Page 1

25

KAMIS 19 JANUARI TAHUN 2012

PKL Sri Tanjung segera Masuk Stan DZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA’ SHUBUH 11.32 14.56 17.48 19.03 03.52

KARI GEDIGU

BANYUWANGI - Meski belum dibuka secara resmi, Taman Sri Tanjung sudah ramai dikunjungi warga. Tidak hanya itu, para pedagang kaki lima (PKL) juga sudah mulai ramai menempati ruas jalan di sekitar taman tersebut. Untuk menertibkan keberadaan PKL, pemkab akan segera membagikan tanda daftar PKL (TDPKL). “Untuk sementara masih menunggu kesiapan sarana stan PKL, seperti listrik, air, dan sebagainya,” ujar Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pertam-

BERGAIRAH: Warga menikmati air mancur di Taman Sri Tanjung, Banyuwangi (bawah). Pedagang batu akik di sekitar Taman Sri Tanjung (kiri).

bangan (Disperindagtam) Banyuwangi, Hary Cahyo Purnomo, kemarin (18/1). Hary mengatakan, stan pedagang di Taman Sri Tanjung berjumlah 32 unit, sedangkan jumlah PKL di sana 64. Ada dua alternatif penyelesaian atas permasalahan tersebut. Yang pertama, stan ditempati bergantian dengan PKL lain. “Misalnya pagi sampai sore digunakan PKL makanan, sedangkan sore sampai malam digunakan PKL minuman,” jelasnya n  Baca PKL...Hal 35

SIGIT HARIYADI/RaBa

PIRANG: WH diamankan di Mapolsek Purwoharjo kemarin (18/1).

Mabuk, Nyolong Motor, Benjut PURWOHARJO - Pengaruh negatif minuman keras (miras) dan pil koplo harus dirasakan WH, 18, warga Dusun Sumberjati, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Dalam kondisi teler, pemuda jebolan SMP ini nekat mencuri sepeda motor Rabu dini hari kemarin (18/1). Akibatnya sudah bisa ditebak, dia harus berurusan dengan aparat. Pencurian itu bermula saat anak baru gede (ABG) yang rambutnya disemir pirang itu menenggak minuman beralkohol yang dicampur pil dextro Selasa malam (17/1). Dini harinya, dia berjalan seorang diri menyusuri jalan raya Purwoharjo. Kebetulan, saat itu dia melihat motor diparkir di garasi yang pintunya terbuka. Tanpa pikir panjang, WH langsung mengambil sepeda motor Honda Beat bernopol P 6318 VU, milik Joko Purnomo, 39, warga Dusun Bulusari, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, tersebut. Tidak lama berselang, Hari Sujarwo, 20, adik korban, mengetahui motor matik produksi tahun 2010 itu dicuri orang n  Baca Mabuk...Hal 35

EKONOMI

FOTO-FOTO: GALIH COKRO/RaBa

Tambah Satu Tersangka Prona BANYUWANGI - Tersangka kasus dugaan korupsi program nasional agraria (prona) 2011 bertambah satu. Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi menaikkan status Prona 2011 Desa Kedungwungu, Kecamatan Tegaldlimo, dari penyelidikan menjadi penyidikan. Dengan dinaikkannya status menjadi penyidikan, secara otomatis penyidik kejaksaan sudah mengantongi nama tersangka. “Tersangka berinisial M. Sekarang

Kasus Dugaan Korupsi Prona 2011

Lokasi I: Desa Bimorejo, Wongsorejo Tersangka: HA Modus: pungutan tanpa dasar (seharusnya gratis) Jumlah lahan: 250 bidang Jumlah pungutan: Rp 500 ribu/bidang Total pungutan: Rp 125 juta

kita memeriksa beberapa saksi,” ungkap Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Banyuwangi, Firmansyah, kemarin (18/1).

Lokasi II: Desa Tapanrejo, Muncar Tersangka: MA Modus: pungutan tanpa dasar Jumlah lahan: 300 bidang Jumlah pungutan: Rp 700 ribu/bidang Total pungutan: lebih Rp 200 juta

GALIH COKRO/RaBa

PAKAN BURUNG: Pedagang membersihkan kroto di Jalan Piere Tendean, Banyuwangi.

Stok Kroto Menipis BANYUWANGI - Banyuwangi yang kerap diguyur hujan membuat penjual kroto mengelus dada. Pasalnya, stok kroto semakin hari semakin menipis. Padahal, permintaan konsumen terhadap kroto sebagai pakan burung tidak ada habisnya. Salah satu penjual kroto, Hasan mengatakan, persediaan kroto miliknya semakin hari semakin sedikit. Sebab, untuk berburu kroto selalu terhalang hujan yang turun hampir setiap hari. “Kalau hujan susah nyarinya,” ujarnya. Sementara itu, permintaan pakan burung berupa anak semut tersebut tetap tinggi. Penggemar burung berkicau selalu membutuhkan kroto sebagai pakan burung peliharaannya. Terkadang, penjual kroto kewalahan memenuhi permintaan pelanggan n  Baca Stok...Hal 35

ADA APA LAGI

BANYUWANGI - Sidang lanjutan kasus pembunuhan juragan emas di Kelurahan Kalipuro dengan terdakwa Lailatul Rohma kembali digelar di Pengadilan Negeri Banyuwangi kemarin (18/1). Sidang yang dipimpin Hakim Ketua Made Sutrisna tersebut dihadiri beberapa warga sekitar rumah korban. Warga tersebut adalah tetangga Rohma sekaligus tetangga almarhum Djumaiyah. PEMBUNUHAN Sebab, rumah tersangka dan korban memang berdekatan. Sepanjang sidang berlangsung, warga tak henti-hentinya meneriaki terdakwa. Saat Lailatul Rohma memasuki ruang sidang, warga langsung menyorakinya. Setelah sidang selesai, pengunjung yang mayoritas ibu-ibu itu rela menunggu sampai terdakwa dimasukkan ke mobil tahanan. “Kalau nggak bisa bayar utang,

*) Jumlah lahan dan nilai pungutan belum diungkap penyidik.

Menurut Firmansyah, modus yang terjadi di Desa Kedungwungu sama seperti kasus prona di tempat lain, yakni melaku-

kan pungutan liar (pungli) terhadap warga penerima program tanpa dasar hukum n  Baca Tambah...Hal 35

Jual Kalung Ditolak, Nelayan Aniaya Polisi

Rohma Diteriaki Warga

kroto

Lokasi III: Desa Kedungwungu, Kecamatan Tegaldlimo Tersangka: M Modus: pungutan tanpa dasar

GALIH COKRO/RaBa

DIJAGA KETAT: Petugas kejaksaan mengawal terdakwa Lailatul Rohma di Pengadilan Negeri Banyuwangi kemarin.

jangan bunuh orang!” teriak salah satu pengunjung sidang. Sementara itu, agenda sidang kemarin adalah pemeriksaan saksi dari pihak kepolisian. Saksi

yang dihadirkan dalam persidangan yang digelar di ruang sidang utama PN Banyuwangi itu adalah Hengki Setyobudi n  Baca Rohma...Hal 35

MUNCAR - Ada-ada sajaa ulah pria ma niatnya yang satu ini. Tidak terima olak karyamenjual kalung monel ditolak wati toko emas, Rosidi, 25, warga ngrejo, KeDusun Stoplas, Desa Kedungrejo, muk. Tidak camatan Muncar, mengamuk. berhenti sampai di situ, nelayan mukul tersebut juga nekat memukul seorang polisi. at Peristiwa itu bermula saat o korban mendatangi toko emas Baru Jaya di Dusun Stinggil, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, sekitar pukul 08.30. Rosidi bermaksud menjual seuntai kalung berbahan monel. itoTentu saja penawaran itu ditosebut. lak karyawati toko emas tersebut. n, Rosidi Sekitar satu jam kemudian, o perhiakembali ke salah satu toko rmaksud san itu. Lagi-lagi dia bermaksud menjual kalung imitasi tersebut. m kondisi Kali ini, dia datang dalam ahui dari mabuk. Hal itu bisa diketahui nyembur aroma alkohol yang menyembur dari mulutnya. Karyawati toko itu erhiasan tetap menolak membeli perhiasan berbahan monel itu. awati toko Rosidi terus memaksa karyawati agar mau membeli kalung miliknya n  Baca Jual...Hal al...Hal 35

NEKAT: Rosidi diamankan di Mapolsek Muncar.

SIGIT HARIYADI/RaBa

Lampu Penyeberangan Tenaga Surya Karya Siswa SMKN 1 Glagah

Bupati Langsung Order untuk Taman Kota GALIH COKRO/RaBa

SEDIKIT: Dua aktivis KMB menggelar poster di Simpang Lima, Banyuwangi, kemarin.

Lebih Banyak Polisinya BANYUWANGI - Sebanyak sepuluh aktivis Kaukus Muda Banyuwangi (KMB) menggelar demo terkait penolakan rencana pembangunan gedung baru Pemkab Banyuwangi di Simpang Lima kemarin (18/1). Yang menarik, jumlah polisi yang mengamankan aksi tersebut justru dua kali lipat dari jumlah aktivis yang menggelar aksi damai. Dalam aksi tersebut, simpatisan KMB membagikan selebaran tentang penolakan pembangunan gedung baru pemkab n  Baca Lebih...Hal 35

http://www.radarbanyuwangi.co.id

Tersangka kasus dugaan pungli prona bertambah lagi

Tahun 2012 tampaknya akan menjadi tahun prestasi bagi siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) di Indonesia. Tidak hanya siswa SMK di Solo yang berhasil merakit mobil. Kini, prestasi juga berhasil ditorehkan siswa SMKN 1 Glagah.

Itulah “prona-prona” kehidupan

Merasa diintimidasi, pedagang Pasar Sempu polisikan mantan kades Semoga tidak diintimi pakai dasi

AF ICHSAN RASYID, Glagah ISTIMEWA

SELAMA ini sistem lalu-lintas penyeberangan di sekolah-sekolah di Banyuwangi masih menggunakan jasa manusia. Selama ini pula, jasa manusia itu banyak ditemukan kelemahan. Sebab, masih harus menghentikan kendaraan bermotor, sehingga terkesan lambat.

25 PERSEN: Bupati Anas melihat kapal latih karya siswa SMKN 1 Glagah di Pantai Pecemengan, Rogojampi.

Sistem itu sangat tidak efektif karena tergantung tenaga manusia. Untuk memberikan kemudahan bagi penyeberang jalan, siswa SMK merancang lampu penyeberangan. Sebenarnya lampu penyeberan-

gan bagi pejalan kaki sudah ada di beberapa tempat umum. Hanya saja, masih menggunakan tenaga listrik, sehingga menyebabkan pemborosan tenaga. Melalui karya siswa SMKN Gla-

gah ini, lampu penyeberangan bisa dipasang dengan sistem digital dan biaya murah karena menggunakan solar cell (tenaga surya) sebagai pengganti energi listrik n  Baca Bupati...Hal 35

email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


26

Kamis 19 Januari 2012

Sulis Masih Belum Ditemukan

ADA APA LAGI

Hilangnya Bocah Kalibaru Wetan KALIBARU- Sudah dua pekan ini, Sulis, gadis belia asal Dusun Krajan, RT 03/RW 02 Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, menghilang dari rumahnya. Hingga kemarin belum ada kabar terkait keberadaan gadis berusia 12 tahun tersebut. Beberapa hari lalu, ada seorang tetangganya yang mengaku melihat siswi SD tersebut berada di belakang SIGIT HARIYADI/RaBa

LEBIH BAIK: Satu unit traktor meratakan permukaan Lapangan Desa Karangsari kemarin (18/1).

Traktor Ratakan Lapangan SEMPU – Pemandangan tidak biasa tampak di Lapangan Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, kemarin (18/1). Di lapangan yang berlokasi di Dusun Dadapan itu terlihat satu unit kendaraan berat hilir-mudik untuk meratakan permukaan tanah. Sebab, kondisi lapangan yang biasa digunakan oleh sedikitnya delapan klub sepakbola lokal, itu sangat tidak layak untuk menggelar pertandingan. Pasalnya, selain permukaan tanahnya tidak rata sehingga membahayakan para pemain, saat musim penghujan seperti saat ini, lapangan juga seringkali tergenang. “Jadi, setelah diratakan, lapangan ini akan dibuatkan sistem drainase dan ditanami rumput agar kondisinya lebih baik,” ujar Kepala Dusun (Kadus) Dadapan, Edy Pramono. Diperoleh keterangan, dana untuk rehabilitasi lapangan tersebut merupakan hibah dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). “Dengan kondisi lapangan yang lebih baik, kami berharap bibit-bibit potensial yang ada di Desa Karangsari bisa berkembang optimal sehingga bisa mengharumkan nama Banyuwangi di pentas olahraga Jawa Timur (Jatim) dan tingkat nasional,” tutur Edy. (sgt/aif)

rumahnya. Namun, setelah dicari ternyata sudah tidak terlihat lagi. Anehnya, sebagian warga ada yang meyakini bahwa Sulis, disembunyikan oleh mahluk gaib. “Warga ada yang percaya seperti itu Mas (percaya Sulis disembunyikan mahluk gaib,Red),” kata Plh. Kades Kalibaru Wetan, Joko Pamungkas. Joko menuturkan, sampai kemarin keluarga Sulis dan para tetangganya masih sering melakukan ronda malam untuk mencari keberadaan gadis belia tersebut. Sebagian dari mereka, masih ada yang percaya bahwa Sulis tidak jauh meni-

nggalkan rumah. “Malam-malam kadang para tetangganya mencari ke tempattempat yang agak angker,” ujar Joko. Selain mencari ke tempat di sekitar rumah Sulis, keluarga juga mencari ke rumah saudaranya di luar Kalibaru. “Tapi sampai sekarang masih belum ketemu juga mas,” tandasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Sulis, gadis belia asal Dusun Krajan RT 03/RW 02 Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, dikabarkan hilang. Sudah 14 hari ini, pelajar berusia 12 tahun itu meninggalkan rumah tan-

pa sepengetahuan keluarganya. Kontan saja, hilangnya siswi sebuah SDN di Kalibaru tersebut membuat khawatir orang tuanya. Apalagi setelah dicari siang dan malam belum juga ketemu. Kakek Sulis, Suryanto menuturkan, cucunya meninggalkan rumah pada sore hari. “Sudah kita cari tapi belum juga ketemu. Teman-temannya juga nggak ada yang tahu,’’ ujar Suryanto ketika mendatangi kantor Radar Banyuwangi Biro Genteng di Jalan Raya Jember Nomor 36, Setail, Kecamatan Genteng beberapa waktu lalu. (azi/aif)

Lelang Lukisan Awali Kongres DKS SITUBONDO - Obsesi para seniman dan budayawan membentuk Dewan Kesenian Situbondo (DKS) akhirnya terwujud. Musyawarah tertinggi untuk menentukan pengurus beberapa tahun ke depan itu kemarin digelar di Pendapa Graha Amukti Praja. Para seniman dan budayawan dari penjuru Situbondo hadir. Maklum, momentum semacam itu sudah lama tidak digelar. Kepengurusan sebelumnya mengalami kevakuman selama tiga tahun. “Kita tidak akan ikut, apalagi campur tangan dalam pembentukan kepengurusan DKS. Kita hanya bisa memfasilitasi terselenggaranya kongres ini,” kata Wabup Rachmad saat membuka acara. Selain wabup, acara kemarin juga dihadiri Ketua DPRD

Zeiniye dan Kepala Disparbudpora Sugiono. “Sudah waktunya seniman mandiri dalam berkarya. Seniman tidak boleh ditunggangi pemerintahan, karena seniman milik kehidupan,” tandas Zeiniye yang juga memberikan sambutan. Yang menarik, sebelum kongres dimulai diadakan lelang dua lukisan karya seniman muda Kota Santri. Uang hasil lelang akan digunakan sebagai biaya operasional DKS. Sebab, hingga kini DKS belum memiliki uang kas sepeser pun. Lukisan tersebut dibuka dengan harga Rp 300 ribu. Wabup Rachmad menawar Rp 750 ribu. “Iya sudah saya tambah Rp 1 juta,” kata Rachmad. Kongres yang digelar sekitar lima jam itu akhirnya memilih Agus Rajana sebagai ketua DKS. (pri/c1/aif)

EDY SUPRIYONO/RaBa

UNTUK KAS: Lelang lukisan mengawali pelaksanaan kongres DKS di pendapa kabupaten kemarin.

