Page 1

ONLINE TELP FAX

: (0711) 361 638 : (0711) 362 452

HOTLINE REDAKSI IKLAN SIRKULASI EO

: : : :

EXT 815 / 0711 - 3021002 EXT 805 / 0711 - 3021003 EXT 803 / 0711 - 3021004 EXT 812 / 0711 - 3021005

Bisnis Sumsel RADAR PALEMBANG l SENIN 10 DESEMBER 2012 l HALAMAN 9

13.500

800

Rp 490.000/gram Rp 3.300.000/suku

8.000

Per 8 Desember

Per 8 Desember

Per 8 Desember

Serahkan 250 Paket Lahan ke Warga

LIPPO Ambil Alih Aset PT DMIL PT LIPPO mengambil alih aset PT Dendy Marker Indah Lestari (DMIL) di Desa Kertasari Kecamatan Karang Dapo. Setelah diambil alih, PT Lippo bersedia mengabulkan tuntutan warga dan petani plasma setempat atas pengganti lahan plasma dengan kualitas baik. MUSIRAWAS, RP -Hal ini ditegaskan Kepala Desa Kertasa-

TERBIT 16 HALAMAN Harga eceran Rp 3.000

ri, Aryadin dimana sebelumnya Jumat (7/12) telah dilangsungkan

pertemuan antara perwakilan petani plasma dan pihak PT LIPPO yang difasilitasi Pemkab Mura Asisten II Setda Mura, Agus Setyono, Kabag Tapem, Adi Winata dan Kabag Ops Mapolres Mura, E Tambunan. “Dalam pertemuan hari ini (kemarin,red) pihak perusahaan melontarkan kepastian komitmen mereka untuk mengganti lahan yang baik. Proses penggantian lahan ini akan menggunakan lahan perkebunan eks DMIL sendiri,” ujarnya.

Per 8 Desember

Petani Sawit

Non Plasma Menjerit

Rapat yang berlangsung usai sholat jumat ini menjadi titik terang atas kejelasan lahan plasma warga tersebut. Alhasil pihak perusahaan sudah mengakui lahan 250 paket dan berniat akan memberikan kepada masyarakat, tetapi pihak yang hadir agar menahan keputusan untuk sementara agar disosialisasikan kepada para warga yang terkait mempunyai lahan plasma tersebut, yang masih menduduki lahan plasma milik PT DMIL di

SEKAYU,RP - Sejumlah petani kelapa sawit rakyat (non plasma) di kabupaten Musi Banyuasin menjerit. Pasalnya harga tandan buah segar (TBS) sejak beberapa bulan ini anjlok hingga dikisaran Rp 500 perkilogram. bahkan harganya jauh dibandingkan harga TBS petani plasma yang berada diangka Rp 1200. Fenomena anjloknya harga TBS ini biasanya bersifat sementara (temporer), namun dampaknya cukup dirasakan petani kelapa sawitkhususnya petani non plasma. Terkait kondisi ini Wakil Bupati Muba Beni Hernedi menghimbau agar pihak perusahaan dan pabrik kelapa sawit yang beroperasi di wilayah Muba untuk tidak menolak hasil produksi petani plasma, serta peduli terha-

✑ Ke halaman 15

✑ Ke halaman 15

Per 8 Desember

2013, OKUT Terima CPNS MARTAPURA, RP – Kabar gembira bagi masyarakat OKU Timur dan sekitarnya yang berminat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), pada tahun 2013 mendatang Pemkab OKU Timur akan melakukan seleksi penerimaan CPNS. Dimana pada tahun 2013 mendatang, rekrumen CPNS akan dikembali ke daerah akibat keterbatasan anggaran di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. HAL demikian dikatakan Kabag Organisasi Tata Laksana (Ortala) setda pemkab OKU Timur Arfan Hermawan ST. Menurutnya, sesuai analisis jabatan (Anjab) kebutuhan pegawai secara keseluruhan di tahun 2012, maka pada anggaran 2013

dipastikan OKU Timur akan melakukan penerimaan CPNS. “Kemungkinan penerimaan CPNS untuk 2013 di kabupaten OKU Timur itu ada. Karena terus terang kita masih banyak kekurangan pegawai dan sebenarnya kekurangan itu bukan hanya di tenaga strategis tetapi juga tenaga bagian teknis. Un✑ Ke halaman 15

✑ Ke halaman 15


11

RADAR PALEMBANG ,SENIN 10 DESEMBER 2012

Telkomsel Hadirkan 200 Broadband City MATARAM, RP - Telkomsel berhasil menghadirkan 200 kota broadband sebagai wujud komitmen dalam memberikan layanan handal. Hadirnya 200 kota broadband Telkomsel ditandai dengan keberhasilan di bidang infrastruktur berupa pencapaian 54.000 Base Transceiver Station (BTS). Direktur Utama Telkomsel Alex J. Sinaga menjelaskan, hingga saat ini, Telkomsel telah memiliki 200 broadband city di seluruh Indonesia dan 32 Telkomsel Telecommunication Center (TTC). Jumlah kota broadband ini akan dikembangkan menjadi 470 kota pada tahun 2014. Dengan jumlah pelanggan

yang saat ini mencapai lebih dari 122 juta, Telkomsel menyadari pentingnya konsistensi untuk membangun infrastruktur yang mumpunyai. “Kami siap menghadirkan layanan yang mampu memberikan kenyamanan bagi pelanggan, serta tentu saja bagi seluruh masyarakat Indonesia yang mempercayakan akses komunikasinya pada Telkomsel,” katanya. Komitmen Telkomsel untuk membangun negeri dan masyarakat Indonesia diwujudkan secara terusmenerus dalam berbagai bidang. Karena Telkomsel adalah milik bangsa Indonesia dan berkarya untuk Indonesia. (rel/ren)

XL Personal Branding Via Twitter

PALEMBANG, RP - XL Palembang menggelar diskusi terbuka atau workshop bertajuk Personal Branding via Twitter, Sabtu (8/12), di training room Grha XL Palembang. Diikuti oleh

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

30 orang peserta yang berasal dari berbagai komunitas. Hadir sekaligus sebagai pemateri dalam sharing session ini adalah, Fandagri Hartanto, pendiri @ AboutPalembang. Diskusi berlangsung sangat menarik dan antusiasme peserta terlihat sangat tinggi. Anom Riyanto, Senior Officer Corporate Communication XL Sumbagsel menjelas kan,“Perkembangan

social media saat ini membuka jalan yang sangat besar bagi setiap individu untuk melakukan personal branding secara murah dan efektif. Twitter,” katanya. Dalam kegiatan ini juga dilakukan sosialisasi kepada peserta workshop mengenai produk terbaru dari XL. Akhir November lalu, XL telah meluncurkan kartu perdana XL-KU. (ren)

klik...........www.radarpalembang.biz


12 RITEL

RADAR PALEMBANG, SENIN 10 DESEMBER 2012

Variasi

Cantik dengan Tunik Menarik

Gaya

PALEMBANG, RP - Tak ada salahnya jika Anda ingin merubaha gaya agar tampil beda. Salah satunya dengan busana ala timur tengah, yakni tunik. Berikut ini, beberapa pilihan gaya yang apik dan cantik yang bisa dipadupadankan dengan koleksi tunik. Cinta Kasual Pilih jeggings (jeans leggings) sebagai bawahan yang oke dipadankan dengan tunik bermotif.Lengkapi pula dengan postman bag berwarna cerah.Tampilan pasti terlihat lebih stylish!

Memakai Syal PALEMBANG, RP - Apabila Anda memiliki banyak koleksi syal namun merasa bingung untuk mengaplikasikan dengan pakaian yang Anda kenakan, maka Anda perlu tahu enam cara mudah untuk mengenakan syal agar terlihat bergaya. Berikut enam cara mengenakan syal yang mudah namun tetap terlihat lebih fashionable, seperti yang dikutip dari styletips101.

Square Gaya ini sangat populer dikenakan anak muda terutama anak band. Cara memakainya, buat lipatan segitiga dari syal yang berbentuk segiempat. Pasangkan syal yang telah berbentuk segitiga tersebut di dada dan leher, lalu silangkan kedua ujungnya ke kiri dan kanan leher tanpa diikat. Tucked In Untuk gaya ini sebaiknya kenakan syal berukuran besar. Lilitkan di sekitar leher sebanyak yang Anda bisa, lalu selipkan ujung syal di bagian dalam syal. Gaya Tucked In benar-benar membantu Anda menghangatkan leher di saat udara dingin. Boho chic Gaya Boho Chic merupakan gaya yang paling sering dikenakan untuk mendapatkan gaya bohemian. Caranya adalah kalungkan syal dari leher belakang ke depan, lalu tarik bagian syal yang satu ke sebelah kanan belakang dan ujung syal yang lainnya ke

sebelah kiri belakang.

