Issuu on Google+

SEMANGAT ASPIRASI RAKYAT

Rakyat Sumsel radar_palembang@yahoo.com

RAKYAT SUMSEL

SENIN 16 DESEMBER 2013

@radar_palembang

ONLINE Telp : (0711) 361 638 FAX : (0711) 362 452

HARGA Rp 4.000

Distribusi Logistik Molor PENDISTRIBUSIAN logistik kebutuhan pemilihan legislatif (Pileg) 2014 di Sumsel tak tepat waktu alias molor. Sesuai jadwal harusnya kebutuham logistik berupa bilik dan kota suara serta sampul sudah tiba di KPU kabupaten/kota, Minggu (15/12). Tapi kenyataanya baru sebagian yang sudah tiba.

PALEMBANG, RS - Pantauan koran in, pendistribusain logistik mengalami keterlambatan dari jadwal semula. Di Palembang baru kotak bilik suara yang tiba, itupun belum seluruh kebutuhan pengadaan baru. Sedangkan sampul belum diketahui kapan kedatangannya. “Jumlah bilik suara suara yang telah masuk ke KPU Palembang sebanyak 5.000 bilik dari total 9.788 bilik yang akan diterima.

Berarti kurang 4.788 set lagi yang informasinya masih dalam perjalanan,”kata Eftiyani. Dikatakan, pihaknya hanya mendapatkan tambahan logistik Pemilu 2014 dalam bentuk bilik suara, sementara logistik kotak sudah mencukupi kebutuhan di Kota Palembang dari Pemilu sebelumnya. “Sesuai kewenangan KPU kabupaten/kota hanya mengadakan ❏ Ke halaman VII

Sambut HUT Partai ke 7

CALEG HANURA BAGI-BAGI BUNGA BERBAGI KASIH: Caleg Hanura jelang HUT yang jatuh pada 21 Desember mendatang, melakukan aksi berbagi kasih kepada pengguna jalan dengan membagikan bunga, Sabtu (14/12).

PALEMBANG, RS – Menyambut HUT Partai Hanura yang ke 7, 21 Desember mendatang, Caleg DPC Partai Hanura kota Palembang melakukan aksi simpatik berupa pembagian bunga di jalan Palembang, tepatnya kawasan Dapil 1 Simpang Polda dan Simpang Bandara. Acara sendiri dihadiri Ketua DPD Partai Hanua Djoni Sopianto dan para Caleg lainnya. Setangkai bunga plastik berwarna pink, langsung disuguhkan Caleg Dapil 1 Palembang, Endang Fikrie kepada pengendara roda empat dan roda dua di ruas jalan raya. Pembagian pun dilakukan oleh para Caleg lainnya sembari memberi sapaan dan senyuman penuh persaudaraan. Dikatakan Endang Fikrie, Caleg DPRD Dapil 1 kota Palem❏ Ke halaman VII

semangat ASPIRASI RAKYAT

klik...........www.radarpalembang.biz


Pasar Kito

II

RAKYAT SUMSEL, SENIN 16 DESEMBER 2013

OKUT Minta Tambah Elpiji MARTAPURA, RS – Minimnya pasokan gas elpiji untuk Kabupaten OKU Timur, membuat pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) OKU Timur akan mengirimkan surat permintaan penambahan kuota elpiji khususnya ukuran tiga kilogram kepada pihak Pertamina. Terlebih dalam beberapa hari mendatang bertepatan dengan perayaan Natal dan tahun baru 2014. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan OKU Timur Drs Juanda MM, Minggu (15/12). Menurut Juanda, permintaan penambahan kuota tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kelangkaan disebabkan meningkatnya permintaan konsumen menjelang perayaan natal dan tahun baru. Namun Juanda tidak menyebutkan jumlah rencana permintaan penambahan kuota tersebut. “Memang untuk saat ini belum ada kelangkaan elpiji dan masih normal. Hanya saja kita akan mengantisipasi jika nanti terjadi peningkatan pembelian jelang Natal dan tahun baru sehingga kita akan mengantisipasinya. Karena itulah kita meminta agar dilakukan penambahan kuota untuk di OKU Timur,” jelasnya. Juanda menambahkan, sejak terjadi kelangkaan beberapa waktu menjelang Idul Fitri lalu, hingga saat ini tidak ada pengaduan dari masyarakat baik mengenai kelangkaan maupun mengenai harga. Menurutnya, konsumen sudah bisa mendapatkan elpiji khususnya ukuran tiga kilogram dengan jumlah yang diinginkan dan harga yang stabil. “Yang jelas permintaan penambahan pasokan kuota ini bukan disebabkan oleh kelangkaan, melainkan untuk mengantisipasi meningkatnya permintaan konsumen. Dengan demikian tidak ada kelangkaan saat permintan tinggi nanti,” pungkasnya. (awa)

Harga Kedelai Naik, Pedagang terancam merugi PALEMBANG, RS – M e m a s u k i akhir tahun 2013 berbagai komoditi mulai merangkak naik salah satunya adalah bahan dasar pembuatan tempe dan tahu yaitu kacang kedelai. Berdasarkan pantauan Radar Palembang di beberapa tradisional kebanyakan para pedagang menjerit ketika harga kedelai mengalami kenaikan. Seperti yang diungkapkan oleh Bani Pedagang Di Pasar Serong Talang Kelapa yang diwawancarai pada Minggu (15/12). “Harga kedelai yang biasanya Rp 6.700 kini naik hingga Rp 8.600 tentu saja ini sangat mempengaruhi faktor produksi kami selalu pedagang.” Dengan kenaikan, Bani menjelaskan para pedagang harus menaikan harga tempe dari awalnya 1000 perpotong kini menjadi 1500 hal ini dilakukan untuk mengurangi kerugian. Bani menilai setelah mogok produksi beberapa bulan lalu belum juga membuat harga kedelai mengalami penurunan bahkan pemerintah lebih cenderung berdiam diri melihat tingginya harga kedelai ini. (rd2)

Bani

FOTO: SALAMUN/RADAR PALEMBANG

RAMAI: BRI menggelar kegiatan Family Gathering BRI dalam rangka HUT BRI ke 118 di PSCC Minggu (15/12). Dalam acara tersebut, karyawan dan keluarga BRI meramaikan kegiatan tersebut.

