Page 1

CMYK

SELASA 2 MARET

29

TAHUN 2010

Samsul Bikin SK Sampah Karena Revisi Perda Butuh Waktu Lama

RULLY PRASETYO/RK

TIDAK LELAH: Gunardi (kiri) menyerahkan berkas-berkas rekrutmen CPNS 2009 di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polresta Kediri kemarin.

Gunardi Laporkan Wali Kota ke Polresta KEDIRI- Gunardi, 27, salah satu korban dugaan manipulasi data calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2009, kemarin, melaporkan Wali Kota Samsul Ashar ke Polresta Kediri. Gunardi datang didampingi pengacaranya, M.

Ridwan, sekitar pukul 09.00. Mereka langsung menuju ruang Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK). Di sana, laporannya diterima Brigadir C. Rusdianto. Dalam laporannya, Gunardi membawa berkas CPNS seperti fotokopi nomor peserta, hasil seleksi tes CPNS dari data Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri (LAPI) ITB versi Koaliasi Masyarakat Antikorupsi

SERIAL PU SINDOK Para Pejabat Kerajaan Juga Mulai Resah Perubahan terkait meningkatnya kekuatan militer di satu pihak yang diimbangi merosotnya perdagangan di pihak lain, tidak saja dicemaskan para bangsawan pemilik tanah yang terus-menerus mendengar keluh-kesah para petani penggarap tanah. Melainkan, dicemaskan pula oleh para menteri dan anggota dewan kerajaan. Mereka pantas cemas karena Sri Mahipatiwarman yang selalu menginginkan laporanlaporan serbabaik, tidak sedikit pun menangkap perubahan yang terjadi akibat kebijakannya menaikkan pajak. Baca Para Pejabat Hal 39

05

Oleh : Agus Sunyoto

ILUSTRASI : SAEFUDIN ASRO/RK

KOLOM Bangunanbangunan mangkrak tak terurus yang masih cukup banyak di berbagai sudut kota harus ada penyelesaian cepat, agar tidak mengganggu keindahan kota.

Keindahan Kota (2) Dibandingkan dengan kota-kota lain, Kediri, sejauh yang diketahui penulis, masih belum punya ikon yang menandai identitas kota ini, kecuali Djojo ing Bojo (baca Joyo ing Boyo). Berbeda dengan wilayah kabupaten, misalnya, warganya kini telah memiliki Simpang Lima Gumul (SLG) dengan menara megah nan artistik yang kemudian menjadi ikon daerah. Demikian pula Surabaya dengan tugu pahlawannya, DKI Jakarta dengan tugu Monasnya, atau Lamongan dengan WBL-nya, serta, belakangan, Provinsi Jawa Timur dengan Jembatan Suramadu-nya. Baca Keindahan... Hal 39

(Kompak), pengumuman hasil seleksi CPNS 2009 pada 12 Desember yang ditandatangani Wali Kota Samsul Ashar, serta surat wali kota nomor 800/1682/419.17/2009 tertanggal 23 Desember 2009 yang memberitahukan bahwa dia lolos tes CPNS 2009. Setelah berkas diperiksa, Rusdianto kemudian menanyakan keabsahan data LAPI ITB. Sebab, data tersebut tidak

ada tanda tangan dari pejabat LAPI ITB. “Harusnya data yang asli ditunjukkan ke sini,” ujar Rusdianto. Mendengar hal itu, Gunardi mengatakan bahwa data LAPI ITB yang dipegangnya memang tidak ada tanda tangan pejabat lembaga tersebut. Namun, dia mempunyai surat wali kota yang menyatakannya lolos tes CPNS 2009. Baca Gunardi... Hal 39

Jamkesmasda Kurang Rp 429 Juta Penyerapan Jamkesmasda 2009 Kab. Kediri

Sosialisasi Gencar, Permintaan Melonjak

sisanya untuk rawat jalan Rp 377,4 juta, perawatan di unit gawat darurat (UGD) Rp 4,5 juta, PMI Rp 143,5 juta, obat dan alat khusus Rp 148,1 RULLY PRASETYO/RK KEDIRI- Penyerapan dana jami- juta, perawatan di RSUD Gambi- LAYAK DIGANTI: Wali Kota Samsul Ashar memeriksa kontainer sampah nan kesehatan masyarakat daerah ran Rp 58,7 juta, RSJ Lawang Rp yang sudah keropos di halaman kantor DTRKP kemarin. Item Nilai (jamkesmasda) Kabupaten Kediri 136,06 juta, serta ambulans Rp 146,7 - Rawat Inap Rp 4,4 miliar 2009 melebihi kuota. Dari alokasi juta. “Penyerapan tahun ini banyak - Rawat Jalan Rp 377,4 juta Rp 5 miliar, yang terserap mencapai karena jumlah pasien miskin yang - UGD Rp 4,5 juta Rp 5,42 miliar. Diduga, ini terjadi masuk memang banyak,” ujarnya - PMI Rp 143,5 juta karena meningkatnya sosialisasi ke- kepada Radar Kediri di kantornya - Obat & alat khusus Rp 148,1 juta beradaan program tersebut kepada kemarin. - Rujukan ke Roziq mengatakan, pada 2008, alomasyarakat. RS.Gambiran Rp 58,7 juta Menurut Humas RSUD Pare Abdul kasi dana jamkesmas sama, yaitu Rp - Rujukan ke Roziq, dana Rp 5,4 miliar itu paling 5 miliar. Akan tetapi, yang terserap lembaga bimbingan belajar (LBB) RSJ Lawang Rp 136,06 juta banyak digunakan untuk biaya rawat hanya Rp 2,6 miliar. dan lembaga kursus yang labelnya - Ambulans Rp 146,7 juta inap sebesar Rp 4,4 miliar. Lalu, Baca Jamkesmasda... Hal 39 dimirip-miripkan dengan perguruan Sumber: RSUD Pare tinggi. Menurut Mustain, kontrol diperluKEDIRI- Banyaknya lembaga pendidikan nonformal yang tak be- kan agar lembaga-lembaga itu tidak rizin di Kota Kediri mengundang ko- membuka praktik semaunya. Semenmentar dewan pendidikan. Menurut tara, kualitas sumber daya manusia ketuanya, Mustain, dinas pendidikan (SDM) pengelola dan sarana serta (disdik) harus segera menertibkan prasarananya tidak diperhatikan. lembaga-lembaga tersebut. Sebab, Apalagi, jika memakai label yang jika dibiarkan, mereka tidak akan bisa menyesatkan warga. Karena itu, lanjutnya, dinas penterkontrol. ”Ujung-ujungnya, masyarakat yang dirugikan,” ujarnya didikan harus bersikap tegas. “Jika diperingatkan sekali hingga tiga kali kepada Radar Kediri kemarin. Seperti diberitakan, hingga Ja- tidak digubris maka lembaga pendinuari 2010, hanya ada 95 lembaga dikan nonformal itu harus ditutup,” pendidikan nonformal yang berizin lanjut ketua Badan Penjaminan Mutu di Kota Kediri. Masing-masing 42 Universitas Islam Kadiri (Uniska) ini. Hanya, Mustain menyadari, diperlembaga di Kecamatan Mojoroto, 16 lembaga di Kecamatan Pesantren, lukan payung hukum untuk hal itu. dan 37 lembaga di Kecamatan Kota. Makanya pemkot harus membuatnya Jumlah ini ditengarai hanya se- terlebih dulu. Filosofinya adalah puluh persen dari total lembaga untuk melindungi kepentingan maSRI UTAMI/RK nonformal yang ada. Sisanya, tidak syarakat yang lebih luas. ANTRE: Warga menunggu pembuatan kartu jamkesmas/da di kantor Dinkes Kabupaten Kediri kemarin. berizin. Sebagian besar berupa Baca Dewan... Hal 39

Dewan Pendidikan Minta Ditertibkan Lembaga Nonformal yang Tidak Berizin

Hariyati, Mencoba Tegar di Tengah Upaya Memulihkan Wajahnya

Suami Masih Meneror, Dukungan Anak Jadi Kekuatan Sepulang dari RSUD Pare, Selasa (23/2) lalu, luka bakar yang diderita Hariyati mulai membaik. Akan tetapi, dia tetap tak bisa tenang. Rasa takut terus menderanya setelah beberapa kali mendapat teror dari suaminya. MOHAMMAD SYIFA, Kediri Sabtu (27/2) siang sekitar pukul 11.00, udara terasa cukup panas. Matahari juga begitu terik hingga sinarnya terasa menusuk ke dalam kulit. Saat itu, Hariyati sibuk mengipasi wajahnya sambil duduk di dipan yang ada di ruang tamu. “Rasanya masih panas dan gatal,” kata Hariyati sambil terus mengayunkan kipas yang terbuat dari anyaman bambu. Rasa gatal itu terutama dirasakannya saat malam hari. Akibatnya, perempuan 38 tahun itu tak bisa tidur nyenyak. Jika sudah demi-

J Iklan/Langganan Hubungi : (0354) 699665 ; 681320

RUJUKAN:

MOH. SYIFA/RK

Serahkan Semua Berkas CPNS 2009 yang Dimiliki

KEDIRI- Wali Kota Samsul Ashar berharap agar problem sampah di wilayahnya cepat diatasi. Dia tak ingin regulasi menjadi alasan penghambat. Untuk itu, mantan ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Kediri ini akan membuat surat keputusan (SK) jika dibutuhkan sebagai payung hukum agar pengelolaan sampah bisa dilakukan secara benar. Menurut Samsul, SK wali kota bisa menjadi jalan keluar karena revisi peraturan daerah (perda) membutuhkan waktu yang relatif lama. Padahal, pembenahan manajemen pengelolaan sampah adalah masalah yang

mendesak. “Kita lihat dulu. Nanti jika butuh SK wali kota, akan saya buatkan biar masalah sampah cepat teratasi,” ujarnya saat ditemui Radar Kediri di sela-sela pembinaan adipura di kantor dinas tata ruang, kebersihan, dan pertamanan (DTRKP), kemarin. Seperti diberitakan, untuk membenahi pengelolaan sampah mulai hulu hingga hilir, DTRKP memerlukan payung hukum. Khususnya, untuk memberikan sanksi bagi para pelanggar. Untuk itu, mereka memandang perlu revisi Perda 4/2001 yang dinilai masih terlalu global dan hanya menonjolkan sisi retribusi. Samsul mengakui, perda tersebut memang sudah layak untuk direvisi. Apalagi, usianya sudah di atas lima tahun. Baca Samsul... Hal 39

Hariyati dan surat dari RSUD Pare yang merujuknya ke RSUD dr Soetomo Surabaya saat ditemui di rumahnya, Sabtu (27/2).

kian, Hariyati hanya bisa menahannya. Dia tidak berani menggaruk karena khawatir akan meninggalkan bekas luka. Terlepas dari penderitaan yang masih dialami, Hariyati senang karena kondisinya sudah membaik. Perempuan yang tinggal di Desa Puhrubuh, Kecamatan Semen itu pun lantas menunjukkan bekas luka bakar di wajah dan sebagian tangannya. Wajahnya tak lagi terlihat bengkak. Hanya terlihat warna kemerahan pada kulit yang baru mengelupas. Beberapa kali dia memegangi kulitnya untuk meyakinkan tak lagi terasa sakit. Beberapa hari lalu, Hariyati belum bisa melakukan hal itu. Atau, lebih tepatnya belum berani. Dia baru memiliki kekuatan untuk menatap wajahnya di cermin dua hari setelah pulang dari rumah sakit. Itu pun harus benarbenar meneguhkan hati. Siap dengan segala kemungkinan terburuk. Baca Suami Masih... Hal 39

www.radarkediri.co.id


30

RADAR KEDIRI

MENUJU

PENDAPA

PEMILU KADA, 12 MEI 2010

Pemilih di 2 PPK Turun KEDIRI-Pendataan pemilih yang dilakukan petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) sudah usai. Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilbup itu sudah mulai diumumkan di masingmasing desa sejak Minggu (28/02) lalu. “Masyarakat bisa mulai mengecek apakah namanya sudah tercantum di DPS atau belum,” kata anggota KPU Kabupaten Kediri, Sempu Dwi Sasongko. Sempu mengatakan, pengumuman DPS di balaidesa itu akan dilakukan hingga 21 Maret mendatang. Bagi masyarakat yang namanya tidak tercantum di DPS yang diumumkan di kantor desa, bisa langsung menghubungi panitia pemungutan suara (PPS) setempat. Setelah dilaporkan, otomatis nama mereka akan dicantumkan dalam DPS. Lalu bagaimana jika warga baru melapor setelah 1 Maret? Sempu mengatakan, warga bisa saja INGAT melapor lewat tanggal tersebut. Asalkan tidak melampaui penetapan COBLOSAN daftar pemilih tetap (DPT) pada 26-28 Februari nanti. “Jika melapornya setelah 21 Maret, namanya tidak terdaftar di DPS tapi didaftar pemilih tambahan,” lanjut Sempu. Pria yang juga dosen di Universitas Nusantara PGRI (UNP) ini menjelaskan, HARI LAGI selain pengumuman DPS di desa, pada 4-6 Maret nanti panitia pemilihan kecamatan (PPK) akan menyerahkan rekap DPS ke KPU. Selanjutnya, KPU akan merekap DPS yang diterima dari masing-masing PPK pada 7-9 Maret. Saat itulah baru diketahui total DPS untuk Pilbup Mei nanti. Meski deadline pengumpulan DPS ke KPU baru pada Kamis (04/ 03) nanti, tetapi kemarin sudah ada dua PPK yang mengirimkan DPS ke KPU. Yaitu PPK Grogol dan Papar. Yang menarik, dari dua PPK tersebut justru terjadi penurunan jumlah pemilih. Di PPK Grogol yang dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilpres lalu sebanyak 36.463 menjadi 33.163 dalam DPS Pilbup atau turun 3.300. Sedangkan PPK Papar yang pada DPT Pilpres lalu sebanyak 40.573 menjadi 39.724 atau turun 849 calon pemilih. Mengapa jumlah pemilih di dua PPK tersebut turun? Ketua KPU Agus Edi Winarto mengaku tidak tahu pasti penyebab turunnya jumlah pemilih di dua PPK tersebut. Meski demikian, Agus meyakinkan pendataan yang dilakukan PPDP tersebut merupakan data riil pemilih terbaru. “Mungkin banyak warga yang mobilitasnya tinggi dan pindah ke daerah lain,” terang Agus Edi. Agus Edi mengatakan, sistem pendataan yang dilakukan oleh PPDP kali ini jauh lebih baik dibanding sebelumnya. Sebab, dilakukan dari rumah ke rumah dan berurutan. Agus Edi tidak mempermasalahkan penurunan jumlah tersebut. (ut/im)

7 0

SELASA 2 MARET 2010

Bapak Hamili Anak Mengaku Dua Kali Berhubungan, Hamil 7 Bulan KANDANGAN- Perbuatan Kusaini, 40, warga Dusun Kacangan, Desa Kandangan, Kecamatan Kandangan, sama sekali tidak layak ditiru. Bagaimana tidak, tukang becak mesin tersebut diduga tega menyetubuhi Lara (bukan nama sebenarnya, red), 17, anak kandungnya sendiri hingga hamil sekitar 7 bulan. Warga yang mengetahui itu, akhirnya melaporkan ke polisi. Kapolsek Kandangan AKP Basuki menjelaskan, begitu mendapat laporan warga dia langsung menangkap pelaku dan hingga kemarin masih dimintai keterangan. Kasus ini kemudian dilimpahkan ke Unit PPA Polres Kediri. Sementara itu, Kasatreskrim Polres Kediri AKP Ariawibawa Anggakusuma mengatakan hingga kemarin pihaknya masih memeriksa korban. Namun pihaknya tidak bisa langsung memeriksa karena Lara masih

