang para wakil rakyat mau ganti mobil dinas, dengan alasan mobil lama sudah tidak layak pakai. Seharusnya para wakil rakyat itu melihat kondisi rakyatnya di bawah. Husein Ma’mun ankjadul@gmail.com Kritik, saran, atau imbauan terkait layanan publik bisa dikirim via pos ke Radar Nganjuk, Perumnas Candirejo CC 23 Nganjuk atau via email: radarnganjuk@gmail.com. Surat pembaca yang masuk akan dimuat jika disertai nama dan alamat yang jelas.

melihat kepengurusan Gokjar saat itu terkesan tertutup masalah keuangan. Hanya dirinya saat itu pernah didatangi oleh Lamijan, Bendahara Partai Golkar saat itu. Kepada dirinya Lamijan pernah sambat bahwa dirinya sudah merasa tak mampu mengelola keuangan Partai Golkar, “Cumakarenaapa,PakLamijantidak pernah bercerita,” tutur pria yang pernah menjadi wedana (kepala wilayah gabungan beberapa kecamatan). Terkait kasus pembunuhan Adam Malik, Ahmad juga mengaku hanya mengetahui setelah membaca surat kabar. Bahkan saat itu dirinya juga pernah menghadiri persidangan di Madiun selama dua kali. Sementara Rifai, pengurus bidang keagamaan, mengatakan banyak pengurus merasa takut dengan Suparman. Dia juga mengakui adanya kesan tertutup pengurus partai mengenai masalah keuangan, “Banyak yang tidak berani dengan

Pak Parman,” tuturnya. Hanya dia sendiri pernah adu argumen langsung dengan Suparman dan berujung dengan ‘pemecatan lisan’. Ini saat dirinya menolak untuk dijadikan caleg, “Kamu saya pecat,” ujar Rifai menirukan ucapan Suparman saat itu. Namun sejak ucapan pemecatan tersebut dia tidak pernah menerima surat pemecatan. Mengenai uang partai untuk biaya kasasi, Rifai mengaku tidak tahu secara langsung. Hanya dirinya pernah ditunjukkan fotokopian kuitansi penggunaan uang untuk kasasi oleh Lamijan. Begitu pula dengan masalah pembunuhan Adam Malik, Rifai juga mengaku tidak mengetahuinya. Dia juga mengetahui setelah membaca koran. Namun selama kasus tersebut disidangkan, dia paling menolak adanya keputusan untuk pengerahan massa ke Madiun. Satu saksi lagi yang dihadirkan

kemarin adalah Yulis Mariawati, notaris di Jl Abdurrahman Saleh. Yulis mengakui saat itu dirinya didatangi oleh Lilik anak Lamijan untuk mengesahkan kopi pembukuan keuangan Golkar, “Katanya untuk kepentingan pembukuan,” terangnya. Sebagai notaris, dia sendiri saat itu hanya sebatas mencocokkan data yang ada di fotokopi dengan aslinya. Fotokopi buku keuangan Partai Golkar yang disahkan notaris itulah yang belakangan digunakan olehAdi Wibowo untuk melaporkan Suparman terkait penggunaan dana partai sebesar Rp 50 juta untuk mengurus kasasi. Atas pengakuan saksi Ahmad dan Rifai, terdakwa Suparman dan Sunarji kemarin banyak yang dibantah oleh mereka. Ini dikarenakan mereka tidak pernah aktif secara langsung. Sidang sendiri akan dilanjutkan Selasa depan masih dengan agenda pemeriksaan saksi. (ery/dea)

Mobil Unik Dirusak NGANJUK- Audin Bandi Saputro, 50, warga Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Kauman mengadu ke Polsek Nganjuk kemarin. Menyusul insiden perusakan mobil ‘unik’ H 7802 EB miliknya. Mobil tersebut diduga dirusak saat diparkir di pinggir jalan. Menurut Bandi, insiden tersebut sebenarnya sudah didengarnya sejak Senin (12/4) HERI MUDA SETIAWAN/RK lalu. “Cuma saya baru pastikan semalam, BERANTAKAN : Kaca mobil Bandi yang pecah masih ditinggal di jalan. karena masih di luar kota,” tuturnya. Menurut Bandi, sebelum ditemukan Karena tidak bisa dijalankan, mobil pan ada tulisan ‘Tofik Tokoh Munafik’dan rusak, mobil tersebut sempat digunakan tersebut lantas ditinggal di pinggir jalan. ‘Gentasibu Gentayangan Sibuk Nyabu’ di untuk keliling mengikuti pawai. Malamnya Selepas itu dia lantas pergi ke Solo.Tujuan- bagian kaca belakang. mobil digunakan menjemput istrinya di nya untuk mencari onderdil. Secara terpisah Kapolsek NganjukAKP Sukomoro. Namun dalam perjalanan di Pantauan koran ini, kerusakan terparah I. H Joedo mengatakan, pihaknya masih Jalan PB Sudirman, mobilnya mogok. “As di bagian kaca depan. Hampir semua kaca melakukan penyelidikan. “Kita masih cari krek-nya patah,” jelas Bandi. pecah. Untuk diketahui di bagian kaca de- pelakunya,” pungkas Joedo. (ery/ndr)

NGANJUK- Dua calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang diduga berijazah palsu akhirnya tidak mengikuti pembekalan. Mereka harus menunggu hasil klarifikasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Hal ini dibenarkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) M. Gufron. “Keduanya memang tidak mengikuti pembekalan,” tegasnya saat dihubungi ponselnya. Gufron beralasan sampai kemarin, pihaknya belum mendapatkan surat resmi tentang status dari dua CPNS tersebut.“Sayahanyadapatinformasi baru satu (CPNS) yang turun, satunya belum,” ungkapnya. Untuk diketahui, dari hasil penerimaanCPNS2009,terdapatduaorang berhasil lolos seleksi, namun ditengarai menggunakan ijazah palsu. Keduanya, satu pria dan satu wanita melamar di bidang tenaga teknis, salah satunya di bidang komputer. Keganjilan terlihat saat dilakukan pengecekan. CPNS yang lolos sebagai tenaga ahli komputer ternyata tidak bisa menggunakan komputer, meski masih pengoperasian dasar. Keanehan lain, keduanya ternyata berhasil lolos menempati peringkat pertama saat hasil kelulusan CPNS diumumkan. Hal inilah yang selanjutnya menjadi catatan khusus yang kemudian dilaporkan ke BKN. Informasi yang diperoleh Radar Kediri, hasil penelusuran kedua perguruan tinggi swasta yang diketahui di Surabaya dan Jogjakarta memang benar digunakan keduanya untuk mendapat ijazah. Meski kuliah hanya diikuti dua hari dalam seminggu.

Hanya saja, khusus Jogjakarta, diketahui akademi yang ijazahnya digunakan untuk melamar menjadi CPNS ini sudah tutup. Hal inilah yang membuat si ‘ahli komputer’ hingga kemarin belum mendapatkan kepastian untuk disahkan menjadi PNS. Disinggung tentang ini, Gufron mengaku telah membuat catatan dan menyerahkan keputusan akhir ke BKN. “Tinggal apakah kedua perguruan tinggi tersebut berhasil dilakukan cross check dan membuat pernyataan tertulis,” ucapnya. Hal inilah yang menjadi dasar turunnya satu surat keputusan untuk salah satu CPNS yang bermasalah tersebut. Begitu surat keputusan dari BKN turun dan menyatakan keduanya tidak ada masalah, Gufron menyatakan pihaknya baru melakukan pembekalan secara khusus. Selain kedua CPNS bermasalah tersebut, satu CPNS yang juga dinyatakan lulus tidak bisa mengikuti pembekalan yang berlangsung mulai akhir Maret lalu dan berakhir Rabu (14/4) kemarin. Satu CPNS itu terkendala masalah masa kerja yang ternyata belum mencukupi. “Sekarang, data bersangkutan masih diperiksalangsungolehBKN.Belum ada hasilnya,” ungkap Gufron. Tertundanya salah satu syarat diangkat menjadi PNS ini, membuat tiga CPNS bermasalah tersebut belum mendapatkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan. Rencananya, SK akan disampaikan pekan depan. Penyerahan SK akan dilakukan langsung Bupati Nganjuk Taufiqurrahman. Para CPNS ini nantinya telah terhitung mendapatkan gaji per 1 April kemarin. Meski gaji yang diperoleh selama berstatus CPNS ini baru sebesar 80 persen. (dea/ndr)

Jual Pris-prisan Ditangkap Polisi NGANJUK- Menjual kupon pris-prisan berhadiah, Susilo, 37, harus berurusan dengan polisi. Pria asal Ploso, Nganjuk kota ini dituduh melakukan tindak pidana perjudian. Kapolsek NganjukAKP I. H Joedo membenarkan tersangka diamankan anggotanya dua hari lalu di warung di Kelurahan Ploso. “Penangkapan sekitar pukul 13.00,” ujar Joedo. Penangkapan Susilo berawal saat anggotanya patroli. Saat itu petugas mendapati adanya penjualan kupon pris-prisan yang diindikasikan mengarahpadaperjudian.”Hadiahnyaada rokokbermacam-macam,”terangJoedo. Dari informasi tersebut, petugas lantas meng-cross check pemasok pris-prisan tersebut.

Melalui perantara pemilik warung, Susiloakhirnyaberhasildidatangkan. “Ya udah begitu mengaku dia langsung kami tangkap,” terang Joedo. Ditemui di mapolsek kemarin, Susilo mengaku belum lama menjalani bisnis jual kupon pris-prisan. Menurut pengakuannya, bisnis tersebut baru dijalankan sekitar satu bulan. Itu dilakukan karena dia ingin membantu perekonomian keluarga. “Sehari-hari bantu istri buka warung kecil-kecilan,” akunya. Susilo juga mengaku pris-prisan tersebutbukandibuatsendiri.Melainkan diperoleh dari Susianto, warga Desa Gemenggeng, Kecamatan Pace. “Saya hanya mendapat persenan,” akunya. (ery/ndr)

CMYK

PENUKARAN TIKET : NGANJUK: Radar Nganjuk k – Jl. Jaksa Agung Suparto No. 55 Nganjuk telp. 0358-330303 | Agen Munajat / TB Sumber Ilmu – Jl. Panglima Sudirman 115/21 Nganjuk 0358-322485 | Agen Munirr – Jl. Diponegoro Terowongan KA Nganjuk Telp. 085230179326 | TB Melati – Jl Gatot Subroto 91 Nganjuk telp. 0358-322296 | Agen Eny - Jl. Gatot Subroto No. 5 Nganjuk | Sub Agen Rozy y - Depan Pasar Pace KERTOSONO: Agen Prayit / Kamiran – Jl.Ahmad Yani No. 85 Kertosono telp. 081330080503 KEDIRI : Radar Kediri – Jl. Brawijaya no, 27D Kediri Telp. 0354-681320 / 699665 J Iklan/Langganan Hubungi : (0354) 699665; 681320

E-mail : radarnganjuk@gmail.com


36 PUSAT PENGOBATAN Hj. MAK EROT Feat H. Bibin Rohmatulloh TerbuktiPalingManjur,TerpercayadanAman Ijin Dinkes Kediri : 446/1106/419.41/2008 - Hanya Hj. MAK EROT yang paham urusan BESAR, PANJANG, KUAT, TAHAN LAMA, HOT - Meningkatkan gairah pria - Menambah ukuran vitalitas - Mengatasi diabetes - Menambah percaya diri pada wanita Praktek menetap di : Jl. Suparjan Mangun Wijaya (Mojoroto Gg. III) No. 31-B Kediri Telp. 085664418121 / 081 3575 77215 Praktek mulai pukul 08.00 s/d 20.00

OBAT TELAT BULAN Telat bulan ?? Hanya 2 jam dijamin Langsung lancar, aman, tanpa efek samping. GARANSI sampai TUNTAS Hub : “VINCENT” Jl. KH. A. Dahlan 132 Kediri (Jembatan baru Semampir ke Barat, ada pertigaan lampu merah ke selatan + 10m timur jalan) Telp. 0354 - 780179 HP. 081335 999 471 Hub : BIG SENG (Terminal Lama) JL. Kapten Tendean Kediri (Dari pertigaan lampu merah Terminal Lama ke selatan 15 m, utara Terminal Lama, timur jalan) 03547081971 / 081259068999 ANTAR GRATIS

