Issuu on Google+

SEMANGAT ASPIRASI RAKYAT

Rakyat Sumsel radar_palembang@yahoo.com

RADAR PALEMBANG

@radar_palembang

ONLINE Telp : (0711) 361 638 FAX : (0711) 362 452

RABU 20 NOVEMBER 2013

HARGA Rp 4.000

Disinggung Kemungkinan Jadi Tersangka

RATU ATUT MINTA MAAF JAKARTA, RS - Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah, mengaku sudah menyampaikan apa yang ia ketahui tentang proyek pengadaan alat kesehatan tahun anggaran 2010-2012 kepada tim penyelidik KPK. Menjalani pemeriksaan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Selasa, 19 November 2013. Atut diperiksa selama tujuh jam dan keluar pukul 16.46 WIB dengan

Ratu Atut Chosiyah

wajah memerah. Kepada wartawan, Atut mengaku sudah memberikan keterangan kepada penyidik terkait dengan sarana dan prasarana di pemerintahannya. “Saya sudah memberikan keterangan terkait dengan sarana dan prasarana di Pemprov Banten,” kata Atut di halaman gedung KPK, Selasa, 19 November 2013. Sayangnya, ❏ Ke halaman VII

PERDA TENTANG KEARSIPAN AKAN DIEVALUASI PALEMBANG, RS - Komisi I DPRD Sumsel akan mengevaluasi rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang kearsipan di Sumsel di prolegda 2014. Wakil Ketua Komisi I DPRD Sumsel

Ali A Rasyid mengatakan dengan evaluasi ini diharapkan perda tentang kearsipan yang disetujui Gubernur dan dalam perda tersebut akan di masukkan sangsi bagi yang melang-

garnya kepada SKPD . “Setidaknya sangsi adminitrasi, karena selama ini kalau kita minta arsip dengan kepada SKPD banyak alasan SKPD ❏ Ke halaman VII

Pembuatan Jasa Website Caleg

Programer

Pasang Tarif Mahal WEBSITE menjadi salah satu media Caleg untuk mempromosikan diri mereka selain menggunakan alat peraga yang dipasang di tempat umum. Website diakui lebih murah dibandingkan jika Caleg membuat alat peraga dan lebih efektif diakses. PALEMBANG, RS - Salah satu Programer di Palembang Richi Alfasino mengatakan, jelang Pemilu 2014 banyak celah bisnis yang bisa dimanfaatkan, jika percetakan ramai-ramai menerima order spanduk dan baliho, programer juga ikut kecipratan pembuatan jasa website. “Secara gengsi, tentu website bisa dikatakan lebih berkelas bila hanya membandingkan cara konvensional seperti baliho dan spanduk. Untuk aksespun terbilang mudah, karena semua bisa mengakses asalkan ada jaringan internet,” ungkap dia. Untuk harga yang ditawarkan, Richi

membuka harga Rp10 juta untuk semua konten website yang ditawarkan. “Pokoknya komplit, Caleg tinggal terima beres, untuk update berita yang hendak mereka masukkan kami juga bisa bantu,” tegasnya. Richi tak membantah bila banyak dari Caleg ataupun partai yang mencoba merambah dunia maya sebagai media sosialisasi. “Klien bisa meminta template apa yang mereka butuhkan. Kami hanya meminta waktu selama dua hari untuk proses pengerjaannya. Pembayaran oke, baru kami bisa memberikan mereka akses masuk ke dalam website,” ungkapnya. Ia pun memberikan garansi bagi klien yang tak puas dengan menerima kritikan untuk revisi materi. “Asalkan jelas semuanya bisa diorder. Tapi untuk caleg biasanya diberikan harga khusus mengingat mereka tak sungkan untuk mengeluarkan uang demi sosialisasi dan terpilih,” terang Richi. Meski uang banyak di depan mata, Richi mengaku cukup selektif untuk menerima orderan. Ia mengaku tak mau kerjanya membuat website harus dibalas dengan sekedar janji manis. “Ya, harus jelas dong. Namanya saja jasa, pelayanan terbaik akan diberikan dan klien harus serupa,” katanya. Terpisah, Pengamat Politik Universitas Sriwijaya (Unsri) Andries Lionardo kepada Rakyat Sumsel yang ditemui, Selasa (19/11) meng❏ Ke halaman VII

Lebih Baik Mendorong Partisipasi Pemilih

KPU SUMSEL : Pemilih Tanpa NIK Jangan Dipersoalkan

FOTO : SALAMUN/RADAR PALEMBANG

KUNJUNGAN: Anggota KPU Sumsel melakukan kunjungan ke Graha Pena Sumeks (grup koran ini), Selasa (19/11).

PALEMBANG, RS – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel periode 2013-2018 menawarkan program bersama rakyat mewujudkan wakil rakyat pemimpinan daerah nasional yang prorakyat pada Pileg dan Pilpres 2014 mendatang. Ketua KPU Sumsel Asfahani yang diampingi 4 Komisiner KPU Sumsel usai mengunjungi Graha Pena Sumatera Ekspres

(group koran ini) mengatakan, sudah menjadi tekat program kerja KPU Sumsel untuk mrnghasilkan wakil rakyat maupun pemimpin nasional yang prorakyat. ”Secara bersama-sama kita mengali Calon pemimpin maupun wakil rakyat yang prorakyat dengan mengajak masyarakat cerdas dan bertanggung jawab dalam memilih pemimpin, termasuk juga peran serta media dan

CERMATI WEB: Salah satu pemilih di Palembang memcermati website salah satu Caleg yang menayangkan visi misi lengkap di dunia maya. Cara seperti ini dinilai lebih murah ketimbang menyebar alat peraga. FOTO : SALAMUN/RADAR PALEMBANG

❏ Ke halaman VII


Variety

II

RAKYAT SUMSEL, RABU 20 NOVEMBER 2013

Orang Terkaya Rusia Datangi Kantor Hatta Rajasa

MENKO Perekonomian Hatta Rajasa kedatangan tamu istimewa, yaitu salah satu orang terkaya di Rusia dan dunia. Tamu itu adalah Oleg Deripaska yang merupakan CEO dari UC RUSAL, perusahaan alumunium terbesar Rusia. Ada apa? JAKARTA, RS -Ternyata, Oleg ingin menanamkan investasi

di Indonesia dengan nilai US$ 6 miliar atau sekitar Rp 60 triliun.

Investasi ini dalam bentuk pembangunan smelter atau pemurnian hasil tambang mentah. Menurut rencana, pabrik ini akan dibangun di Tayan, Kalimantan Barat. “RUSAL akan melakukan investasi sebesar US$ 6 miliar dimulai dengan US$ 3 miliar dulu untuk membangun smelter dari bauksit ke alumina, dari alumina ke aluminium, dan berpotensi nanti ke industri hilirnya sampai ke aluminium foil, berbagai macam turunan aluminium,” kata Hatta usai pertemuan dengan Oleg Deripaska di kantor Kemenko Perekonomian,

Jakarta, Selasa (19/11). Menurut Hatta, minat perusahaan Rusia tersebut datang akibat UU Minerba tahun 2009, terkait pelarangan ekspor barang tambang mentah di Indonesia mulai 2014. Kehadiran orang terkaya di Rusia tersebut untuk ketiga kalinya ke Indonesia adalah untuk memastikan aturan itu.”RUSAL dengan duta besarnya itu meminta kepastian kepada saya mengenai pemberlakuan UU Minerba 2009 mengenai tidak diperbolehkan lagi ekspor bahan mentah,” jelasnya.

