Issuu on Google+

CMYK

SENIN 8 MARET

33

TAHUN 2010

Dari Dialog Sampah bersama Wali Kota (2)

SERIAL PU SINDOK Selamatkan Keturunan Jawa yang Mengungsi

Jelaskan Daur Ulang tanpa Sebut 4R

“Kalian ini siapa? Kalian ini dari mana?” tanya Ma Thouan. “Ampun beribu ampun Tuan.., saya Pa’ Tabai. Saya kepala desa Trung Jawa, Tuan,” seorang laki-laki tua mengangkat tubuh dengan tetap berlutut. “Pa’ Tabai dari Trung Jawa?” Ma Thouan menarik nafas panjang dan mengangkat alis kanannya, ”Kenapa Pa’ Tabai malam-malam begini berada di hutan bersama perempuan dan anak-anak?” “Desa kami dibakar Tuan. Para laki-laki muda ditangkapi untuk dijadikan budak. Yang melawan dibunuh. Baca Selamatkan... Hal 43

Meski sudah menjadi gerakan dunia untuk meminimalkan sampah, istilah 4R dianggap belum populer

11

Oleh : Agus Sunyoto

Kampanye 4R (reuse, reduce, recycle dan replace) yang pernah dilakukan pemkot tak luput dari kritik peserta. Mereka menilainya tidak efektif. Bahkan, tidak sampai di masyarakat.

MOH. SYIFA/RK

RECYCLE: Peserta mengamati tas daur ulang yang dibawa Budi.

yang cukup untuk sekadar melafalkannya sekalipun. Makanya, akan lebih baik jika 4R diganti dengan istilah lain yang lebih ’membumi’ alias ’merakyat’. Simpel dan mudah dipahami. Juga unik agar mengundang masyarakat untuk mengetahuinya. Baca Jelaskan Hal 43

Adu Mulut di Jogja Pansus Gagal Bahas Perubahan Alat Kelengkapan DPRD

ILUSTRASI : SAEFUDIN ASRO/RK

di masyarakat. Bahkan, terlalu sulit dipahami. ”Saya saja tidak hafal. Jadi, jangan menggunakan istilah yang terlalu rumit,” kritik Djaka Siswa Lelana, warga Perumahan Wilis Indah II, Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto. Apalagi, lanjutnya, bahasanya masih menggunakan bahasa Inggris. Tak semua warga memiliki kemampuan

KEDIRI- Rapat pansus tata tertib (tatib) DPRD Kota Kediri di Hotel Saphir, Jogjakarta yang berakhir kemarin gagal membahas perubahan alat kelengkapan dewan. Bahkan, rapat yang dimulai sejak Kamis lalu dikabarkan

berlangsung alot. Adu mulut terjadi di antara anggota pansus yang berjumlah 20 orang. Menurut sumber Radar Kediri, mereka hanya berkutat pada pembahasan tatib dan kode etik DPRD. Sedangkan, perubahan struktur badan anggaran (banggar), badan legislatif (baleg), dan badan musyawarah (bamus) sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) 16/2010 tentang Pedoman Penyusunan Peraturan DPRD tentang Tatib DPRD belum tersentuh. Padahal, ketiganya menjadi masalah inti yang hendak diba-

has. “Sebentar lagi juga sudah PAK, bagaimana banggar nantinya,” keluh sumber tersebut. Dengan tidak tuntasnya pembahasan ini, lanjutnya, otomatis anggaran dan waktu akan membengkak. Sebab, mereka harus mengagendakan rapat lagi, khusus untuk membahas perubahan alat kelengkapan DPRD. Seperti diberitakan, berdasar PP No 16/2010, ketua banggar harus dijabat ketua DPRD dengan jumlah anggota tidak boleh lebih dari separo jumlah anggota DPRD. Baca Adu Mulut Hal 43

Perubahan Alat Kelengk apan DPRD Kota Berdasar PP 16/2010 Alat Kelengkapan

PP 24/2004

PP 16/2010

Badan Anggaran

20 anggota

15 anggota

Badan Musyawarah

20 anggota

15 anggota

Badan Legislatif

15 anggota

9 anggota

Patah Lagi, Roboh Lagi Hujan Deras dan Angin Kencang Guyur Kediri

MOH. SYIFA/RK

KEDIRI- Hujan deras disertai angin kencang, tadi malam, merobohkan sejumlah pohon dan papan baliho di Kota Kediri. Termasuk, pohon trembesi raksasa berlingkar tengah sekitar satu meter di Jl KDP Slamet. Pohon itu ambruk ke sebelah barat. Selain menutup sebagian jalan, akarnya merobohkan kios bensin milik Supriyanto, 54, warga Kelurahan/Kecamatan Mojoroto yang berdiri di atasnya. Hujan mulai turun menjelang magrib sekitar pukul 17.45. Tiupan anginnya membuat batang-batang pohon meliukliuk. Warga yang tengah berkendara di jalan tak ada yang berani melaju kencang. Supriyanto yang saat itu sedang menunggu kios pun sudah mengantisipasi. Dia tidak berani berdiam di dalam. Baca Patah Lagi Hal 43

SALAH KONSTRUKSI?: Papan reklame di barat Jembatan Lama yang ambruk tadi malam.

MOH. SYIFA/RK

TERDONGKEL: Kios bensin Supriyanto di Jalan KDP Slamet porak poranda.

KOLOM

PAN Jajaki Koalisi PKS dan Gerindra

Masih banyak orang yang beranggapan bahwa mengutip pemikiran orang lain dalam sebuah karya ilmiah tanpa menyebut sumbernya sebagai hal yang biasa.

Bersama PNP Usung Nurlaila

SRI UTAMI/RK

Fauzan Saleh

Pendidikan dan Kejujuran

Baca Pendidikan Hal 43

DONOR Lima Kantong Darah Terinfeksi Hepatitis KEDIRI- Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Kediri memusnahkan lima kantong darah pada 2009. Ini dilakukan karena terinfeksi virus hepatitis B dan C. Virus tersebut ditemukan setelah PMI memeriksa darah yang diambil dari pendonor. Menurut dokter PMI Ira Widyastuti, pemeriksaan adalah prosedur yang harus dijalankan. Sebelum atau sesudah diambil, darah dari pendonor wajib dicek di laboratorium untuk memastikannya steril dari segala jenis penyakit maupun virus. Jika ada yang ditemukan mengandung salah satu di antaranya, petugas akan langsung memusnahkannya. ”Tidak boleh diberikan kepada masyarakat karena penerimanya bisa tertular,” ujarnya kepada Radar Kediri akhir pekan lalu. Baca Lima Kantong Hal 43

DITUTUP PAGAR: Kompleks subterminal SLG yang sudah selesai dibangun akhir Desember lalu.

Terminal SLG Tak Sesuai Kontrak BPK Minta Kontraktor dan Perencana Ditegur KEDIRI- Tak hanya pembangunan convention hall, pembangunan Subterminal Simpang Lima Gumul

(SLG) pada 2009 senilai Rp 8,8 miliar juga menjadi catatan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dalam auditnya, BPK menemukan pelaksanaan pekerjaan yang tidak sesuai kontrak senilai Rp 303,03 juta. Kepala BPK Perwakilan Jatim Zin-

dar Kar Marbun dalam laporannya menyebutkan, berdasar pemeriksaan administrasi, PT HMP selaku rekanan diketahui tidak membuat shop drawing dengan lengkap. Padahal, ada beberapa gambar yang perlu dibuat lebih detail. Baca Terminal Hal 43

Baca PAN Jajaki... Hal 43

Utomo, Pendongeng Keliling di Kabupaten Kediri

Punya Ratusan Koleksi Buku, Tak Surut oleh Cibiran Berbekal ratusan koleksi buku dongeng, Utomo berkeliling dari satu sekolah ke sekolah lain. Tujuannya, menumbuhkan minat baca anakanak, terutama terhadap dongeng. AGUS DWI PRASETYO, Kediri Tawa dan teriakan sesekali terdengar dari salah satu kelas Play Group Kusuma Mulia di Desa Purwoasri, Kecamatan Purwoasri. Pagi itu, Sabtu (6/3), suasananya memang berbeda dibanding biasanya. Puluhan anak-anak di kelas tak sedang mewarnai gambar ataupun bermain alat peraga. Melainkan, menyimak rangkaian kalimat yang meluncur dari bibir seorang pria yang berdiri di depan kelas. Penampilan Utomo, pria tersebut, memang terasa sangat istimewa. Hingga, membuat mata setiap bocah tak lepas menatapnya. Maklum, bukan sekadar bercerita dengan bibir. Dia juga memeragakan setiap adegan

 Iklan/Langganan Hubungi : (0354) 699665 ; 681320

LUCU:

AGUS DWI PRASETYO/RK

Pemberitaan media massa di Ibu Kota selama dua minggu terakhir, Februari lalu, didominasi oleh masalah plagiarisme atau penjiplakan karya ilmiah. Baik yang dilakukan mahasiswa, guru, dosen, bahkan oleh sebagian guru besar. Sungguh sangat menyedihkan. Mengapa plagiarisme marak di dunia pendidikan kita? Sepertinya, banyak alasan untuk melakukannya. Ada yang menganggap hal itu dilakukan karena terpaksa, sebagai sesuatu yang tak dapat dihindari, atau tidak perlu dipermasalahkan. Benarkah alasan itu? Sungguh sangat naif jika ada akademisi menempuh jalan pikiran seperti itu. Ada ungkapan klasik bahwa bersalah dalam mengungkap kebenaran ilmu, karena berbagai keterbatasan, masih bisa diterima. Harapannya, kelak kekeliruan itu akan dikoreksi dengan adanya teori baru atau data yang lebih akurat.

KEDIRI- Setelah mengambil formulir pendaftaran di KPUD, Sabtu (6/3) lalu, DPD PAN Kabupaten Kediri memastikan bakal mengusung Nurlaila sebagai calon bupati. Selain dengan parpol nonparlemen, PA N b e r e n c a n a menjalin koalisi dengan PKS dan Partai Gerindra. Mereka menjajaki kemungkinan untuk menggandengkan kepala Desa Wates itu dengan salah satu kandidat. Sebab, hingga kemarin, Nurlaila belum menentukan pasangannya. Padahal, besok (9/3), dia sudah berniat untuk mendaftarkan diri ke KPUD. “Kami memberi kebebasan kepada ibu (Nurlaila, Red) untuk menentukan pasangannya. Bagi kami, yang penting menang,” ujar Ketua DPD

PAN Kabupaten Kediri Arifin Tafsir kepada wartawan koran ini kemarin. Lalu, siapa kandidat yang digadanggadang untuk digandengkan Nurlaila? Arifin menjawab, cukup banyak. Di antaranya adalah pengurus Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jatim Widodo, Kasubsi Pembangunan Daerah Tertinggal Bappenas Samsul Widodo, dan pengusaha otomotif Khamim. Ada pula beberapa nama lain yang belum disebutkan. Menurut Arifin, Nurlaila belum memilih pasangan karena masih menunggu hasil rekomendasi dari sejumlah parpol. Di antaranya adalah Partai Gerindra. Sebab, jika partai bentukan Prabowo Subianto itu merestuinya, bisa jadi mereka akan menentukan nama bakal calon wakil bupati (bacawabup). Adapun PAN, lanjutnya, tidak akan mengusulkan kadernya untuk mendampingi Nurlaila.

dengan gerakan tubuhnya. Untuk membuat anak-anak tertarik, dia membawa boneka tangan Winnie The Pooh. Sedangkan tangan

Tomo saat mendongeng di PG Kusuma Mulia, Purwoasri Sabtu (6/3) lalu.

kirinya memegang pengeras suara. “Orang kaya memberi makan dengan ikhlas pada orang buta. Malam harinya, orang

miskin itu beol di kresek dan diletakkan di dekat rumah si kaya. Karena keikhlasan si kaya, kotoran si miskin itu berubah jadi emas batangan,” kisah Tomo dengan mimik lucu ketika membawakan dongeng tentang pentingnya keikhlasan dalam berbuat. Begitu alumnus PG TK Universitas Kanjuruhan Malang itu selesai mendongeng, tepuk tangan langsung membahana di dalam kelas. Tomo yang berkeringat karena kecapekan lalu tersenyum lebar. Dia senang karena anak-anak tampak menikmati ceritanya. Demikianlah saat Tomo mendongeng. Setiap minggu, pria 23 tahun asal Desa Woromarto, Kecamatan Purwoasri itu berkeliling dari satu desa ke desa lain. Dari satu kecamatan ke kecamatan lain. Bahkan, hingga ke sekolah di luar Kabupaten Kediri. “Sejak dulu saya memang hobi bercerita,” katanya kepada Radar Kediri sambil mengelap keringat di wajah. Baca Punya Ratusan Hal 43 www.radarkediri.co.id


34

RADAR KEDIRI

SENIN 8 MARET 2010

PENDAPA

MENUJU

PEMILU KADA, 12 MEI 2010

Cabup Bisa Terganjal Kesehatan KEDIRI- Lolos dari syarat dukungan minimal parpol, bukan berarti bakal calon bupati (bacabup) langsung ditetapkan sebagai calon bupati (cabup). Jika dalam tes kesehatan yang rencananya dilakukan minggu depan, mereka dinyatakan tidak layak, otomatis pencalonannya batal. Ketua KPU Kabupaten Kediri, Agus Edi Winarto, mengatakan jika berdasar penilaian tim dokter ada kandidat yang kesehatannya tak layak, otomatis pencalonannya akan gagal. “Tentunya, layak atau tidak itu ditentukan oleh hasil tes kesehatan para kandidat,” kata Agus. Apa saja item pemeriksaan untuk para bacabup? Agus mengaku belum mengetahui detailnya. Sebab, mereka masih akan melakukan penandatanganan MoU (memorandum of understanding, Red) hari ini. Sehingga anggota KPU belum mendapat data detail pemeriksaan kesehatan.

kukan persiapan sejak minggu lalu. Meski demikian, lanjut Agus, INGAT “Kami sudah rapat dan menyiapKPU tidak akan mencampuri pelaksanaan tes kesehatan. COBLOSAN kan dokter ahli untuk melakukan pemeriksaan,” kata Roziq. KPU hanya akan menerbitkan Lebih lanjut Roziq mengatakan, SK tim dokter yang melakukan para bacabup akan melakukan pemeriksaan. Selanjutnya, pemeriksaan kesehatan secara pemeriksaan kesehatan dilakulengkap. Mulai foto torak, kan sepenuhnya oleh tim jantung, paru-paru, tes laborat, dokter. ”KPU tidak akan melakukan intervensi,”tandasnya. HARI LAGI radiology, dan tes pemeriksaan kesehatan lainnya. Agus mengatakan, pemeApakah tes tersebut tidak akan mengriksaan kesehatan dijadwalkan dilakukan 1518 Maret nanti. Untuk kepastian pelaksanaan ganggu pelayanan kesehatan terhadap tes kesehatan, KPU masih akan membi- pasien lain? Roziq menolaknya. Menurut carakan dengan RSUD Pare, yang renca- Roziq, pihak rumah sakit telah menyiapkan nanya dilaksanakan Senin hari ini. “Termasuk ruangan khusus untuk tes kesehatan para kriteria kesehatan dinyatakan layak atau tidak kandidat. Para dokter spesialis juga sudah layak, akan dibahas lebih detail,” tegas Agus. dibagi. Baik yang akan melakukan peTerpisah, Humas RSUD Pare Abdul Roziq meriksaan pada calon dan pelayanan biasa. yang dikonfirmasi tentang pelaksanaan tes “Sudah dijadwalkan, jadi tidak masalah,” kesehatam mengatakan, RSUD Pare telah mela- terang Roziq. (ut/im)

