Issuu on Google+

19 2012

MINGGU FEBRUARI

29

Semakin di Hati

Takut Layani

Bisnis Seks Ayam Abuabu (6) MALAM MALA MA AM itu, itu t Fiela ((bukan (b b k nama sebenarnya) b sedang berada di rumahnya. Sebagai seorang pelajar, tak ada tugas sekolah yang harus dikerjakan. Hari itu, benar-benar menjadi malam yang santai baginya. Dia mencoba merebahkan tubuh mungilnya di atas kasur

empuk. Mencoba memejamkan mata, menganyam mimpi. Hingga beberapa detik kemudian, deringan suara ponsel Qwerty membuyarkan lamunannya. Krriingg.....Dilihatnya nomor handphone tak dikenal di layar ponselnya. Namun seperti biasa, Fiela tak ragu mengangkatnya.

Aparat,

Sukanya Sama

Sebagai pelajar yang nyambi berprofesi sebagai ayam abu-abu, nomor-nomor tak dikenal yang masuk ke handphone-nya biasanya adalah pelanggan baru yang membutuhkan jasanya. Dan benar saja, nomor itu milik seorang pria yang hendak menemuinya malam itu. Pria itu mengaku

PNS

mendapatkan nomor Fiela dari temannya sesama ayam abu-abu. Sebut saja namanya Arila (juga bukan nama sebenarnya). Fiela tak begitu saja percaya. Dia mengecek kebenarannya kepada Arila. Ternyata benar, Arila sedang tak bisa melayani pelanggannya malam itu. Dia pun mengarahkan pria

hidung belang itu kepada Fiela. Apa boleh buat, Fiela bergegas beranjak. Janjian pun dibuat dan disepakati Fiela dijemput tak jauh dari rumahnya. “Biasanya aku jalan kaki dulu dari rumah. Biar nggak ketahuan tetangga,” ujarnya. J Baca Takut... Hal 39

TAK PANDANG STATUS: Pelanggan yang pernah dilayani `ayam abu-abu` ternyata tak hanya dari kalangan orang biasa. Kalangan PNS hingga bandar sabu-sabu juga pernah dilayaninya. HERU PUTRANTO/RJ

Dzuhur 11:39

Ashar 14:56

Maghrib 17:52

Isya’’ 19:05

Subuh 04:04

BONDOWOSO

Ijen Jadi Acuan PENANGANAN tanggap darurat bahaya letusan Gunug Ijen, yang dinilai sangat baik oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat, membuat pemerintah pusat menjadikan penanganan tanggap darurat Ijen dijadikan acuan untuk melakukan hal yang sama terhadap penanganan bahaya letusan gunung api di Indonesia. Sebab, selama hampir dua bulan lebih, Pemkab Bondowoso bersama BNPB Pusat dan para sukarelawan yang tergabung dalam Forum Peduli Bencana Indonesia (FPBI), benar-benar mampu melakukan antisipasi jika letusan Ijen benar-benar terjadi. J

Bayi Dibuang di Musala Orang Tua Malu Karena Nikah Siri SUMBERBARU – Pasangan suami istri asal Desa Yosorati Kecamatan Sumberbaru Jember yang menikah secara siri tega berbuat keji. Bayi

laki-laki yang baru berumur beberapa jam mereka tinggalkan di sebuah musala di Dusun Sadengan Desa Pringgowirawan Sumberbaru. Beruntung, bayi itu segera diketahui, dan orang tua biadap itu langsung ditangkap. Penemuan bayi itu terjadi Jumat malam sekitar pukul 20.30. Kali

pertama bayi laki-laki yang diduga dilahirkan beberapa jam itu ditemukan oleh Suparman, warga setempat. Saat itu, Suparman yang rumahnya berdekatan dengan musala mendengar ada tangisan bayi. Tangisan itu makin lama terdengar keras hingga Suparman pun keluar rumah dan mencari

TAK KONDUSIF : Para siswa SMKN Tanggul saat unjukrasa memprotes kepala sekolahnya (17/2). Penolakan kasek juga dilakukan para guru di sekolah tersebut

Baca ijen... Hal 39

ASIK

Gelar Baca Puisi hingga Parade Band Banyak lomba yang bakal dihelat dalam Ajang Siswa Kreatif (Asik) yang digelar Radar Jember selama seminggu penuh, mulai 2-8 April mendatang. Mulai lomba desain kaus, lomba mading, telling lling story, lomba mewarnai, lomba baca puisi, hingga parade band. Animo pelajar juga sangat luar biasa menyambut event Asik. Buktinya, kian hari makin banyak pelajar yang mendaftarkan diri ke Kantor Radar Jember untuk ikut berbagai lomba yang disediakan. Khusus untuk lomba baca puisi, menurut Hengky Kurniawan, manager Event Radar Jember, diperuntukkan bagi kalangan siswa SMP/SMA dan sederajat. J Baca Gelar... Hal 39

Ikuti Try Out nya, bawa pulang hadiahnya Jawaban try out Unas 2012 Jawa Pos bisa dikumpulkan di harian pagi Radar Jember Jl A. Yani 99 Jember setiap hari.

asal suara tangisan bayi tersebut. ‘’Sebab tetangga di kiri kanan tak ada yang hamil, bahkan juga tidak ada yang melahirkan. Namun kenapa tiba-tiba ada tangisan bayi,’’ katanya. Setelah keluar dia pun kaget, sebuah tas plastik berada di teras musala. Setelah diperiksa, ternyata

Baca Bayi... Hal 39

Publikasi Karya Ilmiah Jalan Terus JEMBER –Kemendikbud bersikukuh pada kebijakan mewajibkan mahasiswa mempublikasikan jurnal ilmiahnya. Sebab, publikasi jurnal ilmiah mahasiswa Indonesia dinilai masih jauh tertinggal dengan Negara lain. Sebagai perbandingan, Indonesia pada 2011 hanya mempublikasikan sekitar 13 ribu jurnal. Hal ini jauh tertinggal dibandingkan dengan Malasyia yang mencapai 53,6 ribu, Thailand 58,9 ribu, Singapura 108,5

ribu, India 528 ribu, German 1,39 juta, Jepang 1,45 juta, United Kingdom 1,52 juta, Tiongkok 1,83 juta dan Amerika Serikat 5,2 juta. Padahal jumlah mahasiswa Indonesia sangat besar, sekiatr 5,4 juta. Hal itu disampaikan Prof. Djoko Santoso, Dirjen Dikti saat meluncurkan go green campus sekaligus meresmikan Pascasarjana Terapan (S2) Polteknik Negeri Jember (Polije) kemarin. J Baca Publikasi... Hal 39

JUMAI/RJ

Dispendik Panggil Kasek Terkait Demo Guru dan Murid di SMK Tanggul JEMBER – Dinas Dendidikan (Dispendik) bergerak cepat

menanggapi unjukrasa anarkis yang dilakukan para siswa SMKN Tanggul. Kepala Dispendik Bambang Hariono menyatakan langsung memanggil Kasek SMKN Tanggul Agus Budiarto untuk diklarifikasi. Tak hanya itu, dispendik juga

berkirim surat kepada inspektorat pemkab Jember untuk menindaklanjuti tuntutan guru dan karyawan dan siswa SMKN Tanggul. ’’Senin Kasek SMKN Tanggul saya panggil ke dispenedik, akan saya klarifikasi,” ujar Bambang. J Baca Dispendik... Hal 39

NARTO/RJ

GREEN CAMPUS: Pencanangan kampus hijau oleh Dirjen Dikti di areal kampus Polije, kemarin.

Radar Jember Hari Ini

Di Balik Pemecahan Rekor MURI Papan dan Bidak Catur Terbesar

Impikan Prestasi Mendunia, Ajak Konsumsi Cokelat Banyak manfaat yang bisa dipetik dari olah raga catur. Diantaranya menjadikan pribadi cekatan dalam berfikir. Dua hal penting inilah yang kemudian diramu oleh Teguh Wahyudi Direktur Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia. BARID ISHOM, Jember RATUSAN orang pagi itu berkumpul di Alun-alun Jember. Pandangan masyarakat yang jalan-jalan atau berolahraga itu tertuju pada sebuah benda tinggi yang di pasang di sebuah pelataran semen. Sebagian dari mereka ada yang nekat masuk ke baseman tersebut. Meski berulang kali ada petugas yang melarang namun mereka

http://www.jawapos.co.id

di dalamnya ada bayi yang masih merah dan dibungkus kain. Suparman pun mengabarkan kejadian ini ke warga yang lain. Dan malam itu juga, kampung Sadengan geger. Beberapa warga pun berusaha menolong bayi tersebut dengan memberinya susu. J

HERU PUTRANTO/RJ

MOMEN LANGKA: Masyarakat yang penasaran melihat catur raksasa di Alun-alun Jember. Bidak dan papan catur raksasa itu akhirnya masuk rekor MURI.

tak mau menggubris dan tetap berpose ria didekat buah catur raksasa tersebut. ‘’ Biasanya bidak catur itu kecil.