Classic Style klasik ini sangat baik bila Anda mengenakan syal berbahan satin atau sutra. Sangat mudah digunakan, hanya dengan mengalungkan scraf dari belakang leher, lalu biarkan salah satu ujung ke belakang. Sederhana, elegan dan bergaya. Kenakan bersama sengan little black dress untuk mendapatkan tampilan klasik ala Audrey Hepburn dalam film ’Breakfast at Tiffany’s’.

Cerah Bikin Beda Jangan takut tampil beda dengan warnawarna cerah. Coba, deh pakai tunik warna umngu terang dengan aplikasi bordiran bunga. Stockings warna oranye tua bisa jadi pelengkap seru, tuh!

Aksesoris tas Scraf atau syal juga bisa digunakan sebagai aksesoris tas. Syal dapat diikat di salah satu gagang atau tali tas. Sangat cocok dipadukan dengan tas yang berpotongan simple dan polos untuk memberikan tampilan yang lebih seru dan fashionable. (eya)

Stoking itu Seksi

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

Tabrak Warna Cob a t e r a p k a n gaya tabrak motif dan warna. Pilih tunik warna biru tua bermotif halus dipadukan dengn syal warna hijau terang bermotif bunga. Stockings bermotif, tas warna cerah, dan sandal gladiator sebagai pelengkap. (cc)

Trik Langsing Mengenakan Sweater

Chic and Simple loose Syal gaya ini bisa dikenakan dengan menggunakan syal lebar dan berbahan tipis. Hanya dengan menempatkan syal di leher Anda dan biarkan kedua ujungnya berada di depan. Gaya syal ini memberikan volume pada bagian depan Anda, dan keuntungan lain dapat menutupi perut yang besar.

SIAPA bilang stoking hanya pelengkap busana? Stoking kini telah menjadi salah satu item wajib para fashionable tiap harinya.Malah, dari survei yang dilakukan di Inggris barubaru ini, 93 persen responden perempuannya mengakui stoking membuat mereka makin percaya diri dan makin seksi. Survei ini diikuti oleh sekitar 1000 perempuan dewasa, seperti yang dilansir dailymail. “Keindahan stoking adalah keglamoran yang tersembunyi, ini juga menambah daya tarik perempuan itu sendiri,” ungakp Charnos Hosiery John Roskalns, salah satu pimpinan dari brand ternama untuk stoking wanita di Eropa. (net)

Bermain Motif Tunik terlihat beda jika kaya akan motif. Padankan tunik bermotif dekoratif warna cerah dengan stockings. Tambahan aksesori dan tas senada bikin gaya terlihat maksimal. Inspirasi 70-an Coba ambil inspirasi dari gaya 70-an, deh. Kenakan tunik berbahan rajut dan tambahkan rompi sebagai luaran. Tinggal pilih kalung model tumpuk warna cerah, stocking warna senada dan flat shoes andalan.

FOTO-FOTO : NET

PALEMBANG, RP - Musim hujan seperti sekarang, baju hangat atau sweater merupakan salah satu item fesyen penting yang tak boleh ketinggalan. Tapi, jika tidak tepat memadupadankannya, bahan rajutan tebal itu bisa menyembunyikan lekuk tubuh dan membuatnya tampak lebih bervolume. Proporsi Salah satu cara mengenakan pakaian berlapis namun tetap terlihat kurus adalah dengan memperhatikan proporsi. Coba menyeimbangkan atasan yang tebal dengan bawahan bersiluet ramping seperti skinny jeans, legging, atau rok pensil. Sebaliknya, celana berpipa lebar atau rok mengembang adalah jenis bawahan yang harus dihindari. Ringan Sedangkan untuk sweater, cari versi yang panjangnya berada tepat di atas pinggul dan memeluk ringan di tubuh. Jangan terlalu ketat, tapi jangan pula terlalu longgar karena akan membuat tubuh terlihat lebih besar. Sabuk Cara jitu lainnya untuk mengenakan rajutan tebal adalah dengan berinvestasi ke dalam sepotong sweater coat. Umumnya, sweater coat memiliki buit-in cincher (semacam sabuk yang melingkari pinggang) yang memberikan definisi pada pinggang, dan menciptakan ilusi lekuk tubuh seperti jam pasir. Jika Anda merasa enggan mengorek tabungan untuk membeli sweater baru, tambahkan saja ikat pinggang pada sweater lama untuk membentuk kurva tubuh. (li)

klik...........www.radarpalembang.biz


politika olitika 13 p

RADAR PALEMBANG, SENIN 10 DESEMBER 2012 R

WBU: Saya Maju Demi Nama Besar Golkar Wasista Bambang Utoyo

CALON : Wasista Bamabang Utoyo (WBU) saat mengembalikan formulir, Jumat (7/12).

BANYUASIN, RP – Banyak calon yang mendaftarkan diri sebagai cabup dan cawabup Banyuasin periode 2013-2018 yang akan diusung Partai Golkar Banyuasin baik itu kader maupun di luar Golkar tentunya memberikan pengaruh positif untuk nama besar Golkar. Hal tersebut diungkapkan Wasista Bambang Utoyo (WBU) saat mengembalikan formulir, Jumat (7/12). Menurut WBU yang juga kader senior Golkar, majunya sebagai calon bukan sebagai rival antar kader karena Golkar merupakan partai yang terbuka bagi semua. “Banyaknya calon yang

mendaftar itu keuntungan besar buat nama Golkar sendiri, dan tidak boleh menghalangi caloncalon yang lain karena keputusan ada di DPP Partai Golkar.” Wasista yang diantarkan sejumlah tokoh Banyuasin mengembalikan formulir dan persyaratan lainnya diterima langsung oleh Ketua Tim Penjaringan Cabup-Cawabup DPD II Partai Golkar Banyuasin, H Agus Salam bersama tim pilkada. “Setiap calon pasrah termasuk saya, tidak ada yang berani intervensi ketika DPP Partai Golkar sudah mengeluarkan sepasang calon. Kalau calon tersebut tidak

setuju maka konsekuensinya harus keluar,” Ungkap WBU. Salah satu tokoh Pemuda Kabupaten Banyuasin, Cek Doni mengatakan Wasista sosok pemimpin yang tepat untuk didukung Partai Golkar. “Dia seorang yang berpengalaman sebab Ketua DPRD Sumsel dan kalau keputusan DPP tersebut mendukung WBU sebagai calon Bupati sangat wajar sekali,” terang Doni Timses wilayah daratan. “Selaku tim sukses WBU memberikan dukungan sepenuhnya dan siap memenangkannya dalam pilkada Banyuasin nanti.” (tri)

Rajas Mulai Deklarasi MUARA ENIM, RP – Pasangan Drs Rachman Djalili, MSi (incumbent Walikota Prabumulih)- Asri AG, SH, MM disebut pasangan Rajas resmi didukung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) mulai melakukan sosialisasi secara kepartaian. Ketua DPD PKS Kabupaten Muara Enim, Kuyung Rizal, SSos dihubungi melalui ponselnya, kemarin (9/12) mengatakan, deklarasi per dapil yang dijalankan tim partai pemenangan pasangan Rajas

ini sudah mulai bergulir. “Hari ini (kemarin, red), kita laksanakan deklarasi Dapil 2, dan ini akan bergulir terus ke dapil lainnya sampai menjelang deklarasi besar menjelang masa pendaftaran ke KPUD,” ungkap Kuyung. Dikatakan Ketua Fraksi PKS DPRD Muara Enim ini, rencananya pasangan Rajas akan mendaftarkan diri ke KPUD Muara Enim tanggal 17-19 Desember mendatang. Sebelum mendaftarkan diri, kata dia, pasangan Rajas akan dideklarasikan secara besar-besaran dengan

mengerahkan massa PKS, Hanura dan relawan sebelum pendaftaran tersebut. “Kalau melihat pengalaman dalam mengelola pemerintahan daerah Rajas paling berpengalaman dan teruji dibandingkan pasangan lainnya yang akan maju dalam Pemilukada Muara Enim 2013,” kata dia. Ditambahkannya, Rachman Djalili sendiri merupakan sosok pemimpin yang sudah 2 kali periode memimpin Kota Prabumulih dan keberhasilan pembangunan sudah dapat dirasakan masyarakat termasuk masyarakat Muara

Satu Calon Tak Datang PAGARALAM, RP - Proses pengundian nomor urut pasangan calon walikota dan wakil walikota Pagaralam 2013-2018 yang digelar di Balaikota Pagaralam, Sabtu (8/12) sempat tegang. Adanya protes ataupun saran yang lemparkan oleh pasangan calon mengenai pengambilan undian menjadi pemicu terjadinya ketegangan dalam pengundian nomor urut tersebut. Ketengan mulai mereda ketika Kapolres Pagaralam AKBP Abi Darrin menenangkan suasana, sehingga proses pengundian nomor urut bisa dilanjutkan dengan ketentuan yang sudah ditetapkan KPU yakni pengambilan nomor undian berdasarkan kedatangan masingmasing calon. Setelah dilakukan pen-

gundian nomor urut kesembilan pasangan calon walikota dan wakil walikota pagaralam melakukan penandatanganan ikrar siap menang dan siap kalah dengan disaksikan Walikota Pagaralam H Djazuli Kuris, Kapolres Pagaralam AKBP Abi Darrin, Perwira Penghubung Mayor Haryo, Ketua DPRD Kota Pagaralam Ruslan Abdul Gani, Ketua Panwaslu Firmansyah, tim sukses masing-masing calon dan undangan lainya.