IKLAN & ADVERTORIAL OBAT TELAT BULAN

DIJUAL CEPAT TANAH

7 jam di jamin lancar, tanpa efek samping. Garansi sampai tuntas. Khusus Obat Kuat Pria Sedia : Viagra Cina, USA, Australia, Cialies, King Cobra, Playboy darling, Sepray oil. Khusus perangsang Wanita : sexdrops cair, serbuk. Pembesar perpanjang kejantanan. Sedia : Vacum + Cobra Oil 450rb, arab oil, Jamaica oil, Cobra oil, Permanen. Brets-Up : pengencang / pembesar payudara Heartonicum : penumbuh rambut, botak, rontok. Grow-Up : peninggi badan, + 3-5 cm. Fatloss : pelangsing memontokkan pantat. Kian pil : penggemuk badan, + 3-5kg/ minggu. Alat Bantu P/W, Sedia : P. manual, P. maju mundur, P. sabuk, Pinggang, V.kis, V. merintih, V. getar. Krim penggeli, dll. ANTAR GRATIS. Hub : Tk. JAMU PRIA DAN WANITA

1. Ds. Tales Ngadiluwih Kediri, luas 5400 m2, SHM 2. Ds. Tertek Pare Kab Kediri, SHM, luas 920 m2 (jalan raya) 3. Ds. Kaliombo, Jl. Urip Sumoharjo Kediri, SHM, luas 105 m2 4. Ds. Ngebrak Gampengrejo Kediri, SHM, luas 5672 m2 Hub : HARIJANTO 0354 - 7107933 / 08125993959

A-SENG

Jln. Urip Sumoharjo No. 61 Kediri Alun2 keselatan + 150 m pas wartel. HP. 081 259 774 788

OBAT TELAT BULAN Dijamin Hanya 2 Jam Langsung lancar, aman, tanpa efek samping. GARANSI sampai TUNTAS Hub : LION SHENG Jl. DR Saharjo No. 2A KEDIRI Pas depan Terminal Baru (Persis lampu merah TIMUR JALAN) Tlp. 081332699982 Hub : TOKO BIG SHENG Jl. Agus Salim 51 Kediri Jembatan Alun-alun ke Barat Pas depan Warung Kopi Wifi Telp. 081335536390 ANTAR GRATIS

ANDA PERLU DANA TUNAI!

Pinjaman Hingga Rp 2,5M*

JUMAT 16 APRIL 2010

RAJA MAMPET

DIJUAL CEPAT TANAH

PELUANG USAHA

ATASI WC MAMPET, SAL. AIR, WASTAVEL, TANPA BONGKAR, TANPA KIMIA, GARANSI

Luas 1.000 RU/14.000/m2, samping kantor Kec. Tarokan Kediri Hub : 085234212190

Online loket pembayaran listrik, telpon, pusla Gratis spanduk, kertas struk, hadiah untuk pelanggan tiap bulan Hub : 08175151788 / 085735866969

+ KURAS 0354 - 7620117 / 081337658418

KEHILANGAN STNK AG-3765-WO an. Bejo Sudarso. H: H. Zaenal. Singopadu. RT/RW 1/1 Baye

DIJUAL TANAH

LOWONGAN SALON

Jl.Raya Kandat Masuk ± 200 m (Jl di aspal) luas ± 110 RU (± 1540 m2), Harga 220 Jt (NEGO!!) Hub : (0345) 7829227 / 085 736 034 547

1. Hair Dresser: Menguasai teknik potong, creambath, dll 2. Capster : Creambath, cuci, blow, dll Syarat : pria/wanita, pengalaman min 2 th (poin 1), 1 th (poin 2), penempatan di Malang Fasilitas : gaji pokok, uang makan, uang transport, komisi & mess Tulis lamaran lengkap, kode yang diinginkan pojok kanan atas amplop. Kirim lamaran ke : PO BOX 888 MALANG

[*] Promo Laptop Cash & kredit DP 0% Compaq CQ510, 4 jt-an/310rb/bln, Tosh L510 Free upgrade memory up to 3gb. Acer ready.BCC - 081333900669/7112199

LOWONGAN

DICARI

[*] TERRA COMP (0354) 687612 : Ntebook Toshiba M505 with 3G/C2D T4300/3GB/HD 320GB/ DVD-RW/14.1”/Cam/Win7 - 5.85jt ;Epsn T-20 Ready /MP3 180/MP4 200/Webcam 110/K.foto 18

Dibutuhkan Sales Supervisor untuk perusahaan distribusi dengan wilayah meliputi Karisidenan Kediri, Jombang, Tulungagung & Blitar. Syarat : berpengalaman, pendd min D3/S1 & bisa MS office. Lamaran ditujukan : Kepada PT. Bangkono Jl. Semeru 74A Kediri

Penjahit wanita Datang : Jl. Kuwak Utara No. 8 Kediri

0,54%*

Jaminan BPKB Mobil 95’up

LOWONGAN

Hubungi ANJF KEDIRI 0354-686177

0354 - 7610006 / 08123596405

BARIS JOSS

MARKETING EXECUTIVE Pria/wanita, Pend. min SLTA, usia max 28 th, Memiliki kendaraan sendiri + SIM C, Disediakan gaji + insentif + Bonus+ jenjang karir Datang langsung ke : AGUNG PUTRA MOTOR Jl. Mayor Bismo 56 Semampir Kediri

[*] HONDA GENIO ‘92, biru, bisa TT dgn mobil dgn harga nego Hub : 081335788794 [*] AVANZA G ‘08 (AG), silver, tgn 1, KM sedikit, asuransi all risk, hrg nego, sgt istw. Jl. A. Yani 117B Kertosono Special price NEW PICANTO 106 jutaan Pregio, Travello & Big up ready stock. Hub: Malik 081230068258/08563681819/081703887827 [*] PANTHER ‘91, krem maet, msn bgs. hrg 35 jt nego Hub : Wawan - 085735707757 / 0354 - 7626062 [*] HARTOP ‘83 DIESEL ASLI, Power stir/VR +ban 31 baru, disbrek, sgt istw, merah. Hub : 085233945136 / 0354 - 7021038 [*] Dijual MEGA PRO ‘04 (AG), barang terawat, hitam, hrg 11,5 juta nego. Hub : 0354 - 7829899 [*] KIJANG LGX ‘02/03, biru met, full variasi, AG-Kota, luar dalam OK, hrg 135 juta. Hub : 08125245770 [*] Jual KIJANG INOVA Tipe G bensin ‘06, silver, hrg 167 juta Hub : 081259029010 / 0358 - 326593 [*] KIJANG ‘90, mulus, hijau met, power steering/AC/DVD/audio, siap pakai. Hub : 081282203918 / 081282191574 [*] Jual TOYOTA KIJANG SUPER ‘95, abu-abu metalik, harga 68 juta. Hub : 0354 - 479924 [*] GRANDMAX PICK UP DP mulai 9 jutaan, diskon Rp. 3 juta. Hub : Agus Daihatsu 08123420364 Dijual TRUCK MITSUBISHI FE ’79 dobel bak kayu, siap pakai, AG-Nganjuk, hrg 30 jt. Hub : 081335868778 HONDA PRIMA ’91, an. Bidan Ny. Alifi, mulus, hitam, hrg nego. Hub : 0358 – 554651 / 081359033410 Cpt Butuh Uang Toyota Grade Corolla, Th.’94 , Silver, Plat N, AC/TP/VR, Body Klng, Msn trwt, Siap Pkai, Hrg ng, Bsa kredit, Hub. Edi Sinarmas, 08155633143/0354-7015939 Daihatsu Terios Type TX, Th. ‘09, AG, Slvr, AC/TP/VR, Tgn I ( Bli Dr Bru ), Spr Istw, Hrg 160 Jt Ng, Bsa Krdit, Hub. Edi Sinarmas, 08155633143/0354-7015939 Honda Ferio, 1996, Biru Tua Metalik, Plat AG, Istimewa, Harga nego, Bisa Kredit, Hub. Yoan Sinarmas, No. HP. 081-334-428-109 / (0354) 7075599 Honda Genio, Th. 1995, Hijau Metalik , AG, Istimewa, Harga nego , Bisa Kredit, Hub. Yoan Sinarmas, No. HP. 081- 334-428-109 / (0354) 7075599 Honda Wonder 2 Pintu, Plat AG,Silver, VR/AC/TP, Istimewa, Harga Nego, BisaKredit, Hub. Erwin Sinarmas (0354) 7126000 / Hp. 081 259 766 766 Suzuki Forza, Th’89,Silver, AG, AC/VR/TP, Istimewa, Harga Nego, Bisa Kredit, Hub. Erwin Sinarmas (0354) 7126000 / Hp. 081 259 766 766 Suzuki Forsa,Th’89, Mrh, Plat AG Kab, Pjk Pnjng, Tape, AC, VR, PW, Istw, Hrg Ng, Bisa Kredit,Hub. Febry Sinarmas (0354) 7123496 / Hp. 081 334 777 309 Isuzu Panther, Th’96, Biru Met, Plat AG , Pjk baru, Ban 90 %, AC/TP/VR , Sngt Istw, Hrg ng, Bs Krdit,Hub. Febry Sinarmas (0354) 7123496 / 081 334 777 309 Toyota Kijang LSX, Th.’01, Warna Biru, AC/VR/CD, AG Pare, Istw, Harga 98 Juta Nego, Bisa Kredit, Hub.Imam Sinarmas , No.Hp. 081-234-012-287 Isuzu Panther PU, Th. ’02, Putih , Tangan I, Plat L, AC/CD/VR, Harga Nego, Bisa Kredit,Hub. Imam Sinarmas , No.Hp. 081-234-012-287 Toyota Kijang LSX, tahun 2003, Biru Metalik, VR/AC/CD/PS, harga 125 jt nego, Bisa Kredit, Hub. Sigit, No. Hp. 081-359-372-565 Toyota Avanza 1.3 G, 2005, Silver, VR/AC/PS/EM/PW, Harga 123 jt nego, Bisa Kredit, Hub. Sigit, No. Hp. 081-359-372-565 Carry Pick Up, Th. ’01, Hitam, Plat AG, Tangan I, Pajak Baru, Harga Nego, Bisa Kredit, Hub. Agung Sinarmas Hp. 081 335 400 046 Great Corolla SEG 1.6 Th’95, Abu2 Met, Cat Ors, Full Audio, TV/VR/PS/PW/EL/ RMT/Alarm, Plat L, AC dngn, Hrg Ng, Bsa Krdt, Hub. Agung Sinarmas 081335400046 Isuzu Panther Hi-Grade, Th.’95,Merah, AG Pare,Siap Pakai AC/Velg Racing, Harga 72 Juta Nego, Bisa Kredit, Hub. Feri Sinarmas, No. Hp. 081 559 998 036 Honda Prestige, Th.’87, Hijau Metalik, Barang Bagus, AG Nganjuk, Harga 32 Juta Nego, Bisa Kredit, Hub. Feri Sinarmas, No. Hp. 081 559 998 036 Daihatsu Espass 1.3 Th’96 Silver Met, AG, AC Dobel/tape/VR, Orsinil, Harga (nego) Hub Andrian Sinarmas No. 0354-7041698 /081334561161 D Xenia LI Th’07 Silver Met, L Tngn1, KM Sdkit, AC/TP/VR, ISTW, Hrg (nego) Hub Andrian Sinarmas No. 0354-7041698 /081334561161

KEDIRI

MOTOR

PENDIDIKAN

Arisan Armada buka group baru, 200rb/bl utk semua tipe Yamaha, tlh diikuti lebih dr 2710 peserta & telah mengeluarkan lebih dari 1564 motor, 57 group. pen daftaran jam kerja di Jl. A. Yani 10 Kdr Tlp. 680778-680618

PG/TK Modern Tadika Puri, usia 2-6 th, Daftarkan sgr putra-putri anda di Jl. MH. Thamrin 39 Kdr Tlp. 0354-694439. Berikan yg terbaik utk sikecil anda

KURSUS Dasar hingga mahir+Conversation (+ pelajaran sekolah) Hanya 4 bln (1 Mgg 2x pertemuan) Lebih hemat biaya & waktu Utk SD-SMP-SMA & Umum Garansi : 3x pertemuan pertama tdk ada kemajuan, biaya bisa ditarik penuh BLUE CORNER ENGLISH COURSE Jl. Slamet Riyadi 130 Kediri Telp. 0354-7000755