Kekhawatiran tersebut sudah dijawab oleh Hatta. Ia memastikan hal tersebut sudah ada dalam UU, sehingga tidak mungkin untuk dilanggar. Tahun 2014, pemerintah tetap akan memberlakukan pelarangan ekspor untuk barang tambang mentah. “Saya tegaskan bahwa sesuai UU maka sejak Januari kita tidak lagi memberlakukan ekspor bahan mentah. Bauksit terutama,” kata Hatta. Hatta menuturkan, selama ini bauksit sebesar 40 juta ton hanya diekspor ke China dalam bentuk

barang mentah. Kondisi ini tidak memberikan keuntungan lebih untuk dalam negeri. “Selama ini lebih dari 40 juta ton pertahun bauksit mentah kita diekspor ke China dan ini tidak memberikan manfaat besar bagi kita di dalam meningkatkan PDB. Dengan investasi ini kita harapkan Indonesia berpotensi menjadi basis industri aluminium,” ujarnya. Di samping itu, Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) yang akan menjadi milik Indonesia, juga akan terintegrasi se-

bagai basis industri alumunium. “Oleh sebab itu industri smelter yang memproduksi alumina bisa juga mendukung Inalum untuk menghasilkan aluminium. Dengan demikian kita bisa mengembankan industri terintegrasi di tanah air kita dan bisa jadi industri aluminum terbesar di dunia dengan potensi yang kita miliki,” paparnya. Forbes mencatat kekayaan Oleg Deripaska mencapai US$ 8,5 miliar atau sekitar Rp 85 triliun. Oleg menjadi orang terkaya ke-16 di Rusia dan ke-131 di dunia.(dtk)

Durian Banjiri Palembang PALEMBANG, RS – Sepekan ini buah durian membanjiri Kota Palembang, menurut pantauan yang dilakukan Radar Palembang pada Selasa (19/11) harga durian bervariasi tergantung dari jenis durian yang di pilih oleh para pembeli. Seperti yang diungkapkan Syahril Pedagang durian musiman yang berjualan di Jalan Letnan Murod Palima

Palembang mengungkapkan, harga durian yang dia jula untuk ukuran besar mencapai Rp 40 ribu, sedangkan ukuran sedang Rp 25 Ribu dan untuk yang kecil kita jual dengan harga Rp 15 ribu. “Dalam sehari saya mampu menjual 700 buah durian dari berbagai macam ukuran, dan pastinyan omzet ini terus bertambah mengigat musim durian baru saja dimulai dan

INSPIRASI MASYARAKAT SUMSEL SEMANGATBISNIS ASPIRASI RAKYAT

masyarakat pasti sangat antusias untuk menikmati buah yang memiliki rasa manis dan legit ini,”ujar Syahril Buah durian sendiri langsung didatangkan Syahril dari Kota Lubuk Linggau, Lahat, Ngolak dan empat lawang semuanya adalah kualitas terbaik dan dipanen langsung dari kebun – kebun para petani durian sendiri. “Karna sudah langganan maka

apabila stock habis kita langsung telpon dan besoknya langsung diantar rata – rata perhari para petani mengirim buah durian ini sampai 1.500 buah,”katanya. Berkah jualan durian setiap tahunya juga didapatkan oleh Maman Pedagang yang berjualan di Jalan Kolonel H. Burlian KM 7.5 “ Durian ini berasal dari Empat Lawang dek, dijamin manis silakan di coba

dulu amen dak manis dak usah dibayar,’teranganya. Untuk masalah harga Maman, mengungkapkan bahwa sangat beragam terdiri tergantung dari besar dan kecilnya buah tersebut untuk yang besar kita jual dengan harga Rp. 42 000 dan untuk yang sedang bisa Rp. 25 ribu. Dan perharinya bisa menghabiskan 300 buah durian perhari..(rd2)

klik...........www.radarpalembang.biz klik...........www.radarpalembang.biz


III

RAKYAT SUMSEL, RABU 20 NOVEMBER 2013

Warga Keturunan Marga Tan di Sumsel

Upaya Pemunculan Fenomena

Capai4.000Orang SALAH satu marga Tionghoa terbanyak di dunia adalah marga Tan. Marga ini tersebar di berbagai penjuru dunia termasuk di Indonesia khususnya di Sumsel dan Palembang.

PALEMBANG, RS -Awalnya mereka tinggal di Palembang dan Sumsel dengan menyambung hidup dengan berkebun namun seiring dengan perkembangan jaman sebagian mereka bekerja dipabrik dan perusahaan swasta sebagian lagi adalah berdagang diberbagai pasar tradisional yang ada di kota Palembang,”ujar Acit, salah satu Dewan Penasehat kelenteng marga Tan Wie Leng Keng di Jalan Bambang Utoyo Lr Kerukunan Palembang. Acit mengatakan, jumlah warga dari keturunan marga Tan yang tinggal di

SEMANGAT ASPIRASI RAKYAT

Acit

Sumsel khususnya Palembang mencapai 4.000 orang mereka tersebar di 16 kecamatan yang ada di kota Palembang. “Mereka pada umumnya tinggal didekat-dekat pasar tradisional sesuai dengan mata pencahariannya,”katanya. Acit menjelaskan, warga keturunan marga Tan ini biasa tiap tahun berkumpul saat perayaan HUT dewa di kelenteng Wie Leng Keng. “Mereka selain sembahyang juga melakukan silaturahmi sembari menyaksikan berbagai pertunjukan yang ditampilkan pengurus kelenteng,”ujarnya.(sep)

API HOMA: Perayaan api homa beberapa waktu

Makna Api Homa PALEMBANG, RS – Api Homa merupakan upacara akbar yang dilaksanakan vihara Vajra Bhumi Sriwijaya. VA Lian Yuan mengatakan persembahan api dapat mengubah nasib,mentransformasikan semua urusan, terutama berdasarkan kekuatan samadhi diri sendiri ditambah dengan bantuan adhisthana dari para dewa. “Saat kita melakukan homa, setiap dewa akan datang membantu persembahan api ini,

lalu di vihara Vajra Bhumi Sriwijaya

12 Dewa, 28 Dewa, 33 Dewa, Dewa Sakra, Dewa Mahabrahma dan lain sebagainya, semuanya mungkin saja datang memberi bantuan dan sokongan. Oleh karena itu, homa merupakan upaya pemunculan fenomena “manunggaling kawula gusti” yang bersandar pada “Daya sokongan para dewa serta kekuatan samadhi dari Tantrika”, dapat menghasilkan kekuatan siddhi (pencapaian) yang sangat besar. “Api homa yakni upacara persembahan api, sedangkan homa adalah aproses

penyucian untuk membuang karma buruk kita,”kata VA Lian Yuan.Api homa juga memiliki makna yang sangat penting yakni melambangkan “kekuatan pikiran”. Pikiran manusia memiliki wujud yang sangat mirip dengan api. Ini merupakan rahasia besar. Serta Api homa melambangkan penerangan, dapat menyingkirkan segala kegelapan dan kebodohan (kegelapan batin). Api homa melambangkan pembersihan, membakar habis semua kekotoran batin dan rintangan. Api homa melambangkan kearifan. Api merupakan simbol dari kearifan. Api homa melambangkan penghormatan kepada dewa, merupakan persembahan yang sangat istimewa, dapat menambah kesejahteraan. Api homa melambangkan nirwana. “Kebajikan dari api homa besar sekali dapat memperoleh penerangan dan kesucian, melenyapkan rintangan kegelapan batin, menyingkirkan karma buruk serta kekotoran batin, menambah kesejahteraan, meningkatkan kearifan. Kekuatan pikiran dan daya kemampuan batin diri sendiri pun akan bertambah dan meningkat dengan sendirinya,” ujarnya Lanjutnya, pencapaian pelaksanaan homa dapat dibagi menjadi 3 tingkatan yakni Pencapaian superior bagai sang Maharesi Widyadhara, melesat dan mengembara di angakasa dengan leluasa. Pencapaian medium memperoleh daya kemampuan batin yang besar, dapat menghilangkan wujud, menyembunyikan jejak. Pencapaian inferior menolak bala, menambah kesejahteraan, merukunkan, menaklukan dan sebagainya, memperoleh pencapaian Karman, memenuhi semua permohonan duniawi “Pencapaian pelaksanaan homa dibagi menjadi 3 tingkatan yakni superior, medium dan inferior,” paparnya.(ben)

klik...........www.radarpalembang.biz


IV

RAKYAT SUMSEL, RABU 20 NOVEMBER 2013

Dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Gedung Serbaguna (GSG) di komplek Pemkab Empat Lawang terus didalami. Setidaknya empat pejabat dilingkungan Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya (PU CK) telah dipanggil Satreskrim Polres Empat Lawang.