Pasang Alarm Banjir Bandang di Tiga Titik SITUBONDO - Upaya mencegah dan meminimalisasi korban jika terjadi banjir bandang terus dilakukan. Salah satunya, memasang alarm peringatan. Pemasangan alarm kali ini ditempatkan di tiga titik. Selain di Dam Pintu Lima, Desa Kotakan, dan Dam Siluis, belakang kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), alarm juga dipasang di Desa Sumberkolak. “Kita pasang di tempattempat yang memang padat penduduk, terutama di Dam Siluis dan Sumberkolak,” ungkap Kabid Pengairan, Eko Prayudi, kemarin.

Menurut dia, jika ketinggian air mencapai 3,5 meter, alarm tersebut akan berbunyi. Itu pun jika ketinggian air diprediksi akan terus meningkat. “Kalau tidak, ya tidak kita bunyikan agar tidak membuat masyarakat panik,” terang pria yang berdomisili di Sumberkolak tersebut. Alarm tersebut bisa didengar hingga jarak cukup jauh. Dengan demikian, warga bisa melakukan upaya antisipasi sejak dini. Perjalanan air bah dari Dam Sampean Baru, Kecamatan Tapen, Bondowoso, ke Situbondo memakan waktu dua jam.

EDY SUPRIYONO/RaBa

KAWASAN ALARM: Deretan perumahan warga di Bantongan, Kelurahan Ardirejo,

Dalam rentang waktu tersebut sangat memungkinkan bagi warga untuk melakukan berbagai penyelamatan. Kata dia, petugas aktif memantau

Dam Pintu Lima. Petugas juga aktif berkomunikasi dengan petugas yang standby Dam Sampean Baru di Bondowoso. (pri/c1/aif)

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Elly Irwan Suryanto. Redaktur Pelaksana: Rahman Bayu Saksono. Redaktur: Syaifuddin Mahmud, Ali Sodiqin. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Agus Baihaqi, Abdul Aziz, Niklaas Andries, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Sigit Hariyadi (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran/Event: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Penerbit: MENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: Samsudin Adlawi. General Manager: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl.Yos Sudarso 89 C Banyuwangi,Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp : (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 18.000/mmk, berwarna depan Rp 30.000/mmk, berwarna belakang Rp 27.500/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 30.000/baris, Lowongan: Rp 45.000/baris, Sosial: Rp 12.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300.  Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

 Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


27

Kamis 19 Januari 2012

Polisikan Mantan Kades Sempu Dituding Intimidasi Pedagang Pasar

ABDUL AZIZ/RaBa

OPERASI: Polsek Sempu memeriksa mobil boks di Jalan Raya Pasar Gendoh, kemarin.

Rajin Operasi Curanmor SEMPU-Maraknya pencurian sepeda motor (curanmor) belakangan ini, membuat aparat Polsek Sempu giat melakukan operasi. Kemarin (18/1), semua kendaraan yang melintas di Jalan Raya Pasar Gendoh, depan mapolsek, diperiksa. Setiap kendaraan roda dua

diminta menepi untuk diperiksa kelengkapan suratnya. Polisi juga memeriksa kendaraan roda empat, khususnya mobil boks. Tindakan itu mengantisipasi angkutan barang terlarang. Namun, sampai operasi berakhir tak ditemukan pelanggaran. Kapolsek Sempu AKP Toha

Choiri mengatakan, meski operasi tak membuahkan hasil, namun pihaknya tak menganggapnya sia-sia. Sebab, operasi itu sebagai upaya menekan curanmor. “Ini hanya bagian kecil untuk melakukan penekanan terhadap aksi curanmor,” tandasnya.(azi/irw)

SEMPU - Perseteruan pedagang Pasar Sempu dan pihak pengelola tampaknya masih terus berlanjut. Bahkan, sudah masuk ke ranah hukum. Kemarin (18/1), lima pedagang Pasar Sempu melapor ke Mapolsek Sempu. Para pedagang itu terpaksa memolisikan ketua tim pembangunan dan pengelolaan Pasar Sempu, Sumadi Sastro. Pasalnya, mantan kepala Desa Sempu itu dituduh melakukan intimidasi terhadap mereka. Suami Kades Sempu itu dilaporkan telah mendatangi rumah para pedagang pasar. Diduga, dia meminta pedagang segera membayar uang kontribusi ke Kantor Kades Sempu. “Kami didatangi malam-malam oleh Pak Sumadi dan diminta segera mem-

ABDUL AZIZ/RaBa

LAPOR: Para pedagang tunggu diperiksa di Mapolsek Sempu).

bayar,” ungkap Pipin dan Romlah saat ditemui RaBa bersama tiga pedagang lain setelah melapor ke mapolsek kemarin siang. Selain Pipin dan Romlah, tiga pedagang lain juga merasa diintimidasi. Mereka adalah Imam, Budiono, dan Eni. “Kami semua melaporkan Pak

Sumadi,” tegas mereka. Ketika datang ke rumah para pedagang pasar tersebut, Sumadi tidak sendirian. Dia didampingi beberapa orang. “Datangnya malam-malam lagi,” sesal para pedagang tersebut. Sumadi ketika dikonfirmasi mengaku memang mendatangi rumah para pedagang

pasar tersebut pada malam hari. Hanya saja, kedatangannya bersama beberapa staf Desa Sempu itu bukan intimidasi “Kedatangan saya hanya untuk meluruskan agar mereka tidak membayar kepada pihak yang tidak berwenang,” terangnya melalui telepon kemarin siang. Sebab, Sumadi mendengar ada oknum paguyuban pasar yang melakukan meminta uang kepada pedagang pasar. “Karena ada informasi itu, kemudian saya coba meluruskan agar mereka bayar ke kantor desa. Supaya tidak ada penyimpangan,” tuturnya. Mengenai laporan lima pedagang ke polisi dengan tuduhan intimidasi, Sumadi mengaku tidak gentar menghadapinya. “Silakan saja lapor ke polsek, atau polres sekalipun saya layani. Malah, bisa-bisa saya laporkan balik mereka,” ancamnya. (azi/c1/irw)

ADVERTORIAL PEMERINTAHAN

Melihat Porsi Belanja Kerakyatan APBD 2012

Dana Kesehatan untuk Rakyat Meningkat Jadi Rp 156 M Pelayanan kesehatan merupakan human right atau hak setiap warga. Untuk itu, Pemkab Banyuwangi menempatkan sektor kesehatan sebagai salah satu prioritas utama dalam pembangunan daerah. Berapa porsi belanja kerakyatan di sektor kesehatan? PEMBANGUNAN kesehatan diarahkan dalam rangka peningkatan akses dan kualitas layanan untuk menjamin setiap warga mendapatkan layanan kesehatan berkualitas dan terjangkau. Komitmen menempatkan sektor kesehatan sebagai prioritas itu dibarengi kebijakan politik anggaran dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2012. Dalam APBD 2012, sektor kesehatan mendapat jatah anggaran sebesar Rp 156 miliar lebih atau sekitar 9 persen dari total APBD. Belanja kerakyatan di sektor kesehatan ter-sebar di Rumah Sakit (RS) Blambangan, RS Genteng, Dinas Kesehatan, dan Puskesmas, yang dinilainya mencapai Rp 152 miliar. Selain itu, belanja kesehatan diwujudkan dalam bentuk belanja bantuan sebesar Rp 4,2 miliar. Belanja bantuan dialokasikan pada kader pos pelayanan terpadu (Posyandu) dengan dana Rp 2,4 miliar. Bantuan kesehatan untuk masyarakat miskin Rp 1,6 miliar. Selain itu, sekitar Rp 200 juta untuk usaha kesehatan sekolah (UKS) dan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA). Alokasi belanja kerakyatan di sektor kesehatan pada tahun anggaran 2012 ini meningkat signifikan dari tahun 2011. Nilainya hanya Rp 83,4 miliar atau hanya sekitar 6 persen dari total APBD.

Pada tahun 2011, belanja RS Blambangan, RS Genteng, dan Dinas Kesehatan hanya mendapat jatah Rp 72 miliar. Sedangkan belanja bantuan, termasuk alokasi untuk Puskesmas hanya Rp 10,7 miliar. Dari dukungan anggaran dan kerja keras pembangunan sektor kesehatan terus membaik. Hal itu seiring meningkatnya umur harapan hidup sebagai salah satu aspek penopang Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 66,7 tahun pada tahun 2011 (sumber BPS, 2011). Angka kematian ibu (AKI) sebanyak 82 per 100 ribu kelahiran hidup pada tahun 2011. Berarti berada di bawah kondisi maksimal, yang diperkenankan yang menjadi target AKI, yaitu 108 per 100 ribu kelahiran hidup. Angka kematian bayi (AKB) dari tujuh dalam per seribu kelahiran hidup pada tahun 2010, tidak mengalami perubahan pada tahun 2011. Angkanya tetap tujuh per seribu kelahiran hidup, sehingga berada di bawah kondisi maksimal yang diperkenankan, yaitu 24 per seribu kelahiran hidup. Pada tahun 2012 berdasarkan RPJMD, ditargetkan angka kematian ibu maksimal 106 per 100 ribu kelahiran hidup, Angka kematian bayi maksimal 23 per seribu kelahiran hidup dan prevalensi gizi buruk maksimal 5 persen. Dari total anggaran belanja kerakyatan urusan kesehatan tahun 2012 Rp 156,5 miliar itu, untuk belanja langsung Dinas Kesehatan, RS Blambangan, dan RS Genteng sebesar Rp 70,5 miliar. Ada peningkatan 30 persen dari tahun 2011, yang hanya Rp 49 miliar. Anggaran belanja itu diperuntukkan Dinas Kesehatan Rp 19,2 miliar, RS Blambangan Rp 27,3 miliar, dan RS Genteng Rp 9,8 miliar. Sedangkan anggaran untuk peningkatan fisik Puskesmas dan jaringannya di Dinas PU Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang

ISTIMEWA

SAPA RAKYAT: Bupati Anas berdialog dengan warga usai kunker di Puskesmas Pembantu Patoman, Kecamatan Rogojampi, kemarin.

sebesar Rp 10,9 miliar. Sementara itu, anggaran Rp 7,2 miliar berada pada sekretariat daerah. Penanganan gizi kurang dan gizi buruk, serta pencegahannya pada masyarakat miskin menjadi perhatian serius pemerintah daerah pada tahun 2012. Alokasi anggaran bantuan khusus mencapai Rp 6,5 miliar. Bantuan khusus dalam rangka peningkatan status gizi masyarakat sebesar Rp 6,5 miliar, itu langsung dialokasikan kepada desa dan kelurahan se Kabupaten Banyuwangi. Dana bantuan itu terdiri dari Rp 902 juta untuk pemberian makanan tambahan (PMT) pada 716 ibu hamil yang kekurangan energi kronis, Rp 2,1 miliar untuk PMT pemulihan pada 1978 balita, dan Rp 3,4 miliar untuk PMT pencegahan (MP-ASI) 13.644 bayi enam hingga usia 11 bulan, serta anak 12 sampai 23 bulan dari keluarga miskin. Program Jaminan Kesehatan Masyarakat Banyuwangi (JPKMB) untuk mewujudkan

layanan kesehatan yang berkualitas dan merata, mendapat jatah anggaran Rp 5,6 miliar. Anggaran itu dialokasikan secara langsung pada 45 Puskesmas. Penyederhanaan birokrasi pencairan anggaran dilakukan sebagai bagian dari komitmen peningkatan layanan kepada masyarakat. Puskesmas tidak perlu mengajukan klaim atas pelayanan yang diberikan, namun bisa mengajukan pencairan lebih awal sesuai alokasi yang ditentukan. Dana tersebut digunakan untuk mendukung pelayanan kesehatan dasar secara gratis di seluruh Puskesmas dan jaringannya di seluruh wilayah Kabupaten Banyuwangi. Anggaran Rp 5,6 miliar itu digunakan untuk rawat jalan tingkat pertama, yang meliputi pemeriksaan fisik umum, pemberian obatobatan, pemeriksaan dan pengobatan gigi, serta pemeriksaan laboratorium. Selain itu, tindakan medis sederhana, pelayanan dan

pengobatan gawat darurat, pemberian imunisasi, pelayanan KB, konsultasi kesehatan, serta pemeriksaan kesehatan bagi calon tenaga kerja dan pelajar. Dana tersebut juga digunakan untuk pelayanan kesehatan di luar gedung Puskesmas di dalam wilayah kerja Puskesmas. Pelayananya meliputi rawat jalan dengan Puskesmas keliling, balai pengobatan, polindes, dan posyandu. Selain itu, pelayanan penanggulangan penderita gawat darurat, pelayanan kesehatan melalui kunjungan rumah, serta penyuluhan kesehatan di masyarakat. Sedangkan belanja penyediaan sarana fisik untuk pembangunan instalasi farmasi sebesar Rp 1,6 miliar. Rehab berat pada tiga Puskesmas Rp 1,5 miliar. Peningkatan Puskesmas Kedungrejo dianggarkan Rp 663 juta. Pembangunan ruang layanan spesialistik pada tiga Puskesmas, yakni Pesanggaran, Purwoharjo, dan Singojuruh dialokasikan Rp 680 juta. Pembangunan Poskesdes pada empat desa disediakan dana sebesar Rp 777 juta. Lokasi Poskesdes itu di Dusun Pal 4, Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo; Desa Sumberrejo, Kecamatan Banyuwangi; Dusun Canga’an, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng; dan Desa Sukomade, Kecamatan Pesanggaran. Anggaran perbaikan sarana gedung kantor, rumah dinas, Puskesmas dan jaringannya, serta unit pelayanan PKJM-KKO sebesar Rp 930 juta. Pada tahun 2012 dialokasikan anggaran Rp 7,2 miliar untuk dua RS. Pembangunan ruang poliklinik RS Blambangan sebesar Rp 3,2 miliar. Sedangkan pembangunan ruang poliklinik RS Genteng sebesar Rp 4 miliar. Pemenuhan ketersediaan, keterjangkauan, dan pemerataan pelayanan farmasi disediakan dana sebesar Rp 18,4 miliar.(afi/ikl/irw)