6 4

Salah Jalur, Bawa Dobel L PARE- Apes dialami Kusno Hadi alias Ega, 23, dan Hendra Setiawan alias Botet, 19, keduanya warga Desa Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Honda Tebar 3 Unit Motor KEDIRI- Program ‘Untukmu Konsumen Honda’ dari bulan ke bulan semakin diminati. Ini terlihat dari semakin membeludaknya konsumen Honda yang mengikuti penarikan hadiah dari program tersebut. Program ‘Untukmu Konsumen Honda’ periode Februari telah digelar di Insumo Kediri Convention Center (IKCC) kemarin. Ribuan konsumen mengikuti penarikan hadiah itu secara langsung. Dalam undian kali ini, Honda tetap memberikan tiga hadiah utama bagi konsumen yang beruntung. Yakni Absolute Revo, New Beat, dan New Vario. Menurut Jeffri Limantara, sales

manager area Kediri, Nganjuk, dan Madiun PT Mitra Pinasthika Mustika (MPM) Motor, program tersebut terus dilakukan Honda untuk memanjakan konsumennya. “Ini reward bagi konsumen Honda yang setia. Selain hadiah utama, kami juga memberikan banyak hadiah elektronik lainnya,” tuturnya kepada Radar Kediri kemarin. Dengan program ‘Untukmu Konsumen Honda’, Jeffri mengharapkan agar masyarakat tak salah pilih lagi saat membeli sepeda motor. “Kalau Honda pilihannya, untungnya akan berlimpah,” tegasnya. Program tersebut didukung penuh oleh dealer resmi Honda MPM Motor Kediri, MPM Motor Pare, PSM, PAM, Aries Motor Kediri, Aries Motor Gurah, SNW Wates, SNW Plemahan, Agung Putra Motor, Kembang Jawa Motor Kediri, Kembang Jawa Mrican, Galaxy Motor Kediri, Galaxy Motor Pare, dan Galaxy Motor Ngadiluwih. Makanya segera membeli Honda kalau ingin beruntung. Karena Honda jelas lebih berFAIR:Kupon hadiah diambil anak kecil yang ditutup kelas.(adv/ado/im)

FULL : Konsumen Honda dengan sabar menunggu undian hadiah

Berikut ini penuturan tiga pemenang hadiah utama program ‘Untukmu Konsumen Honda’ perio-

Sabtu (6/3) lalu sekitar pukul 16.30, mereka dibekuk polisi di Jalan WR. Supratman, Kelurahan Pare, Kecamatan Pare. Botet dan Ega ditangkap saat

hendak pulang ke Malang karena kedapatan membawa 2.000 butir pil dobel L di sakunya. Penangkapan tersebut bermula dari pelanggaran lalu-lintas yang

de Februari. Mereka pun berpendapat bahwa selama ini Honda selalu memberikan yang terbaik untuk

dilakukan pelaku. Kasatreskoba Polres Kediri, AKP Totok Budi Hartono, menjelaskan keduanya ditangkap polisi lalu-lintas. Saat itu pelaku dari Desa Gedangsewu hendak pulang ke Malang dengan mengendarai motor. ”Mereka selesai bertransaksi di sana (Gedangsewu, red),” ungkapnya. Sampai di perempatan pos polisi, begitu tahu traffic light hijau, tanpa merasa bersalah mereka nyelonong lurus ke arah Utara, masuk Jalan WR. Supratman. Padahal di jalur tersebut hanya satu arah yaitu ke Selatan. Polisi lalu-lintas yang kebetulan berjaga langsung mengejarnya. Ega yang mengendarai motor baru tahu mereka telah melanggar rambu lalu lintas saat polisi yang membuntutinya menyuruh mereka berhenti. “Saya baru pertama lewat sini, jadi tidak tahu,” kata Ega saat ditemui di Mapolres kemarin. Meski beralasan baru pertama lewat, petugas bergeming. Dua pemuda tersebut digeledah untuk tindakan preventif. Hasilnya, dari saku celana Botet ditemukan 2 bungkus pil dobel L. Masingmasing berisi 1.000 butir. Mendapatkan BB itu, mereka segera digelandang ke Mapolres.(dp/im)

konsumennya. Selain produknya berkualitas, hadiah yang diberikannya pun tak pernah reda.

SANGAT MENGUNTUNGKAN: Rosidun menerima hadiah Vario

Rosidun,warga Selotopeng, Banyakan

SEMUA PUNYA KESEMPATAN: Keluarga Sukirman selalu beli Honda.

Sukirman, warga Bence, Pesantren (Pemenang Honda Vario) antusias untuk membeli produk Makin Antusias (Pemenang Honda Absolute Revo) Honda. “Sekarang saja banyak dapatkan motor Honda lagi. “Kalau masyarakat yang sudah berlomba- Program UKH Membeli Honda untung, beli satu bisa dapat dua. Ini lomba membeli Honda. Karena “Saya sangat senang Honda me- mereka menilai program ini sangat Untungkan Konsumen luar biasa,” akunya.

ngadakan program ‘Untukmu Konsumen Honda’. Masyarakat bisa tahu sisi positif Honda yang selalu memanjakan konsumennya. Karena yang lain belum tentu memanjakan konsumennya seperti ini,” aku Rosidun. Dengan program tersebut, kata Rosidun, masyarakat bisa lebih

menguntungkan,” terangnya. Dia juga mengakui, produk Honda selalu memiliki model yang lebih modern. Pastinya tak akan ketinggalan zaman. “Honda selalu up date modelnya. Tak ada kata model lama di Honda. Bahan bakarnya juga irit dan purna jualnya tinggi,” katanya. (ado/im)

“Saya mengharapkan program ‘Untukmu Konsumen Honda’ (UKH) ini terus dilakukan. Karena sangat menguntungkan konsumen,” tutur Sukirman. Dia berpendapat, dengan membeli satu unit Honda, setiap konsumen memiliki kesempatan untuk men-

Sukirman mengakui, telah menggunakan produk Honda sejak 80-an. Selain kualitas mesinnya yang lebih unggul, bahan bakarnya pun irit. “Kalau ada yang lebih irit, kenapa harus beli selain Honda. Makanya keluarga saya selalu menggunakan Honda agar bisa untung terus,” jelasnya. (ado/im)

Rudi Prasetyo, warga Jl Gurah Utara, Gurah (Pemenang Honda Beat) Kalau di matic Honda, faktor Honda Selalu keamanannya pun diperhatikan. Perhatikan Konsumen “Kalau pakai matic Honda, saat

MERASA DIPERHATIKAN: Rudi berhasil mendapat hadiah Honda Beat

“Terus terang saya membeli Honda karena iritnya. Itu sudah terkenal dari dulu, sebelum merek lain bilang irit. Makanya saya selalu membeli Honda agar tak boros bahan bakar,” tutur Rudi dengan raut wajah semringah. Selain itu, Rudi juga memperhatikan faktor kenyamanan dan keamanan. Karena banyak fitur plus yang dimiliki Honda tapi belum dimiliki merek lain. “Dari yang sepele, seperti kunci pengaman anti maling. Hampir semua produk Honda sudah menggunakannya. Yang lain, belum tentu,” tambahnya.

standar samping diturunkan mesin langsung mati. Ini membuat saya lebih aman saat mengajak anak-anak,” imbuhnya sambil senyum. Nilai plus dari Honda lainnya, Rudi mengakui Honda selalu banyak hadiah yang diberikan untuk konsumennya. “Asalkan untuk konsumen, saya rasa Honda tak pernah hitunghitungan. Seperti di program ‘Untukmu Konsumen Honda langsung berikan hadiah tiga unit. Sebagai konsumen, saya merasa sangat diperhatikan dengan program ini,” sambungnya. (ado/im)


CMYK

SENIN 8 MARET

TAHUN 2010

THE SPIRIT OF AUTONOMY

Kami Juga Ingin Kawasan Bersih Upaya Pemkab Nganjuk untuk mempertahankan Adipura memang patut diacungi jempol. Sayang upaya yang dilakukan hanya sebatas titik-titik yang menjadi penilaianAdipura seperti TPA. Sementara titik-titik lain di luar penilaian justru dibiarkan tan pa penanganan. Seperti tempat penampungan sampah di Gondang. Bak penampungan sampah yang ada di pinggir jalan dibiarkan tanpa pernah diangkut. Mohon kepada pemerintah untuk adil dalam penanganansampah. Karena sebagai masayarakat kami juga ingin melihat kawasan kami bersih dari sampah. Bukan kawasan yang kotor dan menyebalkan.

35

Soal Sampah, Belum Tuntas Jelang Penilaian Kedua, Target Seminggu

Syarif Maulana, Gondang, Nganjuk

NGANJUK- Pemerintah, t a m p a k ny a m e m a n g l e b i h mengedepankan penilaian dari atas dibanding kebutuhan riil masyarakat. Begitu ada penilaian Adipura, mereka bergerak cepat. Tapi begitu tidak ada penilaian, terkesan dibiarkan atau kerja seadanya. Menjelang penilaian Adipura tahap kedua, Pemkab Nganjuk mengebut pekerjaan terkait sampah yang dalam penilaian tahap pertama jeblok. Khususnya penanganan tempat pembuangan akhir (TPA) dan pemilahan sampah yang belum selesai pelaksanaannya. Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH), Bambang Eko Suharto mengakui adanya penanganan TPA dan pemilahan sampah itu. “Sekarang masih dalam tahap persiapan,” terang

Kritik, saran, atau imbauan terkait layanan publik bisa dikirim via pos ke Radar Nganjuk, Perumnas Candirejo CC 23 Nganjuk atau via email: radarnganjuk@gmail.com. Surat pembaca yang masuk akan dimuat jika disertai nama dan alamat yang jelas.

BARON

Bambang saat dihubungi melalui ponselnya. Bambang menjelaskan, untuk pemilahan sampah pihaknya segera menambah satu tempat sampah lagi untuk pemisahan jenis sampah. “Sebelumnya hanya dua tempat sampah. Sekarang jadi tiga,” tuturnya. Tempat sampah ketiga, jelas Bambang, akan digunakan untuk pembuangan sampah jenis ‘basah’. Seperti bungkus makanan, makanan basi atau sayur-sayuran hingga buah. Sebelumnya, untuk dua tempat sampah yang sudah disiapkan di antaranya adalah tempat pembuangan jenis plastik dan kertas. Hal ini diharapkan bisa mempermudah masyarakat jika ingin membuang sampahnya. Penambahan itu rencananya dilakukan minggu ini. Waktu sepekan itu memang ditarget menyelesaikan kekurangan-kekurangan dalam penilaian adipura tahap pertama. “Pertengahan Maret ini semoga segera selesai,” tegasnya. Bukan hanya pemilahan sam-

pah, PR lainnya yang harus dihadapi Pemkab Nganjuk adalah pengelolaan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah. Dijelaskan oleh Bambang, TPA memang belum sepenuhnya selesai dikelola. Hanya saja, pengelolaan TPA juga harus selesai pekan depan. Khusus TPA, Bambang enggan banyak berkomentar. Dia beralasan, penyelesaian masalah TPA di luar kewenangannya. Diakui Bambang, pihaknya harus melakukan kerja keras. Sebab, penilaian tahap kedua memang semakin dekat. Jika tidak ingin adipura lepas, harus dilakukan banyak persiapan. “Tadi (kemarin) dari PPLH (Pusat Pengelolaan Lingkungan Hidup) Regional Jawa (Kementerian Lingkungan Hidup) datang untuk meninjau,” terang Bambang kemarin. Kedatangan tim yang masuk tim penilai adipura ini bukan untuk menilai saja. Tetapi melakukan pemantuan fisik dan non fisik dalam kondisi normal atau saat tidak ada penilaian. (dea/im)

HERI MUDA SETIAWAN/RK HERI MUDA SETIAWAN/RK

SATU KABUR: Motor yang dikendarai pencuri

5 Pelajar Nyaris Dimassa

CMYK

Tindakan lima pelajar salah satu SMK di Kertosono ini benar-benar tidak layak ditiru. Mereka mencuri hingga hampir saja dihajar massa. Mereka adalah Toh, 19, Rud, 16, Nur, 15, Ren, 18 dan Sof, 21. Mereka harus berurusan dengan pihak berwajib setelah tertangkap basah mencuri angsa di Dusun Sambirobyong, Desa Jekek, Kecamatan Baron. Kini mereka ditahan di Mapolsek Baron. Sedangkan Nov, 18, berhasil meloloskan diri. Kapolsek Baron, AKP Sudarman, membenarkan adanya penangkapan empat pelajar tersebut. “Sekarang mereka masih kami sidik,” ungkap Sudarman. Sudarman mengatakan, pencuri anak-anak tersebut diamankan anggotanya Jum’at malam (5/3) lalu sekitar pukul 23.00, setelah petugas mendapat laporan warga setempat. Saat itu petugas mendapat laporan adanya pencuri yang beraksi di pekarangan milik Ariyanto, 27, warga Dusun Sambirobyong. Mendapat laporan tersebut, petugas langsung ke lokasi untuk mengamankan para tersangka. Menurut Sudarman, pencurian tersebut awalnya diketahui korban sendiri. Saat itu Ariyanto terkejut saat mendengar suara gaduh di belakang rumahnya. Saat diintip, korban melihat para pelaku tengah mengambil hewan angsa peliharaannya, yang ada di pekarangan. “Yang ketahuan diambil tiga ekor,” jelas Sudarman. Melihat itu, korban langsung berteriak Maliing…! Maliiingg..! Teriakan tersebut tak pelak mengundang kedatangan warga yang masih melekan. Lima pelaku berhasil ditangkap oleh mereka. Yakni Toh, 19, Rud, 16, Nur, 15 asal Dusun Sedan, Desa Kemlokolegi, Kecamatan Baron serta Ren, 18 dan Sof, 21 asal Desa Ngepung, Kecamatan Patianrowo. Mereka nyaris digebuki massa. Beruntung petugas segera datang. Sedangkan satu pelaku berinisial Nov, 18, asal Kemlokolegi berhasil meloloskan diri. (ery/im)

TANPA BAJU: Gambar pencuri di Indomaret saat tertangkap CCTV.