AGUS DWI PRASETYO/RK

Kusaini

trauma. Sehingga tidak mudah untuk dimintai keterangan. ”Harus sabar,” tandasnya. Mengenai kehamilan Lara, mantan Kasatreskrim Polresta Pasuruan ini mengatakan pihaknya masih memintakan visum ke rumah sakit untuk pembuktian. Pihaknya akan menjerat pelaku dengan pasal 81 dan 82 undang-undang nomor 23 tahun tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. “Ancamannya maksimal 15 tahun penjara,” tegasnya. Ditemui di ruang penyidikan Unit PPA Polres Kediri kemarin, Kusaini mengakui dirinya telah berhubungan badan dengan anak

pertamanya itu. “Saya melakukannya dua kali Mas,” ungkapnya. Menurut Kusaini, hubungan itu sudah dia lakukan sejak sekitar satu tahun lalu, saat anaknya masih duduk di kelas 3 SMP. Kini Lara sudah lulus sekolah. Perbuatan itu dia lakukan sekitar pukul 05.30 di rumahnya, saat itu istrinya Arliyah, 35, sudah berangkat bekerja. “Istri saya pembantu rumah tangga di tetangga,” katanya. Selain Kusaini dan Lara, di rumah itu ada Dimas, 16, anak keduanya dan mertua Kusaini. Namun mereka masih tidur terlelap. Entah setan mana yang merasuki pelaku saat itu, dia langsung menuju kamar Lara yang masih terbaring di tempat tidur. Begitu masuk kamar, pelaku langsung mendekap tubuh anaknya dan melampiaskan nafsunya. Dia langsung berhubungan dua kali. “Waktu itu anak saya nurut saja,” katanya. Menurut Kusaini, warga curiga karena dia sering keluar berdua dengan anaknya pada malam hari. Begitu tahu kalau Lara hamil, warga melaporkan ke polisi. (dp/im)

SUBAGIYO/RK

Istri Menolak Punya Anak Lagi Pisang Berjantung 8 Kenapa Kusaini bisa sampai melakukan perbuatan tersebut terhadap anaknya? Kepada Radar Kediri, bapak dua anak tersebut mengaku karena istrinya menolak punya anak lagi. Sehingga dalam beberapa kesempatan, istrinya tidak mau diajak berhubungan. Seperti saat kejadian, Kusaini sempat mengajak istrinya berhubungan, namun menolak dan langsung berangkat kerja. Sedangkan Kusaini sudah ngebet punya anak lagi. Akhirnya Kusaini melampiaskan hasratnya ke anaknya sendiri. Apalagi saat diajak, Lara tidak menolaknya. Saat itu Kusaini mengaku

sudah tidak berpikir panjang akibat perbuatannya itu. “Saat itu sudah gelap Mas,” paparnya. Selain itu, selama ini hubungan antara Kusaini dan istrinya memang sudah renggang. “Saya tidak pernah memberinya uang belanja Mas,” tuturnya. Kusaini mengaku, bekerja sebagai tukang becak mesin penghasilan bersih per hari sekitar Rp 15 ribu. Biasanya, Kusaini memberikan Rp 4 ribu kepada anaknya untuk belanja. Sementara istrinya yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga sudah mempunyai penghasilan sendiri. (dp/im)

KANDAT- Pisang bejantung satu, itu sudah biasa. Kalau pisang berjantung delapan, itu luar biasa. Begitulah pisang Ambon milik Bahrudian, 50, warga Desa Ngreco, Kecamatan Kandat, yang ditanam di belakang rumahnya. Namun pisang itu ukurannya lebih kecil dibanding ukuran normal. “Kirakira kurang dari sebulan lalu,” jelas Bahrudin kemarin. Bahrudin menceritakan, awalnya dia kaget saat temannya dari Desa Blabak, Kecamatan Kandat, memiliki pohon pisang bertandan dua. Penasaran, akhirnya dia meminta bibit pisang itu. Hasilnya, begitu mulai berbuah, setiap minggu muncul jantung baru hingga mencapai 8 dan ada 2 tandan buah. (c4/im).

FOTO:TIMUR PRADOPO/RK

GALERI HONDA

FUUL DOORPRISE: Para peserta mendapatkan banyak doorprise yang disiapkan panitia launching New Beat

NYAMAN: Ibu-ibu berebut mencoba New Beat di Nganjuk

RADAR MADIUN

SAVETY RIDING: Pembinaan polisi

HADIAH BESAR: Para peserta yang mendapat hadiah kulkas dan televisi tampak ceria

BERJUBEL: Peserta matic fun rally berjubel menunggu giliran diberangkatkan panitia.

Makin Fun Bersama Honda Launching Beat dan Rally di Nganjuk NGANJUK- Honda terus memanjakan konsumennya. Akhir pekan lalu, Honda membuat acara besar di Kota Angin, Nganjuk. Yakni meluncurkan New Beat dan menggelar acara ‘Matic Fun Rally 2010’. Menurut Jeffri Limantara, sales manager area Kediri, Nganjuk, dan Madiun PT Mitra Pinasthika Mustika (MPM) Motor, Nganjuk termasuk daerah penjualan yang cukup besar bagi Honda di wilayah eksKarisidenan Kediri. “Masyarakat Nganjuk harus tahu produk baru Honda Beat ini. Sekaligus kami manjakan dengan matic fun rally,” ungkap Jeffri.

Acara launching New Beat itu, digelar Sabtu (27/2) di Stadion Anjuk Ladang, mulai pukul 15.00-21.00. Tak ayal, acara itu dihadiri ribuan masyarakat karena banyak sekali hiburan yang ditampilkan. Mereka juga berebut untuk mencoba Honda New Beat. Ada beragam game yang bisa diikuti masyarakat saat acara itu. “Ada beragam hadiah menarik yang bisa didapatkan konsumen saat mengikuti acara launching ini,” ungkapnya kepada Radar Kediri. Jeffri menjelaskan, ada beberapa perubahan di New Beat. Yang paling menyolok bagian spakbor depan yang makin modern. Itu bisa berfungsi untuk menahan air.

Bentuknya lebih stylish. Ditambah pijakan kaki pembonceng yang ukurannya lebih luas. Ini membuat Beat makin nyaman saat dipakai berboncengan. “Yang dulu memang agak sempit. Beat juga menjadi trendsetter motor yang bagasinya menggunakan penutup. Itu untuk memberikan keamanan pada barang-barang yang ditaruh di dalam bagasi saat perjalanan,” paparnya. Pagi harinya, tepatnya Minggu (28/2) Honda melanjutkan acaranya dengan mengadakan ‘Matic Fun Rally’, mengambil start di Stadion Anjuk Ladang, mulai pukul 08.00. Saat Rally berlangsung, ratusan pemilik matic Honda Beat dan Vario

MENGULAR: Matic fun rally tampak mengular di jalan raya karena banyaknya peserta.

memadati jalan-jalan protokol di Nganjuk arak-arakan keliling Kota Nganjuk. “Dalam fun rally ini kami tak hanya memberikan informasi beragam keunggulan matic Honda. Tapi juga menanamkan safety riding pada seluruh masyarakat yang selama ini masih kurang disadari,” jelasnya. Saat finish di taman rekreasi Anjuk Ladang, rombongan ‘Matic Fun Rally’ langsung disambut dengan beragam game dan hiburan. Hadiahnya ada lemari es, DVD player, TV, dan puluhan hadiah elektronik lainnya. Dalam acara tersebut, peserta mendapatkan jaket, makan siang, dan buah durian gratis. “Menjadi konsumen Honda selalu fun. Jadi, jangan sampai pilih yang lainnya,” tegasnya. (adv/ado/im)

HEBOH : Hiburan musik dipadati ribuan pengunjung saat launching.

NIKMAT TENAAAN: Peserta menikmati durian gratis.

HEBAT: Honda New Beat yang dipamerkan di Nganjuk.


CMYK

SELASA 2 MARET

TAHUN 2010

Jalan Tembus Sering Tergenang Saat melintas di jalur tembus Sukomoro-Kecubung, saya sering mendapati jalan di bagian utara ter genang. Selain jalan, sawah yang ada di kanan dan kiri juga tergenang. Kadang rasa jengkel muncul saat berpapasan dengan pengendara yang ngebut. Mohon kepada dinas terkait untuk segera dicari solusinya. Susilowati, Kapas, Sukomoro

Petani Makin Sulit Kehidupan petani bakal semakin sulit. Meski merasakan musim panen awal tahun ini dengan pengairan memadai, tetapi pascapanen kendala kesilitan pupuk untuk musim tanam mulai menghadang. Bahkan agaknya ke depan bukan hanya langka pupuk saja. Namun harganya diperkirakan juga akan selangit.Apalagi pemerintah konon sudah berancang-ancang menaikkan harga pupuk. Yang kami harapkan musim tanam nanti adalah ketersediaan pupuk, agar kami bisa berpr oduksi. Kalau bisa ya harganya jangan dulu dinaikkan. Sumijan, Klurahan, Ngronggot Kritik, saran, atau imbauan terkait layanan publik bisa dikirim via pos ke Radar Nganjuk, Perumnas Candirejo CC 23 Nganjuk atau via email: radarnganjuk@gmail.com. Surat pembaca yang masuk akan dimuat jika disertai nama dan alamat yang jelas.

PERISTIWA

31

THE SPIRIT OF AUTONOMY

Minat Baca Masih Minim NGANJUK- Pengunjung perpustakaan Nganjuk minim. Tingkat kunjungan hanya 1,6 persen dari jumlah anggota perpustakaan. Padahal koleksi buku cukup banyak. Seperti sekitar pukul 13.00 kemarin, pengunjung kurang dari sepuluh orang. Salah satunya adalah Dwi. Dia mengaku sering berkunjung. “Ya, paling tidak seminggu sekali pasti ke sini,” ujar pria yang berprofesi sebagai guru SD di wilayah Loceret itu. Dwi juga mengatakan jumlah pengunjung perpustakaan sedikit. Biasanya, akan banyak dikunjung pada hari-hari tertentu saja. “Sabtu sama hari libur yang banyak,” tuturnya. Selain Dwi, pengunjung lainnya adalah Sulis. Perempuan asal Caruban itu mengaku baru pertama datang ke perpustakaan tersebut. Dia sengaja ke sana untuk berburu novel. “Daripada di kos-kosan nggak ada kerjaan,” ungkapnya. Minimnya jumlah pengunjung perpustakaan itu dibenarkan Kepala Perpusatakaan dan Arsip Daerah Nganjuk Eko Sutrisno. Menurutnya, dari daftar yang ada, jumlah anggota perpustakaan 5.931. Sementara koleksi buku ada 20.815 judul. Namun dari banyaknya koleksi itu jumlah pengunjung hanya sekitar 80-100 orang atau 1,6 persen dari jumlah anggota yang ada. “Ada pelajar, dosen, karyawan dan masyarakat umum,” kata Eko saat ditemui di kantornya. Minimnya jumlah pengunjung diperkirakan karena minimnya minat baca. Juga tak lepas dari minimnya perguruan tinggi di Nganjuk. “Beda seperti di Surabaya dan Malang,” tandasnya. Untuk meningkatkan minat baca akan diaktifkan perpustakaan keliling. (c1/ery/ndr)

DADANG/RK

GALI MINAT BACA : Pengunjung perpustakaan Nganjuk melihat koleksi buku. Meski banyak koleksi, minat baca minim.

Kurang dari Sepuluh Persen

Pada try out pertama, ungkap Agus, kelulusan siswa SMA31 persen, sementara try out kedua kelulusan ‘hanya’naik sembilan persen yaitu menjadi 40 persen. Penyebab kegagalan karena pelajaran matematika, baik untuk siswa jurusan IPA maupun IPS. “Ranking kedua (peNGANJUK- Sekolah harus serius nyebab kegagalan, Red) adalah bahasa menyiapkan siswanya. Sebab, hasil Inggris,” imbuhnya. try out kedua untuk SMA/SMK juga Untuk diketahui, saat ini siswa SMA menunjukkan tingkat kelulusan yang yang akan mengikuti unas sebanyak rendah. Hanya naik kurang sepuluh 3.724. Dari jumlah itu, yang lulus 1.490 persen dari try out sebelumnya. siswa. Sehingga, tetap lebih 2 ribu siswa Hal ini disampaikan Kepala Dinas yang dipastikan tidak lulus. Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Sedikitnya kenaikan ini, diakuiAgus, (Disdikpora) Agus Susanto. “Untuk tidak membuat puas. Dia meminta SMA, try out lulus 40 persen,” terang Agus saat dihubungi melalui ponselnya. kepala sekolah terus menggenjot untuk

Try Out Kedua SMA/SMK Tak Memuaskan

Tidak berbeda dengan SMA, try out untuk siswa SMK juga tidak jauh berbeda. Kenaikannya hanya tujuh persen. - Kelulusan SMA 40 Persen Sebelumnya, pada try out pertama, (naik 9 persen) tingkat kelulusan hanya 28 persen. - Kelulusan SMK 35 Persen Pada try out tahap kedua, tingkat kelu(naik 7 persen) lusan naik menjadi 35 persen. Sehingga - Penyebab ketidaklulusan SMA : dari jumlah 4.774 peserta ujian, ada Matematika sekitar 1.671 siswa yang lulus. “Paling - Penyebab ketidaklulusan SMK : banyak (kegagalan) dari teori kejuruan,” Teori Kejuruan terang Agus. Menurut Kasi SMK Disdikpora Supersiapan ujian nasional akhir Maret jitno, banyak siswa kejuruan yang lebih nanti. Agus berharap try out ketiga yang senang praktik daripada belajar teori. diselenggarakan mulai kemarin bisa Padahal, bahasa yang digunakan sering dikerjakan siswa dengan maksimal. Se- berbeda. “Bahasa teori kejuruan paling hingga, lebih banyak siswa yang lulus. banyak bahasa Inggris. Ini yang tidak

Try Out II SMA/SMK

dipelajari oleh siswa,” jelasnya. Selanjutnya, Sujitno minta sekolah menerapkan model ‘pengayakan’ untuk siswa yang nilainya di bawah standar . Kemudian mereka diberi materi pelajaran tambahan. Sedangkan siswa yang nilainya telah dinyatakan lulus, akan mendapatkan materi yang lebih banyak. Rendahnya tingkat kelulusan ini disesalkan Sujitno. Meski begitu, dia lega karena 7 sekolah yang sebelumnya tidak lulus 100 persen, kali ini sudah tak ada. “Sekarang semuanya ada yang lulus,” beber Sujitno saat dihubungi melalui ponselnya kemarin. Sebaliknya, pada try out tahap kedua ini sudah ada sekolah yang lulus 100 persen. (dea/ndr)

PKL Nganjuk-Loceret Menjamur HERI MUDA SETIAWAN/RK

BABAK BELUR : Siswanto diamankan petugas Polsek Nganjuk.