Jadi Tuan Rumah Arisan, Promosi Budaya Banyuwangi BANYUWANGI—Silaturahmi ikatan istri karyawan dan pengurus Bank Jatim Pusat dengan Ikatan Istri Karyawan Bank Jatim (IIKBJ) Cabang berlangsung gayeng, kemarin. Bertempat di pelataran belakang Hotel Ketapang Indah, Banyuwangi, ratusan ibu saling melepas kangen setelah tiga bulan tidak bertemu. Ketua IIKBJ Jatim Ny. Hadi Sukrianto bersama pengurus teras IIKBJ Jatim juga hadir. Di antaranya, Ny. Joko Lesmono, Ny. Eko Antono, Ny. Partono, dan Ny. Suparlan. Tuan rumah acara silaturahmi IIKBJ Banyuwangi Ny. Malakin mengatakan, acara itu merupakan ajang silaturahmi yang digagas setiap tiga bulan sekali. Pesertanya adalah para istri dari kepala cabang Bank Jatim yang ada di seluruh wilayah Jatim,

istri karyawan, dan pengurus pusat IIKBJ Jatim. “Secara kebetulan, hari ini (kemarin, Red) Bank Jatim Banyuwangi menjadi tuan rumah arisan,” terangnya. Dijelaskan, kesempatan untuk menggelar acara silaturahmi itu tidak disiasiakan. Sebagai tuan rumah yang baik, dia menampilkan berbagai potensi kebudayaan yang ada di Banyuwangi. Bahkan, pertunjukan fashion show Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) ditampilkan secara khusus, dalam acara itu. Selain BEC, kesenian kuntulan serta tari gandrung turut meramaikan acara tiga bulanan itu. “Acara ini memang kita setting demikian, agar keluarga besar IIKBJ melihat potensi kebudayaan yang dimiliki Banyuwangi. Tentunya, harapannya mereka akan kem-

bali lagi untuk melihat Banyuwangi secara dalam,” kata istri pemimpin Bank Jatim Banyuwangi Malakin itu. Sementara itu, Malakin menambahkan, tidak hanya memperlihatkan potensi kebudayaan Banyuwangi. Bank Jatim Banyuwangi juga memperlihatkan binaan usaha kecil menengah (UKM), yang selama ini dibina. Selama kurun waktu 1,5 tahun ini, Bank Jatim telah menyalurkan kredit Rp 65 miliar untuk membina UKM. “UKM yang memiliki produk dan pasar yang jelas, makanya akan kita bina,” katanya. Di tempat yang sama, Ny. Hadi Sukrianto dalam sambutannya berharap, IIKBJ mampu membina anggotanya. Bahkan, istri Dirut Bank Jatim Hadi Sukrianto itu menjelaskan, agar para istri kepala cabang bisa menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah dan forum pimpinan daerah.(ikl/irw)

FOTO-FOTO: TOHA/RaBa

PROMOSI BEC: Ibu-ibu keluarga besar Bank Jatim yang tergabung dalam IIKBJ bertemu di Hotel Ketapang Indah kemarin.Mereka berfoto dengan peserta BEC.

Beasiswa Rp 108 Juta untuk Madrasah Istri Dirut Bank Jatim Ny. Hadi Sukrianto

Ny. Malakin

Malakin

SEMENTARA itu, Bank Jatim memberikan beasiswa Rp 108 juta kepada siswa madrasah di bawah naungan Kementrian Agama (Kemenag) Banyuwangi, kemarin (18/1). Mereka berasal dari Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA). Sebelumnya, Bank Jatim juga telah memberikan beasiswa Rp 108 juta kepada siswa di bawah Dinas Pendidikan. Bertempat di hall kantor Kemenag Banyuwangi, pemberian beasiswa tersebut diberikan Kepala Cabang Bank Jatim Banyuwangi Malakin. Penyerahan beasiswa itu disaksikan Kepala Kantor Kemenag Banyuwangi H. Hosnan, M.Pdi, dan siswa bersama pendampingnya. Dalam sambutannya, Hosnan berterima kasih kepada Bank Jatim Ba-

CSR BANK JATIM: Malakin mendampingi Hosnan memberikan beasiswa dari Bank Jatim, kemarin.

nyuwangi, yang telah peduli terhadap siswa-siswi di bawah naungan Kemenag. Diakui, beasiswa yang diberikan kepada siswa itu akan memberikan dorongan semangat untuk belajar. Sementara itu, Malakin menjelaskan, beasiswa itu merupakan corporate social reponsibility (CSR) perusahaan

terhadap masyarakat Banyuwangi. Dalam kesempatan itu, Malakin juga memberikan semangat kepada para siswa agar tetap semangat menjalankan hidup. Salah satunya caranya dengan mengubah sikap. Contohnya, dengan sikap positif selalu berpikir bahwa hal sulit pasti

ada jalan keluarnya. Mereka yang bersikap negatif selalu pasrah dengan keadaan, sedangkan dengan sikap positif akan selalu mengambil tindakan. “Sikap sangat menentukan value kita dalam mengarungi kehidupan. Banyak yang mengira sikap ini adalah hal sepele. Tapi jangan salah, jika sikap kita menentukan nasib kita ke depan,” jlentrehnya. Malakin kembali meneguhkan tekadnya untuk mendukung program Bupati Abdullah Azwar Anas terkait peningkatan kesejahteraan petani. Dukungannya terhadap peternak sapi serta agrobisnis dengan memberi modal, dilakukan secara total. “Harus kita dukung, agar petani kita bisa modern,” tegas pria kelahiran Desa Cantuk, Kecamatan Singojuruh itu. (ikl/irw)


PENDIDIKAN

28

Kamis 19 Januari 2012

Siswa MIN Sobo Juara Da’i Cilik BANYUWANGI - Siswa MIN Sobo Banyuwangi memborong juara lomba adzan dan da’i cilik tingkat SD/MI, TPA/ TPQ se-Kabupaten Banyuwangi yang diselenggarakan Yayasan Masjid Agung Baiturrahman beberapa waktu lalu. Lomba tersebut digelar dalam rangka perayaan Harlah ke-238 masjid kebanggaan warga Ba-nyuwangi tersebut. Dalam perlombaan tersebut, siswa MIN Sobo, Adam Januar Rizki, berhasil menjadi juara II lomba adzan. Sedangkan juara umum lomba da’i cilik diraih Adam Januar Rizki, Lailatun Novita, dan Zakiyyatul A’yun, yang juga siswa MIN Sobo. ”Bahkan, untuk juara IV dan V juga diraih siswa MIN Sobo Banyuwangi,’’ kata Mustakim, A.Ma.Pd, Wakesek Kesiswaan.

BANYUWANGI

IWAN SETIONO/RaBa

PRESTASI: Da’i cilik foto bersama guru dan kepala sekolah MIN Sobo Banyuwangi .

Kepala Sekolah MIN Sobo Banyuwangi Hj. Suhartini, S.Ag sangat bangga atas prestasi yang telah diraih

BANYUWANGI

anak didiknya. Bukan kali ini saja siswa MIN Sobo menjadi juara apalagi juara umum da’i cilik. Mereka juga pernah

BANYUWANGI

menjadi juara umum dalam lomba da’i cilik yang digelar Radio Blambangan, Radio Habibulloh, dan Kodim 0825 Banyuwangi. ”MIN Sobo juga menjadi juara dalam Tilawatil Qur’an, Tartil Qur’an, Adzan, Iqomah, Bina Usholla, dan baca puisi,’’ kata Suhartini bangga. Suhartini menambahkan, pada 15 Januari lalu, juara da’i cilik dari MIN Sobo tersebut mendapat kehormatan untuk tampil dalam pengajian Salat Dhuha di Masjid Agung Baiturrahman Banyuwangi. ”Alhamdulillah, selain sering menjadi juara dalam da’i cilik, siswa MIN Sobo juga sering mendapat undangan untuk mengisi acara pengajian Maulid Nabi, Isro’ Mi’roj, dan santunan anak yatim,’’ pungkasnya. (adv/als)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Supriyadi Residence •

• Rumah + Tanah Sobo•

• GURU TK •

• Internet Tanpa Batas •

• Yamaha Vixion •

Promo Supriyadi Residence/KSB utr Roxy tengah kota keperliman smenit, T70/133 295jtan s/d T110/190 400jtan, design free by Mirandta Jasa Design Arsitek&Sipil, HP 082140136614 - 081336142143

Dijual Rmh+Tanah pojok SHM/IMB.LT 256 LB 100+. Cck u usaha (sdh ada tokonya). Lok Perum Sobo Kartika B-01 Bwi, 08123573571

Dbthkn wanita max 30th sbg Guru TK, ditraining. H: Jl. MH Tamrin 48 Bwi, 085236095152

Bebas kuota, speed tdk turun (up to 2Mbps). 3G/Evdo, 60rb/bln 082141237055

Dijual Vixion 2010 hitam istimewa, ex OTR, KM sedikit. Hubungi: 7749989

• Sobo Permai •

Dijual Rmh Lt 420m, Lb 300m, Dpn SD Model, Padat Pndduk, 5kt+ 3km+ Garasi+Toko. 085854526161, 082132211000. Jm Krja

Dijual Rumah Sobo Permai SHM LT 95m2, 1RT, 1 RKeluarga, 2KMT, hrg 60jt nego, Hub. 082131544294, 085236556444

• Rumah Pinggir Jalan • Dijual Rumah pinggir jalan, Jl. Dr. Soetomo 35 Bwi, Luas 168m. Hub: 081336336853

• Disewakan • Dswkn: Rmh baru, Jl. Thamrin 16 Bwi. KT3, KM3,dapur,RtamudktMasjid&Mall.0811330022

• Rumah + Tanah • Dijual Sgr Rumah + Kebun rambutan luas 8050m2 SHM harga 400jt nego di Pekulo Sumbersari. Pembayaran bisa diatur. Hub: 081554147502 (TIDAK TERIMA SMS ATAS NAMA RADAR BANYUWANGI)

• Sobo Indah Permai • Jual Cpt rumah type 45 Sobo Indah Permai siap pakai sdh renov kramik, pgr, dapur, hrg Rp. 80 jt. Hub: 081336397123

• Rumah 420M2 •

• Property • www.BanyuwangiProperty.com jual beli rumah. Hub Arya 081336659258

• Sutri Garden • Dijual Rmh tipe 140 hrg 375jt berkualitas di perum elite sutri garden. Telp. 03337722222/081249400460

• Sutri Garden• Dijual rmh tipe 90, harga 250 jt super: halus kuat murah buktikan, Perumahan Elite SUTRI GARDEN, telp. 7722222/081249400460

• Genteng Strategis • Dijual Rumah pinggir jalan besar, SHM. 1. Jl. Hasanuddin, L293m2 (11x26m), H 1,7 M; 2. Jl. Gajahmada L484m2 (15x32m), H 3 M. Hubungi: 081358279830

• DIBUTUHKAN SEGERA •

• Vitop Jaya •

• Honda Jazz •

Perusahaan MAITENANCE LIQUID PETROLIUM yang sedang berkembang membutuhkan SDM yang siap berkarier untuk posisi: 1. Teknisi, 2. Mekanik, 3. Supervisor, 4. Surveyor, 5. Asst Manager, 6. Admin. Persyaratan: 1. Pria atau wanita, 2. Pendidikan terakhir Min. SLTA, D1, D3 dan S1, 3. Usia 18 s/d 35th. Lmaran langsung ke: Jl. Letnan Sanyoto Gg 1 No. 32B (utara Taman Makam Pahlawan) Bwi.

Anda telat Bulan??? Solusi cepat & tepat untuk melancarkan haid secara teratur, dlm jangka 3 jam dijamin lancar. Hub: 087857427544

Jual cepat Jazz i-dsi 2004 merah (KM 150rb) manual. Hub: 0333-593092.

• Loundry Dina •

Jual cepat mobil Toyota Corona Ex Salon ‘91, 42 jt nego, Hub. Hendro 085258510888

• ADMIN & SALES • Distributor Bahan Bangunan mencari: Admin (wanita) & Sales (Pria). Syarat: Giat, Rapi, Jujur, ulet, pekerja keras, pengalaman diutamakan. CV ke Jl. Adi Sucipto No. 43 Banyuwangi.