Tapi ini sangat besar, tingginya melebihi saya. Jarang hal ini ada di Jember, dan mumpung ada kami

dan lainnya mengabadikan melalui foto,’’ kata Rahman, salah seorang warga yang ada di alun-alun. Apa yang diungkapkan Rahman itu tampaknya tidak berlebihan, sebab memang bidak dan papan catur yang ada di Alun-alun Jember beberapa waktu lalu itu paling tinggi dan paling besar di Indonesia. Papan catur itu berukuran 25 meter x 25 meter. Sedangkan tinggi bidak raja 2,9 meter dan bidak prajurit terendah 1,7 meter. Bidak dan papan itu berada di Alunalun memang bagian dari sebuah kegiatan besar. Yakni memecahkan rekor terbesar dan tertinggi untuk papan dan buah catur yang pernah tercatat di Musium Rekor Indonesia (MURI). Dan kegiatan itu merupakan bagian dari kejurnas catur untuk piala bergilir Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslit Koka) Jember. J

Dua Pelajar Tewas Ditabrak Truk Baca halaman 30

Janda Narkoba Segera Disidangkan Baca halaman 30

PSIL Gagal Juara Grup XI Divisi II Baca halaman 40

Baca Impikan... Hal 39 e-mail: radarjember@gmail.com


30

LUMAJANG & BONDOWOSO Dua Pelajar Tewas Tertabrak Truk RADAR JEMBER

HADI SUMARSONO/RJ

PEMAIN LAMA: Setelah ditahan di polres tersangka Diana Tyas Sisca dipindahkan ke Lapas Bondowoso.

Janda Narkoba Segera Disidangkan BONDOWOSO – Setelah lebih dari dua bulan disidik, akhirnya berkas kasus penyalahgunaan narkoba yang menimpa Diana Tyas Sisca sudah dinyatakan sempurna (P-21). Tak lama lagi, kasus janda yang tinggal di jalan Mastrip Bondowoso itu pun segera disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Bondowoso. ”Sekarang udah enteng. Sudah nggak punya utang penyelesaian perkara. Berkasnya sudah kami limpahkan ke kejari,” kata Kuwat, polisi dari Sat Reskoba Polres Bondowoso yang menyidik Sisca.

Pihaknya mengaku bekerja cukup keras menyelesaikan kasus itu. Sebab, sejauh ini Sisca dikenal agak mbulet. Sehingga penyidikan seringkali molor karena harus melengkapi  semua keterangan tersangka dan para saksisaksi yang mengetahui kejadia tersebut. ”Sebelum kami limpahkan ke kejari, penahanan tersangka sendiri kami titipkan ke Lapas Bondowoso,” lanjutnya. Sekadar mengingatkan, Sisca, janda berusia 45 tahun dicokok polisi di rumahnya (16/11/2011) sekitar pukul 01.00 wib. Dari

tangannya, polisi menyita satu paket sabu-sabu siap isap, plus alat-alat yang akan digunakan untuk memakai barang haram tersebut. Dia tak berkutik saat semua barang bukti di sita di rumahnya itu. Rupanya tersangka ingin menikmati pesta sabu-sabu sata rumah sedang sepi.  Penangkapan janda berkulit putih itu sendiri cukup berliku. Sejak awal polisi sudah mendengar jika dia seorang ’pelaku lama’ di dunia narkoba. Namun saat akan ditangkap polisi selalu

kesulitan mencari barang bukti. Nah, saat ada laporan masuk jika tersangka menyimpan sabusabu, maka beberapa hari sebelum Sisca ditangkap petugas sudah menyanggong di rumahnya. Dan ketika dini hari itu baru beranjak, polisi langsung masuk ke rumah tersangka. Atas kasus tersebut, tersangka dijerat pasal 112 (1) UU RI No 35/2009 tentang Penyalahgunaan Narkotika dan Obat-obatan (narkoba). ”Sabar dululah, kami masih mengembangkan kasus itu,” pungkas Iptu Ichwanto. (hdi)

LUMAJANG - Kecelakaan maut terjadi di jalan raya Lumajang kemarin malam. Dua pelajar yang berboncengan ditabrak truk. Kejadian yang disebabkan karena kendaraan oleng itu membuat dua korban tewas seketika di lokasi kejadian. Akibat kecelakaan maut itu, Jumat (17/2) malam sekitar pukul 22.00 petugas dari satlantas Polres Lumajang langsung mendatangi lokasi kejadian. Upaya pertolongan dilakukan pada korban dan pengamanan pada sopir truk dari amukan massa. Namun dua pelajar yang menjadi korban tak bisa diselamatkan. Luka parah yang dialami membuat dua korban yang belakangan diketahui bernama Firman dan Nuril, harus kehilangan nyawa. Sementara sopir truk segera diamankan untuk menghindari amukan keluarga korban. Briptu Slamet Santoso, Kanit Rekiden Satlantas Polres Lumajang mengatakan, dari keterangan saksi-saksi kejadian, dua korban kurang ke kanan saat hendak menyalip. Akibatnya sepeda motornya oleng. Naasnya, dari arah berlawanan, truk yang menuju arah Jember tak bisa menghindari sepeda motor korban. “Korban

•• Minggu 19 Februari 2012

HAFID/RJ

TRAGIS: Polisi mengamankan sepeda motor korban yang tertabrak truk Jumat malam kemarin.

tertabrak karena sebelumnya kendaraannya oleng,” ujar Slamet saat ditemui di lokasi kejadian ketika melakukan olah TKP. Kecelakaan maut ini sempat membuat pusing petugas. Pasalnya seorang dari dua korban tak bisa diidentifikasi. Sehingga petugas disibukkan dalam seharian untuk mencari identitas korban. Baru kemudian sore kemarin, diketahui jika korban bernama Firman alamat Seruji Gang Pecok, Kelurahan Jogotrunan, Lumajang. Firman tercatat sebagai murid di MTsN Lumajang. Se-

mentara korban satunya yang sudah ditemui keluarganya sejak awal adalah Nuril asal Desa Tukum, Kecamatan Tekung. Nuril juga tercatat sebagai pelajar di sekolah yang sama. Sementara sopir truk adalah Usman asal Dusun Krajan Mojosari, Puger, tak banyak berkomentar. Dia terlihat diam dan menyesal bercampur keheranan atas kejadian itu. Karena menilai tak ada kesengajaan sedikitpun. Namun, akibat kejadian itu, sopir menjadi sasaran dan harus segera diamankan petugas. (fid/sh)

Phanter Nyungsep ke Sungai Besuk KLABANG - Nasib sial dialami oleh Sudarso, 60, dan istrinya, Sri Astutik, 55, warga Desa/Kecamatan Wonosari. Pada Jumat (17/2), mobil merek Isuzu Phanter yang ditumpangi oleh kedua korban itu nyungsep masuk ke sungai, yang lokasinya tidak jauh dari SPBU Besuk kecamatan Klabang. Kedua korban mengalami luka pada bagian wajah karena terbentur dashboard mobil. Tentu saja, kejadian itu membuat warga sekitar ikut panik.   Warga yang menaruh empati terhadap kejadian langsung menolong kedua korban. Setelah berhasil dikeluarkan dari dalam mobil, kedua korban dikirim ke RS Dr Koesnadi Bondowoso. Namun, karena tidak adanya

tenaga ahli ortopaedi di rumah sakit Bondowoso, kedua pasien itu dirujuk ke RS Dr Soebandi Jember. ”Keduanya mengalami luka pada bagian wajah. Juga, jari tangan mengalami patah,” ungkap Dr Rasmono, petugas medis di IGD Dr Koesnadi Bondowoso kepadaRJ, Sabtu siang kemarin (18/2). Sementara itu, beberapa warga yang sempat melihat kejadian mengatakan, mobil phanter itu melaju dengan kekuatan kencang. Lalu mengalami oleng. ”Mungkin sopirnya, yakni Pak Sudarso yang juga seorang pensiunan polisi itu, ngantuk,” ungkap Rudi, 45, warga sekitar.  Lalu mobil masuk ke dalam sungai Besuk. Warga yang mendengar keja-

dian itu ramai-ramai mendatangi ke lokasi kejadian dan menolong kedua korban itu “Saya melihat, kedua orang itu bagian wajahnya berlumuran darah,” katanya. (eko/hdi)

Pasang

IKLAN Hubungi:

(0331) 483545

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Winardi Nawa Putra. Redaktur Pelaksana: Wahyudi Widodo. Koordinator Liputan: Hari Setiawan. Redaktur: Hari Setiawan, Guido Saphan. Redaktur Senior: Shodiq Syarif. Staf Redaksi: Barid Ishom, Narto, Elita Sitorini, Nur Fitriana, Eko Setia Budi. Biro Lumajang: Akhmad Ridwan (Kabiro), Rangga Mahardika. Biro Bondowoso: Hadi Sumarsono (Kabiro), Eko Saputro. Fotografer: Jumai, Heru Putranto. Copy Editor: Yerri A Aji. Sekretaris Redaksi: Linda Harsanti. Pracetak: Dzikri Abdi Setia, Roudlatus Sholihin, Tri Joko Santoso, Boby Pramudya. Penerbit: PT Jember Intermedia Pers. SIUPP: 1531/SK/MENPENSIUPP 1999. General Manager: Samsudin Adlawi. Iklan: Achmad Mulyadi, Hengky Kurniawan, Irman Granada, Indra Agustian. Pemasaran: MS Rasyid (Jember), Slamet Herwandi(Lumajang), Anton Nuryanto(Bondowoso). Keuangan : Citra Indah Palupi, Nurma Latifa. Alamat Redaksi/Iklan & Pemasaran: Graha Pena Radar Jember Jl. Ahmad Yani 99, Jember. Telepon & Fax Redaksi: (0331) 483545, Hunting: (0331) 486894. Telepon & Fax Iklan & Admin: (0331) 486894. e-mail: radarjember@gmail.com (redaksi), iklan.radarjbr@gmail.com (iklan). Bank: BCA Cab Jember 024.396.7799 Bondowoso: Jl Pelita no. 59 Telp: (0331) 7777786, 081357018570; Lumajang: Jl. Kolonel Suruji Timur No 153. Telepon: (0334) 884247 Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt 15, Jl. Ahmad Yani 88, Telp: (031) 8202259, Fax: (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl. Raya Kebayoran Lama 17, Telp: (021) 5349311-5 Fax: (021) 5349207. Tarif iklan umum: Rp. 35.000,- /mmk full colour (hal depan). Rp. 30.000,-/mmk full colour (hal dalam). Rp. 16.000,- /mmk hitam putih. lowongan: Rp. 22.000,- /mmk hitam putih, . Iklan keluarga/sosial: Rp. 18.000,- / mmk. Iklan baris: Rp. 20.000,- / baris. Lowongan baris: Rp. 38.000,- / baris. Advertorial: Rp. 22.000,- / mmk full colour. Rp. 16.000,-/mmk bw. Percetakan: Temprina Media Graka. Wartawan Radar Jember selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan meminta atau menerima uang maupun barang dari sumber berita.


RADAR JEMBER

•• Minggu 19 Februari 2012

SENI & BUDAYA

31

Jomblo? Oleh: Jennifer Mp Ginzel*

R

asanya gak enak banget. Gak ada yang memperhatikan kita. Gak ada yang kita ajak jalan. Tapi untung aja gue masih punya sahabat - sahabat setia disamping gue yang nemenin gue tiap saat kapanpun gue butuhkan. Tapi rasanya sih beda banget ... “Huh! Malam minggu selalu aja kita keluar bertiga.”Gue mendesah perlahan. “Iya nih, parah banget ya nasib kita man.”Timpal Bisma. “Beginilah kalo jadi jomblo.”Rangga ikut berkomentar. Seperti biasa saat malam minggu, gue dan kedua sahabat gue berkumpul. Karna kami bertiga gak punya pacar alias JOMBLO. Liat aja sekarang, pas lagi nongkrong disalah satu cafe di mall. Banyak pemandangan yang bikin iri. Semua pada gandengan, nah kita bertiga malah duduk lesu sambil menatap para iri pada pasangan - pasangan itu. “Kapan ya kita punya pacar?”Tanya Rangga sambil menyesap minumannya. “Gak tau, kok susah banget ya kita dapat cewek? Apa yang salah sama kita?”Gue menerawang. “Entahlah, padahal kita keren - keren. Tapi kenapa cewek cewek gak tertarik.”Bisma berkata pede. Ups! Saking asyiknya bercerita gue sampe lupa memperkenalkan diri. Nama gue M. Ilham Fauzi Effendi. But you can call me Ilham. Keren kan nama gue? Yang pasti se-keren orangnya dong. Hehehe. Saat ini gue masih duduk dibangku SMA. Tepatnya kelas 2. Sama seperti kedua sahabat gue, Bisma dan Rangga. “Pulang aja yuk, malas gue liat pemandangan disini.”Gue berdiri. “Yuk.”Bisma pun setuju untuk pulang. “Gue mau ke toilet bentar, kalian tunggu aja diluar.”Rangga pun beranjak pergi kearah toilet. Sekitar sepuluh menit kemudian Rangga keluar dari toilet dengan mengulum senyum. Kayaknya si Rangga habis dapat kebahagiaan. Tapi kebahagiaan apa? Bukannya tadi kita sama - sama lagi bete karna menyesali nasib kita yang jomblo? Tapi kok sekarang Rangga gak bete lagi? Aneh! “Loe kenapa kok senyum - senyum sendiri?”Gue bertanya penasaran. “Ada deh.”Rangga berkata misterius.

“Dasar aneh.”Bisma menggumam. ------------“Kenapa sih akhir - akhir ini kalian tuh aneh?”Gue bertanya ketika bel pulang sekolah berbunyi. “Aneh gimana?”Tanya Rangga. “Ya aneh! Tiap pulang sekolah selalu ngilang duluan. Udah gitu kita juga gak pernah kumpul - kumpul bareng lagi.” ‘’Bukannya loe juga gitu? So, kita sama.”Kata Bisma. “Bukannya gitu, gue kan juga punya urusan penting.”Gue membela diri. “Gak cuma loe aja, gue juga punya urusan.”Komentar Rangga. “Gue juga! Dan sekarang gue harus pergi karna ada urusan!”Bisma berkata lalu beranjak pergi menaiki motornya. Akhirnya Rangga mengikuti jejak Bisma. Tinggal gue sendiri yang termenung memikirkan apa yang terjadi sama persahabatan gue, Rangga dan Bisma. Tapi daripada gue pusing mikirin itu mending sekarang gue pulang. Soalnya jam empat sore gue ada janji kencan di cafe pelangi. So, ntar gue harus tampil keren dong. ------------Tigapuluh menit lagi jam menunjukkan pukul 16.00, gue pun segera berangkat menuju cafe pelangi. Sebelum berangkat gak lupa gue semprotkan minyak wangi keseluruh tubuh gue. Sekali lagi gue memeriksa penampilan gue didepan cermin. Seep! Perfecto! Sebenarnya sih gue baru kenal sama nih cewek. Tapi dia udah sanggup buat jantung gue berdebar. Dia juga lemah lembut. Ya, meskipun gue baru tau nama dan dimana dia sekolah. Namanya Christie, senyumnya manis banget, mampu melelehkan hati gue. Gue udah mantap dan hari gue berencana buat nembak Christie. Makanya gue harus tampil sempurna. Hehehe.. Sekitar duapuluh menit kemudian gue udah sampe diparkiran cafe pelangi. Gue masuk kedalam cafe sambil bersiul bahagia. Tadi Christie sms gue, dia udah nungguin gue di meja nomor limabelas. Gue segera mencari - cari meja nomor limabelas dan gue melihat Christie melambai. Gue menghampiri Christie dengan sumringah tapi semu itu gak berlangsung lama saat gue lihat siapa yang

berada bersama Christie. “Bisma? Ngapain loe disini?”Gue bertanya terkejut. “Loe sendiri?”Bisma bertanya balik. “Kalian udah saling kenal?”Tanya Christie. Gue dan Bisma hanya mengangguk. Kebekuan terjadi diantara gue, Bisma dan Christie. Gue masih shock liat Bisma ada disini. Mungkin Bisma juga shock liat gue disini. Kenapa Bisma bisa kenal sama Christie? Apa hubungan Bisma dan Christie? Pertanyaan itu trus melayang - layang dipikiran gue. “Kita masih tunggu dua orang lagi.”Ujar Christie. Dua orang? Siapa lagi? Apakah belum cukup gue sama Bisma disini? Apa sih yang sebenarnya akan terjadi? Aah! Kenapa saat gue mau nembak cewek, malah kayak gini kejadiannya. Huft! Gue harus sabar demi Christie. “Nah, itu mereka datang.” Christie menunjuk dua cowok yang sedang berjalan kearah meja kami. Kenapa ya perasaan gue tiba - tiba gak enak? Kayaknya bakalan ada hal buruk yang terjadi. Ternyata feel nggak enak gue bener. Pasalnya, salah satu dari dua cowok tersebut adalah Rangga. Astaga! Gue langsung hampir pingsan. Tadi Bisma, sekarang Rangga?! Gue melihat raut wajah bingung diwajah Bisma. Mungkin Bisma juga heran kenapa bisa kebetulan banget kita bertiga ngumpul disini. Rangga juga nggak kalah kaget. Tiba - tiba Rangga mematung, melihat gue dan Bisma. “Ilham? Bisma? Kok kalian ada disini?”Tanya Rangga bingung. “Wah! Jadi kalian udah saling kenal? Bagus dong, berarti gue gak perlu lagi mengenalkan kalian.”Tutur Christie. “Eh .. Gue haus nih.”Kerongkongan gue kering dan gue butuh minuman. ‘’Gue .. juga kayaknya butuh minum.’’Bisma buka suara. “Kalo gitu, kita pesen aja dulu.”Ujar cowok yang tadi datang berbarengan sama Rangga. Akhirnya kami semua sepakat untuk memesan dan melanjutkan obrolan setelah pesanan datang. Eh? Siapa sih cowok itu? Kok gue gak kenal? Ada perlu apa juga dia diundang kesini? Belum habis rasa heran gue soal Bisma dan Rangga, bertambah lagi deh. “Pasti kalian bingung kenapa gue ajak kesini kan?”Christie membuka pembicaraan. “Se-

belumnya, gue mau memperkenalkan cowok disebelah gue. Dia Morgan.” Morgan mengulurkan tangannya kepada gue, Bisma dan Rangga. Gue, Bisma dan Rangga membalas sambil tersenyum jengah. Gue masih belum ngerti apa maksud dari pertemuan ini. Saat ini, perasaan gue bener - bener gak enak. Feeling gue mengatakan sesuatu yang buruk bakal terjadi. “Kalian tau kan, kalian tuh temen yang berharga banget

