Issuu on Google+

CMYK

Pengumuman

Hasil SPMB STAIN Kediri Baca Halaman 37

SENIN 9 AGUSTUS

29

TAHUN 2010

Warga Resah Asap dari GG

SERIAL PU SINDOK

Balaskan Kematian Perwira Hoang Si Minh Ketika Sri Satyawarman Indraloka akan berbicara, seorang pengintai masuk dan membuat laporan yang mengejutkan semua orang: Perwira Hoang-Si-Minh dengan lima puluh orang anak buahnya yang kembali dari Phan-Ri membawa perbekalan untuk pasukannya di kutaraja, bertemu dengan musuh di tengah jalan. Terjadi pertempuran sengit. Hoang-Si-Minh dengan seluruh anak buahnya gugur dalam pertempuran. Semua barangnya dirampas musuh.

15

Protes, Turun Jalan sambil Pakai Masker KEDIRI- Ribuan warga dari tiga desa di Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri resah. Kemarin, mereka menggelar aksi untuk memprotes polusi udara yang berasal dari pembakaran limbah PT Gudang Garam (GG) Tbk. Ketiga desa itu adalah Desa Putih, Desa Gampengrejo, dan Desa Sambiresik. Untuk diketahui, warga memulai aksi damainya sekitar pukul 07.00. Mereka menggelar jalan santai sambil mengenakan masker.

Baca Balaskan... Hal 39

Baca Warga... Hal 39 Oleh : Agus Sunyoto

POLUSI: Warga Gampengrejo mengenakan masker di dekat poster yang berisi protes terhadap pencemaran udara yang dilakukan PT Gudang Garam, kemarin.

ILUSTRASI : SAEFUDIN ASRO/RK

KOLOM

Maka yang terjadi berikutnya ialah setiap manusia merupakan ancaman bagi manusia lainnya, homo homini, lupus.” Fauzan Saleh

Frustrasi Moral “Frustrasi Moral!” Ungkapan ini pernah dilontarkan oleh seorang etikawan Barat yang telah lama bermukim di Indonesia, Dr Kees Bertens (Kompas, 3 Maret 2007). Ungkapan itu sendiri memiliki banyak makna. Namun secara umum ia menggambarkan kondisi masyarakat yang sudah begitu skeptis terhadap tatatan moral dan ketentuan-ketentuan etis yang seharusnya diikuti oleh masyarakat tetapi banyak diabaikan.

Kasek Ogah Dilibatkan Kapolres Pelajari ’Rekom Gelap’ Kepala Disdik KEDIRI- Kepala SMPN 7 Kediri Ani Swaswati tutup mulut. Dia tak mau dilibatkan dalam kasus munculnya rekomendasi Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Edy Purnomo dan Ketua Komisi C DPRD Hadi Sucipto pada penerimaan siswa baru (PSB) 2010. Menurutnya, semua kebijakan dalam PSB gelombang dua itu su-

Gelombang II yang Mencurigakan - Pagu SMPN 7 ada 322 siswa. Semua terpenuhi dalam PSB gelombang I. - Dalam daftar ulang ada 8 siswa mengundurkan diri sehingga dibuka PSB gelombang II. - 8 siswa diterima dalam gelombang II dan diumumkan dalam situs resmi PSB online, satu di antaranya Fadmiaji Ajeng yang direkomendasi Hadi Sucipto. - 3 siswa lain yang dapat rekomendasi Edy Purnomo dan Sucipto diduga masuk lewat ’jalur belakang’ dan tidak diumumkan di situs resmi.

dah dilakukan atas sepengetahuan disdik. Karena itu, semua masalahnya diserahkan kepada kadisdik. “Yang bisa menjawab kepala dinas. Jadi, silakan tanya ke dinas pendidikan saja,” ujarnya saat dihubungi Radar Kediri lewat ponselnya kemarin. Seperti diberitakan, kasus ini mencuat setelah dilaporkan Forum Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Pendidikan (FM2PP) Kota Kediri ke polisi, Sabtu (7/8) lalu. Dalam laporan itu, Edy dan Sucipto diketahui memberikan rekomendasi kepada sejumlah siswa untuk masuk ke SMPN 7.

Baca Kasek... Hal 39

Baca Frustrasi... Hal 39

LINTAS ALAM

Digembleng Fisik, Kikis Budaya Barat KEDIRI- Petualangan wisata lintas alam antarpelajar SMA/sederajat dinihari (8/8) berlangsung seru. Sebanyak 82 tim atau 410 pelajar dari 42 sekolah di Kediri dan sekitarnya tampak antusias. Mereka turut ambil bagian pada kegiatan yang dipusatkan di Markas Komando Brigif 16/Wira Yudha tersebut. “Semua peserta semangat dan antusias, ini merupakan tanda yang positif,” kata Komandan Brigadir Infanteri (Brigif) 16/WY Kolonel Infanteri Dedy Kusmayadi. Baca Digembleng... Hal 39

Iklan/Langganan Hubungi : (0354) 699665 ; 681320

KEDIRI- Pemkot kembali meminta tambahan anggaran untuk pembangunan RSUD Gambiran II di Kelurahan Pakunden, Kecamatan Pesantren. Nilainya Rp 15 miliar dalam perubahan anggaran keuangan (PAK). Hal tersebut terungkap dalam rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas dan Plafon

RULLY PRASETYO/RK

SERIBU APEM: Aktivis PKS menggelar aksi menyambut Ramadan di Alun-Alun Kota Kediri kemarin sore.

dan pengelola tempat hiburan. Pertemuan di ruang Jayabaya Pemkab Kediri itu dihadiri 35 orang. “Para pengelola tempat hiburan sepakat tidak beroperasi selama bulan puasa,” tegas Kepala Satpol PP

Plafon Pembiayaan RSUD Gambiran II - 2009 - 2010 - 2011 - 2012 - Total

: Rp 19,6 miliar : Rp 65,9 miliar : Rp 83,4 miliar : Rp 39,6 miliar : Rp 208,6 miliar

Anggaran Sementara (KUAPPAS) APBD 2010 yang dikirimkan Wali Kota Samsul Ashar ke DPRD.

Baca Gambiran... Hal 39

Kabupaten Kediri Agung Joko Retmono. Meski sudah ada kesepakatan, hingga kemarin belum ada aturan baku tentang pembatasan jam operasional tempat hiburan tersebut. Baca Tempat.... Hal 39

KEDIRI- Gedung DPRD Kota Kediri hari ini akan sepi. Sebab, mulai kemarin sore, separo wakil rakyat berangkat ke Surabaya. Sebanyak 12 anggota plus tiga pimpinan badan anggaran (banggar) akan membahas Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUAPPAS) APBD 2010 di Hotel Sahid. “Nanti sekitar pukul 20.00 (tadi malam, Red) akan dimulai pemba-

hasan di internal dewan,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Kota Kediri Triono Kutut Purwanto saat dihubungi Radar Kediri lewat ponselnya, kemarin petang. Kutut mengatakan, pembukaan sidang pembahasan KUAPPAS akan dilaksanakan pagi ini, sekitar pukul 08.00. Dari eksekutif, Wali Kota Samsul Ashar juga dijadwalkan hadir. Menurut Kutut, pemilihan Surabaya sebagai lokasi pembahasan KUAPPAS merupakan kesepakatan antara banggar DPRD dan tim anggaran eksekutif.

Baca Bahas.... Hal 39

Melihat Kehidupan Para TKI di Hongkong (1)

DOK BRIGIF 16/WY

Beberapa hari lagi Ramadan tiba. Mulai edisi Rabu, 11 Agustus 2010 Radar Kediri membuka rubrik Dialog Ramadan yang diasuh oleh para dosen STAIN Kediri. Pembaca yang ingin bertanya seputar masalah keislaman, puasa, zakat, dan ibadah selama Ramadan bisa mengirimkannya via email ke alamat: redaksiradar@ gmail.com atau langsung ke stain_kediri@yahoo. co.id. Bisa pula via SMS ke nomor 08133519 7050. Tulis pada subject-nya: DIALOG RAMADAN RADAR KEDIRI. Sebutkan pula nama lengkap dan alamat Anda. (*)

Banggar Akan Tolak jika Izin Belum Beres

Rapat Dikebut, Besok Harus Sudah Selesai

KEDIRI- Para pengelola tempat hiburan sepakat tidak beroperasi selama Ramadan. Kemarin, kesepakatan ini ditandatangani pemkab, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kediri dengan para mucikari

DIALOG RAM RAMADAN

Gambiran II Tambah Anggaran Rp 15 Miliar

Bahas KUAPPAS di Hotel Sahid Surabaya

Tempat Hiburan Sepakat Tutup

JEMBATAN TALI: Peserta merayap di atas tali di Selomangleng dalam lintas alam, kemarin.