• KARYAWAN • Dbthkn karyawan di bidang: 1. Sopir, 2. Sales Penjualan, 3. Operator Produksi/SMA Listrik. Lmran krm ke: CV. Gracindo Centratama, Jl. Raya Jember -Bwi KM 7 Kedayunan, Kabat, Bwi, T. 0333635423 - 635424

Loundry 3 Jam &1 hr slsi, paket mli 75rb/ bln. Antr-jmpt, fas trlgkp 085 749 262 307

SITUBONDO • Handbag • Grosir & Eceran Handbag Kw1 & super import brsrtifikat, look at www. fashiontrendyshop.com. Hub: 085336014796

• Jasa • Terima tarik tunai & Pelunasan kartukredit Visa/Master, 0852 5999 8910

• Rental • Rental Xenia 2011 murah+Sopir, harian/ bulanan, (0338) 5556665

• Dijual/Over Kredit•

• Rumah SHM • Dijual Rumah SHM, LT 200m2, full bgn, fas lngkap, Hub: 295Jt nego, 0338 674499, Jl. Anggrek VII No 2 Situbondo

BANYUWANGI

• Rumah Villa •

• Dikontrakkan •

• STNK •

Jual Rumah Villa SHM, LT3000 LB75, 50 m stlh Polsek Licin, TP Hub: 081252159595

Dikontrakkan Rmh, bs utk kantor, Jl. Merak (Stb), Hub: 082140758983/5500360

Hlg STNK Nopol P 3973 YI, an. Luhur Budi Santoso, Drs, al: Jl. Muria No. 34 RT04/03 Gtg

• Rumah Kos-Kosan •

• Rumah Jl. Mendut •

Hlg STNK Nopol P 5857 WH, an. Sanuri, al: Jl. Ken Arok RT04/02 Kebalenan, Bwi

Hlg STNK Nopol P 2923XE, an.Anwar Fauzi, al: Dsn Polean RT 01 Rw )1 Ds Tamanasari, Tegalsari

Hlg STNK Nopol P 3317 WH, an. Bayu Ramana, al: Jl Sayu Gringsing 50 RT02/02 Kpmelayu

DIJUAL Rumah kos-kosan, LT 135m2 SHM, 4KT+tmpttdur&lemari,PDAM&Sumurpompa listrik,PLN900W.Ds.Karangtepes,Simpanglima, Banyuwangi.Peminat hub:08123464853.

BANYUWANGI

• Disewakan • Disewakan toko, strgs, jln besar, LT 700m2 LB360m2, K mandi. listrik 900W, H: 08155917155, Tk Pelangi Jl. Kebalenan Rgj

• Kav/Rumah •

• Rumah & Toko •

Anda Butuh Tanah kav/rumah, lokasi dalam kota, murah, hubungi: Achmad 085859959455, 085236366603

Dijual tk/rmh tkt2, full prabot, strgis, Jl. Kembar, Lt 310/490m, uk.10x13m, marmer, ksn jati. Tk Sriwijaya, Jl Gajah Mada 274 Gtg, Bwi. H. Sugiarto 081233499888, (031)70338181

• Tanah & Rumah • Dijual Tanah & Rumah luas 320m2, letak strategis depan pintu masuk ASDP Ketapang Bwi. Hub: 081358436164

• Sawah Tepi Jalan • Dijual cepat Sawah tpi jln 8500m2, 450jt SHM di Ds Rejosari Glagah rata bgs u invest. 15mnt dr kota. 085336262444

• Tanah 8000m2 •

• Innova • Dijual Innova G.’07 bensin, light green, bagus. Harga 165 juta. Hub: 08179622454

• Prima Mobil •

• Dump Truck •

• Honda Jazz 05 •

Dijual Dum Truk Colt Diesel 120 PS, harga 105 juta nego, bisa tukar tambah. Hubungi: 082142194111, 081335897888

Dijual Honda Jazz GD3 1.5 VTI MT th 2005 abu2 muda mtl hrg 118,5 jt nego, barang istw , Bisa cash/kredit , hubungi: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Geely •

• Toyota Corolla 01 •

• Kijang LGX 98 •

Dijual Geely MX2 1.5 GS MT th 2010 hitam mtl harga 95 jt nego, barang istw, Bisa cash/ kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Toyota Corola tahun 2001, KM 58600, biru metalik, tangan pertama. Rp. 130juta. Hubungi: 08123482216.

Dijual Kijang LGX’98, biru, pajak panjang, siap pakai. Harga Rp 95 juta (nego). Hubungi: 8123353502

• Toyota Avanza 08 •

• Kijang Innova 05 •

• Kijang LSX 02 •

Dijual Avanza 08 G Silver harga 132,5 juta nego. Bisa cash/kredit atau tukar tambah. Hubungi: 0821242194111. 081335897888

Dijual Kijang Innova th 2005 cokelat muda /abu-abu, BSN hrg 135 jt nego, barang istw, Bisa cash/kredit, hubungi: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Kijang LSX (diesel) th 2002 merah maron, harga 107,5 jt nego brg istimewa, Bisa cash/kredit, hubungi: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Toyota Avanza 05 •

• Kijang LGX 04 •

• Kijang LGX 01 •

Dijual Toyota Avanza RW01/02 th 2005 kuning mtl hrg 113,5 jt nego barang istw , Bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual T kijang LGX KF 83 Grand th 2004 hitam mtl hrg 128,5 jt nego, barang istimew Bisa , cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual T kijang LGX th 2001 Solar Silver, bisa cash/kredit atau tukar tambah, harga nego. Hubungi: 082142194111 081335897888

• Daihatsu Xenia 08 •

• Toyota Avanza 07 •

• Toyota Twim Cam 90 •

Dijual Daihatsu Xenia F600 RV-G MDJJ th 2008 merah mtl hrg 108,5 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual T Avanza 1.3G VVTI F60 IRM th 2007 biru mtl / qua blue, hrg 127,5 jt nego brg istw Bisa , cash/kredit , hubungi: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Toyota Twim Cam th 1990, hitam metalik, harga 50 juta. Hubungi: (0333) 415739, 081230612306, barang istimewa & ciamik.

• Daihatsu Classy 95 •

• Daihatsu Gran max 08 •

• Mitsubishi Kuda 01 •

Dijual Daihatsu Classy '95 Merah Hati. Istimewa, AC, VR, P-Wind, P-Str, Central Lock, Audio DVD+USB. Hrg 38 Jt Nego. Hubungi: 08179678080

Dijual Daihatsu Grand Max S40 2RV 1.500cc th 2008 hitam harga 90 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit, hubungi: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Mts kuda super Exen (diesel) th 2001 merah hrg 87,5 jt nego brg istw , Bisa cash/ kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Prima Mobil • Mercy NE E200'96, Avanza 05,08,10, Xenia 06,07,09, APV 05,07, Khg LSX Solar97, Inova05,06(diesel/bnsn),Krista 1.8'97,Escudo98,Taruna02,Panther New HiGrade99,00,Jazz05,PU SS'09,PU Fut'09.Hub 0811301676, 0333411655

• Ruko 2 Lt • Dijual Ruko 2lt, Jl. Adi Sucipto Bwi, L5x25m, Hdp Timur, Hubungi: Arya 081336659258

SITUBONDO • Ruko Mangaran • Dijual Ruko ukrn: 7x22m, fas: 3 KTdr, Dapur, K. Mandi, Listrik 900VA, H: 081336670171, selatan Balai Desa Mangaran, Stb.

• Ruko 2 Lantai •

DijualTnh SHM 2491m2 barat ktr camat Sempu 220 Jt nego, H.08883638770/7724225

• Sawah 10.000m2, H. 375jt• Dijual Sawah dalam kota SHM, luas 10.000m2, 375 juta nego. H: (0333) 424368

• Tanah Kapling • Dijual tanah 10x40 M2 (H. 55 Jt) SHM, Lok. Kebalenan, Dkt Perum Istana Brawijaya, TP Hub: 082141060580.

Miliki segera All New Xenia mli 133Jt. Gran Max, Luxio, Sirion, Terios Disc 7Jt. Free GPS+Proses Cpt. Hub: HADI 0815.5970.5555 / 081 233 432 555

BANYUWANGI

• Tanah 770m2 •

• Tanah 1450m2 •

• Daihatsu Diskon •

TARIF IKLAN B.O.T Rp. 80.000, 2x muat; Rp. 150.000, 6x muat; Rp. 200.000, 10x muat. Maksimal dua baris. Hubungi: Radar Banyuwangi Jalan Yos Sudarso 89-C Banyuwangi Telp./Fax. (0333) 412224/415153

DIJUAL Rumah lokasi Jl. Mendut Gang X/38, Lt 350m2 full bangunan, bagus. Hubungi: 03337777718, 08125201577

DijualTanah Sertifikat Hak Milik, letak di Bakung - Glagah - Bwi, L 770m2, ditawarkan 400/pk meter. H: 085236655766 / 081349300930

DijualTanah L. 1450m2, lok. Penataban Giri. Hub: Ester 081331666654, Obed 081216419306 (Cepat, tanpa perantara)

• Avanza • Dijual/Oper kredit Avanza silver, Plat DK 1240AA Tipe G. Sdh dpt 21bln, Bagus, Hub. 081233035439

Sgr Indent, New Car: ALL NEW AVANZA, New Grand Inova, All New Xenia, New Grand Livina HWS, March, Juke, ALL New Jazz, PU Grandmax, PU L300, FE74PU, PU Mega Carry. Hub 0811301676, 0333411655

SITUBONDO

Dijual Rmh /over kredit, Perum Permata Husada Gentengan type 36 Full+Garasi +3KT, 087757762866/085331630950

• Toyota Corona •

> HONDA BARU< Honda baru Diskon Spesial, barang terbatas. Jazz, CRV, Freed unit 2011. Hub: 083849380345. > HONDA JAZZ< Jazz RS Merah Mt, DK 09/10 Istimewa, 44ribu KM. Telp: 087755859720/087755623129 Pakis.

Dijual Ruko 2 lantai 435m2 SHM, lok Jl. Imam Bonjol 57 Banyuwango. Cocok utk Bisnis/perkantoran. Hubungi: Boby 081332001912, Hadi 081358226569. (TP)

PEMBERITAHUAN Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhati-hati. Bila Anda menerima telepon dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak bertanggungjawab atas semua transaksi yang terjadi selain pemasangan iklan baris secara resmi di Radar Banyuwangi.


Kamis 19 Januari 2012

BALJEBOL BALI

JEMBER

BONDOWOSO

33

LUMAJANG

Spesialis Jambret Diringkus

PENCURIAN

Jual Motor Curian Seharga Rp 750 Ribu BONDOWOSO – Siapa yang nggak kepincut dengan sepeda motor murah? Apalagi harganya masih di bawah Rp 1 juta. Namun, gara-gara membeli motor murah inilah, Akib alias Pak Alfiah, 35, warga Dusun Kupang, Desa Slateng, Kecamatan Ledokombo, Jember, menginap di tahanan polisi Bondowoso. Pasalnya, motor yang mereka beli ternyata merupakan motor curian milik seorang warga Bondowoso, yang dijual sang pencuri ke wilayah Jember. Motor tersebut adalah Honda Kharisma nomor polisi N 5450 YF. KBO Satreskrim Polres Bondowoso, Iptu Suyitno, di ruang kerjanya kemarin menjelaskan, penangkapan dua tersangka baru itu adalah pengembangan dari kasus pencurian sepeda motor milik Santi Mukti Urifah Purbasari, warga Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Lumajang. Saat itu, Santi bertamu ke rumah kost milik temannya, Didiet Poerwati, warga jalan Khairil Anwar 32 RT 06/RW 01 kelurahan Badean kecamatan Kota Bondowoso. Dari hasil penyelidikan polisi diketahui, motor Didiet tersebut dicuri oleh Zulkarnaen, 21, salah satu mahasiswa sebuah perguruan tinggi di Bondowoso. Mahasiswa yang tinggal di jalan Letjend Suparman ini mencuri bersama Andi Sucipto, 37, warga Desa Slateng, Ledokombo. Pencurian ini mereka lakukan Selasa (17/1) sekitar pukul 01.30 dini hari. ”Jadi ini merupakan pengembangan kasus. Awalnya Zulkarnaen yang ditangkap. Lalu Andi ikut diciduk. Dari hasil interogasi, motor tersebut dijual ke daerah Ledokombo. Nah, lewat petunjuk dua tersangka yang lebih dulu dijebloskan ke tahanan inilah, Akib yang membeli motor ikut diciduk di rumahnya. Akib pun tak berkutik ketika digelandang ke Mapolres Bondowoso. Apalagi setelah motor Supra Fit itu dicek, nomor kerangka dan nomor mesin sama persis dengan nomor. (hdi/jpnn)

HAFID ASNAN/RADAR JEMBER/JPNN

DIKROSCEK: Polisi memeriksa barang milik pelaku penjambretan dan mencocokkannya dengan keterangan korban.

LUMAJANG – Seorang jambret yang diindikasi kuat kerap beraksi di kawasan kota Lumajang, kemarin terkena batunya. Jambret kawakan yang belakangan diketahui bernama Santoso, warga Dusun Klinsi Desa Sumberjo kecamatan Sukodono itu beraksi di jalan Selokgondang kecamatan Sukodono. Awalnya petugas patroli melihat seorang pemuda mencurigakan yang berupaya lari. Namun upaya itu tak berhasil karena ban motornya bocor. Selanjutnya, motor tanpa plat nomor itu diperbaiki di tukang tambal ban. Petugas pun mendatangi untuk menanyakan plat nomor dan suratsurat kendaraan. Setelah di geledah, diketahui di dalam tas pemuda itu ada plat nomor. Sementara surat-surat kendaraannya tak lengkap. Akhirnya setelah sepuluh jam dilakukan pemeriksaan kepada pelaku, keluarga, dan saksi-saksi, kemarin malam sekitar pukul 21.00 Santoso mengaku. “Iya, saya yang menjambret. Saya butuh uang untuk anak-istri saya,” ujar Santoso sambil merunduk. Kapolsek Sukodono AKP Sudartono memperkirakan pelaku telah lama beraksi di daaerahnya. “Pelaku disinyalir sebagai spesialis jambret di wilayah kota dan sekitarnya. Kami akan kembangkan kasus ini untuk membidik pelaku lainnya,” katanya. (fid/wah/jpnn)

ADA APA LAGI

Depresi, Nekat Bunuh Diri JEMBER - Teguh Pramono, 27, warga warga Dusun Krajan, Desa Sumberlesung, Kecamatan Ledokombo, Jember, ditemukan tewas gantung diri di kamar rumahnya. Diduga, ini dilakukan Teguh Pramono akibat depresi yang dialaminya selama dua bulan terakhir. Aksi bunuh diri itu baru diketahui sekitar pukul 08.00 kemarin pagi. Dimungkinkan, aksi gantung diri tersebut dilakukan Teguh saat malam hari. Sebab, saat sore harinya, sejumlah teta-

ngga masih melihat Teguh segar bugar. ’’Sore harinya masih terlihat. Mungkin ketika malam, melakukan itu (gantung diri, Red),’’ ujar Parman, seorang warga. Kali pertama yang mengetahui aksi bunuh diri itu adalah Ginten, kakak korban. Saat itu, Ginten hendak memanggil Teguh Purnomo. Namun saat dipanggil berulang kali, tak ketemu. Saat dicari, betapa kagetnya Ginten saat melihat kondisi Teguh sudah tewas menggantung pada sebuah tali plastik yang terhubung di

blandar rumahnya. Tak menungu lama, Ginten langsung meminta tolong kepada warga. Namun tak satupun warga yang berani menurunkan jenazah Teguh. Warga memilih melaporkan kejadian itu ke Polsek Ledokombo. Mendapat laporan tersebut, petugas mendatangi lokasi dan dibantu warga menurunkan jenazah korban. Pemeriksaan sementara, tak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada diri korban. ‘’Dalam pemeriksaan korban meninggal karena bunuh diri. Ti-

Mencuri untuk Belanja Tiga Istri

ARIMACS WILANDER/RADAR JEMBER/JPNN

KORBAN SEMUT: Amir meringis kesakitan saat memeriksakan telinganya di IGD RSU Dr Koesnadi sore kemarin.