Curi Ayam Digebuki Massa

NGANJUK- Jalan raya NganjukLoceret sekarang jadi area baru pedagang kaki lima (PKL). Bahkan, sudah memiliki paguyuban sendiri. Padahal, pemerintah belum tuntas menangani luberan PKL di Gedung Juang 45 dan Stadion Anjuk Ladang. Barisan lapak itu didominasi pedagang buah-buahan. Letaknya lebih banyak di sisi timur. “Sebelumnya di barat, tapi ada (lapangan) futsal, jadi pindah ke sini,” kata Kustiawan, salah satu pedagang. Dia mengaku telah berjualan sekitar enam bulan. Kali pertama membuka PKL ‘hanya’ ada enam lapak yang berjualan. Tetapi, semakin lama, jumlahnya terus bertambah. Pemantauan Radar Kediri, setidaknyaada15lapakdilokasiitu.Selain

berjualanbuah-buahan,jugaadapedagang helm, tambal ban dan usaha lainnya. Menurut Kustiawan, semua orang bebas berjualan di lokasi itu. Asalkan, PKL memiliki izin dari paguyuban. Semua PKL yang ada di jalan tersebut memang menjadi anggota paguyuban PKL ‘Sonopraloyo’. Kustiawan mengatakan, selama ini tidak pernah ada masalah yang menimpa para pedagang. Pihak pemkab tidak mempermasalahkan mereka berjualan di sana.Termasuk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) tidak pernah melakukan penertiban. Untuk mendapatkan izin, caranya juga mudah. Pedagang cukup datang ke ketua paguyuban. Ramainya PKL di sisi timur itu, diakui

NGANJUK- Siswanto, 20, babak belur dihajar massa. Pasalnya pemuda asal Desa Kuncir, Kecamatan Ngetos ini tepergok mencuri ayam.Aksinya di kandang ayam milik SriWidodo, 33, di Kelurahan Kartoharjo, Nganjuk, kemarin mengantar Siswanto ke penjara. “Waktu dijemput anggota, dia terlihat kelenger karena habis dimassa,” ujar Kapolsek Nganjuk AKP I. H Joedo. Menurutnya tersangka ditangkap dini hari sekitar pukul 03.30. Sebelum diamankan polisi, Siswanto terlebih dulu ditangkap warga di sekitar belakang Pasar Wage. Dari keterangan saksi, penangkapan Siswanto berawal ketika salah satu war ga mencurigainya. Saat itu, saksi curiga melihat Siwanto berjalan sambil menenteng ayam. Curiga, dia menghentikan kemudian menanyainya. Lantaran ketakutan, Siswanto pun akhirnya mengaku. “Keterangan saksi dia langsung mengaku kalau ayamnya hasil curian,” terang Joedo. Mendengar pengakuan itu, tak pelak sejumlah warga d an p edagang y ang b erkerumun e mosi. Mereka langsung menghajar Siswanto ramai-ramai. Aksi amuk massa baru berhenti setelah polisi yang mendapat laporan datang mengamankannya. Bersama bukti ayam curian, Siswanto dikeler ke mapolsek. Kepada petugas Siswanto mengaku ayam itu ada di dalam boks bambu. “Sebelumnya dia ambil empat, berhubung nggak bisa bawa hanya satu yang diambil,” ungkap Joedo. Siswanto juga mengaku nekat mencuri ayam lantaran butuh uang untuk jajan. Rencananya ayam hendak dijual ke pasar . Namun belum sampai niatnya terkabul, dia teburu ditangkap warga. (ery/ndr) PROSPEK CERAH : Pelajar mengakses informasi di warnet.

Kustiawan,karenaramainyapembeli.Ini terbukti dari omzetnya yang lebih tinggi dibanding saat masih berjualan di barat jalan. “Kadang bisa Rp 500 ribu lebih sehari,” katanya. Sebelumnya, dia hanya mendapatkan Rp 300 ribu tiap hari. Sementara itu, Tutik, 26, pedagang buah, mengatakan jika ingin berjualan ada satu aturan harus menyediakan tempat sampah. “Juga jarak (lapak) dari jalan minimal dua meter,” katanya. Secara terpisah, Kabag Humas Djoko Wasito mengatakan akan berkoordinasi dengan Satpol PP. Setelah ada konfirmasi baru pemkab mengambil tindakan. “Mereka (Satpol PP) yang berwenang,” katanya saat dihubungi melalui ponselnya. (dea/ndr)

DADANG/RK

LAHAN BISNIS : Lapak PKL di sepanjang jalan Nganjuk-Loceret.

Warnet, Bisnis Menjanjikan

DADANG/RK

NGANJUK- Bila sepuluh tahun lalu bisnis Warung Telkom (wartel) merupakan primadona bagi masyarakat. Tetapi, saat ini, yang muncul justru warung internet, yang lebih dikenal Warnet karena lebih menguntungkan. Bagaimana tidak, bayangkan sebuah warnetdenganlimaunitkomputerrdipinggiran kota Nganjuk saat ini paling sedikit memperoleh penghasilan Rp 150 ribu per harinya berarti sebulan hampir 4,5 juta. Bila dipotong biaya listrik dan penjaga serta biaya akses internet maka bersih bisa memperoleh Rp 2 juta rupiah per bulan, saat ini bahkan ada warnet yang omsetnya mencapai Rp 9 juta per bulan. “Keuntungan itu belum

termasuk tambahan pelayanan printer dan makanan-minuman ringan,” ujar Manager Telkom Radian Sigit.Apakah perlu modal yang besar? Tidak juga. Sebab, hanya dengan Rp 15 juta sudah bisa mendapatkan lima unit komputer lengkap dengan meja, modem, hubungan, kabel jaringan dan ini bisa diangsur dua tahun sekitar Rp 800 ribuan per bulan. Sehingga, biaya cicilan ini ditutup dari margin bulanannya. “Secara bisnis, bisnis warnet pengembalianmodalnyaadalahselama7-8bulan selanjutnya tinggal menikmati marginnya saja,” ujarnya. Prospek bisnis internet di Nganjuk juga masih besar. Mengingat saat ini sudah ada 46 lokasi warnet pada-

hal pasar yang dilayani saja sangat besar. Khususnya, bidang pendidikan yang saat ini sedang booming internet. Dunia pendidikan memiliki jumlah 420 ribu siswa dan 18 ribu guru padahal hampir 90 persen pasar ini belum memiliki komputer dan akses internet, belum lagi pasar segmen lainya sehingga masih sangat menjanjikan. Bagi masyarakat yang ingin mengajukan bisnis warnet dapat menghubungi Sdr. Kasirin 0358-7622621 dan kantor Telkom terdekat untuk dapat penjelasan lebih detail termasuk proses pengajuan kreditnya. Selamat dan sukses bergabung melaksanakan bisnis masa depan. (adv/dea)

Derita Supono yang Diduga Menderita Tumor Sinonasal

Jadi Susah Bernafas, Setiap saat Harus Rasakan Nyeri di Kepalanya Awalnya, Supono menyangka sakitnya adalah sakit gigi biasa. Namun benjolan yang dulunya sebesar ujung jari telunjuk menjadi sekepalan tangan. Vonis tumor pun harus diterimanya. Kini, dia pun berjuang untuk mendapat pengobatan. HERI MUDA SETIAWAN, Nganjuk Tangan Supono terus mengusap benjolan besar di bagian mata kirinya. Gerakan tangannya seperti mengurut-urut. Sesekali tangannya mengambil kain slayer kumal untuk mengusap cairan yang mengalir dari kelopak matanya. Bibirnya mendesis seperti merasakan sakit saat menyeka cairan tersebut. Setelah bersih, benjolan tersebut kembali diurutnya, “Kalau diurut-urut, sakitnya agak berkurang,” ujar Supono kepada Radar Kediri kemarin. Apa yang dirasakan Supono membuat trenyuh yang melihatnya. Besarnya benjolan sampai sekepalan tangan orang dewasa. Saking besarnya,

mata kanan Supono posisinya pun terlihat seperti miring. Itu pun tak lagi sempurna, melainkan menyempit, “Ini sudah 20 bulanan, tapi besarnya baru beberapa bulan ini,” ungkap pria yang tinggal di Dusun Dodol, Desa Klodan, Kecamatan Ngetos itu. Supono menceritakan, derita yang dialaminya berawal dari sakit gigi. Saat itu, gusi bagian atas giginya terasa sakit. Selain itu, ada juga benjolan sebesar ujung jari telunjuk. Hanya saja, saat itu Supono tidak begitu menghiraukannya, “Saya pikir sakit gigi biasa,” tutur suami dari Sudarti itu. Dua hari tak kunjung sembuh, S upono lantas memeriksakannya ke salah satu dokter di Berbek. Dokter hanya mengatakan jika benjolan tersebut adalah sinusitis (inf eksi hidung). Untuk proses penyembuhan, dokter juga memberinya obat jalan. Tapi, tiga kali bolak-balik berobat, benjolan tersebut tak juga kunjung sembuh. Supono pun lantas membawanya ke Puskesmas Berbek, “Dokternya juga bilang infeksi,” ujar pria

benjolan di wajahnya. Operasi itu tak mengakhiri penderitannya. Setelahnya, sakit yang diderita bertambah parah. Pipinya mendadak membengkak Dokter menyebutnya Tumor Sinonasal. Lagi-lagi, untuk penyembuhan, dokter mengatakan harus dioperasi. Tapi Supono pun sempat ciut nyali karena saat operasi nanti, dokter mengatakan jika bola matanya tidak akan berfungsi,“Terus terang berat bagi saya, keluar ga juga demikian,” tuturnya dengan suara parau. Supono mengaku, hampir setiap hari dia harus melawan rasa nyeri teramat sangat di seluruh bagian kepalanya. Dia juga jadi sulit bernafas. Dia pun menggunakan slayer itu untuk ‘mengikat’ kepalanya yang membuat nyeri sedkit berkurang. Kendala lain yang dihadapinya adalah biaya. Motor dan sawah pun juga telah terjual untuk biaya berobat dan perjalanan ke Surabaya. Kini, Supono pun hanya mengandalkan hasil jerih payah istrinya sebagai pengumpul daun cengkeh. Termasuk uluran tangan sanak saudaranya, “Saya pasrah sekarang, semoga saya diberi kesembuhan,” pintanya. (dea)

yang sebelumnya sehari-hari bekerja sebagai buruh tani itu. Supono lantas periksa di RSUD Nganjuk. Hasilnya diketahui, untuk menghilangkan benjolan tersebut harus dengan jalan dioperasi. Dokter mendiagnonis jika benjolan tersebut merupakan Tumor Sinusitis. Tetapi, kewajiban operasi itu tak dilakoninya. Dia khawatir dengan masalah biaya, “Namanya juga orang desa, Mas..Takutnya nggak mampu bayar,” terang bapak empat anak itu. Dokter mengatakan jika biaya yang harus dipersiapkan sekitar Rp 4-5 juta. Namun setelah melalui dua kali rontgen, dokter menyarankan untuk melakukan operasi di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Bermodalkan semangat untuk sembuh, Supono pun menuruti saran dokter. Saat di Surabaya, dia menjalani operasi kecil untuk mengambil daging kecil yang tumbuh di dekat hidung, “Katanya diambil sampelnya untuk diperiksa jenis tumornya,” lanjut Supono sambil mengelus-elus BUTUH BANTUAN : Supono yang diduga menderita tumor di bagian mata kirinya.

CMYK

HERI MUDA SETIAWAN/RK

J Iklan/Langganan Hubungi : (0354) 699665; 681320

E-mail : radarnganjuk@gmail.com


32

IKLAN & ADVERTORIAL

BARIS JOSS KEHILANGAN

SELASA 2 MARET 2010

RAJA MAMPET

LOWONGAN

LOWONGAN

ATASI WC MAMPET, SAL. AIR, WASTAVEL, TANPA BONGKAR, TANPA KIMIA, GARANSI

Dicari pembantu rumah tangga, usia + 40-45 thn, tidur dalamm, yang bisa masak, gaji 500-600rb/bln Hub : Jl. Kuwak Utara No. 8 Kediri

Dicari cepat tukang potong rambut pria, penampilan menarik, gaji memuaskan Hub : DONY SALON di Badas Telp. 087858985425

+ KURAS 0354 - 7620117 / 081337658418

STNK AG-3984-AW an. Inggit Winarni. Hub: Jl. Patimura 75 Kdr STNK AG-3712-BG an. Juni Tri C. Hub: Mojoroto Gg. VIII/6F Kdr STNK AG-2346-EN an. M. Arifin Arif. Dsn Klaten Brenggolo Plosoklaten Kdr STNK AG-2417-FF an. Yusi. Hub: Samsul Huda Mejono Plemahan Kdr STNK AG-3678-GL an. Waginem. Hub: Eka Yunita. Krajan Dukuh Ngadiluwih Kdr STNK Spd Mtr L-6643-J an. Anisa Wahyu Diniawati, Kedurus IV Delima 8 Sby STNK AG-2308-WR an. Anis Nurjannah. Teuku Umar (Winong) Ploso Nganjuk

LOWONGAN KERJA

LOWONGAN

PT. BASF Indonesia membutuhkan 15 (lima belas) Field Asisten (FA) Dengan syarat : 1. Background Pendidikan Pertanian (SPMA, D-3 dan S-1) 2. Usia maksimum 30 th 3. Punya sepeda motor sendiri Sertakan lamaran lengkap ke PT. BASF Indonesia Cabang Kediri d/a Perumahan Grand Kota Estate Blok X-18 Ds. Doko Kec. Ngasem Kediri

Sebuah perusahaan tenaga kerja outsourcing membutuhkan tenaga untuk ditempatkan di perusahaan yang bergerak dibidang perbankan A. Tenaga Teller (Kasir) Syarat : wanita, usia max 25 thn, belum menikah, pendidikan min D3, IP min 3,00, berpenampilan menarik, tinggi badan min 160cm B. Tenaga Pemasaran Syarat : Pria/wanita, usia max 28 thn, pendidikan min D3, IP min 3,00, memiliki kendaraan bermotor, diutamakan yang berpengalaman dibidang pemasaran kredit/dana C. Driver Syarat : pria, usia max 30 thn, pendidikan min SMA, memiliki SIM A, mengerti mesin mobil, diutamakan yang berpengalaman dibidangnya Lamaran harap dibawa sendiri ke : Jl. PK Bangsa No. 122 Kediri pada jam kerja (09.00 s/d 13.00 WIB) paling lambat tanggal 3 Maret 2010

PUSAT PENGOBATAN Hj. MAK EROT

Percayakan mobil impian anda bersama TOYOTA (Avanza, Innova, Rush, Fortuner, Yaris, Vios, dll) Nikmati paket bunga mulai 3,5% dan paket hadiah special Hubungi : FIRMAN (Marketing Executive) HP. 081259900717 / 085645840357 / 0354 - 7658640

OBAT TELAT BULAN Dijamin Hanya 2 Jam Langsung lancar, aman, tanpa efek samping. GARANSI sampai TUNTAS Hub : LION SHENG Jl. DR Saharjo No. 2A KEDIRI Pas depan Terminal Baru (Persis lampu merah TIMUR JALAN) Tlp. 081332699982 Hub : TOKO BIG SHENG Jl. Agus Salim 51 Kediri Jembatan Alun-alun ke Barat Pas depan Warung Kopi Wifi Telp. 081335536390 ANTAR GRATIS

Feat H. Bibin Rohmatulloh TerbuktiPalingManjur,TerpercayadanAman Ijin Dinkes Kediri : 446/1106/419.41/2008 - Hanya Hj. MAK EROT yang paham urusan BESAR, PANJANG, KUAT, TAHAN LAMA, HOT - Meningkatkan gairah pria - Menambah ukuran vitalitas - Mengatasi diabetes - Menambah percaya diri pada wanita

Praktek menetap di : Jl. Suparjan Mangun Wijaya (Mojoroto Gg. III) No. 31-B Kediri Telp. 085664418121 / 081 3575 77215 Praktek mulai pukul 08.00 s/d 20.00

OBAT TELAT BULAN Telat bulan ?? Hanya 2 jam dijamin Langsung lancar, aman, tanpa efek samping. GARANSI sampai TUNTAS Hub : “VINCENT” Jl. KH. A. Dahlan 132 Kediri (Jembatan baru Semampir ke Barat, ada pertigaan lampu merah ke selatan + 10m timur jalan) Telp. 0354 - 780179 HP. 081335 999 471 Hub : BIG SENG (Terminal Lama) JL. Kapten Tendean Kediri (Dari pertigaan lampu merah Terminal Lama ke selatan 15 m, utara Terminal Lama, timur jalan) 03547081971 / 081259068999 ANTAR GRATIS

KEDIRI

MASTER GUNAWAN KEDIRI

BIMBINGAN BELAJAR

stop rokok, Tiap hari naik 1kg & tiap hari turun 1 kg, linu, Jerawat, keputihan, sgl bau, maag, nafas, greng jam2an, ambeyen, ngompol ngorok, boyok, gatal kanker, struk, TB langsung haid 20rb. 085234321008

LBB GANESHA FAVOURITE COLLEGE Siap UAS-UNAS-SNM PTN (SD-SMP-SMA), Kls - Privat -> Reguler + Intensive. Jl. PK Bangsa Gg Carik 9 Kdr Tlp. 7008386, Jl. Kapten Tendean 218 Ngronggo Tlp. 682200

PENDIDIKAN PG/TK Modern Tadika Puri, usia 2-6 th, Daftarkan sgr putra-putri anda di Jl. MH. Thamrin 39 Kdr Tlp. 0354-694439. Berikan yg terbaik utk sikecil anda

KURSUS Dasar hingga mahir+Conversation (+ pelajaran sekolah) Hanya 4 bln (1 Mgg 2x pertemuan) Lebih hemat biaya & waktu Utk SD-SMP-SMA & Umum Garansi : 3x pertemuan pertama tdk ada kemajuan, biaya bisa ditarik penuh BLUE CORNER ENGLISH COURSE Jl. Slamet Riyadi 130 Kediri Telp. 0354-7000755

MOTOR

[*] 0354-7043612/085736810345. Sakti Kom CPU P4-2.4Ghz, komplit Ncase, Mobo biasa 750rb (asus+75rb). CPU2,0Ghz 675rb NLCD 15” 840rb, dll [*] Komputer Kasir + Program = 6,6jt, camera CCTV (2 kamera mini + DVR + pemasangan, konek internet)=3,5jt. Segera hub : PRIMACOM KEDIRI - 777621 [*] GIGA (0354)547261. Ada P3-733/800, P4-1.6,1. 8,2.0,2.4,2.8,3.0 Ready mon 15”, 17”, LCD15”, 16”, 17”, 19” Notebook, harga special [*] CASH & KREDIT Laptop DP 0%, Nettbook Hrg mulai Rp. 100ribuan/bln. Hub : BCC Comp. (0354) 7112199 / 081 333 900 669 [*] TERRA Comp (0354) 687612 : Aksesories komputer lebih murah lagi disini! FD 2Gb (75), sodtcase (40), earphone (25). Modem GSM & CDMA ready stock !

