Issuu on Google+

SEMANGAT ASPIRASI RAKYAT

Rakyat Sumsel radar_palembang@yahoo.com

RAKYAT SUMSEL

SELASA 24 DESEMBER 2013

@radar_palembang

ONLINE Telp : (0711) 361 638 FAX : (0711) 362 452

HARGA Rp 4.000

Amzulian: Disertasinya Akan Jadi Acuan Nasional RAIH GELAR: Bupati Musirawas H Ridwan Mukti meraih gelar Doktor Hukum predikat memuaskan atau Cumlaud di Universitas Sriwijaya, Palembang, setelah mempertahankan disertasinya berjudul “Sistem Pemilihan Kepala Daerah beragam di Indonesia”, Senin (23/12).

Dinilai Tak Jalankan Perintah DKPP Ridwan Mukti Raih Doktor Hukum Cumlaud BUPATI Musirawas H Ridwan Mukti meraih gelar Doktor Hukum predikat memuaskan atau Cumlaud di Universitas Sriwijaya, Palembang, setelah mempertahankan disertasinya berjudul “Sistem Pemilihan Kepala Daerah beragam di Indonesia”. PALEMBANG, RS - Di hadapan lima penguji antara lain Prof DR Mahfud MD, Dr Zen Zanzibar dan Prof Dr Amzulian Rifai, Riduan Mukti dinyatakan lulus dengan hasil sangat memuaskan dan disertasinya akan dijadikan acuan Pilkada nasional, Senin (23/12).Di hadapan Sidang Terbuka Promosi Doktor Program Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum Unsri itu, Amzulian mengatakan, ❏ Ke halaman VII

Caleg Hamburhambur Duit Pergantian Tahun Baru

Yudi F Bram

MOMENTUN pergantian tahun baru 2014 dapat “Dengan kegiatan ini yang menyisakan beberapa hari lagi, akan urahmi antara kita meningkatkan silat komunikasi dimanfaatkan sejumlah calon anggota legisngga sehi kat, yara dan mas yang terpenting latif (Caleg) untuk mendekatkan diri kepada terus berjalan dan terhibur apa masyarakat dapat ,”. masyarakat dengan cara mengelar berbagai yang diselengarakabn kegiatan. Mereka tanpa sungkan menjadi donatur untuk beberapa kegiatan yang dilaksanakan masyarakat, mulai dari jalan Santai, panjat pinang, gaple, dan sebagainya. PALEMBANG, RS – Caleg jelas tak sedikit mengeluarkan dana untuk kegiatan tersebut. Apalagi jika acara tersebut mengajak banyak massa. Kucuran uang yang dihamburkan pada

gelaran acara, tentu Caleg tentu ingin mendapatkan suara yang banyak dalam pemilihan kelak. Meski disinyalir kegiatan yang dilakukan ini bermuatan politis namun hal ini tetap

dilakukan. Diharapkan dengan apa yang dilakukan ini para calon wakil rakyat ini dapat meraup suara yang signifikan pada pemunguatan suara 9 April ❏ Ke halaman VII

Pembangunan Sumsel Wajib Perdayakan SDM Lokal TANAM POHON: Bupati Banyuasin, Yan Anton Ferdian SH mengajak seluruh masyarakat Banyuasin untuk aktif dan menggalakkan penanaman pohon di lingkungan masing-masing, saat peringatan HMPI dan BMN, serta Hari Perkebunan ke 56 di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kabupaten Banyuasin, Senin (23/12).

Peringatan HMPI dan BMN

Yan Ajak Masyarakat Go Green BANYUASIN, RS - Bupati Banyuasin, Yan Anton Ferdian SH mengajak seluruh masyarakat Banyuasin untuk aktif dan menggalakkan penanaman pohon di lingkungan masing-masing. Ajakan tersebut disampaikan orang nomor satu di Bumi Sedulang Setudung saat peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) serta Hari Perke❏ Ke halaman VII

semangat ASPIRASI RAKYAT

PALEMBANG, RS - DPRD Sumsel menilai untuk dapat merealisasikan visi-misi pembangunan Sumsel yang dicanagkan oleh pemerintah Provinisi Sumsel. Ke depan tidak mungkin hanya berlandaskan kepada APBD dan Pemrpov saja. Namun justru harus melibatkan semua pihak. “Diperlukan adanya pemberdayaan sumber daya Manusia (SDA), yang melibatkan semua element masyarakat untuk mencapai visi pembangunan diprogramkan oleh pemprov Sumsel, termasuk pihak swasta dan pihak ketiga,” kata Ketua Komisi I DPRD Sumsel, H Yuswar Hidayatullah, Senin (23/13). Dilanjutkan Yuswar, sehingga semua terprogram

Kader Golkar Desak KPU PALEMBANG, RS - Puluhan kader dan calon anggota legislatif (Caleg) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Musirawas mendatangi KPU Sumsel, menuntut supaya KPU tetap menetapkan daftar calon tetap (DCT) versi Eliyanto pada pemilu mendatang ketimbang menjalankan keputusan Dewan Kehormatan Penyelanggara Pemilu (DKPP) yang menetapkan Versi Lili Madari. Ketua DPD Partai Golkar Musirawas Eliyanto saat melakukan unjuk rasa di KPU Sumsel, Senin (23/12) mengatakan, KPU dinilai tidak mengikuti aturan, karena tidak mengembalikan DCS ke partai sebagai induk partai. Seharusnya KPU melaksanakan keputusan DKPP itu mengikuti aturan yang ada, seharusnya KPU mengem❏ Ke halaman VII

Untuk 306 Desa di OKUT

Siapkan Dana Rp 30,6 Miliar MARTAPURA, RS - Program Stimulan Percepatan Pembangunan Infrastruktur Pedesaan (Sppides) yang selama ini sudah dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU Timur memalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), pada tahun 2014 mendatang terus dilanjutkan. Tujuan program ini tidak lain untuk pemerataan pembanguan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Kepala Dinas PMD OKU Timur Idrus Musa SSos melalui Sekretaris Dinas (Sekdin) Kasmir Syamsuddin didampingi Kabid ❏ Ke halaman VII

tullah r Hidaya a w s u Y H dapata teritegrasi secara bersama-sama dalam mencapai program pembangunan Sumsel. Untuk itu diperlukan juga peraturan daerah (Perda) pemberdayaan masyarakat. ❏ Ke halaman VII

klik...........www.radarpalembang.biz


Pasar Kito

II

RAKYAT SUMSEL, SELASA 24 DESEMBER 2013

Timbangan 31 Pasar Bermasalah PALEMBANG, RS – Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Palembang menilai, indikasi pengurangan berat timbangan yang dilakukan sejumlah pedagang di pasar masih banyak terjadi. Dari 33 pasar yang ada di Palembang, hanya 2 pasar yang tertib ukur atau timbangannya. Artinya, 31 pasar lainnya bermasalah dalam hal timbangan. Pasalnya, hingga tahun 2013 ini hanya dua pasar tradisional yang ditetapkan Ditjen Standarisasi dan Perlindungan Konsumen sebagai pasar tertib ukur. Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop Kota Palembang, Juni Haslansi menyebutkan, dua pasar yang sudah tertib ukur adalah Pasar Sekip Ujung dan Pasar Plaju. Penghargaan bergengsi juga diterima dari Direktorat Metrologi berupa ISO 9001:2008 karena sudah diterapkannya alat ukur timbang sesuai standar nasional (SNI). “ISO ini diterima per tanggal 31 Oktober lalu, dari

inilah kitabisa melihat kondisi di psara yang ada di Palembang,” kata dia, Minggu (22/12). Untuk pasar tradisional lainnya terutama yang besar seperti Pasar 16 dan Cinde, dia tidak menampik jika kemungkinan adanya pedagang nakal. Diakuinya, UPTD pengawasan timbangan di wilayah Pemkot Palembang belum ada, begitu juga SDM dan sarananya. “Untuk SDM di bidang itu standarnya harus sarjana di bidang teknik, fisika, atau elektro yang mampu menjalankan alatnya. Tapi jangankan SDM, UPTD dan alatnya sendiri kita belum punya,”tuturnya. Meski begitu, untuk pengawasan terkait permainan timbangan, PPNS di Disperindagkop tetap menjalankan fungsinya. Kasi Pengadaan dan Penyuluhan Disperindagkop Kota Palembang Yulida menambahkan, pengawasan ini dilakukan 3-4 kali dalam setahun. Adapun sanksi pembinaan bagi pedagang tetap harus diterapkan. “Memang bukan sanksi berat tapi lebih ke pengarahan untuk ditera ulang timbangannya.