Hanya Pakai Celdal terjadi Sabtu dini hari lalu. Kejadian tersebut diketahui oleh karyawan saat swalayan hendak buka pagi harinya, sekitar pukul 06.30. Edi, 26, salah satu karyawan, kaget saat NGANJUK- Pelaku pembobolan di swalayan Indomaret, Jalan Dr. Soetmono, mendapati swalayan dalam kondisi acakSabtu (6/3) lalu dipastikan hanya men- acakan. Lebih terkejut lagi saat melihat atap genakan celana dalam, tidak mengenakan swalayan jebol. Edi lantas melaporkannya pakaian lengkap. Ada kemungkinan, men- ke polisi. Data yang dicuri dengan hanya peroleh koran ini, mengenakan celana Pencuri di Indomaret barang yang hidalam itu merupakan lang di antaranya ‘laku khusus’ . Menutup wajah dengan masker puluhan pak rokok Kepastian itu pemBerperawakan tegap. berbagai merk dan bobol Indomaret itu Berambut pendek sejumlah kosmehanya mengenakan Dada kiri ada tato. tik. Dari hasil olah celana dalam, terlihat Buang hajat di samping swalayan. TKP, petugas mendari CCTV yang seduga pelaku masuk dang diperiksa polisi setelah membobol untuk mengungkap identitas pelaku. “Penyelidikan terus kami atap swalayan. Pelaku lantas kabur melalui lakukan,” ungkap Kapolsek NganjukAKP atap belakang dengan bantuan tangga. Dikatakan Joedo, sejauh ini anggotanya I. H Joedo. Berdasarkan rekaman CCTV tersebut, tengah menelusuri identitas pelaku berpelaku beraksi sekitar pukul 04.00 dengan dasarkan hasil rekaman CCTV. Termasuk hanya mengenakan celana dalam. Selain menyelidiki jaringan penjahat dengan moitu, pelaku juga menutupi sebagian wa- dus yang hanya mengenakan celana dalam jahnya dengan masker. Pencuri tersebut saat beraksi. “Pelaku masih terus kami buru berperawakan tegap dan berambut pendek. sampai sekarang ini,” ungkapnya. Tentang keterlibatan orang atau mantan Sementara di bagian dada kirinya ada sebuah tato. Namun tidak terlihat jelas orang dalam swalayan, Joedo belum bisa gambar tato tersebut. Pelaku juga sempat memastikannya. Termasuk apakah pelaku adalah jaringan dari dalam atau luar wilayah buang hajat di samping swalayan. Seperti diberitakan sebelumnya, insiden Nganjuk. “Do’akan saja semoga cepat pembobolan swalayan Indomaret tersebut tertangkap,” pungkasnya. (ery/im)

Pencuri Indomaret juga Sempat Buang Hajat

J Iklan/Langganan Hubungi : (0354) 699665; 681320

PUSPITORINI DIAN H./RK

BUTUH URUKAN: Sampah di TPA yang terkesan tanpa pengelolaan, dikerubuti lalat

Banyak Lalat Beterbangan Sementara itu, dikonfirmasi persiapan , Soekonjono, Kepala Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang menerangkan bahwa minggu ini pihaknya akan mendapatkan pinjaman alat berat. Tujuannya untuk mempercepat meratakan urukan. “Urukan juga terus dimobilisasi,” terangnya. Pantauan Radar Kediri, sampai saat ini proses urukan masih sampai 20 persen. Sejumlah pa-

sir dikirim ke dalam TPA untuk proses urukan tersebut. Pasirpasir itu diletakkan di sekitar sampah yang masih terbuka. “Targetnya sampai tanggal 15 (Maret) selesai,” terangnya mengenai penyelesaian urukan untuk sampah yang masih terbuka itu. Setelah proses urukan tersebut selesai, baru dilanjutkan dengan program mengurangi

lalat di tempat sampah yang terbuka. Penilaian TPA kemarin memang jatuh karena masih banyaknya lalat beterbangan. Penyebabnya, masih banyak sampah yang terbuka. Ini terbukti dengan perbedaan areal sampah yang terbuka kemarin tidak banyak dijumpai lalat. Berbeda dengan areal sampah yang terbuka, banyak ditemui lalat beterbangan. (dea/im)

E-mail : radarnganjuk@gmail.com


36

IKLAN & ADVERTORIAL

BARIS JOSS KEDIRI

DIJUAL MURAH BARU

OBAT TELAT BULAN

Gawang jati, bathub, washtafel, glas blok, keramik Hub : 0354 – 7839540

Hanya 200.000/paket. Tidak reaksi uang kembali. DIjamin 100% tuntas & aman. Hub : TK SHIN SHENG Jl. Mastrip 24 Jombang Depan Terminal Jombang HP. 081259262545 (kirim gratis)

LOWONGAN Dcr Sgr Byk Tng SPB/SPG Persh Telekomunikasi, Wil. Kediri, Madiun, Tuban P/W, Min. SMU, Lgsg Dtg Senin 8/ 3/2010 (10.00 – 16.00) Mdn : S. Parman 36, Kdr : KH. Ahmad Dahlan 30A, Tbn : Ruko Central Point, Jl. Mastrip Dpn Bank Jatim. Hub : 031 – 60000797-9

DIJUAL CEPAT 1. Pick Up/Suzuki/S08 ST 100/th 2005 2. Pick Up/Mitsubishi/M11 L-3000/ th 1998 Kondisi bagus, harga nego Hub : 0354 - 772152 Jl. Agus Salim 91 Kediri

[***] NEW XENIA VVT-i, DP 14 Jt-an, Ready Stock, Bonus Menarik. Hub : Iwan Astra 08123583633 / 0354 - 7825407

DIBUTUHKAN SEGERA Kami tim RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf International) mengundang atau menawarkan kepada Bapak/Ibu yang memenuhi persyaratan untuk mengisi beberapa posisi guru RSBI SMP Wahidiyah dan SMA Wahidiyah Adapun bidang study yang kami tawarkan adalah sebagai berikut : 1. FISIKA 2. TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) Persyaratan : Usia maksimal 35 thn, S1 Kependidikan dan bersertifikat Akta IV, Ijazah sesuai dengan bidang study, IPK min 3,00, mampu berbahasa Inggris aktif, nilai TOEFL min 450 Lamaran lengkap dapat diantar sendiri atau dikirim melalui pos kepada : DEPDIKBUD WAHIDIYAH YAYASAN PERJUANGAN WAHIDIYAH DAN PONPES KEDUNGLO Jl. KH Wakhid Hasyim Kota Kediri Jawa Timur 64114 Lamaran ditunggu paling lambat 2 minggu sejak pengumuman ini diterbitkan

SENIN 8 MARET 2010

Walk in interview Mungkin anda yang kami cari STAFF ADMINISTRASI & MARKETING Syarat : - Laki-laki/perempuan, usia max 25 tahun - D3 segala jurusan - Menguasai program komputer min microsoft office - Bahasa Inggris aktif/pasif - Domisili di Kota Kediri - Lamaran diterima paling lambat 12 Maret 2010 Kirim lamaran anda ke : PASHA TOURS & TRAVEL PT. PESONA ALAM SHADU Jl. PK. Bangsa 38 Kediri 64124 Jawa Timur Indonesia Telp. +62354672715 Fax. +62354672716

[**] Dijual SEDAN DAIHATSU CHARMAN ‘85, biru (AG-Nganjuk), surat komplit/hidup, hrg 9 juta nego. Hub : 0358 - 555769 / 081703737023 [***] GREAT COROLLA ’95, istw, abu2 met, cat orisinil, full audio CD/VCD/DVD/ TV/VR/Pajak, STNK, ban baru, siap pakai, khs pemakai. H : 690267 / 085649034444 [**] TEMPER LS ‘01, biru bisa tukar tambah dgn mobil dgn hrg nego. Hub : 081335788794 [*] GRANDMAX PICK UP DP mulai 9 jutaan, diskon Rp. 3 juta. Hub : Agus Daihatsu 08123420364

PASANG IKLAN Call. 699665 OBAT TELAT BULAN Dijamin Hanya 2 Jam Langsung lancar, aman, tanpa efek samping. GARANSI sampai TUNTAS Hub : LION SHENG Jl. DR Saharjo No. 2A KEDIRI Pas depan Terminal Baru (Persis lampu merah TIMUR JALAN) Tlp. 081332699982 Hub : TOKO BIG SHENG Jl. Agus Salim 51 Kediri Jembatan Alun-alun ke Barat Pas depan Warung Kopi Wifi Telp. 081335536390 ANTAR GRATIS

[*] GIGA (0354)547261. Ada P3-733/800, P4-1.6,1. 8,2.0,2.4,2.8,3.0 Ready mon 15”, 17”, LCD15”, 16”, 17”, 19” Notebook, harga special [*] TOSHIBA P 4 (1,9 Jt) & Axio Core2duo (3Jt) IBM Dualcore/512/40 (2,4) Compaq 12inch core2/512/40 (2,3).Bagus:085645177987 [*] 0354-7043612/085736810345. Sakti Kom CPU P4-2.4Ghz, komplit Ncase, Mobo biasa 750rb (asus+75rb). CPU2,0Ghz 675rb NLCD 15” 840rb, dll [*] Komputer P. IV + LCD 15” (2nd) harga Rp. 1.900.000,- LCD 15” (2nd) harga Rp. 650.000,-. Segera hub : PRIMACOM KEDIRI - 777621 [*] TERRA Comp (0354) 687612 : Aksesories komputer lebih murah lagi disini! FD 2Gb (75), sodtcase (40), earphone (25). Modem GSM & CDMA ready stock !

DIJUAL RUKO+KIOS Diwilayah Pasar Gringging Kediri Ruko 5x6 m (2 lantai),Kios 4x5 m, hak milik, persediaan terbatas ! Kantor pemasaran : 0354 - 7622264 / 081259635555

OBAT TELAT BULAN Telat bulan ?? Hanya 2 jam dijamin Langsung lancar, aman, tanpa efek samping. GARANSI sampai TUNTAS Hub : “VINCENT” Jl. KH. A. Dahlan 132 Kediri (Jembatan baru Semampir ke Barat, ada pertigaan lampu merah ke selatan + 10m timur jalan) Telp. 0354 - 780179 HP. 081335 999 471 Hub : BIG SENG (Terminal Lama) JL. Kapten Tendean Kediri (Dari pertigaan lampu merah Terminal Lama ke selatan 15 m, utara Terminal Lama, timur jalan) 03547081971 / 081259068999 ANTAR GRATIS

KEDIRI

MASTER GUNAWAN KEDIRI

BIMBINGAN BELAJAR

stop rokok, Tiap hari naik 1kg & tiap hari turun 1 kg, linu, Jerawat, keputihan, sgl bau, maag, nafas, greng jam2an, ambeyen, ngompol ngorok, boyok, gatal kanker, struk, TB langsung haid 20rb. 085234321008

LBB GANESHA FAVOURITE COLLEGE Siap UAS-UNAS-SNM PTN (SD-SMP-SMA), Kls - Privat -> Reguler + Intensive. Jl. PK Bangsa Gg Carik 9 Kdr Tlp. 7008386, Jl. Kapten Tendean 218 Ngronggo Tlp. 682200

PENDIDIKAN PG/TK Modern Tadika Puri, usia 2-6 th, Daftarkan sgr putra-putri anda di Jl. MH. Thamrin 39 Kdr Tlp. 0354-694439. Berikan yg terbaik utk sikecil anda

KURSUS Dasar hingga mahir+Conversation (+ pelajaran sekolah) Hanya 4 bln (1 Mgg 2x pertemuan) Lebih hemat biaya & waktu Utk SD-SMP-SMA & Umum Garansi : 3x pertemuan pertama tdk ada kemajuan, biaya bisa ditarik penuh BLUE CORNER ENGLISH COURSE Jl. Slamet Riyadi 130 Kediri Telp. 0354-7000755

MOTOR Arisan Armada buka group baru, 200rb/bl utk semua tipe Yamaha, tlh diikuti lebih dr 2710 peserta & telah mengeluarkan lebih dari 1564 motor, 57 group. pen daftaran jam kerja di Jl. A. Yani 10 Kdr Tlp. 680778-680618

DIBELI LAPTOP & KOMPUTER Dibeli komputer ex. pribadi, kantor, warnet, laptop hidup/rusak semua kondisi. Terima service. Simpan iklan ini. Hub: 7618666 / 08179415366

DIJUAL TANAH Dijual murah tanah, SHM, Luas 512 m2 (15 m x 34 m). Lokasi Jl. Raya P. Sudirman Kertosono (dekat stadion) Hub : 08123514998

RUPA-RUPA Aquafresh perangkat air isi ulang, paket 11, 14, 17jt, lemari display 2,3jt. Tandon 5300liter= 2,2jt. Filter stainles 10”= 1,1jt. Telp. 0818337069/08155125185

JUAL RUMAH Dijual rumah + tempat usaha butik, sdh berjalan & msh produksi Pekalongan. Hub : 02857905046 / 081553347751

TIKET PESAWAT Global Adventure Andonesia Pusat tiket pesawat murah domistic n international Discount voucher hotel murah Carter Elf, avanza, l 300, grand livina , Hub 0354 394 999, 394 434, 394 1163/ alamat /kepung/pare/kediri Email :globaladventure@indo.net.id www.globaladventureindonesia.com

VISA & TOUR Urus Visa (pkt pt gj) Aust, USA, Jpg, Korea, Canada, proses cepat, biaya ringan, syarat mudah. Kesempatan terbatas. Hub : 081703693088 / 081230040002

LOWONGAN Dibutukan tenaga kerja survey penempatan didaerah masing-masing, Lk/Pr 19-55 thn, pendd min SLTP-S1, Lamaran dikirim via pos ke : Jl. Irian Barat 11 Surabaya Dibthkan karyawan/ti, lulusan SLTA, usia max 40 thn, pengalaman tidak diutamakan. Lamaran ditujukan langsung ke :Alamindo Perkasa Ltd. Jl. Abdul Karim 67 Lirboyo Kdr. jam kerja

NGANJUK PELUANG USAHA Dibuka pendaftaran usaha loket pembayaran PLN, telp, FIF, ATM bersama, dll, se Jawa & Bali via EDC dan internet. Hub: 087858963132 / 0358-6131999/ 0358-7696917 Ery

SURABAYA

FOTO COPY

VISA TRAVEL

Mesin Fotocopy & Spare Parts Jual/Sewa, cash/kredit Canon NP 6030, 6050, 6650, IR5000. Terlengkap & termurah 500 rb/bln atau 8jt. bs Garansi. UD OSCAR Jl. Imam Bonjol 156 Kdr Tlp.683262,7004207, 7082968

CV GOLDEN STAR SIUP : 503 1780/A.436.611.2009 Visa Manca Negara & Tabungan Bank Asli. Hub : http://philasiongblogspot.com Jam Kerja

SARI HERBAL ALAMI Pusat penjualan produk kesehatan herbal: Habatussauda, Propolis, Sarikurma, Madu, Minyak Zaitun, Pembalut Herbal. Grosir & eceran. Hub: 0354-681322/081335792242

Berlangganan

SMS : 7066847

PASANG IKLAN Makin Dekat WILAYAHKEDIRI: - RADAR KEDIRI, Jl. Brawijaya 27-D, Tlp. (0354) 681320 / 687904 / 699665 - Agen JAWA POS Jl. Imam Bonjol 178 Kdr, Tlp. (0354) 690344 WILAYAH PARE : WARTEL PUTRA ERLANGGA Jl. Mastrip II Telp. 0354 - 397143 WARTEL PUTRA AIRLANGGA Jl. Teuku Umar 86 Gedangsewu Telp. 0354 - 399939 - SAKTI Agency Jl. Gajah Mada 23, Tlp. (0354) 7063669 WILAYAH NGANJUK: -Toko Buku MELATI Jl. Gatot Subroto 91 Tlp. (0358) 322296 Jl. Diponegoro 24 Tlp. (0358) 321316 WILAYAH KERTOSONO: Agen MEKARINDAH Jl.P Sudirman 14-A (Depan Stadion Kertosono)


RADAR KEDIRI

RADAR SINERGI

SENIN 8 MARET 2010

41

Gus Ipul Warning Pejabat Bermain DAK Banyak Masalah karena Tidak Swakelola NGANJUK- Pemerintah Kabupaten Nganjuk tampaknya harus belajar amburadulnya pelaksanaan DAK 2009 lalu. Jika tidak, pemerintah pusat bisa mengevaluasi dan mempertimbangkan atau mencabut pemberian bantuan pendidikan tersebut. “ “Bantuan itu bisa dicabut,” kata Syaifullah Yusuf, Wakil Gubernur Jawa Timur, di sela-sela kunjungannya pada Haul KH. Abdul Fattah Djalalain, Ponpes Miftahul Ula, Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Sabtu (6/3) lalu. Gus Ipul panggilah akrab Syaifullah

Yusuf, mengungkapkan bantuan yang diberikan pemerintah pada dasarnya untuk memajukan pendidikan di daerah. Bantuan tersebut seharusnya dikelola sesuai mekanisme yang ada. “Lha kalau memang bermasalah berarti kan perlu dievaluasi,” tandas Gus Ipul, yang juga ketua PP GP Ansor itu. Sekadar diketahui, pelaksanaan DAK di Kabupaten Nganjuk 2009 lalu menyisakan banyak masalah. Ini ditengari dengan masuknya pihak luar yang ikut bermain proyek dengan anggaran puluhan miliar tersebut. Akhirnya proyek yang seharusnya dikerjakan swakelola justru dikerjakan rekanan. Bahkan kasusnya masih

RADAR TULUNGAGUNG

SAYANGKAN PIHAK LUAR: Gus Ipul saat kunjungan di Nglawak, Kertosono.

ditangani polisi. Akibatnya, justru menyisakan masalah karena mutu bangunan yang

tidak sesuai. Salah satunya adalah SDN Wilangan I yang terpaksa harus melakukan pembangunan ulang.