Cium Aroma Korupsi Pada Proyek GSG Sejumlah Dejabat Dinas PU CK Diperiksa

EMPAT LAWANG,RS - Pemanggilan terkait pemeriksaan awal dan klarifikasi laporan masyarakat. “Sudah dipanggil empat orang dari Dinas PU CK, kita menanyakan seputar pekerjaan GSG,” terang Kapolres Empat Lawang, AKBP M Ridwan SIk melalui Kasat reskrim, AKP Nanang Supriyatna, SH, kemarin. Namun sayang, Kasad reskrim

menolak menyebutkan namanama oknum pejabat yang sudah dilakukan pemeriksaan tersebut. Dikatakan Nanang, adanya pemanggilan, setelah adanya laporan dari masyarakat dugaan korupsi pembangunan gedung serbaguna yang diduga telah lewat waktu. Nah, keempat pejabat tersebut dimintai keterangan penggunaan dana senilai Rp 13.793.149.000.

sistem kontrak tahun jamak (multi years) dua tahun anggaran yakin 2012 dan 2013 telah terlaksana belum. “Dalam melengkapi kasus untuk dinaikkan dalam tingkat penyelidikan, kami juga memotret pembangunan gedung serba guna tersebut,”katanya. Menyusul sejauh mana pelaksanaan kata Nanang, kunci utama yakni telah lewat belum perpanjan-

gan waktu pembangunan tersebut, kalau telah lewat artinya ada indikasi ke arah tersebut. Sementara itu Kepala Dinas PU CK, Syaiful Natsir sepertinya sulit ditemui dan dikonfirmasi awak media, baik itu di kantornya ataupun dilapangan. Informasi sejumlah pegawai, kepala PU CK itu memang jarang ngantor dengan alasan Dinas Luar (DL). Begitu juga dihubungi me-

lalui sambungan telepon dan pesan singkat tak ada jawaban. “Jarang ngantor, DL terus. Yang mau urus berkas proyek saja kerap terkendala, apalagi mau ketemu dan dikonfirmasi para wartawan,”cetus salah satu tamu di Kantor Dinas PU CK. Sebelumnya, Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri sempat menegur kontraktor pem-

bangunan gedung serbaguna di komplek Pemkab Empat Lawang. Kiranya pembangunan GSG itu tepat sasaran. Sekedar informasi, yang mengerjakan pembangunan gedung serbaguna itu yakni kontraktor PT Seribu Satu Nian. Dengan konsultan perencana CV Mulia Utama dan konsultan pengawas CV Poli Karya. (obi)

Mahasiswa-Sat Pol PP

Nyaris Bentrok LUBUKLINGGAU, RS - Aksi solidaritas ratusan Mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia (STKIP PGRI) kembali dilakukan, didepan gerbang kantor Walikota Lubuklinggau terlibat mereka saling dorong dengan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP). Kemarin (19/11). Beruntung, peristiwa itu tidak berujung bentrokan setelah massa diperbolehkan masuk kehalaman kantor.. Kejadian itu bermula ketika aktivis mahasiswa menyampaikan tuntutannya kepada Pemerintah Kota Lubuklinggau terkait meninggalnya salah satu rekan mereka, Epandi Prodi (21), mahasiswa STKIP PGRI, semester 9, jurusan Bahasa Indonesia karena diduga korban perampokan beberapa hari lalu didepan Stadion Silampari. Namun, penyampaian aksi solidaritas mereka sempat terhambat karena pagar kantor Walikota tidak dibuka oleh anggota Sat Pol PP yang berjagajaga. Buntutnya, aksi saling dorong antara mahasiswa dan anggota Sat Pol PP tidak dapat dihindarkan lagi. Mereka mendesak pagar segera dibuka untuk bertemua Walikota. “Kenapa kami tidak boleh masuk? Tidak perlu takut, kami bukan penjahat. Kami ingin bertemu Walikota?,” teriak massa. Setelah dilakukan negosiasi, akhirnya mereka diperbolehkan masuk dan berorasi didepan halaman kantor Walikota. Orasi tersebut langsung diterima oleh Walikota, H. SN Prana Putra Sohe dan Wawako, H. Sulaiman Kohar. “Kami minta pemerintah segera percepat perluasan pemasangan lampu jalan, mengalokasikan dana untuk korban kriminalitas, menyelenggarakan program pelatihan kerja bagi pengangguran dan bekerjasama dengan aparat berwenang melakukan deteksi dini terhadap potensi pelaku kriminal,” ujar Ketua BEM STKIP PGRI Kota Lubuklinggau, Elvan Black. Menanggapi tuntutan diatas, Walikota mengaku jauh-jauh hari pihaknya sudah mengambil langkah kongkrit terhadap tuntutan masyarakat dengan menyiapkan dana sekitar Rp. 480 juta untuk pembangunan pos kamling. Dalam kesempatan itu, Walikota secara pribadi langsung menyumbangkan uang duka sebesar Rp. 10 juta untuk Epandi Prodi, mahasiswa STKIP PGRI yang menginggal akibat dugaan perampokan ketika pulang kuliah. KAPOLRES LINGGAU DIDESAK MUNDUR Sebelumnya, ratusan mahasiswa STKIP PGRI mendatangi Mapolres Kota Lubuklinggau untuk mempertanyakan sampai sejauh mana langkah serta keseriusan aparat kepolisian dalam mengungkap kasus pembunuhan rekannya. “Kami mendesak Kapolres mundur jika tidak mampu mengungkap dan menuntaskan berbagai aksi kejahatan di Kota Lubuklinggau,” kata Mahasiswa dalam selebaran tuntutannya. Mereka pun meminta Polisi meningkatkan kinerja, mendirikan pos keamanan didaerah-daerah rawan kriminal, patroli rutin pada jam-jam rawan kriminal dan mengerahkan segenap sumber daya yang ada untuk mengungkap belbagai tindak kriminal, khusnya kasus pembunuhan yang menimpa korban Epandi. “Berikan hukuman dengan tuntutan maksimal, atau bila perlu tembak mati pelaku pembunuhan itu untuk memberi effek jera” ujar Ketua BEM STKIP PGRI, Elvan Black. (pin)

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

AMBRUK : Jalan yang baru dibangun tapi sudah ambruk

Bangun Jalan Baru Sudah Ambruk MUARA ENIM, RS - Proyek pembangunan pemeliharaan ruas jalan Lubuk Ampelas- Muara Lawai senilai Rp. 5.882.677.000,- dari Dinas PU Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Muara Enim sudah

ambruk. Ambruknya bangunan itu dinilai dibangun oleh kontraktor tak sesuai bestek atau rencana anggaran biaya (RAB). Proyek tersebut dikerjakan oleh PT. Putra Sungai Musi dengan nomor kontrak. 620/ / APBD-P/ BMP/ME/2013 dan rencananya dikerjakan selama 70 hari kerja. Dari pantauan di lapangan, proyek tersebut dikerjakan selebar 1 meter di ruas kiri dan kanan. Namun, diduga karena adukan cor beton yang tak sesuai membuat cor beton yang baru

dibangun itu retak. “Diperkirakan lebih dari 4 kilometer dan kemungkinan juga usai dicor kiri dan kanan jalan untuk penambahan ruas jalan akan di aspal hotmix. Kami sebagai warga sangat kecewa, padahal baru dibangun,” ungkap Anggota LSM Pers Pemantau Pembangunan Muara Enim, Dirmanto, kemarin(19/12). Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PU Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Muara Enim, Ahmad Yani me gatakan

jika proyek tersebut masih dalam tahap pengerjaan dan penyebabnya, kata dia, disebabkan karena adanya galian pipa PDAM dibawah bangunan. “Kita sudah minta diperbaiki,”kata dia. Pengawas Lapangan Dinas PU Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Muara Enim, Bambang membenarkan jika ada bagian jalan yang sudah retak tersebut. “Sudah kita cek dan kita minta kontraktor untuk membangun ulang sebab itu masih dalam pengerjaan,” jawabnya. (yan)