BRI Tambah 75 Unit Mikro PALEMBANG, RS - Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus memperkuat binis segmen mikro dengan menambah kantor unit teras BRI. Dalam rencana bisnis 2014 bank palat merah ini rencananya akan menambah 75 unit kerja mikro. Pimpinan BRI kantor wilayah Palembang Budi Satria mengatakan, tahun depan bisnis mikro tetap menjadi lahan garapan utama BRI, beberapa daerah yang ada di wilayah Sumbagsel akan

dilengkapi unit bisnis mikro. “Ekspansi bisnis mikro akan terus dilakukan BRI, daerah pelosok yang selama ini belum tergarap akan terus dijangkau BRI, terutama derah pelosok yang memiliki potensi besar segmen mikro. 75 unit bisnis mikro siap ditambah tahun depan,” kata Budi Satria disela kegiatan Family Gathering BRI dalam rangkan HUT BRI ke 118 di PSCC Minggu (15/12). Menurutnya jaringan yang akan ditambah tahun depan meliputi kan-

tor jaringan cabang, kantor kas, teras BRI, teras keliling dan mobil kas keliling. Bukan hanya penmbahan jaringan layanan, namun elektronik banking berupa penyediaan mesin ATM juga akan dilengkapi di semua publik area. “Semua ini dilakukan untuk mempermudah nasabah dan calon nasabah mendapatkan layanan perbankan dari BRi,” ungkapnya. Acara Family Gathering sendiri dilaksanakan dalam rangka HUT

Bu Jum Awalnya Bermodal Rp 500 Ribu PALEMBANG, RS – Usaha kantin di perguruan tinggi merupakan usaha yang menguntungkan, karena dengan banyaknya mahasiswa - mahasiswi tentunya membuat peluang pedagang di kantin semakin besar dan perputaran modalpun semakin cepat.

INSPIRASI MASYARAKAT SUMSEL SEMANGATBISNIS ASPIRASI RAKYAT

Usaha inilah yang tekun dijalani oleh Zumaro Zabur Hadi. Bermodal uang Rp. 500 Ribu pada tahun 1990, Buk Jum sapaan akrabnya saat ini sudah memiliki 2 cabang usaha yang menyediakan aneka kuliner di kawasan Kantin Perpusatakan Unsri dan satunya

Buk Jum Jalan Lunjuk Jaya Bukit Palembang.

BRI yang ke 118, ini dilakukan untuk menjalin keakraban dan suasana kekeluargaan bagi semua karyawan BRI semua golongan pasalnya selama satu tehun bekerja, pegawai jarang sekali berinteraksi dengan sesama pegawai terutama karyawan yang berbeda kantor cabang. “Semua pegawai tua atau muda kita kumpulkan untuk sama-sama berpesta memeperingati hari jadi perusahaan kita, tujuannya untuk

menajalin suasana keakrabah sesama pegawain” kata katua Ikatan Bankir Indonesia wilayah Sumbahsel. Rangkaian Hari Ulang Tahun BRI ke-118 ini juga dilakukan untuk nasabah setia, BRI memberikan promo khsusus selama momen Ulta, nasabah yang menggunakan kartu kredit dan debit BRI hingga akhir tahun akan mendapatkan promo khsusu berbelanja di Hypermar dan merchen yang bekerjasama dengan BRI. (iam)

“Pada awalnya saya menyewa sebuah tempat untuk berjualan ada berbagai macam makanan yang saya jual untuk dikantin ini seperti sop ayam, mie ayam, gado gado dan beraneka macam minuman,” ungkap Buk Jum saat diwawancarai pada Sabtu (14/12) di kantin miliknya. Untuk harga makanan di kantin ini sangat terjangkau untuk para mahasiswa seperti harga gadogado 8 Ribu, mie ayam 7 ribu, soto sop 12 Ribu dan minuman seperi copucino berkisar 300 ribu rupiah dan rata - rata perbulan omsetnya bisa mencapai Rp 5 juta. Menurut Buk Jum, yang terpent-

ing dari usaha kantin ini adalah memperhatikan cita rasa dan kesehatan makanan, serta ramah tamah kita kepada Mahasiswa, mahasiswa yang nyaman dengan suasana kantin kita pasti akan senang untuk makan disini. Suka duka dalam menjalani usaha pasti ada hal ini juga dialami oleh Buk jum saat duka adalah mahasiswa libur otomastis omset berkurang dan lebih senang lagi pada saat mahasiswa ramai untuk makan disini.Buk Jum berharap dengan adanya usaha kantin dapat membantu mahasiswa dalam menyediakan aneka makanan yang sehat. (rd2)

klik...........www.radarpalembang.biz klik...........www.radarpalembang.biz


III

SEMANGAT ASPIRASI RAKYAT

IKLAN

RAKYAT SUMSEL, SENIN 16 DESEMBER 2013

klik...........www.radarpalembang.biz


IV

RAKYAT SUMSEL, SENIN 16 DESEMBER 2013

Fungsi Rumah Pintar Belum Maksimal

Warga Bangun Jembatan Darurat BANYUASIN , RS – Masyarakat Desa Marga Sungsang Kecamatan Banyuasin II,Sabtu (14/12) sekitar pukul 10.00 WIB dikejutkan dengan suara gemuruh yang berasal dari ambruknya jalan cor beton yang ada di RT 08. Jalan yang menghubungkan permukiman penduduk dengan Polsek Sungsang dan SPBU serta desa lainnya di Kecamatan Banyuasin II tersebut, ambruk sepanjang 6 meter. Tak ayal, jalan dengan lebar 3 meter tersebut, menjadi putus dan tidak bisa dilintasi masyarakat. Untuk menyambung aktifitas, masyarakat setempat terpaksa membangun jembatan darurat ala kadarnya menggunakan papan agar bisa jalan desa diwilayah perairan tersebut, dapat dilintasi kembali untuk pejalan kaki. Rodiah (40), warga setempat mengaku sempat terkejut dengan suara gemuruh yang disebabkan ambruknya beton sepanjang 6 meter tersebut.“Saya sedang dirumah, tibatiba ada suara gemuruh seperti itu, saya tengok keluar rumah, ternyata jalan yang ada didepan rumah saya itusudah berjatuhan semua,” kata Rodiah. Dia mengatakan, biasanya saat jam tersebut, anak-anak sedang ramai bermain dilokasi ambruknya jalan tersebut. Beruntung, kondisi jalan saat itu sedang sepi, sehingga tidak ada jatuh korban jiwa.“Karena, ketinggian jalan dengan tanah itu kurang lebih 2 meter. Kalau ada anakanak, bisa bahaya,” sambungnya. Hasan (37), warga lainnya, menceritakan, jika kondisi jalan tersebut, memang sudah mengalami kerusakan sejak 2 bulan terakhir. Kondisinya memang sudah retak dibagian tiang beton, namun tetap digunakan masyarakat. “Ya, karena tidak ada akses lain selain jalan ini. (tri)

Keberadaan Rumah Pintar di Jalan Simpang Bom Berlian Kecamatan Banyuasin III, ternyata belum maksimal. Sarana fasilitas umum (fasum) ini, tidak bisa dinikmati masyarakat umum karena belum beroperasi dengan baik. MENEMBAK: Lomba menembak yang digelar perbakin Lubuklinggau-Musirawas daLam rangka memperingati HUT Juang Kartika ke 68.