Begitupula dengan sejumlah SD di wilayah Patianrowo dan Loceret. Gus Ipul mengungkapkan, dia sangat menyayangkan masuknya pihak luar tersebut dalam pengelolaan DAK pendidikan. Dia berharap, Pemkab Nganjuk bisa tegas melakukan pengawasan sehingga pelaksanaan DAK bisa berjalan sesuai ketentuan. Gus Ipul juga mewarning pada pejabat pemerintah ataupun pegawai dinas pendidikan untuk tidak mencoba bermain-main dalam penanganan bantuan pemerintah. Lebih-lebih bantuan pendidikan. “Kalau memang ada yang ikut bermain, bisa dikenai sanksi bahkan bisa dipecat,” tuturnya.

Sementara itu, ditemui di tempat yang sama, Wakil Bupati Nganjuk, Abdul Wachid Badrus, mengatakan Pemkab Nganjuk akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan DAK tahun lalu. Seiring banyaknya persoalan yang muncul dalam pelaksanaan DAK di lapangan. “Nanti akan kami evaluasi agar pelaksanaannya sesuai ketentuan,” tandasnya. Haul KH Abdul Fattah itu sendiri berlangsung meriah karena dihadiri ribuan pengunjung masyarakat sekitar. Hadir pula Kakanwil Depag Jatim Imam Haromain, Kepala Depag Nganjuk Sjamsudin dan Pengasuh Ponpes KH Miftahul Ula, KH Abdul Qodir dan undangan lain. (ery/im)

Jangan Tutup Jalan Raya Saya hampir setiap hari melewati jalan raya alternatif yaitu jalur Bogo, Pagu, Kediri. Pada Sabtu sore, 06 Maret 2010. Saya mendapati jalur yang ramai dan lumayan padat lalu lintas itu tepatnya di daerah Pagu ditutup untuk keperluan hajatan. Padahal tidak sedikit mobil bahkan truk yang melewati jalur ini. Saya yakin mereka sangat terganggu. Kalau saja yang ditutup jalan di perkampungan, saya rasa tidak akan terlalu mengganggu pengguna jalan. Udin, Desa Dawuhan, Kecamatan Papar, Kediri Sampaikan kritik, usulan, informasi, tentang berbagai layanan masyarakat! Silakan kirim ke Radar Kediri Jalan Brawijaya 27 D atau lewat email rdkediri@yahoo.com, radarkediri@gmail.com, atau sms ke 081556615000 dengan mencantumkan identitas diri.

SOSOK Tekan Curanmor Lewat Salat Jumat KEDIRI- Dalam beberapa minggu terakhir, Kapolsek Ngancar AKP Djufri Watratan tidak bisa tidur nyenyak. Karena di wilayah Kecamatan Ngancar berkali-kali terjadi pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Untuk menekan pencurian motor itu, dia mempunyai kiat unik, yaitu salat Jumat keliling kampung. Lho, apa hubungannya salat Jumat dengan Curanmor? Memang tidak ada hubungan langsung. Tapi kesempatan berkumpul dengan orang-orang di masjid itu, digunakan untuk menyampaikan pesan ke masyarakat agar berhati-hati. “Setiap menjelang salat, saya selalu minta waktu untuk menghimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap curanmor,” tutur mantan Kasat- AKP Djufri Watratan samapta Polres Kediri tersebut. Selain itu, dia bersama anggotanya harus giat patroli. Setiap malam sampai menjelang pagi, petugas bergantian patroli. “Karena rawan-rawannya terjadinya pencurian setelah tengah malam,”tandasnya. (dp/im)

MADIUN Gadis Korban Facebook Belum Jelas Penelusuran keberadaan Miss Leini, pelajar kelas X G SMA Negeri 1 Kota Madiun, gadis yang lari dari rumah setelah perkenalannya dengan seorang pria melalui facebook, terus dilakukan polisi. Langkah terbaru yang dipakai petugas adalah melacak melalui data panggilan keluar dan masuk serta SMS dari nomor ponsel Miss Leini. Polisi juga menyebarkan foto-foto ke sejumlah instansi seperti desa, kecamatan di Kabupaten Madiun. Kapolres Madiun, AKBP Umar Effendi, dikonfirmasi melalui Kapolsek Wungu, AKP Asih Dwi Yuliati, mengatakan upaya pelacakan melalui data ponsel sudah dilakukan. “Nomor ponsel yang dikasih orang tua Miss Leini sudah dicek dan salah. Kami sudah mendapatkan dua nomor ponsel lagi. Kami juga sempat menelusuri langsung, terkadang nomor Leini itu aktif, kadang tidak,” papar AKP Asih, kemarin. Polisi, katanya, juga sudah berkoordinasi langsung dengan provider di Madiun. Sayang, untuk mendapatkan data yang dinginkan polisi dibutuhkan waktu sekitar satu bulan, atau paling cepat tiga pekan. (ota/irw/jpnn/im)

AGUS DWI PRASETYO//RK

DITURUNKAN: Pasir yang sebelumnya diangkut truk diturunkan di belakang Mapolres Kediri sebagai barang bukti setelah mereka dirazia Polsek Puncu.

Perhutani Laporkan Penambang Pasir KEDIRI- Perhutani melalui Sunaryo, 56, warga Desa Bulupasar, Kecamatan Pagu, yang disebut-sebut sebagai pegawai Perhutani, melaporkan tindak pencurian yang dilakukan para penambang pasir di aliran lahar Gunung Kelud di Desa Sepawon, Kecamatan Plosoklaten. Hanya saja, apa jabatan Sunaryo dan di Perhutani mana dia bekerja, sampai kemarin belum jelas. Laporan itu, terkait dengan penangkapan 12 truk penambang pasir yang ditangkap Polsek Puncu (bukan Polsek Plosoklaten

seperti berita sebelumnya,red) dengan alasan perusakan lingkungan, yang kemudian diarahkan ke pencurian karena perusakan lingkungan tidak terbukti. Sampai kemarin, polisi masih belum menetapkan tersangka dalam kasus penangkapan 12 truk di Desa Satak, Kecamatan Puncu, Sabtu (6/3) lalu itu. Hingga saat ini, petugas masih melakukan pemeriksaan para saksi. “Kita masih memeriksa saksi dari Perhutani, Perkebunan dan pihak pengelola aliran lahar Gunung

Kelud,” ungkap Kasatreskrim Polres Kediri, AKP Ariawibawa Anggakusuma, kemarin. Meski demikian, Perhutani sudah melaporkan tentang pencurian pasir di aliran lahar Gunung Kelud itu. “Kalau sudah ada yang melaporkan berarti kita sudah bisa menindaklanjuti,” ungkap mantan Kasatreskrim Polresta Pasuruan ini. Sebelumnya, polisi sempat kelabakan karena dasar penangkapan truk tersebut kurang jelas. Awalnya pihak Perhutani bersama Polsek Puncu menangkap 12 truk

pengangkut pasir dengan dasar perusakan lingkungan. Namun setelah dicek ke lokasi penambangan, ternyata tidak ditemukan alat berat. Selain itu, lokasi penambangan bukan di wilayah Kecamatan Puncu, melainkan di Plosoklaten. Akhirnya perkara tersebut dilimpahkan ke Polres. Apalagi, setelah pihak Perhutani sebagai korban, telah melapor ke polisi. Sedangkan terlapor, untuk sementara adalah Paijan, 40, warga Desa Wonorejotrisulo, Kecamatan Plosoklaten, salah seorang sopir. (dp/im)

Babak Baru Korupsi DPRD MADIUN–Sidang lanjutan kasus dugaan tindak pidana korupsi dengan terdakwa mantan pimpinan DPRD Kota Madiun, Ali Sahono dan Gandhi Yoeninta, memasuki babak baru. Hari ini, Senin (8/3), Pengadilan Negeri (PN) Kota Madiun rencananya menggelar sidang dengan agenda pemeriksaan saksi. Isno Ihsan, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Madiun saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya sudah melayangkan surat panggilan terhadap saksi yang

akan dihadirkan. Namun, Isno tidak bersedia menyebut secara rinci nama saksi itu. ”Yang jelas diarahkan ke saksi kunci dulu,” ujar Isno, kemarin (7/3). Pria asli Magetan itu menambahkan, saksi kunci itu adalah saksi yang lebih detail mengetahui bentuk pelanggaran. Saksi ini memiliki peran vital dalam kasus korupsi. Saat ditanya apakah saksi pelapor masuk, Isno membenarkannya. ”Pelapor masuk saksi penting,” tambahnya. Bagaimana dengan saksi dari

mantan anggota dewan? Isno juga mengiyakan. Mantan anggota dewan yang diduga ikut berbuat (saat ini jadi tersangka, Red) bisa masuk menjadi saksi. Soal banyaknya jumlah saksi dan tingginya intensitas persidangan terdakwa Ali Sahono, Gandhi Yoeninta dan Kokok Raya, Isno menyatakan jaksa tidak keberatan. Untuk sidang dengan tiga terdakwa itu, akan dilaksanakan 4 kali dalam sepekan. Sebab, sudah sesuai tugas jaksa untuk siap bekerja 24 jam, apapun siap. (ota/irw/jpnn/im)

Chamim Tak Mau Walikota Cup 2010 Segera Digelar Gege Mongso Sebanyak 64 SSB GALERI PEMKOT KEDIRI

Se-Jawa Timur Siap Bertanding KEDIRI- Walikota Cup 2010 segera digelar pada Maret ini. Dijadwalkan pertandingan akan berlangsung selama tiga hari, yaitu pada 19-21 Maret. Dipastikan sebanyak 64 tim dari sekolah sepak bola (SSB) yang berasal dari seluruh Jawa Timur akan ikut bertanding dalam acara tersebut. Ketua Pelaksana Walikota Cup 2010, Soeharto, mengatakan jumlah peserta tahun ini sama dengan tahun lalu. Mereka akan terbagi dalam dua kategori, yaitu usia 10 tahun (U-10) dan usia 12 tahun (U12). “Tim-tim yang ikut tahun lalu, hampir semuanya mengikuti lagi pada tahun ini,” ujarnya dalam technical meeting yang diselenggarakan di Press Room Stadion Brawijaya Kediri kemarin.

Menurut Soeharto, Walikota Cup sudah menjadi agenda tahunan. Kali ini sengaja diadakan karena antusiasme peserta pada tahun lalu cukup baik. Untuk tahun ini pertandingan seluruhnya akan dipusatkan di Lapangan Perumahan Permata Biru, Kota Kediri. Direncanakan, Wali Kota Kediri Samsul Ashar akan membuka acara tersebut. Untuk babak final dan penutupan acara, pihak panitia juga akan menggelar di Lapangan Perumahan Permata Biru. Padahal tahun lalu acara penutupan berlangsung di Stadion Brawijaya. “Sama saja. Tidak harus di Brawijaya,” kata

Soeharto. Pada technical meeting di press room stadion Brawijaya kemarin, selain menjelaskan mengenai aturan-aturan selama pertandingan, para peserta sekaligus mendapatkan pembagian grup. Sanksi tegas juga akan diberikan kepada peserta yang melanggar ketentuan yang sudah ditetapkan panitia. Karena itu pihak penyelenggara meminta kepada para peserta agar mentaati semua aturan yang ada. “Dalam pertandingan nanti diharapkan sportivitas dapat dijunjung tinggi,” lanjut Sekretaris Pelaksana Walikota Cup 2010, Kamid.(fa/adv/im)

TULUNGAGUNG–Sikap kenegarawan ditunjukkan Chamim Badruzzaman. Dia tidak gege mongso (berharap sebelum waktunya, red) untuk menggantikan Agus Sukarno Putro di dewan, setelah DPC PKNU secara resmi mencopot Agus dari keanggotaan PKNU setelah digerebek bersama istri polisi. Pasca pencopotan itu, Agus terancam juga dicopot dari dewan. Sedang Chamim, kandidat kuat pengganti Agus. Sebab, perolehan suara Chamim di nomor urut dua dapil V pilihan legislatif lalu atau hanya kalah dengan Agus. “Berdasarkan info yang saya dengar, rencana pleno digelar minggu lalu. Namun, gagal karena ketua dewan muhtasyar berhalangan hadir,” kata Chamim saat ditemui di rumahnya. Meski berpeluang menggantikan posisi Agus Sukarno Putro, namun

Chamim mengaku tidak pernah intervensi kebijakan partai. “Saya tidak campur tangan dalam kasus ini. Hasil sidang baru saya ketahui setelah mendapat SMS dari beberapa pengurus,” ucap mantan ketua DPRD Tulungagung periode 19992004 lalu itu. Dengan adanya kabar tersebut, Chamim BZ mengaku siap jika nantinya DPC PKNU memberikan amanah tersebut kepadanya. “Sebagai kader partai, saya siap mengemban amanah itu (menggantikan Agus di dewan,red). Karena sudah telanjur menjadi caleg dalam pilleg lalu,” ungkapnya. Chamim menegaskan, dirinya tidak terlalu berharap soal menggantikan Agus itu. Semua keputusan dipasrahkan ke pengurus. “Apapun keputusannya akan saya hormati. Termasuk tidak memasang saya untuk menggantikan Agus,” pungkasnya. .(tri/her/jpnn/im)

AGUS DWI PRASETYO//RK

Cari Rezeki, Bahayakan Diri KEDIRI- Pengendara motor yang melintas di Jalan Pahlawan Kusuma Bangsa, Pare, ini benar-benar nekat dan tidak patut ditiru. Dengan mengendarai sepeda motor yang hanya beroda dua, dia mengangkut sayuran dalam sak dan plastik hingga bertumpuk-tumpuk. Ada 6 bungkusan sayuran yang diangkut. Ada yang ditempatkan di bagian depan, samping kanan, kiri, dan belakang. Itu belum cukup. Masih ada satu orang yang duduk di atas sayuran dan membawa dua tas plastik berisi sayuran pula. Sungguh sangat rawan kecelakaan dan sangat mudah berakibat fatal. Jangan ditiru. Sangat membahayakan diri sendiri. (dp/im)

Pemimpin Redaksi : Tauhid Wijaya. Redaktur Pelaksana: Mahfud. Redaktur/Asisten : Imam Subawi, Endro Purwito, . Staf Redaksi/ Reporter : Puspitorini Dian H, Rully Prasetyo, Timur Pradopo, Sri Utami, Antuji Hayatri Masroh, Heri Muda Setiawan. Pracetak : M Arif Hanafi (koordinator), Saifudin Asro, M. Sahrul Mubarok Sekretaris Redaksi : Masrurotus Solikah Pemasaran dan Offprint : Ahmad Qodiron (Manager), Samsul Ghorib, Robbet Agus Juwandono, Iklan: Chafid Suyuti (manager), M. Najib , Dillia Yuliharti Administrasi Iklan : Efi Susanti Penerbit : PT Kediri Intermedia Pers. Direktur/ GM : Sholihuddin Bagian Keuangan/Administrasi : Reliya Iin Nugraini, ZS Dwi Hartutiek, Choirul Anam, Yusi Ratna, SIUPP : 1527/SK/Menpen/SIUPP/1999 Alamat Redaksi/ Iklan dan Pemasaran : Jl. Brawijaya 27D Kediri Telepon : (0354) 681320 - 699665 Fax. (0354) 687904 E-Mail : radarkediri@gmail.com / rdkediri@yahoo.com Perwakilan Surabaya : Graha Pena Lt. 4, Jl. A Yani 88, Telp: (031) 8283333 (Hunting), Fax : 031.8255555.