Salah satu calon walikota yakni H Muktar Efendi tidak hadir dalam kesempatan tersebut, berdasarkan informasinya tidak hadirnya calon nomor tiga ini tanpa keterangan yang jelas. Sementara untuk pengambilan nomor urut diwalilnya yakni H Kusaimi Yatif. Ketua KPU Kota Pagaralam Ubaidillah Zuhri didampingi ketua Pokja pencalonan Junaidi mengatakan, tidak hadirnya salah satu calon walikota tidak mempengaruhi proses pengambilan nomor urut sehingga proses pengambilan nomor urut berjalan sebagaimana tahapan yang ada. “Memang ada satu calon yang tidak hadir yakni H Muktar Efendi, sejauh ini kita tidak mendapatkan informasi mengenai kenapa calon ini tidak hadir,” katanya. (rel)

No Urut Calon Kepala Daerah Pilkada Pagaralam Nomor 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Urut Pasangan H Suharindi SJ dan Hariadi Razak Hj Ida Fitriati dan Novirza H Muktar Efendi dan H Kusaimi Yatif Hj Rita Lismiati dan H Taba Iskandar H Sukadi Duaji dan Musridi Muis H A Fachri dan Dwikora Sastranegara H Arudji Kartawinata dan H Rasidi Burhanan H Sofyan Jamal dan Aplian Hj Septiana Zuraida dan H Bambang Hermanto

Julukan SH Ida-Nov Berita SDM Fachri-Sastra Arras Sopan A-Bang Sumber : KPU Pagarakam

Enim seperti daerah Kecamatan Gelumbang, Lubai, Rambang, Talang ubi, dan Penukal Abab. Sementara sosok Asri AG, sambung dia, dikenal sangat berpengalaman dalam dunia birokrasi, dan di Kabupaten Muara Enim beliau dikenal sebagai birokrat yang bersih dan berani. “Pasangan Rajas ini merupakan pasangan terbaik untuk memimpin Kabupaten Muara Enim ke depan. Koalisi rakyatlah yang akan memenangkan pasangan ini pada Pilkada Muara Enim mendatang,” papar Kuyung. (yan)

Kuyung Rizal, SSos

Wako Langsung Bertemu Calon PAGARALAM, RP – Demi menciptakan komitmen serta pelaksanaan pemilihan umum Kepala daerah (Pemilukda) kota Pagaralam yang berjalan aman, damai dan sukses, Walikota Pagaralam Drs H Djazuli Kuris MM, melakukan pertemuan dengan 9 pasangan calon Walikota dan Wakil walikota yang akan bersaing pada 23 Januari 2013 mendatang. Sabtu (8/12), pukul 11.00 WIB, hanya pasangan calon Walikota H Muktar Efendi dan calon Wakil Walikota H Kusaimi Yatif tidak hadir. Walikota Pagaralam Drs H Djazuli Kuris MM mengatakan, bertujuan untuk secara bersama-sama membangun

komitmen dalam menciptakan pemilukada yang damai, aman dan jujur. ”Kita berharap dengan pertemuan ini, akan tercipta hubungan tali silaturahmi anatara sesama calon, sehingga nantinya pelaksanaan pilkada akan berjan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” katanya. Calon Walikota Pagaralam Drs H A Fachri mengatakan, sangat mendukung apa yang menjadi harapan dan himbaun dari Walikota Pagaralam ini. Untuk itu mari semua kontestan Pilkada untuk selalu menjaga stabilitas di masingmasing pendukung, sehingga tidak terjadi gesekan yang berpotensi memicu terjadinya komplek. (rel)

5 Calon Ambil Formulir PPP Sebanyak 3 balon gubenur dan 2 balon wakil gubernur Sumsel yang telah mengambil formulir di DPW PPP Sumsel, hingga batas akhir Minggu (9/12). Terakhir, di sekretariat DPW PPP Sumsel jalan Kol H Burlian KM 7 Palembang, pukul 13.00 Wib, Maphilinda Syahrial Oesman (MSO) bersama anggota ibu-ibu dari Rumah Singgah mendatang kantor DPW untuk mengembalikan formulir PALEMBANG, RP – Isa Ansori, ketua panitia penjaringan cagub-cawagub DPW PPP Sumsel mengatakan, ketiga balon cagub yang telah mengambil formulir beberapa waktu lalu akan mengembalikan formulir pada hari ini (kemarin), sudah ada konfirmasi yang akan mengembalikan formulir Herman Deru (HD) Eddy Santana Putra (ESP), dan Alex Noerdin. Menurut Isa, Mekanisme dalam menentukan calon yang diusung, nanti dari yang mendaftar itu akan dibawa pada rapat pengurus harian DPW PPP Sumsel untuk dipilih dua bakal calon

gubernur dan dua bakal calon wakil gubernur. “Dua pasangan balon yang akan kami rekomendasikan ke DPW, setelah itu diserahkan ke DPP PPP untuk ditentukan siapa yang akan dicalonkan, jadi yang menentukannya Dewan Pimpinan Pusat partai,”jelasnya “Mengembalikan formulir cawagub, 5 item persyaratan yang diajukan oleh pihak DPW PPP sudah diisi semua, untuk pasangan dengan siapa diformulir tersebut tidak ada,”kata MSO yang ditemui, kemarin (9/12). MSO terus melakukan lobi politik dengan parpol demi memuluskan langkahnya untuk maju sebagai balon cawagub. Meskipun, MSO masih menutupi partai mana yang akan mendukung atau mengusungnya pada pemilukada gubernur Sumsel pada 7 Juni 2013 mendatang. “Nanti la urusan partai, namun jika ada parpol lain yang membuka pendafataran akan saya ambil juga, termasuk mungkin juga Golkar, Demokrat dan lainnya, inikan diperbolehkan,”katanya. (zar)

FOTO : SALAMUN/RADAR PALEMBANG

JABAT TANGAN : Maphilinda Syahrial Oesman (kanan) berjabat tangan dengan pengurus DPW PPP ketika mengembalikan formulir ke DPW PPP di jalan Kol H Burlian KM 7 Palembang, kemarin (9/12).

Kegaduhan Politik Hambat Ekonomi PA L E M B A N G , R P – Kondisi laju pertumbuhan perekonomian Indonesia yang dinilai semakin membaik harus terhambat akibat adanya kegaduhan politik yang menguras energi. Berbagai konflik antar lembaga politik sangat menguras energi dan cenderung berbau politisasi. Demikian disampaikan A Yani Asuki, staf khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), saat melakukan diskusi bedah buku berjudul Memimpin di Daerah ‘Politik Gaduh’ karya Zaenal A Budiyono di Aula Pasca Sarjana IAIN Raden Fatal Palembang, Sabtu (8/12). “Pada era Reformasi saat ini,

kekuasaan politik tak lagi berpusat di eksekutif seperti orde baru.” Akibatnya, semua pihak merasa memiliki ‘hak mengatur negara’ dan ingin eksis guna menunjukkan kekuatannya. Adanya iklim kebebasan sekarang ini, parade eksistensi tersebut justru mengarah pada show of power dan kurang mengabaikan pentingnya soliditas. “Harusnya semua pihak sadar bahwa tujuan utama reformasi adalah memperkuat sendi-sendi kebangsaan dan keberpihakan kepada rakyat,”jelasnya. Ia menambahkan, reformasi jangan hanya dilihat sebagai perubahan, tetapi juga adanya perubahan dan keberlangsungan

Hasil Tes Kesehatan Diumumkan Januari Pilkada Prabumulih PALEMBANG, RP – Tujuh pasangan calon walikota (wako) dan wakil walikota (wawako) Prabumulih periode 2013-2018 menjalani tes kesehatan di Rumah Sakit Dr Mohammad Hoesin (RSMH), kemarin (8/12). Calon yang melakukan tes kesehatan, yakni Hanan ZulkarnainHartono Hamid, Ridho Yahya-Andriansyah Fikri, Yuri Gagarin-Suspita, HM Zulfan-Ahmad Palo, HerawatiErwansyah, Kesuma Irawan-Ahmad Daswan dan Hidayatullah-Abi Samran. KPUD Prabumulih melalui Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan, Zonial Pajri Djak Umar SH mengatakan, hasil tes medis ke tujuh pasangan diterima sekitar dua minggu lagi.

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

Kita berharap setelah momentum ini (hari antikorupsi) aparat penegak hukum seperti KPK, Polri dan Kejaksaan menunjukkan kepada publik perbaikan apa yang akan dilakukan untuk setahun ke depan. Sebab, 2013 nanti anggaran Polri dan Kejaksaan sudah makin sama anggarannya dengan KPK. Oleh karenanya prestasinya harus bisa mendekati KPK.” Ketua Komisi III DPR, Gede Pasek Suardika, Minggu (9/12).