Kami terus dorong pedagang di pasar-pasar besar untuk tertib ukur,”tukas dia Disisi lain pihaknya menilai peran PD Pasar Palembang Jaya sebagai perusahaan daerah yang dipercaya Pemkot mengelola pasar di Palembang harus lebih berperan aktif mengenai permasalahan ini. “PD Pasar juga harus intens mengawasi pedagang,” pungkasnya. Diminta Rutin Cek Tera Banyaknya tingkat kecurangan timbangan yang terjadi di pasar tradisional di Kota Palembang dinilai banyak merugikan masyarakat. PD Pasar Palembang Jaya meminta kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk rutin turun ke pasar memberikan sosialisasi dan mengecek keakuratan tera timbangan. Hal ini diungkapan Apriyadi S Busri Direktur Utama PD Pasar Palembang Jaya pada saat dikonfirmasi pada Senin (23/12). “Masalah tera timbangan itu diurus oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) bukan tugas PD Pasar kami selalu membuka diri kalau dinas terkait untuk

rutin mengecek masalah timbangan ini,” ungkap Apriyadi. Apriyadi menuturkan disperindag harus juga memonitor seluruh pedagang pasar tradisional ini, hal ini penting untuk meningkatkan

kenyamanan dan pelayanan kepada seluruh pengunjung pasar. Selain itu, menurut Apriyadi para pedagang Pasar tradisional di Palembang harus dicek secara berkala jangan hanya memgambil

sample sample timbangan dari pasar tertentu saja. “Kita harus membuat pedagang patuh terhadap kebenaran dan keakuratan timbangan jangan biarkan pedagang memakai tim-

bangan yang belum ditera atau timbangan yang telah tua dan tidak layak pakai sehingga mempengaruhi barang – barang yang dibeli oleh pembeli,” pungkasnya. (tma/rd2)

Tingkatkan Pelayanan Pasar

FOTO: SALAMUN/RADAR PALEMBANG

DAGANGAN: Lapak pedagang yang digelar di pasar palima. Tahun depan, pasar tersebut terus berjanji meningkatkan pelayanan. PALEMBANG, RS – Pasar Palima merupakan pasar yang terletak di kawasan strategis. Sebagai salah satu pasar yang menjadi ikon di Palembang, pada 2014 mendatang rencananya pasar ini akan semakin meningkatkan pelayanan untuk memberikan kenyamanan untuk pedagang dan para pembeli. Hal inilah yang menjadi semangat dari Asmidal M Busri, kepala

Pasar Palima Palembang pada saat diwawancarai di ruang kerjanya Senin (23/12). “Pasar ini pada 2013 menjadi salah satu pasar terbersih maka dari itu brand pasar ini pada 2014 mendatang akan semkain kami tingkatkan. Peningkatan pelayanan ini penting karena pasar palima menjadi salah satu pasar besar di Palembang,”jelasnya kepada

Radar Palembang. “Kekuatan perekonomian sektor mikro menjadi salah satu kekutan penopang dalam perekonomian Palembang,”kata dia. Ia menambahkan, Insyallah pada 2014 akan ada pembangunan dan perbaikan infrastruktur di pasar ini seperti perbaikan atap, perapian kios pedagang dan pastinya tetap mempertahankan kenyamanan dan keasrian pasar ini.

“Kalau pasar ini rapi, bersih dan sehat tentu saja akan semakin orang banyak dating,” ungkap Asmidal. Asmidal berharap tahun 2014 perekonomian Palembang semakin maju, maju diartikan gerak ekonomi rakyat semakin berkembang dan tingkat kesejahteraan semakin baik maka dari itu pasar tradisional harus berkembang dan maju. (rd2)

Distanak Respon Ayam Mati BANYUASIN, RS – Langkah cepat dilakukan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Banyuasin untuk mengantisipasi penyakit coryza yang menyerang ternak ayam di Desa Talang Buluh Kecamatan Talang Kelapa. Dengan menurunkan tim dokter Kesehatan Hewan (keswan), Distanak Banyuasin langsung melakukan penyemprotan disinfektan ke kandang peternakan ayam milik masyarakat yang ada di Desa Talang Buluh. Kepala Distanak Kabupaten Banyuasin, Ir Madian mengatakan, jika upaya penyemprotan disinfektan tersebut atas laporan masyarakat Talang Buluh.

INSPIRASI MASYARAKAT SUMSEL SEMANGATBISNIS ASPIRASI RAKYAT

“Ya, sebagai respon cepat, kami langsung terjun ke lokasi untuk melakukan penyemprotan. Dari hasilnya, disana nihil flu burung, penyebab banyaknya ternak ayam yang meninggal mendadak itu karena Coryza atau biasa disebut SNOT,” kata Madian, Senin (23/12). Coryza, dikatakan Madian disebabkan Bakteri Gallinarium. Bakteri ini muncul karena kondisi udara yang lembab dan tidak bersihnya kandang ayam milik warga sehingga bakteri tersebut berkembang. “Tapi kami yakinkan jika penyakit ini tidak berbahaya untuk manusia. Untuk membuktikannya, kami bahkan melakukan bedah

unggas yang terinfeksi itu, dan aman untuk manusia, dan bukan tetelo atau ND yang kami prediksi sebelumnya,” jelas Madian. Rata-rata, ternak ayam yang terserang Coryza adalah jenis ayam kampung, bukan ayam negeri yang biasanya diternakkan oleh perusahaan peternakan ayam. “Kalau ayam negeri itu bersih karena dikelola profesional oleh pengelolanya, jadi terhindar penyaki Coryza ini,” ungkap Madian. Ia mengatakan, bukan hanya Talang Buluh yang diserang penyakit yang disebabkan bakteri ini. Namun ada juga peternak ayam di Kecamatan Sembawa yang juga dilanda penyakit yang sudah menewaskan puluhan ayam tersebut.