42

SMAN 1 GURAH

ARTIKEL GANESA Ingin Lulus, Hapus SKS Sebelum ujian, jauh-jauh hari memang kita wajib belajar dan mengulang bahan pelajaran. Pilih bahan-bahan pelajaran yang akan menjadi materi ujian. Jangan sampai salah materi. Setelah itu, hal kedua yang mesti diperhatikan adalah mempersiapkan waktu untuk belajar. Riset menunjukkan bahwa otak akan menangkap dengan baik apa yang kita pelajari di satu jam pertama kita mulai belajar. Setelah itu kemampuan otak akan menurun. Jadi pelajari materi yang sulit di jam pelajaran pertama. Taktik jitu lainnya, gantilah materi pelajaran setelah jenuh dengan materi lainnnya. Makanya belajar dengan mencicil dalam seminggu lebih efektif daripada belajar dengan gaya maraton. Bahkan Sistem Kebut Semalam (SKS) yang harus benar-benar dihapus bila ingin lulus ujian. Yang boleh dilakukan saat mendekati masa ujian adalah : 1.Mengulang pelajaran yang telah dipelajari di manapun dan kapanpun. Buatlah catatan kecil agar bisa dibawa kemana-mana. 2. Buatlah rangkuman pelajaran dan tempel pada tempat-tempat strategis yang sering kamu datangi. 3. Buatlah kelompok belajar dengan temanmu. Hindari ngobrol dan menggosip. Yang tidak boleh dilakukan saat mendekati ujian : 1.Menunda belajar karena nonton TV atau bermain Ponsel, FB, Twitter dan lainnya. 2.Tidur saat hari ujian karena semalaman begadang atau SKS. 3.Mengobrol dengan teman 5 menit sebelum ujian, lebih baik dimanfaatkan untuk berdoa dan berkonsentrasi mengerjakan soal. 4.Tidak percaya diri dengan jawaban kamu, sehinga mencoba menyontek atau bertanya pada teman. Makanya belajar!. (kru SJ Ganesa)

School Journalist

TAHUN 2010

Masih Ada Kesempatan Kedua Pelajar SMAN 1 Gurah Sikapi UAN 2 Gelombang KEDIRI- Bagaimana pelajar SMA/SMK menyikapi ujian akhir nasional (UAN) yang dilaksanakan dua gelombang? Sehingga mereka punya kesempatan mengulang jika tidak lulus. Tim School Journalist (SJ) SMAN I Gurah (Ganesa) menyebar angket soal ini. “Saya setuju saja diadakan gelombang ke-2, biar banyak yang lulus,” lontar Sita, siswi XII IPA2. Dari 50 responden pelajar kelas XII SMAN I Gurah, Sita termasuk dalam kelompok 74 persen yang setuju UAN digelar dua gelombang. Ini berarti ada 37 pelajar yang mendukungnya. Sementara itu, sebanyak 26 persen menyatakan tidak setuju dan tidak peduli dengan UAN dua gelombang. Cipto Nur Cahyo, siswa kelas XII-IPA1, termasuk yang tidak menyetujui. Mantan bendahara OSIS itu menganggap UAN dua gelombang hanya akan menambah beban. “Saya tidak setuju,” tegasnya. Rochmanita, siswi kelas XII-IPA2, menilai pelajar yang lulus di gelombang pertama juga adil-adil saja. Namun ada pula pelajar yang cuek seperti halnya Daru Mangleawan, penghuni kelas XII-IPA-1. “Nggak peduli walaupun satu gelombang atau dua gelombang. Bahkan berapa gelombang pun gak peduli,” ucap Daru dengan acuh. (kru SJ Ganesa) KOMPAK : Buatlah kelompok belajar dengan teman-temanmu, terutama bila mendekati masa ujian. Hindari menggosip.

FINAL TEST

Pilih Naik atau Turunkan Nilai SKL?

Setujukah UAN dilaksanakan dua gelombang ? Nggak banget Nggak peduli Setuju

9 orang (18%) 4 orang (8%) 37 orang (74%)

Berat nggak nilai SKL ? 24 orang (48%) Berat banget 22 orang (44%) Nggak juga 13 orang (26%) Biasa aja g ( 2%)) 1 orang dong Naikin Siap nggak hadapi UAN tahun ini ? 19 orang (38%) 4 orang ( 8%) ) ( o a g (54%) 27 orang

Siap banget Nggak siap Kurang siap

Apa yang kalian persiapkan hadapi UAN* ?

Galang, Devita, Inabilla, Denik, Dona, Mufidzatul, Intan, Cihesca, Yoyok, Nedha, Rohmatul, Sukmoro, Widya P.S., Widya N.A, Shella, Roib, Zanella, Pratama, Aviana.

SENIN 8 MARET

Berdoa Belajar doang Ikut bimbel Lainnya

33 orang (66%) 28 orang (56%) 18 orang (36%) 26 orang (52%)

*nb : lebih dari 100% karena pemilih ganda.

Responden Pelajar kelas XII SMAN 1 Gurah Jumlah Responden : 50 orang Siswi : 30 orang Siswa : 20 orang

Standar kelulusan (SKL) nilai UAN kini naik menjadi 5,50. Bagaimana para pelajar menanggapinya? Terlalu berat, ringan atau biasa aja? Ternyata sebagian besar menganggapnya terlalu berat. Setidaknya ada 48 persen yang menganggapnya begitu. “Dapet nilai empat aja susah, malah ini nilai SKL-nya 5,50. Mustinya diturunin aja,” kata Lucky Wikasari, siswi kelas XII-IPA2. Senada dengan Lucky, Cipto Nur Cahyo, siswa kelas XII-IPA1, juga merasa berat. Alasannya, standar itu terlalu tinggi. Persepsi masyarakat tentang sekolah yang bermutu terletak pada persentase pendidikannya. Sehingga mau tidak mau pemerintah mengeluarkan kebijakan kenaikan SKL. “Tentu saja yang merasakan dampaknya adalah pelajar,” ujarnya. Namun pendapat Daru Mangleawan, siswa kelas XII IPA1, justru bertolak belakang. Dia mendukung nilai SKL dinaikkan. “Diharapkan setiap tahun nilai SKL dinaikkan. Agar kemampuan bangsa Indonesia dapat menjadi lebih baik. Dan generasi muda Indonesia menjadi lebih pintar,” paparnya. Aspirasi Choirun Nisa, siswi kelas XII-

SERIUS Pelajar kelas XII SMAN 1 Gurah ketika mengerjakan soal try out UAN di sekolahnya.

IPA2, lain lagi. Nisa mengatakan nilai SKL dinaikkan atau tidak, tidak jadi masalah.Yang penting tergantung bagaimana sikap pelajar dalam menghadapi UAN. Apakah mau belajar dengan giat atau tidak. Pendapat Nisa rupanya didukung Rochmanita.

Siswi kelas XII IPA2 ini juga mengatakan biasa saja. Tidak jadi masalah. “Kita kan udah tahu nilai SKL-nya, selain itu kita juga sudah tahu model soalnya kayak gimana yang biasanya dikeluarin. Jadi ya tergantung sama persiapan masing-masing murid,” jelasnya. (kru SJ Ganesa)

School Journalist

MTsN KANIGORO

Cipta Madrasah Bersih KRAS KEDIRI

Praktik Jurnalistik Tim SJ MTsN Kanigoro, Kras RADAR KEDIRI

OLAH DATA: Tim SJ Madsaneka menulis berita.

Dikelola, Sampah Bermanfaat Bagaimana sebaiknya menangani sampah? Tim SJ MTsN Kanigoro juga menjaring aspirasi para pelajar soal ini. Ada yang memilih mengelola sampah itu menjadi kompos. Ada pula yang berniat memanfaatkannya menjadi barang daur ulang bermanfaat. Sebagian lagi mengatakan memilih sampah plastik dibakar. Ini seperti diungkapkan Ika Pujiastutik, siswi kelasVIIF. “Kalau sampah plastik dibakar saja,” katanya. Ketua OSIS Hasanudin pun menyatakan perlu mengolah sampah. Sampah organik bisa dijadikan kompos. “Ini agar dapat digunakan pupuk,” imbuhnya. Sedangkan sampah anorganik, menurut Isnaini R Hidayah, siswi kelas VIIIF, bisa dibakar atau ditimbun. Sebab sulit diuraikan oleh bakteri. “Kalau bisa diambil bagian yang bermanfaat untuk didaur ulang,” kata pengurus OSIS yang juara I pidato di MTsN Kanigoro ini. Tanggapan senada dilontarkan M Baet Insani, siswa kelas VIIIF. Juara III Ju-Jitsu Se-Jatim ini mengatakan banyak sampah terbuang sia-sia. “Lebih baik sampah itu dimanfaatkan dijadikan pupuk kompos,” cetusnya. Kepala MTsN Kanigoro Moh Amak Burhanudin berpesan setiap guru harus selalu mengingatkan semua siswa untuk menjaga kebersihan serta kesehatan di semua tempat. “Contohnya menjaga kebersihan MCK, halaman, musala, kelas, serta tempat yang , tuturnya. y (Tim ( g ) lain,” SJ MTsN Kanigoro)

KEDIRI –Kelas yang kotor bisa bikin tak nyaman belajar.Apalagi bila banyak sampah berserakan di sekolah. Jika dibiarkan bisa jadi berdampak negatif. Soal kebersihan inilah yang menjadi perhatian tim school journalist (SJ) MTsN Kanigoro. Mereka pun menyebar angket bertema madrasahku maju, bersih dan indah pada teman-temannya. Ahmad Faisel, siswa kelas IX A, termasuk pelajar yang tidak setuju sampah dibuang sembarangan. Dia bahkan menilai sampah yang dibuang sembarangan dapat merusak lingkungan. “Kotor dan menimbulkan bau tidak sedap,” kata juara I pararel kelas IX ini ketika mengisi angket tim SJ MTsN Kanigoro Jumat (5/3) lalu. Namun bila lingkungan madrasah bersih, sambung Isnaini Rahmatul Hidayah, secara otomatis tercipta lingkungan yang indah. “Suasana belajar pun nyaman,” ujar siswi kelas VIIIF ini. Untuk mewujudkan lingkungan indah, menurut Ketua OSIS MTsN Kanigoro Hasanudin, perlu dilakukan berbagai cara. Di antaranya melakukan penghijauan di lahan kosong sekitar madrasah. “Juga merawat pohon dan tidak merusaknya,” tuturnya. Ika Pujiastutik, siswi kelas VIIF, juga mengaku tidak suka buang sampah

sembarangan.Alasannya bisa membuat rusak lingkungan. Sebab kebersihan adalah pangkal kesehatan. “Bila bersih pasti sehat, jauh dari kuman dan penyakit,” jelasnya. Dari 90 responden, sebanyak 66 murid atau 73,33 persen tidak setuju orang buang sampah sembarangan. Sisanya mengatakan biasa saja. Kepala MTsN Kanigoro Moh Amak Burhanudin M.Pd.I mengatakan kebersihan penting agar proses belajar mengajar lebih nyaman. “Membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan agar tercipta lingkungan madrasah yang bersih, nyaman dalam proses belajar mengajar,” tuturnya. (tim SJ MTsN Kanigoro)

WAWANCARA

Sebagai Bagian Iman 1. a. b. c. 2. a. b. c.

Setuju nggak dengan orang yang buang sampah sembarangan? Setuju - orang (0%) tidak setuju 66 orang (73,33%) biasa saja 24 orang (26,67%) Melihat orang buang sampah sembarangan, bagaiman sikapmu? Marah 27 orang (30,00%) menasehati 49 orang (54,44%) cuek saja 14 orang (15,56%)

3.

Menurutmu bagaimana cara mengelola sampah? a. dibuat kompos 10 orang (11,11%) b. dibakar 65 orang (72,22%) g (11,11%) ( ) c. ditimbun 10 orang d. dipilah-pilah 5 orang ( 5,56%) yang bermanfaat Data Responden : Responden adalah pelajar MTsN Kanigoro, Kras Jumlah siswa 40 Jumlah siswi 50 elajar Total responden 90 pelajar

RADAR KEDIRI

LENSA MADSANEKA

Tim school journalist MTsN Kanigoro (berdiri) melakukan proses wawancara dengan responden mereka di lingkungan madrasah. Mereka menjaring aspirasi dan data terkait tema Madrasahku Maju, Bersih dan Indah, Jumat (5/5) lalu.

Dengar Nasihat atau Kena Sanksi

TIM SJ MADSANEKA Opek, Hasan, Yazid, Riyan, Singgih, Danil, Firga, Adi, Fatkhur, Ghozi, Wildan, Khoiri, Okky, Noor, Ina, Rupik, Fatma, Lutfi, Alfi, Ana, Mia, Arinda, Khusna, Novi, Alfina, Aghis, Badik, Ana, Aola, Endang

RADAR KEDIRI

CARI FAKTA : Para siswa yang tergabung tim SJ menggali informasi.