RULLY PRASETYO/RK

MULTIYEARS: Pekerja mulai mengerjakan lantai 4 RSUD Gambiran II kemarin.

Victoria Park, Tempat Wisata Favorit di Hari Minggu Minggu, Hongkong menjadi ‘lautan’ tenaga kerja Indonesia (TKI). Ratusan ribu pahlawan devisa yang sedang libur memenuhi mall, distrik bisnis, hingga taman-taman hiburan. Di antara banyak lokasi tersebut, Victoria Park menjadi terfavorit. Mereka menggelar pengajian, makan bersama, hingga temu kangen teman satu daerah. SRI UTAMI, Hongkong Jarum jam menunjukkan pukul 09.00 waktu Hongkong atau pukul 08.00 WIB. Victoria Park, salah satu taman terbesar di Hongkong, yang semula sepi mulai

SRI UTAMI/RK

SAMBUT PUASA: Pengurus PDV menggelar pengajian jelang Ramadan di Victoria Park, kemarin.

dipadati TKI. Minggu (8/8) kemarin berbeda dengan kondisi biasanya. Para perempuan yang datang ke lapangan Victoria

mayoritas menggunakan busana muslim putih-putih. Semakin siang, Victoria Park semakin pa-

dat. Ribuan orang menyemut di lapangan Victoria yang ada di bagian dalam taman. Mereka menghadap panggung setinggi sekitar 0,5 meter di sisi selatan taman. Keberadaan para TKI di sana bukan untuk menonton konser dangdut atau hiburan lainnya. Ribuan penyetor devisa negara yang menjadi anggota Persatuan Dakwah Victoria (PDV) itu ingin mendengarkan pengajian ustad Hayatuddin, dan penyanyi religi kenamaan Indonesia, Hadad Alwy. Menjelang Ramadan, perkumpulan dakwah yang anggotanya mencapai ribuan orang ini menggelar musabahah dan konser akbar menyambut Ramadan. “Meski tidak setiap minggu, kami sering menggelar pengajian di sini,” kata Sri Muryati, pengurus PDV asal Cilacap. Di saat banyak TKI yang larut dalam kehidupan gemerlap Hongkong, ada ribuan TKI yang tetap mengutamakan kepentingan rohani. Baca Victoria Park... Hal 39 www.radarkediri.co.id


39

SENIN 9 AGUSTUS 2010

 WARGA Sambungan dari hal 29

Ini sebagai bentuk protes terhadap kualitas udara yang buruk di lingkungannya. Selanjutnya, sekitar pukul 10.00, mereka berkumpul di Lapangan Dusun Susuhan, Desa Gampengrejo. Sambil tetap mengenakan masker, perwakilan warga secara bergantian melakukan orasi. Puncak aksi ditandai dengan doa bersama. Beberapa warga yang ditemui Radar Kediri mengungkapkan, setiap hari udara mereka dipenuhi abu yang berasal dari cerobong asap GG. “Bahkan sempat gelap seperti mendung saat mau hujan,” ungkap Supiati, 54, warga Desa Gampengerejo. Menurut dia, abu tersebut masuk ke dalam rumah. Sehingga, setiap kali mereka harus membersihkannya. Yang membuat lebih jengkel adalah ketika menjemur pakaian. Abu GG yang berwana hitam akan menempel sehingga mereka harus mencucinya lagi. Bukan hanya itu. Sejumlah warga mengeluhkan sesak napas dan sakit mata. Bahkan, sebagian terpaksa dilarikan ke rumah sakit. “Suami saya tidak tahan terhadap debunya,” kata Siti Nurjanah, 28, warga Gampengrejo. Hal sama dialami anaknya yang

 GAMBIRAN Sambungan dari hal 29

Di sana disebutkan, anggaran awal pembangunan RSUD Gambiran II yang semula Rp 38,49 miliar akan ditambah menjadi Rp 53,49 miliar. “Ada kenaikan Rp 15 miliar,” ujar Wali Kota Samsul dalam dokumen tersebut. Menurut Samsul, RSUD Gambiran II merupakan proyek multiyears yang dimulai sejak 2009. Sesuai rencana, pembangunannya akan selesai pada 2012. Dalam rentang itu, anggarannya akan dipenuhi dari APBD. Plafonnya adalah Rp 19,6 miliar pada 2009, Rp 65,9 miliar pada 2010, Rp 83,4 miliar pada 2011, dan Rp 39,6 miliar pada 2012. Total dibutuhkan Rp 208,6 miliar. Dengan plafon di atas, berarti

 TEMPAT Sambungan dari hal 29

Agung mengungkapkan tempat hiburan yang dimaksud meliputi lokalisasi, tempat karaoke dan kafe. Saat ini di Kabupaten Kediri jumlahnya lebih 50 lokasi. Karena itu, selama Ramadan pengelola dan pengunjung tempat hiburan juga harus rela ‘puasa’. Setidaknya sejak kebijakan ini diberlakukan mulai H-1 Ramadan hingga H+2 Lebaran. Untuk memastikan tempattempat hiburan tidak beroperasi, Satpol PP akan melakukan razia secara rutin selama Ramadan. Sayangnya, Agung mengaku belum bisa memberi sanksi bagi yang melanggar. Mereka hanya akan

 BAHAS Sambungan dari hal 29

Tujuannya, agar lebih fokus sehingga bisa cepat selesai. “Tiga hari lagi sudah masuk Ramadan. Jadi, harus segera selesai,” katanya. Makanya, mereka menjadwalkan besok sudah tuntas. Sehingga, begitu memasuki Ramadan, anggota dewan tidak terbebani lagi untuk membahas KUAPPAS. Lalu, berapa anggaran yang dibutuhkan untuk pelaksanaan sidang di luar kota tersebut? Kutut berdalih tidak mengetahui secara pasti. “Semua sudah dianggarkan dalam APBD 2010. Kami hanya melaks-

baru berusia enam bulan. Dia sering batuk pilek. Setiap dibawa berobat ke puskesmas sembuh. Namun, tak berselang lama kambuh lagi. “Kata dokternya, anak saya alergi debu,” sambungnya. Siti mengatakan, asap dari cerobong pabrik GG biasanya mulai datang sekitar pukul 14.00 hingga pukul 21.00 malam. Asap paling pekat muncul saat petang. “Mungkin kalau malam tidak terlalu kelihatan,” lanjut Siti. Jika asap sudah mulai datang, biasanya warga cenderung memilih untuk tetap berada di dalam rumah. Kalaupun harus keluar, mereka mengenakan masker. Karena itu, warga sangat berharap agar GG mau mengurangi proses pembakaran. Sehingga, dampak asap yang diterima tidak terlalu parah. Koordinator aksi Mashudi mengatakan, keresahan warga sebenarnya sudah terjadi sejak 2007. Kemudian, pada 2008 mereka sempat mengirimkan surat dua kali. Pertama untuk Bupati Kediri sedangkan kedua kepada PT GG dengan tembusan Gubernur Jatim. Surat kedua langsung mendapat tanggapan dari GG sehingga kemudian dilakukan mediasi. Hasilnya, GG sepakat mengurangi pembakarannya hingga 40 persen. “Kesepakatan itu dijalankan oleh Gudang Garam,” kata Mashudi yang