Arisan Armada buka group baru, 200rb/bl utk semua tipe Yamaha, tlh diikuti lebih dr 2710 peserta & telah mengeluarkan lebih dari 1564 motor, 57 group. pen daftaran jam kerja di Jl. A. Yani 10 Kdr Tlp. 680778-680618

DIBELI LAPTOP & KOMPUTER Dibeli komputer ex. pribadi, kantor, warnet, laptop hidup/rusak semua kondisi. Terima service. Simpan iklan ini. Hub: 7618666 / 08179415366

DIJUAL TANAH Dijual murah tanah, SHM, Luas 512 m2 (15 m x 34 m). Lokasi Jl. Raya P. Sudirman Kertosono (dekat stadion) Hub : 08123514998

RUPA-RUPA

[*] Jual H. ACCORD VTIL Limited edition ‘03 A/T. hitam, ors cat, tgn 1, AG-Nganjuk, hrg nego. Hub : 081359681001 / 087858681001 [*] Jual AVANZA G VVT-i ‘06 (L-Sby), hitam, tangan pertama, jarang pakai, hrg 130 jt nego. Hub : 081332927969 [*] TERIOS DP Rp. 24 juta-an, bonus menarik, ready stock. Hub: IWAN ASTRA - 08123583633 / 0354 - 7825407 [*] H. MAESTRO PGM-Fi ‘93 akhir, ori luar dalam, jarang pakai, biru met, hrg 66 juta nego. BU Hub : 7071650 [**] TOYOTA KIJANG INNOVA G ‘05 (AG), silver, AC double Hub : 08125973000 (SMS 08123403634) [**] GREAT COROLLA ‘95, Abu-abu met, istw, cat orisinil, audio TV/VR/ pajak baru, ban baru, siap pakai, khusus pemakai. H: 690267/085649034444 [**] Dijual INNOVA DIESEL ‘00, tgn pertama, hitam, L-Sby, istw hrg 169 juta nego. Hub : 081615374674

Aquafresh perangkat air isi ulang, paket 11, 14, 17jt, lemari display 2,3jt. Tandon 5300liter= 2,2jt. Filter stainles 10”= 1,1jt. Telp. 0818337069/08155125185

JUAL RUMAH Dijual rumah + tempat usaha butik, sdh berjalan & msh produksi Pekalongan. Hub : 02857905046 / 081553347751

TIKET PESAWAT Global Adventure Andonesia Pusat tiket pesawat murah domistic n international Discount voucher hotel murah Carter Elf, avanza, l 300, grand livina , Hub 0354 394 999, 394 434, 394 1163/ alamat /kepung/pare/kediri Email :globaladventure@indo.net.id www.globaladventureindonesia.com

VISA & TOUR Urus Visa (pkt pt gj) Aust, USA, Jpg, Korea, Canada, proses cepat, biaya ringan, syarat mudah. Kesempatan terbatas. Hub : 081703693088 / 081230040002

LOWONGAN Dicari usia Lk/Pr 19 - 55 tahun, karywi/ibu RT/freelance, ada gaji pokok + bonus diatas 3 jt, untuk tenaga survey consultance finance untuk daerah. Hub : 081703693088 Butuh 10kry/i, min SLTA/sdrj, pglm diutamakan, usia 20-35th. Dtg lgsg interview : Senin-Sabtu, pkl 8-12 ke Jl. Abdul Karim 67 Lirboyo Kdr. Disediakan mess utk kry luar kota. Plg lmbt 3hr stlh iklan muat

NGANJUK PELUANG USAHA Dibuka pendaftaran usaha loket pembayaran PLN, telp, FIF, ATM bersama, dll, se Jawa & Bali via EDC dan internet. Hub: 087858963132 / 0358-6131999/ 0358-7696917 Ery

SURABAYA

FOTO COPY

VISA TRAVEL

Mesin Fotocopy & Spare Parts Jual/Sewa, cash/kredit Canon NP 6030, 6050, 6650, IR5000. Terlengkap & termurah 500 rb/bln atau 8jt. bs Garansi. UD OSCAR Jl. Imam Bonjol 156 Kdr Tlp.683262,7004207, 7082968

CV GOLDEN STAR SIUP : 503 1780/A.436.611.2009 Visa Manca Negara & Tabungan Bank Asli. Hub : http://philasiongblogspot.com Jam Kerja

SARI HERBAL ALAMI

Berlangganan

Pusat penjualan produk kesehatan herbal: Habatussauda, Propolis, Sarikurma, Madu, Minyak Zaitun, Pembalut Herbal. Grosir & eceran. Hub: 0354-681322/081335792242

SMS : 7066847

PASANG IKLAN Makin Dekat WILAYAHKEDIRI: - RADAR KEDIRI, Jl. Brawijaya 27-D, Tlp. (0354) 681320 / 687904 / 699665 - Agen JAWA POS Jl. Imam Bonjol 178 Kdr, Tlp. (0354) 690344 WILAYAH PARE : WARTEL PUTRA ERLANGGA Jl. Mastrip II Telp. 0354 - 397143 WARTEL PUTRA AIRLANGGA Jl. Teuku Umar 86 Gedangsewu Telp. 0354 - 399939 - SAKTI Agency Jl. Gajah Mada 23, Tlp. (0354) 7063669 WILAYAH NGANJUK: -Toko Buku MELATI Jl. Gatot Subroto 91 Tlp. (0358) 322296 Jl. Diponegoro 24 Tlp. (0358) 321316 WILAYAH KERTOSONO: Agen MEKARINDAH Jl.P Sudirman 14-A (Depan Stadion Kertosono)


RADAR KEDIRI

SELASA 2 MARET 2010

Kapan Terminal Purwoasri Dirobohkan? Terminal Purwoasri sudah lama tidak digunakan. Bangunannya rusak parah. Atap halte nyaris ambruk. Namun, hingga kemarin, belum ada tindakan dari Pemkab Kediri. Apakah bangunan yang sudah separo roboh tersebut dibiarkan saja? Saya sebagai warga Kabupaten Kediri merasa prihatin. Seharusnya, pemkab segera bertindak. Jika terminal itu tidak digunakan maka sebaiknya segera dirobohkan. Susanti Purwoasri, Kabupaten Kediri Sampaikan kritik, usulan, informasi, tentang berbagai layanan masyarakat! Silakan kirim ke Radar Kediri Jalan Brawijaya 27 D atau lewat email rdkediri@yahoo.com, radarkediri@gmail.com, atau sms ke 081556615000 dengan mencantumkan identitas diri.

KOTA KEDIRI

Orang Gila Coba Memperkosa Warga Gang Sriti, Jalan Ronggowarsito, Kecamatan Kota geger Sabtu sore (27/2). Penyebabnya, Dt, 26, warga Desa Beji, Kecamatan Jurejo, Kota Batu yang kos di Gang Sriti akan diperkosa M. Ridwan, 29, warga Ketami, Kecamatan Pesantren. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, Ridwan berusaha masuk kamar Dt. Saat itu Det sedang tertidur. Meski demikian, dia masih sempat mendengar Ridwan akan membuka pintu kamarnya. Melihat hal itu, Dt kaget. Dia langsung berusaha menahan daun pintu. Namun, karena tenaga Dt kalah kuat. Akhirnya dia terjatuh. Sehingga Ridwan bisa masuk kamar. Setelah masuk kamar, Ridwan langsung membuka resleting celananya. Sehingga alat kemaluannya yang sudah dalam keadaan ereksi langsung menjulur keluar. Melihat hal itu, Dt langsung menjerit. Dia berusaha keluar kamar dengan berlari. Ridwan yang mengetahui Dt akan lari, langsung menarik tangan dan baju tidurnya. Akibatnya, baju tidur motif kotakkotak Dt robek. Tidak itu saja, Ridwan pun menarik celana dalam warna hitam Dt. Sehingga, celana dalam pun ikut robek. Beruntung teriakan Dt didengar warga sekitar. Sehingga Ridwan langsung dibekuk dan dibawa ke Polresta. “Setelah kami selidiki ternyata tersangka mengalami gangguan jiwa,” ujar Kapolresta Kediri AKBP Rastra Gunawan melalui Kasatreskrim AKP Rofiq Ripto Himawan kemarin. Rofiq mengatakan keterangan kalau Ridwan mengalami gangguan jiwa diperoleh dari keluarganya. Selain itu, berdasarkan pemeriksaan petugas kepada Ridwan, jawaban yang diberikan juga ngelantur. “Tersangka tidak kami tahan,” imbuhnya. Meski demikian, Rofiq mengatakan kalau pihaknya tidak akan percaya begitu saja. Untuk memastikan apakah Ridwan mengalami gangguan jiwa atau tidak maka pihaknya akan membawa ke rumah sakit jiwa. “Nanti dokter yang ahli penyakit jiwa yang akan menjelaskan apakah dia benar-benar gila atau hanya pura-pura,” ujarnya. (tyo)

RADAR SINERGI

37

Distributor Kompor Gas Kabur Ribuan Kepala Keluarga Tidak Bisa Menikmati Program Konversi Elpiji TULUNGAGUNG – Program pengadaan kompor gas gratis oleh Pertamina untuk masyarakat yang digulir Juli 2009 masih meninggalkan masalah. Warga di beberapa kecamatan di Kabupaten Tulungagung mengaku belum kebagian paket kompor gas tersebut. Itu terjadi di Kecamatan Kalidawir, Ngunut, Rejotangan, dan Sumbergempol. PT Delta Pratama yang ditunjuk sebagai distributor atau penyalur diduga belum menyelesaikan tugasnya. Distributor menghilang sehingga 12.526 kepala keluarga (KK) belum menerima fasilitas program konversi minyak tanah ke gas LPG oleh pemerintah pusat ini. Yang terparah di Kecamatan Sumbergempol. Di Desa Sumberdadi hanya 56 persen yang mendapat bantuan ini, yaitu

1.006 KK. Sisanya ada 860 KK yang tidak kebagian. Desa Jabalsari lebih parah lagi, hanya sekitar 506 KK yang menerima, berarti lebih dari separuh masyarakat yang belum menerima. Begitu juga tiga kecamatan lainnya lebih dari 10.000 KK yang belum kebagian. Ditemui di Balai Desa Sumberdadi kemarin (1/3), Kepala Urusan (Kaur) Pemerintahan Desa Sumberdadi Bambang Supraseno mengakui kekecewaannya. “Kami terus menunggu kepastian dari kecamatan. Setiap konferensi kepala desa juga selalu ditanyakan. Hal ini mengakibatkan kesan diskriminasi terhadap warga kami. Yang satu dapat, kok yang lain tidak dapat kompor,” ungkap pria berusia 39 tahun tersebut. Kepala Seksi Pembangunan dan Perekonomian Kecamatan Sumbergempol Bambang Kuswanto juga angkat bicara. “Pak Camat menyetujui penyaluran ini karena di surat pemberitahuan ditulis ada dua paket. Paket perdana Juli 2009 lalu sudah diberikan. Paket kedua adalah sisanya yang

belum kebagian kompor gas,” ujarnya. PT Delta Pratama bertugas dalam pendataan, sosialisasi, dan distribusi. Pada awalnya, jatah paket kompor gas yang diberikan oleh Pertamina sebanyak 81.188 KK. Dalam hasil yang diperoleh ketika PT Delta Pratama mendata, ternyata ada pembengkakan sehingga menjadi 93.714 KK. Sisanya, sampai sekarang belum direalisasikan oleh penyalur tersebut. Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Pemerintah Daerah Tulungagung Bambang S Sukardjono membenarkan hal ini. “Sudah saya hubungi lewat surat dan juga telepon, baik Pertamina maupun PT Delta Pratama tidak memberikan jawaban. Padahal masyarakat sedang menunggu kejelasan. Sudah dua kali lho saya undang keduanya namun tetap tidak hadir,” tutur Bambang. Yang menyedihkan, lanjut Bambang, kemarin pihaknya menerima pengembalian surat yang dikirim pada 19 Februari 2010 ke PT Delta Pratama yang beralamat di Jalan Raya Gater Sektor, Tangerang. Seolah-olah PT Delta Pratama tidak berada

di alamat yang sebenarnya. “Alamatnya ganti-ganti. Saat pengadaan barang, perusahaannya di Ngunut, tapi sekarang entah ke mana,” tambah pria yang kini berusia 54 tahun tersebut. Surat yang ditujukan Pemda untuk mengundang Pertamina dan PT Delta Pratama pada 23 Februari 2010, untuk memperjelas arah dari pengadaan kompor gas ini, namun keduanya masih belum ada jawaban. Sejak awal, pengadaan paket gratis Pertamina yang meliputi kompor gas, tabung LPG, dan regulator ini, sudah menuai masalah. “Pertamina tidak memberi pemberitahuan kepada kami, bahwa mereka menunjuk PT Delta Pratama sebagai penyalur di empat kecamatan itu,” ungkap pria yang berdomisili di Jalan Agus Salim ini. “Pertamina harus segera menyelesaikan hal ini. Juga merombak administrasinya menjadi lebih baik. Kalau diundang rapat jangan sok tidak datang,” Bambang menegaskan. (c3/her/jpnn/tyo)

3 Pengedar SS Diringkus MADIUN – Peredaran narkoba jenis sabu-sabu di kota berhasil dibongkar Satuan Narkoba Polresta Madiun kemarin. Polisi mengamankan tiga orang yang diduga terlibat peredaran narkoba. Mereka adalah Bambang Hariyanto, 41, Djoko Andik Prasetyo, 33, dan Susilo Aribowo, 35. Polresta Madiun kemarin membeberkan pengungkapan kasus tersebut kepada wartawan. Kapolresta AKBP Aldrin Hutabarat melalui Kabag Bina Mitra Kompol Suparmin menegaskan, ketiganya merupakan satu jaringan. Selain tiga orang itu, diamankan juga barang bukti sabu-sabu seberat 0,08 gram. Juga, barang bukti lain seperti ponsel dan uang Rp 30 ribu milik Djoko. Ponsel milik Bambang juga disita petugas. ”Jaringan ini menggunakan ponsel saat bertransaksi,” kata Kompol Suparmin, kemarin. Dijelaskan, penangkapan dilakukan hari Kamis (25/2) malam, pekan lalu. Kronologisnya, tim buser Sat Narkoba Madiun mendapatkan informasi dari masyarakat, di Jalan Margobawero ada pemuda minum-minuman keras. Setelah dicek, informasi itu benar. Dan, di lokasi ditemukan Djoko Andik Prasetyo, salah seorang target kasus narkoba. ”Kami juga menerima informasi, dari sekelompok pemuda itu ada yang meninggalkan kerumunan yang disinyalir membawa sabu-sabu,” tambah Suparmin. Polisi pun melakukan pengejaran. Susilo Aribowo, berhasil diamankan di perempatan Klegen. Petugas mengamankan sabu-sabu seberat 0,08 gram yang disembunyikan di dalam bungkos