Mewujudkan madrasah yang benarbenar bersih ternyata tak lepas dari kendala. Kondisi itu juga ditemukan tim SJ MTsN Kanigoro ketika mewawancarai respondennya. Salah satunya tanggapan dari mantan Ketua OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) Muh Dahlan Asnawi. Siswa kelas IXA ini mengatakan sering menemui berbagai masalah kebersihan. Di antaranya banyak murid MTsN Kanigoroyangmembuangsampahtidak pada tempatnya. “Sehingga mengotori madrasah,” urainya. Bila ada yang buang sampah semba-

rangan,Asnawi tidak segan menasehati. “Tapi kalau menegur harus lihat-lihat situasi, jika yang kita tegur adalah anak kecil maka cara berbicara kita harus lembut,” papar pelajar yang akrab disapa Awi ini. Sebaliknya bila yang ditegur lebih tua harus lebih sopan menegurnya. Sebab bila melanggar buang sampah sembarangan, Awi mengungkapkan murid madrasah bisa dikenai sanksi. Di rapornya akan tercatat poin pelanggaran buang sampah bertambah. “Kalau sudah melewati batas 30 poin pelanggaran, sanksinya diberi peringatan,” tegasnya. Selain itu, madrasah akan memanggil

orang tuanya dan diminta membuat surat pernyataan. Dari hasil angket yang disebar tim SJ MTsN Kanigoro tercatat 49 murid atau 54,44 persen memilih bersikap menasihati saat melihat temannya buang sampahsembarangan.Sisanyasebanyak 30 persen ternyata bersikap marah dan 15,54 persen memilih cuek saja. Kurangnya kesadaran siswa MTsN Kanigoro membuang sampah pada tempatnya terbukti pada beberapa tempat. Seperti di dalam kelas dan halaman masih terlihat sampah berserakan.(Tim SJ MTsN Kanigoro)


43

SENIN 8 MARET 2010

 LIMA KANTONG

 JELASKAN

Sambungan dari hal 33

Sambungan dari hal 33

Dikatakannya, penemuan pada 2009 tersebut tergolong sangat kecil karena di bawah satu persen. Untuk hepatitis B hanya 0,03 persen sedangkan hepatitis C 0,005 persen dari 12 ribu kantong dalam setahun. Karena itu, masih aman. Lalu, bagaimana dengan darah yang terinfeksi HIV/AIDS dan sifilis? Dokter berjilbab ini menjawab, tidak ditemukan. ”Hanya hepatitis yang kami dapatkan,” tuturnya. Mengenai hasil pemeriksaan darah pendonor selama 2010, Ira mengatakan, sejauh ini belum ada yang mengandung virus atau penyakit. Baik hepatitis, HIV/AIDS, maupun sifilis. “Mudah-mudahan semua pendonor yang datang sehat semua. Sehingga, bisa digunakan untuk membantu sesama yang membutuhkan,” harapnya. Sementara itu, stok darah di PMI mulai meningkat. Untuk golongan A, hingga pukul 12.00 kemarin masih ada 12 kantong. Ini berbeda dengan situasi 19 Februari lalu yang sempat kosong. Adapun untuk

”Buat saja istilah onde-onde sampah atau apa begitu,” ujar mantan anggota DPRD Kota Kediri 2004-2009 ini. Jika warga sudah tertarik untuk mengetahuinya, pemkab akan lebih mudah untuk masuk guna melakukan sosialisasi pengelolaan sampah yang benar. Hal serupa disampaikan Moh. Zainudin, warga Kelurahan Blabak, Pesantren Kediri. Istilah-istilah dalam 4R sulit dihafalkan, apalagi dipahami. ”Apanya yang harus di-replace atau di-recycle, saya tidak paham bagaimana definisinya,” aku guru SMPN 3 Kediri ini. Karena itu, Zainudin justru khawatir 4R hanya berhenti sebatas slogan kosong. Tidak ada yang memahami makna yang terkandung di baliknya. Terlebih, dari pengamatannya selama ini, banyak program pemkot yang tidak ada kelanjutannya.

 SELAMATKAN Sambungan dari hal 33

Para perempuan muda juga ditawan untuk jadi budak. Kami orang-orang tua dan anak-anak yang tersisa, bisa menyelamatkan diri. Mohon kami diberi hidup, Tuan,” kata Pa’ Tabai mengiba. Ma Thouan termangu-mangu memandangi Pa’ Tabai yang kembali menyembah. Saat ia menoleh ke arah Tra Jan-Thung, pedagang kain katun itu menganggukkan kepala sebagai tanda memahami keadaan yang telah

 TERMINAL Sambungan dari hal 33

”Persetujuan material pada PPK (pejabat pembuat komitmen) belum dilaksanakan dengan lengkap,” sebut Zindar dalam laporannya. Sedangkan berdasarkan pemeriksaan fisik, diketahui bahwa pekerjaan beton bertulang menggunakan besi yang tidak sesuai spesifikasi teknis. BPK juga menemukan kekurangan volume pada pekerjaan atap, beton pembangunan toilet, beton pembangunan masjid, beton areal tunggu shelter penumpang, beton pembuatan kios, beton ruang tunggu ojek, beton ruang tunggu penumpang, beton dan atap pembuatan jalur lyn MPU,

 PUNYA RATUSAN Sambungan dari hal 33

Hobi yang sudah banyak ditinggalkan orang lain itu digemari sejak empat tahun lalu. Saat itu, dia masih duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA). Hobi bercerita tak langsung tumbuh begitu saja. Awalnya, pria yang baru saja mengakhiri masa lajangnya itu hobi menciptakan lagu anak. Lama kelamaan, kegemarannya merembet pada mendongeng. Semula, Tomo menyalurkan hobi bercerita di Taman Pendidikan Alquran (TPA) sekitar rumahnya saat SMA. Aktivitasnya itu sempat terhenti saat kuliah di Malang. Berada di kota pendidikan, membuat pengetahuan Tomo tentang berbagai jenis buku bertambah. Ia pun mulai mengumpulkan buku cerita anak-anak. Setelah lulus 2008 lalu, Tomo lalu berkeliling dari TK atau Play Group ke TK lain untuk melanjutkan hobi mendongengnya.

 PENDIDIKAN Sambungan dari hal 33

Tetapi, jika orang sengaja berbohong dalam bidang ilmu (seperti memanipulasi data atau mendistori fakta—demi sebuah kepentingan subjektif) maka tindakan itu akan menjadi dosa dan aib tak terampunkan. Kredibilitas orang itu pun akan tercoreng selamanya dan, bahkan, temuan-temuannya mungkin akan dicibirkan. Masih banyak orang yang beranggapan bahwa mengutip pemikiran orang lain dalam sebuah karya ilmiah tanpa menyebut sumbernya sebagai hal yang biasa. Anggapan seperti itu jelas menyesatkan. Jika pandangan tersebut dibiarkan terus, maka mengutip pendapat seorang pengamat, akan berkembang budaya tidak menghargai kreativitas intelektual orang lain. Masih menurut pengamat tadi, membiarkan tindakan seperti itu sama saja dengan melegalkan pencurian dan pembohongan dalam dunia akademik, suatu hal yang amat tabu dan tercela. Prinsip-prinsip utama dalam pengembangan ilmu seperti rasional, objektif, logis dan sistematis akan jadi hilang maknanya jika kebohongan dan ketidakjujuran dibiarkan terus berkembang. Salah satu gejala yang menjadi sorotan utama dalam kasus plagiarisme belakangan ialah

STERIL:

RULLY PRASETYO/RK

Petugas PMI Kota Kediri mengecek almari penyimpanan darah yang telah diperiksa di laboratorium, Sabtu (6/3).

golongan B sebanyak 66 kantong, golongan O 31 kantong, dan AB 7 kantong. Total, 138 kantong. Meski demikian, kata Ira, PMI masih terus berupaya mendapatkan darah sebanyak-banyaknya. Sebab, kebutuhan darah diperkirakan meningkat seiring melonjaknya

penderita demam berdarah di Kota Kediri dan sekitarnya. “Kami mengajak instansi pemerintah dan swasta untuk mau melakukan donor,” ajaknya. Dia juga mengimbau agar pendonor aktif yang sudah waktunya mendonorkan darah untuk segera

datang ke kantor PMI. Lalu, bagi warga yang sehat dan kondisinya memungkinkan, diharapkan bersedia untuk menjadi pendonor. Sebab, dengan menjadi pendonor, badan justru akan menjadi sehat dan bisa membantu sesama yang membutuhkan. (tyo/hid)

terjadi. Mereka paham bahwa Yang Dipertuan Sambhupura Sri Mahipatiwarman telah menjalankan kebijakannya untuk ‘membersihkan’ wilayah kekuasaannya dari semua pengaruh orang-orang asal negeri selatan. Baik orang asal Jawadwipa, Swarnadwipa, Warunadwipa maupun Hujung Medini. Bahkan, khusus bagi orangorang keturunan Jawa, tanpa ampun akan disingkirkan dari bumi Sambhupura, tidak peduli ibu atau neneknya orang asli Khmer. Desa Trung Jawa yang

muncul barang tiga dasawarsa silam, yang dihuni orang-orang Khmer keturunan Jawa, rupanya telah dibumihanguskan sampai rata dengan tanah. Penduduknya ditangkapi untuk dijadikan budak dan yang selamat disingkirkan dari bumi Sambhupura. “Tra Jan-Thung,” kata Ma Thouan datar. “Ya Tuan.” “Senyampang kita di perbatasan, orang-orang malang ini harus diantar masuk ke wilayah Campa.” “Saya Tuan. Saya akan menyuruh dua orang pengawal saya

untuk membawa mereka ke rumah saya di Pandurangga,” kata Tra Jan-Thung memanggil pengawalnya. “Itu baik sekali. Soalnya kalau mereka hanya diantar sampai ke sekitar Wijaya, tidak ada yang menjamin keamanan dan keselamatan mereka.” “Tapi kita butuh satu-dua di antara mereka untuk ikut kita menghadap baginda raja Sri Wirawairimathana Dharanindra Sanggramadhananjaya di Gandharapura,” kata Tra Jan-Thung. “Aku sepakat itu.” (bersambung)

serta pembangunan fondasi, beton, dinding, dan lantai gedung kantor dinas perhubungan (dishub) di areal subterminal tersebut. Nilai kekurangan pada tiap unit pekerjaan bervariasi. Yakni, mulai Rp 1 juta hingga Rp 134 juta. Sedangkan, totalnya mencapai Rp 303,04 juta. Atas hal ini, BPK telah memerintahkan PT HMP untuk menyetorkannya ke kas daerah dan telah dipenuhi pada 29 Desember 2009. Selain kekurangan volume pekerjaan, proyek pembangunan Subterminal SLG dinilai memboroskan keuangan daerah senilai Rp 55,7 juta. Sebab, penggunaan analisis harga satuan pekerjaan beton masih merujuk pada stan-

dar nasional Indonesia (SNI) edisi 2002. Padahal, sudah terbit SNI edisi terbaru 2007. Atas berbagai persoalan di atas, Zindar menilai, pengendalian dan pengawasan pekerjaannya masih lemah. Makanya, dia menyarankan bupati Kediri untuk memberi teguran kepada kontraktor pelaksana. Juga, peringatan kepada konsultan perencana yang tidak melaksanakan pekerjaan sesuai spesifikasi teknis. “Pengendalian pekerjaan di lingkungan (pemkab) harus ditingkatkan,” tandasnya. Untuk diketahui, pembangunan subterminal SLG yang dianggarkan Rp 8,8 miliar terdiri dari 13 unit proyek. Yaitu, pengerjaan pagar depan terminal, pos retri-

busi, toilet, masjid, penghijauan dan jalan, area tunggu penumpang, kios, ojek, pintu gerbang keluar, ruang tunggu, jalur lyn, gedung kantor dishub, dan pintu gerbang masuk. Sementara itu, Kabag Humas Pemkab Kediri Eko Setiyono yang dikonfirmasi tentang hasil audit BPK mengatakan, semua telah ditindaklanjuti. Termasuk, perintah membayarkan uang ke kasda oleh kontraktor. Tentang penggunaan SNI yang masih menggunakan edisi lama, menurut Eko, hampir terjadi di semua daerah. Namun, dengan hasil audit BPK tersebut, pemkab akan me.matuhinya. ”Kami akan menggunakan SNI terbaru,” katanya. (ut/hid)

Awalnya, Tomo mengajukan proposal ke instansi yang dituju. Setelah disetujui dan ditentukan waktunya, Tomo baru bisa masuk ke jam pelajaran. Dua tahun mendongeng, belum membuat Tomo bosan. Dia justru semakin kecanduan karena bisa mendapat banyak pengalaman. “Kalau jadi guru kan hanya berada di satu lokasi terus. Pengalamannya hanya itu-itu saja,” ucapnya. Tomo pun lantas menceritakan pengalamannya selama mendongeng. Berbagai respons menggembirakan pernah dialaminya. Misalnya, dia bisa membuat para siswa menangis saat mendengar dongeng. Juga, para siswa yang tertawa terbahak-bahak saat melihat mimik lucunya . Meski demikian, tak urung Tomo sering mendapat halangan. Misalnya, dia harus menjelaskan konsep mendongeng yang kadang tidak disepakati guru setempat. Tak jarang, ada beberapa guru yang mencemooh dan meremehkan karena usianya

yang relatif muda. Jika sudah demikian, biasanya dia tidak akan melawan. Melainkan, menghadapinya dengan sabar. Berapa gaji yang didapat dari mendongeng? Karena mendongeng itu berasal dari keinginannya sendiri, dia tidak pernah mendapat bayaran. Melainkan uang transport yang diberikan pihak sekolah. Jumlahnya ratarata Rp 50 ribu. “Kalau beruntung bisa mendapat lebih,” ungkapnya. Biasanya, Tomo juga mengenakan biaya lain pada peserta. Masing-masing siswa dipungut Rp 3 ribu. Namun, uang itu dibelikan hadiah yang kemudian dikembalikan pada siswa. Dengan penghasilan yang relatif minim itu, Tomo tidak pernah mempermasalahkannya. Dia mengaku cukup senang dengan profesinya tersebut. Rasa bahagia seringkali hadir saat melihat para siswa antusias membaca buku dongeng setelah mendengar ceritanya. “Tujuan saya memang untuk menumbuhkan minat baca anak-anak. Terutama buku don-

geng,” jelasnya. Hingga saat ini, Tomo mempunyai 500 koleksi buku dongeng. Dari jumlah tersebut, tidak semua dia membeli sendiri. Sebagian adalah sumbangan dari teman kuliahnya. Meski sudah mencapai ratusan, dia tetap merasa koleksinya itu sangat minim. Dia pun sempat mengajukan permohonan bantuan ke sejumlah TK dan play group. Tetapi, belum ada satu pun yang memberi. Asa terselip di hatinya agar pemerintah mau membantu menambah koleksinya. Sebab, hanya dengan cara itu budaya mendongeng bisa dilestarikan di Indonesia. Khususnya Kediri. “Jangan sampai perkembangan iptek melunturkan nilai-nilai budaya,” tegasnya. Tomo percaya, dalam setiap dongeng selalu mengandung nilai-nilai kebaikan. Hal itu bisa diajarkan pada anak-anak dengan cara menceritakannya. Dia berharap, nilai luhur dongeng itu tertanam di hati anak-anak dan dipraktikkan kelak. (ut)

menjamurnya “biro jasa bantuan penyusunan karya ilmiah” dengan tarif sesuai gelar kesarjanaan yang diminta. Ini sungguh merupakan malapetaka amat dahsyat dalam dunia pendidikan kita. Kemampuan menyusun karya ilmiah secara mandiri dan penuh tanggung jawab adalah sebuah tuntutan yang tak boleh diabaikan oleh seseorang yang ingin menyandang gelar akademik, pada level apa pun. Di dalam penyusunan karya ilmiah itu, seorang calon sarjana dituntut untuk dapat membuktikan tingkat kemampuan mengakumulasi ilmu-ilmu teoritis yang digelutinya selama sekian semester di bangku kuliah. Orang tidak akan mampu menyusun sebuah karya ilmiah jika ia belum cukup matang dalam membekali dirinya dengan berbagai keterampilan ilmiah yang dibutuhkan untuk menjadi seorang sarjana. Ada seloroh dari seorang teman saat bercerita apa bedanya seorang doktor by research dan doktor by training. Doktor by research diperoleh tanpa mengikuti kuliah sekian semester pada program doktor, tetapi cukup melakukan riset untuk menyusun disertasi dan mendapat gelar doktor. Dengan proses seperti itu bisa saja ia tidak memenuhi standar keilmuan seorang doktor yang matang. Secara formal, dia hanya memiliki “modal dasar”