juga koordinator Warga Peduli Lingkungan (WPL). Sayang, mulai pertengahan 2009, asap kembali mengepul dengan tebal dari cerobong yang ada di unit 10 GG itu. Jarak antara pabrik dan pemukiman warga hanya sekitar tiga kilometer. Inilah yang kembali diprotes. Menurut Mashudi, warga tidak menuntut banyak hal. Mereka hanya menginginkan GG mau mengurangi proses pembakarannya. “Kami akan lebih senang jika tak ada lagi asap dari pabrik,” harapnya. Menanggapi protes dari warga, Kabid Humas GG Yuli Rosiyadi menyatakan bahwa manajemen masih melakukan koordinasi internal. Mereka akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan. “Pada dasarnya kami memahami keluhan warga. Kami akan upayakan jalan yang terbaik,” ujarnya saat dihubungi Radar Kediri melalui ponselnya tadi malam. Namun, Yuli menyayangkan karena warga tidak datang langsung kepada manajemen untuk berdialog. Sehingga, manajemen tidak mengetahui tuntutan mereka. ”Makanya, nanti akan kami pelajari dulu,” sambungnya. Yang jelas, kata Yuli, mereka akan mengupayakan win-win solution. Sebab, perusahaan tidak mungkin berhenti untuk beroperasi. (fa/hid)

penambahan Rp 15 miliar pada PAK kali ini lebih kecil dibanding perkiraan. Sebab, dengan anggaran awal Rp 38,49 miliar, seharusnya dibutuhkan tambahan Rp 27,41 miliar agar sesuai plafon. Namun, pemkot harus realistis melihat keadaan. ”Kami mempertimbangan kondisi keuangan daerah,” kata Samsul. Atas hal ini, anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Kediri Yudi Ayubchan mengatakan akan tetap mengevaluasi penambahan anggaran tersebut. Sebab, berdasarkan rekomendasi Panitia Khusus (Pansus) Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Wali Kota Samsul Ashar, anggaran RSUD Gambiran II baru akan diberikan jika semua izin pembangunannya sudah selesai. ”Jika sekarang izinnya belum selesai, kami tidak akan menyetu-

jui penambahan anggarannya,” katanya. Ayub, panggilan akrabnya, mengaku khawatir jika anggaran belasan miliar rupiah tersebut disetujui sementara izin pembangunan dan pengoperasiannya belum ada, akan bermasalah di belakang hari. Dan, itu berarti memboroskan anggaran. Padahal, lanjut ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) ini, kebutuhan Kota Kediri cukup banyak. Selain di bidang kesehatan, juga pendidikan, ekonomi, dan sosial. ”Semuanya harus diperhatikan agar bisa seimbang,” lanjutnya. Sementara itu, berdasarkan pengamatan wartawan koran ini, kemarin pembangunan RSUD Gambiran II masih terus berlanjut. Pekerjaan sudah sampai pada lantai tiga. (tyo/hid)

diberi teguran. “Nanti akan kami giatkan untuk razia,” ujarnya. Kalau sudah pada tingkat meresahkan masyarakat, Agung menyatakan Satpol PP bisa menutup paksa tempat hiburan itu. “Terlebih jika tidak memiliki izin operasional resmi,” tegasnya. Tak hanya untuk menghormati bulan puasa, Agung menyatakan pembatasan operasional tempat hiburan itu sekaligus untuk menekan penyakit masyarakat. Seperti peredaran minuman keras dan narkotika. “Kami ingin Ramadan benar-benar dijalankan dengan khusyuk oleh umat Islam,” tutur Agung. Sementara itu, kemarin ratusan anggota DPD PKS Kota Kediri menggelar aksi damai di alun-alun. Yang

menarik dalam aksi sekitar pukul 15.00 itu massa membawa seribu kue apem bertuliskan PKS. Apem kemudian dibagi-bagikan kepada pengendara kendaraan bermotor yang melintas. “Ini sebagai simbol atau pertanda akan segera datang bulan suci Ramadan,” ujar anggota legislatif dari DPD PKS Eko Retnoningrum di sela-sela aksi. Karena kue apem sudah menjadi tradisi di Kota Kediri menjelang Ramadan, Retno mengatakan PKS menggunakannya untuk mengingatkan umat Islam tentang Ramadan. Dengan apem ini diharapkan masyarakat mengetahui Ramadan segera tiba. Sehingga mereka bisa menjalankan ibadah dengan khusyuk di bulan suci. (fa/tyo/ndr)

anakan,” dalihnya. Sementara itu, Kabag Humas Pemkot Nur Muhyar mengakui, pembahasan KUAPPAS yang dilaksanakan di Surabaya merupakan kesepakatan antara DPRD dengan pemkot. Karena itu, tim anggaran eksekutif juga berangkat ke sana. Namun, dia mengaku tidak mengetahui pasti jumlah tim anggaran yang berangkat. ”Yang jelas, Pak Wali Kota kabarnya akan hadir,” ujarnya. Catatan Radar Kediri, pembahasan KUAPPAS di luar kota bukan merupakan hal baru. Hampir setiap tahun, banggar dan tim anggaran melakukannya. Ada tiga kota yang

biasa menjadi jujugan. Selain Surabaya, dua yang lain adalah Malang dan Solo. Lalu, adakah maksud tertentu di balik pemilihan lokasi tersebut? Muhyar mengaku tidak mengetahui. “Kami hanya ingin fokus membahas KUAPPAS sehingga bisa cepat selesai,” tandasnya. Muhyar mengatakan, pembahasan KUAPPAS diharapkan selesai seperti yang dijadwalkan. Sehingga, program-program yang telah disusun bisa dilaksanakan sesuai waktu yang direncanakan. “Kami berharap semua program mendapatkan persetujuan dari banggar,” harapnya. (tyo/hid)

Keajaiban disajikan oleh Tuhan Bagi Tuhan tak ada hal yang sulit, artinya Tuhan dapat membuat sesuatu terjadi meskipun menurut perhitungan manusia hal itu tak mungkin terjadi. Peristiwa terjadinya sesuatu peristiwa diluar perhitungan manusia seringkali disebut keajaiban. Demikian pula yang terjadi pada Rina Emor (56 th) penduduk Lambean , Kecamatan Kauditan, Minahasa Utara-Sulut. Paska pensiun, begitu banyak kendala kesehatan yang dihadapinya seperti maag, tubuh selalu gemetar dan batuk berkepanjangan yang disertai sesak nafas . Meski sudah berusaha mengobatinya, namun kondisi tubuhnya justru kian melemah, apalagi ditambah dengan hilangnya nafsu makan. “....nafsu makan hilang plus banyaknya penyakit membuat tubuh saya sangat kurus......” papar Rina menjelaskan kondisinya dulu. Akhirnya , diawali dengan batuk parah dan demam tinggi, Rina pingsan tak sadarkan diri, ada juga yang menyebutnya koma, selama 7 hari di rumah sakit. Setelah siuman, pensiunan Depdiknas ini masih belum pulih kesadaran secara penuh selama tiga hari. Seorang rekan yang membaca testimoni Gentong Mas di koran lokal menganjurkannya untuk mencobanya. Belum dua bungkus mengkonsumsi, manfaat Gentong Mas sudah dirasakan Rina. Kini tubuhnya berangsur bugar dan nafsu makan bertambah

Rina Emor sehingga tubuhnya terlihat mulai berisi. Tak hanya menjadi bugar, derita maag , batuk dan sesak nafas yang kerap menderanya juga berangsur reda. Tak heran bila banyak yang terkejut melihat Rina kembali bugar dan bersemangat menjalankan aktivitas Gereja. Menurut rekanrekannya, kesembuhan dan kebugaran Rina merupakan keajaiban yang diperlihatkan oleh Tuhan.“....Puji Tuhan....sekarang torang so bisa lagi beribadat dan aktif di Gereja....” ucap Rina tak henti-hentinya bersyukur. Merasakan sendiri manfaat dan kelezatan rasanya , kini Rina Emor rutin minum Gentong Mas setiap pagi dan sore. Dirinya juga aktif menganjurkan kepada saudara , tetangga dan rekan sesama jemaat untuk ikut merasakan manfaat Gentong Mas. “ ....saya ingin, manfaat Gentong