Ratusan Shooter Bersaing Ketat Perebutkan Tropi LUBUKLINGGAU, RS – DaLam rangka memperingati HUT Juang Kartika ke 68, perbakin Lubuklinggau-Musirawas menggeLar ajang bergengsi lomba menembak dilapangan perbakin Kota Lubuklinggau, (14-15/12). Ratusan peserta bersaing ketat merebut poin tertinggi untuk mendapatkan tropi bergilir Kodim 0406.

Ketua Panitia Pelaksana, Pri Kurnia ST. MT, didampingi Panitia, Heru Irawan mengungkapkan, Sedikitnya ada 175 peserta menembak mengikuti kejuaraan bergengsi ini yang digelar Perbakin kota Lubuklinggau, bekerjasama dengan semua intansi yang ada. “Ratusan penembak ikuti lomba ini, seperti Bupati, Kapolres, Dandim, Kepala

Turnamen Gaple PMPB Cup bersama HM Baryadi

Angga dan Johar Juara PALEMBANG, RS – Angga dan Johar berhasil jadi juara turnamen gaple PMPB Cup bersama HMC Baryadi setelah dipartai pamungkas berhasil mengalahkan pasangan Erol dan Ujang. Juara ketiga di even ini berhasil diraih oleh Yono dan Fajrin. “Para juara dieven ini selain mendapatkan tropi juga mendapatkan uang pembinaan dari panitia,”ungkap Ketua PMPB Kota Palembang H Syamsu Rizal atau biasa disapa Atay didampingi Wakil Sekretaris A Haris dan Agustini bendahara. Atay mengatakan, digelarnya even ini dalam rangka untuk memeriahkan silaturahmi PMPB kota Palembang. “Mudah-mudahan melalui even ini silaturahmi antar sesama anggota PMPB kota Palembang yang jumlahnya ratusan orang bisa terjalin lebih

GAPLE PMPB : Para juara gaple PMPB Cup pose bareng dengan Amir Hamzah (penasehat PMPB) Agustini (Bendahara,) A Haris (Wakil Sekretaris) serta Ustad Yusuf dan Daryono (Pengurus Pujasuma)

erat,”katanya. Sementara itu, HMC Baryadi tokoh Masyarakat yang juga Ketua Pujasuma Sumsel serta calon anggota DPD RI didampingi Ust Yusuf dan Daryono mengaku sangat antusias dengan digelarnya

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

silaturahmi dan turnamen gaple PMPB. “Kegiatan ini sangat baik sekali apalagi dihadiri oleh pengurus PMPB yang ada di kota Palembang. Mudah-mudahan silaturahmi ini bisa mempererat tali silaturahmi,”katanya (sep)

SkPD, kapolda, TNI-Polri, serta umum. Dia menambahkan, lomba yang diadakan ada beberapa kelas, Antara lain, jenis PCV kaliber 4,5 milimeter, kelas metal siloid, untuk multi ring dan tiga posisi. Selain itu ada juga kelas tembak target 10 meter. “Khusus untuk tembak cepat atau tembak reaksi center fire, ada beberapa kelas yang diperebutkan. Pertama kelas umum, kelas TNIPolri dan kelas eksekutif yang diikuti oleh pejabat setingkat Kapolda, bupati, kapolda, kajari dan unsur muspida, “katanya.

Sejauh ini, lanjut Pri, khusus untuk kelas PCV diikuti oleh 100 peserta, sedangkan center fire 75 orang. Adapun Hadiah yang diperebutkan, selain tropi bergilir dari Kodim 0406 Mura, juga ada beberapa hadiah lainnya. Sementara itu, Ketua Umum Perbakin Kota Lubuklinggau sekaligus Penjabat Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), H. Akisropi Ayub mengungkapkan, sudah ada atlit menembak asal Kota Lubuklinggau yang dipersiapkan untuk mengikuti PON dan bakal mengikuti pelantihan di tingkat pusat. (pin)

Jumlah Wisatawan Anjlok PALEMBANG,RS – Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik Sumsel awal desember kemarin, jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke provinsi Sumsel dan masuk melalui bandara Sultan Mahmud Badarudin 2 masih sangat didominasi oleh para wisatawan asal negeri jiran malaysia. “Jumlah Wisatawan mancanegara yang berkujung dan masuk melalui bandara SMB2 pada bulan oktober 2013 sebanyak 833 orang. Julan ini mengalami penurunan cukup besar yakni 32,88% dibandng sepetember 2013. kunjungan wisman pada bulan oktober ini didominasi dari negara malaysia yaitu 54,50%.”Ujar Bachdi Ruswana selaku kepala BPS Sumsel. Penurunan jumlah wisatawan ini tentu saja berdampak pada sektor lain, hal ini terlihat langsung dari penurunan tingkat penghunian kamar (TPK) hotel

berbintang di sumatra selatan, pada bulan oktober 2013 yang jumlahnya mencapai 52,91% atau turun 2,91 poin dibandingkan TPK Hotel pada bulan september 2013 sebesar 55,82%. selain jumlah hunian kamar, hal penurunan jumlah wisatawan yang berkunjung ke provinsi Sumsel juga langsung terlihat dari lamanya tinggal wisatawan tersebut di provinsi Sumsel. “rata rata lama menginap tamu asing dan domestik pada hotel berbintang di Sumsel bulan oktober 2013 mencapai 1,70% dan turun 0,23 hari dibanding bulan september.”terang Bachdi. Meski jumlah wisatawan yang berkunjung ke provinsi Sumsel tercatat tidaklah menggembirakan, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan (TWCB) dan Ratu Boko, persero tetap optimis untuk menjalin kerjasama dan melakukan promosi wisata di Sumsel termasuk juga candi borobudur dan prambanan. (alk)

