Page 1

SABTU 21 JANUARI

33

TAHUN 2012

DITAMBAH SATU DERMAGA LAGI

DZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA’ SHUBUH 11.31 14.55 17.47 19.02 03.52

GEMAR MEMBACA

KALIPURO - Pelabuhan PT. Indonesia Ferry (IF) Ketapang, Banyuwangi, bakal memiliki dermaga kapal baru. Tahun ini, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI telah menggelontorkan dana untuk membangun dermaga mobile bridge (MB) baru ■

Diikuti 6500 Siswa SD

 Baca Ditambah...Hal 43

BANYUWANGI - Gerakan Gemar Membaca Menuju Banyuwangi Cerdas 2012 akan digelar di Jalan Ahmad Yani Minggu pagi (22/1) besok. Acara yang dibarengkan dengan kegiatan car free day di depan kantor Pemkab Banyuwangi itu mendapat sambutan luar biasa. Apresiasi luar biasa ditunjukkan para peserta yang siap meramaikan even yang digelar Dinas Pendidikan (Dispendik) dan bekerja sama dengan Radar Banyuwangi, PT. Temprina Media Grafika Jember, dan UPTD Pendidikan Banyuwangi, itu. Sebanyak 6500 siswa SD/MI se-Kabupaten Banyuwangi dipastikan berpartisipasi. Mereka berasal dari kelas IV sampai VI. Gerakan Gemar Membaca itu memperebutkan Piala Bupati Banyuwangi. “Para pemenang akan mendapatkan trofi, piagam, tabanas, dan paket buku bacaan,’’ terang Drs. Hamami, kepala Bidang TK/SD Dispendik Banyuwangi, kemarin (20/1) ■  Baca Diikuti...Hal 43

KESEHATAN

IWAN SETIONO/RaBa

SEHAT: Kepala UPTD Pendidikan Banyuwangi Nurhamim (bertopi) ikut senam diabetes mellitus kemarin pagi.

Bugar dengan Senam Diabetes

GALIH COKRO/RaBa

INFRASTRUKTUR: Dermaga kapal di Pelabuhan Ketapang akan ditambah. Pembangunan dermaga MB baru dilakukan Kemenhub mulai tahun 2012 ini.

Lokasi Rekonstruksi Dipindah ROGOJAMPI - Polisi terus berupaya mengungkap drama pembunuhan Bayu Permadi, 18, warga Dusun Puspan, Desa Kedaleman, Kecamatan Rogojampi. Untuk mengetahui kronologis kejadian, kemarin (20/1) polisi melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan sadis tersebut. Lokasi rekonstruksi terpaksa dialihkan karena khawatir tersangka menjadi korban amuk massa. Dari rekonstruksi itu, polisi berharap akan diketahui bagaimana pembunuhan itu dilakukan WEW alias BW. Selain itu, juga untuk mengetahui ada-tidaknya pihak lain yang terlibat. Rekonstruksi itu tergambar jelas bahwa cara tersangka menghabisi nyawa korban sangat sadis. Dia menghantam kepala korban dengan cobek berbahan batu. Saat korban terjatuh dan

KRONOLOGI PEMBUNUHAN  Sabtu malam (7/1): Bayu dan empat temannya berpesta miras  Minggu dini hari (8/1): Bayu terlibat cekcok dengan WEW  Minggu Pukul 04.00: WEW menghantam kepala Bayu dengan cobek  Korban yang terluka dibekap dengan selimut dan bantal hingga tewas  WEW kabur membawa motor Yamaha Vixion milik Bayu  Senin malam (9/1): Mayat korban ditemukan petugas  Rabu (11/1): petugas Polres Wonosobo membekuk WEW di rumahnya  Jumat (13/1): WEW tiba di Banyuwangi

akan bangkit, dia kembali menghantamkan cobek ke kepala korban. Lantaran masih bernapas, korban dibekap menggunakan selimut dan bantal ■

 Baca Lokasi...Hal 43

BANYUWANGI - Penderita penyakit diabetes mellitus sekarang cukup banyak. Pemicunya adalah pola hidup tidak teratur. Berkaca dari fenomena itu, jajaran Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan di bawah komando Nurhamim SPd, MSi melakukan senam diabetes mellitus kemarin pagi (20/1). Senam masal di halaman SDN Model Banyuwangi itu diikuti semua guru olahraga. Tak ketinggalan, para kepala sekolah dan pengawas sekolah se-Kecamatan Banyuwangi juga ikut. “Di samping menyehatkan badan, senam ini juga bisa mengurangi penderita penyakit diabetes, sehingga para guru, kepala sekolah, dan pengawas, bisa menjalankan tugas tanpa kendala penyakit,’’ cetus Nurhamim. (*/c1/irw)

HEARING

GILANG GUPTA/RaBa

REKA ULANG: Tersangka WEW memeragakan aksinya ketika menghabisi korban Bayu.

Juragan Cabai Dirampok Pelaku Enam Pria Bercadar SRONO - Kawanan perampok bercadar beraksi di Dusun Pekiringan, Desa Sumbersari, Kecamatan Srono, dini hari kemarin (20/1). Bersenjata celurit, kawanan begundal yang diperkirakan berjumlah enam orang itu berhasil menggondol sejumlah uang dan barangbarang berharga. Tak ayal, kerugian senilai puluhan juta rupiah harus ditanggung Suyono, 63, pemilik rumah yang disatroni perampok itu. Informasi yang berhasil dikumpulkan wartawan koran ini menyebutkan, peristiwa itu berlangsung cepat. Sekitar pukul 00.30, Suyono yang saat itu sudah tidur dikagetkan suara orang mendobrak pintu rumahnya. Merasa penasaran, petani sekaligus pengusaha cabai itu

keluar kamar. Namun sayang, baru sampai ruang tengah, dia sudah ditodong celurit oleh empat orang tak dikenal. Tanpa basa-basi, kawanan perampok itu langsung menggeledah pakaian korban. Mereka menggasak dompet berisi uang tunai Rp 2,5 juta. Sejurus kemudian, mereka memaksa korban menunjukkan tempat uang dan barang-barang berharga. Meski ketakutan, korban memberanikan diri menjelaskan bahwa dia tidak menyimpan uang di dalam rumah. Seolah yakin korban memiliki banyak barang berharga, mereka menggiringnya menuju kamar di sebelah ruang tengah. “Mereka mengancam tidak segan-segan menghabisi nyawa saya jika berteriak,” tutur Suyono ■  Baca Juragan...Hal 43

Derita Salimah, Penjual Durian yang Jadi Korban Gendam AGUS BAIHAQI/RaBa

SAMBAT: Warga yang lahannya tergusur JLT wadul dewan kemarin.

Dewan Usul Lahan Pengganti JLT Dibagi BANYUWANGI - Anggota Komisi I DPRD Banyuwangi kembali menggelar hearing (dengar pendapat, Red) mengenai 15 kepala keluarga (KK) asal Kelurahan Kampung Mandar, Kecamatan Banyuwangi. Belasan warga itu belum mendapatkan lahan pengganti tempat tinggal setelah rumahnya tergusur proyek pembangunan Jalur Lintas Timur (JLT). Hearing lanjutan yang dipimpin Ketua Komisi I Made Bagus Sudarmaja itu mengundang Asisten Pemerintahan (Aspem) Suhartoyo. Selain itu, juga dihadiri Sunoto sebagai perwakilan Dinas Pengairan, Camat Banyuwangi M. Lukman, dan Lurah Mandar Saunan. “Kami berharap masalah ini segera tuntas,” desak Bagus ■  Baca Dewan...Hal 43

http://www.radarbanyuwangi.co.id

Baru Diusir Satpol PP, Kini Bingung Bayar Setoran Nasib Salimah alias Bu To, 55, penjual durian asal Lingkungan Krajan, Desa Bulusan, Kecamatan Kalipuro, benar-benar sial. Uang simpanan Rp 2,2 juta untuk setoran buah durian disikat tukang gendam yang berpura-pura membeli buah dagangannya. Kini, janda beranak satu itu bingung mencari utangan. AGUS BAIHAQI, Banyuwangi

M ESKI usianya sudah tidak muda lagi, Salimah termasuk pe-

rempuan tangguh. Di usianya yang sudah separo abad lebih, perempuan itu masih giat mencari nafkah. Bahkan, tenaganya masih kuat untuk mengayuh becak kesayangannya. Di tengah keramaian arus lalu-lintas di Jalan Banterang, depan Kantor PLN Cabang Banyuwangi, perempuan yang biasa disapa Bu To itu terlihat santai mengendalikan becak yang catnya sudah mengelupas termakan usia. “Itu Bu To. Orangnya GALIH COKRO/RaBa yang membawa becak itu SEMANGAT: Salimah dengan becak yang setia menemaninya bekerja. lho,” cetus sejumlah warga kepada koran ini yang sudah cukup laris. Selama koran ini nong- yang membeli durian, ada juga menunggu di lapak buahnya. krong di sekitar tempat jualannya, yang menawar buah manggis ■  Baca Baru...Hal 43 Buah-buahan yang dijual Bu To banyak warga yang datang. Ada

Jelang muscab, ketua PAC Demokrat diintimidasi

Tenang saja bro, habis intimidasi biasanya keluar “amplop”.

Format desak kejari eksekusi Syakib dkk

Wah ini uji nyali bagi Kajari baru!

email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


34

Sabtu 21 Januari 2012

Suhartoyo: Angkat Tenaga Honorer Rawan KKN

KORUPSI

Format Desak Kejari Eksekusi Syakib dkk BANYUWANGI - Lembaga swadaya masyarakat Forum 5 Maret (LSM Format) Banyuwangi menyambut gembira turunnya putusan Mahkamah Agung (MA) RI. Sebab, putusan bernomor 1814 K/PIDSUS/2009 itu berisi penolakan kasasi dari M. Syakib dkk. Sebagai pelapor kasus dugaan korupsi yang dilakukan ketua dan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi, yang merugikan negara hingga ratusan juta, Format mendesak kejaksaan segera melakukan eksekusi. Menurut Mas Soeroso, ketua Format, dengan ditolaknya permohonan kasasi, maka putusan Pengadilan Tinggi Jawa Timur yang menguatkan putusan Pengadilan Negeri Banyuwangi harus diberlakukan. Hukuman yang diganjarkan kepada M. Syakib, Hary Priyanto, Muhaimin Sutawijaya, dan Supiyanto, adalah 1,5 tahun DOK/RaBa penjara. Kini putusan itu telah Mas Soeroso memiliki kekuatan hukum tetap. “Ini berarti keempat anggota KPU periode lalu itu adalah para koruptor yang menjadi musuh negara dan musuh masyarakat yang harus segera diisolasi dari pergaulan sosial kemasyarakatan agar tidak mengulangi perbuatan serupa,” tegasnya dalam siaran persnya kemarin (20/1). Untuk mencegah agar pengalaman korupsinya tidak menular kepada pihak lain, Format merasa berkewajiban secara moral mengawal perkara tersebut hingga eksekusi. LSM itu mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi, selaku eksekutor, segera melakukan eksekusi terhadap terpidana kasus tempat pemungutan suara (TPS) fiktif tersebut. “Demi terwujudnya perlakuan adil menurut hukum dan mencegah para terpidana melarikan diri keluar daerah atau ke luar negeri,” desak Soeroso. Menurutnya, pengisolasian mereka dari pergaulan sosial dengan cara melakukan eksekusi dengan cepat merupakan pilihan cerdas. Sebab, korupsi adalah extra ordinary crime (kejahatan luar biasa), sehingga diperlukan penanganan bersifat luar biasa pula. Saat ini, kata dia, rakyat Banyuwangi menunggu ketegasan dan kecepatan kejari dalam bertindak. “Format akan konsisten mendukung aparat hukum dalam memerangi korupsi dengan melaporkan setiap tindakan pejabat yang berpotensi merugikan keuangan negara,” tegasnya. (c1/irw)

BANYUWANGI - Nasib tenaga honorer yang belum diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS) naga-naganya akan semakin terpuruk. Meski sudah mengabdi belasan tahun, Pemkab Banyuwangi tidak punya niat untuk mengangkat mereka menjadi PNS. Alasan pemerintah untuk tidak mengangkat tenaga honorer menjadi PNS ini, karena rawan terjadi kolusi, korupsi, dan nepotisme ((KKN). “Mengangkat tenaga honorer menjadi PNS sering muncul titipantitipan, dan ini berarti KKN,” tegas Asisten Pemerintahan (Aspem), Suhartoyo. Menurut Suhartoyo, setidaknya dalam lima tahun ke depan pemerintah memang tidak akan mengangkat PNS baru. Ini setelah ada moratorium tiga kementerian, yakni Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (KemenPAN), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). “Moratorium mulai 2012 ini,” imbuhnya. Bila ada kesempatan untuk mengangkat tenaga PNS baru, lanjut Suhartoyo, maka pemerintah tidak akan mengangkat tenaga honorer yang ada. Untuk perekrutan PNS baru, akan dilakukan seleksi seperti yang baru dilaksanakan

SIGIT/RaBa

KORBAN ASUSILA: Saritem (kiri) ditemani kerabatnya di rumahnya Jalan Argopuro, Situbondo.