RUPA-RUPA Aquafresh perangkat air isi ulang, paket 12, 15, 18jt, lemari display 2,9jt. Tandon 5300liter= 2,2jt. Filter stainles 10”= 900rb. 925rb/30W, Pipa PVC 3/4= 13,5rb Telp. 0818337069/08155125185

FOTO COPY Mesin Fotocopy & Spare Parts Jual/Sewa, cash/kredit Canon NP 6030, 6050, 6650, IR5000/6000.Terlengkap & termurah 500 rb/ bln atau 8jt. bs Garansi. UD OSCAR Jl. Imam Bonjol 156 Kdr Tlp.683262,7004207, 7082968

MASTER GUNAWAN KEDIRI stop rokok, Tiap hari naik 1kg & tiap hari turun 1 kg, linu, Jerawat, keputihan, sgl bau, maag, nafas, greng jam2an, ambeyen, ngompol ngorok, boyok, gatal kanker, struk, TB langsung haid 20rb. 085234321008

DIBELI LAPTOP & KOMPUTER Dibeli laptop ex. pribadi, kantor hidup/rusak, komputer warnet, proyektor. Terima service. Simpan iklan ini. Hub: 7618666 / 08179415366

JUAL SOFTWARE Jual software server pulsa handal,Cepat, akurat, database terpercaya dan orisinil/asli. Hub : 0354 - 7000558

LOWONGAN Dibutukan segera karyawan/ti, pend SLTA, usia max 40 th. Datang lgsg interview jam 8 ke : Jl. Abdul Karim 67 Lirboyo Kdr, setiap hari kerja, diutamakan memiliki pengalaman kerja Dibutukan tenaga kerja survey penempatan didaerah masing-masing, Lk/Pr 19-55 thn, pendd min SLTP-S1, Lamaran dikirim via pos ke : Jl. Irian Barat 11 Surabaya

NGANJUK PELUANG USAHA Depo air isi ulang sedia paket mesin: 10,5 jt, 12jt, 15jt Hub : DM Instrument Jl. Anggrek 14 Gandu Nganjuk Telp. 0358 - 330850 / 081556460777 Dibuka pendaftaran usaha loket pembayaran PLN, telp, FIF, ATM bersama, dll, se Jawa & Bali via EDC dan internet. Hub: 087858963132 / 0358-6131999/ 0358-7696917 Ery

Berlangganan

SMS : 7066847


RADAR KEDIRI

MENUJU

JUMAT 16 APRIL 2010

Pare jadi Pusat Pertarungan Kecamatan Pare, diprediksi akan menjadi pusat pertarungan dalam Pemilu Kada atau Pilbup 12 Mei mendatang. Sebab, berdasarkan data KPUD Kabupaten Kediri, Pare merupakan wilayah paling gemuk pemilihnya yaitu mencapai 71.312 pemilih. Disusul Kecamatan Wates dengan 65.975 pemilih lalu Kecamatan Kepung 62.038 pemilih. Sedangkan kecamatan paling sedikit pemilihnya adalah Gampengrejo, yang hanya 24.867 pemilih. Siapa mampu menguasai Pare akan banyak terbantu perolehan suaranya. Pertarungan diprediksi akan semakin panas karena selama ini Pare merupakan bagian dari lumbung suara PDI-P yang pada Pilbup 2010 ini mengusung pasangan HARMAS. Sementara salah seorang calon yang ikut bertarung yaitu Cabup Sunardi, domisilinya di Pare. Sehingga dia mau tidak mau harus berusaha merebut suara masyarakat Pare, karena wilayahnya sendiri. Kalah di Pare, akan membawa malu. Kecamatan dengan pemilih terbesar kedua adalah Wates, tempat domisili Cabup Nurlaila, yang berpasangan dengan dengan Turmudi Abror (NATA). Posisi Nurlaila yang juga kepala desa Wates, diprediksi akan mampu menyedot suara pemilih yang signifikan. Sedangkan pemilih paling sedikit di Kecamatan Gampengrejo, tempat domisili Cabup HARMAS. (ut/im)

PEMILU KADA, 12 MEI 2010

41

PENDAPA

Visi-Misi Terancam Gagal Belum Ada Anggarkan, KPUD Serahkan Dewan KEDIRI - Penyampaian visi dan misi pasangan calon bupati (cabup) yang rencananya dilakukansebelumkampanyeterbuka,mendapat hambatan bahkan terancam gagal. Sekretaris DPRD Kabupaten Kediri (Sekwan), ternyata belum mengetahui kalau kegiatan penting itu masuk pekerjaan DPRD. Sementara DPRD Kabupaten Kediri belum mempunyai pos anggaran untukkegiatan tersebut. Padahal, kebutuhan dana diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Sehingga Sekwan harus segera memutar otak guna mendapat dana. Jika tidak, bisa jadi gagal. Sekretaris DPRD Kabupaten Kediri,

Sumartono yang dikonfirmasi mengenai ketiadaan anggaran penyampaian visi dan misi pasangan calon bupati (cabup) itu membenarkannya. Sumartono mengatakan, DPRD memang belum menganggarkan kegiatan tersebut. Sebab, semula mereka menyangka pelaksananya adalah KPU. Sedangkan DPRD hanya kebagian tempat.”Masalahnya, ini kan masuk kegiatan rangkaian Pilkada. Makanya, tidak kami anggarkan sebelumnya,” kata Sumartono dengan nada serius. Ditanya tentang pos pengambilan anggaran rapat paripurna penyampaian visi dan misi pasangan calon, Sumartono menyerahkan hal tersebut pada Badan Musyawarah (Ba-

mus) DPRD. Sekwan, tinggal melaksanakan keputusan t DPRD. Berapa kebutuhan dana untuk menggelar penyampaian visi misi? Sumartono mengaku belum menghitung secara persis. Tetapi jika dilihat dari jumlah undangan yang lebih banyak dibanding rapat paripurna biasa, diperkirakan biayanya mencapai puluhan juta. “Snacknya saja sudah butuh jutaan. Belum keperluan lainnya,” terang Sumartono. Sumartono menjelaskan, seluruh permasalahantersebutakandiserahkanpadaBanmus.Mereka,sekaligusakanmembahastentang jadwal pelaksanaan penyampaian visi dan misi pasangan calon. Juga teknis pelaksanaannya.

INGAT COBLOSAN

26

HARI LAGI

Diakui Sumartono, surat pemberitahuan dari KPUditerimaDPRDRabu(14/04)lalu.Dalam surat tersebut, menjelaskan penyampaian visi dan misi pasangan calon Bupati/Calon Wakil Bupati dilakukan pada hari pertama masa kampanye atau tiga hari setelah penetapan pasangan calon. “Banmus yang akan memilih waktu pelaksanaan penyampaian visi dan misi,” tegas Sumartono. Terpisah, ketua KPU Kabupaten Kediri, Agus Edi Winarto yang dikonfirmasi tentang ketiadaan anggaran untuk penyampaian visi dan misi pasangan calon, mengatakan kegiatan itu merupakan hajat DPRD. Adapun kampanye dan kegiatan lain, merupakan hajat KPU. “Jika DPRD membutuhkan penjelasan lebih lanjut, kami siap untuk koordinasi,” katanya. (ut/im)

Data Pemilih Pilbup 12 Mei 2010 Kecamatan

Laki-Laki

Perempuan TPS

SEMEN MOJO KRAS NGADILUWIH KANDAT WATES NGANCAR PUNCU PLOSOKLATEN GURAH PAGU GAMPENGREJO GROGOL PAPAR PURWOASRI PLEMAHAN PARE KEPUNG KANDANGAN TAROKAN KUNJANG BANYAKAN RINGINREJO KAYEN KIDUL NGASEM BADAS

18.876 30.105 22.602 27.632 22.807 32.924 17.667 22.346 26.636 30.055 14.195 12.690 16.772 19.633 22.725 21.974 35.625 32.045 18.506 22.414 14.013 21.361 20.531 17.477 22.998 23.048

18.416 28.088 23.149 28.044 23.238 33.051 17.812 22.006 26.387 30.006 14.566 12.177 16.543 20.215 24.028 22.368 35.687 29.993 18.414 21.748 14.211 21.359 20.456 18.051 23.290 22.365

37.292 58.193 45.751 55.676 46.045 65.975 35.479 44.352 53.023 60.061 28.761 24.867 33.315 39.848 46.753 44.342 71.312 62.038 36.920 44.162 28.224 42.720 40.987 35.528 46.288 45.413

TOTAL

587.657

585.668

1.173.325 2.600

84 143 95 125 97 147 79 100 114 128 67 52 78 86 108 94 144 145 86 98 64 97 89 81 96 103

Sumber : KPUD Kabupaten Kediri

DOK/RK

SEGERA BEREBUT SUARA: Para pasangan calon Bupati/Wakil Bupati Kediri, mereka harus segera menyiapkan diri untuk kampanye. Hari ini, penetapan calon.

Hari Ini Penetapan, Langsung Deklarasi Damai KEDIRI – Penetapan pasangan calon yang akan melaju dalam Pilbup akan dilakukan siang ini. Tiga pasangan yang terdaftar di KPU, yaitu Haryanti-Masykuri (HARMAS), Nurlaila-TurmudziAbror (NATA), dan Sunardi-Sulaiman Lubis (SUSU), sekaligus akan mengambil nomor urut pasangan calon. KPU menegaskan, pengambilan nomor urut ini tak boleh diwakilkan pada tim sukses. Ketua KPU Kabupaten Kediri, Agus Edi Winarto, mengatakan pengambilannomor urut pasangan calon dilakukan oleh masing-masing pasangan calon. Selanjutnya, pasangan calon membuka nomor yang baru diambil bersama-sama.

“Lazimnya, pengambilan nomor urut dilakukan oleh pasangan calon dan kami sudah mengirimkan undangan agar mereka bisa hadir dalam penetapan pasangan calon besok (hari ini, red),” kata Agus. Menurut Agus, selain pasangan calon, KPU juga mempersilakan tim sukses untuk membawa pendukung masing-masing. Hanya saja, karena ruangannya terbatas, KPU memberi batasan maksimal 20 pendukung untuk masing-masing tim. Sebab, mereka harus membagi ruangan untuk undangan lain. Selain dari tim sukses, lanjut Agus, KPU juga mengundang perwakilan penyeleng-

gara pemilu lainnya., mulai KPU Jatim, ketua PPK, Panwaslu, dan Muspida Kabupaten Kediri. Dengan banyaknya undangan yang datang, orang yang masuk ke dalam ruangan dibatasi berdasar undangan. Agus menjelaskan, penetapan pasangan calon dilakukan dua kali. Pertama, KPU akan melakukan penetapan pasangan calon bupati (cabup). Selanjutnya, tiga pasangan calon itu akan mendapat nomor urut, KPU akan kembali menetapkan pasangan calon beserta nomor urut mereka. Agus mengatakan, setelah masing-masing pasangan calon mendapatkan nomor urut, mereka diminta melakukan deklarasi

pemilu damai. Selanjutnya, masing-masing pasangan calon menandatangani deklarasi tersebut. “Sekarang ini (kemarin, Red) kami menetapkan seluruh teknisnya,” tegas Agus Edi. Bagaimana dengan pengamanan penetapan pasangan calon? Agus mengatakan, KPU telah koordinasi dengan Polres Kediri untuk pengamanan. Teknis pengamanannya, lanjut Agus, diserahkan pada kepolisian. “Kami sudah berbicara dengan intel untuk pengamanan tertutup dan terbuka. Tapi, berapa personel yang diterjunkan, kami serahkan pada polisi,” terangnya. (ut/im)