BANYUASIN, RS – Itu diakui Kepala Badan Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Daerah (BPAD) Kabupaten Banyuasin, Hj Ria Apriani melalui Sekretaris Usman. Dikatakannya, sejauh ini, rumah pintar tersebut belum dikelola dengan baik oleh sentra-sentra yang ada di SKPD di Pemkab Banyuasin. “Sejauh ini, rumah pintar tersebut, hanya terdapat sentra baca yang dikelola oleh BPAD Kabupaten Banyuasin, belum disuport sentra lainnya yang harusnya berkontribusi disana,” kata Usman, kemarin. Bangunan yang didirikan oleh Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) tersebut, harusnya dikelola juga oleh SKPD lainnya, seperti Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banyuasin untuk pengelolaan sentra bermain. Kemudian, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Banyuasin untuk sentra pelatihan gratis kepada masyarakat umum, juga Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Banyuasin untuk sentra tata boga, dan sentra Tekinologi Informasi yang harusnya dikelola Dishubkominfo Banyuasin. “Karena, didalam rumah pintar tersebut, tidak hanya berisikan buku-buku yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk menyalurkan minat membacanya. Disana, ada salon mini yang memberikan pelatihan merias untuk masyarakat, tata boga, bahkan arena bermain untuk anak-anak,” sambungnya. Hanya sayangnya, SKPD lainnya yang harusnya ikut mengelola rumah pintar tersebut, terlihat kurang respek

untuk mengirim petugas atau semacam SDM untuk bersamasama mengelola rumah pintar yang juga ada di KTM Kecamatan Tanjung Lago tersebut. “Didalam gedung tersebut lengkap semua, bahkan mesin jahit juga ada jika ada masyarakat yang ingin belajar menjahit, tapi ya bagaimana bisa jalan, kalau operatornya tidak ada,” terangnya. Sehingga, wajar jika banyak masyarakat umum yang menyebutkan, jika rumah pintar dianggap sebagai bangunan berhantu lantaran tidak terlihatnya aktifitas didalamnya. “Karena memang ketidaktahuan masyarakat secara luas, akan manfaat dari rumah pintar tersebut. Tapi rumah pintar ini tetap beroperasi, dan terbuka umum selama jam kerja,” katanya. Rencananya, BPAD Kabupaten Banyuasin akan menggandeng Disdik Kabupaten Banyuasin untuk mengusulkan membangun arena bermain untuk anak-anak dihalaman rumah pintar yang ada di Kelurahan Pangkalan Balai tersebut ke SIKIB. “Karena pembangunannya itu murni dari APBN, jadi kita usulkan ke pusat,” terangnya. Sudirman, warga Pangkalan Balai, menyanyangkan jika keberadaan rumah pintar justru tidak beroperasi dengan baik, padahal masyarakat membutuhkan fasum tersebut untuk mengisi waktu luang dan menambah pengetahuan serta keterampilan. “Sebagai masyarakat, kami bingung, itu rumah pintar buka atau tidak, karena seperti tidak ada aktifitas didalamnya,” singkatnya. (tri)

klik...........www.radarpalembang.biz


RAKYAT SUMSEL, SENIN 16 DESEMBER 2013

HGU PT LPI Masih Diperiksa di Polda

700 Hektar Lahan Belum Jelas PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) OKU Timur hingga kini belum mengetahui dan mempertanyakan apakah lahan seluas 700 hektar di Desa Mulya Jaya Kecamatan Semendawai Timur, sudah diganti rugi apa belum oleh PT Laju Perdana Indah (LPI). Karena meskipun secara hukum Hak Guna Usaha (HGU) PT LPI sah secara hukum namun tuntutan warga yang mengklaim lahan perkebunan sawit itu masih terus berlanjut. -

Terhitung sejak 2012 Faktor Ekonomi

-

639 Isteri Ajukan Gugat Cerai LUBUKLINGGAU, RS - Sedikitnya sudah ada 950 perkara cerai talak dan cerai gugat telah diterima Pengadilan Agama (PA) Lubuklinggau dan Kabupaten Musi Rawas sejak tahun 2012. Sedangkan data terakhir pada Oktober 2013 sudah ada 229 perkara masuk ke PA. Ironisnya, selama 2012 para istri paling banyak menggugat cerai sang suami dengan berbagai faktor yang ada. Istri terpaksa menggugat suaminya dengan persentase gugat cerai mencapai lebih dari 50 persen atau sebanyak 639 perkara yang sudah masuk di kantor PA. Kepala Kantor Pengadilan Agama (PA) H Burhanudin Harahap melalui Humas PA, H Azhari dan Panitera bidang Hukum, Miranda Rosmaladaya kepada wartawan, membenarkan tahun 2012 PA sudah menerima 1.457 perkara dan untuk yang tercatat 950 perkara diterima. Yakni perkara mengenai cerai talak dan cerai gugat dengan persentase gugat cerai dominan. “Kami akan menerima setiap laporan dari masyarakat akan memutuskan untuk bercerai. Dari laporan yang ada, cerai talak dan cerai gugat pasangan suami istri (Pasutri) paling mendominan,” katanya.Disinggung mengenai penyebabnya, pihak PA mengaku banyak hal menjadi pemicu cerai

talak dan cerai gugat khususnya di Lubuklinggau dan Musi Rawas. Faktor paling mendominasi yakni ketidakharmonisan lagi dalam rumah tangga. “Penyebabnya banyak namun yang paling banyak adanya ketidakharmonisan dalam rumah tangga menjadi faktor utamanya perceraian. Selain itu ada juga yang mengalami KDRT, ketimpangan ekonomi, tidak ada tanggung jawab serta menikah di usia dini,” jelasnya. Selain itu Miranda menjelaskan adanya Married by Accident

MARTAPURA, RS - Assisten I Pemkab OKU Timur Kori Kuntji SH saat melakukan pertemuan dengan perwakilan karyawan PT LPI pada, Sabtu (16/12) di Kantor DPRD OKU Timur mengatakan, memang secara hukum HGU PT LPI itu sah. Namun kenyataannya warga yang mengklaim lahannya dicaplok perusahaan itu juga masih ada bahkan sampai sekarang masih berlanjut. Ini mencerminkan jika HGU itu belum clear. Karena itu sebaiknya masalah ini segera diselesaikan. Pemkab OKU Timur sendiri sudah membentuk Tim kecil untuk menyelesaikan sengketa antara warga Desa Mulya Jaya dan PT LPI. “Sekarang yang sangat medesak masalah pe-

nyelesaian lahan lebih kurang 700 yang sudah ditanam tebu oleh perusahaan itu. Yang menjadi pertanyaan apakah lahan itu sudah diganti rugi, kepada siapa dan kapan dilakukan ganti rugi,” ujarnya. Sementara untuk lahan yang masih ada tanaman karetnya agar dibiarkan dulu. HGU No 3 tahun 2002 sudah melalui proses hukum luar biasa berupa Peninjauan Kembali (PK) dan HGU itu dinyatakan sah oleh pemerintah. Namun, meskipun masalah HGU LPI masih diperiksa di Polda Sumsel karena masih ada masalah, ganti rugi belum seluruhnya dilakukan. “Masalah ganti rugi lahan seluas 700 hektar itu kita belum mengetahuinya apakah su-

dah dilakukan rugi apa belum, ini yang menjadi masalah dan segera harus diselesaikan,” ungkapnya. Sedangkan Ketua DPRD OKU Timur Beni Defitson yang memimpin pertemuan mengatakan, permasalahan masyarakat Desa Mulya Jaya dengan PT LPI yang sudah ditangani oleh Tim terpadu belum membuahkan hasil. Karena sifat lahan belum menentu untuk itu perlu penyelesaian segera sehingga tidak terjadi masalah kedepannya. “Kami sangat menyangkan adanya sengketa ini, seharusnya ini tidak terjadi jika sama-sama saling mengerti,” tambah Beni. Sedangkan Koordinator Lapangan (Koorlap) yang memimpin ratusan karyawan