“Coryza ini bisa dilihat dengan kondisi ayam yang mengalami kebengkakan didaerah muka, dan mengeluarkan lendir yang kental dari ronga hidung. Jika ditemukan ciri-cirinya, segera melapor ke UPTD Distanak terdekat atau petugas kesehatan hewan,” tegasnya. Sementara itu, Kasi Keswan Distanak Banyuasin, Heri mengatakan jika hasil penyemprotan dan pemeriksaan ternak ayam d Talang Buluh, hasilnya negatif untuk flu burung.“Tim dokter hewan menyebutkan jika itu Coryza, ada pembekakan dibagian muka dan keluar lendir dari hidung, dan itu bukan flu burung, karena Banyuasin masih bebas dari flu burung,” pungkasnya. (tri)

klik...........www.radarpalembang.biz klik...........www.radarpalembang.biz


IV

RAKYAT SUMSEL, SELASA 24 DESEMBER 2013

Misa Natal, Polres Kawal Gereja Demi memberikan rasa aman kepada umat Kristiani menjalankan perayaan malam misa dan Natal hari ini, jajaran Kepolisian Resor Lahat (Polres) Lahat melakukan penjagaan terhadap sejumlah gereja dan tempat peribadatan lainnya di Kabupaten Lahat. LAHAT,RS – Meski demikian, Kapolres Lahat, AKBP Budi

Suryanto mengaku Kabupaten Lahat merupakan wilayah yang

kondusif serta aman dari aksi aksi yang bisa memprovokasi timbulnya perselisihan antar umat beragama. “Dari tahun ke tahun, Lahat termasuk wilayah yang kondusif dalam perayaan Natal dan Tahun Baru. Kita harapkan, kondisi ini juga terjadi tahun ini,” tegas Budi kemarin. Menurut Budi, lokasi gereja di Lahat cukup banyak sebarannya. Setidaknya ada sembilan gereja. Semuanya tetap dijaga

demi mengantisipasi hal hal yang bisa mengancam kenyamanan umat kristiani dalam beribadah. Tak hanya itu, demi memberikan rasa aman, Polres juga mendirikan Pos Pengamanan Operasi Lilin yang dilaksanakan selama 10 hari dari tanggal 20 Desember 2013 hingga 1 Januari 2014. Pos pengamanannya sendiri akan dipusatkan di pasar Lematang dan di seluruh wilayah

Tak Temukan Kemasan Expired LAHAT, RS – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Lahat, dr H Muzakir SH MKes melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Kesehatan, Farida Hasibuan SKM MKes mengatakan, inspeksi mendadak (sidak) tim gabungan terhadap kemasan makanan dan minuman (mamin) yang telah expired (Kadarluarsa, red) dan rusak sama sekali tidak ditemukan di beberapa titik baik toko kelontong maupun swalayan. “Ini artinya, pemilik toko telah memahami dan mengerti dengan kemasan mamin yang telah kadarluarsa maupun rusak, sehingga mereka menarik dan menukarkan dengan produk dalam kondisi baik,” katanya, ditemui, usai sidak, Senin (23/12). Ditambahkannya, tentunya pihaknya tetap memberikan himbauan kepada pemilik toko maupun swalayan, agar tidak menjual produk dalam kemasan expired dan rusak, hal tersebut sama sekali tidak layak di jual kepada konsumen. “Pastinya pihak Dinkes terus memberikan pembinaan kepada

kepolisian sektor (Polsek). “Sasaran dari operasi lilin ini akan difokuskan pada kegiatan masyarakat saat perayaan natal dan tahun baru,” jelasnya. Untuk pengamanan pergantian tahun, lanjutnya, pihaknya lebih memfokuskan pengamanan di titik-titik keramaian. Sementara itu, Bupati Lahat Saifudin Aswari Rivai juga mengungkapkan terjaganya kerukunan antar umat beragama

di Lahat merupakan kontribusi dalam pembangunan. Jika tidak rukun, pembangunan, pemerintahan dan misi bersama dalam berbangsa tidak akan pernah terwujud. Sejalan dengan itu, dirinya yang kini dipercaya sebaga pemimpin berupaya sekuat tenaga untuk bersikap adil, bijaksana tanpa memandang Agama, suku, budaya dan adat istiadat kepada semua warga di Kabupaten Lahat.

“Dalam kepemimpinan kami, berusaha melihat semua sisi sudut tanpa membeda bedakan dari agama apa, suku mana, adat istiadatnya bagaimana. Perbedaan adalah rahmat, perbedaan adalah persatuan dengan berbeda juga kita menjadi kuat. Hidup rukun dalam satu daerah, akan menciptakan motivasi postif utuk mewujudkan pembangunan di Kabupaten Lahat,”pungkasnya. (man)

10 Tahun Dasima Lumpu Layu INDERALAYA,RS - Usman (40) dan ibunya Dasima (57) warga Desa Sakatiga Kecamatan Inderalaya Kabupaten Ogan Ilir (OI), menderita lumpuh layu sejak 2003 yang mengakibatkan seluruh aktifitas terhenti. Mereka tidak bisa berjalan sejak kurang lebih sepuluh tahun yang lalu akibat merasakan sakit pada bagian kedua kaki. Hingga kini kedua ibu dan anak tersebut hanya bisa berbaring di

rumah panggung kayu berukuran 6 x 5 meter Menurut cerita Dasima, penyakit lumpuh yang dialaminya itu berawal dari sakit di bagian kaki kirinya. “Pada saat itu, saya mengalami sakit di kaki kiri. Kendati sempat diberikan pertolongan melalui berobat kampung, namun usaha itu tergolong sia-sia hingga mengakibatkan kedua kaki saya hingga saat ini tidak bisa berjalan dengan normal dan hanya

bisa berbaring saja,”terangnya. Entah penyakit apa yang sudah hinggap di tubuh Darsima tersebut hingga mengakibatkan anaknya Usman (40) juga mengalami hal yang sama. Kini mereka hanya menggantungkan hidup dari pemberian belas kasih orang lain. Mereka membutuhkan uluran tangan dari pemerintah guna mengobati penyakit yang dialaminya. (emil)

RAZIA: Razia tim gabungan terhadap kemasan makanan dan minuman (mamin) yang telah expired (kedaluarsa, red) dan rusak.

pelaku usaha, agar tidak menjual produk mamin yang rusak atau kedaluarsa, sehingga dikemudian hari merugikan konsumen dan kesehatan,”imbuhnya. Disamping itu, sambung Farida, setidaknya karyawan toko untuk selalu memperhatikan setiap kali produk mamin masuk, pendek kata, termasuk juga tempat penyimpanannya.

“Tempat penyimpanan dari produk mamin juga selalu diperhatikan dengan serius, hal ini menyangkut dari gangguan hewan penggerat seperti, tikus, bila perlu dikasih alas kayu di bawah lantai dan jaga kebersihan lingkungan,” paparnya lugas. Dijelaskannya, kepada konsumen ketika mendatangi swalayan atau toko, untuk berhati-hati

ketika memilih mamin, lihat terlebih dahulu tanggal expired dan kemasannya. “Terutama sekali bagi kemasan yang terbuat dari logam, seperti aluminium pada kaleng susu, buah-buahan, ikan serta lain sebagainya, apabila ada jangan dibeli, karena mengandung bahan kimia berbahaya yang akan menganggu kesehatan di kemudian hari,” pungkasnya.(man)

Mulai Menjamur Pedagang Kembang Api dan Terompet LUBUKLINGGAU, RS Menjelang akhir tahun 2013 dan mendekati tahun baru 2014, pedagang kembang api dan terompet mulai menjamur di Kota Lubuklinggau, bila dibandingkan tahun sebelumnya. Pantauan dilapangan, sejumlah pedagang penjual petassan dan terompet memadati disepanjang Jalan kiri dan kanan Jalan Yos Sudarso Lubuklinggau. Masyarakat sekitar pun antusias membeli kelengkapan untuk tahun baru walaupun akhir tahun masih beberapa minggu lagi. Seperti dikatakan, Jufri salah satu pedagang Terompet dan kembang api mengaku pada tahun ini lebih ramai penjualan dibandingkan tahun sebelumnya. “Sukur Alhamdulillah, saat ini penjualan kami laris manis, dengan mendapatkan untung besar walaupun saat ini masih pada musim hujan,”ujarnya.

