Issuu on Google+

SEMANGAT ASPIRASI RAKYAT

Rakyat Sumsel radar_palembang@yahoo.com

RADAR PALEMBANG

@radar_palembang

ONLINE Telp : (0711) 361 638 FAX : (0711) 362 452

SELASA 22 OKTOBER 2013

HARGA Rp 4.000

Baliho Besar Hanya Untuk Parpol PALEMBANG, RS – Pemerintah Kota Palembang tengah menyiapkan aturan teknis pemasangan alat kampanye Pemilu 2014 yang akan dibagi menjadi sejumlah zona. “Kami sedang mempersiapkan aturan teknis sesuai dengan ketentuan peraturan walikota maupun peraturan daerah yang berlaku untuk pemasangan alat peraga kampanye pemilihan legislatif 2014,” kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Palembang Altur, Senin (21/10) Menurut dia, aturan yang mereka siapkan di antaranya larangan memasang spanduk baliho ❏ Ke halaman VII

Caleg Menangi Pileg

Jasa Timses

Tak Mutlak CALON anggota legislatif (Caleg) diwajibkan untuk membentuk tim sukses (Timses) sebagai syarat untuk meraih kemenangan pada Pileg 9 April mendatang. Namun tidak semua Caleg membentuk Timses, tapi para incumbent ternyata hanya berharap pada masyarakat yang telah menghantarkannya sebagai wakil rakyat. PALEMBANG, RS - Caleg DPR-RI dartai Partai PBB, Junial Komar (JK) kepada Rakyat Sumsel mengatakan, dirinya telah membentuk Timses baik melalui jalur partai dan pribadi untuk meraih kemenangan pada Pileg mendatang. Ia mengaku tanpa Timses seseorang Caleg tidak akan meraih kemenangan. ”Saya membutuhkan suara yang banyak yang sangat banyak untuk memperoleh suara, wajib

bagi saya untuk membentuk tim relawan yang bernama Relawan JK,” kata JK, Senin (21/10). Dijelaskan JK, dirinya tidak akan mampu untuk mengapai semua lapisan masyarakat yang daerahnya sulit dijangkau. Relawan ini lah yang akan melakukan sosialiasi ke masyarakat untuk memperkenalkan dirinya sebagai Caleg. ”Saya telah membentuk relawan disetiap kelurahan/desa, berapa banyak anggotanya saya

tidak dapat menyebutkannya,” ungkapnya. Terpisah, Caleg DPR RI dari Partai Golkar Wasista. Bambang utoyo mengungkapkan, tak mutlak membentuk Timses, namun hanya menerjunkan empat orang. Empat orang ini yang akan mensosialiaskan dirinya ke tengah masyarakat pada Pileg mendatang. ”Empat orang ini pula yang akan mengurus logistik dan mengagendakan kegiatan saya untuk terjun langsung menemui masyarakat,” katanya. Ditambahkan Wasista, selain empat orang yang telah dibentuk, dirinya juga akan mengoptimalkan tim keluarga, sahabat, kader dan simpatisan Partai Golkar yang ada di bawah, terutama di Kabupaten Banyuasin yang selama ini menjadi basis massanya. ”Masyarakat disana telah mengenal saya, karena saya sempat memasang alat peraga kampanye

Eftiyani Laporkan Balik Sarimuda PALEMBANG, RS Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang, Eftiyani mendatangi Mapolda Sumsel, untuk melaporkan mantan Calon Walikota Palembang Sarimuda terkait pencemaran nama baik yang diduga dilakukannya, Senin (21/10) dengan nomor laporan LPB/669/ X/2013/SPKT, 21 Oktober 2013.

DIKATAKAN Eftyiani, dalam pelaporan tersebut dia melaporkan Sarimuda beserta Edy Suwarsono diduga telah membuat pemberitaan di Jejaring Sosial (Facebook) bahwa dirinya melakukan pemalsuan surat penetapan Walikota Palembang SK No 38 tahun 2013 tentang penetapan Romi Herton-Harnojoyo sebagai Walikota-Wakil Walikota Palembang adalah sah. “SK No 38 merupakan keputusan dari Mahkamah Konstitusi. Selain itu, SK tersebut juga dikeluarkan melalui forum resmi dari rapat pleno yang dihadiri seluruh hakim MK,” katanya. SK No 38 tahun 2013 tentang penetapan Romi Herton-Harnojoyo sebagai Walikota-Wakil Walikota Palembang adalah sah. SK No 38 adalah sah produk lembaga KPU Kota Palembang selaku penyelenggara Pilkada ❏ Ke halaman VII Palembang dan SK itu dipu-

FOTO : SALAMUN/RADAR PALEMBANG

LAPOR BALIK: Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang, Eftiyani mendatangi Mapolda Sumsel, Senin (21/10) untuk melaporkan Sarimuda terkait pencemaran nama baik yang dialaminya.

tuskan melalui rapat pleno dan kuorum. Ia membuat laporan itu, supaya terang benderang jangan membangun opini negatif di Kota Palembang dengan cara menyebarkan dan memasukan berita-berita di jaringan internet, seolah-olah KPU bobrok. Mengenai pemeriksaannya di Mabes Polri terkait laporan Sarimuda, saat ini status dirinya

masih sebagai saksi dan bukan tersangka. “Saya tegaskan, saya bukan tersangka melainkan saksi. Hingga sekarang saya belum terbukti melakukan pemalsuan SK,” ujar dia. Selain membuat pemberitaan di Facebook, Eftiyani juga kesal saat foto dirinya dimasukkan dalam silsilah Ketua Mahkamah Konstitusi (Akil Muchtar) dan

dikaitkan kasus korupsi Pilkada Palembang. “Silsilah itu dimasukkan di FB dengan akun Internet lawyer Club. Disitu foto saya dimasukkan dalam kasus korupsi Pilkada Palembang. Saya merasa tidak melakukan penyuapan kepada Akil Muchtar” tambah dia. Diapun menegaskan, KPU ❏ Ke halaman VII

DPRD Sumsel Sahkan 10 Raperda PALEMBANG, RS - Dari 12 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diajukan gubernur Sumsel, hanya disetujui 10 raperda oleh DPRD Sumsel. Sementara 2 Raperda lain, harus ditunda pembahasannya. Keputusan ini, diambil dalam rapat paripurna DPRD Sumsel, Senin (21/10). ”Ke 12 raperda tersebut, sudah dibahas oleh lima panitia khusus (pansus). Namun hanya 10 raperda yang disetujui, sedangkan dua Raperda lain ditunda pem-

Wasista Bambang Utoyo

bahasannya,” kata Ketua DPRD Sumsel, Wasista Bambang Utoyo. Menurut Politisi Golkar ini, ke 10 raperda yang disetujui

menjadi perda tersebut adalah, Raperda tentang retribusi jasa usaha, Raperda bangunan gedung, Raperda penyertaan modal di Hotel Swarna Dwipa, Raperda penyertaan modal ke Asuransi Bangun Krida. Kemudian Raperda pengelolaan barang milik daerah, Raperda pokok-pokok pengelolaan keuangan daerah, Raperda tentang organisasi sekda, Raperda retribusi jasa umum, dan Raperda pengelolaan hutan produksi Sumsel. ”Sedangkan 2 Raperda yang ditunda pengesahannya, adalah Raperda rencana tata ruang wilayah, dan Raperda perlindungan hukum terhadap anak dan perempuan korban perdagangan orang di Sumsel, yang masih dalam pembahasan oleh DPRD Sumsel,” ungkap Wasista. Ia menjelaskan, tertundanya pembahasan kedua raperda tersebut karena Pansus IV yang membahas rencana tata ruang wilayah dan Pansus V yang membahas raperda perlindungan hukum terhadap anak dan perempuan korban perdagangan orang di Sumsel, membutuhkan waktu lebih lama untuk membahasnya.” ❏ Ke halaman VII


II

RAKYAT SUMSEL. SELASA 22 OKTOBER 2013

Harga Daging Tembus Rp 95 Ribu Perkilo PALEMBANG, RP - Harga daging sapi kembali melambung tinggi. Saat ini harga daging sapi sudah menembus Rp 95.000,-

per kilogram.berdasarkan pantauan di berbagai pasar di Kota Palembang. Syafei pedagang di KM 5

Palembang mengatakan, harga daging sapi hari ini Rp 95.000/ kg. dan masih tergolong tinggi, lonjakan ini terjadi karena setelah

lebaran Idul Adha masih banyak pembeli yang mengonsumsi daging sehingga permintaan untuk daging masih rendah.