ARIEF YOGA/RADAR MADIUN

BARANG BUKTI: Kompol Suparmin menunjukkan barang bukti. Di belakangnya, tiga orang yang diamankan polisi.

rokok warna hijau. ”Kami menginterogasi langsung saat di lapangan. Susilo mengaku sabu tersebut milik Djoko. Kami juga langsung amankan Djoko,” jelasnya. Hasil interogasi, Djoko mengaku membeli dari Bambang Hariyanto. Pada Jumat (26/2) pukul 01.00 WIB, polisi bergerak. Bambang diamankan di Jalan Bali, dekat perempatan traffict light. ”Penangkapan ini hasil pengembangan. Kami sudah mencatat data-data saat

transaksi yang menggunakan ponsel. Memang pada saat diamankan Bambang tak membawa sabu. Tapi saat pemeriksaan, sudah mengakui,” papar Suparmin. ”Pengembangan kita sementara terputus, sebab Bambang sampai saat ini belum mengaku siapa pemasoknya. Kami akan melanjutkan pengembangan,” tambahnya. Kompol Suparmin menjelaskan, ketiganya diduga telah melanggar UU

Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Tapi, jeratan yang diterapkan berbeda. Susilo dikenakan pasal 112, dengan ancaman pidana penjara minimal 4 tahun maksimal 12 tahun, denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar. Sedangkan Djoko dan Bambang, dijerat pasal 114, UU 35 tahun 2009, dengan ancaman pidana penjara minimal 5 tahun maksimal 20 tahun. Denda paling sedikit Rp 1 miliar, paling banyak Rp 10 miliar. (ota/irw/jpnn/tyo)

Selingkuh, Buat Laporan Palsu Suami Mengamuk, Sepeda Motor Diamankan Warga Agar Tersangka Tidak Lari KEDIRI- Ismail, 21, warga Dusun Jatirejo, Desa Damarwulan, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri harus berurusan dengan polisi kemarin. Karena ketahuan mengajak kencan istri orang, dia mendapat hadiah bogem mentah. Ismail juga diperiksa intensif karena membuat laporan palsu. Motor disita perangkat tapi dilaporkan perampasan. Hingga kemarin, Ismail masih diperiksa petugas. Kejadian bermula saat Ismail mengajak keluar Fa, 20, istri Didik Setiawan, 24, keluar untuk jalan-jalan sekitar pukul 20.00 dengan mengendarai motor.“Pengakuannya akan ke café,” beber Didik saat ditemui di Mapolres Kediri kemarin. Pada saat bersamaan, Didik berencana ke rumah temannya di Desa Ringin Pitu, Kecamatan Plemahan, mengendarai motor bersama temannya. Kebetulan, di jalan Desa Sekoto, Kecamatan Badas, Didik melihat istrinya dibonceng Ismail. “Saya berpapasan dengan mereka,” sebutnya.

Mengetahui hal itu, Didik langsung menyuruh temannya memutar balik motor untuk mengejar istrinya. Didik berhasil menyusul di dekat masjid Desa Tegowangi dan langsung menyuruh Ismail berhenti lalu diajak pulang ke rumahnya. Sampai di rumah, Didik mengajak Ismail masuk rumah. Karena Ismail tidak mau masuk, Didik emosi. Tanpa banyak bicara, Didik menghadiahi beberapa pukulan hingga Ismail terjatuh. Beberapa warga yang mengetahui kejadian itu, berusaha melerai. Warga juga menginterogasi keduanya. Setelah mengetahui duduk persoalannya, motor Ismail diamankan perangkat desa agar Ismail tidak lari. Sedang Didik diajak masuk rumah untuk menenangkan diri. Setelah tenang, Didik kembali ke luar rumah. Tapi ternyata Ismail sudah tidak ada. Diam-diam Ismail pergi ke Polsek Plemahan dan melaporkan bahwa motornya dirampas Didik di tengah sawah. Mendapat laporan itu, petugas mendatangi rumah Didik. Ternyata laporan Ismail bohong.Mengetahui duduk persoalannya, giliran Ismail yang harus diperiksa polisi. Ismail terancam dijerat pasal 220 KUHP tentang Laporan Palsu. “Ancamannya 1 tahun 4 bulan,” kata Kasatreskrim Polres Kediri AKP Ariawibawa Anggakusuma. (dp/im)

AGUS DWI PRASETYO/RK

Tiang Purbakala Gegerkan Semen KEDIRI- Warga Desa Semen, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri geger. Karena benda purbakala berbentuk silinder terpendam sedalam 1,5 meter di bawah permukaan tanah di tebing sungai ditemukan kemarin. Lokasi penemuan tersebut

tidak jauh dari lokasi penemuan dua arca kembar menyerupai naga pada November tahun lalu. Jaraknya sekitar 50 meter ke arah barat daya. Menurut penuturan Judi, 65, warga setempat yang juga juru kunci situs menyebut benda tersebut pilar (tiang, red).(dp/tyo)

Melihat Aktivitas Para Penambang Pasir Kali Gandong

Mempunyai Komitmen Saling Berbagi, Tak Pernah Berkelahi Bagi sebagian warga Dusun Tugu, Desa Mojopurno, Ngariboyo, Kali Gandong seolah merupakan nyawa kedua. Mereka mengais rezeki degan menambang pasir di sungai tersebut. Apa sukadukanya? M. Arif Widiyanto, Magetan Sekelompok warga Dusun Tugu, Desa Mojopurno, Kecamatan Ngariboyo, Magetan, itu tampak hilir mudik. Memanggul timba khusus, mereka dengan bertelanjang dada dan hanya bercelana pendek menenggelamkan diri di Kali Gandong. Sesaat kemudian, kepalanya menyembul basah kuyub oleh air berwana kecokelatan. Di tubuhnya yang kekar, tidak ada keringat bercucuran, yang ada hanya balutan air kali sembari mengambil pasir dari dasar sungai.

Maklum, mereka sehari-hari bekerja sebagai penambang pasir di Dam Tugu, yang merupakan perlintasan Kali Gandong. ‘’Biasanya mulai turun jam sembilan. Pulangnya sore,” ujar Suwarni, salah seorang penambang pasir kala istirahat kepada koran ini. Di tempat tersebut ada beberapa kelompok penambang pasir. Satu kelompok terdiri dari tiga hingga empat orang. Untuk memenuhi satu dump truck, mereka membutuhkan 150 timba pasir. Dalam satu hari, para penambang biasanya mampu mencari dan menjual tiga truk. ‘’Kalau arusnya besar, kadang hanya dua truk. Tapi, kalau pas tidak hujan seperti ini, rata-rata tiga truk. Hasilnya lumayan, bisa untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari,” ujar bapak 40 tahun tersebut. Dia mengaku, harga satu truk pasir dari dam Tugu antara Rp 160 ribu M. ARIF WIDIYANTO/RADAR MADIUN hingga Rp 180 ribu, tergantung BASAH KUYUB: Sejumlah penambang sedang mencari pasir di Kali Gandong.

musimnya. Itu masih harus iuran paguyuban dan desa. ‘’Kalau cuaca mendukung, pulang bisa membawa uang seratus ribu Mas,” imbuh dia. Dari kelompok yang ada, lanjut Suwarni, ada komitmen untuk saling berbagi. Jadi, tidak dimonopoli satu kelompok saja. ‘’Semua pasti mendapatkan giliran. Karena prinsipnya di sini, rezeki harus dibagi,” ujarnya. Beberapa penambang mengatakan, semua yang bekerja di tempat tersebut adalah warga sekitar. ‘’Kalau toh ada orang lain desa, mereka itu orang lama,” kata seorang penambang lainnya. Dengan tubuh basah dan hanya bercelana dalam, salah seorang penambang itu menyambut sopir truk yang baru tiba. Dia terus memberi aba-aba hingga truk itu parkir di dekat tumpukan pasir milik kelompoknya. Kemudian, bak dump truck dibuka. Dua orang penambang itu kemudian menaikkan pasir menggunakan se-

kop. Sedangkan satunya lagi terus mencari pasir menggunakan timba di dasar Kali Gandong. Butuh waktu sekitar satu jam untuk menaikkan pasir ke bak truk. Selama itu, sopir menunggu di warung yang letaknya tak jauh. Sopir menunggu sembari minum kopi dan bercengkerama bersama sejawatnya yang juga sedang antre dan menunggu truknya diisi pasir. Ada banyak pengalaman yang dikisahkan oleh sejumlah penambang. Menurut Suwarni, pernah ada rekannya yang menemukan kalung. Setelah dijual, kalung tersebut laku sekitar Rp 1,5 juta. ‘’Tapi, tidak sering Mas. Jarang sekali menemukan barang berharga seperti emas,” ujar dia. Tidak jarang pula, mereka menemukan mayat tubuh manusia atau hewan. Hal ini karena, ada dam Tugu yang menghambat laju air. ‘’Kalau menemukan mayat, kami langsung lapor perangkat desa,” kata dia. *****(isd)

Pemimpin Redaksi : Tauhid Wijaya. Redaktur Pelaksana: Mahfud. Redaktur/Asisten : Imam Subawi, Endro Purwito, . Staf Redaksi/ Reporter : Puspitorini Dian H, Rully Prasetyo, Timur Pradopo, Sri Utami, Antuji Hayatri Masroh, Heri Muda Setiawan. Pracetak : M Arif Hanafi (koordinator), Saifudin Asro, M. Sahrul Mubarok Sekretaris Redaksi : Masrurotus Solikah Pemasaran dan Offprint : Ahmad Qodiron (Manager), Samsul Ghorib, Robbet Agus Juwandono, Iklan: Chafid Suyuti (manager), M. Najib , Dillia Yuliharti Administrasi Iklan : Efi Susanti Penerbit : PT Kediri Intermedia Pers. Direktur/ GM : Sholihuddin Bagian Keuangan/Administrasi : Reliya Iin Nugraini, ZS Dwi Hartutiek, Choirul Anam, Yusi Ratna, SIUPP : 1527/SK/Menpen/SIUPP/1999 Alamat Redaksi/ Iklan dan Pemasaran : Jl. Brawijaya 27D Kediri Telepon : (0354) 681320 - 699665 Fax. (0354) 687904 E-Mail : radarkediri@gmail.com / rdkediri@yahoo.com Perwakilan Surabaya : Graha Pena Lt. 4, Jl. A Yani 88, Telp: (031) 8283333 (Hunting), Fax : 031.8255555.


Kredit Ketahanan Pangan dan Energi dari Bank Jatim Para pembaca Radar Kediri yang budiman, Bank Jatim dalam rangka ikut serta untuk mendukung pendanaan pelaksanaan Program Ketahanan Pangan dan Program Pengembangan Tanaman Bahan Baku Bahan Bakar Nabati.Untuk menyukseskan program tersebut, Bank Jatim mengeluarkan produk pembiayaan yakni Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKP-E). Fasilitas KKP-E merupakan upaya Bank Jatim bekerjasama denganDepartemenPertanianuntukmembantuparapetaniatau peternak alam peningkatan produksi dan produktivitas usaha tanaman pangan, hortikultura, peternakan dan perkebunan yang menghasilkan pangan nabati atau hewani. Para Pembaca Radar Kediri yang budiman, objek pembiayaan untuk kredit KKP-E ini meliputi : 1. Tanaman pangan (padi, jagung, ubi, kedelai) 2. Holtikultura (bawang, cabai, kentang, melon dll) 3. Perkebunan (tebu) 4. Peternakan (Peternakan Sapi Potong, Sapi Perah, Domba, Peternakan Ayam, Itik, Burung Puyuh dll) 5. Pengadaan Pangan (gabah, jagung, kedelai) Untuk pembiayaan KKP-E ini jangka waktu fasilitas kredit selama 3 (tiga) tahun dengan suku bunga murah yakni 6% (enam prosen) untuk NonTebu dan 7% (tujuh prosen) untuk tebu. Adapun persyaratan untuk mendapatkan fasilitas pembiayaan KKP-E adalah sebagai berikut : 1. Pengajuan atas nama Kelompok Tani/Ternak 2. Berita Acara Pembentukan Kelompok 3. Surat Kuasa dari Anggota ke Pengurus 4. RDKK 5. Rekomendasi dari Dinas Terkait 6. Identitas diri dari pengurus kelompok 7. Identitas diri dari penjamin (KTP, KK, Surat Nikah) 8. Menggarap sendiri lahannya 9. Luas lahan maksimum 4 Ha 10. Foto copy peta bidang lahan dari Desa 11. Sertifikat 12. Foto Copy SPPT PBB 13. Surat Keterangan Usaha dari Desa 14. Surat Keterangan Harga Tanah dari Desa Segera bergabung menjadi mitra Bank Jatim untuk mengembangkan usaha Anda sesuai slogan Bank Jatim, Banknya Masyarakat Jawa Timur. Salam Sukses. (*)

Bank Jatim Konsultasi UKM bisa dialamatkan di Jl. Pahlawan Kusuma Bangsa no. 122 Kediri No. Telp. 0354-680267, 680268, 680269, 6280270 Fax. 0354-682923

CMYK

PERBANKAN &BISNIS

38

SELASA 2 MARET

TAHUN 2010

Bisa Jadi Acuan Kredit Produk TabunganKu Beri Pola Simpanan KEDIRI- Gerakan Indonesia Menabung yang dicanangkan serentak di Indonesia pada 20 Februari lalu membuahkan produk bersama perbankan. Yaitu “TabunganKu”. Ini tabungan tanpa biaya administrasi untuk perorangan. Persyaratannya mudah dan ringan. TabunganKu bertujuan untuk meningkatkan “saving rate” dan memberikan kesempatan masyarakat kecil memanfaatkan produk perbankan. Saat peluncuran TabunganKu, Pemimpin Bank Indonesia (BI) Kediri Matsisno, mengatakan dengan tabungan murah ini diharapkan bank memiliki gambaran pola menabung masyarakat kecil. Pola tersebut nantinya dapat digunakan bank sebagai dasar pemberian kredit. Pada gilirannya nanti dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat kecil. “Secara makro, program ini diharapkan akan meningkatkan multiplier effect terhadap perekonomian nasional atau capacity building,” papar Matsisno. \TabunganKu diterbitkan bersama bank-bank di Indonesia. Secara nasional terdiri dari 70 bank umum dan BPD baik konvensional maupun syariah serta 910 BPR dan BPR Syariah. Salah satunya adalah Bank Jatim. Pemimpin cabang Bank Jatim Kediri, Revi Adiana Silawati kepada Radar Kediri mengatakan m enyambut b aik d ikeluarkannya produk bersama perbankan

GUNAKAN FASILITAS

IKA MARIANA/RK

TabunganKu. “Ini seperti tabanas yang pernah ada dulu, namun ini lebih mudah karena tan pa biaya administrasi d an setorannya tidak harus mahal,” ujarnya. Ya, untuk setoran awal atau saat pembukaan rekening, TabungangKu di bank umum minimum adalah Rp 20 ribu.

Sementara di BPR atau BPR Syariah minimum Rp 10 ribu. Jumlah ini tentu bisa dijangkau juga bagi para pelajar . Suku bunga pun berjenjang sesuai saldo. Menurut Revi, TabunganKu bisa menjadi solusi bagi mereka yang ingin menabung namun jumlahnya tidak terlalu

banyak. J uga menumbuhkan budaya menabung di masyarakat kecil. Revi pun menambahkan, sumber pendanaan dari tabungan tersebut bisa digunakan untuk perputaran likuiditas di bank masing-masing. Untuk itu masingmasing bank harus mampu mengelola

Nasabah memanfaatkan produk perbankan di salah satu kantor bank kemarin. Produk simpanan yang terbaru adalah TabunganKu.