Ia menambahkan, kembang api dan terompet yang diperjualkan didapatkan dari luar daerah dengan berbagai jenis dan harga yang bervariasi serta dengan berbagai ukuran dari yang terbesar sampai yang kecil. “Kami menjual terompet dan kembang api dengan berbagai jenis dan ukuran. Dari harga yang paling murah 10 ribu sampai 100 ribu. Biasanya perhari kami menjual 15-20 terompet dan kembang api, bahkan kalau ramai bisa lebih dari itu,”terangnya. Dia melanjutkan, keuntungan yang didapatkan pun berkali-kali lipat. “Kami memprediksikan, biasanya penjualan lebih membludak seminggu sebelum akhir tahun tiba,”ujarnya. Sementara itu, diungkapkan Endang, warga Marga Mulya Lbuklinggau mengatakan, sudah membeli terompet dan kembang api sejak 2 minggu lalu. (pin)

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

KOBRA: Ular kobra yang memakan ternak warga

Ular Cobra Mangsa Puluhan Ternak Ayam BANYUASIN, RS – Keresahan masyarakat Dusun Baru Kelurahan Seterio Kecamatan Banyuasin III atas tewasnya puluhan ternak ayam akhir terjawab. Adalah seekor ular kobra dengan panjang 3 meter menjadi penyebabnya. Itu diketahui setelah warga memburu dan membunuh ular kobra ganas tersebut diperkebunan karet milik warga. Bermodalkan bambu, warga berhasil membunuh hewan berbisa tersebut. Mawi, warga setempat mengatakan, selama ini dia heran

dengan matinya ternak ayam miliknya yang berjumlah puluhan di kandang ayam miiknya. Dan kejadian tersebut bukan hanya terjadi dikandangnya, tapi peternak ayam lainnya. “Kalau ayam saya sudah belasan yang jadi korban, tidak tahu kalau warga lainnya, Ayam saya membiru dan mengeras badannya. Kalau karena flu burung tidak mungkin, jadi kmai curiga kalau ada hewan buas yang memangsa ayam-ayam kami ini,” kata Mawi, kemarin. (tri)

klik...........www.radarpalembang.biz


PONSEL

VI

RAKYAT SUMSEL SELASA 24 DESEMBER 2013

iOS 7 Akhirnya Bobol JAKARTA, RS - Sistem operasi terbaru Apple akhirnya bobol juga setelah salah satu komunitas jailbreak, Evad3rs, berhasil membuat piranti lunak untuk memodifikasi iOS 7 secara untethered. Ya, melalui evasi0n 7 kini para pengguna iOS 7 bisa melakukan jailbreak baik dengan komputer berbasis Mac atau Windows. Tim Evad3rs mengklaim seluruh proses jailbreak bisa dilakukan hanya

dalam waktu 5 menit. Jailbreak pada evasi0n 7 dijanjikan kompatibel dengan berbagai perangkat Apple seperti iPhone, iPad dan iPod. Seperti yang dikutip dari Engadget, Senin (23/12/2013). Apple sendiri telah melakukan beberapa update iOS 7. Disamping untuk menyempurnakan sistem operasi tersebut, update yang digulirkan juga dirancang agar memperkuat sistem keamanan,

Nokia Siapkan Smartwatch

JAKARTA, RS - Nokia semakin kencang dikabarkan menggarap smartwatch alias jam tangan pintar. Sejumlah foto yang diklaim sebagai smartwatch Nokia sudah muncul di berbagai situs dan blog teknologi. Kabarnya, Nokia bakal merilisnya di tahun kuda. Jam tangan pintar Nokia ini diperkirakan akan hadir pada kuartal ketiga 2014. Namun seperti dikutip dari Ubergizmo, Senin (23/12/2013), sayangnya tak dirinci secara detail waktu peluncurannya. Wearable gadget ini kabarnya akan dipimpin oleh Head of Emerging Device Axel Meyer dan Peter Skillma. Sejumlah fungsi khas Nokia akan dibenamkan di smartwatch ini, salah satunya Nokia Morph.

Sebelumnya, situs teknologi asal China, CtechCN mempublikasikan sebuah foto yang diklaim sebagai prototype smartwatch Nokia. Foto tersebut memang tidak memberikan informasi detail, namun setidaknya sukses memunculkan berbagai spekulasi. Pada foto yang tak terlalu jelas tersebut, hanya tampak sebagian bodi jam tangan. Berwarna hitam, pada gadget tersebut terlihat logo Nokia. Tidak ada informasi mengenai spesifikasi produk. Nokia sendiri belum memberikan keterangan terkait laporan ini. Perusahaan asal Finlandia ini pun sebelumnya memang belum pernah menyebutkan apapun soal penggarapan smartwatch. (rns/rou)

Apple Siapkan Segudang Rencana CALIFORNIA, RS - Jelang pergantian tahun, Apple siapkan sejumlah resolusi baru. Sebagai pemain besar di jagad gadget kelas papan atas. Tentu saja raksasa Cupertino itu ingin tampil lebih baik di 2014. Disadur Ubergizmo, Senin (23/12/2013) CEO Apple Tim Cook pun tak sabar mebeberkan sejumlah rencana besar untuk tahun depan. Oleh karenanya, ia melayangkan memo internal kepada karyawan Apple untuk mengadakan rapat. “Kami memiliki banyak visi baru ke depan, termasuk menghadirkan beberapa produk baru yang mungkin konsumen sukai di tahun men-

datang,” tulis Cook dalam memo. Selain ingin membeberkan rencana besarnya, bisa jadi memo tersebut juga menjadi upayanya untuk meningkatkan semangat kerja para karyawan untuk bersiap-bersiap membuat gebrakan di 2014. Santer terdengar jika Apple berencana untuk meluncurkan sejumlah produk baru yang memiliki kualitas lebih baik pada tahun depan. Beberapa rumor yang kencang berhembus, antara lain iPhone 6 yang akan mengusung layar penuh dan lebih besar, iPad dengan layar lapang berukuran 12,9 inci pada paruh kedua 2014, dan masih banyak lagi. (amr)

Semangat aspirasi rakyat

termasuk dari praktik percobaan jailbreak. Pun begitu tim Evad3rs mengklaim bahwa evasi0n 7 bisa melakukan jailbreak pada semua seri iOS 7, termasuk yang paling baru versi iOS 7.4. Berikut adalah daftar perangkat yang bisa di-jailbreak. iPhone 5S, iPhone 5c, iPhone 5, iPhone 4S, iPhone 4, iPad 2, iPad 3, iPad 4, iPad Air, iPad Mini, iPad Mini 2, iPod Touch 5.(eno/rou)

Siapkan Suksesor Galaxy Gear JAKARTA, RS - Samsung memang baru mengumumkan kehadiran Galaxy Gear bertepatan dengan pameran elektronik IFA 2013, di Berlin, Jerman. Kini, vendor Korea itu sudah menyiapkan suksesornya. Dari kabar yang berkembang, Samsung akan menamai smartwatch terbarunya tersebut dengan sebutan Galaxy Band, dan bukan Galaxy Gear 2. Dikutip dari Ubergizmo, Senin (23/12/2013), tidak ada informasi lebih lanjut mengenai spesifikasi lengkap dari Galaxy Band ini. Tapi, rumor menyebutkan bahwa piranti ini akan mempunyai daya baterai yang lebih besar. Galaxy Band, diklaim akan diluncurkan di awal tahun 2014 ini. Disebut-sebut antara pagelaran Consumer Electronics Show (CES) 2014 di Las Vegas atau Mobile World Congress (MWC) 2014 di Barcelona. Memang, Galaxy Gear dikritik karena mempunyai masalah di daya tahan baterai. Saat debutnya dimulai, Gear hanya kompatibel dengan Samsung Galaxy Note 3, dan menyusul update dengan dukungan pada Galaxy S3, S4 dan Note 2. Adapun piranti ini dilepas di harga USD 300. Bekerja sebagai aksesoris, jam tangan itu memiliki layar OLED dan menawarkan fungsi dasar seperti foto, panggilan hands-free dan notifikasi pesan. (tyo/tyo)