RADAR SINERGI

Guru Peserta Sertifikasi Dipungli

Pendirian Universitas Brawijaya di Kediri Saya sangat bersyukur dengan r encana akan dibangunnya Universitas Brawijaya di Kediri, sebagaimana diulas Radar Kediri. Namun sayang, akhir -akhir ini gaungnya seperti menghilang lagi. Hal ini perlu kita syukuri karena menunjukkan potensi Kota Kediri yanglayak dijadikan Kota Pendidikan. Sekarang tinggal tindaklanjut Pemkot Kediri, DPRD Kota Kediri dan masyarakat Kediri pada umumnya. Jangan kita sia-siakan kesempatan yang baik ini untuk semakin memajukan Kota Kediri. Kota lain kesulitan mencari Universitas Negeri yang mau masuk ke Kotanya, sementara justru Kota Kediri ditawari Universitas Negeri. Keuntungan dengan berdirinya Universitas Brawijaya (UB) di Kota Kediri adalah membaiknya per ekonomian masyarakat di sekitar kampus. Yang juga sangat penting, di masa mendatang anak-anak cucu kita tidak perlu jauh-jauh bila kuliah di Universitas Negeri, dengan demikian akan menghemat biaya pendidikan di samping pengawasan kita yang lebih intensif karena dengan tempat tinggal. Yang sekarang mengemuka dan jadi persoalan adalah lokasi kampus tersebut, menurut saya hal itu tidak perlu dibesar-besarkan dan jadi polemik berkepanjangan, yang akhirnya membuyarkan r encana besar ini. Dengan itikad baik dan kemauan kita semua untuk kemajuan Kota Kediri, semestinya ini bisa diselesaikan dengan elegan tanpa menimbulkan kekecewaan dan kerugian pihak lain. Menurut saya lokasi yang paling baik dan ideal tanpa perlu mengubah RT/RW adalah di Tanah Kas Kelurahan Mrican. Caranya, lokasi pasar dipindah ke lapangan di utara pasar. Sementara lapangan dipindah ke samping kampus yang akan dibangun. Jadi bisa berfungsi ganda, sebagai lapangan desa sekaligus lapangan kampus. Dengan demikian pasar akan tetap di lokasi strategis dan kampus mendapatkan lahan ideal. Dengan lokasi di Mrican, sekaligus memecah keramaian dan pembangunan tidak hanya di Kecamatan Kota atau Pesantren. Marilah kita berpikir maju untuk kemajuan Kediri ter cinta, semua pihak diharapkan perannya di sini. Aston Bunanto Pesantren, Kota Kediri. asbunbuttrue@yahoo.com Sampaikan kritik, usulan, pujian, informasi, tentang berbagai layanan masyarakat! Silakan kirim ke Radar Kediri Jalan Brawijaya 27 D, lewat email rdkediri@yahoo.com, radarkediri@gmail.com, dan SMS ke 081556615000

ini. BU sendiri tidak terlalu paham tujuan penarikan uang yang tidak sedikit itu. “Katanya sih untuk sosialisasi hingga pengangkutan portofoTULUNGAGUNG–Sejumlahgu- lio. Jadi saya mengikuti perintah saja. ru peserta sertifikasi mengaku dipungli Untuk detailnya saya kurang tahu. (pungutan liar) oleh oknum Dinas Yang penting saya bayar, yang lain Pendidikan(Dispendik)Tulungagung. urusan bendahara,” ucapnya. Jika dihitung, BU menggelontorkan Jumlahnya bervariasi. Mulai dari Rp 600 ribu hingga Rp 1 juta. Alasannya, dana dari sakunya sebesar Rp 755 ribu. untuk sosialisasi sertifikasi, biaya Rinciannya adalah Rp 180 ribu untuk pengawas, stiker nomor portofolio biaya sosialisai sertifikasi. Berikutnya dan pengangkutan portofolio ke uni- Rp300ribuuntukbiayapengawassertiversitas yang ditunjuk oleh dispendik. fikasi. Rp 25 ribu untuk stiker nomor sertifikasi dan Rp Namanya juga 250 ribu diklaim pungli, meski sebagaibiayaangmembayar para Pungli Sertifikasi kut portofolio ke guru tidak diberi Rp 180.000 untuk sosialisasi universitas yang kuitansi atau tan- Rp 300.000 untuk pengawas Rp 25.000 untuk stiker nomor portfolio ditunjuk. da pembayaran. Pengalaman Hal itu diung- Rp 250.000 untuk pengangkutan kapkan sejum- portofolio ke Universitas yang ditunjuk. BU ditekankan oleh DK, guru lah guru yang ditemui RaTu. Salah satu guru di Kauman. “Iya, saya juga ditarik. keterampilan di Kecamatan Ke- Tapi katanya guru SD lebih tinggi dungwaru, berinisial AZ. “Saya lagi, sampai jutaan,” ucap guru yang tidak mendapat kuitansi dari uang mengajar di SMP ini. Jika BU meyang saya keluarkan,” tutur wanita nyerahkan uang Rp 300 ribu untuk pengawas, DK lain lagi. Ia cukup berkerudung ini. Menurut AZ, demi sertifikasi dia Rp 200 ribu. “Tapi teman saya bayar rela mengeluarkan dana hingga semua. Ada enam orang seleting hampir Rp 1 juta. Berbeda dengan saya, jadi pengawasnya dapat Rp 1 BU.Awalnya temanAZ satu sekolah juta lebih,” tambahnya. Sementara itu, sosialisasi yang ini tidak mengaku adanya pungutan liar tersebut. “Nggak kok. Tidak ada hanya satu hari untuk SMP ini, DK juga mengaku membayar Rp 180 tarikan,” ucapnya. Namun lama kelamaan BU men- ribu untuk konsumsi. “Selain diberi gaku ditarik biaya yang sama seperti konsumsi juga dua buku pedoman AZ. “Iya, saya habis uang sekitar Rp sertifikasi, bolpoin, blocknote, dan 600 ribu,” tambah pria berkacamata map,” ujarnya. (tim/her/jpnn/im)

Bayar Rp 600 Ribu, Tak Diberi Kuitansi

MAS TRI CAHYONO/RATU

LINDUNGI KONSUMEN: Anggota Polres Tulungagung saat sidak di Surya Elektronik, di toko ini tak ditemukan produk illegal.

Temukan Produk Diduga Ilegal TULUNGAGUNG – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tulungagung menggelar inspeksi mendadak (sidak) di beberapa kios pertokoan yang diduga menjual produk makanan dan minuman ( mamin) kedaluwarsa. Sidak yang digelar kemarin (15/4) mulai pukul 09.00 itu, melibatkan aparat kepolisian, lembaga perlindungan konsumen ( LPK) serta beberapa staf dari Disperindag. Namun sayang, mereka tidak menemukan produk mamin kedaluwarsa, tapi mereka menemukan sejumlah produk yang kurang memenuhi standar baku perdagangan. “Dalam gelar pengawasan produk yang kami gelar selama dua hari ini, kami menemukanbeberapaprodukyangkurang memenuhi standar bagi konsumen,”

kataKabidPerlindunganDisperindag Tulungagung Eka Prihadi. Pria berkacamata ini mengatakan, tujuan sidak ini upaya pemerintah untuk melindungi konsumen. Yakni, sesuai Peraturan Menteri Perdagangan nomor : 19 tahun 2009 tentang ketentuan dan tata cara penyerahan barang dan jasa. Dalam sidak kemarin pihaknya menemukan beberapa produk yang tak memenuhi standar. seperti produk import tidak disertai kode (ML), produk dalam negeri tidak ada kode (MD). Seharusnya produk-produk ini dilengkapi dengan label. Jika produk dari industri perumahan harus mengantongi sertifikat pangan industri rumah tangga (SPIRT). “Hasil pengawasan, kami menemukan produk yang kurang memenuhi

standar di pusat pertokoan di wilayah Bandung dan Campurdarat,” kata Eka Prihadi, di Kecamatan Bandung danCampurdarattiminimenemukan produk yang tak memiliki label kurang lengkap. Seperti tanggal kadaluwarsa tidak jelas. Selain mengawasi beberapa produk mamin. Tim ini juga mengawasi peredaran sejumlah produk elektronik import illegal. Landasan hukumnya surat menteri perdagangan nomor 19-DAG/Per-5/2009 tentang Produk Telekomunikasi dan Elektronika yang wajb dilengkapi disertai petunjuk pengguna (manual) dan kartu jaminan atau garansi, purna jual dengan berbahasa Indonesia. Untuk kategori barang elektronika, terdapat sekitar 45 item yang patut diwaspadai. (tri/and/jpnn/im)


ROADSHOW ESIA GANAS

JUMAT 16 APRIL

TAHUN 2010

Royal Garden, Lokasi Strategis dan Desain Minimalis

Semarak di SMKN 3 Roadshow lomba penulisan Esia Ganas sampai di SMKN 3 Kediri kemarin. Partisipasi sekolah di Jalan Hasanudin Kota Kediri ini tak kalah hebohnya. Bahkan saat sesi penyampaian bahan berita untuk lomba penulisan Esia Ganas, sejumlah pelajar kelas X spontan melakukan wawancara. “Kenapa Esia kok berani memasang tarif termurah, apa nggak rugi,” ujar Aji, murid kelas X SMKN 3 dengan nada tanya. Loli, panitia lomba penulisan Esia Ganas sekaligus pemateri, menjawab dengan pemaparan singkat. Terkait program Esia Ganas, fasilitas dan layanannya. “Pastinya tarif Esia juga pas untuk teman-teman pelajar, sebab termurah dan menguntungkan,” imbuhnya. Di roadshow itu, pantia lomba penulisan dari Esia dan Radar Kediri juga memberi kuis dengan hadiah-hadiah menarik.(ndr)

GRIYA

CMYK

RADAR

42

Uang Muka Bisa Diangsur Lima Kali

TIMUR PRADOPO/RK

MEGAH : Perumahan Royal Garden menggunakan one gate system.

KEDIRI- Sebagai perumahan yang lokasinya strategis, Royal Garden menawarkan konsep desain minimalis modern. Tampilan perumahan di Jalan Raya Jongbiru Gang I, Gampengrejo ini lebih megah dan nampak berlantai dua. “Bangunannya memang satu lantai. Tapi dari luar seperti dua lantai. Ini membuat nilai plus bagi kami karena saat ini belum ada desain minimalis seperti itu,” kata Imam Basuki, marketing executive PT Graha Insan Kreatif, developer perumahan Royal Garden. Saat ini Royal Garden bekerjasama dengan Jamsostek. Tujuannya untuk membantu konsumen mengucurkan uang muka. “Jamsostek akan membantu konsumen Royal Garden

dengan memberikan uang muka antara Rp 15 juta hingga Rp 20 juta,” jelas Imam kepada Radar Kediri kemarin. Selain itu, Royal Garden juga memberi kelonggaran membayar uang muka. Sebab, bisa diangsur lima kali selama lima bulan. Keunggulan lain yang bisa didapatkan konsumen adalah one gate system . Jadi, keamanannya 24 jam. Siapa yang keluar masuk perumahan bisa terpantau selama 24 jam. “Kami juga pagar keliling. Jaringan PLN sudah siap, saluran airnya tertutup, rangka atap galvalum, dan lebar jalannya hingga 8 meter,” ujarnya. Imam menerangkan, plafon rumah di Royal Garden telah menggunakan gypsum. Ini membuat tampilannya

lebih bersih dan terkesan mewah. “Selama ini perumahan yang berkelas selalu menggunakan plafon gypsum. Di Royal Garden ini spesifikasinya mewah, tapi harganya terjangkau,” paparnya. Royal Garden menawarkan rumah mulai tipe 30. Harganya mulai Rp 120 jutaan. “Konsumen bisa menentukan luas bangunannya sendiri. Tapi, unit sangat terbatas,” tegasnya. Segera hubungi PT Graha Insan Kreatif, Jalan Urip Sumoharjo No 86 Kediri (Gedung ILP) atau datang langsung ke lokasi di Jalan Raya Jongbiru Gang I, Gampengrejo, telepon (0354) 707-2599. Buka setiap hari (Sabtu dan Minggu tetap buka), mulai pukul 08.00-20.00. (adv/ado)

Taman di Tengah Rumah Pengisi Ruang yang Memberi Nilai Estetika ENDRO PURWITO/RK

TERMOTIVASI : Pelajar SMKN 3 Kediri ikut lomba penulisan Esia Ganas.

KEDIRI- Taman biasanya ada di bagian depan rumah. Fungsinya mempercantik perwajahan dan menghijaukan hunian. Namun, taman bisa dihadirkan di tengah-tengah rumah. Fungsinya sebagai pendingin akan membuat hunian semakin menyenangkan. Taman yang terletak di tengah atau dalam rumah ini dinamakan patio. Kata patio berasal dari bahasa Spanyol yang berarti taman belakang atau backyard. Di Spanyol, patio kebanyakan berada di dalam (inner courtyard) atau area perkerasan yang terletak di antara bangunan rumah dan taman. Bisa juga berupa ruang yang berada di luar rumah (outdoor space).