Togel Beromzet Puluhan Juta Dibongkar MARTAPURA, RS – Jajaran Reskrim Polres OKU Timur berhasil menangkap empat tersangka judi togel dengan omzet lebih dari Rp 30 juta per bulan. Para tersangka diamankan Senin (18/11) saat sedang melakukan perekapan dan menerima transaksi dari pemasangnya. Empat tersangka masingmasing Sujamis (54) Warga Gunungmas Kecamatan Belitang, Sulistiyono (33) Warga Karang Kemiri kecamatan Belitang, Suprayitno (47) warga sidodadi Kecamatan Belitang, dan Mujito (36) warga Panca Tunggal Kecamatan Belitang III. Ke empat tersangka ditangkap di lokasi berbeda berkat pengembangan dari Suprayitno yang merupakan bandar dari ketiga tersangka lainnya. Kapolres OKU Timur AKBP Hengky Widjaja melalui kasat reskrim AKP Janton Silaban didampingi Kanit Pidum Aipda Wilson Hutahaen mengatakan, penangkapan terhadap ke empat tersangka berdasarkan pengembangan setelah anggota berhasil menangkap Suprayitno yang merupakan bandar togel di wilayah Belitang. “Bandar ini memperluas jaringan menggunakan kaki bandar di sejumlah wilayah. Untuk sementara kita baru berhasil menangkap tiga kaki bandar. Kemungkinan masih ada kaki bandar lainnya. kita masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Kasat. Menurut Janton, setiap hari, kaki bandar mengaku menyetor kepada bandar bervariasi mulai dari Rp 500 ribu hingga RP 1 juta. Jadi diperkirakan setiap hari Suprayitno menerima setoran uang dari kaki bandarnya sekitar Rp 2-3 juta rupiah. “Bayangkan berapa omzet mereka setiap bulannya. Ini kakinya hanya tiga, jika kakinya ada di setiap Desa dan kecamatan, kemungkinan omzetnya akan lebih besar lagi,” ujarnya. Dari tangan tersangka Suprayitno lanjut lanton polisi berhasil menyita barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 90 Ribu Handhpone (HP) Nokia, sementara dari tangan tersangka polisi menyita BB uang tunai sebesar Rp 35 ribu dan satu unit HP jenis Maxtron, (awa)

klik...........www.radarpalembang.biz


RAKYAT SUMSEL, RABU 20 NOVEMBER 2013

Peredaran Daging Rusa Digagalkan POLRES Banyuasin Senin malam sekitar pukul 22.30 WIB berhasil mengagalkan peredaran daging rusa di ruas jalan lintas timur KM 42, tepatnya di depan pintu gerbang Pemkab Banyuasin, kelurahan kayuare kuning. Barang bukti daging rusa yang merupakan hewan langka dan dilindungi dan pelaku yang membawa daging rusa tersebut, dibawa ke mapolres Banyuasin untuk diamankan beserta mobil xenia dan pelaku.

BANYUASIN, RS – Berdasarkan informasi, pihak polres Banyuasin melakukan razia kendaraan di depan pintu gerbang pemkab Banyuasin sekitar pukul 22.30 WIB. Pada saat melakukan razia, anggota melihat hal yang mencurigaikan dari mobil Xenia Silver BG 1644 PN tersebut, dan langsung menyetop kendaraan tersebut dan langsung dilakukan pengeledahan. Begitu digeledah, alangkah terkejutnya anggota menemukan empat rusa dalam keadaan sudah

mati dan dagingnya sudah di potong-potong. Selain mengamankan daging rusa, pihak kepolisian juga berhasil mengamankan seorang pelaku yaitu Abdul Rozak, warga lorong Srijaya Plaju Ulu Palembang. Abdul Rozak dihadapan petugas mengatakan, dibeli dari warga Air Sugihan Kecamatan Muara Padang Kabupaten Banyuasin, dimana satu kilo dibeli sebesar Rp20 ribu. “Rusa itu diburu pakai anjing oleh warga, alasannya menganggu tanaman padi. Setelah dapat baru dipotong dan rencananya mau dijual

di Betung. Saya beli Rp 20.000 perkilo dan dijual Rp 30.000 perkilo,” katanya. Menurut Kapolres Banyuasin, AKBP Achmad Iksan didampingi Wakapolres Banyuasin, Kompol Doni Sembiring, membenarkan pihaknya melakukan penangkapan terhadap daging rusa di depan pintu gerbang pemkab Banyuasin. Pada saat itu, pihaknya melakukan razia kendaraan sekitar pukul 22.30 WIB. “Daging rusa yang diamankan ini seberat 250 kilogram atau empat rusa dan diangkut dengan mobil

Xenia silver nopol BG 1644 PN,” ucap doni ketika ditemui kemarin. Akibat perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan UU Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi SDA Hayati dan Ekosistemnya dengan ancaman 5 tahun penjara denda Rp 1 miliar. “Kasus ini masih terus kita dalami untuk mengungkapnya kemungkinan ada pelaku lainnya,” katanya seraya menambahkan empat rusa itu dibeli oleh pelaku dari warga Air Sugihan Kecamatan Muara Padang Kabupaten Banyuasin. (tri)

Pemilik Tower Diduga Palsukan Persetujuan Warga

MUARA ENIM, RP Permasalahan pembangunan tower telekomunikasi milik PT Tower Bersama Group (PT. TBG) di jalan Kombespol Soebarkah Kelurahan Pasar II Muara Enim meruncing lagi. Bukan hanya persoalan tidak ada izin mendirikan bangunan(IMB), tetapi diduga pihak kontraktor tower memalsukan tandatangan untuk memenuhi persyaratan IMB. MR dan SR, kepada wartawan koran ini mengatakan, jika permasalahan pembangunan tower itu tak hanya belum memiliki IMB, tetapi diduga ada pencatutan tandatangan warga terhadap persetujuan pmbangunan tower. “Waktu itu tandatangan warga hanya berupa

penandatanganan berita acara pertemuan, bukanlah persetujuan atas pendirian bangunan. Kami ada 4 warga yang belum setuju atas pembangunan tower ini, karena belum menemukan titik temu,” ungkapnya, Selasa (19/11). Dikatakan keduanya, informasi berubahnya tandatangan warga menjadi persetujuan diduga atas permainan oknum pemilik tower dengan pihak terkait. “Kami akan cari fotokopi persetujuan warga itu untuk dipertanyakan. Kita belum setuju, kenapa sudah ada surat persetujuan dari warga,” tegas dia. Sementara itu, Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Muara Enim, Alfarizal mengatakan

sesuai syarat IMB salah satunya izin lingkungan, berita acara sosialisasi dan bayar retribusi. “Yang pasti tower itu sampai sekarang belum ada. Karena itu sudah disurati oleh Pol PP dan dianggap pelanggaran Perda. Kita masih menunggu hasil keputusan dari Pol PP karena sudah ditindaklanjuti mereka untuk menghentikan itu. Jelas itu pelanggaran terhadap Perda yang ada,” kata dia. Dilanjutkan dia, izin mendirikan bangunan (IMB) diterbitkan bila ada rekomendasi Pol PP terkait hal itu. “Kami masih menunggu rekomendasi, sementara pihak pemilik tower sudah mengajukan persyaratan sesuai syarat yang kita tentukan,” tuturnya. (yan)

DIPERMASLAHKAN: Pembangunan tower telekomunikasi milik PT Tower Bersama Group (PT. TBG) di jalan Kombespol Soebarkah Kelurahan Pasar II Muara Enim dieprmasalahkan warha.

Dua Perampok Rumah Didor

DIRINGKUS: Dua dari enam perampok yang beraksi di kediaman Saidan (43), warga Desa Sungai Naik Kecamatan Rantau Bayur pada 12 Agustus 2013 lalu, berhasil diringkus tim reskrim Mapolsek Rantau Bayur. Foto: Okta/Radar Palembang

BANYUASIN, RS – Dua dari enam perampok yang beraksi di kediaman Saidan (43), warga Desa Sungai Naik Kecamatan Rantau Bayur pada 12 Agustus 2013 lalu, berhasil diringkus tim reskrim Mapolsek Rantau Bayur, Senin (18/11) sore. Keduanya, adalah Ahmad Ari Kurniawan alias Ari (23), warga Desa Pulau Harapan Kecamatan Sembawa, dan Jepriadi alias Jebot (21), warga Desa Rejodadi Kecamatan Sembawa yang diringkus di Palembang. Satu tersangka, Bokir, saat ini mendekam di Polsek Ilir Barat I Palembang, sementara tiga rekan mereka, Bu, Iw dan He, ma-