Kakek Pemerkosa Cucu Ditahan

PERAMPOKAN

Setelah Penyidik Kantongi Hasil Tes DNA dari Polda

ALI NURFATONI/RaBa

MASIH TRAUMA: Sukni meratapi hilangnya uang Rp 150 juta.

Rencana Beli Sawah Batal MANGARAN - Perampokan uang Rp 150 juta di depan rumah kepala desa Trebungan, Kecamatan Mangaran, Rabu (18/1) kemarin masih menyisakan trauma mendalam bagi Sukni, 50, korban perampokan. Akibat kejadian itu, Sukni harus ngaplo. Warga Dusun Sekar Putih, Desa Trebungan, itu pun gagal membeli sawah. Uang Rp 150 juta yang dibawa kabur perampok itu sedianya untuk membeli sawah milik H. Ahmad Kamal, warga Sokaan Timur. Satu hektare sawah harganya Rp 240 juta. ‘’Akhirnya transaksi batal, karena saya nggak punya uang lagi,’’ kata Sukni saat ditemui wartawan koran ini di rumahnya kemarin. Diberitakan sebelumnya, komplotan penjahat menggasak uang tunai Rp 150 juta milik salah satu nasabah BNI Situbondo. Korban perampokan itu adalah Sukni, 50, warga Dusun Sekarputih RT 02/ RW 09, Desa Trebungan, Kecamatan Mangaran. Perampokan itu terjadi saat Sukni memarkir kendaraannya di depan rumah Kades Trebungan. Ketika ditinggal bertamu, uang Rp 150 juta yang ditaruh di atas jok mobil dibawa kabur perampok. Komplotan perampok yang diperkirakan berjumlah 5 orang itu merusak pintu mobil lebih dulu. (ton/c1/aif)

PANJI – Penyidik Unit Perlindungan Pe rem puan dan Anak (PPA) Polres Situbondo bergerak cepat mengusut kasus perkosaan anak di bawah umur dengan tersangka JS, 45. Setelah mengantongi buktibukti yang cukup kuat, kemarin JS langsung dijebloskan ke ruang tahanan Mapolres Situbondo. Penyidik berani menahan JS karena telah mengantongi hasil tes DNA dari Puslabfor Polda Jatim. Tes DNA ini menjelaskan kalau bayi yang dilahirkan Saritem adalah hasil hubungannya dengan JS. ‘’Hasil tes DNA menyatakan 99,99 persen bayi yang dilahirkan korban (Saritem, Red) adalah hasil perbuatan JS,’’ jelas Kasat Reskrim AKP Sunarto, kemarin. Anehnya, meski hasil tes DNA menyatakan 99,99 persen positif, JS tetap tidak mau

mengakui perbuatannya. Dia mengelak kalau bayi yang dilahirkan cucu tirinya itu adalah buah ”karyanya”. ”Sah-sah saja tersangka mengelak, tapi kita punya bukti kuat untuk menjerat tersangka dengan Pasal 81 subsider Pasal 82 Undang-Undang (UU) RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,’’kata mantan Kapolsek Kabat itu. Untuk mengusut kasus ini, sejak awal penyidik PPA tak mau gegabah. Meski JS sudah ditetapkan sebagai tersangka, penyidik belum berani menahannya. Untuk memastikan apakah bayi yang dilahirkan Saritem merupakan hasil hubungannya dengan JS, penyidik lebih dulu berkoordinasi dengan Puslabfor Polda Jatim. Tujuannya untuk melakukan tes DNA terhadap Saritem, JS, dan bayi yang dilahirkan Saritem. Seperti pernah diberitakan, bertahun-tahun lamanya Saritem dipaksa melayani nafsu bejat JS, kakek tirinya sendiri. Bahkan kini, Saritem telah melahirkan bayi yang

diduga kuat hasil hubungan badan dengan pria yang seharusnya melindungi bocah ingusan tersebut. Dan yang lebih memprihatinkan, JS melakukan aksinya di dalam rumah yang selama ini dia tempati bersama istrinya yang tidak lain adalah nenek kandung Saritem, sejak korban duduk di bangku kelas 6 SD. Tidak cukup sampai di situ, kakek bejat itu juga rutin memberikan obat kontrasepsi agar bocah yang saat ini masih berstatus pelajar kelas 9 di salah satu SMP di Kecamatan Panji, tersebut tidak hamil. (aif)

pada 2011 lalu. “Kita ingin merekrut tenaga yang berkualitas,” tandasnya. Perekrutan PNS yang baru dilaksanakan, sangat memuaskan. Para PNS yang diangkat, memiliki kapasitas dan kemampuan yang sangat tinggi dalam bekerja. “Dalam 15 tahun ke depan, mereka ini akan menjadi pemimpin di Banyuwangi,” ungkapnya. Seperti diberitakan sebelumnya, tenaga pegawai di Pemkab Banyuwangi sebenarnya banyak yang kurang. Di sejumlah satuan kerja pemerintah daerah (SKPD), banyak kekurangan tenaga. Untuk mengisi ini, pemerintah ternyata banyak merekrut pegawai melalui outsorching. Saat ini ada sekitar 686 tenaga baru yang direkrut oleh sejumlah SKPD untuk mengisi kekurangan tenaga pegawai dilingkungannya. Sejumlah SKPD yang merekrut itu seperti Satpol PP, Dinas Kebersihan dan Pertamanan, RSUD Blambangan, dan RSUD Genteng. Data yang dihimpun dari sejumlah SKPD menyebutkan, saat ini ada 686 tenaga baru yang direkrut pemkab. Ratusan tenaga itu ditempatkan di Satpol PP sebanyak 100 orang; DKP ada 354 orang; RSUD Genteng sebanyak 131 orang, dan di RSUD Blambangan ada 101 tenaga baru. (abi/aif)

Aset Milik Pemkab Banyak yang Hilang SITUBONDO – Aset dae- pengelolaan aset daerah, jumrah milik Pemkab Situbondo lah aset yang memiliki sertificukup signifikan untuk men- kat sekitar 1.529 bidang. Sertifidongkrak Pendapatan Asli kat dan pelepasan hak ada 728 Daerah (PAD). Berhubung bidang. ‘’Tanah yang belum penataannya tumpsertifikat saja ada ang tindih, akhirnya 864 bidang,’’ ungbisa berdampak terkapnya. hadap berkurangMenurut Asida, nya PAD. tiap tahun ada angPadahal, setiap tagaran untuk menyhun anggaran unelesaikan sertifikat tuk penataan, permilik daerah. Tapi, baikan, dan pememengapa sampai liharaan tercousaat ini masih banver dalam APBD. yak yang belum ALI NURFATONI/RaBa Nilainya juga tidak memiliki sertifikat. Asida sedikit. Pada ang‘’Setiap tahun ada garan 2012, anggaran untuk anggarannya, kok masih belum aset sekitar Rp 500 juta. Dana tuntas juga, jangan-jangan tersebut dianggap tidak ada tidak digarap,’’ tuding anggota kemajuan sama sekali. Bah- komisi III DPRD Situbondo itu. kan, dari sejumlah aset yang Dia mencontohkan, dari sekiada sampai berpindah tangan an aset yang dimiliki pemkab, milik pihak lain. disinyalir ada yang lepas. ConSekretaris Fraksi Persatuan tohnya di Kecamatan Besuki. Pembangunan (FPP), Asida ‘’Di Besuki banyak aset milik mengatakan, hasil laporan pemkab sudah pindah tangan,’’ yang dia terima dari badan tandasnya. (ton/aif)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Elly Irwan Suryanto. Redaktur Pelaksana: Rahman Bayu Saksono. Redaktur: Syaifuddin Mahmud, Ali Sodiqin. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries, Agus Baihaqi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Sigit Hariyadi (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Copy Editor: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: Muhammad Isnaeni Wardhan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran/Event: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Penerbit: PT PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: Samsudin Adlawi. General Manager: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl.Yos Sudarso 89 C Banyuwangi,Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp : (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo. com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: Rp 14.000,-/mm kolom hitam putih, Rp 22.500,-/mm kolom full colour depan, Rp 17.500,-/mm kolom full colour belakang,Iklan Baris Umum Rp. 20.000,- /baris, Lowongan: Rp 30.000,-/baris, Sosial: Rp 10.000,-/mm kolom. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. 

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.



Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


35

Sabtu 21 Januari 2012

Sengketa GNI Wringinagung Banding GAMBIRAN - Sengketa tanah eks Gedung Nasional Indonesia (GNI) di Desa Wringinagung, Kecamatan Gambiran, sejak Agustus 2010 lalu hingga kini belum tuntas. Meski pihak tergugat, yakni Pemerintah Desa (Pemdes) Wringiagung, Kantor Camat Gambiran, Pemkab, dan Badan Pertanahan Nasional (BPN), yang sebelumnya kalah di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi, tapi kini mereka masih mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Timur. Gugatan dilakukan Sri Rejeki, warga Desa Jajag, Kecamatan Gambiran. Dia dan Pemdes Wringinagung sama-sama mengklaim sebagai pemilik sah tanah seluas 1.200 meter persegi tersebut. Pertengahan tahun 2011 lalu, PN mengabulkan gugatan Sri. Wanita itu berhasil membuktikan bahwa dialah pemilik sah tanah yang berlokasi

SIGIT HARIYADI/RaBa

JADI WARUNG: Tanah eks GNI Desa Jajag hingga kini masih berstatus sengketa.

Angka Curanmor Meningkat Kapolsek Turba, Datangi Masjid TEGALSARI- Maraknya aksi pencurian sepeda motor (curanmor) belakangan ini, memaksa Kapolsek Tegalsari AKP Suhardi harus turun ke bawah (Turba). Kegiatan turba itu dilakukan ke masjid-masjid untuk menemui jamaah salat. Seperti yang terlihat kemarin, Suhardi turba ke Masjid Nurul Huda di Dusun Krajan II, Desa/ Kecamatan Tegalsari. Kapolsek sengaja memberikan sosialisasi kepada jamaah salat Jumat. Usai salat Jumat, dia menyampaikan kata sambutan sekaligus imbauan kepada jamaah agar waspada. Sebab, belakangan ini angka kriminilitas khususnya pencurian kendaraan bermotor (curanmor) meningkat. “Angka curanmor di Banyuwangi dari tahun 2010 ke 2011 mengalami kenaikan luar biasa,” ungkapnya kepada jamaah.

ABDUL AZIZ/RaBa

TURBA: Kapolsek Suhardi sosialisasi kepada jamaah salat Jumat di Masjid Nurul Huda Tegalsari, kemarin siang.

Yang terbaru, beber kapolsek, ada dua kasus curanmor di Desa Tamansari, Kecamatan Tegalsari. “Baru kapan hari terjadi,” ungkapnya. Untuk itu, kapolsek mengimbau warga agar waspada terhadap bahaya curanmor. Salah satunya menggalakkan kembali program jaga di pos kamling. “Jangan lupa kunci motor, bila perlu kunci rodanya,” pesannya.