ilmu dari pendidikan yang ia tempuh di strata 1. Kata teman tadi, terlepas orang setuju atau tidak, ilmunya ya tetap ilmu strata 1, meskipun ia bergelar doktor. Terus, bagaimana kalau dia diminta mengajar di program pascasarjana? Justru di sini letak permasalahannya. Tentu ada alasan mengapa teman tadi beranggapan demikian. Orang yang meraih gelar doktor by training harus banting tulang menempa diri melakukan “pelatihan akademik” yang berat selama bertahun-tahun. Ia ditempa agar dapat memiliki mental akademik dan kapasitas intelektual yang matang, di samping memiliki kecakapan teknis-keilmuan yang sebenarnya. Pada ujung dari proses itu, seorang kandidat doktor dituntut untuk dapat membuktikan diri mampu bukan saja mengaplikasikan metodologi dan teori-teori keilmuan yang digelutinya, tetapi juga dapat menunjukkan kejujurannya bahwa seluruh proses itu telah dijalani dengan penuh tanggung jawab. Ujung itu berupa proses penyelesaian disertasinya. Dia harus dapat menjamin bahwa tidak ada sepotong pemikiran atau selembar tulisan pun yang ia masukkan ke dalam disertasinya “secara haram.” Jika ada unsur “haram” yang masuk dalam disertasinya maka itu akan menjadi cacat bawaan, bukan saja pada

produk karyanya, tetapi juga cacat seumur hidup yang menodai kredibilitas penyandang gelar doktor itu. Pada suatu pertemuan dengan para dosen di kampus, penulis pernah menegaskan bahwa menempuh program doktor itu seumur hidup cukup sekali saja. Tetapi yang sekali itu harus benar-benar merupakan pergulatan amat serius untuk mampu membuahkan karya ilmiah yang monumental. Ketika orang berproses dengan pergulatan amat berat dalam meraih predikat doktor itulah sebenarnya ia dilatih agar dapat memenuhi suatu standar kredibilitas akademik tertinggi. Kecermatan, akurasi data, kebenaran alur berpikir, objektivitas, kemampuan metodologis dan teknis penulisan, serta penggunaan bahasa yang bagus, menjadi ciri utama yang harus melekat pada karakter pribadinya. Oleh karena itu, sungguh amat disayangkan jika pergulatan berat penuh romantisme semacam itu tidak bisa “dinikmatinya secara tulus,” tetapi justru disia-siakan. Dia malah memilih jalan pintas, memborongkan pekerjaan monumental itu pada “tukang” penyedia jasa penyusunan karya ilmiah. Ini suatu pembohongan dan cermin ketidakpedulian pada prinsip-prinsip kejujuran dalam dunia akademik. (Penulis adalah guru besar STAIN Kediri)

 PATAH LAGI Sambungan dari hal 33

”Saya sengaja menghindar di samping kios begitu hujan deras dan angin kencang tak juga berhenti,” katanya saat ditemui Radar Kediri semalam. Ternyata, kekhawatiran Supriyanto benar-benar terjadi. Dia melihat sendiri pohon trembesi tua yang berada persis di sebelah kiosnya perlahanlahan ambruk dan berdebum di tanah. Bersamaan dengan itu, kiosnya yang ternyata berdiri di atas akar pohon tersebut tercongkel. ”Pohon itu memang sudah doyong (miring, Red) ke barat sejak beberapa hari lalu,” ungkapnya. Pantauan Radar Kediri, tiga papan reklame yang berada di barat Jembatan Lama juga roboh. Dua tergeletak di tanah berikut batang besi penyangganya. Sedangkan satu yang berukuran lebih besar, papannya patah. Posisinya miring dan dan rawan menimpa warga yang melintas di bawahnya. Peristiwa ini mengulang kejadian 6 Januari lalu. Saat itu, Kantor Pelayanan Perizinan

 PAN JAJAKI Sambungan dari hal 33

“PAN siap tut wuri handayani untuk memenangkan Bu Nurlaila,” lanjut petani hortikultura ini. Ditanya tentang deklarasi sejumlah parpol nonparlemen yang mengusung pasangan Kuntadi dan Jessicha Susanti, Sabtu malam (6/3) lalu, Arifin enggan berkomentar banyak. Yang jelas, dia masih menjalin komunikasi intensif dengan parpol-parpol nonparlemen yang sepakat mengusung Nurlaila. Sayang, Nurlaila masih belum bisa dikonfirmasi tentang pasangan yang bakal digandengnya. Beberapa kali dihubungi melalui ponselnya selalu terdengar nada sibuk. Meski demikian, beberapa hari lalu, dia mengaku sudah ada beberapa kandidat yang akan digandeng. Baik yang berlatar

 ADU MULUT Sambungan dari hal 33

Sedangkan, anggota baleg tidak boleh lebih dari jumlah anggota komisi. Dan, anggota bamus tidak boleh lebih dari separo anggota dewan. Dengan peraturan ini, jabatan ketua banggar yang dijabat Yudi Ayubchan akan diganti oleh Ketua DPRD Wara Sundari Renny Pramana. Sebagaimana anggota bamus yang semula 20 orang, jumlah anggotanya minimal juga harus dikurangi menjadi 15 orang. Lalu, anggota baleg yang semula 15 orang, minimal harus dikurangi 6 orang. Sebab, anggota komisi ada 9 orang. Dikonfirmasi tentang hal ini, Wakil Ketua Pansus Tatib Imam Suhadi mengatakan, rapat di Jogja hanya membahas tata tertib dan kode etik DPRD. Sedangkan,

 SAKTI SINAGA... Sambungan dari hal 44

Hanya untuk siapa 22 pemain yang akan dibawa, pelatih yang dibebani target Persik tidak boleh terdegradasi ini masih merahasiakan sebagian besar namanama pemainnya. “Kami masih akan melihat kondisi pemain

 HARI INI... Sambungan dari hal 44

Warna merah yang identik dengan Honda, sponsor supporting event ini kembali mewarnai penampilan keempat tim cheerleadance kemarin. Hanya saja, meski sudah sesuai dengan warna sponsor, beberapa tim kurang memperhatikan model dan padu padan kostum. Sehingga beberapa terasa kurang pas dilihat. Tak hanya itu, beberapa tim

Bukan hanya tidak memahami, Budi Santoso merasa prihatin terhadap rendahnya kepedulian warga dalam menghargai produk-produk recycle. Ini berangkat dari pengalamannya sendiri. Selama ini, dia sudah mendaur ulang sampah menjadi berbagai bentuk kerajinan. Salah satunya adalah tas dari bungkus deterjen. Di Jakarta, dia bisa menjual produk itu seharga Rp 60 ribu. Akan tetapi, di Kediri, Rp 10 ribu pun tidak laku. Bahkan, gratis juga belum tentu mau memakai karena dianggap tidak bergengsi. ”Ini beda dengan bule. Mereka justru sangat menghargai sampah dan mau beli produk seperti ini,” sebut lelaki asal Jakarta yang kini menjadi penduduk Kelurahan Balowerti itu. Budi mengatakan, hal itu salah satunya juga disebabkan kurangnya dukungan dari pemerintah. Program 4R seharusnya tidak hanya menjadi slogan. Akan tetapi, harus

benar-benar disosialisasikan dan diimplementasikan. Sehingga, masyarakat akan benar-benar memahaminya. Dia mencontohkan kegiatannya sendiri. Untuk bisa membuat tas daur ulang itu, dia harus mengajari anak-anak TK. Ternyata, mereka bisa. Dengan demikian, tanpa harus menerangkan istilah 4R, mereka paham arti recycle yang sebenarnya. Dan, mereka juga mengetahui bahwa hal itu bisa menghasilkan uang. Hal sama disampaikan Sri Hartatik, pemuda pelopor nasional asal Bandar Kidul. Baginya, sampah adalah berkah. Karena itu, sebenarnya tidak ada istilah sampah di dunia ini. Sebab, seluruhnya bisa diolah kembali menjadi barang yang bermanfaat dan bernilai jual. ”Pasar hasil olahan sampah masih sangat terbuka. Bahkan, kalau pemkot bersedia, saya siap membantu,” ujar pengusaha barang-barang bekas ini. (fa/hid/bersambung)

(KPP) Kota Kediri langsung memperbaikinya. Namun, ternyata, tetap tak kuat menahan tiupan angin. Karena itu, ada dugaan konstruksinya tidak sesuai. Sebab, batang besi penyangganya hanya satu. Padahal, posisinya berada di ujung barat jembatan yang tidak terhalang bangunan lain. Sehingga, tiupan angin bisa langsung menimpa papannya. Sayang, atas hal ini, Kepala KPP Kota Kediri Agus Suharyono belum bisa dimintai komentar. Radar Kediri mencoba menghubungi ponselnya berkali-kali. Akan tetapi, selalu terdengar nada tidak aktif. Sementara itu, Plt Kepala Dinas Tata Ruang, Kebersihan dan Pertamanan (DTRKP) Kota Kediri Mandung Sulaksono mengatakan, tadi malam langsung menerjunkan tim untuk membersihkan cabangcabang pohon yang tumbang dan menghalangi jalan. Sedangkan, evakuasi batangnya baru akan dilakukan hari ini. Menurut Mandung, dari hasil pantauan timnya, ada tiga titik yang rawan pohon tumbang di Kota Kediri. Yaitu kawasan

Bundaran Sekartaji dan sekitarnya, Jl KH Ahmad Dahlan, serta sepanjang Jl Diponegoro dan Hasanuddin. ”Di sana banyak pohon-pohon tua,” kata Mandung yang semalam ikut terjun langsung ke lokasi. DTRKP akan mendata lagi pohon-pohon tersebut. Jika batangnya diperkirakan sudah tidak kuat lagi, petugas akan memotongnya. Tumbangnya pohon-pohon tadi malam juga mengakibatkan terputusnya aliran listrik di beberapa wilayah. Laporan yang masuk ke kantor Area Pelayanan Jaringan (APJ) PLN Kediri, tadi malamm ada tiga lokasi yang padam di Kota Kediri. Yaitu, sekitar mapolwil, Jl Kartini, dan Jl Hasanuddin. Kabelnya putus karena tertimpa pohon yang tumbang. Asisten Manajer Distribusi PLN APJ Kediri Ustriadi mengatakan, gangguan tersebut tak berlangsung lama. Sebab, hanya cukup mengganti kabel yang putus. “Sudah langsung diperbaiki. Tak lama sudah bisa menyala kembali,” kata Ustriadi saat dihubungi melalui ponselnya tadi malam. (fa/hid)

belakang pengusaha, birokrat, maupun aktivis ormas. “Tunggu saja, nanti akan terlihat saat pendaftaran tanggal 9 (Maret),” katanya kala itu. Sementara, hingga kemarin rekomendasi PKS ternyata belum turun juga. Ketua DPD PKS Kabupaten Kediri Sulistyo Budi yang datang ke kantor DPW PKS Jatim di Surabaya, Jumat (5/3) lalu, mengaku hanya diminta memaparkan situasi politik terkini di wilayahnya. “Saya tidak tahu persis pertimbangan DPW yang belum mengeluarkan rekom,” akunya saat dihubungi Radar Kediri kemarin. Meski demikian, Budi meminta agar DPW mengeluarkannya paling lambat besok (9/3). Kalaupun belum keluar juga, dia menghormati kandidat yang ingin mendaftar ke KPUD lebih dulu. Sebagai konsekuensi, PKS

tidak keberatan jika hanya menjadi pendukung, bukan pengusung. Sebab, mereka memang tidak ikut mengantarkan dan menandatangani surat pencalonan kandidat saat mendaftar ke KPUD. ”Kalau r e k o m e n d a s i k e l u a r, k a m i siap mengamankan apapun keputusannya. Sekalipun nanti tidak bisa ikut mengantar ke KPUD,” tandas Budi. Saat ini, lanjutnya, PKS terus menjalin komunikasi dengan banyak kandidat. Baik yang sudah memastikan maju maupun potensial maju. Dia juga tak mengingkari komunikasi politiknya dengan PAN guna mengusung Nurlaila. Meskipun, hasilnya belum final. Sayang, Ketua DPC Partai Gerindra Arif Junaidi belum bisa dihubungi terkait rekomendasi DPP-nya. Berkali-kali dikontak, ponselnya tidak diangkat. (ut/hid)

untuk alat kelengkapan memang belum dibahas. Sebab, pembahasan tatib dan kode etik saja berlangsung alot. Bahkan, Sabtu (6/3) sempat terjadi ketegangan antaranggota. “Sampai ada yang berdiri. Untung tidak terjadi walk out,” katanya. Menurut politikus PKNU ini, perdebatan dalam pembahasan tatib dan kode etik itu justru terjadi karena semua anggota pansus sudah mengetahui aturan dan tupoksi masing-masing. Sehingga, kata “menimbang” atau “ditimbang” pun diperdebatkan. Hal ini berbeda dengan pembahasan tatib dan kode etik pada Agustus tahun lalu yang menggunakan dasar PP 24/2004. Saat itu, tidak terjadi perdebatan yang sengit. Sehingga, semua berlangsung lancar. Lalu, kapan pembahasan perubahan alat kelengkapan DPRD

akan dilakukan? Imam belum mengetahuinya. Sebab, setelah pulang dari Jogjakarta, 30 anggota DPRD akan memulai masa reses pertamanya tahun ini. Kegiatan berlangsung selama lima hari sejak hari ini. “Mungkin setelah reses akan mulai dibahas,” katanya. Sementara, anggota pansus Muzer Zaidib menambahkan, mereka masih mempunyai cukup waktu untuk membahas perubahan alat kelengkapan tersebut. Yakni, 60 hari setelah PP 16/2010 keluar. ”PP-nya baru turun awal Maret, jadi tidak masalah,” tuturnya. Meski demikian, lanjut Muzer, pansus akan mengupayakan pembahasannya bulan ini juga setelah masa reses selesai. Hanya, tanggalnya belum ditentukan. Mereka harus menyesuaikan dengan agenda kegiatan yang lain. (tyo/hid)

hingga hari H keberangkatan,” ujarnya. Sementara itu, dalam uji coba Persik melawan tim Doko, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri (6/3), striker Persik asal Tiongkok Zhang Shuo mencetak satu gol. Dalam laga tersebut, Persik akhirnya menang tipis 3-2 (2-0). “Penampilan Shuo

sudah mulai terlihat bagus,” puji Agus. Hanya karena mantan pemain timnas Tiongkok ini masih baru di Indonesia, maka dia butuh adaptasi dengan suhu. “Makanya kami mainkan dia penuh dalam uji coba agar cepat beradaptasi,” pungkas Agus. (c3/tyo)

yang tampil kemarin terlihat masih canggung. Mereka kurang menguasai gerakan dan kerap saling menunggu. Yel-yel yang diteriakkan pun ada beberapa yang tak terdengar. Mungkin ini karena faktor kurangnya latihan atau pengalaman mengikuti lomba. “Ya ada tim yang tampaknya baru saja terbentuk dan pertama kali mengikuti lomba. Terlihat masih canggung dan belum harmoni,” tutur Nur Setyani,

salah satu juri HCC. Ini berbeda dengan penyisihan sehari sebelumnya. Pada penyisihan hari kedua lalu, kemampuan tim-tim yang tampil lebih merata dibandingkan kemarin. Sementara itu, babak penyisihan hari ini menyisakan dua tim, yaitu SIC dari SMAN 6 Kediri dan Ozons dari SMAN 1 Pare. Besok, akan langsung ditentukan lima finalis HCC yang nanti akan kembali beraksi di babak final Specs-KFL 2010. (ik)


SENIN 8 MARET 2010

RADAR SPORT

Persik Incar Dua Poin Away Maut Macan Putih di Balikpapan dan Makassar

Kirim SMS Berhadiah HP Keren Ingin dapatkan HP esia dan merchandise menarik? Kirim SMS sebanyak-banyaknya. Caranya : - Khusus nomor esia, ketik : SUPORTERAKTIF (spasi) isi pesan, kirim ke 3232. Disediakan dua (2) HP Esia per minggu - Nomor non-esia, ketik : SUPORTERAKTIF (spasi) isi pesan, kirim ke (0354) 9039000. Dapatkan merchandise menarik setiap minggunya. Pengirim harus menggunakan bahasa yang baik dan benar serta tidak menyinggung SARA.