Kebersihan Pasar Ikan Jakabaring Mengkhawatirkan

“Kenaikan harga sudah terjadi di tingkat Rumah Pemotongan Hewan (RPH) modal awal dari distributor saat ini berkisaran Rp. 70.000 sampai Rp. 72.000 jadi kalau kami berjualan dibawah harga Rp. 95.000 maka kami akan merugi. Biaya operasional juga harus dihitung pada saat berjualan tapi yang paling penting adalah biarpun untung sedikit namun lancar dan barang laku

terjual,”katanya. Sementara itu Heri Pedagang Daging yang berjualan di Pasar – pasar Alang Lebar mengungkapkan hal yang sama bahwa harga daging saat ini tembus sampai Rp 95 ribu, hal ini disebabkan karena tingkat permintaan daging masih berasal pada industri rumah makan saja belum ada permintaan dari masyarakat. “Mungkin dalam minggu de-

pan harga ini bisa turun menjadi Rp. 90 ribu,’katanya Dengan kenaikan harga tersebut, ia mengaku penjualannya sepi dan berkurang hingga 20%. “Kami selaku pedagang berharap pemerintah segera melakukan intervensi terkait persoalan dagaing ini jangan sampai membuat rakyat kecil semakin susah dan nantinya bisa merugikan para pedagang yang berjualan,”pungkasnya.(rd2)

BUSUK: DIRUT PD Pasar Apriadi C Busri saat menunjuk banyaknya potongan kepala ikan yang sudah membusuk. PALEMBANG, RS- Dirut PD Pasar Palembang Jaya beberapa waktu lalu melakukan blusukan di pasar ikan Jakabaring. Hasilnya ternyata kondisi kebersihan pasar ikan Jakabaring sungguh mengkhawatirkan dimana banyak potongan kepala ikan berserakan. Parahnya potongan kepala ikan tersebut dalam kondisi sudah membusuk. “Ini perlu jadi perhatian pengelola pasar, kalau kondisi seperti ini poin Palembang dalam meng-

gapai adipura berkurang,”ungkap Dirut PD Pasar Palembang Jaya Apriadi C Busri didampingi Ketua Banwas PD Pasar Cholid dan anggota Banwas PD Pasar Hermanto Wijaya, kemarin. Apriadi mengatakan, pengelola pasar harus berkordinasi dengan Dinas Kebersihan Kota Palembang kalau bisa tiap hari harus diangkut sisa-sisa potongan ikan ini. “Jangankan tim penilai Adipura, kita dari PD Pasar saja mau masuk ke Pasar Ikan Jak-

INSPIRASI MASYARAKAT SUMSEL SEMANGATBISNIS ASPIRASI RAKYAT

abaring harus berpikir dua kali. Baunya busuk sekali,”tegasnya. Apriadi menyebut, untuk mengangkut potongan ikan yang sudah membusuk itu bagi dinas kebersihan kota tidak terlalu sulit sebab akses jalan bagus dan cukup lebar. “Jadi yang diperlukan disini mungkin kordinasi dan pengawasan dari pengelola pasar. Jangan sampai potongan hewan ini dibiarkan membusuk di tempat jualannya,”jelasnya. (sep)

HERMANTO WIJAYA

klik...........www.radarpalembang.biz klik...........www.radarpalembang.biz


RAKYAT SUMSEL SENIN 22 OKTOBER 2013

III

Nana Merindukan Kembali Mekah

Asrama Haji Siap

Sambut Haji Hajjah PIHAK ASRAMAHAJI Palembang sudah siap untuk menyambut kedatangan jemaah haji Kloter 1 Palembang 2013. Hal ini disampaikan langsung oleh Suroso, manager operasional Asrama Haji saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (21/10).

POSE BARENG: Nana (kiri bawah) dan keluarga saat menunaikan ibadah haji di 2009 lalu.

PALEMBANG, RS – Setelah menunaikan haji Tahun 2009 membuat Ade Nana ingin kembali ke Mekah dan menjalankan kembali rangkaian ibadah haji seperti yang sudah dilakukanya beberapa tahun lalu. “Pada saat itu naik haji umur 19 tahun, memang sih masih muda namun saya yakin dan percaya apat melaksanakan rangkaian ibadah haji ini dengan penuh tanggung jawab untuk semata – amat beribadah Allah,” ungkap Nana saat ditemui pada Senin (21/10). “Saya berangkat bersama orang tua, paman , bibi dan saudara lainya keberangakatan haji pada tahun itu merupakan momen yang berharga dalam hidup saya karena biasanya orang naik haji sudah tua dan kondisi kesehatan sudah banyak menurun tapi saya berangkat dalam usia muda dan itu merupakan anugerah yang Allah berikan untuk saya.” Sebelum keberangka-

tan sesuai dengana adat suku Bugis kami selalu melaksanakan acara adat seperti denga acara yasinan dan doa bersama lalu makan bersama warga desa hal ini dilakukan untuk memohon keselamatan pada saat melaksanakan ibadah haji. “Mendatangi Baitulaah lalu bersujud langsung memuji asmanya merupakan hal yang saya rindukan kembali untuk kesana disana segala doa saya panjatkan baik untuk kebaikan keluarga maupun untuk kepentingan diri sendiri dan saya berharap saya dapat kembali ke Tanah Suci Mekah menunaikan kewajiban Rukun Islam yang kelima ini,”jelas dia. Nana juga berpesan kepada para jemaah haji untuk selalu fokus terhadap serangakain kegiatan ibadah haji dan menjadi haji – hajjah yang mabrur dan bisa mengamalkan haji dan hajjahnya untuk kemushalatan umat semua. (rd2)

SEMANGAT ASPIRASI RAKYAT

PALEMBANG, RS –Secara rinci teknis penyambutan belum kita terima namun seluruh sarana untuk penyambutan sudah kami siapkan seperti kamar, aula serbaguna bagian penerimaan barang serta kesiapan petugas dan fasilitas lainya sudah kami siapkan,” ujar Suroso Suroso menambahkan bahwa pihak asrama haji telah mempersiapkan 200 kamar bagi jemaah haji dan pantia pelaksana yang ingin menginap, namun biasanya karena ini pemulangan banyak para jemaah haji yang langsung pulang ke rumah masing – masing tanpa ada yang men-

ginap namun semua fasiltas ini kami siapkan untuk kenyamanan para jemaah. Pada saat pemulangan nanti para petugas keamanan baik dari unsur TNI, Kepolisian, Satuan Pengamanan (SATPAM) akan bertugas mengamankan. “Seperti biasa pada saat pemulangan banyak anggota keluarga yang menjemput sehingga pengamanan harus kita perketat untuk mengantisipasi hal – hal yang diinginkan.” Ketika ditanya proses pelaksanaan ibadah haji Embarkasi Palembang 2013, Suroso menjelaskan bahwa semua rangkaian proses

kegiatan ibadah haji sudah berjalan dengan baik paling nanti ada evaluasi kecil yang dilakukan untuk memberikan pelayanan yang terbaik kembali kepada para jemaah haji musim depan. Tahun depan komplek Asrama Haji Palembang akan

dilengkapi dengan fasilitas manasik haji sendiri seperti miniatur kabah untuk memudahkan membimbing para jemaah haji sebelum melaksanakan ibadah suci di Mekah Selain itu komplek asrama haji ini akan dilengkapi juga dengan miniatur pesawat

yang bertujuan memberikan penjelasan kepada para jemaah haji sebelum pemberangkatan mengenai bagian – bagian pesawat hal ini untuk memudahkan para jemaah untuk bisa memahami standar prosedural pada saat menaiki pesawat. (rd2)

399 Jemaah Minta Dipulangkan Lebih Awal MEKKAH, RS - Menjelang pemulangan, sedikitnya 399 jamaah haji Indonesia mengajukan untuk dipulangkan ke Tanah Air lebih dini dari jadwal. Jamaah haji yang jatuh sakit menjadi prioritas dikabulkan tanazzul. “Hingga Minggu (20/10), pukul 15.00 WAS, 399 jamaah haji yang mengajukan tanazzul,” kata Kepala Seksi Kedatangan dan Pemulangan Daker Makkah, Miftahul Maulana, di Daker Makkah, Minggu (20/10/2013).Jamaah haji mengajukan permohonan tanazzul kepada Kadaker

Makkah, Arsyad Hidayat. Kemudian, Kadaker membuat skala prioritas. Menurut Miftah, jamaah haji yang sakit bisa mengajukan tanazzul agar segera mendapat pengobatan di Tanah Air. “Sakit menjadi prioritas utama pemenuhan permohonan tanazzul jamaah haji Indonesia,” ujar dia. Selain itu, lanjut dia, jamaah haji mengajukan tanazzul untuk keperluan dinas dan pendidikan. “Jumlah ini biasanya akan terus bertambah sesuai dengan pengajuan yang masuk,” kata dia. (aan/ahy)

klik...........www.radarpalembang.biz


IV

RAKYAT SUMSEL, SELASA 22 OKTOBER 2013

12Terima TAHUN Janji Palsu Pembangunan Terminal dan Pasar Satelit didesa Himbe Bedug kecamatan Tanjung Payang kota Lahat yang dijanjikan Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Lahat mulai dipertanyakan. Pasalnya janji yang sudah 12 tahun dilontarkan hingga kini belum terealisasi, bahkan lokasi pembangunan tersebut terbengkalai tanpa bisa dimanfaatkan masyarakat desa. L A H AT, R P - “ A k h i r n y a baru kemarin lokasinya benarbenar bisa diketahui masyarakat, setelah dilakukan pengukuran dan pembukaan lahan ulang. Warga dan anggota tim pemantau dan pengawas pemetaan lahan desa,