buat gue.”Christie memegang tangan gue, Rangga dan Bisma bergantian. “Maka dari itu, gue mau kenalin kalian sama orang yang berarti banget buat hidup gue.”Lanjut Christie. “Maksud loe apa?”Rangga bertanya bingung mewakili gue dan Bisma. “Gue, berterimakasih banget sama kalian bertiga. Selama ini kalian udah baik dan perhatian sama gue. Gue seneng banget punya temen kayak kalian. Makanya berita gembira ini, kalian yang pertama tau.”Ujar Christie sambil menatap lekat gue, Rangga dan Bisma. “Berita bahagia apa?” “Gue .. bakal tunangan sama Morgan.”Christie tersenyum bahagia. “What? Tunangan? Sama dia?”Bisma berkata sambil menunjuk Morgan. “Iya, kalian ikut bahagia kan? Gue tau kalian pasti ikut bahagia.” “Kalian jangan lupa datang ya diacara pertunangan gue dan Christie.”Morgan berkata sambil tersenyum. Gue cuma bisa kaget dan shok mendengar penuturan Christie. Cewek yang rencananya mau gue tembak, ternyata udah punya pacar. Parahnya ternyata dia udah mau tunangan juga. Gila! Kenapa Christie dari kemarin gak pernah cerita? Kenapa dia ngasih gue harapan kosong, sampe gue ngelupain sahabat - sahabat gue. ---------“Loe berdua suka ya sama

Christie?”Rangga buka suara ketika Morgan dan Christie pamit pulang. “Gitu deh ...”Gue berkata diikuti anggukkan Bisma. “Loe juga suka Christie kan?”Tanya Bisma. “Yup! Sama kayak kalian.”Ucap Rangga. “Ternyata dia udah punya pacar, sia - sia deh pengorbanan gue.”Bisma berkata lirih. “Iya, gara - gara cewek gue sampe ngelupain kalian.”Gue berkata menyesal. “Bener, cuma gara - gara gak pengen jomblo. Kita sampe ngelupain persahabatan

kita.”Tutur Rangga. “Ngapain juga ya kita belingsatan gara pengen punya pacar. Padahal belum tentu punya pacar kita bisa happy.”Kata Bisma bijak. “Janji ya kita gak bakal lagi ngelupain persahabatan kita gara - gara cewek.”Ujar gue. “Setuju!”Bisma dan Rangga bersorak berbarengan. “Jomblo? So what gitu loh!”Ucap gue, Bisma dan Rangga kompak. * Penulis adalah anggota IWU (Indonesian Writing University) Kampus Jember.


RADAR JEMBER

38

•• Minggu 19 Februari 2012

APA KATA MEREKA Senang Saat M Menggendong Bayi Iya senang sekali karena berkumpul dengan banyak teman-teman. Seneng saat b menggendong bayi. Tapi nanti tidak m mau m jadi dokter karena saya bercita-cita menjadi tentara.”” m Bintang Aria Putra, siswa kelas A4 TK Al Amien Jember

Diajari Gosok Gigi Saya sangat senang. Tadi lihat benda-benda kecil menjadi besar seperti kupu-kupu, ulat, dan padi menggunakan mini mikroskop. Setelah ini tidak takut lagi untuk menggosok gigi, tiga kali sehari seperti yang diajarkan oleh para perawatnya.””

Usai Ikut Latihan, Anak Jadi Mandiri JEMBER – Sekitar sebulan, kegiatan `Sehari Menjadi Dokter Kecil` yang digelar Radar Jember dan RS Bina Sehat Jember berlangsung. Kian hari, animo peserta sungguh luar biasa. Peserta begitu antusias sangat mengikuti serangkaian kegiatan yang dibimbing belasan instruktur dari RS Bina Sehat tersebut. Seperti yang terlihat saat peserta Dokter Kecil dari TK Al Amien Jember ikut kegiatan tersebut. “Sekarang untuk kelompok B, kemarin kelompok A,” ujar Tini Istifadah, kepala TK Al Amien. Dijelaskan, anak-anak sangat antusias dengan kegiatan yang sangat mendidik tersebut. “Apalagi, ini kegiatan satu-satunya di Jember,” ujarnya. Oleh karena itu, pihaknya turut bangga

menjadi bagian kegiatan tersebut. Pasalnya, dalam kegiatan pertama, pihaknya mendapatkan banyak perbedaan pada anak didik setelah mengikuti kegiatan. Seperti anak menjadi mandiri lebih dewasa, menghargai dan menghormati orang tuanya. Pihaknya berharap program tersebut tetap berlanjut di kemudian hari. Pasalnya, usai mengikuti `Dokter Kecil`, pastinya ingatan anak-anak akan terus melekat hingga mereka dewasa. “Jadi, yang diajarkan akan terus melekat,” ujarnya. Hal senada diungkapkan Ana Faizah, salah satu wali murid yang hadir dalam kegiatan kemarin. Ana Faizah sampai rela mendampingi anaknya hingga usaia kegiatan. “Saya mendukung program ini, semoga program Dokter Cilik terus dilanjutkan,” ujarnya. (ram/wnp)

Salsabila Afrinayara Dias Putri, siswa kelas B3 TK Al Amien Jember

Berharap Jadi Dokter

MERACIK OBAT PUYER

Kegiatan dokter cilik ini sangat bagus, karena anak didik diajari mandiri, dewasa serta menghormati kedua orang tuanya. Apalagi, para instrukturnya juga ramahramah. Selain itu, pendidikan berbagai hal kesehatan kepada anak sejak usia dini akan terus tertanam hingga mereka dewasa nantinya. Saya berharap, ada anak TK Al-Amin yang menjadi dokter.””

DOKTER KECIL BERSAMA PARA INSTRUKTUR

Dra. Hj. Tini Istifadah, Kepala TK Al Amien Jember

Lebih Sayang Adik Dokter Cilik membuat anak lebih mengerti tentang kesehatan, mulai dari gosok gigi, merawat orang sakit hingga cara menggendong adik yang membuat anak bisa sayang kepada adiknya. Saya mendukung program ini, semoga program dokter cilik terus dilanjutkan.

BELAJAR MENGGUNAKAN ALAT BANTU PERNAFASAN BUATAN

Ana Faizah, orang tua Nur Afni Syarifal

JEPRET BERUNTUNG MENDAPAT SOUVENIR CANTIK DARI XOXO

o-Fotto F Foto: HERU PUTRANTO/ RADAR JEMBER

KARENA keaktifan belajar merawat adik bayi dalam kegiatan `Sehari Menjadi Dokter Kecil`, peserta satu ini berhak mendapatkan hadiah souvenir menarik dari Dannis. Hadiah bisa diambil di kantor Radar Jember di jalan A Yani 99 saat jam kerja.

MENGGOSOK GIGI DENGAN BENAR

Peserta Sehari Menjadi Pada Hari Minggu 19 Februari 2012 Di Mini Hospital Rumah Sakit Bina Sehat Jember Pengantar Bahasa Indonesia

Siswa PAUD

TK

SD & sederajat

PLAYGROUP, TK DAN SD 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28

Nadhifa Tri Qoriroh Mazaya Tsabita R Dhaifan Aqiel Rabbani Nabila Putranti Danang B Adinugroho U. Rizal Firmansyah Satria Mahardika Ramadhan Maelinda Safiraaidah Anisa Putri Permatasari Anglila Kaniya Shufah Cantika Hersanda Nafisha Ramadhani Azizah Rafi Dzaki Darmawan Rafif Fahri Ardiansyah Raditya Raka Mustafa Retno Dwi Agustin Relga Eki Ramadhani M Fahri Al Fareza Arju Ridho Ar Rahman Hafsoh Maulidiyah Zulkarnain Zambara Intan Ananda Destia Nayaka Ramiro Daffa Aliya Fajrina Najmi Nafisha Syamsa Calvin Daud P Saloko Niken PK

SDN Ajung II Paud Cahaya Nurani SDN Ajung II SD Al Ikhlas Wuluhan MIBU 07 Tutul Balung MIBU 07 Tutul Balung TK Pertiwi Jember TK Pertiwi Jember TK Ar Roudhoh TK Ar Roudhoh TK Ar Roudhoh TK Ar Roudhoh TK Ar Roudhoh TK Ar Roudhoh TK Ar Roudhoh TK Ar Roudhoh TK Ar Roudhoh TK Ar Roudhoh TK Ar Roudhoh TK Ar Roudhoh TK Ar Roudhoh TK Ar Roudhoh TK Ar Roudhoh TK Ar Roudhoh TK Ar Roudhoh TK Ar Roudhoh SD Kebonsari I SDN Kebonsari I

29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56

Humairah Hanifa Kusuma Dasha Athira Kusuma Nabila Wasilatul M Fauziyah Nadya Febrianty Rara Sofia Agustin Fayza Wara Azzara Melisa Rauw Nirwana Nun Puri Cindi Claudia Subagio Medina Khairunnisa Bastian Aira Mutiara Sayyida Akmal Althaf M Faizah Aidah Khairunnisa Adib Nabil Putra Setiadi Ananta Sigit Widyadana Feodora Kyla Atha Aurelia Fattamefia Aura Paramita Ämilatul Furqoniyah Jauhari Adinda Rahmawati Muktiana Navilah Aulia Annisah Muhammad Saffan Febrianto Mohammad Raihan Haqiqi Annisa Indira Maharani Maura Devina Azzahra Adinda Febri Aisyah S Muhammad Raka Bimo Ardiansyah Azizah Maulida Beryl Azalia Khairani