FOTO : SALAMUN/RADAR PALEMBANG

PAPARAN : General Manager Sales and Customer Care Region Telkomsel Sumbagsel, M Syawaluddin memberikan paparan mengenai kesiapan BTS menghadapi natal dan tahun baru

Telkomsel Kawal 33 Titik Premium Menjelang Natal dan tahun baru Telkomsel menjaga titik premium sebanyak 33 titik hotspot untuk mempermudah pemantauan kualitas layanan dan jaringan di lapangan. PALEMBANG, RS - General Manager Sales and Customer Care Region Telkomsel Sumbagsel M Syawaluddin mengatakan, moment Natal dan tahun baru merupakan moment terakhir setiap tahunnya, oleh karena itu Telkomsel layaknya seperti lebaran, momen naru juga akan mendapatkan perlakuan istimewa seperti area-area Premium yang akan dikawal lebih ketat. “Telkomsel sangat fokus menghadapi Natal dan tahun baru 2014 dengan mempersiapkan kesiapan jaringan dan peningkatan kapasitas untuk memastikan layanan voice, SMS dan data berkualitas kepada pelanggan serta memberikan perhatian khusus untuk titik lokasi Premium,”

kata M Syawaluddin, saat mengelar konferensi press di gedung Telkomsel MDP, Senin (23/12). remium Lanjutnya. Premium upakan dalam hal ini merupakan titik hotspots seperti pubyak lic service sebanyak rea 5 titik, religious area nt 6 titik, entertainment event 3 titik, malls and shopping center 5 titik, dan indoor buildings 6 n massive titik, uniqueness dan omsel juga areas 8 titik. Telkomsel mempersiapkan peningkatan jaringan dan kapasitas untuk lokasi tempat berkumpul pelanggan seperti daerah wisata, tempati ibadah dan lokasi keramaian lainnya. “Sebanyak 33 titik premium akan

kami kawal untuk menjaga kualitas jaringan telkomsel,” ujarnya. Di Palembang sendiri, Telkomsel akan lebih fokus menjaga area keramaian seperti di kawasan Kambang Iwak, Benteng Kuto Besak (BKB), serta kawasan Jakabaring. Di tiga tempat tersebut berdasarkan tahun lalu khusus di BKB terjadi trend peningkatan trafik sms, voice dan data saat pergantian tahun. “Kami menyiapkan tiga mobile graPARI di tempat tersebut sebagai pusat pus layanan bergerak Telkom Telkomsel yang memberikkan layanan pelanggan seperti ganti kartu, edukasi produk, hingga ppenjualan kartu perda dana dan pulsa isi ula ulang mengingat saat perganti pergantian tahun trafik mengalami ppeningkatan. Total untuk Sumbagsel sebanyak 21 mobile graPARI,” ungkapnya. Tambahnya, sedangkan untuk kantor graPARI di hari natal dan tahun baru sebanyak enam graPARI akan tetap bukan.

“Enam graPARI tersebut terdiri dari graPARI Lampung, Palembang, MDP, Palembang Square, Jambi dan Pangkal Pinang,” tambahnya. Dengan peningkatan kualitas jaringan dan penambahan kapasitas 3G diharapkan pelanggan akan semakin nyaman menggunakan layanan data Telkomsel terutama saat internetan, baik untuk browsing, layanan social media, chatting hingga video streaming. Untuk mengantisipasi Satuan daya listrik terutama pada wilayah yang rawan pemadaman, Telkomsel melakukan langkah antisipatif berupa memobilisasi perangkat genset bergerak denga menyediakan lebih dari 130 Mobile Genset, yang dapat dimanfaatkan diwilayah manapun sesuai kebutuhan. Sehingga diharapkan layanan kepada pelanggan tetap terjamin berjalan dengan lancar. “Mengingat sering terjadinya pemadaman listrik bergilir oleh PLN, Kami telah menyiapakan lebih dari 140 mobile genset untuk mengawal BTS,” tutupnya.(ben)

klik...........www.radarpalembang.biz


SAMBUNGAN

VII

RAKYAT SUMSEL, SELASA 24 DESEMBER 2013

PPK dan PPS Mendata Kembali Warga LAHAT, RS – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lahat, Darsi Elyanto SPd mengatakan, sejauh ini, masih ada warga sebagai pemilih yang belum masuk dalam

daftar pemilih tetap (DPT), hal ini, disebabkab, mereka tidak tercantum pada nomor induk kependudukan (NIK). “Kita telah beberapa kali menyelenggarakan rapat koordinasi

Kader Golkar Desak KPU balikan daftar caleg sementara (DCS) ke Partai untuk dilakukan perbaikan. ”Kami mencalonkan anggota tidak boleh tahu siapa yang dicalonkan. Semestinya mereka tetap mengikuti aturan, ini malah tidak melakukan verifikasi ke kita tahu-tahu mengeluarkan DCS dan menetapkan

Ridwan Mukti adalah lulusan Doktor ke lima di Unsri dengan hasil cukup baik, sehingga disertasinya akan dijadikan acuan nasional bagi pelaksanaan pemilihan kepala daerah se Indonesia ke depan, meskipun hal itu prosesnya masih memakan waktu panjang. Berdasarkan hasil tim senat tertutup memutuskan Ridwan Mukti sangat layak memegang gelar Doktor, meskipun diraihnya den-

“Tidak semua kegiatan yang dilakukan ada untuk tujuan tertentu, namun ini salah satu bentuk kepedulian saya kepada masyarakat. Karena masyarakat kurang mampu sangat jarang mendapatakan hiburan seperti ini selain keterbatasan uang mereka juga tidak memiliki waktu, kapan lagi berbuat untuk masyarakat kalau tidak saat ini,” ungkapnya. Caleg DPRD Sumsel incumbent Partai Golkar M Yansuri mengatakan, momentum hari pergantian tahun akan mengelar jalan santai yang akan berlangsung pada 29 Desember mendatang atas nama Pemuda Pancasila Sumsel (PPS) bukan sebagai Caleg. “Tidak ada muatan politik, kegiatan ini setiap tahun rutin

Yan Ajak Masyarakat bunan ke 56 tingkat Kabupaten Banyuasin Tahun 2013 di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kabupaten Banyuasin, Senin (23/12). “Peringatan ini, diharapkan akan lebih meningkakan semangat, moytivasi dan membudayakan seluruh komponen masyarakat untuk menanam dan memelihara pohon, dalam rangka membangun ekosistem hutan dan lahan yang

leputusan Partai. Yang didampingi, Jafris Iwansyah yang juga caleg DPRD Sumsel incumbent. Sementara itu, Ketua KPU Sumsel Aspahani mengegasakan akan tetap menjalankan keputusan DKPP, sebagaimana yang tertuang dalam Undang-undang nomor 15 tahun 2011.