”Setelah hasil medis dari RSMH ini, KPUD akan melakukan verifikasi. Lalu, 12 Januari 2013, KPUD akan menetapkan calon wako dan wawako yang berhak mengikuti pilkada. Langsung dilakukan pengundian nomor urut pasangan calon wakowawako,”ungkapnya Pemilukada Prabumulih akan dihelat 5 Maret 2013. ”Kalau sudah maju, harus optimis. Tentunya warga harus memilih pemimpin yang amanah,” kata Hanan Zulkarnain, di sela pemeriksaan. Sementara itu, Suspita balon cawako mengaku yakin dapat melewati tes kesehatan yang dilakukan oleh KPU, salah satu persyaratan untuk dapat lulus menjadi calon. ”Kami sudah biasa check up dan memiliki rekan jejak medis yang bagus,”pungkasnya. (zar/rd8)

sekaligus. Zaenal A Budiyono mengatakan, sulit mencari alasan paling tepat jelaskan dunia politik kita sangat gaduh seperti sekarang ini. “Dalam teori politik, konflik tajam antar kelompok politik terjadi bila pemerintah gagal menjalankan tujuan pembangunan atau negara tengah berada pada krisis.” “Sementara yang terjadi di Indonesia sejauh ini pada posisi yang cukup baik dan stabil,” bebernya. Zainal mencontohkan, anggaran pendidikan hanya sekitar 3,8 persen dari APBN atau Rp 13,6 triliun pada tahun 2009 jumlah tersebut meningkat hingga 6 kali lipat menjadi

20 persen dari APBN, dengan nilai Rp 207,41 triliun dan nilai itu di pertahankan hingga 2012 hingga di trennya 2012 anggaran itupun menjadi Rp 286,9 triliun. Selain itu, anggaran pendidikan pun meningkat tajam jika tahun 2004 alokasinya sekitar Rp 5,8 triliun maka jumlah ini meningkat hingga 4 kali lipat pada tahun 2009, menjadi sekitar Rp 20,3 triliun. Komitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi rakyat miskin hingga 2012 anggaran itu menembus Rp 29,915 triliun. “Sesuatu yang dimasa lalu dianggap mustahil,” pungkasnya. (zar)

Buka Lowongan Seleksi PPK-PPS MARTAPURA, RP - Sesuai jadwal, langkah awal tahapan Pemilukada Gubernur (Pilgub) Sumsel dimulai dengan pembentukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Petugas Pemungutan Suara (PPS). Untuk di Kabupaten OKU Timur (OKUT) sendiri pendaftaran seleksi PPK dan PPS sudah dibuka sejak Rabu (5/12). Terkait dengan seleksi PPK dan PPS tersebut, KPUD OKU Timur menjamin akan melakukan seleksi sesuai aturan dan tidak akan melakukan permainan. Hal ini ditegaskan Ketua KPUD OKU Timur, Leo Budi Rahmadi didampingi Divisi Teknis Penyelenggaraan, Eko Purniawan. Menurut Eko, pihaknya tidak akan menerima rekomendasi dari pihak manapun terkait seleksi PPK maupun PPS. “Seleksi mulai dari pendaftaran, pemeriksaan syarat administrasi hingga wawancara calon PPK-PPS akan kita lakukan secara terbuka dan setiap elemen masyarakat bisa mengawasinya. Dengan demikian kita menjamin seleksi

penerimaan PPK dan PPS benar-benar bersih,” ujar Eko. Untuk pembukaan pendaftaran sendiri lanjut Eko, pihaknya sudah menyebar surat edaran yang disampaikan ke setiap kecamatan yang ada. “Dari sini, kita juga akan menginformasikan semua hasil seleksi PPK dan PPS dari semua tahapan,” ungkapnya. Terkait jumlah PPK dan PPS yang dibutuhkan sesuai tugas dan fungsi kata Eko, untuk PPK sebanyak lima orang dan PPS tiga orang. Persyaratan diantaranya minimal berumur 25 tahun dengan pendidikan minimal SMA sederajat, tidak menjadi anggota parpol, tim sukses dan panwaslu dan pemantau pemilu. “Calon anggota PPK juga terlebih dulu harus mengikuti administrasi, kemudian tes wawancara. Sementara untuk Kepala Desa (Kades) dan Sekretariat Desa (Sekdes) tidak boleh menjadi anggota PPK dan PPS. Ini sesuai dengan surat edaran KPU Sumsel No 187/KPU.Prov.006/XI/2012,” pungkaasnya. (awa)

klik...........www.radarpalembang.biz


TIM KREASI: Penanggung jawab: Asih Wahyu Rini, Koordinator: Junaidi Wijaya,Nova Shinta,

RADAR PALEMBANG

www.kreasi-rp.com ww ww.k .kre r as a i-rpp.co com co m SENIN 10 DESEMBER 2012

Kualitas Sarjana

Terancam

233 Prodi PT Illegal

JUMLAH Program Studi (prodi) di Sumsel trekategori illegal alias non akreditasi cukup mencengangkan. Bakal ada ribuan lulusan Sarjana tidak sah dan terancam sia-sia. Dewan Pendidikan mencatat Ada 138 Prodi yang tersebar di sejumlah PT di 355 PT. Sementara Kopertis mencatat hingga 233 Prodi belum mendapatkan pengakuan sah secara layak berupa akreditasi. Angka yang luar biasa ini harus segera disikapi jika para lulusan PT tersebut mau diakui. Hal tersebut diungkapkan Ketua Dewan Pendidikan Propinsi Prof Sirozi Sumatera Selatan ketika dibincangi di Hotel Swarna Dwipa beberapa waktu lalu. Jumlah itu sudah kelewat banyak. Karena melihat peraturan terdahulu syarat untuk mendirikan prodi hanyalah siapa yang memiliki kemampuan. Namun semenjak tahun 2005 untuk membuka prodi harus mempunyai syarat

Aidil : Kurikulum 2013 Belum Jelas Arahnya

khusus dimana wajib memiliki 6 orang sarjana magister (S2), yang sesuai dengan bidang studinya. “Karena akan sangat percuma bagi mahasiswa yang berkuliah di perguruan tinggi tanpa akreditas prodinya, mengingat daya daya tampung seluruh perguruan tinggi di Sumsel dari data tahun 2012 hanya sekitar 19 ribu orang, hal ini tak sebanding dengan lulusan SMA yang ada sebanyak 86 ribu,”tuturnya. “ Lulusan SMA itu ada 86 ribu orang jadi ini tidak sebanding dengan daya tampung yang ada, nah dari hal ini timbul pertanyaan bagaimana menambah perguruan Tinggi dan menambah program studi, inilah yang masih menjadi kendala,” ujarnya. Sirozi menuturkan akan sangat mengkhawatirkan bila ada mahasiswa yang mengenyam pendididkan tinggi di prodi yang belum terakreditasi ini akan menjadi beban untuk masa depan setelah mereka

lulus. “Kalau prodinya saja tidak terakreditasi lalu anak-anak kita kuliah di sana dan lulus ini tidak akan bisa apa-apa, Sekarang ini jangankan untuk kerja di perusahan untuk jadi PNS pun harus terakreditasi,” tuturnya. Tidak hanya mengalami kendala dalam kekurangan daya tampung dan prodi yang tak akreditasi di perguruan tinggi saja. Saat ini APK (Angka Partisipasi Kasar ) di Sumsel masih sangat rendah di bawah 20 persen, yang jauh tertinggal dari negara-negara tetangga seperti malaysia 25 persen dan singapura 45 persen. “Oleh karena itu di tahun 2015 presiden mengharapkan APK di Indonesia dapat meningkat lebih dari 30 persen. Namun hal ini menjadi dilema bagi pemerintah secara nasional, di satu pihak kita dituntut untuk menaikan APK, sedangkan untuk membuka prodi baru tidak boleh,karena masalahnya masih banyak prodi yang belum

terakreditasi,”ungkapnya. Ko r d i n a t o r KO P E R T I S wilayah II melalui Kepala bagian ADM Akademik Wilayah II, Dedi Kusmayadi kepada Radar Palembang mengatakan untuk di wilayah Kopertis II terdapat 233 program study yang belum terakreditasi. “ Jumlah itu untuk Kopertis II, kalau untuk Sumsel sendiri ada 138 Prodi yang belum terakreditasi, dari 102 perguruan tinggi yang

ada,” ujar Dedi. Lebih lanjut Dedi mengatakan dari 275 Program studi yang sudah terakreditasi di Perguruan Tinggi di Sumsel, parahnya lagi belum ada yang terakreditasi A (Swasta-red). “Dari 217 Prodi yang terakreditasi itu rata-rata akreditasinya C, tapi ada juga yang B, namun untuk akreditasi A itu rasanya memang sulit,”pungkasnya (udi)