Demo Stop Angkutan Batubara MUARA ENIM, RP - Sekitar 50 massa gabungan Lembaga Swadaya Masyarakat Pers Pemantau Pembangunan Muara Enim (LSM PPPME) bekerjasama dengan Pemuda Simpang Kepur-Tanjung Serian Bersatu rencananya akan melaksanakan aksi demonstrasi secara damai untuk menolak angkutan batubara melintas di jalan umum dalam Kabupaten Muara Enim sekitar pukul 18.00 WIB, kemarin(21/10). Namun rencana itu terpaksa ditunda karena setelah berkoordinasi dengan Muspida, pihak kepolisian meminta tenggat waktu 3 hari setelah pemberitahuan disampaikan. “Kita sudah siap melakukan aksi penyetopan batubara, mulai dari surat menyurat telah disampaikan hari ini(kemaren, red) ke Bupati Muara Enim, Ketua DPRD Muara Enim, Kapolres Muara Enim dan Dandim 0404 Gapo Muara Enim,”ungkap Ketua LSM Pers Pemantau Pembangunan Muara Enim, Hijazi,SIp, kemarin(21/10). Dikatakan Hijazi, rencana aksi penyetopan angkutan batubara tersebut merupakan tindaklanjut adanya keluhan masyarakat atas kian maraknya angkutan batubara yang melintas di Kota Muara Enim saat ini. Bahkan, kata dia, mencapai ratusan unit truk per harinya. “Kita sudah koordinasi dengan berbagai pihak. Setelah berkoordinasi dengan Wakapolres Muara Enim, Kompol Hans Rahmatullah Irawan meminta agar aksi dapat dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku minimal 3 hari setelah pemberitahuan. Kita akan tetap patuhi aturan itu, kita tunggu sampai 3 hari ke depan,” pungkas dia. Sementara itu, Koordinator Lapangan Pemuda Simpang Kepur- Tanjung Serian Bersatu, Reza Ade Sanur mengatakan, rencana aksi itu juga akan melibatkan sebanyak 50 orang massa dari Desa Simpang Kepur dan Desa Tanjung Serian. (yan)

Berta berduyun-duyun turun ke lapangan, membuka dan mengukur ulang lokasi ‘himbe beduk’ dilapangannya,”ujar Kades Himbe Bedug Heru. Dijelaskannya, selama hampir kurun waktu 12 tahunan, lahan

yang ada bisa dibilang ‘terbengkalai’ tanpa bisa mendatangkan manfaat sama sekali bagi warga desa. Padahal, awalnya dahulu, wacana ‘himbe beduk’ ini direncankan bakal dibangunkan terminal dan pasar ‘satelit’, yang pengelolaannya diserahkan ke desa. Dengan dibukanya lahan ‘himbe beduk’ yang ditafsir mencapai luas 2 hektar (Ha) ini, kedepan pihaknya akan mengajukn usulan, setelah dirpatkan kembali bersama-sama, khususnya tentang rencana pengelolaan lahan tersebut. “Kita mungkin nantinya akan rapatkan kembali status pengelolaan himbe beduk ini, termasuk men-

gajukan usulan ke Pemkab tentang rencana pembangunan yang dulu pernah didengungkan,”imbuhnya. Senada, Wansah (41) salah satu warga desa menyatakan kebahagiaannya, atas dibuka dan diukurnya lahan aset desa itu. Jelas menurutnya, jika kedepan dikelola dengan maksimal, dan secara kekeluargaan, bakal memberi manfaat bagi desa dan seluruh warganya. “Ini aset bersama, jika dikelola maksimal, jelas akan membawa manfaatnya, apalagi jika wacana pembangunan terminal dan pasar benar-benar terealisasi nantinya,”pungkasnya.(man)

Kematian Ibu Melahirkan Turun KAYU AGUNG,RP-Dengan menurunnya Angka kematian ibu melahirkan tentunya angka kelahiran hidup mengalami peningkatan, sesuai data dari Badan Pusat Statistik (BPS) OKI, angka kelahiran hidup dari 6,9% pada 2009 selama empat tahun meningkat menjadi 3,3%,” jelas Ishak Mekki. Sejalan dengan itu, menurut Ishak, usia Harapan Hidup terus meningkat, dari 67,79 tahun pada 2009 meningkat menjadi 68, 48 tahun. “ Keberhasilan ini tentu buah dari kerja keras pemerintah kabupaten OKI dan kersama masyarakat Kabupaten OKI, Diakuinya memang angka kematian ibu melahirkan setiap tahunnya masih fluktuatif, tetapi tidak sampai menyentuh angka 18 orang,” ungkapnya. Masih fluktuatifnya angka kematian ibu hamil dan melahirkan dapat dilihat dari data di Dinas

Kesehatan pada tahun 2007 angka kematian ibu yang melahirkan dan nifas sebanyak 17 orang, kemudian tahun 2008 sebanyak 17, tahun 2009 menurun menjadi 7 orang dan 2010 sebanyak 11 orang, kemudian tahun 2011 naik menjadi 14 orang, sementara tahun 2012 tercatat sebanyak 11 kasus. Ditambahkan Kepala Dinas Kesehatan OKI Dr Mgs M Hakim, bahwa Kematian ibu hamil dan melahirkan ini banyak disebabkan oleh Rendahnya kesadaran masyarakat tentang kesehatan ibu hamil untuk menangani masalah ini. Persoalan kematian yang terjadi lantaran indikasi yang lazim muncul. “Penyebabnya seperti pendarahan, keracunan kehamilan yang disertai kejangkejang, aborsi, dan infeksi,” ungkapnya. Masih ada faktor lain yang juga

cukup penting. Misalnya, pemberdayaan perempuan yang tak begitu baik, latar belakang pendidikan, sosial ekonomi keluarga, lingkungan masyarakat dan politik, kebijakan juga berpengaruh. “Kaum lelaki pun dituntut harus berupaya ikut aktif dalam segala permasalahan bidang reproduksi secara lebih bertanggung jawab. “ ungkapnya. Pihaknya juga terus bekerjasama dengan gerakan sayang Ibu (GSI) untuk menekan angka kematian Bayi lahir dan ibu yang melahirkan.” Saat ini GSI sudah gencar-gencarnya melakukan kegiatan untuk menekan angka kematian ibu dan bayi, mudah-mudahan dengan adanya kerjasama yang baik antara pemkab OKI dengan GSI bisa terus membantu menurunkan angka kematiab ibu dan bayi lahir,” jelasnya.(rd1)

Kijang Hantam Minibus, 1 Tewas MUSIRAWAS, RP - Nahas nasib yang dialami rombongan guru dan staf pondok pesantren (Ponpes) Al Ikhlas Kota Lubuklinggau, pasalnya saat rombongan hendak menghadiri pesta pernikahan di Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara, tiba-tiba sekitar pukul 09.00 WIB, kemarin, mengalami kecelakaan maut yang merengeut satu nyawa dengan menggunakan mobil Toyota Kijang LGX BG 1112HD. Kecelakaan beruntun tersebut terjadi di Jalisum, Desa Lubuk Ngin, Kecamatan Selangit, Kabupaten Mura, kemarin (21/10). Mobil yang dinaiki tujuh orang guru dan staf ponpes tersebut adu kambing dengan mobil Suzuki Carry minibus BD 1636 GD warna hitam yang berisi empat orang dari arah jalinsum Kecamatan Rupit hendak kekota

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

Lubulinggau dan sebaliknya. Diduga mobil Suzuki Carry minibus yang disupiri Nasrul dan keluarganya yakni Doni, Yulius dan Herawati berusaha menyalip. Selain itu tabrakan tersebut juga menyebabkan mobil dibelakang Toyota Kijang LGX yakni Suzuki Carry Pick Up BD 9880 P hilang kendali hingga terjadi tabrakan beruntun. Korban tewas dalam lakalantas beruntun tersebut Asmarani (30), warga Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur I. Dan diketahui korban satu diantara rombongan guru Ponpes Al Ihlas. Korban dalam rombongan lainnya yakni Faiza, Irwan, Umi H, Umairoh yang mengalami luka ringan (Luring) seperti memar dan lecet. Kemudian Luka berat (Luber) dialami sang supir rombongan yakni Zaini dan Zaitar yang menderita

luka pada bagian kepala dan lecet. Bahkan keduanya sempat tak sadar ketika dibawa ke Rumah Sakit (RS) dr Sobirin Kota Lubuklinggau. Selain itu korban yang menjalani luka rawat inap di RS dr Sobirin yakni satu keluarga dalam mobil Suzuki Carry Minibus. Diketahui Doni, Yulius, Herawati dan Nasrul selaku supir. Termasuk korban dari mobil Suzuki Carry Pick Up yang disupiri Suwandi dan Fauzi. Kasatlantas Mura, AKP Donny Manopo melalui Kanitlaka, Iptu Bagus menjelaskan untuk sementara pihaknya sudah mengamankan tiga unit mobil dari tempat kejadian perkara (TKP). Dan memintai keterangan dari satu orang saksi serta satu orang supir. “Kita sudah membawa satu saksi dan satu supir untuk dimintai keterangan. (pin)