”Kalaupun keputusan DKPP tidak sesuai dengan berkenan dengan sebagian orang maka KPU akan melakukan konsultasi dengan dengan KPU pusat dan DKKP sebagaiaman yang ada dalam UU, namun kami tidak ada kekahawatiran sama sekali,” kata Aspahani..

Menurut Asphanai, keputusan DKPP memiliki kekuatan hokum sehingga bila ada keputusan yang lebih ketimbang DKPP KPU akan menjalankannya, namun keputusan DKKPP harus dijalankan sebagaimana mestinya. ”Kasus seperti juga terjadi ada

didaerah lain, jika ada keputusan yang memiliki kekutan ketimbang DKPP akan kami jalankan namun hal ini tidak ada, yang pasti kami tidak ada urusan dengan Partai. Kami hanya menjalankan kewenangan sebagai penyelengara,” pungkasnya. (zar)

sumbangsinya lebih ke pusat, maka dari itu ini juga harus menjadi evaluasi bagaimana pengelolaan ini sebaiknya diterima oleh daerah segingga pendapatan asli

daerah (PAD) menjadi besar,” katanya. Karena itu menurut politisi partai PKS ini pihaknya telah melakukan kunjungan kerja ke

Depdagri terkait masalah pemberdayaan masyarakat.Bukan masyarakat desa saja tapi masyarakat secara umum dapat diberdayakan dan menikmati

hasil buminya sendiri, bukan kemiskin melanda msyarakat Sumsel meski memiliki sumbar daya alam (SDA) yang melimpah. (zar)

saja bisa menjadi acuan nasional,” kata Amzulian. Rdiwan Mukti yang juga Bupati Musirawas itu usai dinyatakan lulus mengatakan, disertasinya akan di sosialisasikan ke pemerintah pusat melalu Kemententerian Dalam Negeri dan DPR-RI, untuk mendukung bahan pembahasan DPR dalam menciptakan pemilihan kepala daerah ke depan.

Ia beralasan, disertasinya berjudul “sistem pemilihan kepala daerah beragam d Indonesia” itu, untuk merubah secara perlahan pola pemilihan kepala daerah digelar langsung selama ini yang hasilnya mengarah pada pemborosan anggaran dan tingginya potensi konflik di masyarakat. Contohnya, kata dia, Pilkada Gubernur Sumatera Selatan barubaru ini sudah menghabiskan dana

mencapai triliunan rupiah, bila dilakukan dengan sistem beragam, maka pilkada ke depan akan lebih hemat ekonomi dan tingkat perpecahannya minim. “Bila sistem pemilihan kepala daerah secara langsung seperti selama ini diuntungkan adalah calon yang banyak uang dan emosional, sedangkan kader potensi menjadi pemimpin akan tersingkirkan dan tetap menjadi oarang bawahan,”

ujarnya. Disertasi Doktor Hukum Riduan Mukti itu dihadiri para tokoh nasional antara lain Akbar Tanjung, Ketua DPP Muhamaddiyah Din Syamsudin, para guru besar hukum dan seluruh akademisi di Universitas Sriwijaya serta seluruh forum Komunikasi Pemerintah Kabupaten Musirawas serta anggota Legislatif tingkat provinsi lainnya. (rd2)

Dari Hal I) ......................................................................................................................................................................................... dilakukan oleh PPS, jangan dikaitkan dengan politik meski saya sebagai caleg, namun hal ini untuk meningkatkan silturahmi antar sesama,” kata Yansuri yang juga Ketua Pemuda Pancasila Sumsel (PPS) yang juga. Menurut Yansuri, jalan santai start 3 ilir dengan rute menuju daerah Lemabang, dengan target peserta mencapai 3 ribu orang, sebagaian besar masyarakat kota Palembang. “Untuk kegiatan menyambut pergantian tahun baru tidak ada lagi, saya hanya melakukan kegiatan jalan santai, mungkin di Partai ada,” katanya. Berbeda dengan Caleg DPR RI Partai PDIP Darmadi Jufri mengungkapkan, pergantian tahun baru masehi bukan tradisi

orang Islam, mestinya orang Islam memeperingantin pergantian tahun baru hijriyah sebagai momentum untuk melakukan introspeksi diri bukan melakukan hal yang tidak dianjurkan oleh agama. “Masih banyak momentum untuk mendekatakan diri kepada masyarakat, bukan justru memanfaatkan pergantian tahun untuk mendekatakan kepada masyarakat sehingga masyarakat yang ikut serta dalam kegiatan tersebut memilih caleg tertentu,” ungkapnya Darmadi menilai sebagaian besar masyarakat sudah cerdas memilih wakil rakyat oleh karena itu banyak pertimbangan yang dipilih, bukan karena Caleg tersebut rutin mengelar kegiatan atau menghambur-hamburkan uang untuk dapat dipilih.

Caleg DPRD Kota Palembang Partai PKB, Selvy Oktaviany menyatakan pada perayaan tahun baru dirinya tidak melakukan kegaiatan sama sekali meski banyak caleg memanfaatkan momentum ini untuk mendekatakan diri pada masyarakat. “Saya tidak begitu senang dengan mengelar kegaiatan namun sebagai caleg saya terjun langsung untuk mendegarkan aspirasi masyarakat karena hal ini lebih bermanfaat ketimbang melakukan kegiatan,” kata dia Terpisah pengamat Politik Universitas Sriwijaya Joko Siswanto, sangat baik apa yang dilakukan para Caleg momentum pergantian tahum, dengan kegiatan yang dilkaukan tersebut caleg dapat dikenal oleh masyarakat. ”Ca-

leg harus menciptkan pangung dan memanfaatkan momentum untuk melakukan sosialisasi secara besar-besaran, bagaimana mau dipilih kalau sosialisasi saja tidak,” katanya. Namun Joko mengharapkan kepada para Caleg yang melakukan kegiatan sosial dengan memberikan bantuan berupa barang dan lainnya, ketika tidak terpilih apa yang diberikan diambil kembali sehingga hal tersebut tidak etis bagi seorang Caleg. ”Untuk dapat terpilih tidak semudah yang dibayangkan, maka dari itu Caleg harus menawarkan program yang menyentuh langsung dalam kehidupan mapsyarakat serta Caleg jangan sampai terlalu banyak mengumbar janji,” pungkasnya. (zar)

Dari Hal I) ..................................................................................................................................................................................................................

ada di Kabupaten Banyuasin,” kata Yan Anton. Dengan tema Wariskan Hutan Yang Lebih Baik untuk Generasi Penerus Bangsa, Yan berharap, momen ini terus dipertahankan, dijaga, serta dilestarikan untuk generasi yang akan datang. “Mari kita menanam pohon, agar generasi penerus kita yang akan datang, bisa menghirup udara segar setiap

semangat ASPIRASI RAKYAT

catatan Sipil (Disdukcapil) dalam menyelesaikan NIK Invalid ini,” imbuhnya. Selain itu, sambung Darsi, dirinya juga menyampaikan kepada masing-masing pimpinan

Dari Hal I) ........................................................................................................................................................................................................

gan susah payah dalam rangkap jabatan sebagai kepala daerah di Kabupaten Musirawas, disertasinya dibuat dalam tujuh tahap setebal 837 halaman hasil sampel dari sebelas provinsi dan sepuluh kabupaten/kota di tanah air. “Kelulusan Ridwan Mukti itu merupakan kebanggaan tersendiri dari Fakultas Hukum Unsri Palembang dan mudah-mudahan