PT LPI saat mendatangi kantor DPRD, Ahmad Basar Taufik, mengatakan, dirinya tidak mengetahui masalah belum dilakukannya ganti rugi lahan seluas 700 hektar tersebut. ”Namun yang kami tahu HGU milik PT LPI itu sah dan sudah melalui proses hukum yang luar biasa berupa PK,” ungkapnya. Pada kesempatan itupula, mereka meminta agar Komisi I membatalkan surat hasil keputusan rapat yang memperbolehkan masyarakat mendirikan pondok non permanen di lokasi lahan kebun tebu milik PT LPI karena itu sangat menggangu kegiatan di lapangan. ”Kami meminta Pak Syarnubi untuk membatalkan dan bertanggung jawab atas rekomendasi izin pendirian bangunan tersebut,” pungkasnya. (awa)

11 Desa di OI Masih Gelap Belum Teraliri Listrik INDERALAYA, RS - Sebanyak 11 desa di Kabupaten Ogan Ilir (OI), khususnya wilayah terpencil Kecamatan Inderalaya seperti Desa Aurstanding, Ulak Segelung, Desa Ibul serta desa-desa lainnya hingga saat ini belum teraliri listrik. Informasi yang dihimpun koran ini dilapangan, sebelas desa tersebut belum dialiri listrik sejak Ogan Ilir masih tergabung di Kabupaten OKI 9 tahun silam, namun pada 2014 mendatang desa tersebut bakal dipasangkan aliran listrik. “Sampai saat ini kami masih berharap pemerintah OI dapat segera merealisasikan program yang telah drencanakan yakni aliran listrik masuk kedesa kami,” ujar Hendra warga Ibul kecamatan Inderalaya Ogan Ilir. Sementara itu, Bupati Ogan Ilir (OI) H Mawardi

Yahya menambahkan, untuk saat ini di Desa Ibul Besar Kecamatan Pemulutan sudah tersedianya jaringan listrik. Tinggal lagi disalurkan ke rumah penduduk. Terangnya. Menurut Mawardi, bagi penduduk yang belum memiliki penerangan dimohon untuk bersabar. Pemerintah sudah mencanangkan sekaligus memfokuskan pada 2014 nanti jaringan listrik sudah masuk ke desa-desa yang belum teraliri listrik khususnya kabupaten Ogan Ilir (OI). Jika sudah adanya jaringan listrik akan mudah tersalurkan ke rumah penduduk. Mudah-mudahan di 2014 semuanya sudah selesai dan tidak ada lagi desa khususnya di Kabupaten OI yang masih dalam kondisi gelap. “Anggaran dana pembangunan listrik nantinya berasal dari APBD,” ujarnya. (rd1)

Niat Terima Barang Gadai (MBA) juga dapat menjadi pemicu terjadinya perceraian. Jika dipersentasekan, saat ini sudah mencapai 10 persen yang bercerai melalui penyebab tersebut. Disetiap tahunnya, Miranda juga mengaku grafik mengenai tingkat masuknya perkara selalu meningkat. Sehingga pihaknya bisa menggelar 40 sidang dalam seharinya. “Kami biasanya dalam sehari menggelar 40 sidang diselanggarakan setiap hari Senin sampai Kamis dengan 8 majelis hakim yang nanti akan memutuskan perkara tersebut,” pungkasnya. (pin)

SEMANGAT SEMANGAT ASPIRASI ASPIRASI RAKYAT RAKYAT

SA ‘Terjebak’ Mobil Curian KAYUAGUNG, RS - SA (40) warga Desa Tanjung Lubuk Kecamatan Tanjung Lubuk kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), diduga tersandung kasus penadahan mobil hasil penggelapan yang dilakukan tersangka MU (33). Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan tersebut akhirnya ia ditahan di Mapolsek

Kayuagung OKI untuk proses lebih lanjut. Selain menahan tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti (BB) mobil Xenia nomor polisi (Nopol) BG 1602 KA hitam. Diketahui mobil rental tersebut milik Hadi Purwanto warga Desa Tugumulyo Kecamatan Lempuing Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Menurut Kapolres OKI AKBP Erwin Rachmat SIk melalui Kasat Reskrim AKP H Surachman SH mengatakan, tersangka ditahan oleh penyidik karena diduga telah melakukan penadahan barang hasil penggelapan berupa mobil. Menurutnya, hasil pengembangan setelah kita menangkap ter-

sangka Mulyono warga Tugumulyo yang telah dilaporkan oleh korban Hadi Purwanto selaku pemilik mobil rental. Mobil tersebut benar digadaikan kepada tersangka SA sebesar Rp12,5 juta dengan janji akan dikembalikan sebesar Rp15 juta. Ia menyayangkan, seharusnya tersangka SA ini lebih teliti lagi

jika ingin menerima mobil gadaian, terutama asal mobil itu dari mana dan pemiliknya siapa, tetapi dia tetap menerima gadaian tersebut. “Tersangka kita jerat Pasal 480 tentang penadahan hasil kejahatan dengan ancaman hukuman penjara lebih dari lima tahun,” tegasnya. (rd1)

klik...........www.radarpalembang.biz klik...........www.radarpalembang.biz


VI

PONSEL

Penjualan BB Kembali Bergairah

PALEMBANG, RS - Penjualan Smartphone Blackberry berangsur mengalami peningkatan setelah beberapa waktu lalu sempat mengalami anjolk pasca aplikasi blackberry messenger hadir di smartphone android turun hingga 70 persen. “Penjualan Blackberry secara perlahan-lahan telah menunjukkan peningkatan dibandingkan sejak boomingnya BBM di Android yang naiknya kisaran 10 persen,” kata Anhar, owner Blackberry Expert Service Center Palembang Square (PS). Naiknya penjualan Blackberry ini dikarenakan banyaknya penggunaan aplikasi

BBM di Android mengalami kesulitan. Disamping itu, smartphone android yang model touch screen sehingga mempengaruhi tingkat kesulitan penggunaanya. “Jika di android setiap pemanfaatnya menggunakan kuota yang ada, seperti ganti foto saja membuat kuota berkurang, recent update pun juga selain itu ada penggunanya tidak terbiasa dengan layar sentuh,” jelasnya. Hal inilah yang membuat banyak orang kembali menggunakan Blackberry sebagaimana fungsinya. ”Karena itulah saat ini untuk penjualan Blackberry sudah