Mas yang hebat juga dirasakan oleh yang lain.....” tutur Rina mengakhiri perbincangan. Gentong Mas , suplemen kesehatan dengan Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) sebagai bahan utama terbukti memiliki banyak manfaat. Menurut pakar kesehatan dari Jerman, Peter Schleicher, Nigella Sativa mengandung asam lemak tak jenuh, linoleic acid dan Gammalinoleic pembentuk kekebalan tubuh yang penting untuk mencegah berbagai penyakit mulai dari demam, alergi hingga kanker. Menurut Jeff Nugent, Riboflavin pada Gula Aren berfungsi penyembuhan melalui perbaikan jaringan sel yang rusak (Permaculture Plants-2004) . Meski demikian, pola hidup sehat seperti olahraga teratur dan banayk minum air putih perlu dilakukan. Gentong Mas dibuat dari bahan murni pilihan dan diproses alami tanpa campuran bahan kimia dan tanpa pengawet. Kini, Seiring dengan semakin banyaknya masyarakat yang merasakan manfaat Gentong Mas membuat tingkat permintaan melonjak secara signifikan. Untuk informasi lebih lanjut hubungi : 085223018142. Bagi anda yang ingin mendapatkanya sudah tersedia di Apotek / Toko Obat terkemuka Di kota anda. Kediri : 085223018142, Nganjuk : 081331939610 Depkes: P-IRT : 812.3205.01.114 www.gentongmas.com

 KASEK Sambungan dari hal 29

Sehingga, pagunya membengkak. Atas hal ini, keduanya dinilai menyalahgunakan wewenang serta melanggar UU 31/1999 sebagaimana diubah menjadi UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Tapi, sayang, meski berkalikali didesak tentang kasus tersebut, Ani tetap tidak mau menjawab. Dia meminta wartawan koran ini langsung menghubungi Edy untuk melakukan klarifikasi. “Silakan ke dinas saja. Terima kasih,” elaknya sambil menutup pembicaraan.

 FRUSTRASI Sambungan dari hal 29

Orang merasa frustrasi karena dia tahu banyak sekali pelanggaran norma-norma moral tetapi tidak pernah ada tindakan yang dapat mencegahnya. Hukum juga tidak kuasa memberikan sanksi yang dapat membuat jera pelaku tindak kejahatan. Akhirnya orang pun berkesimpulan bahwa pelanggaran hukum— juga norma-norma moral—tidak perlu dikenai sanksi. Pelanggaran aturan lalu lintas menjadi biasa, sekalipun ada petugas polisi yang berjaga. Untuk apa menaati aturan jika kepentingan diri sendiri terhambat. Orang yang patuh pada aturan justru merugi, dihambat oleh ketentuan birokrasi yang lamban. Carilah jalan pintas, menelikung, menyuap petugas, maka kepentingan Anda akan segera terpenuhi. Rugi uang sedikit tak apa, asal urusan cepat selesai. Jika orang lain dapat berbuat seperti itu, mengapa kita tidak? Inilah gambaran riil dari frustrasi moral tersebut. Seolah-olah tidak ada gunanya lagi orang memerhatikan aturan hukum atau ketentuan-ketentuan umum dalam tata krama dan sopan santun. Kembalilah manusia pada zaman Yunani kuno, ketika kaum Shophist (abad ke-5 SM) mengajarkan bahwa kebenaran itu relatif dan setiap orang memiliki kebenaran sendiri-sendiri. Salah seorang tokoh utama

 DIGEMBLENG Sambungan dari hal 29

Dedy menilai remaja sekarang kurang memahami wawasan kebangsaan. Salah satu penyebabnya adalah masuknya budaya-budaya barat. “Disadari atau tidak itu mengikis wawasan kebangsaan,” paparnya. Kondisi itulah yang akhirnya mendorong Brigif 16/WY menyelenggarakan wisata lintas alam antarpelajar SMA. Selain juga untuk memperingati hari kemerdekaan ke-65 RI tahun ini. Kemarin, para peserta terlihat bersemangat mengikuti kegiatan lintas alam yang disponsori Gudang Garam tersebut. Mereka mengaku mendapat banyak pelajaran dalam akti-

 VICTORIA PARK Sambungan dari hal 29

Dengan menghadiri pengajian itu, mereka merasa mendapat ketenangan setelah selama seminggu sibuk dengan pekerjaannya sebagai pembantu rumah tangga. “Daripada keluyuran nggak jelas, lebih baik mendengarkan pengajian. Hati jadi tenang meski jauh dari keluarga,” sambung perempuan yang akrab disapa Atih itu. Semula, diakui Atih, anggota PDV hanya sedikit. Tapi, lambat laun semakin banyak yang bergabung. Terutama setelah PDV sering menggelar pengajian mendatangkan ustad terkenal Indonesia. Sederet nama mulai ustad Yusuf Mansyur, ustad Zainudin MZ, dan ustad kondang lainnya pernah dihadirkan di Victoria Park. Meski dihadiri sesama TKI, bukan berarti mereka hanya menggelar acara seadanya. PDV melatih sebagian anggotanya untuk menari tarian

 BALASKAN Sambungan dari hal 29

“Kurang ajar. Ini tidak boleh dibiarkan,” seru panglima dengan wajah merah padam. “Kita harus bergerak cepat!” tukas laksamana. ”Jangan sampai kita kedahuluan. Lebih baik mendahului menyerang.” “Kita balas kematian HoangSi-Minh!” “Kematian perwira Hoang-SiMinh tidak kita inginkan. Tetapi dia gugur dengan terhormat. Kematiannya tidak sia-sia. Kobarkan semangat kalian dalam menghadapi musuh jika kalian menghormati arwah Hoang-Si-Minh yang

Untuk diketahui, dalam PSB 2010, pagu SMPN 7 sebenarnya hanya 322 siswa. Dalam PSB tahap pertama yang diumumkan 7 Juli, pagu tersebut terpenuhi. Namun, dalam daftar ulang, ternyata ada delapan siswa yang tidak mendaftar. Akibatnya, mereka dianggap mengundurkan diri. Untuk menutup kekurangan pagu tersebut, SMPN 7 membuka lagi PSB gelombang II pada 9 Juli. Hasilnya, delapan siswa diterima. Satu di antaranya adalah Fadmiaji Ajeng Dwi Rahayu dari SDN Blabak II yang dilaporkan mendapat rekomendasi Sucipto. Dia berada di peringkat keenam dengan nilai 19,175.

Namun, di luar itu, ternyata masih ada nama-nama lain yang dicurigai. Nama-nama itulah yang dilaporkan FMPP mendapat rekomendasi dari Edy dan Sucipto. Mereka tidak masuk dalam daftar nama yang diumumkan dalam situs resmi PSB online. Masing-masing adalah Ari Setyono dari SDN Tinalan II, Rizqi Rachmat Kharisma Hilmy dari SD Pawyatan Daha 2, serta Totok Angka Wijaya dari SDN Singonegaran I. Sayang, Edy hingga kemarin tetap belum bisa dihubungi atas hal ini. Ponselnya sejak beberapa waktu lalu tidak aktif. Adapun Sucipto yang dihubungi Sabtu (7/8) lalu menolak berkomentar.

Sementara itu, kemarin, berkas laporan pengaduan FM2PP sudah masuk ke meja Kapolresta AKBP Mulia Hasudungan Ritonga. ”Sekarang masih dipelajari Pak Kapolres,” ujar Kasatreskrim AKP Didit Prihantoro. Didit mengatakan, laporan FM2PP bersifat pengaduan. Sehingga, harus dipelajari kapolres terlebih dulu. Ini berbeda jika yang melapor adalah korban yang merasa dirugikan, satreskrim bisa langsung menindaklanjutinya. Karena itu, jika nanti kapolres memerintahkan untuk menyelidiki maka satreskrim akan segera bertindak. ”Mungkin Senin (hari ini, Red) sudah turun perintah ke saya,” katanya. (tyo/hid)

kelompok ini, Protagoras (485415 SM), menyatakan bahwa setiap orang adalah ukuran bagi segala sesuatu. Oleh karena itu, tidak ada ketentuan baik-buruk secara universal. Masing-masing individu berhak untuk menyatakan dan melakukan tindakan sesuai dengan jalan pikiran, keinginan, dan hasrat pribadinya. Yang baik bagi orang lain belum tentu baik untuk diri kita. Kebenaran adalah subjektif, kebaikan adalah apa yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing manusia. Dapat dibayangkan seperti apa jadinya jika manusia harus kembali ke masa-masa seperti itu lagi. Jawabannya mudah ditebak: anarki!. Tidak ada otoritas atas nama apa pun yang diakui oleh orang lain, kecuali yang memenuhi kepentingan subjektif seseorang. Maka yang terjadi berikutnya ialah setiap manusia merupakan ancaman bagi manusia lainnya, homo homini, lupus. Yang kuatlah yang menang, sehingga muncul dan berlakulah teori Darwinisme sosial. Mereka yang lemah dan tak berdaya sebaiknya menyingkir dari percaturan dunia. Biarkan dunia dimiliki oleh mereka yang kuat menghalau setiap ancaman. Yang lemah akan musnah. Tidak ada belas kasihan, apalagi kasih sayang, tolong-menolong. Semua istilah itu hanya berlaku bagi orang-orang naif, bodoh, dan lemah yang tak bisa berbuat apa-apa, sekalipun