Selain curanmor, kapolsek juga mengimbau jamaah mengantisipasi bahaya terorisme. Caranya mewajibkan setiap tamu yang berkunjung ke kampungnya, melapor kepada ketua rukun tetangga (RT). “Orang asing yang datang, apalagi nggak dikenal sebelumnya, harus diwaspadai dan diwajibkan lapor satu kali 24 jam,” imbaunya. (azi/irw)

Musim Hujan Membawa Berkah Bagi Pencari Kamboja

Banyak Bunga Mekar, Penghasilan Bertambah Musim hujan yang biasa disertai angin kencang, tidak selamanya berdampak buruk bagi warga. Berkahnya justru dirasakan Maniah, 79, seorang pencari bunga kamboja asal Dusun Krajan, Desa Tampo, Kecamatan Cluring. SIGIT HARIYADI, Cluring PAGI itu, seorang perempuan tampak berjalan sembari membungkuk di areal Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Tampo. Tangannya sibuk memunguti bunga Kamboja, yang jatuh berserakan di tanah. Maklum, di tempat itu banyak sekali pohon kamboja. Bahkan, hampir setiap makam dipayungi pohon dengan bunga beraroma wangi tersebut. Maniah memungut bunga itu bukan untuk pajangan rumah atau pengharum ruangan. Bunga berwarna putih, yang biasanya berkelopak lima helai itu nantinya akan dia jemur. Setelah benar-benar kering, bunga itu dia jual kepada seorang pengepul asal Kecamatan Rogojampi. Per kilogram (kg) bunga kering dia hargai Rp 15 ribu. Entah untuk apa pengepul tersebut membeli bunga kamboja kering. Yang pasti, mencari bunga kamboja yang sudah jatuh ke tanah merupakan satu-satunya mata pencaharian wanita yang ditinggal suaminya menghadap Sang Khaliq, sejak puluhan tahun lalu itu. “Saya tidak tahu untuk apa pengepul membeli bunga ini,” ujar Maniah dalam bahasa Jawa. Menurut Maniah, pada musim hujan seperti saat ini, penghasilannya malah semakin besar. Sebab, semakin banyak bunga kamboja mekar. Apalagi, jika angin bertiup kencang, jumlah bunga yang berguguran di tanah

SIGIT HARIYADI/RaBa

SENDIRIAN: Maniah mencari bunga kamboja yang jatuh di TPU Desa Tampo, Kecamatan Cluring, kemarin (20/1).

semakin banyak. Sekadar untuk perbandingan, pada musim kemarau, Maniah biasanya hanya mampu mengumpulkan satu kg bunga Kamboja, dalam waktu empat sampai lima hari. Saat ini, dia bisa memperoleh 1 kg bunga kamboja hanya dalam waktu dua sampai tiga hari. Penghasilan yang tidak seberapa, membuat wanita yang dikaruniai tujuh putra yang sudah berkeluarga, itu harus pandai berhemat. Dia mengaku tidak bisa lagi bekerja sebagai buruh tani lantaran tubuh rentanya tidak mampu diajak kerja berat. “Uang hasil penjualan bunga saya cukupcukupkan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” jelasnya. Wanita bertubuh mungil itu mengaku sangat terbantu program beras miskin (raskin), yang digulirkan pemerintah, sejak beberapa tahun terakhir. Per bulan, dia mendapat jatah 5 kg beras, yang ditebus seharga Rp 15 ribu. “Agar lebih hemat, saya masak tidak menggunakan kompor minyak tanah, tetapi

menggunakan tungku berbahan bakar kayu,” ungkapnya. Kenapa tidak memasak menggunakan kompor berbahan bakar gas elpiji? Maniah mengaku tidak bisa menyalakan kompor gas. “Saya takut kompornya meledak,” jelasnya seraya tersenyum. Wanita yang hidup seorang diri di rumah berdinding gedhek itu mengungkapkan, pekerjaan sebagai pencari bunga kamboja sudah dia lakoni, sejak sekitar beberapa tahun terakhir. Setiap selesai salat subuh, dia bergegas memasak. Setelah itu, dia segera menuju areal pemakaman yang berlokasi sekitar 100 meter dari kediamannya. Nenek itu mulai memunguti bunga kamboja yang jatuh ke tanah. Maniah bukan satu-satunya pencari bunga kamboja di TPU tersebut. Beberapa tetangganya juga menekuni pekerjaan serupa. “Saya hanya mencari buka yang jatuh di sekitar sini. Kalau yang di sana, tempat pencari bunga yang lain,” ceritanya sambil menunjuk ke arah makam yang berjajar di sisi barat. (irw)

di sekitar pertokoan Desa Jajag tersebut. Kekalahan di tingkat PN itu tidak membuat pihak pemerintah menyerah. Tergugat mengajukan banding ke PT. “Banding sudah kita daftarkan. Bahkan, Rabu kemarin (18/1) surat pemberitahuan dari PT sudah kami terima,” ungkap Kepala Desa (Kades) Wringinagung, Syamsul Hidayat, kepada RaBa Kamis (19/1). Sekadar diketahui, sebelumnya wilayah Wringinagung merupakan bagian dari Desa Jajag. Kemudian, pada tahun 1993, Wringinagung ditetapkan menjadi desa sendiri dan terpisah dari Desa Jajag. Nah, saat pembagian bondo desa (kekayaan desa), disepakati tanah eks GNI itu diberikan kepada Desa Wringinagung. Sebelumnya, pada tahun 1960, Gedung GNI tersebut dibeli Pemdes Jajag dari seorang

bernama Mangku Diharjo seharga Rp 15 ribu. Kala itu, lanjut Syamsul, Kades Jajag adalah Setyobudi. Namun sayang, sampai saat ini, bukti pembeliannya belum ditemukan. Sebaliknya, di buku kerawangan Desa Jajag, pemilik tanah eks GNI itu adalah Sri Rejeki. Di sisi lain, pada tahun 2005, terbit sertifikat hak pakai tanah eks GNI untuk Pemdes Wringinagung. Saat ini, tanah yang masih berstatus sengketa itu dikelola Pemdes Wringinagung. Di lokasi itu didirikan kios pedagang dan disewakan kepada warga. Hasil sewanya dimasukkan kas desa. Berdasar hasil musyawarah desa, gedungnya dirobohkan karena sudah rapuh. Lalu, pemdes mendirikan kios dan disewakan. “Kami optimistis, di tingkat PT akan menang,” tegas Syamsul. (sgt/c1/irw)


KOMUNIKASI BISNIS

36

Sabtu 21 Januari 2012

Android BigSale di Gadget Show Hi – Tech Mall Hanya di Hi Tech Mall, android dengan harga supersale bisa anda dapatkan hingga 23 Januari mendatang. Selain harga supersale, bonus melimpah juga bisa didapatkan.

Bonus Antigores, Handsfree Hingga USB 3G Modem DIMULAI CPad 701 yang ditawarkan hanya Rp 1,599juta ditambah free USB 3G modem, leather pouch dan protector. Websong Slim memberikan free upgrade ke ginger bread dengan harga Rp 1,150juta. Inforce DM70 ditawarkan Rp 949ribu berbonus leather case keyboard dan microSD 4GB. RealPad RL-P700s memberikan gratis kabel OTG, handsfree dan kabel USB hanya Rp 1,65juta. Tabulet Troy dari Rp 1,599 juta jadi Rp 1,299 juta.

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

Cashback Hingga Ratusan Ribu Rupiah

Internetan Rp 50ribu dan Hadiah Langsung

Samsung Tab 7Plus dari Rp 5,350 juta jadi Rp 5,2 juta. Lenovo IdeaPad K1 dari Rp 5,999 juta jadi Rp 4,099 juta. Merk Cyrus seharga Rp 2,888juta jadi Rp 2,388juta. OlivePad VT200 dari Rp 2,999 juta jadi Rp 2,3juta. Huawei S7 slim Rp Rp 2,999 juta jadi 2,749 juta. Vandroid T2 hanya Rp 1,199juta. Paket PC hemat juga bisa anda dapatkan di pameran ini. Dengan harga mulai Rp 3jutaan, anda sudah bisa membawa pulang paket PC hemat plus monitor LCD. Selain itu BenQ monitor juga memberikan harga terbaiknya untuk LED monitor 16” yang merupakan seri terlaris dengan harga hanya Rp 670.000. Serta dapatkan juga berbagai macam merk printer seperti Epson, Canon mulai harga Rp 400ribuan.

BERINTERNET hemat EVDO unlimited juga bisa anda nikmati dengan harga hanya Rp50ribu di pameran Flexi mobile Broadband Show hingga 23 Januari mendatang. Bahkan di jam – jam tertentu anda bisa mendapatkan promo heboh yaitu hanya Rp 50ribu selama 2 bulan, anda sudah bisa mengakses internet unlimited . Ditambah dengan luckydraw dari modem, PC tablet hingga sepeda motor. Selain bonus – bonus diatas, Hi – tech Mall juga memberikan tambahan hadiah langsung mulai mouse, printer, hingga notebook serta mug exclusive. Jadi segera datang dan dapatkan semuanya hanya di pameran Gadget Show HiTech Mall. Ingat IT, ingat Hi-Tech Mall.

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Supriyadi Residence •

• Rumah + Tanah Sobo•

• WISNU KARYA MEBEL •

• Investasi 2012 •

• Toyota Corona •

• Avanza •

• Daihatsu Diskon •

Promo Supriyadi Residence/KSB utr Roxy tengah kota keperliman smenit, T70/133 295jtan s/d T110/190 400jtan, design free by Mirandta Jasa Design Arsitek&Sipil, HP 082140136614 - 081336142143

Dijual Rmh+Tanah pojok SHM/IMB.LT 256 LB 100+. Cck u usaha (sdh ada tokonya). Lok Perum Sobo Kartika B-01 Bwi, 08123573571

Dibutuhkan tenaga serabutan, usia, jenis kelamin, pendudukan tdk diutamakan. Lebih disukai yang mengemudi+SIM A. Lamaran ke Wisnu Karya Mebel. Jl. Brawijaya 60(depan Polres Bwi)

Menguntungkan, mudah, dijamin legal, aman, keuntungan 50% perthn,min investasi 1jt. Hub 03338926109. Buktikan!.

Jual cepat mobil Toyota Corona Ex Salon ‘91, 42 jt nego, Hub. Hendro 085258510888

Dijual/Oper kredit Avanza silver, Plat DK 1240AA Tipe G. Sdh dpt 21bln, Bagus, Hub. 081233035439

Miliki segera All New Xenia mli 133Jt. Gran Max, Luxio, Sirion, Terios Disc 7Jt. Free GPS+Proses Cpt. Hub: HADI 0815.5970.5555 / 081 233 432 555

• Sobo Permai •

Dijual Rmh Lt 420m, Lb 300m, Dpn SD Model, Padat Pndduk, 5kt+ 3km+ Garasi+Toko. 085854526161, 082132211000. Jm Krja

Dijual Rumah Sobo Permai SHM LT 95m2, 1RT, 1 RKeluarga, 2KMT, hrg 60jt nego, Hub. 082131544294, 085236556444

• Rumah Pinggir Jalan • Dijual Rumah pinggir jalan, Jl. Dr. Soetomo 35 Bwi, Luas 168m. Hub: 081336336853

• Disewakan • Dswkn: Rmh baru, Jl. Thamrin 16 Bwi. KT3, KM3,dapur,RtamudktMasjid&Mall.0811330022

• Rumah + Tanah • Dijual Sgr Rumah + Kebun rambutan luas 8050m2 SHM harga 400jt nego di Pekulo Sumbersari. Pembayaran bisa diatur. Hub: 081554147502 (TIDAK TERIMA SMS ATAS NAMA RADAR BANYUWANGI)

• Sobo Indah Permai • Jual Cpt rumah type 45 Sobo Indah Permai siap pakai sdh renov kramik, pgr, dapur, hrg Rp. 80 jt. Hub: 081336397123

• Rumah 420M2 •

• Property • www.BanyuwangiProperty.com jual beli rumah. Hub Arya 081336659258

• Sutri Garden • Dijual Rmh tipe 140 hrg 375jt berkualitas di perum elite sutri garden. Telp. 03337722222/081249400460