SEMANGAT SEMANGAT ASPIRASI ASPIRASI RAKYAT RAKYAT

sih diburu.Para pelaku, terbilang cukup kejam dalam menjalankan aksinya. Selain mengikat mengikat 6 penghuni rumah, dua anak perempuan korban, juga sempat ditelanjangi para pelaku dihadapan kedua orang tuanya. Para pelaku berhasil menggondol 4 buah handphone, dan 1 suku emas milik korban. Kini, kedua tersangka, harus meringkuk di jeruji besi Mapolsek Rantau Bayur. Kepada petugas yang memeriksanya, tersangka Ari mengaku jika dia hanya diajak oleh He, otak perampokan yang sekarang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Banyuasin. “Malam itu kami sedang kumpul di warung tuak, semuanya pada mabuk. Nah, si He itu bilang kalau korban baru saja mengambil uang Rp35 juta yang akan digunakan untuk biaya nikah anaknya. Nah, atas info He inilah, kami beraksi berenam dan menggunakan sepeda motor ke rumah korban,” kata Ari, kemarin.Tiba di rumah korban, para pelaku yang menggunakan sebo

dan sarung, lengkap dengan senjata api dan parang, langsung mendobrak pintu belakang rumah dan langsung menyusup ke kamar yang ada di rumah tersebut. “Didalam rumah ada orang 5, korban Saidan itu, istrinya, ketiga anak perempuannya, dan 1 anak kecil. Semuanya kami kumpulkan diruang tengah, lalu kami ikat menggunakan tali tambang,” kata Ari. Dua anak perempuan korban, sempat berusaha melarikan diri, namun berhasil ditangkap oleh Bokir. Bahkan, Bokir, dikatakan Ari, sempat menelanjangi keduanya. “Cuma ditelanjangi Pak, tidak kami perkosa, itu si Bokir yang menelanjangi 2 anak perempuan itu,” sambungnya.Hanya saja, kabar adanya uang tunai Rp 35 juta tersebut sama sekali tidak ada. Puas mengobrak-abrik isi rumah, para pelaku ini hanya mendapati 4 handphone milik korban dan 1 suku emas yang ada di dalam lemari. “Sesudah itu, kami langsung kabur. Emas itu kami jual Rp 2 juta di pasar

16 Palembang. Saya sendiri hanya kebagian duit Rp 250 ribu dan 1 bungkus rokok. Duit itu saya belikan susu untuk anak,” katanya. Juga dikatakan Jebot, dia mengaku hanya dapat uang Rp 450 ribu. Dan uang itu dihabiskannya untuk membeli rokok dan pulsa. “Sumpah pak, nyesal sekali ikut mereka ngerampok, waktu itu sedang mabuk, jadi tidak sadar ikut ngerampok,” katanya menyesali perbuatannya. Sementara, Kapolres Banyuasin AKBP Ahmad Ikhsan melalui Kapolsek Rantau Bayur, AKP Syamsu Rizal membenarkan adanya penangkapan pelaku perampokan yang sempat buron kurang lebih 3 bulan. “Awalnya salah satu pelaku, Bokir ditangkap di Polsek IB I karena kasus penganiayaan, ketika dikembangkan, ternyata dia ikut ngerampok di Sungai Naik. Dengan melakukan pengintaian, kami tangkap 2 pelaku ini. Keduanya dijerat dengan Pasal 365 hukuman penjara diatas 5 tahun,” pungkasnya. (tri)

Pengangguran OKUT Turun 2,62 Persen MARTAPURA, RS – Jumlah pengangguran terbuka di OKU Timur pada 2012 mengalami penurunan sebesar 2,62 % dibanding 2011 lalu sebesar 4,05 %. Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten OKU Timur, Syailendra melalui Kasi Sosial, Youari Faeni S.St saat dibincangi (19/11). Dikatakan, Youari penurunan tersebut penyebabnya pertama dipengaruhi fenomena harga Karet, kedua perpindahan penduduk dan ketiga banyak perpindahan dari sektor primer (pertanianred) ke sektor jasa. “Yang semula 72,14 % sekarang sektor primer turun menjadi 64,98 %,” jelasnya. Selanjutnya, untuk angkatan kerja juga mengalami penurunan dari semula 73,47 % menjadi 71,49 %. “Namun justru di sektor jasa mengalami kenaikan dari 21,12 % menjadi 24,99 %,” terang Youari. Disamping itu,sambungnya, penurunan pengangguran dipengaruhi oleh sektor industri. Dimana untuk industri dari 6,74 % naik menjadi 10,3 %. “Di sektor ini yang lebih berkembang yaitu home industri, seperti pembuatan batu bata, genteng dan batu alam,” ungkapnya. Sementara di sektor industri skala menengah lanjutnya dipengaruhi oleh adanya pabrik pengolahan sawit PT Wana Karya Kahuripan dan pabrik Biofuel. Sementara saat ditanya Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) di OKU Timur menurutmYouari, harus lebih diperhatikan. “Itu perlu dilakukan agar tidak mengalami penurunan, dengan cara menambah atau merangsang sektor primer (pertanian-red) serta menyetabilkan harga,” pungkasnya. (awa)

klik...........www.radarpalembang.biz klik...........www.radarpalembang.biz


Gawean Kito

RAKYAT SUMSEL RABU 20 NOVEMBER 2013

Politeknik Darussalam Gelar Kompetisi Pariwisata tor Drs IMAM Hudaya, MM sebagai Dirut LSPPN. Adapun unit kompetensi yang diujikan antara lain bekerja sama dengan kolega dan

pelanggan, mengikuti prosedur kesehatan, keselamatan, dan keamanan di tempat kerja, mempromosikan produk dan jasa kepada

Dr Hartono Singgih, MM selaku Wakil dari Prasetiya Mandiri berpoto brsama Sri Porwani, SE, M.Si

P

RASETIYA Mandiri Group bekerjasama dengan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengadakan uji kompetensi bidang pariwisata Selasa (19/11) yang bertepat di gedung aula Politeknik

Darussalam Jalan Basuki Rahmat. Acara dilaksanakan selama 3 hari, mulai 19 sampai dengan 21 November. Kegiatana ini diikuti 42 peserta. Uji kompetensi ini juga diikuti mahasiswa Poltek Darussalam, alumni,

Semangat aspirasi rakyat

industri trevel, pariwisata, perhotelan, Dinas pariwisata, Poltek Negeri Sriwijaya serta dari peserta umum. Uji kompetensi ini dilakukan oleh lembaga sertifikasi profesi pariwisata nusantara dalam hal ini (LSPN ) Bandung di bawah kordina-

VI

Dr Hartono Singgih, MM selaku Wakil dari Prasetiya Mandiri menyampaikan materi seminar kepada peserta

pelangan, menjual produk dan jasa pariwisata, mencari dan membuat paket dan jasa pariwisata. Dr Hartono Singgih, MM selaku Wakil dari Prasetiya Mandiri yang mempunyai beberapa lokasi Poltek seperti di Bogor, Lampung dan Palembang mengatakan, tujuan diadakanya uji kompetensi ini agar pekerja pariwisata memiliki standar kompetensi dan standar kompetensi, dilakukan melalui sertifikasi kompetensi serta untuk, menyongsong era globalisasi maka Poltek Darussalam sebagai wadah uji kopentensi Di bidang pariwisata. “Melalui seminar uji kompetensi ini diharapkan meningkatkan sumber daya manusia di Kota Palembang

selain itu juga Prasetiya Mandiri Group sudah melakukan MoU Kerja sama dengan sekolah tinggi pariwisata Bandung dan akan di gelar setiap tahun. Bukan hanya di Palembang tapi juga di Bogor dan Lampung,” ungkap dia. Prasetiya Mandiri Group juga sudah menpunyai 10 unit berbentuk Politeknik sekolah tinggi maupun universitas. Ditambahkan Sri Porwani, SE, M.Si berharap dengan diadakannya seminar ini bisa menjadi bekal bagi para profesinal dibidang pariwisata baik itu travel biro hotel bursa maidan serta mahasiswa Poltek Darussalam. “Diharapkan keluar dari sini siap mampu bersaing di dalam dunia kerja,” imbuhnya. (**/pms)

klik...........www.radarpalembang.biz


SAMBUNGAN

VII

RAKYAT SUMSEL, RABU 20 NOVEMBER 2013

Caleg Mulai Kritik

Kinerja KPU Sumsel Ratu Atut

Dari Hal I) ...................................................................................................................................................

Atut tak menjelaskan lebih detail ihwal keterangan yang dia maksud. Atut mengenakan baju batik cokelat-hitam yang disandingkan dengan celana dan kerudung hitam. Alas kakinya sepatu lari merk Hogan berwarna biru dongker. Atut tak bersedia memberi komentar lebih banyak. Dengan dikawal banyak ajudan, Atut memaksakan diri untuk masuk ke mobil Mitsubishi Pajero Sport hitam B-22-AAH.

