Issuu on Google+

1

RABU 6 FEBRUARI TAHUN 2013

Batalkan HGB Tanah Batikan

Batikan Residence Tak Bermasalah, Semua Izin Terpenuhi

Gubernur Surati Kepala Kantor Wilayah BPN DIJ JOGJA - Pemprov DIJ telah melakukan sejumlah langkah menyikapi kasus tanah negara di Batikan yang telah berubah status kepemilikannya. Di antaranya, Gubernur DIJ Hamengku Buwono X secara resmi telah melayangkan surat kepada kepala Kanwil BPN DIJ. Isinya, gubernur minta agar sertifikat hak guna bangunan (HGB) nomor 47/HGB/BPN.34/2010 tanggal 30 Agustus 2010 tentang pemberian HGB atas nama PT Respati Mandiri dibatalkan. “Surat gubernur nomor 593/4680 telah dikirimkan pada Januari 2012. Hak atas tanah tersebut cacat hukum,” ujar Kepala Biro Hukum Setprov DIJ Sumadi SH kemarin (5/2) Baca Batalkan... Hal 11

MOCH ASIM/RADAR JOGJA

BEDA LOKASI: Tanah negara milik Pemprov DIJ di Batikan yang akan dibangun Batikan Riverside oleh PT Respati Mandiri kemarin (foto kiri). Perumahan Batikan Residence milik PT Mekar Jaya Land yang izinnya sudah terpenuhi (foto kanan).

PERUMAHAN Batikan Residence di Jalan Batikan, Umbulharjo, Jogja, tak bermasalah. Seluruh perizinan pembangunan sepuluh rumah dan empat unit ruko di sebelah barat SD Pandeyan tersebut telah lengkap. Itu mulai dari sertifikat tanah sampai dengan izin mendirikan bangun-bangunan (IMBB) tak menjadi persoalan Baca Batikan... Hal 11

Shelter Transjogja Tak Masuk Hibah JOGJA - Usulan penghapusan aset Pemkot Jogja kepada DPRD Kota Jogja ternyata hanya terkait 20 unit bus Transjogja. Sampai sekarang pemkot belum berpikir menghapus 44 shelter Transjogja yang tersebar di sejumlah lokasi di Kota Jogja. ”Belum, itu aset terpisah. Sekarang, kami hanya serius menyelesaikan pembahasan penghapusan aset bus saja,” tandas Kepala Dinas Bangunan Gedung dan Aset Daerah (DBGAD) Kota Hari Setyowacono kemarin (5/2). Hari menjelaskan, 44 shelter yang dibangun 2005 dan 2007 sampai saat ini masih milik pemkot. Operasional dari shelter itu berada di bawah UPTD Transjogja sesuai Peraturan Gubernur DIJ Nomor 48 Tahun 2008. ”Statusnya masih milik pemkot,” ujar Hari. Terhadap shelter tersebut, lanjut Hari, bisa masuk penghapusan aset. Ini tergantung pembahasan dengan Dewan Kota. ”Kalau memang ada, tentu saja akan kami tindak lanjuti pelepasan aset tersebut untuk dihibahkan ke Pemprov DIJ,” katanya Baca Shelter... Hal 11

ASET DAERAH: Bus Transjogja berhenti di salah satu shelter. Status shelter tersebut adalah milik Pemkot Jogja.

MOCH ASIM/RADAR JOGJA

Heran Kenapa Harus Mengadu ke Komnas HAM

Kawal Pemutihan Kredit Macet Korban Gempa

Keraton Soal Sengketa Magersari Suryowijayan JOGJA - Keraton Jogja berharap masalah tanah magersari di Jalan Suryowijayan, Mantrijeron, Jogja yang menjadi sengketa antara Cahyo Antono dengan lima warga penghuni tanah tersebut segera bisa diselesaikan. Lima warga itu adalah Mantodiharjo, Eddy Sukarna, Heru Marjono, Prayitno, dan Parjono. Mereka diharapkan bersedia menerima tali asih yang diberikan Cahyo sebagai orang yang memegang surat kekancingan atas tanah sultan ground (SG) itu. “Cahyo sudah menyanggupi. Saya harap mereka juga terima,” ungkap Penghageng Panitikismo Keraton Jogja KGPH Hadiwinoto saat bertemu dengan Komisi A DPRD DIJ di gedung Dewan Provinsi kemarin (5/2)

JOGJA - Pemprov DIJ akan mengawal proses pemutihan kredit macet korban gempa di sejumlah bank milik badan usaha milik negara (BUMN). Itu sebagai tindak lanjut hasil rapat dengar pendapat antara Komisi VI DPR RI dengan Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan, Gubernur DIJ Hamengku Buwono X dan beberapa direksi bank BUMN. Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) DIJ Riyadi Ida Bagus Subali menyatakan akan bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) guna memastikan kebijakan penghapusan kredit macet itu tuntas dilakukan. ”Termasuk memastikan agunan mereka sudah dikembalikan,” ujarnya Riyadi kemarin (6/2)

Baca Heran... Hal 11

Baca Kawal... Hal 11

SMS WAE Astrilia Nur Puspitasari, Penari Tarian Jawa yang Gemar Salsa

Dahulu Lemah lembut, Kini Menari Bebas dan Ekspresif Salsa kian populer. Tarian energik itu banyak diminati perempuan muda. Salah satunya adalah Astrilia Nur Puspitasari. Bagi dia, salsa tidak hanya sebuah seni menari. WAHYU METASARI, Sleman

Pangkas Pohon Dekat Pasar Kolombo Salut dengan pemangkasan pohon di dekat Pasar Kolombo. Namun yang sebelah utara pasar kok belum dipangkas. Ranting pohonnya sudah terlalu rimbun. +6285642324518 http://www.radarjogja.co.id

@radarjogja

Astrilia Nur Puspitasari META/RADAR JOGJA

MAHASISWA semester pertama Fakultas Hukum UGM Jogjakarta itu terlihat ceria. Dia terlihat mengumbar senyum. ”Daripada stres terus terjun ke hal-hal negatif maka terjunlah ke kegiatan positif seperti menari,” jelas Astri kepada Radar Jogja beberapa waktu lalu. Dia mengaku memiliki kiat khusus

untuk mengusir dan mengatasi stres. Kiat itu adalah menekuni salsa. Menurut dia, salsa bukan sekadar tarian eksotis yang memiliki banyak keindahan. Tarian ini mampu menjadi sarana ampuh sebagai penghilang penat dan mengurangi beban pikiran Baca Dahulu... Hal 11

Tekanan Darah Tinggi Terkadang Menyebabkan Kematian Lebih dari seperempat penduduk dunia menderita hipertensi. Begitu menurut data PBB tahun 2008. Tahun 2012? Mungkin lebih dari itu. Gawatnya, penyakit ini bisa menimbulkan kematian. Tekanan darah dikatakan tinggi bila lebih dari 140/90 mmHg. Normalnya 120/80. Angka itu didapat dari perbandingan tekanan sistolik dengan diastolik. Sistolik adalah tekanan yang dibuat jantung saat memompa darah ke arteri. Dan diastolik adalah tekanan pada arteri di saat jantung istirahat di antara dua denyut. Berdasarkan penyebabnya, hipertensi dibagi dua: primer dan sekunder. Hipertensi primer tidak diketahui penyebabnya. Sekitar 90% dari penderita hipertensi tergolong jenis ini. Hipertensi sekunder penyebabnya dapat diketahui, seperti kelainan pembuluh darah ginjal, tiroid, dan kelenjar adrenal. Untuk menjaga tekanan darah tetap normal, yang

perlu dilakukan adalah mengoreksi gaya hidup, yang meliputi penurunan berat badan, pembatasan asupan garam, diet kolesterol dan lemak jenuh, pembatasan konsumsi alkohol dan kopi, menjauhi stres, menggunakan suplemen potasium, kalsium, kalium, dan magnesium, tidak merokok, serta rajin berolahraga. Penyakit ini bisa timbul tanpa didahului keluhan. Karena itu, hipertensi disebut juga silent killer. Karena itu, pengobatannya sangat penting dilakukan dengan tepat. Bila tidak, hipertensi berpotensi menimbulkan penyakit jantung kardiovaskuler dan stroke. Saat ini, tiap tahun diperkirakan 17 juta orang terserang stroke dan penyakit jantung. Guna mencegah hipertensi, yang paling utama untuk dilakukan adalah menjaga pola makan, berolahraga dengan teratur, dan menjaga mood atau pikran untuk tidak stres.

Bersambung keHal 11 e-mail: radarjogja@gmail.com


2

Rabu 6 Februari 2013 R A D A R

J O G J A

Kinerja KPID-KIP Terancam Lumpuh Gaji Karyawan Belum Terbayar JOGJA – Kinerja Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi DIJ terancam lumpuh. Pemicunya dana hibah dari Pemprov DIJ sampai sekarang belum kunjung cair. Buntutnya, pembayaran rekening listrik dan telepon terkena imbasnya. ”Gaji karyawan dan gaji komisioner juga terbayar,” kata Ketua KPID DIJ S. Rahmat M. Arifin kemarin (5/2). Rahmat menjelaskan hingga kini status sekretariat KPID memang belum menjadi bagian dari satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemprov DIJ. Ketidakjelasan itu membuat status sekretariat KPID harus menempel pada instansi lain yakni Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi

(Dishubkominfo) DIJ. Selain status, masalah lain muncul terkait perbedaan tafsir atas Pergub No. 46.1 Tahun 2012 tentang Tata Cara Hibah dan Bantuan Sosial. Jika pada naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) terdahulu cukup ditandatangani antara gubernur dengan penerima hibah, kini ada perubahan subjek yang meneken NPHD. Perbedaan tafsir itu terjadi pada pasal 7 ayat (2) Pergub No. 46.1 Tahun 2012 yang berbunyi gubernur menunjuk pejabat yang diberi kewenangan menandatangani NPHD. Sedangkan dalam ayat (3) berbunyi penunjukan pejabat sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diberikan kepada kepala SKPD teknis sesuai program kegiatan yang diampu. “Dishubkominfo terkesan terlalu berhati hati bahkan takut untuk merealisasi penandatanganan NPHD yang berakibat lambat-

nya proses pencairan dana,” tandasnya. Selain berhati-hati, dishubkominfo sempat menawarkan solusi agar ada SK gubernur sebagai turunan dari pergub tersebut. Jika ada SK gubernur, maka dishubkominfo bersedia menandatangani NPHD. “Jika yang dikehendaki seperti itu tentu proses pencairan anggaran untuk KPID DIJ makin tidak jelas tenggat realisasinya,” paparnya. Idealnya anggaran hibah itu sudah dapat direalisasikan pada minggu kedua Januari. Namun kenyataan selama ini hibah baru cair pada Februari, bahkan lebih lama lagi. Mengantinsipasi agar fungsi pelayanan tak terganggu, KPID menawarkan solusi perjanjian hibah dikembalikan antara gubernur dengan pengelola anggaran tanpa melalui SKPD teknis. Anggaran KPID DIJ langsung berada di bawah Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) DIJ.

Setali tiga uang, nasib serupa juga dihadapi Komisi Informasi Provinsi (KIP) DIJ. Sampai sekarang anggaran kegiatan maupun gaji karyawan dan komisioner juga tertunda. “Otomatis berbagai kegiatan yang kami rancang belum dapat jalan,” tutur Ketua KIP DIJ Siti Roswati Handayani kemarin. Selama dua tahun berkiprah, lembaga negara yang dibentuk berdasarkan UU No 14 Tahun 2008 itu belum dapat maksimal. Itu antara lain karena keterbatasan sarana dan prasarana KIP. Kantor KIP sampai sekarang masih menumpang di lantai dua gerai investasi BKPM DIJ Jalan Katamaso dan belum memiliki ruang sidang untuk ajudikasi menyelesaikan sengketa informasi. “Kantor kami juga sering bocor kalau hujan,” ucap mantan anggota LOD DIJ periode 2005-2008 ini. (mar/kus)

KELEMBAGAAN

Penanggulangan Kebakaran Masuk Tipe B JOGJA - Status penanggulangan kebakaran masuk dalam Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja memiliki tipe B. Itu terungkap dari hasil evaluasi gubenur DIJ nomor 405/KEP/2012. Pemkot Jogja sudah menyampaikan penilaian itu ke DPRD Kota Jogja. ”Selanjutnya hanya Selanjutnya menunggu dari dewan hanya terkait pembahasannya seperti apa selanjutnya,” menunggu dari terang Asisten Seketaris dewan terkait Daerah Bidang Pemerintahan Pemkot Jogja Achmad Fadli di kantornya pembahasannya kemarin (5/2). seperti apa Menurutnya, status selanjutnya.” tipe B tersebut membuat BPBD Kota mesti ACHMAD FADLI dipimpin kepala pelakAsisten Seketaris Daerah Bidang sana dari pejabat eselon Pemerintahan Pemkot Jogja III. Setelah itu, kantor Penanggulangan Kebakaran Bencana dan Perlindungan Masyarakat Kota Jogja masuk menjadi bagian BPBD. Namun, tidak semua bagian ditangani BPBD. Perlindungan masyarakat dan penanggulangan kegawatdaruratan yakni Yogyakarta Emergency Service (YES) 118 tidak perlu dimasukkan ke instansi itu. Menurut dia, perlindungan masyarakat dan penanggulangan kegawatdaruratan akan disatukan dengan satuan polisi pamong praja yakni berada di bawah koordinasi Dinas Ketertiban Kota Jogja. Sebelumnya, dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) BPBD disebutkan BPBD ditetapkan sebagai badan yang akan dibentuk dengan tipe A. Menanggapi hal tersebut, Kepala Bagian Hukum Pemerintah Kota Jogja Basuki Hari Saksono mengatakan, alasan ditetapkan BPBD dalam tipe B dikarenakan adanya Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah. Hasil evaluasi dari gubenur telah diterima pada 7 Januari langsung dilakukan penyesuaian dengan Raperda BPBD. Raperda itu telah dikirim ke DPRD Kota pada 21 Januari. (hrp/amd)

AHMAD RIYADI/RADAR JOGJA

MENYIMAK: Para terdakwa saat mendengarkan keterangan saksi ahli yang dibacakan jaksa penuntut umum dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jogjakarta kemarin (5/2).

Saksi Ahli Nilai Dana Tunjangan Melanggar JOGJA - Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi senilai Rp 3,056 miliar yang melibatkan 33 mantan anggota DPRD Gunungkidul kembali digelar di Pengadilan Tipikor Jogjakarta kemarin (5/2). Sidang beragenda mendengarkan keterangan saksi ahli yang diajukan jaksa penuntut umum (JPU) dan penasihat hukum terdakwa tersebut berlangsung sekitar 1,5 jam. Dalam kesaksiannya secara tertulis, Direktur Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) UGM Jogjakarta Zaenal Arifin Muchtar menyatakan, pemberian tunjangan kepada anggota Dewan Gunungkidul pada APBD 2003 dan 2004 bertentangan dengan hukum. Di antaranya, PP Nomor 105 Tahun 2000, Keppres Nomor 42 Tahun 2002, dan Keputusan Mendagri Nomor 29 Tahun 2002.

Penilaian ini muncul karena alokasi tunjangan kesehatan, perumahan, dan transportasi tersebut tidak memiliki landasan hukum. ”Kreasi penambahan berbagai jenis pendapatan anggota DPRD berupa tunjangan melanggar hukum. Sebab, dalam peraturan pemerintah maupun peraturan yang lain tidak ada yang mengatur alokasi tunjangan tersebut,” kata Arifin dalam kesaksian tertulisnya yang dibacakan secara bergantian oleh dua JPU yakni Sigit Kristiyanto SH dan Niken Retno Widarti SH. Selain alokasi tunjangan, alokasi dana yang diterima setiap fraksi di DPRD Gunungkidul juga bertentangan dengan hukum. Alasannya, fraksi bukan bagian dari alat kelengkapan dewan. Fraksi adalah bagian lain di luar mekanisme

sektor yang memiliki nilai nominal besar, walau pertumbuhan sektor yang bersangkutan relatif kecil,” terang Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik BPS DIJ Andy Suwandi kemarin (5/2). Sektor keuangan, realestat dan jasa perusahaan mengalami pertumbuhan tertinggi 9,95 perse. Tapi, pertumbuhan itu hanya memberikan kontribusi sebesar 0,98 persen terhadap total pertumbuhan DIJ. Sedangkan sektor jasa-jasa yang tumbuh lebih rendah sekitar 7,09 persen. Tapi, sector ini dapat menyumbang total pertumbuhan DIJ sebesar 1,22 persen. Sumber utama pertumbuhan ekonomi DIJ pada 2012 adalah konsumsi rumah tangga yang mencapai 3,22 persen. Setelah itu, disusul pembentukan modal tetap bruto (PMTB) 1,30 persen dan konsumsi pemerintah 1,06 persen.  PDRB per kapita atas dasar harga berlaku pada 2012 mencapai Rp 15,90 juta (USD 1.700,31). ”Lebih tinggi dibandingkan dengan 2011 sebesar Rp 14,61 juta (USD 1.679,64),” jelasnya. (pra/amd)

tentu menjadi dasar pertimbangan majelis hakim dalam putusan nanti,” ujar Igt Eko. Usai mendengarkan keterangan saksi ahli, persidangan dilanjutkan dengan agenda mendengarkan pendapat dari saksi yang diajukan penasihat hukum terdakwa. Saksi itu yakni Bambang Eko Prabowo. Dalam persidangan, mantan anggota DPRD Gunungkidul periode 1999-2004 yang kini duduk sebagai anggota DPRD Provinsi DIJ ini mengatakan, pembahasan alokasi anggaran 2003 dan 2004 dilakukan oleh pimpinan dewan bersama sekretaris dewan. Selanjutnya, ujar dia, anggaran itu dibahas oleh eksekutif. ”Ketika dibahas di rapat panitia anggaran DPRD, alokasi tunjangan sudah ada dalam RAPBD. Jadi, anggaran itu ada atas usulan eksekutif,” terang Eko. (mar/amd)

Pahami Agama, Anak Perlu Pendampingan

Pertumbuhan Ekonomi DIJ Naik 5,32 Persen JOGJA - Sektor perdagangan, hotel, dan restoran masih menjadi sumber utama pertumbuhan ekonomi DIJ. Berdasarkan data yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) DIJ, sektor ini menyumbang 1,39 persen terhadap produk domestik regional bruto (PDRB). Sektor jasa menjadi penyumbang terbanyak kedua. Sektor ini memasok 1,22 persen. Urutan ketiga ditempati sektor keuangan, realestat, dan jasa perusahaan. Sektor ini member kontribusi 0,98 persen. Pertumbuhan ekonomi DIJ pada 2012 yang diukur dari kenaikan PDRB atas dasar harga konstan 2.000 meningkat sebesar 5,32 persen dibanding 2011. Hampir semua sektor ekonomi mengalami pertumbuhan positif. Hanya sektor industri pengolahan yang berkontraksi 2,26 persen. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor keuangan, real estat dan jasa perusahaan. Pertumbuhan mencapai 9,95 persen.  ”Besarnya sumbangan masingmasing sektor dalam menciptakan laju pertumbuhan ekonomi didominasi oleh sektor-

kelembagaan parlemen. ”Dana fraksi ilegal karena tidak ada rujukan hukumnya,” tambah ahli hukum tata negara UGM itu. Ketidakhadiran saksi ahli di persidangan sempat dipersoalkan penasihat hukum para terdakwa. Mereka menilai kesaksian ahli dari UGM itu patut dipertanyakan. Sebab, pendapatnya hanya dibacakan oleh JPU. Ini menjadikan penasihat hukum terdakwa tidak memiliki kesempatan mengajukan pertanyaan. ”Kami keberatan karena saksi ahli yang tidak hadir di persidangan,” kata Trisno Raharjo, penasihat hukum terdakwa. Ketua Majelis Hakim Igt Eko Purwanto SH merespons pernyataan Trisno. ”Keberatan penasihat hukum akan dicatat. Perlu diingat, pendapat saksi ahli belum

DWI AGUS/RADAR JOGJA

ANCAMAN LATEN: Pembicara dalam diskusi film Mata Tertutup di Aula Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta kemarin (5/2).

JOGJA - Gerakan Negara Islam Indonesia (NII) diyakini terus beraksi. Saat ini diperkirakan proses rekruitmen anggota NII semakin tidak terkendali. Kondisi ini belum disikapi serius pemerintah. Bahkan, pemerintah kurang peduli menyikapi fenomena ini. Hal itu terungkap dalam acara pemutaran dan diskusi film berjudul Mata Tertutup yang diselenggarakan Maarif Institute di Aula Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta kemarin (5/2). Diskusi ini menghadirkan Ken Setyawan yang merupakan anggota NII Crisis Center dan mantan aktivis NII, pakar radikalisme agama UIN Sunan Kalijaga, dan beberapa pemeran dalam film Mata Tertutup. Salah satu kunci untuk menghadang aksi

NII adalah jalinan komunikasi yang intensif antara orang tua dengan anak. ”Perlu pendampingan untuk memahami ajaran suatu agama,” terang Ken. Menurut data NII Crisis Center, sepanjang 2012 ada 500 kasus anak hilang. Dari jumlah itu, sekitar setarus 100 anak bergabung ke NII. ”Gerakan radikal ini biasanya menggunakan ayat-ayat suci Alquran untuk memuluskan jalan mereka. Melalui film ini diharapkan mampu membuka mata karena realitas yang dibangun dalam film sesuai dengan realitas di lapangan,” ujar Ken. Produksi film Mata Tertutup yang disutradarai Garin Nugroho ini merupakan bagian program besar Maarif Institute yang bertema Generasi Toleran dan Anti Kekerasan. (dwi/amd)

            

Stok Darah Jogja

“Tahun sudah berganti, jangan lupa untuk donor darah kembali. Agar hidup menjadi lebih berarti, memberi tanpa minta ganti, kecuali cinta Ilahi.” Herry Zudianto, Ketua PMI DIJ

02748362000

berisi sel darah putih

PT.JaringanLintasUtara Jl.SeturanRayaKav.MadukismoNo.31 Caturtunggal,Depok,Sleman,Yogyakarta Tel.02744332657Fax.02744332975 http://www.jatara.net.id   JATARA – The real future internet connection


3

Rabu 6 Februari 2013 KULINER

Lautan Seafood dengan Perut Ikan

Juan Loo Spesial Juan Loo, itulah nama makanan berkuah yang mirip dengan steamboat. Sup dengan campuran udang, cumi, ikan kakap dan sayuran yang disajikan dalam tungku menjadi salah satu menu unggulan terutama pada perayaan Imlek nanti.