• Sutri Garden• Dijual rmh tipe 90, harga 250 jt super: halus kuat murah buktikan, Perumahan Elite SUTRI GARDEN, telp. 7722222/081249400460

• Genteng Strategis • Dijual Rumah pinggir jalan besar, SHM. 1. Jl. Hasanuddin, L293m2 (11x26m), H 1,7 M; 2. Jl. Gajahmada L484m2 (15x32m), H 3 M. Hubungi: 081358279830

SITUBONDO

• Dijual/Over Kredit•

• Rumah SHM •

Dijual Rmh /over kredit, Perum Permata Husada Gentengan type 36 Full+Garasi +3KT, 087757762866/085331630950

Dijual Rumah SHM, LT 200m2, full bgn, fas lngkap, harga 295Jt nego, 081336967600, Jl. Anggrek VII No 2 Situbondo

• Rumah Villa •

• Dikontrakkan •

Jual Rumah Villa SHM, LT3000 LB75, 50 m stlh Polsek Licin, TP Hub: 081252159595

Dikontrakkan Rmh, bs utk kantor, Jl. Merak (Stb), Hub: 082140758983/5500360

• SECURITY • Dbthkn sgr: A) Calon Tng Security, P (168cm), W (160cm), min SMA sdrjt, usia 18 - 35 th. B) Security brpngalamn min 5 th & memiliki sertifikasi min. Gada Pertama, usia 25 - 45 th. Krm lam ke PT. DAS Cab. Bwi Jl. Budiono No. 42 (komplek PKBR) Telp. 0333 - 411000

• DIBUTUHKAN SEGERA • Perusahaan MAITENANCE LIQUID PETROLIUM yang sedang berkembang membutuhkan SDM yang siap berkarier untuk posisi: 1. Teknisi, 2. Mekanik, 3. Supervisor, 4. Surveyor, 5. Asst Manager, 6. Admin. Persyaratan: 1. Pria atau wanita, 2. Pendidikan terakhir Min. SLTA, D1, D3 dan S1, 3. Usia 18 s/d 35th. Lmaran langsung ke: Jl. Letnan Sanyoto Gg 1 No. 32B (utara Taman Makam Pahlawan) Bwi.

• ADMIN & SALES • Distributor Bahan Bangunan mencari: Admin (wanita) & Sales (Pria). Syarat: Giat, Rapi, Jujur, ulet, pekerja keras, pengalaman diutamakan. CV ke Jl. Adi Sucipto No. 43 Banyuwangi.

• Percetakan • Cetak mug - kaos - pin - gant kunci - jamasbak utk promo toko - kantor - souv ultah&nikah. Hrg murah partai&eceran. Ruko Karibia B-3 Jakgung Suprapto (blk bakso P. Agus) 0333417992, 081913906633

• Internet Tanpa Batas • Bebas kuota, speed tdk turun (up to 2Mbps). 3G/Evdo, 60rb/bln 082141237055

• Honda Jazz • Jual cepat Jazz i-dsi 2004 merah (KM 150rb) manual. Hub: 0333-593092.

• Prima Mobil • Sgr Indent, New Car: ALL NEW AVANZA, New Grand Inova, All New Xenia, New Grand Livina HWS, March, Juke, ALL New Jazz, PU Grandmax, PU L300, FE74PU, PU Mega Carry. Hub 0811301676, 0333411655

• Vitop Jaya •

• Prima Mobil •

Anda telat Bulan??? Solusi cepat & tepat untuk melancarkan haid secara teratur, dlm jangka 3 jam dijamin lancar. Hub: 087857427544

Mercy NE E200'96, Avanza 05,08,10, Xenia 06,07,09, APV 05,07, Khg LSX Solar97, Inova05,06(diesel/bnsn),Krista 1.8'97,Escudo98,Taruna02,Panther New HiGrade99,00,Jazz05,PU SS'09,PU Fut'09.Hub 0811301676, 0333411655

• Loundry Dina •

> BUS MERCEDES BENZ < Dijual Bus Mercedes Benz Plat DK, wrn putih kombinasi, thn 89, harga 45 juta nego. H: 08123603978, 081236013121 TARIF IKLAN B.O.T Rp. 80.000, 2x muat; Rp. 150.000, 6x muat; Rp. 200.000, 10x muat. Maksimal dua baris. Hubungi: Radar Banyuwangi Jalan Yos Sudarso 89-C Banyuwangi Telp./Fax. (0333) 412224/415153

Loundry 3 Jam &1 hr slsi, paket mli 75rb/ bln. Antr-jmpt, fas trlgkp 085 749 262 307

SITUBONDO

• Honda Jazz 05 •

• Geely •

• Dump Truck •

Dijual Honda Jazz GD3 1.5 VTI MT th 2005 abu2 muda mtl hrg 118,5 jt nego, barang istw , Bisa cash/kredit , hubungi: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Geely MX2 1.5 GS MT th 2010 hitam mtl harga 95 jt nego, barang istw, Bisa cash/ kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Dum Truk Colt Diesel 120 PS, harga 105 juta nego, bisa tukar tambah. Hubungi: 082142194111, 081335897888

• Daihatsu Classy 94 •

• Daihatsu Classy 95 •

• Daihatsu Xenia 08 •

Dijual Daihatsu Classy'94 Hijau tosca, Power Str, Power Window, Electr Mirror, Central Lock, AC, Tape, An.sendiri, siap pakai. Hrg 35jt, hub. 081.336.599.309

Dijual Daihatsu Classy '95 Merah Hati. Istimewa, AC, VR, P-Wind, P-Str, Central Lock, Audio DVD+USB. Hrg 38 Jt Nego. Hubungi: 08179678080

Dijual Daihatsu Xenia F600 RV-G MDJJ th 2008 merah mtl hrg 108,5 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Toyota Corolla 01 •

• Toyota Kijang LGX 01 •

• Toyota Twim Cam 90 •

Dijual Toyota Corola tahun 2001, KM 58600, biru metalik, tangan pertama. Rp. 130juta. Hubungi: 08123482216.

Dijual T kijang LGX th 2001 Solar Silver, bisa cash/kredit atau tukar tambah, harga nego. Hubungi: 082142194111 081335897888

Dijual Toyota Twim Cam th 1990, hitam metalik, harga 50 juta. Hubungi: (0333) 415739, 081230612306, barang istimewa & ciamik.

• Toyota Kijang LGX 98 •

• Toyota Avanza 07 •

• Toyota Kijang LSX 02 •

Dijual Kijang LGX’98, biru, pajak panjang, siap pakai. Harga Rp 95 juta (nego). Hubungi: 8123353502

Dijual T Avanza 1.3G VVTI F60 IRM th 2007 biru mtl / qua blue, hrg 127,5 jt nego brg istw Bisa , cash/kredit , hubungi: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Kijang LSX (diesel) th 2002 merah maron, harga 107,5 jt nego brg istimewa, Bisa cash/kredit, hubungi: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Handbag • Grosir & Eceran Handbag Kw1 & super import brsrtifikat, look at www. fashiontrendyshop.com. Hub: 085336014796

• KARYAWAN •

• Rental •

Dbthkn karyawan di bidang: 1. Sopir, 2. Sales Penjualan, 3. Operator Produksi/SMA Listrik. Lmran krm ke: CV. Gracindo Centratama, Jl. Raya Jember -Bwi KM 7 Kedayunan, Kabat, Bwi, T. 0333635423 - 635424

Rental Xenia 2011 murah+Sopir, harian/ bulanan, (0338) 5556665

BANYUWANGI • STNK • BANYUWANGI

BANYUWANGI

Hlg STNK P 3265 WA, an. Ir. Abdul Rachman, al: Jl Brawijaya Gg. Garuda 38 RT4/2 Kebalenan

• Tanah 770m2 •

• Disewakan •

• STNK •

DijualTanah Sertifikat Hak Milik, letak di Bakung - Glagah - Bwi, L 770m2, ditawarkan 400/pk meter. H: 085236655766 / 081349300930

Disewakan toko, strgs, jln besar, LT 700m2 LB360m2, K mandi. listrik 900W, H: 08155917155, Tk Pelangi Jl. Kebalen Rgj

Hlg STNK Minibus P 301 VN a/n. Sujono, Ds Ringinsari Rt 05/Rw 02 Pesanggaran

• Kav/Rumah •

• Rumah & Toko •

Anda Butuh Tanah kav/rumah, lokasi dalam kota, murah, hubungi: Achmad 085859959455, 085236366603

Dijual tk/rmh tkt2, full prabot, strgis, Jl. Kembar, Lt 310/490m, uk.10x13m, marmer, ksn jati. Tk Sriwijaya, Jl Gajah Mada 274 Gtg, Bwi. H. Sugiarto 081233499888, (031)70338181

• Tanah 1450m2 • DijualTanah L. 1450m2, lok. Penataban Giri. Hub: Ester 081331666654, Obed 081216419306 (Cepat, tanpa perantara)

• Tanah & Rumah • Dijual Tanah & Rumah luas 320m2, letak strategis depan pintu masuk ASDP Ketapang Bwi. Hub: 081358436164

• Sawah Tepi Jalan • Dijual cepat Sawah tpi jln 8500m2, 450jt SHM di Ds Rejosari Glagah rata bgs u invest. 15mnt dr kota. 085336262444

• Tanah 8000m2 •

• Ruko 2 Lt • Dijual Ruko 2lt, Jl. Adi Sucipto Bwi, L5x25m, Hdp Timur, Hubungi: Arya 081336659258

SITUBONDO • Ruko Mangaran • Dijual Ruko ukrn: 7x22m, fas: 3 KTdr, Dapur, K. Mandi, Listrik 900VA, H: 081336670171, selatan Balai Desa Mangaran, Stb.

PEMBERITAHUAN Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhati-hati. Bila Anda menerima telepon dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak bertanggungjawab atas semua transaksi yang terjadi selain pemasangan iklan baris secara resmi di Radar Banyuwangi.

• Ruko 2 Lantai •

DijualTnh SHM 2491m2 barat ktr camat Sempu 220 Jt nego, H.08883638770/7724225

• Sawah 10.000m2, H. 375jt• Dijual Sawah dalam kota SHM, luas 10.000m2, 375 juta nego. H: (0333) 424368

• Tanah Kapling • Dijual tanah 10x40 M2 (H. 55 Jt) SHM, Lok. Kebalenan, Dkt Perum Istana Brawijaya, TP Hub: 082141060580.

Dijual Ruko 2 lantai 435m2 SHM, lok Jl. Imam Bonjol 57 Banyuwango. Cocok utk Bisnis/perkantoran. Hubungi: Boby 081332001912, Hadi 081358226569. (TP)

• Toyota Avanza 08 •

Dijual Avanza 08 G Silver harga 132,5 juta nego. Bisa cash/kredit atau tukar tambah. Hubungi: 0821242194111. 081335897888


Sabtu 21 Januari 2012

41

RADAR SOCIETY

PANITIA: Zainal Arifin Salam M.Pd.I (tengah) diapit Ketua dan Sekretaris Caretaker PC Ansor Banyuwangi, Hendro Tri Subiantoro dan Sukron Makmun.(berkacamata), Sekretaris DPC PKB Khusnan Abadi (paling kiri) dan Ketua MWCNU Rogojampi, H. Nanang Nur Ahmadi.

FOTO-FOTO: ABDUL AZIZ/RaBa

KOMPAK: Jajaran Rais Syuriah dan Tanfidziah PCNU, pengurus harian DPC PKB, Bupati Banyuwangi dan Ketua DPW PKB Jatim, menyanyikan Mars PKB kemarin.

582 Pengurus PAC PKB Dilantik

ORASI: KH.Maskur Aly

SAMBUTAN: Bupati Anas.

MELANTIK: Ketua DPW PKB Jatim Abdul Halim Iskandar saat melantik jajaran PAC PKB se-Banyuwangi.