Kemasukan Semut, Santriwati Masuk IGD BONDOWOSO – Peristiwa lucu menimpa santriwati yang sedang menuntut ilmu di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Islah desa Dadapan kecamatan Grujugan, sore kemarin. Amir, 17, salah satu santriwati di ponpes terbesar di Bondowoso tersebut meringis kesakitan sambil memegang telinganya. Mau nangis, rasanya Amir malu pada rekan-rekannya. Ternyata, seekor semut telah masuk ke dalam telinga korban. Dan mungkin tak bisa keluar, semut itu seperti menggigit gendang telinga. “Telinga saya rasanya sakit sekali,” ungkap Amir, kemarin. Karena tak tahan dengan siksaan semut yang ngobokobok telinganya, Amir minta rekan-rekan lain untuk mengantarnya ke Puskesmas Grujugan, yang kebetulan lokasinya tak begitu jauh dari lokasi Ponpes Al Islah. Ironisnya, petugas medis di puskesmas tak berani mengeluarkan semut ’kesasar’ tersebut. Nah, santriwati yang masih duduk di bangku Madrasah Aliyah kelas XI itu terpaksa dilarikan ke IGD RSU DR Koesnadi. dr Doni, petugas kesehatan dari IGD Dr Koesnadi menjelaskan, pihaknya tak menunggu waktu lama untuk mengeluarkan semut yang masuk ke dalam telingan Amir dengan menggunakan alat khusus. “Kami juga sempat memberikan cairan khusus untuk memudahkan proses pengeluaran binatang ini,” katanya. Sore itu juga, Amir pun tak perlu rawat inap. Dia bisa kembali ke pondok pesantren, berkumpul lagi dengan rekanrekannya. (eko/hdi/jpnn)

VETERAN

Bupati Imbau Warga Lestarikan Warisan Sejarah BULELENG - Monumen Perjuangan Bhuwana Kertha di Desa Panji, Kecamatan Sukasada kini berusia 64 tahun. Puncak perayaannya diperingati Selasa (17/1) lalu. Bupati Buleleng Putu Bagiada didaulat menjadi pemimpin upacara dengan dihadiri Wabup Made Arga Pynatih, muspida, TNI/Polri, PNS, dan pelajar. Acara apel juga dirangkaikan dengan peringatan HUT LVRI ke 55. Bagiada pada kesempatan itu mengatakan, sebagai penerus wajib mencontoh dan meneladani jiwa dan semangat perjuangan para veteran pejuang dalam membela dan mempertahankan NKRI terutama pada waktu melawan argresi Belanda setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945 dengan tulus dan penuh pengorbanan serta tanpa pamrih. ‘’Peringatan HUT Monumen Bhuwana Kertha tiap tahun dilaksanakan karena, tempat ini merupakan tempat para pemuda pejuang mengucapkan ikrar pada saat kehilangan pegangan karena ruang gerak mereka makin sempit,” tandas bupati seraya mengimbau masyarakat atau generasi penerus wajib melestarikan dan meneladani nilai perjuangan yang telah diwariskan pejuang. Gde Dharna, pejuang kemerdekaan dan kini sebagai sekretaris Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Buleleng mengatakan, Monumen Bhuwana Kertha sebagai bentuk sumpah para pejuang pada saat itu sangat terdesak oleh penjajah Belanda. Untuk merebut kemerdekaan tercetus suatu ikrar di mana para pejuang dapat merebut kemerdekaan. Kegiatan tersebut juga dirangkaiakan dengan safari kesehatan oleh Dinas Kesehatan Buleleng kepada para veteran. (frs/war/jpnn)

dak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban, Dan keluarga meminta agar jenazah langsung dimakamkan,’’ kata AKP Dwi Tulus Sutarta, Kapolsek Ledokombo Dijelaskan, dari keterangan yang dihimpun polisi, aksi bunuh diri diduga kuat karena tekanan batin yang dialami Teguh. Selama dua bulan terakhir, kata dia, Teguh terlihat murung dan suka menyendiri. Bahkan, Teguh sempat tidak mau bertemu siapapun. (rid/wnp/jpnn)

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

EMPAT BERHASIL KABUR: Dua tersangka pencurian kayu jati milik Perhutani dikeler ke Polsek Mayang.

Curi Kayu Jati, Disergap Polhut JEMBER - Anggota Polmob Hutan Perhutani Jember berhasil meringkus 2 tersangka pencurian kayu jati milik Perhutani Jember. Masing-masing Tohir alias Pak Ju, 60, warga Dusun Sumberjeding, Desa Seputih, Kecamatan Mayang dan Romli, 25, warga Dusun Klayu Desa, Tegalwaru Kecamatan Mayang. Keduanya dibekuk petugas sekitar pukul 08.00. Diketahui jika kayu jati yang dicuri adalah kayu yang ditanam tahun 2002 di petak 27 A RPH Seputih, Kecamatan Mayang. Kayu yang masih berumur 9 tahun itu dipotong tersangka dengan menggunakan gergaji tangan milik Pak Yayuk, 50, warga Seputih, yang hingga kemarin masih dalam pengejaran. Termasuk tiga pelaku lainnya yang berhasil meloloskan diri saat hendak ditangkap. Menurut Sukariyadi Wadan-

ru, Polmob Perhutani Jember, pihaknya memang rutin melakukan patroli. Hingga kemudian didapat informasi ada pencurian kayu di wilayah RPH Seputih dan Mumbulsari. Selanjutnya, puluhan petugas diterjunkan untuk menyanggong sekitar pukul 24.00. Saat patroli di wilayah RPH Seputih, didapat kabar ada enam pencuri kayu yang melakukan penebangan. Pengintaian pun dilakukan hingga diketahui pelaku sudah menebang 5 batang pohon jati. Tak menunggu lama, penangkapan pun dilakukan. Sayangnya, dari enam pelaku pencurian, hanya dua yang berhasil dibekuk. Meski begitu, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 buah gergaji dan 9 batang kayu jati yang sudah dipotong. Dari pengakuan Tohir, salah

seorang tersangka pencurian, dirinya hanya bertugas sebagai tukang potong. Dari pengakuannya, gergaji yang digunakan adalah milik Pak Yayuk yang menyuruhnya untuk memotong. Dirinya hanya mendapat ongkos potong kayu dari Pak Yayuk sebesar Rp 25 ribu. Itu pun belum dibayar karena Pak Yayuk langsung kabur saat ada penangkapan. Kasus pencurian tersebut kini masih diproses oleh Mapolsek Mayang. Kapolsek Mayang AKP Hery Wahyono membenarkan jika pihaknya telah mengamankan dua tersangka pencurian kayu jati di lahan Perhutani Jember. Polisi telah mengamankan 1 gergaji tangan dan 9 gelondong kayu jati. Hingga kemarin, kata dia, polisi masih mengejar empat pelaku yang belum tertangkap. (jum/c1/wnp/jpnn)

Tiap Tahun Dapat Rp 2,4 Miliar Bakal Lanjutkan Tambang Pasir Paseban JEMBER - Dinas Perindustrian Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral dan Penanaman Modal (Disperindag) Pemkab Jember akan menghidupkan kembali tambang pasir besi Paseban. Untuk itu, disperindag akan melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada warga Paseban. ”Kami akan melakukan sosialisasi yang intensif bahwa tambang pasir Paseban sangat bermanfaat bagi masyarakat,”

ujar Achmad Sudiyono, kepala disperindag usai hearing dengan Komisi B DPRD Jember. Achmad menjelaskan, selama ini belum ada sosialisasi secara utuh kepada masyarakat Paseban terkait manfaat tambang pasir besi. ”Masyarakat harus tahu manfaat tambang pasir besi secara utuh, tidak sepotong-potong,” ujarnya. Menurut Achmad, keberadaan tambang pasir besi justru akan memberikan dampak ekonomi besar kepada masyarakat. ”Di antaranya setiap bulan akan memperoleh alokasi dana desa (ADD) sebesar

Rp 200 juta. Ini sebagai kompensasi keberadaan tambang pasir besi di Paseban. ”Itu artinya, dalam satu tahun, desa akan memperoleh dana Rp 2,4 miliar. Selain itu, masih ada ADD dari pemerintah sebesar Rp 500 juta,” tegasnya. Atas kenyataan itulah, pihaknya berharap agar masyarakat Paseban berpikir faktor positif dengan keberadaan tambang pasir Besi di Paseban. ”Tambang akan menyerap tenaga kerja cukup banyak. Itu akan mengurangi pengangguran di Paseban dan sekitarnya,” sambungnya. (aro/c1/wnp/jpnn)

BONDOWOSO – Burijo, 40, warga Desa Kapuran RT 3/RW 2 Kecamatan Wonosari sebenarnya warga negara yang baik. Awalnya pria yang berprofesi tukang pasang terop ini tak pernah melakukan tindak kejahatan apa pun. Namun setelah punya istri lagi, dia mulai kepepet untuk memenuhi ekonomi. Burijo mulai usil. Puncaknya, ketika dia kepencut dengan seorang wanita lagi. Nah, dengan istri tiga orang inilah kebutuhan ekonomi semakin memepetnya. Dia pun terpaksa nekat berbuat jahat untuk memenuhi belanja masing-masing istrinya itu. ”Istri saya butuh makan, Pak,” ibanya, pada petugas Polsek Wonosari yang memeriksanya. Ironisnya, korban Burijo adalah tetangga terdekatnya sen-

diri, yang nota bene berdempetan rumahnya. Korban yang melapor ini adalah Yanuar Hari Pratama, 27, warga setempat. Kasus tersebut terungkap ketika Yanuar curiga beberapa barang miliknya hilang tanpa diketahui kapan si maling masuk. Barangbarang kecil mulai bor listrik, pasak, tangki obat, mesin jahit, bahkan terakhir satu set kursi raib entah kemana. ”Aksi pencurian di rumah Yanuar ternyata sudah berlangsung selama lima kali, mulai Senin (2/1) lalu sampai Jumat (6/1). Aksi itu selalu dilakukan pada siang hari,” jelas AKP HM Ichwanto, Kasubag Humas Polres Bondowoso, kemarin. Kini, tersangka Burijo harus masuk dalam sel tahanan Polsek Wonosari untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (hdi/jpnn/jpnn)

RADAR JEMBER/JPNN

DIDUGA CABUL: MSL dimintai keterangan di PolsekWuluhan kemarin.

Cabuli Anak Tetangga, Disel JEMBER – MSL, 55, warga Dusun Kebonasri, Desa Tamansari, Wuluhan, Jember, kemarin siang (18/1) digelandang ke Mapolsek Wuluhan. Pasalnya, MSL diduga mencabuli Mawar (bukan nama sebenarnya), 16, tetangganya yang mengalami gangguan mental. Informasi koran ini menyebutkan, penangkapan terhadap MSL ini bermula dari laporan orang tua Mawar beserta anggota keluarganya ke Mapolsek Wuluhan pada 10 Januari 2012. Laporan tersebut bermula saat orang tua Mawar mengetahui anaknya tidak pulang hingga malam hari. Ternyata, sebelumnya ada warga yang mengetahui korban sempat masuk ke dalam rumah MSL. Setelah dicek, ternyata benar Mawar berada di dalam kamar MSL yang selama ini hidup sendirian. Istri Sholeh memang

sudah lama meninggal dunia. Tentu saja, kenyataan tersebut membuat orang tua Mawar marah dan selanjutnya melaporkan MSL ke Mapolsek Wuluhan. “Pelaku (MSL, Red) ditangkap dengan tuduhan perbuatan cabul terhadap anak,” ujar AKP Wardoyo Utomo, Kapolsek Wuluhan melalui Kanit Reskrim Aiptu Mukiyat. Informasi yang didapat polisi, MSL diduga sudah dua kali meniduri korban layaknya suami istri dengan imingiming sejumlah uang. Meski begitu, saat dimintai keterangan penyidik, MSL menolak telah mencabuli Mawar. MSL juga sempat menyangkal jika mengenal Mawar dan mengatakan jika MSL sering lewat di depan rumahnya. Meski begitu, polisi tetap tidak percaya begitu dengan pernyataan MSL. (ram/wnp/jpnn)


34

Kamis 19 Januari 2012

Kirim saran, kritik, dan dukungan demi kemajuan Persewangi melalui SMS ke nomor: 087806607000

Yakin Tidak Terhenti Meskipun kompetisi baru setengah jalan, laju Persewangi tak akan terhentikan. Yakinlah bahwa tim Bumi Blambangan akan menjadi yang terbaik, Bravo Mazda Rogojampi – 08787857361xxx

Ayo Ngemis Bareng-Bareng Yuk warga banyuwangi rame2 kita ngemis buat Persewangi, agar tetep bisa berkiprah di Devisi Utama, tunjukkan tanpa bantuan pemerintah kita bisa !!! meskipun ngemis yang penting halal, Bravo Persewangi Refi Jajag – 0852257860xxx