TabunganKu dengan baik. Pengembangannya juga tergantung dari bank-bank itu sendiri. “Karena produk dan ketentuannya sama, maka masing-masing bank tentuakanmenariknasabahTabunganKu dikemas dengan bentuk yang berbeda,” urainya. (ik/ndr)

Tertarik Bikin Berita Bimbel

Hari Terakhir Kediri Techno Sale

KEDIRI- Program bimbingan memperkirakan beberapa di anbelajar (bimbel) menarik perhatian taranya. Yakni ingin lulus ujian, kru school journalist (SJ) SMAN inginmeraihnilaibagus,disuruh Gurah. Pasalnya tak sedikit pelajar orang tua dan lainnya. yangikutbimbeldiluarsekolahnya. “Motivasi pelajar mengikuti Padahal, guru di sekolah sebenabimbingan belajar ini juga mernya telah memberikan tambahan narik perhatian kita. Untuk pelajaran atau bimbel sendiri. mengetahuinya kita akan bikin “Kalau dari pengamatan semenangket dan wawancara dengan tara, memang banyak yang ikut responden,” kata Deviana. Rebimbingan belajar di luar sekolah,” sponden yang ditetapkan tim SJ ujar Deviana, siswi Ganesa (sebuGanesa adalah pelajar kelas XII tan SMAN Gurah) yang juga tim SMAN Gurah. school journalist. Dalam diskusi yang berlangKebanyakanmerekaadalahsiswa sung sekitar dua jam itu tim SJ SUBAGIYO/RK dan siswi kelas XII yang akan Ganesa telah menentukan topik TUKAR PIKIRAN : Pelajar SMAN Gurah yang tergabung menghadapi ujian nasional (unas). utama sekaligus membuat outNamun benarkah jumlahnya di kru SJ Ganesa diskusi di Radar Kediri kemarin. line untuk wawancara. “Diskusi lebih banyak dari pelajar yang di sini (Radar Kediri, red) akan Sebab selama ini memang tidak sedikit ikut bimbel di sekolah? Realitas itu yang pelajar yang tertarik ikut bimbingan bela- ditindaklanjuti di sekolah. Tidak menutup belum bisa dipastikan. “Wacana itulah jar di luar sekolahnya. Motivasi mereka kemungkinan nanti ada gagasan atau ide yang ingin kita ketahui kondisi nyatanya,” pun berbeda-beda. Tim SJ Ganesa yang untukmemperkayabahanberita,”pungkas ucap Deviana. berdiskusidiRadarKedirikemarinsempat Deviana. (ndr)

Bertebar Bonus dan Cash Back

menarik yang digulirkan di setiap stan. Di stan Bio Computer ada promo Acer Aspire 4740 hanya Rp 5 jutaan dan Aspire AO-532 W7 dengan harga Rp 3 jutaan. Di stan Blink, konsumen bisa mendapatkan bonus touchpad protector. Jika konsumen membeli Skin, Screen, dan keyboard protector. Di stan Teladan Comp ada diskon 20 persen untuk all speaker. Di stan Acer ada cash back

Rp 200 ribu bagi yang membeli produknya. Stan Maxxindo, setiap pembelian laptop, konsumen akan mendapatkan printer dan cash back. Stan ICS, yang membeli laptop Toshiba harganya hanya Rp 3 jutaan masih plus bonus menarik. di stan Massive, semua KEDIRI- Ini hari terakhir bagi yang ingin laptop (all type) ada cash back hingga Rp 500 mendapatkan laptop atau handphone ribu plus full bonus. Stan MLC juga ada cash dengan harga terjangkau. Pasalnya, ‘Kediri back Rp 600 ribu. Techno Sale’ yang digelar di Kediri Mall bakal Di stan Family ada cash back Rp 1 berakhir hari ini. Di hari terakhir ini, pihak juta dan bonus full enam item. Di Adira, penyelenggara Dieng Computer Square ada bunga khusus selama pameran memberikan bonus gede-gedean. dan acc di tempat. Stan Byon, bagi “Bonusnya luar biasa. Rugi besar kalau yang membeli Toshiba ada cash back masyarakat Kediri tak memanfaatkan Rp 300 ribu plus bonus flash disk 2 acara ini,” tutur Danny Lil’Dan, event GB. Di stan Mitra Surya Computindo director Dieng Computer Square. ada PC gamer dan netbook harganya Selama pameran, acara ‘Kediri Techno Rp 2 jutaan. Masih ditambah bonus Sale’ selalu mengadakan lelang laptop dari penyelenggara. Konsumen tinggal mulai Rp 1 jutaan. Laptop yang dilelang menukarkan notanya saja di pihak bukan barang second melainkan benarpenyelenggara Dieng Computer Squbenar masih gres. Masih ditambah are. Agar lebih meriah, setiap akhir dengan lelang handphone Blackberry. pekan, ‘Kediri Techno Sale’ juga diYang harganya Rp 1 jutaan. ramaikan dengan free style baller, band Jika masyarakat ikut lelang handphone top 40, sexy dancer, dan hip hop. Jangan Blackberr y, lanjut Danny, mereka berpikir panjang, bergegas ke Kediri Mall langsung memperoleh bonus nomor TIMUR PRADOPO/RK dan dapatkan laptop atau handphone cantik Matrix, T-shirt Blackberry, suvenir, BONUS GEDE : Pengunjung memadati area impian Anda di hari terakhir acara ‘Kediri dan kesempatan mendapatkan dua Techno Sale’. (adv/ado/ndr) handphone Nokia. Masih ada program event Kediri Techno Sale di Kediri Mall.

CMYK

BISI Cycling Club dan Konco Tani Gelar Baksos Bedah Rumah dan Bagi Sembako

Dengan bersepeda, ini adalah olahraga paling murah tapi bisa mengeluarkan keringat yang maksimal,” tutur Sunardi. Setengah jam menempuh perjalanan,

akhirnya, rombongan BISI Cycling Club dan Konco Tani tiba di lokasi. “Kami langsung membaur dengan masyarakat setempat. Kami ingin menunjukkan kalau mereka masih

ada yang memperhatikan.Khususnya tentang keadaan mereka yang masih hidup serba kekurangan,” paparnya kepada Radar Kediri. Untuk bedah rumah dilakukan pada

rumah Marsinem. Kondisi rumahnya sangat memprihatinkan.“Kami lihat rumahnya sudah reyot. Kalau tidak segera ada bantuan, kami khawatir malah ambruk,” ujar Sunardi.

KEDIRI- PT BISI International Tbk yang memilikiBISICyclingClubbersamaKoncoTani mengadakan bakti sosial (baksos) di Dusun Batan, Desa Blaru, Kecamatan Badas pada Minggu (28/2). Dalam acara tersebut, BISI Cycling Club dengan KoncoTani mengadakan bedah rumah dan bantuan sembako. “Kami anggap di daerah tersebut masih kurang mendapatkan perhatian. Baksos kami ini untuk membantu masyarakat di Kabupaten Kediri yang masih hidup di bawah garis kemiskinan,” ungkap Sunardi, direktur PT BISI International Tbk. Acara tersebut diawali dengan bersepeda. Start dari pabrik BISI Tulungrejo, mulai pukul 06.00.Sunardimengungkapkan,selainbaksos acara tersebut juga untuk mengampanyekan kepada masyarakat agar selalu hidup sehat. Salah satunya melalui olah raga bersepeda. “Masyarakat harus membiasakan hidup sehat.

BAKTI SOSIAL : Sunardi ikut mengecat dinding bambu di rumah Marsiyem (foto kiri). Sri Areni, istri Sunardi, memberi sembako pada warga Batan, Blaru.

ISTIMEWA

Saat membedah rumah Marsiyem, Sunardi pun ikut cawe-cawe. Salah satunya ikut mengecat dan membenahi beberapa dinding dari bambu yang sudah berlubang. “Kami ikut prihatin melihat kondisi rumah Bu Marsiyem. Itu membuat kami harus ikut turun tangan agar pembangunan rumah bisa cepat selesai,” tambahnya. Selain itu, rombongan BISI Cycling Club dan Konco Tani juga memberikan bantuan sembako.“Kami berikan 75 paket sembako. Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan secara maksimal. Karena kami lihat masyarakat masih membutuhkan bantuan sembako,” imbuhnya. Rencananya, acara tersebut akan diadakan rutin setiap dua minggu sekali. Ke depan, kemungkinan acara tersebut akan diadakan di Desa Sidorejo, Kecamatan Pare. “Kami mendata beberapa daerah di Kabupaten Kediri yang kondisinya masih membutuhkan bantuan. Semoga dengan program seperti ini semakin memperkecil masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan,” tegas Sunardi. (adv/ado/ndr)


39

SELASA 2 MARET 2010

„ SAMSUL BIKIN

juga akan memberikan dukungan anggaran. DTRKP diminta untuk menyiapkan roadmap pengelolaan sampah dan menyusun kebutuhannya. Bila nominal Rp 3,5 miliar yang diwacanakan selama ini bisa dijelaskan secara rasional, Samsul tidak akan keberatan. Apalagi, anggaran yang dimiliki pemkot masih cukup. “Ada anggaran sekitar Rp 53 miliar yang belum ada posnya. Jadi, jangan dipikir pembangunan RSUD Gambiran II membuat anggaran satkersatker yang lain habis,” tegasnya. Hanya, kata Samsul, penggunaannya harus sesuai peruntukan. Satker yang mengajukan tambahan anggaran wajib mempunyai perencanaan yang matang. Kebutuhannya harus jelas. “Jangan hanya di angan-angan,” kata Samsul yang kemarin sempat memeriksa kondisi truk-truk pengangkut sampah yang diparkir di halaman DTRKP. Didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DTRKP Mandung Sulaksono, dia menemukan kondisi kontainer sampah yang sudah keropos. “Ini memang sudah saatnya diganti,” komentarnya. Sementara, Mandung mengatakan, sosialisasi program 4R (reduce, reuse, recycle, dan replace) akan digencarkan kembali dalam minggu

ini. Sasarannya kelurahan-kelurahan. Diharapkan, lurah dan perangkatnya bisa meneruskan ke warga. Agar efektif, DTRKP juga akan memfasilitasi pembentukan kaderkader 4R di tiap kelurahan. Mereka itulah yang bertanggung jawab untuk meningkatkan pemahaman warga terhadap gerakan tersebut. Sehingga, begitu infrastruktur dan manajemen pengelolaan sampahnya nanti dibenahi, warga sudah siap. ”Kalau semua ini terlaksana, sampah bukan menjadi masalah besar di kota ini. Malah bisa kita manfaatkan,” katanya optimistis. Untuk diketahui, 4R adalah gerakan penyadaran warga agar menekan semaksimal mungkin produksi sampahnya. Yaitu, dengan cara reduce (mengurangi barang material yang dipakai), reuse (memakai kembali barang yang masih bisa dipakai), recycle (mendaur ulang barang yang tidak berguna), dan replace (mengganti barang sekali pakai dengan yang lebih tahan lama). Memilah sampah basah dan kering atau organik dan organik adalah bentuk sederhananya. Sebab, jika kedua jenis sampah itu sudah terpisah sejak dari rumah tangga hingga ke tempat pembuangan akhir (TPA), proses daur ulangnya akan lebih mudah. (tyo/hid)

untuk meminta kejelasan nasibnya. Sebab, meski sudah ada surat wali kota dan dipanggil ke balai kota, hingga kemarin surat keputusan (SK) wali kota yang menyebutnya lolos tes CPNS 2009 belum ada. “Saya ingin hak saya diterima tes CPNS diberikan,” tandasnya. Makanya, ayah satu anak ini meminta Wali Kota Samsul merevisi pengumuman 12 Desember 2009. Kemudian, memasukkan namanya dalam pengumuman baru sebagai peserta yang diterima. “Jika sudah ada itu maka saya akan mau pemberkasan,” ujarnya. Sebelumnya, dia tidak mau melakukan pemberkasan dengan alasan itu. Meskipun, sudah empat kali diminta datang ke balai kota. Tanpa ada SK wali kota yang menyatakannya diterima, dia khawatir semua akan sia-sia. Berkasnya hanya akan ditumpuk

dan nomor induk pegawai (NIP)-nya tidak akan pernah turun. “Kalau ada SK wali kota, baru saya percaya,” tandas Gunardi yang tas punggungnya kemarin tak pernah lepas dari tubuhnya. Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Kediri AKP Rofiq Ripto Himawan mengatakan bahwa laporan Gunardi masih didalaminya. “Kami akan proses dulu,” katanya. Karena itu, dia belum bisa memutuskan untuk memanggil wali kota. Adapun Wali Kota Samsul Ashar yang dikonfirmasi terpisah enggan berkomentar banyak. “Semua sudah saya serahkan ke pengacara,” ujarnya saat ditemui di sela-sela pembinaan adipura di kantor Dinas Tata Ruang Kebersihan dan Pertamanan (DTRKP) Kota Kediri, kemarin. Dia tak menyebut pengacaranya. ”Nanti saja akan tahu.” (tyo/hid)

daerah-daerah untuk meningkatkan semangat prajurit-prajuritnya. Ketika dewan kerajaan dan para bangsawan beserta menteri-menteri yang cemas menyaksikan perubahan menyedihkan yang dialami rakyat datang menghadap raja untuk menyampaikan laporan tentang penderitaan yang dialami rakyat akibat naiknya pajak, Sri Mahipatiwarman menyambutnya dengan marah. Dengan suara lantang dan berapi-api, penguasa baru itu menyatakan bahwa penderitaan yang dialami rakyat Khmer bukanlah akibat dari pajak yang dinaikkan, melainkan akibat dari kekacauan dan kekisruhan di berbagai penjuru negeri yang

ditimbulkan oleh para pengacau dari Jawadwipa. “Penyakit menahun yang membuat semua orang di negeri ini menderita adalah belatungbelatung Jawa yang menjarah dan merusak sawah, ladang, lumbung, ternak, desa, hutan, dan pantai kita. Cacing-cacing Jawa itu selalu mengganggu kehidupan kita. Binatang-binatang menjijikkan itu telah menggerogoti daging, tulang dan sumsum kita semua. Karena itu, salah satu tujuanku memperkuat angkatan perang, adalah untuk menggebuk siluman-siluman Jawa yang menjijikkan itu,” sahut Sri Mahipatiwarman dengan mata menebar api. (bersambung)

baga-lembaga nonformal yang ada perlu dievaluasi. Warga juga perlu diberi penyadaran bahwa Senyampang itu disusun, Mus- LBB bukanlah segalanya. Sebab, tain mengimbau masyarakat selama ini, mereka mempunyai untuk selektif dalam memilih persepsi bahwa anaknya akan lembaga pendidikan nonfor- berprestasi jika dimasukkan ke mal. Mereka harus memiliki sana. Padahal, semua itu belum bekal pengetahuan yang cukup menjamin. Apalagi, bila SDM sebelum menjatuhkan pilihan. pengelola dan ketersediaan saraSehingga, tidak akan tertipu na prasarananya tidak memadai. dan menyesal di kemudian hari. Selain itu, lanjutnya, banyak “Harus dicek dan ricek terlebih ortu yang tidak memikirkan beban dulu,” imbaunya. anaknya. Setelah belajar di sekoSecara terpisah, Wakil Ketua lah hingga sore, mereka masih Komisi C DPRD Kota Kediri diharuskan mengikuti sejumlah Muzer Zaidib menilai, maraknya kursus. Akibatnya, anak kelelalembaga pendidikan nonformal han. ”Kalau sudah begini, mereka seperti LBB tidak berdampak tidak akan bisa menyerap materi signifikan pada prestasi. Bukti- dengan optimal,” tandasnya. nya, dalam try out ujian nasional Hal senada diutarakan anggota (unas) yang digelar disdik bulan komisi C Yudi Ayubchan. Melalu, ribuan siswa SMP dan SMA nurutnya, tidak adanya aturan tidak lulus. “Padahal, banyak di yang jelas terkait perizinan lemantara mereka yang ikut LBB,” baga pendidikan nonformal, katanya. rawan memunculkan pungutan Karena itu, menurut dia, lem- liar (pungli). “Selama ini, tidak

ada PAD dalam izin pendirian lembaga pendidikan nonformal. Jadi, bisa saja ada pungli di dalamnya,” ujarnya. Karena itulah, dia memandang perlu dibuat perda khusus terkait. Semua biaya harus dicantumkan. “Kalau perlu, tarif pendirian lembaga pendidikan nonformal dipasang agar tidak ada pungli,” katanya. Menanggapi tudingan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Kota Kediri Edy Purnomo melalui Kasi Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Agus Suharmaji membantahnya. Kata dia, selama ini disdik tidak pernah memungut biaya sepeser pun terhadap lembaga pendidikan nonformal yang mengurus izin. Sebab, memang belum ada aturannya. “Karena tidak ada sanksi itulah yang membuat banyak lembaga tidak mengurus izin. Jadi, bukan karena ada punglinya,” katanya. (tyo/hid)