KPK meminta keterangan Atut dalam kaitan dengan penyelidikan kasus dugaan korupsi proyek pengadaan alat kesehatan Pemprov Banten. “Sudah memberikan klarifikasi atau keterangan terkait dengan sarana prasarana di Pemprov Banten. Ya makasih ya,” kata Atut usai diperiksa penyidik di gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Selasa (19/11). Atut diperiksa penyidik KPK

selama hampir tujuh jam. Atut keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 17.00 WIB kemarin. Mengenakan batik coklat gelap, wanita yang aktif di DPP Partai Golkar itu terlihat didampingi sejumlah ajudan dan stafnya. Saat disinggung soal kemungkinan dirinya menjadi tersangka dalam dugaan korupsi proyek tersebut, Atut tak mengindahkan. “Mohon maaf ya,” demikian Atut.

Ketua KPK, Abraham Samad, sebelumnya menyatakan tak menutup kemungkinan status Atut ditingkatkan dari terperiksa menjadi tersangka. “Kalau ternyata dari hasil pemeriksaan berkelanjutan terus, dan ditemukan dua alat bukti yang cukup signifikan, cukup kuat, maka tidak menutup kemungkinan seseorang itu berubah statusnya dari saksi menjadi tersangka,” kata Samad siang tadi. (zul)

Perda Tentang

Dari Hal I) ..................................................................................................................................

tidak menyerahkannya kepada kita,” katanya, Selasa (19/11). Dijelaskannya bukan hanya arsip lama dan arsip sekarang pun belum tentu diserahkan kepala SKPD ke Komisi I jika diminta

Komisi I DPRD Sumsel. “Misalnya ada peritiwa hukum penting dalam perjanjian, belum tentu perjanjian ini di serahkan ke badan arsip, mereka enggak mau, dengan adanya perda arsip

Programer

ada sangsi kepada SKPD tidak menyerahkan arsip, insyaallah mereka patuh,” katanya Untuk itu menurut politisi partai Hanura ini mengakui kalau Komisi I sempat melakukan studi

banding ke Bandung, Jawa Barat untuk melihat kearsipan mereka yang rapi dan tertata malahan di Pemprov Jawa Barat tersebut sudah memiliki perda tentang kearsipan. (zar)

Dari Hal I) ...............................................................................................................................................

atakan, Website dinilai sangat Efektif untuk meraup suara bagi caleg karena hampir 50 persen masyarakat Sumsel mengenalnya. “Ini menunjukan kemajuan pendidikan politik bagi masyarakat ketimbang Caleg kampanye secara tradisional dengan menyebarkan alat peraga seperti baleho, spanduk dan sebagainya,” kata Andries. Menurut Andries, tidak semua kalangan masyarakat yang dapat mengakses website, namun hanya masyarakat pemilih pemula ataupun umur 40 tahun yang berlatar belakang kantoran. Masyarakat dinilai harus peka dengan teknolongi dan Caleg juga harus memanfaatkan sebagai sosialisasi. “Kalau untuk masyarakat perkotaan sosialisasi seperti ini cukup efektif, namun bagi masyarakat yang berdomisili pedesaan tidak begitu memahami dan mengerti. Oleh karena itu, Caleg harus memasang alat peraga dan terjun secara langsung

KPU Sumsel:

untuk meraup bagi masyarakat yang berdomisili dipedesaan,” ungkapnya Sementara itu, Caleg DPR RI Partai Gerindra Siti Nurizka Puteri Jaya mengungkapkan, sosialiasi dengan websitedapat memperkenalkan visi misi sebagai ke tengah masyarakat, karena dinilai sangat efektif dan mudah diakses oleh pemilih. “Masyarakat belakangan ini hampir seluruhnya menggunakan tahu internet, khususnya untuk golongan masyarakat muda, mahasiswa, dan karyawan kantoran tidak luput pula pada golongan menengah ke atas,” ujar Siti. Dilanjutkannya, masyarakat cukup mengklik nama website si caleg saja dengan itu saja masyarakat dapat menilai seperti apa program kerja calon wakil rakyatnya itu “Untuk kalangan yang tidak mengerti tidak dipersoalakan, karena saya dituntut untuk secara langsung harus melakukan sosialisasi langsung kepada konstituennya tidak hanya melalui website saja,” kata dia.

Harga yang ditawarkan dalam membuat website dapat disesuaikan antara keperluan kapasitas dan budget, antara Rp500 ribu hingga puluhan juta pun ada, tergantung dengan konten yang diinginkan oleh Caleg. “Untungnya yang membuat website keluarga saya sendiri, sehingga pengeluaranya sesuai dengan kemampuan, minimal, dan efektif,” katanya. Caleg DPRD Sumsel PAN Yudi F Bram menilai, dipandang dari sisi marketing politik memang penggunaan website untuk caleg dipandang cukup efektif dan efisien dalam memperkenalkan diri ke masyarakat luas khususnya menengah ke atas. “Namun, secara pribadi saya lebih memprioritaskan masyarakat menengah ke bawah jadi saya lebih memilih melakukan pendekatan turun secara langsung kekonstituen konstituennya yang memerlukan bantuan dapat secara langsung ditindaklanjuti,” katanya. Caleg DPRD Sumsel incumbent Budiarto Marsul mengaku

juga mengunakan website. Dengan website dirinya mampu meraih suara dari kalangan pemilih pemula, mahasiswa, dan sebagainya. “Dengan website ini para pemilih dapat mengakses kegaiatan, program saya sebagai Caleg. Namun hal ini sah-sah saja sepanjang website tersebut dimanfaatkan secara profesional dan melangar aturan yang ada,” katanya. Menurutnya dana yang dikeluarkannya perbualan untuk sosialisasi lewat internet tidak memberatkan, pasalnya dirinya hanya mengeluarkan Rp2-3juta perbulan. “Saya juga harus mengeluarkan dana untuk pengelolanya karena bukan saya secara langsung mengelola website tersebut,” katanya Namun Budi mengaku untuk meraup suara bukan hanya media sosial yang akan dilakukannya namun memasang alat peraga dan terjung secara langsung akan dilakukannya, karena masyarakat sudah cerdas dalam memilih wakilnya. (zar/ren)

Dari Hal I) .......................................................................................................................................

masyarakat,” kata Asfahani yang ditemui, Selasa (19/11) Dilanjutkannya kehadiran dimedia mendukung KPU Sumsel sangat baik. Karen pileg adalah massa depan Sumsel. ”Kami tidak ingin pribadi kami yang diekspos, namun lebih memetingkan program kerja, sehingga KPU ke depan lebih baik dari KPU sebelumnya,” kata Asfahani. Dilanjutkannya pada Pileg dan Pilpres mendatang, KPU akan melakukan sosialiasi secara door

to door di tengah masyarakat guna meningkatkan partisipasi pemilih, dari target 67 persen diharapkan mampu memebus angka 80 % partisipasi pemilih. ”Soal DPT tanpa NIK jangan terlalu dirisaukan oleh masyarakat dan pihak lainnya, namun lebih baik kita mendorong partitispiasi pemilih meningkat ehingga angka Golput menurun, jika ini terjadi demokrasi Sumsel luar biasa,” ungkap Aspahani. Untuk itu, untuk peran serta

semuanya harus dilibatkan termasuk media, Partai Politik pemerintah, caleg dan lainnya mendorong masyarakat untuk menyalurkan suaranya pada pileg mendatang sangat penting. ”Dengan partisipasi yang tinggi, kita dapat menghasilkan calon wakil rakyat yang diingginkan,” ungkapnya. Meski beberapa minggu dilantik sebagai Komisioner KPU periode 2013-2018 namun KPU gerak cepat, mulai dari verifikasi

DPT, evaluasi Tim Seleksi (Timsel) KPU kabupaten/kota, serta mengisi kekosongan Komisioner KPU Banyuasin dan Prabumulih. ”Termasuk juga kritikan oleh masyarakat di beberapa kabupaten/kota terkait penetapan 20 besar KPU kabupatan/kota akan kita evaluasi, diharapkan 16 desember mendatang KPU Sumsel sudah dapat menentapkan komisioner KPU kabupaten/kota,” pungkasnya. (zar)

PALEMBANG, RS Belum ditetapkannya zona kampanye oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel membuat gerah calon legislatif (caleg) maupun partai politik (Parpol). Mereka mengkritik kinerja KPU Sumsel yang dinilai lamban. CALEG DPRD Sumsel incumbent dari Partai Gerindra, Budiarto Marsul ditemui di gedung DPRD Sumsel, Selasa (19/11) mengatakan, dampak dari belum ditetapkannya zona kampanye oleh KPU, banyak sekali bertebaran atribut kampanye yang

melanggar aturan. ”Parpol mendesak agar KPU segera menetapkan zona kampanye pemasangan alat peraga kampanye, agar ada kejelasan untuk bersosialisasi, dan yang melanggar dapat segera ditertibkan,” kata Budiarto yang juga Ketua Dewan Penasehat DPD Partai Gerindra Sumsel ini. Menurut Caleg DPRD Sumsel daerah pemilihan (Dapil) Kota Palembang 1 ini, banyaknya spanduk caleg yang melanggar ketentuan, tidak terlepas dari berkurangnya kewenangan Bawaslu Sumsel yang tidak diperkenankan lagi melakukan penertiban.