RAKYAT SUMSEL SENIN 16 DESEMBER 2013

kembali normal dan mulai perlahan naik,” terangnya. Ditambahkanya juga, saat ini penjualan Blackberry sudah berada di angka 1.600 unit perbulan untuk tiga toko yang dimilikinya. ”Kalau kemarin sebelum adanya layanan aplikasi BBM ke android penjualan bisa mencapai 2.500 unit perbulan dan sempat anjlok secara drastis hingga 1.000 unit saja,” ungkapnya. Seiring naiknya penjualan blackberry juga naiknya permintaan layanan service yang ada. Dimana rata-rata perhari untuk tiga toko menerima hingga

60 unit perbaikan Blackberry. Ditempat terpisah, Agus Nugraha Manajer Ladas Selular Internasional Plaza membenarkan peningkatan penjualan Blackberry yang mulai terasa. Dimana, sebelumnya penjualan Blackberry hanya 3-5 unit setiap harinya sekarang telah mencapai 10 unit perharinya. Menurutnya, berangsur naiknya penjualan Blackberry disamping karena perbedaan layanan internetnya juga didukung oleh promo harga dari blackberry sehingga orang lebih memilih Blackberry ketimbang android. (ben)


SAMBUNGAN

VII

RAKYAT SUMSEL, SENIN 16 DESEMBER 2013

Tingkatkan Partisipasi Pemilih

KPU Serbu PS dan PTC

DITERTIBKAN: Atribut alat peraga yang digunakan Caleg untuk bersosialisasi, hari ini akan ditertibkan.

FOTO: SALAMUN/RADAR PALEMBANG

Alat Peraga Ditertibkan

Hari ini, Satpol PP Turun Tangan PALEMBANG, RS Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) kota Palembang bergerak cepat menanggapi rekomendasi KPU Palembang mengenai penertiban atribut alat kampanye luar ruangan yang melanggar ketentuan Peraturan KPU nomor 15 tahun 2013 tentang pedoman kampanye. “Kami sudah terima rekomendasi penertiban dan Senin (besok, red) dijadwalkan penertiban. Tapi sebelumnya kami akan koordinasi

dengan Panwaslu Palembang yang mengetahui dimana saja lokasi pelanggaran,” kata Kasat Pol PP kota Palembang Kompol Tatang Duka Reja, Minggu (15/12). Menurut Tatang, pihaknya konsisten menertibkan pelanggaran atribut kampanye tanpa pandang bulu. Pasalnya, sesuai dengan peraturan soal pedoman kampanye, penertiban alat praga merupakan wewenang Pol PP berdasarkan rekomendasi KPU setempat. “Mengenai penertiban ini kami akan jemput bola dan tanpa pandang bulu jika memang melaku-

Distribusi Logistik logistik alat kelengkapan TPS saja dan sudah masuk seluruhnya sekarang disimpan di gudang KPU Palembang,” katanya. Sementara itu, Sekretaris KPU Sumsel HM Daud menegaskan, pengadaan logistik sudah selesai dan tidak ada produksi lagi tertanggal 15 Desember, hanya memang saat ini sedang dalam perjalanan menuju KPU kabupaten/kota masing-masing.

Caleg Hanura bang, kegiatan ini dilakukan untuk menyambut HUT Partai Hanura ke 7. Cinderamata setangkai bunga merupakan bentuk kepedulian Hanura kota Palembang. “Berbagai kegiatan akan kami lakukan seperti kerja bakti sosial, jalan santai dan bantuan

kan pelanggaran,” tegasnya. Sementara itu, Ketua KPU Palembang H Eftiyani SH mengatakan, pihaknya telah membentuk tim penertiban pelanggaran atribut kampanye yang dilakukan peserta pemilu terhadap 107 zona di Palembang. “Kami sudah bentuk tim yang diketuai Pol PP dan Panwas. Mengenai waktu penertiban diserahkan ke Pol PP,” kata Eftiyani. Dijelaskan, KPU Palembang juga telah memperingati Parpol dan Caleg yang melanggar agar menertibkan atribut kampanye

yang tidak sesuai pedoman kampanye. “Kami sudah peringatkan sanksinya jika tidak ditertibkan sendiri, maka Pol PP akan menertibkan secara paksa,” katanya. Terpisah, Ketua Panwaslu kota Palembang, Riduwansyah SH MH menambahkan, berdasarkan data inventarisir Panwascam di 16 kecamatan. Terdata, sebanyak 25 pelanggaran dilaukan oleh Parpol, DPR RI (175), DPR (430), DPR kota (1.338). “Total pelanggaran sebanyak 1.968. Sedangkan caleg DPD sebanyak 518 pelanggaran,” pungkasnya. (zar)

Dari Hal I) ......................................................................................................................

“Saat ini sebagain sudah sampai dan sebagian dalam perjalanan,” kata Daud. Ditegaskan Daud, keterlambatan pendistribusian ke KPU kabupaten/kota dari jadwal semula tidak akan mempengaruhi tahapan berikutnya. Pasalnya, semua produksi baik cetak sampul dan pengadaan bilik dan kotak suara sudah selesai. “Pendistribusainnya memang

memakan waktu dan menggunakan jalur darat, diman menjadi 3 rute yakni rute 1 meliputi Prabumulih, OI dan Palembang, rute 2 (Empat Lawang, Mura, Muba dan Banyuasin) dan rute 3 (OKUT, OKU dan OKUS),” ujarnya. Diketahui, KPU Sumsel sudah menunjuk pemenang tender logistik Pileg 2014, yaitu sampul, bilik dan kotak suara. Dimana

sampul dilakukan oleh CV Pagum di Solo dengan pagu anggran Rp4,1 miliar, sementara bilik dan kotak suara yang terbuat dari kardus kedap air dikerjakan PT Peruri di Surabaya dengan pagu anggran Rp2,8 miliar. “Tanggal 15 Desember itu merupakan batas akhir pencairan dana pada anggaran 2013, jadi setelah itu masuk pada anggaran 2014,” pungkasnya. (zar)

Dari Hal I) ...................................................................................................................................... ke beberapa panti Asuhan, seperti Panti Asuhan Darul Hijrah Kebun Bunga. Hal ini juga dilakukan sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat akan cinta damai dan bentuk sosialisasi untuk mencari simpatisan masyarakat,” katanya.

Puncaknya, Partai Hanura akan menyelengarakan berbebagai acara seperti jalan santai. “Rencananya akan diselengarakan jalan sehat, waktunya masih digodok kemungkinan setelah HUT Partai Hanura 21 Desember,” terangnya.