„ HOT BUT...

seperti Yongki Aribowo, Wawan Widiantoro maupun pemain lainnya. Bahkan, Byung Yung sesekali bercanda dengan O.K. John. Agus juga merasa terbantu dengan adanya jeda pertandingan yang mencapi sekitar dua minggu. Sehingga ada kesempata untuk beradaptasi di antara para pemain tersebut. Sementara itu ketiga pemain

asal Asia Timur tersebut kemarin merasa sudah bisa beradaptasi. “No problem,” kata Han Ji Ho singkat saat ditanya soal hari pertamanya latihan resmi bersama skuad Persik. Demikian juga dengan Zhan Shuo. Soal cuaca, dia tak terlalu mengeluhkannya. “Hot, but I’m fine (panas, tapi saya baik-baik saja, red),” katanya pendek usai latihan. (c3/jie)

mengirimkan musik pengiring yang telah ditentukan oleh panitia. “Sesuai yang disampaikan saat technical meeting, musik pengiring tim cheerleadance terakhir dikumpulkan tanggal 4 Maret,” lanjutnya. Musik tesebut dikirimkan dalam bentuk compact disc (CD) dengan format file MP3. File

atau CD diberi nama sekolah dan nama tim. CD bisa diserahkan di kantor Radar Kediri, jalan Brawijaya 27 D Kota Kediri pada jam kerja. “Ini penting karena musik pengiring akan di set di operator sesuai dengan jadwal penampilan masing-masing tim, ini untuk mempermudah saat penampilan,” pungkasnya. (ik/jie)

penjaga gawang SMKN 1 Ngasem Aditya Baur. Sedangkan tim putri SMAN 6 Kediri dikalahkan oleh tetangganya SMAN 5 Kediri dengan skor 2-0. (hasil pertandingan selengkapnya dalam tabel) Sementara itu pada hari kelima Specs-KFL 2010 siang sampai dengan sore ini enam tim akan saling bertemu. Laga pertama diawali pertarungan antara tim

putrid SMK Bhakti Wiyata kontra SMK Pawyatan Daha Kediri. Setelah itu dilanjutkan duel antara tim putra SMAN 8 Kediri berhadapan dengan MAN 2 Kediri. Di jam ketiga ada pertarungan tim putrid SMAN 4 Kediri yang harus berduel dengan SMKN 1 Ngasem dan terakhir ada laga antara SMKN 3 Kediri melawan SMAN 1Trenggalek. (c2/jie)

Sambungan dari hal 29

Hanya, dia melihat hal itu tidak bisa dilakukan dengan cepat. Sebab, untuk revisi, harus melalui beberapa tahapan. Setelah draf dari DTRKP jadi, tidak bisa langsung diserahkan ke DPRD untuk dibahas. Melainkan, harus diberikan dulu ke bagian hukum pemkot untuk dikaji dan disempurnakan menjadi rancangan perda (raperda) yang baru. Dari sini, pemkot baru dapat menyerahkannya ke dewan. Kalaupun para legislator setuju, terangnya, prosesnya juga masih belum selesai. Raperda yang baru didok itu harus diajukan lagi ke gubernur untuk dievaluasi. Setelah dinyatakan tidak ada masalah, baru bisa disahkan menjadi perda. ”Jadi, butuh waktu yang lama,” terang dokter spesialis penyakit dalam ini. Samsul menandaskan, masalah sampah memang bukan hanya tanggung jawab masyarakat, tetapi juga pemkot. Makanya, dia tidak akan berpangku tangan. “Sampah adalah tanggung jawab kita bersama,” tandasnya. Karena itu pula, selain menyiapkan regulasi yang dibutuhkan, mantan wakil direktur RSUD Gambiran ini

MELONJAK Akibat tingginya penyerapan dana jamkesmas dan jamkesmasda di Kabupaten Kediri, jumlah pasien di RSUD Pare juga melonjak. Sebagian terpaksa dirawat di luar ruangan seperti kemarin. SRI UTAMI/RK

„ GUNARDI Sambungan dari hal 29

“Saya punya surat yang aslinya tidak saya bawa. Nanti kalau dibutuhkan akan saya serahkan,” katanya. Setelah diperiksa di SPK sekitar tiga jam, Gunardi kemudian diarahkan ke bagian pidana umum yang ruangannya di belakang SPK. Di sana dia kembali diperiksa penyidik. Kali ini oleh Bripka Samiyono. Pemeriksaan dilakukan sekitar 3,5 jam sampai pukul 15.30. Namun, pengacara Ridwan hanya mendampinginya hingga pukul 13.30. Dia kemudian meninggalkan Gunardi sendirian. “Pertanyaan di SPK diulang kembali di penyidik pidana umum,” ujar Gunardi sembari menuturkan bahwa pertanyaannya tidak terlalu banyak. Guru SD swasta di Wates ini mengaku sengaja melapor ke polresta

„ PARA PEJABAT Sambungan dari hal 29

Seperti tidak terjadi sesuatu apapun, ia sewaktu-waktu meninggalkan istana untuk berburu rusa di hutan dengan dikawal oleh hanya sepuluh orang pengawal raja. Dengan tindakannya itu, ia seolah-olah ingin menunjukkan bahwa di bawah pemerintahannya, wilayah Khmer pesisir menjadi daerah yang aman, tenteram, damai, dan sentosa. Tidak satu pun pelaku kejahatan berani masuk wilayahnya. Bahkan, untuk memamerkan keberhasilannya dalam menciptakan keamanan negerinya, ia sering mengadakan kunjungan ke pangkalan-pangkalan militer di

„ DEWAN

Sambungan dari hal 29

Sambungan dari hal 40

“Yang penting memahami bahasa bola,” tutur Agus. Hal itu menurutnya dapat dibuktikan dalam latihan perdana kemarin. Zhang Shuo, Han Ji Ho dan Byung Yung langsung membaur dengan para pemain lainnya. Ketiganya terlihat akrab dengan para pemain lain

„ FREESTYLE... Sambungan dari hal 40

Sementara itu, kompetisi pendukung lainnya yang masih akan dimulai Jumat (5/3) mendatang adalah Cheerleadance Competition. Untuk itu diharapkan kepada semua tim peserta kompetisi cheerleadance diharapkan segera

„ SALING BIKIN... Sambungan dari hal 40

Pada dua pertandingan lain di hari keempat Specs-KFL 2010 kemarin, tim putra SMAK St Augustinus Kediri kemarin berhasil mengahkan SMKN 1 Ngasem dengan skor 4-1. “Pemain kami masih kelas satu semua. Jadi kurang pengalaman. Wajar jika kalah,”

„ JAMKESMASDA Sambungan dari hal 29

Makanya, peningkatan penyerapan tahun lalu cukup signifikan. Ini tak lepas dari pemahaman masyarakat tentang keberadaan jamkesmasda yang meningkat pula. Pada 2009, lanjut Roziq, pemkab memang gencar menyosialisasikan program yang didanai APBD Kabupaten Kediri itu. Baik melalui perangkat maupun bidan desa. Sosialisasi inilah yang langsung berdampak pada meningkatnya pengguna jamkesmasda hingga dua kali lipat. Lalu, bagaimana dengan penyerapan dana jamkesmasda yang melebihi kuota anggaran? Roziq menjawab, manajemen RSUD Pare sudah menanyakan hal itu ke

„ SUAMI MASIH Sambungan dari hal 29

Dan, benar saja, begitu melihat wajahnya yang tampak belang-belang di cermin, perempuan berambut pendek itu langsung shock dan menangis. ”Tega benar suami saya,” katanya lirih. N a m u n , h a l i t u t a k b e rlangsung lama. Hariyati sadar, menangis tak akan mengembalikan wajahnya seperti semula. Dia pun mencoba bangkit dan terus menumbuhkan optimisme dalam dirinya bahwa lukanya akan sembuh. “Saya harus yakin. Ini yang membuat saya terus bertahan,” lanjutnya. Di tengah upaya untuk memulihkan lukanya, ibu tiga anak ini masih terus dihantui rasa takut. Dia khawatir, Irfan Efendi, 40, suaminya, akan pulang dan kembali mengulangi perbuatannya. Ini ketakutan yang cukup beralasan. Sebab, pada hari kedua dirawat di RSUD Pelem Pare, Hariyati mengaku bahwa Irfan sempat telepon dan mengirimkan pesan pendek kepada Samsul Huda, adiknya. Isinya, Irfan masih menyimpan den-

„ KEINDAHAN Sambungan dari hal 29

Ikon, terlepas dari makna aslinya, adalah sebuah simbol atau pertanda yang sengaja dicipta untuk merepresentasikan cita rasa budaya, suasana kejiwaan, dan nilai-nilai atau tradisi yang menjadi karakeristik sebuah komunitas. Ia juga sering dimaksudkan untuk menggambarkan momentum terpenting dalam perjalanan sejarah suatu bangsa. Selanjutnya, sebuah ikon akan menjadi elemen amat penting bagi upaya mewujudkan keindahan kota. Oleh karena itu ikon kota harus memiliki sentuhan artistik tinggi, baik dari aspek arsitektur maupun landscape-nya. Ia tidak bisa berdiri sendiri, terlepas dari alam lingkungan dan kehidupan warga pemiliknya. Sebagai kelanjutan dari tulisan sebelumnya, berbicara tentang keindahan kota, penulis masih terobsesi pada terciptanya suasana kota yang asri dan nyaman sebagai cerminan dari kehidupan warganya yang memiliki cita rasa budaya tinggi. Selain unsur ketertiban tata ruang, kebersihan, pohon, taman bunga, dan air mancur yang menghadirkan kesejukan dan suasana segar, ada satu elemen penting lain yang harus hadir sebagai representasi keindahan sebuah kota, yaitu arsitektur dan landscape kota itu. Sekali lagi penulis harus mengakui, sebagai orang awam, pengetahuan yang dimiliki ten-

bagian keuangan pemkab. Hasilnya, kekurangan sebesar Rp 429 juta akan langsung diambilkan dari jatah alokasi jamkesmasda 2010. “Kami berharap, tahun ini alokasinya meningkat dibanding 2009. Jadi, dana pengobatan untuk masyarakat miskin kesannya tidak berkurang,” harapnya. Roziq menambahkan, peningkatan penyerapan juga terjadi pada dana jamkesmas 2009 yang didanai APBN. Yakni, dari Rp 4,5 miliar pada 2008 menjadi Rp 9,5 miliar pada 2009. Peningkatan jumlah pengguna jamkesmas dan jamkesmasda inilah yang membuat pasien RSUD Pare selalu overload. Ruang kelas III untuk mereka selalu penuh. Sehingga, manajemen rumah sakit juga menempatkannya di ruang kelas II dan kelas I.

“Secara ekonomi kami rugi, tapi mau bagaimana lagi? 90 persen pasien yang masuk ke RSUD Pare adalah pasien pengguna jamkesmas dan jamkesmasda,” terang Roziq. Sementara itu, pantauan Radar Kediri, loket pelayanan kartu jamkesmas dan jamkesmasda di kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri selalu dipenuhi warga. Seperti sekitar pukul 11.00, kemarin, yang mengantre mencapai puluhan orang. Beberapa di antaranya bahkan terpaksa berdiri. Ada pula yang nglesot di lantai karena tidak kebagian tempat duduk. “Dari jam delapan tadi sampai sekarang belum dipanggil,” aku Hariyanto, salah seorang di antara mereka. Kepala Dinkes Kabupaten Kediri Adi Laksono mengatakan, lon-

jakan warga yang mencari kartu jamkesmas dan jamkesmasda di kantornya kemarin terjadi karena ada libur panjang akhir pekan lalu. Saat itu, loket pelayanan ikut tutup. ”Biasanya hanya sekitar 30 orang. Ini tadi sekitar 40 orang yang antre,” katanya. Adi membenarkan keterangan Roziq bahwa kekurangan dana jamkesmasda 2009 sebesar Rp 429 juta akan diambilkan dari alokasi 2010. Tahun ini, anggarannya dinaikkan menjadi Rp 8,4 miliar. Di luar itu, pemkab masih mempunyai alternatif pembiayaan bagi warga miskin yang tidak ter-cover jamkesmas maupun jamkesmasda. Pembiayaannya bisa diambilkan dari dana bantuan sosial. Tapi, sayang, Adi mengaku lupa nilai persisnya. Yang jelas, mencapai miliaran rupiah. (ut/hid)

dam kepadanya. “Katanya, kalau saya belum cacat, dia belum puas,” ungkapnya. Saat menerima SMS itu, seketika Hariyati dilanda ketakutan hebat. Kemudian, dia langsung menghubungi petugas Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pare. Petugas pun sempat melakukan penjagaan selama dua hari di rumah sakit untuk mengantisipasi ancaman itu. Dengan berbagai upaya yang dilakukan Irfan, Hariyati yakin bahwa suaminya tersebut belum berlari jauh. Melainkan, masih ada di sekitar Kediri. Inilah yang membuatnya cemas. Makanya, dia berharap agar polisi segera menangkapnya. Dia tidak bisa merasa tenang selama suami yang terus mengancamnya itu belum tertangkap. Lalu, apakah menyesal telah menikah dengan Irfan? Mantan karyawati PT Gudang Garam (GG) itu mengakui, rasa sesal itu ada. Dia tak habis pikir, pendamping hidupnya ternyata tega berbuat sekejam itu. Sesaat setelah disiram air keras, dia sempat putus asa. Bahkan, muncul pikiran untuk mengakh-

iri hidup. Akan tetapi, begitu mengingat ketiga anaknya yang masih kecil –Haikal, 12, Hana, 11, dan Aden, 10—niat itu langsung diurungkannya. “Mereka masih butuh saya. Kasihan mereka,” kenang Hariyati. Beruntung, meski masih berusia belasan, ketiga anaknya bisa memahami kondisi Hariyati. Selama dirawat di RSUD Pare, mereka tidak mau melakukan hal-hal yang bisa membuat ibunya bertambah sengsara. Bahkan, selalu berusaha membesarkan hati sang bunda agar senantiasa tegar. Inilah yang membuatnya semakin kuat menghadapi hidup. Selama dirawat, pemkab memang banyak campur tangan. Selain mengupayakan jamkesmasda sehingga bisa digratiskan, pemkab juga memberikan bantuan untuk keperluan sehari-hari keluarga Hariyati. “Anak-anak ikut mbah-nya (Jaminem, 50, Red),” ungkap Hariyati. Lantas, apakah anak-anak pernah menanyakan bapaknya? ”Tidak,” jawab Hariyati sertamerta. Menurut dia, mereka sudah sangat memahami kelakuan ayahnya. Irfan sering