PAPARAN: Bupati Banyuasin, Yan Anton Ferdian, SH dan Wakil Bupati Banyuasin SA. Supriono dalam paparan Program Kerja SKPD Kabupaten Banyuasin untuk APBD 2014 yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati

Dinkes Diberi Target Lima Tahun BANYUASIN, RP - Puskesmas, poskesdes, pustu dan tenaga medis adalah ujung tombak tercapainya pelayanan prima kepada masyarakat dalam bidang kesehatan. Hal ini perlu mendapat perhatian khusus bagi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyuasin, untuk menyusun program kerja tahun 2014. Hal itu diungkapkan Bupati Banyuasin, Yan Anton Ferdian, SH dan Wakil Bupati Banyuasin SA. Supriono dalam Paparan Program Kerja SKPD Kabupaten

Banyuasin untuk APBD 2014 yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati, kemarin. Rapat ini dihadiri oleh kepala dinas dan badan dalam lingkungan Pemkab Banyuasin “Ya, harus direncanakan dulu target capaian sampai 2018 mau rehab atau bangun berapa puskesmas, poskesdes dan pustu, lalu dijabarkan 1 tahun ditargetkan berapa, sehingga dalam 5 tahun kedepan selesai masalah infrastruktur,” kata Yan Anton, kemarin. Infrastruktur tersebut diharapkan juga direncanakan sedemikian rupa sehingga akan ada standarisasi dari sarana yang akan dibangun dan dilaksanakan dengan menerapkan skala prioritas. Selain infrastruktur, Wakil Bupati Banyuasin, SA Supriono juga menyoroti masalah sebaran tenaga medis didaerah perairan. Beliau meminta agar

dilakukan pendataan ulang dan disusun kembali wilayah penempatannya. “Diaturlah bagaimana caranya supaya tenaga yang ditempatkan disuatu daerah dapat tepat berada disana. Jangan lagi karena alasan tempat tinggal jadi jarang masuk atau baru sebulan terus minta pindah lagi. Kan percuma puskesnya ada tapi tenaga medisnya tidak ada,” tegasnya. Pada kesempatan yang sama, Bupati Banyuasin meminta Dinas PU Pengairan agar dalam menyusun program kerja berkolaborasi dengan Distanak Banyuasin karena PU Pengairan merupakan dinas pendukung infrastruktur pertanian di kabupaten banyuasin.“Dua dinas ini harus satu pandangan, bagaimana mempertahankan status Banyuasin sebagai lumbang pangan,” singkatnya.(tri)

Pohon Beringin Ambruk Timpa Gedung Sekolah BANYUASIN, RP - Pohon beringin setinggi 8 meter ambruk setelah diterjang angin kencang, Minggu (20/10) malam sekitar pukul 19.00 WIB. Pohon tersebut sontak menimpa salah satu lokal di SD Negeri 05 Kecamatan Banyuasin III yang terletak di jalan Cahaya Intan Kelurahan Pangkalan Balai. Ambruknya pohon beringin berusia puluhan tahun tersebut sontak membuat sebagian gedung mengalami kerusakan. Beruntung, tidak ada korban jiwa lantaran kondisi sedang dalam kondisi kosong. Peristiwa ambruknya pohon beringin ini diketahui oleh Bastarai (35), penjaga sekolah. Pohon tersebut juga nyaris memporakporandakan rumah penjaga yang berada di belakang sekolah tersebut. “Kejadiannya pas hujan deras, memang anginnya kencang sekali. Kami sekeluarga sedang didalam rumah, tiba-tiba didepan rumah terdengar suara

gemuruh keras sekali,” kata Bastari, kemarin. Lalu, dia sontak keluar rumah untuk mengetahui apa yang terjadi, dan terkejut dengan keberadaan pohon beringin yang selama ini berdiri dihalaman sekolah, ambruk dan menimpa salah satu bangunan sekolah. “Bangunan itu bukan lokal belajar, dulu itu bekas rumah dinas kepala sekolah yang diubah menjadi gudang sekolah. Kondisinya rusak di bagian atap dan beberapa bagian bangunan lainnya seperti tembok juga retak, tapi tidak sampai membuat bangunan ambruk,” sambungnya. Dari pantaun koran ini, pohon beringin tersebut terangkat sampai ke akarnya akibat angin kencang yang melanda Pangkalan Balai dan sekitarnya. Bahkan, pagar beton setinggi lutut orang dewasa yang mengelilingi pohon, tidak mampu menahan beban beringin tersebut.

Hanya saja, pihak sekolah tidak meliburkan sekolah, dan aktifitas belajar mengajar tetap berjalan seperti biasa. Hanya saja, guru melarang anak-anak untuk beraktifitas disekitar pohon yang ambruk untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. “Sekolah masih jalan, anak-anak saja yang dilarang mendekat lokasi karena takut pohonnya ambruk ke tanah, karena sekarang posisinya itu tersangkut di bangunan,” pungkasnya. Sementara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD Kesbangpol Banyuasin, Harobin Mustofa meminta masyarakat waspada dengan kondisi alam yang ekstrim saat ini. Hujan deras dan angina kencang, diprediksi masih berlangsung dalam beberapa hari kedepan. “Kita imbau untuk waspada, hindari aktifitas diluar ruangan ketika terjadi hujan dan angin kencang,”singkatnya. (tri)

klik...........www.radarpalembang.biz


V

RAKYAT SUMSEL, SELASA 22 OKTEBER 2013

Warga Rengit Tolak Pengalihfungsian Lahan BANYUASIN, RS - Puluhan masyarakat Desa Sungai Rengit Murni Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin mendatangi DPRD Kabupaten Banyuasin. Kedatangan warga ke gedung perwakilan rakyat tersebut hendak menyampaikan aspirasi terkait rencana pemerintah desa setempat untuk mengalihfungsikan lahan dipersawahan yang digarap warga untuk dijadikan plasma tanaman sawit. “Hingga hari ini kami masih makan nasi dan tidak akan makan buah sawit, sehingga kami harapkan tidak ada pengalihfungsian lahan tersebut,” ungkap perwakilan warga, Ibnu Muhaimin, Senin (21/10).Ia menambahkan masyarakat desa sungguh sangat terbantu dengan hasil bumi dari areal persawahan tersebut selama tiga tahun terakhir, sehingga cukup meningkatkan perekonomian warga desa setelah mengusahakan lahan yang dulunya merupakan semak belukar tersebut seluar 150 hektar tersebut. Selain itu, menurutnya banyaknya persoalan terkait pemberian plasma yang terjadi selama ini membuat pihaknya mengaku telah bosan. Dan tidak ingin terjadi konflik yang lebih luas dengan perusahaan yang kerap terjadi dengan pihak perusahaan. “Kami tidak ingin terjadi konflik dengan perusahaan karena selama ini banyak sekali konflik terkait plasma sering terjadi,” ungkapnya.Sementara itu, Kades Desa Sungai Rengit Murni Sapri yang turut serta dalam rapat yang di Fasilitasi Komisi 1 DPRD Banyuasin menegaskan, rencana

FOTO: OKTA/RADAR PALEMBANG

DISKUSI: Puluhan masyarakat Desa Sungai Rengit Murni Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin, Senin (21/10)

Kekerasan Menurun, Pelecehan Meningkat

mendatangi DPRD Kabupaten Banyuasin terkait rencana pemerintah desa mengalihfungsikan sawah ke lahan plasma sawit.

pembuatan plasma di lahan tersebut memang terjadi sejak 2007 lalu dan telah disosialisasikan kepada masyarakat. Namun rupanya masyarakat terlebih dahulu menggarapnya selama tiga tahun terakhir yakni 2010-2013. “Rencana plasma itu sudah ada sejak lama, namun rupaya justru digarap oleh masyarakat selama tiga tahun terakhir, bahkan hingga diperjualbelikan tanpa menggunakan surat,” tegasnya. Selanjutnya, dirinya menyampaikan penanaman plasma tersebut direncanakan dengan sistem bagi hasil sehingga bukan hanya sekelompok masyarakat yang

menikmati namun seluruh warga yakni 420 Kepala keluarga yang mendiami Desa Sungai Rengit Murni. Terpisah, Ketua Komisi I DPRD Banyuasin,Suis Tiqlal Effendi menyampaikan belum ada kesimpulan yang dapat dipetik dari rapat yang gelar terkait persoalan ini. Namun Pemerintah Desa dan Masyarakat (Kelompok Tani) sepakat membagi lahan tersebut kepada kelompok tani yang ada yang berjumlah 270 orang. “Kami meminta pihak desa dan masyarakat dapat menginventarisir jumlah anggota kelompok tani tersebut, sehingga tidak

terjadi tumpang tindih nama yang justru akan menimbulkan persoalan baru,” kata dia. Selain itu, menurutnya pemerintah desa dan masyarakat sepakat tetap menanam padi di lahan tersebut. Serta pembagian tersebut akan dilakukan secara proporsional sesuai tenaga dan biaya dikeluarkan saat membuka lahan. Dan tidak akan menuntut pihak perusahaan untuk menyediakan plasma karena diketahui lahan yang hendak dibagi tersebut merupakan lahan yang direncanakan sebagai plasma perusahaan tersebut. (tri)

KASUS kekerasan terhadap anak tercatat di LPPA (Lembaga Pemerintahan Perlindungan Anak) kabupaten Lahat mengalami penurunan signifikan sejak tahun 2010 hingga September 2013. Namun kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur meningkat.