RENCANA penerapan kurikulum baru 2013 oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terus menyisakan sejumlah tanda tanya besar para praktisi pendidikan. Tak terkecuali ketua YPLP PGRI sekaligus anggota DPD RI Aidil Fitrisyah yang nyata mengatakan arahnya belum jelas. Apalagi hari ini, belum ada jejak rekam jelas, perkembangan perbandingan pendidikan di lokal dan di luar negeri, untuk mengetahui lebih jelas, siapa yang butuh evaluasi besar-besara, kualitas guru atau kurikulumnya. Menurut Aidil, pemerintah harus jeli dan jelas dalam rencana penetapan dan pelaksanaan kurikulum baru nantinya. Jikalau nanti ada perubahan kurikulum, yang harus diyakini mampu mencapai

kualitas anak bangsa yang lebih baik, maka ini akan menemui beberapa akibat. Rentetanta menurutnya sangat panjang. Dimana seluruh guru perlu melakukan review ulang penyesuaian diri dengan kurikulum baru tersebut. Dengan begitu, anak didik akan mengalami masa transisi yang memakan waktu cukup lama. “Inilah yang harus kita fikirkan sama-sama,”ungkapnya. “Kalau pemerintah ingin menetapkan kurikulum baru atau mensejajarkan kurikulum maka haruslah jelas tentang kurikulum seperti apa yang ingin dicapai, estimate apa yang akan didapat dan langkah bagaimana yang akan ditempuh dan itu tidak segampang yang kita lihat karena kurikulum lama ini masih berlaku dan pasti ada proses peralihan,”

imbuhnya. Namun kenyataanya, yang berkembang di publik ini, banyaknya pemikiran, masukan baru agar peraturan baru ini nantinya dapat dipertanggungjawabkan menjadi lebih baik kedepanya. Pemerintah hendaknya jangan hanya menggelar uji publik tapi konsep yang ada pada mereka (Pemerintah-red) tetap mereka jalankan. “Saya berharap pemerintah ini mau mendengarkan pendapat pengamat pendidikan Indonesia. Terkait uji publik yang dilakukan, ini bagus dan harus bisa dibuktikan, jangan hanya sekedar uji publik saja. Apa yang didapat harus benar-benar dipertimbangkan dan hasilnya harus baik, bukan hanya sekedar untuk melewati prosedur saja,”tukasnya.

Disinggung masalah perbaikan dunia pendidikan saat ini, Aidil mengatakan bahwa perlu diadakan evaluasi sampai beberapa jauh proses belajar mengajar dalam mutu pendidikan agar anak-anak di Indonesia ini sejajar dengan mutu pendidikan di dunia. “Misalnya saja ada negara luar yang membutuhkan tenaga keperawatan, atau tenaga pendidik lainnya yang pada saat di tes kita tidak lulus. Maka dari itu perlu diadakan evaluasi jejeak rekam, dimana letak kekurangan dalam pendidikan saat ini, apakah guru yang kurang mendukung, apakah kurikulumnya, oleh sebab itu mutu dan guru ini terus kita perbaiki dan mengevaluasi tentang sektor mana saja yang harus diperbaiki tersebut,”tutupnya. (udi)

Rumah Limas

Bawa Polsri Juara

Setelah sebelumnya sukses menjadi Juara Umum dalam ajang Porseni Poltek se-Indonesia, kini Polsri kembali mencatat prestasi dengan meraih juara pada dua kategori sekaligus dalam Kontes Bangunan Gedung Indonesia (KBGI) ke-4 di Surabaya. Rumah Limas menjadi kebudayaan yang dibawa Polsri dalam ajang nasional ini. Dengan Kontruksi Sunduk Pasak yang diikut sertakan dalam lomba meraih kemenangan untuk dua kategori langsung, yakni Kategori Inovasi dalam rancang bangun dan kategori metode pelaksanaan. “Budaya Palembang yang kita angkat itu berhasil memenangkan dua kategori dari lima kategori yang dilombakan, dan tentunya kami sangat bangga sekaligus membawa nama Polsri tercatat dalam prestasi nasional dan mengangkat kebudayaan Sumsel,” kata Pembantu Direktur III Polsri, Irawan Rusnadi. Tidak mudah memang, Irawan menuturkan persaingan dan perjuangan yang dilakukan tim nya sangat sulit. Tim yang beranggotakan Arief Kunto Adi Yuwono, Ahmad Yusuf, Mutiara Fitri Wahyuningrum itu sejak awal harus mengikuti seleksi yang ketat dari 33 proposal Perguruan Tinggi (PT) lainnya. “Di tahap awal hanya 9 PT yang lulus, dan Polsri menjadi salah satu PT dari luar Pulau Jawa yang lulus. Makanya kita bangga sekali akhirnya anak-anak didik kita bisa mengantar Polsri masuk final,” jelasnya. Gelaran KBGI berlangsung selama dua hari pada tanggal 1-2 Desember lalu di Surabaya. Ajang tahunan tersebut terkenal bergengsi karena melombakan berbagai bangunan terbaik. Di tahun ini ajang KBGI mengambil tema Rumah Kayu Bertingkat Inovatif dan tahan Gempa. “Makanya sangat pas sekali dengan rumah adat kita dan ternyata Alhamdulillah menang,” sambungnya. Dengan keberhasilan ini Irawan Rusnadi berharap dapat memberikan motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk mencatatkan prestasi serupa. Secara tidak langsung dia juga berharap kemenangan ini akan mengangkat budaya pariwisata Palembang di level Nasional. Sementara itu Humas Polsri, Edi Aswan mengatakan Team Segentar Alam yang berhasil mencatat prestasi ini patut dicontoh mahasiswa lainnya. Dengan prestasi, mahasiswa lain terpecut untuk lebih giat belajar dan mencatat prestasi si lomba-lomba serupa. “Prestasi mereka patut diapresiasi, kita akan terus support kegiatan seperti ini karena ini juga membawa kebanggan tersendiri bagi mahasiswa dan Polsri,” terangnya Selain Polsri, tiga kategori lainnya berhasil dimenangkan oleh universitas lainnya. Masing-masing kategori Kinerja Struktural diraih Universitas Gunadarma, kategori Kesesuaian Implementasi terhadap rancangan Universitas Negeri Yogyakarta, dan kategori Estetika/ keindahan diraih Politeknik Negeri Jakarta. (sta)

Dana Pendidikan

RSBI Liar

J

UMLAH dana riil untuk masuk ke sekolah RSBI (Rintisan Sekolah Berstandar Internasional) sampai hari ini masih liar. Selain setiap sekolah RSBI menerapkan standart masing-masing tanpa acuan jelas, jumlah masyarakat menengah ke bawah semakin sulit menjangkau fasilitas RSBI lantaran selalu terkesan mahal. Hal inilah yang menjadi pembahasan Dewan Pendidikan (Wandik) Sumatera Selatan (Sumsel). Biaya pendidikan RSBI yang kian membengkak seakan membatasi siswa untuk mengenyam pendidikan berstandar internasional. Diungkapkan Sirozi, Ketua Dewan Pendidikan Sumsel, pihaknya sering mendengarkan keluhan dari masyarakat bahwa besarnya biaya pendidikan RSBI sangat membebani wali murid. “Dominan RSBI di Sumsel termasuk Palembang menetapkan biaya pendidikan dengan dana yang sangat besar. Sehingga para wali murid yang berasal dari kalangan menengah kebawah tidak bisa membiayai anaknya untuk bersekolah di RSBI. Padahal berdasarkan akademik, mereka cerdas dan berprestasi,” ulasnya kepada Radar Palembang, beberapa waktu lalu.

Kondisi inipun menjadi topik pembicaraan mereka dan akan diusut tuntas ke tingkat Dinas Pendidikan (Diknas) Sumsel. Pihaknya juga mengharapkan Diknas bisa melakukan koordinasi terhadap patokan pembiayaan pendidikan RSBI. Ia mengatakan bahwa Kepala Sekolah (Kepsek) dan Komite Sekolah di RSBI juga jangan semena-mena mematok biaya pendidikan yang melambung tinggi. “Jangan seolaholah sekolahnya sudah mendapatkan predikat RSBI dan menjadi sekolah favorit, pihak sekolah bisa seenaknya mematok biaya pendidikan dengan jumlah yang tidak relevan,” lanjutnya. Kendati kebutuhan pendidikan RSBI lebih besar dari sekolah umum lainnya, namun biaya pendidikannya juga harus disesuaikan dengan kebutuhan di sekolah. Tidak hanya itu saja, minimal 20 persen kuota siswa RSBI harus berasal dari keluarga menengah kebawah. Dimana, siswa tersebut harus diberikan keringanan biaya pendidikan. “RSBI tidak hanya untuk siswa dari kalangan mampu saja, tapi masih banyak siswa dari keluarga kurang mampu pantas mendapatkan pendidikan di RSBI,” tukasnya. Jadi pihaknya menegas-

Inspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

kan, jangan karena biaya pendidikan yang mahal menghalangi siswa untuk mendapatkan pendidikan yang pantas dan sesuai dengan prestasi yang dimilikinya. Drs. Nursyamsu Alamsyah, Kasi Kurikulum dan Sistem Pengujian Disdikpora Kota Palembang menjelaskan, RSBI bukan hanya mematok dana pendidikan secara asal saja tetapi lebih didasarkan pada jumlah kebutuhan sekolah dan siswa itu sendiri. “Di dalam sekolah itu juga kan nantinya ada program-program beasiswa yang diberikan kepada siswa seperti beasiswa siswa tidak mampu dan berprestasi. Sehingga siswa tidak begitu diberatkan tentunya, jika memang ditemukan sekolah yang ketahuan mematok dana pendidikan dengan tinggi maka akan ditangani serius,” urainya. Disinggung mengenai batas status RSBI, pihaknya mengaku masih belum bisa menentukan status RSBI hingga kapan akan disandang sekolah tersebut. “Masih ada RSBI yang sedang dalam tahap pemenuhan syarat RSBI, dan RSBI yang selama prosesnya tetap menjaga status RSBI dengan baik hingga sekarang maka penilaian sekolah tersebut lebih baik lagi,” pungkasnya. (sta)

Yuk Menari

SISWA/I TK Islam Terpadu (IT) Harapan Mulia, khususnya Kelompok Bermain (KB) terlihat terlatih dalam melenggaklenggokkan badannya, ya mereka sangat gemar menari seperti yang terlihat saat mengisi sebuah lomba mewarnai kemarin. Tiga siswa KB Harapan Mulia sangat antusias menari dihadapan banyak orang. “Bukan hal mudah mengajari anakanak kecil ini menari, butuh

keseriusan dan kesabaran khususnya untuk anak KB,” kata Ir Hj Umi Rosidah Msi, Kepala TKIT Harapan Mulia melalui Yani, Pelatih Tari. Karena masih kecil, sambung Yani lagi mereka lemah saat menghafal gerakan-gerakan yang telah diberikan dan diajarkan, apalagi mengingat blocking dan nada lagunya. Di sekolah, biasanya akan didampingi oleh beberapa guru untuk melatih mereka.

“Ada sanggar tari di KB Harapan Mulia ini, karena itu kita rutin sekali mengajari siswa menari. Tari daerah juga kami fokuskan sekalian mereka belajar, meski usianya masih kecil, apalagi kalau harus menjaga mood dengan jadwal yang padat,” paparnya. Namun tidak ada paksaan, selama ini anak-anak sangat senang dengan menari. Selain itu, kami pun total dalam menjaga penampilan mereka

caranya dengan menggunakan kostum seragam dan lucu-lucu serta pakaian adat daerah. “Ini yang terkadang membuat mereka semakin bersemangat. Sekitar 160 anak KB memang didukung fasilitas yang menunjang kegiatannya, salah satunya ya seperti menari ini. Tak hanya menari, disini juga punya ekskul lainnya yakni taman pengajian alquran serta mewarnai,” pungkasnya. (sta)

klik...........www.radarpalembang.biz


15 sambungan

RADAR PALEMBANG, SENIN 10 DESEMBER 2012

Marquez Kanvaskan Pacquiao LAS VEGAS, RP - Juan Manuel Marquez akhirnya bisa mengalahkan Manny ‘Pacman’ Pacquiao. Di duel edisi keempat kedua petinju, dalam pertarungan non-gelar kelas welter, Marquez meng-KO Pacquiao di ronde enam. Di tiga pertemuan sebelumnya, keduanya selalu terlibat duel sengit dengan rekor kemenangan sendiri saat itu masih jadi milik Pacman dengan dua kemenangan, sedangkan satu laga lagi berakhir draw. Salah satu kemenangan Pacman terjadi dalam pertemuan sebelumnya, di mana ia dinyatakan menang angka secara kontroversial. Nuansa sengit kemudian ikut mewarnai duel edisi keempat

di MGM Grand Arena, Minggu (9/12/2012) siang WIB, dengab kedua petinju saling jual-beli pukulan di ronde-ronde awal meski Pacquiao terlihat masih sedikit lebih unggul dibandingkan Marquez. Di ronde ketiga, Pacquiao yang terus menekan sempat dijatuhkan Marquez dan mendapat hitungan. Setelah Pacquiao berdiri lagi, Marquez terus berusaha menebar pukulan ke tubuhnya. Gantian Marquez yang sempat mendapat hitungan dari wasit pada ronde lima, kendati ia juga masih bisa meneruskan pertandingan. Duel kian memanas, dengan Pacquiao terus berusaha memojok-

kan Marquez sampai ronder itu berakhir. Di akhir ronde keenam, Pacquiao tanpa ampun terjatuh setelah dagunya terkena hantaman keras tinju kanan Marquez dari jarak dekat. Pacquiao mencium kanvas, langsung dikerubungi tim medis, dan Marquez dinyatakan menang KO pada menit 2:59 ronde enam. Hasil itu membuat catatan tanding Marquez, kini 39 tahun, menjadi 55 kali menang (40 KO), 6 kali kalah, dan 1 kali imbang. Sedangkan Pacquiao yang berusia 33 tahun kini memiliki catatan 54 kali menang (38 KO), 5 kali kalah (3 KO), dan 2 kali imbang.( krs / krs )

Bertanda Ada Pesta FOTO : SALAMUN/RADAR PALEMBANG

ANTRI: Kapal-kapal pengangkut penumpang berjejer rapi di Dermaga Benteng Kuto (BKB) Palembang antri menunggu penumpang yang mau diangkut.

Jalintim Berlobang-lobang INDERALAYA,RP– Pengguna Jalan Lintas Timur (Jalintim) mulai resah pasalnya, banyak titik lobang disepanjang Jalintim Bahkan titik lubang Jalintim semakin hari semakin meluas dan kerap menimbulkan kecelakaan tunggal. BERDASARKAN Pantauan dilapangan, titik-titik Jalintim OI yang berlubang berada di Kecamatan Inderalaya Selatan, Desa Talang Balai hingga di pusat Kecamatan Tanjung Raja dan Desa Sungai Pinang, Kecamatan Sungai Pinang.

Lubang Jalintim OI awalnya hanya kedalaman 20centimeter dengan lebar 100centimeter, namun kini kembali meluas. Menurut penuturan warga setempat kalau Jalintim OI, tepatnya di Kecamatan Tanjung Raja dan Sungai Pinang baru satu bulan diperbaiki. Tapi cepat sekali jalan itu rusak. “Lubang jalan semakin parah berada di dekat Pasar Tanjung Raja. Kami juga heran mengapa jalintim OI cepat sekali rusak. Padahal baru satu bulan diaspal. Memang banyak lalu lalang kendaraan bertonase berat melintasi jalan ini, tapi kan tidak secepat ini rusaknya,”ujar Yanto, warga Kecamatan Tanjung Raja OI. Diakuinya, akibat jalan berlubang itu sering sekali menimbulkan kecelakaan tunggal, terutama dialami pengendara sepeda motor. Dua pekan lalu, pengendara sepeda motor terbalik di Tanjung Raja lantaran menghindari lubang

menganga. Dia juga mempertanyakan fungsi Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pekerjaan Umum (PU) Jalan dan Jembatan yang berada di dekat jembatan Tanjung Raja OI. Keberadaan UPTD jalan dan jembatan tersebut dinilai tidak efektif dalam mengawasi kondisi jalintim OI. “Setahu saya kantor UPTD jalan dan jembatan itu jarang sekali dibuka. Wajar saja jika pengawasan terhadap kondisi jalintim agak minim sehingga lubang Jalintim dibiarkan terbengkalai,”terangnya. Sementara itu, Ketua LSM Putra Bangsa Mandiri OI, Suyadi sangat menyayangkan pernyataan Kepala Dinas PU Bina Marga Sumsel Hery Amalindo disejumlah media massa yang menyebutkan kalau kerusakan Jalintim OI menjadi tanggungjawab kabupaten. “Kita tahu sendiri kalau Jalintim OI merupakan jalan negara yang

dikerjakan oleh PUBM Provinsi Sumsel. Justru pernyataan itu seolah-olah mengadu domba kabupaten dengan masyarakat. Padahal Jalintim OI menjadi tanggung jawab provinsi,”jelasnya. Dia hanya berharap PUBM Provinsi Sumsel dapat segera menindaklanjuti keluhan warga maupun pengendara terkait adanya kerusakan jalan di sejumlah titik sepanjang Jalintim OI. Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas PUBM OI, Muhsin sebelumnya mengatakan kalau pengerjaan perbaikan jalan ataupun pengasplan sepanjang Jalintim merupakan kewenangan dari PUBM Provinsi. “Itu bukan proyek dari PUBM OI. Pengerjaan perbaikan jalan sepanjang Jalintim merupakan proyek dari PUBM Provinsi dan sepatutnya provinsi yang memperbaikinya. Soal pernyataan Kadis PUBM Sumsel, kami memakluminya,” pungkasnya. (rom)