DI Warung Makan Chinese Tio Ciu Juan Loo tampil berbeda. Juan Loo seafood dan perut ikan yang dikeringkan menjadi menu andalan di rumah makan yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman Jogja ini. Juan Loo merupakan menu keluarga. Enaknya dimakan bersama-sama mengingat porsinya yang lumayan besar. Sebagai pelengkapnya, sup ini dapat dinikmati bersama nasi dan lauk lain seperti ikan gurameh asam manis atau ayam. Staf Pengelola Warung Makan Tio Ciu Marsono mengatakan bagi yang akan memperingati Imlek dengan keluarga tidak ada salahnya mencoba Juan Loo Spesial. Sup seafood ini berisi sayuran sawi putih, jamur merang, daun bawang, tofu (tahu Jepang) dan perut ikan. Juan Loo akan menambah suasana perayaan Imlek semakin berkesan. Marsono menuturkan Jaun Loo merupakan sup seafood asal Tionghoa yang dimasak diatas panci bertungku berisikan ri isika sika kan n arang. a Uniknya makanan yang hampir ha am mirip dengan steamboat ini in n menggunakan Hie Pyo (perut ikan kering) sebagai camu purannya. ”Tekstur Hie Pyo yang renyah mirip dengan krecek (kerupuk kulit) berpadu dengan segarnya kuah seafood yang bening memberikan kkarakter rasa Juan Loo,” katanya Selasa Sel Se l (5/2). Marsono Ma ar menjelaskan cara memasak Juan Loo memang sedikit berbeda. Sebelum dimasukkan dalam panci bertungku, sup dimasak setengah matang terlebih dahulu. Baru kemudian dituangkan ke dalam panci supaya matang dan tingkat kepanasannya terjaga. ”Mengutamakan rasa aslinya. Masakan Tionghoa identik dengan rasa oriental lengkap dengan kuah bening yang gurih dan segar,” katanya. Marsono mengungkapkan bahan yang digunakan cukup sederhana, aneka seafood, sayuran dan potongan perut ikan. Bumbunya hanya menggunakan bumbu dasar seperti bawang putih, garam, dan merica. Sehingga dari segi penampilan, Juan Loo ini lebih mirip lautan seafood daripada sup. Selain itu, Marsono menuturkan, seafood yang digunakan semuanya harus fresh. Mengingat kaldu yang dihasilkan akan cederung lebih gurih dan enak jika seafood yang digunakan dalam keadaan segar. ”Setiap kali pengujung memesan baru kita masakan,” katanya.(ayu/ila)

WAHYU METASARI/RADAR JOGJA

WIJEN: Kue dari bahan tepung ketan diisi dengan kacang tanah dengan rasa manis menjadi pilihan kudapan saat berkumpul dengan keluarga. Dipadu dengan hangatnya teh menciptakan sensasi tersendiri.

Camilan Tradisional Manis dan Kenyal FOTO-FOTO: MOCH ASIM/RADAR JOGJA

PORSI BESAR: Juan Loo merupakan menu keluarga. Semakin nikmat jika dikonsumsi bersama-sama saat acara spesial.

Rahasia Kelezatan

Juan Loo Seafood segar membuat kuah kaldu bening dan terasa lebih gurih. Bahan yang digunakan aneka seafood, sawi putih, jamur merang, daun bawang, tofu dan potongan perut ikan. Bumbu sederhana berupa bawang putih, garam dan merica. Sebelum dimasukkan dalam panci bertungku sup dimasak setengah matang terlebih dahulu. Paling nikmat disantap bersama dengan keluarga.

TIDAK lengkap rasanya jika merayakan tahun baru Imlek tanpa disertai camilan. Moci, kue tradisional dengan isi kacang tanah, jadi salah satu pilihan. Moci enak disantap sebagai pendamping minum teh bersama keluarga. Aroma kue yang khas dipadu dengan hangatnya teh menciptakan sensasi tersendiri. Rasa kue moci yang manis dan kenyal memiliki banyak nilai filosofis dan makna. Rasa manis yang terkandung dalam kue tersebut melambangkan manisnya sebuah kehidupan di masa depan. Sedangkan tektur kenyalnya dapat diartikan sebagai perekat hubungan manusia. Karyawan Toko Oleh-oleh Bu Tini Ayu, 25, mengatakan moci merupakan makanan tradisional yang sering dicari saat Imlek. Namun khusus tahun ini penjualan kue moci sedikit menurun karena stoknya yang tidak banyak. Pasalnya, untuk mendatangkan kue moci harus memesan terlebih dahulu ke Semarang. ”Dijogja sendiri, pembuat kue moci sudah jarang. Makanya kita pesan hingga Jawa Tengah,” katanya ditemui di kios yang terletak di Jalan Mataram kemarin (5/2). Dijelaskan moci terdiri dari dua jenis, khas Jawa dan Tionghoa. Bedanya moci Tionghoa identik dengan balutan wijen pada lapisan luarnya. Sedangkan moci Jawa polos hanya dibalut dengan tepung ketan saja.(ayu/ila) WAHYU METASARI/RADAR JOGJA

JUARA LOMBA FOTO GRAND OPENING RAY DIGITAL JOGJAKARTA

PERINGKAT KE-1

Foto Karya Daniel Okky PP

MOCH ASIM/RADAR JOGJA

WHAT’SUPBOSHE

CLUB 2 CLUB @BOSHEJOGJA MALAM ini (6/2) Boshe kembali menampilkan suguhan entertainment untuk para clubbers Jogja. Setelah sukses dengan club2club bulan Januari kemarin. Di awal Februari ini club2club kembali diadakan. Kali ini giliran DJ YOGI SANCHEZ (1945MF/ Mithas Club) dari Cirebon yang akan tampil menghibur clubbers jogja. Selain DJ YOGI SANCHEZ (1945MF/ Mithas Club) yang akan tampil. Juga akan dimeriahkan oleh penampilan BOSHE SEXY

DANCER yang menambah meriah suasana malam. Menurut Public Relations Boshe MORIEZ TOMI sebagai barisan pertama pembuka DJ Boshe, DJ Juno Fabiano, DJ ALICIA dan DJ DITTO tampil dengan hentakan beat

ditemani MC Boems. Disambung dengan penampilan The Shine Band yang akan membawakan hits top40. Penampilan mereka ditemani oleh visual effect mapping dan new laser concept dari VJ Filiphoz yang membuat malam semakin megah dan terasa berbeda. Untuk info even terbaru clubbers bisa follow tweeter @morieztomitweet / @boshejogja, Clubbers Jogja bisa mendapatkan info reservasi dengan menghubungi (0274) 543477- 624041. (adv)

PERINGKAT KE-2 Foto Karya Frans Sinaga

PERINGKAT KE-3 Foto Karya Johan Hendarta


PENDIDIKAN

4

R A D A R

Rabu 6 Februari 2013

J O G J A

UGM Belum Menentukan Besaran UKT Harus Hitung Biaya Operasional Masing-Masing Prodi

BAHANA/RADAR JOGJA

BERANI: Acara seminar entrepreneurship Jadi Pengusaha Selagi Muda di Kampus Bina Sarana Informatika, kemarin.

Jogja Berpotensi Lahirkan Pengusaha Muda SLEMAN - Sebagai kota pelajar, Jogjakarta memiliki potensi menghasilkan pengusaha di usia muda. Maka tak heran banyak bermunculan usaha yang dikelola pelajar maupun mahasiswa di Jogja. ”Pengembangan wirausaha lebih cepat dilakukan di daerah-daerah seperti Jogja ketimbang Jakarta. Disebabkan lingkungan sekolah dan kampus mendukung berkembangan para pengusaha muda,”

ujar Kepala entrepreneur center Bina Sarana Informatika M Islahuddin, dalam acara Jadi Pengusaha Selagi Muda di kampus setempat (5/2). Acara dihadiri 150 pelajar dari 21 SMA se-Jogja. Para pelajar, belajar berbisnis dari salah seorang pengusaha muda Saptuari Sugiharto. Islahuddin menilai Jogja memiki atmosfer kuat untuk berwirausaha. Ini didukung keberadaan Jogja sebagai kota pariwisata. Para pe-

lajar dan mahasiswa bisa memulai usaha dari yang terkecil. Mulai dari cenderamata maupun makanan untuk oleh-oleh. Sementara itu Saptuari berpesan kepada para pelajar untuk memulai dari sesuatu yang kecil, dan membuang rasa malu. ”Harus ada aksi dan mulai melaksanakan. Kalau tidak ada usaha, semua teori dan ilmu bisnis cuma omong kosong,” tegasnya. (bhn/iwa)

Sekolah Belum Maksimal Terapkan MBS SLEMAN - Kebijakan pemerintah atas 20 persen anggaran negara dan daerah guna membiayai pendidikan menyebabkan aliran dana semakin besar. Namun, pemangku kebijakan di sektor pendidikan kerap merasa kekurangan. Guru Besar FEB UGM Prof Indra Bastian menilai tata kelola pendidikan dasar hingga menengah di Indonesia belum belum sepenuhnya menerapkan manajemen berbasis sekolah (MBS). Akibatnya pengelolaan keuangan sekolah sering dilupakan. ”Maka dari itu, lebih baik ma-

najemen keuangan sekolah dimasukkan dalam mata kuliah supaya ada lulusan yang mengerti cara mengelola keuangan sekolah,” jelas Indra dalam seminar Membangun Ekonomi dan Pendidikan Indonesia Berlandaskan UUD 1945 dan Syariat Islam di FE UNY (5/2). Berkaca dari penyelenggaraan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI), menurut Indra, RSBI salah satu sistem pendidikan yang telah menerapkan manajemen berbasis sekolah (MBS). Hanya saja, Indra menilai salah kaprah dalam penerapannya.

Kegagalan RSBI, menurut Indra terletak pada pungutan yang dibebankan sekolah kepada siswa. Setiap tahun sekolah melakukan pungutan yang besarannya selalu sama dan dinilai cukup besar. RSBI berdalih pungutan tersebut guna meningkatkan mutu pendidikan dengan diterapkannya teknologi informasi. Padahal, teknologi sendiri merupakan barang yang tak habis pakai. Dalam pelaksanaan MBS, terdapat tiga aspek komponen yang harus diperhatikan diantaranya pengembangan kurikulum, pe-

ngelolaan keuangan, dan peningkatan kualitas SDM. Sejak 2005 pembiayaan pendidikan berubah dengan dianggarkannya 20 persen untuk pendidikan. Seharusnya, 10 tahun ke depan kemajuan dunia pendidikan juga sepuluh kali lebih maju kualitasnya. Di sisi lain, terang Indra, disdik dan sekolah-sekolah yang ada di daerah harus cermat dalam mengelalola Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Pusat maupun BOS daerah, yang jumlahnya cukup banyak. ”Karena pengelolaannya tidak maksimal, sehingga hasil yang dicapai pun

tidak maksimal,” kritiknya. Menurut Indra, supaya MBS bisa berkembang yang harus dilakukan adalah memperkuat kurikulum yang menjamin relevansi, efisiensi, dan produtivitas pembentukan kompetensi dan juga memperkuat kapasitas manajemen sekolah melalui implementasi MBS. Selain Indra Bastian, hadir pula sebagai narasumber Islamic Devolopment Bank (IDB) Field Representative for Indonesia, Makhlani dan Wakil Dekan I FE UNY Prof Moerdiyanto sebagai moderator. (bhn/iwa)

SLEMAN - Susuai instruksi Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemendikbud mengenai penerapan uang kuliah tunggal (UKT) pada 2013 oleh perguruan tinggi negeri (PTN), baru UNY yang merumuskan besaran UKT. Sementara UGM dan UIN Sunan Kalijaga belum menentukan besaran UKT yang akan ditetapkan. Kepala Bidang Humas UGM Wijayanti menjelaskan UGM masih melakukan finalisasi rumusan penentuan besarnya UKT. Guna menentukan besarnya biaya per semester nantinya, harus menghitung biaya operasional dari masing-masing program studi (prodi). ”Basisnya melalui prodi. Kami tidak menggolongkan secara global baik eksak maupun sosial,” kata Wijayanti, Selasa (5/2). Terkait dengan Biaya Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) dari Kemendikbud apakah nantinya bisa meringankan siswa dalam membayar UKT, Wijayanti menjelaskan UKT maupun BOPTN tidak memiliki keterkaitan. Ini didasarkan pada penggunaan BOPTN yang telah ditentukan pusat. Sehingga tidak bisa dijadikan acuan melakukan pembiayaan di setiap prodi. Perempuan yang disapa Wiwit ini menjelaskan penerapan BOPTN pada semester ganjil 2012-2013, UGM lebih memanfaatkan dana bantuan untuk membebaskan SPP sebesar Rp 500.000 tiap mahasiswa baru. ”Bantuan ini juga dipergunakan untuk berlangganan ejournal, memperbesar bandwith serta mendanai kegiatan penelitian,” jelasnya. UGM mendapat kucuran BOPTN Rp 93 miliar. Baru 40 persen dana yang terserap. Minimnya keterserapan disebabkan jarak antara pencairan dengan pelaporan cukup

BAHANA/RADAR JOGJA

Basisnya melalui prodi. Kami tidak menggolongkan secara global baik eksak maupun sosial.” WIJAYANTI Kepala Bidang Humas UGM

singkat yakni 2-3 bulan. ”Apalagi untuk tender dan lelang membutuhkan waktu lama. Akibatnya, UGM memilih tidak menyerap 100 persen untuk optimalisasi. Dan memilih mengembalikan sisa dana ke pusat,” tambah Wiwit. Kepala Bidang Humas UIN Sunan Kalijaga (Suka) Maharani menjelaskan UIN Suka masih mempelajari kebijakan yang dikeluarkan Dikti. Berdasarkan informasi dari Pembantu Rektor Bidang Akademi, Nizar Ali, PTN yang berada di bawah Kementerian Agama (Kemenag) belum menerapkan UKT. ”Harus dijajaki dahulu seperti apa kebijakan yang dikeluarkan Kemendikbud,” jelasnya. Maharani menjelaskan, UIN Suka untuk sementara tidak akan mengubah aturan pembiayaan uang kuliah. Namun bila Kemenag mengeluarkan kebijakan, maka UIN harus menjalankan kebijakan tersebut. (bhn/iwa)

Gelar CEC, Jaring Pelajar Berprestasi SLEMAN - Chemistry and English Competition (CEC) tingkat SMA se-Jawa-Bali merupakan progam tahunan HIMA KIMIA UNY. Terdiri tiga lomba, Liga Kimia, LKTI dan writing and story telling contest (WSC). CEC kali ini bertema Changing Impossible to be I’m Possible. Liga kimia dilombakan secara

tim. Masing-masing tim terdiri tiga orang. Peserta mengikuti seleksi regional untuk diambil 30 besar terbaik. Adapun lima regional tersebut adalah Bandung, Jakarta, Semarang, Jogja dan Surabaya. Bekerjasama dengan Universitas di masing-masing regional. Acara ini diselenggarakan untuk mengenalkan kimia secara

menyenangkan kepada siswa SMA. Selama ini kimia dikenal sulit untuk mereka. Selain itu untuk menyaring siswa yang memiliki bakat di bidang kimia. Lomba LKTI diikuti secara tim dengan anggota 2-3 orang. Diseleksi dewan juri, diambil 10 besar untuk mempresentasikan karyanya pada 9 Maret 2013 dan

diambil tiga tim terbaik. WSC mengambil tema When the Dream Comes True, Visualize Your Dream with Your Belief, Everything is Started by Dream. Peserta putaran final sebanyak 20 orang lalu menyampaikan ceritanya di depan juri pada 9 Maret 2013. Disamping ketiga lomba ter-

sebut, digelar Workshop Pendidikan Kimia bagi guru pendamping. Pembicaranya adalah dosen UNY yang berkompeten di bidangnya. Pendaftaran di http://cec2013.blogspot.com atau di sekretariat HIMAKI UNY di Gelanggang Ormawa FMIPA UNY, Karangmalang, Jogja, ditutup 9 Februari 2013. (bhn/iwa)

Listrik Mati di Sewon Dua Kali Seminggu

Kimpraswil Sleman, mohon jalur jalan ini direhab agar mulus. Semoga lalu lintas lebih lancar. +62818279690

HALO PLN Bantul, wilayah Sewon sebagian Dusun Garon, Candran, Widoro listrik dua kali seminggu mati, anak-anak lagi try out, sebentar lagi Unas, bagaimana mau berprestasi? +62817271289

Pemenang Pulsa XL Rp 25.000

Negara Kita Penuh dengan Makelar ASTAGA naga. Bagaimana akan maju negara kita, kalau ternyata banyak pejabat yang bermental makelar. Ada makelar kasus, makelar anggaran dan makelar-makelar yang lain. +6287838318483

Pengendara Motor Masuk ke Jalur Cepat Ringroad BANYAK pengendara motor yang masuk ke jalur cepat saat di ringroad. Ini berbahaya bagi pengendara itu sendiri juga pengendara mobil. Beberapa kali telah terjadi kecelakaan. Pak polisi mohon untuk tidak segan memberi sangsi kepada mereka. +6285643254248

Perbaiki Jalan Brajajaya Sleman JALAN Brajajaya, di Condong Catur, merupakan jalur alternatif, menghindari traffict light Gejayan. Jalan ini bermula dari depan Wisma PLN di sebelah barat sampai depan Kantor Cabang Bank BTN, kemudian menyatu dengan jalur lambat ringroad. Pengendara bisa melalui jalur ini, untuk mengurangi kepadatan di simpang empat ringroad Gejayan. Bapak-bapak di PU dan

Selamat kepada pemakai nomor prabayar XL berikut: +62817271289 +6281804226269 +6287838318483 +62818279690

+62818461545 +6287738283901 +6287839104777 +6281904009164

Anda berhak mendapat pulsa XL Rp 25.000 yang langsung di-upload oleh XL. Keputusan ini tidak bisa diganggu gugat. Terus kirim SMS Suara Warga agar kesempatan mendapatkan pulsa gratis dari XL semakin terbuka. Redaksi

Anda juga bisa mengirimkan komentar di Suara Warga lewat SMS ke 0818461545 (tarif normal)

Pemimpin Redaksi: Amin Surachmad | Kepala Liputan: Kusno S. Utomo | Redaktur: Iwa Ikhwanudin, Heru Setiyaka, Miftahudin, Kalis Da’in N, Berchman Heroe, Reren Indranila | Reporter: Adhytia Setya Ariwibawa, Ahmad Riyadi, Frietqi Suryawan, Gunawan, Heditia Damanik, Hendri Utomo, Heri Susanto, Oleg Widoyoko, Bahana, Harpan Gunawan, Yogi Isti P, Heroe Pratomo, K.C. Dhaneswara | Fotografer: Moch. Asim, Setiaky Anugerahananto Kusuma, Guntur Aga T | Sekretaris Redaksi: Venny Maya D | Grafis/Layouter: Wahyu Heri Widodo, Nanang Febriyanto, Tri Yulianto, Jihad Rokhadi-Ji Ong Boy, Rizqi Rizharnoor Arfi, Rygen Kartika Yudha, Ariyoga | Kartunis: Herpri Yanto | Pemasaran: Joko Suhendro (Manager), Nurkhamsiyah, Suprihatin, Setyabudi, Warso, Angga Widiastama, Desi Cahyani, Agung Prasetya | Keuangan: Usman Arianto (Manager), Luluk, Ratna Dewi Hamidah | Iklan: Syukron Arif Muttaqien (Manager), Joko Wibowo, Ari Rheno, Bambang Sugiarto, Endah Iswanti | HRD/Umum: Heru Prasetya | IT: Irsan Muhammad Syafiri | Penerbit: PT Yogyakarta Intermedia Pers NPWP: 02.205.725.1-542.000 Percetakan: PT Nyata Grafika Surakarta | Direktur: Abdi D. Noor Alamat Redaksi, Pemasaran, dan Iklan: Jalan Ring-Road Utara No. 88 (Barat Mapolda DIJ), Depok, Sleman, Jogjakarta Telepon/Faks Redaksi : (0274) 4477785 | Iklan: (0274) 4477780 | Pemasaran : (0274) 4477781, 4477783 | Indikasi: (0274) 4477782 Perwakilan Jakarta: Jl. Palmerah Barat No. 353 Komp. Widuri Blok A3 Jakarta 12210. Telp (021) 5333321, 5330976, 5327294, Fax. (021) 5322629, Iklan: Imam Taufan Nugroho (0817722387) email redaksi: radarjogja@gmail.com | email iklan: iklan_radarjogja@yahoo.co.id | website: www.radarjogja.co.id

TARIF IKLAN Display BW : Rp 20.000,Display FC : Rp 33.000,Halaman 1 : Rp 65.000,Halaman 1 BW : Rp 40.000,Advertorial BW : Rp 13.000,Advertorial FC : Rp 15.000,Kolom : Rp 13.000,Dukacita : Rp 10.000,Baris : Rp 11.000,Langganan : Rp 99.000,-/ bulan


5

Rabu 6 Februari 2013 SEMBADA • PROJOTAMANSARI

Pengembang Bisa Dikenai Sanksi

KASUS

Dua ABK Ken Dedes Dibebaskan BANTUL – Setelah negosiasi alot antara pemilik kapal Ken Dedes dengan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), akhirnya dicapai kesepakatan kemarin malam (4/2). Pemilik kapal asal Cilacap Jawa Tengah itu bersedia membayar 75 persen atau Rp 28 juta dari total kerugian Rp 37 juta. Kesepakatan ini juga berdampak dibebaskannya dua anak buah kapal (ABK) Ken Dedes yakni Sariman alias Anton, 32, serta Mujiyono, 45. Mereka ’’ditahan’’ di Polair Polda DIJ sejak Minggu (3/2). ’’Kami punya iktikad baik dengan bersedia membayar kerugian,” ujar perwakilan pemilik kapal Ken Dedes Yoga Harjo Utono. Pembayaran ganti rugi ini dikucurkan dalam dua tahap. Pertama, pemilik kapal membayar Rp 10 juta kepada HNSI. Kedua, bulan depan pemilik kapal membayarkan sisanya, yakni Rp 18 juta. Meski pemilik kapal tidak bersedia membayar ganti rugi sepenuhnya, namun 19 nelayan pemilik jaring kendengan (penangkap lobster) yang rusak karena tertabrak kapal bersedia menerimanya. “Kerugian tiap nelayan ditaksir mencapai Rp 37 juta. Tetapi tidak menjadi persoalan. Toh, kita sama-sama hidup dari laut,” tutur perwakilan nelayan Pantai Samas Mugari, 44. Proses negosiasi itu berjalan cukup alot. Belasan nelayan melalui HNSI dengan perwakilan pemilik kapal bersikukuh dengan pendapat masingmasing. Bahkan negosiasi itu berlangsung mulai pukul 16.00 hingga pukul 20.30 Senin (4/2). Sejatinya, jaring kendengan yang melilit balingbaling kapal telah berhasil dilepaskan empat ABK lainnya yang berada di atas kapal. Meski demikian, kapal yang mengapung tiga mil dari Pantai Kwaru itu masih bertahan menunggu dua ABK dibebaskan. Kasubdit Gakkum Polair Polda DIJ, Kompol Sugiarta mengatakan, pihaknya hanya sebatas memediasi antara para nelayan dengan pemilik kapal. Itu sebabnya jika antara kedua belah pihak telah menemukan kesepakatan maka Polair bakal melepaskan dua ABK. ’’Dalam insiden ini tidak ada unsur kesengajaan,” katanya. (c2/din)

Garap Proyek sebelum Izin Turun

EKONOMI

Berharap Berkah Saat Perayaan Imlek BANTUL-Perayaan hari raya Imlek yang jatuh Minggu (10/2) membawa angin segar bagi para nelayan di pesisir selatan Bantul. Itu karena selama Januari hingga Februari sedang musim lobster. Seperti biasanya, menjelang perayaan pergantian tahun baru China itu harga lobster mengalami kenaikan cukup signifikan. “Biasanya harga lobster naik hingga dua kali lipat,” terang salah seorang nelayan Pantai Samas Tri Jarwanto kemarin (5/2). Kenaikan sudah terjadi mulai bulan ini. Misalnya, harga lobster hijau pasir per kilogram mencapai Rp 450 ribu. Padahal bulan lalu harga jual lobster ini hanya Rp 200 ribu per kilogram. Sedangkan lobster mutiara bulan lalu per kilogramnya Rp 300 ribu. Mulai awal bulan ini harga lobster jenis ini melonjak tajam hingga Rp 700 ribu per kilogram. Hanya saja, harga itu hanya berlaku bagi lobster mutiara dengan bobot di atas setengah kilogram. ’’Lobsternya harus masih hidup dan kakinya juga masih utuh,” urainya. Biasanya, untuk menangkap lobster para nelayan memasang jaring kendengan sekitar dua hingga tiga mil dari bibir pantai. Praktiknya, mereka memasang jaring itu selama 24 jam. ’’Pagi kami pasang. Kemudian keesokannya kami angkat,” tandas nelayan samas lainnya Pur. Dalam jangka waktu 24 jam para nelayan dapat menangkap 15 kilogram hingga 20 kilogram lobster. Baik lobster mutiara ataupun lobster hijau pasir. “Hasil tangkapan hanya dijual di pasar lokal saja,” bebernya. Untuk mendapatkan hasil tangkapan lobster para nelayan Pantai Depok, Samas maupun Kwaru biasanya memasang jaring kendengan di perairan Pantai Kwaru. Sebab selama ini perairan pantai ini dikenal sebagai pusat lobster. (c2/din)

YOGI ISTI PUJIAJI/RADAR JOGJA

SEMRAWUT: Keramaian yang terjadi di Pasar Sleman. Banyaknya pedagang yang menggelar dagangan di badan jalan menambah kesemrawutan lalu lintas.