untuk membela diri sendiri. Apakah sudah sekejam itu kehidupan yang berlaku dalam masyarakat kita? Tentu banyak orang tidak setuju. Beberapa hari lalu publik sempat digegerkan oleh tindakan seorang artis dan tokoh perfilman senior, Pong Harjatmo. Tanpa diketahui oleh pihak keamanan gedung DPRMPR di Senayan, dia dengan leluasanya memanjat gedung dan menaiki kubah kurakura atap gedung wakil rakyat itu. Di sana, seperti banyak dimuat di media massa, dia mencoretkan tulisan yang dengan jelas terbaca: “Jujur, Adil, Tegas.” Banyak pesan yang dapat ditangkap, bukan saja dari makna coretan yang ia bubuhkan, tetapi juga dari tindakan sang artis itu sendiri. Orang pun beramai-ramai memberikan komentar, memaknai tindakan “nekat” itu. Seorang pimpinan dewan yang terhormat menuduhnya sekadar cari popularitas atau perhatian. Tetapi ada juga unsur pimpinan dewan lain yang memberikan komentar simpatik dan bersedia menerimanya sebagai bahan koreksi diri. Tindakan Pong Hardjatmo telah menandai betapa rakyat telah jengah dan frustrasi dengan segala kepura-puraan dan basa-basi. Persis seperti yang diungkap oleh Pong sendiri begitu “ditangkap” oleh pihak keamanan: “Sekarang bicara sudah nggak didengerin, menulis juga nggak dipeduliin.

Makanya saya bertindak saja.” Kesalahan yang selalu ditutup-tutupi tidak lagi bisa didiamkan berlama-lama. Ini adalah alam demokrasi, alam kebebasan menyatakan pendapat (dan berserikat). Ketika anggota DPR yang terhormat disorot karena tingkat kemalasan dan bolosnya yang tinggi sehingga berakibat pada rendahnya produktivitas legislasi yang jadi tugasnya, maka beramai-ramai mereka membela diri dengan segala alasan yang justru menandai kekerdilan mereka. Mereka seperti tidak perlu dipersalahkan dengan segala kelakuan seperti itu. Orang dipaksa memaklumi bahwa tugas anggota dewan amat banyak, termasuk tugas-tugas yang diberikan oleh partai. Oleh karena itu biarkan saja ketika mereka membolos, malas, dan tidur saat mengikuti rapat. Juga biarkan saja jika wartawan mau menyorot mereka dengan kamera televisi saat tertidur di ruang rapat. Hal itu tak berarti mereka perlu mengubah perilaku atau memperbaiki penampilan. Tetapi perasaan kecewa rakyat tidak bisa disimpan-simpan. Rakyat sudah merasa frustrasi atas kinerja mereka yang telah digaji oleh negara ratusan juta rupiah per tahunnya, tetapi selalu membela diri atas semua bentuk kritik dari rakyat yang diwakilinya. Ini hanya memperparah frustrasi moral. (Penulis adalah guru besar STAIN Kediri)

vitas bertema Cintai Alammu Cintai Negerimu. “Seru sekali. Banyak ilmu kita dapat. Saya bangga menjadi bangsa Indonesia,” ujar Ahmad Sudiartono dari SMK Pelayaran Hang Tuah Kediri. Ahmad pun senang karena mendapat banyak teman baru dan kenal dengan para anggota Brigif 16/WY. Kegiatan lintas alam itu sebenarnya sudah dimulai sejak Sabtu (7/8) malam. Para peserta sudah datang dan menerima materi di Mako Brigif 16/ WY. Materinya wawasan kebangsaan disampaikan Kepala Staf Brigif 16/WY Letkol Infanteri Dadang Hendra Yudha. Hingga materi bahaya narkoba oleh Kapolres Kediri Kota AKBP Mulia Hasudungan Ritonga.

Paginya pukul 06.00, tim yang terdiri 5 anggota menempuh perjalanan 10 kilometer. Mereka harus kompak dan berkonsentrasi melewati 10 pos. Di pos 1 tim melalui rayapan kawat, dilanjutkan lemparan pisau di pos 2. Pos berikutnya tim diuji berbagai soal pengetahuan dan wawasan kebangsaan. Di pos 4 ada pionir atau tali temali dan pos 5 tes pengetahuan lingkungan. Empat pos berikutnya berturut-turut mengandalkan fisik, pos 6 turun hesti atau naik togel, pos 7 jembatan tali dua, pos 8 jaring pendaratan, pos 9 naik togel atau turun hesti. Pos terakhir ditutup dengan menjawab pertanyaan tentang pengetahuan umum. Pemenang lomba adalah tim SMAN 2 (Smada) Pare.

Tak hanya menjadi juara pertama, Smada yang mengirimkan empat tim juga berhasil membawa pulang gelar juara dua. Sementara di posisi ketiga diraih tim SMAN 4 Kediri. Kategori tim terkompak diraih SMK Pelayaran Hang Tuah. Sementara lomba yel-yel dimenangkan SMAN 3 Kediri. Selain itu juga ada lomba antarsaka yang dimenangkan Saka Denma Brigif. Sedangkan juara kedua Saka 511 dan ketiga Saka 521. Juara umum tim Smada Pare yang menerima piala bergilir mengaku bangga akan kemenangannya. “Semua kerja keras tim terbayar dengan dua juara yang berhasil kami dapatkan,” terang Amirudin, tim dari Smada Pare. (ik/ndr)

daerah, hingga tarian yang mengiringi lagu kasidah. Tak ingin mengecewakan ribuan peserta pengajian, dua grup penari yang menggunakan busana muslim tampak serius berlatih menari. “Malu saja kalau sampai nggak kompak nanti,” kata Ida, TKI asal Malang. Tak jauh dari tempat para TKI itu berlatih menari, ada ribuan TKI asyik dengan aktivitasnya sendiri. Berbeda dengan para TKI di lapangan Victoria yang memakai busana muslim putihputih, para TKI yang menempati bangku-bangku di tepi taman Victoria itu sedang mengenakan busana santai. Seolah ingin menyelaraskan dengan warga Hongkong yang banyak menggunakan kaus tanpa lengan (tank top) dipadu rok mini dan hot pants di musim panas, banyak TKI menggunakan busana serbamini. Tak hanya busana, rambut mereka juga dicat warnawarna menyala. Sepintas,

mereka tampak membaur dengan para bule yang sedang menghabiskan liburan di Hongkong. Kalaupun ada yang beda hanyalah warna kulitnya. “Sengaja dandan begini. Sudah biasa sih, soalnya mau ketemu pacar,” kata Ika, TKI asal Malang yang berdandan seksi menggunakan kaus merah menyala dipadu rok mini. Kontras dengan para TKI yang senang berdandan seksi, Hongkong juga sedang tren dengan mode dandanan tomboy (perempuan yang dandanannya menyerupai pria, Red). Jika dipersentase ada 30 persen TKI yang mengubah dandanannya menjadi tomboy. Mereka memotong pendek rambutnya dengan model mirip bintang film mandarin, memakai celana gombor, menggunakan kemeja pria, kaus oblong, hingga memasang tindik di beberapa bagian tubuhnya. Jika para TKI yang berdandan seksi asyik berkumpul dan bercanda dengan temantemannya di taman, sambil

memakan bekal, para cewek tomboy ini asyik bermain gitar di Victoria Park. Sebagian lainnya, memilih untuk shopping dengan teman-teman mereka di sejumlah mall di Hongkong. Mengapa mereka ingin berdandan tomboy? Rupanya ada banyak alasan. Dewi, yang berganti nama samaran menjadi Ery mengaku lebih nyaman dengan dandanan tomboy-nya. Alasannya, lebih simpel dan dia bisa menjadi aman. “Nanti kalau mau pulang ke Indonesia saja rambut saya kembali dipanjangin. Kalau tidak orang tua saya bisa semaput (pingsan, Red),” kata gadis asal Trenggalek ini sambil tertawa keras. Ketika berada jauh dari lingkungan dan saudara-saudaranya, para TKI ini memang bisa bebas berekspresi. Tak hanya tingkah laku, mereka pun bebas meniru gaya dandanan dan budaya pergaulan di Hongkong yang tergolong bebas. (ndr/bersambung)