BP4K Dibongkar Maling LAHAT, RS - Kawanan maling dilingkungan Pemkab Lahat kian merajalela, dimana setelah sebelumnya kantor keuangan dan Inspektorat kali ini giliran kantor BP4K (Badan Penyuluh, Pertanian, Perkebunan, Perikanan dan Kehutanan digasak kawanan maling. Sebanyak Dua unit laptop, in focus dan tiga unit alat pengukur tanah berhasil digasak maling.“Saat saya datang ke kantor, Senin (20/10) sangat terkejut melihat ruang kerja Sekretaris telah berantakan. Saya

langsung memanggil staf dan pegawai lain, yang sama sekali tidak mengetahui kejadian itu. Setelah diperiksa dengan teliti, ternyata inventaris kantor berupa dua unit laptop telah hilang,” ujar Solih salah staff BP4K. Dijelaskannya, tidak hanya sampai disitu, satu unit in focus juga tidak ditemukan lagi, berikut tiga alat ukur tanah juga telah dibawa pencuri. Setelah diperiksa, ditemukan jejak pelaku yang masuk dengan melewati jendela ruangan, yang belum

memiliki terali.“Waktu saya masuk ruangan, keadaanya sudah berantakan, bahkan pejaga malam juga tidak mengetahui adanya kejadian tersebut dan saat ini telah dilaporkan kePolisi,” imbuhnya. Kapolres Lahat AKBP Budi Suryanto melalui Paur Humas Ipda Maman Imantoro dikonfirmasi membenarkan adanya laporan dari BP4K tentang aksi kawanan maling tersebut. Menerima informasi, anggota Satreskrim Polres Lahat langsung

menuju kantor yang berada di komplek taman rekreasi Ribang Kemambang. Bersama beberapa pegawai BP4K, petugas melakukan penyisiran, dengan menemukan tiga alat ukur tanah yang ditinggal pelaku di kebun belakang kantor tersebut, atau berjarak sekitar 40 meter dari ruang Sekretaris BP4K. “Kami masih lakukan penyelidikan. Tiga unit alat ukur tanah yang dinyatakan hilang, sudah ditemukan tidak jauh dari kantor BP4K,” pungkasnya. (man)

Pemkab OKUS Butuh Museum Daerah MUARADUA, RP – Pemerintah Kabupaten OKU Selatan berencana membangun museum daerah guna mempertahankan benda-benda bernilai sejarah sekaligus melestarikannya. Rencananya museum yang baru akan dibangun melalui anggaran APBD OKU Selatan tahun 2014 mendatang tersebut akan diletakkan di seputar kota Muaradua agar lebih mudah untuk dikontrol. “Saat ini pembangunan musium tersebut masih dalam tahap perencanaan, master plant museum daerah itu juga sudah ada,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten OKU Selatan Dra Liya Tirtayana, Senin (21/10). Dirinya menyebutkan keberadaan museum di Kabupaten OKU Selatan dinilai sangat penting,

hal itu mengingat kabupaten OKU Selatan memiliki latar belakang sejarah yang cukup panjang yakni dimulai dari jaman penjajahan Belanda yang merupakan cikal bakal pembentukan Kabupaten OKU yang ketika itu bernama Kewedanaan Muaradua yang membawahi beberapa kabupaten saat ini. Lalu, terangnya Kewedanaan Muaradua dipindahkan ke Muara Enim dibawah keresidenan Palembang sebelum diubah menjadi kabupaten. “Ini historius sejarah muaradua dan OKU Selatan,” tuturnya. Selain sejarah tersebut, OKU Selatan yang didiami 4 suku terbesar yakni, Kisam, Semendo, Daya komering, Ranau dan Ogan, memiliki berbagai barang peninggalan sejarah yang bera-

SEMANGAT SEMANGAT ASPIRASI ASPIRASI RAKYAT RAKYAT

gam, barang-barang yang seharusnya menjadi barang koleksi museum kini malah beanyak hilang diburu para kolektor barang antik. Banyak contoh benda benda peninggalan yang memiliki nilai sejrah seperti tulisan hurup ulu dikulit, meja dan jenis prabotan rumah tangga guci, dan lainlain. “Ini juga masih banyak disimpan secara pribadi oleh masyarakat,” ungkapnya. Selain itu sejarah kesenian dan kerajinan lokal yang kini keberadaanya terus tergerus dimakan modernisas juga kian terancam. “Maka dari itulah perlu adanya museum sebagai tempat melestarikan kekayaan peninggalan leluhur itu,” himbaunya. Museum ini, juga sebagai tempat pemahaman sekaligus ciri jika kabupaten

OKU Selatan memiliki sejarah panjang. “Kami juga akan mendata ahli-ahli sejarah untuk mengtahui cerita dan sejrah. Kita juga akan meninvetaris serta mngumpulkan benda-benda peninggalan sejarah yang ada di OKU Selatan,” jelasnya. Kepada mayarakat yang masih menyimpan, pihaknya mengharapkan agar benda-benda peninggalan sejarah yang masih disimpan sampai saat ini, hendaknya dilaporkan ke dinas pariwisata. Ini untuk pendataan awal, keberadaan benda-benda yang memiliki nilai sejarah, “Kami sangat mengharapkan kerja sama dari masyarakat, terutama yang masih menyimpan benda-benda bersejarah itu sampai saat ini agar melaporkannya,” pinta Liya. (gie)

LAHAT, RS - Ketua Pengembangan Kemitraan LPPA Marwansyah S E m engatakan, dal am kur un waktu tiga tahun terakhir kasus kekerasan terhadap anak mengalami penurunan dan tercatat 2010 ada 11 kasus anak laki-laki dan perempuan enam kasus dengan pengaduan sebanyak 19 kasus. Sedangkan pada 2011 ada tujuh kasus menimpa anak perempuan dan laki laki sebanyak 7 kasus dengan jumlah pengaduan 20 kasus dan 2012 ada sebanyak 7 kasus menimpa anak perempuan dan laki laki 12 kasus dengan jumlah pengaduan sebanyak 21 kasus. “Pada 2013 perempuan 10 kasus dan laki-laki 6 kasus

dengan jumlah enam belas pengaduan dengan persentase 86 kasus. Kasus pelecehan yang mencuat sepanjang 2013 yakni di Kecamatan Jati,” ujarnya. Dijelaskannya, dari hasil penanganan kasus pengaduan anak yang dilaporkan sudah sembilan kasus selesai, empat kasus dalam proses, dan satu kasus dalam pemantauan. Kendala adanya kasus yang lambat ditangani yakni dikarenakan jarak tempuh yang jauh serta dan kurangnya pemberitahuan dari Pemdes setempat jika keberadaan LPPA merupakan wadah untuk menyampaikan laporan terhadap anak.“Kami tidak akan saling menyalahkan, namun tetap sosialisasi hingga kepelosok

desa akan terus dilakukan agar kasus yang menimpa anak dapat dimediasi untuk diselesaikan dan tidak merugikan korban,” imbuhnya. Sementara itu, Ketua KPPA Kabupaten Lahat Jalaludin menuturkan, sepanjang awal tahun hingga September 2013 ada sebanyak 16 kasus yang masuk keLPPA yang semuanya kasus kekerasan dan untuk kasus yang paling menonjol adalah kekerasan seksual. “Kami berharap agar setiap kasus menimpa anak dapat dilaporkan secepat mungkin ke LPPA segera ditangani. Warga juga jangan malu dan segan untuk melapor agar apa yang menimpa anak tidak merugikan korban,” pungkasnya. (man)

klik...........www.radarpalembang.biz klik...........www.radarpalembang.biz


PONSEL

VI

Nokia Lumia Mulai Melejit Jelang acara besar yang digelar di Abu Dhabi, Uni Emirates Arab, Nokia menunjukkan laporan yang bagus soal penjualan Lumia berbasis Windows Phone 8.