Hidupkan Pasar Manggung Satukan Pedagang Klithikan SLEMAN- Setiap hari pasaran Kliwon, kemacetan lalu lintas selalu terjadi di luar Pasar Cebongan, Mlati. Kondisi serupa setiap Pahing juga terjadi di Pasar Sleman dan setiap Pon di Pasar Godean. Penyebabnya adalah banyaknya pedagang barang bekas alias klithikan. Biasanya, ratusan pedagang ini menggelar dagangan di trotoar dan badan jalan. Selain onderdil kendaraan perangkat komputer, burung dan hewan piaraan lain menjadi komoditas utama. Kondisi itu diperparah adanya parkir liar di jalan. Bahkan setiap Pahing Jalan Pangukan tersebut dipasang tanda verbouden untuk kendaraan beroda empat atau lebih. Para pedagang beroperasi secara nomaden mengikuti hari pasaran masingmasing pasar tradisional. “Informasinya mau difokuskan di satu tempat. Kami, manut saja,” ungkap Margo, salah seorang pedagang kemarin (5/2).

Dinas Pasar memang mengagendakan penataan pedagang klithikan ini. Rencananya, mereka yang sebagian besar berasal dari luar Sleman akan ditampung dalam satu lokasi. “Ini menjadi PR kami,” ungkap Kepala Dinas Pasar Tri Endah Yitnani kemarin (5/2). Menurut Endah, pengaturan pedagang klithikan masih berupa program. Semata-mata guna mengantisipasi kemacetan lalu lintas. Dinas menginventarisasi sedikitnya 400 pedagang tergabung dalam paguyuban. “Kami akan sounding dulu dengan pedagang,” lanjutnya. Pasar Manggung di Caturtunggal, Depok menjadi alternatif lokasinya. Pemilihan lokasi didasarkan pada kondisi pasar yang sampai saat ini cenderung mati suri. Bangunan di atas tanah kas desa seluas 8 ribu meter persegi tidak laku. Tidak kurang 20 kios yang dibangun 2007 menganggur. Dari 54 los, hanya separo yang dimanfaatkan pedagang. Itupun hanya beroperasi pagi sampai siang hari, yakni para pedagang sembako dan sayuran. Sedangkan halaman depan pa-

sar justru sering menjadi tempat merazia pengendara sepeda motor oleh Polres Sleman. Program ini ini menjadi misi Dinas Pasar. Yakni menghidupkan Pasar Manggung, sekaligus menata pedagang klithikan. Taman Kuliner menjadi objek selanjutnya yang akan ditata. Endah berencana menggaet tenaga marketing untuk memasarkan puluhan kios yang mangkrak. “Mereka kami target. Kalau nggak tercapai diputus kontraknya,” jelas Endah. Pada 2010 Lembaga Maarif Institut melakukan penelitian Taman Kuliner. Hasilnya, sejak diresmikan pada 2007, pusat jajan di sebelah barat Terminal Condongcatur tidak optimal. Kios-kios yang disewakan kepada para pedagang kaki lima (PKL) hasil relokasi di sepanjang Selokan Mataram, banyak yang tutup. Sepinya pengunjung masih menjadi alasan utama para penyewa kios. “Kenyataannya justru ada PKL lain yang bukan berasal dari Selokan Mataram,” ungkap penggiat Maarif Institut Nurcahyo Probo. (yog/din)

Ada Joy Flight di Jogja Air Show 2013 Libatkan Federasi Aerosport Luar Negeri JOGJA- Pantai Parangtritis, Pantai Depok, dan Pantai Parangkusumo akan menjadi lokasi penyelenggaraan Jogja Air Show (JAS) 2013. Acara bertema Pelangi Nusantara ini akan dihelat 8-10 Februari. Acara ini kerjasama Dinas Pariwisata Provinsi DIJ, Disbudpar Bantul, serta Federasi Aero Sport Indonesia (FASI). Sebanyak 19 Pengprov FASI dari seluruh Indonesia akan ikut ambil bagian. Ditambah peserta dari Malaysia, Singapura, Thailand, Jepang, dan Vietnam. Mayor (Pnb) Andi Nur Abadi mewakili Ketua Harian FASI DIJ Kolonel Pnb Minggit Tribowo mengungkapkan, kegiatan ini sebagai salah satu bentuk peran aktif FASI mendukung program pemerintah tentang sadar wisata. ’’Sekaligus sarana menumbuhkan minat dirgantara generasi muda dan hiburan kepada masyarakat,’’ ujarnya kemarin (5/2). Dalam kegiatan ini juga akan digelar aksi pemecahan rekor penerbangan massal pesawat remote control (RC) dengan jumlah terbanyak. Selain itu

DWI AGUS/RADAR JOGJA

JUMPA PERS: Penjelasan panitia tentang pelaksanaan Jogja Air Show 2013 di Aula Dinas Pariwisata DIJ kemarin (5/2).

juga akan digelar berbagai atraksi dari tujuh nomor yang ada di FASI, yakni gantole, para layang, microlight, terbang layang, paramotor, akrobatik pesawat, dan terjun payung. “Pengunjung juga bisa mencoba melakukan penerbangan dengan pesawat ringan (joy flight). Uang yang yang terkumpul dari pendaftaran akan disumbangkan untuk amal,” ungkapnya.

Salah satu koordinator acara Alfari Asmara mengungkapkan, JAS yang digelar ke delapan kalinya ini digaransi lebih semarak dibandingkan tahun lalu. Ini karena gaungnya sampai ke luar negeri. Meski sedang dalam musim penghujan, Alfari meyakinkan bahwa kondisi cuaca di pantai selatan tidak terlalu menggangu jalannya penerbangan.

’’Karena bertiupnya angin barat yang sejajar dengan garis pantai,’’ jelasnya. Kepala Bidang Sarana Objek dan Daya Tarik Wisata Dinas Pariwisata Bantul Indriyani Sulistyorini menjelaskan, JAS ini sangat menguntungkan. Selalin dari sisi finansial, kegiatan ini juga bermanfaat untuk mengenalkan Bantul di dunia internasional. (dwi/din)

S L E M A N - Pe r t u m b u h a n bangunan permukiman, hotel, dan penginapan di Sleman cukup tinggi. Data di Dinas Pelayanan Perizinan, sedikitnya 30 pemohon IPT (Izin Pemanfaatan Tanah) untuk hotel. Data itu terhitung sejak 10 Januari 2012. Selama 2012 terdapat 26 pemohon dan 21 yang mengajukan izin gangguan (HO). Ironisnya, tidak semuanya mengikuti prosedur yang berlaku. Para pengembang seakan tidak mau rugi. Mereka memilih mendahului start membangun proyeknya, sementara izin masih dalam proses. Kepala Dinas Pelayanan Perizinan I Wayan Gundana membenarkan hal tersebut. “Sesuai prosedur, seharusnya izin dilengkapi dulu. Setelah turun, baru mulai pembangunan proyek,” jelas Wayan kemarin (5/2). Wayan merinci, regulasi yang harus dipenuhi setiap pengembang bangunan. Mulai izin lokasi, IPT, dokumen kajian lingkungan, site plan, IMB (Izin Mendirikan Bangunan), HO, dan izin operasional. Untuk izin lokasi harus disertai persetujuan dari warga yang tinggal di sekitarnya. Selain itu kajian lingkungan bisa berupa UKL-UPL Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup) atau AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan). Salah satunya tergantung luasan area dan kepadatan penduduk di sekitar lokasi proyek. Harus pula

disertai AMDAL lalu lintas selama proyek berlangsung. ’’IPT itu paling dasar dan harus di-penuhi,” tegas mantan sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) ini. Sejatinya untuk mengurus IPT tidak dipungut biaya. Syarat harus diajukan membawa sertifikat tanah, KTP, izin lokasi, dan rekomendasi teknis dari Badan Pertanahan Nasional. Menurutnya, pengembang yang mendahului pembangunan sebelum izin turun bisa terkena sanksi denda. Sanksi juga dikenakan untuk bangunan yang melanggar ketentuan jarak di sempadan jalan, sungai, serta irigasi. ”Ini sudah diatur dalam Peraturan Daerah Sleman No 5/ 2011 tentang Bangunan Gedung,’’ tambahnya. Payung hukum mengatur pentingnya pengawasan dari masyarakat. Pada pasal 21 disebutkan bahwa masyarakat bisa mengajukan laporan tertulis kepada pemerintah. Jika melihat indikasi bangunan tak layak fungsi. Atau berpotensi menimbulkan bahaya atau gangguan bagi pengguna dan masyarakat. Pemerintah wajib menindaklanjuti laporan warga. Mengenai syarat kepemilikan IMB diatur pada pasal 24. Bagi pelanggar bisa dikenai sanksi pidana. Berupa kurungan selama 3 bulan atau denda paling banyak Rp 50 juta. “Aturan ini harus ditegakkan,” ujar Divisi Pengaduan Masyarakat Jogja Corruption Watch (JCW) Baharuddin M Kamba. Baharuddin berharap setiap pengembang memahami setiap aturan berlaku. Pada pasal 38 disebutkan setiap pemilik atau pengguna bangunan gedung yang tidak memenuhi ketentuan dalam peraturan daerah diancam pidana penjara. (yog/din)

Tepis Opini dengan Tes Urin Penghuni dan Petugas Hasilnya Negatif SLEMAN- Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Jogjakarta (Pakem) Thomas Barajanan menepis isu adanya pengendalian jaringan peredaran narkoba oleh warga binaan di lembaga yang dipimpinnya. Setidaknya itu dibuktikan melalui hasil tes urin yang dilakukan secara acak bagi warga binaan kemarin (5/2). Dari total 300 penghuni lapas, separo dites urin, tidak terkecuali para petugas. “Termasuk saya. Hasilnya zero,” ujar Thomas kemarin sore (5/2). Petugas juga melakukan sweeping senjata tajam dan bendabenda berbahaya yang dilarang

disimpan di dalam lapas. Bahkan, ikat pinggang dan botol minuman disita karena termasuk barang terlarang. “Kami jalankan protap sesuai sertifikat ISO yang kami sandang,” katanya. Menurut Thomas, lapas Pakem menganut manajemen internasional yang setiap enam bulan sekali dicek pihak berwenang pengeluar ISO. “Kami tidak berani main-main,” lanjut Thomas. Menurutnya, hasil tes urin setidaknya bisa menjawab analisis yang selama ini diungkapkan Direktur Reserse Narkoba Polda DIJ Kombes Pol Widjanarko. Thomas menegaskan bahwa tes ini untuk mengungkap fakta. Bukan semata-mata menepis opini yang bisa menimbulkan paradigma negatif bagi masyarakat. (yog/din)


6

Rabu 6 Februari 2013 BINANGUN • HANDAYANI

Relakan Makam Reza Dibongkar Untuk Diotopsi dan Memperjelas Penyebab Kematian WONOSARI - Kasus kematian Reza Ekawardhana siswa kelas I SMA Dominikus, Wonosari memasuki babak baru. Nugroho Priyo Widiatmoko, ayahnya, mempersilakan pihak berwajib membongkar makam anaknya untuk diotopsi. “Saya persilakan pihak berwajib melakukan otopsi. Silakan

saja. Kami hanya warga seperti yang lain, hanya rakyat kecil yang menuntut keadilan,” katanya di jalan Veteran 17, Wonosari, kemarin. Langkah ini terpaksa ditempuh jika sudah tidak ada jalan lain. Dia sedih. Lantaran sekarang merasa berjuang seorang diri. Namun Nugroho tidak mau menjelaskan apa yang dimaksud berjuang seorang diri tersebut. “Bisa dilihat kan sekarang, saya merasa berjuang seorang diri,” ujarnya. Menurutnya, upaya kepolisian mengungkap kasus penyebab

kematian anaknya berjalan lamban. Nugroho bingung harus bagaimana mencari kebenaran yang sedang dia perjuangkan. “Pada 16 Januari lalu saya ke Polda DIJ menanyakan tindak lanjut kasus ini. Namun jawabannya sama. Melalui UU mereka memaksa supaya dilakukan otopsi,” terangnya. Bahkan berkas kasus Reza masih P19, alias belum lengkap dan dikembalikan kejaksaan ke pihak kepolisian untuk dilengkapi. Berlarut-larutnya pengungkapan penyebab kematian anaknya

membuat dia resah. “Sekali lagi, saya pribadi, bukan mewakili keluarga besar merelakan dilakukan otopsi,” tegasnya. Dia mengaku masih ragu. Apakah jika makam Reza dibongkar, diotopsi, kemudian masalah jelas. Bisa terungkap dengan pasti bagaimana Reza meninggal dalam tragedi malam takbiran Idul Adha 2012. “Apa semua bukti yang ada itu kurang? Sehingga harus membongkar makam?” tanya Nugroho. Dia berkaca pada kasus lain seperti penyebab kematian pe-

juang HAM Munir. “Apakah ada yang menjamin setelah dilakukan otopsi kasus ini bisa rampung?” tanya dia. Reza mengalami musibah di utara DPRD Gunungkidul 25 Oktober 2012 pada malam takbiran Idul Adha. Dia luka parah dan dibawa ke RS Bethesda Jogja. Kasus ini kemudian menyeret anggota Polres Gunungkidul Bripka Mahmudin. Anggota Polantas tersebut kemudian ditetapkan sebagai tersangka. Kasus ini ditangani Polda DIJ. (gun/iwa)

GUNAWAN/RADAR JOGJA

CARI KEJELASAN: Nugroho, ayah mendiang Reza Ekawardhana memberikan pernyataan kepada pers di Wonosari, kemarin (5/2).

LAKALANTAS IMLEK: Salah seorang petani buah naga di Agrowisata Kusumo Wanadri, Pantai Glagah Indah, Temon memperlihatkan buah naga yang banyak dibeli konsumen, kemarin.

Ditabrak Truk, Dua Tewas SENTOLO - Dua pemotor menjadi korban tabrak lari di jalan Jogjakarta-Wates KM 20 Dusun WoraWari, Sukoreno, Sentolo, kemarin (5/2). Keduanya tewas di tempat. saat ini petugas kepolisian masih mengejar kendaraan truk yang diduga menjadi pelaku tabrak lari. Korban meninggal, Dwi Yulianto, 24, anggota TNI warga Dusun Ngramang, Kedungsari, Pengasih dan Wasi Rasyid Hidayah, 23, warga Dusun Jogonalan, Tirtorahayu, Galur. Kuatnya benturan mengakibatkan kedua korban luka parah. Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.00 ketika korban Dwi berboncengan dengan Wasi mengendarai Honda Vario AB 6758 CL dari arah selatan ke utara (WatesJogja). Tiba-tiba dari arah berlawanan melaju beriringan bus Efisiensi dan truk berkecepatan tinggi. Kedua nomor polisi truk dan bus tersebut belum diketahui. Diduga, kecelakaan terjadi ketika kedua kendaraan melintas di atas jembatan, truk berusaha mendahului bus Efisiensi. Dari arah berlawanan muncul kedua borban. Jarak terlalu dekat tabrakan tidak terelakkan. Saksi Irma, 15, warga setempat mengatakan mendengar suara keras dari jalan. Dia sedang di dalam rumah menonton TV. Saat dia keluah menemukan dua orang tergeletak di tengah jalan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dan bersimbah darah. Motor korban berada 15 meter dari korban tergeletak. ”Korbannya pria dan wanita dalam posisi telungkup dan telentang,” kata Irma. Petugas Polsek Sentolo datang ke lokasi kecelakaan. Petugas segera mengejar bus Efisiensi serta truk yang melaju ke arah Purworejo. Kedua jenazah dibawa ke RSUD Wates. Perwira Unit (Panit) I Satlantas Polsek Sentolo Iptu Priyo Sejati mengatakan kedua korban mengalami tabrak lari. Petugas menemukan barang bukti serpihan kayu warna biru dan patahan spion yang diduga milik truk. (asa/iwa)

PERATURAN

GUNAWAN/RADAR JOGJA

DISITA: Bendera parpol yang melanggar SK Bupati 59/2013 disimpan di KPUD Gunungkidul, kemarin.

Langgar Aturan, Bendera Parpol Disita WONOSARI - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Gunungkidul mengambil tindakan tegas terhadap sejumlah parpol pelanggar SK Bupati 59/2013. Tiga parpol itu di antaranya Golkar, PDIP dan PAN. Partai ini diketahui melanggar peraturan administrasi berupa pemasangan bendera parpol di zona terlarang. Kemarin, KPUD setempat bergerak melakukan penertiban peraga kampanye di sekitar Wonosari dan jalur utama Jogja-Wonosari. Kegiatan tersebut berhasil menyita belasan bendera parpol. Divisi Hukum dan Pengawasan KPUD Gunungkidul Is Sumarsono mengatakan penegakan SK Bupati dilakukan bersama Satpol PP dan Panwaslu. Mereka menindaklanjuti informasi yang masuk ke panwaslu bahwa ada tiga parpol melanggar peraturan administrasi. “Kami langsung melakukan penertiban,” katanya di kantor KPUD usai menggulung bendera parpol. Dia menjelaskan, dari penertiban alat peraga kampanye tersebut pihaknya berhasil menyita sebelas alat peraga kampanye milik PDIP, PAN dan Golkar. Sepuluh bendera PDIP dan dua milik Golkar. Sementara di lapangan tidak ditemukan alat peraga milik PAN. “Tetapi masukan dari panwaslu ada tiga parpol yang melanggar peratuan administrasi. Yakni PAN, PDIP dan Golkar,” terangnya. Menurutnya, ketiga parpol itu telah melanggar peraturan pemasangan bendera di zona terlarang seperti menggunakan fasilitas umum. Selain itu, dia mengingatkan kepada pengurus parpol untuk tidak memasang alat peraga kampanye seperti di lingkungan sekolah serta daerah larangan lainnya. “Padahal, pada 30 Desember lalu kami sudah melakukan sosialisasi terkait SK tersebut,” terangnya. Ketua Komisi A DPRD Gunungkidul Slamet menyambut baik penertiban KPUD. Penertiban perlu dilakukan supaya parpol tidak sembarangan memasang alat peraga kampanye. Ketika disinggung ada dua bendera Golkar yang turut diamankan KPUD, menurutnya hanya lupa mencopot. “Itu kan bendera lama, belum sempat dilepas,” kata politikus Golkar ini. (gun/iwa)

ADHYTIA SETYA ARIWIBAWA/RADAR JOGJA

Jelang Imlek, Permintaan Buah Naga Naik TEMON - Menjelang Tahun Baru Imlek 2564, permintaan buah naga (dragon fruit) di Agrowisata Buah Naga Kusumo Wanadri Pantai Glagah Indah, Temon meningkat tajam. Tercatat dalam seminggu, permintaan meningkat dua kali lipat. Penanggungjawab Kebun Buah Naga Kusumo Wanadri Hari Subagyo menjelaskan permintaan konsumen mengalami peningkatan dibanding sebelumnya. Pihaknya sampai kewalahan memenuhi permintaan tersebut. “Sudah seminggu ini permintaan buah naga mengalami peningkatan hingga 100 persen. Biasanya hanya menjual dua ku-

intal per hari. Kali ini melonjak lima kuintal per hari,“ kata Hari. Dia mengatakan, tingginya permintaan menjelang Imlek berasal dari pemesan lokal maupun Jakarta, Bandung, Semarang, Kutoarjo, Purworejo maupun Jogjakarta. Sebagian besar produksi buah naga tersebut dipesan untuk memenuhi permintaan supermarket. “Kali ini kami banyak menolak pesanan terutama dari Jakarta,” katanya. Hari menjelaskan, buah naga dijual Rp 25.000 per kilogram berisi tiga buah naga, dan Rp 30.000 per kilogram berisi dua buah. Sedangkan buah naga merah

super dijual Rp 35.000 per kilogram berisi dua buah naga. Sedangkan buah naga putih dijual Rp 20.000 per kilogram berisi dua buah naga. Sedangkan untuk buah naga putih yang dijual dengan harga Rp 15.000 per kilogram berisi tiga buah. Harga jual buah naga setelah ada di tangan pedagang mencapai Rp 60.000 per kilogram. Hari mengatakan, harga buah naga yang dikembangkan di kebun milik Romo Paulus pada lahan seluas 2 hektare ini memang jauh lebih tinggi dibanding produk lainnya. Hal ini karena ditanam menggunakan bahan organik, selain itu juga sudah mendapat-

kan sertifikat dari UGM maupun sertifikat prima dari pemerintah melalui kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Pertanian Perikanan Kehutanan (KP4K). “Harganya stabil tapi harganya agak tinggi karena menggunakan bahan organik, tidak memiliki residu,” ujarnya. Kebun buah naga Kusumo Wanadri menjadi rujukan konsumen karena memiliki kualitas paling bagus di Indonesia. Memiliki rasa lebih manis karena pengaruh uap garam dari laut serta ketersediaan sinar matahari mencukupi. Permintaan dari Singapura dan Jepang juga diterima. Namun

belum bisa terpenuhi karena produktifitasnya belum mencukupi kuota. Untuk memenuhi permintaan tersebut, dia sedang mengembangkan kebuh buah naga di Purworejo dengan target 100 hektare hingga 2015. “Singapura meminta dikirim empat kuintal per hari. Sedangkan untuk memenuhi permintaan Jepang kami harus punya lahan minimal 50 hetare,” jelasnya. Salah seorang pembeli, Titin Sukmawati, setiap Imlek dia rutin membeli buah naga di Kusumo Wanadri. “Harganya terjangkau. Buah naga memiliki banyak khasiat untuk mengobati berbagai penyakit,” katanya. (asa/iwa)