Taman di rumah-rumah Indonesia sebenarnya sudah dikenal sejak dulu. Hanya, biasanya taman diletakkan di bagian belakang rumah. Akibatnya, tidak semua ruangan bisa menikmati taman. Taman hanya bisa dilihat dari ruang belakang atau dapur. Ini berbeda dengan taman di tengah rumah. Secara visual juga bisa dinikmati dari semua ruangan. Ciri khas patio didominasi bahan perkerasan seperti semen, batu alam, batu bata, batu koral, dan lainnya. Maka, patio biasanya diartikan sebagai taman kering yang berfungsi sebagai pengisi ruang di dalam rumah dan dapat memberikan nilai estetika. Sehingga rumah tak berkesan monoton. Dari segi perawatan, taman kering tergolong mudah dan sederhana. Selain itu juga dapat dijadikan sebagai area resapan air hujan dengan menggunakan material seperti batu apung, ijuk, koral, dan pasir kali. Pemilihan tanaman pun harus yang mudah dalam segi perawatan dan pemeliharaannya. Tanaman yang dipilih sebaiknya tidak perlu disiram rutin. Perlunya sinar matahari terus menerus, kelembaban yang pas, dan lain-lain. (ik/dari berbagai sumber/ndr)

SDN Dandangan 2 Olah Hasil Kebun

Bikin Tim Juri Kagum KEDIRI- Progres luar biasa diperlihatkan SDN Betet 1. Sekolah di Kecamatan Pesantren yang tahun lalu hanya tampil seadanya dan kurang diperhitungkan, di lomba Sehijau Sehat tahun ini mengalami perubahan drastis. Para juri pun berdecak kagum melihat perubahan tersebut. Sejak kedatangannya, tim juri disambut siswa dengan tarian jaranan. Pada penampilan itu dipaparkan berbagai program yang telah dilakukan dalam lomba. “Saya sungguh kaget, tahun lalu saya hanya memandang sebelah mata tapi tahun ini saya dibuat gelenggeleng. Luar biasa sekali,” aku Agus Suharmaji. Pria ramah ini bisa berkata demikian karena tahun lalu, dia juga menjadi juri lomba yang sama. Dari semua kriteria lomba, semua sudah dimiliki sekolah bercat warnawarni tersebut. Mulai kebersihan di luar dan dalam sekolah, di kelas, ketersediaan sarana dan prasarana,

ISTIMEWA

SEJUK : Taman yang didesain di tengah ruang hunian memberi fungsi pendingin dan penyejuk. Taman kering yang kaya cahaya ini juga memberikan nilai estetika dengan ornamen alas berbahan perkerasan.

IKA MARIANA/RK

ATRAKTIF : Para siswa SDN Betet 1 berkostum seni tradisional sambut kehadiran tim juri Sehijau Sehat 2010 dengan tari jaranan.

penataan taman, hingga pengolahan sampah pun dimiliki. “Alhamdulillah ada perubahan yang bisa kami berikan tahun ini, semua berkat kerja sama semua pihak,” tutur Sutyadi, Kepala SDN Betet 1. Ya, tidak hanya siswa, guru, dan petugas kebersihan sekolah yang terlibat menciptakan lingkungan bersih, rapi, hijau, dan sehat di sekolah. Melainkan juga anggota komite sekolah dan ma-

syarakat sekitarnya. SDN Betet 1 memang terus berbenah selama setahun teakhir. Mereka bahkan sudah mampu membuat kompos sendiri. Hanya saja, komposter ini masih ada kekurangan. “Proses pembuatan kompos ini bisa lebih cepat jika bahannya dicacah kecil dan diberi bioaktifatur,” tutur Endang Kartika dari DTRKP. Sedangkan untuk penghijauan, dinilai sudah bagus dan tertata cantik. (ik/ndr)

KEDIRI- SDN Dandangan 2 memiliki program berkebun dan mengolah hasil kebun. Inilah yang menarik juri lomba Sehijau Sehat 2010 kemarin. Berbagai olahan hasil kebun ditampilkan dan dinikmati bersama. Di antaranya ada minuman yang terbuat dari kunyit, mengkudu, dan jahe. Ada pula sambal terasi dan terong penyet. Lahan sekolah pun benar-benar dimanfaatkan. Selain difungsikan sebagai taman, juga digunakan untuk berkebun. Tanaman yang ditanam, aneka bunga, tanaman boga hingga sayuran seperti terong dan lombok. “Selain penghijauan juga sebagai media pembelajaran untuk anak-anak, seperti mata pelajaran IPA dan lingkungan hidup,” tutur Nurul Hidayati, Kepala SDN Dandangan 2. Pengolahan sampah organik dan anorganik pun sudah baik. Mereka mampu memproduksi kompos dari sampah organik atau sampah basah. Serta me-recycle sampah anorganik menjadi berbagai alat rumah tangga, seperti tudung saji dan tutup gelas. “Pemanfaatan lahan, hasil, dan pengolahan sampah atau kreativitasnya sudah bagus. Ini sungguh membanggakan,” puji Ning Sulastri, juri dari

IKA MARIANA/RK

JEMPOL : Juri memberi semangat murid-murid SDN Dandangan 2 Kota Kediri yang mengolah hasil kebunnya menjadi sajian nikmat.

Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Kediri. Ini masih ditambah keterlibatan para siswa di semua kegiatan tersebut. Mereka terbagi dalam pokja-pokja yang saling melengkapi. Para juri berharap, kegiatan pokja tak hanya saat lomba. Namun berlangsung terus dan

berkesinambungan, lebih bagus lagi bila ada dokumen setiap kegiatan. Sedikit catatan yang diberikan adalah mengenai kebersihan kamar mandi yang tidak digunakan. Selain itu juga untuk pengecekan kedaluwarsa obat-obatan di UKS, para siswa harus diajarkan. (ik/ndr)

Penghijauan SDN Ngadirejo 1

IKA MARIANA/RK

CMYK

EVALUASI : Tempat cuci tangan baskom jadi perhatian juri.

KEDIRI- Hampir di depan semua kelas SDN Ngadirejo1dibanguntamankecil.Demikianjuga di sudut-sudut sekolah. Penghijauan itu dinilai juri sudah sekitar 70 persen. Angka ini cukup bagus. Namun, sebenarnya banyak lahan yang masih bisa digunakan untuk menghijaukan sekolah di Jalan Teuku Umar Kota Kediri tersebut. “Banyak lahan yang masih bisa ditanami atau dihijaukan agar sekolah semakin sejuk. Sehingga suasana belajar menjadi nyaman,” saran Agus Suharmaji, juri dari Dinas Pendidikan Kota Kediri saat memberikan evaluasi. Seperti dinding di belakang sekolah yang berdekatan dengan kantin, bisa dibuat menjadi taman tempel. “Untuk taman memang masih

baru kami buat, jadi memang masih perlu pembenahan,” terang Dukut Waryanto, Kepala SDN Ngadirejo 1. Juri juga mencermati tempat cuci tangan dan tempat sampah. Ini karena tempat cuci tangan di depan kelas masih menggunakan baskom, atau bak air. Ini kurang baik karena kuman dan bakteri dari satu anak bisa jadi mengenai siswa lainnya yang mencuci tangan setelahnya. “Usahakan mencuci tangan dengan air yang mengalir, karena kalau dalam baskom dikhawatirkan ada siswa yang mengalami sakit kulit mencuci tangan di sana, tentu bisa menular jika airnya tidak diganti,” urai Andi Setyo, juri dari Dinas Kesehatan Kota Kediri. (ik/ndr)

: ................................................................................... ................................................................................... : ................................................................................... Alamat ................................................................ Asal Sekolah : .............................................................. ........................................ .................... : ............................................................. Sekolah .............................................................. Favorit ................................................................. Nama


43

JUMAT 16 APRIL 2010

PT SSP Polisikan Tokoh Puncu Tuding Warga Patoki Lahan KEDIRI- Aksi yang dilakukan ratusan warga Desa Sempu, Kecamatan Ngancar, Rabu (14/4) lalu berbuntut. Malamnya, Direktur PT Sumbersari Petung (SSP) Reni Adnan melaporkan mereka

 KEJAKSAAN Sambungan dari hal 33

Ancaman hukumannya maksimal seumur hidup. ”Ini sudah cukup menjadi dasar untuk menahan tersangka,” katanya. Penahanan juga dimaksudkan untuk mempercepat proses hukum. Sehingga, kasusnya bisa segera dilimpahkan ke pengadilan. Hadi menambahkan, sebelum diperiksa sebagai tersangka, Edy sudah beberapa kali dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka Supandji. Setidaknya, dia tujuh kali memberi kesaksian sejak 10 Maret hingga 12 April lalu. “Selama pemeriksaan, yang

 ANGGARAN Sambungan dari hal 33

Hasilnya akan menentukan apakah mereka masuk kelas akselerasi atau tidak. “Kami tidak mau main-main. Jika tes IQ-nya di atas 130, mereka bisa masuk kelas akselerasi. Sebaliknya, jika tidak, hanya bisa diterima di kelas RSBI,” tandasnya. Untuk diketahui, di kelas akselerasi, siswa bisa menamatkan pendidikannya hanya dalam waktu dua tahun. Tentang anggaran subsidi sebesar Rp 18,75 juta, jelas Eko, diberikan kepada sepuluh persen pendaftar yang berasal dari keluarga tidak mampu. Karena jumlah pendaftar mencapai 758 siswa, berarti yang berhak menerimanya 75 orang. Mereka akan dipilih setelah nanti dinyatakan diterima. “Mereka akan kami berikan keringanan dalam hal pembiayaan,

 GAGAL Sambungan dari hal 33

Di set pertama mereka menang 25-12, set kedua 25-8, dan set ketiga 25-13. Padahal, tim Kota Surabaya jelas bukan lawan yang ringan. Mereka bermaterikan pemain bagus dan sangat berambisi meraih gelar juara. Sebelum memukul tim Kota Pahlawan, cewek-cewek Kota Kediri itu berhasil menaklukkan tim kuat lainnya, Kabupaten Sidoarjo, dengan skor 3-1. “Sebenarnya kami tidak terlalu menyangka bisa masuk final lagi tahun ini,” lanjut Sutaji. Sayang, keberhasilan tersebut tak berlanjut di partai final, Minggu (11/4). Mereka akhirnya

 SEBUT Sambungan dari hal 33

Saling bantah yang terjadi di persidangan juga sudah dirancang sebelumnya. Mereka sepakat untuk memberikan keterangan yang berbeda. Dengan kesepakatan itu, Eko dan Aikha akan mengganti uang korban senilai Rp 7,8 miliar pada Minggu (18/4) lusa. Sedangkan, sisa uang korban yang lain akan diganti oleh Siti dan tiga terdakwa lainnya (Susanto, Sofiatun, dan Nur Muflih) usai menjalani masa hukuman. Siti menambahkan, kesepakatan itu bisa dibuat karena dia masih bisa berkomunikasi selama berada di dalam penjara. Yakni, dengan ’meminjam’ ponsel petugas lembaga pemasyarakatan (lapas). Dan, kesepakatan tersebut diketahui oleh Susanto maupun Sofi.

ke Polsek Ngancar. Dan, kemarin, sejumlah warga langsung diperiksa. “Sekarang kasusnya sedang berjalan. Kami serahkan semuanya ke polisi,” kata Reni saat dihubungi Radar Kediri lewat ponselnya kemarin. Seperti diberitakan, sekitar 500 warga Desa Sempu Rabu lalu ngluruk lokasi perkebunan

PT SSP. Mereka menuntut agar diperbolehkan ikut menggarap lahan dengan sistem tumpang sari. Sebab, mereka mendengar kabar bahwa karyawan PT SSP menyewakannya kepada warga desa lain. Padahal, tanah itu masih dianggap status quo. Izin hak guna usaha (HGU) yang baru dari Badan Pertanahan Nasional

(BPN) Pusat untuk PT SSP belum turun. Reni mengatakan, meski HGU yang baru belum terbit, PT SSP mempunyai hak untuk mengelola lahan sekitar 500 hektare tersebut. Sebab, Mahkamah Agung (MA) telah memenangkan gugatan mereka. PT SSP juga telah dua kali me-

bersangkutan didampingi penasihat hukumnya (Budi Nugroho, Red),” tambahnya. Lalu, bagaimana dengan pemeriksaan Supandji? Hadi menjawab, hal itu dilakukan Kasubbag Bin Agus Eko Purnomo. ”Silakan tanya langsung ke Pak Agus Eko soal hasilnya,” katanya. Dihubungi terpisah, Agus Eko mengungkapkan bahwa pemeriksaan Supandji sebagai saksi untuk tersangka Edy juga sudah selesai sebulan lalu. Setelah ini, keduanya akan diperiksa sebagai tersangka secara bersamaan. Waktunya mulai minggu depan. ”Kami akan menahannya,” tandasnya.