RAKYAT SUMSEL SELASA 22 OKTOBER 2013

JAKARTA, RS - Memang vendor yang baru dibeli oleh Microsoft tersebut, menurut bocoran Wall Street Journal telah menjual Lumia setidaknya 8 juta unit dalan periode Juli ke September. Dinukil dari GSM Arena, Senin (21/10/2013), ini adalah pencapaian tertinggi Nokia selama menjual Lumia. Sebelumnya, di kuartal kedua, perusahaan ini hanya sanggup menjual 7.4 juta unit. Malahan di kuartal yang sama tahun lalu, Nokia hanya mampu menjual 2,9 juta unit saja. Ini akan menjadi awal yang bagus bagi Nokia, mengingat di acara Abu Dhabi tersebut, mereka akan mengumumkan setidaknya 6 device baru. Penasaran apa saja device terbarunya itu? Simak laporanlangsung dari Nokia Event di UEA. (tyo/ash)

BlackBerry Berjaya di Kutub Utara JAKARTA, RS - BlackBerry boleh saja kepayahan di berbagai belahan dunia melawan dominasi iPhone dan Android. Namun mereka berjaya di kutub utara, wilayah bumi yang dipenuhi es. Namun keunggulan BlackBery di kutub utara bukan soal penjualan, tapi terkait kemudahan berkomunikasi. Seperti dibuktikan Max Salman dari media teknologi N4BB yang baru-baru ini berpetualang ke Resolute Bay, Arktik. Ini adalah sebuah tempat terpencil di kutub utara yang masih masuk negara Kanada, tempat

asal BlackBerry. Max memakai perangkat BlackBerry 10. Menurutnya, ponselnya itu adalah yang paling tangguh digunakan di kutub utara untuk berkomunikasi. “Rekanku di sana memakai iPhone atau Android. Komplain mereka adalah baterai cepat habis, betapa lambat internetnya dan kadang mati,” tulisnya yang dikutip dari N4BB, Senin (21/10/2013). “BlackBerry tidak mengalami masalah itu. BBM bekerja dengan sangat baik, meskipun kecepatan internet hanya 8kb/s. Inilah hebatnya kompresi data

Semangat aspirasi rakyat

BlackBerry,” klaimnya. Komunikasi data via BlackBerry memang dikompresi dahulu melalui server di Kanada. Sehingga bisa dilakukan dengan lebih cepat. Ini yang membuat BlackBerry lebih unggul dibanding Android dan iPhone di kutub utara. “Membandingkan BlackBerry 10 versus iPhone dan Android di Arktik, seperti membandingkan berjalan off road dengan Jeep Wrangler versus Toyota Yaris. Keduanya punya roda, namun hanya satu yang membuat Anda tetap berjalan,” pungkas Max. (fyk/ash)

klik...........www.radarpalembang.biz


SAMBUNGAN

VII

Seleksi Komisioner KPU Lahat

Satu Peserta Mengundurkan Diri LAHAT, RP - Satu dari 72 peserta yang lulus tes KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Lahat mengundurkan diri. Dalam seleksi yang dilakukan akan diambil 20 besar sehingga dari 71 peserta yang mengikuti ujian harus benar-benar serius untuk dapat lulus sebagai Komisioner KPU lima tahun mendatang, apalagi dipastikan seleksi yang dilakukan berjalan selektif dan tidak ada intimidasi dari berbagai pihak. Ketua Timsel (Tim Seleksi) calon anggota KPU Lahat Rudi Eduar mengatakan, satu peserta yang dinyatakan gugur dikarenakan tidak mengikuti ujian tertulis hingga Psikologis dua hari lalu sehingga diputuskan yang bersangkutan tidak lulus

DPRD Sumsel “Ke-2 Raperda itu, butuh pembahasan lebih komprehensif sehingga waktu pembahasannya harus diperpanjang oleh DPRD,” kata dia. Sementara itu Gubernur Sum-

Eftiyani

perundang-undangan. “Setelah selesai dilakukan rapat Pleno dan ditetapkan baru dilakukan tes wawancara. Selanjutnya baru akan ditentukan 10 besar sebelum diserahkan ke KPU Sumsel untuk disaring Lima nama yang berhak menjadi komisioner KPU lima tahun mendatang,” imbuhnya. Sementara itu, HFZ (30) salah satu peserta tes calon anggota KPU menuturkan, sangat berharap jalannya tes tetap selektif seperti sebelumnya. Apalagi setelah ini tinggal tes wawancara sebelum dikirim ke KPU Provinsi untuk dinyatakan lulus. “Pihak penyelenggara menjanjikan tes selektif dan murni dan ini tetap menjadi harapan kita kedepan,” pungkasnya. (man)

Dari Hal I) ................................................................................. sel, H Alex Noerdin dibincangi usai rapat paripurna mengaku bisa memaklumi tertundanya pengesahan kedua Raperda tersebut. ”Ke-2 Raperda ini, harus dibahas lebih detail dan komprehensif.

Sehingga wajar, untuk ditunda pengesahannya,”kata Alex. Menurut Alex, pembentukan perda tersebut bertujuan untuk adanya kepastian hukum dalam pembangunan didaerah. (zar)

Dari Hal I) ....................................................................................................

Palembang tidak melakukan konspirasi apapun terhadap Pilakada Palembang dan semua hasil tersebut merupakan hasil dari keputusan MK. “Putusan didasarkan pada bukti-bukti yang diajukan Sarimuda di MK, sama

Jasa Timses

dengan bukti yang diajukan dengan Romi Herton di MK,” tegasnya. Terpisah, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumsel, Komisaris Besar Djarod Padakova membenarkan pihaknya telah menerima laporan

tersebut. “Laporan sudah kami terima, dari Ketua KPU Kota Palembang, Eftiyani, laporan akan kami dalami untuk dilakukan penelitian dan penyelidiakan agar bisa ditindak lanjuti,” kata dia. (can)

Percetakan Kebanjiran Order MARTAPURA, RP - Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) Legeslatif 2014, berdampak pada usaha percetakan sablon. Sejumlah pengusaha percetakan mengaku mulai kebanjiran order dari Calon Legeslatif yang akan bertarung untu duduk sebagai wakil rakyat di DPRD. Dampak dari semakin banyaknya orderan yang diterima berpengaruh pada meningkatnya penghasilan pemilik percetakan. Eko salah seorang pemilik usaha percetakan di Martapura OKU Timur mengatakan, menjelang

Pemilu Legeslatif yang akan berlangsung tahun depan, sejak saat ini sudah banyak Calon Legeslatif (Caleg) yang memesan untuk membuat bendera Partai Politik (Parpol), kaos hingga atribut partai lainnya. Sedangkan untuk spanduk Caleg minim sablonan untuk kain karena sudah banyak yang menggunakan sablon digital maupun digital printing. “Setiap hari ada Caleg yang datang untuk memasan kaos sablonan yang bergambarkan

dirinya dan Parpol tempat calon bernaung. Selain kaos saat ini bendera Parpol juga sudah banyak yang memesan. Mulai ramai Caleg yang memesan kaos dan bendera Parpol ini terjadi sejak sebulan terakhir,” ujarnya. Dikatakan Eko, saat ini untuk jenis sablonan kain sudah mulai ditinggalkan peminatnya karena sekarang banyak pemesan lebih memilih menggunakan digital printing terutama untuk baleho dan spanduk. “Alasannya mungkin untuk spanduk dan baleho

menggunakan digital printing hasilnya lebih rapi dan bagus,” ungkapnya. Terpisah, Yanto pemilik usaha percetakan lain mengakui jika saat ini dirinya mulai mengalami peningkatan order. “Sjak adanya penetapan DCT Caleg sudah ada yang memesan kaos dan bendera partai. Pesanan kaos dan bendera Parpol ini akan semakin banyak menjelang pelaksanaan Pemilu nanti,” ucapnya seraya mengaku mulai menambah pegawai seiring meningkatnya orderan. (awa)

WBU Optimis Raih 10% Suara di Banyuasin PALEMBANG, RS - Caleg DPR RI dari Partai Golkar Wasista Bambang Utoyo (WBU) mengkalim akan mampu meraih 10 persen suara dikabupaten Banyuasin pada Pileg 9 April 2014 mendatang. “Karena Banyuasin adalah basis suara saya, karena di kabupaten ini saya sangat popular. Saya juga sempat memasang alat peraga seperti spanduk dan baleho untuk maju sebagai calon bupati priode 2013-2018 meskipun hal tersebut tidak tercapai, tapi Palembang juga akan men-

jadi prioritas saya untuk meraih suara pada pileg nanti,” kata Wasista kepada Rakyat Sumsel, yang ditemui di gedung DPRD Sumsel, Senin (21/10). Menurut Wasista yang juga Ketua DPRD Sumsel ini, persaingan pada Dapil 7 Banyuasin pada Pileg mendatang sangat ketat dan sengit. Pasalnya seluruh incumbent kembali mencalonkan diri, namun siapa yang akan terpilih nanti semuanya diserahkan kepada masyarakat. Wasista yang telah malang melintang didunia politik, men-

gungkapkan untuk merebut hati masyarakat, Caleg wajib menerapkan strategi. ”Salah satu yang sangat efektif untuk dapat dipilih masyarakat dengan terjun langsung ketengah masyarakat, sehingga masyarakat akan mengenal diri. Selain itu juga komunikasi harus terus dilakukan antar caleg dan masyarakat, karena karistiktik manusia-manusia itu berbeda,” ungkapnya. Wasista berjanji, bila diamanahkan masyarakat khususnya Kabupaten Banyuasin, dirinya akan memperbaiki infrastruktur, karena

infrastruktur di Banyuasin sangat menghawatirkan selama ini. ”Imbas dari baiknya infrastruktrur perekonomian masyarakat akan meningkat, karena dengan infrastruktur yang baik masyarakat dengan mudah akan mendistribusikan hasil pertanian yang mereka peroleh selama ini,” ucapnya. Ditambahkan Wasisita, ia berusaha semampunya akan memperjuangkan persoalan dimasyarakat saat ini seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan lainnya yang akan disampikan di DPR RI nantinya. (zar).