(Katanya) Bupati Hebat? Kenapa harus ngemis? Persewangi hebat, bupati hebat (katanya), banyuwangi makmur, banyak pabrik, banyak perusahaan, ada tambang emas, tambang pasir. Ayo buktikan Pak Anas, bahwa anda bupati yang benar2 hebat dan peduli Persewangi dengan memberdayakan semua potensi yang ada di Banyuwangi, jangan nyuruh ngemis ke sekolahan dong. Alwi Srono – 081249447xxx ALI SODIQIN/RaBa

Pilih Saja yang Suka Bola Persewangi ngemis karena bupatine TIDAK peduli, cumin bisanya nampang di Koran dan janji2 busuk. Buar rekomendasi tapi isinya banci. Bupati kayak begini tidak perlu dipilih lagi. Pilih bupati yang suka bola. Masak kalah sama kota kecil seperti Lamongan PnB LAROS – 087857499xxx

Banyuwangi Ngetop Karena Persewangi Seharusnya pemkab bangga n support abis2san Persewangi. Semakin ngetop Persewangi ngetop juga Banyuwangi Masdien Blambangan – 087755908xxx

Libas Semua Lawanmu Jangan menyerah, mendukungmu

libas

lawan2mu

kami

selalu

Laros Siliragung – 085233350xxx

Hajar Madiun Putra Berburu rusa di dalam hutan, rusa tertangkap diambil kulitnya, mari Persewangi lupakan kekalahan, Hajar Madiun Putra di pertandingan berikutnya The Karma Wangi (Laskar Madura Persewangi)

Laros Tidak Kemana-Mana Loyality unlimited to Persewangi, Laros tidak kemana-mana tapi ada di mana-mana, Satu Banyuwangi Satu Persewangi IeaN Laros Tribun Timur -091937676xxx

Satu Jiwa, Satu Kata Persewangi ayo bangkit, baker semangatmu, kamu harus tetap optimis dan fokus “Satu jiwa satu kata juara”, kami bersamam, Persewangi dahsyat Tifosi Karno – Ketapang

Menang Jadi Kenyataan Doakan Persewangi menang, relakan yang laen kalah. Misalnya Persewangi menang itu akan jadi kenyataan Hakam Lasblang - 087757615xxx

KLASEMEN GRUP III 1. Persires 2. Persipro 3. Madiun Putra 4. Persewangi 5. Perseman 6. Persemalra 7. Gresik United 8. PSBI Blitar 9. Persbul Buol

3 3 3 3 3 3 2 1 1

3 2 2 1 1 0 0 0 0

0 0 0 1 1 1 1 0 0

0 1 1 1 1 2 1 1 1

SPONSOR MULAI MENDEKAT: Pemain Persewangi melakukan pemanasan sebelum menghadapi Perseman Manokwari di Stadion Diponegoro 6 Januari lalu. Antusiasme masyarakat yang tinggi untuk menyaksikan pertandingan kandang Persewangi membuat pihak sponsor tertarik bekerja sama dengan manajemen.

Spirit dari Calon Sponsor BANYUWANGI - Suntikan moral diterima Persewangi jelang laga keempat kompetisi Divisi Utama PSSI versus Madiun Putra, 27 Januari mendatang. Sebab, negosiasi dengan pihak ketiga (sponsor) diprediksi bakal berjalan mulus. Bahkan, kesepakatan dengan pihak ketiga itu tinggal selangkah. Manajer Persewangi Nanang Nur Ahmadi mengatakan, pembicaraan dengan calon sponsor asal Malang itu tetap intensif. Persentase pembicaraan bahkan sudah mendekati 80 persen. Itu artinya, tinggal menunggu waktu saja. “Insya-Allah kita bisa segera deal,” katanya. Lebih lanjut, Nanang menandaskan, bila tidak ada halangan, awal bulan depan kesepakatan sudah bisa ditandatangani. Paling apes, sponsor tersebut baru bisa menyokong dana operasional Persewangi

9 6 6 4 4 1 1 0 0

Kota Madiun. “Kita berharap, dengan semakin dekatnya calon sponsor, bisa menambah spirit tanding para pemain,” harapnya. Mengenai identitas calon sponsor asal Malang itu, Nanang masih merahasiakan. Termasuk, terkait kerja sama yang akan dijalin kedua belah pihak. Rahasia ini, tambah Nanang, hanya untuk sementara demi etika dalam menjalin kesepakatan dengan pihak ketiga tersebut. Hanya saja, dia memberi bocoran bahwa yang tertarik menyokong Persewangi itu merupakan perusahaan rokok. Dijadwalkan, bila nanti tercapai kesepakatan, manajemen akan memperkenalkan investor tersebut kepada khalayak bola Banyuwangi. “Selangkah lagi kita sudah deal. Bila sudah jadi, baru akan kita umumkan siapa investor tersebut,” pungkasnya. (nic/c1/als)

Liga Pelajar Molor Sebulan Baru Ditabuh Awal Maret

4-0 5–1 5-3 3-3 2-3 2-3 1-2 2-4 0-2

pada putaran kedua Divisi Utama. Tokoh MWCNU Rogojampi itu menambahkan, calon sponsor sudah melihat langsung antusiasme masyarakat Banyuwangi terhadap Persewangi. Dia pun cukup apresiatif dengan tingginya animo masyarakat Banyuwangi dalam penonton pertandingan Laskar Blambangan. Padahal, hingga laga ketiga kemarin, pasukan Yudi Suryata itu masih tercecer di posisi keempat klasemen grup III. Namun, Nanang yakin, kepastian dan dukungan sponsor tersebut dapat menjadi spirit tambahan bagi skuadra Persewangi. Pada laga keempat nanti, Laskar Blambangan akan bertamu ke Stadion Wilis di

BANYUWANGI - Teka-teki kepastian jadwal Liga Pendidikan Indonesia (LPI) 2012 akhirnya terjawab. Kompetisi sepak bola antarpelajar di Banyuwangi itu dipastikan digelar Maret mendatang. Jadwal tersebut molor dari rencana semula, yaitu Februari. Jadwal tersebut dirilis Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) sebagai si empunya hajat. Kepastian perubahan jadwal

tersebut disampaikan Plt. Kadispora Ahmad Khairullah kemarin. Dia menuturkan, LPI edisi tahun ini dilaksanakan mulai Maret. “Ya LPI edisi 2012 baru bisa dilaksanakan bulan Maret,” tuturnya. Menurut Khairullah, perubahan jadwal itu disebabkan Dispora sibuk di awal tahun ini. Itulah yang membuat kegiatan LPI terpaksa mundur. Selain itu, Khairullah menegaskan, juga diperlukan persiapan khusus. Apalagi, dalam LPI kali ini, Dispora akan menggunakan sistem kom-

petisi sepak bola profesional. Dengan demikian, pertandingan akan dilaksanakan setiap akhir pekan. Penggunaan pola baru itu tentu membutuhkan kajian dan analisis agar bisa dilaksanakan secara riil. Dalam LPI kali ini, Dispora akan mempertandingkan dua tingkatkan, yaitu tingkat SMP/MTS dan tingkat SMA/SMK/sederajat. “Seperti apa pengaturan pertandingannya akan segera kita matangkan. Yang pasti, awal Maret LPI sudah bisa dijalankan,” janjinya. (nic/c1/als)

350 Pendekar Pastikan Tampil BANYUWANGI - Antusiasme pendekar Banyuwangi dalam mengikuti kejuaraan pencak silat tingkat Kabupaten (kejurkab) Banyuwangi rupanya sangat tinggi. Di detikdetik akhir pendaftaran kemarin, sudah sekitar 350 pendekar yang terdaftar. Mereka memastikan diri berlaga dalam even yang akan dihelat mulai 20 hingga 28 Januari itu. Para pesilat itu berasal dari beberapa perguruan di bawah naungan IPSI Banyuwangi. Para pesilat tersebut akan berlaga dalam beberapa kasta dan kategori, yakni sekolah dasar (SD), menengah pertama (SMP), dan menengah atas DOK.RaBa (SMA). “Jumlah peserta maMukayin sih bisa bertambah jelang penutupan sore nanti (kemarin),” beber Mukayin, sekretaris IPSI Banyuwangi. Mukayin menambahkan, pihak penyelenggara akan menggelar delapan kategori pertandingan di tingkat SD. Delapan kategori itu meliputi kelas A hingga H. Di tingkat SMP, bila rencananya hanya tujuh kategori yang akan dipertandingkan, kini ditambah dua kategori lagi. Artinya, tingkat SMP mempertandingkan 9 kategori mulai A hingga I. “Dua kelas yang ditambah adalah H dan I,” imbuhnya. Selanjutnya, demi kelancaran pertandingan, panitia akan menggelar temu teknik. Kegiatan yang akan dihadiri utusan semua perguruan dan ofisial itu akan dilaksanakan sore ini di SMPN 5 Banyuwangi. Dalam temu teknik tersebut akan dibahas mengenai teknis dan aturan pertandingan. (nic/c1/als)


35

Kamis 19 Januari 2012 HALAMAN SAMBUNGAN

Penyidik Sudah Kantongi Izin Bupati n TAMBAH... Sambungan dari Hal 25

Saat ini, pihaknya belum menyebutkan nilai pungli karena masih dalam proses mengumpulkan bukti-bukti. Saat ini, sudah ada dua desa yang program prona-nya sedang diusut penyidik kejaksaan. Dua desa tersebut adalah Desa Bimorejo, Kecamatan Wongsorejo, dan Desa Tapan-

rejo, Kecamatan Muncar. Kejaksaan sudah menetapkan dua kepala desa di dua desa tersebut sebagai tersangka. Dengan penyidikan prona Desa Kedungwungu, maka sudah ada tiga desa yang tersangkut masalah hukum terkait Prona 2011. Firmasyah mengungkapkan, beberapa waktu lalu pihaknya sudah mengirimkan surat kepada Bupati Abdullah Az-

war Anas untuk meminta izin memeriksa Kades Bimorejo dan Kades Tapanrejo. Sesuai aturan, pemeriksaan kepala desa yang tersangkut hukum harus atas izin bupati selaku kepala daerah. Saat ini, penyidik sudah mengantongi izin bupati, dan beberapa waktu lalu penyidik sudah memanggil dua kades itu untuk dimintai keterangan. Namun, dua kades itu be-

lum memenuhi panggilan penyidik. Keduanya, tidak bisa datang karena belum memiliki pengacara dan meminta kesempatan untuk mencari kuasa hukum. Pihaknya masih memberi toleransi kepada kedua kades itu untuk mencari kuasa hukum. Penyidik kejaksaan akan memanggil kembali keduanya guna dimintai keterangan. (afi/c1/bay)

Membenarkan Kesaksian Petugas n ROHMA... Sambungan dari Hal 25

Dia adalah anggota Tim Buru Sergap, Satuan Reserse Kriminal Polres Banyuwangi. Selain itu, juga Sukirman anggota dari Polsek Kalipuro. Hengki mengatakan, pihaknya mengetahui ada kasus pembunuhan tersebut dari sebuah pesan singkat yang dikirim temannya. Temannya adalah anggota Polda Jatim. Setelah mendapatkan pesan tersebut, pihaknya bergegas mengecek tempat kejadian perkara (TKP). “Saya tidak mengetahui TKP, karena memang tidak pernah ada laporan kasus pembunuhan. Ketika itu saya menghubungi warga setempat dan berhasil menemukan TKP,” ujarnya. Menurut Hengki, dirinya menemukan mayat di sebuah ruang dekat dapur. Mayat tersebut berada di rumah kontrakan Rohma dengan kondisi mengenaskan. Posisi mayat tengkurap dan di sekitarnya darah menggenang. “Untuk masuk ruangan, kami membuka secara paksa pintu belakang. Karena memang terkunci. Saya hanya menyentuh kaki korban dan memanggil namanya untuk memastikan apakah dia masih hidup ataukah tidak,” jelas anggota polisi tersebut. Hengki mengaku, berdasar petunjuk Polda Jatim juga akhirnya barang bukti ditemukan di dapur. Barang bukti tersebut berupa pisau dan alu. Keduanya sudah dalam kondisi bersih dan tidak terdapat bercak darah. “Pisau letaknya di rak, dan

alu juga berada di tempatnya,” cetusnya. Hengki yang sempat berkomunikasi dengan terdakwa ketika berada di Polda Jatim menjelaskan, terdakwa mengaku membunuh korban karena ada perselisihan. Perselisihan tersebut akhirnya memunculkan aksi saling dorong dan berakhir dengan kematian korban akibat hantaman alu dan tusukan pisau. “Menurut keterangan terdakwa, pisau pertama kali dipegang korban. Pisau itu berhasil direbut Rohma dan langsung ditusukkan ke leher korban,” bebernya. Sementara itu, saksi lain, Sukirman mengatakan, pihaknya mengetahui ada kasus pembunuhan tersebut setelah mendapat laporan Polsek Bangkalan. Namun, Sukirman menyatakan tidak ada laporan pembunuhan dari TKP. “Memang tidak pernah ada laporan. Ternyata terdakwa menyerahkan diri di Mapolsek Bangkalan,” ujarnya. Lantaran Sukirman tidak mengetahui TKP, pihaknya bertanya kepada suami korban. Namun demikian, dirinya sudah mendapat petunjuk dari Polsek Bangkalan. Setelah menemukan rumah korban, Sukirman langsung menggeledah rumah tersebut dan tidak menemukan apaapa. “Akhirnya kita menelepon Polsek Bangkalan, dan mendapat petunjuk agar mendatangi rumah Bu Seno yang ternyata rumahnya bersebelahan dengan TKP,” bebernya. Sesampai di rumah Bu Seno, Sukirman mengaku sudah mencium bau anyir darah. Ternyata bau itu bersumber dari

ruang belakang rumah terdakwa. “Saya tidak melakukan identifikasi, karena itu tugas tim lain. Tugas saya ketika itu hanya melakukan back up agar proses identifikasi tidak terganggu warga,” jelasnya. Rohma membenarkan keterangan kedua saksi tersebut. “Keterangan saksi sesuai apa yang terjadi,” ujarnya singkat. Setelah itu, majelis hakim menutup sidang dan sidang selanjutnya dilaksanakan pekan depan. Seperti diberitakan sebelumnya, Djumaiyah ditemukan membujur kaku di dapur rumah Lailatul Rohma. Saat ditemukan polisi, tubuh korban dalam posisi tengkurap dengan luka parah di beberapa bagian tubuh. Mulut korban disumpal celana dalam kecil. Akhirnya terungkap bahwa pembunuh juragan emas itu adalah Lailatul Rohma yang mengontrak rumah di depan rumah korban. Keluarga korban curiga karena Rohma mendadak pergi ke Madura setelah korban menghilang. Apalagi, jenazah korban ditemukan di rumah kontrakan tersebut. Beberapa hari kemudian, polisi berhasil mengamankan Rohma di Bangkalan, Madura. Kemudian, terdakwa dibawa dan dimintai keterangan di Mapolda Jawa Timur di Surabaya. Kepada petugas, Rohma mengaku membunuh Djumaiyah lantaran sakit hati. Lantaran emosi, terjadilah pertengkaran dua perempuan bertetangga itu. Dalam kondisi kalap, Rohma akhirnya menghabisi nyawa tetangganya itu lalu kabur ke Madura. (gil/c1/bay)