PURWOHARJO - Pelantikan Pengurus Anak Cabang Pertai Kebangkitan Bangsa (PAC PKB) se-Banyuwangi yang dilaksanakan di halaman Pondok Pesantren Daru Falah, Desa Bulurejo, Kecamatan Purwoharjo, berlangsung sukses kemarin. Acara yang dirangkai dengan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Banyuwangi itu dihadiri lengkap oleh 582 pengurus PAC PKB se-Banyuwangi yang dilantik. Selain para pengurus yang dilantik, acara tersebut juga terlihat sukses dengan hadirnya ribuan simpatisan partai berlambang bola dunia dikelilingi sembilan bintang tersebut. Bukan hanya itu, jajaran PCNU Banyuwangi juga hadir lengkap. Tampak Rais Syuriah KH. Hisyam Syafaat, Ketua Tanfidziah KH. Maskur Ali, dan Wakil Ketua Tanfidziah KH. Ali Maki Zaini, serta sejumlah kiai dan pengasuh pesantren. Begitu juga dengan jajaran DPC PKB Banyuwangi, Ketua Dewan Syuro KH. Masruhin Aba Hidayat dan Ketua Tanfidziah HM. Joni Subagiyo, SH.,MH., Sekretaris

Tanfidziah H. Khusnan Abadi, M.Pd.I. Acara yang dihadiri langsung oleh Ketua DPW PKB Jatim, H. Abdul Halim Iskandar, itu juga dihadiri oleh empat anggota DPRD dari PKB, yaitu Gus Munif Syafaat, Zainal Arifin Salam, M. Taufik dan Ana Annisa. Mereka membaur bersama para kader dan simpatisan PKB Banyuwangi. Selain itu, Satgas PKB dan jajaran pengurus badan otonom (Banom) NU seperti Fatayat, Muslimat, GP Ansor, IPNU dan IPPNU, terlihat meramaikan acara tersebut. Ketua Panitia Pelantikan PAC PKB se Banyuwangi, dan Muskercab PKB, Drs. H. Zainal Arifin Salam, M.Pd.I., mengatakan, suksesnya acara tersebut tak lepas dari kompaknya kerjasama di antara panitia. Selain itu, acara tersebut bisa sukses juga tak lepas dari dukungan semua pihak, khususnya jajaran DPC PKB, PCNU dan Bupati Banyuwangi, H. Abdullah Azwar Anas. “Kita tentu bersyukur kepada Allah Swt dan terimakasih kepada semua pihak, karena acara pada sore hari ini bisa berlangsung sukses,” kata H. Zainal Arifin Salam, M.Pd.I ditemui di lokasi acara kemarin.

BANOM NU: Ketua Fatayat NU Mafruhatin Nikmah (dua dari kiri) dan jajarannya.

Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi itu menambahkan, bahwa usai acara pelantikan tersebut, malam harinya dilanjutkan dengan Muskercab yang di dalamnya membahas beberapa hal. Di antaranya, adalah membahas tentang ke organisasi, yang meliputi sistem kerja organisasi, penguatan jati diri organisasi dan kaderisasi di DPC PKB Banyuwangi. Selain itu, juga membahas tentang garisgaris program DPC PKB Banyuwangi, yang meliputi manajemen partai, konsolidasi partai dan hubungan kelembagaan, penataan konstituen dan pemenangan pemilu legislatif dan eksekutif. Materi lainnya adalah dua rekomendasi, yaitu internal yang meliputi penguatan kelembagaan dan persiapan pemilu, sedang eksternal meliputi bidang pemerintahan, ekonomi, politik dan hukum, agama, pendidikan serta kebudayaan. “Semua materi tersebut akan kita bahas dalam musykercab,”tandas H. Zainal Arifin Salam, yang juga Ketua Pimpinan Cabang Lembaga Pendidikan Maarif NU Banyuwangi, itu. (azi/adv/als)

KETUA DPC PKB: Joni Subagyo.

PELANTIKAN: Jajaran Dewan Syuro dan Tanfidziah PAC PKB mengikuti pelantikan.

BALJEBOL BALI

JEMBER

BONDOWOSO

LUMAJANG

PGRI Desak Hak Guru Diberikan

KRIMINALITAS

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

KORBAN PENJAMBRETAN: Sriwati menjadi korban penjambretan di jalan Wuluhan menuju Puger, tepatnya di Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger.

Pulang Belanja, Dijambret JEMBER – Aksi penjambretan kian marak terjadi di wilayah Polres Jember. Kali ini pelaku penjambretan beraksi di wilayah Polsek Puger, Jember. Korbannya adalah Sriwati, 26, warga Dusun Krajan, Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan. Aksi penjambretan terjadi sekitar pukul 13.00 di area persawahan Jalan Wuluhan menuju Puger, tepatnya di Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger. Aksi penjambretan ini terbilang nekat karena dilakukan saat siang hari dan jalanan masih cukup ramai. Kejadian ini bermula saat Sriwati yang mengendarai sepeda motor Honda Supra Nopol DK 2019 MF baru saja pulang dari belanja gelas di Pasar Puger. Lokasi penjambretan hanya berjarak 500 meter dari warung tempat korban berjualan di Dusun Krajan Desa Lojejer Wuluhan. Saat itu, pelaku yang mengendarai sepeda motor Vixion warna silver memepet korban dan meminta agar menepi. Pelaku menggunakan sepeda motor tidak dilengkapi dengan plat nomor, sedangkan yang membonceng menggunakan helm teropong dengan jaket warna cream. Setelah korban minggir, pelaku yang dibonceng langsung beraksi dan menarik kalung korban senilai Rp 900 ribu. Korban yang ditarik kalungnya langsung terjatuh dari sepeda motor. Sedangkan barang yang dibawanya, yakni dua dus gelas yang baru dibeli, jatuh ke jalan. Korban langsung menjerit dan berteriak-teriak ketika mengetahui jadi korban penjambretan. “Jambret ... jambret,” teriak korban. Wartawan koran ini yang berada di depannya sempat mengetahui aksi penjambretan tersebut. Sayangnya, saar wartawan koran ini melakukan pengejaran, pelaku yang mengendarai sepeda motor langsung memacu kendaraan cukup kencang hingga wartawan koran ini kehilangan jejak. (jum/ram/wnp/jpnn)

RADAR JEMBER/JPNN

SEBULAN RUGI Rp. 1 M. PAD dari bahan galian C alias pasir periode ini dipastikan menurun.

PAD Pasir Dipastikan Anjlok LUMAJANG - Pendapatan asli daerah (PAD) dari bahan galian C (pasir ) dipastikan menurun. Itu terjadi karena menjamurnya tempat penampungan sementara (biasa disebut juga pok-pokan) pasir di sejumlah tempat di Lumajang. Setidaknya, hingga saat ini sudah ada 18 pok-pokan yang beroperasi dan hanya empat saja yang mengantongi izin. Menjamurnya pok-pokan tersebut dipastikan akan menurunkan potensi pendapatan daerah (PAD) dari pasari pada periode ini. Sebab, pemerintah akan kesulitan menarik pajak karena asal muasal pasir di sejumlah pok-pokan tersebut tidak jelas. Apakah dari penambangan legal atau ilegal. Kabag Ekonomi Pemkab Lumajang Nurul Huda, menjelas-

kan purunan potensi pendapatan dari pajak pasir tersebut terjadi karena mayoritas pengusaha pok-pokan tidak mengantongi izin. Pemerintah sendiri enggan mengeluarkan izin jika si pengusaha tidak memiliki izin usaha pertambangan (IUP). “Pemerintah tidak bisa mengeluarkan izin kalau tidak mempunyai IUP,” katanya. Karena tidak mengantongi izin, pemerintah kesulitan untuk melakukan penarikan pajak. Sebab, pasir yang asal usulnya tidak jelas tidak bisa ditarik pajak. “ Perolehan pajak tahun ini pasti turun,” katanya. Berapa potensi pendapatan pajak yang hilang? Dia mengkalkuliasi, setidaknya setiap harinya ada seratusan truk tronton pasir yang dibawa keluar dari Lumajang. Jika dihitung selama

30 hari, kurugian PAD bisa mencapai satu miliar lebih. Selama ini, pemerintah memang menggunakan sistem self assessment untuk menarik pajak pasir. Sistem ini merupakan sistem perpajakan yang yang memberikan kepercayaan dan tanggung jawab kepada Wajib Pajak untuk menghitung, memperhitungkan, membayar dan melaporkan sendiri pajak terutang. Akibatnya, pemerintah tidak bisa melakukan penghitungan pajak kepada para penambang jika tambang pasir yang dihasilkan dengan cara illegal. Berbeda dengan sistem portal Mutiara Halim. Meski pasir yang dihasilkan illegal, truk-truk pasir tetap membayar saat melintas di portal pasir milik PT Mutiara Halim.(wan/wah/jpnn)

BONDOWOSO – Harapan para guru agama SD untuk segera mendapatkan tunjangan sertifikasi tampaknya sudah membuncah. Para guru menilai, Kemenag tidak memiliki alasan kuat untuk tidak mencairkan sertifikasi. Untuk itulah, ratusan guru agama tersebut juga meminta bantuan PGRI. Selain itu, mereka juga berencana untuk meminta langsung penjelasan dari Kanwil Kementerian Agama Surabaya. Sukarni, ketua Forum Komunikasi Guru Agama lulusan sertifikasi 2010 mengatakan, pihaknya menemukan fakta baru bahwa sebenarnya tunjangan sertifikasi harus segera dicairkan. Fakta tersebut tertuang dalam peraturan Menteri Agama no 73 tahun 2011. Dalam lampirannya, peraturan tersebut menyatakan bahwa tunjangan profesi dan bantuan tunjangan profesi guru atau pengawas dibayarkan mulai Januari tahun berikutnya. Pembayaran tersebut terhitung sejak tanggal yang bersangkutan dinyatakan lulus sertifikasi guru. Menurutnya, fakta tersebut bahka sudah dipertanyakan oleh guru di kantor Kemenag Bondowoso. Kendati begitu, Kemenag tetap bersikukuh untuk tidak mencairkan tunjangan sertifikasi ratusan guru

tersebut. “Bahkan ada staf dari Mapenda yang menyatakan bahwa sertifikasi hangus,” tambahnya. Pernyataan hangusnya tunjangan sertifikasi tahun 2011 tersebut tentu memantik persoalan baru. Guru tidak terima dengan hal itu. Apalagi, selama menunggu pencairan tunjangan sertifikasi tersebut, sudah banyak yang dikorbankan oleh guru. Salah satunya adalah pemotongan tunjangan sebesar Rp 250 ribu per bulan. Sukarni menjelaskan, sejak Januari tahun 2011, para guru agama yang lulus sertifikasi tahun 2010 sudah tidak lagi menerima tunjangan sebesar Rp 250 ribu tersebut. Hal itu justru menjadi ironis, ketika tunjangan sudah dipotong, sertifikasi ternyata juga tidak cair. Untuk itulah, saat ini para guru sedang merapatkan barisan dan berkonsultasi dengan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) PGRI Bondowoso. “Kalau tetap tidak ada penyelesaian di Bondowoso, kita akan terus berjuang ke Kanwil bahkan sampai ke pusat,” tambahnya. PGRI sendiri juga memberikan perhatian serius terhadap persoalan ini. Organisasi profesi guru ini menganggap bahwa tunjangan sertifikasi adalah hak guru yang harus dicairkan. (esb/hdi/jpnn)


42

Sabtu 21 Januari 2012

Dita-Dinda All Out Demi PON BANYUWANGI - Perjuangan duo srikandi pencak silat Banyuwangi, Dita Amalia dan Dinda Maulidya Wulandari, menembus babak utama PON akan ditentukan di Nusa Tenggara Barat. Bertarung di babak kualifikasi bertajuk Pra-PON, kedua pesilat asli Bumi Blambangan itu akan menjajal kemampuannya berlaga di ajang multi even di Pekanbaru mendatang. Duo srikandi pencak silat Banyuwangi itu akan tergabung dalam kontingen Jawa Timur. Pengprov IPSI Jawa Timur akan memboyong sedikitnya 14 pendekar ke arena Pra-PON. Delapan pendekar di antaranya adalah putra. Mereka akan berlaga di kelas A hingga I.