Pemotor Kritis Tertimpa Pohon Asam KARANGMOJO - Nasib malang menimpa pemotor warga Pengkol, Jatiayu, Karangmojo. Saat melintas di jalan utama Semin-Karangmojo tepatnya Gedangan, Karangmojo tertimpa pohon asam. Korban luka di bagian kepala. Motornya ringsek, korban dibawa ke RSUD Wonosari. Kemudian dirujuk ke rumah sakit di Jogja. Pemotor tersebut, Tukino, 45, saat kejadian melaju menuju Semin. Ketika itu hujan sudah reda. Dia melaju dengan kecepatan mengendarai Honda Supercup AB 3201

AD. Dia tak sadar bahaya mengancam. Sesampainya di TKP, mendadak pohon asam roboh menimpanya. Tukino tak ada waktu menghindar. Seketika pohon tersebut menghantamnya. “Korban dan motornya tertindih kayu. Kepala korban berdarah,” ujar saksi Tri Asmiyanto. Dia dan warga lain melakukan pertolongan. Dahan pohon dipotong. Selanjutnya korban dipapah dan dibawa ke rumah sakit. Akses jalan yang menghubungkan Gunungkidul dengan Klaten

lumpuh hingga dua jam. Petugas berusaha mengurai simpul kemacetan dengan mengalihkan ke jalan alternatif. Tak lama berselang dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul datang dengan gergaji mesin. Pohon yang semula menghalangi jalan dipotong dan disingkirkan. Jalur normal kembali. Seorang tenaga medis di RSUD Wonosari, Erlina Puspitasari menjelaskan korban mengalami luka di kepala. Tangan korban retak. (gun/iwa)

Sarjana Tidak Penuhi Panggilan Kejari WATES - Upaya pemeriksaan Asisten Tata Praja Setda Kulonprogo Sarjana, tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan tanah Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Banyuroto, Nanggulan gagal. Tersangka tidak memenuhi panggilan Tim Penyidik Kejari Wates dengan alasan belum siap, kemarin. Kepala Seksi Intelijen Kejari Wates Arief Muda Dharmanta mengatakan sesuai jadwal sebenarnya penyidik akan memeriksa Sarjana tahap pertama. “Namun yang bersangkutan tidak hadir dengan alasan belum siap,” kata Arief. Dia mengatakan, ketidaksanggupan tersangka menghadiri pemanggilan disampaikan melalui SMS. Sarjana mengatakan pengacaranya belum siap karena berhalangan. Namun Sarjana siap dipanggil kembali. Tersangka memiliki hak didampingi pengacara.

Namun yang bersangkutan tidak hadir dengan alasan belum siap.” ARIEF MUDA DHARMANTA Kepala Seksi Intelijen Kejari Wates

Dikatakan Arief, pemeriksaan tersebut dilakukan untuk menggali keterangan tersangka dalam kasus dugaan korupsi TPAS Banyuroto. Sehingga bisa menguak keterlibatan tersangka lain. Kejari Wates akan mengirim surat panggilan kembali kepada Sarjana. “Penyidik akan lakukan pemanggilan ulang, rencananya Jumat

(8/2). Kami berharap yang bersangkutan hadir. Kalau sampai tiga kali tidak hadir, kami akan lakukan upaya paksa,” kata Arief. Telah ditetapkan lima tersangka dugaan korupsi pengadaan tanah TPAS Banyuroto. Mereka, Heribertus Sambudi Suharyanto, Sayono, Kades Banyuroto Suroso, Kabid Pemdes BPMPDKB Kulonprogo Puji Hastono dan Asisten Tata Praja Setda Kulonprogo Sarjana. Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Kulonprogo Sholeh Wibowo menyerahkan seluruh tahapan pemeriksaan dugaan korupsi TPAS Banyuroto kepada Kejari Wates. Dia berharap penyidik dapat menjalankan tugas sesuai prosedur dan mekanisme hukum. ”Kami serahkan kepada penyidik Kejari Wates, selama ini kami juga terus memantau perkembangan kasus tersebut.” (asa/iwa)

GUNAWAN/RADAR JOGJA

MACET: Pohon asam tumbang di Gedangan, Karangmojo (5/2).


7

Rabu 6 Februari 2013

PROMO AWAL TAHUN

Iklan b a DAPATKAN HARGA SPESIAL Lan + ris (Berlaku Januari-Maret 2013) gganan Rp. 18 *sya

rat k eten

tuan

AC

HOTEL

KEHILANGAN

Jual kompresor AC, Kulkas 1 s/d 25 PK ori & s.part +psg (grnsi) kja Jl. Mglg 33 (0274) 520930, 548587

Hotel wilis jl sultan Agung no 12 Yogyakarta fasilitas km AC dan FUN jg menerima romb. Tempat strategis tengah kota hub : 0274-373889 atau HP 0274-7444046.

Hilang STNK Nopol AB-4124-SA A/n. Gerja Katolik Susteran Yk

1501/1402/Ina

K0602

K0102/3004/PAT

AHLI SUMUR & WC

Pengurasan WC cepat bersih dg truk tangki khusus tdk cpt pnh lg H: chandra kirana 12 sagan 562858, 589589,7423318. 1501/1402.Ina

ASSESORIS

ATT HOTEL JAKARTA, Lokasi Sangat Strategis Hanya 15 menit dari Bandara Rp.220.000 + Bkfs. Bersih,Nyaman Jl.TPI II Blk N No.1 Tlp:021-6681679. Web:www.attgroups.com K0202/0203

Gejayan Inova interior leather & carjok mbl.lt dsr,plafondll. Paket allnew avz/ inova jok+lt dsr+doktrim hrg 1,2-1,8jt,bhn bmerk& bkualts,mbtec/carviero/murano. CP:02748331172/ 0881562943274 H.Zaenal.

HOTEL TABLE MANNER PACKAGE

AUDISI BINTANG SINETRON

Rp. 300.000,- NETT/PERSON

Ayo buruan ikuti audisi bintang sinetron 2013 P/W 3-35th, foto 3R, Nama, Alamat, No hp/tlp yang jelas Kirim ke Y&Y Management POBOX Artis JKT 10000. Yny_management@yahoo.co.id atau www.ynymanagement.com Tlp : 021-84939239 / 021-84939304 Paling lambat 12 Maret 2013

Rp. 315.000,- NETT/PERSON Check in Weekday Buffet breakfast in Ramayana Restaurant

Table Mannner Course,Guidance Book,Certificate Hotel Tour,Making Bed,Cooking Class Napkin Folding,Bartending Class

BAHAN BANGUNAN

CARI KAYU JAWA KERAS Vol Besar, Kirim Krawang. Hub : 08123507726 / 0811304330 dst

LK0411/0312/Ina

LELANG MOTOR

Lelang Motor di Carefour Maguwo KM 9 tgl 15.01.2013. 1. Mio’11 3,5jt; 2.Vega ZR’11 3 jt; 3. Smash ’05 1,5 jt; 4. Mio Z CW ’12 7,6 jt; 5. Absolut Revo ’10 4jt; 6. Jupiter ’12 6jt; 7. Beat ’12 8jt. Hub : 085810644140, 085811756792, 085640914518. K1201/1401

BAHAN BANGUNAN Rana

R

LOWONGAN

Special Rangka Atap Baja Ringan :

C75 x 0,75 C75 x 0,60

@ 6M 65.000 / Btg

@ 6M 58.000 / Btg Profile Reng 0,45 @ 6M 26.000 / Btg

Rangka Hollow ( Rp. 10.500,- ) +Baut dengan harga MURAH

Stock Ready !!!

K0302/0303

Jl. Cendrawasih No. 36, Demangan Baru, Yogyakarta - 55281, Indonesia Phone (62-74) 563288, Fax (62-74) 562765 Email : marketing@puriarthahotel.com www.puriarthahotel.com

Dicari admin+marketing(wanita) & kurir (pria), lam kirim ke Jl. MT. Haryono No.88. Telp:8572226. K2701/0202

Dcr Sgr 1 Koki L/P 25-40th khs Chinese food yg berpengalaman min 2th Hub:0293-362688/081228996655.

LK0111/0112

BINATANG PELIHARAAN

Di Jual arwana super red kualitas istimewa ukuran ± 20cm, Hub: 085647166409.

K2601/2801

K2601/2604/PAT

Kdst

CLEANING SERVICE

Spesialis brshkan k mndi kramik,closet, bathup,wastafel yg berkerak, berjamur, bernoda hitam jd spt br lg. Bang Morgan 8272036,8308025 LK2011/1912/Ina

CCTV CCTV Camera & Alarm Specialist Jl. KS Tubun 53 (Pathuk) Jogjakarta, Telp. 0274 – 3239988 / 08886827118 LK/Dst/Saiful

HOTEL

Jl Dagen 85 Malioboro Yogyakarta 55271 Indonesia Phone +62274580789, Fax +62274580199 reservation@hoteljentradagen.com www.hoteljentradagen.com

INFORMASI

SAYEMBARA …………….Dicari Titik-titik untuk Dibangun Papan Iklan Ukuran 4x6/8 Diutamakan Diikota&Trlihat Jelas dri Kejauhan Penemu Titik Akn Dberi Imbalan, Pmlik Lahan (Bth 1m2) Akn Dbrkn Uang Sewa. Hub Sgra 081392565758 K2501/3101/Dicky

JASA

“ANDA PERLU DANA SEGAR?” dapatkan DISKON MENARIK SETIAP TRANSAKSI, TAMBAK BAYAN 9 NO. 2A, BABARSARI 085640453100/0274-488196 JUAL RUMAH

Dijual rumah siap huni dekat sekali dengan kota, Hub: 081.328.501.918/ 081.746.2870/085.643.075.889

PAT/Ina

Celana denim bergaransi !!! bisa desain menurut gayamu sendiri hanya di Ours Denim 085643070545 PIN 22657F8B

LK0210/0111/Michaela

JUAL MESIN PECAH BATU/JAW CRUSHER

Jual mesin pecah batu / Jaw Crusher dengan harga murah hub. 024 – 6708340. HP : 0811271069 bisa kredit 1 sampai 3 tahun. K0301/0202

KLINIK TERAPI TINGGI BADAN

Jl Urip Sumoharjo No. 37, Yogyakarta Indonesia t : +62-274-566-999 f : +62-274-553-999

e : info@GrandAstonYogyakarta.com www.GrandastonYogyakarta.com

Dibutuhkan segera kapster bisa potong,pengalaman tdk diutamakan untuk salon khusus wanita hub mahestri ,ada gaji + UM 087739393991 K2501/3101/Lia

Dibutuhkan design grafis, OP, FN, kasir, untuk AKENO Digital print, max 25 th, Jl. Prof dr Hermanyohanes GKV/1062 Sagan Yogya 0274-542733

Bagi yg masuk TNI / POLRI dng tinggi badan kurang di jamin bertambah 1-5cm Jl. Jogja – Solo Proliman Bogem T: 085.293.815.769 K1112/1212

Dikont Griya Pratama Indah C1 utr RS. Concat, Type 36, kel muslim, 10 Jt + perabot (Nego) 085249517226

Diskon 5%-10% Tiket MERPATI dari harga asli [LIMITED].Call/Sms : 081803820041, YM : iklandesain

Dibthkan cepat guru PAUD/TK bersedia ikut diklat lsng penempatan hub. Jl. Babadan Yogyakarta ph. 581601 MOBIL DISEWAKAN

K0401/0302

K2112/2001/Camar Adv.

BERLIAN TRANS yg trmurah 24jam armada byk Jl. Wonosari KM 6 Bgntpn 7437096/2646428 Wonosari 6902995,081904987776 LK0301/0202/Ina.

MENJANGAN : Avanza, Innova, Luxio, APV, Travelo, ELF, PU, Menjangan Trans : 7405474 / 081804075376

Dibutuhkan Teknisi & Maintenance Mesin/listrik ke Australia dan Singapura Min SMK diutamakan D3/S1 teknik. Kirim lamaran ke : mtcaust@yahoo.com. au Atau hub. 081249082226. Bth cpt krywti max 30 th min SLTP krm/ antr lgsng k Stellar Boyd Laundry Jl. Wonocatur 35 Gedongkuning Yk/ 0274 – 9112782 dpn Pamela 3 K1201/1401

Bth cpt krywti max 30 th min SLTP krm/ antr lgsng k Stellar Boyd Laundry Jl. Wonocatur 35 Gedongkuning Yk/ 0274 – 9112782 dpn Pamela 3 K1201/1401

Cr wnt pglmn biro Tour & Travel bag hsl & wnt kristiani bs kelola tk makanan alokasi Pangandaran 081323622880 – 085222474008 tdk sms. K0501/1201

Lkdst/Ina

K1310/1211/Camar Adv.

Baru Murah Tommy Transport 9253339/081 328464647/0819629633 Avanz,Inova,APV, swift,Jazz,Lvina,Travelino,Elf,Mercy,Camry, Fortun,Alparyz.Gratis Antar Jemput BISMA Trans menyewakan : All New Avz/Avanza-Innova-CRV-FortunerCamry-Alphard-Travello/ELF/Pregio dll. Hub: 0274-582948/7474355, 0811282734/087877249269 , Web : www.bismatransport.com LK3010/3112

HAFA Prawirotaman T 450775/7403232 HAFA Ambarukmo T 486857/7403223 HAFA Gejayan T 558184/6645444 HAFA Jl Godean T 622659/6698868 LK1306/1207/Pnm

HAFAPrawirotamanT. 450775/7403232 HAFA Giwangan T. 410179/7414422 HAFA Ambarukmo T. 486857/7403223 HAFA Seturan T. 3040404/6557711 HAFA Jl. Kaliurang T. 518516/3003443 HAFA Jl. Godean T. 622659/6698868 HAFA Jl. Wonosari T. 443288/6868427 HAFA Gejayan T. 5 58184/6645444 HAFA Maguwo T. 6912000/3010999 HAFA Nologaten T. 7852000/4333046 K1407/1307/Pnm

BUANA Trans sewa mobil 7416585 – 7011000 – 08179441499 Innova, Xenia, Alphard, Fortuner, Jazz, Yaris, Swift, Livina, Elf, Travello, Pick Up dll. LK1309/1210/Citama

MOBIL DIJUAL SUZUKI

Bom discount sd 14 Jt Kredit 6 th u/ PU, SX4, Ertiga, Swift, pros cpt. Hub : 8294486 / 0817267453

K0202/0902

TAS

Jual tas brbgai merk lokal,impor dgn hrg special promo disc bln ini, bullion collection, Jl.Mendung Warih UH VIII/547a. Hub:08562850866,087838874622. no sms. TANAH DIJUAL

Dijual TNH 467M,SHM 800RB/M GONDANG LEGI 1KM dari HYAT REGENCY HOTEL,Hub: 0858-14500008. K0201/0203

PELUANG BISNIS

INVESTASI EMAS! Hari Ini daftar Mulai besok Dpt PROFIT(7%/Hari) klik www.forecashier.com/ID:000833 / SMS “MINAT Hp:087775210833/021-41009890

Jual Tanah pekarangan LT.416 LT.423 LD 23 Pinggir jln Utama Godean KM. 7, Sidoarum Jogjakar ta cocok buat Ruko /TP 08783904091. K1912/0201

Kdst

Kdst

Spesialis TIKET PROMO : AirAsia,Tig erAirways,Jetstar,Lion,Batavia,Citilink ,Merpati,Garuda,Sriwijaya.Call/SMS: 081803820041 Kdst

Bangkok-Pattaya (4hr3mlm) : 3,25jt all in, include tiket pesawat PP, hotel bintang 3, tour & guide.Call/SMS : 081803820041, YM : iklandesain Kdst

VIDEO SHOOTING RENTAL JIMMY JIB,MD10RB/ H1,MC1500,PD170/177,Z1,DSLR CA NON,LENSA,VMIXER,LIGHTING,GEN SET,LCD PROYEKTOR+SCREEN,TV PLASMA,CLIPON,BOOMIC,COPY DVD/CD 081226629292. K0112/3012

K3011/2912/bwo

PELUANG USAHA / BISNIS

K0502/0603

PAT/Lia

LK3010/3011.

PIJAT=elen,nia(jl solo= 082327411159) Ida,Nia (jl palagan=8554949) MAYA, LIA IDA, RIA (tmr bandara=085743105797)

Saatnya UNTUNG diBISNIS FOREX,PROFIT 9%/Hari,modal Rp.2,5jt!cck smua kalangan.www. forecashier.com./ID.000833 /SMS “PETUNJUK”Hp.087775210833

Jual PEUGOUT 405 SR TOSCA TH ‘94, Istimewa Harga 33 Jt. Audio TV OKE Telp : 0274-7015186.

K2001

PENGOBATAN

Pgbtn trdnsnl Ny. Mira mngobati krg prks,ED, ambyn, imptn + ukrn, Jl. Mgl KM 4,5 T. 6411053/087738087487 no SMS.

K3010/3112.

K2201/2901

Persh elektronik & industri di Malaysia buth putri/PA, gj 3-5jt/bln, min SMP, biaya bs gratis. Hub : PT. SMU Jl. MT. Haryono 92 Yk, telp 0274 – 384506, 773850, 08739390505

K1901/2001

PARABOLA Ahli pasang Antena TV hanya 125 ribu dapat:1 Antena, Kabel,Jek+Pasang bisa Parallel Garansi,Sedia (Parabola 1,3Jt+pasang) (IndoVision 149ribu) (TopTV 85ribu) (CCTV 4jt) Hari Besar & Libur tetap buka Hubungi Telp: (0274) 9240755 - 798834 Yogya

Sewa mobil stock banyak dg harga terjangkau bisa antar jemput alamatbandara-stasiun T: 4.333.333

Tk Merah Gjyn no. 1 membut kry. pr, wnt, umur max 23, SMU, blm menkh, lmrn dibw lgsg ke Tk Mrh jam krja 9-14.00

K1901/1802/bwo

JUAL PAKAIAN

TIKET

K0202/0902

K0102/0802

BENGKEL ”AN BLAZER ” Bengkel Spcls Opel Blazer, Chevrolet, Aveo, Spark, Optra, Captiva. Diagnosa Comp Srvs Brgaransi Jl. Adi Sucipto-Janti T. 0274-7405465

CATERING RM.Bebek Goreng Pasar Gede SoloTerima psnan nasi box mulai 10rban Rapat, Pertemuan, MknSiang, Ultah Bebek grg, Ayam grg, Nila grg, Lele H.(0274)486739-sms 081904124809

Dcari mrkting hndl pend. Min SMA ,um max 30 th, wily k & mgl, pr & wnt, dagapok ke :BCA KCU Sdrmn Lt. 4 (Up: Irji) s/d. 13 Feb Bth : Sales promotion utk prdk elktrnk GP 1 – 1,8 Jt + kmsi + bns + karir, max 27 Hub: Jackey – 08155222116

Ring - Road Timur 20, Wonocatur, Jogja ( 0274 ) 66 12 437 / 39, 081 357 97 8849

RUMAH DIKONTRAKKAN

LK1707/1507/Ina

Dibuth security pria/wnt, pnmptn Jgj &Smrng, syrt: SLTA, umur max 35 th, berijazah Gada Pratama, pria TB min 168 cm / wnt min 158 cm, lmrn ditujukan ke PT. Target Kelola SecurindoJl. Tembalang Selatan I no. 23 Semarang H: 081225010464

Randu Agung

Dijual Tanah dengan bangunan luas 200 m lokasi Jl. Godean Km 4,5 (Apotik Cahaya). Berminat hub: 081578866109. Langsung tanpa perantara.

LAUNDRY

Free using hotel facilities

Jl Laksda Adisucipto (Jl Solo) KM 8 Yogyakarta 55283 Indonesia Tlp : 62-274-488418, Fax : 62-274-485415 e-mail : yogya@jayakartahotelsresorts.com website : www.jayakartahotelsresorts.com

TANAH DIJUAL

LOWONGAN APOTEKER Dibthkn Aptkr siap krj u/ krja full time di aptk di kota Kebumen, u/ yg brmnt dpt mnghbngi Dr. Halim Budi Santosa di tlp 0287 – 381080 jam 08.00 – 17.00 WIB

Sewa mobil stock banyak dg harga terjangkau bisa antar jemput alamatbandara-stasiun T: 4.333.333

LAIN-LAIN

Welcome drink upon arrival 10% discount Food & Beverage 1 Deluxe room for 3 persons/night

RUMAH DIJUAL

Dijual rmh siap huni dkt bandara blk Lotte Mart Makro Perum Taman Soka Indah No. 9 Grogol Kadisoko Purwomartani Kalasan Sleman. Hub Telp 087888830333.

Sewa mobil angkut : Truck, Box, Truck Bak Terbuka, Box Grand Max, Pick Up, Grand Max (Ready Stock) 785422 / 085292999937

Free shuttle to airport & railway station

*

OPER KONTRAK RUKO

English? Regular/Private/In a Company Training : Conversation, TOEFL 500, GEP (Mnckp: Coverstion 1,2 + Activ Speakng+ Grammr+TOEFL), Writing Bya Super Hemat, Jminn Cpt Lncr & English Speakng Area :NTC Jl. Cantel 9 (0274) 511723.

K0301/0202/Asa Adv.