”Jadi jangan heran jika sekarang ini banyak pelanggaran (atribut kampanye). Bawaslu juga masih belum bisa menertibkann,”katanya. Terlepas dari itu, dikatakan Budiarto, pada pemilu legislatif 2014 mendatang, dirinya lebih membidik pemilih pemula seperti, mahasiswa dan pelajar. Ia juga akan memanfaatkan teknologi dalam berkampanye, seperti bersosialisasi melalui facebook atau twiter, karena dinilai lebih efisien.”Dari media itu, kita bisa menyerap aspirasi masyarakat, dan dapat menyebarluaskan program-program yang kita tawarkan,” pungkasnya. (zar)

Hatta: PAN Jangan Hanya Komunikasi dengan Partai Islam JAKARTA, RS - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Hatta Rajasa, menegaskan partainya tak mau berkomunikasi hanya terbatas pada partai Islam saja. Sebab, menurutnya, komunikasi politik harus dilakukan dengan semua partai. “Kalau koalisi itu, saya mengistilahkan komunikasi politik. Komunikasi politik itu harus kita kembangkan ke segala arah jangan kita terjebak kepada partai Islam, partai non Islam atau nasional,” kata Hatta di Gedung DPR, Selasa 19 November 2013. Sementara saat ini, kata Hatta, dia dan partainya tengah menjalin komunikasi yang intens dengan semua partai politik. Namun, Hat-

ta enggan mengungkapkan partai mana saja yang sudah melakukan komunikasi politik untuk mempersiapkan Pemilu 2014 mendatang. “Ya, semua,” kata dia. PAN memang sudah menolak ajakan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk membentuk kekuatan politik partai Islam. Ketua Badan Pemenangan Pemilu PAN Viva Yoga Mauladi, mengatakan partainya adalah partai nasionalis. “Kami bukan partai Islam,” tegas Yoga. PAN tak mau berkompromi soal capres karena berdasarkan Rapat Kerja Nasional tahun 2011 mereka sudah bulat mengusung Ketua Umum PAN Hatta Rajasa sebagai capres. “Tidak ada calon

alternatif. Kami tetap usung Pak Hatta,” kata dia. Sebelumnya, Wasekjen PPP Arwani Thomafi mengatakan partainya ingin mengajak PAN, PKS, PKB, dan PBB untuk bergabung membentuk kekuatan politik baru guna menyeimbangkan poros partai-partai besar PDIP, Golkar, dan Demokrat. Ketua Dewan Pimpinan Pusat PPP Dimyati Natakusumah menyatakan, wacana poros tengah dilontarkan untuk menyatukan partai-partai Islam yang terpecah. “Sebenarnya kan partai-partai islam itu pecahan dari PPP. Jadi kami cuma ajak mereka kembali ke rumah besar umat Islam saja,” kata dia. (eh)

Banyuasin Kekurangan Poskeswan BANYUASIN, RS - Dinas Pert-anian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten mengaku jika Kabupaten Banyuasin masih kekurangan Pos Kesehatan Hewan (Poskeswan). Saat ini, Banyuasin baru memiliki 2 unit Poskeswan. Dikatakan Kepala Distanak Banyuasin, Ir Madian melalui Kasi Kesehatan Hewan (Keswan) Heri menjelaskan , jika saat ini Poskeswan hanya berada di Kecamatan Sembawa dan Kecamatan Tanjung Lago. “Baru ada 2 se Kabupaten Banyuasin, yakni di Sembawa dan Tanjung Lago. Idealnya, setiap kecamatan itu ada Poskeswan, untuk mengontrol kesehatan hewan, baik yang ada di peternakan perusahaan ataupun ternak milik rakyat,” kata Heri ketika ditemui diruang kerjanya, kemarin.

Poskeswan ini, selain untuk memeriksa kesehatan hewan, terutama hewan ternak, juga melayani vaksinasi hewan, emilinasi hewan, dan juga memonitor penyakit hewan yang bisa terjadi dan dialami hewan peliharaan, ataupun hewan liar di kecamatankecamatan yang ada di Kabupaten Banyuasin. “Tapi, memang sulit jika disetiap kecamatan punya poskeswan, karena tergantung dengan anggaran yang tersedia di Distanak Banyuasin, selain berupa fisik bangunan, poskeswan jugakan harus dilengkapi dengan obat-obatan yang diperlukan,” bebernya. Hanya saja, Distanak Banyuasin, di APBD Banyuasin tahun 2014 mendatang, bakal mengusulkan pembangunan Poskeswan di 2 titik, yang bisa mencakup 2-4 kecamatan yang berdekatan.

Seperti, di Kecamatan Betung, yang bisa mencakup pelayanan kesehatan hewan di Kecamatan Suak Tapeh, Pulau Rimau, dan Tungkal Ilir. “Juga, rencananya membangun Poskeswan di Kecamatan Banyuasin I atau Mariana, nanti bisa melayani kesehatan hewan, seperti ternak milik masyarakat Kecamatan Air Kumbang,” tambahnya. Poskeswan ini, kata Heri, juga bisa digunakan untuk mengontrol masuknya hewan ternak, baik unggas maupun sapi yang masuk di setiap kecamatan. “Ternak yang masuk bisa dikakukan pengecekan oleh Poskeswan, apakah sudah divaksin atau belum. Kita ingin memastikan hewan ternak yang masuk ke Banyuasin, benar-benar aman untuk dikonsumsi masyarakat,” tegasnya. (tri)

BNN Gencarkan Sosialiasi PALEMBANG, RS - Peredaraan narkoba di tanah air, khususnya di Sumsel semakin marak. Untuk itu Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Selatan, tidak hentihentinya melakukan sosialisasi mengenai bahaya narkoba bagi masyarakat. Kali ini BNN bersama LMND memberikan sosialisasi kepada masyarakat di 5 Ulu Kertapati dengan mengambil tema “Rakyat Cerdas Tanpa Narkoba”. Dihadapan sekitar 50 orang peserta, Azhari, penyuluh disemi-

nasi informasi bidang pencegahan BNNP Sumsel ,memaparkan bagaimana dampak dan kerugian yang bisa ditimbulkan akibat penyalahgunaan narkoba, baik bagi kesehatan maupun perekonomian. Azhari juga menegaskan benteng terkuat yang paling mendasar dalam menghadapi bahaya penyalahgunaan narkoba adalah keluarga. Ditambahkan Azhari, ada berbagai macam metode pencegahan yang dilakukan pemerintah terhadap pencegahan narkobadiantaranya metode promotif dan

preventif. Upaya yang paling praktis dan nyata adalah represif dan upaya yang manusiawi adalah kuratif serta rehabilitatif. ”Program promotif atau program pembinaan ini, yang menjadi sasarannya adalah anggota masyarakat yang belum memakai atau bahkan belum mengenal narkoba sama sekali. Selain itu kita juga melakukan program promotif pencegahan dengan agenda kegiatan berupa kampanye anti penyalahgunaan narkoba dan lainnya,”pungkasnya. (zar)