SD Al Furqan SD Al Furqan SD Al Qodiri SDN Rambipuji II SD Kejayan 1 SD Kotakulon 1 SDK Indra Siswa Paud Petra PG Jember Permai PG Jember Permai SD Al Irsyad SD 1 Sabilillah Sidoarjo SD 1 Sabilillah Sidoarjo SD Al Furqan Paud Esther 96 Paud Esther 96 SDI Bustanul Ulum SDN Rambipuji II SD Tamanan TK Pembina Kalisat TK Az Zahro SD Al Furqan Play Group Pembina RSDBI Al Ikhlas Lumajang RSDBI Al Ikhlas Lumajang Paud Ganesha Paud Ganesha

M^MV\Ja" Jl. Suprapto 81 Kebonsari Jember

Jl. HOS Cokroaminoto 34 Jember telp. 7715757

DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN JEMBER

BNI taplus anak

PROPERTI RUMAH

BONDOWOSO

JEMBER

Ruko 2 Lantai Jl Imam Bonjol No 3 PJKA (Dpn PU).Ukuran 5x23. Hub: 0332-427917

Jual Rmh SHM, L=280m2, Tepi Jln (Cocok Utk Usaha) Jl. KH Shidiq 52 Jbr H: 08179684821 Jual Rmh Perum Indah Pemali. Lt 800m2. LB Rmh 2 Msg2 141m2HP. 085258803138

Terima kasih atas kerjasama dan kepercayaannya Ttd Bagian Iklan

MOBIL JEMBER

PEMBERITAHUAN !!! Sehubungan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di koran Radar Jember kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Jember untuk waspada dan berhati-hati. Bila anda menerima telepon dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Jember maka segera konfirmasi ke Radar Jember (0331) 483545. Radar Jember tidak bertanggung jawab atas semua transaksi yang terjadi selain pamasangan iklan baris secara resmi di Radar Jember

OTOMOTIF

Promo Daihatsu Tahun Baru New Xenia Terios,Granmax,Luxio,Sirion DP 20 Jt-an/ Angs 2 Jt-an,Proses Cpt,Lgs Krm Hub:Faris Daihatsu03314180860,081249561681,085 649720836,Pesan Skr Juga!

LOWONGAN Dijual Cpt Rumah Jl Wahid Hasyim 29 Jember Kota Hrg 595Jt/Nego Lokasi Strategis Bgs utk Usaha 2Lt/5Km Tdr + Km Mandi/PAM/Tlp. Hub 7243377 - 3111200

TOKO / RUKO JEMBER

Dijual MURAH Ruko SHM LT 61 m2, LB 153 m2 (2,5 lantai) di Jalan Karimata pinggir jalan. Hub 081 336308095 - 081 559805050

Mau Mjd Guru TK/PLAYGROUP/PAUD? Bagi Llsn SMU, D3, S1 & Ibu RT. Hub. 08124909052 Bth Kasir Wnt Pnmpln Mnrk Krm Lam Ke H2O Karaoke Jl Gajahmada 255B Jember


RADAR JEMBER

•• Minggu 19 Februari 2012

RADAR JEMBER

Terlacak dari Bidan yang Menolong Persalinan „ BAYI...

Sambungan dari Hal 29

Kejadian ini pun dilaporkan ke pihak yang berwajib. Mendapat laporan petugas pun mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan. ‘’Untuk kasus pembuangan ini sudah kami tangani,’’ kata Kapolsek Sumberbaru AKP Saidi ketika dikonfirmasi kemarin. Selain melakukan pemeriksaan di sejumlah lokasi, tim reskrim juga langsung melakukan penyidikan atas pembuangan bayi tersebut. Polisi langsung mencari tahu siapa dua orang tua yang tega membuang bayinya tersebut.

Seluruh bidan, dokter serta pembantu kelahiran dihubungi dan bayi tersebut dibawa ke Puskesmas. Dari situlah kasus pembuangan bayi terungkap. ‘’Kami bertemu dengan bidan dan dia mengaku yang menangani proses persalinannya. Dan dari keterangan bidan itulah, diketahui siapa sejatinya orang tua bayi,’’ kata kapolsek. Bidan tersebut mengungkapkan bahwa orang tua bayi itu adalah Siti Fatimah, 19, dan M Ali, 20, warga Desa Yosorati, Sumberbaru. ‘’Kami langsung mendatangi keduanya untuk diamankan.,’’ katanya. Dari hasil pemeriksaan yang

dilakukan, terungkap bahwa kasus pembuangan bayi itu karena didorong rasa malu kedua orang tuanya. Sebab Siti Fatimah hamil dan melahirkan anak, sebelum menikah. ‘’Ibunya masih shock dengan kejadian itu sedangkan bapaknya mengaku malu, karena mereka belum menikah,’’ kata kapolsek lagi. Namun sejatinya, dari pemeriksaan juga terungkap, bahwa kedua anak itu sudah lama menjalin asmara dan bertunangan. Bahkan kedua orang tuanya sudah merestui dan mereka akan menikah pada akhir tahun 2012 ini. ‘’Bahkan mereka juga sudah nikah siri, namun

mereka masih malu,’’ ujarnya. Sedangkan kronologis kelahiran tersebut, terungkap bahwa kehamilan Siti Fatimah itu sudah lama terjadi. Karena tubuhnya yang kecil, akhirnya proses hamil itu tidak diketahui. Namun Jumat pagi perut Siti Fatimah terasa sakit. Akhirnya Muhammad Ali mengantar Siti Fatimah ke Bidan Insiyah di Sumberbaru. Ternyata, Siti Fatimah langsung melahirkan anak laki-laki. ‘’Setelah melahirkan, Siti Fatimah ingin cepat pulang. Proses persalinan memang gratis, namun sebelum meninggalkan lokasi harus meninggalkan identitas,’’ kata Saidi. (rid/wah)

Ada yang Mengaku Kepala Sekolah „ TAKUT...

Sambungan dari Hal 29

Setelah berada dalam mobil yang menjemputnya, Fiela berusaha bercengkrama akrab dengan si pria hidung belang. Insting Fiela berusaha mencari tahu siapa sebenarnya tamunya yang bersamanya malam itu. Meski akhirnya tak pernah tahu kebenarannya, pria tersebut mengaku kepada Fiela sebagai mandor di perusahaan perkebunan. Seperti biasanya, sebelum hubungan keduanya berlanjut, komunikasi dijalin di sebuah tempat makan. Baru kemudian disepakati untuk menuju sebuah hotel. Fiela mengungkapkan, pelanggannya selain seorang mandor perkebunan, juga banyak dari kalangan pekerja perkantoran lainnya. Bahkan, pengacara hingga bandar togel, pernah dilayaninya. “Ada juga yang ngakunya guru ke aku,” tukas Fiela. Apa pun pengakuan tamunya, Fiela tak pernah mempedulikan status pekerjaan mereka. Dia juga tak pernah dan tak mau mencari tahu lebih jauh kebenarannya.

Namun bukan berarti di balik ketidakpeduliannya itu Fiela hanya diam. Dia tak pernah bersikap pasif. Banyak di antara tamunya yang justru berkeluh kesah dengan tentang perjalanan hidupnya. Meski terkadang, apa yang diungkapkan pelanggannya cukup berat dimengerti oleh Fiela. Fiela hanya mendengarkan saja dan sesekali mengomentari cerita si pria hidung belang. Fiela hanya ingin membuat pelanggannya nyaman dan asyik ketika bersamanya. Dengan bibir yang selalu tersenyum dan mata mengajak, Fiela berusaha bermanja-manja. Sesekali pula, Fiela mencubit dan merebahkan tubuhnya agar pelanggannya terasa nyaman. Biasanya, dengan cara-cara itu, Fiela bisa mendapatkan tips tambahan untuk layanan yang diberikan. Dari situlah, jasa Fiela tak hanya sekali digunakan. Banyak tamunya yang akhirnya ketagihan dan berusaha mengajaknya kembali. Tak jauh beda diungkapkan Krista (bukan nama sebenarnya). Krista yang nyambi sebagai ayam abu-abu. Jika Fiela pernah mendapatkan tamu seorang

bandar togel, Krista pernah menerima tamu seorang bandar sabu-sabu. “Kebetulan bandar sabu-sabu itu juga masih single,” kenangnya. Entah karena terbius oleh putih molek tubuh Krista atau karena layanan yang diberikan Krista, pria tersebut juga seringkali mengajak Krista. Sampai-sampai Krista dijemput saat pulang sekolah. Pertemuan yang intens itu membuat keduanya semakin dekat. Saking dekatnya, beberapa kali Krista tak dibayar seusai melayani si pria. Krista pun rela karena pada dasarnya dia juga senang. Namun hubungan itu tak pernah berjalan lama. Seperti juga para pelanggannya yang lain. Pira tersebut kemudian pergi setelah merasa bosan dan tidak enoy dengan Krista. Pengalaman menarik lainnya adalah ketika Krista melayani pelanggannya, seorang aparat penegak hukum. Awalnya Krista ragu untuk menjalaninya. Takut dijebak dan terkuak apa yang dijalaninya selama ini. “Takut juga. Siapa tahu dia cuma bohongan,” ujarnya. Untungnya, ketakutan Krista tak terbukti.