Agus Eko menambahkan, dalam pemeriksaan Supandji, terungkap adanya aliran dana P2SEM Unik ke perguruan tinggi swasta lain di Kota Kediri. Hanya, bagaimana sistem dan mekanismenya, masih diselidiki. Secara terpisah, Budi Nugroho, pengacara Edy, mengharapkan kliennya tidak ditahan. Sebab, selama ini selalu kooperatif. ”Bu Edy juga sudah tua dan sakitsakitan,” tuturnya. Budi mengatakan, dalam kasus ini, kliennya tidak bersalah. Sebab, Edy tidak menikmati sepeser pun dana P2SEM yang dikelola Unik sebesar Rp 1,05 miliar. ”Semua uangnya diserahkan ke

Pak Supandji yang menjadi bendahara,” katanya. Apalagi, sambungnya, dalam kasus ini belum ada audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) maupun Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Sehingga, kerugian negara belum diketahui. Lalu, bagaimana jika kejaksaan memaksa untuk menahan Edy? Budi menjawab, akan mengajukan permohonan penangguhan penahanan atau tahanan luar. Sebab, dia khawatir, jika harus mendekam di tahanan, kesehatan Edy akan semakin memburuk. ”Bu Edy itu sakit-sakitan,” tandasnya lagi. (tyo/hid)

seperti iuran rutin atau seragam,” ungkap guru sosiologi ini. Di luar itu, lanjut Eko, panitia sudah membebaskan biaya pendaftaran bagi tujuh siswa yang berasal dari keluarga tidak mampu yang berprestasi. Makanya, dari 758 pendaftar di atas, hanya 751 siswa yang membayar. Eko berharap, dengan diumumkannya rincian penggunaan anggaran pendaftaran tersebut, semua menjadi jelas. Sehingga, orang tua dan masyarakat tidak lagi bertanya-tanya. Sebab, semua digunakan untuk kebutuhan tes PSB RSBI. Lalu, bagaimana dengan penggunaan anggaran sumbangan orang tua? Eko menjawab, akan diumumkan setelah semuanya terkumpul. Sebab, dalam wawancara tempo hari, mereka baru ditanya tentang komitmennya. Adapun pembayarannya dilakukan bila anaknya diterima.

”Kami ingin transparan. Nanti kami beberkan semua,” tandas guru berprestasi yang pernah dikirim studi banding ke Korea Selatan ini. Sementara itu, SMAN 2 (Smada) belum memasang pengumuman rincian penggunaan anggaran pendaftaran sebagaimana diminta DPRD. Menurut Ketua Panitia PSB Smada Moh. Thohir, permintaan komisi C itu hanya bersifat imbauan. Sehingga, sekolah tidak terikat untuk melaksanakannya. “Tapi, jika ada yang ingin tahu tentang rinciannya, kami dengan senang hati akan menunjukkan,” ujarnya saat ditemui Radar Kediri kemarin siang. Thohir menambahkan, terbuka bukan berarti harus ditempel di papan pengumuman. Sebab, semua biaya yang dipungut dari orang tua sudah sesuai dengan petunjuk dari Kementerian Pendidikan Nasional (Kemen-

diknas). Yakni, untuk pengadaan sarana penunjang belajar. Bahkan, lanjut dia, seharusnya segala laporan tidak langsung disampaikan kepada DPRD atau orang tua. Melainkan, kepada dinas pendidikan (disdik) dan komite sekolah yang beranggotakan unsur orang tua dan masyarakat. Inilah yang akan dilakukan oleh Smada. “Misalkan kami melakukan penyelewengan, pasti inspektorat juga akan menindak,” tandasnya. Adapun untuk wawancara orang tua, Thohir kembali menegaskan bahwa hal itu merupakan salah satu komponen yang ditetapkan oleh Kemendiknas. Fungsinya untuk mengetahui komitmen dan keseriusan dari orang tua. Sama sekali bukan untuk memungut sumbangan. Di sekolahnya, hal itu tidak akan berpengaruh kepada penentuan lolos atau tidaknya siswa. (tyo/fa/hid)

harus mengakui keunggulan cewek-cewek Kabupaten Blitar. Ini setelah melalui perjuangan keras. Di set pertama Kabupeten Blitar unggul tipis dengan skor 2523. Lalu, Kota Tahu membalas dengan skor sama persis 23-25 sehingga kedudukan imbang 1-1. Namun, di set ketiga, Blitar kembali leading dengan skor 25-23. Sayang Jeni cs gagal membalas di set selanjutnya. Di set keempat dan kelima, srikandisrikandi Kota Kediri itu kembali menelan kekalahan dengan skor 25-21 dan 25-22. “Kami sudah sangat senang bisa masuk final,” kata Jeni yang tinggal di Desa Babadan, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri itu. Bukan tanpa alasan cewek yang

berposisi sebagai touser tersebut mengatakan demikian. Pasalnya, persiapan yang mereka lakukan dalam Liga Remaja kali ini tak sebaik dulu. “Waktu juara tahun lalu persiapan matang sekali. Pokoknya benar-benar siap tempur,” lanjut kapten tim yang biasa berlatih di halaman SMAN 8 ini. Sedangkan, tahun ini, banyak kendala yang mereka hadapi. Di antaranya adalah berkurangnya kekuatan yang mereka miliki. Banyak pemain yang dulu bersama-sama merebut gelar juara tak bisa diturunkan lagi. Sebab, usia maksimal yang diperbolehkan adalah 16 tahun. “Usianya banyak yang sudah lewat, jadi banyak pemain baru,” sambung Sekretaris Komite Olah Raga

Nasional Indonesia (KONI) Kota Kediri Mukono. Akibatnya, mereka harus mengambil banyak pemain baru. Hal itu berakibat pada kekuatan saat berhadapan dengan lawan yang tangguh. “Skill sebenarnya hampir sama, tapi mental yang pengaruh, Mas,” sebut Jeni. Hal itu terlihat saat saling-kejar poin. Tim yang memiliki mental kuat akan lebih mampu bertahan. Selain itu, Jeni mengakui bahwa porsi latihan mereka kurang maksimal sebelum berangkat ke GOR Ken Arok. Hal itu akibat hujan yang sering turun. “Latihan yang seharusnya empat kali seminggu, jadinya tidak maksimal. Yang seharusnya beberapa jam juga menjadi beberapa menit,” sesalnya. (hid)

Selain mengungkap adanya sandiwara, Siti membeberkan rincian aliran dana yang dikumpulkan dari para korban. Dalam catatannya, selain Rp 7,8 miliar yang diterima Eko dan Aikha, ada Rp 1,8 miliar yang mengalir kepada Zainal Arifin dan Rp 0,5 miliar kepada Sudarto. ”Kalau Susanto Rp 6,8 miliar,” ungkap Siti yang kemarin menjadi saksi mahkota dari Susanto dan Sofiatun. Atas keterangan ini, Sofiatun langsung membantahnya. Dia menegaskan sangat tidak mungkin berkomunikasi dengan Siti di dalam lapas. “Saya beda kamar. Selain itu, hubungan saya dengan Siti di LP juga tidak akur,” bantah istri Susanto ini. Dia juga mengatakan, hubungannya dengan Siti hanya sebatas bisnis rental mobil. Selebihnya, Siti hanya datang ke rumahnya untuk menumpang mandi atau bermain. Sama sekali

tidak pernah berbicara tentang PT SCS. Adapun mengenai aliran dana, dia menegaskan tidak pernah menerima. Adu mulut dan tuding tangan sempat terjadi dalam sidang tersebut. Sehingga, majelis hakim harus meminta Siti dan Sofiatun untuk menahan diri. “Ini persidangan. Harap menghormati,” tegas Ketua Majelis Hakim Sumartono yang didampingi anggota Agus Walujo Tjahjo dan Edi Saputro Palawy. Untuk diketahui, sidang dimulai sekitar pukul 10.00. Majelis hakim sengaja melakukan konfrontasi terhadap keempat terdakwa. Sidang baru berakhir sekitar pukul 15.30 dan akan dilanjutkan Senin (19/4). Dihubungi terpisah, penasihat hukum (PH) Eko dan Aikha, Abdul Malik, kembali menegaskan bahwa kliennya tak menerima uang sepeserpun. Keterangan Siti

dalam sidang kemarin dianggap fitnah. “Selama tidak bisa menunjukkan bukti, kami menganggap bahwa itu semua bohong,” katanya saat dihubungi melalui ponselnya kemarin sore. Malik justru menyalahkan pihak kepolisian yang tidak jeli dalam menangani kasus itu. Mengingat, masih banyak namanama lain yang disebut ikut menikmati uang dari PT SCS. Sementara itu, mengenai pengakuan Siti yang masih bisa menggunakan ponsel di dalam tahanan, Kepala Lapas Kelas II-A Kediri Subiyantoro melalui Kepala Keamanan Lapas Tunggul Buwono mengatakan, akan langsung mengklarifikasi petugasnya. Jika memang terbukti, pihaknya akan memberikan sanksi tegas. “Karena aturannya jelas, tidak boleh menggunakan HP di Lapas,” katanya kepada Radar Kediri melalui ponsel, kemarin sore. (fa/hid)

 SAHKAH Sambungan dari hal 33

Hal ini juga didasarkan alasan adanya najis dalam cincin tersebut karena perbuatan mushalli dan kesengajaannya. Agar salatnya menjadi sah, maka cincin yang mengandung darah tersebut harus dilepas pada waktu melaksanakan salat. Sebagai salah satu bentuk amar ma’ruf nahi munkar, kita mengajak kepada seluruh kaum muslimin menghindarkan diri dari hal-hal yang dapat membatalkan salat. Cincin kawin berisi darah seperti dilakukan Nia dan suaminya hendaklah tidak ditiru dan dijadikan tren, karena justru menghalangi atau merepotkan kita ketika hendak menjalankan ibadah kepada Tuhan. (Abdul Wahhab Khalil, MA)

MLM Halal atau Haram? Pertanyaan : Bagaimana pandangan Islam terhadap usaha Multi Level Marketing (MLM), apakah halal atau haram? (edydhea@yahoo.co.id) Jawaban : Multi Level Marketing (MLM) adalah

bisnis atau perdagangan yang pemasarannya dilakukan secara berjenjang melalui jaringan distribusi yang memosisikan pelanggan sekaligus sebagai tenaga pemasaran. Dalam Islam, bisnis semacam itu termasuk muamalah sehingga pada dasarnya boleh dilakukan selama tidak mengandung unsur-unsur yang dilarang dalam Islam. Hal ini berdasarkan kaidah fiqh al-ashl fil mu’amalah al-ibahah hatta yadulla al-dalil ‘ala tahrimiha (pada dasarnya hukum muamalah adalah boleh selama tidak ada dalil yang mengharamkannya). Secara umum, Islam membolehkan setiap bentuk bisnis atau perdagangan apabila tidak mengandung unsur-unsur: riba (bunga), gharar (penipuan), dharar (mengandung bahaya), zulm (merugikan pihak lain), dan jahalah (tidak transparan). Oleh karenanya, bisnis MLM hukumnya halal bila terbebas dari unsur-unsur di atas, terutama menyangkut produk barang atau jasa yang dijual dan cara atau sistem penjualannya. Dalam bisnis MLM, produk barang yang dijual harus jelas-jelas halal, ada manfaatnya, dan dijual dengan harga yang wajar. Jadi, bisnis MLM harus jelas produknya dan tidak boleh menjelma menjadi perusahaan money game atau arisan berantai yang berkedok MLM. Bisnis terakhir ini yang biasanya menggunakan sistem piramida