Bakal Hadiri Pelantikan Bupati

Jamu Dua Menteri Pemkab Berbenah LAHAT, RS - Pelantikan Bupati Lahat terpilih H Saifudin Aswari,SE dan Marwan Mansyur tanggal 9 Desember 2013 mendatang akan dihadiri oleh Dua Menteri yakni Kemenpera Djan Farits dan PDT Helmi Faizal Zaini. Meskipun belum dapat dipastikan namun kehadiran dua petinggi RI tersebut membuat Pemkab berbenah. Kabag Humas dan Protokol kabupaten Lahat Fauzan Denin mengatakan, upacara pelantikan yang dilakukan langsung Gubernur Sumsel, Alex Noerdin di Lapangan Seganti Setungguan diKelurahan Kota Baru. Saat ini berbagai persiapan dilakukan termasuk memperbaiki fasilitas semangat ASPIRASI RAKYAT

lapangan diantaranya pengaspalan seputar lapangan dan penataan lingkungan serta drainase karena tak kurang dari ribuan orang akan datang menyaksikan pelantikan dari semua kalangan yang datang. “Untuk Kemenpera dan kementrian PDT jika tidak ada halangan dipastikan akan menyaksikan k e g i a t a n t e r s e but. Even sengaja dilakukan ditempat terbuka untuk menyambut seluruh tamu undangan,”ujarnya. Ditambahkannya, pembenahan jalan dan infrastruktur lain sengaja dilakukan karena selain ada momen tersebut juga dikarenakan selama ini belum

diperbaiki sehingga sudah tipis. “Undangan berjumlah sebanyak 10ribu orang dan kita ingin seluruh warga Lahat menyaksikan pelantikan H Saifudin Aswari,SE untuk kedua kalinya,”imbuhnya. Sementara itu, salah satu pekerja proyek pembangunan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga Kabupaten Lahat, Sarwan menargetkan renovasi jalan ini rampung sebelum 25 November mendatang. Selain itu, lahan seluas 158 x 162 meter atau 1,3 hektare ini pun hampir rampung pengerjaannya. “Untuk anggaran menggunakan dana APBD kabupaten Lahat dan sesuai dengan Raff yang ada,”pungkasnya. (man)

klik...........www.radarpalembang.biz


VIII

SIMPATISAN

RAKYAT SUMSEL, RABU 20 NOVEMBER 2013

Siswa SMK Yadika Lubuklinggau Berhasil Merakit Gokart Berbagai prestasi sudah ditorehkan oleh para siswa SMK Yadika yang berada dikawasan Lubuk Kupang Kota Lubuklinggau. Tidak hanya di bidang olahraga dan tehnik komputer saja prestasi yang dikembangkan, kali ini para siswa-siswa jurusan otomotif tersebut berhasil merakit mobil gokart dengan modal sekecil mungkin yang memiliki kualitas tinggi.

FOTO: IST

GOKART: Pelajar SMK Yadika Lubuklinggau berhasil merakit Gokart pose bareng didepan bengkel.

LUBUKLINGGAU, RS “Waktu itu saya dipanggil Walikota, beliau bertanya bisakah SMK Yadika membuat mobil gokart ? Tanpa berfikir lama, saya langsung menyanggupi permintaan Walikota tersebut,” terang Kepala Sekolah SMK Yadika Lubuklinggau, CH Ibramsyah SE, Msi, kemarin (19/20). Dia menambahkan, tanpa berlarut-larut, perintah Walikota tersebut langsung disampai-

kannya ke para siswa jurusan otomotif yang diberikan jangka waktu selama 2 bulan harus dapat diselesaikan. “Kami diberi waktu 2 bulan oleh Pak Wali harus selesai. Dan Alhamdulillah dalam waktu 2 minggu para siswa sudah dapat menyelesaikan 2 unit gokart dengan kualitas baik, serta modal sekecil mungkin sesuai dengan pesanannya,” ujar Ibram sapaan pria muda kelahiran 1976 tersebut. Selain itu, Ibram menjelaskan hampir 70 persen siswa-siswi SMK Yadika yang telah lulus sekolah, langsung memiliki pekerjaan, seperti menjadi staf IT, bengkel, otomotif karena Yadika memiliki bursa kerja khusus yang mempunyai izin resmi dari Disnaker. “Kami memiliki bursa kerja khusus, jadi sekolah tetap bertanggung jawab terhadap para siswa yang sudah tamat untuk

dapat bekerja langsung sesuai bidangnya masing-masing, tetapi ada juga siswa yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi. Sekolah membantu menyalurkan untuk dicarikan lapangan pekerjaan, bahkan sudah banyak perusahaan-perusahaan yang meminta siswa tersebut untuk bekerja di perusahaan mereka,” terangnya. Dia juga mengakui, sudah banyak prestasi yang diukir oleh siswa SMK Yadika Lubuklinggau. Hanya saja, memang selama ini belum pernah ter ekpose kemedia ataupun di masyarakat. Bukan hanya merakit gokart saja prestasi yang diukir oleh siswa SMK Yadika. Prestasi lainnya adalah pernah mewakili SMK se Sumatera Selatan ditingkat nasional dalam bidang informasi computer teknologi (ITC). Bidang lainnya, juga pernah mewakili Sumsel dalam bidang olahraga dan seni. “Khusus olah-

raga adalah futsal. Sedangkan seni adalah seni karawitan pada tingkat nasional di Yogjakarta,’” akunya. Untuk diketahui, SMK Yadika memiliki 4 jurusan yakni jurusan Akutansi, Administrasi perkantoran, Teknik Komputer Jaringan (TKJ) serta teknik Otomotif, dengan total siswa sebanyak 488. Terpisah, Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe mengapresiasi tinggi kerja para siswa SMK Yadika yang bisa merakit gokart sendiri. “Memang saya be-lum melihat langsung hasilnya, namun itu suatu kinerja yang luar biasa, para siswa sudah mampu merakit gokart tersebut sampai jadi. Nanti gokart produk SMK Yadika akan saya beli semua, bahkan kalau bagus nanti akan saya suruh buat lagi dan akan diberi modal, kedepan kita akan buat sirkuit khusus untuk bermain gakart tersebut,” pungkasnya. (pin/**)

Mr Zuppa Soup

Roti dengan Citarasa Tinggi

PALEMBANG, RP - Para penggemar roti, khususnya roti dengan cita rasa gurih, Mr Zuppa Soup solusinya. Berada di Jalan Sumpah Pemuda (Depan Sonic Futsal) Palembang dan Rajawali menyajikan menu special Zuppa Soup dengan roti gurih, empuk dan enak selagi panas. Hal ini dikatakan Sandra Adhiel, Owner Mr Zuppa Soup. Menurutnya kenikmatan roti gurih dengan komposisi berisi keju, wartel, daging ayam dan sebagainya membuat perut terasa kenyang. “Rotinya mengembang mirip dengan bakpao namun gurih digigit, hingga teksturnya lebih lembut dan halus dari pada roti biasa,” katanya. Restoran Mr Zuppa Soup berdiri 10 Oktober 2010 juga menyajikan beberapa menu lainnya, seperti Zuppa rasa cheese, original, Sweetoorn cheese stick., mixed dan sebagainya. ”Zuppa dengan taburan keju berlimpah ini terasa gurih dan lezat. Rotinya yang tipis dan lembut dipanggang tidak terlalu garing. Rasa asin, gurih membuyar di mulut dalam satu gigitan. Untuk penggemar keju, tentunya Anda tidak akan kecewa dengan sajian ini,” tungkasnya. Dengan ukuran yang tidak terlalu besar, rotinya berada di atas cangkir yang di pangang, makanan ini cocok sekali dijadikan sebagai santapan di waktu luang. Harganya

SEMANGAT ASPIRASI RAKYAT

Aneka Minuman

Zuppa Soup

juga sangat terjangkau. Untuk seporsi Mr Zuppa Soup, Anda hanya perlu membayar Rp 15.000 saja. Selain itu, menu pilihan lainnya dengan rasa yang berbeda bila di coba yakni Banana Chooo Patry dan Banana Cheese Patry dan berbagai minuman seperti lemon team pink lady, blue marine, melon madness, Sherley temple dan blue ocean.

”Dari segi harga, restoran ini menjual semua sajiannya dengan harga yang terjangkau. Harga makanan yang disajikan berkisar antara Rp 6000 sampai Rp 15.000,” tegasnya. Tak heran jika pengunjung di restoran ini selalu ramai, terutama oleh anak-anak muda yang menghabiskan waktu mengobrol panjang lebar bersama teman sejawat. “Anak-anak muda sering kali mengulang makan disini,” jelas Sandra. Selain itu restoran ini juga menerima pesanan, minimal 200 porsi Zuppa Soup. “Hotel yang berada di Palembang, seperti Hotel Novotel, Aston, Sanjaja, Swarna Dwipa sering kali menerima pesanan Soup Zuppa. Begitu juga berbagai acara seminar perusahaan dan Ulang Tahun dan Pernikahan,” terangnya. (ici)

klik...........www.radarpalembang.biz


Rp#2 20112013