Setelah dilayani, semuanya berjalan seperti sebelumnya “Anggota dewan juga pernah saya layani. Tapi itu dulu. Sekarang sudah nggak lagi,” kenangnya. Namun di antara semua itu, Krista lebih suka melayani pria hidung belang dari kalangan pegawai negeri sipil (PNS). Menurutnya, kalangan PNS biasanya lebih royal. Asalkan dilayani dengan baik, mereka akan memberi harga lebih dari kesepakatan awal. Ketika kesepakatan awal Rp 500 ribu, biasanya ditambah lagi dengan uang untuk beli baju baru. Hal itu tidak hanya dialami sekali saja. Beberapa waktu kemudian, biasanya mengontak lagi dan mengajak untuk keluar. Pernah suatu ketika, Krista mendapatkan tamu PNS yang tajir. “Ngakunya kepala sekolah,” ujarnya. Pria paruh baya itu cukup royal soal urusan pemberian uang. “Di dompetnya banyak uangnya. Aku disuruh ngambil sendiri. Waktu itu aku menngambil Rp 1,2 juta,” begitu Krista mengenang pria hidung belang yang dilayaninya.(tim rj/bersambung)

Berharap Inspektorat Segera Turun „ DISPENDIK...

Sambungan dari Hal 29

Mantan sekretaris dewan (sekwan) itu menjelaskan akan minta penjelasan terhadap unjukrasa di SMKN Tanggul. Sekaligus untuk minta penjelasan atas tuuntutan siswa, guru SMKN Tanggul. Bambang menyebut, masalah unjukrasa tersebut terkait dengan masalah SMKN Tanggul yang sebelumnya. ’’Masalah itu muncul sebelum saya menjabat,” ungkapnya. Pada 17 November 2011 silam guru juga menggelar

aksi serupa dan menuntut Agus Budiarto dicopot dari jabatannya. Sebagai bentuk protes, sejumlah guru yang menduduki jabatan struktural di SMKN Tanggul ramai-ramai mengundurkan diri. Bahkan, ruang kepala sekolah sempat disegel. Bahkan, Rabu (15/2) lalu sekitar 11 orang perwakilan guru SMKN Tanggul mendatangi dispendik untuk menegaskan kembali tuntutannya agar Agus dicopot dari jabatannya. Nah, setelah cukup lama diam, ternyata masalah tersebut tak

kunjung tuntas. Belum ada keputusan dari Pemkab Jember atas tuntutan dari para guru SMKN Tanggul. Hingga akhirnya aksi unjukrasa kembali dilakukan. Kali ini dilakukan siswa lebih anarkis lagi. Guru dan ratusan murid sempat melakukan aksi yang nyaris diwarnai anarkisme. Para murid mulai keluar ruang kelas sejak pukul 08.30. Sebelum para murid keluar kelas dan berkumpul di depan kantor guru, sejumlah guru sudah tidak mengajar di kelas. Para murid itu membeber

sejumlah poster yang berisi tuntutan agar Agus segera dilengserkan dari kursinya. Dispendik juga sudah berkirim surat ke inspektorat untuk menangani masalah tersebut. Bambang berharap agar inspektorat segera menyelesaikan tungasnya. Jika pemeriksaan inspektrorat tuntas, selanjutnya bupati Jember yang akan mengambil tindakan. Selain itu, Bambang juga menjelaskan telah memerintahkan kasi SMA/ SMK Dispendik Nur hamid untuk menyelesaikan masalah di SMKN Tanggul. (aro/jum/wah)

Cokelat Mengandung Zat Penenang dan Anti Oksidan „ IMPIKAN...

Sambungan dari Hal 29

’’Bidak catur dan papan ini merupakan yang terbesar dan tertinggi di negeri ini, mengalahkan bidak dan papan catur milik Pemkot Pekanbaru, Riau dan Pengkab Percasi yang ukurannya 22 meter x 22 meter dengan tinggi bidak raja 2 meter,” ungkap Sri Widayati manajer MURI. Namun sejatinya, pembuatan papan dan bidak catur serta memecahkan rekor yang ada bukan sekedar kegiatan yang bersifat bombastis. Namun ada kerangka yang lebih mendasar dengan ditampilkannya catur raksasa itu. Salah satunya memberikan motivasi bagi para warga Jember untuk peduli terhadap olah raga catur. ’’Kami ingin memperkenalkan catur, kemudian dicintai oleh masyarakat. Dan ujungnya bisa membawa nama baik Jember. Bukan hanya di Indonesia namun juga sampai di Dunia,’’ kata Ketua Percasi Jember Teguh Wahyudi yang juga Direktur Puslit Kopi dan Kakao Indonesia. Tak salah jika Teguh sebagai Ketua Percasi Jember menggelar kegiatan ini. Sebab olah raga Catur memiliki banyak manfaat. Salah satunya mampu menciptakan pribadi-pribadi yang cekatan dan kreatif. Dari

beberapa literatur bahkan hasil penelitian menyebutkan bahwa catur mampu meningkatkan intelegensia bagi pribadi yang sering bermain olah raga ini. Kemudian dari pribadi itu mampu berfikir strategis. ’’Kami memberikan impresi terhadap catur agar dicintai masyarakat,’’ katanya. Tak hanya itu, dari kegiatan catur raksasa itu juga ada sebuah pesan lain. Hal itu terlihat dalam papan catur yang ada. Bukan hitam dan putih layaknya papan catur yang biasa di gunakan orang. Namun kotak papan itu berisi gambar biji kakao dan kopi yang ditampilkan secarabergantian. Tampaknya gambar itu tidak hanya sekedar di pasang, karena kegiatan itu ada sumbangsih dari Puslit Koka Jember. Namun gambar itu juga memiliki pesan yang ingin disampaikan kepada masyarakat. ’’Kami ingin mengajak masyarakat Jember untuk mengkonsumsi kakao, sebab kakao ini memiliki banyak manfaat. Dan jika mengkonsumsi kakao secara teratur akan mampu meningkatkan kesehatan. Serta membuat orang terhindar dari banyak penyakit,’’ ungkap Teguh. Peneliti senior dibidang kopi dan kakao itu mengungkapkan, kakao memiliki banyak manfaat

39

HALAMAN SAMBUNGAN

untuk kesehatan. Kakao atau cekelat Diantaranya mampu menciptakan rasa tenang bagi orang yang mengkonsumsinya. Kemudian, biji kakao sendiri merupakan anti oksidan atau penawar racun. Racun atau zat yang merugikan tubuh akan bisa diurai dengan zat anti oksidan yang ada dalam kakao. Sehingga ketika orang itu rutin dan teratur mengkonsumsi kakao atau cokelat akan lebih banyak terhindar dari penyakit. Tak hanya itu, cokelat itu juga memiliki zat penenang. Zat ini juga dibutuhkan oleh tubuh sehingga cokelat bisa digunakan penahan stress. Kemudian kakao juga memiliki lemak yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Terlebih lagi untuk kesehatan kulit. ’’Karena banyak manfaat itulah, masyarakat Eropa menjadi cokelat sebagai pola konsumsi penduduknya. Namun di masyarakat kita konsumsi masih kecil, inilah yang yang memprihatinkan kami,’’ katanya. Dari kondisi itulah, sebagai peneliti dia tak henti-henti untuk memasyarakatkan cokelat. Sebab saat ini konsumsi cokelat masyarakat Indonesia juga sangat kecil. ’’Kita sangat tertinggal jauh dengan eropa dan negara lain dalam hal konsumsi cokelat. Di Swiss, untuk konsumsi cokelat setiap orang dalam setahun

mencapai 15 kg. Tapi untuk masyarakat Indonesia hanya 0,2 kg,’’ katanya. Kondisi ini sungguh ironis, sebab Indonesia ini sangat terkenal sebagai negara produsen kakao. Saat ini menduduki urutan ke tiga dunia untuk produksi kakao. Indonesia mampu memproduksi 700 ribu ton/ tahun kakao siap ekspor. Dan produksi ini melebihi negara kompetitor seperti Gana dan Pantai Gading. Apalagi menurut Teguh, untuk tiga tahun ke depan, Indonesia akan menjadi raja produsen kakao. Sebab saat ini Indoneia memiliki jutaan lahan Kakao, sedangkan negara kompetitor sudah jenuh. ’’Kita menjadi harapan bagi negara konsumen. Eropa dan Amerika sangat berharap pada Indonesia untuk biji kakao ini,’’ ungkapnya. Ada mitos jangan banyak makan cokelat nanti giginya rusak? Teguh pun tersenyum. Dan tampaknya hal itu merupakan mitos di masyarakat yang kurang tepat. Yang menjadi masalah bukan pada sisi cokelatnya. Namun gula dan susu krim yang dicampur dalam cokelat tersebut. ’’Ini yang perlu untuk diluruskan. Sebab cokelat ini sangat penting bagi kesehatan. Jika sejak dini dibiasakan minum cokelat, maka kesehtannya akan bagus,’’ ungkapnya. (*)

Melayani dan Membina Warga „ IJEN...