Enam pendekar putri, di antaranya adalah Dita dan Dinda. Kedua pesilat yang ngebet hengkang dari Banyuwangi itu akan berlaga di kelas A dan B. Rinciannya, Dita Amalia di kelas A dan Dinda Maulidya Wulandari di kelas B. Lolos ke babak utama PON adalah impian yang ingin mereka wujudkan. Selain menjalani pemusatan latihan di dalam dan luar negeri, Dita dan Dinda juga meminta doa dan dukungan semua insan pencak silat. “Saya mohon doa restu agar bisa tampil maksimal dan lolos ke babak utama,” pintanya. Babak Pra-PON dijadwalkan akan dilaksanakan 23 Januari mendatang. Lombok adalah kota penyelenggara. Kota itulah yang akan menjadi

Kirim saran, kritik, dan dukungan demi kemajuan Persewangi melalui SMS ke nomor: 087806607000 (HANYA TULISAN YANG TIDAK MENGHUJAT AKAN DIMUAT)

Tolong Bantu Persewangi, Kang Kang Anas, mohon perhatikan Persewangi. Kalo APBD gak ada, ya tolonglah buatkan surat sakti buat pengusaha2 yang cari makan di Bumi Blambangan ini. Sebagai orang nomor satu di Banyuwangi, hanya Anda yang bisa membantu tim kebanggaan masyarakat Banyuwangi. Hidup Banyuwangi. 08525808969

Utamakan Pemain Lokal Jangan mengandalkan pemain asing. Utamakan pemain lokal. Pemain local lebih baik dari pada pemain asing. D Kariska Ardiansyah – 087806501938

Perhatikan Juga Kesejahteraan Persewangi Buat Pak Anas pintar. Tapi sebatas pembangunan saja. Aspal saja diurusi. Tapi kesejahteraan Persewangi gak kelihatan nyatanya. Tapi semangat terus Persewangi. Q mendukungmu selalu. Arek RusTIDA – 085336092396

Ternak Talenta Muda Banyuwangi dikenal gudangnya pemain muda, mengapa tidak saja fokus pembinaanya? Anggap saja ternak talenta2 muda, sama2 mulia bro. 081234817419

Peran da Silva Masih Kurang Persewangi tambah pemain tengahnya dong, peran Da Silva kurang kontribusi buat tim. Cari playmaker yang handal. Yang mampu memanjakan Jin Jun dan Boros. KIYI Bonek – 08193483213

Lemah di Sayap dan Bek Kanan Persewangi harus segera berbenah dalam menentukan komposisi pemain di lapangan. Yang perlu dibenahi sayap dan bek kanan yang selalu dicecar pemain lawan dan jadi kelemahan pertahanan. Di lini depan lebih baik di isi dengan Dede Hugo dan Marzuki. Jin Jun ditarik ke belakang sebagai penyerang lubang. 087806665150

Polisi Seperti Anak Gawang Ayolah Pak Anas. Jangan mengumbar janji, kalo Persewangi tidak dibantu dana APBD kabupaten. Stadion kebanggaan Banyuwangi itu saja pembangunannya dilanjutin lagi, biar aparat kepolisian gak seperti anak gawang yang nonton di dalam lapangan. Emangnya liga tarkam. Laros Penataban – 087755860567

Jangan Setengah Hati Buktikan. Persewangi pasti bisa. Jangan ngomong Laros, kalau dukungannya setengah hati. Bravo Persewangi Suseno Sumberberas – 085230531965

Kapan Laros Jual Stiker? Untuk pengurus Laros, buatlah stiker berlogo Laros, untuk dijual di jalan raya, seperti Arema, demi menghidupi Persewangi. Laros Penganjuran 083847102789

Jangan Hanya Asal Berkacalah wahai Persewangi. Jangan harap Persewangi jadi ancaman untuk kota lain kalo pengurus dan pemainnya asal2an (asal nyari, asal bentuk, asal jadi, asal ada, asal main, asal janji) Mitra Arshavin – 081934816785

Andalkan Kekompakan Ayo Persewangi, tunjukkan kualitasmu dalam bermain. Andalkan akurasi passing dari kaki ke kaki dan kekompakan dalam bertahan maupun menyerang. Roy Blokagung – 085655896623

Tetap Semangat Ayo Persewangi, kamu pasti bisa. Dengan usaha yang keras disertai dukungan doa dari warga Banyuwangi, harus tetap semangat semangat semangat. cayo cayo cayo gol gol gol ale ale ale minum ale ale setelah latihan uenak tenan rek. Refi Jajag – 081945193470

Mung Nguweni Sitik Paribasan isun wong nomor siji ring Banyuwangi, Oseng sun gegem tangan isun, sing sun tutup matanisun, sing sun kunci cangkemisun, tapi isun mung tukang cukur, mung iso nguweni ithik tapi gede dukungan isun ambi siro Persewangi, ayo berjuang Bintoro P”99 – 082141054788

Red Devil Banyuwangi Persewangiku berjuanglah sampai titik darah penghabisan, Kami Larosmania selalu jenggirat tangi untukmu. JadilahThe Red Devilnya Banyuwangi 085234611518

DOK.RaBa

Dita Amalia

DOK.RaBa

Dita Amalia

saksi berjibakunya pesilat Jawa Timur, termasuk Dinda dan Dita, dalam mewujudkan mimpi dan ambisi. (nic/c1/als)

Jadi Ajang Pemantauan Pendekar Kejurkab IPSI Digeber Tadi Malam BANYUWANGI - Kejuaraan pencak silat antar pelajar tingkat Kabupaten Banyuwangi sudah ditabuh tadi malam. Even yang dipusatkan di GOR Tawang Alun, Banyuwangi, itu dijadwalkan berlangsung hingga 28 Januari mendatang. Ada 350 pendekar dari 12 perguruan yang turut ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Dalam kejurkab kali ini, IPSI Banyuwangi akan mempertandingkan beberapa kategori, yaitu kelas seni, tanding, tunggal, regu, dan ganda. Kejurkab kali ini dibagi dalam beberapa tingkatan; tingkat SD, SMP, dan SMA. “Jadi, ada tiga tingkatkan dengan beberapa kategori yang dimainkan,” beber

Mukayin, sekretaris IPSI Banyuwangi. Di tingkat SD, penyelenggara menggelar delapan kelas pertandingan, mulai kelas A hingga H. Di tingkat SMP, penyelenggara melakukan sedikit revisi atas jumlah kelas yang dipertandingkan. Sebelumnya, yang akan dimainkan adalah tujuh kelas. Setelah dilakukan evaluasi, kelas yang dipertandingkan di tingkat SMP ditambah menjadi dua kelas. Sehingga, ada sembilan kelas yang akan dipertandingkan, yaitu dari A hingga I. “Dua kelas yang ditambah adalah H dan I,” imbuhnya. Even itu digelar atas beberapa tujuan. Selain amanah organisasi, kejurkab tersebut merupakan ajang pemantauan atlet untuk proyeksi beberapa kejuaraan regional Jawa Timur sepanjang 2012. (nic/c1/als)


Sabtu 21 Januari 2012

BERITA UTAMA

43

HALAMAN SAMBUNGAN

Anak Korban Disabet Celurit ... ■ JURAGAN... Sambungan dari Hal 33

Di dalam kamar, kawanan perampok mengobrak-abrik lemari pakaian. Untuk melancarkan aksi, mereka juga mengancam istri korban agar tidak berteriak. “Gelang dan kalung istri saya seberat 15 gram di dalam lemari mereka ambil,” ungkapnya. Tidak cukup sampai di situ, seorang perampok memasuki

kamar Edi Hermanto, 21, anak pertama korban. Celakanya, pria bersenjata celurit itu langsung menyabetkan senjata tajam itu ke tubuh Edi. Saat itu, Edi terjaga dari tidurnya karena mendengar suara gaduh di dalam rumahnya. Beruntung, pemuda itu mengelak. “Saya terbangun karena mendengar suara gaduh. Tetapi, saya tidak berani keluar kamar, karena mengira bapak dan ibu sedang bertengkar,” cerita pemuda

berambut cepak tersebut. Sesaat kemudian, seorang perampok lain menyusul ke kamar Edi. Pria yang mengenakan cadar itu mengambil dompet berisi uang tunai Rp 250 ribu dan handphone (HP) milik Edi. “Isinya saja yang diambil, dompetnya dibuang di kamar saya,” tutur Edi. Selanjutnya, para penjahat itu mengobok-obok kamar Dandy Irawan, 13, putra kedua korban. HP beserta saldo vou-

cher pulsa elektrik sebesar Rp 500 ribu milik siswa SMP itu tidak luput jadi jarahan. Menurut Suyono, dia dan anggota keluarganya tidak mengetahui ke arah mana para perampok itu pergi setelah mengobrak-abrik rumahnya. Sebab, dia baru beranjak dari kamar sekitar lima menit setelah kawanan itu pergi. “Yang saya lihat, saat empat orang masuk ke rumah saya, ada satu orang yang berjaga di depan pintu. Ke

Dibangun Kemenhub Mulai 2012 ... ■ DITAMBAH... Sambungan dari Hal 33

Dermaga baru itu akan dibangun di sisi utara pelabuhan. Saat ini, lokasi pembangunan dermaga itu masih digunakan sebagai lahan parkir pengantar penumpang, karyawan IF, dan karyawan perusahaan pelayaran. Semula, pemerintah pusat akan merenovasi dermaga pontoon di Pelabuhan Ketapang menjadi dermaga MB. Namun, dalam perjalanannya, renovasi itu tidak jadi dilakukan. Kemenhub malah membangun dermaga MB baru. Renovasi dermaga pontoon akan dilakukan setelah pembangunan dermaga MB yang baru sudah selesai. Selama pembangunan derma-

ga MB dilakukan, dermaga pontoon tetap dioperasikan seperti hari biasa. Kepala IF Ketapang Supriyanto melalui Manajer Operasional Saharuddin Koto membenarkan bahwa ada rencana pembangunan dermaga MB baru. Anggaran pembangunan dermaga MB itu disediakan APBN 2012. “Yang bangun bukan PT. Indonesia Ferry, melainkan pemerintah pusat melalui APBN,” terangnya kepada RaBa kemarin. Tidak hanya anggarannya, yang menyiapkan desain dermaga juga pusat. Tempat parkir pengantar penumpang sudah masuk dalam rancangan pembangunan dermaga baru itu. Lahan parkir yang ada saat ini,

mulai tahun ini akan digunakan sebagai lokasi pembangunan dermaga baru. “Kita belum tahu di mana lokasi parkir yang baru. Yang jelas, nanti akan ada penggantinya,” jelasnya. Saat ini, IF memiliki dua dermaga MB, satu dermaga pontoon, dan tiga landing craft machine (LCM). Dermaga MB dan pontoon melayani sandar 17 kapal, sedangkan dermaga LCM melayani 17 kapal. Total kapal yang beroperasi di Selat Bali adalah 34 kapal. Meski demikian, kapal-kapal yang bersandar di dua dermaga itu tak beroperasi semua setiap hari. Yang beroperasi normal setiap hari di masing-masing dermaga hanya 14 kapal. Secara bergilir, kapal beristirahat

secara rutin setiap minggu. Dengan 14 kapal yang beroperasi per hari, lama antre kapal yang akan masuk dermaga adalah 15 menit per kapal. Kalau 17 kapal itu dioperasikan, maka lama antre masuk dermaga akan bertambah lama. Berapa anggaran pembangunan dermaga baru itu? Saharuddin mengaku tidak tahu persis nilainya. Namun, informasi yang berhasil dihimpun koran ini menyebutkan, pembangunan dermaga MB itu akan menelan anggaran Rp 40 miliar. Hanya saja, tahun ini anggaran yang dikucurkan Rp 10 miliar saja. Pembangunan dermaga itu akan dilakukan secara bertahap. (afi/c1/irw)