adalah bisnis paling zalim, jelas-jelas menipu orang, dan sama dengan judi yang hukumnya adalah haram. Selain menjalankan penjualan produk barang, bisnis MLM juga menjual produk jasa berupa jasa marketing yang berlevellevel dengan imbalan tertentu. Dalam Islam, model semacam ini dikenal dengan nama samsarah (makelar, distributor, perantara perdagangan), di mana disyaratkan untuk sahnya pekerjaan makelar ini adalah didahului akad (perjanjian) yang jelas dan dilakukan atas dasar suka sama suka (an taradhin) antara kedua belah pihak, objek akad (barang yang dijual) memenuhi kriteria seperti disebutkan di atas, serta adanya kejelasan dalam pembagian fee atau bonus berdasarkan level, prestasi penjualan, dan status keanggotaan dalam bisnis MLM tersebut. Selain itu, distributor dan perusahaan harus jujur, ikhlas, transparan, tidak menipu, dan tidak ada unsur zalim. Oleh karenanya, dalam bisnis MLM harus ada formula pembagian intensif atau bonus yang adil, pembagian bonus harus mencerminkan usaha-usaha masing-masing anggota, dan tidak boleh ada eksploitasi dalam aturan pembagian bonus antara orang yang awal menjadi anggota dengan yang akhir. Apabila syarat-syarat ini dipenuhi, maka bisnis MLM tersebut hukumnya halal. (Imam Annas Mushlihin, MHI)

layangkan surat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) atas belum diterbitkannya HGU itu. Yang kedua dikirim akhir Maret lalu dan sudah mendapat balasan. ”PTUN kembali menegur BPN,” katanya. Terpisah, Kapolsek Ngancar AKP Djufri Watratan yang dikonfirmasi tentang laporan PT SSP membenarkannya. Djufri mengatakan, beberapa warga dilaporkan melakukan penyerobotan lahan PT SSP. Sebab, dalam aksinya Rabu lalu, mereka tak sekadar membersihkan rumput. Tetapi, juga mematok lahan. Bahkan, sebagian warga menanam ketela. Atas hal ini, lanjut Djufri, pihaknya telah memeriksa tiga karyawan PT SSP sebagai saksi. Mereka adalah orang yang melihat langsung kegiatan warga yang menanam ketela dan mematok tanah. “Kami juga men-

gumpulkan ratusan patok tanah dan kayu ketela yang ditanam,” lanjutnya. Itulah yang sangat disayangkannya. Sebab, dalam aksi Rabu lalu, sejak awal dia sudah mengingatkan warga untuk tidak mematok tanah. Apalagi menanaminya. Sebab, hal tersebut termasuk kategori penyerobotan lahan. Bukankah polisi saat itu ada di lokasi? Djufri berdalih, semula tidak tahu jika warga mematok dan menanami perkebunan. Dia baru mendapat laporan siang harinya setelah warga pulang. Lalu, sorenya, dia langsung memerintahkan anggotanya untuk memotret dan mengambil sebagian barang bukti. Polsek Ngancar, sambung Djufri, hanya sebatas melakukan pemberkasan awal. Selanjutnya, mereka akan melimpahkan kasus tersebut ke Polres Kediri untuk diproses lebih lanjut. “Besok

(hari ini, Red) berkasnya sudah kami limpahkan ke Polres,” sambungnya. Lalu, siapa yang dilaporkan oleh PT SSP? Djufri menyebut, beberapa tokoh warga yang dianggap sebagai pemimpin. Yaitu, Kades Sempu Sugianto, Kades Sugihwaras Bejo Utami, Tiyar, serta Jarno. Ketika ditanya kapan empat terlapor akan dimintai keterangan, Djufri belum bisa memastikan. Pemeriksaan mereka akan dilakukan oleh Polres Pare. “Nanti polres yang akan membuatkan surat panggilan,” tegasnya. Sayang, Kades Sempu Sugianto belum bisa dikonfirmasi mengenai pelaporan dirinya ke polisi oleh PT SSP. Beberapa kali dihubungi melalui ponselnya tidak diangkat. Demikian juga dengan Kades Sugihwaras Bejo Utami. Saat dihubungi melalui ponselnya tidak aktif. (ut/hid)

KPAI Jenguk Bocah Pembunuh Nenek Minta Pemda Sediakan Guru Khusus untuk Tahanan Anak KEDIRI- Anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Magdalena Sitorus kemarin sore meninjau tahanan anak di Mapolres Kediri. Tiba bersama seorang stafnya, sekitar pukul 16.00, dia sempat menjenguk Ba, 13, dan He, 10, kakak beradik asal Desa Sumbersari, Kecamatan Badas yang diajak ibunya membunuh neneknya sendiri. Magdalena mengaku sangat prihatin terhadap kondisi anakanak di tahanan. Menurut dia, tidak selayaknya anak menghabiskan waktunya di tahanan. “Hal itu akan berpengaruh terhadap perkembangan mentalnya. Lagi pula, haknya untuk mendapatkan pendidikan juga terhambat,” tuturnya saat dihubungi Radar Kediri lewat ponselnya. Selain itu, menurut dia, anak belum bisa menentukan sikapnya sendiri untuk bertindak. Mereka masih dipengaruhi oleh ling-

 BISA AKSES Sambungan dari hal 33

Sehingga, debitor tidak bisa lagi mengajukan kredit ke banyak bank secara sembarangan. Kecenderungan seperti itu, sambung Adam, banyak muncul pada ’musim’ pemilihan kepala daerah (pilkada) seperti sekarang. Biasanya, calon akan mengajukan kredit untuk dana kampanye ke banyak lembaga kreditor, baik bank maupun lembaga lain. Inilah yang akan diperketat. Misalnya, jelas Adam, ada dua calon yang sama-sama merupakan istri bupati. Jika mereka mengajukan pinjaman, kredit masingmasing harus terdata secara ber-

 KERANGKA Sambungan dari hal 33

Mereka kini mendalami keterangan yang disampaikan Sumaji. Kepada polisi, dia mengaku, sebelum istrinya menghilang, mereka sempat cekcok. Saat ditelepon, Eny mengatakan pergi bersama dua laki-laki berinisial Bm dan Nu, keduanya warga

 ANDALKAN Sambungan dari hal 33

Lalu sambil berteriak-teriak memperingatkan temantemannya, mereka berhamburan ke posisi masing-masing di luar lingkar jebakan. “Beri laporan kepada Yang Mulia Abu Sa’ad jika musuh telah datang menyerabu. Cepat!” seru Pu Samrin memerintah dua-tiga orang anak buahnya untuk lari ke arah gubuk-gubuk di pinggir hutan guna melapor kepada Abu Sa’ad tentang datangnya serangan musuh. Setelah itu, dengan langkah tenang Pu Samrin menuju ke tepi bagian tengah jebakan dan menancapkan panji-panji di situ sambil berteriak, “Pasang

 KEKUATAN Sambungan dari hal 44

Hal itu berbeda dengan tiga tim lain di grup D. Seperti diketahui, selain ikut di Piala Indonesia Persik dan Persitara masih harus berjuang lolos degradasi musim depan. Sementara Persibo harus mempersiapkan diri di ajang delapan besar yang juga akan segera dimulai. Sementara itu tak diturunkannya dua pemain asing mereka

kungannya. Jadi, bukan merupakan pilihan yang tepat jika harus menempatkan anak di tahanan karena tindak pidana yang dilakukannya. Apalagi, untuk tindak pidana seperti penganiayaan atau pencurian. Apakah itu berarti tindakan mereka merupakan tanggung jawab orang tuanya? Magdalena membenarkan. “Tapi, bukan sepenuhnya tanggung jawab orangtua, melainkan kita semua,” tandasnya. Meski demikian, dia memaklumi bahwa dalam hal ini polisi hanya menjalankan tugas. “Saya mengerti posisi

polisi. Sebab, di satu sisi mereka dituntut untuk melindungi hak anak, namun di sisi lain harus menegakkan hukum dan menindaklanjuti laporan dari korban,” lanjutnya. Lebih jauh dia menuturkan, walaupun berada di dalam tahanan, anak-anak tidak boleh kehilangan hak untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Karenanya, dia berharap kepada setiap pemerintah daerah untuk lebih memerhatikan. Misalnya, dengan menyediakan tenaga pengajar bagi mereka. Atas hal ini, Kapolres Kediri AKBP Benyamin melalui Kasatreskrim AKP Ariawibawa Anggakusuma menyatakan bahwa pihaknya sudah mempunyai tahanan anak yang terpisah dari tahanan orang dewasa. “Itu sebagai wujud bahwa kami masih memerhatikan perkembangan anak,” terangnya. Selain itu, selama ini, Polres Kediri selalu mengupayakan penyelesaian kekeluargaan antara pihak korban dengan pelaku yang masih anak-anak. “Tidak langsung kami proses. Mereka kami pertemukan dulu,” tuturnya. (dp/hid)

samaan. “Jadi, dalam data kredit istri, juga harus dicantumkan riwayat kredit suami,” jelasnya. Tujuannya sederhana. Yakni, untuk mengawasi sudah seberapa besar tanggungan kredit mereka selama ini. Serta, apakah memiliki kredit yang bermasalah atau tidak. Dengan cara ini, penyelewengan bisa diantisipasi. Meski demikian, Adam menjamin kerahasiaan semua informasi tentang kredit itu. Hanya BI, bank kreditor, dan debitor yang bisa mengaksesnya. “Jadi, tidak perlu khawatir datanya disalahgunakan,” jamin Adam didampingi Asisten Deputi Direktur DPIP Erma Kusumawati. Lalu, bagaimana cara warga un-

tuk mengetahui langsung riwayat kreditnya? Adam menjelaskan, mereka cukup mengajukan permohonan melalui website www. bi.go.id. Selanjutnya, debitor akan mendapatkan laporan secara rinci melalui BI yang ada di wilayahnya. Di Kediri, jumlah pengguna BIK hingga Februari 2010 tercatat 61 institusi. Yakni, 23 bank umum dan 38 bank perkreditan rakyat (BPR). Sedangkan, untuk perseorangan masih belum ada. “Tapi, saya yakin, ke depan akan banyak masyarakat yang mengakses BIK,” imbuh Deputi Pemimpin BI Kediri Bidang Ekonomi dan Moneter Soebagjono. (fa/hid)

Ngoro, Jombang. ”Tapi, setelah itu, ponsel Eny sudah tidak bisa dihubungi lagi,” katanya. Dua orang itulah yang kini sedang dikejar. Mereka akan dimintai keterangan untuk memastikan terjadinya pembunuhan tersebut. ”Kami akan koordinasi dengan Polres Kediri,” sambungnya. Sementara itu, saat ini kerangka tersebut masih berada di Labora-

torium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur. Kasatreskrim Polres Kediri AKP Aria Wibawa Anggakusuma juga mengatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki dugaan pembunuhan tersebut. ”Kami masih belum bisa pastikan. Kita tunggu hasil penyelidikan,” kata perwira dengan tiga strip di pundaknya itu. (fa/hid)

bendera-bendera di belakang panji-panji ini. Cepat! Cepat!” Lima-enam orang anak buah Pu Samrin yang ditugasi membawa bendera, berlarian mendekati junjungannya yang berdiri tegak di samping panji-panji hitam dengan sirip merah. Tanpa berbicara sepatah pun, mereka berebut menanam tiang bendera mereka dengan posisi berderet di sebelah timur panji-panji. Sementara Pu Samrin dan Rawai Latang beserta anak buahnya bersiaga menunggu kedatangan musuh di tepi luar jebakan, sekitar tiga puluh orang di antara mereka terlihat sibuk mengumpulkan bongkahan batubatu di tempat yang berjarak sekitar lima puluh dpa dari tepi bagian tengah jebakan.

