Page 1

RADAR BENGKULU www.radarbengkulu.web.id

Berkualitas, Dibaca Semua Orang

Kamis, 12 Desember 2013

Tidak Terima

Koran & Berlangganan

Hubungi 0812-7930-6998

TERBIT 12 HALAMAN

Gubernur Lapor Polda Saran Dewan

Siswadi, SP

RBI, BENGKULU – Gubernur Bengkulu, H. Junaidi Hamsyah agar melapor ke Polda. Kalau memang SMS itu bukan dari Gubernur. Karena kasus SMS yang meminta uang mencatut nama Gubernur itu termasuk pencemaran nama baik pemerintahan dan pribadi. Demikian saran sejumlah anggota DPRD

Provinsi Bengkulu kemarin. Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Siswadi, SP menggungkapkan jika memang Gubernur bukan yang menyebarkan sms penarikan dukungan itu, Gubernur harus membuktikan sms yang membuat gempar masyarakat Bengkulu tersebut memang bukan dari dirinya. Dengan cara melaporkan ke pihak yang berwajib.

“Lebih baik Gubernur menanggapi permasalahan tersebut dengan serius. Jika dianggap perlu, minta lansung pihak penegak hukum (polisi) untuk mengusut hal tersebut. Gubernur bisa melaporkan hal tersebut ke Polda Bengkulu agar semuanya yakin jika SMS tersebut bukanlah dari dirinya, kalau memang begitu adanya,” katanya, Rabu (11/12). Dalam SMS yang mencatut nama

APBD 2014 Telah Disahkan

Bila STAIN Curup Bersedia Merger RBI, BENGKULU Bila Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Curup bersedia merger atau menyatu dengan IAIN Bengkulu, maka provinsi Bengkulu segera memiliki sebuah Universitas Islam Negeri (UIN).

BACA HAL 11...

BACA HALAMAN 11...

BACA HALAMAN 11...

Dewan Rekomendasikan Balik Enam Hari Kerja

IAIN Segera Jadi UIN

Prof. Dr. H. Sirajudin. M. M.Ag. MH.

Gubernur itu, pesan singkat yang ujung-ujungnya minta sejumlah uang. Siswadi mengatakan seharusnya Gubernur Bengkulu segera menindaklanjuti hal tersebut dengan segera melaporkan ke pihak kepolisian karena sudah mencemarkan nama baik dan sudah membuat situsasi pemerintah di Provinsi Bengkulu terganggu.

Iwan/RBI

RBI, BENGKULU – Anggota dewan Kota Bengkulu merekomendasikan agar Pemerintah Kota kembali ke enam hari kerja efektif. Hal itu disebabkan oleh tidak dianggarkannya uang makan untuk para PNS meskipun dalam beberapa bulan terakhir kota telah memberlakukan program lima hari kerja. Rekomendasi ini disampaikan oleh anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Bengkulu, Sofyan Hardi, SE disela-sela penyampaian laporan hasil pembahasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bengkulu sore kemarin (11/12). “Jika uang makan minum untuk dinas instansi itu dijadikan untuk biaya makan siang bersama di kantor maka itu tidak efektif.

Walikota H. Helmi Hasan, SE bersama Wawali Ir Patriana Sosia Linda dan pimpinan DPRD Kota Sawaludin Simbolon S.Sos, MM saat meneken APBD 2014 yang telah disahkan kemarin.

Tewas Membusuk di Pintu Batu RBI, BENGKULU – Warga jalan Sudirman tiga RT Dua kelurahan Pintu Batu, kemarin (11/12) siang sekitar pukul 13.05 WIB dihebohkan dengan bau busuk yang sangat menyengat. Warga yang penasaran lalu mencari sumber bau busuk seperti bau bangkai tersebut. Hingga akhirnya diketahui sumber bau busuk yang sangat menyengat itu berada di salah satu rumah bedengan yang dihuni Tengku Makmur (47) seorang tukang parkir. Penasaran dengan bau yang sangat menyengat itu, warga sekitar lalu menghubungi pemilik rumah bedengan bernama Eli (46) guna meminta kunci cadangan atau meminta izin membuka secara paksa rumah tersebut. Setelah mendapat izin dari pemilik rumah bedengan, akhirnya warga bersama-sama membuka rumah bedengan itu. Saat itu terbuka, bau menyengat sangat busuk keluar dari dalam rumah itu. “Jadi kami sangat kaget ternyata bau busuk itu makin menyen-

Redaksi: Jalan P. Tendean No. 3 F Kota Bengkulu ----- Telepon/Faximile (0736) 22403 --- email; radarbengkulu@gmail.com

BACA HALAMAN 11...

BACA HALAMAN 11...

Usut Jalan Amblas, Kejati Pulbaket RBI, BENGKULU – Kejaksaan Tinggi (Kejati) makin serius mengusut kasus korupsi di Provinsi Bengkulu. Kini mulai mengusut dugaan korupsi pada jalan lintas barat yang rusak parah karena amblas. Pantauan jurnalis kemarin (11/12) asisten intelejen Kejati Bengkulu Marihot Silalahi, SH langsung mengumpulkan sejumlah jaksa

senior dan tiga Kasi Intel ke dalam ruanganya. Diduga dikumpulkannya para jaksa senior dan tiga kasi itu untuk membahas rencana pengusutan. Dikonfirmasipun, Asintel Kejati Bengkulu hanya mengatakan bahwa benar pihaknya sedang rapat, dan belum bisa memberikan keterangan apapun.

BACA HALAMAN 11...

260 Senjata Api Diperiksa ARI/RBI

Para tetangga korban penasaran dan ramai melihat keadaan korban yang meninggal di dalam kamar.

gat saat pintu terbuka, beberapa orang warga lalu memanggil Tengku Makmur yang tinggal di rumah itu, tapi tidak ada yang menyahut. Lalu warga coba

masuk lebih dalam lagi ke kamar, dan ternyata Tengku Makmur sudah meninggal dunia, dan bau busuk menyengat itu bersumber dari tubuh Tengku yang diduga

RBI, BENGKULU - Wakapolda Kombes Adnas, Rabu (11/12) kemarin turun langsung memeriksa senjata api milik 260 anggota atau perosel Polda. Dari hasil pemeriksaan tersebut 4 senpi berhasil disita karena izin penggunaan senpi sudah mati izin. “Iya sebanyak 260 anggota yang memiliki senpi sudah diperiksa,” katanya. Pemeriksaan disaksikan para pejabat Polda.

BACA HALAMAN 11...

AKBP Heri Wiyanto

Eceran Rp. 2000/luar kota tambah ongkos kirim

Radar Bengkulu 12 Desember 2013  

Gubernur Lapor Polda

Advertisement