Caleg ‘Hambur-hambur Duit’ mendatang. Caleg DPRD Sumsel Partai PAN, Yudi F Bram mengatakan, pada puncak perayaan tahun baru akan mengelar berbagai kegiatan yang dinamakan pesta rakyat seperti perlombaan gaple, panjat pinang, dan sebaginya. “Dengan kegiatan ini dapat meningkatkan silaturahmi antara kita dan masyarakat, sehingga komunikasi terus berjalan dan yang terpenting masyarakat dapat terhibur apa yang diselengarakabn,” kata Yudi kepada Rakyat Sumsel, Senin (23/12). Yudi mengkalim setiap tahun kegiatan seperti ini dilakukan sehingga tidak ada niatan politik, itu bentuk perhatiannya kepada masyarakat khususnya masyarakat yang berada didaerah pingiran kota Palembang.

mendata kembali masyarakat yang ada di desa. “Tugas mereka tentunya mendata kembali, penduduk desa, dan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pen-

Dari Hal I) ........................................................................................................................................................................................................

wasan PTPN tergolong memilki perekomian menengah kebawah, tidak ada perhatian begitu juga pengelolaan minyak hanya berapa persen yang diterima oleh daerah,

Amzulian: Disertainya

(23/12). Dijelaskannya, oleh sebab itu, KPU akan menginstruksikan kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) maupun Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk

Dari Hal I) ........................................................................................................................................................................................................

DCT,” kata Eliyanto didampingi Koordinator Daerah DPD Partai Golkar Sumsel. Ia meminta, supaya DCT dikembalikan ke versi Eliyanto, karena keabsahan Partai bukan kewenangan KPU, namun KPU cukup melakukan klarifikasi tanyakan siapa yang sah menurut

Pembangunan Sumsel Termasuk masalah Corporate Social Responsibility (CSR) penggunaannya bagi masyarakat. ”Seperti PTPN VII CSR dimana kondisi masyarakat sekitar ka-

(rakor) membahas perihal NIK Invalid, akan tetapi, tetap saja belum diselesaikan, mengingat pemilihan legislative (pileg) sudah diambang pintu,” katanya, ditemui, usai Rakor, Senin

harinya,” sambungnya. Dikatakan Yan Anton, selama 4 tahun terakhir sejak 2010, realisasi penanaman pohon melalui gerakan menanam 1 miliar pohon cenderung mengalami peningkatan, yaitu sebanyak 116.758 pohon di tahun 2010. 1.006.986 pohon ditahun 2011, 274.345 pohon di tahun 2012, dan hingga November 2013 ada 9.382.684 pohon.

“Disamping itu, Pemkab Banyuasin berhasil mengikutsertakan masyarakat perdesaan untuk membangun Kebun Bibit Rakyat (KBR). Dari tahun 2010-2013 sudah ada 67 kelompok berdiri dengan jumlah bibit yang ditanam sebanyak 2.750.000 batang. Disamping itu, kita juga menyediakan bibit tanaman kehutanan untuk diberikan kepada masyarakat melalui program peng-

hijauan yang bersumber dari dana DAK Kehutanan tahun 2013,” katanya. Ditambahkan Kepala Dishutbun Kabupaten Banyuasin, Ir Syuhada Aziz, jika dampak dari kebijakan KBR ini, adalah meningkatnya budaya masyarakat untuk menanam pohon, dalam rangka membangun ekosistem hutan yang pada gilirannya membuka sumber-sumber mata air baru yang

diperlukan untuk mencukupi kebutuhan air masyarakat dan kebutuhan lainnya. “Untuk itu, kami mengapresiasi kepada semua pihak yang perduli dalam gerakan ini, mulai dari tingkat kecamatan, desa, lingkungan pendidikan, sehingga kita dapat mewariskan hutan yang lebih baik dan terawat pada generasi yang akan datang,” pungkasnya. (tri)

partai politik (parpol) untuk saling bekerjasama dalam menertibkan baliho, spanduk calon legislative (caleg) perseorangan. “Masih banyak kita temui alat peraga kampanye caleg perseorangan bertebaran di sudut Kota Lahat maupun perdesaan, oleh karena itu, agar kepada parpol untuk kerjasamanya,” tukasnya. Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kabupaten Lahat, HA Muchtar Effendi Ali SE MM menyebutkan, pihaknya akan melakukan crosscheck (pendataan kembali, red) namanama warga yang memang belum masuk dalam NIK. “Setelah petugas kami mendata kembali dan kenyataannya memang belum ada NIK, maka, Disdukcapil akan memasukkan ke dalam daftar melalui formulir F101, guna mendapatkan NIK,” katanya. Padahal, sambung dia, pihaknya telah melaksanakan sosialisasi dan kemungkinan besar mereka memiliki NIK akan tetapi, terdaftar di daerah lain, sehingga belum melaporkannya. “Inilah yang kami khawatirkan, pastinya warga tersebut telah memiliki NIK, tetapi, tidak terdaftar di Lahat, melainkan daerah lain, sehingga mereka belum sempat melaporkan kepada camat, kepala desa (Kades) atau RT/RW serta lurah,” kata HA Muchtar. (man)

Pengerjaan Masjid Raya Distop MUARADUA, RS – Sempat terkatung-katung selama masa pengerjaan akibat ditinggal kontraktor, pemerintah Kabupaten OKU Selatan akhirnya mengambil langkah tegas dengan memutus kotrak kerjasama dengan PT Alpin Jaya selaku pemenang tender pengerjaan proyek Masjid Raya Muaradua yang masih jauh dari kata selesai. Langkah pemutusan kontrak tersebut bahkan disampaikan dalam forum sidang paripurna DPRD yang berlangsung di aula kantor bupati OKU Selatan beberapa waktu lalu. Ketua DPRD OKU Selatan Sri Mulyadi SE Msi menyebut Pemkab OKU Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum setempat telah memutus kontrak pengerjaan masjid raya Muaradua. “Pengerjaan proyek Masjid Raya telah distop dan Dinas PU telah memutus kontrak kerjasama dengan pihak kontraktor bersangkutan. Bahkan saat ini telah diambil kebijakan untuk melakukan tender ulang pengerjaan (proyek Masjid Raya Muaradua red.) tahun 2014 mendatang,” ujar Sri Mulyadi yang dijumpai Koran ini usai sidang paripurna, kemarin. (gie)

Siapkan Dana

Dari Hal I) ........ .............................................. Usaha Ekonomi Desa (UED) Sholihan mengatakan, untuk 2014 besarnya dana yang diberikan kepada Desa tidak mengalami perubahan. “Dimana setiap desa mendapat suntikan dana sebesar Rp 100 juta,” ujar Kasmir. Dikatakan, program Sppides di kabupaten ini sudah masuk tahun kedua, dengan dana yang berasal APBD OKU Timur. Tujuan dari program yang digagas Bupati OKU Timur H Herman Deru ini tidak lain untuk meningkatkan infrastruktur yang akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami patut bersyukur dengan adanya program ini ada peningkatan infrastruktur di pedesaan, namun demikian kita juga terus melakukan pengawasan terhadap penggunaan anggaran tersebut,” ungkapnya. Dia juga menambahkan, agar penggunaan aggaran tepat sasaran dan sesuai ketentuan untuk itu terus dilakukan evaluasi baik oleh PMD maupun oleh pihak Kecamatan. Evaluasi tahapa pertama dan kedua sudah dilakukan, dimana berdasarkan hasil evaluasi terjadi perkembangan pembangunan di setial pedesaan. Adapun pada tahun 2013 jumlah desa yang menerima kucuran dana program Sppides ini sebanyak 299 Desa, maka pada tahun 2014 bertambah menjadi 306 Desa. Sedangkan untuk kelurahan mendapat jatah melalui Rapat Kerja Anggaran (RKA) Kecamatan masing-masing. Selanjutnya sebagai perangsang, bagi desa pelaksana program Sppides terbaik akan mendapatkan penambahan dana. “Dalam menggunakan anggatan Sppides ini, setiap program pembangunan di pedesaan harus sesuai dengan kebutuhan dan selera masyarakat sehingga hasil pembangunan itu benar-benar dirasakan oleh masyarakat itu sendiri,” pungkasnya. (awa)