Endang mengatakan, kegiatan tersebut akan dihadiri Ketua Umum Partai Hanura Wiranto dan Ketua Bapillu Hary Tanoesoedibjo. “Visi misi kami, membesarkan partai Hanura dan menjadikan Ketua Umum menjadi Presiden 2014,” tegasnya. (ici)

DEMI meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum 9 April mendatang, serta menekan angka golongan putih (Golput) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Selatan melakukan eksibisi dari mal ke mal. PALEMBANG, RS – Komisioner Divisi Sosialisasi dan Kampanye KPU Sumsel Ahmad Naffi kepada wartawan mengatakan, demi meningkatkan partisipasi masyarakat untuk mencapai target 80% sebagaimana yang ditargetkan KPU Sumsel. Hal tersebut dilakukan dengan cara sosialisasi langsung kepada masyarakat merupakan jalan yang

efektif. “Kami sengaja melakukan tingkat partisipasi ini melalu akses ke mal. Apalagi di saat liburan ini pengunjung mal pasti ramai. Disaat itulah kami mulai lakukan sosialisasi langsung secara langsung,” kata Naafi. Menurut Naffi dalam sosialiasi tersebut akan pentingnya pesta demokrasi bagi kehidupan masyarakat yang lebih baik jika berpartisipasi. “Berapa banyak partai yang menjadi peserta Pemilu dan pentingnya wakil rakyat akan dipilih, karena yang akan dipilih nanti ada di tangan masyarakat,” ungkapnya. Sosialisasi sendiri dilakukan oleh pihak sekretariat KPU Sumsel dan dua staf promotion girl. Diharapkan dengan sosialisasi di mal partisipasi Pileg mendatang mencapai 80% sebagaimana yang ditargetkan KPU. “Karena mal ramai pada saat weekend karena dari informasi pihak Palembang Trade Center (PTC) dan Palembang Square (PS) pengunjung akan meningkat 200% dari hari biasa. Maka dari itu ini kesempatan KPU untuk gencar melakukan sosialisasi,” katanya. Masih menurut Naafi, menin-

gkatkan partisipasi KPU Sumsel melakukan rekruitmen relawan demokrasi untuk membantu KPU dalam memberikan pemahaman dan sosialisai kepada masyarakat. “Relawan Demokrasi merupakan kepanjangtanganan KPU untuk membantu sosialsiasi.” Dijelaskan, relawan demokrasi tersebar di kabupaten/kota dengan jumlah 25 orang wilayah. Jadi djika dilakukan 15 wilayah, maka Sumsel membyutuhkan 375 relaan demokrasi. “Meraka direkrut KPU kabupaten/kota dan saat ini sedang berlangsung. Diharapkan Januari nanti sudah aktif melakuakn sosialisasi.” Relawan Demokrasi, lanjutnya, akan fokus membidik lima segmen sosailisasi yang menjadi garapan KPU. Tokoh masyarakat, agama, perempuan, rehabilitasi dan pemilih pemula. “Kami berusaha untuk meningkatkan partisipasi diangka 80% di Sumsel. Menganai honor setiap relawan menapatkan Rp500 ribu perbulan dari APBN. Mereka yang ditetapkan sebagai relawan mendapatkan tanda pengenal resmi untuk sosialisasi,” pungkasnya. (zar)

Warga Lahat Datangi KPU

Protes Timsel Belum Usai LAHAT, RS - Ptotes warga terhadap tiga nama Timsel (Tim Seleksi) penerimaan Komisioner KPU (Komisi Pemilihan Umum) Lahat kian menghangat. Puluhan warga yang tergabung dalam FMLP (Forum Masyarakat Lahat Peduli) mendatangi Kantor KPU Minggu (15/12). Dalam tuntutannya warga menilai peroses penerimaan cacat hukum sehingga mengganggu jalannya Fit and Profer Tes (Uji Kepatutan dan Kelayakan) terhadap Sepuluh peserta Calon Komisioner. Koordinator aksi Afrizal Muslim mengatakan, kedatangan kekantor KPU untuk menuntut keadilan dan demi tegaknya Demokrasi mengingat tiga nama Timsel dan 10 nama calon komisioner yang lolos menyalahi aturan, sehingga kami berharap agar

pihak KPU Provinsi maupun pusat segera melakukan klarifikasi agar protes yang dilakukan tidak semakin hangat. “Kami tidak akan berhenti sampai disini, karena ketua Timsel jelas tidak masuk dalam kepanitiaan. Kami ingi Demokrasi benar-benar ditegakkan tanpa merugikan masyarakat,” ujarnya. Selain itu, mengenai 10 nama yang dinyatakan lolos telah melakukan kecurangan-kecurangan fatal dan wajib dibatalkan. Bahkan, Ketua KPU saat ini yang terdaftar salah satu dari 10 nama calon komisioner juga terbukti melakukan sogok untuk diloloskan kembali. “KPU Pusat harus benar-benra transparan dan jika Timsel nya saja tidak bagus maka dapat

mencederai proses Pilkada ditahun-tahun yang akan datang,” imbuhnya kesal. Sementara itu, Komisioner Divisi Hukum, Pengawasan dan SDM KPU Provinsi Sumsel, Alexander Abdullah menuturkan, untuk uji kepatutan dan kelayakan (Fit and Proper Test) ini tidak bisa ditunda dan sesuai dengan jadwal serta tahapan. Tentunya pihaknya dalam menjalankan uji kepatutan dan kelayakan ini tidak akan ada rekayasa, sehingga, menghasilkan komisioner berkualitas dan terbaik. “Tidak akan ada rekayasa, semuanya dilaksanakan independen, supaya anggota KPU untuk lima tahun mendatang, merupakan orang-orang terbaik dan memang memahami peraturan yang ada,” pungkasnya. (man)

Survei Cyrus: Jokowi Mampu Ubah Opini Publik JAKARTA, RS - Gubernur DKI Jokowi rupanya punya kemampuan mempengaruhi warga. Contoh kebijakan Low Cost Green Car alias mobil murah yang menjadi polemik, menimbulkan pro dan kontra warga. Bila tadinya warga yang pro dan kontra seimbang, ketidaksetujuan Jokowi membuat warga yang pro akhirnya banyak berubah menjadi kontra. Hal ini disampaikan oleh Cyrus Network saat memaparkan data panel survei nasional bertajuk “Capres Setengah Dewa” untuk melihat fenomena Joko Widodo yang mendapatkan banyak dukungan sebagai Calon Presiden RI 2014. “Kita ambil contoh isu mobil murah yang diluncurkan pemerintah pusat. Masyarakat yang awalnya setuju dengan kebijakan ini, kemudian berubah sikapnya ketika mengetahui Jokowi justru tidak setuju,” kata Direktur Riset Cyrus Network Eko Dafid Afi-