Polisi Selidiki Keberadaan Laptop ... ■ LOKASI... Sambungan dari Hal 33

Namun, sebetulnya hantaman cobek itulah yang menyebabkan korban tewas. Bekapan selimut dan bantal itu hanya untuk menyamarkan kondisi korban. Sebab, korban ngorok akibat hantaman tersebut. Selain itu, tersangka juga mengeraskan volume televisi. Berdasar rekonstruksi kemarin, WEW tega menghabisi nyawa Bayu setelah adu mulut. Saat pembunuhan terjadi sekitar pukul 05.30 Minggu (8/ 1) itu, sebenarnya pembantu di rumah Bayu sudah bangun dari tidur. Bahkan, pembantu wanita tersebut tengah mengepel lantai. Namun, pembantu itu mengaku tidak men-

dengar dan tidak mengetahui yang tengah terjadi di kamar majikannya. Setelah berhasil menghabisi korban, tersangka pergi mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion milik korban. Sebelum pergi, dia mengunci pintu kamar dari luar. Selain motor, dia juga membawa HP korban. Dikonfirmasi saat mengikuti proses rekonstruksi, Kapolsek Rogojampi Kompol Bagio SP mengatakan, rekonstruksi tersebut dilakukan untuk mempertajam hasil pemeriksaan terhadap tersangka. “Hasil rekonstruksi ini akan memperkuat bukti-bukti di persidangan kelak. Oleh karena itu, kita harus memiliki gambaran yang jelas tentang pembunuhan ini,” tegasnya di sela-sela rekons-

truksi kemarin. Bagio mengungkapkan, motor korban yang digadaikan di Wonosobo, Jawa Tengah, sudah diamankan. Namun, HP korban, Bagio mengaku kesulitan melacaknya. Sebab, tersangka telah menjualnya dalam perjalanan menuju Wonosobo. “Ketika kita dalam perjalanan dari Wonosobo setelah menangkap tersangka, kita sudah berusaha melacak keberadaan HP itu. Namun, tersangka lupa di mana dia menjualnya. Sebab, dia menjual HP itu di perjalanan,” papar kapolsek. Sementara itu, laptop milik korban yang raib ketika peristiwa berdarah itu terjadi, lanjut Bagio, keberadaannya masih diselidiki. Sebab, tersangka

mengaku tidak membawanya. “Perihal laptop masih dalam proses,” cetusnya. Sementara itu, kemarin polisi sengaja memindah lokasi rekonstruksi. Rekonstruksi tidak dilakukan di rumah korban yang menjadi TKP, melainkan di sebuah rumah di sekitar Mapolsek Rogojampi. Pemindahan tersebut dilakukan demi kelancaran proses rekonstruksi. Selain itu, juga untuk menghindari kedatangan masyarakat dalam jumlah banyak. “Kalau kita gelar di TKP (rumah korban), ditakutkan rekonstruksi tidak berjalan lancar. Pemindahan lokasi rekonstruksi ini untuk mengantisipasi adanya hal-hal yang tidak diinginkan,” tandas Bagio. (gil/c1/irw)

Terpaksa Gerilya Mencari Utangan ■ BARU... Sambungan dari Hal 33

Tetapi, ada juga yang menukar buah durian yang sudah dibeli karena rusak. “Kalau busuk ya aku ganti,” kata Bu To kepada pembelinya. Durian yang dikembalikan itu tidak terlalu besar ukurannya. Tetapi, pembelinya minta diganti dengan durian yang tergolong besar. “Yang besar itu harganya Rp 45 ribu. Jangan ditawar lagi, aku lagi kesusahan ini. Uangku Rp 2,2 juta dibawa orang,” keluh Bu To kepada pembeli itu. Itulah sekilas kegiatan Bu To, penjual buah-buahan yang mangkal di trotoar pojok pertigaan Jalan RA. Kartini (depan kantor PLN). Di tempat itu, kebetulan hanya dia yang jualan buah, sehingga pem-

beli cukup ramai. “Waktu kena gendam, pembelinya juga agak banyak,” kenangnya. Perjalanan hidup Bu To ternyata berliku. Perempuan tersebut mengaku sudah puluhan tahun berjualan buah di tempat yang tidak menentu. Dia pernah jualan di sekitar trotoar Taman Blambangan. “Diusir Satpol PP dan pindah di tempat ini,” katanya. Dari keterangan Sufyan, warga di sekitar tempat jualan Bu To, wanita itu jarang pulang ke rumahnya. Rumahnya di Lingkungan Krajan, Kelurahan Bulusan. Biasanya, kalau malam hari, perempuan itu menginap di sekitar Pasar Banyuwangi. “Bu To sudah tidak punya suami dan anaknya hanya satu,” jelasnya. Bu To yang pekerja keras itu sebenarnya bukan hanya jualan buah. Bila dagangannya sepi pembeli, kadang dia juga menarik becak. “Orangnya cukup ulet.

Meski usianya sudah agak tua, tapi masih kuat menarik becak,” tuturnya. Gara-gara kena gendam dan uangnya Rp 2,2 juta amblas, pedagang kecil itu kini kelimpungan. Apalagi, saat ini sudah waktunya menyetor uang kepada juragan durian yang memberinya dagangan. “Untungnya, juragan durian bisa memahami, sehingga mau memberi tenggang waktu pembayaran,” ujarnya. Meski diberi tenggang waktu pembayaran, Bu To belum tenang. Apalagi, uang setoran Rp 2,2 juta itu tergolong banyak. Untuk menutupi utangnya, dia terpaksa bergerilya mencari utangan kepada sejumlah kenalan. “Ini tadi Bu To pamit mau mencari utangan untuk setoran durian. Uang setorannya hilang semua,” seloroh Sufyan. (c1/irw)

SIGIT HARIYADI/RaBa

BERANTAKAN: Suyono menunjukkan kamarnya yang semrawut usai dirampok, kemarin pagi.

kejahatan di wilayah hukumnya itu. “Semoga pelakunya segera tertangkap,” harapnya. Sementara itu, Edi khawatir kejadian serupa akan menimpa

keluarganya di waktu mendatang. Sebab, rumahnya berada di sekitar persawahan. “Jarak rumah saya dengan tetangga cukup jauh,” katanya. (sgt/c1/irw)

Juara Dapat Trofi dan Tabanas ■ DIIKUTI... Sambungan dari Hal 33

Hamami menambahkan, Gerakan Gemar Membaca dilaksanakan di jalur car free day di depan Taman Makam Pahlawan, Jalan Ahmad Yani. Untuk mempermudah pendistribusian soal dan lembar jawaban, panitia menyediakan sekretariat di SDN Penganjuran (SDN Brawijaya), Banyuwangi. “Pe-

serta yang dikelompokkan per kecamatan bisa langsung mengambil soal dan lembar jawaban di sekretariat yang telah ditetapkan panitia itu,’’ jelasnya. Bermacam hiburan akan ditampilkan dalam Gerakan Gemar Membaca tersebut. Ada drum band SDN 1 Lateng, tarian dan gamelan SDN Kepatihan, band SDN 4 Penganjuran, dan kesenian patrol dari SDN Model. Semua hiburan

itu merupakan kreasi sekolah. Peserta Gerakan Gemar Membaca dari Kecamatan Banyuwangi tercatat paling banyak. Tidak tanggung-tanggung, 3500 siswa SD siap dikerahkan. “UPTD Pendidikan Banyuwangi siap sukseskan Gerakan Gemar Membaca ini dalam rangka mendukung Program Banyuwangi Cerdas,’’ tegas Kepala UPTD Pendidikan Banyuwangi, Nurhamim SPd, MSi. (even/c1/irw)

Dewan Mendesak Tuntaskan Kasus JLT ■ DEWAN... Sambungan dari Hal 33

Perwakilan 15 KK yang belum mendapat tempat tinggal juga diundang. Ketua RT 1 Aman Wahyudi dan tokoh masyarakat Suwarno juga dihadirkan. Tak ketinggalan, Kapolsek Blambangan AKP Ary Murtini dan wakil Makoramil Banyuwangi juga hadir. “Masalah ini harus diselesaikan secara kekeluargaan,” pinta Basuni, anggota Komisi I. Warga yang tergusur proyek JLT sebenarnya sudah disediakan lahan baru. Lahan seluas 6.000 meter persegi itu berada di RT 1, Kelurahan Mandar. Tetapi, warga RT 1 menolak kedatangan 15 KK

itu. Alasannya, banyak warga di RT 1 yang juga tidak punya rumah. “Warga RT 1 sendiri banyak yang belum punya rumah, kok,” tukas Aman, ketua RT 1. Sampai saat ini, jelas Aman, warga RT 1 yang belum memiliki lahan tempat tinggal adalah 48 KK. Hingga kini masih ada warga yang mengaku belum punya tempat tinggal. “Warga yang tidak punya lahan masih banyak yang melapor ke rumah saya,” ungkapnya. Sikap warga RT 1 yang menolak kedatangan 15 KK itu membuat kasus tersebut berkepanjangan. “Warga RT 1 dan 15 KK itu sebenarnya samasama tidak punya hak atas lahan yang diperebutkan, karena

lahan itu milik pemerintah,” tandas Suminto, anggota Komisi I, dengan suara lantang. Lantaran lahan itu milik pemerintah, usul Suminto, maka harus dibagi rata. Semua lahan harus bisa dimanfaatkan bersama-sama untuk tempat tinggal. “Tidak boleh ada yang dobel-dobel. Harus adil dan pembagiannya merata,” sarannya. Untuk menyelesaikan masalah tersebut, Komisi I merekomendasikan eksekutif segera membagi lahan di RT 1, Kelurahan Mandar. Pembagian harus diatur secara adil dan tidak boleh ada yang memonopoli. “Semua biar dapat, maka harus dibagi secara adil,” desak Suminto. (abi/c1/irw)

TA dan RSM Beda Jaringan ■ LAGI... Sambungan dari Hal 44

Total uang yang diminta Rp 15,3 juta. Rinciannya, Rp 10 juta diterima RSM pada awal pertemuan, dan Rp 750 ribu dan Rp 1,7 juta pada pertemuan lanjutan. Bahkan, kata Lutfi, RSM juga meminta dana untuk pelatihan prajabatan senilai Rp 2,8 juta. ‘’Jadi, menurut saya itu sudah kelewat batas. Untuk itu, kami langsung memberikan pembinaan,’’ tegasnya.

Apakah kasus RSM terkait jaringan TA, Lutfi menegaskan tidak ada. Kata Lutfi, dua oknum PNS tersebut tidak saling mengenal. “TA dan RSM tidak terkait. Mereka punya link (jaringan) sendirisendiri,’’ tegas pejabat asal Kecamatan Srono, Banyuwangi, itu. Diberitakan sebelumnya, penyidik Polres Situbondo mengusut penipuan berkedok pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Korbannya adalah Lukman Candra Hadi, 28. Warga Perumnas Gudang,

Desa/Kecamatan Asembagus, itu mengaku ditipu oknum PNS berinisial TA. Sehari-hari TA berdinas di salah satu kantor kecamatan di Situbondo. Korban sudah menyetor puluhan juta rupiah kepada TA. Total uang yang diserahkan senilai Rp 35 juta. Uang tersebut diberikan kepada TA pada Agustus 2009. Uang sebesar itu sebagai pelicin menjadi PNS. Namun, ditunggu hingga lebih dari dua tahun, janji TA itu tak ada buktinya. (ton/c1/aif)

Orgil Seliweran di Pasar Benculuk

Sampah Menumpuk di Meja DPRD B ANYUWANGI -Budaya tertib dan bersih di gedung DPRD Banyuwangi, tampaknya belum berjalan baik. Hal itu bisa dilihat di salah satu ruang komisi, yang tampak dalam gambar ini. Setelah menggelar sidang komisi, kotak bekas makanan ringan ditumpuk begitu saja. Kesannya sengaja dibiarkan di atas meja sidang. Bagaimana ini? (abi/irw)

mana mereka pergi, kami sekeluarga tidak tahu. Kami takut, jika membuntuti mereka, kami akan dilukai,” jelentrehnya. Singkat kata, beberapa menit kemudian Suyono dan Edi melapor ke Mapolsek Srono. Petugas yang menerima laporan langsung meluncur ke rumah korban untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dikonfirmasi Radar Banyuwangi (RaBa), Kapolsek Srono AKP Jodana melalui Kanitreskrim Aiptu Nanang Hary membenarkan ada aksi pencurian dengan pemberatan. “Pelakunya kami perkirakan berjumlah enam orang. Empat orang di antaranya masuk rumah korban dengan cara menendang pintu hingga handle-nya rusak,” jelasnya di markasnya kemarin pagi. Nanang menambahkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap

AGUS BAIHAQI/RaBa

KOTOR: Kotak bekas jajan ditumpuk di ruang sidang komisi DPRD Banyuwangi, kemarin.