Polda Sita Aset PT TBL BANYUASIN, RP - Geram dengan kegiatan nekat pelaksana galian C di wilayah Kecamatan Talang Kelapa dan Rambutan Banyuasin, akhirnya Kadis Pertambangan dan Energi Pemkab Banyuasin bekerjasama dengan jajaran Polda Sumsel melakukan tindakan tegas tanpa pandang

bulu. Dalam tindakan tersebut berhasil menyita 3 unit Eksapator dan 2 unit Dam Truk yang sedang beraktipitas diwilayah Kecamatan Talang Kelapa. Kasi Pengusahaan dan pengawasan yang juga Ketua Tim dari Distamben pada saat razia Susi Suryadi Mengatakan atas lapo-

ran masyarakat dan juga jajaran Polda Sumsel yang dikomandoi oleh Kanitrekumsum I Tito berhasil menyita Aset Pt, Tunas Baru Lampung.“Memang kami tidak memberitahu kepada siapa-siapa, karena takut bocor lagi, sebab sudah berapa kali setiap kami akan melakukan penangkapan pelaku

penggalian C itu selalu bocor, maka setiap kali akan melakukan aktipitas kami selalu gagal.”Ungkapnya. Tambahnya juga setelah pihaknya bekerja sama dengan jajaran polda Sumsel, akhirnya dapat membuahkan hasil termasuk 9 orang yang terduga sebagai tersangka langsung diamankan ke Mapolda Sumsel. (tri)

PALEMBANG, RP - Alat musik tiup dari China berupa terompet yang dikalangan warga keturunan Tionghoa dikenal dengan Suona dimana memiliki peranan penting dalam setiap ritual sembahyang yang biasa dilakukan di kelenteng-kelenteng terlebih pada saat ritual sembahyang HUT Dewa. Suona yang dimainkan secara solo ini menggeluarkan bunyi yang bervariasi dari suara yang sangat keras dan mendalam sehinga saat cocok untuk menggambarkan emosi kegembiraan dan kesedihan. Namun bunyi yang dikeluarkan tergantung pada cara peniupan dimana sering digunakan sebagai instrument pendamping pada saat pemimpin ritual sembahyang melukakan pembacaan doa-doa. Peranan dari pemain souna ini terbilang cukup langka dimana tidak sembarangan orang dalam

Pada saat ritual keagamaan di kelenteng-kelenteng, alat musik ini dimainkan pada saat pemimpin ritual sembahyang membacakan doa-doa di mana alat musik ini ditiupkan sambil mengiringi iman tersebut membaca doa-doa. Hal yang utama dalam memainkan alat musik ini pada saat ritual sembahyang yakni nada dan nafas yang panjang. “Harus bisa tahu nada yang dikeluarkan serta nafas yang panjang saat mengiringi pemimpin ritual sembahyang,”katanya Tjik Harun SE MH Humas Tridharma Komda Sumsel I mengungkapkan peranan alat musik tersebut pada saat ritual sembahyang memiliki makna senidir namun sejauh mana peranan dari alat musik tersebut tidak tahu pasti karena ada atau tidaknya alat musik tersebut pelaksanaan ritual sembahyang tetap dilakukan.(ben)

Perumahan Warga Terendam BANYUASIN, RP - Hujan terus mengguyur lebih 6 jam Sabtu (8/12) dikawasan Perumnas Azhar Poligon Kenten Kecamatan Talang Kelapa membuat wilayah tersebut menjadi terendam banjir. Air hujan itu meluap hingga setinggi lutut orang dewasa itu dampak dari usaha pengembang membangun gedung tanpa disertai pembanguna saluran pembuangan air. Maka jika ada hujan walaupun tidak lebat airnya langsung meluap, ujar Rohim(44) kepada wartawan saat dibincangi dikediaman Minggu(9/12) kemarin. Memang luapan air hujan tidak sampai di komplek perumahan ini, tetapi kami selaku warga yang lokasinya bertenggaan ini, melihat kondisi seperti itu iba juga rasanya. Memang tempatnya tidak separah terkena banjir, namun suatu saat jika pihak developer masih terus melakukan pengerjaanya dan juga tidak memperhatikan dampak lingkungan, mungkin permukiman ini juga akan mengalami masalah

yang sama, ujarnya. “Sekarang memang belum terkena banjir permukimannya ini, tetapi jika pihak developer juga masih tidak memikirkan untuk membuat saluran pembuangan air, dimungkinkan semua pemukiman dikawasan ini bisa jadi terendam semua bila datang hujan seperti yang terjadi seperti ini” jelasnya. Biasanya kalau dulu sebelum ada pihak pengembang mendirikan bangunan disitu, sekalipun ada hujan sampai seharian tidak pernah ada genangan air apalagi sampai meluap dan merendam perumahan warga, karena air hujan itu langsung mengalir dan masuk kelebak, tetapi karena lokasi lebak yang biasa tempat menampung air berubah menjadi bangunan dan tidak disertai bangunan pembuangan air, maka sekarang kawasan ini menjadi rawan banjir, tambahnya. Jika sudah terlanjur seperti ini siapa yang harus disalahkan, sementara pihak pengembang sudah memiiki izin untuk membangun diloasi yang dulu sebagai

LIPPO Ambil Alih lapangan. ”Usai rapat kami langsung menuju Kertasari bersama pihak perusahaan untuk memberikan informasi bahwa sudah ada keinginan perusahaan mengembalikan lahan yang layak. Kemudian pada Selasa nanti (11/12) pihak PT DMIL berencana akan memenuhi permintaan warga dengan 150 paket lahan plasma yang produktif kepada warga,”jelasnya.

Non Plasma

2013

tempat endapan air dan pemberi izin itupun tidak terlebih dulu melakukan cek and ricek kelokasi sebelum mengeluarkan izinya, namun setelah pihak pengembang beraktipitas akhirnya warga yang bermukim disekitarnya yang menanggung dampaknya, beber Rohim yang terlihat kecewa. “Beginilah kalau pihak pembuat izin tidak melakukan pengecekan terlebih dahulu kelokasi pihak pengembang mendirikan bangunan, akhirnya warga disekitar kawasan pengembang yang menjadi korbannya dan mau menyalahkan siapa kalau sudah terjadi salah kaprah seperti ini, memang dalam hal ini tidak ada korban jiwa tetapi kehidupan masyarakat dikawasan ini aktipitasnya sangat terganggu”, keluhnya. Hingga Minggu petang kawasan sekitar Perum Azhar Kelurahan Kenten masih terlihat terendam dan sampai berita ini diterbitkan pihak pengembang termasuk Pemerintah setempat belum ada yang berhasil untuk diminta konfirmasinya. (tri)

Dari Hal 9 ) ....................................................................

Dia menambahkan, “Saat ini kondisi di lokasi perkebunan milik PT DMIL masih dijaga ketat oleh para warga. Tenda-tenda masih berdiri dan portal masih dipasang dan pengawasan masih kita perketat, tetapi tidak seperti sebelumnya. Kemungkinan sekitar 400 dari 750 orang sudah pulang ke rumah masing-masing dan akan bergantian menga-

wasi aktivitas di areal perkebunan tersebut,” katanya. Warga juga menyatakan, PT DMIL agar tidak melakukan aktivitas produksi serta pemanenan di lokasi yang di duduki oleh warga, karena permasalahan ini belum secara tuntas diselesaikan. “Bila ganti rugi sudah di berlakukan maka baru kita bongkar tenda dan portal,” tegas Aryadin. (pin)

Dari Hal 9 ) ......................................................................................

dap produksi petani non plasma dengan membeli dan menampung tandan buah segar (TBS) mereka dengan harga yang lebih layak. Apalagi saat ini pemkab Muba tengah berkonsentrasi meningkatkan ekonomi kerakyatan.”Apabila ada pihak perusahaan yang terbukti menolak atau tidak menerima hasil plasma, akan diberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya. Pernyataan tersebut disampaikan wakil Bupati saat memimpin rapat terbatas dengan SKPD terkait yakni Dinas Perkebunan dan Dinas Koperasi, UMKM dan Pengelolaan Pasar guna

membahas persoalan anjloknya harga TBS. Sementara itu Kepala Dinas Perkebunan Muba Rusli SP mengatakan pemkab Muba akan terus berupaya mencarikan solusi terbaik untuk mengatasi persoalan ini. “Masalah ini terjadi akibat pengaruh krisis global, untuk TBS plasma pada dasarnya tidak begitu bergejolak, karena di pulau Sumatera harga TBS Sumsel masih relatif tinggi yakni sekitar 1200/kg TBS dengan syarat TBS yang dihasilkan sesuai kriteria,” jelasnya. Gejolak harga begitu dirasakan petani non plasma yang

sempat menyentuh harga Rp 400-500/kg TBS. Selama ini hasil produksi masih ditampung perusahaan selama perusahaan belum over target. “Anjloknya harga jual tandan buah segar (TBS) juga akibat melimpahnya Panen sawit di perkebunan rakyat dan disertai dengan panen hasil kebun perusahaan disaat bersamaan (puncak panen),” ujarnya. Tercatat terdapat 22 ribu hektar perkebunan kelapa sawit milik rakyat (non plasma) di Muba, dan 55 perusahaan/perkebunan yang terdaftar, 43 perusahaan diantaranya merupakan inti plasma dan 11 unit pabrik CPO. (ace)