Briptu Imam Sudah Memaafkan n JUAL... Sambungan dari Hal 25

Saat seorang personel Polsek Muncar, Briptu Imam Afandi, 51, yang sedang bertugas di kawasan tersebut, berusaha mengingatkan Rosidi, Rosidi malah mencak-mencak. Polisi itu mengatakan bahwa kalung

itu bukan perhiasan berbahan emas. Rosidi langsung mencaci maki personel korps baju cokelat tersebut. Tidak puas mencaci, Rosidi juga memukulnya. Akibatnya, korban yang tidak sempat mengelak mengalami lecet di leher. Tidak lama berselang, bebe-

rapa personel Polsek Muncar tiba di tempat kejadian perkara (TKP). Tanpa banyak kata, polisi langsung menggelandang Rosidi ke Mapolsek Muncar. Kapolsek Muncar, Kompol Mustaqim, membenarkan telah menerima laporan kejadian tersebut. Menurut per-

wira polisi dengan satu melati di pundak itu, pelaku akan diberi pembinaan. “Sebab, korban (Briptu Imam, Red) sudah memaafkan pelaku. Korban juga menyadari apa yang menimpanya merupakan risiko sebagai seorang anggota polisi dalam bertugas,” ujarnya kemarin (18/1). (sgt/c1/bay)

Penjual tak Naikkan Harga n STOK... Sambungan dari Hal 25

“Kroto itu kan berada di pohon. Nah, kalau musim hujan seperti ini biasanya kita kesu-

litan. Berbeda dengan musim kemarau,” jelasnya. Hasan mengatakan, harga kroto sebenarnya tidak ada patokan khusus. Namun, biasanya dibanderol Rp seribu per

plastik. Itu pun tidak penuh. “Banyaknya ya dikira-kira,” cetus Hasan. Jika stok kroto minim seperti sekarang, Hasan menyiasati tidak dengan menaikkan harga

melainkan mengurangi jumlah takaran. “Harganya tetap seribu rupiah. Biasanya orang-orang membeli Rp 5.000,” ujarnya. (gil/c1/bay)

Bikin Kapal Latih di Pecemengan n BUPATI... Sambungan dari Hal 25

Lampu penyeberangan karya siswa SMKN Glagah ini merupakan teknologi ramah lingkungan. Sebab, di desain menggunakan tenaga surya. Penggunaan light emitting diode (LED) sebagai pengganti lampu dapat menghemat energi listrik yang dihasilkan solar cell, sehingga tetap bisa beroperasi pada cuaca kurang cerah. Sementara itu, cara kerjanya hampir sama dengan lampu lalu-lintas yang telah ada. Namun demikian, terdapat beberapa perbedaan. Sebab, lampu ini tidak ditempatkan di persimpangan jalan. Lampu ini diletakkan di tempat-tempat penyeberangan. Teknologi ini dirancang untuk memberikan kemudahan dan keamanan bagi pengguna jalan. Alat ini memiliki dua tombol yang ditempatkan di masing-masing sisi jalan. Fungsi tombol adalah sebagai instruksi agar lampu merah menyala, sehingga kendaraan yang melintas berhenti selama sepuluh detik. Selama sepuluh detik pejalan kaki dapat menyeberang dengan nyaman dan aman tanpa jasa manusia. Lampu hijau menandakan kondisi standby atau belum ada calon penyeberang. Selama masa standby, kendaraan bisa berlalu-lalang dengan leluasa. Jika lampu kuning berkedip enam kali itu menandakan ada calon penyeberang yang menekan tombol. Setelah lampu kuning berkedip enam

memesan alat itu bukan untuk digunakan sebagai lampu penyeberangan, melainkan untuk lampu taman kota. Bupati Anas mengambil kebijakan akan menggunakan lampu tenaga surya buatan siswa SMKN Glagah untuk taman. Dalam perubahan anggaran keuangan (PAK) APBD 2012 mendatang, Bupati Anas akan memasukkan ISTIMEWA DIMINATI: Skema lampu penyeberangan bertenaga solar anggaran pembelian solar cell sebagai lampu taman. sel karya siswa SMKN 1 Glagah. “Kita akan menyediakan kali, lampu merah akan menyala secara anggaran. Tidak perlu tender karena angotomatis bersamaan dengan segment garannya di bawah Rp 100 juta,” paparnya. Pembelian lampu bertenaga surya itu menghitung. Pada waktu bersamaan, semua kendaraan harus berhenti dan sebagai bentuk apresiasi pemerintah memberi kesempatan pejalan kaki me- daerah atas karya siswa SMKN. Bupati Anas mengaku akan mendorong siswa nyeberang. Alat ini sangat menghemat listrik karena SMK agar memiliki karya dan inovasi yang menggunakan tenaga matahari. “Software dapat dinikmati masyarakat. Selain sudah berhasil menciptakan lamdan hardware yang digunakan dalam solar cell ini dirancang dan dibuat sendiri oleh pu bertenaga surya, saat ini siswa SMKN siswa SMKN Glagah,” tutur Arif Rahman, juga sedang merancang kapal latih senilai Rp 1,4 miliar. Kapal tersebut sedang dibansalah seorang guru pembimbing. Temuan siswa SMKN Glagah ini me- gun di galangan kapal Pantai Pecemengan, nyedot perhatian Bupati Abdullah Azwar Kecamatan Rogojampi. Pembuatan kapal yang dibiayai APBN itu Anas. Beberapa hari lalu, Bupati Anas datang langsung untuk melihat proses dilakukan bersama siswa SMKN 36 Jakarta. Saat ini, pembuatan kapal latih yang pembuatan solar cell. Tidak hanya melihat, Bupati Anas juga terbuat dari kayu itu sudah mencapai 25 langsung memesan alat buatan siswa persen. Ditargetkan, beberapa bulan lagi SMKN Glagah itu. Hanya saja, Bupati Anas kapal itu akan selesai. (c1/bay)

Kartu Berlaku Satu Tahun n PKL... Sambungan dari Hal 25

Opsi kedua, lanjut Hary, satu stan ditempati dua PKL sekaligus. “Sehingga jumlahnya sesuai, yaitu 32 stan untuk 64 PKL. Sepertinya opsi ini yang akan dipilih, tapi itu tergantung para PKL,” imbuhnya.

Hary mengatakan, pemberian TDPKL tersebut berdasar rekomendasi pemerintah Kecamatan Banyuwangi, dan sesuai usul Paguyuban PKL Area Sri Tanjung (PAS), serta telah disosialisasikan sebelumnya. “Berlakunya satu tahun dan tidak boleh diperjualbelikan,” cetusnya.

Sementara itu, pemberian TDPKL tersebut diharapkan mempermudah koordinasi, pembinaan, dan pengawasan PKL Taman Sri Tanjung. “Sebab, jumlah PKL tidak boleh bertambah. Sebagai bentuk pengawasan, diberikanlah TDPKL ini,” pungkasnya. (gil/c1/bay)

Berdalih Pinjam tanpa Permisi n MABUK... Sambungan dari Hal 25

Joko pun berteriak maling. Warga sekitar yang mendengar teriakan itu langsung melakukan pengejaran. Warga berhasil menangkap WH tidak jauh dari rumah korban. Bogem mentah warga pun mendarat di tubuh WH. Beruntung, beberapa menit kemudian beberapa personel Polsek Purwoharjo datang di lokasi kejadian. Untuk menghindari amuk massa, polisi segera mengamankan pemuda pengangguran tersebut ke mapolsek. Diperoleh keterangan, pintu

garasi tempat motor itu diparkir memang tidak dikunci. Sebab, kala itu Hari baru saja pulang dari warung internet (warnet) di wilayah Kecamatan Purwoharjo. Sesaat setelah memarkir kendaraannya, Hari segera masuk rumah ganti baju. Nah, saat itulah tersangka beraksi. Dikonfirmasi di markasnya kemarin, Kapolsek Purwoharjo, AKP Trijoko Setyonarso, melalui Kasi Humas, Bripka Budi Hermawan, membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan tersangka pencurian kendaraan bermotor. “Karena tersangka masih di bawah umur, kami akan berko-

ordinasi dengan Bapas (Badan Pengawas), Jember,” ujarnya. Sementara itu, kepada wartawan koran ini WH menampik tudingan telah mencuri motor. Menurutnya, dia hanya bermaksud meminjam kendaraan roda dua itu untuk mencari rekan-rekannya. “Saat itu saya masih mabuk. Niatnya saya meminjam sepeda motor itu untuk mencari teman-teman saya,” kilahnya. WH mengaku, sebelum membawa pergi motor itu dia memang tidak permisi dulu kepada pemiliknya.”Ya salahnya ya itu. Sebelum pinjam, saya tidak permisi,” dalihnya. (sgt/c1/bay)

Seruan Moral kepada Pemerintah n LEBIH... Sambungan dari Hal 25

Selain itu, mereka juga menempelkan stiker-penolakan di mobil-mobil yang berlalulalang. Tidak hanya itu, dalam demo yang terpusat di simpang lima tersebut juga dibentangkan poster penolakan terhadap

pembangunan gedung pemkab. Tidak ada orasi dalam aksi kemarin, hanya pembagian selebaran dan stiker kepada pengendara yang berhenti di lampu merah Simpang Lima, Banyuwangi. Ketua KMB, Fajar Isnaini mengatakan, aksi itu merupakan seruan moral kepada pemerintah daerah sekaligus se-

bagai momentum awal bahwa dana yang dialokasikan untuk pembangunan gedung pemkab tersebut alangkah baiknya digunakan untuk keperluan lain yang lebih penting. “Seperti perbaikan infrastruktur, pemberian modal, dan pembangunan sarana pendidikan yang lebih layak bagi masyarakat,” jelasnya. (gil/c1/bay)

Senang Ditunjuk Perwakilan Audit n PROGRAM... Sambungan dari Hal 36

Agar masyarakat bisa mengerti makna dari pemberdayaan yang sebenarnya,” paparnya. Ibnu Hajar ST, anggota tim menjelaskan, untuk program sarana prasarana yang dilakukan oleh TPK Desa Kesambirampak sesuai dengan bestek yang ditetapkan. “Setelah kita

melakukan survey lokasi di dusun Pajuko’an, pekerjaan fisiknya sudah sesuai dengan RAB,” terang Fasilitator Teknik Kecamatan Jangkar ini. Sementara itu, Abd. Rasyid, ketua TPK Desa Kesambirampak mengatakan,  pihaknya sangat senang ditunjuk oleh kecamatan sebagai perwakilan audit. “Berarti kita diberi kesempatan untuk mengevaluasi semua

laporan yang sudah dibuat, ini khan sebagai media koreksi kita,” kata Rasyid. Di tempat terpisah, Susanto selaku Fasilitator Keuangan (Faskeu) PNPM Kabupaten Situbondo mengatakan, tujuan dilakukan audit silang sebagai perbandingan hasil kerja antar kecamatan. Kedua, untuk proses pembelajaran antar tim dan pelaku PNPM antarkecamatan. (pri/adv/aif)

Sudah Miliki 324 Siswa n GRATISKAN... Sambungan dari Hal 36

Dua ruang kelas baru yang didanai dari hasil infaq pengerjaaannya dilakukan sendiri oleh pihak sekolah. Yakni dengan membentuk tim panitia pembangunan yang disepakati semua pihak. “Jadi, meski pembangunan ruang kelas baru ini melalui infaq. Namun, pihak sekolah tetap menjunjung tinggi azas musyawarah dan mufakat,” imbuh kasek. Sebelum membangun dua RKB hasil infaq dan satu RKB bantuan dispendik, SDN 2 ha-

nya memiliki sembilan ruang kelas. Sebagian siswa harus menempati ruang UKS. Padahal, kondisinya tidak memenuhi standar untuk belajar mengajar. SDN 2 Patokan memiliki 324 siswa, sebelas guru PNS dan 7 guru tidak tetap (GTT). Dengan 12 ruang kelas yang ada saat ini, siswa dan guru sudah bias melaksanakan belajar mengajar dengan nyaman. “Kita sudah bisa konsentrasi untuk terus mengembangkan dan meningkatkan prestasi siswa,” terang Sunardi. Salah satu prestasi akademik

yang dicapai baru-baru ini adalah juara III tingkat kabupaten lomba mata pelajaran Bahasa Indonesia. Prestasi non-akademik adalah juara satu tingkat kabupaten dalam lomba atletik dan tenis meja putri. “Untuk tahun ajaran baru mendatang, kami berharap semua proses belajar berjalan secara maksimal dan sudah tidak membebani biaya pendidikan kepada wali murid. Termasuk buku-buku paket akan kami gratiskan semuanya karena sudah ada dana BOS,” papar Sunardi. (pri/adv/aif)