Sambungan dari Hal 29

Mereka menyiapkan tempat pengungsian dan tenda-tenda pengungsian beserta kelengkapan logistik dengan baik bagi masyarakat sekitar Ijen. “Ternyata, selama dua bulan lebih, pemerintah pusat memantau langkah-langkah penanganan bencana Ijen terkait dengan keselamatan warga sekitar Ijen,” ungkap Kepala BPBD Bondowoso Abdurahman disela-sela acara pamitan tim sukarelawan FPBI di Hotel Ijen

View, Sabtu siang (18/2). Dan, BNPB Pusat menilai cara penanganan terhadap warga sekitar Ijen yang melibatkan sukarelawan yang tergabung FPBI,  sangat baik. ”Hal ini dicontoh untuk diterapkan kepada warga yang tinggal disekitar gunung berapi yang ada di nusantara, seperti pada warga yang tinggal sekitar Gunug Api Lokon, Merapi, Semeru, serta gunung api lainnya,” katanya. Sementara itu, Ketua FPBI Harun Al Rasyid mengatakan, selama 52 hari, ia bersama para relawan tinggal di posko

tanggap darurat Ijen. Mereka, melakukan sosialisasi kepada warga yang tinggal di Sempol, untuk selalu waspada jika ada letusan Ijen. ”Bahkan, kami telah membina ratusan warga sekitar, untuk menjadi sukarelawan,” katanya. Mereka bertugas melayani masyarakat sekitar Ijen. Bahkan, ikut membina warga sekitar Ijen untuk selalu awas terkait bahaya Ijen. ”Kini setelah 52 hari berada dipemukiman warga sekitar Ijen, FPBI sebagai sukarelawan, pamitan kepada BPBD Bondowoso,” katanya.(eko/hdi)

20 Desain Bakal Dipamerkan „ GELAR...

Sambungan dari Hal 29

”Uang pendaftaran hanya Rp 10 ribu. Puisi disediakan panitia dan maksimal penampilan peserta hanya lima menit,” ujarnya. Menariknya, hadiah yang diperebutkan lumayan besar dengan total hadiah Rp 1,2 juta plus trofi dan sertifikat. Terkait waktu technical meeting untuk lomba baca puisi bakal dilaksanakan tanggal 31 Maret 2012. Hengky menambahkan, untuk lomba parade band, pesertanya mulai siswa SD, SMP, SMA, dan sederajat. ”Personel band bisa dari beberapa sekolah dengan jumlah personel antara 3-5 orang,” ujarnya. Terkait tema lagu, panitia memberikan keleluasaan kepada peserta untuk berkreasi. ”Tema lagu parade bebas. Jumlah lagu parade yang dibawakan ada dua buah lagu. Satu lagu karya sendiri, satu lagi lagu yang sudah populer atau diaransemen ulang,” paparnya. Setiap peserta diberikan waktu 15 menit untuk tampil. Hadiah

total yang diperebutkan Rp 3 juta plus trofi dan sertifikat,” tegasnya. Sebagaimana diketahui, semenjak kegiatan Asik dipublikasikan ternyata mendapat apresiasi positif dari para siswa. Bahkan, para pendaftar berbagai lomba mulai berdatangan ke kantor Radar Jember. Untuk lomba mading tiga dimensi, hadiah total yang diperebutkan mencapai Rp 3 juta plus trofi dan sertifikat. “Biaya pendaftaran hanya Rp 50 ribu. Lomba ini diperuntukkan bagi siswa SMP dan SMA,” ujar Hengky Kurniawan. Syaratnya, karya yang dilombakan harus berbentuk tiga dimensi, per kelompok maksimal 10 orang. “Setiap kelompok harus berasal dari satu sekolah dengan tema Tetap Kreatif tanpa Narkoba,” paparnya. Dijelaskan, penyerahan karya mading paling lambat tanggal 1 April, sedangkan technical meeting akan dilaksanakan 31 Maret 2012. “Karya mading peserta akan dipamerkan di hall Temprina Media Grafika di Jalan Imam Bonjol tanggal 2- 8

April 2012,” tambah Hengky. Untuk peserta yang hendak mengikuti lomba desain kaus, bisa langsung mendaftar ke Kantor Radar Jember. Selain pemenangnya akan mendapatkan hadiah uang tunai, trofi, dan sertifikat, juga berkesempatan magang selama setahun di F1 Station. “Bahkan, 20 desain kaus terbaik bakal dipamerkan dalam event Asik mulai 2-8 April mendatang. Pemenang juga akan mendapatkan royalty dari penjualan kaus yang terjual,” ungkapnya. Untuk biaya pendaftaran hanya Rp 25 ribu dan karya sudah diserahkan ke panitia dalam bentuk soft copy dan print out paling lambat 25 Maret 2012. “Desain kaus harus berupa vektor dan asli karya sendiri,” tegasnya. Masih menurut Hengky, peserta lomba mulai tingkatan SMP hingga SMA dan sederajat. Terkait tema, peserta bisa mengambil tema Bulan berkunjung ke Jember (BBJ), lingkungan, kota Jember, pariwisata, seni dan budaya, maupun sosial kemasyarakatan. (wnp/c1)

Tak Boleh Merokok di Kampus „ PUBLIKASI...

Sambungan dari Hal 29

‘’Publikasi karya ilmiah tetap dilanjutkan,” kata Djoko Santoso. Kebijakan tersebut diberlakukan setelah Agustus 2012 mendatang. Untuk program sarjana (S1) wajib publikasi ilmiah di jurnal ilmiah di level laboratorium, jurusan, fakultas hingga universitas. Untuk program magister (S2) harus ke jurnal tingkat nasional. ’’Untuk program doktoral (S3, red) harus jurnal internasional,” ungkapnya. Djoko menyebutkan, publikasi jurnal ilmiah tidak terlalu bagi mahasiswa. Yang penting harus ada tekad dari mahasiswa untuk publikasi jurnal ilmiah. ’’Membuat skripsi sampai seratus halaman saja mudah. Jurnal ilmiah hanya sepuluh halaman saja cukup,” terangnya. Padahal, kata dia, perguruan tinggi di Indonesia memiliki potensi yang besar. ’Kita punya potensi besar, cuma kita rendah diri bahasa asingnya kita inferior,” ungkapnya. Karena itu, Djoko meminta agar perguruan tinggi tak lagi inferior dengan perguruan tinggi dari luar negeri. Dia meminta kepada perguran tinggi dan mahasiswa mem-

buka website Dikti Kemendikud. ,”’Silahkan buka petunjuk di website Dikti. Disitu jelas aturan mainnya,” imbuhnya. Dia menilai, tidak ada alasan bagi perguruan tinggi menolak instruksi Ditjen Dikti Kemendikbud. Setelah itu, Djoko sekaligus meresmikan pascasarjana terapan pogram studi magister manajemen terapan agribisnis Polije. ’Ini pertama kali di Indonesia,” imbuh Djoko. Dia menjelaskan, dalam menyelenggarakan pascasarjana terapan, Polije bekerjasama dengan program pascasarjana manajemen dan bisnis Institut Pertanian Bogor (MB-IPB). Penyelengaraan magister agribisnis terapan itu berpedoman pada surat diren dikti Nomor. 189/D/T/2011. Saat ini kata dia, penyelengaraan perkuliah yang dilakukan pascasarjana terapan Polije menggunakan sistem pembelajaran jarak jauh melalui dual mode. ‘’Ini pembelajaran jarak jauh bukan kelas jauh. Kelas jauh jelas dilarang dalam penyelengaraan perkulihan,” ungkapnya. Bahkan, siang kemarin puluhan mahasiswa program studi terapan agribisnis magister manajemen agribisnis Polije langsung melakukan kuliah

perdana. Dosen dari MP IPB langsung memberikan kuliah melalui video konference kepada mahasiswa magister manajemen agribisnis Polije di Aula Polije. Direktur Polije Nanang Dwi Wahyono, Dirjen Dikti Djoko Santoso dan seorang mahasiswa sempat melakukan komunikasi langsung dengan salah seorang dosen MB-IPB. Direktur Polije, Nanang Dwi Wahyono menjelaskan mulai kemarin pihaknya memberlakukan go green campus. ‘’Sejak hari ini kampus bebas rokok. Tidak boleh merokok di kawasan kampus,” ungkap Nanang. Melalui Go Green ini lingkungan kampus Poltek Jember akan menjadi tempat yang nyaman untuk ditempati, termasuk untuk tempat belajar mahasiswa. Go green campus ini mengajak untuk melakukan efisiensi dalam melakukan kegiatan termasuk kegiatan belajar mengajar di Poltek Jember. Efisensi yang dimaksud mencakup efisiensi penggunaan bahan pengajaran (kertas dan bahan praktek), efisiensi pengelolaan sampah, efisiensi penggunaan lahan (landscape), efisiensi penggunaan listrik, dan efisiensi penggunaan Air. (aro/wah)