Dari Hal 9 ) ....................................................................................................

itu perlu dilakukan penambahan ,” ujarya. Dari segi analisis jabatan 2012, lanjut Arfan jumlah pegawai negeri sipil (PNS) yang ada di kabupaten OKU Timur saat ini tercatat sebanyak 7.800 orang yang dinilai masih sangat minim untuk sebuah kabupaten yang sedang beerkeembang. “Sedangkan rencana untuk penambahan kedepan tetap diprioritaskan dan disesuaiInspirasi Bisnis Masyarakat Sumsel

memainkan alat musik ini terlebih lagi pada saat mengiringi iman membaca doa-doa. Sopiah (60) salah satu satu pemain musik tiup souna ini telah 16 tahun memainkan souna ini dimana menurut dalam memainkan alat musik ini tidak sembarangan orang yang dapat memainkannya oleh karena para generasi yang mampu main alat musik ini terbilang cukup sedikit hal tersebut banyak dinilai oleh para generasi merupakan alat musik yang jarang . Para pemain alat musik ini pun rata-rata didominisili oleh para orang tua. “Sangat sediki warga keturunan tionghoa yang mampu memainkan alat musik ini terlebih lagi pada saat ritual sembahyang, generasi dari para pemain alat musik ini pun terbilang sedikit,”katanya saat di wawancarai pada saat ritual HUT Dewa.

kan dengan jumlah kebutuhan di setiap bagian,” ucapnya. Sementara terkait langkah yang dilakukan terhadap kekurangan pegawai tersebut, Arfan menyebutkan bahwa pihaknya terus melakukan pengusulan tenaga honorer secara bertahap untuk diangkat menjadi CPNS secara bertahap. “Walaupun kekurangan pegawai masih banyak na-

mun acuan rekruitmen kita tetap skala prioritas,” jelasnya. Saat ditanya jumlah pegawai yang masuk masa pensiun tahun 2012 ini,menurutnya,jika disesuaikan masa kerja mereka cukup banyak. “Rata-rata masuk masa pensiun tahun ini, jumlahnya sekitar seratus hingga dua ratus orang pegawai,” pungkasnya.(awa)

klik...........www.radarpalembang.biz


ONLINE TELP FAX

: (0711) 361638 : (0711) 362452

HOTLINE REDAKSI : EXT 815 / 0711 - 3021002 IKLAN : EXT 805 / 0711 - 3021003 SIRKULASI : EXT 803 / 0711 - 3021004 EO : EXT 812 / 0711 - 3021005

Radar Sumsel INSPIRASI BISNIS MASYARAKAT SUMSEL

SENIN 10 DESEMBER 2012 harga Eceran Rp 3.000 TERBIT 16 HALAMAN

www.radarpalembang.biz

Aksesori Mobdin Sering Dipreteli Menyikapi soal Mobil Dinas (Mobdin) yang dilelang dengan kondisi sudah banyak dipreteli, Herman Sawiran, Koordinator Gerakan Sumpah Undang Undang (GSUU) mengecam tindakan ini. Menurut dia, hal ini menunjukkan moral dan kepribadian pemakai sudah bobrok. MUSIRAWAS, RP - “Ini sama saja pejabat berwatak pencuri. Namanya saja Mobdin, artinya milik negara bukan milik pribadi. Dipreteli sama saja mencuri kasusnya seharusnya dilaporkan ke aparat penegak hukum. Percuma menjadi pe-

jabat eselon dan wakil rakyat namun berwatak pencuri dengan bukti mempreteli peralatan dan kelengkapan Mobdin ini sangat memalukan,” kecam Herman. Selanjutnya ia mendesak Bupati Mura H Ridwan Mukti jangan hanya sidak Mobdin yang dipreteli, dan mengawasi keberadaan Mobdin yang suka disalah gunakan peruntukannya. “Salah satu tindakan mengapa kendaraan dinas mudah cepat rusak adalah dipinjamkan kepada keluarga yang tujuannya bukan untuk kepentingan keluarga. Bupati harus mengawasi hal ini. Kalau tidak, ya speerti ini kejadiannya. Pas Mobdin

hendak dilelang, mobil rusak dan sebagian kelengkapan mobil dipreteli. Pejabat macam apa itu,” kesal Herman. Sebelumnya, Bupati Mura, H Ridwan Mukti menyinggung atas adanya Mobdin yang dilelang kemarin banyak dipreteli. Dirinya akan melakukan pengecekan langsung termasuk memanggil penggunanya. “Saya akan cek langsung mobil-mobil yang dilelang, kemudian siapa pemakainya. Sanksi nanti kita rumuskan,” tegasnya. Selain itu, Ridwan juga mengancam kepada pengguna Mobdin yang dilelang dalam kondisi

sudah dipreteli untuk mengganti rugi. “Kendaraan Dinas itu merupakan aset negara, dan aset negara tidak boleh hilang sedikitpun,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab Mura melelang sebanyak 60 unit kendaraan Mobdin yang kondisinya sudah layak jual. Dari jumlah tersebut, satu unit batal dilelang karena uang jaminan lebih besar dari uang limit. Dari mobil-mobil lelangan tersebut, ternyata kondisinya memprihatinkan. Banyak aksesoris mobil dipreteli. Mulai dari jok yang hilang, kaca spion, bemper, setir, velg hingga ban mobil pecah. (pin)

Disiplin PNS Masih Rendah PAGARALAM, RP - Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Pagaralam saat ini masih rendah. Dibukti-

kan setiap akan melaksanakan kegiatan rutin baris berbaris apel, sejumlah PNS sangat sulit sekali diatur bahkan ada pula yang pu-

lang kerja sebelum waktunya. Kepala Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Pagaralam Paber Napitupulu SSTP MSi, tidak semua PNS di lingkungan Pemkot Pagaralam yang disiplinnya dinilai rendah,

dan ketidak disiplinan ini dilakukan sejumlah oknum PNS tertentu saja yang belum secara penuh memahami tugas dan tanggungjawab sebagai aparatur negara. ”Ketidak disiplinan oknumoknum PNS yang tidak bertanggungjaab dalam melaksanakan tugasnya ini telah mencoreng bama bailk PNS secara keseluruhan,” katanya. Dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab, PNS tentunya sudah mendapat hak dalam hal ini digaji tiap bulan dari Negara hasil uang rakyat. Maka dari itu sudah seharusnya kewajiban ini, wajib dipenuhi sebagai aparatur Negara dengan mematuhi aturan kepegawaian yang ada dengan giat berkerja, bersikap disiplin dan professional serta tahu aturan jam kerja. (rel/rom)

PORMAS MKGR Santuni 100 Anak Yatim Paitu KONSOLIDASI: Ketua BPD PORMAS MKGR Mustofa Kamal melakukan kegiatan sosial serta Konsilidasi Ormas, di Masjid Al-Amin Jl Kapten Cek Syah Kelurahan 24 Ilir Kecamatan Bukit Kecil Palembang, Minggu (9/12). FOTO: IST

PALEMBANG, RP - Dalam rangka memperingati 10 Muharam 1434 H, Pelopor Organisasi Kemasyarakatan Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong, Badan Pimpinan Daerah (BPD Pormas Sumsel MKGR) Sumsel, melakukan kegiatan sosial serta Konsilidasi Ormas, di Masjid Al-Amin Jl Kapten Cek Syah Kelurahan 24 Ilir Kecamatan Bukit Kecil Palembang, Minggu, (9/12). “100 anak yatim piatu khususunya yang berada dikeluarahan 24 ilir kami berikan bantuan, berupa uang dan lainnya. Dengan bantuan ini kami

berharap dapat meringankan apa yang dirasakan oleh anak yatim piatu dalam menjalankan hidup,” demikian dikatakan Mustofa Kamal, Ketua BPD PORMAS MKGR. Selain memberikan santunan PORMAS MKGR juga melakukan konsilidasi mulai menguatkan struktur kepengurusan hingga kegiatan yang akan terus diagendakan oleh PORMAS nantinya. ”Kami ingin Ormas ini hidup kembali dan akan kembali terus melakukan kegiatan soial secara terus menerus, sehingga PORMAS MKGR dapat memberikan manfaat bagi masyarakat khu-

susnya yang tidak mampu, sesuai dengan cita-cita PORMAS MKGR selama ini,” ujarnya. Disingung semakin dekatnya pemilihan Walikota-Wakil Walokota Palembang yang akan dihelat 7 April 2013 mendatang, PORMAS MKGR sudah mendukung salah satu kandidat. Kemungkinan besar MKGR akan mendukung Sarimuda. ”Secara pasti kami belum merekomendasikan Pak sarimuda yang akan didukung. Namun surat keputusan DPP arahnya sendiri kemeungkinan besar akan mendukung Sarimuda, kita tunggu saja nanti,” pungkasnya. (**/zar)

RP2_10122012  

Radar Palembang Edisi Senin 10-12-2012 Koran 2.

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you