20% goverment tax & service

ku

Oper kontrak ruko LT 2 Jl. C. Simanjutak 34 ukuran 6x18 msh 15 bln mnt hub : 081359027981

K0812/0701

Cuci pakaian, Sofa, S.Bed, Karpet, Gordyn, Gita Benara Jl. MT. Haryono52 T:379390 – 417615 – 7867207

Check in Saturday / Sunday

THE JAYAKARTA YOGYAKARTA HOTEL & SPA

Ingin hemat membangun rmh tersedia besi beton murah hrg grosir sgl ukuran ulir/polos,tersedia jg besi tempa,s iku,plat,strip,bordes,pipa,canal U dll. Hub:JAYA MANDIRI (0274) 7490632 fax 4360053

Benx2

KURSUS

berla

LOWONGAN

K0401/1001

KOST

Kost Putri Bugisan WB III/594 YK 0274376143-9550500/ 08562914411

K2310/2211

LK1701/1602/Ina

K0602/1602

K0602

Hilang STNK Nopol AB-2597-LE A/n. Heru Purnomo

5.000, -

Informasi: Hub. (0274) 4477780 Eva/Desy

PROPERTY

PERUMAHAN

PROPERTY

Foto di serv/ikl/ikl.brs’12/keris oktober 2012/Berlian Property 04 6unit hunian modern mnmls pggr jl wnsr dkt jogjaTV hrg 325jt T70 dpt asuransi rmh+perlind kmalingan 1th H:7437096/0818260366

K3001/0103

PELUANG USAHA

DAUR ULANG PLASTIK Modal 999ribu Dpt Alat + Bahan Baku (Produksi Dibeli – Omzet 72Juta/Bulan) Hub: 4396546 www.limbahplastik.com K3101/2802

Materei 6ribu baru harga Rp. 4000,Kondisi 90-95% Cepat, dapat, sms/telp : 087870981637. K2601/2502

MILIKI SEGERA!!!...Indo-luxe HOTEL satu-satunya HOTEL Bintang 4 di “YOGYAKARTA” dengan swimming pool di roff top, serta fasilitas yg sangat lengkap. Hak milik, dijamin tersewa. Bagi hasil 50%:50% . free stay, free biaya biaya, buy back guarantee. Unt info hub 085285153333 K1701/1801

Di cari agen pembalut kapas herbal Avail dengan modal 303 ribu saja Hub: 085292500561 K2812/1601

Mau jadi pengusaha dg modal 200rb? Gabung yuk jd agen Master Nugget sayur organik non MSG, tanpa pengawet, enak & halal info 0818464744 / 0274 – 9604744

Foto di server iklan/iklan baris 2013/keris januari/villa selaras Villa Selaras, Jl. Kaliurang Km 14, Bangjo Pamungkas Type 70/160, bisa KPR. Hrg 400jtan Bonus AC/TV (Pilih Salah Satu) Hub: Rama 0816681635,081286681961,02747167034.

K0410/0311/Ina

K0602/1202

PERUMAHAN

PERUMAHAN

*Foto Rumah di Serv/Ikl/@iklan Baris Juli 2012/Keris Juli 2012/Balawan Baru BALAWAN RESIDENCE: jl Sambisari kalasan,hunian nyaman&asri T66/137 legaltas tjamin tmr bandara utr Ukrim,KPR,bns AC H: 02748277222/087838583001

*Gambar rumah di serv/Ikl/Iklan Baris 2011/keris Juli/Griya Pitaloka 23. PERUMAHAN

Griya Pitaloka Miliki sgr hunian berkelas di lokasi strategis Perum Griya Pitaloka, rmh mwh 3 kmr hy 350jt T70/138 bonus AC, water heater H: 0274-7472433 LK0712/0601

K1812/1701/Inna

K1212/1001/Lia

Materei 6rb Baru @Rp.4.000 min 100pc, kond 90-95%. H: 085719337357. K0112/3012

Dicari sub Agen dan Pengecer MADU SEHAT ijin LPPOM & Depkes. Hub: 081379576815/085669780882. Baju Cewek, bahan kain, tinggal warna hitamCUMA Rp 10.000,- ECERAN. HUB : 081803820041 K/ndah

PERUMAHAN

RUMAH DIJUAL

*Foto Rumah di serv/Ikl/Ikl.Brs 2012/ Keris September 2012/Perum Wiyoro Perum Wiyoro The Residence mulai T40 hrg 200jtan, lok strategis pggr jln akses msk lbr 5menit kota bs KPR H: 0274-487319/08995125888

Gambar rumah di Serv/Ikl/Ikl.Baris 2012/Keris Juli/Rumah Griya Alvita 01 Dijual rumah siap huni dekat sekali dengan kota, hub : 081.328.501.918, 081.746.2870, 085.643.075889.

LK0109/3009/Ina

LK0409/0410/Ina

PERCETAKAN

K2701

Jual Inova solar G th 2005 manual plat AB. Hub lgs pemilik 08773855850 MOBIL DIJUAL

CARI KONTRAKKAN

PELUANG USAHA

Dicari: rmh kontrakan. Kamar 3 (ada k.mandi dlm), garasi, lokasi magelang kota. Hub 0293 361602 (bu Erna)/ 0813 9221 4229

Jual bibit papaya California siap tanam, konsultasi & membantu pemasaran. Hub: 0812 2840 8889

K0202/0302/Rama

KEHILANGAN

Hlg: STNK Suzuki AA 8802 LB an Kulyubi, almt Gentan 01/01 Purwosari, Tegalrejo, Magelang.

DAIHATSU

K3001/Rama

*foto mobil di serv/Ikl/iklan Baris 2012/Keris Juni 2012/Daihatsu 3 NEW DAIHATSU!Ready Stock, All New Xenia Dp15% AC Dobel,Terios+GPS, GranMax PU Dp9jt,Minibus,Luxio Dp12jt,Sirion.PROMO Free Asuransi*, Bng0%,Free Service6x*,FREE KIRI* Antikarat&Peredam,KC Film*,Karpet HISYAM: 081328022229/02748272806 Lk0609/0410/Ina

MOTOR DISEWAKAN

Sewa motor harga mahasiswa Beat, Mio, Vario dll. Hub : 081904039558 / (0274) 883684 K2510/2611

LOWONGAN

RUMAH DIJUAL

Dijual rmh asri pggr sungai lok. Jl. Sidanti no. 33 Sambisari Rt08/60 Concat Yk. L: 250m2, sert HGB, 1,5 LT, LT bwh 3 KT, 2 KM, Kmr. Tmu, R. Kel, R. Mkn, 2 Gudg, lt atas 1 KT bteras & R. Kel. Parkir luas u/. 4 Mbl, Lstrk 3500 W, Telp Hub : Ibu Bayu 087739320983 / 0274 – 884587. K2301/3001

Dijual rmh murah lok strategis LT 110 LB 70 Perum Bumi Mandiri No. 8 sblh brt Polda DIY hrg Rp. 550Jtnego Hub : 0274 – 4463124 / 08122664748

Bth sgr 1. FO 2. Koki jjr, rmh, tgg jwb, pglmn min SMA/K krm lam ke Ning Tidar Hotel Jl. Mgl – PWRJO KM-5 Magelang K1901/Rama

Kerja Korea resmi pemerintah, Bina Insani Jl.Mayor Kusen 92 Mendut, Mungkid, Mgl. 0293 788725/ 0852 2840 2651 K1701/1402/Rama

Ingin kerja di kapal pesiar, kargo, eropa & amerika. Kami bantu anda untuk meraih hasil jutaan rupiah. Hubungi kami segera Jl.Raya Blabak Magelang/ depan Kec. Mungkid. telp: 0878 3845 6891/ 0877 1914 1136. Tempat terbatas. 1501/1302/RAMA

K2812/2601/Rama

RUMAH DIJUAL 1)Dijual rumah cantik & murah SHM. LT 200m2, LB 180m2, 4 kmr, fasilitas lngkp, keramik, pintu jati, dll. Di Bondowoso, Mertoyudan. Hrg 185 jt 2)Tanah SHM. LT 764m2, di Teloyo, Traji, Parakan, Tmg. Hrg 195rb/m. 3)Tanah SHM. LT 4500m2, di Kataan, Ngadirejo, Tmg. Hrg 100rb/m Hub 0813 9265 5521 / 0858 7883 8334/ 597250 K2812/2601/Rama

UMROH HAJI

PT.AZ-ZAHRA Tour & Travel, Umroh & Haji plus. Untuk jamaah yang berbahagia Promo umroh th 2014 pembayaran dimulai bln Februari 2013, dgn hrg promo Mgl-Jkt-Tanah Suci Rp.15.900.000,- hub Bambang Subagjo MP, Toko Tiara Dsn Diwak, Ds Purwosari, Tegalrejo, Mgl. Telp 0293 312802 / 0813 9212 3074 K1801/1502/Rama


8

RABU 6 FEBRUARI 2013

POLRES MAGELANG KOTA

Ringkus Pelaku Judi Togel MAGELANG - Polres Magelang Kota kembali mencokok pelaku perjudian jenis toto gelap (togel) di wilayah hukum Kota Magelang. Kali ini, yang tertangkap adalah Winarti, 54, ibu rumah tangga yang tinggal di Kampung Karet Jurangombo Selatan Kota Magelang. Kasubag Humas, AKP Murjito mengatakan, Winarti ditangkap usai transaksi di Jalan Gatot Subroto Nomor 18 Kampung Kemirirejo Magelang Tengah Sabtu (2/2) lalu. Transaksi tersebut dilakukan di kios isi ulang air mineral, sekitar pukul 15.30. “Motifnya, dia bertransaksi melalui telepon genggam. Di tangan pelaku, kami amankan satu unit handphone, empat lembar isi pasangan nomor, dan uang tunai Rp 6 ribu,” kata Murjito mewakili Kapolres Magelang Kota AKBP Joko Pitoyo di kantornya kemarin (5/2). Winarti langsung diamankan di tahanan Polres Magelang Kota. Winarti mengaku, akan menyetorkan hasilnya ke seseorang bernama Topo dan dirinya memperoleh komisi 10 persen. “Ternyata, Winarti pernah melakukan hal serupa pada Maret 2012. Saat itu, dia juga ditangkap dan dibui selama empat bulan. Kini, Winarti kembali berurusan dengan polisi. Dia dijerat Pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,” katanya. (dem/hes)

PPSM

ADI DAYA/ RADAR JOGJA

BOIKOT: Sekitar 20 ribu petani tembakau membakar rokok raksasa lambing penolakan terhadap Peraturan Pemerintah (PP) 109 tahun 2012 di lapangan Drh Soepardi kemarin.

APTI Ancam Judicial Review Terkait PP Tembakau

FRIETQI SURYAWAN/ RADAR JOGJA

SIAP TANDING: Pemain PPSM giat melakukan latihan menjelang kompetisi yang segera bergulir.

Fokus Persiapan Kompetisi MAGELANG - Manajeman PPSM Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) memastikan akan fokus mempersiapkan tim untuk kompetisi resmi PSSI yang dimulai awal Maret mendatang. Sejauh ini, PPSM tidak terlalu merisaukan dengan keberadaan klub sepak bola yang ‘tetangga” yang berlaga di divisi utama versi Liga Utama (LI). Apalagi, PSM Sakti yang dianggap klub “tetangga” tersebut akan melakoni laga perdana dengan Madiun Putra, 11 Februari mendatang di di Stadion Madya Kota Magelang. ‘’Kami hanya fokus menyiapkan tim untuk kompetisi awal Maret mendatang. Upaya penyatuan PPSM sudah dilakukan, tetapi gagal. Setelah itu, kami akan lebih fokus mengurusi tim,” ungkap Komisaris PT Magelang Soccer Academy (MSA) Edi Prayitno kemarin (5/2). Diaki Edi, awalnya mereka memiliki satu tujuan, ingin membawa sepakbola Magelang di bawah yurisdiksi PSSI, AFC, dan FIFA. Bagaimanapun, tegas Edi, mereka yang dianggap dunia internasional sebagai lembaga yang sah mengurus sepak bola. ‘’Kami hanya ingin berjuang menegakkan statuta bersama PSSI. Jadi, bukan mencari musuh atau merasa benar sendiri dalam sepak bola. Mari berfikir jernih, demi sepakbola yang bersih terbebas dari mafia,” paparnya. Ditambahkan Edi, baru-baru ini Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo bertemu Ketum PSSI Johar Arifin. Dari pertemuan tersebut diperoleh hasil positif. Yaitu, Menpora akan bertindak tegas menghentikan operator Liga Indonesia yang bernaung di bawah Komite Penyelemat Sepakbola Indonesia (KPSI). ‘’Kami mendukung upaya pemerintah melalui Menpora dan semakin meneguhkan kami untuk terus berada di jalan kompetisi di bawah PSSI dan LPIS. Bukan yang lainnya. Karena jelas dalam sidang di Court of Arbitration of Sports (CAS) atau sebuah lembaga arbitrasi olahraga internasional tak mengakui KPSI,” tegasnya. Dalam kesempatan tersebut, Edi berharap ketegasan pemerintah akan membawa dampak positif bagi daerah yang memiliki dua klub yang berlaga di LPIS dan LI. Pihaknya yakin, dengan segera dibubarkannya salah satu liga akan membawa angin segar bagi PPSM LPIS. ‘’Kalau hanya satu klub, kami lebih leluasa mencari sponsor dan investor. Selain itu, keamanan di Magelang lebih kondusif,” katanya. (dem/hes)

MUNGKID – Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Kabupaten Magelang berencana mengajukan judicial review atas Peraturan Pemerintah (PP) 109 tahun 2012 tentang Penggunaan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan. Ancaman itu akan direalisasikan jika pemerintah tetap memberlakukan PP tersebut. Mereka menilai PP tersebut merugikan para petani tembakau. Tidak hanya itu, seandainya pemeritah bersikukuh menetapkan PP tersebut, APTI Kabupaten Magelang juga akan mem-black

list sejumlah partai politik yang mendukung pengesahan PP. “Ada masukan untuk memboikot pemilu 2014. Tetapi tidak akan dilakukan. Hanya saja, kami tidak akan memilih partai yang telah menyakiti kami dengan mendukung dikeluarkannya PP tersebut. Prinsip, kami masih berjuang ke Mahkamah Konstitusi (MK) lebih dulu,” kata Ketua APTI Kabupaten Magelang Supardi di sela-sela istighosah menolak PP Tembakau di Lapangan Drh Soepardi Sawitan Mungkid kemarin (5/2). Pada istighosah tersebut, hadir sekitar 20 ribu petani tambakau dari berbagai wilayah di Kabupaten Magelang. Mereka datang ke lapangan Drh Soepardi dengan menggunakan sepeda motor dan

mobil bak terbuka. Dalam kesempatan tersebut, selain mengancam mengajukan judicial review ke MK, APTI Kabupaten Magelang mendesak pemerintah menghentikan impor tembakau. Karena, impor tembakau dinilai akan menghancurkan petani dalam negeri. “Pemerintah pusat diharapkan mencari solusi yang kongkrit guna meningkatkan pendapatan dan ekonomi masyarakat. Itu semua, demi kesejahteraan petani tembakau dan rakyat umumnya,” jelasnya. Menurut Supardi, petani di Kabupaten Magelang tetap akan menanam tanaman tembakau. Karena menanam tembakau dilakukan sejak leluhur pada zaman dahulu. Di mana menanam tembakau bisa memberi pendapatan

diberlakukan akan berdampak bagi petani tembakau. Di antaranya akan bertambah jumlah penganggur, mengurangi pendapatan dan ekonomi rakyat. Bahkan pemberlakukan PP tembakau bisa mengurangi pendapatan negara. Ujung-ujungnya akan meningkatkan jumlah rakyat yang miskin dan bisa meresahkan rakyat. “Menimbulkan kerawanan sosial yang tidak dikehendaki bersama,” katanya. Bupati Magelang Singgih Sanyoto yang hadir dalam acara memberikan dukungan pada langkah APTI Kabupaten Magelang. Bupati mengaku siap mengantar perwakilan APTI ke Jakarta untuk berdialog dengan Menteri Pertanian dan menteri terkait lainnya. (ady/hes)

Warga Minta TPA Banyuurip Diperpanjang MUNGKID – Polemik keberadaan tempat pembuangan akhir (TPA) di Desa Banyuurip Tegalrejo Magelang berlanjut. Warga Banyuurip berharap Pemkab Magelang tidak memindahkan lokasi TPA tersebut. “Memang TPA mulai penuh sampah dan tanahnya belum diurug tanah. Namun, kami berharap lokasi TPA masih di sini,” ungkap seorang warga Dusun Plumbon Banyuurip Tegalrejo Muh Agam kemarin 91. Pernyataan Muh Agam ini menanggapi rencana Pemkab Magelang memindahkan TPA Banyuurip Tegalrejo ke TPA regional yang belum ditentukan lokasinya. Selama ini, TPA Banyurip lebih banyak difungsikan sebagai pembuangan sampah oleh Pemkot Magelang. Sementara Pemkab Magelang menyatakan, izin perpanjangan TPA bagi Pemkot Magelang masih dalam kajian. Pria 40 tahun ini berharap Pemerintah Kabupaten Magelang bisa memperpanjang izin tersebut. Menurutnya, seandainya lokasi

BERBEDA: Keberadaan TPA Banyuurip justru diharapkan sebagian warga karena menjadi sumber penghidupan mereka.

ADIDAYA PERDANA/RADAR JOGJA

TPA dipindah, banyak warga yang menganggur dan kehilangan lapangan pekerjaan. Karena sebagian besar warga setempat bekerja sebagai pemulung di lokasi tersebut. “Harapan kami, ada perpanjangan. Kasihan warga di sekitar TPA, apalagi 80 persen dari mereka pemulung,” paparnya. Kepala Bappeda Kabupaten Magelang Rohadi Pratoto menilai, TPA di

Banyuurip belum memenuhi syarat sebagai tempat pemrosesan akhir sampah (TPAS). Alasannya, jarak dengan permukiman terlalu dekat. Rohadi melanjutkan, lahan yang digunakan untuk perluasan TPA Banyuurip merupakan tanah tegalan. Selain merupakan lahan tegalan dan permukiman, jarak permukiman dengan lokasi TPA Banyuurip hanya 100 meter. “Berdasarkan SNI 03-3241-1994

tentang Tata Cara Pemilihan Lokasi TPA, menyebutkan jarak minimal dengan permukiman adalah 500 meter,” tandas Rohadi. Pemerintah Kabupaten Magelang berencana melayangkan surat ke Satuan kerja (Satker) Penyehatan Lingkungan Permukiman (PPLP), Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, dan ESDM. “Surat berkaitan rencana pengembangan TPA regional seluas 20

hektare yang akan digunakan untuk Kabupaten dan Kota Magelang. Isinya, untuk mengkoordinasi perencanaan,  time schedule terkait TPA Regional,” imbuhnya. Selain jarak pemukiman, lanjut Rohadi, alasan lain pembentukan TPA regional adanya keluhan warga sekitar. Saat musim kemarau, muncul penyakit gangguan pernafasan dari asap pembakaran di TPA Banyuurip. Saat musim penghujan, timbul bau tidak sedap. “Desa Banyuurip dan sekitarnya merupakan daerah resapan air. Di mana komposisi tanah di daerah tersebut merupakan tanah liat sebagai daerah tangkapan air untuk daerah-daerah yang berada di bawahnya,” paparnya. Kepala Sub Bidang Kimpraswil Didik KS merencanakan pembahasan TPA regional dilaksanakan tahun ini. Nantinya, TPA regional dibahas bersama Pemkot Magelang, Pemkab Magelang, dan Satker PPLP, Kementerian PU, dan ESDM. (ady/hes)

Janji Kawal Pilgub dan Pilbup

PRIHATIN: Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito dating ke rumah Eddy Sutrisno, anggota DPRD Kota Magelang.

GP Ansor Magelang Didekati Tim Sukses

FRIETQI SURYAWAN/ RADAR JOGJA

Wali Kota Datangi Rumah Eddy Sutrisno MAGELANG - Pelemparan bom molotov rumah anggota DPRD Kota Magelang Eddy Sutrisno mendapat perhatian Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito. Bersama rombongan, Sigit mendatangi rumah yang ada di Jalan Pahlawan tersebut. Wali kota mengaku prihatin dan menyayangkan kejadian tersebut. Menurutnya, kejadian pada Senin (4/2) dini hari tersebut membuat citra kota yang dipimpinnya menjadi tercoret. “Kami sayangkan kejadian tidak

dan kesejahteraan. “Terus-terang kami sulit seandainya diminta tidak menanam tembakau. Karena tembakau terbukti mampu mencukupi kebutuhan keluarga. Karena itu, kami akan tetap menanam meski dilarang,” tegasnya. Istighosah tersebut dipimpin sejumlah ulama Kabupaten Magelang. Di antaranya, KH Said Asrori dari Salaman, KH Hasyim Ashari dari Windusari, KH Ali Khoisor dari Watucongol Muntilan, dan Gus Baqoh dari Kajoran. “Tujuan istighosah adalah menggalang persatuan dan solidaritas seluruh petani tembakau guna menolak PP tembakau,” imbuh Koordinator kegiatan HM Sholeh. Sholeh melanjutkan, jika PP

terpuji ini. Sebab, selalu saya katakana, Kota Magelang harus bersih lingkungan dan santun masyarakatnya. Kalau ada yang ingin disampaikan, mbok yao didialogkan. Jangan pakai caracara tidak pantas seperti ini,” kata Sigit kemarin (5/2). Saat meninjau rumah Eddy, Sigit didampingi Kabag Humas Protokol dan Santel Sutomo Hariyanto, Camat Magelang Utara Indah Dwiantari, dan Kepala Satpol PP Singgih. Rombongan diterima langsung Eddy.