tak pernah surut meski ditebus dengan nyawanya,” seru Sri Satyawarman Indraloka. “Baginda! Baginda!” “Sekarang, o panglima dan laksamana, kembalilah kalian ke kediaman masing-masing. Kenakan pakaian tempur. Siagakan pasukan. Pimpin pasukan kalian ke medan tempur. Yang lain, para perwira tinggi kerajaan, aku titahkan kalian untuk mengerahkan seluruh penduduk kota laki-laki yang bisa mengangkat senjata. Perintahkan mereka membawa senjata seadanya. Pimpin mereka ke medan perang menghalau musuh yang akan menjarah harta benda mereka dan mem-

binasakan keluarga mereka. Kerahkan para perempuan yang berani melawan. Beri mereka senjata. Biarkan mereka membahu dengan prajurit mempertahankan kota,” kata Sri Satyawarman Indraloka. “Mohon restu dan perkenan, baginda,” seru para pengawal kerajaan serentak, kemudian dengan gerak cepat membubarkan diri, berhamburan layaknya terbang, pulang ke kediaman masing-masing. Raja Campa yang rambutnya sudah dipenuhi uban itu termangu-mangu memandang kejauhan. Ketika ia melihat gajah perang tunggangannya sudah mendekat ke halaman balairung,

ia berteriak keras, ”Indrawijaya! Indrawijaya! Cepat ke sini! Cepat!” Pangeran Indrawijaya, adik Sri Satyawarman Indraloka dengan pakaian tempur belum lengkap bergegas mendekat sambil berkata, ”Sahaya kakanda raja.” “Ikuti aku! Gajahmu jangan jauh-jauh dari gajahku!” “Saya tidak akan jauh dari kakanda. Saya akan korbankan jiwa untuk melindungi kakanda.” “Bodoh kamu. Aku tidak butuh perlindunganmu. Aku justru akan melindungimu, o pangeran yang akan menjadi penggantiku. Kau tidak boleh terluka apalagi terbunuh dalam pertempuran.” “Sahaya kakanda.” (bersambung)


SENIN 9 AGUSTUS 2010

RADAR SPORT

Mulai hari ini Radar Kediri akan memberikan tema khusus untuk SMS Suporterkatif dari Persikmania. Tema tersebut akan diganti tiap pekan atau ketika ada perkembang baru di Persik. SMS terbaik tiap pekannya yang dikirim dari nomor Flexi akan mendapatkan hadiah berupa HP cantik Flexi.

Silakan SMS sebanyak-banyaknya ke nomor :

0354-7002996 Semangat di Divisi Utama Sumbang Point : Seandainya Arema Indonesia boleh sumbangkan kelebihan pointnya,pasti Persik bisa selamat dr degradasi.Tetap semangat aja...di Liga Joss. 08155510358

JPNN/SUMATERA EKSPRES

MENANG SIA-SIA: Pemain Persik memberikan salam kepada penonton di Stadion Jaka Baring kemarin sore sebelum kickoff lawan Persebaya. Sayang, Green Force tak datang dan Persik menang WO.

Mendukung Sampai Tua Salam perdamaian bwat bumi macan putih kami slalu setia mendungkung mu sampai elek smpi tuwek tetep dukung persik. .yogik persik mania wilis indah 2. 087858658002 Cepat Rekrut Pemain Prsik,, cpat rekrutlah pmain2 handal di kncah indonesia . . Sblum telat, ayo . .Semangatz.! 08125907663 Jangan Putus Asa Brkaca pd msa lalu Persik klian bwt dosa Aremania smpe Arema degradasi skrg rsasti bisa,ayo kak. .smgat” jgn pTuz aSa,aYo 0m agUZ yu0n0 081252520123 Jangan Sampai Goyah Tunjukan semangatmu jgn sampai goyah macanku. Irwan badas 085649045870 Ikhlas Degradasi Tuk persikku, kebanggaanku, kalo you memang hrs terdegradasi, kami ikhlas... Masti bisa,ayo kak. .smgat” jgn pTuz aSa,a 081335963749 Kalah Selisih Gol meski persk klah selish gol dngan pelita jaya, persik tetep maju ke bbk playoff 08283549835 Jangan Sampai Degradasi Harus menang persikku Persik kamu hrus menang bsok...Jngan smpai degradasi ya. Semangat persikku macan putih ku,aku sllalu mndukung mu 085736697616

Persik Sayangkan Kemenangan WO KEDIRI- Macan Putih akhirnya ganti mendapatkan kemenangan walkover (WO) atas Persebaya. Pasalnya, tim asal Kota Surabaya itu kemarin benar-benar tidak datang sampai dengan pertandingan dimulai di Stadion Jaka Baring, Pelembang. Akibatnya, Persik langsung mendapatkan skor telak 3-0 atas Green Force tanpa mandi keringat. Bukannya senang mendapatkan kemenangan itu, tim Kota Tahu justru menyambutnya dengan kekecewaan.“Ini satu-satunya kemenangan yang sangat disayangkan,” keluh pelatih Persik Agus Yuwono. Pangkalnya, raihan tiga poin itu justru menutup kesempatan Persik untuk mendapatkan kemenangan

yang lebih besar. “Dengan berakhir begini kami tidak punya kesempatan menang lebih dari 3-0. Padahal, meski sulit harus tetap berusaha dan optimistis,” keluhnya. Kemenangan besar dengan selisih lebih dari 6 gol memang sangat dibutuhkan oleh Mahyadi Panggabean dkk. Hal itu untuk bisa menyalip posisi Pelita Jaya dan masuk zona playoff. Dengan hasil ini maka Pelita Jaya yang akan bertarung dengan Persiram Raja Ampat besok (10/8) di Stadion Jatidiri, Semarang. Sementara itu, prosesi pertandingan di Stadion Jaka Baring kemarin berjalan seperti biasa. Kick off digelar pukul 15.30. Pasukan Persik dengan kostum putih-putih juga masuk da-

lam stadion. Tak ketinggalan, perangkat pertandingan seperti wasit dan asisten wasit serta pengawas pertandingan (PP) juga datang. “Sampai dengan kick off tidak ada pihak Persebaya yang datang,” kata pelatih asal Malang tersebut. Setelah berjalan sekitar 15 menit, wasit Iis Isa Permana lalu meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Usai ’pertandingan’ Persik langsung dinyatakan menang 3-0. Kondisi ini benar-benar membalik keadaan sebelumnya. Setelah Persik gagal menggelar pertandingan pada 29 April silam, Persiklah yang kena kekalahan WO. Namun saat ini Persebaya ganti yang kena WO akibat tidak datang ke Palembang. “Soal ini kami menyerahkan sepenuhnya kepada PT Liga Indonesia. Karena mereka yang membuat regulasinya, kami hanya bisa mematuhi,” pungkas Agus. (jie)

JPNN/SUMATERA EKSPRES

KICK OFF: Kiper Herman Batak menedang bola pertama kemarin.

Samsul Janji Bawa Persik Kembali ke ISL

Tunjukkan Kekuatanmu ayo persik. . .tunjukan kekuatan bwt persebaya ngeri mlhatmu. . .persik bukan tim degradasi. . .i love u persik. .cew blitar 085646460635

Persiapan Musim Depan Jadi Lambat

Penggemar Sejati halo persik aku penggemar sejatimu,waloupun aku bukan orang kediri.by manthous sikabayan. 085759257750 PSSI Bobrok kalau laga jadi digelar itu tandanya kebobrokan ketua umum pssi yang disandang nurdin halid 03547002718

ANTUJI H. MASROH

TUNGGU JANJI: Persikmania menunjukkan aksinya di Stadion Brawijaya.