berbuat kasar kepadanya di depan anak-anak. Suaminya itu juga jarang berada di rumah sehingga tak terlalu dekat dengan buah hatinya. Kini, Hariyati hanya memikirkan hidup dan masa depan anak-anaknya. Dia semakin tegar karena dukungan tak hanya berasal dari keluarga dan masyarakat sekitar. Setelah kasusnya muncul di media massa, banyak teman-temannya di Flores, perantauannya empat tahun terakhir, menelepon memberikan support. Untuk itu, yang pertama ingin dilakukannya adalah memulihkan luka bakar di wajahnya. Bagaimanapun caranya, dia ingin pulih. Walaupun dia sadar tidak akan bisa sama persis seperti semula. Ini penting agar dia bisa segera melanjutkan aktivitasnya. “Saya percaya kesembuhan itu juga berasal dari dalam hati. Kalau saya percaya, pasti Tuhan akan membantu,” tandas Hariyati yang kini sedang mempertimbangkan untuk berkonsultasi ke dokter ahli bedah plastik di RSUD dr Soetomo Surabaya. Untuk itu, dia harus mengumpulkan biaya. (ut)

tang kedua hal terakhir masih sangat terbatas. Tetapi, dengan tulisan ini penulis ingin mewakili pandangan orang awam tentang produk arsitektur yang mestinya dapat dipahami dan dinikmati keindahannya oleh warga kota secara keseluruhan. Karya arsitektur, seperti ditulis dalam Wikipedia, the Free Encyclopedia, sering dipandang sebagai simbol budaya dan politik serta produk karya seni. Lebih jauh dikatakan bahwa sejarah peradaban suatu bangsa banyak diidentikkan dengan puncak pencapaian karya arsitektur yang dihasilkan oleh anak bangsa itu. Lihatlah karya-karya besar yang sangat monumental, seperti The Pantheon di Athena yang dipandang sebagai “the supreme example among architecture sites,” Sydney Opera House di Australia, menara Eiffel di Paris, Patung Liberty di New York, atau belakangan, Burj al-‘Arab di Dubai, Uni Emirat Arab. Masing-masing karya agung ini telah menjadi ikon yang sangat dibanggakan oleh komunitas pewarisnya. Melihat gedung-gedung utama yang menghiasi Kota Kediri dewasa ini, mungkin tidak berlebihan jika penulis menangkap kesan bernada skeptis. Setidaknya, pembangunannya tampak kurang memerhatikan macro-level design, baik dari aspek urban design maupun dari landscape architecture-nya. Gedunggedung itu dibangun sekadar untuk dapat berfungsi mencukupi kebutuhan formal, atau

disesuaikan dengan kemampuan finansial yang dimiliki. Bagaimana lingkungan sekitar dan suasana kiri-kanan bangunan sering tidak dijadikan pertimbangan dalam mendesain sebuah bangunan. Istilah teknisnya, hal ini sering disebut vernacular architecture, gedung dibangun tanpa menghadirkan sentuhan artistik yang memadai. Sekarang, ketika para pemodal besar sudah merambah Kota Kediri, diikuti semakin menggeliatnya usaha perbankan, seharusnya mereka ikut mewarnai terbentuknya urban design dengan arsitektur modern yang artistik. Pusat-pusat bisnis, pelayanan jasa, perhotelan, perkantoran, perguruan tinggi, rumah sakit dan gelanggang olah raga yang sedang giat membangun, seharusnya berlomba untuk membangkitkan arsitektur kota yang indah. Di samping itu, bangunanbangunan mangkrak tak terurus yang masih cukup banyak terlihat di berbagai sudut kota harus ada penyelesaian yang cepat, agar tidak mengganggu keindahan kota. Penulis sangat setuju dengan pandangan salah seorang anggota dewan beberapa tahun lalu yang mengkritisi banyaknya bangunan mangkrak di tengah kota. Selain tidak memiliki kontribusi pada penambahan PAD, bangunan itu juga mengganggu pemandangan. Lebih ekstrem lagi, banyaknya bangunan mangkrak, toko-toko atau gedung perkantoran yang tutup dan dipasang tulisan “dijual”

atau “dikontrakkan” bisa menjadi pertanda bahwa pertumbuhan ekonomi sedang lesu atau stagnan. Sebaiknya bangunan yang mangkrak dan tak terurus itu segera dibongkar saja, terutama jika bangunan lama itu tidak memiliki nilai sejarah tertentu. Lahan kosong bekas bangunan yang dibongkar itu dapat diberdayakan untuk meningkatkan pendapatan daerah, seperti disewakan untuk lahan parkir. Dengan penambahan jumlah kendaraan bermotor yang semakin meningkat, jalanan dan lahan di kota sudah semakin tidak mampu menampungnya. Sayang kalau lahan kosong yang tersedia dibiarkan menganggur sia-sia. Kita masih membutuhkan penambahan lahan parkir yang memadai agar lalu lintas di dalam kota semakin lancar dan tertib. Bahkan, penulis sempat berpikir, daripada dibiarkan kosong, mengapa lahan itu tidak ditanami pohon-pohon besar saja, agar dapat memberi kerindangan dan kesejukan. Penanaman pohon-pohon besar di lahan kosong tersebut juga akan bermakna menciptakan paru-paru kota yang sangat kita butuhkan di saat kita dihadapkan pada problem pemanasan global dewasa ini. Yang jelas, pepohonan yang rindang memiliki peran amat besar dalam mempercantik wajah kota. Beauty is a joy forever, keindahan akan mendatangkan keceriaan yang abadi. (Penulis adalah guru besar STAIN Kediri)


SELASA 2 MARET 2010

RADAR SPORT

Diperkirakan Capai Rp 1 M Kirim SMS Berhadiah HP Keren Ingin dapatkan HP esia dan merchandise menarik? Kirim SMS sebanyak-banyaknya. Caranya : - Khusus nomor esia, ketik : SUPORTERAKTIF (spasi) isi pesan, kirim ke 3232. Disediakan dua (2) HP Esia per minggu - Nomor non-esia, ketik : SUPORTERAKTIF (spasi) isi pesan, kirim ke (0354) 9039000. Dapatkan merchandise menarik setiap minggunya. Pengirim harus menggunakan bahasa yang baik dan benar serta tidak menyinggung SARA. Keterangan : Tarif SMS premium (3232) Rp 550.

Tunggu Kemenangan S0rak2 bergembira ayo persiku sayang.Ku tgu kmenangamu jgan smpai klah lg. 03549005022 Rebut Kemenangan Tegak kn bdanmu,lgkahkn kakimu rebut kmnagammu dgan smagt mcan ptihmu. 03549005022 Jangan Salah Ambil Pemain AYO PAK AGUS AMBIL PEMAIN YG BERKUALITAS JANGAN ASAL AMBIL PEMAIN BIAR BWA PERSIK K PAPAN ATAS BY BLOTHONX 03549111123 Persik Juara PEMAIN BARU STRATEGI BARU BIAR PERSIK JUARA ISL BRAUO PERSIK BY BLOTHONX 03549111123

3 Pemain Asing Baru Belum Teken Kontrak KEDIRI- Manajemen Persik diperkirakan harus mengeluarkan kocek sekitar Rp 1 miliar untuk mengontrak tiga pemain asing barunya. Meski demikian, kubu Macan Putih menganggap pengeluaran sebesar itu masih dalam batas kewajaran. Informasi yang dihimpun Radar Kediri menyebut nilai kontrak striker Zhang Shuo, playmaker Han Ji Ho dan stopper Byung Yung hampir sama. Berkisar Rp 325 juta. Sehingga jika ditotal nilainya kisaran Rp 1 miliar. “Kami tidak menyebut nilainya. Yang jelas nilai kontrak mereka masih dalam taraf wajar,” kata Humas Persik Nur Muhyar. Salah satu ukuran kewajaran tersebut menurutnya adalah masih bisanya keuangan manajemen Persik masih bisa memenuhi nilai kontrak tersebut. “Ya seperti saya bilang. Pokoknya masih batas kewajaran,” elak pria yang juga Kabag Humas Pemkot Kediri tersebut.

Namun, dia tetap enggan menyebut pasti nilai kontraknya karena alasan hukum. Menurutnya dalam klausul kontrak yang telah disepakati, nilai kontrak harus dirahasiakan. Sehingga baik Persik maupun pemain asing tersebut tak boleh membocorkannya kepada publik. “Pokoknya, tidak terlalu mahal lah,” lanjutnya. Nur Muhyar juga membantah jika disebut mereka adalah pemain asing murahan. Karena biasanya nilai kontrak satu orang pemain lebih dari Rp 500 juta. Alasannya, lanjutnya, nilai kontrak yang diberikan oleh Persik sesuai dengan apa yang akan diberikan oleh ketiga para pemain tersebut. Karena dikontrak setelah putaran kedua berjalan, otomatis mereka hanya bermain kurang dari 17 laga. “ Untuk sementara mereka dikontrak hingga akhir musim ini. Makanya nilainya juga tidak terlalu tinggi,” ungkapnya. Meski nilai kontrak sudah disepakati dan ketiganya sudah didaftarkan ke PT Liga Indonesia, ketiga pemain tersebut ternyata belum teken kontrak. “Mungkin Rabu baru akan dilakukan (teken kontrak, red),” tutup Nur Muhyar. (c3/jie)

ARIF HANAFI/RK

Han Ji Ho

ARIF HANAFI/RK

Zhang Shuo

Ayo Berbenah gunakan istirahat pnjng untk berbenah buat persik juara agar bisa persikmania dan warga kdr bangga by blothonx 03549111123 Pantang Mundur Go...Go...Go...Ayo...Ayo...Ayo...Maju trus ptang mdur.Hidup persik! 3549177600

ARIF HANAFI/RK

PUKUL RATA: Stopper Byung Yung dan dua pemain baru lain diperkirakan mendapatkan nilai kontrak hampir sama.

Balas Kekalahan hole.,hole...hole ayo bls kekalahn u.Jng putus asa.A tetap mendukung u persiku yg a syang 3549177600

Hot, but I’m Fine

Bantu dengan Doa ayo PERSIK a bntu doa MOGA TUHAN memberi kekuatn biar bs menang trus dan maju jadi yang nomor SATU 3549177600

Yakin Soal Bahasa Tak Jadi Kendala KEDIRI- Kubu Macan Putih yakin timnya tak mengalami kendala bahasa atas kehadiran tiga pemain asing baru asal Korea Selatan dan Tiongkok. Pelatih Persik Agus Yuwono justru mengkhawatirkan soal perbedaan cuaca antara di Kediri dengan di negara asal mereka. “Cuaca di negara mereka dingin, sedangkan di Indonesia panas. Itu

Rekrut Penjaga Gawang bunk agus ambl penjaga gwang yg mumpuni buang fauzi toldo cz dy kiper gk bsa d harap kn 3549159185

DATA&AGENDA Hasil Pertandingan Kemarin SMAN 8 Kediri v MAN 2 Kediri (pi) 13-0 SMKN 1 Ngasem v SMAK St Augustinus Kdr (pa) 1-4 SMAN 6 Kediri v SMAN 5 Kediri (pi) 0-2 SMK Pawyatan Daha Kediri v MAN 3 Kediri (pa) 4-6 Klasemen Sementara Grup F F2. SMAK St Augustinus F1. SMKN 1 Ngasem F3. SMAN 1 Gurah Grup H H2. SMAN 2 Trenggalek H4. MAN 3 Kediri H1. SMAN 2 Kediri H3. SMK P. Daha 1 Grup I I1. SMAN 1 Blitar I3. SMAN 5 Kediri I2. SMAN 6 Kediri Grup P P1. SMAN 8 Kediri P2. MAN 2 Kediri

1 1 0

1 0 0

0 1 0

0 0 0

4-1 1-4 -

3 0 0

1 1 1 1

1 1 0 0

0 0 1 1

0 0 0 0

4-1 6-4 1-4 4-6

3 3 0 0

1 1 2

1 1 0

0 0 2

0 0 0

4-0 2-0 0-6

3 3 0

1 1

1 0

0 0

0 0

13-0 3 0

mungkin yang jadi kendala,” kata Agus saat latihan kemarin sore. Meski demikian Agus yakin ketiga pemainnya tersebut bisa mengatasi hal itu. “Saya yakin mereka bisa adaptasi meski butuh waktu,” katanya. Soal kendala bahasa, mantan asisten pelatih Persela Lamongan tersebut mengaku tak terlalu mengkhawatirkannya. Komunikasi antara dirinya dan pemain lama lain dengan ketiga pemain baru tersebut bisa berjalan lancar. Baca Hot, but.... Hal 39

Saling Bikin Hatrick Retno Yustyanti Cetak Sepuluh Gol KEDIRI- Pertandingan di jam terakhir Specs-KFL 2010 kemarin berjalan sangat alot. Tim putra SMK Pawyatan Daha (PD) Kediri berjuang ekstra keras melawan tim dari MAN 3 Kediri. Sayang meksi sudah menguras semua kemampuan, mereka ahirnya dikalahkan lawannya dengan skor 4-6. Pertandingan berjalan sangat imbang. Di akhir babak pertama kedudukan 2-1 untuk MAN 3. Tim SMK PD lebih dulu unggul di menit ke-6 melalui Edo Putra Pratama. Namun, MAN 3 berhasil membalikkan kedudukan di akhir babak pertama melalui gol yang diborong oleh Fathul

Munir menit ke-10 dan 16. Di babak kedua MAN 3 seperti mendapatkan angin. Mereka terus leading hingga mencetak tambahan 4 gol lagi di babak kedua. Munir dari MAN 3 mencetak hatrick di pertandingan tersebut. Sedangkan SMK PD hanya bisa menambah 3 gol di babak kedua. Edo Putra dari SMK PD juga mencetak hatrick di pertandingan tersebut. Di kelompok putri, Retno Yustyanti dari SMAN 8 Kediri tampil sebagai bintang saat timnya mengalahkan MAN 2 Kediri. Dia mencetak 10 gol dari 13 gol yang diciptakan tim tersebut ketika mengalahkan MAN 2 dengan skor telak 13-0. Baca Saling Bikin.... Hal 39

Jadwal Pertandingan Hari Ini 13.00-14.00 SMK Bhakti Wiyata Kdr v SMK P. Daha 2 (pi) 14.00-15.00 SMAN 8 Kediri v MAN 2 Kediri (pa) 15.00-16.00 SMAN 4 Kediri v SMKN 1 Ngasem (pi) 16.00-17.00 SMKN 3 Kediri v SMAN 1 Trenggalek (pa)

RAMAI: IKA MARIAN/RK

Penonton yang menyaksikan pertandingan SpecsKFL 2010 kemarin. IKA MARIAN/RK

Freestyle Mulai Ramaikan Specs-KFL Peserta Cheerleadance Segera Kumpulkan CD IKA MARIAN/RK

Masuk Frenface, suporter Specs-KFL 2010 ini mendapatkan souvenir Fren. Bagi yang merasa, silakan mengambilnya di Radar Kediri. Dapatkan hadiah serupa dengan menyaksikan pertandingan di Istora Jayabaya.

KEDIRI- Selain Kick and Rush, supporting event lain yang juga wajib diikuti oleh semua tim futsal di Specs-KFL kali ini adalah Freestyle Competition. Ini merupakan salah satu kompetisi pendatang baru di event futsal antarpelajar se-Eks Karesidenan Kediri terse-

but. Freestyle akan mulai bergulir hari ini. Pada kompetisi ini, tim futsal akan diwakili oleh dua orang pemain. Mereka akan menampilkan kebolehan dalam mengontrol bola. Keduanya akan bekerjasama untuk memberikan aksi terbaik. “Bisa juggling, yang penting bola jangan sampai lepas kontrol. Jadi dua orang pemainnya harus kompak,” terang Ketua Harian Specs-

KFL 2010 Antuji H. Masroh. Agar bola tidak terjatuh, oper-operan bola boleh menggunakan semua bagian tubuh kecuali tangan. Penilaian tingkat kesulitan dan variasi gaya yang ditampilkan dan jumlah kesalahan sehingga bola lepas dari kontrol. Semakin sering bola jatuh atau terpental tentu saja akan semakin mengurangi penilaian. Baca Freestyele.... Hal 39

IKA MARIAN/RK

CEPAT: Aksi para pemain SMAN 6 Kediri (merah) v SMAN 5 (atas). Dan duel tim putra SMK Pawyatan Daha Kediri (kuning) v MAN 3 Kediri.

CMYK

40

02/03/2010  

Berita Hari Ini

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you