Atas kejadian ini, Sigit meminta masyarakat agar tidak mudah terprovokasi. Menurutnya, komunikasi merupakan langkah yang bisa diambil jika masyarakat tidak puas dengan kinerja eksekutif maupun legislatif. “Pak Edi merupakan bagian dari pemerintah dan saya pantas jika bersilaturahmi ke sini. Memang, beliau orangnya kritis. Tetapi itu bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembangunan kota. Saya harap pihak berwajib bisa membantu Pak Edi dan mengusut

tuntas kasus ini,” katanya. Eddy Sutrisno menyambut baik kedatangan orang nomor satu di Kota Sejuta Bunga itu. Dari hasil perbincangan singkat dengan wali kota, Dia berharap semua hal bisa dikomunikasikan. Apalagi untuk kemajuan Kota Magelang. “Saya tidak mau menuduh siapa-siapa atas kejadian ini. Yang jelas, kejadian ini jadi preseden buruk bagi perkembangan kota. Sebagai antisipasi ke depan, saya akan pasang CCTV di rumah dan meningkatkan keamanan di

lingkungan sekitar,” jelasnya. Ditemui terpisah, Kasubag Humas Polres Magelang Kota AKP Murjito mengemukakan, pihaknya sudah meminta keterangan dua orang saksi atas kejadian tersebut. Keduanya adalah Kelik Rahmat Hidayat, 23, dan Andrias alias Iid, 47, yang pada malam itu bertugas sebagai penjaga lingkungan. Dari keterangan saksi, pihaknya langsung memburu pelaku. Hingga kini memang belum ada titik terang, siapa pelaku dan apa motifnya. (dem/hes)

MUNGKID - Menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng dan Pemilihan Bupati (Pilbub) Kabupaten Magelang, organisasi masyarakat (ormas) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Magelang berjanji mengawal pelaksanaa demokrasi di kabupaten ini. Pengawalan pesta demokrasi akan dilakukan hingga pelosok pedesaan. “Harapannya, Pilgub dan Pilbup mendatang benar-benar berjalan demokratis dan independen. Tidak ada kecurangan dan lainnya,” kata Ketua GP Ansor Kabupaten Magelang Chabibullah kemarin (5/2). Menjelang pemilihan, tidak jarang tim sukses seorang kandidat mulai mendekati masyarakat. Salah satunya lewat ormas-ormas yang ada. Chabibullah melanjutkan, belakangan terdengar kabar ada tim sukses kandidat yang mendekati GP Ansor. Menurutnya, pendekatan tersebut dinilai suatu langkah yang tidak menggiurkan. “GP Ansor merupakan ormas

pemuda yang bernaung di bawah Nahdlatul Ulama. Sebagai ormas pemuda yang independen, kami tidak akan menjual suara pada partai manapun. Termasuk tim sukses dalam Pilgub maupun Pilbub,” tegas pria berkaca mata ini. Meski tidak memihak, GP Ansor memiliki harapan calon gubernur dan bupati mendatang seorang yang memiliki visi peduli pada daerah. Terutama upaya peningkatan kesejahteraan bagi petani dan masyarakat kecil. Menurut Chabibullah,  anggota GP Ansor Kabupaten Magelang tengah dididik mengenai pendidikan politik. Sehingga, dalam Pilgub dan Pilbub yang dilangsungkan tahun ini, harus bersikap netral dan tidak memihak. Adanya pendidikan politik hingga akar rumput, tentu menjadi bekal bagi anggota GP Ansor. “Sudah ada pihak yang melakukan kasak-kusuk melakukan pendekatan. GP Ansor merupakan ormas pemuda dengan basis hingga tingkat akar rumput, wajar kalau ada pihak yang ingin mendekat. Kami belum menentukan sikap,” katanya. (ady/hes)


9

Rabu 6 Februari 2013 PURWOREJO

KRIMINALITAS

Dua Pemulung Jadi Bulan-Bulanan Warga PURWOREJO - Tri Hastaryo, 22, dan Deni Yuniarto, 23, menjadi bulan-bulanan warga karena ketahuan mencuri kompor gas di rumah Paino, 47, warga Dusun Karangsari Desa Kemanukan Purworejo, Senin (4/2). Beruntung petugas kepolisian cepat datang dan mengamankan keduanya. Dua pemuda yang mengaku sebagai pemulung tersebut merupakan warga Desa Kalinongko Kecamatan Loano Purworejo. Keduanya ditangkap warga bersama barang bukti, satu kompor gas dan sepeda motor milik pelaku.  Di hadapan petugas, kedua pelaku mengakui perbuatannya. Mereka berdalih berani mengambil kompor gas lantaran tergeletak di belakang rumah dan mengira tidak dipakai. Bayan Desa Kemanukan Marno SU menjelaskan, kedua pelaku beraksi pukul 09.00. Kebetulan pemilik rumah mendapati keduanya saat pulang dari dinas harian sebagai anggota TNI di Kebumen. “Pak Paino memberi tahu warga jika ada pemulung yang berbuat ulah dengan mengambil kompor gas miliknya. Beberapa warga berupaya mencari pemulung dan berhasil,” paparnya. Menurut Marno, dua orang pemulung tersebut menggunakan sepeda motor tanpa plat nomor yang dilengkapi keranjang bambu sebagai tempat menampung rongsok. Sepeda motor milik pelaku ditemukan tergeletak di pinggir jalan desa. “Melihat sepeda motor pelaku terparkir dipinggir jalan, warga langsung mencari kompor gas milik pak Paino di keranjang motor. Benar saja, mereka mendapati kompor gas ada di keranjang,” imbuhnya. Kemudian, warga beramai-ramai mencari kedua pemulung. Setelah bertemu, kedua pemulung dikeler dan sempat dihakimi warga. Mereka dibawa ke kantor desa setempat. “Setiap hari saya memang bekerja sebagai pemulung. Saya tidak tahu kalau kompor itu masih digunakan pemiliknya. Jadi, saya ambil untuk saya jual kiloan,” ucap salah satu pelaku. (tom/hes)

Setahun, Keramik Sudah Rusak Menjadi Tanggung Jawab DPU Kota Magelang MAGELANG - Trotoar sisi timur Jalan Pemuda Kota Magelang mulai mengalami kerusakan di bagian keramiknya. Banyak dijumpai keramik pecah. Padahal, proyek tersebut baru berjalan setahun atau selesai Desember 2011.   Di beberapa titik, terdapat keramik yang rusak. Yang paling parah terjadi di Jalan Pemuda Nomor 69. Pantauan Koran ini, ada 14 buah keramik yang pecah. “Keramik pecah sekitar dua bulan yang lalu mas (Desember 2012, Red),” jelas Jayudi, tukang parkir di kawasan tersebut kemarin (5/2).

Menurut Jayadi, kerusakan keramik awalnya di satu titik. Kemudian merebet ke keramik lain yang ada di samping kanankiri keramik yang rusak. Saat dihitung, ada 14 keramik dan rusaknya terjadi bersamaan. “Pecahnya, awalnya hanya satudua. Itu merambat ke keramik yang lain. Bisa jadi, keramik di sekelilingnya gampang pecah atau mengelupas, karena sering dilewati orang. Apalagi saat musim hujan, airnya bisa menggerus ke keramik lain,” paparnya. Ditambahkan Faizal, seorang penjual emas di emperan toko di Jalan Pemuda. Menurutnya, pecahnya keramik tidak hanya terjadi di titik itu. Tidak jauh dari lokasi, juga ada keramik yang pecah. Keramik yang pecah berukuran 30 kali 30 sentimeter. Karena campuran

CEPAT RUSAK: Baru setahun, keramik di trotoar Jalan Pemuda sudah rusak.

FRIETQI SURYAWAN/ RADAR JOGJA

bahan baku tumpuannya tidak kuat. Pengamatan Koran ini, ketebalan keramik sekitar 0,75 sentimter. Selain keramik, hiasan batu candi sebagai penghubung beberapa titik keramik juga ada yang retak.

Sejauh ini, penataan keramikisasi trotoar di Jalan Pemuda sepanjang 900 meter dilakukan CV Sumber Agung dengan menelan dana APBD 2011 sebesar Rp1,469 miliar. Kontrak kerja, dimulai tanggal 26 Agustus

2011 selama 105 hari kalender. Terpisah, Kabag Humas Protokol dan Santel Setda Pemkot Magelang Sutomo Hardiyanto mengatakan, pecahnya keramik tersebut menjadi tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pemkot Magelang. “Itu (pecahnya keramik, Red) sudah menjadi tanggung jawab DPU, bukan pihak ke tiga. Karena, masa pemeliharannya sudah habis. Enam bulan sejak masa kontrak kerja habis,” terang Sutomo. Saat keramikisasi trotoar dalam proses pembangunan, memang pernah menjadi polemik. Karena jalur lambat di Jalan Pemuda, sebagai jalur sepeda dan becak ditiadakan dan disulap menjadi trotoar. Setelah dibangun, Pemkot Magelang mengizinkan becak dan sepeda lewat trotoar. (dem/hes)

PNPM

Dilatih Bikin Pupuk Organik BAYAN-Warga Desa Tangkisan Kecamatan Bayan Purworejo memperoleh pelatihan pembuatan pupuk organik lewat Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Masyarakat Desa (MD) kemarin (5/2). Peserta yang ikut merupakan anggota kelompok tani yang ada di desa setempat. Pelatihan itu dilaksanakan selama dua hari, Senin (4/2) dan Selasa (5/2) dengan menghadirkan narasumber dari Klinik Pertanian Indonesia. Yaitu Bambang Hariayanto dan JK Ginting. Warga berkesempatan melakukan praktek secara langsung membuat pupuk organik. Sekretaris Tim Penggerak Kegiatan (TPK) PNPM MD Kecamatan Bayan Agus Winarno menjelaskan, pelatihan pembuatan pupuk organik merupakan program PNPM MD Kecamatan Bayan 2012. Pemilihan kegiatan pelatihan pembuatan pupuk organik dengan alasan Desa Tangkisan tengah menggalakkan pertanian padi organik. “Antusias petani cukup tinggi dalam merspons sistem pertanian organik. Pelatihan ini merupakan usulan kelompok tani,” imbuhnya. Agus melanjutkan, dalam kesempatan tersebut petani diberi tiga pelatihan pembuatan pupuk organik. Yaitu pembuatan pupuk kascing (kotoran cacing, Red), pupuk organik cair, dan MOL (fermentasi sampah organik, Red). Nantinya, produk pupuk yang dihasilkan digunakan pemupukan di lahan pertanian milik mereka masingmasing. “Hari pertama pelatihan diisi teori. Kemudian diteruskan praktik pembuatan. Kami mengajak petani menekan biaya produksi pertanian dengan pupuk organic. Apalagi bahan pembuatan pupuk tersedia di desa ini,” katanya. Saat ini, Desa Tangkisan memiliki tiga kelompok tani. Semuanya bersemangat mencari informasi dalam memajukan dan meningkatkan hasil pertanian yang diupayakan. Ketiga kelompok tani ini adalah Remaja Sejahtera, Maju Bersama, dan Sido Luhur. “Semangat yang dimiliki petani seharusnya didukung. Yaitu dengan berbagai kegiatan, sehingga petani bisa mendapatkan ilmu dan pemahaman baru tentang sistem pertanian yang bisa diterapkan dalam pertaniannya,” katanya. Bambang Hariayanto dari Klinik Pertanian Indonesia memaparkan, sistem pertanian organik sebenarnya merupakan pertanian kuno yang diterapkan petani zaman dahulu. Kala itu, pertanian tidak diimbangi peningkatan kualitas dan kuantitas hasil pertanian. (tom/hes)

HENDRI UTOMO/ RADAR JOGJA

BERANTAS: Petugas dari Dinas Kesehatan Purworejo melakukan fogging di Kelurahan Pangenrejo Purworejo.

Ratusan Rumah Warga Pangenrejo Difogging Dinkes Temukan 55 Kasus DBD sejak Awal 2013 PURWOREJO - Dinas Kesehatan Purworejo melakukan pengasapan atau fogging di Kelurahan Pangenrejo Purworejo. Upaya itu dilakukan setelah satu warga positif menderita demam berdarah dengue (DBD).  Proses fogging dimulai pukul 06.00. Wilayah yang diasapi yaitu RT 1/4, RT 2/4, RT 2/3, dan RT 3/3. “Ada 200 rumah warga yang difogging. Kami melibatkan tiga orang petugas Dinkes, satu orang dari Puskesmas, tiga orang

perangkat kelurahan, dan enam orang kader,” kata Kepala Kelurahan Pangenrejo Rubino, 48, kemarin (5/2). Rubino melanjutkan, warga yang positif kena DBD bernama Haroen Moechlas. Saat ini, Haroen menjalani perawatan intensif di RSU PKU Muhammadiyah Tunas Medika. “Selain fogging, warga juag diimbau memperhatikan kebersihan lingkungan, termasuk pemberantasan sarang nyamuk (PSN). PSN disosialisasikan di berbagai pertemuan, termasuk kegiatan pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW yang marak dilakukan akhir-akhir ini,” paparnya. Menurut Rubino, Dinkes Purworejo

langsung melakukan penyelidikan epidemologi (PE), begitu ada laporan mengenai warga yang terjangkit DBD. “Hari ini (kemarin, Red) dilakukan fogging setelah dilakukan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) bersama warga,” imbuhnya. Saat ini, Kelurahan Pangenrejo dihuni 1.485 kepala keluarga (KK) atau 4.870 jiwa. Sementara itu, kasus DBD cukup membuat resah warga. Dinkes Purworejo juga intens memantau serangan DBD di Pangenrejo lantaran jumlah kasus dan tren serangan di daerah termasuk tinggi. Kasi Pengendalian Penyakit Bidang Pengen-

dalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Purworejo Ucok Sujarwo menyebutkan, sejak awal tahun ini ada 55 kasus DBD. Jumlah tersebut masih bisa berubah mengingat laporan juga terus masuk.  Selama musim penghujan, sempat terjadi peningkatan kasus DBD. Wabah paling banyak terjadi di daerah perkotaan. Wilayah utama yang banyak muncul kasus DBD adalah Kota Purworejo dan Kutoarjo. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purworejo dr Kuswantoro MKes menambahkan, fogging merupakan alternatif mengatasi DBD. Langkah preventif PSN menjadi prioritas pencegahan. (tom/hes)

Dispendukcapil Distribusikan e-KTP PURWOREJO-Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Purworejo mulai mendistribusikan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) secara serentak lewat UPT Kependudukan se- Purworejo. Penyerahan e-KTP kepada masyarakat dilakukan melalui perangkat desa.  Bahkan, Kecamatan Purworejo sudah mendistribusikan 1.024 dari total wajib KTP sebanyak 75 ribu lebih Senin (4/2) lalu. Padahal,

beberapa waktu lalu belum mendapatkan satu pun kartu e-KTP. Khusus Kecamatan Purworejo, Disdukcapil mendesak pusat untuk bisa dicetakkan secara khusus, meski belum semuanya.  Kasi Pelayanan Kependudukan Dispendukcapil Purworejo Suryadi menerangkan, pendistribusian e-KTP sudah mengikuti instruksi. Alur pendistribusian, dari UPT Kependudukan Kecamatan, e-KTP diserahkan pada masyarakat melalui

kepala desa masing-masing.  “Jadi, kepala desa atau perangkat langsung mengambil di UPT dan didistribusikan pada warga yang bersangkutan,” paparnya.  Menurut Suryadi, total wajib KTP yang melakukan perekaman ada 550 ribu lebih warga. Sementara Purworejo baru menerima 400 ribu kartu dari pusat. Sejauh ini, pihaknya masih menunggu kekurangan kartu yang dikerjakan pihak ketiga, rekanan Kementerian

Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Meski pendistribusian diserahkan serentak, masyarakat diminta bersabar jika belum bisa menerima e-KTP. Karena, kartu yang ada harus diverifikasi ulang melalui alat card reader oleh petugas UPT Kependudukan.  “Tidak bisa cepat, satu menit hanya mampu membaca tiga kartu,” katanya. Pantauan di lapangan, proses pembagian kartu e-KTP, UPT Kependudukan Kecamatan sempat melakukan upacara

seremonial dengan menghadirkan camat setempat dan seluruh kepala desa. Seperti di Kecamatan Kemiri, setiap kepala desa menandatangani berita acara penyerahan yang diketahui Camat Kemiri Sudaryono.  Kepala UPT Kecamatan Kemiri Surahmi mengungkapkan, di wilayahnya ada 40.385  wajib KTP yang selesai melakukan perekaman data. Namun pembagian e-KTP baru dilakukan sebanyak 24.233 kartu. (tom/hes)

Geliat Pedagang Musiman Durian di Purworejo

Beri Garansi, Tidak Bayar jika Tidak Manis Pedagang durian musiman bermunculan seperti cendawan di musim penghujan. Tidak hanya di pusat kota, buah durian juga membanjiri pasar tradisional dan lapaklapak di sejumlah ruas jalan provinsi. Ini menjadi tanda, panen raya buah durian telah tiba.  HENDRI UTOMO, Purworejo DURIAN merupakan produk pertanian andalan di Purworejo. Dengan jumlah populasi ribuan, menjadikan durian primadona. Keberadaan pohon dunian di Purworejo merata hampir di seluruh wilayah kecamatan, khususnya yang ada di perbukitan.  Soal cita rasa, durian asal Purworejo terkenal memiliki kekhasan dan keberagaman. Ini tidak lepas dari populasi pohon durian yang banyak dan cukup

HENDRI UTOMO/ RADAR JOGJA

BERGARANSI: Tidak hanya dari Kaligesing, durian juga didatangkan dari Kecamatan Kemiri, Bruno, dan Pituruh.

heterogen. Buah yang tumbuh di Purworejo tidak bisa disamakan dengan durian “montong,” misalnya. Karena buah durian asli Purworejo memiliki rasa manis, legit, sedikit pahit, serta rasa gurih yang dominan. Bagi mereka yang hafal, untuk memilih buah durian dengan rasa manis, legit, atau sedikit pahit (pekak, istilah bahasa lokal, Red) bisa dibedakan dengan melihat warna kulit durian, bentuk duri, hingga menciumnya. Karenanya, teknis memilih buah

durian lokal untuk menentukan rasa menjadi daya tarik tersendiri, sebelum proses membelah dan menikmati dagingnya. “Tidak heran, pembeli yang sudah kecanduan durian sebelum membeli, akan melihat detil kulitnya sampai mencium aromanya. Kalau saya sebagai pedagang, cukup melihat dari luar saja sudah bisa menentukan rasanya,” ungkap Salbi, 50, pedagang durian di Jalan Raya Purworejo-Jogjakarta, tepatnya di pertigaan Kecamatan Bagelen

kemarin (5/2). Salbi melanjutkan, jika ditanya durian yang memiliki kualitas paling bagus, dirinya kesulitan menentukan. Karena tidak ada semacam sertifikat resmi yang mengabsahkan penilaian mutu durian di Purworejo. Tetapi keragaman rasa tersebut yang menjadi seni menjual atau membeli durian. “Dengan kata lain, respons pasar bisa menjadi salah satu indikator menilai sejauh mana kualitas durian. Buktinya, banyak pembeli dari luar daerah yang mengaku kecanduan membeli durian Purworejo. Terutama, saat melintas di sini,” imbuhnya. Sejauh ini, durian asal Kecamatan Kaligesing menjadi jargon pedagang untuk menawarkan dagangan. Salbi menegaskan, itu tidak serta-merta kualitas durian dari wilayah kecamatan lain kalah mutunya. Durian dari Kecamatan Kemiri, Bruno, Pituruh juga laku saat dijual. Pengepul durian, Aris, 30, warga Sawangan Desa Girimulyo Kemiri menyebutkan, selama tujuh tahun menjadi pedagang durian, dia mengklaim kualitas rasa durian Sawangan belum ada tandingan-

nya. Dagingnya lebih tebal dengan rasa yang kuat di lidah.  Menurut Aris, ada beberapa jenis durian Sawangan yang dijual setiap hari pada musim panen. Di antaranya durian mantan, durian kupluk, durian kunir, durian radio, dan durian jonggrang. Banyak sekali pembeli dari luar kota yang datang langsung ke Girimulyo untuk mendapatkan buah yang kualitasnya benar-benar bagus. Pedagang durian lain, H Hasyim menambahkan, petani durian di Sawangan tidak perlu susah menjual hasil panenan ke luar daerah. Karena pembeli langsung datang ke Girimulyo.  Saimun, 47, menambahkan, bahkan pedagang durian berani memberi garansi saat melayani pembeli. “Kalau isinya tidak enak atau tidak manis, tidak usah dibayar. Pola penjualan seperti ini ternyata cukup menimbulkan kepercayaan pasar hingga sekarang,” ujarnya. Harga durian masih relatif mahal. Karena produksi panen tahun ini mengalami tern penurunan dibanding musim sebelumnya. Harga durian di pasaran kini masih dikisaran Rp

20 ribu hingga Rp 125 ribu per buah, dibedakan ukuran dan kualitasnya. Kepala Desa Girimulyo Turahman

menerangkan, populasi pohon durian di desanya ada sekitar 5 ribu batang. Usianya, rata-rata mencapai ratusan tahun. (*/hes)

PERUSAHAAN NUTRISI NO 1 DI DUNIA BUTUH KONSULTAN & SUPERVISOR utk wilayah Jateng - DIY PART TIME Rp 2 - 5 juta / bulan FULL TIME Rp 6 - 20 juta / bulan

DATANGLAH UNTUK BRIEFING & INTERVIEW BERTEMU DENGAN:

Bpk. HADI SANCOYO 0812 255 88 255 MINGGU, 17 Februari 2013 PUKUL 13.00 WIB

HOTEL GRAND ARTOS RUANG CEMARA

Jl. Mayjen Bambang Sugeng No. 1 Magelang Selatan MAGELANG *mohon hadir tepat waktu *flyer ini dipakai sebagai undangan dan harap dibawa, bisa di fotocopy sesuai kebutuhan. *untuk info lebih lanjut, hubungi nomer HP, atau silahkan datang ke HEALTHY FAMILY, Jl. Delima Selatan Ruko Armada Estate Blok A2 No 12 Kupatan Magelang telp (0293)31370


10

Rabu 6 Februari 2013

Berlian sebagai Investasi Jangka Panjang

Jl. Laksda Adisucipto no. 16A Telp (0274) 513436 Jl. Magelang no. 16 Telp (0274) 586078

1251 USD USD 1.674

*Harga Emas 24 Karat

HK

Rp Rp361.000 540.000 www.emasbatanganhk.com

i

PT DIMENS TOUR

JOGJA – Masyarakat tidak lagi menggunakan berlian sebagai perhiasan. Kini berlian banyak digunakan sebagai instrumen investasi. Terlebih dengan terus tumbuhnya kelas menengah terutama di DIJ. General Manager SBS Jewellery Hans Hadi Surya mengatakan prospek berlian masih sangat bagus. Apalagi dengan tumbuhnya kelas menengah sehingga berlian tidak lagi menjadi barang mewah. ”Setahun berkiprah di Jogjakarta, Seven Billion Shines (SBS) Jewellery makin eksis. Hal itu pula yang membuat SBS meningkatkan kiprahnya dengan membuka showroom kedua di Solo,” jelasnya kemarin (5/2). Hans menerangkan naiknya kelas menengah ikut meningkatkan daya beli masyarakat. Bagi mereka yang pemula, berlian dimanfaatkan sebagai aksesori untuk aktualisasi diri. SBS juga terus melakukan edukasi pada masyarakat yang ingin mengetahui lebih banyak tentang stone dan berlian. Lewat kedua produk berharga tersebut masyarakat bisa berinvestasi selain emas. ”Berlian memberikan sebuah nilai investasi yang tinggi. Meski begitu berlian lebih mengutamakan kebutuhan fesyen,” katanya. Diungkapkan berlian merupakan fesyen

MEWAH: Berlian dimanfaatkan sebagai aksesori untuk aktualisasi diri dan instrument investasi selain emas.

yang berkelas sekaligus investasi. Ini tidak bisa ditampik. Karena berlian yang biasa dipakai untuk memperindah penampilan. Selain itu bisa dijadikan investasi saat membutuhkan dana. ”Berdasarkan survei yang diadakan SBS, 70 persen pelanggan berprofesi sebagai pengusaha dan profesional. Selain itu 86 persen pelanggan merupakan perempuan,” tuturnya. Sementara itu selama Februari, sebagai bentuk kasih dan peduli kepada para pelanggannya SBS mempersembahkan hadiah spesial. Berupa gratis cek kesehatan di Penang Malaysia serta berobat ke Singapura. ”Dengan kesehatan prima diharapkan para pelanggan SBS dapat tampil cantik seutuhnya dengan balutan keindahan perhiasan SBS Jewellery,” ujar Hans. (pra/ila)

FREE CHECK IN BANDARA

TIKETING-PAKET TOUR-HOTEL-PASPOR UMROH/HAJI-KUNJUNGAN WISATA

MAGELANG

Jl. Jend. Sudirman No. 165. Komplek Ruko Gotong Royong Phone : (0293) 362580 - 314690 - 368330. PIN BB : 3141DBF2 SMS Booking : (0293) 5503312 YOGYAKARTA Jl. Kusbini No. 15 Pengok Phone : (0274) 555680 - 555681 - 547797 - 547798 7499470 - 7823830. PIN BB : 31F9D5A Email : dimensijogja@yahoo.com. SMS Booking : 0857 4797 1197 BANDARA INTERNATIONAL

ADI SUCIPTO YOGYAKARTA

J A D W A L K E B E R A N G K ATA N

PENERBANGAN JAKARTA

JAM 06.00 06.15 07.00 08.00 08.00 09.20 09.40 10.10 11.20 11.40 13.15 12.45 14.10 15.40 14.50 15.25 15.25 16.00 16.50 16.55 17.25 17.55 18.45 19.40 20.00 20.00

SURABAYA

MASKAPAI GARUDA BATAVIA LION AIR GARUDA LION AIR WINGS AIR GARUDA SRIWIJAYA GARUDA LION AIR GARUDA AIR ASIA LION AIR AIR ASIA GARUDA LION AIR WINGS AIR GARUDA SRIWIJAYA LION AIR LION AIR GARUDA LION AIR GARUDA AIR ASIA LION AIR

DENPASAR JAM 08.00 16.15 20.10 20.40

MASKAPAI GARUDA GARUDA GARUDA LION AIR

BANDUNG JAM 12.50

MASKAPAI WINGS AIR

JAM 06.00 08.45 16.05 17.15 20.10

MASKAPAI WINGS AIR WINGS AIR WINGS AIR BATAVIA SRIWIJAYA AIR

TARAKAN JAM 13.50

MASKAPAI SRIWIJAYA

BALIKPAPAN JAM 07.55 13.50 17.05

MASKAPAI LION AIR SRIWIJAYA BATAVIA

PONTIANAK JAM 09.05

MASKAPAI BATAVIA

BATAM JAM 08.05

MASKAPAI BATAVIA

UJUNG PANDANG JAM 06.00 06.00

MASKAPAI MERPATI EXPRESSAIR

KUALA LUMPUR JAM 08.55 11.40

MASKAPAI AIR ASIA MALAYSIA

HERU PRATOMO

SR-005 Diperkenalkan ke Publik Sesuai dengan Prinsip Syariah JOGJA - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU) Kementerian Keuangan menerbitkan surat berharga syariah negara ritel seri SR-005. Sukuk ritel (Sukri) seri baru ini dikeluarkan bulan Februari. Dibandingkan SR-004, seri terbaru memiliki tenor yang lebih singkat. Penerbitan Sukri ini sebagai diversifikasi sumber pembiayaan APBN. ”Tujuan penerbitan Sukri untuk memperkuat pasar modal Indonesia dengan mendorong transformasi orientasi masyarakat dari menabung menjadi berinvestasi,” jelas Kasubdit

HERU PRATOMO/RADAR JOGJA

DIVERSIFIKASI: Produk Sukri semakin memperkuat pasar modal Indonesia dengan mengubah orientasi menabung menjadi berinvestasi.