SEKARANG SANTANI TIDAK MENGELUH NYERI TULANG LAGI Pernah mencoba atau mendengar tentang manfaat susu ettawa? Sebenarnya, banyak masyarakat kita yang belum mengetahui tentang manfaat yang terkandung dalam susu ettawa. Berbeda dengan susu sapi, sesungguhnya susu ettawa memiliki kandungan gizi yang lebih unggul, baik dari segi protein, energi, maupun lemak yang mendekati air susu ibu (ASI). Susu ettawa pun mengandung kalsium yang banyak berperan dalam kegiatan fisiologis lain, termasuk pembekuan darah, konduksi saraf, kontraksi otot, pengaturan aktifitas enzim, fungsi sel membran dan regulasi tekanan darah. Melihat manfaatnya yang begitu kaya bagi kesehatan, seorang PNS yang tinggal di Cibeber, Cilegon, Banten, kini memilih Milkuma untuk mengatasi rematik yang dialaminya. Milkuma adalah minuman serbuk susu ettawa yang diproses secara alami, tanpa pemanis buatan dan bahan pengawet. Bahan dasarnya adalah susu Ettawa PE segar dan Gula Aren. Ketika ditemui di kediamannya, ia menceritakan pengalaman baiknya, “1 tahun lamanya tulang tangan dan paha saya terasa nyeri karena rematik, aktifitas mengajar jadi terganggu...” Ujar Santani, “Dulu tiap sakitnya kambuh, saya selalu minum obat warung, tapi sekarang saya punya cara yang lebih sehat, yakni dengan minum Milkuma. Sudah 2 bulan ini saya minum... Sekarang nyeri tulang sudah hilang.” Terang ayah 5 anak tersebut. Dengan tubuh yang sehat, kini Santani dapat menjalani aktifitasnya dengan nyaman. Ia pun mengajak orang lain untuk merasakan manfaat

susu ettawa ini, “Mari kita sehat bersama Milkuma.” Harap pria berusia 54 tahun tersebut. Tanpa kita sadari, semakin tingginya usia seseorang, imunitas tubuh pun menjadi berkurang sehingga rentan terserang penyakit. Oleh karenanya, mulailah dengan menerapkan kebiasaankebiasaan baik, salah satunya adalah minum susu Milkuma 2 gelas sehari. Milkuma bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan vitalitas. Fluorine yang terdapat dalam susu ettawa bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh serta membantu pencernaan dan tidak menimbulkan dampak diare pada orang yang mengkonsumsinya. Selain diproses secara alami, pakan ternak yang diberikan pun organik, sehingga menghasilkan susu yang lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan. Ditambah dengan kandungan Gula Aren bemutu tinggi sebagai pemanisnya, menjadikan Milkuma sebagai pilihan bijak untuk kesehatan. Untuk memperoleh hasil yang maksimal, terapkan pola hidup sehat seperti disiplin dalam pola makan, dan berolahraga, serta mengkonsumsi air putih paling sedikit 8 gelas/ hari. Saat ini Anda bisa mendapatkan Milkuma di Apotek2 juga Toko Obat terdekat dikota anda, atau hubungi, Jatim; 082120862055. Jember, 085236665123, Apt. Bima Jl. Gajah Mada, Apt. Waluyo Jl. Sultan Agung, Apt. Abiat Jl. Kalimantan 81, Apt. Sehat Jl. Untung Surapati, Apt Sejahtera Jl. Dr. Subandi, Apt Buana Farma Jl. Trunojoyo. Depkes RI No. PIRT. 6.09.3328.01.395


OLAHRAGA

40

RADAR JEMBER

•• Minggu 19 Februari 2012

Kiprah PSIL di Penyisihan Divisi II PSSI 2012 Putaran I Grup XI di Lumajang PSIL v Persatu

1-0 PSIL v Persekama

3-0 PSIL v Persesa

2-0 Putaran II Grup XI di Tuban PSIL v Persekama

2-2 PSIL v Persesa

6-0 PSIL v Persatu HAFID/RJ

0-2

RUNNER UP GRUP: PSIL Lumajang gagal memenuhi target juara penyisihan grup XI Divisi II PSSI 2012 Wilayah Jatim, setelah tidak berhasil menyapu bersih poin di Tuban.

PSIL Gagal Juara Grup XI Kompetisi Divisi II PSSI 2012 LUMAJANG- PSIL Lumajang gagal merealisasikan target menyapu bersih tiga laga putaran dua grup XI Divisi II PSSI wilayah Jatim di Tuban. Dalam tiga laga yang dilakoni di Stadion Loka Jaya Tuban, tim besutan pelatih Ahmad Fatoni membukukan sekali kemenangan, sekali seri, dan sekali menderita kekalahan. PSIL meraih kemenangan saat

melibas Persesa Sampang dengan skor telak 6-0 di laga kedua pada 14 Februari. Hasil seri diraih tim berjuluk Bledug Semeru ini di laga pertama pada 11 Februari, saat ditahan imbang Persekama Kabupaten Madiun 2-2. Sementara di laga ketiga pada 17 Februari lalu, PSIL kalah 0-2 dari tuan rumah Persatu Tuban. Kegagalan menyapu bersih poin di Tuban tersebut, membuat tim kebanggaan masyarakat Lumajang ini gagal mengulangi hasil pertandingan putaran per-

tama grup XI Divisi II PSSI wilayah Jatim di Stadion Semeru Lumajang pada 14-25 Januari lalu. Bermain di kandang sendiri, PSIL meraih poin penuh mengalahkan Persatu 1-0, menumbangkan Persekama 3-0, dan menundukkan Persesa 2-0. Manajer PSIL H. Toriq Alkatiri mengatakan, pemain PSIL sudah bermain maksimal dalam tiga laga di Tuban. Namun, permainan yang ditunjukkan Firmansyah dkk di Tuban di bawah performa terbaiknya. ”Kondisi itu yang

membuat PSIL bermain imbang melawan Persekama Madiun dan kalah dari tuan rumah Persatu Tuban,” katanya. Pelatih PSIL Ahmad Fatoni juga mengakui anak didiknya tidak

JU Seleksi Amunisi Baru JEMBER- Kerja keras Jember United (JU) U-21 memburu pemain baru tercapai. Kemarin, tim proyeksi Kompetisi Sepak Bola Amatir Divisi III PSSI Jatim 2012 versi La Nyala Mataliti, ini sudah menyeleksi dua pemain baru dari luar Jember. Hal itu diungkapkan Manajer JU U-21 Sirajuddin di sela-sela laga uji coba JU U-21 melawan Putra Ijen Bondowoso (PIB) U-21 di di Stadion Notohadinegoro Kreongan Jember kemarin sore. ”JU masih butuh pemain baru sebelum melakoni Divisi III Jatim 2012. Dan, JU sore ini (kemarin sore, red) menyeleksi dua pemain baru dari luar Jember itu,” katanya. Menurut Sirajuddin, dua pemain baru yang menjalani seleksi untuk direkrut JU U-21 proyeksi Divisi III Jatim tahun, ini berasal dari Surabaya dan Bogor. ”Kedua pemain berposisi gelandang sesuai kebutuhan JU U-21,” katanya. Dua pemain baru tersebut, kemarin sore diturunkan pelatih Zaenuri memperkuat JU U-21 dalam laga uji coba melawan PIB U-21 Bondowoso. Kemampuan keduanya dipantau langsung Zaenuri serta dua asistennya Yani Fathurahman dan Yusro. ”Layak atau tidak layak dua pemain baru dari Surabaya dan Bogor direkrut JU U-21, akan kami coba sekali lagi dalam laga uji coba besok sore (sore ini, red),” kata Zaenuri. Dua pemain baru yang masih proses seleksi adalah Doni dari Surabaya dan Kevin dari Bogor. Dalam laga uji coba melawan PIB U-21 Bondowoso yang dimenangkan JU U-21 dengan skor 2-0, kualitas kedua pemain belum menunjukkan keistimewaan. ”Makanya, kami agendakan laga uji coba lagi, sebelum merekrut pemain baru itu,” jelas Zaenuri. (ido)

BERBENAH: Tim Jember United U-21 proyeksi Divisi III Jatim 2012 terus mematangkan kekuatan termasuk penambahan pemain berkualitas. GUIDO SAPHAN/RJ

Tanpa batas !!!

Akses Internet Unlimited

Hanya

Rp25rb / bln*

*berlaku untuk paket Semesteran atau Tahunan Telpon / SMS ke : Saiful 0331-3003003 (Jember) Dedy 0331-3404046 (Jember) Sugiono 0331-7707701 (Balung) Riduwan 0334-7703350 (Lumajang)

Haryanto 0335-7605000 (Probolinggo) Fauji 0331-5502500 (Situbondo) Sumarmo 0332-7755151 (Bondowoso) Ludi S. 0333-7728777 (Banyuwangi)

Lokasi MELATI RESIDENCE

REL KERETA API

eks-Brigif

Masjid Al Huda

Jl. Gajah Mada (Kaliwates)

KFC Jl. Sultan Agung

dalam kondisi terbaiknya saat melakoni tiga laga di Tuban. Setelah ditahan imbang Persekama dan menang atas Persesa, sejumlah pemain inti PSIL sakit flu dan demam saat laga ketiga

melawan tuan rumah Persatu. ”Tuban kan panas meskipun malam. Sehingga pemain menggunakan kipas angina di kamar hotel. Ini mempengaruhi kesehatan pemain, sehingga tidak tampil

bagus melawan Persatu,” terangnya. Akibat tidak berhasil meraih poin penuh pada tiga laga di Tuban, PSIL gagal menjadi juara penyisihan grup XI Divisi II PSSI Wilayah Jatim 2012. (fid/ido)


19 Februari 2012