KEDIRI- Macan Putih tak mau kehilangan poin di 12 pertandingan sisa putaran kedua Indonesia Super League (ISL). Meski bermain di kandang lawan, Khusnul Yuli dkk tetap dipatok target poin. Untuk itu, laga away melawan Persiba Balikpapan (13/3) dan PSM Makassar (17/3), pelatih Persik Agus Yuwono tetap memasang target poin. “Minimal harus dapat dua poin di kandang Persiba dan PSM,” tegas Agus.

Pelatih asal Malang ini mengakui mendapatkan poin di kandang Beruang Madu-julukan Persiba dan Juku Eja-julukan PSM Makassar bukan perkara mudah. Karena Persiba dan PSM akan tampil all out di depan pendukungnya untuk mengamankan tiga poin. Selain itu, mereka akan mendapatkan keuntungan nonteknis seperti sudah hafal kondisi lapangan dan dukungan penuh supporter fanatiknya. “Memang berat tapi kami tetap harus optimis,” ujarnya. Khusus menghadapi Persiba, Agus mengakui kalau anak asuhnya harus tampil mati-matian untuk mendapatkan poin.

Karena, secara kualitas permainan dan materi pemain Julio Lopez dkk adalah tim yang solid. Skill rata-rata pemainnya patut diacungi jempol. Selain itu, sosok Daniel Roekito sebagai direktur teknik di Persiba juga tak bisa disepelekan. Karena DR-panggilan akrab Daniel Roekito pernah menukangi Persik selama dua tahun. Sehingga, sedikit banyak, dia hafal karakter permainan Persik. Meski demikian, Agus tidak mau anak asuhnya minder menghadapi peringkat kedua klasemen sementara ISL tersebut. Karena dalam pertemuan pertama di Stadion Brawijaya, 13 Desember 2009,

Persik mampu menang. Saat itu Persik unggul tipis 1-0 lewat gol Suswanto di menit ke-28. “Jika anak-anak tampil bagus seperti di Kediri, bukan tidak mungkin kami bisa mencuri tiga poin,” ujarnya. Hal yang sama diutarakan Agus saat Persik dijamu PSM. Karena dalam laga putaran pertama, Persik mampu menggilas PSM dengan skor telak 4-0 (2-0). Empat gol Macan Putih disumbangkan Patricio Morales di menit ke 26, OK John menit ke91. Sedangkan dua gol lainnya diborong Yongki Aribowo pada menit pertama dan 86. “Yang penting anak-anak konsentrasi penuh dan tampil all out. Saya yakin kami bisa mencuri poin,” pungkasnya. (c3/tyo)

Keterangan : Tarif SMS premium (3232) Rp 550.

Genjot Fisik Ayo genjot fisik pemain agar di pertandingan berikutnya bisa menang terus bravo Persik by blothonx 03549111123 Bangkit dari Tidur Ayo persik bangkitlah dari tidurmu jangan sampai kalah lagi 03549111123 Terus Latihan Ayo can (macan putih), latihan terus mana nyali mu. By Rosa 03549115158 Jangan Minder Jangan minder buat pemain lokal Persik .Maju terus pantang mundur. Mana kegarangan mu 03549115158 Aksimu Ditunggu Welcome trio Asia, Persikmania menunggu aksimu. Godbay pato amarildo, terima kasih atas jasa kalian.Semoga persik bisa sukses. Amin by galeh ezer 03549172654

TARGET POIN:

Jangan Hujat Jangan hujat Persik disaat tidak berprestasi. Jangan tanya apa yang Persik berikan ke kita, tapi tanyakan kepada diri kita pa yg kita berikan ke persik, by galeh ezer 03549172654

OK John dkk saat menghadapi Persiba Balikpapan di Stadion Brawijaya, 13 Desember 2009. Persik ingin mencuri minimal satu poin saat dijamu Beruang Madu (13/3).

Persik Pasti Menang Siapa bilang Persik gak bisa menang..Persik pasti bisa!!! Mana Ketangguhanmu Dulu? 03549100350 Tunjukkan Ketangguhanmu Persik...Persik...dimana ketangguhanmu dulu? but don’t scare because i be with you key, go...go...the white’s tiger, go cappolista. by E-dE 085648593339 ANTUJI H. MASROH/RK

Cari Pemain Berkualitas Cari pemain yang pernah mengantar Persik juara ligina, seperti Bobby, Eby sukore, jangan Cuma mengandalkan ketampanannya doank tapi tetap berkualitas, E-dE jamsaren city 085648593339 Kejar Prestasi Kemenangan adalah sebuah harapan. Kekalahan adalah sebuah m0tivasi, Berjuang tanpa lelah, pasti ada prestasi. B0CKLUT 085731471881

DATA&KLASEMEN Hasil Pertandingan Kemarin SMAN 1 Trenggalek v SMAN 1 Blitar (pa) SMA Pawyatan Daha Kediri v SMAN 3 Kediri (pa) SMK Pawyatan Daha 2 v SMKN 3 Kediri (pi) MAN 2 Kediri v SMAN 6 Kediri (pa) SMKN 1 Ngasem v SMAN 1 Pare (pi) SMAN 2 Nganjuk v SMAN 1 Plemahan (pa) SMAN 4 Kediri v SMAN 5 Kediri (pa) SMAN 1 Kediri v SMAN Mojo (pa) Klasemen Specs-KFL 2010 Grup A A1. SMAN 1 Blitar A3. SMAN 1 Trengggalek A2. SMKN 3 Kediri Grup B B1. SMAN 3 Kediri B2. SMK PGRI 4 Kediri B3. SMA P. Daha Kediri Grup C C2. SMAN 7 Kediri C1. SMAN 1 Plemahan C3. SMAN 2 Nganjuk Grup D D1. SMAN 5 Kediri D2. SMAN 1 Pare D3. SMAN 4 Kediri Grup E E3. SMAN 1 Kediri E2. SMK Kartanegara E1. SMAN 1 Mojo Grup F F2. SMAK St Augustinus F1. SMKN 1 Ngasem F3. SMAN 1 Gurah Grup G G2. SMAN 1 Wates G1. MAN 2 Kediri G4. SMAN 8 Kediri G3. SMAN 6 Kediri Grup H H2. SMAN 2 Trenggalek H4. MAN 3 Kediri H1. SMAN 2 Kediri H3. SMK P. Daha 1 Grup I I1. SMAN 1 Blitar I3. SMAN 5 Kediri I2. SMAN 6 Kediri Grup J J1. SMKN 3 Kediri J3. SMK P. Daha 2 J2. SMK Bhakti Wiyata Grup K K1. SMAN 1 Pare K2. SMAN 4 Kediri K3. SMKN 1 Ngasem Grup L L2. SMAN 3 Kediri L1. SMK P. Daha 1 Grup M M2. SMAN 1 Kediri M1. SMAN 2 Trenggalek Grup N N1. SMAN 7 Kediri N2. SMK PGRI 3 Kediri Grup O O1. SMAN 1 Wates O2. SMK PGRI 2 Kediri Grup P P1. SMAN 8 Kediri P2. MAN 2 Kediri

3-5 2-5 2-0 6-4 0-6 2-3 1-1 5-3

2 2 2

2 1 0

0 1 2

0 0 0

20-5 6 * 20-5 3 2-32 0

2 2 2

2 1 0

0 1 2

0 0 0

12-6 6 * 10-8 3 3-11 0

2 2 2

2 1 0

0 1 2

0 0 0

9-5 6-7 4-7

6* 3 0

2 2 2

1 1 0

0 1 1

1 0 1

6-5 8-7 3-5

4* 3 1

2 2 2

2 1 0

0 1 2

0 0 0

12-5 6 * 6-10 3 6-9 0

2 1 1

2 0 0

0 1 1

0 0 0

9-2 1-4 -

6* 0 0

3 3 3 3

2 2 1 0

0 1 1 3

1 0 1 0

12-7 13-11 9-7 7-14

7* 6 4 0

3 3 2 1

3 1 0 0

0 1 1 1

0 1 1 0

11-4 9-10 3-6 4-6

9* 4 1 0

2 2 2

2 1 0

0 1 2

0 0 0

7-0 2-3 0-6

6* 3 0

2 2 2

1 1 1

1 1 1

0 0 0

6-3 2-2 3-6

3* 3 3

2 2 2

1 1 0

0 0 2

1 1 0

8-2 4 * 9-4 4 2-13 0

2 2

2 0

0 2

0 0

7-1 1-7

6* 0

2 2

1 0

0 1

1 1

3-2 2-3

4* 1

2 2

2 0

0 2

0 0

17-1 6* 1-17 0

2 2

1 0

0 1

1 1

4-2 2-4

2 2

2 0

0 2

0 0

18-1 6* 1-18 0

4* 1

Ket: * = lolos ke babak 8 besar

Sakti Sinaga Pulang Kampung

KEDIRI- Macan Putih masih belum komplet. Meski pertandingan Persik melawan Persiba Balikpapan hanya tersisa lima hari, tetapi hingga kemarin striker Saktiawan Sinaga masih belum bergabung dengan rekanrekannya. Karena setelah Sakti membela timnas Indonesia di Pra Piala Asia melawan Australia (3/3), Sakti tidak langsung kembali ke Kediri. Pemain dengan nomor punggung 26 tersebut memilih pulang kampung ke Medan. “Sakti pulang kampung karena ada acara keluarga,” ujar Pelatih Persik Agus Yuwono kemarin.

Agus mengatakan seharusnya Sakti sudah kembali ke Kota Kediri kemarin. Hanya, sampai pukul 19.00, Agus mengaku belum mendapatkan kabar kalau mantan tukang gedor PSMS Medan ini sudah tiba. “Saya tidak tahu kenapa Sakti belum datang juga,” ujarnya. Lalu apakah akan ada sanksi untuk Saktigol? Pelatih yang menggantikan Gusnul Yakin ini mengaku belum berpikir ke arah sanksi. Karena dia akan melihat terlebih dulu alasan dan penyebab Sakti tidak kembali tepat waktu seperti izinnya.

“Kami akan tanya dulu saat dia kembali,” imbuhnya. Lebih jauh, Agus mengatakan kalau posisi Sakti sebagai pemain inti Macan Putih tetap tidak akan tergantikan. Karena Sakti merupakan striker yang paling produktif di Persik. Dia sudah mengemas sembilan gol. Sehingga, Sakti akan dibawa ke Balikpapan saat Persik dijamu Persiba. Rencananya rombongan Macan Putih akan bertolak ke Balikpapan Kamis (11/3). “Kami akan bawa 22 pemain,” ujarnya. Baca Sakti Sinaga.... Hal 43

Kota Kediri Berjaya SMAN 1 Pare Bekuk SMKN Ngasem 6-0 KEDIRI- Tim futsal Kota Kediri mendominasi babak delapan besar Specs-Komunitas Muda Futsal League (Specs-KFL) 2010. Di kelompok putra, lima tim futsal SMA di Kota Kediri lolos ke babak delapan besar. Mereka adalah SMAN 1,3,5,7, dan SMAK Agustinus. Mereka akan bersaing dengan tiga tim luar kota, yaitu SMAN 1 Blitar, SMAN 1 Wates, dan SMAN 2 Trenggalek. Lolosnya SMAN 1 Blitar ditentukan kemarin. Menghadapi SMAN 1 Trenggalek, Devan dkk menang telak 5-3 (3-1). Lima gol SMAN 1 Blitar dicetak Devan di menit ke 5, dan 10. Kemudian, tiga gol lainnya disumbangkan Agung di menit ke 39, dan dua gol lainnya diborong Bagas masing-masing menit 15 dan 29. “Kami bisa menang karena strategi bisa dijalankan teman-teman dengan baik,” ujar Devan usai pertandingan. Pemain dengan posisi gelandang ini mengatakan kalau keberhasilan SMAN 1 Blitar tidak terlepas dari mental pemain yang baik. Karena meski mendapatkan tekanan supporter lawan tetapi timnya bisa bermain bagus. “Konsentrasi kami tidak pecah,” imbuhnya. Sementara di kelompok putri, tim-tim Kota Kediri masih terKelompok Putra lalu perkasa bagi tim luar kota. 1. SMAN 1 Blitar Lima tiket berhasil digenggam 2. SMAN 3 Kediri tim dalam kota. Mereka adalah 3. SMAN 7 Kediri SMAN 1, 3, 7, 8 dan SMKN 3 4. SMAN 5 Kediri Kediri. Sedangkan, tiga tiket 5. SMAN 1 Kediri lainnya direbut SMAN 1 Blitar, 6. SMAK Agustinus SMAN 1 Pare, dan SMAN 1 7. SMAN 1 Wates Wates. 8. SMAN 2 T.galek Lolosnya SMAN 1 Pare diperoleh setelah menghancurkan Kelompok Putri SMKN 1 Ngasem dengan skor 1. SMAN 1 Blitar telak 6-0 (4-0). Setengah lusin 2. SMKN 3 Kediri gol SMAN 1 Pare diborong 3. SMAN 1 Pare Laili Setia Hanivah dan Lusi 4. SMAN 3 Kediri Anggraini masing-masing tiga 5. SMAN 1 Kediri gol. “Anak-anak tampil bagus. 6. SMAN 7 Kediri Jadi kami bisa menang besar,” 7. SMAN 1 Wates ujar Handri, pelatih SMAN 1 8. SMAN 8 Kediri Pare.(c4/tyo).

Tim Lolos 8 Besar

LOLOS 8 BESAR

IKA MARIANA/RK

Hari Ini Penyisihan Cheerleadance Usai Penyisihan Honda Cheerleadance Competition (HCC) di Specs-KFL 2010 kemarin kembali membuat gemuruh Istora Jayabaya Kediri. Selain karena paras ayu para tim cheerleadance juga karena perpaduan tari dan musik yang mereka bawakan. Empat

tim tampil di hari ketiga babak penyisihan HCC tersebut. Mereka adalah Uphoria-A dari SMAN 8 Kediri, Sacedas dari SMK PGRI 2 Kediri, E-Cheers dari SMAN 3 Kediri, dan FD Cheer dari SMAN 2 Pare.

Pemain SMAN 5 Kediri menyapa pendukungnya setelah bermain imbang 1-1 dengan SMAN 4 Kediri kemarin.

AGENDA Pertandingan Hari Ini 13.00 – 14.00 SMAN 1 Gurah v SMKN 1 Ngasem (pa) 14.00 – 15.00 SMAN 2 Kdr v SMK Pawyatan Daha 1 (pa) Cheerleadance Hari Ini 13.00 SIC (SMAN 6 Kediri) 14.00 Ozons (SMAN 1 Pare)

Baca Hari Ini.... Hal 43

IKA MARIANA/RK

IKA MARIANA/RK

CANTIK: E-Cheers dari SMAN 3 Kediri menunjukkan kebolehannya.

Masuk Frenface, suporter Specs-KFL 2010 dari SMAN 1 Kediri ini mendapatkan souvenir Fren. Silakan mengambilnya di Radar Kediri. Bagi yang ingin dapat hadiah serupa, saksikanlah pertandingan di Istora Jayabaya

CMYK

44


08/03/2010