Pengembangan Pasar SBSN Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU) Kemenkeu RI Langgeng

Basuki dalam Pre-Marketing Sukri SR-005 di Jogjakarta Plaza Hotel JPH kemarin (5/2).

Langgeng menjelaskan Sukri SR-005 memiliki kelebihan karena mendapat jaminan dari pemerintah. Penerbitannya juga sesuai dengan prinsip syariah dan telah mendapat fatwa serta opini syariah dari MUI. Selain itu keuntungan investasi Sukri juga memberikan imbalan tetap. Serta dapat diperjualbelikan di pasar sekunder serta berpotensi memperoleh capital gain. ”Pajak terhadap SBSN juga lebih kecil dibandingkan deposito. SR-005 sendiri tanggal penerbitannya 27 Februari 2013 dan jatuh tempo pada 27 Februari 2016. Harga per unit Sukri adalah Rp 1 juta,” tuturnya

Sementara itu Kepala Pusat Informasi Pasar modal (PIPM) Jogjakarta Irfan Noor Reza menerangkan dibandingkan seri lama SR-005 lebih menarik. Karena memiliki tenor yang lebih singkat hanya tiga tahun. ”Imbal hasilnya juga diatas deposito, sekitar 6 sampai 6,5 persen,” tuturnya. Menurutnya hadirnya Sukri SR-005 akan menambah basis investor lokal di Jogja. Dirinya juga optimistis Sukri akan diterima baik. Berdasarkan pengalaman SR-004 tahun lalu banyak agen penjualan yang oversubscribe dan meminta penambahan. ”Produk ini bisa dimanfaatkan untuk diversifikasi atau mencoba wahana baru,” ujar Irfan. (pra/ila)

SINGAPURA JAM 07.25 19.15

Promosi Rute dengan Photography Trip

MASKAPAI AIR ASIA GARUDA

Sumber :

PT (Persero) Angkasa Pura 1 Yogyakarta GRAFIS : ENDAH/RADAR JOGJA

OLEG WIDOYOKO/RADAR JOGJA

KULINER: Tazmanian Salmon Duo menjadi menu andalan di Hyatt Regency Jogja selama bulan Februari.

JOGJA - Mempromosikan rute penerbangan domestik bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya lewat Tour and Photography. Hal itulah yang dilakukan Merpati Nusantara Airlines bersama Merpati Exotic Photographer Community (MexLens) 15 hingga 17 Februari mendatang. Distrik Manajer Merpati Jogjakarta Yanuar Fadhilah mengatakan Photography Trip tersebut merupakan even perdana Merpati dan komunitas MexLens. Selain menyalurkan hobi, ajang yang terbuka untuk umum itu

menjadi media promosi Merpati untuk mengenalkan ruterute menuju Jogja. Terutama mengenalkan rute BandungJogja ”Kegiatan ini menjadi salah satu strategi kami dalam mempromosikan rute-rute yang ada di Jogja,” paparnya pada Radar Jogja kemarin (5/2). Tur fotografi selama tiga hari itu dimulai dengan photo session di Candi Prambanan serta sharing foto. Keesokan paginya peserta diajak mengabadikan momen sunrise di Setumbu Borobudur hingga mencipi kuliner

khas di sana. Tur hari kedua ditutup dengan sesi foto sunset di Pantai Klayar Pacitan. ”Hari ketiga peserta akan diajak menikmati sensasi street fotografi di Malioboro,” ujar Yanuar yang juga tekun mendalami dunia fotografi itu. Menurutnya acara promosi yang berbeda perlu dilakukan agar dapat tersampaikan ke masyarakat. Yanuar berharap acara semacam ini dapat menjadi sarana pengenalan pariwisata yang dapat mendatangkan turis domestik dan mancanegara ke Jogja. (leg/ila)

Makan Salmon di Hari Kasih Sayang 5 Februari 2013

USD EURO AUD CAD GBP CHF SGD HKD JPY MYR SAR WON NT BND NZD THB YUAN AED

9.680 13.075 10.070 9.660 15.200 10.625 7.825 1.240 104.35 3.110 2.550 8.50 310 7.775 8.075 310 1.500 2.500

9.180 12.775 9.770 14.700 10.325 99.35

9.780 13.175 10.170 9.760 15.300 10.725 7.925 1.340 105.85 3.210 2.850 9.50 335 7.875 8.175 335 1.600 2.600

Catatan: kurs sewaktu-waktu dapat berubah

JOGJA - Kemewahan cita rasa ikan salmom kembali hadir di Kemangi Bistro Hyatt Regency Jogja. Setelah memanjakan lidah dengan Pan Fried Tazmanian Salmon di Januari. Executive Chef Hyatt Regency Catur Binawan kembali berkreasi dengan Tazmanian Salmon pada bulan Kasih Sayang. Kali ini ikan asal perairan Australia diolah dengan konsep duo steamed roll. Olahan daging salmon segar dibungkus dalam sayuran dan dikukus beberapa saat. Tazmanian Salmon Duo kemudian disajikan dengan jamur Shitake, organic bokchoy, rosemary potato serta disiram dengan béarnaise sauce. Menurut Executive Chef Hyatt Regency Catur Binawan sebagian besar bahan yang dipakai merupakan bahan berkualitas tinggi dengan cita rasa kuliner bintang lima. ”Selain

enak dan bisa diolah menjadi beragam sajian, daging salmon mempunyai banyak manfaat,” ujarnya. Marketing Communication Manager Hyatt Regency Ayu Cornellia mengatakan selain food promotion bertema salmon hotel di Jalan Palagan Tentara Pelajar itu juga memeriahkan momen Chinese New Year. Terdapat even Chinese Night Market dengan membuat nuansa open kitchen di pool side pada Sabtu malam tanggal 9 Februari mendatang. Berbagai pilihan menu khas Tiongkok seperti Stir Fried Beef with Black Pepper sauce and Broccoli, Dim Sum, Pecking Duck, dan Hong Kong Noodles tersedia untuk para tamu. Selain itu varian makanan penutup seperti pudding dan cake. ”Selain hidangan yang khas, kami juga menggelar pentas Sendratari Ramayana pada malam Imlek mendatang,” tambahnya. (leg/ila)

Potensial Kembangkan Medical Tourism JOGJA - Selain sebagai tujuan wisata alam, budaya dan pendidikan Jogjakarta masih potensial dikembangkan. Salah satunya sebagai tempat wisata kesehatan. Terlebih di DIJ banyak rumah sakit serta lulusan dokter maupun tenaga medis dari berbagai Perguruan Tinggi. Komisaris Utama RS JIH Herry Zudianto mengungkapkan saat ini Jogjakarta sudah menjadi tujuan bagi masyarakat Indone-

sia bagian tengah maupun timur untuk berobat. Selain tarifnya yang relatif murah, peralatan yang tersedia disini juga sudah modern. ”Selain itu banyak pula masyarakat yang melakukan medical check up di Kota Gudeg ini,” ujarnya belum lama ini. Mantan Walikota Jogja ini mengungkapkan sudah tidak perlu lagi berobat atau check up ke luar negeri. Meskipun diakuinya tidak mudah untuk merubah

kebiasaan tersebut. Salah satunya dengan mendorong dokter dan tenaga medis yang berkualitas serta komunikatif. ”Selama ini masih banyak ditemui dokter yang jarang mengajak dialog pasien,” terangnya. Herry menuturkan keberadaan RSUP dr Sardjito juga bisa menjadi jangkar bagi pengembangan RS lain. Banyaknya Fakultas Kedokteran dan Keperawatan bisa dimaksimalkan

untuk menghasilkan tenaga medis yang handal. ”Dengan terdapatnya fasilitas kesehatan yang modern serta pusat penelitian, Jogja bisa dipromosikan sebagai medical tourism,” tandasnya Herry yang juga menjabat sebagai Ketua PMI DIJ ini. Terlebih banyak pula wisatawan mancanegara yang berlibur ke DIJ. Menurutnya Jogja memiliki kelebihan dengan biaya hidup yang relatif murah. (pra/ila)

KERJASAMA: Direktur Radar Jogja Abdi D Noor dan Manajer Iklan Syukron A Muttaqien berkunjung ke Merpati Nusantara Airlines ditemui Distrik Manajer Merpati Jogjakarta Yanuar Fadhilah (dua dari kiri). OLEG WIDOYOKO/RADAR JOGJA


11

Rabu 6 Februari 2013 HALAMAN SAMBUNGAN

Kumpulkan Bukti, Komisi A Lakukan Investigasi BATALKAN...

Sambungan dari hal 1

Selain BPN, pemprov juga telah menyurati Yayasan Dana Pendidikan Perkebunan yang beralamat di Jalan Kenari No 65 Mujamuju, Jogja segera mengembalikan tanah tersebut. Sebab, masa pakai tanah seluas 13.977 meter persegi tersebut sudah berakhir. Yayasan Dana Pendidikan Perkebunan mendapatkan hak pakai sejak 16 April 1977 melalui SK gubernur DIJ No. 85/Hak/KPTS/77 untuk dipergunakan sebagai kebun bibit sebagai tempat praktik siswa. Hak pakai itu semula berakhir 31 Desember 1986. Yayasan Dana Pendidikan Perkebunan beberapa kali mengajukan permohonan perpanjangan hak pakai hingga pada 26 April 1999 keluar SK Kakanwil BPN No 054 dan berubah menjadi sertifikat HP.3/PDY. Selanjutnya pada 1 Juli 2004 Ketua Yayasan Dana Pendidikan Perkebunan Ir Endang Sugiarti mengajukan permohonan peralihan hak ke pemprov. Namun permohonan itu ditolak

melalui surat Sekprov DIJ Bambang S.Priyohadi atas nama gubernur No. 593/2725 tanggal 8 Juli 2004 yang menegaskan tanah Batikan adalah milik pemprov yang terdaftar sebagai hak pakai atas nama Yayasan Dana Pendidikan Perkebunan. Dalam perkembangannya pada 2010 diduga terjadi perikatan jual beli dan peralihan hak secara diam-diam dari Yayasan Dana Pendidikan Perkebunan kepada PT Respati Mandiri yang beralamat di Jalan Laksda Adisutjipto Km 6. Peralihan itu tanpa pernah diketahui pemprov sebagai pemilik. Bahkan saat ini PT Respati Mandiri juga telah mengantongi sertifikat HGB atas tanah Batikan. “Kami juga sudah menyurati PT Respati Mandiri,” lanjut Sumadi. Menurut dia, saat ini pemprov sedang menunggu respons balik dari sejumlah pihak yang terkait dengan tanah Batikan. Pemprov, lanjut alumnus FH UII ini juga meminta agar proses pembangunan perumahan Batikan Riverside yang dibangun

PT Respati Mandiri tidak dilanjutkan. “Kami minta pembangunan perumahan itu dihentikan,” tegasnya. Langkah lain yang ditempuh pemprov adalah berkoordinasi dengan Pemkot Jogja. Pemprov minta agar izin mendirikan bangun bangunan (IMBB) atas perumahan Batikan Riverside tidak diterbitkan oleh pemkot. ”Kami akan tunggu feedbacknya, yang pasti pemprov ingin tanah itu kembali,” tandasnya. Terpisah Kanwil BPN DIJ ternyata belum mengambil sikap menanggapi permintaan gubernur tersebut. Termasuk memberikan tanggapan atas kasus tanah Batikan tersebut. “Tunggul hasil kajian Kejati DIJ dulu. Bagaimana hasilnya?,” kata Kepala Kanwil BPN DIJ Arie Yuriwin ketika dihubungi Radar Jogja kemarin. Saat ini, lanjut Arie, Kanwil BPN DIJ tengah mempersiapkan rapat koordinasi membahas kebijakan pertanahan di DIJ seperti tanah Sultan Ground (SG), tanah negara, dan lainnya. “Hasil rakor akan kami sam-

paikan ke publik,” janjinya. Sedangkan Wakil Ketua Komisi A DPRD DIJ Haris Sutarto merasa terkejut dengan terjadinya kasus tanah Batikan tersebut. Ia tak menduga kasus tersebut bisa muncul. “Betul-betul mengagetkan dan patut disayangkan,” ungkapnya tadi malam. Haris menambahkan dalam waktu segera mengumpulkan keterangan dan bukti-bukti terkait kasus tersebut. “Kami akan melakukan investigasi,” tegasnya. Kader Partai Hanura ini juga menyatakan dalam rangka mengumpulkan keterangan pihaknya akan mengundang Biro Hukum, Biro Tata Pemerintahan, dan Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Provinsi DIJ membahas masalah tersebut. Ketiga lembaga tersebut dinilai berkompeten dan terkait dengan masalah tersebut. “Tentu kita juga akan berkoordinasi dengan Kanwil BPN sebagai pihak yang punya otoritas atas masalah pertanahan,” papar Haris. (hed/mar/kus)

Transjogja Jadi Bus Antarjemput Sekolah SHELTER...

Sambungan dari hal 1

Disinggung kemungkinan pembahasan dengan Dewan Kota melebihi batas waktu yang ditentukan DPRD DIJ pada 11 Februari ini, Hari mengaku menyiapkan sejumlah opsi. Di antaranya, pemkot akan memikirkan ahli fungsi bus Transjogja bila nantinya dikembalikan pemprov. “Jika dikembalikan, kami sudah memikirkan untuk bus antarjemput sekolah dengan melibatkan dinas pendidikan,” terang Hari. Pemkot saat ini memang tengah menunggu penjadwalan dari

DPRD Kota Jogja. Ini untuk membahas penghapusan aset yang sebenarnya telah diusulkan pemkot sejak Juni 2012 silam. Meski, akhirnya, pembahasan tersebut kembali gagal. Wakil Wali Kota Jogja Imam Priyono mengaku masih menunggu tindak lanjut sikap dari wali kota yang saat ini sedang umroh. Itu sebagai tindak lanjut atas penolakan dewan atas kehadiran tim pemkot yang dipimpinnya. “Kami sudah berusaha. Hasilnya menunggu wali kota,” paparnya. Kegagalan tersebut, terjadi karena Ketua DPRD Kota Jogja Henry Kuncoroyekti menolak kehadiran pejabat pemkot yang

dipimpin Wakil Wali Kota Imam Priyono. Henry ingin agar Wali Kota Haryadi Suyuti (HS) langsung memberikan penjelasan di hadapan anggota dewan. ”Rapat kita jadwalkan ulang menunggu kepulangan wali kota dari umroh,” ujar Henry saat memimpin rapat kerja pada Senin (4/2). HS tak dapat datang ke dewan karena sedang cuti menjalankan umroh. Cuti berlangsung sembilan hari hingga Selasa (12/4) mendatang. Mulai kemarin, pelaksana tugas (Plt) wali kota dijalankan wakil wali kota. Meski berstatus Plt wali kota, kehadiran Imam tetap tidak dikehendaki dewan. Henry be-

Bukan Bagian dari Tanah Milik Pemprov BATIKAN...

Sambungan dari hal 1

”Tidak benar kalau Batikan Residence itu bermasalah. Kami menerbitkan IMBB karena seluruh syarat termasuk sertifikat tanahnya ada, dan sah,” tandas Kepala Bidang Pelayanan Perizinan Dinas Perizinan (Dinzin) Kota Jogja Golkari Made Yulianto kemarin (5/2). Ini tidak seperti diberitakan Radar Jogja Selasa (5/2) yang menyebutkan Batikan Residence merupakan tanah negara dan masih dalam masalah. Tanah seluas 2.170 meter persegi itu sama sekali tak memiliki kaitan dengan tanah milik Pemprov DIJ yang diatasnamakan PT Respati Mandiri. PT Mekar Jaya Land sebagai pengembang dari perumahan tersebut, telah memenuhi izin. Makanya, perusahaan yang beralamat di Jalan Veteran No 1 A Jogjakarta itu mendapatkan IMBB. ”Kami keluarkan IMBB-nya dengan nomor 0864/UH/2012

6058/01 tanggal 29 Agustus 2012,” lanjut Yuli, sapaan akrab Golkari Made Yulianto. Yuli menegaskan, tanah seluas 1,3 hektare milik pemprov yang sampai saat ini belum diproses IMBB-nya tersebut berada di sebelah timur Kali Mambu dan berada di selatan Jalan Babaran. Bukan berada di sebelah barat, yang salah satunya ada tanah milik PT Mekar Jaya Land. Rencananya tanah milik PT Mekar Jaya Land itu akan dibangun perumahan dan pertokoan. ”Berbeda, tanah yang bermasalah itu berada di timur jalan. Bukan barat jalan milik dari PT Mekar Jaya Land,” tuturnya. Dia menambahkan, sebelum memberikan IMBB terhadap tanah tersebut, pihaknya telah memproses permohonan. Dari semua syarat, pihaknya memastikan tak ada yang kurang atau pun salah. ”Semua syarat terpenuhi, termasuk pembagian sepuluh rumah dan empat rukonya,” tandasnya. Direktur PT Mekar Jaya Land

ralasan dewan memerlukan keterangan langsung dari orang pertama di pemkot. “Ya, mau gimana lagi. Kita tunda,” ucap ketua dewan. Dalam rencana rapat itu, ternyata tak ada agenda membahas 44 shelter bus Transjogja. Materi pertemuan hanya untuk penghapusan aset 20 bus Transjogja. Padahal, Wakil Ketua Komisi C Suwarto sempat mempertanyakan nasib dari 44 shelter tersebut. ”Itu (shelter) dibangun dengan APBD Kota Jogja. Seharusnya, jelas penggunannya, apakah ada sharing atau sekalian dihibahkan ke pemprov,” gugat politikus PDIP tersebut. (eri/hrp/kus)

Muwardi Gunawan menolak jika tanah di atas proyek Batikan Residence yang mereka bangun tersebut bermasalah. Seluruh syarat untuk pendirian bangunan dan kepemilikan tanah tersebut telah terpenuhi. ”Sama sekali, tidak benar jika tanah tersebut bermasalah,” tandasnya. Muwardi juga membantah jika tanah seluas 2.170 meter persegi tersebut bagian dari tanah milik Pemprov DIJ. ”Kami tidak mungkin membangun proyek di atas tanah yang masih sengketa atau bermasalah. Kami jaga sekali hal itu,” jelasnya. Muwardi menegaskan, seluruh perizinan dan legal formal dari tanah tersebut sudah mereka kantongi. Dari mulai sertifikat bernomor 111/HGB/BPN.3471/2012 yang dikeluarkan BPN Kota Jogja sampai dengan IMBB. ”Seluruh izin sudah ada. Termasuk sertifikat pemecahannya sudah ada. Legal formal tanah tersebut semuanya telah terpenuhi,” katanya. (eri/kus)

MENCARI KEADILAN: Lima penghuni tanah magersari Jalan Suryowijayan melakukan aksi menginap di lobi gedung DPRD DIJ kemarin (5/2). Mereka juga mengadukan sengketa tanah tersebut ke Komnas HAM di Jakarta. HERI SUSANTO/RADAR JOGJA

Anggap sebagai Berita Menggembirakan Tak Pernah Mendaftar ke Keraton KAWAL...

Sambungan dari hal 1

Dikatakan, kredit macet yang diputihkan menteri BUMN sekitar Rp 28,2 miliar. Itu terdiri pemutihan di bank BUMN Rp 27, 6 miliar dan sepuluh BUMN nonbank seperti PT Pos, PT PLN, PT Telkom dan lainnya Rp 653 juta. Berdasarkan catatan Disperindagkop, sampai sekarang masih ada pinjaman sekitar Rp 11,9 milia di bank swasta, bank perkreditan rakyat (BPR), dan koperasi yang belum diselesaikan. Diharapkannya corporate social responsibility (CSR) dari banyak BUMN bisa membantu menyelesaikan masalah itu. “Jadi bukan hanya nasabah bank BUMN saja yang bisa berlega hati,”harapnya. Terkait dengan kredit macet yang belum selesai itu, pemprov dan BI akan segera melakukan pertemuan. Untuk bank swasta, pihaknya akan berupaya meminta penghapusan melalui CSR bank tersebut. Namun, untuk koperasi dan BPR ini yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemprov.