KEDIRI- Tarik ulur pertandingan Persik kontra Persebaya ternyata berdampak besar. Bagi Macan Putih, baru berakhirnya nasib laga kemarin sore membuat persiapan untuk menyongsong musim depan menjadi lambat. Khususnya persiapan untuk menyiapkan skuad untuk menghadapi kompetisi selanjutnya. “Kami baru akan bicara soal pemain setelah semua pertand-

DOK/RK

Samsul Ashar

ingan beres,” kata Ketua Umum Persik Samsul Ashar sebelum Persik berangkat ke Palembang lalu. Dia mengaku khawatir jika sudah membicarakan untuk mencari pemain baru sebelum kompetisi benar-benar berakhir maka akan menggangu konsentrasi para pemainnya. “Nanti, setelah semua selesai (pertandingan, red) baru kami membahasnya. Supaya ini selesai dulu,” sebut pria yang juga wali Kota Kediri tersebut kepada Radar Kediri. Apa yang dialami Persik itu membuat mereka lambat melakukan start untuk mempersiapkan musim depan. Paling tidak jika dibandingkan dengan tim-tim lain seperti Sriwijaya FC, Persija Jakarta, Persib Bandung, Persibo, Persela, PSM Makassar dan beberapa tim lain. Baik di ajang ISL maupun divisi utama. Tengok saja Sriwijaya FC yang sudah mengontrak beberapa pemain baru, PSM yang mendekati mantan pelatih Arema Indonesia hingga Persibo yang mempertahankan beberapa pemain kuncinya musim lalu. Meski demikian, Samsul yang juga masih menjabat manajer Persik yakin timnya tetap bisa mendapatkan skuad terbaik. “Insyaallah kami akan mencari para pemain handal. Tidak kalah dengan tim-tim lainnya,” kata wali kota yang juga seorang dokter tersebut. Menurutnya, pemain-pemain yang berkualitas sangat diperlukan untuk kembali mengukir prestasi musim depan. Bahkan, Samsul sempat menjanjikan untuk membawa Macan Putih ke ajang ISL lagi musim depan. “Kalau memang harus degradasi, kami ingin Persik hanya setahun di divisi utama. Musim depan harus ke ISL lagi,” katanya di depan puluhan kordinator lapangan (korlap) Persikmania di ruang Kili Suci Balai Kota Kediri beberapa hari lalu. (jie)

CMYK

40


KOMUNITAS MUDA

38

SENIN 9 AGUSTUS 2010

Fasting & Health Puasa memang membuat tubuh kita merasa haus dan lapar. Tapi, bukan berarti seluruh kegiatan harus berhenti hanya gara-gara kita puasa dong. Apalagi, ternyata puasa itu banyak manfaatnya. Selain mendapat pahala, puasa ibarat me-refresh sistem dalam tubuh yang kelelahan bekerja selama setahun. Berdasar penelitian, ada beberapa fakta positif tentang puasa. 1. Puasa berfungsi sebagai detoksifikasi untuk mengeluarkan kotoran, toksin atau racun dari dalam tubuh. Puasa juga meremajakan sel-sel tubuh dan mengganti sel-sel tubuh yang rusak dengan yang baru. Juga, memperbaiki fungsi hormone. Sehingga, kulit sehat dan meningkatkan daya tahan tubuh karena manusia mempunyai kemampuan terapi alamiah. 2. Puasa juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh terhadap berbagai penyakit. 3. Berkurangnya cairan saat puasa akan menurunkan heart rate atau kerja jantung. Hal ini akan mencegah terjadinya penggumpalan darah yang termasuk penyebab serius panyakit jantung. Nah, dengan banyaknya manfaat yang didapat dari puasa, apakah KoMuers masih ragu-ragu menjalankan puasa? Tentunya tidak dong. Berikut ini KoMu juga memberikan tips agar KoMuers tetap segar dalam menjalankan puasa. a. Buka puasa dengan makan 3 butir kurma karena kurma memiliki kandungan gula, karbohidrat, mineral, dan vitamin. b. Konsumi makanan bergizi saat sahur dan berbuka. c. Banyak minum air putih saat sahur dan buka, biar tubuh kita jauh dari yang namanya dehidrasi. d. Berbuka dengan yang manis, misalnya kolak, kurma, e. Jangan langsung minum air dingin karena membuat perut kita kembung dan produksi asam lambung meningkat.(lucky, firda, berbagai sumber)

Eitss…tanpa terasa dua hari lagi KoMuers akan menjalani puasa ramadan. Mendengar kata ramadan, yang terbayang adalah lapar yang dirasakan perut karena menahan makan dan minum selama sehari. Belum lagi, KoMuers masih harus mengikuti berbagai kegiatan di sekolah. Lengkap deh. Sebenarnya, apa sih arti puasa bagi KoMuers? Survei yang dilakukan KoMu pada 100 responden, ada banyak arti puasa bagi siswasiswi SMP dan SMA di Kota Kediri. Sebanyak 51 persen Komuers menganggap puasa adalah ajang untuk menahan hawa nafsu. Sebanyak 35 persen KoMuers lainnya menggunakan bulan ramadan untuk mengeruk pahala sebanyak-banyaknya. Hanya 14 persen KoMuers yang mengaku sekadar mendapat lapar saat puasa. “Kalau ramadan hawanya beda. Ibadah jadi lebih khusyuk rasanya,” kata Erin, salah satu siswi SMA di Kabupaten Kediri. Datangnya bulan yang spesial itu pun disambut dengan berbagai cara. Sebanyak 37 persen KoMuers mengaku menyambut ramadan dengan mengatur pola makan. Alasannya, agar tak kaget saat harus berpuasa selama sehari penuh. Sejumlah 18 persen KoMuers mengaku menyiapkan diri dengan mengonsumsi vitamin. Sehingga, saat ramadan mereka bisa menjalankan puasa dengan lancar. Sisanya, sebanyak 45 persen KoMuers mengaku tak mempunyai persiapan khusus. “Sudah kegiatan rutin tahunan. Yang penting, niat ikhlas puasa,” kata Adi, siswa SMA di Kota Kediri. Lalu, bagaimana dengan kegiatan KoMuers selama ramadan. Ada banyak versi

Apa arti puasa untuk KoMuers? 1. Lapar saja 14 persen 2. Latihan menahan hawa nafsu 51 persen 3. Kesempatan untuk cari pahala 35 persen Apa yang KoMuers lakukan untuk menyambut ramadan? 1. Menyiapkan diri, latihan lapar 37 persen 2. Minum vitamin yang banyak untuk menjaga kondisi 18 persen 3. Nggak ada persiapan, sudah kegiatan rutin sih 45 persen

juga, 15 persen responden mengaku mengurangi sedikit kegiatan yang kurang penting untuk menghemat tenaga. Tetapi, banyak juga KoMuers yang berusaha untuk beraktivitas seperti sebelum ramadan. Bahkan, 58 persen KoMuers mengaku justru menjalani kegiatan yang lebih banyak. Selain kegiatan reguler, mereka harus mengikuti kegiatan ramadan. Mulai pengajian, safari ramadan, dan kegiatan-kegiatan rohani lainnya. Meski lapar, memang bukan berarti KoMuers hanya bisa tinggal di rumah dan menarik diri dari aktivitas semula. Jika itu yang terjadi, ramadan yang sebenarnya penuh berkah bisa terasa sangat membosankan. Rupanya, KoMuers mempunyai trik khusus untuk bisa tetap enjoy selama ramadan.

Caranya, dengan membuat diri mereka asyik dengan kegiatan ramadan. Sebanyak 49 persen KoMuers mengaku menyibukkan diri dengan kegiatan di luar rumah untuk melupakan lapar. “Kalau kita sibuk, nggak terasa sudah maghrib. Laparnya jadi lupa,” kata Dea, siswi SMA di Kota Kediri. Sejumlah 35 persen KoMuers lainnya, memilih menghabiskan waktu menjelang maghrib dengan ngabuburit. Sisanya, sebanyak 16 persen KoMuers mengaku sengaja membuat menu makanan khusus untuk buka dan sahur. Dengan begitu, mereka akan semangat menjalani puasa. Yup..apapun yang dilakukan KoMuers untuk menyambut ramadan, yang terpenting hal tersebut bisa mendorong kita untuk menjalankan ibadah dengan ikhlas dan khusyuk. (Lucky, Firda)

Apakah KoMuers mengurangi kegiatan selama ramadan? 1. Nggak. Kegiatannya tetap banyak 27 persen 2. Malah lebih banyak, ditambah kegiatan ramadan 58 persen 3. Sebisa mungkin menghindari kegiatan yang kurang penting 15 persen Apa trik KoMuers untuk membuat ramadan tetap menyenangkan? 1. Lupakan lapar dengan sibukkan diri di luar rumah 49 persen 2. Ngabuburit bareng teman-teman 35 persen 3. Buat menu buka dan sahur yang yummi agar semangat puasa 16 persen

Paket Happy Song di Inul Vizta

KOMUNIKATIF: Peserta diklat mengajukan pertanyaan kepada pemateri Radar Kediri.