KPK Perpanjang Masa Tahanan Enam Tersangka Kasus Suap Akil JAKARTA, RS - Komisi Pemberantasan Korupsi memperpanjang masa penahanan enam tersangka kasus suap sengketa Pilkada yang melibatkan ketua Mahkamah Konstitusi nonaktif Akil Mochtar, Senin (21/10). “Perlu disampaikan bahwa tersangka dugaan suap sengketa pilkada di MK, hari ini ada perpanjangan penahanan untuk 40

hari kedepan,” jelas Jurubicara KPK Johan Budi Sapto Prabowo di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Adapun tersangka tersebut adalah Akil Mochtar, anggota DPR Chairun Nisa, Bupati Gunungmas Hambit Bintih, pengusaha Cornelis Nalau, suami dari Walikota Tangerang Selatan Rachmi Airin, Tubagus Chaery Wardhana serta

advokat Susi Tur Andayani. Menurut Johan, perpanjangan masa penahanan para tersangka ini dilakukan untuk kepentingan penyidikan. KPK menahan keenam tersangka di Rumah Tahanan Negara Kelas I Jakarta Timur Cabang KPK sejak 3 Oktober lalu. Untuk kasus Pilkada Gunungmas, KPK menetapkan Akil sebagai tersangka bersama dengan

Chairun Nisa, Hambit Bintih, Cornelis Nalau. Akil dan Chariun Nisa diduga menerima uang sebesar Rp 3 miliar dari Hambit dan Cornelis. Kemudian, dalam kasus Pilkada Lebak, KPK kembali menetapkan Akil sebagai tersangka atas dugaan menerima uang. Untuk kasus ini, Akil dan Susi Tur Andayani diduga menerima uang Rp 1 miliar dari Tubagus Chaery Wardana. (wid)

Dari Hal I) ......................................................................................

pada saat berniat mencalonkan diri sebagai calon bupati Banyuasin periode 2013-2018,” kata Wasista yang juga ketua DPRD Sumsel ini. Berbeda dengan Caleg DPR RI dari Partai PDIP Darmadi Djufri. Dirinya menjelaskan, tidak membentuk timses untuk dapat terpilih nanti, namun semua Caleg PDIP secara bersama-sama membesarkan partai pada Pileg mendatang. ”Kami lebih mementingkan perolehan suara partai ketimbang suara Caleg sehingga saya tidak membentuk Timses seperti caleg lain,” ungkpanya. Apakah lebih efektif membentuk Timses ketimbang mengerakan mesin partai? Menurutnya semua Caleg dan partai memiliki strategi masing-masing untuk meraih simpati dari masyarakat, namun untuk dapat terpilih semua tergantung dengan masyarakat dan strategi yang dilakukan. ”Terpenting konsolidasi partai terus berjalan sehingga apa yang menjadi harapan PDIP akan terwu-

Baliho

ujian. Untuk hasil rekapitulasi yang dilakukan akan diambil sebanyak 20 besar dari hasil yang diujikan sehingga para peserta harus serius jika ingin lulus tes berikutnya “Hasil yang didapat tentunya berdasarkan Juknis maupun Juktak ada standar kelulusan dan akan ditentukan sistem ranking untuk menentukan 20 besar,” ujarnya. Dijelaskannya, sebelum dilakukan penetapan siapa yang lulus akan dilakukan rapat Pleno untuk dapat ditemukan formulasi tepat karena sesuai dengan fungsinya Timsel akan menginginkan orang yang duduk merupakan figur yang benar-benar mengerti sekaligus mengetahui secara persis Pemilu dan mekanisme

RAKYAT SUMSEL, SELASA 22 OKTOBER 2013

jud. Caleg dan kader saat ini terus melakukan sosialiasi di tengah masyarakat. Namun, bagi kami mesin partai lebih efektif untuk meriah suara,” katanya. Sementara itu, Caleg DPRD Sumsel dari Partai PAN Rusdi Tahar mengaku tidak perlu membentuk Timses, namun lebih efektif mengunakan mesin partai untuk memperoleh suara. ”Saya sebagai Ketua DPD OI lebih memanfaatkan struktur partai yang tersebar mulai tingkat ranting,” urianya. Caleg DPRD Sumsel Partai Demokrat Muhammad F Ridho mengatakan, dirinya tidak membentuk Timses pada pileg mendatang namun ia mengkalim Timses adalah konstituennya yang ada didapilnya. “Timses saya adalah kader, simpatisan Partai dan masyarakat yang selama ini telah menghantarkan saya sebagai wakil rakyat pada Pileg 2009 lalu,” kata dia. Dijelaskan Ridho, selama ini jaringan yang telah dibina terus dioptimalkan untuk menghantarkannya

kembali menduduk kursi parlemen, selain itu juga untuk merebut hati masyarakat diri mengerakan tim keluarga dan sahabat. ”Bukan tidak penting membentuk Timses namun yang ada saat ini lebih saya dorong untuk membantu saya meriah kesuksesan pada Pileg mendatang, dan tim ini sudah tersebar diseluruh pelosok kecamatan Kabupaten Banyuasin,” katanya Terpisah, Caleg DPRD Sumsel dari Partai PAN Yudi F Bram mengungkapkan, telah membentuk Timses yang terdiri dari 50 orang yang disebarkan di setiap tempat pemungutan suara (TPS) tim ini bernama Hafisz Tohir Center dan Yudi F Bram Center, mereka ini bertugas Sebagai saksi, pemantau dan sosialisasi di TPS setempat. ”Saya sudah begerak mulai dari awal tahun 2013, dengan Timses diharapkan saya akan terpilih sebagai wakil rakyat. Saya menargetkan mampu meraih 3050 persen pemilih di tiap TPS,” pungkasnya. (zar)

Mengundurkan Diri, Sayuni di PAW MARTAPURA, RS Setelah resmi mengundurkan diri sebagai anggota DPRD OKU Timur, Sayuni yang berasal dari PDIP, Senin (21/10) akhirnya diganti melalui Rapat Paripurna Khusus masa persidangan ke 3 tahun 2013. PENGGANTIAN Sayuni dilakukan melalui Pergantian Antar Waktu (PAW) yang posisinya diisi oleh Adi Munadi. Paripurna Khusus PAW anggota ini dipimpin oleh Ketua DPRD Beni Defitson dan dihadiri Wakil bupati (Wabup) M Khilid Mawardi.

Sayangnya saat berlangsungnya Parpurna Khusus tentang PAW anggota legislatif Suyuni tidak hadir tanpa diketahui sebabnya. Ketua DPRD OKU Timur Beni Defitson saat memimpin Paripurna mengatakan, sebelumnya Sayuni sudah mengajukan surat pengunduran diri. PAW dilakukan menindak lanjuti SK Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Nomor 731/ KPTS/II/2013 tahun 2013 tentang Peresmian pengangkatan Adi Munadi dan peresmian pemberhentian Sayuni sebagai anggota DPRD OKU Timur masa jabatan 2009-2014.