Riyadi berencana mengumpulkan koperasi dan BPR untuk mencarikan jalan keluarnya. “Kami juga ini ingin cepat selesai. Supaya para pelaku UMKM bisa bangkit kembali berwirausaha,”tandasnya. Salah satu bank non-BUMN yang masih memiliki kredit macet UMKM pascagempa adalah BPD DIJ. Kepala Humas BPD DIJ Eko Priyono menyatakan, hingga saat ini masih ada kredit macet Rp 700 juta yang menjadi tanggung jawab 18 debitur. BPD DIJ masih menahan sejumlah agunan milik para debitur. Dikatakan, BPD DIJ bukan BUMN sehingga tidak ada pemutihan. Memang, lanjutnya, ada rencana rapat kordinasi untuk kredit macet non-BUMN. “Tapi saya belum dapat informasi lebih lanjut,”paparnya. Terpisah, Kepala Bidang Koperasi Dinas Perdagangan Perindustrian dan Koperasi (Disperindagkop) Bantul Tri Murdianani mengatakan, berdasar data rekapitulasi terakhir sebanyak 555 debitur asal Bantul yang mengalami kredit macet di BRI. Nilai tunggakan sebesar Rp 6,3 miliar. “ Itu data terakhir yang kita

punya pada 2009,” katanya kemarin. Sedangkan debitur di Bank Mandiri sebanyak 120 orang senilai Rp 6 miliar. Sedangkan kredit macet di BTN sebesar Rp 990 juta. Hanya saja, kredit macet dari debitur asal Bantul di bank itu hanya berjumlah satu orang dengan nilai tunggakan sebesar Rp 300 juta. “Atas nama Koperasi Tani Wanita Ekowati,” terangnya. Sedangkan jumlah kredit macet di BPD DIJ mencapai 46 kasus dengan nilai tunggakan sebesar Rp 9,8 miliar. Namun debitur tersebut tidak diketahui apakah dari Bantul semuanya atau dari seluruh DIJ. Mengingat, daftar debitur di bank BPD pendataannya hanya menggunakan by name. Dulu, tidak semua para pelaku UKM meminta rekomendasi dari Disperindagkop sebelum mengajukan permohonan pinjaman ke salah satu bank. Dengan demikian, Disperindagkop tidak mengetahui jumlah persis debitur macet di Bantul. Baik di bank swasta maupun bank milik BUMN. “Hanya bank Mandiri saja yang meminta rekomendasi dari dinas,”

ungkapnya. Hingga kini, Disperindagkop masih belum mengetahui mekanisme proses penghapusan kredit macet itu. Meski demikian, Disperindagkop mengapresiasi kebijakan tersebut. “Harapannya UMKM dapat bergeliat kembali,” harapnya. Salah satu pelaku UKM, Syaad Bisyir menuturkan pasca gempa 2006 ia pernah terjerat kredit macet pada salah satu bank. Meski empat tahun lalu dia telah melunasi seluruh pinjaman sebesar Rp 40 juta, namun namanya masih tercatat dalam di BI dengan nilai tunggakan sebesar Rp 38 juta. Imbasnya, dia pun pernah ditolak bank saat mengajukan pinjaman. “Setelah saya menunjukkan bukti pelunasan kemudian pihak bank menyetujui pengajuan saya,” tuturnya. Menurut dia, kesepakatan penghapusan kredit macet tersebut seharusnya digulirkan saat warga benar-benar membutuhkannya. Artinya kebijakan tersebut dicetuskan pascagempa, bukan enam tahun kemudian. “Meski begitu, ini berita yang menggembirakan,” tandasnya. (hed/c2/kus)

Gerakan Tanpa Batasan Membuat Nyaman DAHULU...

Sambungan dari hal 1

Hal ini karena gerakan dalam salsa yang energik. Selain itu, lengkap dengan beat iringan musik yang rancak sehingga secara tidak langsung dapat merelaksasi pikiran. Astri mengatakan, salsa berbeda dengan tarian tradisional. Salsa lebih dapat menstimulasi otak untuk dapat berpikir positif. Adanya alunan musik dengan beat yang fluktuatif mampu memberikan semangat dan roh tersendiri. Ini menjadikan penari dapat menikmati tarian. ”Bahkan, bagi yang bukan penari pun dengan mendengarkan musik salsa, tubuh mereka tanpa sengaja akan mengikuti gerak lagunya. Misalnya, dengan menghentak-

hentakkan kaki atau sekadar bergoyang ringan menikmati,” terang gadis 18 tahun. Astri mengaku sama sekali tidak merasa malu saat menari salsa. Bahkan, saat usianya masih muda sekali pun. Memang, ujarnya, tarian ini identik sebagai tarian yang kerap dibawakan oleh perempuan paro baya. Bahkan, , dikesankan sebagai tarian untuk orang tua. Tapi, dia yakin salsa sama sekali tidak mencerminkan adanya pembedaan usia penarinya. ”Kenyataannya banyak anak muda yang mempelajarinya. Bahkan, kalangan anak SMA juga ada,” katanya. Astri mengatakan memperoleh banyak manfaat selama menekuni salsa. Manfaat paling besar adalah salsa menjadikan dirinya lebih

sehat. Tarian yang tergolong olahraga aerobik tersebut mampu menjaga kerja jantung menjadi lebih maksimal. ”Di samping manfaat lain seperti menurunkan berat badan serta membantu membentuk pinggang dan panggul menjadi lebih ramping dan ideal,” paparnya. Astri mengaku, ketertarikannya terhadap salsa bermula saat masuk kuliah. Awalnya dia hanya melihat sejumlah orang membawakan salsa. Dia menilai salsa begitu menyenangkan. Dia pun tertarik untuk bergabung. Dia lantas memutuskan mencoba tarian tersebut. Dia bergabung ke salah satu lembaga pelatihan salsa di Jogja. Astri serius mempelajari salsa. Apalagi, dia memiliki dasar menari.

Sebelum tertarik pada salsa, dia adalah penari yang membawakan tarian Jawa. Setidaknya, dia sudah terbiasa menari. Dia mengaku salsa dan tari tradisional Jawa sangat berbeda. Tapi, perbedaan itu tak menyurutkan minatnya untuk mampu menguasai salsa. ”Tari Jawa yang identik dengan gaya lemah lembutnya akhirnya kalah dengan gaya menari ekspresif (salsa) yang tidak ada batasan-batasan. Hanya permainan kaki, ritme, dan irama,” terangnya. Astri menegaskan tidak adanya keterikatan dan batasan khusus dalam menarikan salsa membuatnya merasa nyaman. Dia menikmati ketika menarikan salsa. Dia akan berusaha untuk terus mendalami salsa. Apalagi, orang tuanya memberikan dukungan. (*/amd)

HERAN...

Sambungan dari hal 1

Ketika tiba di dewan, adik Sultan Hamengku Buwono X tidak dating sendirian. Ia didampingi Tim Hukum Keraton Jogja Achiel Suyanto SH MBA. Di depan anggota dewan, Hadiwinoto menegaskan keraton tidak ada urusannya dengan persoalan ini. Sebab. yang bersengketa adalah kedua pihak tersebut. Dikatakan, Cahyo sudah bersedia memberikan tali asih. Besaran tali asih terbagi menjadi dua. Sebagai orang yang paling lama menempati tanah tersebut, Mantodiharjo akan mendapatkan Rp 35 juta. Sedangkan empat penghuni lainnya Rp 6 juta. Dalam kesempatan itu, Hadiwinoto merasa heran kenapa para penghuni sampai membawa persoalan ini terlalu jauh. Yakni dengan mengadukan ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Seharusnya, kata dia, para penghuni itu cukup datang ke keraton. Munculnya aksi-aksi itu malah membuatnya curiga. Jangan-jangan ada kepentingan yang mendalangi aksi tersebut. “Kenapa nggak bertemu saya. Kalau nyuwun (minta tanah) itu, ya mbok matur (bilang),” tegas Hadi. Mewakili tim hukum, Achiel telah menyarankan Cahyo jika lima penghuni tidak mau menerima tali asih, dapat dititipkan ke pengadilan. Dengan demikian, pengadilan yang akan memberikan kepada Mantodiharjo dan kawan-kawan. Menurut dia, memberikan lahan seluas 120 meter persegi tersebut tidak mungkin. Jika diberikan, maka lokasi itu akan didirikan bangunan dan dijadikan tempat usaha. Padahal, kata dia, berdasarkan Perda Kota Jogja, lokasi itu adalah roi atau bahu jalan. “Kalau dengan Cahyo perjanjiannya lahan itu hanya dijadikan jalan, tidak akan dibuat bangunan,” sambung doctor ilmu hukum lulusan Universitas Padjajaran Bandung ini. Uang tali asih itu, kata dia, bisa dijadikan untuk menyewa tempat baru maupun modal

usaha. “Saya harap saudarasaudara kita bisa lapang dada. Sengketa sudah selesai,” katanya Mantodiharjo dan kawan-kawan sempat menyampaikan protes, kalau itu roi jalan kenapa hanya mereka yang ditertibkan. Sementara itu, ada tanah magersari di sebelah utaranya digunakan untuk bangunan dan dibiarkan begitu saja. “Jangan membandingkan dengan itu. Itu juga akan ditertibkan tapi perlahan-lahan. Tergantung anggarannya. Sekarang keraton sedang melakukan inventarisasi sultan ground,” kilah Achiel menjawab polemic perbedaan perlakuan sebagaimana disoal Martodiharjo. Dalam rapat kerja itu anggota Komisi A seperti Arif Noor Hartanto, Haris Sutarto, dan Agung Prasetyo meminta Panitikismo bisa memberikan lahan magersari untuk merelokasi bagi lima penghuni tersebut. Ini agar para penghuni bisa membuka kembali usaha yang selama ini telah mereka jalankan. “Kami harap ini bisa diselaikan secara kemanusian. Kasihan mereka sudah berhari-hari tidur di dewan,”pinta Arif. Menanggapi permintaan itu, Achiel mempersilakan mereka mendaftar sama seperti warga

Jogja lain untuk mendapatkan kekancingan tanah magersari. Menurut Achiel, selama ini Mantodiharjo dan kawan-kawan menyatakan pernah mendaftarkan ke keraton. Namun setelah dicek, beber Achiel, ternyata mereka tidak pernah mendaftar. “Keraton akan mempertimbangkan selama mereka punya itikad baik,”tandasnya. Kordinator Aliansi Masyarakat Peduli Masalah Tanah DIJ Iwan Pentol mengaku akan tetap mengadukan persoalan tersebut ke Komnas HAM. Pengaduan itu bukan merupakan persoalan tali asih. Namun menyangkut ketidakberesan administrasi saat surat kekancingan diterbitkan. Para penghuni merasa ada kejanggalan dari kekancingan yang dimiliki Cahyo. Edy Sukarna, salah satu penghuni sempat menunjukkan fotokopi permohonan kekancingan yang dipegang Cahyo. Surat permohonan hak ngindung tertanggal 17 November 2003, ditandatangani lurah, ketua RT dan ketua RW pada 20 November 2003. Herannya, kata dia, surat kekancingan dikeluarkan pada 17 November 2003. “Jadi, kami tetap akan berangkat ke Komnas Ham sore ini (kemarin),” ujar Iwan. (hed/kus)

Sambungan dari hal 1

Tekanan Darah Tinggi Terkadang Menyebabkan Kematian Berkaitan dengan pola makan, hipertensi kerap sekali disebabkan oleh meningkatnya kandungan darah, seperti kolesterol, asam urat, dan gula. Bila ketiga kandungan itu meningkat, probabilitas untuk meningkatnya tekanan darah juga tinggi. Dan ini biasanya berlanjut dengan munculnya gangguan jantung, bila tak segera ditangani. Dengan apa ditangani? Selain dengan yang disebutkan itu, juga dengan mengonsumsi zat alami yang bersifat antioksidan. Apa misalnya? Xanthone, yang terkandung di dalam kulit manggis. Penelitian menunjukkan, dalam tubuh xanthone berfungsi sebagai antioksidan. Zat itu merupakan antioksidan yang kuat, yang dibutuhkan tubuh sebagai penyeimbang pro-oxidant yang ada dalam tubuh dan lingkungan, yang dikenal sebagai radikal bebas. Sebuah penelitian di Thailand membuktikan, ekstrak xanthone memberikan efek positif terhadap antiproliferasi yang dikaitkan dengan sel kanker payudara. Penelitian itu juga membuktikan, xanthone bisa digunakan sebagai obat penyakit jantung dan menurunkan lipopolisakarida. Bila ingin tahu lebih banyak tentang

khasiat kulit manggis tersebut, Anda bisa membacanya di buku berjudul Kulit Manggis Berkhasiat Tinggi, yang tersedia di Toko Buku Gramedia seIndonesia. Tapi, apakah untuk mendapatkan xanthone itu kita perlu mengimpornya dari luar negeri? Tidak. Sekarang, teknologinya sudah ada di Indonesia. Dan produk itu sudah beredar di apotek dan toko-toko obat terkemuka di kota Anda, dalam bentuk kapsul. Namanya Garcia. Sedangkan xanthone adalah nama zat yang dikandungnya. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang ekstrak kulit manggis pertama di Indonesia itu, Anda bisa menghubungi telepon bebas pulsa kami di 08001401430, email info@manggisgarcia.com, atau website www.manggisgarcia.com. Bila ingin mendapatkan ekstrak kulit manggis pertama di Indonesia itu, Anda bisa menghubungi distributor Yogyakarta 08121589636,02747851010 Subdist Kota Yogya 02747844931, Kab.Sleman 0274-7840680, Kab Bantul 0274-6893973, Kab.Gunung Kidul 0274-6921723, Kab.Kulonprogo 0274-8321802 Atau bisa juga mendapatkannya langsung di Apotik.


12

Rabu 6 Februari 2013 R A D A R

SOCCERLINE

Wiwid Bantah Bawa Gerbong ke Solo SLEMAN-Kepergian Widyantoro ke Persis Solo yang berlaga di Divisi Utama LPIS berdampak terhadap PSS Sleman. Setelah Tri Handoko ikut latihan Persis, Andrid Wibawa menyusul. Kabarnya Andrid langsung menjalin deal dengan manajemen Persis. Kabar ini memunculkan dugaan kalau Widyantoro membawa gerbong pemain ke klub barunya. Namun Wiwid membantah kabar itu. Dia memastikan hengkangnya Andrid dan Handoko murni keinginan mereka. ”Sejak awal saya sudah berkomitmen untuk tidak membawa pemain PSS ke Solo. Meskipun sejatinya banyak yang mau ikut. Kami harus menjaga hubungan PSS dan para suporter. Kalau memilih ke Persis itu keinginan mereka,” tandasnya kemarin kemarin (5/2). Manajer Operasional Rumadi menyatakan sah-sah saja jika pemain pergi. Apalagi kini seluruh pemain belum ada yang terikat kontrak. Jangankan kontrak, deal saja belum sempat tercapai. Tidak ada hak manajemen nggondeli. “Kami memang tak bisa nggondeli. Tapi jujur kecewa juga,’’ jelasnya. (nes/din)

J O G J A

Stop Perburuan Penjaga Gawang Pemain Segera Terima Gaji Pertama JOGJA-Meskipun sektor penjaga gawang dianggap sebagai lini paling lemah, pelatih PSIM Jogja Maman Durachman tak lagi bernafsu memburu penjaga gawang baru. Penyebabnya karena sempitnya tenggat pendaftaran pemain Divisi Utama Liga Indonesia (LI) 2013. Usai latih tanding kontra Gunungkidul Selection (GS) Jumat (1/2), Maman mengakui masih sangat membutuhkan penjaga gawang. Terlebih lagi hanya Oni Kurniawan

yang sudah siap pakai. Sebenarnya PSIM bisa memanfaatkan diundurnya pendaftaran pemain dari 25 Januari ke 8 Februari. Sayang, tak ada satupun penjaga gawang yang dianggap cocok. Maman akhirnya memutuskan berhenti memburu penjaga gawang. Otomatis yang bisa dilakukan hanyalah memaksimalkan Oni. Sedangkan Putut Jati Purnomo akan diplot sebagai pelapisnya. ’’Waktunya sudah sangat sempit. Yang saya mau ada penjaga gawang berkualitas melamar atau kami temukan. Namun nyatanya belum ada juga,”

tutur Maman kemarin (5/2). Sebenarnya ada dua penjaga gawang yang melamar, yakni eks portiere Persitema Temanggung Angga Syatai dan mantan kiper Persib Bandung Dadang Sudrajat. Sayang karena dianggap memiliki level yang tidak lebih dari Oni, lamaran dua kiper ini ditolak. Maman menyebut memang tidak bisa sembarangan memilih penjaga gawang. Sebab kiper merupakan lini paling vital dari sebuah tim. Sekuat-kuatnya barisan palang pintu, gawang pasti bobol juga jika kipernya tak memiliki kualitas. Namun Maman tetap bakal mempertimbangkan jika ada lamaran penjaga gawang yang datang. Jika

berkualitas tentu bakal dipanggil. Meskipun untuk bergabung pada putaran pertama rasanya sulit karena tenggat pendaftaran pemain tinggal dua hari lagi. “Kalau ada lamaran lagi mungkin bisa dipertimbangkan. Tapi mengingat waktu yang sempit rasanya penjaga gawang tersebut sulit bergabung pada putaran pertama. Kecuali yang melamar itu kiper yang kualitasnya kita ketahui masih bagus dan bersedia dibayar sesuai kemampuan tim ini,” tandasnya. Manajemen memberi kabar baik untuk pemain dan pelatih. Sesuai klausul kontrak, mereka bakal memberikan bayaran pada tanggal 5-10 setiap bulannya. Me-

lihat saat ini sudah memasuki periode pembayaran gaji, Media Officer PSIM Arif Sulistiyawan Widodo menyatakan pemain pasti menerima bayaran pertamanya sebelum laga kontra Persik Kediri. ’’Insya Allah beberapa hari ke depan mereka sudah menerima haknya,’’ tuturnya. Hari Ini PSIM mengundang perwakilan dari dua kelompok suporter (Brajamusti dan The Maident, Red). Ketua Panpel PSIM Sukamto berharap ada perjanjian ikrar damai yang diucapkan kedua suporter tersebut. Hal ini untuk menjaga kondusifitas Kota Jogja saat berlangsungnya pertandingan kandang PSIM. (nes/din)

Tuntaskan Hari Ini SLEMAN-Senin (4/2) lalu Sleman United (SU) membuang peluang langsung lolos ke Grup Jawa Divisi III Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI). Menghadapi Persekas Kabupaten Semarang, SU hanya bermain imbang 1-1. Hari ini di Stadion Tridadi SU berpeluang memastikan lolos ke Grup Jawa. Mereka cukup tidak kalah lebih dari selisih dua gol menghadapi Persikama Kabupaten Magelang. Memang ini bukanlah misi sulit. Apalagi Persikama sebagai tim juru kunci Grup Jawa Tengah dan dipastikan masuk kotak usai kalah dua kali. Pelatih SU Muhammad Ikhsan mengakui situasi seperti ini memang sangat menguntungkan SU. Dengan demikian mereka tidak terlalu terbebani dalam laga kontra Persikama. ’’Kami tidak harus terlalu terbebani dalam laga ini,” tandas Eksan. Namun Eksan mewanti-wanti kalau target SU adalah lolos ke Grup Jawa dengan status juara Grup Jawa Tengah (Jateng). Pencapaian ini menjadi sebuah kewajiban karena SU bertindak sebagai tuan rumah. “Kemenangan harus kami raih. Meskipun kami ada di atas angin anak-anak harus tetap ngotot,’’ tuturnya. (nes/din)

STOK KIPER: Penjaga gawang PSIM Jogja Oni Kurniawan dan Putut Jati Purnomo mengapit Nova Zaenal dalam latihan di Stadion Mandala Krida (11/1). MOCH ASIM/RADAR JOGJA

Heboh, Lepas Balon Berharap Sukses Jalani Laga KEJUTAN. Itu yang diberikan suporter SMA Muhammadiyah 1 Jogja (Muhi) kemarin (5/2) saat menyambut crew Honda DBL 2013 DI Jogjakarta Series yang melakukan road show di sekolah mereka. Di tengah lapangan basket terbentang deretan huruf dengan bahan styrofoam yang membentuk tulisan Welcome DBL 2013. Tidak hanya itu, mereka juga melepas pu-luhan balon yang mengangkut banner bertulisan Moehi Goes to Honda DBL. Road show ke Muhi siang kemarin memang betul-betul heboh. Suporter, tim basket cowok dan tim dance serta jurnalis tampak sudah menjadi satu kesatuan aksi yang

mengatasnamakan keluarga besar Moehi. Reynaldi Malik kelas XI selaku koordinator suporter mengaku telah menantikan sekolah mereka di road show. Maka ketika kepastian road show diperoleh, mereka pun mempersiapkan penyambutan crew dengan begitu heboh. “Ini wujud semangat kita dalam menyambut Honda DBL 2013. Yang terpenting, kami (Muhi) siap menjaga sportivitas dan persahabatan dengan sekolah lain,” tegas Aldi. Sebelumnya, Wakasek bagian Kesiswaan, Sardono MPd juga menegaskan bahwa Honda DBL merupakan ajang silaturahmi antarsekolah. Nilai-nilai persa-

habatan dan sportivitas merupakan hal yang selalu dijunjung tinggi, sehingga pertimbangan itu yang membuat pihak sekolah memberikan dukungan penuh keterlibatan para siswanya di event bergengsi tersebut. “Sekolah mendukung seratus persen dan siap memfasilitasi semua kegiatan siswa yang mengembangkan bakat dan minat,’’ ujar Sardono sambil menggunting pita dan melepas puluhan balon ke udara. Di depan ratusan suporter, kapten tim basket cowok Muhi, Altus Torahunchi berjanji bersama timnya akan memberikan permainan terbaik dan melambungkan nama Muhi. “Jika tidak ikut Honda DBL itu rugi, ka-

rena makna Honda DBL sangat besar, selain mendapat pengalaman basket, juga menambah teman,” ujar Altus. Harapan sama juga dilontarkan kapten tim dance, Niken Iswara Aji dan tim jurnalis. “Soal konsep masih rahasia, tapi intinya kita terapin dance dengan musik instrumental,” kata Niken. Hebohnya road show semakin lengkap karena diakhiri dengan beberapa lagu penyemangat dari suporter diiringi gebukan snare dan bass drum serta gerakan-gerakan koreo menarik. Tak ketinggalan mereka juga menyisipkan lagu ucapan terima kasih kepada Honda DBL. Betulbetul road show yang heboh dan hebat. (dwi/man)

FOTO-FOTO: DWI AGUS/RADAR JOGJA

HEBOH: Kekompakan luar biasa ditunjukkan SMA Muhammadiyah 1 Jogja jelang mengikuti Honda DBL 2013 DI Jogjakarta Series. Itu ditunjukkan saat road show kemarin.


Radar Jogja 06 Februari 2013