Dengan keranjang-keranjang bambu, mereka secara bergantian mengusung batu-batu yang dipecah menjadi bongkahan sebesar kepalan tangan hingga sebesar kepala kambing. Batubatu itu digunakan untuk senjata penyambit musuh. Meski terkesan kuno dan tidak pernah diperhitungkan sebagai senjata yang layak untuk bertempur, para penyerang asal Huang-tse itu telah membuktikan bagaimana ampuhnya senjata purbakala itu dalam menghalau musuh yang mengenakan baju zirah, helm dan perisai dari bahan logam besi. Dan pagi ini, mereka akan mengulang kembali keberhasilan mereka barang dua pekan silam itu. (bersambung)

bisa membuat para pemain lainnya termotivasi. Mereka akan membuktikan tak kalah dibandingkan para pemain asing yang telah dicoret tersebut. Tampil perdana menghadapi Macan Putih, Laskar Singa Lodra dipastikan akan mengandalkan sejumlah pemain lokal andalan mereka. Di antaranya striker mungil M. Arifin dan mantan pemain Persik Bertha Yuwana Putra. Keduanya akan sangat berbahaya saat berkolaborasi

dengan striker asing Bienvenue Dieudonne Nnengue. Kekuatan lain yang dimiliki PSBI adalah status tuan rumah. Seperti diketahui mereka akan menjadi tuan rumah bersama dengan Persik. Bherta Yuwana dkk akan menjamu Persitara dan Persibo di Stadion Soeprijadi, Kota Blitar. Dengan menyapu bersih poin di kandang tersebut, mereka optimistis lolos ke babak selanjutnya meski besok kalah saat menantang Persik. (*)

IST

Magdalena Sitorus


JUMAT 16 APRIL 2010

RADAR SPORT

Urung Pakai Junior Kirim SMS Berhadiah HP Keren Ingin dapatkan HP esia dan merchandise menarik? Kirim SMS sebanyak-banyaknya. Caranya : - Khusus nomor esia, ketik : SUPORTERAKTIF (spasi) isi pesan, kirim ke 3232. Disediakan dua (2) HP Esia per minggu - Nomor non-esia, ketik : SUPORTERAKTIF (spasi) isi pesan, kirim ke (0354) 9039000. Dapatkan merchandise menarik setiap minggunya. Pengirim harus menggunakan bahasa yang baik dan benar serta tidak menyinggung SARA. Keterangan : Tarif SMS premium (3232) Rp 550.

Pantang Mundur ayo PERSIK maju trus pantang mundur,jangan kalah sama yg lain 03549124345 Lupakan Hasil Seri Ayo persik lupakan hasil imbang di stadion brawijaya tatap ke depan bantai&terkam musuh2mu karno(suro pati)yukaro 03549112277 Harus Ada Semangat dan Teamwork pak wali dalam mghadapi piala indonesia tlg br arahan ksmua pemain bhwa kalau ingin menang skil sj tdk cukup.Hrs ada teamwork n semangat fairplay. 03549112616 Turunkan Pemain yang Siap Pakde Agus..Turunkan pemain yg benar2 siap tanding,biar di lapangan gak melempem..Selamat bertanding macan2 putih.. Singkirkan semua lawanmu 03549100350 Benahi Lini Belakang pak agus tolong benahi lini pertahanan supaya lini perjahanan tetap kuat.by arek satreyan 081703919024 Dekati Kapolresta Buat walikota dekati kalporesta untuk memberikan izin pertandingan persik X persebaya tetap di kediri 081335366617 Jangan Diremehkan persik tunjukkan garangmu jangan sampai lawan meremehkanmu 081335366617 Selamatkan Persik buat walikota yang dihor mati selamatkan persik dari jurang degradasi 081335366617 Rebut Poin Kandang Laga home persik harus dapat poin penuh atau menyapu bersih utk menyelamatkan persik dari jurang degradasi 081335366617 Ingin Gonzales Kembali Cristian gonzales,segerelah kembali kekandang macan pth,jng lama2 dipersib..persik membutuhkan kdtnganmu anda sll jd top skor dpersik by maz ndori 085230938438 Bantai Lawan Persik bantailah lawan2mu,ambil charis yulianto,fery rotinsulu,bokay edy foday,gonzales,firman utina,panaryo astaman,persik psti juara by ndori. 085230938438 Harus Kerja Sama “Ayo PersikKu” bangun kerja sama yg solid. ‘Mengaunglah Macan PutihKu’. “Bravo..Bravo..Persik” 08123580698 Kalah untuk Menang Memang dibutuhkan kekalahan untuk menaiki tangga kesuksesan,yo...semangat persik! By afan,pare. 085733482736 Jangan Hanya Janji Ganti aja agus yuwono dgn widodo c. Putro. Masak cuma janji2 doank katanya lbh baik dari sblumnya 085790212593 Bukan Waktunya Kalah Putaran 2 adalah saat utk bangkit bukan utk berkalah-kalah ria. 085649103329 Jangan Degradasi buat menejemen persik selamatkan persik dari degradasi 081335366617 Arti Sebuah Pertandingan Diluar lapangan kita kawan. Tapi didalam lapangan kita lawan. Itulah arti’nya sebuah pertandingan. Persik hancurkan lawanmu. Byar kita menang BOCKLUT aG pantura.! 085731471881

Persik U21 TC di Malang, Maksimalkan Rotasi

Standarkan Kualitas Pelatih

KEDIRI- Jelang dimulainya kompetisi Piala Indonesia besok (17/4), Persik merubah rencananya. Mereka dipastikan akan tetap memakai para pemain senior yang selama ini diturunkan di ajang ISL. “Terpaksa kami tetap menurunkan pemain yang ada sekarang,” keluh pelatih Persik Agus Yuwono. Sebabnya, lanjut pelatih asal Malang itu, dia tak bisa memakai tenaga para pemain Persik junior seperti rencananya semula. Hal itu, lanjut Agus, karena sampai dengan saat ini tidak ada satupun pemain junior yang ikut bergabung latihan dengan pemain senior. “Padahal saya sudah meminta sekitar lima pemain. Tapi sampai sekarang belum ada yang latihan bersama kami,” sambungnya. Dengan kondisi tersebut dirinya tak mungkin langsung menurunkan para pemain junior itu dan dipadukan dengan para pemain senior. “Ya pasti jelek hasilnya. Paling tidak harus ada latihan bersama dulu untuk dipadukan,” sesal pengganti Gusnul Yakin di putaran kedua tersebut. Agus mengaku tak tahu kenapa sampai tidak ada pemain junior yang ikut berlatih. Padahal dia sudah berusaha mengkomunikasikannya. “Sebenarnya beberapa kami sudah latihan bersama (dengan Persik U21), tapi setelah itu Persik U21 tidak latihan lagi,” katanya. Padahal besok Piala Indonesia sudah dimulai. Pada pertandingan pertama, Macan Putih akan ditantang tim tetangga PSBI Blitar. Dari kondisi itulah Agus akhirnya memutuskan untuk tidak memakai pemain junior di ajang Piala Indoneia ini. Untuk mengantisipasi kelelahan dan cedera yang bisa mengancam para pemainnya, Agus mengaku akan memaksimalkan rotasi pemain. Dia akan memprioritaskan menurunkan para pemain yang selama ini sering dicadangkan. Seperti Dodit Fitrio Efendi, Choirul Anam, Sulis Budi, Tito Purnomo dan beberapa pemain lainnya. Dikonfirmasi terpisah, Humas Persik Nur Muhyar mengatakan bahwa terjadi masalah komunikasi soal rencana pemakaian beberapa pemain junior oleh tim senior tersebut. Pasalnya saat ini tim junior sedang berlatih di luar kota. “Tim junior saat ini sedang latihan di Malang. Mungkin ada miss communication jadi programnnya tidak nyambung,” kata Nur Muhyar. (jie)

PSSI Kota Gelar Kursus Lisensi D KEDIRI- Bidang sepak bola di Kota Kediri terus menggeliat. Selain di atas lapangan dengan ditunjuknya Stadion Brawijaya sebagai tuan rumah Piala Indonesia dan Liga Pelajar Indonesia tingkat provinsi, di bidang pelatihan Kota Kediri tak mau ketinggalan. ‘ Seperti yang dilakukan mulai kemarin, PSSI Kota Kediri menggelar kursus pelatih untuk para pelatih sepak bola di Kota Kediri. “Sekarang kami menggelar kursus untuk lisensi D, selanjutnya akan terus kami tingkatkan,” kata Ketua Umum Pengurus Cabang PSSI Kota Kediri, Barnadi. Kursus tersebut kemarin dibuka di ruang Kili Suci, Pemkot Kediri. Pelatihan akan digelar sampai dengan 21 April mendatang. Pematerinya adalah Medi Purwito dari PSSI Pengda Jawa Timur. “Materi kursus teori dan praktek,” sambungnya. Ada 28 pelatih yang mengikuti kursus tersebut. Mereka adalah wakil dari setiap klub internal yang ada bawah PSSI Kota Kediri. Barnadi mengatakan kursus itu digelar untuk meningkatkan kualitas para pelatih yang ada di Kota Kediri. Selain itu juga untuk menegaskan standarisasi pelatih yang bisa membesut tim-tim internal di Kota Kediri. “Kami ingin standarkan, bahwa pelatih yang ada di Kota Kediri sudah berlisensi semuanya,” tandas purnawirawan TNI tersebut. Selain itu, lanjut Barnadi, kursus lisensi D tersebut juga bermanfaat bagi para peserta kursus itu sendiri. Sebab saat ini lisensi kepelatihan wajib dimiliki oleh para pelatih. Seperti pelatih di ISL yang harus memiliki lisensi A. “Sebelum punya lisensi A atau B, mereka kan harus punya lisensi D dan C,” pungkasnya. (jie)

Jadwal Pertandingan Persik Lawan

ANTUJI H. MASROH/RK

BUTUH ISTIRAHAT: Aksi Mahyadi Panggabean saat timnya menjamu Persija (31/4) lalu.

Tempat

Sabtu, 17 April PSBI

Brawijaya

Senin, 19 April Persibo

Brawijaya

Rabu, 21 April

Persitara Brawijaya

Melihat Lawan Persik di Piala Indonesia 2010

Kekuatan Pincang, PSBI Blitar Paling Fokus PSBI Blitar akan menjadi lawan perdana Macan Putih di ajang Piala Indonesia. Besok (Sabtu 17/4) mereka akan menantang Macan Putih di Stadion Brawijaya. Meski selama ini bermain di level kompetisi lebih rendah dari Persik, tim berjuluk Laskar Singa Lodra itu sangat berpotensi menganggu jalan Persik meraih target juara grup D.

Skuad PSBI Blitar

ANTUJI H. MASROH, Kediri Bisa dibilang PSBI menatap ajang Piala Indonesia ini dengan modal yang kurang bagus. Pertama, tim mereka saat ini dalam kondisi pincang. Ada beberapa pemain yang baru saja dicoret, termasuk dua pemain asing Etoga Romaric dan Christian Lenglolo. “Hanya Nnengue saja ang kami turunkan. Lainnya (Lenglolo-Etoga,red) tak mungkin diturunkan,” kata asisten Manajer PSBI Totok Subihandono. Kondisi tersebut jelas akan mengurangi kekuatan tim asal Kota Blitar tersebut saat tampil di Piala Indonesia kali ini. Sebab mereka hanya bisa mengandalkan para pemain lokal.

MUNGIL: Striker andalah PSBI Blitar M. Arifin saat Liga Jatim lalu. ANTUJI H. MASROH/RK

Kedua, tim yang berkostum khas merahmerah itu tampil kurang bagus di ajang divisi utama. Tak seperti kontestan grup D lainnya, Persibo Bojonegoro, yang lolos ke babak delapan besar divisi utama, PSBI gagal lolos. Di akhir klasemen grup III tim tersebut finish di peringkat 9. Mereka mengoleksi 23 poin hasil dari 7 kali menang, 2 kali seri dan 11 kali kalah.

Namun demikian, dua hal tersebut justru bisa menjadi kekuatan tim yang dibesut oleh M Arifin tersebut di ajang Piala Indaonesia kali ini. Kegagalan mereka lolos ke babak delapan besar divisi utama justru akan membuat mereka sangat fokus di Piala Indonesia. Pasalnya mereka sudah tidak memikirkan tampil di ajang kompetisi lainnya. Baca Kekuatan... Hal 43

NP Nama

Posisi

99 Eki Sabililah 21 Arif Musafak 27 Ali Imron 2 Andriansyah 6 Andy Setyono 85 Bambang Sulistyo 22 Zainul Arifin 18 Deddy Rukmana .P 12 Ahmat Muklis 26 Dian Sucahyo 25 Agung Widodo 3 Ahmad B.Lestaluhu 4 Edy Subagio 77 Andi Sidharta 23 Bambang P. Jatmiko 13 Nanang Kuswoyo 19 Nanda Setiawan 88 Andri Budiyanto 10 Berta Yuana Putra 14 Bambang Purwanto 9 M. Arifin 7 Rano Trisasongko 17 Bienvenue Dieudonne Pelatih : M. Arifin

Kiper Kiper Kiper Belakang Belakang Belakang Belakang Belakang Belakang Belakang Belakang Tengah Tengah Tengah Tengah Tengah Tengah Tengah Tengah Striker Striker Striker Striker

CMYK

44


16/04/2010