Selain itu PAW dilakukan guna menindak lanjuti SK Pimpinan DPRD OKU Timur Nomor 34 Tahun 2013 tentang penempatan anggota DPRD OKU Timur PAW masa jabatan 2009-2014 pada alat kelengkapan DPRD OKU Timur. ”PAW ini dilakukan sudah sesuai aturan dan karena yang bersangkutan mengundurkan diri,”terangnya. Sementara Ketua Fraksi PDIP DPRD OKU Timur Sugeng Carvindo menambahkan PAW dilakukan karena Sayuni mengundurkan diri dari anggota DPRD dan keluar dari partai tempatnya bernaung. Namun demikian dirin-

ya tidak mengetahui apa alasan anggota legeslatif yang berasal dari Daerah pemilihan (Dapil) III itu keluar dari partai. “Memang benar jika sebelum dilakukan PAW Sayuni sudah mengajukan surat pengunduran diri,” ujarnya. Namun saat ditanya apakah Sayuni pindah ke Partai Politik (Parpol) lain, Sugeng mengatakan dirinya juga tidak mengetahui karena sejauh ini tidak ada pembicaraan antara pengurus PDIP dengan Sayuni. “Saya sangat menyesalkan pengunduran diri saudara Sayuni karena beliau itu aset bagi PDIP,” ungkapnya. (awa)

Dari Hal I) ....................................................................................................

pada sejumlah kawasan sesuai dengan Perwali Nomor 9 Tahun 2009 Tentang pemasangan spanduk, baliho dan alat promosi lainnya.” Ukuran spanduk maupun baliho juga akan ditetapkan sesuai ketentuan, terangnya. Ia mengatakan, spanduk atau baliho yang berukuran paling besar 1,5 x 7 meter hanya berlaku

URGENSI

bagi partai politik. Sedangkan, calon anggota legislatif tidak boleh membuat spanduk dengan ukuran demikian. Dia menjelaskan, aturan teknis tersebut nantinya akan segera disosialisasikan kepada pengurus partai politik.” Selanjutnya, pengurus partai diminta untuk sosialisasi ketentuan dan aturan teknis agar tidak

ada pelanggaran.” terangnya. Altur menambahkan, penerapan aturan tentunya dilakukan pada semua partai politik dan calon anggota legislatif.” Panwaslu sampai ke tingkat kelurahan secara aktif bekerja sama pihaknya dan KPU Palembang untuk menerapkan aturan dan sanksi bagi pelanggar,” pungkasnya. (tma)

Dari Hal I) ....................................................................................................

mempunyai kekuatan hukum rnengikat sepanjang frasa “... wajib dwlsertai sertifikat veteriner dan sertiiikat halal’ dimaknai mewajibkan sertifikat halal bagi produk hewan yang memang tidak dihalalkan. Dengan dernikian di dalam perubahan UU Nakeswan, pasalpasal yang akan dirubah adalah pasal-pasal yang dinyatakan batal atau tidak memiliki kekuatan hukum rnengikat oleh putusan MK, dan juga pasal-pasal lainnya yang merupakan implikasi dari adanya putusan MK tersebut. 2. Pemenuhan Kebutuhan Hukum di Dalam Masyarakat Selain terkait dengan tindak lanjut dari putusan MK, urgensi perubahan UU Nakeswan juga

untuk memenuhi kebutuhan hokum yang ada di masyarakat, yang antara lain terkait dengan materi muatan yang rnengatur rnengenai, pertama: inseminasi Buatan (IB) ; kedua: ruminansia betina produktif, ketiga: pengaturan mengenai pencegahan penyakit hewan yang timbul di dalam sam wilayah, dan keempat: otoritas veteriner, dan kelima: belum adanya ketentuan sanksi terkait dengan penegakan hukum terhadap kesejahteraan hewan. a. Inseminasi Buatan (IB) Terkait dengan IB tersebut, kebutuhan hukum di dalam masyarakat diatur lebih lanjut di dalam Pasal 16 UU Nakeswan. Materi tersebut berhubungan dengan: pertama adannya dorongan untuk melakukan per-

semangat ASPIRASI RAKYAT

lindungan dan kepastian bahwa benih yang digunakan di dalam IB adalah memang bibit unggul, baik bibit yang berasal dari dalam negeri maupun Iuar negeri. Kedua adanya pembatasan ekspor hasil IB yang notabene belum banyak dikembangkan di dalam negeri dan sekaligus agar kualitas hasil IB terbaik sebagai produk unggulan tersebut tetap berada di Indonesia. Ketiga berkaitan dengan pengaturan tujuan IB apakah untuk pemurnian jenis atau varietas hewan ternak tertentu atau bertujuan untuk produksi. Dan keempat berkenaan dengan intervensi Pernerintah, misalnya subsidi harga IB, untuk meningkatkan jumlah produksi dan usaha peternakan di Indonesia. (bersambung) klik...........www.radarpalembang.biz


VIII

SIMPATISAN

RAKYAT SUMSEL, SELASA 22 OKTOBER 2013

Diputuskan Hari ini Nasib Komjen Sutarman Jadi Kapolri JAKARTA, RS - Calon tunggal Kapolri, Komjen Sutarman, telah menjalani uji kelayakan dan kepatutan di DPR pekan lalu. Hasil uji tersebut akan dibawa ke rapat paripurna DPR. “Hari ini (22/10) akan dibawa ke paripurna tentang itu (Sutarman), semoga diterima,” ujar Ketua Komisi III DPR RI, Pieter Zulkifli di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (21/10). FOTO: NET Sebelumnya pada Kamis (17/10) lalu saat uji kelayakan dan kepatutan, Sutarman Sutarman disetujui oleh 9 fraksi di Komisi III DPR RI. Sutarman nampak tegang saat masing-masing fraksi mengutarakan pendapat saat itu. Sutarman pun lolos dari uji kelayakan dan kepatutan di DPR RI. Tahapan selanjutnya adalah hasil uji tersebut disampaikan pada rapat paripurna. (bgs/van)

Tanpa Korupsi, Penghasilan Rp 30 Juta Per Bulan Ketua KPK Abraham Samad mengatakan salah satu penyebab kemiskinan adalah korupsi. Menurut perhitungannya, jika tidak ada korupsi, pendapatan per kapita masyarakat Indonesia mencapai puluhan juta rupiah per bulan. JAKARTA, RS - Dari sektor migas saja, menurutnya hampir 50% perusahan tambang di Indo-

nesia itu tidak membayar royalti ke pemerintah. Angka tersebut jika dirupiahkan mencapai Rp 20

ribu triliun. “Coba dibagi dengan 241 juta jiwa. Maka kita akan menemukan angka pendapatan terendah adalah Rp 30 juta per bulan,” kata Abraham Samad dalam dialog kebangsaan di depan puluhan ribu buruh di Istora, Senayan, Jakarta, Senin (21/10). Ironisnnya menurut Samad, para pengusaha itu bukan tanpa alasan tidak membayar royalti

ke pemerintah. Mereka justru menghabiskan uangnya lebih banyak untuk menyuap oknum aparat. “Pernah saya tanyakan ke pengusaha tambang, kenapa tidak bayar royalti. Ternyata karena uang mereka yang keluar lebih besar dari pada royalti untuk suap oknum aparatur pemerintah,” tuturnya. Ia meminta agar KPK diberi

kesempatan untuk membereskan segala macam tindak kejahatan korupsi. Sehingga sumber daya alam dan energi yang ada di Indonesia dapat dinikmati oleh seluruh rakyat. “Oleh karena itu saya mengajak kaum buruh untuk tetap bersatu menjaga kekayaan negeri ini supaya tidak lagi dirampok penguasa dan pengusaha hitam,” pungkas Samad. (kff/rmd)

ADVERTORIAL

BKKN Sumsel Gelar Sosialisasi Program KKB Melalui Seni dan Budaya

Yulius Haidar

Surya Chandra Surapaty

BKKBN Provinsi Sumatera Selatan menggelar acara sosialisasi Program-Program Kependudukan dan Keluarga Berencana (KKB) Melalui Seni dan Budaya diadakan di Gedung AEKI Senin (21/10). Kegiatan yang berlangsung semarak pasalnya selain dihadiri 450 peserta juga dihadiri anggota DPR RI Komisi IX yang juga nara sumber dr Surya Chandra Surapty MPH PHd, Walikota Palembang yang diwakili Staf Ahli Keuangan dan Pendapatan Daerah H Yulius Haidar SE, Kepala Perwakilan BKKBN prov Sumsel Dra Sri Rahayu MSi, Kepala Badan KB dan PP kota Palembang, ketua FAPSEDU

Penampilan seniman. prov Sumsel dan petugas lapangan KB, Motivator KB,Kader KB, Kader posyandu, tokoh agama dan tokoh masyarakat se kota palembang. Kepala BKKBN perwakilan Sumsel Sri Rahayu mengatakan, acara sosialisasi ini dilaksanakan dalam rangka pemantapan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) program kependudukan dan keluarga berencana di prov Sumsel. “Sedangkan tujuannnya ada-

Kepala BKKBN Prov Sumsel Sri Rahayu saat memberikan paparan.

lah untuk meningkatkan pemahaman akan pentingnya pelaksanaan program kependudukan dan keluarga berencana di prov Sumsel,” ujarnya. Anggota DPR RI komisi IX Surya Chandra Surapaty dalam paparannya mengatakan, penduduk merupakan Sumber Daya Manusia (SDM) jika penduduknya berkualitas otomatis bisa menjadi SDM yang bisa menggerakkan roda pembangunan. (adv)

Pejabat BKKBN, undangan dan peserta yang hadir pada acara sosialisasi Program-Program Kependudukan dan Keluarga Berencana.


Rp#2 22102013