Kritisi Gizi Buruk dan Fogging PPNI Gelar Diklat Jurnalistik Penulisan Artikel Media Massa KEDIRI- Peserta diklat (pendidikan dan pelatihan) jurnalistik di STIKES Ganesha Husada, kemarin langsung action. Dalam acara yang digelar Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Kediri itu, mereka tak hanya mengikuti materi teori. Namun juga praktik menulis artikel. Bahkan karya yang diangkat cukup kritis. Mulai soal keperawatan, stroke, hipertensi, problema remaja, fogging untuk demam berdarah hingga gizi buruk. Menurut Alfan Sugianto, Ketua PPNI Kota Kediri, kegiatan menulis bisa menjadi media informasi sekaligus komunikasi. “Terutama bagi tenaga keperawatan dan masyarakat pada umumnya,” ujarnya. Sehingga peserta diklat mempunyai

profesionalitas yang tinggi di bidang keperawatan juga jurnalistik. “Mereka yang menguasai dan bersahabat dengan informasi akan menguasai dunia,” kata Alfan. Diklat digelar sejak pukul 09.00 di salah satu ruang STIKES Ganesha Husada. Diawali penyampaian materi keperawatan dan jurnalistik dari Titik Juwariyah, dosen STIKES Ganesha Husada, dilanjutkan materi menulis artikel di media massa oleh Endro Purwito dari Radar Kediri. “Tadi dikatakan penulisan berita harus akurat, berimbang dan klir. Nah yang klir itu bagaimana?,” kata Prasojo, peserta dari RSUD Gambiran. dengan nada tanya. Menurut Endro, berita yang klir adalah berita yang jelas dan lengkap. Yakni yang mengandung unsur 5W dan 1 H. Sehingga pembaca menjadi terang dan tidak penasaran. Sebab informasi sudah disampaikan komplet.“Pembaca tak bertan-

ya-tanya lagi karena terpenuhi rasa ingin tahunya,” terangnya. Ada pula Margiono, perwakilan Puskesmas, yang bertanya soal opini pribadi yang dimuat di media massa. Yeni, dari komisariat pendidikan PPNI, menanyakan tentang perbedaan karya tulis ilmiah dengan artikel. “Keduanya sama-sama berdasarkan fakta. Namun bedanya pada bahasa dan teknik penulisan,” urai Endro. Di akhir materi, artikel yang ditulis peserta langsung dinilai pemateri dan panitia. Hasilnya, artikel berjudul ‘Gizi Buruk di Negeri Gemah Ripah Loh Jinawi’ karya Indah Rahmaningtyas, menjadi yang terbaik. Sedangkan artikel yang ditulis Sulistyo Basuki berjudul ‘Fogging, Mencegah atau Meracuni ?’ meraih juara kedua. Erwanto yang menulis artikel ‘forum temu remaja’ mendapat juara ketiga. (ndr/im)

Menulis Berita Itu Tidak Sulit Siswa MTsN Puncu Antusias Ikut Safari Jurnalistik Ramadan KEDIRI- Menulis ternyata tak sesulit yang dibayangkan. Itulah yang dirasakan siswa-siswi MTsN Puncu saat mengikuti Safari Jurnalistik Ramadan Radar Kediri pada Sabtu (7/8) lalu. Para peserta terlihat sangat antusias belajar dan mengikuti materi jurnalistik. Acara dimulai sekitar pukul 09.00 menghadirkan pemateri Moch. Syifa, wartawan Radar Kediri. Lajang asli Rejomulyo, Kota Kediri ini mengupas seputar dasar-dasar penulisan berita. “Menulis berita itu sebenarnya mudah,” kata Syifa kepada para peserta. Hal yang harus dipahami saat menulis berita di antaranya adalah unsur

5W+1H. Jika unsur itu telah terpenuhi, menulis berita akan menjadi sangat mudah. “Selanjutnya hanya tinggal mengembangkan saja,” urainya. Selain cara penulisan berita yang baik, para peserta kemarin juga belajar teknikteknik wawancara dengan narasumber. Mulai dari menyiapkan materi pertanyaan hingga mencatat poin-poin wawancara. Usai mendapatkan materi, peserta diberikan kesempatan untuk tanya jawab. Di antara mereka ada yang tertarik mengetahui kode etik jurnalistik. “Apa saja sebenarnya kode etik jurnalistik itu?,” tanya Agus, salah satu peserta. Menjawab pertanyaan itu, Syifa memaparkan ada banyak poin yang terdapat dalam kode etik jurnalistik. Di antaranya adalah menjaga kepercayaan

narasumber. Hal itu penting karena narasumber seterusnya akan percaya dengan pemberitaan yang dimuat di media massa. Selanjutnya peserta praktik menulis berita. Tema bisa kejadian di sekitar MTsN atau acara diklat jurnalistik itu sendiri. Yang terpenting unsur-unsur berita harus terpenuhi. Hasilnya, beberapa peserta bagus dalam membuat tulisan. Hanya butuh latihan secara teratur saja agar tulisan bisa menjadi semakin baik. “Kuncinya ada pada latihan,” tandas Syifa. Sementara itu, Kepala MTsN Puncu Jamiluddin berharap agar pelatihan nantinya bisa menjadi bekal bagi para siswa untuk menulis. Terlebih saat ini MTsN Puncu juga sudah memiliki buletin. “Semoga saja nanti bisa bisa berkelanjutan,” katanya.(fa/ndr)

INTERAKTIF : Moch Syifa berdialog dengan peserta Safari

KEDIRI- Berkaraoke di Inul Vizta Light Kediri kini semakin menyenangkan. Tak perlu khawatir tak punya uang untuk bisa berkaraoke dengan teman atau keluarga. Karena kini Inul Vizta Light Kediri menawarkan Paket Happy Song dengan harga yang terjangkau. Manajer Inul Vizta Light Kediri Naning mengatakan paket-paket tersebut diberikan untuk memanjakan para konsumen yang hobi bernyanyi. “Ada empat paket yang kami tawarkan,” katanya. Untuk paket Happy Song 1 konsumen cukup membayar Rp 103.400/nett. Dengan harga itu, sudah bisa menikmati free room small dua jam, lemon tea 4 pax dan risoles mayonnaise 1 pax. Sedangkan untuk Happy Song 2, konsumen cukup merogoh kocek Rp 156.200/nett dan akan mendapatkan fasilitas free room medium dua jam, tahu crispy 1 pax dan fanta/sprite/green sand 6 pax. Tak hanya itu, bagi konsumen yang ingin berkaraoke ramai-ramai, bisa memilih paket Happy Song 3. Cukup membayar Rp 230.550/nett bisa mendapat free room large dua jam, joy green tea/sosro 8 pax, vizta light sandwich 2 pax dan French fries 1 pax. Sedangkan untuk Happy Song 4, biayanya cukup Rp 356.400/nett. Customer bisa menikmati free room deluxe dua jam, beer Bintang 1 pitcher,

tahu crispy 2 pax, lumpia udang 2 pax dan Greensand 5 pax. “Paket-paket yang kami tawarkan harganya cukup terjangkau,” lanjut Naning. Semua paket-paket tersebut bisa dinikmati pada Senin-Kamis pukul 10.00-16.00. Tidak berlaku untuk hari besar. Dan yang paling penting harga sudah termasuk pajak pelayanan. Lebih lanjut Naning mengatakan fasilitas di ruang karaoke Inul Vizta Light Kediri nyaman. Didukung teknologi canggih. “Tentunya dengan pelayanan yang ramah dan memuaskan,” tuturnya.(fa/ndr)

NYAMAN : Karyawati menunjukkan ruang VIP Inul Vizta Light Kediri.


08092010