CLURING - Sudah menjadi rahasia umum keberadaan gelandangan, pengemis, dan orang gila (orgil), menimbulkan kesan kumuh suatu tempat. Seperti yang terlihat di tepi jalan raya Kecamatan Cluring ini kemarin (20/1). Pantauan koran ini menyebutkan, sedikitnya dua orgil berseliweran di tepi jalan raya jurusan BanyuwangiGenteng tersebut. Tepatnya, di sekitar Pasar Benculuk. Bagaimana ini? Kapan ditertibkan? (sgt/c1/irw)

SIGIT HARIYADI/RaBa

DIBIARKAN: Orgil keluyuran di sekitar Pasar Benculuk kemarin.


44

Sabtu 21 Januari 2012

Jawa Pos-nya Kota Santri

EDY SUPRIYONO/RaBa

JADI TONTONAN WARGA: Warga membantu menurunkan tepung terigu dari bak truk yang terguling di pertigaan Jalan Pemuda-Jalan Argopuro. Kecelakaan terjadi akibat besi penyambung truk dan gandengannya putus.

Truk Gandeng Terguling SDN 5 Patokan

SITUBONDO - Truk gandeng bermuatan tepung terigu mengalami kecelakaan di pertigaan Jalan Pemuda-Jalan Argopuro, Situbondo. Bagian belakang truk bernopol P 8668 UE itu terguling saat akan berbelok. Akibatnya, ratusan karung tepung terigu tumpah ke jalan raya. Pemandangan itu

BACA BUKU: Siswa-siswi SDN 5 Patokan memanfaatkan bantuan gedung perpustakaan dari dinas pendidikan.

Siswa dan Guru Kerasan di Ruang Perpustakaan SITUBONDO – Bantuan pembangunan gedung perpustakaan melalui dana alokasi khusus (DAK) bidang pendidikan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh sekolah. Iklim budaya membaca lambat laun namun pasti kini sudah mulai tumbuh. Setidaknya itulah yang terlihat di SDN 5 Patokan. Bantuan gedung perpustakaan di lembaga pendidikan yang ada di Jalan WR. Supratman tersebut kini sudah bisa dimanfaatkan. Saat jam istirahat, secara bergantian siswa mendatangi perpustakaan untuk membaca buku-buku yang telah disediakan sekolah. “Sekarang sudah enak, sudah ada gedung perpustakaan dengan berbagai macammacam buku. Ada buku cerita, keterampilan, matematika, Bahasa Ingris dilengkapi terjemahannya. Ada juga buku olah raga, kesenian, buku teknis pengoperasian komputer, laptop, buku alat peraga, dan sebagainya” ungkap Indriyani, siswa SDN 5 Patokan. Guru dan kepala sekolah juga rajin mendatangi perpustakaan. Selain memang juga menjadi kebutuhan, kehadiran mereka juga ikut memberikan motivasi agar siswa gemar membaca. ”Ini juga agar hubungan kita lebih akrab dengan anak didik sebagimana anak sendirilah,” terang Kepala SDN 5 Patokan, Hj. Juana. SDN 5 Patokan memiliki 396 siswa dengan 12 ruang. Dari ruang sebanyak itu, masih ada empat ruang kelas yang belum memenuhi standar. Sebab, bagian atas masih beratap seng. Sehingga, para guru dan siswa dalam proses belajar mengajar merasa kurang nyaman karena hawanya panas pada siang hari. Lantainya juga sudah banyak yang bolongbolong. “Untuk memperbaiki sendiri, keuangan yang ada belum cukup,” imbuh Juana. SDN 5 Patokan juga belum memiliki ruang kepala sekolah. Ruangan yang ada saat ini sudah tidak layak. Sebab, kayu-kayunya sudah banyak yang rapuh. Sehingga, saat musim penghujan, genting banyak yang bocor. Ruang laboratorium juga belum ada. Juana berharap dispendik bisa memprioritaskan rehabilitasi empat ruang kelas yang tidak memenuhi standar serta bantuan laboratorium. Demikian juga rehabilitasi rumah dinas di SDN 5 Patokan. “Kita punya prestasi yang cukup membaggakan di antaranya juara 1 tingkat kabupaten lomba mapel IPS dan Bahasa Inggris. Sedangkan prestasi nonakademik juara I senam sehat bangsa dan tenis lapangan serta juara II kompetisi futsal,” ungkap Juana. (pri/adv/aif)

pai memicu kemacetan lalu-lintas. Sebab, bak bagian belakang truk gandeng tersebut terguling tepat di tengah pertigaan. Sehingga, kendaraan dari arah utara, selatan, dan barat, masih bisa melintas. Informasi yang berhasil dikumpulkan koran ini menyebutkan, awalnya truk yang dikemu-

dikan Kelik, warga Mangaran, itu melaju dari arah selatan ke utara. Di tengah pertigaan, kondisi jalan mengharuskan pengemudi membelokkan truk. Nah, saat itulah besi penyambung truk dan gandengannya putus. Patahnya besi penyambung itu diduga kuat karena muatan truk terlalu berat. (pri/c1/aif)

Ketua PAC Demokrat Diintimidasi Dipaksa Pilih Calon Tertentu

SYAMSURI/RaBa

menjadi tontonan menarik bagi pengguna jalan dan penduduk sekitar tempat kejadian. Polisi pun langsung turun tangan untuk mengatur arus lalu-lintas. Arus lalu-lintas sempat terganggu akibat peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.00 itu. Meski demikian, kejadian itu tak sam-

SITUBONDO – Pasca-penundaan musyawarah cabang (muscab), kondisi di internal DPC Partai Demokrat (PD) Situbondo kian memanas. Sebab, sejumlah pengurus anak cabang (PAC) diintimidasi agar memberikan suara kepada calon tertentu. Intimidasi itu dilakukan pejabat penting di lingkungan Pemkab Situbondo dan kepala UPTD pendidikan di Kecamatan Bungatan. Yang menarik, mereka melakukan itu atas dalih diperintah Gubernur Jatim Soekarwo dan Bupati Dadang Wigiarto. “Memang ada dua ketua PAC di wilayah barat yang sehari-hari se-

bagai guru honorer dan perangkat desa. Merekalah yang ditekan agar memilih calon tertentu,” ungkap Zainuri Ghazali, kader PD, kemarin. Menurut dia, pejabat yang melakukan penekanan itu adalah Kabag Pemerintahan, Tulus Prijatmadji, dan Kepala UPTD pendidikan Bungatan. Calon yang tiba-tiba muncul dan akan digolkan adalah Ketua GP Ansor, Badrus Sholeh. “Kita berani membuka semua ini karena ini fakta yang sebenarnya. Ini merupakan tindakan pembodohan kader PD,” tegas Zainuri. Kondisi ini, lanjut Zainuri, semakin memperkuat sinyalemen munculnya gerakan terselubung untuk menggolkan calon tertentu. Alasan ini pulalah yang sebenarnya menjadi pemicu utama digagalkannya muscab PD

yang sedianya dijadwalkan Jumat (19/1) kemarin. Perwakilan kader, MPC, dan para ketua PAC PD, kemarin memang berkumpul di rumah makan (RM) Dua Putri Karang Asem untuk menyikapi hal tersebut. Mereka mengaku sangat kecewa dengan penundaan muscab yang dinilai sangat janggal dan penuh kepentingan terselubung itu. Kabag Pemerintah Pemkab Situbondo, Tulus Prijatmadji, ketika dikonfirmasi koran ini mengaku tidak pernah menelepon perangkat desa maupun guru sukwan yang dimaksud Zainuri. “Saya hanya menelepon kepala UPTD di Kecamatan Mlandingan agar memperingatkan jika ada guru masuk partai, karena itu melanggar. Tidak lebih dari itu,” jelas Tulus. (pri/c1/aif)

Kita berani membuka karena ini fakta yang sebenarnya. Ini merupakan tindakan pembodohan kader PD” Zainuri Ghazali Kader Partai Demokrat EDY SUPRIYONO/RaBa

Lagi, Oknum PNS Otaki Penipuan

SYAMSURI/RaBa

SIMBOLIS: Bupati Dadang Wigiarto menyerahkan bantuan kualifikasi S1 tenaga pendidik di pendapa kabupaten, kemarin.

Mahasiswa Dibantu Dana Peningkatan Kualifikasi SITUBONDO – Sebanyak 692 mahasiswa Universitas Terbuka (UT) mendapat bantuan peningkatan kualifikasi akademik. Bantuan diberikan kepada mereka yang melanjutkan program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), secara khusus melalui UT. Masing–masing mahasiswa mendapatkan Rp 3,5 juta. Itu merupakan program peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan Kabupaten Situbondo. Bantuan diserahkan secara simbolis di pendapa Kabupaten oleh Bupati Dadang Wigiarto, Kepala Unit Pelaksana Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) Jember Hj. Suparti dan Kepala Dinas Pendidikan Fathurrachman. Suparti mengatakan, peningkatan kualifikasi akademik merupakan hal

wajib bagi guru. Sebab, guru adalah pembimbing dan pendidik terutama di sekolah. Ini juga sebagaimana diatur UU guru dan dosen yang dengan jelas mengamantkan pendidikan minimal guru adalah D4 atau S1. UT hadir ke desa untuk menawarkan program-progaramnya sampai ke pelosok. Sehingga, tidak ada alasan sulit lagi bagi masyarakat mengakses perguruan tinggi. UT memberikan kemudahan dengan sistem belajar mandiri jarak jauh. Bupati Dadang Wigiarto mengungkapkan, pendidikan sebagai salah satu kebutuhan dasar masyarakat. Di samping kesehatan, pendidikan telah memperoleh porsi yang telah diatur oleh UU, yakni 20 persen dari kekuatan belanja APBN, APBD provinsi maupun kabupaten. (pri/adv/aif)

SITUB OND O - Semakin banyak saja oknum pegawai negeri sipil (PNS) yang diduga melakukan penipuan berkedok pengangkatan CPNS di lingkungan Pemkab Situbondo. Setelah melibatkan TA, kali ini penipuan berkedok pengangkatan CPNS melibatkan nama baru, yakni RSM. Dia adalah salah seorang staf kelurahan di Situbondo. Dalam kasus penipuan berkedok rekrutmen CPNS tersebut, peran RSM cukup penting. Dia nekat menerbitkan surat panggilan kepada para korban untuk mengi-

kuti diklat pra-jabatan. Untuk membuat surat panggilan, RSM nekat memalsu stempel Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Situbondo. Selain itu, RSM juga memalsu tanda tangan pimpinan BKD, Lutfi Joko Prihatin. Modus pemalsuan itu menggunakan scanner. Terkait kasus penipuan tersebut diungkapkan langsung Kepala BKD Lutfi Joko Prihatin di kantornya kemarin (20/1). Menurut Lutfi, terungkapnya kasus tersebut bermula dari pengaduan sejumlah korban. ‘’Selain melibatkan TA, juga melibatkan pelaku berinisial

RSM. Mereka melakukan penipuan dengan modus yang sama,’’ ungkap Lutfi. Terkait kasus ini, pihaknya sudah memanggil RSM. Keduanya dipanggil tanggal 16 Januari 2012 lalu. Ketika dimintai keterangan, oknum PNS tersebut berjanji akan mengembalikan dana yang telah diambil senilai lebih dari Rp 10 juta. ‘’Pada pertemuan itu, RSM sudah menandatangani perjanjian sanggup membayar,’’ kata Lutfi. RSM meminta uang pelicin tersebut kepada Andri, anak dari Munatib n  Baca Lagi...Hal 43

Radar Banyuwangi 21 januari 2012  

Radar Banyuwangi

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you