anto, di kantornya, Komplek Graha Pejaten no 4, Jl Pejaten Raya, Jakarta Selatan, Minggu (15/12). Cyrus Network melakukan survei terkait partai politik dan calon presiden menjelang Pemilu 2014 dengan melibatkan 1.020 responden di 33 provinsi di Indonesia, yang dipilih menggunakan metode multistage random sampling serta diwawancara secara tatap muka. Survei ini terbagi menjadi 4 bagian yang dilaksanakan pada tanggal 21-27 Agustus 2013, 13-17 September 2013, 1-5 Oktober 2013, dan 1824 November 2013. Responden tingkat kepercayaan survei ini diyakini sebesar 95% dengan margin of error 3,1%. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Cyrus, awalnya opini masyarakat terbelah sama besar antara yang setuju dan tidak terkait mobil murah. Sebanyak 42,9% responden setuju dengan kebijakan ini, 43,4% tidak setuju, dan 13,7% tidak tahu. Namun

ketika diberitahu bahwa Jokowi tidak setuju dengan kebijakan mobil murah, setengah responden yang tadinya setuju berbalik mengatakan bahwa pendapat Gubernur DKI Jakarta itu benar. Total responden yang mendukung pendapat Jokowi dan menolak mobil murah menjadi 66%, naik dari 43,4%. Selain itu, ketika responden diminta berandai-andai bila macet dan banjir di Jakarta gagal diatasi, hanya setengah dari mereka yang akan menyalahkan Jokowi dan Ahok, yakni 50,5%. Sisanya, sebanyak 36% menyalahkan masyarakat dan 14% menyalahkan pemerintah pusat. KIra-kira bagaimana jika yang jadi gubernur adalah Fauzi Bowo? “Sayangnya kita tidak punya angka soal ini,” jawab Eko. “Mungkin baru pertama kalinya dalam 15 tahun terakhir kita memiliki pemimpin yang tidak perlu memusingkan opini publik,” tambah Eko. (gah)

Minggu Ini, KPK Rilis Tersangka Baru JAKARTA, RS - Komisi Pemberantasan Korupsi akan menetapkan tersangka baru pada pekan depan. Hal itu dikatakan oleh Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto di sela-sela acara penganugerahan pemenang Festival Film Antikorupsi 2013 di Kuningan, Jakarta. Bambang menjelaskan, pihaknya telah melakukan gelar perkara pada sebuah kasus yang tengah diselidiki. Gelar perkara dilakukan KPK sekitar Selasa semangat ASPIRASI RAKYAT

atau Rabu lalu, tapi Bambang menolak menyebutkan latar belakang kasus tersebut. “Sudah diekspos (gelar perkara), tapi perjanjiannya enggak boleh disampaikan ke media,” kata Bambang. Saat didesak untuk memberikan informasi perkara itu, Bambang terus menghindar dan menolak menjawabnya. Ia menegaskan, gelar perkara dilakukan untuk kasus pidana korupsi yang diselidiki KPK, dan salah satunya

akan mendapatkan tersangka baru karena diduga kuat terlibat dan naik ke tahap penyidikan “Ada satu yang pengembangan case (kasus) ke tahap selanjutnya. Saya menduga minggu depan sudah bisa disampaikan, tapi kayaknya di pertengahan, supaya selesai dulu proses final touchnya. Kalau toh (Sprindik) sudah dikeluarkan pada awal minggu depan, mungkin diumumkannya baru pada pertengahan,” pungkasnya. (mor)

klik...........www.radarpalembang.biz


VIII

ADVERTORIAL

RAKYAT SUMSEL, SENIN 16 DESEMBER 2013

Dr Yuyun SM Soedarmo, Dr Wisman (moderator) dan Budi Setiadi, saat menjadi narasumber pada sosialisasi yang digelar PMI kota Palembang.

Dr Yuyun SM Soedarmo, dr Anton Suwindro, Dr Wisman (moderator) dan Budi Setiadi, dan panitia pose bareng.

Trombopheresis, Hanya Butuh Satu Pendonor Sosialisasi Peralatan Canggih PMI Kota Palembang

U

NIT Donor Darah Palang Merah Indonesia Cabang Palembang mensosialisasikan peralatan tercanggih mereka kepada masyarakat di ballroom hotel Aston Palembang Sabtu (14/11). Sosialisasi yang bertajuk Round Table Discussion, Trombopheresis Dalam

Pelayanan Darah Aman Dan Berkualitas menghadirkan Yuyun SM Soedarmo,Direktur UDD PMI Pusat, dr Anton Suwindro Kadinkes Kota Palembang yang juga Direktur UPTD PMI kota Palembang, Dr Wisman (moderator) dan Budi Setiadi, penyalur Trombopheresis. dr Yuyun SM Soedarmo, Di-

rektur UDD PMI Pusat mengatakan, biasanya dalam melakukan donor trombosit dibutuhkan lima sampai enam pendonor. Sekarang, adanya trombopheresis cukup oleh satu pendonor. Alat ini akan mencari komponen trom-bosit yang membutuhkan. “De-ngan satu pendonor, maka bisa meminimalisir proses antibody yang

dr Anton Suwindro pose bareng dengan panitia penyelenggara.

SEMANGAT ASPIRASI RAKYAT

lama dan membuat penerima donor lebih nyaman karena hanya menerima dari satu dr Anton Suwindro Kadinkes Kota Palembang yang juga Direktur UPTD PMI kota Palembang menambahkan, dalam proses donor darah semakin banyak jumlah pendonor, maka tubuh akan kesulitan melakukan antibodi. Cara pendonoran trombosit yang lama, membuat banyak antigen sehingga pasien yang menerima

trombosit dari enam orang donor harus membuat anti body dari enam orang ini yang memerlukan waktu cukup lama. “Tetapi jika hanya seorang pendonor maka waktu akan semakin singkat karena hanya memerlukan waktu pembuatan anti body dan adaptasi untuk satu orang,” terangnya. Pasien yang selalu menerima donor lebih dari satu orang akan menimbulkan efek dikemudian hari. Sambungnya pasien yang sering donor darah dari berbagai orang, maka suatu waktu akan sulit mencari darah yang cocok dengannya. Menurutnya, alat ini lebih konsentrate atau pekat dan lebih banyak serta memiliki program sel separator dalam keep nya untuk melengkapi sistem filter dan mencari komponen apa yang dibutuhkan. “Meski demikian, pendonor haruslah orang yang memiliki kondisi yang baik. Persyaratan untuk melakukan aferesis, pendonor harus memiliki kondisi

umum yang baik, BB memenuhi syarat yaitu minimal 55kg dan melakukan proses aferesis di bawah pengawasan dokter yang merawat,” jelasnya. dr Anton mengatakan, untuk Sumsel baru PMI UPTD Palem-

bang yang memiliki peralatan ini karena harganya memang cukup mahal. “Mudah-mudahan dengan adanya alat ini masyarakat yang membutuhkan darah bisa terbantu,” harapnya. (adv)

Tamu undangan yang hadir.

klik...........www.radarpalembang.biz


Rp#2 16122013