SEKARANG SANTANI TIDAK MENGELUH NYERI TULANG LAGI PERNAH mencoba atau mendengar tentang manfaat susu ettawa? Sebenarnya, banyak masyarakat kita yang belum mengetahui tentang manfaat yang terkandung dalam susu ettawa. Berbeda dengan susu sapi, sesungguhnya susu ettawa memiliki kandungan gizi yang lebih unggul, baik dari segi protein, energi, maupun lemak yang mendekati air susu ibu (ASI). Susu ettawa pun mengandung kalsium yang banyak berperan dalam kegiatan fisiologis lain, termasuk pembekuan darah, konduksi saraf, kontraksi otot, pengaturan aktifitas enzim, fungsi sel membran dan regulasi tekanan darah. Melihat manfaatnya yang begitu kaya bagi kesehatan, seorang PNS yang tinggal di Cibeber, Cilegon, Banten, kini memilih Milkuma untuk mengatasi rematik yang dialaminya. Milkuma adalah minuman serbuk susu ettawa yang diproses secara alami, tanpa pemanis buatan dan bahan pengawet. Bahan dasarnya adalah susu Ettawa PE segar dan Gula Aren. Ketika ditemui di kediamannya, ia menceritakan pengalaman baiknya, “1 tahun lamanya tulang tangan dan paha saya terasa nyeri karena rematik, aktifitas mengajar jadi terganggu...” Ujar Santani, “Dulu tiap sakitnya kambuh, saya selalu minum obat warung, tapi sekarang saya punya cara yang lebih sehat, yakni dengan minum Milkuma. Sudah 2 bulan ini saya minum... Sekarang nyeri tulang sudah hilang.” Terang ayah 5 anak tersebut. Dengan tubuh yang sehat, kini Santani dapat menjalani aktifitasnya dengan nyaman. Ia pun mengajak orang lain untuk merasakan manfaat susu ettawa ini, “Mari kita sehat bersama Milkuma.” Harap

pria berusia 54 tahun tersebut. Tanpa kita sadari, semakin tingginya usia seseorang, imunitas tubuh pun menjadi berkurang sehingga rentan terserang penyakit. Oleh karenanya, mulailah dengan menerapkan kebiasaan-kebiasaan baik, salah satunya adalah minum susu Milkuma 2 gelas sehari. Milkuma bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan vitalitas. Fluorine yang terdapat dalam susu ettawa bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh serta membantu pencernaan dan tidak menimbulkan dampak diare pada orang yang mengkonsumsinya. Selain diproses secara alami, pakan ternak yang diberikan pun organik, sehingga menghasilkan susu yang lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan. Ditambah dengan kandungan Gula Aren bemutu tinggi sebagai pemanisnya, menjadikan Milkuma sebagai pilihan bijak untuk kesehatan. Untuk memperoleh hasil yang maksimal, terapkan pola hidup sehat seperti disiplin dalam pola makan, dan berolahraga, serta mengkonsumsi air putih paling sedikit 8 gelas/ hari. Dapatkan informasi lengkap tentang Milkuma di www. milkuma.com. Saat ini Anda bisa mendapatkan Milkuma di Apotek2 juga Toko Obat terdekat dikota anda, atau hubungi, Jatim; 082120862055. Banyuwangi, 081217957505; Apt Drajat Farma Jl. Gajahmada, Apt Dunia Sehat Jl. Jend Sudirman, Apt Asia Jaya Jl. Rogojampi, Apt Raya Jl. PB Sudirman. Depkes RI No. PIRT. 6.09.3328.01.395.


36

Kamis 19 Januari 2012

Jawa Pos-nya Kota Santri

Ganti Musim, RSU Overload

PNPM

Pasien Ditampung di Lorong SITUBONDO - Perubahan musim kemarau ke musim penghujan mulai berdampak terhadap kesehatan masyarakat. Beberapa hari terakhir, pasien di rumah sakit (RS) dr. Abdoer Rahem membeludak hingga melebihi kapasitas. Agar bisa menampung semua pasien, rumah sakit pelat merah itu menggunakan ekstra bed dan diletakkan di lorong depan ruangan. “Nanti kalau sudah ada pasien pulang, mereka dimasukkan ke kamar,” kata Kepala Pusat Informasi dan Pengaduan (PIP) RS dr. Abdoer Rahem, Iir Nadiroh. Menurut dia, para pasien yang berobat didominasi pasien diare dan ISPA (infeksi saluran pernapasan akut) dari kelas III. Sebab, penyebab penyakit tersebut salah satunya adalah perubahan musim. “Perubahan cuaca sedikitbanyak berpengaruh terhadap

ISTIMEWA

AUDIT SILANG : Tim audit dari pelaku PNPM Kecamatan Jangkar saat melakukan audit di Kecamatan Kapongan.

Program Sesuai Bestek KAPONGAN - Audit silang Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MPd) berjalan sesuai rencana. Audit yang dilakukan tim dari Kecamatan Jangkar di balai Desa Kesambirampak, Kecamatan Kapongan itu sedikit menemukan kekurangaan-kekurangan pada laporan akhir yang dibuat tim pelakasana kegiatan (TPK) Desa Kesambirampak. Salah satu yang ditemukan adalah kurang lengkapnya Surat Penetapan Camat (SPC) dalam SPPB (Surat Perintah Pemberian Bantuan). “Seharusnya,  setiap laporan yang digarap TPK dilengkapi dengan SPC sesuai dengan PTO yang ada,” ungkap Tri  Yulianto SE, salah satu tim audit FK Kecamatan Jangkar. Pria yang menjabat Fasilitator Kecamatan (FK) Jangkar ini juga mengatakan, audit yang dilakukan bertujuan sebagai pembelajaran kepada masyarakat bagaimana mengerjakan program PNPM yang baik dan benar.  “Tujuan audit sebagai evaluasi bersama, bagaimana cara mengaudit dan bagaimana membuat laporan yang baik dan benar n

kondisi kesehatan,” ungkap Iir. Kini setiap ruang di RS dr. Abdoer Rahem menampung pasien melebihi kapasitas. Ruang bedah, misalnya. Dari 26 bed yang tersedia, terisi 29 pasien. Di ruang penyakitdalam, dari 22 bed diisi 24 orang. Demikian juga di ruang Nusa Indah, dari 32 bed yang tersedia, terisi 36 orang. “Jalan keluarnya ya menggunakan ekstra bed. Bahkan, tadi ruang Nusa Indah meminta agar beberapa pasien dipindah ke kamar lain. Di ICU juga penuh, ada delapan orang yang dirawat di sana” kata perempuan asal Jember tersebut. Bukan hanya lorong depan ruangan yang menjadi tempat penampungan, tapi juga sampai ke instalasi gawat darurat (IGD). “Ada enam pasien yang menunggu di ruang IGD,” imbuh perempuan berjilbab tersebut. (pri/c1/aif)

Over Kapasitas RS Abdoer Rahem

 Baca Program...Hal 35

SDN 2 PATOKAN EDY SUPRIYONO/RaBa

OVERLOAD: Sejumlah pasien harus dirawat di lorong ruang bedah RS dr. Abdoer Rahem, Situbondo.

n Pasien didominasi diare dan ISPA n Rata-rata disebabkan perubahan cuaca RUANG BEDAH n Dari 26 bed yang tersedia, terisi 29 pasien. RUANG PENYAKIT DALAM n Dari 22 bed diisi 24 orang RUANG NUSA INDAH n Dari 32 bed yang tersedia, terisi 36 orang RUANG ICU n Diisi oleh delapan pasien AKIBAT OVERLOAD n Sebagian pasien ditampung di lorong-lorong n 6 pasien menunggu di IGD

Tanam Tembakau, Jatuh dari Tebing SYAMSURI/RaBa

MEGAH: SDN II Patokan dua lantai dibangun dari infaq dan bantuan dinas pendidikan.

Gratiskan Buku Paket Siswa SITUBONDO – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Patokan pernah diporak-porandakan banjir bandang. Namun, saat ini lembaga pendidikan yang dipimpin Sunardi tersebut sudah berdiri megah, bahkan dengan dua lantai. Kesan sejuk dan nyaman akan begitu terasa saat memasuki SDN 2 Patokan. Pemilihan dinding kemarin berwarna coklat sangat serasi dengan keberadaan taman taman yang indah dan rindah dipenuhi bunga warna-warni. Kebangkitan SDN 2 Patokan ini tak lepas dari dukungan paguyuban kelas. Demikian juga komite, kepala sekolah dan dewan guru. Mereka setiap bulan memberikan infaq seikhlasnya. Tujuannya, agar dapat segera membangun ruang kelas baru yang megah berlantai dua. “Ada dua ruang masih dalam taraf pengerjaan kurang lebih 40 persen dan satu ruang kelas mendapat bantuan dari Dinas Pendidikan sebanyak satu ruang kelas,” kata Sunardi n

JATIBANTENG - Nasib malang menimpa Rohati alias Nadin, 65. Warga Dusun Polo, Desa Patemon, Kecamatan Jatibanteng, itu meregang nyawa setelah terjatuh dari tebing dengan ketinggian 150 meter. Kali pertama ditemukan pukul 06.00, posisi korban terbalik. Kepalanya berada di bawah dan kedua kakinya berada di atas. Korban juga mengalami luka di kepala dan perut.

Diperoleh keterangan, sebelum petaka terjadi, korban berangkat ke kebun untuk menanam bibit tembakau. Sejak Selasa lalu, korban belum kembali ke rumahnya. Keluarga korban pun resah dan berusaha mencarinya. Baru keesokan harinya, usaha pencarian itu membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Rohati diduga

terpeleset dan jatuh dari tebing dengan kemiringan 45 derajat. Kabag Humas Polres Situbondo AKP Mardjuki membenarkan telah menerima kabar insiden tersebut. Pihaknya juga sudah menerima laporan dari kapolsek yang menangani kasus tersebut. ‘’Memang benar, ada warga yang jatuh dari tebing, tadi sudah dimakamkan,’’ kata Mardjuki. (ton/c1/aif)

ISTIMEWA

TEMPAT KEJADIAN PERKARA: Bercak darah masih berceceran di rumah Asjo di Desa Widoro Payung, Besuki.

Tepergok Indehoi, Paman Bacok Keponakan

 Baca Gratiskan...Hal 35

KECELAKAAN

ISTIMEWA

WASPADA: Kapolsek AKP Agus Supariyono (dua dari kanan) saat mendatangi toko emas di Besuki kemarin.

Toko Emas Wajib Pasang CCTV ALI NURFATONI/RaBa

RENGGUT NYAWA: Truk nopol P 8587 E diamankan di Mapolres Situbondo kemarin.

Nyenggol Truk, Terjatuh, Tewas PANJI – Satu orang tewas dalam insiden kecelakaan lalu lintas di jalan raya Desa Curah Jeru, Kecamatan Panji, kemarin. Korbannya menimpa Samnyoto, 40, warga Desa Alasmalang, Kecamatan Panarukan. Saat kejadian, Samnyoto mengendarai sepeda motor bernopol P 2924 EF. Dia melaju dari arah selatan. Sedianya Samnyoto akan mendahului truk dengan nopol P 8587 E. Namun, dari arah berlawanan muncul kendaraan lain dengan kecepatan tinggi. Untuk menghindari tabrakan, Samnyoto berusaha banting stir ke kiri. Upaya menghindari tabrakan malah berbuah petaka. Motor yang dia kendarai malah menyenggol ban truk yang dikemudikan oleh Busadin, 54. Samnyoto pun menemui ajalnya di lokasi kejadian. Saat ini truk dan sepeda motor yang terlibat kecelakaan diamankan di Mapolres Situbondo. ”Kami masih di Surabaya. Belum bisa memberikan keterangan. Coba tanyakan ke kanit laka,’’ kata Kasat Lantas AKP Yusuf Suryadi. (ton/aif)

BESUKI - Maraknya aksi kejahatan dengan sasaran toko emas membuat aparat kepolisian Besuki waspada. Polisi tak cukup hanya menggiatkan patroli keliling, tapi juga mendatangi puluhan toko emas satu-persatu. Setiap toko emas diimbau mengantisipasi tindak kejahatan dengan cara memasang closed circuit television (CCTV). Selain itu, polisi juga meminta pemilik toko memasang terali besi di etalase. Dengan adanya terali besi, setidaknya itu menyulitkan pelaku kejahatan. Seruan memasang CCTV itu dipimpin langsung Kapolsek Besuki

AKP Agus Supariyono. Ada sembilan toko emas yang didatangi. Langkah preventif tersebut dilakukan mengingat pihak kepolisian tidak ingin terjadi perampokan di toko emas. ’’Kita harus sama-sama mengantisipasi. Jangan sampai perampokan toko emas beberapa tahun lalu terulang lagi,” kata kapolsek. Dari sembilan toko emas yang dikunjungi, ternyata hanya satu toko yang etalasenya sudah dilengkapi terali. Delapan toko yang lain belum menggunakan teralis. Mengenai CCTV, belum ada satu pun toko emas yang memasang-

nya. “Padahal, CCTV sangat penting untuk memantau aktivitas di dalam toko,” terang kapolsek. Menurut Agus, kegiatan seperti ini sudah dua kali dilakukan. Pada April 2011 lalu pihaknya sudah mendatangi sejumlah toko emas di wilayah hukum Polsek Besuki. Tampaknya baru satu toko emas yang memperhatikan imbauan waktu itu. “Jangan remehkan kejahatan karena kejahatan bisa terjadi kapan dan di mana saja. Makanya, kami terus mengimbau agar pemilik toko waspada, termasuk memasang CCTV dan terali,” imbau Agus. (ton/c1/aif)

BESUKI - Insiden pemba- bermesraan dengan keponcokan kembali terjadi. Kali ini akannya, Asjo langsung menterjadi di Desa Widoro gambil celurit dan mePayung, Kecamatan nyerang keduanya. Besuki. Korbannya Meski berhasil meadalah KD, warga selukai mereka bertempat. Pria berusia dua, tapi keduanya 40 tahun itu bersimbisa melarikan diri bah darah setelah melalui pintu beditebas celurit oleh lakang. Asjo, 57. Pelaku dan PENUSUKAN Hingga kemarin, korban masih ada pihak kepolisian hubungan kerabat. KD tak lain belum menerima laporan kaadalah keponakan Asjo. sus pembacokan itu. Hingga Diperoleh keterangan, in- kini, LS dan KD masih belum siden berdarah itu dipicu menampakkan batang hidungdugaan perselingkuhan. Asjo nya. ‘’Kami masih belum bisa naik pitam lantaran memergo- memberikan komentar banki istrinya berindehoi dengan yak, karena sampai sekarang KD. Sebelum kejadian, Asjo kedua korban masih belum pergi ke pasar. Sementara sang lapor,’’ ujar Kapolsek Besuki, istri, LS, 47, berada di rumah Agus Supariyono. sendirian. Pihaknya telah mengerahKepergian Asjo itu dimanfaat- kan anggotanya guna menkan LS untuk memadu kasih cari kedua korban. Sementara dengan KD. Celakanya, perseling- itu, Asjo hingga kini masih kuhan itu dipergoki Asjo. Sebab, di berada di rumahnya sendiri. luar perkiraan, Asjo pulang lebih ‘’Kami masih mencari korban. cepat dari biasa. Asjo ada di rumahnya,’’ tandas Mengetahui istrinya sedang Agus. (ton/c1/aif)

Radar Banyuwangi 19 Januari 2012  

Radar Banyuwangi

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you