klik...........www.radarpalembang.biz


RAKYAT SUMSEL, SELASA 24 DESEMBER 2013

KY Dukung Pengamanan 24 Jam Untuk Hakim Agung JAKARTA, RS - Memvonis mati pelaku pidana adalah keputusan yang berani dari seorang hakim agung. Taruhannya keselamatan jiwa si hakim tersebut. Tapi siapa sangka, hakim agung ke mana-mana tanpa pengawalan. Oleh sebab itu, Komisi Yudisial (KY) mendukung penuh diberikannya pengamanan 24 jam untuk seorang hakim. Hal tersebut disampaikan ketua KY Suparman Marzuki, usai rapat pleno catatan akhir tahun 2013, di KY, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, FOTO: NET Senin(26/12). “Ya jelas dong (mendukung), Suparman Marzuki ada aturannya dia sebagai pejabat negara, mendapat hak kesehatan, hak transportasi, hak keamanan,” kata Suparman. Meski demikian, Suparman tak setuju jika hakim dipersenjatai. Hakim hanya cukup dijaga oleh sejumlah pengawal.”Kembali ke pemerintah (mau bagaimana),” ujarnya. Saat ini pengawalan melekat hanya diberikan kepada pimpinan Mahkamah Agung (MA). Adapun hakim agung harus merogoh kocek sendiri apabila ingin mendapat pengawalan 24 jam. Berdasarkan PP 94/2012, hakim selain mendapat hak keuangan juga mendapat jaminan keamanan berupa tindakan pengawalan dan perlindungan terhadap keluarga. Pengawalan ini dilakukan oleh Polri atau petuga keamanan lainnya. (rna/asp)

Kepala BNN: Diskotek Sarang Narkoba JAKARTA, RS - Sudah menjadi rahasia umum kehidupan malam di klub malam atau diskotek selalu melekat dengan narkotika. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Anang Iskandar menyebut diskotek sebagai sarang narkoba. “Diskotek ini tempat berkumpulnya para pengguna. Diskotek ini sarangnya narkoba,” tegas Anang di Gedung BNN, Jl MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Senin (23/12). Sepanjang tahun 2013, BNN FOTO: NET melakukan razia terhadap 30 disAnang Iskandar kotek yang beroperasi di wilayah Jakarta. Hasilnya, ditemukan sebanyak 207 pengunjung yang positif mengkonsumsi narkoba. ”Kalau ada pengguna berarti ada yang mengedarkannya,” kata Anang. Beberapa pengedar kecil yang ditangkap, Anang menambahkan, sudah dilakukan proses hukum. “Sudah ada yang sampai di persidangan,” ujarnya. Bagi para pengguna, langkah yang diambil BNN adalah dengan menjalankan wajib lapor dan rehabilitasi.(ahy/rmd)

SEMANGAT ASPIRASI RAKYAT

VIII

ADVERTORIAL

Prabowo Ogah Jadi Cawapres Jokowi PDIP Pro Jokowi menyebut 4 nama cawapres untuk disandingkan dengan Jokowi untuk 2014. Salah satunya, yakni Ketua DPP Gerindra, Prabowo Subianto. Namun hal ini ditolak oleh Prabowo. JAKARTA, RS - “Ndak, saya kira Ndak,” kata Prabowo usai meresmikan Media Center Gerindra di kantor DPP, Jalan Harsono, Jaksel, Senin (23/12). Tekadnya sudah bulat untuk maju sebagai capres Gerindra untuk 2014. Ia berdalih bahwa pencalonannya sudah amanah dari partai. “Itu sudah keputusan partai soalnya,” lanjutnya. Untuk 2014, Prabowo tak menutup kemungkinan berkoalisi

dengan partai manapun. Namun khusus untuk penentuan cawapres, akan dilakukan setelah Pileg. “Kita lihat apakah Presidential Threshold masih akan berlaku. Kalau masih berlaku, tentunya kita masih akan menghitung Gerindra dapat berapa. Sesudah legislatif baru bisa tahu kekuatan kita,” ungkapnya. Simpatisan PDIP Pro Jokowi mengeluarkan 4 nama cawapres yang mereka nilai layak mendampingi Gubernur DKI ini dalam kontestasi pilpres 2014. “Ada beberapa nama yang pantas seperti Jokowi- Puan, Jokowi-Prananda, Jokowi Prabowo dan Jokowi-Chairul Tanjung,” kata Budi Arie Setiadi, Sekretaris Koordinator Nasional Projo. (bil/van)

FOTO: NET

“Kita lihat apakah Presidential Threshold masih akan berlaku. Kalau masih berlaku, tentunya kita masih akan menghitung Gerindra dapat berapa. Sesudah legislatif baru bisa tahu kekuatan kita,”

Prabowo Subianto Ketua DPP Gerindra

RINA IRIANI SIAP BUKA-BUKAAN Dugaan Keterlibatan Korupsi Rp 18 M SEMARANG, RS - Mantan Bupati Karanganyar, Rina Iriani, mulai diperiksa sebagai tersangka kasus korupsi subsidi perumahan Griya Lawu Asri (GLA) Kabupaten Karanganyar 2007-2008 senilai Rp 18,4 miliar. Dalam pemeriksaan perdananya di Kejati Jateng, Rina berpuasa sunnah. Kuasa hukum Rina, Muhammad Taufiq mengatakan, kliennya diperiksa di ruang penyidik lantai empat. Menurut Taufiq, pemeriksaan kemungkinan dilakukan hanya

sampai pukul 16.00 WIB karena Rina sedang berpuasa. “Bu Rina saat ini sedang berpuasa, mungkin pemeriksaan sampai pukul 16.00 saja, sebelum Maghrib,” kata Taufiq di gedung Kejati Jateng, Jalan Pahlawan, Semarang, Senin (23/12). Taufiq menambahkan, pemeriksaan dilakukan oleh tiga penyidik dari Kejati Jateng yaitu Subagyo Wijaya, Joko Hernawan, dan Sugeng Riyanta. Pertanyaan masih seputar riwayat hidup dan karier Rina. “Yang pasti akan kooperatif. Ibu akan mengungkapkan sesuai fakta,” tegasnya. Rina tiba di gedung Kejati Jateng pukul 10.00 bersama sejumlah simpatisan dan tiga

orang pengacaranya. Mantan bupati itu sempat mangkir dari pemanggilan pertama pada 17 Desember lalu. “Kami akan ajukan ahli untuk membuktikan klien kami tidak terlibat dalam kasus tersebut. Jika tidak terlibat, maka harus dihentikan,” pungkas Taufiq. Rina menjadi tersangka karena diduga memiliki peran untuk merekomendasikan Koperasi Serba Usaha (KSU) Sejahtera dalam penyaluran subsidi program Kementrian Perumahan Rakyat. Rekomendasi ke KSU sejahtera itu tanpa verifikasi dan rekomendasi Dinas Koperasi setempat. Tidak kurang dari 36 orang saksi akan diperiksa secara maraton di Solo dan Semarang dalam kasus dengan tersangka Rina. (alg/try)

FOTO: NET

Rina Iriani

klik...........www.radarpalembang.biz


Rp#2 24122013